Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:19 Ya 0:21 ayyuhalladzina amanu laa tuhillu 0:28 s'airallahi 0:29 wasyahral harama walal hadiya walal 0:35 qalaid walal hadiya walal qalaid 0:42 [Musik] 0:45 amal baital harama yabuna 0:49 fadlam mir rabbihim 0:54 waidwana waidza halaltum fastadu wala 1:01 yajrimannakum shanaanu quin 1:04 [Musik] 1:06 anaddukumil masjidil harami 1:15 birri wattaqwa wala taawanu alal itmi 1:23 walwan 1:24 [Musik] 1:27 wattaqulah 1:31 wattaqulah 1:34 innallaha syadidul iq 1:41 Sadaqallahul aliyuladzim. 1:44 [Musik] 1:46 Asalamualaikum warahmatullahi 1:47 wabarakatuh. 1:55 Nah, dear leaders dan calon leaders 1:58 seluruh Indonesia dan luar negeri, 2:00 kembali lagi kita pada acara Indial The 2:02 Stock yang pada malam ini ee telah 2:05 memasuki seri 2:07 ke-195 dengan mengangkat tema tentang 2:10 bom pager ee Hizbullah. Ee 2:13 sahabat-sahabat sekalian ee dalam 2:15 beberapa hari terakhir kita diberitakan 2:18 bahwa salah satu ee terjadi kejadian ya 2:22 di ee Libanon bahwa pager dari beberapa 2:26 personel Hizbullah meledak dan ada 2:28 diindikasikan ee kejadian ini bahwa PJR 2:32 yang meledak tersebut ee ada peran ee 2:35 kemungkinan ee dinas rahasia Israel 2:38 mosad ee di belakangnya gitu ya. di mana 2:41 diduga ada duga bahwa pagjer-pager 2:45 tersebut diproduksi oleh sebuah 2:47 perusahaan yang dibentuk oleh Mossat 2:51 salah satunya dan ee ini bisa jadi salah 2:54 satu pembelajaran bagi kita bagaimana 2:57 perkembangan dunia ee intelijen dan juga 3:01 ee perseteruan yang ada dan konflik yang 3:04 saat ini sedang ada di Timur Tengah ya 3:07 antara Israel dengan Hizbullah gitu ya 3:10 dan dengan Hamas. 3:11 bahwa konflik ini ee sampai juga masuk 3:14 ke hal-hal perang secara teknologi ya. 3:17 Nah, dan ee pada malam ini kita ingin 3:20 membahas bagaimana sebenarnya ee 3:23 kejadian Pjerak. 3:25 ee bagaimana peran-peran para pihak yang 3:27 ada di belakangnya. Kemudian secara 3:29 teknologi mungkin bagaimana hal tersebut 3:32 ee bisa terjadi. Untuk itu pada malam 3:35 ini 3:37 eh sudah mengundang para narasumber 3:40 untuk membahas tema tentang bom pager 3:42 Hizbullah ini ya. Dan eh sudah hadir 3:45 bersama kita ee narasumber pertama kita, 3:49 Bang Yon Mahmudi. Beliau adalah guru 3:51 besar dan dosen FIB UI, pengamat Timur 3:53 Tengah, direktur eksekutif eh Inid. 3:56 Asalamualaikum, selamat malam Bang Yon. 4:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:02 wabarakatuh. Ya, selamat malam. Mungkin 4:04 bisa lihat dari sisi perseteruan ya dan 4:07 konflik antara Israel sama Hizbullah. 4:10 bagaimana perkembangannya dengan isu dan 4:13 insiden terakhir terkait dengan pager 4:16 Hizbula ini ya. Sebelumnya juga ee 4:19 bagaimana Hamas juga sudah kehilangan e 4:21 pemimpin biro politik Hamas ya, Ismail 4:24 Hania. Nah, apakah ini akan semakin 4:27 meningkatkan eskalasi konflik ee tengah 4:31 Palestina dan Israel dan ee beberapa 4:35 sekutu dari Iran ya termasuk Hizbullah. 4:37 coba kita bahas pada malam ini. Nanti 4:39 mungkin Pak Yon Mahmudi bisa membahasnya 4:42 dan juga ee narasumber 4:46 berikutnya ee mungkin nanti akan 4:48 menyusul ya Bang Sigit ya Bang Sigit 4:52 ee Bang Sigit Jarot. Beliau ada praktisi 4:55 dan pengamat telematika dan 4:57 mudah-mudahan beliau nanti bisa segera 4:59 bergabung dan mengangkat dari sisi ee 5:01 teknologinya ya. bagaimana sebenarnya ee 5:04 pager ini secara teknologi bisa meledak 5:07 ya beberapa kemungkinan yang ada di 5:09 dalamnya. Dan juga sudah hadir bersama 5:11 kita tuan rumah Indonesia Pak Mardiani 5:14 Aliser. Asalamualaikum Pak Mardani. 5:16 Waalaikumsalam warahmatullahi 5:17 wabarakatuh. 5:20 Ya. Ya. Alhamdulillah. Ee juga nanti 5:23 insyaallah segera bergabung tandemnya 5:25 Pak Mardani, Bung Roki Gerung ya. Baik, 5:27 sahabat-sahabat sekalian. Eh sebelum 5:29 kita mulai acara Indial L Stok pada 5:31 malam ini, eh kami ingin mengucapkan 5:33 terima kasih yang sebesar-besarnya 5:35 kepada seluruh pemirsa setia Indonesia L 5:37 Stok baik di dalam negeri maupun di luar 5:40 negeri. Acara ini bisa disaksikan secara 5:43 langsung melalui siaran live streaming 5:45 di YouTube Maradani Elisera PKS TV dan 5:48 juga Rasil TV dan juga disiarkan ee 5:51 melalui siaran radio Rasil eh frekuensi 5:55 729 kHz. Ya, untuk ee sahabat-sahabat 5:59 yang di Jebore Detabek yang ingin 6:00 mendengar melalui siaran radio bisa 6:02 membuka siaran radio rasil dan juga 6:05 direlay juga disiarkan melalui jaringan 6:07 radio rasil di beberapa kota di seluruh 6:09 Indonesia. Dan kami juga mengucapkan 6:12 terima kasih kepada rekan-rekan media 6:13 dan wartawan yang juga senantiasa 6:15 menyaksikan, meliput, dan memberitakan 6:17 acara ini. Semoga bisa memberikan 6:20 sumbangsi konten positif, mencerahkan 6:22 dan mencerdaskan bagi masyarakat 6:25 Indonesia terkait dengan isu dan situasi 6:27 terkini sosial, politik dan ekonomi di 6:29 negara kita. Baik, kita mulai diskusi 6:33 kita pada malam ini dengan tema Bom Pjer 6:36 Hizbullah. Kepada Pak Mardani 6:38 dipersilakan memberikan pengantar dan 6:40 paparannya. 6:49 Ee terdengar suaranya Bangi? 6:54 Terdengar, Pak? Terdengar. 6:56 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 6:57 warahmatullahi 7:00 wabarakatuh. Alhamdulillah. Allahumma 7:03 sholli ala sayyidina 7:05 Muhammad amma ba. Jelaskah, Bang Haldi? 7:09 Jelas, Pak. Jelas. 7:11 Oke. Selamat malam dan salam sejahtera 7:14 untuk kita 7:15 semua eh leaders dan calon leaders eh 7:20 wabil khusus tetamu kita Prof. ION. 7:25 Eh, sebuah kejadian menarik ee di 7:28 Lebanon 7:29 ketika ee datanya kalau enggak salah 7:34 ribuan pager gitu loh, meledak dalam 7:38 waktu yang bersamaan atau tidak terlalu 7:41 jauh dan terkuaklah 7:44 sebuah fakta yang saya dapatkan nanti ee 7:49 Mas Sigit atau Profion bisa meluruskan 7:52 Bung Roki juga ee ee 7:55 konspirasi dan kekuatan teknologi di 7:59 mana 8:00 ternyata ee diindikasikan Israel, dinas 8:04 rahasia. Bahkan di berita yang saya baca 8:07 tadi, 8:08 Netanyahu dengan Sinbet dan ee panglima 8:13 TNI-nya istilahnya panglima perang 8:16 Israelnya itu berapat memang ee 8:19 kemungkinan diketahui sehingga 8:22 dimajukanlah aksi serangan melalui bom 8:26 pager ini yang ee luar biasa membuka 8:32 beberapa pelajaran leader dan calon 8:35 leaders eh untuk jadi pemimpin 8:39 itu we have to go a step or two step far 8:44 away ya eh melangkah harus lebih jauh 8:49 berpikir harus lebih jauh menatap harus 8:51 lebih jauh punya bekal harus lebih jauh 8:54 ya sehingga kita bisa melihat apa yang 8:56 terjadi ee pada kejadian di Lebanon 7 8:59 Oktober 2023 Hamas dan para pejuang 9:03 Palestina sudah memberi contoh betapa 9:07 teknologi yang tepat bisa meruntuhkan 9:10 pertahanan Israel. Sekarang kejadiannya 9:14 terbalik. 9:17 Diindikasikan Israel dengan kecanggihan 9:19 teknologinya mampu preemptive strike 9:23 melakukan serangan sebelum Hizbullah 9:25 melakukan serangan ke Israel. ya ee kita 9:29 semua tahu ee penggunaan kayak kita ni 9:32 Indonesia aman. Kita pakai handphone di 9:34 mana pun aman. Tetapi sebetulnya ee 9:38 sangat mudah diintersep handphone ini. 9:41 Bahkan di banyak cerita sejak zaman ee 9:46 ee 10 20 tahun yang lalu handphone ini 9:49 jadi sarana untuk melakukan berbagai hal 9:53 kontraspionase dari kelompok-kelompok 9:56 tertentu. Makanya Husein Nasrullah ee 9:59 dari Hizbullah mengganti semuanya dengan 10:02 pejer. Tetapi ternyata penggantian ini 10:05 ketika tidak memiliki e basis teknologi 10:09 yang kuat yang terjadi malah 10:11 sebaliknya Hamas di 7 Oktober 10:14 menggunakan Telegram kalau tidak salah 10:16 punya Rusia bukan WhatsApp. 10:19 handphone-nya Huawei dengan ee OS 10:22 Harmoninya dan pada saat yang sama ya ee 10:26 teknologi rudalnya atau senjata milik 10:28 Iran tidak bisa diintersep karena beda 10:32 ee ekosistem. Nah, sekarang dapat info 10:36 eh baik Taiwan atau Hongaria atau bahkan 10:39 belakangan kata New York Times yang di 10:41 Hongaria itu eh perusahaan cangkangnya 10:44 mosat gitu. ee sehingga yang terjadi 10:47 memang ini sebuah bencana. Jadi yang 10:51 pertama betul-betul rencanakan dengan 10:53 matang dan mandirilah secara teknologi. 10:56 Karena itu kita bisa belajar dari Cina 10:59 ya ketika semikonduktornya di embargo, 11:03 dia justru mampu membangun ee teknologi 11:06 semikonduktor yang baru. Saya baca 11:08 bukunya Liquanyu Bang Haldi dan leaders 11:11 dan calon leaders. 11:13 ee ada beberapa teknologi sensitif yang 11:17 itu mungkin tidak membawa dampak kepada 11:19 pertumbuhan ekonomi. Contohnya teknologi 11:21 satelit, teknologi GPS. Tapi ketika kita 11:24 tidak punya teknologi GPS dan satelit 11:27 sendiri, maka 11:29 kekuatan militer kita akan sangat mudah 11:32 dihancurkan. Akan sangat mudah 11:34 dihancurkan sehingga investasinya besar 11:36 membuat teknologi satelit ee dan ee GPS. 11:40 Tetapi ketika kita bebas dari situ, maka 11:43 kekuatan teknologi kita punya deter 11:45 effect. Nah, itu yang dibangun oleh Cina 11:47 gitu loh. Ee luar biasa ya. Ee yang 11:50 pertama tadi harus mandiri secara 11:52 teknologi. Yang kedua ini menjadi 11:55 pelajaran ee di manaun memang ee tidak 12:01 ada kehidupan yang tenang bagi para 12:04 pejuang leaders dan calon leaders yang 12:06 ingin menegakkan kebenaran, yang ingin 12:08 membawa panji-panji Islam. yang ingin 12:11 mengokohkan ee nilai-nilai keadilan 12:14 pasti punya lawan, pasti punya musuh. 12:16 Karena itu ee siapa yang tidak siap 12:20 berperang maka dia tidak bisa damai. 12:22 Tapi yang siap berperang akan 12:23 mendapatkan kedamaian. Karena itu perlu 12:25 perlu perlu bagi kita untuk menyiapkan 12:29 barisan kita memiliki ee kesiapsiagaan. 12:33 Ya, kalau kata Bung Karno kami lebih 12:37 mudah ee ee ee pertarungannya kamar 12:40 melawan penjajah. Kalian-kalian di masa 12:43 datang lebih susah karena akan melawan 12:45 bangsa sendiri. Nah, karena itu barisan 12:47 ini harus menjadi barisan yang ee rapi 12:51 ee tertata, punya ee ee kapasitas 12:58 intelektualitas dan juga integritas 13:00 sehingga betul-betul menjadi pasukan 13:03 yang tidak bisa diintersep apalagi 13:04 diinfiltrasi. Terakhir yang ketiga ee 13:07 pelajarannya adalah eh Israel terus 13:11 mengembangkan 13:12 kekuatannya, hard power-nya ataupun soft 13:16 power-nya. Bagaimana Amerika dengan 13:18 segala macamnya tetap melindung Israel, 13:21 membantu Israel. Padahal 142 lebih di 13:24 sidang umum PBB mengakui kedaulatan 13:27 Palestina, tapi tetap tidak juga ee ee 13:30 bisa mendapatkan kemerdekaan. ini 13:32 menjadi pelajaran berharga. Leaders dan 13:35 calon 13:37 leaders, ayo waktu kita tidak banyak. 13:41 Kita tidak perlu ya memaki kegelapan, 13:46 tidak perlu menghadirkan mentarik, cukup 13:49 nyalakan sebatang lilin. Hammas di 7 13:52 Oktober sudah memberi contoh, tapi 13:54 kejadian Hizbullah sekarang memberikan 13:56 pelajaran bahwa kita harus terus 13:59 bersiap-siap untuk mewujudkan Islam 14:03 rahmatan lil alamin. Matur nuhun, Bang 14:06 Haldi. Ee, Prof. 14:09 Eh, matur nuwun, Prof. Mas Jarot, eh, 14:13 Profion, monggo dilanjutkan. Terima 14:15 kasih. Kalau ada Bro RG salam. Saya siap 14:19 gabung segera. Izin di Kompas sebentar 14:22 lagi mulai. Asalamualaikum 14:24 warahmatullahi 14:25 wabarakatuh. Warahmatullahi wabarakatuh. 14:27 Terima kasih 14:28 Paki. Baik, sahabat-sahabat sekalian. 14:30 Demikian pengantar dari Pak Maharani 14:33 atas diskusi kita pada malam hari ini 14:35 terkait dengan peristiwa ee pagjer 14:40 Hizbullah ya, bom pagjer Hizbullah. 14:41 Kepada Pak Yon dipersilakan untuk 14:44 berikan pandangannya bagaimana situasi 14:45 yang sedang berkembang nih konflik ee 14:48 Palestina, Israel dan juga Hizbullah 14:52 ya. Baik, terima kasih Mas Aldi. Yang 14:55 saya hormati ada Bang Mardani, 14:59 kemudian ee Mas Sigit ya yang 15:03 sudah join dan ee pemirsa semuanya. 15:09 Nah, tentu sebelum kita mengamati ya 15:13 tentang bom pager yang 15:16 itu disinyalir dilakukan oleh Israel ya 15:19 saya tidak memiliki kapasitas tentang IT 15:22 maupun teknologi tapi tentu saya ingin 15:25 menghubungkan juga ya tentang bagaimana 15:27 kondisi ee geopolitik ya saat ini 15:30 berkaitan dengan ee perang ee Israel 15:33 Palestina. Nah, ee kalau kita lihat ee 15:38 kondisi Israel, saya kira bahwa ada 15:42 semacam ee shifting ya, perubahan yang 15:46 awalnya dimulai 15:49 dengan apa memfokuskan, mengandalkan ya 15:52 kekuatan dari IDF ya. Ini kan IDF ini 15:56 kan ee sebagai tentara tempur dengan 15:59 persenjataan lengkap, daya rusak yang 16:02 sangat tinggi ya. 16:04 dan itu sudah dilakukan. Tetapi hasilnya 16:07 adalah kita ketahui bahwa justru em 16:11 Israel tidak mendapatkan kemenangan. 16:14 Jadi kalau dikatakan Israel adalah 16:16 strategically fa jadi atau eh secara 16:20 strategik ya dalam peperangan sebenarnya 16:22 dia telah gagal ya ee telah kalah karena 16:27 apa? ee perang yang ee mereka lakukan 16:31 tidak mendapatkan ya dukungan 16:33 internasional, bahkan dukungan 16:34 internasional semakin menurun. yang dulu 16:39 sekutu-sekutunya itu secara tegas 16:41 melakukan pembelaan. Sekarang itu kan 16:45 pembelaannya adalah ee tidak ya 16:50 ee tidak secara otomatis ya 16:55 dilakukan seperti memberikan ee blank 16:59 check ya, cek kosong ya, apapun yang 17:02 lakukan ya silakan ee demi untuk apa? 17:07 the right to defense. Tetapi kan saat 17:10 ini Uni Eropa menjadi lebih kritis, 17:13 Amerika juga tidak lagi kemudian ya 17:17 secara apa membabi buta melakukan ee apa 17:22 ee dukungan. Selalu saja ada dua hal 17:25 yang dilakukan. Ee pernyataan-pernyataan 17:29 dari pemerintah Amerika saat ini kan ada 17:32 dua selalu memiliki dua sisi ya. Kalau 17:35 sebelumnya kan jelas ya ee sisi 17:39 mendukung penuh ee Israel, tetapi 17:41 sekarang kan selalu apa diimbangi ya 17:44 dengan oke ee ee Israel memiliki eh hak 17:49 ya untuk mempertahankan the right to 17:52 defense. Tapi Israel harus memperhatikan 17:56 ya agar e tidak terjadi ee apa korban 18:01 sipil ya yang semakin besar. Padahal 18:05 kalau di awal-awal itu pada 18:07 operasi-operasi yang dilakukan oleh IDF 18:10 ya selalu kemudian melakukan pembelaan. 18:13 Bahkan Amerika sendiri mengatakan tidak 18:15 percaya terhadap korban-korban kejadian 18:18 yang ada ya karena tidak tersedianya 18:21 data secara akurat menurutnya. Tetapi 18:24 kan begitu data-data itu mulai terbuka 18:26 ya, akhirnya kemudian mengakui adanya 18:29 banyak korban bahkan ribuan, puluhan 18:32 ribau ya yang ee terus-menerus e terjadi 18:36 dan itu dilakukan oleh ee 18:39 teknologi ee apa hard power-nya yang 18:43 destruktif ya yang dilakukan oleh Israel 18:46 dan sebagian dari senjata-senjata itu 18:48 didapatkan atau dibiayai oleh Amerika. 18:51 Sementara kemudian publik di Amerika 18:53 sudah mulai mengkritisi itu. Nah, 18:58 perubahannya 19:00 kemudian mulai mengalihkan kepada 19:02 kekuatan tidak lagi militer dari 19:06 sisi apa persenjataan ya 19:10 ee militer yang ee itu diwakili oleh 19:14 IDF. tetapi ee kemudian saya melihat 19:17 mengalihkan kepada kekuatan intelijen. 19:21 Kekuatan intelijen termasuk juga ya 19:24 kemampuan-kemampuannya ya untuk 19:26 melakukan operasi-operasi di wilayah di 19:30 ee luar ee Palestina ya yang sebelumnya 19:34 terjadi di Iran, kemudian terjadi di 19:37 Suriah ya. 19:38 ee terakhir ya terbunuhnya ee pemimpin, 19:43 salah satu pemimpin Hamas dari sayap ee 19:46 politik ee Ismail 19:49 Haniah. Nah, apa yang dilakukan adalah 19:54 tadi ya dengan em saya kira kan hampir 19:57 sama ya, pembunuhan terhadap Ismail 20:00 Haniah itu kan juga menggunakan 20:03 teknologi yang begitu spesifik ya 20:06 ditanam ya saya tidak tahu bagaimana itu 20:09 proses terjadi tetapi ini adalah 20:11 targetnya adalah ee spesifik ya 20:14 sementara kemudian yang ada di 20:18 lab dan ini merupakan bagian dari 20:20 operasi intelijen itu lebih bersifat 20:24 masif ya dan tidak bisa di ya mungkin 20:28 teknologi bisa mengendalikan tapi saya 20:30 melihat bahwa dampak dari apa yang 20:33 terjadi dari ledakan itu tidak bisa 20:36 dikendalikan bahwa hanya spesifik orang 20:39 saja yang ditargetkan tetapi itu ya 20:43 lebih ya bersifat undiscriminated ya 20:47 undiscriminative ya target-target yang 20:50 tidak dipilih 20:53 ya walaupun bisa saja kemudian teknologi 20:57 itu ya yang dipasang dengan apa tadi 21:00 alat peledak dan lain sebagainya 21:03 dipastikan akan dipegang oleh ya ee 21:07 milisi-milisi Hizbullah tetapi kan 21:09 penyebarannya itu sangat meluas ya masif 21:12 ya. Jadi tidak hanya tentara Hizbullah 21:15 yang mungkin menggunakan, tetapi juga 21:17 sebagian besar masyarakat di wilayah 21:19 perbatasan itu juga menggunakan pager 21:22 ini. Jadi kalau itu nanti 21:24 terdistribusi ke ya tempat-tempat ya 21:29 kepada masyarakat sipil ya ketika orang 21:32 bersama anak-anaknya, keluarga dan itu 21:34 meledak itu kan pasti ee me apa membawa 21:40 ya korban daya rusak yang tinggi. Nah, 21:43 ini kan kemudian saya melihat ini dari 21:46 sisi ee dampak yang dilakukan adalah 21:50 bagian dari strategi teror sebenarnya ya 21:53 yang ee 21:55 apa menyasar ya memberikan ya ancaman 22:00 ketakutan ya bisa saja hasilnya 22:02 menimbulkan ketakutan yang luar biasa 22:05 dan ancaman nyawa korban ya dalam jumlah 22:08 yang kemudian orang tidak ya bisa me apa 22:12 melaku lakukan ya ee 22:15 apa 22:17 meminimalisir ya korban yang ada. Karena 22:22 saya kira ya ee sama seperti orang 22:25 memasang ranjau di wilayah-wilayah 22:27 tertentu ketika tentara itu masuk itu 22:29 kan kemudian terjadi peledakan. Tetapi 22:32 kan ini sebenarnya kan mirip dengan 22:33 ranjo tapi kan ditanam di di ee media 22:37 komunikasi dan bisa saja itu kan 22:39 berpindah dari suatu ee orang ke orang 22:42 lain ke dalam keluarga dan ee lain 22:45 sebagainya. Nah, ini kan ee bagaimana 22:48 kemudian strategi teror yang itu 22:52 berkolaborasi dengan kekuatan intelijen 22:54 di dilakukan. Nah, tentu pesannya ini 22:59 kan bagian dari ee strategi peperangan 23:02 ya yang mereka lakukan, tetapi nampaknya 23:05 juga perangnya tidak lagi menggunakan 23:07 aturan-aturan hukum internasional ya. 23:11 Maka ee harapannya itu kan sebagai 23:14 warning ya kepada kelompok Hizbullah 23:17 bahwa 23:19 ee Israel bisa melakukan apa saja gitu 23:23 ya, sewaktu-waktu bisa menghancurkan 23:25 mereka gitu ya dengan teknologi yang 23:28 mereka gunakan. Tapi apakah itu strategi 23:32 teror yang digunakan mampu ya untuk 23:36 menekan membuat apa ee Hizbullah menjadi 23:40 gentar atau malah 23:42 sebaliknya respon itu. Nah, saya melihat 23:45 bahwa bisa saja ini akan menimbulkan 23:48 perlawanan sebaliknya yang semakin kuat 23:51 kepada ee Israel. 23:54 Nah, kegagalan Israel dalam perang yang 23:57 ada di Gaza kemudian coba untuk 24:00 dialihkan ya dengan perang melawan ya 24:04 milisi-milisi Iran dan juga milisi ee 24:07 dan juga Iran itu sendiri. itu kan juga 24:10 sebagai upaya strategi ee Israel itu 24:14 sendiri ya untuk mendapatkan dukungan 24:18 kembali dari sekutu-sekutu setiahnya 24:21 dari Eropa maupun juga dari Amerika. 24:24 ingin menunjukkan bahwa kami berperang 24:26 melawan 24:28 musuh-musuh ee negara-negara di Uni 24:30 Eropa dan juga musuh-musuh Amerika yaitu 24:33 Iran dan 24:35 milisi-milisinya untuk mendapatkan ee 24:37 apa dukungan baru. bisa saja dengan 24:40 ancaman baru itu ya potensi untuk 24:43 dikurangi bantuan persenjataan itu masih 24:46 bisa kemudian di ee apa diperluas lagi 24:50 karena mendapatkan ancaman yang lebih 24:52 besar ee dari ee misi milisi Iran maupun 24:57 dari ee Iran itu sendiri. Nah, yang 25:00 terakhir adalah bahwa ee Israel itu kan 25:04 masih apa memiliki ya dan mengidap 25:07 sindrom megalomenia ya yang merasa 25:11 sebagai kekuatan yang sangat besar gitu 25:14 ya, yang hebat mungkin dengan termasuk 25:18 juga kecerdasan dan kekuatan intelijen 25:22 yang luar biasa yang tidak bisa 25:24 dikalahkan yang itu coba dilakukan dan 25:27 ee tidak ada ee pihak yang kemudian 25:31 mampu untuk menghentikan. Nah, itu. Tapi 25:35 kan ee dalam kondisi seperti ini justru 25:40 menunjukkan adanya potensi ee kehancuran 25:43 dari Israel kalau ee mereka 25:46 terus-menerus ya 25:48 melakukan ee apa 25:51 tindakan-tindakan yang balasan ataupun 25:53 juga 25:54 serangan-serangan yang sifatnya ya 25:58 menjadi apa semakin ee membabi buta ya. 26:04 Jadi ee target-targetnya menjadi semakin 26:07 ee tidak terukur walaupun menggunakan 26:10 apa ee teknologi, tetapi kan tadi itu 26:13 dampaknya justru ee bukan ya me 26:18 mendapatkan simpati dari 26:21 sekutu-sekutunya, tetapi justru 26:23 menimbulkan apa ee kritikan yang tajam. 26:26 Jadi kalau kita melihat bagaimana respon 26:30 terhadap ya ee ledakan 26:33 pjer sebagian besar ya ee mengutuk ya 26:37 cara-cara yang dilakukan oleh Israel. 26:40 Hanya saja tadi itu Israel merasa bahwa 26:43 dia memiliki impunitas bisa melakukan 26:46 apa saja ya ee dan ada negara yang masih 26:50 mendukungnya. 26:52 Nah, impunitas itu 26:55 saya kira dalam beberapa ee hari 26:58 terakhir ya ee kemarin kalau tidak salah 27:01 ya ee itu kan juga resolusi PBB yang 27:04 terbaru walaupun tidak mayoritas 27:06 didukung ee tidak semuanya tetapi kan 27:08 hampir mayoritas ya mendukung di atas 27:11 140-an ee 27:13 negara 27:16 yang menyatakan bahwa ya Israel ya harus 27:20 meninggalkan kan Palestina dalam batas 27:24 waktu 1 tahun ke depan. ini kan artinya 27:27 ada justru ada perubahan yang lebih 27:29 positif kepada Palestina setelah 27:32 Mahkamah Internasional 27:34 ya menerbitkan keputusannya ya 27:39 bahwa okupasi pendudukan yang dilakukan 27:42 oleh Israel adalah ilegal dan sekarang 27:45 disusul dengan resolusi berikutnya bahwa 27:48 Israel harus meninggalkan ee wilayah 27:51 Palestina yang diduduki itu ya maksudnya 27:54 kan Gaza dan tepi di barat ya ee dalam 27:57 jangka waktu 1 tahun. Jadi kalau itu 28:00 nanti bisa di follow up gitu ya, ada 28:04 mandat terutama dari Dewan Keamanan 28:06 PBP, kemudian ada negara-negara yang mau 28:10 menegakkan saya kira ya justru ya 28:14 apa-apa yang dilakukan oleh Israel ya 28:18 semakin melemahkan kekuatannya di dunia 28:23 ee internasional. Jadi perang yang 28:26 dilakukan oleh Israel ternyata juga 28:28 tidak ya sepenuhnya membawa hasil. 28:31 Justru perang-perang itu ya malah 28:34 semakin menyudutkan posisinya di dunia 28:38 ee internasional. Dari sisi ini juga 28:41 serangan ee atas Lebanon melalui ledakan 28:45 Pager juga saya kira responnya cenderung 28:49 negatif kepada Israel ya. Dan sekali 28:53 lagi perlu diingat bahwa Uni Eropa, 28:57 Eropa sendiri dan Amerika dalam posisi 29:00 tidak siap perang untuk ee membantu ee 29:03 Israel ya apabila ee front peperangan 29:08 itu diperluas ya hingga ke 29:12 wilayah-wilayah ee tetangga ya ee Iran 29:17 dan milisi-milisinya. Jadi mereka 29:19 cenderung untuk menahan agar tidak 29:22 terjadi perluasan ee perang. Jadi 29:25 Amerika dan Uni Eropa nampaknya juga 29:27 tidak tertarik untuk perang melawan ee 29:30 Iran ya, karena tentu dampaknya akan 29:32 jauh lebih besar. Saya kira itu ya 29:35 sebagai beberapa hal catatan yang saya 29:38 ee berikan yang berkaitan dengan 29:40 peristiwa terakhir dan bagaimana 29:42 kaitannya dengan konstelasi ee regional 29:46 dari sisi ee peperangan antara Israel 29:50 dan Palestina ya ee saat ini. Saya kira 29:54 emm begitu yang bisa sampaikan Bang 29:58 Haldi. Terima kasih. Asalamualaikum 30:00 warahmatullahi wabarakatuh. 30:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 30:04 wabarakatuh. Jadi sepertinya Bayon ini 30:07 ee konflik peperangan Israel, Palestina 30:10 dan negara-negara di Timur Tengah ini 30:13 akan masih berkepanjangan ya. 30:18 Ya. Em saya 30:20 kira kepanjangan ber ee panjangnya itu 30:25 masih bisa di saya melihat akan diukur 30:27 dari bagaimana resolusi PBB terakhir 30:30 yang memberi waktu dalam jangka waktu 1 30:33 tahun ya. ya lebih cepat untuk 30:36 diselesaikan saya kira jauh ee lebih 30:40 baik ya dan saya kira tergantung juga 30:42 respon negara-negara tetangga di dalam 30:45 menghadapi masalah ini. Apakah mereka 30:48 akan terus dalam apa ee pendekatan ee 30:53 peperangan atau kemudian ee mencoba 30:57 menekan ya dengan melaku memperkuat 31:00 jalur negosiasi. Kalau negosiasi 31:02 berakhir saya kira kemudian arah ya 31:05 menuju ee gencatan senjata ya akan bisa 31:10 lebih lebih cepat. Tapi saya melihat 31:12 bahwa ya batasannya sih tidak lebih 31:15 dalam 1 tahun ee harusnya kemudian itu 31:17 bisa mulai ee mengalami ee penurunan dan 31:22 ee menuju kepada ee perdamaian. Saya 31:25 kira begitu. 31:27 Iya. Baik, terima kasih Bang Yon. 31:29 Sekarang kita ke Bang Sigit. 31:31 Asalamualaikum, Bang Sigit. 31:33 Waalaikumsalam. Apa kabar, Bang Haldi? 31:36 Alhamdulillah terima kasih sudah hadir 31:38 ya. Kita ee sedang membahas tentang 31:41 peristiwa bom pagernya yang menimpa 31:43 Hizbullah, ya. Nah, di sini kita 31:45 berharap ee Pangigit bisa sedikit 31:47 mengulas bagaimana secara teknologi ee 31:51 ini bisa terjadi ya. ee dan kita juga 31:54 sebagai bangsa Indonesia perlu kita 31:56 antisipasi nih karena harus kita ambil 31:59 pelajaran ya bahwa kejadian ini mungkin 32:01 juga suatu saat akan terjadi juga di 32:03 Indonesia. Pada Masik dipersilakan. 32:05 Terima kasih. Mohon izin nih Prof. Yon 32:07 tadi sudah dapat apa perspektif 32:09 geopolitiknya. Saya ee sesuai dengan 32:13 yang ditanya Bang Haldi. Fokus ininya 32:15 apa namanya? Teknologi ya. Jadi kita 32:18 lihat. Jadi saya coba coba urut 32:20 pertanyaannya gitu. pertanyaan yang 32:22 muncul di di di benak orang yang dengar 32:24 berita ini gitu. Kenapa pertama paling 32:27 kenapa pager gitu kan ya kan i karena 32:30 pager itu kan kalau di kita dulu 32:31 semuanya pakai gitu sebagaimana orang 32:33 pakai handphone sekarang dulu semuanya 32:34 pakai orang yang bagi buat orang yang 32:36 apa namanya punya akses gitu. Nah, 32:38 kenapa pager atau ee kenapa pager? 32:43 Karena yang jelas orang yang disasar 32:45 pakai pager gitu seperti itu ya. 32:48 Kalau orang pakai yang lain, mungkin 32:50 yang dipakai bukan pager gitu. Terus 32:51 yang kedua ee apakah pager bisa meledak 32:54 gitu ya? Sebenarnya pager 32:59 itu enggak usah pakai bom juga bisa 33:01 meledak. 33:02 Sebetulnya kita dulu pernah dengar kan 33:04 istilah ya ee mungkin zaman awal-awal 33:06 masih banyak handphone apa 33:09 handphone yang bukan smartphone itu loh 33:12 apa namanya feature phone itu ya kan 33:14 kita suka kadang-kadang dengar dengar 33:15 berita itu tiba-tiba orang pakai pakai 33:17 feature phone atau pakai smartphone 33:19 smartphone-nya lagi dicas meledak 33:20 sendiri gitu kebakar sendiri kenapa 33:22 karena ternyata ee misalnya baterainya 33:25 short gitu atau baterainya cons dan 33:27 sebagainya jadi barang-barang semacam 33:31 ee pager semacam handphone itu memang 33:33 punya punya peluang untuk tiba-tiba dia 33:36 apa namanya? Kalau 33:37 misalnya ee sirkuitnya error itu bisa 33:41 kebakar bahkan bisa meledak gitu karena 33:43 baterai itu kan punya 33:45 kapasitas. Jadi memang aslinya memang 33:47 barang itu bisa seperti itu 33:50 gitu. Dia ada baterainya, kemudian ada 33:54 pemicunya ya. Kemudian ada beberapa 33:57 perangkat-perangkat yang kemudian ya 33:59 siap untuk di di apa namanya? Di 34:01 diwaponize gitu ya, dijadikan 34:03 senjata. Nah, sehingga dalam konteks ini 34:07 ee karena kemudian ada informasi mungkin 34:11 yang tadi disampaikan oleh Prof Yun gitu 34:14 tentang lewat jalur intelijen dan 34:15 sebagainya bahwa yang ditarget itu pakai 34:17 pager, maka yang dipakai pager, gitu. 34:19 Nah, tadi kelihatannya e sebagian per 34:22 sebagian sudah disampaikan oleh Pak 34:23 Mardani ya. prosesnya kenapa orang-orang 34:27 Hizbullah ini tiba-tiba pindah ke Pagjer 34:29 gitu ya. Saya tidak tahu pasti tapi 34:31 beberapa analisis yang saya 34:33 baca. 34:34 Ee jadi sejak yang 7 Oktober itu ya Tfan 34:38 Aqsa itu kan kemudian situasi agak 34:41 memanas gitu. Kemudian saya dengar ee di 34:44 informasinya itu ada informasi HP yang 34:47 dipakai oleh apa namanya ee 34:51 pejuang-pejuang Hizbullah itu sudah ee 34:53 compromise gitu ya. Sudah compromise. 34:56 Kemudian 34:58 ada arahan dari semacam pimpinannya itu 35:02 untuk semuanya mengganti jadi ee pager 35:05 secara masif gitu. Konon jumlahnya 35:07 sampai 5.000 pager dan sebagainya gitu. 35:11 Nah, ini kalau dari 35:12 perspekologi ee karena HP yang dipakai 35:16 kabarnya sudah kompromise kemudian harus 35:18 dibuang diganti dengan alat baru. Ini 35:20 benar sebetulnya gitu pertimbangannya 35:22 gitu. Kemudian mengganti HP jadi pager 35:24 ini juga pertimbangan benar gitu. 35:26 Kenapa? Karena kalau HP itu dia kan dua 35:27 arah gitu. Kalau kita pakai seluler itu 35:30 otomatis kita lokasinya akan terdeteksi 35:32 gitu kalau kita pakai seluler. Sedangkan 35:35 kalau kita pakai pager kalau pakai 35:36 pagernya itu satu arah pager yang model 35:38 one pager itu ya. 35:40 itu ee tugasnya hanya nerima saja. Dia 35:42 tidak bisa tidak ee tidak perlu apa 35:44 tidak tidak membroadcast PC itu hanya 35:48 nerima seperti itu sehingga orang yang 35:50 pakai P itu enggak ketahuan dia lagi di 35:51 mana gitu. Jadi dia hanya menerima 35:53 sinyal yang dibroadcast katakan satu 35:55 kota, satu antena dan sebagainya. 35:59 sehingga ee apa namanya ee konsideran 36:02 untuk pindah ke pager itu sendiri adalah 36:04 bukan consideran yang terlalu salah 36:05 sebetulnya gitu ya dengan kondisi di 36:08 mana ee ee informasinya HP-nya sudah 36:14 compromise. Nah, masalahnya bukan di 36:17 situ sebenarnya gitu ya. masalahnya 36:19 adalah ternyata ketika informasinya ya 36:22 ketika kemudian proses penggantian 36:25 penggantian pager itu tadi mungkin sudah 36:27 disinggung juga oleh pemin sebagian ya 36:30 proses penggantian pager itu itu 36:32 disusupi atau di apa namanya disusupi 36:35 oleh operasi intelijen di 36:36 tengah-tengahnya gitu. Jadi kalau bahasa 36:38 yang mungkin Bang Haldi familiar itu 36:41 istilahnya supply change-nya itu yang 36:42 kena sebetulnya gitu. 36:45 Jadi serangannya itu lebih di supply 36:46 chain security-nya gitu. Ketika dia 36:48 proses procurement-nya itu ketahuan 36:51 proses procurementnya ke apa namanya ke 36:53 supp tertentu. Nah itu dia di apa 36:55 namanya? Diinep di tengah-tengah 36:57 kemudian dimodifikasi di tengah-tengah 36:58 gitu sehingga sejumlah pagernya itu 37:01 diganti diwapeniz informasinya begitu 37:04 gitu. Jadi baterainya diganti sebagian 37:06 jadi bom dan sebagainya. Karena sebagian 37:09 fungsinya itu memang sudah ada ya, 37:11 tinggal ada detonator, kemudian ada 37:13 baterai, ada pemicunya dan sebagainya ya 37:16 tinggal meledak aja tinggal tunggu 37:18 waktunya gitu ketika ada sinyal tertentu 37:20 meledak seperti itu. Nah, makanya kalau 37:23 tadi ee 37:25 istilahnya istilahnya Profion itu dia 37:28 kalau bahasa Jepangnya musabitsu itu ya. 37:29 Jadi semacam random attack gitu ya. 37:32 Random attack. Nah, ini kalau yang 37:34 konteks ini bisa jadi karena dia tidak 37:37 ada kepastian orang yang ditarget itu 37:39 kena gitu ya, maka dia modelnya kan 37:42 bukan hanya orang yang megang, cuma 37:44 orang yang sekitarnya juga bisa kena 37:45 gitu. Jadi kekuatan kekuatan senjata 37:47 kekuatan ledakannya sampai situ seperti 37:49 itu. Nah, itu dari perspektif apa 37:52 namanya? Perspektif teknologi gitu. Jadi 37:55 kemampuannya memang bisa gitu ya. 37:57 Kemudian eh yang 37:59 terkompromise, beneran terkompromise 38:01 ternyata adalah supply chain-nya gitu 38:03 ya, rantai pasoknya yang yang 38:05 terkompromi terkompromi gitu. Dan ini 38:08 sangat-sangat mengarikan sekali gitu 38:09 ketika orang dipesan ke satu supplier 38:13 semuanya dan suppliernya itu ternyata 38:14 terkompromi gitu ya. Nah, itu ya 38:17 semuanya langsung kena gitu. Kalau 38:18 istilah istilah istilah keamanannya itu 38:21 SPof itu ya, single point of failures 38:23 gitu. Semuanya ke single point dan itu 38:26 ternyata terkompromi kena semua seperti 38:28 itu. Nah, ini ini dari perspektif ee 38:33 perspektif teknologi ya. Sebenarnya ada 38:35 satu pertanyaan lagi buat saya gitu. 38:37 Model dia 38:38 membangkitkan membangkitkan apa namanya 38:40 sinyal yang dikirimkan itu seperti apa? 38:42 Ini juga menarik sebetulnya gitu ya. 38:44 Apakah dia pakai jalur biasa yang 38:47 dipakai untuk membroadcast ee 38:49 sinyal-sinyal pager yang ada di Lebanon 38:51 gitu atau dia punya sendiri. Kalau dia 38:55 pakai jalurnya yang yang biasa dipakai 38:56 di sinyal-sinyal Libanon pada umumnya 38:58 untuk pager berarti nyusup ke situ itu 39:01 apa namanya apa namanya ee pihak yang 39:03 meledakkan itu gitu. Atau kalau misalnya 39:06 dia membangkitkan dengan sinyalnya 39:08 sendiri berarti memang sudah disusutkan 39:10 receiver untuk menerima sinyal 39:11 tersendiri gitu. Nah, ini yang hal yang 39:14 menarik untuk dianalisis 39:16 seya. Nah, kurang lebih begitu ee apa 39:18 namanya ee Bang Haldi. Kalau proses apa 39:21 namanya proses ee analisis teknologinya 39:23 gitu. Mungkin kita nanya kenapa cara 39:25 gitu enggak dipakai di Hamas gitu ya 39:27 atau enggak dipakai di Gaza gitu ya. E 39:30 jawaban mudahnya mungkin karena mereka 39:31 enggak pakai pager seperti itu yang apa 39:34 namanya pejuang di Gaza enggak pakai 39:36 pager sebenarnya enggak enggak bisa apa 39:38 namanya modus seperti itu dipakai untuk 39:40 untuk apa namanya untuk ee simply 39:43 direplikasi untuk menyerang mereka ini. 39:45 Jadi ini benar-benar case by case. Dan 39:48 contoh 39:49 bahwa ee modus ini dipakai itu kan sudah 39:52 berapa kali sebenarnya dalam konteks apa 39:54 namanya isu Israel ini ya. dulu yang 39:57 kita kenal kalau di sejarah itu 39:59 ee siapa namanya? Yahya Ayas ya. Yahya 40:02 kan kenanya kan juga gara-gara HP juga 40:04 seperti itu 40:05 ya. Seperti itu. Nah, jadi ee secara 40:08 teknologi itu memang sangat-sangat 40:11 memungkinkan. Nah, berikutnya apa 40:14 lessons learn-nya buat kita gitu ya. 40:16 Tadi sebagian sudah disampaikan oleh 40:18 Pakardani juga terkait dengan 40:19 kemandirian. Kalau saya sebelum ke 40:21 komandian ya, yang less lesson learn 40:24 yang jelas buat kita itu adalah ini eh 40:28 proses yang kemudian ee pengubahan kalau 40:31 benar analisis para para pakar security 40:34 dan para pakar apa namanya? Para pakar 40:37 bom ya tentang masalah ini. Kalau benar 40:38 analisis mereka maka di sini sangat 40:42 banyak pelajaran yang bisa kita ambil 40:44 dalam konteks protokol keamanan 40:45 sebetulnya. 40:47 Jadi ee ketika ada satu yang sudah 40:51 terkompromi itu harus di segera di apa 40:54 namanya dibuang kemudian diganti itu 40:56 sudah betul gitu. Cuman cara 40:58 menggantinya itu itu harus dipastikan 41:00 kalau dia lebih secure dan terkawal itu 41:04 apa namanya eh supply change-nya gitu. 41:08 Sudah banyak negara yang jadi korban eh 41:10 kebocoran di supply change ini gitu. sul 41:12 chin security-nya ada leakit dan 41:13 sebagainya dan mereka baru tahunya 41:15 setelah berapa tahun ternyata gitu salah 41:17 satu bahkan Amerika pun pernah kena 41:18 seperti itu kan ya ketika desain 41:19 pesawatnya ternyata bocor dan mereka 41:21 enggak tahu. Nah ini ini ini yang kedua 41:26 jadi eh protocol security. Kemudian yang 41:28 kedua adalah ee kita mesti lebih aware 41:32 dengan suat bahkan kalau perlu 41:34 diwajibkan gitu ya eh protokol apa 41:37 namanya protokol supply chain security 41:39 itu diwajibkan rantai pas security 41:41 beberapa negara sudah 41:43 diwajibkan. Kemudian yang ketiga dalam 41:46 konteks ee kondisi yang sedang perang 41:48 seperti model kayak di daerah sekitar 41:51 Palestina ini ya, itu standar audit 41:54 security-nya harus lebih lebih tinggi 41:56 seperti itu ya. Jadi enggak boleh kita 41:59 simply punya apa namanya ee satu 42:01 perangkat diterima kemudian langsung 42:03 tinggal dipakai dan sebagainya. Itu 42:04 harus harus ada proses clearance dulu 42:06 gitu. Dipastikan kalau ini ini apa 42:09 namanya? Perangkat ini memang perangkat 42:11 yang sudah boleh dibagikan kepada para 42:13 pejuang kan. Satu pejuang meninggal tuh 42:15 harganya mahal ya gitu. Meskipun mereka 42:18 insyaallah ee mati syahid gitu seperti 42:20 itu. Cuman kan dalam konteks perjuangan 42:21 kan ee ini sayang seperti itu ya. Nah, 42:24 ini yang yang hal yang perlu kita 42:26 perhatikan. Kalau dalam konteks ee 42:29 konteks kegiatan sehari-hari ya mungkin 42:31 ee buat kita yang bukan di kondisi 42:32 perang ya, kita harus harus punya konsen 42:36 dengan masalah keamanan, safety 42:38 konteksnya ya, keselamatan ketika kita 42:39 menggunakan barang itu. Ketika kita beli 42:41 barang di apa namanya di black market 42:43 dan sebagainya itu kemungkinan kualitas 42:45 keamanannya, 42:47 keselamatannya tidak baik itu ada gitu. 42:50 Dan kemungkinan dia nanti tiba-tiba 42:52 kebakar atau meledak tu juga ada. 42:54 Mungkin sementara itu dulu ee Bang Hani 42:57 sebagai apa namanya? ee 42:59 amalan ya berarti ee ya bagaimana 43:04 apalagi untuk kepentingan negara teragi 43:06 keamanan ya dan juga pertahanan ini 43:09 seleksi untuk bisa mengamankan end to 43:12 end dari segi supply chain semua 43:14 perangkat yang kita gunakan ini menjadi 43:17 sebuah keharusan ya ini pelajaran 43:19 tersendiri ya iya enggak bisa cuma 43:21 sekedar kita beli perangkat gitu ya 43:24 kemudian pakai gitu kan harus 43:27 benar-benar sebelum menggunakannya kita 43:29 harus pelajari dan pastikan secara 43:31 supply chain proses produksi hingga kita 43:34 gunakan itu aman semuanya. 43:37 Iya, 43:37 betul. Betul. Iya. Apalagi kalau dia 43:40 disebarnya ke orang-orang yang memang 43:42 VIP gitu 43:43 ya kan ngeri sekali kalau seperti itu. 43:48 I kalau di film-film sih sudah biasa sih 43:51 ngelihat kondisi dan ternyata benar gitu 43:53 ya. Ternyata benar gitu. Heeh. 43:56 Eh, saya ingat tuh ada kayak film 43:59 Kingsman apa biasa itu dari dari cip HP 44:02 mereka kan. Iya. Segala macam tuh 44:05 meledak apa itu memang di diutor dari 44:09 terpusat dengan signal tertentu bisa 44:12 dikendalikan dan ternyata memang 44:14 kejadian beneran ada gitu ya. Betul. 44:16 Kalau mau yang lebih soped lagi coba 44:18 nonton film Spy Craft ya. 44:20 Spycraft atau homeland itu ya itu lebih 44:22 lebih sopised lagi gitu. Makanya 44:25 kelanjutan dari analisis para pakar itu 44:27 kan mengatakan ini pasti kerjaan set 44:29 actor gitu. 44:31 Hm. Betul. Betul. Pekerjaan stateor 44:33 enggak kalau bukan setter enggak mungkin 44:35 dia bisa apa namanya bisa membuat 44:37 operasi sebesar ini, semasif ini seperti 44:39 itu. Betul. Betul. Nah, gimana Pak 44:41 Profalis yang lain karena menurut saya 44:43 itu makes sense gitu ya model operasi 44:45 begini kalau enggak setekor agak berat 44:46 gitu ya kan sudah ada di berita saya 44:50 lihat ada sudah ada salah satu pengakuan 44:52 ini ya pejabat Israel katanya pejabat 44:54 Mossad atau pejabat apalagi mereka sudah 44:55 ngakuin Heeh bahwa ini memang ee kerjaan 45:00 Mostat ya melalui perusahaan cangkangnya 45:03 perusahaan samarannya gitu ya Heeh 45:06 dengan yang menguasai supply chain-nya 45:08 itu. Iya memang ya ini jadi pelajaran 45:12 sendiri ya. Mudah-mudahan negara kita 45:13 juga ee bisa mempelajari ini semua 45:17 karena sangat mungkin bagi pertahanan 45:20 negara kita juga akan terjadi. Baik, 45:23 bagaimana kalau ee sekarang kita ke ee 45:26 Pak Yon? Pak Yon ee terkait dengan ee 45:30 tadi ada state actor ya kayaknya sudah 45:33 beberapa kali ini ya ee walaupun ya 45:36 enggak bisa dibuktikan ya mulai dari 45:39 terbunuhnya Ismail Hania gitu ya. Saya 45:42 enggak tahu apakah terbunuhnya Presiden 45:44 Iran sebelumnya yang tragedi helikopter 45:46 itu ada juga stekor di sana gitu ya. 45:50 Hingga sekarang tragedi e pagernya 45:52 Hizbullah gitu. Nah, ini ketika state 45:55 actor ini ee bekerja apakah memang ee 45:59 bahkan tidak ada sama sekali kita 46:02 intervensi yang bisa dilakukan untuk 46:04 mencegah ini terjadi? Ya, mungkin 46:06 maksimal PBB hanya memberikan resolusi 46:10 gitu ya. 46:11 seperti itu, Pak. 46:16 Ee ya jelas kalau agen atau intelijen 46:20 itu kan bagian dari state ya dan mereka 46:23 mendapatkan penugasan untuk melakukan 46:26 operasi-operasi di 46:28 wilayah di luar ee Israel. 46:34 Dan tentu kalau dalam konflik yang 46:37 seperti ini ya, jumlah mereka kan juga 46:40 banyak begitu ya. Dan mereka menyebar di 46:43 Iran, di Lebanon, Suriah ya, di Irak ya 46:48 dengan berbagai macam ee modus yang ee 46:51 mereka lakukan. kan. Nah, memang ada 46:54 peristiwa-peristiwa itu terjadi kan ee 46:56 selalu bahwa ya ada aspek kelemahan ya 47:01 sistem apa ee pertahanan ya ee ee 47:06 negara-negara yang bersangkutan. Karena 47:08 kita tahu bahwa kan memang kondisi 47:10 konflik seperti itu ee kondisi yang 47:13 tidak stabil ya. Ee sehingga itu yang 47:18 memudahkan ee operasi intelijen itu 47:22 dilakukan ya dengan ee skala yang 47:26 berbeda-beda ya. ee termasuk juga 47:29 beberapa kali ada insiden yang ee ee 47:34 seperti ee ahli-ahli ya nuklir dari ee 47:39 Iran yang terbunuh dan terbunuhnya di 47:42 wilayah Iran gitu kan ya. atau juga 47:44 bagaimana juga operasi yang di luar 47:46 Timur Tengah juga terjadi ya ee di 47:49 negara-negara yang di situ ya menjadi 47:53 tempat ee 47:55 bermukimnya ee ya mereka-mereka yang 47:58 disebut sebagai musuh-musuh Iran. di 48:01 situlah maka kemudian pasti ada 48:04 intelijen yang bergerak yang memang 48:06 sewaktu-waktu bisa melakukan aksi-aksi 48:09 yang ee baik ya secara langsung 48:11 melakukan pembunuhan atau juga melakukan 48:14 teror-teror. Jadi kalau itu teror 48:17 dilakukan ya memang ee ee state ya 48:21 terrorism ya bagaimana negara itu 48:23 berfungsi ya ee sebagai ee bagian yang 48:28 melakukan ee terorisme walaupun terhadap 48:32 musuh-musuh mereka tapi kan harusnya apa 48:35 yang dilakukan itu kan dalam ee apa ke 48:38 rangka yang ee menjadi hukum-hukum 48:41 internasional di dalam perang. Kalau 48:43 kita lihat Israel kan ee tidak ya 48:46 melakukan itu. Nah, kemudian hal lain 48:50 kalau kita lihat perbedaan dari serangan 48:54 yang dilakukan oleh IDF dengan serangan 48:57 yang dilakukan oleh pihak intelijen itu 48:59 kan beda. Kalau IDF itu mereka sudah 49:02 tahu bahwa yang melakukan serangan 49:04 adalah Israel. Ya, itu sudah jelas gitu 49:06 ya. baik dari sisi pesawat yang 49:09 digunakan, kemudian rudal yang digunakan 49:12 dan lain sebagainya. Tetapi 49:13 operasi-operasi intelijen memang selalu 49:15 menyisahkan pertanyaan-pertanyaan ya, 49:18 siapa yang melakukan dan ee state tidak 49:21 akan kemudian segera mengklaim ya 49:25 mengakui bahwa itu dilakukan ya atau 49:28 bagian ya dari ee operasi yang dilakukan 49:32 oleh negara. Nah, maka itu dibiarkan 49:34 informasinya mengambang. Bahkan kemudian 49:38 ee tidak jelasnya informasi itu juga 49:41 bisa berdampak kepada spekulasi yang 49:45 bisa melemahkan posisi lawan gitu ya. 49:48 Sehingga muncul banyak kecurigaan di 49:50 antara lawan-lawan Israel ya. 49:53 Faksi-vaksi kemudian saling menuduh satu 49:56 sama lain gitu ya. Kalau dalam ee kasus 49:59 terbunuhnya Ismail Haniah itu kan juga 50:01 mulai muncul spekulasi tuduhan terhadap 50:04 Iran itu. Tentu kan juga sangat ya bahwa 50:07 Iran terlibat ya. itu kan kemudian 50:10 sangat menguntungkan ya bagi Israel 50:13 bahwa ya aksinya membunuh apa musuh 50:17 musuhnya itu juga ya memiliki efek yang 50:20 lain 50:21 melemahkan ee aliansi sekutu ya yang itu 50:25 menjadi sekutu ee musuhnya. Nah, kan 50:29 hal-hal itu saya kira kemudian bisa 50:31 dilihat ini ee apa dari ya ee dampak ya 50:37 yang di ee dilakukan oleh tentara ee 50:42 reguler ya IDF atau ini dilakukan 50:45 operasi-operasi intelijen pasti ee 50:48 memang ya kondisinya seperti itu dan 50:51 memang bagus kalau informasi itu semakin 50:53 lama tidak ee semakin ee tidak di apa 50:57 diketahui 50:58 atau malah memang sengaja dibuat ya 51:01 untuk ee ya abu-abu posisinya dan tidak 51:05 ya tidak ee jelas siapa yang harus 51:07 bertanggung jawab sehingga tidak ada 51:09 juga ya ee 51:12 apa ee tindakan-tindakan hukum yang bisa 51:16 dilakukan. Paling yang terjadi adalah 51:19 retaliasi yang dilakukan oleh sesama 51:21 operasi-operasi intelijen juga. Nanti 51:24 Iran juga melakukan hal yang sama begitu 51:27 ya dengan melakukan serangan balasan 51:28 atau Hizbullah juga melakukan serangan 51:31 balasan ya dalam ee bentuk yang ee 51:35 serupa ya ee tidak secara ee langsung 51:40 saya kira ya eh nature-nya saya kira 51:43 memang seperti 51:46 itu. 51:48 Baik. Baik. Sekarang kita ke Bang Sigit. 51:52 Bang Sigit. 51:53 ee kira-kira kontra inteligence seperti 51:56 apa nih yang bisa dilakukan untuk 51:59 mencegah hal-hal seperti itu? Ya, kita 52:01 mungkin sedikit ee main di sisi strategi 52:05 ya. Karena ini di berita juga ee saya 52:07 lihat 52:08 ternyata ee Israel 52:11 itu sudah menyiapkan ya itu 15 tahun ya 52:16 merancang plot untuk menyisipkan bahan 52:18 peledak ke dalam pager yang menggunakan 52:20 Hizbola itu sudah ee 15 tahun 52:23 perencanaannya gitu ya. Nah ee sudah 52:26 pasti ini kan sebenarnya udah jangka 52:29 panjang dan ini momentum mereka dengan 52:31 kondisi sekarang meledakkannya. Nah, 52:33 bisa jadi di semua negara ini ada 52:37 kondisi-kondisi di mana ee negara-negara 52:40 yang berkepentingan itu sudah menanam 52:42 gitu sejak jauh-jauh hari. Sudah menanam 52:45 ee ranjau-ranjau ee 52:49 jebakan-jebakan ee menanam mungkin 52:51 alat-alat yang bisa untuk digunakan 52:54 untuk kepentingan intelijen gitu ya. 52:57 Nah, sehingga kira-kira kontra 52:59 inteligennya seperti apa yang mungkin 53:00 bisa dilakukan untuk ee ini pelajaran 53:03 yang bisa diambil untuk keamanan ee kita 53:05 lah gitu untuk ee Indonesia gitu. 53:09 Jadi kalau kalau apa namanya 53:11 pertanyaannya kontr intelligence itu 53:13 kayaknya yang paling pas jawab profion 53:15 sebetulnya yang belajar kan tentang itu 53:17 profion. Kalau saya ngelihatnya dari 53:20 perspektif teknologi aja gitu ya. Kalau 53:22 memang betul gitu ya, tadi kata Bang 53:24 Hardi mereka sudah meklare memang 53:27 kerjaan mereka gitu 53:29 ya. Itu kan memperjelas memperjelas kita 53:33 gitu bahwa oh mereka memang cara mainnya 53:35 begitu gitu. Enggak kenal kalau 53:36 istilahnya Prof. Yon tadi enggak kenal 53:39 aturan gitu. Aturan PBB dilanggar 53:41 kemudian di bilang negara negara teror 53:44 juga enggak peduli dia enggak punya apa 53:47 namanya imunitas dan seterusnya gitu. 53:49 Nah, sementara kita kan tahu gitu 53:52 kondisi kita itu meskipun enggak punya 53:55 hubungan diplomatik, nyatanya 53:56 barang-barang dari mereka tuh banyak 53:57 yang masuk ke kita 54:01 seperti itu ya. 54:03 Jadi kita mungkin bisa juga apa namanya 54:06 mulai mempertanyakan gitu ya kalau 54:09 mereka perlakuannya begitu atau gaya 54:12 gaya apa tindakannya begitu gitu bukan 54:15 tidak mungkin gitu barang-barang yang 54:17 selama ini sudah banyak 54:19 dimanfaatkan ee barang-barang mereka 54:21 yang sudah dimanfaatkan di kita pun bisa 54:24 diwapenize istilahnya ya apa namanya 54:25 dipersenjatai ya Pak Prof ya ya 54:27 istilahnya diubah jadi senjata gitu di 54:30 weaponize gitu meskipun bentuknya nya 54:32 belum tentu sama gitu ya bentuknya belum 54:34 tentu ee apakah dengan bom dan 54:36 sebagainya gitu. Kalau konteks informasi 54:38 bisa aja ternyata ee ketika kita pakai 54:42 perangkat informasi dari perangkat IT 54:44 dari mereka ada apa namanya bocoran data 54:47 terus yangalir dan seterusnya dan 54:48 seterusnya gitu yang sudah ditanam lama 54:50 dan seterusnya gitu. Jadi ee 54:53 dengan ber apa namanya? ber menggunakan 54:57 perangkat perangkat buatan ee negara 55:00 seperti itu ya. istilahnya suzuzonnya 55:02 harus gede gitu. Nah, suzonnya harus 55:05 gede itu bukan bukan berhenti di level 55:07 apa namanya spirit aja gitu cuman 55:10 diwujudkan secara teknologi gitu. Nah, 55:12 ini perlu diaudit kemudian sebagainya. 55:15 Idealnya idealnya kalau bisa ya jangan 55:17 makai sama sekali gitu. Bikinbikin apa 55:20 namanya? Bikin bikin bikin perangkat 55:22 sendiri, dikembangkan sendiri dan 55:23 sebagainya yang tidak masuk dalam dalam 55:26 apa namanya? Dalam perencana-bencana 55:28 mereka gitu. Kalau istilahnya Pak 55:29 Mardani tadi kan ee apa 55:32 namanya? Kemandirian itu ya, kemandirian 55:35 gitu. Kalaupun kita enggak bisa sekarang 55:37 ya katakanlah mungkin perlu waktu 4 55:39 tahun atau 5 tahun untuk bikin perangkat 55:41 yang sama dan seterusnya gitu. Itu itu 55:44 bentuk 55:45 yang bentuk perlawanannya itu seperti 55:47 itu gitu ya. Mungkin enggak enggak 55:50 enggak enggak enggak enggak sampai 55:51 disebut kontra intelijen ya. cuman 55:53 bentuk perlawanannya kalau dari konteks 55:55 yang tadi konteks yang disebutkan itu ya 55:57 saya pikir begitu gitu kita mesti 56:00 hati-hati dengan kalau saya pelajari ya 56:03 bisa di Amerika atau negara maju justru 56:06 kebutuhan pengembangan teknologi itu 56:08 sebenarnya paling mula itu dari 56:11 kebutuhan pertahanan kan. Oh iya iya di 56:14 Amerika itu kan teknologi-teknologi yang 56:15 paling maju itu teknologi-teknologi yang 56:17 digunakan Pentagon gitu ya. Betul. 56:20 Betul. US Army dan segala macam. CIA 56:23 yang sudah masuk ke pasar itu katanya 56:24 sih sudah sekian tahun ee udah apa 56:29 istilahnya sudah obsolet lah di militer 56:31 mereka baru dilempar ke pasarinya dibuka 56:35 gitu. Seperti teknologi internet juga 56:36 kan termasuki internet gitu kan. Iya 56:39 internet kan arpa darpa ya dulu ya Darpa 56:41 itu kan keperluan keperluan militer 56:44 awalnya gitu. Betul. Nah, karenanya 56:47 bentuk-bentuk rilnya itu ya ee mungkin 56:50 kita jadi punya renc roadmap kemandirian 56:52 lah gitu ya. Rap kemandirian gitu ya. 56:55 Misalnya untuk hal-hal seperti itu kita 56:57 akan mandiri 5 tahun lagi atau 10 tahun 56:59 lagi dan dimulai dari sekarang. Itu 57:00 mungkin seperti itu. Ee contohnya 57:03 misalnya ada dokumen dokumen visi apa 57:07 namanya? Visi teknologi NATO sampai 57:09 tahun 2000 ee 50 gitu. itu sudah 57:13 kelihatan itu mereka sudah siap-siap 57:14 sekitar 20 tahun lagi ke depan gitu. 57:17 Nah, kita juga apa namanya harus punya 57:19 punya rencana sendiri gitu nih. Ee Bang 57:22 Roki Gereng sudah gabung kayaknya nih. 57:24 Saya kembalikan ke Bang Hi dulu ya. 57:27 Selamat malam malam nih sor ya. Ini lagi 57:31 enggak bawa pejer kan? 57:34 Oh, saya pakai jarum sekarang. Jarum. 57:38 Iya, ber daya ledaknya lebih tinggi 57:42 ledak asal enggak numpang naik jet 57:50 ya. Jadi tema kita sebenarnya pengin 57:52 ngambil lesson learn nih Bung Roki 57:53 terkait meledaknya pager ya bom pager di 57:56 Hizbullah ya yang itu membuka mata kita 57:58 semua yang awalnya kita lihat di film 58:01 ternyata cara-cara ee bagaimana ee 58:06 adanya sabotase terkait supply chain 58:08 perangkat-perangkat seperti pager HP itu 58:10 memang ternyata dilakukan gitu ya dan 58:12 bisa dikendalikan dari satu pusat untuk 58:15 meledakkan semuanya. Nah, tadi sudah 58:17 banyak ee pelajaran supaya ini bagi 58:21 Indonesia ini jadi pelajaran kita agar 58:23 kita punya kemandirian teknologi ya. 58:25 Tapi mungkin masih jauh juga nih, Bang 58:27 Sigit. Baru-baru ini kita NPW kita aja 58:30 bocor, PDNS kita juga diretas gitu ya. 58:33 Gimana jauh-jauh mau bahas teknologi 58:35 pertahanan ini gimana Bu Rocki? 58:38 I kan yang kita sebut teknologi 58:39 pertahanan itu artinya persaingan 58:42 kemampuan untuk membayangkan secara 58:45 imajinatif apa kondisi di depan kan itu 58:49 maksudnya ya kalau pagjer kan itu 58:51 teknologi kuno sebetulnya itu kan 58:52 detonator yang dibuat kecil doang tuh. 58:55 Jadi sebetulnya yang harus kita 58:56 bayangkan adalah kesiapan ideologis kita 58:59 untuk menentukan apa langkah untuk 59:02 mitigasi bahwa konflik itu datang karena 59:05 persaingan ideologhi. Oke, itu poin 59:08 pertama. Ada ambisi ya kalau kita lihat 59:11 misalnya seluruh teori tentang terorisme 59:13 kan datang dari ambisi gitu kan. Itu 59:16 poinnya. Tetapi ambisi itu diproduksi 59:18 oleh apa? oleh social base. Jadi 59:21 dasar-dasar itu yang kita harus 59:23 terangkan tuh bahwa Eropa memerlukan 59:25 realignment dengan ketegangan antara 59:28 eisula dengan mosad Israel itu hal yang 59:32 secara historis bisa kita prediksi dari 59:34 awal kan yang enggak bisa kita prediksi 59:36 lalu meledak menjadi problem security 59:38 adalah soal kapasitas netizen untuk 59:41 mengulik-ngulik e akun seseorang itu 59:43 lebih berbahaya sebetulnya kan. Jadi 59:45 ketegangan-ketegangan yang kita sebut 59:47 sebagai persaingan teknologi itu jadi 59:50 semacam kondisi yang memungkinkan 59:53 computer edit war itu CAD itu yang dari 59:56 e ya dari awal-an itu sudah disiapkan. 1:00:00 Misalnya semua mesin perang Rusia yang 1:00:02 tadinya diarahkan untuk menghajar 1:00:06 Afghanistan apa namanya Taliban 1:00:08 Afghanistan kan akhirnya berhenti ketika 1:00:10 Rusia bubar tuh. Jadi buat apa numpuk 1:00:12 teknologi kalau prediksi tentang perang 1:00:14 itu tidak mampu dilakukan dengan 1:00:15 kapasitas intelijen? Jadi buat 1:00:17 mesin-mesin perang Rusia jadi besi tua 1:00:20 sebelum dipakai buat menghajar 1:00:21 Afghanistan karena krisis dalam negeri 1:00:23 sudah bubar duluan. Indonesia juga bisa 1:00:25 begitu. kita bisa punya peralatan yang 1:00:27 canggih, tetapi begitu diucapkan dalam 1:00:29 rangka NKRI harga mati, mungkin orang 1:00:31 merasa, "Ya mending mati aja tuh NKRI 1:00:33 daripada ketegangan-ketegangan politik 1:00:36 itu hanya ingin diselesaikan di dalam 1:00:38 negeri dengan ee Dali Persatuan 1:00:40 Indonesia." Nah, kalau misalnya kita 1:00:42 bayangkan apa yang kita perlukan supaya 1:00:45 Papua itu tidak jadi duri dalam daging? 1:00:47 Tuh orang Papua kalau saya tanya pada 1:00:49 mereka, "Lebana tuh persatuan Indonesia 1:00:51 sila ketiga apa sila kedua?" Semua 1:00:53 seretak bilang sila kedua. kemanusiaan 1:00:55 yang adil dan beradab dibandingkan 1:00:57 persatuan Indonesia misalnya. Jadi 1:00:58 kondisi sosioideologis mereka itu adalah 1:01:02 keadilan itu kan enggak mungkin 1:01:03 di-backup dengan sistem persenjataan 1:01:05 kalau tuntutan keadilan itu 1:01:07 ekspektasinya sangat tinggi bagi mereka 1:01:10 yang mengalami penderitaan di Papua. 1:01:12 Lain lagi yang mengalami penderitaan 1:01:15 karena menyaksikan pameran kekayaan 1:01:16 Presiden Jokowi. Lain lagi dendamnya kan 1:01:18 itu. Jadi jenis-jenis dendam itu yang 1:01:20 mesti kita lihat tuh. Nah, kalau kita 1:01:22 bikin prediksi tadi bahwa teknologi itu 1:01:24 tumbuh setiap 8 jam teknologi baru 1:01:26 ditemukan. Jadi kalau Indonesia misalnya 1:01:28 mau memborong senjata itu kalau enggak 1:01:30 dipakai atau ee di dianggap sebagai 1:01:34 persiapan untuk perang aja apa namanya 1:01:36 sifispem parabelum itu dalam 8 jam juga 1:01:38 sudah obsolate bagian-bagian itu tuh. 1:01:41 Jadi tetap sistem pertahanan kita harus 1:01:43 dimaksudkan di dalam upaya untuk 1:01:46 membekaskan rasa keadilan publik tuh. 1:01:48 Tidak ada negara yang bubar selain 1:01:50 karena rasa keadilan di dalam negeri itu 1:01:53 jadi masalah. 1:01:59 Iya. Baik. Nah, ee tapi seandainya ini 1:02:03 ee apa tadi ada pelajaran ee bawah ee 1:02:09 ini jadi pelajaran juga apa yang 1:02:11 dilakukan mungkin Israel Mos terhadap 1:02:14 Hizbullah Libanan mungkin juga dilakukan 1:02:16 ke semua negara ya ee termasuk Indonesia 1:02:20 gitu. Nah, menurut Bung Rocki, bagaimana 1:02:22 cara agar negara kita ini bisa ee 1:02:26 terlindungilah dari ee kejadian kejadian 1:02:29 seperti yang dialami sebulah saat ini? 1:02:32 Ya, bayangkan misalnya Palestina itu dan 1:02:34 Israel sama-sama orang pintar, IQ-nya 1:02:36 tuh di atas rata-rata semua itu kan. 1:02:39 Konflik itu dasarnya bukan karena gap e 1:02:42 intelijen, tapi karena gap teknologi. 1:02:45 Itu yang terjadi itu Indonesia ya pasti 1:02:47 sangat rentan. Bagaimana mungkin 1:02:49 Indonesia mengendalikan teknologi tinggi 1:02:51 kalau IQ kita rata-rata 78? Jadi kita 1:02:53 sendiri sudah jadi tameng dari 1:02:55 ketidakmampuan kita untuk jadi IQ kita 1:02:57 jadi tameng yang rentan untuk ee masuk 1:03:01 di dalam persaingan teknologi perang 1:03:03 mutakhir kan. Jadi bayangkan misalnya 1:03:06 kalau terjadi perang nuklir lalu 1:03:08 seseorang harus tekan go tapi dia dia 1:03:12 tekan cancel. Tekan cancel dia tekan go. 1:03:14 Itu kenapa? karena tidak terlatih di 1:03:17 dalam membuat kalkulasi 1,2 detik kan 1:03:19 itu dasarnya kan. Nah, kecepatan 1:03:21 berpikir itu adalah kemampuan dari awal 1:03:24 supaya ya sejak di rahim ibu misalnya 1:03:27 kemampuan itu sudah mesti ada tuh. Bukan 1:03:29 kita mempromosikan rahim ibu sebagai 1:03:31 persiapan ee pembentukan angkatan 1:03:33 perang. Tetapi kalau stuntingnya masih 1:03:36 prevalensinya masih 21% apa yang 1:03:38 diharapkan untuk mengendalikan teknologi 1:03:40 tinggi? Kan itu intinya begitu. Jadi 1:03:42 kita mau lihat juga soal yang kita sebut 1:03:46 anggaran pertahanan itu harus kita 1:03:48 hitung ongkos ee tekniknya dengan ongkos 1:03:52 ee IQ kita tuh. Mampu enggak kita 1:03:55 lakukan itu? Jadi bayangan saya adalah 1:03:58 kemampuan teknologi itu hanya bisa 1:04:00 diucapkan oleh sebuah peradaban atau 1:04:03 sebuah masyarakat yang ingin ingin 1:04:06 perang bukan yang ingin damai. Dan kalau 1:04:07 Indonesia ingin damai ngapain numpuk ke 1:04:10 militer? Jadi setiap kali penumpukan 1:04:12 militer naikin anggaran belanja itu ya 1:04:14 tetangga kita juga pasti naikin kan. 1:04:16 Tapi kalau kita produksi demokrasi, kita 1:04:19 ekspor ee kemanusiaan yang ada dan 1:04:21 beradab ya orang akan secara hormat oh 1:04:24 Indonesia itu tidak ingin berperang. 1:04:26 Karena itu kita bisa hemat biaya 1:04:28 berperang dan ee mulai ee pakai itu 1:04:32 untuk biaya sosial. Saya kira itu lebih 1:04:33 masuk akal tuh buat negara yang memang 1:04:36 enggak mungkin bertanding secara 1:04:38 teknologi di dalam ee komputer edit war 1:04:41 ini. 1:04:43 Baik, terima kasih Bu Roki. Kita 1:04:45 sekarang ke Profion. Prof. Viion 1:04:50 e kenapa Iran akhirnya ee tidak ee 1:04:56 membalas ya tidak terlihat membalas 1:04:58 serangan yang ee terjadi ketika 1:05:01 terbunuhnya Ismail Haniah di Iran ya. ee 1:05:03 ketika kejadian itu ee kan yang kita 1:05:07 baca ee mulai dari pemimpin tertingginya 1:05:11 hingga jajaran presiden dan militernya 1:05:14 ingin menyatakan Iran ingin membalas 1:05:16 serangan Israel gitu ya. Karena itu 1:05:18 terjadi di negara mereka dengan 1:05:20 terbunuhnya pimpinan dari rekan koalisi 1:05:23 Iran ya, pimpinan Hamas Ismailiah. 1:05:25 Ternyata ee Iran tidak ee ee membalasnya 1:05:31 dan tapi eh Hizbullah sebagai negara 1:05:33 proksi Iran sekarang sedang meningkat 1:05:35 ini gitu. 1:05:37 Apakah Pak Yon melihat Iren menggunakan 1:05:40 Hizbullah sebagai front ter depan mereka 1:05:43 untuk melawan Israel atau membalaskan 1:05:45 serangan Israel yang terjadi ee terkait 1:05:49 tragedi terbunuhnya Ismailiah dan 1:05:51 beberapa kejadian sebelumnya. 1:05:54 Ya, memang sih ada dua apa ee 1:05:57 kemungkinan ya yang berkembang berkaitan 1:06:00 dengan respon Iran yang tidak segera ee 1:06:03 melakukan balasan ya setelah terbunuhnya 1:06:05 Ismail Haniah. Padahal pada waktu itu ee 1:06:08 pemimpin besar ya em dari em Iran 1:06:15 ya, Ayatullah Umanii juga sudah 1:06:18 mendeklarasikan itu. Bahkan juga 1:06:20 Hizbullah juga mendeklarasikan ee 1:06:22 perangan. Nah, ee ada yang kemudian 1:06:24 melihat bahwa dari sisi ee peperangan 1:06:27 Iran lebih suka ya menggunakan proksi 1:06:31 proksinya, milisi-milisinya untuk 1:06:33 berhadapan ee dengan Iran. Sehingga kan 1:06:36 perang itu kan bukan perang antar negara 1:06:38 ya. Jadi Israel berperang melawan milisi 1:06:42 ya, kelompok gitu ya. Ee di Gaza kan 1:06:46 juga begitu. Israel kan bukan berhadapan 1:06:48 dengan negara tapi berhadapan dengan 1:06:49 kelompok ya, milisi ya. berbeda kalau 1:06:52 kemudian Israel langsung berhadapan 1:06:54 dengan Iran, berhadapan Lebanon ya, Irak 1:06:57 atau Yaman. Yaman disebutkan milisinya 1:07:00 Hostingia yang itu kemudian di ee 1:07:03 digunakan. Jadi strateginya memang 1:07:05 kemudian ee tidak dihadapkan negara 1:07:07 dengan negara tetapi dengan milisi ya ee 1:07:11 dengan ee kelompok yang ada. Nah, 1:07:14 kemudian yang kedua ini juga tentu dalam 1:07:18 hal kapasitas militer Israel jauh lebih 1:07:21 kuat sebenarnya walaupun kita juga tidak 1:07:23 bisa memprediksi ya sejauh mana kekuatan 1:07:25 militer dari ee Iran ya, tapi dengan 1:07:29 kondisi ekonominya yang apa dalam 1:07:31 kondisi sebenarnya dalam waktu yang 1:07:33 sangat panjang mendapat sanksi ya. Oke. 1:07:36 Terjadi penguatan militer, ada bantuan 1:07:38 Rusia dan lain sebagainya. tentu juga 1:07:40 harus berhitung ketika akan berperang ya 1:07:43 dengan Israel. Karena dengan kalau 1:07:44 berperang langsung dengan Israel artinya 1:07:46 kan juga berperang dengan dengan 1:07:49 Amerika. Nah, Amerika sendiri Eropa juga 1:07:52 kan juga dalam kondisi yang memang tidak 1:07:54 siap perang gitu ya. ee secara internal 1:07:58 juga mereka ya dari sisi ekonomi saya 1:08:01 kira sangat ee apa memperhitungkan ya ee 1:08:05 bagaimana 1:08:06 kemudian ee keuangan mereka harus 1:08:10 digunakan untuk peperangan pasti 1:08:12 jumlahnya sangat besar maka itu akan 1:08:15 dihindari. di sementara tadi ee Iran ya 1:08:18 kan ee masih meluap-meluap ya ingin 1:08:21 berperang tapi tentu menahan dalam 1:08:23 kondisi yang tidak yang ee apa kekuatan 1:08:25 militernya yang mungkin dalam pandangan 1:08:29 kasat mata kita tidak imbang. Maka 1:08:31 strategi apa namanya Iran ya bisa saja 1:08:35 Iran itu menggunakan inteligensnya ya 1:08:38 karena berperang ee dengan ya negara 1:08:42 yang sudah membagi dengan kekuatan 1:08:45 militernya tentu kan tidak bisa tadi 1:08:47 langsung dihadapi militer dengan militer 1:08:49 tapi kan harus menggunakan ee apa ee 1:08:53 pendekatan yang lebih smart ya yang 1:08:57 menggunakan intelijen. Maka ee dari sisi 1:09:01 tertundahnya serangan itu ketika ee 1:09:05 ucapan balasan akan segera dilakukan 1:09:09 dengan kapasitas yang lebih tinggi 1:09:11 dibalingkan sebelumnya itu kan sudah 1:09:13 menimbulkan keresahan yang sangat kuat 1:09:16 ya di kalangan rakyat ee di ee Israel 1:09:20 itu sendiri. maka semakin panjang fase 1:09:24 ketidakpastian, rasa ketidakamanan di 1:09:27 dalam negeri itu pasti akan menimbulkan 1:09:29 apa namanya ya ee kondisi ya 1:09:33 ketidakpercayaan kepada rezim kemudian 1:09:38 ya menimbulkan ya masalah-masalah ee 1:09:43 kohesi di antara ee mereka di dalam 1:09:46 negeri. Nah, ini kan juga sebenarnya 1:09:49 merupakan bagian serangan yang tidak 1:09:51 langsung yang tidak dengan kekuatan 1:09:53 militer tapi secara dalam masuk ya 1:09:57 sehingga ya rakyat merasa tidak aman, 1:10:00 tidak nyaman dan lain sebagainya. Ee 1:10:03 menunggu kapan ee waktu yang akan 1:10:05 dilakukan serangannya. Mereka harus 1:10:08 siap-siap melakukan apa evakuasi dan 1:10:12 lain sebagainya. Nah, dan itu semua itu 1:10:14 kan saya kira memerlukan biaya tinggi. 1:10:17 Jadi ketika Amerika setelah itu kan 1:10:19 langsung mengirimkan dua kapal perang 1:10:21 kepal induknya dengan kekuatan yang 1:10:24 sangat besar ya kemudian 1:10:27 disiagakan maka kesiagaan sehari du hari 1:10:31 saya kira kan ee pendanaannya itu sangat 1:10:34 besar begitu ya. Dibandingkan kemudian 1:10:37 sekali saja setelah itu terjadi eskalasi 1:10:40 dan selesai ya. Maka itu kan juga dalam 1:10:43 sisi masa tunggu tentu Iran tidak 1:10:46 mengeluarkan banyak biaya sementara pos 1:10:49 sosialnya di Israel menjadi tinggi. 1:10:51 Kemudian Amerika sendiri juga ee 1:10:55 memarkir ya ee kapal induk dengan 1:10:58 berbagai macam perlengkapan persenjataan 1:11:02 dan personel ya di wilayah Mediterania 1:11:04 dan juga ee apa yang berdekatan dengan 1:11:07 Israel itu saya kira kan juga biaya 1:11:09 tinggi. Tapi kan kemudian kita lihat 1:11:11 bahwa ee pekan yang lalu kalau tidak 1:11:15 salah kapal perang Amerika kan sudah 1:11:16 ditarik ya menuju Pasifik ya. Jadi ee 1:11:20 ini artinya bahwa 1:11:23 eskalasi tidak ee diprediksi ya ee tidak 1:11:27 terjadi dan negosiasi sudah di ee 1:11:30 lakukan. Namun dampak-dampak secara 1:11:32 ekonomi, secara psikologis perang dan 1:11:34 lain sebagainya itu kan sudah menyebar 1:11:37 ya di Israel. Kalau orang kalau 1:11:38 Hizbullah kan sudah biasa ya tiap 1:11:40 hari-hari tiap harinya susah penuh 1:11:42 ketidakpastian begitu. Tetapi Israel 1:11:45 dalam waktu yang sangat panjang dengan 1:11:46 kondisi semacam itu, pelabuhan Haiva 1:11:49 sudah tidak berfungsi lagi. Kemudian ee 1:11:53 banyak ya penduduk-penduduk di 1:11:55 perbatasan sudah mulai mengungsi. 1:11:57 Kemudian ribuan orang Israel keluar dari 1:12:00 negaranya, bisnis tidak berjalan. Maka 1:12:02 ya dalam waktu saya kira 1 tahun ini ya 1:12:06 posisi yang sangat sulit. Tapi kan 1:12:09 mereka harus ya terus ee menjalankan. 1:12:12 Maka ee tentu tidak dilihat dari 1:12:14 kekuatan militernya tetapi bagaimana 1:12:17 daya tahan mereka untuk bisa tetap ya 1:12:19 melanjutkan ee peperangan dalam waktu 1:12:22 yang panjang. ketika opsi negosiasi 1:12:25 tidak dilakukan, saya kira dampaknya 1:12:27 juga akan ee apa namanya juga akan 1:12:30 sangat besar kepada ee kepada Israel. 1:12:33 Jadi saya kira itu berkaitan dengan 1:12:34 strategi dan ee mengukur dan Amerika 1:12:38 juga tidak menginginkan perang itu ee 1:12:41 meluas. Saya kira secara ekonomi dan 1:12:43 lain sebagainya dampaknya akan sangat 1:12:46 dahsyat. tidak hanya akan dirasakan oleh 1:12:49 Isran dan para Iran dan para medisinya. 1:12:51 Karena mereka kan sudah terbiasa hidup 1:12:53 susah ya. Sementara negara-negara yang 1:12:55 lain saya kira ya mereka mengkhawatirkan 1:12:59 ya kalau itu betul-betul terjadi ya saya 1:13:02 kira ya pertimbangan saya melihat dari 1:13:05 sisi itu ya. Jadi ee bagaimana ya Iran 1:13:09 juga menggunakan strategi ee ee di dalam 1:13:12 hal ee menghadapi dengan Israel begitu. 1:13:18 Ya. Ee terakhir ini juga Mas Yen ya, Pak 1:13:21 Yon. Terakhir ee terkait ee resolusi 1:13:24 sidang umum PBB ya, Majelis Umum PBB 1:13:27 yang terbaru. Ada negara-negara yang 1:13:30 menolak resolusinya ya. Ya. Dan 1:13:34 bagaimana Pak Yon melihat negara-negara 1:13:37 yang menolak ini? Apakah ini memang ada 1:13:39 lobi Israel di belakangnya atau ada 1:13:42 unsur ideologi atau seperti apa ini ee 1:13:45 Pak Yon? Karena ini kan sedangkan kita 1:13:47 tahu banyak juga negara-negara yang 1:13:49 mendukung resolusi ini secara secara 1:13:52 politik ideologi juga enggak berhubungan 1:13:55 dengan ee Palestina ya, tapi mungkin 1:13:57 dari unsur kemanusiaan. Tetapi ternyata 1:13:59 ada juga negara-negara yang menolak. 1:14:01 Bagaimana Pak Yon melihat ini? Ya, 1:14:03 negara-negara itu kan sebenarnya 1:14:04 negara-negara kecil ya yang memiliki 1:14:06 ketergantungan biasanya juga kepada 1:14:08 dengan Amerika atau sekutu-sekutunya ya. 1:14:11 negara-negara Pasifik yang kecil-kecil 1:14:13 itu kan paling banyak ya, lebih ee 1:14:16 menjadi propi Amerika di kawasan Asia 1:14:19 Pasifik sehingga mereka ya lebih banyak 1:14:22 ee sikapnya ee menunjukkan apa ee 1:14:25 kesamaan dengan ee dengan Amerika dan ya 1:14:29 jumlahnya memang tidak besar. Sementara 1:14:31 di negara-negara Eropa yang lain kan 1:14:33 satu persatu sudah mulai realistis ya 1:14:36 mengakui ee apa ee kemerdekaan Palestina 1:14:42 ya ee Palestina sebagai negara yang ee 1:14:46 memang ee secara penuh ya bisa di ee 1:14:50 dianggap ya sebagai ee negara yang ee 1:14:53 bisa menjadi anggota penuh ee ee dari ee 1:14:58 PBBara ya Amerika kan sikapnya nya 1:15:00 sendiri terhadap kemerdekaan Palestina 1:15:02 kan melihat bahwa ya syarat-syarat itu 1:15:06 ee belum terpenuhi dan perlu waktu gitu. 1:15:08 Artinya mereka juga tidak mau tidak 1:15:10 menegasikan tetapi menganggap ya ee 1:15:13 Palestina belum waktunya untuk 1:15:15 mendapatkan kemerdekaan dan itu harus di 1:15:18 em negosiasikan. 1:15:20 Tapi ee 1:15:22 keputusan-keputusan Majelis ee ee PBB 1:15:25 sendiri walaupun memang kita melihat 1:15:28 banyak keputusannya yang ee kurang apa 1:15:32 ee bisa 1:15:34 diimplementasikan, dieksekusikan ya 1:15:36 paling tidak ya ini adalah langkah maju 1:15:39 sebenarnya keputusan yang bisa dilakukan 1:15:42 termasuk juga ya memberikan ee ee apa 1:15:46 batasan waktu kepada ya Amerik ee Israel 1:15:50 untuk menarik diri dari ee Palestina 1:15:52 dalam ya waktu 1 tahun ke depan. Jadi 1:15:56 mulai jelas sebenarnya peta ee 1:15:59 perdamaian di kawasan itu tentu juga 1:16:02 tidak bisa segera bisa menyelamatkan ya 1:16:06 potensi potensi korban ya yang mungkin 1:16:10 ee terjadi ee dampak dari ee peperangan 1:16:14 ya serangan-serangan yang dilakukan oleh 1:16:17 ee Israel. Tapi ya dari sisi itu saya 1:16:20 kira sudah mulai ee ada ee kemajuan 1:16:22 walaupun tidak bisa menjanjikan ya 1:16:25 menggembirakan karena kita tahu 1:16:26 bagaimana kemudian posisi PP saat ini 1:16:31 ya. Baik, terima kasih Pak Aon atas ee 1:16:35 penjelasannya dan sahabat-sahabat 1:16:37 sekalian ee sudah tiba kita di akhir 1:16:40 acara ee dengan tema terkait dengan Bom 1:16:42 Pager Hizbullah. Pada malam ini banyak 1:16:45 pelajaran yang bisa kita ambil dari sisi 1:16:47 geopolitik yang tadi sudah banyak sekali 1:16:50 dijelaskan oleh Profon ya. dari sisi 1:16:52 teknologi juga sudah coba diulas oleh 1:16:56 Bang Sigit ya dan apa yang pelajaran apa 1:16:58 yang bisa kita ambil ya dan juga 1:17:01 beberapa hal dari segi konsep ee 1:17:05 ideologi ya dan ee bagaimana bangsa kita 1:17:09 bisa 1:17:09 mempersiapkan ee apa ee agar tidak 1:17:14 mengalami kejadian-kejadian yang sudah 1:17:17 dialami oleh Hizbullah di Libanon. Ee 1:17:20 seperti biasa ee eh setiap narasumber di 1:17:24 akhir kita minta untuk memberikan 1:17:26 closing statement atau closing ideas 1:17:28 istilah ILT. Pak Marani apa masih bisa 1:17:33 bergabung? Halo, 1:17:36 Marani. Oke mungkin masih acara ke 1:17:40 closing statement pertama ke Mas Sigi. 1:17:43 Dipersilakan. 1:17:45 ee iya ee setiap kejadian kita pasti ada 1:17:49 banyak hikmah yang bisa diambil ya dalam 1:17:51 konteks peristiwa apa namanya pager ee 1:17:55 meledak di Lebanon ini. Yang pertama 1:17:57 tentunya adalah 1:17:59 eh awareness masalah security kemudian 1:18:02 supply chain security dan yang ketiga 1:18:04 adalah inovasi harus jalan terus inovasi 1:18:07 teknologi harus terus kembangkan karena 1:18:09 ini akan selalu relevan seperti itu. 1:18:12 Mungkin tidak itu dari saya. Terima 1:18:13 kasih. Asalamualaikum. 1:18:16 Waalaikumsalam warahmatullah. Terima 1:18:18 kasih eh Bang Sigit kepada Prof. Ya 1:18:20 persilakan closing statement. 1:18:24 Ya, tentu tadi berkaitan dengan ya 1:18:25 bagaimana teknologi komunikasi 1:18:28 berkembang tetapi kan ada sisi-sisi yang 1:18:30 itu juga menjadi apa ancaman ya. Nah, ee 1:18:35 bagaimana kemudian komunikasi di 1:18:38 dibangun? Ternyata kembali menggunakan 1:18:40 PERMA ya. 1:18:42 itu juga ee banyak ya ee diketahui oleh 1:18:47 apa ee musuh-musuh Hizbullah bahwa itu 1:18:49 adalah kesempatan untuk bisa 1:18:51 menghancurkan. Ya, mungkin orang 1:18:53 kemudian mulai berpikir ya kita gunakan 1:18:55 teknologi bukan lagi dengan teknologi 1:18:58 yang lebih maju ya. ya. Jadi kalau ee 1:19:03 telekomunikasi yang maju sekarang tidak 1:19:05 digunakan ya mungkin kita pakai telepati 1:19:09 kali 1:19:09 ya atau komunikasi batin itu ya yang 1:19:13 satu yang bisa kemudian apa namanya 1:19:16 tidak bisa diintersepsi gitu ya dan ee 1:19:20 dan tidak ada potensi-potensi tapi tentu 1:19:22 kemudian kewaspadaan itu menjadi sangat 1:19:24 penting ya. Jangan jangan kemudian kita 1:19:27 merasa nyaman, tidak ada ancaman 1:19:28 kemudian ee santai-santai saja. Tapi kan 1:19:30 tentu kewaspadaan itu harus di dibangun 1:19:33 dan ya ya masing-masing orang kan 1:19:36 bertanggung jawab ee untuk ya menjaga ee 1:19:39 keamanan secara ee nasional. Begitu ya. 1:19:44 Terima kasih ya. Terima kasih Prof. Dan 1:19:48 berikutnya Bu Roki persilakan. 1:19:51 Iya. Jadi seolah-olah e tema ini hendak 1:19:55 mengingatkan kita pada yang kita sebut 1:19:58 pada akhirnya human solidarity itu 1:20:01 dasarnya kalau kita menganggap bahwa 1:20:03 tanggung jawab kita bukan sekedar karena 1:20:05 kita negara bangsa, tapi kita satu 1:20:07 planet itu dan kehidupan planet itu 1:20:10 ditentukan oleh keamanan negara bangsa. 1:20:12 Jadi itu dasar pertama. Tetapi 1:20:15 perlombaan teknologi pasti harus diuji 1:20:17 di dalam ee medan perang kan. Dan eh 1:20:21 saya baca bahwa ada unit baru apa unit 1:20:24 8000 unit 8000 yang sebetulnya bukan 1:20:27 bagian dari Mosa tapi dilatih sejak 2018 1:20:30 dan terutama dikhususkan bagi anak-anak 1:20:32 muda di bawah 18 tahun. Jadi Israel 1:20:35 melatih mereka itu supaya tidak terlalu 1:20:37 peduli dengan ideologi. Kan untuk 1:20:39 anak-anak semacam itu kan enggak 1:20:41 nganggap bahwa ini adalah peristiwa 1:20:43 kemanusiaan yang sejak sejak perjanjian 1:20:47 Belfas itu e apa Belfast apa B itu jadi 1:20:52 masalah itu. Nah, kita misalnya bisa 1:20:55 bandingkan kecemasan Amerika melihat 1:20:58 eskalasi di ee di Lebanon itu dan ee 1:21:02 siapa yang akan memimpin Amerika nanti? 1:21:04 Apakah dia mampu untuk menegur secara 1:21:06 keras? Tentu partner strategis Amerika 1:21:08 Israel tetap dianggap penting untuk e 1:21:12 positioning di Timur Tengah. Tetapi 1:21:14 sekaligus kecemasan Eropa kalau 1:21:16 eskalasinya jalan terus itu artinya uang 1:21:19 habis lagi untuk biaya perang tuh. Jadi 1:21:21 kita belajar aja bahwa ada ongkos 1:21:23 ekonomi sekaligus ongkos ekologi dan itu 1:21:26 yang memungkinkan kita promosikan 1:21:28 Indonesia bisa jadi perantara di situ 1:21:31 untuk mengatakan bahwa ecological 1:21:33 footprint itu akan e menyebabkan 1:21:36 kerusakan lingkungan kalau perang 1:21:38 terusmenerus di situ. Lalu e jumlah 1:21:41 karbon yang diproduksi dari perang 1:21:43 mesin-mesin perang itu pasti akan 1:21:44 membatalkan perjanjian-perjanjian 1:21:46 lingkungan di Paris dan di Glasgow 1:21:48 kemarin. Tapi itu hanya bisa diucapkan 1:21:50 oleh Indonesia kalau Indonesia bermutu 1:21:52 di dalam dua hal itu. Bahwa Indonesia 1:21:54 bisa membuktikan bahwa kita 1:21:55 lingkungannya bersih. Kita mampu untuk 1:21:57 mengucapkan solidaritas. Jadi itu 1:21:59 sebetulnya yang kita akan tagih pada ee 1:22:01 ee Presiden Prabowo nanti itu. Dan 1:22:04 jangan seperti Pak Jokowi berupaya untuk 1:22:06 menjadi ee hero itu tapi dengan 1:22:09 kapasitas yang nol. Sehingga bahkan di 1:22:11 Ukraina aja dia cuma mar-mandir tapi 1:22:13 dipromosikan seolah-olah hebat betul 1:22:15 gitu. Jadi ini yang kita sebut sebagai 1:22:17 ya soft skill untuk kita lakukan 1:22:20 sebetulnya. Nah, teman-teman dari 1:22:22 akademisi dari eh Brain segala macam itu 1:22:25 berupaya untuk menuntun negeri ini di 1:22:28 dalam peradaban baru yaitu menghargai 1:22:30 makhluk sebagai eh common heritage of of 1:22:35 planet kind. Gu itu. Jadi bagian-bagian 1:22:37 ini saya kira bagus karena seringkiali 1:22:40 faktor internasional ini jarang 1:22:41 dibicarakan di Indonesia tuh. Padahal 1:22:43 kita interconnected dengan semua isu 1:22:45 global itu tuh. Nah, kecelakaan kecil di 1:22:47 dalam negeri bisa jadi ee umpan bagus 1:22:51 untuk akses inteligence. Sekarang kita 1:22:53 lihat bagaimana misalnya lebih berbahaya 1:22:56 isu Fufu Fava daripada isu nuklir di 1:22:59 isu-isu ee perang teknologi di Timur 1:23:02 Tengah kan karena bisa membatalkan 1:23:05 perjanjian-perjanjian sosial di 1:23:06 Indonesia tuh. Jadi saya kira itu 1:23:08 intinya dan salam Fufa. 1:23:13 Baik, terima kasih Bu Roki. Pak Marani 1:23:16 apa masih bergabung? Beliau lagi ada 1:23:19 acara. Oke, di TV. Baik, kalau begitu ee 1:23:23 demikian acara Indonesia Stok kita pada 1:23:26 malam hari ini dengan tema eh Bom Pager 1:23:29 Hizbullah. ee banyak pembelajaran yang 1:23:32 tadi sudah ee kita dapatkan ee dari 1:23:36 seluruh narasumber dan sudah pasti ee 1:23:39 Indonesia harus dengan kajian ini harus 1:23:42 bisa sadar dan aware dan mau untuk 1:23:44 membangun negara kita dari segi kesiapan 1:23:47 ideologi, kesiapan 1:23:49 manusia,ia kesiapan secara politik dan 1:23:51 juga secara teknologi sudah pasti agar 1:23:55 negara kita bisa terlindungi dan terus 1:23:57 maju dan melindungi rakyat Indonesia. 1:24:00 memberikan keamanan bagi rakyat 1:24:02 Indonesia dan juga bisa memberikan 1:24:03 kontribusi bagi keamanan 1:24:06 dunia dukungan kita kepada sosial kita 1:24:09 di Palestina dan juga saat ini teman 1:24:11 saudara kita di Hus Bullah sedang 1:24:12 melawan Israel. Baik, terima kasih. Eh 1:24:15 ya itu itu yang mesti kita ingat 1:24:18 bahwa 1:24:20 eh private jet itu tidak meledak karena 1:24:23 detonator, tapi karena kelakuan netizen. 1:24:28 Ya, ketika negara-negara lain sedang 1:24:31 sibuk untuk berperang melawan Israel, 1:24:33 kita berperang melawan private jet. 1:24:37 Baik, terima 1:24:38 kasih Pak, Pak. Sampai ketemu pada acara 1:24:44 inialaikum warahmatullahi wabarakatuh.