Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Semoga hidup jadi 0:03 bahagia dalam hidup tiada sempurna. 0:06 Kadang khilaf kadang 0:08 terluka. Janganlah putus asa. Ampunan 0:12 Allah selalu terukan. 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Ikhwan dan akhwat 0:22 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala 0:24 yang dapat merekami khususnya lewat 0:26 radio maupun lewat Rasil Visual via 0:29 YouTube Rasil TV. Asalamualaikum 0:32 warahmatullahi wabarakatuh. Semoga saat 0:35 ini dalam keadaan sehat walafiat dan 0:37 dalam perjalanan hati-hati juga apabila 0:39 ada di rumah semoga dilingkupi oleh 0:41 orang-orang yang ikhwan dan akhwat 0:43 cintai. Alhamdulillah saya Karolin 0:45 didampingi Neja dan Panji akan 0:47 mendampingi ikhwan dan akhwat dalam 0:49 menuntut ilmu pada pagi hari ini. 0:52 Tausiah pagi bersama Ustaz Ahmad Jazuli 0:54 Kholil hadir live di ruang dengar Ikhwan 0:57 dan Akhwat. Guru kita telah hadir di 0:59 tengah-tengah kita di studio Rasil di 1:01 Jalan Kalimanggis Cibubur. Saya akan 1:03 sapa terlebih dahulu. Asalamualaikum 1:05 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:07 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08 wabarakatuh. Sedikit flu ya, Ustaz? Iya, 1:10 sedikit. Tapi tetap semangat insyaallah. 1:13 Insyaallah. Insyaallah. Dan 1:14 alhamdulillah Ikhwan dan Awat selama 1:16 kurang lebih 90 menit ke depan Ustaz 1:18 akan membahas tema pada pagi hari ini 1:20 yaitu pintu masuk setan ke dalam hati. 1:24 Tafadol Ustaz. 1:27 Asalamualaikum warahmatullahi 1:29 wabarakatuh. 1:31 Alfadilah hadri sayyidina wa habibina 1:33 rasulillah Muhammad ibn Abdillah 1:35 sallallahu alaihi wasallam wa ala 1:39 alihi wa 1:41 ashabihi 1:43 wawajihirih walihwani minalbi mursalin 1:49 walfaidinhabatiin wailatil mzaidin 1:53 muqidihim wal 1:55 auliyafatil 1:57 muhaqinulin 1:59 masikidin arwah 2:20 haina yuballuna 2:25 maqidana mautana yarudana 2:28 waqunana humana 2:37 yuhibard halalaniban wasian mubarokan 2:42 fajalyatana 2:43 yamunalun maanial kitab 2:47 wasunahimana wakum bil husna waa 2:50 hadratin nabi muhammadin shallallahu 2:52 alaihi wasallam 2:57 alfatihahubillahiminasyaitanirrajim 2:58 bismillahirrahmanirrahim 3:01 Alhamdulillahbilamin 3:03 arahmanirrahimiki yaumiddin iyaka nabudu 3:06 wa iyaka 3:08 nastainathal 3:10 mustaqimathalladzina anamta alaihim 3:12 ghairil magdubi alaihim 3:14 waladin amin. Bismillahirrahmanirrahim. 3:19 Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu 3:21 wassalamu ala asrofil mursalin sayyidina 3:25 wa maulana Muhammadin wa ala alihi 3:29 wasohbihi ajmain. Amma ba'd. Fainna 3:32 asqal hadis kitabullah taala wahairol 3:36 hadi hadi Muhammadin shallallahu alaihi 3:39 wasallamarol umur muhdatha waulla 3:42 muhdatin bidah waulla bidatin dolalah wa 3:46 dolatin finas. 3:49 Para pendengar hadiah silaturahim yang 3:51 dirahmati Allah. Alhamdulillah pada pagi 3:54 ini kembali kita dipertemukan oleh Allah 3:57 dalam keadaan sehat walafiat guna 4:00 menjalankan salah satu perintahnya yang 4:03 diwajibkan atas kita semua yaitu 4:05 menuntut ilmu yang insyaallah pada pagi 4:08 ini kita akan melanjutkan kaji kita 4:10 minggu lalu tentang madakhilus setan 4:14 ilal qalb yakni tempat atau pintu 4:17 masuknya setan ke dalam hati kita karena 4:21 hati ini adalah merupakan 4:23 medan tempat dua kekuatan bertempur, 4:28 yaitu kekuatan positif malaikat dan 4:31 kekuatan negatif setan 4:34 iblis. Yang tujuannya apa? mau menguasai 4:37 medan 4:38 itu. Ya, ketika medan itu sudah 4:42 dikuasai maka seluruh anggota tubuh 4:45 kita, mata kita, telinga kita, mulut 4:48 kita, tangan kita, kaki kita akan 4:52 menjadi alat yang 4:54 sangat 4:55 berguna, yang sangat 4:58 membantu ya terwujudnya apa yang 5:02 diinginkan oleh iblis. Kalau dia yang 5:05 menang, malaikat kalau dia yang 5:08 menang. Nah, para pendengar hadiah 5:10 silaturahim yang dirahmati 5:13 Allah, mudah-mudahan apa yang kita 5:15 pelajari ini akan menjadi ilmu yang 5:17 benar-benar manfaat buat kehidupan kita 5:20 dunia dan akhirat. Selawat dan salam 5:23 semoga selalu tercurah atas junjungan 5:25 kita Nabi Muhammad sallallahu alaihi 5:27 wasallam beserta keluarganya, para 5:30 sahabatnya, para pengikut dan pengamal 5:36 sunahnya. Para pendengar silaturahim 5:39 yang dirahmati Allah. Pada pertemuan 5:42 yang lalu sudah saya sampaikan 5:46 bahwa hati ini ibarat istana, ya. ibarat 5:51 istana dan di dalam istana itu ada 5:55 singgahsana di mana nih setan ini pengin 5:58 duduk di 6:00 sana kemudian dia kendalikan dari sana 6:04 mata kita, telinga kita, mulut kita, dan 6:08 seluruhnya. Sehingga ketika kita 6:11 berbicara dia yang menjadi bahasanya. 6:13 Ketika dia ketika kita melihat dialah 6:16 yang menjadi tatapannya. Ketika kita 6:19 dinasehati, dia yang menjadi telinganya. 6:22 Begitulah seterusnya. Dan kalau sudah 6:25 begitu seperti sabda Nabi, waidza 6:28 fasadat. Kalau hati manusia itu sudah 6:31 rusak, maka fasadal jasadu kulluh. 6:34 Seluruh anggota tubuh kita itu cenderung 6:38 melakukan perbuatan yang buruk semuanya. 6:43 Ah. Nah, kemudian untuk masuk ke 6:47 singgahsana itu tentu saja banyak sekali 6:52 pintu-pintunya. Nah, karena itu kalau 6:54 kita ingin agar hati kita ini tidak 6:57 menjadi tempat setan di sana, maka kita 7:01 tutup ya. Kita tutup pintu-pintu 7:05 tersebut. Bagaimana kita bisa menutup 7:08 pintu itu kalau kita tidak tahu letak 7:10 pintunya di mana? 7:13 Ya, 7:15 maka ya kita harus mengetahui dulu 7:18 pintu-pintu masuknya setan ke dalam 7:22 hati. Dengan kita menutup pintu setan, 7:25 berarti kita sudah membuka pintu untuk 7:29 masuknya malaikat ke dalam hati kita. 7:32 Tatanazzalu alaihimul malaikah. 7:36 Alla takofu wala 7:38 tahzanu wa absyiru bil jannatillati 7:41 kuntum tuadun. Malaikat itu turun kepada 7:46 mereka. Karena manusia ini adalah ee 7:50 karena malaikat makhluk yang rohani. Ya 7:54 tentu dia juga turun ke dalam rohani 7:56 kita, ke dalam hati kita. Alla takofu. 8:00 Sambil berbisik malaikat itu. La takofu. 8:03 Jangan kamu takut. 8:06 Ya, la takhafu jangan takut. Wala 8:08 tahzanu, jangan bersedih. Jadi hidupnya 8:11 akan menjadi tenang orang beriman ini 8:15 ya. Punya duit enggak punya duit lagi 8:17 sehat enggak 8:19 sehat. Nah, itu akan tenang damai 8:22 hidupnya. Islam ya. La takhafu wala 8:26 tahzanu. Wa absyiru bil jannatillati 8:29 kuntum tuadun. Bergembiralah kamu dengan 8:33 surga yang dijanjikan oleh Allah kepada 8:36 kamu semua. Nah, kedamaian inilah 8:39 malaikat turun ke dalam 8:41 hati. Ya. Jadi, sekali lagi dengan kita 8:44 membuka menutup pintu masuknya setan, 8:47 berarti kita sudah membuka masuknya ee 8:50 membuka pintu untuk masuknya malaikat ke 8:54 dalam hati kita. Nah, sebaliknya 8:57 sekarang kalau kita membuka pintu 8:59 masuknya mal iblis atau setan ya, pintu 9:03 masuknya malaikat itu 9:06 tertutup. Apa saja pintu-pintu itu? Nah, 9:10 banyak sekali 9:12 sebenarnya ya. Ya, itu adalah abwabuhu 9:17 sifatul abdi. Pintu-pintunya itu adalah 9:20 ya sifat-sifat manusia itu sendiri. 9:23 Kalau manusia ada 7 miliar ya 7 9:27 miliar pintunya ya. Nah, jadi pada pagi 9:32 ini kita akan membahas yang besar-besar 9:34 aja 9:36 deh. Nah, di antaranya yang sudah 9:39 disampaikan adalah alghadob 9:42 wasyahwah. Yang pertama adalah marah. 9:46 Jadi kalau kita marah berarti kita ini 9:50 sedang membuka pintu masuknya iblis ke 9:53 dalam hati 9:54 kita. Ya, Nabi 9:58 ditanya ee Islam yang baik itu yang 10:02 bagaimana? Rasulullah mengatakan la 10:05 tagdub. Jangan 10:08 pemarah. Bukan berarti kita ini enggak 10:10 boleh marah ya. Artinya marah itu harus 10:14 hilang dari tidak. Sebab kalau enggak 10:18 ada marah ya kita ini bagaimana kita mau 10:22 berjihad? Bagaimana kita akan apa 10:25 namanya berjuang membela kebenaran kalau 10:28 enggak ada marah. Jihad ya hilang. Jadi 10:31 marah itu bukan untuk dihilangkan karena 10:34 memang tidak akan bisa 10:36 hilang ya. Cuma kita harus mengetahui 10:40 dan mampu 10:42 menempatkan kapan kita ini harus marah 10:46 dan kapan kita tidak boleh 10:48 marah. Kata Bunda Aisyah radhiallahu 10:52 anha, apabila Rasulullah sudah marah, 10:55 tidak ada seorang pun yang 10:58 mampu ee meredam ya ee amarah Rasul. 11:04 Enggak. Cuma Rasulullah itu marah. 11:07 adalah 11:08 ketika Allah dinistakan, Islam 11:13 dilecehkan, ya para sahabat direndahkan, 11:17 itu Rasulullah marah. Kalau dirinya 11:20 dihina, enggak pernah Rasulullah marah. 11:23 Disebut orang tukang sihir, disebut apa 11:27 namanya? Orang 11:28 gila. Apa saja Rasulullah enggak pernah 11:31 marah. Nah, yang marah siapa? Yang marah 11:34 sahabatnya. 11:36 Sahabat marah kalau Rasulullah dihina. 11:39 Nah, kenapa? Karena sahabat juga tahu 11:42 ketika mereka dihina Rasulullah marah. 11:45 Tuh. Jadi kalau sahabat aja dihina, 11:48 Rasulullah marah. Apalagi yang dihina 11:51 itu adalah Rasulullah. Apalagi yang 11:54 direndahkan, yang dilecehkan itu Islam, 11:57 itu Allah. Tentu kita harus lebih marah 12:00 lagi. Kata Imam 12:03 Syafi'i, "Barang siapa yang dituntut 12:06 untuk marah kemudian dia tidak marah, 12:09 itu adalah keledai." N 12:13 beliau inilah marah itu. Jadi luar biasa 12:16 keting marah. Jadi kita sedang membuka 12:20 pintu untuk masuknya setan ke dalam hati 12:23 kita. Makanya Bunda Aisyah itu kalau 12:26 marah oleh Rasulullah, kata Rasul 12:28 begini, "Ucapkan oleh kamu ya." Ee ini 12:33 siapa namanya? Aisyah. Allahumma rba 12:36 Jibril wa Mikail wa Israfil wa 12:40 Muhammadin 12:41 nabiyi. 12:43 E igfirli danbi wa adhibido qolbi wa 12:47 ajirni minillatil fitan. 12:51 Ya Allah, Tuhannya Jibril, Tuhan Mikail, 12:54 Tuhan Israfil, dan Tuhan Muhammad yang 12:56 jadi nabi, ampunilah 12:59 dosaku dan hilangkan amarah yang membara 13:03 di dalam hatiku dan selamatkan aku 13:07 dari fitnah yang menyesatkan. Insyaallah 13:10 nanti kita akan bahas bagaimana 13:13 mengatasi apa namanya amarah ya. Sebab 13:17 tidak sedikit orang kalau sudah marah 13:19 itu lepas kontrol ya. Lepas kontrol 13:22 enggak bisa ee 13:25 mengendalikannya. Hmm. Padahal keutamaan 13:28 menahannya 13:30 saja luar biasa ya. Ee orang mukmin 13:36 itu, orang mukmin itu adalah batiul 13:40 ghadab, syariur rid. 13:43 Orang mukmin itu marahnya 13:46 lama. Jadi diledek orang gitu tuh enggak 13:50 cepat marah. Hmm. Itu orang mukmin. Dan 13:54 kalau sudah marah syariur ridanya itu 13:58 cepat ya cepat. Kemudian hilangnya 14:01 marahnya itu. Ketika orang datang minta 14:04 maaf selesai sudah enggak 14:06 diungkit-ungkit lagi. Wal munafik. 14:09 Sebaliknya orang munafik syariul ghadab 14:13 batiur rid. Orang munafik 14:17 itu marahnya cepat, gampang tersinggung 14:21 gitu tuh. Dan kalau sudah marah itu 14:24 redanya 14:25 lama. Bisa berbulan-bulan bahkan 14:28 bertahun-tahun. Bahkan ada juga orang 14:31 sampai mati ya marahan enggak selesai, 14:35 enggak pernah reda. Nah, orang mukmin 14:37 enggak seperti itu. Orang mukmin enggak 14:39 seperti 14:42 itu. Jadi yang pertama adalah ee jadi 14:46 ghadab ya ee marah. Maka hati-hati itu. 14:50 Hmm. Orang kalau lagi marah ini 14:52 kecerdasannya juga hilang. 14:55 Ya, saya 14:57 itu kalau lagi marah ya alhamdulillah 15:03 mungkin umur juga olinnya. Padahal lagi 15:05 muda saya ini gampang marah. Tapi 15:08 sekarang ini ya alhamdulillah gitu 15:11 walaupun enggak enggak termasuk orang 15:13 yang sabar tapi ya enggak kayak lagi 15:17 muda ya. Kurang dikit ya. Kurang 15:20 dikitlah. Kurang gitu ya. Lagian malulah 15:24 sudah tua masih ya masih marah-marah 15:27 mulu. Kemudian yang ee ada hal yang 15:32 menarik, iblis laknatullah kata Imam 15:35 Ghazali 15:36 begini, iblis laknatullah itu pernah 15:40 menemui Nabi Musa kemudian berkata 15:42 begini, "Musa, engkau kan kalimullah. 15:46 Engkau bisa bicara langsung dengan Allah 15:48 kapanpun. 15:50 Nah, coba tolong sampaikan kepada 15:52 Allah kalau aku bertobat diterima apa 15:56 enggak? 15:58 Nah, ketika Nabi Nabi Musa alaihi 16:01 salalatu wasalam kemudian naik ke Bukit 16:05 Tur ya lalu ya ke gunung 16:10 itu berbicara kepada Allah dan ketika 16:14 mau turun lalu kata Allah 16:17 begini adil 16:19 amanah. Hei Musa katanya sampaikan itu 16:22 amanat ya amanat iblis gitu. Waqala 16:27 Musa, ya Rabb abduka iblis yuridu ayat 16:31 anatuba alaih. Wahai katanya Allah, 16:35 hambamu iblis itu pengin 16:39 bertobat dan berharap engkau mau 16:41 menerima 16:43 tobatnya. Lalu kata kata Allah, Allah 16:46 berfirman kepada Nabi Musa, "Ya Musa qod 16:49 qita hajataka murhu adam." 16:54 Musa, kau sudah laksanakan tugasmu, kau 16:58 sudah sampaikan 17:00 amanatmu. Nah, sekarang sampaikan kepada 17:03 si iblis, ya. Siapapun hambaku sebesar 17:09 apapun dosanya, sebanyak apapun 17:13 kesalahannya, kalau dia bertobat aku 17:16 terima. 17:18 Ya. Jadi sebesar apapun dosa kita, 17:23 kesalahan kita kalau yang bertobat oleh 17:26 Allah diterima. Termasuk 17:29 iblis diterima oleh Allah. Nah, ketika 17:33 iblis itu bertanya bagaimana caranya 17:36 lewat Nabi Musa, maka kata Allah, "Murhu 17:38 ayyasjuda liqobri Adam." Suruh, katanya 17:41 tuh si iblis sujud ke kubur Adam. 17:46 Ya, disampaikan oleh Nabi Musa ya. 17:50 Begitu disampaikan oleh Nabi Musa 17:53 fagodba 17:55 wastakbar waqala lam asjud lahu hayyan a 17:59 asjudhu 18:00 maitan. Maka marah si Adam, si iblis 18:04 ini. Dia 18:05 mengatakan ketika dia masih hidup aku 18:08 tidak sudi sujud kepada Adam apalagi 18:11 sekarang sudah jadi bangkai. 18:14 Jadi yang tadinya dia sudah dekat dengan 18:17 surga, keinginan tobat, tiba-tiba jauh 18:20 lagi. Apa yang menyebabkan dia jauh? 18:24 Marah, gitu. Jadi marah itu bisa 18:26 menjauhkan kita dari 18:29 surga. Hati-hati. Makanya, makanya Nabi 18:33 mengatakan tuh begitu kepada Nabi Siti 18:36 apa namanya? Siti Aisyah ya. Allahumbat 18:40 Jibril wa Mikail wa Israfil wa 18:42 Muhammadin nabi 18:44 igfirlibi waqbi wajirni min mudillatil 18:48 fitan. Ya Allah ampuni dosaku, hilangkan 18:51 amarah, ampuni 18:54 dosaku. Sebnya orang-orang tua kita dulu 18:56 sudah benar tuh cuma sayang bahasanya 19:00 dan tidak dipahami oleh yang lagi marah. 19:03 Biasanya orang tua tuh suka ada kalau 19:06 lagi marah ya nyebut nak katanya nyebut 19:10 maksudnya kan suruh menyebut nama Allah 19:12 ya mengingat kesalahan diri 19:16 sendiri. Kemudian yang keduanya apa? 19:19 Syahwat. Syahwat itu apa ya? Ketika kita 19:23 punya keinginan. 19:26 Nah, punya keinginan ketika bangkit 19:29 selera dalam diri kita, awas hati-hati. 19:33 Entah keinginan memperoleh jabatan, 19:37 keinginan ya terhadap seorang wanita, 19:40 keinginan untuk memiliki harta, awas ya. 19:46 Bukan enggak boleh kita berkeinginan, 19:48 silakan, tapi hati-hati nih. Hm. Syahwat 19:52 ini luar biasa ya. 19:56 Kemudian yang ketiganya adalah 19:59 ee ini iblis sesudah sesudah apa namanya 20:04 dia dijelaskan oleh Nabi Musa suruh 20:07 sujud dan dia marah-marah lalu dia 20:08 berkata begini kepada Nabi 20:11 Musa. Musa, kamu punya hak atasku, atas 20:15 pertolongan kamu kepadaku. Artinya apa? 20:18 Kau sudah membantu aku menyampaikan 20:21 keinginanku kepada Allah. 20:24 Jadi bagaimanapun kau sudah berjasa ya, 20:27 karena itu ee aku akan 20:31 memberikan ee kepadamu dan ini sebagai 20:35 hak kamu ya atas 20:37 kebaikanmu. Yaitu jika engkau katanya 20:41 mengingat aku di tiga keadaan, aku tidak 20:46 mungkin bisa membinasakan kamu. Nah, 20:49 ini ingatlah kita kepada iblis, kepada 20:53 setan dalam tiga hal. Maka sehebat 20:57 apapun setan tidak akan bisa mengalahkan 21:02 kita. Yang pertama, zkurni hina 21:06 tagdob. Ingat aku tika ketika kamu 21:09 marah. Yakni marah itu aku yang bikin. 21:13 Gitulah ya. Ingat tuh kalau lagi marah 21:15 katanya kepada karena apa? Kalau orang 21:18 sedang marah, maka rohku ada di dalam 21:23 hatinya, mataku ada di matanya, dan aku 21:27 ee apa namanya? Beredar di tempat 21:30 peredaran darahnya. Artinya bahwa diri 21:32 kita ini sudah dikuasai oleh setan 21:35 ketika kita ini marah. Makanya itu kalau 21:37 marah, awas ingat sama setan kalau kita 21:40 pengin selamat. 21:48 Ah. Karena apabila kamu itu marah atau 21:52 manusia marah, aku tiup hidungnya 21:55 sehingga dia tidak mengerti apa yang 21:58 diperbuatnya. Hmm. Artinya bahwa orang 22:01 ketika marah kecerdasannya itu apa 22:05 namanya akan hilang. 22:07 Saya punya kawan sering saya 22:10 katakan nih sama-sama bodoh ya dengan 22:14 saya dalam hal main catur. Saya bisa 22:17 main catur cuma sekedar langkah doang 22:20 itu Olin. Jadi dia dengan saya ini 22:23 sebenarnya sama 22:24 aja. Kalau pintarnya disebut pintarnya, 22:27 bodohnya disebut bodohnya ya sama aja 22:29 lah sekelas gitu. Tapi kalau kalau main 22:33 dia enggak pernah menang setelah saya 22:36 tahu kelemahan dia. Apa kelemahannya? 22:39 Dia itu orangnya 22:41 pemarah. Jadi kalau kalau main saya 22:43 ledekin dia bikin dia kesal gitu tuh. 22:46 Nah, ketika dia kesal konsentrasinya itu 22:49 hilang. Yang ada apa? Kecerdasannya juga 22:53 berkuranglah. Begitu. Jadi saya menang 22:55 terus. Saya menang terus. Padahal bukan 22:58 berarti saya itu lebih pintar dari dia. 23:00 Tidak. Hanya masalah itu. Di sinilah 23:02 pentingnya. Makanya ada kan orang kalau 23:04 sudah catur suka istirahat dulu, 23:07 ditinggal dulu 23:09 ya. Dan kalau Nabi mengatakan kalau kamu 23:13 lagi marah berdiri 23:15 duduk. Kalau lagi duduk 23:18 berbaring. Dan saya suka 23:20 praktikkan kepada anak-anak juga kalau 23:23 lagi 23:24 marah. Coba kamu 23:27 tiduran. Tiduran. Sebab kata Nabi, kalau 23:29 lagi berdiri duduk. Kalau duduk kemudian 23:32 berbaring. Coba 23:34 berbaring kemudian kakinya ditekuk 23:37 dua-duanya tangannya diluruskan ke 23:40 belakang lalu dilemaskan. Sebab 23:44 relaksasilah ya. Nah, ambil napas yang 23:48 tenang gitu. Kemudian ingat oleh kamu 23:52 hal-hal yang menyenangkan. 23:55 Kalau dia apa namanya sudah punya 23:58 pasangan hidup ya bagaimana saat 24:01 pertemuan pertama dulu pokoknya yang 24:04 menyenangkan aja deh ya. Nah, begitu 24:07 sudah maka akan hilang nantinya marah 24:10 orang 24:11 itu. Nah, ketika saya sudah 24:14 hilang alhamdulillah katanya. Nah, 24:16 sekarang diingat lagi yang bikin kamu 24:18 marah. H diingat lagi merengut lagi dia 24:21 tuh marah lagi. Nah ketika saya marahnya 24:25 kamu yang pertama dan yang kedua, gedean 24:27 mana? Dia katakan yang pertama. Ayah 24:30 sekarang ingat-ingat lagi oleh kamu apa 24:33 yang paling menyenangkan dalam hidup. 24:36 Begitu ya. Itu salah satu cara. Masih 24:40 banyak nanti ya dalam eeah dalam pada 24:43 babnya nantinya. 24:46 itu yang kedua ya. Kemudian yang ee 24:51 kedua ketiganya ingatlah aku ketika kamu 24:55 bertemu dengan pasukan 24:58 musuh. Ya, ingat tuh katanya kepadaku 25:02 ya. Sebab ketika kamu kalau bertemu 25:05 dengan pasukan musuh, aku akan ingatkan 25:09 istrimu, aku akan ingatkan anakmu, aku 25:13 akan ingatkan harta 25:15 kekayaanmu. Sehingga mikir jadinya, aduh 25:18 kalau aku ikut perang nih, kalau mati 25:20 gimana istriku? Anakku masih kecil-kecil 25:23 ya. Siapa nanti yang membayai hidupnya, 25:26 yang menyekolahkan? Bagaimana kalau 25:28 sampai terlantar? Ah, itu bisikan 25:31 setan. Iya. Saya mau pergi haji gimana 25:34 dengan anak saya nanti siapa yang 25:36 ngurus. Ya, itulah antara lain tuh setan 25:38 begitu berbisik akhirnya enggak jadi 25:40 enggak jadi 25:41 sampai akhir hayat kemudian tidak 25:44 melaksanakan perintah itu. Kenapa? 25:47 Pertimbangan-pertimbangan yang mungkin 25:49 menurut kita itu adalah logis padahal 25:52 bisa jadi itu sebenarnya merupakan 25:53 bisikan dari setan. Alladzi ywiisu fi 25:56 sudurinas. 25:59 Ya, pintu yang 26:03 ketiga 26:05 adalah itu apa namanya? 26:08 Hasad ya. Adalah 26:11 hasad. Kalau kita 26:13 perhatikan di dalam 26:16 ini, di dalam surah ee 26:20 Al-Falaq, Allah memerintahkan kepada 26:23 kita berlindung dari sifat hasad atau 26:26 hasud. 26:28 Setelah kita berlindung dari 26:31 wanita-wanita tukang 26:33 sihir. Wamin syarrin naffasati fil uqad 26:38 wamin syarri hasidin idza hasad. Itu 26:41 menunjukkan begitu luar 26:45 biasanya ya. Begitu buruknya sifat hasad 26:49 atau hasud. Iri iri iri 26:52 dengki. Hmm. Iri. Ini hati-hati ya. 26:57 Padahalkan kita ini diperintahkan untuk 27:00 ee turut bergembira ketika orang 27:04 mendapatkan 27:05 kenikmatan. Ketika orang mendapat orang 27:08 lain mendapatkan 27:10 kenikmatan, ada tiga sifat yang ada pada 27:14 diri kita. Artinya salah satu dari tiga 27:17 mungkin ada ya. Yang pertama adalah 27:20 senang kalau saudara kita, teman kita, 27:23 orang lain mendapatkan kenikmatan. 27:26 pangkatnya naik misalnya gajinya 27:30 kemudian dinaikkan dapat hadiah ini. 27:34 Nah, kemudian kita yang mendengar itu 27:36 turut gembira. Inilah mukmin sejati. 27:40 Begitu ya. Ketika orang lain mendapatkan 27:43 kenikmatan, turut senang dia. 27:46 Hm. Nah, jadi kalau orang lain 27:48 mendapatkan nikmat boleh jadi kita 27:50 seperti itu. Yang 27:52 kedua, yang kedua adalah kita tidak 27:54 senang. 27:56 tidak senang ya. 27:59 Dan ee kita juga ee maaf diulang yang 28:04 pertama ya. Jadi kita ikut senang itu 28:08 mukmin sejati. Yang keduanya adalah kita 28:11 ini ee 28:14 menginginkan menginginkan memperoleh apa 28:18 yang diperoleh oleh dia kalau naik gaji 28:21 e pangkat. Kita juga pengin, tapi kita 28:24 tidak ingin kenikmatan yang ada pada 28:28 orang itu kemudian 28:30 hilang. Lah ini namanya gibtoh yang 28:33 seperti ini. Iri juga 28:36 sebenarnya. Olin dapat hadiah mobil atau 28:40 apa. Nah, saya juga pengin dapat hadiah 28:42 itu. Tapi saya enggak pengin kalau mobil 28:45 Olin itu hilang gitu. Cuma saya 28:47 sama-sama pengin memperoleh itu. Apa sih 28:50 yang kamu lakukan? Akhirnya saya 28:52 mengikuti tuh apa yang menyebabkan Olin 28:54 memperoleh hadiah itu. Ini namanya gibt 28:57 yang seperti ini. Iri juga 29:00 sebenarnya. Nah, iri juga sebenarnya 29:03 tapi tidak di dilarang dalam agama yang 29:06 begini. Boleh ya? Boleh. Nah, yang 29:10 ketiganya adalah ketika orang 29:13 mendapatkan kenikmatan enggak 29:15 senang. Enggak senang sama sekali. 29:18 bahkan pengin senang kalau kenikmatan 29:22 yang ada padanya itu 29:24 hilang. 29:26 Ya. Jadi kalau umpamanya nih nanti salah 29:29 satu nih Pak Prabowo dengan Pak Jokowi 29:32 ya salah satunya menang. Nah yang kalah 29:34 ini wah ya enggak senang banget dia 29:37 menang gitu tuh enggak senang banget dan 29:42 gua girang banget kalauanya KPU atau ini 29:45 bisa membatalkannya. Nah, ini namanya 29:47 hasud yang begini 29:49 dengki. Ini hasud yang seperti ini 29:53 ya. Nah, para pendengar yang dirahmati 29:57 Allah, kata Rasulullah sallallahu alaihi 30:00 wasallam, "Almukminu yagbit wal munafiqu 30:06 yahsud." Orang mukmin itu 30:09 gibtoh, kalau orang munafik itu hasud. 30:14 Jadi kalau umpamanya nanti ada yang 30:16 menang kemudian enggak senang dia menang 30:19 dan kemudian wah supaya bagaimana 30:21 berusaha hilang itu ya dibatalkan 30:25 umpamanya itu namanya hasud yang nah 30:27 kata Allah wamin syarri hasid kita harus 30:31 berlindung kepada Allah dari orang 30:32 semacam ini. Karena orang yang seperti 30:35 ini bahayanya disejajarkan dengan tukang 30:39 sihir oleh Allah. Bahaya banget yang 30:42 begitu. 30:44 Nah, nanti kita akan bahas pernah ya, 30:48 bahwa apa sih orang yang menyebabkan 30:50 orang itu hasud? Banyak sekali ya. 30:53 Banyak sekali ya. Nanti pada babnya 30:56 sendiri sini kita akan bahas satu-satu 31:01 ya. Itu hasud. 31:08 Ketika Nabi Allah Nuh alaihialatu 31:11 wasalam naik perahu kan oleh Nabi Nuh 31:14 hanya 31:16 sepasang-sepasang kuda ya sepasang 31:19 anjing sepasang begitu juga yang 31:22 lainnya. Cuma kalau kata Kiai Hasbullah 31:25 kecuali semut katanya. Kalau semut boleh 31:27 berapa pasang juga ya namanya juga 31:29 makhluk kecil kan enggak akan 31:31 berpengaruh. 31:33 Nah, yang lainnya 31:37 sepasang-sepasang. Nah, menjaga ya 31:39 jangan sampai nanti terlalu berat 31:43 bebannya. Ketika beliau 31:45 ini berada di atas perahu, faroa 31:49 fisanfinati sikhon lam ya'rifhu. Nabi 31:52 Nuh itu melihat ada orang tua yang 31:55 beliau tidak kenal. Padahal semua 31:57 penumpang itu beliau mengenalnya. Tapi 32:00 ada satu orang tua yang tidak dikenal 32:02 oleh Nabi Nabi Nuh. Kemudian Nabi Nuh 32:05 itu bertanya ya ee begitu bertanya 32:10 siapakah katanya Anda? Ma adkhalak 32:15 faqolausiba quluba ashabik fataquuna 32:18 qulubuhum mai wa abdanuhum maak. Ya. Apa 32:22 yang menyebabkan kamu itu masuk ke dalam 32:25 ini, ke rumah ini? Dan siapa kamu ini? 32:28 Aku adalah ee seseorang yang bisanya 32:34 masuk ke tempat ini dengan tujuan mau 32:37 memberikan ee mau menami hati mereka ya. 32:42 Walaupun jasad mereka, tubuh mereka 32:45 bersamamu, tapi hati mereka bersama aku. 32:49 Kata si iblis begitu. Pahamlah ya Nabi 32:52 Nuh kalau ini adalah iblis. 32:55 Maka kata Nabi Allah Nuh, ukhrij minha 32:58 ya 32:59 aduallah fainnaka lain. Ya, keluarlah 33:02 katanya kamu, engkau adalah makhluk 33:05 terkutuk. Lalu si iblis itu berkata 33:08 begini. Hai katanya Nuh, khamsun uhliku 33:13 bihan 33:15 bihinnanas. Ada lima hal nih saya kasih 33:18 tahu ya. Lima hal inilah aku hancurkan 33:23 manusia dengan lima perbuatan ini. Aku 33:27 akan beritahukan kepada kamu tiga. Yang 33:31 dua enggak. H. Nah, yang tiga saya kasih 33:34 tahu. Lalu Allah mewahyukan kepada Nabi 33:37 Nuh. 33:39 Ee Nuh 33:40 katanya mintalah yang dua, jangan minta 33:43 yang tiga. Akhirnya Nabi Allah Nuh 33:46 alaihialatu wasalam kemudian berkata, 33:50 "Ya, saya hanya minta yang dua ya. Yang 33:54 tiga enggak usah kamu ceritakan, 33:57 beritahukan. Saya minta yang dua saja." 33:59 Akhirnya iblis 34:01 menyebutkan dua hal ini adalah ee yang 34:06 tidak pernah mendustakan aku dan tidak 34:09 pernah bertentangan dengan aku. Apa itu 34:14 sifat hiris dan hasad? Gitu. Hasud ya. 34:19 Jadi har ee hasud dan hirs inilah alat 34:23 di mana iblis ee menghancurkan manusia. 34:27 Jadi kalau kita hasud, maka tanpa 34:31 disadari kita ini sudah membuka pintu 34:34 masuknya iblis ke dalam hati kita. 34:36 Begitu juga dengan 34:38 rakus. 34:40 Hmm. Saya ini pernah ee 34:45 ditanya oleh jemaah ketika dia mengantar 34:48 saya 34:49 pulang, "Pak Ustaz, 34:52 katanya kenapa?" Katanya ee Pak Ustaz 34:56 kok punya istrinya 34:58 satu? Padahal ustaz-ustaz itu kan 35:00 biasanya istrinya lebih dari satu 35:04 ya kata saya. Nah ini nih nih yang 35:06 enggak bener ni kata saya fitnah ini. 35:08 Gitu kan. Seolah-olah ustaz itu doyan 35:11 kawin gitu kan. 35:13 Saya mau cerita dulu guru mualim Syafi'i 35:18 ya, ulama Betawi nih 35:20 mengatakan dulu ini mualim itu kan 35:23 jarang Olin 35:25 ya. Nih orang mualim orang sini misalkan 35:28 di Cibubur ngajar di kelapa 35:32 dua ya. Nah berangkatnya pakai sepeda. 35:35 Kalau musim becek, musim hujan bukan 35:39 orangnya naik sepeda. Sepedanya yang 35:41 naik orang. 35:44 ya kan di inian ya tuh gitu. 35:47 Nah, mau ngajar magrib berangkatnya 35:50 habis salat asar gitu kan. Mana gelap 35:54 coba. Maka orang-orang di kelapa 2 itu 35:57 khawatir kalau mualim ini enggak ngajar 36:01 tiap minggu. Lalu mereka ini berunding 36:04 tuh jemaah bagaimana caranya supaya 36:07 mualim nih mau terus ngajarin ngaji di 36:09 situ. Nah, dibikinin balik gitu di apa? 36:14 Di kelapa dua ngajar lagi ke tempat 36:17 lain. Nah, itu nanti begitu lagi 36:20 santri-santrinya di sana dibikinin lagi 36:23 balai lagi oleh. Jadi balainya 36:25 banyak bisa tiga gitu lah. Kalau sudah 36:29 dibikinin balik, maka mau tidak mau 36:32 setiap minggu paling tidak dia akan 36:34 gilir, akan tinggal di situ. Kalau sudah 36:38 tinggal di situ tidak ada alasan untuk 36:41 tidak mengajar. Loh, jadi bisanya punya 36:43 istri lebih dari satu itu bukan kemauan 36:46 si ustaznya atau kiainya, tapi 36:49 santrinya. Karena khawatir kalau ee si 36:53 ustaz ini nanti enggak bisa ngajar lagi 36:56 gitu. Tapi ustaz dulu itu juga enggak 36:59 tahu yang sekarang siapa. Asalnya begitu 37:01 kata beli. Jadi enggak benar kalau 37:03 dikatakan roto-roto ustaz itu istrinya 37:06 lebih dari dua lah. Buktinya coba 37:09 kiai-kiai di Jawa kan cuma 37:12 satu. Ah lalu saya jawab begini ya. 37:16 Karena enggak ada yang mau aja sama 37:18 saya. Kalau ada ya saya juga mungkin 37:21 enggaklah katanya Pak Ustaz enggak yang 37:23 sebenarnya aja si 37:25 alasannya baiklah nih alasan sekarang 37:29 ya. Saya enggak tahu bulan depan ya 37:32 tahun depan apakah masih seperti ini? 37:34 Wallahualam. Sebab saya juga enggak 37:37 pernah berjanji bahwa saya tidak akan 37:40 nikah lagi. Saya juga enggak pernah 37:43 mengatakan bahwa saya tidak akan pernah 37:45 nikah lagi atau saya akan nikah lagi. 37:48 Saya akan jalani hidup saya ini ya apa 37:52 adanya saja. Dan saya tidak mau 37:54 mengatakan begini. Ini 37:56 kenyataannya ya. Saya tidak akan begini, 37:59 tidak boleh begini, tidak boleh begini. 38:01 Akhirnya kenyataannya dilakukan. Jadi 38:04 tertawaan orang gitu pembohongnya mah. 38:06 Wah Juli itu 38:09 membohonganya. Kenapa dulu mengatakan 38:11 enggak mau begini nyatanya begitu. Jadi 38:13 saya mau jalanin hidup apa adanya. 38:16 Nah, namun yang jelas kata saya begini 38:21 ya. Ee saya ingat 38:24 dulu ee bude saya itu dimadu 38:29 Olin 38:30 dimadu ininya itu bibirnya ini kayak 38:34 kayak mau jatuh gitu tuh udah somplak ya 38:37 tapi enggak 38:39 meninggal-meninggal. Saya nanya sama ibu 38:41 saya, "Bu, kenapa sih waak begitu?" Apa 38:43 kata beliau? 38:45 Ya, begitu. Itulah katanya karena wak 38:49 kamu itu dimadu 38:51 loh. Apa orang dimadu bibirnya begitu 38:54 ya? Bukan begitu katanya karena dia 38:58 pasang susuk. Loh, emangnya kenapa 39:01 pasang susuk? 39:03 Namanya orang di madu itu katanya, "Nak, 39:06 yang tua penginnya suaminya tinggal 39:09 terus di rumah yang tua. Begitu juga 39:12 yang muda maunya di tempat yang muda. 39:14 Akhirnya terjadi 39:16 persaingan ya supaya betadi yang muda, 39:19 yang mudanya pasang susuk." Ah, 39:21 begitulah katanya. Oh, jadi terjadi 39:24 persaingan di 39:26 sini. Jadi penyebab orang hasud itu 39:29 adalah persaingan. 39:33 Jadi benar kalau gitu kata saya dokter 39:35 biasanya musuhnya 39:37 dokter, kiai juga musuhnya kiai lagi. 39:42 Lah ada orang Islam musuhin orang Islam 39:44 juga lah. Ini nih nih ya udah resep deh 39:47 kata saya nih. 39:50 Heeh gitu. Pedagang juga musuhnya adalah 39:54 pedagang ya. Istri musuhnya adalah 39:57 madunya. Ini ya karena adanya persaingan 40:00 gitu. 40:02 Nah, sehingga kalau umpamanya dikatakan 40:05 ya, oh si anu sih istrinya akur katanya 40:10 serumah ber tiga atau berempat gitu ya. 40:13 Nah, itu kan yang di kita lihat di TV ya 40:17 begitu. Ah, kenyataannya begitu atau 40:19 tidak ya? Wallahualam. Di TV mah orang 40:22 gila aja 40:23 cakep ya. lah. Iya. Di TV mah kan begitu 40:27 orang kagak bisa apa namanya ngaji juga 40:30 udah kayak bisa ngaji udah alim padahal 40:33 kelakuannya luar biasa. Iya. Jangan 40:36 tertipulah 40:37 oleh pencitraan namanya itu nama kan 40:40 begitu ya. Baik para pendengar radio 40:43 silaturahim yang dirahmati Allah. Itu 40:46 satu ya. 40:48 Yang 40:50 keduanya, yang kedua e dan istri saya 40:52 itu enggak pernah yang namanya ee hasud, 40:56 enggak. Alhamdulillah ya enggak hasud 41:00 selama ini. Lalu saya berpikir kalau 41:03 saya kawin lagi ya, maka boleh jadi 41:08 istri saya jadi hasud. Kalau gitu yang 41:10 menyebabkan istri saya hasud adalah 41:13 saya. Apa saya enggak berdosa? 41:17 Ini alasan sekarang loh, Lin. Enggak 41:20 tahu bulan depan, tahun depan apa masih 41:23 begini atau tidak. Saya ngomong sama 41:24 murid 41:26 begitu. Itu yang kedua. Yang 41:29 ketiganya kita ini wajib berbakti, wajib 41:33 menghormati, tidak 41:35 menyakiti. Ya, satu orang tua kandung, 41:39 yang kedua adalah mertua, ketiganya 41:43 adalah ibu tiri, keempatnya adalah ee 41:47 apa namanya? Ibu tiri, ibu susu. Ini 41:49 semuanya adalah mempunyai kedudukan yang 41:51 sangat mulia yang wajib kita hormati dan 41:55 jangan sampai kita melukai hatinya. 41:58 Dan saya tahu betul Olin kalau mertua 42:01 saya itu tinggal satu nih ibu doang ya. 42:05 Saya ibu kandung bapak kandung sudah 42:07 enggak ada, mertua laki-laki sudah tidak 42:09 ada. Tinggal mertua perempuan. Dan saya 42:12 tahu betul kalau mertua perempuan saya 42:14 tuh paling benci banget sama orang punya 42:16 istri dua. Alasannya kenapa ya saya 42:19 enggak tahulah ya. 42:21 Nah, maka kalau saya umpamanya nikah 42:23 lagi kata saya berarti saya sudah 42:26 melukai apa tidak dosa ini? Jadi bukan 42:30 masalah saya bukan mengatakan orang 42:32 punya istri dua itu berdosa. Bukan ya 42:35 menyakiti. Menyakiti si apa namanya 42:38 mertua 42:39 begitu. Tapi saya lagi berargumentasi 42:42 begini itu dalilnya orang yang takut 42:45 kawin lagi katanya gitu ya. Terserahlah. 42:48 Namanya saya. Saya bilang, "Saya 42:50 alasannya seperti itu ya. Lah kalau 42:53 orang lain punya alasan lain ya monggo 42:55 monggo silakan." Dan saya juga katakan 42:58 bukan selamanya, setidaknya sekarang ini 43:01 itulah yang menjadi pemikiran saya dan 43:04 ini saya temukan ketika saya membahas 43:06 masalah wamin syarri hasidin idza hasad. 43:10 Itu kenapa seperti ini gitu 43:14 ya. Itulah ee apa namanya? hasud. 43:17 Kemudian yang berikutnya hirs yang 43:21 berapa? Kelima ya 43:23 rakus. Orang rakus itu orang rakus itu 43:27 pasti 43:29 pembohong ya. Orang rakus itu pasti 43:32 pembohong dan orang kalau sudah ee rakus 43:36 juga dia ini mukanya enggak punya malu. 43:39 Dah cobalah di mananya orang rakus. 43:43 Diceritakan bahwa Nabi Allah Isa suatu 43:47 hari didatangi seorang yang minta kepada 43:51 Nabi Isa untuk diizinkan dia ikut Nabi 43:54 Musa pengin seperti kaum 43:57 hawariin. Jadi kaum Hariin dilihat 43:59 hidupnya tenang gitu kan. Maka orang ini 44:03 pengin Nabi Allah saya ingin seperti 44:06 mereka hidup tenang, 44:09 damai ya 44:11 bahagia. Hm. 44:13 Kata Nabi Isa, "Itu berat ya buat kamu 44:17 yang masih muda." Tidak, katanya Nabi 44:19 Allah, "Izinkan saya ikut 44:21 Anda." Baikbaiklah. Kata Nabi Isa, 44:24 "Kalau memang itu sudah bulat ya 44:26 keinginanmu, yuk jalan 44:31 berdua." Nah, setelah dirasa lelah kali 44:34 di satu tempat, istirahat Nabi Isa. 44:37 dalam istirahatnya itu beliau 44:39 mengeluarkan apa namanya buntelannya di 44:43 dalam itu ada roti tiga 44:46 olin. Nah, yang satu dimakan oleh Nabi 44:49 Isa, yang satu diberikan kepada si rakus 44:52 ini. Ya, Nabi Musa sih perutnya kecil, 44:55 satu roti sudah kenyang. Ini orang ini 44:58 rupanya kurang satu, tapi dia mau minta 45:01 juga enggak enak sama kiai ke minta udah 45:04 dibagi satu. masa yang punya makannya 45:06 satu, yang ikut makannya dua gitu 45:10 ya. Tapi dia pengin banget ini bagaimana 45:14 supaya bisa dapat yang satu 45:16 lagi. Sesudah makan, Nabi Allah Isa itu 45:20 turun kek kali 45:22 minum. Begitu balik lagi rotinya sudah 45:26 hilang. Sebodoh-bodohnya orang enggak 45:29 mungkin salah sangkalah kalau cuma 45:30 berdua ya. Enggak mungkin roti ini lari 45:33 kan. 45:35 H. Tapi Nabi Nabi namanya Nabi enggak 45:38 mau menuduh begitu saja ya. Maka Nabi 45:42 Allah lagi nyari-nyari nyari ya. 45:45 Kemudian saudara tadi kan roti ada tiga. 45:49 Ini yang satu lagi ke 45:50 mana? Nah saya enggak tahu. Kata Nabi. 45:53 Ini bahasa bebas saja ya. Saya enggak 45:55 tahu Nabi Allah gitu. Oh ya udah. 45:58 Padahal kan enggak mungkin salahlah Nabi 46:00 Isa kalau langsung tunjuk tuduh apa 46:02 namanya tunjuk kidung juga 46:05 ya. Tapi karena Nabi ya pengin supaya 46:08 orang ini dengan kejujurannya 46:11 bicara gitu. Jujur ini yang penting. 46:15 Sama dengan Sayidina Ali dulu ketika 46:18 istrinya ngidam ya. Ngidamnya itu pengin 46:22 katanya buah 46:24 delima suruh minjam duit sama sahabat 46:27 Utsman ya. Minam duit sama sahabat 46:29 Utsman untuk nyari 46:31 delima, beli 46:34 delima. Udah dapat bawa pulang. Di 46:37 tengah perjalanan ada pengemis yang 46:39 kelaparan. Itu delima dikasihin sama 46:41 pengemis. Padahal ini pesanan istrinya 46:45 yang lagi ngidam ya. Di mana juga 46:48 namanya suami kalau istrinya lagi ngidam 46:50 yah jam 12.00 malam minta dibeliin es 46:56 dicariin. Kalau saya mah enggak. 46:59 Enggak. 47:02 Nah, kenapa bukan enggak sayang? Sebab 47:05 alasannya katanya ini tuntutan anak. 47:07 Bukan tuntutan anak. Emang bininya aja 47:10 pintar banget ya dikerjainya ngerjain 47:14 laki itu namanya. E. 47:18 Nah, kemudian ya dikasihin aja 47:22 sudah ya begitu sudah tinggal bagaimana 47:26 aku ngomong kepada 47:28 Fatimah. Ya namanya wanita salehah ya. 47:31 Sayidah Fatimah ini melihat suaminya 47:33 pulang enggak bawa apa-apa. 47:36 Begitu Sayidina Ali masuk ke rumah 47:38 menyampaikan kata beliau begini, 47:42 "Suamiku, entah kenapa begitu aku 47:45 melihat engkau pulang, tiba-tiba saja 47:47 keinginanku untuk makan buah delima itu 47:51 hilang." Ya. Nah, ya. Kalaupun bohong, 47:55 enggak apa-apa. Bohong juga. Wanita 47:57 salehah ya begitu. Enggak bikin puyeng 48:00 lakinya. Ya emang lu lebih sayang sama 48:03 pengemis daripada binian 48:07 begitu. Didukung Sayidina Ali. Ya tuh 48:12 udah akhirnya tenang kan suami begitu. 48:15 Tiba-tiba ada yang ngetok pintu. Ketok 48:18 pintu. Siapa di luar? Saya katanya Ali. 48:22 Begitu dibuka pintu ada orang bawa 48:25 nampan ditutupin serampe sapu tangan. 48:31 Ada apa? Katanya ini tadi saya ketemu 48:35 seseorang ya suruh menyerahkan ini 48:38 kepada Anda, katanya Tuan 48:41 Ali. Ah, begitu dibuka isinya delima, 48:45 ada 48:46 sembilan. Dari siapa? Saya enggak tahu. 48:49 Cuma orang itu mengatakan kalau katanya 48:52 Tuan Ali bertanya dari siapa? Bilang aja 48:55 ini dari Allah. 48:58 Itu ini kontan begitu sedekah langsung 49:01 diganti oleh Allah. Begitu diperhatikan 49:04 dihitung oleh Sayidina Ali ada 49:06 sembilan. Kata Sayidina Ali begini, 49:09 "Enggak, enggak. Ini bukan dari 49:12 Allah." Oh, orangnya ngomong begitu. 49:14 Katanya tuan kalau nanti Tuan Ali nanya 49:17 ya dari siapa? Bilang dari Allah. Tidak, 49:20 ini bukan dari Allah. Kenapa saya 49:23 katakan katanya bukan dari Allah? 49:26 Allah itu kan saudara sudah berfirman 49:28 dalam Al-Qur'an, "Man jaa bil hasanah 49:31 falahu asyru amsaliha." Siapa melakukan 49:34 satu kebaikan, balasan dari Allah 49:37 10 gitu lah. Ini cuma sembilan berarti 49:41 bukan dari Allah katanya. Dirogoh sama 49:44 dia itu rupanya dikantongin satu 49:48 delimanya. Ini katanya tuan katanya saya 49:51 kantongin satu senyum. Sayidina 49:54 ambilambillah oleh kamu. Nah, yang 49:56 diinginkan oleh Sayidina Ali jangan 49:58 begitu. Itu namanya 49:59 nyolong. Jujur ya. Enggak mungkin 50:02 Sayidina Ali enggak ngasih orang mukmin 50:05 sejati kok. Ya lah orang dari Tanjung 50:08 Priuk nganterin dompet ke kita duitnya 50:11 masih utuh surat-surat tingya cuma 50:14 terima kasih aja ya. Hmm. 50:18 kita berikan duitnya semuanya juga 50:20 mungkin enggak rugi surat-suratnya yang 50:22 lainnya masih ada itu kan. Nah, nah ini 50:26 juga begitu. Nabi Isa tuh pengin biar 50:30 jujur. Tapi yang namanya orang rakus ya 50:33 sudah tadi saya katakan orang rakus 50:35 pasti bohong. Dan orang kalau sudah 50:38 berbohong ya dia harus mempertahankan 50:41 kebohongannya itu agar jangan sampai 50:44 diketahui kalau dia itu adalah 50:47 pembohong. Nah gitu kan. Terus terus 50:50 bohong terus. Padahal selama dia itu 50:54 tidak menjelaskan ya maka dia akan terus 50:58 tersiksa batinnya karena takut. Takut 51:02 apa? Terbongkar rahasianya. terbongkar 51:06 kebohongannya. Sepandai-pandai manusia 51:08 menyembunyikan bangkai, pasti suatu saat 51:11 akan tercium. Hm. Makanya kata Nabi, 51:15 taharus sidq wain roitum anna fihil 51:19 halakah fainna fihin najah. Pertahankan 51:23 oleh kamu kejujuran walaupun kamu 51:26 mengira dengan jujur itu kamu akan 51:29 celaka. Justru dengan jujur itu kamu 51:32 akan selamat. Tenang. Udah jelas-jelasan 51:35 enggak usah terangkan. H terusibul kidba 51:39 jauhi oleh kamu bohong. Wa roitum anna 51:43 fihin najah fainna fihil halaqah. 51:47 Walaupun kamu mengira dengan berdusta 51:50 itu kamu akan selamat. Justru dengan 51:52 berdusta itulah kamu akan celaka. Coba 51:56 saja si pembohong ya nanti akan memetik 52:01 buah kebohongannya yaitu apa? 52:04 kehancuran. Makanya kata Nabi, "Jangan 52:07 bohong." Dan tadi sudah dikatakan di 52:09 depan ya, jangan bohong. 52:12 Hati-hati ya. Sepandai-pandainya orang 52:15 menyembunyikan bangkai akan tercium. 52:18 Akan 52:19 tercium. Nah, inilah para jemah 52:22 rahimullah. Maka ee sesudah itu kemudian 52:25 dia mengatakan, "Tidak tahu Nabi Allah." 52:28 Hmm. Jalan. Ya sudah, ayo nyebrang ke 52:31 kali. 52:33 Begitu nyeberang kan airnya banyak olin. 52:36 Kata si orang itu Nabi Allah mau mau ke 52:40 mana? Mau nyeberang ke sana. Lakini ini 52:42 banjir Rasul banyak ini banyak airnya 52:44 begitu banyak. Sudahlah ayo kamu ikut 52:46 saya. Pegangan dipegangin oleh Nabi Isa. 52:49 Nabi Isa berjalan di atas 52:52 air. Berjalan di atas air. 52:55 Subhanallah. Kadang-kadang kita ini 52:58 begitu kagum ya. Hal ini jelas mukjizat 53:01 ya. Tapi hati-hati Lin namanya kita ini 53:05 ketika melihat ada orang sakti seperti 53:07 itu ya, wah ini adalah merupakan karamah 53:11 dari Allah. Belum tentu. Belum tentu 53:14 karamah. Jangan kita ter apa namanya 53:17 tertipu oleh kesaktian orang. Bisa 53:20 terbang, bisa jalan di atas air. Ya. Wah 53:25 saya sudah biasa jalan apa namanya? 53:31 berjalan di atas paku ya, tidur di 53:35 bawah ya, di atas apa namanya api. Cuma 53:39 pakunya di atas sayanya di 53:42 bawah. Iya pakunya nempel di 53:46 mana? Iya sudah biasa saya enggak 53:49 sombong ya jalan di atas 53:52 paku cuma pakunya nempel ke triplek. 53:57 Nah, sebab apa kata-katanya waliullah 54:01 ya? Setan itu bisa menempuh perjalanan 54:06 yang sangat jauh dari Jakarta ke 54:09 Makkah. Bukan hitungan menit, detik ya. 54:13 Iblis kan 54:14 bisa PP dari Jakarta ke Makkah lalu dari 54:18 Makkah balik lagi ke sini mungkin dalam 54:20 hitungan detik bisa. Itu kan saktinya 54:22 luar biasa. Tapi toh manusia yang sakti 54:25 kayak begitu itu 54:27 terkutuk kan dilaknat oleh Allah 54:29 Subhanahu wa taala. Hm. Jadi jangan 54:32 kemudian kita melihat wuduh orangnya 54:34 hebat itu bisa begini bisa gini. Jangan 54:37 terpukau yang begitu. Yang harus kita 54:39 itu terpukau oleh amaliah orang, 54:43 ketaatan orang, ketakwaan orang. Itu 54:46 yang harus kita lihat. bukan 54:48 kesaktiannya bisa bikin ini, bisa bikin 54:52 itu. Ah, begitu sampai di tepi kali di 54:57 sana, Nabi Isa kemudian berkata, 55:01 "Saudara, demi Allah yang maha 55:04 mengetahui segala 55:06 sesuatu. Demi Allah yang maha pengasih 55:09 maha 55:10 penyayang. Ya, demi Allah yang maha 55:14 kuasa." 55:15 Terus 55:17 sebutkan Allah yang begini. Artinya 55:20 Allah maha mengetahui, mengetahui semua 55:21 perbuatan yang kita lakukan. Termasuk 55:24 kamu yang nyolong roti tuh maksudnya 55:26 begitu. Demi Allah yang maha pengasih 55:28 maha penyayang yang memberi kesempatan 55:30 kepada kita untuk memperbaiki diri. Saya 55:34 mau bertanya kepadamu ya. Tolong jawab 55:36 dengan dengan jujur. Iya. Siap. Katanya 55:40 Nabi Allah. Apa kata Nabi Allah? itu 55:44 roti tadi siapa yang 55:46 ambil lah. Kan saya sudah bilang Nabi 55:49 Allah saya tidak tahu. Nah, tadi itu 55:51 saya katakan orang kalau sudah satu kali 55:53 bohong terus pertahankan kebohongan 55:56 supaya jangan ketahuan kalau dia itu 55:58 bohong. Ya 56:00 sudah terangkat lagi istirahat dilihat 56:05 ada anak kijang dengan dua anaknya. Eh 56:08 kijang sini panggil oleh Nabi Isa. 56:11 disembelih, dimakan berdua tulangnya 56:15 dikumpulin dengan izin Allah. "Wahai 56:17 tulang belulang, jadilah kamu anak 56:19 kicang." Jadi lagi hidup ya namanya 56:23 mukjizat. Noh ikutin emak kamu 56:26 sono. Lalu Nabi Isa ngomong lagi, "Demi 56:29 Allah yang telah 56:31 memperlihatkan kekuasaannya kepada kita. 56:35 Demi Allah yang maha mengetahui segala 56:37 sesuatu. Demi Allah yang maha pengasih, 56:39 maha penyayang. Aku mau bertanya 56:41 kepadamu yang 56:43 terakhir. Hmm. Kata orang itu, roti lagi 56:48 nih, 56:50 ya. Hmm. Kemudian apa? Nabi Allah enggak 56:54 itu yang ngambil roti 56:56 siapa? Ya, bagaimana Nabi Allah? Saya 56:59 harus menjawab agar Anda ini percaya. Ya 57:03 sudah cukuplah kalau gitu. Lalu Nabi Isa 57:06 ini mengumpulkan pasir 57:10 kumpulin ya. Lalu orang itu di belakang 57:13 sambil nyender ngelihatinah Nabi kayak 57:17 bocah main-main 57:20 pasir. Itu kemudian Nabi Allah berkata, 57:23 "Wahai pasir, dengan izin Allah jadilah 57:26 kamu apa namanya? 57:28 Emas namanya mukjizat. Jadi, wah begitu 57:32 melihat emas bangun nih asli Nabi Allah 57:36 y 57:38 periksalah. Diperiksa benar asli. Buat 57:41 siapa Rasulullah? Ah, langsung buat 57:44 siapa? Ini namanya tomak. Ngarep-ngarep 57:48 pemberian. Jadi itu rakus, bohong gitu 57:52 ya. Tomak ini bergandingan ini sifat 57:56 ini kata Nabi Allah. Kemudian yang ini 57:59 buat saya, yang ini buat kamu lah. Yang 58:02 ini. Nah, ini yang buat yang ngambil 58:04 roti. Cuma kita enggak 58:07 tahu. Ah, bohong itu harus dipertahankan 58:12 selama dengan bohong itu kamu yakin akan 58:14 selamat. 58:16 Tapi kalau jelas dengan berbohong itu 58:18 kamu akan rugi, harus 58:21 jujur. Jadi jujur itu bukan kesukaannya, 58:24 tapi dilihat untung apa rugi nih 58:26 berbohong ini. Kalau keuntungan dengan 58:30 berbohong itu dapat keuntungan bohong. 58:32 Kalau justru untung itu diperoleh ketika 58:35 jujur, harus jujur. Jadi yang dilihat 58:37 untung apa rugi, bukan baik atau benar. 58:40 Ah baik atau buruk, salah atau benar. 58:43 Bukan ke sana. 58:46 Ah, ya. Kalau kalau gitu ya sudahlah 58:48 kalau kamu yang ngambil ya buat kamu dua 58:50 tuh gitu dari tadi katanya kamu ngomong 58:54 ya. Nah, inilah hilang tuh rasa 58:57 malunya. Jadi tadi katakan apa? Tebal 59:00 muka itu ya begitu hilang rasa malunya. 59:03 Maka empat sifat bergandingan rakus, 59:05 bohong ya, kemudian tomak dan ini 59:10 hilangnya rasa 59:12 malu. Hm. 59:15 Cuma kamu katanya kayaknya enggak 59:17 sangguplah kamu ikut saya lagi. Oh, ya 59:19 enggak apa-apa deh. Udah dapat tiga emas 59:21 gede-gede 59:23 banget. Pergi Nabi Isa tinggal bingung 59:26 dia bagaimana membawa tiga emas gini 59:29 gedenya. Enggak lama datang rampok dua 59:32 orang ya. Oleh rampok mau diambil 59:36 semuanya. Kata dia, "Kita damai aja lah 59:39 ya. Ini kan tiga kamu berdua, saya 59:42 satu." Bagaimana seorang satu si 59:45 rampoknya nerima 59:47 lagi. Nah, dari obrol-obrolan akhirnya 59:50 rupanya lapar. Cobalah ada yang beli 59:52 roti. Nah, si orang yang ngikut Nabi Isa 59:55 kemudian pergi sambil jalan dia pikir 59:57 begini, "Enak banget enggak 59:59 ngapa-ngapain dapat dua. Gua yang 1:00:01 capek-capek ngikutin Nabi Isa katanya 1:00:04 dapatnya satu. Pokoknya mati lu ya. Udah 1:00:07 punya rencana buruk dia. Jadi dia beli 1:00:10 roti tiga. Yang dua dikasih ratun, yang 1:00:13 satu 1:00:14 tidak. Nah, rampok yang ditinggal. Yang 1:00:17 salah satu ngomong, "Kang, katanya, 1:00:20 sejak kapan kita ini kok damai sama yang 1:00:23 dirampok?" Ya begitu. Iya, ya. Jadi, 1:00:27 gimana? Udahlah kita bunuh aja. Pokoknya 1:00:30 dia datang kita kemplang. Lalu yang 1:00:32 satunya kan kita bagi dua gitu. Iya 1:00:35 benar. Makanya begitu pulang dengan 1:00:38 keyakinan bakal mati dua orang, 1:00:39 dikemplang dulu dia 1:00:42 mati. Dimakan tuh rotinya mati itu 1:00:45 dua-duanya. Jadi tiga-tiganya mati. 1:00:49 Kemudian Nabi Isa lewat bersama 1:00:51 hawariin. Fairu ya ulil absar. Ulil 1:00:55 albab nyebutnya. Ambil pelajaran oleh 1:00:58 kamu wahai orang-orang yang mempunyai 1:01:01 apa namanya? Akal sehat. 1:01:04 Awas tuh hirs rakus 1:01:07 ya. Itu gunung yang ada di ee di 1:01:13 Sukabumi itu cukup 1:01:16 untuk menyediakan airnya ini persediaan 1:01:19 buat minum orang 1:01:21 sekabupaten Sukabumi. Ya 1:01:26 cukup. Hmm. Tapi datang kemudian orang 1:01:29 dari Jakarta satu orang ya dikuasai itu 1:01:33 airnya. Dikuasai airnya enggak cukup 1:01:37 buat minum dia satu orang. Ini 1:01:41 kerakusan. Dan dia mah nyari lagi gunung 1:01:43 lain lagi nantinya dibeli lagi airnya 1:01:47 dibungkusin lagi di Nah itu larangusnya. 1:01:51 Makanya kata Nabi, kalau seorang sudah 1:01:54 menemukan satu 1:01:55 lembah ya, satu lembah emas, dia akan 1:02:00 cari lembah kedua. Sudah ketemu yang 1:02:02 kedua, dia akan cari lembah ketiga. 1:02:04 Begitu seterusnya selama mulutnya belum 1:02:07 tersumbat 1:02:09 tanah. Ya, sebelum tersumbat tanah ya 1:02:12 begitu 1:02:14 manusia. Padahal ketika kita mati juga 1:02:17 apa yang kita 1:02:19 bawa ya? Enggak ada yang kita bawa. Raja 1:02:23 Iskandar 1:02:24 Zulkarnain ketika beliau itu wafat, 1:02:27 beliau berwasiat, "Nanti kalau aku 1:02:31 katanya mati mau dibawa ke kuburan, ya 1:02:35 keluarkan tanganku. Jangan dibungkus, 1:02:37 dikeluarkan aja dari kurung 1:02:40 batang." Ya nurutlah yang ahli warisnya. 1:02:44 Jadi ketika mau dikubur itu tangannya 1:02:46 keluar begitu aja. 1:02:49 Maksudnya beliau ini mengingatkan kepada 1:02:53 rakyatnya Iskandar Dulnin yang gagah 1:02:56 perkasa ya, yang sangat disegani oleh 1:03:00 lawan, ditakuti oleh ee disegani oleh 1:03:03 kawan, ditakuti oleh lawan. Ya, orang 1:03:06 jago perang dia tidak berdaya menahan 1:03:09 kematian. Dan ketika mati harta kekayaan 1:03:13 yang demikian berlimpah, tak secuil pun 1:03:16 yang dibawa oleh dia ke kuburan. Karena 1:03:19 kata Nabi, ada tiga yang mengantar kita 1:03:22 ke kuburan. Satu adalah harta, yang 1:03:25 keduanya keluarga, yang ketiga amal. 1:03:28 Yang dua balik 1:03:30 lagi. Yang dua balik lagi. Ya. Nah, yang 1:03:34 satu yang nemenin amal saleh 1:03:37 kita. Hm. Saya pernah tanya ibu-ibu, ibu 1:03:40 mau pergi 1:03:41 haji? Iya. Terus duit ya kan ongkosnya. 1:03:46 Tapi punya kalung? Punya jual kata saya 1:03:49 punya kalung. Buat apaan 1:03:51 ngumpul-ngumpulin kalung ya? Ngumpulin 1:03:54 kalung, ngumpulin gi inian giwang dan 1:03:58 sebagainya ya. Ibu punya ratusan gram ya 1:04:03 enggak pakai ibadah kalau ibu mati kata 1:04:06 saya. 1:04:07 Kemudian Bapak suami ibu kemudian nikah 1:04:10 lagi. Itu kiwang kalung yang selama ini 1:04:14 ibu simpan ngumpulin dipakai sama 1:04:19 dia. Ibu rida kata saya gitunya. Enggak 1:04:23 begitu. Makanya buat ibadah lah. Udah ya 1:04:27 buat ibadah dan itu akan menjadi 1:04:30 penolong kita. 1:04:32 Demikian ya yang kelima nanti yang 1:04:35 keenamnya dan seterusnya kita akan bahas 1:04:37 pada pertemuan yang akan datang ya. 1:04:40 Demikian 1:04:41 wallahuam. Alhamdulillahirabbil alamin. 1:04:43 Ikhwan dan akhwat telah kita simak 1:04:45 bersama ee tausiah dari Ustaz Ahmad 1:04:47 Zazuli Khalil mengenai tema kita pada 1:04:50 hari ini yaitu ee pintu masuknya setan. 1:04:56 Dan kita akan mengundang ikhwan dan 1:04:59 akhwat yang ingin menyampaikan 1:05:00 pertanyaan. Saya akan sampaikan nomornya 1:05:03 itu untuk SMS dan WA nomornya sama di 1:05:10 0811999720. Untuk e sambungan telepon 1:05:13 silakan hubungi kami di 1:05:17 0218451512. Insyaallah ustaz akan 1:05:19 menjawabnya setelah jeda nasyid berikut 1:05:22 ini. 1:05:29 Maulana ya 1:05:32 Maulana 1:05:35 ya 1:05:37 birahmatika ya Rabbi laq 1:05:41 [Tepuk tangan] 1:05:45 [Musik] 1:05:48 [Tepuk tangan] 1:05:55 [Musik] 1:05:55 [Tepuk tangan] 1:06:00 Jaj maulana 1:06:06 Ah 1:06:10 [Musik] 1:06:12 [Tepuk tangan] 1:06:14 [Musik] 1:06:16 [Tepuk tangan] 1:06:16 [Musik] 1:06:19 [Tepuk tangan] 1:06:21 [Musik] 1:06:21 [Tepuk tangan] 1:06:23 [Musik] 1:06:27 [Tepuk tangan] 1:06:33 [Musik] 1:06:36 Hai yang lama 1:06:40 baginya mengabulkan setiap doa dan 1:06:44 harapan segala 1:06:51 [Musik] 1:07:08 [Musik] 1:07:14 [Tepuk tangan] 1:07:19 [Musik] 1:07:22 [Tepuk tangan] 1:07:23 [Musik] 1:07:24 [Tepuk tangan] 1:07:30 [Musik] 1:07:41 [Musik] 1:07:48 Aku saudar 1:07:50 [Tepuk tangan] 1:08:08 [Musik] 1:08:26 Saturahim juga Rasil TV Iwan dan Hawa 1:08:28 saat ini menyaksikan dan mendengarkan 1:08:30 kami langsung di tausiah pagi bersama 1:08:33 Ustaz Ahmad Jazuli Kholil. Dan kami 1:08:36 sudah masuk ke sesi tanya dan jawab. 1:08:39 Pertama-tama saya akan bacakan ini dari 1:08:43 hamba Allah di Jakarta. Ustaz, 1:08:44 asalamualaikum warahmatullahi 1:08:46 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:08:48 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, 1:08:50 kenapa di dalam surah Alfalaq disebutkan 1:08:53 dari kejahatan perempuan perempuan 1:08:55 penyihir, Ustaz? Bukan laki-laki 1:08:57 penyihir. Mohon dijelaskan. Iya. 1:09:02 Bismillahirrahmanirrahim. Jadi, sihir 1:09:04 itu akan lebih kuat jika dimiliki oleh 1:09:08 apa namanya? Wanita. Hm. Ya, sihir itu 1:09:11 begitu ya. 1:09:13 ee 1:09:15 kekuatannya dibanding dengan sihir yang 1:09:18 dimiliki laki-laki itu lebih kuat oleh 1:09:20 wanita. Oh, gitu. Ee saya ingat 1:09:23 ceritanya guru bahwa di dalam sihir itu 1:09:27 ada yang disebut dengan sihir 1:09:30 magrobi ya. sihir 1:09:33 Magrobi. Nah, beliau mengatakan ya di 1:09:37 Indonesia ini, di Jawa ini tinggal satu 1:09:40 orang yang punya sihir magribi dan itu 1:09:44 yang punya 1:09:46 wanita. Ini wanita ada di wilayah dia 1:09:50 bilang di apa namang di pesisir di sana. 1:09:55 Nah, kemudian adik sepupu saya cerita ya 1:10:01 ee ketika ada kasus 1:10:04 gitu. Jadi dia itu ketika ke sana itu 1:10:09 ada di pesisir itu rumah yang 1:10:13 sekelilingnya itu digantungin ini yang 1:10:16 tempa 1:10:18 tempayan dari yang kecil sampai yang 1:10:20 gede gitu. Ini rumah apa nih? katanya 1:10:23 rumah tukang sihir. Tapi orang situ 1:10:26 enggak tahu kalau dia punya sihir 1:10:28 Magrobi. Ya enggak lama dari samping 1:10:31 rumah itu keluar nenek-nenek 1:10:34 udah bongkok tapi matanya tajamnya luar 1:10:36 biasa gitu. Saya katanya melihat 1:10:40 nenek-nenek itu merinding bulu-bulu 1:10:42 romah saya. Nah, lalu guru menjelaskan 1:10:45 begini. 1:10:47 Syaratnya orang punya sihir magrobi itu 1:10:51 pertama mutlak harus syirik dulu. Kalau 1:10:54 enggak syirik enggak bisa ya. Lalu 1:10:57 berpuasalah. Nah, selama berpuasa itu ya 1:11:01 selama berpuasa itu kalau dia tidur 1:11:04 bantalnya harus 1:11:06 Al-Qur'an. Harus berbatalkan Al-Qur'an. 1:11:10 Nanti kalau sudah itu pengin meningkat 1:11:13 meningkatkan lagi e kekuatan sihirnya, 1:11:16 puasa lagi. Nah, selama puasa itu setiap 1:11:19 duduk harus Quran yang menjadi 1:11:22 kursinya gitu. Nah, kalau dia pengin 1:11:26 meningkatkan lagi, puasa lagi dan selama 1:11:29 berpuasa itu setiap pipis harus ke 1:11:33 Al-Qur'an yang dipipisinnya itu. Nah, 1:11:37 yang terakhir adalah ee ini lagi puasa 1:11:41 lagi. Dan selama berpuasa itu kalau 1:11:45 buang air besar maka harus buang air 1:11:48 besarnya itu di 1:11:50 Al-Qur'an seperti itu. Ini hadis ini apa 1:11:53 namanya? Sihir magrobi ya. Nah, sekarang 1:11:57 caranya bagaimana? Orang kalau mau 1:12:00 membunuh dengan sihir magrobi misalnya 1:12:03 gelas gitu ya, ada airnya, ambil jarum. 1:12:07 Jarum itu tinggal dimasukin aja ke dalam 1:12:09 gelas itu. Enggak lama kemudian ujung 1:12:13 jarum itu kan mengeluarkan 1:12:15 darah. Begitu keluar darah, yang dituju 1:12:18 sudah 1:12:19 mati. Jadi hitungannya enggak sampai 1:12:21 menit, hitungannya detik. 1:12:24 Tapi kata Allah, jaal haqqol batil innal 1:12:27 batila kana zahuqo. Ya, ee kebatilan tuh 1:12:33 pasti dikalahkan oleh kebenaran. Nah, 1:12:36 ini juga sihir magrobi juga bisa 1:12:38 dikalahkan yaitu dengan apa namanya? 1:12:41 Hijib. Namanya hijib maghrobi juga 1:12:44 begitu. 1:12:45 Nah, itu yang bisa mengatasi ya cuma 1:12:48 cuma Hijib 1:12:49 Magrobi. Nah, yang begini itu biasanya 1:12:52 di kalangan orang NU lah. Kalau orang 1:12:53 bukan NU mah enggak percaya yang 1:12:55 begini-begini susah ya. Masalah 1:12:58 dikatakan mistik kan modal semacam itu. 1:13:01 Heeh. Begitu ya. Jadi kenapa wanita? 1:13:04 Karena akan lebih kuat sihir itu jika di 1:13:07 tangan wanita daripada di tangan 1:13:09 laki-laki. Wallahualam. Walau pada 1:13:11 kenyataannya kalau orang-orang pintar 1:13:13 kebanyakan laki-laki, Ustaz. Iya. Tapi 1:13:15 kalau sihir enggak begitu. Makanya di 1:13:17 Al-Qur'an 1:13:18 tuh naffat bentuknya muannas. Bentuknya 1:13:22 muannas menunjukkan bahwa sihir di 1:13:25 tangan wanita itu jauh lebih kuat 1:13:27 daripada sihir di tangan laki-laki. 1:13:31 Baik, sudah terjawab. Mudah-mudahan 1:13:33 jelas ee hamba Allah yang bertanya 1:13:35 karena saya akan beralih ke pertanyaan 1:13:37 berikutnya. Asalamualaikum 1:13:38 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:13:39 Waalaikumsalam. warahmatullahi 1:13:40 wabarakatuh. Masih dari hamba Allah, 1:13:42 Ustaz. Ee apakah sifat rakus, bohong, 1:13:45 dan tamak itu berkaitan, Ustaz? Misalnya 1:13:48 saya ee memiliki orang dekat yang hanya 1:13:52 memiliki satu sifat itu, misalnya 1:13:54 bohong, tapi tidak terlihat dia itu 1:13:56 rakus atau tamak atau keduanya itu tidak 1:14:00 terlihat atau memang bisa satu orang 1:14:03 hanya memiliki satu sifat yang tidak 1:14:05 baik tersebut, Ustaz. Iya. Iya. 1:14:08 ya yang namanya empat sifat itu itu 1:14:14 adalah 1:14:15 ee berurutan. Tetapi begini 1:14:19 ya, 1:14:22 ee sesuatu itu 1:14:25 akan melahirkan sesuatu yang lain. Nah, 1:14:29 ini ee bohong itu akan menyebabkan 1:14:33 bohong itu akan menyebabkan orang 1:14:35 rakus gitu. Tapi orang ee ah rakus itu 1:14:39 melahirkan itu. Tapi belum tentu orang 1:14:42 bohong juga adalah rakus. Belum tentu 1:14:44 ya. Tapi kalau rakus iya kalau orang 1:14:48 rakus mesti bohong. Nah, orang rakus itu 1:14:51 mesti bohong. Tapi orang bohong belum 1:14:53 tentu rakus. Jadi makanya sifat rakus 1:14:56 itu akan melahirkan ya sifat lain gitu 1:15:00 seperti bohong. Sama halnya dengan ini 1:15:03 orang ee apa 1:15:06 namanya kibir ya. Orang kibir itu bisa 1:15:10 menyebabkan orang takabur. Karena orang 1:15:12 takabur itu awalnya dari situ, dari 1:15:16 kibir ya. Orang sekarang bisanya riak. 1:15:19 Kenapa? Ada 1:15:21 penyebabnya. Penyebabnya apa? 1:15:23 Penyebabnya adalah ee tidak nyaman, 1:15:26 tidak suka dicela, masih suka dipuji. 1:15:29 Artinya kalau orang suka dipuji akan 1:15:32 menyebabkan lahirnya sifat ee riya itu 1:15:36 gitu. Apakah riya itu pasti dari senang 1:15:39 dipuji? Belum tentu juga. Tapi senang 1:15:42 dipuji itu akan menyebabkan lahirnya 1:15:45 sifat ini. Maka dari itu, tiga sebab, 1:15:49 tiga penyebab lahirnya 1:15:51 ri-iganya ada nih, sulit sifat ri itu 1:15:54 untuk dihilangkan. yaitu senang dipuji 1:15:58 ya, alergi dicela, kemudian mengharapkan 1:16:02 pemberian orang lain. Maka ri bagi orang 1:16:05 mempunyai sifat salah satu dari yang 1:16:07 tiga ini sulit dihilangkan dalam 1:16:10 dirinya itu. Jadi kalau pengin 1:16:13 menghilangkan ri penyebabnya dulu yang 1:16:15 harus dibuang. Nah, ini juga sama 1:16:18 menghilangkan ini ee maka penyebabnya 1:16:21 yaitu adalah rakusnya ini yang harus 1:16:24 dihilangkan sehingga nanti kebohongan 1:16:27 dan juga tamaknya ini akan menjadi 1:16:29 hilang kalau rakusnya sudah dihilangkan. 1:16:32 Kalau rakusnya enggak dihilangkan sama 1:16:34 dengan pohonan kita tebangin rantingnya 1:16:36 tapi akarnya dibiarkan nanti tumbuh lagi 1:16:39 tumbuh lagi. Wallahualam. Baik. Tadi 1:16:42 sudah ada penanyaan lewat telepon. 1:16:44 Mudah-mudahan masih menunggu Panji ya. 1:16:46 Asalamualaikum. 1:16:48 Waalaikumsalam warahmatull. 1:16:50 Alhamdulillah masih menunggu. Terima 1:16:52 kasih Bapak siapa di mana? Boleh tahu? 1:16:54 Pak Sutikno. Pak Sutikno. Silakan 1:16:56 langsung dengan Ustaz pertanyaannya. 1:17:00 Terima kasih Pak Ustaz. Saya pendengar 1:17:02 secara hasil. Iya iya. Alhamdulillah. 1:17:05 Gimana Pak Sno? Sekaligus pengagum Pak 1:17:08 Ustaz. 1:17:10 Terima kasih. 1:17:12 Gini cerita yang Nabi Isa tadi ada 1:17:14 bukunya enggak, Pak? Oh, iya iya ya ya. 1:17:17 Kalau ada bukunya atau kadang Bapak saya 1:17:19 pengin beli, Pak. Iya iya iya. Baikbaik. 1:17:23 Iya. Ada ada ada, Pak. E iya iya. Heeh. 1:17:27 Terima kasih. Saya betul-betul apa 1:17:30 menikmati sekali apa yang Pak Ustaz 1:17:33 apa hari ini. Baik, terima kasih. Baik, 1:17:36 terima kasih. Terima kasih. Terima 1:17:37 kasih. Itu saya di Cimone, Tangerang. 1:17:40 Iya. Oh, baik. Iya, terima kasih. Terima 1:17:43 kasih, Bapak. Mudah-mudahan sehat 1:17:45 selalu, Pak, ya. Amin. Amin. Amin. 1:17:47 Terima kasih. 1:17:49 Warahmatullahi wabarakatuh. 1:17:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:53 wabarakatuh. Bukunya ada di mana? 1:17:54 Karangan siapa? Dan bisa diperoleh di 1:17:56 mana? Mungkin, Ustaz, informasinya. Itu 1:17:57 buku ee karya Imam Al-Ghazali, ya? Iya. 1:18:02 Imam Alghazali. Jadi, Imam Ghazali itu 1:18:05 dalam kitab Ihya, Mukasyafatul Qulub 1:18:08 banyak. 1:18:10 Namun memang ada orang yang enggak mau 1:18:14 kalau sudah membaca kitab Ihya 1:18:17 Ulumuddin. Kenapa masalahnya? Karena di 1:18:20 dalam kitab Ihya Ulumuddin itu banyak 1:18:22 sekali hadis-hadis yang diif bahkan 1:18:26 hadis mungkar, hadis ya la aslalahu 1:18:31 begitu. Sehingga kan dulu pernah ini 1:18:35 kitab Ihya Ulumuddin itu akan 1:18:37 dibakar ya. Dan di Indonesia juga pernah 1:18:41 e digugat ya oleh Kang Imad Imad di 1:18:44 Bandung tuh ya itu menggugat kitab Ihya 1:18:47 Ulumuddin. Yang enggak heran kalau ada 1:18:49 orang yang menggugat ya pada umumnya 1:18:51 yang menggugat itu kan ulama syariah ya. 1:18:56 Ee karena dulu juga pernah ini Ihya ini 1:18:59 sudah dikumpulkan ya sudah 1:19:01 menganggunung. Karena apa? Itulah banyak 1:19:03 hadis diif mau dibakar. 1:19:06 Nah, besok eksekusi dilaksanakan acara 1:19:10 pembakaran malam ini itu si ininya si 1:19:14 qadi ini mimpi ketemu dengan Imam 1:19:17 Ghazali, Nabi Muhammad, Nabi apa? Abu 1:19:21 Bakar, Umar, Utsman, Ali radhiallahu 1:19:23 anhu. Kata Imam Ghazali begini, "Ni 1:19:27 Rasulullah orang yang mau membakar kitab 1:19:29 saya." 1:19:31 Uh, Rasulullah marah, merah mukanya ya. 1:19:35 Akhirnya Rasulullah ngambil cambuk. 1:19:37 Dicambuk orang itu jebret oleh 1:19:39 Rasulullah ininya. Lalu cambuk itu 1:19:41 diserahkan kepada sahabat Abu Bakar. 1:19:43 Cambuk lagi oleh Abu Bakar. Dari Abu 1:19:45 Bakar diserahkan kepada ee Umar. Dari 1:19:48 Umar ke Utsman. Utsman ke Ali. Dari Ali 1:19:51 kepada Imam Ghazali. Cambuk lagi Imam 1:19:53 Ghazali. Ya udah pergi. Begitu bangun di 1:19:58 sininya tuh berdarah bergaris bekas 1:20:01 cambuk enam di 1:20:02 punggungnya. Iya enam bekas cambuk. Wah 1:20:06 tolong-tolong mimpi ketemu Nabi bukannya 1:20:09 ini dicambuk oleh Nabi. Makanya dia 1:20:11 kemudian umumkan, kumpulkan, kembalikan 1:20:14 itu kitab Ihya Ulumdin. Batal acara 1:20:16 pembakaran. Sehingga di kalangan santri 1:20:20 ada yang mengatakan begini, "Siapa yang 1:20:22 punya kitab Ihya Ulumuddin ya, nah maka 1:20:27 dia akan dilindungi oleh Allah rumahnya 1:20:29 dari kebakaran." Mungkin dari sini, 1:20:31 mungkin dari sini. Ya, makanya banyak 1:20:34 santri itu boleh dikatakan wajiblah 1:20:36 punya kitab Ihya biar rumahnya 1:20:39 kebakaran mungkin itu kali ya. Padahal 1:20:43 kalau kita baca luar biasa kitab Ihya 1:20:45 ini. Al Imam Ghazali itu begitu. Heeh. 1:20:49 Oke. Ee sudah terjawab ya, Pak Sutikno 1:20:52 nanti bisa dicari mungkin ee mudah juga 1:20:55 mendapatkannya, Ustaz. Mudah. Mudah ya. 1:20:57 Baik. Ee saya akan berh pertanyaan 1:20:59 berikutnya, Ustaz. Dari Pak Udin di 1:21:00 Pondok Karen. Asalamualaikum 1:21:02 warahmatullahi wabarakatuh. 1:21:03 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:21:05 wabarakatuh. Bagaimana, Ustaz, jika ada 1:21:07 orang yang sudah mampu naik haji ataupun 1:21:10 umrah tapi kemudian keburu meninggal 1:21:12 dunia dan belum sempat melaksanakan 1:21:14 hal-hal tersebut? Adakah hukumnya, 1:21:16 Ustaz? Terima kasih. Baik. 1:21:21 Bismillahirrahmanirrahim. Ee haji itu 1:21:24 kan oleh Allah disebutkan manistat 1:21:27 ilaihi sabila. 1:21:30 Jadi wajib haji ini seumur hidup satu 1:21:33 kali bagi mereka yang mempunyai 1:21:38 kemampuan 1:21:40 perjalanannya aman. Kemudian buat 1:21:43 biayanya ada, badannya juga sehat. 1:21:47 Nah, ketika kita duit sudah cukup gitu 1:21:51 kan, kemudian badan juga 1:21:53 sehat, kemudian juga aman 1:21:57 perjalanan, kita kemudian daftarkan uang 1:22:01 itu namanya kita sudah menjal siap 1:22:04 menjalankan tiba-tiba meninggal. 1:22:07 Bagaimana? Badal haji 1:22:09 namanya. Ee umumnya kita menyebutnya 1:22:12 badal haji ya. Ya, nanti ketika ada yang 1:22:16 berangkat haji silakan ya bayarkan untuk 1:22:19 badal haji. Nah, itu bermacam-macam meng 1:22:22 badal haji itu ada yang 3.000 riyal, ada 1:22:26 yang 4.000, ada yang 2.000 gitu ya. 1:22:30 Kalau di yayasan tempat saya mengisi itu 1:22:34 3,5 kalau enggak salah 1:22:37 3000 ya. Ee nah nanti kemudian saya 1:22:43 bertemu dengan orang yang biasa 1:22:45 membadalkan haji di Saudi Arabia karena 1:22:49 itu paman ya. Saya ee lalu beliau 1:22:52 menjelaskan badal itu, Kang katanya ada 1:22:56 dua, ada badal khas, ada badal am. Lah 1:23:00 kalau badal am bagaimana? Yang 1:23:02 menjalankan hajinya itu ya para TKW, TKI 1:23:05 yang ada di di Saudi Arabia. 1:23:08 Ya, kalau ada mahasiswa ya mahasiswa ya 1:23:12 pokoknya TKI, TKW itu yang menjalankan. 1:23:15 Kemudian mereka ini ngerti atau tidak 1:23:18 paham betul. Kalau pintar sih ya enggak 1:23:21 paling bisa mengerjakannya aja. Nah, itu 1:23:25 badal am yang tadi itu ada yang 3.000, 1:23:28 2.000, ada 4.000 rial gitu ya. 1:23:32 Kemudian ada lagi badal khas. Kalau 1:23:35 badal khas yang mengerjakannya 1:23:38 kiainya itu, kiainya gitu, ustaznya di 1:23:43 sanalah. Nah, biasanya kalau ustaznya 1:23:46 katanya, Kang di sini itu 1:23:49 mengambilnya badal haji dari Sulawesi 1:23:52 atau dari ee ini Kalimantan. Kalau yang 1:23:58 dari Jawa enggak ada katanya 1:23:59 kiai-kiainya atau ustaz-ustaznya yang di 1:24:02 Saudi Arabia membuadalkan orang Jawa, 1:24:04 orang di Pulau Jawa maksudnya ya. 1:24:07 Biasanya mereka ngambilnya dari Sulawesi 1:24:08 dan dari Kalimantan. Kenapa kata saya 1:24:11 bisa 1:24:12 begitu? Sebab kalau orang di Pulau Jawa 1:24:16 ya itu namanya bayar 4 ee rib aja 4.000 1:24:20 riyal. Kalau 4.000 riyal katakanlah haji 1:24:23 misalnya R0 juta ya dia R10 juta paling 1:24:27 mau tuh. Tapi kalau orang ini Sulawesi 1:24:30 orang Kalimantan dia pakai hitungannya 1:24:33 begini. Kalau kita memberangkatkan 1:24:36 seseorang ya ee pelaksanaan ibadah haji 1:24:40 itu R0 juta ditambah lagi buat selamatan 1:24:43 di rumah berapa. Maka kalau kita 1:24:45 badalkan membadalkan bayar R2 juta itu 1:24:48 sudah 1:24:49 murah gitu. Makanya kata dia untuk badal 1:24:53 khas itu 1000 1.000 dolar gitu. 1$.000 1:24:57 dolar katanya ya. Ah sehingga ya sekitar 1:25:01 entah 15 sampai 20 jutaan itu ya. Ah, 1:25:06 makanya kalau kiai-kiainya ngambilnya 1:25:08 dari Sulawesi yang dari apa ee 1:25:11 Kalimantan karena tinggi gitu. Kalau di 1:25:14 sini pakainya real ya, pakainya 1:25:18 real ya. Kalaupun enggak harus real 1:25:21 nominalnya lah gitu ya. Nanti sekian 1:25:23 gitu ee sangat jauh ya. Di mana-mana 1:25:26 orang namanya kerja kan pengin nyari 1:25:28 yang bayarannya lebih tinggi. Iya. Ya 1:25:31 kita maklumilah ya. Itu begitu makanya. 1:25:34 Jadi kalau kita membadalkan orang tua 1:25:37 kita, nah yang menghajikannya di sana 1:25:39 itu ya TKI, TKW ya gitu. Makanya yang 1:25:44 bagus itu dari sini dari apa namanya? 1:25:47 Dari Jakarta aja kita ikut KBIH minta 1:25:50 kiainya atau ustaznya. Mikir-mikir juga 1:25:53 ustaznyair mikir juga. Kenapa? E bahkan 1:25:58 ada Pak Ustaz, saya punya duit cuma 1:26:00 1.000 eh cuma t cuma R juta, tapi saya 1:26:04 pengin medalkan ibu saya, tapi saya juga 1:26:07 pengin ustaz katanya yang 1:26:10 membedalkannya. Ini terserahlah ustaznya 1:26:12 mawa atau tidak, ya. Heeh. Yang jelas 1:26:15 kalau ustaz itu mengambil badal dari 1:26:18 Sulawesi misalnya, enggak akan kurang 1:26:21 dari R juta. He gitu ya. Nah, ini pengal 1:26:25 apa namanya? dari obrol-obrolan seperti 1:26:28 itu. Jadi badalkan nantinya ya orang 1:26:30 tua. Wallahualam. Baik. Ee pertanyaan 1:26:33 terakhir ya Ustaz masih ada waktu 1:26:34 beberapa menit ini dari Oke. Hamba Allah 1:26:37 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 1:26:38 wabarakatuh Ustaz. Waalaikumsalam 1:26:40 warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana 1:26:42 dengan pernyataan yang bilang bahwa 1:26:43 semakin saleh seseorang, semakin dekat 1:26:45 dengan Al-Qur'an, semakin ia ingin 1:26:47 mempelajari agama, semakin kuat setan 1:26:49 mendekati, Ustaz. 1:26:51 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:26:54 Ya, semakin tinggi pohon ya semakin 1:26:57 besar juga angin yang menghembus. Lagian 1:27:00 setan juga kalau setan ee apa namanya? 1:27:05 Tingkatannya doktor godain anak SMP, 1:27:09 malulah setannya. Turun apa namanya 1:27:13 ada levelnya martabat, ada levelnya yang 1:27:16 enggak sembarangan. Ya lah. Kalau 1:27:19 umpamanya anak SMP digodain sama ee 1:27:22 iblis yang sudah gelarnya doktor ya 1:27:25 kelepek klepek enggak bakalan lulus 1:27:27 gitu. Allah tuh sangat adil sekali ya 1:27:30 memang benar sekali. Dan kata Nabi 1:27:33 sallallahu alaihi wasallam 1:27:36 bahwasanya musibah atau bala yang paling 1:27:41 besar adalah bala yang ditimpakan kepada 1:27:43 para nabi, kemudian kepada para sahabat, 1:27:47 para ulama. Ya, semakin tinggi tingkat 1:27:51 keimanan ya ketakan seorang, semakin 1:27:54 besar ujian dari Allah. Begitu ya. Dan 1:27:58 itu ya ee sangat maklumlah anak dari 1:28:02 kelas 1 sampai perguruan tinggi kan 1:28:05 belajar 1:28:06 matematik. Enggak mungkin matematika 1:28:08 kelas SMP diberikan kepada anak yang 1:28:11 kelas 1 SD. Ya enggak bakalan. Allah itu 1:28:15 tidak akan menguji seseorang ya 1:28:18 melakukan sesuatu yang di luar 1:28:21 kesanggupan si hambanya. Enggak mungkin 1:28:25 menyuruh hambanya melakukan yang enggak 1:28:27 mungkin bisa dilakukan, melarang yang 1:28:29 tidak mungkin bisa ditinggalkan itu 1:28:32 enggak mungkin gitu. Makanya ada 1:28:35 sekarang begini, jangan kamu menyentuh 1:28:39 Al-Qur'an. La yamasu tidak boleh 1:28:42 menyentuh Al-Qur'an kecuali orang orang 1:28:45 yang suci. Nah, sekarang Quran yang 1:28:47 dimaksud adalah Quran yang ada di Lauh 1:28:49 Mahfuz. Lah kalau yang dilarangnya 1:28:52 manusia, hai manusia, jangan kamu 1:28:55 menyentuh Al-Qur'annya diil mahfud. Itu 1:28:57 kan larangan enggak ada 1:28:58 gunanya. Iya, larangan enggak ada 1:29:00 gunanya. Buat apa ngelarang orang 1:29:03 melakukan sesuatu yang tidak mungkin 1:29:05 dilakukan Allah enggak bakalan begitu. 1:29:08 Nah, ini ya itulah hebatnya agama kita. 1:29:12 Barangkali ini yang bisa sampaikan. 1:29:13 Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa taala 1:29:15 selalu membimbing hati kita ke jalan 1:29:17 yang diridai dan dicintainya. Allah 1:29:19 hiasi hati kita dengan akhlak yang mulia 1:29:22 dan Allah bersihkan hati kita dari 1:29:24 akhlak yang hina. Allah selalu 1:29:26 melimpahkan rahmat, taufik, dan hidayah 1:29:29 kepada kita anak cucu kita sehingga 1:29:32 dapat istikamah dalam menjalankan 1:29:33 perintahnya menjauh larangannya. Rabbana 1:29:36 taqobbal minna duana amalina birahmatika 1:29:39 ya arhamarahimin. Rabbana atina fid 1:29:41 dunya hasanah wafil akhirati hasan 1:29:44 waqinaabanar wasallallahu ala sayidina 1:29:46 Muhammad wa al wasam. Alhamdulillah. 1:29:49 bilamin. Asalamualaikum warahmatullahi 1:29:51 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:29:53 warahmatullahi wabarakatuh. 1:29:55 Alhamdulillah. Dan terima kasih kepada 1:29:57 guru kita Ustaz Ahmad Jazul Kholil atas 1:29:59 waktunya, atas ilmunya dengan tema Pintu 1:30:02 Masuk Setan ke dalam Hati pada hari ini. 1:30:04 Alhamdulillah telah kita simak bersama 1:30:05 insyaallah bermanfaat besar. Terima 1:30:07 kasih pula kepada jaringan rasil yang 1:30:09 telah memencaruaskan siaran live pada 1:30:11 hari ini. Juga ikhwan dan akhwat yang 1:30:13 menyimak kami lewat Rasil streaming 1:30:15 maupun Rasil YouTube. Saya Karolin 1:30:17 bersama kru yang bertugas hari ini yaitu 1:30:19 Neza dan Panji. Mohon maaf apabila 1:30:21 terbersit salah dalam siaran pada edisi 1:30:24 hari ini. Mudah-mudahan diberikan waktu 1:30:27 untuk berjumpa kembali agar kita bisa 1:30:29 kembali menuntut ilmu bersama Ustaz 1:30:31 Ahmad Szi Khalil sambil kita turut 1:30:33 mendoakan beliau agar beliau diberikan 1:30:35 kesehatan dan panjang usia dalam takwa. 1:30:37 Amin. Amin ya rabbal alamin. 1:30:38 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:30:40 alla ila anta astagfiruka wa atubu 1:30:42 ilaik. Wabillahi taufik wal hidayah. 1:30:45 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:30:47 wabarakatuh. 1:30:48 [Musik] 1:31:05 [Tepuk tangan] 1:31:09 Mereka adalah pewaris juga manusia yang 1:31:15 disayangi 1:31:16 Allah. Alangkah indah bila hati 1:31:20 mengenal. 1:31:21 Tanda-tanda ada tujuh di 1:31:24 hidupnya. Yang pertama, orang yang 1:31:27 beriman kepada Allah. Iman di hati, 1:31:31 mulut dan 1:31:32 langkahnya. Yang kedua, orang yang 1:31:35 menjauh dari segala perkara-perkara yang 1:31:39 tiada guna. Yeah.