Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:42 Bismillahirrahmanirrahim, 0:44 Assalamualaikum warahmatullahi 0:45 wabarakatuh. Alhamdulillah rabbil alamin 0:47 washolatu wassalamu ala sayyidina 0:49 Muhammad wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:52 Rabbi zidni ilman Allahumma anfani bima 0:54 alamtani wa alimni ma yang fauni 0:56 warzuqni ilman yang fauni. Dipancarkan 0:58 dari Jalan Masjid Slatar Rahim nomor 36 1:01 Kalimalang Ichi Muara Bekasi Radio 1:02 Slatar Rahim dan Radio Visual untuk 1:04 Islam yang satu. 1:05 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 1:07 Subhanahu wa taala, semoga kabar Anda di 1:08 kesempatan kali ini dalam keadaan sehat 1:10 walafiat di manapun Anda berada yang 1:13 dapat mendengarkan dan juga menyimak 1:14 siaran kami 1:16 Anda yang berada di daerah Batam dan 1:17 sekitarnya, di daerah Sukabumi dan 1:19 sekitarnya, Semarang 1:21 Banyuwangi, Bondowoso, Magelang, 1:24 Pontianak dan juga Anda yang berada di 1:26 daerah Palembang yang dapat mendengarkan 1:29 kami melalui di session relay 1:30 masing-masing di setiap daerah tersebut 1:32 ataupun Anda yang dapat mengakses siaran 1:34 kami melalui siaran streaming Radio 1:36 Visual di www.radioslatarrahim.com 1:39 ataupun Anda yang dapat menyimak dan 1:40 menyaksikan video kami di YouTube 1:44 channel yaitu di Radio Visual TV, jadi 1:46 Anda bisa mulai subscribe atau 1:49 berlangganan 1:50 jadi ketika membuka YouTube silakan 1:52 ketik Radio Visual TV, di situ berisi 1:54 banyak video-video rekaman acara siaran 1:58 kita dari seluruh siaran-siaran hasil 1:59 ada di sana semua. Jadi bisa menjadi 2:02 sumber Anda untuk belajar juga gitu ya, 2:06 melihat video-video juga ketika Anda 2:08 membuka YouTube. Dan Ikhwan Akhwat saya 2:10 Angga Aminudin kali ini ditemani oleh 2:12 Agus Siswolo dan juga Muhammad Ondi 2:15 hadir dalam acara sejarah Islam di 2:18 Nusantara bersama Bapak Ahmad Mansur 2:21 Suryanegara. Kita akan berbincang 2:23 sejarah di edisi bulan Desember ini. 2:26 Alhamdulillah kami dapat kembali 2:29 silaturahim ke kediaman beliau di daerah 2:32 Bandung di Margahayu Raya. 2:34 Kita sapa, Assalamualaikum 2:35 warahmatullahi wabarakatuh Pak Mansur. 2:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:39 wabarakatuh. 2:40 Gimana kabarnya Bapak? 2:42 Alhamdulillah sehat-sehat saja. Sehat 2:45 ya, aktivitas, rutinitas masih berjalan 2:47 seperti biasa ya. Ya, untuk 2:51 untuk sampai ikut demo pun masih sehat. 2:55 Ikut demo masih sehat. Pak Mansur masih 2:57 ada aktivitas mengajar enggak? 3:00 Masih di UIN. 3:03 Masih ya? Ya, UIN SGD. Iya. 3:06 Ya, SGD itu singkatan dari Sunan Gunung 3:08 Jati. 3:09 Sunan Gunung Jati. UIN-nya itu adalah 3:11 Universitas Islam Negeri 3:13 di Bandung ini. 3:14 Ya, kebetulan saya diminta untuk 3:17 mengajar di sana juga. 3:21 Di pascanya. Di pascanya. Iya. Kalau 3:24 aktivitas 3:26 eh ceramah, khotbah itu juga masih 3:28 berjalan ya, mengisi seminar. Iya, 3:31 kemarin di Polban. Di Polban. 3:33 Itu juga 3:35 dan beberapa masjid itu juga masih 3:38 meminta saya ikut bicara. Heem. 3:41 Ka- walaupun itu masjid di Cibuntu 3:44 Tengah 3:46 jalannya juga merupakan nama Cibuntu 3:48 gitu ya, walaupun enggak buntu 3:50 sebenarnya. 3:51 Tapi namanya Cibuntu. Tapi walaupun 3:53 namanya Cibuntu 3:54 di situ ada masjid masih juga meminta 3:57 saya untuk bicara di situ 4:00 mengenang kembali tentang ke 4:02 keindonesiaannya. 4:03 Iya, iya. 4:04 Karena banyak orang yang terlampau ke 4:07 Timur Tengah sentris gitu. He eh, he eh. 4:10 Pemikirannya maka kelupaan 4:11 keindonesiaannya. 4:14 Jadi lalu pada ingin tahu Indonesia 4:16 tapi bukan berarti 4:18 masjid-masjid itu Islam Nusantara bukan 4:20 berarti 4:21 jadi hanya 4:22 ingin menambah wawasan kesejarahan. 4:25 He eh. Berarti dengan aktivitas dan 4:28 kesibukan itu Pak Mansur kan pasti 4:30 menyiapkan segala materinya. Berarti 4:32 membacanya ini masih terus di rumah ya, 4:34 membaca, melakukan riset. 4:37 Alhamdulillah itu. 4:39 Jadi masih disehatkan oleh Allah. 4:42 Disehatkan oleh Allah. Ditugaskan oleh 4:44 Allah 4:45 dipanjangkan usia ini untuk men 4:47 menjumpai yang muda-muda ini supaya bisa 4:49 melanjutkan perjuangan yang pendahulu 4:51 kita. 4:52 Iya, iya. Pak Mansur pasti ada perbedaan 4:54 di masa dulu ya sebelum era teknologi 4:58 dan internet ada. He eh. Kalau dulu 4:59 mungkin literasinya atau mencari sumber 5:02 bacaannya lewat buku, semata-mata dari 5:04 buku ataupun majalah atau koran. 5:05 Sekarang Pak Mansur sudah lewat internet 5:08 ya. Dengan handphone pun sekarang sudah 5:09 bisa googling ya. 5:10 Kalau dulu kita ketemu dengan para 5:12 pelakunya. He eh. 5:14 Ya saya masih bisa bertemu untuk 5:17 dengan Pak Nasir Iya. dengan Pak 5:19 Promoto. He eh. 5:21 Kalau dari NU-nya saya ketemu dengan 5:23 Kiai Wahab Hasbullah. He eh. 5:25 Lalu beberapa tokoh yang lain 5:28 lalu Kiai Dahlan itu saya juga ketemu. 5:31 Bukan Ahmad Dahlan 5:33 eh Muhammadiyah itu ya. 5:35 Dahlan. Iya. 5:36 Lalu Pak AR itu Muhammadiyah masih bisa 5:39 ketemu. Iya, iya. Bicara-bicara. 5:42 Kalau dari Persis 5:44 saya bisa ketemu dengan Kiai Abdurrahman 5:46 He eh, he eh. dengan Pak Rusyad Nurdin, 5:49 Ishaq Ashari 5:51 tokoh-tokoh Islam itu semuanya masih 5:53 bisa 5:54 saya jumpai dan saya melihat 5:57 kiprah-kiprahnya secara on the spot gitu 6:00 iya 6:01 maka saya bisa 6:02 apa 6:03 bisa menghormati semuanya hmm 6:06 ada hormat kepada tokoh NU nya, tokoh 6:09 Muhammadiyahnya, tokoh Persisnya 6:13 itu 6:14 dan 6:15 bisa merasakan bagaimana perjuangan 6:17 beliau-beliau itu 6:19 dengan sangat kesederhanaannya 6:21 itu punya semangat yang luar luar biasa 6:25 jadi kalau sekarang ini 6:27 kemateriannya tinggi iya tapi ke 6:30 idealismenya tidak ada sama begitu 6:34 sehingga kita bisa melihat dulu ke 6:36 partai A, sekarang menjadi partai B, 6:38 jadi partai C 6:40 itu dengan tidak ada beban 6:43 tapi kalau dulu masya Allah 6:45 kalau orang sudah mengatakan satu begitu 6:49 kalau ideologinya sudah A ya A terus, 6:52 kalau B B terus begitu itu dulu 6:55 sehingga 6:57 mereka bukan dilihat dari materi yang 6:59 dimiliki 7:01 tapi adalah 7:02 sikap itu 7:05 istikomahnya di dalam memperjuangkan 7:07 ideologinya masing-masing itu 7:09 itu dihormati dulu 7:11 jadi tidak ada 7:13 orang yang sekarang ini melihat 7:15 dia pindah partai karena bisa membeli 7:17 katanya begitu 7:19 jadi 7:20 kita sangat sedih melihat keadaan itu 7:23 bukan nya pindah tapi berpindah-pindah 7:25 iya 7:27 jadi kalau istilah Bu Mega itu bajing 7:29 loncat iya 7:31 orang-orang yang bajing loncat hmm itu 7:35 terjadi pada zaman yang sekarang kan ini 7:39 itu kita membuat anak muda kita 7:43 ingin mencari 7:45 tokoh pejuang 7:47 yang benar-benar 7:48 mempunyai satu 7:51 pengorbanan yang dalam. Ehm. 7:54 Baik. Ikhwan Akhwat di kesempatan kali 7:57 ini, sejarah Islam di Nusantara kita 8:00 akan ehm membahas mengenai 8:04 Irian Barat atau Papua Barat kalau 8:05 sekarang masyarakat tahunya begitu ya 8:07 Pak Mansur ya. 8:09 Beberapa pekan yang lalu masyarakat 8:10 Indonesia dihebohkan dengan jatuhnya 8:14 puluhan korban 8:16 petugas pembangunan ehm infrastruktur di 8:19 sana yang dibunuh oleh 8:21 31. 30 hampir 31 begitu ya oleh kelompok 8:23 bersenjata 8:25 kalau pemerintah membahasakan adalah 8:27 kelompok kriminal bersenjata begitu ya. 8:29 Lalu banyak juga pengamat yang 8:30 mengatakan bahwa itu OPM. 8:33 Nah, bicara tentang Papua sebenarnya 8:36 bukan hanya peristiwa 8:39 yang baru kemaren. Iya. Sudah puluhan 8:41 tahun sebenarnya Iya. 8:42 peristiwa-peristiwa dan 8:43 kejadian-kejadian seperti penyanderaan, 8:45 penembakan, pembunuhan begitu ya terus 8:48 terjadi. 8:49 Nah, 8:50 menjadi polemik dan juga menjadi 8:51 perbincangan di kalangan masyarakat 8:53 mereka hanya tahu dari 8:54 peristiwa-peristiwa yang sekarang 8:56 terjadi saja tapi sejarah lengkapnya 8:59 mereka masih bertanya-tanya. Sebenarnya 9:01 Irian Barat atau Papua Barat sekarang 9:04 itu sejarahnya seperti apa begitu ya. 9:06 Ada orang yang mengatakan bahwa oh ini 9:07 ada kaitannya dengan 9:09 Freeport kalau bicara dengan sejarah 9:11 kaitannya dengan Belanda ketika bicara 9:13 sejarah kalau sudah bicara Freeport 9:15 bicara politik wah sudah kemana-mana 9:17 begitu ya Pak Mansur ya. 9:18 Begitu ya. 9:18 Ikhwan Akhwat tahukah Anda ketika 9:21 berbicara mengenai sejarah Irian Barat 9:24 atau Papua 9:26 bahwa 9:27 ada 9:29 kurang lebih belasan ya kerajaan Islam 9:32 di Irian Jaya. 9:34 Nah, kita konfirmasi kepada Pak Mansur. 9:35 Betul begitu Pak Mansur, ya? 9:37 Ya, kerajaan Islam itu 9:41 walaupun tidak seluas apa yang kita 9:43 bayangkan kerajaan He em. tetapi sudah 9:46 menamakan dirinya kerajaan He em. Islam. 9:49 Iya. Gitu. 9:51 Adapun realitasnya 9:53 tidak kita bayangkan seperti 9:56 umpama provinsi, umpamanya begitu, 9:58 tidak. Tetapi ada unit-unit yang 10:03 menamakan kerajaan-kerajaan. 10:06 Nah, itu ada kira-kira 13 menurut 10:09 catatan saya. 10:10 Cuma saya masih belum tahu tanggal 10:12 tahunnya awal itu mulanya. 10:15 Tapi diperkirakan di dalam penulisan 10:19 sejarah itu abad 16 itu 10:22 sudah mulai 10:23 Islam masuk di sana. He em. Dan menyebar 10:27 sehingga 10:28 di Pap, eh, Irian 10:30 bagian-bagian barat itu 10:32 itu sudah pada Islam. He em. Di 10:34 antaranya 10:36 kerajaan Islam Waigeo. 10:38 Lalu kerajaan Islam Misool. 10:41 Kerajaan Islam Salawati. Salawati. 10:44 Kerajaan Islam 10:45 Fatagar. He em. Kerajaan Islam Rubati. 10:49 Kerajaan Islam Ati-ati. 10:52 Kerajaan Islam Sekar. He em. Kerajaan 10:54 Islam Patipi. Kerajaan Islam Arguni. 10:58 Kerajaan Islam Wertuar. Kerajaan Islam 11:02 Kowiai. 11:03 Kerajaan Islam Aiduma. Kerajaan Islam 11:05 Kaimana. He em. 11:08 Nama-nama kerajaan ini 11:11 itu jangan diukur dengan 11:14 satu bayangan 11:15 harus besar. Iya. 11:17 Tapi ada eksistensinya sudah menyatakan 11:21 kerajaan Islam dan menjalankan syariat 11:24 Islam. 11:25 Nah, saat ini kami akan menggali gitu 11:27 ya, menggali sejarahnya bersama Pak 11:28 Mansur. Sebenarnya Irian Barat ataupun 11:31 Papua Barat dalam sejarahnya dilihat 11:33 dari 11:34 ee penjajahan Belanda lalu ke era 11:37 pemerintahan Presiden Soekarno sehingga 11:40 munculnya Trikora itu sebenarnya seperti 11:42 apa? Nah, itu akan kita gali. Itu akan 11:44 akan kita berikan informasi kepada Anda. 11:47 Begitu ya, Pak Mansur ya. Untuk 11:48 mengawali perbincangan tentang Irian 11:50 Barat atau Papua Barat, dari mana kita 11:53 memulai ini, Pak Mansur? 11:55 Ya, kita 11:56 dengan adanya tanggal yang sekarang ini 12:00 19 Desember. 12:01 Iya. 12:02 Itu bangsa Indonesia harus bangga 12:05 karena pada tanggal 9 Desember 12:09 19 Desember ini 12:11 tahun '61 12:12 Bung Karno itu 12:14 menyampaikan pidatonya di alun-alun 12:18 Utara Yogyakarta. He eh. 12:20 Kenapa mengenang 12:23 Belanda menduduki Yogya 12:26 itu pada tanggal 19 Desember. 12:31 Tahunnya '48. 12:33 Itu peristiwa pendudukan Belanda 12:36 terjadi sesudah adanya peristiwa PKI 12:39 kudeta di Madiun. He eh. Mendirikan Uni 12:42 Soviet Madiun itu. 12:45 Jadi 12:46 PKI Amir Syarifuddin 12:48 dengan Muso 12:50 sebagai orang yang 12:51 pro kepada sekutu untuk 12:54 menjadikan Indonesia jajahan Belanda 12:56 kembali. Iya. Nah, maka 13:00 setelah dia berhasil 13:02 membinasakan ulama-ulama yang ikut 13:05 bertempur pada 10 November He eh. 13:08 yang sangat mempunyai 13:10 ee 13:11 jiwa kesatuan nasionalnya itu 13:14 ee membela Indonesia 13:16 berkorban jihad fisabilillah He eh. 13:19 karena pada waktu itu 13:21 keadaan di Indonesia 13:24 terbelah menjadi dua 13:26 yang pro Soekarno, pro Hatta 13:30 Presiden Soekarno, Presiden Wakil 13:32 Presiden Hatta dan Panglima Sudirman 13:35 itu adalah orang-orang yang betul-betul 13:37 cinta kemerdekaan iya 13:40 dan kemudian 13:42 yang mempertahankan Indonesia dengan 13:44 cara 13:45 baik gerilya ataupun diplomasi 13:49 lalu ada kelompok yang hanya ingin 13:50 diplomasi saja 13:52 itu justru golongan yang 13:54 nasionalis 13:56 tapi bukan nasionalis yang seperti 13:59 yang digambarkan oleh Bung Karno, tapi 14:01 mereka adalah kelompok-kelompok sosialis 14:03 dan komunis 14:05 yang nanti menempuh jalan diplomasi 14:09 nah 14:10 saat itulah maka Belanda 14:13 itu ingin mengembalikan Indonesia dengan 14:17 menjajah kembali dengan melakukan 14:19 penyerangan dengan bantuan Inggris iya 14:22 jadi 14:24 mestinya Inggris itu Winston Churchill 14:26 malu 14:27 karena 14:28 pada tahun 14:29 1941 14:31 ikut merumuskan tentang hal Atlantic 14:34 Charter hmm 14:35 Atlantic Charter itu adalah tentang hal 14:39 ee kemerdekaan hak segala bangsa 14:42 nah kenapa ketika Indonesia proklamasi 14:46 Winston Churchill itu membantu Belanda 14:48 itu 14:49 membantu men menjajah kembali iya nah 14:52 kita mengerti Belanda dengan Inggris itu 14:56 dan selalu mengadakan join 14:59 adanya treaty atau traktat atau 15:02 perjanjian 15:03 yang dimulai tahun 1824, 15:06 1870 15:08 itu semuanya adalah upaya-upaya 15:10 penguasaan Indonesia dibantu sesama 15:14 kerajaan Protestan 15:16 jadi Belanda itu kerajaan Protestan 15:17 Belanda, Inggris itu juga kerajaan 15:20 Protestan Anglikan Inggris 15:22 Nah, kesamaan keagamaan ini 15:25 eh dua-duanya menjadi 15:27 mem eh 15:28 membangun 15:30 yang melahirkan adanya konsep 15:32 imperialisme modern. He eh. 15:35 Imperialisme imperialisme imperialisme 15:37 kunonya itu adalah Katolik. 15:40 Itu yang disampaikan 15:43 oleh Alexander ke-6. 15:46 Itu pada 1494. 15:48 Adapun pelakunya yaitu Spanyol dan 15:52 eh Portugis. 15:53 Portugal. Dua-duanya juga kerajaan 15:56 tapi satu Katolik. 15:58 Nah, benturan di Eropa agama ini 16:02 nanti 16:03 sama-sama 16:04 Katolik atau Protestan menjadi 16:06 imperialis. He eh. Ditambah dengan John 16:09 Calvin 16:10 itu Calvinisme dari Swedia itu menambah 16:14 kapitalisme. 16:16 Nah, di sinilah nanti 16:18 kita bisa melihat 16:21 kenapa ulama-ulama itu yang terdepan. 16:24 Karena mereka menghadapi 16:27 upaya-upaya 16:28 penghinaan agama 16:30 penguasaan agama, tidak boleh agama yang 16:33 lain kecuali Protestan. 16:35 Nah, itu pada waktu itu. Kita dituduh 16:38 tidak toleran. 16:40 Tapi dia sendiri begitu. 16:42 Nah, saat itulah 16:44 kita 16:45 melihat 16:47 kenapa 16:49 ulama-ulama itu 16:51 berjuang 16:52 untuk itu 16:54 kemerdekaan. 16:56 Nah, Irian Barat 16:58 itu adalah bagian dari perjuangan 17:00 Indonesia He eh. 17:02 yang Islami. 17:05 Jadi, kita 17:07 melihat Irian ini sejarahnya dibutakan. 17:11 Orang Irian sendiri tidak tahu 17:14 sejarahnya. 17:15 Itu. Sengaja dibutakan. 17:17 Sengaja dia tuh tidak mengerti. Yang 17:20 yang dimengerti itu sejarah Belanda di 17:22 Irian. Iya. Gitu. 17:25 Jadi akibatnya apa? Orang-orang OPM itu 17:29 dia tidak menyadari bahwa dia itu 17:32 merdekanya itu apa yang diinginkan 17:34 konsepnya. He eh. 17:35 Padahal 17:36 dia itu dijadikan alat oleh Belanda 17:39 untuk menjatuhkan Republik Indonesia. 17:43 Sekitar tahun 50-an. 17:45 Maka timbul gerakan OPM itu. 17:49 Tapi istilah OPM semakin nyaring 17:52 disebutkan 17:53 itu sesudah adanya 17:55 G30S itu. 17:58 Tapi itu sudah lama dulu itu nyebutkan 18:01 Papua Barat. 18:03 Itu tahun 1950. 18:06 Tokoh yang pada waktu itu yang terkenal 18:10 itu namanya Nikolas. 18:13 Ya. 18:14 Ya, tokoh Nikolas ini Nikolas ini orang 18:16 Papua. 18:17 Orang orang Papua, gitu. 18:19 Dan kemudian dia membantu Belanda untuk 18:24 membebaskan Irian itu 18:26 dari Indonesia. Iya. 18:29 Dan Indonesia disebutnya penjajah, gitu. 18:31 He eh. Ya, Nikolas itu. 18:34 Unik sekali 18:35 Belanda bisa membuat 18:37 orang yang ingin berjuang untuk Belanda 18:41 dan itu orang Irian yang tidak tahu 18:43 tentang Irian. 18:45 Yang sebenarnya yang sebenarnya dijajah 18:47 oleh Belanda. 18:47 Iya, dijajah Belanda. He eh. Jadi inilah 18:50 eh kehebatan penjajah membodohkan. Iya. 18:54 Maka kalau kita 18:56 membaca dari 18:58 Undang-Undang 45 pembukaannya itu He eh. 19:01 tujuan membuat pemerintahan itu apa? 19:03 Yaitu untuk mencerdaskan bangsa. Iya. 19:06 Karena dibodohkan. Karena pembodohan itu 19:09 dilakukan oleh penjajah, ya? Iya. He eh. 19:12 Nah, kemudian 19:13 Irian ini digambarkan sebuah pulau 19:16 yang mengerikan. 19:18 Gitu. Heeh. Banyak penyakit. 19:21 Itu ada malaria hitam. 19:23 Kalau itu disengat malaria itu 19:26 malam itu kencing warnanya hitam dan 19:29 besok pagi sudah tidak ada. 19:32 Dan orang-orang Irian itu disebutnya 19:34 Papua karena suka makan orang. ya? 19:37 Kanibal. 19:39 Nah, kenapa 19:40 eh Papua didemikian rupakan 19:43 oleh Belanda itu? 19:46 Karena kerajaan Belanda masih 19:48 menginginkan Heeh. 19:50 sangat menginginkan 19:52 bahwa pulau yang sebesar itu 19:55 akan dikuasai oleh Belanda. Heeh. Supaya 19:58 orang lain takut untuk menduduki 20:00 Belanda, eh menduduki Irian itu. 20:03 Ikut di situ, maka diberitakan 20:05 negativitasnya. 20:09 Ya, bayangkan. 20:10 Pulau itu besar. 20:12 Jadi, kalau Irian Jaya atau Papua ini 20:15 dalam api sejarah 20:17 saya tuliskan 20:19 besarnya itu 421.000 20:22 951 20:25 km persegi. 20:28 Nah, 20:29 itu kalau dibanding Swiss itu yang 20:32 membuat jadi negara kapitalis itu 20:34 itu hanya 41.000. 20:37 Gitu. 20:38 Jadi, ada 400 bukan 1/10-nya saja. 20:42 Dan kemudian 20:43 Denmark, itu Belanda, itu juga sekitar 20:46 40-40 km persegi. 20:48 Gitu. Belgia 30. Austria 83.000, gitu. 20:54 Portugal 92. 20:56 Nah, kalau kita bandingkan Jerman, 20:59 segala macam itu 21:01 ini sebenarnya 21:02 Papua itu besar luar biasa. Puluhan kali 21:04 lipatnya ya? Jadi, Eropa itu hanya 21:06 merupakan 21:08 eh besarnya provinsi-provinsi Indonesia 21:09 saja. 21:10 Iya. 21:11 Nah, Belanda 21:13 tidak mau kehilangan Indonesia, 21:15 sebenarnya. 21:17 Dan dia sudah berusaha sejak tahun 1619. 21:22 Lalu kemudian lepas setelah adanya 21:24 proklamasi. 21:26 Nah, dia menginginkan 21:28 bahwa sesudah adanya RIS 21:31 Republik Indonesia Serikat 21:33 itu nanti Irian Barat bukan wilayah 21:35 Indonesia. 21:37 Karena apa? Dia akan dijadikan cadangan 21:39 wilayah untuk dikuasai oleh Belanda. 21:43 Tetapi, 21:44 pemimpin-pemimpin Indonesia, 21:46 ya, terutama Bung Karno, 21:49 itu tetap kukuh 21:50 ee 21:52 memperjuangkan dengan sungguh-sungguh 21:54 supaya Irian kembali. 21:56 Oke. 21:57 Karena pada waktu tahun 50 itu 22:00 kita mengerti 22:02 gagalnya 22:04 Linggarjati 22:06 oleh Sutan Sjahrir, gagalnya Amir 22:09 Sjarifuddin dengan Renville-nya, 22:11 gagalnya 22:13 ee KMB oleh Muhammad Hatta, nanti 22:16 muncullah NKRI. 22:19 Nah, NKRI ini perjuangan dari 22:22 ee Muhammad Natsir. 22:24 Nah, pada waktu itu 22:27 waktu ada NKRI itu 22:30 itu kita sudah mau tetap mengklaim 22:34 proklamasi kita itu wilayahnya adalah 22:37 dari Sabang sampai Merauke. 22:39 Merauke. Gitu. Ya, nama Merauke sendiri 22:42 apakah di 22:44 zaman di masa proklamasi sudah terdengar 22:46 ya? Iya, itu sudah menjadi batasan. 22:49 Karena pada sebelumnya, 22:51 Jepang itu 22:53 akan memerdekakan Indonesia dan 22:56 wilayahnya itu adalah Nusantara. 22:59 Nusantara itu juga Timor Timur, 23:02 juga Kamboja, 23:04 dan Vietnam 23:06 juga Laos 23:07 Nusantara tuh ya? 23:08 juga iya lalu ya Myanmar 23:12 dan juga Filipin juga Malaysia Singapur 23:17 semuanya tuh ada di bawah pimpinan 23:19 Indonesia tadinya begitu 23:21 he em 23:22 tapi Indonesia tidak mau 23:24 mengklaim yang seluas itu karena 23:27 berhadapan dengan penjajah yang banyak 23:29 Filipin kan Amerika ya dijajah oleh 23:32 Amerika 23:33 dan kemudian Malaysia Inggris 23:35 itu oleh Inggris itu dan 23:38 Burma dan segala macam itu oleh Inggris 23:42 nah untuk tidak meluaskan penjajahannya 23:45 itu melawan dengan penjajah itu 23:47 Indonesia mengklaim 23:49 bekas penjajahan Belanda he em jadi 23:51 kalau Sabang itu baratnya iya wetannya 23:55 Merauke 23:56 Merauke kalau kidulnya itu Pulau Rote 24:00 kalau kalernya baik utaranya adalah yang 24:03 disebutnya 24:04 e Talaud 24:06 itu wilayah Indonesia he em gitu 24:10 yang seluas itulah Indonesia yang 24:13 diinginkan orang Indonesia 24:15 Belanda juga bertahan 24:17 mempertahankan iya 24:19 Papua Barat ya bagian Barat 24:21 nah 24:23 di sana 24:24 di 24:25 didik orang-orang yang pro kepada 24:28 Belanda 24:30 gitu 24:31 maka dia orang-orang itu tidak mau 24:33 memakai nama Irian 24:36 gitu 24:37 nah namanya maunya Papua gitu he em nah 24:41 tadi cerita Nikolas sendiri itu gimana 24:44 tuh Pak Mansyur? 24:44 iya 24:45 ya nanti ada OPM-nya itu namanya 24:47 pimpinannya Nikolas 24:48 he em 24:49 Nikolas Jouwe itu namanya panjangnya iya 24:52 jadi Nikolas itu nanti dia betul-betul 24:57 mencintai 24:59 Irian yang tidak tahu sejarahnya. 25:02 Tahunya versi Belanda. 25:03 Iya, nah dia 25:04 maka membantu Belanda 25:06 untuk membentuk Irian Barat itu menjadi 25:10 negara Papua. He eh. Gitu. 25:13 Lepas dari Indonesia. 25:16 Perjuangan adalah perjuangan 25:18 makan waktu 25:20 dan Nicolas ini dilarang ketemu dengan 25:23 Kennedy. 25:24 He eh. Sedangkan Indonesia kerja sama 25:26 dengan Kennedy. 25:28 Nah, kenapa Bung Karno harus dekat 25:30 dengan Amerika? 25:32 Presiden Kennedy itu Katolik. 25:34 Gitu. 25:35 Sedangkan Belanda itu rajanya Protestan. 25:39 Protestan. Kerajaan Protestan Belanda. 25:42 Nah, Bung Karno mendekati Vatikan. 25:45 Bung Karno mendekati 25:48 itu Kennedy. 25:50 Untuk apa? 25:51 Ya, supaya mendapatkan dukungan dari 25:54 orang-orang Katolik untuk membebaskan 25:56 Irian. He eh. Yang dijajah oleh negara 25:58 kerajaan Protestan Belanda. He eh. Ya. 26:02 Tapi untuk sejarah tidak pernah 26:04 dibicarakan dengan dari pandangan agama 26:07 begitu. Iya. 26:08 Hanya ditulis Papua saja atau Irian 26:10 saja. 26:11 Dan Belanda disebutnya Belanda saja. 26:13 He eh. Protestannya enggak dimuat. 26:15 Padahal warna agamanya di situ jelas ya, 26:17 sangat kuat. 26:18 Sangat kuat. 26:19 Nanti untuk merebut kembali Irian ini 26:23 lalu dibentuklah nanti 26:25 eee 26:26 komando militer nya itu 26:29 Pak Harto. He eh. Ya, itu sebutnya 26:33 waktu 26:35 Bung Karno dibela oleh 26:37 Pak Harto itu ketika menghadapi PKI. He 26:40 eh. PKI itu kudeta dari Jogja. 26:42 Tanggal 3 7 tanggal 3 Juli 46 26:48 dipimpin oleh Tan Malaka akan 26:50 menjatuhkan Soekarno dan Hatta ini He 26:53 em. itu 26:54 Sutan Syahrir sudah di ditangkap di bisa 26:57 diculik tapi ketika akan menculik itu 26:59 enggak bisa Iya. karena berhadapan 27:01 dengan Pak Harto 27:03 gitu Pak Harto itu sudah membiaskan Bung 27:07 Karno dengan 27:09 Muhammad Hatta dari upaya-upaya 27:12 kalangan komunis itu He em. 27:15 tapi komunisnya Tan Malaka waktu itu 27:18 nah 27:19 keberhasilan dari Soekarno Pak Harto ini 27:22 ditambah lagi 27:23 ketika Bung Karno sudah ditangkap 27:27 dibuang ke 27:29 ke Bangka dan ke Parapat 27:31 maka Indonesia itu 27:33 diserahkan kepada 27:37 eh Syafruddin Prawiranegara 27:39 Syafruddin Prawiranegara 27:40 waktu itu di sini PDRI 27:43 He em. Pemerintahan Darurat Republik 27:45 Indonesia 27:47 nah Pemerintahan Darurat Republik 27:48 Indonesia ini nanti 27:50 ya dia bergerak di dalam bidang politik 27:53 yang itu 27:57 Jenderal Sudirman 27:59 dengan Pak Harto 28:01 yang itu Letkol waktu itu 28:03 ini tidak ditangkap oleh Belanda tidak 28:05 ketangkap 28:06 He em. 28:07 dan Bung Karno ketika duduk jadi 28:10 diduduki oleh Belanda itu 28:12 Bung Karno bukan sebagai presiden 28:16 jadi Bung Karno menanggalkan itu 28:19 jabatannya iya busananya dengan yang 28:22 kepresidenannya itu ditanggalkan semua 28:24 ketika ditangkap ketika ditangkap itu 28:27 ketika Belanda masuk situ katanya juga 28:30 di situ ada 28:31 eh 28:33 ada Agus Salim ada beberapa menteri yang 28:36 ikut bersama ditangkap 28:38 nah semuanya harus mengaku bukan menteri 28:41 Iya. 28:42 hanya Agus Salim Agus Salim Soekarno 28:45 adalah Bung Karno gitu, Hatta-Hatta. 28:48 Karena 28:49 atribut-atribut kepresidenan dan lainnya 28:51 itu 28:52 menurut yang ikut serta di dalamnya itu 28:55 Bung Karno memasukkan ke sumur itu. Ehm. 28:58 Di 29:00 saya tidak tahu apakah benar di situ ada 29:01 sumur 29:03 tapi semuanya tuh 29:04 di- lempar ke dalam sumur itu. 29:06 Ketika Belanda akan menangkap Bung Karno 29:10 dia sebagai bangsa Indonesia 29:12 akan menjadi bingung bangsa ini kalau 29:15 presidennya ditangkap. 29:17 Tapi kalau Soekarno ditangkap maka 29:19 negara itu tetap ada. 29:21 Itu saatnya begitu. Oleh karena itu 29:23 mandat kepresidenannya itu diberikan 29:27 kepada Syafruddin 29:27 Syafruddin Prawiranegara. 29:28 Tetapi enggak disebut sebagai presiden. 29:30 Ehm. Tapi ketua PDRI. 29:33 PDRI, Pemerintah Darurat. 29:35 Darurat Republik Indonesia. 29:37 Nah itulah Jogja diduduki 29:40 gitu kan. 29:41 Bung Karno dibuang 29:42 gitu. Tetapi nanti yang bisa 29:45 menyelamatkan lagi Pak Harto. Ehm. 29:49 Yaitu ada serangan umum 29:51 1 Maret 29:53 Jogja diserang 29:55 Solo diserang Magelang diserang 29:58 dengan waktu yang sama pada waktu itu. 30:01 Nah, dunia tahu lagi 30:03 bahwa walaupun presidennya sudah 30:05 ditangkap, dibuang di Prapat 30:07 tetapi 30:08 nanti tentara-tentara TNI-nya masih bisa 30:12 aktif membuktikan kepada dunia Indonesia 30:15 masih ada. Iya, iya. Nah, itu pada 30:17 tanggal 1 Maret 30:19 40 sembilan gitu. 30:23 Nah, akibatnya apa? Amerika 30:26 mengerti dan kemudian menyuruh Belanda 30:29 untuk berunding dengan Indonesia. Ehm. 30:32 Yang waktu itu dipimpin oleh Perdana 30:34 Menteri Hatta. 30:36 Gitu, lalu ada KMB itu. 30:40 Lalu lahirlah RIS. 30:43 Nah, tetapi yang penting 30:46 Indonesia bisa berunding kembali itu 30:48 jasa dari Panglima Sudirman. 30:51 Itu kalau eh Panglima Besar Pang Pang 30:54 Pangsar istilahnya. Oke, Pangsar. Waktu 30:56 Sudirman 30:58 yang mengaktifkan, menugaskan Suharto 31:02 yang waktu itu Letkol Heeh. 31:04 untuk menduduki Jogja. 31:06 Melakukan perlawanan. 31:08 Iya. 31:08 Satu satu hari. 31:10 Perang gerilya kan malam. Heeh. Ini 31:12 siang. 31:13 Oh. Dari jam 6 pagi sampai 6 eh jam 31:17 sampai magrib gitu. 31:20 Pertempuran 31:21 di Jogja itu benar-benar mengejutkan 31:25 karena Belanda itu masih ada di situ. 31:28 Heeh. 31:29 Dan kemudian 31:30 wartawan-wartawan dunia itu 31:32 ada di Jogja kumpul. Oh. 31:35 Lalu 31:36 oleh karena itu serangannya itu bukan 31:38 hanya serangan 31:39 yang berebut fisik tembak-menembak tapi 31:43 juga ada 31:44 beberapa 31:45 dari AURI yang bisa berbahasa Inggris 31:48 gitu kan. 31:49 Ditugaskan untuk menjelaskan Indonesia 31:51 masih ada melalui mendekati 31:53 wartawan-wartawan itu. Iya iya. Lalu 31:56 dunia tahu lagi Indonesia masih ada. 32:00 Nah, jasa 32:01 Suharto 32:03 yang demikian hebat ini 32:05 gitu berhasil membuat Indonesia eksis 32:08 lagi 32:10 itu aja diberikan pula jabatan Mayor 32:13 Jenderal Suharto untuk memimpin 32:16 pembebasan Irian Barat. Oh. 32:18 Berangkat dari prestasi itu ya. 32:20 Iya. Heeh. Jadi 32:22 Pak Harto melihat 32:25 ke 32:26 kecerdasan dan kearifan Pak Harto 32:29 di dalam menyelesaikan problem yang 32:31 sangat ruwet gitu. Heeh. Jadi menghadapi 32:34 PKI dia menyelamatkan Bung Karno dengan 32:36 Bung Hatta. 32:37 Iya. Gitu. Nanti menghadapi Belanda dia 32:40 juga ditugaskan untuk memimpin serangan 32:43 sana. He eh. Ada infiltrasi, 32:47 ada eh 32:48 pembangunan-pembangunan yang bersifat 32:51 nanti sesudah itu konsolidasi, 32:54 itu semua diatur oleh Pak Harto. 32:57 Nah, 32:58 ketika 32:59 Bung Karno untuk mengadakan 33:03 pidato dan kemudian ada saat ada bukti 33:06 serangan militer, 33:07 maka perlu 33:09 Bung Karno itu mengadakan pembelian 33:12 senjata. 33:14 Nah, dari mana senjata itu? Dari mana 33:16 Pak Mansur Soekarno itu senjatanya? 33:18 Bung Karno lalu mengubah dutanya yang di 33:22 Rusia dengan Adam Malik. 33:24 Nah, Adam Malik itu kan Kenapa harus di 33:26 Rusia? Kenapa harus Adam Malik yang ke 33:28 sana gitu? Adam Malik itu dia tanya 33:30 sendiri, "Kenapa Pak milih saya?" Iya. 33:33 Gitu. Dia jawabnya, "Kamu itu keras 33:35 kepala." He eh. 33:36 Lalu dan dia itu termasuk Murba. He eh. 33:40 Murba itu PKI. 33:41 dengan PKI. 33:42 Iya. Dia komunis juga, Marxis juga. Oh. 33:45 Maka ketika dijadikan duta, diterima 33:47 oleh Rusia. He eh. Nah, dialah nanti 33:50 yang 33:51 mengatur Khrushchev harus ke Indonesia 33:53 dan segala macam itu. Ada Malik. 33:55 proses negosiasi kalau Adam Malik ini 33:57 kayaknya lebih lancar ya sama Rusia gitu 33:58 ya. Oh. 33:59 Nah, Bung Karno dengan Cina tidak beli 34:02 senjatanya. He eh. Gitu. Dengan Cina 34:05 hanya hubungan diplomatik saja. 34:07 Menunjukkan dunia luar bahwa Indonesia 34:10 didukung oleh Cina. He eh. 34:11 Iya. 34:12 Gitu. Karena waktu itu Rusia dan Cina 34:13 memang sejalan. 34:14 Iya. 34:15 Cina dengan Rusia sedang ada konflik. 34:18 Iya. Tentang hal bagaimana 34:20 mengkomuniskan dunia. Oh. Teorinya 34:23 Khrushchev mengatakan, 34:25 "Kita bisa mengkomuniskan dunia dengan 34:27 cara perdamaian." 34:29 Kalau Cina, perang. Mao Zedong. Iya. 34:32 macam itu. 34:33 Kalau Khrushchev karena kalau nanti 34:35 perang bangsa saya habis. 34:37 Bahaya. 34:39 Kalau Cina katanya sudah perang 34:41 bangsa saya melahirkan kembali. 34:43 Kalau Cina banyak. Ya begitu. Iya. 34:45 Karena banyak sekali Cina. 34:46 Iya, betul. 34:47 Nah, ini timbul tegang terus antara. 34:49 He em, he em. Nah, Bung Karno membeli 34:52 senjata. Dari Rusia. 34:53 Dari Rusia. Tapi Cina didekati. Membeli 34:56 sepatunya dari Ceko. He em. Pada waktu 34:59 masih ada Ceko. 35:01 Lalu. 35:02 Cekoslowakia yang maksudnya. 35:03 itu. 35:04 Nah, ini Bung Karno. 35:06 Sangat tertib di dalam itu. 35:09 Dan untuk membuat. 35:11 Amerika itu. 35:12 Melihat Bung Karno itu hebat, maka dia 35:14 datang ke Kuba. 35:17 Kuba itu adalah yang dinamakan. 35:20 Backyard enemy. Iya, apalagi di tahun di 35:23 tahun 60-an Kuba Amerika. Iya. 35:26 Sedang. Lalu Bung Karno juga eh 35:28 berhubungan dengan Vietnam. He em. Gitu, 35:31 karena Vietnam itu pro Rusia. Iya. 35:34 Kalau Korea Selatan itu pro. 35:37 Amerika. 35:37 Amerika. Kalau Korea Utara itu pro pada 35:40 Cina. He em. 35:42 Nah, keadaannya seperti itu bagaimana 35:44 Bung Karno. 35:46 Membuat supaya dia eksis. 35:48 Tidak ke sana tidak ke sini sendiri 35:50 begitu, maka dia mengadakan eh 35:53 tahun 60 sebelum Irian Barat itu 35:55 diduduki itu mengadakan nonblok. Gerakan 35:58 nonblok. 35:59 Iya, itu gerakan nonblok itu. 36:01 Dipimpin oleh Nehru. 36:03 Bung Karno. Dengan Tito. 36:07 Broz Tito bukan Tito polisi sekarang. 36:11 Kalau itu Tito K begitu. Iya, itu yang 36:13 dari Ceko itu. He em. 36:16 Nah. 36:17 Bayangkan itu Indonesia itu. 36:19 Itu ketika ada perang dingin dia bisa 36:22 membuat satu netralitas itu. 36:25 Maka Bung Karno disukai kan gitu. 36:29 Nah, Bung Karno itu bisa marah kepada 36:31 Amerika, bisa juga berbuat apa yang 36:35 lain-lain dengan negara-negara komunis 36:37 itu. Ehm. Ini karena 36:39 nya politik bebas aktif. 36:42 Jadi kalau Amerika tidak menghormati 36:44 Bung Karno, Bung Karno marah. 36:47 Itu seperti datang ke sana Eisenhower 36:50 itu, tidak menyambut dengan tepat waktu, 36:53 Bung Karno marah. 36:55 Lalu Eisenhower segera juga menjemput di 36:57 airport. 36:59 Kemudian nanti ganti dengan Kennedy. 37:02 Ehm. Nah, Kennedy inilah 37:04 nanti 37:06 karena Katoliknya sebenarnya, tapi 37:08 enggak bisa sejarah di dituliskan 37:10 seperti itu, tapi dalam pemikiran 37:12 politik interpretation kita, 37:15 interpretasi itu bisa mengerti. Ehm. 37:18 Kenapa Bung Karno mendekati Kennedy? 37:21 Itu. Karena Kennedy 37:22 Katolik. 37:24 Ya, musuh Indonesia penjajahnya itu 37:26 adalah kerajaan Protestan Belanda. 37:30 Gitu. 37:31 Nah, bagaimana supaya Amerika mau 37:33 membantu? 37:34 Jadi diiming-imingi dengan Freeport itu. 37:37 Ehm. 37:38 Cuman melihat kondisi Bung Karno selalu 37:40 kalau bicara seperti kepada Khrushchev. 37:42 Iya. Saya mau datang ke Rusia asal 37:44 dibangunkan masjid untuk Bukhari. Ehm. 37:47 Kan gitu. 37:49 Masjid Bukhari. Lalu apa ucapan Bung 37:51 Karno? 37:52 Berapa ton yang diperlukan emas? 37:54 Akan kami beri. 37:56 Gitu kan. 37:57 Kalau kita kan hanya gram, tapi kalau 37:59 negara kan ton. 38:00 Gitu modelnya. Soekarno kalau negosiasi 38:02 begitu ya? Iya. 38:04 Menunjukkan kebanggaan. Iya, Indonesia 38:07 kan banyak emas. Iya. Gitu. Ya, Bung 38:10 Karno suka disebut Mas Karno. 38:12 Mas Agus ya, disebut Mas Agus ya. 38:15 Jadi ya waktu itu Freeport ditawarkan 38:18 kepada Kennedy. Iya. Gitu. Irian banyak 38:21 emas, banyak ini itu, mau? 38:24 Mau. 38:25 Kemerdekaannya berikan pada kami. 38:28 Itu, itunya boleh 38:29 dipinjam oleh Amerika, begitu. Ini 38:32 strategi politik dari Soekarno ya? Terus 38:36 Kennedy ya yes saja. Iya. 38:38 Karena kekayaan emasnya itu tiada hingga 38:40 kan. Betul, betul. Diteken. 38:43 Itu. 38:44 Tapi Amerika itu kan non Katolik. 38:47 Jadi didorong oleh US war. 38:50 Sampai-sampai apa keluarganya habis 38:52 semua. 38:53 Nah itu kan politik 38:55 jadi kita enggak mengerti itu 38:57 eh yang sebenarnya. 38:59 Background-background-nya itu bagaimana 39:01 sampai sekarang enggak ada pengadilan 39:02 oleh Betul. 39:03 yang berkelanjutan siapa yang menembak 39:06 itu. Heeh. 39:07 Bung Karno kehilangan. 39:09 Gitu. 39:11 Dengan hubungan dengan Amerika 39:13 Kennedy-nya ini. Heeh. Sebenarnya 39:15 begitu. 39:16 Tapi yang lebih unik lagi itu Nicholas 39:19 yang PM-nya itu 39:21 dilarang oleh Belanda untuk ketemu 39:23 dengan Kennedy, tapi nanti dia membuat 39:26 mengadakan jalan sendiri bisa ketemu 39:28 dengan Kennedy. Akhirnya bisa? Bisa 39:30 ketemu. Heeh, ada catatannya ya? Iya, 39:32 dia ketemu dengan Kennedy di Amerika itu 39:35 lalu Kennedy itu cerita apa itu 39:38 bertanya. 39:40 Itu, kalau Nicholas memperjuangkan Irian 39:42 itu tahu enggak sejarah Irian? Heeh. Dia 39:45 enggak tahu. Heeh. Dia hanya tahu 39:47 sejarah Belanda di Irian. Heeh. 39:50 Gitu. 39:51 Lalu 39:52 ketika ditanya Anda memperjuangkan 39:54 begini ini 39:56 apa tahu tentang bapaknya? 39:59 Heeh. Dia tanya bapakmu itu siapa, ibumu 40:01 siapa, nangis dia. 40:04 Kenapa? Dia ingat dia di negeri Belanda 40:07 hidupnya mewah, bapaknya itu dalam zaman 40:10 batu hidupnya. Di Papua itu ya? 40:12 Iya. 40:13 Nah itulah maka ketika disentuh secara 40:16 kemanusiaannya 40:17 oleh Kennedy 40:19 dia lalu mengatakan saya akan keluar 40:22 dari OPM kalau begitu 40:24 itu saya ketemukan Bung Karno hmm saya 40:26 akan kembali ke Indonesia hmm begitu 40:29 nah Kennedy itu akan mengatur 40:32 itu 40:33 Kennedy sudah mengatakan nanti kalau 40:35 saya ketemu 40:36 itu Bung Karno akan senang sekali kepada 40:40 itu 40:42 Nicolas Nicolas itu hmm 40:44 nah tapi tapi keburu keburu di dor 40:47 begitu 40:48 lalu tapi nanti dia Nicolas tetap dia 40:52 ingin kembali ke Indonesia dan dia 40:54 betul-betul pulang ke Irian dan wafat di 40:57 Irian 40:58 begitu tapi dia sudah tidak lagi sebagai 41:01 OPM 41:02 hmm gitu 41:04 dia sadar 41:05 Irian itu lebih baik kembali ke 41:07 Indonesia 41:09 nah inilah perlunya pada tanggal 19 41:11 Desember ini 41:13 lalu kita kembalikan semangat 41:16 mengembalikan ke pangkuan Republik 41:17 Indonesia karena OPM-OPM yang ada di 41:20 Jakar di Surabaya rame-rame itu dia juga 41:23 enggak tahu sejarahnya dia cuma tahu 41:25 benderanya doang Pak maksudnya iya 41:26 iya nah itu harus disadarkan dengan cara 41:29 apa 41:30 ya selain operasi militer ada operasi 41:34 yang dinamakan pendekatan seperti 41:35 Kennedy 41:36 hmm tanya itu 41:38 kamu itu mau lepas dari Indonesia itu 41:41 apa 41:42 akan menjadi hebat atau menjadi tidak 41:45 karena orang tuanya masih hidup dalam 41:47 zaman batu 41:48 gitu Indonesia akan membuat Indonesia 41:50 itu akan lebih baik iya kalau dibuatkan 41:52 se jalan kalau dibunuh orang-orang 41:55 pembuat jalan itu itu kan enggak ngerti 41:57 hmm 41:58 kalau ngerti 42:00 pasti 42:02 Indonesia itu bukan Islam yang di cakup 42:05 oleh mereka 42:07 nah ketika ada 212 reuni 42:11 lalu beritanya hebat, dia bunuh nih 42:14 orang-orang nih yang itu. 42:17 Seperti tidak ada kaitannya. Tetapi di 42:20 lalu Surabaya ada adakan aksi segala 42:22 macam. 42:23 Itu seperti Indonesia itu Islam. 42:26 212 itu penghinaan pembelaan terhadap 42:29 penghinaan Islam. 42:30 He eh. 42:31 Tapi tetap NKRI kan begitu. 42:34 Nah, orang Irian itu ketika 42:36 zamannya Gus Dur 42:39 itu 42:40 ditanya mau apa ini OPM? He eh. 42:44 Dia bilang 42:44 ya akan buat Papua. 42:47 Kalau mau namanya diganti Irian jadi 42:49 Papua boleh. He eh. 42:51 Kata Gus Dur. 42:52 Nah itu 42:53 mereka itu mengartikan Irian itu bukan 42:56 embun pagi. 42:58 Tapi Irian itu I itu ikut. He eh. RI 43:01 Republik Indonesia. AN itu anti netral. 43:04 Anti Netherland, oh. Ya. Tentu kalau dia 43:06 itu kan pro Netherland. 43:07 Iya. Mendengar nama Irian itu 43:10 enggak enak. He eh. Walaupun Papua itu 43:12 sendiri 43:13 di ekspos di luar itu kan orangnya 43:16 keriting rambutnya, kulitnya hitam. 43:19 Makna Papua itu sebenarnya juga 43:21 lalu dia suka makan orang dan segala 43:23 macam. 43:24 Itu yang di ekspos oleh Belanda supaya 43:27 Irian ini selamat dari yang lain-lain. 43:29 Iya, iya. Ya baik oleh Australia atau 43:32 baik dari Amerika atau negara lain yang 43:35 inginkan Irian. 43:37 Maka supaya utuh dijelek-jelekkan Irian 43:40 itu. 43:40 Menakut-nakuti orang lain supaya tidak 43:43 ikut men 43:44 di situ. 43:46 Nah, orang-orang Irian itu demikian 43:48 betul 43:49 kondisinya 43:50 dibuat keterbelakangan sampai dia 43:53 berjuang untuk Irian tetapi tidak tahu 43:57 sejarahnya. 43:58 He eh. 43:59 Sebenarnya di situ tuh banyak Islamnya. 44:02 Itu sampai ada 13 44:04 wilayah yang sudah merupakan 44:07 Islam. Iya. Karena apa? Di Ternate dan 44:10 Tidore. Oh. Gitu. 44:12 Dan juga Aceh juga hubungan langsung ke 44:14 sana, buktinya ada Quran yang terbesar 44:18 di sana. 44:19 Jadi kalau kita mendengar Irian 44:22 itu Islamnya enggak ada. 44:24 Ya. 44:26 Nah, 44:27 kita memperingati tanggal 19 ini untuk 44:30 melihat Irian secara secara utuh. 44:32 19 Desember ya? Iya. 44:34 Jadi kalau 44:36 eh kalau Gus Dur mengatakan boleh ganti 44:39 nama Papua. 44:41 Tapi 44:42 NKRI harga mati, enggak bisa. Gitu. Ehm. 44:46 Nah, 44:47 dia hanya ingin nama saja diganti Papua 44:50 namanya. Eh lalu Pak Mansur 44:53 tadi melanjutkan 44:55 ketika tadi Presiden Soekarno Iya. dia 44:58 mencari 45:00 persiapan untuk persenjataannya dari 45:03 mana? Akhirnya mendekati Rusia gitu ya? 45:05 Setelah mendapatkan itu dapat ya 45:07 senjata-senjata dan alat-alat perang 45:09 dari Rusia dapat ya? 45:10 Itu Khrushchev memberikan 45:13 satu kesempatan yang bisa memiliki 45:16 bapak kapal lautnya, lalu pesawat 45:18 terbangnya, MIG-nya itu. Heeh. 45:22 Itu dalam jumlah yang besar. 45:24 Kapal-kapal juga demikian sehingga 45:27 Indonesia 45:28 itu 45:29 memiliki kekuatan militer darat, laut 45:32 dan udara. 45:33 Itu belum pernah di terjadi di dalam 45:35 Asia Tenggara seperti Indonesia. 45:37 Sebesar itu? 45:39 Kuat luar biasa di bawah pimpinan 45:41 Jenderal 45:42 yang dinamakan Soeharto itu. Ehm. Mayor 45:45 Jenderal Soeharto. 45:48 Dan ini dilakukan memang betul-betul 45:49 untuk persiapan pembebasan Irian Barat. 45:52 Irian Barat. Iya. Ehm. Jadi kita 45:54 sungguh-sungguh 45:56 untuk membebaskan itu karena Belanda 45:58 sendiri itu membuat tentara 46:01 Papua 46:03 yang di Papua Barat itu Tentara Papua 46:06 ini berarti orang-orang Papua di Orang 46:07 Papua Dididik militer gitu ya? 46:09 Oleh iya oleh Belanda 46:11 maka lalu 46:12 nanti 46:14 harus dihadapi dengan cara militer juga 46:16 He eh. karena di diplomasi PBB menang 46:18 Belanda itu He eh. karena dengan 46:20 Atlantic Charter 46:22 itu 46:23 apa itu kemerdekaan hak segala bangsa 46:25 Iya iya. maka Irian Barat harus 46:27 merdeka juga 46:28 dilepas dari Indonesia begitu 46:30 tapi Indonesia tidak mau Iya. begitu 46:33 karena secara administratif Belanda He 46:36 eh. itu 46:37 yang namanya 46:39 Irian itu adalah Merauke-nya He eh. 46:42 simbolnya He eh. lalu yang Baratnya itu 46:44 adalah Acehnya itu adalah Sabang Sabang 46:46 Merauke itu wilayah Indonesia 46:49 jadi PBB dianggap tidak mengerti 46:52 tentang keindonesiaannya 46:54 maka Indonesia harus mengertikan PBB 46:56 bagaimana supaya 46:58 itu Indonesia tetap 47:00 berhak untuk 47:02 menarik kembali Irian Barat ke dalam 47:04 kepangkuan Republik Indonesia 47:07 jadi dulu istilahnya tuh 47:09 apa itu mengembalikan tuh 47:12 Irian Barat ke pangkuan NKRI enak 47:16 pangkuan istilahnya 47:18 bahasa bahasa diplomasi dunia ke dunia 47:22 luar He eh. itu kita 47:24 itu mengembalikan ke pangkuan 47:27 karena apa seperti anak yang terlepas 47:29 dari ibunya 47:30 karena kan Indonesia kan Ibu Pertiwi 47:32 Iya. 47:33 jadi bahasa-bahasa diplomatik sekali 47:36 oleh karena itu Bung Karno 47:38 pidatonya tanggal 19 47:41 Desember seperti sekarang gitu 47:44 tanggalnya 47:45 tapi tahunnya adalah 1961 47:48 61 47:49 sekarang kan 2018 Iya. 47:52 tapi dengan ada ada peristiwa 47:55 yang kita lihat gugurnya orang-orang PU 47:59 31 48:00 itu kan 48:02 merupakan pembunuhan 48:05 yang bukan hanya dianggap kriminalitas 48:07 saja iya tapi itu mengganggu NKRI he 48:12 maka kita sepantasnya pada tanggal 19 48:16 September ini Desember eh Desember ini 48:19 iya untuk mengibarkan bendera 48:22 gitu merah putih iya merah putih seperti 48:25 yang dikomandokan oleh Bung Karno gitu 48:29 yaitu gagalkan itu 48:32 perwakilan 48:34 negara Papua he 48:36 itu digagalkan 48:38 ada negara Papua itu gagalkan he gitu 48:41 yang kedua 48:42 itu harus 48:43 kibarkan sang merah putih he 48:46 di Irian Barat itu 48:49 ya kan 48:50 kita sangat strategis sekali 48:53 lalu kemudian tiga 48:55 mobilisasi umum mempertahankan 48:58 kemerdekaan he ya 49:00 dan kesatuan tanah air dan bangsa 49:04 he 49:04 jadi kalau kita tanggal 19 Desember 49:09 nah kebetulan ada peristiwa yang semacam 49:11 itu semakin penting 49:13 untuk 49:14 kita sama-sama ini semuanya 49:17 mengibarkan bendera merah putih lagi 49:20 sebenarnya 49:22 tapi maaf-maaf saja 49:24 saya hanya sekedar relawan gitu iya jadi 49:26 hanya mengingatkan yang lupa saja he 49:29 gitu bukan saya 49:31 membuat yang lain-lain iya iya tapi 49:33 hanya saya sampaikan seyogyanya 49:37 19 49:39 Desember 49:40 itu untuk dikibarkan kembali 49:44 merah putih 49:45 mengenang perjuangan pendahulu-pendahulu 49:48 kita 49:49 untuk supaya Irian menjadi kembali ke 49:52 dalam pangkuan Republik Indonesia. Ehm. 49:54 Begitu. 49:56 Sangat penting, sangat historis. 50:00 Itu. Kalau tanggal sekarang ini bukan 50:03 tanggal 50:04 yang lain-lain, tetapi kita terima itu 50:08 Belanda menghina bangsa Indonesia, 50:10 menangkap presidennya 50:12 tahun 48 50:14 menangkap menteri-menterinya 50:16 dibuang ke Bangka, dipindahkan ke Rapat 50:20 Mantra Utara. 50:22 Itu. Itu sangat penting sekali. 50:25 Karena apa? Belanda 50:27 menjatuhkan proklamasi itu 50:29 dengan menangkap presidennya 50:32 walaupun Bung Karno pada waktu itu 50:35 mengaku bukan presiden. 50:38 Saya ditangkap sebagai Soekarno. 50:40 Hatta juga begitu, ya Hatta. Itu 50:42 politik. 50:43 Dunia politik begitu. 50:45 Untuk menjaga martabat kehormatan bangsa 50:48 Indonesia 50:49 kalau presidennya ditangkap itu 50:51 memalukan. 50:53 Nah, Bung Karno tidak mengaku sebagai 50:56 presiden 50:57 seperti tadi saya sampaikan 51:00 itu tanggal 19 Desember itu 51:03 pemerintahan sudah diserahkan kepada 51:07 Syafruddin Prawiranegara. 51:10 Orang Banten. 51:12 Itu. Beliau menjadi ketua 51:15 membentuk pemerintahan 51:17 karena Indonesia semua pejabatnya yang 51:20 pentingnya itu sudah dibuang. 51:22 Ehm. 51:24 Dan 51:25 tanggal 51:26 19 Desember ini yang melahirkan 1 Maret 51:30 49. 51:32 Yaitu Jenderal Soeharto. 51:35 Tapi waktu itu masih kolonel, maaf. 51:38 Masih letkol. 51:39 Itu. Letnan Kolonel Soeharto. 51:42 Di bawah pimpinan 51:44 yaitu 51:45 Panglima Sudirman. 51:48 Bayangkan 51:50 itu saya pernah 51:51 ini gambar saya ini 51:53 ini yang bertemu-temu dengan 51:55 jenderal-jenderal yang pernah ikut dalam 51:57 1 Maret itu. 51:59 Nah, itu yang memberi komando Soeharto 52:03 dan Pak Harto itu 52:04 naik kuda 52:06 untuk keliling di pos-pos eh gerilya 52:09 itu. 52:10 Dan itu menyuruh selama 14 hari 52:13 sebelumnya 52:14 itulah dan eh 52:16 masuk ke 52:18 Jogja 52:19 lalu lari lagi ke 52:21 ke daerah 52:23 eh gerilya. 52:24 Lalu kembali lagi, kembali lagi, kembali 52:26 lagi Pak Harto. Latihannya? Iya. 52:29 Nah, saya pernah bicara dengan 52:30 jenderal-jenderal itu, dia cerita Oh. 52:33 bahwa Pak Harto 52:34 dalam 52:35 mem eh melatih supaya 52:39 perang itu hari itu dan kemudian 52:41 sembunyi lagi di daerah di antara 52:45 gunung-gunung Merapi dan Merbabu 52:48 dan Sumbing dan Sindoro itu. Oh. Itu 52:50 tempat-tempat di mana 52:52 para gerilyawan 52:54 bertahan. 52:55 Oh. 52:56 Nah, Pak Mansur 52:58 lalu operasi Trikora sendiri iya itu 53:01 sampai berlangsung 2 tahun ya, karena 53:03 memang Belanda 53:05 punya kekuatan tersendiri di Papua. Iya. 53:08 Tadi disebutkan sampai sempat melatih, 53:10 bahkan di tahun 50-an mendirikan sebuah 53:12 lembaga-lembaga untuk 53:15 eh ya persiapan kemerdekaannya Papua. 53:18 Iya. Belanda sendiri tadi sebenarnya 53:20 kekuatannya didukung oleh siapa? Karena 53:22 kan yang jelas kalau kita melihat dari 53:25 perjanjian penandatanganan He. eh untuk 53:28 eksplorasi emas itu kan berarti 53:30 Indonesia sudah jelas itu didukung oleh 53:32 Amerika. Nah, Belanda sendiri posisinya 53:34 bagaimana itu? 53:35 Nah, itu memang 53:37 karena yang mempunyai Yang namanya 53:39 banyak super power kan Amerika. Oh. 53:42 Jadi, Belanda diatur oleh Amerika. Iya. 53:46 Kalau Indonesia tidak itu segera 53:49 apa yang dituntutkan 53:51 diberi 53:52 Indonesia akan berpihak pada komunis. 53:54 Ehm. 53:55 Itu akan takut sekali Amerika kehilangan 53:58 Indonesia. Ehm. 54:00 Maka lebih baik Indonesia tetap 54:02 Indonesia 54:03 tanpa 54:04 karena Bung Karno menunjukkan walaupun 54:07 dengan Mao Zedong tapi Cina di Indonesia 54:10 tidak boleh keluar dari provinsi. Ehm. 54:13 Dan Cina tidak boleh hak punya hak milik 54:15 tanah itu enggak ada. Ehm. Itu, 54:17 huruf-huruf Cina enggak boleh dipakai. 54:19 Iya. Nah, sekarang 54:22 itu Aduh, sekarang banyak muncul. 54:24 luar biasa. Bahkan majalahnya keluar 54:26 dengan majalah itu. Iya, iya. 54:29 Kalau Bung Karno adalah dalam pembinaan 54:31 keindonesiaan Untuk pembinaan 54:33 keindonesiaan. 54:34 Iya, maka Cina-cina yang di Indonesia 54:37 jangan sampai 54:39 wan chai Chinese for every Chinese. Itu. 54:42 Maka lalu dianjurkan untuk 54:44 mengindonesiakan dirinya 54:46 Iya. 54:47 dan tidak 54:48 eh akan diselesaikan masalah dwi 54:51 dwi kenegaraan. Ehm. Kewarganegaraan. 54:54 Makanya dua nama ya. 54:55 Iya. 54:56 Dia menggunakan 54:57 eh Cina Ehm. dan juga Indonesia. Iya. 55:01 Warganegaranya. Ehm. 55:02 Nah, itu Bung Karno 55:03 me 55:04 menawarkan untuk ke Cina atau untuk ke 55:07 Indonesia. 55:09 Gitu. Itu dalam penyelesaian. 55:11 Jadi 55:13 Bung Karno menggunakan politik luar 55:15 negerinya dekat dengan Cina Mao Zedong 55:18 tapi dalam negerinya 55:20 Cinanya dibatasi. 55:23 Ehm. Itu aktivitas ekonominya tidak 55:26 boleh sampai menjangkau desa-desa. 55:29 Itu hanya di provinsi saja. Iya. 55:32 Maaf ini bukan anti Cina. Ehm, ehm. 55:34 Bukan, ini sejarah. Iya. Gitu. 55:37 Nanti keliru. 55:39 Lalu operasi Trikora sendiri yang 55:41 terkenal dalam peperangannya apa yang 55:43 perlu kita ingat, Pak Mansur? 55:46 Bung Karno nanti di di dipimpin oleh 55:49 Soeharto itu. Heeh. 55:51 Pangdam eh pang eh itu panglima besar 55:54 sudah tidak ada. 55:55 Maka Soeharto yang 55:57 yang nanti operasionalnya di samping 56:00 Yani. 56:01 Gitu. Heeh. 56:03 Di samping eh Nasution. Heeh. 56:07 Lalu 56:08 Hartolah nanti beroperasi ke sana. 56:12 Dan kemudian 56:14 yang dulu itu masih PGT kalau 56:16 eh pasukan gerak cepat 56:18 istilahnya. Itu diterjunkan oleh dari 56:20 udara. PGT itu ya? 56:22 Gitu. 56:24 Nah, bayangkan 56:26 tentara itu belum tahu Irian. 56:28 Gitu. 56:29 Hutannya masih lebat. 56:31 Iya, iya. Nah, itu 56:33 itu diberi tali untuk ya, untuk turun 56:36 kalau terjun di hutan itu. 56:38 Dan belum tahu apa yang akan dipijak 56:40 gitu ya? 56:40 Iya, itu. 56:42 Nah, itu hebatnya semangat bertempur 56:45 itu. Heeh. Karena diberangkatkan mati 56:47 syahid. 56:48 Kan gitu. Iya, iya. Semuanya berjuang 56:51 tidak itu. 56:53 Dan di antaranya adik saya ikut gitu. 56:56 Oh. Diterjunkan di Merauke. 56:58 Oh. Gitu. 56:59 Eh masuk sana. Heeh, heeh. 57:02 Jadi kalau kita 57:03 melihat zaman itu 57:05 eh diberangkatkan eh ke 57:08 eh Irian itu tidak ada rasa 57:11 bingung-bingung gitu. Iya, yang bingung 57:13 enggak dikirim. Iya, kalau sekarang Iya. 57:15 itu mikir gitu. Kalau sekarang mikir ya? 57:17 Iya. Kalau dulu 57:19 dia mengadakan satu sikap betul-betul di 57:22 jalan Allah dan berani gitu. 57:25 Nah, kemudian 57:27 diadakan serangan lautnya. 57:29 Melalui dari laut tapi diketahui oleh 57:31 Belanda. 57:32 Laut Arafuru ya? Iya, laut Arafuru itu 57:34 Yos Sudarso jadi korban. He eh. 57:37 Tapi 57:38 apakah hanya Yos Sudarso? Banyak. Banyak 57:41 korban. Tetapi yang ditampilkan namanya 57:44 yang Kristen, gitu. Oh. 57:46 Yang Yos Sudarso itu kan Katolik ya. He 57:49 eh. Lalu supaya tahu 57:52 bahwa 57:53 yang meninggal itu bukan Islam, gitu. 57:57 Tapi Katolik. Jadi kalau orang-orang 57:59 Papua mengatakan Indonesia Islam 58:01 He eh. ini yang nyerbu He eh. yang ingin 58:04 membebaskan Irian itu tidak hanya yang 58:08 beragama Islam He eh. tentaranya. 58:10 Itu di angkatan laut itu. He eh. 58:13 Nah, itu lalu nanti itu membuka dunia 58:18 bahwa Indonesia yang sudah mempunyai 58:19 tentara yang kuat itu 58:21 Amerika ikut turun tangan, maka 58:24 dibentuklah UNTEA, gitu. 58:26 UNTEA. PBB itu. Iya. Yaitu United 58:29 Nations Executive Authority. He eh. 58:33 Dibentuklah nanti di sana untuk 58:35 menyerahkan Irian. 58:38 Dan akhirnya 58:40 nanti betul-betul Irian menjadi terbebas 58:45 dari 58:46 penjajahan Belanda 58:48 dan kita membuat Irian itu merdeka. 58:53 Dan 58:54 nantinya nantinya nantinya setelah G 30 58:57 S 58:58 maka untuk Irian Barat yang yang 59:02 Freeport-nya itu 59:04 adalah angkatan udara 59:06 yang harus di situ. He eh. 59:09 Karena 59:10 Pak Harto dalam rangka menyatukan TNI 59:14 jangan belah karena adanya PKI 59:17 itu menggunakan 59:19 oknum-oknum angkatan udara He eh. 59:21 membunuh jenderal-jenderal angkatan 59:23 darat Iya. maka Pak Harto 59:26 berusaha untuk bisa mengamankan TNI. 59:31 Itu peristiwa yang sangat 59:34 luar biasa hebatnya Bung Karno Pak Harto 59:36 itu. 59:37 960 59:39 jenderal 59:41 dia tuh harus bisa diatur untuk 59:43 dikaryakan sehingga tidak terjadi 59:46 benturan-benturan di antara 59:48 TNI sendiri. 59:50 Ini Pak Harto. 59:52 Mau tidak mau 59:54 kita harus mengakui kehebatan Pak Harto. 59:57 Adapun sekarang tidak mau memberikan 59:59 pahlawan, kita tahu. 1:00:01 Mmm. 1:00:02 Kenapa? 1:00:03 Ya, orang-orang masih belum memahami 1:00:05 sejarah. 1:00:08 Kalau sudah memahami sejarah 1:00:10 itu 1:00:11 tidak mungkin Pak Harto tanpa 1:00:13 ada gelar kepahlawanannya. Iya. Harus, 1:00:16 dalam gitu. Mmm. 1:00:18 Tapi karena orang masih dibayangi oleh 1:00:22 pengertian-pengertian negatif. Itu, yang 1:00:25 dibuat oleh teman-temannya 1:00:27 Teman-temannya 1:00:28 TNI yang lain. 1:00:29 Gitu. Apalagi apalagi di masa 1:00:31 kepemimpinannya gitu ya. 1:00:32 Iya. 1:00:33 Jadi kalau 1:00:35 dalam satu kepemimpinan 1:00:37 itu biasanya 1:00:39 yang sekitarnya itu yang enggak benar. 1:00:41 Mmm. Yang benar adalah yang 1:00:43 puncaknya itu. Mmm. 1:00:45 Biasanya begitu. Mmm. 1:00:47 Jadi kalau kita memperhatikan sejarah 1:00:50 gitu. 1:00:51 Cobalah kita tanggalkan yang negatifnya 1:00:55 dan kita pusatkan kepada penghargaan 1:00:58 yang 1:00:59 membuat Indonesia terpandang oleh dunia. 1:01:02 Kemampuan militer nya sangat luar biasa. 1:01:05 Mmm. Diplomasinya juga hebat ya. 1:01:09 Dan Bung Karno bisa menyelamatkan 1:01:11 Indonesia 1:01:12 dari pengaruh komunis. 1:01:15 Itu sebenarnya begitu. 1:01:17 Dan komunis nanti akan mencoba 1:01:20 memanfaatkan kekacauan dalam perang ini 1:01:24 untuk dia tampil ke atas 1:01:26 ya dengan senjata-senjata itu 1:01:28 tapi Aidit lupa itu 1:01:31 bahwa senjata itu dari Rusia bukan dari 1:01:34 Cina 1:01:35 maka dia meminta buruh dan tani 1:01:37 dipersenjatai 1:01:39 ya 1:01:39 lalu nanti 1:01:41 dia seperti sudah mendapatkan senjata 1:01:44 itu buru-buru kudeta 1:01:47 he nah inilah 1:01:49 satu keadaan yang sebenarnya bukan dari 1:01:52 Irian itu saja berkelanjutan dengan 1:01:55 eh konfrontasi Indonesia 1:01:58 Malaysia he dan Bung Karno mengusulkan 1:02:03 Maphilindo 1:02:05 yaitu menyatukan Indonesia 1:02:08 Filipina 1:02:09 dan Malaysia gitu 1:02:12 disatukan iya iya tapi nanti 1:02:16 eh RRT menuduh Bung Karno tuh agen 1:02:19 imperialis he Barat 1:02:21 jadi lalu akhirnya terjadilah 1:02:23 konfrontasi terbuka he gitu 1:02:27 lalu di tengah-tengah konfrontasi ini 1:02:31 itu lalu 1:02:33 nanti 1:02:35 PKI beraksi 1:02:37 ada 1:02:38 di Bandar Besi seorang TNI dicangkul 1:02:41 kepalanya 1:02:44 sekarang baru ada seorang TNI kesenggol 1:02:46 oleh 1:02:48 itu 1:02:48 preman orang parkir di situ he timbul 1:02:51 itu dan kita harus menghadapi Irian 1:02:56 yang sekarang Papuanya sedang bergolak 1:02:58 ini ada apa he kalau saya sebagai 1:03:01 sejarawan 1:03:02 kembali kepada peristiwa yang dulu 1:03:05 ketika TNI itu dikeluar-keluarkan dari 1:03:07 Jakarta maka di Jakarta akan terjadi 1:03:11 kudeta he kan begitu 1:03:13 nah 1:03:15 kalau kita lanjutkan ini mimpi itu, 1:03:18 ya, bayangan pikiran itu. Masya Allah, 1:03:20 masya Allah, ya Allah, jangan terjadi 1:03:23 lagi. 1:03:24 Itu. Di antara para jenderal kita ini. 1:03:29 Itu, di antara 1:03:30 bangsa ini. 1:03:32 Mudah-mudahan ditang tayungan 1:03:34 mudah-mudahan dapatkan hidayah Allah. 1:03:37 Hmm. Jadi, menurut saya 1:03:40 19 Desember 1:03:43 satu momentum 1:03:45 yang wajib 1:03:47 untuk dikenang kembali. 1:03:50 Baik zaman 1:03:52 yang 1:03:53 Bung Karno 1:03:54 ditangkap oleh Belanda 1:03:56 Republik Indonesia dihina oleh Belanda, 1:03:58 penjajah itu. 1:04:01 Dan kemudian 19 Desember Trikora 1:04:06 sebagai modal dasar menantang penjajah 1:04:10 untuk bisa melepaskan 1:04:12 Irian Barat menjadi dimasukkan dalam 1:04:16 pangkuan NKRI. 1:04:18 Momentum itu 1:04:20 sangat besar artinya. 1:04:23 Dan komando Trikoranya di antaranya 1:04:25 merah putih. 1:04:27 Bukan bintang kejora. Iya. Merah putih 1:04:30 harus berkobar, eh, berkibar di Irian. 1:04:32 Hmm. Nah, kalau itu diulang lagi 1:04:36 dengan 1:04:38 menggerakkan seluruh bangsa ini 1:04:41 mari kita semuanya 1:04:43 belum terlambat Desember Mas ada 1:04:45 gitu. 1:04:46 Kalau hari-harinya ada perintah gerakan 1:04:49 untuk mengibarkan merah putih, walaupun 1:04:52 terlambat 1:04:54 saya kira tidak apa-apa. 1:04:56 Untuk menghormati 31 1:04:58 orang-orang PU yang gugur sebagai 1:05:01 kusuma bangsa sebenarnya. Iya, iya. Nih, 1:05:05 jangan sampai, oh, hanya 31. Masya 1:05:08 Allah, gitu. 1:05:10 Ya, kalau, eh, di Palu, di Lombok itu 1:05:13 peristiwa alami. Iya. Tapi kalau ini 1:05:16 peristiwa politik. Peristiwa 1:05:17 pemberontakan nih. Pemberontakan yang 1:05:19 dinamakan teroris bisa. Menteri 1:05:21 Pertahanan kan gitu ya, ini pemberontak 1:05:23 gitu. Iya pemberontak harus kita 1:05:25 kibarkan merah putih. He 1:05:29 Rachsil 1:05:31 seharusnya 1:05:32 menyampaikan informasi walaupun tidak 1:05:35 secara kronologis 1:05:37 yang kita bicarakan ini 1:05:39 tetapi 1:05:40 mudah-mudahan 1:05:42 mengidekan kembali 1:05:45 itu kalau hari-hari santri tanggal 22 1:05:49 Oktober baru sekarang diperingati Iya. 1:05:52 dijadikan hari santri 1:05:54 nah 19 Desember 1:05:57 itu mudah-mudahan tahun 2019 itu 1:06:01 dikibarkan betul merah putih 1:06:03 seluruh Nusantara 1:06:05 seluruh Indonesia 1:06:06 dan Irian Barat harus diperbanyak Irian 1:06:08 fungsinya 1:06:09 supaya bendera kejora itu padam. Untuk 1:06:12 mengingatkan gitu ya perjuangan 1:06:14 kembali 1:06:15 dan kita harus mengibarkan satu seperti 1:06:18 apel 2 Desember 1:06:20 dipusatkan di Irian. 1:06:23 Itu bagaimana supaya tanggal 19 Desember 1:06:26 itu Irian milik kita. 1:06:29 Irian bukan Papua. 1:06:31 Itu 1:06:32 Papua OPM 1:06:33 Papua masih termasuk Indonesia. 1:06:37 Sehingga 1:06:38 nanti penjajah siapapun yang akan 1:06:40 menginjakkan merebut Irian Barat atau 1:06:43 Papua 1:06:44 itu akan kembali karena apa kesadaran 1:06:47 bersejarah 1:06:48 bergabung ke NKRI tidak pernah lepas. 1:06:52 Ingat 1:06:54 Nicolas sebagai tokoh utamanya 1:06:58 OPM 1:06:59 dia menjelang wafat 1:07:01 itu ketika ditanya oleh 1:07:05 oleh Kennedy 1:07:06 dia menangis kenapa? 1:07:09 Ayahnya, 1:07:11 ibunya, saudaranya masih hidup zaman 1:07:13 batu. Dia sendiri dilupakan oleh Belanda 1:07:17 itu untuk membela yang begitu. 1:07:21 Lalu akhirnya dia membenarkan 1:07:24 apa yang dikehendaki oleh Presiden 1:07:25 Soekarno. 1:07:27 Trituranya itu, dia dukung dan kembali 1:07:29 ke NKRI. 1:07:31 Ini 1:07:32 supaya diceritakan kembali. Iya. Kepada 1:07:35 semua 1:07:36 bahwa kita cinta Papua bukan ingin 1:07:39 menjajah Papua, tapi ingin memajukan 1:07:41 bersama dengan bangsa Indonesia yang 1:07:44 lainnya. 1:07:45 Keliru 1:07:46 kalau Papua OPM mengatakan kita 1:07:49 bertempur dengan Indonesia. Masyaallah. 1:07:52 Allahu Akbar. 1:07:54 Kesalahan, kekurangan, kelemahan 1:07:57 informasi 1:07:58 membuat ula ucapan-ucapan itu terjadi. 1:08:02 Sampai di Surabaya mereka bisa beraksi. 1:08:06 Betul. Itu. 1:08:07 Dan dia mengatakan 31 orang itu dibunuh 1:08:10 karena tidak menghormati hari Papua 1:08:13 Merdeka. Heeh. Tidak benar. 1:08:16 Kita harus me 1:08:18 ngalahkan informasi itu menjadi 1:08:20 informasi 1:08:22 Nicholas kembali. 1:08:24 Walaupun dia OPM melepaskan ke-OPM-an 1:08:28 dan menjadi NKRI. 1:08:30 Semoga apa yang kita 1:08:33 sampaikan kepada 1:08:35 hari ini tanggal 19 Desember 1:08:39 akan menjadi satu program para pimpinan 1:08:42 nasional kita 1:08:44 di Indonesia ini 1:08:46 untuk bisa menggelorakan kembali 1:08:49 19 Desember 1:08:51 sama dengan hari-hari proklamasi, sama 1:08:54 dengan hari-hari yang penting yang 1:08:55 lainnya 1:08:57 yang diperingati, 1:08:58 tapi 19 itu 1:09:00 ditinggalkan tidak seperti 1:09:04 menjadi tanggal yang membuat Indonesia 1:09:07 benar-benar satu kesatuan Sabang 1:09:10 Merauke. Baik, ini ini pesan yang sangat 1:09:13 penting Ikhwan Akhwat karena ketika kita 1:09:16 bicara mengenai konflik yang terjadi di 1:09:18 Papua hingga saat ini, gerakan 1:09:21 separatis, gerakan kriminal bersenjata 1:09:23 ataupun Organisasi Papua Merdeka, dunia 1:09:26 Barat khususnya eee 1:09:30 itu banyak negara-negara yang melihat 1:09:31 bahwa kasus OPM di Indonesia ini 1:09:33 eee dikaitkan dengan 1:09:36 HAM, Hak Asasi Manusia. Jadi, 1:09:39 tokoh-tokoh OPM saat ini, mereka itu 1:09:42 berlindung di baju HAM. Mereka berteriak 1:09:44 kepada PBB, berteriak kepada 1:09:46 negara-negara Barat bahwa yang terjadi 1:09:48 di Papua itu adalah atas nama Hak Asasi 1:09:50 Manusia, militer Indonesia melakukan 1:09:53 hal-hal yang semena-mena. Jadi, memang 1:09:54 secara sejarah juga begitu terus ya, 1:09:56 apakah ini Belanda ternyata masih masih 1:09:59 terus melakukan 1:10:02 eee seperti gerakan-gerakan. Jadi, tidak 1:10:04 diam begitu. Jadi, terus dirongrong 1:10:06 begitu Pak Mansyur. 1:10:08 Musuh tidak pernah berhenti. Mmm. Dan 1:10:10 kita harus lebih aktif daripada musuh. 1:10:12 Nah, itu tadi. Makanya harus digalakkan 1:10:15 ya. Maka disejarahkan. Disejarahkan. 1:10:17 Jadi, tanggal 19 September, Desember 1:10:20 bukan tanggal yang eee begitu dilewati 1:10:23 saja. 1:10:23 Mmm. Tapi ada dua momentum yang hebat, 1:10:27 itu Indonesia ditangkap pada waktu itu 1:10:29 Presiden dan kita, tapi ada PDRI 1:10:32 dan kemudian terselamatkan adanya PDRI 1:10:35 dan kemudian TNI mengadakan eee 1 Maret 1:10:39 49 serangan umum. 1:10:42 Itu rangkaiannya. Rangkaian. 1:10:44 Yang kemudian rangkaian berikutnya 1:10:46 adalah 19 1:10:48 Desember 1:10:50 tapi 61. Mmm. Di di alun-alun Utara 1:10:54 Yogyakarta, 1:10:56 Bung Karno di situ 1:10:58 menggelorakan semangat bangsa Indonesia 1:11:01 cinta pada Irian Barat untuk kembali 1:11:04 kepada pangkuan Indonesia. Gagalkan. 1:11:06 Nah, itu harus di di 1:11:09 minimal miniatur atau apa? 1:11:12 Atau bagaimana untuk Jogjanya? 1:11:14 Tapi untuk seluruh bangsa Indonesia 1:11:16 harus dipanggil seolah-olah 1:11:20 Irian itu ada di rumah masingnya masing 1:11:23 itu. 1:11:24 Seperti cintanya kepada ini. 1:11:26 Ini kebersamaannya ini harus 1:11:28 dibangkitkan kembali. Iya. 1:11:31 Kita harus berani 1:11:33 untuk mengadakan itu. 1:11:35 Jangan dibiarkan mereka-mereka membuat 1:11:38 satu cerita 1:11:39 yang tidak sebenarnya. Betul. 1:11:41 Itu. 1:11:42 Nicolaas menangis karena apa? Tidak tahu 1:11:45 sejarah 1:11:46 yang diperjuangkan. 1:11:48 Dan bisa jadi sekarang pun banyak orang 1:11:50 Papua yang tidak tahu sejarah Papua 1:11:52 Irian-nya gitu. Maka dia menangis ketika 1:11:54 dia sadar ditanya oleh 1:11:57 Kennedy. John F. Kennedy itu. He. 1:12:00 Lalu dia menangis karena apa? 1:12:03 Papahnya, mamahnya 1:12:05 masih hidup di zaman batu. He. Tapi 1:12:08 dilupakan oleh Belanda 1:12:10 bahwa yang membuat seperti itu penjajah 1:12:12 Belanda. 1:12:13 Kerajaan Kristen Belanda. He. 1:12:16 Maka lalu 1:12:17 dia sadar 1:12:19 Indonesialah penyelamat. 1:12:22 Maka lalu Nicolaas kembali 1:12:26 dan dia menuliskan bukunya untuk 1:12:28 mengingatkan OPM 1:12:30 bergabung kepada Indonesia. 1:12:33 Itu harus disambut. 1:12:36 Itu harus dikembangkan. 1:12:38 Harus digalakkan dengan 19 Desember 1:12:41 hari kesatuan 1:12:43 kembalinya 1:12:45 Irian Barat. Merah putih dikibarkan yang 1:12:48 sebanyak-banyaknya. He. Itu. Kalau perlu 1:12:51 kita ada seperti 1:12:53 yang dinamakan 212 tapi di Irian gitu. 1:12:58 Kita kumpul semuanya di sana, kita 1:13:00 kibarkan bendera merah putih 1:13:02 sebanyak-banyaknya. 1:13:03 Iya, iya. Dan kita bukan ingin membuat 1:13:05 sampah di sana 1:13:07 tapi kita membagikan kebaikan. 1:13:10 Supaya saudara-saudara kita di sana 1:13:12 mengerti 1:13:13 bahwa sesama Indonesia itu 1:13:15 bukan seperti digambarkan oleh Belanda 1:13:18 untuk membenci Indonesia. 1:13:20 Itu harus. 1:13:22 Wajib. Betul, betul. Gitu. Betul. 1:13:25 Menurut saya. Jadi tahun depan reuni 212 1:13:27 di Irian Barat, di Papua. Gimana Mas 1:13:30 Agus? 1:13:32 Siap kata Mas Agus. 1:13:34 19 Desembernya. 19 Desembernya gitu ya. 1:13:37 Harus di Irian Barat. Di Irian Barat. 1:13:39 Atau di Papua Papua itu kalau memang 1:13:41 harus di 1:13:42 eh pakai Papuanya. Tapi saya lebih 1:13:44 setuju itu embun pagi Irian Baratnya itu 1:13:47 tetap dikembalikan kumandangkan. 1:13:50 Dan kemudian 1:13:51 nama Bung Karno, nama Soeharto dan nama 1:13:55 pemimpin lainnya 1:13:57 Yos Sudarso dan segala macam yang 1:13:59 berkorban untuk Irian 1:14:01 itu. Diingat. Dan bukan dengan nama 1:14:03 bendera-bendera yang lain kecuali merah 1:14:06 putih. 1:14:07 Harus di sana di 1:14:09 di merah putihkan. Heeh. Bukan dipinta 1:14:11 kecorakan. Baik. Itu harus dipadamkan. 1:14:14 Baik Pak Mansur sebagai penutup apa ya? 1:14:18 Iya. 1:14:19 Saya sampaikan 1:14:21 kepada seluruh bangsa Indonesia yang 1:14:23 sekarang sedang ada kesibukan lain. 1:14:26 Heeh. 1:14:27 Mudah-mudahan segera oleh Allah diberi 1:14:29 rahmati oleh Allah. Iya. 1:14:31 Sehingga sadar 1:14:33 bahwa 1:14:34 Irian bukan merupakan 1:14:36 negara yang luar. 1:14:38 Papua bukan merupakan wilayah yang harus 1:14:40 dilepaskan dari Indonesia. 1:14:42 Bagaimanapun 1:14:44 amanah Bung Karno 1:14:46 eh amanah para pendahulu kita 1:14:49 yang menyatakan bahwa wilayah Indonesia 1:14:52 itu 1:14:53 pada tanggal 9 September waktu itu 40 46 1:14:58 eh 45 1:14:59 itu sudah dinyatakan 1:15:01 wilayahnya itu adalah Sabang sampai 1:15:03 Merauke 1:15:04 dan wilayah ini jangan dikurangkan 1:15:06 apapun yang terjadi 1:15:08 kemudian ditambah dengan 1:15:11 13 1:15:12 Desember 1:15:14 19 57 1:15:18 Indonesia punya laut yang terbesar di 1:15:19 dunia 1:15:21 perhitungan dari Juanda 1:15:23 gitu 1:15:24 Mokhtar iya 1:15:26 Kusumaatmadja 1:15:27 gitu itu 1:15:29 Juanda 1:15:30 Perdana menterinya 1:15:32 gitu dan kemudian 1:15:34 ahli hukumnya 1:15:36 Profesor Doktor Mokhtar Kusumaatmadja 1:15:40 dari Unpad Universitas Padjadjaran 1:15:43 Bandung 1:15:44 dan kemudian Profesor Doktor 1:15:45 Kusumaatmadja 1:15:47 itu yang tahu tentang masalah 1:15:49 kontur Indonesia dengan kelautannya itu 1:15:52 bagaimana laut Indonesia maka beliaulah 1:15:55 yang memperjuangkan 1:15:56 fisikalnya hmm dan kalau hukumnya 1:15:59 itu adalah 1:16:01 Mokhtar dan politiknya 1:16:04 itu adalah Juanda 1:16:07 jadi Desember punya banyak nama makna 1:16:10 yang besar 1:16:12 mari kita sama-sama 1:16:14 mengingatkan kembali yang lupa 1:16:17 kesadaran bersejarah 1:16:19 adalah suatu kesadaran yang membuat kita 1:16:22 menjadi bangsa 1:16:24 dan negara yang bermartabat 1:16:27 jangan sampai kita Jasmerah 1:16:31 melupakan sejarah jangan hmm sekali-kali 1:16:33 meninggalkan sejarah 1:16:35 mari kita ingat kembali 1:16:37 para pendahulu kita 1:16:39 mari kita berjuang kembali 1:16:41 untuk Irian Barat 1:16:43 atau Irian Jaya 1:16:45 itu atau yang sekarang namanya 1:16:48 apakah itu disetujui selanjutnya Papua 1:16:50 itu 1:16:52 yang penting merah putih harus berkibar 1:16:55 di sana 1:16:56 baik semoga apa yang 1:16:58 kita sampaikan melalui Radio Rasel ini 1:17:01 atau TV Rasel 1:17:03 itu akan mengilhami menginspirasi 1:17:07 itu seluruh bangsa Indonesia 1:17:09 terutama 1:17:11 orang-orang OPM 1:17:13 supaya kembali ke Republik Indonesia 1:17:16 seperti Nikolas 1:17:19 Assalamualaikum warahmatullahi 1:17:20 wabarakatuh 1:17:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:17:23 wabarakatuh demikianlah Ikhwan Akhwat 1:17:25 sejarah Islam di Nusantara bersama Bapak 1:17:27 Ahmad Mansur Suryanegara kita tadi 1:17:28 berbicara mengenai Irian Barat atau 1:17:32 Papua yang saat ini masyarakat lebih 1:17:34 mengenalnya tadi kita buka sejarahnya 1:17:37 semoga menginspirasi dan juga memberikan 1:17:39 pengetahuan yang baru bagi Anda semua 1:17:41 mengenai sejarah yang sebenarnya yang 1:17:43 terjadi di negeri ini terima kasih 1:17:45 banyak Pak Mansur 1:17:46 dan juga terima kasih banyak Ikhwan 1:17:47 Akhwat atas kebersamaan Anda 1:17:49 untuk memberikan kritik saran ataupun 1:17:53 pertanyaan silakan kirimkan ke nomor 1:17:56 WhatsApp dan SMS Rasel di 08111999720 1:18:02 saya bertugas Angga Aminuddin ditemani 1:18:04 oleh Muhammad Ondy dan juga Mas Agus 1:18:05 Susilo undur diri billahi taufik wal 1:18:08 hidayah subhanakallahumma wabihamdika 1:18:09 asyhadu an la ilaha illa anta 1:18:11 astagfiruka wa atubu ilaik 1:18:13 Assalamualaikum warahmatullahi 1:18:14 wabarakatuh