Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Asalamualaikum warahmatullahi 0:01 wabarakatuh, ikhwan dan akhwat yang 0:03 dimuliakan Allah. Bagaimana kabar Anda 0:05 di malam hari ini? Semoga selalu dalam 0:07 keadaan sehat walafiat. Amin ya rabbal 0:10 alamin. Bahagia sekali saya Rizka 0:12 Agustin Yusuf Sebangkit. Di sini juga 0:15 ada Rafa Damar dan menjumpai Anda 0:18 kembali dalam acara tausiah malam edisi 0:22 hari ini, Rabu 26 Rabiul Akhir 1448 0:26 Hijriah atau bertepatan dengan tanggal 7 0:29 Oktober. 0:30 2026. Dan seperti biasa tausiah malam 0:33 hari ini akan dibawakan oleh guru kita 0:36 Ustaz Hamzah Alatas. Beliau sudah hadir 0:39 di studio. Kita sapa dulu. 0:41 Asalamualaikum warahmatullahi 0:43 wabarakatuh, Ustaz. 0:44 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:45 wabarakatuh. 0:46 Sehat ya, Ustaz? Ya, 0:47 alhamdulillah sehat. 0:49 Alhamdulillah ya. Baik, Ustaz. Pada 0:51 malam hari ini kita akan membahas 0:53 tentang lanjutan yang lalu ya, Ustaz ya. 0:55 Iya. 0:56 Yaitu renungan Quran surah Yusuf. bagian 1:00 kedua. Demikian ya, Ustaz ya. 1:01 Iya, insyaallah. 1:02 Baik, Ikhwan dan akhwat, kita langsung 1:03 saja menyimak tausiah dari Ustaz Hamzah 1:06 Alfas. Silakan. 1:08 Syukr. 1:09 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:11 Bismillahirrahmanirrahim. 1:15 Innalhamdalillah nahmaduhu waastainuhu 1:18 waastagfiruh 1:20 wa naud nauzubillahi min syururi 1:22 anfusina wamin sayiatialina 1:25 yahdihillah fala mudillalah. 1:28 Wam yudlilhu fala hadiyaalah. Wa ashadu 1:32 alla ilahaillallah wahdahu la 1:34 syarikalah. Wa ashadu anna muhammadan 1:38 abduhu wa rasuluh wa habibuhu 1:41 wasofiyuhir nabiyin arsala arsalahullahu 1:45 rahmatan lil alamin basyir waadir 1:49 faqadag risalah waal amanah ummah wahada 1:55 fillah haqq jihadiana 1:58 bailahariha 2:09 ali wasohbihi 2:11 ajmain. 2:14 Amma ba'du. 2:16 Para pendengar Radio Rasil dan pemirsa 2:19 Rasil TV di mana pun antum berada. 2:23 Salamullahi 2:25 warahmatullahi 2:26 wabarakatuh. 2:28 Waalaikumsalam. Alhamdulillah 2:30 wasyukrulillah. 2:32 Kita panjatkan puji syukur kita ke 2:34 hadirat Allah Subhanahu wa taala atas 2:37 segala karunia-Nya, rahmat-Nya, 2:41 taufik serta hidayah-Nya yang tercurah 2:43 kepada kita terutama sekali nikmatul 2:46 iman wal Islam wa kafa bihima minmah. 2:52 Para pendengar Radio Rasil 2:56 serta 2:58 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah 3:00 subhanahu wa taala. 3:03 Pada kesempatan kali ini insyaallah kita 3:06 akan melanjutkan 3:10 kisah yang Allah subhanahu wa taala 3:13 kisahkan di dalam Al-Qur'an yaitu kisah 3:17 Nabi Allah Yusuf Alaih Salam. 3:21 yang Allah Subhanahu wa taala sebutkan 3:24 tentang kisah ini. 3:28 Allah sebutkan dengan ahsanal qasas, 3:31 sebaik-baiknya cerita. Karena 3:35 sebaik-baiknya kisah ya. Karena di dalam 3:38 surah Yusuf ini terdapat banyak sekali 3:41 pelajaran, 3:42 banyak hikmah-hikmah 3:44 yang akan ya bermanfaat bagi kita yang 3:48 akan kita petik dan uraikan insyaallah 3:51 dalam renungan kita di dalam surah Yusuf 3:54 ini. 3:58 Kita akan lanjutkan 4:00 di pertemuan pertama sudah 4:04 kita baca dan renungi sampai ayat yang 4:06 ke-10. Pada kali ini kita akan 4:11 melanjutkan insyaallah dari ayat ke-11 4:16 sampai ayat 20 insyaallah. 4:20 Sebagaimana biasa, marilah kita awali 4:22 dengan membaca ummul kitab, suratul 4:25 fatihah. 4:27 Semoga dengan bacaan ummul kitab suratul 4:29 fatihah, Allah subhanahu wa taala 4:32 membukakan hati-hati kita di dalam 4:34 memahami firman-firman-Nya 4:37 dan memberikan taufik kepada kita untuk 4:40 senantiasa menjalankannya. 4:43 Dan semoga Allah subhanahu wa taala 4:45 membersihkan hati kita 4:48 dari segala kotoran syirik, kibir, ri, 4:51 hasud, suudan, gurur, dan berbagai 4:55 penyakit hati lainnya. Dan semoga Allah 4:58 subhanahu wa taala memaafkan segala 5:00 kesalahan dan dosa kita, kesalahan dan 5:03 dosa kedua orang tua kita, para guru 5:06 kita, orang-orang yang telah berjasa 5:08 kepada kita. juga saudara-saudara kita 5:11 kaum mukminin wal mukminat aliah wa 5:14 niatin shihah waa hadrat Nabi Muhammad 5:18 sallallahu alaihi wasallam. 5:20 Alfatihah. 5:23 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 5:27 Bismillahirrahmanirrahim. 5:31 Alhamdulillahi 5:33 rabbil alamin 5:36 arrahmanirrahim. 5:40 iki yaumiddin 5:43 iyaka na'budu wa iyaka nasta 5:48 ihdinasirathal 5:50 mustaqimathalladzina 5:54 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 6:00 waladin 6:06 amin 6:10 Qalu ya abana maaka la tamna 6:16 ala yusufa wa inna lahu lana. 6:24 Arsilhu maana ghad yarta waalabu wa inna 6:29 lahu lafidun. 6:32 Qala inni layahzununi 6:36 an tadhabu bihi wa akhafu ayakulahudz'bu 6:42 wa antum anhu ghafilun. 6:45 Qalu lain akalahudz'bu waahnu usbatun 6:51 inna 6:52 idzal khasirun. 6:56 Falamma dzahabu bihi wa ajmau ayaj'aluhu 7:02 fi gabatil jub 7:06 waina 7:08 ilaihi latunabbiannahum 7:12 biamrihim hadza wahum laa yasy'urun 7:18 wajau 7:20 abahum isyaay 7:23 yabqukun 7:25 Qu ya abana 7:29 innahabna 7:31 nastabiqu 7:33 qalu ya abana innahabna 7:38 nastabiqu watarakna yusufa mataina 7:43 faakalahudzib 7:46 wama anta bimukminin lana walau kunna 7:51 shodiqin 7:59 Qal sawwalat lakum anfusukum amro 8:04 fasobrun 8:06 jamil 8:07 wallahul musta'anu ala maa tasifun. 8:14 Wajaat sayyaratun 8:17 faarsalu waridahum faadla dalwah. Qala 8:22 ya busra hadza ghulam 8:27 wa asaruhu bidhaat wallahu alimum 8:32 bimaa ya'malun. 8:35 Wasarauhu bitaman bakhsin darahima 8:39 ma'dudatin waanu fihi minazzahidin. 8:46 Sadaqallahulzim. 8:48 Wasadaqa rasuluhun nabiul habibul karim 8:51 wahnu ala dalalika minasyahidin 8:53 wasakirin. 8:55 Walhamdulillahi rabbil alamin. 8:59 Subhanak 9:01 subhanaka la ilma lana illa ma alamtana. 9:14 ba haditana wahablanaadunka rahmah 9:17 innaka antal wahab rbisrohli sodri 9:21 waassirli amri wahlul uqdatan m lisani 9:26 yafqahu qauli. 9:33 Para hadirin, para pendengar Radio Rasil 9:38 serta pemirsa Rasil TV yang dimuliakan 9:41 Allah subhanahu wa taala. 9:46 Di ayat sebelumnya kita sudah baca dan 9:49 renungi bagaimana 9:52 saudara-saudara Nabi Yusuf berencana 9:57 untuk 9:59 menceburkan 10:01 Nabi Yusuf atau menempatkan Nabi Yusuf 10:03 di 10:05 dasar sumur, 10:07 di kegelapan sumur ya 10:12 yang asalnya nya sebagian mereka 10:15 mengusulkan untuk membunuh Nabi Yusuf. 10:18 Tapi kemudian 10:22 ee ada yang mengusulkan rupanya dia juga 10:26 ada sebagian tidak tega untuk membunuh 10:28 Nabi Yusuf. Akhirnya mereka sepakati 10:32 untuk 10:35 menceburkan Nabi Yusuf di 10:38 sumur ya, di padang pasir ya. 10:43 Kemudian di ayat ini Allah Subhanahu wa 10:46 taala menerangkan 10:48 bagaimana kemudian setelah mereka 10:53 sudah 10:54 sepakat dan merencanakan 10:57 makar mereka terhadap Nabi Yusuf, mereka 11:00 datang kepada orang tua mereka. 11:04 Q ya abana maaka la tamna ala yusufa wa 11:09 inna lahu lanihun. 11:13 Mereka beratakan, 11:16 "Wahai 11:18 ayah kami ya wahai ayah ya malaka la 11:24 Yusuf. Kenapa kamu tidak mempercayai 11:26 kami ya terhadap Nabi Yusuf?" 11:30 maksudnya tidak mempercayai kami untuk 11:33 membawa Nabi Yusuf macam main seperti 11:35 itu. 11:37 Wa inna lahu lanasihun. 11:40 Jadi 11:42 rupanya ya karena Nabi Yusuf ini begitu 11:45 dekat dengan orang tuanya sehingga 11:48 membuat 11:50 saudara-saudaranya ini iri kepada Nabi 11:53 Yusuf dan mereka 11:59 ingin memisahkan Nabi Yusuf dari ayahnya 12:03 agar supaya nanti perhatian 12:06 ayahnya tertuju kepada mereka. Jadi 12:09 supaya ya Nabi Yusuf dilupakan seperti 12:12 itu oleh ayahnya. Oleh karena itu mereka 12:19 membujuk 12:21 orang tua mereka untuk melepaskan Nabi 12:23 Yusuf ya dengan mengatakan wa inna lahu 12:27 lanasihun. Sungguhnya kami ini 12:30 benar-benar tulus 12:33 ya 12:34 mencintainya dan ingin menginginkan 12:37 kebaikan untuknya. Nasihun dari kata 12:40 nasuh ya nasihah 12:43 ya taubatan nasuh arti tobat tobat yang 12:47 tulus ya. seperti itu. Jadi mereka 12:51 menampakkan kecintaan kepada Yusuf di 12:54 hadapan orang tuanya. Padahal ya 12:57 sebenarnya mereka enggak suka kepada 12:59 Nabi Yusuf. Mereka dengki terhadap Nabi 13:03 Yusuf 13:05 ya. Tapi di hadapan orang tuanya 13:08 mereka menampakkan ya ketulusan 13:11 kecintaan kepada Nabi Yusuf guna 13:14 membujuk orang tuanya supaya ee 13:17 melepaskan Nabi Yusuf dan apa membiarkan 13:21 mereka mengajak 13:23 Nabi Yusuf bermain. Arsilhu maana 13:26 gadarta walab 13:28 wa inna lahu lahfidun. 13:32 Biarkanlah dia bersama kami besok. 13:35 Biarkan agar dia bisa bersenang-senang 13:38 dan bermain. 13:41 Wa inna lahu la hafidun. Dan 13:43 sesungguhnya kami akan senantiasa 13:46 menjaganya. 13:47 Nah, ya. 13:50 Ya, dibujuklah orang tuanya ini ya 13:55 untuk bisa 13:57 memberikan 14:00 kesempatan kepada Nabi Yusuf untuk 14:03 bermain bersama mereka. 14:07 Ya, 14:09 karena memang ya ini pelajarannya 14:12 enggak bisa walaupun orang itu begitu 14:15 ya orang tua begitu cinta dengan 14:17 anaknya, anaknya di rumah terus ya 14:21 enggak mungkin ada waktunya saatnya dia 14:24 bermain ya dia keluar seperti itu ya. 14:29 ini apa bagian dari refreshing seperti 14:31 itu ya. 14:33 Rupanya 14:36 Nabi Yusuf eh Nabi Yakub ee mulai apa ee 14:42 terbujuk begitu 14:44 menganggap baik. Iya bagus juga ya kalau 14:47 Nabi Yusuf diajak main ya oleh 14:50 saudara-saudaranya. Taman ya. Nabi Yakub 14:54 kemudian mengatakan bagaimana dia berat 14:57 sekali berpisah dengan Nabi Yusuf. Qala 15:00 inni la yahzununi anadhabu bihi wa akfu 15:03 ayakulahudbu wa antum anhu ghafilun. 15:11 Nabi Yusuf apa? Nabi Yakub mengemukakan 15:14 bagaimana 15:15 kesedihannya 15:17 ya kerinduannya 15:19 kalau berpisah dengan Nabi Yusuf. Qala 15:23 inni lahzununi anadhabu bih. 15:26 Sesungguhnya 15:28 ya kepergian kamu membawa Nabi Yusuf itu 15:31 membuat aku sedih. 15:34 Ya, 15:36 ini ucapan seperti ini juga ya artinya 15:40 membuat 15:42 tambah mereka itu ya tambah 15:46 berkobar rasa hasutnya ya. Bagaimana 15:50 orang tuanya begitu sayang kepada Nabi 15:53 Yusuf sampai ketika berpisah saja 15:57 ya ayahnya begitu sedih. 16:00 Di samping itu, Nabi Yakub mengatakan, 16:03 "Wa akhafu ayakulahudbu 16:06 wa antum anhu gofilun." 16:09 Aku khawatir nanti ketika kalian membawa 16:13 Yusuf, 16:16 dia akan diterkam, dimakan oleh 16:19 serigala, 16:20 sedangkan kalian lengah dari menjaganya. 16:25 seperti itu. 16:27 Jadi kekhawatiran ayahnya ya diungkapkan 16:31 dan ini juga nanti yang menjadi alasan 16:34 ee bagi anak-anaknya 16:37 ketika mengadu kepada ayahnya. ya mereka 16:43 bahwasanya ayahnya eh bahwasanya Yusuf 16:45 dimakan oleh serigaira 16:50 ini ee apa ee 16:56 sehingga di dikatakan kita itu jangan 16:58 mengajarkan 17:00 cciri suatu siasat gitu jangan 17:02 menyampaikan sesuatu ya yang membuat 17:06 nanti atau menyampaikan siasat nanti 17:10 yang membuat siasat itu digunakan ya 17:13 untuk melawan kita seperti itu ya. Nah, 17:18 ini ternyata Nabi ee Yakub mengucapkan 17:20 seperti itu digunakan oleh 17:23 saudara-saudaranya nanti ketika mereka 17:25 sudah mencuburkan Nabi Yusuf ke dalam 17:29 sumur. 17:31 Qu lain akalah wahnu usbah inna idirun. 17:38 Nabi Yusuf kemudian 17:42 mengatakan eh saudara-saudara Nabi Yusuf 17:45 mengatakan lain akalah. 17:48 Seandainya dia dimakan oleh serigala 17:53 wahnu usbah. Padahal kami adalah 17:56 sekelompok orang-orang kuat. 18:00 Inna id khasirun. Sesungguhnya kami 18:03 tentunya begitu merugi. Jadi maksudnya 18:08 ya 18:10 bagaimana mungkin dia 18:13 dia bisa dimakan oleh serigala. 18:17 Padahal kami di sini menjaganya kami 18:19 adalah orang-orang kuat. 18:22 Masa sih kami akan biarkan saudara kami 18:24 dimakan oleh serigala seperti itu apa 18:27 kata orang nantinya sebenarnya. Nah, 18:29 inilah yang diucapkan oleh ee 18:33 saudara-saudara Nabi Yusuf. Tujuannya 18:36 tidak lain membujuk orang tuanya agar 18:40 ya orang tuanya relaah 18:44 melepaskan Nabi Allah Nabi Yusuf ya. 18:47 Nabi Allah Yusuf 18:49 bersama mereka. Nabi Yusuf ini masih 18:52 kecil ya, sekitar umur 12 3 13 tahun 18:55 begitu ya. 18:58 Kemudian 18:59 Allah ceritakan ya 19:03 kisah berikutnya akhirnya mereka 19:05 berhasil membujuk 19:08 ee Nabi Yakub ya, ayah mereka untuk 19:13 mengizinkan Nabi Yusuf pergi bersama 19:16 mereka. 19:18 Falamma dahahabu bihi wa ajmau ayajaluhu 19:22 fi gayabatil jub. 19:26 Ya, tatkala mereka membawa Nabi Yusuf 19:29 ya. 19:31 Wa ajmaajalu fiatil jubi. Dan mereka 19:35 sudah sepakat untuk 19:39 memasukkan Nabi Yusuf ke dasar sumur. 19:43 Ya, 19:47 jadinya rencana mereka memang ingin 19:52 menceburkan Nabi Yusuf ke dalam sumur ya 19:56 ternyata berhasil ya. 20:01 Sebelum diceburkan, ya Nabi Yusuf 20:03 bajunya di dilepaskan dulu ya, 20:06 diceburkan di apa? Di dimasukkan 20:09 ke dalam sumur ya, mungkin dikerek 20:13 dengan tambang atau seperti itu ya. 20:16 Bukan dilempar. Kalau lempar nanti juga 20:19 e terbunuh gitu. Mereka tidak ingin 20:21 membunuhnya, tapi ya diturunkan begitu 20:25 ya diturunkan ke dasar sumur. Sumurnya 20:29 seperti yang saya katakan di sana, aljub 20:31 itu bukan seperti bi'run seperti yang 20:35 ada di kita ya. Sumur di kita itu 20:39 langsung air ya. Kalau orang dilepaskan, 20:42 diceburkan ke sumur ya dia bisa 20:45 tenggelam ya mati seperti itu. Tapi 20:48 sumur di pasir jub itu ya di sana ada 20:51 airnya tapi di sana juga ada apa? Jadi 20:56 dalamnya itu luas gitu ada dataran 20:59 keringnya ya seperti itu. 21:03 Kemudian wahaina ilaihi tunabbiannahum 21:07 biamrihim hadza wahum la yasyurun. 21:12 Kami wahyukan kepada 21:15 ya 21:17 Nabi Yusuf ya diilhamkan kepada Nabi 21:21 Yusuf ya. Beliau masih kecil ya. 21:24 Ya, artinya diilhamkan ini sama seperti 21:27 ilham kepada ee 21:30 yang Allah Subhanahu wa taala ilhamkan 21:34 kepada ibu Nabi Musa ya untuk ee menarak 21:38 Nabi Musa di peti dan bayi Nabi Musa 21:41 dipeti dan dihanyutkan ke sungai Nil. Ya 21:45 Allah juga mewahyukan artinya ee 21:50 memberikan isyarat kepada 21:52 ee orang tuanya seperti itu. Orang 21:55 tuanya Nabi Musa, ibunya Nabi Musa untuk 21:58 melakukan itu. Kalau ini wa aaina ilaihi 22:03 kami wahyukan kepadanya, kami ilhamkan 22:06 kepada Nabi Yusuf ya. 22:10 La tunabbiannahum biamrihim. 22:13 Jadi Allah beritahukan ya melalui 22:15 malaikatnya mungkin ya memberitahukan 22:19 kepada Nabi Yusuf, kamu nanti akan 22:21 menceritakan kepada mereka 22:25 biamrihin tentang apa yang mereka 22:27 lakukan ini. 22:30 Ya, nanti kamu akan menceritakan 22:33 peristiwa 22:35 yang mereka lakukan terhadap kamu ini ya 22:39 pada saat nanti kamu sudah menjadi orang 22:42 besar ya seperti itu. La tunabbiannahum 22:46 biamrihim hadza wahum la yasyurun. 22:49 Mereka sudah tidak merasa sudah lupa ya 22:53 kata itu sudah melupakannya ya. Karena 22:56 peristiwa ini dengan nanti peristiwa ee 22:59 ketika Nabi Allah Yusuf sudah menjadi 23:03 raja di Mesir ini lama kan peristiwanya 23:06 lama sekali 23:08 ya 23:10 ee puluhan tahun gitu ya bukan ee 23:13 setahun 2 tahun. Oleh karena itu ya di 23:16 sini Allah katakan wahum la yasy'urun. 23:19 Sedangkan mereka sudah tidak ingat lagi 23:23 ya karena sudah lama peristiwa ini. 23:28 Setelah mereka berhasil 23:31 menjalankan 23:33 siasat mereka, menjalankan makar mereka 23:37 dengan menceburkan Nabi Yusuf ke dalam 23:40 sumur, wajau abahum isya yabquun. 23:46 Kemudian mereka datang balik ya menemui 23:51 orang tua mereka di waktu malam ya isya 23:54 di waktu isya gitu yabkun sambil 23:57 menangis sem ya datang sambil sambil 24:01 menangis 24:03 jadi 24:05 ya mereka acting ya mengungkapkan 24:08 kesedihan mereka ya agar supaya apa yang 24:13 mereka lakukan ini benar-benar ya 24:15 dipercayai 24:17 oleh orang tuanya. 24:19 Mereka datang dalam keadaan menangis. 24:22 Qolu ya abana inna dahahabna nastabiqu 24:27 watarakna yusufa 24:30 faakahud. 24:33 Mereka mengatakan, "Hai ayahanda, ya 24:36 sungguhnya kami ya mereka menceritakan 24:39 tadi ketika kami sedang berlomba 24:43 lari ya. 24:46 Kami tinggalkan Nabi Yusuf 24:49 ya di sisi barang-barang kami ya. Nabi 24:53 Yusuf tidak ya artinya Yusuf tidak ikut 24:56 berlomba masih kecil karena yang 24:58 berlomba sini kakak-kakaknya saja yang 25:00 besar-besar ya. 25:02 Jadi 25:04 mereka menceritakan tadi waktu kami 25:07 sedang berlomba lari ya, kami tinggalkan 25:12 Yusuf di sisi barang-barang kami. Lalu 25:15 kemudian faakalahudbu 25:18 dia dimakan oleh serigala. 25:22 Ini kan yang dikhawatirkan oleh ayahnya 25:25 ketika melepas Nabi Yusuf tadi ya. 25:30 yang apa ayahnya mengatakan 25:34 ya inni lahzununi anhabu bihi waakulah 25:41 wahayakulah 25:44 aku khawatir dia akan dimakan oleh 25:47 serigala nah ini ketika mereka sudah 25:52 menjalankan makar mereka datang kepada 25:56 orang tua mereka dengan menangis ya demi 26:02 mengelabui apa 26:05 orang tua mereka terhadap apa yang 26:08 mereka kerjakan tersebut. Mereka alasan 26:11 mereka yaitu Nabi Yusuf dimakan oleh 26:15 serigala. 26:18 Kemudian wama anta bimukminin lana walau 26:21 kunna shodiqin. Dan kamu tapi pasti 26:24 tidak akan percaya kepada kami walaupun 26:27 kami ini benar dalam ucapan kami. Lihat 26:30 ya. biasa untuk meyakinkan ya orang yang 26:34 diajak bicara seperti itu ya pastilah 26:37 kamu enggak percaya deh kalau padahal 26:40 saya ini butuh mengatakan yang yang 26:43 sebenarnya seperti itu. Nah, begitu juga 26:45 mereka katakan kepada ayah mereka. 26:50 Bukan itu saja acting mereka ditambah 26:52 dengan bawa bukti ya. 26:55 Jadi di samping mereka datang dalam 26:59 keadaan menangis ya, menampakkan 27:03 kesedihan, 27:05 kemudian mengarang cerita, ya seperti 27:08 itu untuk bisa meyakinkan 27:11 ayah mereka. 27:13 Ya. Kemudian wajau ala qamisihi bidamin 27:17 kadib. Lalu mereka 27:21 bawa bajunya Nabi Yusuf. Ya, baju Yusuf 27:26 dengan baju tersebut sudah berlumuran 27:28 darah, darah yang palsu ya. Bidamin 27:31 kadib Allah sebutkan di sini bidamin 27:33 kadib. Jadi nabu ee bajunya itu kan Nabi 27:38 Yusuf diceburkan ke apa? Ke sumur ya. 27:43 Sebelumnya bajunya di dilepas dulu ya. 27:46 Kemudian dalam riwayat disebutkan mereka 27:50 ya apa? sembelih ee seekor kambing dan 27:54 darahnya di di apa? dilumurkan ke ee 28:00 dibalurkan ke baju Nabi Yusuf. Nah, 28:03 itulah ya ee baju itu yang sudah 28:07 berlumuran darah itulah yang di dibawa 28:10 menjadi bukti kepada Nabi Allah Yaakub. 28:15 Ya. 28:18 Jadi wajau ala qamisihi bidamin kadib. 28:22 Ya, mereka bawa bajunya Nabi Yusuf itu 28:26 ya yang berlumuran darah kepalsuan. 28:30 Darah yang darah yang palsu ya. 28:37 Nabi Yakub melihat ya bukti 28:41 ya 28:43 yang mereka ajukan ini ya dilihat 28:47 bajunya memang berlumeran darah tapi kok 28:53 bajunya enggak ada yang robek gitu ya. 28:58 Nabi Yakub sudah tahu ini adalah e 29:00 kebohongan seperti itu ya. 29:04 Ini apa? Allah ingin gambarkan bagaimana 29:07 se 29:08 pandai-pandainya seorang mau berdusta 29:11 menutupi kejahatan pasti ada celahan di 29:13 sana ya. Pasti ada celah. Biasakan kita 29:17 bilang ya sepandai-pandainya tupai 29:20 melompat ya pasti akan jatuh juga kan. 29:24 Ya, sepandai-pandainya 29:25 kita 29:27 apa menutupi bangkai pasti baunya akan 29:30 tercium seperti itu. Hal ini biasanya 29:34 dipelajari benar ya ee oleh polisi 29:38 penyelidik itu ya hal-hal seperti ini 29:42 untuk meneliti bagaimana celah-celah ya 29:46 kebohongan. Nah, Allah subhanahu wa 29:48 taala menggambarkan di sini 29:50 bagaimana walaupun mereka membawa bukti 29:54 ya baju Nabi Yusuf yang berlumuran 29:57 darah, 29:58 tapi ayahnya melihat di sana ada 30:02 keteledoran mereka. Mereka lupa cobanya 30:05 harusnya diobek-robek dulu itu baju 30:08 dikoyak-koyak kayak seperti itu. Tapi 30:10 bajunya ini masih dalam keadaan utuh ya, 30:14 berlumuran darah. 30:17 Q bal sawalat lakum anfusukum amro. 30:22 Nah, ayahnya mengatakan bahkan ndak 30:25 demikian ya. Yang pasti kalian 30:29 menganggap benar perbuatan kalian. 30:32 Sawalat lakum anfusukum amro. Jadi jiwa 30:36 kalian itu menganggap benar perbuatan 30:39 buruk kalian itu. 30:42 Fasabrun jamil. 30:45 Nabi Yakub gak bisa bilang apa-apa, 30:48 hanya mengatakan fasabrun jamil, maka 30:51 kesabaranlah. 30:52 Itulah yang terindah. Ya, 30:56 kesabaran yang seperti apa? Kesabaran 30:59 yang terindah, kesabaran yang tidak 31:02 diikuti dengan ucapan-ucapan yang 31:06 mengomel, menggerutu, seperti itu. Itu 31:09 kesabaran yang jamil katanya. Fasabrun 31:14 jamil. 31:15 kesabaran yang baik ya seperti itu ya. 31:21 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 31:23 pernah 31:26 ee menemui seorang yang seorang wanita 31:30 yang kematian anaknya. Kalau enggak 31:33 salah dia sedang menangisi 31:35 anaknya 31:37 pada saat ya anaknya sudah di kuburan. 31:40 Jadi di kuburannya, di pusarannya dia 31:42 nangis aja. Rasulullah bilang, "Isbiri 31:45 suruh sabar." 31:47 Terus dia apa? Dia ini orang ya bilang, 31:52 "Iya saya sabar." Tapi dia menggerutu 31:54 seperti itu. Ya, saya innaka lam tusob 31:58 musibati. Ya. Ya. Kamu bisa saja bilang 32:02 bilang sabar kepadaku. Dia enggak 32:04 nengok. Dikira yang ngomong siapa ini 32:06 yang nasehatin 32:08 ya? Dia bilang, "Kamu ini enggak 32:11 bisa-bisanya saja. Hanya nasihati aku 32:14 untuk sabar. Kamu kan enggak kena 32:15 musibah seperti apa yang aku alami 32:18 seperti itu." 32:20 Akhirnya Rasulullah jalan. Katanya ada 32:23 orang yang melihat, dia bilang, "Kamu 32:25 tahu siapa itu yang nasihatin kamu?" 32:27 Kata dia, "Ya, yang menasihatin kamu 32:30 adalah Rasulullah." Akhirnya dia kaget. 32:32 Ya, setelah itu dia datang menghadap 32:35 Rasulullah dan minta maaf. Ya, 32:37 Rasulullah bilang, "Ya, sungguhnya 32:39 diperlukan kesabaran itu pada saat 32:42 justru kita ya menghadapi sesuatu yang 32:46 yang 32:47 menimpa kita itu." Asobruasmatil 32:51 ula. Sesungguhnya kesabaran itu ya 32:54 justru diperlukan pada saat kita ee 33:00 ee mengalami benturan yang pertama 33:03 seperti itu 33:06 ya. Sabrun jamil itu seperti itu ya. 33:09 Ketika ee saudara-saudara Nabi Yusuf 33:14 menyampaikan berita tentang kematian 33:16 Nabi Yusuf ya yang dimakan serigala. 33:20 Nabi Yub mengatakan fasobrun jamil. 33:24 Kesabaran yang indah adalah kesabaran 33:28 yang tentunya yang tidak diikuti dengan 33:32 ee keluh kesa, menggerutu dan 33:34 sebagainya. Ini adalah kesabaran yang 33:38 indah. Wallahul musta'anu ala ma 33:41 tasifun. 33:43 Dan Allah hanya Allahlah tempat kita 33:46 memohon pertolongan terhadap apa yang 33:49 kamu sudah ceritakan itu, sudah sifatkan 33:52 itu ya yang kamu ceritakan. 33:56 Inilah apa yang dialami oleh Nabi Allah 33:59 Yakub ya dan juga Nabi Allah Yusuf. 34:02 tentunya Nabi Allah Yakub itu begitu 34:05 sedih ya 34:08 mendengar berita ya putranya yang hilang 34:12 ini. 34:14 dikatakan dimakan serigala. Padahal ya 34:20 Nabi Yakub yakin ya tidak dimakan 34:22 serigala karena ya 34:25 mereka membawa bukti dengan bukti yang 34:28 palsu, bukti yang bohong seperti itu. 34:32 Waat sayaratun farsalu waridahum. 34:35 Kemudian ya kisah ini beralih ke 34:41 kondisi Nabi Yusuf. Ya, kan memang 34:46 ee saudara-saudara Nabi Yakub eh 34:49 saudara-saudara Nabi Yusuf ini tidak 34:52 jadi membunuh Nabi Yusuf dan mereka 34:56 merencanakan memang sudah mereka 34:57 rencanakan untuk meletakkan Nabi Yusuf 35:01 di dasar sumur. Tujuannya nanti yaitu 35:05 supaya kalau ada biasanya sumur ini 35:07 sering didatangi oleh musafir seperti 35:09 itu. Nanti ketika musafir datang, tentu 35:13 nanti dia akan dibawa oleh musafir ya 35:15 seperti itu oleh apa? Kafilah-kafilah 35:19 yang berlalu di sana. 35:23 Nah, ini ceritanya ya sesuai dengan 35:26 rencana mereka ya. Wajaat sayyaratun. 35:29 Maka datanglah sekelompok musafir 35:32 sayarah dari kata saro ya siru berjalan 35:35 ya para musafir. Sayarah kalau kita di 35:40 ini sekarang diartikan mobil ya mobil 35:43 bahasa Arab tetapi sayyarah di sini 35:45 adalah maksudnya sekelompok musafir 35:49 ya. Ketika biasa musafir kalau pada 35:52 pasir itu kalau ada sumber air mereka ee 35:55 berhenti di sana ya. Ya, mereka ambil 36:00 air apakah untuk cucu muka untuk e 36:05 seperti itu. Faarsalu waridahum faadla 36:09 dalwah. Lalu ya kelompok musafir ini 36:15 mengutus orang yang biasa 36:18 mengambil air. Suruh ambil air ya ke e 36:22 di sumur tadi ya. 36:24 Faadla dalwahu. Lalu si 36:27 petugas pengambil air itu menurunkan apa 36:32 ee timbanya ya. Faadla dalua. 36:37 Kemudian rupanya ketika dia mau 36:39 mengambil air dan diangkat berat gitu. 36:43 Rupanya Nabi Yusuf ya bergelantungan di 36:47 apa di 36:49 apa timbanya ya ee orang yang ngambil 36:52 air tadi sampai diangkat ke atas sampai 36:56 di atas qala ya busra hza ghulam 37:01 ya kaget-kaget itu apa yang bawa yang 37:05 ditugaskan mengambil air beliau 37:07 mengatakan ya busyra aduh ini ini ada 37:11 kabar bergembira ini. H ghulam. Ada 37:14 seorang ee anak muda ya, seorang anak 37:19 ghulam artinya anak kecil ya, anak 37:20 laki-laki kecil. 37:23 Waasarru bidatan ya. 37:26 E melihat ada anak yang apa 37:31 yang ganteng seperti itu ya. Yang bagus 37:36 rupanya ya. Kemudian waduh ini kabar 37:39 gembira ini ya. 37:42 Diangkarlah Nabi Yusuf dan ya mereka 37:46 menyembunyikannya. Waasaruhu bidatan. 37:49 Mereka sembunyikan anak ini ya. Takut 37:51 ada yang tahu entar ada yang ngakuin 37:53 seperti itu ya. Disembunyikan 37:57 di tempat barang-barangnya sebagai 37:59 barang dagangan. Mau dijual nih ya. Dulu 38:02 kan seperti itu ya perjualan penjualan 38:05 budak seperti itu 38:07 ya. Kemudian mereka asaruhu 38:10 menyembunyikannya sebagai barang 38:12 dagangan. 38:15 Wallahu alimum bima ya'malun. 38:18 Dan Allah maha mengetahui dengan apa 38:21 yang mereka kerjakan. 38:26 Kemudian wasarauhu bamanin bahsin 38:29 darahima ma'dudah. 38:32 Kemudian mereka menjual Nabi Yusuf 38:36 bisamanin basin dengan harga yang murah 38:40 ya darahim ma'dudah hanya beberapa 38:44 dirham saja 38:46 ya 38:49 rupanya ya karena mereka ini bukan apa 38:52 bukan membeli Nabi Yusuf dia hanya ee 38:55 nemu istilahnya ya barang dagangan iniu 38:59 fi minzahidin dan Mereka itu tidak 39:02 tertarik artinya kepada Nabi Yusuf. 39:04 Maksudnya enggak tertarik untuk ya Nabi 39:07 Yusuf ini dijadikan budaknya seperti 39:09 itu. Dijual aja walaupun itu dengan 39:12 harga e yang tidak mahal gitu ya. Dengan 39:16 harga murah maksudnya tidak apa di bawah 39:19 pasaranlah begitu. 39:21 Maka ya Nabi Yusuf kemudian dijual 39:26 kepada ya yang membelinya adalah dari 39:30 pembesar Mesir ternyata ya. Nah, inilah 39:34 ee yang kita baca dari ee ayat 39:39 ee 11 sampai ayat 20 ya. 39:42 Kemudian setelah itu nantinya akhirnya 39:45 Nabi Allah Yusuf akan ya tinggal di ee 39:52 tempatnya pembesar ee Mesir eh perdana 39:56 menteri Mesir sana ya. E waqalladahu 40:01 misraatihi akrimiwahufaanaahuada. 40:08 Kemudian pembesar Mesir ini ya, perdana 40:11 Mesir Mesir ini mengatakan akrimi matwah 40:14 ya mengingatakan kepada istrinya 40:17 ya berikanlah tempat yang layak yang 40:21 terhormat kepadanya asa ayanfaana ya 40:25 mudah-mudahan dia akan bermanfaat bagi 40:27 kitaahu 40:28 walada atau kita angkat dia menjadi anak 40:32 mudah angkat anak. Nah, itu insyaallah 40:35 nanti kita akan ee bahas di pertemuan 40:39 yang akan datang dari cerita yang yang 40:43 kita apa ee 40:46 baca tadi ini bagaimana ya 40:51 kedengkian rasa hasut saudara-saudara 40:55 Nabi Yusuf 40:57 ini 40:59 ya membuat mereka itu tega ya. 41:04 mencelakakan 41:06 bahkan membuang saudaranya sendiri ya 41:09 demi 41:11 yaitu mendapatkan kecintaan orang tuanya 41:14 ya padahal orang tuanya juga cinta 41:17 kepada mereka ya terutama sekali ketika 41:21 mereka masih kecil seperti itu. Mereka 41:26 merasa, "Oh, kok orang tuanya ini enggak 41:29 adil ya? Yusuf lebih dicintai 41:33 oleh ayah mereka daripada mereka 41:35 sendiri. Ya, padahal mereka sudah besar. 41:37 Beda kan kecintaan kepada anak yang 41:40 masih kecil dengan kecintaan orang yang 41:42 anak yang sudah besar, sudah dewasa 41:44 seperti itu. Tapi rupanya setan 41:48 ya 41:52 membuat apa? Hati mereka itu menjadi 41:56 benci kepada Nabi Yusuf. ya. Nah, nanti 41:59 diceritakan ketika Nabi Yusuf sudah 42:01 menjadi raja, Nabi Yusuf mengatakan, 42:04 "Ya, min ba'di an nazagitanu 42:07 baini waina ikhwati." 42:10 Ya, setelah setan itu menghasut antara 42:14 aku atau merusak hubunganku dengan 42:18 saudara-saudaraku. 42:19 Ya, jadi 42:22 penyakit hasad adalah penyakit yang 42:25 sangat berbahaya. Ya, ini penyakit hasad 42:29 ini yang 42:32 membuat iblis terusir dari surga. yaitu 42:37 karena hasudnya dia kepada Nabi Adam dan 42:39 juga karena sombongnya dia. 42:42 Ya, begitu juga 42:46 penyakit hasad ini membuat 42:50 putra Nabi Adam Qabil membunuh 42:53 saudaranya Habil itu juga karena hasud. 42:57 Dan penyakit hasud ini juga ya menimpa 43:01 saudara-saudara 43:02 Nabi Yusuf ya sehingga 43:07 ee mereka mencelakakan Nabi Yusuf ya 43:09 seperti itu 43:13 untuk kita ketahui 43:15 ya sikap seseorang, sikap manusia 43:18 terhadap kenikmatan orang lain yang dia 43:22 tidak dapat ini terbagi kepada empat 43:26 macam 43:28 yang pertama adalah ya bagaimana seorang 43:32 ketika melihat orang lain mendapatkan 43:35 kenikmatan, 43:37 mendapatkan kesenangan seperti tadi 43:40 saudara-saudara Nabi Yusuf melihat Nabi 43:42 Yusuf kok disayang namanya orang tuanya 43:44 seperti itu ya. 43:48 sikap seorang ya atau respon seseorang 43:51 terhadap orang lain yang mendapat 43:54 kenikmatan apabila 43:57 dia merasa kemudian iri 43:59 ya kemudian setelah itu irinya di ya 44:04 direalisasikan dalam bentuk kebencian 44:08 dan dia berharap agar kenikmatan itu 44:11 hilang dan sirna bagi orang tersebut dan 44:15 hanya dialah saja saja yang mendapatkan 44:17 kenikmatan tersebut. Ini adalah sifat 44:21 hasud namanya ya. 44:24 Ya. Jadi sifar hasud itu seorang ketika 44:28 iri ya kalau biasanya kalau hanya iri 44:31 saja ya tapi tidak menginginkan orang 44:36 lain itu yang mendapat nikmat itu hancur 44:40 itu enggak masalah ya seperti itu. Tapi 44:43 ketika dia hanya iri ya eh ketika dia 44:47 iri dan dia mengharapkan agar supaya 44:49 orang yang mendapatkan nikmat itu 44:52 binasa. atau hancur atau celaka. Ya, 44:56 itulah sifat hasud. Ini yang dibenci 44:58 oleh Allah Subhanahu wa taala. Inilah 45:01 penyakit hati ya yang dibenci. 45:04 Ini yang disebut hasud. 45:07 Respon yang kedua ya, seorang ketika 45:11 melihat orang lain mendapatkan nikmat, 45:14 dia pengin juga mendapatkan nikmat 45:16 tersebut tapi dia enggak pengin orang 45:20 itu kehilangan nikmatnya. Artinya 45:23 misalnya dia melihat, "Oh, orang ini 45:25 mendapat harta yang banyak, rezeki 45:27 misalnya dapat kesenangan, pengin 45:30 rasanya dia juga mendapat kesenangan. 45:32 Dia orang lain ya dengan hartanya, dia 45:36 rezekinya kemudian dia bisa bantu orang, 45:39 dia bisa bersedekah, dia bisa ee 45:43 mendirikan misalnya tempat-tempat ibadah 45:45 seperti itu, panti asuhan. Loh, enak ya 45:48 kalau kita seperti itu, punyanya harta 45:50 seperti itu. Ini adalah ya 45:54 rasa iri juga seperti itu. Tapi tidak 45:56 menginginkan orang lain hilang ya dari 46:00 kenikmatan tersebut. Dia pengin juga 46:02 seperti itu. Ini bukan sesuatu yang 46:05 tercela. Ini yang disebut gibt dalam 46:08 bahasa Arabnya gibt 46:12 ini. Rasulullah sallallahu alaihi 46:13 wasallam pernah 46:16 bersabda, "Ya lah eh ini disebut 46:20 sebenarnya hasud juga disebut hasud tapi 46:22 hasud yang dibolehkan." Ya, sebenarnya 46:26 bukan hasud, istilah lainnya adalah gibt 46:29 maksudnya ini adalah iri juga begitu ya. 46:33 Ya, ini adalah bentuk keirian seseorang 46:36 ya 46:38 kepada orang lain, kepada nikmat orang 46:40 lain. Tapi hal ini ya berbeda dengan 46:44 yang pertama tadi. Kalau yang pertama 46:47 pengin kenikmatan orang lain itu akan 46:50 hancur ya. pengin orang ee kenikmatan 46:52 orang lain itu menjadi hancur. Ya, 46:55 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 46:57 pernah bersabda ya 46:59 ee 47:06 la hasada illa fitnatain. 47:09 Tidak ada ya atau tidak boleh hasud 47:12 kecuali dalam dua hal. 47:14 Rajulun atahullahu maalan 47:16 fasallatahullahu ala halakatihi fil 47:19 haqq. 47:20 yaitu 47:22 hasud atau iri kepada orang seorang yang 47:25 Allah berikan dia harta. 47:28 Lalu harta tersebut dibelanjakan pada 47:33 jalan yang benar. Ya, diinfakkan pada 47:36 jalan yang benar ya. 47:41 Maka itu boleh diiriin gitu. Artinya 47:43 diiriin dia pengin juga seperti itu 47:45 enggak masalah ya. Tapi dengan tanpa 47:49 mengharapkan ya orang tersebut hancur 47:52 seperti itu. Dia pengin seperti dia. Oh 47:54 jadi dia dapat harta kaya dia bisa 47:57 menyumbangkan hartanya, membantu orang 48:00 seperti itu. Pengin seperti itu. Itu 48:02 enggak apa-apa ini ya. Rasulullah 48:03 sallallahu alaihi wasallam katakan ini 48:05 ya bukan sesuatu yang tercela. Ini 48:08 dibolehkan. 48:10 Warajula ataahullahul hikmata fahua 48:13 yaqdi biha wauallimuha. 48:16 Dan yaitu hasud. Yang satu lagi adalah 48:20 hasud kepada orang yang Allah berikan 48:22 ilmu. 48:23 Dengan ilmunya dia bisa ngajarkan orang 48:26 lain. Dia amalkan ilmunya dan dia 48:28 ngajarkan orang lain. Dalam riwayat yang 48:30 lain ini tadi diriwayatkan dari Ibnu 48:34 Mas'ud. Dalam riwayat yang lain 48:36 diriwayatkan oleh Abu Hurairah ya 48:40 itu ee orang yang Allah yang satunya 48:44 tadi orang yang mendapatkan harta. Yang 48:46 kedua adalah orang yang Allah ya ee 48:50 berikan dia 48:53 ilmu tentang Al-Qur'an ya. Kemudian dia 48:56 baca setiap malam dan diajarkan orang 48:58 lain. Itu juga sama ya. Ini juga bagian 49:01 dari ilmu juga tadi ya. Jadi seperti 49:04 itu. Itu boleh diiriin gitu ya. Iriin. 49:07 Ini namanya gibt ini namanya gibt 49:12 ya. Itu e apa? Iri yang boleh seperti 49:16 itu atau hasud yang boleh ya. Tapi kalau 49:19 hasud yang diharamkan adalah ee 49:21 menginginkan kenikmatan orang lain 49:24 dengan berharap orang lain itu hancur. 49:27 Ya, seperti itu. Dan itu di biasanya 49:29 hasut sampai ya di dilaksanakan baik 49:34 dengan omongannya dia difitnah orang 49:36 itu, dijelek-jelekannya orang itu, 49:38 bahkan sampai ya bisa membunuhnya. 49:42 Respon yang ketiga adalah 49:45 seorang ketika melihat kenikmatan orang 49:48 yang lain, dia enggak senang. 49:52 Dia ingin hanya kenikmatan tersebut buat 49:55 dirinya saja. Orang lain ya enggak 49:58 peduli ya seperti itu. Nah, ini ya lebih 50:02 jahat lagi ini ya atau ini ini ee 50:05 sifatnya ini yang disebut ananiah ya 50:08 atau albukhul. 50:10 Sifat seperti ini adalah sifat 50:13 ee egois seperti itu ya. Ya, hanya untuk 50:20 dirinya sendiri. Yang penting dia yang 50:22 mendapatkan nikmat. Yang penting dia 50:24 kaya. Bagaimanapun caranya orang lain 50:27 dia enggak pedulikan seperti itu. Ini 50:30 juga sifat yang buruk. 50:33 Dan sifat yang keempat ya, respon yang 50:35 keempat terhadap nikmat orang lain yaitu 50:40 dia 50:42 sangat berharap dan dia senang kalau 50:46 orang lain itu mendapatkan nikmat 50:48 walaupun dia sendiri enggak dapatkan 50:51 nikmat tersebut. 50:53 Ini namanya al-itsar. Ini artinya 50:56 mengutamakan orang lain. 50:59 Oh, ini ini sifat yang sangat mulia. 51:02 Ya, 51:04 orang-orang Anshar di Madinah ini Allah 51:07 puji sifatnya ya, karena mereka begitu 51:11 apa mengutamakan 51:13 ya kepentingan saudaranya dari kaum 51:15 Muhajirin yang hijrah. Mereka tempatkan 51:18 di rumahnya. Rumahnya apanya? Satu rumah 51:21 di di separuhnya buat saudaranya seperti 51:25 itu ya. Kalau yang punya dua rumah ya 51:29 yang satunya diberikan 51:31 kepada saudaranya yang almuhajirin 51:33 seperti itu. Bahkan wiruna ala anfusihim 51:37 walau kaana bihim khasah. Allah ya 51:41 sampai sebutkan sifat mereka. Mereka 51:43 mengutamakan diri orang lain terhadap 51:45 diri mereka walaupun mereka sendiri 51:47 dalam kesulitan. 51:51 Sehingga dalam disifatkan diceritakan 51:53 dalam satu peperangan ya ketika mereka 51:57 ee sudah terluka parah kehausan 52:01 ya datanglah ya seorang yang bawa itu 52:05 yang bawa minuman ya bawa air itu bawa 52:08 kirba ya kebetulan airnya tinggal 52:10 sedikit 52:12 ya tinggal satu misalnya satu gelaslah 52:15 atau satu muk lah seperti itu ya yang 52:18 luka ada banyak diberikan kepada salah 52:21 satunya ya. Kemudian ketika dia terima 52:25 kemudian dia nengok lagi saudaranya. Oh 52:28 berikan kepada saudara saya saja tuh 52:31 kepada dia saja ya. Dia lebih haus 52:34 daripada saya. Ini orang yang bawa air 52:36 tadi ya. Pindah dari satu ya pindah lagi 52:39 ke orang yang terluka yang sebelahnya. 52:43 Orang yang luka sebelahnya ketika dia 52:46 menerima 52:48 air tadi ya, dia nengok lagi ke 52:50 sebelahnya lagi. E berikan lagi, berikan 52:53 saja air ini kepada saudara saya yang di 52:55 sebelah sana. Dia lebih haus daripada 52:57 saya. Akhirnya orang ini ya ambil lagi 53:01 akhirnya diberikan lagi kepada ee 53:04 saudaranya yang ditunjuklah tadi. Orang 53:06 yang ditunjuk tadi begitu juga nunjuk 53:08 lagi orang lain semuanya masing-masing 53:10 mengutamakan orang lain daripada 53:13 dirinya. Akhirnya pada yang terakhir ya 53:16 ketika beliau mau diberikan enggak 53:18 tahunya sudah meninggal saudara. Dia 53:19 balik lagi kepada yang tadi diberikan ya 53:23 mau diberikan airnya semuanya akhirnya 53:25 sudah meninggal 53:27 ya. ini menunjukkan bagaimana 53:30 ya salah satu sifat mereka itu yiruna 53:33 ala anfusihim walau kaana bihim khasah 53:37 ya. Nah, inilah ee 53:41 ee respon dari ya sifat e manusia ketika 53:46 melihat kenikmatan yang ada pada orang 53:49 lain sedangkan dia tidak mendapatkan 53:52 nikmat tersebut. Ya, macam-macam ya 53:54 nikmat ee apa responnya tersebut. 53:57 Ya, ini hendaknya kita jangan sampai ya 54:03 ee sifat tadi ee apa merespon dengan 54:06 sifat yang nomor satu hasud maupun sifat 54:09 ananiah tadi ya. Tapi kalau sifat gibt 54:13 ya itu ee itu boleh ya apalagi sifat 54:17 al-itar mengutamakan diri orang lain. 54:20 Mungkin ini saja yang dapat saya 54:22 sampaikan lebih kurang saya mohon maaf. 54:25 Wabillahi taufik walhidayah. 54:27 Asalamualaikum warahmatullahi 54:28 wabarakatuh. 54:30 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:31 wabarakatuh. Ya, Ikhwan dan akhwat. 54:34 Demikian tadi telah kita simak bersama 54:37 tausiah dari Ustaz Hamzah Alatos dengan 54:40 temanya pada malam hari ini yaitu 54:43 renungan Quran surat Yusuf bagian kedua. 54:47 Untuk ikhwan dan akhwat yang ingin 54:49 bertanya atau menanggapi atau berdialog 54:52 langsung dengan Ustaz Hamzah Alatos bisa 54:54 melalui layanan interaktif kami di nomor 54:57 telepon 0218451512 55:01 atau melalui WhatsApp di 0811 55:07 999 55:09 720 ya. Kami akan kembali setelah yang 55:12 berikut ini. Radio Silaturahim dan Rasil 55:16 TV untuk Islam yang satu. Ya, masih 55:20 bersama saya Riska Agustin, Yusuf 55:23 Subangkit, ada juga Rafa Damar, dan 55:25 Yanto menemani kami dalam acara tausiah 55:29 malam pada hari ini bersama Ustaz Hamzah 55:32 Alatas dan temanya hari ini adalah 55:35 renungan Quran surat Yusuf bagian kedua. 55:40 Iya. 55:41 Seb, sebelum kita bacakan pertanyaan, 55:45 izinkan saya dahulu untuk ada beberapa 55:47 pendengar yang ingin menyapa. Ada Ibu 55:50 Mariati di Sukabumi, ada Bapak Rama 55:53 Mitra Tangerang, ada Bapak Amsir 55:55 Tabrani, ada juga Ibu Ani, ada Tuan 56:00 Baron, 56:01 dan Ibu Aminah juga ya. Baik, Ustaz, 56:06 kita langsung akan membacakan em 56:09 pertanyaan yang pertama. 56:13 Pertanyaan yang pertama ini datang dari 56:14 Bapak Amran di Pondok Cabe. 56:18 Asalamualaikum warahmatullahi 56:19 wabarakatuh, Ustaz. 56:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:21 wabarakatuh. 56:22 Ustaz, saya adalah seorang pengajar. 56:25 Saya baru tahu bahwa pembulian di masa 56:28 anak-anak ternyata sudah ada sejak dulu. 56:31 Saat ini kami banyak menghadapi 56:33 pembulian. yang dilakukan anak di bawah 56:36 umur. Seolah kita tidak akan percaya 56:40 anak sekecil itu bisa melakukan itu 56:43 semua. Apakah menurut Ustaz kisah Nabi 56:46 Yusuf berupa hasad bisa menjadi penyebab 56:49 bully? Syukran atas jawabannya. 56:54 Iya, 56:56 memang sifat ini ya ee 57:00 sudah ada di dalam hati manusia itu 57:03 sifat keinginan kan. keinginan fitrah, 57:05 keinginan mendapatkan kesenangan, 57:08 keinginan mendapatkan perhatian seperti 57:10 itu, keinginan untuk disayang seperti 57:14 itu. Ini adalah sifat yang fitri ya, 57:17 sifat yang 57:19 ee tertanam dalam jiwa setiap anak, 57:23 setiap manusia seperti itu. Akan tetapi 57:26 ya tentunya 57:28 ya sejak dini memang ya Nabi kita 57:32 Muhammad sallallahu alaihi wasallam 57:34 telah mengajarkan bagaimana supaya kita 57:38 bersifat ya bersikap adil terhadap 57:42 anak-anak kita ya atau misalnya kalau 57:45 sebagai pendidik terhadap anak-anak 57:48 didik kita seperti itu ya. Karena ketika 57:52 ya kita tidak adil, nah itulah ya 57:55 nantinya akan menimbulkan 57:59 ee akan apa membangkitkan sifat iri tadi 58:03 menjadi sifat iri yang apa membangkitkan 58:07 sifat keinginan untuk mendapatkan 58:09 kesenangan kemudian dia tidak 58:11 mendapatkannya. Itulah yang menimbulkan 58:14 akhirnya menjadi sifat hasud saat tadi. 58:17 Sehingga dia ingin dia benci kepada 58:19 orang yang tadi ee 58:23 dapatkan nikmat atau disayang seperti 58:25 sedangkan dia merasa dia tidak disayang 58:27 seperti itu. Nah, ini ya hendaknya 58:32 faktor-faktor yang untuk ke sana itu 58:34 harus kita hilangkan. itu dengan cara 58:36 seperti tadi ya, dengan cara bagaimana 58:39 kita berlaku adil ya di antara anak-anak 58:41 kita atau anak-anak didik kita. 58:44 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam ya 58:48 memerintahkan kepada sahabatnya 58:52 ya untuk berlaku adil kepada 58:53 anak-anaknya 58:55 sampai kata Rasulullah hatta fil qublah 58:58 sampai dalam memeluk atau mencium 59:00 anaknya jangan hanya satu anak aja yang 59:02 dicium hanya satu anak aja yang di 59:05 dipeluk seperti itu. Yang lain juga 59:07 seperti itu. Supaya jangan tadi 59:09 menimbulkan rasa iri. Dan bukan itu 59:12 saja, Rasulullah sallallahu alaihi 59:13 wasallam itu kepada sahabatnya 59:16 ya begitu perhatian 59:18 sampai setiap sahabatnya merasa 59:22 oh seolah-olah dianya itu adalah paling 59:24 dekat sama Rasulullah. 59:28 Karena Rasulullah semuanya begitu. Jadi 59:30 setiap orang merasa ee setiap sahabat 59:34 itu merasa dialah orang yang paling 59:36 dekat sama sama Rasulullah sallallahu 59:38 alaihi wasallam. Karena ya ee Rasulullah 59:41 sallallahu alaihi wasallam begitu apa ee 59:45 dekat kepada sahabatnya, 59:47 perhatiannya semuanya sama seperti itu. 59:50 Ini ini apa perasaan mereka? Kenapa 59:53 seperti itu? Karena sikap baiknya dari 59:56 sikap baik dari Rasulullah sallallahu 59:58 alaihi wasallam. Ya, jadi memang ya dari 1:00:03 kecil juga bisa timbul seperti ini ya. 1:00:05 Sifat-sifat ee iri hasud seperti ini ya. 1:00:11 awalnya iri ya kemudian menjadi hasud 1:00:13 ketika dia realisasikan 1:00:15 dalam bentuk tadi ngebully, dalam bentuk 1:00:18 ee menghina, dalam bentuk mencaci 1:00:21 seperti itu. Nah, ini ya harus kita 1:00:24 perhatikan, harus kita hilangkan ya 1:00:28 benih-benih ini supaya jangan ee menjadi 1:00:32 hasud. Sifat menjadi hasud yang ini akan 1:00:35 menjadi sifat yang merusak bagi anak itu 1:00:38 sendiri ya. dan juga kasihan kepada anak 1:00:40 yang dibulinya tadi ya. Ya, karena ya 1:00:45 itu tadi sifat ke ketidakadilan 1:00:48 sebenarnya kepada orang tua ketika tidak 1:00:51 adil kepada anak-anaknya. Hanya satu 1:00:54 anaknya yang disayang, hanya anak 1:00:56 diperhatikan, hanya satu anaknya yang 1:00:59 diberikan misalnya harta nantinya ini 1:01:03 menjadi ibarat bom waktu. Nanti ketika 1:01:05 orang tuanya enggak ada, nanti anak itu 1:01:07 bisa dimusuhin seperti itu. Tapi 1:01:10 janganlah ee seperti itu. Harusnya kita 1:01:13 berlaku adil, kita ajarkan bagaimana 1:01:16 saling sayang menyayangi di antara 1:01:18 mereka ya. Saling kasih mengasihi di 1:01:21 antara mereka sehingga ya ketika orang 1:01:24 tuanya juga sudah gak ada, mereka tetap 1:01:26 akur, tetap saling bantu dan seperti 1:01:29 itu. Wallahualam. 1:01:31 Iya. Baik. Ee ini juga ada Eyang Sri 1:01:36 Ustaz yang juga menyimak. 1:01:38 Dan 1:01:40 pertanyaan selanjutnya datang dari Tuan 1:01:42 Baron ini ya. 1:01:43 He. 1:01:44 Oke. Saya akan bacakan ee Pak Ustaz 1:01:48 apakah benar keterangan tentang Oh, 1:01:52 sebentar 1:01:56 ya, Pak Ustaz. Apakah benar keterangan 1:01:58 tentang Nabi Yusuf yang akhirnya menikah 1:02:01 dengan istri raja itu dan apakah namanya 1:02:05 Siti Zulaikah? Mohon penjelasannya. 1:02:08 I 1:02:10 ya apa itu di riwayat namanya seperti 1:02:13 itu ya. Ada juga yang mengatakan 1:02:16 akhirnya menikah itu wallahualam karena 1:02:18 Al-Qur'an tidak menyinggung hal tersebut 1:02:21 ya. Nanti lebih jelasnya kita akan baca 1:02:23 ya seperti itu. Ee kita akan sampai ke 1:02:27 ke cerita tentang itu. Ini menarik 1:02:29 sekali ya. E cerita apa? Bagaimana ee 1:02:34 seorang istri ee pembesar ya 1:02:37 iya 1:02:38 bukan raja itu ya. Dia e itu perdana 1:02:41 menteri kalau enggak salah ya. Istri 1:02:43 perdana menteri 1:02:44 e 1:02:46 apa menggoda Nabi Yusuf ya. 1:02:49 bagaimana akhirnya ya dia kemudian 1:02:52 mengakui kesalahannya seperti itu. 1:02:55 Bertobat ya dan ya menjadi baik seperti 1:02:59 itu ya. Tapi mengenai apa? Apakah Nabi 1:03:02 Yusuf 1:03:04 menikah dengannya itu tidak disinggung 1:03:06 dalam Al-Qur'an ya tidak diceritakan. 1:03:10 Kalau si wanita tadi bertobat ya 1:03:14 mengakui kesalahannya bahkan di hadapan 1:03:17 alayak di umum di hadapan umum dia 1:03:20 mengakui kesalahannya dan dia mengatakan 1:03:23 ya akulah yang bersalah dan Nabi Yusuf 1:03:25 adalah orang yang jujur yang benar 1:03:27 seperti itu. Bukan ngaku hanya di 1:03:30 hadapan orang tertentu di hadapan hakim 1:03:32 tapi di hadapan raja dan di hadapan ya 1:03:35 apa banyak orang seperti itu. para 1:03:37 pembesar. 1:03:39 Dia berani mengungkapkan itu karena dia 1:03:42 benar-benar tulus di dalam 1:03:45 penyesalannya, dalam tobatnya. Ya, 1:03:47 seperti itu ya. Insyaallah nanti kita 1:03:50 baca ya. Menarik memang cerita ini ya 1:03:54 dan penuh hikmah memang masing-masing ya 1:03:57 di 1:03:59 perjalanan Nabi Allah Yusuf yang 1:04:00 dikisahkan oleh Allah Subhanahu wa 1:04:02 taala. Tapi memang saya ajak saya tidak 1:04:07 mengutip kisah-kisah yang dari 1:04:09 riwayat-riwayat. 1:04:11 Apalagi kalau itu ya tidak disinggung 1:04:14 dalam Al-Qur'an. Kalau disinggung ya 1:04:16 mungkin saya akan ee ambil seperti itu. 1:04:19 Tapi kalau sama sekali tidak disinggung 1:04:22 ya ada di riwayat ya. Tapi kalau 1:04:26 takutnya kita menyampaikan sesuatu yang 1:04:29 tidak benar ya atau bahkan sampai 1:04:33 misalnya 1:04:35 mendiskreditkan atau merendahkan apa 1:04:39 derajat Nabi seperti itu ya lebih baik 1:04:42 ya tidak e kita ambil cerita itu ya 1:04:45 walaupun kita juga baca dari berbagai 1:04:47 tafsir seperti itu. Kita ambil yang 1:04:50 sejalan dengan Al-Qur'anul Karim ya. 1:04:53 Wallahualam. Insyaallah nanti ya yang 1:04:55 berikutnya kita bahas tentang itu. 1:04:58 Iya. 1:04:59 Baik. Ini juga ada Bapak Komarudin dari 1:05:01 Karawang umur 76 tahun mau menyapa juga 1:05:05 Ustaz. Alhamdulillah menyimak. 1:05:07 Terima kasih atas wejangannya. 1:05:09 Amin. 1:05:10 Ya. Terima kasih, Pak Komarudin. 1:05:13 Oke, ada pertanyaan juga dari hamba 1:05:15 Allah, Ustaz. He. 1:05:17 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:18 wabarakatuh, Ustaz. Warahmatullahi 1:05:20 wabarakatuh. 1:05:21 Semoga Ustaz dan kruasi semuanya sehat. 1:05:25 Amin. Amin. Untuk larik 1:05:27 ya, Ustaz. Bagaimana menghadapi tetangga 1:05:30 yang hasad dengan kita? 1:05:32 Heeh. 1:05:32 Saya merasakan berapa kali dilaporkan 1:05:35 tetangga lain 1:05:36 bahwa ada satu orang tetangga sebelah 1:05:38 saya bilang, 1:05:40 "Setiap kami baru membeli barang seperti 1:05:43 kulkas, motor, bahkan rice cooker, dia 1:05:46 bilang, "Kami belum pantas mendapatkan 1:05:49 itu semua." Saya juga tidak tahu 1:05:51 maksudnya gimana. Bagaimana ya, Ustaz? 1:05:53 Kami harus bersikap terhadap beliau. 1:05:56 Terima kasih atas pencerahannya. 1:06:01 Jadi apa 1:06:05 terhadap orang apa ee 1:06:08 orang apa yang hasud itu 1:06:12 ya 1:06:15 jangan apa jangan kita ladenin seperti 1:06:18 itu ya. 1:06:19 Jangan kita ladenin, jangan kita 1:06:21 masukkan dalam hati, nanti kita juga 1:06:23 jadi capek. Justru orang yang hasud itu 1:06:27 ya kan Rasulullah gambarkan ya eyakum 1:06:31 wal hasad fainnal hasada takulalul 1:06:34 hasanat kama takulunarul. 1:06:38 Hati-hati kalian dari sifat hasud. 1:06:42 Karena sifat hasud itu 1:06:45 ya itu akan memakan kebaikan kalian. 1:06:49 Orang yang hasud ya kebaikannya akan 1:06:51 termakan seperti itu. Kama takalul 1:06:55 narulah ya seperti api memakan kayu 1:06:59 bakar ya. Itu ibarat jadi orang yang 1:07:02 hasud itu ibarat ada api di dalam di 1:07:04 dalam ee apa ee dirinya seperti itu. 1:07:08 Nah, api ini makin berkobar makin 1:07:11 menjadi-jadi kalau kita ladenin gitu. 1:07:13 Kalau kita kita e respon. Jangan 1:07:16 direspon, jangan dipusing. Nah, ibarat 1:07:19 api kalau enggak ada di kalau kita kasih 1:07:21 kayu bakar makin nyala kan 1:07:23 ya. Api yang kita tambahin kayu bakar ya 1:07:25 makin berkobar dia. Tapi kalau kita 1:07:28 enggak enggak tambahin kayu bakar lagi 1:07:31 ya dia padam sendiri seperti itu ya. 1:07:35 Jadi ee 1:07:38 ee menarik Imam Syafi'i ee 1:07:42 ketika mendapatkan cemuahan kayak tadi 1:07:45 ya, gunjingan seperti itu. 1:07:49 Ee beliau bersyair. Imam Syafi'i ini 1:07:52 ulama besar ya. Ya, beliau bersyair 1:07:55 terhadap orang-orang yang ee menggunjing 1:07:58 dia, memperolok-olok dia. Ya, 1:08:01 ngata-ngatain yukbunfihu 1:08:04 bikulliqhin 1:08:06 bikulli qubhin 1:08:08 faakrahu an akuna lahu mujiba. 1:08:12 Orang yang bodoh itu ya, orang yang suka 1:08:15 tadinya comel begitu, yang suka mulutnya 1:08:19 ya ngata-ngatain terus seperti itu ya. 1:08:24 mengajak bicaraku maksudnya eh 1:08:26 mengomong-ngomongin aku bikullihin 1:08:29 dengan berbagai hal yang buruk. 1:08:33 Yukibuniqin 1:08:36 faakrahu akuna mujiba. Aku enggak mau 1:08:40 menjawab ya omongan-omongan dia yang 1:08:43 enggak baik tadi. 1:08:46 Yazidu safahatan wa azidu hilma. Dengan 1:08:50 enggak diladenin begitu dia tambah 1:08:53 bodoh, dia tambah apa artinya 1:08:57 uring-uringan seperti itu. Wa azidu 1:09:01 hilma. Dan aku bertambah kesabaranku. 1:09:05 Kaudin zadahul ihraqu tiba kata Imam 1:09:08 Syafi'i. Seperti apa ud? Apa? Gaharu. 1:09:13 Kalau apa makin dibakar ya gau itu makin 1:09:17 harum ya, makin dikata-katain kita ya 1:09:21 kalau kita enggak ladirin ya makin harum 1:09:24 nama kita seperti itu. Jadi ee 1:09:28 menghadapi orang yang dengki seperti itu 1:09:30 hasud ya jangan di jadi diladenin 1:09:33 seperti itu ya. Ya biarkan saja dan 1:09:36 justru dengan kita enggak enggak gubris 1:09:38 enggak apa dia makin termakan diri 1:09:41 hatinya sendiri ya. 1:09:43 hatinya makin susah, hatinya makin 1:09:47 makin apa ee 1:09:49 makin sempit seperti itu ya. Bahkan 1:09:53 berbahaya sebenarnya bagi orang yang 1:09:55 hasud ini 1:09:56 bisa terkena e tekanan jiwa seperti itu 1:09:59 buat mereka ya. Oleh karena itu kita 1:10:02 jangan jangan apa ikut ladenin 1:10:04 orang-orang seperti itu. Wallahualam. 1:10:07 Iya. 1:10:09 Baik. Ee pertanyaan selanjutnya datang 1:10:13 dari Ibu Aminah ini, Ustaz. 1:10:16 Heeh. 1:10:16 Asalamualaikum warahmatullahi 1:10:18 wabarakatuh. 1:10:19 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:10:20 wabarakatuh. 1:10:22 Izin bertanya, Ustaz. Mohon maaf jika 1:10:24 lain dari tema karena pertanyaan yang 1:10:26 ini belum dibacakan. Mohon dibaca ulang. 1:10:28 Terima kasih. 1:10:30 Ee 1:10:32 Pak Ustaz, saya ee ingin izin bertanya 1:10:35 soal hukum waris. 1:10:37 Heeh. Saya sudah dilaksanakan 1:10:41 buat anak laki-laki. 1:10:45 Saya setengah bagian, 1:10:48 anak perempuan 1/4at bagian, 1:10:51 istri 1/8. 1:10:53 Bagian saya ikhlas yang Allah berikan 1:10:57 dengan ketentuan 1:10:59 dengan ketentuan Allah. Semoga Allah 1:11:02 memberi keberkahan buat saya dan 1:11:03 anak-anak. Amin. Bagaimana menurut 1:11:07 syariat Islam? Terima kasih. 1:11:09 Ini yang bicara siapa? Orang laki atau 1:11:11 apa? 1:11:12 Ee ini Ibu Aminah. 1:11:13 Heeh. Dia punya apa yang 1:11:15 jadi ee untuk waris perlu dibuat apa ee 1:11:19 itu dulu 1:11:20 siapa yang meninggal kemudian 1:11:22 meninggalkan ee berapa anak seperti itu. 1:11:25 Ada istri atau ada suami atau gitu ada 1:11:29 ayah ibu. 1:11:30 Iya. Saya 1:11:32 kalau tadi yang disebutkan apa aja? tadi 1:11:34 yang disebutkan itu em 1:11:38 saya sudah dilak ee izin pertanyaan soal 1:11:41 hukum waris saya sudah dilaksanakan. 1:11:43 Jadi sudah dilaksanakan berarti mungkin 1:11:45 ya 1:11:46 buat anak laki-laki 1:11:48 saya setengah bagian, anak perempuan 1:11:51 1/4at bagian, istri 1/8 1:11:55 bagian. Saya ikhlas yang Allah berikan 1:11:58 dengan ketentuan mungkin sepertinya 1:12:00 suaminya ya, Pak Ustaz ya. 1:12:02 Iya. 1:12:04 Karena 1:12:05 yang meninggal suami berarti kali ya. 1:12:07 Heeh. 1:12:09 Jadi ya memang ya jadi seperti ini ee 1:12:14 tadi kenapa anak itu perempuan 1:12:16 seperempat ya begini ya. Jadi kalau 1:12:19 seorang meninggal meninggalkan istri 1:12:21 kemudian meninggalkan 1:12:23 Iya Ustaz suaminya yang meninggal. 1:12:24 Betul. 1:12:24 Nah suaminya seorang suami meninggal 1:12:27 meninggalkan istri dan anak-anak ya. Ada 1:12:30 laki, ada perempuan. Yang pertama ya 1:12:34 istri bagian istri benar tadi 1/8. Jadi 1:12:37 dari harta tersebut 1:12:39 ya karena ada anak maka bagian istri 1:12:42 dapat 1/apan dari harta tersebut. 1:12:45 Misalkan dulu 1/8 dulu bagi ya. 1:12:47 Iya. 1:12:48 Kemudian sisanya itu ya kalau hanya 1:12:51 tinggal anak-anak saja laki dan 1:12:53 perempuan. Nah, sisa dari 1/8 tadi 7/8 1:12:57 itu dipecah lagi, yaitu dilihat anaknya 1:13:01 ada berapa ya. 1:13:04 Misalnya ee ada dua anak laki, dua anak 1:13:07 perempuan ya. Laki kan bagiannya dua. 1:13:12 Dua kita kalikan 2 jadi 4. 1:13:14 Kalau perempuan kan bagiannya satu ya. 1:13:20 unin itu dalil Al-Qur'annya bagian laki 1:13:23 dua kali bagian perempuan. Jadi e kalau 1:13:26 ada dua anak laki kita hitung dulu 2 * 2 1:13:30 ya jadi 4. Dua anak perempuan 2 * 1 ya 1:13:35 tetap 2 kan. 1:13:36 Jadi 4 + 2 6. H. 1:13:39 Nah, sisa tadi harta yang sudah 1:13:42 dibagikan untuk istri dikurangi tadi 1:13:45 yang 1/8 untuk istri yang 7/8nya ini 1:13:49 dipecah dipecah enam ya. 1:13:53 Kan ada dua laki, dua ee dua perempuan. 1:13:55 Laki kan bagiannya dua. Eah kali 2 4 ya. 1:13:59 Kalau perempuan 2 * 1 karena dia 1:14:02 dapatnya satu bagian ee itu ee 2. Jadi 4 1:14:07 + 2 6. Jadi sisa yang sudah diberikan 1:14:11 tadi dari yang sudah diberikan kepada 1:14:13 istri kan ada 7/8 lagi itu dibagi lagi 1:14:17 menjadi enam bagian. Dipecah enam. 1:14:20 Nah, dari e pecahan enam ini dua bagian 1:14:23 untuk laki dan satu bagian untuk anak 1:14:26 perempuan. Anak perempuannya dua orang, 1:14:29 Ustaz. Ee laki-lakinya satu orang. 1:14:31 Oh, kalau laki e kalau e anak 1:14:34 perempuannya dua kali satu ya du 1:14:37 laki-lakinya satu 1 * 2 ee 1:14:41 dua kan. Ee berarti harta tersebut 1:14:44 dipecah empat ya. Benar ya? 1:14:46 Dipecah empat ya. 1:14:47 Dipecah empat. 1:14:48 Nah, dari sisa yang setelah dikurangi 1/ 1:14:52 ya dipecah empat 1:14:54 bagian satu anak laki tadi dapat dua 1:14:55 bagian. He 1:14:57 yang bagian anak perempuan masing-masing 1:15:00 satu bagian kan ada empat bagian kan, 1:15:03 empat saham. 1:15:04 Yang dua buat saham laki, yang satu ya 1:15:07 buat perempuan, yang satu lagi buat 1:15:09 perempuan gitu. 1:15:10 Heeh. 1:15:11 Seperti itu ya cara pembagiannya. 1:15:13 Makanya 1:15:14 i 1:15:14 Allah bilang bagian laki dua kali bagian 1:15:17 perempuan. Lidzakari mluil unsain. 1:15:20 Kalau sudah seperti itu, itu adalah 1:15:23 ketentuan dari Allah. itu yang 1:15:24 iya 1:15:25 e yang ee diridai oleh Allah Subhanahu 1:15:27 wa taala. 1:15:28 Iya. 1:15:29 Nah, 1:15:30 ya. Baik, Ustaz. Ee itu adalah tadi 1:15:33 pertanyaan yang terakhir di malam hari 1:15:35 ini. 1:15:35 Nah, 1:15:36 ya silakan untuk kesimpulannya 1:15:38 ya. Dari apa yang kita dengar kisah Nabi 1:15:41 Allah Yusuf Alaih Salam ya, bagaimana 1:15:44 beliau ya masih kecil ya mendapatkan 1:15:48 banyak sekali ya ujian, banyak godaan, 1:15:53 banyak apa ee ee yang memusuhinya dari 1:15:57 saudara-saudaranya sendiri ya. Tapi 1:15:59 beliau tetap bersabar ya. ee dia tetap 1:16:04 teguh dalam kebaikannya, kesabarannya 1:16:07 dan apa ee juga bagaimana sifat iri ini 1:16:13 sangat berbahaya sekali ya. Kalau sampai 1:16:16 itu menjadi hasud ya. Hasut ini akan ee 1:16:22 membuat orang bisa ya 1:16:27 bereaksi dengan buruk. Apakah itu dengan 1:16:29 ucapan, dengan fitnah, ya dengan caci 1:16:33 maki atau bahkan mencelakakan dan bisa 1:16:35 membunuh ya seperti itu. Nah, 1:16:39 mudah-mudahan dari kisah ini bagaimana 1:16:41 kita bisa menghindari sifat-sifat buruk 1:16:44 ini dan mengambil sifat-sifat yang baik 1:16:47 dari apa yang dicontohkan oleh Nabi 1:16:49 Allah Yakub maupun Nabi Allah Yusuf 1:16:51 Alaih Salam. Ini saja yang dapat saya 1:16:54 sampaikan. Lebih kurang saya mohon maaf. 1:16:57 Billahi taufik wal hidayah. 1:16:58 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:17:00 wabarakatuh. 1:17:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:04 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat. 1:17:06 Demikianlah tausiah malam pada hari ini. 1:17:09 Semoga membawa manfaat bagi kita semua. 1:17:12 Saya ingin mengucapkan terima kasih 1:17:14 kepada guru kita Ustaz Hamzah Latos yang 1:17:16 telah membagi ilmunya di malam hari ini. 1:17:19 Tidak lupa pula kami ucapkan terima 1:17:21 kasih kepada ikhwan dan akhwat yang 1:17:23 telah setia menyimak dan berpartisipasi. 1:17:26 Kami mohon maaf jika ada pertanyaan yang 1:17:28 belum terjawab di malam hari ini ya. 1:17:31 Saya Riska Agustin Yusuf Sebangkit juga 1:17:33 ditemani oleh Rafa Dam Rianto dan 1:17:37 seluruh kerabat kerja kami di seluruh 1:17:38 Indonesia. Mohon pamit mohon dimaafkan 1:17:40 segala kekhilafan dan kekurangan. 1:17:42 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 1:17:44 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 1:17:47 ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:17:50 wabarakatuh. Waalaikumsalam