Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Radio Silaturahim untuk Islam yang satu.
- Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
- Subhanahu wa taala, terima kasih Anda
- masih menyimak kami, masih bersama kami
- dalam program sirah sahabat bersama
- Ustaz Komaruddin Basuni. Kita telah
- sampai di sesi yang kedua, sesi dialog,
- sesi tanya jawab. Bagi Anda yang ingin
- bergabung di line telepon 0218451512.
- SMS dan juga WhatsApp di
- 0811999720. Baik, kita awali pertanyaan
- pertama Ustaz dari pendengar kita.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Dari hamba Allah, Ustaz,
- kalau sekarang seseorang memiliki budak
- berarti dia tidak berdosakan karena
- tidak ada larangan secara jelas dari
- Al-Qur'an mengenai hal ini. H.
- Demikian, Ustaz
- diulang coba tadi. Baik, Ustaz.
- Bagaimana jika saat ini seseorang
- memiliki budak Heeh.
- berdosa atau tidak?
- Karena tidak ada larangan secara jelas
- dari Al-Qur'an mengenai hal ini. Baik,
- para pendengar silaturahim yang
- dimuliakan Allah Subhanahu wa taala.
- Masalah
- perbudakan yang ada dalam syarat Islam
- itu Allah mengatakan fakura raqabah.
- Fakqabah. Jadi kalau kita tahu ada
- perbudakan maka kita diperintah oleh
- Allah untuk memerdekakan. Heeh. Jadi
- bukan ada perbudakan kemudian dihidupkan
- kembali. Bahkan Allah menyuruh kalaupun
- ada harus dimerdekakan. Heeh. Nah. Nah,
- bagaimana caranya? Yaitu sebagaimana
- sahabat Abu
- Bakar ditebus kemudian
- dimerdekakan. Tapi kalau umpamanya
- sekarang ada orang jual beli budak sejak
- tahun 50 1950 itu Arab Saudi sudah
- menghapus perbudakan. Hm. Tapi di
- sebagian negara-negara kecil di Afrika
- itu masih ada perbudakan.
- Maka di antara mereka ada yang
- kemudian
- me langsungkan perbudakan sampai hari
- ini masih ada di sebagian negara Afrika
- seperti Eriteria dan lain sebagainya.
- Tapi di antara mereka ada juga yang
- mereka tidak
- memperlakukan. Karena apa? Karena Allah
- sudah mengatakan dalam Al-Qur'an, yaitu
- kalau kita ingin mencapai kepada tingkat
- kemuliaan yang paling tinggi itu harus
- faqabah. Fakhuraqabah. Bebaskan itu
- perbudakan dengan apa? A'am di masgubah.
- Beri makan mereka. Artinya jangan sampai
- mereka ya untuk menebus dirinya juga
- susah, untuk makan juga mereka susah.
- Jangan sampai demikian. Demikian. Hm.
- Baik. Jadi walaupun tidak ada bukan
- berarti kita boleh memelihara budak
- apalagi zaman saat ini begitu, Ustaz.
- Iya. Baik. Kalaupun ada lebih baik kita
- merdekakan. Merdekakan ya. Karena itu
- sangat mulia sekali. Kemudian ada
- pertanyaan kembali Ustaz ini dari Ibu
- Putri. He. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, saat
- ini banyak orang tua angkat yang masih
- memberi nama anak angkatnya dengan nama
- orang tua angkatnya. Heeh. ini
- bagaimana, Ustaz? Ya, kalau dia memang
- belum tahu, tidaklah mengamp. Tapi kalau
- dia sudah tahu, masih juga memakai nama
- dia, nama orang tuanya, itu harus
- dirubah itu karena dosanya besar itu.
- Jadi, itu yang disebutkan yaftaruna
- alallahil.
- Mereka membuat-buat bohong, membuat-buat
- dusta atas nama Allah yang direkayasa
- oleh kedua tangan mereka dan kaki
- mereka. Kan yang menjadi nama itu
- berubah kan karena hasil tangan manusia.
- Heeh. Iya. Maka dalam sebuah hadis yang
- saya baca, barang siapa yang ngaku-ngaku
- anak padahal dia bukan
- anaknya, maka dia akan berjumpa dengan
- Allah dengan Allah murka.
- Dan barang siapa seorang anak
- ngaku-ngaku bapaknya padahal bukan
- bapaknya haram masuk surga. Oh, begitu
- keras tuh. Dan Ibnu Katsir di dalam
- tafsirnya waktu menjelaskan tentang ayat
- ini, yaitu disebutkan sanksi-sanksi
- hukum orang yang
- masih ber pegang teguh dengan keyakinan
- lama. Iya. Jadi kalau kita sudah tahu ya
- harus berubah. Heeh. Sebagai wujud tobat
- kita pada Allah. Demikian. Baik, Ustaz.
- Saya ingin menyeroti tentang perceraian
- antara Zaid bin Haritah dengan Zainab.
- Heeh. Bukankah Allah sendiri sangat
- membenci perbuatan tersebut bercerai?
- Tapi kenapa kemudian ini terjadi kepada
- sahabat? Sehingga hal seperti ini bisa
- menjadi serangan orang-orang yang memang
- tidak suka dengan Islam. Tuh kan Islam
- aja bercerai. Iya. ini terjadi oleh ee
- oleh seseorang yang itu levelnya adalah
- sahabat. Sahabat ya memang kalau kita
- lihat zirnya kalau melihat sesuatu hanya
- bagiannya saja tidak dilihat secara
- keseluruhan.
- Jadi kalau ada hadis Nabi yang
- mengatakan bahwa barang halal yang
- dibenci oleh Allah adalah cerai, itu
- yang sifatnya perceraian yang tidak ada
- hubungannya dengan masalah yang lain.
- Tapi kalau ini masalah perceraian Zaid
- dengan Zaid Nabi itu ada sesuatu masalah
- yang besar yang
- berabad-abad ini hidup di kalangan
- bangsa Arab dan Allah tidak
- suka, yaitu bahwa mantan istri anak
- angkat diperlakukan seperti mantan anak
- sendiri.
- Padahal kata Allah yang disebut anak
- sendiri itu yaitu yang lahir dari
- istrinya yang istrinya punya sua suami.
- Kalau ini kan
- bukan anak orang terus anak itu dibeli
- oleh seseorang kemudian dirawat
- dipelihara.
- Kenapa? Orang tuanya yang asli tidak
- disebutkan. Maka turunlah ayat kepada
- Nabi Muhammad. Makana aba Muhammadin min
- rijalikum. Muhammad itu bukan bapak
- seseorang di antara kamu. Maksudnya
- bukan bapaknya Zaid. Maka sejak itulah
- nama Zaid bin Muhammad diganti menjadi
- Zaid bin
- Haritah. Maka kalau ada sampai hari ini
- ya harus mengikuti sunah Rasul. Rasul
- juga langsung diganti namanya bukan Zaid
- bin Muhammad lagi tapi Zaid bin Haritah.
- Ya, tugas kami yang menyampaikan. Iya.
- Adapun mau melaksanakan dan tidaknya itu
- urusan kalian ya. Heeh. Nah, sebagai
- seorang mukmin yang taat pada Allah pada
- taat pada rasulnya yaitu mengembalikan
- nama aslinya. Baik. Demikian. Kemudian
- ada Bunda Harun. Ini masih pertanyaan
- yang ee sama, Ustaz. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz.
- Waalaikumsalam. Pernahkah ada cerita
- yang menyebutkan bagaimana perasaan Zaid
- bin Haritsah ketika ia harus bercerai
- dengan istrinya Zainab dan kemudian
- dinikahi oleh Rasulullah? Apakah benar
- Zaid tidak merasa apa-apa sama sekali?
- Iya, Zaid si sesuai dengan apa yang dia
- rasakan dan Zaid sendiri samina wathonna
- kepada utusan Allah dan Rasul-Nya. Jadi
- kalau Zaid mencarai istrinya Zainab itu
- kan keputusan mereka
- berdua. Bahkan pada saat Zaid melaporkan
- kepada Nabi tentang peristiwa rumah
- tangganya istrinya minta cerai, apa
- jawaban Nabi? Amsik alaika. Tahan jangan
- dicerai kata Nabi. Sampai begitu Nabi.
- Heeh. Bukan Nabi bukan ya sudah cerin
- engak
- begitu. Udah kata Nabi sekarang kalau
- istilah bahasa gampangnya sabar aja
- dulu. Jangan cepat-cepat mengakui atau
- memenuhi keinginannya. Udah sabar tahan
- dulu. Amsik amsik kata Nabi tahan. Nah
- ternyata setelah dikasih kesempatan
- waktu untuk merenung dan lain sebagainya
- istrinya semakin kencang minta cari
- terus. Hm. Nah, ternyata hikmahnya di
- balik itu ya Allah ingin merubah
- kebiasaan bangsa Arab yang tidak baik
- menurut hukum Allah. Digantilah dengan
- hukum Allah. Jadi inilah bahwa Islam itu
- bukan datang dari
- Arab. Islam itu datang dari Allah.
- Diturunkan kepada orang Arab. Maka
- sering orang salah Islam kan dari Arab.
- Makanya Islam Arab. Saya keliru ini.
- Mungkin belajar agamanya sepotong kali.
- Iya.
- Islam itu datang dari langit. Islam itu
- datangnya dari langit. Memang waktu itu
- orang yang pertama menerima Islam itu
- orang Arab. Hm. Tapi bukan berarti
- Islam, bukan berarti Islam dari bukan.
- Islam itu dari Allah.
- Allah yanzilu minasama. Allah yang
- menurunkan syariat Islam itu dari langit
- kepada Nabi Muhammad. Kebetulan Nabi
- Muhammadnya ada di Arab. Sallallahu
- alaihi wasallam semesta. Nah, kemudian
- orang yang didatangi oleh Nabi Muhammad
- orangnya orang Arab.
- Kemudian tidak semua nabi diturunkan di
- Arab. Memang tidak ada yang di Palestina
- kan, ada yang di Mesir. Nabi itu yang
- pernah dikirim ke Mesir. Ada itu Nabi
- Musa kan dikirim ke Mesir
- tuh. Kemudian ke tapi memang kebanyakan
- para nabi dikirim oleh Allah di
- tengah-tengah bangsa Arab termasuk
- Israel ada di dalamnya. Nah, oleh karena
- itu kalau orang mengatakan Islam dari
- Arab itu
- keliru. Yang benar Islam datang dari
- Allah diturunkan kepada bangsa Arab.
- Lalu kenapa bangsa Arab yang pertama
- diturunkan oleh Allah syariat Islam?
- Karena mereka ya sebagai waktu itu
- panutan dunia adalah orang-orang Arab.
- Apalagi di negeri Arab waktu itu ada
- pasar Ukaz itu yang menjadi ya sorotan
- dunia waktu itu. Jadi istilahnya
- parameternya dunia itu di pasar Ukaz
- itulah sehingga orang mengadakan
- pertandingan, mengadakan kebolehan tuh
- di pasar Ok sehingga mewarnai dunia. Ya
- kalau sekarang lah Las Vegasnya lah
- gitulah Amerikanya sekarang. Pal kita
- kan tidak pernah ke Amerika tapi tahu
- kan kalau disebut Las Vegas tahu. Oh
- berarti kemudian ada pertandingan kelas
- dunia belum lama ini seperti di Moskow
- sepak bola padahal kita enggak pernah ke
- Moskong tapi kan tahu gambarannya
- seperti itu. Demikian baik dan Ustaz
- kita ke pertanyaan terakhir ya. Iya ada
- dua pertanyaan terakhir Ustaz ini yang
- pertama. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, kalau
- seorang anak yang enggak punya bapak
- karena ibunya kecelakaan, kemudian hamil
- di luar nikah, dia harus memakai bin
- siapa? Mohon penjelasannya. Dan yang
- kedua, Ustaz, ini tentang Ustaz, saya
- Ali dari Jati Karya mau bertanya
- apa hukumnya masuk kerja dengan cara
- menyogok? Iya. Jadi yang pertama ya
- kalau anak lahir kan bapaknya pasti ada
- terus meninggal kan nama bapaknya masih
- ada. Itu nama bapaknya. He. Kecuali
- kalau bapaknya enggak ada sama sekali,
- yaitu bin Fulan aja. H. Ya, kalau kita
- lihat ya, kalau bapaknya
- sama sekali enggak diketahui ya bin
- Fulan aja ya. Heeh. E terus pada saat
- mau nikah siapa? Kan ada ulil amri. He
- ulil amri yang berhak menikahkan. Heeh.
- Atau kalau dia punya memang punya kakek
- kakeknya kan enggak mungkin diaak punya
- kakek kan kakeknya. Nah, mungkin kalau
- kakeknya enggak ada ya ada olil amri ya.
- Amr yang berhak menikahkan. Nah, terus
- yang kedua pertanyaan. Gimana kalau
- orang bekerja pakai nyogok? Nyogok kan
- kita tahu haram. Heeh. Arasi wal murtasi
- finar. Yang nyogok dan yang disogok
- sama-sama keduanya masuk neraka. Makanya
- janganlah jangan main sag-sogok. Kalau
- main licin-licinan boleh mungkin licin.
- Tapi kan licin sekarang beda dengan
- licin dulu ya. H. Kalau licin dulu
- memang licin dulu jalannya gelpak ya.
- Heeh. Licin. Kalau sekarang licin beda.
- Licin oli lagi sekarang. Jadi harus
- serba licin katanya. Ya itulah yang
- namanya arrosy itu main sogok. Nah. Nah
- ini ini dilarang dilarang oleh agama ya.
- Kalau kita kerja ya apa enggak ada orang
- yang ingin jujur? Ya alah pasti. Cuma
- karena kita terbawa dengan gaya sekarang
- harus ini itu jadi semuanya harus pakan
- sogok-sogokan ya. Lebih baik dihindarkan
- gitu. Dihindari aja. Cari yang lebih
- daripada itu. Artinya apa? Yang tidak
- menggunakan sogok-menyogok. Ini saya
- pernah diberitahukan oleh salah seorang
- pemimpin
- perusahaan. Dia bilang, "Karyawan saya."
- Dia bilang waktu itu, "Katanya tiap
- bulan gajinya enggak pernah
- penuh." Terusanya, "Kenapa?" Karena
- setiap dia nerima gaji itu lewat
- seseorang yang dulu pernah mengantarkan
- dia kerja di situ. Jadi, dia nerimanya
- separuh. Allahu Akbar. kata bosnya. Loh,
- kenapa saya kan nerima dia enggak lewat
- orang itu,
- katanya. Nah, nah sekarang itu mungkin
- kayak itu. Kamu boleh masuklah tapi
- sekian bulan nanti kami potong. Nah, itu
- tuh orang-orang yang seperti itu tuh
- yang perlu disikat itu. Heeh. Dan itu
- justru zalim itu. Iya. Tenaga orang
- dimakan sama dia. Itu kata Nabi, orang
- yang makan harta itu sama dengan makan
- api neraka. Itu
- barang haram. Orang yang kerja siang
- malam kan kadang-kadang sip ya yang
- keluar keringat eh dia yang enggak
- apa-apa gara-gara dia masukin kalau mau
- jangan dipotong sama dia begitu serahkan
- aja dia sama semuanya nanti kalaupun dia
- ngasih kan terserah dia. Ini
- kadang-kadang kalau gajinya R5 juta
- dipotong separuhnya. Hm. Wah apa enggak
- sakit tuh? Allahu Akbar. Tuh ada
- orang-orang begitu. Makanya kalau ada
- orang laporkan aja ya. Heeh. Biar dia
- tahu akibatnya. Demikian. Baik. Lebih
- baik mencari yang berkah, Ustaz. Yang
- berkah aja daripada kita harus menyogok
- kemudian akhirnya tidak berkah. Iya.
- Baik. Dan nampaknya kita sudah berada di
- penghujung acara di kesempatan hari ini.
- Sebelum ditutup Ustaz kesimpulan apa?
- Cukup cukup. Baik. Baik ikhwan dan
- akhwat.
- Demikian tausiah kita di pagi hari ini
- dalam program sirah sahabat bersama
- Ustaz Qamaruddin Basuni dalam tema Zaid
- bin Haritsah. Semoga apa yang
- disampaikan bermanfaat. Kami mohon undur
- diri. Saya Bagus ditemani Ondi. Kemudian
- ada Fahri Zen, kemudian ada Ivan dan
- juga produser kami di pagi hari ini Uni
- Up. Billahi taufik walhidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.
- [Musik]
- alaika
- ke hati.
- Mari kita salat malam malam kuangis
- [Musik]