Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:34 Sayidina Muhammadin wa 2:38 ajemaah 2:41 Masjid Raya Cibubur Kantri dan juga 2:45 pemirsa radio silaturahim untuk Islam 2:49 yang satu ini taglin dari Radio 2:53 Silaturahim. 2:54 Pertama-tama mari kita panjatkan puji 2:57 dan syukur kita ke hadat Allah Subhanahu 2:58 wa taala yang memberikan begitu banyak 3:01 nikmat kepada kita semua. Jadi antaranya 3:04 nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kita 3:06 bisa menjalankan salat subuh secara 3:09 berjamaah dan juga kita lanjutkan dengan 3:12 menghadiri kajian pada Ahad pagi ini. 3:17 Selawat serta salam semoga tercurah pada 3:19 junjungan Nabi Besar Muhammad sallallahu 3:21 alaihi wasallam beserta keluarganya, 3:24 sahabatnya dan juga para pengikutnya. 3:27 Alhamdulillah pada kesempatan pagi hari 3:30 ini telah hadir di tengah-tengah kita 3:33 guru kita dan juga sekaligus menjadi 3:36 narasumber pada kajian Ahad pagi kita 3:39 pada pagi hari ini. Beliau adalah Ustaz 3:43 Husein Alattos. Asalamualaikum, Ustaz. 3:45 Waalaikumsalam warahmatullahi. 3:47 Ya, semoga Allah selalu memberikan 3:49 kesehatan dan kekuatan kepada beliau 3:52 untuk selalu menyampaikan kajian-kajian 3:55 ilmu kepada kita semua. 3:59 Pada 4:00 pagi hari ini 4:03 tema dari 4:06 kajian pagi kita adalah 4:09 bersatu dalam prinsip Islam. 4:14 Ya, seperti kita ketahui dengan 4:18 perbedaan-perbedaan yang ada. Perbedaan 4:19 adalah rahmat bagi kita dan kita 4:23 menjadikan satu dalam prinsip Islam. 4:29 Dalam 4:30 kajiannya 4:32 pada kesempatan ini agak sedikit 4:34 berbeda. Jadi kita lebih interaktif 4:37 Bapak Ibu. Jadi nanti materi akan 4:40 disampaikan sekitar 20 menit dan nanti 4:44 akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab 4:47 dari Bapak Ibu semua. 4:49 dan tanya jawab seputar dengan tema yang 4:52 disampaikan pada pagi hari ini yaitu 4:54 bersatu dalam prinsip Islam. Waktu kita 4:59 akan sampai 5:01 isrq yang kita luangkan. Semoga kita 5:04 bisa 5:06 menghadiri dengan khidmat dan juga bisa 5:08 mengambil ilmu pada kesempatan pagi ini 5:10 yang kita bisa meningkatkan kualitas 5:13 ibadah kita ke depan. Dan dalam kajian 5:17 ini kita bungkus dengan 5:20 program atau dari Masjid Rakyat Cibubur 5:22 Kantri yang kita namakan bisa ngaji, 5:26 bincang-bincang seputar kajian Ahad 5:30 pagi. Bisa ngaji? 5:31 Bisa. 5:32 Bisa. Terima kasih. 5:35 Dan selanjutnya ee waktu untuk pada pagi 5:39 hari ini terkait dengan materi yang akan 5:41 disampaikan oleh Ustaz Husein Alttos 5:44 dengan tema bersatu dalam prinsip Islam. 5:47 Saya persilakan kepada Ustaz Tafadol 5:50 Ustaz 5:53 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 5:57 Bismillahirrahmanirrahim. 6:03 Alhamdulillahi rabbil alamin. 6:07 Alhamdulillahilladzi 6:09 hadana lil imani wal islam 6:13 wa'alana min umati 6:16 nabiyina Muhammadin al mab'uti rahmatan 6:20 lil alamin. 6:28 Wa jamaana jamian ala kalimatin wahidah. 6:33 Kama amarallahu bihi rasulahu 6:37 ylinaha 6:39 linasi jamian. 6:43 Ya ayyuhalladzina amanutaqulaha 6:47 haqqa tuqatihi wala tamutunna illa wa 6:51 antum muslimun. 6:54 Shawatu rabbi wasalamuhu alaihi wa ala 6:58 alihi atyibin wasohabatihil guril 7:02 mayamin 7:04 wasairina ala nahjihil qawim ila 7:07 yaumiddin. 7:11 Allahumma atina minika rahmah waimna 7:14 minadunka ilman nafia wfna bimaamana. 7:20 Assalamualaika ya Rasulullah. 7:23 Asalamualaina wa ala ibadil shihin. 7:27 Wasalamualaikum 7:28 jamian warahmatullahi wabarakatuh. 7:36 Para jemaah hadirin hadirat jemaah 7:39 Masjid Cibubur countuntry yang dirahmati 7:42 Allah. [berdehem] 7:44 Pagi hari ini, alhamdulillah dengan 7:46 rahmat Allah, Allah pertemukan kita 7:49 bersama-sama 7:51 pada salah satu rumahnya, 7:53 tempat kita berkumpul menghadapkan wajah 7:57 kita ke hadapan Allah. Di hadapannya 8:00 kita bersimpuh memohon petunjuknya, 8:04 rahmat-Nya, dan juga ampunan dosanya. 8:08 Semoga Allah buka pintu ampunan bagi 8:11 kita yang seluas-luasnya. Begitu pula 8:13 pintu rahmat-Nya 8:15 membantu kita untuk dapat meresapi 8:18 agamanya dengan sebaik-baiknya. 8:21 Yang menyatukan, 8:23 yang menumbuhkan kecintaan di antara 8:25 sesama kita, membangkitkan kita untuk 8:29 berjuang di jalannya demi menegakkan 8:32 kalimatnya. Bukan untuk menegakkan hawa 8:36 nafsu kita atau ego kita. Ini yang kita 8:41 harapkan. 8:43 Para jemaah hadirin yang dirahmati 8:45 Allah. 8:46 Siapa saja yang membaca Al-Qur'an yang 8:49 merupakan kitab suci yang menjadi 8:52 pedoman hidup kita, 8:54 begitu pula merupakan salah satu rukun 8:58 iman kita. 9:00 Dari sana Nabi menimba sunah-sunah 9:03 beliau yang menjadi tauladan bagi kita 9:06 semua. 9:08 Demikian pula keselamatan kita di hari 9:11 akhir tergantung iman kita kepada kitab 9:14 tersebut. Di samping iman kepada Allah, 9:18 beriman kepada para malaikatnya, beriman 9:21 kepada kitab-kitabnya, terutama sekali 9:23 kitab suci Al-Qur'an yang merupakan 9:26 pedoman hidup kita. 9:28 Beriman kepada Al-Qur'an bukan hanya 9:31 sekedar percaya, 9:33 bukan pula hanya sekedar yakin, tapi 9:36 percaya, yakin. Kemudian setia 9:40 mengamalkan petunjuk yang Allah turunkan 9:43 dalam kitabnya. Karena kitab ini bukan 9:45 hanya untuk dibaca, bukan hanya untuk 9:48 dihafal, tapi untuk kita amalkan dalam 9:50 kehidupan kita. 9:54 Sedangkan sunah Nabi kita jangan kita 9:57 pahami sebagai hadis. Karena tidak semua 10:00 hadis itu benar riwayatnya. Ada yang 10:03 sahih, ada yang dif, ada juga yang 10:05 maubud. Tapi sunah adalah pengamalan 10:11 Nabi kita terhadap Al-Qur'an. 10:14 Jadi, Al-Qur'an merupakan Islam 10:16 konseptual, 10:18 sedangkan Nabi kita adalah Islam aktual 10:23 yang mengaktualisasikan Al-Qur'an. 10:26 Jadi, tidak mungkin antara Islam aktual 10:30 dengan Islam konseptual bertentangan. 10:32 Mustahil gak 10:35 kalau seorang membangun sebuah gambar, 10:38 katakan gedung, 10:40 mungkin enggak pelaksananya membangun 10:42 gedung? melenceng dari gambar yang 10:44 ditetapkan. 10:46 Begitu juga sunah nabi kita ini 10:48 sebaik-baiknya sunah karena beliau 10:52 menjadi contoh merupakan refleksi. 10:56 Maka antara keduanya terdapat kesatuan. 10:58 Maka para ulama menetapkan 11:01 riwayat apa saja yang bertentangan 11:05 dengan Al-Qur'an, baik diriwayatkan dari 11:08 Rasul, dari keluarga Rasul atau sahabat 11:12 Rasul atau tabiin tidak sesuai dengan 11:15 Al-Qur'an, kita pastikan dia bukan sunah 11:17 Nabi kita Muhammad sallallahu alaihi 11:19 wasallam. Jadi jangan kita adakan 11:23 benturan antara Al-Qur'an dengan sun. 11:27 Nah, siapa saja yang membaca Al-Qur'an 11:31 ingin memahami Islam dengan mudah 11:34 sederhana, dia akan menemukan jawaban 11:37 yang amat mudah, jelas, dan gamblang. 11:43 Kita kembali kepada para rasul sebelum 11:46 nabi kita. 11:48 Allah berfirman dalam suratul A'raf, 11:51 "Laqad arsalna nuhan ila 11:56 faq yaudullaha 11:58 maakum min ilahil." 12:02 Sesungguhnya kami telah mengutus Nuh ke 12:04 tengah-tengah kaumnya. 12:06 Apa pesan yang beliau sampaikan dari 12:08 Allah? Sembahlah Allah dan jangan kalian 12:13 apa? Eh, sembahlah Allah. Kalian tidak 12:16 memiliki ilah Tuhan selain dari Al. 12:20 Menyembah Allah bukan berarti hanya 12:22 sekedar kita salat, kita berpuasa, 12:26 tapi menyembah Allah. Kita menjadikan 12:28 hidup kita di dunia ini sebagai 12:30 pengabdian kepada Allah dengan janji 12:34 imbalan kehidupan surga yang kekal dan 12:37 abadi. Hidup di dunia amat singkat. 12:42 Kalau Bapak Ibu diberikan usia 100 12:45 tahun, katanya 12:47 itu hanya 1/10 satu hari di akhirat. 12:53 Sebagaimana firman Allah, 12:56 "Wa inna yauman indabika kaalfi sanatin 12:59 mimma taudun." Satu hari di sisi Tuhanmu 13:02 sama dengan 1000 tahun dalam hitungan 13:04 kalian. 13:06 Sedangkan hari-hari akhirat tiada akhir. 13:09 Jadi kehidupan kita di dunia ini yang 13:11 kita anggap panjang, yang menyubuhkan 13:14 kita untuk membangun nama kita, 13:17 kedudukan kita, mengumpulkan harta, 13:20 mengejar kesenangan hanya begitu cepat 13:22 dan singkat. Wamal hayatud dunya illa 13:25 mataul gurur. Wal hayatud dunya illa 13:29 laibun walahun. 13:31 Oleh karena itu, jalan yang Allah 13:33 tunjukkan buat kita, 13:35 kita menjadikan kehidupan kita sebagai 13:38 pengabdian yang tulus kepada Allah. 13:43 Hingga apa? Seluruh aktivitas kita 13:46 merupakan ibadah. kita bersama keluarga 13:48 kita memperlakukan istri dengan mulia, 13:51 mendidik anak kita juga dengan baik dan 13:54 mulia, berlaku baik terhadap sesama 13:57 manusia, kemudian menjaga kelestarian 13:59 hidup dan tidak melakukan kerusakan. Ini 14:02 ibadah. Ini ibadah. Tapi apabila orang 14:06 keluar dari rel dan jalur ibadah bisa 14:08 menimbulkan kerusakan. Karena [tertawa] 14:10 apa? Ibadahnya liar, tidak memiliki sama 14:14 sekali apa? Tujuan dan tidak ada 14:15 kontrol. 14:17 Ini berbedanya antara orang yang beriman 14:20 yang mengabdikan hidupnya teruntuk 14:22 Allah, yang berjalan di jalan Allah dan 14:25 dia selalu betul-betul menjaga dirinya 14:28 untuk tidak keluar dari rel tersebut. 14:30 Apabila dia tergelincir, diingatkan oleh 14:33 saudaranya, segera dia kembali kepada 14:35 Allah. Hingga semua kita ini orang-orang 14:38 yang beriman terikat oleh ikatan yang 14:40 sama. Innamal mukminuna ikhwah. Maka di 14:44 antara orang yang beriman bekerja sama 14:46 wat tawasa bilhaqqi wa taw bisri. Tidak 14:50 ada seorang pun yang beriman yang akan 14:53 mengajak seorang kepada dirinya maupun 14:56 kelompoknya, tapi mereka akan mengajak 14:58 orang bersama-sama menuju Allah 15:02 sebagaimana perintah Allah pada nabinya. 15:04 Udu ila sabilbik. 15:08 Ajak manusia ke jalan Tuhan. 15:12 Waman ahsanu mimallah wail waq inal 15:17 muslimin. Siapakah yang tutur katanya 15:20 lebih baik dari orang yang mengajak 15:23 kepada Allah dan dia mengisi hidupnya 15:26 dengan amal-amal saleh? Lalu sewaktu 15:29 ditanya tentang identitasnya, dia 15:32 mengatakan, "Inni minal muslimin." Saya 15:35 dari orang yang berserah diri kepada 15:37 Allah. 15:38 Saya ingin tanya kepada Bapak Ibu, kalau 15:41 semua mengajak kepada Allah 15:44 berjalan di jalan Allah yang ditunjukkan 15:46 Al-Qur'an terikat dalam ikatan 15:49 persaudaraan ya yang mengikat kita dalam 15:53 iman, mungkin enggak kita bercerai-berai 15:55 atau bermusuh-musuhan? 15:58 Walaupun warna kulit berbeda, suku 16:01 berbeda, bahasa berbeda, tapi iman kita 16:05 kepada Allah, keislaman kita yang 16:08 artinya kepasrahan, ketundukan pada 16:10 Allah akan menyatukan kita semua. 16:13 Tapi yang terjadi pada saat ini ternyata 16:17 kita jumpai 16:18 setiap kelompok mengajak kepada 16:20 kelompoknya, setiap golongan mengajak 16:23 kepada golongannya dan masing-masing 16:25 berfanatik menganggap diri mereka yang 16:27 paling benar atau yang benar. Yang lain 16:29 menurut mereka salah. Ini bukan lagi 16:32 Islam yang diajarkan oleh Rasul. Bukan 16:35 lagi Islam yang Allah terangkan dalam 16:38 kitab sucinya yang memerintahkan kita 16:40 untuk bersatu dalam keadaan berserah 16:43 diri kepada Allah. 16:45 Sebagaimana firmannya, "Ya 16:47 ayyuhalladzina amanutqulah." 16:50 Wahai orang-orang yang beriman, 16:52 bertakwalah kepada 16:54 bertakwa dalam bahasa Arab diambil dari 16:57 kata kerja waqo yaqi wiqayatan yang 17:00 artinya menjaga. Kita menjaga pesan 17:03 petunjuk Allah nasihatnya 17:06 dengan sepenuh hati, semaksimal 17:08 kemampuan kita. 17:11 Kemudian jangan biarkan diri kalian mati 17:14 kecuali dalam keadaan muslimin. 17:17 Kita harus bedakan antara dua kata. Wala 17:20 tamutunna illa wa antum alal islam sama 17:24 wa antum muslimun. Beda artinya. Kalau 17:27 wala tamutunna illa wa antum alal islam, 17:31 jangan kalian mati kecuali kalian dalam 17:34 Islam. 17:36 Sebagaimana terjemahan yang sering kita 17:37 baca mengenai ayat tadi. Tapi kalau w 17:40 tamutunna illa wa antum muslimun, jangan 17:43 kalian biarkan diri kalian mati kecuali 17:45 kalian semua bersama-sama bersatu dalam 17:48 keadaan berserah diri kepada Allah. Beda 17:50 enggak artinya? 17:53 Jangan biarkan diri kalian mati kecuali 17:56 dalam Islam. 17:57 sama. Jangan biarkan diri kalian mati 18:00 kecuali kalian dalam keadaan muslimun. 18:03 Artinya kalian bersatu bersama-sama 18:06 dalam Islam dan tidak bercerai-berai. 18:10 Jadi keadaan ini hadirin sekalian yang 18:12 seharusnya kita bangun di antara kita. 18:17 Kemudian 18:18 dalam wasiat Ibrahim kepada anak 18:21 keturunannya pun sama. 18:23 Begitu pula wasiat Nabi Allah Nuh 18:25 alaihialatu wasalam. Kita dengarkan coba 18:28 firman Allah dalam suratul baqarah yang 18:31 menjelaskan bagaimana wasiat Ibrahim 18:33 kepada putra-putranya, keluarganya. 18:36 Begitu pula Yakub. 18:39 Waman yarg millati Ibrahima illa man 18:43 safiha nafsah. 18:44 Tidak ada orang yang berpaling 18:47 meninggalkan ajaran Ibrahim kecuali 18:50 orang yang ada gangguan pada akal dan 18:52 jiwanya. 18:55 Karena dia meninggalkan petunjuk Allah 18:57 dan jalan hidup yang indah digantikan 18:59 dengan jalan yang penuh dengan berbagai 19:03 macam cobaan yang berat. 19:06 Jalan yang akan memecah belah kalian, 19:09 membuat kehidupan kalian merana, 19:11 menderita. 19:14 Q lahu rbuhu aslim. Ketika Tuhannya 19:18 berkata pada Ibrahim, aslim, 19:21 artinya apa? Serahkan jiwa dan ragamu. 19:25 Bukan masuk Islam, tapi aslim artinya 19:28 apa? Serahkan jiwa dan ragamu. 19:32 Oleh karena itu dalam bahasa Arab 19:34 istaslama, yestaslimu artinya menyerah. 19:36 Diambil dari kata aslama, yuslimu, 19:39 islam. Jadi Aslim serahkan seluruh 19:42 hidupmu teruntuk Allah. Ibrahim 19:45 menjawab, q aslamtubil alamin. Aku 19:49 serahkan seluruh hidupku teruntuk Allah 19:52 Rabbil alamin. 19:54 Begitu juga yang diucapkan oleh Ratu 19:57 Balqis ketika datang menuju Yerusalem 20:01 masuk ke dalam istana Sulaiman. Ketika 20:04 dia akan masuk ke dalam istana, dia 20:06 menjumpai lantainya mirip dengan 20:08 riak-riak air. 20:10 Diangkat bajunya. Warofaat anqay. 20:16 Sulaiman mengatakan, "Innahu shhun 20:18 mumaradun min qwarid." 20:21 Yang kamu lihat air sebetulnya merupakan 20:23 lantai ya yang digosok ya 20:27 hingga melahirkan pemandangan yang mirip 20:30 dengan air kristal yang digosoknya itu 20:33 merupakan lantai istana Sulaiman. 20:37 Dia melihat Sulaiman dengan kekayaan 20:40 kebesarannya. Tapi bagaimana dia 20:42 merendah di hadapan Allah Subhanahu wa 20:44 taala, tidak menyombongkan diri, tidak 20:46 melakukan penindasan, tapi dia 20:49 merendahkan dirinya di hadapan Allah. 20:51 Balqis tersadar pada saat itu. Rabbi 20:54 inniamtu nafsi. Wahai Tuhanku, aku 20:58 selama ini telah menganiaya diriku lupa 21:00 kepada-Mu, ya Allah. bangga dengan apa 21:03 yang aku miliki pada semuanya adalah 21:05 pemberian 21:06 aslamillahilamin 21:09 dan aku menyerahkan diriku bersama 21:11 Sulaiman teruntuk Allah Tuhan semesta 21:14 alam 21:17 bukan lagi untuk partai, bukan lagi 21:19 untuk golongan, bukan lagi untuk mazhab 21:23 karena mazhab ini merupakan pendapat 21:26 manusia. Ada mazhab Syafi'i, Maliki, 21:29 Hambali tidak sakral seperti Islam 21:32 dengan syariatnya. Kalau mazhab 21:35 merupakan fikih para ulama, pemahaman 21:38 para ulama. Nah, dalam syariat kita 21:41 bersatu, dalam Islam kita bersatu, dalam 21:44 fikih yang namanya pendapat manusia yang 21:47 merujuk kepada nas-nas yang berbeda, 21:50 kita saling menghargai, menghormati. 21:53 Dengan adanya perbedaan fikih masukan, 21:56 kita mempunyai khizanah kekayaan masukan 21:59 yang amat banyak menjadi solusi buat 22:01 apa? Buat tantangan dalam hidup kita. 22:06 Tapi ingat 22:08 kalau kita mengikuti pendapat Imam 22:11 Syafi'i 22:12 atau Imam Malik dan lainnya, jangan kita 22:15 beranggapan pendapatnya sama dengan 22:17 kitab suci maupun dengan syariat yang 22:19 disampaikan oleh Nabi. Apa yang datang 22:23 dari Allah, dari Rasulnya kita wajib 22:25 mengatakan sam'na wa atna. Tapi selagi 22:28 pendapat manusia, tempatkan dia 22:32 sebagaimana manusianya yang bisa benar, 22:34 bisa sahadangan 22:40 yang baru berbeda. 22:43 Karena zaman terus berubah membutuhkan 22:46 ijtihad dan pemikiran yang baru untuk 22:49 berhadapan dengan tantangan zaman. 22:51 Pokok-pokok kehidupan kita ditetapkan 22:54 dalam syariat Allah. Tapi yang berubah 22:56 dalam kehidupan kita sesuai dengan 22:58 perubahan zaman, perubahan situasi dan 23:00 kondisi dikembalikan kepada ijtihad para 23:03 ulama. 23:05 Tapi kenapa kita menjadikan mazhab 23:08 sebagai pengganti Islam? 23:11 Aneh enggak? Tempatkan mazhab di depan, 23:14 Islam di belakang. Karena perbedaan 23:16 mazhab kita, musuh-musuhan, saling 23:18 mengkafirkan satu dengan lainnya. 23:20 Akhirnya kita keluar dari tujuan hidup 23:22 kita. Akhirnya bukan sebagai seorang 23:24 muslim yang tunduk pada Allah, tapi kita 23:27 telah terbawa oleh nafsu angkara murka. 23:33 Jadi kalau kita kembali kepada dakwah 23:35 Nabi Allah Nuh, 23:38 udullah 23:39 maum. 23:41 Begitu pula Nabi Allah Hud yang datang 23:43 setelah itu. Wain akhumullahakum 23:50 minahir. Sama hari ini sekalian. 23:53 Tadi imam membaca surat Nuh. Allah 23:57 berfirman, "Bismillahirrahmanirrahim. 23:59 in arna nuqiahum. 24:13 Sungguh kami telah mengutus Nuh ke 24:15 tengah-tengah kaumnya untuk memberikan 24:18 peringatan. Peringatkan wahai Nuh kaummu 24:22 sebelum datang azab yang maha pedih. 24:26 Apa isi pesan Allah? Anbudullah. 24:29 Sembahlah Allah. Kemudian wattaqu, 24:32 bertakwalah kepadanya. 24:35 Bukan bertakwa kepada manusia. Lebih 24:38 takut kepada manusia, 24:40 kepada junjungannya daripada takut 24:42 kepada akhirnya dia tinggalkan perintah 24:45 Allah hanya karena ketaatan kepada 24:47 junjungan yang mengangkat dirinya. Ini 24:49 yang berlangsung dalam kehidupan kita. 24:52 di mana 24:54 pejabat 24:57 di mata kita seolah-olah lebih tinggi 25:00 dari Allah. 25:02 Jadi kalau perintah mereka salah, kita 25:05 taati 25:06 dengan alasan Allah gfurur rahim. 25:09 Padahal pada saat itu kita telah apa? 25:12 meninggalkan Allah pencipta kita yang 25:14 berkuasa atas diri kita, atas hidup mati 25:17 kita yang melimpahkan nikmat karunia-Nya 25:19 demi makhluk sesama kita. 25:22 Bagaimana kita akan dimuliakan Allah 25:23 kalau kita merendahkan Allah dan 25:25 memuliakan makhluk? 25:28 Ini jebakan setan yang membuat kita umat 25:31 Islam walaupun banyak tapi bagaikan 25:33 pasir berserakan. 25:35 Ini yang terjadi hadirin sekalian. Tidak 25:37 berani beramar makruf, bernahi mungkar, 25:40 tidak berani menyampaikan pesan Allah. 25:42 Takut kehilangan dunia kita. 25:46 Ini bertentangan dengan prinsip Islam. 25:51 Begitu juga waamuda akhumullahakum. 25:59 Kepada kaum Tsamud kami kirim saudara 26:02 mereka yang bernama Saleh. Sembahlah 26:04 Allah. Kalian tidak memiliki Tuhan 26:06 selain dari Allah. 26:09 Jadi dari mulai Nuh sampai kepada Nabi 26:12 kita pesannya sama. Sembah Allah. Kalian 26:16 tidak memiliki Tuhan selain Allah. 26:18 Kemudian abdikan hidup kalian dalam 26:20 ibadah kepada Allah. Dan ibadah kepada 26:23 Allah ini tidak akan menyempitkan hidup 26:25 kita, tidak akan menyusahkan kita, tidak 26:27 akan membuat terjerumus dalam apa? Dalam 26:30 penderitaan. Sebaliknya mentaati Allah 26:33 akan memasukkan kita ke dalam 26:34 rahmat-Nya, ke dalam ampunannya, ke 26:37 dalam kebahagiaan, akan menyelamatkan 26:39 kita dari jalan-jalan yang mendatangkan 26:42 petaka bagi kita. 26:45 Allah haramkan perzinaan. Allah 26:47 perintahkan kita untuk menikah, 26:51 menyalurkan syahwat kita di tempat yang 26:54 Allah tunjukkan menjaga kesucian, 26:56 kehormatan kita dan anak-anak kita. Mana 26:59 yang lebih indah, hadirin sekalian? 27:02 Mengikuti ajakan setan apa mengikuti 27:04 Allah? 27:07 Dengan kita berumah tangga menjaga 27:08 kesucian hidup kita, kita akan damai. 27:11 Tapi dengan mengumbar syahwat kita, kita 27:13 akan menderita. Tinggalkan 27:17 apa yang suci bersih menuju ke tempat 27:20 kotoran yang penuh dengan lalat, yang 27:23 penuh dengan bakteri, yang penuh dengan 27:25 virus. 27:27 Allah perintahkan kita untuk hidup 27:29 jujur, amanat, adil. 27:34 Perintah ini memberatkan kita apa 27:35 membahagiakan kita? Yang dinambahkan 27:38 rakyat Indonesia ini berharap para 27:40 pemimpinnya jujur, amanat, dan adil. 27:44 Nah, bagaimana kalau seandainya kita 27:46 tidak mengikuti Allah, kita hidup dalam 27:49 kebohongan, dalam khianat, dan 27:51 ketidakadilan. Mana yang lebih indah? 27:54 Jalan Allah 27:55 apa jalan setan? 27:58 Jadi, masuk ke dalam Islam, berserah 28:00 diri kepada Allah, mengabdikan hidup 28:02 kita kepadanya akan mengundang rahmat 28:06 juga keberkahan dan ampunan dari Allah. 28:09 Sebagaimana firmannya, walau anna ahlal 28:12 qur amanu wattaqau lafatahna alaihim 28:15 barakati minama wal ard. Kalau penduduk 28:17 negeri beriman bertakwa bukan kesempitan 28:21 yang mereka hadapi. Kami akan buka pintu 28:23 rahmat keberkahan kami dari langit 28:25 maupun bumi. 28:27 Penyebab penderitaan mereka walakin 28:30 kadabu. Karena mereka mendustakan Allah 28:32 tidak mengikuti petunjuknya. Faakahum 28:35 bima kamu yaksibun. Akhirnya kami hukum 28:37 mereka siksa mereka. Bukan secara 28:40 aniaya, disebabkan karena ulah perbuatan 28:42 yang mereka lakukan. Negeri kita yang 28:46 kaya raya, 28:49 sumber daya manusianya juga yang luar 28:51 biasa, cerdas, pandai, yang 28:54 berpendidikan tinggi cukup banyak yang 28:56 membuat negeri kita ini tertinggal, 28:59 rakyatnya terjerumus dalam kesulitan 29:02 hidup. Sekarang harga bahan bakar juga 29:04 membumbung tinggi akan membuat juga apa? 29:07 Berbagai macam komoditas akan naik 29:09 harganya. Di tengah tengah usaha yang 29:12 sulit, ekonomi yang lesu, lapangan 29:16 pekerjaan juga yang langka. Penderitaan 29:19 ini bukan karena Allah kejam pada kita, 29:21 [tertawa] tapi karena kita berkhianat 29:23 terhadap Allah. Jangan penderitaan kita 29:26 kita kembalikan pada Allah. Kesenangan 29:29 kita kembalikan pada usaha kita. 29:31 Sebaliknya penderitaan kita karena 29:32 kezaliman kita, sedangkan kebahagiaan 29:35 kita karena rahmat yang Allah 29:36 anugerahkan buat kita. Allah berfirman, 29:39 "Ma asobaka min hasanatin faminallah." 29:42 Kebaikan yang kamu terima dari Allah. W 29:45 asaka miniatin famin nafsik. Keburukan 29:48 yang menimpa kamu itu hasil ulah 29:50 perbuatan kamu. Jangan salahkan takdir. 29:55 Saya mau tanya kepada Bapak, Ibu dan 29:58 lain sebagainya. 30:00 Rezeki ini yang kita dapatkan. Katakan 30:02 sebagai seorang sarjana yang lulus ujian 30:07 dengan angka yang baik mendapatkan 30:09 lapangan pekerjaan yang baik dengan gaji 30:11 katakan R juta setiap bulan dengan 30:13 fasilitas hidup mewah. 30:15 Itu usaha Allah apa anugerahnya? 30:19 Siapa yang menganugerahkan dia 30:21 kecerdasan, 30:23 ilmu dan berbagai macam keutamaan yang 30:27 ada pada dirinya. Bukankah Allah? Petani 30:31 yang menanam padi setelah dia membajak 30:34 tanah, menyiram, kemudian memberikan 30:36 pupuk, dia mulai menanam. Yang 30:38 menumbuhkan tanaman siapa? Nah, 30:40 bandingkan peran petani yang bekerja 30:44 dengan peran Allah dalam menumbuhkan 30:46 mana yang lebih besar. 30:48 Kemudian perhatikan, 30:50 jantung kita ini berdenjut karena usaha 30:53 kita apa karena karunia Allah? 30:56 jantung kita, paru-paru kita, ya, 31:00 kemudian pencernaan kita, kedua ginjal 31:03 kita, semuanya bekerja secara otomatis 31:06 ini bukan di bawah kendali kita. Jadi 31:09 sebetulnya bandingkan usaha kita dengan 31:12 karunia Allah Subhanahu wa taala. Kenapa 31:15 kita membanggakan usaha kita? Lupa 31:19 kepada karunia Allah. 31:22 Mulai manusia bersikap sombong ketika 31:24 dia mulai merasa dirinya mampu. Kalla 31:26 innal insana. 31:31 Begitu dia mulai mampu, mulai dia kuat, 31:34 mulai dia mandiri, dia mengatakan hidup 31:37 kita harus bersifat otonomi. 31:41 Tidak boleh banyak-banyak kita menyebut 31:44 nama Allah. Berarti belum dewasa. 31:47 Oleh karena itu, negara sekuler seperti 31:49 Amerika dan Amir Rais menjelaskan hal 31:52 ini ketika dia hidup di Amerika bahwa 31:54 orang-orang di Barat di Amerika jarang 31:57 mau menyebut nama Allah karena dia 31:59 menganggap 32:00 bahwa manusia itu harus bersifat 32:02 otonomi, tidak terikat dengan Allah 32:04 Taala. Kalau tidak masih 32:06 kekanak-kanakan. Oleh karena itu mereka 32:09 paling tidak suka kalau orang 32:11 mengingatkan mereka dengan Allah, 32:13 waspada kalian. Sekarang kalian kuat 32:16 berbuat semena-mena. Ingat kalian tidak 32:18 lepas dari pengawasan Allah dan 32:21 pengadilan Allah. Itu akan membuat 32:23 mereka marah luar biasa. Mereka tidak 32:25 senang dengan kata-kata seperti ini. 32:29 Oleh karena itu, mereka sebetulnya 32:31 orang-orang yang lemah dalam perjuangan 32:33 mereka lebih gantung kepada usaha mereka 32:36 daripada orang yang beriman yang 32:37 bergantung pada Allah. Dan seandainya 32:40 mereka hidup-hidup mulia, seandainya 32:42 mereka mati-mati syahid, ini tidak 32:44 terpikir dalam benak mereka. Mereka 32:46 menganggap kemenangan dengan kekuatan 32:48 pasukan, persenjataan yang canggih. Tapi 32:50 ternyata begitu mereka berperang 32:52 menghadapi umat Islam, umat Islam yang 32:54 beriman kepada Allah, mereka tidak akan 32:56 pernah mengalami kemenangan. 33:00 Jadi, para jemaah sekalian, Islam 33:02 sederhana. Dasarnya beribadah pada 33:04 Allah, mengabdikan hidup kita teruntuk 33:07 Allah, mengikuti jalannya yang indah. 33:10 Nah, jalan yang Allah tunjukkan dalam 33:12 kitab sucinya yang ditegaskan oleh 33:15 nabinya dan disepakati itulah syariat 33:17 yang datang dari Allah. Adapun perbedaan 33:21 mazhab pendapat itu merupakan buah 33:24 interpretasi dan ijtihad manusia. Nah, 33:26 sebagai penutup sebelum dialog dalam 33:29 surah Syura 33:31 Allah menerangkan 33:33 pokok dan prinsip agamanya dengan 33:35 sederhana dan jelas. 33:38 Syaroa lakum minaddin ma was bihi nuha. 33:43 Allah syariatkan bagi kalian dari 33:45 agamanya. Ini agama Allah, agama samawi 33:49 yang langsung datang dari pencipta kita. 33:53 Allah syariatkan bagi kalian dari 33:55 agamanya. 33:56 sesuai dengan wasiat Allah kepada Nabi 33:58 Allah Nuh. 34:01 Walladia ilaika. Begitu juga yang kami 34:04 wahyukan padamu wahai Rasulullah. 34:07 W bihi Ibrahima wa Musa wa Isa. Dan apa 34:11 yang kami wasiatkan atau telah kami 34:13 wasiatkan kepada Ibrahim, kepada Musa, 34:17 kepada Isa. Apa pesan Allah kepada 34:19 mereka semuanya? Begitu juga kepada nabi 34:22 kita an aqimuddin. Tegakkan agama Allah. 34:26 Wala tatafarqu f. Jangan bercerai-berai 34:30 dalam agama Allah. Kalau kita kedepankan 34:33 agama Allah sedangkan mazhab di belakang 34:37 kita bersatu. Tapi kalau kita kedepankan 34:40 mazhab 34:41 Islam di belakang, pasti kita 34:43 bercerai-berai. 34:45 Jadi kalau seandainya orang salat subuh, 34:48 saya mau tanya pada para jemaah. 34:51 Lalu kita bicara perbedaan mazhab 34:53 Syafi'i Maliki dalam salat subuh. 34:57 Kira-kira berapa banyak perbedaannya? 35:03 Subuh pada mazhab Syafi'i membaca qunut 35:07 pada saat apa? Pada saat seorang 35:13 seusai rukuk. Pada rakaat kedua, 35:16 mazhab Malik membaca qunut sebelum 35:20 rukuk. 35:24 Jadi ada dua riwayat 35:27 bahkan dalam Sahih Bukhari disebutkan 35:31 bahwa Imam Malik salat sebelum qunutnya 35:34 sebelum rukuk sedangkan Imam Syafi'i 35:36 bakda rukuk. 35:39 Kira-kira membatalkan salat enggak? 35:44 Qata Rasulullah sallallahu alaihi wa 35:46 alihi wasallam fhi 35:49 wal witri dalam riwayat di Bukhari ada 35:52 diriwayatkan oleh Anas. Anas ditanya 35:57 Rasulullah setelah rukuk apa sebelumnya? 35:59 Dijawab inqua. 36:03 Rasulullah qunut setelah ruku selama 1 36:04 bulan. 36:07 Ini bukan dari sumber yang berasal dari 36:10 luar ahlusunah, tapi berasal dari mana? 36:13 Tapi orang-orang yang mempelajari fikih 36:16 [berdehem] tidak menyebutkan hadis ini. 36:18 Mereka sebutkan hanya hadis-hadis yang 36:21 menyebutkan Nabi tidak qunut pada saat 36:23 salat subuh kecuali hanya selama 1 36:25 bulan. 36:27 Orang seharusnya objektif. Dan masalah 36:29 ini tidak membuat salat kita menjadi 36:32 rusak. Tapi kebanggaan, kesombongan, 36:35 merasa dirinya yang benar, kelompok lain 36:37 salah, itu yang akan merusak salatnya. 36:40 Karena dia telah menempatkan dirinya 36:42 dalam kedudukan Allah yang menghakimi 36:44 manusia. Allah melihat hamba-hambanya 36:46 dari ketulusannya, 36:48 dari apa? Ibadahnya yang betul-betul 36:50 penuh kekhusyukan. Bukan melihat 36:52 perbedaan Syafi'i atau Maliki. Tidak. 36:56 Kemudian 36:58 dalam tasyahud, 37:00 Syafi'i bertasyahud dengan meluruskan 37:03 tangannya jarinya hingga selesai sampai 37:06 salam. Abu Hanifah bertasyahud ashadu 37:09 alla ilahaillallah. Setelah kelar 37:11 lailahaillallah diturunkan jari. 37:14 Ada lagi mazhab yang tidak sama sekali 37:16 menggunakan isyarat dengan apa? Dengan 37:19 jarinya. Ada lagi yang menggerakkan 37:21 jarinya seperti itu. 37:24 Nah, saya mau tanya para jemaah 37:27 ini bagian dari prinsip Islam apa 37:30 merupakan fikih? 37:33 Bersumber dari riwayat yang berbeda, 37:36 bukan syariat Islam. Nah, saya mau 37:38 tanya, rukun salat yang kita lakukan ini 37:42 disepakati enggak antara Syafi'i, 37:43 Maliki, Hambali, Hana? 37:46 Jumlahnya banyak gak? Kenapa? 37:49 Rukun salat yang disepakati tidak kita 37:51 sebutkan yang menyatukan kita perbedaan 37:54 yang kecil kita tonjolkan. Lalu salat 37:57 dalam mazhab Syafi'i, salat dalam mazhab 38:00 Maliki atau Hambali. Padahal kita salat 38:02 mengikuti syariat. 38:05 Jadi antum bisa lihat kenapa justru yang 38:07 kecil ditonjolkan, yang sama diabaikan. 38:11 Padahal yang sama itu lebih banyak 38:13 dibandingkan apa? dibandingkan yang 38:15 berbeda. Sedangkan Imam Syafi'inya tidak 38:17 pernah sama sekali bersikap angkuh di 38:19 hadapan Malik yang merupakan gurunya. 38:23 Imam Malik juga memberikan izin kepada 38:25 Syafi'i untuk menyampaikan fatwanya 38:27 tidak terikat lagi dengan gurunya karena 38:29 sudah memenuhi syarat. Ada seorang 38:31 namanya Muhammad bin Hasan As-Yaibani, 38:34 teman Imam Syafi'i juga. Beliau muridnya 38:37 Abu Hanifah. Beliau mengarang buku 38:39 mengumpulkan kumpulan hadis Muwatha 38:43 dengan nama 38:45 Muwatha Malik biiwayat Muhammad bin 38:47 Hasan As-Syaibani. Jadi kumpulan Muwat 38:50 tapi yang mengumpulkan Muhammad bin 38:52 Hasan Asyaibani. Karena dia belajar juga 38:55 kepada Malik. Coba perhatikan dalam 38:57 bukunya. Qala Malik. Qala Nu'man. Malik 39:02 berkata begini. Nu'man berkata begini. 39:04 Maksudnya Abu Hanifah. 39:07 Dan pendapat saya 39:10 kita lihat bagaimana mereka penuh ke 39:13 lapangan. Jadi kalau seandainya kita mau 39:15 ribut masing-masing mempertahankan 39:17 mazhabnya, 39:19 maka yang terjadi mereka akan berpecah 39:22 belah dan terlontar dari Islam. Tapi 39:25 kalau mereka menghadapkan wajah mereka 39:26 kepada Allah, hati yang lurus 39:30 betul-betul mendambahkan keridaan Allah 39:32 subhanahu wa taala. berjalan di atas 39:33 jalan Allah yang salat begini, yang 39:36 begini atau yang meluruskan tangannya 39:38 enggak ada masalah. 39:41 Tapi orang yang hatinya dikuasai nafsu 39:43 angkara murka waktu dia salat bukan 39:46 menghadap ke hadapan Allah. Dia melihat 39:48 ke kanan, waduh si pula salatnya begini. 39:50 Begitu juga melihat tasyahud orang lain 39:52 yang begini atau yang begini. Akhirnya 39:54 bukan menghadapkan wajahnya kepada 39:56 Allah, tapi dia perhatikan salat orang 39:58 lain. Lalu dia menjadikan dirinya 40:00 sebagai hakim, ahli bidah. 40:03 Ini yang sunah menurut dia. 40:06 Saya satu kali ketika pulang dari Mesir 40:08 tahun 7, 40:11 saya 40:13 kebetulan dalam satu pengajian 40:15 satu orang bertanya, "Ustaz, saya mau 40:17 tanya bagaimana hukumnya orang yang 40:20 salatnya seperti ini, Ustaz?" Saya 40:22 bilang, "Kapan kalau lihat?" Barusan 40:25 saya melihat di sebelah saya orang 40:26 begini salatnya. 40:28 Saya bilang, "Kenapa kamu tidak hadapkan 40:30 wajah kamu ke hadapan Allah Subhanahu wa 40:33 taala? Kenapa lebih memperhatikan amalan 40:36 orang lain? Kalau seandainya kamu ingin 40:39 jelas, tanya sama dia dasarnya apa?" 40:43 Dia punya pendapat. Kembali kepada 40:45 riwayat dari Wail bin Hujur. Ini punya 40:48 pendapat. Sudah masing-masing amalkan. 40:50 Kita doakan mudah-mudahan kamu dan saya 40:52 diterima oleh Allah Subhanahu wa taala. 40:55 Tapi kalau orang salat tidak mengikuti 40:58 rukun-rukun yang disepakati atau syariat 41:00 dari Allah. Orang satu rukuk ke depan, 41:02 dia rukuknya ke belakang. Hu sekalian 41:05 hal seperti ini membatalkan salat. 41:07 Jelas-jelaskan. Betul gak? Jadi yang 41:09 baku yang datang dari Allah, dari 41:11 Rasul-Nya itu merupakan syariat. Adapun 41:14 perbedaan yang terjadi itu merupakan 41:16 perbedaan pendapat. 41:19 Jadi kita harapkan mudah-mudahan jemaah 41:21 Cibubur kontrin 41:23 jemaah yang beriman, bersatu dalam iman 41:26 dan selalu berpikir bijak dewasa. Kalau 41:29 ada imam salatnya meluruskan tangannya 41:31 seperti mazhab Malik, kita bisa 41:33 memakluminya. Begitu juga yang salat 41:35 katakan qunut ya kita hargai. Yang tidak 41:39 qunut juga kita hormati. Yang penting 41:41 jangan salah menyalahkan. Jangan salah 41:45 menyalahkan karena bukan wewenang kamu. 41:48 Wewenang kita untuk beramal sesuai 41:50 dengan apa yang kita yakini 41:52 kebenarannya. Tapi ingat, jangan kamu 41:53 bilang saya benar, orang lain salah. 41:56 Kita bersama-sama mencari kebenaran. 41:59 Mudah-mudahan Allah buka pintu rahmat 42:01 dan keberkahannya. Demikianlah para 42:03 jemaah sebagai pembukaannya agak panjang 42:05 sedikit ini. Ee kita buka sesi tanya 42:08 jawabnya. Silakan 42:09 ya. Alhamdulillah kajian telah sampaikan 42:12 dengan topik tadi yang disampaikan oleh 42:14 ustaz. Waktu kita persilakan p jemaah. 42:18 Ada yang ingin dipertanyakan 42:19 dipersilakan. 42:21 Ya. 42:30 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 42:32 warahmatullahi wabarakatuh. 42:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:36 wabarakatuh. 42:37 Ee terima kasih Ustaz. Ee saya pernah 42:41 mendengar hadis Rasulullah sallallahu 42:44 alaihi wasallam berkaitan dengan 42:46 akan datang satu masa adalah ruwa bidah. 42:49 Apa? 42:50 Ruwaibidaah. 42:51 Ruwaibah 42:52 ya. Ee ketika ditanya apa Ruwaibida 42:55 adalah orang bodoh yang ikut campur 42:58 urusan publik ya. Dan rasanya situasi 43:02 sekarang sudah terjadi nih gitu ya. Dan 43:04 bahkan kalau dalam dalam pemerintahan 43:08 mereka tuh agama Islam. 43:11 Mengaku atau beragama Islam ee saya 43:13 enggak tahu tapi intinya mereka Islam. 43:16 Dan yang lebih ee buat saya terutama 43:20 adalah banyak ulama-ulamanya malah 43:24 mengikuti gitu ya beberapa ulama kita 43:26 gitu ya. Nah, dalam hal konteks ee sori 43:30 maksudnya itu pun salah satu yang 43:32 membuat kita tercerai-berai 43:35 walaupun saya misalkan mengaku satu 43:37 mazhab ya dengan itu akan tercerai 43:40 ceraiberai karena bicara 43:41 pendapat-pendapat yang lebih berkembang 43:43 lagi ya dari sekedar masalah sekedar 43:46 fikih mazhab gitu ya. Nah, dalam kaitan 43:49 dengan dalam payung satu payung Islam 43:52 ini gimana nih kita menyikapinya sebagai 43:56 jemaah 43:58 masjid gitu ya, juga sebagai insyaallah 44:01 umat Islam yang memang selalu teguh pada 44:05 Al-Qur'an dan hadis dan sunah gitu ya. 44:08 Itu juga ee seperti apa gitu Pak Ustaz. 44:10 Terima kasih Pak Ustaz. 44:13 Bismillahirrahmanirrahim. 44:15 Memang berbagai macam nubuwah, saya 44:18 enggak bilang ramalan ya, nubuwah nabi 44:21 kita yang mengingatkan kita akan muncul 44:23 nanti kaum Ruwaibidah. 44:26 Kaum Ruwaibidah ini menggambarkan 44:30 mereka-mereka orang-orang yang bodoh 44:32 tapi tampil ke depan menjadi ikutan. 44:36 Mereka memberikan fatwa yang 44:38 menyesatkan, menimbulkan fitnah yang 44:41 akhirnya melahirkan bukan hanya 44:43 perselisihan tapi pertumpahan darah. 44:46 Dan kaum Ruaibah ini walaupun mereka 44:49 mengaku orang Islam, tapi sedikit pun 44:51 mereka bukan termasuk dari kaum 44:53 muslimin. 44:56 Karena mereka bekerja bukan untuk Allah, 45:00 bekerja bukan untuk menyampaikan 45:02 petunjuk Allah dan agamanya, tapi mereka 45:05 orang-orang yang bekerja untuk 45:07 menyebarkan fitnah dan kerusakan. 45:11 Mereka menjadi ansar-ansar setan. 45:14 Berbeda dengan ansarullah. 45:17 Karena Allah perintahkan kita semua 45:18 untuk menjadi ansar. Ya ayyuhalladzina 45:21 amanu kunu ansar. Wahai orang beriman, 45:25 jadilah kalian sebagai ansarsar Allah. 45:28 Karena kunu merupakan kata perintah 45:30 hukumnya wajib. Nah, kalau kita menjadi 45:33 Ansarullah, kita juga menjadi ansarul 45:35 muslimin. Kita juga akan berjuang untuk 45:38 menciptakan perdamaian, kerukunan, 45:40 kesejahteraan di antara kaum muslimin. 45:42 Bahkan siap mengorbankan diri kita untuk 45:45 kepentingan kaum muslimin dengan 45:48 mengharapkan rida Allah. Tapi kaum 45:50 Rawiah ini demi keuntungan dunianya, 45:53 demi kepentingannya, dia rela korbankan 45:56 agama dan keridaan Allah. Maka tidak 45:59 heran kalau kita mendengarkan 46:00 orang-orang seperti Abu Janda, 46:04 ucapan dia terakhir itu betul-betul 46:06 menghina Al-Qur'an. 46:09 Bagaimana dia menggambarkan bahwa kitab 46:12 suci Al-Qur'an penuh dengan ayat-ayat 46:14 yang memerintahkan membunuh menumpahkan 46:16 darah. Beda dengan kitab Injil yang 46:20 penuh cinta kasih. Dia menempatkan 46:23 ayat-ayat dalam konteks perang pada 46:26 suasana damai. Padahal ayat-ayat Quran 46:28 yang memerintahkan untuk membunuh dalam 46:30 saat perang. 46:32 Dan Allah mengingatkan tujuan perang 46:34 dalam Islam itu adalah memerangi orang 46:35 yang memerangi kita. Bukan menyerang 46:37 orang yang tidak menyerang kita. Haram 46:40 hukumnya kita mengganggu orang yang 46:42 tidak mengganggu kita. Waqatilu 46:44 fiabilillahilladina 46:46 yuqatilunakum w'tadu inallaha la 46:48 yuhibbul mtadin. Perangilah di jalan 46:51 Allah orang-orang yang memerangi kalian. 46:54 Tapi jangan melampaui batas. Jangan 46:56 mengganggu orang yang tidak memerangi 46:57 kita, orang tua, wanita, anak-anak atau 47:00 yang beribadah di rumah ibadah mereka. 47:03 Allah tidak menyukai orang yang 47:06 melampaui batasnya. Lalu Allah tegaskan 47:08 dua kali pada ayat-ayat berikutnya. 47:10 Faintahau fainnallaha gfurur rahim. 47:12 Kalau mereka menghentikan agresi mereka, 47:14 Allah maha pengampun lagi maha 47:16 penyayang. Ayat berikutnya, 47:21 kalau mereka menghentikan serangan 47:22 mereka, maka tidak boleh kita menyerang 47:25 kecuali orang yang zalim. Itu Islam. 47:28 Tapi Abu Janda menempatkan ayat ini pada 47:31 saat-saat damai. Akhirnya mengesankan 47:34 Islam haus darah. Kita sudah berikan 47:36 jawaban alhamdulillah di YouTube. Nah, 47:38 ini termasuk antek-antkwaibidah. 47:42 Antek-antk Ruwaibidah. 47:46 Karena jelas-jelasan ya dia melakukan 47:49 pelecehan, maka kita jawab pun secara 47:51 jelas-jelasan. 47:53 Nah, saya akan bawakan riwayat yang 47:55 menggambarkan kejadian yang dikabarkan 47:57 Rasul yang sekarang terjadi. 48:01 Dalam sebuah riwayat dari Nabi kita, 48:03 sebagian ulama ahli hadis melemahkan 48:05 hadis ini dalam sanadnya. Tapi isi hadis 48:08 ini sesuai dengan kenyataan saat ini. 48:14 Akan datang nanti zaman 48:18 terhadap kita semuanya lam 48:21 yabq minal islami illmuh. Islam hanya 48:25 tinggal namanya, 48:27 isinya sudah kosong dari Islam. Mengaku 48:31 sebagai orang Islam jadi pejabat 48:32 khianat. 48:34 Dia khianat terhadap sumpah jabatan. 48:38 Begitu pula menjadi ustaz ulama bukan 48:40 menyampaikan amanat Allah. Dia 48:42 berkhianat, [tertawa] 48:43 berkompromi dengan meninggalkan ayat 48:46 Allah demi keuntungan dunianya. 48:50 Jadi lam yabqo minal islam illasmuh 48:52 waminal quran illa rasmuh. Demikian pula 48:55 Al-Qur'an yang tertinggal paling hanya 48:58 kaligrafinya aja. 49:00 Dalam bahasa Arab rosa mayar sumu itu 49:02 menggambar. 49:05 Jadi Quran ditulis dengan indah, 49:07 dipajang pada dinding-dinding rumah atau 49:09 di kamar kita untuk mencari keberkahan 49:11 atau mengusir setan. Bukan lagi sebagai 49:13 pedoman hidup. 49:18 [mendengus] 49:19 Masajiduhum amirah. Masjid-masjid mereka 49:22 ramai. 49:25 Wakinha khabun minal huda. Tapi isinya 49:29 kosong dari petunjuk. 49:32 Ulama 49:35 ulama-ulama mereka yang paling buruk 49:37 yang berada di bawah atap langit 49:41 fitnah dari mereka fitnah bertebaran 49:45 dan kepada mereka juga fitnah kembali. 49:50 Sekarang kalau kita buka YouTube, 49:52 apa-apa yang disampaikan di YouTube oleh 49:54 para ustaz atau yang mengaku sebagai 49:56 ustaz, kebanyakannya berisikan fitnah, 49:59 perpecahan, pertentangan, bukan 50:01 menyadarkan umat bersatu di jalan Allah, 50:04 saling mencintai, berlapang dari saat 50:07 menghadapi perbedaan fikih bersatu dalam 50:09 syariat Allah. Yang terjadi saling 50:11 memfitnah. Dan banyak ustaz-ustaz ulama 50:15 yang menjadi agen Zionis. Kalau Zoris 50:17 diperangi 50:19 mereka malah membela dan menyerang yang 50:21 memerangi Zioris. Ini jelas-jelasan 50:24 Ruaibidah. 50:25 Oleh karena itu, jangan kita percaya 50:27 dengan penampilan orang yang nampak 50:30 seolah-olah dia sebagai seorang alim, 50:33 penampilannya nyuni, dengan jenggot yang 50:36 lebat, jidad. 50:40 Dan jangan kita menganggap bahwanya 50:43 seorang kalau sudah ustaz atau habib 50:45 atau kiai tamat dari mana pun juga kita 50:48 anggap bahwa mereka orang-orang yang 50:49 berjuang di jalan. Tidak. Kita lihat 50:51 dari apa yang disampaikan bagaimana 50:53 perilaku mereka. 50:56 Jadi seburuk-buruknya makhluk di bawah 50:58 atap langit adalah ulamanya pada saat 51:00 itu. Bukan semua ulama. ulama yang 51:04 berkhianat yang bukan mengajak kepada 51:06 Allah, mengajak kepada pertentangan dan 51:08 perselisihan di antara umat. Saya mau 51:10 tanya, hadis ini sesuai dengan fakta dan 51:13 realita apa tidak? 51:17 Untuk menentukan hadis itu benar tidak 51:19 benar, 51:20 kalau kabarnya sesuai dengan fakta dan 51:23 realita menunjukkan apa yang dikabarkan 51:24 Nabi itu merupakan hal yang benar. 51:27 [mendengus] 51:28 Kenapa banyak ahli hadis menentang hadis 51:30 ini? Karena hadis ini menyentuh mereka. 51:34 Jadi kalau hadis-hadis yang berisi 51:36 kritikan terhadap ulama biasanya mereka 51:39 lemahkan. 51:42 Jadi para jemaah sekalian, kita lihat di 51:44 tengah-tengah kita ini hampir di setiap 51:46 masjid 51:49 orang menyampaikan dakwah ternyata 51:52 membuat para jemah yang tadinya rukun 51:54 mulai hatinya bertentangan. yang tadinya 51:58 tersenyum, tertawa, berjabat tangan, 52:00 mulai melengoskan wajahnya karena 52:02 belajar dari Ustaz Fulan. Seharusnya 52:04 kedatangan dia itu membuat hati semakin 52:06 rapat, kecintaan tumbuh dengan hangat 52:09 mesra, membuat mereka bergotongroyong. 52:11 Kalau Cibubur konta 52:14 yang memimpin, imam salatnya juga 52:16 mengajak ke arah persatuan, kerja sama, 52:19 saling mencintai, toleransi dalam 52:21 perbedaan pendapat, kira-kira apa yang 52:24 akan terjadi? 52:26 Tapi begitu ustaz ceramah di Cibur mulai 52:29 mempersoalkan hal-hal yang kecil, 52:32 mengabaikan kita dari hal yang besar. 52:35 Ingat 52:37 doa setelah salat Allahumma antasalam 52:39 wamink salam sampai di sana aja 52:42 selebihnya bidah. Allahumma innaka afwun 52:45 tuhibbul afwa. Ditambahkan karim bidah. 52:49 Allahumma innaka afuun karimun tuhibbul. 52:52 Padahal karim kan nama Allah. Kita minta 52:55 kepada yang karim bukan minta kepada 52:57 ustaz. Kenapa dia kesal? 53:01 Padahal Allah bilang quidullah 53:03 abidurahman. Panggil ya Allah atau ya 53:05 rahman. Begitu datang bulan Ramadan 53:07 diributkan antara 11 dan 23. 53:11 Masuk bulan Syakban ribut lagi hari ini 53:13 sekalian di bulan Syakban malam Jumat 53:16 baca suratul Kahfi mulai diaduk-aduk 53:18 lagi. Hadirin sekalian. Kenapa yang 53:20 diaduk-aduk bukan yang di kafe, yang di 53:22 Kpop? Kenapa orang yang baca Quran 53:25 diributin, 53:27 baca Yasin diributin? Apa ini? Kalau 53:30 kita lihat ini melayani siapa? Melayani 53:31 kepentingan siis, bukan melayani apa? 53:34 Umat Islam. Merekalah kaum Luwaibidah. 53:38 Dan hati-hati dari mereka tidak pandang 53:40 dulu. Baik dia kiai, ustaz, habib, 53:43 tamatan dari Al-Azhar ataupun tamatan 53:45 dari Saudi Arabia. Jangan terpedaya 53:48 dengan penampilan dan gelar. Lihat 53:50 bagaimana pribadinya dan apa yang 53:52 disampaikan. 53:54 Kalau disampaikan madu dengan 53:56 sendirinya, walaupun orang mengecam 53:58 bahwa itu merupakan racun tetap madu. 54:01 Tapi walaupun mereknya madu kalau isinya 54:03 racun, racun. Jadi jangan terpedaya 54:06 dengan apa? Dengan casing-nya. Jangan 54:08 lihat buku dari sampulnya, lihat isinya. 54:11 Ulama juga jangan lihat dari 54:12 penampilannya, lihat bagaimana isi yang 54:14 disampaikan. Oleh karena itu, 54:17 DKM masjid ini harus betul-betul menjaga 54:19 masjid agar ustaz ulama yang 54:22 menyampaikan menjaga persatuan walaupun 54:24 dalam perbedaan pendapat. 54:26 Hargai jemaah yang datang ke rumah Allah 54:28 untuk salat, jangan sakiti perasaan 54:31 mereka. 54:32 Amar makruf nahi mungkar itu pada 54:35 hal-hal yang jelas kita mengajak kepada 54:37 yang makruf. Adapun nahi mungkar pada 54:39 apa yang disepakati. Jangan orang baca 54:41 Yasin kita tentang baca suratul Kahfi 54:44 tentang atau katakan baca qunut dalam 54:46 salat kita tentang habis-habisan. Saya 54:49 enggak mau salat di masjid di karar 54:50 qunut. Ini kan bahaya sekali hadirin 54:52 sekalian atau sebaliknya. Wallahuam. 54:56 Silakan. 54:57 Asalamualaikum warahmatullahi 54:59 wabarakatuh Ustaz. 55:00 Silakan. 55:01 Izin bertanya ustaz terkait dengan 55:04 perbedaan itu rahmat ya, Ustaz ya. 55:07 ee kalau kita lihat fenomena sekarang 55:10 ini, Ustaz ya, ee apa namanya ee umat 55:14 Islam itu sepertinya sedang diuji, 55:17 Ustaz. Misalnya begini ee 55:21 apa namanya di suatu negara di Timur 55:26 Tengah itu ada suatu negara yang 55:27 diinvasi, 55:29 tetapi negara-negara lain di sekitar itu 55:33 sepertinya tidak berdaya, Ustaz. tidak 55:35 ada yang membantu gitu. Nah, ini apakah 55:38 ee ee fenomena yang sekarang ini sedang 55:42 ee menghancurkan umat Islam? Padahal 55:45 suatu suatu ketika pernah dengar bahwa 55:49 ee suatu saat akan datang kejayaan umat 55:52 Islam. Sementara sekarang ini kan ee 55:56 hampir yang menguasai itu adalah Bu 56:00 nonmuslim, Ustaz. Seperti apa namanya? 56:03 ee komunis gitu, Ustaz ya, Yahudi, gitu, 56:06 Ustaz. Nah, bagaimana caranya ee 56:10 bagaimana supaya kita tahu bahwa suatu 56:12 saat Islam itu akan jaya gitu? Dari mana 56:15 kita ee bisa mengetahui? Terima kasih, 56:17 Ustaz. 56:18 Bismillahirrahmanirrahim. 56:20 Dalam surah Alim Imran Allah 56:22 mengingatkan kita. 56:25 Wala takunu kalladina tafarraqu wtalafu 56:28 min ba'di ma jaahumul. 56:31 Jangan kalian termasuk dari orang-orang 56:34 yang bercerai-berai dan berselisih. 56:37 Setelah datang penjelasan dari Allah 56:40 yang sejelas-jelasnya. 56:43 Ulaika lahum adzabun adzim. Bagi mereka 56:46 Allah sediakan azab yang maha besar. 56:49 Bercerai-berai dan berselisih. Allah 56:51 telah janjikan bagi mereka azab yang 56:53 maha besar. tidak akan selamat sama 56:55 sekali. Berarti yang wajib kita lakukan 56:59 bersatu, 57:00 saling mencintai, kemudian bertoleransi 57:04 dalam perbedaan. 57:06 Kita harus ingat di mana kita boleh 57:08 berbeda dan di mana kita wajib bersatu. 57:12 Dalam prinsip Islam, dalam syariatnya 57:14 tidak ada tawar-menawar. 57:17 Sam'ina wa ath'na. Kita wajib bersatu di 57:20 dalamnya. Jadi kalau ada yang mengatakan 57:22 bahwa salat lima waktu tidak wajib 57:24 umpamanya atau yang mengatakan bahwa 57:27 kham itu halal ya puasa tidak wajib di 57:32 bulan Ramadan itu jelas-jelasnya 57:33 bertentangan dengan syariat. 57:36 Tapi kalau ada perbedaan pendapat di 57:38 seputar fikih, kita harus berlapang 57:42 dada. Karena apa yang dikeluarkan dari 57:44 pendapat tersebut juga berdasarkan 57:46 ijtihad dan dalil yang merujuk kepada 57:48 nas. Walaupun nasnya tidak bersikap 57:51 pasti. Jadi perbedaan pendapat yang 57:54 bermanfaat itu perbedaan yang apa? Yang 57:58 tidak sama sekali bersumber dari 58:00 pertentangan, perselisihan yang 58:02 memberikan masukan kepada kita yang 58:04 bermacam-macam. Contoh masjid Cibubur 58:07 Kuntry. 58:09 Kalau satu orang saja yang mengelola ya, 58:12 yang mengurus membangun, 58:15 kira-kira hasilnya mana yang lebih baik 58:17 dengan 58:19 beberapa orang bersama-sama bersatu, 58:21 berjuang untuk kepentingan umat Islam 58:24 yang arsiteknya yang ahli memberikan 58:26 pendapatnya, 58:28 ahli manajemennya memberikan juga 58:30 masukannya untuk mengatur memanik 58:32 masjidnya bagaimana. Masing-masing 58:34 dengan ilmunya memberikan masukan 58:36 kira-kira hasilnya mana yang lebih baik 58:38 dengan satu orang yang mengurus 58:39 semuanya. 58:41 Dari mulai ketua masjidnya, 58:43 sekretarisnya dia pegang, kemudian apa 58:45 juga keuangannya dia pegang, arsiteknya 58:49 juga dia. Kira-kira rusak enggak? 58:52 Jadi kita butuh masukan yang 58:54 bermacam-macam. Perbedaan yang dihargai 58:56 ini perbedaan tanawu yang bermacam-macam 58:59 memberikan masukan tapi di tempat di 59:02 mana kita boleh berbeda. 59:05 Adapun pada hal-hal yang prinsip ya 59:08 tidak dibenarkan kita berbeda. Kita 59:11 wajib untuk kembali kepada Allah karena 59:13 ini keputusan dari Allah Subhanahu wa 59:15 taala. Berbeda dengan pendapat manusia. 59:18 Dulu saya di pesantren belajar fikih 59:20 Fathul Qarib, kemudian meningkat kepada 59:23 Fathul Muin. Tapi sayangnya guru-guru 59:26 kita tidak menjelaskan bahwa ini yang 59:28 ditulis dalam Fathul Muin dalam berbagai 59:30 pendapat itu merupakan pendapat manusia. 59:33 Saya beranggapan yang di Fathul Muin itu 59:36 seperti kitab Allah. Jadi kalau kita 59:39 lihat berbeda dengan apa yang kita 59:40 pelajari, kita menganggap orang ini apa? 59:42 Sesat. Sehingga banyak ustaz bilang 59:44 hati-hati sama fulan. berbeda dia jalani 59:47 sama kita. Hati-hati sama fulan. Padahal 59:50 perbedaan dalam pendapat. 59:52 Seharusnya ustaz yang mengajarkan fikih 59:54 ini menjelaskan mana yang syariat Allah, 59:57 mana yang pendapat 1:00:00 satu imam. Dalam pendapat ini saksikan 1:00:04 coba guru kalian, Imam Syafi'i, Maliki, 1:00:06 Hambali, Hanaf, semua saling menghargai. 1:00:10 Imam Malik guru, Imam Syafi'i murid. 1:00:13 Ahmad bin Hambal juga banyak terpengaruh 1:00:15 oleh Syafi'i tapi saling menghormati. 1:00:17 Kenapa kalian hansip-hansi di bawah 1:00:19 ribut? 1:00:21 Kalau kita berhadapan dengan jenderal, 1:00:23 dia tahu aturan berhadapan dengan Hansib 1:00:25 main tangkap orang hadirin sekalian. 1:00:28 Jadi kalau kita perhatikan sama-sama 1:00:31 perbedaan itu amat diperlukan. 1:00:34 Di pemerintahan kan yang duduk sebagai 1:00:37 menteri kan masing-masing dengan 1:00:38 keahliannya. Tapi jangan kita tempatkan 1:00:42 orang yang tidak layak pada satu jabatan 1:00:45 seperti bahlul. Umpamanya 1:00:48 bahlul dalam bahasa Arab arti bodoh. 1:00:50 Tempatkan bahlul bukan pada tempatnya. 1:00:52 Hadirin sekalian ya hasilnya bagaimana? 1:00:57 Atau katakan tempatkan orang yang ahli 1:00:59 yang tidak ahli dalam bidang kesehatan 1:01:01 sebagai menteri kesehatan. Antum bisa 1:01:03 bayangkan coba apa jadinya? Jadi 1:01:05 tempatkan orang pada tempatnya. Kita 1:01:06 dengarkan masukan ahli. Itu yang 1:01:08 dihargai oleh Rasul. Waum bainahum. 1:01:12 Urusan mereka dipecahkan melalui 1:01:14 musyawarah para sahabat. Dalam 1:01:16 urusan-urusan, kebijakan-kebijakan umum 1:01:19 ditanya kecuali yang datang dari 1:01:22 Ini yang harus kita lakukan. Enggak ada 1:01:24 manusia yang sempurna. Kita saling 1:01:26 membutuhkan satu dengan lainnya. Satu 1:01:28 orang bilang sama Imam Ali, "Ya Amirul 1:01:30 Mukminin, doakan saya supaya tidak butuh 1:01:33 kepada manusia. 1:01:35 Imam Ali mengatakan, "Halakta, kamu 1:01:37 binasa. 1:01:39 Siapa yang menyediakan makanan kamu? 1:01:41 Siapa yang membuat bahan-bahan pakaian 1:01:44 kamu? Siapa yang menjahit? Kita saling 1:01:46 membutuhkan." Oleh karena itu Allah 1:01:49 perintahkan watawanu alal birri wat 1:01:51 taqwa. Tapi katakan Allahumma agninair 1:01:55 khqik. Ya Allah, jadikan kami enggak 1:01:57 butuh kepada hamba-hamba-Mu yang bobrok. 1:02:00 Tapi kerja sama di antara orang-orang 1:02:01 yang beriman saling menghargai. Jangan 1:02:03 bilang jangan butuh dari manusia, mati 1:02:05 kita. 1:02:07 Nah, kembali kepada problema di Timur 1:02:10 Tengah saat ini. Sebetulnya peristiwa 1:02:12 yang berlangsung di Timur Tengah ini 1:02:14 membuka wajah 1:02:17 dari apa? Negara-negara Arab yang 1:02:19 sebenarnya. Negara-negara Arab ini 1:02:21 semenjak lama bahkan semenjak kelahiran 1:02:23 mereka kalau kita perhatikan mereka 1:02:26 lahir dari Inggris dan Zionis. 1:02:30 Pada saat perang dunia pertama, Inggris 1:02:34 dikepung oleh Jerman, bukan perang dunia 1:02:36 kedua ya. Yahudi menawarkan kepada 1:02:39 Inggris, "Kami siap untuk membantu 1:02:42 kalian keluar dari kepungan Jerman 1:02:44 dengan syarat kalian berjanji untuk kami 1:02:48 menyediakan tanah Palestin buat kami." 1:02:52 Inggris tawarkan South Afrika. Mereka 1:02:55 tidak mau tetap menginginkan Palestina. 1:02:58 Inggris akhirnya terpaksa karena dalam 1:02:59 kondisi terkepung dia menyetujui 1:03:02 perjanjian tersebut. Akhirnya Inggris 1:03:05 melibatkan Amerika 1:03:07 karena Presiden Amerika terlibat dalam 1:03:10 skandal Zionis melibatkan mereka untuk 1:03:12 apa? Untuk terjun membela Inggris 1:03:16 sampai Jerman dikalahkan. Pada saat itu 1:03:19 Inggris terbebas dari pengepungan 1:03:22 Jerman. Lalu lahirlah deklarasi Bolfor 1:03:26 yang menjanjikan Palestina untuk untuk 1:03:30 siapa? Untuk Israel. Tapi mengingat 1:03:33 negara Arab kan sudah terisi. 1:03:36 Negara Arab di bawah Khilafah 1:03:37 Utsmaniyah. Bagaimana mereka akan 1:03:40 menyediakan tanah Palestina buat Israel? 1:03:43 Maka setelah jatuhnya Khilafah 1:03:46 Utsmaniyah, Inggris mendapatkan mandat 1:03:49 untuk membantu negara-negara Arab ini 1:03:51 memerdekakan diri mereka. Inggris dengan 1:03:53 jahat. Negara Arab yang tadinya 1:03:55 merupakan kesatuan di bawah Khilafah 1:03:57 Utsmaniyah dipecah-pecah. Lahir Qar, 1:03:59 lahir Kuwait, lahir juga Emirat Arab 1:04:02 yang bermacam-macam. Lahir juga Saudi 1:04:04 Arabia. Semua itu lahir dengan 1:04:08 pengawasan Inggris. 1:04:10 Orang-orang yang diangkat semuanya loyal 1:04:13 kepada Inggris yang pada saat itu 1:04:16 mewakili kepentingan Zionis. 1:04:18 Oleh karena itu, mereka tidak berhak 1:04:21 melakukan perjanjian dengan pihak manaun 1:04:24 tanpa persetujuan dari atas. Jadi, 1:04:27 jangan dianggap negara Arab ini negara 1:04:28 yang merdeka secara murni. Tidak merdeka 1:04:31 di permukaan, tapi sebetulnya di 1:04:32 belakang mereka semenjak lama 1:04:34 dikendalikan oleh Zionis. 1:04:36 Perhatikan bagaimana negara-negara ini 1:04:38 membuka negerinya untuk menyiapkan 1:04:41 pangkalan Amerika. Kemudian biaya 1:04:43 mendirikan pangkalan pun keluar dari 1:04:45 uang mereka. Kotar menyediakan 11 miliar 1:04:48 dolar untuk membangun pangkalan Amerika. 1:04:51 Begitu juga Saudi Arabia. Bukan hanya 1:04:53 satu pangkalan, begitu pula Bahrain. 1:04:56 Serangan Amerika terhadap Iran dimulai 1:04:58 dari Bahrain. 1:05:00 Jadi negara-negara ini sebetulnya 1:05:02 merupakan pris Zionis diakui maupun 1:05:05 tidak diakui. Emirat Arab terlibat dalam 1:05:07 pembantaian di Sudan dengan dana yang 1:05:10 mereka berikan untuk para pemberontak 1:05:12 melakukan pembantaian terlibat di 1:05:14 Aljazair, terlibat di Libya, terlibat di 1:05:16 Yaman, terlibat di Suria. Semua negara 1:05:18 yang anti Zionis dihancurkan dengan uang 1:05:21 negara teluk. Nah, mereka ingin lagi 1:05:24 menghancurkan Iran seperti yang 1:05:25 diinginan Netanyahu. 1:05:27 Tapi ternyata Iran rakyat yang siap 1:05:29 berkorban ingin hidup merdeka, mati 1:05:31 merdeka membuat mereka tak berdaya. 1:05:34 Apalagi semenjak Selat Hurumus ditutup 1:05:35 ini. Trump betul-betul mengalami 1:05:38 gangguan jiwa yang luar biasa. Bukan 1:05:40 bipolar aja, unipolar, 1:05:43 psikopat, megalomia. Dan ternyata 1:05:46 terbukti bukan Israel proksi Amerika, 1:05:49 tapi Amerika merupakan proksi Israel di 1:05:52 bawah kendalinya. 1:05:54 Amerika yang berhenti perang, Israel 1:05:56 memaksakan supaya perang terus. 1:05:58 Jadi kalau kita perhatikan negara Arab 1:06:00 pada saat ini rezim-rezimnya bukan 1:06:02 rakyatnya sebetulnya merupakan prokis 1:06:04 Zionis. Oleh karena itu kalau Israel 1:06:07 diserang ya mereka 1:06:11 akan berupaya untuk membela Israel kalau 1:06:13 tidak kekuasaan mereka akan hilang. 1:06:16 Herannya Mesir membuka perbatasan untuk 1:06:18 rakyat Israel keluar hijrah. Sedangkan 1:06:21 Rafah pintu masuk ke dalam Gaza ditutup. 1:06:25 Mesir kan di sebelahnya. Lalu Saudi 1:06:27 Arabia ulama-ulamanya memerintahkan 1:06:29 rakyat Palestin hijrah dari Gaza. 1:06:33 Padahal seharusnya mereka membela 1:06:35 saudara mereka. 1:06:37 Tapi yang terjadi mereka bilang bahwa 1:06:41 rakyat Palestina enggak berdaya 1:06:42 berhadapan dengan Israel yang kuat. 1:06:44 Sebaiknya mereka hijrah dulu. Ini hampir 1:06:47 ulama-ulama dari mereka semua seperti 1:06:49 itu. 1:06:50 Yang wajib seharusnya mereka bela kan, 1:06:53 tidak mereka tinggalkan. Tapi yang 1:06:55 terjadi mereka tinggalkan saudara mereka 1:06:58 karena walaupun mereka mengaku sebagai 1:07:00 orang Islam tapi jiwa mereka jiwa 1:07:02 zionis. 1:07:05 Oleh karena itu, tidak heran semua 1:07:07 fitnah perpecahan umat Islam datang dari 1:07:09 sana dibiayai oleh mereka yang 1:07:12 menyebarkan fitnah, yang mengalu domba 1:07:15 di antara umat Islam yang 1:07:16 membesar-besarkan masalah kecil. Tapi 1:07:18 kalau berkaitan dengan kehormatan kaum 1:07:20 muslimin yang dibantai, mereka tidak 1:07:22 peduli sama sekali. Mereka bantu enggak 1:07:23 saudara kita di Gaza 1:07:26 terhadap Iran yang jelas-jelasan sesama 1:07:28 kaum muslimin? 1:07:30 Mereka ikut serta memeranginya. Ketika 1:07:33 mereka diserang pangkalan Amerikanya 1:07:35 mereka bilang Iran menyerang 1:07:37 tetangganya. Padahal mereka telah 1:07:39 menjadikan negeri mereka sebagai 1:07:41 pangkalan bagi Amerika untuk menyerang 1:07:43 Iran. 1:07:45 Jadi yang berlangsung pada saat ini 1:07:47 pengkhianatan. Jangan kita anggap 1:07:49 perbedaan di antara umat Islam. Ini 1:07:51 pengkhianatan. negara-negara Arab dengan 1:07:54 rezimnya terhadap Islam dan kaum 1:07:56 muslimin. Dan yang selama ini membantu 1:07:59 Gaza adalah Iran. Jadi, para jemaah 1:08:02 sekalian, dalam hal ini hendaknya umat 1:08:05 Islam kembali betul-betul merenungkan, 1:08:07 memikirkan dengan cerdas kembali kepada 1:08:09 nilai Islam. Jangan kita mengukur Islam 1:08:12 dengan mereka, tapi mereka diukur dengan 1:08:14 Islam. Termasuk kita, saya jangan Islam 1:08:18 diukur dengan apa yang saya sampaikan. 1:08:20 ukur yang saya sampaikan dengan nilai 1:08:22 Islam. Anda akan menemukan siapa yang 1:08:24 salah dan siapa yang benar. Wallahuam. 1:08:28 Alhamdulillah 1:08:30 kajian yang disampaikan dari Ustaz Ustaz 1:08:33 Alus dan juga sesi diskusi kita yang 1:08:35 cukup menarik sebenarnya saya yakin juga 1:08:38 masih banyak 1:08:40 ee pertanyaan dari para jemaah dan juga 1:08:43 ada juga yang kirim lewat WhatsApp yang 1:08:45 kita siapkan 1:08:47 sesi 1:08:49 fasilitasi kembali dan ini adalah sesi 1:08:53 pertama kita kajian pagi di Presid dari 1:08:56 SS ini bekerja sama dengan TV dan Radio 1:09:02 Silaturahim 1:09:04 iniukan 1:09:05 di Kasidaya timburkan dan insyaallah 1:09:08 akan coba kita efektifkan untuk setiap 1:09:11 minggu ke depan. Dan pada pagi hari ini 1:09:16 kita juga mendapatkan banyak pemahaman 1:09:20 terkait dengan apa hasil dari ee 1:09:23 pemaparan dari Ustaz dan juga dari 1:09:25 diskusi kita. Ya, kalau saya singkat ee 1:09:28 beberapa poin itu di antaranya adalah 1:09:33 Al-Qur'an sebagai konseptual dan 1:09:34 Rasulullah adalah Islam akal. Jadi 1:09:37 Rasulullah itu sebagai refleksi dari 1:09:39 Al-Qur'an. Jadi tidak jadi jangan 1:09:41 dijadikan benturan antara sunah dan 1:09:44 Al-Qur'an karena merupakan suatu bagian 1:09:46 yang saling mendukung dan juga orang 1:09:50 beriman menyembah Allah sebagai 1:09:52 pengabdian yang tulus kepada Allah. 1:09:54 Mengajak orang menuju kepada jalan Allah 1:09:57 bersama-sama bersatu dalam Islam dan 1:10:00 tidak bercerai. 1:10:01 Baik ya dalam perbedaan yang terjadi 1:10:03 dengan mendapatkan Islam bukan 1:10:05 mendapatkan bukan mengendabankan mazhab 1:10:07 atau pendapat. Jadi dari sini kita juga 1:10:10 mendapat pemahaman bahwa kita mendapat 1:10:13 pemahaman terkait mana kita menyakiti 1:10:16 perbedaan perbedaan yang ada di antara 1:10:18 kita sesama gitu ya. dan juga 1:10:20 melembutkan hati kita bagaimana kita 1:10:23 bersikap menyikapi perbedaan yang ada 1:10:27 dan menguatkan persatuan umat khususnya 1:10:30 di lingkungan kibur kantri ini dan juga 1:10:33 umumnya pada lingkungan yang lebih luas 1:10:36 lagi sehingga terjadilah persatuan imat 1:10:40 Islam yang lebih baik. Demikian semoga 1:10:43 kajian kita pagi ini menambah 1:10:47 menambah keimanan kita kepada Allah 1:10:49 Subhanahu wa taala dan mena kualitas 1:10:50 ibadah kita kepada Allah subhanahu wa 1:10:52 taala. Dan sebelum kita akhiri nanti di 1:10:56 sesi akhir kita setelah ini kita ada 1:10:57 sesi foto bersama. Jagi para Pak Jemaah 1:11:00 untuk tetap ee berada di masjid untuk 1:11:04 kita sesi bersoto bersama dengan Ustaz. 1:11:07 Dan sebelum kita akhiri kita akhiri 1:11:09 dengan doa p Ustaz dipersilakan. 1:11:13 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 1:11:13 Sebelumnya insyaallah mudah-mudahan ee 1:11:16 kita bisa sering berdiskusi sama-sama 1:11:18 ya. Dan dari Rasil ada ustaz-ustaz juga 1:11:20 yang bisa menyampaikan pesan-pesan yang 1:11:22 lain. Siri berganti satu dengan lainnya. 1:11:24 Kita berharap bisa mencerdaskan umat dan 1:11:27 menyatukan hati kita dan insyaallah 1:11:30 tidak akan membawa pertentangan maupun 1:11:32 perselisihan. Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:35 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 1:11:37 sholli wasallim wabarik ala abdika 1:11:39 waasulika sayyidina Muhammadin wa alihi 1:11:42 wasohbihi wasallim. Allahumma inna 1:11:45 natawajahu ilaika biasmaikal husna 1:11:48 kulliha ma alimnaha w lam na'lam. An 1:11:51 tusolli ala abdika waasulika sayyidina 1:11:55 Muhammadin wa alihi wasahbihi wasallim. 1:12:11 wah wahidanja 1:12:20 Allahun 1:12:23 Illah. 1:12:37 Sebelum [berdehem] saya akhiri, kita 1:12:39 lihat ada tulisan syafaati liahlil 1:12:41 kabair min umati. Tapi ada kurangnya 1:12:46 bagi yang bertobat. 1:12:49 Jadi jangan kita anggap syafaat Rasul 1:12:52 akan diberikan kepada orang-orang yang 1:12:55 berbuat dosa dari umatnya tanpa tobat. 1:12:58 Jadi kalau dia berbuat dosa selama ini 1:12:59 kemudian dia bertobat kembali pada 1:13:01 Allah, dia akan masuk dalam syafaat Nabi 1:13:03 kita Muhammad. Adapun yang meninggal 1:13:05 dunia sambil melecehkan agama tidak akan 1:13:07 mendapatkan syafaat sama sekali. 1:13:09 Jadi mudah-mudahan kita termasuk 1:13:11 orang-orang yang bertobat semua. Amin. 1:13:12 Allah rabb semoga kita masuk dalam 1:13:14 orang-orang yang bertobat dan ee saya 1:13:16 sebagai pembawa acara mohon maaf jika 1:13:19 ada hal yang salah mohon dimaafkan. 1:13:21 Wabillahi taufik walhidayah. 1:13:23 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:13:24 wabarakatuh. Shallallahu ala Muhammad 1:13:28 sallallahu alaihi wasallam. 1:13:32 Sallallahu ala Muhammad sallallahu 1:13:37 alaihi wasallam. 1:13:40 Jemaah untuk tetap berada di masjid. 1:13:43 Nanti kita akan foto bersama, sesi foto 1:13:46 bersama ya. 1:13:48 Muhammad 1:13:50 sallallahu alaihi wasallam sallallah Ah