Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:06 Brail 0:08 [Musik] 0:15 TV w yamilahu 0:18 [Musik] 0:21 illallah 0:24 warriuna fil ilmi yaquuluna amamanna 0:32 [Musik] 0:35 w 0:36 yadzakkaru 0:38 illa ulul 0:40 [Musik] 0:42 albab. Rabbana la tuzi' 0:46 qulubana ba'da id 0:49 hadaitana 0:51 wahablana min ladunka rahmah. 0:56 innaka 0:57 antal 0:59 wahab. 1:01 Rabbana innaka 1:05 jamiunasi liyaumin la raiba fih. 1:11 Innallaha la yukliful 1:15 miad. 1:16 Sadaqallahulzim. Asalamualaikum 1:18 warahmatullahi wabarakatuh. 1:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:23 wabarakatuh. Makasih, 1:31 Bang. Bang 1:35 Haldi. Kalau 1:37 belum, Bang Hali masih di kereta. Saya 1:40 mulai ya nanti Bang Haldi lanjutin. 1:43 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:45 warahmatullahi wabarakatuh. 1:49 leaders dan calon leaders. 1:53 Eh Allah mengingatkan watilkal ayyamu 1:57 nudawiluha 1:59 bainanas. Allah mempergirkan hari-hari 2:02 di antara 2:04 manusia. Pekan lalu, sebuah kejadian 2:07 yang 2:08 mengejutkan. Prof. Yon, waktu saya 2:10 terima, saya cek dulu ke beberapa sumber 2:13 gitu karena enggak yakin saya gitu. 2:16 karena agak tidak nyambung ya 2:19 meninggalnya atau syahidnya tewasnya itu 2:21 di teheran itu loh. Jadi ee kalau 2:26 bahasanya tuh satu kali 2:29 menepuk tiga empat lalat mati semua tuh 2:32 Israel gitu loh. Nah, ini berbahaya 2:34 sekali gitu kalau itu benar. Oke, saya 2:36 cek 2:37 dulu. 2:39 Ee Kepala Biro Politik Hamas 2:45 ee almarhum Asyahid Ismail 2:49 Hania Ewas sesudah 2:53 menghadiri 2:54 ee undangan pelantikan Presiden Baru 2:58 Iran. 2:59 ya, ada banyak perspektif bisa kita buka 3:03 ee di tempat ini yang menunjukkan betapa 3:09 bahwa ee kompleksitas masalah Palestina 3:13 mesti kita urai satu persatu. 3:18 Tentu ee Indonesia leaderst kali ini 3:22 mengambil angle sudut yang menempatkan 3:25 sosok Ismail Haniah sebagai jendelanya. 3:30 Ya, karena kita tahu kiprahnya sesudah 3:33 menjadi perdana 3:35 menteri ee Palestina di Gaza 2007 sampai 3:39 2017 10 tahun dilanjutkan dengan 3:43 menggantikan Khalid Mis'al yang juga 3:46 sudah syahid ee 2 ee 17 hingga hari 3:52 ini ee sebelumnya menjadi 3:57 ee staf pribadi tadinya Syekh Ahmad 4:01 Yasin, kita bisa melihat seperti 4:04 apa ee konflik 4:08 ataupun anatomi jihad di Palestina 4:12 melalui perspektif seorang ee mujahid 4:16 Ismail 4:19 Haniah. Eh bersyukur hari ini kita ee 4:24 dihadiri dua narasumber utama ya, Prof. 4:28 Ion Mahmudi. Makasih banyak, Prof. atas 4:32 ee kesediaannya berbagi dengan kita 4:35 semua ee dengan pengalaman dan 4:38 ketekunannya mengamati 4:41 Palestina dunia Islam. Nah, di kita mm 4:48 meminta Prof. bisa 4:51 memberikan ee gambaran 4:54 tentang seperti apa anatomi ee masalah 4:58 di Palestina dan mungkin ee jika memang 5:02 bisa 5:03 meneskripsikan jejak 5:06 kehidupan Ismail Hania bersyukur 5:09 sekali. Matur nuwuhun, Prof. sudah 5:11 hadir. Ee jazakumullah. Yang kedua 5:15 kita ada anggota DPR dari Fraksi PKS 5:19 yang juga ketua grup kerjasama kerjasama 5:23 bilateral parlemen Indonesia dengan 5:26 parlemen Palestina ya. Eh Ustaz Syahrul 5:30 Aidi 5:31 Mazad salah satu 5:34 ee legislator muda PKS yang punya banyak 5:39 ee prestasi termasuk sangat vokal. 5:44 ee membela Palestina. Nah, jazakumullah. 5:47 Terima kasih sudah 5:49 hadir. 5:50 Eh, ada Sofan Albana. Saya coba kontak 5:54 eh Ustaz Yon tetap Pak Prof Yon. Tetapi 5:57 sayang beliau lagi on the way ke ee 6:02 Tiongkok ya. Ee Bung Rocki Gerung juga 6:05 hari ini katanya izin karena lagi 6:08 mendampingi tim panjat ee tebing 6:12 Indonesia di Olimpiade 6:14 Paris. Untuk pertama eh dipersilakan 6:18 kepada Profon untuk memberikan ee ee 6:24 paparannya. Saya sesudah ini nih jadi 6:27 moderator dulu sampai Bang Haldi masuk. 6:29 Silakan, Prof. 6:33 Baik, terima kasih Bang 6:35 Mardani, Ustaz Sahrul 6:38 Aid yang saya hormati. Kemudian tentu 6:43 kru 6:45 ee ILT ya. yang 6:49 berbahagia ee membicarakan peristiwa 6:53 yang baru saja terjadi ya sehari du hari 6:56 yang lalu. Memang ini sebuah peristiwa 6:59 yang mengejutkan ya, terutama bagi 7:02 mereka yang sedang mengamati apa yang 7:06 terjadi di 7:08 Palestina. Nah, titik tolaknya adalah 7:12 bagaimana seorang negosiator ya 7:14 perdamaian. Jadi kita tempatkan beliau 7:17 sebagai negosiator perdamaian di dalam 7:21 hal kaitannya guna mencapai gencatan 7:25 senjata dan juga perdamaian ya yang 7:28 permanen di kawasan ini. Ee tiba-tiba 7:32 sebagai pelaku negosiator 7:34 itu dibunuh gitu ya. Jadi kita juga ee 7:39 shok 7:41 sebenarnya ada mitra negosiator untuk 7:44 merencanakan sebuah perdamaian yang di 7:47 situ ada Palestina, ada Israel, bahkan 7:51 Amerika juga ada ya dalam satu apa 7:57 ee TRK ya eh road map ya 8:01 bagaimana ee Palestina ke depan 8:05 tiba-tiba kemudian 8:07 ee salah satu tokoh negosiator itu 8:09 dibunuh. Saya kira ini menjadi sebuah 8:11 peristiwa yang sulit untuk dibayangkan 8:15 ya. Kalau kejadian itu terjadi atau 8:18 menimpa tokoh-tokoh yang lain begitu ya 8:22 dalam rangka perdamaian. Saya kira ini 8:24 menjadi sebuah sorotan publik yang luar 8:28 biasa dan akan sulit bisa di terima 8:31 sehingga kemudian pertanyaannya adalah 8:35 apakah kemudian Israel sendiri tertarik 8:37 dengan perdamaian begitu ya. Apakah 8:40 mereka siap untuk 8:42 berdamai ee dengan ee realitas yang ada. 8:46 Nah, ketika melihat kejadian ini kita 8:49 bisa kemudian mengambil sebuah 8:53 kesimpulan. Nampaknya memang tidak ada 8:56 komitmen ya, tidak ada ketertarikan bagi 9:01 Israel untuk melakukan perdamaian dan 9:03 juga ee genjatan senjata guna mencapai 9:07 suatu titik negosiasi ya. ee adanya 9:11 sebuah em 9:14 perdamaian. Dan ee dalam hal ini kita 9:17 juga lihat perkembangan terakhir 9:19 bagaimana kemudian ee Kenet juga 9:23 memutuskan bahwa ee tidak menyetujui 9:26 adanya sebuah negara yang dinamakan 9:28 Palestina. Nah, ini kan tentu sangat 9:30 bertolak belakang dengan keinginan 9:32 publik internasional yang kemudian yakin 9:36 bahwa satu-satunya solusi itu adalah 9:39 dengan two state solution yaitu 9:41 memberikan kemerdekaan ya bagi Palestina 9:44 yang berdaulat yang sejajar ya dengan 9:48 negara-negara lain. Tapi 9:50 nampaknya ee Israel tidak ee 9:53 menginginkan itu. Sehingga langkah yang 9:55 ditempuh adalah justru dengan ya 9:59 membunuh dalam hal ini adalah tokoh 10:02 mitra ya ee perdamaian itu sendiri. Nah, 10:06 tentu terbunuhnya Ismail Haniah ini kan 10:09 juga menjadi sebuah momentum ya bagi 10:12 rakyat Palestina untuk bersatu. Dan itu 10:16 sudah ditandai ketika deklarasi Beijing 10:18 ya. kemarin ya. Faksi Hamas dan Fakta 10:22 dengan 14 faksi yang lain ya berkomitmen 10:26 untuk menyiap menyiapkan diri ya 10:29 menyatukan diri menyongsong ya sebuah 10:32 pemerintahan bersama. Saya kira ini 10:34 sebuah komitmen yang luar biasa yang 10:37 bisa dibangun ya ee sebuah prospek ya ke 10:42 depannya menuju sebuah realisasi 10:46 kemerdekaan. Nah, dalam titik seperti 10:50 itu kan 10:52 sebenarnya ee proses ya menuju kepada ee 10:57 gencatan senjata permanen sebagaimana 10:59 yang diamanahkan ya oleh Dewan Keamanan 11:01 PBB dalam 11:03 resolusinya yang itu juga disetujui ya 11:07 secara ee apa walaupun ee Amerika absen 11:12 tetapi kan itu sudah sebuah keputusan 11:14 yang tidak ada yang memfit bahwa ee 11:18 genjatan senjata yang permanen itu ya 11:21 harus dilakukan walaupun tentu terjadi 11:24 beberapa 11:25 perbedaan pendapat kalau kita lihat ke 11:28 belakang ya terjadi semacam apa 11:33 ketidak sepakatan ya berkaitan dengan 11:36 poin-poin ya bagaimana kejatan senjata 11:39 itu dilakukan. Kalau dalam versi Israel 11:42 kan menginginkan secara bertahap 11:45 didahului dengan 11:47 penyerahan tawanan perang, pertukaran 11:49 tawan perang. Kemudian secara sementara 11:52 ada gencatan senjata beberapa minggu 11:54 baru dilanjutkan. 11:57 Dan 11:58 Hamas saya kira sudah mencurigai bahwa 12:02 bisa saja genjatan sementara itu 12:05 ya tidak ya ee difollow upi atau tidak 12:11 dilanjutkan dengan ee peta kejelasan ya 12:15 berkaitan dengan genjatan senjata yang 12:17 lebih permanen dan itu akan dilanggar. 12:20 Nah, ini kan kemudian membuktikan ya 12:22 betapa dengan peristiwa terbunuhnya 12:25 Ismail Haniah ini menunjukkan bahwa 12:27 Israel sendiri tidak memiliki keseriusan 12:30 ya dalam mewujudkan ee perdamaian. 12:33 justru mengambil langkah menghabisi dan 12:37 ee membunuh ya ee tokoh yang terlibat di 12:41 dalam negosiasi ee perdamaian yang 12:44 merupakan juru bicara kepala biro 12:47 politik ya Hamas yaitu Ismail Hanih. 12:50 Nah, dalam hal ini saya kira sebenarnya 12:54 kita juga bisa melihat bagaimana kondisi 12:57 Israel itu sendiri ya di dunia 12:59 internasional. 13:01 Yang pertama bahwa PBB sudah 13:03 me apa mandatkan adanya gencatan-senjata 13:07 secara permanen kemudian disusul ya oleh 13:11 sebuah keputusan Mahkamah Agung ya 13:14 Mahkamah Internasional 13:16 maksudnya yang menyatakan bahwa 13:20 pendudukan Israel di wilayah pendudukan 13:22 itu adalah ilegal. Artinya 13:26 sebuah apa? 13:28 keputusan yang pada intinya apabila 13:31 suatu pendudukan kegiatan itu ilegal, 13:33 tidak sah, maka juga termasuk ya agresi 13:37 yang dilakukan di Gaza itu adalah dalam 13:39 pandangan hukum internasional juga tidak 13:41 sah. termasuk 13:43 juga ee peristiwa-peristiwa sebelumnya 13:47 ya mulai ee Israel mengambil alih ya 13:50 menguasai menduduki wilayah-wilayah yang 13:54 dikenal dengan occupied land baik itu di 13:56 Gaza maupun juga tepi barat dan 13:58 Yerusalem itu kan 14:00 sebagai dalam perspektif hukum sudah 14:02 tidak sah. maka ya keputusan yang harus 14:06 dilakukan ya menarik diri ya kalau suatu 14:09 aktivitas tidak sah ya dia harus 14:11 meninggalkan ya ee secara hukum ya dia 14:14 memang harus meninggalkan ee wilayah 14:17 pendudukan 14:19 itu. Tetapi ternyata 14:22 ya Netanyahu masih ya ingin berpetualang 14:26 dengan ee apa visi dan misi 14:30 peperangannya yang dianggap bahwa dengan 14:32 peperangan dia akan menyelesaikan 14:34 masalah. Tapi kan terjadi kan sebenarnya 14:37 Israel semakin terpuruk di dunia 14:39 internasional. Amerika yang sebenarnya 14:42 merupakan ya ee negara yang paling setia 14:46 mendukung Israel pada akhirnya kan juga 14:49 mulai bersikap rasional ya dengan 14:52 memberikan kritik kepada Israel bahwa ya 14:55 satu-satunya jalan menuju perdamaian ya 14:57 dengan melakukan gejatan senjataan 15:00 senjata harus di dilakukan ya dan itu 15:04 artinya ya two state solution juga harus 15:07 kemudian e menjadi langkah yang terbaik 15:11 ya guna menyelesaikan masalah ini. Nah, 15:14 tentu kemudian kita juga mulai 15:16 bertanya-tanya saya kira 15:20 ee ya peristiwa saya ini sudah sudah 15:23 terjadi ya, tapi kita juga bisa secara 15:25 flashback ya menanyakan ya ee mengapa 15:30 kemudian ee kejadian itu terjadi di 15:34 Iran. Ya, kalau kita lihat secara 15:35 geopolitik ya memang biar bagaimanapun 15:38 ya negara-negara yang itu keamanannya 15:44 secara kuat ya dan bisa menjamin 15:47 keselamatan tokoh-tokoh Palestina, 15:50 pejuang-pejuang Palestina dan juga 15:53 tokoh-tokoh yang berasal dari Hamas ya. 15:57 Ya, tentu ya 15:59 wilayah-wilayah yang kita lihat ya 16:02 seperti di Qatar gitu ya, tentu juga 16:05 tidak mungkin akan terjadi pembunuhan di 16:07 Qatar ya atau di Turki juga tidak 16:09 mungkin terjadi pembunuhan atau bahkan 16:11 di Cina juga tidak mungkin terjadi 16:14 pembunuhan tokoh-tokoh Hamas di Cina 16:16 walaupun tokoh-tokoh Hamas juga akan ee 16:18 pergi ke China, tetapi kalau kemudian ke 16:22 Iran ya ini kan kemudian menjadi peluang 16:27 bagi Israel juga ya untuk bisa 16:30 melakukan ee apa operasi pembunuhannya 16:34 ya terhadap tokoh-tokoh Palestina yang 16:37 salah satu menjadi target adalah Ismail 16:39 dan itu dilakukan 16:41 di Israel. begitu dilakukan di Israel 16:44 maka eh maaf di di Iran, maka 16:48 sebenarnya dalam posisi 16:50 ya pasti ee Amerika ya walaupun dia 16:56 pasti akan mendukung dan akan menolak 16:59 apabila negara yang dijadikan sebagai 17:02 tempat ee pembunuhan itu melakukan 17:04 tuntutan karena negara itu dianggap 17:07 sebagai musuh ee Amerika. Tetapi kalau 17:10 di Qatar pasti akan ceritanya lain. Nah, 17:14 kalau kita melihat secara keseluruhan ya 17:17 memang ee biar bagaimanapun ya 17:21 tokoh-tokoh perlawanan ya di Palestina 17:25 termasuk juga yang di Hamas yang berasal 17:28 atau tinggal di luar Palestina pasti 17:31 akan menjadi sasaran ee pembunuhan ya. 17:34 berbagai percobaan pembunuhan kan juga 17:36 sudah dilakukan hampir di setiap wilayah 17:38 saya kira ee mereka ya mendapati e 17:41 peristiwa-peristiwa yang mengarah kepada 17:44 pembunuhan maka yang ee dan 17:47 intensifikasi ya 17:49 peningkatan operasi pembunuhan 17:51 tokoh-tokoh perlawanan itu kan semakin 17:54 meningkat. Kita bisa lihat sebenarnya 17:56 ketika kemudian Israel itu gagal ya 17:59 berperang di Gaza dan tidak menghasilkan 18:02 sebuah kemenangan yang strategis ya bagi 18:06 Israel dan rakyat Israel itu sendiri 18:09 yang terjadi adalah justru melakukan 18:11 pembunuhan secara massal secara masif 18:14 terhadap em apa rakyat sipil ya 18:18 orang-orang yang lemah perempuan, 18:20 anak-anak dan lain sebagainya. 18:23 Maka kemudian dia ingin membuktikan 18:25 kepada rakyatnya untuk ya me sebagai 18:28 sebuah simbol saya kira dengan cara 18:31 mengintensifkan ee apa 18:34 operasi pembunuhan terhadap tokoh-tokoh 18:37 ya perlawanan yang ada di luar ee apa 18:41 ee Palestina. Karena itu biasanya ya di 18:46 tempat-tempat yang apa yang terbuka yang 18:50 memungkinkan untuk terjadinya operasi 18:52 dan itu kita saksikan yang terjadi 18:53 adalah di em di Iran. Nah, ee tentu tadi 18:59 saya sebutkan bahwa ini jadi 19:02 momentum bahwa ee terbunuhnya Ismail 19:06 Hania itu ya mungkin dalam perspektif 19:09 Israel kan untuk menghancurkan 19:12 kepemimpinan ya. Sehingga ketika 19:14 kepemimpinannya itu hancur maka perintah 19:18 ke bawah itu juga akan tercerai. Tetapi 19:21 kan realitas yang terjadi justru ya 19:24 ketika kita melihat di dalam sebuah 19:27 perlawanan melawan ya Zionis maupun juga 19:31 melawan imperialis ya gerakan perlawanan 19:34 ketika tokoh-toknya itu 19:36 dibunuh ya maka yang terjadi adalah ee 19:40 penguatan ya solidaritas semakin apa ee 19:44 menguat kalau dalam bahasa Indonesia ya 19:46 kalau mati satu biasanya akan tumbuh 19:48 1000 begitu ya Jadi tunas itu akan 19:51 semakin tunas pemimpin juga akan semakin 19:54 banyak bermunculan. Jadi bukan berarti 19:56 mematikan. Jadi tentu yang terjadi bukan 20:00 seperti yang diprediksi oleh Israel. 20:02 bahkan dengan pembunuhan itu akan 20:05 terjerai berai gerakannya, tapi justru 20:07 semakin mengalami soliditas dan semangat 20:09 perlawanan juga saya kira akan semakin 20:12 akan ee semakin tinggi. Nah, inilah saya 20:17 kira kemudian tentu semua orang juga 20:19 paham tentang sosok Ismail Hania ya 20:22 sebagai sosok yang saya kira ya punya 20:26 komitmen dalam perdamaian bagaimana 20:28 bahasa yang beliau gunakan ya ee dengan 20:32 bahasa diplomasi ya sangat lembut. 20:35 Kemudian 20:36 juga hampir semua orang yang bertemu ya 20:39 memiliki apa kesan yang positif ya. Maka 20:43 ee apa dukungan internasional saya kira 20:47 semakin ee kuat ya dari sisi ini dan 20:50 tidak ada yang memberikan apa ee 20:54 justifikasi atau membenarkan apa yang 20:57 dilakukan oleh Israel ya kecuali 21:00 Amerika. Amerika pun dalam 21:02 perspektif tidak banyak berkomentar, 21:05 hanya berkomentar jika Israel diserang 21:09 maka Amerika akan membantu. Tetapi tidak 21:13 juga memberikan apa ee pembenaran 21:15 apa-apa yang dilakukan oleh oleh Israel. 21:19 Dan di Indonesia saya kira juga akan 21:21 respon masyarakat juga sangat kuat ya. 21:24 ee JK juga beberapa tokoh dari Indonesia 21:28 juga ikut ya ke Qatar. Bahkan di 21:31 Istiqlal juga kan diadakan ee salat gaib 21:34 ya yang dipimpin oleh imam besar ya dan 21:36 juga dari kedutaan Palestina. 21:39 Jadi dari kedutaan Palestina, otoritas 21:42 Palestina juga justru memberikan support 21:44 yang sangat kuat ya terhadap apa ee 21:49 sosok ya yang kemudian sangat dihormati 21:52 dan saya kira tidak hanya di kalangan 21:54 terbatas di Hamas saja tetapi juga tentu 21:56 di kalangan faksi-faksi yang lain 21:58 termasuk otoritas Palestina dan juga 22:01 mereka ya tokoh-tokoh yang memang 22:04 konsern terhadap perdamaian dunia dan ya 22:09 ee saya kira apa ya ini sebagai apa 22:13 pengantar ya berkaitan dengan ee sosok 22:16 ee beliau dan bagaimana nanti kaitannya 22:19 dengan ee kondisi ya ee geopolitik yang 22:24 ada yang pada akhirnya memang sebenarnya 22:26 posisi Israel sudah sangat lemah ya di 22:30 dalam maupun di luar dari sisi dukungan. 22:33 Tapi Israel mencoba untuk menarik apa ee 22:37 Iran agar berkonflik ya secara langsung. 22:40 Dengan begitu maka Israel akan 22:42 mendapatkan dukungan kembali dari 22:45 Amerika. Karena siapapun yang itu apa di 22:50 serang ya oleh Iran dan terhadap Israel 22:54 maka pasti menjadi kewajiban e Amerika 22:57 untuk ee melindungi ee Israel. Nah, ini 23:01 saya kira upaya yang coba dilakukan. 23:03 Tapi apakah kemudian petualangan 23:05 Netanyahu dan pemimpin garis kerasnya 23:07 akan terus berlangsung atau justru nanti 23:10 akan menjadi titik balik ya bagi 23:13 kehancuran ee pemerintahan yang sangat 23:16 yang sekarang ini dan mungkin ya akan ya 23:20 ee berdampak ya serius ya pada ee Israel 23:24 ke depannya. Saya kira itu ya ee 23:26 beberapa catatan yang saya bisa berikan 23:29 kurang lebihnya. Mohon maaf. 23:30 Asalamualaikum warahmatullahi 23:32 wabarakatuh. Waalaikumsalam. Makasih, 23:35 Prof. Bang Haldi sudah hadir. Lanjutkan, 23:38 Bang Haldi. 23:40 Makasih, Prof. Asalamualaikum 23:41 warahmatullahi wabarakatuh, 23:42 sahabat-sain. Mohon maaf saya yang baru 23:44 hadir. Ee ya ee tema malam ini tentang 23:48 ee Ismail Haniah eh potret pejuang ee 23:51 pada Rabu malam ee dini hari. eh Sayanya 23:57 ee eh terbunuh ya di Iran di Teheran 24:02 setelah menghadiri acara pelantikan 24:04 presiden baru Iran ya yang presiden 24:07 sebelumnya juga terbunuh karena 24:09 kecelakaan ee helikopter dan ini sangat 24:12 menunjukkan ee dunia. Tapi di sisi lain 24:16 ee ada kemungkinan justru peta politik 24:18 akan berubah ee dalam konteks ee konflik 24:23 Timur Tengah dengan momentum ee 24:25 terbuluhnya Ismail Haniah ini. Ee bahwa 24:29 dalam sudut pandang perjuangan bangsa 24:31 Palestina yang dimotori oleh Hamas, 24:34 kematian pemimpin mereka bukan berarti 24:38 ee bisa ee menghentikan perjuangan 24:40 mereka. justru akan lahir ribuan kali 24:43 lipat semangat perjuangan. Ee akan lahir 24:47 ribuan ee jam jutaan e kader-kader baru 24:51 penurus Ismail Haniah. Dan bisa jadi ini 24:54 akan mempercepat ee kemenangan bangsa 24:56 Palestina, kemerdekaan bangsa Palestina 24:59 ee dan juga ee kekalahan Israel. Wallahu 25:02 alam gitu ya. Tapi kita lihat 25:04 analisisnya bagaimana eh saat ini tadi 25:08 sudah dengan Pak Yon dan sekarang kita 25:10 ke Fahrul Aidi Mazak ya sebagai eh ketua 25:16 GKS SA Palestina dan anggota e fraksi 25:19 PKS dari DPRRI yang juga eh apa yang 25:24 juga salah satu fraksi yang sangat 25:26 konsen mendukung perjuangan e bangsa 25:28 Palestina. Baik, kepada Ustaz Syahrul 25:31 Aidin Maj dipersilakan memberikan 25:32 pandangannya terkait eh apa terbunuhnya 25:36 Ismail Haniah dan bagaimana kira-kira 25:38 analisisnya dan apa gambaran situasi ke 25:41 depan yang akan berkembang di Timur 25:43 Tengah dalam hal ini konflik Israel dan 25:45 Palestina. 25:49 Masih dimute, Ustaz. 25:53 Terima kasih, Pak Mardani, Pak Profon, 25:57 Mang Yahya. 25:59 ee senang sekali bisa ee hadir di acara 26:03 Zoom yang ditakarsai oleh Bang Mardani 26:07 Lisera lewat Talk ya. 26:10 ee memang 26:13 masih ee hangat dalam ingatan kita dan 26:16 kita masih merasa ikut bergabung dengan 26:20 meninggalnya seorang ee pemimpin pejuang 26:25 ee kemerdekaan Palestina yaitu Ismail 26:27 Haniah. Ee 26:30 beberapa hari atau beapa minggu yang 26:32 lalu ya, belum lama saya kurang ingat 26:35 tanggalnya berapa. Deklarasi Beijing itu 26:38 memberikan ee kabar gembira bagi kita ee 26:43 bangsa Indonesia dan yang pemerhati atau 26:48 peduli dengan kemerdekaan Palestina. Di 26:50 mana di Beijing itu paksi-paksi yang ada 26:53 di ee Palestina itu bisa menyatu 26:57 termasuk Hamas di antaranya. 27:00 ee ini ada ee harapan besar bagi ee 27:07 kemajuan ee kemerdekaan Palestina 27:10 tentunya ee selaku ketua grup kerja sama 27:14 Bilateral Indonesia memang kita 27:18 ee selalu memberikan saran kepada mereka 27:22 ee ketika kami bertemu dengan ee 27:26 pemerintahan Palestina di bawah Patah ee 27:29 ee agar ee mereka bisa menyatu belajar 27:33 dari Indonesia di mana kemerdekaan 27:36 Indonesia itu dimulai dari adanya 27:39 persatuan 27:41 ee Indonesia. dengan kita sumpah 27:46 pemudanya, pernyataan kita adalah satu 27:48 bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air. 27:54 Ee kita bahkan bisa menawarkan waktu itu 27:58 untuk bisa menjadi perantara ya untuk 28:02 menyatukan faksi-faksi yang ada di 28:04 Palestina. Alhamdulillah mungkin dengan 28:06 jalan ee dengan daya tarik yang luar 28:09 biasa Cina mampu menyatukan vaksi-vaksi 28:12 itu. Jadi 28:14 selaku ee apa namanya? Orang yang selalu 28:19 peduli dan pemerhati Palestina ini 28:22 betul-betul menjadi kabar gembira bagi 28:24 kita. Dan ini jugalah barangkali ee 28:29 pasca 28:31 ee deklarasi di Beijing itu membuat 28:35 kekhawatiran yang besar bagi ee Israel. 28:38 Ya, tentu ini akan menjadi ancaman bagi 28:42 Israel karena persatuan mereka itu akan 28:45 menjadi 28:47 kekuatan 28:49 ee sehingga Beijing tentu mencari jalan 28:53 agar bisa melemahkan 28:56 ee Palestina, perjuangan Palestina ini. 28:59 Betul kata Profesor yang tadi untuk bisa 29:04 membunuh 29:06 ee Ismail Hania ini yang memang menjadi 29:09 target di Qatar, di Turki itu tentu agak 29:12 berat ya karena dia tidak langsung 29:15 menjadi konflik dengan Israel tetapi di 29:19 Iran ini ee ini menjadi apalagi 29:23 sebelumnya sudah ee meninggal wafat 29:27 presidennya dalam ee apa insiden 29:32 helikopter yang juga dicurigai itu 29:35 adalah bagian dari ee apa namanya ee 29:39 usaha dari Israel ya. ya kita tidak tahu 29:43 sampai sekarang hasil investigasinya 29:45 seperti apa. 29:48 Ee tadi meninggalnya ee Ismail Hania 29:55 yang merupakan pejuang Palestina, tentu 29:59 harapan Israel itu akan melemahkan 30:02 perjuangan setelah mereka. 30:05 Tapi seperti disampaikan oleh Bapak Ibu 30:07 sekalian tadi bahwa sesungguhnya berkaca 30:12 pada peristiwa-peristiwa sebelumnya 30:15 bahwasanya 30:16 pemimpin-pemimpin ee Hamas yang memang 30:20 mereka ini lambang 30:23 darian Palestina ee setelah pemimpin 30:28 tertingginya itu meninggal insyaallah 30:30 akan hadir 30:33 pemimpin-pemimpin lainnya. yang akan 30:34 gantikan hilang satu tumbuh 1000 begitu. 30:39 Ee di sisi lain kalau 30:42 anggapan ee persepsinya Israel akan 30:45 melemahkan, justru ini akan menguatkan. 30:48 Bahkan ee dukungan 30:53 ee rakyat ya, dukungan warga 30:58 ee global, negara-negara semakin tinggi 31:01 ke Palestina. bahkan ke Hamas sendiri 31:05 yang selalu 31:07 dibuat cap teroris ya. Nah, ee ini 31:13 ee akan pertama akan memudarkan 31:18 kepercayaan kepada Israel, dukungan 31:22 kepada Israel di beberapa negara kita 31:24 sudah mencabut. Begitu juga dukungan ke 31:28 Palestina. 31:30 beberapa negara memberikan 31:33 ee dukungan 31:35 dan ee kalau kita lihat 31:38 demonstrasi-demonstrasi yang dilakukan 31:40 di Eropa itu itu luar biasa. Jadi tidak 31:44 lagi terbatas pada umat Islam, tetapi 31:48 adalah masyarakat umum, orang-orang yang 31:52 punya kepedulian tentang kemanusiaan, 31:54 asasi manusia dan seterusnya. 31:58 Nah, mudah-mudahan ini dengan kematian 32:02 pejuang Palestina ini tidak ee menjadi 32:06 ee berhentinya perjuangan. Insyaallah 32:08 tidak. Karena tertanam ideologi yang 32:11 luar biasa kalau kita diskusi dengan ee 32:15 orang-orang Palestina yang ada di Gaza. 32:17 Kita lihat-lihat di videonya itu luar 32:19 biasa. Dan mudah-mudahan akan semakin 32:23 ada kesadaran masyarakat ee 32:26 internasional, negara-negara ee ee yang 32:30 selama ini memberikan dukungan pada 32:34 Israel ya, terutama Amerika. Kalau kita 32:37 lihat sekarang ini kepercayaan kepada 32:39 Amerika sudah bergeser ya. 32:43 Ee nah mudah-mudahan ini akan secara 32:46 simultan terjadi sehingga akan selalu 32:49 melemahkan ee Israel dan melemahkan 32:53 negara-negara yang selama ini memberikan 32:56 dukungan kepada Israel sehingga pada 32:59 akhirnya ee kemerdekaan Palestina itu 33:02 bisa terwujud. ee pada akhirnya apa yang 33:05 dicita-citakan oleh seluruh ee warga 33:08 Palestina dan begitu juga Indonesia yang 33:11 selama ini memberikan dukungan sebagai 33:13 amanat dari Undang-Undang Dasar kita 33:16 betul-betul terwujud nantinya. Karena 33:18 memang perjuangan itu pengorbanan, 33:21 ancaman, kemudian ee target 33:24 pemimpin-pemimpin pejuang itu pasti ada 33:26 ya. 33:28 dan 33:29 ee kita berharap ada setelah ini ee ada 33:36 hukuman-hukuman dari banyak negara 33:39 kepada ee Israel ee dan ini menjadi 33:45 ee titik di mana nanti akan hancurnya 33:49 negara penjajak ini. Kesadaran 33:52 masyarakat itu sudah tumbuh. ee 33:54 kesadaran masyarakat internasional itu 33:56 sudah jelas dan 34:00 ee ya akan semakin setiap Israel 34:05 melakukan pelanggaran-pelanggaran 34:07 seperti ini, tindakan-tindakan seperti 34:10 ini, itu akan mengakibatkan turunnya 34:13 dukungan kepada Israel dan negara-negara 34:15 yang memberikan dukungan kepad dan 34:18 mudah-mudahan memberikan kepercayaan, 34:20 kesadaran dan kita dorong ini 34:22 negara-negara Arab yang 34:24 sayangnya beberapa negara Arab yang 34:26 masih membuat stempel Hamas ini sebagai 34:30 ee organisasi teroris itu segera 34:33 dicabut. Kita harus mendorong itu karena 34:36 ini yang ee menyebabkan ee apa namanya 34:41 ee negara-negara itu tidak mau 34:43 berinteraksi dengan padahal ini juga 34:45 adalah semacam pesanan dari Amerika ya 34:48 tentunya. Terima kasih. Barangkali itu. 34:54 Baik, terima kasih Pak Ustaz Krolid 34:57 Mazad atas paparannya. Dan sekarang kita 35:01 diskusi ya, kita mulai dari Pak Mardani. 35:04 Eh, Pak Mardani eh terkait dengan ee isu 35:07 Palestina ya. 35:10 Ee ada kemungkinan eskalasi akan 35:13 meningkat ya. ini Iran sudah 35:15 mengumpulkan semua praksinya di Yaman, 35:18 di Libanon dia, ya seperti Yaman dan di 35:21 Irak dan daerah-daerah lain termasuk 35:24 juga dengan ee Hamas ee untuk ee 35:28 membalas ee serangan yang dilakukan 35:32 Israel sehingga terbunuhnya Ismail. Nah, 35:36 ini kira-kira bagaimana nih gambarannya 35:38 nih apabila Iran 35:41 danunya juga bakal bergerak dan 35:44 sepertinya juga Israel juga sengaja 35:46 memancing-mancing juga ya. Eh, Israel 35:50 sedang konflik juga dengan Sisbola di 35:52 Libanon gitu ya, dengan Haut Yaman. 35:54 Apakah memang ini sengaja Israel mau 35:56 memperbesar area pertempuran? apa 35:59 kira-kira tujuan sebenarnya yang sedang 36:01 dirancang oleh Israel dan kira-kira 36:03 gimana ee strategi yang akan dilancarkan 36:05 oleh Hamas dan juga Iran dan 36:11 sekitunya. Kasih Bang Aldi eh Prof. dan 36:14 Ustaz Sahrul jazakumullah atas eh 36:18 perspektifnya. Izin Bang Haldi. Eh saya 36:20 mulai dengan eh 36:23 Ismail dulu almarhum ya tadi. Luar 36:27 biasa. ee 36:29 menggambarkan bagaimana Ismail Haniah 36:33 Allah yarham 36:34 asyahid itu sebagai negosiator 36:37 perdamaian. 36:41 Eh, karena 36:43 memang bulan April 2024 ya kita tahu ya, 36:48 Prof, tiga anaknya itu 36:52 dibomnya oleh 36:55 Israel itu dalam kondisi tengah ee 37:00 perundingan ya kan ee Mesir, Qatar gitu 37:05 loh di antara 37:07 inisiatornya dan sudah sangat sangat 37:09 dekat ee seluruh fraksi di di Palestina 37:12 sudah sepakat tinggal Israel yang terus 37:15 mengulur waktu ee tiba-tiba ada berita 37:18 ee keluarganya dibom tapi luar biasa 37:23 ee Asyahid Ismail Haniah 37:26 tidak mundur ya Prof Yon justru ee maju 37:31 terus ee perdamaian ini jauh lebih 37:32 penting ketimbang urusan keluarga ya. 37:35 ini menunjukkan kebesaran jiwa ee ke 37:39 fokus perjuangannya buat Palestina. 37:42 siap mengorbankan apapun 37:45 sampai 31 Juli 37:48 2024 Allah memanggilnya dengan cara yang 37:51 terbaik menjadi syahid ee di tempat yang 37:57 ee menjadi polemik ya polemiknya karena 38:02 dengan kejadian di Teheran itu 38:05 menunjukkan beberapa hal ya saya 38:07 membacanya seperti ini profion pertama 38:10 ada kelemahan 38:12 intelijen pasti itu karena ee tidak 38:16 mungkin musuh Israel tahu eh exactly the 38:22 same gitu. Eh saya pernah ke Beirut, 38:25 Profon ketemu dengan Dubes RI di 38:29 Beirut. Israel tuh punya kemampuan 38:33 akurat targeting bombing gitu. 38:36 Jadi kalau dia ngebom tuh misal gini, 38:38 "Bang Haldi ada 20 lantai, dia cuma mau 38:41 lantai 17, yang 17 aja yang kena gitu 38:44 loh. Dan itu sama karena di tempat yang 38:46 sama ada juga vaksi Palestina yang lain 38:49 dan itu tidak kena gitu." Nah, jadi ini 38:52 ee gaya Israelnya sangat kuat dan di 38:56 beberapa analisa memang Iran punya 39:00 catatan buruk dalam intelijen. Satu 39:04 ilmuwan nuklir Iran yang sangat 39:07 berpengaruh dan yang menjaga bagaimana 39:09 Iran dapat tumbuh menjadi negara 39:12 nuklir itu pun tahun 2020 ee memang 39:16 ditargetkan oleh Israel terbunuh juga 39:19 akhirnya gitu loh. Jadi memang ee 39:21 catatan intelijen Irannya ee ee ini 39:27 perlu menjadi pertimbangan ya. Kenapa di 39:30 Qatar, kenapa di Beijing dan di Probion, 39:33 kenapa di Turki? Ismail hanya sering 39:36 muter ke beberapa negara dan aman gitu. 39:38 Walaupun benar bahwa Israel memang sudah 39:41 menurunkan ultimatum ee asyahid ini 39:44 harus dilenyapkan karena beliau punya 39:47 visi yang jelas, punya strategi yang 39:49 jelas, dan aksi yang jelas. Bayangkan 39:52 ketika ee Hamas dipuji karena ee 39:57 serangan 7 Oktober 40:00 2023, tapi ternyata pujian itu tidak 40:03 membuat Hamas besar kepala, tapi justru 40:05 membuat Hamas menjadi rendah hati. 40:08 dan siap untuk mewujudkan perdamaian 40:11 karena perdamaian jauh lebih penting 40:13 bagi ee Al Asyahid Ismail Haniah. Dan 40:17 dampaknya luar biasa. 40:19 Ee kalau Prof Yon tadi cerita di ee 40:23 Istiqlal tadi saya salat Jumat di rumah 40:26 sakit haji karena ngantar cucu ke rumah 40:29 sakit dan ada edaran dari Majelis Ulama 40:35 Indonesia untuk melakukan salat gaib. 40:38 Wah, luar biasa. Seluruh masjid 40:40 melakukan salat gaib untuk seorang 40:43 Ismail 40:44 Haniah, Wakil Presiden kita e Pak Yusuf. 40:49 ee berangkat ya. Pak Jokowi juga ee ee 40:53 memberikan komen membl ee pembunuhan ini 40:57 dengan izin Allah ee belum ee Hamasnya 41:02 sedang merancang pertumbuhan dengan 41:05 lebih kokoh. Kemenangan ee Palestina 41:08 sudah nampak dari ee wanginya darah 41:12 syuhada ini. Sehingga memang saya baca 41:15 satu ini, Prof. 41:18 anak ataupun keponakannya menyampaikan 41:21 memang itu kematian yang diinginkan oleh 41:24 syahid ya e waha al syahadatik ya dan 41:28 luar biasa ya minal mukminina rijalun 41:31 shodqu ma ahadallah alai sebagian orang 41:35 yang beriman itu ada yang benar dengan 41:37 janjinya dan Allah pun membenarkan 41:39 janjinya semoga Allah ee ee berikan ee 41:44 kepada asyahid ee ee ee kebaikan ee 41:49 dunia akhiratnya dan betul-betul 41:52 kematiannya membawa kemenangan bagi 41:56 bangsa Palestina. Amin ya rabbal alamin. 41:59 Kalau yang Bang Haldi bilang ini Israel 42:02 memang tadi saya bilang Bang Haldi 42:04 dengan satu tepukan ingin memunuh tiga 42:07 empat lalat. Itulah mengajak pertama 42:10 tentu Ismail Hanianya salah satu tokoh 42:15 utama Hamas meninggal. Benar. Mati satu 42:18 tumbuh 42:19 1000 itu akan terjadi. Tetapi bahwa 42:23 kehilangan seorang Ismail Hania bagi 42:25 Hamas adalah kehilangan besar. Ya. Dan 42:28 karena itu ee buat Iran lebih berat lagi 42:32 karena jadi beban politik tambahan. 42:35 Karena itu Iran sedang melakukan banyak 42:38 hal. Tetapi titipan 42:40 saya Iran mesti retaliation-nya ya 42:44 pembalasannya dengan sangat cerdas, 42:46 dengan sangat akurat. Bukan malah 42:48 sebagaimana kehendak Israel. Israel 42:50 inginnya ngajak pertarungan menjadi 42:52 eskalatif, Bang Haldi. Karena buat 42:55 Netanyahu 42:56 kematian ee asyahid ini bisa menjadi 43:00 tambahan modal politik dia. Ya, kita 43:02 tahu netanyo sudah sangat tersudut. ee 43:06 sebagian besar masyarakat tidak suka 43:08 Mahkamah Agung yang sedang mengusut 43:10 kasus korupsinya sudah 43:11 dilucuti. Tetapi masyarakat ee Israel 43:15 terus melakukan demo dan ee koalisinya 43:19 sangat rapuh ya. E Biden juga sudah 43:22 berkali-kali dengan suara keras gitu 43:24 loh. Dan sehingga ee ini bisa menyambung 43:28 nafas ya. tetapi bersyukur ee ternyata 43:33 respon sebagian besar negara ee ini 43:36 betul-betul ee menganggap Israel sangat 43:39 kelewatan ya, sangat melakukan perbuatan 43:42 yang terkutuk ya dan harapan saya Iran 43:47 betul-betul mampu memainkan peran 43:50 cerdasnya karena ketika pergolakan ini 43:53 melebar hauti di Yaman, Hizbullah di 43:57 Beirut, Iran ee ee itu bisa menjadi 44:00 sarana bagi Amerika dan sekutunya untuk 44:03 melakukan gerakan ee ee meng ee bumi 44:08 hanguskan daerah-daerah itu sebagaimana 44:11 yang terjadi di Irak, sebagaimana 44:13 terjadi di negara-negara tertentu. 44:15 Karena itu ee kemarin Iran sudah sangat 44:19 terpancing, Bang Hal, ketika salah satu 44:24 ee ee komando di Garda Revolusinya 44:28 meninggal ee dalam serangan akurat ee 44:32 Israel di Beut ya. Tapi bagusnya Iran 44:35 juga ee melakukan respon yang sangat 44:39 terukur ya. Karena bagaimanapun ee 44:43 peperangan ini harus betul-betul 44:45 peperangan yang dirancang dengan matang. 44:47 Jangan justru ee peperangan yang memang 44:50 diinginkan oleh Israel. Begitu Bang 44:51 Hali. 44:55 Baik, terima kasih, Pak 44:57 Mardani. Ee sekarang kita ke Pak Yon. 45:00 Pak Yon 45:02 ee bagaimana melihat ee perkembangan 45:05 situasi ini bahwa isu Palestina ini 45:07 sudah menjadi milik ee umat ee manusia 45:10 ya seluruh bangsa ya, lintas agama, 45:13 lintas ee negara, lintas suku bangsa 45:17 gitu ya, ee lintas gender gitu. Nah, ee 45:22 bagai ee sementara posisi Israel masih 45:25 kuat ya dengan hubungan di belakangnya 45:27 Amerika dan modal teknologi, tentara, 45:31 persenjataan. Nah, ini apa mungkin nih 45:34 dengan momentum Ismail Hania ini dunia 45:36 akan bersatu? gitu ya. Di sisi lain 45:39 seperti halnya Turki, Erdogan juga sudah 45:42 mulai ee mengeluarkan pernyataan akan 45:46 kalau Israel masih terus ee melakukan 45:51 pelanggaran-pelanggaran kemanusiaan ini 45:53 akan ee Turki juga akan menurunkan eh 45:57 gitu. Nah, ini apa eskalasi apa yang 46:01 akan mungkin bisa terjadi dalam beberapa 46:04 waktu ke depan ee terkait konflik 46:06 Palestina. 46:10 Ya, terima kasih, Bang Heldi. Ya, jadi 46:14 saya kira betul ya bahwa isu Palestina 46:17 sekarang tidak lagi terbatas ya menjadi 46:21 isu dunia Islam saja, tetapi kemudian 46:24 menjadi isu yang universal. Jadi, kalau 46:26 saya mau flashback ya menjelaskan 46:28 bagaimana periode fase itu terjadi ya. 46:31 Jadi ketika 48 sampai 46:34 79 ya era 80 itu kan Palestina menjadi 46:39 isu Arab ya. Jadi kita ee perang Arab ya 46:42 melawan Israel ya ee apa namanya sampai 46:47 kemudian ee di menangkan oleh Israel 46:51 diakhiri dengan perjanjian-perjanjian 46:53 kem David ya yang memaksa kemudian Mesir 46:57 ya mengakui Israel kemudian sampai apa 47:00 ee Jordan ya 92 ya. Nah, ini kan dari 47:04 situ sebenarnya ketika Palestina 47:07 dijadikan sebagai isu bangsa-bangsa Arab 47:12 pada Pasca itu telah mengalami 47:13 sebenarnya kemunduran dan mengalami 47:16 kekalahan. Baru 79 ya, Iran yang awalnya 47:20 sebagai negara kedua yang mengaku Israel 47:22 setelah Turki telah revolusi 79 itu kan 47:25 mengambil alih ya mengambil alih ee isu 47:30 perjuangan perlawanan rakyat Palestina. 47:33 dari Arab kemudian dibawa kepada 47:35 revolusi. Sehingga dalam hal itu Iran 47:38 mengklaim bahwa perjuangan ee Palestina 47:41 adalah perjuangan umat Islam. Sehingga 47:43 tahun '9 sampai belakangan itu ya 47:47 isu-isu Palestina itu menjadi isu-isu 47:50 Islam ya. Kadang hanya terbatas menjadi 47:52 Islam. Karena apa? Karena 47:54 inisiatornya ee apa? Garda terdepannya 47:57 adalah Iran ya. Maka kan ee Iran ee tiap 48:03 pekan terakhir bulan Ramadan itu kan 48:05 memperingati sebagai hari Al-Quds ya 48:07 sejak 79. Kemudian kedutaan 79 itu 80 48:12 kedutaan Israel yang ada di Tehran itu 48:16 akhirnya diganti menjadi kedutaan 48:18 Palestina dan hubungan dengan Israel 48:20 diputus dan kemudian ee apa ee Iran ya 48:25 membentuk sebuah garda. salah satunya 48:27 adalah pasukan Alqus ya yang itu ya 48:31 menjadi salah satu ee pasukan yang 48:35 memang ya tugasnya ee berkaitan dengan 48:38 mobilisasi di kawasan. 48:41 Nah, sejak 7 Oktober 48:44 ya dengan adanya peristiwa 7 Oktober 48:47 sampai 48:48 sekarang itu isu Palestina apa 48:52 berkembang ya. Tidak hanya tadi itu 48:55 awalnya hanya isu Arab ya antara 48:57 Palestina dan Arab semua pembahasan 48:59 pasti kaitan dengan Arab Palestina dan 49:01 lain sebagainya. Kalau Arab oke berarti 49:03 Palestina telah selesai tapi kan 49:04 ternyata kan gagal. kemudian diambil 49:06 alih oleh resistance perjuangan 49:08 perlawanan proksi perlawanan oleh apa 49:11 namanya em ee Iran. Sementara 49:15 negara-negara Arab sudah siap melakukan 49:17 normalisasi ya sehingga kan porosnya 49:19 hanya 49:21 Iran. Setelah 7 Oktober kemudian semua 49:24 terbuka ya. Kenapa terjadi serangan 7 49:26 Oktober? Banyak yang tidak percaya 49:28 terhadap kekejaman Israel ya. Baru 49:31 kemudian bulan pertama serangan Israel 49:34 sampai sekarang dunia terbuka matanya 49:38 betapa kekejaman yang dilakukan oleh 49:40 Israel. Sehingga persoalan Palestina 49:42 tidak hanya di apa batasi ya persoalan 49:46 umat Islam, tetapi kemudian itu menjadi 49:49 ee persoalan dunia secara umum. Nah, 49:52 maka dalam hal ini saya melihat 49:54 bahwa 49:56 ee per apa ee peperangan ya dalam hal 50:01 ini apakah kemudian kekuatan Israel yang 50:04 sudah 50:05 sedemikian dasatnya dengan militer 50:07 dibantu oleh Amerika bisa dikalahkan ya 50:10 dengan kekuatan kemanusiaan yang 50:12 universal itu ya. Jadi saya kira ee 50:17 keperkasaan sebuah kekuatan militer 50:20 angkatan perang itu tidak ada. Artinya 50:23 apabila semua bertentangan dengan 50:26 nilai-nilai yang universal, maka yang 50:29 kokoh itu bisa hancur. Ya, saya kira 50:32 bukan dari sisi berhadapan dengan apa 50:36 sama-sama kuatnya militer, tetapi justru 50:40 ketika ee militer yang kuat dihadapkan 50:45 kepada nilai-nilai kemanusiaan dan 50:48 banyaknya pelanggaran hak asasi manusia 50:50 yang dilakukan, di situlah saya kira 50:52 kemudian ee kekuatan militer hard power 50:56 itu bisa di dijatuhkan oleh ee sebuah 50:59 apa keniscayaan berkaitan dengan ya 51:02 kemanusiaan yang memang menjadi hak 51:04 dasar ya bagi kehidupan manusia di dunia 51:08 itu. Maka bisa saja ini menjadi sebuah 51:12 apa trigger ya. 51:15 Justru semakin apa Israel semakin kalap 51:19 menggunakan senjata-senjata yang 51:21 digunakan dan itu banyak terjadi 51:24 pelanggaran-pelanggaran kemanusiaan. 51:25 pada situ, pada saat itulah sebenarnya 51:28 dia sudah mulai ya menghitung apa 51:31 kehancurannya hari demi hari karena ee 51:35 sudah bertolak belakang dengan 51:37 nilai-nilai kemasanusiaan secara umum 51:40 dan perjuangan rakyat Palestina ya telah 51:43 berkembang sebagai perjuangan yang 51:46 diadopsi, yang didukung, di-support ya 51:49 oleh berbagai elemen yang percaya ya 51:52 bahwa ya dunia itu harus ada aturannya. 51:56 Begitu negara merasa superior, bisa 51:59 melakukan apa saja tanpa aturan, maka di 52:02 situlah sebenarnya ya negara itu atau 52:05 negara yang mendukungnya mulai 52:07 kehilangan relevansinya di dunia itu. 52:10 Maka itu harus ditinggalkan cara-cara 52:13 itu. Kalau kemudian ingin apa? Eksis 52:16 ya, 52:18 koeksistennya dalam ee dunia yang damai. 52:22 Jadi saya kira sebagai apa melihat ya 52:27 para pejuang perdamaian kemudian hak 52:30 asasi manusia dan lain sebagainya ya 52:33 mungkin mereka tidak memiliki senjata 52:36 yang kuat mereka tidak punya nuklir 52:38 tidakus massal tetapi dengan sikap dan 52:42 ketegasan mereka yang menolak ya adanya 52:47 kebijakan-kebijakan langkah-langkah 52:50 aksi-aksi yang itu merendahkan 52:52 kemanusiaan, maka itu menjadi bisa 52:54 menjadi kekuatan besar ya untuk ya 52:58 menghancurkan sebuah kekuatan besar yang 53:00 angkuh ya yang merasa ee tidak bisa 53:04 dikalahkan oleh ee negara atau bangsa 53:08 yang yang lain. Nah, dalam kondisi itu 53:10 saya kira ya kita kemudian menjadi 53:13 optimis ya, bahwa tidak sepenuhnya 53:17 kemudian perbedaan kekuatan senjata dan 53:21 lain sebagainya itu bisa menjadi 53:23 kekuatan utama dan bisa melakukan apa 53:25 saja. 53:26 Tapi ee tentu ya itu bisa saja justru 53:31 menjadi awal ya sebuah ee kehancuran ya 53:35 apabila tadi itu bertolak belakang 53:38 dengan nilai-nilai kemanusiaan universal 53:41 yang dipegang secara umum oleh publik 53:44 internasional. maka ya kita sudah 53:48 menyaksikan ya mereka sudah semakin 53:50 terisolasi ya mungkin tinggal berdua 53:54 nanti tinggal sendiri satu-satunya dan 53:56 situlah saya kira ya 53:59 bagaimana ee apa akan terjadi ya sebuah 54:03 perubahan besar dan tidak lama kemudian 54:05 ya Palestina akan mendapatkan haknya 54:07 negara yang berdaulat dan merdeka. Jadi 54:10 saya saya kira ya ee itu ya Bang Aldiah. 54:14 Baik, terima kasih eh Pak Yon. Sekarang 54:18 ke Ustaz Sahrul. Ustaz Sahrul 54:22 ee apa namanya? Per Indonesia bagaimana 54:26 ke depannya dalam konteks ee isu 54:28 Palestina ini ya? 54:31 ee terutama mungkin analisisnya ee di 54:35 pemerintahan Presiden Baru Pak Prabowo 54:37 nantinya ee dalam beberapa kali 54:40 pernyataan Pak Prabowo ini menunjukkan 54:43 keberpihakan dalam perjuangan Palestina, 54:45 pembelaan ke Palestina. Nah, kira-kira 54:48 adakah harapan baru di di presiden yang 54:50 baru nanti ee pembelaan kita, dukungan 54:54 Indonesia terhadap Palestina melawan 54:57 Israel ini menjadi semakin kuat? 55:03 di-mute. Masih di-mute, 55:07 Ustaz, ya. Ee terima kasih, Pak Yan. Ee 55:12 insyaallah kita masih berharap dan 55:15 tentunya ee tentu kepada pemerintahan 55:19 baru di bawah kepeminan Pak Prabowo ini 55:22 dukungan ke Palestina itu tetap dan 55:25 bahkan harus lebih menguat. 55:28 Ee dan kemarin kita apresiasi kepada Pak 55:32 Wakil Presiden ee Pak Yusuf Kala, mantan 55:37 Wakil Presiden yang eh berinisiatif 55:40 untuk menemui ee Mail Hania ya 55:44 beberapa minggu sebelum dia meninggal di 55:49 ee Kotar untuk memberikan menyampaikan 55:53 pesan tentunya dari bangsa Indonesia. 55:56 kan dukungan terhadap perjuangan rakyat 55:59 Palestina. Dan tokoh-tokoh seperti ini 56:02 nih memang kita harapkan. Oke ya. Jadi 56:05 ada dari ee pemerintahnya atau juga ada 56:09 ngongngo yang tokoh-tokoh besar 56:12 Indonesia. Pak Yusuf Kala ini memang 56:15 kita kenal sebagai tokoh yang perdamaian 56:18 ya. dulu pernah di Aceh kita ketahui 56:22 ini. Nah, sekarang dia berkiprah untuk 56:25 perdamaian di di internasional. Nah, ee 56:29 yang penting terus kita jaga ee adanya 56:34 deklarasi Beijing itu Persatuan Rakyat 56:37 Palestina ini kita dorong terus dan kita 56:40 berikan 56:41 dukungan. Ee dan secara ee 56:47 pertemuan-pertemuan ee internasional di 56:51 ee lembaga-lembaga internasional seperti 56:53 PBB, Indonesia harus selalu 56:55 memperjuangkan. Kita berharap ee Menteri 56:58 Luar Negeri ee ke depan ee pemerintahan 57:02 Pak Prabowo ini lebih keras lagi, lebih 57:05 giat lagi, lebih kuat lagi untuk 57:07 memberikan dukungan kepada Palestina. 57:10 Kalau sebelum ini tadi disampaikan oleh 57:13 Pak 57:14 Profas isu Palestina itu baru beranjak 57:18 kepada isu ee umat Islam. Kalau sekarang 57:22 ini sudah isu ee warga dunia begitu. Ini 57:27 sudah isu warga dunia apalagi nanti 57:29 setelah pasca Hamas ini. Nah, kita 57:31 berharap Hamas tidak lagi menjadi 57:34 distigmakan sebagai ee organisi teroris. 57:38 Kemudian kepercayaan kepada Israel akan 57:42 semakin menurun. Kemudian kepercayaan 57:44 kepada negara-negara yang memberikan 57:47 dukungan kepada Israel juga akan 57:49 menurun. Dan di situlah kitanya yang 57:52 selama ini memperjuangkan kemerdekaan 57:54 Palestina akan selalu bersuara dan akan 57:58 semakin tegas. Bahkan kemarin di 58:01 Olimpiade ya, di mana ee orang-orang 58:06 Israel diteriakin sama warga dunia 58:09 begitu. Nah, ini kondisi ini akan ee 58:14 menghilangkan ya 58:16 waqlub katanya Allah tancapkan dalam 58:20 diri mereka itu warga Israel itu jadi 58:22 tidak nyaman, ketakutan gitu. Jadi bukan 58:25 hanya tentara-tentaranya yang membunuh 58:28 ee warga Palestina, tapi rakyat Israel 58:31 itu juga ya gitu ya. Bisa jadi mereka 58:34 sudah ketakutan ke mana-mana mereka 58:37 takut ya. Bisa jadi mereka meninggalkan 58:40 negara mereka sendiri kembali kepada 58:42 negara-negara asalnya dan pada 58:45 akhirnya ee ya Israel hancur ya seperti 58:50 janji Allah Subhanahu wa taala. Jadi ee 58:53 kita sebagai warga negara Indonesia baik 58:56 pemerintahannya, rakyatnya yang 58:58 diamanahkan oleh Undang-Undang Dasar 59:00 kita untuk ee memperjuangkan kemerdekaan 59:03 Palestina, menolak penjajahan, 59:06 mudah-mudahan bisa terwujud nanti. 59:08 Terima kasih. 59:18 Makasih Ustaz 59:20 Sahrul. Mang Haldi Kepental 59:23 nih. 59:26 Ee Ustaz 59:28 Syahrul, kalau ada pertanyaan 59:32 tambahan terkait 59:35 dengan upaya Palestina menjadi anggota 59:40 PBB secara penuh, ada update kah? 59:47 ee memang dukungan itu banyak 59:50 kemarin Pak Mardani, tetapi 59:54 ee belum final kayaknya ya. Artinya 59:59 secara resmi apakah itu diterima? 1:00:02 Kekhawatirannya itu adalah ee Amerika 1:00:05 lagi-lagi 1:00:06 akan menggunakan hak tetonya. 1:00:12 saya tidak update lagi belakangan, tapi 1:00:15 diskusi kita, diskusi kita di dengan 1:00:18 teman-teman ini pasti akan ditolak oleh 1:00:20 Amerika pada akhirnya 1:00:24 ya. Tetapi nah jumlah jumlah 1:00:27 pendukungnya membesar ya. 1:00:31 Betul. Cuma apa arti pendukung besar di 1:00:34 hadapan hak 1:00:37 itu? 1:00:42 Apa arti ini yang kita dulu Pak Jokowi 1:00:47 pernah menyampaikan reformasi PBB ya. 1:00:50 Ya, ini kan tidak ada demokrasi 1:00:52 sesungguhnya di PBB kalau begitu kan. 1:00:55 Betul catatan besar tuh. Silakan Mang 1:00:57 Haldi. Lanjutkan. 1:01:00 Maaf saya tadi Pak gangguan sinyal. 1:01:04 Baik. Ee Pak 1:01:06 apa sekarang ke Pak Mardani lagi 1:01:09 ya? Pak Mardani 1:01:12 ee apa namanya? Ee kira-kira 1:01:17 ee pasca ee ini ya kejadian terbunuhnya 1:01:21 Ismail ee Hania ini ya. ee apakah ee 1:01:26 Dewan Keamanan PBB kan ini sebenarnya 1:01:28 pelanggaran juga ya, pelanggaran ee 1:01:31 serangan di sebuah negara ya, negara 1:01:34 lain ya, walaupun ee Israel masih tutup 1:01:38 mulut nih. Nah, apakah ada tindakan 1:01:40 tegas dari Dewan Keamanan PBB atau 1:01:42 negara-negara lain terkait pelanggaran 1:01:45 yang sudah dilakukan Israel ini 1:01:46 berkali-kali? 1:01:49 ee saya belum 1:01:51 dapat info ada laporan dari Iran ya ke 1:01:55 PBB untuk mengusut ini sehingga ini bisa 1:01:59 menjadi insiden internasional yang 1:02:01 menarik perhatian Dewan Keamanan PBB. 1:02:05 Tapi dengan pernyataan Amerika yang 1:02:07 tegas akan mendukung Israel kalau 1:02:09 diserang. Ee lagi-lagi ini menjadi 1:02:12 catatan besar ya, tetapi ee 1:02:16 momentumnya luar biasa ya. Tadi Ustaz 1:02:20 Sahrul mengatakan Hamas 1:02:22 sering dikampanyekan oleh Amerika 1:02:26 sebagai organisasi teroris. Tapi ee 1:02:30 sebagaimana yang penjelasan Fr Ion tadi 1:02:33 menjadi salah satu inisiator dan 1:02:35 negosiator perdamaian utama ya. Tidak 1:02:39 mungkin kelompok teroris maunya ee 1:02:41 demikian. 1:02:43 Dan ee pandangan saya Bang Haldi ini 1:02:46 momentumnya kemarin itu 1:02:50 ee dengan ee tragedi Gaza ini, hati 1:02:56 masyarakat dunia, hati masyarakat ee 1:03:00 akademisi internasional, kampus-kampus 1:03:03 terbaik dan terbesar di dunia ya ee 1:03:06 negara-negara di dunia sudah dengan 1:03:08 Palestina. Ini luar biasa. ini sebuah ee 1:03:12 kemajuan yang luar biasa dan gelombang 1:03:14 ini ee susah untuk dilawan oleh Zionis 1:03:18 Israel. Eh bahkan sekarang mulai digugat 1:03:22 Propion to state solution tadi ya karena 1:03:25 Israelnya tidak equal. Bahkan parlemen 1:03:27 Israel menolak e berdiri negara 1:03:30 Palestina sehingga ini menjadi jelas 1:03:34 siapa yang zalim, siapa penjahat, siapa 1:03:37 penjajah, dan siapa korbannya. 1:03:39 Mudah-mudahan dengan hati nurani yang 1:03:42 terus dikembangkan akan ada solidaritas 1:03:46 dunia untuk Palestina yang itu dapat 1:03:49 menekan politik secara politis, secara 1:03:53 ekonomi, dan secara ee pergaulan 1:03:57 internasional agar Amerika dan Dewan 1:04:00 Keamanan PBB betul-betul mendukung 1:04:03 Palestina ee full menjadi satu negara 1:04:06 merdeka, menjadi negara yang menjadi 1:04:09 full membership di PPB dan ee menjadi 1:04:14 negara yang kata Soekarno eh the last 1:04:18 chapter of colonalization itu hilang ya, 1:04:21 Pak. Bab terakhir penjajahan di muka 1:04:23 dunia ini di Palestina bisa kita 1:04:25 hilangkan. Begitu, Bang Haldi. 1:04:29 Baik, terima kasih, Paki. Sekarang saya 1:04:31 ke Pak Yon lagi, Pak. butuh analisisnya, 1:04:33 Pak. Pandangannya ini bagaimana peta 1:04:36 koalisi di Timur Tengah nih. Agak agak 1:04:38 sedikit ada yang membingungkan yang 1:04:40 beberapa ee apa ee masyarakat menilai 1:04:44 kenapa ini Hamas ini dekatnya sama Iran 1:04:47 yang mungkin secara ideologi akidah nya 1:04:50 itu beda antara Sunni dengan Iran yang 1:04:53 dominan itu eh Syiah gitu ya. Sementara 1:04:55 Hamas ini kenapa Hamas ini enggak 1:04:57 dekatnya dengan misalnya Saudi gitu ya 1:05:00 ee dengan negara-negara Suni yang ada di 1:05:04 Timur Tengah gitu. Tapi walaupun salah 1:05:07 satu yang dekat itu adalah Qatar ya. Di 1:05:09 mana tempat sekarang ee para petinggi 1:05:12 Hamas, pimpinan Hamas juga diberi 1:05:14 pegunungan di Qatar. Tetapi peta 1:05:17 koalisinya selain Qatar yang mungkin 1:05:19 Qatar bisa dibilang satu-satunya kali ya 1:05:21 di daerah area Timur Tengah itu Jazirah 1:05:24 Arab itu ya. 1:05:26 Nah, nah eh hamas dekatnya sama Iran 1:05:30 dengan Soviet gitu ya, tanda kutip 1:05:31 negara-negara yang ee haluannya sosialis 1:05:35 ya, eks komunis dan ee berbeda dengan 1:05:39 tapi tidak dekat sama Saudi dan negara 1:05:43 Suni lainnya. Bagaimana peta politik ini 1:05:45 kira-kira? Karena banyak sebagian 1:05:47 masyarakat loh ini kenapa Hamma dekatnya 1:05:50 sama tanda kutip sama negara yang 1:05:54 berbeda ee akidah gitu, bukan ahlusunah. 1:05:59 I. Jadi kalau kita tadi lihat sejarahnya 1:06:01 ya, bagaimana ee hubungan antara 1:06:04 negara-negara Arab dengan 1:06:05 Palestina, Iran dengan Palestina dan ee 1:06:09 apa konstelasi yang saat ini bisa kita 1:06:11 pahami ya. 1:06:13 Jadi di awal itu ee awal pendirian 1:06:17 Israel, Iran itu merupakan sekutu utama 1:06:22 ya Amerika dan juga Iran eh dan Israel 1:06:25 ya. Karena tadi saya katakan bahwa Iran 1:06:28 menjadi negara kedua ya yang mengakui e 1:06:34 Israel. 1:06:35 Nah, fokus dari apa namanya ee Israel 1:06:40 waktu itu adalah slogannya itu adalah 1:06:43 slogan periperal ya. Jadi dia 1:06:46 memfokuskan pada wilayah yang berdekatan 1:06:50 dengan Israel terlebih dahulu ya. 1:06:54 Sementara yang 1:06:56 jauh itu 1:06:58 ya sudah diikat dengan perjanjian Turki 1:07:02 sudah di pertama ya mengaku Israel, 1:07:05 dunia Islam, kemudian setelah itu adalah 1:07:07 Iran ya. Maka sebenarnya kalau kita 1:07:10 lihat periode tadi yang saya katakan 48 1:07:13 sampai 80 ya, maka itu hubungan antara 1:07:18 Palestina dengan berbagai macam vaksinya 1:07:21 dengan negara-negara Arab itu sangat 1:07:22 dekat ya. Ya, dengan Iran menjauh karena 1:07:26 Iran menjadi bagian dari koalisi dengan 1:07:28 Israel ya. Israel dan apa dengan em 1:07:32 Amerika. 1:07:34 Nah, baru kemudian setelah itu ya 1:07:38 nampaknya negara-negara Arab sudah give 1:07:40 up ya artinya sudah ee angkat tangan ya 1:07:44 tidak mau lagi berkonfrontasi dengan 1:07:46 Israel ya tahun 0 ke atas ya mereka ya 1:07:49 satu persatu kemudian lebih ee berdamai 1:07:53 maka kemudian isu tentang Palestina 1:07:55 lebih banyak diambil alih oleh ee Iran 1:07:58 sebagai apa ee proksi perlawanan ya di 1:08:03 kawasan sehingga mereka yang dekat 1:08:06 dengan Iran tadi ya, Hizbullah yang ada 1:08:08 di Lebanon termasuk tentu Lebanon 1:08:11 kemudian Syria atau Suriah plus kemudian 1:08:15 Yaman ya dan Irak. Nah, itu sebagai 1:08:18 negara yang memiliki hubungan dekat ya 1:08:21 dengan 1:08:23 ee Palestina. 1:08:26 Maka termasuk juga 1:08:29 ee Hamas kan juga pernah memiliki ee 1:08:32 kantor ya cabang di 1:08:35 Suria. Di Iran juga punya, tapi kan 1:08:38 tidak punya kantor di Saudi 1:08:42 ya. Di Mesir juga begitu karena masalah 1:08:45 ee politik. Jadi bisa di dipahami ya ee 1:08:48 kondisinya ketika negara-negara Arab 1:08:51 tadi ee lebih me meningkan hubungan 1:08:56 dekatnya dengan Amerika perlu support 1:08:58 ya. Jadi negara-negara Arab yang 1:08:59 terutama yang monarki itu kan pasti 1:09:02 secara e politiknya ee dukungan 1:09:05 politiknya rendah, maka dia perlu back 1:09:06 up dari luar ya. Maka begitu dia dekat 1:09:09 dengan Amerika kan otomatis satu paket 1:09:11 ya dekat dengan Amerika ya dekat dengan 1:09:13 Israel. Karena tujuan dari Amerika kan 1:09:16 ee menjadikan negara-negara Arab itu 1:09:19 bisa ee Israel friendly ya, bisa 1:09:23 bersahabat dengan Israel. maka yang 1:09:26 tersisa ya kalau perjuangan masih 1:09:29 berlanjut ya akhirnya ya poros 1:09:31 perlawanan yang masih ada dan poros 1:09:33 perlawanan memang sebagian besar sejak 1:09:35 perang dingin punya hubungan dekat ya 1:09:40 dengan ee Uni Soviet dan Uni Soviet itu 1:09:44 ya rata-rata kan memang anti terhadap ya 1:09:49 poros-poros itu kan anti terhadap 1:09:50 imperialisme ya. Nah, ini yang kemudian 1:09:54 ee rata-rata ya perjuangan perlawanan 1:09:57 itu didukung oleh ee kelompok-kelompok 1:10:00 yang ee apa namanya ee melakukan 1:10:03 resistensi resistance antara yang 1:10:07 Arab-Ab lain dan 1:10:08 ee Amerika cenderung pro status quo ya 1:10:12 sehingga itu ada ada dikotomi ya dari 1:10:15 sisi itu ya. ee justru kemudian negara 1:10:19 Arab tidak lagi tertarik terhadap 1:10:21 perlawanan dan mendekat dengan Amerika 1:10:24 dengan Israel dan itu tidak 1:10:25 menguntungkan ee perjuangan rakyat 1:10:27 Palestina yang menginginkan independensi 1:10:30 melalui jalur perlawanan. Maka ya wajar 1:10:33 kalau kemudian mendekat ya dengan ee 1:10:37 negara-negara yang menjadi proksi ee 1:10:41 perlawanan itu. Nah, ini ya yang juga 1:10:44 tentu harus di lakukan. Tetapi kemudian 1:10:47 pasca 7 Oktober konstelasi itu mulai 1:10:51 mencair gitu 1:10:52 kan. Tentu Qatar lebih awal karena Qatar 1:10:55 tidak mau ter polarisasi antara anti 1:11:01 terhadap 1:11:02 Amerika pro perlawanan atau kemudian ee 1:11:06 menjadi pelayan Amerika gitu kan. 1:11:09 vaksinya 1:11:10 konstelasi geopolitik di Timur Tengah 1:11:13 itu kan berkaitan dengan Amerika dengan 1:11:15 Israel ya. di belakang Amerika ada 1:11:17 Israel ya melawan total melawan Amerika 1:11:22 atau menjadi pelayan Amerika itu kan 1:11:24 bisa dikategorikan Qatar pada posisi 1:11:27 sebagai negara anggota teluk ya harus ya 1:11:31 menyeragamkan posisinya tapi dia tidak 1:11:33 mau ee kemudian terjebak sebagai ee 1:11:37 negara yang anti Amerika dan otomatis 1:11:40 anti Israel anti em Iran 1:11:44 karena ee wilayah Qatar itu berbatasan 1:11:48 dengan Iran gitu ya, maka dia tidak mau 1:11:52 dijadikan 1:11:53 sebagai apa 1:11:56 ee apa garda terdepan gitu ya untuk 1:11:59 kepentingan negara-negara Arab ya. 1:12:02 Sewaktu-waktu Iran ee Qatar bisa 1:12:04 dihancurkan oleh Iran karena bertetangga 1:12:06 ya. maka dia harus mengambil posisi ya 1:12:10 ee menjalin kerja sama dengan Iran dan 1:12:13 juga menjalin kerja sama dengan 1:12:15 negara-negara Arab gitu ya. Posisinya ee 1:12:19 seperti itu sehingga ya ee faksi 1:12:22 perlawanan juga bisa termasuk Hamas dan 1:12:25 perlawanan yang lain itu bisa bertemu di 1:12:28 Qatar dan tidak bisa bertemu di apa 1:12:31 namanya di Saudi kan. Jadi mereka bisa 1:12:35 ee kalau mau anti sepenuhnya terhadap 1:12:39 Amerika dengan Israel ya ee mendekat 1:12:42 saja bagian dari Iran kan. Hamas juga 1:12:45 tidak bisa sepenuhnya. Maka mediatornya 1:12:47 ya Qatar ya Qatar dekat 1:12:50 dengan Iran ya. Kemudian dengan negara 1:12:54 teluk walaupun kemarin sempat diboikot 1:12:56 ya diblokade oleh ee Saudi dan negara 1:13:00 teluk. Tetapi ingat bahwa em di Qatar 1:13:04 juga ada pangkalan militer Amerika kan 1:13:06 gitu. Nah, ini kan menjadi menjadi 1:13:09 kompleks juga kan dari sisi itu. Tapi ya 1:13:12 memang Pak Qatar ingin memerankan dua 1:13:15 dua peran itu ya. Kalau dalam 1:13:18 filosofi Bung Hatta itu kan mendayung di 1:13:20 antara dua karang ya. Baik itu karang 1:13:23 Iran mau karang Saudi ya. karang Amerika 1:13:26 dengan Israel maupun juga dengan Soviet 1:13:29 ee Rusia. Nah, ini ini saya kira yang 1:13:32 kemudian pertimbangan pragmatis saja 1:13:35 gitu 1:13:36 ya, realistis ya. Bagaimana sebuah 1:13:39 hubungan internasional 1:13:41 terbangun ya tidak kemudian serta-merta 1:13:44 dikaitkan dengan ideologi karena kan 1:13:46 juga bisa berubah-rubah ya. Iran yang 1:13:49 Syiah dulu sangat Iran kan dari awalnya 1:13:52 dari merdeka kan sudah Syiah itu pernah 1:13:55 menjadi kawan dekat Israel tetapi Syiah 1:13:58 di bawah kom ini dia menjadi apa 1:14:02 ee bagian ya dari perlawanan yang anti 1:14:06 Israel ya berubah-rubah begitu ya. Jadi 1:14:10 itu saya kira juga ya harus kita lihat 1:14:13 ya dalam strategi ee perjuangan secara 1:14:17 keseluruhan ya. 1:14:18 ketika negara-negara yang diharapkan itu 1:14:21 membantu tapi justru menjadi penghalang 1:14:24 perjuangan ya kan tidak mungkin ya kalau 1:14:27 mau ya seperti fatta akhirnya dia mau 1:14:30 dekat dengan kelompok yang pro terhadap 1:14:33 Israel dan juga Amerika tetapi kemudian 1:14:35 tidak memiliki akar di masyarakat ya ini 1:14:38 saya kira ee ya kondisi yang harus kita 1:14:41 lihat ya secara jernih yang tidak bisa 1:14:45 kemudian orang melihat antara dua dua 1:14:48 ideologi gitu ya, Syiah dan Sunni gitu. 1:14:51 Apalagi kemudian mempertanyakan 1:14:53 bagaimana Ismail Haniah kemudian ya 1:14:56 meninggalnya di negara Syiah gitu ya. 1:15:00 Nah, ini kan juga saya kira ya 1:15:02 konteksnya saya kira sangat ee sangat 1:15:05 kompleks ya di dalam hal ee apa 1:15:09 konstelasi global ya yang terjadi 1:15:11 mungkin begitu ya. 1:15:15 Baik, terima kasih atas menyelesaannya, 1:15:17 Pak Yer. Sahabat-sahabat, ee dengan 1:15:19 demikian kita sekarang sudah masuk di 1:15:22 pengujung acara dengan tema terkait 1:15:25 mengenang Ismail Haniah yang baru syahid 1:15:28 ee beberapa hari yang lalu. Semoga ee 1:15:33 kita semua bisa meneladani bagaimana 1:15:36 keistikamahan ee komitmen ya konsistensi 1:15:40 dan keberanian beliau dalam berjuang 1:15:43 memperjuangkan keadilan dan kebenaran 1:15:45 dan kemerdekaan bagi bangsanya, bagi 1:15:47 rakyatnya hingga akhir 1:15:49 hayatnya. Ee begitu juga dengan 1:15:51 keluarganya ya. sebuah teladan yang 1:15:53 sangat baik ee sepanjang zaman bagi kita 1:15:56 yang hidup di era kita sangat ee bahagia 1:15:59 bisa hidup sezaman dengan ismhannya. 1:16:02 Kita bisa menyaksikan langsung bagaimana 1:16:04 sejarah perjangan hidup beliau. 1:16:07 Mudah-mudahan ini inspirasi bagi kita 1:16:09 dan juga para generasi muda anak cucuk 1:16:10 kita untuk menjadi pahlawan-pahlawan 1:16:13 seperti Isma Irania dan juga pelawp 1:16:14 pahlawan 1:16:17 nasional mempercan kemerdekaan bagi 1:16:21 Indonesia. Dan sebentar lagi kita juga 1:16:23 mau memperingati hari kemerdekaan 1:16:25 Indonesia 17 Agustus. 1:16:27 Mudah-mudahan e jiwa-jiwa pahlawan 1:16:30 seperti Sania dan pahlawan nasional kita 1:16:33 ya seperti Ponegoro dan lain-lain ini 1:16:36 juga bisa jadi teladan inspirasi bagi 1:16:39 generasi muda bangsa Indonesia. Coba 1:16:42 kita dihi acara seperti biasa closing 1:16:45 statement closing kepada para narasumber 1:16:49 closing statement pertama ke Ustaz 1:16:51 Sahrul persilakan 1:16:53 ya. Terima kasih Ismail Hania memang 1:16:56 sudah meninggal tapi eh ideologi 1:17:00 perjuangan rakyat Palestina tidak akan 1:17:02 pernah berhenti. Begitu juga kita 1:17:04 dukungan bangsa Indonesia kepada rakyat 1:17:07 Palestina. Selama Palestina belum 1:17:09 merdeka, maka kita harus selalu berusaha 1:17:13 berupaya dengan seluruh elemen baik itu 1:17:17 pemerintah, masyarakat ee dan 1:17:21 juga ee anggota parlemen dan begitu juga 1:17:25 organisasi 1:17:27 ngoongng-nya akan selalu memberikan 1:17:29 dukungan kepada rakyat Palestina dan 1:17:31 kita berharap ini menjadi momentum bagi 1:17:36 ee masyarakat di dunia akan memberikan 1:17:40 perhatian dan dukungan kepada rakyat 1:17:42 Palestina dan akan memandang bahwasanya 1:17:46 sesungguhnya yang terjadi bukanlah 1:17:47 konflik tetapi sesungguhnya yang terjadi 1:17:50 adalah penjajahan di era modern. Dan 1:17:55 setiap negara yang memberikan dukungan 1:17:57 kepada Palestina akan kehilangan ee 1:18:01 kepercayaan publik ee bahkan dari 1:18:04 warganya sendiri. dan itu nyata nampak 1:18:08 dalam ee ee beberapa bulan terakhir 1:18:12 semenjak 1:18:13 terjadinya tujuh peristiwa 7 Oktober itu 1:18:19 ee kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa 1:18:22 taala pada akhirnya perjuangan ee bangsa 1:18:25 Palestina ini dengan dukungan kita 1:18:27 semua, dukungan rakyat dunia ini akan 1:18:31 sampai pada ee titik di mana bangsa bisa 1:18:35 Palestina bisa merdeka dan Israel ee 1:18:40 Zionis ya Zionis ini bisa hancur karena 1:18:45 orang Yahudi sendiri mengakui bahwasanya 1:18:47 Zionis ini adalah ee paham kolonialisme 1:18:51 yang ee 1:18:54 menggunakan ee agama. Nah, mudah-mudahan 1:18:57 ee itu ee kita harapkan ee hancurnya 1:19:02 Zionis apalagi paham yang di ee pakai di 1:19:06 mana di negara itu sendiri ee bisa ada 1:19:12 ee apa namanya tidak sama posisinya dan 1:19:16 ini kan bertentangan dengan ee pemahaman 1:19:21 negara modern tentu itu barangkali. 1:19:23 Terima kasih. 1:19:25 Baik, terima kasih Ustaz Sul. Berikutnya 1:19:27 Pak Yon dipersilakan Pak ya. Baik terima 1:19:31 kasih Bang Haldi. Ya. Jadi kematian 1:19:35 Ismail Hania tentu bukan sebuah apa 1:19:39 kematian yang sia-sia tapi inah sebuah 1:19:42 pengorbanan yang sangat besar dan dengan 1:19:46 peristiwa ini akan semakin membuka ya 1:19:49 mata dunia ya. bagaimana sebuah 1:19:51 ketidakadilan itu terjadi dan 1:19:54 sosok Ismail Hania itu menjadi ya salah 1:19:57 satu ya tokoh penting yang kemudian 1:20:01 menjadi pengantar ya bahwa ya telah 1:20:04 terjadi ketidakadilan di muka bumi 1:20:07 melalui penjajahan Israel ya. Maka tentu 1:20:11 dengan peristiwa ini ee publik yang 1:20:14 semakin terbuka ya apa sebenarnya yang 1:20:17 terjadi dan hak-hak yang harus diberikan 1:20:21 kepada rakyat Palestina sehingga tidak 1:20:24 lagi ya ada doble standar ya kemunafikan 1:20:29 e di dalam hal melihat ketidakadilan dan 1:20:31 juga kemanusiaan. Karena sudah jelas dan 1:20:34 nyata apa yang terjadi, maka ya dunia 1:20:37 harus ya kemudian ya secara terbuka, 1:20:42 secara jujur ya mengakui apa yang 1:20:44 terjadi dan 1:20:46 memberikan apa 1:20:48 kedamaian bagi rakyat Palestina untuk 1:20:51 bisa menjadi negara yang merdeka yang 1:20:54 memiliki derajat yang sama ya di antara 1:20:58 negara-negara yang lain sehingga tidak 1:21:00 ada lagi di era modern 1:21:02 penjajahan yang terus dibiarkan atas 1:21:05 nama apapun. Ya, saya kira begitu. 1:21:08 Terima 1:21:12 kasih. Terima kasih, Pak. Dan terakhir 1:21:17 Pak Kasih Bang Haldi. Eh, sinaatul hayah 1:21:21 ya, 1:21:22 seni dalam kehidupan tapi ada seni dalam 1:21:26 kematian. Ya, dari Asyahid Ismail Haniah 1:21:30 kita belajar bagaimana seni 1:21:33 hidup 1:21:34 ee mengguncang 1:21:37 Israel, membangunkan warga Palestina dan 1:21:40 saat yang sama menjalankan peran sebagai 1:21:44 mediator dan negosiator serta promotor 1:21:46 perdamaian yang luar 1:21:48 biasa. Kematiannya ee membuat Palestina 1:21:53 justru sangat harum. Tapi saat yang sama 1:21:56 ee 1:21:57 sebagaimana orang keluarga dekatnya 1:22:00 menyatakan itu adalah kematian yang 1:22:03 sangat 1:22:04 diidam-idamkan. Wa waamitna ala 1:22:07 syahadati fisabilillah. Yaitu meninggal 1:22:11 dalam keadaan syahid di jalan Allah. 1:22:13 Semoga ee ee kita bisa banyak belajar 1:22:17 bahwa hidup ini semata untuk berjuang 1:22:22 dan akhiratlah tempat kita memanen, 1:22:26 tempat kita mendapatkan balasan 1:22:28 insyaallah. Begitu Bang. 1:22:32 Baik, terima kasih Pak Mardani, Pak Yon 1:22:34 dan Sahr atas 1:22:38 kesempatan kita berdiskusi pada malam 1:22:41 ini untuk 1:22:42 menangisannya. Semoga peristiwa wafatnya 1:22:45 beliau, syahidnya beliau ini bisa 1:22:48 menggerakkan perjuangan saudara-saudara 1:22:50 kita di Palestina dan menggerakkan hati 1:22:52 nurani seluruh umat manusia di seluruh 1:22:55 muka bumi ini dalam rangka untuk 1:22:57 berjuang memperjuangkan kebenaran 1:23:00 keadilan. 1:23:01 pembebasan kemerdekaan bagi ee bangsa 1:23:04 Palestina di tengah penindasan dan 1:23:07 penjajahan yang dilakukan oleh Israel 1:23:09 ya. Dan mudah-mudahan kita semua dapat 1:23:11 menadani Ismail Hania dan tumbuh 1:23:13 Ismail-Ismail Hania yang baru di 1:23:16 Palestina dan juga di seluruh dunia 1:23:18 termasuk eh pejuang-pejuang di 1:23:20 Indonesia, pejuang-pjuang kehadiran 1:23:22 kebenaran yang tidak pernah takut 1:23:25 memperjuangkan nyawa apalagi sekedar 1:23:27 harta dan takta demi penjaga keadilan 1:23:30 dan kebenaran. Baik, terima kasih sampai 1:23:33 ketemu pada 1:23:34 acara pada waktu dan yang sama. 1:23:37 Alalamualaikum warahmatullahi 1:23:38 wabarakatuh. 1:23:40 Waalaikumsalam. Terima kasih start.