Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- Hadiah silaturahim untuk Islam yang satu
- pancar luaskan dari jalan Masjid
- Silaturahim nomor 36 Kalimajis Cibubur
- Bekasi. Ikhwan dan akhwat yang dirahmati
- Allah Subhanahu wa taala, masih bersama
- kami dalam sirah sahabat bersama Ustaz
- Komrod Suni. Saya akan awali pertanyaan
- pertama dari tengah
- kita hamba Allah di Jakarta.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz
- Komarudin mohon dijelaskan sekali lagi
- apakah benar Abdullah bin Jasir adalah
- sahabat Rasulullah dan murtad dan
- kenapa?
- Iya, itu salah dengar ya. Jadi ada
- Abdullah bin
- Jahsi, ada Ubaidullah bin Jahsi. Nah,
- jadi yang murtadu adiknya Ubaidullah.
- Kalau ablanya tetap istikamah, tidak
- murkah. Jadi jangan salah juga ya. Jadi
- Abdullah itu
- kakaknya. Nah, Ubaidullah itu
- adiknya. Kakaknya Ubayullah Abdullah
- kecil berarti adik. Jadi yang murtad itu
- adiknya itu pada saat
- hiji sementara Abdullah tetap istikamah.
- [Tepuk tangan]
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz mohon
- penjelasan bagaimana riwayat hidup atau
- akhir hidup Abdul bin Yasid? Apakah
- benar ia terbunuh
- di masa perang Uhud atau Kibah?
- Ya, menurut beberapa riwayat memang
- banyak para sahabat yang korban ya di
- Uhud itu hampir ada
- 70.
- Dan ada sebagian riwayat
- mengatakan justru sahabat-sahabat besar
- itu korban di Uhud. H
- Hamzah itu meninggal di Uhud termasuk
- Abdullah ini. Kemudian ada lagi sahabat
- yang dikenal yaitu merupakan duta Islam
- pertama Mus'ab bin Umair juga di Uhud.
- Nah termasuk ada yang mengatakan
- Abdullah bin Jahsyi. Cuma memang
- masih ikhtilaf apakah benar dia
- meninggal di Uhud Abdul Jasi atau di
- luar Uhud. Yang jelas ee dia tidak hidup
- sampai hari ini ya. Artinya ee di zaman
- Nabi dia kembali pada Allah. Demikian.
- Hm. Baik. Kemudian dari Ibu Liza.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Pertanyaannya dari Ibu Liza adalah dari
- umur berapa Abdullah bin Jasi masuk
- Islam? Heeh. Dan di saat dikasih surat
- ternyata isinya demikian. Apakah
- Abdullah bin Jasi ini bertanya kepada
- Rasul maksud dari surat tersebut? Ya
- memang usia beliau masih muda ya, masih
- belasan lah. Abdullah bin Jasi sehingga
- pada saat Rasulullah hijrah dari Makkah
- ke Madinah dia ikut hijrah ya. Kemudian
- dapat surat dan Rasulullah tahu karakter
- Abdullah bin Jasi memang seorang
- komandan dan dia latihannya tuh latihan
- ras. Mungkin kalau di kita ya pasukan
- Kopasusnya lah. Heeh. Ee dia yang
- dipercaya untuk memimpin pasukan
- sehingga tidak ada orang yang ditugaskan
- oleh Nabi di awal-awal perkembangan
- tahun 1 tahun 2 Hijriah itu kebanyakan
- pasukan yang dikirim itu orang-orang
- Muhajirin bukan orang-orang Anshar. H.
- Baru setelah peristiwa Badar banyak
- orang-orang ee Ansar yang dilibatkan.
- Tapi sebelum peristiwa Badar itu yang
- sering diterjunkan itu adalah
- orang-orang Muhajirin, orang-orang yang
- hijab bersama Nabi dari Makkah ke
- Madinah. Heeh. Nah, itulah jadi prestasi
- Abdullah bin Jasi memang diakui
- kehebatan, kualitas, serta
- keberaniannya. Mungkin saat itu dialah
- yang dipercaya oleh Nabi untuk memimpin
- pasukan-pasukan syariah. Hm. Jadi
- usianya memang masih belasan waktu itu
- karena masih awal-awal masih muda ya.
- Jadi Nabi kan diangkat menjadi Nabi itu
- usia 40 tahun kemudian 13 tahun berarti
- 53 tahun usia Nabi itu berada di kota
- Makkah. Kemudian hijrah ee ke Madinah.
- Nah, di Madinah 10 tahun. Jadi, Nabi
- memang usia 63 tahun. Tapi
- sahabat-sahabat yang
- seangkatan dengan sahabat-sahabat yang
- lain itu kebanyakan masih pada muda.
- Demikian. Baik, kita terima telepon
- terlebih dahulu, Ustaz, ya.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Dengan siapa? Ibu di mana?
- Dengan Ibu Pain di radio dalam, Mas.
- Silakan, Ibu.
- Iya, Ustaz. Nih aku maaf mau nanya tapi
- nih di luar tema bisa enggak? Baik. Iya
- ibu. Nih aku kan waktu itu kan sempat
- masuk angin ceritanya salat kok masuk
- angin tiba-tiba enggak bisa ditahan.
- Terus udah barud salat zuhur apa ngasar
- gitu ya baru dapat rekangan kok langsung
- muntah gimana tuh hukumnya langsung
- ngulang lagi apa anu apa cukup itu aja
- gitu ee pas bulan puasa, Bu. Hah? Pas
- bulan puasa atau sebelum waktu itu aku
- salat asar pas zuhur gitu loh. Cannya
- lagi masuk angin.
- Halo. Baik. Iya. Terus terus lagi masuk
- angin tiba-tiba enggak bisa ditahan aku
- dapat tiga
- rakaat baru dapat 3 rakaat aku langsung
- muntah gitu gimana hukumnya apa wudu
- lagi apa gimana gitu loh maaf mohon
- penjelasannya baik iya baik iya baik
- terima kasih Ibu Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh iya
- waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh coba dijelaskan gimana jadi
- ibu ini lagi salat kebetulan
- badannya tidak fit lagi masuk angin
- sudah dapat tiga rakaat. Heeh. Di rakaat
- yang ketiga tiba-tiba beliau muntah.
- Heeh. Apakah salatnya diteruskan atau
- diulang dari awal? Tapi ketika saya
- bertanya apakah pada saat itu sudah
- masuk bulan Ramadan belum di apa
- namanya? Mungkin tidak jelas. Iya.
- Anggap saja di luar bulan Ramadan gitu.
- Iya.
- Jika terjadi sesuatu di dalam
- salat, kita sedang salat sudah di rakaat
- kedua atau ketiga. Heeh. Ada sesuatu
- yang membatalkan.
- Nah. Nah, kalau sesuatu yang membatalkan
- ya salatnya batal. Yang
- [Musik]
- membatalkan. Contohlah kalau kita sedang
- salat nih, tiba-tiba pengin buang air.
- Heeh. Ya, masa kita tahan. Kata Nabi,
- "Ya, batalkan, batalkan.
- Mau buang angin jangan ditahan. Sebab
- kalau kita menahan sedang salat buang
- angin ya enggak konsentrasi. Heeh.
- Batalkan. Nanti kalau sudah batalkan ya
- diulang lagi biar tenang.
- Demikian. Nah itu tadi kan
- muntah. Muntah otomatis kan menguras
- perhatian. Kemudian berpikir juga sudah
- beda itu. Nah, memang kalau demikian ya
- tidak tidak ini apa tidak di
- haramkan. Artinya karena memang kita
- membatalkan ada ruksah. Yang enggak
- boleh itu membatalkan kalau tidak ada
- ruah. Demikian rusah. Baik. Jadi lebih
- baik dibatalkan saja, Ustaz, ya. Iya. I
- demi kesempurnaan salat dibatalkan
- kemudian diulang lagi. Baik, Ibu. Semoga
- terjawab dan pertanyaan dari Ibu Dirad
- dalam tadi menjadi pertanyaan terakhir
- Ustaz karena kita sudah dibatasi oleh
- waktu. Sebelum berpisah Ustaz kesimpulan
- apa yang bisa disampaikan? Iya. Baik
- para pendengar Radio Rasil dan pamiarsa
- TV Rasil ibrah yang dapat kita ambil
- dari perjalanan seorang sahabat Nabi
- yang namanya Abdullah bin Jah.
- Ternyata modal
- ketaatan seorang
- itu bisa dijadikan
- barometer. Hebat apapun, pintar apapun,
- cerdas apapun, tapi kalau ketaatan tidak
- ada nonsens. Ya, kenapa? Sebab seorang
- prajurit, seorang pemimpin itu dilihat
- dari ketaatannya.
- Ketaatan seorang panglima, ketaatan
- kepada hukum. Ya, ketaatan bawahan bisa
- dilihat ketaatan dia terhadap atasannya
- bagaimana. Makanya ee tiap-tiap orang
- itu ada levelnya. Kalau anak buah,
- bagaimana ketaatan kepada atasannya?
- Nah, atasannya bagaimana ketaatan dia
- kepada Allah? Makanya karakter-karakter
- ini harus dibiasakan di kalangan orang
- mukmin. Makanya ayatnya selalu, "Ya
- ayyuhalladzina amanu atiullah wa atiu
- rasul." Ya ayyuhalladzina amanu atiullah
- wa ati wa ulil amri minkum. Dan masih
- banyak lagi yang lain. Bahkan kalau kita
- lihat beberapa
- sejarah itu memang ketundukan dan
- kepasrahan kepada Allah itu adalah
- merupakan satu prestasi yang tidak bisa
- dihilangkan ya. Prestasi yang akan terus
- terukir dalam hidupnya.
- Kita ingat bagaimana salah seorang
- sahabat Salahuddin al-Ayyubi ya, seorang
- panglima
- besar. Nah, di satu
- malam dia
- bangun
- lihat pasukannya sedang pada berdiri
- sujud.
- kata dia. Nah, orang-orang yang semacam
- inilah kata dia yang akan
- memimpin. Orang-orang yang seperti
- inilah yang akan menjadi keteladanan.
- Dan
- alhamdulillah niat beliau akhirnya untuk
- menguasai kembali, merebut kembali
- Masjidil Aqsa oleh Allah diijabah.
- Karena apa? Ketaatan kepada Allahnya
- begitu tinggi. Nah, demikian.
- Walhamdulillah. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Baik, Ustaz. Terima kasih
- atas tausiahnya dan juga pelajarannya di
- pagi hari ini untuk kita semua ikhwan
- dan akhwat. Demikian tadi kisah seorang
- sahabat Rasulullah Abdullah bin Jasi.
- Semoga apa yang beliau lakukan bisa
- menjadi panutan kita dan bisa kita
- contoh kebaikan-kebaikan yang dilakukan
- oleh sahabat Rasulullah Abdullah bin
- Jahsih. Saya Biagus Ondi Fahri dan Obi
- undur Diri serta pejuang dakwah kerabat
- kerja di Sukabumi, Batam dan juga di
- Semarang. Mohon undur diri. Kami mohon
- maaf atas segala khilaf dan salah.
- Subhanakallahumma wabihamdika ashadu
- alla ilaha illa anta astagfiruka wa
- atubu ilaik. Ilaliq billahi taufik wal
- hidayah. Wasalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh.
- [Musik]
- [Musik]