Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Iya, Pak. Kok enggak [berdehem] ini 0:02 enggak masuk sih? 0:03 Kayaknya sama enggak nih? Kayaknya 0:05 default 0:05 satu du 0:06 terus lihatnya 0:09 apa? 0:11 Satu 1 2 3. Cek cek 0:16 cek cek. 0:17 95Y2 ya. 0:19 Iya betul. 0:19 Cek cek. 0:21 Kenapa berat? 0:24 Kenapa berat? Ada yang lupa enggak? 0:30 refresh dia refresh 0:35 14 Oktober 0:48 sudah lama soalnya enggak dibongkar 0:53 diberis 1:03 ya 1:25 Iya 1:31 kalau requ 1:36 alhamdulillah 1:37 sudah masuk nasid yuk 1:52 Mana gambar pahrinya? Kok enggak ada? 1:55 Enggak ada, Ustaz. 1:58 Ini belum ke sini ya? Oh, ini dong. 2:01 Tapi sini ada. 3:51 C dengar Bang Ucup belum nurunin 3:53 suaranya. 4:08 Cek, cek, cek. Ada enggak 4:12 ngasih lagu [tertawa] 4:19 aja pakai 4:22 nih saya kedengaran. 4:25 Jelas jelas. 4:34 Bismillahirrahmanirrahim. 4:36 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 4:38 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 4:40 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 4:43 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 4:45 akhwat, pendengar rada silaturahim dan 4:47 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 4:49 Allah. Alhamdulillah kita kembali 4:51 berjumpa Iwan akhwat di Rabu sore hari 4:53 ini [mendengus] tanggal 3 Jumadil Awal 4:56 1448 4:58 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 5:00 14 Oktober 2026. Kita kembali 5:03 bersama-sama di acara tausiah sore yang 5:06 tentunya dipandu oleh Ustaz Ahmad Zazuli 5:10 Kholil yang alhamdulillah telah hadir di 5:12 tengah-tengah kita dan kita live via 5:14 aplikasi Zoom Whabad. Kita sapa Ustaz 5:16 terlebih dahulu. Asalamualaikum 5:18 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 5:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:22 wabarakatuh. 5:23 Apa kabar, Ustaz? 5:25 Alhamdulillah baik. 5:26 Alhamdulillah sehat. Ya, hari ini kita 5:29 akan ee membahas kajian fikih, Ustaz, 5:32 ya. 5:33 Kajian fikih mengenai sumpah. Baik, ya. 5:37 Nanti kita bersama-sama simak ikhwan 5:39 akhwat dan nanti yang ingin bergabung 5:41 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 5:43 WhatsApp kami di 0811999720 5:49 Ustaz. 5:52 Asalamualaikum warahmatullahi 5:54 wabarakatuh. 5:57 Alfadilah hadrati sayidina habibina 5:59 rasulillah Muhammad ibn Abdillah 6:01 sallallahu alaihi wasallam 6:05 waa alihiwajtihwani 6:22 bin Abdurahman 6:24 iran 6:26 W kiai 6:28 Mahrus Ali Wi Syafi Hazami W Kiai Ahmad 6:31 Alawani Nawawi wais 6:34 Nahdatul Ulama K. Muhammad Hasyim Asari 6:37 Akbar Jamati Muhammadiyah K. 6:51 muslimin wal muslimat alfatihah. 6:54 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 6:56 Bismillahirrahmanirrahim. 6:58 Alhamdulillahiabbil alamin. 7:00 Arahmanirrahim. Maliki yaumiddin. Iyaka 7:04 na'budu wa iyaka nastain ihdinatal 7:07 mustaqim. 7:13 Amin. Bismillahirrahmanirrahim. 7:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 7:19 wasalamu ala asrofil mursalin 7:22 sayyidina wa maulana Muhammadin wa ala 7:26 alihi wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Fa 7:30 asqal hadis kitabullah taala 7:34 wiriral hadi hadi Muhammadin sallallahu 7:36 alaihi wasallam. 7:38 umur mukdatha wa mukdatin bidah wa 7:42 bidatin dolalah wa dolatin finar. 7:47 Para pendengar hadia silaturahim dan 7:49 pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 7:53 Alhamdulillah 7:54 kembali kita panjatkan puji serta syukur 7:58 ke hadirat Allah Subhanahu wa taala yang 8:00 senantiasa melimpah curahkan nik 8:04 nikmat karunianya kepada kita, terutama 8:07 nikmat iman dan Islam, nikmat sehat 8:09 walafiat, nikmat panjang usia dalam 8:12 taat, termasuk nikmat dipertemukannya 8:15 kita sore ini dalam keadaan sehat 8:18 walafiat 8:20 guna menjalankan salah satu perintah nya 8:22 yang diwajibkan atas kita yaitu menuntut 8:25 ilmu yang insyaallah pada sore ini kita 8:28 akan membahas masalah fikhiah dalam bab 8:32 ee yamin atau sumpah. 8:36 Semoga apa yang kita kaji, yang kita 8:38 pelajari ini 8:40 ee Allah jadikan ilmu yang nafi, yang 8:44 bermanfaat bagi kita dunia dan akhirat 8:47 kita. Amin ya rabbal alamin. Selawat dan 8:49 salam semoga selalu tercurah atas 8:51 junjungan kita Nabi Muhammad sallallahu 8:54 alaihi wasallam beserta keluarganya, 8:57 para sahabatnya, para pengikut dan 8:59 pengamal sunahnya, 9:01 para pendengar radio silaturahim dan 9:04 pemirsa Rasil TV rahimakumullah. 9:07 Sekian tahun lamanya kita membahas 9:09 akidah akhlak 9:11 dan sudah lama tidak membahas fikiah ya. 9:15 Akidah halak sudah kita selesaikan 9:18 bahasannya pada minggu yang lalu. Maka 9:21 sekarang kita kembali ke masalah 9:24 fikhiah, yaitu babnya sekarang adalah 9:27 bab yamin atau sumpah. 9:31 Di dalam bab ini ada beberapa subbahasan 9:34 yang akan kita kaji. Dimulai dari 9:37 pengertian sumpah, dasar-dasar 9:41 ee hukumnya, 9:43 kemudian juga nanti hukum bersumpah, 9:46 syarat-syarat sumpah dan lain 9:49 sebagainya. Yang pertama pengertian 9:52 sumpah. 9:54 Menurut pakar para pakar bahasa asal 9:58 makna ya. Jadi kalau kita para pendengar 10:05 membaca ee kitab fikih itu nanti ada bab 10:09 namanya bab yamin. Nah, ini yang 10:12 dimaksud dengan sumpah itu apa? Yamin 10:16 itu yamin jamaknya aiman ialah tangan 10:21 kanan atau kekuatan. Jadi asal makna 10:25 yamin 10:26 itu adalah tangan kanan atau kekuatan. 10:31 Dua maknanya 10:33 lah. Kok kenapa dari yamin yang asalnya 10:35 tangan kanan atau kekuatan bisa kemudian 10:38 jadi sumpah? 10:41 Nah, kemudian digunakan kata yamin ini 10:45 untuk makna sumpah. 10:48 Karena kebiasaan orang-orang Arab 10:51 Jahiliah dulu apabila bersumpah 10:56 maka masing-masing tangan kanannya 11:00 memegang tangan kanan temannya 11:03 atau meletakkan tangan kanannya di atas 11:07 tangan kanan temannya. 11:11 Saya mau bersumpah nih dengan Fahri, 11:14 kepada Fahri. Maka tangan Fahri saya 11:16 pegang. 11:17 Iya. 11:18 Bisa jadi bersalaman, bisa jadi tangan 11:21 kanan saya diletakkan di atas tangan 11:23 kanan Fahri. 11:25 Nah, itu begitu. 11:29 Nah, karena orang bersumpah itu biasanya 11:32 seperti itu mengguna apa namanya? 11:35 meletakkan tangan, menjabat tangannya 11:37 sehingga kata yamin yang asalnya tangan 11:40 kanan ini lalu diartikan sumpah. 11:44 Jadi kalau orang mengatakan begini, tuh 11:46 Ahmad Jazuli apa namanya? Ber ee 11:50 memegang tangan kanannya si Fahri. 11:53 Maksudnya itu adalah saya bersumpah 11:56 kepada Fahri gitu. 11:59 atau 12:01 khalif yakni orang yang ber 12:04 bersumpah itu memperkuat dan meyakinkan 12:09 apa yang dinyatakan atau dijanjikannya 12:13 dengan bersumpah. 12:15 Misalnya ya begini 12:18 ee Fahri kamu yang ngambil anu enggak? 12:22 Kata Fahri 12:23 yang benar yang benar kamu demi Allah. 12:26 Nah, 12:26 nah dengan mengatakan demi Allah atau 12:29 bersumpah ini, 12:31 Fahri bertujuan untuk meyakinkan apa 12:34 yang dinyatakan 12:36 ya diungkapkannya itu 12:40 bahwa ee dia sungguh-sungguh tidak 12:43 melakukannya. 12:45 Nah, itulah asal makna kenapa yamin ini 12:49 kemudian diartikan sumpah. 12:53 Sedangkan menurut terminologi syariat 12:56 Islam 12:58 ya, yamin atau sumpah itu adalah 13:01 tahqiqul amri au taukiduhu bidikrimahi 13:06 taala 13:08 au sifatin min sifatihi. 13:12 menyatakan suatu perkara atau 13:15 menguatkannya 13:17 dengan menyebut nama Allah Taala atau 13:21 salah satu sifatnya. 13:24 Ya. Jadi untuk menyatakan nih bahwa saya 13:28 itu benar-benar tidak melakukannya, maka 13:31 menggunakan demi Allah saya tidak 13:34 lakukan itu. 13:36 Ya. Jadi dengan menyebut nama Allah atau 13:40 nama sifatnya 13:41 H 13:43 itu bikratillah, 13:45 bizzatillah 13:47 ya. Nah, dengan kudratnya Allah. Nah, 13:51 itu sama saja nantinya. 13:54 Demikianlah pengertian atau ee 13:56 pengertian dari Yamin. Sekarang landasan 13:59 hukum sumpah sebelum ijma 14:02 ialah 14:04 satu adalah Al-Qur'an 14:07 yaitu surah Albaqarah ayat 224 14:11 dan 225. 14:13 Azubillahiminasyaitanirjim. 14:16 Wala tajalullahaikum 14:20 watquinanas 14:23 wallahuun alim. [mendengus] 14:26 Janganlah kamu jadikan nama Allah dalam 14:29 sumpahmu 14:31 sebagai penghalang untuk berbuat 14:34 kebajikan, 14:36 bertakwa dan menciptakan kedamaian di 14:39 antara manusia. 14:42 Allah maha mendengar, maha mengetahui. 14:46 Seorang ee adik kakak berantem, 14:49 bertengkar. Kemudian si kakaknya 14:52 mengatakan, 14:54 "Gua enggak rela, enggak rida ya 14:57 selama gua masih hidup, tanah gua, rumah 15:00 gua diinjak sama lu umpamanya, ya." 15:04 Nah, kemudian si adiknya mengatakan, 15:07 "Demi Allah, selama gua hidup ya, 15:10 jangankan masuk lewat kebun kamu aja, 15:13 enggak akan mau ya." Jadi intinya 15:17 bersumpah untuk tidak bersilaturahim 15:20 dengan saudaranya. 15:22 Nah, kata Allah. Lalu kemudian 15:26 benar-benar si ketika istrinya 15:28 mengatakan, "Bang, ayolah kita 15:30 bersilaturahim ke sana ke abang. Ya, 15:34 bukan saya enggak mau, Dik. Tapi kan 15:36 Abang sudah bersumpah untuk tidak 15:39 bersilaturahim ke sana." Nah, ini 15:41 namanya menjadikan nama Allah sebagai 15:44 penghalang untuk melakukan kebaikan. 15:48 Kata Allah, "Jangan." 15:50 Jadi kalau begitu gimana? Yang bagus itu 15:53 langgar tuh sumpahnya 15:56 ya. Bersilaturahim. 16:06 Wallahu gurunim. 16:08 Allah tidak akan menghukum kamu karena 16:12 sumpahmu yang tidak kamu sengaja. Ya, 16:16 yang tidak kamu sengaja. Kata Sayidah 16:19 Aisyah radhiallahu anha ya itu jadi ee 16:25 ayat ini adalah berkenaan dengan 16:27 kebiasaan orang Arab tu dulu suka 16:30 mengatakan wallahi la 16:32 wallahi naam wallahi bala. Ya, mau 16:36 ngomong la saja ditambahin wallahi gitu. 16:40 Wallahi itu kan demi Allah. Apakah ini 16:42 sumpah? Tidak. Karena itu cuma tambahan 16:45 saja. Kata tambahan. Jadi Allah tidak 16:49 akan menghukum 16:52 kamu karena sumpahmu yang tidak kamu 16:54 sengaja. Tetapi dia menghukum kamu 16:58 karena niat yang terkandung dalam 17:00 hatimu. Wallahu gfurun halim. Allah maha 17:05 pengampun maha penyantun. 17:08 Ini dasar yang pertama. Yang keduanya 17:12 adalah Al-Qur'an surah Almaidah ayat 1. 17:16 Ya ayyuhalladzina amanufu bil uquud. 17:21 Wahai orang-orang yang beriman, 17:23 penuhilah janji-janji 17:25 kamu. Ya. Nah, kalau janji aja harus 17:29 dipenuhi, apalagi ini adalah sumpah 17:32 tentunya. 17:34 Yang ketiganya adalah juga Al-Qur'an 17:36 surat Almaidah ayat 89. 17:49 Allah tidak akan menghukum kamu 17:51 disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak 17:54 disengaja, tetapi dia akan menghukum 17:57 kamu disebabkan sumpah-sumpah yang kamu 18:00 sengaja 18:11 maka kafarahnya Ya, memberi makan 10 18:15 orang miskin dari makanan yang biasa 18:18 kamu berikan kepada keluargamu. 18:24 Atau memberi pakaian kepada mereka 18:28 tahriqabah 18:30 atau memerdekakan seorang budakam 18:33 yajidamu salati ayyam. 18:37 Maka barang siapa tidak mampu 18:40 melakukannya, 18:42 maka kafarahnya adalah berpuasa selama 3 18:46 hari. Dalika kafaratu aimanikum. Itulah 18:50 kafarah sumpah-sumpahmu. 18:54 Um apabila kalian bersumpah 18:58 aakum. 19:00 Jagalah dan jagalah oleh kamu sumpahmu. 19:04 Kika yubayinullah lakum ayatihi laakum 19:07 taskurun. Demikianlah Allah menerangkan 19:10 hukum-hukumnya kepadamu agar kamu 19:13 bersyukur kepada Allah. 19:16 Ya, ini dasar yang ketiga dari ayat 19:19 Al-Qur'an. Masih ada lagi. Di antaranya 19:22 adalah surah at-Taubah ayat 75 sampai 19:25 77. 19:27 Al-Qur'an surah Al-Isra ayat 17. 19:30 Al-Qur'an surah An-Nahl ayat 91. 19:34 Ya cukuplah bagi orang yang iman tiga 19:38 saja bahkan satu pun sudah cukup sebagai 19:41 landasan hukum sumpah ini. Sekarang kita 19:44 lihat bagaimana dasar hadis Nabi 19:46 sallallahu alaihi wasallam. Diriwayatkan 19:49 oleh Imam Muslim, Ahmad, Nasai, Baihaqi, 19:53 Malik, dan Bagawi dari Abi Umamah. 19:56 Iyas bin Tslabah 19:59 Alhisi radhiallahu anhu berkata, 20:05 "Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 20:08 manam 20:11 muslim harallahu alaihil jann 20:15 waabahunar." 20:17 Bersabda Rasulullah sallallahu alaihi 20:19 wasallam, "Barang siapa mengambil 20:22 disebabkan sumpahnya harta seorang 20:25 muslim, maka Allah mengharamkan baginya 20:29 surga dan mewajibkan padanya neraka." 20:34 orang-orang tua kita itu dulu ya ee 20:38 kalau jual tanah itu hanya menyebutkan 20:42 tuh dari patok sono sampai patok sini ya 20:46 atau dari sudut sono sampai sudut sini 20:48 sudah dan itu tidak ada bukti penjualan 20:53 tersebut 20:55 dan kadang-kadang kan menjadi masalah 20:57 padahal Allah Subhanahu wa taala sudah 20:59 memberitahu jauh-jauh hari Ya 21:02 ayyuhalladina amanuum 21:04 bidin aj musamub. 21:08 Wahai orang-orang yang beriman, kalau 21:10 kamu mengadakan transaksi utang piutang 21:14 ya namanya utang berarti bayarnya nanti. 21:17 Maka fak tubuh tulis tulis. Apalagi ini 21:21 adalah masalah jual beli ya. Nah, 21:25 kemudian begitu orang tua ini sudah 21:27 meninggal ya dan ini jadi masalah di 21:31 kalangan anak-anaknya 21:34 ya. Bahkan tidak sedikit juga kemudian 21:37 enggak pernah dijual tapi ada orang 21:39 ngaku-ngaku sudah membeli. Lalu 21:42 dibawalah seorang saksi. Padahal saksi 21:45 ini berbohong dia ini hanya karena kalau 21:49 mau kamu jadi saksi saya akan kasih duit 21:52 sekian. Ya, asal kamu mengatakan saya 21:56 bersaksi, saya tahu bahwa bapakmu dulu 22:00 telah menjual tanah ini kepada bapak 22:04 ini. Ini namanya orang yang ee telah 22:09 mengambil disebabkan sumpah. Lalu dengan 22:12 mengatakan, "Demi Allah saya sebagai 22:15 saksinya." Nah, ini kan Pak Ali. Maka 22:17 orang seperti ini diharamkan oleh Allah 22:21 masuk surga dan diwajibkan masuk ke 22:23 neraka. Q lahu rul. Kemudian [mendengus] 22:26 seorang sahabat bertanya kepada rasul, 22:28 "Wainana yasiron ya Rasulullah?" 22:32 Walaupun itu cuma [berdehem] 22:35 ee cuma sedikit wahai Rasulullah. Ya, 22:39 jawab Rasulullah, "Qala wainqiban 22:43 min ara." 22:45 Jawab Rasulullah, "Walaupun cuma 22:47 sebatang kayu ar." 22:50 Ya Allah, sebatang kayun sedikit. Ini 22:54 masalahnya sumpah palsunya ini, 22:57 berdustanya ini. Makanya mengerikan 23:00 sekali kalau orang sudah bersumpah 23:03 ya memegang jabatan nanti akan 23:07 melaksanakan kewajiban dia sebagaimana 23:11 tugas yang diembannya. Ternyata dia 23:14 kemudian berbohong ya. Waduh ini luar 23:19 biasa ini ya. Orang ini ee nekad sekali 23:23 itu nekad sekali. 23:26 Nah, itulah mengenai dasar-dasar 23:28 Al-Qur'an dan hadis sebagai ee apa 23:32 namanya? Sebagai landasan dari sumpah. 23:37 Tinggal sekarang apa sih hukumnya 23:39 bersumpah? 23:42 Berkata Imam Syafi'i radhiallahu anhu. 23:45 Nah, ini karena dulu itu Imam Syafi'i 23:48 itu pernah ditanya, "Syekh, apa sih yang 23:51 membuat Anda ini ilmu Anda begitu 23:54 berkah?" Kata beliau, 23:57 "Aku mengikuti guruku." Siapa guru Anda? 24:02 Guru saya adalah 24:05 Ibnu Umar, Abdullah bin Umar. Apa yang 24:07 Anda tiru dari beliau? Beliau ini tidak 24:11 pernah bersumpah untuk kebenaran. Untuk 24:14 benar aja enggak, apalagi untuk bohong. 24:17 Dan beliau mengatakan, "Ma khalaftu 24:20 billahi qtu la shodiqon wala kadiban." 24:25 Aku sama sekali belum pernah bersumpah 24:28 kepada Allah baik untuk kebenaran 24:32 maupun kebohongan. 24:34 Ya, makanya orang kalau kalau Imam 24:37 Syafi'i berbicara teman-temannya itu 24:40 enggak butuh enggak butuh apa namanya 24:42 sumpah lagi. Langsung percaya saja. 24:45 Kenapa? Karena beliau enggak bakal mau 24:47 kalau disumpah. Percaya alhamdulillah. 24:50 Enggak percaya terserah. Dan beliau 24:52 memang orangnya jujur. 24:55 Sekarang sudah disumpah saja masih juga 24:58 bohong. Apalagi kalau enggak disumpah. 25:01 Ya, 25:03 pernyataan beliau itu adalah sebuah 25:07 refleksi dari pandangan beliau terhadap 25:11 sumpah. 25:12 Menurut beliau yang kemudian diikuti 25:14 oleh ulama mazhabnya, hukum asal sumpah 25:18 adalah makruh. Ini hukum asal 25:21 perlu diketahui hukum ini ada hukum 25:23 asal, ada hukum aridi. Ya, kalau hukum 25:27 asal memang sudah dasarnya begitu. 25:30 bangkai itu adalah haram hukum asalnya. 25:34 Tapi karena sebab-sebab tertentu, jadi 25:37 hukumnya boleh dimakan karena darurat. 25:41 Tidur hukum asalnya adalah mubah. 25:45 Anda mau tidur terus sepanjang hidup 25:48 enggak ada dosa, enggak ada pahala, ya. 25:51 Melek terus hukum asalnya mubah. Tapi 25:55 tidur itu bisa menjadi makruh, bisa 25:59 menjadi apa namanya? Haram. 26:03 [mendengus] 26:05 Ya. Nah, ini makruh dan haramnya tidur 26:07 itu adalah hukum aridi, bukan aslinya. 26:11 Ya, aslinya mubah. Berpahala enggak, 26:14 berdosa juga enggak. Tapi kalau orang 26:17 tidur sesudah masuk waktu salat dan 26:20 belum mengerjakan salat misalnya ya 26:24 malam jam 0.00 belum salat Isya, dia 26:27 tidur dan sudah terbiasa dia itu jam . 26:31 bangun ya dia mau salat ee isyanya nanti 26:35 jam . sekaligus disambung dengan tahajud 26:38 dan sebagainya. Maka tidurnya itu 26:41 hukumnya makruh. 26:42 Hm. 26:44 Iya. Tapi kalau umpamanya orang tidur 26:47 jam 11.00, 26:50 dia sudah terbiasa ya. Kalau jam 11.00 26:54 tidur bangun-bangun nanti jam .30 26:57 misalnya, berarti kan zuhurnya itu 26:59 kelewat. Maka tidur ee tidur yang 27:04 seperti itu bagaimana? Boleh-boleh saja 27:06 kalau tidurnya jam 11.00. Tapi kalau 27:08 tidurnya jam eh setelah masuk waktu 27:11 salat misalnya 27:13 zuhur itu jam 12.00, tidurnya jam .30 27:18 belum salat zuhur. Dia kalau tidur jam . 27:23 atau jam .30 tadi bangun-bangun nanti 27:26 jam .00 maka tidurnya menjadi haram. 27:29 Padahal asalnya itu adalah mubah. 27:33 Nah, itu banyak sekali. Banyak sekali 27:36 ya. 27:38 banyak sekali yang berubah ya. Bahkan 27:41 dalam Islam itu kadang-kadang 27:44 ada perintah ya harus dilanggar begitu 27:48 juga ada larangan justru harus 27:52 dilakukan. Tapi kita orang-orang awam 27:55 jangan jangan jangan jangan ngikutin 27:57 yang begini ya. 27:59 Ee butuh itu ilmunya. Ilmunya 28:04 ya. Baik. 28:09 Ee 28:11 hal ini didasari oleh firman Allah dalam 28:14 surah Albaqarah ayat 224ahumas. 28:23 Janganlah kamu jadikan nama Allah dalam 28:25 sumpahmu sebagai penghalang untuk 28:28 berbuat kebajikan, 28:30 bertakwa dan menciptakan kedamaian di 28:33 antara manusia. 28:35 Namun yang asalnya makruh itu bisa 28:39 berubah tergantung kepada perbuatan apa 28:43 yang akan dilakukan atau ditinggalkan 28:46 karena sumpahnya itu. Apabila berupa 28:50 perbuatan wajib atau meninggalkan haram, 28:53 maka hukum sumpahnya menjadi wajib. 28:57 Apabila berupa perbuatan sunah atau 29:00 meninggalkan yang makruh, hukumnya 29:03 menjadi sunah. 29:05 Apabila perbuatan makruh atau 29:07 meninggalkan sunah, hukum sumpahnya 29:09 menjadi makruh. Dan apabila perbuatan 29:12 haram atau meninggalkan wajib, maka 29:15 hukum sumpahnya juga menjadi haram. Jadi 29:18 penyebabnya 29:20 ya ini ada orang yang mengatakan haram 29:24 wakaf di dalam Al-Qur'an ya ayat anu 29:29 misalnya fawailul lil musollin. 29:33 Ada juga kalau baca surah ini Al-Asr wal 29:37 asri innal insana lafi khus itu enggak 29:42 boleh katanya wakaf di situ hukumnya 29:44 haram. Perlu diketahui para pendengar ya 29:47 di dalam kitab Jazariyah itu dikatakan 29:50 waisa fil qurani min wqin wajab wala 29:54 harinahu sabab. Tidak ada wakaf haram, 29:59 tidak ada juga wakaf wajib. Ya, tidak 30:05 ada. Kalau kuat baca surah Albaqarah 30:08 enggak enggak enggak wakaf-wakaf dari 30:10 awal sampai akhir enggak ada masalah ya. 30:13 wakaf di mana pun enggak ada masalah 30:15 kecuali karena sebab gitu seperti 30:19 fawailul lil musolin celakalah bagi 30:23 orang-orang yang salat. Nah, ini memang 30:26 bisa haram kita wakaf di situ. 30:30 Kalau pertama 30:32 ya wakaf di situ sengaja. 30:36 Kalau enggak sengaja 30:40 yuk bidik 30:49 napasnya habis di situ ya. Gak ada 30:51 masalah. Wong enggak sengaja. 30:56 Atau sekarang yang kedua syaratnya. 31:00 Syaratnya adalah tahu maknanya. 31:04 Fawailul musolin itu artinya apa? 31:08 Sekarang sengaja wakaf. Fawailul musin 31:11 innal insana lafi khusr. Sengaja 31:15 wakafnya tapi enggak ngerti artinya apa 31:17 itu fawil musolin. Ya enggak haram. 31:21 Orang enggak ngerti kok, enggak usah 31:22 dihukum, ya. Nah, yang ketiga sekarang 31:28 ee sengaja wakaf di Fail Musollin, 31:31 ngerti juga maknanya, tapi dia tidak 31:34 meyakini 31:36 makna itu. Maksudnya bahwa orang yang 31:39 salat itu celaka. Enggak ya, enggak 31:42 enggak meyakini begitu ya. 31:47 maka hukumnya juga menjadi tidak haram 31:52 gitu. Jadi yang asalnya tidak ada itu 31:55 bisa hukum berubah menjadi begini. Itu 31:57 karena sebab. Demikian juga dengan apa 32:00 namanya dengan sumpah. 32:05 Seorang hakim boleh menuntut sumpah 32:07 kepada terdakwa dan seseorang boleh 32:11 bersumpah guna menguatkan perkataan atau 32:14 karena perkara yang luar biasa. Sebab 32:18 Nabi sallallahu alaihi wasallam juga 32:20 beliau pernah juga suka juga bersumpah. 32:23 Seperti hadis riwayat Bukhari, Muslim, 32:25 Ahmad dari Sayidah Aisyah radhiallahu 32:28 anha. Qala Rasulullah sallallahu alaihi 32:30 wasallam, "Wallahi la yamallah hatta 32:34 tamalluk." Demi Allah, kata Rasulullah, 32:37 Allah tidak akan pernah bosan memberi 32:40 pahala hingga kalian, hingga kamu bosan 32:44 beramal saleh. Selama kita enggak bosan 32:47 beramal saleh, Allah tidak akan pernah 32:49 bosan memberikan pahala atau rahmatnya 32:52 kepada kita. Dan Rasul mengatakannya 32:55 demi Allah artinya boleh ya, enggak 32:59 sampai haram. 33:02 juga dalam hadis lain riwayat Bukhari, 33:05 Muslim ya, Ahmad, Tirmidzi, Nasai 33:10 dari sahabat Anas bin Malik, Rasulullah 33:12 sallallahu alaihi wasallam bersabda, 33:13 "Wallahi lau tlamuna ma aam lumilan 33:19 wum." 33:22 Bersabda Rasulullah sallallahu alaihi 33:23 wasallam, "Demi Allah, seandainya kalian 33:27 mengetahui apa yang aku ketahui, 33:31 niscaya kalian akan sedikit tertawa dan 33:36 banyak menangis. 33:38 Karena kita tidak tahu apa yang 33:40 diketahui Nabi, kita ini lebih banyak 33:43 tertawanya daripada 33:46 menangisnya." N dan beliau mengucapkan 33:49 kalimat ini didahului dengan kata 33:52 wallahi demi Allah. Tapi ingat, tidak 33:56 semua orang mengatakan wallahi itu 33:59 berarti dia bersumpah yang akan 34:05 membawa atau melahirkan ee sanksi. 34:09 Tidak, tidak semuanya. Ya, itu 34:11 tergantung nanti dari sumpahnya. Sebab 34:14 sumpah itu nanti ada sumpah lag ya, ada 34:18 sumpah munakidah dan ada sumpah gamus. 34:22 Tiga macam sumpah. Dan ini insyaallah 34:26 nanti akan kita bahas pada pertemuan 34:29 yang akan datang. Nah, untuk hari ini 34:33 barangkali ini yang bisa saya sampaikan 34:36 karena waktunya sudah jam . Ya, 34:38 wallahuam. 34:40 Baik, alhamdulillah demikianlah Ibwat 34:42 telah kita bersama-sama simak tausiah 34:45 sore yang telah disampaikan oleh Ustaz 34:46 Ahmad Zazuli Kholil kajian fikih dengan 34:49 bab yamin atau sumpah. Yang ingin 34:52 bergabung bertanya silakan Anda bisa 34:53 kirimkan WhatsApp kami di 0811999720. 34:59 Kita aja dulu ya. 35:01 Yuk ayo y. 35:02 Oke kita aja dulu. tetap bersama kami. 35:04 Yeah. 41:36 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 41:37 bersama kami Ikhwan Ahwat di acara 41:39 tausiah sore bersama Ustaz Ahmad Zazuli 41:41 Kholil membahas mengenai kajian fikih 41:44 bab yamin atau sumpah. Sudah banyak yang 41:47 bergabung ustaz di WhatsApp Rasil yang 41:49 menyapa maupun yang bertanya. Ini 41:51 sapan-sapan yang masuk dari Bapak 41:52 Rahman. Terima kasih Ustaz tausiahnya. 41:55 Ada juga Ibu Ani Cani Hudaifa yang 41:56 selalu setia menyimak hasil. Ada Bapak 41:58 Musyawir Abdul Basyir, ada juga Pak Sy 42:00 Rohili, ada juga Ibu Armali. Ada juga 42:04 sapaan selanjutnya dari Ibu Hajah 42:06 Syaidah yang sedang menyimak di sore 42:08 hari ini. Ada juga Ibu Yeti Siheryati di 42:10 Depok, Ibu Maskur di Bekasi, ada juga 42:13 Ibu Sulis, eh Bapak Sandi Wirya Tarmini, 42:17 juga ada Bapak Sumarri, Pak Bambang, ada 42:21 juga Ibu Purwanti, dan masih banyak 42:24 lagi. Ini pertanyaan pertama Ustaz saya 42:26 akan bacakan yang datangnya dari Ibu Nur 42:29 Hayati di Tangsel. Asalamualaikum 42:31 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 42:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:35 wabarakatuh. 42:36 Ustaz, kalau ada suami atau istri yang 42:39 ketika bertengkar sering mengatakan 42:43 seperti ini, "Demi Allah, kalau kamu 42:45 mengulangi kesalahan itu, saya akan 42:47 menceraikan kamu. Apakah ucapan seperti 42:50 ini hanya sumpah biasa atau bisa 42:53 berpengaruh kepada jatuhnya talak, Pak 42:56 Ustaz? Apa yang harus dilakukan jika 42:58 ucapan itu sudah terlanjur terucapkan? 43:01 Demikian, Ustaz. 43:02 Iya. 43:03 Jadi itu kalau orang bersumpah seperti 43:07 itu ya, kalau memang niatnya memang dia 43:11 sumpah 43:13 ya, maka itu kalau si perempuan kemudian 43:17 melakukan 43:19 ya apa yang pernah dilakukannya yaitu 43:22 bisa jatuh apa namanya talak. 43:25 Hm. Nah, untuk menghindari jatuhnya 43:28 talak itu makanya 43:31 selalu diikuti dengan apa namanya? 43:33 Insyaallah. Kata insyaallah. 43:36 Iya. 43:36 Kalau kita ikuti dengan kata insyaallah 43:39 itu enggak jatuh nantinya talaknya. 43:43 Kalau enggak diikuti itu bisa jatuh 43:45 kecuali dia membayar apa namanya ee 43:49 sudah jatuh talaknya ya ee 43:54 apa namanya? 43:55 Jadi talaknya nanti benar-benar terjadi 43:58 itu kalau seperti itu. 44:01 Ee makanya jangan sembaranganlah 44:05 ee mengatakan demi Allah. Demi Allah itu 44:08 ya 44:09 sudahlah apa namanya itu kalimat itu 44:12 enggak bagus ya. Ditambah lagi dengan 44:15 menambahkan kata demi Allah itu nanti 44:19 bisa jatuh talak gitu yang seperti itu. 44:20 Wallahualam. 44:21 Baik. Jadi jangan mudah apa berkata 44:25 sumpah gitu, Ustaz ya. 44:27 I 44:27 kalau P bilang jangan sekate-kate gitu 44:29 ya. [tertawa] 44:32 Baik, selanjutnya dari Bapak Hadi, 44:33 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 44:34 wabarakatuh, Ustaz. 44:36 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:37 wabarakatuh. Ustaz, sekarang orang 44:41 sering bersumpah demi Allah hanya untuk 44:43 meyakinkan orang lain, baik dalam urusan 44:47 bisnis, pekerjaan, maupun hubungan 44:49 pribadi. Apakah sering bersumpah itu 44:51 sendiri menunjukkan lemahnya iman, 44:53 Ustaz? Meskipun yang disampaikan itu 44:56 benar. Mohon pencerahannya. 44:58 Baik. 45:01 Saya rasa kalau kalau menunjukkan kepada 45:05 lemahnya iman ya enggaklah. Wong 45:07 Rasulullah aja bersumpah kok. Ya, demi 45:11 Allah seandainya kalian mengetahui apa 45:14 yang aku ketahui gitu kan. Nah, niscaya 45:17 kalian akan sedikit tertawa banyak 45:20 menangis. H 45:22 demi Allah tidak Allah tidak akan pernah 45:24 bosan memberikan pahala selama kamu 45:27 tidak pernah tidak bosan beramal saleh. 45:31 Jadi itu menunjukkan bahwasanya 45:35 ee bersumpah itu boleh-boleh saja 45:38 walaupun hukum asalnya sumpah itu 45:42 seperti dikatakan oleh Imam Syafi'i ya 45:45 adalah makruh ya kurang baik gitu. 45:48 Iya. Nah, kok Rasulullah melakukan yang 45:50 kurang baik? Ini menunjukkan kepada 45:54 gitu ya. Menunjukkan kepada kayak Nabi 45:58 kadang-kadang kan lupa lah. Kok Nabi 46:00 lupa ya? Dari lupanya Nabi itu 46:05 nanti akan lahir hukum gitu yang ee yang 46:08 untuk kemaslahatan umat. Dibikinnya Nabi 46:11 kemudian lupa oleh Allah gitu 46:14 ya. Jadi boleh sih boleh ya. Cuma 46:17 kembali tadi apa namanya? Ee tidak 46:21 perlulah kalau orang karena tujuannya 46:24 orang bersumpah itu kan untuk 46:25 meyakinkan. Artinya 46:28 Anda ini masih belum percaya diri 46:32 bahwasanya 46:34 Anda masih diragukan oleh orang lain 46:37 sehingga butuh apa namanya sumpah. 46:40 Iya. 46:41 Kayak Imam Syafi'i kan kalau bicara 46:43 semua pada percaya kenapa ya? Nah, 46:47 karena itulah makanya beliau karena 46:49 beliau itu memang jujur 46:50 iya 46:51 enggak mau bohong ya enggak mau perah 46:54 enggak suka bohong. Jadi apapun yang 46:57 diucapkannya orang percaya aja 46:59 teman-temannya itu terpercaya. Nah, ini 47:02 jadi enggak butuh kepada sumpah. Nah, 47:04 adapun nabi itu sumpah untuk menunjukkan 47:07 bahwa ini sesuatu yang luar biasa gitu 47:10 ya. He. Jadi ada tujuan yang baik di 47:15 balik sumpahnya itu. Wallahualam. He. 47:19 Selanjutnya beralih ke pertanyaan dari 47:21 Bapak Rahman. Ustaz, asalamualaikum 47:23 warahmatullahi wabarakatuh. 47:26 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:27 wabarakatuh. 47:28 Ustaz mohon pencerahannya. Bagaimana 47:30 bila hampir semua pejabat 47:33 yang muslim selalu diambil sumpahnya. 47:36 Ada petugas yang menempatkan Al-Qur'an 47:40 di belakang kepalanya. Namun faktanya 47:43 banyak penyimpangan seperti perilaku 47:45 korupsi atau tidak amanah. Mohon 47:48 tanggapan, Ustaz. Demikian. 47:50 Baik. Memang dulu ya para pejabat itu 47:54 kalau disumpah Al-Qur'an di belakang 47:56 kepalanya. 47:58 Lalu kan banyak yang protes, ada yang 48:01 mengusulkan 48:03 ya J 48:05 jangan di belakang. Kalau di belakang ya 48:07 dipunggungin akhirnya. 48:09 Iya. 48:09 Maka sekarang ini kan beralih enggak 48:11 lagi di belakang tapi di samping ya. 48:13 Nah, di sampingnya supaya kelihatan ya. 48:16 Sebenarnya mau di belakang, mau di 48:18 samping, mau depan juga kalau orang 48:21 mentalnya mental apa namanya? Mental 48:25 qurani enggak perlu dibawain Quran juga 48:29 ya sudah cukup. Tapi kalau orang sudah 48:32 mentalnya mental pengkhianat ya 48:36 jangankan Al-Qur'an baru di samping 48:38 ditelan juga Al-Qur'annya enggak bakalan 48:41 berubah. Karena ini menyangkut masalah 48:43 mental bukan di mana meletakkan 48:47 Al-Qur'annya. 48:48 Ya wong Al-Qur'an apa namanya sendiri di 48:53 apa namanya? Enggak dihargai gitu. 48:56 Iya. Kemudian yang berikutnya ya 49:01 ee mereka ini 49:04 yang melanggar sumpahnya itu tentu ada 49:08 sanksi ya, ada sanksi. Sumpah tidak akan 49:13 menyalahgunakan jabatan ternyata gitu 49:16 kan berbeda. 49:18 Heeh. 49:19 Jadi kemudian korup koruptor ya. 49:22 Nah, kalau dalam pandangan mazhab ulama 49:26 tiga Abu Hanifah, Maliki, dan Hambali 49:31 ya [mendengus] demikian juga dengan yang 49:33 lainnya. Nah, yang melanggar itu mereka 49:37 itu enggak wajib membayar kafarah. 49:40 Hm. 49:41 Iya. Enggak kena sanksi bayar denda, 49:44 kafarah. Ya. Kenapa? masalahnya beda 49:48 dengan mazhab Syafi'i. Kalau mazhab 49:50 Syafi'i tetap mengatakan wajib membayar 49:53 kafarah, yaitu memberi makan kepada 10 49:57 fakir miskin atau memberi pakaian kepada 50:01 10 fakir miskin atau memerdekakan 50:05 kan seorang budak yang nanti akan saya 50:07 jelaskan masalah kafarah itu. Tapi kalau 50:10 ee kalau mazhab yang tiga mengatakan 50:13 tidak, tidak wajib. Sebab kafarah itu 50:17 bisa menggugurkan dosa ee apa namanya 50:21 dia melanggar sumpahnya itu, gitu. Nah, 50:26 sedangkan kata mazhab yang tiga ya, 50:29 sumpah yang begini ini, pelanggaran ini 50:31 enggak bisa dihapuskan itu dosanya oleh 50:35 kafarah 50:37 ya. untuk menghapuskan dosanya cuma 50:40 satu, bertaubatan nasuha kepada Allah 50:43 dengan cara kalau dia korupsi 50:46 mengembalikan semua yang dikorupnya itu, 50:50 yang dikorupsinya ini dikembalikan 50:52 kepada negara. Kemudian dia bertobat 50:56 untuk tidak melakukan lagi. Cuma itu. 50:59 Iya. 50:59 Selama belum dikembalikan dan belum dia 51:03 bertobat kepada Allah, menyesali atas 51:05 perbuatannya, ya. maka tidak akan di apa 51:09 namanya diampuni secara fikih begitu. 51:12 He. 51:12 Sehingga kalau bisa dihapuskan dosanya 51:16 itu oleh kafarah, ya Allah enggak 51:19 seimbang banget itu apa yang dicuri 51:22 dengan kafarahnya. 51:23 Enak banget gitu ya. itu nanti orang 51:25 pada korupsi hatinya. Wah, tenang aja 51:30 katanya wong nanti dengan tinggal bayar 51:32 kafarah aja selesai urusan itu begitu 51:35 enggak bisa kata mereka ee dosanya itu 51:39 tidak bisa dihapuskan oleh bayar kafarah 51:43 ya. Wallahuam. 51:46 Iya. Dari Bapak Abdul di Jakarta Utara, 51:49 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 51:50 wabarakatuh. 51:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:53 wabarakatuh, 51:53 Ustaz. Dalam surat Almaidah ayat 89 51:58 dijelaskan tentang kaparat sumpah. 52:01 Bagaimana jika seseorang melanggar 52:03 sumpah tetapi penghasilannya sangat 52:06 kecil dan tidak mampu memberi makan atau 52:09 pakaian kepada 10 orang miskin. 52:11 Bagaimana menentukan apakah dia 52:13 benar-benar tidak mampu sehingga boleh 52:16 berpuasa 3 hari? Demikian, Ustaz. 52:18 Iya. 52:20 Memang di sanaum. 52:39 Jadi kafarah itu seperti dijelaskan 52:42 dalam surah Almaidah itu memberi makan 52:46 kepada 10 orang miskin. ya, yang makanan 52:51 itu biasa ee dimakan oleh orang yang 52:54 bersumpah, 52:56 bukan oleh orang yang miskin, bukan ya. 53:00 Orang yang bersumpah itu kalau sekali 53:02 makan misalnya ee Rp50.000, 53:05 maka Rp50.000 itu kali 10 orang. 53:10 H. 53:10 Namun kara Sayidina Ali, orang makan itu 53:13 emang satu kali ya, dua kalilah. Kalau 53:17 dua kali berarti ya 2 * 50 sehari makan 53:22 pagi sore. Nah, itu khilafiah ya. Itu 53:25 khilafiah. 53:26 Kalau enggak memberi makan, memberi 53:28 pakaian. Nah, kalau pakaian bukan 53:32 pakaian yang biasa dipakai oleh orang 53:36 yang bersumpah, tapi yang biasa dipakai 53:39 oleh orang miskin. Jadi kalau orang 53:41 orang yang bersumpah biasa memakai 53:45 pakaian yang nilainya Rp200.000 53:48 ya. Kalau orang miskin adalah Rp75.000 53:51 atau Rp50.000 sudah cukup ya Rp50.000 53:54 gitu bukan yang Rp200.000. 53:57 Kalau enggak ngasih makai pakaian 54:00 memberi makan kepada eh memerdekakan 54:05 seorang budak. Nah, di kita ini kan 54:07 enggak ada budak. Jadi, bagaimana ada 54:10 para kiai kita ini yang menyamakan budak 54:14 perbudakan ini eh memerdekakan budak ini 54:16 dengan kita merawat seorang anak lalu 54:21 disekolahkan ya sampai anak itu bisa 54:24 mandiri. Dibayain tuh hidupnya sampai 54:27 bisa mandiri. Itulah tahri raqabah 54:30 sekarang ya. Ada yang mengartikan 54:34 seperti itu karena perbudakan sudah 54:36 enggak ada. 54:38 Nah, kalau tiga-tiganya tidak mampuam 54:42 yajidamati 54:44 ayam berpuasa 3 hari 54:49 kafarikum. 54:51 Itulah kafarah sumpah kamu. Puasa 3 54:54 hari. 3 hari itu apakah harus 54:57 berturut-turut? Tidak. Tidak harus 54:59 berturut-turut ya. Tapi 3 hari ini bukan 55:04 3 hari bayarnya di bulan Ramadan. Sebab 55:08 kalau di bulan Ramadan itu puasanya kan 55:11 wajib. Di luar Ramadan puasanya 3 hari 55:15 ini baik berturut-turut maupun tidak. 55:18 Misalkan puasa Senin Kamis, Seninnya dua 55:22 kali, Kamisnya satu kali dengan niat 55:24 membayar kafarah. Nah, itu 55:27 itu nantinya adalah seperti itu. Ini 55:30 kalau memang benar-benar tidak mampu 55:33 melakukan salah satu dari yang tiga itu 55:37 masalah nanti benar-benar mampu atau 55:40 tidak itu yang melanggar sumpah itu yang 55:42 tahu nantinya. Wallahualam. 55:45 Ada lagi 55:47 ada sapaan dari Bapak Baron Betawi, ada 55:49 Ibu Pizza Fitriana, ada juga Ibu Aminah 55:52 sedang menyimak. Selanjutnya dari Bapak 55:55 Rama Mitra di Tangerang Selatan. Ustaz, 55:58 asalamualaikum warahmatullahi 55:59 wabarakatuh, Pak Ustaz. Waalaikumsalam 56:02 warahmatullahi wabarakatuh. 56:03 Pak Ustaz, bolehkah bersumpah dengan 56:05 mempertaruhkan 56:07 misalkan harta benda atau lain 56:09 sejenisnya sebagai penjamin apabila ia 56:12 melanggar sumpah? Demikian, Ustaz. 56:17 Bersumpah dengan 56:19 mempertaruhkan 56:21 benda. Demi Allah 56:23 kalau saya melanggar ni 56:27 buat 56:28 buat kamu umpamanya gitu ya. 56:32 Ya enggak ada larangan sih walaupun juga 56:35 enggak ada perintah tapi buat apa 56:38 seperti itu ya. 56:40 Nah demikian. Jadi kalau itu kayak kayak 56:42 nazar bersyarat nantinya kalau saya 56:44 melanggar ini adalah buat kamu. Ini 56:48 masuknya nantinya kepada nazar. Ya, 56:52 nazar itu apa? Mewajibkan pada diri 56:55 sendiri. Itu nama-namanya nazar mujazah. 56:57 Yang begitu. Kalau saya melanggar 57:01 sumpah, nah ini buat kamu. Ternyata 57:04 memang benar-benar melanggar ya itu 57:06 wajib diberikan. Wajib diberikan ya. 57:10 Karena memberi itu adalah perbuatan baik 57:14 ya. Coba dalam nazar itu nanti ya ada 57:18 kalanya ada syarat nazar, ada jaza 57:22 nazar. 57:23 Syarat dan jaz nazar ini adaalanya 57:28 itu taat ya, 57:30 adakalanya adalah maksiat. 57:34 Kalau memang nanti jazak nazar itu taat, 57:38 ya sah nanti nazarnya. Maka kalau dia 57:42 ee ini ee ternyata dia melanggar, maka 57:47 harus diberikan untuk apa yang dia 57:50 jadikan sebagai jaminan tadi. Ya 57:53 barangkali itu ya. Nah, Pak Hari. Nah, 57:57 kepada semua para pendengar Radio 58:00 Silaturahim Dar Asim TV ee 58:05 ee insyaallah karena saya pesantren di 58:08 Bojong sudah mulai beroperasi, 58:12 mulai ada pengajian di sana dan sekarang 58:15 ini insyaallah mau ngedak lantai duanya. 58:20 Jadi kepada para pendengar dan pemirsa 58:23 Rasil TV yang mau berinvestasi ukhrawi 58:27 ya silakan. Itu sebagai 58:31 investasi kita yang insyaallah pahalanya 58:34 akan terus mengalir kepada kita ya 58:37 walaupun kita sudah tidak ada. Jadi baik 58:40 semasa kita hidup maupun sesudah kita 58:44 tidak ada itu akan menjadi simpanan yang 58:47 berharga bagi kita semuanya. Maka saya 58:50 sekali lagi mengajak kepada Bapak, Ibu, 58:53 dan Saudara untuk bersama-sama 58:57 berinvestasi ukhrawi ya dengan 59:01 menyumbangkan atau menyerahkan sebagian 59:04 hartanya atau baik itu berupa uang atau 59:09 berupa bahan bangunan. Kalau tidak ya 59:13 paling tidak tolong doakan biar ee apa 59:18 yang kami rencanakan segera terwujud ya. 59:22 Barangkali ini ee akhirnya marilah kita 59:25 memohon kepada Allah semoga Allah 59:27 subhanahu wa taala panjangkan umur kita 59:30 dalam taat kepadanya. 59:31 Amin. 59:32 Allah bimbing hati kita ke jalan yang 59:34 diridai dan dicintainya. 59:36 Amin ya rabbih hati kita dengan akhlak 59:39 yang mulia. Allah bersihkan hati kita 59:42 dari akhlak yang hina. Allah limpahkan 59:45 rahmat, taufik, dan hidayah kepada kita 59:48 anak cucu kita sehingga selama hidup 59:50 kita istikamah dalam menjalankan 59:53 perintah-Nya, menjauhi larangannya dan 59:56 manakala wafat nanti Allah wafatkan kita 59:59 sebagai husnul khatimah. 1:00:28 Muhammadin 1:00:30 washamdulillahaminamaikum 1:00:34 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:39 wabarakatuh. Demikian telah kita 1:00:40 bersama-sama simak tausiah sore kajian 1:00:43 fikih bersama Ustaz Ahmad Zaz Zuli 1:00:45 Kholil memba mengenai bab yamin atau 1:00:48 sumpah. Dan semoga tadi yang ustaz telah 1:00:51 sampaikan banyak manfaat untuk semuanya. 1:00:54 Saya yang bertugas Pak Harri ditemani 1:00:56 Yusuf Subangkit dan juga yang bertugas 1:00:57 undur pamit. Subhanakallahum bihamdika 1:00:59 asadu alla ilahailla anta astagfiruka wa 1:01:02 atubu ilaik. Wasalamualaikum 1:01:03 warahmatullahi wabarakatuh.