Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 [musik] 0:10 [musik] 0:12 Brazil TV 0:37 alamin. Allahumma sholli ala sayidina 0:39 Muhammad waa ali sayidina Muhammad. 0:41 Assalamualaikum warahmatullahi 0:42 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat pendengar 0:44 radio silaturahim dan juga pemirsa Rasi 0:47 Visual yang dirahmati Allah. Semoga 0:49 [musik] kabar Anda sehat di malam hari 0:50 ini. Alhamdulillah kita berjumpa di 0:52 malam hari ini Wan Akhwad di hari 0:53 Selasa, hari yang ke-11 di bulan Rajab 0:56 1442 Hijriah atau bertepatan dengan hari 0:59 yang ke-23 di bulan Februari 2021. 1:02 Kita berjumpa kembali di acara renungan 1:04 QBU bersama Ustaz Rahmatullah yang 1:06 alhamdulillah telah hadir di studio. 1:08 Kita sapa terlebih dahulu Iman. 1:10 Asalamualaikum warahmatullahi 1:11 wabarakatuh, Ustaz. 1:12 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13 wabarakatuh. 1:14 Sehat ya kabarnya ya? 1:15 Alhamdulillah. 1:15 Alhamdulillah. Dua pekan kita enggak 1:17 bertemu nih, Ustaz. 1:18 Iya. 1:18 Karena lockdown kita. [tertawa] 1:20 Alhamdulillah sekarang sudah bisa 1:22 kembali bertemu siaran live di malam 1:24 hari ini, Iwan Ahwat. Dan tema yang 1:26 Ustaz akan sampaikan adalah mengenai 1:29 masih e membahas mengenai ulul albab, 1:31 Ustaz, ya. 1:32 Dan hari ini subtemanya mengenai 1:33 bagaimana ulul albab memahami proses 1:36 [musik] haji. 1:37 Iya. 1:38 Karena kalau kalau orang yang punya 1:42 sikap sifat ulul abab ini pasti 1:44 mempunyai pandangan yang berbeda tentang 1:45 ibadah haji, Ustaz, ya. 1:47 Bukan hanya sekedar menggelar mengejar 1:49 titel haji saja mungkin, ya. 1:50 Iya. 1:51 Ada nilai-nilai tersendiri tentang 1:53 ibadah haji ini, ya, Ustaz. 1:54 Iya. Jadi memang ee saya kasih judul 1:58 bagaimana ulul albab memahami proses 2:01 hajinya. 2:03 Jadi prosesi haji [musik] itu bukan 2:07 hanya sekedar bagaimana orang tawaf, 2:12 bagaimana sai 2:16 atau ketika misalnya di jamarat 2:19 h 2:19 melempar jumrah 2:23 ataupun di Arafah ya. 2:25 He hukum di Arafah. 2:26 Iya. Jadi bukan hanya sekedar 2:29 ee peristiwa 2:32 ee bagaimana menunaikan ibadah haj 2:35 ibadah haji itu, tapi sesungguhnya itu 2:38 merupakan satu peristiwa yang amat 2:42 sangat 2:44 ee besar ya 2:46 dan sangat monumental ya. 2:49 [mendengus] 2:50 Jadi itu [musik] menunjukkan bahwa 2:54 ee 2:57 nampak tilas Nabi Allah Ibrahim ya. Jadi 3:00 keluarga Ibrahim itu adalah satu 3:05 keluarga yang sukses bagaimana mentaati 3:09 perintah Allah itu. 3:12 Jadi ee bagaimana Nabi Ibrahim itu 3:16 [musik] 3:17 memulai satu kehidupan. 3:21 Maka di situ di dalam Al-Qur'an itu ee 3:26 kalau ee kita renungkan ee ya harus ulul 3:32 albab gitu. 3:33 Iya. Karena di situ hanya ulul albab lah 3:36 yang bisa mengambil satu pelajaran ya 3:40 hikmah daripada ee proses haji itu. 3:43 Proses haji. 3:44 Jadi itu merupakan satu pekerjaan besar 3:47 yang harus dipahami dengan ee cara ulul 3:51 albab gitu. Dari situlah nanti 3:53 hikmah-hikmah haji itu akan ee didapat 3:57 gitu. 3:59 Karena di situ ee kalau kita lihat ee di 4:03 dalam apa namanya proses saji itu 4:07 bagaimana orang 4:10 ee di dalam iktikad batin saja itu harus 4:15 betul-betul 4:16 ee tidak boleh ada sesuatu yang buruk. 4:20 Pasti akan di tampakkan oleh Allah 4:23 Subhanahu wa taala gitu. Maka di situlah 4:26 sesungguhnya yang bisa mengambil 4:28 pelajaran itu hanya ulul albab. 4:31 Jadi bukan hanya naik haji datang ke 4:34 Makkah sana gimana saya supaya bisa 4:38 mencium hajar aswad terus kemudian e 4:41 sikut sana sikut sini menyangiti hati e 4:44 orang yang ada di sekitarnya 4:46 yang banyak terjadi seperti itu. 4:48 Iya. 4:50 sehingga [berdehem] 4:52 ee 4:54 barangkali itu yang harus harus ada satu 4:59 apa pencerahan ya sebelum menaik haji. 5:03 Ee 5:05 beratus ya bahkan berjuta ya orang yang 5:09 sudah 5:11 ee menunaikan ibadah haji. 5:14 Iya. 5:15 Kalau dipahami dari sisi ulul albab ya. 5:19 mestinya 5:21 ya mayoritas orang yang yang naik haji 5:23 itu ada satu perubahan yang sangat 5:27 signifikan arti perubahan yang ee 5:32 secara besar-besaran 5:33 i 5:34 baik dari sisi ee karakter 5:38 tingkah laku harusnya seperti itu gitu 5:42 tapi rupanya memang ee persyaratan ulbab 5:46 itu yang 5:48 tidak terpenuhi atau mungkin karena 5:51 ketidaktahuan 5:53 sehingga ee tujuan yang diinginkan dari 5:59 ee haji itu ee jauh panggang daripada 6:03 api. Ya, saya kira-kira seperti itu 6:07 ya. Baik, nanti Ustaz akan menjelaskan 6:10 lebih detail lagi Iwan akhwat. Nanti 6:11 juga yang ingin bergabung silakan bisa 6:13 Anda gunakan WhatsApp kami di 0811999720 6:19 ataupun yang ingin bergabung via telepon 6:20 juga silakan di 0218451512. 6:24 Silakan, Ustaz. 6:25 Baik. 6:27 Bismillahirrahmanirrahim. 6:33 Asalamualaikum warahmatullahi 6:35 wabarakatuh. 6:41 Alhamdulillah. 6:43 Alhamdulillahilladzi 6:46 khalaqal mauta wal hayata liyabaluakum 6:48 ayyukum ahsanu amala wahual azizul gfur. 6:53 Ashadu alla ilahaillallah wa ashadu anna 6:55 muhammadan abduhu wa rasuluh. Allahumma 6:58 sholli wasallim wabarik ala Muhammad wa 7:00 ala ali Muhammad w. 7:06 Para 7:07 pendengar dan pemirsa radio serta TV 7:11 Rasil yang dimuliakan oleh Allah 7:14 subhanahu wa taala. 7:17 Terlebih dahulu marilah kita 7:20 memanjatkan 7:21 puji syukur 7:24 kehadirat Allah Subhanahu wa taala. 7:27 Selawat serta salam semoga Allah 7:30 limpahkan 7:32 kepada junjungan kita Rasulullah 7:33 Muhammad sallallahu alaihi wasallam, 7:36 keluarga beliau, para sahabatnya, dan 7:39 kepada kita sekalian. Amin ya rabbal 7:41 alamin. 7:47 Pada kesempatan kali ini kita akan 7:50 [berdehem] menyampaikan 7:54 bagaimana ulbab 7:57 memahami proses haji 8:02 atau orang yang berakal. 8:09 Maka 8:12 kalau kita renungkan firman Allah 8:15 Subhanahu wa taala, 8:19 boleh disebut juga bahwa 8:24 kalaupun tidak boleh dikatakan 8:27 satu persyaratan 8:29 tapi idealnya adalah 8:33 seseorang yang akan menunaikan ibadah 8:36 haji itu 8:39 harusnya adalah ulul albab atau 8:42 [mendengus] orang-orang yang berakal. 8:48 orang yang berakal atau ulul albab. 8:51 telah kami sampaikan beberapa episode ya 8:56 pada pekan yang lalu. 9:03 Mengapa sesungguhnya Allah Subhanahu wa 9:06 taala mempersyaratkan ulbab bagi 9:12 orang yang mau menunaikan ibadah haji 9:15 atau idealnya harusnya ulul albab. 9:20 Karena 9:23 proses haji ini adalah merupakan napak 9:25 tilas dari 9:28 Nabi Allah Ibrahim Alaih Salam. 9:34 merupakan satu simbol 9:38 simbol keluarga yang sukses 9:42 mulai dari suami, istri, anak 9:48 Nabi Allah Ibrahim Alaih Salam 9:52 kemudian 9:54 istrinya Hajar dan Ismail 9:58 merupakan satu simbol rumah tangga yang 10:01 Sukses 10:03 mentaati perintah Allah Subhanahu wa 10:06 taala. 10:11 Kesuksesan 10:13 Nabi Allah Ibrahim, keluarga Nabi Allah 10:15 Ibrahim 10:17 diabadikan oleh Allah Subhanahu wa taala 10:22 menjadi satu 10:25 ibadah tahunan 10:28 yang berada di Makkatul Mukarramah. 10:37 Maka Allah Subhanahu wa taala 10:42 bagaimana 10:45 [mendengus] 10:46 menyampaikan firman-Nya di dalam surah 10:49 Al-Baqarah pada ayat yang ke 10:52 197. 10:54 Ya. 10:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 11:03 Alhajju 11:05 ashurum maumatun 11:10 faradha fihinnal haj 11:15 fala rafasa 11:18 wala fusuqa 11:21 wala jidala fil haj 11:26 wama taf'alu min khairi ya'lamullah 11:38 wattaquuni ya ulil albab. 11:48 Musim haji adalah 11:51 beberapa bulan yang 11:55 dimaklumi. 12:00 Barang siapa yang menetapkan niatnya 12:04 dalam bulan itu akan mengerjakan haji, 12:12 maka 12:14 tidak boleh 12:16 rafas. 12:20 Tidak boleh berbuat fasik 12:26 dan tidak boleh berbantah-bantahan. 12:30 di dalam masa 12:33 mengerjakan haji. 12:38 Dan apa yang kamu kerjakan berupa 12:40 kebaikan 12:42 [mendengus] 12:43 niscaya Allah mengetahuinya. 12:50 Berbekallah 12:53 dan sesungguhnya 12:57 sebaik-baik bekal adalah 13:00 takwa. 13:05 Dan bertakwalah kepadaku wahai 13:08 orang-orang yang berakal atau ulul 13:11 albab. 13:15 Jadi di sini 13:17 bertakwa, 13:20 tapi bertakwa kemudian ditambah bahwa 13:23 bertakwa yang ulbab. 13:31 Maka Allah 13:33 menyampaikan 13:36 persyaratan di sini tidak boleh 13:40 bantah-bantahan. 13:43 Maka kalau kita lihat 13:46 bagaimana 13:48 proses haji yang 13:51 terjadi di lapangan 13:54 bahkan bukan hanya berbantah-bantahan 13:56 saja, tapi ada juga yang sampai berkelai 14:00 mulut ya 14:04 gara-gara tempat ya dia bersih tegang. 14:12 Dan ini nampak bisa kita lihat 14:15 ya kejadian seperti itu. 14:20 Padahal sesungguhnya itu dilarang oleh 14:22 Allah Subhanahu wa taala. 14:26 Bahkan juga ada yang 14:30 biasanya kalau ke Masjidil Haram 14:34 naik bus ya naik bus turun bas. 14:39 Mereka masih sempat juga rebutan 14:44 bahkan saling tarik gitu. Orang yang mau 14:46 naik bus duluan ditarik ya maksudnya 14:50 supaya dia yang lebih dulu. Fenomena itu 14:52 akan 14:54 terlihat secara kasat mata. 15:00 Maka kalau kita lihat misalnya 15:04 bagaimana bangsa lain misalnya seperti 15:07 Turki ya 15:09 komunitas orang-orang Turki ketika naik 15:12 bus misalnya mereka teratur ya seperti 15:18 apa semut ya 15:21 naiknya teratur ya 15:26 sementara kita fenomena 15:29 yang berbeda 180 derajat ya. 15:36 Mereka rebutan, senggol-senggolan 15:40 ini merupakan satu fenomena yang 15:42 dianggap biasa 15:45 padahal dilarang oleh Allah Subhanahu wa 15:46 taala. 15:49 Sehingga ya ulul albab itu kalau orang 15:52 naik haji gak seperti itu gitu. 15:56 Bahkan kalau kita lihat di sekitar 16:00 ee Ka'bah ya, orang mau tawaf itu ada 16:04 jokinya itu. 16:06 Siapa yang mau mencium hajar aswad 16:09 jokinya bayar sekian riyal gitu. 16:13 E akhirnya apa? Dipimpin oleh joki 16:18 ya. Jadi keruman kurunan kerumunan itu 16:20 yaabas, 16:22 diterabas saja gitu, disikut. 16:26 Jadi ada dua orang yang di depan sikut 16:30 itu kan menyakiti hati orang lain gitu. 16:33 Iya. 16:36 H 16:38 ini merupakan satu fenomena 16:41 yang dianggap biasa. Padahal ini 16:43 merupakan satu pelanggaran yang sudah 16:47 jauh-jauh hari oleh Allah diberikan satu 16:49 persyaratan. 16:51 Jangan berbantah-bantahan, 16:53 jangan menyakiti orang lain, jangan 16:55 berbuat fasik, jangan berbuat rafat 16:58 gitu. Tapi itulah yang terjadi. 17:01 Yang dikerjakan justru yang dilarang 17:03 oleh Allah Subhanahu wa taala. Dan itu 17:05 adanya di 17:08 proses ketika mereka 17:11 melakukan ee ibadah haji. 17:17 Sehingga di sini Allah menyatakan 17:20 fatazwadu fainir 17:23 khairad tak taqwa. 17:26 Maka berbekallah. 17:30 Tapi bekal 17:33 yang paling baik, yang terbaik selain 17:37 bekal harta benda apa yang 17:40 kita perlukan di dalam proses 17:44 perjalanan, ada sesuatu yang baik. Apa 17:47 itu? Bekal takwa kepada Allah Subhanahu 17:51 wa taala. 17:54 Bahkan ditambah lagi bukan hanya 17:56 bertakwa, tapi takwanya adalah takwanya 17:59 ulul albab, takwanya orang yang berakal. 18:03 Karena nanti orang-orang yang berakal 18:05 ini 18:07 akan merekam ya fenomena 18:12 haji di lapangan itu bukan hanya sekal, 18:18 tapi ada proses batin yang bisa dia 18:21 rekam. 18:31 Kemudian ee 18:34 apa yang disebut dengan rafat itu? 18:38 Allah menyebutkan definisi rafat ini ada 18:43 di dalam surah al-Baqarah pada ayat yang 18:46 ke-187. 18:50 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 18:52 Uhilla lakum lailatasiami 18:56 lailatamiratu 18:58 ila nisaikum. 19:01 Dihalalkan bagi kamu pada malam hari 19:04 bulan puasa bercampur dengan istri-istri 19:07 kamu. 19:09 Artinya rafat ini adalah bercampur 19:11 dengan istri. Nah, pada waktu haji itu 19:14 dilarang. 19:20 Sementara fasik 19:23 dilarang fasik, 19:26 maka Nabi menyatakan, 19:29 "Sibabul muslimi fusuqun 19:34 waqitaluhu kufrun." 19:38 Mencaci maki orang muslim itu merupakan 19:42 kefasikan 19:45 dan memeranginya merupakan kekafiran. 19:51 Hadis Bukhari Muslim. 19:57 Jadi mencaci maki 20:00 dan ini terjadi 20:03 gara-gara perebutan tempat gitu. itu 20:05 saling 20:08 tegang otot gitu 20:11 dan itu perbuatan kefasikan. 20:16 Maka tidak demikian halnya 20:20 ee ulul albab ketika 20:24 menunaikan ibadah haji. Jadi 20:27 hal-hal yang seperti itu yang 20:29 sesungguhnya 20:31 yang menjadi pusat perhatian. 20:34 [berdehem] 20:39 Kemudian di dalam proses haji di sana 20:41 sesungguhnya 20:44 kita diminta betul-betul bagaimana batin 20:47 ini bergantung kepada Allah, 20:49 mengharapkan rida Allah betul-betul 20:54 setelah tadi ee apa namanya? Tidak 20:57 berbantah-bantahan, tidak berbuat fasik, 21:02 tidak berbuat nafas. 21:04 Maka untuk selanjutnya bagaimana menjaga 21:08 batin? 21:11 Jangan sampai mempunyai ee niat yang 21:14 buruk atau ada lintasan 21:17 lintasan batin yang buruk. 21:22 Maka 21:24 sebagaimana Allah Subhanahu wa taala 21:26 menyatakan bahwa di dalam surah Al-Haj 21:29 ayat 21:31 25 21:32 azubillahiminasyaitanirrajim 21:36 innalladzina kafuru wasadduna waasudduna 21:41 sabilillahi wal masjidil haramilladzi 21:45 ja'alahu linasi sawaan 21:51 fi bad 21:54 wam yurid fihi biilhadi 21:58 bidulmin nudziqhu min adzabin alim. 22:06 Sesungguhnya orang-orang kafir dan 22:08 menghalangi manusia dari jalan Allah 22:13 dan Masjidil Haram yang telah kami 22:17 jadikan untuk semua manusia. 22:22 baik yang bermukim di situ maupun di 22:26 padang pasir. 22:29 Dan siapa yang bermaksud di dalamnya 22:32 melakukan kejahatan secara zalim, 22:36 niscaya akan kami rasakan 22:40 kepadanya sebagian siksa yang sangat 22:44 pedih. 22:48 Nah, di dalam ayat-ayat kauniahnya 22:50 ketika orang itu mempunyai satu niat 22:52 yang kurang bagus, makanya di sana itu 22:55 akan ditampakkan oleh Allah Subhanahu wa 22:57 taala. Itu benar-benar terjadi. 23:00 [mendengus] Jadi ini adalah ayatnya. 23:02 Tapi pengalaman di lapangan itu 23:03 benar-benar bagaimana kondisi batin itu 23:06 harus betul-betul bersih gitu. Maka itu 23:10 harus dijaga. Nah, yang bisa menjaga itu 23:13 hanya ulul albab gitu. 23:15 karena persyaratan itu harus harus 23:17 betul-betul ee ketat dilakukannya gitu. 23:23 Tapi di luar ulab mereka itu ya hanya ya 23:28 naik haji mungkin ya ada unsur ah 23:32 jalan-jalan gitu atau 23:36 dapat gelar haji gitu. 23:39 H 23:41 ada satu peristiwa yang sangat menarik. 23:43 Bagaimana peristiwa 23:46 yang ee dialami oleh Nabi Allah Ibrahim 23:51 Alaih Salam? 23:56 Pada suatu ketika 24:01 bagaimana Nabi Allah Ibrahim. 24:05 Jadi 24:07 Hajar dan Ismail yang masih 24:10 disusui 24:12 dibawa oleh Ibrahim 24:15 menuju Baitullah ya di Dauhah ya. Dauhah 24:20 itu satu pohon yang besar. 24:24 yang terletak di atas sumur zamzam 24:30 dan di atas masjid. 24:34 Pada saat itu Makkah tidak ada seorang 24:38 pun yang tinggal di sana 24:41 dan tidak ada air. 24:47 Di sanalah Ibrahim meletakkan 24:51 keduanya dan meninggalkan keduanya 24:56 dengan sekantong perbekalan berisi kurma 25:00 dan sekantong air. 25:08 Kemudian Ibrahim pergi 25:12 meninggalkan keduanya. Kemudian 25:14 dikejarlah oleh 25:17 Hajar. 25:20 Kemudian Hajar berkata, "Wahai Ibrahim, 25:24 kamu mau pergi ke mana?" 25:30 Kemudian Nabi Ibrahim tidak sanggup 25:33 menjawabnya. 25:38 Siti Hajar melanjutkan pertanya, "Wahai 25:41 Ibrahim, kamu mau pergi ke mana? dan 25:44 meninggalkan kami di lembah yang tidak 25:47 ada orang dan tidak ada sesuatu apapun 25:50 di dalamnya. 25:55 Sampai itu pun Nabi Allah Ibrahim tidak 25:58 sanggup menjawab pertanyaan istrinya. 26:05 Kemudian Siti Hajar 26:08 mengulangi pertanyaannya, 26:10 "Wahai Ibrahim, 26:17 apakah Allah memerintahkan ini 26:19 kepadamu?" 26:24 Saat itulah Ibrahim 26:27 baru berani mengatakan, "Iya. 26:33 Kemudian Siti Hajar mengatakan, 26:36 "Kalau begitu Allah tidak akan 26:39 menyia-nyiakan kami," kata Siti Hajar. 26:46 Maka 26:48 Siti Hajar mempersilakan Ibrahim untuk 26:51 meninggalkannya. 26:55 Kemudian Ibrahim berangkat 26:59 hingga tiba di sebuah bukit. 27:07 Ketika sudah diperkirakan tidak dapat 27:11 terlihat oleh Hajar, 27:15 maka Ibrahim 27:18 menghadapkan wajahnya ke Baitullah. 27:24 Kemudian Ibrahim 27:27 mengangkat 27:29 kedua tangannya 27:33 serai berdoa kepada Allah Subhanahu wa 27:35 taala. 27:38 Rabbana inni askantu min dzurriyati 27:43 biwadin 27:45 giri zarin 27:48 inda baitakal muharram. 27:52 Rbana 27:54 liuqim shatta 27:57 faja'al afidatan minanasi 28:00 tahwi ilaihim 28:04 warzuqhum 28:06 minasamarati la'allahum yaskurun. 28:12 Ya Tuhan kami, 28:14 sesungguhnya 28:16 aku telah menempatkan sebagian 28:19 keturunanku 28:21 di lembah yang tidak mempunyai tanaman, 28:27 di dekat rumah Engkau, 28:29 Baitullah. 28:31 Yang dihormati 28:34 ya Tuhan kami 28:37 yang demikian itu 28:40 agar mereka mendirikan salat 28:45 maka jadikanlah hati sebagian manusia 28:48 cenderung kepada mereka 28:52 dan berilah rezeki mereka dari 28:56 buah-buahan. 28:58 Mudah-mudahan mereka bersyukur. 29:05 Demikianlah 29:07 doa Nabi Ibrahim ketika 29:10 meninggalkan 29:13 ee Siti Hajar. 29:18 Kemudian selanjutnya, bagaimana kisah 29:20 Siti Hajar yang telah ditinggal oleh 29:23 Ibrahim Alaih Salam? 29:26 Maka Hajar 29:28 kemudian menyusui anaknya 29:31 sedang dia meminum air yang ditinggalkan 29:34 oleh Ibrahim. 29:37 Ketika airnya telah habis, 29:41 hajar kehausan, 29:45 demikian juga anaknya. 29:49 Hajar melihat daerah sekitarnya 29:54 sambil mencari keberadaan air. 30:01 Kemudian Hajar berangkat dengan perasaan 30:03 cemas untuk melihat air. 30:09 Hajar lalu mendapatkan bukit surfa 30:13 yang merupakan bukit paling rendah dari 30:18 tanah. 30:22 Hajar berdiri di atasnya dan menangkap 30:26 menghadap seluruh penjuru lembah 30:29 seraya melihat-lihat apakah terdapat 30:33 seseorang. 30:38 Maka 30:40 ternyata di sana tidak terdapat apa-apa. 30:46 Kemudian Hajar melanjutkan perjalanannya 30:50 ke Bukit 30:53 Marwah 30:57 sambil melihat di sekitarnya apakah ada 31:00 orang yang 31:02 memperhatikannya. 31:05 Kemudian 31:07 Nabi sallallahu alaihi wasallam bersabda 31:10 tentang kisah Hajar. 31:13 Apa yang dikatakan oleh Rasulullah 31:14 sallallahu alaihi wasallam? Itulah sa'i 31:18 yang dilakukan oleh 31:20 manusia antara keduanya, antara Safa dan 31:25 Marwah. 31:29 Ketika Hajar memantau keadaan Bukit 31:31 Marwah, 31:33 dia mendengar suara, 31:37 maka dia pun berkata, "Tenanglah." 31:41 Maksudnya adalah Siti Hajar. 31:45 Dia kemudian seolah-olah mendengar 31:47 suara. 31:50 Lalu dia berkata, 31:53 "Engkau telah memperdengarkan 31:56 bahwa engkau memiliki hujan." 32:03 Ternyata memang ada malaikat di tempat 32:06 zumur zamzam. 32:09 Malaikat itu lalu menghentakkan sayapnya 32:15 hingga keluarlah air. 32:19 Hajar lalu membendung air itu 32:23 dan mengambil dengan tangannya untuk 32:25 meminumnya. 32:27 Dan air itu menyembur setelah dia 32:31 mengambilnya. 32:33 Begitulah yang dikatakan oleh Rasulullah 32:35 sallallahu alaihi wasallam. 32:40 Selanjutnya Rasulullah sallallahu alaihi 32:42 wasallam bersabda, 32:44 "Man hajja 32:47 hadal baita 32:49 falam yarfuz 32:51 walam yafsuq 32:54 kharaja minunubihi 32:57 kayumi 32:59 ladathu ummuhu." 33:02 Barang siapa yang melaksanakan 33:05 ibadah haji ke rumah ini Baitullah 33:10 lalu dia tidak melakukan rafat, 33:15 tidak berbuat fasik, 33:19 maka ia akan keluar dari dosa-dosanya 33:24 seperti ketika dia dilahirkan oleh 33:28 ibunya. Hadis riwayat Bukhari dan 33:33 Muslim. Wallahuam. 33:40 I. Baik. Ee 33:44 bagaimana Ul Albab memahami proses haji 33:47 yang di acara dengan malam hari ini? 33:52 Yang kami bertanya silakan di 0811999720 33:57 atau telepon di 021. 84515 34:04 [musik] 34:16 [musik] 34:19 Brasil 34:42 Radio Rasil untuk Islam yang satu. Masih 34:44 bersama kami ikhwan akhwat di acara 34:45 renungan QBU bersama Ustaz Rahmatullah 34:48 dengan tema yang disampaikan mengenai 34:50 ulbab yaitu dengan subtemanya bagaimana 34:52 ulbab memahami proses haji. Tadi sudah 34:56 ustaz sampaikan dan mungkin juga kalau 34:59 kita melihat ee banyak yang melaksanakan 35:02 ibadah haji dan pastinya mereka 35:04 menginginkan haji yang mabrur, Ustaz ya. 35:07 Iya. mungkin hanya orang yang mempunyai 35:10 sifat ulul abab yang memiliki yang pasti 35:12 mendapatkan haji mabrur ini, Pak Ustaz. 35:14 Ya. 35:14 Iya. Iya. Tentu saja ee sebagaimana tadi 35:18 di dalam ee surah Al-Baqarah ayat 197 35:23 ya. Di samping kita ee apa namanya? 35:27 Sudah memenuhi persyaratan perbekalan 35:31 ya 35:33 ongkos ya dan lain sebagainya. Tapi ada 35:37 bekal yang ee lebih baik daripada itu 35:40 kata Allah yaitu ketakwaan. 35:42 Ketakwaan. 35:44 Ketakwaan ada lagi. Nah, ketakwaan yang 35:47 ulul albab gitu. 35:50 Jadi ulul abang yang berakal itu kan 35:53 orang yang ee bisa 35:57 me apa bertafakur ya mengenai fenomena 36:03 prosesi haji yang ee terdapat di ee di 36:09 Masjidil Haram, di Arafah, di Mina, maka 36:14 itu semuanya adalah merupakan satu 36:17 peristiwa yang perlu ditafakur. 36:20 Ya. Jadi tidak hanya sekedar kita 36:23 melakukan ritual ibadah, tapi di sanalah 36:27 sesungguhnya bagaimana ee Nabi Allah 36:32 Ibrahim itu berjuang betul-betul dengan 36:36 ee lahir batin yang sangat luar biasa. 36:40 Sehingga hanya dengan pertolongan 36:43 Allahlah Nabi keluarga Nabi Allah 36:46 Ibrahim itu jadi lulus gitu. Karena itu 36:51 apa namanya? 36:53 Perbuatan ee kalau orang biasa pasti 36:56 tidak mungkin. 36:57 H 36:58 karena itu suatu perbuatan yang sangat 37:00 luar biasa. Sehingga artinya apa? Ketika 37:04 ee melakukan ibadah haji yaitu harus 37:06 kafah ya. H 37:09 harus kafa secara keseluruhan bagaim 37:12 bagaimana memahami 37:14 ya bahwa ee perjuangan ya Nabi Ibrahim, 37:21 Siti Hajar dengan 37:23 putranya Ismail ini merupakan satu rumah 37:27 tangga yang sukses di dalam mengemban 37:30 amanah Allah Subhanahu wa taala dan itu 37:32 sangat luar biasa berat. 37:34 Coba bisa bayangkan bagaimana Siti Hajar 37:37 di Safa dan Marah e Safa dan Marwah ya 37:40 mencari karena kehausan bahan makanan 37:44 sudah habis. 37:46 Itu kan sesuatu yang sangat luar biasa 37:49 ya. 37:51 Artinya kalau kalau kalau tidak karena 37:55 diperintah Allah jangan sekali-kali 37:57 nekat seperti itu gitu. 38:00 Ini berbeda ya. ini betul-betul karena 38:03 ini seorang nabi dan perintah Allah 38:07 begitu ya sudah samina wathna jadi sudah 38:10 sudah tidak berpikir lagi tapi akal dia 38:14 berjalan. 38:15 Nah, maka di situlah ee apa namanya? 38:19 Persyaratan ul abbatu yang harus 38:21 dipahami sehingga betul-betul ketika 38:24 menunaikan ibadah haji itu karena 38:27 sebagaimana apa yang di ya sabdakan 38:29 Rasulullah, bagaimana ketika orang 38:32 menunaikan ibadah haji itu dosanya 38:35 diampuni sebagaimana anak yang baru 38:37 lahir. Artinya itu kan sesuatu yang 38:40 sangat luar biasa juga. 38:41 Iya. N ket karena hasilnya luar biasa, 38:45 maka persyaratannya juga harus luar 38:47 biasa, sangat hati-hati gitu. Jadi bukan 38:51 hanya sekedar ke sana itu misalnya naik 38:53 haji, jalan-jalan 38:55 terus kemudian ee hanya sekedar ee tawaf 39:00 ee sai, ya. 39:02 Bukan hanya sekedar itu, tapi 39:04 betul-betul selama di sana itu bagaimana 39:07 batin ini betul-betul digantungkan 39:09 kepada Allah Subhanahu wa taala. 39:13 sebagaimana ee paling tidak kita ikut 39:16 merasakan bagaimana itu perjuangan Nabi 39:19 Allah Ibrahim, 39:21 Siti Hajar dan Ismail. 39:25 Jadi itu yang harus ee sehingga apa 39:27 namanya ee persyaratan yang sangat ee 39:32 lebih baik kata ee apa namanya ee 39:37 bekal takwa itu yang paling baik. 39:42 naikkan lagi takwa tapi takwanya yang 39:46 ulul albab h orang yang ya 39:50 banyak melakukan tafakur 39:54 h sehingga dari situ nanti akan 39:56 mendapatkan hikmahnya 39:59 sehingga kalau kita lihat Indonesia itu 40:01 adalah merupakan mayoritas yang ee 40:05 banyak yang menunaikan haji seharusnya 40:08 merupakan satu bangsa yang akan 40:11 mempunyai perbaikan yang lebih baik. 40:16 H tapi karena 40:20 persyaratan itu tidak terpenuhi, 40:22 akhirnya apa? Ya, proses haji itu tidak 40:26 membekas gitu. H 40:28 sungguh ee sesungguhnya proses haji itu 40:30 akan bisa merubah karakter ya 40:34 menjadi akhlakul karimah gitu. 40:37 itu yang tidak terjadi karena 40:39 persyaratannya tidak dipenuhi gitu ya. 40:42 Tidak siap berangkat, tidak siap dengan 40:44 ilmu sampai di sana ya apa adanya. 40:48 Ee yang dia ketahui hanya keliling 40:51 Ka'bah ya dari Safa Marwah ya. Hanya 40:56 sekedar itu saja tapi tidak di ee resapi 41:00 bagaimana makna nilai perjuangan yang 41:04 sangat luar biasa berat. gitu. Itu yang 41:08 harus ee apa namanya? 41:11 menjadikan satu renungan batin yang 41:14 sangat dalam 41:17 itu hanya di mungkinkan bagi ulul albab 41:23 merenungkan tentang ee situasi dan 41:26 kondisi ketika proses tadi. Dan ini pada 41:29 akhirnya akan ee merubah karakter 41:33 manusia menjadi orang-orang yang 41:36 mempunyai akhlakul karimah. Ya, 41:38 barangkali itu 41:39 baik. 41:40 Dan haji mabrud itu bisa diperoleh 41:43 ketika 41:44 ee seorang haji itu kembali ke tanah 41:46 airnya, Ustaz, ya. Dari dilihat dari 41:48 karakternya 41:49 ada perubahan yang ke arah lebih baik 41:52 lagi. Maksudnya 41:52 iya artinya sebelum haji dan sesudah 41:55 haji 41:56 itu ada perubahan. 41:57 Perubahan 41:59 ee secara ee apa? Fisik ee akhlakul 42:04 karimah itu kan bisa dilihat itu akan 42:06 ada perubahan gitu. Jadi sebelum dan 42:09 seterusnya ada perubahan. Tapi kalau ini 42:11 sama saja ya artinya apa? Tidak ada. 42:15 Karena sesungguhnya 42:17 proses ee haji itu kan proses mencari 42:20 nilai tambah. Kalau ada nilai tambahnya 42:23 arti nilainya bertambah, nilai 42:25 kebaikannya bertambah, 42:26 maka orang itu akan menjadi akan lebih 42:29 baik. Tapi kalau proses nilai tambahnya 42:32 ini tidak ada, ya orang itu tetap saja 42:35 ee apa namanya? tidak ada perubahan dari 42:38 sisi tingkah laku atau karakter gitu. 42:43 Maka itu Allah. 42:44 Baik, Pak Ustaz sudah ada pertanyaan 42:47 yang masuk di WhatsApp di 0811999720 42:53 dari Bapak Hamdan di Bogor. Pak Ustaz, 42:55 asalamualaikum warahmatullahi 42:56 wabarakatuh. 42:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:57 wabarakatuh. Ee Pak Ustaz, rangkaian 42:59 ibadah haji merupakan pengalaman lahir 43:02 dan batin. 43:04 Dan banyak sekali hikmah yang bisa 43:06 didapatkan. 43:08 Bagaimana mempersiapkan jiwa raga kita 43:11 agar mampu menjadi haji mabrur. Mabrur 43:14 yang di yang sangat didambakan itu, Pak 43:16 Ustaz. 43:17 He iya. Baik, Pak Hamdan. 43:22 Baik. Terima kasih pertanyaannya, Pak 43:23 Hamdan. 43:24 [berdehem] 43:25 Ee 43:27 kalau kita lihat di dalam surah 43:29 Al-Baqarah ya ayat 197 nanti Pak Hamdan 43:34 bisa dilihat di situ. 43:36 Ee di situ persyaratannya tidak boleh 43:39 rafat, tidak boleh fasik, tidak boleh 43:41 berbantah-bantahan. 43:45 Ada sesuatu di situ yang amat sangat ee 43:49 penting bahwa ee dikatakan ee 43:54 berbekallah fatazwadu 43:57 fain khair takqwa. Jadi setelah kita 44:01 mempersiapkan perbekalan 44:04 ya ongkos [mendengus] dan lain 44:06 sebagainya sudah oke semuanya kesehatan 44:08 sudah 44:09 ee memenuhi persyaratan semuanya. 44:13 Ada sesuatu yang lebih baik kata Allah. 44:16 Apa persyaratan takwa? 44:18 Takwa kita ya. 44:20 Jadi ee sebelum berangkat ke sana itu 44:24 artinya sudah dalam kondisi takwa di 44:27 sini. 44:28 Nah, tapi ternyata di sini takwanya 44:30 bukan takwa, tapi takwanya ulul albab. 44:34 Hmm. 44:36 Ee kita sudah beberapa episode ini 44:38 membahas tentang ulbab. kira-kira itu 44:41 yang harus kita penuhi gitu. 44:45 Nah, kalau kita lihat misalnya di ya ee 44:49 fenomena di 44:52 taruh ee di Masjidil Haram misalnya 44:54 Masjidil Haram 44:56 itu kan pusatnya di sana kan. 44:57 Iya. 45:00 [mendengus] 45:00 Kita masih ingat itu ada joki. 45:04 He 45:04 menawarkan untuk 45:07 mencium Hajar Aswad. 45:10 dia yang akan 45:12 mengawal gitu. H 45:14 dengan membayar sekian riyal 45:16 itu ada di situ ya di 45:18 ada di sana. Maka kan nanti semua yang 45:21 dikerumunan itu dipinggirkan semua gitu. 45:24 Nah, ini kan melanggar sesungguhnya gitu 45:28 melanggar. 45:31 Sehingga dengan demikian bagaimana 45:35 karena di kalau kita bagaimana tadi Nabi 45:38 menyatakan bahwa orang haji itu adalah 45:42 dosanya diampuni seperti orang yang baru 45:45 dilahirkan. Itu kan sesuatu yang sangat 45:47 luar biasa gitu. 45:50 H. Sehingga kalau misalnya itu terjadi 45:54 pelanggaran yang seperti itu, nah ini 45:58 apa? Ee 46:00 dosa yang akan diampuni sampai ee 46:05 seperti 46:07 anak yang baru lahir itu masih perlu 46:09 dipertanyakan. 46:14 sehingga apa yang sudah di peringatkan 46:16 [berdehem] 46:17 oleh Allah 46:19 apalagi berbantah-bantahan itu paling 46:22 banyak itu berbantah-bantahan dalam 46:25 bentuk misalnya ee mencari tempat, 46:29 rebutan tempat itu ada sudah banyak yang 46:35 jadi apa yang ee persyaratan yang 46:40 disampaikan oleh Allah Subhanahu wa 46:42 taala. Justru itu yang banyak dilanggar 46:44 oleh jemaah haji. 46:47 Hm. Sehingga ee kalau ingin menjadi haji 46:51 yang mabrur, jadi berangkat itu sudah 46:55 dalam kondisi bertakwa. 46:59 Bertakwanya adalah bertakwa pada 47:01 tingkatan ulbab. 47:05 Dikatakan ulul albab itu warikhut fil. 47:09 orang yang mendalam ilmunya itu adalah 47:11 ulbab itu. 47:13 Jadi artinya apa? Harus mencari ee apa 47:17 namanya? banyak mencari tahu tentang ee 47:22 agama khususnya adalah prosesi haji 47:24 tadi. 47:26 Bahwa prosesi haji itu adalah merupakan 47:29 satu 47:31 pekerjaan Nabi Allah Ibrahim, 47:35 keluarga Nabi Allah Ibrahim yang begitu 47:37 berat luar biasa gitu h yang diabadikan 47:41 oleh Allah menjadi satu ibadah tahunan. 47:45 Iya. 47:45 Heeh. 47:47 Sehingga artinya kalau saja Nabi Allah 47:49 Ibrahim itu ibadahnya yang luar biasa 47:52 berat ya, artinya itu kan sebetulnya 47:57 ee ya untuk umat Rasulin gak perlu 48:01 seperti Nabi Ibrahim lah. Artinya diuji 48:04 seperti Nabi Allah Ibrahim. Hm. Artinya 48:07 apa? Nah, cukup mengikuti prosesi haji. 48:12 Dengan prosesi haji ini akan diampuni 48:16 seluruh dosanya seperti anak yang baru 48:18 lahir. Jadi, itu merupakan satu kasih 48:21 sayang Allah gitu ya. Sementara Nabi 48:24 Allah Ibrahim untuk mencapai rida Allah 48:27 itu begitu beratnya menghadapi 48:30 ee ujian itu. Tapi bagi kita ya sebagai 48:36 umat Rasulullah 48:38 nah cukup cukup dengan ee menunaikan 48:42 ibadah haji. Tapi itu pun juga tidak 48:45 sepenuh hati juga banyak pelanggaran. 48:48 Iya 48:49 ya. Bantah-bantahan 48:51 ee berbuat fasik ya ee lisan ee 48:56 mengeluarkan ucapan-ucapan yang ee kotor 48:59 gitu. Nah, itu yang banyak dilanggar 49:04 sehingga jauh dari kata haji mabrur 49:06 gitu. 49:08 Sehingga dengan demikian seharusnya 49:11 orang-orang yang ee akan menunaikan 49:14 ibadah haji itu harus sudah dalam 49:17 kondisi bertakwa dan pada tingkatan 49:21 ulab. 49:23 Siapa ulul albab itu? Warasihun fil. 49:26 Orang yang mendalam ilmunya. Artinya 49:29 sampai ee memahami tentang hakikat 49:31 bagaimana perjuangan Nabi Allah Ibrahim 49:34 Alaih Salam. Barangkali itu. Wallahuam. 49:37 Jadi persiapan jiwa raganya tuh perlu 49:39 benar-benar dipersiapkan, Ustaz. Ya, 49:41 kalau raganya mungkin dengan tadi 49:43 perbekalan, kesehatan dicek dan lain 49:45 sebagainya juga yang paling penting 49:48 ee takwa kita dalam tingkatan ul albab 49:51 yang tentunya pasti luar biasa untuk 49:53 mengas 49:54 karena di sana itu ee ketika orang naik 49:57 haji sebenarnya sebetulnya hanya tiga 49:59 saja 50:00 pekerjaannya, 50:01 ya kan? 50:03 Jadi 50:05 ee makan 50:08 ya, istirahat ibadah, makan istirahat 50:10 ibadah. Kan cuman tiga aja. 50:11 He. 50:12 Jadi artinya apa ya? Ketiga hal ini 50:14 harus harus kita perhatikan dengan 50:17 dengan sungguh-sungguh. Makan artinya 50:20 makan yang bergizi di sana. Tidur 50:22 harus cukupis 50:24 karena di sana pekerjaan fisik ya. 50:26 Memerlukan fisik yang fresh. 50:28 Nah, ibadah. Nah, ibadahnya yang 50:30 sungguh-sungguh. Nah, kalau ketiga hal 50:33 ini sama-sama dipenuhi, maka ini akan 50:35 saling mendukung. 50:36 Iya. 50:37 Ya, bagaimana mau mau ibadah penuh, 50:40 makannya kurang bergisi, ya kan? Padahal 50:44 di sana pekerjaan fisik. 50:45 Iya. 50:45 Tidurnya misalnya istirahatnya kurang di 50:49 ee dimanfaatkan 50:51 ya akhirnya kurang tidur. Apa? Akhirnya 50:54 badan kurang nyaman. 50:55 H. 50:56 Nah, ketika badan kurang nyaman akan 50:58 pengaruh kepada ibadah gitu. 51:00 Terganggu ibadahnya. Nah, sehingga 51:01 betul-betul di sana harus dijaga ya. 51:04 Jadi ee makan ee tidur ibadah, makan 51:08 tidur ibadah hanya tiga aja disiplin. 51:10 Kalau itu dilakukan secara disiplin, 51:12 konsisten, insyaallah akan ee apa 51:15 namanya? Ee mudah segala sesuatunya itu 51:18 akan dimudahkan oleh Allah Subhan di 51:20 samping dengan ee apa keilmuan tadi ya, 51:24 ulbab tadi. 51:26 Barangkali itu 51:27 luar biasa ya. Selanjutnya pertanyaan 51:29 dari hamba Allah. Asalamualaikum 51:31 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 51:32 [berdehem] 51:32 Waalaikumsalam warahmatullah. 51:34 Ustaz, bagaimana dengan orang yang antri 51:36 mendapatkan jatah untuk ke tanah suci 51:39 melakukan ibadah haji? Kadang ada rasa 51:42 lelah menunggu terlalu lama takutnya 51:44 tidak sampai umur melakukan ibadah haji 51:47 itu. Bagaimana menghilangkan khawatir 51:49 dan rasa was-was tersebut, Pak Ustaz? 51:52 Terima kasih. 51:53 Iya. 51:56 Ya, 51:59 sekarang kan orang naik haji itu kan 52:02 pakai waiting list ya. 52:04 He. 52:04 He. 52:05 Apagi sekarang pandemi kan dibatas 52:08 apalagi pandemi gitu 52:10 makin lama. 52:10 Jadi ee apa namanya? 52:14 Ketika orang itu sudah menunaikan haji, 52:16 sudah bayar gitu ya, tapi ada waktu 52:19 tunggu 52:22 maka itu sudah dicatat oleh Allah 52:23 Subhanahu wa taala. niat kita sudah 52:25 dicatat gitu. Hm. 52:28 Bagaimana kalau ee umur enggak? Ah, itu 52:31 persoalan lain. Karena itu ee Allah yang 52:34 mengatur itu. Tapi niat kita untuk 52:37 menunaikan ibadah haji itu sudah dicatat 52:39 oleh Allah Subhanahu wa taala. 52:44 Untuk selanjutnya ya ee apa? Serahkan 52:47 semenuhannya kepada Allah. Kapan harus 52:50 berangkat. Kalaupun misalnya enggak 52:52 sampai berangkat misalnya kemudian ajal 52:55 menjemput ya. Nah, 52:59 Allah itu tahu perasaan hambanya. 53:01 Iya. 53:02 Ya. Siapa yang mau sungguh-sungguh mau 53:05 ee ee menuju kepada Allah, 53:09 maka itu sudah dicatat oleh Allah 53:11 Subhanahu wa taala dengan menunaikan 53:13 ibadah haji, maka semuanya itu ee 53:16 tawakal ya, berserah diri kepada Allah. 53:19 Jadi gak perlu resah, gak perlu gelisah. 53:21 Gimana saya kok enggak kalau enggak bisa 53:24 haji umur sementara ini umur sudah tua, 53:27 gak usah dipikir itu 53:28 ya. 53:29 Allah tahu betul gitu ee perasaan 53:33 hambanya Allah tahu betul. Maka itu yang 53:35 dicatat oleh Allah Subhanahu wa taala. H 53:39 ya sampai atau tidak maka itu adalah 53:43 merupakan satu ee keputusan Allah. Nah, 53:47 kita hanya ee berusaha sungguh-sungguh 53:50 mau menunaikan ibadah haji ee tawakal 53:53 kepada Allah sudah sudah selesai. Jadi 53:56 tidak perlu ee apa namanya gimana? Oh, 54:00 enggak perlu gitu. Sudah serahkan aja 54:02 kepada Allah. 54:04 Jadi tawakal kepada berserah diri kepada 54:06 Allah. Maka itu yang dimakan dengan 54:07 orang yang beriman 54:09 ya. Jadi orang yang beriman itu 54:11 orang-orang yang berserah diri kepada 54:13 Allah. 54:15 Jadi kalau orang itu tidak tidak 54:17 berserah diri kepada Allah, ya enggak 54:19 beriman. 54:20 H 54:21 h kita ee apa namanya ee sudah bahas 54:25 juga pada episode ini apa itu iman. Jadi 54:29 iman itu ya harus kafah ya. bukan hanya 54:32 sekedar percaya, bukan hanya ee apa 54:36 namanya melakukan ritual ibadah, tapi 54:39 iman itu bahwa iman itu adalah ee 54:44 bagian daripada pengertian iman itu 54:47 adalah tawakal. Jadi harus berserah diri 54:50 kepada Allah. Jadi kalau orang yang 54:52 beriman ya harus seperti itu. 54:53 Iya. 54:54 Bahwa keputusan yang terbaik itu ada 54:56 pada Allah Subhanahu wa taala. Ya sudah 54:58 selesai gitu. Jadi sebetulnya kita ini 55:01 ee sebagai hambanya dibuat nyaman sama 55:04 Allah gitu. 55:06 H 55:06 cuma kita ini memang lebih banyak 55:09 mengikuti kemauan hawa nafsu yang yang 55:13 sesungguhnya membuat diri kita itu 55:15 sengsara karena hawa nafsu tadi. 55:19 Padahal kita ini sudah ditata dengan 55:21 baik oleh Allah gitu. Kalau betul-betul 55:24 kita mengikuti apa yang sudah tertata 55:26 dengan baik oleh Allah, maka kita ini 55:28 dibuat nyaman sama Allah. 55:32 Coba ya kalau kamu berusaha ya kamu 55:36 dekat saja kepadaku. Nanti aku akan ee 55:39 aku tunjukkan. 55:43 Sudah ditunjukkan oleh Allah dia 55:45 berusaha. Nah, kamu berusaha serahkan 55:48 kepadaku 55:51 wqal alallah fahu hasbu. Siapa yang 55:53 bersaku maka akan aku cukupkan 55:57 keperluannya. Jadi kita ini sesungguhnya 56:00 dibikin nyaman sama Allah gitu. 56:02 Cuma karena memang kita sebagai manusia 56:05 ini lebih menonjol keinginan hawa nafsu 56:08 daripada keinginan Allah. Ya, pada 56:11 akhirnya sesungguhnya kita ini dibuat 56:13 menderita oleh diri kita sendiri, yaitu 56:16 karena kita mengikuti hawa nafsu itu, 56:19 gitu. 56:21 Maka 56:22 nyaman hidup itu. Coba kita renungkan di 56:25 dalam Al-Qur'an. Ternyata Allah itu 56:27 membuat nyaman buat buat hambanya yang 56:30 bertakwa gitu. 56:32 N. Nah, sehingga dengan demikian ya 56:36 memang ini semuanya adalah pada 56:38 hakikatnya adalah petunjuk dari Allah 56:41 Subhanahu wa taala untuk bisa sampai 56:43 kepada tingkatan yang seperti itu. Ya, 56:46 barangkali itu. Wallahuam. 56:48 [mendengus] 56:48 Baik, Pak Ustaz ee kembali ke WhatsApp 56:52 yang masuk di 0811999720 56:58 ee dari Ibu Ingga. Asalamualaikum 56:59 warahmatullahi wabarakatuh. 57:00 Waalaikumsalam Bunda Ing ya. 57:02 Ee Ustaz, kenapa ada orang yang sedang 57:04 menjalankan ibadah haji masih bisa 57:07 berseteru dengan sesama jemaah? Apakah 57:10 ini hajinya sah, Pak Ustaz? 57:13 Iya. 57:16 Ya, itu tadi kembali kepada tadi 57:20 tadi ee apa namanya? Kan kata Allah 57:23 begini 57:25 eh fatazawadu fain taqwa. 57:31 Wattaquuni ya ulil albab. 57:34 H. 57:35 Jadi kalau bersatu, bermusuhan 57:39 ee mari kita e apa sih sebenarnya 57:42 definisi takwa itu? 57:45 Mari kita ee lihat di dalam surah Ali 57:48 Imran ya, 57:51 ayat yang ke 57:58 kita mulai dari 100. 58:05 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 58:08 Waatiullaha warasula laallakum turhamun. 58:14 Taatlah kalian kepada Allah dan 58:16 Rasul-Nya 58:19 agar kalian mendapatkan rahmat, 58:22 mendapatkan kasih sayang. 58:29 Wasariu ila magfirat mirbikum wa 58:32 jannatin ard samawatu wal ardu lil 58:35 muttaqin. 58:39 Dan bersegeralah kamu mencari ampunan 58:42 dari Tuhanmu 58:44 dan mendapatkan surga yang luasnya 58:47 seluas langit dan bumi yang disediakan 58:51 bagi orang-orang yang bertakwa. 58:55 [mendengus] 58:56 Jadi dalam ayat ini orang yang bertakwa 58:59 itu adalah orang yang ahli istigfar. 59:01 Ahli istigfar. 59:02 Orang yang bertakwa itu adalah orang 59:05 yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya. Gu 59:11 dan itu disediakan untuk ee orang-orang 59:13 yang bertakwa. Siapakah ee selanjutnya 59:17 orang bertakwa tadi? Di samping tadi 59:20 orang yang bertakwa itu adalah orang 59:22 yang taat kepada Allah dan Rasulnya. 59:24 Orang yang ahli istigfar memohon ampunan 59:27 kepada Allah Subhanahu wa taala yaitu 59:29 adalah allina 59:33 walibalina 59:36 wallahu yuhibbul muhsin 59:42 jadi orang yang bertakwa itu adalah 59:44 orang-orang yang senantiasa 59:47 ya menafkahkan hartanya 59:50 dalam keadaan lapang dan dalam keadaan 59:54 sempit. 59:58 walqadi minal ghaid 1:00:03 dan orang-orang yang menahan marah. 1:00:08 Kalau tadi dikatakan sama Bunda 1:00:10 setruga 1:00:11 ya itu setruan 1:00:15 nahan walinainas dan memaafkan kesalahan 1:00:18 manusia. 1:00:21 Jadi orang yang bertakwa itu orang yang 1:00:24 ahli pemaaf, 1:00:26 orang yang ahli 1:00:31 bisa menahan marah gitu. Jadi kalau tadi 1:00:35 bersetru apa ya artinya apa? [mendengus] 1:00:39 Padahal tadi dikatakan fatazwadu fainir 1:00:42 taqwa. Berbekallah. Bekal yang paling 1:00:45 baik itu adalah bertakwa. H 1:00:47 padahal bertakwa di sini adalah ee orang 1:00:51 yang bisa menahan marah dan orang yang 1:00:53 bisa memaafkan kesalahan manusia. 1:00:57 Sehingga kalau tadi dikatakan bagaimana 1:00:59 orang yang berhaji kok masih bisa 1:01:01 berseteruan? 1:01:03 Ya itu ee orang hajinya ee 1:01:09 padahal Allah tadi menyatakan 1:01:12 perbekalan itu perbekalan takwa. Jadi 1:01:14 sebelum berangkat itu harus takwa dulu. 1:01:16 Iya. 1:01:17 Itu sementara orang yang takwa tadi 1:01:20 menahan marah dan memaafkan kesalahan 1:01:22 manusia. Wallahi yuhibbul muhsin. Dan 1:01:24 Allah cinta kepada orang muhsinin, cinta 1:01:29 kepada orang yang ahli istigfar. Cinta 1:01:31 kepada orang yang ee memaafkan kesalahan 1:01:34 manusia, cinta kepada orang yang bisa 1:01:36 menahan marah, gitu. Nah, itu yang 1:01:39 dimakan dengan orang bertakwa 1:01:41 dan itu harus menjadikan bekal sebelum 1:01:44 dia 1:01:46 ee naik haji. 1:01:49 Sehingga kalau tadi dikatakan bagaimana 1:01:51 orang haji itu masih bisa bersatuan di 1:01:54 situ, yaitu sesungguhnya kalaupun orang 1:01:58 haji masih bisa begitu, itu artinya apa? 1:02:01 Ee hajinya itu tidak memberikan dampak 1:02:05 kepada jiwanya. 1:02:08 Nah, karena persyaratannya tadi tidak 1:02:11 dipenuhi sebelum berangkat. 1:02:14 Nah, ketika sebelum berangkat dipenuhi 1:02:17 ketakwaan kemudian proses haji, maka 1:02:19 pulangnya itu akan semakin 1:02:22 semakin luar biasa baiknya. Ajib proses 1:02:25 saja itu punya nilai tambah. H. Jadi 1:02:29 nilai tambah yang baik, nilai 1:02:31 kebahagiaan itu akan semakin bertambah 1:02:34 ketika diproses melalui prosesi haji 1:02:37 itu. Tapi ini pertanyaan tadi, ternyata 1:02:40 kok masih bersetuh. Ah, tidak terjadi 1:02:43 proses nilai tambah di sana. 1:02:46 Jadi, tidak ada kebaikan yang bisa 1:02:48 memberikan ee kepada jiwanya karena 1:02:51 memang perbekalannya tadi tidak ada 1:02:53 ketakwaan tadi gitu. 1:02:57 Sehingga dengan demikian ee apa namanya 1:03:01 ya kita kembalikan kepada persyaratan 1:03:04 yang di ee apa disampaikan oleh Allah 1:03:09 Subhanahu wa taala bahwa bertakwa 1:03:13 sementara bertakwa itu adalah orang yang 1:03:15 ahli pemaaf bisa menahan marah. Ee 1:03:20 maka itu jadikanlah satu latihan 1:03:24 ya. Tentu saja memang itu tidak mudah 1:03:27 ya. Ya. Bagaimana memaafkan kesalahan 1:03:30 manusia, bagaimana menahan marah itu 1:03:33 terus terang itu memang ee tidak mudah 1:03:37 ya. Artinya ya kita minta kepada Allah 1:03:42 dan kita latih terus. mungkin pada 1:03:44 pertama kali, oh 1:03:45 kita 1:03:46 kalah ya, masih marah. Yang kedua, ee 1:03:49 draw. Ah, yang ketiga ah baru bisa 1:03:53 ee lulus. Maka ini lakukan secara 1:03:55 istikamah terus-menerus latihan ini. 1:03:58 Jadi, bagaimana mempertahankan tadi ee 1:04:01 ketakwaan tadi supaya ee bahwa orang 1:04:04 yang bertakwa ini adalah orang yang ahli 1:04:07 pemaaf dan bisa menahan marah. Jadikan 1:04:10 itu menjadi apa? ee target di dalam 1:04:15 jiwanya 1:04:16 ya. 1:04:18 Karena kalau itu sudah bisa diukan, wah 1:04:19 subhanallah enak hidup itu ya semuanya 1:04:23 Allah yang jamin gitu. Perang kali itu. 1:04:25 Wallahuam. 1:04:26 Baik. Di Bapak ee dari Bapak Sodikin di 1:04:29 Jakarta Timur, Pak Ustaz, asalamualaikum 1:04:31 warahmatullahi wabarakatuh. 1:04:32 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:04:33 Pada saat saya di Mina, Pak Ustaz, 1:04:35 banyak sekali kejadian-kejadian aneh 1:04:37 yang menurut saya di luar nalar. ee kata 1:04:41 orang apa yang dilakukan di tanah air 1:04:44 akan terbuka aibnya di 1:04:48 Makkah, Pak Ustaz. Benarkah seperti itu, 1:04:49 Pak Ustaz? 1:04:50 Iya. I Pak Sodikin ya. 1:04:55 Ee apa yang dikatakan orang itu adalah 1:04:58 itu itu benar. Tapi itu sesungguhnya 1:05:02 ee 1:05:03 ketika orang itu misalnya banyak 1:05:06 melakukan dosa, maksiat misalnya, 1:05:11 kemudian berangkat 1:05:13 nanti akan ditampakkan di sana apa yang 1:05:16 sudah dilakukan. 1:05:20 Tapi kalau orang itu berangkat misalnya 1:05:23 berangkat dia memohon ampunan kepada 1:05:25 Allah. Tadi kan sudah dikatakan ya di 1:05:28 dalam surah Al Imran itu suruh suruh 1:05:30 memohon ampunan kepada Allah ya. Karena 1:05:33 itu orang yang bertakwa sebesar apapun 1:05:35 dosa yang kita lakukan memohon ampunan 1:05:37 kepada Allah. 1:05:39 Maka Allah berjanji di dalam ee 1:05:44 surah Al-Anfal ya, surah 8 ayat 33 itu 1:05:49 Allah tidak akan mengazab hambanya 1:05:52 ketika seorang hamba itu mohon ampunan 1:05:55 kepada Allah. 1:05:58 Jadi enggak usah takut, "Wah, gimana 1:06:00 saya naik ini? Saya nih banyak dosa. 1:06:03 Saya mau naik haji takut." 1:06:05 He 1:06:05 h banyak yang seperti itu tuh. Takut 1:06:08 dibalas di sana. 1:06:09 Bagaimana nanti kalau saya diperlihatkan 1:06:11 aib saya nanti di sana di Makkah gitu? 1:06:15 H gak usah takut sebelum berangkat tuh 1:06:18 mohon ampunan kepada Allah semuanya. 1:06:20 Allah itu maha pengasih, maha penyayang. 1:06:23 Kemudian pertanyaannya selanjutnya 1:06:25 apakah benar diperlihatkan ee nanti di 1:06:28 sana itu? Iya, benar. Sesuai dengan 1:06:31 ee surah al-Haj ayat 25. 1:06:33 Alhaj 1:06:36 saya bacakan. Tadi sudah saya bacakan. 1:06:40 Innalladina kafaru 1:06:42 ehilillahi 1:06:46 wal masjidil haramilladzi 1:06:49 jaalanahu linasi sawaal 1:06:54 fi 1:06:57 whiilhadin 1:07:01 bidulmin 1:07:03 alim. 1:07:07 Jadi Allah menyatakan di dalam surah 1:07:10 Al-Haj, surah yang ke 25 ayat 1:07:15 25 surah 22 ayat 25. Sesungguhnya 1:07:19 orang-orang yang kafir dan menghalangi 1:07:22 manusia dari jalan Allah 1:07:27 dan Masjidil Haram yang telah kami 1:07:30 jadikan untuk semua manusia. 1:07:35 Baik yang bermukim di situ maupun yang 1:07:38 di padang pasir. 1:07:42 Dan siapa yang ah ini ayat ini. Dan 1:07:45 siapa yang bermaksud di dalamnya 1:07:48 melakukan kejahatan secara zalim, 1:07:53 niscaya akan kami rasakan kepadanya 1:07:56 sebagian siksa yang pedih. 1:08:01 kapan 1:08:03 dirasakan? Ya, pada saat itu. 1:08:05 Jadi, Masjid Haram itu benar terjadi. 1:08:08 Jadi, kalau ada orang ee cerita-cerita 1:08:11 oh itu si fulan ini perbuatan 1:08:14 betul-betul di sana itu ee dibuka aibnya 1:08:17 sama Allah Subhan. Iya, betul. Ayatnya 1:08:18 ada ini ada 1:08:19 ayat kauniahnya itu. 1:08:22 Cuma gak perlu takut. Wah, gimana saya 1:08:25 ini banyak dosa nanti saya di sana anu 1:08:28 kan saya malu. Nah, 1:08:29 iya. 1:08:30 Maka sebelum berangkat itu mohon ampunan 1:08:32 kepada Allah Subhanahu wa taala. 1:08:35 Maka janji Allah di surah 8 ayat 33, 1:08:38 Allah Subhanahu wa taala tidak akan 1:08:41 menyiksa, tidak akan mengazab hamb-Nya 1:08:44 yang memohon ampunan kepada Allah. 1:08:48 Jadi Allah itu sangat murah sekali gitu. 1:08:51 Kasih sayang Allah jauh lebih besar 1:08:52 daripada murkanya gitu. 1:08:55 Maka dengan kesungguhan memohon ampunan 1:08:57 kepada Allah, istigfar kepada Allah. 1:09:00 Astagfirullahalazim. Mohon ampunan 1:09:03 berangkat haji. Haji tobat di sana ya. 1:09:05 Nah tobat tobatnya dengan naik. Wah itu 1:09:07 malah bagus itu. 1:09:09 Tobat sebelum berangkat. Nah, nanti di 1:09:12 sana tobat lagi. Wah, itu baru ee ibadah 1:09:17 haji itu akan mempunyai nilai tambah 1:09:19 yang sangat tinggi, gitu. Maka Nabi tadi 1:09:22 menyatakan dosanya semua akan diampuni 1:09:24 oleh Allah sebagaimana anak yang baru 1:09:27 dilahirkan. 1:09:29 Dan hadisnya Bukhari Muslim. 1:09:33 Jadi barangkali itu. Wallahuam. 1:09:35 Baik. Dari Bapak Yudi di Perumahan 1:09:40 Cibubur City. Asalamualaikum 1:09:41 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Ustaz. 1:09:42 Waalaikumsalam warahmatull. 1:09:43 Ustaz, ibu saya sudah meninggal dunia. 1:09:45 Apakah saya bisa menghajikan beliau yang 1:09:49 sudah meninggal, Pak Ustaz? Bagaimana 1:09:51 caranya, Pak Ustaz? 1:09:51 Iya. Baik, Pak Yudi. Terima kasih. 1:09:56 Bagaimana ee Ibu yang sudah ee 1:09:58 meninggal? Boleh. Itu di dalam hadis ada 1:10:00 dikatakan bahwa badal haddina, badal 1:10:03 haji, ya. 1:10:05 badal haji ee dilakukan oleh ee anaknya 1:10:09 sendiri bahwa itu luar biasa gitu. 1:10:12 Padahal sebetulnya 1:10:14 ee 1:10:17 anak itu anak itu berbuat baik, berbuat 1:10:21 kebajikan, 1:10:24 maka 1:10:26 orang tuanya akan mendapatkan di 1:10:28 akhirat. 1:10:30 Ada suatu hadis begini. 1:10:33 Orang tua ini 1:10:37 merasa tidak pernah berbuat sesuatu yang 1:10:41 ee istimewa selama di dunia. Tapi 1:10:45 ternyata di akhirat di sana dia 1:10:48 mendapatkan mahkota dan baju yang 1:10:51 terbuat dari cahaya. 1:10:55 Kemudian dijelaskan kepada orang tua 1:10:58 orangorang tua tadi yang bertanya tadi, 1:11:01 "Apa ini? Kenapa saya kok bisa begini?" 1:11:05 Karena orang tua tadi merasa bahwa tidak 1:11:08 pernah berbuat sesuatu yang istimewa. 1:11:11 Kemudian dijelaskan kepada orang tadari, 1:11:13 "Ya, karena anakmu 1:11:16 ee mempelajari 1:11:18 ya, 1:11:20 mentadaburi 1:11:21 ya, melaksanakan Al-Qur'an dan 1:11:24 mengajarkan Al-Qur'an kepada orang lain. 1:11:28 Ya, jadi anak tadi yang ee 1:11:33 belajar Al-Qur'an terus kemudian 1:11:35 mengajarkan kepada orang lain, maka 1:11:37 orang tuanya pun di sana akan 1:11:38 mendapatkan juga nilai kebaikan e 1:11:42 syafaat Al-Qur'an. Jadi bukan syafaat 1:11:45 Al-Qur'an bukan hanya si pelaku saja, 1:11:47 tapi orang tuanya di sana akan 1:11:49 mendapatkan. 1:11:51 Nah, apalagi ini badal haji. Iya kan? 1:11:54 Iya. orang anak-anaknya saja melakukan 1:11:58 satu kebajikan, orang tuanya dapat. Ini 1:12:01 anak-anak yang saleh ya, menghajikan 1:12:05 orang tuanya itu sudah 1:12:08 luar biasa gitu ya. Nah, jadi badal haji 1:12:11 namanya. 1:12:12 Itu paling afdal itu yang dilakukan oleh 1:12:15 anaknya sendiri. 1:12:17 Jadi kepada Pak siapa tadi? 1:12:20 Ee jadi bisa dilakukan badal haji. 1:12:26 Bukan hanya badal haji saja, misalnya 1:12:28 badal umrah gitu ya. 1:12:31 Kalau haji itu kan haji haji akbar yang 1:12:34 haji kecil itu umrah. Dia bisa badal 1:12:36 umrah bisa juga. 1:12:39 Jadi bisa dilakukan. 1:12:41 Bisa dilakukan ya. 1:12:41 Iya. 1:12:42 Masyaallah. 1:12:43 Barangkali itu. Wallahuam. Kembali 1:12:44 [berdehem] ke pertanyaan selanjutnya. 1:12:47 Ini dari ee 1:12:50 banyak sekali yang masuk nih sampai 1:12:52 tidak ter baca. Dari Ibu Ida di Bekasi. 1:12:56 Pak Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 1:12:58 wabarakatuh. Ee Pak Ustaz, pertama 1:13:00 doakan kami agar bisa berhaji ke Makkah 1:13:03 almukarramah. Dan yang kedua bagaimana 1:13:06 supaya kita tidak melanggar atau 1:13:09 dilanggar dari perseteruan. Lalu 1:13:11 bagaimana jika kita ada dalam kejadian 1:13:13 itu, Pak Ustaz? Kita diam ataukah harus 1:13:16 bagaimana? 1:13:18 Terima kasih, Pak Ustaz. 1:13:19 I 1:13:21 baik. Terima kasih ee kepada Bu Ida ya. 1:13:24 Ida di Bekasi. 1:13:28 Jadi yang pertama mohon doa ya 1:13:31 insyaallah mudah-mudahan Allah ee 1:13:34 mengabulkan niat ya Ibu Wida untuk 1:13:37 menunaikan ibadah haji. Amin ya rabbal 1:13:39 alamin. [mendengus] Kemudian yang kedua, 1:13:42 bagaimana ee 1:13:45 ee untuk ee apa menghilangkan 1:13:49 perseteruan. 1:13:50 Perseteruan. H 1:13:53 maka ini ee kembali lagi ee di dalam 1:13:57 surah Al Imran tadi, surat Al Imran ayat 1:14:01 133 sampai 134. 1:14:05 Bahwa sesungguhnya 1:14:07 ee 1:14:09 di situ dia katakan orang yang bertakwa 1:14:12 itu adalah orang yang ahli mohon ampunan 1:14:16 kepada Allah Subhanahu wa taala. 1:14:19 Orang yang bertakwa itu adalah orang 1:14:21 yang bersedekah dalam keadaan lapang dan 1:14:23 sempit. 1:14:25 Orang yang bertakwa itu adalah orang 1:14:28 yang bisa menahan marah. 1:14:30 Orang yang bertakwa itu adalah orang 1:14:32 yang bisa memaafkan kesalahan manusia. 1:14:39 Maka latihlah kepada Ibu bagaimana 1:14:42 memaafkan kesalahan manusia. Kai luar 1:14:45 biasa ini ee apa namanya nilainya di 1:14:48 sisi Allah Subhanahu wa taala. Ini 1:14:50 kesabaran yang luar biasa ya. 1:14:55 Jadi memaafkan kesalahan manusia ketika 1:14:59 ee mengapa di situ kan walqadibalid 1:15:02 walinas 1:15:04 menahan marah dan memaafkan kesalahan 1:15:08 manusia. Maka itu sesungguhnya 1:15:11 ee dua hal ini adalah merupakan sebab 1:15:13 akibat. Hm. 1:15:16 Mengapa orang itu marah? Ya, karena 1:15:18 tidak memaafkan kesalahan manusia. 1:15:21 Nah, jadi bagaimana? Maafkanlah 1:15:24 kesalahan manusia itu artinya apa? Dia 1:15:26 tidak marah lagi orang sudah dimaafkan 1:15:28 kok. 1:15:29 Jadi itu merupakan satu sebab akibat 1:15:31 gitu. 1:15:33 Nah, tentu saja kepada Ibu, Ibu Ida ini 1:15:36 merupakan satu perbuatan yang justru 1:15:40 tidak mudah. 1:15:42 Bagaimana supaya mudah? Minta kepada 1:15:44 Allah Subhanahu wa taala gitu. 1:15:47 Nah, setelah minta kepada Allah 1:15:49 Subhanahu wa taala kemudian apa? 1:15:50 Dilatih. Nah, biasanya nanti kalau sudah 1:15:53 gitu kita minta kepada Allah nanti Allah 1:15:55 ngasih ujian tuh. 1:15:56 He. 1:15:59 Nah, karena minta sama Allah, diuji sama 1:16:01 Allah. sudah sampai sejauh mana ini ya? 1:16:04 Itu 1:16:05 bisa jadi awalnya enggak lulus ya, 1:16:08 enggak apa-apa 1:16:10 dikasih ujian yang kedua sama Allah. He. 1:16:14 Nah, ini baru 1:16:16 baru bisa menahan. H 1:16:19 kasih ujian lagi. Nah, ini sudah bisa 1:16:22 menahan tapi memaafkan kesalahan 1:16:24 manusia. Nah, setelah itu bisa, maka 1:16:28 proses selanjutnya itu adalah bagaimana 1:16:31 menjaga keistikamahan 1:16:35 ee memaafkan kesalahan manusia dan 1:16:38 menahan marah. Jadikan itu satu amalan 1:16:41 keistikamahan. 1:16:43 Jadi ee bagaimana kita melakukan suatu 1:16:47 kebajikan itu, maka jadikanlah ee 1:16:52 misalnya orang itu 1:16:54 ee karena amalan keistikamahan ini ya di 1:16:59 dalam surah ee Fusilat ya 1:17:02 surah 41 dan ayat 30 dan 31 itu 1:17:07 innalladzina quabbunallah tummtaqamu. 1:17:10 Jadi orang-orang yang yang mengatakan 1:17:12 tuhan kami adalah Allahq kemudian 1:17:15 istiqamahzulik 1:17:19 tak. Kemudian Allah akan menurunkan 1:17:21 malaikat kepada orang yang istiqamah 1:17:23 tadi. 1:17:25 Alla takhafu la tahzanu. Jangan takut, 1:17:27 jangan sedih, jangan berdukaita. 1:17:31 Mm. Maka di situ ee merupakan apa ee 1:17:38 nilai tertinggi bagi orang yang 1:17:40 istikamah tadi. Kemudian Allah 1:17:42 melanjutkan, nahnu auliyaukum fil hayati 1:17:44 dunia akhirah. Jadi malaikat tadi itu 1:17:48 akan mendampingi orang yang istikamah 1:17:50 tadi di dunia dan di akhirat. 1:17:54 Sehingga dengan demikian ee bagaimana ee 1:17:58 ee akhirnya kita cari amalan amalan yang 1:18:02 istiqamah. 1:18:05 Iya. Misalnya artinya yang maksudnya 1:18:08 yang istiqamah. Kalau yang wajib sudah 1:18:09 jelas lah ya sudah enggak perlu dibahas. 1:18:11 Misalnya salat lima waktu puasa itu kan 1:18:14 wajib-wajib sudah lakukan se [mendengus] 1:18:17 sempurna mungkin. Salat lima waktu di 1:18:20 awal waktu dan lain sebagainya. Ya, 1:18:22 carilah amal-amalan yang istikamah ini 1:18:24 yang sunah ya. Misalnya salat malam, 1:18:29 misalnya zikir, 1:18:32 misalnya istigfar. 1:18:35 Karena amalan-amalan ini yang nanti akan 1:18:37 memberikan syafaat kepada kita, gitu. 1:18:40 Atau misalnya ee membaca Al-Qur'an 1:18:45 ditambah dengan mentadaburi Al-Qur'an, 1:18:48 maka dilakukan secara istikamah gitu. 1:18:52 Nah, inilah sesungguhnya yang akan 1:18:55 memberikan satu pembelaan kepada kita 1:18:59 manakala kita nanti berhadapan dengan 1:19:01 satu kesulitan yang sangat luar biasa. 1:19:05 Kapan itu kesulitan yang luar biasa? 1:19:08 Pada saat orang menjelang sakaratul 1:19:11 maut. 1:19:12 Iya. 1:19:13 Maka nanti amalan yang istikamah ini 1:19:15 yang akan mendampingi kita gitu, yang 1:19:17 akan memberikan syafaat, akan membela 1:19:20 kita. 1:19:21 Pada saat misalnya kita 1:19:24 di alam kubur 1:19:27 sedang prosesi tanya jawab dengan 1:19:30 malaikat, maka nanti amalan istikamah 1:19:32 itu yang akan mendampingi kita 1:19:35 pada askat kita nanti menuju perjalanan 1:19:37 yang masih sangat jauh tadi ya. hari 1:19:40 kiamat, hari berbangkit, siratalim dan 1:19:44 ee segala macam kesulitannya itu. Maka 1:19:48 nanti amal-amalan yang istikamah inilah 1:19:50 yang akan senantiasa mendampingi kita. 1:19:55 Malaikat akan menjadi pembisi. 1:19:58 Al-Qur'an akan memberikan 1:20:01 ee apa namanya? pembelaan. Al-Qur'an 1:20:04 akan berbicara langsung dengan Allah 1:20:06 Subhanahu wa taala. 1:20:09 Nah, sehingga dengan demikian ee apa 1:20:12 namanya ee 1:20:15 persetuan itu akan bisa dilakukan dengan 1:20:19 kita banyak melakukan amalan-amalan yang 1:20:23 ee 1:20:25 sunah yang istikamah. 1:20:28 Perbanyaklah mengingat Allah Subhanahu 1:20:29 wa taala. [mendengus] 1:20:31 H. Jadi, sudah tidak ada lagi kamus 1:20:34 perseteruan itu. 1:20:35 Iya. ee yang ada adalah kamus memaafkan 1:20:38 memaafkan 1:20:39 kesalahan manusia dan menahan marah. 1:20:42 Nah, nanti yang akan muncul itu. Maka di 1:20:46 sini amalan-amalan yang istikamah itu 1:20:48 yang akan membantu kita bukan hanya di 1:20:51 akhirat tapi di dunia ini 1:20:53 misalnya 1:20:54 persatuan nanti akan tertahan dengan 1:20:56 amalan yang istikamah itu. Barangkali 1:20:59 itu. Wallahuam. 1:21:01 Masyaallah damai semua dunia kalau 1:21:02 seperti itu ya. 1:21:03 Iya. [tertawa] 1:21:04 Subhanallah Pak Ustaz. kita dibatasi 1:21:06 oleh waktu ini juga terima kasih yang 1:21:08 sudah bergabung bertanya nih ada Bapak 1:21:10 Abdillah 1:21:12 eh Bapak Istoyo, Bapak Maryadi, Ibu 1:21:15 Yani, Ibu Tini juga terima kasih Bapak 1:21:18 Musyawir, Bapak Aris di Bogor, Bapak 1:21:20 Arwin, Bapak Naro, Bapak Eri, Bapak 1:21:24 Slamat Suryadi yang selalu menyimak, Ibu 1:21:28 Purnama, Ibu Maryati di Sukabumi juga 1:21:31 Bapak Nunu, Bapak Hakim, Ibu Hani, Bapak 1:21:34 Muhammad Irfan, Bapak Pak Tamrin, Pak 1:21:35 Iwan Suwandi, Bapak eh Suryanto, 1:21:40 Bapak Ismail, Bapak Saifulah, Ibu Nur 1:21:43 Issanah di Lampung, 1:21:45 Ibu Nurjanah binti Madi Singapura, Ibu 1:21:48 Ros yang suka menyimak juga, Pak Komar 1:21:51 dan masih banyak lagi nih yang telah 1:21:54 mengirimkan pertanyaan. Tapi mohon maaf 1:21:56 sekali Wawat karena waktu yang terbatas 1:21:58 kita tidak bacakan semuanya. 1:22:02 Ustaz, sebelum pamit 1:22:04 disimpulkan 1:22:05 iya 1:22:06 pembahasan kita di malam hari ini, Pak 1:22:07 Ustaz. 1:22:07 Baik, terima kasih Kang Fahri. 1:22:11 ee 1:22:14 seperti apa yang ee kami sampaikan di 1:22:17 dalam judul bahwa 1:22:20 bagaimana ulul albab itu 1:22:23 memahami prosesi haji. 1:22:28 Sehingga dengan demikian 1:22:30 ee bagi ulul albab tentu saja akan 1:22:34 sangat memperhatikan 1:22:36 persyaratan-persyaratan 1:22:38 yang telah dietapkan oleh Allah 1:22:40 Subhanahu wa taala. 1:22:43 Dan ee bagi ulul albab sesungguhnya 1:22:48 selain persyaratan 1:22:50 ee lahiriah berupa ongkos, 1:22:54 fisik, sehat ya, maka ada tambahan yaitu 1:23:01 fatazawudu fain khairadit taqwa. 1:23:05 Jadi ada bekal yang lebih penting 1:23:08 daripada sekedar persyaratan fisik dan 1:23:11 harta benda. 1:23:13 Apa itu ketakwaan? 1:23:16 Ada tambahan lagi wil khusus karena ini 1:23:18 proses haji ini adalah merupakan suatu 1:23:21 proses yang amat sangat 1:23:25 monumental, peristiwa besar yang 1:23:27 diabadikan oleh Allah Subhanahu wa 1:23:29 taala. Bagaimana rumah tangga sukses 1:23:33 ya memenuhi perintah Allah yaitu Nabi 1:23:37 Allah Ibrahim Alaih Salam. 1:23:41 Nah, maka di sini diperlukan persyaratan 1:23:44 tambahan karena ini pekerjaan besar. 1:23:48 Nah, sehingga Allah mempersalkan di sini 1:23:50 ulul albab tadi 1:23:53 karena nanti di sana akan banyak ya 1:23:56 pelajaran-pelajaran 1:23:58 secara lahir maupun batin 1:24:03 yang perlu di ee terima oleh orang yang 1:24:07 beriman tadi. 1:24:10 Maka seperti di ayat yang lain bahwa 1:24:13 tidak akan bisa menerima pelajaran itu 1:24:17 kecuali ulbab. 1:24:21 Maka di sini ulbab itulah yang disebut 1:24:25 oleh Allah untuk melakukan satu 1:24:30 perbuatan yang sangat besar. 1:24:35 Sehingga dengan demikian 1:24:38 bahwa nilai yang akan diberikan oleh 1:24:41 Allah semua dosa akan diampuni 1:24:44 sebagaimana 1:24:46 anak yang baru dilahirkan. 1:24:50 Tentu saja ini persyaratannya adalah 1:24:53 persyaratan yang ee terdapat di dalam 1:24:57 surah Albaqarah ayat 197 tadi 1:25:02 ya. intinya di ulbab. 1:25:03 Ulul albab. 1:25:06 Barangkali itu yang bisa kami sampaikan 1:25:09 kesimpulannya. Kurang lebihnya mohon 1:25:12 dimaafkan. 1:25:14 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:25:16 ilahailla anta astagfiruka waubu ilik. 1:25:18 Asalamualaikum warahmatullahi 1:25:20 wabarakatuh. 1:25:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:25:22 wabarakatuh. Demikian ikhwan abat k 1:25:23 bersama kita di acara renungan QBU 1:25:25 bersama Ustaz Rahmatullah. Terima kasih 1:25:28 Ustaz atas ee pencerahannya, atas 1:25:30 ilmunya di malam hari ini. Kita doakan 1:25:32 semoga Ustaz sehat walafiat bersama 1:25:34 keluarga di man Ustaz berada dan terima 1:25:37 kasih atas ee pencerahannya, 1:25:40 ilmu-ilmunya yang selama ini Ustaz ee 1:25:42 sampaikan kepada para pendengar dan juga 1:25:45 kita semuanya ikhwan akhwat di malam 1:25:47 hari ini yang bertugas saya Fahri temani 1:25:49 Ondi dan juga Yusuf Subang pamit. 1:25:52 Billahi taufik walhidayah 1:25:53 wasalamualaikum warahmatullahi 1:25:54 wabarakatuh.