Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 [musik] 0:18 [musik] 0:28 Bismillahirrahmanirrahim. 0:30 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:31 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:33 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:35 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:38 akhwat pendengar radio silaturahim dan 0:40 juga pemirsa Rasil Visual yang dirahmati 0:42 Allah. Semoga kabar Anda sehat di sore 0:44 hari ini. Hari Rabu hari yang keet7 di 0:47 bulan Jumadil Akhir 1442 Hijriah atau 0:51 bertepatan dengan hari yang ke-20 di 0:53 bulan Januari 2021. Kita berjumpa 0:56 kembali di acara tausiah sore kajian 0:59 akidah akhlak bersama Ustaz Ahmad Zazuli 1:01 Kholil yang alhamdulillah telah hadir di 1:03 tengah-tengah kita ikwan Hawat kita live 1:05 via aplikasi Zoom di sore hari ini. Kita 1:08 sapa Ustaz Ahmad Zazuli Kholil. 1:10 [berdehem] Asalamualaikum warahmatullahi 1:11 wabarakatuh Ustaz. 1:13 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15 wabarakatuh. 1:16 Kabar sehat Ustaz ya? 1:18 Alhamdulillah. 1:19 Alhamdulillah. Sore hari ini kita akan 1:21 membahas tema mengenai tauhid sebagai 1:24 landasan tawakal. Dan nanti yang ingin 1:27 bergabung bertanya silakan di WhatsApp 1:29 kami Ikhwan Ahwad di 0811999720 1:35 kepada Ustaz. 1:38 Asalamualaikum warahmatullahi 1:40 wabarakatuh. 1:43 Bismillahirrahmanirrahim. 1:45 Alfadilah hadrati sayyidina wa habibina 1:48 rasulillah Muhammad ibn Abdillah 1:50 sallallahu alaihi wasallam waa 1:53 [berdehem] alihi waabihi wawajihiri 1:56 waitihi wal ikhwani minalya wal mursalin 2:00 walfaidinabi 2:03 wailt mujidin muqidin walya 2:07 wasuhadainfatil 2:09 muhaqin ulamil amilin fiddin wa arwahi 2:13 abina wa ummahatina 3:01 Nabi Muhammadin shallallahu alaihi 3:03 wasallam. Alfatihah. 3:07 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:09 Bismillahirrahmanirrahim. 3:11 Alhamdulillahiabbil alamin 3:13 arrahmanirrahim maiki yaumiddin iyaka 3:16 na'budu wa iyaka nastain ihdinatal 3:19 mustaqimathalladzina 3:21 anamta alaihim ghairil magdubi alaihim 3:24 wadin 3:27 amin. 3:31 Bismillahirrahmanirrahim. 3:33 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 3:35 wasalamu ala asrofil mursalin sayidina 3:38 wa maulana Muhammadin waa alihibihi ajma 3:44 asq hadis kitabullah taala wirir had 3:48 muhammadin shallallahu alaihi wasallam 3:51 umur mukatuha wa mtin bidah wa 3:54 [berdehem] 3:55 bidatin dolalah waalatin 3:58 finar [berdehem] 4:00 para pendengar radia silaturahim 4:04 Yang dirahmati Allah. Alhamdulillah 4:07 kembali kita panjatkan puji serta syukur 4:10 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala 4:13 [berdehem] yang senantiasa melimpah 4:15 curahkan nikmat karunianya kepada kita. 4:17 terutama nikmat iman dan Islam, nikmat 4:20 sehat walafiat, nikmat panjang usia 4:23 dalam taat, termasuk nikmat 4:26 dipertemukannya kita sore ini dalam 4:29 rangka [berdehem] menjalankan 4:33 kewajiban kita selaku muslim menuntut 4:36 ilmu yang insyaallah dalam kajian akidah 4:40 akhlak sore ini kita akan melanjutkan 4:43 kajian kajian kita minggu yang lalu 4:46 tentang tawakal. 4:48 dalam subbahasan 4:50 tauhid sebagai landasan tawakal. 4:55 Kita memohon kepada Allah Subhanahu wa 4:57 taala kiranya Allah mengaruniakan 5:01 kepada k kepada kita ilmu dan 5:04 menjadikannya sebagai ilmu yang 5:06 bermanfaat bagi kita fid akhirah. Amin 5:10 ya rabbal alamin. Selawat dan salam 5:13 semoga selalu tercurah atas Nabi kita 5:16 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 5:19 beserta keluarganya, para sahabatnya, 5:22 para pengikut dan pengamal sunahnya. 5:25 Para pendengar radi silaturahim yang 5:28 dirahmati Allah. 5:31 Tawakal itu adalah bagian 5:35 daripada abwabil iman, 5:39 bab-bab iman. Ya. Jadi iman ini babnya 5:45 begitu banyak. 5:47 Ada tawakal, ada sabar, ada syukur, ada 5:51 roja dan lain sebagainya. 5:54 Dan wamiu abwabil abwa iman 6:00 wamiu abwabil iman laimu 6:04 illa biilmin waal. 6:08 Semua bab iman itu adalah [berdehem] 6:13 ee terdiri dari tiga ee ini apa namanya? 6:19 Rukun dari tiga unsur ya. 6:24 Nah, ketiganya ini harus ada semua, baik 6:27 itu syukur, entah itu sabar ya, termasuk 6:32 yang sekarang tawakal. Tiga hal tersebut 6:35 yang menjadi komponennya ini adalah satu 6:38 ilmu, yang keduanya hal, yang ketiganya 6:43 adalah amal. 6:47 Nah, 6:49 ee [berdehem] 6:50 ilmu ini itulah yang menjadi pangkal 6:54 atau pokok. 6:56 Dan amal adalah buahnya, 7:00 ya. buah dari ilmunya itu. Kemudian 7:04 dan hal atau keadaan inilah yang 7:08 dikehendaki dengan nama tawakal. 7:11 Bagaimana sih keadaannya ya orang 7:15 bertawakal itu? Nah, ini 7:18 ee maka kita mulai dengan menjelaskan 7:22 tentang ilmu yang merupakan pangkal ya 7:28 dari tawakal. 7:30 Dan itu juga disebut dengan iman fi 7:35 aslil lisa. 7:38 Karena apa? 7:40 Iman itu adalah atasdik. 7:44 Ya. Jadi yang dimaksud ilmu di sini 7:46 adalah iman. Kenapa demikian? Ya, karena 7:51 iman itu adalah attasdq, yakni 7:53 membenarkan. 7:56 Membenarkan. 7:58 Dan setiap membenarkan 8:01 [berdehem] 8:02 ya di dalam 8:11 kataan seseorang, 8:13 "Saya mengakui kebenaran firman Allah, 8:17 kebenaran sabda Nabi, kebenaran maqalah 8:21 ulama, ya 8:24 ilmu 8:26 gitu. itu ilmu nanya ya. 8:29 Nah, kemudian 8:35 ini [berdehem] 8:38 kuat adanya di dalam hati, maka sumia 8:43 yakinan 8:44 disebut yakin. 8:47 Ya. Jadi kalau umpamanya Pak Hari 8:51 mengatakan bla bla bla bla saya itu 8:55 membenarkan apa yang diucapkan 8:58 namanya tasdik membenarkan. 9:02 Kalau saya kuat sekali ya 9:06 ee 9:07 ee pembenaran saya kepada ucapan Fahri. 9:11 Nah, kalau kuat sekali dalam hati saya, 9:15 kepercayaan saya, itu namanya yakin, 9:19 itu jadi yakin itu apa namanya? 9:23 Membenarkan plus gitu. Jadi lebih kuat. 9:27 [berdehem] 9:29 Nah, selanjutnya yakin ini nanti banyak 9:32 sekali tapi kita akan bicara yakin 9:36 kaitannya dengan tawakal. 9:39 Nah, yaitu apa? 9:41 adalah tauhid yang diterjemahkan dengan 9:45 ucapan kita yaitu la ilahaillallah 9:49 wahdahu la syarikalah. Tidak ada Tuhan 9:54 selain Allah yang maha esa yang tiada 9:58 sekutu baginya. Nah, lidah kita kan 10:00 mengucapkan begitu. Ini namanya lidah 10:04 kita ini sudah bertauhid 10:07 ya. ini bertauhid nih lailahaillallah 10:10 wahdahu la syarikalah. 10:14 Nah, ini yang pertama ya tauhid yang 10:17 diterjemahkan 10:19 ya atau diaplikasikan 10:22 dengan ucapan kita lailahaillallah 10:25 wahdahu la syarikalah. Kemudian dan iman 10:30 tentang kekuasaan Allah 10:34 ya, tentang kudratnya Allah Subhanahu wa 10:37 taala. Allah itu mampu 10:40 membuat, melakukan, merubah ya 10:44 memindahkan 10:46 ya segala sesuatu baik yang ada di bumi, 10:51 di langit dan di antara keduanya. 10:55 Nah, ini iman kepada kudratnya Allah 11:00 ya. Yang kemudian itu kita terjemahkan 11:06 dengan ucapan kita lahul mulku. 11:11 Ya, lahul mulku. Milik Allahlah kerajaan 11:15 kerajaan langit dan bumi. Semuanya ini 11:19 adalah milik Allah. 11:21 Nah, begitu maha kuasanya Allah 11:26 terhadap 11:28 apa yang ada di langit dan di bumi dan 11:32 di antara keduanya. 11:35 Puasa segala sesuatunya tak terbatas. 11:40 Kemudian wal iman bil jud wal hikmah. 11:43 Lalu ketiganya adalah iman tentang maha 11:48 pengasih, maha dermawannya Allah, maha 11:52 penyayangnya Allah, maha bijaksananya 11:55 Allah 11:57 ya yang menunjukkan yang ditunjukkan 12:00 dengan ucapan kita kalau zikir yaitu 12:04 walahul hamdu ya walahul hamdu 12:09 milik Allah segala pujian. 12:12 Nah, karena itu barang siapa man qola la 12:16 ilahaillallahu 12:17 wahdahu la syarikalah 12:20 lahul mulku walahul hamdu yuhyi wa yumit 12:25 wahua hayyun la yamut biyadil khair 12:28 wahua ala kulliin qodir tamma lahul iman 12:32 alladzi hua asl tawakul 12:35 aslut tawakal ya. 12:38 Nah, maka barang siapa mengucapkan 12:43 lailahaillallah 12:45 wahdahu la syarikalah lahul mulku 12:49 walahul hamdu wahua ala kulliin qodir 12:54 maka sempurnalah imannya 12:58 ya maka sempurnalah imannya 13:02 yang mana iman inilah yang menjadi 13:06 landasan yang menjadi dasar tawakal 13:11 kita, tawakal manusia. 13:14 Jadi kalau orang sudah mampu mengucapkan 13:18 lailahaillallah dan la syarikalah 13:21 lahul mulku walahul hamdu wahua ala 13:24 kulliin qodir, demikian juga adalah 13:29 keimanan tentang kudrahnya Allah ini dan 13:33 maha pengasih penyayangnya. maka seorang 13:37 akan sanggup bertawakal dengan benar. 13:41 Tapi kalau belum 13:43 ya kalimat ini 13:47 menjiwai 13:49 menjiwai hati kita ya. Maka itu tawakal 13:55 baru di mulutnya saja. 13:59 Belum mampu orang itu nanti bertawakal 14:02 dengan benar. 14:05 Jadi kalimat lailahaillallah da la 14:07 syarikalah lahul mulku walahul hamdu 14:09 yuhyi wa yumit wahua ala kulli qodir itu 14:13 enggak cuma sekedar kita ucapkan, 14:18 tapi kita memahami maknanya, 14:22 meyakini ya maknanya. 14:26 Awas tadi yakin itu kalau ketika sudah 14:28 kuat kemudian ya menjadikannya itu jiwa 14:34 dalam hidup kita. 14:36 Maka kalau sudah seperti ini 14:39 tawakal orang benar. 14:42 Tapi kalau belum maka sulit 14:46 orang ini bisa bertawakal. 14:50 Jadi tawakal itu bukan perbuatan yang 14:53 yang apa namanya yang gampang. Tawakal 14:57 itu mudah diucapkan 15:02 tapi pelaksanaannya 15:04 subhanallah 15:07 luar biasa ya. 15:10 Kita ini baru pintar bicara tentang 15:12 tawakal. Ayo bertawakallah kepada Allah. 15:15 Serahkan diri Anda sepenuhnya kepada 15:18 Allah. Yang ngomong sendiri belum tentu 15:21 dia itu bisa bertawakal. 15:24 Ya, belum tentu bisa bertawakal. Fahri 15:27 bukan tawakal ini bukan perbuatan yang 15:29 gampang. 15:31 Nah, [berdehem] 15:33 para pendengar radia silaturahim yang ee 15:36 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 15:41 Ee [berdehem] 15:42 selanjutnya tauhid ini itu ada empat 15:47 tingkatan 15:49 tauhid 15:52 ya. Ada empat tingkatan tauhid. 15:56 Yang pertama 15:59 adalah 16:01 tauhid 16:04 yang 16:06 baru di lisan saja. 16:11 Seperti orang mengatakan dengan lisannya 16:14 lailahaillallah. 16:18 Lailahaillallah. 16:20 Tidak ada Tuhan selain Allah. 16:24 Ini orang kalau sudah mengucapkan 16:26 lailahaillallah maka dia sudah 16:28 bertauhid. 16:31 Paling tidak bertauhid itu adalah 16:33 mulutnya. 16:35 Makanya orang kalau mengucapkan 16:37 lailahaillallah 16:40 itu haram darahnya ditumpahkan. 16:43 Orang mengucapkan lailahallah berarti 16:45 dia muslim. 16:47 Ketika dalam satu peperangan Usamah ee 16:52 bin Zaid 16:54 ketika musuhnya ini sudah tidak berdaya 16:58 lagi ya diserang oleh beliau si musuh 17:01 itu mengucapkan kalimat lailahaillallah. 17:05 Muhammad Rasulullah 17:08 oleh Usamah bin Zaid. Kemudian dipenggal 17:10 aja orang itu 17:12 ya diprotes oleh para sahabat yang lain. 17:16 Bagaimana kau bisa membunuh orang yang 17:19 mengucapkan lailahaillallah muhammadur 17:22 Rasulullah? 17:24 Apa kata Usamah? Kalian tahu dia ini 17:28 mengucapkan kalimat lailallah itu hanya 17:31 mau melindungi diri agar agar aman, agar 17:34 selamat, bukan mau masuk Islam. Dan saya 17:37 tahu persis, katanya dia orang semacam 17:40 ini, kalau ini dilaporkan kepada 17:42 Rasulullah. Lalu apa yang dilakukan? 17:46 Rasulullah marah besar kepada Usamah bin 17:49 Zaid ini ya. Wahai kata Usamah, apakah 17:53 engkau sudah belah dulu dada orang itu 17:57 lalu kau lihat di dalam hatinya kalau 18:01 dia ini mengucapkan kalimah 18:03 lailahaillallah itu hanya untuk 18:07 menyelamatkan dirinya bukan untuk 18:09 memeluk Islam. Sudah kau buka, katanya. 18:12 Sudah [berdehem] kau bedah dadanya, kau 18:14 buka di dalam hatinya. Kelihatan seperti 18:17 itu. Diam aja Usamah, "Aku ini diutus," 18:21 kata Rasulullah sallallahu alaihi 18:23 wasallam ya [berdehem] 18:25 bukan untuk membedah, untuk mengorek isi 18:29 hati orang. [berdehem] 18:30 Nahnu nahkumu bidzwahir 18:33 wallahu yatawallarir. 18:36 Kami ini menghukumi yang nampak. Yang 18:39 jelas dia mengucapkan lailallah. Islam 18:42 sudah. Masalah hatinya bagaimana 18:45 itu urusan dirinya dengan Allah 18:48 Subhanahu wa taala. 18:51 Maka kalau orang macam lailahaillallah 18:54 itu orang sudah bertauhid. Nah, karena 18:58 bertauhid pasti namanya tauhid seburuk 19:02 apapun itu ada manfaatnya. 19:06 mengucapkan lailahaillallah itu 19:07 memanfaatkan. Apalagi kalau di dalam 19:10 hati ya sampai ke dalam hati 19:14 ya. Kalau ada orang kafir Fahri 19:17 usia 80 tahun begitu dia mengucapkan 19:22 lailahaillallah 19:24 satu kali itu dosa selama 80 tahun 19:28 hancur semuanya. 19:31 Ya qulilladina 19:34 kafaru 19:36 iu yfahum maqab. Katakan olehmu Muhammad 19:41 kepada orang-orang kafir jika mereka itu 19:45 menghentikan kekafiran mereka maka Allah 19:47 akan hapuskan semua kesalahannya. 19:50 Subhanallah. Luar biasa itu kalimah 19:53 lailahaillallah itu fahri 19:56 ya. 19:57 80 tahun dosa dilakukan habis hanya 20:00 dengan mengucapkan kalimat lailahallah. 20:03 Jadi lailahaillallah 20:05 itu adalah 20:07 menjadi penyebab Islamnya seseorang. 20:11 Makanya kadang saya heran 20:14 ada orang 20:17 ya ada orang yang mengatakan kafir 20:20 karena mengucapkan lailahaillallah. 20:24 Hanya karena membacanya itu adalah di 20:27 kuburan atau ketika 40 hari kematian 20:31 seseorang baca lailahaillallah. Orang 20:34 ini menjadi syirik, orang ini menjadi 20:36 kafir. 20:38 Bagaimana mungkin kalimat yang mampu 20:42 mengislamkan 20:43 orang yang kafir 80 hanya dengan satu 20:47 kata itu kalimat tersebut kok sekarang 20:50 bisa menyebabkan kekafiran seseorang? 20:54 Ini ini logika saya enggak nerima ya. 20:58 Enggak enggak enggak apa enggak bisa 21:00 nerima. Ini bagaimana orang bisa punya 21:02 pemahaman seperti itu? Heran saya itu. 21:06 Jadi itu itu tauhid pertama ya Fahri. H 21:11 ini yang namanya muwahid bimujarradil 21:13 lisan. Dia mengesakan Allah cuma 21:16 lisannya saja. 21:18 Contohnya orang seperti ini adalah 21:22 kauhidil munafikin. 21:26 Seperti tauhidnya orang-orang munafik 21:29 ya. Tauhidnya orang munafik. Jadi orang 21:30 munafik adalah orang bertauhid. Iya. 21:33 Cuma tauhid lisannya gitu. lisannya yang 21:38 muahid itu. 21:41 Kemudian yang kedua, Pak Hari, yang 21:44 keduanya adalah 21:48 membenarkan 21:49 hatinya 21:51 orang tauhid. 21:53 Tauhid orang yang hatinya membenarkan 21:57 lafaz yang diucapkan. 22:00 Kalau pertama tadi ya cuma mengucapkan 22:04 saja. Kalau sekarang membenarkan 22:08 yakin bahwa tidak ada Tuhan selain 22:12 Allah. 22:14 Yakin tidak ada Tuhan selain Allah. Hm. 22:18 Tidak ada yang wajib disembah selain 22:21 Allah. 22:23 Tapi ya. Nah, ini. Tapi 22:27 walaupun mulutnya mengatakan 22:30 lailahaillallah [berdehem] 22:31 yang berarti tidak ada yang berhak 22:33 disembah selain Allah. tapi tetap masih 22:36 memperturutkan hawa nafsunya 22:40 ya ngikuti amarahnya. 22:44 Nah, ini berarti kan kalau kata Nabi itu 22:47 adalah orang yang kata Allah ee 22:50 [berdehem] 22:51 apa itu araita manak ilahahu hawa ya. 22:57 Tahukah kamu katanya Muhammad orang yang 22:59 menjadikan hawa nafsunya sebagai 23:02 Tuhannya. Ini kenapa? Karena mulutnya 23:06 mengatakan lailallah yang berarti tidak 23:08 ada yang berhak disembah, tidak ada yang 23:12 berhak diibadahi, tidak ada yang berhak 23:16 ditaati, dituruti. Nah, ini. Tapi 23:19 kenyataannya mentaati menuruti hawa 23:22 nafsu dan lain sebagainya, ya. Nah, ini 23:25 yang kedua adalah orang mukmin seperti 23:28 ini. Maka [berdehem] 23:31 ee ini yang kedua ini sudah tentu saja 23:34 adalah lebih baik. Inilah iktikadnya 23:38 orang awam. 23:40 Keyakinnya, 23:42 keyakinannya orang awam 23:45 seperti saya nih ya. Barangkali insya 23:48 masuklah yang kedua nih ya. Insyaallah 23:52 masuk yang kedua 23:54 gitu. 23:55 Ini orang awam tuh seperti ya. 23:59 Kemudian 24:01 yang ketiganya 24:04 ayusahika 24:05 boriqil kasfi biwasit nuril haq wahua 24:10 maqomul muqorin. Nah, tauhidnya kaum 24:13 muqorin yaitu apa? 24:16 Mereka ini adalah yang bisa menyaksikan 24:23 dengan sebab atau perantara nurul haq, 24:27 nur dari Allah Subhanahu wa taala 24:30 tentang lailahaillallah, tentang 24:34 ketuhanan Allah subhanahu wa taala, 24:38 keesaan Allah, kekuasaan Allah, maha 24:43 maha mahaya Allah dan seterusnya. 24:47 Ini adalah yang ee yang ketiga. Nah, 24:51 walika bian yaro asyaan kirotan wakin 24:54 yaroha ala kasr ya shodir e shodiratun 24:58 anil wahidil qohar 25:01 ya. Yaitu adalah mereka yang melihat 25:06 segala sesuatu 25:09 di jagat raya ini, alam semesta ini yang 25:12 demikian banyaknya. 25:15 Namun semua yang banyak ini makhluk ini 25:19 itu sodrah anil wahidil qohar. Dia itu 25:24 adalah terbit dari satu zat yaitu adalah 25:29 Allah yang maha murba wisesa al-qohar 25:37 gitu ya. Artinya apa pari? bahwa semua 25:41 yang terjadi ini, 25:44 semua yang wujud ini, segala peristiwa 25:48 yang terjadi itu adalah dari Allah 25:51 Subhanahu wa taala. Baik maupun itu 25:55 buruk. Nah, ini nanti kaitannya dengan 25:59 qada qadar yang wajib kita imani. 26:02 Sesuatu yang terjadi baik kepada kita 26:05 dari Allah, buruk terjadi pada kita juga 26:09 dari Allah. 26:10 Dari Allah. 26:11 Dari Allah semuanya. Nah, 26:14 ya termasuk sekarang ini yang 26:18 carut-marut di negara kita ini sekarang 26:21 ya itu adalah memang kehendak Allah. 26:25 Memang kehendak Allah Subhanahu wa 26:27 taala. Orang melakukan kejahatan itu 26:31 memang digerakkan oleh Allah Subhanahu 26:34 wa taala. Ya, itu harus diakini. Qul 26:37 kullum minillah. Katakan olehmu semua 26:41 itu adalah dari Allah Subhanahu wa 26:43 taala. 26:45 Ya, 26:47 cuma ya jangan lantas mengatakan kalau 26:52 begitu kenapa kita dihukum kalau dari 26:56 Allah begini ini namanya orang enggak 27:00 enggak ngerti yang begini ya. 27:03 Ketika ente melakukan kebaikan yang 27:07 menggerakkan ente melakukan kebaikan itu 27:10 Allah. 27:12 Kalau ente melakukan kejahatan, yang 27:15 menggerakkan ente berbuat jahat adalah 27:18 Allah. 27:20 Lalu kalau begitu kenapa yang dihukum 27:22 ente bukan Allah aja kan yang 27:24 menggerakkan Allah. 27:26 La haula wala quwwata 27:29 illa billah. Kita tidak punya haul, 27:32 tidak punya daya upaya untuk 27:35 menghindarkan diri dari perbuatan buruk 27:39 dan tidak ada kemampuan untuk melakukan 27:42 perbuatan baik illa billah. 27:46 Ya. Melainkan itu adalah disebabkan 27:49 Allah karena Allah subhanahu wa taala. 27:52 [berdehem] 27:53 Hmm. 27:56 Nah, sekarang ya kalau ente saya 27:59 contohkan lagi Fahri misalnya melakukan 28:03 perbuatan buruk ya, 28:06 maka ente itu sudah dikasih oleh Allah 28:09 hati, dikasih oleh Allah akal. 28:14 Dengan hati, dengan akal ente itu, ente 28:18 tahu 28:19 ini perbuatan baik, ini perbuatan buruk. 28:24 Ya, hati ente, akal ente, ilmu ente itu 28:27 sudah tahu ini adalah buruk atau ini 28:31 adalah tidak buruk atau baik. 28:35 Kemudian 28:37 setelah ente tahu ini baik atau 28:39 buruknya, 28:40 lalu hati tergerak, niat pengin 28:45 melakukan perbuatan itu. 28:48 Nah, keinginan itu kemudian digerakkan 28:52 anggota tubuh ente oleh Allah sesuai 28:54 dengan pilihan ente ya dalam menentukan 28:59 sikap melakukan meninggalkan. Maka Allah 29:03 yang menggerakkan atas dasar pilihan 29:06 ente. Itulah maknanya la haula wala 29:10 quwwata illa billah. Ya. Ah. Dan ente 29:14 dihukum bukan karena perbuatan ente, 29:17 tapi dihukum karena pilihan ente. Karena 29:21 kalau perbuatan ente tidak bisa berbuat 29:24 apa-apa. 29:28 Paham ya, Pak? Pah. Eh, Fahri ya. Begitu 29:31 tuh ya. 29:33 Ini yang ketiga ya. Jadi kita yakini 29:36 semua itu sodirah anil wahidil qohar itu 29:41 terbit dari Allah. Dari Allah. Kemudian 29:44 yang terakhir yang keempat anna anar fil 29:50 wujud illa wahida. 29:52 Nah di alam semesta ini ya itu yang 29:58 wujud ini hanya Allah Subhanahu wa 30:00 taala. yang lain tidak ada. Nah, ini 30:04 yang susah dijabarkan karni adalah 30:07 membutuhkan 30:08 apa namanya ee pemahaman ya. Yang yang 30:14 ini yang apa namanya? Yang repotnya lagi 30:19 dalam Islam ini masalahnya ada hal 30:23 yang tidak boleh diceritakan atau 30:26 diberitahukan 30:28 kepada orang lain. Ya kan ada juga orang 30:33 mengatakan ee semua nabi sudah sampaikan 30:38 enggak ada yang sembunyikan. Tidak ada 30:42 yang disembunyikan oleh Nabi yang enggak 30:44 disampaikan. Artinya Nabi menyampaikan 30:47 bisa jadi kepada si fulan, tapi tidak 30:49 boleh disampaikan kepada orang lain. 30:53 Bahkan mungkin juga ada yang sama sekali 30:56 kepada siapapun Nabi tidak 30:58 menyampaikannya. Kenapa? Karena itu 31:02 barangkali merupakan sirrur rabbaniah 31:05 ya, rahasia ketuhanan 31:08 yang tidak boleh diungkap, yang enggak 31:11 boleh diceritakan 31:13 gitu ya. 31:14 Nah, yang itu nanti dengan sendirinya 31:17 orang akan tahu ketika sudah sampai pada 31:20 waktunya, kepada [berdehem] makamnya. 31:23 Nah, ini yang demikian ini banyak orang 31:27 yang menolak ya. Ya, enggak apa-apa, 31:30 enggak apa-apa. 31:32 Ee makanya saya siap kalau umpamanya 31:34 kemudian disalahkan juga ya enggak jadi 31:36 masalah ya. Ee tapi tentu saya juga 31:40 punya dalil, punya dasar ya. 31:43 Nah, itu yang keempat, Pak Hari. Maka 31:45 kalau mau saya buatkan satu analogi 31:49 masalah tauhid ini ibarat buah kelapa 31:54 ya, Fahri. Ibarat buah kelapa. Bagaimana 31:57 kelapa ini? Kelapa ini 32:00 terdiri di dalam kelapa ini ada empat 32:04 ya. Ada empat juga sama dengan tadi 32:07 tauhid. Yang pertama itu adalah sabuk 32:11 ya. 32:13 Sabuknya 32:15 sabuk ini 32:17 sabuk kelap itu kalau dimakan pahit, 32:19 sepat enggak enak. 32:22 Kemudian kalau umpamanya dijadikan bahan 32:27 kayu bakar 32:29 enggak keluar apinya. Yang banyak tu 32:32 asapnya saja ya. Yang banyak itu 32:35 asapnya. 32:37 Dan kalau kita taruh di rumah itu akan 32:41 sempit ruangan. 32:43 Jadi enggak ada ya manfaatnya. 32:47 Bukan enggak ada ya madaratnya yang 32:50 banyak. 32:52 Inilah 32:54 keimanan si siapa namanya? Imannya 32:57 tauhidnya orang munafik tuh ibarat 32:59 kelapa itu sabuknya. 33:03 Tapi tetap ada manfaatnya. Apa 33:06 manfaatnya? Dia bisa melindungi batok 33:09 kelapanya. 33:12 Ya. Tuh artinya apa? Batok di sini. 33:15 Batok ini adalah jasad. Batok itu adalah 33:20 badan atau kalbu manusia kalau 33:24 diibaratkan manusia. 33:26 Makanya 33:28 [berdehem] orang munafik itu enggak 33:30 dibunuh. 33:32 Kenapa? karena dia mengucapkan 33:34 lailahaillallah. 33:37 Artinya ya 33:41 kalimat lailahaillallah itu sudah 33:44 menyelamatkan jasadnya si munafik dari 33:48 tebas pedang, dari hukum bunuh. 33:52 Karena kalim karena ada tauhid di dalam 33:55 lisannya. 33:57 Itu tauhid bim mujarradil lisan. 34:01 Ya, kalau kemudian orang muslim itu 34:03 habis perang dapat rampasan, mereka 34:05 dapat juga 34:09 tuh dapat juga. 34:11 Nah, padahal kayak sabu kelapa kalau 34:16 dirasakan pahit, sepat, enggak enak 34:20 ya. Kemudian dijadikan kayu bakar hanya 34:23 asapnya saja yang bikin orang batu 34:27 ya, bikin orang nyesek. 34:30 Ah, itu munafik 34:34 ya. Kemudian kalau ditaruh di ruangan 34:38 hanya akan mempersempit tempat 34:41 tapi tetap ada walaupun kecil manfaat 34:46 pada badannya sehingga orang munafik 34:48 tidak boleh dibunuh. 34:51 Nah, inilah makanya dulu 34:54 pernah 34:56 apa namanya Kiai ee Gus Dur kalau enggak 34:59 salah Gus Dur Nur Khalis Majid ya 35:04 itu 35:06 membela [batuk] 35:08 [berdehem] 35:09 seolah-olah 35:11 melindungi Ahmadiyah. 35:14 Seolah-olah melindungi Ahmadiyah. 35:17 Dan kemudian sekarang ini banyak juga 35:21 orang-orang yang mengikuti langkah Gus 35:24 Dur. 35:26 Cuma karena kelasnya bukan kelas Gus Dur 35:30 ya, sehingga mendapatkan penentangan 35:33 dari beberapa orang dan belum tentu 35:38 orang yang mengikuti jejak Gus Dur itu 35:40 mengerti jalan pemikiran Gus Dur. 35:45 Nah, baik. Saya saya akan coba ya begini 35:49 saya uraikan. Ketika Nabi itu sesudah 35:54 perang apa? Muktah 35:58 itu ada orang munafik gembong munafik 36:02 Abdullah bin Ubay bin Salul. 36:06 Lairo 36:09 kalau kita katanya kembali 36:12 layukrijanal aazu minal. 36:16 Orang yang paling mulia di Madinah akan 36:20 mengusir keluar orang yang paling hina 36:23 di Madinah. 36:25 Yang dimaksud paling mulia itu adalah 36:27 Abdullah bin Ubay bin Salul, gembong 36:29 munafik. Dan yang paling hina itu adalah 36:31 Nabi Muhammad sallallahu alaihi 36:33 wasallam. 36:35 Itu apa enggak? Kurang ajar tuh Abdullah 36:37 bin Ubay bin Salul. ya. Nah, berita ini 36:42 kemudian wah bikin peng panas kuping 36:46 orang-orang mukmin ngadu kepada 36:48 Rasulullah, 36:49 minta izin kepada Rasulullah untuk 36:51 penggal lehernya. 36:53 Oh, begitu. Maka Rasulullah kemudian 36:56 berkata kepada sahabat Umar. Kata 36:59 Rasulullah, Umar, apa kata mereka 37:04 kalau Muhammad membunuh pengikutnya? 37:07 Lihat kalimat ini, Fahri 37:11 ya. 37:13 Apa kata mereka kalau Muhammad membunuh 37:16 pengikutnya? 37:19 Itulah makanya tidak dibunuh Ubay bin 37:22 Salul. Siapa sahabat Nabi yang enggak 37:25 tahu kalau dia itu gembong munafik? 37:28 Siapa sahabat Nabi yang enggak suka 37:32 dengan kematiannya Abdullah bin Ubay bin 37:35 Salul? 37:37 Andai diizinkan oleh Nabi, habis dah ya. 37:41 Tapi Nabi tidak. Kenapa? Pertanyaannya 37:45 manusia tukang rusak begini oleh Nabi 37:47 dibiarkan hidup. 37:50 Nah, ini maka kemudian banyak berita 37:55 berseliweran 37:57 sampailah berita 38:00 itu ke telinga ee putranya Abdullah bin 38:05 Ubay bin Salul. 38:06 yaitu namanya sama Abdullah juga. Dia 38:10 sahabat Nabi. 38:12 Dia sangat mencintai bapaknya walaupun 38:14 munafik ya. Karena memang diperintahkan 38:18 dalam Islam juga seorang muslim tetap 38:21 harus menghormati, mencintai orang 38:24 tuanya apapun agamanya, apapun 38:27 keyakinannya. Sebagai orang yang 38:30 menyebabkan lahirnya 38:33 ya lahirnya dirinya ke alam dunia ini 38:37 adalah ayah ibunya. 38:40 Tetap hormati ya. 38:44 Namun kemudian 38:51 wasumidun 38:54 maruf 38:58 itu ya. 39:00 Maka Abdullah bin Ubay bin Abdullah bin 39:03 Abdullah bin Ubay bin Salul tu segera 39:04 menemui Rasulullah. 39:07 Rasulullah, saya dengar kabar burung 39:11 bahwa engkau menginginkan kematian ayah 39:13 saya. 39:15 Apa itu benar, Rasulullah? 39:18 Kalau memang benar, tolong Rasulullah 39:22 jangan suruh orang lain. Suruh saya. 39:26 Saya akan bawa kepala Bapak saya. Begitu 39:29 kata dia. Saya akan bawa kepala Bapak 39:32 saya. 39:34 Saya sangat mencintai bapak saya. Tapi 39:37 saya juga tahu kalau Bapak saya munafik 39:39 ya. Dan kecintaan saya kepadamu, kepada 39:43 agama Islam tentu adalah melebihi 39:47 kecintaan saya kepada siapapun termasuk 39:50 kepada ayah saya. 39:53 Saya takut Rasulullah kalau yang 39:55 membunuh bapak saya bukan saya atau 39:58 orang lain. Maka timbul kebencian dendam 40:02 saya kepadanya. Karena saya tidak akan 40:05 merasa tenang. 40:06 di dunia ini kalau menyaksikan pembunuh 40:11 bapak saya bebas berkeliaran. 40:15 Rasulullah berikan jawaban kepadanya 40:18 seperti yang disampaikan kepada sahabat 40:21 Umar ya bin Khattab ya Abdullah. 40:26 Apa kata mereka kalau aku Muhammad 40:32 membunuh pengikutnya? [berdehem] 40:35 Siapa yang dimaksud mereka itu? Nah, ini 40:39 yang dimaksud mereka itu adalah non 40:42 Islam Fahri ya. Orang Yahudinya, orang 40:46 Nasrinya mungkin kalau ada waktu itu 40:49 Buddhanya, Hindunya, Konghucunya. 40:53 Ya, bagi orang mukmin Abdullah itu bukan 40:56 orang Islam, 40:58 bukan orang Islam. Abdullah bin Ubay bin 41:00 Salum. 41:02 buat orang Islam munafik namanya fidil 41:05 asfal minanar yukunallah ya w ya ya 41:13 la ilahaula wala ilahaula 41:16 itu jelas dalam Al-Qur'an tapi sekarang 41:20 orang Yahudi mana yang mengatakan kalau 41:24 Abdullah bin Ubay bin Sal itu bukan 41:26 Islam? Nasrani mana yang mengatakan dia 41:30 bukan Islam? 41:32 Ya. Kemudian Hindu Buddha mana yang 41:35 mengatakan kalau Abdullah bin Ubay bin 41:37 Salul itu bukan Islam? Semua mereka 41:39 mengatakan Abdullah bin Ubay Sal itu 41:42 adalah Islam, pengikut Nabi. Nah, 41:45 pengikutnya sendiri dibantai, dibunuh 41:48 oleh Muhammad, apalagi kita yang bukan 41:51 pengikutnya. Jadi, Nabi menjaga citra 41:54 Islam. 41:56 Ini nih yang harus dipahami gitu ya. 41:59 Nabi di sini menjaga citra Islam. Kalau 42:02 bukan karena citra Islam ya mungkin 42:04 sudah enggak tahu di Abdullah ini citra 42:08 Islam yang di yang dibangun oleh Nabi 42:11 yang dibela. 42:13 Ya, bukan citra diri enggak. Nabi itu 42:16 enggak pernah pencitraan. Citra Islam 42:19 kalau mau tuh orang coba ya jaga citra 42:23 bukan jaga menjaga citra dirinya. Wah. 42:31 gitu Pak Hari. Nah, maka 42:36 ini kan kasusnya sama dengan sekarang 42:38 Ahmadiyah. 42:40 Kenapa seolah-olah Gus Dur itu 42:42 melindungi Ahmadiyah? Bukan keliru kalau 42:45 Anda mengatakan Gus Dur itu melindungi 42:48 Ahmadiyah. Ini enggak paham nih. Orang 42:51 tadi saya katakan ngikuti 42:54 Gus Dur tapi enggak ngerti jalan 42:56 pemikiran Gus Dur. 42:58 Dikiranya Nabi eh Gusur itu melindungi 43:01 Ahmadiyah. Bukan. Bukan Ahmadiyah yang 43:03 dilindungi. 43:06 Yang dilindungi oleh Gusur adalah citra 43:08 Islam. 43:12 Ya. Kalau melindungi berarti membenarkan 43:16 ya Ahmadiyah yang bernabikan Mirza Gulam 43:20 Ahmad. Ayo, sebagai keyakinan orang 43:23 Islam, kalau ada orang yang membenarkan, 43:26 bernabikan seorang yang dianggap nabi 43:30 sesudah sesudah Nabi Muhammad, apa itu 43:33 bukan kufur? 43:36 Kufur itu. 43:38 Nah, ini orang enggak ngerti. 43:40 ngikut-ngikut gaya Gus Dur padahal 43:43 pengetahuannya ya ee mohon maaf gitu 43:48 enggak ngerti jalan pikiran Gus Dur 43:52 ya. Ahmadiyah itu disebutnya Islam 43:56 Ahmadiyah. 43:58 Islam Ahmadiyah. Semua organisasi kita 44:01 tuh minta kepada Ahmadiyah supaya jangan 44:03 menggunakan Islam. Sebutkan aja agama 44:07 Ahmadiyah. Tapi apa? Inggris tidak 44:09 mengizinkan, enggak mau. 44:12 Kenapa? Karena orang Inggris ngerti. 44:15 Kalau sudah bukan Ahmadiah, bukan bukan 44:19 ee nama Islam, berarti agama lain. 44:22 Enggak ada masalah buat kita. Ini 44:25 membawa-bawa Islam masalahnya 44:28 Islam mengakui ada Nabi sesudah Nabi 44:31 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 44:33 Nah, ya. 44:36 Maka sekali lagi, Gusur itu bukan 44:38 melindungi 44:40 atau membela Ahmadiyah. Yang dilindungi 44:43 oleh Nabi, yang dijaga oleh eh yang 44:46 dijaga oleh Gus Dur adalah citra Islam. 44:49 Sebab apa? 44:51 Ya 44:52 menurut kita Ahmadiyah itu bukan Islam. 44:56 Kenapa? Karena bernabikan [berdehem] 44:58 Mirza Gulam Ahmad menurut kita. 45:01 Tapi sekarang kata orang Yahudi, Yahudi 45:05 mana? Nasrani mana, Hindu mana, Buddha 45:08 mana, Konghucu mana yang mengatakan 45:11 kalau Ahmadiyah itu bukan bukan Islam? 45:14 Enggak ada. Semua mereka mengatakan 45:17 Ahmadiyah itu Islam. Lah kalau Islam 45:19 karena beda dengan kita kemudian diserbu 45:22 ngelihatin tuh orang Islam tuh begitu 45:25 radikal-radikul 45:26 ya. Nanti orang mengatakan benar, Pak, 45:29 kalau Islam itu radikal. 45:32 Ya, 45:34 nanti menganggap benar begitu jadinya. 45:38 Nah, itulah yang di dibela oleh Gus Dur 45:42 adalah citra Islamnya, bukan 45:45 Ahmadiyahnya yang dibela. 45:50 Oh, sekarang Menteri Agama mau menjamin 45:54 ya mudah-mudahanlah 45:56 apa nih ilmunya Menteri Agama sekarang 45:58 ini kayak gusur gitu ya ilmunya. 46:04 Paham ya? Lalu kalau gitu FPI salah dong 46:08 ya. Habib Rizik salah lah. Ini juga 46:13 ya apa namanya? Enggak ngerti lagi. 46:18 Enggak ngerti lagi. 46:21 Ya, benar apa yang dilakukan oleh beliau 46:25 dalam Islam itu fahri. Ada usul, ada 46:28 furu. 46:30 Ya, kalau usul orang enggak boleh beda. 46:35 Enggak boleh beda. Itu sudah sepakatan 46:37 ulama yang usul tidak boleh beda. 46:41 Kalau furuk silakan beda. Asalkan jangan 46:44 asal beda punya dasar 46:48 gitu tuh. Apa yang usul itu nih? Salat 46:53 lima waktu itu usul. Enggak boleh ada 46:56 orang yang mengatakan salat itu ya tiga. 47:02 Waktunya cuma tiga yang wajib sehari 47:05 malam lah. Ini enggak boleh dibiarkan. 47:08 Itu harus diperangi yang begitu 47:12 ya. 47:14 Nabi Muhammad adalah nabi akhir zaman. 47:17 Itu sudah usul. Enggak boleh berbeda 47:20 pendapat dalam masalah ini. Maka kalau 47:24 ada orang yang mengatakan ada nabi 47:26 sesudah Nabi Muhammad harus diperangi. 47:30 Maka apa yang dilakukan oleh oleh para 47:33 FI benar ini. Karena ini masalah masalah 47:36 usul. Lalu ada orang mengatakan tuh ya 47:41 gua benar itu adalah keras enggak 47:43 toleransi. Bukan enggak toleransi enggak 47:46 ngerti mana usul mana furuk. masalahnya 47:50 lah lah orang ngerti disalahin 47:54 orang yang kagak ngerti malah dibelain 47:59 nih ini nih nih kita bukan bukan saya 48:03 bicara bukan karena ini FPI ini bukan FI 48:06 enggak bukan itu 48:08 yang ingin saya sampaikan ya kita ketika 48:13 mau menyalahkan, mau melihat ada 48:16 pendapat orang jangan Jangan dulu kita 48:19 ini memvonish, 48:21 tapi kaji ya, cari dalil. Kalau enggak 48:26 ngerti, enggak bisa tanya kepada ulama. 48:29 Saya enggak cocok nih dengan kiai anu, 48:32 dengan ulama anu ya. Dia menerangkan 48:35 begini-begini. 48:37 Bisa jadi KIA itu salah, bisa jadi kita 48:39 enggak paham, belum sampai ilmu kita. 48:44 Ini pentingnya tabayun. 48:46 ahlikrium 48:50 gitu. Hati-hati. Makanya fahri kalau 48:52 sudah menyekut masalah agama, orang 48:54 kalau orang bodoh 48:58 berzinah, mencuri itu lebih baik 49:02 daripada dia menerangkan ilmu. 49:06 Ya. Sebab kalau orang bodoh bicara 49:09 tentang agama, tentang zat Allah, 49:11 tentang sifat Allah, maka dia akan 49:14 terjerumus ke dalam kekafiran dan dia 49:18 tidak menyadari kalau dirinya itu kafir. 49:22 Itu bahayanya orang kalau bicara ilmu. 49:26 Padahal dia bukan ahli ilmu. Dia bicara 49:29 tentang zat Allah, sifat Allah, padahal 49:32 dia bukan orang yang apa namanya? 49:35 tabakur ilmunya. Bahaya. Makanya Imam 49:38 Abu Hanifah enggak mau dia nyusun kitab 49:41 akidah Fahri. 49:43 Ya, kenapa ketika ditanya kalau saya 49:46 ijtihad fikih salah aja dapat pahala 49:49 satu? 49:52 Ee salah itu dapat pahala satu apalagi 49:54 benar. Tapi kalau ijtihad tentang akidah 49:58 salah, kufur, aku enggak mau ngal 50:00 resiko. Kata Imam Abu Hanifah begitu. 50:05 Ah, jadi itu satu. Jadi ya, jadi tauhid 50:08 yang pertama sudah tauhid kedua adalah 50:12 tauhid orang awam. Jadi ibarat tauhidnya 50:16 orang awam itu adalah tadi yaitu kalau 50:19 kelapa itu batoknya pari ya. 50:22 Batoknya. Nah, batok ini dibikin kayu 50:25 bakar 50:27 manfaat bisa buat matangin nasi gitu ya. 50:33 Enggak mukhalad ini masuk surga 50:35 nantinya. Yang kedua ini tauhidnya orang 50:38 awam 50:39 tuh bermanfaat. 50:42 Masih ada manfaatnya ya. Tapi kalau 50:45 dibandingkan dengan kelapanya ya enggak 50:47 ada artinya ya. Enggak ada artinya. 50:51 Kemudian si batok pun bisa melindungi 50:55 kelapanya. Kalau kelapa itu mau 50:58 disimpan. Disimpan dalam waktu lama. 51:01 Sekarang coba kupas batoknya kita buang. 51:04 Taruh kita simpan. Enggak lama juga 51:07 busuk kelapa itu. 51:10 Tuh ya. Jadi ini bat ni tauhidnya orang 51:13 orang apa nih? Orang awam. 51:16 Kalau tauhidnya yang ketiga, 51:19 nah itu orang muqarabin 51:22 itu ibarat kelapanya. 51:25 Ibarat kelapanya. 51:28 Nah, kalau yang keempat 51:31 apanya? Kemudian kalau yang keempat 51:33 adalah minyaknya. Ente lihat di kelapa 51:36 itu ada minyaknya enggak? Enggak ada. 51:40 Enggak ada. Enggak kelihatan itu. Banyak 51:43 hanya orang berilmu tinggi yang tahu di 51:46 dalam kelapa itu ada minyak. 51:50 Iya. Dibolak-balik coba dijilat-jilat 51:53 ada rasa minyaknya enggak? Enggak ada. 51:58 itu begitu ya. Hanya [mendengus] orang 52:00 yang keempat inilah itu tauhid yang 52:04 keempat itu 52:07 begitu ya Pak Hari. [berdehem] 52:13 Nah, selanjutnya 52:17 bahwa 52:20 ee 52:22 [mendengus] ini ada ungkapan ini pernah 52:24 juga diramaikan ini ee bagaimana tadi 52:29 yang ketiga ini kita tidak melihat 52:33 segala sesuatu itu yang banyak melainkan 52:36 semuanya adalah terbit dari satu dari 52:40 Allah. 52:41 Ya memang pelik ya, tapi saya buatkan 52:44 gambaran begini aja dah biar gampang 52:47 dipahami. 52:50 Manusia ini Pak Hari 52:54 tersusunkan dari berbagai unsur ya. 52:58 Ada ini, ada mata, ada kepala, ada 53:02 kuping, ada hidung, ada otot, ada 53:04 tulang, ada. Wah, berapa miliar otot 53:09 saja itu di kita itu ada wah sudah 53:12 jumlahnya sudah luar biasa 53:15 begitu banyaknya dalam tubuh kita. Tapi 53:19 ketika kita melihat 53:22 manusia yang tersusun dari miliaran, 53:26 jutaan atau miliaran ya, itu hanya satu 53:32 manusia yang kita lihat. 53:35 Padahal terdiri dari banyak semuanya 53:38 ya. 53:40 itu gambarannyaalah kurang lebih seperti 53:42 itu. 53:58 Nah, selanjutnya ee Pak Hari 54:03 setan ini tentu saja 54:07 tidak akan membiarkan 54:10 manusia ini yang tingkatan pertama naik 54:14 ke tingkat dua, dari dua naik ke tingkat 54:16 tiga, tiga naik ke tingkat empat. Tentu 54:19 saja tidak. Karena setan kan inginnya 54:23 supaya manusia ini nanti bareng-bareng 54:26 bersamanya di dalam ee neraka ya. Nah, 54:31 karena itu ada langkah-langkah yang 54:33 dilakukan oleh setan dalam kaitannya 54:36 dengan tauhid manusia ini. Yaitu pertama 54:39 adalah iltifat ilal jamad wal iltifat ee 54:46 ilal apa namanya? 54:49 Ilal hayawanat. Ya. Jadi kita dibawa 54:54 untuk memperhatikan benda-benda 54:57 mati dan juga memperhatikan benda atau 55:02 makhluk-makhluk yang bernyawa seperti 55:05 manusia dan lain sebagainya ya. Nah, ini 55:09 nanti yang akan kita bahas ee pada 55:13 pertemuan yang akan datang insyaallah 55:16 ya. Mudah-mudahan Allah panjangkan umur 55:18 kita. Amin. Kepangkali ini dulu sore ini 55:23 ya. Nah, wallahuam. 55:26 Baik, terima kasih Ustaz Ahmad Zazuli 55:28 Khil atas pencerahannya di sore hari 55:29 ini. Kaji kajian akidah akhlak dengan 55:32 tema tauhid sebagai landasan tawakal. 55:35 Tadi ada empat tingkatan ya untuk tauhid 55:38 ini, Iwan Ahwat. Dan yang ingin 55:39 bergabung silakan bertanya silakan di 55:41 WhatsApp kami Ikwan Ah di 0811999720. 55:48 [musik] 55:48 Amin. 56:00 [musik] 56:06 Yang satu masih bersama kami Ikhwan 56:08 Ahwat di acara tausiah sore kajian 56:11 akidah akhlak bersama Ustaz Ahmad Zazuli 56:13 Kholil. Kita membahas tema mengenai 56:17 tawakal dengan subtemanya tauhid sebagai 56:20 landasan tawakal. Dan saya bacakan Ustaz 56:24 ini pertanyaan yang masuk di 0811999720. 56:28 Ini yang pertama datang dari Bapak Yudi 56:31 di Bogor ya. Asalamualaikum 56:33 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz 56:35 Ahmad Zuri Kholil. 56:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:38 wabarakatuh. 56:40 Iya, Pak Ustaz. 56:43 Bagaimana agar kita bisa istikamah 56:46 tawakal kepada Allah Subhanahu wa taala? 56:49 Itu Ustaz simpel percanya. 56:51 [berdehem] 56:53 Bismillahirrahmanirrahim. 56:57 Bagaimana supaya kita istikamah dalam 57:00 tawakal? Saya juga pengin begitu ya. 57:05 Jadi kita belajar ya, Pak ya. 57:09 Saya itu pernah bertanya dulu tentang 57:12 istikamah kepada guru. 57:15 Kiai kata saya, "Bah, saya mohon doanya 57:19 supaya saya bisa istikamah." 57:22 Kata beliau, 57:25 istikamah itu ngaji. 57:27 Ngaji. 57:29 Istikamah itu ngaji, belajar. 57:31 Belajar. 57:32 Heeh. Makanya kan kata Nabi, 57:36 ilma minal mahdi il lahdi. Selama belum 57:40 masuk ke dalam apa? Liang lahad kita 57:44 ngaji. Ah, itu istikamah namanya. 57:48 Nah, terus ada lagi kiai. 57:51 Saya tanya kepada kiai yang lain, "Mohon 57:54 doa ya, minta supaya istikamah." Eh, 57:57 kata saya istikamah itu apa, Kang? Heeh. 58:00 Beliau mengatakan, 58:04 "Ente sebagai apa?" 58:06 H 58:07 sebagai ustaz ya, sebagai kiai, 58:11 ente punya tugas 58:14 ya 58:16 jalankan tugas ente 58:19 dalam suka dan duka. [berdehem] 58:22 Dan dalam bertugas menjalankan dakwah 58:25 ini 58:27 seperti pesannya Syekh Sirri Asiktiin 58:32 Nun mengatakan 58:35 ketika berdakwah, ketika mengajar jangan 58:37 melihat orang 58:40 tapi lihatlah Allah. 58:45 Bagaimana ngelihat orang? 58:48 Saya namanya orang ngajar Fahri. 58:50 Kadang-kadang yang belajar itu 58:53 ada banyak ya, ada ratusan, 59:00 ada kalanya juga cuma beberapa orang aja 59:04 lah. Itu kalau kita ngajar 59:09 itu melihat orang, 59:11 apalagi yang hadirnya cuma tiga orang, 59:15 udah libur aja dah ngajinya. Udah orang 59:17 enggak pada mau ngaji gitu kan semangat 59:19 ya. Itu namanya orang ajar melihat 59:22 orang. 59:23 He. 59:25 Kalau melihat Allah mau satu, mau tiga, 59:27 mau 100, mau 200. 59:30 Karena yang dilihat adalah bukan siapa 59:33 yang ngaji, siapa yang nyuruh saya 59:35 ngajar. 59:36 Hm. 59:37 Itu namanya istikamah. 59:38 Iya. 59:39 Sekarang kalau Bapak sebagai pegawai 59:41 negeri tentu Bapak punya tugas 59:46 ya. Apa menjadi kewajiban Bapak, Pak, 59:49 Pak Yudi? 59:51 Apa yang tidak boleh dilakukan oleh 59:54 Bapak sebagai 59:56 seorang karyawan, sebagai petugas? 1:00:00 Nah, itu terus Bapak lakukan namanya itu 1:00:05 istikamah. 1:00:08 Lalu hasilnya 1:00:11 ya 1:00:13 serahkan sepenuhnya kepada Allah. 1:00:17 sekarang ini 1:00:19 bagaimana supaya 1:00:21 apa namanya kita ini terbebas dari 1:00:25 COVID 1:00:26 COVID? 1:00:27 Iya. 1:00:29 Jalankan 1:00:32 apa yang apa namanya protokol kesehatan 1:00:37 selebihnya kemudian 1:00:39 apa? Serahkan kepada Allah. [berdehem] 1:00:44 Nah. 1:00:46 dan biasa-biasa aja menghadapi ini 1:00:48 jangan seperti apa namanya sesuatu yang 1:00:52 menakutkan ya. 1:00:55 Kemudian kayaknya 1:00:58 ee 1:01:00 ini merupakan makhluk yang mengerikan, 1:01:04 yang sadis. 1:01:06 Penyakit biasa aja dari dulu ya. 1:01:09 Nah, kita jalani protokol kesehatan 1:01:12 selebihnya kemudian serahkan. 1:01:15 Nah, itu namanya menyerahkan itu 1:01:17 tawakal. 1:01:18 Tawakal. 1:01:19 Ngikuti anjuran itu namanya 1:01:21 istikamahnya. 1:01:23 Kemudian istikamah sebagai seorang 1:01:26 suami, kewajiban kita sebagai hamba 1:01:30 kepada khaliq, kewajiban kita kepada 1:01:32 istri, kewajiban kita kepada anak. mana 1:01:36 yang enggak boleh dilakukan ya dalam 1:01:38 kapasitas kita sebagai hamba, dalam 1:01:41 kapasitas sebagai ayah, sebagai suami. 1:01:45 Nah, kita terus jalankan itu. Itu 1:01:47 namanya istikamah yang mengingini. 1:01:49 H 1:01:50 gitu. Jadi istikamah itu tidak kaitannya 1:01:53 dengan salat ya, dengan apa lagi sodqah 1:01:57 ya, dalam segala apa namanya aktivitas. 1:02:02 Karena Islam itu bicara tentang segala 1:02:06 aspek kehidupan. 1:02:08 Dan ketika kita sebagai khalifah, 1:02:12 sebagai rain, pemimpin, baik pemimpin 1:02:14 keluarga, pemimpin masyarakat, pemimpin 1:02:18 negara menjalankan ya sesuai dengan 1:02:21 tugas. Nah, itu [berdehem] namanya 1:02:23 istikamah. 1:02:24 He. 1:02:25 Nah, ketika kita sudah keluar dari 1:02:27 tujuan semula, itu namanya sudah kita 1:02:29 sudah enggak istikamah. Nah, jadi ee apa 1:02:34 namanya kita 1:02:37 apa namanya itu ya ee 1:02:41 laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya 1:02:44 ya itu istikamah. Nah, hasil dari 1:02:49 dari semuanya itu kita serahkan 1:02:51 sepenuhnya kepada Allah ya. Percayakan 1:02:55 kepada Allah subhanahu wa taala. 1:02:56 Wallahualam. 1:02:58 Baik. Dan selanjutnya pertanyaan dari 1:03:00 hamba Allah, Pak Ustaz di Jakarta ingin 1:03:03 bertanya. Asalamualaikum warahmatullahi 1:03:04 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:03:06 Waalaikumsalam [berdehem] warahmatullahi 1:03:07 wabarakatuh, 1:03:08 Ustaz. Orang tua saya melakukan hal yang 1:03:11 musyrik. Salah satunya menganggap ada 1:03:15 utusan Allah setelah Nabi Muhammad 1:03:16 sallallahu alaihi wasallam. Beliau 1:03:18 bahkan memiliki guru spiritual untuk hal 1:03:20 tersebut. Saya sudah mengatakan bahwa 1:03:23 hal tersebut melanggar, tapi beliau 1:03:25 menganggap hal tersebut tidak melanggar. 1:03:27 Saya justru diminta menghadap gurunya 1:03:29 agar guru tersebut bisa menjelaskan ke 1:03:31 saya apa yang bisa saya lakukan, Pak 1:03:34 Ustaz, sebagai anak. Mohon 1:03:35 pencerahannya, Pak Ustaz. 1:03:37 Bismillahirrahmanirrahim. 1:03:43 Pertama, Ibu adalah eh siapa yang 1:03:48 bertanya tadi? 1:03:49 Hamba Allah, Pak Ustaz. Hamba Allah. 1:03:51 Pertama, hamba Allah entah laki atau 1:03:53 perempuan 1:03:54 adalah sebagai anak tetap harus 1:03:58 menghormati ayah atau ibu. Ya, apapun 1:04:03 yang dilakukannya 1:04:05 sebagai ibu, sebagai bapak tetap kita 1:04:07 hormati. Bukan bukan perbuatannya ya, 1:04:10 bukan perbuatannya tetapi orangnya. 1:04:13 Orangnya. Nah, kemudian karena orang tua 1:04:16 sudah menyimpang, maka menjadi kewajiban 1:04:21 ya hamba Allah ini untuk meluruskannya. 1:04:26 Untuk meluruskannya. Jadi, langkah ee 1:04:28 hamba Allah ini sudah udah udah benar 1:04:30 ya. mengingatkan 1:04:33 dengan cara yang baik diajarkan oleh 1:04:36 Allah 1:04:37 udu ila sabilik 1:04:40 sabilibik bil hikmah wal maidotil 1:04:43 hasanah w jaddilum billati hasan dengan 1:04:46 hikmah dalil-dalil ibu sampaikan 1:04:50 ya al-qurannya hadis nabi yang 1:04:53 menerangkan tidak ada nabi sesudah nabi 1:04:56 muhammad nah kemudian juga mauah dengan 1:05:02 nasihat yang baik. terakhir kemudian 1:05:05 diajak diskusi. 1:05:08 Kalau ternyata umpamanya ibu tidak atau 1:05:11 hamba Allah ini tidak punya bahan itu 1:05:14 dasar-dasar agamanya 1:05:17 muncinan tapi tidak punya dalil dan 1:05:20 tidak punya kemampuan ya dalam 1:05:25 mengimpor ee apa namanya argumentasi itu 1:05:29 ke dalam pemikirannya 1:05:32 ya. Kalau kalau orang ibu Anda itu mau 1:05:36 ngajak Anda kepada gurunya, kenapa Anda 1:05:39 tidak coba juga? Ibu Anda dibawa kepada 1:05:43 guru Anda atau datangkan seorang kiai, 1:05:46 seorang ustaz yang mempunyai pengetahuan 1:05:50 yang cukup yang baik. 1:05:52 Nah, begitu. 1:05:54 Di samping itu, satu lagi yang harus 1:05:56 dilakukan adalah doa. Mohon kepada Allah 1:06:00 agar Allah memberikan taufik kepada 1:06:03 orang tua Anda. 1:06:05 Kalau sekarang enggak mau juga tetap 1:06:07 begitu, tetap Anda wajib menghormati dia 1:06:10 sebagai orang tua Anda. Ya. Ee 1:06:16 jika nih pesan dulu Sunan Gunung Jati. 1:06:21 Jika orang lain tidak mau mengikuti 1:06:25 seruan Anda, ajakan Anda kepada yang 1:06:28 jenar, biarkan orang itu memilih jalan 1:06:33 hidupnya sendiri. 1:06:35 Ya, artinya enggak dipaksa. Biarkan dia 1:06:38 memilih jalan hidupnya [berdehem] 1:06:39 sendiri. ya. Nah, dengan tentu adalah 1:06:44 siap untuk menanggung resikonya. 1:06:47 Tentunya seperti itu. Nah, itu yang 1:06:49 harus dilakukan. Jadi, berdoa jangan 1:06:52 lupa terus. Insyaallah 1:06:56 asalkan kita terus-menerus berdoa nanti 1:06:59 dijawab oleh Allah subhanahu wa taala. 1:07:02 Mending yakin kemudian sabar gitu. 1:07:05 Tunjukkan oleh Anda, Mak, bahwa agama ya 1:07:10 Anda yang kita yang apa namanya yang 1:07:13 diyakini benar itu bisa meyakinkan dia 1:07:19 bahwa 1:07:21 kita ini memang berada di di jalan agama 1:07:24 yang di dalam ajaran yang benar. Sebab 1:07:27 kita ini mohon maaf ya, kita yakin 1:07:32 kita itu benar. 1:07:34 Orang itu menyimpang. Kita tahu kalau 1:07:36 dia itu adalah menyimpang, berat. Tapi 1:07:39 kita ini tidak bisa menjadi contoh buat 1:07:43 orang itu bisa membuktikan kebenaran 1:07:47 dari keyakinan kita. Sebab apa? Antara 1:07:51 keyakinan kita dengan perbuatan kita 1:07:53 seringki tidak sejalan. Itu yang 1:07:56 menyebabkan orang itu antipati untuk 1:07:58 mengikuti atau meyakini apa namanya 1:08:01 membenarkan keyakinan kita. Maka 1:08:04 buktikan sekarang ya, dakwahlah bilhal 1:08:07 dengan perbuatan. Enggak cuma dengan 1:08:10 ucapan tapi perbuatan itu jauh lebih 1:08:13 menyentuh daripada dakwah dengan apa 1:08:16 namanya ucapan. Wallahualam. 1:08:18 Ya. Bersabar dan berdoa, Ustaz, ya. 1:08:21 Iya. 1:08:21 Tapi enggak usah melaporkan. Enggak usah 1:08:23 ya ke apa gitu MUI gitu 1:08:25 ya. Jangan ya. Enggak usah. Enggak usah. 1:08:28 K itu penistaan atau enggak ya? 1:08:29 Penistaan. [tertawa] 1:08:31 Baik. Selanjutnya 1:08:33 pertanyaan dari Bapak Muhammad Irfan, 1:08:35 Pak Ustaz ini juga mendoakan semoga 1:08:38 Ustaz dan juga Rasil semuanya pendengar 1:08:40 pada sehat katanya. Amin. 1:08:41 Amin. Amin. 1:08:42 Selanjut ee [berdehem] bertanya, belu 1:08:44 bertanya di luar tema, "Pak Ustaz ee 1:08:47 apakah diperbolehkan mendoakan seseorang 1:08:51 dengan doa yang jelek?" Contoh, pemimpin 1:08:54 pemimpin yang zalim didoakan supaya 1:08:56 celaka itu bagaimana? Boleh, Pak Ustaz. 1:08:58 Baik. Bismillahirrahmanirrahim. 1:09:03 Ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam 1:09:05 ditinggal, 1:09:08 wafat oleh dua orang yang sangat 1:09:11 dihormati oleh Nabi dan sangat 1:09:14 menyayangi Nabi, juga ee melindungi 1:09:18 Nabi, yaitu pamannya Abi Thalib dan 1:09:22 istri tercintanya 1:09:24 Bunda ee ee Khadijah radhiallahu anhuma 1:09:28 radhiallahu anha ya. 1:09:31 Nah, beliau ini bersedih sekali ya. 1:09:36 Bersedih. Sehingga tahun itu disebut 1:09:39 dengan amal huzun ya, yakni tahun 1:09:43 dukacita. 1:09:45 Nah, kemudian Rasulullah ini pergi 1:09:47 berdakwah ya ke Thab. Hmm. Sebab kalau 1:09:51 ada yang beriman tentu itu akan 1:09:54 membahagiakan beliau. Tetapi sampai di 1:09:57 sana bukan beliau ini mendapatkan 1:10:00 sambutan yang baik, tapi justru beliau 1:10:03 ini dilempari batu 1:10:05 H 1:10:06 oleh anak-anak ya 1:10:10 sampai berdarah Rasulullah 1:10:13 sampai berdarah 1:10:15 udah jatuh bangun ditimpukin terus 1:10:19 [berdehem] akhirnya Rasulullah pingsan 1:10:23 begitu Rasulullah ee siuman eh ketika 1:10:27 pinsan ini orang-orang Thaib kemudian 1:10:30 ketakutan juga dianggap Rasulullah 1:10:32 meninggal. 1:10:34 Ini kalau sampai meninggal bahaya ini. 1:10:37 Sebab Quraisy. Nah, ini bisa perang 1:10:39 lawan Quraisy. Itu yang ee mengkhawatir 1:10:43 karena itu mereka berusaha untuk 1:10:46 menghilangkan jejak agar tidak ketahuan 1:10:49 kalau e kalau Rasulullah itu dibunuh 1:10:52 oleh mereka. Ini kelakuan setan tuh dari 1:10:54 dulu begini, 1:10:56 bagaimana menghilangkan jejak supaya apa 1:11:00 namanya mereka nih penjahat-penjahat ini 1:11:03 bisa aman dari tuntutan dan bisa aman 1:11:07 dari hukuman ya. 1:11:10 Nah, akibat akhirnya 1:11:13 mereka ini mau mendorong batu yang gede 1:11:18 ditimpakan kepada Nabi Muhammad sehingga 1:11:21 terkesan 1:11:23 nanti bahwa Nabi Muhammad itu meninggal 1:11:27 karena ketimpa batu, bukan karena 1:11:29 dibunuh oleh mereka. Sehingga dengan 1:11:32 demikian mereka akan aman dari tuntutan. 1:11:36 Ya. Nah, 1:11:39 wallah ee apa namanya? [berdehem] 1:11:41 Al insanu yurid. Wallahu yaf'alu ma 1:11:44 yurid. 1:11:46 Wakaru makarallah wallah khairul magrib. 1:11:49 Manusia berencana Allah yang menetapkan 1:11:52 rencana itu jadi atau tidak itu Allah. 1:11:55 Mereka bikin makar tipu daya, tapi Allah 1:11:59 adalah pemberi [berdehem] balasan tipu 1:12:02 daya itu. Dan Allah paling pintar, 1:12:05 paling canggih dalam membuat makar. Ya, 1:12:09 [berdehem] sehebat apapun kebatilan 1:12:12 pasti akan terbongkar. Sepandai-pandai 1:12:15 orang menyembunyikan bangkai pasti 1:12:18 tercium juga kan gitu ya. Nah, begitu 1:12:21 mereka menggelindingkan batu itu batu 1:12:24 yang gede itu parah sudah bergerak. 1:12:27 He. 1:12:28 Maka malaikat Jibril turun dengan 1:12:30 membawa batu satu kepelanj 1:12:33 oleh malaikat Jibril. 1:12:34 Iya. 1:12:35 Batu itu akhirnya enggak bergerak. Yah, 1:12:38 jadi enggak jadi. 1:12:40 Amanlah Rasulullah. Jibril kemudian 1:12:43 datang bersama dengan malaikat penjaga 1:12:46 gunung Taib. Kata malaikat Jibril 1:12:48 begini, Muhammad ya, ini adalah malaikat 1:12:53 penjaga gunung Thab oleh Allah 1:12:56 diperintahkan untuk melaksanakan apapun 1:13:00 yang engkau perintahkan. 1:13:03 Kalau kau ingin gunung Thab ini 1:13:05 diangkat, ya ditimpakan kepada mereka 1:13:09 sehingga bawahnya menjadi atas, atas 1:13:11 menjadi bawah, itu akan dilakukan. 1:13:14 Tinggal kau saja ngomong sekarang. 1:13:18 Nah, tapi apa ya? Itu penawaran luar 1:13:21 biasa ya untuk membinasakan orang-orang 1:13:24 jahat yang telah menyakiti Rasulullah. 1:13:27 Tapi yang keluar dari mulut Rasulullah 1:13:30 doa yang sudah kita kenal semua. 1:13:32 Allahumahdi kaumi fainnahum la y'lamun. 1:13:36 Ya Allah berikan hidayah kepada kaumku 1:13:38 karena mereka tidak mengerti. Ih akhlak 1:13:41 Rasulullah luar biasa. Bahkan 1:13:44 lanjutannya ada doanya beliau ini ya, 1:13:48 yaitu arti dari doa itu adalah ya Allah 1:13:51 katanya gitu ya. 1:13:53 Jadi kalau ini adalah kalau mereka tidak 1:13:55 beriman gitu, tidak mengikuti suruhanku 1:13:59 ini karena kekurangan ee ke ee apa 1:14:02 namanya? Kekurangan yang ada dalam 1:14:04 diriku atau kekurang seriusan, kekurang 1:14:07 tepatan aku dalam berdakwah. Bukan 1:14:10 karena mereka itu enggak mau beriman, 1:14:12 tapi cara aku barangkali gitu ya. 1:14:15 Subhanallah. Tuh begitu. Jadi kalau 1:14:18 umpamanya aku apa namanya luka begini, 1:14:22 aku tidak peduli asalkan engkau tidak 1:14:25 membenci aku. Bagi Allah, apapun yang 1:14:28 terjadi padaku, penganihan yang 1:14:30 dilakukan oleh mereka kepadaku, aku 1:14:33 tidak peduli. Asalkan engkau tetap 1:14:36 menyayangi aku, asalkan engkau tetap 1:14:39 bersamaku. 1:14:40 Itu begitu ya. 1:14:43 Nah, ini doa. Maka dari sini kita 1:14:47 merupakan sunah Rasul kalau mendoakan 1:14:50 [berdehem] 1:14:50 orang-orang yang tidak baik agar 1:14:54 mendapatkan hidayah dari Allah. Nah, 1:14:57 suatu hari dulu tuh Rasulullah kalau 1:14:59 salat suka mengutuk, mendoa, ya. 1:15:03 Mendoakan orang, mendoakan yang tidak 1:15:06 baik. 1:15:07 H. 1:15:08 Dan kalau kita lihat ininya apaanya ee 1:15:12 ee kronologisnya sangat dimaklumi, 1:15:15 sangat dimaklumi. 1:15:17 Iya. 1:15:17 Orang minta tolong kepada Nabi begitu di 1:15:21 apa namanya? Oleh Nabi dikasih tolong 1:15:24 malah ibarat nolong anjing kejepit gitu. 1:15:28 Ditolongin malah digigit. 1:15:30 Maka Rasulullah itu kemudian berdoa 1:15:34 ya yang buruk kepada mereka. 1:15:37 minta supaya dilaknat. Nah, lalu turun 1:15:41 firman Allah, laaka minal amriun 1:15:45 alaihimahum. 1:15:49 Ya, tidak punya hak Muhammad kamu itu 1:15:52 untuk mengutuk mereka. 1:15:55 Apakah aku nanti akan menyiksa atau 1:15:57 mengampuni itu hakku, bukan hakmu. Apa 1:16:00 hakmu? Apa namanya mengutuk-ngutuk 1:16:03 mereka gitu ya. Sejak itu Rasulullah 1:16:07 enggak pernah mengutuk lagi. Enggak 1:16:09 pernah Nabi itu berdoa buruk untuk 1:16:12 mereka karena ditegor oleh Allah 1:16:14 Subhanahu wa taala. Artinya seorang nabi 1:16:16 enggak pantas ya mendoakan buruk orang 1:16:19 lain. 1:16:20 Nah, yang ketiga sekarang 1:16:23 Nabi Ibrahim itu pernah oleh Allah 1:16:26 dibawa ke alam malakut. Maksudnya dibawa 1:16:28 alam malakut itu diperlihatkan alam 1:16:30 malakut. 1:16:31 Di dalam malakut itu Allah kemudian 1:16:34 memperlihatkan orang yang 1:16:36 orang yang membunuh ya pembunuh, 1:16:39 penjina, penjudi, pemabuk dan 1:16:43 sebagainya. Lalu Allah tanyakan kepada 1:16:45 malaikat dan Nabi Ibrahim. Ya, bagaimana 1:16:48 menurut kamu Ibrahim ya tentang mereka 1:16:51 ini nih si pembunuh ini. Kata Nabi 1:16:54 Ibrahim, "Ya Allah, rezekimu dia makan, 1:16:58 udaramu dia hirup, ya. Segala fasilitas 1:17:01 di bumi dia nikmati, tapi dia malah 1:17:04 membuat kerusakan di muka bumi. Durhaka 1:17:07 kepada orang semacam ini. Enggak pantas 1:17:09 hidup. Mendingan dicabut aja nyawanya. 1:17:12 Dicabut nyawanya oleh Allah, dimatikan. 1:17:15 Ya, ini si pembunuh. Begitu juga ee 1:17:17 pemabuk, penzina dan sebagainya itu 1:17:20 matikan sesuai dengan ee keinginan atau 1:17:24 ee anjuran permintaan Nabi Allah 1:17:27 Ibrahim. Suatu saat Allah kemudian 1:17:30 berkata, "Ya Ibrahimya [berdehem] 1:17:34 sembelih putramu tuh Ismail." Hm. Kata 1:17:38 Nabi, Nabi Muhammad eh kata Nabi 1:17:40 Ibrahim, "Loh, kok disembelih?" 1:17:43 Ya, 1:17:43 puluhan tahun Nabi Ibrahim mendambahkan 1:17:46 lahirnya anak. Begitu sudah lahir suruh 1:17:48 disembelih. Coba Nabi Ibrahim protes, 1:17:51 "Ya Allah, lah kok disembelih?" 1:17:53 [berdehem] 1:17:54 Eh, Ibrahim, 1:17:56 apa kamu lupa? Ya, tuh pembunuh itu 1:18:00 ketika aku tanyakan Ibrahim, "Bagaimana 1:18:02 tuh? Apa kata kamu? Bunuh aja ya Allah." 1:18:06 Ya, orang seperti itu. 1:18:09 Aku ini Tuhan. 1:18:11 Engkau adalah hambaku. Keinginanmu 1:18:14 dituruti oleh aku. Sekarang aku Tuhan 1:18:16 lah. Minta nyuruh kamu menyembelih 1:18:18 anakmu. Kok enggak mau? Hm. Coba. Ya. 1:18:22 Lalu apa kata Nabi Ibrahim? Ya Rabb 1:18:24 Hamratu fuadi. Ya Allah ini kan buah 1:18:27 hati saya. 1:18:29 Ini buah hati saya ya Allah. Lalu kata 1:18:31 Allah, "Hai Ibrahim, yang membunuh, yang 1:18:35 berzina, yang mabuk, anakmu, kau juga 1:18:39 itu semua makhlukku. 1:18:41 Yang taat kepadaku, aku yang 1:18:43 menciptakan. Yang durhaka juga aku yang 1:18:45 menciptakan." 1:18:47 Ya, apa kau tidak punya perasaan aku 1:18:50 yang menciptakan suruh membunuh mereka? 1:18:52 Hm. Coba lihat, lihat, lihat gitu ya, 1:18:55 Pak ee Pak siapa namanya? Muhammad Irfan 1:18:58 ya? 1:18:59 Iya. Nah, jadi dari sini berikan 1:19:03 kesempatan kepada mereka untuk bertobat. 1:19:08 Wah, orang itu enggak bakalan bertobat. 1:19:10 Jangan mendahului. 1:19:13 Jangan mendahului. 1:19:14 Doakan oleh kita kalau bisa gitu kan. 1:19:18 Kalau bisa. Kalau enggak begini dia itu 1:19:22 jahat. Nah, 1:19:25 ada ungkapan yang sangat indah, Pak 1:19:27 Muhammad Irfan, yaitu 1:19:30 ee 1:19:33 kebaikan harus dibalas dengan kebaikan. 1:19:37 Ya, kebaikan harus dibalas dengan 1:19:40 kebaikan dan kejahatan harus dibalas 1:19:43 dengan keadilan. 1:19:45 Keadilan. 1:19:47 Jangan kejahatan dibalas dengan 1:19:49 kejahatan. Apa bedanya dia dengan kita? 1:19:52 dengan keadilan ya. Ada hukum 1:19:57 hukum enggak percuma sudah mengadu juga 1:20:00 jangan. Enggak ada yang percuma enggak 1:20:02 ada. Enggak ada. Setidaknya kita ini 1:20:05 menuntut keadilan itu ada nilai di sisi 1:20:08 Allah. Di mata orang akan dilihat inilah 1:20:11 pejuang orang pembela keadilan. Ya, 1:20:15 suatu saat nanti akan orang yang sedang 1:20:19 berjuang menegakkan keadilan, 1:20:21 memperjuangkan keadilan itu akan dicatat 1:20:25 oleh sejarah dengan tinta emas. 1:20:28 Dan orang yang merusak, 1:20:30 memporak-porandakan 1:20:31 ya keadilan, mereka pun akan dicatat ya 1:20:36 dengan tinta apa itu namanya gitu. Tuh, 1:20:39 tinta merah ya. [mendengus] 1:20:41 Nah, alangkah bangganya anak cucu kita 1:20:44 ketika melihat bahwa nama-nama kita itu 1:20:50 ada tertulis dengan tinta emas. Betapa 1:20:53 malunya anak cucu kita kalau ternyata 1:20:56 kita adalah orang-orang yang ditulis 1:20:58 dengan tinta merah. 1:21:01 Nah, begitu. Nah, yang terakhir Pak 1:21:04 Muhammad Irfan, kalau Anda mendoakan 1:21:07 kebaikan kepada orang lain, ya satu Anda 1:21:12 dapat pahala, jiwa Anda akan tenang, 1:21:16 hati Anda tenang. Tapi kalau Anda 1:21:18 mendoakan buruk kepada orang kemudian 1:21:22 enggak terkabul-kabul, 1:21:24 rasa kesal, enggak hilang-hilang, bahkan 1:21:27 yang lebih buruk lagi nanti Anda akan 1:21:30 bersuudon kepada Allah, berburuk sangka 1:21:33 kepada Allah Subhanahu wa taala. Ya, 1:21:36 hidup Anda tidak akan tenang. Jadi kalau 1:21:38 Anda pengin tenang, jangan mendoakan 1:21:41 buruk kepada orang lain walaupun orang 1:21:43 itu jahat. Ya, barangkali inilah 1:21:47 pertemuan sore ini ya, Fari. Baik, 1:21:48 Ustaz. 1:21:49 Ee insyaallah nanti minggu yang akan 1:21:51 datang kita akan bahas lanjutannya. 1:21:54 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 1:21:56 panjangkan umur kita dalam taat 1:21:58 kepadanya. Allah bimbing hati kita ke 1:22:00 jalan yang diridai dan dicintainya. 1:22:03 Allah limpahkan rahmat, taufik, dan 1:22:04 hidayah kepada kita, anak cucu kita 1:22:07 sehingga dapat istikamah dalam 1:22:08 menjalankan perintahnya, menjahi 1:22:11 larangannya. Rabbana taqobbal minna 1:22:13 duana 1:22:15 birahmatika yahamarahimin. Rabbana atina 1:22:18 fid dunya hasanah wafil akhirati 1:22:20 hasanabanar 1:22:21 wasallallahu ala nabina Muhammad waam. 1:22:24 Alhamdulillahiabbil alamin. 1:22:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:22:27 wabarakatuh. 1:22:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22:29 wabarakatuh. Demikian Iwan Hawat 1:22:31 kebersamaan kita di acara tausiah sore 1:22:33 kajian akidah akhlak bersama Ustaz Ahmad 1:22:34 Zazuli Kholil dengan tema tawakal dengan 1:22:37 subtemanya tauhid sebagai landasan 1:22:39 tawakal. Semoga apa yang ustaz sampaikan 1:22:41 dapat menambah ilmu agama kita juga 1:22:43 menambah iman dan takwa kita kepada 1:22:45 Allah subhanahu wa taala. Yang sudah 1:22:46 bergabung terima kasih banyak. Yang 1:22:48 belum sempat terbanyakkan mohon maaf 1:22:49 karena waktu yang sangat terbatas. Saya 1:22:50 Fahri ditemani Neza dan juga Agusilo 1:22:54 pamit. Subhanakallahumma wabihamdika 1:22:56 asadu alla ilahailla anta astagfiruka wa 1:22:58 atubu ilaik. Wasalamualaikum 1:22:59 warahmatullahi wabarakatuh. 1:23:01 Waalaikumsalam 1:23:03 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, 1:23:04 terima kasih.