Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:01 [musik] 0:06 [musik] 0:13 [musik] 0:18 Bismillahirrahmanirrahim. 0:19 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thayiban baran fih kama 0:22 yuhibuna waard. Allahumma shalli 0:25 wasallim wabarik ala sayyidina 0:26 Muhammadin waa ali sayidina Muhammad. 0:28 Masih dipancarkan dari Jalan Masjid 0:29 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibur, 0:32 Bekasi. Radio Silaturahim dan juga Rasil 0:34 TV untuk Islam yang satu. Asalamualaikum 0:36 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan 0:37 akhwat yang dirahmati Allah. Senang 0:39 sekali di kesempatan ini kami bisa 0:41 kembali menjumpai ikhwan akhwat dalam 0:44 program acara renungan di bawah naungan 0:46 Al-Qur'an. Seperti biasa bersama guru 0:49 kita Ustaz Husein Alatas untuk edisi 0:52 Kamis ya hari ke-6 di bulan Jumatil 0:55 akhir 1447 Hijriah bertepatan juga 0:58 dengan hari yang ke-27 1:01 ya di bulan November 1:04 2025 Awat di Kamis pagi hari ini 1:07 insyaallah kami akan membuka sesi tanya 1:09 jawab langsung ya Ikhwan Ahwat bagi 1:11 ikhwan akhwat yang ingin ee berdialog 1:14 menyampaikan pertanyaannya atau ingin 1:16 berkonsultasi dengan guru kita 1:18 Ustazusalatas kami persilakan ya bisa 1:20 mengirimkan pesan singkatnya di 0811 1:25 9 08999 1:28 ee mohon maaf jadi salah saya 1:30 08111999720 1:34 aduh Kang Oi pagi-pagi saya jadi ee 1:37 keceletot nih ya sampai lupa nomor pesan 1:40 WhatsApp-nya dan ikhwan juga bisa 1:42 menghubungi via 1:44 apa ee call ya di WA nomor WA tersebut 1:48 ya Ikhwan Nawat kami persilakan. Nah, 1:50 kita sapa terlebih dahulu Ustaz Husein 1:51 dan juga kita akan buka dengan pembacaan 1:54 Quran surah Al-Fatihah. Asalamualaikum 1:56 wabarakatuh Ustaz. 1:57 Waalaikumsalam warahmatullah. 1:59 Kabar baik dan sehat Ustaz ya? 2:00 Alhamdulillah. 2:01 Baik, kami persilakan Ustaz untuk 2:02 membuka dulu. 2:04 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:11 Bismillahirrahmanirrahim. 2:17 Alhamdulillahirabbil 2:20 alamin 2:23 arrahmanirrahim 2:27 maiki yaumiddin 2:31 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 2:38 ihdinasirathal 2:41 mustaqimat 2:46 anamta alaiim 2:50 giril magdubi alaihim waladin. 3:01 Amin. Amin. Amin ya rabbal alamin. 3:02 Ikhwan. Selanjutnya ee saya langsung aja 3:06 ee membacakan beberapa pertanyaan yang 3:09 sudah masuk sebelumnya ya. ini yang 3:12 temanya hampir senada nih ya dengan era 3:16 modern ini Ustaz ya terkait digitalisasi 3:19 terkait AI. Nah, yang pertama ini 3:22 dikirimkan oleh ee Pak Feri di Bogor, 3:26 Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi 3:28 wabarakatuh, Ustaz. mengenai ee etika 3:33 digital dan tabayun sepertinya ini 3:35 sekarang fitnah digital semakin sulit 3:38 dibedakan karena adanya de fake video 3:43 palsu yang sangat mirip asli ya ini 3:46 bersumber dari AI. Nah, bagaimana tafsir 3:49 aktual dari surah Al-Hujurat ayat ke-6 3:53 mengenai tabayun di era di mana mata dan 3:57 telinga kita pun bisa ditipu oleh 4:00 algoritma atau AI ini, Ustaz? Ya, 4:03 demikian, Ustaz, pertanyaannya. 4:06 Bismillahirrahmanirrahim. 4:10 Alhamdulillahi rabbil alamin 4:14 hamdan katsiran thyyiban mubarokan fi 4:18 kama yuhibuna. 4:21 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 4:24 Muhammad. 4:26 Assalamualaika ya rasulullah. Assalamu 4:29 alaina wa ala ibadillahi shihin. 4:32 Asalamualaikum warahmatullahi 4:35 wabarakatuh. 4:42 Allahumma atina minika rahmah waimna 4:46 minadunka ilman nafi'fna 4:49 bimaam. 4:53 ilman 4:57 lisanaidin 4:59 akirin walna warati jannatin naim wala 5:05 yaumadin yauma lafau maalun wala banun 5:11 illa man atallaha biqalbin salim 5:21 Allahumma atina minika rahmah waimna min 5:25 ladunka ilman nafi' wafna bima alamtana. 5:29 Rabbana zidna ilman walhikna bisolihin. 5:35 Amma ba'du. 5:37 Ikhwan- akhwat yang dirahmati Allah 5:39 subhanahu wa taala. 5:42 Kita sebagai orang-orang yang di yang 5:45 beriman, 5:48 Allah perintahkan untuk berbaik sangka 5:52 terhadap sesama saudara kita yang 5:54 beriman. 5:57 Apabila kita mendengarkan berita tentang 6:00 seseorang 6:03 yang tidak baik, 6:06 seharusnya 6:07 kita tidak menyebarluaskannya. 6:14 Karena menyebar luaskan hal yang buruk 6:17 tanpa kita sadari 6:20 akan membangun opini yang tidak sehat. 6:24 Orang beranggapan bahwa ini merupakan 6:26 hal yang biasa. He. 6:29 Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa 6:32 taala paling membenci dan tidak menyukai 6:36 orang yang gemar untuk apa? 6:39 untuk menyebarkan ya mempopulerkan 6:44 hal-hal yang buruk di tengah-tengah 6:46 orang yang beriman. 6:51 Bahkan Allah subhanahu wa taala 6:53 mengancam, innalladzina yuhibbuna an 6:56 tasyial fahisyatu filladzina amanu lahum 7:00 adzabun alimun fid dunya wal akhirah. 7:05 Sesungguhnya orang-orang yang punya 7:06 kegemaran 7:08 menyebarkan hal-hal yang keji yang tidak 7:11 baik di tengah-tengah orang yang 7:12 beriman. Bagi mereka Allah sediakan azab 7:16 yang pedih dalam kehidupan dunia. 7:20 Begitu pula di hari akhirat nanti. 7:24 Karena orang yang suka menyebarluaskan 7:25 hal seperti ini hingga viral dan populer 7:30 lama-kelamaan. 7:32 Orang yang tadinya merasa jiji 7:35 mengingkari hal-hal yang buruk, 7:38 lama-kelamaan mereka menganggap ini 7:40 merupakan hal yang biasa. 7:43 Ini merupakan salah satu ya trik setan 7:46 dalam apa? dalam menjerumuskan orang ke 7:49 dalam perbuatan yang keji. 7:54 Ketika terjadi pada masa Nabi kita 7:57 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 7:59 wasallam, 8:02 As Sayidah Aisyah Ummul Mukminin 8:04 radhiallahu anha 8:07 ketika dia dituduh dengan tuduhan yang 8:09 keji 8:10 lalu 8:12 terjadi kegaduhan, 8:15 terjadi huru-hara di tengah-tengah orang 8:17 yang beriman. 8:20 Bagaimana sebagian orang dengan gampang 8:22 menyebarkan berita tersebut tanpa mereka 8:25 ketahui secara pasti. 8:29 Lalu Allah Subhanahu wa taala 8:30 mengingatkan mereka, "Laula id 8:32 samumuhual 8:34 mukminuna wal mukminat bianfusihim 8:37 bianfusihim khair." Seharusnya orang 8:40 yang beriman ketika mendengarkan hal ini 8:43 mereka justru apa? berprasangka yang 8:47 baik terhadap sesama saudara mereka yang 8:49 beriman 8:52 dan mereka tidak mempercayainya apalagi 8:55 menyebarluaskannya. 8:57 Tapi mereka mengatakan ini merupakan 8:59 kebohongan yang amat nyata. 9:03 Tapi karena ada sebagian orang punya 9:05 kegemaran untuk mengangkat dirinya 9:08 dengan menjatuhkan orang lain. Jadi 9:10 kalau dia menceritakan keburukan orang 9:12 lain tanpa disadari dia usaha untuk 9:17 membaguskan dirinya. 9:20 Sama dengan orang membelah bambu, dia 9:22 injak yang satu, diangkat yang satu. 9:25 Seharusnya kalau kamu ingin memperindah 9:27 diri kamu, ya perindah diri kamu dengan 9:32 kemuliaan, 9:34 dengan perbuatan-perbuatan yang baik, 9:36 bukan dengan menjatuhkan orang lain. 9:39 Seperti sebagai contoh, 9:43 ada seorang yang kelakuannya dikenal 9:46 tidak baik 9:48 di tengah-tengah masyarakat. 9:51 dia tidak merasa puas atau merasa tidak 9:54 puas terhadap sikap orang-orang yang 9:56 mencemuhkan dirinya. 9:59 Akhirnya dia berusaha untuk mengajak 10:02 sebagian wanita-wanita yang baik ya 10:05 untuk masuk dalam perangkap setan. 10:10 Dia ajak mereka, dia goda mereka hingga 10:13 akhirnya mereka melakukan 10:15 perbuatan-perbuatan yang hina. 10:18 Begitu mereka terjerumus dalam perbuatan 10:20 yang hina, 10:23 dia mengatakan, "Saya masih lebih baik 10:25 dibandingkan dengan mereka." 10:28 Seperti wanita yang menggoda Nabi Yusuf 10:31 ketika buah bibir cerita mengenai dia 10:35 yang berupaya menggoda anak angkatnya, 10:39 terdengar sampai ke telinganya, dia 10:41 mengundang teman-teman wanitanya untuk 10:43 makan bersama-sama. 10:46 Lalu masing-masing diberikan pisau dan 10:49 buah setelah makan. Lalu dia perintahkan 10:52 Yusuf untuk keluar di tengah-tengah 10:54 mereka. Begitu mereka keluar, mereka 10:56 terpanah. 10:58 Tanpa mereka sadari mereka mengiris jari 11:00 mereka. 11:03 Lalu wanita ini mengatakan apa? 11:04 Fzalikunnalladzi 11:06 lumtunani fih. 11:09 Ini yang dulu kalian cemohkan saya 11:13 karena tergoda padanya. 11:15 Saya masih lebih baik dibandingkan 11:17 kalian. Saya setiap hari melihat 11:19 dirinya. Sedangkan apa? Kalian baru 11:22 melihat sekali jari kalian teriris. 11:27 Nah, di sini banyak ya kita perhatikan 11:29 orang-orang yang terjerumus dalam 11:30 perbuatan yang tidak baik atau kelakuan 11:33 yang tidak baik ingin memperindah 11:35 dirinya dengan menjelekkan dan 11:37 membusukkan orang lain. 11:40 Ini merupakan penyakit yang amat 11:42 berbahaya. Oleh karena itu, baik itu 11:44 pria maupun wanita jangan pernah 11:46 melakukan perbuatan semacam ini yang 11:48 akan menjerumuskan dirinya lebih rendah. 11:51 Seharusnya justru dia mengajak pada 11:53 kebaikan. Dia mengingatkan orang untuk 11:55 tidak melakukan perbuatan seperti 11:57 dirinya, 11:59 bukan justru mensosialisasikan 12:02 menyebarluaskan perbuatan yang mungkar. 12:05 Oleh karena itu kita orang yang beriman 12:07 sebagaimana yang diajarkan Allah dalam 12:09 suratul hujurat ataupun dalam suratun 12:12 Nur berkaitan dengan haditul ifqi. 12:15 Allah ingatkan kita dalam 12:19 bersikap menghadapi berita isu yang 12:22 beredar untuk mendahulukan sangkaan yang 12:25 baik terhadap sesama orang yang beriman. 12:27 Kemudian di saat orang membawa berita, 12:32 kita minta kepadanya apa? Bukti. 12:35 H 12:35 bukan sembarangan kita menerima. 12:38 Kalau pembicaraan tersebut berkaitan 12:40 dengan urusan pribadi, seharusnya tutup 12:43 mulut kita dan ingatkan dia juga untuk 12:46 menutupi aurat saudaranya seandainya 12:48 bersifat pribadi. 12:50 H 12:52 supaya dia bertobat jangan kita 12:54 sebarkan. akhirnya membuat dia merasa 12:56 sudah terjerumus, terlanjur, akhirnya 12:59 semakin menjadi-jadi. Seorang bertanya, 13:02 "Ya Rasulullah, 13:04 kamu melarang kami dari gibah. Bagaimana 13:07 kalau apa yang kami ceritakan sesuai 13:08 dengan perbuatannya?" Rasulullah 13:10 mengatakan, "Itu gibah yang diharamkan 13:12 Allah." Wal y ba'dukum ba'd. Kalau apa 13:16 yang kamu bicarakan tidak sesuai dengan 13:18 apa yang dilakukan, maka yang kamu 13:21 lakukan lebih dahsyat daripada giibah. 13:23 Itu yang dinamakan bhtan. 13:26 Bhtan itu kita menuduh orang lain, 13:29 menisbatkan kepada orang perbuatan yang 13:31 tidak baik yang tidak dilakukan orang 13:34 tersebut. 13:34 He. 13:35 Jadi kedua-duanya merupakan perbuatan 13:37 yang tidak benar. Baik itu gibah 13:40 menceritakan kejelekan orang atau kita 13:43 menisbatkan apa-apa yang tidak apa yang 13:45 tidak dilakukan. Jadi jangan langsung 13:47 kita percaya seharusnya orang yang 13:49 beriman justru berhusnudzan 13:52 terhadap saudaranya. 13:56 Nah, kita bisa membaca ya 13:59 dalam suratun Nur dimulai dari ayat e 14:03 11. Dari mulai ayat 11, bagaimana 14:07 bimbingan petunjuk Allah Subhanahu wa 14:09 taala mengingatkan kita untuk 14:11 berhati-hati 14:14 dan berbaik sangka terhadap sesama 14:16 saudara kita. Dan Allah ingatkan 14:20 bahwa tangan kita, kaki kita, lidah kita 14:26 akan diminta pertanggungjawabannya di 14:28 hari kemudian nanti. 14:30 Nah, dalam suratul hujurat Allah 14:32 Subhanahu wa taala mengingatkan kita 14:34 pada saat kita mendengar berita 14:37 agar tidak langsung mempercayainya. Ya 14:40 ayyuhalladzina amanu in jaakum fasiqun 14:44 binabain fatabayyanu. 14:47 Wahai orang-orang yang beriman, apabila 14:49 ada seorang fasik datang kepada kamu 14:53 membawa berita, maka mintalah kepadanya 14:56 bayyinah bukti. 14:59 Fatabayyanu. Bukan kita bertanya kepada 15:02 yang dituduh. 15:03 He. 15:03 Tapi minta kepada yang membawa berita 15:06 untuk mengajukan bukti. 15:08 Kalau sekarang kan enggak. Iya. 15:09 Biasanya kalau seorang dituduh, orang 15:11 beramai-ramai atau wartawan datang 15:13 kepada orang tersebut 15:15 bertanya, "Apa betul berita yang beredar 15:19 yang seharusnya dilakukan? Justru kita 15:22 minta kepadanya untuk mengajukan bukti." 15:24 Jadi, sudah dituduh harus klarifikasi 15:26 lagi, Ustaz. 15:27 Iya. 15:28 Repot. 15:28 Iya, betul. Sudah dituduh ya terkadang 15:31 tanpa dosa dia harus klarifikasi 15:34 dan orang begitu mendengar isu tersebut 15:36 langsung percaya biasanya. He 15:39 baru nanti kalau tidak terbukti mereka 15:41 mengatakan, "Oh, ternyata tidak sesuai." 15:44 Seperti berita dulu mengenai Habib Rizq 15:46 ya dalam kesetuhan melakukan perbuatan 15:49 yang tidak baik dengan seorang wanita 15:52 langsung sampai ke luar negeri orang 15:54 percaya. He. 15:56 Padahal tidak ada tanda-tanda, tidak ada 15:58 bukti ya yang disodorkan, 16:01 tapi orang langsung menerima. Kenapa? 16:04 Karena orang paling suka, orang-orang 16:06 yang buruk jiwanya, yang buruk perangnya 16:08 paling suka menyebarkan hal-hal yang 16:10 buruk. Tapi kalau orang yang baik mulia 16:13 merasa jiji dengan pembicaraan yang 16:15 buruk, mereka menjaga diri mereka. 16:18 Dan konon katanya, Ustaz, kalau berita 16:19 buruk tuh lebih cepat memutari dunia 16:22 gitu dibandingkan berita baik. [tertawa] 16:24 Betul. Betul. Itu selalu yang buruk 16:25 tanpa kita sebarkan dia menyebar dengan 16:27 sendirinya. Contohnya 16:29 orang kalau menanam padi pasti akan 16:31 tumbuh gulma. Tapi kalau menanam gulma 16:35 enggak mungkin tumbuh padi. Kebaikan 16:37 mesti dirawat, mesti dijaga. Nah, kalau 16:39 kita tidak merawat, menjaga diri kita, 16:41 menjaga kebersihannya, kita yang 16:43 dirugikan. 16:44 He. 16:45 Sedangkan yang difitnah 16:48 tanpa dasar kebenaran atau dia berbuat 16:49 buruk, kita ceritakan akhirnya apa? Dia 16:53 menjadi ringan dengan gibah yang kita 16:55 lakukan. Sedangkan kita mengalami 16:57 kerugian dengan perbuatan-perbuatan dosa 17:00 yang tidak kita lakukan. Tapi kita 17:01 ceritakan dan sebar luas kan. Akhirnya 17:05 orang tersebut mendapatkan ampunan. 17:07 Justru kita yang terkena imbas yang 17:09 buruk dari ucapan dan perbuatan kita. 17:12 Mengotori hati kita, mengotori lisan 17:13 kita menunjukkan bahwa kita bukan 17:15 manusia yang baik. He. 17:18 Jadi, fatabayyanu 17:20 hendaknya kalian bertabayun. Artinya 17:23 minta. Mana buktinya? 17:25 Bagaimana kalau dia orang baik? Kalau 17:27 dia orang baik tidak mungkin bawa berita 17:28 buruk. 17:30 Jadi orang injaakum fasiquun binabain. 17:33 Kalau seorang fasik datang kepada kamu 17:36 membawa satu berita, 17:38 kalau dia membawa berita buruk 17:41 yang sifatnya pribadi, tidak mungkin dia 17:43 orang baik. Walaupun seorang ulama, 17:46 walaupun penampilannya orang-orang yang 17:48 baik, yang rajin beribadah, tidak 17:50 mungkin orang baik suka membawa hal-hal 17:53 yang buruk. 17:54 Oleh karena itu, minta bukti. 17:57 Kenapa anusibu 18:00 bijahalatin fatusbihu ala ma faumimin? 18:03 Agar kalian tidak memvonnis satu kaum 18:05 atas dasar kebodohan kemudian kalian 18:08 menyesal berikutnya. 18:11 Kejadian ini ya dilatar belakangi atau 18:14 ayatnya dilatar belakangi satu 18:15 peristiwa. 18:17 Seorang sahabat Nabi kita Muhammad 18:19 sallallahu alaihi wa alihi wasallam 18:22 diperintahkan untuk mendatangi satu kaum 18:24 mengumpulkan zakat dari mereka. 18:28 Tapi sahabat ini 18:31 rupanya sudah punya permusuhan, 18:33 kebencian antara dia dengan kaum 18:35 tersebut. 18:37 Akhirnya dia pergi beberapa lamu 18:39 kemudian kembali kepada Rasulullah. Dia 18:42 tidak sampai di tempat tersebut. Dia 18:44 mengatakan, "Ya Rasulullah, mereka 18:46 menolak untuk mengeluarkan zakat 18:48 mereka." 18:50 Mereka menentang. 18:53 Mereka menolak untuk tunduk kepada apa? 18:56 kepada perintah Allah dan Rasulnya. 19:00 Sahabat ketika mendengar hal ini 19:01 langsung mereka marah 19:04 meminta agar Rasulullah mengirimkan 19:06 pasukan untuk memerangi mereka. 19:09 Rasulullah sallallahu alaihi wa alihi 19:11 wasallam 19:13 tidak langsung mengikuti kemauan mereka, 19:16 tapi dia kirim beberapa orang di bawah 19:19 pimpinan Khalid bin Walid 19:24 untuk mendatangi kaum tersebut. 19:27 Tapi tidak langsung masuk ya 19:32 berhenti ya 19:35 dia, Pak di malam hari mendengarkan 19:38 apakah terdengar kumandang azan. 19:43 Ternyata mereka mendengarkan kumandang 19:45 azan. Begitu pagi hari juga mereka 19:47 mendengarkan suara azan di pagi hari. 19:51 Akhirnya setelah subuh rombongan datang 19:54 ke penduduk tersebut. 19:57 Sampai di sana mereka bertanya, "Kenapa 19:59 kalian terlambat? Kami sudah kumpulkan 20:01 zakat kami." H. 20:06 Akhirnya 20:09 mereka kembali kepada Rasulullah 20:10 sallallahu alaihi wasallam menjelaskan 20:13 apa yang terjadi tidak seperti berita 20:15 yang dibawa oleh orang tersebut. 20:20 Akhirnya turunlah ayat ini mengingatkan 20:23 kaum muslimin untuk tidak mudah menerima 20:27 berita yang bisa berakibat fatal. Lalu 20:30 Allah mengingatkan, "Waamu anna fikum 20:33 rasulallah." Ketahuilah di antara kalian 20:35 ada Rasulullah. 20:40 Kalau rasul 20:42 mendengarkan kalian, mengikuti kalian 20:45 pada apa yang kalian inginkan, niscaya 20:46 kalian akan binasah. 20:49 Wakallaha hababa ilaikumul imanahu 20:52 fiilubikum. Tapi Allah menghiasi di hati 20:55 kalian, membuat kalian mencintai 20:57 keimanan dan menghiasinya di hati 20:59 kalian. 21:04 Dan Allah membuat kalian membenci 21:07 kefasikan dan kemaksiatan kepada Allah. 21:13 Wakara ilaikumul kufro wal fusuq walika 21:17 humur rasidun. Merekalah orang-orang 21:19 yang berakal sempurna dan bijak. Orang 21:22 yang beriman mereka cinta pada keimanan. 21:25 Cinta kepada apa saja yang berhubungan 21:27 dengan iman. Cinta pada kebaikan, 21:30 pembicaraan yang baik. 21:32 Dan mereka akan membenci terhadap 21:34 perbuatan yang fasik dan menjijikkan. 21:37 Jadi mereka yang beriman berhati-hati 21:39 untuk tidak menyebarluaskan hal-hal yang 21:42 buruk. Tapi kita justru di tengah-tengah 21:45 umat Islam saat ini senang memviralkan 21:48 hal-hal yang buruk, tapi yang baik 21:50 mereka tidak sosialisasikan. 21:53 Jadi menghadapi ee perkembangan 21:58 AI saat ini yang bisa melahirkan 22:01 video-video palsu. 22:03 Suatu kali saya pernah menerima kiriman 22:07 video dari seorang 22:11 yang menggambarkan bagaimana ya 22:15 ee si fulan mengeluarkan pernyataan 22:17 penyesalan dan tobatnya. 22:19 Hm. 22:21 Saya begitu mendengarkan 22:24 dan menyaksikan videonya, suaranya 22:26 betul-betul mirip sampai gerakan 22:28 lidahnya pun mirip. 22:31 Sebelum saya sebar, saya bertanya 22:33 pada beberapa orang ini nyata apa? 22:36 Merupakan rekayasa. 22:40 Akhirnya mereka mengatakan ini rekayasa, 22:42 Ustaz. Padahal kalau kita dengarkan dari 22:44 suara mimik muka dan gerakan lidah 100% 22:48 mirip. 22:50 Jadi sebagaimana kita mudah sebetulnya 22:53 untuk terpedaya menyaksikan video-video 22:57 palsu, sebetulnya kita mudah juga untuk 22:59 mencari kebenaran. He. 23:01 Kalau kita berusaha mencari, bertanya 23:04 ya, apalagi dengan kemampuan seseorang 23:07 pada saat ini ya untuk mengakses ya baik 23:11 dengan Google image dan lain sebagainya 23:13 atau bertanya kepada yang ahli, mereka 23:16 bisa menemukan apakah ini AI, apakah ini 23:20 merupakan 23:21 ee video nyata. 23:24 Bahkan sekarang kita saksikan 23:27 para penyanyi sekarang. 23:29 para penyanyi saat ini seringki mereka 23:33 apa 23:34 mereka dipalsukan melalui 23:38 musik-musik yang lebih baik ya dengan 23:41 wajah yang sama dan juga apa dengan apa 23:45 dengan mimik muka dan gerakan lidah yang 23:47 sama 23:48 he 23:48 nyanyiannya persis seperti apa 23:52 suara orang tersebut padahal bukan apa 23:55 bukan nyanyiannya bahkan sekarang 23:58 film-film AI juga cukup banyak. 24:00 He. 24:00 Jadi orang tidak perlu membayar artis 24:02 mahal-mahal, tidak perlu lagi mereka 24:05 mengeluarkan biaya yang cukup besar 24:07 melalui AI. Mereka bisa melahirkan 24:09 drama, film lepas ya, 24:13 bahkan dengan penampilan yang lebih 24:15 cantik, lebih tampan lagi dengan efek 24:17 juga yang lebih baik, suara yang lebih 24:20 baik. 24:21 Jadi dalam hal ini kita diuji oleh Allah 24:25 Subhanahu wa taala keimanan kita juga 24:28 kebersihan hati kita. 24:31 Dan ingat kalau kita mendengarkan berita 24:33 buruk jangan segera langsung kita 24:36 menyebar keluaskan. Ingat apa yang kita 24:38 lakukan bukan hal yang kecil. Yauma 24:41 tashadu 24:42 yauma tashhadu 24:45 alaihim aidihim wajuluhum. 24:49 Astagfirullahalazim. 24:53 Allah Subhanahu wa taala 24:56 mengingatkan kita, 25:01 "Yauma tashadu alaihim alsinatuhum 25:04 wa aidihim wa arjuluhum bimau 25:08 ymalun." Yaumaidin yuwafihimullahu 25:11 dinahumul haq wa'lamuna annallaha huwal 25:16 haqqul mubin. 25:22 Ini merupakan ayat 23 25:26 eh ayat 24 dan ayat 25 dari suratun Nur. 25:31 Yauma tashadu alaihim alsinatuhum 25:35 wa aidihim wa arjuluhum bima kanu 25:38 ya'malun. Hati-hatilah. Waspadalah 25:41 kalian dari satu hari ketika lisan-lisan 25:45 mereka, tangan mereka dan kaki mereka 25:48 bersaksi di hadapan Allah Subhanahu wa 25:51 taala atas apa yang mereka perbuat. 25:55 Yaumaidin yuwafihimullahu dinahumul haq. 25:59 Pada hari itu Allah Subhanahu wa taala 26:02 melunasi balasan mereka 26:06 dengan hak. Ya, tidak akan menzalimi 26:09 mereka 26:11 dengan mengurangi kebaikan mereka 26:13 ataupun dengan menambahkan keburukan 26:15 mereka. Tapi Allah akan melunasi 26:17 perbuatan mereka dengan pembalasan yang 26:20 hak. 26:22 Walamuna anallaha hual haqqul mubin. Dan 26:25 pada hari itu mereka betul-betul 26:27 mengetahui dengan jelas bahwasanya Allah 26:31 dialah al-Haq almubin yang akan 26:35 menjelaskan dan menerangkan 26:38 segala sesuatu dengan sejelas-jelasnya 26:40 sebagaimana apa adanya. Artinya yang 26:43 dilakukan Allah merupakan kebenaran yang 26:46 pasti. almubin yang akan menjelaskan dan 26:49 menerangkan tanpa ada kesamaran sedikit 26:51 pun. Jadi hendaknya kita dalam hal ini 26:55 berhati-hati jangan sampai akhirnya kita 26:57 mendatangkan petaka buat diri kita. 27:00 Dalam suratun nisa Allah berfirman, "La 27:02 yuhibbullahul jahro bis minal illaim." 27:07 Allah paling tidak menyukai orang yang 27:09 suka menampakkan hal-hal yang buruk, 27:12 baik ucapan maupun perbuatan. Illa 27:15 manim. Kecuali kalau dia dianiaya oleh 27:18 seseorang, mau tidak mau dia menuntut 27:21 haknya, dia bisa bercerita kepada orang 27:24 yang bisa mengambil haknya atau kepada 27:26 hakim. 27:28 Tapi kalau tidak menyangkut haknya dan 27:31 ini merupakan hal yang bersifat pribadi, 27:34 dia melakukan perbuatan dosa seharusnya 27:37 kita tutupi, kita berikan nasihat kepada 27:40 orang tersebut agar dia bertobat. Kalau 27:42 kita saksikan langsung 27:45 ada seorang berbuat zina, 27:49 seorang menyaksikan perbuatannya, 27:52 dia langsung menoleh meninggalkan. 27:55 Tak lama kemudian ketika dia mulai 27:58 tenang, ya setelah dia berdoa kepada 28:00 Allah Subhanahu wa taala, 28:02 datangi orang tersebut. 28:06 Saya tadi menyaksikan perbuatan kamu 28:08 yang tidak benar, yang dimurkai Allah. 28:12 Bagaimana kalau seandainya keluarga kamu 28:14 tahu perbuatan kamu? Bagaimana kalau 28:17 orang semua tahu perbuatan kamu? 28:20 Allah Subhanahu wa taala masih menutupi. 28:23 Saya melihat, saya tidak akan bercerita 28:25 kepada siapa-siapa. Tapi saya ingin kamu 28:27 bertobat pada Allah Subhanahu wa taala. 28:31 Mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran 28:33 dari hal ini. 28:35 Dia tinggalkan. 28:37 Orang tersebut 28:40 betul-betul syok 28:42 menyadari bagaimana seandainya 28:43 perbuatannya dibuka di tengah-tengah 28:45 manusia. Betapa memalukan dirinya 28:48 apalagi di hadapan istrinya maupun di 28:50 hadapan anak-anaknya. 28:53 Nah, orangnya dengan maksud baik 28:54 memberikan nasihat, tidak menceritakan 28:56 ke sana kemari hingga dia merasa dirinya 28:58 sudah terlanjur berbuat apa? Berbuat 29:00 dosa. Orang semuanya sudah tahu. 29:03 Akhirnya dia menganggap ini merupakan 29:04 hal yang biasa. 29:07 Akhirnya orang tersebut berhenti dari 29:08 perbuatan dosa tersebut. Berikan 29:11 kesempatan buat saudara-saudari kita 29:13 untuk kembali kepada Allah, bertobat 29:15 dari kesalahannya. Dan jangan kita 29:17 jadikan diri kita ya sebagai orang yang 29:21 terbiasa untuk berbicara yang buruk. Dan 29:23 ingat semua yang kita lakukan, yang kita 29:26 ucapkan kembali kepada diri kita. Kalau 29:29 kita gampang menceritakan keburukan 29:31 orang lain, 29:32 subhanallah satu hari sebelum kita mati, 29:35 kita akan melakukan perbuatan tersebut. 29:38 Saya jumpai banyak orang yang suka 29:39 menceritakan kejelekan orang, 29:41 menceritakan kejelekan anak perempuan 29:43 orang atau anak laki-laki orang. 29:45 Subhanallah. Tidak lama kemudian 29:47 ternyata apa yang terjadi pada orang 29:48 lain terjadi pada dirinya. Kenapa? 29:50 Karena dia menceritakan dan 29:52 menyebarluaskan. Bukan memberikan 29:54 nasihat yang baik, melakukan perbaikan, 29:56 malah menyebarluaskan keburukan. Bagi 29:59 mereka Allah sediakan azab yang pedih 30:01 dalam kehidupan dunia maupun dalam 30:03 kehidupan akhirat. Oleh karena itu, 30:05 kalau kita menyaksikan ada berita 30:07 melalui AI atau katakan sebuah narasi 30:11 atau sebuah pernyataan, jangan langsung 30:14 kita terima. 30:16 Tapi lakukan tabayun terlebih dahulu 30:20 sampai jelas. Kalau seandainya 30:22 masalahnya pribadi belum beredar dan 30:24 belum viral, alangkah baiknya kalau Anda 30:27 memberikan nasihat yang baik. Kalau 30:30 memang sudah viral, Anda jangan termasuk 30:32 dari orang yang menyebarluaskan, malah 30:33 menambahkan dosa. Karena ini tidak akan 30:36 mengubah dan memperbaiki keadaan. 30:38 Wallahuam. 30:39 Baik, Ustaz. Jadi, kita lebih 30:42 berhati-hati ya. Kalau sekarang tuh 30:43 gampang banget, Ustaz. Ketika berita 30:44 buruk ee diterima oleh kita, terutama 30:47 lewat media sosial. Gampang banget kita 30:50 komen, menghujat padahal belum tentu 30:53 kebenarannya, Ustaz. Ya, betul. 30:54 Baik, Ustaz. Terima kasih, Ustaz, atas 30:55 nasihatnya. Jadi kalau ada WA yang kita 30:57 terima yang buruk-buruk jangan 30:59 disebarkan. Tapi kalau yang baik 31:00 sebarkan. 31:01 Sebarkan Ustaz ya. Kadang-kadang mailnya 31:03 malah malas tuh yang baik menyebarkannya 31:05 Ustaz ya. [tertawa] 31:06 Baik Ustaz. Selanjutnya ini pertanyaan 31:09 dua pertanyaan hampir senada dari Ibu 31:13 Ati di Ciputat dan hamba Allah di 31:15 Bekasi. Ustaz eh banyak generasi muda 31:17 saat ini merasa kesepian meski 31:20 terkoneksi dengan digit secara digital 31:24 loneliness epidemic. Nah, apa resep 31:26 Al-Qur'an untuk meraih ketenangan jiwa 31:29 yang sakinah, yang sejati di tengah 31:32 hiruk pikuk notifikasi lewat gadget 31:36 katanya, Ustaz. Dan kemudian yang 31:38 selanjutnya ini mengenai healing. 31:42 Istilah healing katanya sangat populer 31:44 untuk lari dari stres. Bagaimana 31:47 Al-Qur'an juga memandang konsep 31:49 istirahat dan penyembuhan jiwa. Apakah 31:52 salat dan sabar relevan dijadikan metode 31:55 healing utama dibanding sekedar liburan 31:59 fisik, Ustaz? Demikian. 32:02 Bismillahirrahmanirrahim. 32:04 Alhamdulillahi rabbil alamin. Allahumma 32:06 sholli ala Muhammadin wa ali Muhammad. 32:08 Rabbana zidna ilman wa alhikna 32:11 bisolihin. 32:14 Di tengah-tengah kehidupan saat ini 32:19 di mana 32:22 materi dan syahwat itu merupakan hal 32:25 yang digandrungi 32:27 oleh kebanyakan manusia. 32:31 Walaupun 32:33 mereka hidup dalam kesejahteraan dan 32:35 kemudahan, tapi hanya Allah yang tahu 32:38 bagaimana derita dan kesepian mereka. 32:45 Begitu juga di tengah-tengah era 32:46 keterbukaan media sosial. 32:50 Bumi yang tadinya begitu luas dan 32:52 berjauhan, sekarang kita merasakan bumi 32:55 seolah-olah hanya merupakan sebuah 32:57 kampung kecil. H 33:00 karena orang bisa menyaksikan satu 33:02 kejadian 33:04 di tempat yang jauh seolah-olah terjadi 33:07 di depan matanya. Bisa langsung 33:09 mendengarkan berita ya yang tersembunyi 33:14 seolah-olah dia menyaksikan sendiri. 33:17 Seperti kejadian ketika terjadi ledakan 33:20 World Trade Center 33:21 di New York 33:23 itu orang bisa menyaksikan langsung 33:25 tayangannya di depan mata mereka. mereka 33:27 di rumah masing-masing melalui televisi 33:30 menyaksikan tayangan langsung 33:31 kejadiannya. 33:32 Itu tahun 2001, Ustaz, ya. 33:35 Apalagi saat itu, 33:36 apalagi sekarang. 33:38 Tapi ternyata manusia 33:41 yang tadinya hidup dalam suasana yang 33:43 lebih damai, lebih ceria ya karena 33:47 aktivitas mereka tidak habiskan dalam 33:49 gadget maupun dalam apa? 33:52 Dalam menu-menu yang ditawarkan melalui 33:54 gadget, pornografinya ya. 33:57 Kemudian juga dari sisi finansial kita 34:01 saksikan adanya pinjol, adanya juga judi 34:05 online ya. Semua ini menambahkan derita 34:08 dan keresahan manusia. 34:12 Akhirnya walaupun habis waktu mereka ya 34:15 mereka habiskan bersama jajan ternyata 34:18 tidak menghilangkan kesepian mereka 34:20 malah menjerumuskan mereka dalam 34:23 kecanduan 34:25 yang berbahaya. H 34:27 yang membuat mereka jadi makhluk 34:29 asosial. 34:31 Bahkan anak-anak banyak yang terkena ya 34:34 penyakit semacam ini yang mengerikan 34:36 betul-betul. Dia tidak bisa bersosial 34:38 dengan orang di sekelilingnya. Ya, 34:40 lebih asyik dengan gadget. 34:43 Kalau seorang anak bisa lebih asyik 34:45 dengan jejek daripada ayah ibunya, kita 34:47 bisa bayangkan bagaimana 34:49 ya yang biasanya seorang anak dari mulai 34:51 kanak-kanak itu merindukan untuk 34:53 merasakan dekapan kedua orang tuanya. 34:55 Tapi mereka lebih suka dekapan gadget 35:00 dengan menu-menu yang ditawarkan. 35:04 Oleh karena itu, 35:06 upaya untuk melakukan healing 35:09 di mana-mana tempat sekarang dilakukan. 35:12 Bukan hanya di rumah sakit untuk ee 35:17 mengobati orang yang kecanduan. Jajat 35:19 ini bukan hanya morfin, bukan hanya 35:21 obat-obatan, tapi jej ternyata 35:23 menimbulkan kecanduan yang amat 35:25 berbahaya. Meruntuhkan semangat belajar, 35:28 semangat berjuang, semangat bekerja, 35:30 dihancurkan semuanya 35:32 dan menjadi orang yang betul-betul tidak 35:35 lagi berupa manusia dalam arti yang 35:37 seutuhnya sebagai makhluk sosial. Nah, 35:40 kalau sampai dia bersama pasangannya pun 35:45 walaupun bersebelahan tapi hubungan di 35:48 antara mereka begitu jauh, begitu pula 35:50 bersama anak-anaknya, berkumpul 35:51 bersama-sama, 35:53 tapi tidak ada komunikasi di antara 35:55 mereka. Kehangatan yang dirasakan 35:57 seperti orang tua dan anak-anak di masa 35:59 yang lampau. He 36:04 banyak upaya melakukan 36:07 healing dengan berbagai macam cara. ada 36:10 yang berkumpul di padepokan ya, 36:12 ada yang menempuh cara ya dengan 36:15 melakukan apa? Dengan melakukan semedi, 36:18 ada yang menggunakan yoga, ada yang 36:21 menggunakan ee berbagai macam cara ya 36:25 untuk mengembalikan manusia ke dalam 36:28 suasana yang tenang dan damai. 36:32 Itu upaya. Tapi apakah berhasil? tidak 36:35 berhasil dengan sendirinya. 36:38 Ee ini semua merupakan apa? gambaran 36:41 kepada kita bagaimana stresnya orang 36:44 pada saat ini. 36:45 Iya. 36:48 Jadi kehangatan dalam rumah tangga, 36:50 kehangatan juga dalam bersosial yang 36:52 kita rasakan pada masa dulu. Bagaimana 36:55 teman itu merindukan untuk berkumpul 36:56 bersama temannya. 37:00 Dan suami juga bergegas-gegas kembali ke 37:02 rumah. Istri juga menanti kedatangan 37:05 suaminya. Mereka merindukan berkumpul 37:08 bersama anak-anak mereka. Saat ini 37:11 masyarakat bahkan bukan hanya di 37:13 perkotaan, sampai di daerah pun sudah 37:15 mulai merasakan hal ini. 37:17 Hm. 37:19 Dan efek dari jejet sebagaimana kita 37:20 tahu banyak yang masuk dalam perangka 37:22 pinjol. 37:23 Iya. 37:24 masuk perangkap judi online 37:27 sampai akhirnya mereka harus menjual 37:29 rumah mereka. He. 37:31 Bahkan anak-anak mencuri juga uang orang 37:34 tua mereka. Menghancurkan usaha mereka 37:36 disebabkan karena judi online. 37:38 Game online pun seperti itu, Ustaz. 37:40 Anak-anak bisa mencuri untuk ngisi apa 37:43 ee token seperti itu, Ustaz. 37:44 Betul. Betul. Waliyadubillah. 37:46 Anak usia SD sekarang tuh banyak seperti 37:48 itu. 37:48 Nah, ini betul-betul merupakan wabah 37:51 yang amat berbahaya. 37:53 Nah, bagaimana kira-kira Allah 37:55 memberikan solusi? Allah yang 37:57 menciptakan kita, 37:59 yang menciptakan jiwa kita 38:02 dan potensi-potensi jiw jiwani yang 38:05 Allah tanamkan dalam diri kita. 38:08 Allah yang lebih tahu apa yang bakal 38:10 menyehatkan jiwa kita, apa yang bakal ee 38:15 menjerumuskan jiwa ke dalam penyakit 38:17 dalam dan dalam dan dalam dan dalam 38:18 bencana. 38:20 Oleh karena itu Allah jelaskan pada ayat 38:22 28 surat Raad. Begitu juga ayat 29 38:25 solusi bagaimana kita menyehatkan 38:28 kembali jiwa kita. 38:32 Bukan dengan meraba-raba, 38:35 tapi dengan solusi yang betul-betul 38:38 tepat bagi kita semuanya. 38:41 Allah berfirman, "Alladzina amanu 38:44 watatmainnu qulubuhum bidikrillah." 38:49 Orang-orang yang beriman, 38:52 hati mereka akan tentram dengan 38:54 mengingat Allah. 38:55 He 38:56 zikir bukan amalan lisan, 39:00 tapi amalan hati. Lisan hanya apa? Hanya 39:04 ya menampakkan 39:07 apa yang di hati seseorang. Karena kata 39:09 dzakara yadkur dalam bahasa Arab artinya 39:12 itu mengingat. 39:13 H 39:14 kemudian menyebut. Jadi menyebut itu ya 39:17 karena apa? Karena dia mengingatnya. Man 39:20 ahabba saian aksar min bikri. Orang 39:22 kalau mencintai sesuatu pasti banyak 39:24 menyebutnya. 39:27 Bukan seperti zikir yang dilakukan 39:28 sebagian orang baca 100.000 kali, 10.000 39:31 kali. Subhanallah. Subhanallah. 39:32 Subhanallah. Ini zikir yang betul-betul 39:35 tidak bermarah. Walaupun mengucapkan 39:38 secara perlahan-lahan subhanallah, 39:42 subhanallah. Subhanallah. 39:45 Alhamdulillah. Alhamdulillah. 39:48 Alhamdulillah. 39:49 Allahu Akbar. Allahu Akbar. Berselawat 39:53 kepada Rasul. Kemudian sambil berzikir, 39:56 sambil bertafakur. Kalau dia mau 39:59 merenungkan ayat-ayat Allah yang 40:01 terdapat di langit, di bumi, termasuk 40:03 dalam dirinya, matanya terbuka, hatinya 40:06 terbuka, dia akan menemukan keindahan 40:08 yang jauh lebih indah daripada apa yang 40:10 ditawarkan oleh jajet. 40:14 Dia akan menemukan keindahan yang 40:16 sejati. Jadi orang yang beriman hati 40:20 mereka baru akan tentram dengan berzikir 40:23 kepada Allah. Salat merupakan zikir. 40:29 Al-Qur'an kita baca merupakan zikir. 40:32 Bukan hanya membaca tapi meresapi 40:34 maknanya juga. 40:36 bertafakur, 40:37 merenungkan ayat-ayat Allah juga zikir. 40:42 Jadi majal zikir atau arenanya luas. 40:46 Apa saja yang bakal mengingatkan kita 40:49 kepada Allah dan kebesarannya, ilmu yang 40:51 kita pelajari mengantarkan ke sana, 40:54 pekerjaan yang kita lakukan juga 40:56 mendekatkan kita kepada Allah. Itu semua 40:58 merupakan bahagian dari zikir. 41:01 Lalu Allah menegaskan, "Ala bidikrillahi 41:03 tatmainnul qulub." Ketahuilah hanya 41:06 dengan mengingat Allah, berzikir 41:08 kepadanya, baru kalbu kita ini akan 41:11 tentram dan damai. Begitu jiwa seseorang 41:14 tentram 41:16 dengan sendirinya apa? Pikirannya akan 41:17 tentram, 41:19 pandangan matanya akan tenang, begitu 41:22 juga pendengarannya, begitu juga 41:24 pekerjaan yang dilakukan juga akan apa? 41:27 Akan lebih stabil dan sempurna karena 41:30 datang dari hati yang tentram. 41:33 Tapi kalau seorang jiwanya resah, gundah 41:36 gulana, membawa kendaraan juga 41:37 berpotensi untuk menabrak, pekerjaan dia 41:40 tidak akan sempurna dikerjakan. 41:43 Dia tidak akan fokus dengan baik. Jadi, 41:45 ala bidzikrillahi tatmainul qulub. Allah 41:48 tidak mengatakan ala tatmainnul qulub 41:50 bidikrillah. Tidak. Karena kalau Allah 41:52 bilang ala tatmainul qulub bidikrillah 41:56 artinya kalbu kita dapat tentram dengan 41:59 berzikir kepada Allah tapi juga dengan 42:01 yang lain. Tapi kalau ala bikrillah 42:03 didahulukan ketahuilah hanya dengan 42:06 berzikir kepada Allah tatmainul qulub 42:08 baru kalbu kita akan tentram. 42:11 Tahu enggak Kang Rizal? 42:14 Kalbu dari kata apa? 42:18 dari kata kerja qolaba yaqlibu qolban 42:20 yang artinya membalikkan. 42:23 Taqallaba yang artinya begini 42:25 bolak-balik. 42:26 Dinamakan kalbu karena terkadang senang, 42:29 terkadang susah, terkadang gembira, 42:31 terkadang bersedih, ya terkadang dalam 42:34 keadaan betul-betul apa? Dalam keadaan 42:38 tenang, tapi terkadang juga berada dalam 42:40 kondisi yang guncang. 42:42 Nah, kalbu ini mudah sekali berubah 42:45 untuk menentramkannya, 42:47 memantapkannya hanya dengan 42:49 melabuhkannya kepada Allah. Di saat 42:51 menerima nikmat kita bersyukur dari 42:53 Allah. Di saat kita menghadapi cobaan, 42:55 kita kembalikan kepada Allah Subhanahu 42:57 wa taala. 43:00 Ini merupakan solusi yang Allah berikan 43:02 kepada kita dengan kita mengingat Allah. 43:06 Solusi ini merupakan apa? merupakan amal 43:09 maknawi yang bersifat maknawi. Tapi 43:12 tidak cukup. 43:14 Ayat berikutnya 29. Alladzina amanu 43:17 wailus shihat tuba lahum wa husnu ma. 43:23 Orang-orang yang beriman dan mengerjakan 43:26 amal saleh. Tuba lahum. Betapa indahnya, 43:30 betapa senangnya, bahagianya mereka. W 43:33 husnu maab. dan mereka akan menerima 43:36 tempat kembali yang terbaik. 43:39 Jadi di samping kita berzikir kepada 43:41 Allah, zikir harus menghasilkan buah 43:44 buah-buahnya 43:46 menumbuhkan iman dan mendorong kita 43:48 mengerjakan amal saleh. Kalau seorang 43:52 di samping dia berzikir, suka 43:54 mengerjakan amal saleh, membantu 43:56 sesamanya 43:58 atau mengajak pada kebaikan, meringankan 44:00 beban seseorang atau kita memberikan 44:03 nasihat orang yang sedang berduka, yang 44:05 mengalami cobaan agar apa? agar mereka 44:08 bisa betul-betul menerima, bersabar dan 44:12 lapang dadah. Subhanallah. Apa yang kita 44:15 berikan kepada orang lain, kita akan 44:16 terima lebih besar lagi. 44:19 Oleh karena itu, banyak orang melakukan 44:21 healing hanya dengan berzikir, 44:24 tapi tidak melakukan amal saleh, 44:27 akhirnya muncul kejenuhan 44:30 sampai pada titik apa? Kejenuhan. 44:33 Jiwa manusia ini tidak cukup hanya 44:36 sekedar dia mengingat Allah subhanahu wa 44:39 taala, tapi jiwa manusia secara fitri 44:42 mencintai perbuatan baik 44:44 baik dari orang lain 44:46 ataupun dari dirinya. Oleh karena itu, 44:49 di saat dia hatinya selalu berzikir 44:53 kepada Allah, salat yang kita kerjakan 44:56 dengan kita salat dan berzikir bukan 44:58 hanya sebatas salat kita di masjid, tapi 45:01 begitu kita keluar dari salat, kita juga 45:04 apa? Melaksanakan pesan-pesan salat 45:07 tersebut. Dari mulai mentakbirkan Allah 45:09 yang melambangkan kebesaran keagungan 45:11 Allah. Enggak dalam hidup ini dia hanya 45:12 bergantung pada Allah. 45:14 Membaca al-Fatihah yang begitu indah 45:16 berisikan pesan-pesan. 45:18 Begitu juga membaca surah yang mengajak 45:20 bertafakur. Kemudian ruku sambil 45:23 bertasbih kepada Allah yang melambangkan 45:26 ketundukan. 45:27 Kemudian sujud yang melambangkan 45:30 tadalul, kerendahan di hadapan Allah 45:32 Subhanahu wa taala. 45:35 Semua ini kalau kita resapi kemudian 45:37 kita keluar. 45:40 Setelah kita salat di masjid, kita juga 45:42 salat di luar, di tengah-tengah arena 45:44 kehidupan 45:45 dengan melaksanakan pesan-pesan salat 45:48 tersebut. Dengan amal saleh yang kita 45:51 lakukan akan membuat jiwa ini 45:54 betul-betul subur, 45:56 bersih, ya, semarak dan penuh dengan 46:00 cahaya. 46:02 Nah, pada zaman dahulu kala semenjak 46:04 katakan para khulafa rasyidun kembali 46:07 kepada Allah digantikan dengan era 46:10 kerajaan monarki absolut. Mulai orang 46:14 juga hanyut bersama dunia. 46:17 Banyak dari kalangan orang-orang saleh 46:19 yang mengasingkan diri mereka. 46:23 Mereka tidak mau melibatkan diri mereka 46:25 di tengah-tengah arena kehidupan karena 46:27 merasa jiji dengan manusia yang lupa 46:31 kepada Allah. Akhirnya muncullah 46:34 gerakan-gerakan azzuhad, orang-orang 46:36 yang zuhud 46:38 yang di kemudian hari dikenal dengan 46:41 gerakan para sufiah. Dulunya sebetulnya 46:43 mereka dikenal dengan azzuhad. 46:46 Azzuhad 46:46 yaitu jamak dari zahid. Oleh karena itu, 46:50 gerakan meninggalkan dunia kemudian 46:53 mereka fokus dengan mendekatkan diri 46:57 mereka kepada Allah Subhanahu wa taala 46:59 bertujuan untuk melakukan healing dan 47:01 menyelamatkan diri mereka. 47:05 Ini merupakan hal yang positif. Tapi 47:07 sayang mereka apa tidak terjun melakukan 47:10 perbaikan di tengah-tengah kehidupan 47:12 dunia. 47:14 Akhirnya apa? Kebaikan terbatas di 47:15 tengah-tengah mereka. Lama-kelamaan 47:17 keburukan juga apa? Keburukan juga 47:20 akhirnya menularkan mereka 47:22 seperti jangan jauh-jauh di Mesir. Kita 47:25 jumpai ya tarekah sufiah di Mesir itu ya 47:30 kalau kita lihat secara seremonial 47:33 dari penampilan kelihatan menggambarkan 47:35 kekhusyukan. 47:37 Ini bukan semuanya tapi subhanallah 47:39 ternyata itu hanya penampilan di luar. 47:42 Banyak dari kalangan mereka yang 47:44 melakukan penyimpangan bahkan 47:45 berkolaborasi dengan kezaliman. 47:49 Tapi mereka merasa seolah diri mereka 47:51 orang-orang yang berjalan menuju Allah 47:53 Subhanahu wa taala. 47:55 Lalu para pengikut mereka untuk menguji 47:58 kebenaran mereka mengatakan, "Coba lihat 48:00 bagaimana mereka disambut oleh 48:02 masyarakat, disambut juga oleh 48:04 penguasa-penguasa yang datang kepada 48:06 mereka minta doa bahkan memberikan 48:09 hadiah kepada mereka." Ini merupakan 48:11 tolok ukur orang bodoh yang mengukur 48:13 kebenaran dengan cara semacam ini. 48:16 Jadi semenjak berakhirnya masa khilafah 48:20 arrasyidin 48:22 berganti dengan masa-masa era monarki 48:25 absolut apalagi pada zaman-zaman 48:27 pertengahan Bani Umayyah dan Bani Abbas, 48:30 akhirnya mulai banyak orang meninggalkan 48:32 dunia. Nah, mereka lebih suka berada di 48:35 tempat-tempat yang sepi, berzikir kepada 48:37 Allah, meninggalkan kewajiban mereka 48:39 untuk beramar makruf nahi mungkar. 48:42 Akhirnya kondisi keadaan semakin buruk. 48:45 Kalau kita lihat pada masa era sahabat, 48:47 sahabat-sahabat di waktu malam mereka 48:50 sujud di hadapan Allah. Di waktu siang 48:52 mereka pahlawan-pahlawan yang berjuang 48:55 di jalan Allah. Mereka tidak berdiam di 48:57 hadapan yang mungkar. Mereka juga aktif 49:00 dalam menyebarkan yang makruf. Jadi 49:02 untuk kesuksesan kita, keselamatan jiwa 49:05 kita, kita betul-betul harus betul-betul 49:08 apa? Selalu berzikir kepada Allah 49:11 Subhanahu wa taala agar setan tidak 49:13 mengendalikan diri kita. Kemudian kita 49:16 juga aktif di tengah-tengah kehidupan 49:18 dengan menjalankan tugas amar makruf 49:21 nahi mungkar. Oleh karena itu Allah 49:23 ingatkan kita 49:25 dalam surah Azzuhruf, 49:28 bahayanya orang yang lengah dari Allah. 49:30 Wam yasyuikir rahman nuqayyit lahu 49:33 sitanan fahua lahu qorid. Orang yang 49:36 lengah yang tidak mengingat Allah 49:39 subhanahu wa taala yang maha pemurah, 49:42 tidak mengikuti petunjuknya dan 49:44 ayat-ayat yang Allah turunkan. Kami akan 49:46 biarkan setan menyerubungi dan 49:48 mengendalikan dirinya. Ke mana dia 49:50 pergi, 49:52 setan akan menjadi pengendalinya. 49:55 Wa innahum lasuddunahumbil 49:58 waahsabuna annahum muhtadun. Dan 50:01 mereka-mereka yang disesatkan setan 50:03 beranggapan apa? Mereka dalam kebenaran 50:06 padahal mereka disesatkan dan 50:08 dipalingkan oleh setan. Wa innahum 50:11 lasuddunahum 50:13 sabil wahsabuna annahum muhtadun. 50:15 Mereka-mereka mewaringkan orang dari 50:18 jalan Allah subhanahu wa taala. Tapi 50:20 orang yang disesatkan beranggapan 50:21 seolah-olah mereka berada di atas 50:23 petunjuk Allah Subhanahu wa taala. 50:28 Ini disebabkan karena kita lengah dari 50:30 Allah. Seharusnya kita selalu mengingat 50:33 Allah, berpegang pada kitab Allah yang 50:36 Allah turunkan sebagai zikir bagi kita. 50:38 Kita gantikan Allah dengan selainnya, 50:40 kitabnya juga kita gantikan dengan yang 50:42 lain. Akhirnya setan berkuasa atas diri 50:46 kita dan berkuasa di tengah-tengah 50:48 masyarakat kita sampai masyarakat 50:50 beranggapan Quran cukup untuk dibaca 50:52 tanpa diresapi dan dihayati. Mereka 50:55 lebih mengagungkan tulisan-tulisan ulama 50:58 mereka. Jadi ee Kang Rizal dalam masalah 51:01 ini ya kita sebagai manusia yang teri 51:04 berbagai macam aspek ya. Di antaranya 51:07 aspek sosial yang dirindukan setiap 51:09 orang. Kalau kita tidak menjalankan 51:11 kewajiban kita juga, maka kita akan 51:15 merasakan betul-betul perasaan yang 51:17 tidak nyaman di hati kita. Kenapa Allah 51:19 perintahkan kita salat berjamaah bukan 51:22 salat sendiri-sendiri? Agar kita 51:24 betul-betul apa? Membangun hubungan yang 51:27 harmoni bersama lingkungan kita, bersama 51:30 saudara-saudara kita, sesama orang yang 51:31 beriman. Di saat yang satu lengah 51:33 diingatkan, yang satu butuh, yang lain 51:36 memberikan dukungan. Bukan hanya tubuh 51:38 berkumpul, tapi hati berserakan yang 51:41 Allah inginkan. Sebagaimana kita 51:43 berkumpul dalam salat, hati kita juga 51:45 bersatu dalam memperjuangkan amar makruf 51:48 dan nahi mungkar. Jadi, healing yang 51:50 baik dengan mengikuti petunjuk Allah 51:52 Subhanahu wa taala yang paling tahu 51:54 mengenai manusia. 51:56 Ya ayyuhalladina amanukurullahaikr 51:59 wasabbihuhu bukratan wa asila huadzi 52:03 yusli alikum waikatuhuakum 52:06 minulumati. 52:09 Sesungguhnya dialah yang telah yang 52:10 selalu berselawat kepada kalian. Allah 52:13 melimpahkan selawatnya atas kalian. 52:15 Begitu juga malaikatnya untuk 52:16 mengeluarkan kalian dari dalam kegelapan 52:18 yang berlapis-lapis menuju kehidupan 52:21 yang terang-penerang. Dan saya secara 52:23 pribadi di saat lengah kurang berzikir 52:27 kepada Allah juga kurang bersosial ya 52:31 melakukan amar makruf nahi mungkar 52:33 semaksimal kemampuan kita langsung kita 52:36 merasakan perasaan tidak nyaman, 52:39 perasaan gunda, perasaan resah, perasaan 52:41 gelisah. 52:43 Karena kita tidak melaksanakan kewajiban 52:46 kita sebagai seorang hamba yang 52:48 mengemban amanat sebagai khalifah di 52:50 atas muka bumi. Jadi kita berharap 52:53 mudah-mudahan ikhwan yang mengalami 52:55 keresahan, kegundahan, kegelisahan, coba 52:59 sisihkan sebagian waktu kita untuk 53:01 berzikir kepada Allah, mengkhusyukkan 53:03 diri kita. Lalu kita keluar di 53:06 tengah-tengah masyarakat 53:08 melakukan amalan-amalan saleh yang akan 53:11 kembali manfaat yang lebih besar kepada 53:13 kita sebelum kepada orang lain. 53:16 Mudah-mudahan ini bermanfaat buat kita 53:17 semuanya. 53:19 Insyaallah kita akan bahas satu persatu 53:21 yang berhubungan dengan masalah ini ee 53:24 dalam tema tafsir maudui insyaallah di 53:27 masa akan datang. Subhanakallahumma 53:29 wabihamdik ashadu alla ilahailla anta 53:32 astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum. 53:34 Wasalamualaikum warahmatullahi 53:36 wabarakatuh. 53:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:39 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat 53:41 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 53:43 bersama guru kita Ustaz Husin Alat Atas 53:45 menjawab pertanyaan beberapa pertanyaan 53:47 yang sudah masuk di kesempatan ini. 53:50 Terima kasih kepada Ibu Anggit, kemudian 53:52 Bapak Rama, Ibu Maria dan juga ini siapa 53:56 hamba Allah? Pak Nurhadi ini belum 53:58 sempat kita bacakan. Mungkin insyaallah 54:00 ee besok insyaallah Ustaz ya kalau tidak 54:01 ada langgan insyaallah live kita jam 54:03 09.30 akan kita bacakan, akan kita bahas 54:06 pertanyaan dari Ikhwan. Semoga jawaban 54:08 ee dan juga penjelasan dari Ustaz Dusen 54:10 juga menjawab dan memberikan ibrah 54:12 pelajaran untuk kita semua. Ikhwan 54:14 akhwat saya Rizal Haq bersama 54:16 teman-teman yang bertugas dari pagi hari 54:18 tadi ya dari jam .00 ada Kang Ondi dan 54:20 Kang Algi undur diri. Wasalamualaikum 54:23 warahmatullahi wabarakatuh. 54:24 Waalaikumsalam.