Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [Musik] 0:09 TV. 0:18 Asalamualaikum warahmatullahi 0:20 wabarakatuh. Allahumma sholli ala 0:22 sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina 0:23 Muhammad. Alhamdulillah kita berjumpa 0:25 lagi dalam bincang hijrah hari ini 0:28 hari-hari hari ini hari Kamis ya 7 0:31 November 2024 ee tanggal 12 Jumadil Ula 0:36 1446 Hijriah. Kita akan bincang-bincang 0:39 lagi tentu saja dengan Bang Habib. 0:41 Beliau e seorang konsultan bisnis 0:44 digital, master trainer di BNSP dan juga 0:49 staf ahli di DPR RI. Beliau adalah 0:52 konsultan lah ya. 0:54 sudah hadir di sini. Tapi kita lewat 0:56 Zoom aja ya. Asalamualaikum Pak Habib. 0:58 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:59 wabarakatuh. Ini juga ada Damori ya. Apa 1:01 kabar? Baik, alhamdulillah. Udah ada 1:04 udah Damori nama produknya Damori itu 1:08 nanti ada pisang coklat, 1:11 ada macam-macam lah. Ada 1:14 roti, ada apa lagi tuh? Gimsam. 1:19 Jimsam. Oke, Bib. Gimana? Apa yang bisa 1:22 di ini nih? Kita akan mengambil tema 1:25 makanan sehat dan barokah ya. Make money 1:30 barokah. Silakan Bang Habib. 1:33 Oke, terima kasih Pak Krishna. Jadi ee 1:38 judul kita hari ini adalah cuan sehat 1:41 dari bisnis kuliner halal. Oh, cuan 1:43 sehat dari bis. 1:47 Oke, mungkin saya sedikit ee buka dulu. 1:50 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:51 warahmatullahi wabarakatuh. 1:54 Pendengar yang dirahmati dan diberkahi 1:56 oleh Allah Subhanahu wa 1:58 taala. Ee terima kasih ee hari ini kita 2:02 membahas terkait hal yang sangat penting 2:06 untuk kehidupan kita karena dimulai dari 2:10 makanan gitu ya. Semua dimulai dari 2:12 makanan. Nanti ee saya hari ini 2:15 kedatangan tamu istimewa owner dari 2:18 Damori Food ya. ee 2:21 sebuah branding ya atau pabrik makanan 2:26 sehat dan halal ee dari prosesnya, dari 2:30 filosofinya, dari orang-orangnya itu 2:32 secara syariah sudah ee terseleksi ya. 2:36 Jadi itu menjadi ee benchmark dari mak 2:40 makanan halal Indonesia gitu ya. Jadi 2:43 salah satunya kita melakukan kegiatan 2:47 yang bermanfaat, kegiatan yang ee baik 2:52 ee salah satunya dari makanan gitu ya. 2:54 Ketika kita makan makanan yang halal, 2:57 maka kegiatan kita, aktivitas kita akan 3:00 mengarahkan kepada kebaikan gitu ya. 3:03 Akhirnya nantinya akan menghasilkan 3:08 kegiatan-kegiatan yang bertujuan juga 3:10 secara positif gitu. Jadi semua dimulai 3:12 dari makanan itu dan sangat penting 3:15 untuk memberi makanan keluarga kita 3:18 makanan yang sehat dan terutama makanan 3:21 yang halal gitu. Dan kalau kita di Islam 3:24 itu tetap makanan yang thayib. Nanti 3:27 dijelaskan banyak oleh ee Damori ya tamu 3:30 kita hari ini. Nah, mungkin saya ee buka 3:34 sedikit 3:35 dengan ee pangan secara nasional ya. 3:39 Jadi ee kalau di ee pemerintah di 3:44 Indonesia ada Undang-Undang 18 3:47 tahun 12 ya tentang pangan kita 3:51 itu ee ee visi pemerintah saat ini 3:55 adalah bagaimana membangun ketahanan 3:58 pangan gitu ya. Ketahanan pangan itu 4:02 dibentuk dari kedaulatan pangan dan 4:04 kemandirian pangan gitu ya. Nah, apa 4:07 bedanya kedaulatan pangan itu? Sistem 4:09 pangan yang ee mandiri gitu ya. Kita 4:14 bisa menyelesaikan semuanya sendiri gitu 4:17 ya. Kita ee tidak perlu impor gitu ya 4:20 untuk terutama kebutuhan-kebutuhan yang 4:22 memang ee pokok gitu ya. Gitu. Jadi ee 4:27 salah satunya kemarin juga ee kita ada 4:29 ee rapat dengan kementerian ee terkait 4:33 ya itu beberapa seperti beras gitu ya ee 4:38 terus jagung gitu bahkan jagung kita 4:41 sudah ekspor ke Filipina gitu ya. Jagung 4:43 Gorontalo kita sudah ekspor ke Filipina. 4:46 Jadi kita patut berbangga gitu ya ee 4:50 kebutuhan-kebutuhan pokok kita itu 4:52 harusnya sudah bisa ekspor gitu ya, 4:54 memenuhi kebutuhan dalam negeri. Dari 4:56 mulaiin beras, jagung gitu ya. Kalau 4:59 kedelai mungkin agak sulit ya di Jawa. 5:01 Jadi mungkin daerah-daerah ee pendukung 5:04 gitu telur ya, ayam gitu ya, cabai, 5:09 bawang ini melimpah stoknya gitu. Dan 5:12 komponennya kalau kita mau 5:15 ee ee tahu fenomena mungkin kita sering 5:19 sekali mungkin ee yang ee sudah makan 5:21 atau belum yang diibaratkan itu sama apa 5:24 Pak Krisna? Nasi 5:26 ya. Nasi ya. Padahal komponen makan itu 5:31 sebetulnya kalau kita lihat sekarang itu 5:35 kenapa ada fenomena ee stunting ya? 5:39 stunting itu 5:41 ee kekurangan gizi karena memang banyak 5:47 ee unsur-unsur yang tidak terpenuhi 5:49 gitu. Jadi makanan itu bukan cuman 5:50 karbohidrat, tetapi ada protein, ada 5:53 lemak, ada vitamin gitu ya, ada mineral 5:57 gitu ya. Nah, ee apa bedanya karbohidrat 6:01 itu energi tubuh gitu ya. Ada yang 6:04 karbohidrat sederhana seperti gula dan 6:06 lain-lain. Ada yang karbohidrat kompleks 6:08 kayak beras yang kita makan, roti gitu 6:11 ya. Kalau karbohidrat sederhana itu 6:14 kayak kita makan buah, kayak makan ee 6:16 yang cepat itu ya, gula glukosa itu 6:20 energinya cepat ya, tapi lonjakan 6:22 gulanya juga lebih cepat gitu. Tapi 6:24 kalau nasi, roti, kentang, jagung, 6:27 energinya stabil gitu ya. dan juga serat 6:30 gitu, buah-buahan gitu ya. Itu enggak 6:33 enggak dicerna tubuh tapi penting untuk 6:36 pencernaan dan ngontrol kadar gura darah 6:39 gitu ya. Nah, ada juga protein. Kalau 6:42 protein itu buat ee membangun dan 6:45 memperbaiki jaringan tubuh, produksi 6:47 enzim, hormon gitu ya. Itu dari daging, 6:50 ikan, telur, susu gitu. Nah, itu penting 6:54 protein itu 6:56 ee penting ya. Kenapa? 7:00 Karena ketika ee jaringan-jaringan tubuh 7:03 rusak itu dibangunnya oleh protein, 7:05 diperbaiki oleh protein gitu ya. Dibantu 7:08 dengan enzim-enzim buat antibodi tubuh 7:10 juga. Ee ada lagi lemak gitu ya. Lemak 7:13 itu melindungi organ tubuh gitu ya. Ee 7:16 membantu penyerapan vitamin gitu ya. 7:19 macam-macam ini dari daging, minyak 7:21 zaitun dan lain-lain ya. Vitamin juga 7:24 kalau vitamin mengatur metabolisme tubuh 7:26 gitu ya. Nah, nanti dibahas ya mineral 7:29 ada lagi gitu ya mempertahankan tulang 7:31 dan gigi gitu ya. Ee jadi macam-macam 7:35 gitu. Nah, yang kita sering bilang belum 7:38 makan itu karena nasi aja gitu. Padahal 7:41 komponen makan ada namanya B2SA, Pak 7:43 Krisna. B2SA itu ee nah beragam, 7:48 bergizi, seimbang, dan aman gitu ya. Itu 7:51 ee tradmark yang ee di launching oleh 7:54 Badan Pangan Nasional ya. Jadi sepertiga 7:57 makanan pokok Pak Krisna kayak nasi, 8:00 jagung ya, dan lain-lain gitu ya. Nah, 8:04 ee kentang ya itu karbohidrat makanan 8:07 pokok. Terus seperenam itu lauk-pauk 8:09 kayak susu, telur, ayam ya, tahu, tempe, 8:14 udang, ikan, dan lain-lain. 1/enam. 8:16 Seperen lagi buah-buahan ya. 8:19 Buah-buahan. Nah. Nah, sepertiganya 8:22 sayuran. Nah, itu jadi untuk mencegah 8:27 stunting, kekurangan gizi dan lain-lain 8:30 itu kita mesti memenuhi semua kebutuhan 8:33 itu. Jadi, nah ini ini menurut saya 8:36 fenomena yang menarik ketika kita 8:39 kadang-kadang makan nasi sama mie sama 8:43 semuanya karbohidrat ditumpuk di situ 8:45 gitu ya. Nah, bagaimana tubuh ini bisa 8:48 ee berjalan dengan baik ketika asupannya 8:51 itu tidak baik gitu ya. 8:54 gitu. Itu mungkin sedikit terkait 8:56 update-update ee pangan ya, pangan 8:58 nasional gitu 9:00 ya. Nah, ini juga ada ee kebijakan Badan 9:06 Pangan Nasional ya 9:08 2025-2029 ini terkait ketersediaan dan 9:11 cadangan pangan gitu ya. Jadi ee ada 9:15 unsur pangan, cadang pangan, logistik 9:18 ya, stabilitas pasokan, harga pangan 9:22 gitu ya, ee pengelolaan sisa pangan. 9:26 Jadi pangan itu nanti diperkuat dari ee 9:29 keluarga Pak Krisna. Jadi pangan-pangan 9:32 dari pekarangan keluarga itu nanti 9:34 diperkuat gitu. Bagaimana caranya? Nah, 9:37 jadi panganan bergizi di rumah, 9:40 perkantoran, sekolah, pesantren, dan 9:43 lain-lain. 9:44 Nah, setelah itu ada juga terkait makan 9:48 sehat atau ee jadi dari lima komponen 9:54 makanan yang sehat ee tiganya tuh dari 9:57 ee yang mengandung unsur ikan gitu ya. 10:00 Makanya Indonesia itu ada dua sekarang 10:02 yang diprioritasin. Yang pertama ee 10:05 ketahanan pangan, yang kedua poros 10:07 maritim, Pak Krisna. Walaupun 10:09 anggarannya ee tetap jauh sekarang ee 10:11 Pak Presiden kita ini Pak Prabowo lebih 10:16 memprioritaskan ee ada anggaran tahun ee 10:20 2025 26 triliun buat ketahanan pangan 10:22 gitu ya. Jadi nantinya itu akan 10:24 didistribusikan tetap buat bagaimana 10:28 mencetak produksi pangan nasional gitu. 10:30 Itu penting gitu ya. Nah, sedangkan ee 10:33 untuk maritim, poros maritim itu 10:36 anggarannya lebih kecil 6 triliun. Nah, 10:38 tetapi ini adalah sumber gizi yang 10:41 sangat bagus buat tubuh kita, gitu ya. 10:44 Nah, bagaimana terkait bisnis hubungan 10:47 ini semua terkait bisnis? bagaimana 10:48 industri yang terkait makanan ini 10:50 prospeknya cukup cerah 5 tahun ke depan, 10:52 Pak Krisna. Hm. Nah, 10:54 karena penyerapan ee anggaran itu besar 10:59 di bidang pangan, ketahanan pangan gitu 11:01 ya, ee makanan, makanan sehat gitu ya, 11:06 terutama misalnya ee padi ya, jagung, 11:11 kedelai, cabai, bawang merah, kopi, 11:13 kakao, tebu, kelapa, daging sapi, dan 11:17 daging ayam. itu penyerapannya besar. 11:19 Jadi ee pendengar yang dirahmati Allah 11:23 Subhanahu wa taala terkait ee 11:25 makanan-makanan yang tadi saya sebutkan 11:27 itu ke depannya 5 tahun ke depan itu 11:30 cukup ee bagus gitu ya. Karena ee ini 11:34 sangat ee besar ee pemerintah 11:37 konsentrasinya di situ. Dan ketika kita 11:39 bersinggungan dengan industri makanan 11:41 kita benar-benar fokus kita menyediakan 11:44 makanan yang halal, sehat, dan thayib. 11:46 Mungkin itu pembuka, sedikit pembuka 11:48 dari saya, Pak Krisna. E bisa 11:49 dilanjutkan oleh Damori. Silakan. Oke, 11:53 sekarang kita ke Damori ya. Udah Damori. 11:57 Asalamualaikum. Udah. Waalaikumsalam. 12:00 Waduh, mungkin maju aja Damori ya. 12:03 Domori ini punya 15 item ya. Apa saja 12:06 itu bisa disebutkan? 12:09 Ee kami punya yang paling banyak tuh di 12:12 Dimsam. Ee Pak Dimsam. Terus Dimsam. Ada 12:16 roti juga. Roti. Terus kami juga roti 12:20 itu berapa item tuh? Lumayan. Terus ada 12:22 juga di apa model cemilan pisang coklat. 12:26 Heeh. 12:28 Dan ada beberapa yang memang kita pakai 12:29 juga dari bahan-bahan keju. Cuman yang 12:32 menarik itu, Pak ee Iya. Ee tren 12:37 sekarang kalau kita lihat di anak-anak 12:39 zaman sekarang ya kalau kita sebut Gen 12:42 Milenial sekarang Gen Z. Ee Heeh. Kadang 12:45 makanan kita kan sekarang beragam ya. 12:48 Iya. Makanan kita beragam. Kita 12:50 mengadopsi makanan-makanan dari luar 12:52 misalkan kayak model-model dimsam. Kalau 12:55 di luar kan mereka pakai B2 ya. Mereka 12:57 pakai B2 atau pakai babi. Tapi kalau di 13:00 negeri kita kan kita adopsi jadi makanan 13:02 yang halal. 13:04 Nah, cuman yang paling menarik itu 13:06 adalah bahwa ee sekarang orang ee lebih 13:09 fokus ke dapat banyak, dapat murah, 13:14 dapat viral gitu. Mereka enggak fokus ke 13:18 ee inti makanannya. Iya. Nah, contoh 13:21 kayak kita sekarang ee kita sebagai 13:24 muslim ee kita mau taat. Nah, makanan 13:27 kita kan juga harus diperhatikan tuh, 13:29 Pak. Iya. Atau kayak ee kita makan ayam 13:31 bakar, terus kita harus nanya apakah 13:34 ayam yang mereka bakar ini dioles dengan 13:36 puas yang mengandung bulu hewan atau 13:39 bulu babi atau enggak. Ini kan juga jadi 13:41 konsentrasi untuk kami gitu beli makanan 13:44 bahwa ini ee PR-nya makin ke depan makin 13:48 lumayan di makanan gitu. Karena makanan 13:50 ini mempengaruhi orang gitu. Misalkan 13:53 untuk sulitnya menerima kebenaran gitu 13:55 ya. Kalau kita banyak-banyak makan-makan 13:57 yang 13:58 haram, nah itu juga jadi apa? Jadi apa? 14:02 Jadi konsentrasi dari damori ya. Iya. 14:04 Konsentrasi kita, Pak. Bagaimana kita 14:06 menyajikan makanan itu makanan halal dan 14:09 thayib. Nah, makanan halal dan thayib 14:11 ini enggak cukup halal, tapi juga harus 14:13 baik. He. Secara produknya, gizinya ada 14:16 enggak? Ee proses produksinya baik apa 14:19 enggak? Contoh kayak ayam disembelih 14:22 menggunakan bismillah atau enggak? baca 14:25 bismillah atau enggak, terus ee darahnya 14:28 terpakai atau enggak gitu untuk menjamin 14:30 bahwa proses kita betul-betul halal dan 14:32 thayib. Hm. Nah, jadi dari sini juga 14:36 jadi PR panjang untuk kami, Pak, di di 14:38 industri makanan ya, terutama di di 14:42 bahan-bahan yang punya titik kritis. 14:45 Contoh kayak di bakeri itu, di bakeri 14:47 itu punya beberapa titik kritis, Pak, 14:49 yang mungkin misalnya kayak contoh kayak 14:52 tepung ee atau gula gitu. Gula itu titik 14:56 kritis yang paling kritis di gula itu 14:58 gula rafinasi itu misalkan dia proses 15:01 pembersihan atau proses penyaringan. Ini 15:04 kalau mereka mau cari murah biasanya 15:06 pakainya bahan untuk penyaringannya itu 15:09 filternya itu dari ee bahan hewan atau 15:13 dari bahan babi. Nah, itu kan cukup 15:14 mengerikan juga untuk kita. Hm. Nah, 15:18 kayak gitu-gitu, Pak. Jadi apa ee 15:20 sekarang kita mesti juga 15:23 konsentrasi bahan yang kita makan ini 15:25 bukan hanya sekedar enak dan murah, tapi 15:27 juga harus menjamin bahwa mereka halal 15:29 gitu. halal secara produknya, halal 15:32 secara proses dan juga halal ee secara 15:37 materialnya itu mesti diperhatikan 15:40 keseluruhan. Contoh kayak kita ngambil 15:42 contoh di tepung nih, Pak. Tepung itu 15:44 dia kan punya L STIN namanya. Hm. 15:47 Biasanya kalau itu ee barang-barang ini 15:51 dicari barang-barang murah biasanya 15:53 mereka menggunakan ee bahan-bahan dari 15:56 ee dari hewan misalkan gitu. bahan dia 15:58 kan sifatnya adiktif ya ee bahan 16:01 tambahan pangan ee kayak gitu dia untuk 16:03 melembutkan glutennya kalau ditepung. 16:06 Nah, ini juga jadi PR untuk kita apakah 16:09 dia pakai bulu 16:11 engasakan itu adalah kalau dia 16:15 menggunakan hewan yang halal balik lagi 16:19 nanti penyembelihannya gimana. Nah, itu 16:21 itu juga jadi pemikiran di kita 16:23 sebetulnya untuk kita bahas gitu. Nah, 16:25 yang paling yang paling dekat dengan 16:27 kita itu sebetulnya ini, Pak. M kuas 16:31 yang paling dekat ya. Kita spill-spill 16:33 tentang kuas ini. Kuas ini kan banyak 16:34 banget nih. Yang paling dekat kita temui 16:37 itu di kuas. 16:39 Ini juga dibahas sama teman-teman di apa 16:42 di kuliner muslim bahwa 16:46 ee 16:48 kadang-kadang ee kita nih di teman-teman 16:51 makanan pakai sesuatu alat ee atau kuas 16:56 untuk mengoleskan di bakerinya atau di 16:59 bakar-bakarannya itu kita pakai asal. 17:02 Baik kuas itu yang mengandung bulu babi 17:06 ataupun yang sifatnya kering ataupun 17:07 basah. He. Nah, itu kan jadi haram ya. 17:10 Baik. Nah, kita juga sering ketemu 17:13 dengan teman-teman semua di apa 17:16 di gitu ya. Kita nanya ee kuasnya 17:19 diperhatiin enggak? Hm. Sebetulnya kalau 17:23 kita lebih relate lagi mungkin 17:25 edukasinya yang kurang ya, Pak. Mereka 17:27 memahami bahwa ya udah beli aja kuas di 17:29 material deh gitu. Nah, kita enggak tahu 17:31 nih kuas ini memang food grade untuk 17:33 makanan atau memang ada kandungan bulu 17:35 babinya supaya dia dapat harga murah. 17:38 Oke. H saya coba Pak Krisna ee mungkin 17:42 sedikit ebahan 17:44 saya lihat ya beberapa di martabak ya 17:48 itu pakai kuasnya yang mereknya saya 17:50 saya sebutin aja lah mereknya biar 17:51 enggak mereknya depannya E itu dijual di 17:55 material ya ee dan itu dipakai sama 17:59 tukang martabak dan itu memang dari kit 18:02 babi ya sudah. Hm. Iya. 18:05 Nah, itu jadi mungkin kuas yang halal 18:08 itu agak mahal. Cuman kan memang kita 18:10 karena buat tubuh memang sudah harus 18:12 halal gitu ya. Itu itu baru dari sisi 18:14 kuas. Belum gelatin gitu ya, belum 18:17 tepungnya ya ee margarin gitu ya dan 18:20 lain-lain. Silakan. 18:22 Nah, karena PR-nya jadi banyak jadi ee 18:25 kami dikasih tahu begini. Sekarang 18:28 eranya jalan kita untuk di jalan dakwah 18:30 itu selain daripada hari mimbar juga di 18:33 makanan. Hm. 18:35 Kenapa kita di makanan gitu? Karena kan 18:38 ee ee nih semoga nih para pendengar kita 18:41 semua ya Allah lindungi kita dari 18:43 makanan-makanan yang syubat dan haram 18:45 gitu supaya apa? Doa-doa kita itu Allah 18:48 ijabah. Iya. Karena pertama kali salah 18:51 itu adalah salah makan. Hm. 18:54 kita menganggap, "Wah, ee ada juga 18:56 teman-teman yang bilang begini, Pak ee 18:59 kan kami enggak tahu kalau mereka ee 19:02 pakai guas yang ada bulu babinya atau 19:04 enggak." Iya kan kami enggak tahu kalau 19:06 mereka pakai minyak babi atau enggak kan 19:08 yang berdosa kan mereka kan enggak kami. 19:11 He. Nah, ini ini kan sering kita dengar 19:13 ya, Pak asumsi dari teman-teman kita 19:15 gini. Memang secara kalau kita enggak 19:18 tahu, kita enggak berdosa, tapi ketika 19:21 kita makan zat yang haram itu masuk ke 19:23 badan, ee dia menghalangi kita untuk 19:26 menerima kebenaran. Iya. 19:30 Jadi sulit untuk kita ee sulit untuk 19:32 kita belajar, sulit untuk kita memahami 19:35 Al-Qur'an, sulit untuk kita menerima 19:37 kebaikan dari orang gitu. Ini juga salah 19:40 satunya tuh sulit untuk kita beribadah. 19:42 Nah, ini juga salah satunya juga 19:44 masalah-masalah yang ditimbulkan dari 19:45 makanan sebetulnya. 19:49 Jadi apa tipsnya ini kalau untuk memilih 19:51 koas yang halal tuh bagaimana? 19:54 Ee sekarang tuh sudah banyak Pak Kresna 19:57 baik di cara online ya teman-teman sudah 19:59 jual ee kuas yang sudah berlabelkan 20:02 halal dan lebih mahal apa lebih murah 20:04 dengan yang yang dari babi itu? Harganya 20:06 mirip-mirip loh, Pak. Cuman bedanya 20:09 kalau kuas yang ada kandungan bulu 20:11 babinya lebih mudah mereka dapat karena 20:13 memang mungkin kurangnya edukasi dari 20:15 kita kita ya atau kurangnya edukasi atau 20:17 kurangnya kita belajar gitu. Jadi contoh 20:19 kayak di material-material lebih banyak 20:21 kita dapati kuas-kuas yang ada 20:22 kandungannya gitu dan mudah didapat 20:25 padahal bukan 20:27 peruntukan. Nah, kayak gitu. Jadi ee 20:31 sebetulnya kayak di ee kalau kita cari 20:34 sekarang kuas-kuas atau kita bisa 20:35 mengganti untuk kuas yang berbahan dasar 20:37 silikon atau sintetis. 20:41 Nah, kayak gitu. Jadi sebetulnya banyak 20:43 pilihan mungkin ee kurang penyampaian 20:46 aja kali ya, Pak Krisna ya ke 20:47 teman-teman itu mungkin kurang 20:49 teredukasi bukan dari dibiat dari hewan 20:51 lain enggak bisa misalnya dari kambing 20:52 atau dari sapi enggak bisa ya. 20:55 Ee bisa cuman kan pertanyaannya nanti 20:58 nanti dimajukan lagi pertanya Pak terus 21:00 bagaimana hewannya disembelih gitu. 21:02 Apakahnya dibaca bismillah atau enggak? 21:05 Oh sepanjang ya. Sepanjang. Terus kan 21:08 kalau bulu babi kan pendek sekali ya 21:11 Pak. Hm. 21:13 Dia lebih ke kulitnya memang dipakai 21:15 buat baju kan aman. Contoh kalau kulit 21:18 dipakai buat baju kan. H. Cuman kalau 21:21 kalau yang paling banyak, yang paling 21:23 efisien itu dipakai dari bulu 21:27 babi. Nah, itu juga jadi apa? Ee di sini 21:31 kita bisa banyak tuh ngelihat ee mungkin 21:34 teman-teman pendengar juga bisalah ee 21:37 cek-cek itu secara media sekarang sudah 21:39 sangat canggih. Kita bisa ketemukan nih 21:42 merek-merek apa saja yang memang 21:44 mengandung bulu babi. Informasi saat ini 21:46 tuh enggak sesulit zaman-zaman dulu. 21:49 Sekarang sudah mudah kok. Jadi kita itu 21:51 cuman saling ngingatin nih. Oh ya, 21:53 ternyata kalau kita mau ngelihat makanan 21:55 banyak sisi kritisnya. Mulai 21:58 dari kuasnya, mulai dari tepungnya, 22:01 mulai dari menteganya, mulai dari apa ee 22:06 keju gitu. Nah, semua punya titik 22:08 kritis, Pak. H semua punya titik kritis 22:11 yang mesti kita perhatikan. Nah, ya 22:14 mudah-mudahan kita dijauhkan dari dari 22:17 bahan-bahan yang tidak halal. Udah, Dori 22:20 mau tanya lagi ke makanan-makanan jenis 22:23 apa yang kemungkinan 22:25 ada dalam prosesnya ada terkandung babi 22:28 misalnya apa saja misalnya rotiah, ice 22:31 krim atau apa saja. Roti ada ee ice krim 22:36 juga ada. Tergantung mereka memakai 22:39 bahannya, Pak. Misalkan kayak ee kita 22:41 ngomongin hampir semua ee produk yang 22:44 kita makan bisa terkena gitu. Makanya 22:47 kalau kita beli bahan, kita beli bahan 22:50 kita lihat nih dia sumber kita suka 22:53 jarang ngelihat komposisi kan, Pak. 22:54 Kalau kita beli makanan kita suka malas 22:56 tuh baca tuh di belakang. Hm. Ada 22:58 sekitar 23:00 33 apa 33 jenis yang menyatakan bahwa ee 23:04 nama lain dari babi dan dia biasanya 23:06 tercantum di belakang kemasan. 23:10 Kalau ada unsur babinya mereka biasanya 23:12 nyantumin kok. Ee misal kayak port gitu, 23:15 kayak kalau di kita ada B2-nya 23:18 gitu-gitu, Pak. Jadi memang harus harus 23:21 dari kitanya belajar membacanya mesti 23:24 rajin. Kalau kalau kami ngajin ke 23:26 teman-teman tuh sebelum kita beli 23:28 makanan, coba dibaca dulu komposisi di 23:31 belakangnya apakah diadakan doang nih 23:33 halal atau enggak. Kan sekarang sekarang 23:36 yang yang jadi PRD kita itu makanan yang 23:39 mengandung babi itu tidak dituliskan di 23:41 depan dia tidak halal. Hm. 23:45 Nah, tapi kalau di periode ini, Pak, kan 23:47 e pemerintah kita juga gencar nih ee di 23:51 sertifikasi halal ya. Mudah-mudahan ini 23:54 membantu memfilter kita supaya produk 23:56 yang masuk ke kita ini betul-betul sudah 24:00 ee terjamin kehalalannya. 24:05 Masyaallah. Jadi ngeri enggak lihat ini 24:07 bagaimana orang yang jalan-jalan ke luar 24:09 negeri ya, jalan ke Singapura, ke mana 24:12 itu kan 24:14 makanan-makan enak banyak tuh roti dan 24:16 lain-lainnya tuh gimana itu? Nah. Nah, 24:21 tapi itu jadi peluang untuk kita, Pak. 24:23 untuk kita yang di teman-teman yang mau 24:26 usaha itu jadi peluang bahwa ternyata ya 24:28 banyak loh teman-teman kita yang mereka 24:31 bolakbalik luar negeri atau mereka yang 24:33 ngomrah atau mereka haji dan ingin 24:35 produknya terjamin 24:37 kehalalannya. Nah, ini peluang cuan 24:40 untuk teman-teman baik itu jualan 24:42 produknya atau bikin produk sendiri yang 24:45 memang kita butuh gitu. Karena sekarang 24:47 ini kalau dilihat kesadaran masyarakat 24:50 terhadap produk hal dan thaib itu cukup 24:52 tinggi, Pak. Mereka sudah mulai konsern 24:54 ini produk ada logo halalnya enggak. 24:56 Minimal mereka menanyakan itu. 25:00 Termasuk 25:02 juga ayam franchise itu apa? Ayam apa 25:05 namanya? Fried chicken itu juga Fried 25:07 Chicken juga perlu diperhatikan juga ya. 25:10 Iya. Ayamnya isti halal, tapi prosesnya 25:15 prosesnya halal apa enggak gitu? Ee 25:18 bahan mereka pakai kalau mereka pakai 25:20 mentega, menteganya halal gak? Kalau 25:23 mereka pakai kuas, kuasnya halal apa 25:25 enggak? Kalau mereka pakai tepung, 25:27 tepungnya halal apa enggak? Hmm. Halal 25:30 enggak? Halal enggak, tapi udah lapar, 25:32 gimana tuh? Nah, itu waduh antara lapar 25:36 dengan harus mengecek ini halal apa 25:38 enggak, itu balap-balapan itu. Oh, 25:41 balap-balapan itu, Pak. Mana yang lebih 25:43 diprioritaskan, ya? Mengisi perut dulu 25:46 apa ngecek dulu nih? Heeh. Waduh, ini 25:51 benar-benar jihad ini. Oke, Iwan Damat. 25:54 ini Mar ee perlu kita sambut dengan luar 25:58 biasa nih memberikan apresiasi kepada 26:00 Damori yang produk-produknya sampai 26:03 sedetail itu diperiksa untuk kudu ee 26:08 yang halal semua mulai dari 26:10 tepungnya dari kalau hewan apakah 26:13 disembelihnya mengucapkan bismillah atau 26:15 tidak seteliti itu ya. 26:17 ini apa enggak tambah cost ya? Udah mori 26:22 ee kan kalau sekarang ee kita juga cukup 26:25 terbantu dengan keberadaannya ee BPJPH 26:28 atau lembaga-lembaga penyedia sertifikat 26:31 halal. Ee mereka kan setiap kali kita 26:34 bermitra kita akan tanya mereka punya 26:36 satu mereka punya sertifikat halal gak? 26:39 Yang kedua mereka punya certifi enggak 26:41 yang motongnya atau sekarang disebutnya 26:43 Juleha ya? Juru semberi halalnya punya 26:46 sertifikat enggak? Hm. Nah, baru kita 26:49 memilah bahan baku yang mau kita pakai 26:51 adalah yang sudah betul-betul punya 26:53 certified itu. Nah, yang kedua kalau kan 26:56 kita mau pakai telur, telurnya itu wajib 26:58 dicuci. Hm. Karena kan kita enggak tahu 27:01 ya dari pantat ayam dia keluar apakah 27:03 dia bersih atau enggak, dia najis atau 27:05 enggak. Nah, jadi kalau di kami barang 27:07 datang itu kalau basisnya telur ayam 27:09 sebelum dipakai itu wajib dicuci untuk 27:11 memastikan bahwa dia betul-betul ee 27:14 halal dan thayib. Secara telur halal, 27:17 cuman nanti ketika prosesnya enggak 27:19 baik, secara sifat dia bisa jadi haram. 27:21 Bisa aja najis yang nempel di apa? Di 27:24 kulitnya lalu lalu dipegang gitu kan. 27:27 Habis megang itu megang adonan. Nah, dia 27:29 kan jadi kontaminasi ya, Pak. Masyaallah 27:33 ngeri banget ya. 27:34 Telur Omega itu perlu diwaspadain 27:37 enggak? 27:39 Ee kita mesti tanya kalau kalau mau 27:41 lebih aman nyampai di rumah dicuci lagi 27:44 sebelum diproses. Karena kita enggak 27:46 tahu nih telur Omega ini mereka dari 27:48 kandang mereka cuci apa enggak. Kan 27:50 kalau kita ngelihat asalnya telur omega 27:53 tetap aja dari pantat ayam kan Pak ya. 27:55 Oke. 27:57 Kayak gitu. Kalau di telur ee di bagian 28:00 mananya kemungkinan ee akan haramnya tuh 28:02 di bagian mananya dan dari kenapa? 28:05 Karena dia kena kotoran 28:08 kotoran hewan kotoran dia kan ee dia 28:12 keluar dari pantat ayamnya dan 28:15 kemungkinan untuk bersih 100% itu kan 28:17 enggak mungkin Pak. Masih ada misalkan 28:19 ee dia jatuh lalu ada kotorannya dan 28:22 menempel di kulitnya gitu. Itu kan juga 28:24 mesti kita waspadai. Ini lebih kepada 28:26 berhati-hati lebih khususnya lebih 28:28 kepada berhati-hati. Walaupun kita 28:30 bilang, "Wah, ayam ini dia bertelur. 28:32 Telurnya terpisah dia enggak kena 28:35 kotorannya. Kalau dia ayam itu buang 28:39 kotoran, ada enggak nempel di pantatnya 28:41 gitu? Nanti kalau dia bertelur kena 28:43 enggak gitu." Itu yang mesti kita ambil 28:45 kehati-hatian. Lebih ke hati-hati lebih 28:47 tepatnya sih, Pak. 28:49 Kalau kita untuk kalau kalau 28:50 makanan-makanan sudah jadi, kita tidak 28:53 bisa melihat halat enggak kecuali dengan 28:55 bertanya-tanya dan melihat prosesnya 28:57 gitu. Agak repot juga ya. Misal es krim 28:59 gitu kan banyak banget merek-merek es 29:01 krim. I bagaimana kita cara melihatnya? 29:06 Ee mau enggak mau kita hanya melihat dia 29:08 punya sertifikat halal apa enggak. 29:11 M hal terakhir. Jadi hal terakhir yang 29:14 bisa kita lakukan sebagai 29:16 pembeli ini sudah diertified belum? 29:19 Kalau sudah diertified halal ee berarti 29:21 kan pertanggungjawabannya kembali kepada 29:23 mereka. Kita sudah ee pertama kita sudah 29:27 berhati-hati. Yang kedua kita sudah oh 29:29 iya ya dia sudah punya sertifikat halal 29:31 nih. Berarti sudah ada yang melakukan 29:33 free fight, sudah ada yang ee mengaudit 29:36 mereka berarti sudah harus 29:38 dipertanggungjawabkan kan. Nah. Nah, 29:39 setelah itu ya sudah gitu, Pak. Berarti 29:41 ikhtiar kita selesai di situ. Kalau kami 29:43 ngelihatnya lebih ke sana. Karena kan 29:45 kita enggak mungkin kita beli roti 29:47 misalkan ee di Serang nih produsennya 29:50 ada di Surabaya kan repot sekali ya, Pak 29:52 ya. 29:53 Hm. Repot juga. Kalau gitu kesimpulan 29:56 sementara kita bisa ngambil yang 29:58 gampang-gampang makan yang halal tuh. 30:00 Gado-gadum, combrok, lontong gitu. Kalau 30:04 itu kemungkinan enggak ada ya atau 30:05 gimana? Ee kemungkinan enggak ada, Pak. 30:08 Nanti balik lagi ke proses proses 30:10 mereka. Ee jadi halal ini halal dan 30:13 thayib ini kan banyak aspeknya, Pak. 30:16 Balik. Makanya kita ngomongin ke 30:18 teman-teman, yuk kita nih sebagai 30:20 produsen menyadari betul bahwa kalau 30:23 kita ngas mau jual makanan, juallah 30:26 makanan yang bisa kita makan dan kita 30:28 bisa menjamin kehalalannya. 30:32 Walah. Kayak kayak kita jualan lontong. 30:36 Ee tapi di situ katakan banyak tikus 30:38 berkeliaran nanti ee tikusnya kencing di 30:41 daun. Nah, dibungkus pakai daun 30:43 kira-kira dia masih halal apa enggak? 30:46 Masyaallah. Itu kan pertanyaan yang 30:48 mesti kita jawab. Jadi kalau ini ee 30:50 lebih kita arahkan kepada ee teman-teman 30:53 yang memproduksi makanan ee pastikanlah 30:56 bahwa makanan yang kita jual, makanan 30:59 yang akan kita berikan kepada orang lain 31:01 itu adalah makanan terbaik yang bisa 31:02 kita lakukan. ee dari bahan bakunya, 31:06 dari 31:07 prosesnya, terus sampai ke 31:09 distribusinya. Nah, itu mesti kita 31:11 jagain gitu. Oke, Iwan Danwat waktunya 31:14 sudah mepet. Tapi 31:16 kita memberikan apresiasi yang 31:19 setinggi-tingginya kepada Damone Food 31:22 yang memproduksi 15 item makanan mulai 31:24 dari roti, coklat, mmsam dan lain-lain. 31:29 Dan dalam produksinya sangat 31:33 berhati-hati dalam kehalalannya. 31:38 Oke, kalau yang mau nanya-nanya silakan 31:41 telepon nih dicatat ya. 08 31:45 19 4 kali ya. 08 31:53 19-nya 4 kali kemudian 36 08 31:59 19 36 32:02 untuk bertanya-tanya 32:04 ya. E Bang Habib sekarang. Oh, siap. 32:07 Jadi, Damor ini sekarang ee menjual 32:10 makanan halal untuk keluarga ee serta 32:14 keluarga yang ingin ee berbisnis makanan 32:16 halal begitu ya, Damori ya. Iya, sudah 32:18 lebih Waduh mantap banget nih. Oke. Itu 32:21 boleh dijelasin sedikit bagaimana sistem 32:23 apa bisnisnya gitu. Ee siap. Nah, kami 32:27 itu sebetulnya ee pabrik ee model-model 32:31 semi industri walaupun masih disebutnya 32:34 UMKM ya, tapi kami punya ee distribusi 32:37 sampai 500 titik agen mulai dari Lampung 32:39 sampai Bogor, ee Sukabumi kayak 32:43 sepertinya juga sudah masuk e dan 32:45 Jabotabek mungkin sebagian sudah. Nanti 32:48 teman-teman yang mau berjualan juga bisa 32:50 nyari agen-agen terdekat atau memang 32:52 langsung hubungi admin supaya dibantu 32:54 nih kalau mau kita sama-sama jualan, 32:56 kita 32:58 sama-sama cari cuan gitu bisalah ee kita 33:02 akomodir. 33:04 Nah, kan kalau sekarang nih misalnya 33:05 bisnis kita ngambil barang ya, barangnya 33:08 udah expire tuh gimana tuh mencegahnya 33:10 Dam? 33:12 Ee hampir rata-rata kami jual produk 33:15 yang eh fast moving gitu. sejauh kami 33:18 berjalan dari 2017 itu ee produk kami 33:23 jarang yang lebih dari seminggu walaupun 33:25 daya tahannya sampai setahun kami 33:27 memastikan bahwa produk kami itu 33:29 betul-betul fresh nanti kalau 33:31 diketemukan expired biasanya kami 33:32 mengganti baru 33:35 Oh oh Damori jangan lupa tuh damor 33:40 damor damori adanya di mana itu kalau di 33:43 Jakarta kalau di Jakarta Utara Ada 33:48 di Serpong BSD juga ada. 33:52 Hmm. 33:54 Oke. Baik-baik ya. KL kalau ingin 33:57 bertanya lebih lengkap lagi silakan ee 34:00 catat nomornya. 08 34:06 19-nya ada 4 kali 36 08 34:11 19 36 19-nya 4 kali ya. Oke, Bang Habib 34:16 mohon maaf sekali nih kita sudah 34:17 dibatasi oleh waktu padahal masih banyak 34:19 yang mau kita bahas. Nanti di line 34:21 berikut mesti ngomong lagi nih. I Damori 34:24 ini penting ini soalnya untuk 34:27 menyelamatkan umat ya dari barang-barang 34:29 yang haram. 34:31 Oke, Bang Habib. 34:33 Terima kasih Pak 34:37 Oke, udah ada Damori terima kasih atas 34:40 waktunya, atas penjelasan yang luar 34:43 biasa. 34:44 Saya Muhammad Krishna Saputra dan Algi 34:46 mohon pamit. Wabillahi taufik 34:47 walhidayah. Asalamualaikum 34:48 warahmatullahi wabarakatuh. 34:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 34:51 wabarakatuh.