Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 Brasil TV. 0:13 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. 0:21 Alhamdulillahi rabbil alamin. 0:24 Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali 0:27 Muhammad. Dipancar luaskan dari Jalan 0:29 Masjid Silaturahim nomor 36, 0:32 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi, Radio 0:34 Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:38 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:40 subhanahu wa taala. Alhamdulillah, 0:43 bagaimana kabar Anda ikhwan dan akhwat 0:46 di kesempatan malam hari ini? Semoga 0:49 dalam keadaan sehat walafiat dan selalu 0:52 dalam lindungan Allah Subhanahu wa 0:55 taala. 0:57 Di malam hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 0:58 kembali kita berjumpa dalam tausiah 1:00 malam renungan QBU edisi hari Selasa di 1:04 tanggal 9 Juni 2020 1:09 dalam tema kita tentang kemusyrikan. 1:14 Dan narasumber kita telah hadir Ustaz 1:17 Rahmatullah. Alhamdulillah ikhwan akhwat 1:19 beliau telah hadir di studio saat ini. 1:22 Asalamualaikum warahmatullahi 1:24 wabarakatuh, Ustaz. 1:25 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:26 wabarakatuh. 1:27 Baik, sehat Ustaz ya. 1:28 Alhamdulillah ya. 1:29 Baik, sehat. Alhamdulillah. Ikhwan dan 1:31 akhwat, saya Abi Agus ditemani Atep, ada 1:35 Abi juga. Kemudian 1:38 ada Mas Yusuf Subangkit di meja operator 1:41 akan menemani malam hari Anda dalam 1:44 renungan kolbu 1:46 hingga nanti menjelang pukul 19. Maksud 1:50 kami pukul 21.30. 1:52 Baiklah ikhwan dan akhwat, langsung saja 1:54 kita 1:56 dengarkan pemaparan yang akan 1:57 disampaikan oleh Ustaz Rahmatullah. 2:00 Tafadal Ustaz. 2:02 Baik terima kasih Bang Agus. 2:07 Bismillahirrahmanirrahim. 2:09 Asalamualaikum 2:11 warahmatullahi wabarakatuh. 2:17 Alhamdulillah. 2:20 Alhamdulillahilladzi 2:22 khalaqal mauta wal hayata liyabaluakum 2:25 ayyikum ahsanu amala wahual azizul gfur. 2:31 Ashadu alla ilahaillallah wa ashadu anna 2:34 muhammadan abduhu wa rasuluh. 2:38 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:40 Muhammad wa ala ali Muhammad wa ba'ad. 2:47 Para pendengar Radio Rasil serta pemirsa 2:53 TV Rasil yang dimuliakan oleh Allah 2:56 subhanahu wa taala. [mendengus] 3:01 Terlebih dahulu marilah kita 3:04 memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah 3:07 Subhanahu wa taala. 3:10 Selawat serta salam semoga Allah 3:13 limpahkan kepada junjungan kita 3:15 Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi 3:17 wasallam, 3:19 keluarga beliau, para sahabatnya, dan 3:21 kepada kita sekalian. Amin ya rabbal 3:23 alamin. [berdehem] 3:27 Pada kesempatan kali ini kita masih akan 3:32 membahas tentang ee kemusyrikan. 3:40 Karena kemusyrikan ini 3:43 merupakan satu dosa yang paling besar 3:49 yang tidak ada lebih besar daripada 3:51 kemusyrikan. 3:54 Sehingga begitu pentingnya 3:57 kemusyrikan ini 4:00 bagi kita sebagai 4:03 hamba Allah yang menyatakan 4:07 keimanannya, 4:10 maka 4:11 perlu kita mengetahui 4:16 kemusyrikan yang telah ditetapkan oleh 4:20 Allah Subhanahu wa taala dan rasul-Nya. 4:26 Banyak sesungguhnya kemusyrikan itu 4:29 mulai dari [berdehem] 4:31 [mendengus] 4:32 kemusyrikan yang bersifat 4:34 terang-terangan, 4:37 kemusyrikan yang samar, 4:42 bahkan kemusyrikan yang sama sekali 4:44 tidak kelihatan. 4:50 Mulai dari yang samar sampai yang tidak 4:53 kelihatan. Inilah sesungguhnya 4:57 kita perlu mengetahui. 5:04 Karena 5:06 [berdehem] 5:08 kemusyrikan ini sesuatu yang 5:13 tidak akan diampuni oleh Allah Subhanahu 5:15 wa taala. Manil manakala pada saat kita 5:19 dijemput oleh 5:23 ajal kita, maka 5:28 tidak akan diampuni oleh Allah subhanahu 5:30 wa taala. 5:33 Beberapa episode yang 5:36 lalu telah kami sampaikan bahwa 5:39 pada hakikatnya sesungguhnya 5:42 manusia 5:45 yang di dalam diri kita itu adalah ee 5:48 jiwa, ada nafs, ada jiwa. 5:53 Kemudian 5:56 di dalam tubuh kita ini bersemayam jiwa 5:59 dan roh. 6:02 Di mana jiwa itu 6:06 wa nafsu wama sawaha faalhamaha fujuraha 6:09 wa taqwaha. 6:12 Jadi Allah menciptakan jiwa 6:15 dalam keadaan sempurna 6:18 dan diberikan pengetahuan oleh Allah 6:20 subhanahu wa taala. kepada jiwa 6:24 untuk mengetahui mana ketakwaan, mana 6:27 kedurhakan 6:30 sehingga betul-betul apa yang diciptakan 6:32 oleh Allah Subhanahu wa taala berupa 6:34 jiwa, maka fitrahnya adalah bersyahadah 6:38 dengan Allah Subhanahu wa taala. 6:44 Namun demikian, di dalam diri kita bukan 6:46 hanya jiwa dan roh saja, 6:49 akan tetapi untuk menjaga keberadaan 6:53 tubuh kita, maka 6:58 bersemayam pula di dalam tubuh kita 7:00 adalah hawa. 7:03 sering disebut dengan hawa nafsu. 7:07 Maka nilai seseorang di sisi Allah 7:09 Subhanahu wa taala adalah 7:12 pertarungan antara jiwa dengan hawa. 7:14 Inilah sesungguhnya nilai yang akan 7:18 menentukan nilai seseorang apakah akan 7:21 diangkat derajatnya setinggi-tingginya 7:23 oleh Allah atau bahkan 7:28 lebih rendah daripada binatang ternak. 7:35 sehingga jiwa di dalam tubuh kita itu 7:38 akan berhadapan dengan satu tantangan 7:41 dari dalam sendiri yaitu hawa nafsu. 7:48 Yang pertama adalah itu adalah tantangan 7:51 dari dalam yaitu berupa hawa nafsu. 7:56 Sementara tantangan yang di luar badan 8:00 kita itu adalah sesungguhnya adalah ee 8:03 setan. 8:07 setan ini sesungguhnya kalau kita 8:11 ikuti bagaimana asal muasal ee di dalam 8:15 Al-Qur'anul Karim 8:18 di mana ketika manusia ketika Allah 8:21 Subhanahu wa taala menciptakan 8:24 langit, bumi, 8:26 jin, 8:29 para malaikat, 8:33 kemudian belakangan Allah cipta ciptakan 8:36 manusia. 8:40 Ketika Allah Subhanahu wa taala 8:42 menciptakan manusia, 8:45 Allah perintahkan. 8:47 Jadi, Allah menciptakan makhluk yang 8:50 junior, makhluk-makhluk yang sudah 8:53 senior sudah Allah ciptakan seperti 8:56 malaikat, jin, 8:58 dan 9:00 sebagainya. 9:03 Kemudian Allah ciptakan 9:05 manusia. 9:08 Setelah Allah ciptakan manusia, 9:11 maka Allah perintahkan untuk sujud 9:14 kepada Adam. 9:18 Maka sujudlah semuanya terkecuali iblis. 9:25 Jadi iblis inilah sesungguhnya yang 9:27 tidak mau taat kepada perintah Allah 9:29 untuk sujud kepada Adam. 9:33 Sesungguhnya inilah sesungguhnya asal 9:37 muasal daripada 9:40 ee setan tadi yaitu adalah iblis. 9:44 Karena sesungguhnya bangsa jin itu 9:47 adalah wama khalaqtul jinna wal insa 9:49 illa liya'budun. 9:51 [mendengus] 9:51 Jadi Allah tidak menciptakan jin dan 9:53 manusia itu melainkan untuk 9:57 menghambakan diri beribadah kepada Allah 10:01 Subhanahu wa taala. 10:05 Maka ketika Allah perintahkan sujud 10:07 kepada Adam, 10:09 terkecuali iblis 10:12 yang tidak mau taat kepada perintah 10:15 Allah untuk sujud kepada Adam, 10:20 maka pada saat itulah sesungguhnya 10:24 awal dari satu permusuhan antara manusia 10:28 dengan iblis. 10:30 Sehingga hakikat daripada setan itu 10:32 sesungguhnya adalah iblis. 10:36 Karena iblis itu adalah dari golongan ee 10:38 jin. Sementara di antara golongan jin 10:43 sama ada yang beriman, ada yang 10:45 bertakwa, ada yang durhaka. Sama sebagai 10:47 manusia juga. 10:51 Sehingga hakikat daripada setan itu 10:54 sesungguhnya adalah iblis. 11:01 Ketika Allah perintahkan untuk 11:05 sujud kepada Adam, 11:09 kemudian iblis ingkar kepada Allah, 11:12 tidak mau sujud, 11:15 maka pada saat itulah awal daripada 11:20 permusuhan antara iblis dengan manusia. 11:27 Kemudian pada saat itulah 11:30 turunlah laknat Allah kepada iblis 11:36 sehingga diusir dari surga oleh Allah 11:39 Subhanahu wa taala. 11:42 Dan 11:45 karena diusir itulah maka ada beberapa 11:49 permintaan dari iblis. 11:51 [berdehem] 11:57 Yang pertama adalah 11:59 iblis mengatakan 12:03 sebagaimana tercantum di dalam surah 12:06 Ala-araf ya pada ayat yang ke 16. 12:11 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 12:15 Q fabima agwaitani 12:19 laudan lahumatakal 12:22 mustaqim. 12:26 Jadi iblis menjawab. 12:29 Iblis berkata kepada Allah subhanahu wa 12:32 taala 12:35 karena engkau telah menghukum 12:37 saya tersesat kata iblis. 12:41 Maka saya benar-benar akan 12:44 menghalang-halangi mereka dari jalan 12:46 engkau yang lurus. 12:50 Ini suatu makhluk yang 12:56 sangat ee berani kepada Allah Subhanahu 13:00 wa taala. 13:01 Jadi secara terus terang iblis 13:04 mengatakan akan menghalang-halangi anak 13:07 cucu Adam. 13:10 dari jalan yang lurus yang sudah 13:11 ditetapkan oleh Allah Subhanahu wa 13:13 taala. 13:19 Kemudian selanjutnya, tumma laatiannahum 13:23 m baini aidihim 13:26 wamin khalfihim 13:28 wa aimanihim 13:31 wa syamailihim 13:35 wala tajidu aksarahum syakirin. 13:41 [mendengus] Kemudian iblis mengatakan, 13:43 "Kemudian saya akan mendatangi mereka 13:49 dari muka, 13:51 dari belakang, 13:53 dari kanan, dan dari kiri mereka 13:58 dan engkau tidak akan mendapati 14:02 kebanyakan mereka bersyukur." 14:06 [mendengus] 14:09 Jadi ini adalah 14:13 ungkapan iblis langsung 14:16 kepada Allah Subhanahu wa taala. 14:19 Permusuhan 14:21 antara anak cucu Adam dengan iblis. 14:29 Sehingga iblis akan mau me 14:32 menemui anak cucu Adam. Mau dari depan, 14:36 dari belakang, kanan, kiri. Jadi artinya 14:39 apa? Iblis akan mengepung anak cucu Adam 14:42 [menghela napas] 14:44 sehingga anak cucu Adam 14:47 tidak akan mendapati kebanyakan dari 14:50 mereka bersyukur kepada Allah Subhanahu 14:52 wa taala. 14:59 Kemudian iblis masih berkata lagi, "Qala 15:03 rabi bima agwaitani 15:07 lauzayin lahum fil ardhi 15:11 wahum 15:12 ajmain." 15:18 Ya Tuhanku, 15:20 oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa 15:24 aku sesat, 15:27 pasti aku akan menjadikan mereka 15:31 memandang baik perbuatan 15:34 maksiat di muka bumi 15:40 dan pasti aku akan menyesatkan mereka 15:42 semuanya. 15:45 [mendengus] Jadi ini 15:48 merupakan satu ungkapan yang 15:54 yang tidak 15:56 tidak wajar antara pencipta dengan yang 16:00 diciptakan. 16:03 [mendengus] 16:04 kesombongan tidak mau sujud kepada anak 16:06 cucu Adam, kepada Adam 16:10 karena merasa bahwa 16:13 iblis lebih 16:17 tinggi dari 16:19 Adam menurut pengakuan iblis itu 16:22 sendiri. sehingga kesombongan. 16:27 Sehingga dari 16:30 ee 16:32 apa yang dikatakan oleh iblis itu adalah 16:38 benar-benar mereka akan 16:41 menghalang-halangi manusia dari jalan 16:43 yang lurus. 16:46 Kemudian yang kedua, 16:48 iblis akan mendatangi manusia 16:51 baik dari depan, belakang, kanan, kiri. 16:57 Sehingga kebanyakan dari mereka adalah 16:59 orang-orang yang tidak bersyukur kepada 17:01 Allah Subhanahu wa taala. 17:06 Dan yang ketiga adalah iblis akan mau 17:09 membuat sesuatu pekerjaan maksiat, 17:12 kedurhakaan kepada Allah. subhanahu wa 17:15 taala akan dikemas oleh iblis menjadi 17:19 satu keindahan. 17:25 Dan yang keempat adalah benar-benar 17:27 iblis akan menyesatkan 17:30 manusia semuanya. 17:34 Dan pernyataan iblis ini adalah langsung 17:36 diungkapkan kepada Allah Subhanahu wa 17:38 taala. 17:42 Sehingga dengan demikian bahwa 17:46 tantangan bagi jiwa kita, jiwa manusia 17:50 di samping berhadapan dengan hawa nafsu 17:55 yang berada di dalam tubuh kita, 17:59 maka 18:00 tantangan luarnya adalah berhadapan 18:03 dengan iblis. 18:09 Nah, inilah sesungguhnya 18:11 yang perlu kita waspadai 18:16 ya. 18:17 Bagaimana kita berhadapan dengan musuh 18:21 yang pertama, musuh di dalam diri kita 18:23 sendiri yang berupa hawa nafsu. Kemudian 18:26 musuh yang berada di luar 18:30 tubuh kita yaitu iblis tadi. 18:38 sehingga 18:41 ee bagaimana iblis ini akan menggoda 18:44 anak cucu Adam sampai bersama-sama 18:48 dengan iblis 18:51 masuk ke dalam neraka. Anaru matlakum 18:54 khidina fiha. 18:56 Itu adalah target daripada iblis 18:59 laknatullah. 19:04 Sementara orang-orang yang 19:07 masuk neraka kekal di dalamnya, 19:11 maka bagaimana iblis ini 19:15 akan menggoda anak cucu Adam sampai 19:19 betul-betul 19:20 anak cucu Adam melakukan kemusyrikan 19:24 kepada Allah Subhanahu wa taala. Wahum 19:26 la yasyurun. 19:29 Jadi, bagaimana iblis menggoda anak cucu 19:32 Adam sampai kepada kemusyrikan tapi 19:34 mereka tidak sadar. 19:38 Maka inilah sesungguhnya 19:41 yang perlu kita waspadai di dalam hidup 19:43 ini. Karena hidup ini adalah pada 19:46 hakikatnya adalah ujian, perjuangan 19:50 menghadapi berbagai macam ujian. 19:56 Sebagaimana bagaimana kemusyrikan yang 20:00 dihembus-hembuskan 20:02 oleh iblis di dalam surah Ibrahim pada 20:05 ayat yang ke-22. 20:09 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 20:13 Waqitanu 20:15 lamma qual amru 20:18 innallaha 20:20 waadakum waal haqukum 20:25 faakukum 20:28 w liya alikum minan 20:33 illaukumtum 20:45 ana bikum 20:47 w antum 20:50 [mendengus] 20:51 inni kafartu 20:53 bima asum minq 20:58 innalimina 21:00 lahum adzabun alim 21:07 Dan berkatalah setan atau iblis, 21:13 "Tatkala perkara hisab telah 21:16 diselesaikan. 21:21 Sesungguhnya Allah telah menjanjikan 21:25 kepadamu janji yang benar." 21:29 Ini ucapan yang 21:32 diucapkan oleh iblis laknatullah. 21:36 Jadi menyatakan sesungguhnya Allah telah 21:38 menjanjikan kepadamu janji yang benar 21:42 [mendengus] 21:44 dan aku pun menjanjikan kepadamu tetapi 21:48 aku menyalahinya. 21:50 Kata iblis. 21:56 Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku 21:58 terhadapmu. 22:00 Ini adalah pengakuan dari iblis. Jadi 22:03 iblis itu tidak mempunyai sultan. Sultan 22:06 ini adalah kekuasaan atau kekuatan 22:09 terhadap manusia. Jadi iblis sendiri 22:12 mengakui. 22:14 [mendengus] 22:16 Kemudian iblis mengatakan, 22:18 "Aku sekali-kali tidak punya kekuatan, 22:21 tidak punya kekuasaan terhadap kalian, 22:24 kata iblis, 22:27 melainkan sekedar aku menyeru 22:31 menyeru kalian. 22:33 Kemudian kal kalian mematuhi seruanku." 22:40 Oleh sebab itu, 22:42 janganlah kamu mencerca aku, kata iblis. 22:47 Akan tetapi cercalah dirimu sendiri. 22:54 Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu 22:59 dan kamu pun sekali-kali tidak dapat 23:03 menolongku. 23:08 Sesungguhnya aku tidak membenarkan 23:11 perbuatanmu 23:13 mempersekutuan mempersekutukan aku 23:16 dengan Allah seahulu. 23:21 Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu 23:24 mendapat siksaan yang sangat pedih. 23:32 Jadi pada ayat ini sesungguhnya 23:36 iblis sendiri itu tidak membenarkan 23:39 perbuatan kemusyrikan, mempersekutukan 23:44 dengan Allah. Jadi iblis tidak 23:47 membenarkan. [mendengus] 23:50 Jadi yang dilakukan iblis itu 23:53 hanyalah menyeru menyampaikan. 23:59 H. 24:03 Jadi, iblis sendiri tidak punya kekuatan 24:05 apa-apa. 24:08 Nah, inilah sesungguhnya bagaimana iblis 24:12 itu mempengaruhi anak cucu Adam itu 24:15 supaya berbuat kemusyrikan. yang pada 24:18 akhirnya nanti di akhirat 24:22 akan dikumpulkan 24:24 yang diajak dengan yang mengajak 24:27 anarulum khidina fiha. [mendengus] 24:34 Sehingga dengan demikian 24:36 waspadalah kepada 24:39 pengaruh ya. Musuh kita ini ada dua. 24:42 Musuh di dalam kita bermusuhan dengan 24:45 hawa nafsu kita. Kemudian musuh di luar 24:48 badan kita, kita akan selalu 24:51 berhadapan dengan setan atau iblis tadi. 24:55 Jadi hakikat hakikat hakikat daripada 24:58 setan itu sesungguhnya adalah iblis. 25:02 Dan di situlah awal mula permusuhan 25:06 antara iblis dengan Adam bersama anak 25:09 cucunya. 25:13 Sehingga dari sini sesungguhnya 25:17 kemudian kalau kita merenung mengapa 25:20 seseorang itu 25:23 melakukan kemusyrikan, 25:26 masuk ke dalam perangkap setan. 25:31 atau masuk juga dalam perangkat hawa 25:34 nafsu. 25:38 Maka Allah subhanahu wa taala 25:41 menyampaikan kepada kita 25:45 yang pertama penyebabnya adalah 25:48 Allah sendiri berfirman 25:50 azubillahiminasyaitanirrajim 25:55 wsuikir rahman nuqayid lahu fahu lahu 26:00 qid 26:03 barang siapa yang berpaling dari 26:05 pengajaran Tuhan yang maha Maha Pemurah 26:08 yaitu Al-Qur'an. 26:11 Kami adakan baginya setan yang selalu 26:14 menyesatkan. 26:15 Maka setan itulah yang menjadi teman 26:18 yang selalu menyertainya. 26:21 [mendengus] 26:23 J di sini Allah Subhanahu wa taala sudah 26:26 Allah turunkan Al-Qur'an dengan 26:28 Al-Qur'an itulah sesungguhnya untuk 26:31 membentengi pengaruh-pengaruh 26:33 kemusyrikan yang telah dibisik-bisikkan 26:35 oleh iblis tadi. Baik oleh iblis maupun 26:39 oleh hawa nafsu kita. Karena kita sudah 26:44 diberitahu oleh Allah Subhanahu wa 26:46 taala. 26:52 Sehingga 26:55 kalau ingin selamat dari pengaruh 26:59 iblis atau pengaruh hawa nafsu kita, 27:03 maka 27:06 Al-Qur'anul Karim dan sunah Rasul 27:09 merupakan satu pegangan untuk menghadapi 27:13 tantangan. Kedua, tantangan, baik yang 27:15 di dalam maupun yang di luar. 27:21 Kemudian yang kedua, 27:26 falaula idah bauna tadaru 27:31 wakin qosat qulubuhum 27:34 lahumitanu 27:35 mau yaun. 27:41 Maka mengapa mereka tidak memohon kepada 27:44 Allah dengan tunduk khusyuk merendahkan 27:47 diri ketika datang siksaan kami kepada 27:52 mereka? 27:55 Bahkan hati mereka telah menjadi keras 28:00 dan setan pun menampakkan 28:03 kepada mereka keindahan apa yang selalu 28:08 mereka kerjakan. 28:12 Jadi di sini adalah 28:14 pengaruh daripada 28:17 iblis tadi 28:19 untuk mempengaruhi anak cucu Adam. 28:24 Bagaimana setan itu selalu menampakkan 28:27 keindahan. 28:29 Jadi, apapun yang dimurkai oleh Allah 28:31 Subhanahu wa taala, maka dihiasi oleh 28:34 setan tadi sampai betul-betul yang 28:38 dimurkai oleh Allah itu manusia 28:41 merasakan bahwa itu adalah ee 28:46 pekerjaan yang tidak ee mengandung 28:49 resiko. Jadi, dikemas oleh iblis, oleh 28:52 setan. Bagaimana supaya indah gitu. 28:57 Maka berhatilah, berhati-hatilah di 28:59 sini. 29:00 Karena sesungguhnya ketika kalbu tadi 29:03 sudah mengeras, kemudian akan mudah akan 29:07 mudah di ee pengaruhi oleh setan tadi, 29:11 oleh iblis tadi. 29:14 Kenapa kalbu kita mengeras? Karena di 29:17 dalam kalbu kita tidak ada cahaya 29:20 Al-Qur'anul Karim. 29:24 [mendengus] 29:24 Sehingga ketidakadaan 29:27 cahaya Al-Qur'an yang bersemayam di 29:30 dalam lubuk kalbu kita ini, kalbu kita 29:33 akan menjadi keras. Akibatnya apa? Kalbu 29:37 yang keras inilah sesungguhnya 29:40 yang akan mudah terpengaruh dengan 29:43 bisikan-bisikan setan tadi. Semua 29:46 kezaliman, kedurhakaan, kemaksiatan 29:50 dikemas oleh iblis, oleh setan. 29:53 menjadi sesuatu yang indah sehingga ee 29:57 anak cucu Adam sudah ee menganggap apa 30:00 yang dilihat, apa yang didengar, maka 30:03 itu merupakan satu keindahan yang bisa 30:06 dilakukan. 30:10 Maka di sini berhati-hatilah 30:15 karena sesungguhnya 30:16 kita jauh jauh dari Al-Qur'anul Karim 30:20 yang membuat kalbu kita 30:23 ee mengeras ya. Jadi kerasnya kalbu itu 30:26 karena tidak adanya cahaya yang masuk ke 30:28 dalamnya. 30:29 Nah, kondisi yang seperti inilah 30:31 sesungguhnya yang akan mudah bagi iblis, 30:34 bagi setan untuk mengajak manusia 30:39 melakukan perbuatan dosa besar sampai 30:42 kepada yang tertinggi yang bernama 30:43 kemusyrikan. 30:46 Padahal tadi dikatakan bahwa 30:50 iblis sesungguhnya 30:54 menyatakan bahwa tidak membenarkan 30:57 perbuatan kemusyrikan. antara manusia 31:00 dengan Allah. Allah dipersekutukan. 31:05 Iblis tidak membenarkan. 31:07 Ya, tapi ketidakbenaran tadi itu 31:10 didakwahkan oleh iblis juga, gitu. 31:15 Sehingga 31:17 ee di sini yang harus kita berhati-hati 31:20 karena kerasnya kalbu 31:23 diakibatkan karena jauhnya kalbu kita 31:26 dari Al-Qur'anul Karim. 31:31 Kemudian selanjutnya 31:34 alam yilladina amanuumikrillah 31:40 w nazala minal haq 31:44 yakunu khadina utul kitab minqlu 31:49 alaihimul amqatlubukum 31:53 minhum fquun 31:57 belumkah datang waktunya bagi 31:58 orang-orang yang beriman untuk tunduk 32:01 hati 32:03 mereka mengingat Allah 32:06 dan kebenaran yang telah turun kepada 32:09 mereka. 32:11 Dan janganlah mereka seperti orang-orang 32:14 yang sebelumnya 32:16 telah diturunkan Alkitab kepadanya. 32:20 Kemudian berlalulah masa yang panjang 32:24 atas mereka. 32:27 Lalu hati mereka menjadi keras 32:30 dan kebanyakan di antara mereka adalah 32:32 orang-orang yang fasik. 32:38 Maka di sini Al-Qur'an yang membuat 32:42 lembut hati orang-orang yang beriman 32:45 merupakan satu benteng 32:49 benteng pertahanan pengaruh dari iblis 32:53 dan hawa nafsu. 32:57 sehingga ee kerasnya QBU yang menjadi 33:01 satu 33:03 ee pusat perhatian dari iblis untuk 33:06 memberikan pengaruh-pengaruh itu. 33:10 Oleh karena itu di dalam kesempatan ini 33:13 bahwa jangan tinggalkan Al-Qur'an dan 33:16 sunah Rasulullah sallallahu alaihi 33:18 wasallam 33:19 sebagai upaya kita untuk membentengi 33:23 jiwa kita dari pengaruh iblis. maupun 33:27 pengaruh hawa nafsu yang ada di dalam 33:30 badan kita. 33:33 Sehingga 33:35 perbuatan kemusyrikan ini harus 33:38 menjadikan 33:40 satu perhatian yang sangat serius kepada 33:43 kita. berhati-hati 33:46 sehingga apa saja ee ranjau-ranjau yang 33:51 akan di sampaikan oleh iblis 33:55 untuk mengajak ya iblis mengajak manusia 33:59 bersama-sama berada di neraka jahanam. 34:03 Nauzubillahimzalik barangkali itu. 34:05 Wallahuam. 34:08 Iya. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 34:09 Allah subhanahu wa taala. Demikian tadi 34:13 telah kita simak bersama 34:16 penyampaian tausiah yang telah 34:18 disampaikan oleh Ustaz Rahmatullah di 34:22 kesempatan malam hari ini dan dalam tema 34:25 kita yaitu tentang masalah kemusyrikan. 34:28 Bagi Anda ikhwan dan akhwat yang ingin 34:30 bergabung bersama kami, silakan kirimkan 34:33 pertanyaan Anda di nomor 08111999720 34:39 atau di nomor telepon kami di 34:41 0218451512. 34:46 Kami akan segera kembali setelah nada 34:49 takwa berikut ini. [musik] 35:03 Hasil [musik][bernyanyi] 35:04 TV 35:12 [musik] 35:32 satu yang dipancar luas dari Jalan 35:34 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 35:38 Cibubur, Bekasi. Ikhwan dan akhwat, 35:41 masih dalam program Renungan QBU di 35:44 malam hari ini bersama Ustaz Rahmatullah 35:46 dalam tema kita yaitu tentang masalah 35:48 kemusyrikan. Ikhwan dan akhwat bisa 35:51 bergabung. Silakan kirimkan pertanyaan 35:53 Anda di 021 35:55 8451512 35:58 untuk nomor telepon kami untuk 36:01 interaktif. Sedangkan untuk WhatsApp di 36:03 0811999720. 36:08 Kita awali pertanyaan pertama dari 36:13 ee Bunda 36:16 Bunda Ditya ya, Ustaz ya. 36:18 Iya, 36:18 Bunda Ditia. Begitu. Asalamualaikum. 36:21 warahmatullahi wabarakatuh. 36:23 Waalaikumsalam warahmatullahi. 36:24 Baik, Ustaz. Bagaimana dengan makhluk 36:26 Allah berupa hantu? Dalam tanda kutip, 36:31 apakah rasa takut yang berlebihan 36:34 terhadap sesuatu seperti terhadap hantu 36:37 bisa menjerumuskan seseorang kepada 36:40 kemusyrikan? Mohon pencerahannya. Terima 36:42 kasih, Ustaz. 36:43 Iya. Baik. Terima kasih kepada Bunda 36:46 Ditia ya. 36:47 Iya. 36:50 Sesungguhnya begini 36:53 ee kalau hantu itu katakanlah misalnya 36:57 itu kan sesungguhnya kan ee 37:01 artinya perlu kita latih ya. Misalnya 37:04 orang ketakutan ketakutan melihat ee 37:08 hantu pocong katakanlah seperti itu ya. 37:13 Padahal sebetulnya kalau kalau kita 37:15 misalnya melihat ee seorang yang 37:18 meninggal ketika di di apa? Dibungkus 37:22 dengan kain kafan seperti pocong itu, 37:27 padahal sesungguhnya tidak apa-apa gitu. 37:29 Jadi itu sesungguhnya hanya kengerian 37:31 biasa saja. Artinya harus dilatih gitu. 37:35 Tidak perlu takut gitu. Itu kan 37:37 sesungguhnya 37:39 ee 37:40 apa namanya? 37:42 Jadi artinya kalau kalau ee ee banyak 37:45 orang yang ee ketakutan menghadapi hantu 37:48 dan lain sebagainya sebetulnya tidak 37:51 perlu ditakuti ya. Katakanlah misalnya 37:54 ee berjalan di tempat yang gelap 37:56 misalnya terus kemudian ada hantu ya. 37:58 Iya. [mendengus] 37:59 Maka jalanannya di situ. Enggak enggak 38:01 enggak perlu di ee apa namanya? Enggak 38:04 perlu takut 38:06 ya. Mana ya tempat yang takut itu malah 38:08 harus dilihat gitu. 38:11 Ya, cuma ketika melihat itu 38:15 ee 38:16 jangan lupa istikamah berzikir kepada 38:19 Allah Subhanahu wa taala. Jadi 38:21 sesungguhnya tidak ada yang perlu 38:23 ditakuti. H 38:24 ya, yang perlu kita takuti hanya Allah 38:26 saja. Jadi, bagaimana ee seperti di 38:29 dalam surah Al Imran ayat 175 itu 38:32 bagaimana kita mengaplikasikan di dalam 38:35 hidup itu bahwa sesungguhnya takut itu 38:38 hanya buat Allah saja, kepada selain 38:40 Allah tidak takut apalagi cuman sekedar 38:43 hantu gitu 38:45 ya kan ya. Hantu itu kan bukan malaikat 38:48 maut ya, tidak bisa mencabut nyawa. 38:52 Hantu itu juga ee adalah makhluk Allah 38:55 gitu. Jadi tidak ada yang perlu ditakuti 38:59 ya. Cuma barangkali itu kan sesungguhnya 39:01 perasaan kengerian saja yang ee 39:05 dihembus-hembuskan oleh setan tadi 39:08 supaya merasa ada sesuatu yang sangat 39:11 menakutkan. 39:12 He 39:12 padahal sesungguhnya tidak ada. Ya. 39:15 Ya. Jadi kalau menghadapi seperti itu ya 39:18 justru kita latih gitu. Di mana tempat 39:20 yang ker kalau perlu kita parani lihat 39:23 saja gitu. Cuma zikirnya harus 39:25 istikamah. menghadapi yang semacam itu 39:27 gitu. 39:27 Tapi biasanya kan kita kaget, Ustaz, 39:28 ngelihat begituan mah. 39:29 Kenapa? 39:30 Kita kan kaget lihat begituan. 39:32 Ya kaget karena belum belum belum 39:34 terbiasa saja. 39:35 Terbiasa berarti kalau sudah terbiasa 39:37 kalau sudah terbiasa enggak artinya apa? 39:40 Ya sudahlah you modelnya kayak gitu kan 39:43 juga makhluk Allah. Aku juga makhluk 39:45 Allah. Sudahlah berjalan sesuai ee 39:48 masing-masing habitatnya gitu. 39:50 Iya. Jadi artinya kepada makhluk itu pun 39:53 juga ee apa namanya kita ee bahwa kita 39:57 juga makhluk gitu 40:00 berada pada ee apa 40:04 habitat yang berbeda. Ya sudah jangan 40:07 jangan saling mengganggu saja gitu 40:11 dan itu tidak perlu ditakuti gitu. Jadi 40:13 hanya kengerian biasa saja. Nah 40:16 kengerian itu kalau kita ee apa namanya? 40:19 kita latihnya lama-lama biasa saja, 40:22 enggak ada yang perlu ditakuti gitu. He. 40:24 Jadi kalau menurut saya tidak tidak 40:27 terlalu [mendengus] ee apa namanya? 40:30 dirisaukan. 40:31 Dirisaukan. Terus kemudian ee sepertinya 40:34 wah barangkali terutama bagi ibu-ibu ya 40:37 memang itu juga harus dilatih. 40:39 Kadang-kadang mau salat malam saja 40:41 misalnya mau ambil wudu ke kamar mandi 40:43 takut. Sebetulnya apa sih yang ditakuti? 40:45 Kan enggak enggak enggak logis gitu ya. 40:49 Maka di situ 40:52 ee untuk menghadapi itu harus 40:54 perbanyaklah 40:56 berzikir kepada Allah Subhanahu wa 40:58 taala. [mendengus] Karena orang yang 41:00 ahli zikir itu setan apa itu enggak suka 41:03 gitu. E justru orang yang tidak pernah 41:06 berzikir kepada Allah ya ee nuqyid lahu 41:10 sitan fahu lahu qorin. Maka setan itu 41:13 akan selalu bersama-sama dengan orang 41:15 yang tidak pernah berzikir kepada Allah 41:17 Subhanahu wa taala. 41:19 [mendengus] 41:19 Jadi ya berbekal dari Al-Qur'an ini 41:23 tidak ada yang perlu kita takuti kecuali 41:25 hanya Allah. Betul-betul hanya Allah 41:28 saja yang kita takuti. Mereka semuanya 41:30 adalah sama-sama dengan kita, sama-sama 41:33 makhluk Allah. Berjalan pada ee 41:38 tempat yang berbeda. Tidak ada yang ee 41:41 saling mengganggu barangkali itu. 41:43 Wallahuam. 41:43 Iya. Baik, terima kasih Ustaz 41:45 Rahmatullah. Semoga jelas untuk Ibu Dtya 41:49 di Jakarta. 41:50 Kemudian kita ke Bekasi, Pak Ustaz, ada 41:52 Ibu Lida. Asalamualaikum warahmatullahi 41:55 wabarakatuh. 41:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 41:57 wabarakatuh. 41:57 Baik, Ustaz Rahmatullah dan juga Abi 42:00 Agus. Ee saya ingin bertanya di ayat 42:03 ke-17 42:04 Al-Qur'an surah Ala'raf, Allah Subhanahu 42:07 wa taala berfirman, "Iblis berkata bahwa 42:10 aku akan mendatangi mereka dari depan, 42:14 belakang, kiri dan kanan. 42:16 Tapi tidak dari atas dan bawah. Mohon 42:19 pencerahan. Apa maknanya, Ustaz? Apakah 42:22 setan tidak bisa mendatangi dari atas? 42:25 Itu artinya jika seorang hamba selalu 42:28 berzikir kepada Allah. Tapi dari bawah 42:31 bagaimana, Pak Ustaz? Mohon 42:33 pencerahannya. Syukran. 42:35 Ya. Baik, kepada Ibu Lida, ya. Ee tadi 42:39 disebutkan bahwa di dalam surah Ala'raf 42:41 pada ayat yang keetuj e ke ya ke-17 ya. 42:45 Iya. 42:46 Jadi, 42:48 jadi artinya setan itu mengepung gitu 42:52 depan belakang kanan kiri artinya kan 42:54 dikepung gitu. Kalau di bawah gimana mau 42:57 mengepung? 42:58 Heeh. 42:59 Ya kan yang namanya ngepung itu ya di 43:01 depan belakang kanan kiri gitu. 43:04 Hm. Ya, itu ee kalau di bawah ya enggak 43:08 bisa mengepung gitu. Hm. Kemudian 43:11 bagaimana kalau di atas? Nah, ee mari 43:14 kita lihat lihat di surah Ibrahim ya. 43:17 Nanti Bu Lida bisa lihat di surah 43:20 Ibrahim surat yang ke-14 43:23 pada ayat yang ke-24. 43:26 H. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 43:31 Alam taro kaifaballahu matsalan 43:34 kalimatan thyibatan kasyajaratin 43:37 thayibatin asluha tabit wauha fama. 43:45 tidaklah kamu memperhatikan bagaimana 43:47 Allah telah membuat satu perumpamaan 43:54 kalimat thayibah. H kalimat thayyibah 43:56 itu afdulu zikri lailahaillallah. 44:03 Seperti yang poh e seperti pohon yang 44:05 baik ya akarnya kuat cabangnya menjulang 44:09 ke langit. Ini kan sesungguhnya bahasa 44:11 perumpamaan. 44:14 Jadi kalimat thayibah lailahaillallah 44:16 akarnya menghujam ke bumi ya. 44:20 Artinya apa? Bumi kita mana? Diqbu ini. 44:24 Anaksyaubuhumikrillah. 44:27 [mendengus] 44:27 Jadi berzikir di dalam kalbu yang secara 44:29 khusyuk ya. 44:32 Ehbu 44:33 kita berzikir lailahaillallah wafaruha 44:37 fisama artinya apa yang wafaruha famanya 44:39 apa perasaan kita yang wafaruha fisama 44:42 itu menjulang ke langit menuju ke 44:45 hadirat Allah subhanahu wa taala 44:47 perasaan kita 44:49 h 44:51 jadi kalbunya berzikir cabangnya ya jadi 44:56 artinya zikir yang ada di dalam lubuk 44:59 hati kita ini terbang wafar 45:02 sampai ke langit. Sampai ke mana? Kepada 45:03 Allah Subhanahu wa taala. 45:08 Jadi kalau di dalam ee surah Al-Ahraf 45:11 ayat 205 ituaka fi nafsik. 45:15 Berzikirlah kepada Tuhan fi nafsik di 45:17 dalam jiwamu 45:22 dengan rendah rasa rendah diri dan rasa 45:24 takut. Wadunal jahar. 45:28 Jadi rasa rendah diri dan rasa takut 45:30 itulah pada saat berzikir itulah itulah 45:33 yang wafaruha fisama itu perasaan itu 45:36 yang menuju kehadirat Allah Subhanahu wa 45:39 taala. 45:40 Nah, itulah yang dinamakan dengan zikir 45:43 ee ihsan tadi ya. 45:46 Jadi merasakan kita sedang ee 45:49 menghadirkan Allah 45:52 kemudian jiwa kita betul-betul wafar 45:54 fisama perasaan kita hadir kepada Allah 45:59 Subhanahu wa taala. 46:03 Jadi kalau tadi ee ee pertanyaannya 46:07 Buulida, kenapa di ee ke atas tidak ada? 46:10 Ee mungkin sebagai bahasan perumpamanya 46:14 itu tadi di surat Ibrahim ya, surah 14 46:16 ayat 24. [mendengus] Karena di situlah 46:20 ee zikir 46:22 orang-orang yang khusyuk menghujam ke 46:26 bumi. Maksudnya bumi kita di mana? Ya, 46:29 di kalbu ini ya. 46:31 qulubuhumikrillah itu waf samya apa 46:35 perasaan tadi perasaan rendah diri dan 46:37 rasa takut kepada Allah itulah yang 46:40 farha fisama cabangnya menjulang ke 46:42 langit menjulang ke hadirat Allah 46:44 subhanahu wa taala 46:47 h sehingga ee apa namanya terjadi satu 46:52 hubungan batin 46:55 antara orang yang berzikir 46:57 lailahaillallah 46:59 [mendengus] ya menjul ulang perasaannya, 47:02 perasaan rasa rendah diri, rasa takut 47:05 kepada Allah Subhanahu wa taala. Itulah 47:07 yang kita haturkan ke hadirat Allah 47:10 Subhanahu wa taala. Terbang wafar fisama 47:12 ke langit sana. 47:14 Barangkali itu ee Ibu Lida. Wallahuam. 47:17 Baik, Ibu 47:19 Liza, terima kasih atas pertanyaannya. 47:23 Kemudian kita ke pertanyaan selanjutnya, 47:26 Pak Ustaz. Sebelum kita jeda di sesi 47:29 yang kedua ini, asalamualaikum 47:32 warahmatullahi wabarakatuh. 47:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:35 wabarakatuh. 47:36 Dari Ibu Hikmah, Pak Ustaz. 47:37 Iya. 47:38 Apakah iblis punya akal karena begitu 47:41 sabarnya mempengaruhi manusia dan apa 47:44 itu jiwa malakut? Syukran. 47:47 Iya. 47:50 Sesungguhnya iblis ini ya iblis ini 47:52 adalah ee apa namanya? 47:56 Hm. Eh, awalnya adalah iblis ini kan 47:59 berada di surga ya. 48:01 Iblis ini adalah eh golongan jin ya. 48:07 Nah, kemudian Allah wama khalaqtul jin 48:08 wal insa illa liya'budun. 48:11 Jadi tidak aku ciptakan jin dan manusia 48:13 itu untuk 48:15 beribadah kepada 48:16 beribadah menghambakan diri kepada Allah 48:18 Subhanahu wa taala. Jadi di situ adalah 48:21 jin dan manusia. 48:24 Itulah nanti yang akan 48:26 menghadapi pengadilan Allah. Ee di mana 48:29 di situ nanti ee ada yang ke surga, ada 48:32 neraka. Sama manusia juga begitu, jin 48:34 juga begitu gitu. Hm. 48:38 Jadi artinya apa? 48:41 ee 48:44 semuanya itu ee 48:47 baik manusia maupun jin 48:50 maupun iblis itu semuanya dibekali oleh 48:54 akal oleh Allah Subhanahu wa taala. Hm. 48:58 Jadi kalau di dalam surah Yusuf ayat 2 49:00 itu, inna anzalnahu quranan arabian 49:03 laakum taqilun. 49:05 [mendengus] 49:06 Sesungguhnya aku turunkan 49:09 Quran di dalam bahasa Arab itu ya supaya 49:12 kalian berakal. 49:15 Jadi Al-Qur'an diturunkan kepada manusia 49:17 dan kepada bangsa jin. 49:20 Hm. Nah, di situlah akhirnya apa? 49:24 Akal itu adalah pemahaman Al-Qur'anul 49:27 Karim. 49:29 Sehingga yang memahami Al-Qur'an itulah 49:31 ya manusia ya juga jin gitu. Jadi 49:33 sama-sama dibekali oleh akal. 49:36 [mendengus] 49:37 Kalau orang tidak punya akal, ulaika kal 49:39 an'am baladol. 49:43 Jadi ee apa namanya? 49:47 Akal itu adalah merupakan satu kepahaman 49:50 Al-Qur'an 49:52 di mana Allah turunkan ke dalam kalb. 49:56 Jadi ee jin dan manusia sama-sama 50:00 diberikan akal oleh Allah Subhanahu wa 50:02 taala. Karena nanti ee kedua makhluk itu 50:05 akan dihisab oleh Allah Subhanah 50:07 Subhanahu wa taala gitu. 50:10 Jadi bangsa jin juga ada yang beriman 50:12 dan bertakwa, ada yang enggak 50:13 kedurhakaan. Bahkan ada jin dari setan 50:18 dan ee jin ee setan itu adalah minal 50:21 jinnatias. Jadi bisa yang tadinya setan 50:24 itu adalah ee awal setan itu adalah 50:28 iblis tadi yang durhaka kepada perintah 50:30 Allah tadi. Kemudian iblis mengajak jin 50:33 dan 50:35 manusia. Akhirnya apa? Bahwa setan itu 50:38 adalah minal jinnati wannas gitu. 50:41 Nah, sehingga 50:43 ee apa namanya 50:45 ee setan tadi itu adalah ee substansi 50:50 atau hakikat awal daripada setan itu 50:54 adalah ee iblis gitu. 50:56 H 50:58 jadi barangkali itu wallahuam. 50:59 Baik. Wallahuam. 51:01 Baik. Sebelum kita jeda, kami juga ingin 51:05 menyapa para pendengar kami yang 51:07 mendengarkan siaran ini melalui Rasil TV 51:11 via YouTube. Ada Muhammad Abdai Rahomi 51:15 ya. Kemudian ada pendengar kita ada 51:19 Muhammad Ajid di Tangerang Selatan yang 51:21 juga memonitor. Baik, kita akan jedah 51:25 sejenak Pak Ustaz. Ikhwan dan akhwat 51:27 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 51:29 Tetaplah bersama kami masih dalam 51:32 program Renungan QBU di malam hari ini 51:35 bersama Ustaz Rahmatullah 51:38 [musik] 51:50 Brasil 51:51 [musik] 51:57 [musik] 52:13 Baik Radi silaturahim untuk Islam yang 52:15 satu yang dipancarlaskan dari Jalan 52:17 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 52:20 Cibubur Bekasi. 52:21 Ikhwan dan akhwat, terima kasih Anda 52:23 masih bersama kami dalam program di 52:26 malam hari ini renungan kalbu bersama 52:28 Ustaz Rahmatullah. Dan kita akan ke 52:32 pertanyaan selanjutnya ada Ibu Habibah. 52:35 Asalamualaikum warahmatullahi 52:37 wabarakatuh, Pak Ustaz. 52:38 Waalaikumsalam warahmatullah. 52:39 Saya ingin bertanya. Allah itu 52:40 memerintahkan kepada kita untuk 52:42 memperkuat keimanan setelah itu 52:45 memelihara diri. 52:47 Lalu dalam kaitannya dengan keimanan, 52:50 jika jiwa memiliki tanggung jawab atas 52:53 raga, lalu apabila manusia bersalah 52:57 dalam tindakannya, berarti kesalahan ini 53:00 harus dipertanggungjawabkan oleh jiwa 53:02 sampai hari akhirat. Itu artinya yang 53:06 dinilai oleh Allah dalam diri seseorang 53:08 adalah jiwanya, bukan fisiknya. 53:11 Pertanyaannya, mengapa jiwa menjadi hal 53:13 pokok dalam suatu penilaian bukan 53:16 perbuatannya? Terima kasih. [berdehem] 53:19 Ya, baik kepada Ibu Habibah ya. 53:23 Ee di dalam diri kita ini, jadi diri 53:25 kita ini sesungguhnya terdiri dari badan 53:28 kita. 53:29 He. 53:29 Badan kita. Terus kemudian ada roh, 53:31 kemudian ada jiwa, gitu. 53:35 Kalau kita lihat bahwa ee syahadat 53:39 pertama yang diajak berdialog dengan 53:42 Allah Subhanahu wa taala seperti di 53:45 dalam surah Ala'raf ayat 172 itu adalah 53:48 jiwa. 53:50 Jadi berdialog dengan Allah ya, apakah 53:53 aku ini bukan Tuhanmu? Kemudian mereka 53:55 mengatakan, "Benar." 53:56 Hm. 53:57 "Kami bersaksi bahwa Engkau adalah 53:59 Tuhanku." Itu adalah dialog antara jiwa 54:01 dengan Allah Subhanahu wa taala. He 54:06 namun demikian, sesungguhnya ee jiwa itu 54:11 ee ee bukan berdiri sendiri. Jadi ada 54:14 jiwa, kemudian ada ruh, ada badan kita, 54:19 ada hawa nafsu, kemudian di pihak luar 54:22 yang namanya iblis, ya. Maka itu ee 54:25 menjadi satu pekerjaan. Jadi fitrahnya 54:28 itu menunjukkan bahwa Allah telah 54:31 menciptakan jiwa itu betul-betul 54:33 sempurna. Itu diajak berdialog oleh 54:38 Allah Subhanahu wa taala. Itu adalah ee 54:40 jiwa kita gitu. 54:43 Dan kemudian jiwa itu diberikan 54:45 tantangan 54:47 di dalam tantangan internalnya, 54:50 tantangan di dalam diri ee manusia, di 54:53 dalam badan manusia itu adalah hawa 54:55 nafsunya tadi. 54:56 He 54:57 yang di pihak luar ee 55:00 setan tadi ya. ee ketika ee iblis tidak 55:05 mau sujud kepada Adam, pada saat itulah 55:08 awal 55:10 ee permusuhan 55:13 dan sampai seterusnya dengan iblis tadi. 55:16 Jadi artinya bahwa di situlah 55:19 sesungguhnya jiwa itu mempunyai peranan. 55:23 Jiwa itu apa? jiwa itu yang bisa 55:26 melihat, 55:27 bisa ee mendengar ya, bisa ee apa 55:33 namanya diajak bicara itu adalah jiwa. 55:39 Sehingga ee apa namanya? Ketika orang 55:43 tidur itu kenapa tidak bisa di bicara? 55:45 Karena memang jiwanya pergi. Yang 55:47 bertanggung jawab. Jadi yang bertanggung 55:49 jawab kepada ee kepada ee ee badan kita 55:54 ya. Jadi semuanya itu adalah pemimpin di 55:58 dalam diri kita. Itu sesungguhnya adalah 56:00 jiwa. Dan jiwa menghadapi tantangan di 56:03 dalam berupa hawa nafsu kemudian di luar 56:06 berupa setan tadi. Nah, nanti di yaumul 56:10 akhir itu ee yang dimintai pertanggungan 56:13 jawab itu adalah jiwa. Hm. 56:16 Maka kalau kita tulusi dalam Al-Qur'anul 56:18 Karim, hawa nafsu itu tidak mendapatkan 56:21 resiko dari Allah Subhanahu wa taala. 56:25 Jadi kalau hawa ee jiwa itu bisa 56:27 mengendalikan hawa nafsu, maka itulah 56:30 nilai yang yang tertinggi di hadapan 56:33 Allah Subhanahu wa taala. nafsu 56:35 mutmainah tadi itu. He. Jadi kalau dia 56:39 bisa mengendalikan hawa nafsu kemudian 56:41 dia bisa membentengi dari setan, maka 56:44 yang baik itu adalah dimiliki oleh ee 56:48 jiwa gitu. 56:50 Tapi ketika misalnya jiwa tidak bisa 56:52 mengatasi hawa nafsu ya artinya apa? 56:56 Menjadi jelek. Maka yang jelek itu jiwa 56:58 gitu. 57:00 Ya, kalau kita lihat misalnya ee ee hawa 57:03 itu misalnya hawa itu misalnya nafsu 57:06 syahwat, kebencian, kedengkian gitu. Itu 57:10 adalah merupakan e karakter dari Hawa 57:13 dan itu Hawa itu tidak mendapatkan 57:15 resiko dari Allah Subhanahu wa taala. 57:17 [mendengus] Itu hadirnya Allah Subhanahu 57:18 wa taala. 57:20 Jadi Allah menciptakan itu sesuatu yang 57:22 betul-betul itu ee sempurna yang namanya 57:26 ee jiwa tadi. Jiwa dan roh ini 57:28 sesungguhnya menjadi satu kesatuan. Tapi 57:31 pemimpin di depannya yang bisa 57:32 berbicara, 57:34 bisa mendengar, bisa melihat itu adalah 57:36 jiwa gitu. 57:38 Nah, kemudian eh ketika nanti di akhirat 57:42 masuk surgain, 57:46 kebencian-kedengkian itu dicabut oleh 57:48 Allah. itu kan hawa di dalam surah surah 57:51 15 pada ayat yang ke-47 itu 57:55 jadi enggak ada ee artinya yang 57:58 mengandung resiko itu ee resiko kepada 58:02 Hawa tidak ada. Cuma kepada iblis sudah 58:05 pastilah karena iblis itu adalah 58:07 makhluk. 58:09 [mendengus] 58:09 Ee maka ketika ketika ee manusia itu 58:14 berhasil mengatasi hawa nafsu dan 58:17 pengaruh-pengaruh setan tadi, maka yang 58:21 ee beruntung itu adalah jiwa, kemudian 58:25 ee badan kita sama ruh tadi, gitu. 58:28 Hm. 58:28 Hm. Jadi memang itu pelakunya ya, 58:31 pelakunya pemimpin yang ada di dalam 58:32 diri kita. Hm. 58:35 Ah, maka ee sebelum masuk ke dalam ee 58:38 badan kita, jiwa itu berdialog dengan 58:40 Allah Subhanahu wa taala. Arti itu 58:43 menunjukkan bahwa begitu Allah 58:45 memberikan ee apresiasi penghargaan yang 58:49 sangat tinggi kepada jiwa, diajak 58:51 berjaluh dengan sang pencipta. 58:54 Hm. Jadi artinya bahwa di situlah 58:57 menunjukkan bahwa Allah betul-betul 59:00 menciptakan jiwa manusia itu dalam 59:03 keadaan sempurna sesempurna-sempurnanya. 59:06 [mendengus] 59:06 Hm. Namun ee tentu saja ketika ee berada 59:12 di muka bumi ini ee sampai sejauh mana 59:16 ketika jiwa itu berhadapan dengan hawa 59:18 nafsu, berhadapan dengan setan, di 59:21 situlah nilai seseorang di sisi Allah 59:23 Subhanahu wa taala. 59:26 Nah, oleh karena itu jiwa itu ee karena 59:29 jiwa ini adalah merupakan ee sesuatu 59:31 yang sangat penting 59:34 awalnya bersyahadah dengan Allah. Maka 59:37 ketika masuk ke dalam tubuh kita, maka 59:39 bagaimana ee supaya kita secara 59:42 istikamah tetap jangan [mendengus] 59:44 sampai lepas dari Allah Subhanahu wa 59:46 taala. 59:47 Sehingga kalau kita lihat di dalam surah 59:49 Ala'raf tadi ayat 205. 59:56 Berzikirlah kepada Tuhanmu nafsik di 59:58 dalam jiwamu. Karena jiwa inilah 1:00:01 sesungguhnya yang bisa menghadirkan 1:00:04 Allah bisa 1:00:06 berihsan bisa berihsan dengan Allah 1:00:09 Subhanahu wa taala. Tadaran wifat dengan 1:00:12 rasa dan rasa takut kepada Allah 1:00:14 Subhanahu wa taala. [mendengus] 1:00:16 Nah, maka inilah sesungguhnya ee jiwa 1:00:20 ini betul-betul ee bagaimana supaya 1:00:22 bersih ya bersih dari perbuatan 1:00:26 jebakan-jebakan 1:00:27 apakah yang dilakukan oleh Hawa maupun 1:00:30 yang dilakukan oleh setan tadi. 1:00:33 Sehingga ee dengan ee berbekal itulah 1:00:37 yang sudah ee dicantumkan di dalam 1:00:40 Al-Qur'anul Karim. Inilah yang sangat 1:00:42 penting kita ketahui 1:00:44 sehingga ketika awalnya kita bersyahadat 1:00:46 dengan Allah, maka nanti ketika sudah 1:00:49 selesai kita di ee hidup di dunia 1:00:52 kembali kepada Allah, maka kembalilah 1:00:55 kepada fitrah sebagaimana ee awal 1:00:57 bersyahadah tadi. Alastu birabbikum qolu 1:01:00 bala syahidna. Ya, jadi bersyahadah 1:01:03 pertama ya. Kemudian nanti yang terakhir 1:01:07 pun juga bagaimana supaya kita kembali 1:01:10 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala dan 1:01:13 jiwa kita ya menjadi nafsul mutmainah, 1:01:16 jiwa yang mutmainah, jiwa yang ee penuh 1:01:20 ee secara istikamah berzikir ke hadirat 1:01:22 Allah Subhanahu wa taala. Barangkali 1:01:24 itu. Wallahuam. 1:01:25 Baik, terima kasih Ustaz. Kemudian, Pak 1:01:28 Ustaz ee demikian untuk pertanyaan Ibu 1:01:31 Habibah ya. Semoga terjawab. Ada Ibu 1:01:34 Nugroho di Bekasi. Asalamualaikum 1:01:36 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:01:38 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:01:39 Baik, Pak Ustaz. Ada keponakan saya di 1:01:41 luar negeri yang mengaku masih Islam, 1:01:44 tapi suatu saat dia keceplosan menyebut, 1:01:46 "Oh my God, apakah dia sudah benar-benar 1:01:49 musyrik ya, Ustaz?" Bagaimana agar ia 1:01:52 terbebaskan dari sifat itu? Mohon 1:01:54 pencerahannya, Ustaz. 1:01:55 Bagaimana masuk Islam? 1:01:57 Iya. Dia di masih Islam. 1:02:00 Hm. 1:02:02 ee suatu saat dia keceplosan menyebut oh 1:02:05 my God gitu. Kagetnya bukan subhanallah, 1:02:08 bukan masyaallah, tapi oh my god gitu. 1:02:11 Nah, apakah ia sudah benar-benar musyrik 1:02:13 ya, Ustaz? Bagaimana agar ia terbebaskan 1:02:15 dari sifat itu? Syukran. 1:02:17 Ya. [berdehem] 1:02:19 Ee mengetahui musyrik atau tidak itu 1:02:22 memang tentu saja yang yang lebih tahu 1:02:25 itu adalah dirinya sendiri ya. 1:02:28 Apalagi kalau misalnya ee apa namanya? 1:02:31 Oh, gitu ya. Ya, ya, 1:02:36 iya. Nauzubillahimzalik kalau sudah 1:02:38 seperti itu. Jadi kalau mengatakan oh my 1:02:41 godus ya. 1:02:43 Hm. 1:02:44 Ya, itu dedengkotnya musyrik itu gitu. H 1:02:50 jadi ya nauzubillah minzalik ya. itu 1:02:52 dalam ee mereka ee studi atau 1:02:56 oh tidak tahu. 1:02:57 He memang itu pengaruh-pengaruh ee yang 1:03:01 seperti itu ya. Itulah pengaruh jadi 1:03:05 pengaruh berdolak di dalam berupa hawa 1:03:07 nafsu. Kemudian pengaruh di luar berupa 1:03:10 setan. E setan itu adalah minal jinnati 1:03:12 wannas. Ee kemudian jiwa kita 1:03:15 sesungguhnya miskin dari ee tauhid 1:03:19 kepada Allah. Ya, maka jadilah seperti 1:03:22 itu, gitu. Sehingga nauzubillah minzalik 1:03:26 kalau sudah seperti itu ya 1:03:29 ee jadi barangkali begini ya, iman itu 1:03:32 sangat mahal gitu. 1:03:35 Jadi di iman-eman kita yang sudah 1:03:37 alhamdulillah mendapatkan keimanan dari 1:03:40 Allah ya kita gigit erat-erat jangan 1:03:42 sampai lepas memohon pertolongan kepada 1:03:45 Allah jangan sampai lepas iman yang 1:03:47 sudah diberikan oleh Allah. 1:03:50 sehingga. 1:03:55 [mendengus] 1:03:56 Jadi minta kepada Allah jangan Allah 1:03:59 menggelincirkan 1:04:00 kalbu kita setelah Allah turunkan 1:04:02 petunjuk itu ke dalam kalbu kita. Itu 1:04:06 yang sering kita doakan ya. Kita berdoa 1:04:08 kepada Allah meminta supaya jangan 1:04:11 sampai kita digelincirkan. 1:04:14 Mahal. Sangat mahal. Luar biasa. tidak 1:04:17 bisa ditukar dengan dunia seisinya. Ini 1:04:20 kalau sampai lepas ya untuk mencari 1:04:23 kembali itu 1:04:25 luar biasa sulitnya gitu. H 1:04:28 sehingga ya 1:04:31 barangkali kita yang ee diberikan ya 1:04:36 diberikan hidayah keimanan minta 1:04:38 tambah-tambah 1:04:40 kepada Allah Subhanahu wa taala supaya 1:04:42 kita dapat melakukan ya keimanan secara 1:04:47 istikamah ya sehingga 1:04:49 ee pada saat saat akhir kehidupan kita 1:04:53 ya ucapan kita adalah lailaha 1:04:58 Barangkali itu. Wallah. 1:04:59 Baik, terima kasih Ibu Nugroho di 1:05:01 Kemayoran. Semoga terjawab ya, Bu. 1:05:04 Kemudian Pak Ustaz, kita ke pertanyaan 1:05:07 dari Bapak Matani 1:05:10 di Bekasi Barat. Asalamualaikum 1:05:12 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:05:14 Waalaikumsalam warahmatullah. Saya ingin 1:05:15 bertanya, apakah termasuk musyrik ketika 1:05:17 ada orang yang menaruh kopi manis, kopi 1:05:20 pahit, teh manis, teh pahit, dan bunga 1:05:24 kemudian ditaruh di bawah mobil yang 1:05:26 baru dibeli? Padahal di saat itu juga 1:05:30 sedang mengadakan acara selamatan, 1:05:32 kehitanan anak dengan seperti membaca 1:05:35 tahlil, tahmid, dan takbir, dan membaca 1:05:37 surah Yasin. Terima kasih. 1:05:40 Iya. 1:05:42 Iya. Kata Allah di dalam surah Al-Qur'an 1:05:45 itu, wala talbisul haqqa bil batil 1:05:49 wattumul haqumun. 1:05:52 [mendengus] Jadi jangan campur adukkan 1:05:54 antara yang hak dengan yang batil 1:05:57 padahal kamu tahu kata Allah. H. Jadi 1:05:59 itu yang pertama. He. [mendengus] 1:06:01 Kemudian yang kedua, bahwa sesungguhnya 1:06:04 ee tadi 1:06:07 apa? Naruh apa? Terus 1:06:09 ee menaruh manis teh pahit. H 1:06:12 kopi manis, kopi pahit begitu. 1:06:14 Itu sesungguhnya kan ee peninggalan dari 1:06:19 apa namanya? Dari orang-orang tua kita 1:06:22 ya yang kita juga tidak tahu dari mana 1:06:25 asal-usulnya gitu. 1:06:26 Heeh. 1:06:28 Yang pasti itu tidak ada di dalam 1:06:29 Al-Qur'an dan sunah Rasul gitu. 1:06:33 Jadi ee apa namanya ya? Kita hindari. 1:06:37 Mari kita lihat di dalam ee surat Luqman 1:06:39 ya. 1:06:43 ayat 21 itu nanti kepada siapa? 1:06:49 Bapak Matani. 1:06:49 Bapak Matani ya. 1:06:51 He 1:06:51 bisa dilihat di surah Luqman surah 31 1:06:55 ayat 21 itu. 1:06:59 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:07:02 Waidza qila lahumbiu ma anzalallahu 1:07:06 qalu bal natbiu ma wajadna alaihi abana 1:07:14 awalau 1:07:16 yaduhum ilaabir. 1:07:22 Dan apabila dikatakan kepada mereka 1:07:24 ikutilah apa yang diturunkan Allah 1:07:28 mereka menjawab tidak. 1:07:30 Tetapi kami hanya mengikuti kebiasaan 1:07:36 yang kami dapati dari nenek moyang kami. 1:07:40 Apakah mereka akan mengikuti nenek 1:07:43 moyang mereka walaupun sebenarnya setan 1:07:47 menyeru mereka ke dalam azab api yang 1:07:50 menyala-nyala? 1:07:52 Iya. 1:07:53 Jadi itu kan sebenarnya tradisi nenek 1:07:55 moyang [mendengus] yang pasti tidak ada 1:07:58 perintah seperti itu di dalam 1:08:00 Al-Qur'anul Karim. H dan itulah yang 1:08:03 dinamakan dengan kemusyrikan itu. 1:08:07 Dan perbuatan yang seperti itu banyak di 1:08:10 kalangan masyarakat dan itu cilakanya 1:08:12 lagi itu dianggap sesuatu [mendengus] ya 1:08:15 enggak apa-apa 1:08:17 ya. Padahal resikonya sangat luar biasa 1:08:20 itu ya. Kalau [mendengus] 1:08:23 artinya kalau ee apa namanya? Belum ee 1:08:26 bertobat ajal menjemput kita. 1:08:29 Nauzubillah minzalik gitu. H. Jadi tidak 1:08:33 bisa. Allah menyatakan wala talbisul 1:08:35 haqq bil batil. Jangan campur adukkan 1:08:38 antara yang hak dengan yang batil gitu. 1:08:41 [mendengus] 1:08:44 Watumul haqi 1:08:47 sembunyikan yang benar itu jangan 1:08:49 disembunyikan. Itu jadi kalau kita tahu 1:08:52 begitu, kebenaran jangan disembunyikan. 1:08:55 Ketika orang lain berbuat seperti itu, 1:08:57 artinya apa? Ya amar makruf nahi mungkar 1:08:59 gitu. Sampaikan gitu. 1:09:02 Jadi jangan disembunyikan yang yang 1:09:05 benar jangan disembunyikan ketika orang 1:09:07 lain berbuat kemusyrikan. Ah kita tahu 1:09:10 bahwa yang hak ah jangan disembunyikan 1:09:14 yang hak sampaikan. Hm. Karena itu 1:09:17 adalah merupakan ee kewajiban kita. 1:09:19 Karena itu ee mengikuti ritual-ritual 1:09:24 yang sesungguhnya itu ee mereka 1:09:28 menganggap sesuatu yang biasa. 1:09:31 Tapi Allah sendiri melihatnya itu 1:09:33 sesuatu yang maha luar biasa. 1:09:37 Yang kita khawatirkan itu adalah ee 1:09:40 perbuatan kemusyrikan itu annaru 1:09:42 maswakum khidina fiha. Neraka itulah 1:09:46 tempat tinggalmu dan kamu kekal di 1:09:48 dalamnya. 1:09:49 Artinya masalah ketauhidan ya kepada 1:09:53 Allah ini betul-betul harus kita 1:09:56 terpelihara dengan sebersih-bersihnya. 1:09:59 Jangan dicampur aduk. Wala talbisul haqq 1:10:01 bil batil. Barangkali itu. Wallahuam. 1:10:04 Baik 1:10:06 Bapak Matanih semoga terjawab. Ustaz 1:10:08 kita nampaknya sudah berada di 1:10:10 penghujung acara Pak Ustaz ya. Tapi ada 1:10:12 dua pertanyaan yang akan saya ajukan. 1:10:14 Ini menjadi pertanyaan terakhir pertama 1:10:16 dari Ibu Khadijah 1:10:18 di Pondok Gede. Asalamualaikum 1:10:21 warahmatullahi wabarakatuh. Betul, 1:10:22 Ustaz. Ibu Khadijah. 1:10:23 Iya. 1:10:24 Mohon penjelasan dan contoh nyata dari 1:10:26 kemusyrikan yang terang-terangan, samar, 1:10:28 dan tidak terlihat. 1:10:31 Kemudian yang kedua ini pertanyaan 1:10:33 terakhir dari Ibu Tini di Bekasi. 1:10:37 Asalamualaikum warahmatullahi 1:10:38 wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:10:40 Eikumsalam warahmatullah. Kalau perasaan 1:10:42 ngantuk ketika ibadah, apakah itu selalu 1:10:46 karena godaan setan atau karena atau 1:10:49 karena ada sebab lain 1:10:51 padahal tidurnya cukup bukan karena 1:10:53 kurang tidur. Syukron. 1:10:55 Heeh. 1:10:56 Ya. 1:10:58 Ya. Saya jawab yang terakhir dulu ya, Bu 1:11:01 Tini ya. 1:11:01 Heeh. 1:11:03 Jadi kalau ee 1:11:07 contohnya beginilah ya, misalnya salat 1:11:09 malam 1:11:11 kita sudah ee tidurnya cukup. 1:11:14 Heeh. 1:11:15 Tapi ketika bangun malam itu masih ada 1:11:18 rasa ngantuk gitu kan. 1:11:20 Iya. [mendengus] 1:11:21 Itu sih ya biasa gitu 1:11:23 enggak apa-apa ya. 1:11:24 Wajar gitu. Awal-awal memang begitu 1:11:28 karena nanti ketika istikamah ya 1:11:30 istikamah misalnya biasa bangun mau jam 1:11:34 .30 atau jam . gitu ya. Nah, karena 1:11:38 nanti kebiasaan ee bangun di tengah 1:11:42 malam itu nanti tubuh itu akan 1:11:45 menyesuaikan dengan kebiasaan kita gitu. 1:11:47 Iya. 1:11:49 Contohnya beginilah. Mungkin kita dulu 1:11:52 ee di masih kanak kanak-kanak itu ya 1:11:56 kalau mau bangun subuh itu kan susah ya. 1:12:01 Tapi ketika subuh itu biasa bangun 1:12:03 misalnya jam .30 sudah biasa ya biasa 1:12:06 saja gitu. Jadi badan itu akan mengikuti 1:12:10 ee ritme kita gitu 1:12:13 ya. Maka di situ ee Ibu Tini itu ee 1:12:17 perlu dilatih ya. Nanti kalau sudah 1:12:19 istikamah itu akan hilang ya akan hilang 1:12:22 rasa ngantuk itu sudah terbiasa ya 1:12:24 barangkali itu. Wallahualam. 1:12:27 Kemudian yang ke yang pertama tadi Bu 1:12:30 Khadijah ya 1:12:32 kemusyrikan 1:12:34 yang samar yang terang-terangan. Ya, 1:12:37 mungkin tadi yang ee pertanyaan Bapak ee 1:12:40 Metani tadi itu bisa juga itu dianggap 1:12:44 sesuatu yang lumrah ya. 1:12:48 Karena saking lumrahnya itu samar gak 1:12:50 kelihatan itu. 1:12:52 Padahal itu sesuai perbuatan yang sangat 1:12:54 yang sangat musyrik gitu. 1:12:58 Mengikuti nenek moyang yang sesungguhnya 1:13:01 tidak ada di dalam Al-Qur'an dan sunah 1:13:03 itu adalah sama dengan kita mengikuti 1:13:05 kemusyrikan. 1:13:08 Hm. Di mana di dalam kehidupan kita 1:13:10 keseharian dianggapnya oh enggak 1:13:11 apa-apa. Itu kan dari dulu kita memang 1:13:14 begitu gitu ya. misalnya apa pakai 1:13:17 sesajen apa itu dan sebagainya, maka itu 1:13:20 ee apa namanya? Itu yang harus diah 1:13:23 dibuang. 1:13:26 Kemudian ya seperti apa contoh yang ee 1:13:29 musik terang-terangan ya kalau yang mau 1:13:31 terang-terangan ya seperti orang ee 1:13:33 menyembah berhala atau ee memegang satu 1:13:38 benda yang dianggap mempunyai satu 1:13:40 kekuatan ya. 1:13:42 Ya, itu ee dia yakini ee dengan benda 1:13:45 itu dia bisa menyelamatkan dirinya. Itu 1:13:48 musyrik gitu. H. 1:13:51 Nah, yang samar lagi yang samar ya. 1:13:54 Karena di situ kalau kita lihat di dalam 1:13:57 ee surah Aljasiah ya, surah 45 ayat 23 1:14:01 ituakhu 1:14:03 hawahu. Ya, coba kamu lihat itu 1:14:06 orang-orang yang menjadikan hawa 1:14:08 nafsunya sebagai Tuhannya. Nah, ketika 1:14:12 ee orang-orang menjadikan hawa nafsunya 1:14:15 itu sebagai Tuhannya, dikatakan di situ 1:14:18 Allah akan mengunci mati kalbunya. 1:14:22 Qbunya dikunci mati oleh Allah. 1:14:25 Pendengaran, penglihatannya dikunci 1:14:27 mati. 1:14:30 Hm. 1:14:31 Jadi artinya bahwa orang yang menjadikan 1:14:36 ee hawa nafsu sebagai Tuhan itu yaitu 1:14:40 orang yang memang kalbunya sudah dikunci 1:14:42 mati oleh Allah Subhanahu wa taala. Hm. 1:14:47 Kalau kita melihat di dalam surah 1:14:49 An-Nahl ya pada surah yang ke-16 ayat 1:14:51 107 dan ee 108 itu dikatakan bahwa orang 1:14:57 yang mencintai kehidupan dunia melebihi 1:15:00 daripada kehidupan akhirat maka kalbunya 1:15:03 akan dikunci mati oleh Allah subhanahu 1:15:05 wa taala. Maka barangkali ini yang 1:15:09 menjadi contoh-contoh yang samar ya. 1:15:12 Kita tidak menyadari bahwa sesungguhnya 1:15:15 kecintaan kepada dunia itu luar biasa. 1:15:20 Tapi kepada Allah tidak seperti itu. 1:15:23 Nah, sehingga dengan demikian maka ee 1:15:26 rambu-rambu rambu-rambu kemusyrikan 1:15:31 yang menyatakan bahwa ee 1:15:37 apa? Hawa nafsu itulah ya. Jadi hawa 1:15:40 nafsu dunia, hawa nafsu syahwat ya itu 1:15:43 melebihi 1:15:45 ya. Jadi kepada Allah tidak seperti itu. 1:15:48 Maka itulah yang harus berhati-hati. 1:15:51 Jadi bagaimana ee kita merasakan karena 1:15:55 yang bisa merasakan kita, bukan orang 1:15:56 lain. 1:15:59 Ketika kita sudah ngebut luar biasa 1:16:01 kepada kehidupan dunia, dunia itu 1:16:03 sebetulnya bukan hanya harta benda saja 1:16:05 ya. Kepada jabatan, kepada nafsu 1:16:08 syahwat. itu. Maka kalau seperti itu, 1:16:12 karena itu adalah merupakan ee warning 1:16:15 ya, peringatan dari Allah Subhanahu wa 1:16:17 taala, harus banyak istigfar kepada 1:16:18 Allah Subhanahu wa taala, harus melatih 1:16:21 diri bagaimana kita tidak cinta kepada 1:16:24 dunia, tapi kita butuh kepada dunia. Ya, 1:16:28 kita untuk ee butuh bersedekah, untuk 1:16:31 membantu orang lain perlu ee butuh 1:16:34 dunia. Tapi yang perlu kita garis bawahi 1:16:37 jangan sampai kita dunia itu mencintai. 1:16:42 H. Maka ketika dunia itu dicintai ya 1:16:46 masuk ke dalam kalbu ya nanti seperti ee 1:16:49 di dalam surah [mendengus] ee Al-Baqarah 1:16:52 ayat 165 itu ada orang-orang yang 1:16:54 mencintai 1:16:56 selain Allah sebagaimana dia mencintai 1:16:59 Allah gitu. Nah, artinya apa? 1:17:03 ee ketidaksadaran kita mencintai selain 1:17:08 Allah, melebihi daripada Allah, itulah 1:17:10 sesungguhnya kemusyrikan. 1:17:12 Iya. 1:17:13 Ya. Jadi artinya ee sesuatu yang samar 1:17:17 ya. Barangkali kita sendiri juga akan 1:17:19 melakukan itu kalau saja tidak ada 1:17:22 berita dari Al-Qur'anul Karim. 1:17:25 Nah, maka supaya kita ini tidak terjebak 1:17:28 kepada lubang yang sama, maka ee 1:17:32 rajin-rajinlah kita ee berinteraksi 1:17:35 dengan Al-Qur'anul Karim. Karena 1:17:38 Al-Qur'an inilah sesungguhnya yang akan 1:17:40 menyelamat menyelamatkan kita di dunia 1:17:42 dan di akhirat nanti, gitu. Sehingga 1:17:45 kita tahu mana yang samar, mana yang 1:17:47 terang tangan, mana yang dalam bentuk 1:17:49 iktikad, iktikad jiwa kita. Ya. Ya. 1:17:53 Ternyata ee apa namanya? Keinginan hawa 1:17:57 nafsu lebih menggebu-gebu, lebih tinggi 1:17:59 keinginan hawa nafsu daripada keinginan 1:18:01 jiwanya. Jadi hawa nafsu ini 1:18:04 keinginannya kepada dunia. Jiwa ini 1:18:06 keinginannya kepada Allah. Nah, sekarang 1:18:09 kita bandingkan keinginannya kepada 1:18:11 Allah sama hawa nafsu keinginan kepada 1:18:14 dunia. Mana yang lebih di antara 1:18:16 keduanya itu. Nah, yang bisa merasakan 1:18:19 itu adalah kita sendiri. Ketika hawa 1:18:22 nafsu itu sudah melampaui 1:18:25 ee keinginannya, melampaui dari 1:18:27 keinginan jiwa, di mana jiwa itu 1:18:29 keinginannya kepada Allah, maka sudah 1:18:32 cukuplah di situ bahwa ee kita melakukan 1:18:35 kemusyrikan. 1:18:38 Nah, karena kita tahu dari Al-Qur'an, 1:18:40 maka kita harus ekstra hati-hati di 1:18:43 dalam hidup ini. Karena yang yang 1:18:45 dinilai oleh Allah Subhanahu wa taala, 1:18:48 innallahaikum 1:18:51 wakinubikumikum. 1:18:55 Jadi yang dilihat oleh Allah adalah 1:18:57 bukan rupa dan harta bendanya, tapi yang 1:19:00 dilihat oleh Allah gerak hati dan 1:19:03 perbuatan hati tadi. Jadi ee perbuatan 1:19:06 hati itulah yang menghasilkan satu amal 1:19:09 itulah nanti akan dihisab oleh Allah 1:19:11 Subhanahu wa taala. Barangkali itu 1:19:14 kepada Ibu Khadijah. 1:19:16 Heeh. ee banyak sesungguhnya yang sama 1:19:19 yang terang-terangan, tapi ee 1:19:22 mudah-mudahan itu mewakili terjawab dari 1:19:25 pertanyaan dari Bu Khadijah barangkali 1:19:26 itu. Wallahuam. 1:19:27 Baik, Ustaz, terima kasih dan nampaknya 1:19:29 kita sudah dibatasi oleh waktu, Pak 1:19:31 Ustaz. Kami mohon maaf mungkin masih ada 1:19:33 beberapa yang ingin menjadi penjelasan. 1:19:36 Ee baiklah, Ustaz, sebelum berpisah 1:19:38 seperti biasa kesimpulan apa yang bisa 1:19:40 disampaikan 1:19:42 ya. Baik, terima kasih, Kang Agus. 1:19:45 ee kenapa ee kita masih ee karena 1:19:49 kemusyrikan ini memang ee betul-betul 1:19:52 sangat membahayakan ya. Sehingga nanti 1:19:55 ee 1:19:57 seperti apa yang sudah kami sampaikan 1:20:00 bagaimana kemusyrikan yang ee dilakukan 1:20:04 oleh hawa nafsu, bagaimana kemusyrikan 1:20:06 yang dilakukan oleh setan. Insalan mati. 1:20:09 ee beberapa episode ke belakang ini saya 1:20:12 ingin merinci ranjau-ranjau yang 1:20:15 ditanamkan oleh iblis tadi. Sehingga 1:20:18 kita harus berhati-hati dalam hidup itu 1:20:21 betul-betul yang namanya ketahutan itu 1:20:23 betul-betul kita bersih. Karena kalau 1:20:26 sudah ee bersih ke ee ketauhidan kita 1:20:29 kepada Allah sesuai dengan Al-Qur'an dan 1:20:31 sunah Rasul, maka insyaallah di situ 1:20:35 iblis itu tidak akan punya sultan, tidak 1:20:38 akan mampu menguasai atau mempengaruhi 1:20:41 kita. Begitu juga hawa nafsu yang ada di 1:20:44 dalam diri kita ini. Maka ee itulah 1:20:47 sesungguhnya di dalam pembahasan ini 1:20:49 supaya kita selalu waspada jiwa kita 1:20:52 kembali kepada fitrah. Fitrahnya yaitu 1:20:55 bersyahadah dengan Allah Subhanahu wa 1:20:57 taala. Barangkali itu wallahuam. 1:21:00 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:21:02 ilaha illa anta astagfiruka waub. 1:21:03 Asalamualaikum warahmatullahi 1:21:05 wabarakatuh. 1:21:06 Baik Ustaz terima kasih. Waalaikumsalam 1:21:07 warahmatullahi wabarakatuh. 1:21:09 Alhamdulillah ikhwan dan akhwat ee 1:21:11 sesudah jumpa kita di malam hari ini 1:21:13 dalam program renungan Qolbu bersama 1:21:16 Ustaz Rahmatullah. Terima kasih kepada 1:21:18 para penanya yang sudah memberikan 1:21:20 pertanyaannya di nomor WhatsApp kami dan 1:21:23 kami [mendengus] juga ucapkan kepada 1:21:26 ee Anda pemirsa Rasil TV via ee YouTube 1:21:33 Ibu Eva Eva. Semoga semua kru pejuang 1:21:37 dakwah ilallah dan para ustaz Rasul 1:21:40 diberikan keistiqamahan. Amin ya rabbal 1:21:42 alamin. Baik ikhwan dan akhwat kami 1:21:45 undur diri. Saya Bagus Ondi. Kemudian 1:21:48 ada Abi juga Abi Manyu dan juga ada 1:21:51 Yusuf Sebangkit. Billahi taufik wal 1:21:53 hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:21:56 wabarakatuh.