Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma
- shalloli ala sayyidina Muhammad wa ala
- ali sayyidina Muhammad. Alhamdulillah
- kita berjumpa lagi hari ini hari Senin
- tanggal 9 Juli Juli 2018 atau tanggal 25
- Syawal 1439 Hijriah. Kita jumpa lagi
- dalam
- acara sirah sahabat bersama Ustaz
- Komarudin kali ini kita tema keluarga
- Rasulullah. Asalamualaikum Ustaz
- Muharudin. Waalaikumsalam warahmatullah.
- Sudah lama kita tidak berjumpa.
- Baikbaik. Alhamdulillah sehat ya, Ustaz?
- Ya, alhamdulillah. Baik, kita akan
- menangkan kisah keluarga Rasulullah.
- Ya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- inamillah
- [Musik]
- nahmagfirillahuahillallah
- wahdahuikalahu muhammadan
- [Musik]
- abduhuasul qahu taalazubillahir
- [Musik]
- um para pendengar Radio Rasil yang
- dimuliakan Allah Subhanahu wa taala
- beserta para pemiarsa Rasil di mana
- sudah berada.
- Alhamdulillah pagi yang cerah ini
- mudah-mudahan kita para pendengar dari
- dan para pengasilasi di mana saja berada
- dimudahkan oleh Allah segala urusannya.
- Amin ya rabbal alamin. Pada pagi ini, 25
- Syawal
- 1439
- Hijriah, kita akan mengkaji atau
- membahas
- tentang keluarga Rasulullah sallallahu
- alaihi
- wasallam. Dalam surat Al-Ahzab ayat 6,
- Allah mengatakan, "An naabiyu aula."
- bahwa nabi itu yang lebih
- utama bil mukminina terhadap orang
- mukmin min anfusihim daripada diri
- mereka
- sendiri. Umar bin Khattab pernah berkata
- di hadapan Rasulullah, "Ya Rasulullah,
- aku
- mencintaimu dari segala
- sesuatu kecuali terhadap diriku
- sendiri."
- Nabi menjawab, "Umar, jangan
- begitu. Belum dikatakan Anda beriman
- kalau Anda belum mencintai
- diriku." Maka akhirnya Umar berkata, "Ya
- Rasulullah, sejak ini aku mencintai
- dirimu daripada diriku sendiri."
- Ayat ini mengingatkan kepada kita
- sekalian kaum
- muslimin bahwa Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam oleh Allah sudah
- diberikan kemuliaan begitu tinggi dan
- umatnya pun diberikan
- kemuliaan. Nah, sekarang umatnya yang
- paling dekat dengan Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam adalah
- keluarganya.
- Karena mereka disebutkan oleh Allah
- dalam ayat tersebut, wa azwajuhu
- ummahatuhum.
- Istri-istri Nabi merupakan ibunya kaum
- muslimin. Maka pada saat Rasulullah
- wafat, maka is-isi Nabi yang ditinggal
- olehnya tidak ada yang menikah lagi.
- Karena mereka tidak halal untuk menikah
- kepada selain Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam setelah mereka dinikah
- oleh Nabi. Nah, siapa saja keluarga
- Rasulullah? Kalau kita lihat secara
- urutan ke atas, jadi Rasulullah itu
- punya ayah, ayahnya punya ayah berarti
- kan kakek. Nah, kakek Rasul itu Abdul
- Muthalib. Nah, Abdul Muthalib itu punya
- beberapa
- istri. Nah, dari istri ini lahirlah ini,
- ini, ini.
- Terus, nah, siapa di antaranya? saya
- akan bacakan di sini
- yaitu saudara Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam serta keluarga dari
- pihak ee nenek kemudian pihak kakek dan
- lain-lain sebagainya.
- Di sini dijelaskan dalam
- kitab ee Jadul Ma'ad yang ditulis oleh
- Ibnu Qayyim
- Aljauzi. Kata Ibnu Qayyim bahwa Nabi
- Muhammad itu
- memiliki beberapa paman dan
- bibi. Berarti kalau disebut paman dan
- bibi adalah saudaranya dari ayah Nabi.
- Nah, dari Abdullah ya. Dari Abdullah.
- Nah, nah siapa
- mereka? Pertama adalah yang namanya
- Hamzah. Yang kedua adalah Abbas.
- Ini paman Nabi. Yang ketiga, Abu Thalib
- yang nama aslinya adalah Abdu
- Manab. Jadi Abu Thalib itu tadinya
- namanya Abdul
- Manab. Yang keempat Abu
- Lahab. Abu Lahab itu nama yang biasa
- digunakan Abdul Uzza.
- Ah, kemudian yang kelima adalah
- Jubir. Yang
- keenam Abdul
- Ka'bah ni paman Nabi. Kemudian yang
- ketujuh
- Muqawam. Yang ke-elapan
- Diror. Yang kesembil Kustam.
- Yang ke-10
- mugirah. Yang ke-11 yaitu al aida atau
- disebut mus'ab.
- Nah, inilah ee paman Nabi yang dari e
- jalur bapaknya yang semuanya namanya
- adalah anaknya laki-laki. Sementara dari
- bibinya ya artinya yang dari pihak yang
- dari istrinya selain dari paman tadi ada
- bibinya yaitu pertama
- Sofiah, yang kedua
- Atikah, yang keempat barah.
- Yang kelima,
- Arwa. Yang keempat arwa. Yang kelima,
- Umaimah. Yang keenam Ummul
- Hakim. Nah,
- itulah yang disebut bibi Nabi. Sedangkan
- yang mereka dari paman dan bibi yang
- masuk Islam adalah pertama
- Hamzah, dua Abbas.
- Sedangkan bibi beliau adalah yang masuk
- Islam yaitu yang bernama
- Sofiah. Ada lagi men riwayat namanya
- Atikah. Cuma riwayat ini
- diperselisihkan. Tapi yang dua dari
- laki-laki dan satu perempuan itu yang
- sudah merupakan ee sepakat para jumhur
- ahli tarikh. Itulah ee bibi dan paman
- Nabi Muhammad.
- sallallahu alaihi
- wasallam. Kemudian perlu
- diketahui, jadi Abdul
- Muthalib bapak dari bapaknya Nabi atau
- disebut datuk ya. Heeh. Kalau istilah
- kita kakek. Nah. Nah, beliau Abdul
- Muthalib itu memiliki beberapa orang
- istri ya.
- Nah,
- istrinya dari Abdul Muthalib ada
- beberapa di antaranya pertama
- Halah, istri Abdul Muthalib. Nah, Halah
- itu binnya bin Maimun bin Abdul Manaf
- bin Zuhro. Nah, dari Halah Abdul
- Muthalib memiliki
- anak, yaitu yang pertama namanya adalah
- Hamzah.
- Yang kedua
- Muqawam, yang ketiga Jahal, dan yang
- keempat Saofiah. Jadi ini dari satu ibu
- Hala melahirkan empat anak, yaitu
- Hamzah, Mukawam, Jahal, dan Sofiah. Maka
- pantas pada saat peristiwa perang
- Uhud, Sofiah dilarang oleh Nabi untuk
- ketemu Hamzah. Khawatir Sofiah tidak
- sabar.
- Tapi karena Sofiah memang akidahnya
- sudah bagus dan akhirnya dia mengatakan,
- "Saya tidak akan menyesal kalau memang
- Hamzah wafat karena di jalan Allah.
- Apapun yang terjadi saya akan siap
- menerimanya." Baru Nabi mengikhlaskan
- membolehkan dia ketemu dengan Hamzah.
- Nah, karena apa? Karena Hamzah itu
- merupakan kakaknya daripada Sofiah. Nah,
- dari istri Abdul Muthalib yang namanya
- Halah. Nah, lahirlah empat anak. Nah,
- kemudian istri Abdul Muthalib yang
- lainnya yang bernama adalah
- Natilah binti Khabbab bin
- Kultsum. Dari dia lahir tiga orang
- anak, yaitu yang pertama
- bernama
- Abbas. Nah, termasuk paman Nabi tadi
- Abbas. Yang kedua,
- Diror. Dan yang ketiga
- Qosam. Ini dari istri yang bernama
- Natilah. Kemudian yang
- ketiga, Abdul Muthalib punya istri lagi
- yang namanya Sofiah binti
- Jundah. Nah, e Sofiah binti Jundab binti
- Amir melahirkan anak yaitu hanya seorang
- bernama Alhis.
- Nah, nah Alharis ini punya anak namanya
- Abu
- Sufyan. Abu Sufyan inilah orang yang
- seperjuangan dengan Nabi Muhammad dan
- sepersusuan di sebuah tempat yang di
- situ ada namanya Halimatus S'diyah.
- Begitu erat persahabatan antara Nabi
- dengan yang namanya
- Muawiyah bin Al-Harit. Maka orang
- menyangka kalau Nabi Muhammad
- mendapatkan sesuatu anugerah, pasti
- orang ini akan kebagian ikut di
- dalamnya. Tapi nyatanya beda. Begitu
- Nabi Muhammad diangkat oleh Allah
- menjadi nabi dan rasul. Muawiyah bin
- al-Haris ini atau M apa? Muaw
- Abu Sufyan. Heeh. Bukan Muaw bin Abi
- Sufyan ya. Abu Sufyan ya. Abu Sufyan bin
- alaris
- justru 180 derajat menolak dakwah
- Nabi. Tapi dengan takdir Allah akhirnya
- Abu Sufyan bin al-Harit ini masuk Islam
- setelah pembebasan kota Makkah. Dan itu
- pun dia masuk Islam karena dia merubah
- strategi bagaimana supaya dia diterima
- oleh Nabi. Dia menjadi seorang yang kita
- kenal
- peminta-minta jalanan. Dia dituntun oleh
- anaknya supaya orang menganggap dia
- orang yang suka minta. Padahal
- sesungguhnya itu strategi bagaimana dia
- bisa ketemu
- Nabi sehingga akhirnya Nabi menerima dia
- dan memaafkan kesalahannya.
- itu yang disebut namanya Alharis. Punya
- anak namanya Abu Sufyan bin Alhais.
- Kemudian yang
- ketiga tadi sudah sekarang yang keempat
- istri Abdul Muthalib yang keempat yang
- namanya
- yaitu
- Labna
- binti
- Hajir. Ini namanya juga agak susah.
- Labna ya.
- Labna binti Hajir bin Abi
- Manak. Nah, darinya melahirkan seorang
- anak yang bernama Abdul
- Uzza. Nah, Abdul Uzza ini kita tadi
- sudah mendengar yaitu panggilan dari
- seorang yang bernama Abu
- Lahab. Jadi, lain istri ya.
- Kemudian yang
- kelima, Abdul Muthayib lah menikah pula
- dengan seorang yang bernama Fatimah
- binti Amir bin
- Adij. Nah, dari dia lahirlah tujuh orang
- anak.
- Tujuh orang anak itu satu namanya
- Abdullah yaitu bapaknya Nabi.
- Nah, jadi dia lahir dari istri yang
- bernama Fatimah binti
- Amir.
- Ya. Nah, Fatimah ini melahirkan pertama
- namanya Abdullah, yang kedua Abdul
- Manaf. Yaitu Abdul Manaf nih panggilan
- Abu Thalib tadi sudah disebutkan ya.
- Yang ketiga,
- Baido. Dari Fatimah ini lahir namanya
- anak namanya Baido. Yang keempat
- Umaimah. Yang kelima,
- Bar. Nah, yang ketujuh
- Atikah. Saya ulang lagi. Yang pertama
- Abdullah, yang kedua Abdul Manaf. 3
- Baidah, empat Umaimah 5. Barah 6 Atikah.
- Yang ketujuhnya arwa. Ya, ketujuh arwa.
- Heeh. Ini anak yang dari istri Aminah,
- dari kakek Nabi yang bernama Abdul
- Muthalib. Nah, kalau gitu Nabi berada
- pada keturunan yang mana atau ibu yang
- mana? Dari lima ibu itu ternyata Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam ada
- pada istri yang bernama Fatimah dari
- istrinya Abdul Muthalib.
- Inilah keluarga-keluarga
- Rasulullah sebelum mereka ee dipisahkan
- dengan datangnya Al-Islam. Tapi tetap
- secara kemanusiaan Rasulullah menjalin
- hubungan
- persaudaraan. Nah, inilah ee saudara
- Rasulullah dari pihak datuk, kemudian
- dari pihak bibi dan pihak paman. Nah,
- sekarang istri Nabi. Nah, itu setelah
- kita mengenal ee bibik Nabi, paman Nabi,
- datuk Nabi. Kemudian istri Nabi. Istri
- Nabi yang pertama yaitu yang bernama
- Khadijah. Karena beliau menikah yang
- pertama usia 25 tahun dengan
- Khadijah. Kemudian yang kedua istri Nabi
- yang bernama Saudah.
- Saudah waktu dinikah oleh Nabi dia sudah
- agak sepuh ya. Heeh. Kemudian yang
- ketiga beliau menikah dengan
- Aisyah putrinya Abu Bakar Siddiq
- radhiallahu anhu. Nah, pernikahan Nabi
- dengan Aisyah ini diawali dengan
- mimpi. Yaitu sebagaimana yang
- diriwayatkan oleh Imam albukhari.
- Rasulullah mengatakan, "Satu saat Jibril
- datang
- kepadanya sambil menggunakan
- pakaian seperti layaknya orang yang
- berselimut." Nah, di tengah selimut ada
- sesuatu yang
- muncul. Kalau orang Sunda namanya
- Munyunghul.
- Jadi kalau serum kan gede itu. Nah itu
- dari tengah-tengah itu keluar tuh Nabi
- nanya Jibril itu apaan
- itu? Kenapa? Kalau bahasa saya aya anu
- nonghol ana nongol. Begitu dibuka oleh
- Nabi eh oleh Jibril, ternyata Aisyah ini
- Aisyah loh. Kata Jibril, "Inilah calon
- istrimu." Nah, waktu diberitahulah waktu
- diberitahu itu Nabi ya terharu ternyata
- Aisyah ini langsung Allah yang
- mempertemukan dengannya. Sehingga pada
- besok harinya, esok harinya Rasul
- langsung datang ke rumahnya Abu Bakar
- menyampaikan tentang mimpinya dan Abu
- Bakar langsung meresponnya dan
- menerimanya bahwa Nabi telah melamar
- untuk anaknya dan diterima lamarannya
- tuh. Dan akhirnya tidak lama kemudian
- kemudian terjadi pernikahan.
- Itu di antaranya proses menikahnya Nabi
- dengan Aisyah, istri yang ketiga.
- Kemudian yang keempat, Nabi menikah
- dengan
- Hafsah, anaknya Umar bin
- Khattab. Nah, kalau menikah dengan
- Hafsah, Hafsah waktu itu dalam keadaan
- janda ya.
- Tapi karena beliau memang anak orang
- dermawan, orang terhormat, maka badan
- beliau kalau istilah bahasa saya itu
- makmur. Badannya sekel
- besar karena memang ya cukuplah
- nutrisinya, vitaminnya
- cukup. Nah, beliau menikah dengan
- Hafsah.
- Nah, setelah beliau menikah dengan
- Hafsyah, maka beliau menikah pula dengan
- namanya Zainab binti
- Huzaimah. Ah, dari pernikahan dengan
- Zainab binti Huzaimah ini
- maka terjadi
- peristiwa tidak lama setelah itu nikah
- lagi Nabi dengan Hindun.
- Jadi menikah dengan Zainab binti
- Huzaimah. Kemudian beliau nikah dengan
- Hindun yaitu Hindun binti Abi Umayyah
- bukan Hindun binti Utbah ya. Karena ada
- Hindun-Hindun
- berikutnya. Nah, setelah Nabi nikah
- dengan Hindun binti Abi Umayyah,
- kemudian beliau menikah lagi dengan
- Juwairiyah.
- Nah, Juariyah itu binti Alhit
- Alkhuzaiah. Kemudian beliau menikah lagi
- dengan Zainab binti Jahsyi. Kalau tadi
- Zainab binti Huzaimah, sekarang Zainab
- binti Jahsyi. Yang mana Zainab binti
- Jahsyi itu tadinya Nabi Muhammad
- menikahkan dia dengan Zaid bin Haritah.
- Heeh.
- Nah, setelah terjadi sedikit kashlah
- rumah tangga antara Zaid dengan Zainab,
- maka terjadilah
- perceraian. Setelah terjadi perceraian,
- Allah menyuruh Nabi agar Nabi menikahi
- Zainab binti Jah. Rasul berkata, "Ya Ras
- Allah, gimana aku menikah dia? Dia kan
- anakku." Kata Allah, "Bukan anakmu, itu
- anak
- angkatmu." Nah, terus orang nanti gimana
- mengatakannya? Ya, itu kan menurut mulut
- mereka. Anak angkat tidak sama seperti
- anak sendiri. Kalau anak sendiri ya
- enggak boleh dinikah. Itu kan anak
- angkat. Nah, karena Rasulullah ya
- namanya manusia yang
- sangat merasakan perasaan orang lain.
- Bagaimana nanti? Ternyata akhirnya Allah
- sendiri yang menikahkan Nabi dengan
- Zainab. yaitu dengan ayat falamma qod
- zaidun
- jawaznaha. Ketika Zaid telah
- menyelesaikan urusan dengan dia, yaitu
- dengan Zainab, urusan ee iddah dan lain
- sebagainya, maka langsung Allah
- menikahkan Nabi dengan Zainab binti
- Jahsyi. Maka dalam satu riwayat
- disebutkan pada saat Rasulullah menerima
- ayat ini, beliau masuk ke rumahnya
- Zainab.
- Begitu masuk kaget Zainab, "Ya
- Rasulullah, Anda kan bukan
- muhrim." Kata Rasul, "Dengarkan dulu.
- Saya justru datang ke sini akan
- membacakan ayat dari Allah yang saya
- terima." Dibacakanlah surat al-Ahzab
- tadi. Falamma qod zaidun jawaznakaha dan
- seterusnya ayat. Baru di situlah Zainab
- merasa terharu bahwa dirinya dinikahkan
- langsung oleh Allah Subhanahu wa taala.
- Inilah pernikahan yang belum pernah
- terjadi dari seluruh istri-istri Nabi
- yang dinikahkan langsung oleh Allah.
- Kecuali Nabi dinikahkan dengan Zainab
- binti
- Jahsyi. Yang ke berapa itu, Pak Kris?
- Yang ke berapa? 1 2 3 4 5 6 7 8 ya.
- Delapan.
- Selanjutnya Nabi menikah
- pula dengan ah orang namanya
- Sofiah. Nah, Sofiah ini adalah salah
- satu tawanan
- perang yang didapatkan waktu itu
- peristiwa yang cukup terkenal peristiwa
- Hunen.
- Nah, suaminya Malik
- terbunuh dari kalangan Yahudi dan dia
- termasuk wanita
- tawanan. Nah, setelah dikumpulkan wanita
- tawanan dan dibagi-bagi oleh Nabi, maka
- tiba-tiba seorang sahabat datang kepada
- Nabi mengatakan, "Ya Rasulullah, kalau
- Sofia jangan untuk yang lain dah." Kata
- memang kenapa yang cocok untuk engkau?
- H. Kalau gitu panggil Sofiah dan ganti
- sahabat
- tadi mengambil yang lainnya aja biar
- Sofia dikembalikan kepada Rasul.
- Akhirnya Sofiah
- dikembalikan kepada Rasulullah. Kemudian
- Sofiah dipanggil oleh Nabi, disaksikan
- oleh para sahabat. Nabi mengasih dua
- tawaran. Pertama kata Nabi, "Wahai
- Sufia, apakah Anda ingin menjadi tetap
- tawanan atau Anda bebas dari tawanan?
- dengan syarat Anda menikah dengan
- saya. Kata Supnya, "Ya, saya pengin
- bebas
- dan boleh nikah dengan Rasul." Nah,
- artinya dia sendiri sekarang mengatakan,
- "Akhirnya terjadilah pernikahan di
- tempat itu. Dan setelah dia berumah
- tangga dengan Nabi, ada istri Nabi yang
- bilang begini, "Dasar Sofia keturunan
- Yahudi." Hm. H. Nah, meang memang betul
- dia dia kan keturunan Yahudi, keturunan
- Nabi Harun.
- Kata Nabi, "Sofiah, nanti kalau ada
- orang ngomong sama Anda, Sofia keturunan
- Yahudi, bilang aja, "Aku ini memang
- keturunan
- Nabi dan suamiku Nabi." Ahah. Jadi
- enggak usah kamu khawatir kalau ada
- orang mengatakan, "Engkau keturunan
- Yahudi, bilang aja, aku ini keturunan
- Nabi Harun dan suamiku adalah Nabi
- Muhammad." Masyaallah. Heeh. Jadi
- langsung ditambah mulia memang darah
- Yahudi, tapi kan Yahudinya yang muslim.
- Nah,
- kalau istilah kita
- mualaf. Nah, kemudian Nabi sallallahu
- alaihi wasallam menikah lagi dengan Siti
- Romlah yang dikenal dengan sepanggilan
- Ummu Habibah. Nah.
- Nah, kenapa sih Nabi menikah lagi dengan
- Ummu Habibah atau Ummu Romlah? Ini ada
- kisahnya begini.
- Pada saat terjadi
- hijrah kedua kali dari Makkah ke Habsi,
- maka seorang sahabat Nabi yang namanya
- Ubaidullah bin Jahsi, suami daripada
- Romlah ikut
- hijrah. Begitu sampai di tempat hijrah
- di negeri Habsi, ternyata Ubaidullah ini
- murtad, masuk Kristen.
- Nah, begitu dia masuk Kristen, nah
- sementara yang namanya istri kan tetap
- dia mengatakan, "Kenapa suamiku jadi
- nyebrang, jadi pindah agama?" Sementara
- ee Romlah sebagai sahabiyah yang begitu
- tekun sehingga akhirnya terjadilah
- perceraian dan
- Ubaidullah akhirnya juga meninggal.
- Nah, setelah selesai idahnya, Nabi dapat
- berita
- bahwa
- Romlah sudah menjadi janda. Karena
- suaminya sudah tiada, maka
- Rasulullah
- dengan rasa haru ingin menggembirakan
- Romlah. Akhirnya Rasulullah melamarnya.
- Nah, diminta tolong oleh Nabi untuk
- melamarnya Raja Habsyi. Hm. Raja Habsyi
- melamar Romlah atau disebut Ummu
- Habibah. Maka dengan senang hati Romlah
- menerima lamaran itu. Karena yang
- melamarnya
- langsung adalah Raja Habsir atas nama
- Amanah Rasulullah.
- Menurut riwayat yang kami baca, beliau
- mendapatkan hadiah apa lamarannya itu
- ini kalau saya gambarkan pecisai ini
- penuh dengan perhiasan
- emas dengan mutiara dan lain sebagainya
- ya. Biasanya kalau wanita ngelihat yang
- semacam itu senangnya bukan main ya.
- Waduh gimana Uni benar enggak kalau
- dapat yang kelang-keling ya? Aduh,
- bercahaya yang kuning-kuning itu senang.
- Masyaallah. Sedangkan yang melamarnya
- Nabi lagi sekarang. Masyaallah, enggak
- tanggung-tanggung. Akhirnya terjadilah
- pernikahan yang dikenal dalam sejarah
- pernikahan wakil. Karena nabinya kan di
- Madinah. Hm. Yang melamarnya Raja Habsi
- di negeri Habsi. Kalau sekarang
- Ethiopia.
- Setelah pernikahan terjadi, kemudian
- Raja Habsi mengirimnya ke Madinah.
- Itulah pernikahan dengan Siti Romlah
- atau Ummu
- Habibah. Nah, ibunya Ummu Habibah itu
- Hindun. Bapaknya Muawiyah eh bapaknya
- Abu Abu Sufyan. Jadi Muawiyah itu
- saudaranya Hindun. Apa saudaranya Ummu
- Habibah. Jadi gini, Abu Sufyan punya
- istri namanya Hindun. Abu Sufyan nih.
- He. Nah, jadi suami istri Abu Sufyan
- dengan Hindun punya anak namanya Rom
- Romlah, kemudian lagi Muawiyah,
- kemudiannya Yajid. Jadi kan ini
- sederitnya adik kakak ini.
- Nah,
- begitu Rasulullah menikah dengan anaknya
- Abu Sufyan, maka permusuhan Abu Sufyan
- yang tadinya begitu gencar maka mulai
- itu turun tuh. Kenapa? Karena sekarang
- Nabi Muhammad jadi
- mantunya. Jadi itu strateginya. Jadi
- memang nikahnya Nabi itu bukan sembarang
- nikah. Jadi ada unsur dakwah sehingga
- akhirnya Islam masuk. Bahkan akhirnya
- Abu Sufyan jadi muslim masuk Islam.
- Ibunya yang pernah makan jantungnya
- Hamzah pun akhirnya masuk Islam.
- Tuh itu berkah Nabi menikah dengan Siti
- Romlah atau disebut namanya Ummu
- Habibah. Kemudian lagi Nabi menikah
- dengan Siti Maimunah ya, yaitu Maimunah
- binti Al-Haris Al-Hilalyah.
- Nah, bahwa istri Nabi yang
- bernama e siapa tadi? Maimunah itu istri
- yang resmi. Sementara istri Nabi yang
- lain dari orang-orang selain itu seperti
- ada lagi yang namanya istri Nabi
- Maria dan yang lain itu masuk kategori
- dalam hitungan malakat ya.
- Artinya orang yang diberikan kepada Nabi
- dari hamba saya kemudian oleh Nabi
- dimerdekakan dan kemudian jadikan istri
- yang lahirlah dari ee Maryah itu yang
- namanya Ibra Ibrahim. Tapi di sini masuk
- deretan yaitu istri nabi dari malak.
- Itulah di antaranya istri-istri nabi
- yang oleh Allah dikatakan wa azwajuhu
- ummahatuhum.
- Kemudian lagi, Nabi sallallahu alaihi
- wasallam punya putra dan putri, punya
- anak, anak laki-laki dan anak
- perempuan. Nah, siapa putra-putri Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam? Di
- sini disebutkan Ibnu Qayyim Aljazi
- mengatakan dalam kitab Jadul Ma'ad bahwa
- di antara putra-putri Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam adalah
- sebagai berikut. Yaitu yang laki-laki
- pertama namanya Alqasim ya. Maka Nabi
- sering dipanggil Abul
- Qasim. Yang kedua yaitu anak Nabi dari
- perempuan. Jadi setelah Abu Qasim yaitu
- yang namanya Ruqayyah.
- Kemudian yang ketiga Zainab. Yang
- keempat Ummu
- Kultsum. Yang kelima
- Fatimah. Yang keenam
- Abdullah.
- Nah. Adapun yang namanya thayib dan
- thahir ini hanya adalah gelaran yang
- diberikan kepada Abdullah yaitu anak
- Nabi yang kita kenal bernama Abdullah.
- Yaitu setelah Fatimah.
- Nah, ada kan namanya Abdullah. Heeh.
- Itulah anak-anak Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi
- wasallam. Mengenai riwayat yang
- menerangkan bahwa urutan kelahiran putra
- dan putri Nabi Muhammad sallallahu
- alaihi wasallam itu di antaranya sebagai
- berikut. Jadi, pertama urutan anak Nabi
- namanya Qasim. pertama lahir. Ada
- sebagian riwayat mengatakan demikian.
- Yang kedua,
- Zainab. Yang ketiga,
- Abdullah. Yang keempat Ruqayyah. Yang
- kelima, Ummu
- Kultsum. Yang keenam Fatimah. Dan
- ketujuh Ibrahim. Ada yang mengatakan
- riwayat seperti itu urutan anak Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi
- wasallam.
- Maka ee K. H. Munawar Khalil dalam
- bukunya Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad
- dia menjelaskan bahwa anak Nabi yang
- pertama adalah Abul Qasim atau Alqasim,
- yang kedua Zainab, yang ketiga anak Nabi
- yang bernama Abdullah, yang keempat
- Ruqayyah. Yang kelima Ummu Kultsum yang
- keenam Fatimah dan yang ketujuh Ibrahim.
- Ini putra dan putri Nabi Muhammad.
- sallallahu alaihi wasallam. Di antara
- putra-putri Nabi yang sampai Nabi wafat
- itu yang hadir hanya
- satu, yaitu Fatimah. Yang lain meninggal
- sebelum Nabi
- wafat. Ibrahim
- wafat, Zainab wafat sebelum Nabi wafat,
- Ruqayyah. Bahkan ada anak Nabi yang
- pertama dinikah oleh Utsman. Kakaknya
- begitu. kakaknya wafat dinikahkan lagi
- Utsman kepada adiknya yaitu Utsman bin
- Affan. Jadi Ruqayyah dengan Zainab itu
- menjadi istrinya Utsman. Maka Utsman bin
- Affan dipanggil dengan panggilan
- Dzunurin. Orang yang memiliki dua cahaya
- karena anak Nabi dinikah dua-duanya oleh
- dia. Nah, sementara yang masih hidup
- Fatimah. Dan Fatimah itu hidup sampai 6
- bulan setelah Nabi wafat. Dan dari
- Fatimah ini lahir yaitu cucu-cucu Nabi.
- Jadi Nabi itu punya cucu banyak ya. Ya.
- Jadi ada cucu dari Fatimah, ada cucu
- dari Zainab. Siapa saja cucu Nabi? Nah,
- cucu Nabi saya jelaskan. Yang pertama
- adalah yang bernama
- Ali dari anak Nabi yang bernama Zainab.
- Ya. Kemudian yang
- kedua, cucu Nabi yang bernama
- Umamah dari Zainab
- pula. Yang
- ketiga,
- Abdullah, putra dari Siti
- Ruqayyah.
- Nah, kemudian
- lagi cucu Nabi yang bernama Hasan.
- ini dari Fatimah ya. Terus lagi cucu
- Nabi yang bernama
- Husein ini juga dari
- Fatimah. Kemudian lagi cucu Nabi yang
- keenam Muhsin. Nah, ada lagi Muhsin
- tidak Husein. Ada Muhsin yaitu dari Siti
- Fatimah
- juga. Yang ketujuh
- Zainab yaitu dari Siti Fatimah juga.
- Yang kedelapan, Ummu
- Kultsum. Ini juga dari Fatimah. Jadi
- tidak Hasan Husein nama cucu Nabi itu.
- Ternyata dari Fatimah banyak. Nah,
- itulah di antaranya cucu-cucu Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Dari sekian banyak cucu Nabi yang sering
- Nabi bawa ke masjid, di antaranya Hasan
- Husein, kemudian lagi yang bernama
- Umamah.
- Kalau Nabi mau salat itu Umamah suka
- dibawa. Kenapa? Karena begitu lengketnya
- dengan Nabi. Tapi Nabi membawa membawa
- Umamah ke masjid, umamanya tidak
- mengganggu orang-orang lain. Nah,
- kebanyakan kita kalau ke masjid bawa
- anak, anaknya dibiarkan sehingga anak
- mengganggu orang yang sedang salat. Ini
- yang salah
- bapaknya bukan anaknya. Nah, Nabi waktu
- bawa Umamah, umamanya
- manut, enggak pernah ganggu. Bahkan
- kalau Nabi sedang sujud, dia naik di
- punggung Nabi. Nah, dan tidak pernah
- mengganggu orang lain. Nah, kalau orang
- tua ingin bawa anak ke masjid, coba
- sebelum berangkat ke masjid, anaknya
- diberitahu dan dikasih ee beberapa hal
- pemberitahuan sehingga anaknya tidak
- mengganggu orang lain. Demikian
- saudaraku, itulah keluarga Rasulullah
- dari mulai paman, kemudian kakek,
- kemudian istri, kemudian anak-anaknya
- Nabi, termasuk cucu-cucu Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam. Nah, dari
- keturunan Nabi yang sampai kepada kita
- hari ini, kaum muslimin itu kebanyakan
- dari
- Fatimah yaitu yang melahirkan Hasan dan
- Husein. Terutama dari keturunan dan
- Husein lahirlah yaitu para pejuang
- termasuk salah satunya dari antara Wali
- Songo itu ada yang keturunan dari Husein
- dari Fatimah. Dan kita kenal ada wali
- yang diutus ke Indonesia itu dikenal ada
- wali sembilan ternyata bukan sembilan.
- Jadi yang disebutkan Wali Songo itu
- adalah angkatan wali-wali yang dikirim
- pada masa dinasti Turki Utsmani. Jadi
- semua wali itu diutus di zaman
- kekhilafahan Turki Utsmani dalam rangka
- mengembangkan dakwah Islam di Indonesia.
- Demikian walfu minkum. Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Ya rabbana
- atarofna
- [Musik]
- biannanafna wa annana
- asrofna alalha
- [Musik]
- asrofna fatub alaina
- taubah tagsilu kulla haubah
- wasurlanal
- aurati wa aminir rauat
- [Musik]
- rabi wa
- mauludina wal ahli wal
- ikhwani wasairil
- khillani wa kulli dzi
- mahabbah au
- jiratinbah wal
- muslimina ajma amin
- [Musik]
- wudanin
- minna bil mustofa
- rasuli nahd bikulli
- sula wasallam
- rabbi alaihi addal habbi wa
- alihi
- wasahbihi adadat
- Ya Allah, kami mengaku bahwa kami
- berdosa, kami melampaui batas, kami
- hampir tergelincir. Berilah kami
- pengampunan, membersihkan semua nista.
- Tutuplah kekurangan kami, ya Allah.
- Amankanlah yang kami takuti. Ampunilah
- ayah bunda kami juga anak-anak kami,
- famili dan saudara saudara serta semua
- teman dan yang mereka kami cintai,
- tetangga atau sahabat serta seluruh
- muslim semuanya. Amin. Terimalah
- harapanku. semata anugerah dan
- kemuliaan-Mu. Bukan karena usaha kami.
- Dengan kedudukan Almfa sallallahu alaihi
- wa alihi wasallam, kabulkan permintaan
- kami. Selawat dan salam semoga Allah
- limpahkan kepada Rasulullah senantiasa
- sebanyak butiran awan. Puji bagi Allah
- sejak awal hingga akhir
- ya. Alhamdulillah Iwan telah kita
- dengarkan tadi sira Sawat bersama Ustaz
- Komaruddin Basuni dengan tema
- keluarga Rasulullah. Baik kepada Anda
- yang ingin bertanya kami silakan untuk
- SMS di
- 0811999720 untuk telepon di
- 02184515
- 12.
- Hmm. Ini ada yang pertanyaan Ustaz kalau
- kan Abu Bakar Umar itu mertua Heeh. Tapi
- mertua kelihatannya lebih hormat kepada
- kepada menantunya nih. Az karena di
- beliau nabi. Iya. Pertama itu tadi
- dasarnya Al-Qur'an surat Al-Ahzab ayat
- 6. H bahwa Nabi itu lebih harus
- diutamakan daripada yang lainnya. Nah,
- jadi merupakan akhlak para sahabat.
- Alazab. Alahzab ayat 6. Sampai Umar
- mengatakan, "Ya Rasulullah, aku
- mencintai engkau lebih dari segala
- sesuatu kecuali diriku sendiri." Berarti
- dia kan waktu itu masih mencintai
- dirinya daripada Rasulullah. Kata Nabi,
- "Tidak, wahai Umar, kalau begitu belum
- engkau mengakui cinta kepadaku kalau
- masih mencintai dirimu. Kalau gitu aku
- mencintaimu yang di atas segalanya."
- Nah, berarti penghormatan mertua-mertua
- Nabi itu bukan semata-mata hanya sekedar
- kebiasaan, tapi karena memang tuntunan
- dari Allah agar mereka lebih menghormati
- nabinya, bukan mertuanya atau mantunya,
- bukan. Karena kenabiannya itulah gitu.
- Demikian. He. Kalau misalnya ini kan
- semua ee keturunan kakek-kakek apa semua
- ter
- tertera tercatat gitu. Apakah di
- kalangan sahabat juga begitu? Dari
- keluarga mana keluarga mana itu semua.
- Iya. Semua tercatat. Tidak hanya Nabi
- yang di tercatat keluarganya termasuk
- Abu Bakar itu jelas ada keturunannya Abu
- Bakar binti bin Abi Quhafah. He. Terus
- Abu Bakar ibunya siapa? Disebut namanya.
- Bahkan ada keturunan Abu Bakar sampai ke
- Indonesia. H. Oh ya iya. Siapa dia? Iya.
- Mantan rektor IAIN Semarang. Oh. Yaitu
- Profesor Hasbi Assiddiqi. Heeh. Itu
- keturunan Abu Bakar ke-29.
- Oh, gitu ya. Iya. Berarti Profesor Jimli
- itu keturunan Abu Bakar itu.
- Subhanallah. Nah, makanya namanya kita
- kenal Profesor Hasbi Asiddiqi. H Jimli
- Assiddiqi. Nah, itu. Oh, nah itu dari
- Abu Bakar Siddiq itu. Kemudian lagi ada
- keturunan Khalid bin Walid. Heeh. Ibnu
- Khaldun itu keturunan Khalid bin Walid.
- Oh. Nah, di negerinya itu terdata
- semuanya ya. Ada terdata semuanya. Jadi,
- bin-binnya sampai ke sono. Iya.
- Itulah namanya ilmu silsilah.
- Nah, salah satu istri Nabi Zainab itu
- kan dinikah Allah. H. Bagaimana caranya
- itu, Ustaz?
- Maksudnya Zainab dinikahkan oleh Allah.
- Iya. Ya, dinikahkan oleh manusia aja
- sah. Apalagi Allah yang menikahkan salah
- gitu. Orang tuanya kan menikahkan sah
- kan. Nah, Allah sekarang yang menikahkan
- apa tidak lebih sah lagi. Masyaallah.
- Bagaimana itu, Ustaz penggambarannya?
- Ya, caranya itu Allah menurunkan wahyu.
- H melewati malaikat Jibril disampaikan
- kepada Nabi. Nah, sekarang kalau bahasa
- gampangnya tinggal mah. Wahai
- Rasulullah, Anda ini sudah dinikahkan
- nih oleh Allah. Buktinya mana? Nih
- ayatnya dibaca. Ya Allah, kalau kita mah
- dapat surat SK nih tiba-tiba sudah
- diangkat. kapan enggak tahu saya
- pokoknya nih suratnya berarti kan sudah
- sah nih gampangnya seperti itu ya Nabi
- juga menikahkan ee bekas istri anak
- angkatnya begitu ya iyaah karena yang
- dinikah oleh Nabi itu memang ada
- permasalahan yaitu anak angkat Nabi yang
- namanya Za apa Zaid bin Haritah ee
- sebagai anak angkat yang tadinya itu kan
- disebut Zaid bin
- Muhammad setelah Sudah turun
- ayat aba makana Muhammadun aba ahadin
- min rijalikum. Setelah turun ayat ini
- maka berubah namanya bukan Zaid bin
- Muhammad tapi kembali Zaid bin Haritah.
- Itu yang menyebabkan masa kok bapak
- menikahi anak angkat. Itulah yang
- menimbulkan. Maka kata Allah itu kan
- yang disebutkan anak-anak angkat anak
- sendiri itu kan omongan kamu bukan
- langsung Allah yang mensyariatkan.
- Demikian. Baik, kita terima telepon
- dulu. Halo. Asalamualaikum.
- Waalaikumsalam. Ya, dengan siapa nih?
- Maaf. Dengan Muhammad, Pak. Dengan
- Muhammad. Silakan, Pak Muhammad. Iya,
- Ustaz mau nanya, Ustaz. Baik, ya. Ee
- menurut ee kaidah Islam itu kan nasab
- itu dari laki-laki ya, Ustaz ya. Iya.
- Nah, yang ingin saya tanyakan ee
- keturunan Nabi ini ee Hasan dan Husein
- ini ee sebenarnya keturunan dari
- Rasulullah atau dari Ali bin Abi Thalib
- ya, Ustaz? Itu aja. Terima kasih. Iya.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam. Keturunan itu nasab.
- Ada yang memang keturunan karena
- kebiasaan ya, kebiasaan orang. Ada yang
- mengatasnamakan keturunan itu laki-laki.
- Ada yang mengatakan keturunan itu dari
- perempuan. Dua-duanya sah. Yangitung
- yang penting itu ada memang ada
- nasabnya ya. Fatimah
- ya anak
- Nabi. Lahirlah dari pernikahan dengan
- Ali. Fatimah ini Hasan dan Husein. Kan
- laki-laki itu Hasan dan Husein. Nah,
- orang Arab kebanyakan ah mengatakan
- bahwa keturunan dari pihak laki-laki.
- Ternyata enggak begitu. Rasulullah juga
- ada keturunan dari ayah, laki-laki,
- keturunan dari ibu. Dua-duanya dipakai.
- Tidak apa, tidak membatalkan yang satu.
- Hanya yang lebih dominan biasanya orang
- Arab itu ee mensilahkan atau menasabkan
- dari pihak laki laki tapi bukan berarti
- meniadakan dari nasab perempuan.
- Demikian baik Ustaz karena kita dibatas
- oleh waktu maka kita sudah acara sio
- sahabat pada hari ini. Kita akan jumpa
- lagi pada Senin depan. Saya Muhammad
- Krishna kemudian
- juga Andi Saputra dan Muhammad Fahri
- juga.
- Obi dan producer Fitri Tahir. Mohon
- pamit. Wabillahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullah
- [Musik]
- [Musik]
- [Musik]