Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Yeah.
- [Tepuk tangan]
- [Musik]
- [Tepuk tangan]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil
- alamin. Allahumma sholli ala sayyidina
- Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad.
- Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda
- di sore hari ini? Senang sekali kami
- dapat kembali menjumpai Anda dalam
- program TOS sore kajian tafsir maudui
- edisi hari ini, Sabtu di tanggal 27
- Rabiul Akhir
- 1445 Hijriah yang juga bertepatan di
- tanggal 11 November 2023 Masehi. Telah
- hadir narasumber kita ikhwan dan akhwat
- Imam Yaaksullah Mansur yang akan
- berbicara tentang kelemahan bangsa
- Yahudi. Alhamdulillah ikhwan dan akhwat
- beliau telah hadir di tengah-tengah kita
- saat ini. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Imam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Sehat Imam?
- Sehat walafiat. Mudah-mudahan seluruh
- pemirsa TV silaturahim, pendengar radio
- silaturahim sehat walafiat seperti yang
- dirasakan Abi Agus dan saya pada sore
- hari ini dan seluruh kru ee Rasil di
- saat ini. Baik, ada Atep Imam dan juga
- ada Mas Yusuf Subangkit di meja switcher
- dan juga di operator semuanya
- sehat-sehat ini segar-segar semua ya.
- Alhamdulillah. Amin. Karena apa?
- Insyaallah sebentar lagi Palestina
- merdeka. Amin. Amin ya rabbal alamin.
- Free Palestine. Dan juga kerabatja kami
- yang berada di daerah mulai dari Batam,
- kemudian di Sukabumi, lalu ada di
- Banyuwangi dan juga para pendengar
- silaturahim di mana pun Anda berada.
- Baiklah ikhwan dan akhwat yang dirahmati
- Allah subhanahu wa
- taala, kita langsung saja mendengarkan
- pemaparan dari Imam Yaallah Mansur
- tentang kelemahan bangsa Yahudi. Tafadol
- Imam. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullah. Alhamdulillahi
- wahdah shodqo
- w'dah waasoro
- abdah waazza jundahu wa hazamal ahzaba
- wahdah.
- Wasalatu wasalamu ala
- Muhammadin alladzi la nabiya ba'dah wa
- ala alihi wa ashabihi wa mawalah
- wamnitabaah. Masyaallahu kan wama lam
- yasya lam yakun. La haula wala quwwata
- illa billahil aliyil adzim. Amma ba'd.
- Ikhwan akhwat yang dimuliakan oleh Allah
- subhanahu wa taala dan sangat disayang
- oleh Allah subhanahu wa
- taala. Alhamdulillah pada sore hari ini
- kita kembali dapat
- bersilaturahim lewat kajian tafsir maudu
- tafsir
- tematis yang sore hari ini kita akan
- mencoba memahami firman Allah Subhanahu
- wa taala.
- yang terdapat dalam surah
- Al-Hasyr, surah yang
- ke-59 ayat yang
- ke-14 yang kita beri tema kelemahan
- bangsa
- Yahudi. Di mana sebenarnya kelemahan
- bangsa
- Yahudi? Apakah memang mereka itu
- benar-benar kuat? Ternyata tidak.
- telah dibuktikan oleh
- Hamas, oleh
- Palestina. Mereka berhasil
- memporak-purandakan negara yang
- dikatakan paling kuat di bidang
- militernya.
- Dan sampai sekarang Gaza belum takluk
- dan mudah-mudahan tidak akan takluk dan
- Yahudi yang akan takluk ya yang
- merupakan penduduk negara Israel.
- Nah, surah al-Hasyr ayat yang ke yang
- ke-14
- ini disebutkan di sini oleh Allah
- Subhanahu wa taala melalui
- firman-Nya.
- Auzubillahiminasyaitanirrajim.
- Laa
- yuqatilunakum jamian
- illa fi qur
- muhasonatin au min
- war
- judur
- b'suhum bainahum
- syadid tahsabuhum
- jami wa qulubuhum syatta
- Dalika
- biannahum quumul la
- yaqilun. Yang artinya kurang
- lebih mereka maksudnya orang Yahudi
- lebih khusus lebih lebih khusus lagi
- Bani
- Nadir tidak akan memerangi kamu
- maksudnya umat Islam secara
- bersama-sama.
- Kecuali di negeri-negeri yang berbenteng
- atau di balik
- tembok. Permusuhan antar sesama mereka
- sangat
- hebat. Kamu kira mereka
- bersatu padahal hati mereka terpecah
- belah.
- Yang demikian itu karena mereka adalah
- orang yang tidak
- mengerti, orang yang tidak
- berakal. Bangsa Yahudi, kata Yahudi
- ini kita temukan di dalam
- Al-Qur'an diul diulang oleh Allah
- Subhanahu wa taala sebanyak 22 kali.
- dalam 21
- ayat dan di dalam 9
- surat. Ini
- menunjukkan betapa pentingnya orang
- Yahudi ini untuk kita perhatikan.
- Sekali lagi kata
- [Musik]
- Yahudi disebut oleh Allah di dalam
- Al-Qur'an 22
- kali dalam 21
- ayat dan dalam 9
- surat. Semua ayat yang memuat kata
- Yahudi memiliki pengertian yang negatif.
- Jadi ketika Al-Qur'an menyebut Yahudi,
- maka di sana pasti muncul sifat-sifat
- yang
- negatif. Kita bisa lihat para ikhwan
- semuanya dalam surah Al-Baqarah saja.
- Surah Albaqarah ini termasuk surah yang
- banyak menjelaskan tentang
- perilaku-perilaku negatif dari orang
- Yahudi. Pada ayat yang ke-113
- misalnya Allah
- menyatakan waqalatil yahudu laaisatin
- nasoro ala
- syai yang
- artinya orang-orang yang orang Yahudi
- berkata orang Nasrani itu tidak
- mempunyai satu pegangan. Jadi mereka
- menjelek-jelekkan agama lain yaitu agama
- Nasrani apatah lagi agama
- Islam. Kemudian pada ayat
- 120 ayat yang cukup terkenal dan
- familiar. Familiar di tengah di telinga
- kita Allah
- menyatakan walan tardal yahudu walan
- nasoro hatta tattabi millatahum.
- Orang-orang Yahudi dan orang
- Nasrani tidak senang kepada kamu
- sehingga kamu mengikuti agama mereka.
- Allah menggunakan kata
- lan pada orang
- Yahudi. Kemudian mengunikan kata la
- cukup pada orang Nasrani tentang
- ketidaksenangan orang Yahudi dan orang
- Nasrani kepada umat Islam khususnya Nabi
- Muhammad sallallahu alaihi wasallam.
- Ini menunjukkan kalau
- ketidaksenangan orang-orang Yahudi
- kepada orang Islam itu akan terus
- menerus sampai nanti hari kiamat. Nah,
- kalau orang Nasrani kadang-kadang mereka
- senang, kadang-kadang
- tidak. Kemudian pada ayat yang kemarin
- sudah kita bahas tentang bagaimana
- perilaku orang Yahudi itu. Surah
- Al-Maidah ayat 64.
- Allah menyatakan waqatil yahudu yadullah
- maglulah gullat aidihim walinu bima
- qu orang-orang Yahudi berkata, "Tangan
- Allah
- terbelenggu bahkan mereka yang
- terbelenggu dan mereka dikutuk
- disebabkan yang mereka
- ucapkan itu." Dalam
- Al-Qur'an Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam pun
- ketika menyebut orang-orang
- Yahudi senantiasa atau lebih sering
- beliau menyebutkan tentang hal-hal yang
- negatif. Antara lain hadis yang
- diriwayatkan oleh Imam albukhari.
- Qatalallahul
- yahuda haramallahu alaihim
- asyuhuma fabauha.
- yang
- artinya semoga Allah membinasakan orang
- Yahudi. Allah mengharamkan lemak
- sementara mereka
- menjualnya dan tidak dan memakan
- harganya. Artinya mereka tidak makan
- tetapi menjual.
- Inilah kelicikan dari orang-orang
- Yahudi. Dan dalam hadis riwayat Ibnu
- Mardawah, Rasulullah mengatakan, "Ma
- khola Yahudi bimuslimin qatu illa hamma
- biqotlihi."
- Ini yang kita lihat
- sekarang secara nyata di Gaza yang
- artinya tidak seorang Yahudi pun bertemu
- dengan seorang muslim di tempat yang
- sepi kecuali mereka bermaksud
- membunuhnya.
- Ik akhwat,
- Yahudi itu adalah nama dari salah satu
- dari anak Nabi Yakub yang nama lainnya
- adalah
- Israil. Sehingga orang Yahudi sering
- disebut dengan Bani Israil, anaknya Nabi
- Yakub.
- Ya, itu. Nah, kalau disebut dengan Bani
- Israel kadang-kadang konotasinya masih
- ada baiknya. Tapi kalau sudah Yahudi
- seperti tadi. Nah, seperti kita ketahui
- bahwasanya Nabi Yakub atau Nabi Israil,
- oleh karena itu kita hindarkan ya
- kata-kata yang
- negatif kepada ee Israil ya. Karena itu
- adalah nama nabi. Hm.
- Kadang-kadang kita sering mengatakan
- Israel terkutuk. Hm. Itu sebetulnya
- kurang pas. Heeh. Kalau yang dimaksudkan
- mungkin negara sih benar juga, tapi ee
- jadi rancu karena Israel itu nama nabi
- ya. Jadi kita hindarkan. Kalau kita mau
- mengatakan terkutuk Yahudi terkutuk.
- Kalau bani ah Bani Israil boleh juga.
- Boleh ya itu. Heeh. Atau juga Zionis.
- Apaagi? Nanti satu saat kita bicara soal
- siapa Zionis itu. Zionis. Iya. Nah, Nabi
- Yakub mempunyai 12
- anak lahir dari istri-istri dan
- budak-budaknya. Dalam cerita-cerita
- Israel. Lihat berarti ini boleh
- dipercaya, boleh tidak? Ee Nabi Yakub
- yang mempunyai 12 anak tadi, enam
- putranya lahir dari istri beliau.
- yang menama yang bernama
- Lia enam putra yaitu Robin
- satu. Kemudian yang kedua
- Simeon, yang ketiga
- Lewi, yang keempat Yahuda. Nah, ini yang
- nanti menjadi klen ee dari Bani Israel
- yang terkenal. Kemudian yang kelima,
- Isakor dan yang keenam, Zubulan.
- itu dari istri beliau
- Lea. Kemudian dari Rahel, beliau punya
- istri yang lain yaitu Rahel mendapatkan
- dua putra yaitu Yusuf dan
- Benyamin. Kemudian dari Bilha, Bilha ini
- adalah budaknya
- Rahel, berarti budaknya Nabi
- Yakub ya. Mendapatkan dua putra yaitu
- Dan dan Naftali.
- Sementara dari Zilfa, Zilfa ini budaknya
- Lea. Jadi setiap istri ada
- budaknya mendapatkan dua anak, yaitu Gat
- dan
- Aser. Itulah 12 anak dari Nabi Yaakub
- Alaih Salam yang disebut dengan Bani
- Israel. Saya ulang lagi, nama-nama dari
- Bani Israel ini menurut sumber-sumber
- israiliyat.
- pertama
- Ruben, yang kedua
- Simeon, yang ketiga Lewi, yang keempat
- Yahuda, yang kelima Isak, yang keenam
- Zubulan yang ketujuh
- Yusuf yang ke-8
- Benyamin, yang
- ke9
- Dan yang ke-10
- Naftali, yang ke-11 Gat dan yang ke-12
- Asyir. Nah, Yahudi atau Yahuda oleh
- orang Yahudi dianggap lebih mulia
- daripada Yusuf. Nah, ini pandangan
- mereka.
- Jadi inilah yang menyebabkan mereka
- kemudian me mengidentikkan dirinya
- dengan Yahudi. Karena menurut
- mereka Yahuda ini Yahuda yang tadi anak
- Nabi Yakub yang keempat yang saya
- sebutkan itu lebih mulia dari Yusuf.
- Padahal Yusuf seorang nabi. Sudah tentu
- ini semuanya tidak benar ya. Karena
- memang ya itulah orang-orang Yahudi suka
- bohong semacam itu. Nah, jadi
- demikianlah ikhwan akhwat tentang
- siapa Yahudi itu, siapa bangsa Yahudi
- itu. Nah, pada ayat yang sedang kita
- renungkan yaitu
- [Musik]
- surah
- Al-Hasyr ayat yang ke-14.
- Ayat ini merupakan rangkaian dari ayat
- yang terdapat dalam surah
- Al-Hasyr. Al-Hasyr artinya
- pengusiran. Maksudnya pengusiran pertama
- orang Yahudi dari kota Madinah oleh umat
- Islam. Kenapa disebut pengusiran? I
- karena orang Yahudi oleh umat Islam
- berhasil
- diusir karena mereka melakukan berbagai
- macam tindak
- kejahatan di antara lain penyebab
- pengusiran mereka dari Madinah adalah
- karena mereka
- merencanakan untuk membunuh Rasulullah
- sallallahu alaihi wa ali wasallam.
- Nah, Yahudi yang akan membunuh
- Rasulullah ini adalah Yahudi Bani Nadir.
- Karena memang komunitas Yahudi di
- Madinah ini cukup banyak.
- Adapun
- kisah kedatangan orang Yahudi ke Madinah
- diriwayatkan oleh para ahli tarikh
- sekitar tahun 1
- 132 sampai 135 Masehi.
- Mereka itu datang dari Syria setelah
- mereka mengetahui
- bahwasanya akan
- datang seorang nabi yang
- terakhir yang mereka sebut Mesias yang
- lahirnya di Makkah kemudian hijrahnya ke
- Yathrib yang kemudian berpindah menjadi
- nama Madinah.
- Berbondong-bondonglah mereka orang
- Yahudi eksodus ke
- Yasrif. Apa tujuan mereka pindah ke
- Yasrif? Ada dua. Satu tujuan positif
- yaitu ingin mengikuti nabi yang terakhir
- seperti yang
- disebutkan oleh Allah di dalam
- kitab-kitab mereka.
- bahwasanya Nabi nanti akan datang
- Mesias, Nabi terah yang nabi yang paling
- mulia yaitu bahkan namanya sudah
- disebutkan Ahmad. Maka banyak di antara
- mereka yang datang ke Madinah untuk
- mengikuti nabi yang terakhir ini. Tetapi
- lebih banyak lagi mereka datang ke
- Madinah untuk membunuh nabi yang
- terakhir ini. Itulah akhirnya mereka
- tinggal di kota
- Madinah. Berkembang cukup banyak mereka.
- Nah, di antara komunitas Yahudi yang
- menetap di Madinah, ada tiga suku yang
- terkenal yang nanti semuanya akan diusir
- dari kota Madinah, yaitu Bani
- Qainuqa, Bani Nadir, dan Bani Quraizah.
- masih ada 20
- suku-suku Yahudi yang
- lain. Nah, pada ayat tadi Allah
- menjelaskan kenapa orang-orang
- Yahudi dapat diusir dari Kota Madinah
- dalam waktu yang sangat singkat yaitu 4
- tahun setelah
- keberadaan Rasulullah sallallahu alaihi
- wasallam di Kota
- Madinah tahun ke-4 Hijriah.
- Mereka Bani Nadir
- diusir oleh umat Islam dari kota
- Madinah yang mereka itu tidak
- menyangka bahwasanya mereka itu akan
- bisa terusir dari kota
- Madinah. Dan umat Islam pun tidak
- menyangka kalau mereka
- mampu mengusir orang Yahudi dari
- Madinah.
- Mungkin juga seperti sekarang ini. H
- orang Hamas juga tidak menyangka kalau
- mereka mampu bertahan sampai sebulan.
- Iya. Dan mereka tidak takluk. Sementara
- orang Yahudi juga tidak menyangka kalau
- mereka kalau mereka itu harus berhadapan
- dengan Hamas yang begitu kuat. He. Nah,
- ayat yang semacam ini oleh Allah
- Subhanahu wa taala disebutkan di dalam
- awal dari surah Al-Hasyr yang berbunyi
- azubillahiminasyaitanirrajim.
- Huwalladzi
- akhrojalladzina kafaru min ahlil kitabi
- min diarihim
- liwwalil hasyr.
- ayakruju
- wnu
- annahumatuhum
- wadonnu annahum
- man'atuhum
- husunuhum minallahi
- faataahumullah
- faataahumullahu min haitsu lam yahtasibu
- yhribuna
- buyuthumihim aidil
- mukminina
- fairu fairu
- ya ulil
- absor yang artinya kurang lebih dan
- dialah Allah yang mengusir mengeluar
- keluarkan orang-orang
- kafir di antara ahli kitab yaitu Bani
- Nadir tadi yang akan membunuh Rasulullah
- sahu alaihi wasallam dari kampung
- halamannya pada saat pengusiran pertama
- karena nanti ada pengusiran yang kedua
- yaitu yang dilakukan oleh Umar bin
- Khattab.
- Kamu orang Islam tidak menyangka bahwa
- mereka akan terusir
- keluar dari Madinah dan mereka pun tidak
- yakin akan terusir mengingat
- benteng-benteng mereka akan dapat
- mempertahankan mereka dari siksa Allah.
- Mereka tidak menyangka akan terusir dari
- kota Madinah karena mereka mempunyai
- pertahanan yang cukup kuat.
- benteng-bentengnya cukup kuat. Terus
- sekarang mereka merasa drone mereka akan
- dapat menahan roket-roket dari Hamas.
- Ternyata gagal
- total. Maka Allah mendatangkan siksaan
- kepada mereka dari arah yang mereka
- tidak
- sangka-sangka dan Allah menanamkan rasa
- takut dalam hati
- mereka. Ini ayat-ayat kauniah, ayat-ayat
- kauliah ya. Kauniahnya kita bisa lihat
- di pertempuran di Gaza di mana
- orang-orang Yahudi sangat takut untuk
- masuk ke Gaza. Mereka tidak berani
- lewang menyerat darat. Maka mereka
- beraninya lewat udara. Ya, itu dan sulit
- sekali. Ternyata Gaza ditembus dengan
- benteng dengan tank-tank yang sangat
- mahal.
- ternyata hancur hanya dengan roket yang
- sangat murah. Nah, itu. Nah, jadi mereka
- tidak menyangka akan keluar, tetapi
- Allah akhirnya memang mengusir mereka
- dengan apa? Dengan menanamkan rasa takut
- ke dalam hati
- mereka. Nah, licinya orang-orang Yahudi
- ketika mereka keluar dari Madinah,
- mereka rusak rumah-rumah mereka sendiri
- dengan tangannya. agar tidak ditempati
- oleh orang-orang Islam, oleh para
- sahabat. Kemungkinan ini terjadi begitu
- juga nanti di mana mereka keluar dari
- Tel Afif dan sekarang sudah mereka
- keluar dari es kolon, ada yang keluar
- dari birsabu dan seterusnya.
- kemungkinan mudah-mudahan kalau Allah
- mengizinkan mereka akhirnya terusir
- dari negara mereka yang mereka namakan
- Israel itu. Nah, itulah para ikhwan
- akhwat. Mereka merusak rumah-rumah
- mereka dan juga memang umat Islam pun
- akhirnya juga merusak juga. Nah, karena
- memang sudah menaklukkan ya ditaklukkan
- benteng itu. Itu semuanya adalah sebagai
- pelajaran bagi orang-orang yang
- mempunyai
- pandangan. Nah, mengapa sampai orang
- Yahudi dapat
- terusir? Penyebab dari mereka dapat
- terusir dari kota Madinah adalah karena
- mereka sebetulnya memiliki banyak
- kelemahan.
- Nah, kelemahannya itu apa saja? Inilah
- yang kita akan coba dalami pada ayat
- yang sedang kita renungkan ini, yaitu
- surah al-Hasyr ayat
- 14. Yang
- pertama Allah menyatakan, "La
- yuqatilunakum jamian."
- Tidak adanya kesatuan pimpinan.
- Itulah kelemahan orang-orang
- Yahudi. Jadi sebagaimana yang kita
- sekarang tahu juga
- kepemimpinan Benyamin sering diplesetkan
- dengan setanyannya ya itu sudah tidak di
- akui lagi oleh
- mayoritas rakyat Israel. Nah, Allah
- menggambarkan la yuqatilunakum jamian.
- Mereka tidak akan
- memerangi kalian dalam keadaan bersatu
- padu. Kita semuanya tahu bahwasanya
- syarat kemenangan adalah adanya satu
- komando,
- adanya satu kepemimpinan.
- Nah, Yahudi Bani Nadir ini yang kita
- ceritakan ya, bukan yang sekarang ada di
- Israel. Tidak mempunyai lagi seorang
- komandan
- setelah kepala suku mereka Ka'ab bin
- al-Asraf dibunuh oleh umat Islam. Karena
- memang tadi pelanggaran-pelanggaran yang
- dia lakukan dibunuh oleh sahabat yang
- bernama Muhammad bin Maslamah. karena
- pengkhianatannya terhadap piagam Madinah
- yang telah dibuat
- bersama-sama. Jadi ini yang pertama.
- Jadi orang
- Yahudi Bani Nadir mereka dapat
- terusir adalah karena mereka tidak
- memiliki kesatuan
- kepemimpinan.
- Setelah pemimpin Banu Nadir yaitu Ka'ab
- bin Al-Asyraf dibunuh oleh seorang
- sahabat N Muhammad bin Maslamah. Kenapa
- dibunuh? Karena dia melakukan
- pengkhianatan.
- Islam tidak boleh mengganggu agama lain
- kalau memang mereka tidak mengganggu.
- Tapi karena mereka melanggar perjanjian
- wasiqah Madinah, maka akhirnya pemimpin
- mereka yaitu Ka'ab bin al-Asraf dibunuh
- oleh seorang sahabat yang dinamanya Mas
- Muhammad bin Maslamah.
- Yang kedua, nah Bani Nadir
- terusir dari Madinah karena
- mereka tidak punya
- keberanian menghadapi musuh. Itu yang
- kedua ya. Jadi hilangnya keberanian
- dalam menghadapi musuh itu digambarkan
- oleh Allah Subhanahu wa taala.
- illa fi qur
- muhasatin waro
- judur kecuali di dalam kampung-kampung
- yang terbentang yang terbenteng ya atau
- di balik
- tembok. Jadi orang Yahudi Bani Nadir
- saat itu tidak punya keberanian
- menghadapi umat Islam padahal jumlah
- mereka sudah tentu lebih banyak daripada
- umat Islam. Tapi karena mereka tidak
- punya
- keberanian dalam bertempur satu lawan
- satu, itulah akhirnya mereka terusir.
- Itulah kelemahan yang kedua. Di sini
- Allah menggambarkan hilangnya keberanian
- orang Yahudi Bani Nadir menghadapi umat
- Islam.
- Mereka hanya bertahan dalam
- perkampungan-perkampungan yang dipagari
- benteng-benteng atau mereka membidik
- dari balik dinding. Nah, seperti
- sekarang mereka buat ee
- tembok tidak berk perpri kemanusiaan
- yang begitu panjang. Ya, itu ini jadi
- tembok yang melawan kemanusiaan. Itulah
- yang sekarang kita saksikan. Kalau dulu
- memang betul begitu, mereka membuat
- tembok yang kuat dan mereka tidak berani
- keluar
- dari benteng-benteng mereka. Mereka
- hanya membidik dari balik dinding.
- Mereka tidak berani
- keluar dari pertahanan menghadapi
- tentara Islam. Sebab
- mereka yang mereka pertahankan adalah
- kehidupan sehingga mereka sangat takut
- mati. Ini yang juga sekarang kita lihat
- orang Yahudi itu adalah bangsa yang
- takut mati.
- Sayid Kutub dalam Dilalul Quran ketika
- menjelaskan ayat ini menyatakan begini
- kurang lebih artinya hari-hari terus
- mengungkapkan kebenaran ayat
- ini. Pada awal bangsa Yahudi di
- Palestina mereka hanya berperang di
- balik ruang-ruang tertutup dan
- benteng-benteng. Apabila mereka terluka
- sedikit saja, mereka akan lari
- terbirit-birit seperti tikus.
- Nah, ini jadi orang Yahudi adalah orang
- yang paling takut mati karena mereka
- sudah merasa kalau mereka mati mesti
- akan masuk neraka. Nah, sementara yang
- dihadapi adalah orang-orang Gaza,
- orang-orang Islam yang justru kematian
- akan menyebabkan mereka menjadi syahid
- dan memudahkan mereka masuk ke dalam
- surga. Nah, itulah para ikhwan semuanya
- tentang kelemahan yang
- kedua, ketakutan,
- ketidakberanian. Maka dalam beberapa
- gambar kita lihat
- tentara Zionis sedang menangis. Ya, itu
- bahkan menurut cerita ikhwan-ikhwan kita
- yang beberapa tahun tinggal di Gaza
- dalam rangka membangun rumah sakit
- Indonesia atas bantuan khususnya para
- pendengar radio silaturahim dan juga
- muslimin yang
- lain. Betapa mereka menyaksikan
- tentara-tentara zionis tidak berani
- turun dari tanknya. bahkan sampai buang
- air besar, buang air kecil juga tetap
- berada di tempatnya. Itu ah kelemahan
- mereka yang kedua yaitu hilangnya
- keberanian dalam menghadapi musuh. Nah,
- selanjutnya apa kelemahan-kelemahan
- mereka yang lain? Insyaallah kita akan
- lanjutkan setelah cerita berikut ini.
- Baik, ikhwan dan akhwat. Demikianlah ee
- tausiah yang disampaikan oleh Imam
- Yaalah Mansur di sore hari ini tentang
- kelemahan bangsa Yahudi. Kami akan jeda
- sejenak dan nanti kami akan undang Anda
- untuk saling memberikan komentar ataupun
- pendapat. Silakan kirimkan ke nomor
- WhatsApp kami di
- 0811999720. Kami akan segera kembali
- setelah jeda berikut ini.
- [Tepuk tangan]
- Radio Silaturahim untuk Islam yang satu
- yang dipancaruaskan dari Jalan Masjid
- Silaturahim nomor 36, Kalimanggis,
- Cibubur, Bekasi. Ikhwan dan akhwat,
- terima kasih Anda masih bersama kami
- dalam program kajian tafsir maudui di
- sore hari ini bersama Imam Yaaksallah
- Mansur yang membahas tentang kelemahan
- bangsa Yahudi. Dan tadi sudah ada
- beberapa poin yang telah disampaikan
- oleh Imam dan kita akan melanjutkan
- kembali pembahasan tentang ee kelemahan
- bangsa Yahudi di sore hari ini. Tafadal
- Imam Akhwat yang sangat disayang oleh
- Allah Subhanahu wa taala.
- Tadi disebutkan bahwasanya
- kelemahan bangsa
- Yahudi yang pertama adalah mereka tidak
- memiliki kesatuan pimpinan ya pada saat
- itu Bani Nadir. Kemudian yang kedua
- kehilangan
- ke beranian mereka menghadapi
- musuh. Nah, kemudian selanjutnya yang
- ketiga apa?
- Buhum bainahum
- syadid. Permusuhan di antara mereka
- sangat
- hebat. Jadi orang-orang Yahudi itu tidak
- pernah rukun sebetulnya mereka
- itu permusuhan
- mereka satu dengan yang lain itu sangat
- tajam.
- Imam Ahmad Mustofa Albaragi ketika
- menjelaskan ayat
- ini, beliau menyatakan begini, "Sebagian
- dari mereka adalah musuh dari sebagian
- yang
- lain
- sehingga
- tidak mungkin memerangi musuh mereka,
- sedang mereka dalam keadaan keretakan."
- Nah, ini dan ini kita lihat juga
- sekarang di
- dalam negara Zoni
- sendiri kita lihat di
- parlemennya itu permusuhannya sangat
- tajam dan juga bahkan antara rakyat
- dengan
- pemimpinnya mereka sudah saling
- menghujat.
- Jadi memang kesatuan mereka itu kesatuan
- yang semu. Nanti nomor empat kita bisa
- lihat lagi. Jadi permusuhan di antara
- mereka itu sangat
- hebat. Selanjutnya, nah ini menjadi
- pelajaran bagi kita semuanya, para
- ikhwan
- semuanya. Apa yang disampaikan oleh
- Ahmad Mustofa Almagoghi.
- Di sini terdapat pelajaran bagi kaum
- muslimin di setiap tempat dan
- waktu bahwa
- negeri-negeri muslim ya di setiap ee
- negeri di setiap tempat dan waktu bahwa
- negeri-negeri muslim tidak
- hancur
- eksistensinya dan tidak lemah di hadapan
- musuh kecuali jika retak. tak hubungan
- individu dan ikatan
- persatuannya. Jadi ini hendaknya juga
- menjadi pelajaran ya bagi umat Islam.
- Jangan sampai ya umat Islam itu saling
- bermusuhan di antara satu dengan yang
- lain. Itu komentar ee Ahmad Mustofa
- Almarh rahimahullahu taala. Selanjutnya
- beliau
- menyatakan, "Oleh karena itu musuh
- menginginkan
- agar umat
- Islam itu berpecah belah
- sehingga mereka dapat
- menjajah dan menimpakan berbagai macam
- keburukan.
- Karena tanpa
- perpecahan yang internal, maka sulit
- mereka akan dapat menguasai umat
- Islam. Hati-hati para ikhwan
- semuanya. Alhamdulillah negeri-negeri
- muslim ini dikaruniai oleh Allah
- Subhanahu wa taala.
- negeri yang kaya raya dari sumber daya
- alamnya,
- maka sudah
- menjadi keinginan dari
- orang-orang musuh-musuh Islam untuk
- dapat menguasai negeri-negeri muslim
- termasuk Palestina yang Allah katakan
- sebagai negeri yang penuh berkah.
- Maka orang-orang Yahudi khususnya dan
- musuh-musuh Islam itu tidak akan tinggal
- diam.
- Mereka berusaha sekuat tenaga bagaimana
- dapat menguasai negeri-negeri muslim
- ini. Dan salah satu cara mereka agar
- mereka dapat menguasai negeri muslim
- adalah dengan memecah belah.
- Oleh karena itu, jangan sampai umat
- Islam terpecah belah seperti orang
- Yahudi. Ya,
- itu. Nah, kemudian yang
- keempat, persatuan mereka hanya tampak
- di
- luar sedangkan hati mereka bertentangan.
- Ini juga begitu.
- Jadi Allah menyatakan pada ayat tadi,
- tasabuhum jam waubuhum
- satta. Kamu sangka mereka itu bersatu
- sedang hati mereka berpecah
- belah. Ibnu Katsir ketika menjelaskan
- ayat ini menyatakan
- begini. Yakni engkau melihat mereka
- seakan-akan
- bersatu, seakan-akan mereka itu rukun.
- Padahal kenyataannya mereka bertentangan
- sesamanya dan berpecah belah. Itulah
- orang-orang Yahudi dan juga
- pendukung-pendukungnya. Kesatuan mereka
- itu kesatuan semu yang hanya tampak di
- luarnya saja. Tapi sebetulnya hati
- mereka bertentangan.
- Ketika menafsirkan ayat ini, seorang
- mufassir generasi tabiin
- menyatakan sebagai ahli batil mereka
- selalu
- berbeda, berbeda kesaksian, berbeda
- tindakan. Mereka hanya bersatu ketika
- menghadapi musuh kebenaran. Jadi
- kesatuan mereka itu ketika menghadapi
- umat Islam.
- Selesai mereka menghadapi umat Islam,
- maka mereka akan kembali berpecah belah.
- Kalau toh mereka itu bersatu, itu
- persatuannya hanya di luarnya
- saja. Dalamnya
- keropos, dalamnya berpecah
- belah. Itu kelemahan orang Yahudi. Yang
- keempat. Nah, yang ke liima yang
- terakhir. Dalika biannahum qumun la
- yaqilun. Kenapa mereka
- terusir dari Madinah? Karena mereka
- adalah orang yang tidak
- berakal. Jadi orang Yahudi itu bukan
- orang yang pintar, bukan ya. Bukan orang
- yang cerdas, pandai mungkin ya. karena
- mungkin IQ-nya tinggi, tapi hati mereka,
- akal mereka tidak
- jalan. Artinya mereka tidak
- mempergunakan akal
- sehatnya. Kalau memang mereka akalnya
- itu berjalan, mereka tidak akan
- membunuhi bayi-bayi. Iya. Itu
- menunjukkan mereka itu gila. He ya.
- Mereka tidak akan merusak rumah sakit.
- Yang jelas di situ ada tempat orang
- sakit yang tidak mungkin bisa melawan.
- Itu bukti kalau mereka itu akalnya tidak
- sehat. Mereka tidak akan bunuhi
- orang-orang tua. Gak. Bahkan yang sudah
- menyerah pun mengikuti apa yang mereka
- komandoi. E kita tahu kemarin di Gaza
- itu supaya mereka menyingkir. Tapi
- begitu menyingkir di tengah jalan dibom.
- Itulah orang-orang yang sudah gila. Ya,
- itu itu di dan memang orang-orang Yahudi
- pimpinan sudah gila. Bahkan salah satu
- ee penasihat kejiwaan benyaminet sampai
- bunuh diri itu karena memang ini memang
- ini orang gila. Maka benar Allah
- mengatakan orang-orang Yahudi itu adalah
- orang-orang yang tidak berakal.
- Jadi akal mereka karena memang tidak
- bisa tidak berakal, mereka tidak
- memahami kebesaran Allah Subhanahu wa
- taala sehingga banyak melakukan
- kemaksiatan dan kelemahan. Oleh karena
- itu, jangan pernah percaya para ikhwan
- dan akhwat kalau orang Yahudi itu orang
- yang pandai, bukan. Bahkan pada ayat
- yang lain kalau kita lihat di surah
- Albaqarah ayat
- 142, orang Yahudi diani sebagai
- sufaha, orang yang kurang
- akal. Bukan hanya orang tidak mengerti,
- tapi mereka itu ee sangat bodoh, tolol.
- Nah, apa yang dimaksudkan dengan SFI?
- Ada 13 karakter orang-orang yang bodoh,
- orang yang safih. Disebutkan oleh Imam
- Al Kafrawi ya.
- Satu zahhirul
- jahli. Kebodohannya sangat jelas. Satu
- ya
- itu. Yang kedua adamul aqli, tidak punya
- akal pikiran.
- Yang ketiga, khofiful lubbi, rendah
- nalarnya. Yang keempat, diifur ri lemah
- pendapatnya. Yang kelima, rodiul fahmi,
- buruk
- pemahamannya. Yang keenam, mustahiqul
- qadri, miskin kemampuannya.
- Yang keenam, hakirun
- nafs. Rendah atau hina
- dirinya. Kemudian
- selanjutnya mahduus setan terperdaya
- oleh
- setan. Selanjutnya lagi asir
- tugan, budak penguasa.
- Kalau yang dipikirkan hanya kekuasaan
- saja, maka mesti dia akan menjadi orang
- yang bodoh. Dia tidak mau kekuasaannya
- hilang, maka tindakannya mesti tindakan
- bodoh. Orang akan tahu apa yang dia
- lakukan ternyata tidak sesuai dengan
- realita.
- Selanjutnya termasuk daripada
- tanda-tanda orang yang safi adalah
- darian sering melakukan
- kemaksiatan. Kemudian malamiul kufr
- dekat dengan
- kekufuran. Dan yang terakhir yang 13 la
- yubali bima bima kanu wala bima hua kanu
- au saufa yakun. Ini orang bodoh itu
- begini ni terjemahannya para hewan.
- Tidak peduli dengan masa yang
- lalu, tidak peduli dengan masa
- sekarang, dan tidak peduli dengan masa
- yang akan datang. Nah, itu para ikhwan
- semuanya tergambar betul sekarang.
- Itulah orang-orang yang bodoh. Nah,
- jadi orang yang bodoh bukan berarti
- orang yang IQ-nya rendah, bukan. Tapi
- orang yang bodoh adalah orang yang tadi
- tidak memikirkan apa yang dia lakukan.
- Tidak peduli dengan masa
- lalu. Berapa kali mereka melakukan
- kejahatan? Tidak peduli dengan apa yang
- mereka lakukan. kejahatan sekarang dan
- tidak peduli masa yang dengan apa yang
- akan datang. Itulah lima kelemahan Bani
- Nadir yang menyebabkan mereka terusir
- dari kota Madinah.
- Dan sebagian dari itu sudah tampak
- ternyata di tampakkan oleh Allah melalui
- anak cucu mereka yaitu orang-orang
- Yahudi yang tinggal di negeri
- rampasan, betul ya? Rampasan dari bangsa
- Palestina yang mereka akui bahwasanya
- itu negerinya. Dan lebih ironi lagi,
- banyak negara-negara yang mendukungnya
- bahwasanya itu adalah negara mereka.
- Padahal bukan negara yang mereka tempati
- itu adalah milik bangsa Palestina.
- Mudah-mudahan kita
- semuanya dapat lebih memahami
- karakter-karakter buruk dari orang-orang
- Yahudi dan mereka dan kita
- bisa menghindarinya dan syukur bahkan
- bisa menjauhinya. Wallahuam bisawab.
- Baik, terima kasih Imam atas eh
- penjelasannya tentang lemahnya bangsa
- Yahudi. Kini kita ke pertanyaan yang
- sudah masuk di
- 0811999720. Ada pertanyaan
- dari Eyang Sri. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh, Imam.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Semoga imam dan juga kru
- Rasil selalu dalam rida Allah Subhanahu
- wa taala. Amin. Amin. Amin ya rabbalin.
- Saya heran nih, Imam ee Palestina bukan
- punya umat Islam, tapi kok
- hair listrik pajak di apa pada Yahudi di
- negara sendiri kok apa-apa pajak pada
- Yahudi? Saya yakin Palestina merdeka.
- Yahudi pasti hancur. Iya. Ini komentar
- saja sepertinya Imam. Iya. Ah. H. Baik,
- Eyang Sri. Kemudian
- dari ee Mama Zaki di Bekasi.
- Asalamualaikum Imam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Izin
- bertanya mengenai bangsa Israel yang
- penakut. Pengecut itu memang sejak zaman
- Nabi Yakub ataukah hanya keturunannya
- saja Imam? I. Dan kenapa bangsa Israel
- tidak memiliki tanah air sampai terusir
- di mana-mana dan akhirnya merebut dan
- menduduki tanah air orang lain, yaitu
- tanah air Palestina. Ya. Ya. Kenapa
- orang-orang Yahudi ee
- sampai tidak memiliki tanah
- keleheran? Karena memang karena
- keingkarannya pada Allah.
- Begitu banyak nikmat yang telah
- diberikan oleh Allah, tetapi selalu saja
- mereka itu ingkari nikmat
- itu. Maka kemudian oleh Allah mereka
- terus disiksa, disiksa dan disiksa
- karena kesalahan mereka sendiri.
- Kalau kita lihat
- misalnya di dalam surah Albaqarah ya
- ayat 47 Allah mengingatkan, "Ya bani
- israilati anamtu alaikum wadolukum
- alamin."
- Hai Bani Israel tadi Yahudi tadi
- ya, ingat nikmatku yang telah aku
- nikmatkan untuk kalian dan aku
- telah melebihkan engkau
- atas yang lain di alam ini pada masa
- itu. Jadi karena mengingkari nikmat itu
- sebabnya mereka akhirnya banyak
- mendapatkan siksaan dari Allah Subhanahu
- wa taala sampai ya tidak
- memiliki tempat di bumi ini. Maka mereka
- selalu berpindah-pindah
- dan setiap kali mereka menempati satu
- tempat mereka akan menimbulkan berbagai
- macam kerusakan. Seperti yang saya
- sebutkan, mereka memang senang buat
- kerusakan. Mereka tinggal di Eropa
- membuat
- kerusakan. Ya, seperti sekarang ini.
- Mereka tinggal di tanah rampasan juga
- begitu. Nah, itulah sebabnya
- mereka disiksa oleh Allah Subhanahu wa
- taala karena
- mereka tidak mensyukuri nikmat Allah
- Subhanahu wa taala.
- banyak nikmat-nikmat yang diberikan oleh
- Allah Subhanahu wa taala. Tapi
- mereka justru malah menjadikan nikmat
- itu sebagai alasan untuk tidak
- melaksanakan perintah-perintah Allah
- Subhanahu wa taala. Itu yang disebut
- dengan kekufuran.
- Nah,
- kemudian
- apakah kepengecutan tadi ya atau
- ketidakberanian
- orang-orang Yahudi itu terjadi pada masa
- sekarang
- saja atau terjadi sejak masa dulu? Sejak
- masa dulu. H itu sejak mereka itu
- tinggal di bumi Palestina yang
- sebetulnya mereka itu kan ee pendatang
- ya ee yang dimulai
- dari kedatangan nenek moyang mereka
- yaitu Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim punya
- punya anak
- Ishak. Ishak punya anak Yakub. Nah,
- mereka tinggal di situ. Nah, kemudian ee
- pada waktu masa paceklik, nah mereka
- kemudian pindah ke Mesir ya.
- Karena salah satu dari keturunan mereka
- yaitu Yusuf ee menjadi salah seorang
- penguasa di kota di negara Mesir.
- Pindahlah mereka di situ. Ah kemudian
- mereka
- mendapatkan banyak sekali cobaan
- termasuk siksaan dari Firaun ya.
- Akhirnya mereka ee oleh Allah Subhanahu
- wa taala akan
- diselamatkan ke mana mereka sebetulnya
- oleh Allah Subhanahu wa taala akan
- diselamatkan
- untuk bisa masuk ke bumi yang
- dijanjikan. Tapi mereka tidak mau. Mana?
- Yaitu Palestina. Sebetulnya itu kalau
- mereka itu tidak berperilaku
- pengecut, mereka itu mengikuti Nabi Musa
- artinya beragama Islam, mereka akan bisa
- menempati bumi yang telah dijanjikan.
- Tetapi sifat pengecutnya muncul. Itu
- bisa ee Ibu lihat di Surah Al-Maidah
- ya, ayat yang ke-22.
- Ketika mereka diajak masuk ke bumi
- Palestina yang sebetulnya sudah
- dijanjikan untuk mereka dengan syarat ya
- syarat mereka itu iman. Kalau sekarang
- kan tidak beriman itu tidak berhak
- mereka untuk tinggal di bumi Palestina.
- Mereka
- mengatakan, "Qu ya Musa inna fiha
- jabbarin wa
- innahata yakruju minha fayakruju minha
- fainna
- dakhilun." Yang artinya mereka berkata
- mereka Yahudi berkata, "Wahai Musa,
- sesungguhnya dalam negeri itu ada orang
- yang sangat kuat dan kejam.
- Kami tidak akan memasukinya sebelum
- mereka keluar daripadanya dari negeri
- itu. Jika mereka keluar dari sana nis
- kami akan masuk. Nah, ini penakutnya
- semacam itu. Mereka tidak mau berperang
- karena penguasa saat itu di Palestina ee
- orang-orang kafir ya itu hanya mereka
- punya kekuatan yang besar sehingga
- orang-orang ee Yahudi tidak berani
- memasukinya. Bahkan mereka minta,
- "Yudahlah kamu Musa dan Harun pergi saja
- berdua e berperang. Saya nunggu saja di
- sini. Nanti kalau ee rajanya sudah
- terbunuh, kami akan masuk." Ya, jadi
- itulah kepengecutan mereka itu tidak
- hanya berlaku pada masa Nabi Muhammad
- sallallahu alaihi wasallam, Yahudi Nabi
- Muhammad sallallah wasallam, tapi memang
- sejak masa sebelumnya mereka sudah
- memiliki sifat pengencut semacam itu.
- Waam. Baik. Ada Ibu Eti Rustam.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Redo Rasil
- dan juga Bi Agus. Alhamdulillah saya
- sekarang sedang menyimak acara tausiah
- sore bersama Imam Yaallah Mansur. Semoga
- tausiah imam bermanfaat untuk para
- pendengar setia di mana saja berada dan
- juga imam dan juga kruasil selalu
- diberikan kesehatan sama Allah subhanahu
- wa taala. Amin ya rabbal alamin. Masih
- dari ee Mama Zaki. Imam ini mungkin satu
- pertanyaan yang sama. Asalamualaikum
- Imam. Setiap habis salat fardu maupun
- salat sunah yang lain, saya selalu
- mendoakan bangsa Palestina yang baru
- berjuang mempertahankan Masjidil Aqsa
- maupun tanah Palestina hingga saya
- mengutuk Zionis Israel. Lalu apakah
- salah pengucapan saya ini dan mengapa
- umat Islam selalu terzalimi di seluruh
- dunia dan sampai kapan akan berakhir?
- Apakah ini kesalahan umat Islam ataukah
- sudah menjadi takdir? Iya.
- Jadi ee mengutuk orang
- kafir itu ee
- diperbolehkan sepanjang mereka itu
- benar-benar
- sudah tahu kekafirannya. Ya, itu boleh
- ya. Tapi kalau masih belum diketahui
- dengan yakin kekafirannya, mereka tidak
- boleh dikutuk. ya. Nah, orang-orang
- Israel sekarang ini ya yang tinggal di
- negara Israel Yahudi jelas itu mereka
- orang-orang yang banyak melakukan
- kemaksiatan maka boleh kita mengutuk
- mereka ya itu. Nah, kemudian tentang
- umat Islam ee sekarang ini dalam kondisi
- sedang tidak baik-baik saja istilahnya
- begitu ya. Karena memang sudah tentu
- yang paling baik benar kita
- introspeksi. Jangan-jangan memang ini
- kesalahan umat
- Islam. Karena apa? Mereka tidak
- konsisten dengan
- ajarannya. Kenapa umat Islam rata-rata
- ya kondisinya terpuruk walaupun tidak
- seluruhnya karena tidak konsisten dengan
- ajaran Islam. Dan itu tidak hanya
- terjadi sekarang, pada masa-masa yang
- lalu pun begitu.
- Ketika mereka tidak konsisten dengan
- ajaran Islam, tidak lagi taat dengan
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam,
- dengan nabinya, dengan sekar sekarang,
- dengan ajaran Rasulullah, ya mesti akan
- menghadapi problem yang sama. Seperti
- kekalahan umat Islam di perang Uhud.
- Mereka kan begitu karena mereka tidak
- lagi patuh kepada Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam.
- mereka sudah mulai tergoda dengan
- urusan-urusan keduniaan dan set dan
- seterusnya. Jadi kondisi umat Islam
- semacam ini yang paling ba adalah
- introspeksi. Tapi itu bukan takdir,
- bukan sebuah kepastian ya. Karena kalau
- takdir itu taken of granted, sesuatu
- yang harus diterima itu dapat kita
- usahakan.
- Umat Islam bisa kembali jaya apabila
- mereka kembali pada tuntunan Allah dan
- Rasul-Nya. Itu dijamin oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Bahkan mereka akan
- bisa menjadi pengatur-pengatur
- dunia, menjadi pemimpin-pemimpin di
- dunia. Kalau kita lihat dalam surah
- Annur ayat 55 ya. Waallahuladzina amanu
- minkum wailus
- shihataklifannahum fil ard.
- Kalau umat Islam itu beriman dengan
- benar, kemudian juga mereka banyak
- beramal saleh, maka Allah akan jadikan
- mereka
- pimpinan-pimpinan e di muka bumi ini.
- Jadi, betul kita introspeksi pada diri
- sendiri termasuk saya juga.
- Jangan-jangan kita ini belum konsisten
- dengan ajaran Islam sehingga Allah
- banyak memberikan cobaan. Nah, kalau
- kita ingin keluar dari kondisi yang
- semacam ini, maka kita
- harus mengikuti apa yang dipesankan oleh
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- pada waktu haji wada. Allah me eh
- Rasulullah sallallahu alaihi wasallam
- meninggalkan dua hal,
- yaitu kitabnya Al-Qur'an, kitab
- Al-Qur'an dan sunahnya. Nah, siapa yang
- berpikir dengan Al-Qur'an dengan sunah
- Rasulullah ini, pasti mereka akan
- selamat. Nah, begitu juga yakinlah, Bu.
- Dan kita semuanya berusaha agar kita
- konsisten dengan ajaran-ajaran Islam.
- Umar bin Khattab pernah mengatakan, "Ya,
- kalian ditolong bukan
- karena banyaknya jumlah kalian, bukan
- karena lengkapnya peringatan kalian.
- Karena kalian ditolong adalah karena
- ketaatan kalian kepada Allah Subhanahu
- wa taala. Dan terbukti bagaimana ee
- hewan-wan kita di Gaza kelompok Hamas
- walaupun sekarang semuanya adalah orang
- Palestina, mereka kuat dengan senjata
- yang seadanya. Ah karena apa? Mereka
- dekat pada Allah. Dan kita yakin juga
- kita pun pernah dijajah oleh Belanda.
- 350 tahun akhirnya kita bisa merdeka
- dengan apa? Insyaallah dengan
- konsistensi para ulama. Dan kita tahu
- hari ini adalah masih ee terasa hari
- pahlawan. Heeh. Tanggal 10 November.
- Betul. Nah, kenapa kita bisa menang
- menghadapi nikah ya kekuatan yang besar?
- He. Yaitu Belanda, Inggris dan
- seterusnya. Australia ya dengan
- persenjatan yang lengkap. kita kalahkan
- mereka dengan apa? Dengan takbir. He.
- Nah, ya. Sehingga mereka semuanya dapat
- dikalahkan. Nah, jadi yakinlah apabila
- muslimin konsisten dengan ajarannya,
- mereka akan ditolong oleh Allah
- Subhanahu wa taala. Ini janji Allah
- Subhanahu wa taala. Wallahuam. Bisa.
- Baik. Dan kuncinya Imam pada saat kita
- dapat mengalahkan penjajah kemudian kita
- menang. Hm. Kuncinya selain takbir
- adalah persatuan ya, Mang? Iya,
- persatuan. Betul. Ini yang mungkin jadi
- PR buat seluruh kaum muslim, sebagian
- besar kaum muslimin terutama ee
- saudara-saudara kita muslimin yang ada
- di Palestina. Iya. Kita doakan
- mudah-mudahan mereka punya rasa
- persatuan dan persatu. Iya. Termasuk
- kita semuanya. Amin. Dalam menghadapi
- tahun-tahun politik ini ya. Agar kita
- dapat menjaga kesatuan dan persatuan. I.
- Jangan hanya karena masalah, beda
- pilihan, beda partai, ya. Beda kelompok,
- kemudian kita berpecah belah. Ini nanti
- akan menjadikan kita lemah, ya. Iya,
- betul, Ibu. Betul. Ah, Imam pertanyaan
- selanjutnya Imam dari hamba Allah. Imam
- sampai hari ini orang Yahudi percaya
- bahwa dirinya ee secara genetik adalah
- yang paling unggul. Mereka mengklaim
- memiliki tingkat kecerdasan intelektual
- atau IQ yang tinggi dibandingkan bangsa
- lain di dunia.
- Maka tidak heran jika ada ungkapan kalau
- orang Yahudi itu menyebut suku bangsa
- lain sebagai goim yang artinya
- bangsa-bangsa lain
- diciptakan oleh Tuhan untuk melayani
- kepentingan Yahudi belaka. Nah, benarkah
- ungkapan seperti ini bahwa bangsa Yahudi
- adalah bangsa pilihan? Iya. Jadi memang
- itu pengakuan mereka semacam itu ya.
- Jadi mereka
- menganggap
- sebagai ee orang atau manusia pilihan
- Allah Subhanahu wa taala. Sudah tentu
- ini adalah merupakan satu
- kebohongan. Allah menciptakan
- manusia itu dalam keadaan sama.
- Kalau memang betul orang Yahudi itu
- merupakan pilihan Allah Subhanahu wa
- taala, sudah tentu
- Allah hilang sifat
- keadilannya. Padahal Allah itu adil. Ya
- Allah itu memberikan sesuatu sesuai
- dengan apa yang menjadi haknya.
- Maka tidak benar kalau orang Yahudi itu
- merasa dirinya paling baik. Ya, itu
- mereka mengatakan bahwasanya mereka itu
- adalah orang-orang yang dicintai oleh
- Allah Subhanahu wa taala. Adapun
- orang-orang yang lain itu orang-orang
- yang dibenci oleh Allah Subhanahu nahnu
- abnaullah wa ahibbauh. Kami adalah
- anak-anak Allah dan kecintaan-kecintaan
- Allah. Kalau memang begitu, Allah
- menyatakan, "Udah, kalau begitu coba
- kamu berani enggak mati kalau memang
- kamu itu anak-anak Allah
- dan orang-orang yang ee dicintai oleh
- Allah Subhanahu wa taala." Ternyata
- tidak. Mereka justru orang yang paling
- takut mati. Kalau kita lihat pada surah
- Albaqarah juga ada ayat yang
- ke 96 Allah menyatakan laajidan harus
- alah winalladina asrqu yawadu ahdum
- yuamaru alasanah w hua bimahzihi
- minalabi
- ayuammarallah basirum bima
- ymalun artinya kurang lebih sungguh
- engkau maksudnya nabi Nabi Muhammad
- sallallahu sallallahu alaihi wasallam
- akan mendapati orang-orang Yahudi
- manusia yang paling tamak dalam
- kehidupan bahkan lebih tamak daripada
- orang
- musyrik. Masing-masing dari mereka ingin
- diberi umur 1000 tahun. Padahal umur
- panjang tidak akan menjauhkan mereka
- dari azab Allah Subhanahu wa taala.
- Nah, jadi nah itulah orang-orang Yahudi
- yang menyatakan mereka itu bangsa yang
- terpilih. Adapun yang lain itu adalah
- bangsa gaib adalah tidak benar. Karena
- Allah menciptakan manusia dalam keadaan
- sama. Tidak ada yang membedakan mereka
- kecuali takwanya. Itulah yang disebutkan
- oleh Allah Subhanahu wa taala. bahasanya
- manusia itu adalah sama yang adalah
- hanya ketakwaan. Heeh. Adapun ee mereka
- menyatakan yang terbaik itu adalah hanya
- pengakuan mereka dan memang ee mereka
- selalu melecehkan orang-orang yang
- mereka anggap selain Yahudi. Mereka
- menganggap dirinya yang paling baik,
- dirinya yang paling benar dan seterusnya
- dan seterusnya. Jadi pengakuan yang
- demikian itu jelas tidak benar. Buktinya
- tadi kalau memang mereka itu anak-anak
- Allah dan mereka itu orang-orang yang
- dicintai dan tentu mereka tidak akan
- takut mati. Tapi mereka orang yang takut
- mati karena mereka merasa kalau mati
- akan disiksa oleh Allah Subhanahu wa
- taala. H demikian. Jadi salah
- kalau ada yang menyatakan orang Yahudi
- lebih baik ee
- daripada bangsa yang lain. Ya, jangan
- sampai kita terprovokasi
- oleh orang-orang Yahudi yang tadi sudah
- saya sampaikan. Justru mereka annahum la
- yaqilun. Mereka tidak berakal. Wallahuam
- bawab. Baik. Jadi itu hanya klaim semata
- imam. I ke
- pertanyaan terakhir Imam.
- Ada Zaki. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Imam. Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh. Palestina
- merupakan tanah turunnya para nabi dan
- para rasul. Bahkan Rasulullah menyatakan
- tanah yang diberkati. Tapi kenapa sejak
- dulu hingga sekarang terjadi peperangan
- terus-menerus? Di manakah dan kapan
- keberkahan itu akan didapati? Terima
- kasih, Imam. Ya. Jadi yang diberkati itu
- adalah
- tanahnya, bukan orang yang ada di
- dalamnya. Dan itu Allah sendiri yang
- menyatakan alladzi barokna haulahu.
- Heeh. Ya, itu jadi memang betul daerah
- yang paling subur itu adalah di
- Palestina. Nah, kemudian diberkahi ee
- karena banyak nabi-nabi yang tinggal di
- sana. Adapun orang-orang yang di
- dalamnya itu tergantung pada mereka.
- Sama seperti Makkah dan Madinah. Bukan
- di sana tidak terjadi kemaksiatan.
- Bahkan sebelum Rasulullah diutus. He.
- Ya. Sumber kemaksiatan atau ee kota
- Makkah dan Madinah terutama Makkah ini
- adalah tempat-tempat kemaksiatan. Maka
- kemudian Allah utus Nabi di sana. Jadi
- yang diberkahi itu adalah lingkungannya.
- ya, bukan manusianya. Kalau manusianya
- di mana saja sama mereka ada yang baik,
- ada yang tidak baik.
- Nah, yang
- terjadi berbagai macam krisis di bumi
- Palestina itu karena memang orangnya di
- mana orang-orang terutama orang
- Yahudi sebetulnya ya darah Palestina ini
- ketika berada di tangan orang Islam
- damai. Iya ya. Kita semuanya tahu
- ketika Palestina bisa kembali ke tangan
- umat Islam pada masa Umar bin Khattab
- dan terus sampai masa kekhilafan Turki
- Utsmani. Tidak terjadi yang semacam ini.
- Tapi ketika Palestina lepas dari tangan
- umat Islam maka terjadilah perang salib
- di sana. H pembantaian besar-besaran
- baik orang Islam maupun orang Yahudi
- dibantai oleh orang
- Nasrani. Kemudian ya sekarang nih karena
- Palestina dikuasai oleh orang Yahudi
- terjadi tetapi ketika dikuasai oleh umat
- Islam terjadi kedamaian di sana.
- Umar bin Khattab membuat satu wasiqah
- ahad perjanjian bahwasanya orang-orang
- ee nonmuslim, orang-orang Nasrani tidak
- boleh diganggu. Iya. Orang beragem tidak
- boleh diganggu. Bahkan orang Yahudi juga
- tidak boleh diganggu. Nah, hanya karena
- saat itu ada usul dari uskup Sofronius
- yang berkemanasan. Kalau orang Yahudi
- jangan tinggal di sinilah loh. Nanti
- akan membuat keruetan. Nah, kalau ini
- tetap dimasukkan klausul orang yang
- tinggal di sini, kami tidak mau menanda
- tandani berjani. Ya, akhirnya Umar
- ngikuti ee keinginan orang Nasrani tadi.
- Jadi kalau Islam ini menghormati
- semuanya, oleh karena itulah tugas kita.
- Kalau kita ingin ee Palestina Dami, mari
- kita rebut kembali. Heeh. kita usahakan
- kembali ke tangan umat Islam baru nanti
- akan terjadi
- perdamaian selama ee Palestina atau
- alkus di tangan orang yang tidak berak
- akan terjadi semacam ini terus-menerus.
- Oleh karena itu
- ee harapan kita dan usaha kita untuk
- dapat merebut kembali Palestina adalah
- untuk mewujudkan kedamaian di bumi ini.
- Sehingga kita punya satu moto salam fi
- Palestine, salam fil
- alam. Damai di Palestina, damai di alam
- semesta di seluar. Kapan damainya
- Palestina? Ketika Palestina kembali ke
- tangan umat Islam. Ini terbukti dalam
- sejarah. Mudah-mudahan Palestina kembali
- ke tangan umat Islam sehingga terjadi
- perdamaian. Berkah betul-betul dirasakan
- baik berkah maknawi maupun berkah hisi.
- Jadi jangan punya anggapan bahwasanya ee
- Palestina ini tidak pernah
- damai. Lebih lama dama daripada
- tidaknya.
- E damai itu ratusan tahun hampir 1
- milenium 800 tahun ketika zaman Umar bin
- Khattab sampai ee masa runtuhnya
- kekhilafan Turki Utsmani itu damai
- Palestina. Orang Kristen, orang Nasrani
- beribadah dengan tenang di sana. Orang
- Yahudi beribadah tenang di sana orang
- Islam beribadah tenang di sana. Nah,
- sejak Yahudi
- masuk
- dengan diberi kesempatan oleh Inggris
- dengan perjanjian Bur, terjadilah
- kondisi yang semacam ini. Jadi,
- terjadilah pembantaian terhadap bangsa
- Palestina dan
- seterusnya. Ini jadi ee kondisi
- Palestina akan bisa damai sepanjang
- Palestina kembali ke tangan umat Islam.
- Ini yang sedang kita usahakan. Yakinlah
- wahai para pemeluk agama lain ya. Ketika
- Palestina ada di dengan orang Islam,
- kalian akan bebas
- beribadah menurut kepercayaan kalian
- tidak akan terganggu. Nah, sekarang
- tidak begitu.
- Orang Nasrani diganggu oleh orang
- Yahudi. Banyak yang ketika mereka akan
- menuju ke gereja yang mereka
- agung-agungkan. Diludahi di tengah jalan
- oleh orang-orang Yahudi. Bahkan kemarin
- kita tahu bagaimana rumah sakit yang
- didirikan oleh orang Nasrani mereka bom.
- Nah, itu ketika Islam menguasai
- Palestina ini semuanya terjadi ya. Jadi
- mudah-mudahan Palestina segera kembali
- ke tangan umat Islam sehingga terwujud
- kedamaian seperti yang sudah berjalan ee
- ratusan tahun. Terjadi konflik sekarang
- ini bukan kita meremehkan ini baru saja
- kok. Jadi belum ada 100 tahun mulai dari
- kurang lebih tahun
- 1940-an ya sekarang. Dan ini insyaallah
- kalau kita terus ya berusaha insyaallah
- Palestina segera kembali ke tangan umat
- Islam dan terwujud perdamaian di sana
- ya. Apa usaha
- kita? Termasuk juga memberikan
- penyadaran kepada umat Islam ee kepada
- umat manusia seperti yang kita lakukan
- pada sore hari ini ya. Jadi memberikan
- kesalahan pada mereka. Kemudian kita
- memberikan bantuan pada mereka kadar
- kemampuan kita dan kita berdoa kepada
- Allah Subhanahu wa taala mudah-mudahan
- bangsa Palestina diberikan kemenangan
- oleh Allah dan akhirnya Palestina
- kembali ke tangan mereka dan kembali
- Masjidil Aqsa kembali ke tangan umat
- Islam. Wallahuam bawab. Baik, Imam.
- Terima kasih banyak. Demikian penjelasan
- untuk jawaban dari Zaki di Bekasi.
- Semoga terjawab. Ikhwan dan akhwat.
- Nampaknya kita sudah berada di
- penghujung waktu dan seperti biasa
- sebelum berpisah kita akan mendengarkan
- kesimpulan yang akan disampaikan oleh
- Imam.
- Ya. Jadi, ikhwan Ikhwat ee bangsa Yahudi
- adalah
- bangsa yang oleh Allah Subhanahu wa
- taala selalu disebut dengan hal-hal yang
- negatif untuk menjadi pelajaran bagi
- kita agar kita tidak menjadi seperti
- orang Yahudi.
- Dan Rasulullah sendiri juga menyatakan
- khaliful Yahud, janganlah kamu sama
- seperti orang Yahudi. Selisihlah orang
- Yahudi. Karena perilaku Yahudi adalah
- perilaku yang negatif. Nah, kemudian
- selanjutnya bangsa Yahudi bukan bangsa
- yang kuat sebenarnya, tapi mereka banyak
- kelemahan yang antara lain tadi
- disebutkan di dalam surah Al-Hasyr ayat
- yang ke-14. Mudah-mudahan
- kelemahan-kelemahan ee orang Yahudi itu
- tidak
- kita tiru ya. Di mana kita tidak punya
- pimpinan, tidak taat pada pimpinan,
- kemudian kita berpecah belah, kemudian
- kita bersatu tapi hanya ee sifatnya
- semu, kita takut menghadapi musuh
- kemudian kita tidak menggunakan akal.
- Mudah-mudahan sifat-sifat negatif dari
- orang Yahudi ini kita ee jauhi sehingga
- kita tidak menjadi umat yang lemah, tapi
- kita menjadi umat yang kuat. Wallahuam
- biswab.
- Baik. Alhamdulillah ikhwan
- akhwat, saya sudah perjumpaan kita di
- sore hari ini dalam kajian tafsir maudui
- bersama Imam Yasullah Mansur dalam tema
- kita kelemahan bangsa Yahudi. Semoga apa
- yang beliau sampaikan bermanfaat bagi
- kita semua. Amin. Akhirulam kami mohon
- undur diri dari ruang dengar Anda.
- Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla
- ilahailla anta astagfiruka wa atubu
- ilaikq billahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Waalaikumsalam.