Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [Musik] 1:20 [Musik] 1:26 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:29 warahmatullahi 1:30 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 1:32 alamin. Allahumma sholli ala sayyidina 1:35 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 1:38 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 1:40 subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda 1:43 di kesempatan sore hari ini? Semoga 1:46 dalam keadaan sehat walafiat dan selalu 1:50 dalam lindungan Allah subhanahu wa 1:52 taala. Amin ya rabbal 1:55 alamin. Di hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 1:57 kembali kami menjumpai Anda dalam 2:00 program tausiah sore bersama Imam 2:03 Yaksallah Mansur edisi Sabtu tanggal 13 2:07 di tanggal 3 Zulhijah 1443 Hijriah yang 2:12 bertepatan di tanggal 2 Juli 2022 2:15 Masehi. Dan tema yang akan beliau 2:18 sampaikan kepada kita yaitu menjadi 2:21 muslim terbaik dengan mengikuti langkah 2:24 Nabi Ibrahim 2:26 Alaihissalam. Telah bergabung di 2:28 tengah-tengah kita di studio Rasil saat 2:31 ini Imam Yaksallah Mansur. 2:32 Asalamualaikum warahmatullahi 2:34 wabarakatuh, Imam. Waalaikumsalam 2:36 warahmatullahi wabarakatuh. Sehat, Imam 2:38 ya? Sehat walafiat. Sehat walat. 2:41 Mudah-mudahan seluruh pemirsa TV 2:43 Silaturahim dan pendengar Radio 2:45 Silaturahim sehat walafiat seperti yang 2:48 kita rasakan sore hari ini. Baik, terima 2:50 kasih Imam. Baiklah ikhwan akhwat, 2:52 langsung saja kita akan dengarkan 2:53 pemaparan yang akan beliau sampaikan. 2:56 Tafadal Imam. Asalamualaikum 2:59 warahmatullahi 3:03 wabarakatuh. 3:05 Alhamdulillahilladzi arsala rasulahu 3:08 bilhuda wadinil haq. 3:11 liyuzhirahu aladini kullih waqillahi 3:16 syahida. Ashadu alla ilahaillallah 3:18 wahdahu la 3:20 syarikalah wa ashadu anna muhammadan 3:23 abduhu wa 3:25 rasuluh. Allahumma sholli ala sayyidina 3:28 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad 3:32 kama shita ala sayyidina Ibrahim wa ala 3:35 ali sayyidina Ibrahim fil alamina innaka 3:39 hamidum majid. 3:41 Masyaallahu kan wama lam yasya lam yakun 3:45 la haula wala quwwata illa billahil 3:48 aliyil adzim. Amma 3:51 ba'd. Ikhwan akhwat yang sangat disayang 3:53 oleh Allah subhanahu wa taala. 3:58 Alhamdulillah pada sore hari ini kita 4:01 dapat 4:02 kembali bertemu dalam 4:05 kajian tafsir 4:08 maudui. Pada kesempatan sore hari ini, 4:11 kami mengajak pribadi kami khususnya dan 4:16 para pendengar dan pemirsa pada umumnya 4:18 untuk 4:19 merenungkan firman Allah Subhanahu wa 4:23 taala yang terdapat dalam surah An-Nisa 4:28 ayat 4:32 125 yang kami beri maudu atau judul 4:36 menjadi muslim terbaik dengan mengikuti 4:39 langkah Nabi Ibrahim Alaih 4:43 Salam. Pada ayat ini Allah Subhanahu wa 4:45 taala 4:46 berfirman, 4:47 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 4:51 Waman ahsanu dinam aslama wajhahu 4:55 lillahi wahua muhsinu wataba millata 4:58 Ibrahima 5:01 hanifa watakallahu Ibrahima 5:05 kholila yang artinya kurang 5:08 lebih dan 5:10 siapakah yang lebih baik 5:14 agamanya 5:16 daripada orang yang menyerahkan wajahnya 5:20 kepada 5:21 Allah. Sedang dia mengerjakan 5:27 kebaikan dan mengikuti agama Ibrahim 5:31 yang 5:33 lurus. Dan Allah telah memilih Ibrahim 5:36 menjadi kesayangannya. 5:40 Melalui ayat ini, ikhwan akhwat yang 5:42 sangat disayang oleh Allah Subhanahu wa 5:45 taala, dengan menggunakan gaya bahasa 5:49 atau uslub istifham 5:52 ingkari, pertanyaan retoris, Allah 5:57 menyatakan siapa yang paling baik 5:59 agamanya. Artinya tidak 6:02 ada yang lebih baik 6:06 agamanya selain orang-orang yang 6:08 memiliki 6:10 sikap yang tadi disebut di 6:13 dalam ayat 6:15 125 surah 6:17 An-Nisa. Yaitu yang pertama 6:21 adalah orang yang menyerahkan wajahnya 6:24 kepada Allah. 6:27 Yang 6:28 kedua, selalu mengerjakan 6:32 kebaikan. Dan yang ketiga, 6:36 mengikuti langkah millah atau agama Nabi 6:40 Ibrahim Alaih 6:42 Salam. Inilah orang yang terbaik 6:46 agamanya. 6:48 Jadi orang yang terbaik 6:51 agamanya adalah orang yang mempunyai 6:55 tiga 6:58 sikap. Yang pertama 7:01 adalah 7:03 menyerahkan 7:04 wajahnya kepada Allah Subhanahu wa 7:08 taala. Yang 7:10 kedua, selalu mengerjakan kebaikan. 7:16 Dan yang ketiga mengikuti 7:20 langkah di sini disebut 7:23 millah. Millah memang beda dengan 7:26 adin. Kalau din itu bisa dimudofkan, 7:32 disandarkan kepada Allah dan kepada 7:35 selain Allah. Dinullah 7:39 boleh, dinu Muhammadin boleh. Tapi kalau 7:43 milah tidak bisa disandarkan kepada 7:46 Allah. Tidak ada millatullah tidak ada. 7:49 Tapi bisa disandarkan kepada manusia 7:52 millatu 7:55 muhammadin. Ada lagi yang menyatakan 7:58 bahwasanya millah itu pada tataran 8:02 konsep. Eh maksud kami adin pada tataran 8:05 konsep ajaran. Sementara millah adalah 8:10 aplikasinya. Wallahuam. 8:13 Tapi yang jelas orang yang terbaik 8:16 agamanya adalah orang yang memiliki tiga 8:20 sifat tadi. Yang pertama dia 8:24 menyerahkan wajahnya kepada 8:26 Allah. Yang 8:28 kedua selalu melakukan mengerjakan 8:33 kebaikan. Dan yang ketiga, mengikuti 8:37 langkah-langkah Nabi Ibrahim yang lurus. 8:41 Coba kita bahas secara singkat tiga hal 8:45 ini. Orang yang menyerahkan wajahnya 8:49 kepada 8:50 Allah, artinya menyerah bulat penuh 8:55 rida kepada Allah Subhanahu wa 9:00 taala dan melepaskan diri dari ikatan 9:05 lain selain Allah. 9:07 Itulah yang dimaksudkan menyerahkan 9:09 wajah kepada Allah. Saya ulangi lagi. 9:13 Yang dimaksudkan dengan menyerahkan 9:15 wajah kepada Allah Subhanahu wa taala 9:17 adalah menyerah bulat dengan penuh rida 9:21 kepada Allah dan melepaskan diri dari 9:25 ikatan lain selain Allah. 9:29 Penggunaan kata wajah di sini 9:31 menunjukkan kepasrahan 9:34 total lahir dan batin kepada 9:38 Allah. Wajah adalah gambaran 9:41 hati. Pada 9:43 wajah tergambar hati 9:48 manusia. Hati yang cerah maka wajahnya 9:51 akan menjadi 9:53 cerah. Hati yang kusam maka wajah akan 9:57 kusam. 9:59 Kalau seluruh wajah telah dipasrahkan 10:02 kepada Allah, 10:04 artinya tidak ada lagi menyerahkan 10:08 segala sesuatu kepada selain 10:13 Allah. Jadi wajah adalah gambaran dari 10:16 keseluruhan. Dalam istilah balaghah ada 10:19 disebutkan minikril juz wa irodatil qul. 10:24 Menyebutkan sebagian. 10:26 Tetapi yang dimaksudkan adalah 10:29 keseluruhan. Menyerahkan wajah berarti 10:32 menyeluruhkan menyerahkan seluruh 10:36 hidupnya kepada Allah Subhanahu wa 10:40 taala. Ibnu Katsir 10:42 menjelaskan bahwa menyerahkan wajah 10:46 kepada Allah artinya beramal secara 10:50 ikhlas hanya untuk Allah. 10:55 Ikhlas artinya 10:56 bersih, tidak terkena campuran 11:00 apapun. Perbuatan yang 11:03 dilakukan dengan 11:05 kebersihan dan kemurnian dinamakan 11:09 perbuatan ikhlas. 11:12 Menurut uruf atau kebiasaan 11:16 syarak, kata ikhlas 11:19 dikhususkan bagi memurnikan tujuan dalam 11:24 beribadat kepada Allah dari segala 11:28 campuran yang 11:30 mengotorinya dan membuat cela serta 11:34 noda. Jadi apabila tujuan 11:39 ibadah sudah dicampuri dengan pengaruh 11:43 lain seperti 11:44 ria, sombong, mengharap pujian orang 11:49 lain dan sebagainya, maka perbuatan 11:52 semacam ini sudah keluar dari apa yang 11:56 dinamakan ikhlas. 11:58 Sebagai 12:01 contoh satu misalnya ya itu satu 12:06 menuntut ilmu tidak karena Allah tapi 12:09 untuk tujuan 12:12 dunia 12:13 lagi. Menjenguk orang 12:16 sakit dengan harapan supaya kalau dia 12:19 sakit dijenguk oleh yang 12:22 dijenguk. Ini sudah keluar dari 12:24 keikhlasan. 12:26 Atau contoh lagi membangun memberikan 12:31 sumbangan sesuatu kepada yang lain hanya 12:35 untuk mendapatkan 12:37 pujian. Ketika tidak dipuji, dia akan 12:41 kecewa. 12:43 Nah, orang yang terbaik 12:46 agamanya tidak akan memiliki sikap yang 12:49 demikian 12:51 ini. Orang yang terbaik agamanya adalah 12:54 orang yang 12:56 ikhlas bertindak hanya semata-mata 13:00 karena dan untuk Allah. Mudah-mudahan 13:03 kita dapat menjadi orang yang ikhlas 13:07 yang tadi digambarkan menyerahkan 13:09 seluruh wajah hanya kepada Allah. 13:12 Subhanahu wa 13:14 taala. 13:16 Kemudian sikap yang ketiga dari orang 13:19 yang ter yang kedua orang yang terbaik 13:22 agamanya adalah selalu mengerjakan 13:26 kebaikan. Dalam sebuah hadis yang 13:28 panjang yang diriwayatkan oleh Imam 13:31 Bukhari dan Imam 13:33 Muslim, Rasulullah sallallahu alaihi 13:35 wasallam menjelaskan tentang pengertian 13:37 ihsan. 13:40 Alihsan 13:42 anudallah kaaka 13:44 taroh faillam takun taroh fainnahu 13:48 yar. Artinya ihsan adalah 13:54 engkau beribadah kepada Allah 13:57 seakan-akan engkau melihatnya. 14:01 Maka meskipun engkau tidak melihatnya, 14:04 tidak melihat Allah, namun dia tetap 14:07 melihat 14:08 engkau. Inilah 14:11 ihsan. Jadi, 14:14 beribadat dengan seakan-akan melihat 14:18 Allah. Dan apabila kita tidak melihat 14:22 Allah, yakinlah Allah melihat kita. 14:27 Orang yang memiliki sikap seperti ini 14:30 dalam kehidupan 14:33 keberagamaannya akan selalu baik bahkan 14:37 akan 14:38 terbaik. Karena 14:41 keberagaan keberagamaan seseorang itu 14:44 sangat ditentukan oleh ibadahnya. 14:48 Ibadah yang dilandasi dengan 14:51 ikhlas seakan-akan dia melihat Allah 14:55 atau merasa dilihat Allah pasti akan 14:58 meliharkan melahirkan sikap yang disebut 15:03 oleh Arraghib 15:05 Al-Asfihani dengan ihsan. 15:09 di mana beliau memberikan penjelasan 15:12 ihsan adalah aytiya aksaro mimma 15:16 alaihi 15:18 waudza aqalla mimma 15:21 lahu. Memberikan yang lebih baik yang 15:26 menjadi 15:27 kewajibannya dan mengambil lebih sedikit 15:30 dari apa yang menjadi haknya. Itulah 15:33 ihsan. 15:35 Jadi orang yang bersikap ihsan itu akan 15:39 lebih mendahulukan kewajiban daripada 15:43 hak. Dia akan berfokus bagaimana 15:46 melaksanakan kewajiban dengan tidak 15:49 terlalu banyak memikirkan 15:52 hak. Ibarat seorang pegawai kantor yang 15:57 masuk jam . harus maka dia tidak akan 16:01 masuk jam .00. Tidak. dia akan masuk 16:04 sebelum pukul 16:07 .00. Jadi mendahulukan 16:10 kewajiban. Kemudian dia akan mendapat 16:13 gaji tanggal 25. Seandainya dia digaji 16:17 tanggal 26, 27 bahkan 30 pun dia tidak 16:21 akan mengendorkan 16:25 pekerjaannya. Inilah ikhwan akhwat yang 16:28 disebut dengan ihsan. 16:31 Inilah orang yang terbaik agamanya. 16:35 Mudah-mudahan kita semuanya dapat 16:37 menjadi orang yang lebih memikirkan 16:41 kewajiban daripada memikirkan hak. Lebih 16:45 banyak melaksanakan kewajiban daripada 16:49 menuntut hak. Di zaman sekarang memang 16:53 kebanyakan orang lebih memperhatikan hak 16:58 tetapi kurang memperhatikan kewajiban. 17:01 yang dituntut adalah mana hak saya, mana 17:04 hak saya, mana hak saya. Tapi kewajiban 17:07 kurang 17:09 diperhatikan. Nah, selanjutnya yang 17:12 ketiga yang mengikuti yaitu 17:15 mengikuti langkah Nabi Ibrahim yang 17:18 lurus. 17:21 Memang Nabi Ibrahim adalah nabi yang 17:25 sangat 17:28 fenomenal, sangat mengagumkan dalam 17:31 semua 17:32 langkahnya. Dan nabi yang menjadi 17:35 uswatun hasanah dari seluruh para 17:39 nabi. Beliau adalah abul anbiya. 17:44 Beliau adalah orang yang pertama kali 17:48 menemukan Tuhan dalam arti yang 17:52 sesungguhnya yaitu Tuhan yang 17:56 esa. Nah, dalam kondisi saat ini apa 18:02 yang dapat kita atau dalam kondisi 18:06 saat-saat 18:07 ini apa millah Ibrahim yang dapat kita 18:13 tiru? 18:16 Tidak ada lain pada bulan-bulan ini 18:20 adalah berkorban dan 18:23 haji. Korban dan haji itu sumbernya 18:28 adalah dari Nabi Ibrahim Alaih 18:32 Salam. Yang bisa dilakukan secara lebih 18:35 banyak oleh 18:36 manusia adalah kurban. 18:40 Haji mungkin hanya yang 18:42 istitaah dan memang untuk haji adalah 18:47 orang-orang tertentu dan sangat terbatas 18:51 dibatasi tetapi kurban tidak terbatas. 18:57 Korban yang berasal 19:00 dari langkah beliau disebutkan oleh 19:04 Allah Subhanahu wa taala di dalam surah 19:09 Assofat ayat yang ke 19:13 99 sampai ayat yang ke 110. 19:21 Rangkaian ayat ini, Ikhwan 19:25 Akhwat, dimulai dengan ucapan Nabi 19:30 Ibrahim yang akan meninggalkan kampung 19:33 halamannya menuju tempat yang lain. 19:37 Dimulai dengan 19:38 azubillahiminasyaitanirrajim. 19:41 Waqala 19:43 inni 19:45 sayahdin. Berkatalah Nabi Ibrahim, 19:49 "Sesungguhnya aku harus pergi menghadap 19:54 Tuhanku. Semoga dia memberikan petunjuk 19:58 atau Dia yang akan memberikan petunjuk." 20:01 Para ahli tafsir menyatakan bahwasanya 20:04 yang 20:06 dimaksudkan pergi ke satu tempat adalah 20:10 Baitul 20:11 Maqdis. Nah, itulah langkah Nabi Ibrahim 20:17 pertama. Apa hijrah ini pun dapat kita 20:21 contoh. Beliau meninggalkan kampung 20:25 halamannya yaitu UR di Babilonia. 20:28 Menurut satu riwayat. Ada yang 20:30 mengatakan di bagian di 20:32 Turki untuk dapat menyembah Allah dan 20:36 melanjutkan 20:37 dakwahnya. Jadi dia berpindah satu 20:40 tempat ke tempat lain dengan tujuan agar 20:43 dapat melanjutkan ibadah dan berdakwah. 20:49 Namun satu hal yang menggelisahkan hati 20:53 beliau yaitu sudah lama menikah tapi 20:58 beliau belum 21:00 dikaruniai seorang anak pun. 21:03 Sebab itu beliau berdoa kepada Allah 21:06 agar dikaruniai anak 21:10 dengan lafaz yang disebutkan pada ayat 21:12 ini. Rbi habli minas 21:15 shihin. Ya Allah berilah aku anak yang 21:20 saleh. Bertahun-tahun beliau mengharap 21:24 agar Allah memberi keturunan. 21:27 Namun sampai di umur di atas 80 tahun. 21:33 Demikian menurut Ibnu Katsir berdasarkan 21:36 sumber 21:38 israeliat, harapan itu belum juga 21:41 terwujud. 21:43 Tapi beliau tidak putus asa. Beliau 21:45 berdoa dan terus 21:48 berdoa. Akhirnya doanya dikabulkan oleh 21:52 Allah Subhanahu wa taala dengan lahirnya 21:56 seorang putra dari istri beliau yang 22:00 bernama 22:01 Hajar yang diberi nama 22:04 Ismail yang memiliki sifat halim. 22:08 Sebagaimana disebutkan dalam ayat yang 22:11 ke-101. 22:13 Fabasyarnahu bighulamin 22:15 halim yang diartikan oleh departemen 22:20 agama atau pengarti-pengarti Quran, 22:22 penterjemah Quran dengan sangat 22:25 sabar. Kenapa tidak shobir atau sobur? 22:29 Memang ada perbedaan antara sabar dengan 22:34 hali. 22:36 Sabar adalah kemampuan jua menghadapi 22:40 cobaan yang datang dengan 22:43 tiba-tiba. Sedangkan Halim adalah 22:47 kesabaran yang telah menjadi sikap hidup 22:50 atau sikap jiwa. 22:53 Ini perbedaan antara Halim dengan sobur. 22:58 Orang yang sangat 22:59 sabar artinya sama tapi berbeda. Kalau 23:04 sabar hanya pada waktu menghadapi cobaan 23:09 tetapi kata Halim itu kesabaran yang 23:12 telah menjadi sikap hidup. 23:16 Ikhwan akhwat pendengar Radio 23:18 Silaturahim yang sangat disayang Allah 23:21 dan pemirsa TV Silaturahim yang sangat 23:23 disayang oleh Allah. Namun ketika anak 23:27 yang Halim itu telah dapat membantu 23:30 pekerjaan 23:31 beliau, datanglah perintah Allah melalui 23:36 mimpi untuk menyembelih anak tersebut. 23:42 Perintah ini kemudian beliau sampaikan 23:45 kepada putranya Ismail untuk dipikirkan 23:49 dengan mata. 23:52 Ternyata sang putra Ismail 23:56 menjawab dengan sangat mengharukan, 24:00 yaitu agar ayahnya melaksanakan perintah 24:05 tersebut dan dia pun sabar menerima 24:09 segala risiko penyembelihan itu yang 24:13 digambarkan oleh Allah Subhanahu wa 24:15 taala pada ayat 103. 24:19 Falamma balagha 24:21 maahus'ya qala ya bunayya inni aro fil 24:27 manami 24:30 anni adbahuka 24:33 fanzur maza 24:36 taro qala ya abatif'al ma 24:41 tummar 24:44 satajiduni insyaallah 24:54 Itu gambaran yang diberikan oleh Allah 24:59 menggambarkan bagaimana Nabi Ibrahim dan 25:03 putranya. 25:06 Dan ketika keduanya telah rida, artinya 25:11 Nabi Ibrahim rida menerima perintah 25:14 menyembelih anaknya dan anaknya rida 25:18 untuk disembelih. 25:22 Dan ketika Nabi 25:25 Ibrahim membaringkan Ismail alimalam di 25:30 atas 25:31 pelipisnya agar mudah menjalankan pisau 25:37 di atas 25:38 lehernya, Allah 25:40 memanggil, "Hai 25:42 Ibrahim, engkau telah 25:44 benarkan mimpi 25:47 itu dengan tanpa ragu-ragu. 25:51 Engkau siap menyembelih anakmu dan 25:55 jangan engkau 25:58 lanjutkan. Itu oleh Allah Subhanahu wa 26:01 taala difirmankan dengan kalimat, 26:04 "Falamma 26:06 aslama watallahu lil 26:09 jabin ayat 26:12 100 ya 103. 26:16 Wadainahu ay 26:18 ibrahim qod shodq 26:22 ruya inna kadzalika najzil 26:27 muhsinin. Jadi Allah berfirman, "Jangan 26:32 engkau lanjutkan." 26:34 Kemudian Allah menyampaikan, "Inilah 26:39 balasanku untuk 26:42 yang mentaati orang yang mentaati aku." 26:47 Itu sikap Nabi Ibrahim yang menyerahkan 26:50 wajahnya pada Allah dan yang ikhlas. 26:54 Dan ini adalah 26:56 benar-benar cobaan yang nyata di mana 27:00 Allah 27:01 menggambarkan kadalika najzil 27:04 muhsinin. Inna hadza lahuwal balaul 27:10 mubin. Apa yang kemudian Allah berikan 27:15 kepada Nabi 27:17 Ibrahim sebagai pengganti dari anaknya 27:21 yang akan disembelih 27:23 tadi. Allah mendatangkan seekor domba 27:27 besar dari surga sebagai ganti Ismail 27:31 yang nyaris disembelih. 27:34 Menurut Asyauqani dalam Fathul Qadir, 27:38 yang dimaksudkan besar di sini adalah 27:42 besar dalam 27:44 nilainya, bukan hanya besar dalam 27:48 tubuhnya. 27:50 kepasrahan Nabi Ibrahim dan Nabi 27:55 Ismail 27:56 terhadap syariat atau terhadap perintah 28:00 Allah itu kemudian menjadi syariat bagi 28:05 orang yang sesudahnya yaitu syariat 28:09 kurban. 28:11 Allah 28:13 menyatakan watarokna alai fil 28:16 akhirin. Dan kami tinggalkan atasnya 28:19 untuk orang-orang yang datang 28:22 kemudian. Jadi inilah ikhwan akhwat 28:25 langkah Nabi Ibrahim. Oleh karena itu, 28:28 mari kita tiru ini dengan mengorbankan 28:32 sudah tentu bukan anak kita, tetapi 28:38 mengorbankan hewan yang memang 28:41 disyariatkan sebagaimana kemarin yang 28:43 sudah saya sebutkan mulai dari domba 28:47 sampai dengan unta. 28:50 Nah, di samping itu kesabaran Nabi 28:52 Ibrahim Alaih Salam dalam menjalankan 28:55 cobaan ini mendapatkan pujian dari Allah 28:59 Subhanahu wa taala. Semua itu merupakan 29:03 balasan Allah bagi orang-orang yang 29:07 telah berbuat Allah berbuat baik. Allah 29:12 menyatakan salamun ala Ibrahim kadzalika 29:17 najzil 29:19 muhsinin. Ihsan muncul lagi di sini. 29:23 Nah, ikhwan akhwat, inilah asal usul 29:29 dari ibadah kurban. 29:33 Kalau kita ingin menjadi muslim yang 29:36 terbaik, maka seyogyanya kita 29:40 mengikuti apa yang sudah dilakukan oleh 29:44 Nabi Ibrahim. Bukan menyembelih anak 29:46 kita, bukan tapi kita menyembelih hewan 29:51 korban. Mudah-mudahan kita dapat 29:54 melaksanakannya. 29:56 Nah, kemudian haji. Haji ini pun juga 30:00 bersumber dari Nabi 30:02 Ibrahim. Itu Allah 30:05 sebutkan pada ayat yang 30:08 ke 27 dari surah Al-Haj. 30:13 Allah 30:15 menyatakan finasi bil hajuka rijala 30:20 wairina 30:25 minjin. Umumkanlah kepada 30:28 manusia agar mereka itu melaksanakan 30:33 ibadah 30:34 haji. Niscaya akan datang orang-orang 30:38 dengan berbagai macam cara dari tempat 30:41 yang 30:44 jauh. Diriwayatkan dalam 30:47 kisah-kisah al-Anbiya, Qisosul Anbiya. 30:52 bahwasanya ketika Nabi 30:55 Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk 31:00 menuju ke 31:02 Makkah yang di sana sudah ada 31:06 fondasi 31:08 Ka'bah, beliau 31:10 berangkat 31:12 bertiga 31:13 dengan istri dan 31:17 anaknya Hajar dan Ismail. 31:23 Perjalanan ini sangat jauh, ikhwan 31:26 akhwat, kurang lebih 31:29 1500 km. 31:33 dalam 31:37 kondisi jalan yang memang belum seperti 31:40 saat 31:41 ini. dalam situasi yang sangat ganas 31:46 alamnya. Kita kalau merasakan pernah 31:50 berjalan atau pergi dari Makkah ke 31:55 Baitul 31:56 Maqdis, kami belum pernah ya hanya dari 32:00 ee Yordan, dari Aman ke Baitul Maqdis. 32:03 itu berarti menyingkat beberapa ee ratus 32:07 kilometer. Itu 32:09 terbayang bagaimana dulu Nabi 32:12 Ibrahim bertiga berdua dengan ee istri 32:17 dan anaknya berjalan kaki. 32:22 Ikhwan-ikhwan sampai-sampai disebutkan 32:24 dalam kitab Fathul Bari, istrinya Hajar 32:27 punya inisiatif untuk membuat 32:30 selendang. Untuk apa? untuk menggendong 32:35 anaknya. Jadi wanita yang pertama 32:39 berinisiatif membuat selendang adalah 32:43 Hajar, istri Nabi Ibrahim dan ibu dari 32:48 Ismail. Berjalanlah mereka. Kita tidak 32:52 bisa bayangkan bagaimana beratnya 32:55 perjalanan itu. Memang dalam satu 32:58 riwayat saat itu belum ada kendaraan. 33:01 Binatang pun belum ditundukkan oleh 33:04 Allah Subhanahu wa taala. Artinya apa? 33:06 Masih buas semuanya. Sehingga Nabi 33:09 Ibrahim harus berjalan 33:13 kaki, 33:16 menempuh alam yang sangat 33:19 ganas. Tapi akhirnya sampailah beliau ke 33:25 Makkah yang digambarkan oleh Allah 33:28 Subhanahu wa taala dalam surah Ibrahim 33:30 juga. 33:31 bahwasanya Nabi Ibrahim kemudian 33:34 menempatkan keluarganya satu lembah giri 33:39 zarin yang tidak ada tanam-tanaman sama 33:43 sekali. Kemudian Nabi Ibrahim 33:46 diperintahkan oleh Allah untuk 33:49 mengangkat 33:51 pondasi Ka'bah. 33:54 Nabi Ibrahim datang ke Makkah itu tidak 33:57 hanya 33:58 sekali sampai ada tujuh kali beliau 34:01 bolak-balik menurut satu 34:03 riwayatnya dari Makkah ke Baitul 34:07 Maqdis. Baitul Maqdis ke Makkah begitu 34:10 seterusnya. 34:13 Nah, ketika 34:16 Nabi Ibrahim sudah selesai membangun 34:21 Ka'bah, digambarkan oleh dalam surah 34:24 Albaqarah, waid yarfa Ibrahimul qawaida 34:27 minal baiti wa Ismail. Rbana taqobbal 34:31 minna innaka antas samiul alim. 34:36 Kemudian Allah perintahkan kepada Nabi 34:41 Ibrahim untuk memanggil 34:45 mengumuman 34:47 mengumumkan kepada seluruh umat manusia 34:52 agar mereka melaksanakan ibadah 34:56 haji. Itulah yang disebutkan dengan 34:59 waadin 35:01 finasi bil 35:03 haji. Umumkanlah kepada manusia untuk 35:09 berhaji. Ibnu Katsir 35:12 menjelaskan kalimat ini dengan 35:15 a nadi finas daian lahum ilal haj ilal 35:23 baitilladzi amarnaka bibinaihi. 35:27 fukiro annahu q ya rab 35:31 kaifa 35:33 ablagunas wasuti 35:37 lafum faqila nadi wainal balag faqoma fi 35:44 ala maqomi waqila alal 35:47 hajar waqila 35:50 alofa waqila ala abi quais waqala Ya 35:57 ayyuhannas inna rbakum qod itakhodza 36:01 baitan 36:03 fajuhu 36:05 fayuqolu innal 36:07 jibala tawaduat hatta 36:10 balagut arjaal ard wa asmaa man fil 36:15 arham wal aslab wa ajaba kulluaiin 36:21 samahu min hajarin waarin waajarin waman 36:26 Man kadaballahu annahu yahujju ila 36:29 yaumil qiamah. Labbaik Allahumma 36:34 labbaik. Yang 36:36 artinya, "Wahai Ibrahim, kurang lebih 36:39 begitu panggil umumkan kepada manusia 36:43 agar mereka melaksanakan ibadah 36:47 haji ke Baitullah yang kami telah 36:50 perintahkan engkau untuk membangunnya." 36:52 membangunnya. 36:54 Maka disebutkan bahwasanya Nabi Ibrahim 36:58 berkata, "Ya Rabb, bagaimana ya Allah 37:02 kami bisa panggilan kami bisa sampai 37:05 kepada 37:07 manusia sementara suaraku sangat 37:11 terbatas yang tidak mungkin sampai ke 37:14 seluruh 37:15 manusia." Maka Allah 37:18 menjawab, "Kamu panggil saja nanti kami 37:22 yang akan menyampaikan. 37:24 nadi wa alainal balag. Maka kemudian 37:28 Nabi Ibrahim 37:30 berdiri di mana? Nah, ini ada yang 37:33 mengatakan di Hijir, Hijir 37:36 Ismail. Ada yang mengatakan di Bukit 37:39 Safa, ada yang mengatakan di Jabal Abi 37:43 Qubaisy. Nah, Jabal Abi Qubaisy ini 37:45 sekarang sudah tidak ada karena semuanya 37:48 dibangun hotel. Jadi hotel-hotel di 37:50 sekitar Makkah itu menurut satu riwayat 37:52 itu dulunya Jabal Abi Qubis tentang mana 37:56 yang lebih benar. Wallahu alam bisawab. 37:58 Tapi yang jelas Nabi Ibrahim kemudian 38:01 memanggil 38:03 manusia. Apa yang beliau sampaikan? Ya 38:07 ayyuhanas inna 38:10 rbakum qad itak baitan fajuhu yang 38:14 artinya wahai 38:16 manusia sesungguhnya Tuhan kalian telah 38:20 membuat rumah untuk jadikan tempat 38:24 peribadatan yaitu Ka'bah maka berajilah 38:28 engkau ke 38:30 sana kemudian diriwayatkan pada riwayat 38:33 ini, gunung-gunung menunduk 38:37 sehingga suara Nabi Ibrahim tersebar ke 38:41 seluruh pelosok bumi, bahkan masuk ke 38:45 dalam rahim wanita dan tulang belakang 38:51 laki-laki sampai didengar oleh makhluk 38:55 yang ada di dalam rahim 38:58 manusia dan di dalam tulang rusuknya 39:01 orang 39:02 laki-laki. Mereka yang mendengar dan 39:07 ditentukan oleh Allah untuk melaksanakan 39:10 ibadah haji, dia akan mengatakan 39:14 labbaikallahumma 39:17 labbaik. Inilah asal usul dari ibadah 39:22 haji. Oleh karena itu, mari kita niatkan 39:26 para ikhwan semuanya. Niat saja yang 39:30 penting bagaimana supaya kita dapat 39:33 melaksanakan ibadah 39:35 haji. Kita tidak perlu berpikir ya 39:40 bahwasanya kuotanya segini segini, 39:44 waktunya segini segini. Jangan. Yang 39:46 penting kita punya niat. 39:49 Insyaallah nanti Allah akan memudahkan 39:52 kita untuk bisa melangkah melaksanakan 39:57 ibadah haji. Nah, ibadah haji memang 40:01 punya 40:03 beberapa hikmah yang perlu kita 40:07 renungkan para ikhwan dan akhwat. 40:11 Allah Subhanahu wa taala memerintahkan 40:14 kita melaksanakan ibadah haji. 40:18 Mudah-mudahan kita juga 40:21 dapat merenungkan hikmahnya. 40:26 Ibadah 40:27 haji 40:29 itu ibadah yang di sana 40:35 dilakukan 40:37 perangkat-perangkat atau jenis-jenis 40:40 ibadah yang 40:42 bermacam-macam. Tapi pokoknya adalah 40:45 pertama 40:47 ihram, yang kedua 40:50 tawaf, yang ketiga 40:52 sa'i, yang keempat wukuf. 40:56 Dan yang kelima adalah meluntar 40:59 jumroh. Dan masih ada lagi beberapa 41:02 amaliah yang 41:04 lain. Bagi kita yang melaksanakan ibadah 41:07 haji atau yang belum, mari kita 41:12 renungkan amaliah-amaliah ini. 41:17 Umrah yang dimulai dengan menanggalkan 41:20 pakaian biasa dengan mengenakan pakaian 41:24 ihram. Maksud kami ihram ya, bukan 41:27 umrah. Dimulai dengan ihram yaitu dengan 41:31 menanggalkan pakaian biasa dan 41:33 mengenakan pakaian ihram yang sama 41:36 berupa dua helai pakaian berwarna 41:39 putih sebagaimana yang akan membalut 41:42 tubuh ketika mengakhiri perjalanan hidup 41:45 dunia saat meninggal dunia. mengingatkan 41:48 kepada kita ini nanti yang akan kita 41:52 bawa menghadap Allah Subhanahu wa taala 41:56 hanya dua lembar pakaian saja. 42:01 Jadi dengan ibadah haji Allah 42:05 mengingatkan kita agar kita selalu 42:08 mengingat kematian. 42:11 Dan pakaian ini tidak 42:15 disangkal menurut kenyataannya berfungsi 42:18 antara lain untuk 42:19 membedakan antara seseorang dengan orang 42:23 lain atau kelompok dengan kelompok yang 42:26 lain. 42:28 dengan pakaian 42:30 seragam yang putih bersih. Allah 42:34 mengajarkan kepada kita agar kita 42:38 menanggalkan berbagai macam 42:42 perbedaan-perbedaan yang 42:45 menyebabkan hal-hal yang negatif. 42:48 kita 42:50 tinggalkan perbedaan-perbedaan 42:52 itu menuju kepada kesamaan dan 42:57 kebersamaan 42:59 kesatuan. Jadi dengan pakaian ihram yang 43:03 warnanya putih itu kita diajarkan oleh 43:06 Allah agar kita lebih 43:09 mendahulukan kesatuan dan kebersamaan 43:13 daripada sikap individualis. 43:17 Kemudian tawaf, para ikhwan semuanya 43:20 yang tadi 43:21 ihram. 43:23 Tawaf mengelilingi 43:25 Ka'bah. Ka'bah yang arti aslinya adalah 43:29 kubus atau sesuatu yang menonjol di muka 43:33 bumi. Maka ka'bun, mata kaki bahasa 43:37 Arabnya adalah mata. Bahasa Arabnya 43:39 Ka'bun. Karena menonjol di kaki kita. 43:44 mengandung pelajaran 43:46 yang sangat berharga bagi 43:49 terwujudnya kesatuan dan 43:52 kebersamaan. Hujaj dari berbagai macam 43:55 penjuru datang mengunjungi satu titik 43:58 yang sama, melakukan peribadatan yang 44:03 sama dengan ucapan yang 44:07 sama di tempat yang sama. 44:11 Hal ini mengingatkan agar setiap muslim 44:14 memiliki tujuan yang sama dalam 44:18 melaksanakan 44:20 aktivitas. Di Ka'bah ini. Menurut satu 44:23 riwayat putra Nabi Ismail dalam pangkuan 44:29 ibunya yang bernama Hajar. 44:34 Dan Hajar inilah yang kemudian ketika 44:39 meninggal 44:41 dikuburkan di dekat Ka'bah yang kemudian 44:44 menjadi Hijir Ismail. Di situ 44:49 ada makam Hajar, tempat memangku 44:54 Ismail. Artinya apa? Allah 44:58 menyatakan 44:59 bahwasanya Allah akan sangat dekat 45:02 dengan orang yang dekat 45:04 dengannya. Bahkan 45:06 wanita satu-satunya wanita yang 45:09 satu-satunya manusia yang kuburannya 45:12 dekat dengan Ka'bah. 45:15 Ini penghargaan Allah Subhanahu wa taala 45:17 kepada sebuah pengorbanan. 45:20 Ah, dengan tawaf mengajarkan kita untuk 45:24 berkorban di samping juga tadi 45:29 kesatuan sai. Nah, ini lagi ikhwan 45:33 akhwat yang sedang disayangkan oleh 45:34 Allah Subhanahu wa taala. Setelah 45:36 melakukan tawaf yang menjadikan 45:39 pelakunya larut, berbaur bersama-sama 45:43 manusia yang 45:44 lain dan memberi nuansa kebersamaan. 45:50 Kemudian para hujaj menuju satu tujuan 45:53 yang sama dalam rangka takarub kepada 45:57 Allah Subhanahu wa taala melakukan sai. 46:02 artinya 46:04 usaha yang dimulai dari secara 46:08 harfiahnya sai artinya usaha yang 46:10 dimulai dari bukit sofa yang berarti 46:14 kesucian dan 46:15 ketegaran 46:17 diakhiri di bukit Marwa yang artinya 46:21 sikap 46:23 menghargai, bermurah hati dan memaafkan 46:25 orang lain. Inilah nilai-nilai kehidupan 46:29 yang apabila diterapkan akan 46:32 mewujudkan kesatuan dan kebersamaan. 46:36 Memang dalam realitas kehidupan manusia 46:41 kadang-kadang boleh berbeda profesi. 46:43 Nah, agar tidak timbul persaingan yang 46:46 negatif dari berbagai macam profesi 46:49 tadi, maka hendaknya usaha dilakukan 46:53 dengan sofa yang suci dan dengan tujuan 46:59 marwa saling menghargai manusia. 47:03 Kemudian wukuf yang keempat. Saya hanya 47:06 ambil yang pokok-pokok 47:09 saja. Kaum muslimin yang melaksanakan 47:12 ibadah haji, mereka wukuf di Padang 47:17 Arafah. Padang yang luas dan gersang 47:21 dulu. Kalau sekarang sudah mulai banyak 47:24 pohon-pohonannya. Seluruh jemah haji 47:26 wukuf berhenti sampai terbenamnya 47:28 matahari. 47:30 Di sinilah manusia akan menemukan Arafah 47:35 atau 47:36 makrifat, pengetahuan tentang jati 47:39 dirinya. Bahwasanya mereka masing-masing 47:42 adalah bagian dari satu umat yang tidak 47:45 dapat 47:46 dipisahkan dalam segala situasi dan 47:49 kondisi. Bahkan dalam saat yang paling 47:53 menderita yaitu nanti di padang 47:56 mahsyar. Arafah adalah miniatur padang 47:59 mahsyar. 48:00 Terminal akhir perjalanan manusia 48:04 sebelum ditentukan nasibnya apakah dia 48:07 akan ke surga atau ke neraka. Di sinilah 48:11 manusia akan diadili oleh Allah dengan 48:15 seadil-adilnya. Oleh karena itu, apabila 48:18 terjadi 48:19 perselisihan jangan merasa diri paling 48:22 benar. 48:24 selama yang diperselisihkan bukan hal 48:26 yang qat'i yang sudah dipastikan 48:28 kebenarannya oleh Allah dan rasulnya. Di 48:31 Arafah ini hendaknya manusia 48:35 menyadari apapun perbedaan yang terjadi 48:39 di antara mereka, akhirnya mereka 48:42 bersatu di padang mahsyar. 48:47 Kemudian yang terakhir adalah meluntar 48:51 jumrah. Yang 48:53 kelima, ikwan akhwat dari Arafah para 48:58 hujaju 49:00 Muzdalifah untuk mengumpulkan batu di 49:04 malam hari dalam rangka melempar jumrah 49:08 nantinya di 49:09 Mina. Mereka melemparkan melemparkan 49:12 batu pada satu titik yang sama. secara 49:17 bersama-sama pada waktu yang sama dan 49:20 cara yang 49:22 sama. Batu dikumpulkan di malam hari 49:26 sebagai lambang bahwasanya musuh tidak 49:29 boleh mengetahui siasat dan senjata 49:31 kita. 49:33 melempar batu pada titik yang sama 49:35 secara bersama-sama pada waktu yang sama 49:39 dengan cara yang sama merupakan 49:41 pengajaran bahwasanya umat Islam ketika 49:46 menghadapi musuh hendaknya bekerja 49:50 sama. Apabila mereka 49:52 berselisih 49:54 sendiri-sendiri maka tidak mungkin 49:57 mereka akan menang. 50:00 Nah, luntar jumrah juga mengajarkan 50:03 kepada kita tentang kesatuan dan 50:08 kebersamaan. Inilah ibadah haji yang 50:11 dimulai dari Nabi Ibrahim Alaih Salam. 50:16 Mari kita renungkan hikmahnya sehingga 50:19 kita dapat menjadi muslim yang terbaik. 50:24 Wallahuam bisawab. 50:27 nanti dapat dilanjutkan dengan tanya 50:30 jawab. Baik, Imam. Demikian yang dapat 50:33 saya sampaikan. Baik, Imam. Terima kasih 50:35 banyak, Ikhwan dan Akhwat yang dirahmati 50:37 Allah Subhanahu wa taala. Demikian tadi 50:40 telah kita simak bersama pembahasan 50:44 tentang 50:46 ee Nabi Ibrahim dalam tema Nabi Ibrahim. 50:51 Iya. dalam tema menjadi muslim terbaik 50:53 dengan mengikuti langkah Nabi Ibrahim 50:57 Alaihissalam tapi ditutup dengan ee 51:01 permasalahan haji ee urutan-urutannya 51:04 begitu ya. Ikhwan dan akhwat yang 51:06 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Kami 51:09 akan undang Anda untuk bergabung di 51:15 0218451512 ataupun WhatsApp di 51:21 0811999720. Kami akan segera kembali 51:23 setelah jeda berikut ini. 51:26 [Tepuk tangan] 51:34 [Musik] 51:49 Waqulalu 51:51 fasayarallahu amalakumasul 51:56 [Musik] 52:01 ghaibi 52:03 wasyahadah 52:06 fayunabbiukum bimaa 52:09 kuntum tamalun 52:14 [Musik] 52:26 Sungguh nikmat orang yang sudah mendapat 52:29 perhatian Allah dan 52:31 Rasul-Nya. Jika perhatian dari atasan, 52:35 pejabat, dan orang-orang yang berkuasa 52:37 saja sudah bisa membuat kita kegirangan. 52:41 Bagaimana jika perhatian itu datang dari 52:44 pencipta alam semesta beserta ciptaannya 52:47 yang paling indah yaitu baginda Nabi. 52:52 Apalagi yang kita cari di dunia selain 52:55 dua hal 53:00 tersebut? Perhatian tadi bisa didapat 53:03 hanya jika kita beramal saleh apapun 53:06 bentuknya. bisa dengan tenaga, harta, 53:10 pemikiran, dan lain 53:13 sebagainya. Namun amalan yang paling 53:16 menyenangkan baginda Nabi adalah 53:19 memperjuangkan ajarannya, meneruskan 53:22 perjuangan beliau, berdakwah di 53:24 jalannya. 53:29 Kami mengajak ikhwan akhwat pendengar 53:32 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 53:36 bersama-sama berjuang bersama Radio 53:38 Silaturahim dengan berdonasi ke nomor 53:41 rekening berikut. 53:44 [Musik] 53:54 [Tepuk tangan] 54:02 [Musik] 54:08 silaturahim untuk Islam yang satu yang 54:11 masih dipancaruaskan dari Jalan Masjid 54:13 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 54:17 Bekasi. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati 54:19 Allah subhanahu wa taala. Tema kita di 54:21 sore hari ini menjadi muslim terbaik 54:24 dengan mengikuti langkah Nabi Ibrahim 54:27 Alaihissalam. Kita akan awali pertanyaan 54:30 pertama dari Pakis di Cengkareng. 54:33 Asalamualaikum warahmatullahi 54:35 wabarakatuh. Waalaikumsalam 54:36 warahmatullahi wabarakatuh. Imam 54:39 Yaaksallah Mansur yang dirahmati Allah. 54:41 Terkait dengan waktu wukuf di Padang 54:44 Arafah. Bagi jemaah haji dan kita yang 54:46 di tanah air yang disunahkan untuk 54:49 berpuasa. Bagaimana jika terjadi 54:51 perbedaan waktu dengan yang terjadi di 54:53 tanah air, Imam? Seandainya kondisi umum 54:56 di sekitar tempat tinggal masih puasa 54:59 nahar, sementara di tanah suci sudah 55:02 Idul Adha. Ini bagaimana? Jazakallah, 55:05 Imam. Iya. 55:07 Jadi memang inilah satu permasalahan 55:10 yang sekarang dirasakan oleh umat 55:14 Islam. Makanya tadi saya tekankan 55:18 hikmah ibadah haji itu sebetulnya 55:20 kesatuan dan 55:23 kebersamaan. Karena memang dalam 55:25 menentukan kalender sampai sekarang umat 55:29 Islam belum bisa satu. 55:32 Maka kemudian terjadilah perbedaan yang 55:35 semacam ini. 55:37 Masing-masing menggunakan 55:39 ijtihadnya. Padahal sebetulnya kalau 55:42 kita mau tadi mengedepankan 55:45 kebersamaan dan haji ini kan memang 55:48 Arafah. Iya. Ah kita mengikuti apa yang 55:52 sudah ee apa yang dilakukan oleh para 55:55 hujaj. Dan pada hari Arafah itu kita 55:59 disunahkan untuk apa? saum ya itu. Nah, 56:04 adapun terhadap orang-orang kepada 56:07 sebagian umat Islam yang memang punya 56:10 pandangan yang lain ya kita harus 56:14 hormati karena memang ee dalam penentuan 56:17 kalender ini muslimin sampai saat ini 56:20 belum satu. Kita berdoa mudah-mudahan 56:23 nanti Allah menyatukan dan kita yakin 56:28 apabila semuanya mengedepankan 56:30 kebersamaan kita akan dapat menjadi 56:34 satu. Jangan 56:36 sampai e muslimin kembali terkoyak 56:40 setiap kali 56:41 menghadapi Idul Fitri atau Idul Adha. 56:46 Sadarlah kalau kita ini adalah umatan 56:49 wahidah. Apa sih yang kita cari kalau 56:53 bukan rida Allah Subhanahu wa taala? 56:57 Maka dan apa beratnya apabila kita 57:01 mengikuti misalnya saja apa yang 57:04 dilakukan oleh para hujaj yang ee memang 57:08 itu menjadi patokan bagi puasa hari 57:13 Arafah. Jadi sekali lagi harapan kami 57:16 mudah-mudahan muslimin menjadi satu 57:20 dalam beribadah dan seandainya belum 57:23 satu kita harus saling menghormati tidak 57:27 perlu kita memaksakan pendapat kita ya 57:31 itu mudah-mudahan Allah menyatukan umat 57:35 Islam dalam ridanya amin ya rabbal 57:38 alamin. Ya rabbal alamin. Baik, Imam. 57:40 Terima kasih banyak. Karena memang kalau 57:42 untuk Idul Asha sebenarnya patokannya 57:44 mudah ya wukuf di Padang Arafah. Iya. 57:46 Iya. E sebenarnya mudah. Mudah. 57:50 Baik, Imam dari Sam TV melalui akun ee 57:54 YouTube ee menyimak di Rasel TV. 57:56 Asalamualaikum warahmatullahi 57:58 wabarakatuh, Imam. Waalaikumsalam 57:59 warahmatullah. Mohon izin bertanya. 58:01 Allah menegaskan bahwa dalam diri Nabi 58:03 Ibrahim terdapat teladan. Hanya Nabi 58:06 Ibrahim yang selalu kita sebut dalam 58:09 salat. Selain Nabi Muhammad, doa yang 58:12 kita baca untuk Nabi Muhammad ketika 58:14 tasyahud selalu disertarakan dengan doa 58:17 kita ke Nabi Ibrahim. Heeh. Apakah ada 58:20 nilai yang istimewa dari sosok Nabi 58:22 Ibrahim? Apakah ada? Apakah dari 58:25 keteladanan saja atau apakah dari 58:28 keimanan beliau terhadap Allah Subhanahu 58:30 wa taala? Syukran. 58:33 Jadi memang Nabi Ibrahim ini 58:37 ee sosoknya dimensional dari berbagai 58:41 macam aspek 58:43 kita dapat dan bahkan harus 58:46 menirunya. Allah Subhanahu wa taala 58:49 menjelaskan bagaimana sosok Nabi Ibrahim 58:52 menjadi uswah. Harus menjadi uswah itu 58:56 boleh dilihat ya di surah 58:59 Al-Mumtahanah surah yang ke-60. Ayat 59:02 yang 59:03 keempat Allah berfirman, 59:07 "Azubillahiminasyaitanirrajim." Qod 59:08 kanatakum uswatun hasanatun fi ibrahima 59:12 walladina 59:13 maah. Qolu 59:15 liqumihim inna buru minkum wimma tauduna 59:21 minunillah. Kafarna bikum bainana 59:25 wainakumul bag abadan hatta tminu 59:29 billah. 59:31 Hattau billahi wahdahu illa 59:38 Ibrahimiafiraka wlik minallahi 59:43 minbanaika tawakalna waaika anabna 59:47 waaikal 59:48 masir yang artinya 59:51 sesungguhnya telah ada suri tauladan 59:54 yang baik bagimu 59:57 pada Ibrahim dan orang-orang yang 59:59 bersama dia. 1:00:01 Ketika mereka berkata, "Sesungguhnya 1:00:03 kami berlepas diri dari apa yang kamu 1:00:06 sembah selain Allah dan kami mengingkari 1:00:11 kekafiranmu. Dan telah nyata antara 1:00:14 kami dan kamu permusuhan dan kebencian 1:00:18 buat 1:00:19 selama-lamanya sampai kamu beriman 1:00:21 kepada Allah saja." 1:00:23 Kecuali perkataan Nabi Ibrahim kepada 1:00:26 bapaknya, "Sesungguhnya aku memohonkan 1:00:29 ampun 1:00:31 bagimu. Aku tiada dapat menolak 1:00:34 suatu dari kamu akan siksaan Allah." 1:00:40 berkata, "Ya Tuhan kami, hanya kepada 1:00:44 Engkaulah kami bertawakal dan hanya 1:00:47 kepada Engkaulah kami bertobat dan hanya 1:00:51 kepada Engkaulah kami 1:00:53 kembali." Satu ayat yang cukup panjang 1:00:56 menjelaskan dimensi apa yang bisa kita 1:00:59 contoh dari Nabi Ibrahim Alaih Salam. 1:01:03 Memang beliau tadi contohnya yang dapat 1:01:07 kita contoh dari beliau adalah sangat 1:01:10 banyak dalam berbagai aspek kehidupan, 1:01:13 dalam berbagai 1:01:15 dimensi. Nah, pada ayat ini ada lima 1:01:19 dimensi yang bisa kita 1:01:22 contoh. Apa ketegasan beliau 1:01:27 menghadapi kaumnya, orang kafir 1:01:29 maksudnya? 1:01:31 Lalu beliau 1:01:32 mengatakan, "Permusuhan di antara 1:01:36 kita, di antara kalian, antara kami 1:01:39 dengan kalian 1:01:42 jelas sampai kalian beriman kepada Allah 1:01:45 Subhanahu wa taala." Ini yang 1:01:49 pertama. Ketegasan 1:01:51 beliau untuk menyatakan yang benar itu 1:01:54 benar, yang salah itu salah. 1:01:58 Kemudian yang 1:01:59 kedua tentang bagaimana sikap seseorang 1:02:03 kepada orang tua yang masih 1:02:05 kafir tetap 1:02:08 menghormat illa qua 1:02:10 Ibrahim 1:02:12 liabihi. Jadi Nabi 1:02:15 Ibrahim dulunya memang berjanji akan 1:02:20 me mintakan ampun kepada Nabi Ibrahim, 1:02:25 kepada ayahnya. 1:02:27 Dan itu kemudian beliau 1:02:29 laksanakan. Tetapi sudah tentu setelah 1:02:34 beliau tahu bapaknya memang benar-benar 1:02:37 kafir, maka cukup sampai di situ 1:02:40 saja. Setelah tahu bapaknya kafir, maka 1:02:43 tidak ada lagi. Beliau memintakan ampun. 1:02:47 Beliau memintakan ampun ada karena janji 1:02:49 saja. 1:02:51 Ah, kemudian yang 1:02:53 ketiga tentang kepasrahan total kepada 1:02:59 Allah Subhanahu wa taala yang 1:03:01 digambarkan wala amliku laka minallahi 1:03:05 saian. Dan beliau merasa walaupun orang 1:03:09 tuanya tidak akan bisa membantu dan 1:03:13 menolong. Oleh karena itu beliau tawakal 1:03:18 sudah pasrah kepada Allah. 1:03:21 Karena memang bapaknya berbeda akidah 1:03:24 dengan 1:03:25 beliau. Yang 1:03:27 keempat banyak 1:03:29 bertobat. 1:03:31 Wailaikabna Nabi Ibrahim seorang nabi 1:03:34 tetap beliau bertobat pada banyak 1:03:37 bertobat kepada Allah Subhanahu wa 1:03:40 taala. Jadi jangan merasa bahwasanya 1:03:43 kita ini benar. Jangan tirulah Nabi 1:03:46 Ibrahim Alaih Salam yang walaupun dalam 1:03:49 perjuangan kehidupannya penuh dengan 1:03:53 pengabdian dan pengorbanan, tapi tetap 1:03:56 saja beliau bertobat kepada Allah 1:03:59 Subhanahu wa taala. Yang kelima, yang 1:04:01 terakhir wail masir, yaitu mengembalikan 1:04:05 segala sesuatu kepada Allah Subhanahu wa 1:04:08 taala. Kadang-kadang kita ini merasa 1:04:12 mampu untuk 1:04:13 menyelesaikan apa yang kita hadapi. 1:04:16 Jangan. Mencoba boleh, tapi perasaan 1:04:19 bahwasanya kita ini akan dapat 1:04:21 menyelesaikan masalah. Tidak. Serahkan 1:04:24 masalah kepada Allah Subhanahu wa taala. 1:04:27 Insyaallah Allah akan membantu kita. 1:04:30 Intang surullah yang 1:04:32 surkumit aqdamakum. 1:04:35 Jadi padahal apa kita dapat mencontoh 1:04:40 Nabi Ibrahim dalam segala aspek 1:04:42 kehidupan kita bisa mencontoh Nabi 1:04:46 Ibrahim Alaihissalam. Demikian wallahuam 1:04:50 bisa. Baik terima kasih Imam. Ada Bapak 1:04:54 Andi di Celaduk. Alhamdulillah kami 1:04:58 menyimak di radio mobil. Kebetulan saya 1:05:00 sedang dalam perjalanan. Alhamdulillah. 1:05:02 Semoga Allah subhanahu wa taala 1:05:03 memberikan kesehatan dan kelancaran 1:05:06 dalam berdakwah untuk imam dan juga 1:05:09 seluruh staf radio silaturahim. Amin ya 1:05:11 rabbal alamin. Amin. Amin. Terima kasih. 1:05:14 Kemudian pertanyaan selanjutnya Imam 1:05:16 dari Ibunda Emilda. Asalamualaikum 1:05:19 warahmatullahi wabarakatuh. Imam 1:05:20 waalaikumsalam warahmatullahi. 1:05:21 Masyaallah sungguh luar biasa jika kita 1:05:24 menghayati dan mengambil pelajaran dari 1:05:26 ibadah yang kita lakukan. Seperti tadi, 1:05:29 ibadah haji mengajarkan kita untuk 1:05:32 bersatu. Begitu juga ibadah kurrban 1:05:35 mengajarkan kita untuk selalu berbagi 1:05:37 juga ibadah-ibadah lain. Tapi kenapa, 1:05:40 Imam? Masih sulit sekali umat muslim, 1:05:43 umat Islam bersatu. Heeh. Iya. Jadi, 1:05:47 kenapa umat Islam ini masih sulit untuk 1:05:51 bersatu? 1:05:53 Kami ambil pendapat dari Syekh Muhammad 1:05:58 Abduh dan muridnya Rasyid Rid di dalam 1:06:03 tafsir Almanar. Ya, bahwasanya kenapa 1:06:07 muslimin ini sulit untuk 1:06:10 bersatu? Sulit ya. Iya. Tetapi kita 1:06:13 yakin satu saat bisa bersatu. Amin. 1:06:16 Karena memang asalnya kita ini satu. 1:06:18 Amin. Nah, kesatuan umat Islam ini oleh 1:06:23 Allah Subhanahu wa taala jelas 1:06:24 ditegaskan dalam beberapa ayat. Misalnya 1:06:28 dalam surah Albaqarah. Wakadzalika 1:06:30 ja'alnakum ummatan wasaton. Ummah bukan 1:06:34 umam. Jadi ketika Allah menggambarkan 1:06:37 umat Islam itu selalu menggunakan mufrad 1:06:40 tidak menggunakan jamak. Tadi dalam 1:06:43 surah Albaqarah waadzalika ja'alnakum 1:06:46 ummatan wasatun. 1:06:48 Kemudian dalam surah Al Imran, kuntum 1:06:51 khairo 1:06:53 ummatin menggunakan mufrad lagi Ibu 1:06:55 Emilda ya itu betul ya Ibu Emilda ya 1:06:59 Bunda Imilda. Bunda 1:07:01 Imhat bisa Ibu lihat 100 Al Al Imran 1:07:05 110 nanti di surah Al-Anbiya surah yang 1:07:08 ke-21 ayat yang ke 92 Allah menyatakan 1:07:13 lagi inna hadhi ummatukum ummatan 1:07:17 wahidah sesungguhnya umat kalian itu 1:07:21 adalah umat yang satu. 1:07:25 Dari surah Almukminun Allah mengulang 1:07:27 lagi sama persis. Kalau tadi tanpa 1:07:31 menggunakan 1:07:32 wawu, inna hadi ummatukum umatan 1:07:36 wahidah. Pada surah almukminun tadi 1:07:38 disbutkan wa inna had ummatukum umat 1:07:42 wahidah. Jadi yakinlah bahwasanya 1:07:45 muslimin ini dapat 1:07:48 bersatu. Kenapa muslimin berpecah belah? 1:07:51 Ada dua penyebab utama. 1:07:53 Satu unsur dari 1:07:55 luar, yang kedua unsur dari 1:07:58 dalam. Unsur dari luar 1:08:02 eksternal. Musuh-musuh Islam tidak 1:08:05 senang apabila muslimin ini 1:08:08 bersatu. Maka mereka berusaha dan terus 1:08:12 berusaha, terus berusaha bagaimana 1:08:15 supaya umat Islam berpecah belah. Ini 1:08:19 yang mereka lakukan. 1:08:21 Nah, 1:08:23 sebetulnya walaupun umat yang 1:08:27 lain, musuh-musuh Islam ya ingin meny 1:08:32 memecah belah umat Islam, berusaha 1:08:34 memecah belah umat Islam, kalau faktor 1:08:37 internal itu kuat, kokoh, tidak akan 1:08:40 berhasil. 1:08:42 Namun 1:08:43 sayangnya di internal umat Islam juga 1:08:48 kadang-kadang ada yang menyebabkan 1:08:52 perpecahan. Apa yang menyebabkan umat 1:08:54 Islam ini berpecah atau berselisih? Ada 1:08:57 empat menurut Muhammad Rasyid itu. 1:09:00 Pertama masalah 1:09:02 asiyasah. Masalah 1:09:04 politik ini yang kadang-kadang memecah 1:09:06 belah umat Islam. Oleh karena sering 1:09:09 saya katakan jangan sampai karena 1:09:13 pilihan 1:09:14 politik muslimin berpecah belah. Jangan 1:09:18 sampai sekali lagi saya pesankan betul 1:09:22 kalau kita tidak hati-hati kita akan 1:09:24 terpecah lagi ini dalam Pilpres, dalam 1:09:28 Pilkada dan seterusnya. Soal pilihan 1:09:31 politik itu adalah soal kehidupan dunia. 1:09:35 Silakan asal membawa manfaat. Nah, 1:09:39 kemaslahatan satu masalah 1:09:41 politik ini yang menyebabkan umat Islam 1:09:44 berpecah belah. Yang kedua, masalah 1:09:48 mazhab ini yang sering ee kita sampaikan 1:09:52 dan radio silaturahim ini mungkin 1:09:54 termasuk yang sering menyampaikan jangan 1:09:57 sampai masalah mazhab itu membuat 1:10:00 muslimin berpecah belah. 1:10:02 Karena hemat saya, pengetahuan saya yang 1:10:05 sedikit belajar tentang ikhtilaful 1:10:07 mazahib. Semua mazhab itu dasarnya 1:10:10 adalah 1:10:11 sama Quran dan 1:10:14 sunah. Perbedaannya ada pada masalah 1:10:17 pemahaman. Nah, kalau dalilnya sama, 1:10:21 dasarnya sama, usulnya sama, kenapa kita 1:10:24 harus berpecah belah? Yang tidak sama 1:10:28 biasanya masalah furuk-furuk. 1:10:31 Fur itu cabang yang asalnya tidak 1:10:34 asalnya hampir tidak ada 1:10:37 perselisihan. Contoh salat. Salat itu 1:10:41 usulnya adalah para ahli fikih 1:10:45 mengatakan af'alun wa 1:10:47 aqwalun mubtadaatun bit takbir wa 1:10:51 muhtatun bitaslim. Itulah 1:10:55 salat perbuatan dan ucapan yang diawali 1:10:59 dengan 1:11:00 takbir diakhiri dengan salam. Insyaallah 1:11:04 dalam takbir dan salam ini tidak ada 1:11:07 perbedaan. Yang ada itu sebelumnya dan 1:11:10 kesudahnya. Misalnya soal usali, usali 1:11:13 itu belum bukan salat lah karena memang 1:11:16 belum takbir lah kan gitu. Nah, ini ada 1:11:20 yang menggunakan usal ada yang tidak 1:11:23 ribut padahal salatnya sama. Semuanya 1:11:26 dimulai dengan apa? Takbir lah. Itu 1:11:31 nanti di akhirnya sama dengan apa? 1:11:34 Salam. Nah, yang ribet biasanya setelah 1:11:37 salam ini zikir loh. Apakah jah, keras 1:11:42 apa sir ribut. Ini saya kira tidak perlu 1:11:45 di ee pertentangkan. Sudah selesai. 1:11:49 salatnya salat subuh pokok dua rakaat. 1:11:54 Ada yang menggunakan qunut atau tidak 1:11:56 tetap sah salatnya. Oleh karena itu 1:11:59 jangan sampai masalah furuk demikian ini 1:12:02 membuat muslimin berpecah belah. Nah, 1:12:05 itu yang kedua. Jadi tadi masalah 1:12:08 siasah, masalah politis, maka kita 1:12:11 dirasil ini menghindari masalah-masalah 1:12:14 politisme. Nah, sampai mengatakan Islam 1:12:17 nonpitik. Jadi semakan gitu ya. Nah, 1:12:21 jadi itu para heh semuanya yang kedua 1:12:24 yaitu masalah mazhab. Yang pertama 1:12:26 masalah siasah, yang kedua masalah 1:12:27 mazhab. Nah, yang ketiga masalah 1:12:32 ashabiyah. Asobiyah ini kalau sekarang 1:12:35 mungkin 1:12:37 suku ah kemudian juga ee warna kulit 1:12:43 ee kemudian bangsa. 1:12:45 Jangan sampai masalah ini juga menjadi 1:12:48 ee benih-benih perpecahan. Karena di 1:12:50 hadapan Allah semuanya 1:12:53 sama. Rasulullah sallallahu alaihi 1:12:56 wasallam dengan sangat indah pada waktu 1:13:01 haji wada ini kembali ke 1:13:04 haji memberikan satu tuntunan. Waktu di 1:13:09 Arafah beliau memberikan khotbah yang 1:13:14 intinya pertama menekankan persamaan di 1:13:17 antara 1:13:20 manusia. Kalian semua dari 1:13:23 Adam dan Adam itu dari 1:13:28 tanah. Tidak ada perbedaan 1:13:31 antara Arab dan 1:13:33 ajam. Semuanya sama kecuali takwa kepada 1:13:37 Allah. Subhanahu wa taala kembali 1:13:39 masalah haji. Jangan merasa karena suku 1:13:42 ini merasa lebih baik dari suku itu. 1:13:46 Tidak. Nanti akan menyalahkan Allah 1:13:49 tanda kutip. Karena semua suku itu Allah 1:13:52 yang 1:13:53 mencipta. Warna kulit Allah yang 1:13:56 mencipta. Kita diciptakan dengan sawo 1:14:00 matang. Sementara ikhwan-hwan kita di 1:14:03 Afrika dengan hitam. 1:14:07 Ikwan-hewan kita di Arab dengan putih. 1:14:09 Asilnya orang Arab itu putih lah. Ya 1:14:11 itu. Ah ini jangan sampai masalah 1:14:14 asobiyah, masalah kesukuan, masalah 1:14:18 kebangsaan itu kita ee dengan masalah 1:14:22 ini kita jadi perpecah belah. Semuanya 1:14:26 sama di hadapan Allah Subhanahu wa 1:14:28 taala. Inna akromakum indallahi atqokum. 1:14:34 Kemudian yang ee keempat 1:14:37 ya masalah 1:14:40 ijabu yang menyebabkan muslimin ini 1:14:44 berpecah belah berselisih minimalnya lah 1:14:47 itu adalah karena orang bangga dengan 1:14:50 pendapatnya merasa pendapatnya yang 1:14:53 paling benar. 1:14:55 Nah, padahal kalau pendapat 1:14:59 relatif hadis saja paling tinggi 1:15:03 sahih. Karena memang kesahihan itu 1:15:06 relatif. Menurut Imam Ahmad sahih, tapi 1:15:12 menurut Imam Bukhari belum tentu karena 1:15:14 punya kriteria sendiri. 1:15:17 Menurut Imam Ibnu Hibban sahih, menurut 1:15:20 Imam Tirmidzi belum 1:15:23 tentu. Itu hadis apalagi pendapat. Nah, 1:15:28 oleh karena itu jangan merasa bangga 1:15:30 pendapatnya paling benar. Pendapat ulama 1:15:34 ini paling benar. Tidak. Yang paling 1:15:36 benar adalah Al-Qur'an dan As-Unah. Nah, 1:15:40 sudah tentu sunah yang mutawatir itu 1:15:44 mesti benarnya. Jadi inilah Ibu Bunda 1:15:48 Imilda yang menyebabkan umat Islam 1:15:51 menjadi berpecah belah. Apabila itu 1:15:54 tidak ada insyaallah mungkin kita 1:15:58 mengharap dari orang luar untuk tidak 1:16:00 memecah belah umat Islam. Tidak bisa. 1:16:02 Sekarang 1:16:03 tinggal yang di dalam saja. Jangan 1:16:06 sampai masalah politik mempengaruhi kita 1:16:09 dalam beragama. Masalah mazhab membuat 1:16:13 kita berpecah belah. Masalah asobiah 1:16:16 membuat kita berselisih. Kemudian 1:16:18 masalah pendapat ulama menjadikan kita 1:16:22 tidak sama. Wallahuam bisawab. Mohon 1:16:26 maaf karena saya harus mengakhiri sampai 1:16:29 ee sesi ini gitu. Itu jadi ee jawaban 1:16:33 untuk pertanyaan terakhir. Iya. Karena 1:16:34 ada pekerjaan lain. Mohon maaf. Baik, 1:16:37 Imam. Baiklah, ikhwan dan akhwat yang 1:16:38 dirahmati Allah subhanahu wa taala. 1:16:40 dikarenakan ee setelah ini Imam akan ada 1:16:42 agenda lagi. Langsung saja kita akan 1:16:45 tutup. Langsung tutup Imam ya. Iya. 1:16:47 Heeh. Tapi kesimpulannya baik kesimpulan 1:16:49 ee 1:16:51 bahwasanya untuk menjadi manusia yang 1:16:54 terbaik, muslim yang terbaik, kita mesti 1:16:57 harus melakukan tiga hal. Yaitu pertama 1:17:02 menyerahkan seluruh diri kita kepada 1:17:04 Allah Subhanahu wa taala. 1:17:06 Kemudian yang kedua harus selalu 1:17:09 bertambah baik kebaikan ee 1:17:12 kebaikannya, bertambah terus 1:17:14 kebaikannya, dan yang ketiga, mengikuti 1:17:18 langkah-langkah Nabi Ibrahim. Apabila 1:17:21 itu kita lakukan, kita akan menjadi 1:17:24 muslim yang terbaik. Mudah-mudahan 1:17:27 seluruh umat Islam menjadi muslim dan 1:17:30 umat yang terbaik. Wallahualam bawab. 1:17:33 Baik. Wallahuam bawab. Baiklah ikhwan 1:17:35 dan akhwat. Terima kasih atas segala 1:17:39 perhatian Anda telah menyimak kami dari 1:17:41 awal hingga akhir. Kita tutup dengan doa 1:17:43 kafaratul majelis. Subhanakallahumma 1:17:46 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:17:48 astagfiruka wa atubu ilaik. Wabillahi 1:17:51 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:17:53 warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:55 Waalaikumsalam.