Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Rasil
- TV untuk Islam yang satu.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma
- sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad.
- Dibancar luaskan dari jalan Masjid
- Silaturahim nomor 36 Kalimanggis,
- Cibubur, Bekasi, Radio Silaturahim untuk
- Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Bagaimana kabar Anda di pagi hari ini?
- Alhamdulillah kita kembali berjumpa
- dalam program sirah Sahabat edisi hari
- Senin di tanggal 9 Maret, mohon maaf di
- tanggal 4 Maret
- 2019. Dan narasumber kita
- Ustaz Komaruddin telah hadir di studio
- saat ini. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Sehat,
- Ustaz? Ya, alhamdulillah Khair. Khair.
- Baik, ikhwan dan akhwat. Saya Bagus
- ditemani ee teman-teman. Ada Kang Fahri
- di meja operator. Baiklah ikhwan dan
- akhwat, mari kita mulai saja pembahasan
- kita. Sahabat yang akan dibahas yaitu
- Huzaifah bin Yaman. Baik, terima kasih.
- Tafadul Ustaz ya.
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Innalhamdalillah nahmaduhu wa nastainuhu
- wafiruh wa naudubillahi min syururi
- anfusina wasiati a'malina. May yahdillah
- fala mudillalah w yudlil fala
- hadiyaalah. Ashadu alla ilahaillallah
- wahdahu la syarikalah wa asyhadu anna
- muhammadan abduhu wa rasuluh. Amma
- ba'd. Para pendengar radio silaturahim
- dan pamiarsa TV Rasil.
- Alhamdulillah pagi ini kita akan
- mengkaji ulang
- yaitu sesosok sahabat Rasulullah
- sallallahu alaihi wasallam yang
- mendapatkan
- gelar yaitu dengan panggilan shohibus
- sirriibus
- pemilik rahasia.
- Kalau hal ini terjadi di negeri kita
- dengan
- julukan seorang intelijen, nah cocok
- buat dia.
- Itu panggilan ini memang tidak semua
- orang-orang yang
- diberikan panggilan ini memang
- orang-orang
- khususiah, orang-orang yang memiliki
- kepakaran di bidang tersebut.
- Maka orang-orang ini deretnya,
- kelompoknya juga
- terbatas, bisa dihitung dengan jari.
- Enggak banyak orang-orang yang seperti
- ini. Nah, Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam memiliki sahibis siri. Cuma
- yang begitu
- nampak dan memang
- betul-betul diakui oleh sahabat yang
- lainnya.
- Ia adalah Khuzaifah bin
- Yaman. Shohibus
- ini sulit
- dibongkar. Bahkan sampai akhir ini,
- sampai zaman ini mungkin sampai hari
- kiamat belum ada atau enggak pernah bisa
- orang untuk membongkar siapa sih
- orang-orang yang masuk deretan orang
- munafik. Tuh sampai hari ini belum
- pernah.
- Tapi kalau tokohnya disebut ada. Nah,
- tapi keroco-keroconya yang menyebar yang
- terus
- berkembang itu sulit
- dijangkau. Kenapa? Karena shahibisnya
- enggak pernah membuka.
- Bahkan orang yang dekat kepadanya,
- bahkan tidak hanya dekat, bahkan dia
- menjadi khalifah itu
- mencoba untuk tahu satu orang apabilanya
- Rasul tidak mengizinkan.
- Masyaallah. Ah, itulah maka dia dikenal
- Sahibusi, penyimpan rahasia.
- Nah, kalau kita lihat sosok sahabat
- Huzaifah ini kalau digambarkan
- seperti seorang pakar sedang meneliti
- sebuah
- penemuan. Jadi ditinjau dari berbagai
- sudut.
- dari sudut sejarawan, dari sudut
- geologis, dari sudut ee tentang
- ekologi, bagaimana sahabat Khudzaifah
- bin Yaman ee bisa
- merangkum seluruh peristiwa yang terjadi
- selama dia hidup. Masyaallah.
- Dia
- mujahid, dia
- intelijen, dia juga seorang yang dikenal
- dalam istilah sekarang seorang
- futurolog, seorang yang bisa membuka
- rahasia masa depan. Wah, ini saya kalau
- ingat begini ingat itu Alvin Tover
- ee seorang ilmiawan dari Amerika itu
- Alvin Toflar. Dia kan termasuk salah
- satu putrolog dari barat itu. Tapi kalau
- dibandingkan dengan Hudzaifah, wah
- jauhah. Kenapa? Hudzaifah sampai hari
- ini belum pernah ada orang yang bisa
- membongkar
- kehebatannya. Nah, Hudzaifah itu
- diberikan kelebihan oleh Allah bisa
- melihat masa yang akan datang.
- Kalau orang berbicara kepada Nabi selalu
- pembicaraannya mengarah kepada
- kebaikan-kebaikan.
- Tapi kalau Hudaifah
- bukan di balik kebaikan pasti ada
- keburukan dikorek oleh di keburukan tuh
- oleh Huzaifah. Oleh Hudzaifah kapan?
- Bagaimana terus bagaimana orangnya
- sifatnya gimana ngomongnya kayak apa.
- Itu Hudzaifah
- itu bisa kita sekarang membaca Quran
- dengan satu irama dalam dunia hari ini.
- Itu berkat jasa Hudzaifah bin Yaman.
- Coba ya itu hasil karyanya sampai
- dirasakan hari ini oleh umat muslimin di
- dunia. Bukan bukan sampai hari ini,
- bahkan sampai hari kiamat. Waktu di
- zaman Khalifah Utsman, beliau kan
- keliling keliling kepada negara-negara
- yang ditaklukkan oleh Islam sampai ke
- daerah Kinziang.
- Kinziang. Kinziang yang Cina. Daerah
- Cina itu dia keliling sampai
- Turkemistan, Azerbaijan.
- Kemudian
- daerah-daerah di daerah dekat ee
- Finlandia. H. Woh, pokoknya dia
- keliling. Bayangkan tuh ngapain, Ustaz?
- Tugas dakwah, mengemban
- dakwah. Nah, dalam satu daerah orang
- baca
- Quran kok katanya kok bacanya kok
- begini. Contoh di Irak ayat itu dibaca
- tak malun.
- Di Azerbaijan yamakmalun.
- Heeh. Bedanya apa kira-kira? Ee titik ta
- sama ya kan? Iya.
- Wah, datang lagi sebuah negara yang
- lain. Bacanya lain
- lagi. Waduh, kata dia ini masih ada
- sahabat kok banyak
- bacaan. Sampai seorang murid dengan
- seorang murid berantem gara-gara apa?
- Gurunya menyampaikan
- beda. Akhirnya Hudzaifah lapor kepada
- Khalifah
- Utsman. Kata Hudzaifah ini kalau begini
- bisa jadi umat Islam nanti seperti
- orang-orang Yahudi. Saling serang,
- saling ngaku benar, ribut terus. Kita
- jangan sampai wahai khalifah, saya
- sarankan agar semua Quran yang dikirim
- tarik kembali ke pusat. Adakan renovasi,
- revisi biar sama semuanya bacaannya.
- Enggak ada yang belum.
- Akhirnya instruksi dari khalifah semua
- Quran yang dikirim ke berbagai ditarik
- kemudian dibahas di satu majelis satu
- tim khusus untuk ya kalau istilah
- sekarang itu amandemen.
- Hm. Ada beberapa hal yang perlu
- direvisi. Tapi Utsman mengatakan kepada
- tim karena timnya waktu itu kurang lebih
- hampir sekitar 30 lebih.
- Nah, kata Utsman, semua Al-Qur'an yang
- sudah disebar, ditarik, kemudian
- diadakan evaluasi, dibaca oleh seorang
- hafiz, didengarkan, disaksikan, kemudian
- kalau ada perbedaan kembalikan ke bahasa
- Quraisy asli.
- Akhirnya disimpulkan, ditulislah
- Quran sampailah hari ini. Itu jasa
- laporan dari intelijen yang tingkat
- tinggi, Huzaifah bin
- Yaman. Itulah e bagaimana karya besar
- Hudzaifah bisa mempersatukan bacaan
- setelah dilaporkan kepada
- khalifah. Nah, sekarang kita lihat
- kronologinya.
- Huzaifah ini memang salah satu
- sahabat yang diberikan kelebihan oleh
- Allah punya tiga ciri
- sifat. Sifat pertama punya sifat
- berani. Berani karena benar, takut
- karena salah. Bertand apa? Bertindak
- cepat. Ini
- Hudzaifah.
- Kedua, tindakan tepat dan cepat.
- Jadi udah berani tepat dan cepat. Jadi
- kalau bertindak itu enggak istilah
- bahasa kita mah enggak li-li itu cet cet
- cet
- cet. Tapi rapi Pak Ris sekalipun cepat
- rapi bagus. Heeh. Terus yang ketiga
- sifat dia itu di samping cepat tepat
- tetap ketelitian dan kehati-hatian
- dijaga. Ahah. Ini orang-orang yang
- semacam ini kan susah nyarinya.
- berani, tepat dan cepat bertindak dan
- memang tidak mengecewakan, teliti dan
- hati-hati. Nah, ini dimiliki oleh
- Khudzaifah bin
- Yaman. Nah, waktu Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam hijrah dari Makkah ke
- Madinah,
- nah terjadilah peristiwa Khaibar ee
- Badar. Beliau tidak ikut waktu Badar,
- tapi di waktu peristiwa Uhud beliau
- ikut.
- Bahkan dalam satu peperangan yang sangat
- menegangkan yang disebut oleh Quran
- sendiri yau peristiwa Ahzab itu beliau
- berperan penting dalam peristiwa Ahzab
- itu. Apa di antara peran penting yang
- beliau lakukan oleh Hudzaifah bin
- Yaman?
- Bayangkan, belum pernah Rasul menghadapi
- peristiwa sedahsyat ahzab. Sehingga Ummu
- Salamah mengatakan belum ada yang
- menyamai kehebatan yang pernah terjadi
- dalam perang
- Ah sampai mata terbelalak
- sampai mereka
- sempat tidak melaksanakan salat selama 4
- waktu. Kenapa? Karena saking sibuk
- menahan serangan. Jadi mulai subuh atau
- mulai zuhur, asar, magrib, isya, subuh.
- Bayangan lima
- waktu enggak sempat mereka termasuk
- Nabi. Kenapa? Karena begitu serangan
- hebatnya. H. Tapi alhamdulillah sampai
- Rasulullah dapat mengatasinya dan
- Rasulullah akhirnya dimenangkan oleh
- Allah. Lewat siapa?
- Nah, Rasulullah tiap malam berdoa, "Ya
- Allah, tolong kami." Sampai Rasulullah
- mengucapkan, "Hamim la tunsarun."
- Demi Allah mereka tidak akan ditolong.
- La
- tunsarun itu diucapkan oleh
- Nabi.
- Huzaifah mendengar satu kalimat. Kata
- Rasulullah, "Siapa di antara kamu yang
- akan
- saya
- kirimkan?" Waduh. Setengah malam begini
- gimana dikirimkan nih?
- yang dalam keadaan genting, angin topan,
- cuacanya
- dingin, kemudian disuruh masuk ke
- markasnya musuh. Sama aja dengan
- nyerahin
- leher. T-tahu Nabi memanggil, "Aina
- Huzaifah?" Hudzaifah ke mana? Ka di
- maneh. Gitu dipanggil, "Ada apa ya
- Rasulullah?" "Kamu masuk ke markasnya
- Abu Sufyan."
- Pak, kalau saya masuk apa kira-kira
- pahalanya? Anta mai fil jantah. Kamu
- bersama saya di surga. Wah, bukan kayak
- kita jabatannya kira-kira apa
- naiknya? Atau nanti saya dapat hadiah
- berapa? Enggak begitu dia. Tapi apa yang
- engkau berikan kepadaku? Kata Nabi,
- "Anta mai fil jannah."
- Masyaallah. Ah, itulah Hudzaifah bin
- Yaman.
- Yang ketiga, Hudaifah memiliki
- karakter dia bisa memeta oranging.
- Heeh. Jadi ini orang jujur, ini orang
- pingplan. Dia tahu itu dari mana dia?
- Dari
- wajahnya. Nah, itu Hudaifah hebatnya
- gitu. Baru selintas lewat wajah sudah
- ketawar. Ini orang culas tah ini orang
- jujur itu. Kalau onji ustaz ya onji
- belum bisa ustaz buka nih masih
- tersimpan ni kadang iya kadang tidak kan
- dia orang lucu. Heeh. Orang ganteng. He.
- Nah Hudzaifah itu bisa melihat orang dan
- setiap yang dia ucapkan tuh itu selalu
- fakta. Maka kata dia ee seorang ahli
- tarim mengatakan dia salah satu seorang
- ahli pembaca hati.
- Waduh. Maka dia mengatakan kata dia,
- hati manusia itu terbagi empat. H
- hm. Satu hati yang memang
- tulus
- terbuka. Tulus terbuka, jujur. Aduh.
- Jadi dia enggak macam-macam.
- Terus yang kedua ada hati yang
- terjungkir,
- terbalik. Terus yang ketiga hati yang
- campur. H
- hmm. Terus yang selanjutnya, yang
- keempat, ada hati yang berat kepada
- munafik, ada hati yang berat kepada
- mukmin. Gimana itu dijelaskan? Nah, hati
- yang pertama itu ada hati yang tulus
- yang disinari dengan cahaya. Tulus
- itulah hatinya orang mukmin.
- Orang mukmin itu sudah dapat hidayah
- oleh Allah, dikuatkan dengan cahaya
- Al-Qur'an. Maka dia hatinya
- bersih. Yang kedua, hati yang
- terbalik. Jadi mestinya hati terbuka
- sehingga nerima apa yang ada. Ini
- terbalik. Kalau istilah bahasa sunah
- nonggeng j punggung. Nah, ini hatinya
- orang kafir. Jadi, bagaimanapun kaum
- berikan nasihat mereka beritahukan ya
- tetap mereka dikunci mati hatinya enggak
- akan
- berubah. Yang
- ketiga, hati yang
- campur itu hatinya orang munafik. Orang
- munafik itu dicampur artinya, enggak
- pernah bersih dia. Kadang hitam, kadang
- putih, kadang hijau, kadang kuning. Nah,
- ya. Yang keempat, hati. Nah, hati yang
- satu satu saat cenderung kepada
- kebaikan, satu saat cenderung kepada
- keburukan. Nah, ini hati yang kadang
- kala pada saat imannya bertarung,
- imannya
- naik. Pada saat imannya kalah maka
- imannya
- turun. Kayak kayaknya nomor empat nih
- kena semua
- ya. Kadang kala naik, kadang kala tu
- turun. Nah, ini nih. Ni hati yang
- keempat nih kayak merasakan semua nih.
- Waktu naik-naik nah wih semangatnya
- bukan
- main. Nah, waktu sudah donah apapun yang
- ada di hadapan dia, seolah-olah enggak
- dengar dia. Nah, itu Hudzaifah kok bisa
- membaca seperti itu? Kenapa? Dia
- diberikan kelebihan oleh Allah Subhanahu
- wa taala.
- Nah, Hudzaifah bin Yaman ni di antara
- sekian
- sahabat yang beliau
- sangat menyayangi Rasulullah, sayang
- sama
- Rasul. Dan Rasul sebaliknya karena Rasul
- disayangi, maka beliau pun
- menyayanginya. Kalau kita kan lainnya.
- Kalau kita mah disayangin enak, tapi
- kita enggak pernah nyayang sama dia.
- Nah, jadi Rasul tuh tahu mana orang yang
- sayang. dia lebih sayang
- lagi. Nah, kalau kita seperti apa yang
- pernah dilakukan Nabi dan para sahabat,
- wah mulia sekali ini
- kehidupan indah kayaknya enggak akan ada
- yang namanya thajaah ya. Enggak ada itu
- yang sebutnya orang bersengeta ya. Orang
- damai semuanya. Nah, Hudzaifah profil
- seorang yang seperti itu. Damai hidupnya
- tidak pernah dia menyakiti orang. Enggak
- pernah Hudzaifah
- itu beliau itu kalau saya gambarkan tuh
- badannya tinggi. Wih, Hudaibah
- loh. Kemudian
- beliau punya wawasan yang
- jauh. Orang kalau bertanya sesuatu ya
- dianggapnya mungkin bisa yang lain pun
- bisa. Tapi kalau dia sudah berbicara
- orang lain pernah bengong.
- Itu hebatnya.
- Waktu Rasul
- berkata, kata
- Rasulullah
- bahwa
- Islam ini memang sudah Allah tingkatkan.
- Kifah ngomong sudah Allah
- Islam sudah ditingkatkan oleh Allah. H
- artinya sudah dimajukan kan. Iya.
- KPA ngomong innuna fi
- jahiliyah. Iya. Saya dulu memang ada di
- masa
- jahiliah. Kemudian Allah mendatangkan
- Islam. Saya berada dalam
- Islam. Nah, apakah setelah saya dalam
- Islam masa-masa yang pernah saya alami
- dulu disebut masa
- jahiliah akan ada lagi
- enggak? Iya.
- Oh, jadi
- jahiliah terus sesudah jahiliah itu
- muncul yang
- kedua Islam muncul lagi. Enggak iya
- wafihi dakhanun. Tapi
- dalam periode Islam yang kedua itu
- Islamnya di dalamnya ada dakhan. Dakhan
- itu apa? Nah, Pak bertanya wama dakhanuh
- ya rasul. Apa itu dakhan ya rasul?
- Hum yahduna bigori haji yastanuna bigori
- sunati. Orang memberikan petunjuk tapi
- bukan petunjukku. Memberikan sunah bukan
- sunahku. Wah gimana
- itu petunjuk tapi bukan
- petunjukku. Artinya apa? Semua apa yang
- dipaparkan oleh seorang tidak sedikit
- pun
- menyimpang. Tapi sandaran hukumnya
- enggak ada.
- Kalau ditanya mana ayat Qurannya yang
- berkenaan dengan itu? Mana enggak
- ada?
- Oh, jadi memberikan petunjuk tapi bukan
- petunjuk. Kalau petunjuk Nabi kan ada
- Qurannya surat apa, ayat berapa,
- hadisnya riwayat siapa, nomor hadis
- berapa, ada. Ini enggak
- ada. Itu yang disebutkan di antaranya
- memberikan petunjuk bukan petunjukku.
- Wastanuna bisunati. Memberikan contoh
- sunah tapi bukan sunahku. Mungkin sunah
- Abu
- Jahal, sunah Abu
- Lahab, sunah ah
- itu pokoknya selalu lain itu Hudzaifah
- itu pandangannya jauh ke depan. Maka
- beliau termasuk ya
- orang-orang yang khusus ya, orang-orang
- pilihan. Dan beliau alhamdulillah dengan
- karunia Allah beliau gugur sebagai
- syuhada. Ya, suatu saat beliau lihat ada
- orang, "Aduh, kalau saya pakai kain itu
- kayaknya
- pantas." Maksudnya kain kalau engkau
- kembali pada Allah, iya. Tapi kalau itu
- lebih baik daripada saya, saya enggak
- usah pakai kain itulah. Katanya yang
- biasa aja.
- Eh, enggak lama begitu dia ngomong
- itu pulang pada Allah. Itu Hudzaifah itu
- enggak banyak ngerepotin orang. Enggak
- lama. Masyaallah. Saya ngelihat begini
- ingat tuh di satu
- masjid saya kalau datang ke masjid itu,
- itu ada seorang bapak-bapak itu selalu
- ada di shop pertama itu. Suatu saat saya
- datang ke situ. Bapak itu ke mana? Kata
- saya.
- Terus Islam jawab, "Pak ustaz, itu sudah
- kembali pada Allah." Ah, kapan? Katanya.
- Eh, tiba-tiba anaknya bilang, katanya,
- "Betul, Pak Ustaz. Ayah saya wafat habis
- salat subuh enggak sakit enggak
- apaanya."
- Masyaallah. Ah, itulah. Jadi, kalau
- Allah sudah
- memanggilnya bagi Allah sangat mudah
- sekali. Dan orang mukmin dimudahkan
- segalanya urusannya. Nah, Hudzaifah bin
- Yaman termasuk salah satu sahabat yang
- cerdas. Sahabat yang mendapatkan amanah
- sahibus sirri. Sahabat yang tangkap
- terhadap masalah. Sahabat yang apabila
- datang amanah dari Rasul enggak pernah
- dia me menolak, enggak pernah dia
- membantah. Selalu siap samina wa. Maka
- dia mendapatkan termasuk di antaranya
- sahabat yang mendapatkan gembira dari
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam.
- Kata Nabi, "Anta mai fil jannah." Engkau
- akan bersamaku di dalam surga. Demikian.
- Walhamdulillah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Baiklah ikhwan dan akhwat
- yang dirahmati Allah subhanahu wa taala.
- Demikian kisah sahabat Rasulullah
- Huzaifah bin
- Yaman, seorang sahabat yang dijuluki
- sebagai pemilik rahasia. Demikian, Ustaz
- ya. Dan seperti apa Huzaifah bin Yaman
- ini?
- Karena itu kami undang Anda ikhwan
- akhwat
- untuk bertanya langsung ke Ustaz
- Komaruddin di siang di pagi hari ini.
- Namun sebelum pertanyaan-pertanyaan dari
- Anda kami jawab, kami akan jeda sejenak.
- Setelah nada takwa berikut ini, kami
- akan kembali ke ruang dengar Anda. Yeah.
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- Berasil
- TV untuk Islam yang satu.
- Radio Silaturahim untuk Islam yang satu.
- Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Terima kasih Anda
- masih bersama kami dalam program di pagi
- hari ini Sirah Sahabat bersama Ustaz
- Komaruddin Basuni. Sahabat yang kami
- angkat adalah sahabat Huzaifah bin Yaman
- atau pemilik rahasia. Seperti biasa
- ikhwan ikhwat di
- 0218451512 SMS ataupun WhatsApp di
- 0811999720.
- ee nomor telepon atau nomor yang bisa
- Anda hubungi. Silakan Anda berikan
- pertanyaan di kedua nomor tersebut. Dan
- kita akan ke pertanyaan pertama, Pak
- Ustaz. Pertanyaan dari hamba Allah
- ya, Ibu Albar di Cikarang.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam, Bu Albar.
- Baik, Ustaz. Saya ingin bertanya. Selain
- Huzaifah bin Yaman, ada juga Abdullah
- bin Mas'ud yang mendapatkan gelar
- Shihibul Syiir. Apakah kedua sahabat ini
- memang yang ditunjuk Rasul karena bisa
- menyimpan rahasia dengan petunjuk
- basirah atau mata batin beliau? Syukran.
- Ya, pada apa yang saya katakan tadi
- memang ada banyak bukan Hudzaifah ya,
- ada beberapa sahabat lain
- lagi yang memiliki ya
- ketajaman, memiliki kepercayaan. Nah,
- salah satunya memang Hudzaifah bin Yaman
- yang paling menonjol di antara
- orang-orang yang masuk dalam deretan
- penyimpan rahasia Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Termasuk Abu Bakar itu
- juga sahibus sir. Cuma beliau kan
- menonjol di bidangnya di bidang tentang
- kejujuran beliau. H maka Abu Bakar
- dengan Abu Bakar Siddiq orang yang tidak
- pernah dusta.
- Nah, Hudzaifah bin Yaman dia seorang
- sahabat yang diberikan kelebihan oleh
- Allah bisa menjaga
- rahasia. Sekecil apapun itu kalau sudah
- rahasia beliau tuh menjaganya. Apalagi
- besar, apalagi menyangkut ke harga diri
- seseorang. Nah, bagaimana kalau harga
- diri seseorang
- dijatuhkan? Kalau seseorang yang punya
- rasa sebelum dia akan berbuat dia akan
- membaca dirinya. Coba kalau dirinya
- dijatuhkan kayak apa rasanya? Iya. Nah,
- itulah Hudzaifah bin Yaman itu
- betul-betul dia menjaga rahasia itu.
- Sehingga Rasulullah tidak ragu lagi
- kalau menyimpan rahasia melewati itu.
- Pasti akan aman. Heeh. Nah, sekarang
- masalahnya tergantung kepada kita.
- Apakah kita hanya mendengar kisah ini
- saja? Terus bagaimana aplikasinya kepada
- kita?
- Nah, kita pun kalau dikasih amanah oleh
- orang suruh dijaga ya jaga. Jangan
- sampai
- bocor. Kalau kita bukan bocor, curcor
- apa itu ya? Keluarnya bukan satu banyak
- cercur dari yang mancur lagi. Makanya
- curcor. Nah, maka rahasia bagaimana bisa
- tersimpan dengan baik karena pendengar
- yang dipesrah aja gak
- berani. Bahkan senangnya justru membu
- membukanya dan mengocorkannya. Demikian.
- Baik, Ibu Albar. Semoga terjawab.
- Kemudian dari Balbar ee Ustaz kita
- beralih ke pertanyaan selanjutnya. He
- dari hamba Allah di Jakarta.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz,
- kenapa hanya Huzaifah yang dipercaya
- oleh Rasulullah memegang rahasia beliau?
- Mengapa bukan Umar, Abu Bakar, atau
- orang yang lebih dekat dengan Rasul?
- Ya, semua sahabat itu memiliki
- keistimewaan. Masing-masing punya
- keistimewaannya.
- Nah, Umar keistimewaannya apa? Orang
- yang berani menyampaikan hak walau kan
- muron. Makanya Umar Alfaru dikenal itu
- dari lisan Rasul. Dia digelari Alfaruq,
- pemisah antara hak dan batil.
- Kemudian beberapa sahabat lagi dikasih
- gelar seperti Khalid bin
- Walid. Maka yang pantas bagi dia apa
- jurukannya?
- Saifulah pedangnya Allah
- Almaslul yang selalu dalam keadaan
- terah kalau bahasa saya gampang suna
- ngejengjreng. Apa itu? Ngejengjreng.
- Jadi pedangnya enggak pernah masuk ke
- sarung. Jadi selalu berada di luar
- sarung. Nah Almasul.
- Terus ada sahabat lagi yang lain,
- yaitu sahabat yang tadi disebut
- shahibusi, penyimpan
- rahasia. Ada lagi sahabat yang dipanggil
- dengan panggilan
- yaitu sahabat
- almanjil. Karena dia termasuk salah satu
- sahabat yang dituruni malaikat, maka
- disebutlah sahabat al-manjil. Jadi
- masing-masing sudah ada
- keistimewaan-keistimewaannya.
- Demikian.
- Baik, pertanyaan
- selanjutnya dari Ibu Emilda.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Emelda,
- Ustaz, saya ingin bertanya suku mana ee
- sahabat Huzaifah ini? Apakah sahabat
- Huzaifah juga pernah mengalami
- penyiksaan seperti sebagian sahabat yang
- lain? Heeh. Dan apakah ada ikatan atau
- hubungan keluarga dengan Rasulullah?
- Ya, kalau beliau dikatakan suku dari
- mana? Memang ada berapa riwayat memang
- beliau itu
- sesungguhnya asalnya dari
- Makkah kemudian dia pindah ke
- Madinah. Nah,
- kemudian Hudzaifah ini diberikan
- kelebihan oleh Allah ee oleh Rasulullah.
- Kata Rasulullah, "Kamu memilih orang
- mana? Mau Anshar boleh, mau Muhajirin
- boleh. Karena memang awalnya dia dari
- orang Makkah pindah ke ke Madinah. Jadi
- sebelum Rasulullah hijrah dia hijrah
- duluan. Itu menurut sebagian riwayat.
- Kemudian Hudzaifah bin Yaman ini salah
- satu sahabat yang diberikan oleh Allah
- ee yaitu kelebihan lainnya di samping
- Shibus Sirri beliau itu bisa membuka
- cakrawala yang jauh ke depan.
- Jadi beliau diberikan ilmu oleh Allah
- melebihi sahabat yang lain. Itu hebatnya
- Hudzaifah. Dan suku. Nah, ini sukunya
- saya baca tadi itu kalau dari silsilah
- itu dia dari kelompok
- Kojraj. Ah, kelompok Khajraj. Namun dia
- artinya memang awalnya bukan orang
- penduduk asli. Makanya Hudzaifah bin
- Yaman. Orang Yaman ya. Orang Yaman.
- Kalau itu kan Yaman, tapi kan dimaksud
- bukan Yaman itu bapaknya Yaman. Namanya
- Hudzaifah bin Yaman. Bukan orang Yaman
- itu nama nama bapaknya Yaman. Iya Yaman.
- Makanya saya pikiran orang Yaman bukan.
- Beliau asli penduduk Makkah. Ah men
- sebagian riwayat seperti itu. Ya. Baik
- Ibu Emilda semoga terjawab.
- Kemudian ada pertanyaan kembali ini dari
- Bapak Samsul di Seragen. Oh, di
- Cibinong. Mohon maaf ya. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Baik Ustaz, saya ingin
- bertanya. Apakah Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam ummi atau
- buta huruf hingga akhir hayat beliau?
- Ya,
- jadi pengertian umi banyak para ulama
- membicarakan.
- Ada umi. Memang umi secara bahasa itu
- Umi itu tidak bisa baca dan tidak bisa
- tulis. Nah, kalau
- terjemahan Umi tidak bisa baca, tidak
- bisa tulis, kenapa Rasulullah
- punya sebutan
- patonah? Kan sifat yang dirasul itu
- siddiq, amanah, fatonah, tablig. Ini
- fatonah apa? Itu cerdas.
- Nah. Nah, kemudian fatonanya Rasul tentu
- jauh beda dengan patonanya orang
- biasa. Nah, kenapa Rasul patona? Karena
- Rasul tahu
- persis. Maka untuk menjawab
- surat, untuk menulis surat, Rasul punya
- sekretaris. Dan setiap Rasul memberikan
- instruksi ditulis oleh sahabat. Setelah
- itu suruh dibacakan.
- Nah, pada saat dibacakan kata betul itu
- lanjutkan. Jadi beliau memang secara
- zohiriah tidak bisa menulis tapi paham
- atas tulisan itu. Jadi bukan umi secara
- leterlek. Leterlek. Heeh. Bahwa benar
- beliau benar-benar buta huruf. Nah,
- kalau umi yang dimaksud umum kan umi
- letterleg. Iya.
- Buta huruf. Jadi benar tidak bisa
- membaca huruf. enggak serup dan itu
- tidak mungkin bagi seorang rasul. Nah,
- itu satu. Terus yang kedua ada pemahaman
- buta huruf itu bukan buta hurufnya
- seperti kebiasaan orang-orang. Iya. Jadi
- tidak tahu huruf A. Nah, bukan begitu,
- Ustaz. Beliau ngerti isi
- masalah. Contoh nih pokoknya thak. Heeh.
- Bukan enggak ngerti mana huruf th. Bukan
- itu maksudnya. Beliau tahu isi isi
- masalah. Jadi contoh kalau bicara contoh
- nikah Rasul sudah ngerti teet nih
- ayatnya dibacakan, hadisnya bacakan. Apa
- ada orang sekarang begitu? Enggak enggak
- ada kan. Nah, Rasul itu patonah
- ayatnya dibaca.
- Berarti umi di sini dimaksud itu apa?
- Nah, umi yang dimaksud sini bukan
- pengertian umi umumnya manusia.
- Nah, artinya beberapa hal kesamaan. Ada
- kesamaan tapi tidak persis. Iya. Heeh.
- Memang beliau kalau disuruh baca beliau
- enggak enggak bisa baca. Tapi kalau
- beliau kalau disuruh menjelaskan beliau
- tahu. H.
- Nah, ini yang saya baca dalam penjelasan
- pengertian uminya Rasulullah yang
- dijelaskan dalam kitab kelengkapan
- tarikh Nabi Muhammad. Ya. Heeh. Tapi
- kebanyakan ulama hampir sama mengertikan
- umi itu ya umi tidak bisa baca, tidak
- bisa
- tulis. Nah, kalau begitu tidak bisa
- baca, tidak bisa ngapain ada tulisan? Di
- zaman Nabi kan tulisan ada. Iya.
- Maksudnya apa? Untuk menjaga setiap
- Quran yang turun ditulis. Dan memang
- yang nulisnya bukan Nabi, tapi Nabi
- mengesahkan ini benar.
- Maka setiap surat yang dikirim oleh
- Nabi, yang dikirim atas nama Nabi
- Muhammad itu Nabi memberikan
- cap. Kalau kita stempel. Nah, berarti
- benar dari
- Rasulullah. Ini pengertian Umi yang
- kadang kala diterjemahkan secara umum.
- Beliau enggak bisa
- nulis, beliau enggak bisa baca.
- Nah, kalau beliau baca Quran apa bukan
- baca itu?
- Iya. Jadi pengertiannya bukan pengertian
- letterlek. Iya. Ya.
- Demikian. Baik. Ustaz T ada pertanyaan
- dari pendengar kita di Sukabumi.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Baik,
- Ustaz. Berapa kisah sahabat yang Ustaz
- baca dalam sehari sehingga bisa menjiwai
- kisahnya? Dan buku karangan siapa yang
- menurut Ustaz bagus? Siapa itu?
- Pendengar di Sukabumi. Ustaz. Oh. Oh,
- itu aja sudah disebutkan namanya. Ya,
- saya kalau tanya begini malu juga. Saya
- ini orang
- desa yang kemampuan saya ya
- terbatas. Namun karena semangat saya
- ingin memiliki apa yang saya
- ketahui. Akhirnya saya berusaha dengan
- mohon pertolongan Allah. Buku-buku yang
- saya baca di antaranya 60 sahabat
- Rasulullah karangan Khalid Muhammad
- Khalid. Terus empat serangkai ee atau
- empat serangkai khulafa rasyidin Abu
- Bakar, Umar, Utsman, Ali. Nah, terus
- khalifah teladan isinya sama. Kemudian
- lagi ashabur Rasul Syekh Muhammad Misri
- empat jilid.
- Terus lagi rijalu kholir rasul,
- orang-orang yang di sekitar
- Rasulullah. Terus kelengkapan tarikh
- Nabi
- Muhammad, terus lagi kepahlawanan
- generasi sahabat Rasulullah sallallahu
- alaihi
- wasallam. Terus ada lagi buku yang kami
- baca khusus tentang kepribadian
- masing-masing. Ada Sa'ad, ada Abu
- Hurairah, ada Abu Dzar.
- Pokoknya beberapa sahabat Nabi ditulis
- masing-masing satu buku. Heeh. Bukunya
- kecil-kecil ya. Itu namanya buku kisah
- Teladan Sahabat Rasulullah. Terus ada
- lagi buku yang menyangkut sahabat
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- yaitu buku yang ditulis tapi gede
- kitabnya. He oleh Ibnu Katsir yaitu
- albidayah w nihayah. Hm. Jadi kalau kita
- berbicara masalah perang Badar, oh di
- jabarkan siapa-siapa orangnya, terus
- orangnya itu di mana? Wah, lengkap. Iya.
- Ahah. Itu albidayah wan nihayah. Terus
- lagi oleh
- Alislam, oleh Imam
- Azzahabi. Terus lagi yaitu
- kitab yang sering kita dengar dari para
- ulama, para alim, yaitu al-auliya.
- para kekasih-kekasih Allah. Nah,
- termasuk di situ para sahabat dan masih
- banyak sahabat-sahabat yang lain, baik
- yang berbahasa Arab maupun bahasa
- Indonesia. Demikian baik dan nampaknya
- kita berada di penghujung acara, Ustaz.
- Namun sebelum berpisah, satu pertanyaan
- dari hamba Allah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Hamba Allah
- di Jakarta kali ini, Ustaz. Mohon
- nasihatnya agar tidak merasa jenuh dan
- tidak terjebak dalam kegiatan ibadah
- yang ritual begitu begitu saja. Apa yang
- harus dilakukan agar saya termotivasi
- bisa meningkatkan amal ibadah?
- Ya, para pendengar Radio Rasil dan
- pemirsa TV Rasil.
- Salah satu di antaranya yang membuat
- gairah ya apa yang kita amalkan
- itu saya sampaikan apa yang Rasulullah
- sampaikan waktu sampai di Madinah.
- Rasul bersabda, kata Rasulullah,
- "Ayyuhannas absus
- salam waimut
- thaam wasillu bil
- arham wasollu bilail wasu niyam
- tadkhulul jannah
- bisalamin." Hai manusia sebarkan salam.
- Ah, berarti kita harus da dakwah
- sampaikan salam kedamaian. Tentu
- penyampaiannya ringan tapi menyentuh.
- Yang kedua setelah absus salam waimut
- thaam agar kita banyak beramal memberi
- terutama makanan yang diperlukan oleh
- manusia apakah itu superm apakah itu
- nasi padang apakah itu kabul. Nah, yang
- penting makanan ya. Terus yang ketiga
- kata Rasulullah, berarti kalau kita
- disuruh memberi makanan, berarti kan
- kita harus punya kerjaan, harus harus
- ada pemasukan. Terus yang
- ketiga yaitu perintah Nabi, wasilu bil
- arham. Andakan hubungan silaturahim
- dengan siapapun, terutama dengan orang
- yang memisahkan dengan kita. Kita datang
- itu berarti kan kita bergairah kan. Iya.
- Enggak cicing wae kata orang sunah ulut
- dinya henteu.
- Jadi yang ketiga ini wasillu bilham.
- Yang
- keempat wasu billahil wasam. Kamu
- lakukan salat tahajud sementara
- orang-orang sedang pada tidur. Tadkulul
- jannah bisalamin. Amin. Niscaya kamu
- akan masuk surga dengan penuh kedamaian.
- Maka begitu Rasul berbicara, seorang
- tokoh Yahudi namanya
- Husein langsung dia
- datang, dia sambut Rasulullah kemudian
- dia menjabatkan tangan, langsung dia
- masuk Islam. Ini yang saya
- tunggu-tunggu, kata
- dia. Nah, orang itu setelah masuk Islam
- namanya diganti menjadi menjadi Abdullah
- bin Salam.
- tadinya
- Husein karena dia keimanannya begitu
- hebat, amalnya juga hebat, ilmunya juga
- hebat maka berubah. Itulah yang
- disebutkan sibuk Allah itulah celupan
- Allah. Demikian walhamdulillah.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Demikian
- untuk Ibu hamba Allah di Jakarta. Semoga
- terjawab pertanyaan terakhir kami di
- pagi hari ini. Dan sebelum berpisah,
- kesimpulan apa, Ustaz? Cukup. Cukup ya.
- Baik, ikhwan akhwat. Demikian. ee sirah
- sahabat kisah Huzaifah bin Yaman, salah
- seorang sahabat yang dijuluki sebagai
- pemegang
- rahasia. Kami mohon maaf dan juga kami
- mohon undur diri saya Agus dan juga
- Muhammad Fahri ditemani Ondi Saputra.
- Mohon undur diri ikhwan dan akhwat.
- Setelah ini akan hadir eh perlindungan
- anak bersama Bapak Hamid Fatih Lima.
- Billahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam.
- [Musik]
- Rasil
- TV untuk Islam yang satu.