Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:07 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thyiban baran fih kama yuhibuna 0:22 waard. Allahumma shi wasallim ala 0:25 sayyidina Muhammadin wa ali sayidina 0:26 Muhammad. masih dipancarkan dari Jalan 0:28 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimangis 0:30 Cibubur Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:33 juga Rasil TV untuk Islam yang satu. 0:35 Asalamualaikum warahmatullahi 0:36 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:37 dirahmati Allah. Senang sekali di 0:39 kesempatan ini kami bisa kembali hadir 0:40 menyapa ikhwan akhwat dalam program 0:43 acara renungan di bawah naungan 0:45 Al-Qur'an untuk edisi Senin pagi hari 0:47 ini. Ikhwan akhwat. Dan semoga ikhwan 0:50 akhwat selalu dalam keadaan baik, dalam 0:53 keadaan sehat juga dalam lindungan Allah 0:55 Subhanahu wa taala. Semoga di awal pekan 0:57 ini, di hari Senin ini, ikhwan akhwat 1:00 diberikan kelancaran, kemudahan, 1:02 terutama bagi ikhwan akhwat yang mungkin 1:04 di kesempatan ini akan menjemput rezeki 1:07 ya, berikhtiar, bekerja, dan berusaha. 1:10 Insyaallah dibukakan pintu rezeki yang 1:13 seluas-luasnya. Amin. Amin ya rabbal 1:14 alamin. Iwuha telah hadir guru kita 1:17 Ustaz Husein Al Atas yang insyaallah di 1:18 kesempatan ini akan kembali memberikan 1:21 renungan di bawah naungan Al-Qur'an dan 1:23 juga akan menjawab beberapa pertanyaan 1:25 dari Ikhwan akhwat dan kami mengundang 1:27 partisipasi Ikhwan Ahwat untuk 1:28 mengirimkan ee pertanyaan dan mungkin 1:33 konsultasi terkait Al-Qur'an khususnya 1:35 dan hal lainnya insyaallah ikhwan bisa 1:37 mengirimkan di 0811999720. 1:43 Dan untuk membuka pertemuan ini seperti 1:47 biasa kita akan buka dengan pembacaan ee 1:50 Quran surah Al-Fatihah yang akan 1:52 dibimbing langsung oleh guru kita Ustaz 1:54 Husein. Kami persilakan Ustaz. 1:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:03 Bismillahirrahmanirrahim. 2:09 Alhamdulillahirabbil 2:12 alamin 2:15 arrahmanirrahim 2:19 maiki yaumiddin 2:24 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:30 ihdinasirathal 2:32 mustaqimathalladzina 2:41 giril magdubi alaihim wadin. 2:52 Amin. [berdehem] 2:54 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 2:56 Semoga dengan pembacaan Quran surah 2:58 Al-Fatihah kita semua mendapatkan ee 3:00 curahan rahmat dari Allah Subhanahu wa 3:01 taala. Baik, Ustaz. Satu pertanyaan saya 3:04 awali dari Ardi, Ustaz. Usia 25 tahun 3:08 nih, masih muda, Ustaz, ya. Di dunia 3:12 kerja yang modern dan kapitalis ini 3:15 rasanya aturan Al-Qur'an itu kaku. 3:18 Seberapa relevan Al-Qur'an dijadikan 3:20 pedoman gaya hidup atau lifestyle anak 3:24 muda zaman sekarang tanpa kami terlihat 3:29 kolot atau radikal, Ustaz. Demikian 3:31 pertanyaannya. 3:34 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:39 Bismillahirrahmanirrahim. 3:43 Alhamdulillahi 3:45 rabbil alamin 3:47 arrahmanirrahim. 3:52 Wasalatu wasalam 3:55 ala sayyidina wa nabiyina Muhammadin wa 3:57 alih thyibin washabatihil guril mayamin 4:02 wasairina ala nahjihil qawim ila 4:06 yaumiddin. 4:08 Subhanaka la ilma lana illa maa alamtana 4:13 innaka antal alimul hakim. 4:16 Wala haula wala quwwata illa billahil 4:19 aliyil adzim. [berdehem] 4:22 Rabbana zidna ilman wahiqna bisihin. 4:29 Asalamualaika ya rasulullah. Assalamu 4:32 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:35 Wasalamualaikum warahmatullahi 4:38 wabarakatuh. 4:39 [berdehem] 4:43 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:44 subhanahu wa taala. Alhamdulillah pagi 4:47 hari ini kembali kita berjumpa 4:50 di bawah naungan Al-Qur'an dalam sesi 4:54 tanya jawab. 4:58 Pertanyaan saudara kita cukup menarik 5:00 ya. 5:02 Pada saat ini 5:05 kehidupan manusia 5:08 bukan hanya di barat, 5:11 bukan hanya di timur, 5:13 bahkan kita menyaksikan 5:18 di tiga kota suci, 5:21 baitul Makkah, Madinah, demikian pula 5:25 Baitul Maqdis. 5:27 Kita saksikan bagaimana 5:31 lifestyle gaya hidup 5:37 yang digemari oleh masyarakat Islam atau 5:39 umat Islam bukan gaya hidup yang 5:43 diajarkan Allah Subhanahu wa taala 5:47 yang dicontohkan oleh Nabi kita Muhammad 5:49 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 5:52 Seolah-olah 5:55 ajaran Al-Qur'an maupun dakwah Nabi kita 5:58 hanya sekedar 6:01 mengajak kita untuk mengucapkan dua 6:04 kalimat syahadat. 6:07 Menyatakan diri kita sebagai seorang 6:09 muslim tapi tidak terikat dengan gaya 6:11 hidup 6:13 yang Allah Subhanahu wa taala ajarkan. 6:17 Kalau hanya sebatas ini, 6:20 maka kita yakin bahwa Abu Lahab, Abu 6:23 Jahal, dan para pemuka kaum musyrikin 6:27 tidak akan keberatan buat mereka. Mereka 6:29 mengucapkan dua kalimat syahadat, 6:31 setelah itu mereka hidup dengan cara 6:33 mereka. 6:34 Bukan ini yang dikehendaki Allah 6:37 Subhanahu wa taala. 6:42 Kehidupan dunia hanyalah kehidupan yang 6:44 singkat dan cepat. 6:47 di mana Allah Subhanahu wa taala 6:49 tempatkan kita di bumi ini menjalani 6:52 ujian. 6:54 Dan kehidupan di bumi ini bukan 6:55 segala-galanya. 6:57 Kehidupan di bumi ini sebetulnya 7:00 kehidupan yang rendah. Kata dunia itu 7:04 menunjukkan kata rendah. 7:08 Diambil dari kata dana. Yadnu yang 7:10 artinya rendah. 7:12 Kemudian 7:14 lahirlah kata adna dan muannasnya, kata 7:17 feminimnya dunia yang menjelaskan 7:20 kehidupan yang rendah. 7:23 Nah, siapa-siapa yang sukses dalam ujian 7:28 yang dijalani dalam kehidupan dunia ini, 7:31 orang yang mempertahankan imannya, 7:34 ketakwaannya, berjalan di jalan Allah 7:36 dan tak tergiur dengan 7:40 berbagai macam kesenangan dunia ini, 7:43 tapi tetap dia mempertahankan dirinya 7:46 berjalan di atas jalan Allah, maka dia 7:49 akan betul-betul memasuki kehidupan yang 7:51 berbeda dengan kehidupan yang saat ini 7:54 kita jalani. 7:58 Kebahagiaan dalam arti yang sebenarnya 8:00 dan sempurna. Adapun kehidupan dunia 8:03 sebetulnya mirip dengan ilusi. 8:07 Karena apa yang kita bangun, apa yang 8:09 kita kumpulkan, apa yang kita miliki, 8:12 apa yang kita banggakan, 8:14 begitu datang kematian semua sirna. Dan 8:18 kita akan memasuki kehidupan yang baru. 8:21 Tidak lagi terdapat kematian. Yang ada 8:24 hanya jannatun abada, kehidupan surga 8:27 untuk selama-lamanya. A narun abada atau 8:31 neraka dan penderitaan untuk 8:33 selama-lamanya. 8:36 Dengan sendirinya orang yang beriman 8:38 kepada Allah, yang berserah diri 8:39 kepadanya, mereka akan memilih gaya 8:42 hidup yang diajarkan Allah dan 8:45 dicontohkan oleh Nabinya. 8:47 Gaya hidup ini gaya hidup yang selaras 8:50 dengan fitrahnya. 8:52 Yang selaras dengan fitrah manusia. Di 8:55 saat dia mengikuti gaya hidup yang 8:56 datang dari Allah, jiwanya akan tentram, 9:00 damai, dan dia bisa merasakan 9:03 keharmonian antara dirinya dengan alam 9:05 dan manusia. 9:08 Tapi gaya hidup yang saat ini dianut dan 9:12 diikuti oleh kebanyakan orang, gaya 9:14 hidup yang bertentangan dengan fitrah 9:17 manusia, bertentangan dengan fitrah di 9:20 alam semesta ini yang seluruhnya 9:22 bertasbih tunduk kepada Allah Subhanahu 9:25 wa taala. 9:27 Jadi sepintas kita menyaksikan mereka 9:29 orang-orang yang hidup ya sebagai 9:32 orang-orang yang maju, sebagai 9:35 masyarakat modern, mereka bebas 9:38 melakukan apa saja tapi hanya Allah yang 9:41 tahu bagaimana penderitaan mereka dan 9:43 gelapnya hidup mereka. 9:46 Sedangkan orang yang beriman yang taat 9:48 kepada Allah Subhanahu wa taala, Allah 9:50 tidak mengharamkan dunia baginya. Allah 9:53 tidak mengharamkan dirinya untuk menjadi 9:54 orang-orang 9:56 yang apa? Yang berkuasa di atas muka 9:59 bumi. Malah Allah jadikan bumi ini buat 10:02 mereka. 10:03 H. 10:03 Sedangkan orang-orang yang tak beriman 10:06 ya adalah orang-orang yang sebetulnya 10:08 bukan pewaris bumi ini. Tapi mereka ikut 10:12 menikmati ya kehidupan dunia ini karena 10:15 adanya orang yang beriman. Sebagaimana 10:17 firman Allah, qul man harrom 10:20 zinatallahillati 10:22 akhraja liibadihi wat thyibati minar 10:24 rizq. Katakan, "Siapa yang berani 10:27 mengharamkan 10:28 hiasan Allah dan rezeki-rezeki yang 10:31 thayib yang Allah keluarkan bagi 10:33 hamba-hambanya." Qul hiya lilladzina 10:35 amanu fil hayatid dunya. Katakan semua 10:38 itu sebetulnya Allah persiapkan. 10:40 Sediakan untuk orang yang beriman dalam 10:42 kehidupan dunia. Tapi karena mereka 10:46 hidup bercampur bersama orang yang tak 10:49 beriman, maka orang yang tak beriman 10:51 ikut menikmati juga. Allah Subhanahu wa 10:54 taala tidak halangi mereka. Kholisatan 10:57 yaumalqiamah. Tapi di hari kiamat nanti 11:00 kenikmatan dalam arti yang sempurna 11:02 Allah sediakan bagi orang yang beriman. 11:05 Oleh karena itu, orang-orang yang 11:06 beriman harus menyadari betul-betul 11:09 kehidupan atau cara hidup yang 11:12 ditunjukkan Allah ini kehidupan yang 11:13 penuh dengan rahmat, yang penuh dengan 11:16 kasih, yang akan membuat dirinya 11:19 bahagia, damai ya dalam arti yang 11:23 sebenarnya dan dia akan betul-betul 11:26 hidup dalam suasana harmoni bersama 11:28 alam, bersama juga manusia-manusia. 11:33 Jadi gaya hidup yang saat ini dijalani 11:35 oleh orang-orang yang tak beriman bukan 11:37 gaya hidup yang ideal. Tapi sebagaimana 11:40 kita saksikan bagaimana hidup mereka 11:42 betul-betul dalam kegalauan, 11:45 dalam kekacauan, 11:47 dalam keresahan dan kegelisahan. 11:50 Sebagaimana yang digambarkan Allah 11:53 ketika Allah menurunkan kakek dan nenek 11:55 kita semua. 11:58 Faimma yatiannakum minni huda. Apabila 12:01 petunjukku sampai kepada kalian. 12:04 Famanabaa hudaya fala yadill wq. 12:09 Siapa-siapa yang mengikuti petunjukku, 12:10 dia tidak akan sesat dan tidak akan 12:13 celaka. 12:15 Sebaliknya waman a'ikri fainna lahu 12:18 maisyatan donka. Siapa yang berpaling 12:22 dan tidak menghiraukan 12:24 peringatanku, bimbingan dan petunjukku, 12:27 tidak mengingat aku hidup hanya 12:30 mengikuti hawa nafsunya, maka dia akan 12:33 hidup dalam suasana yang gelap, pengap, 12:36 sempit, dan sesak. Wahsyuruhu 12:39 yaumalqiamati a'ma. Dan kami akan 12:41 menghimpun dirinya di hari akhir nanti 12:43 dalam keadaan buta. 12:46 Qbi lima hasartani ama waq kuntu basir. 12:51 Dia berkata, "Wahai Tuhanku, kenapa 12:53 Engkau himpun aku? Kumpulkan aku di hari 12:56 akhirat ini dalam keadaan buta. Padahal 12:58 dulu aku melihat." Qadzalika atatka 13:02 ayatuna fanasita. Demikianlah 13:06 ayat-ayat kami sampai kepadamu, tapi 13:08 kamu lupakan. 13:10 Wikalum tunsa. Demikianlah sebagaimana 13:13 dulu kau melupakan ayat-ayat kami, 13:15 sekarang kamu termasuk orang yang 13:16 dilupakan. 13:18 Kalau kita orang yang beriman menyadari 13:21 betul-betul 13:22 kehidupan yang ditunjukkan Allah 13:25 kehidupan yang terang di bawah bimbingan 13:28 petunjuknya, 13:29 kehidupan yang penuh dengan rahmat, 13:33 kehidupan juga ya yang menjelaskan 13:37 baginya mana yang hak dan mana yang 13:39 batil. 13:41 Oleh karena itu, kita perlu menumbuhkan 13:43 kesadaran di hati kita akan rahmat dan 13:46 kasih sayang Allah. 13:48 juga petunjuk yang begitu agung dan 13:50 mulia tidak membiarkan kita 13:52 terlunta-lunta di tengah-tengah padang 13:54 kebingungan. 13:56 Oleh karena itu, sebagaimana pelajaran 13:58 yang lalu 14:01 melalui suratul fatihah, Allah 14:03 membimbing kita ya dengan bimbingan yang 14:06 betul-betul menerangi kalbu yang berada 14:09 dalam kegelapan. Menyejukkan kalbu yang 14:12 tadinya betul-betul dalam keresahan dan 14:15 kegelisahan. 14:16 memberikan rasa aman dan harapan. 14:20 Bismillahirrahmanirrahim. 14:22 Ini merupakan ayat pertama dari suratul 14:24 fatihah. Pembuka Al-Qur'an 14:27 juga sebagai pembuka apa? Pembuka 14:30 rahasia kehidupan ini 14:33 dan juga sebagai pembuka harapan bagi 14:36 manusia dan pembuka cahaya yang 14:39 menerangi hidupnya yang memberikan rasa 14:41 aman. 14:43 Kita karena kaum muslimin terbiasa 14:45 membaca bismillah tanpa kita resapi. 14:49 Kita sudah membacanya ya turun-menurun 14:52 sudah terbiasa akrab. Kita jarang sekali 14:56 atau jarang di antara kita yang meresapi 14:59 bismillah. 15:01 Berbeda dengan apa yang dirasakan oleh 15:03 seorang profesor doktor ahli matematik 15:07 dari Kansas University Jeffrey Leng yang 15:10 bisa Anda baca bukunya di antaranya 15:12 struggling to Sender, perjuangan untuk 15:14 berserah diri. 15:15 ketika dia 15:18 sebelumnya berpindah-pindah dari agama 15:20 ke agama untuk mencari kebenaran, 15:23 Islam merupakan agama yang tak terpikir 15:26 karena dia melihat potret Islam 15:28 dari kaum muslimin yang perilakunya 15:30 tidak baik. Apalagi mereka-mereka yang 15:32 berasal dari negara Arab yang hidup di 15:34 Amerika. Betul-betul mereka menunjukkan 15:37 gaya hidup yang menjijikkan. Menurut 15:40 mereka hewan lebih baik. 15:44 Tahu-tahu ketika dia 15:46 menjumpai Hi Quran, Quran yang agung 15:49 tersebut diletakkan oleh salah seorang 15:51 muslim di mejanya ketika dia membaca 15:56 pertama kali Al-Qur'an yang tadinya 15:59 sikapnya acuh takacuh, begitu dia 16:00 membuka dia ingin tahu 16:02 bismillahirrahmanirrahim, 16:05 dia merasakan betul-betul guncangan yang 16:08 luar biasa. Jiwanya yang tadinya 16:11 tertutup terbuka. yang tadinya gelap 16:13 merasakan suasana yang terang benerang. 16:16 Bismillahirrahmanirrahim. 16:18 Sebagaimana alam semesta dan seluruh 16:20 isinya berasal dari Allah 16:23 dan seluruhnya merupakan manifestasi 16:25 dari rahmat Allah. 16:27 Maka ketika dia membaca 16:30 bismillahirrahmanirrahim 16:32 dengan nama Allah yang maha pemurah lagi 16:34 maha penyayang. 16:36 Dia merasakan betul-betul bagaikan 16:38 seorang yang dahaga di tengah-tengah 16:40 padang pasir yang panas terik. Dia 16:44 menemukan air sejuk. 16:46 Di tengah-tengah kegelapan dan 16:48 kebingungannya dia menemukan cahaya yang 16:50 menerangi kalbunya. 16:53 Ketika dia membaca ayat ini, terbayang 16:56 dalam benaknya betul-betul apa? Rahmat 16:59 dan kasih sayang Allah Subhanahu wa 17:01 taala. Tapi kebanyakan manusia tidak 17:04 menyadarinya. Karena apa? Karena hatinya 17:07 tertutup oleh hawa nafsunya. Dia hidup 17:11 dengan gaya hidup ya yang seharusnya 17:14 hanya terbatas dalam kehidupan binatang. 17:18 Tapi ternyata manusia memilih kehidupan 17:20 yang rendah, meninggalkan kehidupan yang 17:22 mulia sebagai khalifah di atas muka 17:25 bumi. Dia merelakan dirinya menjadi 17:27 budak dari hawa nafsunya, hanyut bersama 17:29 angan-angannya. Padahal dunia semuanya 17:31 bakal ditinggalkan. 17:36 Kemudian 17:38 dia lanjutkan membaca ayat berikutnya. 17:40 Setelah dia berhenti di hadapan ayat 17:42 ini, bismillahirrahmanirrahim, 17:44 berbeda dengan pelajaran-pelajaran yang 17:48 diajarkan oleh agama yang lain. 17:52 Dia berhenti lama merenungkan 17:55 dan dia menyaksikan dan merenungkan alam 17:57 semesta dan nikmat yang selama ini 17:59 dirasakan yang dia lupakan. Di situ dia 18:03 menyadari selama ini sebetulnya 18:06 dia telah buta 18:09 tertutup untuk menyaksikan rahmat 18:12 karunia Allah yang tak terhingga. 18:15 Kita maklumi karena dia orang yang jauh 18:18 dari tuntunan agama Allah Subhanahu wa 18:20 taala. Hidup di tengah masyarakat yang 18:24 sulit untuk menemukan petunjuk di 18:27 tengah-tengah mereka. Apalagi di saat 18:29 menyaksikan potret masyarakat Islam yang 18:32 amat menjijikkan yang mereka saksikan di 18:34 Amerika maupun di Eropa. 18:37 Ketika pindah kepada ayat keduanya, 18:42 alhamdulillahi 18:43 rabbil alamin. 18:46 Segala puji seluruhnya ya kami 18:49 persembahkan hanya teruntuk Allah Rabbil 18:52 alamin. Rabb yang menciptakan, 18:56 yang menjaga, memelihara seluruh semesta 19:00 alam. 19:03 Dia merasakan betul-betul ayat ini apa? 19:06 Merupakan kelanjutan 19:08 yang seharusnya yang bersifat alami dari 19:11 ayat sebelumnya. 19:13 Setelah dia merasakan, menyadari bahwa 19:15 kehidupannya begitu pula alam semesta 19:18 merupakan karunia Allah yang tak 19:20 terhingga dari yang maha pengasih lagi 19:22 maha penyayang. yang selama ini 19:24 dilupakan. [mendengus] Dia ketika 19:26 mengucapkan alhamdulillahi rabbil 19:29 alamin. Berbeda dengan ucapan yang biasa 19:31 diucapkan kaum muslimin atau bacaan pada 19:33 saat mereka membaca salat tanpa getaran. 19:36 Sedangkan dia yang menemukan cahaya 19:39 harapan di tengah-tengah kegelapan. 19:41 Ketika dia mengucapkan alhamdulillahi 19:44 rabbil alamin, betul-betul dia menyadari 19:48 akan karunia Allah, rahmatnya Allah yang 19:51 maha terpuji di langit maupun di bumi 19:53 dengan tanda-tandanya yang begitu luar 19:55 biasa. 19:58 Kemudian kembali dia mengulangi dua nama 20:01 Allah arrahmanirrahim. 20:03 Kalau yang pertama ya membuka hatinya, 20:09 pikirannya, kesadarannya 20:14 yang selama ini dia lengah kepada Allah 20:18 Subhanahu wa taala yang maha pemurah, 20:21 yang maha penyayang ya, yang telah 20:24 menciptakan dirinya, menciptakan seluruh 20:26 alam semesta. 20:28 Adapun 20:30 ar-Rahman ar-Rahim ya 20:34 yang terdapat pada ayat 20:37 ketiga pada suratul fatihah ini 20:40 menjelaskan 20:41 bahwa Allah Subhanahu wa taala Tuhan 20:44 semesta alam yang merawat menjaga, 20:46 memeliharanya merawat menjaganya dengan 20:49 dua namanya Ar-Rahman Ar-Rahim 20:53 yang maha pemurah lagi maha penyayang. 20:57 Nah, saudara kita yang tadinya ya 20:59 mungkin menyaksikan gaya hidup 21:02 pemuda-pemudi kita, masyarakat yang 21:05 didominasi oleh apa? Oleh materialisme. 21:08 Mungkin merasa minder. Tapi begitu 21:10 membaca ayat-ayat ini, 21:13 Rabbul Alamin Tuhan semesta alam yang 21:16 menjaga, yang merawat, yang memelihara, 21:18 yang membimbing kita. Karena ajarannya 21:21 merupakan bahagian dari rububiyahnya 21:24 dengan rahmat dan kasih-Nya. 21:27 Kita diantarkan menuju rahmat dan 21:29 sumbernya yang sejati. Kita diajak 21:32 betul-betul untuk tidak melihat dunia 21:34 yang kecil, 21:35 tapi melihat kehidupan akhirat yang 21:37 Allah janjikan. 21:39 Oleh karena itu kita dalam kelalaian 21:44 kita, kelengahan kita diingatkan dengan 21:46 Maliki yaumiddin. 21:49 Wahai manusia, kamu tidak akan lama 21:52 dalam kehidupan dunia ini. Kamu juga 21:54 tidak bebas melakukan sesuka hatimu 21:57 karena apa yang kamu perbuat? 21:59 Begitu kamu meninggalkan dunia ini, kamu 22:02 akan berdiri di hadapan Maliki 22:04 yaumiddin, penguasa raja hari 22:08 pembalasan. Dia yang menyaksikan selama 22:11 ini bagaimana kamu hidup dan cara hidup 22:15 yang kamu pilih pada hari itu. Allah 22:19 yang akan membalas kamu sesuai dengan 22:21 perbuatanmu dengan penuh keadilan. 22:24 Bahkan kebaikan kamu bila kamu beriman 22:27 dilipat gandakan. Keburukanmu hanya 22:29 dihukum sesuai dengan perbuatanmu. Pintu 22:32 tobat 22:34 terbuka bagi hamba-hambanya yang sadar 22:36 dan beriman. 22:38 Maliki yaumiddin. Ini mengingatkan kita 22:41 agar kita tidak hanyut, tertipu dengan 22:44 gaya hidup mereka yang bebas mengikuti 22:47 hawa nafsu mereka. Tapi hati mereka 22:49 resah, gunda. Mereka tidak menikmati 22:52 kehidupan dalam arti yang sebenarnya. 22:54 Bahkan seorang miskin yang hidup 22:57 pas-pasan bersama keluarganya ketika 22:59 menemukan sedikit makanan bagi mereka, 23:01 mereka menemukan kebahagiaan mereka. 23:04 Mereka dapat makan dengan nikmat, 23:06 tersenyum dengan bebas, tidur dengan 23:08 nyaman. Sedangkan mereka-mereka yang 23:10 hidup bergelimangan harta, mengumpulkan 23:13 harta bagaikan naga di tengah-tengah 23:16 legenda Cina yang gemar mengumpulkan 23:18 harta, mereka tidak menikmati 23:20 kebahagiaan mereka sama sekali. 23:24 Maliki yaumiddin. Ini betul-betul 23:27 peringatan yang menghentak menyadarkan 23:29 kita mau ke mana kamu wahai manusia. 23:33 Oleh karena itu kita 23:37 menyaksikan sebagian orang lagi 23:39 berforia, bersenang-senang masing-masing 23:41 memamerkan 23:43 kekayaannya, 23:45 kelebihannya, 23:46 penampilannya. 23:48 berposure dari satu ke satu, flexing ke 23:52 sana maupun kemari. 23:53 Kemudian mereka berkelahi di antara 23:55 mereka disebabkan karena dunia ini. 23:58 Tapi begitu 24:01 dunia meninggalkan mereka atau mereka 24:03 meninggalkan dunia ini, baru mereka 24:05 sadar bahwa selama ini mereka 24:07 betul-betul merupakan makhluk yang 24:09 bodoh, makhluk yang tertipu dan 24:12 terpedaya. Oleh karena itu, hari akhirat 24:14 dinamakan yaumut tagabud. Yaukum 24:18 liyaumil jamiika yaumut tagabun. Ketika 24:21 kalian dikumpulkan di hari pengumpulan 24:24 dan itulah hari di mana manusia 24:26 menyadari dirinya dalam keadaan tertipu. 24:30 Karena alghasa 24:32 Arab atau maghbun digunakan untuk orang 24:35 yang tertipu. Kalau dia berdagang 24:37 modalnya katakan 1.000 dijual 500. Itu 24:40 namanya magbun. 24:42 atau orang diberikan kesehatan, 24:44 diberikan waktu luang ya, tapi 24:46 dipergunakan untuk yang sia-sia padahal 24:49 dia akan mempertanggungjawabkan 24:51 perbuatan itu makbul. Seperti sabda 24:53 Nabi, nikmatani magbunun fihima kairun 24:56 minanas. Dua nikmat manusia banyak yang 24:59 tertipu dengan dua nikmat tersebut. 25:02 Asihat wal faraq, masa sehat dan 25:05 masa-masa luang. Pada saat dia sakit, 25:09 dia ingin berubah, mengisi waktunya 25:11 dengan kebaikan, pada saat dia sempit, 25:14 dia berjanji kalau ada keluangan dia 25:15 akan kembali pada Allah. Ternyata begitu 25:17 diberikan kesehatan, dia meraja lela, 25:21 diberikan juga waktu ruang diisi dengan 25:23 perbuatan-perbuatan [berdehem] 25:24 yang hina. 25:26 Nah, Maliki yaumidin 25:29 coba renungkan dengan rahmat yang begitu 25:32 luar biasa meliputi segala sesuatu 25:34 dengan kasih sayangnya, bimbingan 25:36 petunjuknya yang membimbing kita menuju 25:39 asirat almqim 25:41 itu jalannya orang yang menerima 25:43 limpahan nikmat karunia dari Allah 25:46 sebagaimana yang Allah limpahkan pada 25:48 orang-orang terdahulu. Bukan jalannya 25:50 orang yang tersesat atau terkena terkena 25:53 murka Allah. Apa kita memilih jalannya 25:55 orang yang tersesat 25:57 dengan kesenangan sesaat tapi berakhir 26:00 dalam penderitaan yang abadi? Atau orang 26:02 yang terkena murka Allah. Memang mereka 26:05 tidak menyadari pada saat mereka sedang 26:09 hanyut bersama nafsu mereka, bangga 26:11 dengan apa yang mereka kumpulkan, mereka 26:13 bangun, mereka tidak sadar. Tapi 26:15 kehidupan dunia ini singkat dan cepat. 26:18 Begitu mereka terbangun dari mimpi 26:21 mereka dulu, mereka memiliki ini, 26:23 memiliki itu, membangun ini, membangun 26:25 itu, begitu mereka terbangun, 26:29 mereka menyadari bahwa selama ini mereka 26:32 hidup dalam mimpi dan ilusi. Begitu 26:35 mereka bangun, mereka tidak memiliki 26:37 apa-apa. 26:40 Jadi kepada AK penanya kita munculnya 26:45 rasa minder 26:47 menyaksikan gaya hidup mereka-mereka 26:49 yang maju berkembang di tengah-tengah 26:53 zaman modern itu sebagai akibat. 26:57 Kita tidak menyadari hakikat kehidupan 26:59 dunia ini. Kita tidak menyadari bahwa 27:02 mereka sebetulnya 27:04 orang-orang yang sedang berada dalam 27:06 kebingungan. Mereka mengejar 27:08 bayang-bayang Fatamorgana dengan harapan 27:11 akan menghilangkan dahaga mereka. 27:14 Ternyata begitu tiba di tempat tujuan 27:16 hanya merupakan ilusi. 27:19 Jadi, Maliki yaumiddin ini merupakan 27:23 peringatan buat kita yang kita selalu 27:26 baca dalam salat kita. Lalu jalan 27:29 keselamatannya apa, Kang Risa? Allah 27:31 tunjukkan dengan mudah. Iyaka na'budu wa 27:33 iyaka nastain. 27:36 Maka tidak ada jalan bagi kami ya Allah 27:37 melainkan jalan-Mu. Tidak ada harapan 27:41 bagi kami melainkan hanya Engkau harapan 27:43 kami. Iyaka na'budu wa iyaka nastain. 27:47 Hanya kepada-Mu ya Allah kami menyembah 27:50 dalam hidup kami. Kami hanya mengikuti 27:53 petunjuk-Mu dan yakin akan janji-Mu ya 27:55 Allah. Maka kepada-Mu kami menyembah dan 27:58 hanya kepada-Mu kami menggantungkan 28:00 harapan kami memohon pertolongan 28:03 kepada-Mu. Kita akan menjadi manusia 28:05 merdeka tidak lagi terjajah oleh cara 28:08 hidupnya yang dilalui oleh mereka-mereka 28:11 yang lupa kepada Allah. Juga terbuai 28:13 oleh angan-angan. Juga tersiksa oleh 28:16 hawa nafsu. Manusia yang dapat 28:18 menentukan pilihannya dalam hidupnya 28:20 dengan merdeka, nyaman, tidak 28:22 dipengaruhi dengan komentar penilaian 28:24 manusia. 28:27 Iyaka na'budu wa iyaka nastain. Inan 28:29 kita. Oleh karena itu, harapan kita 28:32 karena kita tahu kelemahan kita, mudah 28:34 sekali kita tertipu oleh tipu daya 28:36 setan. 28:38 Ihdinasiratal mustaqim. Tunjukkan kami 28:41 ya Allah jalan yang lurus. Kata sirat 28:44 merupakan jalan yang luas lapang. 28:48 Tunjukkan kami jalan yang lurus ya 28:50 Allah. Sirathalladzina an'amta alaihim. 28:53 itu jalannya orang-orang yang telah 28:56 menerima limpahan karunia dan nikmat 28:59 dariMu ya Allah, dari para pendahulu 29:01 kami. Ghairil maghdubi alaihim. Bukan 29:05 jalannya orang yang terkena murkamu 29:07 akibat pembangkangan mereka, penentangan 29:10 mereka, akibat mereka juga menjadikan 29:12 hawa nafsu mereka sebagai Tuhan mereka. 29:15 Waladzallin bukan juga orang yang 29:17 tersesat jalan. Dia ingin mencari 29:20 kebenaran tapi tidak mendapatkan 29:22 kebenaran karena dia tidak mengikuti 29:24 bimbingan dan petunjuk Allah. Jadi, 29:27 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah, 29:30 banyak kata-kata ya stigma yang negatif 29:34 terdengarnya diberikan untuk orang yang 29:35 beriman, taat, kolot, 29:38 radikal, 29:40 radikal, 29:42 ekstrem. Coba Anda bertanya, kata 29:44 ekstrem artinya yang keluar dari relis 29:48 atau yang melampaui batas. Kita mau tahu 29:51 batas yang menjadi standar itu apa? 29:54 Kalau batas yang menjadi standar, jalan 29:57 hidup yang baik dan mulia. 30:01 Jalan yang ditunjukkan Allah yang akan 30:02 mengantarkan dirinya menuju keselamatan 30:05 dunia dan akhirat. Maka di saat mereka 30:08 mengatakan kita ekstrem karena tidak 30:10 sesuai dengan standar hidup mereka, 30:12 jangan berkecil hati. 30:14 Mereka orang-orang yang kehilangan akal 30:17 sehat, 30:19 melihat sesuatu yang batil mereka anggap 30:22 sebagai yang hak. Yang bertentangan 30:24 dengan gaya hidup mereka yang batil 30:26 mereka anggap ekstrem. Mereka anggap 30:29 kolot karena tidak ikut perkembangan 30:30 zaman. Padahal kita ini meyakini, 30:33 mengimani kehidupan dunia ini hanya 30:36 sesaat. Kehidupan yang sebenarnya adalah 30:39 kehidupan akhir nanti. Kehidupan dunia 30:42 tempat kita diuji. Mau tidak mau kita 30:45 akan menjalani ujian dan kita akan 30:47 menerima balasan dan hasil dari pilihan 30:49 kita. Jadi sayang sungguh sayang kita 30:52 terpedaya dengan stigma-stigma yang 30:55 mereka berikan. Kol, ekstrem, tidak bisa 30:58 mengikuti perkembangan zaman. Siapa yang 31:00 mengatakan demikian? 31:02 Justru pada masa permulaan Islam, Nabi 31:05 mengangkat bangsa Arab dari apa? Dari 31:09 jahiliah keluar menuju kehidupan yang 31:13 beradab. Dari masyarakat yang ter ke 31:15 belakang menjadi masyarakat yang 31:17 bersatu. 31:19 dari orang-orang yang tertinggal 31:21 dibandingkan dengan peradaban Romawi 31:23 Persia mampu mengungguli peradaban 31:26 Persia maupun Romawi. Nah, jangan kita 31:29 lihat Islam dengan kondisi umat Islam 31:31 saat ini. Kondisi umat Islam saat ini 31:33 enggak jelas. Mau dikatakan Islam 31:37 tidak sesuai dengan tuntunan Islam, ya 31:40 mau dikatakan kafir masih ada Islamnya. 31:44 Karena apa? Karena mereka tidak lagi 31:45 hidup menuju Allah, berjalan di jalan 31:48 Allah. cukup mengucapkan dua kalimat 31:50 syahadat. Lalu setelah itu mereka hidup 31:53 dengan cara hidup mereka. Bagaimana 31:55 janji Allah akan dipenuhi? Kalau kita 31:58 beriman kepada Allah, beriman kepada 32:01 janji Allah, mengikuti pedoman yang 32:03 Allah berikan buat kita, Allah akan 32:05 menjadikan kita sebagai pewaris bumi. 32:08 Dan selalu Kang Rizal, 32:11 yang kalah itu mengagumi yang menang. 32:14 Betul gak? Karena umat Islam sekarang 32:16 tertinggal, 32:18 mereka mengagumi Barat dengan 32:20 kemajuannya. 32:22 Padahal mereka tidak tahu. Kalau mereka 32:23 lihat kehidupan orang-orang di Barat, 32:26 negara-negara maju, kehidupan yang 32:29 menyedihkan sebetulnya. Mereka iri 32:31 dengan kehidupan kaum muslimin yang 32:34 wajar dan sadar. Ini bukan cerita 32:35 kosong. 32:37 Mereka sendiri yang mengatakan 32:40 bahwa dulu kami hidup betul-betul sesak, 32:44 tidak memiliki tujuan hidup yang jelas. 32:46 Begitu mereka memilih Islam dan masuk ke 32:48 dalamnya, mereka percaya diri, yakin, 32:51 penuh dengan senyum, penuh dengan 32:53 rahmat. Adapun pakaian, seorang muslim 32:56 tidak harus berpakaian dengan 32:57 menggunakan jubah. 32:59 Dia bisa menggunakan pakaian yang 33:01 dipakai oleh kaumnya dengan syarat 33:03 menutupi auratnya dengan baik. 33:08 bisa menggunakan pakaian ya yang baik, 33:11 yang menarik dengan model yang baik 33:13 dengan syarat menutupi aurat dan tidak 33:15 menunjukkan sikap pamer, bangga diri dan 33:19 sombong. 33:20 Dan sebagaimana mereka menginginkan 33:22 kebaikan untuk diri mereka, mereka juga 33:24 berbagi untuk saudara-saudara mereka 33:26 yang membutuhkan. 33:28 Mereka orang yang beradab dalam 33:29 berbicara, 33:31 dalam bersikap, bukan seperti 33:33 mereka-mereka yang berpenampilan Islam. 33:36 Jauh dari adab dan tata krama, keras, 33:39 tidak memiliki rasa rahmat. potret Islam 33:42 yang sebenarnya bukan melihat mereka, 33:46 tapi bagaimana kita mengembalikan 33:47 kehidupan kita ini yang tertinggal, yang 33:50 terkebelakang, yang tidak beradab 33:53 kembali menuju kehidupan di bawah 33:56 bimbingan petunjuk Allah dan Rasul-Nya 33:58 yang penuh dengan adab, yang penuh 34:01 dengan akhlak, pekerti yang luhur. 34:03 Karena Rasul diutus 34:05 untuk memuliakan akhlak dan pekerti yang 34:08 luhur yang tunasnya, benihnya telah ada 34:10 dalam hati kita. 34:11 H. 34:13 Tapi sayang, umat Islam tidak menekankan 34:17 pentingnya akhlak dan etika. Mereka 34:20 lebih mementingkan penampilan, 34:23 seremonial, ya ritus-ritus. 34:27 Sedangkan akhlak yang diperjuangkan oleh 34:30 Nabi dan dibangun mereka runtuhkan 34:33 dengan perilaku dan sikap mereka yang 34:35 tidak islami. Jadi kepada saudara kita 34:38 yang menanya, coba Anda renungkan 34:40 baik-baik. 34:42 Jalan mana kira-kira yang Anda akan 34:44 pilih? Jalan yang membawa kedamaian, 34:47 ketentraman dalam ketaatan pada Allah 34:49 menuju 34:51 juga janji Allah yang amat indah. Lalu 34:54 pada saat Anda memandang gaya hidup 34:55 mereka yang mirip dengan binatang, 34:58 yang jauh betul-betul dari akal sehat, 35:02 tidak juga merasakan kebahagiaan dan 35:05 ketentramannya, apak gaya gaya hidup 35:07 mereka layak untuk diikuti? 35:11 Mereka berganti-ganti kendaraan. Bahkan 35:13 mereka menimbun kendaraan di rumahnya. 35:16 Mereka juga mengumpulkan harta di 35:18 tengah-tengah penderitaan rakyat. Oleh 35:21 karena itu, banyak orang di luar Islam 35:23 ya yang hidup dengan menekankan etika, 35:27 moral dan akhlak yang mulia. Ini 35:29 sebetulnya yang diajarkan oleh 35:31 Konghuchu. Konghuchu ini sebetulnya 35:33 agama yang tidak berbasis wahyu. 35:38 Mereka mengatakan bahwa Konghuchu itu 35:41 atau mereka memanggilnya sebagai guru 35:43 atau nabi kongzi bukan berarti menerima 35:45 wahyu, tapi sebagai guru etika moral. 35:50 yang amat mulia. 35:52 Dan subhanallah kalau kita perhatikan 35:54 masa ee Kongzi ini atau Konghuchu ini 35:58 masanya berdekatan dengan masa Sirus 36:01 pendiri imperium Persia yang muslim 36:05 juga sama dengan masanya Buddha Sida 36:07 Hartagotama. 36:09 Ketiga orang ini berada pada era yang 36:12 berdekatan. 36:14 Kalau kita lihat pesan-pesan moral yang 36:16 disampaikan oleh ee 36:19 guru Kongzi ya, itu hampir sebagian 36:23 besar mirip dengan apa? Pesan-pesan Nabi 36:26 kita Muhammad sallallahu alaihi 36:28 wasallam. dan dia hidup 2.500 tahun yang 36:32 lampau. 36:34 Di antara ucapannya, bila kamu bangkit, 36:38 bangunkan juga saudara kamu. Jadi, 36:41 kebanyakan pesan-pesan Konghucu dalam 36:43 ajaran itu kepada etika dan moral. Oleh 36:46 karena itu, para pengikut 36:49 Konghuchu yang taat, yang setia, mereka 36:51 rata-rata berakhlak tinggi. 36:54 Begitu juga pesan-pesan dari Buddha Sida 36:56 Hartag Gotama. Dia tidak menyatakan 36:58 nabi. Dia menyatakan dirinya sebagai 36:59 guru atau pengikutnya mengatakan dia 37:01 guru. 37:03 Di tengah-tengah masyarakat Indianya, di 37:06 tengah-tengah masyarakat Persianya, kita 37:08 saksikan bagaimana perjalanan dia. Nah, 37:11 ada dugaan bahwa baik itu Buddha, baik 37:15 itu ee Konghuchu sebetulnya merupakan 37:18 orang-orang yang menjadi penerus yang 37:20 menyampaikan pesan dan risalah Nabi. 37:23 kita tidak memastikan. Tapi dari ajaran 37:25 dan pesan-pesan mereka mirip dengan apa 37:28 yang disampaikan Rasul dan nabi-nabi 37:29 sebelumnya. 37:31 Cuma sebagaimana kita tahu 37:34 para pengikut di belakang hari banyak 37:36 yang menyimpang seperti umat Islam, 37:38 nabinya masa sahabat sampai ke bawah. 37:41 Sekarang hampir dikatakan kalau kita mau 37:43 mau apa? Mau mengukur kembali umat Islam 37:45 saat ini dengan potret kehidupan Nabi 37:48 dan ajaran Al-Qur'an jauh jauh sekali. 37:53 Apalagi para pemeluk Konghucu yang 37:55 jaraknya sudah ribuan tahun. Begitu juga 37:59 Buddha. Jadi terjadi penyimpangan di 38:01 bawah ya mulai menambahkan yang tidak 38:05 ada mengurangi yang ada sebagaimana 38:07 dilakukan oleh para ahli kitab Yahudi 38:09 maupun Nasrani terjadi juga pada orang 38:11 Islam. Kenapa tidak menjadikan Quran 38:14 sebagai pedoman hidup kita? Nah, orang 38:17 yang bersama kebenaran sadar akan tujuan 38:20 hidupnya. Kehidupan dunia merupakan 38:22 kehidupan yang rendah yang di hari 38:25 akhirat merupakan kehidupan yang 38:26 sebenarnya. Di saat dia memandang 38:28 mereka-mereka yang hidup dengan gaya 38:30 hidup yang jauh dari tuntunan Allah, dia 38:32 menganggap mereka orang-orang yang 38:34 tersesat, terlunta-lunta yang seharusnya 38:37 dikasihani, bukan kita jadikan sebagai 38:39 idola. 38:41 Dan Anda tidak akan pernah merasa diri 38:42 Anda kolot, radikal, ekstrem di saat 38:47 Anda sadar bahwa Anda dalam kebenaran. 38:50 Tapi kalau Anda masih belum yakin 38:52 terhadap kebenaran dan janji Allah, maka 38:54 mudah sekali Anda terombang-ambing di 38:56 tengah-tengah komentar mereka. Maka 38:59 yakinlah akan janji Allah, akan 39:03 betul-betul ujian dalam kehidupan dunia 39:05 yang akan menentukan nasib Anda. Bukan 39:08 saat ini. Saat ini masa ujian. Kalau 39:10 mereka bermain-main, 39:12 jangan Anda ikut mereka. Tapi 39:15 tersenyumlah dalam perjalanan Anda. 39:18 Bersyukurlah atas hidayah yang Allah 39:20 berikan dan doakan agar mereka juga 39:22 menerima hidayah dari Allah Subhanahu wa 39:24 taala. Wallahuam. 39:26 Baik, semoga terjawab ya. Tadi 39:28 pertanyaan dari siapa, Pak? Mas Ardi ya 39:31 kalau enggak salah ya, 25 tahun ya. Dan 39:34 kita lanjutkan dari Pak Ismail, Ustaz di 39:36 Cikarang. Ini mengenai musibah banjir di 39:40 Sumatera dan beberapa daerah lain, 39:42 Ustaz. ibrah apa yang bisa kita ambil 39:46 dan bagi yang terdampak musibah ataupun 39:49 kita yang jauh dari tempat musibah 39:51 tersebut. Juga bagi pihak pemerintah 39:55 adakah peringatan dan nasihat untuk 39:57 mereka? Bagaimana juga peringatan dan 39:59 nasehat bagi mereka baik itu individu, 40:02 perusahaan, ataupun organisasi yang 40:05 mengeruk alam Indonesia serampangan baik 40:09 penebangan hutan ataupun pertambangan. 40:12 Ustaz, akhirnya banyak orang-orang 40:15 rakyat kecil yang tidak berdosa ikut 40:18 terdampak. Terima kasih. 40:22 Bismillahirrahmanirrahim. 40:23 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 40:26 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 40:30 Satu ayat dalam Al-Qur'an pada suratun 40:33 Nisa. 40:34 Allah berfirman, 40:36 "Ma asobaka min hasanatin faminallah." 40:40 Kebaikan yang kamu terima semua dari 40:43 Allah. W asobaka miniatin famin nafsik. 40:47 Keburukan yang menimpa kamu itu 40:50 sebetulnya berasal dari diri kamu. 40:54 Kalau kamu tidak ya menjadi apa? Sebab 40:57 langsung 40:59 bisa 41:01 dari orang-orang yang berkuasa yang 41:03 berbuat kemungkaran. 41:05 Karena kamu duduk berpangku tangan 41:07 membiarkan. Akhirnya pada saat musibah 41:10 datang kamu terkena imbasnya walaupun 41:12 kamu bukan pelaku dan penyebabnya. 41:16 Begitu juga w asobakum min musibatin 41:19 fabima kasabat aidikum wfuir. 41:22 Tidak ada satu musibah yang menimpa 41:24 kalian melainkan semua ulah perbuatan 41:27 tangan kalian. 41:29 Wfu an kafir. Tapi Allah maha si apa? 41:32 Berbelas kasihan. memaafkan sebagian 41:35 besar pelanggaran kita hanya menghukum 41:37 kita dengan sebahagian 41:39 perbuatan kita. Doharal fasadu fil barri 41:43 wal bahri bima kasabat aidinas. 41:48 Bermunculan kerusakan di daratan, di 41:50 lautan 41:52 semua ulah perbuatan manusia 41:55 baadzi amilu agar mereka mencicipi 41:57 sebagian rasa akibat perbuatan mereka. 42:01 Jadi yang terjadi di Tapanuli 42:05 begitu juga yang terjadi di Aceh, yang 42:07 terjadi di Padang itu harus menjadi 42:10 perhatian buat kita. Ada yang salah, ada 42:14 yang sa 42:15 salah 42:15 salah. 42:16 Oleh karena itu, Bapak Presiden, para 42:19 tokoh masyarakat ya, jangan 42:22 mengembalikan ini kepada takdir Allah, 42:26 tapi ini pelanggaran terhadap takdir 42:29 Allah. 42:30 Kalau mereka menebang hutan secara liar 42:33 [mendengus] membuat akhirnya pohon-pohon 42:36 yang tadinya menjadi paru-paru bumi kita 42:41 yang memberikan udara yang sejuk juga 42:45 akar-akar pohon yang menyerap air. 42:50 Tadinya situasi semua damai sebagaimana 42:53 ciptaan Allah. Maaro fi khalqir rahman 42:55 min tafaud. Kamu tidak menciptakan 42:58 pada ciptaan Allah yang maha pemurah 43:00 adanya ketidakseimbangan, 43:02 tapi sebagai akibat 43:04 penerbangan-penerbangan hutan secara 43:06 liar untuk memenuhi keserakahan para 43:10 pejabat dan oligarki yang bekerja sama 43:13 dan juga calok-calok antek-antek yang 43:16 kerja sama bersama mereka, mereka 43:19 merusak keseimbangan. 43:22 Akibatnya karena suhu bumi meningkat ya 43:27 pada saat datang hujan 43:30 akhirnya menimbulkan banjir dan longsor. 43:32 Ini karena penerbangan yang liar. 43:34 Kemudian kelembapan tinggi juga di 43:37 atmosfer kita ikut berpartisipasi. 43:40 Begitu datang angin, angin bertiup 43:43 dengan keras. 43:45 Para ahli mengatakan seharusnya mustahil 43:49 di daerah tropis katolistiwa ini terjadi 43:52 hal seperti itu. 43:54 Jadi di daerah katolistiwa seharusnya 43:57 paling jauh dari badai siklon. 44:00 Kalau di daerah seperti Amerika ya kita 44:03 saksikan bagaimana badai di saat datang 44:05 tornadonya di daerah katolistiwa 44:07 seharusnya paling jauh masalah ini. 44:10 Kenapa bisa terjadi? Karena kerusakan 44:12 yang dibuat oleh manusia. 44:14 Dan yang menyedihkan pernyataan Manhood, 44:17 Menteri Kehutanan 44:20 bahwa itu bukan disebabkan karena 44:23 penebangan kayu, tapi banjir yang 44:26 mengangkat pohon dari akarnya. 44:29 Tapi yang mengherankan kenapa kok 44:32 potongannya 44:34 potongan kayu yang dipotong kemudian ke 44:35 mana perginya daun-daunnya? 44:37 Dahan-dahannya juga sudah enggak ada. 44:38 Dahan-dahannya enggak ada. Oleh karena 44:40 itu kita minta kepada Bapak Presiden 44:44 copot jabatan Menteri Kehutanan yang 44:47 berkolaborasi dengan oligarki. 44:51 Ini jelas-jelasan Menteri Kehutanan ini 44:53 berkolaborasi 44:54 dengan oligarki, berbuat kejahatan, 44:56 merusak negara. Ini perbuatan yang harus 44:59 dihukum dan pejabat yang terkait juga. 45:03 Dan kita ingatkan juga kepada Gubernur 45:06 Sulawesi Utara, 45:08 Sumatera Utara, 45:10 Sumatera Utara yaitu Bobi dan Setion 45:13 yang menjadi ee ya merupakan menantu 45:17 mantan 45:18 ee penguasa negeri kita. Banyak kasus 45:22 yang ditutupi, termasuk di antaranya 45:24 pembakaran rumah hakim ya yang akan 45:27 menyidang dia. Kemudian kasus ini siapa 45:30 yang bertanggung jawab. 45:32 Oleh karena itu, Pak, Bapak Prabowo 45:33 tidak perlu ragu rakyat memberikan 45:35 dukungan copot orang yang semacam ini. 45:38 Begitu juga Menteri Kehutanan dan 45:40 orang-orang yang terlibat. Karena 45:41 kerusakan ini menimbulkan betul-betul 45:43 korban terhadap orang yang tidak 45:45 berdosa. 45:47 Oleh karena itu kita menyaksikan banjir 45:49 yang melanda rumah-rumah mereka ya, 45:51 mengubur juga sebagian mereka, anak-anak 45:54 mereka. Orang kehilangan tempat tinggal, 45:57 orang juga kehilangan rasa aman mereka 46:00 akibat kejahatan. Sebagian orang kalau 46:01 dibiarkan azab yang akan datang lebih 46:04 besar. 46:06 Begitu juga kejadian yang terjadi di 46:08 Aceh perlu diperiksa dan diinvestigasi 46:12 ada apa. Tidak mungkin terjadi kejadian 46:15 tersebut terjadi begitu saja tanpa ada 46:17 sebab. Mustahil. Wama rbuka bidallaminil 46:21 abid. Sekali-kali Tuhanmu tidak pernah 46:23 berbuat aniaya kepada hambanya. Begitu 46:25 juga yang terjadi di Padang. Kita enggak 46:28 menuduh perorangan, H. 46:29 Tapi coba periksa ada apa di balik 46:32 kejadian ini. Mustahil terjadi bencana 46:35 tanpa sebab. 46:37 Nah, kalau kita merusak keseimbangan 46:39 ekosistem terjadi bencana, itu bukan 46:42 takdir, tapi pelanggaran terhadap takdir 46:45 Allah. Karena takdir Allah ini 46:47 ditetapkan dengan penuh keseimbangan. 46:50 Sabbihismaikal 46:52 alladzi khalaqo fasawa walladzi qaddar 46:54 fahada. 46:56 Allah mengatakan, "Sucikan nama 46:58 kebesaran keagungan Tuhanmu yang maha 47:00 agung yang telah menciptakan dengan 47:03 penuh keseimbangan dan menetapkan 47:05 hukum-hukum takdirnya." Ya. Kemudian 47:08 memberikan bimbingan petunjuk bagaimana 47:10 kita memahami takdir Allah Subhanahu wa 47:13 taala yang betul-betul amat sempurna. 47:15 Nah, kerusakan takdir Allah ini akibat 47:18 ulah perbuatan kita. Kalau orang 47:21 membangun katakan bangunan 47:24 tidak memenuhi persyaratan konstruksi 47:27 membangun di tanah yang katakan labil, 47:31 fondasinya dikurangi, 47:33 semakin tinggi bangunan, semakin rawan 47:36 untuk runtuh dan hancur. Nah, kalau 47:39 terjadi bencana keruntuhan, jangan 47:41 salahkan takdir Allah. Ini pelanggaran 47:42 terhadap takdir Allah. Karena kata 47:44 takdir itu ukuran. 47:49 sekali kalau manusia menisbatkan 47:51 kerusakan yang mereka lakukan kepada 47:54 takdir Allah. Mereka bebaskan diri 47:57 mereka dari kejahatan dan perbuatan yang 47:59 mereka lakukan. Oleh karena itu, 48:02 kejadian ini pelajaran dan sebetulnya 48:04 merupakan apa? Peringatan. 48:07 Lampu kuning buat apa? Pemerintah kita 48:10 agar melakukan investigasi di balik 48:12 semua ini. Siapa yang berbuat salah? 48:15 Harus dikenakan hukuman. Apalagi 48:17 kesalahan yang menimbulkan petaka, 48:19 bencana bagi [berdehem] bangsa dan 48:22 negara. Nah, kita syukuri alhamdulillah 48:25 tindakan yang cepat yang dilakukan oleh 48:27 Bapak Syafri Syamsuddin atas instruksi 48:30 Bapak Prabowo ya untuk mengembalikan 48:34 kedaulatan negara kita di mana mantan 48:37 presiden yang lalu memberikan kedaulatan 48:39 negeri kita kepada warga Cina. 48:44 membiarkan mereka membangun airport ya 48:48 tanpa ada otoritas Indonesia baik 48:50 imigrasinya maupun pabiannya. Ini 48:52 jelas-jelasan menjadi ancaman buat apa? 48:55 Buat negara. Mereka bisa memasukkan 48:57 senjata, menyelundupkan orang, bisa juga 49:00 mengambil kekayaan kita tanpa dapat 49:02 diketahui. 49:03 Oleh karena itu, kejahatan yang lalu ini 49:05 kejahatan yang betul-betul keji. Tapi 49:08 kita merasa heran kok kenapa masih lolos 49:11 dari jangkauan hukum? 49:13 Oleh karena itu, Bapak Presiden yang 49:15 mendapatkan kepercayaan dari rakyat 49:17 hendaknya jangan ragu-ragu. Ambil 49:19 tindakan keras terhadap mereka yang 49:22 berbuat kerusakan di atas muka bumi. 49:25 Anda akan menjadi pahlawan. Sekarang 49:27 Bapak Prabowo usia sudah 70 tahun lebih. 49:31 Dalam hitungan manusia 70 80 tahun ya 49:35 kita akan kembali. Tinggalkan nama yang 49:37 harum tinggalkan betul-betul apa? Usaha 49:41 yang dapat mengembalikan negara ke dalam 49:43 kedaulatan dan keamanannya yang membawa 49:46 kesejahteraan bagi rakyat. Mudah-mudahan 49:48 ini menjadi apa? Menjadi rahmat bagi 49:50 Bapak. Meninggalkan dunia dengan nama 49:53 yang harum kembali kepada Allah juga 49:55 akan mendapatkan rahmat dan ampunan dari 49:57 Allah Subhanahu wa taala. Itu yang kita 49:59 harapkan. Oleh karena itu, jangan takut 50:01 terhadap kezaliman karena sebetulnya 50:04 mereka rapuh dan lemah. Mereka lebih 50:07 takut di hadapan kebenaran. daripada 50:10 apa? daripada orang-orang yang benar 50:12 dalam kelemahan mereka. Karena yang 50:16 mazlum, yang teraniaya bersama Allah. 50:18 Yang zalim merupakan musuh Allah 50:20 Subhanahu wa taala. Jadi kejadian 50:22 Loksemawe, kejadian juga ee katakan 50:25 Tapanuli Utara, begitu juga kejadian 50:28 Padang dan Subhanallah terus merembet 50:30 dan siklon ini terus masih apa masih 50:33 berjalan. Kemarin saya dengar sudah 50:34 sampai di Riau. 50:36 Kita enggak tahu apakah bisa sampai ke 50:38 Jakarta. 50:39 Tapi jangan kita merasa aman. Maka kita 50:42 mengajak bangsa kita untuk banyak-banyak 50:44 beristigfar, bertobat, bukan melanjutkan 50:47 gaya hidup orang-orang yang tak beriman. 50:49 Wallahuam. 50:50 Baik, terima kasih, Ustaz 50:52 peringatan dan nasihatnya, Ustaz, ya. 50:54 Ee nampaknya masih ada satu lagi, Ustaz, 50:56 ya. 50:57 Ini terkait ee ekonomi kayaknya dari 51:01 hamba Allah, Ustaz. Tantangan ekonomi 51:04 2025 ini membuat masyarakat, membuat 51:07 kalangan bawah dan juga generasi 51:09 sandwich semakin terhimpit. Ustaz, 51:12 bagaimana Al-Qur'an menyeimbangkan 51:14 kewajiban menafkahi keluarga? 51:18 Menafkahi keluarga inti istri dan 51:21 anak-anak dengan perintah berbuat baik 51:22 kepada orang tua di tengah keterbatasan 51:25 finansial. 51:26 Nah, di tengah ketidakpastian ekonomi 51:28 global ini juga tren hidup hemat atau 51:32 istilahnya frugal living makin marak. Di 51:34 mana di mana batas pembeda antara hidup 51:37 hemat yang diajarkan Islam atau qanaah 51:41 dengan sifat kikir yang dibenci Allah. 51:43 Demikian ustaz. 51:44 Bismillahirrahmanirrahim. 51:46 Rbana zidna ilman walhiknain. 51:51 Kita seringki tanpa kita sadari kita 51:54 mendengarkan dan percaya terhadap 51:56 bisikan setan. 51:58 Karena kenapa? Karena di hati kita tidak 52:00 ada Allah 52:02 atau Allah tidak sama sekali apa? 52:05 Tidak mengakar di hati kita, tidak 52:08 mendalam. 52:11 Akibatnya dengan mudah kita 52:12 diombang-ambingkan oleh rasa waswas, 52:15 gelisah, dan ketakutan. 52:19 Seorang anak 52:22 bertanggung jawab untuk memberikan 52:24 nafkah pada istri dan anaknya, tapi ada 52:27 kewajiban lain pada orang tuanya. 52:28 He. Istilahnya generasi sandwich ya. 52:30 Sudah tua, 52:32 yang sudah tua lemah. Dulu orang tuanya 52:34 berkorban untuk dirinya. 52:36 Apa yang tidak dilakukan oleh istri 52:38 maupun anaknya? 52:40 anaknya tanggungannya. Tapi dulu sebelum 52:43 dia menjadi apa-apa, orang tua yang 52:46 berkorban. 52:47 Masa-masa kesulitan pada saat 52:49 melahirkan, masa-masa menyusui, 52:51 masa-masa pendidikan sekolah, artinya 52:54 anak berhutang dengan seluruh 52:56 keberhasilannya pada orang tuanya 52:59 setelah Allah subhanahu wa taala. Maka 53:01 tak heran Allah perintahkan anak manusia 53:04 untuk berbakti, berbuat kebaikan pada 53:06 ayah, ibu mereka. Walaupun orang 53:08 nonmuslim. 53:11 Nah, pada saat dia katakan gajinya hanya 53:14 sebatas UMR, 53:16 katakan R juta, pas-pasan, bahkan orang 53:19 bilang cekak 53:20 untuk keluarganya. Bagaimana dia akan 53:22 bantu orang tuanya? Di sini Allah 53:24 menguji imannya. 53:26 Menguji 53:27 imannya. 53:29 Kalau dia mengutamakan istrinya, 53:31 mengabaikan orang tuanya, maka siap-siap 53:34 dari ke lapangan menuju kesempitan. dari 53:37 suasana terang menuju kegelapan. 53:41 Dan saya tidak bicara asal bicara, 53:44 tapi ingat 53:47 bahwa kebaktian pada orang tua itu 53:50 mensyukuri kebaikan mereka akan membuat 53:52 Allah mensyukuri perbuatannya. Oleh 53:55 karena itu nama Allah Asyakur. Kita 53:57 lakukan kebaktian pada orang tua di 53:59 samping ketaatan pada Allah, mengingat 54:01 budi mereka dan berbuat baik kepada 54:03 mereka itu sebetulnya pintu harapan buat 54:06 kita. 54:09 Saya bicara secara pribadi tidak ingin 54:11 membanggakan diri tapi sebagai 54:13 pelajaran. 54:14 Saya sebagai seorang ustaz 54:17 tidak berharap bergantung kepada 54:19 pemberian orang. Saya mengajar ya saya 54:24 berusaha untuk tidak menerima pemberian 54:27 dari mengajar. Saya berharap dari Allah 54:30 karena saya bekerja untuk Allah 54:33 dan saya ini enggak punya gaji bulanan. 54:36 Dan saya lakukan ini semenjak saya 54:38 pulang dari Mesir masih tinggal di 54:40 kontrakan di pinggir kali. Tapi 54:42 alhamdulillah rahmat Allah Subhanahu wa 54:45 taala Allah limpahkan. 54:49 Dari masa ke masa saya merasa yang 54:52 menolong itu, yang membantu 54:55 adalah perbuatan-perbuatan baik yang 54:58 kita lakukan pada manusia, apalagi orang 55:01 tua kita. Nah, di hari tua orang tua 55:03 dalam keadaan sakit, 55:06 kita berusaha untuk dapat membantu 55:09 pengobatan orang tua. Terkadang orang 55:11 tua koma selama 8 hari, selama seminggu, 55:15 selama 10 hari baru keluar dari rumah 55:17 sakit, masuk rumah sakit. Saya berusaha 55:20 betul-betul untuk apa? Karena di antara 55:22 saudara saya kebetulan yang punya 55:25 kelebihan dan kemampuan sedikit. Allah 55:27 kasih. Alhamdulillah saya selalu 55:29 berusaha memenuhi kebutuhan orang tua. 55:33 Bahkan terkadang kita menjual apa yang 55:35 kita miliki sampai mobil terakhir saya 55:37 jual. 55:40 Orang beranggapan bahwa ini enggak harus 55:43 harus yang lain juga ikut menanggung. 55:44 Yang lain enggak mampu. 55:47 Tapi Allah kasih. Subhanallah 55:50 setiap kesempitan datang pertolongan. 55:52 Sampai ketika orang tua meninggal dunia. 55:54 Ya, orang tua meninggal dunia. 55:58 Subhanallah. Setelah itu Allah buka 55:59 pintu rezeki yang tak terhingga. 56:02 Rumah yang kita mau jual, mau pindah ke 56:05 tempat yang bisa kita bagi untuk 56:07 anak-anak yang tadinya susah terjual, 56:09 langsung terjual. 56:11 Dan nikmat berturut-turut datang kepada 56:14 Allah. Karena Allah menguji kita. Kamu 56:17 bersyukur tidak kepada manusia yang 56:20 selama ini justru apa menjadi sebab 56:22 kemuliaan kamu yaitu orang tua kamu, ibu 56:26 kamu. Oleh karena itu, Allah berikan 56:28 wasiat kepada anak manusia untuk berbuat 56:30 baik pada orang tuanya. Karena rata-rata 56:32 orang tua itu lebih peduli pada anaknya 56:35 daripada orang tuanya. 56:37 Seperti air turun ke bawah bukan apa 56:38 naik ke atas. Enggak ada wasiat bagi 56:40 orang tua untuk peduli pada anaknya. 56:42 Kenapa? Karena alami turun ke bawah. 56:44 Heeh. Kalau harta orang tua, harta 56:48 anaknya. Kalau harta anak, orang tua 56:50 sebagai tamu di rumahnya. 56:52 Betul gak? 56:53 Iya. 56:54 Oleh karena itu, jangan Anda berhitung 56:56 dengan perhitungan matematik karena satu 56:58 kebaikan yang Anda keluarkan akan 57:00 dibalas 10 hingga 700 kali lipat. Dan 57:04 apa yang Anda berikan untuk orang tua ya 57:07 itu kebaikan yang akan dibalas. Bukan 57:09 hanya 700 kali lipat, ribuan kali lipat. 57:11 Dan saya rasakan secara pribadi. Oleh 57:13 karena itu, orang yang sukses, 57:17 yang sukses, yang maju, dan penuh 57:19 keberkahan hidupnya bukan orang yang 57:21 pandai, yang rajin bekerja siang malam, 57:24 tapi orang yang memperlakukan kedua 57:27 orang tuanya dengan mulia. Begitu pula 57:29 kerabat-kerabatnya. 57:31 Merekalah orang yang mendapatkan janji 57:32 Allah Subhanahu wa taala. 57:35 Oleh karena itu, orang kalau seandainya 57:39 masih memiliki kedua orang tua, lalu 57:42 Allah Subhanahu wa taala tidak bukakan 57:45 rahmat bagi hidupnya di dunia maupun di 57:48 akhirat, sungguh orang yang merugi. 57:50 Oleh karena itu, kalau Anda ingin 57:52 dimurahkan rezeki Anda, kemudian 57:55 dilapangkan hidup Anda, dimudahkan jalan 57:57 menuju Allah, berbaktilah kepada orang 58:00 tua Anda lebih daripada Anda mengurus 58:02 istri dan anak Anda. Mungkin sebagian 58:04 istri merasa apa? Ini merupakan 58:06 pernyataan yang mereka tidak sukai. 58:08 Ketahuilah kebahagiaan kamu itu rezeki 58:11 suami kamu kalau dia berbakti pada ayah 58:13 ibunya. Begitu juga kamu sebagai istri 58:15 berbakti pada ayah ibumu. Suami wajib 58:18 membantu istri untuk bisa berbakti pada 58:20 ayah ibunya. Begitu juga istri mendukung 58:23 suami agar suami berbakti pada ayah 58:25 ibunya. Di sana kamu akan menemukan 58:27 kebahagiaan kamu. Di sana kamu akan 58:29 mendapatkan rezeki yang luas dan 58:32 keberuntungan yang tak terhingga. Tapi 58:33 begitu kamu menyia-nyiakan kedua orang 58:35 tua kamu, tunggu kehancuran kamu. Tunggu 58:39 kegelapan yang akan menyelimuti hidupmu. 58:42 Dan ini terbukti. Oleh karena itu, yang 58:44 paling menyakiti orang tua 58:47 bukan saat bukan saat seorang ibu 58:51 melahirkan anaknya. Bagaimanapun dia 58:53 menderita, tapi ada harapan. Begituah 58:57 melihat anaknya yang lahir, semua 58:58 deritanya hilang. Tapi yang menyakitkan 59:01 seorang ibu dan seorang ayah di saat 59:04 mereka diabaikan oleh anak yang 59:06 dibesarkan dan dicintai. 59:09 Apalagi kalau sampai mereka dihentak, 59:12 itu lebih menyakitkan ribuan kali 59:14 daripada 59:16 ibu yang merasakan derita pada saat 59:18 melahirkan. Jaga orang tua kalian. 59:22 Mohon doa mereka. [berdehem] 59:24 Harapkan dengan perbuatan ini Anda akan 59:27 mendapatkan balasan yang mulia dari sisi 59:29 Allah. Subhanakallahumma wabihamdik 59:31 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 59:34 wa atubu ilaik. Walu minkum. 59:36 Wasalamualaikum warahmatullahi 59:38 wabarakatuh. 59:39 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:40 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 59:42 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 59:44 bersama guru kita Ustaz Husein Alatas 59:46 dalam sesi tanya jawab. Terima kasih 59:49 ustaz ustaz atas jawaban dan juga 59:51 nasihat-nasihatnya tadi ya. Insyaallah 59:53 ikwan hawat ee Allah memberikan 59:55 kemudahan, kelapangan dan kelimpahan 59:57 rezeki untuk kita semua. 59:59 Dan juga bagi hewan-hewa tadi yang ee 1:00:01 terdampak musibah, Ustaz ya di Sumatera, 1:00:04 di Aceh, Tapanuli, Sibolga, Padang dan 1:00:07 daerah-daerah lainnya. Semoga ee Allah 1:00:09 berikan ee kesabaran dan juga semoga 1:00:12 segera Allah ee rendahkan banjir dan 1:00:15 juga longsornya 1:00:16 dan bisa kembali pulih. Itu saja seperti 1:00:18 semula. Amin. Amin ya rabbalin rabbal 1:00:20 alamin. Ikhwan awat akhirnya kami undur 1:00:22 diri. Saya Rizal Hak dan juga 1:00:24 teman-teman yang bertugas ada Kang Ondi 1:00:25 dan juga Kang Algi. Billahi taufik 1:00:28 walhidayah. Wasalamualaikum 1:00:29 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:30 Waalaikumsalam warahmatullah.