Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan katon 0:20 thyiban barokan fih kama yuhibuna 0:23 waardu. Allahumma sholli wasallim 0:25 wabarik ala sayyidina Muhammadin waa ali 0:26 sayidina Muhammad. Masyaallam yasya lam 0:29 yakun la haula wala quwwata illa 0:31 billahil aliyil adzim. Asalamualaikum 0:34 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:35 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:37 sekali di pagi hari ini kami bisa 0:39 kembali menjumpai ikhwan akhwat dalam 0:42 program acara renungan di bawah naungan 0:44 Al-Qur'an untuk edisi Senin. Ya, sudah 0:48 masuki hari ke-23 0:50 di bulan Rajab 1447 Hijriah bertepatan 0:54 dengan 12 Januari. 0:58 2026. Ikhwan akhwat, apa kabarnya di 1:01 kesempatan pagi hari ini? Semoga dalam 1:03 keadaan baik, sehat dan juga selalu 1:05 dalam lindungan Allah Subhanahu wa 1:07 taala. Alhamdulillah Iwan Awat mungkin 1:09 yang berada di Jabot The Tabek 1:12 Guyuran Hujan dari tadi malam Ustaz ya 1:16 sampai pagi hari ini tidak berhenti. 1:18 Masyaallah semoga dengan ee turunnya 1:21 hujan Allah mencurahkan rahmatnya kepada 1:23 kita semua melalui butiran-butiran hujan 1:27 yang begitu deras. Masyaallah. Dan 1:29 semoga derasnya hujan di pagi hari ini 1:31 menjadi tanda derasnya keberkahan dan 1:35 juga ampunan yang mengalir untuk kita. 1:37 Ikhwan akhwat semuanya dan selawat dan 1:40 salam semoga tetap tercurah kepada Nabi 1:43 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 1:44 Ikhwan akhwat. Alhamdulillah guru kita 1:46 Ustaz Husein telah hadir di studio. 1:48 Asalamualaikum warahmatullahi 1:49 wabarakatuh Ustaz. 1:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:52 wabarakatuh. 1:52 Kabar baik dan sehat Ustaz ya? 1:54 Alhamdulillahamdulillah. 1:56 Dari rumah tadi hujannya cukup deras 1:59 tadi ya. Masyaallah. 1:59 Hujannya cukup menghibur. Cukup cukup 2:02 menghibur. Masyaallah. 2:03 Orang yang tidur lelap. 2:04 Iya betul Ustaz. Dan semoga menjadi 2:06 kebaikan untuk kita semua ya. Dan 2:07 terutama buat 2:09 em Bapak-bapak yang mencari nafkah, 2:12 mencari rezeki di pagi hari ini, Ustaz. 2:14 Dari subuh sudah keluar rumah. Semoga 2:16 diberikan kemudahan dan kelancaran, 2:17 Ustaz, ya. Insyaallah. 2:18 Dan juga rezeki yang berkah dan deras 2:20 seperti hujan. Para pejuang yang 2:22 berjuang. 2:23 Masyaallah. 2:23 Yang perlu didoakan mereka-mereka yang 2:26 setelah subuh masih tertidur. Bangun di 2:29 siang hari, malam hari mereka bergadang. 2:32 Betul-betul mengenaskan. 2:34 Masyaallah. Baik. 2:35 Baik ikhwan akhwat kita buka renungan di 2:38 bawah naungan Al-Qur'an ini. Seperti 2:40 biasa dengan pembacaan Quran surah 2:42 Al-Fatihah yang akan dibimbing langsung 2:44 oleh ustaz. Kami persilakan. 2:45 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:52 Bismillahirrahmanirrahim. 2:59 Alhamdulillahirabbil 3:01 alamin 3:06 arrahmanirrahim 3:10 maiki yaumiddin. 3:14 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 3:21 ihdinasirat 3:23 mustaqim. 3:25 Shathalladzina 3:28 an'amta alaihim 3:31 ghairil maghdubi alaihim waladin. 3:42 Amin. 3:43 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. Baik, 3:46 telah kita buka bersama dengan pembacaan 3:48 Quran surah al-Fatihah yang dibimbing 3:50 langsung oleh Ustaz US atas. Selanjutnya 3:53 kita akan memulai dengan ee beberapa 3:56 pertanyaan dan kami juga mengundang 3:58 Ikhwan Afwat yang ingin bergabung ya 4:00 menyampaikan pertanyaannya kami 4:02 persilakan atau komentarnya bisa 4:04 mengirimkan di nomor WhatsApp Rasil di 4:07 0811999720. 4:11 Ustaz di akhir pekan kemarin ya cukup 4:15 ramai diperbincangkan 4:17 ee terkait pernikahan 4:20 ee janda tanpa wali, Ustaz. Nah, ini 4:22 cukup ramai juga di media sosial banyak 4:25 dibahas ee mengenai apa ya ikhtilaf ya, 4:28 Ustaz? Perbedaan pendapat ini, Ustaz. 4:31 Nah, ada public figure seorang janda 4:34 menikah menikah lagi dia tanpa wali dan 4:36 dia menyatakan memang yang dia ketahui 4:39 janda itu tidak perlu wali gitu, Ustaz. 4:43 Nah, banyak juga yang membahas memang 4:45 lalu ee 4:47 gimana kira-kira sighah dan bentuk 4:50 perkawinan ya Rasulullah gimana 4:52 kira-kira? Kita ingin tahu 4:53 betul 4:53 waktu menikah apakah dia mengatakan saya 4:56 nikahkan diri saya kepada kamu atau 4:59 diwakili oleh seseorang. Nah, itu kita 5:01 ee tidak tahu, Ustaz, ya. Cuman ya 5:03 poinnya adalah Nah, itu Ustaz juga 5:05 beberapa kali pernah membahas mengenai 5:06 hal ini, Ustaz, ya. Karena di Indonesia 5:10 beberapa ulama, beberapa ustaz yang 5:12 cukup ee ternama Ustaz menyatakan juga 5:16 memang wajib ada wali gitu, Ustaz, ya. 5:20 Penjelasannya mengenai syariat ini 5:22 seperti apa, Ustaz? 5:24 Bismillahirrahmanirrahim. 5:26 Alhamdulillahiabbil 5:28 alamin. 5:29 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 5:32 Muhammad. 5:37 Allahumma atina minika rahmah waimna min 5:41 ladunka ilman nafi' wafana bimaam. 5:45 Rabbana zidna ilmanin. 5:51 Asalamualaika ya rasulallah. 5:54 Asalamualaina wa ala ibadillahi shihin. 5:58 Wasalamualaikum warahmatullahi 6:01 wabarakatuh. 6:06 Sebelum kita berbicara mengenai 6:10 sahnya perkawinan seorang wanita yang 6:13 berstatus janda 6:16 dengan pria pilihannya 6:20 tanpa wali. 6:23 perlu kita memahami sebetulnya 6:26 kata wali dan fungsinya itu apa. 6:32 Kata wali dengan sendirinya yang 6:34 bertanggung jawab 6:37 untuk mengurus, 6:40 mendidik, 6:43 begitu juga mengawasi, 6:46 mengayomi, dan melindungi. 6:52 Sebagaimana kata walikota 6:54 dalam bahasa Arab, wali berasal dari 6:58 bahasa Arab. 6:59 Arab. 7:00 Dengan sendirinya dia yang bertanggung 7:01 jawab. 7:03 terhadap 7:05 wilayah yang berada di bawah naungannya. 7:08 Apabila ada seorang 7:12 lapar 7:14 tidak sama sekali mendapatkan 7:15 makanannya, maka walikota bertanggung 7:17 jawab di hadapan Allah. He. 7:20 Kemaksiatan yang berlangsung di 7:22 wilayahnya dan dia berdiam apalagi 7:25 menyetujuinya, dia akan bertanggung 7:26 jawab di hadapan Allah Subhanahu wa 7:28 taala. 7:31 Kalau ada katakan orang yang sakit 7:35 di bawah naungan wilayahnya, dia tidak 7:37 turun tangan untuk merawatnya hingga dia 7:40 meninggal dunia atau penyakitnya semakin 7:42 berat, dia sebagai walikota bertanggung 7:45 jawab di hadapan Allah. 7:48 Oleh karena itu, Sayidina Umar sebagai 7:50 amirul mukminin 7:53 yang penuh betul-betul rasa prihatin dan 7:55 tanggung jawab ibu kota pemerintahan di 7:59 Madinah. 8:01 Kejadian di Irak. Dia mengatakan, 8:03 "Seandainya ada seekor keledai 8:05 tergelincir di tepi sungai Furat di 8:08 Irak, 8:10 saya khawatir saya akan dipanggil oleh 8:12 Allah. Ditanya, "Kenapa kamu tidak 8:16 memperbaiki jalan?" 8:18 Jarak dari Irak ke Madinah kan cukup 8:20 jauh. 8:20 Hm. 8:23 Jadi seorang wali 8:27 dalam Islam itu orang yang bertanggung 8:30 jawab penuh terhadap wilayah dan orang 8:34 yang berada di bawah naungan wilayahnya. 8:38 Begitu juga orang tua sebagai wali yang 8:42 bertanggung jawab untuk apa? Untuk 8:45 merawat, mengasuh anaknya 8:47 sesuai dengan ketentuan syariat. 8:52 Nah, kalau dia tidak berperan dengan 8:54 baik sebagai seorang wali, 8:57 tidak mendidik anaknya untuk mengenal 8:59 Allah, 9:00 untuk taat kepadanya, mengetahui juga 9:03 syariat Allah, statusnya hanya sebagai 9:05 orang tua yang memberikan makan buat 9:07 anaknya, membesarkannya, tapi sama 9:10 sekali tidak peduli terhadap urusan 9:13 agamanya. Maka dengan sendirinya 9:16 kedudukan dia sebagai wali cacat. 9:19 Hm. 9:20 ca 9:21 cacar. 9:21 Karena tujuan 9:23 diamanatkan anak pada orang tua untuk 9:25 apa? Untuk betul-betul dirawat dan 9:28 diasuh 9:30 sesuai dengan amanat Allah Subhanahu wa 9:33 taala. Oleh karena itu apabila 9:36 seorang ayah nonmuslim 9:38 dia tidak dapat menjadi wali bagi 9:40 anaknya wanita. Karena apa? Karena 9:43 perbedaan keimanan di sini ya. dia tidak 9:46 layak untuk menjadi wali seorang wanita 9:49 ya 9:51 muslimah. 9:52 He. 9:52 Oleh karena itu kalau ada paman yang 9:54 muslim, pamannya atau saudara laki-laki 9:55 yang muslim, kalau tidak maka orang yang 9:58 beriman yang betul-betul prihatin dan 10:02 menjaga saudara-saudaranya yang beriman, 10:05 dia bertanggung jawab. Sebagaimana 10:06 firman Allahunminatum 10:12 orang yang beriman 10:14 pria maupun wanita, sebagian mereka 10:16 menjadi wali sebagian yang lain. 10:18 Karena adanya iman ini membuat mereka 10:21 prihatin terhadap saudari mereka. 10:24 Saudara mereka tidak ingin menjerumuskan 10:27 dirinya ke dalam spekulasi yang akan 10:30 merusak imannya maupun agamanya. Tapi 10:33 kalau ayahnya non muslim. 10:34 Hm. 10:36 Begitu juga kalau ayahnya fasik. Fa 10:39 fasik. 10:40 Ayahnya bukan hanya tidak mendidik 10:43 anaknya 10:44 secara islami, bahkan membiarkan anaknya 10:48 terjerumus dalam pergaulan yang tidak 10:50 baik, yang tidak Islam. Apakah orang 10:53 semacam ini layak dikatakan sebagai 10:55 wali? 10:57 Mungkin dia wali secara formal sebagai 10:59 ayah yang memberikan makan, tapi di mata 11:01 Allah, di hadapan syariatnya ini bukan 11:04 wali yang sebenarnya. 11:05 H. 11:07 Jadi kita harus pahami. 11:09 Allah Subhanahu wa taala mengamanatkan 11:12 anak-anak kita 11:14 di atas pundak kita. Bukan hanya sekedar 11:17 kita memberikan makan, minum, dan 11:19 pakaian, 11:20 tapi mendidik mereka. Kalau sampai 11:23 mereka jauh dari agama Allah, tidak 11:26 mengenal Allah, maka orang tua walaupun 11:29 memberikan makan yang cukup, ya, begitu 11:31 juga pakaian yang baik, rumah tinggal, 11:34 tapi mengabaikan pendidikan agamanya, 11:36 dia bertanggung jawab di hadapan Allah. 11:41 Baik itu seorang gadis maupun janda, 11:43 orang tua harus mengarahkan mereka ke 11:46 arah yang positif. Apabila ada laki-laki 11:49 yang baik, yang beragama, takut kepada 11:52 Allah, melamar putrinya, baik itu gadis 11:54 maupun janda, 11:56 anaknya menerima karena hak anak juga 11:58 ada. Mau gadis, bawa janda, mereka yang 12:01 bakal menikah. 12:04 Orang tua seharusnya menyetujuinya. 12:08 Tapi kalau ada orang melamar putrinya 12:12 janda maupun gadis, kaya raya, 12:14 berkedudukan, tapi fasik, dia wajib 12:17 untuk menolak. Wajib untuk 12:20 menolak. 12:20 Kalau dia menerima, berarti dia 12:22 mengabaikan apa? Mengabaikan peran dia 12:25 sebagai wali yang diamanatkan Allah. Ini 12:27 perlu kita pahami hal ini. 12:31 Nah, bagaimana kira-kira kalau seorang 12:34 perempuan kebetulan tidak ada walinya 12:37 ayahnya meninggal dunia? 12:39 Ayahnya mening 12:40 meninggal, 12:40 saudara laki-laki juga tidak ada. 12:43 Yang pantas menjadi wali 12:47 tahu-tahu digantikan oleh wali hakim 12:51 yaitu penghulu. 12:53 Penghulu kira-kira peduli enggak 12:55 terhadap perempuan ini? 12:57 Tidak 12:58 kenal enggak? 12:59 Enggak. 13:00 Dia hanya sebagai petugas formal ya, 13:04 secara administratif tapi tidak punya 13:07 kedekatan emosi, rasa tanggung jawab dan 13:09 kecintaan. Bagaimana layak dijadikan 13:10 hakim? 13:13 Bagaimana layak dijadikan 13:14 hakim 13:15 sebagai wali? 13:16 Oleh karena itu, saya merasa heran 13:18 ketika pengguru yang tidak punya sama 13:21 sekali kedekatan emosional bersama 13:24 wanita tersebut, dia juga baru berjumpa. 13:27 Dia hanya sebagai petugas administratif 13:29 untuk mencatat pernikahan 13:33 sesuai dengan aturan Allah. Oleh karena 13:36 itu, sebagusnya perempuan ini dinikahkan 13:39 oleh katakan tokoh agama yang saleh yang 13:43 dapat dipercaya. yang peduli terhadap 13:47 apa? Agama wanita ini. 13:51 Wal mukminun wal mukminat ba'duhum 13:53 auliya bair. Ada sebuah kasus terjadi. 13:57 Saya kebetulan hadir seorang wanita 14:00 ayahnya tidak ketahuan ke mana 14:03 h 14:04 arahnya menghilang begitu. Tidak ada 14:06 kabar matinya tapi dia menghilang. 14:09 Perempuan ini punya saudara laki-laki, 14:13 tapi karena ayah yang tidak jelas 14:14 nasibnya, maka yang menikahkan penghulu 14:17 sebagai wali hakim. Padahal ada sudah 14:20 laki-lakinya yang merawat, yang 14:21 membesarkan dirinya, yang peduli 14:23 terhadapnya. Mana yang lebih peduli? 14:25 Saudara laki-laki apa pemulu? 14:27 Saudara laki-laki. 14:28 Tapi aturan yang dibuat ya di negara 14:31 kita ini 14:31 Iya. Iya. 14:33 Karena ayah sebagai wali yang sejati 14:35 tidak ada. Saudara tidak dapat 14:38 menggantikan, maka jatuhlah hak untuk 14:40 menikahkan pada penghulu sebagai status 14:43 wali hakim. 14:46 Akhirnya begitu selesai pernikahan 14:48 sesuai dengan aturan, saya bilang sama 14:51 saudara laki-lakinya, "Jangan biarkan 14:53 mereka kumpul, kamu nikahkan kembali." 14:55 He 14:55 dia yang lebih berhak untuk menikahkan 14:57 bukan pengguru. 14:58 H 14:59 dengan rasa hormat saya pada penghulu 15:01 yang melayani ya umat Islam dalam 15:04 mencatat pernikahan mereka, tapi kita 15:06 harus ingat yang menjadi wali itu yang 15:08 punya kepedulian, yang punya tanggung 15:10 jawab dan bersatu dalam iman dan 15:13 ketaatan pada Allah. Wal mukminun 15:15 wal mukminat ba'duhum auliya ba'. 15:20 Nah, kita berbicara sekarang tentang 15:22 seorang janda. 15:24 seorang J 15:27 dia sudah punya pengalaman dalam berumah 15:30 tangga. Kalau seorang gadis dengan 15:33 sendirinya kan tidak punya pengalaman. 15:35 H 15:36 kalau dia memilih dan tidak diberikan 15:39 pengarahan oleh wali, bisa-bisa salah 15:42 pilih. Laki-laki yang pandai berbicara, 15:45 yang menarik, yang gaul buat dirinya 15:50 langsung masuk ke dalam hati. tidak 15:52 berpikir bahwa ini hanya merupakan 15:55 casing yang menutupi kepribadian dia 15:58 yang sebenarnya. 16:00 Oleh karena itu, butuh wali untuk 16:03 mengontrol, mengawasi. 16:07 Oleh karena itu, dia tidak dapat menikah 16:09 ya tanpa persetujuan wali. 16:15 Kalau walinya melihat pria tersebut 16:17 layak untuk menjadi pendamping putrinya 16:19 yang akan menjaga agamanya, disetujui, 16:23 maka perkawinan tidak ada masalah dengan 16:25 syarat bahwa pria tersebut muslim dan 16:27 bertakwa kepada Allah. 16:32 Kalau seandainya pria tersebut tidak 16:34 layak karena perilaku dan akhlaknya, 16:37 seandainya wanita ini menikah, katakan 16:40 lari nikah dengan apa? Dengan 16:46 menggunakan wali hakim. Katakan kawin 16:48 lari ya 16:50 dengan wali ha 16:51 wali hakim. 16:52 Orang tua berhak untuk membatalkan 16:54 pernikahan mereka karena khawatir 16:56 putrinya akan apa? 16:59 akan terjerumus dalam kehidupan yang 17:01 tidak baik. Dalam Islam, negara Islam 17:05 dengan sendirinya mendukung sikap orang 17:07 tua tersebut. 17:09 Tapi kalau sebaliknya, orang tuanya 17:11 fasik. Artinya terhadap agama itu 17:14 dianggap merupakan 17:16 sambilan lah. Muslim tapi sambilan. 17:20 Mau menikahkan putrinya dengan laki-laki 17:22 yang tidak baik, si putri berhak 17:24 menolak. H 17:25 dan masyarakat juga harus membantu. 17:28 Orang yang beriman harus membantu wanita 17:30 tersebut. 17:31 Datang pria baik-baik mau melamar 17:34 perempuan ini bertakwa, taat kepada 17:36 Allah, bertanggung jawab. Si perempuan 17:38 juga suka, orang tuanya tidak 17:40 menyetujui, maka dengan sendirinya hak 17:43 walinya cacat. 17:46 Hm. 17:46 Maka si perempuan bisa dinikahkan dengan 17:51 wali yang beriman, orang yang dipercaya. 17:54 tokoh untuk menikahkan wanita ini dengan 17:56 pria pilihannya. Karena apa? Karena 17:59 standar dan barometer yang dimiliki oleh 18:01 si bapak ini bukan barometer yang 18:03 islami, tapi sifatnya duniawi. Karena 18:06 laki-lakinya kaya, berpengaruh. Padahal 18:08 si laki-laki tukang minum, berzina. Si 18:11 bapak mau menikahkan putrinya dengan 18:12 pria ini. 18:15 Kalau sampai si bapak mau menikahkan, 18:17 maka yang berwajib dalam Islam wajib 18:19 menghentikan. 18:20 Hak dia sebagai wali cacat. 18:23 karena dia tidak menjalankan hak dia 18:25 sebagai wali sebagaimana yang 18:27 diamanatkan Allah. Lalu kalau si 18:29 perempuan ternyata dilamar oleh pria 18:31 yang bertakwa, yang taat kepada Allah, 18:34 si wanita suka terhadap pria ini, maka 18:38 dalam Islam yang bertanggung jawab ya 18:41 kalau seandainya pemerintahnya Islam 18:43 menikahkan dengan pria ini atau kalau 18:47 bukan negara Islam seperti Indonesia, 18:49 tokoh agama ya yang dipercaya atau 18:52 katakan orang yang terpandang walaupun 18:55 bukan seorang tokoh agama tapi yang 18:58 dapat dipercaya, peduli terhadapnya, 19:01 menjaga keislamannya. Dia berhak untuk 19:03 menikahkan dengan syarat si perempuan 19:05 meminta agar dia mewakili dirinya untuk 19:07 menikah. 19:10 Dan harus ada saksi supaya tidak ada 19:12 tuduhan yang tidak bukan menikah 19:14 sembunyi-sembunyi. 19:16 He. 19:16 Nah, sekarang ada aturan pemerintah yang 19:18 melarang orang untuk menikah 19:20 sembunyi-sembunyi. Memang menikah 19:21 sembunyi-sembunyi berisiko. Bisa-bisa si 19:23 laki-laki mengingkari tanggung jawabnya. 19:25 seperti kasus ya kasus kejadian yang 19:29 pernah heboh. Saya menikahkan seorang 19:32 wanita 19:34 masih ada hubungan keluarga 19:37 dengan seorang laki-laki. Kebetulan dia 19:40 keponakan Ibu Mega, Ibu Megawati 19:44 dihadiri oleh ayah perempuannya. Ayahnya 19:46 datang, ibunya datang. Kemudian pihak 19:49 laki-laki dihadiri juga oleh keluarga, 19:50 termasuk saudara laki-lakinya. 19:53 Mereka menikah berapa lama kemudian si 19:54 laki-laki meninggalkan si perempuan, dia 19:57 mengatakan, "Saya enggak pernah menikah. 19:59 Saya anggap itu tradisi Arab." 20:02 Bayangkan coba heboh beritanya. Dia 20:05 mengingkari bahwa dia menikah padahal 20:06 dihadiri oleh saudaranya, oleh 20:09 keluarganya. Dari pihak perempuan, ayah 20:11 ibunya hadir dan saya menyampaikan 20:13 khotbah nikah, kita nikahkan dia ingkar. 20:18 Oleh karena itu perlu ada apa? Ada 20:20 catatan. 20:22 Jadi silakan mereka minta yang berwajib 20:25 mencatat secara formal 20:27 supaya ada bukti jangan sampai wanita 20:29 disia-siakan dan dianiaya. 20:34 Tapi pemerintah jangan 20:36 menghalang-halangi orang yang mau 20:37 menikah. Jangan yang berzina disediakan 20:40 difasilati tempatnya. Sedangkan yang mau 20:42 berumah tangga, yang menjaga 20:44 kehormatannya dihalang-halangi. 20:45 H 20:46 kita lihat coba iklan di televis iklan 20:49 di medsos kita ini yang menawarkan wali 20:51 iyadzubillah h tawaran-tawaran 20:55 untuk melangsungkan hubungan yang haram. 20:58 Hm. 20:59 Bahkan dengan pengaman lagi untuk 21:01 menjaga nama mereka, kehormatan mereka. 21:06 Jadi kembali kita harus memahami bahwa 21:08 kata wali ini bukan hanya sebuah kata. 21:11 Ya, tapi dalamnya terdapat makna di mana 21:14 dia bertanggung jawab untuk menjaga 21:18 yang berada di bawah naungannya agar 21:20 agamanya baik secara fisik sehat, secara 21:23 batin sehat, begitu juga wawasan 21:26 agamanya tidak membiarkan yang berada di 21:28 bawah tanggung jawabnya untuk terjerumus 21:30 dalam perbuatan dosa. 21:33 Nah, setelah itu baru kita bicara, 21:37 sahnya tidak perkawinan seorang janda 21:40 tanpa wali? 21:41 Artinya wali yang biasa kita kenal baik 21:44 itu orang tua, saudara dan lain 21:46 sebagainya. 21:49 Seperti tadi yang saya sebutkan 21:51 kalau seorang wali seorang wa wali bapak 21:57 bertanggung jawab terhadap anaknya, 22:00 gadis maupun janda, dia ingin 22:03 kemaslahatan dan kesehatan lahir batin 22:06 serta agamanya. Dia mengawasi laki-laki 22:09 yang berhubungan sama anaknya. Begitu 22:11 juga yang melamarnya. Kalau dia lihat 22:13 laki-laki baik, dia berikan masukan buat 22:15 anaknya. He. 22:17 Kalau tidak dia berikan masukan bahwa 22:18 ini tidak tepat buat kamu. Nanti akan 22:20 membahayakan kamu dunia maupun 22:22 akhiratmu. 22:23 Jadi orang tua di sini memfasilitasi 22:25 bukan mengedepankan obsesinya, 22:29 kepentingannya, tapi keselamatan 22:32 anaknya yang diasuh agar betul-betul 22:36 sesuai dengan apa yang diamanatkan Allah 22:37 Subhanahu wa taala menjaga anaknya untuk 22:40 tidak terjerumus dalam perbuatan lista. 22:43 Yang janda juga begitu. Kalau mengajukan 22:45 laki-laki yang baik, yang saleh, yang 22:48 bertakwa, 22:50 suka sama suka dalam keridaan Allah, 22:52 orang tua jangan menghalangi. 22:54 He. 22:55 Tapi kalau si perempuan membawa 22:56 laki-laki yang tidak baik, ya dengan 22:59 sendirinya orang tua harus mengingatkan 23:01 anaknya ini akan membahayakan. Kamu 23:04 berikan nasihat dengan akal sehat. 23:06 Jangan justru dia ingin anak 23:08 perempuannya menikah dengan pilihan dia 23:10 yang dianggap bakal mengangkat 23:11 martabatnya, akan membuat mereka hidup 23:14 sejahtera. Nah, pertimbangan seperti ini 23:17 harus kita perhatikan. Jangan hanya kita 23:22 memahami bahwa orang tua sudah sebagai 23:24 wali tanpa memperhatikan kemaslahatan 23:26 yang berada di bawah naungannya. 23:30 Cuma dibedakan oleh Rasul kalau wanita 23:32 yang statusnya gadis itu tustamar. 23:35 Artinya dengan sendirinya dia harus 23:37 tunduk pada apa? Ee ketentuan orang 23:40 tuanya. Kalau orang tua ini menolak 23:42 dianggap ini tidak layak dengan syarat 23:44 penolakan dengan sebab-sebab yang syari 23:46 harus ditaati. 23:47 Nah, kalau seorang janda karena sudah 23:49 pernah berumah tangga punya pengalaman 23:51 dia lebih tahu. Oleh karena itu 23:55 kalau dia menyukai seseorang, ada orang 23:57 melamar dirinya. Kalau ada orang tuanya 23:59 dengan sendirinya dia tidak menikah. apa 24:03 tidak menikah sama sekali di luar 24:05 pengetahuan orang tuanya berarti 24:07 melangkahi mereka padahal mereka merawat 24:09 membesarkan, menjaga juga agamanya tidak 24:12 patut sama sekali. 24:14 Tapi kalau orang tuanya 24:16 menghalang-halangi dia untuk menikah, 24:18 berumah tangga, 24:20 padahal pri saleh, bertakwa ya dan dia 24:24 melihat bahwa dia bisa percayakan 24:26 hidupnya pada pria tersebut, orang tua 24:28 menolak. 24:29 Hm. 24:30 tanpa alasan syari. Tanpa alasan syar. 24:32 Kalau alasannya syari si laki-laki 24:34 katakan ee terbukti perilakunya pernah 24:37 terlibat dalam perbuatan ini atau itu 24:39 atau katakan mengkonsumsi apa yang 24:41 diharamkan Allah atau meninggalkan salat 24:43 orang tua bisa bersi keras walaupun 24:45 jadah. 24:46 Pinjol judul, 24:47 pinjol judul. Kalau terbukti 24:49 laki-lakinya seperti itu, maka orang tua 24:52 ya punya hak untuk menghentikan dan 24:55 tidak membiarkan mereka berumah tangga. 24:58 Tapi kalau alasannya tidak syari ya 25:01 tidak syar 25:02 tidak syari 25:03 si perempuan ingin berumah tangga 25:06 dan dia punya kebutuhan untuk ada suami 25:09 di sisinya. Ada laki-laki yang 25:11 bertanggung jawab dan baik. Orang tua 25:13 tidak merestui, tidak mempertimbangkan 25:16 kondisi keadaan anaknya. Maka dengan 25:19 sendirinya janda ini punya hak untuk 25:23 menikah. 25:24 Kalau orang tuanya menolak, saudaranya 25:27 menolak, dia minta kepada tokoh yang 25:29 bisa dipercaya untuk menikahkan dirinya 25:33 dengan syarat tokoh tersebut peduli 25:35 terhadap dirinya, agamanya dan 25:36 mempertimbangkan ini bukan hanya 25:38 mengawinkan, tapi mempertimbangkan layak 25:39 tidak laki-laki tersebut untuk menikah 25:41 dengan perempuan ini? 25:42 Dia berhak untuk menikahkan dengan 25:44 adanya saksi dan walinya orang yang 25:46 beriman yang dapat dipercaya, peduli 25:49 terhadap dirinya lebih daripada orang 25:51 tuanya dalam soal agamanya. Jadi tetap 25:53 ada wali meskipun tidak ada hubungan 25:55 darah dengan dia gitu 25:56 kan. Kalau dia menikahkan dirinya dengan 25:58 pria tersebut kan enggak pantes saya 25:59 nikahkan diri saya dengan kamu enggak 26:01 pantes dong. 26:01 Iya 26:02 betul gak 26:02 betul? 26:03 Ada wali tapi walinya dari orang yang 26:06 beriman bukan dari urutan nasabnya. 26:08 Hm. 26:09 Nah sekarang yang unik anak umur 10 26:11 tahun 26:14 anak 10 t orang tuanya enggak ada. Sudah 26:16 dia punya anak laki-laki 10 tahun. Anak 26:18 ini 10 tahun yang menjadi wali ibunya 26:21 kan aneh. 26:22 Kecuali kalau anaknya sudah dewasa, 26:24 bijak, berpikir. 26:26 Karena peran wali ini bukan main-main. 26:28 He. 26:30 Jadi peran wali bukan permainan tapi 26:33 penanggung jawab. 26:36 Penanggung ja 26:36 penanggung jawab 26:37 jawab. Jadi walaupun ada anak 26:38 perempuannya, kalau pamannya ada yang 26:41 lebih bijak, pamannya bisa menikahkan 26:44 karena dia orang yang bertanggung jawab 26:46 bukan anaknya yang masih kecil. Nah, 26:48 batasan usia Ustaz seorang anak bisa 26:50 yang penting anaknya bijak. H 26:52 anaknya dewasa, bijak walaupun usianya 26:54 baru 11 12 tahun. 26:56 He. 26:57 Anaknya bijak ya 26:58 sudah matang 26:58 ya. Kemudian juga apa anaknya apa ee 27:01 juga bisa memahami kondisi ibunya 27:04 dan melihat juga laki-laki yang akan 27:06 menjadi orang tuanya merupakan laki-laki 27:07 yang beriman, bertanggung jawab. 27:11 Jadi orang yang baligh dan berakal. 27:15 Jadi kalau kita ribut berbicara mazhab 27:17 Syafi'i mengatakan begini, Hanafi 27:19 mengatakan begini, Hambali mengatakan 27:20 begini, kemudian Maliki mengatakan tanpa 27:23 melihat 27:26 makna dari wali, peran dan tanggung 27:28 jawabnya sia-sia. Seperti satu orang 27:32 mencalonkan diri menjadi walikota, 27:33 begitu jadi walikota enggak bertanggung 27:35 jawab terhadap rakyatnya. 27:36 He. 27:37 Hanya terima gaji buta, kemudian main 27:40 proyek dengan konglomerat untuk membuat 27:42 ini atau membuat itu. Ini mali setan. 27:44 Bukan walikota, wali sy. 27:46 Begitu juga bapak kalau dirumuskan 27:47 anaknya dengan pria yang tidak 27:49 bertanggung jawab, wali setan, bukan 27:51 wali Allah. 27:53 Jadi, wal mukminun wal mukminat ba'duhum 27:55 auliya ba'bin yuruna bil maruf wanil 28:00 munkar wuqimunah wunallahazakahunallaha 28:06 waasulah ulikahamullah. 28:09 Jadi 28:11 kita daripada ribut berdebat 28:13 persoalan-persoalan yang semacam ini 28:15 hendaknya kita harus tahu apa itu wali, 28:18 apa itu perannya dalam Islam ya supaya 28:21 kita bisa menempatkan 28:23 kata wali ini pada tempatnya. 28:25 H 28:26 bukan hanya apa melihat statusnya 28:29 sebagai orang tua. Karena kalau dia non 28:30 muslim atau fasik 28:34 menawarkan buat anaknya pria fasik, anak 28:36 tidak boleh menerima. He. 28:37 Dan juga orang-orang yang beriman yang 28:39 mengetahui hal ini bisa intervensi, bisa 28:42 melakukan interven. Jadi kalau si 28:43 perempuan mengadu, dia berhak untuk 28:45 menghalangi orang tua melakukan 28:46 perbuatan seperti ini dan kamu bukan 28:48 wali syari yang diamanatkan Allah Taala. 28:51 Nah, sekarang terjadi perdebatan di sana 28:54 sini. Perdebatannya yang sama sekali 28:56 tidak melahirkan sama sekali apa? 28:58 Kemaslahatan buat umat. 29:02 Perzinaan meraja di mana-mana tempat 29:05 difasilitasi. dengan mudah media 29:07 mendukungnya. Tahu-tahu mereka sekarang 29:10 sedang ribut berbicara bahwa tidak sah 29:13 seorang wanita kawin tanpa wali. Kembali 29:15 kepada riwayat yang diriwayatkan Abu 29:17 Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah ya yang kalau 29:20 kita lihat riwayatnya ahad semuanya 29:22 merupakan riwayat-riwayat ahad dan 29:25 kesahihannya dipertanyakan. Yang 29:27 mensahihkan Ibnu Habban 29:29 atau Ibnu Hibban. Sedangkan yang lain 29:32 tidak menyatakan kesahihannya. 29:35 Kenapa bukan kembali kepada Al-Qur'an 29:38 dan nas-nas yang lebih sahih? Dalam 29:41 riwayat Muslim ditegaskan bahwa 29:42 perempuan yang bersatu sejandah lebih 29:44 berhak terhadap. Ahaqu binafsiha. 29:47 Hadisnya lebih kuat dibandingkan hadis 29:48 Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah. 29:53 Memang 29:55 kedudukan wali yang bertanggung jawab, 29:58 yang memberikan nafkah, kemudian 29:59 memberikan pendidikan prihatin terhadap 30:02 agamanya. Kalau seorang wanita 30:03 melangkahi ya kemudian memilih pria 30:07 menikah dengan meninggalkan orang 30:09 tuanya, ini perempuan bukan perempuan 30:12 yang beriman, bukan perempuan yang 30:15 mensyukuri kebaikan orang tuanya, dia 30:17 sakiti orang tuanya. H. 30:19 Jadi seperti itu yang saya sampaikan 30:20 tadi, melihat dan menimbang wali 30:23 menjalankan tugasnya apa tidak untuk 30:25 menjaga anaknya atau yang di bawah 30:28 naungannya agar betul-betul berada dalam 30:30 ketaatan kepada Allah, mendapatkan 30:32 pasangan yang Allah ridai. Kalau si 30:35 wanita salah memilih, wari berhak untuk 30:39 menghentikan. Bahkan kalau sudah menikah 30:40 dibatalkan pernikahannya. 30:43 Dibatalkan 30:44 pernikahannya. 30:45 Pernikahannya demi menjaga keselamatan 30:47 agamanya. Tapi kalau walinya tidak 30:50 menjaga statusnya, justru menawarkan 30:53 laki-laki yang tidak baik, yang fasik 30:55 untuk menikah dengan putrinya, maka wali 30:58 ini tidak dapat ditaati. 31:00 Tidak dapat ditaati. Bahkan bisa 31:04 diintervensi kalau dalam wilayah Islam, 31:07 dalam negara Islam, pemerintah turun 31:09 tangan, menghentikan, bahkan bisa 31:11 menghukum laki-laki tersebut. bisa 31:13 menghukum 31:15 orang yang berstatus wali tersebut atau 31:18 umat langsung 31:21 kamu jerumuskan anak kamu ke dalam 31:23 kerusakan. Jadi kita harus mengutamakan 31:27 keridaan Allah, menjaga syariat Allah 31:30 Subhanahu wa taala, juga keselamatan 31:33 anak-anak kita dari 31:35 kepentingan-kepentingan dan obsesi 31:37 pribadi kita. Karena banyak orang tua 31:40 tidak bertanggung jawab terhadap 31:42 anaknya. He. 31:43 Baik dalam pendidikan diabaikan. 31:46 Tahu-tahu begitu berumah tangga dia 31:48 mengancam anaknya. Harus mentaati 31:50 dirinya. Keridaan orang tua adalah 31:52 keridaan Allah Subhanahu wa taala. Ini 31:54 tidak mutlak. Kalau keridaan orang tua 31:57 yang dikejar bertentangan dengan 31:58 keridaan Allah, maka tidak dibolehkan 32:00 kita mentaati makhluk dalam kemaksiatan 32:02 kepada Allah. Jadi kepada para ustaz, 32:05 para dai, hendaknya kalau mereka 32:08 berbicara menyampaikan fatwa hendaknya 32:11 mempertimbangkan maqasid asyari 32:13 islamiyah. Tujuan dari syariat islamiah 32:16 ya. Di mana Allah subhanahu wa taala 32:18 mengamanatkan anak-anak kita ya kepada 32:22 kita yang berstatus sebagai wali untuk 32:25 menjaga mereka agar mereka berjalan 32:28 dalam agama Allah bukan sebaliknya. 32:30 Wallahuam. 32:32 Baik. Terima kasih, Ustaz, atas 32:34 jawabannya. Ee penjelasan mengenai tadi 32:37 pernikahan janda tanpa wali 32:40 dan dengan wali-wali yang ee bisa tanpa 32:43 ee hubungan nasab, Ustaz, ya. 32:47 Masyaallah. 32:48 Semuanya bertujuan untuk menjaga agama 32:50 Allah. 32:50 Masyaallah. Baik, kita lanjutkan dengan 32:53 ee pertanyaan selanjutnya, Ustaz. 32:55 Mungkin ini juga ada kaitannya dengan 32:56 pernikahan nih, Ustaz ya. Dari siapa 32:59 ini? Dari hamba Allah. Ustaz ingin 33:01 bertanya ee bagaimana kalau kita 33:04 melarang seorang adik yang akan menikah 33:07 mendahului kakaknya, Ustaz? Karena 33:10 kakaknya belum ada calonnya. Sementara 33:12 sang adik sudah ada calon suami yang 33:14 serius ingin menikahi sang adik. Mohon 33:18 nasihatnya, Ustaz. Nah, ini kan di 33:19 beberapa daerah jadi apa ya? Tradisi, 33:22 Ustaz ya. Jadi tidak boleh melangkahi 33:24 kakaknya, terutama yang perempuan. 33:25 Ada ada uang uang pelangkah. 33:27 Uang pelangkah, Ustaz. itu 33:28 malah sebagian mengatakan bahwa ini 33:30 pamali bisa-bisa nanti kakaknya tidak 33:33 dapat jodoh. 33:34 Iya. Akhirnya kan adik-adiknya lama juga 33:36 akhirnya tertunda untuk menik. 33:38 Apalik kalau kakaknya milih-milih 33:40 ditawarkan menolak ya dengan sendiri 33:44 tidak ada sama sekali larangan seorang 33:46 adik untuk melangkahi saudari atau kakak 33:50 perempuan. 33:52 Saya punya anak 33:54 yang perempuan yang kakak justru paling 33:56 akhir menikah. 33:59 Setiap saya tawarkan dia mengatakan 34:02 masih belum siap masih menyelesaikan 34:04 sekolah. Saya bilang, "Adik adik kamu 34:06 sudah mau menikah. Biar bah mereka liwat 34:08 duluan." 34:09 Hm. 34:10 Biar mereka apa? Lebih dulu. Setelah 34:12 adik-adiknya menikah baru apa? Sang 34:15 kakak menikah. Enggak ada masalah dan 34:17 enggak harus bayar uang pelangkah. Dan 34:20 ini sama sekali bukan pamali, bukan 34:22 membawa kesialan buat kakaknya. Tidak. 34:25 Jodoh di tangan Allah, minta kepada 34:27 Allah Subhanahu wa taala yang terbaik. 34:29 Tapi jangan kakak karena ee pertimbangan 34:33 tertentu menghalangi adiknya untuk 34:35 menikah padahal sudah ada pasangan. 34:36 Karena untuk menjaga agama Allah, 34:39 keselamatan putri kita lebih diutamakan. 34:42 He. 34:43 Daripada adat, kebiasaan 34:45 ya atau mitos-mitos yang berkembang di 34:48 tengah-tengah masyarakat. 34:51 Berbagai macam mitos kalau kita ikuti 34:53 bisa-bisa merusak agama kita. 34:55 Seperti orang kalau perkawinan untuk 34:57 menjaga keselamatan, membanting 34:59 semangka, menginjak telur. Apa dosanya 35:02 semangka? 35:03 Allah tumbuhkan semangka untuk untuk 35:06 apa? Untuk kebaikannya. Begitu juga 35:08 telur. Kenapa harus diinjak? 35:09 Mubazir, Ustaz. 35:11 La haula wala quwwata illa billah. Kita 35:14 sudah mendapatkan hidayah petunjuk dari 35:16 Allah. Seharusnya hal semacam ini sudah 35:18 harus kita jauhkan. Tapi banyak kalangan 35:22 ada orang yang melakukan hanya sebagai 35:25 tradisi yang menyenangkan. 35:28 Dia lakukan bukan dia yakin tapi sebagai 35:30 apa? Ada juga perempuan-perempuan 35:33 sebelum menikah besoknya malamnya ada 35:36 malam pacar sambil perempuan yang belum 35:39 menikah beramai-ramai antri menyirami 35:41 apa dia dengan menggunakan apa ee handuk 35:44 atau kemben sampai kemari. Kemudian 35:46 diambil gambarnya lagi. Setiap perempuan 35:48 yang mau menikah ya mandikan dia dengan 35:51 harapan supaya enteng jodohnya. 35:54 Atau katakan laki-laki yang pakai melati 35:57 ya nanti melatih dibagi-bagikan di 35:59 antara pemuda-pemuda biar gampang 36:01 jodohnya. Gampang dan susah tergantung 36:04 Allah. Kalau kita minta kepada Allah 36:08 mudahkan. Lupa kepada Allah ya Allah 36:11 tidak akan turun tangan membantu. 36:16 Katakan Tuhan kalian tidak peduli kepada 36:18 kalian kecuali kalau kalian minta. Apa 36:20 susahnya minta kepada Allah Taala? 36:22 Jangan minta kepada selain 36:23 selain Allah. 36:25 Ada yang datang kepada wali-wali minta 36:26 supaya digampangkan jodohnya. Walinya 36:29 sendiri mengajak manusia untuk mohon 36:31 pada all. 36:32 Bahkan Nabi mengajak orang minta kepada 36:34 Allah. Jadi jangan minta kepada makhluk, 36:37 kepada malaikat, kepada nabi, kepada 36:39 rasul, kepada wali, kepada siapapun 36:41 juga. Karena mereka semua mengajak kita 36:44 untuk mohon kepada Allah. Para nabi 36:46 diutus untuk mengajak manusia 36:49 mentauhidkan Allah, bukan 36:50 mempersekutukan Allah. Oleh karena itu, 36:52 mereka tidak akan terima kalau 36:53 dipersekutukan bersama Allah. Di hari 36:55 kemudian nanti mereka akan mengingkari 36:58 orang-orang yang menyembah mereka. Wa 37:01 husirasu 37:03 lahumda 37:04 biadatihim kafirin. Begitu manusia 37:06 dikumpulkan nanti mereka-mereka yang 37:09 disembah selain Allah bakal mengingkari 37:13 perbuatan-perbuatan yang menyembahnya. 37:16 Mereka mengatakan, "Kami tidak pernah 37:18 sama sekali, ya Allah memerintahkan 37:19 mereka untuk melakukan apa yang mereka 37:22 lakukan." Bahkan Nabi Isa pun juga akan 37:24 apa? Akan menyampaikan kesaksiannya di 37:27 hadapan Allah. Saya tidak pernah sama 37:30 sekali memerintahkan mereka untuk 37:31 menyembah saya atau ibu saya. Saya hanya 37:33 melaksanakan perintah kamu ya Allah agar 37:36 mereka menyembah Allah ya Tuhanku dan 37:40 Tuhan kalian semuanya. 37:43 Jadi kenapa kita ragu untuk minta kepada 37:45 Allah yang begitu dekat selalu bersama 37:47 kita, enggak pernah meninggalkan kita. 37:50 Kalau para wali kan punya urusan 37:51 masing-masing. Pada saat mereka hidup, 37:53 urusan istrinya, anaknya, tanggung 37:55 jawabnya. Betul enggak? 37:56 Betul. Mereka juga minta kepada Allah. 37:59 Tapi kalau kita minta kepada Allah, kita 38:01 mendapatkan kemuliaan, kedekatan dengan 38:04 Allah. Diberikan kesempatan langsung 38:06 mohon tanpa perantara. Kenapa kita 38:08 ragu-ragu? Jadi kita harapkan para 38:11 pendengar sekalian mulai saat ini jangan 38:13 ragu minta kepada Allah dalam segala 38:16 urusan. Dan jangan kita minta mohon 38:19 kepada selain Allah. Ingat firman Allah, 38:21 iyaka budu wa 38:23 iyaka 38:23 waaka nasta. Hanya kepadamu ya Allah. 38:26 Kami menyembah dan hanya kepadamu kami 38:28 memohon pertolongan. Wallahuam. 38:30 Baik, Ustaz. Jadi tadi ee jangan 38:32 melarang ya kalau adiknya sudah ada 38:34 jodohnya, Ustaz ya. 38:35 Jangan. [tertawa] Kenapa? 38:37 Baik. Selanjutnya, Ustaz dari siapa ini? 38:40 Dari buku Sumingsih, Ustaz. 38:43 Iya. 38:43 Ini sebenarnya ee sudah sering juga 38:45 dibahas, Ustaz. ini bagaimana ee Ustaz 38:49 mengenai al-fatihah orang untuk orang 38:51 tua katanya sudah meninggal sampai atau 38:54 sampai atau tidak diterima Allah Ustaz? 38:57 Pengiriman al-Fatihah ini, Ustaz dari 38:59 Ibu Kusum. 39:00 Allah Subhanahu wa taala berfirman dalam 39:02 suratul maidah. Ya ayyuhalladzina 39:04 amanutaqulah wabu ilaihil 39:08 wasilata wajahidu fi sabilihi laallakum. 39:12 Wahai orang yang beriman, bertakwalah 39:14 pada Allah. Lalu untuk mendekatkan diri 39:17 kepada Allah, 39:19 tempuh wasilah-wasilah yang Allah ridai. 39:22 Jangan menggunakan wasilah yang Allah 39:24 haramkan. 39:25 Seperti mohon kepada Allah melalui 39:27 berhala atau kepada manus itu tawasul 39:31 yang tidak dibolehkan sama sekali. Tapi 39:34 bertawasul mendekatkan diri kita kepada 39:37 Allah untuk mendapatkan ijabah dari 39:39 Allah. Contohnya dengan sedekah, dengan 39:42 birrul walidain, ya. dengan kita 39:45 membantu atau bersilaturahmi, berbuat 39:49 kebaikan atau berjihad di jalan Allah. 39:51 Itu namanya wasilah yang Allah ridai. 39:54 Melaksanakan perintah Allah, salat, 39:57 puasa, berhaji. Itu wasil wasil syariah, 40:01 wasilah-wasilah yang syar'i yang Allah 40:04 ridai. 40:07 Tetapi 40:09 kalau kita menempuh wasilah-wasilah yang 40:11 diharamkan Allah untuk mendekatkan diri 40:13 kita kepada Allah, ini bentuk 40:14 pengkhianatan. Nah, kalau seorang 40:17 membaca Al-Fatihah, Al-Fatihah dikenal 40:19 sebagai ummul Qur'an. Ummul Qur 40:21 ummul Quran. 40:23 Mari bersama-sama kita 40:26 berdoa untuk orang-orang yang mendahului 40:28 kita. Kita mulai dengan membaca 40:30 al-Fatihah. Baca al-Fatihah. Setelah itu 40:33 kita berdoa kepada Allah. 40:36 Seorang anak yang mendapatkan pendidikan 40:39 baik dari orang tuanya setiap kali dia 40:41 melakukan ibadah ketaatan kepada Allah 40:44 tanpa dia bilang, "Ya Allah, kirimkan 40:46 pahalanya orang tua dapat bahagia." 40:47 Hm. 40:49 Karena ini merupakan tanaman orang tua. 40:50 Iya. 40:52 Kalau dia berbuat kemaksiatan, 40:55 berbuat durhaka karena orang tuanya 40:57 tidak mendidik anaknya, maka orang tua 41:00 dapat saham dari perbuatan dosa anak. 41:03 Tapi kalau orang tua sudah mendidik, 41:04 mengingatkan anak, kita tetap dalam 41:07 keingkaran, orang tua bebas dari 41:09 tanggung jawab. Allah berfirman dalam 41:11 surat Yasin, inna nahnu nuhyil mauta. 41:15 Kami akan menghidupkan orang yang telah 41:17 mati. Watubu ma qaddamu. Kami catat 41:20 semua yang mereka lakukan langsung. 41:22 Kemudian waarahum dan 41:24 peninggalan-peninggalan mereka. 41:26 Sayang terjemahannya di antaranya bekas 41:28 jalan kita ke masjid. Bukan itu asar di 41:30 sini semua peninggalan kebaikan mereka 41:33 atau keburukan mereka. 41:34 Heeh. 41:34 Contohnya mereka melakukan sunah 41:37 hasanah, mendirikan masjid, mendikan 41:40 sekolah ya atau katakan mereka mendidik 41:42 anak-anak yatim. He. 41:44 Selagi mereka semua ya mengalirkan 41:47 kebaikan untuk diri mereka, orang tua 41:50 dapat pahala. Tapi kalau diikan 41:52 diskotik, tempat maksiat, kemudian 41:55 tempat-tempat atau majelis taklim, tapi 41:57 isinya fitnah, 41:58 perpecahan. bukan mengajak kepada 42:01 Allah. 42:02 Maka walaupun dia sudah meninggal dunia, 42:05 semua dosa yang berlangsung dalam 42:07 majelis tersebut, tempat maksiat yang 42:09 ditinggalkan, dia mendapatkan sahamnya. 42:12 Jadi kita membaca Al-Fatihah sebetulnya 42:14 tawasulan bisuratil fatihah. Bertawasul 42:17 dengan membaca suratul fatihah. Adapun 42:20 sampai enggak sampai tergantung Allah. 42:23 Hm. 42:24 Allah Subhanahu wa taala yang 42:25 menyampaikan kebaikannya atau tidak. 42:29 Kalau dia dengan tulus berdoa memohon 42:32 kepada Allah ya semata-mata mengharapkan 42:35 ridanya dan berharap kebaikan yang 42:37 dibaca dari suratul fatihah atau doa 42:40 agar disampaikan untuk orang tua yang 42:41 dicintai atau istrinya atau anaknya atau 42:44 katakan kakek dan neneknya yang 42:47 dirasakan kedekatannya. Allah Subhanahu 42:50 wa taala yang menentukan diterima tidak 42:52 diterima. 42:54 Doanya orang-orang yang bertakwa 42:55 diterima oleh Allah Subhanahu wa taala. 42:58 Doa para koruptor ya 43:00 selagi mereka masih belum bertobat tidak 43:02 akan diterima oleh Allah. Bahkan sedekah 43:04 koruptor juga tidak akan diterima. 43:05 H 43:06 karena apa? Yang diterima oleh Allah 43:08 dari hasil yang halal. Kalau seandainya 43:10 koruptor, miliarder, oligarki diterima 43:13 amal mereka walaupun dalam perbuatan 43:16 khianat, surga kaflingnya diambil alih 43:19 mereka semuanya nanti. Bisa-bisa apa? 43:21 Sebagaimana ee konsesi sawit ada yang 43:25 1,4 juta hektar, 600.000 1000 hektar 43:27 dibagi baik kol berat ya dibagi antara 43:30 oligarki dan penguasa. 43:32 H 43:32 kasihan rakyat enggak dapat apa-apa. T 43:34 di akhirat nanti apa? Konglomerat yang 43:36 bersedekah dari uang haram diterima 43:38 juga. Habis kapling di surga di dunia 43:39 diambil mereka, di akhirat juga apa? 43:41 Diambil mereka. 43:42 Tapi orang yang berinfak walaupun 43:44 sedikit dari yang halal 43:45 dari hasil keringatnya yang halal itu 43:48 yang diterima di sisi Allah. Innama 43:50 yataqobbalullahu minal. Allah enggak 43:53 silau. Kayak kita nih ulama-ulama ustaz 43:55 silau lihat kongl berat. Allah enggak 43:57 silau dengan dunia. Dunia enggak ada 43:58 arti apa-apanya di hadapan Allah. Jadi 44:01 jangan kita merasa bangga dengan apa 44:02 yang kita keluarkan. 44:03 H 44:04 Allah hanya menerima dari orang yang 44:06 bertakwa. 44:08 Jadi kesimpulannya ee dalam hal ini 44:12 hendaknya kita betul-betul ya menjaga 44:15 amal kita. Berdoa kepada Allah dengan 44:18 tulus. Doakan kedua orang tua kita yang 44:20 diajarkan Allah rabbighfirli widi. 44:22 Sebelum baca itu kita baca al-Fatihah. 44:24 Bagus sekali. H 44:25 Al-Fatihah ini merupakan ummul Quran 44:29 yang mengandung makna-makna yang amat 44:31 indah. Di dalamnya juga terdapat apa? 44:32 Pelajaran yang amat indah. Dan 44:34 sehari-shari petik Al-Qur'an terdapat 44:35 dalam suratul fatihah. Oleh karena itu, 44:38 dari mulai zaman dahulu kala biasanya 44:41 membuka doa mereka atau katakan majelis 44:44 mereka dengan membaca al-Fatihah itu 44:46 bahagian dari tawasul dengan amal saleh 44:49 dengan surah yang dicintai Allah. Karena 44:51 surah ini langsung pendidikan dari Allah 44:53 kepada hambanya untuk mengajarkan 44:55 bagaimana hamba berkomunikasi dengan 44:57 Allah. 44:59 Jadi kalau apa frase kirim Al-Fatihah 45:02 itu mungkin tradisi, Ustaz ya? 45:05 Iya. Sebetulnya kata mengirimkan 45:06 Al-Fatihah sebetulnya ini merupakan 45:08 ungkapan majaz bahasa 45:11 tapi semua tergantung pada 45:13 karena kalau kita mau kirim Al-Fatihah 45:15 dalam arti yang apa namanya? Hakiki. 45:18 Kode posi berapa? 45:20 Nomor WA-nya berapa? 45:21 Iya. Tapi kembali kepada 45:23 kepada Allah. 45:23 Kembali kepada Allah yang menyampaikan. 45:26 Nah, kalau Allah rida, Allah sampaikan. 45:29 Tapi kalau perbuatan kita lakukan bukan 45:31 karena Allah. Contohnya 45:33 Heeh. 45:33 Ustaz-ustaz, kiai-kiai di majelis nih 45:38 datang nanti masyarakat taruh uang di 45:40 amplop Rp50.000, Rp100.000, tolong 45:42 kirimkan al-Fatihah buat orang tua kamu. 45:44 Dikuburin amplopnya sama ustaz mulai 45:46 bacakan al-Fatihah satu persatu. Kita 45:48 lihat ini dagang bukan doa yang 45:50 sebenarnya. Saya pertama kali pulang 45:52 dari Mesir banyak yang mengejutkan saya 45:54 karena waktu saya berangkat ke Mesir 45:56 saya masih tinggal di pesantren. Belum 45:58 belum ceramah ke sana kemari. 46:01 Begitu saya pulang dari Mesir 46:06 ceramah di satu majelis saya terima 46:08 amplop tuh cukup banyak. 46:11 Diamp dituliskan tolong bacakan 46:13 al-Fatihah untuk fulan. Saya heran luar 46:16 biasa kalau doa pakai dibayar bukan 46:18 karena 46:20 Allah bakal terima apa tidak. 46:21 Betul gak? 46:23 Kemudian yang unik apa? Begitu saya 46:24 pulang dari Mesir 46:27 datang majelis taklim untuk minta saya 46:30 ceramah. Ada Maulid Isra Mikraj. 46:32 Kemudian mereka kasih amplop. Saya tanya 46:34 apa nih? Ini uang muka, Ustaz. Uang mu 46:37 muka? Saya bilang, "La haula wala 46:40 quwwata illa billah." Bagaimana agama 46:42 ini bisa murni, bisa maju berkembang, 46:46 umat bisa bersatu kalau dikotori dengan 46:49 apa? Dengan kepentingan-kepentingan 46:52 duniawi. Jadi, tadinya ulama-ulama kita 46:55 permulaan dakwah itu tulus. H 46:58 tapi begitu mulai 47:00 bisa membeda-bedakan amplop ini 47:02 tempatnya lebih tebal, ini lebih 47:03 sedikit, akhirnya mulai arahnya ke mana? 47:06 Finansial 47:07 kepada pendaringan yang lebih apa? 47:09 Lebih besar. Bahkan sampai ada sebagian 47:11 mereka mengatakan, "Kamu enggak boleh 47:12 masuk wilayah ini. Pendaringan saya 47:14 ini." 47:15 Allahu Akbar. 47:16 Nah, ini terjadi di tengah-tengah kita. 47:18 Ini yang merusak agama Allah. Begitu 47:21 juga kalau kita mau doakan saudara kita 47:23 yang beriman, 47:24 baik yang hidup meninggal dunia, mari 47:26 kita baca Al-Fatihah sebagai pembuka 47:28 yang baik. Setelah itu kita doakan 47:29 dengan tulus. Bukan untuk ini, 47:31 bukan untuk fulus. 47:33 Bukan untuk fulus. Itu insyaallah ya 47:36 99%. 47:38 satu persanya kalau Allah enggak 47:39 kehendaki Allah akan terima. Tapi begitu 47:42 doa untuk tujuan-tujuan duniawi jangan 47:44 harap akan diterima. Saya ingat Buya 47:46 Hamka 47:48 sewaktu Bung Karno meninggal dunia, Bung 47:50 Karno ini termasuk pada masa 47:52 kekuasaannya paling tidak suka sama Buya 47:54 Hamka. Bahkan dimasukkan dalam penjara 47:57 lagi. 47:57 Iya. 47:59 Tapi begitu beliau akan meninggal dunia 48:00 minta supaya Bu Hamka apa yang mengimami 48:03 salat. Bukan ulama yang dekat sama dia. 48:05 Karena ulama yang dekat sama dia apa? 48:07 dekat tujuannya untuk apa? Untuk 48:10 kepentingan mereka. 48:11 Iya. 48:12 Ada satu kejadian pada masa-masa dulu 48:14 ketika Golkar ee dikuasai oleh Soekarno 48:17 siapa saya lupa itu pada masa itu tahun 48:19 0 sekian. 48:22 Dia merupakan tokoh Golkar yang keras. 48:25 Nah, pada saat itu ya era itu 48:29 orang-orang yang kerja di bawah Pak 48:30 Hartonya agak keras. Pak Hartonya 48:31 mungkin enggak begitu. yang di bawah ini 48:33 keras main ini, main itu. Sampai di 48:35 setiap keluar-kelurahan kalau ada 48:37 penceramah harus persetujuan dari 48:38 SOSPOL. Ada SOSP di mana? He. 48:40 Di kelurahan 48:42 untuk mengawasi semua ceramah-ceramah 48:44 yang beredar. 48:46 Nah, kebetulan salah seorang dari mereka 48:48 itu ya orang yang keras, punya kekuasaan 48:51 keras dan ulama termasuk musuhnya. 48:55 Apa yang terjadi? Begitu dia meninggal 48:57 dunia, dia pesan, "Nanti yang salatkan 48:59 saya tuh si fulan." 49:01 Dia kan musuh kamu, tapi dia lebih 49:03 ikhlas dibandingkan yang lain. 49:07 Ingat enggak siapa namanya e Menko Cup 49:09 kita? Sudomo. 49:10 Sudomo. 49:11 Sudomo itu banyak menghalang-halangi 49:13 ulama untuk ceramah. Bahkan pada masa 49:15 kekuasaan dia ya sebagai orang yang 49:18 punya kekuasaan yang cukup luas dalam 49:19 bidang keamanan seringki membubarkan, 49:23 menghalangi, tidak memberikan ide. 49:25 Begitu dia dicopot dari jabatan dia di 49:27 hari tua, dia sering masuk dalam subuh 49:29 gabungan. 49:30 Hmm. He. 49:31 Subuh gabungan 49:31 gabungan 49:32 ketemu di antaranya seorang kiai. Dia 49:35 bilang, "Pak Kiai, saya minta maaf dulu. 49:37 Saya yang sering menghalang-halangi Pak 49:40 Kiai untuk menyampaikan ceramah. Saya 49:42 minta maafnya." 49:44 Begitu hilang jabatannya, akal sehatnya 49:47 muncul. 49:47 Hm. 49:48 Begitu terbungkus sama jabatan, akal 49:50 sehatnya hilang. Mau ahli kota, mau 49:52 gubernur, ya begitu juga mau tokoh-tokoh 49:56 yang tadinya sebelum naik ke DPR, 49:58 "Ustaz, tolong nasihatin saya. 50:00 Begitu naik, boro-boro mau ketemu kita. 50:03 Kenapa? Karena merasa menghalangi 50:06 rencana-rencana ke depan. Jadi 50:08 betul-betul ikhlaskan niat kita. Itu 50:11 yang akan membuat amal diterima. W umiru 50:14 illa liyaudullaha muklina lahudinaak. 50:21 Oke, cukup ya. 50:22 Iya, Ustaz. Subhanakallahumma wabihamdik 50:24 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 50:27 waubu ilaik walalamualaikum 50:30 warahmatullahi wabarakatuh. 50:31 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:33 wabarakatuh. Terima kasih jazakallah 50:35 khairan kir guru kita Ustaz Husain 50:37 Alatas yang sudah memberikan penjelasan, 50:40 pemaparan dari beberapa pembahasan dan 50:42 pertanyaan dari Ikhwan akhwat yang sudah 50:44 sempat kita bacakan. Mohon maaf bagi 50:46 ikhwanat yang belum sempat kita bacakan 50:48 WA-nya, pertanyaannya. Insyaallah kita 50:50 bertemu lagi di ee lain kesempatan 50:53 ikhwan akhwat ya. Dan akhirnya saya Riza 50:55 Alhaq dan juga teman-teman yang bertugas 50:58 ada Kang Algi, Kang Fahri dan juga Bang 51:01 Ondi undur diri. Wasalamualaikum 51:02 warahmatullahi wabarakatuh. 51:04 Waalaikumsalam.