Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 [musik] 0:08 Rasul TV 0:15 [berdehem] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim 0:19 Assalamualaikum 0:20 warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. 0:26 Alhamdulillahirobbil alamin 0:30 Hamdan yuwafi ni'amahu wa yukafi mazidah 0:34 Ya robbana lakal hamdu kama yanbagi 0:37 lijalali wajhikal karimi wa'adzimi 0:39 sultanik 0:41 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 0:44 habibina wanabiyina Muhammadin wa'ala 0:47 alihi wasohbihi wasallim 0:51 Subhanaka laa ilmalana illa ma allamtana 0:55 innaka antal alimul hakim 0:57 Allahumma alimna ma yanfa'una wanfa'na 1:00 bima allamtana wazidna ilman 1:04 Robbana innana amanna faghfirlana 1:07 dzunubana waqina adzabannar 1:10 In uridu illa bil ishlahi mastatho'tu 1:12 wama taufiqi illa billah amma ba'du 1:17 Yang kami muliakan pengurus Masjid An 1:20 Ni'mah 1:21 Citra Grand Cibubur yang dimuliakan 1:23 Allah seluruh para hadirin dan hadirat 1:26 Bapak Ibu yang telah berhadir di Masjid 1:30 An Ni'mah 1:31 eee dari sholat maghrib sampai isya 1:34 insyaallah ta'ala saya sama-sama 1:36 mengajak kita semua untuk mari niatkan 1:40 i'tikaf di masjid, mari kita meniatkan 1:42 menunggu sholat isya berjamaah 1:45 dan mari niatkan menuntut ilmu 1:48 insyaallah dengan banyaknya niat kita 1:51 insyaallah Allah akan lipat gandakan 1:53 pahala kita dan Allah jadikan eee 1:56 sejenak kesempatan kita di masjid ini 1:58 sebagai bagian dari amal ibadah kita 2:01 kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 2:04 Amin ya rabbal alamin. 2:06 Alhamdulillah kami 2:08 transit sejenak di Cibubur sambil besok 2:12 pagi kami berangkat balik pulang ke 2:14 Aceh. Maka di kesempatan ini, 2:18 alhamdulillah dalam silaturahim ini, 2:20 duduk kita di majelis ini, kami akan 2:22 menyampaikan dua hal. 2:24 Yang pertama adalah 2:27 singkat saja 2:29 bagaimana kondisi terakhir 2:31 saudara-saudara kita di Aceh. 2:33 Ya, ini ingin kami sampaikan sedikit. 2:36 Kondisi terakhir saudara kita di Aceh. 2:40 Bahwa 2:42 saudara kita di Aceh adakah sedikit 2:45 perbaikan setelah terjadi musibah? Ada. 2:48 Perbaikan ada huntara yang dibangun, 2:51 tetapi tidak semuanya mereka mendapatkan 2:56 servis atau pelayanan atau bantuan 2:59 sebagaimana yang kita harapkan. 3:01 Bahkan bantuan dari pemerintah tidak 3:04 semuanya merata mereka dapatkan. Ya, 3:06 pemerintah telah membantu, tapi tidak 3:09 semua mereka mendapatkan secara yang 3:12 berhak yang kita inginkan. 3:15 Kemudian 3:16 [mendengus] 3:16 bahwa kondisi saudara kita di Aceh masih 3:19 banyak juga yang tinggal di tenda, ya. 3:22 Ada mereka yang masih tinggal di tenda, 3:25 yang mereka sangat membutuhkan lapangan 3:27 kerja, pendapatan hari-hari mereka tidak 3:30 ada, bahkan tempat tinggal mereka masih 3:32 belum layak. Yang pemerintah terus 3:35 berusaha untuk itu, tapi lambannya dalam 3:38 hal ini itu dirasakan oleh masyarakat 3:40 Aceh, ya. 3:41 Bahkan jembatan nasional satu-satunya 3:45 yang menghubungkan 3:47 jalan 3:48 lintas Aceh itu sampai hari ini masih 3:51 darurat, padahal sudah 5 bulan. 3:54 Ngantri kami di jembatan itu sampai 2 3:57 jam lebih, ya, untuk melewati jembatan 4:00 tersebut. Nah, itu kami rasakan sendiri. 4:04 Itu kejadiannya, dan masyarakat Aceh 4:06 sangat mengharapkan daripada lembaga 4:08 swadaya masyarakat, lembaga-lembaga 4:11 kemasyarakatan yang terus membantu di 4:13 sana. Itu yang sangat kami harapkan. 4:16 Sedangkan lembaga pemerintahan, ini 4:18 susah untuk melakukannya kadang karena 4:21 apa? Tidak ada undang-undang atau aturan 4:24 hukum yang membantu untuk mengucurkan 4:27 dana mereka. 4:29 Karena ini tidak ada status sebagai 4:31 bencana nasional. 4:33 Sehingga 4:34 lembaga-lembaga kenegaraan tidak mudah 4:36 untuk bisa mengalokasikan dana khusus. 4:39 Karena apa? Tidak ada legitimasinya. 4:42 Nah, ini yang menjadikan kesulitan dalam 4:44 hal ini. 4:46 Maka oleh sebab itu, ini ke depan kita 4:48 akan ada 4:49 hari raya kurban. Kita akan menyembelih 4:52 di hari raya kurban. Kalau lah boleh 4:55 saudara-saudara kami yang sampai kepada 4:57 mereka info ini bahwa alokasikanlah 5:01 kurban kita itu kepada saudara-saudara 5:03 kita di Aceh juga. 5:05 Ya, yang mereka sangat membutuhkan itu. 5:08 Ya, dan bagi orang Aceh, hari raya 5:10 kurban itu hari raya besar, Idul Akbar. 5:13 Betul-betul hari raya Akbar. Jadi, 5:16 mudah-mudahan dengan sedikit ada bantuan 5:18 kita, saluran kurban kita, itu akan 5:21 sedikit meringankan penderitaan mereka 5:24 yang masih tinggal di tenda-tenda. 5:26 Sekian ke informasi kami tentang masalah 5:29 ee kondisi terakhir di Aceh. Dan pada 5:32 saat terjadinya 5:34 hujan dan banjir, hujan, dengan mudah 5:36 banjir itu datang lagi. Karena sungai 5:38 sudah dangkal. 5:40 Sungai sudah dangkal, jadi kekhawatiran 5:43 terus terjadi dengan saudara kita di 5:45 sana. Itu adalah kondisi masyarakat Aceh 5:48 sampai hari ini. 5:49 Baik, selanjutnya topik yang menjadi 5:52 topik inti kita pada malam ini adalah 5:55 topik yang ini saya mendapatkan 5:57 pembahasannya sangat banyak dibahas 6:01 oleh saudara-saudara kita, bahkan di 6:03 Aceh saya dapatkan, 6:05 itu adalah bagaimana kita menyikapi 6:07 selaku orang Ahlussunnah wal Jamaah 6:11 terhadap kondisi perang antara Israel 6:13 Amerika dengan Iran. 6:17 Simpati kita terhadap Iran itu, itu 6:20 apakah itu akan menjadikan 6:22 boleh enggak kita bersimpati kepada 6:24 Iran? Bukankah Iran itu orang Syiah? 6:26 Orang Syiah itu 6:28 juga adalah orang-orang yang sesat. 6:30 Apakah sama antara Zionis Israel Amerika 6:33 dengan Syiahnya Iran? 6:36 Ke mana kita Ahlussunnah harus bersikap 6:38 seperti apa, ya? 6:40 Hal ini yang mungkin sedikit-sedikit 6:42 kita akan bahas, ya, pelan-pelan, 6:44 mudah-mudahan bisa kita pahami. Kami 6:46 coba untuk melerikannya dengan ee dengan 6:50 ee perspektif yang lebih luas, yang 6:53 nanti mudah-mudahan kita akan sama-sama 6:55 memahami bagaimana sikap kita 6:57 seharusnya. 6:59 Bapak Ibu yang dimuliakan Allah, 7:01 kami mengawali ini dengan sebuah ayat 7:03 pesan daripada Allah yang sangat penting 7:05 untuk kita pahami semua, yaitu dalam 7:08 surat Al Maidah ayat ke-8, ya. Apa 7:11 firman Allah? 7:13 Ya ayyuhalladzina amanu kunu qawwamina 7:17 lillahi syuhadaa bilqist. 7:20 Wala yajrimannakum syanaanu qaumin ala 7:23 alla ta'dilu. 7:25 I'dilu huwa aqrabu littaqwa wattaqullaha 7:29 innallaha khabirun bima ta'malun. 7:33 Wahai orang-orang yang beriman, 7:37 jadilah kalian penegak kebenaran karena 7:39 Allah. 7:41 Dan hendaklah, ya, kalian menjadi saksi 7:45 secara adil. 7:48 Dan janganlah kebencian kalian terhadap 7:51 suatu kaum menjadikan kalian tidak 7:54 berbuat adil. 7:56 I'dilu, berbuat adillah. 7:58 Wa aqrabu lit taqwa, itu lebih dekat 8:00 kepada taqwa. 8:02 Itu perintah daripada Allah subhanahu wa 8:04 ta'ala. 8:05 Wahai orang-orang yang beriman, ini kita 8:08 harus menjadi penegak akan kebenaran. 8:10 Kebenaran dalam bertindak, kebenaran 8:12 dalam bersikap, kebenaran dalam 8:14 berpikir. 8:16 Disuruh oleh Allah untuk i'dilu, berbuat 8:18 adillah. Adil dalam bersikap, dalam 8:21 bertindak, dalam berpikir. 8:24 Ya. 8:25 Janganlah sampai kalian gara-gara benci 8:27 terhadap suatu kaum, kalian berbuat 8:29 tidak adil. Tidak adil dalam berpikir, 8:32 tidak adil dalam bersikap, tidak adil 8:34 dalam bertindak. Kenapa? Karena kita 8:36 benci sama mereka. 8:38 Allah enggak ngajarkan begitu kepada 8:40 umat, umat Islam ini. Alquran 8:44 tidak mendidik kita gara-gara kebencian 8:47 kita, kita boleh berpikir serampangan 8:49 terhadap orang itu. Tidak boleh. 8:52 I'dilu, bersikap adillah, berpikir 8:56 adillah, bertindak adillah. Itu lebih 8:59 dekat kepada taqwa. 9:00 Nah, 9:01 ayat inilah yang menginspirasi kita 9:03 untuk kita membuka, eh, bagaimana kita 9:06 memikirkan tentang kasus ini, tentang 9:08 masalah politik ini. 9:11 Ini bagian juga daripada ihtimam kita, 9:14 yaitu perhatian kita terhadap urusan 9:16 umat Islam. Ustaz, ini bicara masalah 9:18 politik, Ustaz. Yang terjadi di dunia 9:21 kita hari ini adalah masalah politik 9:23 besar yang kita umat ini harus tahu ke 9:26 mana arahnya ini. Bagaimana kita selaku 9:29 orang awam harus bersikap? 9:31 Karena apa saja yang kita lihat di depan 9:32 kita, kita kan ingin tahu, ini saya 9:34 harus bersikap ke mana ini? Kalau ada 9:36 dua orang yang sedang berkelahi 9:39 misalkan, saya harus bersikap seperti 9:41 apa? Kita enggak tega dong membiarkan 9:43 begitu saja. Kenapa? Saya harus punya 9:45 sikap dong dalam hal ini. 9:47 Kalau kita merasa ingin punya sikap yang 9:50 lebih adil, berarti 9:53 naluri kita masih bagus. 9:56 Tapi kalau kita berpikir, "Ah, masa 9:58 bodohlah itu. Enggak usah dipikirkanlah 10:00 itu. Ya, biarin saja mereka itu." 10:02 Hati kita, naluri kita ini masih tidak 10:06 masih tidak sehat. Ini sudah tidak 10:08 sehat. Kenapa? Suatu hal kita begitu 10:11 menganggap masa bodohlah masalah itu. 10:13 Tidak bisa. 10:15 Nah, mari kita lihat poin yang pertama 10:18 dalam hal ini. Saya akan buka sedikit 10:20 perspektif yang lebih luas. 10:23 Negara Iran 10:26 dengan Syiah, pisahkan dua hal ini. 10:29 Syiah lebih besar daripada negara Iran. 10:32 Syiah itu ada di Iran, ada di Irak, ada 10:36 di Pakistan, ada di Bahrain, ada di 10:39 Kuwait, ya. Ada di India. 10:42 Itu adalah merupakan paham 10:45 di dalam Islam, sekte di di di dalam 10:47 Islam, ya. 10:48 Yang mereka jumlah mereka lebih daripada 10:51 jumlah di Iran. 10:52 Sedangkan Iran adalah nama sebuah negara 10:55 yang menjadi entitas politik bagi 10:58 sebagian orang Syiah. 11:00 Yang mereka membuat sebuah negara hari 11:03 ini sesuai dengan 11:07 kepahaman mereka terhadap Syiah. 11:11 Di negara Iran hari ini adalah negara 11:13 entitas politik yang diilhami oleh 11:17 ulama-ulama Syiah. Mereka membuat negara 11:20 sesuai dengan paham Syiah. 11:23 Jadilah negara Iran. 11:25 Sekali lagi, pisahkan masalah Syiah dulu 11:27 dengan entitas Iran yang merupakan 11:30 entitas politik 11:32 menjadi sebuah negara. 11:34 Bagaimana negara Iran ini lahir? 11:38 Kita lihat hari ini 11:40 setelah terjadinya Perang Dunia ke-2 11:44 di mana 11:47 Utsmaniyah, Khilafah Utsmaniyah sudah 11:50 mulai Perang Dunia yang pertama itu 11:52 Khilafah Utsmaniyah hancur 11:55 tidak lagi berkuasa umat Islam itu sudah 11:59 tidak memiliki payung politik yang 12:02 menaungi mereka. 12:04 Dulu Utsmaniyah, begitu juga ada 12:07 Kerajaan Aceh itu kerja sama baik. Demi 12:10 apa? Demi menjaga umat Islam seluruh 12:13 dunia daripada musuh yang merongrong 12:16 masuk. 12:18 Eropa yang sudah mulai kuat 12:20 Utsmaniyahlah yang menjaga itu. Setelah 12:23 Utsmaniyah ini hancur atau pun runtuh 12:26 tidak ada cover politik bagi umat Islam. 12:29 Maka 12:31 Dinasti Utsmaniyah yang dulu memiliki 12:33 wilayah yang sangat luas akhirnya 12:37 tidak ada, tidak mampu menaungi ini dan 12:41 wilayah-wilayah Islam itu akhirnya 12:44 dicincang-cincang oleh penjajah Barat di 12:47 dalam sebuah perjanjian yang disebut 12:49 dengan perjanjian Sykes-Picot. 12:52 Sykes-Picot ini perjanjian antara 12:55 dua negara yaitu 12:57 Great Britain bersama dengan Perancis 13:00 membuat sebuah perjanjian untuk 13:02 mencincang negara-negara wilayah 13:05 Utsmaniyah. 13:06 Maka lahirlah ada Mesir, kemudian ada 13:09 Kuwait, ada Irak ya, kemudian ada 13:12 Bahrain, ada Saudi Arabia, ada Jordan 13:15 hari ini yang batasan-batasan itu semua 13:18 itu dibuat garis oleh mereka, oleh orang 13:21 Barat ini. 13:23 Sehingga istilah Timur Tengah 13:26 itu istilah politik yang dibuat oleh 13:29 orang Barat, oleh kaum imperialis supaya 13:32 orang Arab enggak paham akan Arab 13:34 mereka. 13:35 Jadi, jangan bilang negara Arab, tapi 13:37 bilang negara Timur Tengah. 13:40 Kalau bilang orang Arab negara Arab 13:42 identik dengan Islam, identik dengan 13:44 memiliki satu budaya, satu bahasa, satu 13:48 culture, kemudian memiliki satu iman, 13:50 satu keyakinan. 13:52 Tapi kalau bilang Timur Tengah, 13:55 hilang itu semua. 13:57 Hilang itu semua. 14:00 Istilah Timur Tengah itu. 14:02 Jadi, Sykes-Picot yang benar 14:03 mencincang-cincang negara Arab ini. 14:06 Lahirlah negara-negara nasionalis di 14:08 Timur Tengah seperti yang kita pahami 14:10 hari itu hasil daripada rekayasa 14:13 Sykes-Picot yang dibuat oleh orang 14:15 imperialis Barat. 14:17 Begitu juga dengan kondisi Iran. Iran 14:19 pada saat itu, ya, itu berada di bawah 14:22 kerajaan juga, yaitu yang di pada saat 14:25 itu masih, yaitu Dinasti Syah. Yang 14:27 terakhir itu adalah Muhammad Reza 14:30 Pahlevi yang digulingkan. 14:32 Sebelum digulingkan pada saat tahun 14:35 60-an, 70-an, 14:37 ini negara Iran dari awal abad 20 sampai 14:41 pertengahan awal abad abad 20, itu 14:44 berada di bawah kendali Amerika. 14:47 Amerika yang memegang kendali ini. 14:50 Kemudian muncul sebuah sejarah Iran yang 14:53 berbeda dengan sejarah negara-negara 14:56 Arab yang lain. Apa itu? 14:59 Lahirnya revolusi pada tahun 1979 15:04 di Iran. 15:06 Revolusi ini mengakhiri Dinasti Pahlevi. 15:10 Bagaimana revolusi ini muncul? Kita 15:12 harus paham dulu. 15:14 Revolusi ini muncul 15:17 banyak faktornya. Di antara faktor 15:19 pemikiran, di antara pertama adalah 15:21 faktor pemikiran dulu. 15:24 Ada seorang penulis 15:26 Iran terkenal, 15:28 dia meninggal 15:29 43 tahun umurnya, bernama Ali Syariati. 15:33 Ali Syariati ini pemikir muda 15:36 Iran 15:37 yang menuliskan buku tentang pemahaman 15:40 Islam menurut paham Syiah 15:44 dan mengangkat isu keadilan 15:47 yang rakyat Iran pada saat itu mereka 15:50 betul-betul tidak mendapatkan keadilan 15:52 dari negaranya. 15:54 Isu ini, pemikiran ini betul-betul 15:57 diresapi oleh orang-orang muda di Iran. 16:00 Sehingga dia, penulis Ali Syariati ini 16:04 akhirnya di di diusir dari Iran dan 16:06 ditembak meninggal di Inggris. 16:10 Pikirannya itu terus dibaca oleh oleh 16:12 masyarakat Iran. 16:14 Lalu datang setelah itu seorang alim 16:16 ulama orang Iran yang yang bernama 16:19 Ruhullah Ayatullah Khomeini. 16:22 Dia menulis buku bernama Hukumah 16:24 Islamiyah, yaitu pemerintahan dalam 16:28 Islam. 16:29 Dia membuat sebuah teori yang bernama 16:32 Wilayatul Faqih. 16:34 Teori ini berdasarkan kepada pemahaman 16:37 orang Syiah Isna Asyariyah 16:40 bahwa urusan masalah pemerintahan itu 16:43 bagian daripada warisan nabi 16:46 yang terus harus dijaga. 16:49 Dan Wilayatul Faqih, para ulama-ulama 16:52 Syiah itu bisa menduduki posisi menjaga 16:57 pemerintahan sebagai warisan daripada 17:00 Imamah, warisan dari para imam yang 12 17:04 yang mereka yakini. 17:06 Maka Wilayatul Faqih ini adalah bisa 17:09 membuat sebuah negara yang negara ini 17:11 mewakili para imam yang belum hadir, 17:14 belum datang yang masih gaib. 17:18 Ide munculnya sebuah negara baru 17:22 yang membela keadilan 17:24 sesuai dengan roh orang Syiah 17:28 sesuai dengan pemahaman Syiah ini 17:30 membangkitkan semangat orang Syiah di 17:33 mana mereka tidak mendapatkan keadilan 17:35 daripada kerajaan masa itu. 17:38 Semangat revolusi muncul sehingga tahun 17:41 1979 17:44 berhasil revolusi dari bawah ini yang 17:47 digaungi oleh para ulama Syiah mampu 17:50 mengakhiri dinasti Pahlevi di Iran. 17:54 Munculah negara Iran hari ini hasil 17:56 revolusi semangat Syiahnya orang Iran. 18:01 Dan pemikiran Syiah orang Iran. 18:05 Jadilah Iran ini negara semangatnya 18:07 berbeda dengan negara-negara di 18:09 sekelilingnya. 18:10 Negara di sekelilingnya hasil daripada 18:13 daripada Six Psycho tadi. 18:16 Sedangkan Iran 18:17 dengan sistem pemerintahannya berbeda 18:19 jauh dengan sistem yang ada di 18:21 sekelilingnya. Itu adalah hasil 18:24 Muqawamah, perlawanan terhadap hegemoni 18:27 Barat. Akhirnya Amerika tidak bisa ikut 18:30 campur lagi di Iran setelah revolusi 18:33 sampai hari ini. 18:34 Hegemoni Barat tidak mampu untuk 18:37 mendikte Iran sejak revolusi sampai hari 18:39 ini. 18:41 Kita pahami negara Iran ini berbeda 18:43 dengan negara-negara yang lain. 18:46 Maka Iran untuk bisa bertahan selaku 18:48 poros perlawanan terhadap hegemoni Barat 18:51 yang ada di Timur Tengah 18:53 dia berbeda dengan negara lain. Negara 18:55 lain justru welcome dia dengan hegemoni 18:58 Barat. Bahkan bersahabat dengan Amerika. 19:01 Bahkan hari ini ada yang terang-terangan 19:03 seperti Uni Emirat Arab bersahabat 19:06 dengan Israel. Terus terang-terangan. 19:09 Sedangkan Iran kan tidak demikian. 19:11 Karena dia lahir dari sistem revolusi 19:14 rakyatnya. 19:15 Bukan hasil cincang six piku tadi. 19:19 Untuk bertahan Iran ini harus bagaimana? 19:22 Dia harus memiliki kaki tangan. 19:24 Kanan dan kiri, kalau tidak dia akan 19:26 roboh karena sendiri dia. 19:29 Maka segala wujud perlawanan terhadap 19:31 hegemoni barat disokong oleh Iran. 19:35 Jadi kalau Iran menyokong Hamas, kalau 19:37 Iran menyokong Lebanon, kalau Iran 19:40 menyokong yang yang 19:41 perlawanan-perlawanan itu demi untuk 19:44 dirinya. 19:45 Supaya dia bisa hidup, kalau tidak 19:47 enggak punya kaki tangan dia akan roboh. 19:51 Jadi jangan kita pikir kalau Iran 19:52 menyokong Palestina, kalau Iran 19:54 menyokong itu itu adalah bentuk Iran 19:57 membela Islam. Lebih dulu kita dia demi 20:00 eksistensi dirinya, kalau tidak dia akan 20:03 roboh. 20:04 Dia akan jatuh, karena dia negara 20:07 sendiri berdiri di di tengah-tengah itu. 20:09 Negara perlawanan terhadap hegemoni 20:11 barat. 20:13 Ini yang pertama. 20:15 Maka hari ini ketika Iran diserang oleh 20:19 Amerika, diserang oleh Israel, ya. 20:22 Negaranya diserang oleh Israel, kita 20:24 jangan hilang fokus. 20:27 Fokus kita adalah Palestina, fokus kita 20:30 adalah saudara-saudara kita yang 20:32 terzalimi di Palestina sudah puluhan 20:34 tahun. 20:36 Serangan terhadap Iran adalah babak baru 20:38 dari perlawanan terhadap hegemoni 20:41 imperialis barat. 20:44 Yang ada di di yang ada di Palestina, 20:47 yang ba 20:48 yang saudara kita dijajah di Palestina. 20:51 Dan Iran membantu karena Palestina 20:53 adalah wujud perlawanan umat Islam 20:56 terhadap hegemoni barat, imperialis 20:59 barat. Semangatnya sama. 21:03 Oh, itu masalah Syiah Ustaz. Tunggu 21:04 dulu. 21:06 Itu bukan masalah Syiahnya, tapi masalah 21:08 perlawanan terhadap hegemoni Barat dan 21:11 eksistensi negara mereka. 21:15 Ini harus kita pahami. 21:17 Ketika kemudian diserang oleh Amerika, 21:19 diserang oleh Israel, yang kemarin itu, 21:22 ya kita lihat. Serangan pertama 21:24 bagaimana membunuh rakyat Iran, 21:27 anak-anak kecil, bahkan anak-anak di 21:30 sekolah. 21:31 Itu zalim tidak? 21:33 Serangan itu. 21:35 Zalim tidak? 21:37 Oh, Ustaz, tapi itu orang Syiah, Ustaz. 21:39 Walaupun begitu yang mati itu orang 21:40 Syiah. 21:42 Ah, tuh ada yang bilang begitu. 21:44 Yang mati itu orang Syiah. 21:46 Lalu kalau orang Syiah yang mati, tidak 21:48 dianggap zalim. 21:51 Sampai ada loh saudara-saudara kita 21:53 berpikir begitu. 21:54 Ya, itu sama saja orang Syiah sama orang 21:56 Israel. 21:57 Tunggu dulu. 22:00 Mari lihat, ketika rakyat Vietnam dulu 22:04 diserang oleh Amerika, 22:07 perlawanan rakyat Vietnam terhadap 22:09 Amerika, ini perlawanan ini 22:13 membuat kita simpati tidak terhadap 22:14 orang Vietnam? 22:17 Kalau hari ini kita pergi ke Vietnam, 22:19 ingin enggak kita mau lihat bagaimana 22:21 sejarah perlawanan mereka, sehingga 22:23 mereka bisa berhasil? 22:26 Adanya bapak-bapak ini mungkin waktu 22:28 masih muda dulu melihat bagaimana 22:30 perlawanan orang Vietnam, 22:32 merasa senang kalau Vietnam berhasil 22:34 gitu kan? 22:35 Senang tidak? Senang. 22:37 Senangnya kita terhadap Vietnam, 22:40 apakah itu menunjukkan senangnya kita 22:43 terhadap agama Budhanya Vietnam? 22:45 Apakah bermakna senangnya kita terhadap 22:48 ideologi 22:50 Marxis, sosialis, Maoisme-nya 22:53 orang Vietnam? 22:55 Kan tidak. 22:58 Apa yang terjadi sebenarnya? Yang 22:59 terjadi adalah moral akhlak. 23:02 Bahwa Allah telah menjadikan secara 23:05 fitrah. 23:06 Kalau kita melihat orang yang terzalimi. 23:11 Melawan demi keadilan, maka itu akan 23:15 mengambil simpati semua manusia. 23:18 Terserah itu masalah akidah, terserah 23:21 itu masalah keyakinan, masalah ideologi 23:24 taruh di samping. 23:25 Tapi ini orang yang menjaga dan 23:28 ingin mendapatkan keadilan mereka 23:31 terzalimi. 23:33 Siapapun mesti simpati terhadap orang 23:35 yang dizalimi. 23:37 Apakah dizalimi di Palestina, apakah 23:39 dizalimi di Iran atau dizalimi di 23:42 Amerika Latin. 23:43 Orang-orang yang melawan mencari 23:46 keadilan dalam terzaliman itu, maka kita 23:49 patut simpati memberikan hati kepada 23:52 mereka. 23:54 Kalau ini kita rasakan, menunjukkan 23:57 bahwa kompas moral kita masih bagus. 24:01 Masih bagus kompas moral kita, tidak 24:04 tunjuk moralnya itu masih bagus, arahnya 24:06 ke mana. 24:09 Jadi ini yang disampaikan juga oleh guru 24:12 kami Profesor Doktor Muhammad Imarah 24:14 Muhammad Imarah rahimahullahu taala 24:16 dalam kitab beliau At Tasyayyu Al 24:18 Farisi. 24:20 Beliau sampaikan apa yang kami sampaikan 24:22 ini, saya ambil pikiran ini juga 24:24 daripada beliau. Bahwa. 24:26 Lihat secara moral. 24:29 Bahwa akhlak itu kita semua dititipkan 24:32 fitrah oleh Allah, kalau lah kita merasa 24:34 simpati terhadap sebuah kaum karena 24:37 mereka terzalimi, bukan bermakna saya 24:39 membenarkan keyakinan kaum itu, tidak 24:42 itu beda. 24:44 Lihat kasus lagi. 24:47 Che Guevara. 24:49 Adalah seorang pemimpin perlawanan 24:51 terhadap hegemoni Barat, imperialis 24:53 Barat di Amerika Latin. 24:56 Che Guevara ini yang mengilhami 24:58 terjadinya revolusi di Kuba 25:01 dan lambang perlawanan terhadap hegemoni 25:04 Barat yang imperialistis itu. 25:07 Maka anak-anak muda kita merasa bahwa 25:10 senang melihat adanya lambang gambar Che 25:12 Guevara. 25:14 Senangnya orang terhadap Che Guevara itu 25:16 apakah karena marxisnya dia? 25:20 Karena sosialistnya dia? 25:23 Orang enggak lihat ke situ. 25:24 Perlawanannya dia dengan rakyatnya demi 25:27 menuntut keadilan terhadap rakyat mereka 25:29 yang terzalimi. Ini yang menjadikan kita 25:32 senang. 25:34 Itu moral. 25:36 Maka kita merasa hari ini Iran dizalimi, 25:39 rakyatnya dizalimi oleh imperialis 25:41 Barat, Israel dan Amerika, kita simpati 25:45 terhadap mereka, itulah moral. 25:47 Itulah akhlak. Itulah nilai yang masih 25:50 hidup dalam diri kita. 25:52 Saya bukan simpati kepada Syiahnya. 25:55 Bukan. Nothing to do dengan masalah 25:57 ideologi mereka. 26:00 Kalau lah hari ini Kim Jong Un 26:03 tahu Kim Jong Un? 26:05 Siap untuk menjatuhkan bom ke Israel 26:08 satu, kita senang enggak sama Kim Jong 26:10 Un? 26:12 Apakah senang dengan ideologi dia? 26:14 Senang dengan akidah dia? Bukan. Bahwa 26:18 dia membantu orang yang terzali 26:20 terzalimi. 26:22 Itu. 26:23 Pisahkan dulu. 26:25 Dua hal yang berbe Dua hal yang berbeda 26:28 dalam hal ini. 26:29 Nah, itu poin nomor dua, ya. Asal-usul 26:32 Iran, bagaimana kondisi secara politikal 26:35 globalnya, kemudian tentang pisahkan 26:38 antara Syiah dengan Iran dalam hal ini. 26:41 Yang ketiga 26:42 ada kekhawatiran. Poin yang ketiga 26:44 adalah Ustaz, ini kalau seandainya Iran 26:47 yang notabenenya Syiah di belakang 26:50 itu menang 26:53 apa namanya narasi Iran ini 26:57 hebat 26:58 maka mungkin orang-orang Syiah ini 27:01 akan berkuasa, gimana kita ahli sunnah 27:04 ini Ustad? 27:05 Gimana kita ahli sunnah ini? 27:08 Kami sampaikan bahwa 27:10 lihat 27:12 yang memelopori 27:14 perlawanan terhadap hegemoni barat dan 27:18 penjajah 27:19 dari abad 20 sampai hari ini 27:23 itu yang memelopori siapa? 27:26 Apakah ahli sunnah ataukah orang Syiah? 27:29 Ini bagi anak-anak muda nih, yang merasa 27:32 bahwa ideologi Syiah nampaknya ideologi 27:34 bagus perlawanan terhadap melawan 27:36 kezaliman, melawan mencari keadilan, 27:39 tunggu dulu. Kalian jangan cepat sekali 27:41 berpikir bahwa Syiah ini akan akan 27:44 membawa kita ini melawan terhadap semua 27:47 bentuk kezaliman, tunggu dulu. 27:50 Abad 20 27:52 siapa yang memimpin 27:55 perlawanan terhadap hegemoni barat, 27:58 penjajahan barat? 27:59 Ahli sunnahkah ataukah Syiahkah? 28:03 Orang ahli sunnahkah atau orang Syiah? 28:06 Mulai dari Indonesia, Aceh sampai 28:09 Merauke 28:10 kemudian juga mulai daripada Maroko, 28:13 Libya sampai Aljazair, sampai ke Sudan 28:17 itu perlawanan itu dipimpin oleh siapa? 28:21 Ahli sunnah semua. 28:25 Sejarah telah membuktikan perlawanan 28:27 ahli sunnah itu enggak berhenti terhadap 28:29 hegemoni barat loh. 28:31 Jangan gara-gara hari ini Iran perang 28:34 dengan Amerika dan Israel, berani hari 28:37 ini mereka ada di sedikit nampak militer 28:39 nya kuat, kalian lupa akan sejarah ahli 28:42 sunnah yang memimpin perlawanan ini. 28:45 Di Palestina yang memimpin perlawanan 28:48 berdarah-darah sampai hari ini kita 28:49 lihat siapa? Orang Syiah di 28:52 Palestina atau Ahlus Sunnah di 28:54 Palestina? 28:56 Hamas itu Ahlus Sunnah atau Syiah? 29:00 Syekh Syakir. 29:03 Apakah Hamas Ahlus Sunnah atau Syiah? 29:05 Ahlus Sunnah. 29:07 Jangan gara-gara itu kita takut nih 29:10 Syiah ini akan pamor ini, anak-anak muda 29:13 akan beralih kepada Syiah ah ini 29:15 gara-gara Iran ini di depan, tunggu dulu 29:17 kalian jangan lupa 29:19 Ahlus Sunnahlah bahkan di Palestina 29:22 Hamas itu Ahlus Sunnah yang memimpin 29:24 perlawanan syahid berdarah-darah sampai 29:27 hari ini itulah Ahlus Sunnah. 29:29 Begitu. 29:31 Betul Syekh Syakir? 29:35 Nah 29:36 di Palestina tidak ada Syiah sama sekali 29:39 tapi mereka yang memimpin perlawanan 29:41 melawan Israel. 29:43 Ini catatan bagi anak muda kalian jangan 29:45 mudah tertipu hanya gara-gara melihat 29:48 kekuatan militer Syiah nampaknya Syiah 29:50 ini harus dikaji dan bisa dijadikan 29:52 sebagai ideologi pengganti, no tunggu 29:54 dulu. 29:56 Itu nomor tiga, nomor empat 30:00 di dalam sejarah kita dapatkan ya 30:05 Syiah pernah berkuasa 30:08 dengan sektenya yang banyak, Syiah punya 30:09 sekte yang banyak 30:11 di dalam sejarah Syiah ini pernah 30:13 membuat kerajaan-kerajaan berkuasa 30:15 setelah kekuasaan Ahlus Sunnah lemah 30:18 setelah dinasti is 30:20 Abbasiyah misalkan ada dinasti 30:23 Buwaihiyah kemudian ada dinasti dinasti 30:26 Fatimiyah dan yang terakhir kita tahu 30:28 sebelum Iran itu ada dinasti Safawiyah. 30:33 Kapan 30:35 Palestina itu dibebaskan pertama kali 30:37 dalam Islam? Yaitu pada masa Umar Ibnu 30:40 Khattab radhiallahu anhu, Palestina Al 30:42 Quds dibebaskan oleh Umar Ibnu Khattab 30:45 radhiallahu anhu. 30:47 Lalu kapan Al Quds itu kembali jatuh ke 30:51 tangan orang salib? 30:54 Ketika siapa yang berkuasa di masa itu 30:58 sehingga Quds itu jatuh ke tangan orang 31:00 salib? 31:02 Pada saat Dinasti Fatimiyah berkuasa di 31:05 daerah itu. 31:07 Dinasti Fatimiyah ini adalah Dinasti 31:10 Syiah Ismailiyah yang membuat kekuasaan 31:14 daerah Tunis, Mesir sampai ke dan 31:17 sekitarnya termasuk ke Palestina. 31:20 Dinasti Fatimiyah ini yang berkuasa. 31:22 Saat mereka berkuasa, Al Quds yang sudah 31:26 ratusan tahun di genggaman umat Islam 31:28 jatuh ke tangan orang salib. 31:32 Kapan kemudian Al Quds itu diambil 31:35 balik? 31:36 Kapan? Ketika Dinasti Ayyubiyah, 31:40 Salahuddin Al Ayyubi berkuasa, membuat 31:43 kerajaan Dinasti baru, menyingkirkan 31:46 Dinasti Fatimiyah Syiah ini. 31:49 Gulung tikar. 31:50 Ya, Dinasti Ayyubiyah 31:53 naik dan berkuasa pengganti Dinasti 31:57 Fatimiyah. 31:58 Lalu inilah yang membebaskan kembali Al 32:02 Quds jatuh ke tangan umat Islam. 32:06 Lihat, Al Quds itu jatuh kapan? 32:09 Pada saat orang Syiah berkuasa loh. 32:12 Maka pikir bahwa nampaknya nih harapan 32:16 Syiah ini, orang-orang Syiah akan 32:17 membebaskan Al Quds. 32:19 Tunggu dulu, dalam sejarah belum ada 32:21 kejadian demikian. Apakah sejarah kali 32:23 ini akan terjadi demikian? Kita secara 32:26 objektif mengatakan di dalam sejarah 32:29 belum ada kejadian orang Syiah itu 32:31 membebaskan Al Quds. 32:33 Itu ilmiahnya. 32:35 Kita enggak kita enggak mengatakan bahwa 32:37 ini tidak akan mungkin, no. Kita 32:39 mengatakan dalam sejarah belum ada 32:40 kejadian begitu. 32:43 Justru lagi kejadiannya, ya, 32:46 ketika orang Utsmaniyah, 32:48 tentara Utsmaniyah 32:51 sudah sampai ke Eropa, ke Austria, 32:55 ke Austria, terjadinya peperangan sengit 32:58 terakhir antara umat Islam dengan orang 33:01 Eropa itu di Austria. 33:04 Ketika ini adalah merupakan perang, 33:07 perang yang kalau menang Utsmaniyah di 33:09 Austria, maka Eropa akan terbebaskan, 33:11 akan jadi 33:13 muslim seperti 33:15 Kosovo, Bosnia yang yang yang kita tahu 33:18 akan masuk Eropa Tengah, di Austrialah 33:21 peperangan ini terjadi. 33:23 Di belakang 33:24 orang Syiah Safawiyah, 33:27 ya, 33:27 itu membuat onar, 33:30 menikam 33:31 pasukan Utsmaniyah dari belakang, 33:33 sehingga mereka harus mundur dari Eropa. 33:37 Kalau seandainya orang Syiah Safawiyah 33:40 tidak menikam tentara Utsmaniyah dari 33:42 belakang, mungkin hari ini kejadiannya 33:45 Prancis, 33:47 Jerman itu seperti kita pergi ke 33:50 Bosnia. 33:51 Saudara kita banyak di sana, 33:53 masjid-masjid akan banyak. 33:55 Kejadiannya dalam sejarah, orang Syiah 33:58 itu 33:59 penyebab daripada terhalangnya 34:01 kemenangan umat Is, umat Islam. Itu 34:03 dalam sejarah. 34:06 Itu fakta dalam sejarah. 34:09 Ya, 34:10 kita harus paham sejarah itu boleh jadi 34:12 berulang. 34:13 Saudaraku yang dimuliakan Allah. Maka 34:15 ini pesan penting kepada anak-anak muda 34:18 dalam hal ini, ya, dan juga kita menilai 34:20 secara objektif. Kalau lah hari ini 34:23 saudara kita Syiah atau saudara kita di 34:26 Iran itu adalah mereka orang Syiah, 34:28 orang Syiah itu lebih dekat kepada Islam 34:31 daripada orang 34:32 Yahudi dan Israel Amerika itu. 34:35 Jadi kalau di dibanding-bandingkan 34:37 Ustaz, mau tanya nih Ustaz nih. Jadi 34:39 sebenarnya kita bagusnya kalau disuruh 34:41 nih ngebantu orang Iran kah atau 34:44 ngebantu orang Israel? 34:46 Kalau ada yang masih ragu dalam hal ini, 34:49 ini harus duduk lagi. Kita kita paskan 34:51 moralnya dulu lagi. Kompas moralnya itu 34:54 kita kasih baterai dulu supaya supaya 34:56 tidak ya supaya arahnya betul. 35:00 Kita berbeda dengan orang Syiah, tetapi 35:03 Islam itu menyatukan kita dalam hal ini. 35:05 Kalau harus mengambil dua hal ini. 35:07 Sedangkan dengan Amerika dan dengan 35:10 orang Israel, persamaan kita apa? No. 35:13 Nothing. Nothing. Tidak ada. 35:16 Akidah tidak ada yang sama. 35:18 Sejarah kita tidak ada yang sama. Bahkan 35:21 yang terjadi mereka menjadi musuh kita 35:23 selama ini. 35:24 Tapi Syiah kan musuh juga Ustaz. Tunggu 35:26 dulu. Islam itu banyak persamaan yang 35:29 mau kita cari. Kiblat kita masih sama, 35:31 haji kita masih pergi sama-sama, mereka 35:34 masih berhaji dengan kita, mereka mas 35:36 masih salat dalam satu masjid dengan 35:38 kita. Kalau kita cari persamaan, 35:40 persamaan dengan mereka lebih banyak 35:42 dibandingkan dengan Israel. 35:44 Ya jelas-jelas adalah mereka penjajah 35:46 dan Israel itu lahir di atas darahnya 35:49 orang Palestina. 35:52 Kalau orang masih enggak bisa membedakan 35:54 ini sama aja sih Ustaz ya. 35:56 Nih sekali lagi baterai kompas moralnya 35:58 harus di ganti yang baru. 36:01 Adanya pangkalan militer Amerika di 36:04 Timur Tengah di negara-negara Arab, itu 36:06 adalah dalil terbukti bahwa 36:08 negara-negara Arab itu adalah di bawah 36:10 hegemoni Amerika. 36:12 Kita harus paham itu. Semua apa namanya 36:15 rezim di Arab itu, itu rezim di bawah 36:18 tangan Amerika loh kita harus tahu. Baik 36:21 di Arab Saudi sekalipun, bahkan 36:23 pangkalan besarnya militer ada di sana. 36:26 Itu menunjukkan bahwa negara-negara ini 36:28 semua berada di bawah itu. 36:31 Ini yang kita sayangkan. 36:32 Ya, dan ini harus menjadi perhatian kita 36:35 umat Islam bahwa selama ini kita Ahlus 36:37 Sunnah ini didikte oleh imperialis, 36:39 kekuatan imperialis Amerika dan juga 36:42 Israel menjadi lambang daripada kekuatan 36:44 imperialis besar di Timur Tengah. 36:47 Jadi, oleh sebab itu gimana Ustaz? 36:49 Israel apa namanya 36:51 kita selaku umat Islam harus bersikap. 36:54 Kita katakan pada generasi-generasi 36:56 muda ini bahwa kalau seandainya Israel 37:01 ini masih bercokol di Palestina di atas 37:04 darah saudara kita 37:05 di Palestina, maka selama itu umat Islam 37:08 masih terjajah terus. 37:12 Sesuai dengan amanat undang-undang kita 37:13 di Indonesia, penjajahan itu harus 37:15 dihapus di atas muka bumi ini, maka umat 37:19 Islam di Indonesia harus menyokong 37:21 sepenuhnya bentuk perlawanan terhadap 37:24 hegemoni imperialis Barat di manapun 37:26 itu. 37:27 Baik di saudara kita di Palestina yang 37:29 satu iman dengan kita atau bahkan di 37:31 negara non-muslim sekalipun. Kalaupun di 37:34 Kuba misalkan nanti mereka berhasil 37:36 menguasai itu, menjajah orang Kuba, 37:38 kalau kita punya kekuatan politik yang 37:41 kuat, siapa yang harus kita dukung? 37:44 Orang Kuba walaupun orang itu tidak 37:46 beragama sekalipun. Kenapa? Itu bentuk 37:49 penjajahan 37:50 terhadap itu, ya. Itu adalah moral, 37:52 akhlak yang diilhamkan oleh Islam dan 37:55 untuk berbuat adil di manapun keadilan 37:58 itu harus ditegakkan. 38:00 Ya, mudah-mudahan berguna dan 38:01 bermanfaat. Aku lo qouli hadza wa 38:03 astagfirullahal adzim walakum. 38:04 Wassalamualaikum warahmatullahi 38:07 wabarakatuh.