Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail [musik][bernyanyi] 0:09 TV. 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:16 warahmatullahi wabarakatuh. 0:18 Alhamdulillah wasyukurillah wala haula 0:20 wala quwwata illa billah. Asyhadu alla 0:23 ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa 0:24 asyhadu anna muhammadan abduhu wa 0:26 rasuluh. Amma ba'du. Masih dipancelaskan 0:28 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36, 0:31 Kalimanggis, Cibubur, Bekasi. Inilah 0:33 radio silaturahim untuk Islam yang satu. 0:36 Ikhwan akhwat, para pendengar Radio Solm 0:38 dan juga pemirsa Rasil TV di manapun 0:40 Anda dapat menyimak siaran kami. Baik 0:42 ikhwan akhwat yang selalu mendengarkan 0:44 di audio streaming di 0:46 www.radiosilaturahim.com 0:47 radiosilaturahim.com dan juga ikhwan 0:49 akhwat yang selalu menyimaknya di 0:51 aplikasi Radio Silaturahim dan pemirsa 0:54 Rasil TV yang selalu menyimaknya di ee 0:58 channel YouTube Rasil TV. Semoga kabar 1:01 ikhwan Akhwat di mana pun Anda berada 1:04 masih dalam keadaan sehat walafiat dan 1:06 mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala 1:08 masih memberikan perlindungannya kepada 1:10 kita semuanya dan mudah-mudahan kita 1:12 selalu bersyukur kepada Allah Subhanahu 1:13 wa taala atas nikmat yang Allah berikan 1:15 kepada kita semuanya. Ikhwan akhwat para 1:18 penengar radio saturahim yang dirahmati 1:20 Allah subhanahu wa taala. Di kesempatan 1:21 pagi menjelang siang hari ini kami hadir 1:23 secara langsung dalam program acara 1:25 kesehatan Islami. Insyaallah kami akan 1:27 menghadirkan narasumber kita dari Rumah 1:30 Sehat Indonesia. Tentu ikhwan akhwat 1:33 sudah mengenalnya ya bersama Bapak 1:37 RM. Alvian, M.Si. Masyaallah. Ee untuk 1:41 di pagi hari ini kita live secara Zoom. 1:44 E Pak Alvian ada di kediaman beliau di 1:47 daerah Pondok Kelapa dan kita sapa 1:50 terlebih dahulu untuk narasumber kita di 1:53 pagi hari ini. Asalamualaikum 1:54 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Alvian. 1:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:59 wabarakatuh. 2:00 Sehat, Pak Alvian ya? 2:02 Alhamdulillah sehat. 2:04 Harus harus semangat Pak Alvian. 2:05 Harus. 2:06 Iya harus. Masyaallah. Pasien di pagi 2:09 ini sudah berapa, Pak Alvian? 2:10 Ee tadi tiga orang. 2:12 Oh, masyaallah. sudah menguras tenaga 2:14 tuh ya Pakis [tertawa] 2:17 ini yang banyak 2:18 karena sudah mau siaran jadi di-setting 2:21 untuk pagi sedikit dulu nanti pas sudah 2:24 siaran selesai baru 2:26 masyaallah 2:26 waktunya keluarga semua sehat Pak Alvian 2:28 ya 2:29 alhamdulillah sehat-sehat semua 2:31 alhamdulillah masyaallah ini 2:33 Allah sehatkan 2:34 alhamdulillah ini bersyukur ya Pak 2:35 Alvian ya kita masih diberikan kesehatan 2:37 Pak Alvian ya 2:39 alhamdulillah 2:39 alhamdulillah semoga diberikan kesehatan 2:42 selalu untuk keluarga dan juga 2:43 kelancaran untuk rumah sehat Indonesia. 2:45 Amin. Amin. Allahum amin. 2:47 Amin ya rabbal alamin. 2:48 Baik, Pak. Kita sudah masuk di edisi 2:50 hari ini itu di hari Sabtu di tanggal 19 2:52 Muharram ya 1443 Hijriah bertepatan di 2:55 tanggal 28 Agustus 2021. Nah, tema apa, 2:59 Pak Alifan yang akan dibahas di pagi 3:01 hari ini, Pak Alifan? 3:03 Nah, kita akan membahas tema sehat kuat 3:06 di usia lanjut dari penyakit jantung 3:09 koroner. 3:09 Hmm. Masyaallah. Jadi ee selalu sehat 3:13 walaupun mungkin usia sudah lanjut Pak 3:16 Alvian ya. 3:17 Iya dong. 3:18 Heeh. Jadi selalu sehat. Mudah-mudahan 3:20 kita selalu sehat selalu pokoknya. 3:22 Baik ee 3:24 Pak Alvian sebelum kita mulai untuk 3:26 pembahasan kita di pagi hari ini, ini 3:28 yang ingin saya tanyakan ini tampilan 3:32 pertama di tema kita yaitu sehat kuat di 3:35 usia lanjut dari PJK. Nah, di sini 3:38 sebelahnya tuh ada gambar jeruk nih. Apa 3:40 ada hubungannya, Pak? Alvian 3:42 [tertawa] 3:43 itu buah-buahan aja. Jadi 3:45 buah-buahan aja 3:45 kalau orang orang apa ee misalnya kita 3:49 sering makan beremak, gantilah dengan 3:50 buah-buahan gitu maksudnya. 3:52 Masyaallah 3:53 kan sesuailah dengan temanya. 3:55 Masyaallah. Sehat, kuat di usia lanjut 3:58 ya, Pak Valvian ya. 4:00 Baik, Pak Alvian. Ee tentunya kita akan 4:03 dengarkan apa yang disampaikan oleh Pak 4:05 Alvian. Dan kami juga akan mengundang 4:06 bagi ikhwan akhwat peningkar Radio 4:07 Silaturrahim dan juga pemirsa Rasil TV 4:10 yang ingin memberikan konsultasinya atau 4:12 pertanyaannya ataupun komentarnya bisa 4:14 di line WhatsApp di 08111999720. 4:19 Untuk yang ingin berkomentar di live 4:22 chat eh YouTube Rasil TV bisa langsung 4:24 saja. Nah, untuk saat ini untuk via 4:27 telepon kami tahan dulu karena kita live 4:29 melalui Zoom. Jadi kita terima untuk via 4:34 WhatsApp ya. 4:35 Baik, Pak Alvian, langsung aja kita 4:37 simak untuk pembahasannya mengenai tema 4:39 sehat kuat di usia lanjut dari PJK. 4:43 Silakan, Pak Alvian. 4:45 Baik. Ee asalamualaikum warahmatullahi 4:47 wabarakatuh. 4:48 Waalaikumsalam warahmatull. 4:49 Alhamdulillah kita ketemu lagi ke Sabtu 4:52 keempat ya. Sabtu kemarin saya enggak 4:54 bisa hadir karena ada sepupu nikah jadi 4:57 enggak enak ya enggak datang ya 4:59 diundang. Ya, sekarang kita bahas 5:03 tentang ee sehat kuat di usia lanjut 5:06 dari penyakit jantung koroner. Karena 5:09 jantung koroner ini sebenarnya ee paling 5:11 tinggi ya tingkat kematiannya jantung 5:13 koroner. 5:14 Hm. 5:15 Dibandingkan dengan ee pandemi saat ini 5:18 ya paling banyak sebenarnya ya. Oke, 5:21 kita akan bahas ee tentang apa itu PJK. 5:26 PJK itu penyakit jantung koroner ya. Apa 5:28 itu penyakit jantung koroner? Ya, 5:31 penyakit jantung koroner itu terjadinya 5:33 penyumbatan ya atau penyempitan disertai 5:36 penebalan dan kekakuan, ya. Pembuluh 5:39 darah koroner arteriosklerosis ya. Nah, 5:43 di sini ada gambar ya. Di sini ada ee 5:46 apa tuh? arteri sebelah kanan ya eh 5:50 right eh arteri di sini ada left arteri 5:54 nah yang ke bawah itu ada yang namanya 5:57 eh apa discha 6:00 yang muter itu adalah sircumlek nah 6:03 apabila terjadi ee plak ya di sini 6:07 sebelah kanan ada terlihat 6:09 gumpalan-gumpalan kolesterol plug ya 6:12 akhirnya di sinilah terjadi penyumbatan 6:14 nah di bawah tautan endotel di sini ada 6:17 endotel ya. Jadi plak itu di bawah 6:19 endotel nanti dia akan membengkak, 6:22 membengkak, membengkak akhirnya menutup 6:25 jalan ee apa tuh? Pembul darah kita ya. 6:29 Nah, akhirnya lama-lama pecah karena dia 6:31 tadi kaku ya dibilang kekakuan pembuluh 6:34 darah akhirnya dia rupur pecah. Nah, 6:36 akhirnya terjadilah tromboksan menutupin 6:39 lagi. Akhirnya jadilah 100% ya. 6:43 Nah, di sini apa yang pencetusnya? Ee 6:46 terjadinya serangan jantung ya, kita 6:49 stres ya. Jadi pemicu serangan jantung 6:53 itu adalah radikal bebas ya. Akhirnya 6:56 membuka tautan endotel sehingga si lemak 6:59 LDL tadi masuk ya ee ke dalam endotel. 7:04 Akhirnya terjadilah sel form, penumpukan 7:07 lemak karena ada makrofag mengejar eh 7:09 ini benda asing gitu ya. dimakan dia 7:11 akhirnya numpuk ya seperti gambar ini ya 7:14 di sini ada lemak di bawahnya itu lemak 7:18 di bawah ee di bawah endotel ya di sini 7:19 pembul darah apa pemicunya tadi stres ya 7:23 marah nah kita jangan ya kalau kita mau 7:26 marah wuduk kalau mau marah lagi tidur 7:29 duduk ya usahakan manajemen stres dan 7:32 menjadi marah ya terus ee kerja 7:35 berlebihan ya waktu tidurnya tidak ee 7:39 pas ya nah kita harus memanajemen itu 7:42 semua karena ini merupakan pencetus ya 7:45 bukan 7:47 bukan penyebab ya beda pencetus dengan 7:49 penyebab ya. Oke. Nah, ini faktor resiko 7:53 penyebabnya ya. Faktor resikonya itu 7:55 karena apa ya? Pertama karena disprimia. 8:00 Dispelia adalah tingkat kolesterol total 8:03 yang tinggi, LDL yang tinggi, trigid 8:08 yang tinggi, HDL yang rendah. ya 8:11 hipertensi ya hipertensi juga 8:14 menyebabkan akhirnya pembuluh darah itu 8:18 ee elongasi aorta pembuluh darahnya 8:21 menjadi tertekan terus ya karena tensi 8:24 tinggi ya. Diabetes diabetes sama kayak 8:28 si e dispelemia cuma diabetesnya karena 8:31 gula kalau dispenemi karena lemak. Nah, 8:34 gula itu akan menumpuk di pembuluh darah 8:37 ya. Akhirnya terjadilah penumpukan ya di 8:40 situ akhirnya menutup jalan darah ya. 8:43 Nahok rokok sudah jelas karena radikal 8:46 bebas ya dia akan membuka tautan endotel 8:49 sehingga dia akumulasi terjadilah 8:52 penumpukan overweight ya. Overwight 8:55 seperti itu juga ya. Overweight ini ee 8:59 dia akan menumpuk lemak ya di perut. 9:01 Nah, makanya saya sekarang mencoba 9:03 menurunkan itu semaksimal mungkin dengan 9:06 olahraga seminggu tiga kali ya, terus 9:09 fitness ya. Jadi ada perubahan memang di 9:11 tubuh kita ya, lingkar perutnya mengecil 9:14 terus badan kita semakin ee kekar ya. 9:18 Semakin apa kelihatan lebih ee lebih 9:21 besar e terbentuk ya lebih bentuk ya. 9:23 Itu pokoknya lebih energik lah ya. Kalau 9:27 kemarin kuatnya 10 pasien sekarang bisa 9:29 15 gitu ya. 9:31 untuk kita benerin tulang ya. [tertawa] 9:34 Karena kan otot itu kan ee ATP ya, apa 9:37 mitokondria ya, apa energi ya. Jadi 9:40 kalau dia dibentuk dia akan 9:42 menjadi ee otot ya. Nah, otot itu kalau 9:45 dilatih semakin lama kita latih semakin 9:48 kuat ya. Semakin kita enggak pernah 9:50 latih semakin lemah ya. Otot 9:52 kendor jadinya. Heeh. 9:53 Kendor jadinya. 9:55 Nah, terus ee ini apa ya? Ee sering 9:58 cuman duduk doang ya. kayak menetap ya 10:02 menetap. Jadi tidak tidak ada aktivitas 10:05 ee cuman mager ya. 10:07 Nah, itulah terjadinya arti skerosis ya. 10:10 Jadi kita harus jangan mager walaupun 10:12 pandemi kita tetap [tertawa] usaha 10:14 dengan olahraga ya. Olahraga bisa kita 10:16 di rumah ya ee atau kita juga jalan di 10:20 halaman ya. Jalan itu boleh kita jalan 10:23 misalnya ee halaman rumah kita kecil 10:26 misalnya sudah kita bolak-balik aja. 10:28 Tapi usahakan olahraga itu ada syaratnya 10:31 ya. Yang pertama jantung berdegup 10:34 kencang ya. Kita ngos-ngosan 10:37 ya kita keringetan ya. Itu tiga itu 10:41 harus menjadi syarat. Jantung berdebur 10:43 kencang, ngos-ngosan, keringetan ya. 10:47 Tiga. Nah, kalau kita jalan ya cuman 10:50 jalan itu tidak terjadi ngos-ngosan ya, 10:53 tidak terjadi mungkin keringatan. Iya. 10:56 Iya. atau berdebar jantungnya tidak 10:57 terjadi [berdehem] karena kita cuman 10:59 jalan nih ya. Nah, tapi bagi orang yang 11:01 resiko PJK jangan dulu karena nanti dia 11:04 sesak tapi bagi yang masih sehat kita 11:06 lakukan. Jadi kita jalan pelan nanti 11:08 kita jalan cepat 10 langkah pelan lagi 11:11 10 langkah cepat lagi kayak kita sai lah 11:13 ya. 11:14 Nah kita ee ee jalan kita lali dari 11:17 kecil jalan lagi. Nah seperti itu karena 11:20 olahraga yang bagus itu jantung bergup 11:22 kencang ngos-ngosan keringetan ya. Nah, 11:25 tapi kalau kita jalan ke mall ya, 11:28 jalannya jauh ya, berkilo-kilo ya, 11:30 paling juga keringetan ya, ngos-ngosan 11:33 adalah sedikit ya. Nah, yang 11:35 berdebar-debar jantung suaminya biasanya 11:37 ya karena dia mau belanja ya. [tertawa] 11:42 Debar-debar kantongnya, Mas. 11:44 Iya. Isi dompetnya ya, Pak? 11:46 Isi dompetnya. Jadi, jadi kita tiga itu 11:49 ya. Kenapa saya harus bercanda? Karena 11:51 supaya ingat biasanya kalau sudah ada 11:53 bercanda tu ingat biasanya. Ya. Jadi 11:55 pertama ada jadi [tertawa] fokus ya 11:58 jantung berd kencang, ngos-ngosan, 12:00 keringetan. Usahakan itu olahraga ya. 12:03 Nah, boleh kalau mau kita nurunkan gula 12:06 itu 20 menit jalan ya. Ada jalan cepat 12:09 sebentar, pelan lagi. Jalan cepat 12:11 sebentar pelan lagi. Tapi enggak boleh 12:13 stop. 20 menit tiap hari atau seminggu 12:16 tiga kali biasanya turun gulanya. Ya, 12:19 itu resepnya. Iya, resepnya orang gula 12:21 cepat turunnya, Mas. Kalau di rumah juga 12:23 bisa, Pak. Ya, 12:24 bisa dong. 12:25 Walaupun halaman kita kecil, kita 12:27 mundar-mandir aja. Bolak-balik, 12:28 bolakbalik, bolak-balik. Ya, 12:30 kalau misalnya kita punya sepeda statis 12:32 boleh, kita punya tradil. Ya, kalau kita 12:35 enggak punya ya sudah jalan di halaman 12:37 rumah aja ya. 12:39 Atau misalnya ee rumah kita ada taman 12:41 ya, kita ke taman ya. Taman kan cari 12:43 waktu-waktu sepi kalau misalnya khawatir 12:45 pandemi ini ya. He, 12:47 insyaallah ya harus kita tetap bergerak. 12:50 Apalagi zaman sekarang ini kan ee enggak 12:52 banyak gerak ya di rumah WFH. Nah, ini 12:55 paling banyak kasus tulang ya. Banyak 12:57 banget ee pasien saya tuh masalah di 13:00 lehernya ya sama pundaknya. Karena apa? 13:03 Mantengin laptop ya 8 jam ya. Ee kadang 13:07 istirahat cuma sebentar, duduk pinggang 13:10 juga banyak ya karena posisi makanya 13:12 kita 1 jam itu kita stretching 1 jam 13:14 stretching ya. Walaupun kita doring 13:16 begini, kita stretching tangan kita 13:18 beginiin ya 1 jam ya. Nah, kita lemesin 13:21 atau kita tarik ke belakang ya. Nah, itu 13:24 itu merupakan stretching ya. Tuh. 13:28 Nah, gejalanya ya ada yang tanpa gejala. 13:31 Hati-hati jantung kadang-kadang tanpa 13:32 gejala ada juga ya nyeri dada dan 13:36 menjalar. Yang biasanya nyeri dada 13:37 menjalar hingga ke lengan kiri ya, leher 13:40 bahkan menebus ke punggung ya. rasa 13:43 tertekan seperti ditiban ya, sakit 13:47 seperti diperas ya, terbakar ya, 13:50 terjepit ya di dada itu. Nah, ada juga 13:52 jantungnya terasa berdebar-debar ya, 13:55 tidak teratur ya, kadang cepat kadang 13:57 lambat ya. Nah, nyeri khas PJK biasanya 14:00 akan timbul pada saat beraktivitas ya 14:04 dan akan berkurang jika istirahat. Ini 14:06 kata kuncinya ya. Kadang ada pasien yang 14:09 kemarin ya ee salah ee diagnosa. 14:14 Jadi dia karena maah bukan karena 14:17 jantung 14:18 ya. Diberikan obat 14:19 ee jantung yang akan ee mempengaruhi 14:22 lambung ya. Ada obat beberapa obat yang 14:25 mempengaruhi lambung ya seperti pengecer 14:27 ya. 14:28 Nah, akhirnya ee dia makan obat itu 14:31 semakin malah nyesek, semakin rasa 14:33 terbakar ya. Nah, saya tanya Bapak ee 14:37 sakitnya saat duduk-duduk diam-diam atau 14:40 saat aktivitas baru nyesek? Saya duduk 14:43 diam aja nyesek, Pak Alvian gitu kan. 14:46 Kalau aktivitas sih biasa aja. Wah, 14:48 Bapak bukan jantung. Saya bilang 14:50 kemungkinan besar Bapak ini kemungkin 14:52 memang riwayatnya dulu jantung ya 14:54 berobat alhamdulillah Allah kasih sembuh 14:57 ya. 14:58 Ee mau dipasang ring lagi kalau enggak 15:00 salah itu ring yang ketiga kalau enggak 15:01 salah ya. Alhamdulillah enggak jadi diri 15:03 pasien saya 2012 lah itu. 15:05 He. 15:05 Nah, ternyata keluhannya berbeda lagi 15:07 ya. Lambungnya bermasalah. Saya bilang, 15:10 "Pak, Bapak ee duduk diam ee pengaruh 15:14 enggak?" "Iya. Terus makan asem-asem, 15:16 makan yang ini, ini." Saya kasih tahu 15:18 kan makanannya. "Iya, Pak Alvian, benar. 15:20 Bapak bukan jantung nih. Memang riwayat 15:22 Bapak jantung." Saya bilang jadi Bapak 15:23 nih ada pengaruh dari emak ya. Akhirnya 15:27 ee saya bilang, "Ya stop dulu yang ini 15:29 ya. Kita gantikan herbal ya." 15:31 Alhamdulillah ya ternyata ee dari mahnya 15:35 ya kalau luka lambung ya ada ukus ee 15:38 peptikum ada lukus duadenum ya. 15:41 Nah, [berdehem] jadi itu membedakannya 15:42 ya saat beraktivitas kalau jantung itu 15:44 pasti dia sesak ya atau naik turun 15:46 tangga. 15:48 kesulitan bernapas ya tercekik atau 15:50 sesak rasanya timbul keringat dingin ya 15:54 rasa mual kadang-kadang ada yang rasa 15:56 mual ya ya mati mendada tiba-tiba ya 15:59 stop jantungnya ya karena kurang pasukan 16:01 oksigen. Nah, ada lagi. Nah, ini ee 16:05 gambarnya ya gambar tetap gangguan. Nah, 16:07 kadang-kadang sama Mah pun di sini 16:09 daerah di Uwati 16:11 ya 16:12 di siosnya ya di sini ya. Nah. Nah, 16:15 terus dia di leher ya. 16:18 Terus dia ada di tengah menjalan ke 16:21 lengan bahu ya. Ada di tengah dia pas di 16:25 leher banget kayak cekek atau panas ya. 16:28 Sama kayak ee maah. M maah juga heartb 16:31 kadang-kadang reflak panas di sini 16:33 enggak enak ya. Rasa terbakar ya hampir 16:36 sama. Nah terus di dada bagian bawah ke 16:39 kiri. Nah orang lambung juga 16:40 kadang-kadang sampai menjalar anginnya 16:42 du kekan sini duduk kepala terasa 16:44 kadang-kadang ya. Nah, dia di arah 16:47 punggung ya seperti gambar ini. Nah, 16:50 serangan yang sering terjadi pada 16:52 jantung itu pada pukul 4 sampai 10 pagi. 16:56 Karena apa? Makanya kita kadang-kadang 16:59 olahraga itu kan bagus pagi ya. 17:01 Kenapa? Karena adrenalin kita tuh lebih 17:03 tinggi 17:04 ya dikeluarkan oleh kelenjar adrenalin. 17:07 Makanya olahraga yang bagus itu memang 17:09 pagi sebenarnya cuman ya kadang-kadang 17:11 ya kita enggak ada waktu. Saya aja 17:12 kadang-kadang malam olahraga jam 11.00, 17:14 [tertawa] jam 12.00 semalam saya 17:16 olahraganya. Iya. Saya setiap olahraga 17:19 tuh paling enggak jam 09.00 ke atas atau 17:21 jam 10.00 ada waktunya itu ya 17:24 sampai jam 12.00 kadang 1 jam lebih lah 17:27 ya jam 11.00 sampai jam 12.00 17:29 kadang-kadang ya itu. Nah ini terjadinya 17:32 ee ee serangan jantung. Nah, 17:34 kadang-kadang menyebabkan pecah ya pecah 17:36 yang tadi karena kekakuan dari pembuluh 17:38 darah akhirnya pecah ya. Jadi sering 17:41 serangan itu jam pagi ya. 17:44 Nah, ini proses terjadinya tadi plak 17:46 tadi saya sudah ceritakan sedikit ya, 17:48 tapi belum ada gambarannya. Nah, ini 17:50 gambarannya ya. Ini pembuluh darah kita 17:52 yang bagus, yang bersih ya. Mungkin 17:54 waktu kita masih kecil ya, masih kita 17:56 umur-umur di bawah 15 tahun ya. Nah, ini 18:01 mulai mungkin 17 tahun ke atas karena 18:03 kita sering makan-makan yang berlemak 18:05 ya. Empat sehat, lima sembarangan ya. 18:08 [tertawa] 18:10 Ciri khas 18:11 jadi Heeh. Ciri khas ini apa ya brandnya 18:14 ya? Pas sehat lima sembarangan. 18:15 [tertawa] Lima sembarang. 18:18 Jadi kalau kenal Pak Pak Alvian empat 18:19 sehat lima sembarangan ya. [tertawa] 18:22 Nah jadi ini ada celah kan ini ada 18:24 endotel. Nah endotel ini akibat radikal 18:27 bebas yang tadi saya ceritakan ini 18:29 tautan endotel yang di bawahnya lemak 18:32 ini terbuka ya. Ini darah kita di sini 18:35 ada monosit, ada hemoglobin, ada 18:38 trombosit, ada dan lain-lain ya. Nah, 18:42 LDL juga di sini. Nah, akhirnya LDL 18:44 masuk ke bawah celah endotel ya di sini. 18:47 Nah, 18:48 jadi kalau ada benda asing masuk di 18:51 tubuh kita, makrofak kita bekerja kan 18:53 pasti ya virus mau lemak mau apapun yang 18:57 masuk yang tidak dikenalin akan dikejar 19:00 akan dimakan dia. Akhirnya dikejar oleh 19:02 makrofak ikut masuk dia. Akhirnya 19:05 terjadilah sel form. Terbentuklah begini 19:07 ya. Nah, lama-lama dia nutup lagi. 19:10 Lama-lama nutup lagi segini. Nah, nanti 19:12 lama-lama di sini karena sudah kaku, 19:15 sudah apa ya, sudah rapuh dia pecah. Ini 19:18 nutup bisa kayak kulit kita ditarik luka 19:22 kan lama-lama ya. 19:24 Nah, seperti ini nih gambarannya ya. 19:26 Lemak itu di bawah endotel. Lama-lama 19:28 kalau dia pecah nih kayak ini ada 19:30 trombus-trombus ini ya. Nah, nutup juga 19:32 dia ya. Akhirnya nutup semua ya. Nah, 19:36 mulai rakuk dan bocor. Di sini ada 19:38 tulisannya mulai rakuk, mulai bocor. 19:40 Akhirnya tambah nutup lagi ya. Nah, 19:43 bagaimana terjadinya tadi ya? Kita 19:45 simpulkan ya faktor resikonya tadi 19:48 hiperlepidemia ya, merokok, usia, rasulu 19:52 ya sebenarnya kalau saya menurut saya 19:54 ras ini belum terbukti banget ya. Karena 19:57 kalau menurut saya sih pola hidup ya, 20:00 karena waktu pernah ada penelitian 20:02 orang Asia ee anaknya diganti ke ee ke 20:07 Eropa ya. 20:09 Orang Eropa anaknya ditukar ke Asia 20:12 ya. Akhirnya orang yang anaknya Asia 20:15 tadi di Eropa dia makan junkfood ya. 20:19 Makannya makan junkfood. Sering 20:20 makan-makan yang berlemak ya. Nah, yang 20:22 anaknya Eropa tadi ke Asia sering makan 20:25 daun teh. ya, sayur ya, 20:28 makanan-makanan yang rendah lemak. Nah, 20:30 akhirnya dipertemukan ternyata tidak 20:32 juga ya. Malah mendapatkan anak yang si 20:36 Asia malah terjadilah lemak yang tinggi 20:39 ya. Anak yang si Eropa tidak ada lemak, 20:42 lemaknya rendah ya. Jadi ras ini zaman 20:45 dulu ya ada ras kulit hitam, ada ras 20:48 kulit putih. Nah, ternyata banyak ras 20:50 kulit putih yang terjadi di perlepidemia 20:53 ya. karena mungkin ya ras kulit putih ee 20:56 dengan ras kulit hitam dulu banyaklah 20:57 kerja yang ras kulit hitam ya mungkin 20:59 zaman dulu ya itu 21:01 dan mereka hidupnya susah ya mau makan 21:03 lemak pun ee susah 21:05 jadi kalau yang sering makan-makan enak 21:08 ini ya agak memang kurang-kurangin ya 21:10 [tertawa] 21:12 [terkesiap] kalau saya kadang-kadang 21:13 makan lemak tuh noleh aja oh kalau 21:14 pengin baru makan 21:16 tapi banyak enaknya kayak Alvian ya 21:18 [tertawa] 21:19 doang tapi 21:21 karena saya sudah mulai jaga-jaga Mas, 21:23 saya enggak mau ya terjadi walaupun 21:25 masih sehat ya harus kita jaga. 21:28 Berarti pola makan Pak Alvian sudah 21:30 terjaga, Pak. Ya, 21:31 alhamdulillah ya. Terjaga banget. Kadang 21:33 lapar itu putih telur aja saya makan ya. 21:36 Nah, sekarang karena saya enggak ada 21:38 gula ya, saya makan ee kalau lapar lagi 21:40 saya pisang, saya blender sama ee quick 21:44 apa oatmeal itu ya. Omeal 21:46 e saya kasih susu low fet sudah itu 21:49 kenyangin juga. Nah, kadang-kadang putih 21:51 telur itu saya kombinasi kadang-kadang 21:53 pakai sambal ya kalau enggak ada mah ya. 21:55 Iya. 21:56 Kadang-kadang saya pakai kecap. Kecap 21:58 yang memang ee apa rendah gulanya ya. 22:02 Ee kadang-kadang saya bikin apaagi ya 22:04 kemarin telur. Nah, kalau 22:05 puding puding Pak Alven. 22:08 Kenapa 22:08 puding biasanya Pak Alven? Heeh. 22:10 Biasanya Pak Alven suka buat 22:13 kalau puding ya puding 22:14 dari istri tercinta biasanya kan suka 22:16 buat puding tuh. 22:17 Iya. Itu puding butuh telur ya. He. 22:19 Biasanya telur rebus itu yang saya 22:20 modifikasi. Kalau memang mau bikin ya 22:22 itu puding 22:23 puding putih telur ya lebih aman. Nah, 22:25 itu 22:26 saya banyak konsumsi itu. Jadi ee karena 22:28 saya lagi nurunin berat badan, saya 22:30 makan itu ya. Karena karbohidrat itu 22:32 menaikkan berat badan malah ya. 22:35 Itu ya. Mudah-mudahan semakin lama 22:37 semakin berhasil. Amin. 22:38 Amin. Amin. Amin. [tertawa] 22:40 Ideal ya. 22:41 Itu. 22:42 Nah, tadi karena ini terjadilah ee 22:44 arteri sklerosis. Nah, arteriasnya 22:47 terjadi penyembatan arteri. Akhirnya 22:49 terjadilah iskemik. Iskemik ini kurang 22:51 pasukan oksigen. Akhirnya kalau kita 22:53 ngambil jalur sebelah kanan terjadilah 22:55 metabolisme tanpa oksigen aerob. 22:57 Terjadilah asam laktat ya akhirnya nyeri 23:00 akut. Nah, kayak kita lari banyak itu 23:02 juga terjadi asam lakat. Makanya 23:04 kadang-kadang kaki kita pegal ya. Nah, 23:05 itu terjadi asam lakat ya. 23:07 Nah, terus terjadilah spasme, hipotensi, 23:11 anemia berat ya. Kalau jalur sebelah 23:12 kiri stenosis kenyumbatan ya. Akhirnya 23:15 apa? Terjadilah infak miokat ya, 23:18 kontraktisitas 23:20 menurun, penurunan curah jantung, 23:21 penurunan perkusi jaringan ya karena 23:24 darah sudah tidak tersuplai dengan baik 23:26 ya akhirnya terjadilah kerusakan jantung 23:30 yang lebih besar ya itu. Nah, PJK bisa 23:33 dijegah ya, PJK bisa diobatin ya. 23:37 Bagaimana caranya? Nah, ini caranya ya. 23:41 Nah, ini caranya adalah perubahan gaya 23:44 hidup, ya. Perubahan gaya hidup itu, 23:48 nah, seperti yang saya lakukan sekarang, 23:49 turunkan berat badan ya. Kenapa? Karena 23:53 lemak itu akan menumpuk ya, lingkar 23:55 pinggang akan tinggi. Caranya apa? 23:57 Turunkan berat badan. Olahraga, ya. 23:59 Olahraga kenapa? Karena olahraga 24:01 membakar kalori. Ya, tapi asupan jangan 24:03 lupa. Karena kalau asupan tetap juga ya 24:06 sama aja ya. Masuk keluar masuk keluar 24:08 masuk keluar. 24:09 Fitness. Kenapa fitness? Karena 24:11 mengencangkan otot. Karena kita kalau 24:13 gemuk kita kurusin itu ngelambir ya. 24:16 Nah, itu caranya apa? Kita kencangkan 24:18 dengan otot ya. Lemak dijadikan otot. 24:21 Kalau kemarin otot jadi lemak [tertawa] 24:25 ya kebalik ya. 24:27 Nah, olahraga yang saya lakukan ya saya 24:30 pertama enggak kuat lari karena apa? 24:32 Lutut saya sama angkel saya terasa ya. 24:35 Karena apa? Karena berat badan saya 24:36 lumayan berat ya. Jadi kalau bagi yang 24:39 berat jangan lari dulu ya. Nah, dia 24:42 jalan dulu pelan-pelan atau sepeda ya. 24:45 Tapi kalau sudah kuat boleh lari 24:47 kecil-kecil ya. Tapi bertahap jangan 24:50 dipaksa ya. Sudah kuat lari benar ya. 24:54 Bukan lari dari kenyataan ya. Jadi 24:56 [tertawa] lari benar 24:59 ya. Jadi kalau saya sudah lakukan 20 25:01 menit untuk ee lari-lari kecil ya lari 25:04 pelan lah ya. Bukan cepat sprint itu 25:06 enggak ya. Karena kalau sprint habis 25:08 oksigen kita ya larinya lari sedanglah. 25:11 Iya habis pasti Mas kalau sprintasi 25:13 jauh. Heeh. Perbedaan dia dia anaerob 25:16 kalau sprint itu ya. 25:17 Kalau kalau kita olahraga kecil itu 25:20 masih aerob ya, masih bisa menghirup 25:21 napas ya, oksigen. 25:23 Nah, terus 5 menitnya saya lakukan 25:25 dengan sepeda ya. Habis dari itu saya ee 25:28 apa rileksasinya menggunakan sepeda ya 5 25:31 menit 5 menit jadi 25 menit. Nah, baru 25:33 saya fitness selebihnya 1 jam lebih 25:36 gitu. Nah, apabila merokok ya kita 25:39 kurangi ngerokok atau berhenti ya stop 25:42 rokok ya. Caranya apa? Punya cengkeh. 25:44 Biasanya akan malas ngerokok ya. Lakukan 25:48 itu yang sudah punya niat ee berhenting 25:51 merokok ya kunya cengkeh sambil tarik 25:54 napas dari hidung hembus dari mulut. 25:56 Rileksasi tarik lagi dari hidung hembus 25:59 lagi rileksasi. Bayangkan saya benci 26:01 dengan rokok. Saya benci dengan rokok. 26:04 Kenapa? Kalau saya ngerokok saya mual, 26:06 saya pusing, saya muntah. Ya, terus 26:09 lakukan itu. Self hypnoterapy. 26:11 Insyaallah berhenti. Ya, itu ada pasien 26:14 berapa orang saya hipnoterapi sudah 26:16 enggak mau lagi malah lihat rokok 26:17 langsung dibuang [tertawa] we-wek dia 26:19 langsung. 26:21 Cuma kan sekarang Pak Alvian sudah ada 26:22 beberapa orang yang beralih Pak Alvian 26:24 dari rokok yang dibakar itu sekarang 26:27 lebih ke rokok elektrik nih yang zaman 26:29 sekarang Pak Alvian. Padahal sama aja 26:31 Pak Alvian. 26:32 I sama aja. Selama dia radikal bebas ya 26:35 tetap juga sama ya. Itu jadi kalau 26:38 menurut saya sama aja ya pengalihan 26:40 [berdehem] aja ya. 26:42 Ya nanti kita lihat studinya bagaimana 26:44 karena saya belum tahu studinya belum 26:45 saya lihat ya studinya. Tapi kalau saya 26:47 men saya sih sama aja karena meng 26:49 menghirup dari apalagi alat ya mesin itu 26:52 ya. 26:52 Betul. Heeh. 26:53 Lebih lebih radikal bebas kemungkinan. 26:56 Iya karena kan ada cairan ya. 26:57 Heeh. 26:58 Ada cairan lagi. 27:00 Nah itu cairannya enggak tahu kan apa. 27:03 Betul sekali. 27:05 Kalau kia ya enggak bagus ya. 27:07 Kalau herbal pasti mahal. He. 27:09 Karena ee untuk menghasilkan ekstrak itu 27:13 enggak enggak enggak enggak sedikit ya. 27:15 I mesti banyak baru jadi dia ya gitu. 27:20 Nah, terus kita tadi kelola stres ya. 27:23 Kalau kita stres ya usahakan kita 27:25 manajemen ya. Memang kita hidup di dunia 27:26 ini pasti stres ya 27:28 karena kita hidup di dunia tapi kita 27:31 olah stres itu bagaimana kita manajemen 27:33 bagaimana 27:35 ya kalau saya ada masalah saya dua 27:37 rakaat saya enggak kehilangan itu ya. 27:40 Kayak kemarin tuh barusan terjadi saya 27:42 lagi bikin ee e pesantren ya. 27:46 Nah, pesantren itu 27:47 ada yang mau danain waktu itu Pak Alfin 27:50 bikinlah sertifikat sama ee apa tuh 27:53 yayasannya. Nanti ada dana bantuan. Lama 27:56 banget itu proses September saya urus 27:59 BPN. Akhirnya kan saya semangat kan 28:01 ada yang nolongin. Karena selama ini 28:03 saya pribadi semua gitu kan 28:05 semampu saya. Udah saya semangat kan, 28:07 sudah saya urus ke BP segala macam. 28:09 Yaah, pokoknya enggak selesai-selesai 28:10 lah. Akhirnya sudah kita usaha nih. Saya 28:13 bilang sama karyawan nih, anak-anak, 28:15 "Sudah kita salat yuk kita serahkan ke 28:17 Allah." Eh, enggak jauh itu Juli kenal 28:20 saya sama ee anggota DPR lah membawahi 28:23 BPN ya. 28:25 J saya bilang ini buat pesantren saya 28:27 bikin gratis, tidak ada pungutan biaya 28:29 segala macam ditolongin. Alhamdulillah 28:33 Allah beri jalan kelar ya. kemarin kelar 28:36 ya ada jalannya lah ya itu jadi ya 28:40 mudah-mudahan ada mungkin secara enggak 28:42 ngerti atau jalur saya enggak ngerti ya 28:45 pokoknya akhirnya selesailah ya 28:47 itu intinya makanya salat itu ee ee kita 28:51 usahakan dulu pernah mobil saya hilang 28:53 juga di depan ya 28:55 baru beli Innova baru [tertawa] 28:58 cash lag kalau saya cash Mas enggak mau 29:00 enggak mau pakai bank ya cash lagi kan 29:02 [berdehem] gitu kan 29:03 i 29:04 nah akhirnya nya ya sudahlah saya urus 29:06 tetap kehilangan ke polisi k takutnya 29:08 kan dipakai orang narkob dipakai apa 29:10 kita kena ya 29:12 nah akhirnya saya sudah ee saya salat 29:15 saya dua rakaat ya Allah kalau bagusiku 29:17 keluargaku agamaku balikkan kalau enggak 29:19 bagus gantikan lebih baik ya 29:21 ternyata tahun depan saya dapat dua Mas 29:24 masyaallah itu yang sering dipakai 29:26 sekarang Pak Alvian ya 29:27 benar sampai sekarang pun saya kalau 29:30 orang kan suka asuransi mobil ya 29:32 iya 29:32 nah saya asuransinya ke Allah langsung 29:34 2,5% saya enggak mau ya karena kita 29:38 jelas qul huallahu ahad allahusad Allah 29:40 tempat bergantung ya 29:42 bukan 29:42 ya maaf bukan asuransi tempat bergantung 29:44 ya maaf ya kalau ee saya ngomong nih 29:47 maaf ya 29:47 ee bukan saya menafikan ya tergantung ee 29:50 kemauan sendiri-sendiri ya gitu ya. Nah, 29:53 tapi kalau saya sendiri pribadi saya 29:54 enggak mau ya 2,5% saya langsung alihkan 29:57 ya harga mobil berapa ya 2,5%-nya 29:59 alihkan, mau dibelanjakan ke mana 30:02 terserah. Yang penting itu kita ee 30:04 sedokohkan ya atau apakan terserah ya 30:07 2,5% gitu. Nah, jadi ee kembali ke 30:10 kelola stres tadi. Begitu cara saya 30:12 kalau mengolah stres pasti stres. Enggak 30:14 mungkin Mas 30:15 kita kadang kuliah sudah kuliah ngajar 30:17 praktik sudah ngajar lagi kadang 30:20 persiapan ini persiapan stres juga. 30:22 Sudah, akhirnya saya ambil wudu salat. 30:24 Ya Allah, Engkau yang bisa Engkau yang 30:27 memberikan masalah, Engkau yang bisa 30:28 menyelesaikan. Ya Allah, selesaikan 30:29 masalahku. Udah beres yaallah. 30:32 Insyaallah. Jadi saya dari dulu sudah 30:34 saya lakukan itu ya. Banyak banget kalau 30:36 cerita panjang nanti. 30:37 Banyak sekali [tertawa] 30:39 yang terjadi kenyataan tuh. Banyak 30:41 kadang ada mimpi kadang dimudahkan Mas. 30:44 Banyak banget Mas ya. Itu. 30:46 Nah, terus diet ya. Nanti kita enggak 30:48 selesai nih [tertawa] diet. Lihat ini 30:51 perbanyak dengan buah sayur. Kenapa saya 30:53 tadi tampilkan buah ya? Karena supaya 30:55 tadi melihat itu ya. Nah, terus garam 30:59 karena garam ini meningkatkan tensi ya. 31:02 Terus kita rendah lemak ya kita t 31:05 gunakan yang low fet atau apa ya kalau 31:07 ada orang konsumsi alkohol sudah jelas 31:09 makanya kita diharamkan minum alkohol 31:11 sudah jelas ya sebenarnya ya itu. 31:13 Nah ini ada pantangannya ya. Pantangan 31:15 tadi selebih yang tadi kita harus 31:17 sepantangan kayak udang ya, seafood, 31:20 kerang, cumit kepiting ya, sapi, kambing 31:23 olahan, bebek, kuning, telur, santan 31:25 olahan, kacang tanah, keju, coklat, 31:28 mentega, nasi uduk, gorengan, wah bla 31:30 bla bla bla yang enak-enaklah pokoknya 31:32 ya. Sarannya olahraga, makanan direbus, 31:34 dipepes, dikukus, dibakar. Kalau mau 31:37 boleh digoreng sesekali tapi minyaknya 31:39 dikit ya. Kan ada yang teflon itu yang 31:43 bisa dua rangkap ya. Kita bisa menyir 31:45 sedikit ya kalau pengin ya. 31:47 Terus banyak konsumsi sayur buah kecuali 31:49 durian. Nanti katanya boleh durian atau 31:51 buah boleh Pak Alvian udah dimakan juga 31:53 durian. 31:54 Durian [tertawa] 31:55 ya saya bikin di sini ya bisa minum 31:58 perasan wortel dan tomat ya jika tidak 32:00 ada maah ya bisa bawang putih ya. Oke. 32:04 Nah ini tadi gambaran yang tadi saya 32:07 jelaskan ya. Di sini sudah ini sudah 32:09 selesai sih. Nah kenapa saya mengecilkan 32:12 lingkar pinggang? He 32:14 ya. Ee panjang ikat pinggang mencemirkan 32:17 kadar kolesterol ya. Semakin buncit 32:21 semakin lingkar pinggangnya makin gede. 32:24 [tertawa] 32:25 Makin banyak lemak kan lemaknya di sini 32:27 nih Mas ya. 32:28 Saya bayangkan saya bayangkan ini terus. 32:31 Jadi makanya saya semangat Mas. 32:32 [tertawa] 32:34 Saya bayangkan ini terus akhirnya saya 32:36 semangat olahraga ya. Awalnya aduh malas 32:38 banget ya. 32:39 Udah capek udah ini ya. Akhirnya saya 32:42 bayangkan ini aja nih. Wah, kalau saya 32:44 enggak kempes, wah ini lemaknya makin 32:46 numpuk, makin nekan. Bahaya juga 32:48 lama-lama ya. Nah, makanya ee kecilkan 32:52 lingkar pinggang. Usaha gak apa-apa. 32:53 Usaha itu kita sudah usaha, kita sudah 32:56 ikhtiar, selebihnya kita tawakal ya, 33:00 berdoa ya. Serah serahkan Allah. Yang 33:02 penting kita usaha dulu. Enggak boleh. 33:03 Enggak usaha. 33:04 Oh, ada makam martabak di depan. Ah, 33:06 enggak apa-apa di dikit. Nanti siang 33:08 dikit lagi, malam dikit lagi. Nah, itu 33:10 sedikit-sedikit makan jadi banyak 33:13 [tertawa] 33:14 ya. [terkesiap] 33:15 Apalagi udah wah ini wah jarang-jarang 33:18 dimakan ini ya. [tertawa] 33:20 Kapan lagi ini gitu 33:22 kapan lagi ya itu ya. Oke. Nah, ini ada 33:26 tanaman-tanaman yang bisa membantu untuk 33:29 ee penghambatan absor lemak ya. Nanti 33:32 ada penghambatan ses lemak ada penurun 33:34 lemak ya. Jadi penghambat asosios lemak 33:36 ini sebagian jurnalnya sudah saya 33:38 kumpulin karena saya akan ngajar nanti 33:39 ya ee tapi belum full. Jadi saya secara 33:43 umum aja ya. Nah, jambo biji ini dia 33:46 bisa menghambat absorsi lemak ya. 33:48 Garnisa atau asam gelugur ya kalau 33:51 disebut ya. Dia kayak labu tapi kecil 33:53 ya. Daun teh sudah banyak digunakan ya. 33:55 Temu lawak ini sudah banyak digunakan 33:57 karena kola. Kalau gagak itu dia akan ee 34:01 mensintesis ee apa tuh lemak kita di 34:04 empedu ya untuk dialirkan supaya ee 34:07 terjadilah 34:09 untuk bantalan sendi ya, lemak itu untuk 34:11 apa segala macam ya. Daun teh ini sudah 34:13 banyak ya untuk absorsi ya supaya kita 34:15 lemak kita. Makanya di Asia itu suka 34:18 minum daun teh ya itu antioksidannya 34:20 juga tinggi ya. 34:22 Nah, ada lagi penghambat sintesis lemak. 34:24 Nah, saya sering ngomong bawang putih, 34:26 saya sering ngomong seledri ya. ee ada 34:28 lagi bawang merah, ada lagi angka, ada 34:31 lagi jati Belanda. Jati Belanda ini 34:33 supaya melancarkan ee feses kita juga 34:36 membuang lemak ya. 34:37 Nah, 34:38 terus ada lagi penurun kadar lemak darah 34:41 ya. Penun kadar lemak darah itu bisa 34:43 kita gunakan pare ya, buah belembing 34:46 wulu ya, buah mengkudu, 34:49 asam jawa, rosella nih banyak ya. Kalau 34:51 kita minum resel turun ya kolesterol 34:53 kita. Cuma resol ini jangan 34:55 sering-sering karena hepatotoksikit 34:56 mesti kita ditambahkan dengan ee kunyit 35:00 sama temulawa ya. Kalau kita minumnya 35:03 turun sih insyaallah ya. Itu rumput teki 35:05 ya. 35:06 Nah, yang saya akan jelaskan ee mekanis 35:09 bawa bawang putih, silindri sama temul 35:11 lawa ya. Yang lain itu saya sudah 35:13 kumpulkan tapi terlalu panjang kalau 35:16 nanti di diinformasikan di sini ya. Nah, 35:20 bawang putih ini dia bisa sebagai ee 35:23 pencegahan arterikolosis karena menekan 35:25 oksidasi LDL. Tadi kan terjadi oksidasi 35:28 sehingga penumpukan LDL. Nah, dia juga 35:31 bisa ee menghambat pasok konriksi. Jadi, 35:34 dia bisa melebarkan pembuluh darah ya 35:37 karena dia menghilangkan lapisan lipid 35:39 pada dinding pembuluh dar lapisan lemak 35:41 pada dinding pembuluh darah. Ini 35:43 mekanisme jurnalnya. Ada lagi seledri. 35:46 SER ini mencegah arteroskelosis 35:48 yang menyebabkan kekuatan pembuluh darah 35:51 ya. Jadi dia menghambat ee terjadinya 35:53 asteroskosis ya sehingga tidak 35:56 terjadinya kekakuan pada pembuluh darah 35:58 ya. Nah, daun sereder ini juga banyak 36:01 digunakan sebagai vitosterol. Fitosterol 36:03 ini banyak dibikin ya sekarang ya. 36:06 Ternyata festosesterol ini bisa 36:07 menurunkan kadar kolesterol di dalam 36:09 darah. Nah, selender ini mengandung 36:11 vitamin C. Vitamin C ini antioksidan 36:13 tinggi ya sehingga dia bisa meningkatkan 36:15 kadar HDL dan dia bisa menekal oksidasi 36:19 ya. Ada lagi kurkumin ya temulawak tadi 36:23 yang saya bilang perangsang ee empedu 36:25 sebagai kolagoga. Nah, dia bisa 36:27 menekatkan produksi dan sekresi empedu 36:30 sehingga mengeluarkan ya mengeluarkan 36:33 cairan empedu, menurunkan kadar 36:35 kolesterol. Nah, ini ada formula yang 36:38 bisa kita gunakan ya. kita kalau kita 36:41 enggak ada alergi bawang putih atau 36:43 lambung, kita bisa gunakan satu siung ee 36:46 bawang putih atau lima siung tergantung 36:48 kolesterolnya tinggi ya. Serdi bisa satu 36:51 genggam sampai ee atau kita gunakan 36:54 batang ya. Misalnya kalau batang 36:55 kira-kira ee 5 batang ya bisa. Cuma 36:59 selender ini ngantuk efeknya ngantuk dan 37:01 kencing ya. Kalau kita 37:03 ee lagi kendaraan jangan pakai silindri 37:06 ya. Ngantuk banget ya. Nah, kalau kita 37:08 damah kita tambahin rimpang temul lawak 37:11 sama kunyit satu jari satu jari ya. Air 37:13 matang 1 liter boleh, air mentah juga 37:16 boleh ya. Terus kita gunakan ee panci ee 37:21 dari stainless atau trex atau tanah ya 1 37:25 liter jadi 600 mili minum ee 3* 200 37:28 mili. Nah, bawang putih tadi boleh kita 37:30 tingkatkan kalau tinggi banget 37:32 kolesterol kita ya. Selebihnya boleh 37:34 kalau kita mau minum daun teh. Cuma daun 37:36 teh itu sering-sering karena dia tanah 37:39 bab ya gitu. 37:42 Nah, ini ada ee kalau saya biasanya kan 37:44 orang jantung itu saya gunakan terapi 37:47 linta terapi. Kenapa? Nah, eh karena 37:50 saya harus membantu karena ada trombokan 37:52 tadi di sini kan ada dia eh bisahibit 37:56 plasmin. Nah, sini kan bisa ini terlalu 37:58 kecil ya. dia bisa ini. Buka buka di 38:01 Google bisa ini medical traffic hilf of 38:04 ini bisa dilihat di Google ya. Nah, dia 38:06 bisa plasmin. Plasmin itu apa? Trombokan 38:09 yang pecah tadi. Nah, bisa diurai dia 38:11 makanya banyak lead terapi ini untuk 38:14 kardiovaskular ini kan le terapy in 38:16 treatment of cardiovascul bisa buka di 38:18 Google kok ya biasa jelas dan dia 38:20 bandingkan dengan kontrol bandingkan 38:22 dengan yang diterapi hasilnya signifikan 38:25 ya P kurang dari 0,05 ya. Nah, ada lagi 38:28 herbal yang saya racik sendiri. Ada 38:30 sumbatan Super A dan C. Makanya kemarin 38:32 ada yang mau di ee dibypass enggak jadi 38:37 ya mau dipasang enggak jadi karena 38:39 pembulernya sudah kaku. Akhirnya 38:41 disarankan bypass bapaknya enggak berani 38:43 ya 38:44 sudah 80 90%. Nah, pas ke sini sudah 58% 38:48 alhamdulillah kemarin ya. Nah, ada 38:50 sumbatan A, sumbatan C untuk apa yang 38:53 tadi? Lautan endotel, antioksidan ya. 38:56 Terus suplai nutrisi ya. Terus untuk 38:58 mengurangnya LDL. Nah, yang B tadi untuk 39:01 meningkatkan jumlah HDL ya. HDL itu yang 39:04 baik ya. Memperbaiki jumlah sel darah, 39:06 mempelancar darah, regenerasi sel ya. 39:09 Oke. Oh, selesai. Selesai juga akhirnya. 39:13 [tertawa] 39:13 Alhamdulillah. 39:15 Alhamdulillah. 39:16 Iya. Baik, ikhwan akhwat para pendengar 39:18 Radio Soltrim yang dirahmati Allah 39:20 subhanahu wa taala. Nah, ini tadi yang 39:23 disampaikan oleh Pak Alvian mengenai 39:27 tema kita di pagi hari ini yaitu ee 39:30 sehat kuat di usia lanjut dari PJK atau 39:33 penyakit jantung koroner. Masyaallah 39:35 tadi banyak sekali ee ramuan ataupun ee 39:39 herbal yang tadi disampaikan oleh Pak 39:41 Alvian. Nah, tentunya bagi ikhwan akhwat 39:44 pendengar Radio Silaturahim mungkin ada 39:46 ikhwan akhwat yang mungkin sedang lagi 39:49 ee sakit. Nah, ada yang ingin ditanyakan 39:52 bisa langsung saja di Line WhatsApp ya. 39:55 Kami membuka untuk Line WhatsApp dulu 39:57 karena kita live melalui aplikasi Zoom. 39:59 Jadi dipersilakan bagi ikhwan akhwat 40:01 yang ingin ee menelepon bisa di eh di 40:04 WhatsApp di 0811999720. 40:09 Pak Alvian, kita ee istirahat sebentar 40:12 ya. 40:13 Boleh. 40:13 Baik, kita ngopi-ngopi dulu sebentar ya, 40:16 Pak Alvian. [tertawa] 40:17 Oke, siap. Ngopi kelamaan nanti. 40:20 Iya, 40:21 seruput sekali aja, Pak. Baik. Eh, 40:24 ikhwan akhwat, kami sejenak. Pastikan 40:26 Anda tetap di radio Sult untuk Islam 40:28 yang satu. 40:34 H 41:02 [musik] 41:16 Brail [musik] 41:17 TV 41:23 masih dipancar luaskan dari Jalan Masjid 41:25 Silaturahim nomor 36 Kalimanti Cibubur 41:27 Bekasi. Inilah Radio Silaturahim untuk 41:28 Islam yang satu. Ikhwan akhwat para 41:30 pendengar Radio Solahim yang dirahmati 41:32 Allah subhanahu wa taala dan juga 41:34 pemirsa Rasil TV di mana pun Anda dapat 41:37 menyimak siaran kami. Terima kasih Anda 41:39 masih mendengarkan di 720 Radio 41:41 Silaturahim di pagi hari ini, Ikhwan 41:45 Akhwat ee sedang berlangsung acara 41:47 kesehatan Islami bersama ee Bapak RMAN, 41:52 M.Si. Beliau dari Rumah Sehat Indonesia. 41:55 kami akan ee umumkan untuk alamat dari 42:00 Rumah Sehat Indonesia. Nah, tema 42:03 pembahasan kita yaitu mengenai sehat 42:06 kuat di usia lanjut dari PJK atau 42:09 penyakit jantung koroner. Nah, Ikhwan 42:12 akhwat, bagi ikhwan akhwat yang ingin ee 42:16 menanyakan bisa langsung saja di Line 42:18 WhatsApp kami buka untuk sesi tanya dan 42:21 jawab dipersilakan di 0811999720. 42:27 Bagi ikhwanat yang ingin e mengetahui di 42:30 mana alamat Rumah Sehat Indonesia bisa 42:32 dicatat ikhwan akhwat. Ee alamat Rumah 42:36 Sehat Indonesia yaitu di Jalan Ruyung 42:39 Blok A 20 ya Blok A20 42:44 di nomor 7 RT 004 RW04 42:49 kavling PTB DKI Pondok Kelapa, Jakarta 42:53 Timur. itu untuk alamat Rumah Sehat 42:56 Indonesia. Nah, untuk nomor telepon Pak 42:58 Alvian bisa ee ikhwan akhwat menghubungi 43:02 beliau cuman melalui Line WhatsApp saja 43:05 ya, jangan melalui line ee telepon bisa 43:07 dicatat di 0813 43:10 8326 43:13 2040. 43:15 kami ulang kembali di 0813 43:19 83 43:21 2640. 43:24 Ini ikhwan akhwat yang ee mungkin ada 43:27 rencana mau ke Rumah Say Indonesia bisa 43:31 melalui bisa menghubungi dulu ya Pak 43:33 Alvian ya untuk pendaftaran. Benar Pak 43:36 Alvian 43:38 di WA. Di WA 43:39 di di WhatsApp ya. 43:40 Jadi kalau misalnya mau ke sini WA dulu 43:43 biar dijadwalkan jamnya. Heeh. 43:45 Karena semua pasien saat ini saya jadwal 43:48 jadi supaya tidak numpuk ya. Kayak tadi 43:50 tiga orang ya. Nah, terus nanti siang 43:53 ada lagi sudah saya jadwal jam . Jam .30 43:56 jam . dan seterusnya tadi ya sampai jam 44:00 berapa tadi ya saya lupa. 44:02 Nah ee supaya apa ee tidak menumpuk ya 44:05 nyaman. Jadi pasiennya juga nyaman ya. 44:08 Itu 44:09 ee untuk ini Pak Alvian ee untuk apa 44:13 namanya? hari atau jadwal praktiknya di 44:17 hari apa aja, Pak? 44:18 Saat ini tiap hari. Saat ini tiap hari. 44:20 Kalau dulu kan saya Sabtu Minggu aja 44:22 karena saya tumpukin di sana. 44:23 Nah, sejak saya juga kuliah lagi, jadi 44:25 saya setting tiap hari tapi dengan 44:28 perjanjian semuanya dengan perjanjian. 44:30 Oke. Itu langsung ditangani oleh Pak 44:32 Alvian ya. 44:33 Iya. Saya langsung kalau konsultasi 44:35 pasien ke saya 44:37 apalagi kalau pembenaran posisi tulang 44:39 ya saya turun langsung. He he. 44:41 Tapi kalau terapi yang lain kan ada staf 44:42 saya, tapi tetap saya dulu ketemu. 44:44 Oke. Baik. Pasti kan ada sebagian 44:46 pendengar ee radio Sultriim yang pengin 44:48 banget ketemu Palvian juga gitu kan ya. 44:51 Oh, banyak banget dari Rasil 44:54 ee kadang waduh mau ketemu Pak Alvian 44:57 baru kali ini ketemu gitu. 45:00 Sampai kadang-kadang ya Allah 45:01 dibawa-bawain Mas kadang-kadang saya 45:03 enggak enak gitu. 45:04 Oh masyaallah. ya dibawain makanan 45:05 segala macam ya itu 45:08 masyaallah dan alhamdulillah ee pasien 45:11 yang ditangani alhamdulillah sudah 45:13 banyak sekali Pak Alvian ya manfaat main 45:15 ke rumah sehat Indonesia ya Pak Alvian 45:17 ya 45:18 Oh banyak banget karena saya kan praktik 45:20 sudah dari 2010 ya sampai 2011 jadi 45:23 ya mungkin 25.000 Ibu pasien sudah ada. 45:27 Karena kan data tuh kan sudah penuh ya. 45:29 Masyaallah. 45:29 Sampai kadang-kadang nyari pasien itu 45:31 juga bingung datanya. Tetap manual mau 45:34 di komputer juga aduh tetap manual 45:36 ternyata. [tertawa] 45:38 Cuma pengalaman Pak Alvian ada yang ini 45:40 Pak Alvian ee pendengar hasil yang 45:42 datang cuma pengin ketemu Pak Alvian 45:44 doang. 45:45 Ada. 45:46 Ada ya? 45:46 Ada. 45:47 Ada. [tertawa] 45:49 [terkesiap] 45:50 Masyaallah. 45:50 Masyaallah. Baik Pak Alvan kita langsung 45:52 masuk ke tanya dan jawab Pak Alvan ya. 45:54 Sudah ada beberapa pertanyaan yang 45:56 masuk. Kami ulang kembali tentunya untuk 45:57 pendengar radio Soltra yang ingin 45:59 bertanya bisa langsung aja ya di line 46:02 WhatsApp-nya di 0811999720. 46:06 Dicantumkan namanya, umurnya, berat 46:09 badannya. Jadi biar Pak Alvian bisa ee 46:13 ee apa Pak Alvian bisa biar bisa 46:15 menjawabnya seperti itu 46:16 dan juga keluhannya. Betul sekali. Baik, 46:19 Pak Alvian. Pertanyaan pertama ini 46:21 datangnya dari mm tidak menyebutkan 46:25 nama. Oh, dari Ibu Wanti. Umurnya 46 46:28 tahun, berat badannya 63 kilo, Pak 46:31 Alvian. 46:33 Nah, dia ingin bertanya, 46:34 "Assalamualaikum warahmatullahi 46:35 wabarakatuh, Pak Alvian. 46:38 Ee pinggang sering sakit, Pak Alvian, 46:40 tapi tidak terus-menerus. Kadang muncul 46:43 kadang enggak." Kenapa itu, Pak Alvian, 46:44 ya? Seberapa bahayakah ee rasa sakit 46:48 yang saya rasakan? Mohon maaf di luar 46:51 tema katanya. 46:52 Tinggi badannya enggak ada. Tinggi 46:53 badannya 46:53 tinggi badannya enggak ada, Pak Alvian 46:55 enggak ada ya? 46:55 Hm. 46:56 Ee kalau perempuan rata-rata 150 lah ya 46:59 kali ya. 47:00 Kalau dia 150 berarti ee OB obes 1 ya. 47:04 Ee obesitas satu ya, overweek lah gitu 47:07 ya. 47:07 Nah ee jadi memang pertama berat badan 47:11 sudah ketahuan ya. Nah, berat badan itu 47:13 semakin kita berat kan semakin kita 47:14 menekan 47:15 ya. 47:16 Tulang itu untuk menjaga posisi tubuh 47:19 kita ya. Semakin tertekan dia akan 47:22 degeneratif ya, spondilosis ya. Nah, 47:25 tapi juga ada penyebab lain ya trauma 47:28 misalnya dia ee ngangkat berat ya 47:31 misalnya dia ee salah posisi ya. Ada 47:34 kemarin pasien saya dia ee benerin ban 47:39 bocor ya, ngangkat salah posisi kena ya. 47:43 Ada lagi pas sikat gigi kena lak-lakan 47:47 kena ya ketarik ya tapi musle spin itu 47:50 ya. Jadi low back pen itu banyak ya 47:52 kasusnya. Ada yang HNP ada cuman muscle 47:56 ya cuman apa tuh ee ototnya doang ya. 48:01 itu ada juga ee ee disbalging ya, itu 48:07 arah HN ya. Nah, macam-macamlah ya. 48:10 Kadang-kadang posisinya miring ya, ada 48:12 posisinya juga skoliosis ya. Jadi memang 48:16 kita harus lihat dulu ya di mana 48:18 kesalahannya. Nah, apalagi tadi sering 48:20 sakit ya. 48:21 Kalau sering sakit itu berarti sudah ada 48:23 keluhan. Sakit itu kan warning. 48:26 Heeh. 48:26 Bahasa tubuh kita menyampaikan saya nih 48:29 ada sakit. tolong dong. Gitu kan. Bukan 48:31 kita hilangkan rasa sakit. Nah, banyak 48:33 orang kan hilangkan rasa sakit ya, makan 48:35 obat pa killer ya. Boleh kalau memang 48:38 sakit banget tapi dicari penyebabnya. 48:41 Kenapa nih saya sering sakit gitu kan 48:43 tubuh kita sudah ngomong, sudah komen 48:46 gitu kan. Nah, kita cari penyebab. Oh, 48:48 mungkin salah posisi ya atau memang ada 48:51 ototnya yang tegang trigger point ya. 48:54 Bisa kita friction ya. Friction itu cara 48:56 [berdehem] masak namanya friction ya. 48:58 He. 48:58 Nah, itu kita tekan brenjel-berenjelnya 49:00 itu dia hilang bisa biasanya sudah 49:02 hilang atau memang dia posisi. Nah, 49:05 kalau posisi ya kita benarkan, kita 49:07 luruskan. Nah, tadi barusan pasien Pak 49:10 Alvin, alhamdulillah tadi ibu saya yang 49:13 datangnya bongkok-bongkok pakai kursi 49:15 roda sudah lebih baik tadi barusan mau 49:18 datang lagi hari ini. Saya bilang nanti 49:20 ya jam 13.30 ya karena sudah [tertawa] 49:22 banyak 49:24 eh 14.30 saya bilang tadi ya. 49:27 Nah, sampai dia mau juga. Jadi karena 49:30 ibunya tadi ee awalnya kemarin dia kok 49:33 masih sakit ya, Pak Alvar ya. Tunggu 49:36 mudah-mudahan satu hari sudah kelihatan 49:37 ya. Karena proses dari tulang yang tadi 49:40 salah posisi Mas. Jadi tulangnya itu 49:43 ini lurus. Tulang itu mestinya lurus 49:44 sendinya send. 49:46 Nah, dia agak bengkok begini. Jadi dia 49:48 bengkoknya ke kiri begini. Nah. 49:50 He he. 49:50 Pulang kan mestinya lurus lurus lurus. 49:53 Nah, dia bengkok begini ya. Lari begini. 49:56 Jadi dia begini posisinya. 49:58 Nah, ini kan bagaimana kita luruskan 50:00 sebenarnya ya. Ini kita luruskan ya. 50:04 Sudah lurus yang ketekan pasti akan 50:07 bagus ya. Nah, cuman ada tekniknya ya. 50:10 Apalagi Bu itu kemarin umurnya berapa 50:12 ya? 70-an ya kalau enggak salah ya. 50:15 Heeh. Mesti hati-hati. Makanya saya 50:16 kalau tulang saya tangan sendiri. Saya 50:18 turun tangan sendiri. 50:20 Nah, enggak bisa kita ceprak ceprak 50:22 ceprak ceprek. Oh, disamakan. Enggak ada 50:24 teknik-tekniknya ya. Yang penting dia 50:27 ada perbaikan ya. Ada perbaikan ada ee 50:31 nyerinya berkurang enak ya. Pokoknya 50:33 better lah ya itu ya. Nah makanya kalau 50:37 menurut saya tadi posisi ya kemungkinan 50:39 posisi. Nah harus kita cek ya. Tapi 50:41 kalau memang mau ya coba stretching dulu 50:44 ya. Stretching lihat di YouTube saya ya. 50:47 di YouTube ya. Saya RMAN, 50:49 MSI, Rumah Sehat Indonesia. Ada 50:51 stretching-stretching untuk ee 50:53 peregangan pinggang 50:54 pinggang 50:55 dengan [berdehem] 50:56 ee apa stretching untuk macam-macam sih. 50:59 Ada banyak sih saya bikin gitu ya. 51:01 Kemarin saya janji sama pasien jadi 51:03 akhirnya saya bikinlah 51:04 ya sesempat saya ya. Pokoknya lihat aja 51:06 di situ ada stretching-nya. 51:08 Heeh. 51:09 Ya. Baik, terima kasih Pak Alvian. Jadi 51:11 ee kemungkinan 51:13 untuk sakit pinggangnya bisa jadi karena 51:15 faktor karena ibu ibu rumah tangga 51:17 mungkin Pak Alvian mengangkat mengangkat 51:18 barang atau gimana gitu Pak. He. 51:21 Atau jadi salah posisi jadinya ya. 51:23 Salah posisi. 51:24 Heeh. 51:24 Atau ada ada pengaruh enggak Pak Alvian? 51:26 Ada yang bilang katanya sakit pinggang 51:28 itu karena kita kekurangan minum. Jadi 51:29 si ginjal itu kering katanya gitu Pak 51:31 Alvian. 51:32 Ee ada juga ya. Tapi beda, beda jalur 51:35 biasanya kalau dia ditepok-tepok di 51:38 ginjalnya itu sakit ya. Terus dia juga 51:41 ee ya kapasitas minumnya kurang ya, 51:44 kencingnya enggak lancar bisa juga atau 51:47 memang dia ada ISK tapi kebanyakan kalau 51:50 sudah dia bilang posisi begini begini 51:53 atau berat badannya ya kemungkinan itu 51:55 posisi ya pokoknya kita sudah bisa 51:57 bedakan kok kalau pasien datang tuh kita 51:59 lihat cara jalannya ya kita lihat ya dia 52:03 gerakan tertentu dia terbatas ya 52:06 ee ROM-nya terbatas ya terus kita lihat 52:09 Lihat misalnya dia nunduk enggak bisa 52:11 rukuknya cuman 45 derajat ya. Nah, ya 52:14 sudah itu posisi, Mas, bukan karena 52:17 ginjal. Baik ya. Ee kita lanjut kembali 52:20 Pak Alvian ini dari Bapak Sukandar usia 52:24 77 tahun Pak Alvian. Ee saya ingin 52:28 bertanya. Asalamualaikum warahmatullahi 52:30 wabarakatuh. 52:31 Eh, Pak Alvian mohon ee tips dan ramuan 52:36 ee ramuan herbal untuk ee gatal-gatal di 52:41 area sensitif pria, Pak Alvian. Terima 52:44 kasih. 52:47 Oke. Jadi memang di arah selangkangan ya 52:50 mungkin ya maksudnya ya memang 52:52 selangkangan kita tuh kan lembab ya, 52:55 apalagi kita gemuk ya pasti akan lembab. 52:58 Nah, usahakan coba cari celana dalamnya 53:01 ya, itu yang menyerap ya. Jangan sampai 53:04 yang tidak menyerap atau menggunakan 53:06 yang agak bukan ketat ya, seperti bokser 53:09 ya. 53:10 Celana bokser itu dijadikan celana dalam 53:13 ya, jangan yang segitiga ya. Nah, itu 53:15 akan mengurangi gatal pertama. Nah, 53:18 kalau gatang sendiri ya kita lihat 53:21 apakah jamur ataukah yang lain ya 53:24 ataukah bakteri. Nah, kalau memang jamur 53:26 bisa kita gunakan lengkuas ya. Lengkuas 53:29 tuh ee memang di anti jamur, anti pungi 53:33 ya dioleskan, dibejek-bejek, diparemin, 53:36 ditaruh cuman agak panas ya, lengkuas 53:38 agak panas. Jadi 53:40 usahakan jangan terkena banget ya, caruh 53:42 aja di selangkangannya ya atau setelah 53:44 itu bilas cepat-cepat ya. Nah, atau kita 53:47 gunakan bedak-bedak yang ee sekarang 53:50 berender kan banyak ya, benda-benda 53:52 antigatel segala macam. 53:53 Nah, yang penting pencet pencetusnya 53:55 biasanya keringetan. Keringatan yang 53:57 berlebih enggak terserap dengan baik ya 54:00 akhirnya biasanya gatal ya kecuali 54:02 alergi ya. Beda beda pat fisiologinya ya 54:05 gitu 54:06 gitu Pak ya. 54:07 Iya. Gula. 54:09 Heeh. 54:10 Kadang-kadang orang ada gula juga gatal 54:12 ya. 54:14 Jadi lengkuas tadi Pak Alvian ya? 54:16 Lengkuas. Lengkuas anti bumi. 54:18 Heeh. Lengkuasnya itu di ini ya 54:20 dihaluskan ya. 54:22 Dihaluskan, dibejek-bejek. 54:24 Heeh. 54:25 Diparamin aja. 54:26 Oke. Baikbaik ya. Semoga terjawab untuk 54:31 ee Bapak Sukandar ya. Kita lanjutkan 54:33 kembali Pak Alvian. Ini 54:36 dari Bapak Adi dari Bekasi. Pak Alvian. 54:40 Asalamualaikum warahmatullahi 54:41 wabarakatuh. Pak Alvian, saya ingin 54:42 bertanya. Kenapa ya Pak Alvian 54:44 tenggorokan saya kemerahan, 54:47 kemerah-merahan, bintik-bintik, dan 54:49 leher saya sakit? Apakah ada hubungannya 54:53 yang disampaikan tadi, Pak Alvian? 54:56 Terima kasih. 54:59 Kalau bintik-bintik merah itu radang 55:02 tenggorokan ya. Itu Bapak buka A ya, 55:06 Bapak buka mulutnya. A bilang A. Bapak 55:09 tekan dikit ya. Kalau merah putih-putih 55:12 biasanya radang tenggorokan ya biasanya 55:15 ya. Ya cari herbal-herbal yang radang 55:17 tenggorokan ya. Terus tuh kurangin asam 55:21 lambungnya ya. Pantangan-pantangan 55:23 lambung tuh kurangin sambal-sambal 55:24 daging ya yang panas panas lah ya. 55:27 Karena biasanya dari asam lambung akan 55:29 terjadi radang tenggorokan biasanya ya 55:33 atau ya karena memang ada ee infeksi 55:35 dari luar ya. ada yang masuk itu kan 55:38 penggokan itu kan ee pertahanan tubuh 55:41 ya. 55:42 Nah, biasanya bersimpan di situ. Nah, 55:44 bisa cari tanaman-tanaman yang memang 55:47 untuk lambung seperti kunyit ya atau 55:49 temul lawak. Kalau tahan sambil utuh 55:51 tambah sambil utuh. Karena kalau radang 55:53 itu sambil utuh bagus ya, cuman pahit 55:56 ya. Nah, ee di di direbus ya, diminumin 56:00 anget-anget ya, terus dipantangin dengan 56:03 yang ee ee membuat pemicu asam lambung 56:07 ya. 56:08 Jangan radang tenggorokan makan vitamin 56:09 C ya. Radang tenggorokan makan vitamin C 56:12 tambah jadi ya vitamin B ya. Usahakan 56:16 vitamin B 56:17 B ya. 56:19 Oke. Baik. Jadi tidak ada hubungan ya 56:21 Pak Alvian sama yang tadi Pak Alvian 56:22 sampaikan yang melalui gambar tadi ya. 56:25 Beda, beda itu 56:26 beda ya. Soalnya [tertawa] posisinya kan 56:28 tadi kan ada beberapa ya, Pak Alvian ya. 56:30 Oh iya. Posisi yang tadi heartburn ya. 56:33 Ee apa posisi yang di leher terasait ini 56:36 beda itu beda itu apalagi katanya 56:37 bed 56:38 sudah merah ya putih ya sudah lar 56:42 itu 56:42 sudah jelas redang tenggorokan itu. 56:44 Baik jadi dicoba dulu ee ramuan yang Pak 56:47 Alvian sampaikan tadi Pak ya. 56:50 Ya, kun temwak sama sambil lutu. 56:53 Baik, kita lanjutkan kembali Pak Alvian. 56:55 Semoga terjawab untuk Pak Adi di Bekasi 56:57 atau kalau berhubung Pak Adi Bekasi juga 57:00 bisa mampir ke Rumah Sehat Indonesia ya. 57:04 Baik, Pak Alvian, kita lanjutkan kembali 57:05 di pertanyaan selanjutnya. M 57:10 asalamualaikum warahmatullahi 57:11 wabarakatuh, Pak Alvian. 57:13 Ee yang dirahmati Allah subhanahu wa 57:15 taala. Amin. Amin. Ee saya Ibu Dewi Pak 57:19 Alvian di Pasarbo. Berat badan saya 70 57:22 kilo, tinggi saya 158. 57:26 Lutut pengapuran. Pak Alvian, gimana 57:28 nurunin berat 57:30 badan dengan umur 68 tahun? Syukran. 57:35 Iya memang overwak ya. Obesitas. Obes 57:39 malah obesitas ya. Jadi ee tadi saya 57:43 bilang saya enggak berani lari. Kenapa? 57:45 Karena waktu saya itu gemuk banget ya. 57:48 Kalau gemuk pasti akan lari ke lutut 57:51 atau keel ya. Akan terjadi degeneratif 57:54 yang tadi saya bilang. Kenapa? Karena 57:57 menekan terus ya. Apalagi kita lari ya. 58:01 Makanya saya jalan dulu awalnya. Nah, 58:04 kalau mau sepeda statis lebih aman ya. 58:07 Lebih aman bagi yang sudah ee terkena OA 58:11 ya. OA tu ee kapur tuh oa ya. artritis. 58:15 Jadi, ostat artritis ada grade sampai 58:18 empat ya. Grade satu tuh dia baru 58:21 menyempit celah sendinya ya. DU itu 58:24 sudah terjadi pengapuran lebih nyempit 58:26 lagi. Grade 3 dia sudah kena tulang ke 58:32 bantalan ya. G tulang ketemu tulang ya, 58:37 gas dia ya, kapur di situ terjadi. Nah, 58:41 dengan berat B terus akan menjadi grade 58:44 4. Nanti grade keempat sudah enggak bisa 58:46 neku 58:46 karena sudah ee terjadi kapur di situ. 58:49 Nah, itu agak repot harus operasi 58:51 jadinya. Nah, sebelum itu terjadi 58:53 turunkan berat badan. Bagaimana caranya? 58:55 Pertama, makanan dulu ya. Kalau makanan 58:58 tetap empat sehat di sembarangan ya 59:01 tetap juga [tertawa] gemuk ya. Jadi 59:03 pertama gula manis kurangin kalau bisa 59:07 stop. Kedua, karbohidrat ya. Karbohidrat 59:11 itu ya nasi ya ganti nasi merah tapi 59:15 jangan terlalu banyak karena nasi merah 59:17 bikin gemuk juga. Saya coba gemuk juga 59:19 memang gulanya aman ya. 59:20 Iya. 59:21 Nah gantilah dengan protein. Kayak tadi 59:23 saya bilang saya makan putih telur lapar 59:25 ya. Saya lapar lagi makan. Kalau enggak 59:27 ada gula pisang saya kasih oatmeal 59:30 ya. lapar lagi [mendengus] bikinlah ee 59:32 puding ee apa putih telur ya manisnya 59:36 ganti ya mau pakai kayu manis boleh ya 59:40 gula diabet boleh ya terus ee 59:44 protein ya ayam boleh makan ayam doang 59:48 boleh makan ikan doang boleh ya yang 59:50 penting 59:51 ee tepung nasi, roti itu dikurangin 59:55 kalau roti gandung masih mending tapi 59:56 bikin gemuk juga kalau sering-sering ya 59:58 nah terus outputnya Sudah inputnya kita 1:00:01 kurangin outputnya. Outputnya apa? 1:00:03 Olahraga. Olahraga bagaimana? Yang kita 1:00:05 tadi sudah kena oa sepeda lebih aman. 1:00:08 Sepeda statis ya. Sepeda yang yang di 1:00:11 rumah yang bisa kita enggak usah ke 1:00:12 mana-mana. Kita jalan ya sambil nonton 1:00:16 Rasil ya kan enggak terasa tuh ya sambil 1:00:18 buka kajian Rasil. 1:00:20 Sudah kita jalan. Tapi pelan-pelan aja 1:00:22 enggak usah. Oh kata Pak Ed olahraga 1:00:24 cepat dipaksain karena pengin cepat 1:00:26 turun ya. Besoknya sakit-sakit semua 1:00:27 pasti ya. Jadi pelan-pelan aja ya. 1:00:30 Mungkin hari ini cuman 3 menit ya atau 2 1:00:33 menit ya. Besok nambah 3 menit, besok 1:00:35 nambah lagi 4 menit ya. Terus ya sampai 1:00:39 bisa lebih dari 5 menit ya. Tapi 1:00:41 bertahap karena jarang olahraga ya. 1:00:44 Kalau kalau dipaksa nanti lututnya sakit 1:00:48 malah engkelnya sakit tobat langsung 1:00:51 olahraga berhenti. Ya karena pengalaman 1:00:54 saya pribadi. [tertawa] 1:00:57 Masyaallah. 1:00:58 Heeh. 1:01:00 [tertawa] Jadi harus bertahap ya, 1:01:02 insyaallah itu terjawab sudah. 1:01:04 Jadi yang pertama ya harus ee menurunkan 1:01:08 berat badan dulu Pak Alvian ya. 1:01:11 Oh iya. 1:01:12 Heeh. 1:01:12 E menurunkan berat badan karena dia akan 1:01:14 menopang ya. Betul betul. 1:01:15 Nah nanti kalau misalnya dia sudah turun 1:01:17 berat badan, nah boleh kita traksi ya. 1:01:20 Traksi itu kita tarik [berdehem] supaya 1:01:21 renggang ya. 1:01:23 Ada tekniknya lah ya. Oke. 1:01:25 Terus kita kasih herbal yang mengurangi 1:01:27 bisa kapurnya kurang ya 1:01:30 atau dengan ee 1:01:32 kalau ada klasifikasi dengan ultrasound 1:01:34 ya bisa ya. Baik. 1:01:36 Nah, ini Pak Alvian untuk ee rumus ee 1:01:39 berat ideal tuh gimana Pak Alvian? Berat 1:01:42 badan sama tingginya Pak Alvian 1:01:46 biar menghasil 1:01:47 i rumus BM itu K 1:01:49 ya rumus BMI itu berat badan kilo ya. 1:01:52 misalnya ee Mas Anis 80 kilo misalnya 1:01:56 ya. [tertawa] Nah, tinggi badan Mas Anis 1:01:58 misalnya ya misalnya misalnya Mas 1:02:02 nah tinggi badan Mas Anis misalnya 1:02:05 170 ya kan dalam sentti. Nah, tapi 1:02:08 digantikan dalam meter ya. Jadi 1,7² 1:02:11 jadi 80 k dib^ 1:02:17 heeh 1:02:18 sama dengan bla bla bla. Nah, kalau dia 1:02:20 di atas 19 itu sudah termasuk obes 1 ya. 1:02:26 Jadi kalau nanti tinggi badan tadi 80 1:02:29 dibagi dengan ee kuadrat tinggi badan 1:02:31 hasilnya di atas 19 sudah termasuk OB 1 1:02:35 ya. Ada macam-macam BM itu saya lupa ya 1:02:37 berapa-berapa ya. Kalau enggak salah 1:02:39 1920 tuh sudah OB 1 ya 1:02:42 apalagi 21, 22 sudah obes 2, obes 3 ya 1:02:46 gitu. Nah, Pakitungnya di di Google 1:02:49 banyak kok cara ngitungnya. 1:02:50 Pak Alvian eh sudah masuk kategori mana 1:02:52 Pak Alvian? Sudah normal kan? 1:02:54 Saya overweek sudah 1:02:56 overweek sudah turun. 1:02:58 Heeh. Kemarin OB 1. 1:03:00 Oke. [tertawa] 1:03:02 Masyaallah ikhtiar ya, Pak Alvian ya. 1:03:05 Wah pokoknya gencar Mas kalau saya 1:03:08 olahraga tuh sampai muka kocor-ngocor 1:03:10 keringan, wah peras sudah banyak airnya 1:03:12 tuh. 1:03:13 [tertawa] 1:03:15 [terkesiap] 1:03:15 Baik, Pak Alvian. Kita lanjutkan 1:03:16 kembali, Pak Alvian. Ini dari Bapak 1:03:18 Ismail di Magelang, Pak Alvian. Eh, 1:03:21 asalamualaikum warahmatullahi 1:03:21 wabarakatuh, Pak Alvian. Pekerjaan saya 1:03:24 menjahit, Pak Alvian. Baru saja saya nih 1:03:27 kecetit. Ee, 1:03:29 nah itu karena sering duduk ya. 1:03:31 Iya. Kata tukang pijat, "Saya kena saraf 1:03:34 kejepit. Rasanya linu-linu kakinya, Pak 1:03:36 Alvian. Obat herbalnya, Pak Alvian." 1:03:38 Iya. 1:03:39 Nah, tadi kalau dia posisi memang harus 1:03:42 kita benarkan [berdehem] sebenarnya 1:03:44 herbal itu hanya membantu untuk supaya 1:03:46 tidak tambah degeneratif, tambah ee 1:03:50 menurun fungsi tulangnya 1:03:52 atau fungsi sendinya ya. Nah, caranya ya 1:03:56 dibenerin memang kalau posisi ya kalau 1:03:59 dia sudah menjalar ya terus dia sampai 1:04:02 terasa kesemutan biasanya sudah 1:04:04 [berdehem] kena saraf. Nah, itu sudah 1:04:06 HNP ya. Apalagi kalau di MRI disbalging 1:04:10 prost itu sudah jelas ya. Nah, tapi 1:04:14 kalau dia masih cuman pegal-pegal doang 1:04:17 terus terasa di sekitar bisa juga asal 1:04:21 strain ya itu jadi ya coba dulu diurut 1:04:26 pelan-pelan stretching ya kalau dikasih 1:04:28 minyak-minyak yang ee antiinlamasi ya 1:04:32 kayak saya sih punya ada minyak tuh 1:04:34 minyak cengkeh, minyak seri, minyak pala 1:04:36 saya punya tuh dia akan mengurangi rasa 1:04:38 sakit ya. Nah itu diolesin, dibalurin 1:04:41 ya. Tapi kalau memang masih terasa ya 1:04:44 harus dibenarkan ya. Kalau saya SOP saya 1:04:46 cek dulu kalau memang benar posisinya 1:04:49 salah dibenarkan ya kasih herbal atau 1:04:51 dikasih minyak tadi ya. Mudah-mudahan 1:04:54 berkurang kayak tadi pasien yang kemarin 1:04:56 datang lusa ya. Hari ini saya suruh 1:04:58 datang sudah bagus katanya tadi dia ee 1:05:01 WA ke saya ya gitu. 1:05:04 Oke. Baik. Semoga terjawab untuk Pak 1:05:09 Ismail ya di Magelang. 1:05:15 Oke. Baik. Ini ada Oh, dihapus. Baik, 1:05:18 Pak Alvian. Eh, nampak kita sudah di 1:05:21 akhir acara kita, Pak Alvian. 1:05:24 Oke. 1:05:25 Jadi, mungkin ada eh ingin disampaikan 1:05:28 Pak Alvian untuk statement kita, Pak 1:05:30 Alvian untuk pembahasan kita di 1:05:32 kesempatan pagi hari ini. 1:05:36 Oke. Saya juga sinyalnya kurang bagus 1:05:38 ya. 1:05:38 Iya. 1:05:40 [berdehem] 1:05:40 Heeh. Iya, memang susah nih kalau itu 1:05:43 kendalanya. 1:05:44 H 1:05:45 jadi ee ee statement kita ya memang 1:05:49 harus kita ya kalau mau sehat kuat di 1:05:53 usia lanjut kita memang harus ee ee apa 1:05:57 ya memperhatikan tubuh kita sendiri ya. 1:06:01 Karena kalau kita tidak memperhatikan 1:06:03 tubuh kita sendiri siapa yang akan 1:06:04 memperhatikannya? Semakin kita mager, 1:06:07 semakin kita malas ya, semakin 1:06:10 terjadilah penumpukan lemak, semakin 1:06:12 terjadilah kekakuan sendi ya. Nah, harus 1:06:15 kita mindset saya harus sehat ya. Karena 1:06:19 sebagian dari ikhtiar kita, ya. Kita 1:06:21 ikhtiar dulu, ya, baru tawakal. Enggak 1:06:24 boleh. Oh, saya pengin kurus tapi makan 1:06:28 hajar empat sehat lima sembarangan. Saya 1:06:31 pengin kurus, [berdehem] malas gerak, 1:06:33 malas jalan, ya. malas sepeda ya harus 1:06:36 dilawan dulu ya mindset kita ya. Banyak 1:06:39 orang memang saya pengin kurus tapi 1:06:42 pengin enak ya enggak bisa ya. Terus 1:06:45 pertama pantangan makan kita ee baru 1:06:48 output kita ya. Sama kerjanya dengan 1:06:51 jantung kita tadi ya. Kita harus 1:06:53 olahraga input kita yang berlemak kita 1:06:56 kurangi ya. Output kita ditambah ya. 1:07:00 pantangan-pantang tadi yang pencetus ya 1:07:03 itu terus faktor risiko itu kita harus 1:07:06 stop ya kita kurangin ya insyaallah hari 1:07:10 kesembuhan ya itu bagian dari ikhtiar 1:07:12 kita ya ee stres kita harus manajemen ya 1:07:17 ee marah kita harus manajemen. Kenapa 1:07:19 tadi saya jelaskan stres marah itu 1:07:22 membikin tautan endotel merenggang 1:07:25 karena terjadilah stres oksidatif ya ros 1:07:29 ya karena radikal bebas ya. Nah itu 1:07:32 harus kita olah juga ya manajemen kalbu 1:07:36 namanya ya. Itu saja mungkin saya 1:07:38 [berdehem] bisa sampaikan saya serahkan 1:07:40 ke Mas 1:07:41 ya. Baik kami ucapkan ee terima kasih 1:07:44 banyak untuk Bapak RM Alvian, M.Si. si 1:07:48 yang telah ee memberikan 1:07:52 penyampaiannya di kesempatan pagi 1:07:55 menjelang siang kali ini yaitu dalam 1:07:57 pembahasan sehat kuat di usia lanjut 1:08:01 dari dari PJK atau penyakit jantung 1:08:04 koroner. Semoga dapat bermanfaat bagi 1:08:06 kita semuanya dan sekali lagi terima 1:08:09 kasih Pak Alvian. Semoga Pak Alvian 1:08:10 selalu diberikan kesehatan oleh Allah 1:08:12 subhanahu wa taala. Amin. Allahuma amin. 1:08:15 Ikhwan akhwat para pendengar radio 1:08:16 silatahim yang dirahmati Allah subhanahu 1:08:17 wa taala. Demikian acara kita di acara 1:08:20 kesehatan islami bersama Bapak RM Alfyam 1:08:25 RSI, Rumah Sehat Indonesia. Dan kami ee 1:08:30 sampaikan kembali tentunya untuk alamat 1:08:32 Rumah Sehat Indonesia bisa dicatat 1:08:34 ikhwan akhwat di Jalan Ruyung Blok A20 1:08:40 nomor 7 RT004 1:08:43 RW04 kavling PTB DKI Pondok Kelapa. 1:08:49 Untuk nomor teleponnya di 0813 1:08:54 8326 1:08:56 2040. 1:08:59 Kami ulang kembali di 0813 1:09:02 83262040. 1:09:06 Ikhwan akhwat untuk nomor palvian ikhwan 1:09:08 juga bisa untuk ee mendaftarkan bagi 1:09:12 ikhwan akhwat. Mungkin ada saudara 1:09:14 ataupun ikhwan akhwat yang ingin ke 1:09:16 Rumah Sehat Indonesia bisa mendaftarkan 1:09:19 diri Anda di nomor telepon yang sudah 1:09:21 kami sebutkan. Nah, Ikhwan Awat 1:09:24 pendengar Radio Soltraim, terima kasih 1:09:25 untuk Ikhwan Awat yang telah ee 1:09:27 memberikan pertanyaannya. Semoga kuota 1:09:30 yang dikeluarkan dicatat oleh Allah 1:09:31 subhanahu wa taala dan digantikan dengan 1:09:33 pahala yang berlipat ganda. Amin. 1:09:34 Allahum amin. Akhir kata saya Muhammad 1:09:36 Anis Mualim mohon undur diri dan juga 1:09:39 kru rasil bertugas di k hari ini yaitu 1:09:42 ada Ondi di switcher dan juga ada Anwar 1:09:45 di meja operator dan juga rekan-rekan 1:09:48 kita yang di daerah yang telah merrayai 1:09:49 acara kita di hari ini. Semoga kita 1:09:52 selalu diberikan kesehatan oleh Allah 1:09:54 subhanahu wa taala. Subhanakallahumma 1:09:56 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:09:59 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:10:01 Kurang lebih kamon maaf. 1:10:02 Wasalamualaikum. warahmatullahi 1:10:04 wabarakatuh.