Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:08 Brail TV 0:19 [musik] 0:27 [musik] 0:34 alhamdulillahiabbil alamin. 0:42 Muhammadina Muhammad. Masih dipancarkan 0:44 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:47 Kalimangis Cibur, Bekasi, Radio 0:49 Silaturahim dan juga Resil TV untuk 0:51 Islam yang satu. Asalamualaikum 0:53 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:54 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:56 sekali di kesempatan pagi hari ini kami 0:58 bisa kembali menyapa ikhwan akhwat 1:00 secara langsung dalam program acara 1:03 renungan di bawah naungan Al-Qur'an. 1:05 Seperti biasa bersama guru kita Ustaz 1:07 Husein Alatas untuk edisi Kamis hari 1:11 kedua di bulan Oktober 1:14 2025 bertepatan juga dengan hari ke-10 1:17 ya di bulan Rabiul Akhir 1447 1:21 Hijriah. Alhamdulillah guru kita sudah 1:24 hadir di studio. Asalamualaikum 1:26 warahmatullahi wab. 1:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:28 wabarakatuh. 1:29 Baik, kita awali ee pertemuan ini dengan 1:31 baca al-Fatihah bersama-sama yang akan 1:33 dipimpin langsung oleh Ustaz Husein. 1:35 Kami persilakan. 1:39 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:45 Bismillahirrahmanirrahim. 1:51 Alhamdulillah. 1:53 Amin. 1:55 Arrahmanirrahim. 1:59 Maliki yaumiddin. 2:03 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:08 Ihdinasirathal 2:10 mustaqim 2:12 shathalladzina 2:14 an'amta alaihim 2:17 ghairil maghdubi alaihim. 2:21 Wadin. 2:28 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik, 2:30 diawali dengan al-Fatihah. Semoga di 2:32 pagi hari ini kita mendapatkan curahan 2:34 rahmat dari Allah subhanahu wa taala. 2:36 Amin ya rabbal 2:36 dan juga bisa membetik ilmu ee dari 2:40 penjelasan ustaz-ustaz di kesempatan 2:41 pagi hari ini. Insyaallah 2:44 kita mulai, Ustaz. Dua pertanyaan dari 2:48 ee pendengar ini dari Pak Fauzi di 2:50 Jakarta 2:52 ini menyoroti ee berita yang 2:54 menggembarkan Ustaz 2:56 untuk kita semua. 2:57 Pertanyaannya, asalamualaikum 2:58 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Nah, 3:00 kita digemparkan dengan ee berita 3:02 seorang ustaz dikatakan ulama, kiai yang 3:06 melakukan kejahatan dengan berbuat ee 3:09 cabul terhadap anak angkat dan juga 3:11 keponakannya selama bertahun-tahun di 3:14 Bekasi. Bagaimana Ustaz melihat berita 3:16 ini? Banyak masyarakat di sana yang 3:19 merasa tertipu dengan ustaz ini karena 3:22 sering memberikan kajian dan 3:24 ceramah-ceramah di berbagai tempat 3:26 terutama di masjid-masjid. Ustaz ini 3:30 jelas mencoreng nama baik ulama, ustaz, 3:34 kiai yang lain katanya dan juga 3:37 mencoreng Islam. Mohon penjelasannya, 3:40 Ustaz. 3:42 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:44 Bismillahirrahmanirrahim. 3:48 Alhamdulillahi rabbil alamin. 3:51 Allahumma sholli ala 3:55 abdika wa rasulika sayyidina Muhammadin 3:58 wa alih thyibin wasohabatihil ghuril 4:02 mayamin 4:03 wasairina ala nahjihi alqawimi ila 4:07 yaumiddin. 4:10 Allahumma atina minika rahma waimna min 4:14 ladunka ilman nafi' waf'na bima 4:17 alamtana. Rabbana zidna ilman waikna 4:20 bisolihin. 4:24 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 4:27 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:29 Wasalamualaikum warahmatullah 4:31 wabarakatuh. 4:32 Waalaikumsalam. 4:34 Ikhwan akhwat pendengar pemirsa Radio TV 4:39 Silaturahmi yang dirahmati Allah. 4:44 Kita mendengarkan berbagai macam kasus 4:47 skandal 4:49 yang terjadi di tengah-tengah 4:50 masyarakat. 4:54 Bukan hanya di tengah-tengah masyarakat 4:56 awam, bahkan 4:58 skandal ini melibatkan juga 5:01 ustaz, kiai, ulama yang cukup kondang. 5:07 Mengapa semua ini terjadi? Bukankah 5:09 ulama mereka orang-orang yang berilmu? 5:14 Jawabannya 5:17 apabila kita lupa kepada Allah Subhanahu 5:20 wa taala. 5:23 Kita tidak mengikuti bimbingan dan 5:25 petunjuknya, 5:27 tidak mengingat hari akhirat, 5:30 dengan mudah kita akan masuk dalam 5:32 perangkap setan. 5:35 Setan menghiasi 5:37 amal-amal buruk kita menjadi indah di 5:40 mata kita. Wazayyana lahumusitan 5:43 makan. 5:46 Oleh karena itu Allah ingatkan bahwa 5:47 orang-orang yang tidak beriman kepada 5:49 hari akhirat yang hatinya tidak 5:51 mengingat hari-hari tersebut 5:55 dengan mudah setan akan menghiasi amal 5:57 mereka. 6:00 Amal-amal yang buruk menjadi indah. 6:02 Kehidupan dunia begitu menarik, 6:05 mempesona hingga lupa kepada 6:07 peringatan-peringatan yang datang dari 6:10 Allah. 6:12 Oleh karena itu, 6:15 skandal ini 6:18 bisa terjadi pada siapa saja. 6:21 Baik itu ustaz, kiai, ulama, habib 6:24 apabila lupa kepada Allah, hatinya tidak 6:28 sama sekali mengingat hari akhirat. 6:30 Terpedaya oleh kehidupan dunia ini, 6:33 siapapun bisa terjerumus dalam tipu daya 6:37 setan tersebut. 6:39 Oleh karena itu, kita saksikan pelajaran 6:42 yang amat indah dalam kisah Nabi Allah 6:44 Yusuf alaihialatu wasalam. 6:48 Ketika dia digoda oleh istri pemuka 6:50 Mesir yang berkuasa, yang menjanjikan 6:53 dan cantik. 6:56 Yusuf [mendengus] segera berlindung 6:59 kepada Allah. Maadallah innahbi 7:02 ahsanawi. 7:04 Maadallah. 7:06 Aku berlindung kepada Allah. 7:09 Lalu dia mengingatkan wanita ini bahwa 7:11 suamimu adalah Tuhanku yang merawat aku. 7:15 Bagaimana aku mengkhianatinya? 7:17 Dia berlari ke arah pintu. Si wanita 7:19 mengejar dari belakang. 7:23 Akhirnya ketika sampai di pintu terbuka, 7:27 ternyata suaminya 7:29 berada di depan pintu. 7:32 Yusuf pada saat tersebut ya di samping 7:36 dia berlindung kepada Allah, dia 7:37 melarikan diri. 7:40 Sampai akhirnya 7:42 terbukti ketika istri pemuka tersebut 7:47 menuduh Yusuf secara aniaya. Allah 7:50 Subhanahu wa taala buktikan kebersihan 7:52 Yusuf dengan salah seorang saksi yang 7:54 berasal dari keluarga wanita ini. 7:58 Ternyata wanita ini masih tidak jerah, 8:01 tidak bertobat dari kesalahannya 8:06 hingga perbuatannya menjadi buah bibir 8:09 cerita di tengah-tengah lingkungan 8:10 wanita ini. Akhirnya si wanita suatu 8:13 hari mengundang teman-temannya 8:16 berkumpul bersama dalam jamuan. 8:19 Setelah makan, masing-masing diberikan 8:21 sebuah pisau 8:23 untuk memotong buah. Tahu-tahu wanita 8:26 ini memerintahkan Yusuf untuk keluar di 8:28 tengah-tengah mereka. Begitu mereka 8:31 menyaksikannya, mereka terpesona hingga 8:33 mengiris jari mereka sendiri. 8:36 Lalu mereka berkata, "Ini bukan manusia, 8:38 tapi malaikat yang mulia." 8:42 Nah, pada saat tersebut wanita ini 8:44 mengatakan, "Inilah ya yang ya menjadi 8:50 apa? Menjadi cerita di balik semua ini 8:52 kalian salahkan saya padahal saya setiap 8:55 hari bersamanya sedangkan kalian baru 8:58 sekali kalian terpesona mengiris jari 9:00 kalian." 9:04 Nah, pada saat itu kita saksikan 9:06 bagaimana wanita ini yang tadinya 9:09 sendiri berencana terhadap Yusuf, 9:11 sekarang bersama teman-temannya mereka 9:14 mengancam Yusuf, 9:17 memaksanya untuk mengikuti kemauan 9:18 mereka. Nah, kita lihat di sini jawaban 9:21 Yusuf. [mendengus] 9:24 Yusuf mengetahui dirinya manusia 9:27 yang lemah, 9:29 manusia yang mudah tergoda, 9:32 mudah terpedaya oleh setan, melainkan 9:34 apabila dia masuk dalam perlindungan 9:37 Allah Subhanahu wa taala. 9:41 Maka Yusuf ketika berhadapan dengan 9:43 godaan tersebut berdoa pada Allah, 9:45 "Rabbi sijnu ahabbu ilaiya mimma 9:48 yadunani ilai." Wahai Tuhanku, 9:51 aku lebih suka penjara daripada aku 9:54 mengikuti 9:56 permintaan mereka, mengikuti ajakan 9:59 mereka. Wailla tosrif anni kaidahunna 10:01 asfu ilaihinna waakum minal jahilin. 10:04 Kalau engkau tidak palingkan aku dari 10:07 godaan mereka, aku khawatir akan apa? 10:11 Akhirnya terbayang-bayang tergoda pada 10:13 mereka dan aku terjerumus dari 10:14 orang-orang yang bodoh. Ini seorang 10:16 nabi. 10:18 Seorang nabi ya yang takut kalau sampai 10:20 ini terplosok. 10:22 Dia minta agar dirinya dimasukkan 10:24 penjara terpisah dari tipu daya mereka 10:28 sampai akhirnya dia masuk penjara secara 10:30 aniaya. Kemudian Allah Subhanahu wa 10:33 taala bersihkan dan sucikan dirinya. 10:36 Begitu keluar dari penjara setelah 10:38 terbukti kebersihannya, mau tidak mau 10:41 orang memuji dirinya kan. Betapa 10:43 tahannya kamu menghadapi godaan. Ya, 10:47 Yusuf menjawab, "Wama ubarriu nafsi." 10:50 Bukan aku yang mensucikan diriku. Bukan 10:53 aku apa, bukan aku yang menjaga diriku. 10:58 W ubu nafsi. Jadi, bukan aku yang 11:00 membersihkan diriku dari semua itu. 11:04 W ubarriu nafsi. Innan nafsa amaratum. 11:08 Jiwa manusia ini apa? Selalu mengajak 11:12 apa? Kepada hal-hal yang buruk yang 11:14 menyenangkan. Yang penting menyenangkan 11:16 secara cepat. Akibatnya jarang 11:20 dipertimbangkan, dipikirkan. Illa ma 11:22 rahim raabbi. Kecuali yang dirahmati 11:25 Tuhanku, yang mengikuti petunjuknya, 11:29 yang beriman kepada hari akhir ya, yang 11:32 dijaga oleh Allah baru mereka akan 11:34 selamat. 11:36 Inna rabbi ghafurur rahim. Sesungguhnya 11:38 Tuhanku maha pengampun lagi maha 11:40 penyayang. 11:42 Saya sebagai seorang ustaz 11:45 kalau tidak mengikuti petunjuk Allah, 11:48 kalau tidak beriman kepada hari akhir, 11:52 terpesona, tergoda oleh kehidupan dunia 11:54 ini, mudah sekali untuk terpelosok masuk 11:57 dalam perangkap setan. 11:59 Oleh karena itu, jalan satu-satunya 12:02 untuk keselamatan kita hanya berlindung 12:04 kepada Allah dan selalu mengingat hari 12:07 akhir hingga kehidupan dunia 12:11 tidak lagi memiliki kekuatan untuk 12:13 menggoda kita. Apabila hati kita selalu 12:15 ingat kepada Allah, ingat kepada hari 12:17 akhir, berlindung kepadanya, mengikuti 12:19 petunjuknya. 12:21 Allah berfirman dalam suratun Nur, 12:25 walaula fadlullahi alaikum 12:27 warahmatuhuakum 12:29 min ahadin abada. Kalau bukan karena 12:33 karunia Allah dan rahmatnya atas kalian, 12:36 tidak mungkin seorang mampu untuk 12:37 menjaga kesuciannya. Wakallaha yuzak man 12:40 yasya. Tapi Allah kuasa mensucikan siapa 12:43 yang Allah kehendaki. Nah, kalau kita 12:46 ingin disucikan, ikuti bimbingan 12:47 petunjuk Allah yang menjauhkan kita dari 12:50 perbuatan keji dan mungkar. 12:52 Memerintahkan kita untuk mengerjakan 12:54 salat, untuk mengingat hari akhirat, 12:56 mengikuti petunjuk Allah, menjaga 12:58 hubungan kita dengan wanita agar tidak 13:01 berduaan bersamanya. 13:04 Karena begitu kita berduaan bersamanya, 13:06 setan yang ketiga, 13:09 kita menjaga pandangan mata kita dari 13:12 apa yang diharamkan Allah, menjaga aurat 13:14 kita juga kita menjaga aurat 13:18 wanita-wanita kita. Dengan cara seperti 13:21 ini, insyaallah lingkungan kita akan 13:23 lebih sehat, akan lebih bersih, dan 13:26 lebih menjaga hati-hati kita semua dari 13:29 godaan setan. Jadi apa yang Allah 13:32 perintahkan 13:33 semua sebetulnya untuk kemaslahatan 13:35 kita. Apa yang Allah larang itu 13:37 merupakan hal-hal yang membahayakan 13:39 kita. Nah, banyak ustaz, kiai, ulama 13:42 termasuk habib 13:44 mereka tidak menjaga Allah, tidak juga 13:49 banyak-banyak mengingat hari akhirat, 13:52 tidak mengikuti petunjuknya, maka dia 13:55 akan menjadi mangsa yang empuk bagi 13:57 setan. 13:58 Jadi baik itu ulama, baik itu kiai, baik 14:01 itu ustaz, baik itu habib, baik itu 14:03 siapapun, 14:05 kalau dia tidak sama sekali menjaga diri 14:10 berjalan di jalan Allah, berlindung 14:12 kepadanya dan mengingat hari akhir, maka 14:15 dengan mudah dia akan masuk dalam 14:17 perangkap setan. Jadi, kita harus tahu 14:19 ulama juga manusia. 14:23 Nabi Yusuf seorang nabi dan rasul, tapi 14:26 dia tahu dirinya. 14:28 dia tahu dirinya ya, tahu kelemahan 14:31 dirinya, maka dia berlindung kepada 14:33 Allah. Jadi jangan kita merasa bangga 14:36 karena kita berilmu, berkedudukan atau 14:39 kita katakan sebagai seorang kiai besar, 14:42 kita beranggapan kita akan tahan 14:44 menghadapi godaan setan. 14:46 Dalam satu riwayat, annadratu sahmun 14:49 masmumun min sihami iblis. 14:53 Pandangan mata ini bagaikan panah 14:55 beracun dari panah-panah iblis. 15:00 Siapa yang meninggalkan 15:01 pandangan-pandangan yang liar karena 15:03 takut padaku, abdalu iman yajidua 15:08 aku akan gantikan dengan iman yang akan 15:10 dirasakan manisnya dalam hatinya. 15:13 Banyak orang-orang yang bukan dari 15:15 kalangan ulama [berdehem] tapi dia taat 15:18 pada Allah. selalu berlindung padanya, 15:20 mengingat hari akhir Allah jaga dirinya. 15:24 Jadi jangan karena kita ustaz, kiai, 15:26 ulama, seolah surga di kantong kita. 15:28 Seolah kita ini orang yang punya 15:30 kekuatan untuk menghadapi setan. 15:32 Sedangkan Nabi diperintahkan berlindung 15:34 kepada Allah. Wa yanzaganaka 15:36 minasyaitani nazun fastaid billah. Kalau 15:39 kamu ya mengalami gangguan, 15:42 kisikan-kisikan gangguan dari setan, 15:44 hendaklah kamu berlindung kepada Allah 15:48 yang ingin membangkitkan amarah kita 15:50 yang bukan pada tempatnya, menggoda 15:53 kita, membisik-bisikkan dunia. Ya, ini 15:56 semua merupakan bisikan-bisikan setan. 15:59 Nah, kalau Rasul diperintahkan 16:01 berlindung, Nabi Yusuf juga berlindung 16:04 kepada Allah. Bahkan untuk 16:06 keselamatannya dia lebih suka memilih 16:08 penjara daripada hidup dalam lingkungan 16:10 godaan yang begitu kuat. Lalu apa yang 16:12 membuat kita merasa aman? Jadi para 16:15 ustaz, para kiai, para ulama hendaknya 16:17 menjaga jarak batasan antara dirinya 16:19 dengan wanita-wanita yang bukan mualim 16:23 dan juga wanita-wanita ini menjaga juga 16:26 auratnya dengan baik sebagaimana 16:28 petunjuk Allah demi keselamatan kita 16:30 semuanya. Wallahuam. 16:32 Baik, Ustaz. Nah, bagaimana dengan 16:34 masyarakatnya ustaz yang merasa artinya 16:36 merasa tertipu dan bagaimana juga 16:38 masyarakat agar tidak mengkultuskan atau 16:42 bahasa karennya nge-fans habis kepada 16:44 seorang ulama, Ustaz yang ya sama-sama 16:47 manusia, Ustaz bisa tergelincir gitu, 16:49 Ustaz. 16:49 Masyarakat kita ini sebetulnya 16:51 masyarakat ya yang mudah sekali ee 16:55 terpengaruh oleh kebesaran nama bahkan 17:00 terhadap artis-artis. 17:02 Kalau sudah nge-fan terhadap artis maka 17:06 mereka tidak lagi melihat kesalahannya. 17:08 H 17:08 seringki membela secara membabi buta. Di 17:12 saat hatinya benci juga menyerang secara 17:15 membabi buta. 17:17 Oleh karena itu perlu ulama-ulama kita 17:20 memberikan edukasi kepada masyarakat di 17:23 bawah. 17:24 Edukasi yang menjelaskan kepada mereka 17:29 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 17:32 ajarkan. Bukan menyampaikan pesan 17:34 mereka, tapi pesan Allah dari 17:36 perintahnya, bimbingannya. 17:38 Begitu juga larangan-larangannya. 17:40 Bagaimana beradab dengan adab Islam 17:44 dalam seluruh pergaulan kita bersama 17:46 orang tua kita, bersama anak kita, 17:49 bersama kerabat kita, bersama 17:50 masyarakat. Hubungan antara kita dengan 17:53 wanita-wanita sebagai muhrim kita dan 17:56 wanita yang bukan muhrim kita. Ini semua 17:58 merupakan bimbingan yang Allah ajarkan 18:00 dalam kitabnya dan dicontohkan Rasul 18:03 dalam pergaulannya. 18:05 Dan kita harus betul-betul memberikan 18:07 pendidikan kepada masyarakat awam 18:10 yang umum ini untuk tidak berlebih 18:13 melakukan pemujaan 18:15 terhadap ulama, terhadap kiai, terhadap 18:17 ustaz maupun habib. Mereka manusia biasa 18:20 seperti kita. Jangan mereka memuja 18:24 secara berlebih-lebihan. Begitu 18:26 menemukan kesalahan langsung mereka 18:29 mencerca, mencaci juga secara 18:31 berlebihan. Tapi hendaknya apa yang 18:34 Allah ajarkan wat taw bilhaqqi wa taw 18:38 bisobri kita sosialisasikan. 18:41 Oleh karena itu pada masa Rasul 18:43 sahabat-sahabat Nabi saling mengingatkan 18:47 ulama-ulama yang diberikan ilmu ya 18:50 mereka menjadi contoh yang baik. Kalau 18:53 mereka salah di bawah juga tidak 18:55 ragu-ragu untuk mengingatkan 18:57 kepada para ulamanya, kepada para 18:59 pemimpin mereka. 19:01 [mendengus] 19:01 Nah, kita di Indonesia di saat 19:03 memuja-memuja secara berlebihan sampai 19:06 terkadang kita membawa cerita-cerita 19:08 yang tidak benar, cerita-cerita yang 19:10 menyanjung, mengagungkan, 19:12 berlebih-lebihan sampai akal sehat kita 19:14 apa? Akal sehat kita tidak bekerja. 19:18 Begitu juga ulama-ulama, para penulis 19:20 terdahulu di saat memberikan 19:23 pujaan-pujian kepada mereka itu 19:25 berlebihan sampai bisa menempatkan 19:27 mereka di atas Rasul. 19:28 Masyaallah. di mana 19:31 tulisan mereka, kumpulan mereka itu 19:33 disucikan 19:35 sampai-sampai ya kalau mereka ya katakan 19:40 mengeluarkan pendapat fatwa bertentangan 19:43 dengan Quran, bertentangan dengan Rasul, 19:45 mereka bela dan pertahankan dengan 19:47 alasan bahwa ulama kita lebih tahu 19:49 tentang Al-Qur'an, tentang sunah. Kalau 19:52 kita minta penjelasannya, uraiannya, dan 19:54 dalilnya, mereka mengatakan kamu sama 19:57 dengan mereka. 19:59 Jadi pada akhirnya kebenaran 20:02 rusak, kebenaran juga mengalami apa? 20:04 Mengalami pencemaran disebabkan pemujaan 20:08 secara berlebihan. 20:11 Oleh karena itu, kita saksikan bagaimana 20:13 masyarakat awam di saat memuji-muji 20:15 ulama yang mereka kagumi 20:17 secara berlebihan, ya 20:20 ternyata tak ubahnya bagaikan apa? 20:23 Bagaikan musim. 20:26 Sekarang mereka mengelu-elukan fulan. 20:28 He. 20:29 Begitu mereka jemu, mereka beralih 20:31 kepada siapa? 20:32 Yang lain. 20:32 Kepada yang lain. 20:33 Nah, kita harus sebetulnya berpegang 20:36 pada kebenaran. Imam Ali mengatakan, 20:39 "Innal haqqo wal batila laofani biar 20:43 rijal." Sesungguhnya kebenaran dan 20:45 kebatilan tidak diukur dengan kedudukan 20:47 manusia. H 20:49 dan nama besarnya tidak. 20:52 Tapi firil haqq. Kamu pelajari dulu yang 20:55 hak, nanti kamu tahu siapa orang-orang 20:57 yang berada dalam kebenaran. 20:59 Wafil batil. Takrif ahla. Pelajari juga 21:03 yang batil. Kamu akan tahu siapa orang 21:06 yang berada dalam kebatilan. Tapi kalau 21:08 diukur dengan nama besar pengaruh 21:10 kedudukan manusia, akhirnya apa? 21:13 Kebenaran bermacam-macam. He 21:15 berbeda-beda. 21:17 Tergantung manusianya, kan? 21:18 Iya. 21:19 Tapi kebenaran itu ya yang datang dari 21:22 Allah. 21:23 yang diajarkan oleh rasul-Nya apabila 21:26 sikap kita, ucapan kita, pengetahuan 21:31 kita, tulisan kita, dan tulisan 21:33 ulama-ulama kita berbeda dengan kitab 21:36 Allah, sunah rasul-Nya, maka yang harus 21:39 dikembalikan adalah pendapat kita 21:41 manusia dicocokkan dengan kitab Allah, 21:44 bukan sebaliknya. 21:46 Baik, Ustaz. Selanjutnya ini ada dari 21:49 Abu Suhaib di Ciputat. Ustaz, jika Islam 21:52 adalah jalan hidup yang sempurna, 21:54 mengapa ada begitu banyak perbedaan 21:56 praktik dan interpretas ee interpretasi 22:00 syariah di berbagai negara muslim dan 22:03 juga apakah Islam itu mengakui kebebasan 22:06 beragama yang mutlak termasuk hak untuk 22:09 murtad atau meninggalkan Islam? Mengapa 22:13 banyak ee mengapa di banyak negara 22:15 mayoritas muslim murtad itu masih 22:18 dianggap sebagai kejahatan yang dapat 22:20 dihukum mati? 22:22 Begitu ustaz pertanyaannya. Memang ada 22:24 Ustaz ya yang sampai dihukum mati karena 22:25 murtad. 22:28 [berdehem] 22:28 Bismillahirrahmanirrahim. 22:30 Alhamdulillahiabbil 22:32 alamin. Allahumma sholli ala Muhammadin 22:34 wa ali Muhammad. 22:37 Rabbana zidna ilman walhiknain. 22:41 Islam yang dibawa Nabi kita Muhammad 22:44 sallallahu alaihi wasallam 22:47 bukan sesuatu yang baru dan asing. 22:52 Tapi Nabi menyampaikan 22:56 pesan-pesan Allah yang Allah Subhanahu 22:59 wa taala juga sampaikan kepada para nabi 23:01 para rasul sebelumnya. 23:05 Nabi Allah Ibrahim mengajak agar kita 23:09 semua berserah diri kepada Allah. Begitu 23:11 pula Nabi Allah Nuh. 23:13 Nabi Allah Nuh merupakan kakek manusia 23:15 yang kedua 23:17 yang melahirkan anak-anak manusia yang 23:19 berkembang di atas muka bumi bersama 23:22 kaumnya. 23:25 Jadi baik itu Adam, baik itu Nuh, baik 23:29 itu Nabi Allah Hud, Nabi Allah Saleh, 23:32 Ibrahim, Luth, ya, kemudian Ishak, 23:37 Yakub, Yusuf, Musa, Daud, Sulaiman 23:41 hingga Isa. Begitu pula Ismail putra 23:45 Ibrahim sampai kepada nabi kita semua 23:48 menyampaikan pesan yang sama yang datang 23:51 dari Allah mengajak kita semua untuk 23:54 kembali kepada Allah. 23:57 Kemudian bersama perkembangan manusia, 24:01 berbagai macam 24:03 kemajuan terjadi di tengah-tengah 24:05 manusia, perkembangan yang amat pesat. 24:09 Maka setiap rasul Allah Subhanahu wa 24:12 taala turunkan bagi mereka ya 24:17 petunjuk bimbingan yang sesuai dengan 24:19 kebutuhan zaman mereka tapi tidak keluar 24:22 dari prinsip-prinsip apa? utama ajaran 24:26 Islam. Cuma ada tambahan rincian-rincian 24:30 yang disesuaikan dengan tantangan 24:32 kebutuhan yang dihadapi manusia. 24:35 Baik kitab Taurah kemudian dilanjutkan 24:37 dengan Zaburnya Daud dilanjutkan dengan 24:40 Injilnya Isa sampai kepada kitab suci 24:43 Al-Qur'an yang dibawa oleh nabi 24:45 terakhir, Rasul terakhir. Dan kitab ini 24:48 memang telah disempurnakan oleh Allah 24:51 Subhanahu wa taala untuk menghadapi 24:53 tantangan zaman berikutnya. 24:58 Dan Allah Subhanahu wa taala menegaskan 25:01 dalam Al-Qur'an 25:03 bahwa satu-satunya 25:05 agama pedoman hidup yang diterima diakui 25:09 oleh Allah hanyalah alislam. 25:11 Innaddinaallahil 25:13 Islam. 25:15 Islam di sini bukan hanya sekedar nama, 25:18 tapi Islam, nama dan juga makna yang 25:22 artinya berserah diri tunduk kepada 25:25 Allah. 25:26 Artinya kita menyesuaikan diri kita 25:28 dengan petunjuk Allah bukan sebaliknya. 25:33 Berarti di saat kita semua bersama-sama 25:35 mengislamkan diri kita kepada Allah maka 25:39 kita akan berjalan menuju persatuan. 25:42 Betul gak? Kemudian Allah jelaskan sebab 25:45 terjadinya perselisihan. Wtalafalladina 25:48 utul kitab illa m ba'di ma jaahumul ilmu 25:52 bagian bainahum. 25:54 Tidak terjadi perselisihan di antara 25:56 para ahli kitab melainkan setelah 25:59 datangnya ilmu kepada mereka. 26:03 Bukan dalam kebodohan, tapi setelah 26:07 datangnya petunjuk dan pengetahuan. 26:10 Penyebabnya apa? Bagian bainahum. 26:14 Karena masing-masing mengikuti ambisi, 26:17 hawa nafsu, persaingan. 26:21 akhirnya membelokkan mereka dari 26:23 petunjuk dan ajaran Allah yang membuat 26:26 mereka akhirnya menafsirkan ayat ayat 26:29 Allah petunjuknya disesuaikan dengan 26:31 hawa nafsu mereka. 26:35 Wam yakfur biayatillah fainnallaha 26:37 syariul hisab. Siapa yang ingkar kepada 26:40 ayat Allah maka Allah maha cepat 26:42 hisabnya. 26:44 Lalu kita lihat ayat berikutnya. Fain 26:47 hajuka. Kalau mereka menentang engkau 26:49 wahai rasulah faqul. 26:51 Aslamillahi 26:55 umumkan bahwa aku menyerahkan diriku 26:57 kepada Allah bersama orang-orang yang 27:01 mengikuti aku. 27:03 Wailladina utul kitab wal umina 27:06 aslamtum. Katakan pada para ahli kitab 27:09 dan masyarakat umi yaitu penduduk 27:12 Makkah. Mau tidak kalian bersama-sama 27:14 berserah diri kepada Allah? H. 27:16 Fain aslamu faq. Kalau mereka mau 27:19 berserah diri berarti mereka berada 27:22 dalam petunjuk. Wa tawallauikal. 27:25 Kalau mereka berpaling menolak untuk 27:28 berserah diri kepada Allah, bersatu 27:30 dalam agamanya, 27:32 tugasmu hanya menyampaikan pesan Allah. 27:34 Wallahu basirun bil ibad. Allah maha 27:36 melihat hamba-hambanya. Siapa yang tulus 27:40 berserah diri dan siapa yang menolak 27:43 untuk berserah diri pada Allah. Nah, 27:46 kalau kita baca 27:49 ee surah Aljafiah 27:52 ayat 16 ya, 27:55 walaqad aaina bani israilal kitaba wal 27:59 hukma w nubuwata warzaqnahum minat 28:02 thyibat wafadolnahum ala katirin 28:06 wafadolnahum alamin. Sesungguhnya kami 28:09 telah menganugerahkan kepada Bani Israil 28:12 Alkitab 28:14 wal hukm juga. Apa Allah anugerahkan 28:18 Alkitab dan juga kekuasaan bagi mereka 28:21 hingga mereka yang memberikan keputusan. 28:25 W nubuwah kami anugerahkan juga 28:27 kenabian. Warzaqnahum minat thyibat. 28:29 Kami anugerahkan mereka dari berbagai 28:31 macam rezeki yang baik. 28:35 alamin. Kami juga karuniakan bagi mereka 28:39 berbagai macam keutamaan atas manusia 28:42 yang hidup pada masa itu. Waainahum 28:46 bayinatim minal amri. Dan kami berikan 28:49 mereka penjelasan penerangan yang 28:51 sejelas-jelasnya dari petunjuk kami. 28:56 Famalafu illa min ba'di ma jaahumul ilmu 28:59 bagan bainahum. Dan tidak terjadi 29:02 perselisihan di antara mereka melainkan 29:05 setelah datangnya ilmu dan petunjuk 29:07 kepada mereka bagian bainah. Karena 29:09 dikuasai oleh apa? Oleh hawa nafsu yang 29:12 menyimpangkan mereka, yang memecah belah 29:15 mereka. 29:17 Ini kondisi keadaan Bani Israil yang 29:20 menerima anugerah dari Allah, kemuliaan, 29:23 kenabian, rezeki yang luas, dan 29:25 penerangan penjelasan yang 29:27 sejelas-jelasnya. 29:30 terjadinya perselisihan karena mereka 29:31 mengikuti hawa nafsu. Nah, sekarang umat 29:34 nabi kita tumma jaalnaka syariati minal. 29:38 Kemudian kami tempatkan engkau di atas 29:40 syariat jalan yang luas yang terang 29:44 minal amri amrin dari petunjuk kami 29:46 bimbingan kami. 29:50 Fattabiha wala tattabi ahwa alladina la 29:53 yamun. Maka ikutilah syariat ini dan 29:56 jangan mengikuti hawa nafsu orang yang 29:59 tidak berilmu. 30:02 Nabi ketika menerima pesan ini, dia 30:04 menjalankan perintah Allah, menegakkan 30:06 syariat Allah, tidak mengikuti hawa 30:08 nafsu orang yang tidak berilmu. Tapi 30:10 yang datang setelah nabi kita-kita ini 30:13 seringki menyesuaikan ayat Allah, 30:15 disesuaikan dengan hawa nafsu. 30:18 Orang-orang yang tidak berilmu karena 30:20 tergiur pada kekayaan mereka, kedudukan 30:22 mereka menempatkan ayat bukan pada 30:24 tempatnya. Akhirnya melahirkan pemahaman 30:26 yang tidak sejalan dengan petunjuk 30:28 Allah. 30:31 Kemudian innahum lay yugnu anka 30:34 minallahiya. Sekali-kali mereka takkan 30:37 mampu untuk melindungi engkau dari Allah 30:39 sedikit pun. 30:41 Wallahu 30:43 innahum minallahi wa inimina ba'duhum 30:48 auli ba wallahu waliul muttaqin. 30:51 Sesungguhnya orang-orang zalim wahai 30:53 Rasulullah juga bicara pada kita 30:55 sebagian mereka ini menjadi wali 30:58 pelindung pembela sebagian yang lain. 31:00 Bersatu bersama-sama disatukan oleh 31:03 kezaliman. 31:05 Wallahu waliyul muttaqin. Sedangkan 31:07 Allah dia hanya wali orang yang 31:10 bertakwa. 31:11 Dialah walinya orang yang bertakwa. Jadi 31:14 tengah-tengah umat yang berbeda pendapat 31:16 berselisih melupakan syariat dan 31:19 petunjuk yang datang dari Allah. 31:22 Perselisihan mereka bukan karena tidak 31:24 jelasnya agama Allah, tapi disebabkan 31:26 hawa nafsu membelokkan mereka 31:29 kepentingan keuntungan yang telah 31:31 mencerai-beraikan mereka dari agama 31:35 Allah Subhanahu wa taala. Nah, kalau 31:38 kita membaca firman Allah Subhanahu wa 31:40 taala pada ayat 23 dari suratul Jiyah 31:44 kita lihat. Afaroita manakza ilahahu 31:48 hawa. Apa kamu pernah melihat 31:53 orang yang menjadikan Tuhannya nafsunya? 31:56 Menjadikan Tuhannya 31:58 hawa nafsunya. Waahullahu ala ilmin. 32:01 Karena dia menjadikan Tuhannya nafsunya. 32:03 Bukan menjadikan Tuhannya Allah yang 32:05 akan membimbing menerangi jalannya. 32:07 Akibatnya apa? Wallahullahu ala ilm. 32:10 Allah biarkan dia tersesat. Ala ilmin 32:13 dalam keadaan berilmu bukan dalam 32:15 keadaan bodoh. 32:16 Al ilmin. Kenapa? Karena yang jadi Tuhan 32:18 nafsunya. Nafsunya akhirnya menggiring 32:20 dia, mengendalikan dia untuk berbuat 32:24 bekerja secara membabi buta. 32:27 Waallahullahu ala ilmin. 32:29 Ya Allah biarkan dia tersesat atas dasar 32:33 ilmu karena dia meninggalkan Allah, 32:35 menggantikan Allah dengan hawa nafsunya. 32:40 Akibat dia menjadikan nafsu sebagai 32:41 Tuhannya, Allah Subhanahu wa taala 32:44 menutup saluran hidayah 32:46 pendengarannya. 32:48 Tidak lagi mendengarkan hidayah Allah, 32:51 tapi apa yang dibisikkan dianjurkan oleh 32:53 setan. Begitu juga kalbunya. kalbunya 32:58 dalam keadaan gelap diselimuti oleh hawa 33:00 nafsu hingga peringatan Allah tidak 33:02 sampai kepadanya. Walawa 33:06 Allah letakkan juga tabir pada matanya. 33:09 Yahdihi ba'dillah. Siapa lagi yang kuasa 33:11 memberikan hidayah kepadanya setelah 33:13 Allah meninggalkan dirinya? Afala 33:16 tadakarun. Apa kalian tidak mengambil 33:18 pelajaran? Jadi kepada Bapak Syuaib, 33:22 perpecahan di antara umat bukan karena 33:25 tidak jelasnya agama Allah. Agama Allah 33:28 jelas terang benerang. 33:31 Kita diperintahkan bersatu dalam syariat 33:33 Allah. Syariat itu yang menurunkan 33:36 Allah. Bukan nabi-nabi hanya 33:38 menyampaikan pesan Allah, 33:40 tapi asyari adalah Al. 33:44 Nah, syariat Allah dalam Al-Qur'an 33:47 merupakan hal yang disepakati. 33:50 Begitu juga ya syariat Allah yang 33:53 dicontohkan oleh Nabi. Artinya Nabi 33:55 menerima syariat dari Al-Qur'an 33:56 dicontohkan dalam kehidupannya. 33:59 Sebetulnya dalam hal ini jelas gamblang 34:02 tidak ada kesamaran dan kebingungan. 34:06 Oleh karena itu, Allah namakan Al-Qur'an 34:09 sebagai nur, sebagai hudan petunjuk, 34:11 sebagai rahmah. 34:13 sebagai penyembuh. Tapi sayang Bapak 34:17 Syuaib, kebanyakan umat Islam justru 34:19 meninggalkan kitab Allah. Kenapa? Karena 34:22 kitab Allah enggak bisa disesuaikan 34:24 dengan hawa nafsunya. 34:26 Oleh karena itu, mereka lebih suka 34:28 memilih pendapat fulan dan fulan. 34:31 Padahal mereka-mereka ini orang-orang 34:35 yang apa? Yang dengan berani ya 34:39 menjauhkan orang dari petunjuk Allah. 34:42 demi hawa nafsunya, demi kepentingan 34:44 kelompok maupun golongan. 34:47 Jadi, Allah Subhanahu wa taala jelaskan 34:49 kepada kita bahwa satu-satunya pedoman 34:52 hidup yang Allah terima adalah al-Islam. 34:55 Bukan hanya nama, tapi menunjukkan arti 34:57 berserah diri. Nah, kalau kaum muslimin 35:00 semua bersatu di jalan Allah, tidak 35:03 berpecah belat, tidak 35:04 bergolong-golongan, 35:06 tidak dikuasai ashabiah dan fanatisme 35:08 yang membutakan mereka, mereka tidak 35:10 akan berselisih. Nah, Bapak Syuaib kalau 35:13 ada perbedaan 35:16 pendapat ya sebetulnya bukan dalam 35:18 syariat, 35:20 dalam fikih 35:21 yang merupakan pemahaman dan 35:23 interpretasi manusia. Tapi kalau syariat 35:26 dan pokoknya tidak ada perbedaan sama 35:28 sekali. Sebagai contoh, syariat yang 35:31 berhubungan dengan salat kita tidak ada 35:33 perbedaan. H 35:34 rukun-rukun salatnya jelas. 35:37 Kalau ada perbedaan satu qunut dan tidak 35:40 qunut itu bukan kembali kepada syariah. 35:43 Yang qunut tidak batal salatnya. Yang 35:45 meninggalkan qunut juga tidak batal 35:47 salatnya. Ini bukan kembali kepada 35:50 syariat. Ini fikih para ulama 35:53 berdasarkan riwayat-riwayat 35:55 yang tidak sama sekali pasti. Maka 35:59 lahirlah perbedaan. Tapi ini bukan 36:01 merupakan hal yang berhubungan dengan 36:03 apa? Dengan syariat Allah. 36:05 Oleh karena itu, perbedaan ini 36:07 seharusnya umat Islam berlapang dada. 36:09 Ini merupakan pendapat Syafi'i, pendapat 36:11 Malik, bukan syariat Allah. 36:15 Oleh karena itu, salat dalam mazhab 36:17 Syafi'i, dalam mazhab Malik, dalam 36:20 mazhab Ahmad bin Hambal, dalam mazhab 36:23 Abu Hanifah, pokok-pokok salat sama. 36:27 Tapi kenapa? Satu dua perbedaan itu yang 36:31 diangkat ke permukaan. Sedangkan yang 36:34 sama, yang begitu banyak kita lupakan. 36:37 Nah, perbedaan sebagai ujian dari Allah. 36:39 Apa kita terbawa oleh kefanatikan? 36:42 Apa kita lebih mengutamakan keridaan 36:45 Allah? Nabi kita Muhammad sallallahu 36:48 alaihi wasallam paling bahagia 36:49 menyaksikan umatnya rukun sebagaimana 36:51 orang tua menyaksikan anaknya rukun 36:53 bekerja sama. Yang membuat sedih beliau 36:55 kalau umatnya berpecah belah. Oleh 36:57 karena itu yang diterima dan diakui 37:00 sebagai umat rasul yang berserah diri 37:02 kepada Allah, mengikuti petunjuk 37:04 rasul-Nya, menaburkan rahmat di tengah 37:07 umat. Jadi pada saat ini ulama-ulama 37:10 kiai kita ini banyak yang sibuk 37:13 menaburkan fitnah, 37:15 menyebarkan ya hal-hal yang bukan 37:18 prinsip dalam agama 37:21 yang kalau ditinggalkan 37:23 tidak sama sekali apa? tidak sama sekali 37:27 merusak agamanya yang kalau dikerjakan 37:29 pun demikian. Kenapa orang harus ribut 37:31 meletakkan tangan di sini? Letakkan 37:33 tangan dengan lurus atau katakan qunut 37:36 tidak qunut? Kenapa harus diributkan? 37:39 Iya. 37:40 Kenapa justru mereka tidak betul-betul 37:43 menghayati meresapi salat mereka sesuai 37:46 dengan tuntunan yang disepakati? 37:49 Oleh karena itu seharusnya ulama-ulama 37:52 tidak sama sekali membenamkan masyarakat 37:55 dalam perselisihan. 37:57 Jangan 37:58 apa? Mewarnai masyarakat dengan 38:00 warna-warna perbedaan. 38:03 Bahwa kita bermazhab Syafi'i sebetulnya 38:06 yang memahami perbedaan pendapat dan 38:08 mazhab itu ulama. 38:10 Masyarakat tidak tahu apa-apa. Ajarkan 38:12 cara salat yang disepakati. Kalau ada 38:15 perbedaan jelaskan. Ada sebagian qunut, 38:18 sebagian tidak qunut, jangan saling 38:20 menyalahkan, bukan justru menanamkan 38:22 doktrin. 38:24 Nah, ulama yang menanamkan doktrin 38:26 menjauhkan dari saudara-saudaranya yang 38:28 lain, sebetulnya ulama yang sadar tidak 38:30 sadar telah diperalat oleh setan. 38:33 Diperalat oleh 38:34 setan. 38:35 Setan. Jadi, mari bersama-sama 38:38 kita mengajak umat bersatu dalam iman 38:42 dan Islam, 38:44 bertakwa kepada Allah. 38:47 tidak bercerai-berai. 38:49 Karena orang yang bercerai-berai dalam 38:51 agama Allah, Allah nyatakan mereka 38:53 orang-orang musyrik. Wala takunu minal 38:56 musyrikin. Jangan kalian tergolong dari 38:58 orang musyrikadina 39:01 farquinahum wau syiah. Yang memecah 39:05 belah agama Allah hingga mereka 39:06 bergolong-golongan hizbin bimadi 39:09 farihun. Tiap kelompok merasa bangga 39:11 dengan apa yang ada pada mereka. 39:13 Begitu juga dalam suratul an'am, Allah 39:15 mengingatkan rasulnya dan kita 39:18 innalladina farquahum. 39:23 Sesungguhnya mereka-mereka yang memecah 39:25 belah agama mereka, menyekat-nyekat 39:28 hingga bergolong-golongan, kamu bukan 39:30 dari mereka. Artinya kamu bukan pemimpin 39:33 mereka dan mereka bukan umatmu. 39:36 Ini tegas. Jadi, Bapak Syuaib coba 39:39 fokuskan perhatian kita kepada 39:41 pokok-pokok ajaran Islam, syariatnya. 39:45 Adapun soal perbedaan jangan terlalu 39:48 kita apa? besar-besarkan dan hiraukan 39:51 karena ini bukan merupakan syariat 39:53 Allah. 39:54 Yang masuk dalam kategori syariat adalah 39:57 petunjuk Allah Subhanahu wa taala yang 39:59 berhubungan dengan iman, berhubungan 40:01 dengan tata aturan kehidupan adab ya 40:04 yang datang dari Allah secara pasti 40:08 melalui kitab suci Al-Qur'an, melalui 40:10 juga sunah nabinya yang mutawatir dan 40:13 disepakati. Adapun riwayat-riwayat ahad 40:18 yang berbeda 40:19 itu tidak memiliki kekuatan 40:23 untuk seseorang memastikannya 40:25 berfanatik kepadanya. Bisa-bisa karena 40:28 kefanatikannya dia dijerumuskan ke dalam 40:32 fitnah yang amat besar. Jadi ajaran 40:35 Islam jelas terang-benerang, tidak ada 40:38 keraguan, tidak ada kesamaran, tapi 40:40 manusianya yang jiwanya diselimuti oleh 40:43 hawa nafsu. Waliyadubillah. Mungkin 40:45 cukup sampai sini. 40:46 Baik, Ustaz. 40:46 Insyaallah kita bertemu kembali dalam 40:48 kesempatan lain. 40:49 Baik, Ustaz. Terima kasih atas 40:50 jawabannya. Tadi terkait kebebasan 40:53 beragama yang mutlak. Mungkin kita jawab 40:54 di hari lain ya, Ustaz ya. Mungkin besok 40:56 juga 40:57 masih ada kesempatan insyaallah. 40:58 Iwan. Demikianlah renungan di bawah 41:00 naungan Al-Qur'an bersama guru kita 41:02 Ustaz Husain Atas. Semoga penjelasan ee 41:04 dan jawaban-jawaban dari pertanyaan 41:06 ikhwan akhwat tadi ee dapat memberikan 41:08 pencerahan untuk kita semua. Mohon maaf 41:10 jika ada pertanyaan yang belum sempat 41:12 kita bacakan dan belum sempat kita buka 41:14 juga karena Ustaz ada keperluan keluar 41:16 kota Ustaz ya. 41:18 Baik kita akhiri dengan baca doaul panj 41:20 subhanakallah wamdika asadu alla 41:22 ilahailla anta asubik wasalamualaikum 41:24 warahmatullahi wabarakatuh. 41:25 Waalaikumsalam.