Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thyiban barokan fih kama 0:22 yuhibbu [berdehem] waardo. Allahumma 0:24 sholli wasallim wabarik ala sayyidina 0:26 Muhammadin wa ala ali sayyidina 0:27 Muhammad. masih dipancarkan dari jalan 0:30 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis 0:32 Cibur Bekasi. Radio Silaturahim dan juga 0:34 Rasil TV untuk Islam yang satu. 0:37 Asalamualaikum warahmatullahi 0:38 wabarakatuh. Ikhwan akhwat yang 0:40 dirahmati Allah. Senang sekali di 0:42 kesempatan ini kami kembali menjumpai 0:44 ikhwan akhwat dalam program acara ee 0:48 renungan di bawah naungan Al-Qur'an ya 0:50 spesial live. Di kesempatan ini 0:52 alhamdulillah guru kita Ustaz Husein 0:54 Alatas hadir untuk memberikan tausiahnya 0:58 untuk kita semua. Ikhwan akhwat di hari 1:02 ee Kamis ya, sekarang hari Kamis 1:04 bertepatan dengan 12 Rajab 1447 1:09 Hijriah ya. Ramadan sekitar 40 harian 1:13 lagi Ustaz ya. Masyaallah sudah dekat 1:15 dan bertepatan juga dengan 1 Januari 1:19 2026. momentum ee tahun baru, Ustaz, ya. 1:24 Banyak yang ee menyikapinya ya biasa 1:26 aja, ada juga yang sampai merayakan. 1:29 Padahal pemerintah sendiri istilahnya 1:32 apa ya untuk menunjukkan empat lah, 1:34 tidak berlebihan. Karena banyak saudara 1:36 kita terutama di Sumatera yang tengah ee 1:39 diuji dengan musibah banjir bandang dan 1:41 longsor sampai sekarang kan masih pada 1:44 ya istilahnya menderitalah dengan 1:47 musibah tersebut. Nah, momentum ini, 1:49 Ustaz bukan hanya sekedar perubahan 1:51 angka tentunya kan perlu ada apa mungkin 1:54 kita muhasabah ee introspeksi dan 1:57 sebagainya. Nah, kesempatan ini kami 1:59 mohon nasihatnya, Ustaz dan juga 2:01 bagaimana ee kaitannya juga dengan 2:03 asal-usul ee bulan masehi ya, 2:07 bulan-bulan masehi. Nah, apakah kita 2:09 juga sebagai kaum muslimin patut 2:11 merayakannya, Ustaz? Yang memang masih 2:13 banyak seperti itu, Ustaz. 2:15 [berdehem] 2:15 Kita awali dengan pembacaan al-Fatihah 2:17 dan mungkin dilanjutkan dengan mukadimah 2:19 dan pemaparannya. Kami persilakan, 2:20 Ustaz. [berdehem] 2:24 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:30 Bismillahirrahmanirrahim. 2:36 Alhamdulillahirabbil 2:39 alamin 2:43 arrahmanirrahim. 2:48 iki yaumiddin 2:52 iyaka na'budu wa iyyaka nasta 2:58 ihdinasirathal 3:01 mustaqim 3:03 shathalladzina 3:05 an'amta alaihim 3:08 ghairil maghdubi alaihim wad 3:16 in. 3:19 Amin. Amin. 3:24 Bismillahirrahmanirrahim. 3:26 Alhamdulillahi rabbil alamin. 3:29 Allahumma sholli ala Muhammadin wa alih. 3:35 Allahumma ahdina subulasalam waakrijna 3:38 minadulumatianur 3:40 wahdina ilaatikal mustaqim 3:43 wajirna minzabil jahim ya rahman ya 3:47 rahim 3:50 allahumma atina minika rahmah waimna min 3:53 ladunka ilman nafi wf'na bimaamana 3:58 rbana zidna ilman warikna 4:01 amma ba'du 4:03 ikhwan Ikhwan akhwat [berdehem][batuk] 4:05 pendengar pemirsa radio TV silaturahmi 4:09 yang dirahmati Allah. 4:13 Alhamdulillah wasyukrulillah yang telah 4:16 memberikan kita hidayah-Nya, 4:19 mengeluarkan kita dari kegelapan 4:23 dibimbing, diterangi oleh cahaya dan 4:26 petunjuk Allah Subhanahu wa taala 4:30 yang memperkenalkan kepada kita semua 4:32 asal-usul kita, 4:36 menerangkan kepada kita pencipta kita, 4:39 pencipta alam semesta dan seluruh 4:41 isinya. 4:43 Begitu pula yang melimpahkan rahmat dan 4:45 karunia-Nya atas kita semua. 4:48 Juga menjelaskan kepada kita tujuan 4:51 hidup kita. 4:53 Mengapa kita ditempatkan dalam kehidupan 4:56 dunia ini? 4:58 Lalu Allah juga menerangkan bagaimana 5:00 cara hidup yang benar sebagaimana yang 5:03 dikehendaki Allah 5:06 dan menerangkan juga ke mana kita akan 5:08 pergi. Ini merupakan hidayah yang 5:12 betul-betul tak dapat dibandingkan 5:15 dengan berbagai macam kenikmatan dunia 5:19 dan seluruh isinya. Dengan hidayah ini 5:23 kita dapat betul-betul memilih jalan 5:26 yang akan mengantarkan kita menuju 5:28 keselamatan dunia maupun di hari akhir 5:30 nanti. [mendengus] 5:33 Kita saksikan dengan 5:36 lahirnya tahun baru Masehi. 5:40 Beramai-ramai orang merayakan 5:44 lahirnya tahun Masehi. 5:47 Tetapi sayang sungguh sayang. Mereka 5:50 tidak memahami 5:53 latar belakang dari perayaan tersebut. 5:57 Mereka juga tidak memahami 6:00 asal-usul nama-nama dari bulan Masehi 6:03 yang berhubungan dengan apa? Dengan 6:06 mitologi 6:08 kuno 6:09 Romawi yang berhubungan juga dengan 6:13 nama-nama dewa-dewa yang mereka sembah. 6:17 juga nama tokoh-tokoh yang mereka 6:19 agungkan seperti Yulius Kaisar, Kaisar 6:22 Agustus ya. Sebagai contoh 6:28 nama bulan Januari yang diambil dari 6:31 kata Janus. 6:33 Janus merupakan 6:36 dewa yang diyakini oleh kaum Romawi kuno 6:40 sebagai dewa yang bermuka dua. 6:42 Hm. 6:44 Dewa yang bermuka dua maksudnya 6:47 dewa yang awal dan dewa yang akhir. Dia 6:50 yang mengawali dan mengakhiri. 6:53 Oleh karena itu mereka tempatkan untuk 6:57 bulan pertama dari bulan masehi. 7:00 Kira-kira keyakinan ini sejalan enggak 7:02 dengan keyakinan kita? 7:05 Kalau kita merayakan seolah-olah kita 7:08 merestui 7:09 dan mengakui bahwa Januari atau Janus 7:14 ini merupakan 7:15 dewa yang bermuka dua yang diyakini oleh 7:18 Romawi kuro dalam mitologi mereka. 7:23 Oleh karena itu, pada saat kita 7:25 merayakan 7:27 bersama mereka-mereka 7:29 yang katakan merayakan tanpa memahami 7:33 apa yang kita lakukan, bisa-bisa kita 7:35 terjerumus dalam perbuatan yang tidak 7:38 benar. 7:40 Jadi, jangan kita menganggap bahwa 7:42 perayaan itu merupakan hal yang sepeleeh 7:44 hanya bersenang-senang, bersukaria. 7:46 Tidak. 7:47 Kalau kita merayakan sesuatu yang 7:49 berhubungan dengan iman kita, dengan 7:52 ketakwaan, dengan amalan saleh, dengan 7:56 sejarah orang-orang yang berjuang di 7:57 jalan Allah Subhanahu wa taala, 8:01 memiliki makna yang sejalan dengan 8:03 keimanan dan keyakinan kita. 8:07 Sebagai contoh, kalau kita katakan 8:09 memperingati nuzul Al-Qur'an dan 8:11 merayakan 8:13 ini terhubung dengan kitab suci yang 8:15 Allah turunkan. 8:17 sebagai pedoman hidup kita juga rahmat 8:20 bagi kita semua dengan tujuan 8:23 betul-betul untuk memahami dan mengingat 8:26 kedudukan Al-Qur'an yang begitu indah. 8:29 Begitu juga pada saat kita memperingati 8:31 Maulid Nabi. 8:33 Memperingati ya bukan merayakan. 8:35 Karena kalau hanya perayaan saja 8:39 maknanya betul-betul tidak apa tidak 8:43 terlalu dalam dan berarti. Tapi kalau 8:45 kita peringati 8:47 dan dalam peringatan tersebut diingatkan 8:50 akan peran Nabi kita Muhammad sallallahu 8:52 alaihi wa alihi wasallam, misi beliau, 8:55 kitab suci yang beliau bawa ya, dan juga 8:58 menjelaskan akhlak beliau agar umat ini 9:01 yang lebih banyak mengenal para artis, 9:04 mengenal juga para pemain sepak bola, 9:07 begitu juga selepgram ya, mengenal 9:11 YouTuber, menjadikan mereka sebagai 9:13 idola, paham dan mengenal 9:15 Bagaimana Allah Subhanahu wa taala telah 9:19 mengutus rasul-Nya yang membawa rahmat 9:21 bagi semesta alam yang menjelaskan 9:25 betul-betul pedoman hidup yang amat 9:27 indah yang akan mengantarkan mereka 9:28 menuju keselamatan dunia dan akhirat. 9:32 Menjadikan mereka manusia-manusia yang 9:34 hidup di bawah naungan rahmat Allah 9:37 Subhanahu wa taala. 9:40 Nabi memperingati 9:42 kelahirannya dengan berpuasa pada hari 9:44 Sim 9:46 sebagai syukurnya kepada 9:48 Allah. 9:48 Nah, kita memperingati juga Maulid Nabi 9:50 di samping kita ingin mengenal dengan 9:52 jelas sosok beliau, misi beliau juga 9:55 karena syukur kita yang telah mengutus 9:57 rasulnya di tengah-tengah kita. 9:59 Sebagaimana firman Allah, "Laqad 10:00 manallahu alal mukmin idim rasul min 10:04 anfusihim." Sungguh Allah telah 10:06 melimpahkan karunia yang tak terhingga. 10:09 kepada orang yang beriman ketika 10:10 mengutus seorang rasul dari kalangan 10:13 mereka. Yang kita inginkan peringatan. 10:16 Bukan hanya perayaan, bukan hanya kita 10:18 membaca qasidah menunjukkan cinta kita, 10:21 tapi hidup kita menjauh dari Rasulullah 10:23 sallallahu alaihi wasallam. Kita ingin 10:25 menjadi peringatan yang selalu 10:27 mengingatkan kita. 10:30 Begitu juga katakan kita merayakan 10:33 bergembira dengan hari Idul Adha. Hari 10:36 raya Idul 10:37 Idul Adha. Idul Adha merupakan hari raya 10:41 mengingatkan juga akan pelajaran yang 10:43 amat indah tentang pengorbanan Ibrahim 10:46 alaihialatu wasalam. 10:49 Dan ini betul-betul merupakan inti dari 10:51 ajaran Islam sebagaimana firman Allah, 10:53 "Qul inna shati wausuki wa mahyaya 10:57 waamati lillahi rabbil alamin." Melalui 10:59 peringatan Idul Adha, kita diingatkan 11:02 untuk betul-betul mempersembahkan hidup 11:04 kita seluruhnya teruntuk Allah. 11:05 mempersembahkan yang kita cintai untuk 11:07 Allah. 11:09 Bukan hanya sebatas kita menyembelih 11:10 korban kambing atau sapi maupun unta, 11:13 tapi ini betul-betul merupakan apa? 11:16 Merupakan hari raya simbolik yang amat 11:19 indah. 11:21 Begitu juga pada saat kita memperingati 11:23 katakan Isra dan Mikrajnya Nabi kita 11:26 masih terhubung dengan apa? Dengan 11:29 nilai-nilai Islam yang amat indah. 11:33 Tapi kalau kita memperingati hari raya 11:36 tahun baru Masehi dengan 11:40 datangnya awal bulan Januari dan namanya 11:44 diambil dari kata janus yang menunjukkan 11:47 dewa bermuka dua yang disembah oleh apa? 11:51 Oleh kaum Romawi kuno. Bukankah kita ini 11:54 jalan mundur ke belakang? 11:55 H 11:56 jalan mundur 11:57 ke belak belakang. Jadi apa makna dan 11:59 nilai dari perayaan tersebut? Apa yang 12:00 kita dapatkan? kita bergembira untuk 12:04 memperingati merayakan sesuatu yang 12:05 tidak benar. 12:07 Betul gak? 12:08 Iya. 12:09 Begitu juga kalau kita katakan ya 12:14 ee meningkat kepada bulan Februari ya. 12:18 Bulan Februari diambil dari kata februm 12:21 yang menunjukkan arti apa? Pensucian. 12:23 di mana mereka-mereka kaum paganis ya 12:27 pada masa Romawi kuno mereka mensucikan 12:30 diri mereka dari dosa-dosa mereka pada 12:32 bulan tersebut 12:34 di bulan 12:35 Februari 12:35 Februari yang berasal dari kata februm. 12:38 Kemudian 12:40 kalau kita meningkat berpindah kepada 12:43 bulan Mars. Bulan Mars ini bulan Mars 12:46 diambil dari kata apa? Dari kata Mars 12:48 yang menunjukkan dewa perang mereka. 12:50 Dewa 12:51 perang. 12:51 Dewa perang mereka. 12:54 Jadi kalau kita perhatikan bersama-sama 12:56 apa makna ya pelajaran yang kita 12:59 dapatkan dengan kita merayakan 13:01 memperingati tahun baru Masehi dengan 13:05 trompet yang mereka tiup. Kemudian juga 13:07 topi-topi yang mereka pakai tanpa mereka 13:10 sadari mereka memperingati 13:13 ya tahun baru tersebut dengan topi yang 13:16 mereka pakai mengingatkan pembantaian 13:18 yang dilakukan terhadap kaum muslimin di 13:20 Spanyol. 13:23 Oleh karena itu, kita tidak keberatan 13:26 untuk memperingati ya waktu yang 13:30 berlalu. 13:32 Bukan hanya 13:33 peningkatan angka seperti orang yang 13:36 merayakan tahun baru kelahirannya. Ya, 13:39 tahun kelahiran. [berdehem] Seharusnya 13:41 mereka pada saat itu, apalagi orang 13:44 seperti kita bukan bergembira, 13:47 tapi sebetulnya kita menangisi dosa 13:49 kesalahan kita. kelalaian kita, kita 13:52 memperbaikinya ya agar kita ingat bahwa 13:56 waktu yang berlalu merupakan lembaran. 14:00 Kalau terisi dengan kebaikan kita 14:02 bersyukur pada Allah. Kalau terisi 14:03 dengan kemaksiatan, seharusnya kita 14:06 bertobat. Oleh karena itu, muhasabah ini 14:09 seharusnya bukan dilakukan hanya setiap 14:11 tahun, 14:11 H 14:12 tapi setiap hari. 14:14 Pagi hari kita membuka mata kita, kita 14:16 memohon agar Allah Subhanahu wa taala 14:19 menjaga kita dari perbuatan yang tidak 14:21 baik, 14:22 membimbing kita untuk mengerjakan amalan 14:25 saleh, dijauhkan dari 14:27 perbuatan-perbuatan syirik. Ya, kita isi 14:31 dengan penuh kesadaran dengan amalan 14:32 yang akan menguntungkan kita. Nah, 14:35 sebelum tenggelam matahari 14:38 kita melakukan muhasabah. 14:41 Kalau seanda kita melakukan dosa-dosa di 14:44 siang hari antara kita dengan Allah, 14:45 kita bertobat kembali pada Allah. 14:47 Seandainya kita melakukan kesalahan di 14:49 antara kita dan manusia, kita memohon 14:51 maaf kepada mereka. Jadi, sewaktu kita 14:54 menutup mata di malam hari, 14:57 kita betul-betul apa? Telah terbebas 15:00 dari dosa kesalahan kita. Dan kita juga 15:04 bersyukur dengan hidayah Allah dan 15:06 taufiknya yang membantu kita untuk 15:08 mengerjakan amalan saleh. 15:12 Jadi seharusnya setiap hari kita 15:15 melakukan muhasabah. Al Imam Hasan Al 15:17 Bann pendiri Ikhwan Muslimin. Dia 15:20 mencatat sepanjang hari 15:23 kegiatan aktivitas dia. 15:27 Demikian pula apa yang disampaikan 15:30 ya baik [berdehem] itu bersama 15:32 pengikutnya, bersama keluarganya. 15:35 Aktivitasnya dicatat dan ditulis. 15:39 Nah, pada sore hari dia melakukan 15:41 muhasabah. 15:43 Apabila dia menjumpai amal-amalnya yang 15:45 dilakukan tidak sesuai dengan petunjuk 15:47 Allah atau dilakukan bukan karena 15:49 mengharapkan rida Allah, 15:51 dia mohon ampun kepada Allah dan dia 15:53 bersyukur atas taufiknya mengerjakan 15:55 amalan saleh. Oleh karena itu kita ingat 15:58 bagaimana Allah perintahkan kita untuk 16:00 [berdehem] 16:01 bertasbih kepada Allah sebelum terbitnya 16:04 fajar. Fasabbih bihamdibika 16:07 qblamsi waqlurubha sebelum terbitnya 16:10 matahari. Begitu pula sebelum apa? 16:13 Sebelum terbenamnya matahari. 16:17 Ya ayyuhalladzina amanukurullahaikr 16:20 wasabbihuhu bukratan 16:21 wasil 16:22 wasil. Allah perintahkan kita bertasbih 16:24 mensucikan Allah pagi dan petang. 16:27 [berdehem] 16:28 Kita buka hari kita dengan berzikir pada 16:30 Allah memohon petunjuknya. Tutup hari 16:33 kita juga dengan berzikir kepada Allah 16:34 subhanahu wa taala. 16:38 Nah, kalau kita perhatikan bersama-sama, 16:41 Kang Riza, orang yang merayakan tahun 16:42 baru ini kebanyakan bukan dengan 16:45 ungkapan syukur mereka kepada Allah. 16:47 Hanya sekedar bersenang-senang, 16:49 berifolia. 16:51 Padahal kita tahu bahwa seluruh amalan 16:54 kita, perbuatan kita akan dihisab oleh 16:57 Allah. 17:03 Oleh karena itu, kita ingin betul-betul 17:05 semua aktivitas kita, peringatan, 17:07 perayaan kita terhubung dengan apa? 17:10 Dengan tugas dan peran kita dalam hidup 17:13 ini. Kalau Anda anak kita katakan ee 17:17 tiba pada hari kelahirannya, 17:20 kita doakan dia supaya menjadi anak 17:22 saleh, dijauhkan dari perbuatan yang 17:24 tidak-ti. 17:26 Kita ingatkan 17:28 kamu umurmu sekarang bertambah 17:31 berarti juga pada waktu yang sama 17:33 berkurang kesempatan kamu. 17:35 H 17:35 kamu bertobat [berdehem] dari kesalahan 17:37 kamu yang sebelumnya dan jadikan hidup 17:40 kamu di masa akan datang lebih baik. 17:42 Bukan kita meniup lilin kemudian riang 17:45 gembira mengundang tukang sulap. Ini 17:48 jelas-jelasan tidak sesuai dengan apa? 17:51 dengan 17:54 tujuan dari agama kita yang selalu 17:57 mengingatkan kita untuk melakukan 17:59 muhasabah. Oleh karena itu, berkaitan 18:02 dengan perayaan tahun baru apalagi 18:05 dengan menyalakan petasa, membuang uang 18:08 kita, alangkah indahnya kalau semua itu 18:10 kita sumbangkan, kita ajak bersama-sama. 18:13 Bahkan pemerintah mengajak masyarakat ya 18:15 yang biasa merayakan tahun baru, mari 18:17 bersama-sama kita kumpulkan uang kita, 18:19 kita membantu saudara kita yang jadi 18:20 korban di Aceh, di Padang, maupun di 18:23 Sibolga. Jadi, kesimpulannya agama kita 18:27 mengisi waktu kita atau mengingatkan 18:29 kita untuk mengisi waktu kita dengan 18:31 amalan saleh dan bertobat dari 18:34 kesalahan-kesalahan kita. Jadi, perlu 18:36 betul-betul ulama-ulama kita melakukan 18:39 edukasi kepada umat. Apa yang seharusnya 18:41 dilakukan? apa yang seharusnya mereka 18:43 tinggalkan juga loyalitas dan wala 18:48 persembahkan untuk Allah Subhanahu wa 18:50 taala. 18:51 Jadi kita tidak ingin dengan gampang 18:54 membidahkan orang yang memperingati 18:56 katakan Maulid Nabi atau Isra dan Mikraj 18:59 dengan syarat acara tersebut bersih. 19:01 H 19:01 seluruhnya sejalan dengan keridaan Allah 19:03 Subhanahu wa taala. Berselawat silakan 19:06 berselawat kepada Rasul tapi jangan 19:09 lidah berselawat tapi hati kita justru 19:11 apa? 19:12 tidak 19:14 berupaya untuk menyesuaikan hidup kita 19:17 dengan meladani Nabi kita Muhammad 19:19 sallallahu alaihi wasallam. Beramar 19:21 makruf, bernahi mungkar, berjuang di 19:23 jalannya, membela kaum mustabin, 19:26 menegakkan keadilan, hidup dengan 19:28 kebersihan dan kejujuran. Itu yang 19:30 diajarkan oleh Nabi kita Muhammad 19:32 sallallahu alaihi wasallam. Jadi bukan 19:35 kita menentang hal-hal yang positif dan 19:38 baik, 19:39 tapi perayaan-perayaan yang tidak 19:41 sejalan dengan agama kita. Apalagi 19:44 menghubungkan dengan apa? Dengan 19:47 dewa-dewa yang disembah ya. Yang 19:50 disembah oleh apa? Oleh ee kaum paganis 19:54 kuno. Ini jelas-jelasan bertentangan 19:57 dengan syariat agama kita. Seperti orang 19:59 juga yang memperingati hari apa? 20:02 Valentin 20:04 14 Februari. 20:05 Iya. Ini juga kalau kita perhatikan 20:08 hal-hal yang membuat banyak 20:11 pemuda-pemudi kita ini telah jauh keluar 20:15 dari tuntunan agama Allah. Kenapa? 20:17 Karena ulama kita sibuk memperdebatkan 20:20 masalah ritual. Bukan kehidupan real 20:23 yang membimbing manusia menuju kehidupan 20:25 yang lebih indah. Tapi habis waktunya 20:27 untuk perdebatan di seputar ritual yang 20:30 tidak bermakna sedikit pun. seolah-olah 20:32 itulah agama. Padahal agama yang 20:34 sebenarnya 20:36 membimbing manusia dalam seluruh aspek 20:39 kehidupannya menuju kehidupan yang lebih 20:41 baik dan lebih mulia. Wallahuam. 20:43 [mendengus] 20:44 Baik, terima kasih Ustaz atas ee 20:46 pemaparannya atau pengantar dari bahasan 20:49 di kesempatan ini. Bagaimana kita 20:51 menyikapi 20:53 tahun baru ya yang ya masih banyak 20:56 merayakan, Ustaz? tasyabuh menyerupai 20:58 betul 20:59 kaum 21:00 ya kaum di luar muslim ustaz ya 21:02 berarti apakah artinya mereka juga 21:04 setuju dengan dewa 21:06 iya 21:06 dewa janus 21:07 nauzubillah ustaz ya 21:08 kalau kita kan meyakini bahwa al awal 21:10 wal akhir adalah Allah sub mengawali 21:13 segala sesuatu 21:14 dan segala sesuatu juga pada akhirnya 21:17 kembali kepadanya 21:18 iya ustaz kalau penanggalan masehi ini 21:21 ee kalau kita lihat juga kan sebetulnya 21:24 ini bagian dari ilmu apa, Ustaz? ilmu 21:27 penanggalan, Ustaz, ya, yang kita juga 21:28 menggunakan sebetulnya kan ee dan itu 21:31 mengambilnya dari ee matahari, Ustaz, 21:35 ya, revolusi matahari, ya. 21:37 Nah, itu Ustaz kalau kita dalam 21:39 sehari-hari ya baik-baik saja, Ustaz, 21:42 kan tidak masalah kan untuk menggunakan 21:44 penanggalan tersebut gitu. 21:46 Iya. Memang seharusnya kita kalau kita 21:49 mayoritas arti umat Islam itu tempat 21:51 penanggalan yang mereka gunakan 21:53 penanggalan yang apa? 21:55 Yang memang ditentukan oleh Allah. 21:58 Kita kan tahu bahwa penanggalan 22:01 hijri itu ya itu bukan diciptakan oleh 22:04 Sayyidina Umar. 22:05 H 22:06 bukan juga diciptakan oleh Rasulullah. 22:09 Betul. Awal penanggalannya dimulai dari 22:12 hijrahnya Nabi kita Muhammad sallallahu 22:14 alaihi wasallam itu hanya menjelaskan 22:15 awalnya. 22:17 Tapi perjalanan bulan ini siapa yang 22:18 menentukan? 22:20 Walqamaro qaddarnahu manazila hatta aada 22:24 kal urjunil qadim lasyamsu yambaghalikal 22:28 qarilharun 22:31 fiakin yasbahun. 22:35 Jadi penanggaran hijri ini yang diawali 22:39 dengan hijrahnya Nabi kita Muhammad 22:41 sallallahu alaihi wasallam itu hanya 22:43 menentukan awal tahunnya sebenarnya 22:48 dalam tahapan dan perubahannya mengikuti 22:51 ketentuan yang ditentukan Allah 22:54 Subhanahu wa taala dari pergeseran bulan 22:57 setiap malamnya. 22:58 H 22:59 dari satu manzilah menuju manzilah. Dan 23:02 kita semua tahu 23:04 bahwa penanggalan ini didasari ee bulan 23:08 yang mengitari bumi kita. Bulan yang 23:10 mengitari bumi kita 23:12 setiap malamnya dia berpindah dari 23:14 Manzilah ke Manzilah. Ya, ditandai 23:16 dengan apa? Dengan cahaya bulan. 23:19 Penanggalan pertamanya dengan lahirnya 23:21 bulan sabit. Kemudian perlahan-lahan dia 23:24 membesar hingga tiba saat purnama. dan 23:27 dapat terus kita evaluasi dan koreksi 23:30 kalau terjadi kesalahan 23:32 dengan kembali kepada tanda-tanda yang 23:34 Allah Subhanahu wa taala tentukan. 23:36 Kemudian perubahan harinya pun jelas di 23:40 mana penanggalan hijri itu perubahan 23:42 harinya dengan terbenamnya matahari. 23:46 Terbenamnya matahari itu merupakan 23:48 lahirnya hari baru. Jadi kalau kita 23:51 katakan masuk dari kita sekarang berada 23:54 di hari Kamis. 23:55 Iya 23:56 nanti terbenar matahari kita sudah masuk 23:58 hari baru. Berarti sudah hari Jumat. 23:59 Hari Jumat. Iya. 24:00 Sudah hari Jumat. 24:01 Misalnya magrib hari Jumat. 24:02 Magrib itu sudah hari Jumat. 24:04 Iya. 24:04 Oleh karena itu menentukan awal Idul 24:06 Fitri, awal Ramadan, begitu juga awal 24:09 Idul Adha 24:11 kembali kepada standar tersebut. Tapi 24:14 kalau tahun matahari ini berdasarkan 24:17 putaran bumi mengitari matahari 24:19 matahari. Iya. 24:21 Revolusi bumi 24:22 perhitungannya. Iya. Revolusi bumi. 24:23 Perhitungannya pun apa? Perhitungannya 24:26 pun perkiraan. Oleh karena itu tidak 24:28 bersifat stabil. 24:30 Ada 28 hari 29 24:33 30 24:34 30 24:34 31. 24:35 31. 24:36 Tapi kalau bulan dia berkisar di hanya 24:39 29 dan 30 24:41 berdasarkan 24:43 evolusi bulan yang mengitari bumi kita 24:46 dan ditandai dengan cahaya matahari yang 24:48 dipantulkan 24:51 oleh bulan yang dipantulkan oleh bu 24:54 oleh bulan 24:54 bulan. Oleh karena itu lebih akurat 24:57 lebih tepat dan kita harus tahu apa-apa 25:00 yang berhubungan agama kita tidak 25:02 dikaitkan dengan bulan masehi. 25:04 Hm. 25:05 Contoh apabila seorang katakan beridah, 25:11 berid 25:12 beridah. 25:12 Beridah dia beridah 25:16 sedangkan dia 25:18 tidak lagi datang bulan. Tidak lagi 25:21 datang, Bu. 25:21 Iya. 25:22 Atau datang bulannya tidak menentu 25:24 hingga tidak dapat dijadikan sebagai 25:26 barometer. Maka dia berindah selama 25:30 3 bulan. Selama 3 bu 25:32 3 bulan. 25:33 3 bulan. 25:34 bukan 3 bulan masehi, tapi 3 bulan 25:37 hijri. 25:40 Jadi seandainya katakan dia menceraikan, 25:44 menceraikan katakan istrinya di 25:46 pertengahan bulan, berarti kan dengan 25:49 berakhirnya bulan tersebut dihitung 1 25:51 bulan. 25:52 Hm. 25:53 Masuk bulan yang kedua berakhir dihitung 25:55 du bu 25:56 2 bulan. Masuk bulan yang ketiga. Begitu 25:59 berakhir bulan tersebut masuk bulan 26:02 baru, maka berakhirlah indahnya. 26:05 Dan ini penting sekali. Kenapa? 26:08 Karena selagi suaminya ingin rujuk 26:11 istrinya, 26:12 sedangkan dia berada pada waktu idah, 26:15 tidak perlu menikah lagi. 26:17 He. 26:17 Tidak perlu meni 26:18 menikah lagi. 26:19 Kemudian seandainya suaminya wafat atau 26:23 istrinya wafat dalam waktu idah, hak 26:26 warisnya tidak putus. 26:28 Hak waris tidak pu dan ditentukan masa 26:31 idahnya itu selama 3 bulan qamari. 3 26:35 bulan 26:36 kemari atau tiga kali katakan haid dan 26:40 suci. Eh tiga kali suci dan haid. Tiga 26:42 kali suci dan 26:43 haid. 26:44 Baid. Atau bagi wanita yang hamil dengan 26:47 melahirkan anaknya. Wanita yang 26:49 meninggal dunia 4 bulan 10 hari. 4 bulan 26:52 10 hari tidak mengikuti ya tidak 26:56 mengikuti rotasi bulan bulan masehi tapi 27:00 bulan apa? 27:01 Hijriah. 27:01 Bulan hijriah. Nah, kira-kira ada enggak 27:03 perbedaan antara keduanya? 27:04 Iya. 27:05 Katakan umpamanya dia 27:09 sudah hampir mendekati berakhirnya masa 27:11 iddah dalam hitungan 27:14 qamari 27:15 bulan. 27:17 Dalam hitungan masehi belum. 27:20 Begitu berakhir dalam hitungan bulan 27:24 ee hijri. 27:25 He. 27:26 Walaupun masih belum berakhir, idahnya 27:28 sudah selesai. Dia bebas, dia bisa 27:30 menikah. Dan seandainya salah satu 27:32 meninggal dunia sudah tidak ada hak 27:33 waris lagi. 27:34 H. 27:36 Begitu juga ibadah haji dikaitkan dengan 27:39 bulan hijri. Yasalunakail ahliya mawaqit 27:44 linasi wal haj. Jadi ketentuan haji 27:46 kapan ditentukan tanggal 9 wukuf di 27:49 Arafah kapan juga yauman nahar itu 27:52 berdasarkan bulan hij 27:53 hijriah. Jadi yang berhubungan dengan 27:56 agama kita ya semua ketentuan waktunya 28:00 kembali kepada apa? Kepada bulan dan 28:04 tahun hijri. Begitu juga menentukan 28:07 bulan-bulan suci baik itu Rajab, 28:10 Zulka'dah, Zulhijah, dan Muharram semua 28:13 berkaitan dengan ketentuan bulan 28:14 tersebut. Ini yang menentukan bukan 28:16 Saudi Arabia. 28:17 H 28:18 bukan Mesir, bukan sahabat, bukan juga 28:21 Nabi, tapi 28:22 Allah. Tapi para sahabat menentukan 28:26 hijrahnya Nabi ini sebagai awal tahun. 28:29 Awal ta 28:30 awal tahun 28:31 tahun. Tapi ketentuan dan perjalanan 28:33 bulannya semua ditentukan oleh Allah 28:35 Subhanahu wa taala. Ini yang menjadi 28:37 rujukan bagi kita semuanya. 28:41 Baik, Ustaz. Selanjutnya ini ada 28:43 pertanyaan dari Asma di Jakarta Selatan. 28:46 Ustaz, 28:47 sebagian masyarakat ada yang kurang 28:49 beruntung. 28:50 Heeh. tidak mendapat pendidikan umum 28:53 ataupun agama sehingga tidak mampu 28:55 membedakan yang baik ataupun yang buruk 28:58 sehingga hanya ikut-ikutan. 29:01 Celakanya jika temannya mabuk harus ikut 29:04 mabuk. Jika tidak ia merasa tidak modern 29:06 dan sebagainya. Sedih sekali. Termasuk 29:09 juga mengenai tasyabuh perayaan-perayaan 29:12 yang itu tidak sejalan dengan syariat 29:14 Islam. Ustaz demikian dari Asma. 29:17 Bismillahirrahmanirrahim. 29:19 Saudari Asma atau Ibu Asma saya enggak 29:21 tahu ya. 29:23 Jadi kalau bicara mengenai umat sekarang 29:25 ini, tanggung jawab terbesar itu pada 29:28 ulama berkaitan dengan edukasi 29:32 dalam pemerintahan kepada pemerintah. 29:35 Dan ulama memberikan edukasi bukan hanya 29:37 kepada rakyat tapi kepada para pemimpin. 29:39 He. 29:40 Oleh karena itu, kehidupan ulama harus 29:42 betul-betul bersifat independen. 29:45 Tidak boleh bergantung kepada sumbangan 29:48 dari pemerintah. 29:51 tidak boleh bergantung juga kepada 29:53 oligarki. Akhirnya lidahnya lidah 29:55 oligarki atau lidah pejabat. 29:58 Tidak boleh juga bergantung atau 29:59 menggantungkan hidupnya kepada rakyat. 30:01 Akhirnya di saat menyampaikan narasinya 30:03 menyesuaikan kesenangan, keridaan 30:05 masing-masing. 30:07 Tapi betul-betul harus punya lembaga 30:10 keuangan independen 30:13 sehingga dia bisa menyampaikan amanat 30:14 dengan apa? Dengan baik. Tapi tradisi 30:17 budaya di Indonesia ini betul-betul 30:22 tradisi budaya yang amat merusak. 30:26 Di mana para ulama yang tadinya pada 30:28 saat belajar ingin berdakwah dengan 30:30 ikhlas dan tulus, tapi begitu mulai 30:33 tampil di tengah masyarakat kemudian 30:35 mendapatkan angpau, 30:37 ya. Kemudian juga terjadi perbedaan 30:40 angpau. Dia punya angka. Kalau di masjid 30:42 katakan sekian, kalau di kantor-kantor 30:44 sekian, kalau di tengah-tengah 30:46 pemerintahan sekian, di tengah-tengah 30:47 oligarki sekian. Akhirnya apa? Akhirnya 30:51 mereka memilih 30:53 majelis mereka yang amunya paling besar. 30:57 Lama-kelamaan akhirnya apa? Pikiran 31:00 mereka bukan untuk menyampaikan amanat 31:02 Allah, tapi menyampaikan apa yang 31:04 menyenangkan audiens. 31:08 Seandainya mengitik pun dengan humor. 31:10 Hm. meritik pun dengan hu humor. 31:12 Akhirnya yang ditangkap bukan 31:14 kritikannya, tapi humornya yang 31:15 menyenangkan. 31:18 Seperti katakan mengitik kepolisian atau 31:21 mengitik katakan pemerintahan diselingi 31:23 dengan humor. Bahkan polisi kalau perlu 31:25 mengundang mereka untuk menyampaikan 31:27 narasi tertawa bersama-sama untuk apa? 31:30 Melonggarkan ketegangan mereka. Tapi 31:33 apakah mereka belajar? 31:35 Diingatkan kepada Allah. Nabi di saat 31:38 menyampaikan ceramahnya serius. 31:40 Karena kehidupan ini bukan main-main. 31:43 Afahasibtum anama khalaqnakum abata 31:46 waakumina la turjaun. Apa kalian 31:49 beranggapan bahwa kehidupan kalian ini 31:51 apa? Kami ciptakan main-main dan kalian 31:54 tidak akan dikembalikan pada Allah. 31:56 Kalau serius nanti enggak diundang lagi, 31:57 Ustaz. 31:58 Itulah penceramah yang tujuannya 32:00 menyampaikan edukasi kepada umat hanya 32:02 akan disambut 32:03 oleh orang-orang yang hatinya mau 32:06 menerima kebenaran. 32:07 Tugas ulama menyampaikan, 32:09 Iya. baik di kalangan mereka yang tidak 32:10 mengenal pendidikan agama ya 32:13 kan banyak sekali banyak luar biasa 32:15 dibandingkan mereka yang hadir di 32:16 majelis-majelis 32:17 he 32:18 di masjid-masjid 32:20 atau dalam pendidikan agama di 32:22 tengah-tengah lingkungan keluarganya 32:23 yang lebih banyak yang tidak mengenal 32:25 agama akhirnya mereka ikut-ikutan Natal 32:27 bersama bermabuk-mabukan, bernyanyi 32:30 Natal ya 32:31 begitu juga tahun baru bersama kemudian 32:34 mengadakan acara ulang tahun bersama 32:36 dengan 32:38 mengkonsumsi melakukan apa-apa yang 32:40 diharamkan Allah Subhanahu wa taala. Ini 32:43 kan perbuatan yang salah. Maka tugas 32:45 ulama itu bukan apa mendukung sana, 32:49 mendukung sini atau menjadi alat 32:51 kampanye bagi kekuatan tapi memberikan 32:54 nasihat dan peringatan. Sebagaimana misi 32:56 Rasul w arsalnaka illa rahmatan lil 32:59 alamin. Ulama harus menjadi rahmat. 33:01 Begitu juga. Inna arsalnaka syahidan wa 33:04 mubasyir. Kami mengutus engkau sebagai 33:06 apa? saksi 33:08 bahwa 33:10 Rasul telah menyampaikan pesan Allah dan 33:12 juga pembawa kabar gembira dan juga 33:14 pemberi peringatan. 33:16 Nah, tradisi kebiasaan 33:19 ulama-ulama menerima angkau dari majelis 33:22 ke majelis sampai ada yang mengatakan 33:25 amplop yang diterima oleh orang tua saya 33:30 yang tahun kemarin saja masih banyak 33:32 yang belum dibuka. 33:34 Ini bukan bicara bohong. 33:36 amplop yang Abah terima peringatan 33:39 Maulid tahun kemarin sampai sekarang 33:40 sebagian belum dibuka. 33:42 Sedangkan rakyat hidup dalam 33:44 penderitaan, dalam kesusahan. Apakah 33:47 bukan ini masuk dalam firman Allah 33:50 yaknihaba wal fidah wunfiqu fillah? 33:54 Menimbun emas, perak, dan tidak 33:55 menginfakkannya di jalan Allah. 33:59 Dan mereka memakan harta manusia dengan 34:01 cara yang batil. 34:04 Ya ayyuhalladzina amanu inir minal 34:07 ahbahban 34:08 amwalan batilillah. 34:13 Banyak dari rabi-rabi Yahudi, 34:16 pendeta-pendeta Nasrani sekarang 34:18 [berdehem] ulama-ulama dan kiai-kiai 34:20 yang memakan harta manusia dengan cara 34:22 yang batil. Dan mereka bukan mengajak 34:24 manusia kepada Allah malah memalingkan 34:26 manusia dari jalan Allah Subhanahu wa 34:28 taala. Karena apa? Yang mereka sampaikan 34:30 bukan pesan Allah. H 34:31 yang mereka sampaikan fitnah mengaruh 34:33 domba di antara sama umat Islam. 34:35 Menyembuhkan umat dengan hal-hal yang 34:37 tidak berhubungan dengan agama mereka. 34:40 Sedangkan hal-hal yang penting yang 34:42 prinsip dalam agama mereka abaikan. 34:44 [mendengus] 34:46 Nah, alangkah indahnya kalau ulama itu 34:49 punya lembaga keuangan, artinya para 34:51 jemah yang mampu, yang ingin berinfak di 34:54 jalan Allah ditampung apa? Oleh lembaga 34:56 keuangan tersebut. Kemudian lembaga 34:59 keuangan ini yang memberikan apa? Yang 35:01 memberikan nafkah buat para dai yang 35:04 berdakwah. Kita saksikan organisasi 35:06 Katolik mereka tuh bisa memberikan 35:09 nafkah ya untuk para dai. Mereka masuk 35:13 ke hutan, masuk ke daerah 35:15 pedalaman-pedalaman hingga mereka tidak 35:17 berpikir lagi soal menerima uang. Malah 35:19 datang bisa membawa uang. 35:21 Kalau kita datang minta uang. 35:24 Iya. Bahkan di tengah-tengah masyarakat 35:25 miskin yang enggak punya apa-apa yang 35:28 masukkan ke dalam tromos Rp1.000, 35:30 Rp2.000, 35:32 apa tega kita menerima dari mereka? 35:33 Sedangkan kita datang dengan mobil 35:35 mewah. 35:37 Datang dengan mobil mewah. Waktu pulang 35:40 menerima apa? Di samping angpau juga 35:42 nampan yang berisikan makanan, 35:44 buah-buahan. 35:45 Dari mana kita terima? Dari masyarakat 35:47 awam yang tidak punya apa-apa. 35:51 Kalau seandainya dari kantor-kantor, 35:54 dari kalangan oligarki ya mungkin bisa 35:57 diterima dianggap bahwa ini merupakan 35:59 infak mereka dengan syarat mereka tidak 36:02 apa tidak menyampaikan hal-hal yang 36:05 menyenangkan mereka tapi menyampaikan 36:07 pesan Allah. Tapi begitu kita menerima, 36:09 berat buat kita untuk bersuara. 36:13 Seperti seekor anjing, dia hanya tunduk 36:15 pada yang memberikan makan. 36:18 Kalau disuruh menggonggong menggigit 36:19 walaupun yang digonggong digigit tu 36:21 merupakan orang yang baik, si anjing 36:23 tidak peduli. Yang penting dia akan 36:26 mentaati yang memberi makan dia. Masa 36:28 kita rela menjadi anjing 36:32 yang mengikuti perintah yang membayar 36:33 kita. Akhirnya mulai fitnah sana, fitnah 36:36 sini, membenarkan sana, membenarkan 36:38 sini, akhirnya masuk dalam perangkap 36:40 setan. Seperti kasus jangan jauh-jauh 36:43 kasus tambang ini yang diberikan kepada 36:45 organisasi Islam. 36:47 yang tadinya fokus untuk dakwah. 36:49 Akhirnya begitu masuk pertambangan 36:51 terjadi fitnah di antara mereka. 36:54 Uang ini termasuk fitnah yang amat 36:57 besar. Nah, termasuk juga kalau kita 36:59 berangkat ke Singapura. Singapura 37:01 termasuk masyarakat Islamnya masyaallah 37:03 baik-baik. Tujuan niatnya juga baik. 37:05 Kita kalau habis ceramah di Singapura, 37:08 hal yang tidak menyenangkan itu para 37:09 jemaah ya pada saat berjabat tangan, ada 37:12 yang ngasih 10, 20, 100 dolar. Ini kan 37:15 enggak nyaman kita salaman, masukin uang 37:17 ke kantong, salaman. Enak enggak begitu 37:19 caranya? 37:19 Ya 37:21 kan enggak menyenangkan. 37:22 Iya. 37:23 Akhirnya membuat hubungan antara kita 37:24 sama jemah itu. Jamaah menerima apa yang 37:27 kita sampaikan ya kemudian kita terima 37:29 uang dari mereka. 37:30 Transaksi ya. 37:31 Transaksi kanya 37:33 lama-kelamaan 37:35 kita akhirnya mulai terbiasa dengan hal 37:38 tersebut. Nah, saya termasuk yang paling 37:40 risik kalau masuk ke satu majelis ya 37:43 lalu orang mulai apa pada saat jabat 37:45 tangan berikan bukan kita enggak 37:47 menghormati dia. 37:48 Cuma maksudnya apa? Cara ini sebetulnya 37:51 membuat suasana menjadi risih. Nah, 37:55 seharusnya ustaz yang mampu, yang punya 37:57 usaha, yang punya apa, mereka yang 37:58 datang bawa uang untuk memberikan 38:00 bantuan. Bukan justru mereka yang 38:02 menerima dengan hati legowo. Bahkan ada 38:05 kejadian Kang Rizal dia terima uang 38:08 ketika naik lif dibuka uangnya. Dia 38:10 bilang, "Masa segini 38:13 kamu kalau panggil pelawak sulap kau 38:17 berikan sekian puluh juta. Sedangkan 38:19 kamu berikan ulama yang berdakwah 38:21 mengajak kamu berikan bimbingan kepada 38:22 kamu. Kau berikan hanya Rp500.000 atau R 38:24 juta." 38:25 Allahu Akbar. 38:28 Dan sekarang ulama-ulama sebagi mereka 38:30 ada apa asistennya. 38:32 Hm. 38:32 Asisten manajernya yang mengatur jadwal, 38:35 mengatur juga bayarannya dan lain 38:36 sebagainya. Walaupun dia enggak 38:37 berhubungan langsung, tapi apa ada 38:40 aturan seperti itu. Kita bertanya, 38:42 "Apakah ini sesuai dengan sunah Nabi 38:44 kita Muhammad sallallahu alaihi 38:46 wasallam?" Saya pernah tegur 38:47 sebagiannya, mereka mengatakan, 38:49 "Memangnya ustaz bukan manusia enggak 38:50 butuh makan?" Saya bilang kalau hanya 38:53 untuk makan, untuk minum yang pantas, 38:56 enggak perlu cara semacam ini. 38:59 Belajar coba dari organisasi Katolik 39:02 bagaimana mereka betul-betul sejahtera 39:06 tapi tidak berhubungan dengan apa? 39:09 Dengan tempat mereka mengajar. Ada 39:11 lembaga yang memberikan dukungan 39:13 keuangan buat mereka. Itu yang harusnya 39:15 kita inginkan. 39:16 [berdehem] 39:17 Kita berharap juga katakan dakwah rasil 39:20 seperti itu. Kru-kruunya juga mereka 39:22 sejahtera tapi tanpa harus menjual 39:24 marwah mereka, kehormatan mereka, mereka 39:27 bisa menyampaikan dengan penuh apa? 39:29 Dengan penuh betul-betul amanat menjaga 39:32 amanat Allah dengan sebaik-baik. Nah, 39:34 ini kalau ulamanya tidak independen 39:38 maka dengan sendirinya mereka mirip 39:40 seperti yang digambarkan Allah dalam 39:41 suratul A'raf. 39:49 Akhir kita mirip dengan anjing 39:51 yang perannya hanya menjaga rumah 39:54 atau berburu. 39:56 Dia yang berburu tapi keuntungan untuk 39:57 siapa? Untuk tuannya. 39:59 Tuannya 39:59 atau anjing yang bermain di sirkus. 40:03 Yang jelas ya mereka hanya menjadi alat. 40:06 Pejabat ingin kampanye panggil ulama. 40:09 Pejabat juga ingin mengadakan syukuran, 40:11 panggil ulama. Jadi ini tidak mungkin 40:15 sama sekali akan mampu untuk 40:17 menyampaikan amanat Allah dengan 40:19 sebaik-baik. Nah, saya harapkan para 40:21 ulama, para ustaz jangan tersinggung 40:23 dengan apa yang saya sampaikan. Saya 40:25 berharap betul-betul ini menjadi 40:27 peringatan sebelum datang hari hisab di 40:29 kemudian hari kita akan berhadapan 40:31 dengan pertanyaan yang besar dan kita 40:34 harus dalam menyampaikan dakwah kita 40:35 dengan niat ikhlas mengharapkan rida 40:37 Allah bukan untuk tujuan dunia atau 40:39 bertujuan menyerang satu kaum atau 40:41 membela kaum yang lain tapi semata-mata 40:44 kita sampaikan untuk Allah ud'u ila 40:47 sabiliika bil hikmati wal maidatil 40:50 hasanah. Jadi kepada saudari asma atau 40:52 ibu asma 40:54 memang kita merasakan betul-betul kiai 40:58 ulama termasuk saya ini belum 41:00 menjalankan amanat Allah dengan 41:01 sebaik-baiknya untuk memberikan edukasi 41:03 kepada umat. Nah, alhamdulillah dengan 41:06 media radio silaturahmi ya, begitu juga 41:09 media Islam yang lain, begitu juga ya 41:12 kita bisa memasukkan dakwah kita melalui 41:14 YouTube ini sebetulnya membantu kita. 41:17 Bukan kita memanfaatkan media ini untuk 41:19 tujuan yang tidak benar, tapi mari kita 41:23 sebarkan kebaikan. Mengajak umat untuk 41:25 kembali kepada Allah dengan kemampuan 41:28 potensi yang Allah berikan kepada kita. 41:30 Nah, kita harapkan mudah-mudahan di masa 41:32 akan datang umat Islam [berdehem] tidak 41:34 lagi bersama-sama merayakan tahun baru. 41:36 Ya, kalau ingin melakukan muhasabah, 41:39 muhasabah bukan setiap tahun, 41:42 tapi mereka lakukan setiap hari, setiap 41:45 waktu agar mereka betul-betul senantiasa 41:48 dalam keridaan Allah Subhanahu wa taala. 41:50 Mudah-mudahan Allah membantu kita agar 41:53 kita dapat menjalankan amanat Allah 41:55 sebelum Allah Subhanahu wa taala 41:57 menjemput kita dan meminta 41:58 pertanggungjawaban kita di hari kemudian 42:00 nanti. Wallahuam. 42:02 Baik, Ustaz. Terakhir mungkin satu lagi, 42:03 Ustaz. Ya, Mas ada waktu dari Pak Samsul 42:05 di Cibinong. Ee, Ustaz, kalender hijriah 42:09 ee dimulai pada masa Khalifah Umar bin 42:11 Khattab. Pertanyaannya, kalender apa 42:13 yang dipakai oleh masyarakat muslim 42:15 sebelum itu, Ustaz? Misalnya, bukankah 42:18 dalam Al-Qur'an dikatakan oleh Allah, 42:20 "Berpuasalah pada bulan Ramadan." 42:23 Ayat itu diturunkan pada masa Nabi 42:25 Muhammad, jauh sebelum masa Khalifah 42:28 Umar bin Khattab. Demikian, Ustaz, 42:31 berkaitan dengan nama-nama bulan, nama 42:33 itu sudah ada. 42:35 Jadi kata Ramadan dinamakan karena 42:38 suasana panas terik ya pada saat 42:40 tersebut ya 42:41 sudah ada sebetulnya. 42:44 Dan bulan Muharram pun sudah ada. 42:46 orang-orang pada masyarakat jahiliah ya 42:49 mereka telah apa? Telah betul-betul 42:52 menjaga kesucian bulan haram hingga 42:54 perang langsung mereka hentikan bila 42:56 datang bulan Rajab ya atau bulan 42:58 Muharram atau bulan Zulkaidah atau bulan 43:00 Zulhijah. Mereka juga melaksanakan haji 43:02 kan. 43:02 Hmm. Iya. 43:04 Betul gak? 43:04 Iya. 43:05 Cuma awal tahunnya saja yang disepakati 43:08 dimulai dengan hijrahnya Nabi kita 43:10 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 43:12 Sedangkan nama-nama bulannya sudah apa? 43:13 Sudah ada sebelumnya. 43:14 Sudah ada sebelumnya. 43:17 Baik, Ustaz. Ee selanjutnya masih ada 43:19 waktu, Ustaz? 43:20 Boleh satu lagi. 43:21 Ee ini dari e siapa tidak menyebutkan 43:23 namanya, Ustaz? Mana yang lebih utama ee 43:26 dalam muhasabah ini? Ee pertama meratapi 43:29 dosa-dosa masa lalu atau fokus 43:31 merencanakan ketaatan di masa depan? 43:34 Bagaimana menyeimbangkan keduanya? 43:36 Kemudian dalam Islam juga dosa dosa 43:39 terhadap manusia itu tidak diampuni 43:41 sebelum manusia itu memaafkan. bagaimana 43:44 cara muhasabah yang efektif untuk 43:46 dosa-dosa ee sosial ya antar sesama yang 43:52 korbannya sudah tidak bisa kita temui 43:55 lagi, Ustaz. Demikian dari hamba Allah. 43:58 Bismillahirrahmanirrahim. 44:04 Apa yang kita lakukan memang tidak 44:06 mungkin kita tarik kembali. 44:09 berat ya. Kalau sudah melakukan sesuatu, 44:11 mengucapkan sesuatu 44:13 seperti kuda yang sudah melompat, enggak 44:15 mungkin dia akan tarik kembali. 44:19 Tapi kesempatan bertobat terbuka. 44:23 Apabila dosa antara kita dengan Allah 44:25 Subhanahu wa taala, kita banyak-banyak 44:28 bertauat, arti kembali pada Allah, 44:30 beristigfar, mohon ampun. 44:33 kita bisa lakukan pada saat kita salat 44:36 sambil menangis pada saat sujud setelah 44:39 salat ya begitu juga sambil berjalan, 44:43 sambil kita beraktivitas, sambil kita 44:44 memohon ampun kepada Allah dalam waktu 44:47 yang sama kita menyusul dosa keburukan 44:50 kita dengan kebaikan. Sebagaimana sabda 44:53 Rasul, "Ittaqillah haitu ma kun." 44:57 Bertakwalah kamu kepada Allah ya di mana 45:00 pun kamu berada. Waiatal 45:04 hasanah. Susul keburukan kamu dengan 45:06 kebaikan. 45:08 Waliqinas buluqin hasan. Dan gauli 45:10 manusia dengan akhlak yang baik. Jadi 45:13 kalau kita dulu berbuat buruk, kita 45:15 bertobat kembali kepada Allah, susul 45:17 keburukan kita dengan amal saleh. Dengan 45:19 amal-amal 45:20 saleh. 45:22 Kalau berkaitan antara kita dengan 45:23 manusia, apalagi dosa para pejabat nih 45:26 mengerikan sekali. Betul-betul. Saya 45:29 pernah sekali waktu menghadiri majelis 45:32 di Mabes Polri. 45:35 Kebetulan ee yang hadir yang berdiam itu 45:39 banyak pejabat-pejabat, ada 45:40 bupati-bupati ya, banyaklah yang apa 45:44 yang yang dipenjarakan bersama-sama. 45:47 Setelah saya sampaikan ceramah, saya 45:48 mendapatkan pertanyaan, "Bagaimana, 45:50 Ustaz, dengan harta saya yang saya 45:52 dapatkan saya kumpulkan dengan cara yang 45:54 haram?" Arti dari hasil korupsi. 45:58 Saya bilang, "Kamu harus keluar dari 46:00 harta yang haram tersebut." H 46:02 sebelum kamu menghadap ke hadapan Allah, 46:05 kamu keluar dari harta yang haram. Lalu 46:07 ke mana harta tersebut harus saya 46:08 serahkan? Kalau saya serahkan ke negara 46:10 dimakan oleh pejabat. 46:11 Hm. 46:13 Karena pemerintah belum menyediakan apa? 46:15 Belum menyediakan wadah 46:18 pengembalian harta dari pejabat-pejabat 46:20 yang ingin bertobat. Pernah Prabowo 46:22 kalau enggak salah presiden Prabo 46:23 mengatakan dia akan membuka wadah bagi 46:25 pejabat yang ingin ya mengembalikan 46:29 harta mereka dan tidak dikenakan 46:30 hukuman. 46:32 Kalau yang tidak mengembalikan dengan 46:34 kesadaran mereka yang dijatuhkan 46:36 hukuman. 46:38 Kembalikan. Kalau seandainya tidak ada 46:41 wadah yang bisa menampung pengembalian 46:44 yang akan digunakan untuk kepentingan 46:46 rakyat, maka Anda aja bangun 46:48 lembaga-lembaga ya yang 46:52 manfaatnya kembali kepada masyarakat. 46:55 Mau pendidikan yang free buat masyarakat 46:57 awam atau rumah sakit ya tergantung 47:00 berapa nilainya uang tersebut. He. 47:02 Dirikan lembaga-lembaga ya yang 47:05 manfaatnya dapat dirasakan oleh 47:07 masyarakat bawah 47:08 atau membuat fasilitas umum, Ustaz. Ya. 47:10 Iya. Fasilitas umum. Jadi kalau hal ini 47:13 dilakukan dia mengembalikan kepada 47:14 rakyat. Karena kan kekayaan negara ini 47:17 baik yang di dalam bumi, di luar bumi, 47:19 dalam lautan semua merupakan kekayaan 47:21 milik rakyat yang dikuasakan kepada 47:23 negara untuk mengatur, 47:24 mendistribusikannya. 47:26 Jadi kalau seandainya 47:28 kita tidak merasa aman terhadap pejabat 47:30 negara, kita kembalikan langsung kepada 47:32 rakyat. 47:33 Iya. 47:34 Kalau kita pernah berbuat kesalahan 47:36 kepada seorang, kita mengambil hartanya 47:39 yang bukan hak kita ya, dan lain 47:41 sebagainya, dia meninggal dunia atau 47:43 tidak ketahuan atau kita berhutang belum 47:45 sempat membayar, orang sudah menghilang. 47:46 He. 47:47 Maka kalau bisa kita gunakan harta kita 47:50 untuk bersedekah, berinfak atas nama 47:53 mereka. H 47:55 atas nama mere 47:55 mereka. 47:56 Kalau saatnya ada keluarga mereka, kita 47:58 santuni keluarganya dari uang tersebut. 48:01 Kita niatkan bahwa ini merupakan infak 48:04 mereka di jalan Allah sambil kita mohon 48:05 ampun kepada Allah. Ada doa dari Imam 48:07 Ali Zainal Abidin mengatakan, "Ya Allah, 48:10 antara aku 48:13 dan hamba-hamba-Mu 48:15 banyak kesalahan-kesalahan yang Aku 48:17 lakukan. Sadar maupun tidak sadar. 48:20 Ya Allah, ya. Begitu juga antara 48:23 hamba-hamba-Mu dengan aku juga terdapat 48:26 sangkut paut kesalahan yang mereka 48:27 lakukan. Maka aku bernadar, berniat, ya 48:30 Allah, untuk memaafkan semua dosa-dosa 48:33 kesalahan yang orang lain lakukan 48:34 terhadap diriku dengan harapan ya Engkau 48:38 juga ya Allah menanggung kesalahanku 48:40 terhadap orang lain yang belum aku 48:41 selesaikan agar kami bersama-sama 48:44 selamat di hari kemudian [mendengus] 48:45 nanti. Jadi kalau kita biasa memberikan 48:48 maaf terhadap dosa kesalahan orang lain 48:51 itu juga merupakan jalan yang akan 48:54 membuka pintu rahmat Allah yang akan 48:55 menyelesaikan sangkut paut antara kita 48:58 dengan dengan 48:59 orang. 49:01 Jadi biasakan kita memberikan maaf 49:03 terhadap orang lain yang berbuat zalim, 49:05 berbuat aniaya. Saya juga meningatkan 49:07 orang yang mencaci saya, berbuat aniaya, 49:09 yang menyebarkan fitnah mengenai saya. 49:12 saya ikhlaskan dan saya tidak berharap 49:14 di hari kemudian nanti untuk berhenti ya 49:17 berhenti 49:19 di hadapan pertanggungjawaban mereka. 49:22 Tapi saya berharap juga dengan 49:24 memberikan maaf ini Allah Subhanahu wa 49:26 taala juga ikut turut ya meringankan 49:31 beban saya terhadap orang lain yang 49:33 belum saya selesaikan. Yang paling 49:35 bahagia bagi orang yang beriman kalau 49:37 tidak menyimpan kebencian di hatinya. 49:39 Bukankah nabinya nabiur rahmat yang suka 49:41 memberikan maaf? Berikan maaf. Betapapun 49:43 besarnya kesalahan orang lain, 49:45 ikhlaskan, maafkan. 49:47 Insyaallah dosa kita juga akan diampuni 49:50 oleh Allah. Dan dosa antara kita dengan 49:52 manusia, Allah akan turun tangan 49:54 menggantikannya dengan rahmatnya untuk 49:55 mereka. 49:56 Walika alallahi biiz. Jadi hendaknya 50:00 kita banyak-banyak beristigfar kemudian 50:02 banyak bertobat. Innallaha 50:04 yuhibbutwabinu 50:06 mutahirin. Dan menyusul 50:08 keburukan-keburukan kita dengan 50:09 amalan-amalan saleh yang Allah ridai. 50:13 Dan kita jumpai ada sebagian orang yang 50:16 tadinya terjerat oleh riba, 50:18 tapi mengambil keuntungan dari riba. 50:20 Begitu dia sadar perbuatannya salah, dia 50:23 banyak menginfakkan hartanya sambil 50:24 menangis. 50:26 Mengharap di hari kemudian nanti Allah 50:27 Subhanahu wa taala apa? Tidak meminta 50:30 pertanggungjawabannya atas kesalahan 50:32 yang pernah dilakukan sebelumnya. Dan 50:34 Allah amat mencintai orang yang 50:36 bertobat. Selagi kita di dunia sehat 50:38 afiat, belum datang sakaratul maut, 50:41 mari bersama-sama kita bertobat. Watubu 50:43 ilallahi jamian ayyuhal mukminun 50:46 laallakum tuflihun. Subhanakallahumma 50:48 wabihamdik ashadu alla ilaha illa anta 50:51 astagfiruka wa atubu ilaik walu minkum. 50:54 Wasalamualaikum warahmatullahi 50:56 wabarakatuh. 50:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:58 wabarakatuh. Demikianlah ikhwan akhwat, 51:01 renungan di bawah naungan Al-Qur'an 51:03 untuk edisi hari ini bertepatan dengan 51:05 12 Rajab 1447 Hijriah juga 1 Januari 51:10 2026. Pesan pesan dari Ustaz Husin tadi 51:13 muhasabah tidak hanya setahun sekali 51:15 Ustaz ya. 51:15 Iya. 51:16 Tiap hari. Masyaallah. Sebelum tidur 51:19 tadi Ustaz sebelum eh sore ya Ustaz ya. 51:21 Sore apa? 51:22 Sebelum terbenar matahari. 51:22 Sebelum terbenar matahari. Kemudian 51:25 ketika bangun pun mensyukuri kita masih 51:27 diberikan kesempatan hidup, Ustaz. Ya. 51:29 Jadi setiap hari 51:30 juga hidayah untuk menjaga kita dari 51:32 perbuatan-perbuatan yang tidak patut. 51:34 Masyaallah. Baik hormat. Semoga kita 51:36 dapat memetik pelajaran dari yang 51:39 disampaikan oleh guru kita Ustaz Husin 51:40 Alas di kesempatan ini. Terima kasih 51:42 Wanwat yang sudah menyampaikan 51:43 pertanyaannya. Akhirnya saya Rizal Hak 51:45 dan juga ada yang bertugas di kesempatan 51:48 ini. Kang Ondi dan juga Kang Fahi undur 51:50 diri. Billahi taufik walhidayah. 51:52 Wasalamualaikum warahmatullahi 51:53 wabarakatuh.