Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brasil
- [Musik]
- TV
- sadaqallahulzim asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuhumsalam lead dan calon leader
- seluruh Indonesia kembali lagi kita pada
- acara Ind lead yang pada malam hari ini
- mengambil tema tentang DNA Anis dan PKS
- Eh sahabat-sahabat sekalian sosok Anis
- basweda dan PKS adalah dua entitas
- politik yang sulit dipisahkan sudah
- bersama sejak konstalasi Pilgup DKI 2017
- yang cukup fenomenal dalam prosesnya di
- mana Pak juga ketika itu di sini ya
- sebagai ketua tim pemenangan juga
- keduanya menjadi salah satu daya tarik
- Kancah politik tanah air yang menarik
- untuk dicermati di tengah arus dukungan
- dari pemilih PKS yang meningkat timbul
- pertanyaan mengapa Anis dipilih sebagai
- calon presiden
- oleh lebih dari Separuh pemilih
- PKS secara figur politik Anis adalah
- sosok yang memiliki kedekatan dengan PKS
- seji menjabat sebagai Menteri setelah
- perombakan kabinet
- 2016 Anis dan PKS terlihat seiring
- perhalatan Pilgup DKI Jakarta 2017 ya
- saat itu Anis Bedan bersama sandiaga Uno
- diusung oleh PKS dan juga Gerindra
- sebagai calon gubernur dan wakil
- gubernur DKI Jakarta melawan Pak Ahok
- ketika itu eh dan akhirnya memenangkan
- kontestasi pertarungan dan Sejak saat
- itu Pak Anis begitu dekat dengan PKS dan
- selama menjabat menjadi gubernur DKI PKS
- di DPRD menjadi fraksi yang paling
- mendukung Pak Anis mengawal pemerintahan
- daerah provinsi DKI yang dipimpin oleh
- Pakis selama 5 tahun harmonisnya
- hubungan Anis dengan PKS juga
- tampak dalam
- dukungan PKS kepada Anis dengan tidak
- mendukung pengajuan hak interpelasi
- terkait penyelenggaraan formula E ketika
- Anis masih menjabat sebagai gubernur DKI
- Jaka PKS menjadi satu dariaksi
- yangemutustuk hak interpelasi puncaknya
- pada 23 Februari lalu PKS akhirnya
- mendeklarasikan Anis sebagai bakal calon
- presiden pada pemilu
- 2024 selain memiliki rekam jejak yang
- mumpuni sosok Anis yang dinilai bisa
- menjadikan nasionalisme dan nilai agama
- sebagai satu kesatuan dalam membangun
- bangsa menjadi pertimbangan PKS dan
- sekarang dalam
- konstelasi untuk pemilihan cawapres PKS
- jugaai penduk di dalamisi perubahan yang
- juga mempercayakan dan menyerahkan
- sepenuhnya keputusan penentuan calon
- wakil presiden kepada Pakis Baswedan
- Benarkah eh antara Anis dan PKS memiliki
- hubungan dan asosiasi yang kuat untuk
- itu pada malam hari ini kita ingin
- mendiskusikannya bersama para narasumber
- yang sudah kita undang dan hadir pada
- malam ini yang pertama sudah hadir
- bersama kita Bang pang syarwi eh
- pengamat politik
- eh dari foxpol sejak
- 2017
- apa eh pengamat politik dari foxpol yang
- senantiasa memberikan
- eh survei-survei dan analisis serta
- kajian perkembangan politik di Indonesia
- nanti
- mudah-mudahan pakang bisa memberikan
- pandangan objektifnya kepada kita
- seperti apa sih
- sebenarnya hubungan antara Anis basedan
- dan PKS ya di tengah
- Ki 202 in nanya juga nantinya
- eh apa akan hadir juga bersama
- kita eh Pak Prof Firman Nur mungkin
- nanti menyusul ya Prof Firman Nur dan
- juga sekarang sudah hadir bersama kita
- tuan rumah insider ST yang senantiasa
- duet bersama B Roki Gerung pakani Al
- selamat malam Asalamualaikum pakani
- Selamat malam juga
- budangi malam terima kasihudangi
- siap Abang Bang pang ini luar biasa ini
- luar
- biasa ya dan Sebelum kita mulai acara
- Ind pada malam ini dengan tema dnais dan
- PKS kami inin mengucapkan terima kasih
- yang sebesar-besarnya kepada seluruh
- pemirsa Setia di dalam negeri dan luar
- negeri acara ini e dapat disaksikan
- secara langsung melalui siaran channel
- YouTube
- eh p TV dan jugail TV dan juga melalui
- siaran radio rasil 720 am di jaborabek
- dan beberapa kota di seluruh Indonesia
- yang terhubung dengan jaringan radio
- rasil dan juga kami mengucapkan terima
- kasih kepada wartawan dan media yang
- senantiasa Meliput dan memberitakan
- acara ini semoga bisa menjadi sumbangsi
- konten positif dan mencerdaskan
- kehidupan berbangsa dan bernegara baik
- kita mulai acara Ind ST pada malam ini
- kepada pakani dipersilakan memberikan
- pengantar dan juga pak paparannya
- terkait Tema kita pada malam hari ini
- DNA PKS Anis dan
- PKS masih Bang haldi izin bang pangi eh
- Prof Firman Bung Roki eh Leaders dan
- calon leader
- Bismillahirrahmanirrahim
- asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuh Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh alhamdulillah
- Allahumma Shi ala sayidina
- m Selamat malam dan salam sejahtera
- untuk kita
- semua bang
- pangimanur bung RG yang nanti akan
- gabung mudah-mudahan bahagia sekali
- malam ini Indonesia leader talk edisi
- 144 atau 145 dapat kembali menyapa eh
- seluruh Leaders danal Leaders baik yang
- berada di nusantara ataupun di mancegara
- topik kita tentang Anis lagi-lagi Anis
- tetapi kita coba Bang pangnya nanti
- minta bantuannya ini gimana Anis
- hubungannya dengan PKS Bang pangi
- gitu Kenapa karena pendapat saya eh ada
- tiga landasan utama
- pertama orang baik harus ada dalam
- lingkungan yang baik ya masis basedan Eh
- sejak dari keluarga di di kampus ee di
- Indonesia di UGM katakan sampai ke
- ee Amerika balik lagi ee terbukti
- memiliki
- ee DNA ee berkualitas dan baik ya Partai
- Keadilan Sejahtera
- ee juga punya niat ya kalau di anggaran
- dasarnya Bang pangi kita itu punya
- tujuan mewujudkan cita-cita nasional ya
- sebagaimana termaktub dalam pembukaan
- undang-undang Dasar 1945 ya yaitu
- memajukan eh melindungi segenap bangsa
- dan seluruh tanah tumpah darera
- Indonesia maajukan kesejahteraan umum
- mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut
- serta dalam perdamaian
- dunia ketika Pilkada DKI perkenalan awal
- eh secara formal dan officiial Mas Anis
- sama PKS
- eh saya agak eh beruntung tuh eh Bang
- wangi karena ada di the center of
- Eh bukan turbulen ya the center of
- proses lah gitu loh karena mendampingi
- Mas Anis bersama Bang sandi Ya bersyukur
- dengan pertolongan Allah dan bantuan
- dari seluruh eh warga DKI dan juga
- seluruh masyarakat Mas Anis bangsandi
- bisa memenangkan kontestasi Pilkada DKI
- 2017 selama 5 tahun 2017 sampai Husnul
- Khatimah 2022 Partai Keadilan Sejahtera
- eh
- melakukan wat birqwa ya kerja sama yang
- penuh kebaikan dan ketakwaan bersama Mas
- Anis membawa Jakarta naik ke level yang
- lebih rukun lebih adem lebih akur lebih
- asyik ya lebih adem sehingga ee bisa
- ee dirasakan manfaatnya oleh semua pihak
- nah tentu kerjasama baik
- di sampai 2022 ini menjadi modal mahal
- bagi PKS yang sudah menetapkan Mas Anis
- Baswedan sebagai calon presidennya
- ee saya kebetulan karena juga mendapat
- amanah sebagai anggota Majelis Sya ikut
- serta Bang pangi ee Bagaimana ee proses
- Mas Anis Itu dipilih oleh PKS ee
- dasarnya dua ya yang pertama tentu kita
- ingin menang dan yang kedua tentu
- kemenangan yang penuh berkah ya yang
- menang ini ee eh Mas Anis punya eh inner
- beauty ya catatannya banyak tapi semua
- juga punya banyak catatan Bang pangi ya
- tetapi masuk top three eh dengan segala
- kondisinya itu tidak mudah ya sehingga
- eh peluang kemenangan Mas Anis nampak
- dengan jelas
- eh relawannya tumbuh seperti jamur di
- musim hujan tetapi yang lebih utama buat
- PKS kemenangan yang penuh berkah ya
- Karena Mas Anis ee dengan akhlak yang
- baik dengan komitmennya untuk ee
- mewujudkan Islam rahmatan lil alamin eh
- Insyaallah Eh sama sebangun dengan
- tujuan PKS karena itu DNA Mas Anis sama
- PKS ini penting ya tetapi dalam
- perjalanannya wabil khusus setelah 3
- Oktober
- 2022 ketika dengan sangat Brilian dan
- saya sangat angkat topi kepada Bang Suri
- palaloh serta partai nasem menjadi
- partai pertama yang mendeklarasikan Anis
- Itu ada pergeseran ya Bahasanya brand
- Anis dengan PKS yang selama ini melekat
- bahkan kalau Zul Bang Zul Van Lindan itu
- bilangnya gini kalau Demokrat Nasdem PKS
- dukung Anis maka Demokrat dapat 20 eh
- Nasdem dapat 20 PKS dapat 60 gitu Bang
- pangi gitu tapi dalam kenyataan
- surveinya ya ternyata eh kesan pertama
- begitu
- menggoda sehingga nasdim luar biasa
- mengambil momentum dan buat saya itu
- sesuatu yang niscaya dan harus angka
- Topi buat Nasdem karena demikian cerdas
- mengambil move politiknya menjadi partai
- pertama yang mendeklarasikan Anis dan
- tentu menjadi tantangan buat PKS gimana
- merebut kembali DNA Anis itu kepada PKS
- sehingga karena pilek b jalan bareng
- maka kita berharap Hotel eeknya itu
- tidak sepenuhnya dominannya ke Nasdem
- tapi PKSS juga dominan dan e kita juga
- berharap dominan juga untuk eh Demokrat
- sehingga kalau tiga partai pendukung ini
- mendapatkan manfaat Hotel effect
- soliditas kita juga menjadi kuat nah
- terakhir yang ketiga pandangan saya
- adalah bahwa PKS perlu langkah-langkah
- strategis e membranding Mas Anis agar
- punya DNA yang lebih bonding lebih
- terikat lebih kokoh dengan PKS saya
- mengusulkan setidaknya ada tiga hal ya
- yang pertama Masuklah ke conscious mind
- dalam hal ini kita mulai banyak main
- gimik main jingle main eh eh e pantun
- Anis dan PKS gitu loh sehingga
- pelan-pelan itu menjadi terulang
- terulang terulang yang dengannya eh
- asosiasi Anis dengan PKS makin menguat G
- yang kedua tentu budaya budaya budaya ya
- PKS e dekat dengan keumatan bagaimana
- brand Anis e dengan budaya keumatan
- diperkuat sehingga ketika orang mikir
- Anis otomatis mikirnya PKS ya ketika
- orang mikir Anis otomatis milihnya PKS
- ketika orang mikir Anis otomatis
- related-nya conscious mind-nya itu PKS
- nah ini bukan pekerjaan mudah bukan
- pekerjaan mudah karena Nas punya hak
- Demokrat punya hak semua partai lain
- yang gabung juga punya hak karena itu
- betul-betul
- ee harapannya Bang pangil bisa ngasih
- nih masukan gitu loh Apa saja atau
- Firman Nur G loh eh untuk bisa
- memberikan e tambahan gimana biar
- Langkah Cerdas PKS bisa jalan di sisi
- budaya terakhir tentu Eh bagaimana
- endorser dari kalangan-kalangan utama
- kita lihat bang pangi eh faktanya Pak
- Prabowo itu itu banyak sekali
- ee mendapat endorse dari Pak Jokowi dan
- e naiknya luar biasa gitu sehingga Eh
- bagaimana Anis PKS diendorse oleh banyak
- pihak yang dengannya mudah-mudahan akan
- terwujudlah bahwa bonding DNA Anis
- dengan PKS itu menyatu dan itu menjadi
- modal besar buat PKS Dalam strategi
- pemenangan Pemilu pilek dan Pilpres
- serta Pilkada itu bang Aldi sebagai
- pengantar nya mudah-mudahan Eh kita bisa
- mendalami bersama dengan kesempatan kali
- ini ini Prof firmandur juga sudah hadir
- Prof Selamat datang eh Matur nuun Prof
- atas kehadirannya udah ada bangangi ada
- Prof Firman luar biasa silakan tadi
- pembukaan saya sudah Heeh ketemu lagi
- kita
- masemu apa kabar profman Iya Ustaz
- kelihatan muda terus nih kalah kita ini
- baik lanjut Terima kasih Pak Mardani
- atas pengantarnya dan sekarang kita
- langsung ke
- UD pangi sharwiago sebagai peneliti
- eh kajian politik di Indonesia dan juga
- dari lembaga survei dan
- gagian dipersilakan memberikan pandangan
- dan mungkin data-data objektifnya
- perkembangan politik terkini di
- Indonesia dan juga terkait bag bimana
- pos Pak Anis di antara partai koalisi
- khususnya PKS kepada Bang pangi
- dipersilakan ya terima kasih eh yang
- saya hormati asalamualaikum
- warahmatullahi
- wabarakatuh ada Bang
- Mardani kemudian yang saya hormati ada
- Prof Firman yang kemarin sudah menguji
- Saya ujian
- disertasi kemudian
- Eh Pak ya
- Eh terima
- kasih saya harus memulai dari mana kalau
- bicara soal DNA ya
- DNA dengan Anis
- eh tentu kalau untuk memulainya Apakah
- Memang e Anis Efek itu lebih besar
- daripada pks-nya atau PKS justru masih
- besar efeknya dibanding pakisnya yang
- kedua tentu ada pertanyaan eh Apakah
- betul bahwa B
- eh yang paling merasakan keberkahan tiga
- partai pengusung Anis ini siapa Apakah
- betul PKS Apakah betul nasd Apakah betul
- Demokrat karena tiga partai ini tentu
- akan apa namanya akan mencoba
- mendapatkan keberkahan dari mengusung
- Anis peswedan Nah siapa yang paling
- memungk untuk
- mengakisiover atau atau melabeling bahwa
- Anis adalah PKS atau PKS adalah Anis
- atau Nasdem adalah Anis Anis adalah
- Nasdem atau yang ketiga e Demokrat
- adalah Anis Anis adalah Demokrat karena
- kalau kita cermati sejauh ini memang ini
- sedang diupayakan oleh semua partai
- politik pengusung
- untukempel bahwa mereka adalah
- partaiai yang
- kemudian mengusung atau
- menganggapadernya Anis nah kalau melihat
- Kal efek yang selama ini memang di
- hasil-hasil riset selama ini bahwa
- ketika calon presiden itu diusung maka
- ada dua model model pertama adalah
- Apakah betul bahwa suara pribadi Pak
- Anis nanti lebih besar
- jumlahnya dibandingkan dengan jumlah
- suara partai pengusung dalam hal konteks
- ini adalah PKS nasdam dan
- Demokrat tentu hasilnya akan ada dua hal
- boleh jadi nanti suaranya pribadinya
- Pakis lebih besar dibandingkan partai
- pengusung atau Model kedua jumlah partai
- pengusung nanti akan lebih besar
- suaranya dibanding suara pribadi Pak Nah
- banyak kesimpulan-kesimpulan di dalam
- riset-riset sebelumnya itu menyatakan
- bahwa ketika Pak Jokowi dengan partai
- pengusung di
- 2019 itu justru jumlah suara yang
- dikumpulkan pribadi Pak Jokowi itu jauh
- lebih besar daripada jumlahai
- pengusung artinya dianggapal efek tidak
- terlalu signifikan nah dan sebaliknya Eh
- sekarang juga akan menjadi pertanyaan
- Apakah Memang nanti suara Pakis lebih
- besar daripada semuaai pusuh dari data
- kita kemarin yang di bulan November
- 2022vei sebelumnya kita pernah juga
- survei di bulan Juli kemudian November
- terakhir nanti Agus ya nah inive
- misalnya dari dat lama baru saya belum
- bisa asikan itu masih first Open belum
- dirilis ya Mohon maaf saya belum
- sampaikan di sini tapi dari di bulan
- November kemarin bahwa memang eh pemilih
- Ganjar itu cenderung memilih eh PDIP dan
- PKB dan pemilih Anis Itu cenderung
- memilih eh PKS Dan nasd Dan sedangkan
- pemilih Prabowo itu tietting lebih
- banyak memilih
- eh Gerindra nah misalnya total efek yang
- paling besar dari tiga partai pengusung
- ini adalah paling banyak dirasakan
- oleh oleh PKS kotal efeknya itu adalah
- yang eh
- 18,4% itu juga menjadi apa namanya
- menjadi e apa efek eh pilihan antara
- partai dengan presidennya jadi tootal
- efek yang dirasakan oleh pemilih Anis
- yang kemudian memilih PKS itu ada di
- angka
- 18,4%
- Kemudian yang kedua adalah Nasdem
- sebesar
- 16,1% kemudian terakhir Demokrat hanya
- sebesar eh 8,1% total efek yang pemilih
- Anis kemudian memilih partai Demokrat
- dengan data ini menunjukkan bahwa memang
- dari tiga partai pengusung pada bulan
- November kemarin itu yang paling besar
- efek bahwa pemilh Anis itu lebih
- cenderung dna-nya itu memilih PKS
- sebesar
- 18,4% jadi Mereka cenderung eh pemilih
- PKS itu memilih Pak anisnya eh itu
- membuat bahwa memang eh PKS sudah pada
- jalur yang
- benar yang menjadi problem mungkin Prof
- Firman juga bisa mengulas nanti
- kesalahan atau membuat ee partai itu mau
- dimatikan itu adalah ketika pemilih
- partai atau grer itu tidak sejalan
- dengan garis yang diputuskan oleh DPP
- jadi ee DPP atau elit penentu di partai
- politik tidak ikut garis selera grnya
- pemilihnya makanya kalauai politik baik
- nasd PKS dan Demokrat pasti sudah
- menguji sebetulnya pemilihaiokrat cender
- ke manaah data kitaang cender ke Anis
- pemasender ke Anis pemili pksender ke
- Anisah tapinya ada juga
- yang
- sayaungembuhya tapi ada kecenderungan
- mereka e apa tidak ikut garis partai
- pemilihnya nanti itu yang dikhawatirkan
- pertanyaannya Kenapa kemudian pemilihnya
- tidak ikut garis partai karena memang
- basis GR pemilihnya itu tidak cenderung
- kepada calon
- presidennya Maka kalau kemudian ee
- partai-partai pengusung ini tidak
- hati-hati apabila berbeda keputusan DPP
- dalam mengusung misalnya PKB itu
- misalnya cenderung ke ee misalnya ke
- Ganjar tiba-tiba PKB nanti memilih ke
- Anis maka dalam konteks itu tentu saja
- pemilih PKB akan tidak ikut garis partai
- yang sudah diputuskan oleh DPP maka
- dalam hal dua ini ada dua risiko pertama
- adalah merugikan elektabilitas partainya
- karena potensi pemilihnya split tidak
- ikut garis partai karena tidak membaca
- apa yang menjadi selera kehendak
- intensitas dan arah dari pemilih
- partainya artinya tidak mendengar apa
- arus baw ya tapi ada nanti partai yang
- sebetulnya irisan pemilik partainya itu
- sama dengan calon presidennya maka itu
- yang disebut dengan mungkin efek dari eh
- keberkahan dari mengusung Pak Anis nah
- tentu ini akan selalu berubah sekarang
- saya lihat eh ada kemungkinan datanya
- akan berubah karena Bagaimana sekarang
- Demokrat berupaya untuk eh menyatakan
- bahwa Anis adalah Demokrat kita lihat
- Bagaimana spanduknya Demokrat hari ini
- luar
- biasa eh begitu juga eh PKS juga mencoba
- mendekatkan bahwa PKS itu adalah Anis
- Anis adalah PKS yang ketiga adalah
- begitu juga Demokrat berusaha untuk eh
- Demokrat selalu mengatakan apa saham
- Anis adalah Demokrat eh Nasdem karena
- dianggap kadernya Nasdem kemudian
- Demokrat yang apa Maaf maksud saya
- Nasdem yang pertama kali mendeklarasikan
- Anis jadi Anis adalah bagian dari kader
- Nasdem Nasdem adalah Anis maka dugaan
- saya ya justru yang akan paling banyak
- merasakan apa efek dari ini adalah eh
- Nasdem bukan PKS bukan ee partai eh apa
- partai
- eh apa Demokrat gitu nanti akan lihat
- perkembangannya tapi eh ada juga potensi
- kemudian bahwa kalau data itu
- menunjukkan nanti pemilih e ah menjadi
- capresnya Anis maka yang akan
- kemungkinan e kotal Efek itu juga akan
- paling tinggi intensitasnya lebih kepada
- Demokrat karena ada faktor ahynya itu
- juga bisa akan menyalip apa total efek
- atau pemilihnya e Demokrat itu nanti itu
- cenderung memilih Pak Anis dan dan
- kedekatan Anis dengan Demokrat itu akan
- dekat dan pengaruh ahy itu akan bisa
- membantu elektabilitas partai Demokrat
- nanti bahkan justru yang paling
- merasakan kebermanfaatan keberkahan atau
- yang paling banyak mendapatkan
- keuntungan ketika mengusung Anis bukan
- nasd ada
- kemungkinantensi itu bergeser ke
- eh bukan Demokrat maksud saya Ada
- potensi ke Demokrat karena ah maka
- mungkin itu juga kekhaatiran hari ini
- kenapa sualu Agak ragu-ragu untuk
- menentukan ahy karena ada kemungkinan
- juga akan
- mengganguit karena ada ah sebagai tapi
- itu perlu dipahami untuk apaa ini juga
- bisa
- berahan kemudian yang yang kedua soal
- tadi endorse ya yang disampaikan Bang
- mani memang eh Endor Pak Jokowi pengaruh
- Pak Jokowi itu sangat kompatibel atau
- sejalan dengan irisan tingkat e apa
- namanyating atau levelidennya Pak Jokowi
- jadi semakin besar bahwa Jokowi kutukane
- kedua Pak Jokowi ini Maka ketingkat
- kepuasannya kalau
- misalnyatingnya sudah 70% sampai 75%
- kita engak tahu kepuasan yang mana
- Apakah breakdownnya itu ceruk segmennya
- infrastruktur atau bantalan sosial yang
- selama ini dihambur-hamburkan kepada
- masyarakat atau kepuasan yang mana itu
- yang juga menjadi semu sebenarnya Tapi
- intinya tingkat kepuasan akan
- berbarengan dengan Endor atau pengaruh
- maka saya melihat bahwa kecenderungan
- saya enggak Sebutkan datanya tapi
- intensitas data kita bahwa pengaruh Pak
- Joko makin kuat untuk mempengaruhi
- prevensi pilihan masyarakat ikut dalam
- memutuskan calon presidennya ikut tegak
- lurus dengan Pak Jokowi ikut arahan
- intensitas Pak Jokowi ini ada
- kemungkinan bahwa ee memang data kita
- pada bulan November atau Bulan Juli
- kemarin November itu hanya 15% pengaruh
- Pak Jokowi yang kemudian ikut
- mempengaruhi pilihan masyarakat tapi ada
- kecenderungan ketika tingkat kepuasaan
- ini terus naik Pak jokowinya sering
- gunting Pita ke Papua 17 kali Kemudian
- beliau bandingkan dengan Presiden
- sebelumnya hanya tuuh kali Hanya dua
- kali
- kemudian sering e apa namanya
- peresmian-peresmian waduk ya
- peresmian-peresmian KR kereta api lrt
- kereta cepat nah ini akan memperkuat ya
- tingkat kepuasannya nah ketika tingkat
- kepuasan ini dianggap itu nyata bagi
- masyarakat di depan mata bahwa itu ada
- clear bahwa infrastruktur maka apa
- namanya kita kembali kepada starting
- atau soal
- endakok semakin berpengaruh Maka kalau
- kita lihat intensitas arah dukungan Pak
- Jokowi
- hanyaender du calon presiden yaitu Mas
- GJ dan Pak prab Nah terbukti memang
- ketika beliau menjaga gawang atau
- sebagai saya gak mengatakan sebagai
- operator atau di bawah kendali beliau
- tapi ketika beliauain dua calon presiden
- ini itu memang terasa dampaknya terhadap
- dua calon presiden iniisa menurut
- sayaitnya dija
- terak mengatakan Pak Jokowi ini adalah
- main dua kaki tapi sampai kapan Pak
- Jokowi akan mengendorse dua calon
- presiden ini apakah akan berhenti per
- tanggal 14 Oktober besok atau akan tetap
- lanjut beliau main dua kaki nah tetapi e
- pengaruh ini selalu beliau gunakan untuk
- menjaga eh apa namanya menaruh telur di
- keranjang yang berbeda menjaga dua calon
- presiden ini tapi untuk Pak Anis sering
- kali memang beliau belum terlalu eh
- kelihatan untuk mengendorsnya pak
- termasuk lapangan sayaat tidak datar
- termasuk Pak Anis juga tidak diajak lagi
- karena memang sudah tidak punya panggung
- lagi untuk peresmian untuk gunting P
- berbeda dengan Pak Prabowo berbeda
- dengan mas Ganjar itu masih punya
- panggung sering Menemani pak Jokowi
- dalam setiap rangkaian acara peresemian
- dan gunting pita dan dianggap oleh
- masyarakat itu adalah sebuah kinerja
- sebuah prestasi yang kemudian itu
- berpengaruh terhadap endnya Pak Jokowi
- berpengaruh terhadap elekabilitas
- tingkat Titi dan tingkat keterpilihan
- calon presiden nah kemudian untuk
- menjawab pertanyaan terakhir sebenarnya
- DNA apa dna-nya eh PKS itu dekat ke Pak
- Anis sebetulnya kalau kita lihat dari
- data saya sebelumnya di bulan Juli juga
- menunjukkan bahwa Pak Anis Itu cenderung
- dianggap oleh masyarakat di benak
- masyarakat Pak Anis Itu adalah pemimpin
- yang religius religius dalam konteks itu
- kalau nanti kita lihat data kita bulan
- November atau bulan Agustus ini apakah
- memang persepsi publik atau masyarakat
- itu mengatakan bahwa Pak Anis Itu adalah
- pemimpin yang religius
- kemudian juga menunjukkan data misalnya
- bahwa Pak Anis adalah bagian dari eh
- kelompok yang EE misalnya lebih ke kanan
- gitu nah ini
- Eh ini akan membuat bahwa pengaruh bahwa
- Pak Anis Itu dna-nya adalah PKS banget
- gitu nah ini menjadi penting juga bahwa
- mungkin eh nanti apa yang disampaikan
- oleh prof Firman saya baca itu kemarin
- mengatakan bahwa orang memilih bukan
- hanya karena kesamaan agama yang dianut
- bukan hanya kanan kiri atau ideologi
- dalam bentuk kanan atau kiri nasalis
- atau agama tapi juga karena pengaruh
- yang lain ada pengaruh danusnya tapi
- konteks ini
- bahwaemangis diangesentasi dariompok
- religius ketimbang yang lain meskipun
- data-data lain menunjukkan bahwa Diang
- pemimp yang cerem
- yang gubernur yang berprestasi tapi juga
- tidak banyak tidak sedikit juga
- mengatakan bahwa Pak Anis adalah eh apa
- namanya E representasi dari kelompok
- kanan gitu Ini juga sesuai dengan PKS
- yang agak e ke kanan dan itu Prof priman
- mungkin lebih paham soal kanan kiri
- ideologi kita ini tapi Intinya saya
- enggak mau masuk ke dalam itu terlalu
- jauh intinya memang
- eh dna-nya pemilihnya PKS itu sudah
- sangat eh apa namanya eh tidak terlalu
- terjadi Apa perbedaan antara pilih
- pemilih PKS dengan pemilih Anis kalaupun
- seandainya ada dua pertanyaan Apakah
- kalau misalnya tig partai ini
- e kalau tiga partai ini mengusung Anis
- makaai mana akan yang akan Ibu Bapak
- pilih itu salah satu pertanyaan yang
- indikatornya terukur sebetulnya Apakah
- milih PKS Apakah milih Anas atauemili
- Demokrat Kalau Ai ini mengusung Anis
- maka akan kelihatan makah sebarannya itu
- relatif lebih merata ke pks-nya juga
- dapat ke demokratnya juga dapat ke
- nasdemnya juga dapat atau memang ini
- diakuisisi diov O satu partai saja yaitu
- partai pengusung bahwa identity Anis
- adalah Nasdem Nasdem adalah Anis Anis
- efek berpengaruh terhadap e Nas eek atau
- kemudian Apakah eh apabila misalnya Anis
- tidak diusung oleh tiga partai ini maka
- siapa yang akan Ibu Bapak pilih apakah
- akan tetap memilih Anis atau tidak Itu
- juga untuk menguji strong Poter atau ee
- Betulkah DNA bahwa PKS itu adalah
- dna-nya adalah Anis gitu jadi ee saya
- pikir memang eh cenderung nanti eh
- kelihatan juga bahwa eh lebih cenderung
- pemilih PKS lebih besar ke Anis atau
- pemilih eh Demokrat atau pemilih Nasdem
- Nah kalau misalnya memang pemilihnya PKS
- lebih besar memilih Anis itu berarti
- data itu menunjukkan benar bahwa ee
- pemilih ee DNA Anis Itu dekat dengan PKS
- misal n data kita
- misalnya di dalam E ini terakhir
- soal soal data saya terakhir itu yang di
- bulan November itu adalah mungkin karena
- waktu ya tapi inti sebentar hanya e
- datanya itu adalah Eh misalnya ya
- pemilih e pemilih partai dengan pilihan
- presiden kalau kita Cross tabulasi
- breakd bahwa pemilih Ganjar itu
- eh pemilih Ganjar itu berasal dari
- pemilihnya ee PDIP nah pemilih Anis itu
- berasal dari NasDem dan e PKS dan
- Demokrat dan pemilih Pak Prabowo berasal
- dari girindra nah eh pemilih Nasdem itu
- eh 55
- 55,6% itu adalah eh memilih Anis
- kemudian pilih pemilih PKS
- 48,7% memilih Anis dan EE pemilih
- Demokrat memilih Anis 36 maksud saya
- Terbalik ya pemilih Anis yang memilih
- Demokrat
- 36% pemilih Anis yang e yang memilih PKS
- itu 48% pemilih Anis yang memilih Nasdem
- 55,6% dari data ini menunjukkan bahwa
- memang Nasdem pemilih Nasdem itu lebih
- banyak pemilh Anis Itu cenderung lebih
- banyak ke itu data bulan November
- 55,6% pemilih Anis ituend
- signemend 55 6% itu memilih Nasdem
- kemudian 48,7% pemilih Anis memilih PKS
- kemudian pemilih Anis 36,2% cenderung
- memilih Demokrat jadi dari tiga partai
- ini cenderung pemilih Anis basisnya
- adalah lebih besar signifikan memilih
- memilih nasen eh splitnya tidak terlalu
- besar Mungkin itu saja untuk untuk awal
- diskusi terima kasih
- eh asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Waalaikumsalam warm terima
- kasih Bang pang satu pertanyaan sebelum
- kita ke Prof Firman
- eh mengenai kotal effectfek eh Pilpres
- ya di pemilu Indonesia ini kita sudah
- eh kemarin yang Pemilu serentak ini baru
- tahun pemilu 2019 ya sebelumnya eh
- pemilunya pemilu legislatif dulu ya Bang
- Kalau kita lihat di pemilu 2019 kemarin
- tidak ada partai yang dominan
- mendapatkan Kotel ya dan memang mungkin
- Mungkin ada yang partai tertinggi dapat
- cov effect itu pun karena memang eh dari
- dua figur capres kemarin memang dari
- kadar partai masihmasing Ya seperti Pak
- Jokowi dari PDIP juga Pako dari Gerindra
- tapi kedua parttain ini juga tidak
- mendapatkan Kotel efek yang cukup tinggi
- ya kita ingat dulu Bagaimana Bu Puan itu
- ada satu fotonya ketika mau pencoblosan
- hari H dia menulis di lantai ya di jalan
- 30% gitu ya PDIP dia Harapan mimpi dia
- PDIP dapat
- 30% ternyata tidak 20% pun gak tembus ya
- Gitu begitu juga
- Gerindra
- yang tidak begitu dapat banyakel Darnya
- Pak Prabowo padahal asosiasi figur Pak
- Prabowo pasti mayoritas ke nah kira-kira
- penyebabnya apa ini Mungkin Bang bisa
- memberikan analisisnya kenapaotel e
- dalam pilpr dan di Indonesia tidak
- begitu tinggi dari seluruhang
- ason caes jawapres
- yang ya sebenarnya begini Bang bahwa itu
- pertanyaan bet itu ada at bes at Keil at
- makanyaat bahwaemang suarak
- jok pengusnya
- maka itu adai tidak
- signar suara yang dikumpulkan oleh
- partai politik melebihi jumlah suara
- pribadi yang dikumpulkan oleh pasangan
- jokowi K M Amin Nah ini apa menjadi
- faktor Kenapa tidak terlalu efektif Kal
- efek Ini dia ada Tapi menurut saya tidak
- terlalu
- signifikan nah sebetul jawabannya ada
- dua Sebetulnya
- Eh bisa saja itu karena orang
- masih kan memilihai Karena ada urusannya
- dengan tidak
- hanyaai ya tapi ada calek di sana nah
- calek ini juga tentu orang akan melihat
- calek yang yang apalagi kalendar Pemilu
- kita kan serentak
- ya kalender Pemilu serentak ini membu
- orang juga pemilu pada hari yang sama
- waktu yang sama bilik yang sama pada
- waktu yang sama itu akan memilihai dan
- mili calon presiden nah di dalam orang
- memilihai itu orangya dia k
- dinya ur Calik yang cukup kuat
- berpengaruh eh abilitynya kompetensinya
- eh dia sangat bagus E recordnya itu juga
- akan menjatuhkan pilihan orang terhadap
- eh partainya karena orang kan lebih
- cenderung kalau melihat tiga pola Apakah
- orang pemilik kita itu lebih cenderung
- memilih partai politik ataukah apa
- pemilih kita cenderung memilih yang
- kedua modelnya adalah lebih cenderung
- memilih apa namanya partai pengusung
- atau yang ketiga Orang lebih cenderung
- memilih e apa figur yang diusung oleh
- partai politik tersebut gitu Nah kalau
- misalnya jawabannya adalah lebih
- cenderung kepada bukan karena partai
- pengusung bukan karena tokoh partai
- politik tapi lebih cenderung kepada e
- figur yang diusung oleh partai politik
- tersebut maka sejauh mana calek-calek
- yang berkualitas di partai itu juga akan
- berpengaruh nah artinya ini tidak hanya
- faktor partai ada faktor calek Nah itu
- juga membuat belum tentu apaar Efek itu
- besar atau tidak Nah kalau c-calnya
- berkitas dan punyaensi untuk dongkr
- elektabilitas figur caleknya itu lebih
- kuat dari figur pada figur magnet
- partainya maka itu sebetulnya signifikan
- harusnya gitu Tapi kan tidak semua
- calek-calek itu berkualitas di partai
- politik nah pengaruh presiden tetap ada
- menurut saya Karena kalau misalnya di
- grindra paling besar pengaruh Presiden
- itu kutalek itu adalah memang Del dekad
- memang apa namanya ya bahwa orang
- mengatakan Gerindra itu adalah Prabowo
- Prabowo adalah Gerindra Nah kalau
- prabowoek itu lebih besar daripada
- grindra efek maka secara otomatis itu
- pasti bahwa kemudian kalau
- elektabilitasnya prabowwunya naik maka
- partainya juga ikut otomatically
- terdongkrak gitu karena Prabowo efeknya
- yang mendongkrak
- partainya nah Bagaimana nasib partai
- yang tidak mengusung calon presiden
- karena pemilunya serentak nah itu yang
- saya sebut seringkiali musibah demokrasi
- kutukan bagi partai politik yang tidak
- punya calon presiden tidak punya calon
- wakil presiden karena potensi partainya
- untuk didongker oleh figur tadi enggak
- ada lagi sudah tertutup Nah kalau besok
- itu adalah Surya Palo misalnya anasdem
- itu misalnya Anis itu lebih besar
- daripada Nasdem dan orang mengatakan
- adalah Anis adalah Nasdem Nasdem adalah
- Anis dan Anis Efek itu lebih besar
- daripada e Demokrat e Anis eh Efek itu
- lebih besar daripada Nas eek maka
- otomatically itu juga akan membantu
- memulihkan eh elektoral dari partai Nas
- nah begitu juga ahy dan dan apa namanya
- partai yang lain gitu nah jadi problem
- memang adalah besok karena kalendar
- pemilunya serentak sama waktunya sama
- apa jamnya sama maka potensi
- partai-partai seperti PKS ini menjadi
- challenge tantangan karena PKS tidak
- mengusung kadernya sementara Besok itu
- adalah Nasdem mengusung Anis sebagai
- kadernya kemudian ahy dianggap misalnya
- kalau Anis ahy jadi ah dianggap kadernya
- Demokrat Nah kalau Besok itu ternyata
- elektabilitas Kal efek atau efek pemilih
- Anis lebih cenderung ke PKS ini keren
- banget gitu Padahal PKS tidak bagian
- dari dua kader yang diusungnya tapi
- justru nanti adalah pemilih Anis Itu
- cenderung ke PKS berarti sebetulnya
- pengaruh yang tadi itu ya tidak
- signifikan gitu untuk mendongkr
- partai Baik terima kasih Bang atas
- penjelasannya nanti kita lanjut
- diskusinya Sekarang kita ke Prof Firman
- Nur Asalamualaikum Prof
- Firman Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh Apa kabar Mas Alhamdulillah
- Prof Firman tadi kita sudah mendengar
- paparan dari Pak Mardani dan juga Bang
- pangi ya Eh terkait dengan Bagaimana eh
- asosiasi DNA Anis dengan PKS dan juga
- pengaruh Effect dan juga di sini kita
- ingin mendengar juga pandangan secara
- ilmiah dan objektif dari profmanur
- bagaimana konselasies kita dan bagaimana
- mungkin terkait dengan tema kita ya
- Kajian analisis dan apks dengan Anis ini
- Prof dipersilak Iya
- baik Terima kasih Mas haldi segar selalu
- nih
- Mas apa kabar kar baik
- Prof I
- kemudian Terima kasih atas sundakan ya
- Baik saya coba menelaah eh DNA antara
- PKS sebagai satu gerakan dan juga
- sebagai partai dilihat dari sisi
- historis dan juga
- ideologis dan juga kekiniannya dengan
- eksistensi seorang Anis Rasid
- basuedan yang bagi saya eh terlepas itu
- disebut dne atau bukan ada beberapa
- arsiran yang
- menyebabkan di anara keduanya nya ee
- cukup dekat sebetulnya
- ee saya boleh ya Ee menyampaikan
- beberapa hal yang menurut saya membuat
- arsiran di antara keduanya itu cukup
- cukup banyak dan juga cukup melekat
- begitu yang pertama
- ee dan yang paling utama saya kira ini
- adalah
- ee keduanya berangkat dari satu semangat
- kemandirian ee eh tidak bergantung pada
- banyak elemen termasuk elemen
- oligarki ya kalau belakangan ada
- pengusaha yang mendukung Saya kira itu
- konsekuensi demokrasi yang memang mahal
- tapi untuk disebut sebagai
- oligark Ya mungkin belum masuk kategori
- itu ataupun kalau sudah termasuk oligark
- saya kira Eh bisa ditanggulangi
- selanjutnya bisa dikendalikan tapi
- intinya adalah kita bisa ingat bahwa PKS
- ini berangkat dari sebuah Gerakan dakwah
- yang masif di kampus ya yang terlepas
- dari kaki tangan Orde Baru proksi-proksi
- rezim eh
- sehingga sudah terbiasalah Ee ada di
- pinggiran arena ya e tidak gelisah dan
- canggung untuk ada di luar kekuasaan
- karena memang dna-nya itu adalah sebuah
- gerakan yang berasal dari luar kekuasaan
- yang kemudian lambat laun ee tapi pasti
- mulai Mas masuk kekuasaan dan pernah
- menjadi bagian dari kekuasaan tapi Ee
- tidak getol terus-menerus memaksakan
- untuk ada di kuasaan dan tidak kaku atau
- layu ketika ada di luar kekuasaan
- Nah saya kira Pak Anis juga punya
- kemandirian itu Pak Anis adalah sosok
- yang
- terbiasa berada di ee gerakan masyarakat
- ee punya ide-ide besar dalam banyak hal
- termasuk pendidikan yang dikelola secara
- mandiri kolektif Ee tidak bergantung
- pada
- kekuasaan dan apalagi oligarki sehingga
- terbiasa keduanya terbiasa berada di
- kerumunan
- nonkekuasaan untuk PKS baik pada saat
- pembentukan atau pada saat oposisi kan
- ada partai-partai itu gelisah kalau
- kalau tidak punya kekuasaan atau di luar
- kekuasaan tapi saya kira kedua keduanya
- ini santai saja saja ya percaya diri
- saja karena berangkat dari satu
- idealisme yang diracik dari banyak aspek
- Apakah itu religiositas apakah itu
- nasionalisme dan lain-lain gitu Jadi
- yang pertama saya kira
- eh DNA itu berarsiran karena kemandirian
- tadi Nah yang kedua keduanya
- adalah elemen kritis ya elemen
- yang terbiasa untuk menyampaikan
- pandangannya secara
- ee akademis secara objektif
- Ee tidak
- kemudian menjadi terikat giginya
- lidahnya kata kata Buya Hamka begitu ya
- ketika ada di panggung kekuasaan eh anis
- tetap kritis ketika menjadi menteri
- eh PKS meskipun gabung SBY waktu itu
- juga kritis terhadap
- sby jadi sama-sama merupakan ee elemen
- kritis apalagi sekarang ya menjadi
- bagian dari oposisi ini ee Saya kira
- sangat kritis dan Pak Anis juga
- sebetulnya dalam menyampaikan ide-ide
- yang e Bernas dan sopan itu juga kritis
- sebetulnya terhadap situasi yang ada
- saat ini di mana kritisnya itu adalah
- selalu menekankan bahwa negara ini
- adalah milik semua orang keadilan sosial
- harus ditegakkan Saya kira itu sikap
- kritis yang sangat relevan dengan
- situasi yang ada pada saat ini di mana
- kekuasaan itu e sangat menjadi sangat
- elitis dan kemakmuran itu hanya untuk
- sebagian orang begitu ya Jadi selain
- kemandirian DNA yang pertama adalah
- elemen kritis yang ketiga Saya kira eh
- adalah moralitas demokrasi jadi saya
- melakukan riset mengenai oposisi di
- Indonesia era kontemporer eh saya
- menanyakan masalah demokrasi eh dan PKS
- menjawab bahwa mereka rela menjadi
- oposisi agar demokrasi tidak
- mati karena tanpa oposisi kita sudah
- daing kita sudah setengah setengah mati
- begitu ya E untungnya masih ada eh
- partai-partai yang merelakan dirinya
- untuk berperan menjadi oposisi agar
- Indonesia ini masih jamak disebut negara
- demokrasi meskipun kritik terhadap
- kualitas demokrasi kita juga hebat
- begitu ya tapi eh kesadaran untuk
- menyadari bahwa oposisi itu merupakan
- satu elemen terhormat di dalam sistem
- demokrasi itu ada di dalam PKSS ee dan
- juga ee memberikan alternatif-alternatif
- pemikiran ee banyak ee
- kebijakan-kebijakan yang digodok di
- parlemen dikritisi dan juga dioposisikan
- oleh PKS dicarikan alternatif dan yang
- terpenting adalah ee menjadi kekuatan
- untuk tetap setia terhadap untuk
- menjalankan ee substansi demokrasi yakni
- checks and balances meskipun dengan less
- than 20% oposisi tentu saja berat tapi
- setidaknya ada yang memainkan peran itu
- mau memainkan peran itu dan saya kira
- moralitas demokrasi ini juga diangkat
- oleh
- Anis Mengingat bahwa serbuan terhadap
- kandidasi dia luar biasa tapi dia tetap
- eh berusaha keras untuk menjadi elemen
- alternatif eh bagi apa yang ada di dalam
- kehidupan politik kita saat ini yang
- tanpa itu sebetulnya demokrasi Indonesia
- akan semakin mati suri gitu ya nah jadi
- ini sama-sama punya moralitas demokrasi
- Jadi selain kemandirian elemen eh kritis
- juga eh moralitas demokrasi kemudian DNA
- yang lain yang saya kira juga juga
- berarsiran di antara keduanya adalah
- elemen
- kolaboratif ya kita bisa ingat secara
- objektif kalau kita telah ah perjuangan
- PKS sejak awal itu e sudah bekerja sama
- dengan elemen-elemen eh ee kebangsaan
- elemen-elemen bahkan eh nonmuslim begitu
- ya itu sudah bekerja sama dulu ada
- partai Cinta Damai eh PKS pernah bekerja
- sama baik di level nasional maupun di
- level lokal untuk memajukan satu
- kepentingan politik begitu dan eh Saya
- kira juga spirit kolaboratif E itu salah
- satu esensi dari bagaimana Anis mengela
- Jakarta ya sebagai Kota kolaboratif
- artinya siapun yang punya kemampuan
- kontribusi
- welcome
- ya background ya sejauh itu bisa
- dikolaborasikan not Jadi sebetulnya kiri
- dan kanan di dalam politik kita menjadi
- relatif di dalam konteks kolaborasi tadi
- dan masing-masing apakah itu PKS Maun
- sama-sama
- punyauk
- kolaborasi kemudian yang
- berikutnya adalah mengusung keadilan
- sosial ya DNA ini yang yang
- digembar-gemborkan sejak awal PKS selalu
- bilang harus berpolitik menghasilkan
- satu keadilan karena keadilan itu banyak
- kebaikan dekat dengan nilai-nilai
- ketuhanan dan lain-lain EE sementara Eh
- Pak Anis juga di dalam membentuk
- pemerintahan menjunjung tinggi masalah
- keadilan sosial ingin membuat Jakarta
- bisa dinikmati oleh semua kelas semua
- kalangan
- ee tanpa memandang status sosial status
- kelas begitu ya karena yang penting
- produk-produk pemerintah produk-produk
- kekuasaan itu harus dirasakan ee sebagai
- milik bersama
- ee sehingga memang makna keadilan sosial
- ini e sama-sama ee didukung dan diusung
- oleh kedua belah pihak begitu ya
- Nah dengan mengusung tadi
- kemandirian eh kemudian elemen kritis
- moralitas demokrasi spirit kolaboratif
- mengusung keadilan sosial saya kira ini
- menjadi DNA yang baru terbarukan ya itu
- adalah bahwa ini adalah dnanya perubahan
- e Dan ini menjadi elemen penting karena
- hakikat perubahan yang saya tangkap
- sebetulnya dari PKS maupun dari Pakis
- khususnya itu adalah perubahan terkait
- dengan hal ya ini perubahan untuk
- membuat Indonesia jauh menjadi lebih
- demokratis jauh ee ingin membuat
- Indonesia itu
- milik milik bangsa
- sendiri tidak bergantung dengan bangsa
- lain dan yang ketiga E atau kita kenal
- elemen kebangsaan sebetulnya Jadi selain
- demokratik kebangsaan dan yang ketiga
- adalah keadilan sosial jadi kalau kita
- lihat 10 tahun belakangan ini kondisi
- demokrasi kita ini semakin mengalami
- stagnansi ada yang mengatakan sudah
- mengalami kemunduran atau regresi dan
- ini perlu perubahan agar demokrasi kita
- ini tidak selalu dibajak oleh oligarki
- dan saya kira semangat ini E
- didengungkan dan itulah makna sebetulnya
- menjadikan Indonesia menjadi demokrasi
- lagi ini satu perubahan yang sangat
- signifikan dan diperlukan oleh kita
- sebagai satu bangsa yang kedua adalah
- bahwa ini adalah
- milik kita kebangsaan ee jangan sampai
- negara ini dijual murah ee untuk asing
- ya salah satu kritik terhadap omnibus
- Law adalah salah satunya adalah karena
- memungkinkan derasnya tenaga kerja asing
- dan juga
- memungkinkan sebah perusahaan
- proporsinya dikuasai oleh pihak asing e
- Juga misalnya
- Eh bagaimana masalah biji nikel Eh ini
- sangat menguntungkan pihak asing karena
- kalau dia mau beli biji nikel misalnya
- kita nikel ini sedang sedang booming ya
- itu harganya e bisa 0 Do tapi di
- Indonesia dijual 34 dolar dan itu
- dimanfaatkan oleh perusan-perusahaan
- asing sehingga mereka bisa melakukan
- penetrasi dalam kehidupan ekonomi kita
- gitu ya dengan adanya ee harga yang
- demikian murah gitu ya dan juga yang
- Saya dengar Bagaimana ee
- perusahan-perusahaan asing kemudian akan
- dominan di dalam pengelolaan masalah
- nikel ini begitu Nah jadi hal-hal
- seperti itu hal-hal yang kemudian secara
- esensial eh sebetulnya mengorbankan
- bangsa kita sendiri Ini juga perlu
- dirubah dan saya kira sudah akan
- mengarah ke sana dan yang terpenting
- yang ketiga tadi elemen perubahan adalah
- keadilan sosial eh karena sekali lagi Eh
- ini tlan yang sangat penting karena kita
- rasakan bahwa ada gap yang semakin
- tinggi antara mereka yang sangat kaya
- dengan yang hidup biasa-biasa saja atau
- dalam garisem kemiskinan inilah Kenapa
- kemudian Indonesia ee ee mungkin karena
- bangsa yang suka tersenyum aja ya sejauh
- ini kelihatan baik-baik saja padahal eh
- kita bisa lebih baik lagi sebagai satu
- bangsa keadilan sosial gap itu bisa kita
- reduksi lagi sebagaimana amanah dari
- konstitusi dan juga amanah dari eh
- Pancasila itu sendiri mengenai e
- keadilan sosial bagi seluruh rakyat
- Indonesia jadi ee selain DNA tadi ketiga
- hal masalah demokrasi kebangsaan
- keadilan sosial saya kira itu menjadi
- concern juga Apakah itu ke PKS maupun
- juga ke Anis Baswedan sehingga ini
- memperarat DNA yang kemudian menjadi
- connect dan match
- eh dengan para kader ataupun para
- pengusung tadi yang disampaikan oleh Mas
- Pange bahwa ini sudah terkoneksi secara
- kuantitatif Bagaimana spirit tadi spirit
- DNA dan juga spirit perubahan itu
- jadiadi sangat terikat dan bisa jadi ini
- menjadi sebuah komunitas politik yang
- diperlukan oleh bangsa ini sebagai suatu
- komunitas alternatif dari komunitas yang
- mengagungkan seseorang dengan satu visi
- misi tertentu politik tertentu yang
- tentu saja berbeda dengan dengan visi
- misi eh Anis dan juga PKS karena dna-nya
- berbeda dan juga eh makna perubahan yang
- ingin di di ee dikedepankan juga berbeda
- so jadi saya kira eh dalam banyak hal
- itu
- Eh mengapa kita bisa sebut bahwa antara
- PKS dan Anis Baswedan ini memiliki DNA
- yang sama saya kira
- demikian Baik terima kasih Prof Firman
- Prof Firman pengin Eh nanya mengenai
- peta
- eh demografi ya sosial politik eh
- masyarakat Indonesia Ya ada beberapa
- data yang
- menarik yang pertama adalah ee pemilih
- parpol Islam semakin lama semakin
- berkurang dari tahun ke tahun ya Ee
- total parpol Islam di tahun 2019 kemarin
- sudah Ee tinggal 30% itu jumlah pemilih
- PKS P3 PKB gitu ya Eh pan dan lain-lain
- EE PBB gitu nah kemudian fakta
- berikutnya adalah ee yang EE dari
- survei-survei yang objektif termasuk eh
- mungkin survei internal partai-partai
- yang ada bahwa kepuasan publik terhadap
- Pak Joko itu cukup
- tinggi cukup tinggi nah bagaimana
- profman melihat kondisi masyarakat
- indonesia ini apakah Memang secara
- religiusitas Indonesia ini e memang
- bukan masyarakat yang maksudnya secara
- sekmennya itu Islam yang Islam
- istilahnya tadi Kalau Bangbang itu
- islamkan G tapi memang Islam Islam
- moderat yang eh
- segmenmen nasionalisnya jauh lebih besar
- gitu ya daripada mungkin segmen pemilih
- partai Islam dan salah satunya mungkin
- kalau kita lihat Bagaimana pada er Pak
- Harto ya dengan segala
- apaontranya pemilih partai golk terbesar
- ya ketika itu hanya tinggal
- hanyaai asosiasi pemilih Islam ada di P3
- kemudi yang di tengah nasionalis dan
- pemilih yang apa yang sosialis lah gitu
- ya sosialis itu ada di PDIP nah
- bagaimana Prof Firman melihat eh peta
- kondisi ini ya eh eh sosial demografi
- masyarakat Indonesia gitu Dan mungkin
- ini juga
- menjawab Kenapa di survei-survei Pak
- Anis eh eh elektabilitasnya tidak begitu
- tinggi gitu ya karena terlalu
- terasosiasi dengan Islam kanan dan
- secara persentasenya juga sedikit
- sebenarnya nah bagaimana Prof Firman
- melihat Iya
- eh I masalah survei ini saya kira masih
- debatable ya
- Eh tapi saya mau bicara begini Eh Anda
- bisa bayangkan Dulu ketika masumi diisi
- orang-orang hebat NU diisi diisi
- tokoh-tokoh darah biru yang masih hidup
- orang-orangnya jadi luar biasa antar um
- dan NU itu tokoh-tokohnya banyak
- networkingnya bagus
- eh kesadaran ideologisnya tinggi itu
- hanya
- 43% umat Islam punya suara politik ya
- makanya susah sekali menjadi negara
- Islam karena total di parlemen hanya
- 43% itu Dulu ketika tokoh-tokoh itu
- masih sangat
- dihormati sangat dikagumi sangat menjadi
- dem gitu ya dan bagaimana Pesantren full
- mendukung NU
- eh masumi juga tokoh-tokohnya hebat ada
- yang Perdana Menteri ada yang menteri
- luar negeri dan lain-lain itu hanya 43%
- gitu nah sekarang perjalanan panjang
- Orde Baru melakukan deideologisasi
- eh menjadikan kekuatan Islam menjadi
- ekstrm kanan Al Murtopo pernah bilang
- lambang ka'bah itu seperti kleng rusak
- begitu ya bagaimana
- sistematisnya Islam diberangus
- masjid-masjid diawasi masa mengambang
- penangkapan e tokoh-tokoh Islam
- kritis itu luar biasa dan itu
- berlangsung tidak 5 10 tahun tapi eh
- hampir berdekade ya
- Eh dan seiring dengan waktu juga ada
- perubahan orientasi masyarakat untuk
- menjadi eh
- lebih e praktis lebih
- pragmatis lebih melihat secara
- materialistis jadi saya kira wajar kalau
- kemudian 30% yang anda sebutkan tadi ini
- terjadi setelah satu upaya pemberangusan
- politik secara sistematis era orde lama
- dengan dibubarkannya masumi misalnya dan
- juga di era Orde Baru
- bagaimana partai-partai di luar
- pemerintah dikerjain habis-habisan
- begitu ya sehingga saya kira eh
- orientasi masyarakat ini eh melihat
- menjadi lebih
- substansialistik apalagi ada gerakan Cak
- Nur melihat Islam sebagai substansi gitu
- ya partai Islam yes partai islam no
- sehingga di situ mulai berkembang satu
- genre pemikir apa aliran politik yang
- saya kira menjadi lebih relevan di
- situasi kekinian e dianggap relevan
- begitu yang lebih up to date sehingga
- muncullah aliran-aliran yang EE mungkin
- Dianggap leh relevanitu dan yang
- berikutnya adalah politik itu adalah
- uang apalagi demokrasi ya Eh sangat
- memerlukan kekuatan finansial dan saya
- kira kita bisa lihat Bagaimana kekuatan
- finansial itu menggerumut di
- partai-partai non Islam ya untuk
- menyebarkan
- ide-idenya visiisinya
- eksistensinya
- sehingga dari banyak aspek
- sebetulnya% tapi saya ka kalau kita
- lihat Bu perah mengatakan ada kekuatan
- nasakom nasionalis agama dan
- komunis agama itu memang hanya hanya
- mungkin sepertiga saja dalam bayangan
- Bung Karno ya kalau kita mau eh
- berandai-andai gitu ya bukan suatu
- kekuatan yang 100% diyakini menjadi
- sebuah kekuatan politik dia bisa menjadi
- kekuatan religius kekuatan sosial budaya
- tapi secara politik eh Bung Karno sudah
- menyadari eh itu Itu bukan sebuah
- kekuatan yang equal dengan jumlah
- mayoritas Islam di Indonesia jadi memang
- demografinya eh Semakin Semakin demikian
- dan ada eh ada potensi untuk mungkin
- mengalami kemunduran karena tadi dari
- sisi tokoh dari sisi kekuatan finansial
- dari sisi kekuatan pesaingnya juga
- bergerak begitu ya Sehingga itu akan ke
- sana gitu Nah apakah itu akan terkait
- dengan a Saya kira kanan Saya kira ini
- memang coba untuk didengung-dengungkan
- karena toh kenyataannya justru yang
- pertama kali mengusung adalah Nasdem ya
- Nasdem satu elemen politik yang dulu
- saya kira pada politik DKI Jakarta dulu
- sangat sangat Solid mendukuk Ahok begitu
- ya tapi tapi ya ini politik satu upaya
- pencitraan seingal seperti itu gitu ya
- padahal kekuatan
- e di belakang Anis kan merata ya Ada
- kekuatan Pemuda Pancasila juga ada
- kekuatan Demokrat ada kekuatan nasd
- bahkan PKS diantara tiga ya hanya satu
- sepertiganya saja gitu Nah saya kira
- kalau kembali ke masalah survei ya ini
- ini masih bisa diperdebatkan karena
- kalau belajar dari survei-svei
- sebelumnya kan konteks DKI
- pun selalu kalah gitu ya dari surveve
- juga dan bagaimana pengalaman survei di
- Jawa Barat Saya kira juga ada pasangan
- yang tidak diduga malah
- perkatitu saya ka
- itu adalah Saya kira masyarakat kita
- saat ini memilih ee lebih dari sekedar
- latar belakang primordial tapi juga ada
- faktor-faktor lain yang dihitung ee
- untuk kemudian menjadi aspirasi politik
- mereka begitu ya artinya tidak selamanya
- bergantung pada kekuatan primordial atau
- ideologi keagamaan sebagaimana yang dulu
- di tahun -an itu menjadi satu pegangan
- betul bagi komunitas Islam Tapi itu pun
- hasilnya hanya 43
- 3%u Saya kira demikian Baik terima kasih
- profman Sekarang kita ke udah pangi
- pertanyaan sama udah plus
- mungkin juga analisisnya Apakah mungk ya
- Jadi pertama dengan Apakah memang
- masyarakat Indonesia ini secara
- sosiemografinya sosial politik
- demografinya memang dominannya
- nasionalis ya kenaai Islam semak
- berkurang eh total pemnya Pemilu 2019
- kemarin sudah tinggal 30% semakin
- berkurang ya dari
- 40% berkurang berurang terus sampai 30%
- sekarang kita enggak tahu nanti
- bagaimana di pemilu 2024 dan kemudian
- yang kedua ada fenomena menarik juga
- bahwa di Indonesia ini tidak ada partai
- yang benar-benar dominan ya saat ini
- pasca ord baru ya dulu golk yang begitu
- sangat dominan
- Eh bisa lebih dari 50% pemilihnya Nah
- sekarang tidak ada bahkan untuk tembus
- 20% saja tidak ada bagaimana Bung pangi
- melihat
- fenomena basis-basis sebaran pilihan
- politik masyarakat Indonesia ini yang
- tidak ada satuun partai yang benar-benar
- dominan saat ini pasca
- reformasi ya bangdi ya Eh tadi profman
- saya pikir sudah menjelaskan lebih lebih
- dalam ya
- soal harta Islam itu kering apa logistik
- ya tidak kekuatan-kekuatan bohir itu
- lebih banyak kepada kelompok-kelompok
- partai nasionalis dan
- ehnya logistik tidak cukup memadai
- sementara demokrasi kita ini kan
- demokrasi bantalan logistik gu bahwa
- demokrasi yang kemudian masyarakat kita
- Kian eh transaksional Kian pragmatis
- selalu bicara jumlah bicara uang dan
- barang dan Eh bagaimana pemilih kita
- merendahkan dirinya merendahkan nilainya
- dengan menerima uang yang dia pilih eh
- yang Kemudian beliau eh transaksi barter
- antara suara dengan jumlah uang nah ini
- juga
- menjadiaiai Islam saya pikir tidak
- siapanding jug untuk Mak yang serupa
- denganai-partai nasionalis yang
- mengandalkan logistik yang cukup memada
- itu yang kedua sebetulnya
- adalahara is
- isakiakun kalau kalau kita cermati
- memang kan Soekarno pernah menguji ya ya
- ujiannya sederhana challeng-ya Soekarno
- bilang eh kalau mau menjadi negara Islam
- Ya silakan tapi
- eh kita harus Pemilu dulu 1955
- terjadilah
- Pemilu itu mungkin Prof juga tahu itu
- Pemilu 1955 ternyata tantangan Soekarno
- itu tidak terjawab bahwa kalau partai
- islamumi atau NU atau Apun yang menang
- bolehlah kita mengambil rute jalan
- sebagai negara Islam tapi 1955 ternyata
- partai islam tidak muncul sebagai
- kekuatan yang dominan artinya tidak
- pemenang pemilu juga yang pemenang
- pemilu PNI Nah setelah ituya bilangah
- kan kalian itu mayoritas tapi belum
- tentu menjadi kekuatan yang menentukan
- bukan mayoritas tapi bukan pemenang
- jadiikian tungguuatulu
- kekuatanak ter mampu dari 1955 sampai
- sekarang sejarahnya begitu-gitu aja
- partai islam saya enggak mengatakan
- partai Islam sebagai Antara Ada Dan
- Tiada ya tetapi memang sebagai kekuatan
- yang dominan yang dipertimbangkan di
- dalam kontestasi di dalam kekuatan
- politik memang
- belum apalagi memang partai-partai Islam
- ini pemilih-pemilih dari partai islam
- ini kan juga berharap yang memilih
- mereka adalah pemilih muslim kan Nah
- sementara pemilih muslim di
- partai-partai lain juga ada jadi ceruk
- segmennya juga sebetulnya kecil karena
- di Partai Golkar juga ada pemilih Islam
- di PDIP juga ada ya di partai-partai
- nasionalis juga ada nah banyak kemudian
- partai islam tidak mencoba penetrasi
- segmennya Memang mereka hanya berharap
- pemilih Islam itu memilih partai islam
- itu juga menjadi tantangan ya challenge
- bagi partai islam itu di samping memang
- partai Islam sangat mudah dirobohkan
- secara opini elemen yang ketiga secara
- dibunuh eh secara King secara didongrb
- secara eh apa secara operasi politik
- sangat mudah misalnya ketika PKS kemarin
- ketika dimainkan isu korupsi kemudian
- isu wanita isu moral itu sangat mudah
- Robohnya karena memang partai-partai
- Islam ini kan cenderung membawa ee apa
- moral dan etika ya di dalam politik nah
- kemudian partai islam itu dijatuhkan
- dengan moral sementara partai-partai
- nasionalis dia tidak berani untuk
- membawa ruangoral dan etika itu ke dalam
- e partainya sehingga mereka sulit untuk
- dijatuhkan dengan eh artinya saya
- katakan bukan maksud saya begini beban
- moralnya partai islam itu jauh melampaui
- dari beban moral partai nasionalis
- sehingga ini juga tetapi di satu sisi
- mereka akan menjadi kekuatan ketika
- memainkan partai yang bersih seperti PKS
- itu tetap menjadi hari ini cenderung
- pemilih kita misalnya hari ini cenderung
- memilih partai yang bersih gitu partai
- yang jujur partai yang berpihak kepada
- kepentingan rakyat tidak hanya semboyan
- gitu e membela misalnya BPJS yang sekian
- hari makin dikurangi di tidak lagi
- diover padahal itu harusnya gratis
- sementara untuk berobat hari ini sudah
- mulai banyak yang yang tidak di dikover
- oleh BPJS pada saatnya sama misalnya
- listrik mobil listrik disubsidi untuk
- orang kaya motor listrik disubsidi R
- juta mobil R juta tidak tepat sasaran
- tapi suaraara suara yang lain ini enggak
- ada partai islam juga diam nah ini juga
- jadi problem bahwa partai islam tidak
- berani untuk challeng itu untuk tantang
- itu pada soal isu-isu nasionalis itu
- padahal itu isu-isu yang sangat
- betul-betul menguntungkan secara
- elektoral bagi partai islam karena tidak
- pas untuk memainkan isu-isu agama guu
- jadi isu-isu yang berkenan berkesan
- dengan apa namanya mengimbangi bahwa
- keberpihakan kepada rakyat yang dibilang
- oleh e Prof Firman tadi adalah keadilan
- sosial itu yang mestinya diangkat oleh
- partai islam Nah itu pun partai islam
- kian hari tidak terlalu tangguh di situ
- untuk
- bertanding sekarang ini saja pghasilan
- orang Indonesia hasil surve saya
- konsisten dari 2019 sampai sekarang itu
- Orang Indonesia itu saya lakukan survei
- nasional ya mau surve Pilkada mau surve
- Apun surapil danerusnya tahak Berapa
- penghasilan orang Indonesia paling
- signifikan di Indonesia hanya di bawah
- 700.000 ya itu
- hampir% orang Indonesia berpenghasilan
- hanya
- diah00.000 3 juta ke atas itu hanya
- 5% dari populasi Indonesia Nah itu
- bagaimana kita bicara ketimpangan ya
- keadilan sosial gitu di satu sisi Diat
- ini kan mereka makin pelit untuk subsidi
- rakyat tapi subsidi teradap orang kaya
- makin gila-gilaan n istil itulah peran
- momentum itulah yang harus diambilkan
- oleh partai islam itu pun tidak Maksimal
- dilakukan saya PKS melakukan tapi belum
- maksimal nah bagaimana kemudian
- mengambil empati populisme sentimen itu
- supaya itu merubah kepada elektoral nah
- tetapi bersyukurlah masih ada PKS kata
- Prof Firman sehingga Indonesia disebut
- sebagai nemka demokratis termasuk
- Demokrat kalau enggak ada a Salam kan
- udahlah udah selesai gitu ah kita mau
- Apapun kata pemerintah Indonesia DPR
- hanya sebagai tukang stempel kan karena
- sudah eksekutif Happy legislatif
- happynya sudah enggak ada lagi itu fakta
- eh kemudian soal apa terakhir tadi
- bangdi
- ya ya bang apa tidak ada ai yang dominan
- di Indonesia
- ini ya kalau partai tidak ada dominan
- memang rela ya Setelah
- reformasi sudahah gak ada lagi yang
- dominan memang rela lebih merata ke
- semua
- partai itu pun saya gak faktornya banyak
- sebetulnya tingkat partisipasi juga
- mungkin jawabannya sederhana sih
- Eh kalau melihat
- ehemilih kita ini cenderung kanemili
- mengayun lebihar ya ya kemudian mereka
- ini kan mudah-muda migrasi pindah partai
- itu gampang banget kemudian ee
- kecenderungan mereka itu eh mudah e
- partednya juga rendah Jadi mereka itu
- tidak memungkinkan semua partai itu bisa
- besar seperti OD baru karena kalau
- Golkar kan kita tahu cara menangnya
- misalnya kepengurusan waktu itu mungkin
- Prof Firman juga tahu bahwa Dati sat itu
- enggak boleh Dati du sudah enggak ada
- lagi itu P3 sama PDIP gitu jadi
- kepengurusan hanya pada tingkat provinsi
- saja karena Golkar dianggap bukan partai
- politik maka golk sampai ke daerah
- kabupaten kan Nah sebelum abg-nya itu
- kan kekuatan ABRI militer dan kondisi
- sekarang sudah engak memungkinkan untuk
- itu memang rela hampir merata semua
- partai politik tidak ada yang dominan
- karena memang
- eh saya pikir memang E sistem atau
- konteksnya tidak memungkinkan lagi
- karena Eh ini bukan otoritari gitu Ini
- kalau di orde baru kan otoritarian jadi
- Soeharto sangat kuat ya bagaimana e
- Golkar menjadi penopangnya itu adalah
- birokrasi ya kemudian PNS kemudian
- kekuatan-kekuatan yang lain Jadi
- sekarang sudahah engak hampir enggak
- ada kekuatan itu ya kemudian masyarakat
- kita rasional juga jadi memilih mereka
- lebih merata lebih melihat rekam jej
- partai maka mereka sangat mudah suka
- dengan partai dan mereka menghukum
- partai besok juga sangat mudah untuk
- tidak suka dengan partai itu tingkat
- keterpilihannya juga berubah-rubah
- migrasinya gampang besok milih PDIP
- besok milih Demokrat besok milih PKS itu
- gampang eh pemilih ideologisnya kurang
- besar itu membuat partai kita enggak ada
- yang signifikan jadi sebaran pemilih
- kita tuh merata hampir ke semua partai
- politik tapi kalau misalnya PDIP bisa
- menang tiga kali ini sejarah juga selama
- ini kan partai-partai incumben di ruling
- party hanya Menang dua kali ya Tapi
- kalau besok PDP menang tiga kali berarti
- PDP termasuk unggul di dalam konteks
- tiga kali menang Pemilu legislatif
- berturut-turut biasanya Setiap Pemilu
- itu ganti
- pemenang Baik terima kasih bungangi dan
- sekarang kita ke Prof Firman lagi ini
- kita kembali lagi ke tema antara DNA
- Anis dan D PKS ada yang menarik
- iniman
- bahka DKI itu ya
- Eh ketika itu Anis bareng Sandi dan juga
- partai pengusungnya ketika itu eh PKS
- dan juga Gerindra ya Nah kemudian eh
- ketika itu ada analisis memang bahwa kan
- ada tiga paslon satu lagi ahy ya Agus
- Silvi
- eh bahwa masyarakat akhirnya eh di
- putaran pertama itu lebih banyak memilih
- Anis dari ahy karena strategi yang
- berhasil mengasosiasikan eh Anis sandi
- ketika itu yang lebih dekat ke umat
- Apalagi kemarin ada gerakan
- 212 nah seperti itu sehingga itu yang
- membuat seakan-akan Anis ini memang
- terasosiasi kanan ya Nah kemudian ketika
- sudah 5 tahun beliau menjabat menjadi
- gubernur
- eh dengan segala analisis beliau beliau
- berusaha melepaskan asosiasi itu ya
- asosiasi itu itu fokus P kinerja gitu ya
- dan kemudian sekarang
- Eh malah masuk
- Nasdem kemudian eh Nasdem juga berusaha
- mengasosiasikan Anis adalah kadernya
- tadi saya agak tergtik dari Bang pangi
- mengatakan
- eh nasd mengusung Anis sebagai kader
- padahal yang saya tahu juga bukan ya
- bukan kader kader Nas mungkin tapi Anes
- pendiri salah satu pendiri eh ya ormas
- ormas ormas Nas memang tapi kalau
- parttainya bukan walaupun Nah dengan
- dengan kondisi eh seperti ini dan ke
- depannya
- eh menurut analisis Prof Firman Anis
- akan mengasosiasikan diri sebagai citra
- apa dalam rangka supaya bisa memenangkan
- konestasipres ini ya kita eh apa namanya
- Apakah eh dengan salah satu parpol atau
- asosiasi ke hal yang lain yang mungkin
- lebih ee berpeluang memenangkan
- kontestasi
- Pilpres Saya kira dia akan Beyond parple
- ya dia kan t lainnya ya keadilan sosial
- eh kemudian masalah demokrasi halhal
- seperti itu ya kemudian juga
- Eh bagaimana ee kemakmuran itu bisa
- dirasakan oleh lebih banyak orang jadi
- dia sudah sudah terlepas dari tema-tema
- primordial ya Dan kalau kita lihat kan
- juga ee ee bagian dari timsesnya ini
- sudah lintas agama juga ee untuk
- menyampaikan bahwa konsern dia di DKI
- ini adalah menjadikan DKI milik semua
- warganya nyaman begitu ya Ee apapun
- latar belakang eh primordial yang mereka
- miliki jadi eh Jakarta merupakan
- laboratorium politik dari eh Anis untuk
- menunjukkan banyak hal yang selama ini
- ee ee eh diduga akan dia lakukan ya
- diasumsikan bahwa ee dia akan menjadi
- Bapak politik identitas dan lain-lain
- tapi eh di Jakarta Inilah dia banyak
- membuktikan eh bahwa eh semuanya masih
- asumsi gitu ya dan bahkan beberapa
- asumsi itu salah gitu ya Eh dan Anis kan
- selalu bilang kalau kalau menilai saya
- ya nilai E apa yang sudah saya lakukan
- gitu ya secara objektif bukan kembali
- ditarik-tarik ke masalah asumsi dan
- Saya kira juga eh banyak kalangan
- minoritas di Jakarta yang mengakui
- kinerja yang yang toleran yang tidak
- melihat latar belakang
- agama I itu saya kira pembuktian bahwa
- Anis ingin e tidak mau mandek di dalam
- berpolitik hanya hanya masalah
- primordial dan saya kira itu sudah
- dibuktikan di
- Jakarta misalnya ya dulu dia ditingkan
- dengan eh FPI atau Islam kanan tapi
- kebijakan mana di DKI yang eh
- mengakomodir kepentingan Islam kanan
- Islam radikal FPI dan lain-lain saya
- kira eh itu itu asumsi ya dan itu biasa
- dalam dunia politik untuk kemudian
- perang wacana peran imaji peran eh ee
- bagaimana orang kemudian coba untuk
- didiskreditkan begitu ya dengan segala
- aspek dengan segala cara tapi saya kira
- eh itu e bagi Anis sendiri Sudah
- selesailah persoalan-persoalan itu hanya
- tinggal memang mau tidak mau karena ini
- akan kembali ke persoalan-persoalan
- seperti itu akan selalu bermunculan
- tentu saja pada akhirnya ini akan
- menjadi PR bagi tim sukses dari Anis
- untuk bisa mengolahnya dengan baik eh
- sehingga bisa menunjukkan sisi-sisi lain
- dari seorang Anis yang tidak ber at
- dengan masalah primordial Saya kira saya
- kira itu jadi eh Anis Saya kira akan
- akan di akan beond partai gitu akan
- above partai dia akan mencoba menaungi
- semua eh kelompok yang memberikan amanat
- kepada dia untuk menjadi presiden dan
- dia punya satu sikap yang yang
- eh yang genuin dari seorang Anis gitu ya
- Yang yang sudah dia miliki sejak awal
- dan saya kira kalau kita bicara TR
- record kan memang
- sebetulnya bagaimana dia juga pernah
- memimpin para Madina dia besar di
- Amerika saya kira Justru lebih banyak
- nilai-nilai moderat Anis ya
- ketimbangkanan gitu hanya kebetulan
- memang ketika di DK Jakarta tuh
- timingnya pas ya ketika memang ada satu
- aksi reaksi dari aksi e dari satu aksi e
- seorang pemimpin politik yang Katakanlah
- eh tidak kena dengan masyarakat Islam di
- JKI Jakarta itu itu kemudian menimbulkan
- reaksi dan Anis berada di tengah-tengah
- seperti itu sehingga mau tidak mau
- terimbas juga di dalam berpolitiknya
- tapi kalau secara objektif kita lihat ke
- belakang maka saya kira
- eh Anis juga punya sikap politik sendiri
- yang khas dia yang EE membuat eh
- karakternya sekarang saat ini ya
- terlihat sebagai pemimpin untuk eh tidak
- hanya kalangan Islam saja sebetulnya
- tapi itu tadi pasti di dalam dunia
- politik akan ada upaya-upaya untuk
- untuk melakukan satu rediksionis ya
- penyederhanaan eh untuk menunjukkan Sisi
- kelam dari seseorang untuk kemudian
- dipolitisir ee sehingga bisa
- mempengaruhi pilihan orang begitu tapi
- kalau secara genuin tadi dna-nya tadi
- DNA seorang Anis Saya kira eh trade
- record dia sebagai kekuatan Islam kanan
- itu
- eh tidak terlalu melekat sebetulnya dari
- sejarah sejarah seorang an gitu Dan ini
- juga berarsiran sebetulnya ee dengan
- dengan e PKS yang sebetulnya eh sejak
- awal kalau mau sabar melihat Ideologi
- dan gerakan-gerakan PKS juga sebetulnya
- ee penuh dengan nilai-nilai yang moderat
- gitu ketimbang kanan tapi ya kadang ee
- namanya politik itu ada
- pencitraan-pencitraan untuk
- menggolong-golongkan sehingga
- seolah-olah yang sebetulnya Ee tidak
- terlalu kanan menjadi terlihat sangat
- kanan begitu ya ee ee ee ee atau atau
- yang e Enggak enggak kiri tapi kelihatan
- sangat kiri itu itu itu biasa di dalam
- dunia
- politik Baik terima kasih eh Prof Firman
- Eh sekarang ke Bang pangi ini eh Sebelum
- kita akhiri
- Eh kenapa di beberapa survei terakhir
- ini Pak brobowo nilainya tinggi nih
- tingkat itabilitasnya ee bahkan melebihi
- Pak Ganjar nih fenomenanya Bang eh pangi
- ya kemudian eh dan kenapa ya Bisa yang
- dulunya Pak Prabowo itu dua periode
- sebagai opos
- Jokowi sekarang juga masyarakat
- eh malah Banyak mendukung
- beliau walaupun beliau sudah bergabung
- dengan Pak Jokowi bagaimana Bang pang
- melihat ya ini kan memang
- apa namanya ya persepsi masyarakat itu
- kan gak memang susah ya kita membacanya
- mereka puas saja belum tentu puas itu
- yang puas yang mana juga masih
- bingung apa puas karena BLT kita gak
- tahu bantuan langsung tunai yang item 12
- itu atau puas karena to atau puas karena
- kinerja atau puas
- Ken
- janangan puas Hari ini saya misalnya
- dibuat hidup saya susah ya naikin harga
- barang kebutuhan pokok semua naik semua
- kan tiba-tiba datang ke rumah paket
- kan lewat pos lewat BRI datang uang cash
- r300.000 nah tiba-tiba yang hidup saya
- hampir susah tadi Besok disurupai apakah
- sama karena sudah masuk 300.000 rekening
- Itu bisa masih saya bilang puas saya
- masih puas walaupun hidup saya sudah
- dipersusah gitu Nah yang mana itu yang
- jug juga itulah persepsi masyarakat kita
- enggak tahu yang mana gitu jadi eh itu
- yang pertama yang kedua soal Pak Prabowo
- gitu
- ya ya namanya elektoral itu kan dinamis
- ya hari ini orang milih Pak Prabowo
- karena masih menhan ya kemudian masih di
- masih e masih bisa gunting pita sama Pak
- Jokowi bahkan beliau masih bisa
- menggunakan apa jabatan menhnya itu
- untuk kampanye gitu itu fair itu ya tapi
- itu faktanya bahwa eh beliau lebih punya
- panggung gitu ya kemudian Eh Pak Prabowo
- dikatakan
- lebih
- nasionalis kemudian Pak prabow dikatakan
- lebih tidak pendendam
- eh atau lebih dianggap orang yang selama
- ini terzalimi oleh Bu Mega oleh yang
- misalnya seolah-olah begitu
- dijanjikan nah ini yang kemudian membuat
- ya persepsi masyarakat empatik aja
- mungkin istilahnya tu underd e ya orang
- yang terzalimi itu seaholah orang senang
- gitu
- empatik nah itu yang kemudian membawa
- mungkin ada faktor itu yang membuat Eh
- Pak prabo masih bisa berpotensi untuk E
- berkontestasi dan menang gitu kan di
- samping memang faktortainya bahwa
- Gerindra itu eh besar
- pengaruhnya karena P Pak Prabowo masih
- Diany dikampanyekan oleh partai ya
- mana-mana
- caleknya ribuan kan calek DPR juga
- banyak itu selalu mempromosikan Pak
- Prabowo dan selalu mengatakan bahwa
- Prabowo presiden Prabowo menang kan itu
- masih itu masih terus berlanjut Nah itu
- salah satu juga kekuatan Pak Prabowo
- punya mesin yang cukup bisa
- diandalkan nah di samping memang pakab
- dianggap adalah tokoh yang misalnya yang
- Mampu
- melanjutkan Apa kebijakan atau yang apa
- keberlanjutan yang senang yang
- senang-senang dengan keberlanjutan yang
- senang dengan kebijakan Pak Jokowi itu
- juga ada kecenderungan memilih Pak
- Prabowo karena Pak Prabowo tokoh yang
- dianggap mampu untuk melanjutkan
- program-program pemerintah kebijakan
- pemerintah termasuk juga mungkin
- eh di isu perubahan gitu tapi Pak
- Prabowo lebih cenderung kepada isu
- keberlanjutan meskipun ada juga mungkin
- pemilih Pak Prabowo yang senang isu-isu
- perubahan tidak semua isu-isu
- keberlanjutan kemudian faktor-faktor
- yang lain mungkin juga Masalah e Saya
- dengar ya Bagaimana media sosialnya Pak
- Prabowo logistiknya banyak besar hari
- ini kan gitu Itu sempat menjadi opini
- pembicaraan elit kan pembicaraan
- orang-orang di warung-warung kopi kan di
- tingkat elit bahwa Dana kampanye media
- sosial Pak prabo lebih tinggi dibanding
- yang lain itu juga berdampak kepada
- sentimen populisme dan Citra
- kan karena logistiknya besar belanja
- belanja media sosialnya
- besar itu juga mungkin ya Menurut saya
- itu akan mempengaruhi secara itu kan
- terstruktur berarti kan dalam politik
- kan enggak ada yang
- alamiah ada Desainnya ada arsiteknya
- saya enggak yakin dalam politik itu
- enggak ada yang alami politik itu kan
- sesuatu yang diciptakan
- tidak mungkin itu mengalir secara
- sendiri itu kemungkinan ya membuat
- pakabad dan ka-a
- pakakaa
- pandangandang n itu yang bisa beliau
- lakukan untuk untuk hari ini ya tapi
- kalau ada keajaiban besok ya pasti
- beliau akan punya panggung lain kita
- enggak tahu panggung apa yang akan
- dipakai tapi yang jelas Pak prabo punya
- panggung nah
- kemudian mungkin yang kemarin
- pemilih-pemilih yang kecewa dengan Pak
- Prabu
- eh dianggap pengkhianat atau dianggap
- mengecewakan pemili itu Ya mulai juga
- mungkin mereka berpikir
- bahwa ya tidak tidak seperti itu juga
- pikiran mereka hari ini bisa berubah
- bahwa pak prab apa namanya ya dengan
- narasi selama ini kan membantu
- pemerintah KJA sama
- berkoalisi menyelamatkan pemerintah jadi
- sentimnya mulai tidak negatif ketika
- pakab awal-awal bergabung ke pemerintah
- kan
- ne saya gak tahu pemilihnya yang kemar
- kecewa ituih mfkan atau tap kecewa saya
- gak yang kemarin karena Pak prabo
- bergabung ke
- pemerintah kalau misalnya mereka yang
- tidak suka dengan Pak prab bisa saja
- mereka ka bergabung ke pemerintah tapi
- berapa persen yang tidak sukaakab kena
- bergabung ke
- pemerintahan kalau misak suka dengan
- prab
- karenaotorit atau tidak
- suka dianggap
- eh warisan orde baru misalnya itu berapa
- persen yang tersisa yang percaya tapi
- ternyata orang masih suka dengan Pak
- prab karena dianggap tegas masih besar
- orang mengatakan
- bahakab Mi
- ber masih banyak yang percaya bahwa Pak
- prabal yang bisa melanjutkan programnya
- Pak Jokowi masih dianggapakabalah
- tokatuangs etalas atau ion atau apa
- namanya ya aksesoris sebagai tokoh yang
- mampu menjaga persatuan dan kesatuan
- bangsa Nah kalau itu masih bes
- intensitas arahnya seperti itu maka
- memang tingkatabilitas pas akan secara
- bonus
- ituak karena sen negaai berkurang tapi
- yang diakyarakat tentang
- pakab Diang seb yang ada
- Diak dalam pandangan masyarakat Bapak
- Prabowo itu adalah tokoh negarawan misal
- tokoh pemersatu tokoh yang bisa menjaga
- melanjutkan program Pak Jokowi Nah
- itu Eh cepat atau tidak bisa tidak
- dinafikan bahwa itu menyebabkan salah
- satu pak Prabu bisa unggul dibanding
- yang lain k gitu Bang haldi baik eh
- terima kasih Bang pangi dan ini Pak
- marani juga sudah bergabung kembali
- Asalamualaikum Pak
- maranisam Prof
- Maaf lanjutpas
- ya Iya tadi bareng di Kompas
- TV ya belain Mas Anis tadi di Kompas
- tvang kiri kanan lanjut baik eh karena
- sudah di penghujung acara p langsung
- kita closing ideas ya dengan tema DNA
- Anis eh dan PKS pada malam ini eh
- seperti biasa seluruh eh narasumber eh
- dipersilakan memberikan closing
- statement atau istilah inial eh closing
- ideas ya closing statement pertama atau
- kepada Prof Firman persilakan
- Prof
- Eh
- iya saya kira Indonesia membutuhkan eh
- sebuah ee DNA yang eh yang bersifat
- alternatif ee sebagaimana yang sedang
- dicobakan oleh Pak Anis dan para
- pendukungnya ya Ee Mengingat bahwa
- Eh kalau kalau selalu begini
- ee
- khawatirnya ee apa Hal hal-hal apa yang
- dikhawatirkan ini akan semakin
- eh memburuk ya demokrasi kita akan
- mengalamib eh ekonomi kita dengan
- eh tingkat apa
- eh
- peningkatan yang diharapkan tidak juga
- kunjung tiba bahkan e berdasarkan info
- yang saya dapatkan itu mengalami flat
- selama berapa tahun belakangan ee bahkan
- cenderung untuk turun dibandingkan
- negara-negara lain eh seperti eh
- Malaysia seperti Singapura bahkan
- Vietnam dan Filipin itu e semakin
- semangat mengejar kita Vietnam dan
- Filipin dan diprediksi beberapa tahun ke
- depan akan jauh menjadi lebih baik
- melewati Indonesia begitu sementara
- Indonesia yang sumber daya manusianya
- banyak sumber daya alamnya juga
- berkelimpahan justru secara ekonomi
- mengalami stagnansi nah ini kembali ke
- persoalan Bagaimana ee salah urus negara
- yang bisa jadi karena memang ee eh
- perencanaan yang kurang baik korupsi
- yang terus berlangsung checks and
- balances yang lemah
- eh situasi politik yang cenderung Pro
- rezim ini eh akan membahayakan bagi
- negara kita sehingga memang DNA DNA
- perubahan yang di dalamnya termaktub
- persoalan masalah kemandirian dari
- oligarki terutama moralitas
- demokrasi Spirit kritis terhadap
- eh kekuasaan siapun itu kemudian
- semangat kolaboratif dengan semua pihak
- sejauh itu akan memberikan banyak
- manfaat buat bangsa ini kemudian
- komitmen terhadap keadilan sosial saya
- kira itu harus dikuatkan menjadi satu ee
- kekuatan yang betul-betul eh dihargai
- dihormati oleh seluruh masyarakat
- sehingga menjadi DNA yang yang pas ya K
- dan kemudian bisa berbuat banyak gitu
- hanya saja memang untuk bisa menciptakan
- DNA itu tidak mudah Kenapa karena memang
- masih ada kalangan yang merasa nyaman
- dengan situasi saat ini terutama Para
- pemilik kekuasaan dan
- proksi-proksinya kalangan mapan yang
- diuntungkan oleh
- keadaan kalangan Ignorance yang tidak
- peduli kalangan terakhir saya kira
- kalangan ideologis yang merasa terancam
- ideologinya kalau sampai Anis kemudian
- Eh bisa take over gitu ya dan itu saya
- kira wajar dalam suatu negara ada
- kelompok-kelompok ideologis yang
- berseberangan sebetulnya jadi saya kira
- kita membutuhkan DNA itu namun untuk
- mencapai ke sana jelas tidak mudah akan
- ada selalu
- serangan-serangan yang dialamatkan agar
- kemapanan agar status quo situasi status
- quo ini tetap bisa berjalan dan e
- sayangnya dari kacamata demokrasi dari
- kacamata ee ekonomi keadilan sosial itu
- tidak menguntungkan bagi anak bangsa
- kita secara umum Saya kira demikian yang
- bisa saya sampaikan terima
- kasih terima kasih profman dan
- sekarangudah
- dipersilakanat pert dalamtik itu bukan
- hari ini ya itu adalah tren
- keajaiban politik itu asumsi persepsi
- masyarakat juga
- dan politik itu tidak mudah kita harus
- pesimis ya dalam posisi Apun karena ini
- apa sangat-sangat dinamis tidak bisa
- mengambil kesimpulan yang terlalu
- melompat bahwa ini kalah ini menang
- karena ini ini soal cuaca gitu cuaca ini
- ibaratnya awan hitamnya di Depok kita
- prediksi akan hujan di Depok belum tentu
- bisa saja datang angin meniapkan awan
- hitamnya sampai di Jakarta Selatan yang
- hujan adalah Jakarta Selatan tapi kita
- sudah prediksi ak jadi saya enggak
- mengatakan bahwa politik itu ibarat
- cuaca tetapi metamorfos metamarkosa
- bahwa politik itu kadang-kadang itu
- tidak bisa hanya diukur oleh lembaga
- survei tapi Lembaga Survei adalah satu
- cara indikator yang sebetulnya terukur
- pada waktunya dan setelah itu kita engak
- bisa prediksi lagi karena Kapan data itu
- diambil juga akan mempengaruhi hasil
- Bagaimana isu kemudian Bagaimana
- perilaku pemilih masyarakat Bagaimana
- budaya transaksional pragmatis buying
- kemudian Bagaimana apa pengamanan suara
- itu maka bakal banyak mengubah situasi
- termasuk Posisi apa posisi-posisi yang
- lain isu-isu yang kemudian bisa membuat
- sentimen yang negatif ada isu-isu yang
- kemudian macking elektoral jadi banyak
- faktor abel menurut saya eh dan dalam
- politik sering ada the power pet ada
- kemudian keajaiban dalam politik ada
- kejut-kejutan daya kejut-kejutan yang
- membuat kita agak terkaget-kaget gitu
- Nah itulah politik jadi saya mengatakan
- bahwa inilah politik kita per hari ini
- tapi besok saja itu kita enggak tahu
- lagi bisa berubah
- lagi baik terima kasih Terima kasih
- sudah pangi dan sekarang Pak persilakan
- Pak closing
- ideas kasih Bang Aldi profman Matur nuun
- eh Bang pangi terima kasih banyak Eh
- Leaders dan calon Leaders eh DNA Mas
- Anis itu Eh saya e menyimpulkannya dalam
- satu bentuk Islam rahmatan lil alamin ya
- DNA di mana Islam itu membawa
- kebahagiaan makanya kita punyaine maju
- kotanya bahagia harganya dan itu ee kita
- lihat trotoar di DKI kita lihat ee
- pemeluk agama bukan cuma Islam merasa
- nyaman kita lihat bagaimana para guru
- mendapat apresiasi kita lihat RSUD kita
- terkelol dengan baik ada catatan-catatan
- tetapi memang tentu catatan itu karena
- memang dukungan di parlemen atau di
- dprddki juga tidak mayoritas jadi dengan
- DNA Islam rahmatan lil alamin ini Anis B
- Wedan sama dan sebangun dengan Partai
- Keadilan Sejahtera PKS ingin mewujudkan
- Indonesia yang baldatun thyibatun warbun
- Gofur Kalau bahasa Sederhana itu perut
- kenyang ya kerja gampang dan sehat yang
- senang gu loh sehingga masyarakat
- betul-betul bisa benar-benar optimal
- maju berkembang menuju negara yang
- menjadi contoh dan teladan dan Mas Anis
- eh tidak bicara janji ataupun kampanye
- tapi track record yang ada di DKI
- menjadi salah satu yang disampaikan
- contohnya ketika bicara tentang keadilan
- di jalanan maka Mas Anis bilang yang
- paling tidak mendapat perhatian itu ya
- ee e alat transport yang sebbenarnya
- dimiliki oleh semua orang yaitu kaki
- gitu makanya ada
- 340-an KM e yang dirapihkan sehingga dia
- menjadi jalan yang mudah sehingga yang
- tadinya Tamrin Sudirman e kuat cuma
- dinikmati Oleh segelintir orang sekarang
- seluruhnya bisa menikmati dan karena itu
- apa yang ada di DKI PKS yakin Mas Anis
- Mas Wedan akan
- mewujudkannya dengan kemenangan yang
- penuh berkah di pemilu 2024 ini bukan
- perkara mudah Pak Prabowo luar biasa eh
- berubahnya men jadi sangat santun Mas
- Ganjar juga terus turun ke bawah tapi
- justru ketika para Putra terbaik ini e
- berkontestasi untuk mewujudkan yang
- terbaik maka kita akan mendapatkan
- kompetisi yang baik liga bola Prof
- Firman yang saya suka itu
- eh yang ada tempatnya halan tuh ya Liga
- Inggris kadang-kadang sampai last minute
- eh satu pertandingan terakhir belum
- ketahuan dan itu yang menyebabkan
- adrenalin dan kualitasnya menjadi
- demikian disukai dan karena itu
- Kompetisi yang baik akan
- melahirkan merit syistem yang baik buat
- kami PKS Ayo semuanya bekerja dengan
- baik lakukan kontestasi K dan gagasan
- dan Kami yakin kalau sistemnya baik
- penyelenggaraannya baik kontestasi K dan
- gagasan berjalan dengan baik pemel
- berkualitas Anis Baswedan Insyaallah
- menang Pemilu 2024 dan PKS Insyaallah
- akan mendapatkan juga kepercayaan dari
- masyarakat matur nuhun
- semuanya
- amin makasih B
- profman Terima kasih Pak Mardani dengan
- demikian berakhirlah acara ini kita pada
- malam hari ini dengan tema DNA Anis dan
- PKS eh kita berharap pemilu presiden
- 2024 eh bersama pemilu legislatif bisa
- berjalan pada waktunya eh dan juga bisa
- berjalan secara jujur adil dan
- mudah-mudahan EE Indonesia diberikan
- berkah oleh Allah terpilih pemimpin yang
- bisa membawa keadilan sosial bagi
- seluruh rakyat Indonesia termasuk
- kesejahteraan
- ee bagi seluruh rakyat Indonesia juga
- baik terima kasih
- eh pada narasumber dan pemirsa sampai
- ketemu pada acara inial stok pekan depan
- pada waktu dan channel yang sama
- asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuhalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh Terima
- kasih