Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 [musik] 0:13 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:20 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:22 sayyidina Muhammad. 0:24 [berdehem] 0:24 Alhamdulillah kita berjumpa lagi hari 0:26 ini hari Jumat tanggal 20 Rabiul Awal 0:29 1445 47 Hijriah atau tanggal 12 0:32 September 2025. Kita jumpa lagi dalam 0:36 acara renungan di bawah naungan 0:37 Al-Qur'an untuk edisi tanya jawab. 0:39 Silakan apabila Anda punya pertanyaan 0:42 langsung saja kirim ke 0811999720. 0:48 Kanusin sudah hadir. Ada Ustaz Ondi 0:50 Saputra dan Algi. Salam. Asalamuin. 0:54 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:56 wabarakatuh. 0:57 Seperti biasa kita baca al-Fatihah lulus 0:59 belum mulai. Silakan. 1:03 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:10 Bismillahirrahmanirrahim. 1:14 [berdehem] 1:15 Alhamdulillahi 1:16 rabbil alamin 1:22 arrahmanirrahim 1:25 maiki yaumiddin 1:29 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 1:34 ihdinasirathal 1:36 mustaqim 1:39 shathalladzina 1:41 an'amta alaihim 1:54 Amin. Alhamdulillah kita sudah baca 1:55 al-Fatihah. [berdehem] Mudah-mudahan 1:56 Allah mudahkan kita dalam memahami 1:58 jawaban-jawaban yang diberikan oleh 2:00 Ustaz Husein bin Hamid Alattas. Baik, 2:03 pertanyaan pertama datang dari Ardi 2:04 Karawang. Asalamualaikum, Ustaz Husein. 2:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:09 wabarakatuh. 2:09 Sebetulnya arti istiwa itu apa? Ada yang 2:11 mengatakan bersemahyam, tapi itu katanya 2:13 kurang tepat. Ada 14 arti dari istawa 2:16 katanya. Sebaiknya tidak usah diartikan. 2:18 Bilang saja istiwa. Istiwa begitu. Mohon 2:21 penjelasannya dari Ardi Karawang. 2:25 Bismillahirrahmanirrahim. 2:28 Alhamdulillahiabbil 2:30 alamin 2:32 hamdan katsiron thyiban mubarokan fi 2:37 kama yuhibuna. 2:40 Allahumma sholli ala muhammadin wa ali 2:44 Muhammad. 2:46 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 2:49 alaina wa ala ibadillahi shihin. 2:53 Wasalamualaikum warahmatullahi 2:55 wabarakatuh. 2:59 Allahumma atina minika rahmah waimna min 3:03 ladunka ilman nafi unfa bima alamtana 3:08 rbana zidna ilman nafian 3:12 wa alhiqna bisolihin 3:15 waj'al lana lisana sidqin fil akhirin 3:19 waj'alna min warati jannatin naim wala 3:23 tukhzina yaumaddin yauma la yanfau 3:26 maalun 3:32 [berdehem] 3:34 Amma ba'du. 3:36 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah. 3:39 Alhamdulillah pada Jumat yang penuh 3:42 berkah ini 3:44 kita dapat kembali 3:47 bersama-sama berkumpul di bawah naungan 3:49 Al-Qur'an 3:52 untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan 3:55 dari saudara dan saudari kita. 3:59 Semoga jawaban yang kita berikan sesuai 4:02 dengan tuntunan Allah dalam Al-Qur'an. 4:05 Demikian pula 4:07 uraian dan penjelasan Nabi kita Muhammad 4:11 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 4:16 Pertama-tama 4:18 perlu kita semua memahami 4:22 bahwasanya Al-Qur'an diturunkan Allah 4:25 Subhanahu wa taala dalam bahasa Arab 4:30 yang dipergunakan 4:33 komunikasi mereka. Nah, 4:37 mereka pergunakan untuk [berdehem] 4:40 mengungkapkan dan menjelaskan berbagai 4:43 macam ungkapan. 4:46 Baik itu emosi mereka, 4:49 begitu juga berkaitan dengan wawasan dan 4:53 pengetahuan, 4:55 mereka ungkapkan dengan bahasa 5:00 ya sesuai dengan 5:03 apa yang Allah Subhanahu wa taala 5:05 ajarkan kepada mereka. Artinya bahasa 5:08 ini merupakan bahasa manusia 5:12 yang biasa dipergunakan untuk 5:14 mengungkapkan hal-hal yang berhubungan 5:17 dengan manusia, dengan makhluk. 5:20 Tapi di saat kata-kata dan bahasa ini 5:23 digunakan untuk mengungkapkan Allah 5:25 Subhanahu wa taala dengan sendirinya, 5:29 bahasa tersebut ya tidak akan mampu 5:32 untuk mengungkapkan kebesaran dan 5:35 keagungan Allah. 5:38 Oleh karena itu, di saat Allah Subhanahu 5:40 wa taala meminjam bahasa Arab atau 5:42 meminjam bahasa manusia dipergunakan 5:45 untuk mengungkapkan kebesaran dan 5:47 keagungannya. Dengan sendirinya 5:51 bahasa tersebut tidak dapat sama sekali 5:54 mengungkapkan kebesaran keagungan Allah 5:56 sebagaimana mestinya. Dan juga mau tidak 6:00 mau 6:02 hal-hal yang berhubungan dengan makhluk 6:05 karena bahasa tersebut bahasa yang 6:07 dipergunakan oleh makhluk juga mau tidak 6:10 mau apa? Mau tidak mau bercampur 6:14 dengan kebesaran dan keagungan Allah 6:16 serta kesuciannya. 6:18 Oleh karena itu, pada saat kita 6:21 mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an yang 6:23 diturunkan dalam bahasa Arab, berbicara 6:26 mengenai Allah Subhanahu wa taala, 6:29 jangan konotasinya pemahamannya 6:32 disamakan dengan pemahaman kita mengenai 6:35 apa-apa yang biasa kita pahami dari 6:38 makhluk. 6:40 Sebagai contoh 6:43 kita 6:45 mendengarkan nama-nama Allah Subhanahu 6:48 wa taala 6:50 seperti 6:52 al-Alim, 6:55 begitu juga al-Hakim 6:58 As-Sami Al-Bashir 7:01 ar-Rahman ar-Rahim. 7:05 Nama-nama ini 7:09 Allah Subhanahu wa taala berikan untuk 7:11 dirinya dengan mempergunakan kata-kata 7:14 yang biasa dipergunakan untuk makhluk. 7:18 Sebagai contoh 7:20 kata arrahman ar-Rahim ya diambil dari 7:23 kata rahmat. 7:26 Kalau dipergunakan 7:28 ya untuk seorang manusia, kata rahmat 7:31 ini menggambarkan ya perasaan lembut ya 7:35 yang penuh dengan kecintaan yang 7:37 mendorong dirinya untuk berbuat kebaikan 7:40 kepada sesamanya 7:42 juga menolongnya, melindunginya dari 7:45 apa-apa yang membahayakan dirinya. Ini 7:47 merupakan gelora perasaan. Tapi kalau 7:50 bagi Allah Subhanahu wa taala ya dengan 7:52 sendirinya 7:54 hal-hal yang bersifat manusiawi ini 7:57 tidak berlaku untuk Allah. Maka Allah 8:00 Subhanahu wa taala arrahman arrahim 8:03 merupakan narasumber rahmat yang 8:06 melimpahkan rahmat dan kasih-Nya dalam 8:09 hati manusia, 8:11 dalam hati hewan-hewan hingga harimau 8:14 yang buas saja ya begitu menyayangi 8:17 anaknya, melindunginya 8:19 dengan penuh kasih sayang. Hingga saat 8:22 kita menyaksikan seekor harimau sedang 8:24 membelai anaknya, 8:26 sedang menjilatinya, 8:28 berburu untuk anaknya sebelum dia makan, 8:32 anak-anaknya lebih dulu makan. 8:35 Ini betul-betul menimbulkan keharuan di 8:37 hati kita semua. Dan rahmat ini 8:40 merupakan anugerah dari Allah Subhanahu 8:42 wa taala, narasumber rahmat yang 8:45 melimpahkan rahmat-Nya kepada seluruh 8:48 makhluknya. 8:50 Lalu dalam hadis Nabi menerangkan kepada 8:52 kita bahwa rahmat yang dibagikan di atas 8:57 muka bumi ini hanya satu di antara 100 9:00 rahmat. Di hari akhirat nanti 100 9:04 rahmatnya akan sepenuhnya Allah 9:05 limpahkan bagi orang-orang yang beriman. 9:09 Jadi Allah Subhanahu wa taala rahmanud 9:12 dunya wal akhirah. Artinya Allah yang 9:15 melimpahkan kasih dan anugerah-Nya dalam 9:18 kehidupan dunia. 9:19 Bukan hanya orang yang beriman, bahkan 9:21 orang yang tidak beriman pun menerima 9:23 anugerah dari Allah, menerima rezekinya, 9:27 menerima juga berbagai macam karunianya. 9:32 Sedangkan di hari akhir rahmat Allah 9:35 yang pengasih ini khusus hanya hambanya 9:37 untuk orang yang beriman yang bersyukur 9:39 kepadanya. 9:41 Sedangkan warahimahuma 9:43 nama Allah arrahim menggambarkan 9:47 kecintaan Allah. 9:49 Rahmat Allah yang khusus, 9:52 petunjuknya, 9:54 perlindungannya kepada hamba-hambnya 9:56 yang beriman dan bersyukur kepada Allah 9:59 yang menyayangi mereka dalam kehidupan 10:02 dunia, mengutamakan mereka karena mereka 10:05 bersyukur dan menghargai nikmat Allah, 10:07 menghormati kebesaran dan keagungannya. 10:10 Sedangkan di hari akhir orang yang 10:12 beriman akan menerima dua rahmat 10:14 tersebut. di samping karunia anugerah 10:17 yang tak terhingga juga kecintaan Allah 10:20 kepada mereka. Nah, kata cinta di sini 10:23 dengan sendirinya dipergunakan untuk 10:26 manusia berbeda dengan apa? Kata ini 10:29 yang dipergunakan untuk Allah 10:31 disesuaikan dengan kebesarannya, 10:33 keagungannya, kesuciannya. 10:37 Begitu juga kata asami al-Bashir 10:41 yang maha mendengar lagi maha melihat. 10:45 kita memahami ya kata mendengar itu ya 10:50 yang dipergunakan untuk makhluk 10:51 menunjukkan mereka bertelinga artinya 10:53 memiliki alat pendengaran sedangkan 10:56 Albashir menunjukkan mereka melihat 10:58 dengan alat penglihatan yang Allah 11:00 berikan untuk mereka. Sedangkan Allah 11:03 Subhanahu wa taala assami al basir ya 11:06 dengan sendirinya kita harus sucikan 11:09 Allah Subhanahu wa taala dengan hal-hal 11:11 yang serupa dengan manusia. Tapi dari 11:14 makna assami al bashir kita memahami 11:17 ilmu Allah ini meliputi segala sesuatu. 11:21 baik 11:23 hal-hal yang halus. 11:26 Begitu juga suara bagaimanapun kecilnya 11:29 semua terdengar oleh Allah sampai 11:32 bisikan hati kita. Jadi ini merupakan 11:35 cabang dari nama Allah al-Alim yang maha 11:38 tahu. Cuma Allah pergunakan kata assami 11:40 al bashir untuk menerangkan kepada kita. 11:43 Allah Subhanahu wa taala maha mengetahui 11:46 segala sesuatu. Baik itu suara yang 11:49 lembut bahkan sampai bisikan hati kita, 11:52 objek yang lembut yang tidak terlihat 11:53 oleh mata kita, bahkan lebih kecil dari 11:56 itu Allah Subhanahu wa taala maha 11:57 mengetahui. 12:00 Begitu juga Mas Krishna di saat kita 12:03 mendengar 12:06 nama Allah Subhanahu wa taala atau Allah 12:08 mengungkapkan tentang kekuasaannya. 12:12 Biyadihi malakutus samawati wal ard atau 12:16 biyadihil muluk. dalam genggamannya 12:18 kerajaan langit dan bumi 12:22 dengan sendirinya ya menggunakan 12:25 ungkapan ini untuk menunjukkan bahwa 12:27 apa? Langit dan bumi dan seluruh isinya 12:30 dalam genggaman Allah Subhanahu wa taala 12:33 dalam kekuasaannya. Bukan berarti Allah 12:36 Subhanahu wa taala bertangan. Kita wajib 12:38 mensucikan Allah Subhanahu wa taala dari 12:41 hal-hal yang bersifat manusiawi dan 12:43 makhluk. 12:45 Oleh karena itu, Mas Krisa dapat 12:48 ee memahami makna ini dari firman Allah 12:53 dalam surah Al-A'la. Kita lihat ya, dari 12:55 mulai ayat pertama setelah 12:59 bismillahirrahmanirrahim, 13:01 sabbihisma rabbikal a'la. 13:04 Sucikanlah nama kebesaran dan keagungan 13:07 Tuhanmu yang maha agung. 13:10 kita diperintahkan mensucikan namanya 13:13 karena kita berkomunikasi dengan Allah 13:15 melalui nama-namanya. Betul gak? Nah, 13:18 pada saat kita menyeru Allah, memanggil 13:20 Allah Subhanahu wa taala 13:24 dengan sendirinya kita harus memahami 13:26 bahwa Allah Subhanahu wa taala ya 13:29 mendengarkan semua yang kita ungkapkan, 13:32 bahkan sampai bisikan hati kita 13:34 mengetahui seluruh keadaan kita. Maha 13:38 Pengasih, Maha Penyayang, Maha Kuasa 13:41 untuk mengabulkan doa kita. Nah, pada 13:43 saat kita memanggil Allah melalui 13:46 nama-namanya, kita harus mensucikan nama 13:49 Allah dari segala yang tidak layak, yang 13:51 tidak sesuai dengan kebesaran dan 13:53 keagungannya. 13:56 Nah, begitu juga pada saat kita memahami 13:58 firman Allah, wasia kursiyuhus samawati 14:01 wal ard. 14:03 Kursi kebesaran keagungan Allah meliputi 14:05 langit dan bumi. Orang-orang Arab ketika 14:09 mendengarkan ungkapan semacam ini, 14:11 orang-orang Arab yang memahami bahasa 14:13 Arab dengan baik, mereka akan memahami 14:16 bahwa maksud dari ayat ini adalah 14:19 kekuasaan Allah yang meliputi langit dan 14:21 bumi. Semua dalam genggaman 14:23 kekuasaannya. 14:25 Semua tunduk kepada aturannya. 14:28 Adapun penafsiran sebagian kalangan yang 14:32 mengatakan bahwa kursi ini tempat Allah 14:34 meletakkan dua kakinya. Ini 14:37 jelas-jelasan wali iyadzubillah 14:38 menisbatkan kepada Allah yang tidak 14:41 layak baginya. Hanya bersumber dari 14:44 riwayat palsu yang diada-adakan oleh 14:47 mereka yang berdusta atas nama Allah dan 14:49 Rasul-Nya. Padahal seharusnya kita 14:52 kembali kepada Al-Qur'an itu sendiri 14:54 untuk memahami maksud dari ayat tadi. 14:58 Jadi ungkapan bahwa kursi itu tempat 15:01 Allah meletakkan dua kakinya 15:03 jelas-jelasan menggambarkan Allah 15:04 Subhanahu wa taala serupa dengan 15:06 makhluknya. Anda boleh membuka 15:09 terjemahan 15:11 yang diterjemahkan oleh ee pemerintah 15:14 Saudi Arabia ketika membaca ayatul kursi 15:18 wasi kursiyuhus samawati wal ard di 15:20 footnat kita akan lihat 15:23 sebagian kalangan menerangkan bahwa 15:25 maksudnya kekuasaan Allah tapi menurut 15:28 riwayat yang benar bahwa kursi merupakan 15:32 tempat meletakkan kaki Allah subhanahu 15:35 wa taala amma yasifun 15:37 Maha suci Allah dari segala apa yang 15:39 mereka sifati untuk Allah yang tidak 15:43 selai sejalan selaras dengan kebesaran 15:45 dan keagungannya. 15:47 Begitu juga firman Allah 15:50 istawa alal arsy. Kita semua orang-orang 15:54 yang beriman beriman 15:56 akan apa? Akan arasy kebesaran dan 15:59 keagungan Allah. 16:01 Bahkan dalam suratul haqqah Allah 16:03 gambarkan wahmilu arsyaika fauqahum 16:06 yaumaidin tsamania. Di hari kiamat nanti 16:09 setelah kebangkitan manusia bagaimana 16:12 arasy Allah subhanahu wa taala turun 16:15 diangkat oleh para malaikat 16:18 datang di tengah-tengah kita semuanya. 16:23 Tapi di sini kita mesti berhati-hati. 16:28 Kata istawa al-arsyi 16:32 itu biasa dipergunakan dalam bahasa 16:35 manusia itu untuk menunjukkan seorang 16:38 yang duduk di atas kekuasaannya. 16:41 Baik secara fisik duduk di atas 16:43 singgahsana atau menunjukkan arti 16:45 maknawi. 16:48 Istawa fulan ala arsihi 16:51 min amad ila amad. Si fulan berkuasa di 16:55 atas arasnya dari mulai tahun sekian 16:57 sampai tahun sekian. Ini tidak 16:59 menjelaskan bahwa dia duduk di atas 17:01 singgahsana tapi menggambarkan dia mulai 17:04 duduk di atas kekuasaannya dari tahun 17:06 sekian sampai tahun sekian. 17:11 [mendengus] 17:12 Jadi kata istawa di sini bisa berarti 17:15 secara fisik duduk di atas singgahsana, 17:17 bisa juga berarti bahwa dia berkuasa di 17:21 atas singgahsana. Nah, kira-kira kalau 17:23 kita terjemahkan Allah duduk di atas 17:26 arasynya, 17:28 kira-kira makna ini ya kira-kira layak 17:32 tidak bagi Allah Subhanahu wa taala? 17:37 Kira-kira layak tidak makna ini kalau 17:40 dinisbatkan kepada Allah Subhanahu wa 17:42 taala? 17:45 Dari satu ucapan yang diriwayatkan dari 17:49 Amirul Mukminin alaihialatu wasalam itu 17:52 Ali ibn Abi Thalib, beliau mengatakan, 17:55 "Ma khalaqallahu al arsya makanan 17:58 lidzatihi." Allah tidak menciptakan 18:00 arasy sebagai tempat bagi apa? Bagi 18:03 zatnya. Karena Allah ghaniyun alil 18:05 alamin. Allah maha kaya dari segala 18:07 sesuatu. 18:10 Wakinnallaha khalaqal arsya idhar 18:13 liadomati. Tapi Allah menciptakan arsy 18:15 untuk menunjukkan kebesaran dan 18:17 keagungannya. 18:19 Jadi ketika Allah selesai menciptakan 18:21 langit dan bumi, Allah duduk di atas 18:24 arasy kebesarannya mengatur memerintah 18:27 segala sesuatu. 18:30 Duduk di atas arasnya di sini. Bukan 18:32 berarti 18:34 Allah Subhanahu wa taala duduk secara 18:37 fisik di atas Arasy seperti yang 18:39 dipahami oleh kalangan manusia. Tapi 18:42 Allah memerintah dari arasy kebesaran 18:44 dan keagungannya mengatur segala 18:46 sesuatu. [mendengus] 18:49 Dan ungkapan semacam ini dalam bahasa 18:51 Arab sering digunakan. Ini namanya 18:54 ungkapan majaz. 18:57 Majaz ya merupakan ungkapan dan bahasa 18:59 metafora di mana Allah Subhanahu wa 19:02 taala tidak seperti anggapan sebagian 19:04 filosuf yang mengatakan setelah Allah 19:07 menciptakan langit dan bumi, Allah 19:09 meninggalkannya karena Allah tidak 19:10 butuh. Tidak. Setelah Allah menciptakan 19:13 langit dan bumi, Allah juga menempatkan 19:15 manusia di atas muka bumi sebagai 19:17 khalifahnya. Allah Subhanahu wa taala 19:20 mengawasi seluruh perbuatan mereka. 19:23 memerintahkan malaikat juga untuk 19:25 mencatat amal perbuatan mereka. Dan 19:28 kelak satu hari Allah Subhanahu wa taala 19:30 akan membalas mereka sesuai dengan 19:32 perbuatan yang mereka lakukan. Oleh 19:35 karena itu, pandangan-pandangan yang 19:37 mengartikan istawa al-arsyi artinya 19:39 Allah bersemayam di atas arasynya. Tapi 19:43 kami tidak mengetahui bagaimana cara 19:44 bersemayamnya. ini sebetulnya ya 19:50 menisbatkan kepada Allah bahwa Allah 19:51 duduk di atas Arasy. Cuma bagaimananya 19:55 mereka tidak tahu. Sebetulnya ini 19:57 menggambarkan tajsim, menggambarkan 19:59 Allah bagaikan jisim seperti ee apa yang 20:03 berlaku untuk manusia. 20:06 Nah, Mas Krishna kalau kita perhatikan 20:08 bersama-sama ya, 20:10 betapa lemahnya kata-kata bahasa manusia 20:13 ini untuk mengungkapkan kebesaran 20:14 keagungan Allah. 20:16 Jangankan untuk mengungkapkan kebesaran 20:19 keagungan Allah. Kata-kata dan bahasa 20:22 begitu lemah untuk dapat mengungkapkan 20:24 gelora perasaan seseorang. Untuk 20:27 mengungkapkan perasaannya, 20:29 kecintaannya kepada seseorang. Ya, lebih 20:32 banyak mereka menggunakan bahasa kiasan. 20:35 Ketika seorang bertanya, "Sampai di mana 20:38 rasa cintamu kepadaku?" 20:41 Dia ingin berikan perumpamaan dengan 20:43 bermacam-macam. tak mampu untuk 20:45 mengungkapkan kecintaannya. Dia 20:47 mengatakan, "Rasa cinta saya merupakan 20:50 sesuatu yang hidup, sedangkan kata-kata 20:53 merupakan benda mati." Bagaimana mungkin 20:55 yang mati dapat mengungkapkan sesuatu 20:57 yang hidup? Ini merupakan bahasa kiasan 21:00 yang digunakan oleh sebagian orang untuk 21:02 mengungkapkan bahwa cintanya tak dapat 21:04 diungkapkan dengan kata-kata. 21:07 Oleh karena itu, Allah berikan satu 21:09 perumpamaan yang amat indah dalam surat 21:12 Luqman. 21:18 Walau anama fil ardhi min syajaratin 21:21 aqlam bahru yamudduhu min ba'dihi sabatu 21:25 abhur mafidat kalimatullah. 21:28 Seandainya seluruh kayu di atas muka 21:31 bumi ini dijadikan sebagai pena 21:34 lautan yang ada 21:36 seluruh samudera yang ada ini ditambah 21:39 lagi tujuh kali lipat dijadikan sebagai 21:42 tinta. tidak akan mampu untuk menulis 21:45 mencatat kalimat Allah Subhanahu wa 21:47 taala. 21:50 Artinya seandainya 21:53 pohon-pohon menjadi pena, lautan 21:55 ditambah tujuh kali lipat menjadi tinta, 21:57 tak akan mampu untuk mencatat 21:59 mengungkapkan kalimat Allah. Ini baru 22:02 kalimatnya. Bagaimana kebesaran Allah 22:04 itu sendiri. Oleh karena itu, kata-kata 22:06 bahasa manusia yang dipergunakan untuk 22:09 menggambarkan Allah hendaknya kita harus 22:11 sucikan dari apa? dari hal-hal yang 22:14 mirip dan menyerupai makhluk yang tidak 22:17 sesuai dengan kebesaran keagungannya. 22:19 Oleh karena itu, kita diperintahkan 22:20 bertasbih kepada Allah agar jangan kita 22:24 dalam memahami Allah Subhanahu wa taala 22:27 pemahaman kita serupa dengan pemahaman 22:29 kita mengenai makhluk. 22:31 Allah Subhanahu wa taala dalam ayat yang 22:33 lain berfirman, "Wah maum ainama 22:35 kuntum." Dia bersama kalian di mana pun 22:37 kalian berada. 22:40 Wahnu aqru ilaihi min hablil warid. Dan 22:42 kami lebih dekat kepadanya daripada 22:45 pembunuh darah jantungnya. 22:48 Dalam ayat yang lain, wahualladzi fisama 22:50 lahun wafil ardhi ilah. Dan dialah Tuhan 22:54 yang memerintah di langit dan juga 22:56 memerintah di bumi. Jadi kalau kita 22:59 gabungkan ayat-ayat yang bermacam-macam 23:02 semua menunjukkan bahwa Allah subhanahu 23:04 wa taala munazzahun alil makani 23:06 wazzaman. Allah Subhanahu wa taala tidak 23:09 sama sekali terikat oleh tempat dan 23:11 waktu. Dan tidak mungkin kita dapat 23:14 membayangkan, mengkhayalkan, 23:16 menggambarkan Allah Subhanahu wa taala. 23:18 Tapi yang dapat kita imani bahwa Allah 23:21 merupakan apa? Merupakan Tuhan yang maha 23:24 kuasa, yang maha indah, yang maha agung, 23:26 yang maha sempurna, yang tidak 23:29 menyerupai makhluknya dan tidak ada 23:31 satuun makhluk yang menyerupai dirinya. 23:33 Oleh karena itu, Abu Bakar Assiddiq 23:35 radhiallahu anhu berkata, 23:39 "Alzu 23:41 alajzu 23:42 andarqi, adarqi idrakun wal bahsu 23:46 fidatillahi israkun." 23:49 Orang yang tidak mampu lagi 23:50 mengkhayalkan, membayangkan, 23:52 menggambarkan Allah Subhanahu wa taala 23:55 pada saat itu dia telah mengenal Allah 23:58 yang maha suci yang tak mungkin dapat 24:01 kita perikan, kita khayalkan. Dan orang 24:04 kalau bertele-tele berbicara mengenai 24:06 zat Allah, pasti dia akan terjerumus 24:08 dalam syirik. Karena pasti dia akan 24:10 menggambarkan Allah, membayangkan Allah 24:12 seperti yang dikenal dalam alam makhluk. 24:16 Dalam ucapan Imam Ali ketika ditanya 24:18 mengenai Allah, beliau menjawab, 24:22 "At-tauhid alla tatawahama." 24:25 Kamu baru mencapai derajat tauhid kalau 24:28 kamu tidak lagi mengkhayalkan 24:30 membayangkan Allah dalam benakmu seperti 24:32 bayangan-bayangan ya yang serupa dengan 24:36 makhluknya. Karena Allah Subhanahu wa 24:38 taala lam yalid walam yulad walam yakun 24:40 lahu kufuwan ahad. Jadi, bagaimana 24:42 mungkin kamu mengkhayalkan membayangkan 24:44 Allah, menyerupakan dengan makhluk? 24:46 Karena pengetahuan kita pengetahuan yang 24:49 terbatas. 24:52 Jangankan mengenai alam makhluk 24:54 seluruhnya, yang kita ketahui amat 24:55 sedikit, bagaimana mungkin kita 24:57 mengkhayalkan membayangkan Allah. Oleh 24:59 karena itu, makna istawa al-arsy seperti 25:03 yang ee diungkapkan oleh para ulama, 25:06 mereka hanya memahami bahwa Allah maha 25:08 kuasa. 25:10 Allah Subhanahu wa taala maha agung. 25:13 Allah Subhanahu wa taala merupakan zat 25:17 yang maha sempurna 25:19 yang memiliki nama-nama yang penuh 25:21 keagungan dan Allah maha suci dari 25:24 segala sifat Quran yang tidak layak 25:26 baginya. 25:28 Adapun ungkapan makna dari ayat ini ya 25:32 secara apa? secara eksplisit, 25:36 secara detail kita sebagai hamba 25:38 mengetahui bahwa kita tak akan mampu 25:41 untuk meliputi kebesaran dan keagungan 25:43 Allah. Wala yuhituna bisyaaiim min 25:45 ilmihi illa bimya. 25:47 Jadi cukup kita memahami melalui ayat 25:49 ini bahwa Allah Subhanahu wa taala yang 25:51 maha agung, yang maha sempurna, yang 25:53 maha kuasa, yang memerintah dengan 25:55 rahmat dan kasihnya di seluruh alam 25:57 rakyat. 25:59 Wallahuam. 26:01 Baik. [berdehem] Kemudian ee 26:03 sur ee pertanyaan ke 26:07 selanjutnya Bapak Imran di Tangerang. 26:09 Asalamualaikum Husin. 26:10 Waalaikumsalam warahmatullah. 26:11 Surat Oh ini ada yang sang telepon 26:16 masalah lagi bisa diterima. 26:21 Hah? 26:22 Oh, enggak bisa mati. Mati. Baik. Ini 26:28 ee surat ee 26:30 in Oh, terima. Halo. Halo. 26:33 Asalamualaikum. 26:34 Asalamualaikum warahmatullahi 26:34 wabarakatuh. 26:36 Dengan siapa ini? Maaf warahmatullahi 26:37 wabarakatuh. 26:39 Dengan siapa? 26:39 Saya hamba Allah nih. Ustaz Husin. Apa 26:41 kabar? Sehat. 26:42 Baik. Alhamdulillah. Baik, Ibu. Sehat. 26:43 Silakan. 26:45 Iya. Ustaz mau tanya 26:48 ee ini mengenai 26:51 hubungan suami istri. 26:53 Iya. 26:55 Kalau si 26:58 suaminya itu 27:01 ee 27:04 salat subuhnya tidak mau dibangunin, 27:08 dia 27:10 ee mengatakan bahwa 27:13 ee kalau saya dibangunin salat subuh, 27:17 berarti salat subuh saya karena kamu, 27:19 bukan karena Allah. 27:21 Hm. 27:22 Nah, setelah kejadian ee dia percakapan 27:26 tersebut 27:28 ee kita sudahi 27:31 untuk hari selanjutnya 27:34 sama istrinya. 27:36 Akhirnya ee istri apa suami tersebut 27:41 meninggalkan salat subuh terus. H 27:44 sementara si istri merasa bersalah dan 27:47 dia bilang, "Oke, kamu R nanti di radio 27:52 tanya sama Ustaz Husein apa pernyataan 27:55 saya ini benar atau tidak?" 27:58 Jadi saya membutuhkan jawaban karena 28:01 kita ini mengarungi bahtera perkawinan 28:04 itu kan satu sama lain harus melindungi 28:07 dari api neraka. 28:09 Nah, itu yang pertama. Ee apa ee 28:13 pertanyaan saya yang pertama. Yang kedua 28:17 mengenai wakaf, Ustaz. 28:19 Iya. 28:20 Ini ada satu wakaf dari kakek. 28:23 Duitnya tidak boleh diambil 28:27 anaknya 28:29 dan keluarganya. 28:32 Jadi wakaf tersebut itu har ee wakaf 28:35 tersebut berupa rumah yang uang 28:38 kontrakannya tidak boleh diambil oleh 28:40 keluarga dan harus disedekahkan 28:43 untuk majelis taklim 28:46 ee 28:48 masjid, pembangunan masjid, pokoknya 28:50 yang berhubungan dengan 28:52 keagamaan dan insyaallah pahalanya 28:54 mengalir ke 28:56 ee kakek tersebut. Nah, terus sudah gitu 28:59 ee yang dipertanggungjawabkan ini yang 29:01 diberi tanggung jawab 29:04 ee dia mau memberikan satu sedekah 29:08 kepada satu masjid dan satu masjid itu 29:11 rupanya mengeluarkan pernyataan yang 29:14 tidak enak yang menyakitkan hatinya 29:17 si dari dari pihak keluarga ini yang 29:20 ngurus ini, yang ngurus wakaf. Terus dia 29:22 mengeluarkan kata-kata. Saya tegur, saya 29:24 tegur ee orang tersebut. kamu enggak 29:27 boleh. Kamu kan cuman diamanatin. 29:30 Jadi, kamu harus ee berikan aja. Oh, 29:33 enggak bisa. Saya punya prinsip dan 29:36 mungkin e kamu tanya aja sama Ustaz 29:38 Husein. Tanya lagi. Saya suruh tanya 29:40 lagi sama Ustaz Husein. Mm. Apa ee kalau 29:44 memang orang yang diberi tanggung jawab 29:45 tersebut sakit hati, itu enggak bakal 29:49 sampai katanya pahalanya ke ahli kubur 29:52 yang mewariskan harta tersebut. 29:56 Jadi inti dari dari apa? Dari persoalan 30:01 ini wakaf ini Ustaz diberi tanggung 30:04 jawab tapi yang tanggung jawab itu 30:06 karena sakit hati jadi dia tidak mau 30:09 memberikan 30:11 kepada ee 30:13 apa penerima sumbangan 30:16 dan amalnya itu tidak sampai. [berdehem] 30:19 Itu aja. 30:20 Baik. 30:21 Oke. Sukses buat Mas Krishna. Oke, 30:23 saya iri nih sama Mas Krishna dengan 30:24 Radio Prambos dulu. Sekarang harus Rasil 30:27 seperti Radio Prambos. 30:28 Oke, terima kasih. 30:29 Terima kasih. Asalamualaikum 30:31 warahmatullahi wabarakatumsalam 30:32 warahmatullahi wabarakatuh. 30:36 Suami istri, begitu pula orang tua 30:39 terhadap anak, 30:42 begitu juga saudara dengan saudaranya 30:46 atau bersama sahabat-sahabatnya. 30:50 Allah perintahkan dalam Al-Qur'an agar 30:53 kita bekerja sama dalam kebaikan 30:57 dan ketakwaan pada Allah. Allah larang 31:00 kita untuk bekerja sama dalam 31:03 perbuatan-perbuatan dosa dan mungkar. 31:06 Maka dari sini lahirlah perintah amar 31:10 makruf nahi mungkar. 31:13 Wal takum minkum ummatun yaduna ilalir 31:17 wuruna bil maruf wahaunail munkar waika 31:21 humul muflihun. Hendaklah tampil di 31:23 tengah-tengah kalian satu umat yang 31:26 mengajak kepada yang makruf, 31:29 mencegah dari yang mungkar. 31:33 Jendaklah 31:35 tampil di antara kalian satu umat yang 31:37 mengajak pada kebajikan, 31:39 pada hal-hal yang makruf. 31:42 nilai-nilai kebaikan yang bersifat 31:44 universal. 31:46 Munkar mencegah dari yang munkar waika 31:48 humul muflihun. Dan mereka adalah 31:51 orang-orang yang benar-benar sukses dan 31:53 beruntung. 31:57 Dan Allah gambarkan ciri umat nabi kita 31:59 ini yang bekerja sama dalam mengajak 32:01 kepada yang makruf dan mencegah dari 32:03 yang mungkar. Kuntum khair ummatin 32:06 ukhrijat linas tamuruna bil ma'ruf 32:09 watanhauna munkar. 32:12 Kalian sebaik-baiknya umat yang telah 32:14 dipersiapkan oleh Allah. 32:18 Ciri-cirinya kalian mengajak kepada yang 32:20 makruf, mencegah dari yang mungkar. Wa 32:22 tumminuna billah dan kalian beriman 32:24 kepada Allah. 32:27 [berdehem] 32:27 Begitu juga Allah ingatkan agar dalam 32:30 kehidupan rumah tangga ini 32:33 kita melindungi keluarga kita, anak-anak 32:36 kita dari azab api neraka. Allah 32:39 berfirman dalam surah at-Tahrim, "Ya 32:41 ayyuhalladzina amanu qu anfusakum wa 32:45 ahlikum na." Wahai orang yang beriman, 32:48 hendaklah kalian menjaga melindungi 32:53 diri kalian dan keluarga kalian dari 32:55 azab api neraka. 32:59 Suami mengingatkan istri, istri juga 33:01 mengingatkan suami. 33:05 Begitu juga orang tua mengingatkan 33:06 anaknya dan anak juga dibenarkan untuk 33:09 mengingatkan orang tuanya. 33:13 Kehidupan rumah tangga ini Allah 33:15 Subhanahu wa taala tidak pasangkan pria 33:17 dan wanita hanya sekedar untuk apa? 33:20 Berhubungan suami istri dan melahirkan 33:21 anak, tapi untuk bekerja sama. Allah 33:25 bantu dengan menuangkan rasa mawaddah, 33:28 rahmah, dan juga sakinah di hati mereka 33:32 untuk dapat membuat mereka bekerja sama 33:35 dengan sebaik-baiknya. 33:38 Kita sebagai khalifah Allah di atas muka 33:40 bumi bukan hidup seperti hewan. 33:44 Makan, minum, ya, lalu berkumpul bersama 33:49 lawan jenis seperti kita saksikan 33:51 ayam-ayam yang makan, minum, kemudian 33:53 mereka berkelahi untuk apa? Untuk 33:56 memperebutkan pasangan mereka. Kita 33:59 manusia merupakan makhluk yang menerima 34:01 kemuliaan dari Allah. Allah angkat 34:03 sebagai khalifah, menerima amanat. 34:06 Allah turunkan kitabnya, utus rasulnya 34:09 untuk membimbing kita. Nah, di antara 34:11 kewajiban yang Allah wajibkan kepada 34:13 kita yang merupakan tiang dari agama 34:15 kita adalah salat. 34:18 Asalatu imaduddin. Salat tiang dari 34:21 agama. Faman aqomaha faqad aqomaddin. 34:25 Yang menegakkannya berarti menegakkan 34:26 agamanya. Waman tarakaha. Dan siapa yang 34:29 meninggalkannya faqad hadamadin berarti 34:32 dia menghancurkan agamanya. 34:35 Jadi seorang laki-laki di saat 34:36 diingatkan oleh istrinya seharusnya dia 34:38 bersyukur bukan dia marah. Istri 34:40 diingatkan oleh suami juga bersyukur dan 34:43 cara mengingatkannya dengan cara yang 34:44 baik dan tidak menyakitkan hati. Kalau 34:47 seorang laki-laki sampai meninggalkan 34:50 salat dengan sengaja dan tidak 34:53 melakukannya 34:55 karena dia mendengarkan nasihat dari 34:57 istri, dia merasa dirinya ee betul-betul 35:01 apa? tersinggung. Lalu kebanggaan 35:04 kesombongan yang muncul ini berbahaya 35:06 sekali. Allah gambarkan dalam suratul 35:09 baqarah waidza qila lahuttaqillah 35:11 akathul izzatu bilni fahasbuhu jahanam. 35:16 Kalau diingatkan untuk bertakwa kepada 35:18 Allah, kembali ke jalannya, melaksanakan 35:21 perintahnya, rasa bangga dan sombong ya 35:25 menghalangi dia untuk menerima 35:27 kebenaran. Nah, ini berbahaya sekali 35:30 buat dirinya. Oleh karena itu, Ibu 35:32 ingatkan dia bahwa saya sebagai istri 35:35 hanya berupaya untuk mengingatkan dan 35:37 kewajiban saya. Kamu juga kalau saya 35:39 lalai, saya lupa kamu punya kewajiban 35:41 untuk mengingatkan kita. Begitu juga 35:43 orang tua terhadap anak-anaknya. Kalau 35:45 kamu meninggalkan 35:47 kewajiban salat, kamu hancurkan agamamu. 35:51 Dan saya sebagai istri tidak ingin hal 35:53 ini terjadi. Kamu kan suami saya, 35:55 pasangan saya. Kalau sampai kamu 35:58 merusak, menghancurkan agama kamu, di 36:01 samping saya juga mesti memberikan 36:03 peringatan. Kamu hancurkan diri kamu, 36:05 kebahagiaan kamu padahal kamu sebagai 36:07 contoh di antara anak-anak kamu. Ini 36:11 merupakan dosa besar seharusnya dia 36:13 bersyukur dengan peringatan dari 36:15 istrinya. Oleh karena itu, pada masa 36:18 dahulu kala seorang sahabat kalau 36:22 diberikan peringatan atau diingatkan 36:24 kesalahannya, dia bersyukur. Seperti 36:26 Sayidina Umar berkata, "Rahimraan ahda 36:29 ila Umar masawiah." 36:32 Semoga Allah merahmati seseorang yang 36:34 memberikan hadiah kepada Umar 36:36 menjelaskan keburukan-keburukan dan 36:38 perbuatan yang salah. Karena selagi dia 36:40 diingatkan, dia bisa perbaiki. Jadi 36:43 hendaknya suami istri selalu saling 36:45 mengingatkan di jalan Allah Subhanahu wa 36:47 taala. Sampaikan kepada suami ibu, mari 36:51 bersama-sama kita berjalan menuju Allah 36:53 menjadi contoh di tengah-tengah keluarga 36:55 kita. Rahmat Allah pasti akan Allah 36:58 tuangkan di hati kita semua. Jangan 37:01 sampai kita berpaling dari Allah yang 37:04 membawa kerugian bagi diri kamu dan 37:06 keluarga kamu di dunia maupun di hari 37:08 akhir. Adapun berkaitan dengan wakaf 37:11 yang tadi Ibu sebutkan, 37:14 kalau wakaf diwakafkan untuk Allah, 37:18 berarti keluarga tidak memiliki hak 37:20 milik lagi pada wakaf tersebut. Kecuali 37:23 kalau wakaf keluarga. di mana orang tua 37:26 mengatakan, "Saya wakafkan ini untuk 37:28 anak-anak keluarga yang tidak mampu." 37:30 Tapi kalau alwakfu ya alam yaitu wakaf 37:35 kepemilikannya bukan lagi milik keluarga 37:37 tapi milik Allah. Nah, sang penjaga yang 37:40 menjaga hanya menjaga amanat all bukan 37:42 lagi sebagai pemilik. 37:44 Nah, kalau dia secara pribadi umpamanya 37:47 tersinggung 37:48 dengan ucapan pengurus masjid, kalau 37:51 sifatnya pribadi, jangan kita korbankan 37:55 hak-hak yang Allah Subhanahu wa taala 37:58 wajibkan. Selagi pengurusnya menjaga 38:01 amanah tersebut, ya kemudian mengaturnya 38:04 sesuai dengan aturan Allah, maka kita 38:07 suka tidak suka kita sampaikan amanat 38:11 Allah. Karena wakaf ini bukan lagi milik 38:14 pribadi, tapi merupakan milik Allah. 38:16 Sedangkan kita hanya pengemban amanat. 38:20 Oleh karena itu, Al-Qur'an mengingatkan 38:22 kita, "Ya ayyuhalladzina amanu kunu 38:25 qawwamina bilqisti syuhadaillah walau 38:28 ala anfusikumil walidaini wal aqrabin." 38:31 Wahai orang-orang yang beriman, jadilah 38:33 kalian penegak keadilan. 38:36 menyampaikan kesaksian kalian karena 38:38 Allah walaupun konsekuensinya 38:42 akan merugikan diri kalian, kedua orang 38:45 tua kalian, ataupun kerabat kalian. 38:48 Kalau seandai kita salah, kebenaran ada 38:50 pada orang lain, kita mesti menyampaikan 38:52 kesaksian kita. 38:54 Jadi dalam hal ini kepada suami ibu ya 38:58 atau siapa saja yang menerima amanat ini 39:02 hendaknya jangan karena kebencian 39:03 terhadap seseorang menghalangi kita 39:05 untuk menyampaikan kebaikan. Tapi kalau 39:07 seandainya pengurus masjid tersebut 39:09 tidak menjalankan amanat Allah tidak 39:11 boleh kita titipkan dan berikan 39:13 kepadanya. Walaupun orang tersebut orang 39:16 yang kita suka. Jadi jangan suka benci 39:18 menghalangi kita untuk melakukan 39:20 kebaikan. Semoga Allah berikan hidayah 39:22 kepada kita semua. 39:24 agar kita semua kembali kepada Allah dan 39:26 selalu berjalan di atas jalannya. Dan 39:29 mudah-mudahan suami ibu mendapatkan 39:31 taufik dan hidayah dari Allah bisa 39:34 mengarungi kehidupan bersama-sama dalam 39:36 keridaannya. Amin ya rabbal alamin. 39:38 Baik, selanjutnya dari Bapak Imran 39:40 ditanak Asalam Husin. 39:42 Waalaikumsalam. 39:43 Surat inna innaal kautsar. Begitu 39:47 pendek. Apakah keistimewaan dari surat 39:49 inna atau inakal kautsar? 39:51 Bismillahirrahmanirrahim. 39:54 Kalau seandainya kita memahami ya 39:59 latar belakang turunnya suratul kautsar, 40:06 suratul kautsar ini diturunkan Allah 40:08 subhanahu wa taala sebagai hiburan bagi 40:10 nabinya Muhammad sallallahu alaihi wa 40:13 alihi wasallam. 40:15 di mana ketika anak laki-laki nabi kita 40:20 satu persatu dipanggil oleh Allah, 40:23 kaum musyrikin mengatakan inna Muhammad 40:26 abtar. 40:27 Hm. 40:28 Muhammad artinya putus keturunan. Putus 40:31 keturunan. 40:31 Keturunan. 40:33 Karena dalam tradisi jahiliah keturunan 40:35 itu dari laki-laki. 40:36 H. 40:38 Jadi mereka dengan senang gembira bahwa 40:40 Nabi Muhammad telah putus keturunan. 40:42 Kalau dia meninggal dunia, tidak akan 40:44 ada yang melanjutkannya. 40:46 [berdehem] 40:49 Jadi satu persatu putra-putra Rasulullah 40:52 diambil. 40:55 Allah Subhanahu wa taala menghibur 40:57 rasulnya mengatakan, "Inna aainakal 41:00 kautsar." Sesungguhnya kami telah 41:02 menganugerahkan kepadamu wahai 41:04 Rasulullah al-Kautsar. 41:08 Dalam memahami Alkautsar, ada sebagian 41:09 mengatakan bahwa itu telaga di mana Nabi 41:12 nanti menunggu umatnya untuk berkumpul 41:14 di tempat tersebut. 41:17 Sebetulnya telaga ini merupakan salah 41:19 satu dari makna kautsar. Karena makna 41:21 kautsar ini ala wazni faual menunjukkan 41:24 kebaikan yang amat banyak yang Allah 41:26 anugerahkan bagi rasulnya. 41:29 Tapi karena ini merupakan jawaban dari 41:32 Allah untuk kaum musyrikin yang mencerca 41:35 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi wa 41:37 alihi wasallam, maka dengan sendirinya 41:40 sesuai dengan konteks dari surah ini, 41:43 Allah anugerahkan bagi nabi kita segala 41:45 kebaikan. Di antaranya juga keturunan 41:47 yang banyak. Di antaranya keturunan yang 41:50 banyak. 41:52 Adapun keturunan tersebut bukan datang 41:55 dari anak laki-laki. Ini juga meluruskan 41:58 pemahaman kita. Meluruskan juga 42:00 pemahaman jahiliah yang beranggapan 42:03 bahwa cucu keturunan itu hanya dari anak 42:06 laki-laki. 42:08 Seperti ucapan mereka dalam masa 42:10 jahiliah, banuna banu abnaina. anak-anak 42:13 kami itu yang dari anak laki-laki kami. 42:17 Wabanatuna banuhun abna risal rijalil 42:21 abaidi. Adapun anak perempuan kita, 42:23 anak-anak mereka itu anak orang lain. 42:27 Nah, Rasul menjawab hal ini dalam hadis 42:30 yang sahih ya yang diriwayatkan oleh 42:32 apa? Oleh Bukhari. Ibnu ukhtil qumi min 42:36 anfusihim. 42:39 Anak dari saudara perempuan kita. Anak 42:42 dari saudari perempuan kita itu juga 42:44 bahagian dari mereka. 42:48 Riwayat yang lain, ibnu ukhtil kaumi 42:50 minhum. 42:53 Anak dari saudari perempuan satu kaum 42:56 merupakan bahagian dari mereka. 42:59 Jadi lahirnya keturunan dari anak 43:01 perempuan 43:03 bukan berarti anak tersebut tidak 43:06 terhubung dengan kakeknya dari pihak 43:08 ibu. 43:09 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 43:11 taala meluruskan pemahaman ini dengan 43:14 menganugerahkan Rasul keturunan dari 43:17 putrinya Fatimah, bukan dari anak laki 43:20 yang dipanggil oleh Allah. Untuk di sini 43:22 menjelaskan bahwa kaum wanita juga apa? 43:26 Kaum wanita juga mendapatkan karunia 43:28 kehormatan dari Allah Subhanahu wa 43:30 taala. 43:31 Masyaallah. 43:31 Bahkan kita tahu bahwa anak kita itu 43:35 banyak dipengaruhi oleh ibunya. 43:37 Sampai orang Arab mengatakan, "Itansib 43:39 bil khikal walad." Kamu kalau mau punya 43:43 anak, lihat bagaimana hal-halnya saudara 43:45 ibunya. Karena anak kamu akan serupa 43:48 dengan mereka. 43:50 Jadi kalau seorang laki-laki ingin 43:52 mendapatkan keturunan yang baik, dia 43:54 harus menikahi wanita juga yang berasal 43:56 dari keluarga baik-baik dan yang berjiwa 43:58 baik insyaallah akan melahirkan anak 44:00 yang baik dan mulia. 44:03 Sampai dalam sebuah riwayat disebutkan 44:05 takyaru linfikumal 44:08 irqas. 44:10 Untuk wadah sperma kalian hendaknya 44:12 kalian harus memilih yang 44:14 sebaik-baiknya. Karena alirq dasas 44:17 keturunan itu merebes ke bawah. Jadi 44:19 pengaruh ibu cukup kuat. 44:22 Oleh karena itu, hak kebaktian pada ibu 44:24 itu sampai tiga kali 44:29 hak kebaktian kepada ayah. 44:31 Jadi Rasul tidak memiliki ketuan dari 44:34 anak laki-laki karena dipanggil oleh 44:36 Allah. Tapi Allah anugerahkan dari 44:39 putrinya Sayidah Fatimah lahirlah al-Han 44:41 wal Husain. 44:43 Dan Nabi mengatakan bahwa mereka adalah 44:45 anak-anakku bahagian dari diriku. 44:49 Dan ini bukan hanya khusus untuk Nabi, 44:52 tapi juga apa? Berlaku untuk kita 44:55 semuanya. Jangan kita memandang wanita 44:57 itu merupakan makhluk inferior. 45:01 Mereka juga merupakan kalangan yang 45:03 mulia. Jadi kalau seandainya 45:06 kita menikah dengan seorang wanita, ya 45:12 ketahuilah ya kita memiliki anak 45:14 perempuan, jangan kita perlakukan cucu 45:16 dari anak perempuan berbeda dengan cucu 45:18 dari anak laki-laki. Seperti tradisi 45:19 jahiliah kita perlakukan mereka sama. 45:22 Mereka juga merupakan darah daging kita. 45:25 Oleh karena itu, banyak kita jumpai 45:27 orang-orang terkemuka 45:30 yang berasal dari ibu, yang berasal dari 45:33 keluarga terkemuka seperti Umar bin 45:35 Abdul Aziz. Ibunya merupakan cucu dari 45:38 Umar ibn Khattab radhiallahu anhu. 45:41 Nah, pada masa dahulu kala ketika Islam 45:43 betul-betul mendominasi, kita saksikan 45:46 bagaimana penghormatan terhadap wanita 45:49 sampai datang masa jahiliah. Mulai peran 45:52 mereka kembali seperti masa-masa 45:54 jahiliah. Jadi, inna aainakal kautsar. 45:58 Sesungguhnya kami menganugerahkan kamu 46:00 wahai Rasulullah alkautsar kebaikan yang 46:02 amat luas. 46:05 Fasolli labiabbika wanar. Maka hendaklah 46:08 sebagai ungkapan syukurmu kamu salat 46:10 wanhar dan lakukanlah penyembelihan. 46:14 Wanhar di sini bukan meletakkan tangan 46:15 di sini bukan. 46:17 Tapi wanhar di sini sebagai ungkapan 46:20 syukur. Di samping salat syukur, Nabi 46:22 juga menyembelih sebagai ungkapan 46:25 syukurnya kepada Allah. Innaniaka hual 46:28 abtar. Sesungguhnya yang mencaci makus 46:31 mencaci maki kamu sebagai orang yang 46:33 putus keturunan. Dia yang putus 46:35 keturunan. 46:37 Jadi Abu Yahal dan rekan-rekannya memaki 46:39 Rasulullah, mereka yang putus keturunan. 46:41 Kenapa? Karena anaknya yang beriman 46:43 terputus dari ayahnya. 46:45 Orang-orang yang orang tuanya kafir itu 46:47 [berdehem] langsung terbuang. Dia 46:49 terhubung dengan orang tuanya yang 46:51 beriman. Oleh karena itu, Salman 46:53 al-Farisi ketika dia ditanya, "Siapa 46:56 ayah kamu?" Dia mengatakan, "Abil 46:58 Islam." Ayah saya adalah is 47:00 Islam. Islam yang memuliakan dirinya. 47:02 Tapi Abu Lahab walaupun paman Nabi, dia 47:05 tersungkur jatuh dalam kehinaan karena 47:08 dia tidak beriman pada Allah. Jadi 47:11 hendaknya betul-betul ya dalam kita ee 47:16 memperlakukan 47:18 orang-orang di sekeliling kita, 47:19 perlakukan mereka dengan baik dan mulia, 47:22 anak-anak kita baik yang datang dari 47:25 anak laki-laki kita maupun anak 47:27 perempuan kita. hendaknya kita 47:29 perlakukan mereka dengan mulia. 47:31 Jangankan keluarga terhadap orang lain 47:34 saja kita diperintahkan untuk menggauli 47:36 manusia dengan cara baik. Jadi jangan 47:39 kita terbawa oleh tradisi jahiliah Arab 47:42 dahulu kala yang memandang keturunan 47:44 hanya dari anak perempuan atau tradisi 47:45 Cina. Dalam tradisi sebagian rakyat Cina 47:49 ini kalau seorang belum punya anak 47:50 laki-laki dianggap apa dia berbuat dosa 47:53 terhadap leluhurnya. H 47:55 dia harus punya anak laki-laki yang 47:57 meneruskan keturunannya. Ini merupakan 47:59 pemahaman yang salah. Nah, kita harus 48:02 meluskan kembali. Oleh karena itu, Nabi 48:04 kita Muhammad sallallahu alaihi wasallam 48:06 setiap kali pergi ke mana-mana, 48:09 rumah terakhir yang dikunjungi Sayidah 48:11 Fatimah. 48:12 Masyaallah. 48:13 Setiap pulang dari mana-mana setelah 48:15 masjid, rumah pertama yang dikunjungi 48:18 putrinya Sayidah Fatimah. 48:19 Masyaallah. Dan dia memanggil putrinya 48:22 Ummu Abiha, ibu dari ayahnya. Artinya, 48:27 perlakukan wanita kita dengan mulia, 48:29 mereka akan membawa kemuliaan buat kita 48:32 semuanya. Ini merupakan ungkapan yang 48:35 amat indah, jawaban bagi mereka mencaci 48:37 Rasul sebagai orang yang putus turunan. 48:39 Allah katakan, "Kami anugerahkan justru 48:41 kebalikan. Kami berikan kamu kebaikan 48:43 yang anak. Di antaranya keturunan." 48:47 Wallahuam. Baik, selanjutnya dari Ibu 48:49 Masyur. Asalamualaikum Ustaz Husein. 48:51 Waalaikumsalam. Lagi sakit Masakat. 48:53 Mudah-mudahan ketemu ya. Izin bertanya, 48:56 bagaimana sikap saya ketika harus 48:58 menghadapi ujian sakit? 49:04 Allah Subhanahu wa taala dalam surah 49:07 Al-Hadid yang kita baca pada kajian hari 49:12 ee Kamis yang lalu. 49:14 Kamis 49:15 kita mahami bersama-sama firman Allah. 49:18 Maa asoba mim musibatin fil ardhi wala 49:21 fi anfusikum illa fi kitabi 49:23 minqobliraha. 49:26 Tidak ada satu musibah yang terjadi di 49:29 bumi atau pada diri kita, melainkan 49:32 semua tercatat ya dalam kitab kami 49:35 sebelum kami menciptakan bahkan 49:37 manusianya maupun apa menciptakan 49:39 buminya. Artinya ini semua dalam 49:43 pengetahuan Allah. 49:46 Allah beritahukan hal ini likatakum 49:51 agar kalian tidak bersedih, berduka, 49:54 larut dalam kesedihan karena sesuatu 49:57 yang hilang dari kalian atau cobaan yang 49:59 menimpa kalian. W tafrahu bima atakum. 50:02 Tapi kalian juga jangan beriforia, 50:04 bersenang-senang, lupa dengan apa yang 50:06 Allah berikan kepada kalian. Pada saat 50:09 seorang mukmin dicoba dengan penyakit, 50:12 dengan cobaan, dia bersabar. Allah 50:15 bersihkan dosanya. 50:17 Amin. 50:17 Allah berikan dia ganjaran tanpa batas. 50:20 Innama yiruna ajrahum hisab. 50:23 Sesungguhnya orang-orang yang bersabar 50:25 akan dibalas oleh Allah tanpa hisab. 50:28 Nah, kalau kita berjuang untuk 50:31 mendapatkan ampunan dosa, ya berjuang 50:34 dengan amal kita, 50:36 niscaya akan berat. Tapi dengan cobaan 50:39 seperti penyakit, kesedihan, kesusahan 50:42 yang datang pada kita, kita bersabar 50:44 menerima dari Allah, Allah berikan kita 50:46 ampunan dosa. Allah juga berikan kita 50:49 ganjaran yang melimpah tanpa hisab. 50:53 Jadi, kita harus selalu ingat pada saat 50:55 kita sakit, jangan berkecil hati, jangan 50:59 beranggapan Allah meninggalkan kita, 51:01 tapi kita terima dengan rida sebagaimana 51:04 yang diucapkan oleh Ayub alaihialatu 51:06 wasalam. 51:08 Selama ini kita diberikan kesehatan, 51:10 kita bersyukur pada Allah dengan 51:12 penyakit kita diingatkan akan keutamaan 51:14 kesehatan tersebut juga kita mendapatkan 51:17 ampunan dosa, mendapatkan ganjaran yang 51:19 tak terhingga. Jadi, Ibu masyur semoga 51:21 Allah sembuhkan penyakitnya. 51:23 Nah, dalam keadaan sakit coba resapi 51:26 nikmat sehat yang selama ini Allah 51:28 berikan kepada kita. Kita sering 51:29 melupakannya. 51:31 Nah, dengan penyakit ini Allah ingatkan 51:33 dan Allah juga hapuskan dosa-dosa 51:36 kesalahan kita sebelumnya. 51:38 Dan mudah-mudahan Ibu Masyukkur bersama 51:39 suami, keluarga juga mendapatkan karunia 51:42 dari Allah yang tak terhingga. Begitu 51:44 pula kita semua. Mudah-mudahan yang 51:46 sedang sakit Allah sembuhkan. Yang 51:48 meninggal dunia Allah subhanahu wa taala 51:50 ampuni dosanya, angkat derajatnya. Dan 51:53 mereka-mereka yang sedang berumah 51:55 tangga, Allah bahagiakan rumah tangganya 51:57 dan bimbing mereka untuk berjalan di 51:59 atas keridaannya. yang belum berumah 52:01 tangga semoga Allah berikan 52:03 pasangan-pasangan yang sesuai bagi 52:06 mereka yang bekerja sama dalam keridaan 52:09 Allah hingga akhir hayat Allah kumpulkan 52:11 kita semua bersama Nabi kita Muhammad 52:13 sallallahu alaihi wasallam para 52:15 keluarganya demikian pula para rasul 52:19 yang merupakan 52:22 contoh-contoh dan teman dalam kehidupan 52:26 yang amat indah. Subhanakallahumma 52:28 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 52:31 astagfiruka wa atubu ilaik wal afu 52:34 minkum wasalamualaikum warahmatullahi 52:36 wabarakatuh. 52:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 52:39 wabarakatuh. Alhamdulillah terima kasih 52:40 Ustaz Husin atas jawaban yang diberikan. 52:42 Mudah-mudahan sesuai apa yang dikenai 52:44 Allah ya. Baik saya Muhammad Krishna 52:45 Ondi Saputra dan juga Algi mohon pamit. 52:48 Wabillahi taufik walah. Wasalamualaikum 52:50 warahmatullahi wabarakatuh. 52:50 Waalaikumsalam warahmatullah.