Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:09 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:19 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thyiban barokan fih kama 0:22 yuhibbu rabbuna waardu. Allahumma sholli 0:25 wasallim wabarik ala sayyidina 0:26 Muhammadin waa ali sayyidina Muhammad. 0:28 Masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:30 Silaturahim nomor 36, Kalimanggis, 0:32 Cibubur, Bekasi. Radio Silaturahim untuk 0:35 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 0:38 dirahmati Allah. Senang sekali di pagi 0:39 hari ini kami bisa menjumpai ikhwan 0:42 akhwat dalam program acara renungan di 0:44 bawah naungan Al-Qur'an untuk edisi 0:47 Kamis ya, hari yang ke-18 di bulan 0:50 Desember ini bertepatan juga dengan 27 0:55 Jumadil Akhir 1447 Hijriah. Ikhwan 0:59 akhwat. Semoga di pagi hari ini Allah 1:01 senantiasa mencurahkan rahmat kepada 1:03 kita semuanya. Dan alhamdulillah guru 1:06 kita Ustaz Husein Alatas telah hadir di 1:08 studio. Insyaallah kita akan kembali 1:11 membacakan beberapa pertanyaan nanti ya 1:13 yang sudah masuk sebelumnya dan juga 1:15 mengundang ikhwan awat yang mungkin 1:17 ingin berdialog langsung di kesempatan 1:19 ini. Asalamualaikum warahmatullahi 1:20 wabarakatuh. 1:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22 wabarakatuh. Baik, kita buka bersama 1:24 dengan pembacaan al-Fatihah yang akan 1:27 dibimbing langsung oleh Ustaz Husin kami 1:29 persilakan. 1:31 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:38 Bismillahirrahmanirrahim. 1:45 Alhamdulillahirabbil 1:48 alamin 1:51 arrahman. 1:53 irahim 1:57 maiki yaumiddin 2:01 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:07 ihdinasirathal 2:09 mustaqim 2:12 shathalladzina 2:14 an'amta alaihim 2:17 ghairil maghdubi alaihim wad 2:29 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 2:31 Selanjutnya, Ikhwan akhwat, langsung 2:32 saja kita bacakan ee pertanyaan dari 2:38 siapa ini? Tidak menyebutkan namanya, 2:39 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 2:41 wabarakatuh. 2:41 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:43 wabarakatuh. 2:45 Ini temanya hampir sama dengan pertemuan 2:47 selanjutnya, Ustaz. bagaimana kita 2:48 menghadapi ee usia senja, Ustaz. Ee 2:53 selain mengucap syahadat, Ustaz, apa 2:55 saja tanda husnul khatimah yang perlu 2:57 saya usahakan agar tampak ee di diri 3:01 saya itu dan bagaimana saya mengelola 3:04 ketakutan akan suul khatimah, Ustaz. 3:07 Akhir yang buruk tanpa berputus asa dari 3:10 rahmat Allah. Demikian, Ustaz. 3:14 Bismillahirrahmanirrahim. 3:16 Alhamdulillah. 3:18 Amin. 3:21 Hamdan katiron thyiban mubarokan fi kama 3:26 yuhibbu rabbuna waardo. 3:30 Allahumma sholli ala sayyidina wa 3:33 nabiyana Muhammadin wa alihi wasohbihi 3:38 wasallim. 3:40 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 3:45 innaka antal alimul hakim. 3:49 Wala haula wala quwwata illa billahil 3:52 aliyil adzim. 3:58 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 4:01 Muhammad. Assalamualaika ya Rasulullah. 4:05 Assalamualaina wa ala ibadillahi shihin. 4:09 Wasalamualaikum warahmatullahi 4:12 wabarakatuh. 4:13 Waalaikumsalam warahmatullah. 4:18 Hari senja merupakan saat-saat yang 4:22 menentukan 4:28 apabila 4:30 Allah Subhanahu wa taala menutup kita 4:32 dalam keadaan 4:35 beriman, bertakwa, 4:39 dan selalu mengingat Allah berbekal bagi 4:41 hari akhir, bertobat dari 4:44 kesalahan-kesalahan kita yang lampau 4:47 sungguh merupakan peruntungan yang amat 4:49 besar yang tak dapat dibandingkan 4:52 dengan seluruh kekayaan yang terdapat di 4:56 bumi ini. Walaupun dilipat gandakan 4:58 berlipat-lipat, 5:00 tak sebanding dengan peruntungan seorang 5:04 yang ditutup hidupnya oleh Allah dalam 5:08 keadaan husnul khatimah. 5:11 Tapi sungguh merugi orang-orang 5:14 yang mengakhiri hidupnya dalam keadaan 5:16 suul khatimah. 5:19 Dia sudah berusia berada pada usia 5:22 senja, tapi masih 5:26 perhatiannya tertuju pada kehidupan 5:28 dunia. 5:29 Mengikuti hawa nafsunya, menghalalkan 5:32 segala cara untuk mencapai tujuannya. 5:35 dan berangan-angan 5:37 bahwa 5:39 sebelum wafat dia akan bertobat kepada 5:41 Allah. Ternyata sebelum dia bertobat 5:45 datang saat ajalnya secara tiba-tiba 5:48 tanpa ada pemberitahuan sebelumnya. 5:51 Oleh karena itu, kita semua yang berada 5:55 pada usia senja bahkan termasuk 5:57 pemuda-pemuda kita, jangan 5:59 berangan-angan bahwa kita di masa akan 6:01 hidup panjang. 6:03 Berapa banyak bayi baru saja dilahirkan 6:06 ke dunia. Allah Subhanahu wa taala 6:09 menjemput kembali 6:11 bayi tersebut memisahkan dari kedua 6:14 orang tuanya sebagai ujian bagi mereka. 6:18 Begitu juga penganten yang dipersiapkan 6:21 untuk menyambut hari bahagianya. 6:25 Pakiannya disiapkan, acara juga 6:27 disiapkan, dana sudah dikeluarkan. 6:30 Demikian pula tempat acara yang begitu 6:32 megah. Ternyata belum sempat dia 6:35 menikmati saat-saat bahagia berumah 6:38 tangga. Ternyata 6:42 Allah Subhanahu wa taala mengirim 6:44 penjemput yang menjemput dirinya. 6:47 Oleh karena itu, kematian bukan 6:49 ditentukan pada usia tua 6:52 juga tidak ditentukan 6:55 pada seorang yang sakit-sakitan. Berapa 6:58 banyak yang sehat dipanggil lebih dulu? 7:00 Berapa banyak yang muda juga 7:02 mendahului mereka-mereka yang tua. Oleh 7:04 karena itu, mohonlah kepada Allah 7:07 Subhanahu wa taala untuk menjaga hati 7:10 kita, 7:12 begitu pula amal kita membimbing kita 7:15 untuk selalu berada di atas jalan yang 7:18 Allah ridai hingga akhir hayat Allah 7:20 tutup hidup kita dalam keadaan husnul 7:22 khatimah. 7:25 Dan kekuatan doa ini luar biasa 7:27 dahsyatnya. Apabila kita 7:30 bersungguh-sungguh mohon kepada Allah, 7:33 banyak-banyak berzikir kepadanya, 7:37 banyak kita membaca lailahaillallah, 7:40 bertasbih kepada Allah dengan penuh 7:43 penghayatan. Jangan kita baca dengan 7:45 tergesa-gesa. 7:47 Baca lailahaillallah. 7:51 Lailahaillallah. 7:53 Muhammadur Rasulullah. 7:56 Baca selawat kepada nabinya kemudian 7:58 bertasbih. Kalau kita sering membaca dan 8:01 mengucapkannya 8:03 pada saat detik-detik sakaratul maut 8:06 yang biasa kita baca, yang biasa kita 8:09 ingat itu yang akan hadir secara reflek 8:11 bersama kita. Dimudahkan bagi kita untuk 8:15 menutup hidup kita dalam keadaan husnul 8:18 khatimah. 8:20 Oleh karena itu Allah ingatkan dalam 8:21 suratul baqarah, fadkuruni adkurkum. 8:25 Hendaklah kalian selalu mengingat aku. 8:27 Aku akan selalu mengingat kalian. 8:30 Waskuru li wala takfurun. Dan 8:33 bersyukurlah kepadaku. Jangan kalian 8:35 ingkar. 8:37 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 8:39 taala berikan kabar gembira kepada kita 8:42 semua pada suratuz zumar ayat 50 8:47 ayat 53. 8:50 ayat 53, 54, 55 8:55 dan ayat-ayat berikutnya memberikan 8:58 kabar gembira juga peringatan bagi kita. 9:03 Allah berfirman, "Qul ya ibadiyalladzina 9:06 asrofu ala anfusihim." 9:09 Katakan, "Wahai hamba-hambaku 9:12 yang telah melampaui batas mengikuti 9:14 hawa nafsunya, hanyut bersama 9:17 angan-angan. 9:19 La taqnatu mir rahmatillah. Jangan 9:22 kalian disebabkan karena dosa kalian 9:24 yang begitu banyak, kelalaian kalian, 9:29 kalian berputus asa dari rahmat Allah. 9:31 Jangan sekali-kali berputus asa dari 9:33 rahmat Allah. Itu yang diinginkan setan. 9:38 Innallaha yagfirudzunuba jami. Sungguh 9:41 Allah akan mengampuni seluruh dosa. 9:43 Innahu hual gfurur rahim. Sungguh Dia 9:46 Maha Pengampun lagi Maha Penyay. Seluruh 9:48 dosa tidak dibatasi. 9:51 Baik sebelumnya orang tenggelam dalam 9:53 syirik, dalam perbuatan dosa mengikuti 9:55 hawa nafsu. Bila dia bertauat, memohon 9:59 ampun kepada Allah, bersujud di 10:01 hadapannya, Allah akan ampuni 10:02 dosa-dosanya. 10:06 Dosa yang tak terampunkan adalah dosa 10:08 iblis. berbuat dosa, berbuat salah, tapi 10:13 bersikap angkuh sombong di hadapan 10:15 Tuhannya. Tapi dosa kakek nenek kita 10:18 diampuni karena dia menyesal, merendah, 10:22 menyadari bahwa apa yang dialami semua 10:24 diakibatkan karena dia terbujuk 10:27 mengikuti godaan setan hingga dia 10:29 menzalimi diri sendiri. 10:32 Jadi, innallaha yagfirudzunuba jamia 10:35 innahu huwal gfurur rahim. 10:38 Lalu kita lanjutkan pada ayat berikutnya 10:41 yang mengingatkan kita, wa anibu ilbikum 10:44 wa aslimu lahu minqobli ayatiumulabu 10:49 tumma la tunsarun. 10:52 Dan kembalilah kalian, jiwa dan raga 10:56 kalian. Kembalilah kepada Allah Tuhan 10:59 kalian. 11:01 Tuhan yang selama ini merawat kalian, 11:03 menjaga kalian, mengasihi kalian, 11:05 menyayangi kalian. 11:09 Waibu ilabbikum wa aslimulah. Dan 11:12 hendaklah kalian berserah diri kepada 11:14 Allah. 11:16 Kalian betul-betul patuh, pasrah dengan 11:19 tulus kepada Allah. Tidak akan sia-sia 11:22 sebelum datangnya azab Allah. Dan pada 11:25 saat azab Allah datang, kalian tak akan 11:28 tertolong. Kecuali kalau kalian kembali 11:31 kepada Tuhan kalian. 11:33 Kalian berserah diri kepadanya. Bahaya 11:36 apapun tak akan menimpa kalian di dunia 11:38 maupun di hari akhirat. 11:41 Setelah itu, 11:45 wattabiu ahsana ma unzila ilaikum 11:48 mirbikum. 11:50 Wattabiu ahsana ma unzila ilaikum 11:53 mirbikum minqobli minqobli yatiakumul 11:58 adzabu. 12:00 Minqobli yatiakumul adzabu bagtatan wa 12:03 antum la tasurun. 12:06 Watabiu ahsana ma unzila ilaikum 12:09 mirbikum. 12:11 Dan ikutilah 12:13 sebaik-baiknya 12:14 yang diturunkan oleh Tuhan kalian untuk 12:17 kalian. 12:20 yaitu kitab suci Al-Qur'an yang 12:22 merupakan sebaik-baiknya kitab, 12:24 sebaik-baiknya petunjuk yang diturunkan 12:27 dari Tuhan kalian untuk kalian 12:30 sebelum kedatangan azab Allah Subhanahu 12:33 wa taala secara tiba-tiba tanpa kalian 12:36 sadari. 12:38 Jadi Allah ingatkan di samping kita 12:41 diajak oleh Allah untuk kembali 12:43 kepadanya berserah diri secara tulus. 12:45 Allah mengajak kita untuk mengikuti 12:50 Alkitab yang diturunkan oleh Allah 12:52 Subhanahu wa taala untuk kita semua demi 12:55 keselamatan kita, bukan demi memberatkan 12:59 kita. 13:03 an taquula nafsun ya hasrata ala ma 13:07 faradu fi jambillah wain kuntu 13:09 laminasakirin 13:12 sebelum kedatangan satu waktu ya satu 13:16 keadaan di mana jiwa manusia dengan 13:20 penuh penyesalan berkata, "Ya hasrata 13:22 ala ma faratu fi jambillah." 13:25 Betapa besar penyesalan dan kerugianku 13:30 atas kelalaianku yang melalaikan 13:32 kewajibanku kepada Allah Subhanahu wa 13:35 taala. Wain kuntu laminasakhirin. Dan 13:38 dulu aku dalam kehidupan duniaku 13:42 termasuk orang yang seringki 13:44 mengolok-olok dan meledek orang-orang 13:46 yang mengikuti petunjuk Allah. 13:50 taquula la anallaha hadani lakuntu minal 13:53 muttaqin atau pada saat itu 13:56 dia berkata, "Seandainya Allah 13:58 memberikan petunjuk kepadaku, niscaya 14:00 aku akan tergolong dari orang yang 14:02 bertakwa." Padahal Allah sudah utus 14:05 rasulnya, turunkan kitabnya, berikan dia 14:08 akal, tapi semua diabaikan. 14:13 Au taquula la annali karatan 14:18 faakuna minal muhsin. Atau dia 14:20 berandai-andai. 14:22 Seandainya aku diberikan kesempatan 14:24 kembali ke dunia, aku berjanji untuk 14:27 menjadi orang-orang yang selalu berbuat 14:29 kebaikan. Tapi masa ujian sudah berlalu, 14:33 kesempatan telah hilang, tak mungkin 14:35 dapat kembali. 14:37 Lalu setelah itu Allah Subhanahu wa 14:39 taala menegaskan bala semua yang kamu 14:43 minta telah Allah berikan kepada kamu. 14:46 Kesempatan, waktu ya begitu juga 14:50 bimbingan, petunjuk, 14:52 keluasan untuk berbuat kebaikan. Tapi 14:54 pada saat itu justru kamu mengolok-olok 14:57 orang yang berbuat kebaikan. Kamu kikir 15:00 dengan apa yang Allah berikan kepada 15:01 kamu. Kamu hanyut bersama nafsu dan 15:05 angan-angan. 15:08 Bala semua yang kamu minta Allah telah 15:11 penuhi. Q jaatka ayati. Telah datang 15:15 kepadamu ayat-ayatku. Fakadzabta biha 15:18 wastakbarta. Tapi ternyata kamu dustakan 15:21 dan kamu nyombongkan diri pada saat 15:23 tersebut. Wata minal kafirin. Dan kamu 15:26 tergolong dari orang-orang yang kafir. 15:29 Waumalqiamatiina 15:31 kadabu alallahi wujuhum muswaddah. Dan 15:35 di hari kiamat nanti engkau akan 15:37 menyaksikan orang yang berdusta atas 15:39 nama Allah. Wajah mereka hitam legam. 15:44 Alaisa fi jahanama matwan lil 15:46 mutakabbirin. Bukankah tempat yang layak 15:49 bagi orang-orang yang bersikap sombong 15:52 adalah api neraka jahanam. Tempat yang 15:55 sesuai bagi mereka. Lalu selanjutnya 15:58 bagi orang yang beriman. 15:59 Waunajjillahulladzinaqau 16:01 bimafazatihim la yamassuhum wala hum 16:05 yahsanun. Kemudian Allah selamatkan 16:07 orang-orang yang bertakwa dengan 16:09 kesuksesan mereka melintasi ujian yang 16:12 bermacam-macam. 16:13 Mereka dimasukkan ke dalam taman 16:15 surganya dan tidak akan disentuh oleh 16:17 keburukan sedikitp. Mereka diiringi 16:20 dengan rahmat, naungan dan perlindungan 16:23 dari Allah. Jadi kepada penanya coba 16:26 banyak-banyak merenungkan suratuszumar 16:28 ini dimulai dari ayat 53 16:32 yang berisikan kabar gembira juga 16:33 peringatan. 16:35 Dan rasa takut terhadap suul khatimah 16:37 bukan hal yang buruk. Rasa takut akan 16:40 membuat kita berhati-hati. Justru rasa 16:43 aman dari suul khatimah ini yang amat 16:46 mengerikan dan menakutkan. 16:48 Bapak dan Ibu bisa mohon kepada Allah 16:52 sujud sambil menangis berlindung dari 16:55 azab dan murkanya berlindung juga dari 16:58 suul khatimah. Insyaallah Bapak 17:01 diberikan hidayah, petunjuk dan juga 17:04 perlindungan dari Allah Subhanahu wa 17:06 taala. Dikumpulkan kelak bersama para 17:09 nabinya 17:10 termasuk Nabi kita Muhammad sallallahu 17:13 alaihi wasallam, keluarga dan para 17:15 sahabatnya. Amin. 17:17 Baik. Ee semoga terjawab ya tadi dari 17:20 hamba Allah. 17:22 Selanjutnya, Ustaz, ada pertanyaan dari 17:24 siapa ini? Pak Saleh di Ciputat. Ini 17:27 juga saya gabungkan saja, Ustaz, dengan 17:29 Bunda Khadijah yang sebelum siaran kita 17:32 bahas, Ustaz, ini mengenai kehidupan ee 17:34 sekarang yang sulit. Ustaz, Ustaz ee 17:38 kenapa hidup rasanya semakin sulit bagi 17:40 kami yang sudah berusaha jujur dan taat 17:44 beribadah? Sementara di sisi lain kita 17:47 lihat orang-orang korupsi 17:50 dan tidak taat beragama justru terlihat 17:53 hidup mewah dan urusannya dilancarkan 17:56 katanya Ustaz. Nah, apakah ini bentuk 17:59 ketidakadilan atau ada hikmah yang yang 18:03 tidak kami pahami? Satu lagi, di tengah 18:06 kenaikan harga, kebutuhan pokok dan 18:09 sulitnya mencari kerja, Ustaz, 18:13 seringkiali kami merasa ya sesak dan 18:16 mengeluh karena beban mental yang berat. 18:19 Nah, apakah mengeluhkan kondisi ekonomi 18:22 yang menjepit ini termasuk tanda bahwa 18:26 kami ini kurang bersyukur dan tidak rida 18:30 terhadap keadaan terhadap takdir Allah 18:32 ini? Bagaimana batasannya agar keluh 18:35 kesah kami ini tidak menjadi dosa untuk 18:38 kami, Ustaz? Syukran. 18:40 Bismillahirrahmanirrahim. 18:44 Allahumma atina min indika rahmah waimna 18:47 min ladunka ilman nafi unfaf'na bimaam. 18:54 Rabbana zidna ilman waikna bisihin. 18:59 Kepada Bapak Rusli ya, Pak Saleh dan 19:02 Bunda Khadijah. 19:02 Salh. Begitu juga kepada yang lain yang 19:05 berada pada kondisi yang sama. 19:10 Apabila kita sadar selalu 19:14 bahwa Allah Subhanahu wa taala maha 19:16 pengasih lagi maha penyayang 19:19 dalam merawat, mengasuh, dan mendidik 19:22 hamba-Nya 19:24 hingga kita berhusnudan terhadap Allah. 19:27 Berbaik sangka. Berbaik sangka ini akan 19:29 membuka pintu harapan bagi kita. 19:34 akan menerangi kalbu kita juga 19:37 menentramkan hati kita dan akan membuat 19:41 juga apa 19:44 yang tadinya kita menghadapi kesulitan 19:46 akan terjadi perubahan. 19:50 Kalau seandainya kita berbicara mengenai 19:51 kesulitan hidup yang kita alami, 19:55 sebetulnya Rasul dan para sahabat dulu 19:58 menghadapi kesulitan yang lebih besar di 20:01 tengah-tengah lingkungan yang keras. 20:05 Bukan di tengah-tengah negara yang penuh 20:07 dengan ladang pertanian, sungai-sungai 20:10 yang mengalir, tapi di tengah situasi 20:14 keadaan yang sulit. 20:18 Di mana terkadang Rasul tidak menjumpai 20:21 makanan walaupun hanya sebutir kurma, 20:24 dia menahan diri. Begitu pula sang putri 20:27 tercinta 20:29 mengikat perutnya karena menahan lapar. 20:31 H. 20:32 Demikian pula sahabat-sahabat yang lain. 20:35 Bukan hanya mereka dalam kesulitan, 20:38 bahkan mereka berperang juga dengan 20:41 bekal kurma yang mereka hisap-isap. 20:43 Seperti dalam satu peperangan Rasulullah 20:45 mengutus pasukan 20:48 dibekali satu kerbah kantong kulit yang 20:50 berisikan kurma. Itu bekal perjalanan 20:53 mereka. 20:55 Mereka berjuang 20:57 dengan sedikit bekal. Mereka berhasil 20:59 meraih kemenangan. Ketika kembali mereka 21:02 melintasi perjalanan menuju ke Madinah 21:04 di tepi pantai, 21:06 tahu-tahu mereka menjumpai seekor ikan 21:09 yang besar terdampar. 21:12 Akhirnya mereka nikmati makanan tersebut 21:14 yang merupakan hadiah dari Allah. Lalu 21:16 sebagian mereka keringkan, mereka bawa 21:18 ke hadapan Rasulullah sallallahu alaihi 21:21 wasallam. 21:25 Kesadaran 21:28 akan 21:30 kedudukan kita sebagai manusia yang 21:32 sedang menjalani ujian. Bukan hidup 21:34 untuk bersenang-senang menikmati 21:36 kesenangan dunia, tapi untuk menghadapi 21:40 berbagai macam cobaan. Baik senangnya 21:42 maupun susahnya kita hadapi sebagai 21:44 cobaan. Senangnya kita syukuri. Kemudian 21:47 sulitnya kita sambut dengan kesabaran. 21:50 Kemudian jangan kita gantungkan harapan 21:53 kita pada makhluk pada sebab walaupun 21:55 kita berusaha gantungkan harapan kita 21:58 kepada Allah subhanahu wa taala. 22:01 Bapak saleh yang dirahmati Allah, 22:06 salah satu rukun haji kita yaitu saie di 22:10 antara Safa dan Marwah. 22:13 Kata sai dalam bahasa Arab 22:16 terjemahannya dalam bahasa Indonesia 22:18 adalah usaha. 22:20 Tapi karena kita sudah berakrab dengan 22:23 pekerjaan sai tanpa memahami 22:26 maknanya, 22:28 kita beranggapan sa itu berlari-lari 22:30 kecil. 22:30 H. 22:31 Padahal kata sa'i dalam bahasa Arab 22:33 diambil dari sa'a yas'a yang artinya 22:36 berusaha. 22:39 As'a ya diterjemahkan ke dalam bahasa 22:43 Indonesia usaha karena ain susah untuk 22:46 disebutkan ya. Jadi kalau saya 22:48 mengatakan dalam bahasa Arab ana asa 22:50 berarti saya berusaha 22:53 a ini dirubah menjadi H karena sulit 22:56 disebutkan 22:57 dalam bahasa Indonesia karena kita punya 23:00 huruf A tapi tidak punya A. 23:02 He. 23:03 Nah, apa yang dilakukan Sayidah Hajar 23:06 sebetulnya pendidikan buat kita semua. 23:10 pendidikan buat kita. Di saat kita 23:12 menghadapi kesempitan, di tengah-tengah 23:14 lingkungan yang begitu keras, tidak 23:16 terdapat tanaman, tidak terdapat juga 23:18 air. Sampai Nabi Ibrahim berdoa, Pak 23:21 Rbiana 23:23 inni askantu 23:25 minriyati biwin giri 23:28 bait muharam. Wahai Tuhanku, aku telah 23:32 tempatkan tinggalkan sebagian dari 23:34 keluarga 23:36 di lembah yang tidak terdapat tanaman. 23:41 Apakah Nabi Ibrahim zalim? Tidak. Itu 23:43 perintah Allah untuk menguji keikhlasan 23:46 kepasrahannya pada Allah. Sang istri pun 23:49 ketika akan ditinggalkan, 23:51 dia bertanya, "Apakah ini perintah 23:54 Allah?" Ibrahim mengatakan, "Naam, ini 23:56 merupakan perintah Allah." Sang istri 23:59 langsung bergembira. Kalau gitu Allah 24:01 tidak akan menyia-nyiakan kita. Dia 24:03 bukan bergantung pada suaminya. 24:05 Suaminya sendiri pun butuh kepada Allah. 24:09 Begitu suami pergi, dia bersama anaknya 24:12 di padang tersebut tidak berputus asa. 24:15 Tapi terlebih dahulu dia berusaha 24:19 naik ke Bukit Safa, melihat ke sana 24:21 kemari. Mungkin ada sesuatu yang bisa 24:24 digunakan menyambung hidupnya atau 24:26 kafilah yang berlalu atau tanda-tanda 24:29 adanya air biasanya dengan burung-burung 24:31 yang berkumpul berkerumun di suatu 24:33 tempat. 24:35 tidak menemukan berangkat menuju Marwah. 24:39 Bolak-balik di antara Safa dan Marwah 24:41 bukan pekerjaan sia-sia. 24:43 He. 24:44 Tapi sebagai 24:46 bentuk usaha yang Allah perintahkan 24:50 kepada kita. Adapun hasilnya kembali 24:53 pada Al 24:53 Allah. 24:55 Setelah dia berusaha sebanyak tujuh 24:57 kali, ya. Baru setelah itu dia pasrahkan 25:00 dirinya kepada Allah. Datanglah bantuan 25:03 dari Allah. 25:05 Malaikat mengirimkan makanan. Kemudian 25:09 dengan rahmat Allah, Allah pancarkan air 25:12 zamzam. 25:13 Air zamzam ya yang 25:17 memancar dari daerah yang kering 25:20 kerontang. Yang hujan mungkin turunnya 25:22 hanya 1 tahun sekali. Tetapi dengan 25:26 rahmat Allah bisa menyirami dan 25:29 memberikan minum bermiliar-miliar 25:31 manusia. Hingga kini 25:35 dia berusaha rezeki dari Allah. Begitu 25:38 juga Bapak Saleh. Coba mulai sekarang 25:40 ya, Bapak pasrahkan, serahkan hidup 25:43 Bapak kepada Allah. Gantungkan harapan 25:46 kita pada Allah. Kita berusaha hanya 25:48 sebab 25:50 melakukan se sebab. Jangan biasakan diri 25:54 kita melamun di rumah. Setelah kita 25:55 salat, berdoa kepada Allah, sujud, mohon 25:58 rahmatnya, kita keluar. 26:01 kita keluar ya. Kalau 26:05 Anda bertanya ke mana saya keluar dari 26:07 rumah? Coba Anda berusaha. Insyaallah 26:10 dengan rahmat Allah Subhanahu wa taala 26:13 akan berikan rezeki yang penuh 26:14 keberkahan. Dan jangan Anda berkecil 26:17 hati 26:18 dengan sulitnya usaha. Begitu juga 26:22 dengan susahnya rezeki. Karena bagi 26:24 Allah mudah sekali walaupun tanpa sebab 26:27 kehidupan seperti di Makkah. Ketika 26:29 pertama kali Sayidah Hajar datang ke 26:31 sana, Allah limpahkan rahmatnya pada 26:33 mereka. Karena iman pasrahnya seorang 26:36 wanita, Allah pancarkan juga mata air 26:38 keberkahan yang terus melimpah hingga 26:41 kini. 26:43 Tugas kita berusaha rezeki dari Allah. 26:45 Dan Bapak saleh juga harus tahu bukan 26:47 hanya Bapak. 26:49 Saya ketika pertama kali berumah tangga, 26:52 pendapatan saya itu tidak mencukupi 26:54 kebutuhan saya sebulan. Saya hanya 26:56 menerima pendapatan Rp100.000. 27:00 Sedangkan kebutuhan saya pada saat itu 27:02 Rp300.000. 27:04 Saya keluarkan 20.000 dari Rp100.000 27:08 untuk fisabilillah. 27:11 Ternyata Allah gantikan dengan yang 27:13 lebih baik. 27:15 Saya punya perabotan, pernikahan, saya 27:17 jual untuk kontrak rumah. Istri 27:20 alhamdulillah menerima. 27:22 Terkadang anak sakit, kita tidak punya 27:24 uang untuk berobat ke dokter. 27:28 Terkadang kita untuk menutupi kebutuhan 27:30 kita berhutang ke sana kemari. 27:32 Ini perjalanan hidup. Tapi kalau kita 27:35 renungkan, di situlah kita merasakan 27:37 manisnya hidup. Faidza faragta fansob 27:41 waika fargab. Kalau kamu sudah selesai 27:45 dari satu urusan, mulai pekerjaan yang 27:47 baru dan jadikan harapanmu hanya kepada 27:49 Allah. 27:51 Jadi, Bapak Saleh jangan beranggapan 27:54 dalam hidup ini hanya Bapak yang 27:56 sendirian dalam kesulitan. 27:59 Bapak bersyukur alhamdulillah Bapak 28:01 dianugerahkan iman petunjuk dari Allah. 28:04 Sedangkan para koruptor 28:06 jangan Bapak anggap mereka bahagia. 28:08 Mereka bersenang-senang, 28:09 menghambur-hamburkan harta. Tiap manusia 28:13 Allah anugerahkan fuad di hatinya. Fuad. 28:17 Fuad ini kesadaran 28:20 di mana kalau dia berbuat salah 28:23 hatinya akan resah dan gelisah. 28:26 Walaupun semua orang memuji dirinya, 28:29 menyebut-nyebut namanya sebagai orang 28:31 yang baik, tapi kalau dia mendapatkan 28:33 hartanya dari cara yang haram, hatinya 28:35 bergelisah resah, hidupnya tidak nyaman. 28:39 Nampak casingnya di luar begitu indah, 28:41 tapi dalamnya betul-betul digerogoti 28:44 oleh kesedihan, ketakutan, keresahan, 28:46 dan kegelisahan. Dan amalnya, sedekahnya 28:49 pun tidak akan diterima di sisi Allah. 28:51 Kenapa? Karena yang Allah terima hanya 28:53 dari hasil orang yang bertakwa. 28:56 Mereka dengan harta dijauhkan dari 28:58 Allah. Bapak dengan cobaan ini 29:00 didekatkan kepada Allah. 29:03 Artinya bukan Allah tidak adil, tapi 29:05 Allah memilih bapak, memilih orang yang 29:07 serupa dengan bapak. 29:09 untuk selalu membuat dia teringat kepada 29:11 Allah agar Allah Subhanahu wa taala 29:14 melimpahkan rahmatnya kepadanya. Dan 29:17 Bapak jangan berkecil hati 29:20 baca 29:22 doa, baca Al-Fatihah. Coba resapi. 29:27 Bismillahirrahmanirrahim. 29:29 Coba buka pintu-pintu yang tertutup. 29:31 Dengan nama Allah yang maha 29:34 pengasih lagi maha penyayang. Resap 29:37 jangan hanya dibaca tapi jadikan sebagai 29:41 sesuatu yang kita hayati. 29:43 Bismillahirrahmanirrahim. 29:45 Dengan nama Allah yang maha pengasih 29:46 lagi maha penyayang. Insyaallah yang 29:48 tertutup akan terbuka bagi Bapak. Tapi 29:50 jangan lupa setelah itu, alhamdulillahi 29:53 rabbil alamin. Segala puji bagi Allah 29:57 Rabb Tuhan semesta alam yang merawat dan 30:00 menjaganya. 30:02 Arrahmanirrahim kembali diulangi yang 30:04 maha pengasih lagi maha penyayang dalam 30:06 merawat hambanya dan makhluk-makhluknya. 30:10 Maliki yaumiddin. Ini yang tidak 30:12 disadari oleh para koruptor, 30:15 oleh mereka-mereka yang hanyut bersama 30:17 hawa nafsu mereka. Maliki yaumiddin. 30:20 Bagaimana mereka nanti di hadapan Maliki 30:22 yaumiddin. 30:23 Tapi kalau Bapak dalam kondisi selalu 30:26 ingat kepada Allah, sadar begitu 30:29 berhadapan dengan 30:31 Maliki Yaumiddin, bahkan dengan 30:33 peringatan yang mengingatnya dia sadar, 30:35 dia bersyukur alhamdulillah dengan 30:37 hidayah yang Allah berikan padanya. Oleh 30:40 karena itu Allah tunjukkan jalan 30:41 keselamatan. 30:43 Iyaka na'budu wa iyaka nastain. Hanya 30:46 kepada-Mu ya Allah kami menyembah. 30:49 Hanya kepada-Mu ya Allah kami mohon 30:51 pertolongan, dambaan dan harapan kami. 30:54 Seperti doa Imam Ali Zainal Abidin. 30:57 Allahumma man asbaha 30:59 lahu thqatun a rajaun ghair. Ya Allah ya 31:03 Tuhanku. Seandainya seorang di pagi hari 31:06 membuka matanya, 31:08 dia memiliki pegangan harapan selain 31:10 dari Engkau. 31:12 Sedangkan saya, ya Allah, tidak memiliki 31:14 harapan, pegangan, sadaran, kecuali 31:16 hanya Engkau. La syarikalak. 31:19 Maka selamatkan aku dari berbagai macam 31:22 fitnah yang akan mencelakakanku. Dan 31:24 bukalah pintu rahmat-Mu ya Allah. Betapa 31:27 indahnya kalau kita menikmati munajat 31:30 bersama Allah, 31:32 merasakan tangan-tangan Allah membelai 31:35 kita dengan bimbingan petunjuknya. 31:38 Seperti seorang ayah ketika dia 31:40 memaksakan dirinya tega untuk mendorong 31:43 anaknya belajar. Mengingatkan diri bukan 31:45 karena orang tua tidak sayang kepada 31:47 anaknya, tapi karena ingin anaknya 31:50 sukses. 31:52 Apalagi Allah Tuhan semesta alam yang 31:54 maha pengasih lagi maha penyayang. 31:56 Bapak saleh sedang disayangi Allah, 31:58 diberikan perhatian. Begitu juga 32:00 orang-orang yang serupa. Dan saya pernah 32:02 merasakan keadaan kondisi, 32:05 merasa soal tertutup dari segala 32:07 penjuru. Tidak lagi ada harapan sama 32:10 sekali dari manusia. 32:11 Tapi subhanallah dengan kita berdoa 32:13 sujud di hadapan Allah tahu-tahu yang 32:16 tadi tertutup terbuka bukan hanya pintu, 32:19 seluruhnya terbuka dengan izin Allah 32:20 Subhanahu wa taala. Maka 32:22 banyak-banyaklah kita berzikir, 32:25 beristigfar, resapi, hayati manisnya 32:27 kita bermunajat bersama Allah Subhanahu 32:30 wa taala. Wallahuam. 32:32 Baik, Ustaz. Tadi yang satu lagi dari 32:34 Bunda Khadijah, bagaimana ee antara 32:36 sabar dan mengeluh, Ustaz? Heeh. 32:38 Agar katanya ee bagaimana batasan agar 32:41 keluh kesahnya itu tidak menjadi dosa? 32:43 Ustaz, 32:46 kalau seandainya kita sadar 32:50 ujian yang datang dari Allah bukan 32:53 pertanda Allah Subhanahu wa taala tidak 32:56 menyukai kita atau meninggalkan kita. 33:00 Begitu juga kebaikan yang kita terima 33:03 ini bukan bertanda bahwa Allah Subhanahu 33:06 wa taala menyayangi kita. 33:10 Allah berfirman dalam surah alfajr, 33:13 faammal insanu idza mabtalah rbuhu 33:17 faakrahu waamahu fqubi akr manusia ini 33:22 banyak yang salah paham kalau diuji oleh 33:25 Allah dengan kesenangan, kemurahan dan 33:28 kemuliaan dibilang Tuhanku sayang 33:31 padaku. 33:34 Amma idtahu faqadar alaihi rizq fqulu 33:37 rbi ahan. Tapi sebaliknya kalau Allah 33:40 uji dia dengan kesempitan rezeki dan 33:42 kesulitan, dia mengatakan Tuhanku telah 33:45 apa? Menghinakan aku dan merendahkan 33:48 aku. Sama sekali tidak. Ini ujian. Oleh 33:51 karena itu Allah ingatkan dalam surah 33:54 Al-Hadid, ma asoba mim musibatin 33:58 fil ard w anfusikum illa fi kitabim 34:02 minqabaha 34:04 inalikaallahi yasir. Ingatlah wahai 34:06 manusia, tidak ada satu musibah atau 34:09 perolehan yang didapatkan manusia. 34:13 Dalam bahasa Arab asab itu bukan hanya 34:15 menggambarkan musibah tapi juga 34:17 perolehan. tidak ada perolehan yang kamu 34:19 terima, tidak ada juga apa e cobaan 34:22 keberatan yang kamu rasakan 34:26 melainkan kami apa? Begitu juga kejadian 34:29 yang terjadi bumi dengan berbagai macam 34:32 cobaan-cobaan yang dialami manusia 34:35 kecuali semua tertulis dalam kitab Allah 34:39 Subhanahu wa taala sebelum bahkan kami 34:41 ciptakan manusia. 34:44 Tapi ingat, jangan kita menuduh Allah 34:46 Subhanahu wa taala dengan perbuatan 34:49 zalim yang kita lakukan. Contohnya 34:51 bencana yang terjadi di Aceh, di Padang, 34:55 ya, di wilayah Sibolga dan lain 34:58 sebagainya. Jangan kita beranggapan 35:00 bahwa ini perbuatan Allah. Ini 35:03 pelanggaran manusia terhadap takdir dan 35:06 norma-norma 35:08 alamiah yang ditetapkan Allah. akhirnya 35:10 berakibat buruk bukan hanya pada 35:11 pelakunya, tapi kasihan juga pada 35:14 masyarakat yang tidak berdosa ini. Lalu 35:16 Allah hibur bahwa mereka-mereka 35:18 mengalami cobaan ini sebagai ujian bagi 35:22 mereka. 35:24 Lalu Allah terangkan, likai lau ala ma 35:26 fatakum. Agar kalian tidak larut dalam 35:29 sedih dan duka atas sesuatu yang hilang 35:31 dari kalian. Karena kehilangan di dunia 35:34 bukan kehilangan seperti di akhirat. 35:36 Banyak orang kehilangan di dunia 35:38 kekasihnya, orang yang dicintai atau 35:39 hartanya atau di hari akhirat 35:41 ditempatkan di tempat yang mulia karena 35:43 sadar dan sabar. 35:45 Agar kalian tidak larut dalam sedih dan 35:47 duka karena sesuatu yang hilang dari 35:49 kalian. Wala tafrahu bima atakum. Juga 35:52 untuk mengingatkan kalian agar kalian 35:54 tidak bersukaria, berifia dengan sesuatu 35:57 yang Allah berikan pada kalian. 36:00 Wallahu la yuhibbu kulla mtarin fakhur. 36:03 Allah paling tidak menyukai orang yang 36:05 angkuh lagi bangga diri. Oleh karena 36:08 itu, Kang Rizal, seorang mukmin sadar 36:13 sebagaimana dia menghadapi siang dan 36:15 malam siri berganti 36:17 itu merupakan keharusan yang harus 36:19 dihadapi. Begitu juga cobaan hidup ini. 36:22 Terkadang lapang, terkadang sempit, 36:25 terkadang kita senang, bahagia, 36:27 terkadang kita bersedih. Kalau bukan 36:29 karena cobaan ini, manusia akan lupa 36:31 kepada Allah. Kalau Allah bentangkan 36:34 rezekinya, berikan mereka semua 36:36 kesenangan dunia, tidak ada satuun dari 36:38 mereka mungkin yang akan ingat Allah. 36:39 Tapi dengan rahmat Allah, 36:41 Allah Subhanahu wa taala uji mereka 36:44 dengan sehat dan penyakit. Uji mereka 36:47 dengan lapang dan sempit, senang dan 36:49 susah. Pertemuan dan juga perpisahan. 36:53 Pertemuan juga dengan 36:54 perpisahan. Oleh karena tidak ada jamuan 36:56 yang tak bubar. Tidak ada jamuan yang 36:59 yang tak bubar. 37:02 Semua apa? Semua kalau kita perhatikan 37:04 sama-sama 37:07 mengandung makna yang amat indah. Baru 37:10 kita merasakan nikmatnya pertemuan 37:12 dengan adanya perpisahan. Betul gak? 37:15 Iya. 37:16 Tapi kalau selamanya pertemuan, yang 37:18 lahir kejemuan dan tidak akan menghargai 37:20 nikmat Allah. 37:21 Iya. Jadi semua memang diatur oleh Allah 37:24 dan kita harus siap menerima keduanya 37:26 sebagaimana kita menghadapi siang dan 37:28 malam siri berganti. Begitu pula pada 37:31 saat kita senang jangan lupa. 37:33 Kita tidak akan selamanya senang. Kalau 37:36 kita terus seperti tidak mungkin kita 37:37 bersyukur. 37:39 Lalu berganti dengan kesusahan. 37:42 Yang penting dalam senang dan susah, 37:46 dalam lapang dan sempit kita selalu di 37:48 jalan Allah Subhanahu wa taala. Ini 37:51 merupakan kebahagiaan yang tak 37:53 terhingga. Seperti yang dialami oleh 37:55 Nabi Ayub. Setiap kali dia menghadapi 37:57 cobaan, dia mengatakan semua ini milik 37:59 Allah. Dia memberi, kapan dia mengambil, 38:03 kita harus kembalikan dengan hati yang 38:05 rela dan pasrah. 38:07 Ini pelajaran yang amat indah. Jadi, Ibu 38:10 Khadijah atau yang lain hendaknya kita 38:13 selalu betul-betul berbekal kesadaran 38:17 akan peran kita di muka bumi ini. Bukan 38:20 dunia sebagai tujuan, tapi tujuan kita 38:23 di hari akhir setelah kita menyelesaikan 38:25 ujian kita, jangan pada masa ujian kita 38:28 berpikir untuk berleha-leha, 38:29 bermain-main. Begitu datang hasil ujian 38:32 kita akan menyesal. Wallahuam. Satu 38:35 lagi. 38:36 Baik, Ustaz. Satu lagi dari sebentar 38:39 Ustaz ee saya buka dulu yang tadi dari 38:41 siapa? Dari 38:44 hamba Allah kembali Ustaz tidak 38:46 menyebutkan namanya. Ustaz, bagaimana 38:48 cara kita berhusnuzzan kepada Allah di 38:51 saat kita diuji dengan semuanya? Padahal 38:53 menurut kita sendiri kita sudah 38:55 melakukan apa yang diperintah dan 38:57 menjauhi apa yang dilarang Allah. Tapi 39:00 kenapa kita masih seperti ini, Ustaz? 39:02 Apalagi ekonomi kita yang belum kunjung 39:04 membaik malah menambah hutang kata 39:07 Ustaz. Kurang lebih tadi sudah 39:08 dijabarkan mungkin terakhir Ustaz. 39:11 Bismillahirrahmanirrahim. 39:15 Jangan sekali-kali kita menganggap amal 39:17 kita yang kita lakukan, ketaatan kita 39:21 kepada Allah ya sebagai hutang Allah 39:24 kepada kita. 39:26 Jangan kita beranggapan kebaikan yang 39:29 kita lakukan. 39:31 Begitu juga ketaatan kepada perintahnya 39:33 sebagai hutang Allah kepada kita. 39:37 Kita berhutang kepada Allah dengan 39:39 seluruh hidup kita. Seandainya sepanjang 39:42 masa kita sujud ya, 39:46 hingga punggung kita dalam keadaan 39:48 bengkok, meneteskan air mata hingga mata 39:52 kita buta, tak akan dapat membayar 39:54 nikmat Allah yang tak terhingga. 39:58 Kalau Anda perhatikan, ada seorang kaya 40:01 raya. Kaya raya. 40:06 Tahu-tahu 40:07 dia mendengar 40:12 pernyataan dari dokter yang merawatnya 40:14 bahwa Anda harus cuci darah. Ginjal Anda 40:17 tak berfungsi. 40:20 Ketika dia cuci darah, 40:23 mulai saat itu semua dibatasi minumnya, 40:26 makannya. 40:27 Dia tidak lagi mampu untuk berhubungan 40:30 dengan lawan jenisnya. 40:33 Bila minum terlalu banyak, pada saat 40:35 cuci darah dia akan disedot juga airnya 40:37 cukup banyak. Dan itu juga di antara 40:39 mati dan hidup. Kekayaannya melimpah 40:43 ruah. Dia bertanya, "Ustadz, saya mau 40:46 tanya, kenapa Allah coba saya begini? 40:49 Saya katakan, kamu harus bersyukur pada 40:51 Allah. Kamu diberikan kekayaan, 40:54 diberikan harta, tapi kamu tidak mampu 40:56 mengendalikan nafsumu. 40:58 Kamu selalu mencari kesenangan ke sana 41:00 dan kemari. 41:02 Akhirnya kamu mengalami cobaan seperti 41:04 ini, tidak langsung Allah jemput kamu 41:06 karena mengajak kamu untuk bertobat 41:08 kembali kepadanya. 41:10 Dulu kamu diberikan kesenangan, sekarang 41:12 dicoba untuk membuat kamu mengingat 41:14 Allah. 41:15 sampai pernah satu kali waktu di saat 41:18 dia putus asa, dia berangkat ke tanah 41:20 suci melakukan ibadah umrah. Kemudian 41:24 dia berharap dia mati di sana karena 41:26 hidupnya dia merasakan tidak memiliki 41:28 arti. 41:29 Ternyata ketika dia sedang bertawaf, dia 41:33 tidak cuci darah sebelumnya langsung dia 41:35 terkapar dalam keadaan tidak sadar. 41:38 Tahu-tahu ketika dibuka matanya, dia 41:40 pikir sudah di hari akhirat. Ternyata 41:42 berada di rumah sakit ya karena ada 41:44 kartu keanggotaan cuci darah langsung di 41:47 tangan dicuci darahnya kembali sehat. 41:50 Saya bilang Allah masih berikan kamu 41:52 kesempatan. Kalau kamu berpindah menuju 41:55 hari akhir di sana tidak akan dapat 41:56 kesempatan lagi. Apa artinya? 41:59 Penderitaan singkat dalam kehidupan 42:01 dunia dibandingkan dengan kebahagiaan 42:03 kekal di hari akhir. Satu hari di sisi 42:06 Tuhanmu 42:07 sama dengan 1000 tahun dalam hitungan 42:10 kita. Jadi kalau Anda hidup saat ini 65 42:13 tahun, 42:15 65 tahun katakan umur 70 tahun Anda 42:18 meninggal dunia. Kalau usia seorang 100 42:21 tahun hanya 1/10 satu hari akhirat. 42:25 Dan manusia seluruhnya dalam kehidupan 42:27 dunia akan menjalani cobaan. Bukan hanya 42:29 kamu, cuma cobaan yang berbeda-beda. Ini 42:31 kaya menghadapi penyakit. Ada seorang 42:34 yang sehat menghadapi kesulitan hidup. 42:37 Justru kesulitan hidup ini yang akan 42:39 menempa kita. Jangan berburuk sangka 42:42 pada Allah. Ketahuilah terkadang yang 42:45 tidak kita sukai itu yang membawa 42:46 kebaikan buat kita. Seperti ketika Qarun 42:50 dengan bangga memamerkan kekayaannya, 42:53 orang-orang yang lemah imannya berkata, 42:56 "Coba seandainya kami he 42:58 memiliki apa yang Allah berikan kepada 43:01 Qarun walaupun hanya sedikit saja, dia 43:03 sungguh orang yang beruntung." Tahu-tahu 43:05 ketika mereka sedang menyaksikan Allah 43:07 tenggelamkan Qarun ke dalam perut bumi 43:09 bersama pengikutnya dan semua hartanya. 43:13 Begitu mereka menyaksikan, mereka 43:15 mengatakan kalau Allah tidak berbelas 43:18 kasih terhadap kami, melimpahkan 43:20 karunia, niscaya kami akan mengalami 43:22 nasib seperti. 43:25 Jadi jangan kita melihat keluar, kita 43:27 anggap mereka senang, mobil mewah, rumah 43:30 mewah, pasangan-pasangan, anak-anak yang 43:33 sekolah di sekolah-sekolah yang 43:35 bergengsi, 43:37 kita tidak iri kepada mereka. Oleh 43:38 karena itu, ada sebuah riwayat hadis 43:40 cuma sering disalah tafsirkan. Kang 43:42 Rizal itu hadis yang berbunyi, "Adunya 43:45 sijnul mukmin wa jannatul kafir." Dunia 43:47 ini penjara bagi orang yang beriman, 43:49 surga bagi orang kafir. 43:52 Seolah-olah hadis ini mengajak kita 43:54 untuk hidup miskin, melarat. Padahal 43:57 bukan begitu maksudnya. 44:00 Ketika seorang Yahudi berjumpa dengan 44:03 Imam Hasan 44:05 bin Ali bin Abi Thalib, Sayidina Hasan 44:07 menggunakan pakaian yang baik, 44:09 mengendarai kuda, penampilan yang begitu 44:12 gagah. Sedangkan si Yahudi ini miskin 44:15 dan melarat. Dia mengatakan 44:18 kepada Imam Hasan, "Dulu kakek kamu 44:21 mengatakan bahwa dunia penjara bagi 44:23 orang yang beriman, surga bagi orang 44:25 kafir." Kenapa? Justru saya sebagai 44:27 seorang kafir hidup dalam penderitaan 44:31 dan kemiskinan, sedangkan kamu sebagai 44:33 seorang muslim hidup dalam berarti 44:35 ucapan kakek kamu bohong. H. 44:38 Dijawab oleh Imam Hasan, "Kamu salah 44:40 memahami hadis ini. Ketahuilah saya ini 44:44 dengan kenikmatan yang Allah berikan 44:46 kepada saya 44:49 dibandingkan surga yang Allah sediakan 44:51 bagi orang yang bertakwa, kehidupan saya 44:54 ini adalah penjara. 44:58 Kalau Allah perlihatkan kepada manusia 45:00 kehidupan di surga, walaupun sekejap 45:02 mata tidak ada seorang pun yang akan 45:04 betah tinggal di dunia ini. Jadi 45:06 walaupun saya diberikan kenikmatan 45:07 seperti ini dibandingkan dengan 45:09 kenikmatan surga yang Allah janjikan 45:11 untuk orang yang bertakwa, kehidupan ini 45:13 merupakan penjara. Jangan kita 45:15 beranggapan ini surga, akhirnya kita 45:17 lupa. Begitu juga kamu dengan 45:20 penderitaan yang kamu alami, tapi dengan 45:22 kekafiran kamu dan neraka yang kamu akan 45:24 masuki, kehidupan kamu saat ini surga. 45:27 Kehidupan kamu saat ini 45:28 surga. 45:29 Jadi mereka yang kaya raya ini jangan 45:30 beranggapan ini kehidupan ini surga. 45:33 Sangril bukan penjara bagi mereka kalau 45:36 mereka tahu kehidupan akhirat. Oleh 45:38 karena itu yang dicoba dengan kesusahan 45:40 kalau dia berhusnudan pada Allah. 45:43 Selesai ujian insyaallah akan menempati 45:45 tempat yang amat indah. 45:48 Berkaitan dengan rezeki sebetulnya ini 45:51 cobaan buat Bapak. Coba alihkan perasaan 45:53 Bapak yang tadinya beranggapan Allah ya 45:56 kurang adil atau Allah Subhanahu wa 45:59 taala tidak memperlakukan dirinya dengan 46:01 mulia. Alihkan ibadah ketaatan Bapak 46:04 untuk Allah sebagai ungkapan syukur. 46:07 Bukan karena mengharapkan rezeki, 46:10 tapi sebagai ungkapan syukur Bapak yang 46:12 menerima hidayah karunia dari Allah ya 46:15 diberikan petunjuk. Ya Allah aku 46:18 melakukan ibadah ini semata-mata bukan 46:20 karena merasa bahwa kebaikanku 46:23 bermanfaat kepadamu atau karena kamu 46:25 berhutang kepadaku. Tapi aku berhutang 46:29 kepadamu dengan seluruh hidupku. Aku 46:31 lakukan ibadah ini sebagai ungkapan 46:33 syukurku dan cintaku padamu. Kalau Anda 46:37 bisa melakukan hal ini, insyaallah hidup 46:40 Anda akan betul-betul merasakan 46:42 kebahagiaan yang sempurna. Oleh karena 46:44 itu, Imam Ali sebagai penutup berkata 46:45 apa? Manusia yang beribadah pada Allah 46:47 tiga golongan. Satu, yang beribadah pada 46:50 Allah sambil menghitung-hitung pahala. 46:54 H 46:55 menunggu balasan dari Allah. Itulah 46:57 ibadahnya para pedagang. 47:00 Satu lagi, beribadah kepada Allah mirip 47:02 dengan budak. Kalau diawasi rajin, tidak 47:05 diawasi langsung apa? Bermalas-malasan. 47:09 Itulah ibadahnya para budak. Tapi yang 47:12 ketiga, mereka yang beribadah bukan 47:15 karena surga yang menjadi tujuan 47:18 utamanya, bukan juga karena neraka yang 47:21 menyebabkan dia beribadah. Ya, tapi yang 47:25 menjadi tujuan ibadahnya adalah syukur 47:28 dan cintanya kepada Allah. Ibadatus 47:30 syakir. Dia tidak pernah merasa dengan 47:32 amalnya memberikan sesuatu untuk Allah. 47:34 Justru dia bersyukur dengan hidayah 47:36 taufik yang Allah berikan kepadanya. 47:38 Jadi kalau Bapak selamanya menganggap 47:40 amal pekerjaan Bapak ini hutang bagi 47:44 Allah yang mesti dibayar 47:46 ini merupakan ibadah yang tidak murni. 47:49 Tapi usahakan murnikan ibadah Bapak 47:52 semata-mata karena Allah. Allah akan 47:54 memberikan hal yang tidak pernah Anda 47:56 bayangkan. 47:58 Kemarin dalam sebuah dialog ya seorang 48:00 bertanya, "Ustaz, saya sudah bangun 48:03 malam salat ya beribadah pada Allah 48:06 supaya saya dapat diterima di perguruan 48:08 tinggi favorit saya." Ternyata apa? Saya 48:11 tidak diterima. 48:13 Jadi jangan beranggapan bahwa nasib kita 48:15 ditentukan dengan perguruan tinggi yang 48:17 kita inginkan. Tidak. 48:20 Jadi kamu jangan tahajud kamu untuk 48:23 mendapatkan sekolah favorit. Tahajud 48:25 kamu sebagai ungkapan syukurmu, cintamu 48:27 kepada Allah. Baru Allah akan berikan 48:30 kamu yang terbaik. Di antara yang 48:31 terbaik. Jadi perbaiki ibadah kita. 48:34 Jangan ibadah kita untuk tujuan-tujuan 48:37 duniawi, tapi jadikan kita, dunia kita 48:40 sebagai ibadah pengabdian kepada Allah. 48:43 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 48:46 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 48:49 ilaik wal afu minkum. Wassalamualaikum 48:51 warahmatullahi wabarakatuh. 48:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 48:55 wabarakatuh. Terima kasih Ustaz Husin 48:57 Alatas atas jawaban-jawaban ee dan 49:00 penjelasan ee mengenai pertanyaan dari 49:03 Ikhwan Akhwat ya. Insyaallah, Iwan. 49:05 Kesulitan hari ini menjadi sekolah, 49:08 Ustaz, ya, bagi kita, bagi jiwa kita 49:10 agar ee tumbuh lebih tangguh, Ustaz, ya. 49:14 Badai pasti berlalu, Ustaz, ya. 49:15 Insyaallah, ya. 49:16 Dan di balik setiap ee kesempitan selalu 49:19 ada kemudahan yang Allah siapkan. 49:20 Insyaallah. 49:21 Setiap kali malam datang, kita harus 49:24 siap-siap untuk menghadapi. Setiap malam 49:26 datang kita berharap terbitnya fajar. 49:29 Insyaallah. Dan setiap kita berada di 49:31 waktu siang siap-siap juga untuk 49:33 menghadapi malam. 49:39 Baik ikhwan akhwat, akhirnya saya Rizal 49:41 Alhaq dan juga Ondi beserta Kang Algi 49:45 undur diri. Billahi taufik wal hidayah. 49:47 Wasalamualaikum warahmatullahi 49:48 wabarakatuh. Waalaikumsalam 49:50 warahmatullah