Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:09 Brazil TV 0:12 [musik] 0:24 [musik] 0:30 [musik] 0:34 alhamdulilla wasalam ala rasulillah waa 0:37 alalamualaikum warahmatullahi 0:39 wabarakatuh selamat pagi Pagi ikhwan 0:40 akhwat selamat datang di renungan di 0:43 bawah naungan Al-Qur'an bersama Alfagqir 0:44 Isa Alkaf ada Ondi dan juga Mas Algi di 0:47 meja operator. Alhamdulillah senang 0:49 sekali pada pagi hari ini secara live 0:52 atau siaran langsung Alfagir bisa 0:55 menemani kawan-kawan sekalian dalam 0:56 keadaan segar sekali karena dari jam .00 0:59 pagi sudah bangun untuk nonton Piala 1:02 Dunia. Alhamdulillah mudah-mudahan 1:03 Ikhwan Akhwat juga dalam keadaan sehat 1:05 walafiat, siap beraktivitas. Namun 1:07 sebelum beraktivitas, mari sama-sama 1:10 insyaallah kita mengkaji lagi lebih 1:13 dalam Al-Qur'anul Karim bersama guru 1:15 kita yang alhamdulillah sudah 1:16 membersamai kita di studio Ustaz Husein 1:19 bin Hamid Alatas. Asalamualaikum, Ustaz. 1:22 Waalaikumsalam warahmatullahi. 1:23 Semoga dalam keadaan sehat walafiat, 1:25 Ustaz. Insyaallahukrillah. 1:27 Alhamdulillah wasyukurillah, Ustaz. Ee 1:29 hari ini kita akan live menjawab 1:30 pertanyaan ikhwan sekalian. Namun 1:32 alangkah baiknya kita buka dengan ummul 1:34 Quran surat Alfatihah. Silakan Ustaz. 1:39 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:45 Bismillahirrahmanirrahim. 1:50 Alhamdulillahi 1:51 rabbil alamin 1:55 arrahmanirrahim. 1:58 Maiki yaumiddin. 2:02 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:08 ihdinasirathal 2:10 mustaqim 2:12 shathalladzina 2:14 an'amta alaihim 2:17 ghairil maghdubi alaihim 2:21 waladin. 2:26 Amin. Amin. Ya rabbal alamin. 2:28 Allahumarhamna bil Quran. Semoga dari 2:29 bacaan Al-Qur'an tadi Allah bukakan 2:31 pintu rahmat, pintu hidayah untuk kita 2:33 semua dijaga ketakwaannya, keimanannya 2:35 oleh Allah Subhanahu wa taala. Amin. 2:37 Amin ya rabbal alamin. 2:39 Terima kasih buat Ibu Alvida Ahda, 2:41 masyaallah memberikan sumbangannya untuk 2:44 operasional dakwah Radio Silaturahim. 2:47 Bagi ikwan-akhwan yang ikut yang ingin 2:49 ikut 2:50 menyedekahkan sebagian rezekinya untuk 2:53 operasional dakwah, silakan ke Bank 2:54 Syariah Indonesia dengan nomor 722230033 3:00 atau 72-nya 4 * 333 atas nama Yayasan 3:05 Wakaf Rumah Quran Silaturahim. 3:09 Dan bagi yang ingin bertanya, silakan 3:12 kirimkan pertanyaan Anda melalui pesan 3:15 nomor WhatsApp di 0811999720. 3:21 Sekali lagi nomor WhatsApp 0811999720. 3:27 Ustaz, ada pertanyaan pertama dari Ibu 3:30 Fani. Ustaz, asalamualaikum 3:31 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, izin 3:33 bertanya. 3:34 Bolehkah wanita safar tanpa mahram? Apa 3:37 saja aturan-aturannya? Syukran 3:39 jazakumullah khairan jaza. 3:42 Bismillahirrahmanirrahim. [berdehem] 3:45 Alhamdulillahi rabbil alamin. 3:49 Hamdan katsiron thyiban mubarakan fi 3:54 kama yuhibbu rabbuna. 3:58 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 4:00 abdika wa rasulik sayidina wa nabina 4:04 Muhammadin wa alihi. Wasoahbihi wabarik 4:08 wasallim. 4:13 Allahumma atina minika rahmah waimna min 4:17 ladunka ilman nafi' wf'na bima alamtana. 4:21 Rabbana zidna ilman wa alhikna 4:24 bisolihin. Amma ba'du. Ikhwan akhwat 4:28 [mendengus] pendengar pemirsa radio TV 4:31 silaturahmi yang dirahmati Allah. 4:34 Allah Subhanahu wa taala di dalam 4:37 Al-Qur'an. 4:39 Begitu pula Nabi kita Muhammad 4:41 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 4:46 senantiasa 4:49 mengingatkan kita semua untuk 4:52 betul-betul menjaga kehormatan kita. 4:54 Begitu pula kehormatan wanita-wanita 4:57 kita, 4:58 baik istri kita, anak-anak kita, saudari 5:02 kita. 5:04 Bahkan ini bukan hanya sekedar tanggung 5:06 jawab keluarga, tapi tanggung jawab umat 5:09 bersama-sama untuk betul-betul 5:12 menjaga kesucian 5:14 kehormatan masyarakat 5:17 agar masyarakat dapat hidup dalam 5:20 suasana yang sehat. 5:22 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 5:24 taala 5:26 mengingatkan kita untuk menutupi aurat 5:29 tubuh kita dan tidak menonjolkan juga 5:34 hiasan-hiasan tubuh kita. 5:37 Allah juga memerintahkan kita untuk 5:40 tidak memandang 5:43 secara liar, tapi membatasi pandangan 5:46 mata kita. 5:48 Karena begitu kita biarkan mata kita 5:50 liar akan menjadi 5:53 masukan-masukan yang akan betul-betul 5:56 membuat jiwa kita bergelisah. 6:00 Seperti pepatah mengatakan bahwa api 6:03 yang besar itu wamunar min 6:05 mustasgarisyar. 6:08 Api yang besar awalnya mulai percikan 6:10 api yang kecil. Begitu juga dari 6:13 pandangan 6:15 membawa kita untuk berkhayal. 6:18 Akhirnya membuat jiwa kita dimasuki oleh 6:21 bisikan-bisikan setan yang mengarahkan 6:24 kita kepada apa-apa yang diharamkan 6:26 Allah. Sebagaimana dalam satu riwayat 6:29 diriwayatkan dari Nabi kita Muhammad 6:31 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 6:34 annadratu sahmun masmumun min sihami 6:38 iblis. 6:40 Pandangan mata ini merupakan panah 6:42 beracun dari panah iblis. 6:46 Faman tarakaha mim makofati. Siapa yang 6:49 meninggalkan? 6:51 Artinya pandangan yang liar. Ya, kalau 6:54 pandangan yang normal dan biasa tidak 6:56 dilarang. Siapa-siapa 6:58 yang menghindari pemandangan-pemandangan 7:01 ya yang liar karena takut kepadaku. 7:05 Abdaltuhu imanan yajidu halawatahu 7:09 fiqbih. Aku akan gantikan dengan iman 7:12 yang akan dirasakan manisnya dalam 7:14 hatinya. 7:16 Nah, saat ini kan cobaan begitu banyak 7:19 melalui medsos kita sekarang ini. 7:22 Waliyadubillah. 7:23 Bukan hanya orang mudah melihat bahkan 7:27 ditawarkan dan disajikan dengan harga 7:29 yang murah terutama di negeri kita pada 7:31 saat ini. 7:34 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 7:36 taala ingatkan dalam suratun Nur dalam 7:39 suratul Ahzab agar wanita-wanita kita 7:42 menjaga kehormatan mereka. Bahkan Rasul 7:45 diperintahkan pertama-tama 7:47 untuk memerintahkan istrinya, 7:49 putri-putrinya. 7:51 Setelah itu orang-orang yang beriman, 7:53 wanita-wanita yang beriman untuk 7:55 menutupi tubuh mereka dengan jilbab 7:59 mereka itu pakaian luar. 8:02 Kalau kerudung namanya khimar, jamaknya 8:05 khumur. Tapi kalau ee baju luar yang 8:10 kita pakai di samping baju-baju yang 8:12 biasa dipakai wanita 8:15 itu namanya jilbab atau abaah atau baluh 8:19 agar tubuh wanita tidak apa transparan 8:23 kemudian tidak menonjolkan hiasan 8:24 tubuhnya dan diperintahkan agar wanita 8:28 menggunakan pakaian yang tidak ketat. 8:31 Walaupun tidak terlihat, tapi dengan 8:33 ketat tonjolan-tonjolan tubuhnya 8:35 terlihat. Nah, wanita pada saat 8:39 berangkat melakukan safar tanpa ditemani 8:42 oleh mahramnya, 8:44 katakan berangkat bersama rombongan. 8:47 Itu mudah sekali setan untuk masuk di 8:49 hati mereka. Pada saat dia jauh dari 8:52 mahramnya, dari suaminya, pada saat 8:55 tersebut wanita dalam keadaan rapuh dan 8:58 lemah. mudah terpengaruh oleh lingkungan 9:02 di sekitarnya. Kalau lingkungannya tidak 9:04 sehat, tidak baik. 9:07 Pembicaraan juga di antara sesama wanita 9:09 bersifat vulgar, wanita yang tadinya 9:12 baik bisa terbawa dalam suasana dan 9:15 lingkungan tersebut. 9:17 Oleh karena itu, seorang wanita apalagi 9:21 muda ya tidak diizinkan, tidak 9:23 dibolehkan untuk 9:25 melakukan safar tanpa mahram yang 9:28 menjadi penjaga dan pelindung 9:30 kehormatannya. 9:32 Berbeda dengan wanita yang tua, 9:34 alqawaidu minanisa. Wanita-wanita yang 9:37 sudah tua, yang sudah tidak memiliki 9:39 hasrat untuk berumah tangga. Kalau 9:42 mereka katakan melakukan ibadah umrah 9:45 sebagai contoh, didampingi juga oleh 9:48 sesama temannya, ini tidak menimbulkan 9:51 fitnah seperti wanita-wanita muda yang 9:55 berangkat tanpa mahram. 9:58 Saya berulang kali melakukan ibadah haji 10:01 ke tanah suci juga memimpin rombongan. 10:06 Arti dalam suasana ibadah ke tanah suci, 10:10 kita jumpai wanita-wanita yang sudah 10:12 bersuami pada saat itu. 10:15 Perilakunya seolah-olah tidak bersuami. 10:17 H 10:18 bermanja-manjaan 10:20 dengan apa namanya turour leadernya 10:23 dengan juga terkadang bersama para ustaz 10:25 yang tidak menjaga dirinya. Ini kan 10:27 merupakan hal yang tidak sehat. Akhirnya 10:30 wanitanya membandingkan pria-pria di 10:33 luar dengan suaminya di rumah. 10:37 Akhirnya terjadi perbuatan yang 10:40 betul-betul diharamkan Allah yang bisa 10:42 menimbulkan kerusakan rumah tangga. Jadi 10:45 hendaknya wanita yang muda ya hendaknya 10:49 di saat mereka berangkat untuk melakukan 10:52 ibadah umrah ya atau haji didampingi 10:56 oleh mahramnya baik suaminya, saudara 10:58 laki-lakinya ya yang menjaga betul-betul 11:02 kehormatan dirinya. Oleh karena itu 11:03 Allah Subhanahu wa taala dalam Al-Qur'an 11:05 berfirman, "Ya ayyuhalladzina amanu quu 11:08 anfusakum 11:09 waikum." Wahai orang yang beriman, 11:11 lindungi diri kalian. Begitu juga ahli 11:14 kalian dari api neraka. Maka laki-laki 11:17 wajib menjaga pasangannya, menjaga 11:20 putrinya, menjaga saudarinya. Kalau 11:23 seorang laki-laki tidak memiliki rasa 11:25 cemburu, maka dia jerumuskan cepat atau 11:28 lambat keluarganya ke dalam perbuatan 11:30 yang tidak baik. Ada sebuah kasus Aisyah 11:33 di Mesir. 11:34 Heeh. 11:35 Seorang wanita 11:37 dihadirkan di pengadilan karena 11:39 berselingkuh. 11:42 Wanita ini wanita baik-baik. Didik oleh 11:44 orang tuanya tadinya baik-baik tumbuh 11:46 menjadi wanita baik-baik. 11:48 Sewaktu ditanya di hadapan pengadilan, 11:51 "Kenapa kamu melakukan perbuatan keji?" 11:55 Si wanita mengatakan, "Zauji 11:59 atau zaugi musyragil menggunakan bahasa 12:02 amiah mas." 12:03 Suami saya bukan seorang laki-laki yang 12:04 bertanggung jawab. 12:07 Khal garib fi bait maazuj. 12:11 Dia biarkan laki-laki asing bersama 12:13 istrinya dalam rumahnya. 12:15 Hm. 12:16 Jadi teman laki-lakinya datang ke 12:18 rumahnya. Si laki-laki bekerja di luar. 12:21 Dia biarkan istrinya bersama laki-laki 12:23 asing. Walaupun laki tersebut ya tidak 12:27 tampan, tapi setan yang menghiasi 12:30 laki-laki tersebut di hati si wanita, 12:32 begitu juga si wanita di hati laki-laki 12:35 tersebut. Hingga Nabi mengatakan, "Wala 12:37 takluanna binisail ajnabiyah." Jangan 12:39 kamu berduaan dengan wanita yang bukan 12:42 muhrim kamu. 12:45 Dan saya bakal tuntut dia di hari 12:47 akhirat nanti. Keluarga saya mendidik 12:49 saya dalam kebaikan. kesucian. Ya, saya 12:53 juga berumah tangga dalam keadaan baik, 12:54 tapi dia rusak kehormatan saya karena 12:57 dia tidak memiliki rasa cemburu dan 12:59 tidak bertanggung jawab. Di pengadilan 13:02 semuanya diam, 13:04 kesalahan siapa? Suaminya. Oleh karena 13:06 itu, laki-laki di saat dia menjaga 13:08 istrinya bukan tidak percaya pada 13:10 istrinya, tapi menjaga sebelum 13:12 terlanjut. Maka wanita muda ya 13:17 yang masih [berdehem] katakan memiliki 13:20 persona daya tarik ya bukan wanita yang 13:23 sudah lanjut usia. Kalau pergi melakukan 13:26 ibadah ataupun bukan ibadah hendaklah 13:28 dia bersama mahramnya untuk menjaga 13:30 kesuciannya. Dan laki-laki harus 13:32 berupaya kalau bukan dia yang 13:33 mendampingi istrinya, saudaranya, 13:37 mahramnya. 13:39 Dan ini harus betul-betul ditanamkan di 13:41 hati kita semua. Jangan seperti 13:43 sekarang. Banyak keluarga, masyarakat di 13:47 luar nampak baik dan bersih, tapi 13:49 dalamnya betul-betul penuh dengan 13:53 berbagai macam perilaku-perilaku yang 13:56 tidak sehat sama sekali. Nah, ini yang 13:58 kita hindari. Maka mari bersama-sama 14:00 kita masyarakat Islam menjaga kesucian 14:02 masyarakat kita. Menjaga kesucian juga 14:05 saudari-saudari perempuan kita di luar. 14:07 Sebagaimana kita menjaga saudari kita, 14:10 putri kita, dan anak-anak kita. Apa yang 14:12 kamu tidak suka terjadi pada kamu, 14:14 jangan kamu lakukan pada orang lain. 14:18 Wallahuam. 14:19 Masyaallah, Ustaz. Ee ini Ustaz tadi 14:22 sebutkan tentang walqawaid ee 14:25 perempuan-perempuan yang sudah uzur. 14:27 Ustaz, ya. Ada pertanyaan dari Fif ee 14:30 dari mohon maaf tadi dari Rahmawati. 14:33 Asalamualaikum warahmatullahi 14:34 wabarakatuh, Ustaz. seorang lansia yang 14:36 kondisinya sudah hanya di tempat tidur 14:39 kecuali hanya memakai mohon maaf 14:42 pembalut. Bagaimana kesucian wudu ketika 14:45 harus salat, Ustaz? 14:47 Bagi wanita ya katakan yang 14:51 terbiasa 14:53 air seninya keluar tanpa kendali, 14:57 maka pada saat dia akan salat, 15:01 dia membersihkan pembalutnya. diganti 15:03 dengan pembarut yang baru. Ya, dia 15:05 berwudu diganti dengan pembarut yang 15:07 baru. Kemudian dia melakukan salat. 15:10 Kalau seandainya air seninya menetes di 15:13 luar kendalinya, itu merupakan keadaan 15:15 yang mafu dimaafkan karena bukan dalam 15:18 kendalinya. Seperti orang yang sali 15:20 silbor yang beser, orang Betawi bilang 15:24 yang suka kencing. Ya, 15:25 maka orang seperti ini dimaafkan. Nah, 15:28 bagi wanita yang seperti ini hendaknya 15:29 dia menjamak di antara zuhur, asar, 15:32 magrib, dan isya agar tidak berkali-kali 15:35 apa? mengganti pembalutnya. Jadi, 15:38 katakan dia salat zuhur dengan asar 15:40 digabung satu pembalut, nanti pada saat 15:43 magrib isya dia ganti lagi pembalutnya 15:45 kemudian dia salat. Ini tidak akan 15:47 memberatkan dirinya. 15:49 Yang jelas apa saja yang tidak mampu 15:52 dihindari manusia dimaafkan. Contoh 15:54 akhisan. 15:55 Iya, Ustaz. Satu orang tidak dapat 15:58 berwudu, 16:00 tapi tidak dapat juga bertayamum 16:03 dalam kondisi keadaan tertentu, tidak 16:04 dapat berwudu, tidak dapat bertayamum. 16:08 Maka orang ini faqidut thuhrain, orang 16:11 yang tidak mampu untuk melaksanakan 16:14 ee kesucian baik itu dengan air maupun 16:17 dengan tanah. Dia ingin salat, 16:20 ya. 16:21 Dia bisa melakukan salat tanpa berwudu, 16:23 tanpa bertayamum. Apabila itu di luar 16:25 apa? Di luar kemampuan dia. Oke. 16:28 Karena bisa saja ee dia tidak bisa 16:30 berwudu karena tidak ada air, tidak bisa 16:32 bertayamum karena berada di satu ruangan 16:34 ya di mana dia tidak dapat keluar karena 16:38 situasi ketakutan, suasana perang, 16:40 suasana-suasana yang menghalangi dia 16:43 untuk bertayamum. 16:45 Jadi Allah Subhanahu wa taala 16:47 menegaskan, "Fainna maal usri 16:49 yusra." inahum 16:56 wum ini merupakan prinsip Islam yang 17:00 utama. 17:04 Yang lain 17:05 berikutnya, Ustaz dari Vivi Luthfiyah. 17:07 Ustaz, asalamualaikum warahmatullahi 17:09 wabarakatuh. Ustaz, apa hukumnya 17:11 jual beli atau transaksi dagang di dalam 17:15 masjid? Mohon penjelasannya juga untuk 17:18 adab kita di dalam masjid, Ustaz. dan 17:20 sekitarnya. Dalam catatan Ustaz Afwan, 17:23 kita melakukan kegiatan tersebut dengan 17:25 tidak mengganggu ibadah orang lain, 17:27 yakni maksudnya tidak berisik dan lain 17:29 sebagainya. Syukran jazakallah. 17:32 Bismillahirrahmanirrahim. 17:34 Rabbana zidna ilman wa alhiknain. 17:41 Orang-orang yang datang ke rumah Allah 17:43 Subhanahu wa taala dengan sendirinya 17:45 dia beradab dengan adab-adab yang 17:49 diajarkan Allah Subhanahu wa taala. 17:53 Begitu juga yang dicontohkan dan 17:55 diajarkan oleh Nabi kita Muhammad 17:57 sallallahu alaihi wa alihi wasallam. 18:01 Mereka datang katakan ke masjid ya di 18:03 majelis taklim ya. Mereka fokus 18:08 mendengarkan apa-apa yang disampaikan 18:10 dari ayat Allah, sunah nabinya. Hati 18:13 mereka juga diajak semuanya untuk 18:15 berzikir kepada Allah subhanahu wa 18:17 taala. Oleh karena itu, pada saat saya 18:19 seperti ini pembicaraan mengenai 18:22 perdagangan dan lain sebagainya tidak 18:24 sama sekali sesuai. 18:27 Nah, seusai pengajian, seusai pengajian 18:31 kalau mereka ingin berdagang dan 18:34 berniaga 18:36 dalam haji kan Allah Subhanahu wa taala, 18:38 "Laisa alaikum junahun anabtahu fadl 18:41 mirbikum." Artika pada saat kalian 18:44 berhaji tidak dihalang kalian untuk 18:45 mencari keutamaan dari Tuhan kalian. 18:49 Nah, biasanya wanita berkumpul di 18:50 ruangan wanita di belakang ada 18:53 tukarmenukar manfaat, tidak menimbulkan 18:55 keributan setelah menjalankan ibadahnya, 18:58 salatnya. Tapi kalau seandainya dia 19:00 melakukan hal tersebut pada saat 19:02 penceramah yang sedang mengajak dan 19:04 mengingatkan tidak dibolehkan. 19:06 Apalagi pada saat ee menunggu dan 19:08 menantikan salat ini mengganggu 19:11 konsentrasi kita. Nah, kita lihat di 19:13 masjid-masjid seperti Sunda Kelapa dulu 19:15 di Kuitang ya itu mereka sebelum 19:18 pengajian mereka di luar itu berdagang 19:22 untuk mencari keutamaan. Mereka 19:24 berdagang selama 1 hari untuk kebutuhan 19:27 mereka seminggu. 19:28 Hm. 19:29 Tetapi hendaknya 19:32 apa yang mereka lakukan tidak 19:34 menghalangi mereka untuk mendengarkan 19:37 peringatan-peringatan yang disampaikan. 19:40 Kalau mereka sibuk berdagang, sedangkan 19:43 khatib berceramah di masjid untuk 19:45 menyampaikan peringatan dan amanat 19:47 Allah, berarti kedatangan mereka bukan 19:49 untuk Allah. Kedatangan mereka 19:50 semata-mata untuk du dunia. Tapi kalau 19:53 mereka bisa lakukan di luar masjid, 19:56 artinya di luar waktu-waktu mereka 19:59 mendekatkan diri kepada Allah, 20:01 mendengarkan ayat-ayat Allah, itu akan 20:02 lebih baik. di masjid mereka dengan 20:05 khusyuk mendengarkan di luar masjid, di 20:07 luarnya, di emperanya atau di jalannya 20:09 mereka bisa berniaga setelah itu mencari 20:12 keridaan dan rahmat Allah atau pada saat 20:15 jemaah sebelum datang mereka menyiapkan 20:16 dagangan mereka. Begitu majelis dimulai 20:20 mereka hentikan perdagangan 20:22 sambil mendengarkan apa yang disampaikan 20:24 hingga betul-betul kita mendapatkan 20:26 dunia mendapatkan juga apa 20:28 akhirat. Kemudian satu hal lagi, saya 20:30 pernah satu kali waktu berceramah di 20:32 satu masjid, 20:34 masjid yang cukup besar, jemaah cukup 20:36 banyak mengingatkan kita umat Islam agar 20:40 betul-betul 20:42 dapat 20:45 mengambil alih perekonomian pada 20:47 lingkungan kita di mana baik itu 20:51 penjual, pembeli, termasuk juga supplier 20:55 hendaknya betul-betul dari orang-orang 20:57 Islam. 20:58 sehingga mereka bisa menjaga 21:00 perekonomian mereka dalam keadaan sehat 21:02 dan baik. 21:04 Maksudnya mengingatkan umat untuk 21:06 betul-betul memperhatikan 21:08 ee kehidupan ekonomi sebagaimana menjaga 21:11 kehidupan sosial mereka. Karena kalau 21:13 ekonomi kita di tangan orang lain, di 21:16 bawah kendali orang lain, niscaya akan 21:18 menjadi tekanan dan ancaman bagi kita. 21:21 Tapi kalau kita bisa mengatur 21:23 perekonomian kita dari mulai hulu sampai 21:25 ke hilir dari supplier dari mulai para 21:29 petaninya katakan pertanian suppliernya 21:32 [berdehem] kemudian distributornya 21:35 berikutnya juga apa para pembeli 21:37 pedagangnya uangnya berputar dalam 21:40 lingkungan yang sehat ini akan membuat 21:43 ekonomi mereka akan tumbuh dengan sehat 21:44 dan baik tapi sayang sungguh sayang kita 21:47 hanya menjadi konsumen tapi tidak 21:50 mengendali ekonomi kita. 21:52 I 21:52 lu. Sebagian orang mengatakan, "Ustadz, 21:54 kenapa ustaz di masjid berbicara 21:56 mengenai dunia?" 21:58 Padahal Nabi mengerahkan pasukan dari 22:00 masjid. 22:01 Dari masjid. 22:01 Nabi memberikan bimbingan, tuntunan 22:03 kepada masyarakat dan para sahabatnya 22:06 dalam berdagang dan membeli 22:10 juga melalui rumah Allah Taala. 22:13 Sebagaimana beliau juga menerima 22:14 tamu-tamu yang datang dari luar dalam 22:16 masjid, bukan dalam istana. Masjid ini 22:19 menjadi tempat sentral untuk berbagai 22:21 macam aktivitas yang semuanya menuju 22:24 Allah Subhanahu wa taala. Wallahuam. 22:27 Jadi, tapi kalau transaksi enggak boleh, 22:29 Ustaz. Ya, 22:30 artinya alangkah baiknya masjid itu waal 22:33 masajida lillah fala tadu 22:35 maallah maallahi ahada. Jadi yang kita 22:38 kumandangkan, yang kita seru, yang 22:40 menarik perhatian kita semua tertuju 22:42 pada Allah. Setelah selesai kita 22:45 keluarlahum 22:52 tuflihun. Keluar kita menyebar kemudian 22:55 kita mengharap dari karunia Allah dan 22:58 berzikir kepadanya. Jadi berdagang tidak 23:00 lepas daripada zikir. 23:02 Kalau ada yang bilang transaksinya tidak 23:04 sah dan harus diulang itu benar apa 23:06 tidak, Ustaz? 23:06 Sebetulnya ini merupakan hal yang 23:08 berlebihan. Kelebihan. 23:10 Hal yang berlebihan. tidak sesuai adab, 23:12 tapi sebenarnya 23:13 iya artinya ini betul-betul memalingkan 23:16 dia ya 23:17 dari tujuan tapi kalau transaksinya 23:19 selagi ijab kabul dan sesuai dengan 23:21 aturan Islam ya enggak ada masalah 23:23 sebenarnya ustaz cuma kurang beradab aja 23:26 tadi ya Ustaz ya 23:27 ee dari Iqbal di Bogor ini, Ustaz. Eh, 23:31 by the way e ngomong-ngomong ikhwan 23:32 akhwat, saya kembali membacakan 23:34 nomornya. Barangkali ikhwan akhwat lupa 23:36 kalau mau bertanya di 0811999720. 23:41 Juga saya mau mengingatkan nomor 23:43 rekeningnya buat operasional dakwah 23:46 radio silaturahim di Bank Syariah 23:48 Indonesia dengan nomor 7222nya 23:52 4 * 3003. Sekali lagi Bank Syariah 23:55 Indonesia 7-nya 4 * 333. 23:59 Ya, Ustaz, banyak sekali ini Ustaz yang 24:00 bertanya. Ustaz Iqbal dulu di Bogor. 24:03 Bagaimana cara meningkatkan keimanan di 24:05 tengah kesibukan dunia dan berbagai 24:08 godaan zaman? Syukran jazakallah 24:11 khairan. 24:13 Bismillahirrahmanirrahim. 24:16 Di antara yang meningkatkan, menumbuhkan 24:18 iman kita 24:21 adalah meningkatkan makrifah kita kepada 24:24 Allah. 24:26 Dan kita menyadari ya bahwa dalam 24:29 kehidupan ini 24:32 tak mungkin kita mampu untuk hidup 24:34 sendiri tanpa bantuan Allah. 24:38 Bagaimanapun besarnya usaha yang kita 24:40 lakukan, 24:42 maka kita hanya akan menuai rasa kecewa 24:46 dan kerugian. 24:48 Allah berfirman, 24:49 "Bismillahirrahmanirrahim. 24:51 Wal asri 24:52 inal ins 24:52 innal insana lafi husrin. Allah 24:55 bersumpah di sini. 24:57 Bismillahirrahmanirrahim. 24:59 Demi masa. 25:03 Masa yang merupakan modal utama kita 25:06 yang kelak kita akan 25:07 pertanggungjawabkan. Apakah kita isi 25:10 dengan amalan saleh dalam iman kepada 25:13 [mendengus] Allah? Apakah kita isi hidup 25:14 kita dalam hura-hura dan sia-sia tanpa 25:17 mengingat Allah? Sungguh manusia ini 25:19 terancam menghadapi kerugian yang besar. 25:22 Siapa yang selamat? Illalladzina amanu 25:25 waamilus shihat. Kecuali yang beriman. 25:28 Artinya hidupnya betul-betul diterangi, 25:32 dimotori oleh iman kepada Allah, iman 25:35 kepada hari akhir, iman juga kepada 25:37 kitabnya, kepada rasul-Nya, kepada 25:40 malaikat Allah yang menjadi 25:41 duta-dutanya. 25:44 Iman juga kepada takdir Allah yang penuh 25:47 dengan keadilan. H 25:49 kecuali yang beriman dan mengerjakan 25:52 amal saleh. Karena iman dan amal ini 25:54 tidak dapat dipisahkan. 25:56 Watu bilhaqqi wa tawasau bisabri. Mereka 26:00 juga hidup dalam lingkungan yang saling 26:02 mengingatkan untuk berpegang teguh pada 26:04 kebenaran dan kesabaran. Ini penting. 26:07 Lingkungan ini penting sekali. Begitu 26:09 seorang katakan beriman pada Allah, 26:13 diresapi, dihayati, beriman kepada yang 26:16 maha kuasa, yang maha pengasih, yang 26:17 maha penyayang, yang kuasa mengelurkan 26:19 tangannya, membantunya, melindungi dari 26:21 apa yang ditakuti, memberkahi usahanya, 26:25 juga melindungi kesucian rumah 26:26 tangganya, semua di tangan Allah. 26:28 H 26:28 dan menentukan nasibnya di hari akhir 26:31 nanti. Dia mengikuti Al-Qur'an yang 26:33 merupakan pedoman hidup bagi orang yang 26:35 beriman 26:37 juga mengikuti rasulnya. sebagai suri 26:39 taulad dan bukan gaya hidup orang yang 26:41 tak beriman. Tiap kali dia mengamalkan 26:45 apa-apa yang Allah Subhanahu wa taala 26:48 ajarkan kepadanya, imannya akan tumbuh. 26:51 Karena iman tidak akan tumbuh tanpa 26:53 amal. 26:55 Begitu dia mengamalkan 26:58 apa-apa yang dia imani, Subhanallah 27:01 imannya langsung akan tumbuh dengan 27:03 subur. 27:05 Menjauhkan dirinya dari syirik. ya 27:07 menjauhkan dirinya dari 27:08 perbuatan-perbuatan 27:10 maksiat dan dosa-dosa besar ini yang 27:12 akan mengotori jiwa kita. Hingga Allah 27:15 berfirman, "Qod aflaha man zakaha 27:17 waqoba." 27:19 Sungguh beruntung orang yang mensucikan 27:20 jiwanya iman, amalan-amalan saleh, 27:24 kemudian berada dalam lingkungan yang 27:26 saling mengingatkan menjauhkan dirinya 27:28 wali iyadubillah dari kesyirikan, dari 27:31 perbuatan keji, perbuatan yang mungkar. 27:34 Jadi tumbuhnya iman dan juga menurunnya 27:38 semua tergantung perbuatan kita. Nah, 27:40 meningkatkan makrifah kita kepada Allah, 27:42 meresapi nama-nama Allah yang penuh 27:44 dengan keindahan yang menghubungkan hati 27:47 kita kepadanya. Begitu pula menjaga 27:49 salat kita dengan sebaik-baiknya. 27:52 Karena gambaran 27:54 seorang mukmin yang sejati akhisa, I 27:57 terdapat dalam salat. 27:59 Dari mulai dia bersuci terlebih dahulu 28:01 mentakbirkan Allah. Begitu juga membaca 28:04 ayat-ayat 28:06 yang Allah perintahkan untuk kita baca 28:08 itu al-Fatihahnya, kemudian juga 28:11 surahnya, rukuknya, sujudnya dan semua 28:14 bacaan kita ini menyatukan kita dari 28:16 mulai apa? Pikiran kita, ya, akal kita, 28:22 hati kita, begitu juga amal kita. Jadi 28:25 salat ini sebetulnya merupakan amalan 28:27 yang menyatukan apa seluruh apa 28:29 eksistensi kita. 28:31 Jadi bukan hanya lisan, bukan hanya 28:33 hati, bukan hanya pikiran ya, bukan 28:36 hanya tubuh, tapi seluruhnya dihadapkan 28:40 ke hadapan Allah Subhanahu wa taala. 28:42 Kalau orang resapi salatnya, insyaallah 28:44 imannya akan terus berkembang tumbuh 28:46 dengan subur. Wallahuam. 28:48 Baik, Ustaz. Ini ada salam-salam dari 28:50 Ibu Ani Khani Hudzaifah. Bagi 28:53 ikhwan-akhwat yang ingin bertanya, 28:55 silakan kirimkan pertanyaan Anda di 28:56 0811999720 29:00 atau kalau enggak mau kirim pertanyaan, 29:03 kirim sedekah juga boleh [tertawa] 29:06 di ee Bank Syar Indonesia 722230033 29:12 kata Ibu Ani. Ee 29:14 asalamualaikum warahmatullahi 29:15 wabarakatuh, Ustaz. Alhamdulillah hadir 29:17 menyimak renungan di bawah naungan 29:19 Al-Qur'an Rasil 720 AM. Insyaallah, 29:22 Ustaz Husein dan keluarga Rasil 29:23 sehat-sehat walafiat. Syukran 29:25 tausiahnya, Ustaz. Makasih banyak, Ibu 29:27 Ani. Nah, ini berikutnya Ustaz dari 29:29 Fakhrul di Jagakarsa. Ustaz, apakah kita 29:32 bisa tahu apakah amal ibadah kita 29:35 diterima oleh Allah Subhanahu wa taala 29:37 dan bagaimana cara mendeteksi riatalkan 29:42 pahala ibadah? Syukran, Ustaz. 29:44 Bismillahirrahmanirrahim. 29:47 berkaitan dengan 29:50 keikhlasan dalam beramal ini merupakan 29:53 hal yang pertama-tama harus mendapatkan 29:56 perhatian kita. 30:00 Karena Allah berfirman, 30:03 "Wama umiru illa liya'budullaha mukhlina 30:08 lahuddin." 30:10 Balillah fa'bud 30:12 wakum minas syakirin. Begitu juga firman 30:15 Allah 30:22 dalam surah Azzumar. Ala lillahiddinul 30:26 khalis. [mendengus] 30:28 Fa'budillaha mukhlisan lahuddin. 30:32 Perintah dari Allah Subhanahu wa taala 30:35 yang mengingatkan kita betul-betul untuk 30:38 memurnikan pengabdian kita semata-mata 30:40 untuk Allah. Oleh karena itu, kata 30:42 ikhlas akhl yuklisu ikhlasan dalam 30:45 bahasa Arab artinya itu tanqiyatu asyaii 30:50 minasyawaib. 30:52 Tanqiatusaii wa taklisu minasyawa. 30:55 memurnikan sesuatu dari 30:57 campuran-campuran yang bercampur 30:58 bersamanya. 30:59 Oke, 31:00 itu arti akhlah yuklisu dalam bahasa. 31:03 Sedangkan dalam istilah syari, 31:07 ifradullahi bilqasdi fil ibadati watah. 31:11 Kita memurnikan betul-betul 31:15 dalam tujuan ibadah kita semata-mata 31:18 hanya kepada Allah. Begitu juga dalam 31:21 amalan-amalan saleh dan ketaatan yang 31:23 kita lakukan semata-mata murni karena 31:25 Allah. Baik dalam kesendirian, dalam 31:29 keramaian, baik mendapatkan pujian 31:33 atau mendapatkan cemohan. 31:36 Apa yang dilakukan semata-mata Allah? 31:38 Oleh karena itu, pujian tidak akan 31:40 membuat dia hanyut. 31:42 Cemohan tidak membuat dia berkecil hati. 31:45 Dia menyampaikan amanat Allah 31:47 sebagaimana firman Allah w al rasulial 31:51 balagul mubin. Tugas rasul menyampaikan 31:54 dengan jelas diterima tidak diterimanya 31:58 itu menjadi tanggung jawab 31:59 masing-masing. Dan kalau kita 32:02 memperhatikan sejarah Rasul dari mulai 32:04 di Makkah dicercah, dicaci dimaki, 32:07 dihina 32:09 dan sedikit yang masuk ke dalam Islam. 32:12 ke Madinah pun dia berhadapan dengan 32:13 orang-orang Yahudinya yang melakukan 32:15 makar, orang-orang munafik yang bekerja 32:18 sama. Kemudian 32:20 orang munafik bersama orang Yahudi, 32:23 bersama kaum musyrikin pernah bersatu 32:25 untuk memerangi Nabi dalam peperangan 32:27 azab atau sekutu. Tapi semua itu tidak 32:30 menggoyahkan Nabi kita, tidak 32:32 menggoyahkan sahabat-sahabat nabi kita, 32:35 keluarga nabi kita karena yakin akan 32:37 kebenaran yang mereka perjuangkan. Nah, 32:39 kebanyakan kita nih kalau berdakwah 32:42 mendapatkan sambutan, mendapatkan 32:44 imbalan bersemangat bergairah. 32:47 Betul, Ustaz. 32:47 Tapi pada saat menghadapi cemohan atau 32:50 tidak dihargai langsung semangatnya 32:53 surut. Ini menunjukkan adanya ri. 32:56 Oh, 32:56 oleh karena itu ee Al-Fudil Ibnu Iyad 33:00 mengatakan, "Tarkul amalihirillahi 33:03 riyaun wal amaluhirillahi syirkun." 33:06 Orang kalau meninggalkan satu pekerjaan 33:08 amal karena manusia, karena enggak enak 33:12 sama manusia itu ria. 33:13 H. Kalau kita enggak jadi beramal karena 33:15 takut ria, itu ria, Ustaz. 33:17 Ya, otomatis kalau kita meninggalkan 33:19 amalan saleh yang Allah perintahkan 33:21 anjuran 33:22 dengan alasan bahwa kita enggak mau 33:23 dikatakan ri itu ria. 33:25 Kalau takut dibilang sok saleh gitu, 33:27 Ustaz. Nah, itu dia itu juga bahagia 33:28 daripada ri 33:29 karena kalau dia beramal untuk Allah 33:31 Subhanahu wa taala, dia tidak peduli 33:33 akan apa yang diucapkan orang baik 33:36 diberikan imbaran atau tidak. Begitu 33:38 juga wal amalirillah syirk. Orang kalau 33:40 beramal untuk tujuan selain Allah, 33:43 Allah berfirman, "Innama basyarum 33:49 ilahukum ilahun wahidqial 33:55 amalan wusibatihi 33:58 aha." Katakan, "Aku ini manusia biasa 34:01 seperti kalian dari darah, daging tak 34:03 berbeda dengan kalian." 34:06 Inarum 34:07 yuha ilai. Cuma aku menerima wahyu dari 34:09 Allah Subhanahu wa taala dan ilah 34:12 kalian, Tuhan kalian hanyalah satu Tuhan 34:14 yang Maha Esa. Maka barang siapa ingin 34:17 berjumpa dengan Allah, disambut dengan 34:19 hangat oleh Allah, Allah memanggilnya 34:21 juga ya ayyatuhan nafsul mutmainah. Maka 34:24 hendaklah apa? Hendaklah dia mengerjakan 34:27 amal saleh dan apa yang dilakukan 34:30 semata-mata untuk Allah dan dia tidak 34:31 mempersekutukan Allah dengan sesuatu. 34:34 Oleh karena itu, orang-orang yang 34:36 beriman yang mukhlis itu akan menjadi 34:39 karakter dalam dirinya. 34:42 Bukan hanya apa yang ditonjolkan di 34:45 luar, tapi di luar, di dalam, dalam 34:48 kesendirian, keramaian, dia tetap 34:51 betul-betul beramal semata-mata dengan 34:53 mengharapkan rida Allah. Dan untuk 34:55 mengikhlaskan amal kita, Akhi itu butuh 34:58 latihan perjuangan. 35:00 Kalau kita sadar bahwa kita beramal 35:03 untuk Allah, Allah Subhanahu wa taala 35:05 akan mencintai kita, memberkahi amal 35:07 kita, memuliakan kita dan kita sadar 35:11 pujian manusia atau cacian mereka 35:14 sedikit pun tidak akan membahayakan kita 35:16 tanpa izin Allah. Kenapa kita harus 35:18 beramal dengan mengharapkan keridaan 35:20 manusia? 35:20 Iya. Oleh karena itu, siapa yang beramal 35:23 untuk keridaan Allah, tapi dalam 35:25 kemurkaan manusia, Allah cinta padanya 35:28 dan akan membalik kebencian orang, akan 35:31 berbalik menjadi kecintaan padanya. 35:34 Tapi sebaliknya, siapa-siapa yang 35:36 mencari keridaan manusia dalam kemurkaan 35:38 Allah, Allah murka padanya dan akan 35:40 membalik kecintaan manusia menjadi 35:41 kebencian padanya. 35:42 Allah naubillah. Jadi apa artinya kita 35:45 berharap dari pujian sanjungan manusia 35:48 tapi dari Allah dan ridanya itu yang 35:50 paling indah. Waridwanun minallahi 35:53 akbar. 35:54 Mudah. 35:56 Dan pujian sekarang bentuknya banyak 35:57 macam-macam Ustaz ya. Bisa dari likesul 36:00 atau dari share di postingan atau 36:04 komentar-komentar di postingan sosial 36:06 media kita. Kadang-kadang rianya itu 36:09 dalam bentuk berharap banyak likes-nya 36:11 itu bisa jadi ri ustaz. I 36:13 kan banyak like-nya, banyak viewernya 36:15 dengan sendiri kan bisa [berdehem] 36:15 membawa juga penghasilan kan. 36:17 Ada kebanggaan pada saat viewernya 36:19 banyak. 36:19 Iya, Ustaz. 36:20 Tapi dia bersedih kalau ceramahnya 36:22 ternyata sedikit yang menonton. 36:24 Sebabnya tugas dia kan menyampaikan 36:26 amanat Allah. Diterima tidak diterima 36:29 luruskan niat kita. 36:30 Tapi kalau dia bergembira bahagia dengan 36:33 banyaknya orang yang mendukung kebaikan 36:36 yang dilakukan dan dia bersyukur kepada 36:38 Allah Subhanahu wa taala, apa yang 36:40 disampaikan diterima tanpa ada 36:41 kebanggaan. Tapi syukur kepada Allah 36:44 itu [berdehem] merupakan hal yang tidak 36:45 berhubungan dengan alhamdulillah yang 36:48 memberikan manfaat dari apa yang saya 36:50 sampaikan. Ya Allah, aku berlindung 36:52 kepada-Mu untuk mempersekutukan Engkau 36:54 dengan sesuatu yang aku sadari maupun 36:57 aku tidak sadari. 36:58 Karena orang kalau berbahagia dengan 37:00 pertolongan Allah, dengan bantuan Allah, 37:02 dengan rahmatnya, atau katakan Nabi 37:05 berbahagia menyaksikan orang 37:06 berbondong-bondong masuk ke dalam Islam 37:08 bukan karena ri 37:09 tapi untuk kebaikan mereka kan. I. 37:11 Nah, kita pada saat berdakwah lalu apa 37:14 yang kita sampaikan dari kebenaran 37:15 mendapatkan dukungan itu merupakan 37:17 hadiah dari Allah 37:19 dengan syarat bahwa kita bukan mencari 37:21 itu, 37:22 tapi kita mencari keridaan Allah. Cuma 37:24 Allah berikan semangat dorongan buat 37:25 kita dengan kebenaran yang kita 37:29 sampaikan. Alhamdulillah. 37:36 Nah, Ustaz, sebagaimana yang Ustaz 37:37 sebutkan tadi bahwa ee orang kalau mau 37:40 selamat dari RI, dia harus beramal tanpa 37:43 berharap selain Allah Subhanahu wa 37:45 taala. 37:46 Namun, Ustaz, ketika kita melakukan 37:47 kebaikan dan dipuji, kadang-kadang 37:50 pujian itu menjadi candu buat kita, 37:52 Ustaz. 37:53 Kenapa? Karena kadang-kadang ada 37:55 kebaikan lain yang kita lakukan dan 37:57 enggak dipuji. Rasanya seperti aneh, 37:59 Ustaz. Bagaimana caranya kita supaya 38:02 tidak kecanduan dengan pujian, Ustaz? 38:05 Budaya di tengah-tengah masyarakat 38:07 modern Alisa itu sanjungmenyanjung, 38:09 puji-memuji itu sudah merupakan hal yang 38:12 umum. 38:12 Iya. Iya. Iya. 38:14 Akhirnya karena pujian-pujian sanjungan 38:17 ya, akhirnya kita datang ke satu majelis 38:20 bukan karena Allah. 38:21 H. Contohnya ada orang yang pandai 38:23 berbicara walaupun enggak sesuai dengan 38:25 kenyataan. 38:25 Iya. 38:26 Ini masyarakat warga ini berharap 38:28 mengharapkan kehadiran kamu. Mereka 38:30 semuanya orang-orang yang menjadi 38:32 pendengar kamu. 38:34 Akhirnya dia berangkat. Berangkat itu 38:36 bukan karena menyampaikan amalan Allah. 38:37 Karena bertemu warga yang apa? 38:39 Yang suka sama dia. 38:40 Yang mendukung dia, yang suka kepadanya. 38:42 Ini kan merupakan hal yang tidak baik 38:44 kan. 38:44 Oleh karena itu, 38:45 kebiasaan semacam ini di tengah 38:47 masyarakat Islam harus dijauhi. 38:49 Tapi kalau orang mengundang, kita 38:51 berharap Ustaz bisa menyampaikan amanat 38:53 Allah di tengah-tengah kita ini. 38:55 Masyarakat mesti jauh dari Al-Qur'an, 38:57 jauh dari petunjuk Allah. Hal yang bagus 38:59 kan? 38:59 Iya, Ustaz. 39:00 Mudah-mudahan Ustaz bisa menyadarkan 39:03 mereka. 39:04 Si Ustaz juga dengan mendengarkan hal 39:05 ini kan 39:06 dia merasa terpanggil karena sebelum 39:08 orang awam ditanya bakal dipanggil ulama 39:10 yang belum menyampaikan amalat Allah. 39:13 Dan si ulama juga selalu berlindug 39:15 kepada Allah jangan sampai terjerumus 39:17 dalam ria. Nah, kita ingin juga budaya 39:20 kebiasaan saling memuji menyanjung harus 39:23 dihilangkan. 39:24 Harus dihilangkan. 39:25 Oh, begitu Ustaz. Justru harus 39:27 dihilangkan Ustaz. Harus dihilangkan. 39:28 Imam Ali kan mengatakan kalau ada orang 39:30 memuji kamu ya 39:32 ambil abu atau pasir kau siram di 39:34 wajahnya. 39:35 Karena apa yang diucapkan lebih 39:36 membahayakan kita daripada apa? 39:38 Hinaan. 39:39 Daripada cemuhan. 39:41 Oh. 39:42 Oleh karena itu kalau kita mendengarkan 39:44 hal yang baik dari seseorang, 39:45 taqabbalallahu minka, semoga Allah 39:47 menerima apa yang kamu amalkan ya dan 39:50 ditambahkan ilmunya, ditambahkan 39:52 ketakwaannya, indah kan? 39:53 Indah. 39:54 Tapi kalau di 39:55 top 39:56 top 39:57 kanda kalau sekarang. 39:58 Iya, betul. Apalagi kalau perempuan yang 40:01 merasa tertarik sama kita keluar 40:03 pujian-pujian luar biasa. 40:05 Saya tersentuh selamanya saya 40:06 mendengarkan [berdehem] ceramah tapi 40:07 tidak pernah merasakan seperti yang Anda 40:09 ucapkan. menyentuh hati membuat saya 40:12 selalu betul-betul apa? Teringat kepada 40:14 Allah Subhanahu wa taala. Laki-laki 40:16 kalau menekah begini ya. 40:17 Apalagi kalau wanitanya agak cantik 40:18 tergoda enggak? 40:19 Oh iya. 40:20 Iya. Luar biasa kan? 40:22 Begitu juga pujian-pujian dari laki-laki 40:24 untuk seorang wanita apalagi bukan 40:25 muhrimnya 40:26 itu bisa menunjukkan menimbulkan 40:28 kerusakan. 40:29 Maka jangan kita dalam segala hal 40:31 berlebih-lebihan. Lihat bagaimana nabi 40:34 keluarga nabinya begitu juga 40:37 sahabat-sahabat nabinya. Allah 40:38 mengingatkan kepada istri nabi dan 40:40 keluarga nabi, 40:42 "Ya nisa nabi lastunna kahadim minanisa 40:47 inqitun fala bilma 40:52 fiqbihi marunna." 40:56 Wahai wanita-wanita dari keluarga nabi. 40:58 Allah tidak mengatakan azwajan nabi, 41:01 tapi wanita-wanita dari keluarga nabi, 41:04 baik itu istrinya, anaknya juga 41:07 keturunannya. 41:09 Kalian enggak sama dengan wanita lain. 41:10 Kalian terhubung secara biologis dengan 41:12 siapa? Dengan rasul, kan? 41:14 Iya. 41:15 Maka dalam berbicara jangan dibuat-buat. 41:18 Iya. 41:18 Jangan dibuat penggoda ya dengan 41:21 kata-kata yang irama memberikan apa? 41:25 Kesan-kesan yang tidak baik. 41:28 Jadi kalau kalian bertakwa jangan kalian 41:30 buat-buat dalam berbicara. 41:32 Fala takbna bilq walna. 41:36 Hendaklah dalam berbicara. berbicara 41:38 secara makruf. Nah, ini yang diajarkan 41:40 Allah kepada wanita-wanita dari keluarga 41:43 nabinya. Mungkin Allah bertanya, "Kok, 41:44 kenapa terhadap yang lain?" Tidak. 41:46 Dimulai dari keluarga nabinya baru 41:48 kepada siapa? Kepada yang lain. 41:50 Iya. 41:51 Seperti ya ayyuhan nabi, qul azwajika 41:53 waatika. baru setelah itu wanisail 41:55 mukminin. 41:57 Jadi kalau perintah diperintahkan keluar 42:00 tapi dalam lingkungan keluarga Nabi 42:01 enggak seperti ini, perintahnya tidak 42:03 akan dapat dihargai. Jadi harus 42:07 orang-orang 42:08 yang berdakwah atau yang yang merasakan 42:11 dia punya hubungan dengan Rasul Heeh 42:13 harus menjadi contoh di tengah-tengah 42:15 lingkungannya agar apa yang disampaikan 42:18 itu betul-betul bermakna dan menimbulkan 42:20 kesan yang positif. Jadi baik itu 42:23 laki-laki terhadap perempuan, perempuan 42:25 juga terhadap laki-laki. Jangan 42:27 menggunakan kata-kata sayang-sayang 42:29 kepada orang yang bukan muhrimnya. 42:31 Menggunakan kata-kata pujian. 42:34 Ada seorang laki-laki sering mengatakan 42:35 begitu. Melakukan tahbib. 42:38 Paling perbuatan yang diharamkan oleh 42:39 Allah. Dia bilang, "Kalau saya sebagai 42:43 suami kamu, saya akan hargai kamu yang 42:45 luar biasa. 42:46 Suami kamu tidak menghargai kamu." 42:47 Ketika si perempuan dalam kondisi apa? 42:50 lagi berantem 42:50 lagi katakan kalau saya jadi suami saya 42:54 cucikan kaki kamu bayangkan coba ini kan 42:57 berbahaya sekali tangga ustaz ya itu 42:58 jelas jelasan 43:00 itu perbuatan-perbuatan dosa yang 43:02 diharamkan Allah dia harusnya 43:03 mengingatkan perempuan pada saat runtuh 43:06 dalam k bersedi ingatkan 43:08 supaya dia bertakwa pada Allah ya 43:10 menghormati suaminya 43:12 kemudian juga kalau ada kekurangan 43:14 kesalahan dari suami kamu berikan 43:16 peringatan yang baik kalau kamu tidak 43:18 mampu minta orang lain untuk memberikan 43:20 nasihat bagi suami kamu. 43:21 Bagi kamu saat ini tidak ada yang lebih 43:23 baik bagi kamu dari suami kamu. 43:25 Iya. 43:26 Bagi suami juga tidak ada yang lebih 43:28 baik baginya lebih daripada istrinya. 43:30 Karena kalau wanita lain kan bukan 43:31 mahramnya. 43:32 Iya. 43:33 Betul gak? Bagaimana kita menjaga 43:35 keutuhan rumah tangga kita, kesucian dan 43:37 kebersihannya. 43:39 Wanita tidak menceritakan kejelekan 43:40 suami, suami juga tidak menceritakan 43:43 kejelekan istrinya. tapi ditanggulangi 43:45 secara baik atau kata ada kesalahan 43:48 dua-duanya mau mendengarkan apa-apa yang 43:50 datang dari Allah Subhanahu wa taala dan 43:52 Rasulnya. Wallahuam. 43:54 Masyaallah, Ustaz. Masih ada berapa 43:55 pertanyaan, Ustaz? 43:56 Satu lagi. Satu lagi. 43:56 Satu lagi, Ustaz. Ya, Ustaz ee ini saya 43:59 menggunakan kesempatan saya mau nanya 44:01 pribadi, Ustaz. Ya, berkaitan dengan 44:02 pujian tadi, Ustaz. Saya pernah mengisi 44:04 di satu komunitas wirausaha Ustaz, 44:08 pebisnis-pebisnis anak-anak muda. 44:10 Mereka bertanya, "Hukumnya olah-olah itu 44:13 apa, Bib?" Saya tanya, "Olah-olah itu 44:14 apa?" Olah-olah itu seperti 44:17 memuji-memuji calon klien tapi karapkali 44:21 dimanipulasi, Ustaz. Maksudnya dibalut 44:24 dengan apa ya? Penghormatan yang 44:26 berlebih supaya apa? Supaya projjectnya 44:28 gol atau supaya dapat pekerjaan atau 44:31 supaya banyak hal. Tapi dalam bahasa 44:34 sekarang tuh hukum olah-olah, Ustaz. 44:36 Olah-olah itu bagaimana, Ustaz? Musl 44:37 diolah kali, ya. 44:38 Iya. Jelas-jelasan perbuatan ini ya akan 44:42 membuat orang kehilangan kesadarannya, 44:45 kebijaksanaan dalam menentukan pilihan. 44:47 [berdehem] 44:47 I 44:48 maka dengan sendirinya semua ucapan, 44:51 perbuatan 44:52 yang bisa membuat seseorang 44:54 Heeh. [berdehem] 44:55 katakan hanyut 44:56 iya 44:57 bersama ucapan dan perbuatan hingga 44:59 membuat dia tidak dapat berpikir dengan 45:01 jernih, 45:03 juga mengambil keputusan dengan benar. 45:04 Ini merupakan perbuatan sebetulnya 45:06 bahagian dari wasawis asyaitan cuma 45:08 menggunakan manusia. 45:09 Hm. 45:10 Menggunakan manusia sebagai pembisik 45:13 akhirnya membuat apa? Dan kita 45:15 perhatikan ustaz, ulama, kiai, ustazah 45:18 [berdehem] 45:19 banyak rusak karena apa? Terlena. 45:21 Olah-olah tadi, Ustaz, ya. 45:22 Iya. Jangan jauh-jauh. Orang bertanya, 45:24 "Ustaz, bagaimana mengenai Ustaz Fulan 45:26 atau Habib fulan? Apakah dia 45:27 berkhianat?" 45:28 Iya. 45:29 Saya bilang, "Saya 45:31 yakin bahwa dia tidak berkhianat. 45:34 Tapi saya merasakan bahwa dia terlena 45:37 karena banyak pendengarnya, banyak 45:40 pengikutnya, banyak penyungnya. He. 45:42 Sampai akhirnya karena tidak ada yang 45:44 mengingatkan dia, dia merasa apa yang 45:45 diperbuat ini benar. 45:46 Benar. Oke. 45:48 Itu kan bahaya sekali kan. Kenapa Allah 45:49 perintahkan wat bilhaqqi watwabri? 45:52 Jadi mengingatkan kita, "Jangan kamu 45:54 pernah merasa lebih baik, lebih sempurna 45:56 daripada orang lain. Manusia penuh 45:58 kekurangan dibutuhkan untuk saling 46:00 mengingatkan satu dengan lainnya. Kita 46:03 tak mampu untuk melihat diri kita dengan 46:04 benar. Oleh karena itu, saudara kita 46:07 menjadi cermin buat kita. Almukmin 46:09 miratu akhi. Nah, yang paling berbahaya 46:11 kalau dia bercermin dengan orang bobrok. 46:14 Oke. 46:14 Jadi, bercermin dengan orang-orang yang 46:16 baik yang mengingatkan kita. Karena 46:18 pujian-pujian yang kita terima dan 46:20 menenangkan hati kita bisa menjadi racun 46:23 yang merusak hidup kita. Jadi banyak 46:25 ustaz, kiai termasuk juga habib ya, 46:29 ustazahnya terlena oleh apa? 46:32 Pujian-pujian. 46:33 Pujian. Apalagi kalau pengikutnya 46:34 semakin banyak, dia merasa dirinya wali 46:36 min auliyaillah. 46:37 Enggak mau disalahin, sa 46:38 enggak mau disalahkan. Nah, ini yang 46:40 paling mengerikan. Oleh karena itu, kita 46:42 harus berada dalam lingkungan yang bisa 46:45 mengingatkan kita pada saat lupa dan 46:47 mengingatkan kita dengan cara yang 46:48 betul-betul apa? 46:49 Heeh. 46:50 Menyenangkan, tidak mendorong setan 46:52 untuk apa? menarik kita ke sisinya. 46:55 Bukan dengan bahasa yang kasar, tapi 46:56 bahasa yang baik yang mengingatkan kita 46:59 kembali pada Allah Subhanahu wa taala. 47:01 Kita berlindung dari semua ini. 47:03 Kita enggak menginginkan sama sekali 47:05 sanjungan, pujian, bahkan banyaknya 47:08 pengikut. Tapi yang kita inginkan kita 47:11 menyampaikan kebenaran dengan ikhlas dan 47:13 mengharapkan rida Allah menjadi bekal 47:15 kita di hari kemudian nanti. Yauma 47:17 lainfaun 47:19 illahaq. 47:22 Masyaallah. Jazakumullah khair, Ustaz, 47:25 atas jawaban-jawaban dari pertanyaannya. 47:27 Mudah-mudahan bermanfaat untuk ikhwan 47:28 akhwat sekalian. 47:30 Ee asalamualaikum Ustaz, terima kasih 47:31 jawabannya. Saya pengin sedekah boleh 47:33 enggak? Boleh banget di 08 di Bank 47:37 Syariah Indonesia 7222 47:40 30033 47:42 ee Yayasan Wakaf Rumah Quran 47:45 Silaturrahim. Insyaallah apa yang 47:47 dikeluarkan bermanfaat, berganti dengan 47:49 rezeki yang berkali lipat di sisi Allah 47:50 Subhanahu wa taala. Ikhwan akhwat. Mari 47:52 sama-sama kita tutup dengan baca doa 47:54 kafaratul majelis. Subhanakallahumma 47:56 wabihamdika asadu alla ilahailla anta 47:59 astagfiruka. Terima kasih ustaz sekali 48:01 lagi. Asalamualaikum warahmatullahi 48:03 wabarakatuh.