Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
4:10 Bismillahirrahmanirrahim. 4:13 Alhamdulillahi rabbil alamin. 4:18 Hamdan katsiran thyyiban mubarokan fi 4:22 kama yuhibbu rabbuna waard. 4:26 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 4:29 abdika wa rasulik 4:32 sayyidina wa nabiina Muhammadin 4:35 wa alih thyyibin wasohabatihil ghurril 4:39 akramin wa ikhwanihi minalbiya wal 4:42 mursalin 4:44 wasairina ala nahjihil qawim ila 4:47 yaumiddin 4:49 subhanak la ilma lana illa ma alamtana 4:55 Innaka antal alimul hakim. 5:00 Rabbana zidna ilman wa alhiknain. 5:05 Allahumma ahdina subulasalam wa akrijna 5:08 minadulumati nur wahdina ilaatikal 5:12 mustaqim. Waajirna minzabi jahannama. Ya 5:16 rahman ya rahim. Ya rabbal alamin. Amma 5:18 ba'du. 5:20 Para jemaah hadirin 5:24 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala. 5:28 Salamullahi 5:29 warahmatullahi 5:31 wabarakatuh. 5:35 Alhamdulillah pada pagi hari ini kembali 5:37 kita dipertemukan 5:40 di hari-hari 5:42 bagi semesta alam. 5:45 Oleh karena itu yang diharapkan oleh 5:47 Nabi dari para pencintanya 5:51 untuk menjadikan hidupnya sebagai rahmat 5:53 di tengah-tengah manusia, 5:56 maka mereka 5:59 yang meneladani Rasul 6:02 adalah orang yang betul-betul menyerupai 6:05 Rasul dalam akhlak dan kepribadian. 6:09 Tapi kalau kehadirannya 6:11 sebaliknya, maka walaupun dia 6:14 bersumpah-sumpah mengatakan bahwa dia 6:16 pengikut Rasul, Rasul tidak akan 6:18 mengakuinya sama sekali. 6:21 Dalam satu hadis diriwayatkan dari Nabi 6:24 kita Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 6:27 wasallam, 6:29 beliau mengatakan, "Ala ukhbirukum 6:31 biahabbikum ilaiya wa aqrobikum minni 6:35 majlisan yaumalqiamah. 6:39 Maukah kalian aku beritahukan 6:42 siapa orang yang paling-ping 6:45 cintai 6:48 dan paling dekat dari aku di hari kiamat 6:50 nanti? 6:54 Para sahabat mengatakan, "Qalu bala ya 6:56 Rasulullah, tentu saja kami mau." Siapa 7:00 orang yang paling kamu cintai, ya 7:01 Rasulullah? 7:04 Rasul tidak menyebutkan nama seseorang. 7:07 tidak menyebutkan juga kelompok maupun 7:10 golongan, tidak menyebutkan juga suku 7:12 maupun bangsa, tidak menyebutkan juga 7:15 orang yang hidup bersama dia atau orang 7:18 yang datang kemudian. 7:20 Tapi beliau mengatakan, "Ahasinukum 7:23 akhlaqo." 7:25 Orang yang terbaik, yang termulia 7:28 akhlaknya di antara kalian, itulah orang 7:30 yang paling aku cintai. 7:35 Almuwatuna 7:36 aknafa. Orang-orang yang merendahkan 7:39 sayap mereka tidak menyombongkan diri di 7:41 muka bumi 7:44 terhadap sesama orang yang beriman penuh 7:46 dengan kasih sayang, penuh dengan 7:48 senyum. 7:52 Di saat menyaksikan orang-orang yang 7:54 butuh, orang-orang yang papa miskin, 7:57 tangannya terbuka untuk membantu mereka. 8:00 Dia mencintai saudara-saudaranya 8:02 sebagaimana dia mencintai dirinya. Apa 8:05 yang dicintai untuk dirinya, dicintai 8:07 juga untuk saudara-saudaranya. Dia bukan 8:10 hidup sendiri, tapi hidup dalam 8:12 kehidupan dunia. Dia sedang menjalankan 8:16 amanat yang besar 8:19 yang kelak akan dipertanggungjawabkan di 8:21 hadapan Allah. Oleh karena itu, dunia 8:24 bukan tujuannya. 8:26 Dunia merupakan ladang baginya bercocok 8:28 tanam dengan mengharapkan apa yang lebih 8:31 mulia di sisi Allah Subhanahu wa taala. 8:35 Sebagaimana ucapan al Imam As-Syafi'i 8:39 dalam beberapa bait syiirnya. 8:42 Inn lillahi ibadan futana 8:46 thqu dunya wahaful fitana 8:51 nadaru fiha falamma alimu anaha laisat 8:55 lihayin wat ja'alu rujjatan wataku 9:00 shihal amali fiha sufuna. 9:04 Sesungguhnya Allah Subhanahu wa taala 9:08 di muka bumi ini memiliki hamba-hamba 9:11 yang cerdik dan bijak. 9:16 Mereka melihat dan memperhatikan dunia. 9:20 Ternyata dunia bukan tempat kediaman 9:23 yang abadi. 9:25 Dia menyaksikan orang-orang yang lahir, 9:28 menyaksikan juga berbagai macam 9:31 kesibukan dan liku-liku cobaan yang 9:33 dihadapi manusia. Kemudian tak lama 9:36 kemudian dia meninggalkan dunia, 9:37 digantikan oleh generasi berikutnya. 9:41 Ombak yang di belakang mendorong ombak 9:44 yang di depan terhempas di tepi karang. 9:47 Begitulah kehidupan tak pernah berhenti. 9:51 Allah tidak jadikan dunia sebagai 9:53 kediaman yang kekal dan abadi. Begitu 9:55 pula kesenangan dan kenikmatannya hanya 9:58 merupakan kenikmatan yang Allah jadikan 10:01 sebagai ujian. 10:03 Sedangkan kenikmatan yang sejati Allah 10:05 sediakan di hari akhir nanti. 10:09 Cobaan dunia bukan merupakan cobaan yang 10:11 besar. 10:13 Cobaan yang tak berarti dibandingkan 10:15 dengan azab dan siksa di hari akhirat 10:17 nanti. Perpisahan dalam kehidupan dunia 10:21 bukan perpisahan yang besar. Perpisahan 10:24 yang amat berat dan besar. Ketika 10:27 seorang dikumpulkan di hari akhir nanti, 10:30 tahu-tahu seseorang 10:33 dimasukkan ke dalam surga sedangkan 10:36 istri dan anaknya dicampakkan ke dalam 10:38 api neraka. 10:40 Sebahagian masuk ke dalam surga, 10:41 sebagian masuk ke dalam api neraka. 10:44 Itulah perpisahan dalam arti yang 10:46 sebenarnya. 10:49 Tapi sayang, sungguh sayang, kebanyakan 10:52 manusia menjadikan dunia sebagai 10:55 perhatiannya dan tujuannya. 10:57 Maka Imam Syafi'i mengatakan Allah 11:00 memiliki hamba-hamba yang cerdik dan 11:02 bijak dalam kehidupan dunia. 11:06 Dollaqu dunya wful fitana. Mereka 11:09 menceraikan dunia dari hati mereka. 11:13 Bukan berarti tidak bekerja, bukan 11:15 berarti tidak berjuang. Nabi berjuang, 11:18 para sahabatnya berjuang berniaga. Tapi 11:20 itu bukan tujuannya. Mereka hidup 11:22 bekerja 11:24 bukan untuk mempersiapkan kehidupan 11:27 dunia mereka, tapi mereka bekerja di 11:30 dunia sebagai perjuangan seluruhnya 11:32 merupakan ibadah. Mencari nafkah untuk 11:35 keluarganya. Menuntut ilmu merupakan 11:38 ibadah. berjuang di jalan Allah, 11:40 membangun bangsa negaranya merupakan 11:43 ibadah bukan hanya sekedar perjuangan 11:45 untuk kehidupan dunia. 11:50 Thalaqu dunya wahaful fitana. Mereka 11:53 ceraikan dunia lalu mereka menikah 11:56 dengan hari akhirat. 11:59 Oleh karena itu dalam sebuah ucapan yang 12:01 disampaikan oleh As Syekh Abu Bakar bin 12:03 Salim, adunya bintul akhirat 12:08 faman tazwajal bint harumat alaihil um. 12:13 Dunia ini putri akhirat. Siapa yang 12:16 menikah dengan putrinya maka diharamkan 12:18 baginya untuk menikah dengan ibunya. 12:23 Para jemaah hadirin yang dimuliakan 12:25 Allah Subhanahu wa taala. 12:29 Jadi maksud menceraikan dunia ini bukan 12:31 berarti meninggalkan usaha dan 12:33 perjuangan salah, tapi tujuannya bukan 12:36 untuk dunia. Tujuannya untuk kehidupan 12:38 yang kekal dan abadi. Thaqu dunya wul 12:42 fitana. Mereka menceraikan dunia, mereka 12:45 khawatir, terjerumus dalam fitnah. 12:49 Fitnah di sini bukan fitnah dalam arti 12:51 adu domba, tapi fitnah cobaan yang 12:54 menggiurkan dalam kehidupan dunia ini. 12:58 Dia bersemangat untuk belajar, meraih 13:01 gelar. dari mulai dia TK masuk ke SD 60 13:05 tahun, 6 tahun, masuk ke SMP 3 tahun, 13:10 kemudian SMA 3 tahun, kemudian masuk 13:13 perguruan tinggi S1, S2, S3 13:17 mengharap dirinya untuk dapat 13:18 betul-betul mengukuhkan kedudukannya 13:20 dalam kehidupan dunia. Pekerjaan yang 13:22 mapan, 13:24 gaji yang besar, jaminan hidup bagi 13:28 dirinya maupun anaknya. Tapi dia tidak 13:30 pernah mengingat hari akhirat. 13:32 Janji-janji yang ditawarkan oleh dunia 13:35 atau manusia, dia bersemangat walaupun 13:38 harus mengorbankan waktunya, 13:41 pikirannya, tenaganya, kesehatannya, 13:43 tapi janji yang Allah tawarkan tidak 13:45 dipedulikan sama sekali. 13:48 Saksikan coba bagaimana perhatian orang 13:50 tua mengingatkan anaknya untuk sekolah, 13:52 berpendidikan tinggi agar sukses. 13:55 Pernahkah diingatkan untuk mempersiapkan 13:58 bekalnya bagi hari akhir? Pernahkah 14:00 diingatkan kepada Tuhannya?