Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brail TV 0:11 [musik] 0:17 innana 0:21 amanna 0:23 fagfir lana [bernyanyi] 0:26 dzunubana 0:28 waqina 0:36 asirina 0:38 wasadiqina 0:41 [bernyanyi] walqanitina 0:43 wal munfiqina 0:47 wal mustaghfirina 0:50 bil asha 0:56 syahidallahu 0:58 annahu 1:00 la 1:03 ilahailla 1:05 hua wal malaikatu 1:10 wa ulul ilmi qoiman 1:15 bilqist 1:18 lailahailla 1:23 huwal azizul 1:26 hakim 1:31 Innaddinaallahil 1:38 islam. 1:43 Innaddinaallahil 1:50 islamtalafalladina 1:55 [bernyanyi] 1:56 utul kitaba illa mim ba'di maa jaahumul 2:06 ilmu bagam 2:09 bainahum 2:12 Wam yakfuru biayatillahi 2:17 fainnallaha 2:20 sariul 2:22 hisab. 2:25 Sadaqallahuladzim. 2:30 Asalamualaikum warahmatullahi 2:32 wabarakatuh. 2:36 Dear leaders dan calon leader seluruh 2:37 Indonesia. Kembali lagi kita pada acara 2:40 Indonesia Leader Stal yang pada malam 2:41 ini mengangkat tema tentang STY dan masa 2:44 depan sepak bola Indonesia. Ee 2:47 sahabat-sahabat sekalian eh PSSI di era 2:51 kepemimpinan Pak Erik Tohir saat ini 2:53 mengambil langkah terbesarnya yaitu 2:55 memecat eh Coach Shintayong dari jabatan 2:58 pelatih tim nasional Indonesia. Eh 3:01 keputusan ini mengakhiri 5 tahun masa 3:04 kerja Coach Shintayong pelatih asal 3:06 Korea Selatan di Indonesia. 3:08 Ee keputusan ini tentu menyita perhatian 3:10 luas publik ee terutama para penggemar 3:13 sepak bola Indonesia baik di dalam 3:16 negeri maupun ee pengamat sepak bola di 3:19 luar negeri dan juga memantik ee 3:21 sejumlah perdebatan ee dan juga para 3:24 netizen banyak sekali yang ee 3:26 menyikapinya di media sosial dan 3:28 menunjukkan pembelaan dan 3:30 keberpihakannya kepada K Shintayong. Ya, 3:33 meskipun belum memberikan satu pun 3:35 gelar, Ken Toyong disukai sebagian besar 3:38 penggemar sepak bola tanah air. Ya, 3:41 kualitas permainan tim Garuda meningkat 3:43 dan tidak lagi infor atas tim-tim besar. 3:45 Antara lain terbukti dengan kemenangan 3:48 atas Arab Saudi 2-0 pada kualifikasi 3:50 Piala Dunia 2026. juga peringkat FIFA 3:55 Indonesia naik dari terakhir posisi 173 3:58 pada tahun 2019 menjadi ke posisi 127 4:02 pada saat ini. Eh, Kentayang juga 4:05 mengukir sejarah ee dengan membawa 4:08 Indonesia lolos ke semifinal Piala Asia 4:10 U-23 dengan mengalahkan Korea Selatan. 4:13 Ya. Ya. Dan juga ee keputusan mencopot 4:16 Sintyong ini ee dan menggantinya dengan 4:19 Patrick Clivert yang masih minim 4:22 pengalaman sebagai pelatih. Tak ubahnya 4:24 perjudian besar bagi PSSI. Mengganti ee 4:27 pelatih dan stafnya berarti mengubah 4:29 pola sistem, budaya dan taktik 4:31 permainan. Adaptasi pun menjadi hal 4:33 krusial. Betapapun hebatnya profil 4:35 pelatih timnas baru yang didatangkan 4:37 PSSI. ya tentunya perlu penyesuaian 4:40 kecil atau besar sebelum benar-benar 4:41 bisa padu dengan para pemain ya. 4:45 Dan ee saat ini kita ingin membahasnya 4:49 ee ada apa yang sedang terjadi, mengapa 4:51 PSSI ee mengambil langkah ee yang sangat 4:55 mendadak ini di tengah-tengah perebutan 4:58 kontestasi ee apa seleksi prapi Piala 5:02 Dunia 5:03 ee dan kemudian ee ee mengapa kemudian e 5:08 PSSI memilih Patrick Claver dan 5:11 kira-kira bagaimana masa depan sepak 5:12 bela Indonesia di bawah kepimpin 5:14 pimpinan Pak Erik Thhir dan juga pelatih 5:17 baru Patrick Wert kita Indonesia Stok 5:21 akan membahasnya pada malam hari ini. 5:23 Sudah hadir bersama kita narasumber kita 5:26 ee beliau adalah eh wakil Ketua Komisi 5:29 10 DPR RI dari Fraksi PKB, Pak Lalu 5:33 Hadrian Irfani. Asalamualaikum, Pak 5:35 Lalu. 5:36 Waalaikumsalam, Mas Aldi. 5:38 Ya, terima kasih atas kehadirannya. kita 5:41 ingin mendiskusikan ee apa yang 5:42 sebenarnya sedang terjadi. Ada pelatih 5:44 yang secara leadership cukup baik 5:47 kemudian tiba-tiba diganti ya dan sudah 5:49 membawa prestasi yang cukup besar ee 5:52 bagi sepak bola Indonesia. Dan juga 5:54 sudah hadir ee bersama kita tuan rumah 5:56 Indonesia R stock Pak Mardani Alisera. 5:58 Asalamualaikum Pak Mardani. 6:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 6:04 wabarakatuh, Bang Hardi. Mas lalu, matur 6:07 nuhun. 6:08 Ngih. Makasih. 6:10 Baik. Eh, dan untuk ee narasumber tandem 6:13 biasanya Bung Roki Gurong tadi sudah 6:15 izin tidak bisa hadir karena sudah 6:17 sedang ada acara yang bersamaan ya. 6:19 Mudah-mudahan beliau nanti akan bisa 6:20 hadir di inal stok pekan depan. Ee baik 6:24 ee kita sebelum kita mulai diskusi kita 6:27 dengan tema tentang Shentayang dan masa 6:30 depan sepak bela Indonesia, ee kami 6:33 ingin mengucapkan terima kasih yang 6:34 sebesar-besarnya kepada seluruh pemirsa 6:36 setia Stok baik di dalam negeri maupun 6:38 luar negeri dan juga kepada rekan-rekan 6:41 wartawan dan media yang senantiasa 6:43 menyaksikan dan meliput serta 6:45 memberitakan acara ini. Acara Industal 6:48 SK ini bisa disaksikan secara langsung 6:50 saat ini melalui siaran live streaming e 6:52 di YouTube Mardani Elicera, PKS TV dan 6:55 Rasil TV dan juga disiarkan melalui 6:58 siaran radio Rasil eh frekuensi 729 kHz 7:02 di sekitar Jobetabek dan juga direlay di 7:05 beberapa kota di seluruh Indonesia. 7:08 Baik, eh kita mulai acara inal stock 7:11 kita pada malam hari ini. Sudah memasuki 7:14 sesi ke-211 ini Pak Mardani dengan tema 7:17 STY Sintayang dan masa depan Pako 7:20 Indonesia. Kepada Pak Marin persilakan 7:21 berikan pengantar paparannya. 7:25 Kasih Bang Haldi. Izin Mas Lalu ee kasih 7:27 pengantar dulu nanti forumnya Mas Lalu 7:30 yang ee memenuhi ini. 7:34 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 7:37 warahmatullahi wabarakatuh. 7:40 Alhamdulillah Allahumma sholli ala 7:41 sayyidina Muhammad Amma baad. 7:45 Selamat malam dan salam sejahtera untuk 7:47 kita semua leaders dan calon leaders 7:50 wabil khusus tamus spesial kita 7:54 masa lalu dari Komisi 10. 7:57 ee 7:59 ketika Pak Prabowo mengangkat 8:03 ee 8:05 hari pertama makan bergizi gratis 6 8:08 Januari, tapi ternyata 8:11 pantauan Kompas berita yang memenuhi 8:15 jagat ee maya bukan tentang makan 8:20 bergizi gratis tapi pemecatan sinteyong. 8:25 Ini sekali lagi menunjukkan credo eh 8:29 everything rightous and falls on 8:31 leadership. Ya, segalanya naik turun 8:33 karena kepemimpinan. 8:36 Sinayang bukan orang Indonesia ya. 8:39 Sintayong juga baru 5 tahun. 8:42 Sintayong juga ee tidak bisa bahasa 8:46 Indonesia bahkan masa lalu ya. Tapi 8:49 ternyata ee gemuruh media 8:54 ee dan media sosial dunia maya ee sangat 8:59 luar biasa ee mendukung 9:05 leaders dan calon leaders. Lagi-lagi ee 9:09 masa lalu ini sudah edisi ke-211 ya tiap 9:12 minggu bareng Rocky Grung ya. Sebenarnya 9:15 ini ee ngaji ee melalui podcast Mas 9:19 Lalu. [tertawa] 9:21 Matur nuwun hari ini ditemani ya jadi 9:24 leaders dan calon leader 9:27 lagi bahwa ehumukum 9:31 masulun 9:33 setiap kita adalah pemimpin dan setiap 9:35 pemimpin akan dimintai bertanggung 9:37 jawab. 9:38 Kalau kita melihat bagaimana Sinayong 9:41 menjelma menjadi sebuah quote and 9:44 unquote kekuatan 9:46 yang tadi bisa nutup makan bergizi 9:49 gratis sampai sekarang TV semuanya gitu 9:51 loh. Podcast bahasyong itu menunjukkan 9:54 betapa ketika seorang pemimpin melakukan 9:58 yang disukai dengan totalitas 10:01 menghasilkan sebuah kontribusi kuat and 10:04 unquat peradaban, 10:06 maka hati manusia akan terbuka untuk 10:09 menerimanya. 10:11 Ini sebuah pelajaran betapa ee dalam 10:15 Islam ya kita harus betul-betul 10:18 mewujudkan apa yang Allah ingatkan. 10:22 arsalakaan 10:24 lilamin harus menjadi rahmat bagi 10:26 seluruh alam. 10:28 Kita bisa belajar dari Sinayong, orang 10:31 Korea bukan Islam ee yang membawa 10:35 kebahagiaan 10:37 bagi banyak warga Indonesia ya, bahkan 10:40 timnasnya luar biasa. 10:42 Jadi ee tentu banyak sisi dari Sintai 10:46 ya, sisi bagaimana ee ee latihan yang 10:51 sangat Spartan dan militan, penuh 10:54 disiplin ya. ee bagaimana ee keberanian 11:00 beliau untuk menyingkirkan pemain-pemain 11:02 yang punya ego, bintang dan lain-lain 11:05 sehingga ee walaupun belum memberikan 11:08 gelar seperti Coach Indra Sakti yang 11:11 memberikan modelasi games, tetapi 11:16 sosok dan prestasi Sintteyong demikian 11:18 luar biasa. 11:20 Kalau ee kita selalu pada perspektif 11:23 setiap orang adalah guru, setiap tempat 11:26 adalah sekolah, maka kita bisa belajar 11:28 dari Sinyong ya. Ee dan setahu saya, 11:32 enggak tahu kalau masa lalu nanti ee 11:34 sampai sekarang Sinayong enggak ada 11:36 komen bahwa anaknya pernah komen di 11:40 IG kalau enggak salah itu namanya anak 11:42 muda ya. Tapi Sintaongnya penuh etika, 11:46 tidak berjumpa. Padahal pasti yang nyari 11:49 beliau banyak sekali. Nah, buat saya ini 11:51 juga etika yang baik ya. Sehingga ee di 11:55 tengah gemuruh ini biasanya 3 hari itu 11:58 akan reda masa lalu. Nanti lihat ini kan 12:00 hari kedua nih. Anda malah sudah hari 12:02 ketiga ini kan nanti kalau masih belum 12:04 reda berarti memang magnitude-nya besar 12:07 sekali. 12:08 Yang kedua tentu 12:10 eh ada pro and cons terkait pergantian 12:15 dengan Patrick Cliford ya. Ee tetapi 12:18 lagi-lagi eh saya punya logika Mas Lalu 12:23 mungkin nanti bisa mengoreksi 12:25 bagaimanapun kalau Erik Tohir atau PSSI 12:28 ingin bermain di zona nyaman, biarkan 12:31 saja gitu. cinta yang teruskan nanti 12:34 kalau masuk Piala Dunia ya karena kita 12:38 kalau bisa peringkat dua bisa direct 12:40 langsung mewakili ee Asia kalau enggak 12:43 kita akan ketemu Oseannya kalau enggak 12:46 salah gitu loh. Nah baru nanti enak Erik 12:50 bersih aja terserah ee Sinayang tidak 12:52 perlu dipecat. Tetapi karena kondisi di 12:56 ruang ganti sedemikian 12:59 ceritanya, e Erik ngambil keputusan yang 13:02 tidak populer tapi worth it ya kalau 13:07 Indonesia bisa minimalnya sih peringkat 13:10 ketiga atau keempat ya karena 34 13:12 sehingga saya masih bisa maju untuk 13:14 melawan ee perwakilan dari ee zona lain 13:19 tapi kalau peringkat dua luar biasa. 13:21 Maka mimpi kita 2026 pera dunia di 13:24 Amerika, Meksiko dan Kanada kita bisa 13:27 menyaksikan dengan ekornya yang luar 13:29 biasa. 13:31 Erik Tohir ngambil dan PSSI ngambil 13:33 risiko. Kenapa vertical report ya e 13:38 panjang kali lebar ya? Nanti Mas Lalu 13:41 mungkin lebih detail ya. Tetapi kalau 13:42 saya melihat memang dengan kita di 13:45 peringkat 127 FIFA ya naik jauh ya 13:49 hampir 50-an dari 17274 di zaman awal 13:52 STyong 13:54 enggak banyak pelatih top mau menangani 13:57 di luar top 100 gitu loh kadang-kadang 14:00 maunya top 50 aja gitu sehingga buat 14:03 saya ee boleh kita kritik boleh kita 14:06 awasi tapi let they do the job ya kita 14:11 lihat 14:12 karena memang open mind, positive 14:15 thinking juga perlu ya. Sehingga dengan 14:16 demikian ee ekspektasinya juga tidak ee 14:20 harus memberatkan semua pihak karena 14:24 kadang-kadang mental ini daun juga kalau 14:25 enggak punya kemampuan mengelola dengan 14:28 baik. Nah, terakhir buat saya 14:31 apapun kita punya PR besar memperbaiki 14:34 infrastruktur persepakolaan nasional 14:36 kita. Berapa kali kita bincang dengan 14:39 Mas E Dwi Kurnia eh Kurniawan Dwi 14:43 Julianto ya, Bang Haldi ya. Ya, di mana 14:45 membangun mungkin dari U11, U13, U15, 14:50 U17, U19, 14:52 U22 14:55 senior gitu. Nah, kompetisi yang reguler 14:59 ee tapi lebih dari itu kalau kita 15:02 melihat memang PSSI dengan Simpayong 15:05 dengan proyek naturalisasinya memang 15:08 sedang berusaha 15:10 eh breaking 15:13 the process ya. Kita pengin jumping into 15:17 eh performance dengan menempatkan Tom 15:20 Haye ya, Martin Pais ya, eh Rafael Strik 15:24 ya, Kelvin Perdong dan lain-lain. Pernah 15:27 tuh Mas, lalu saya lihat dari line up 11 15:30 cuma dua tuh, Rizki Rido sama 15:34 ee Pratama Arhan atau sama satu lagi 15:36 gitu loh yang menjadi startup ya. Tetapi 15:40 saat yang sama bagi pemain lokal yang 15:44 punya mental bagus, maka mereka 15:47 akan menganggap ini kompetisi yang 15:48 sehat. Karena memang ee dulu waktu kita 15:52 diskusi dengan Mas Kurnia Julianto 15:55 kadang-kadang klub yang sehat di satu 15:57 posisi wingb katakan atau eh striker 16:01 ataupun eh eh goalkeeper kadang-kadang 16:05 ada dua atau tiga pemain. Siapa yang 16:08 paling fit itu yang dimainkan. tentu 16:10 mengelola ee kondisi 16:14 ada di bench tapi tidak masuk lapangan 16:16 itu bukan berkara mudah, tapi mereka 16:18 yang menyiapkan diri sebelum dia dapat 16:21 ee tugas biasanya mereka yang sukses. 16:23 Jadi dari bola kita juga bisa belajar 16:26 membangun bangsa yang kompetitif, 16:29 prestatif, tapi sabar menekoni proses. 16:32 Jadi masih panjang tetapi ST memberikan 16:35 pelajaran buat kita. Bola bukan perkara 16:39 biasa. Bola bahkan menutupi program 16:42 utama Pak Prabowo. Makan bergizi gratis. 16:46 Begitu, Bang Aldi. 16:50 [tertawa] 16:50 Izin, Mas. selalu. 16:52 Baik, terima kasih 16:54 Pak Mardani. Ee kita sekarang ingin 16:57 mendengar pandangan ee dari Pak lalu 17:00 terkait perkembangan yang terjadi ee dan 17:04 ternyata ini banyak sekali seorang 17:06 pelatih Kot Sintayong banyak sekali 17:08 disukai dan mendapatkan tempat di hati 17:11 masyarakat Indonesia ya. Dan kemudian 17:14 sekarang Pak Erik Toer mengambil 17:16 kebijakan tidak populis. E bagaimana Pak 17:19 lalu melihatnya dan bagaimana kira-kira 17:21 masa depan si Pak Abdula Indonesia? 17:24 Baik, makasih Mas Aldi, Bang Mardani. 17:27 Makasih sudah diundang ini acaranya luar 17:30 biasa keren. 17:34 Luar biasa. Ee jadi memang kita 17:37 dikejutkan hari Senin setelah Pak Erik 17:40 Tohir mengumumkan pemecatan 17:44 Sintayong, 17:45 seluruh Indonesia terkejut karena merasa 17:49 tiba-tiba seperti yang Bang Mardani 17:51 sampaikan tadi, program makan bergizi 17:55 gratisnya bawa tertutupi oleh begitu 17:58 hebatnya seorang Sintayong gitu. 18:01 memang ya semua terkejut termasuk 18:05 mungkin di luar Indonesia pun saya 18:06 meyakini terkejut juga dengan keputusan. 18:10 Tapi ya apapun itu ee ya itulah yang 18:13 terjadi bahwa Pak Erik Tohir berani 18:15 mengambil ee keputusan yang sangat tidak 18:18 populis ini di tengah eforia masyarakat 18:23 kita, masyarakat Indonesia apalagi para 18:26 pecinta bola yang hari ini sangat 18:29 berharap bahwa timnas kita akan masuk ke 18:32 Piala Dunia 2026. Nah, dengan keputusan 18:37 PSSI tersebut akhirnya menimbulkan ee 18:40 pertanyaan besar, kemudian menimbulkan 18:43 gejola di masyarakat, media-media sosial 18:47 ramai, reboots, kemudian termasuk media 18:50 televisi, akhirnya rating Sintayong ini 18:52 luar biasa, luar biasa meningkat sekali. 18:55 Termasuk undangani Bang Mardani. 18:58 I betul, [tertawa] 19:00 makasih. Makasih. Nggih. Enggih. Nah, 19:02 jadi ee kami sih melihat begini, Bang 19:05 Madani, ini langkah Pak Erik Tohir ini 19:09 ee pertama merupakan langkah yang berani 19:12 berani mengambil resiko. Nah, kenapa 19:15 kami mengatakan berani mengambil resiko? 19:18 Karena hari ini kita tahu bahwa timnas 19:22 kita ini 19:24 sedang 19:26 naik naiknya, 19:28 sedang on fire lah. Terakhir kita ee 19:31 melawan Saudi Arabia menang 2-0. 19:35 Nah, kalau dibilang momennya tidak pas 19:38 ya bagi kita semua masyarakat meyakini 19:41 bahwa ini momen tidak pas. kecuali nanti 19:44 misalnya ketika melawan ee Australia 19:48 kita kalah ya mungkin mau ganti 19:50 Sintayong itu ya terserah gitu. Tapi 19:53 lagi-lagi ee pada kesempatan yang baik 19:56 ini saya sampaikan bahwa kami di Komisi 19:59 10 itu [berdehem] betul-betul 20:01 menghormati dan menghargai keputusan 20:03 dari Pak Erik Tohir ya. Tentu secara 20:06 kelembagaan kami tidak mungkin untuk ee 20:10 ikut masuk terlalu jauh, ikut campur 20:12 terlalu jauh urusan pengambilan 20:15 keputusan maupun kebijakan yang ee 20:18 dilakukan oleh Pak Erik Tohir beserta 20:20 teman-teman PSSI yang lain. Nah, tetapi 20:23 kami melihat bahwa masa depan timnas ini 20:28 tidak terhenti hanya gara-gara 20:30 Sintayung berhenti melatih. Nah, justru 20:33 ini menjadi tantangan bagi pelatih baru 20:36 nantinya bagaimana meneruskan pondasi 20:39 yang sudah ditanam oleh ee Sintayong ini 20:43 untuk betul-betul mewujudkan cita-cita 20:46 kita bersama. cita-cita seluruh 20:48 masyarakat Indonesia, cita-cita PSSI, 20:51 dan cita-cita seluruh kita anak bangsa 20:54 ini agar ee timnas kita menjadi salah 20:59 satu peserta di Piala Dunia 2026 nanti. 21:03 Saya meyakini bahwa dulu Almagfurullah 21:07 K.H. Abdurrahman Wahid pernah 21:10 menyampaikan bahwa timnas akan masuk 21:13 Piala Dunia di 2026. 21:16 Coba nanti Mas Saldi atau Bang Mardani 21:18 bisa. 21:18 Alhamdulillah 21:20 kayaknya benar tuh. Insyaallah saya 21:22 setuju. Amin. Amin. [tertawa] 21:23 Jadi saya meyakini itu, Bang. 21:26 Nah, adapun kisruh yang terjadi hari 21:28 ini, saya meyakini juga bahwa ketika 21:31 kita akan naik ke tangga yang lebih 21:33 tinggi maka tentu akan ada cobaan. 21:35 Betul. 21:36 Dan saya menganggap 21:37 ini adalah cobaan. Nah, oleh sebab itu 21:40 ee tentu di mana-mana di ee kesempatan 21:44 saya berbicara dengan media selalu saya 21:46 tekankan kepada ee seluruh masyarakat 21:49 kita. Pertama, mari kita hargai 21:52 keputusan yang sudah diambil oleh Pak EK 21:55 Tohir. Pak Erik ini kan kalau urusan 21:58 bola itu kita percayakan penuhlah. 22:01 Beliau ini pengalamannya luar biasa. 22:04 apapun yang keputusan diambil kemarin 22:07 itu tentu melalui pertimbangan yang 22:09 matang, melalui kalkulasi dan 22:11 hitung-hitungan yang mungkin Pak Erik 22:14 dan teman-teman PSSI sudah sudah lakukan 22:17 itu walaupun itu sifatnya tidak populis 22:19 gitu. Nah, tetapi sekali lagi ee sebagai 22:24 ee masyarakat tentu kita bertanya tanya 22:29 karena memang tensi kepercayaan kita 22:31 terhadap Sintayong ini sungguh sangat 22:33 luar biasa. Walaupun kemarin kita kalah 22:35 dengan Cina, kemudian ee apa namanya? 22:39 Hari ini kita pip-fifty lah peluangnya 22:42 di di posisi ketiga. Kalau misalnya 22:45 nanti ternyata Australia lawan Australia 22:47 kita menang, kemudian main di kandang 22:50 melawan Bahrain kita menang, main di 22:52 kandang melawan Cina kita menang. Ya, 22:54 mudah-mudahan bisa menyodok ke peringkat 22:56 kedua dan langsung direct masuk ke 22:59 putaran final Piala Dunia. Nah, inilah 23:03 yang menjadi ee 23:06 penyebab dari kekecewaan masyarakat kita 23:09 karena PSSI tiba-tiba di tengah eforia 23:12 luar biasa, di tengah kepercayaan 23:16 masyarakat kita terhadap ee Sintayong 23:19 ini. Nah, tadi Bang Mardani sudah 23:22 menyampaikan walaupun tidak ee tidak 23:25 pernah memberikan gelar gelar juara sat 23:27 lah ee sebagai pemenang 23:30 bahwa Sintayong ini memang ee kerja 23:34 untuk PS untuk timnas kita ini terlihat 23:38 ranking 173 23:41 di awal Sintayong masuk memoles timnas 23:45 kita ini. Setelah masuk, setelah 23:47 dipolesintayong, 23:49 hari ini ranking pipa kita menjadi 127. 23:52 Nah, ini kan suatu prestasi yang luar 23:54 biasa. Kemudian dari sisi permainan, 23:58 timnas kita menjelma menjadi kekuatan 24:00 yang luar biasa yang diperhitungkan oleh 24:04 negara-negara di Asia Tenggara, Asia, 24:07 bahkan ee negara-negara kuat ee sepak 24:10 bola di dunia ini. Nah, semua 24:13 membicarakan tentang Indonesia. Karena 24:14 itu berkat polesan dari Sintayong. Nah, 24:18 oleh sebab itu karena hal-hal 24:20 tersebutlah yang mengakibatkan bahwa 24:21 masyarakat kita memiliki keyakinan bahwa 24:25 di tangan pelatih Sintayong ini timnas 24:27 kita akan masuk Piala Dunia 2026. Nah, 24:31 tetapi sekali lagi persoalan internal 24:33 yang ada di tubuh PSSI, persoalan 24:37 internal yang ada di tubuh timnas kita 24:40 itu di luar jangkauan kita semua, di 24:43 luar jangkauan masyarakat. Nah, apa yang 24:46 terjadi di situ? Kalau misalnya Pak Erik 24:47 Tohir menyampaikan bahwa ada 24:49 miskomunikasi, ada peristiwa di ruang 24:52 ganti dan sebagainya, ya tentu kita 24:54 tidak tahu. Yang tahu adalah Pak EK 24:58 Tohir, teman-teman PSSI dan semua 25:00 penggawa timnas, pelatih dan sebagainya. 25:02 Dan perlu kita tahu bahwa timnas ini kan 25:05 kolektif. Timnas pelatih ya, timnas, 25:08 pemain ya, timnas, asisten pelatih ya 25:10 timnas. Nah, yang ingin kita ee ketahui 25:15 sebagai masyarakat bahwa 25:18 kekuatan dan kesulitan timnas ini 25:22 benar-benar mampu membawa timnas kita 25:24 masuk ke Piala Dunia 2000 26. Nah, 25:28 sementara hari ini kita semua menaruh 25:31 harapan besar itu ke Sintayong, 25:32 tiba-tiba Sintayong di PHK. Nah, 25:36 sehingga terjadi kecemasan, kemudian 25:39 kekhawatiran. Nah, saya rasa ini wajar 25:42 ketika ada masyarakat kemudian ya boleh 25:46 dibilang tanda kutip menyerang Pak Erik, 25:48 menyerang ee PSSI, kemudian 25:52 PSSI 25:53 ee apa namanya menyampaikan kata-kata 25:55 yang tidak tepat ya. Saya di beberapa 25:58 kesempatan juga menyampaikan bahwa ya 26:01 PSSI enggak usah terlalu reaksioner. 26:03 Masyarakat kita ini kan dari berbagai 26:06 macam latar pendidikan, dari berbagai 26:11 macam suku, agama, bahasa, dan cara 26:14 pandang. Nah, jadi wajar ketika ee sudah 26:19 nyaman-nyamannya kemudian harapan begitu 26:21 besar terhadap seorang sosok Sintayong 26:24 kemudian tiba-tiba dihentikan di tengah 26:26 jalan. Saya rasa sangat wajar ketika 26:29 masyarakat kita bereaksi seperti itu dan 26:32 tidak hanya melalui orang perorang, 26:34 teman-teman anggota di Komisi 10 pun 26:36 yang merupakan mitra kerja dari Menpora 26:39 dan PSSI ikut juga diberikan masukan 26:43 oleh masyarakat kita. Nah, karena gejola 26:46 inilah maka di beberapa kesempatan kami 26:48 juga meminta kepada PSSI untuk 26:50 menjelaskan secara detail. Nah, mulai 26:54 kemarin saya lihat Pak Erik sudah mulai 26:55 menjelaskan tuh Bang Wardani menjelaskan 26:59 terkait dengan kenapa pemberhentian 27:01 Sintayong ee seperti ini. Karena memang 27:04 ada persoalan di ruang ganti. Tetapi 27:06 saya melihatnya begini. Kalau alasannya 27:09 misalnya ee 27:12 ada pemain diaspora kita yang tidak 27:14 cocok dengan pelatih dalam hal ini 27:17 Sintayong kemudian melawan instruksi 27:20 pelatih. Nah, di sisi lain kita akan 27:23 melihat bahwa ini suatu hal yang tidak 27:25 baik, contoh yang tidak tepat bagi 27:29 pemain-pemain lokal kita. 27:32 Nah, kan ee lazimnya ketika di lapangan 27:38 seorang pelatih itu adalah komandan 27:40 tertinggi di lapangan. 27:43 ya yang namanya pemain ya harus taat dan 27:45 patuh terhadap instruksi pelatih. Nah, 27:48 ini yang menjadi alasan Sintayong 27:51 diberhentikan adalah ketika ada 27:52 pemain-pemain diaspora kita yang melawan 27:56 perintah dari pelatih yang tidak sesuai 27:59 dengan ee apa namanya menurut mereka 28:01 taktik yang akan dilaksanakan oleh 28:03 Sintayong ini tidak sesuai dengan yang 28:05 mereka harapkan. Nah, kalau misalnya itu 28:08 yang menjadi persoalan, nah hal tersebut 28:13 saya rasa ee akan memberikan contoh yang 28:16 tidak baik kepada ee pemain-pemain lokal 28:20 kita. Nah, saya pernah berdiskusi dengan 28:23 ee beberapa mantan pemain timnas. Nah, 28:27 terkait dengan alasan yang disampaikan 28:29 oleh Pak Erik misalnya, itu tegas pemain 28:31 timnas kecuali Maklock ya. Karena 28:33 maklock ini agak-agak berbeda juga 28:35 pandangannya. entah kenapa sehingga agak 28:38 beda gitu. Nah, dari beberapa pemain itu 28:40 ee mendengar alasan yang disampaikan 28:43 oleh Pak EK Tohir atau PSSI ya tentu 28:47 mereka bertanya loh kok ternyata 28:50 diperbolehkan perdebatan antara pemain 28:53 dan pelatih dalam satu ganti. Nah, 28:56 justru ini kan akan mengganggu 28:58 konsentrasi dan fokus. Nah, tapi apapun 29:01 itu ee Bang Madani bahwa ee sekali lagi 29:05 kita menghormati, sangat menghormati 29:07 keputusan PSSQ, sangat menghargai 29:10 keputusan PSSI. Namun tentu sebagai 29:13 masyarakat kemudian kami juga di Komisi 29:16 10 sebagai ee perwakilan dari masyarakat 29:19 kita di seluruh Indonesia ini tentu 29:22 sangat berharap bahwa pertama 29:25 pengganti Sintayong ini memang harus 29:29 betul-betul lebih hebat, 29:32 lebih menguasai taktik, strategi, dan 29:37 membuat timnas ini lebih tangguh 29:40 dibanding 29:42 hasil dari polesan sintayong. Nah, ini 29:45 keinginan masyarakat. Nah, terkait 29:47 dengan beban masa lalu, cerita masa lalu 29:51 dari pelatih maupun asisten pelatih yang 29:53 baru ini yaitu urusan lain dan tidak 29:56 boleh mengganggu konsentrasi 30:00 untuk memoles timnas kita. Karena 30:02 harapan masyarakat ini begitu tinggi dan 30:04 ini cobaan juga bagi PSSI karena sudah 30:07 mulai akan diperbandingkan ini. Nah, 2 30:10 seteng bulan kita akan melawan ee 30:13 Austral di kandang Australia. Nah, di 30:15 situlah momentum pembuktian bagi ee 30:19 pelatih baru ini. Apakah mampu kita 30:22 menahan imbang, minimalah imbang dengan 30:25 Australia itu sudah hal yang sangat luar 30:27 biasa. Atau bahkan justru kita akan 30:29 kalah atau sebaliknya kita akan menang. 30:31 Nah, di situlah 30:32 betul 30:33 ee kita perlu menguji. Akhirnya 30:35 masyarakat kan berpikir kita uji apakah 30:39 Patrick Clipper dan teman-teman asisten 30:41 pelatih ini bisa membuat tim kita, 30:45 membuat timnas kita lebih bagus lagi, 30:47 lebih baik lagi, dan ee memenangkan sisa 30:50 laga-laga yang akan dipertandingkan. 30:53 Nah, tentu itu menjadi harapan kita 30:55 semua. Nah, terkait dengan hal yang 30:59 menjadi persoalan bahwa adanya 31:02 miskomunikasi antara pemain dan pelatih, 31:07 kami berharap hal ini tidak boleh 31:09 terjadi lagi di bawah kepimpinan Patrick 31:12 Cliip ini. 31:14 Hal-hal di hal-hal non teknis di luar 31:16 lapangan ini kan yang menjadi penyebab 31:19 STY ini kalau menurut saya hal-hal non 31:21 teknis ini yang menjadikan [tertawa] 31:23 SSI ini memberhentikan 31:25 Iya. I. 31:26 Nah, itu tidak boleh terjadi lagi di 31:28 periode Kipet ini, gitu. Nah, itu yang 31:31 menjadi harapan kami, harapan masyarakat 31:35 pecinta bola maupun seluruh masyarakat 31:37 Indonesia. Nah, oleh sebab itu ee tentu 31:41 kita dalam hal ini yang memberikan 31:43 kesempatan kepada PSSI untuk betul-betul 31:47 membuktikan kepada kita semua masyarakat 31:51 Indonesia baik pecinta bola bahkan 31:53 seluruh lapisan masyarakat Indonesia 31:56 untuk membuktikan bahwa memilih Patrick 31:59 Clip adalah jalan keluar untuk 32:04 mengantarkan timnas kita menjadi peserta 32:07 Piala Dunia 2026. 32:10 Nah, itu sementara sementara dari saya. 32:15 Matur nuhun Gus Dur luar biasa ya 2026 32:18 ya. 32:18 Iya. Iya. Baik, kita sekarang diskusi 32:22 nih ee Pak Lalu dan Pak Mardani ya. 32:25 Mungkin yang pertama ini terkait dengan 32:29 ee mekanisme mekanisme ee pergantian ya 32:34 ee 32:36 ee ee pelatih Sinta yang apakah menurut 32:39 Pak Mardani kita pengin lihat ee cara 32:43 metode waktu yang dilakukan diambil oleh 32:46 Pak Erik Tohir ini sudah tepat atau 32:48 belum? 32:49 karena ini ee menjadi banyak perdebatan 32:52 di masyarakat ya karena diputus di 32:54 tengah jalan di saat-saat sedang 32:56 berjuang. Kurang lebih begitu. Bagaimana 32:59 Pak Mardani melihat ini? 33:02 Yang pertama tentu setiap pengambilan 33:04 keputusan akan melahirkan pro and 33:08 yang kedua, akurasi pengambilan 33:10 keputusan tergantung seberapa banyak 33:13 informasi yang bisa didapat dan sebisa 33:16 mungkin informasi itu cover both side 33:18 ya. Kal kayak tadi ee Mas lalu tadi 33:22 ngangkat, saya juga ee ee dengar dan 33:25 lihat ee podcast-nya 33:28 ee Pak Erik sama Rossi ya, salah satunya 33:31 masalah komunikasi katanya yang ee 33:36 faktor nontis. Betul tadi pas lalu 33:38 bilang. Tetapi kan itu dari satu sisi 33:42 cerita dari pemain mestinya kita ngambil 33:45 sisinya ST ya. Boleh jadi juga Erik 33:49 sudah melakukan itu ya. Jadi ee dengan 33:52 tiga kerangka ini ya bahwa ee yang 33:55 pertama tadi ee ee pro and pasti ada ee 33:59 akurasinya sangat tergantung dari 34:02 kelengkapan informasi. Dan yang ketiga 34:05 ya tugasnya pemimpin Erik dalam hal ini 34:09 memang mission accomplish ya. Dia harus 34:12 sukses. Kalau PSSI sendiri dari dokumen 34:16 mereka masa lalu mereka tuh punya 34:18 proyeksi masuk PL dunia di 2030 ya. 34:21 Iya betul. 34:22 Ee tetapi dengan tinggal selangkah lagi 34:26 ya ini kita sudah menyelesaikan kalau 34:28 enggak salah enam pertandingan tinggal 34:31 dua kandang, dua tandang. kandang kita 34:34 lawan Bahrain dan Cina. Ee kandang kita 34:37 ketemu Jepang dan Australia. Kalau dari 34:41 empat tersisa ini kita bisa peringkat 34:44 dua gitu loh. Karena ee ekorianya kan ee 34:48 kita peringkat tiga sekarang ya. Sekali 34:52 menang, sekali kalah, tiga kali imbang 34:54 nilainya enam gitu loh. Australia ee 34:58 nilainya tujuh gitu loh, cuma satu 35:00 istilahnya gitu. sehingga memang ee buat 35:04 saya ee tadi Pak Eri keluar dari zona 35:07 nyaman ee dengan segala ee 35:12 halnya Pak Erik juga menyampaikan di 35:15 PSSI juga ada pembenahan dan ini bukan 35:18 ee timnasnya STY, ini bukan timnasnya 35:21 Erik, ini bukan timnasnya PSSI, bahkan 35:24 ini timnasnya seluruh ee masyarakat 35:27 sehingga 35:28 ee masalah tepat tidak tepat empat 35:31 ketika satu pemimpin sudah punya feeling 35:34 ya bahwa ee kadang-kadang memang begitu 35:38 ya di kayak contohnya gini nih. Ini masa 35:41 lalu saya setuju tadi ee ketika mestinya 35:45 pemain yang nurut sama pelatih tapi 35:48 beberapa pemain memang istimewa ya. 35:51 Manchester 35:54 City enggak ada Rodri kalah terus tuh 35:56 ya. Eh eh Arsenal eh ee enggak ada buka 36:02 kalah terus itu loh. Liverpool waktu itu 36:06 pertahanannya lemah sekali tapi ketika 36:08 masuk Virgil Van Dijk gitu loh kuat 36:11 pertahanannya gitu. Jadi memang 36:13 keseimbangan antara pelatih dengan 36:15 pemain kunci itu juga salah satu faktor 36:19 yang buat saya mungkin ee Erik ee 36:23 ngambil keputusan yang ee keluar dari 36:26 zona nyaman. Tepat tidak tepatnya 36:29 semuanya akan hilang kalau masuk Piala 36:32 Dunia. Tapi semuanya akan ee menjadi 36:36 beban berat. Ee saya malah mikir mungkin 36:41 kalau enggak tahu kalau Mas lalu bisa 36:44 ngasih perkataan Gus Dur kayaknya cuma 36:46 jadi ee ketua umum PSI sampai 2025 aja 36:50 gitu. [tertawa] 36:54 Gus luar biasa kan ya ilmu laduni kita 36:56 nih ya. Nah jadi maksud saya Pak Erik 36:59 berat sekali. Kalau sudah ganti STY 37:03 enggak masuk merah dunia maka beban 37:05 semuanya akan ditanggung Pak Erik. Nah, 37:08 buat saya ee tugasnya pemimpin itu bukan 37:12 memuaskan keinginan netizen, bukan 37:16 memuaskan keinginan satu dua pengamat, 37:18 tapi memastikan get things dan mission 37:21 accomplish. Dan kalau boleh walaupun 37:24 mereka masih malu-malu, apalagi tadi 37:26 sudah ada ee ee Gus Dur sudah ngasih 37:30 semangat gitu kan ya. Udah missionnya 37:33 satu 37:35 2026 Indonesia main di Piala Dunia 37:39 gitu, Dit. Iya. Baik, terima kasih Pak 37:42 Parani dan Pak Lalu ee terkait dengan 37:46 kebijakan ee PSSI saat ini yang begitu 37:50 banyak melakukan naturalisasi ya ee 37:53 pemain ee sehingga mungkin sangat 37:56 sedikit pemain lokal kita yang ee masuk 37:59 menjadi line up ee timnas ya ee termasuk 38:03 pelatih ya dan segala macam walaupun 38:06 target Piala Dunia. Bagaimana kira-kira 38:08 konsep pengelolaan pembangunan sepak 38:10 bola Indonesia kita ini? Apakah memang 38:12 ee sekedar ngejar target lolos Piala 38:16 Dunia? Ya, kualitas timnasnya bagus 38:19 gitu. Tapi secara ee pembinaan sepak 38:23 bolanya mungkin ee banyak pemain lokal 38:25 yang merasa akhirnya tidak mendapat 38:27 tempat. Mungkin termasuk salah satunya 38:29 walaupun bukan pemain lokal tuh Mark 38:30 Lock ya. dia itu sudah bermain dia kan 38:34 negatif ketika dia tidak lagi mendapat 38:36 tempat di timnas walaupun dulu sempat 38:39 gitu komennya juga negatif. Nah, 38:41 bagaimana melihat Pak Lalu melihat ee 38:44 kebijakan naturalisasi yang sangat 38:46 banyak ini gitu? 38:48 Iya. Jadi naturalisasi ini memang di 38:52 satu sisi penting. Pentingnya karena 38:55 saya meyakini bahwa PSSI juga 38:59 mengevaluasi kebijakan ini ee lahir 39:02 karena ada evaluasi dari PSSI terkait 39:05 dengan terhadap ee punggawa timnas kita. 39:09 Nah, di beberapa kesempatan saya diskusi 39:11 dengan Pak Menpora, kemudian Pak Erik, 39:14 maupun teman-teman di PSSI 39:18 mereka mengatakan bahwa kebijakan 39:21 naturalisasi ini 39:23 merupakan kebijakan jangka pendek. 39:26 Artinya naturalisasi ini tentu ee 39:30 dalam rangka satu tadi meloloskan 39:32 Indonesia ke putaran final Piala Dunia. 39:36 Nah, karena jangka pendek. Nah, di sisi 39:38 lain sempat terpikir juga bahwa ee tidak 39:41 akan berhenti menaturalisasi kalau ee 39:45 kita belum menemukan pemain-pemain 39:48 handal dari yang benar-benar warga 39:50 negara Indonesia asli lah begitu. Nah, 39:53 tentu kami ee melihat ee dari perspektif 39:57 yang dua sisilah. 39:59 Nah, di satu sisi oke kita sementara 40:02 naturalisasi tentu kita harus punya ee 40:05 agenda jangka pendek dan kita harus 40:07 punya juga ee program-program strategis 40:10 ke depan yang merupakan jangka panjang 40:12 sehingga jangan sampai hanya menuju 40:14 Piala Dunia 2026. Tapi kita berharap ke 40:18 depan nanti 2030 kita masuk Piala Dunia, 40:21 2034 40:23 ee masuk Piala Dunia dengan skuad yang 40:25 betul-betul murni akamsi gitu. Nah, 40:29 murni lokal Indonesia. 40:31 Nah, ini ini cita-cita kita bersama. 40:33 Tapi okelah dengan kondisi hari ini kita 40:37 juga memiliki kelemahan-kelemahan yang 40:39 kalau misalnya kita tidak melakukan 40:40 naturalisasi maka kekuatan kita ee belum 40:44 seperti sampai dengan saat ini. Nah, 40:47 yang [berdehem] kedua kami ingin 40:49 menyampaikan kepada PSSI bahwa pembinaan 40:53 ee bibit-bibit calon pemain-pemain 40:56 timnas kita itu harus mulai dilakukan 40:59 seiring dengan program jangka pendek 41:02 yang sedang mereka laksanakan ini. 41:04 Artinya oke naturalisasi jalan, kemudian 41:07 pembinaan ee para calon-calon pemain 41:11 timnas kita, pemain-pemain muda kita ini 41:15 harus tetap dilakukan. Tapi kami melihat 41:17 bahwa di bawah Pak Erik Tohir ini ya 41:20 kita harus akui bahwa PSSI ini sungguh 41:23 luar biasa. U20 kita sudah bagus, U-19 41:27 kita sudah bagus, U-17 juga sudah bagus. 41:30 Liga-liga hari ini, Liga 1, Liga 2, Liga 41:33 3 juga berjalan dengan baik. Nah, ini 41:36 suatu ee hal yang positif yang dilakukan 41:39 oleh ee Pak Erik beserta kawan-kawan di 41:41 PSSI ini tidak boleh berhenti walaupun 41:44 ada naturalisasi justru bagi kami 41:47 pembinaan terhadap ee calon-calon 41:51 ee penggawa timnas kita yang murni 41:53 keturunan Indonesia yang memang lahir di 41:56 Papua dan asli Papua, lahir di Maluku, 41:59 asli Maluku dan sebagainya. Nah, itu 42:01 harus tetap dilakukan. Ya, tentu kita 42:04 berharap Pak Prabowo juga kalau kita 42:06 lihat konsen beliau terhadap sepak bola 42:08 sungguh luar biasa. Di beberapa 42:10 kesempatan pada saat timnas ee bermain 42:15 Pak Prabowo di luar negeri bahkan di 42:17 tengah jalan beliau nonton. Nah, itu 42:19 bentuk dukungan moril kepada ee timnas 42:22 kita, terlebih kepada ee Pak Erik dan 42:25 kawan-kawan. Nah, yang ingin saya 42:27 katakan bahwa pembinaan terhadap 42:30 calon-calon pesepak bola handal yang 42:32 akan masuk menjadi penggawa timnas ke 42:34 depan tidak boleh berhenti. Harus segera 42:36 dilakukan. Perbaiki liga-liga kita, 42:39 tumbuhkan sekolah-sekolah sepak bola 42:41 kita untuk menyiapkan bibit-bibit pemain 42:44 timnas kita sehingga kita tidak 42:45 tergantung kepada naturalisasi. Bagi 42:48 saya naturalisasi bagus, tapi harus 42:51 diikuti oleh pembinaan ee calon-calon 42:54 pemain yang memang benar-benar lahir 42:57 besar 42:59 di tanah air yang kita cintai ini. 43:01 Begitu, Mas Aldi. 43:04 Eh, baik. Ee terima kasih, Pak Lalu. 43:07 Keren. Keren. [tertawa] 43:10 Baik. Kemudian, 43:11 Akamsi tadi di Akamsi anak kampung sini. 43:15 Kamsi, Pak. 43:16 ini harus 43:17 jadi ada yang menarik Pak Lalu kita itu 43:19 Indonesia juara Piala Dunia esport 43:22 [tertawa] 43:23 I 43:24 esport sepak bola ee ya 43:27 dan saya diskusi dengan teman-teman 43:29 kenapa kenapa ini bisa kita juara Piala 43:32 Dunia esport karena pertandingan esport 43:36 itu sampai di level kampung RTR RW semua 43:39 anak-anak melakukannya [tertawa] dan 43:42 terlibat ee jadi dan dulu juga pernah 43:45 kita diskusikan juga kalau Pak Marin 43:47 masih ingat ya ee sama Rihan ya waktu 43:51 dia ngasih tahu di Belanda tuh seperti 43:52 apa memang 43:54 iya betul 43:54 dengan pembinaan itu di sampai di sana 43:57 istilahnya kalau di sini mungkin di 43:58 sampai level kelurahan desa sampai RP 44:02 gitu 44:02 kelurahan 44:02 ada kompetisi dan pembinaannya 44:04 berjenjang sampai ke atas sehingga semua 44:07 orang itu merasa itu bagian dari 44:08 kehidupan mereka dan terbukti esport 44:10 kita itu juara karena itu bagian dari 44:13 kehidupan anak-anak masyarakat kita 44:15 sehingga mereka sampai dewasa jam 44:17 terbangnya sudah lebih mungkin 10.000 44:19 jam melakukan itu dan menjadi yang 44:21 terbaik. Nah, sebenarnya itu sudah jadi 44:23 gambaran ya ee dan mungkin di contoh 44:26 lain badminton ya bulu tangkis gimana 44:28 itu 44:29 ee dilakukan orang bermain badminton di 44:32 samping level desa, RT RW, rumah segala 44:35 macam dan sehingga dia berjenjang. Nah, 44:38 mungkin ini bisa jadi contoh ya 44:40 bagaimana harusnya PSSI membangun sepak 44:43 bola kita itu ya. terlepas dari soal 44:46 naturalisasi dan timnas dan pelatihnya, 44:48 tapi ee ee agar pola pembinaan dan 44:52 kompetisi itu benar-benar dimulai di 44:54 level paling bawah gitu. Bagaimana, Pak 44:56 Mardani? 44:58 Iya, Bang Haldi. Ee yang dulu kita 45:01 bincang dengan Rehan kan ee di satu 45:05 kelurahan kalau di Belanda minimal ada 45:07 tiga lapangan. 45:09 satu desa tiga lapangan masa lalu dan 45:11 tiga lapangan itu katakan lapangan A, B, 45:15 dan C. Setiap lapangan itu selalu punya 45:17 dua ee lapangan mininya gitu untuk 45:20 trainingnya gitu loh. Jadi total bisa 45:23 lapangan ya. Sehingga setiap RT RW mau 45:27 bikin pertandingan ada di kita memang 45:30 jangankan lapangan gitu, tempat buat 45:32 main bola di aspal aja sudah enggak ada 45:35 itu sekarang gitu ya. ya, ruang terbuka 45:37 hijau di Jakarta kata Mas Pramono cuma 45:40 6% gitu loh. Nah, jadi memang ini ee ee 45:45 lagi-lagi memang ee merupakan pekerjaan 45:48 besar bukan cuma PSSI, Bang Haldi. 45:51 Pemerintah juga harus terlibat ya. di 45:54 Inggris, Kementerian Pemuda dan 45:56 Olahraganya betul-betul menjadikan 45:58 olahraga itu bagian integral dari saya 46:01 menyebutnya proses ee ee konsolidasi 46:05 nasional ya. Karena banyak imigran untuk 46:09 menyatukan melting potnya melalui 46:11 olahraga. di olahraga itu bagaimana ee 46:15 Mo Farah ya, Muhammad Farah ya yang 46:19 dapat dua medali emas ya 1500 sama 3.800 46:23 atau 1500 m itu menjadi pahlawan di 46:26 Inggris ya. Ee ee kenapa? Karena memang 46:30 pemerintah Inggris menyadari ee 46:33 persatuan dan kesatuan itu bisa dibangun 46:36 melalui olahraga. Nah, jadi ee tiga 46:39 pihak ya ee antara ee PSSI ee 46:44 pemerintah, tapi yang terpenting juga 46:46 adalah private ya. Karena kalau di 46:48 Inggris industri bola itu wah nilainya 46:51 tuh luar biasa. English Premier League 46:54 ya, ELTP itu ya itu luar biasa ya. 46:57 bagaimana ee kadang-kadang justru ee 47:01 banyak pemain timnas itu berasal dari 47:04 akademi sekolah Chelsea, ada akademi 47:07 sekolahnya Tottenham, Arsenal gitu. Dan 47:10 itu menjadi ee bisnis yang besar sekali 47:14 karena nonton Liga Inggris itu enggak 47:18 bisa gosow kita biasanya Mas Lalu ee 47:24 kalau goso tuh bisa sampai R8 juta satu 47:28 tiket gitu loh ya. ya kena karena 47:30 apalagi kalau sudah final kalau ee udah 47:35 e puncak-puncak gitu loh. Nah, jadi ee 47:38 karena bagaimanapun ketika ee oke ee 47:42 pemerintah terlibat, PSI terlibat, tapi 47:44 private tidak terlibat, maka 47:46 profesionalisme, efisiensi, efektivitas 47:49 menjadi jauh lebih lambat. Karena 47:51 private itu kan selalu berpikir 47:54 efisiensi kan enggak ada makan siang 47:56 gratis ya. Saya mau invest kayak gini 47:59 biar dapat. Nah, sebetulnya sekarang 48:00 juga sudah punya banyak jalur nih ya, 48:02 Pak Erik dengan Oxford-nya. Kemudian di 48:04 Jarum ee dia sudah punya Komo 1907 48:09 yang sudah masuk ee seri A Liga 48:14 Italia gitu loh. Dan itu bisa jadi 48:16 jembatan. Ee jadi jangan dengan private 48:19 jangan dimusuhin ya. mereka juga perlu 48:21 didengar karena ee banyak juga 48:23 orang-orang yang sudah mapan, dia ingin 48:25 berbuat tapi melalui hobinya, bolanya 48:28 gitu. Ya sudah, tapi problem besar di 48:30 kita kadang-kadang mafia judi, mafia 48:34 pengaturan skor itu yang bikin akhirnya 48:37 kerja keras anak AKAMSI tadi hilang itu 48:41 karena eh like and dislike dan akhirnya 48:43 kita enggak bisa membangun. Lagi-lagi eh 48:46 the man behind the gun-nya, bagaimana 48:49 memperbaiki internal kita ya 48:51 betul-betul. Nah, karena itu tidak 48:53 terlepas Bang Aldi dari eh Kementerian 48:56 Pendidikan Dikdasmen kita nih yang 48:59 membangun anak-anak yang punya karakter 49:04 ee anak eh pelajar Indonesia dan 49:06 lain-lain. Ya memang dia berani. Nah, 49:09 ini ini bagus sebetulnya kita ongoing 49:12 proses maju ya. 49:14 Bang nih Mas Lalu lebih paham ya. T dulu 49:17 Nadim Makarim itu sempat bilang gini Mas 49:19 Lalu memang visa skor Indonesia jauh di 49:23 bawah Singapura, tapi kalau visa skor ee 49:27 anak-anak Jakarta, Bandung, Surabaya, 49:29 Medan disatukan, enggak digabung sama ee 49:33 Indramayu, enggak digabung sama 49:35 Pandeglang, enggak digabung dengan 49:37 daerah-daerah pinggiran atau 49:39 daerah-daerah peloksok. Nilai PISA skor 49:42 Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan itu 49:44 sama dengan visa skornya Singapura 49:46 tinggi gitu loh. Tapi ketika digabung 49:48 agregatnya jadi turun. Nah, jadi memang 49:50 pertumbuhan ekonomi menentukan 49:52 mudah-mudahan nih dengan 8% masyarakat 49:54 ya kayak sekarang nih kan masa lalu riuh 49:57 sekali. Dan rata-rata benar Pak Erik ya 50:01 komennya itu bukan komen yang rasional, 50:03 emosional gitu loh. Komennya itu komen 50:06 yang pokoknya meledak-ledak gitu. itu 50:09 bukan ciri karakter masyarakat yang 50:11 sehat. 50:12 Masyarakat yang sehat ketika dia 50:14 memberikan komentar itu sangat 50:17 bertanggung jawab. Boleh, keras tetapi 50:20 punya data yang kuat gitu loh. Nah, tapi 50:22 kalau cuma sumpah serap caimaki itulah 50:26 cermin. Dan ini jadi pekerjaan besar 50:29 kita dari sepak bola Bang Haldi. Kita 50:31 bisa melihat seperti apa sebenarnya 50:33 pembangunan karakter manusia Indonesia 50:36 begitu Bang Hal. 50:39 Baik. Ee Pak lalu apa ada pandangan 50:42 terkait bagaimana ee sepak bola 50:45 Indonesia ini sebenarnya harusnya 50:47 dibangun benar-benar dari masyarakat di 50:50 level paling bawah ya di RT RW terkait 50:53 pembinaan dan kompetisinya, Pak? 50:56 Ya. Jadi ee ada salah satu asta citanya 50:59 Pak Prabowo. 51:01 Prabowo 51:02 membangun stadion di tiap kabupaten. 51:05 Bang Madani itu saya juga pernah 51:08 pernah saya diskusikan dengan Pak Sesmen 51:10 Pora. Saya tanyakan langsung apa iya 51:13 kemudian dalam 5 tahun ini semua 51:15 kabupaten kita punya stadion. Tapi kalau 51:17 itu bisa dilakukan, wah itu sangat 51:20 dahsyat dampaknya. Karena kita tahu 51:22 bahwa sepak bola ini ya menjadi olahraga 51:25 paling populer di Indonesia gitu. Dan 51:29 anak-anak kita di desa, di pelosok, 51:32 bahkan di kota juga yang mainnya ya 51:34 sepak bola gitu. Nah, sehingga saya 51:36 pernah punya ide ketika diskusi dengan 51:39 Pak Mendik Dasmen itu kalau kita belajar 51:41 dari Jepang misalnya nih Bang Mardani 51:44 Jepang itu ee mereka untuk 51:49 menciptakan atlet yang berprestasi itu 51:52 dari awal dari sekolah itu mereka 51:54 memasukkan kurikulum. 51:56 Jadi kurikulum salah satu ee cabor 51:59 misalnya bulu tangkis 52:00 tangkis 52:01 survei di wilayah itu kira-kira di 52:03 wilayah ini cab apa di daerah ini cabur 52:06 apa yang paling diminati yang menjadi 52:08 populer dan dipersiapkan untuk ee 52:10 kompetisi-kompetisi baik di tingkat ee 52:13 nasional maupun di internasional. Nah, 52:15 mereka survei. Ternyata misalnya di 52:16 wilayah itu ketemu bulu tangkis. Nah, 52:18 akhirnya yang dilakukan oleh pemerintah 52:20 di sana adalah memasukkan cabang 52:22 olahraga itu menjadi salah satu ee mata 52:26 pelajaran yang masuk di dalam kurikulum. 52:28 Nah, begitu juga di ee daerah lain 52:30 misalnya dia survei kemudian ada sepak 52:32 bola dia masukkan juga. Nah, sehingga 52:35 waktu saya diskusi dengan Mendig 52:37 Dasmment, kenapa enggak itu yang kita 52:38 lakukan untuk betul-betul mempersiapkan 52:42 sedini mungkin wadah penyaluran bakat, 52:46 penyaluran minat dari ee anak didik kita 52:50 sehingga kita bisa mempersiapkan dari 52:51 awal. Nah, seperti itu di luar 52:54 sekolah-sekolah sepak bola atau di luar 52:57 ee training-training camp bagi ee 52:59 cabor-cabor yang lain gitu. Nah, ini 53:01 mungkin perlu menjadi pemikiran kita ke 53:03 depan nih, Bang. Bang Mardani gitu. Jadi 53:05 setuju setuju 53:07 ee kita pikirkan bersama agar prestasi 53:10 olahraga kita ke depan semakin 53:11 meningkat, tidak hanya sepak bola. Nah, 53:14 itu mungkin begitu, 53:16 Mas Aldi. 53:18 Iya, 53:19 keren. 53:20 Iya, kerenkeren, Pak. 53:22 Dan ee berikutnya ini ee mungkin kita 53:25 diskusi ee terkait ee dengan bagaimana 53:31 dampak ee harusnya kan dengan adanya 53:35 naturalisasi ini ya Pak Mardani ya, 53:37 kualitas sepak bola Indonesia juga bisa 53:39 meningkat ya. Kita lihat sih ya dengan 53:42 segala kesibukannya pemain-pemain 53:44 naturalisasi ini baru sebatas dilibatkan 53:47 di tim nasional ya. Tapi bagaimana 53:50 mereka bisa memberikan dampak pengaruh 53:53 kepada ee kualitas dan teknik 53:56 pemain-pemain lainnya. Mungkin ini 53:58 secara konsep bagaimana baiknya Pak 54:00 Mardani sehingga yang membaik itu bukan 54:03 cuma kualitas permainan timnas di 54:05 lapangannya tetapi juga pemain-pemain 54:08 kita suruh Indonesia juga bisa 54:10 meneladani terinspirasi dengan 54:13 profesionalitas dengan kualitas teknik 54:15 ya fisik dan lain-lain. 54:20 Iya, Bang Ali. Ini pertanyaan 54:24 yang tidak mudah, Mas. Lalu nanti yang 54:27 jawab nih. [tertawa] 54:29 Saya saya jujur, Mas Lalu enggak enggak 54:32 ngelihat ee Liga 1 ya. Saya lihatnya 54:36 Liga Inggris gitu ya. 54:38 Eh, walaupun jagoan saya Arsenal enggak 54:41 menang-menang sejak Arsen Wenger ini, 54:44 [tertawa] 54:45 tapi Liga Inggris itu kompetisinya 54:48 memang enggak ada dominasi gitu loh ya. 54:51 Eh eh eh e Fulham bisa ngalahin Chelsea 54:56 ya, eh Tottenham bisa ngalahin Liverpool 54:59 gitu loh. Manchester City kalah terus 55:01 nih tiga baru menang dua kali enam kali 55:03 sebelumnya kalah terus gitu loh. Pernah 55:06 ada ketika itu sampai pekan ke-38 ya itu 55:12 ee belum ketahuan siapa pemenangnya city 55:15 atau Mu gitu ya. Wah, itu sampai menit 55:19 terakhir gitu baru Siti Ketahuan menang 55:21 gitu. Nah, adrenalin kita dan ee 55:24 bagaimana bisa punya tontonan seperti 55:26 itu 55:28 ee saya menyebutnya 1001 Bang Hi gitu 55:31 loh. Misal yang pertama tentu ee ada 55:35 manajemen pemain yang baik ya. pemain 55:39 itu latihannya sudah ada jam berapa 55:41 sampai jam berapa kalau telat latihan 55:43 gimana kalau enggak latihan kena apa 55:46 gitu loh jangan latih enggak enggak ada 55:48 n pemain kita tuh makan Indomie makan 55:51 gorengan gitu ya pemain mereka itu 55:53 mereka profesional gitu loh beberapa 55:55 dari mereka bahkan menyewa khusus 55:57 personal trainer bahkan kalau lihat 55:59 Ronaldo Messi itu sampai ke tahap ee 56:03 menyewa ahli gizi juga gitu loh 56:06 bagaimana Messi dengan tubuh yang kecil 56:09 tapi punya kelebihan apa Ronaldo pernah 56:13 sangat spektakuler e 2 m lebih loncatnya 56:16 gitu loh ya waktu cetak gol waktu di ee 56:20 MU kalau enggak salah itu luar biasa. 56:22 Kenapa bisa begitu? Ya enggak ada itu 56:24 kecuali memang ee ee manjada wajada 56:29 gitu. dia kerja keras itu untuk mencari 56:31 itu gitu. Nah, ee itu baru pemain gitu 56:35 loh, belum nanti klub gitu loh. Kemarin 56:38 sedih ya PSM Makassar lawan Barito. Yang 56:41 satu 12 pemainnya masa lalu repot kita 56:44 kan gitu. Gimana main 12 itu kan gitu 56:47 loh. 56:49 Iya. Enggak bisa kayak gitu kan kita 56:51 langsung 56:54 keluar maksudnya pemain apapun gitu loh. 56:56 Maka 12 lawan 11 kan kayak sepak bola 56:59 apa gitu kan. Nah, ee klub kita luar 57:02 biasa. Banyak sekali cerita klub kita 57:06 nunggak gaji gitu loh ya. Ee yang 57:09 akhirnya ee ekosistem kita berantakan. 57:12 Nah, untuk bisa seperti itu memang mau 57:19 Oh, keluar terlempar ya, Pak. [tertawa] 57:24 Baik. Ee kita lanjut dengan Pak Lalu. 57:26 Pak Lalu bagaimana? Ee mungkin tadi 57:28 pertanyaan yang sama ya, agar pemain 57:30 kita itu 57:32 bisa bertambah ee pemain-pemain 57:35 naturalisasi ini bisa memberikan dampak 57:37 positif bagi juga pemain lokal terkait 57:40 profesionalitas, 57:41 kualitas teknik, fisik, kedisiplinan, 57:44 dan pola latihan dan pola permainan di 57:47 lapangannya gitu. Bagaimana, Pak? Lalu 57:49 melihat 57:51 memang ee pemain naturalisasi ini 57:54 seperti yang saya sampaikan di awal 57:55 bahwa harus benar-benar menjadi contoh 57:58 yang baik bagi ee pemain-pemain lokal 58:01 kita. Nah, kalau kita kembali misalnya 58:04 ke Liga, betul seperti yang disampaikan 58:07 oleh Bang Mardani tadi, liga kita hari 58:10 ini ya sungguh sangat belum profesional. 58:13 yang menjadi kekhawatiran kita 58:15 pengaturan skor kemudian mafia bola ya 58:18 jujur saja bisa kita katakan malam ini 58:20 di liga kita ini masih ada baik di Liga 58:23 1, Liga 2, Liga 3 gitu. Nah, ini sangat 58:26 kita sayangkan sekali. Nah, sehingga 58:27 kalau misalnya kita ingin ee lebih maju 58:30 lagi ke depan ya belajarlah kepada 58:32 negara-negara yang sepak bolanya sungguh 58:35 luar biasa. Okelah kita tidak belajar ke 58:37 Inggris, tidak belajar ke Itali. Contoh 58:40 kita belajar yang terdekat saja, Jepang 58:42 misalnya. Nah, itu kan sudah sangat luar 58:43 biasa, Pak. 58:45 Nah, ini menjadi tantangan berat 58:47 sekaligus PR bagi Pak Erik dan 58:49 kawan-kawan membenahi liga-liga kita. 58:53 Nah, kemudian yang saya sampaikan di 58:55 awal tadi bahwa ee pemain naturalisasi 58:59 ini juga harus memberikan contoh yang 59:01 baik. Baik dari sisi etika, kalau 59:04 permainan okelah wajib. Ilmu yang mereka 59:07 miliki wajib ditularkan kepada 59:08 pemain-pemain lokal kita. Itu wajib. 59:11 Nah, etika. contoh yang baik, bagaimana 59:13 menghargai pelatih, bagaimana menghargai 59:16 sesama pemain. Karena di lapangan ini 59:19 tidak boleh ada yang paling superior. 59:21 Ini kan ee kerja tim, kerja bersama 11 59:26 orang. Kemudian ditambah ee manajemen 59:29 yang berada di balik di balik yang 11 59:31 orang ini termasuk pelatih, asisten 59:33 pelatih, dan segala ee staf yang ikut di 59:36 lapangan pada saat itu. Ini menjadi satu 59:38 kesatuan yang ee menjadi kekuatan yang 59:42 untuk kita betul-betul harapkan 59:44 memenangkan pertandingan pada saat itu, 59:46 gitu. Nah, itu yang menjadi harus 59:49 menjadi perhatian bagi PSSI, liga-liga 59:52 kita benahi, kemudian ee sekolah-sekolah 59:56 sepak bola juga kita mulai tata dengan 59:59 baik dengan manajemen yang baik. 1:00:01 termasuk pemain-pemain kita seperti yang 1:00:04 disampaikan oleh Bang Mardani tadi bahwa 1:00:07 memang harus betul-betul menata diri 1:00:10 dari fisik kemudian kesehatan dan 1:00:12 sebagainya itu harus betul-betul ditata 1:00:14 secara profesional lah karena kita mau 1:00:16 profesional ini. Nah, maka tentu kita 1:00:19 persiapkan pemain kita harus betul-betul 1:00:22 profesional. Nah, mungkin begitu 1:00:24 pandangan saya Mas Ali. 1:00:26 Iya, terima kasih Pak Lalu mungkin 1:00:28 sedikit lanjut tadi Pak Marani juga 1:00:30 kalau lihat pas kita IT dengan Mas e 1:00:33 Bang Kurniawan ya juga dia menyentil ya 1:00:36 bagaimana dari segi kualitas dan 1:00:38 profesional pemain lokal ini harus bisa 1:00:41 meneladani para pemain yang standar 1:00:44 internasional ya dari kedisiplinan, pola 1:00:47 makan, kebugaran ya sampai ke kualitas 1:00:50 teknik. Nah, ini kan jadi PR ya. Harapan 1:00:52 kita ini para pemain naturalisasi ini 1:00:54 bisa membawa dampak ini ke pemain lokal 1:00:57 kita ya, Pak Marin. Seperti yang 1:00:58 disampaikan Kurniawan ya. 1:01:01 Iya, Bang Aldi. Eh, makanya tadi saya 1:01:05 komen tentang ee ee liga kita ya. 1:01:09 Sebetulnya kita sudah mengarah ke 1:01:11 profesional. 1:01:12 ee PT Liga BRI kita sudah berbentuk Liga 1:01:16 1 kita sudah berbentuk PT gitu loh, 1:01:18 sudah dikelola dengan niat-niat yang 1:01:22 profesional. Tapi memang ee lagi-lagi ee 1:01:26 kita biasa ya kalau di awal ini perlu 1:01:29 sekali pengorbanan, kita perlu e the man 1:01:32 behind the gun. ada satu orang yang 1:01:34 betul-betul punya ee mental pendobrak ya 1:01:39 yang berani. Sebetulnya ee dulu secara 1:01:43 tradisional namanya Persija 1:01:46 ee Persip eh PSM Makassar, PSMS Medan 1:01:50 ya, Persi Solo, Persebaya eh Arema 1:01:54 Malang itu sudah punya ee fans yang luar 1:01:57 biasa ya. Tapi memang jalan di tempat 1:02:00 ketika masuk ke champion Asia kita 1:02:03 paling eh ronde dua ya matuk putaran dua 1:02:06 ataupun pasuk gugur lewat tapi habis itu 1:02:09 pernah semifinal gitu loh. Nah, jadi 1:02:12 yang sekarang ini saya ee gini ee 1:02:16 naturalisasi atau tidak e pemain 1:02:19 naturalisasi itu juga bukan pekerjaan 1:02:22 mudah buat mereka. ee mereka ketika 1:02:25 menjadi warga negara Indonesia paspornya 1:02:27 bukan paspor Eropa lagi loh ya. Ketika 1:02:30 tidak paspor Eropa, liga Belanda, Liga 1:02:34 Inggris, Liga Ital, Liga Spanyol itu 1:02:37 punya kuota yang sangat sedikit buat 1:02:40 negara non Eropa gitu loh. Boleh ee main 1:02:44 di Inggris tapi ee kalau dia warga 1:02:47 negara Eropa itu lebih mudah ya. Ketika 1:02:50 warga negara non Eropa dia jauh. Kenapa? 1:02:53 Karena dilihat juga misal dia warga 1:02:55 negara Indonesia peringkat FIFA kita 127 1:02:58 sekarang 127 atau 124 gitu loh. Sehingga 1:03:02 ya enggak masuk top 100 gitu loh. Enggak 1:03:04 punya prioritas gitu loh. Makanya ketika 1:03:08 ee kawan dari Jarum yang akuisisi ee 1:03:12 Kuomo 1907 ya ee itu enggak enggak bisa 1:03:17 pemain Indonesia langsung jadi starter 1:03:19 gitu loh. Tapi kalau di UU2 atau 1:03:22 U-17-nya, U-19-nya mungkin masih bisa. 1:03:25 Nah, memang eh along walk to freedom-nya 1:03:29 gitu loh, masih sangat panjang. Tetapi 1:03:33 tadi 1:03:35 ee PSSI-nya bekerja keras, tapi 1:03:37 masyarakatnya juga cerdas gitu loh. 1:03:40 Tidak langsung vonis, tidak langsung 1:03:42 nyerang, tidak langsung caci maki. Boleh 1:03:45 kritik tapi punya landasan. Nah, ini ini 1:03:48 seperti menegakkan benang basah gitu. 1:03:51 Tidak mudah siapapun. Tapi kalau PSSI, 1:03:55 pemerintah, kemudian ee private bekerja 1:03:58 sama mungkin 5 tahun ke depan kita sudah 1:04:02 menjadi jauh lebih baik. Akan jauh lebih 1:04:04 baik lagi kalau project imposibnya Pak 1:04:08 Erik ini ee bahwa kita sebagaimana tadi 1:04:11 disampaikan Mas lalu Gus Dur sudah 1:04:15 mendoakan saya bilang gitu ya. 1:04:17 menyampaikan dan mendoakan itu 2026 kita 1:04:19 main di Piala Dunia, wah itu akan ada 1:04:23 eforia luar biasa. Saya pikir kalau kita 1:04:25 bisa masuk Piala Dunia walaupun line 1:04:28 up-nya 9 dari 11nya itu naturalisasi 1:04:32 tapi efeknya tetap aja merah putih, 1:04:35 tetap aja Garuda, itu akan banyak sekali 1:04:39 klub bola dibentuk, lapangan disiapkan, 1:04:42 akan jadi snowballing effect yang itu 1:04:44 kalau dikelola dengan baik itu bisa 1:04:47 speed up mempercepat. Nah, saya sih 1:04:49 tetap melihat 5 tahun ke depan ya kita 1:04:52 punya dan jangan lupa ee PSSI kan ee 1:04:55 jadi gini bedanya ee masa lalu kan ee 1:04:59 Kemenpora tuh masa lalu bedanya kita ee 1:05:01 bola sama yang lain tuh ee induk sepak 1:05:05 bola FIFA itu kuat sekali secara ekonomi 1:05:08 juga kuat sekali. U 1:05:09 kita dapat banyak bantuan tuh dari FIFA 1:05:11 ya gitu loh kan kayak misal bulu tangkis 1:05:14 eh WB WBA-nya enggak terlalu kuat gitu 1:05:18 loh. Panahan juga biasa, tapi kalau FIFA 1:05:20 duitnya banyak sekali gitu. Bisnis besar 1:05:23 sekali gitu kan 1:05:24 ya. Makanya ee di beberapa tempat 1:05:27 Presiden FIFA itu 1:05:29 ee VVIV treatment kayak presiden gitu 1:05:31 datang ke mana tempat gitu kan. 1:05:33 Makanya ketemu Pak Jokowi gampang banget 1:05:35 waktu itu gitu karena Presiden FIFA gitu 1:05:38 kan. Iya, betul. Jani kemarin tuh. Nah, 1:05:40 jadi maksud saya kalau hubungan dengan 1:05:44 ee tiga iniem ee PSS ini pemerintah 1:05:47 private berjalan dengan baik ee hubungan 1:05:50 dengan pipanya baik ya 5 tahun ke depan 1:05:52 kita apalagi tadi ya 2026 kita masuk P 1:05:55 dunia buat saya kita akan punya berbeda 1:05:58 apalagi kalau ditambah Bang Hi ya 8% 1:06:01 pertumbuhan ekonomi kita masuk masa lalu 1:06:03 gitu loh kemudian pendidikan kita 1:06:05 membaik wah benar-benar tuh 2045 kita 1:06:08 masuk negara maju insyaallah Allah. 1:06:10 Amin. Amin. Amin. 1:06:12 Amin. 1:06:13 Terakhir ee sebelum kita closing ini Pak 1:06:15 ee lalu dan Pak Mardani ya. Eh terkait 1:06:18 dengan harapan nih dengan ditunjuknya 1:06:21 Patrick Clivert ya. Ada pro kontra sudah 1:06:24 pasti tapi kita harus menatap ke depan 1:06:26 ya. Eh beliau eh Patrick Clivert punya 1:06:29 eh pengalaman sebagai pemain yang jauh 1:06:32 lebih baik dari Shintaong ya. Walaupun 1:06:34 secara kapasitas pelatihnya masih banyak 1:06:37 meragukan ya. Tapi beliau juga ee banyak 1:06:40 ee satu bahasa dan budaya dan pola 1:06:43 permainan mungkin dengan para pemain 1:06:45 naturalisasi kita yang sebagian besar 1:06:46 juga orang Belanda ya dan juga pernah 1:06:49 bermain di Piala Dunia juga. Kira-kira 1:06:52 harapan apa yang bisa kita ee ee 1:06:54 titipkan nih ke Patrick Cliver terkait 1:06:57 dengan timnas kita 1:07:00 ya. Jadi eh pertama memang Patrick 1:07:04 Clipet ini kan pada masanya dia ini kan 1:07:08 striker handal. Nah, mungkin ini salah 1:07:10 satu pertimbangan, saya rasa ini salah 1:07:13 satu pertimbangan bagi ee Pak Rek Tohir 1:07:15 dan teman-teman PSSI bahwa kalau kita 1:07:18 mengevaluasi timnas kita di timnas ini 1:07:21 kan tidak ada yang betul-betul striker 1:07:24 murni. Kita enggak punya 1:07:25 Iya, betul. 1:07:26 Kita enggak punya striker murni. Nah, 1:07:28 sehingga mungkin itu salah satu ee 1:07:30 pertimbangan yang diambil oleh Pak Erik 1:07:34 Tohir dan kawan-kawan untuk merekrut 1:07:36 Patrick Clipp. Karena Patrick Clip ini 1:07:38 kan luar biasa pada saat masa 1:07:39 jaya-jayanya. Sungguh luar biasa. 1:07:42 Strikernya memang betul-betul house gol 1:07:44 ini Bang Mardani. Patrick Clier ini. 1:07:47 Iya. Mudah-mudahan ilmu dari Patrick 1:07:50 Clip ini betul-betul bisa ee 1:07:53 dimanfaatkan untuk ee membangun kekuatan 1:07:56 timnas kita menjadi lebih tangguh lagi, 1:08:00 lebih hebat lagi setelah lepas dari 1:08:03 Sintayong. Nah, kemudian yang kedua 1:08:05 tentu kita berharap bahwa 1:08:07 persoalan-persoalan masa lalunya Patrick 1:08:10 ini yang diungkap di medsos segala macam 1:08:13 yang kita belum tentu tahu apakah itu 1:08:15 benar apa enggak. Kan begitu. Nah, saya 1:08:17 berharap itu lepas semua. Nah, saya 1:08:20 berharap kita semua masyarakat seluruh 1:08:23 ee Indonesia ini baik pecinta bola 1:08:25 kemudian seluruh masyarakat kita, mari 1:08:28 kita berikan kesempatan dulu kepada 1:08:30 Patrick Lipt agar ee dia bisa 1:08:34 konsentrasi. 1:08:36 Kalau misalnya di media sosial masih 1:08:39 belum move on juga, ya pelan-pelanlah 1:08:41 kita belajar move on. Berikan kesempatan 1:08:44 kepada kawan-kawannya ini untuk apa 1:08:48 namanya konsentrasi melatih timnas kita. 1:08:50 Karena kalau ini terus kita serang, kita 1:08:53 terus pesimis, ya artinya kita tidak 1:08:55 akan berdoa untuk menjadi yang terbaik. 1:08:58 Nah, kita harus optimis bahwa pilihan 1:09:00 Pak Erik ini betul-betul ee sesuai 1:09:03 dengan kebutuhan timnas kita hari ini, 1:09:05 gitu. Nah, sehingga yang perlu kita 1:09:08 lakukan adalah kita doakan karena memang 1:09:11 masyarakat dan kita semua suporter ini 1:09:13 adalah pemain ke-12 yang luar biasa ee 1:09:18 kontribusinya dalam ee mengantarkan 1:09:21 timnas kita sampai dengan hari ini. Di 1:09:22 samping polesan sintayong, di samping 1:09:24 kekuatan individu dari masing-masing 1:09:28 pemain kita hari ini yang ada di timnas, 1:09:30 doa masyarakat Indonesia itu juga sangat 1:09:32 dibutuhkan untuk betul-betul mengantar 1:09:35 timnas kita masuk ke Piala Dunia 2026. 1:09:38 Sehingga saya berharap Patrick Kiper 1:09:42 mampu menjawab tantangan. Nah, ini 1:09:44 tantangan dari masyarakat Indonesia. 1:09:46 Anda datang ke Indonesia dengan tim yang 1:09:49 sudah dipoles dengan baik. Jadi, Anda 1:09:51 harus betul-betul membawa tim ini 1:09:54 menjadi lebih hebat lagi dari Sintayong. 1:09:57 Apalagi kalau bisa mengalahkan Australia 1:09:59 besok ee di bulan Maret tanggal 20, kita 1:10:03 akan main di kandangnya Australia. Saya 1:10:05 meyakini masyarakat Indonesia akan 1:10:07 mengeluk-elukkan lagi Patrick Cber 1:10:10 seperti yang sudah terjadi pada 1:10:12 Sintayong kemarin. Mungkin itu, Bang 1:10:14 Haldi. 1:10:16 Iya. Ini mungkin pertanyaan yang sama 1:10:19 kira-kira harapan terkait Patrick 1:10:21 Clivert ke depannya. 1:10:24 Yang pertama tidak mudah ee tugas yang 1:10:28 diemban Patricknya 1:10:31 empat pertandingan ke depan mulai Maret 1:10:34 nanti akan menentukan nasib. Kalau saya 1:10:38 berkeyakinan 90% pasti dipecat lagi 1:10:41 kalau enggak masuk Piala Dunia gitu. 1:10:43 Iya. 1:10:43 Atau dari empat itu tiga kalah gitu. 1:10:46 Kalau dua kalah, dua menang masih itu 1:10:49 ya. Ya, karena lawan Jepang nih apalagi 1:10:52 di kandangnya Jepang ya realistislah 1:10:54 gitu. Kalau bisa ee seri sudah bagus tuh 1:10:58 gitu. Tetapi ee enggak ada yang 1:11:01 impossible ee kecuali kita sudah 1:11:04 melakukannya ya. 1:11:06 Yang kedua tentu ee kita ee biasanya nih 1:11:11 Mas Lalu pelatih baru itu dia punya ee 1:11:14 favorit baru, line up baru, pemain baru 1:11:18 dari yang ada gitu loh. 1:11:19 Nah, kita ee setuju selama ini memang 1:11:22 kita belum punya 1:11:24 eh the true number n ya e yang kayak 1:11:27 Bambang Pamungkas, kayak salah satu 1:11:30 favorit saya tuh Gonzalez itu loh ya. Ee 1:11:34 itu pokoknya memang predator lah di ke 1:11:37 penalti. Enggak usah kasih banyak 1:11:39 peluang. Era Festrick masih bagus ya, 1:11:42 tapi peluangnya dari 4 L baru satu. 1:11:45 Kalau Gonzalez BP dua bisa dapat satu 1:11:50 gitu loh. Jadi memang ee nomor 9nya 1:11:53 diperlukan karena kalau ngelihat dengan 1:11:55 Tom He di tengah gitu loh ya di belakang 1:11:58 Martin P gitu loh Calvin Perdong kuat 1:12:00 gitu loh J Inj bagus gitu loh. Maksud 1:12:03 saya memang di depan ini catatan depan 1:12:06 catatan. Nah ee menemukan orang yang 1:12:09 tepat. Nah, kita punya sih ee dulu buah 1:12:12 Solosa. Nah, sekarang masih banyak kok 1:12:14 anak-anak bawah tuh masih banyak yang 1:12:16 bagus. Kecuali kalau Pak kayaknya ada 1:12:18 beberapa yang mau dinaturalisasi 1:12:21 penyerang gitu. Kita lihat aja kita 1:12:24 lihat. Nah, jadi ee saya pada posisi 1:12:26 netral Bang Haldi. Kita akan melihat 1:12:29 katanya lusa tanggal 12 akan diumumkan 1:12:32 11 datang, 12 diumumkan pasti habis itu 1:12:35 akan jadi pusat pelatihan media. ee apa 1:12:38 komennya, apa responnya, bagaimana cara 1:12:43 melatihnya dan lain-lain. Tetapi ee 1:12:46 paling baik seperti tadi Mas Lalu bilang 1:12:49 ee beri kesempatan. Beri kesempatan. 1:12:52 Kita harus belajar rasional. Tujuannya 1:12:55 bukan ee bukan PKnya ya, bukan pemain 1:12:59 naturalisasinya, bukan Eriknya, bukan 1:13:01 PSS-nya. Kalau buat saya mission 1:13:04 accomplish-nya itu kalau kita main di 1:13:05 Piala Dunia 2026 fokusnya di situ. 1:13:08 Apapun yang membawa kita main di 2026 1:13:11 Piala Dunia ya ee dan itu yang nomor 1:13:15 satu. Pastikan kalau nanti main Piala 1:13:18 Dunia karena di Amerika biasanya jam . 1:13:20 jam 3. gitu loh. Kadang-kadang jam 1:13:23 berapa jangan lupa salat malamnya di 1:13:26 [tertawa] 1:13:26 sepakat? Sepakat. 1:13:33 Baik, terima kasih Pak Mardani dan juga 1:13:36 Pak Lalu. Dengan demikian kita sudah 1:13:38 tiba di akhir acara Indonesia Stok ini. 1:13:41 Ee seperti biasa eh para narasumber eh 1:13:44 dipersilakan memberikan closing 1:13:45 statement atau closing ideas istilah 1:13:47 ILT. Closing statement pertama atau 1:13:50 closing ide Pak Lali persilakan, Pak. 1:13:53 Baik, terima kasih. Jadi ee 1:13:57 kepada masyarakat Indonesia khususnya 1:14:00 para pecinta bola tanggal 12 Pak Erik 1:14:04 sudah janji untuk mengumumkan pelatih 1:14:06 baru timnas kita. Walaupun hari ini kita 1:14:09 sudah tahu, tapi sekali lagi mari kita 1:14:12 sambut, kita ucapkan selamat datang, 1:14:16 kita doakan kemudian agar ke depan bisa 1:14:21 membawa timnas kita menjadi lebih baik. 1:14:25 Tadi disampaikan oleh Bang Mardani bahwa 1:14:28 misi timnas ke Piala Dunia 2026 ini 1:14:31 harus terwujud. Nah, kita sebagai 1:14:34 masyarakat, sebagai pecinta bola, kita 1:14:37 doakan agar langkah dari Patrick Kiper 1:14:42 ee membuat timnas kita menjadi lebih 1:14:46 hebat, lebih tangguh. Dan kami tentu 1:14:48 meyakini juga bahwa Pak Erik Tohir dan 1:14:51 kawan-kawan sudah mempersiapkan 1:14:53 segala-galanya. 1:14:55 Saya meyakini juga Pak Erik tidak akan 1:14:57 ee tidak mau malu dengan langkah yang 1:15:00 diambil sehingga mari kita sama-sama 1:15:03 berikan kesempatan. Mari kita sama-sama 1:15:06 sudahi polemik apakah Sintayong lebih 1:15:09 bagus dari Kip Kipyak masa lalu dan 1:15:11 sebagainya. Oke, kita sudahi itu semua. 1:15:15 Kita berhusnuzon, 1:15:17 kita belajar move on. Mari kita 1:15:20 sama-sama doakan dan kita harus yakin 1:15:22 bahwa timnas kita akan masuk sebagai 1:15:26 peserta Piala Dunia 2026. Karena dengan 1:15:30 keyakinanlah yang akan bisa membawa, 1:15:33 yang akan memperlancar, mempermudah dan 1:15:37 insyaallah takdir Allah tahun 2026 kita 1:15:41 akan menonton dan mendengarkan lagu 1:15:44 kebangsaan Indonesia Raya di putaran 1:15:46 final 2026. Demikian Mas Aldi. 1:15:49 Terima kasih. 1:15:50 Amin. Amin. 1:15:51 Amin. Terima kasih Pak. 1:15:52 Mantap. 1:15:53 Berikutnya Pak Marani silakan closing ID 1:15:56 Pak. 1:15:57 Makasih, Mas. Lalu Bang Haldi, leaders 1:15:59 dan calon leaders ee 1:16:02 membahas bola ini juga bagian dari ee 1:16:06 kita menjadi pembelajar sejati. 1:16:09 Islam adalah agama yang udkhulu fisilmi 1:16:14 kafah. Ya, bahkan di beberapa kejadian 1:16:17 masa lalu 1:16:19 ketika timnas menang itu dia memberikan 1:16:22 kebahagiaan yang luar biasa buat 1:16:25 masyarakat Indonesia. di tengah himpitan 1:16:28 hidup yang berat mereka bisa mendapatkan 1:16:32 asa kebahagiaan itu pahalanya besar 1:16:34 sekali. Karena itu ee jangan memisahkan 1:16:37 kok kita bahas bola ya. Bola juga 1:16:41 merupakan cermin dari pembangunan 1:16:43 bangsa. Sama seperti kita bahas seni, 1:16:47 seperti kita bahas ekonomi, seperti kita 1:16:49 bahas sosial, politik, semuanya harus 1:16:52 mencerminkan bahwa bangsa ini bangsa 1:16:54 besar, bangsa yang terus memperbaiki 1:16:57 diri, bangsa yang terus open mind dan 1:17:01 yang terus ee tumbuh berkembang. Dan 1:17:05 untuk itu leaders, calon leaders 1:17:08 teruslah ya mendidik diri untuk menjadi 1:17:12 kuntum khair ummah. Bahwa kita ini umat 1:17:15 terbaik. Bahwa kita mestinya menjadi 1:17:17 memberi rahmat bagi semua. Dan 1:17:20 insyaallah ee Indonesia Leaders akan 1:17:22 selalu hadir untuk mencari titik-titik 1:17:25 ee yang memperkuat etika logika agar 1:17:29 bangsa ini menjadi bangsa yang besar. 1:17:31 Makasih, Masalu. Matur nuwun. Makasih 1:17:35 Bang Mardani. Luar biasa. 1:17:37 Terima kasih, Pak. Lalu Bang Mardani 1:17:40 atas closing statement-nya. Dengan 1:17:42 demikian berakhirlah acara Industal Dok 1:17:44 kita pada malam hari ini dengan tema 1:17:47 Kintayong dan masa depan sepak bola 1:17:49 Indonesia. Kita harapkan ee apapun 1:17:51 dinamika yang terjadi yang terpenting 1:17:54 kita tetap bela timnas, kita tetap bela 1:17:57 para pemain kita di lapangan dan kita 1:17:59 dukung pelatih baru Patrick Claver. Dan 1:18:01 semoga juga harapan saya kita tetap bisa 1:18:04 bersama Sinta dalam berbagi peran apapun 1:18:08 bersama sepak bola Indonesia dengan 1:18:09 beliau. Baik, terima kasih ee atas 1:18:13 partisipasinya para narasumber dan 1:18:15 terima kasih juga kepada para pemirsa 1:18:16 yang tetap setia menyaksikan acara kita 1:18:19 dan kepada rekan-rekan media dan 1:18:21 wartawan sampai ketemu pada acara 1:18:23 Indonesia pekan depan pada waktu dan 1:18:25 channel yang sama. Asalamualaikum 1:18:27 warahmatullahi wabarakatuh.