Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan
- katsiran thayiban barokan fih kama
- yuhibuna waard. Ashadu alla
- ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan
- abduhu wa rasuluh. Allahumma shalli ala
- sayyidina Muhammad waa ali sayyidina
- Muhammad. masih dipancarkan dari Jalan
- Masjid Silaturahim nomor 36, Kalimangis,
- Cibur, Bekasi. Radio silaturahim dan
- juga rasio visual untuk Islam yang satu.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang
- dirahmati Allah, apa kabarnya di
- kesempatan ini? Semoga ikhwan akhwat
- yang tengah berada di rumah ataupun di
- perjalanan yang menyimang siaran di
- kesempatan ini semoga dalam keadaan
- baik, dalam keadaan sehat dan juga kami
- selalu mendoakan ikhwan akhwat bersama
- keluarga selalu dalam lindungan Allah
- subhanahu wa taala. Amin. Amin ya rabbal
- alamin. Alhamdulillah di kesempatan ini
- program acara Islam di Nusantara kembali
- hadir menyapa ikhwan akhwat. Seperti
- biasa di Ahad pekan ketiga dan keempat
- ya dihad dan di kesempatan ini juga
- alhamdulillah saya bersama teman-teman
- yang bertugas ada Bang Atep dan juga
- Bang Sandi tengah berada di kediaman
- Prof. Ahmad Mansur Suranegara sejarawan
- Islam penulis buku yang sangat fenomenal
- yaitu buku Api Sejarah ya tepatnya di
- Jalan Sat Nus Raya Marga Hayu Raya
- Bandung Jawa Barat. Dan kita sapa
- terlebih dahulu Pak Mansur.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Pak Mansur.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Kabar baik dan sehat Bapak ya.
- Alhamdulillah. Alhamdulillah.
- Alhamdulillahahillah.
- Amin. Dan terima kasih
- walaupun habis Ramadan.
- Iya
- walaupun habis juga syawalan.
- Iya.
- Tapi karena Allah itu menyatakan sumut
- tasih saum itu menyehatkan.
- Betul. itu ternyata walaupun tambah usia
- karena berani menjalankan perintah Allah
- dengan dengan penuh keikhlasan
- maka Ramadan itu menambah sehat.
- Masyaallah.
- Syawal juga menambah sehat.
- Jadi ee kalau orang-orang pada bingung
- menjaga kesehatan sebaiknya lebih baik
- saum saja.
- Cukup saum saja ya.
- Iya ya. Kalau yang seperti festing puasa
- itu
- Iya. itu dianggap apa?
- Padahal orang mencoba-coba membuatkan
- untuk menguruskan badan
- dengan cara diet,
- diet, diet
- kan barat sekarang sudah dikembangkan
- fasting super diet.
- Jadi, ee puasa itu benar-benar merupakan
- satu anugerah bagi kita manusia yang
- kepengin sehat
- oleh Allah diberikan metodenya, caranya,
- petunjuknya.
- Ikutilah rasulmu dengan puasa Ramadan.
- Dan kemudian sambung lagi dengan
- syawalan syawal
- dan ternyata nanti katanya mendapatkan
- pahala sama dengan saum selama 100 eh
- selama 1 tahun.
- 1 tahun penuh ya.
- Nah, itu jadi kita sudah tadinya
- mendapatkan
- min alfil syahrin itu selama 1000 hari
- 1000 bulan
- tambah lagi sekarang.
- Iya.
- 83 tahun eh 83 bulan.
- atau mungkin. Jadi kalau kita berusia
- 1000
- bulan itu akan sama dengan ditambah
- dengan sekian puluh tahun.
- Iya.
- Itu jadi kita akan semakin sehat
- dengan puasa itu. Sudah segitu tambahan
- tadi tambahan lagi
- ya itu saya puasa Syawal. Aal. Iya.
- Walaupun sedang banyak kuih, banyak
- ketupat, banyak apa harus ditundukkan
- hati itu.
- Itu godaannya ya ujiannya itu.
- Itu tundukkan hati untuk bisa
- menjalankan perintah Allah.
- H
- hanya 6 hari. Kenapa 30 tahun 30 hari
- bisa sukses waktu 6 hari? Kerepotannya
- luar biasa
- itu.
- Jadi karena tidak diwajibkan lalu terasa
- sunat itu lebih berat daripada wajib.
- Betul.
- Ini kekeliruan di dalam pemahaman
- laalakum tatakun itu kan
- memang mudah-mudahan ternyata diuji 6
- hari aja sudah repot.
- Sudah hebat melaksanakan 30 hari itu.
- Nah, itulah saya rasakan.
- Jadi
- lewat dengan puasa
- bahkan saya alhamdulillah ditakdirkan
- bisa saum di Madinah.
- Oh, ketika umrah ya?
- Iya. umrah kemarin walaupun tidak
- sepenuh bulan tapi terasa semakin
- nikmatnya
- menjalankan perintah-perintah Islam itu.
- Baik. Jadi memang ee ternyata rahasia
- Pak Mansur di usia yang sekarang sudah
- 85 tahun Pak Mansur ya.
- Sekarang sebentar lagi 87.
- Oh sebenarnya sudah 87. Masyaallah ya.
- Maksudnya dengan usia sekarang masih
- tetap fit, segar, bugar gitu. Salah
- satunya dengan saum ya Bapak ya.
- Saum.
- Saum. Dan Ikhwan Ahwat. Perlu Iwan
- ketahui beliau
- meskipun ya usia mungkin cukup sepuh
- tapi fit, segar dan aktivitas masih ke
- mana-mana pemansur ya. Ke berbagai
- daerah. Membimbing umrah juga mungkin
- beberapa bulan sekali sudah umrah gitu
- ya. Itu kan
- perlu stamina yang luar biasa, Pak
- Mansur ya. Ya tadi saum ternyata ya
- salah satu rahasianya
- saum rahasianya.
- Nah, di rumah juga insyaallah mungkin
- ketika Syawal kemarin insyaallah ya
- sudah melaksanakan puasa Syawal juga ya
- dan mungkin dilanjutkan dengan puasa
- sunah Senin Kamis minta ya diusahakan
- keliling Nusantara
- keliling Nusantara
- keliling Nusantara ya
- panggilannya ke Pekanbaru ke ini ke itu
- keliling Nusantara
- iya dan kita juga ee tidak lupa
- mengucapkan terima kasih dan bersyukur
- nih Pak Mansur masih bisa menyediakan
- waktu untuk kita
- iya Iya.
- Untuk apa berbagi kisah mengenai sejarah
- Islam Nusantara kepada pendengar Pak
- Mansur dan pemirsa di
- rumah Pak Mansur. Nah, di kesempatan ini
- Iwan Awat kita akan ee mendengarkan
- kisah dari mungkin dilihat dari
- sejarahnya mengenai istilah yang
- sekarang sedang ramai di tengah
- masyarakat Pansur ya.
- Mengenai Islam Nusantara. Ini hampir
- mirip dengan acara kita, program acara
- kita Islam di Nusantara yang mungkin
- sekitar 3 atau 4 tahun ini kita
- ee tetap istikamah dengan program acara
- ini. Alhamdulillah banyak manfaatnya
- untuk ikhwan akhwat. Kita menggali ilmu
- sejarah dari ee Pak Mansur. Nah, ini
- hampir mirip nih sekarang yang lagi
- ramai mengenai Islam Nusantara, mengenai
- Islam itu. Dan kita ingin tahu
- sebenarnya dari sisi sejarah seperti apa
- sih istilah Islam Nusantara ini? Apakah
- sudah ada dari dulu atau nah istilah
- nusantaranya juga mungkin bisa
- dijelaskan seperti apa, Pak Mas? Mungkin
- kita dan ikhwan akhwat di rumah ingin
- tahu sebenarnya seperti apa sih?
- Ya, Nusantara itu nama wilayah itu kan
- bahasa Sangsekerta.
- Iya.
- Nusa antara
- antara apa? Yaitu antara benua dan
- antara samudra.
- H.
- Samudra mana? yaitu samudera India.
- Iya.
- Yang tadinya namanya Samudra Persia itu
- sebelum penjajah datang. Lalu ada sebut
- juga samudera Pasifik.
- Iya.
- Ini juga samudra.
- Dan kemudian dinamakan benua. Penua Asia
- dan anak benua yaitu India.
- H. itu Nabi Ilah mana yang kira-kira
- berada di antara
- di antara benua dan di antara samudra.
- Samudra ya.
- Maka sejarah mencatat itu wilayah yang
- disebut Nusantara itu sepertinya
- sepertinya sekarang itu hanya Indonesia
- gitu.
- Iya gitu. Itu sebelum ada istilah
- Indonesia itu mana kan gitu.
- Maka ternyata sebelum ada istilah
- Indonesia itu lebih dulu Nusantara. H
- ya itu negara mana saja kalau sekarang
- sebutnya negara kan.
- Iya.
- Jadi ya kalau kita ambil dari yang
- paling agak jauh dikit gitu ya. Ya.
- Sekarang namanya ASEAN itu jadi Thailand
- itu Nusantara Nusantara.
- Iya
- gitu.
- Nah kemudian Birma itu juga masih
- Nusantara sebenarnya.
- Kamboja ya?
- Iya. Kalau Kamboja, Laos. gitu ya.
- Lalu Vietnam itu masih Malaysia dengan
- ee dengan Singapura itu lebih lebih
- terasa nusantaranya masih bahasanya sama
- dengan kitau
- gitu. Melayu
- dan kemudian kalau kita lihat
- Timor-Timur yang pernah kita namakan
- Timor-Timur itu juga Nusantara.
- Lalu puluh-puluh milesia,
- mikronesia itu Nusantara.
- Sebenarnya
- iya
- itu
- kalau Papua gimana Pak Mans?
- Ya Papua jelas itu kan masih
- dengan Papua Nugininya.
- Iya itu kan Papua Nugini dan Pak Uta itu
- yang beri nama Papua itu kan artinya ini
- kan bukan kita
- H
- orang Barat yang melihat orangnya hitam.
- He
- orangnya apa itu suka makan orang
- katanya. Maka diberi nama Papua. Jadi
- sebenarnya nama itu nama julukan jelek.
- Hm. Maka orang-orang yang mengerti
- tentang nama itu ingin diganti dengan
- Irian.
- Irian itu gak keliru artinya itu embun
- pagi.
- Oh.
- Karena matahari yang paling wetan dari
- Indonesia itu
- Iya. Iya.
- Di sana dan paling awal ada embun itu
- dari sana seolah-olah begitu. Maka Irian
- itu bukan Bung Karno yang beri nama
- Irian itu. Itu orang-orang Irian
- sendiri.
- Iya. yang menginginkan menghilangkan
- jejak nama yang kurang simpatik untuk
- dia. Karena itu nama-nama jelek yang
- negatif,
- istilah negatif
- dan penjajah
- untuk orang-orang Irian itu.
- Jadi itu wilayah yang dinamakan
- Nusantara.
- Seluas itu.
- Iya. Nusantara itu. Nah, kemudian karena
- adanya penjajah
- maka terjadilah nama-nama itu tidak lagi
- menyatu dengan istilah itu. Saling
- terjadi perubahan-perubahan nama. He
- gitu. Ada yang namanya Thailand gitu,
- ada yang namanya Malaka,
- ada yang namanya itu ee Vietnam gitu dan
- Kamboja. Dan ini daerah-daerah ini dulu
- namanya oleh penjajah barat itu disebut
- India.
- India.
- Iya. Karena mereka itu mencari India.
- Maka ee Columbus sampai ke Amerika itu
- he
- juga disebut negara itu negara apa
- bangsanya? Bangsa Indian gitu.
- Jadi lalu yang India sebenarnya mana
- katanya Indian yang sebenarnya itu
- adalah itu yang India sekarang.
- Hm.
- Gitu.
- Hindustan.
- Iya. Lalu yang kita ini pulau-pulau kita
- ini disebutnya
- disebutnya Cina Selatan kan begitu. Nah,
- siapa yangut yang ikut Cina Selatan ini?
- itu juga belum ya
- belum ada sebelumnya ketika Cina belum
- tampil dalam ee kebangkitan sejarah.
- He
- ya masih pakai nama-nama yang sebenarnya
- nama yang karena tidak terangkat dalam
- catatan sejarah maka nama lama hilang
- gitu.
- Jadi Indonesia juga bukan nama yang
- sejak dulu ada E Logan dan Bastian.
- Ketiga tokoh itulah yang nantinya
- bagaimana membedakan antara India itu
- dan orang-orang ee negara-negara Birma
- dan segala macam itu. Ini bukan
- Milanesia, bukan Mikronesia.
- Maka ternyata tadinya Melayu H itu mau
- Melayu tapi ternyata nanti diganti lagi
- dengan Indesia
- bukan bukan Indo
- Hindu.
- Iya. Lalu nanti diganti dengan
- apa menjadi Indonesia.
- H.
- Lalu yang mempopulerkan sampai ketemu
- orang Indonesia mendengar istilah itu
- Bastian seorang antropolog Jerman yang
- nanti orang-orang Indonesia yang pertama
- mendengar istilah itu tuh Dr. Sukiman W
- Sanjoyo. H.
- Ketika di negeri Belanda dan nama itu
- mulai didengar di sana itu ada indis
- frenching itu bahasa Belanda.
- Iya.
- Nah, karena masih menggunakan indise
- hanya India karena Belanda sendiri
- mengatakan India Belanda.
- H
- gitu. India yang Hindustan itu. Kemudian
- yang namanya
- jajaran Prancis, Vietnam,
- Kamboja, Laos itu menamakan India
- belakang.
- Oh
- belakang dari mana? Belakangnya dari
- India. Ditinggalit mana? Dilihat dari
- mana? Dari semuanya kan nol meridannya
- ada di Greenage,
- Inggris.
- Maka nama-nama geografi itu dari sana,
- dari belakang dan mukanya dari sana.
- Iya. Iya. Jadi India muka, India
- belakang gitu. Nah, Belanda tidak mau
- pakai istilah itu. Ditambah lagi
- India, Belanda,
- Netherland Cindy gitu. Nah, dengan
- adanya slide itu nanti
- Logan dan Basan itu jadi itu mengatakan
- Induia.
- Logan mengatakan Indoesia.
- Lalu pasti nanti yang mempulerkan
- istilah Indonesia dengan O. H.
- Nah,
- didengar oleh Sukiman Wirsanyo
- ketika di negeri Belanda, dia juga
- mengganti perkumpulan para
- pelajar-pelajar
- Indonesia di sana gitu. lalu ee
- bersepakat untuk mengganti Indis
- Freneging menjadi perhimpunan Indonesia.
- Indonesia.
- Ketika pulang ke Indonesia tahun 25,
- 1925,
- I
- Sukiman Wirosyo itu ikut bergabung pada
- Cokro Minoto yang mendirikan Partai
- Syarikat Islam. He.
- Partai yang pertama kali di Indonesia
- itu
- yang dari pribumi gitu ya, itu namanya
- Partai Syarikat Islam in belum ada
- Indonesianya.
- Sebelumnya SI dulu ya, Syarikat Islam
- dulu.
- Iya. Partai Syarikat Islam Hindia Timur.
- Oh.
- Jadi tidak mau mengatakan India Belanda
- gitu.
- Ini mengatakan timur juga. Dari mana
- timurnya itu?
- Grandwich. dari Grenage itu
- dari London itu dekat London itu ada nol
- meridannya itu.
- He.
- Maka kita mengatapkan India Timur.
- Heeh.
- Nah, dengan adanya tawaran pakai istilah
- Indonesia nanti SI lah yang pertama
- kali, syarikat Islamlah
- yang pertama kali menggunakan Indonesia
- itu. Nah, kemudian muncul
- itu Bung Karno yang paling terkenal.
- lalu meningat ee partai perserikatan
- nasional Indonesia. Kata nasional
- sendiri juga syarikat Islam. He
- begitu. Lalu ditambah dengan Indonesia.
- Iya.
- Jadi nanti Partai Syarikat Islam
- Indonesia
- PSI
- ya. Kalau partai yang pakai nama
- Indonesia tuh PKI juga belum.
- H. PKI itu waktu itu perserikatan
- komunis di India.
- H
- itu yang ee ee nama PKI yang pertama di
- tanggal 23 Mei
- itu 1920
- itu
- hari lahirnya PKI ya. Tapi-nya bukan
- Indonesia,
- India.
- Belum, masih India. Heeh.
- Nah, inilah nanti pada bingung kan kok
- nama-namanya begini-begini gitu ya.
- Iya. Nah, India dengan Hindia masih sama
- Pak Masud
- dalam menulis itu.
- Heeh.
- Kalau apa? Graha kan begitu
- dibacanya gra.
- Hm.
- Gitu. Dan kemudian umpama tajmahal.
- Tajmahal ya.
- Tajal bahasanya begitu. H. Jadi H-nya
- enggak di
- lalu kah Hawin menjadi kawin
- kawin. He
- pendahuluan
- dari dulu kan H-nya hilang gitu.
- Khusus kekhususnya.
- Iya. Jadi H itu kalau bahagian jadi
- bagian
- istilahnya mungkin katanya dari India
- juga mungkin.
- Iya pengaruh dari India.
- Jadi kita lalu
- kehilangan H itu kan
- H
- jadi baca nulisnya Hindia nulisnya.
- Iya.
- Jadi di di ausnya dibacanya
- dibacanya India.
- India
- begitu.
- Oleh karena itu kalau hana caraka
- dalam bahasanya itu H-nya itu menjadi I.
- Jadi A Indonesia.
- Oh
- jadi tulisnya H itu huruf H gitu.
- India, tapi di AOSnya India gitu.
- Lalu kalau di sini menjadi India
- Belanda.
- H
- begitu.
- Ee untuk membedakan antara Indonesia
- Indianya dengan Indonesia sana. Jadi
- India itu ada tiga kan. India yang punya
- jajaran Inggris.
- Iya. Hindustan sana.
- Lalu India yang punya Prancis, India
- belakang,
- India belakang. dan India Belanda yang
- punya itu kata yang punya ini enggak
- benar juga yang punya istilah itu
- bukan negara itu yang punya bukan
- iya
- yang yang menggunakan istilah
- mereka yang mengistilahkan itu ya.
- Iya. Jadi nanti Belanda saya yang punya
- enggak itu hanya pakai namanya aja
- klaim aja ya
- yang istilahnya yang menggunakan istilah
- India Belanda itu Belanda
- orang Indonesia enggak mau
- gitu maka timbullah nanti istilah atau
- India
- Indonesia dengan Nusantara ini saling
- berlomba untuk penamaan wilayah ini
- yang tadinya nya apa itu saling menolak,
- saling memberi kan gitu yang memberi
- Belanda
- itu India Belanda
- iya
- tapi orang Indonesia yang ingin merdeka
- ahli
- enggak mau gituak mau
- menggunakan istilah itu.
- Itu India Belanda itu enggak mau. Nah,
- siapa yang mempelopori enggak mau itu?
- Yaitu Cokro Aminoto.
- Hm. Agus Salim
- Abdul Muiz
- itu semuanya tokoh. Lalu tokoh-tokoh
- gerakan itu mencari nama itu apa
- namanya? Jangan mau dipakai yang Belanda
- itu.
- He.
- Lalu Hindia Timur
- gitu.
- Jadi ketika ada gerakan khalifah di
- Indonesia juga merupakan khalifah India
- Timur gitu. H gerakan khalifah yang mana
- maksud
- itu tahun 5 ada.
- Jadi karena menjawab gerakan pan
- islamisme itu panika,
- pan Eropa,
- Isme,
- panslaviasisme semua ada pan-pan gitu
- dunia Barat itu istilah yang dulu itu
- begitu.
- Itu sedang ngetopnya istilah
- Heeh.
- seperti diskon sekarang itu diagang
- semua didiskon diskonkon kan begitu.
- Jadi di dunia hidup ini ada satu istilah
- yang sedang mencuat gitu.
- Heeh.
- Maka juga dijadikan landasan untuk
- memberi nama gerakan orang Islam disebut
- pan Islamisme.
- Siapa yang beri nama begitu? Barat.
- Hm.
- Orang Islam menerima tidak tidak merasa
- dia yang pakai nama itu. Makanya kan
- khilafah itu dulu ya.
- Jadi pernah begitu.
- Jadi kalau
- pertarungan istilah itu luar biasa di
- dalam penulisan sejarah
- itu.
- Jadi bukan sekedar ya bukan sekedar ya
- bukan sederhana bukan sederhana itu gitu
- ya
- istilah itu istilah
- seperti perang dunia.
- Hm.
- Perang dunia itu siapa yang perang itu
- imperialis dengan imperialis sebenarnya.
- Iya
- m perang imperialis
- bukan perang seluruh dunia ya. ya, yaitu
- antara imperialis barat dengan imperalis
- barat sendiri.
- Heeh.
- Itu antara Jerman dengan Perancis dengan
- Inggris itu kan mereka yang perang.
- Iya.
- Tapi dia enggak mau memberi nama itu.
- Iya.
- Perang imperalis itu. Lalu dia membuat
- nama perang dunia kan itunya wilayahnya
- kan dunia gitu. Perang yang meliputi
- seluruh dunia kan gitu perangnya tuh.
- Karena mereka merebutkan jajahan.
- H
- gitu.
- Jajahan itu kan ya di Afrika ya, di Asia
- kan gitu. Nak di Amerika maka mendunia
- kan begitu
- ya. Perang dunia pertama Belanda tidak
- ikut netral. Tapi perang dunia kedua
- Belanda ikut
- dibagi sekutu dengan sekutu itu bloknya
- Amerika itu Jerman. Eh, blok Jirman
- sebutnya itu golongan ee poros kan
- sekutu dan poros yang perang ini Barat.
- He, lalu perang dunia kedua ada Jepang
- gitu. Ini juga imperialis juga waktu
- itu. Nah, jadi perang ini dalam sejarah
- dituliskan dengan dihaluskan
- menjadi perang dunia. H
- gitu. Jadi wilayah karena apa?
- Lebenstrom apa yang dibicarakan?
- Geopolitik penguasaan wilayah maka
- ditonjolkan dunianya. He
- gitu. Tapi penjajah juga tidak mau
- disebut penjajah.
- Menemukan wilayah
- menemu.
- Iya. Lalu abad gitu age bahasa
- Inggrisnya
- age
- lalu mereka menutupi
- keawonan-kawonan kejelekan-kejelekan
- tentang hal penjajaan itu diganti
- tulisan sejarahnya
- menemukan wilayah gitu abad penemuan
- maka Discovery Age
- menemukan itu
- Amerika
- H
- digambarkan kan orang-orang Indian yang
- tidak berbaju itu lalu bertekuk lutut di
- depan Kolombes. Apakah Tuan Kolumbes
- yang apa yang datang ini? Iya, kami
- sudah lama ingin diketemukan.
- Itu kan aneh.
- Iya.
- Tetapi dunia ingin menutup itu kejelekan
- amalnya, maka dunia-dunia imperialis itu
- mengubah. itu bukan abad imperialism apa
- abad penemuan itu
- itu istilah ya jadi imperialis diganti
- dengan penemuan
- karena apa dikutuk oleh PBB dikutuk oleh
- mana-mana bahwa imperialisme itu
- berentangan dengan peri kemanusiaan dan
- peri keadilan
- iya
- jadi malu di dalam penulisan sejarahnya
- maka moyang-moyangnya itu ditutupi
- dengan istilah
- saudaraah nenek moyangnya diganti dengan
- menemukan menemukan menemukan padahal
- dia itu
- iya
- merampok gitu ya gospel memaksakan
- agamanya itu glory untuk kepentingan
- mereka itu. Nah kemudian apa? Genoside
- genoside
- masa India habis
- membasmi dan bantai ya.
- Nah, sudah diduduki siapa yang untuk
- mengerjakan
- plantas mereka itu dicari tenaga baru
- budak
- yaitu orang orang-orang negro
- itu katanya itu juga orang Islam diambil
- dipaksa
- untuk karena uangnya kuat-kuat
- lalu timbullah zaman perbudakan
- Monteski itu sampai mengatakan untuk
- bisa sah mereka perbudakan itu orang
- negro itu dari tapak kakinya sampai ke
- kulit kepalanya hitam
- gitu.
- Tuhan tidak pernah memberi roh dia
- itu darnya itu negro espes e bis seperti
- binatang.
- H
- jadi binatang oh ditangkapi gitu. Nah
- nanti apa harus harus diubah lagi
- tulisan sejarahnya
- yang artian jelek itu. Ini peristilahan
- saya masukkan. Jadi nanti peta dunia
- juga diubah nama-namanya
- seperti Persia itu laut Persia. Karena
- Barat itu merasa disaingi oleh
- orang-orang Persia dalam sejarahnya
- Darius macam itu kan luar biasa yang
- namanya
- Alexander the Greits
- kanu semua darah situ wilayahnya
- keluarnya.
- Lalu dia juga kalau nanti samuderanya
- samudra Persia
- yang membuat pertap bumi dunia ini kan
- Islam.
- Hm.
- Sarjana-sarjana Islam.
- Orang Persia ya?
- Iya. Orang ya itu kan produk dari
- universitas
- yang dinamakan Kordoba.
- Hm.
- Oleh orang Barat itu oleh orang
- Indonesia. Orang orang-orang Arab
- mengatakan Kurtubah
- madrasah itu madrasah Kurtubah
- tapi Madrasah juga diganti dengan
- university
- itu Cordoba eh Kurtubah diganti dengan
- Kordoba
- ya Jabal altarik dijadikan
- apa itu Jibraltar Jibraltar
- nah pergantian-pergantian nama ini oleh
- ketika Barat sudah mulai eksis gitu bisa
- menampalkan dirinya dalam dunia
- persejarahan. He
- gitu. Maka namanya diganti-ganti
- semuanya. Nah, karena Belanda juga bisa
- menguasai
- dari Sabang sampai Merauk walaupun tidak
- sehari itu.
- Hm.
- Ya, ngawitan pisan gitu. K kata orang
- kita itu mula-mulanya itu 1619
- tapi itu penguasaan Jakarta. Sebelumnya
- tahun berapa? 1902.
- Di mana Ambon itu Belanda itu.
- Hm.
- Ya. Ambon itu dijikan titik tolak untuk
- menguasai Indonesia. Namanya belum ada
- kerajaan Belanda itu belum ada. yang ada
- pedagang-pedagang
- maka namanya VOC FIA Company.
- Lalu ketika sudah menguasai Jakarta,
- nama Jayakarta dari Fatham Mudina yang
- bisa mematahkan kekuatan dari penjajah
- sebelumnya yaitu ee kerajaan Katolik
- Portugis.
- Lalu nama kelapa diganti oleh
- ini Sunan Kalijaga eh maaf Sunan Gunung
- Jati
- atau Sarif Hidayatullah bersama
- menantunya Fathilah menjadi inna fatahna
- laka fathan mubina.
- Fathan mubina itu kenapa sama
- Rasulullah mengalahkan kaum kafir.
- Iya.
- Di mana? Quraisy. Di mana? Di Makkah.
- Lalu digantilah Makkah itu ee turunlah
- ayat inna fatahna laka fatna itu. Nah,
- ini
- kedua tokoh sejarah ini atau aktor
- sejarah ini
- yaitu
- Syarif Hidayatullah dengan menantunya
- Fattahillah mengubah kalapa menjadi inna
- fatahna laka fathah mubina atau fathah
- mubina saja. lalu dilate
- diterjemah menjadi Jayakarta.
- Kalau Banten itu syuhada
- Al-Qur'an juga diterjemah menjadi
- Banten.
- Bah Banten.
- Iya. Itu arya syuhada.
- Tapi nanti kelanjutan
- ee bahasa itu berubah jadi Banten
- berubah di Jakarta.
- Maksud saya apa? Ini hanya untuk sebagai
- contoh-contoh
- contoh
- bahwa
- peristilahan
- ada peristilahan dari
- perubahan-perubahan
- begitu.
- Jadi
- ketika terjadi penamaan-penamaan itu,
- penjajah tidak mau memakai nama
- Nusantara karena meliputi panjangnya
- luar biasa.
- itu
- kan sudah ada jadi dari jadi Thailand
- sudah jadi apa itu dari Birma
- sudah jadi itu Laos jadi segala macam
- lah Belanda punya kepentingan sendiri
- h
- makanya India dibut India Belanda
- begitu
- nah kata Sunda itu juga sebenarnya gitu
- tadinya itu kan tulisan di dalam peta
- buminya itu sin nun
- Iya.
- Ya. Sanadun gitu.
- Sanadun.
- Iya. Nah, ketika Perancis itu menguasai
- Mesir maka di sana dinamakan Sudan.
- Hm.
- Gitu. Ketika Inggris itu menguasai India
- disebutnya sindu
- ketika Belanda mengasai ini timbul kata
- Sunda.
- H.
- Nah, mana yang benar itu? Itulah yang
- kelihatannya
- seperti partai-partai politik juga tidak
- mau menggunakan istilah sama
- gitu. NU itu menggunakan yang namanya
- ee
- ketua NU bidang tanfidiyah.
- H
- itu disebutnya
- bukan seperti sekarang ketua gitu
- sebutnya apa? Presiden
- Presiden.
- Nah, maka saya di sini saya muatkan
- kembali bahwa NU itu
- sudah mempelopori pakai nama presiden.
- Istilah presiden.
- Iya. Nah, sekarang dipakai BEM itu B
- eksekutif mahasiswa. Nah, ini kan ini
- kan
- di sini
- NU itu
- menyebutnya presiden
- presiden
- Azan Kipo
- Presiden dan
- nah nanti jadi pengaruhnya kepada Kiai
- Hasyim Asy'ari ketika Bung Karno tanya
- bagaimana kiai mereka proklamasi
- proklamasi diteruskan dan bung jadi
- presiden gitu. Jadi kalau kita kiai loh
- kok bisa ngomong presiden tahun 26 sudah
- sudah dipakai istilah itu.
- Sudah dipakai gitu. Nah dimulah nanti
- pemakaian istilah presiden itu
- pada tahun 45
- itu usulan dari NU.
- Hm.
- Tidak jadi kerajaan tapi jadi republik
- kan begitu. Nah ini ini pergantian
- istilah-istilah macam-macam ya yang
- hidup di antara kita semuanya.
- Iya.
- Yang berkembang di antara kita.
- Nah, istilah Nusantara nanti tergusur
- dengan istilah Indonesia itu karena ee
- tidak berani mengklaim punya Prancis itu
- ya kan itu punya Birma punya Inggris kan
- begitu.
- Iya. Jadi semuanya begitu. Sehingga
- timbullah nanti para pemikir gerakan
- nasional itu lebih mengundang
- menggunakan istilah yang diceritakan
- oleh
- Logan dan oleh Bastian itu. Maka
- Indonesia diterima
- gitu menggantikan istilah kenusaraan
- gitu.
- Nah, ketika Bung Karno dipanggil oleh
- Jenderal Terauji di Bangkok itu
- di Saigon, maka Bung Karno itu
- direncanakan kamu menjadi presiden
- gitu
- di seluruh wilayah Nusantara
- meliputi itu. Bunggaro juga tidak mau
- pada waktu itu para pemimpin nasional
- enggak mau. nya batasnya Sabang sampai
- Merauke.
- Iya.
- Itu itu istilah untuk memudahkan istilah
- aja Sabang Merauke
- itu tapi Indonesia itu gedenya juga luar
- biasa
- besarnya itu.
- Nah, maka saya ingatkan ini supaya kita
- tuh mengerti gitu.
- Inggris itu kan hanya 244.000
- km². He.
- Itu dengan Sumatera besar mana? Ternyata
- Sumatera itu 4 itu 73.
- Oh,
- Inggris itu hanya seper du hanya
- 2/3 dari Sumatera saja gitu. Itu
- Nusantara itu. Itu Indonesia itu ya.
- Baru satu aja.
- Iya. Baru
- nah Prancis. Prancis itu kan 547
- gitu. sekarang ke sedangkan Kalimantan
- Indonesia saja itu 549.
- Besar mana Indonesia dengan Prancis?
- Besaran Indonesia.
- Prancis itu hanya sama dengan
- Kalimantan, Indonesia saja.
- Tapi generasi Buddha sekarang ini kan
- enggak ngerti.
- H
- maaf-maaf. Mungkin juga ulama-ulama itu
- belum memperhatikan itu karena yang
- dipelajari hanya sejarah Rasul Mama gitu
- ya. Akibatnya tidak tahu
- keindonesiaannya
- begitu. Ini bukan menghina maaf, maaf.
- Ini sementara yang tidak tahu kan gitu.
- Maka saya terbitkan buku ini supaya dia
- supaya kita-kita ini lebih cinta kepada
- kewilayahan. dihapuskan oleh Belanda
- kesadaran berwilayah itu.
- Jadi sampai enggak ngerti Mbah Jerman
- itu 346 ini Jman Barat dengan Timur
- disatukan
- 436.000
- itu kalau dengan ee Irian gede mana?
- Irian atau Papua itu 421.
- Hmm.
- Jadi gede mana itu? Jerman itu dengan
- Indonesia gede. Indonesia
- itu kalau Indonesia dipakai seluruhnya
- dengan Irian saja itu Jerman kalah gitu.
- Nah, apalagi kalau Belanda itu dengan
- provinsi-provinsi saja gitu.
- Swiss, Denmark, Belanda gitu ya, Belgia
- itu dengan provinsi-provinsi di
- Indonesia sudah luar biasa. I
- kecilnya itu umpama Belgia itu Belgia
- itu R.000
- sekian
- kecil
- itu. Itu dengan Lampung. Lampung
- Rp35.000 gede Lampung.
- Iya.
- Nah, ini maksud saya apa?
- Mari kita ini menyadari kita ini punya
- pulau luar biasa anugerah Allah. Negara
- yang bermatahari tiga kali terbit
- gitu. Jam berapa di Irian? 2 jam yang
- lalu.
- H
- jam berapa di Bali? 1 jam yang lalu.
- Kenapa begitu? Besar, panjang, luar
- biasa. itu yang sebelah utaranya itu
- laut, sebelah idulnya itu Pulau Rote.
- Itu kalau ditumpangkan tuh pas di Jerman
- utaranya itu selatannya itu ada di
- Aljazair.
- Nah, kalau yang diakan Papua itu adalah
- yang di Merauke itu ada di Baghdad.
- H.
- Nah, Sabangnya di mana? itu ada di Green
- itu Indonesia itu Timur Tengah, Eropa
- sama Inggris
- baru sama dengan Indonesia.
- Luas sekali ya
- luas berti hutangnya juga gede.
- Iya
- karena untuk ngurus Indonesia seperti
- ini hutangnya gede sekali tapi kebayar
- aja. Buktinya SBY bisa membayar IMF kan.
- Kalau Argentinia itu bingung kan bayar
- dengan apa kalau saya oh masih banyak
- gitu begituah begitu jadi ini bukan saya
- perlu pada pemerintah sekarang enggak
- gitu
- bukan begitu maksud saya ini karena soal
- sekarang soal PKA kita repot
- jadi maksud saya
- kita punya negara itu besar Nusantara
- itu kalau hanya diindonesiakan saja Iya.
- Ya. Kemudian istilah Nusantara ini
- menjadi membingungkan masyarakat gitu.
- Karena apa? Ada Universitas Islam
- Nusantara
- enggak apa-apa. Sebelah kita ini di
- Jalan ee Soekarno Hatta itu ada Islam
- Nusantara
- itu kuliah-kuliah saja di situ. Fakultas
- apa yang diperlukan
- tinggal milih saja di situ. Tidak ada
- masalah.
- sebelum ada istilah Nusantara yang
- sekarang diributkan itu
- tadinya Yunas NU berubah menjadi Yunas
- Nusantara gitu. H. Jadi pemakaian kata
- Nusantara tidak menjadi problem
- mula-mula
- gitu bahkan kebanggaan wilayah untuk
- menjadi ciri kenasionalitasan
- yang beda dengan apa yang diistilahkan
- dengan penjajah terhadap kita negara
- kita ini. Kan begitu.
- Iya. Jadi dipertahankan istilah
- Nusantara untuk membeda antara yang
- menjajah dengan yang dijajah kan begitu.
- Nah, untuk menimbulkan rasionalitas,
- nasionalitas hanya cinta pada tanah air
- dan bangsa, maka dikembangkan istilah
- Nusantara itu
- baik gitu. Tapi bukan untuk mengatakan
- zina penjajah, bukan.
- Yang penjajah itu adalah betul-betul
- yang menjejah Indonesia itu. Ya kan?
- Siapa? Belanda
- gitu. Belanda itu bentuknya apa?
- Pemerintahnya, negaranya kerajaan.
- G dibangun perang sampai 80 tahun untuk
- menegakkan negara kerajaan Protestan
- Belanda itu penjajah
- itu dulu kan gitu ya. Lalu berikutnya
- nanti ee Inggris itu penjajah. Tapi
- sebelum kedua negara ini muncul yang
- muncul pertama kali itu adalah Portugis.
- H
- dan mana lagi? itu Spanyol. Dua negara
- inilah yang paling ngetop
- mempelopori adanya penjajaan di dunia.
- Itu konsep itu adalah dituliskan dalam
- perjanjian Tordilas
- gitu dipimpin oleh Paus Alexander ke6
- yang isinya perjanjian
- perjanjian itu dunia bagi dua.
- Hm. He
- yang sebelah Wetan sebelah timur
- diberikan itu diberikan hak untuk
- Portugis diberi otoritas oleh gereja
- untuk menjajah.
- Iya.
- Jadi kata menjadah itu baik karena apa?
- Sebagai misi.
- Misi agung ya.
- Iya. Misi suci gitu.
- Misi suci.
- Mission sakri.
- Jadi menjajah itu baik dari pandangan
- itu Paus Alexander keenam.
- itu lalu di ke yang ke barat Spanyol
- diserahkannya.
- Maka terjadilah penjajahan Spanyol di
- Amerika
- kan begitu.
- Tapi nanti karena di sana tidak ada yang
- dicari ya rempah-rempah dan lain-lainnya
- maka terus ingin mencari ke Indonesia.
- Maggelh itu sampai di Filipina
- itu istilah Filipina kan raja penjajah
- itu sebelumnya bukan nama itu juga
- nusantara itu manilah itu makman Allah
- itu dulunya.
- Jadi kita semuanya
- sekali lagi ya kita menggunakan nama
- Nusantara itu untuk penamaan wilayah
- ketika ada pesantren namanya Tebu Ireng
- itu bukan si Islamnya beda dengan yang
- lain-lain. H
- tetap
- gitu
- Islamnya dari Allah dan Rasulullah itu
- walaupun namanya tebu ireng.
- Hm.
- Ada lagi tambak beras gitu. Jadi kalau
- di Jawa Timur tuh nama-nama pesantren
- tuh nama wilayahnya gitu.
- Daerahnya. Iya
- gitu. Kalau di sini itu tidak gitu.
- di Jawa Barat itu beda pesantrennya itu
- pakai nama pesantren dengan bahasa Arab.
- Bahasa Arab itu.
- Iya.
- Kalau di Jawa Barat itu pada umumnya
- begitu. Tapi kalau sudah nama di Jawa
- Timur Sidogiri
- di mana? Di Pasuruan kan gitu. Lalu ini
- semuanya nama-nama itu lalu Lirboyo.
- Iya. Nah, inilah yang itu bukan berarti
- sekali lagi bukan Islamnya
- bukan sama dari Rasulullah
- dan Quran dan sunahnya itu bukan sama.
- Tetap sama
- tetap sama
- hanya itu nama wilayah. Jadi kalau ada
- radio silaturahim Islam di Nusantara
- itu bukan berarti
- Islamnya beda bukan ya. bukan bukan
- tidak sama dengan
- Al-Qur'an dan sunah sama itu hanya yang
- dibicarakan itu sekitar perkembangan
- Islam di Indonesia
- yang kita gunakan wilayahnya itu
- nama wilayahnya itu Nusantara.
- Betul.
- Bukan sekali lagi Islam di Nusantara
- untuk ini silaturahim ini ya. Hm.
- Ini bukan kita mendukung yang lain itu.
- Tidak.
- Islam di Nusantara yang digunakan oleh
- Radio Silaturahim
- sama dengan Universitas Islam Nusantara
- gitu.
- Sama dengan istilah-istilah lain yang
- menggunakan pakai nama Nusantara.
- Iya.
- Bukan untuk memusuhi Timur Tengah.
- Bukan gitu. Justru kita tetap Islam
- bagaimanapun juga berasal dari sana.
- Baik. Baik Mansur kita jeda terlebih
- dahulu ya. Sudah sekitar 45 menit kita
- mengenai Nusantara. Mengenai Nusantara
- ini. Ee dan Ikhwan Ahwad kita akan
- kembali ya. Mungkin ee I bisa cari
- cemilan dulu, minum dulu. Kita akan sim
- kembali. Kita akan lanjutkan kembali
- mengenai istilah Islam Nusantara.
- kami silakan untuk tidak
- [Musik]
- terima kasih WWAT yang dirahmati Allah
- masih menyimak ee siaran Radio
- Silaturahim dan juga Rasil Visual di
- kesempatan ini masih dalam program acara
- sejarah Islam di Nusantara ikhwan akhwat
- dan tadi kita sudah mendengar arkan
- bersama ee ya kisah yang disampaikan
- oleh Pak Mansur dari sisi sejarah
- penggunaan istilah Nusantara juga
- beberapa istilah lain yang ternyata
- memang ee tidak ee apa istilahnya ya
- tidak sesederhana itu memberikan istilah
- itu. Ada tujuannya, ada latar
- belakangnya dan juga ee bisa merubah ya
- merubah banyak hal juga dengan ee
- penggunaan istilah tersebut. tadi
- dicontohkan mengenai perang dunia.
- Perang dunia itu bukan seluruh dunia,
- seluruh negara berperang. Pada pada
- kenyataannya hanya imperialis aja ya.
- Para penjajah aja sebenarnya yang
- berperang ya, Pak Mansur ya.
- Memperebutkan daerah jajahannya ya. Nah,
- dan kita akan lanjutkan. Mungkin tadi
- Pak Mansur sudah sedikit menjelaskan
- mengenai Islam Nusantara juga, Pak
- Mansur. Sebenarnya ini hanya penggunaan
- istilah aja dan Islamnya tetap sama
- ee ber apa istilahnya berdasarkan
- Al-Qur'an dan sunah seperti yang
- diajarkan oleh Allah melalui rasulnya
- gitu, Pak Mansur ya.
- Nah, selanjutnya seperti apa, Pak
- Mansur?
- Jadi kita sendiri
- dengan adanya gerakan penjajah
- sebenarnya kalau istilah gerakan apa
- tepat atau tidak ya. He.
- Jadi penjajah itu ingin membutakan
- rakyat Indonesia, menidurkan rakyat
- Indonesia, menukkan kita semuanya untuk
- menyadari bahwa kita punya negara
- dan kita satu bangsa, kan begitu.
- Maka sejak dulu kala kita itu Islam di
- Indonesia ini dalam rangka menyadarkan
- wilayahnya itu para ulama-ulama itu
- menyebut mamak
- jibadut begitu wilayahnya itu jibadut
- itu wilayah
- mama itu istilah untuk ulama ya
- iya ulama mama jilengsi kan gitu
- di Jabarti ada gerakan di mana mama itu
- selalu ulama-ulama itu mencantumkan di
- mana dia beraktivitas
- h
- mendakwahkan Islam itu.
- Jadi kalau ada Muhammad Tasik Malaya
- itu karena dia memang di Tasik posisinya
- berdomisili di Tasik.
- Iya berdomisili di Salik. Tapi bukan
- Islamnya beda dengan dari Timur Tengah
- itu kitabnya sama gitu Al-Qur'an dan
- sunah itu.
- Tetapi guna mengingatkan juga supaya
- secara tidak langsung ini.
- Hm.
- Jadi ada gerakan penyadaran wilayah
- gitu. Jadi kesadaran
- pada wilayah ini penting karena orang
- sudah lupa sampai orang itu tidak
- mengerti bahwa jalan itu punya posisi
- untuk dagang baik.
- H
- lalu orang-orang Indonesia poor merchant
- katanya istilah dalam itu. Pedagang yang
- ee sangat menyedihkan. dia dagang di
- mana saja tidak menggunakan
- wilayah-wilayah itu.
- Jadi kita diajari Makkah, Makkah,
- Madinah itu wilayah sebenarnya
- h
- yang dijadikan tempat itu. Tapi kita
- kalau kehilangan kesadaran wilayah ini,
- itu berbahaya.
- Maka semua para ulama terdahulu
- menggunakan nama termasuk tadi pesantren
- Tebu Ireng,
- H
- Persen Tampak Beras, Persantren apa?
- Lirboyo,
- Gontor.
- Gontor kan gitu. Ponorogo, lalu Sidogiri
- kan gitu.
- itu semuanya tuh nama-nama pesantren
- yang tidak menggunakan nama
- pesantren alhaq pesan apalagi kan
- begitu.
- Lalu pesantren itu menggunakan nama
- wilayah
- untuk menyadarkan gitu rakyat yang
- terjajah itu punya wilayah.
- Hm. Jangan sampai kita kehilangan itu.
- Tapi ulama-ulama itu kan juga menghemat
- informasi.
- Tidak mungkin mengatakan dengan bahasa
- Nusantara dan itu. Tetapi
- kesadaran berwilayah itu yang penting.
- Iya
- gitu.
- Nah, inilah yang diperlukan.
- Jangan sampai nanti wilayah itu menjadi
- jelek karena dikaitkan dengan yang lain
- gitu. Jadi dengan adanya satu penamaan
- tapi untuk memusuhi Islam
- itu kan satu hal yang perlu
- dipertanyakan.
- Iya. Keliru sekali.
- Iya. Jadi kalau kita menunukan Islam di
- Nusantara itu hanya membatasi
- pembicaraan kita.
- di wilayah mana Islam yang kita
- bicarakan itu? Yaitu di Indonesia.
- Tapi bukan berarti
- Islam yang kita bicarakan itu beda
- dengan yang disampaikan oleh Allah dan
- Rasul-Nya.
- Itu yang diajarkan oleh Rasulullah
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Iya.
- Yang di mana mula-mula di
- dinamakan gunung. Gunungnya apa itu?
- Jabal Nur. Guahnya apa? Guah
- Hira.
- itu awal wahyu diterima Rasul di situ,
- gitu. Jadi kalau kita membicarakan ee
- Jabal Nur maka tidak lalu iqraq bismi
- rabbikalladzi khalaqal insana min alq.
- Nah, itu kan awal.
- Iya.
- Bahasa apa
- gitu? Bukan kita menentang tetapi adalah
- keaslian di dalam dunia sejarah itu
- dipentingkan.
- Faktanya apa? itu bahasanya bahasa wahyu
- itu.
- L. Tapi bukan berarti ya ee dia hanya
- untuk
- orang Arab. Karena yang dibicarakan
- penciptaan manusia ada sebelum ada itu
- waqad khaquka minantakuan
- gitu. Hm.
- Ya, sebelum
- kita ketemu di sini kan sebenarnya dari
- mana? Dari Bogor. Dari mana? dari ya
- batu kita semuanya ternyata kita sudah
- ada sebelum ada di sini dalam ruangan
- saya ini.
- Lalu diceritakan oleh Al-Qur'an itu
- Rasulullah itu kekeliruan orang-orang
- yang mengatakan bahwa ada
- perbedaan-perbedaan
- tentang kemanusiaan ini di luruskan
- kembali.
- Ketika badanmu belum ada, maka dirimu
- sudah ada
- dan bertemu dengan Allah. Ditanya
- alastikum, kau percaya aku memeliharamu?
- Jawab kita tu, bala syahidna.
- Nah, ini untuk bisa menyatarkan umatan
- wahidah, nafsan wahidah
- gitu. Nah, ini gerakan penyatuan,
- gerakan persatuan untuk tidak menjadikan
- manusia ada yang mengatakan terpilih,
- terhebat, terit
- lalu dikembalikan jangan sampai
- keadaan yang dijalankan oleh beberapa
- kelompok kebangsaan yang keliru.
- Maka Rasulullah dulu abad 7 sudah
- meletakkan gerakan kebersamaan.
- Kesamaan,
- tidak ada perbedaan di hadapan Allah
- gitu kemanusiaannya itu.
- Iya.
- Nah, kemudian wilayah-wilayahnya itu ya
- hanya ini jailun fil ardhi khalifah kan.
- Jadi dunia kesatuannya
- dan kemudian kalau maha kekuasaan Allah
- itu alam raya. Nah,
- penggunaan-penggunaan istilah yang
- semacam ini di dalam Al-Qur'an bukan
- berarti
- bahwa Islam itu hanya untuk orang Timur
- Tengah.
- Itu kekeliruan besar.
- Maka sebentar lagi akan tanggal 9
- Zulhijah
- itu semua dikumpulkan lalu menjadi tamu
- Allah
- Padang Arafah ya.
- Iya. Lalu supaya Arafah mengerti
- bahwa tidak ada perbedaan
- kecuali pengaturan wilayah itu ada
- daerah Asia Tenggara
- itu kemahnya di sini ini. Lalu yang
- daerah Afrika sini itu untuk memudahkan
- mencari tempat bagaimana membagi itu
- karena orang itu bagaimana sih
- dan untuk keselamatan juga ya. I juta
- begitu
- datang harus diatur. Maka diwilayahi
- h
- tempat-tempat itunya. Nah, inilah yang
- nanti Malaysia ada, Indonesia ada kan
- begitu di Arafah.
- Iya.
- Nah, ini supaya mengerti gitu.
- Pemisahan itu bukan berarti
- kemanusiaannya beda,
- tapi kemanusiaannya sama.
- hanya lalu penamaan Indonesia benderanya
- merah putih itu bukan berarti Islam
- merah putih.
- Iya.
- Islam Quran dan sunah tapi
- pemerintahannya
- kebangsaannya
- berbendera merah putih.
- Kita bicara di sini untuk menyatakan
- Islam satu.
- I kan
- betul.
- Hanya Islam berada di dunia.
- Hanya dunia itu terbagi dalam
- wilayah-wilayah.
- Wilayah wilayah gitu. Kalau kita
- menyebutkan Islam di Nusantara, bukan
- kita ingin memusuhi Islam itu sendiri.
- Heeh.
- Tapi justru untuk membangkitkan
- kesadaran.
- Betapa besarnya parent Islam di
- Nusantara
- di dalam memperadapkan
- budaya dan segala kehidupan yang ada di
- Indonesia ini.
- Tujuan kita bicara ini jangan sampai
- kata Nusantara
- tercemari menjadi bingung kita gitu.
- Unas Islam Nusantara harus ditutup.
- H
- IPTN yang pernah menjadi apa?
- Pesat terbang
- industri pesawat terbang
- Nusantara
- Nusantara.
- Kalau itu diganti Nurtano mau diganti
- lagi dihilangkan PTDI
- karena kata Nusantara mempunyai arti
- negatif ini
- masyaallah bukan itu tujuan kita.
- Dan jangan sampai ee kata Nusantara itu
- memusuhi Islam dan Islam itu sendiri
- memusuhi Indonesia.
- Tapi kita semuanya tanpa ada Islam kita
- juga tidak akan merdeka.
- Hm.
- Karena berkat Allah yang maha kuasa.
- Berkat rahmat Allah yang maha
- Iya. Berkat rahmat Allah yang maha
- kuasa. H
- itu sebelum ada Islam tidak ada Islam
- Allah di Indonesia.
- gitu. Maaf saya sampaikan hal ini bukan
- untuk ee
- untuk
- yang terbaik itu orang-orang Islamnya
- ini. Bukan orang mah tetap orang ya.
- Iya.
- Jadi kalau orang tetap orang tapi Islam
- tidak bisa
- dikategorikan negatif.
- Islam tidak bisa dikatakan ee tidak
- membuahkan peradaban.
- Islam adalah justru
- mengangkat derajat kemanusiaan untuk
- persatuan dan kesatuan.
- Disebutnya dengan bahasa umatan wahidah,
- nafsan wahidah
- dan inadina indal Islam. H
- gitu. Itu adalah jaminan-jaminan
- kebenaran Islam.
- Yang itu yang bisa sampaikan. Saya tidak
- menentang
- yang menggunakan Islam untuk itu.
- Silakan
- itu. Tapi jangan sampai kita-kita yang
- sudah menggunakan nama Nusantara ikut
- terperciki
- h
- negativitas dari orang-orang yang
- menjelekkan.
- istilah
- yang sebenarnya perpaduan antara Islam
- dan Nusantara tidak menjadi masalah,
- tapi lalu jadi masalah karena ada
- pengertian-pengertian yang berbeda.
- Sekali lagi silaturahim
- dengan istilah Islam di Nusantara adalah
- untuk menuju Islam yang satu.
- Hm. Bukan yang satu di sini adalah
- satunya Al-Qur'an, satunya sunah.
- H.
- Semoga apa yang disampaikan ini itu
- memberikan jalan keluar
- sebagai pener penerangan
- bahwa Islam di Nusantara bukan
- merepotkan tetapi Islam Nusantara justru
- memartabatkan bangsa ini menjadi bangsa
- yang lebih mulia. dari sebelum adanya
- Islam.
- Baik,
- semoga berkah rahmat Allah selalu
- bersama kita.
- Amin. Amin. Amin. Jadi jelas ya mengenai
- istilah Islam Nusantara tuh sebenarnya
- tidak masalah Pak Mansur ya.
- Asal tadi tetap kembali kepada Al-Qur'an
- dan sunah ya ajaran Allah dan Rasul-Nya.
- Dan tadi juga tidak artinya tidak
- menjadikan istilah Nusantara juga jadi
- negatif gitu ya. Padahal kan tadi
- dijelaskan sejarahnya bagaimana istilah
- nusantara juga nusa dan antara ya itu
- tuh
- jadi nusa antara dua benua dan dua
- samudra ya
- iya
- yaitu daerah nusantara tersebut ya.
- Baik, Ikhwan Akhwat dan mungkin Pak
- Mansur ee mengenai istilah ini juga kan
- ada mungkin yang menyampaikan apakah ini
- ada kaitannya dengan ee
- kaitannya dengan isu politik. Apakah Pak
- Mansur melihat itu atau tidak untuk
- sekarang Pak Mansur?
- Ya, sekar setelah kita ada 212
- I
- demo yang sangat terhormat di seluruh
- dunia. Tidak ada demo yang sampah pun
- tidak ada
- besar itu
- gitu. Jadi demo yang betul-betul suci
- dan bersih. Tujuannya apa?
- Membela Islam jangan sampai ternodai
- oleh pikiran, tuduhan,
- penyajian dari orang-orang yang tidak
- mengerti Islam.
- H
- itu kan hanya bela Islam. Nah, itu satu
- hal yang luar biasa. Cuma kan gitu yang
- menghina ini punya etnis yang beda
- dengan kita.
- Nah, guna mencegah hal itu nanti terjadi
- gerakan yang bablas gitu
- tidak damai lagi kan gitu.
- H
- itu kan demo damai super damai kok.
- Super damai
- ya 212
- itu supaya tidak kebablasan gitu
- sebenarnya. Maka tiba-tiba kita terkejut
- itu kita tidak menggunakan untuk anti
- etnis tertentu
- tertentu
- kok tiba-tiba sekarang ada istilah
- itu Nusantara yang menentang Timur
- Tengah.
- Hm.
- Jadi kan ini apa, Pak? Gitu.
- Ini yang perlu kita jernihkan.
- Iya. Iya.
- Gitu.
- Memang pernah terjadi
- VOC tahun 1740
- abad 18 itu.
- Iya.
- Pernah mengadakan gerakan
- mengadakan
- Jaina Masakri
- pembunuhan Cina di Batavia
- itu dan akhirnya Cina lari ke Jogja
- bergabung dengan Sunan Kuning dan
- akhirnya banyak yang jadi Islam. H.
- Lalu Belanda ketakutan, VOC ketakutan
- diberikan amnesty kembali ke Jakarta
- lagi. Di Rawa Bangkai ada masjid itu
- dari Chinese itu berat menyelesaikannya.
- Jangan sampai itu terjadi lagi.
- Itu bukan orang Indonesia itu
- VOC
- penjajah
- pada waktu itu. He.
- Jadi yang punya ide itu VOC penjajah.
- muncul lagi 1911
- gitu. Nah, itu siapa yang munculkan?
- Belanda. Kenapa? Di Cina ada gerakan
- revolusi Cina dipimpin oleh Dr. Sunjaden
- dibantu oleh jina-jina Islam di sana di
- negeri Cina itu.
- Lalu timbullah gerakan revolusi Cina
- anti penjajah. Penjajahnya waktu itu
- Inggris. Kalau di di Cina itu, nah
- Indonesia Belanda takut
- h
- kalau Indonesia Islam itu bersatu dengan
- Cina. Nah, kesatuan itu terjadi pada
- waktu Sam Hi
- H
- mendirikan syarikat dagang Islam.
- Nah, karena sudah diusahakan tidak bisa
- maka dia akan gerakan fisikal
- menggempur toko-tuko Cina yang membuat
- Belanda sendiri. Hm.
- Kemudian yang dituduh SDI, Syarikat
- Dagang Islam itu. Nah, inilah yang perlu
- kita renungkan kembali.
- Jangan sampai
- nanti berbalik sekarang gerakan anti
- habaib,
- H
- gerakan anti Arab, gerakan anti India,
- gerakan anti itu. Ini membahayakan. Kita
- sudah menyatkan bineka tunggal ega.
- Baik.
- Jangan sampai terjadi
- pertentangan
- yang tidak menguntungkan kesatuan
- bangsa.
- Baik. Semoga Allah memberkahi kita,
- merahmati kita, memberikan hidayah untuk
- kita
- sehingga kita semuanya tetap menjadi
- bangsa yang bersatu
- itu bukan terpecah karena berkembangnya
- satu istilah
- h
- yang tidak dimengerti oleh masyarakat.
- Ya, demikian harapan besar kita ya tadi
- agar istilah mengenai Islam Nusantara
- ini tidak memecah belah kita. Semoga
- kita tetap bersatu ya. Dan tadi juga ee
- ternyata istilah ini semoga ee
- harapannya
- tetap bersumber dari Al-Qur'an dan sunah
- ya Pak Mansur ya. Tetap ee bersumber
- dari ajaran Allah melalui Rasul-Nya.
- Dan terakhir Pak Mansur mungkin
- penutupnya kesimpulan singkatnya seperti
- apa Pak dari penjelasan mengenai
- istilah-istilah tersebut terutama
- istilah Islam Nusantara tersebut.
- kita semuanya sedang dalam menghadapi
- perjalanan menuju kesatuan persatuan.
- Tetapi dalam kenyataan sejarah selalu
- cita-cita yang seindah itu mendapatkan
- lawan.
- He.
- Dan kita akan dibelokkan dari tujuan
- yang suci, yang benar, satuan persatuan
- untuk seluruh bangsa ini.
- Mudah-mudahan dengan berkah Allah kita
- terhidayahi.
- Amin.
- Mendapatkan rahmat dari Allah.
- sehingga kita tidak lupa tujuan untuk
- membangun bangsa ini bukan untuk satu
- hari, tapi untuk anak cucu kita ke depan
- yang abadi.
- H
- semoga jangan sampai kita termakan oleh
- pembelokan-pembelokan
- dari pihak lain yang tidak menyetujui
- Islam, yang tidak mencintai Islam,
- yang ingin menudai Islam.
- Islam tidak mengenal etnis sebenarnya.
- Di dalam kesatuannya terlihat kalau haji
- ataupun musim-musim pertemuan yang ada
- di Makkah dan Madinah, maka terasa kita
- bertemu dengan berbagai bangsa tapi
- dalam satu keimanan.
- Inilah yang harus kita bina dalam diri
- kita masing-masing.
- Mari kita tingkatkan ketakwaan dan
- keislamanan kita untuk tujuan
- kebersamaan
- dalam kebangsaan
- yang diridai oleh Allah.
- Baik, terima kasih Pak Mansur atas
- penjelasannya dan Ikhwan Ahmad,
- demikianlah bincang-bincang kita dengan
- Bapak Ahmad Mansur Sunanegara mengenai
- sejarah Islam di Nusantara dan tadi
- dijelaskan mengenai istilah Islam
- Nusantara yang sedang ee ramai
- dibicarakan di masyarakat kita saat ini
- Pak Mansur ya. Dan semoga kita dapat
- mengambil pelajaran dan sisi positif
- yang disampaikan oleh Pak Marso di
- kesempatan ini. Dan mungkin bagi ikhwan
- akhwat yang masih mencari buku api
- sejarah saat ini tersedia ya dihasil
- dengan jumlah yang terbatas. Silakan
- Iwan Awat bisa datang ke Rasil Bookstore
- ya ke Etara ya. Etilasil silakan Iwan
- Awat bisa mendapatkan akis sejarah jilid
- 1 dan jilid du ya insyaallah. Dan sekali
- lagi Pak Mansur terima kasih dan kita
- insyaallah ee kalau ada kesempatan lagi
- bisa berbincang-bincang kembali dengan
- Pak Mansur dan mendengarkan kisah
- mengenai sejarah Islam di Nusantara
- lainnya Pak Mansur. Ya.
- Baik ikhwan akhwat terima kasih atas
- kebersamaannya. Mohon maaf atas segala
- kesalahan dan kekurangan. Saya Rizal Hak
- bersama teman-teman yang bertugas dari
- Jalan Satunus Raya Marga Hayu Raya
- Bandung, Jawa Barat undur diri bersama
- Atep dan juga Sandi. Subhanakallah
- wamdika asadu alla ilahailla anta
- astagfiruka wubuik. Billahi taufik wal
- hidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.
- [Musik]