Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:21 [musik] 2:26 [musik] 2:31 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 2:33 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 2:35 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 2:37 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 2:40 akhwat, pendengar ada silaturahim dan 2:41 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 2:43 Allah. Alhamdulillah kita kembali 2:45 berjumpa Iwan akhwat di Kamis malam hari 2:48 ini tanggal 25 Muharram 1448 2:52 Hijriah atau tanggal 9 Juli 2026. 2:56 Kembali hadir acara kajian kitab Allu 2:59 wal Marjan bersama Dr. K. H. Zaki Mubar 3:03 M. Belah Mustasar PBNU. Tema yang akan 3:06 disampaikan nanti adalah mengenai 3:07 menjaga keharusan menjaga persatuan 3:10 umat. Kita sapa Ustaz terlebih dahulu. 3:13 Asalamualaikum warahmatullahi 3:14 wabarakatuh Ustaz. 3:15 Waalaikumsalam warahmatullah 3:18 wabarakatuh. 3:20 Kabar sehat saudara? Ya. 3:22 Sehat. Alhamdulillah. 3:23 Alhamdulillah. Nanti yang ingin 3:24 bergabung bertanya silakan Anda bisa 3:25 kirimkan melsapp kami Wan Akhwad di 3:27 0811999720 3:32 Ustaz. 3:33 Baik. 3:36 Asalamualaikum 3:39 warahmatullahi 3:41 wabarakatuh. 3:45 Alhamdulillahilladzi 3:47 hadana lihadza 3:50 wama kunna linahtadiya laula an 3:53 hadanallah 3:55 ashadu alla ilahaillallah wahdahu la 3:59 syarikalah 4:00 wa ashadu anna muhammadan abduhu wa 4:03 rasuluh allahumma shli wasallim ala had 4:08 nabiyil karim sayyidina wa maulana 4:12 Muhammad 4:13 Waa alihi wa asabiiin 4:18 waman tabiahum bisihin 4:21 ila yaumiddin. Amma ba. 4:24 Ikhwan akhwat, para pendengar radio 4:28 silaturahim 4:30 dan pemirsa Rasi TV yang kami cintai. 4:33 Alhamdulillah malam hari ini kita dapat 4:36 jumpa kembali dalam kajian kitab Al Wal 4:38 Marjan. Semoga kajian ini dapat 4:41 membimbing kita bisa memahami agama 4:44 dengan baik dan utuh dan bisa kita 4:46 amalkan dalam kehidupan sehari-hari. 4:49 Amin ya rabbal alamin. Para jemaah, kita 4:53 akan 4:55 memasuki beberapa hadis. Di antaranya 4:58 adalah hadis semarahkan kita agar tidak 5:02 terjadi perpecahan di kalangan umat. 5:07 Bismillahirrahmanirrahim. 5:10 Hadis ibni Umar. 5:13 Hadis dari Ibn Umar yakni Abdullah bin 5:16 Umar 5:18 anin Nabi dari Nabi sallallahu alaihi 5:20 wasallam. 5:25 Nabi bersabda 5:28 wailakum 5:30 wahakum. 5:31 Celaka kamu 5:35 ya. 5:37 Kamu celaka kata Nabi. 5:41 La tarji ba'di janganlah kamu kembali 5:44 sudah kuffarat 5:47 menjadi orang-orang kafir kembali. 5:51 Ini yang dikhawatiri Nabi. 5:54 Begitu Nabi wafat jalan-jalan mereka 5:55 menjadi kafir. Maka Nabi katakan, "Ya 5:58 celaka kamu. Janganlah kamu 6:01 kembali pada kafiran setelah aku tidak 6:05 ada. Apa 6:08 wujudnya kafir itu? Bukan kemudian dia 6:11 keluar dari Islam masuk agama lain. 6:13 Bukan. Wujudnya adalah yadribu ba'dukum. 6:20 Sebagian kamu 6:22 menebas 6:24 ya leher 6:27 dari sebagian yang lain. Artinya terjadi 6:30 peperangan bersama umat Islam. 6:35 permusuhan seb Islam sampai terjadi 6:36 peperangan. 6:40 Nah, kekhawatir kekhawatiran dari Nabi 6:42 ini kita jumpai dalam sejarah begitu 6:46 Nabi wafat itu ya. Kemudian khalifahnya 6:50 diganti khalifah Abu Bakar, Umar. Umar 6:54 wafat terbunuh 6:58 di istananya. [berdehem] 7:02 Ya. Kemudian Sayidina Ali terbunuh. 7:07 Ya. 7:11 Umar terbunuh di masjid lagi salat. 7:16 Empat khalifah itu 7:19 tiga wafat terbunuh. 7:22 Pertama Umar bin Khattab terbunuh di 7:24 masjid lagi salat subuh. 7:28 Utsman bin Affan terbunuh di istananya 7:35 atau di rumahnya. 7:36 Kemudian Ali bin Ali Thalib terbunuh 7:38 juga di waktu subuh 7:42 akan menjadi imam di masjid. 7:45 Nah, ini yang sebut ya 7:49 yadribu 7:51 ba'dukum riq. 7:54 Sebagian kamu membunuh sebagian yang 7:58 lain. Nauzubillah. 8:01 Sekarang kita jumpai juga itu lihat 8:03 permusuhan sama umat Islam di berbagai 8:05 negara 8:07 sama negara muslim bermusuhan. Nah, ini 8:09 contohnya. 8:11 Ini yang dikhawati oleh Nabi. 8:13 Maka kita harus hindari itu. 8:16 Ya. Eh, enggak ada musuh aja sama muslim 8:19 kok berperang. 8:21 Musuh banyak kuat-kuat. 8:26 Jangan sampai sama muslim itu harus 8:28 bersatu, 8:30 harus meletakkan ukhuwah, 8:34 harus meletakkan 8:36 kasih sayang, rahmat. 8:38 Jangan sampai saling 8:41 inilah para sahabat sekalian ini sampai 8:43 nanti ke masyarat kita, masyarakat kecil 8:45 dalam masyarakat sampai ada di antara 8:47 kita saling bermusuhan. 8:50 Ada yang berbeda partailah, 8:52 ada yang berbeda organisasilah. Jangan 8:54 bermusuhan, silakan aja. Berbeda enggak 8:56 ada masalah. Ya, itu merupakan fitrah 8:59 manusia senangnya berbeda. Enggak 9:01 apa-apa ya jangan saling bermusuhan. 9:04 Kira-kira begitu. 9:07 Hadis berikutnya 9:10 hadis Zaid ibn Khalid Aljuhaini. 9:14 Hadis Zaid bin Khalid Aljuhaini. 9:18 Q beliau menginformasikan 9:22 sh lana salat peserta kami siapa 9:26 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 9:29 shat subhi 9:32 nabi salat beserta para sahabat 9:34 melaksanakan salat subuh bil khudabiyati 9:37 di khudaibiah 9:42 di bawah langit artinya tidak tidak di 9:44 dalam masjid itu di lapangan terbuka 9:47 Tidak ada atapnya 9:52 kanat minal lailati itu terjadi pada 9:54 suatu malam. 9:57 Sarofa ketika Nabi selesai jadi imam 10:00 salat subuh 10:03 akbala alan beliau menghadap kepada 10:05 jemaahnya kepada para sahabatnya. 10:09 faqala maka beliau bersabda 10:15 maza qukum tahukah kalian kata nabi apa 10:19 yang difirmankan oleh tuhanmu 10:25 mereka semua menjawab Allahu wa rasuluhu 10:29 aam 10:31 Allah dan rasulnya lebih tahu kami 10:33 enggak tahu 10:36 Allah dan rasulnya lah yang lebih tahu 10:38 Mana 10:40 qa 10:42 Nabi bersabda asbah min ibadi akan 10:46 terjadi 10:48 dari sebagian hamba-hambaku mukmin bi wa 10:51 kafir. 10:53 Hamba-hambaku yang beriman padaku dan 10:55 kafir kepadaku 10:58 akan terjadi menimpa 11:01 hamba-hambaku. Kata firman Allah 11:04 ya, ada sebagian yang mukmin ada yang 11:07 kafir. 11:12 Waamma manqala mutirna bifadlillah. 11:16 Orang yang mengatakan, "Oh, kami dapat 11:17 hujan dihujani dengan rahmat Allah 11:20 warahmatihi dan rahmatnya." 11:23 Karunia Allah dan rahmat fadlullah. Ya, 11:25 karunia Allah. Alhamdulillah Allah 11:27 memberikan karunia kepada kami hujan, 11:30 rahmat kepada kami hujan. 11:33 walika mukmin. Maka dia itulah orang 11:35 mukmin 11:38 adanya hujan. Kemudian dia bersyukur 11:40 pada Allah atas hujan itu sebagai rahmat 11:44 dan karunia dari Allah 11:48 bahwa mukminika. Maka orang seperti itu 11:50 adalah beriman kepadaku. Kata mukmin 11:55 wib 11:57 dan mereka menolak percayaan pada 12:00 bintang-bintang. 12:02 yang biasa ahli nuju ya bintang-bintang 12:06 dipercaya begini ini begini 12:10 mutirna bina adapun orang yang 12:13 mengatakan kami hujan 12:16 ya kami mendapatkan hujan karena ada 12:19 bintang ini, ada bintang itu. Yaika 12:24 kafir maka mereka itu adalah orang yang 12:25 kafir kepadaku. Kata Tuhan, wukminun bil 12:29 kaukab. Dan mereka itu 12:32 ya beriman kepada bintang-bintang. 12:38 Jadi ini enggak boleh hujan ini karena 12:42 ada bintang itu enggak 12:45 ya. Jadi enggak boleh kita mempercayai 12:48 hal-hal yang gaib seperti itu kepada 12:51 bintang-bintang. Tapi kalau kita 12:53 menjadikan bintang itu sebagai petunjuk 12:56 arah saja misalnya enggak apa-apa. Oh, 12:59 ini bintangnya berarti arah utara, ini 13:01 arah barat enggak apa-apa. 13:03 Ada bintang biduk ya, ada macam-macam 13:06 bintang itu ya. Nah, itu bisa untuk 13:08 menunjukkan arah enggak apa-apa. Tapi 13:10 kalau kita percaya bahwa ada hujan, kita 13:13 dapat karena bintang itu. Oh, 13:14 alhamdulillah saya terisi banyak. Tadi 13:17 malam saya lihat bintang itu jangan itu 13:20 bisa menjadi ternoda akidahnya ya. 13:23 Tidak. 13:27 Tapi kalau kita mengambil ee petunjuk 13:31 dari bintang atau bulan atau matahari 13:35 kita di daerah yang kita bingung nih di 13:37 Indonesia ini mana arah kiblat. Lihat 13:40 sinar ada lihat matahari sore hari. Oh 13:42 berarti ke arah barat gitu. Barat 13:45 seperti di sana. 13:47 Yang timur sebaliknya kan gitu. Yang 13:50 utara sebelah kanannya, yang kiri 13:52 sebelah kiri, yang selatan sebelah 13:54 kirinya itu enggak apa-apa ya. Tapi yang 13:57 tidak boleh itu mempercayai bahwa 14:00 bintang-bintang itulah atau bulan atau 14:02 yang lainya memberikan rezeki itu 14:12 kita lanjutkan hadis berikutnya. 14:16 Hadisu anasin 14:19 anin nabi dari nabi 14:22 sallallahu alaihi wasallam 14:28 qala 14:30 nabi bersabda, 14:32 ayatul imani hubbul anshar. 14:35 Tanda-tandanya orang beriman itu adalah 14:37 mencintai kaum ansar penduduk Madinah. 14:42 Itu perwujudan dari orang beriman. 14:44 Mengapa? Karena penduduk Madinah ini 14:46 sangat baik pada umat Islam yang awal 14:48 mula datang ke sana. 14:51 Mereka berkorban apa saja untuk 14:52 kedatangan umat Islam. Bahkan waktu Nabi 14:55 datang dengan Abu Bakar Assiddiq 14:57 disambut beliau 14:59 oleh banyak orang di Madinah. Sahabat 15:01 yang lain datang disambut. Dan bahkan 15:04 orang-orang Madinah ini lebih 15:05 mengutamakan orang-orang muhajirin dari 15:07 Mekah daripada dirinya sendiri. Itu yang 15:09 luar biasa. Maka kata Nabi, "Siapa yang 15:11 mencintai orang Madinah, dia berarti ya 15:15 orang yang beriman." 15:19 Waat wa ayatun nifaq. Adapun tanda-tanda 15:22 orang munafik apa? 15:25 Bugul Anshar. Membenci kaum ansar itu 15:30 munafik. Dia enggak suka pada kaum ansar 15:33 itu munafik. 15:36 Jadi di sini kita melihat bagaimana 15:38 Rasulullah mengarahkan kita ya supaya 15:43 mencintai sesama kita. 15:46 Cintai orang ansar penduduk penduduk 15:49 Madinah atau mencintai kaum Muhajirin 15:53 imigran di Makkah. Mencintai suku-suku 15:55 lain 15:57 ya. 15:58 Baik dari Madinah, dari luar Madinah, 16:00 dari luar Makkah, termasuk dari Yaman, 16:03 termasuk dari Njet, termasuk dari Syria, 16:06 termasuk dari ee apa namanya itu 16:10 Yordania. 16:11 Kab saudara-saudara kita semua harus 16:15 kita menjalin 16:18 hubungan silaturahim dengan mereka dan 16:20 merajutnya dengan sekuat-kuatnya 16:23 sehingga terjadilah apa yang disebut 16:25 dengan ukhuwah islamah persaudaraan 16:28 bersama kaum muslimin itu 16:36 waman abum 16:52 Al-Ans alaru la yuhibbuhum illa mukmin 16:58 tidak ada orang ansar kecuali yang 16:59 mencintainya orang mukmin. 17:02 Al imanul ansar waatun nifaqi ya buddul 17:07 ansar. Ciri orang-orang munafik itu 17:11 membenci ya kepada orang-orang ansar. 17:16 Hadis berikutnya haditul barra. Barra 17:20 bin Azib 17:23 ya. 17:24 Qala 17:26 menginformasikan 17:27 q nabiu bersabda nabi sallallahu alaihi 17:30 wasallam 17:32 alans anaru orang-orang ansar itu la 17:34 yuhibbuhum illa tidak ada yang mencintai 17:37 mereka kecuali orang-orang mukmin 17:40 yang mencintai kaum ansar penduduk 17:43 madinah berarti dia seorang mukmin w 17:46 yubhidum illa munafik dan tidak ada yang 17:48 membenci orang-orang ansar kecuali kaum 17:50 munafik 17:53 Waman ahabbahum ahabbahullah. 17:57 Maka barang siapa yang mencintai mereka, 18:00 Allah mencintai dia. Bayangkan, Saudara, 18:03 kalau kita mencintai kaum Anshar, Allah 18:05 mencintai kita. 18:09 Waman abghadum abghadahullah. Dan siapa 18:13 yang membenci kaum Ansar, Allah akan 18:15 membenci dia, memurkai dia. 18:20 Enggak boleh kita itu 18:22 ya menghina sahabat Nabi, menghina kaum 18:25 hasar, menghina keluarga Nabi. J 18:29 kita harus bakti pada mereka, harus 18:32 mencintai mereka. Iya. 18:39 Hadis berikutnya 18:42 hadisu Abi Said Alkhudri. 18:46 Abi Said Alkudri 18:49 radhiallahu anhu qala 18:52 keluar Rasulullah sallallahu alaihi 18:54 wasallam fi adha fitri. 18:59 Pada hari itulah idul fitri keluar 19:01 beliau. 19:03 ilal musalla 19:06 ke tempat salat 19:10 salat nabi di masjid ya 19:14 salat di masjid termasuk salat id dan 19:16 salat ee lain-lainnya ya di masjid 19:24 alisa 19:26 beliau lewat di serobongan kaum wanita 19:28 ya di jamah kaum wanita banyak sekali 19:33 Ini yang menunjukkan saudara-saudara ya 19:36 bahwa kaum wanita itu jangan dilarang ke 19:38 masjid. Boleh kalau mau ke masjid. Kalau 19:40 salat di rumah boleh, ke masjid juga 19:43 boleh. Faqala ya masyarisa. Wahai 19:47 sekalian kaum wanita, kata Nabi, 19:52 banyaklah kamu sedekah. 19:54 Fa inni uritukunna. 20:00 Karena sesungguhnya aku melihat kamu 20:02 sekalian 20:05 aksaro ahlinari 20:08 sebanyak-banyak ahli neraka itu kaum 20:10 perempuan 20:14 ya bukan gender bukan ya mengapa memang 20:19 penduduk yang terbanyak wanita 20:23 ada malah di negara lain wanitanya lebih 20:27 banyak jauh dari kaum 20:30 Sehingga di negara itu pemerintahnya 20:32 siapa yang mau menikahi lebih dari satu 20:38 dibiayai oleh pemerintahnya. Ada 20:42 seanyakan wanita. Nah, jadi dari segi 20:44 ini karena wanita jumlahnya banyak maka 20:47 di neraka juga yang banyak kaum wanita. 20:49 Begitu loh anunya pemahaman 20:53 ya. 20:57 Misalnya yang di neraka itu 10% dari 21:01 jumlah kaum pria 21:03 yang 10 juta. 21:05 Nah, 10% dari jumlah kaum wanita yang 15 21:09 juta atau 12 juta kan beda. Jadi yang 21:12 banyak wanita memang begitu ya. Jadi 21:13 memang dasarnya kaum wanita memang 21:16 banyak jumlahnya. 21:28 Waqulna maha kami berkata. 21:32 Para wanita bertanya para nabi ya wabima 21:36 ya Rasulullah. Kenapa Rasulullah kok 21:38 kaum wanita yang banyak di neraka? 21:41 tuksirnal lakn 21:45 watfurnal asir. Kalian sering 21:49 mengingkari 21:52 karunia kurang bersyukur 21:54 ya 21:56 kasih oleh suaminya 21:59 ya rezeki banyak ini pakai masih mencel 22:03 mencela-cela suami 22:05 ya. Suami saya sih enggak ngasih 22:07 apa-apaitu 22:09 ya. Suaminya ngasih apa-apa. Padahal 22:11 setiap hari makan ya, masak dari suami, 22:15 pakaian bagus-bagus dari suami, punya 22:18 tas branded dari suami, punya sepatu 22:20 branded dari suami, tapi ah suami saya 22:25 sih enggak ngasih apa-apa. Ya Allah, 22:27 tega banget. Ya, ini yang mengakibatkan 22:30 banyak wanita terlaknat karena tidak 22:33 pernah bersyukur pada suam ya. 22:50 Kemudian 22:52 watakfurnal asyiroh ya 22:56 watakfurnal asyir. 23:06 banyak melaknat dan mengingkari kebaikan 23:09 suami. Ya, maaf ini banyak ini 23:15 kebaikan suaminya diikai. 23:18 Banyak wanita begitu 23:22 membanding-bandingkan dengan suami orang 23:23 lain 23:25 tuh si dia tuh punya mobil punya ya 23:28 Allah 23:29 ya tidak bersyukur enggak boleh harus 23:31 kita syukuri ya 23:40 maitu 23:42 minqoti aqlinhabal 23:52 alimi 23:56 kata Nabi Isa tidak melihat 23:59 orang-orang yang tidak cerdas tidak 24:01 begitu cerdas di cerdas 24:05 ya. 24:10 Kemudian 24:11 ya 24:14 dan 24:16 pengaman agamanya juga kurang. 24:24 Tapi kemudian wanita yang seperti itu 24:26 dengan kekurangannya itu apa? 24:29 Azhaba lilubirjil. 24:33 Dia menutup akalnya 24:36 orang laki-laki ya. 24:44 Laki-laki hebat diguningan oleh 24:46 perempuan 24:48 ya. Banyak laki-laki hebat, cerdas yang 24:52 luar biasa. 24:54 Ada yang guru besar, ada yang pendidikan 24:56 S3, ada yang punya jabatan tinggi 25:01 tunduk pada kaum perempuan. 25:05 Banyak enggak kira-kira itu? Eh, banyak. 25:10 Nah, ini kata Nabi. Padahal dia 25:13 perempuan itu enggak pintar, enggak, 25:17 enggak pendidikannya tinggi, enggak. 25:20 Jumat cantik. Nah, misalnya ya, jadi 25:23 banyak menjerumus kaum-kaum pria 25:25 perempuan. Maka hati-hati ya. Ini ini 25:29 peringatan dari Nabi mengingatkan itu 25:35 kita banyak jumpai 25:37 media bagaimana kaum laki-laki tunduk 25:42 ya 25:45 kepada 25:46 kaum wanita 25:50 sampai mencium kakinya 25:52 ya. Nauzubillah [berdehem] 25:54 ya. Ini yang harusi. 25:58 Banyak tokoh-tokoh besar dunia gugur 26:02 terjembab dalam kehinaan yang mengerikan 26:05 karena perempuan. 26:09 Enggak usah saya cerita lagilah itu 26:10 sudah banyak ya di media di mana kita 26:13 jumpa. 26:25 Na maka kami berkata lagi wina 26:29 apa quran agama kami wahai Rasulullah 26:31 dan akal kami Rasulullah 26:34 perempuan bertanya apa yang dimaksud 26:36 kami kurang dalam agama kami dan dalam 26:38 akal kami Rasulullah 26:46 alaisa syahadatul marati 26:51 Tidakkah kamu tahu bahwa 26:54 persaksian seorang perempuan itu 26:56 setengahnya persaksian seorang 26:57 laki-laki? Jadi kalau laki-laki saksi 27:00 satu, kalau perempuan harus dua 27:03 saksi. Ya, kalau menjadikan saksi 27:05 perempuan itu harus dua orang. Kalau 27:07 laki-laki satu 27:10 ya. Jadi kalau dua dua orang saksi 27:12 laki-laki satu. Kalau ada perempuan dua, 27:14 perempuan 27:16 jadi setengah ya. untuk persaksian. 27:20 Mengapa para zem sekalian? Ya, karena 27:23 itulah salah satu kelemahan. 27:27 Bukan laki-laki enggak ada kelemahan, 27:29 laki-laki juga banyak kelemahan. Sama 27:32 ada kelemahan-kelemahan yang dialami 27:35 kaum pria maupun kaum wanita. Ya, 27:38 sebagian kelemahannya itu 27:41 ya. Saya ambil contoh 27:47 itu enggak bisa memegang rahasia besar, 27:50 enggak kuat. Nanti cerita 27:57 misalnya ada akan ada pernyataan perang 28:01 jangan cerita kaum perempuan, nanti dia 28:04 nyebar itu beritanya 28:08 atau hal lain yang besar 28:10 enggak kuat dia cerita. 28:15 Nah, itu ya 28:18 jelas. 28:31 Jadi itu ee kekurangannya. 28:34 Kemudian 28:37 qulna bala benar Rasulullahika 28:41 minsha. 28:43 Itu contoh-contoh dari sedikit 28:45 kekurangan dari akalnya kaum wanita. 28:52 Bukankah apabila dia dalam keadaan mens 28:54 ya dalam keadaan mens lam tusoli walam. 29:01 Nah, kalau men orang perempuan enggak 29:03 puas, enggak salat enggak puas. 29:06 Kalau laki-laki enggak demen 29:08 ya laki-laki enggak ada. Puasa terus 29:11 salat seru. Perempuan setiap bulan ada 29:14 main seminggu, 4 hari, 5 hari. Berhenti 29:18 tuh salatnya sudah berhenti salat. Kalau 29:21 kamu laki-laki enggak salat terus. 29:26 Puasa juga begitu. Waktu lagi main puasa 29:29 jadi enggak puasa batal. 29:33 Tapi kalau puasa diqada. 29:36 Kalau ee 29:40 salat enggak dikada bagi kaum mereka. 29:45 Nahnu nummaru biqumi 29:49 wqat 29:52 qat. Kami diperintahkan untuk mengqada 29:55 puasa 29:57 ya kaum wanita tapi kamu tidak 30:00 diperintahkan untuk mengqada salat. Nah 30:02 itulah wujud dari kekurangannya. Kata 30:04 Nabi, 30:07 qulna bala. Benar Rasulullah kata kaum 30:09 wanita qalika min itulah sebagian dari 30:13 kekurangan agamanya 30:16 ini para sekalian ya. Nah, hadis 30:20 berikutnya hadisu Abi Hurairata. 30:23 Hadis dari Abi Hurairah 30:26 anna sesungguhnya Rasulullah sallallahu 30:27 alaihi wasallam suila 30:30 ditanya nabi itu apa pertanyaannya? Ayul 30:33 amali afdol Rasulullah amal apa yang 30:36 paling utama? 30:38 Q iman billah. Kata Nabi beriman pada 30:42 Allah yang pertama sekaliasulihi 30:45 dan beriman pada rasulnya. 30:49 Kemudian apa Rasulullah setelah beriman 30:51 kepada Allah dan beriman pada rasulnya? 30:53 Q al jihadu fibilillah. 30:58 Jihad jalan Allah. Yang kedua 31:01 ilila dikatakan lagi, ditanyakan lagi 31:04 maza. Kemudian apa Rasulullah? Q hajum 31:07 mabrur. Haji yang mabrur. 31:13 Pertama beriman kepada Allah dan 31:14 rasulnya 31:16 ya. Kemudian yang kedua jihad 31:19 fisabilillah. 31:21 Dan yang ketiga haji mabruk. 31:25 Ya, itu hal-hal yang paling utama dalam 31:27 kehidupan kita. 31:29 Kita masuki hadis berikutnya. 31:32 Hadisu Abi Dzarin. Hadis dari Abi Dzar 31:35 radhiallahu anhu. Semoga Allah 31:37 meridainya. 31:38 Qala dia menginformasikan 31:41 nabiya. 31:43 Aku bertanya kepada Nabi sallallahu 31:46 alaihi wasallam. 31:49 Amal mana yang paling utama wahai 31:51 Rasulullah? Q alu billah. Yang pertama 31:55 beriman pada Allah itu amal paling 31:56 utama. 31:58 W jihadun dan berjihad Allah. 32:02 Iman dan jihad 32:08 memerdekakan budak mana yang paling 32:09 baik? Rasulullah 32:12 budak yang paling baik yang mana 32:15 budak yang harganya sangat mahal. 32:20 ahliha dan dia sangat dicintai 32:24 oleh pemilik budak oleh tuannya itu yang 32:27 paling baik pahalanya besar ya 32:32 dibayarnya mahal kemudian budak yang 32:34 sangat dicintai oleh majikannya itu 32:36 pasti mintanya mahal nah kita bebaskan 32:39 itulah yang paling afdal kata Nabi. 32:45 Qtu aku bertanya lagi faillam af'al 32:47 kalau aku tidak bisa lakukan itu 32:49 Rasulullah 32:51 apa kata Nabi tuinuan 32:55 kamu menolong orang-orang yang bekerja 33:00 menolong berikan kerjaan 33:04 ada pedagang bawa global 33:10 jalannya menurun 33:13 gerbagnya besar orang itu terb bawa 33:15 gerobak 33:16 enggak bisa menahan diri. 33:19 Nah, cepat ditolong. 33:22 Jangan sampai dia terjatuh dengan 33:24 gerobak. 33:27 Itu bagian perbuatan baik. 33:30 Bahkan dalam kita menolong orang yang 33:32 kesulitan 33:34 atau kecelakaan, secepatnya harus 33:37 refleksi. Sifatnya tidak mikir dulu, 33:39 enggak langsung ditolong. Enggak perlu 33:43 ditanya agamanya apa ya? Mau menolong 33:45 orang tanya agamanya apa. Enggak usah 33:48 tolong. Kalau ada orang celaka, orang 33:49 susah tolong. Ya, itu ajaran Islam ya. 33:53 Jadi jangan ditanya agamanya ya. Lagi 33:56 orang lagi susah ya, lagi kena 33:59 kecelakaan mau ditanya agama enggak 34:02 tolong 34:07 tolak. 34:10 Abiar bertanya lagi, 34:13 "Apabila aku tidak bisa lakukan itu 34:15 Rasulullah, 34:20 kamu cegah dirimu jangan menyakiti orang 34:23 lain." Itu 34:26 tahan dirimu jangan menyakiti orang 34:27 lain. 34:29 Baik lisan, tulisan, maupun tangan. 34:41 Wa innaha sodqatan. 34:43 Karena sodqatun ya. Maka suungguhnya 34:47 ee mencegah diri supaya tidak mengaku 34:49 orang lain, mengganggu orang lain ini 34:51 termasuk sedqah. 34:53 Tasqu biha 34:56 ala nafsika. Kamu bersedekah untuk 34:58 dirimu sendiri. Apa? menjaga diri untuk 35:01 tidak mengganggu orang lain. Yang paling 35:03 akhir para jemah yang paling akhir itu 35:08 hadis terakhir hadis Abdillah ibni 35:10 Mas'udin. 35:12 Say Abdullah bin Mas'ud 35:15 qala menginformasikan 35:17 Nabi aku bertanya pada Nabi sallallahu 35:19 alaihi wasallam 35:21 ayul amali ahabuallah amal apa aktivitas 35:25 apa yang paling dicintai oleh Allah 35:28 asatu alq itu salat pada waktunya itu 35:32 amal aktivitas yang paling dicintai oleh 35:34 Allah ya 35:36 ayun kemudian apa wahai Rasulullah qala 35:40 tumma birul walida Yang kedua berbakti 35:43 pada kedua orang tua. Berbakti pada 35:45 Allah. Yang pertama berbakti pada orang 35:48 tua, ayah dan ibu kita. 35:51 Qala tumma ayun. Kemudian apa 35:53 Rasulullah? Setelah itu q aljihad 35:56 berjihad dengan Allah. 36:00 Q haddasani bihinna 36:03 wis 36:07 wu 36:11 aku memperoleh inform nabi itu 36:14 sebagaimana kami kami sebutkan kata 36:15 beliau, "Sekiranya aku minta pada nabi 36:20 kebaikan diberikan yang lain lazani 36:23 pasti akan tapi beliau mencukup ya 36:26 pertanyaan ini. itu sudah sangat baik 36:28 bisa kita pahami untuk kita semua. Para 36:31 jemaah itu kajian kita dulu. Kalau ada 36:33 pertanyaan kami persilakan. 36:35 Wasalamualaikum 36:37 warahmatullahi wabarakatuh. 36:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 36:41 wabarakatuh. Demikian telah kita bersama 36:43 sama-sim kajian kitab Allu wal Marjan 36:47 yang telah disampaikan oleh Dr. K. H. 36:49 Zaki Mubarok, MA. Beliaalah Mustasyar 36:51 PBNU. Tema yang disampaikan adalah 36:53 mengenai keharusan menjaga persatuan 36:57 umat. Sudah banyak sapaan-sapaan yang 36:59 masuk di WhatsApp Rasil ini. Ada yang 37:02 menyapa kita di siaran malam hari ini 37:05 ya, yaitu dari Bapak Budi Hartonos. Ada 37:08 yang menyimak, Ustaz. Terima kasih atas 37:10 tausiahnya. Bapak Rar juga ini ada Ibu 37:13 Eyang Sri yang selalu setia menyimak Ibu 37:15 Fan ada juga Bapak Baruan Albatawi 37:18 sedang menyimak Ibu Ani C Hudaibah juga 37:21 selalu nyimak berhasil di malam hari 37:23 ini. Terus lagi ini ada sapaan 37:25 selanjutnya dari Ibu Yeti di Depok Bapak 37:29 Rasyid ada juga Ibu Indarti ada juga 37:34 Ibu Nurhaidah Ibu Rahayu Bapak Hanafi. 37:38 Ibu Supi, Bapak Mugi Jumana, Bapak Andi 37:42 dan masih banyak lagi. Pertanyaan 37:45 pertama Ustaz saya bacakan yang sudah 37:47 dikirimkan oleh 37:50 Bapak Ahmad di Jakarta Timur. Ustaz, 37:52 asalamualaikum warahmatullahi 37:54 wabarakatuh. 37:56 Waalaikumsalam warahmatullah 37:59 wabarakatuh. 38:00 Ustaz, kita sering mendengar bahwa umat 38:03 Islam harus bersatu. Sebenarnya apa yang 38:07 dimaksud dengan persatuan umat umat 38:10 dalam Islam ini? Apakah harus selalu 38:13 memiliki pendapat yang sama dalam semua 38:16 hal atau bagaimana baiknya, Pak Ustaz? 38:18 Demikian 38:20 tidak harus memiliki pendapat yang sama. 38:23 Pendapat boleh beda-beda, tapi kita 38:25 saling mengerti, tidak memusuhi. 38:28 Yang seringnya kalau beda pendapat kita 38:29 musuhi itu enggak boleh. Ya. 38:32 Ya. Maaf. Ee para jemaah sekalian, saya 38:35 dengan adik saya 38:37 itu makannya sama dari ibu saya. 38:39 Makanannya 38:41 iya 38:41 sama ya. Ya. Beradik. 38:45 Madrasahnya sama tapi pendapatnya 38:48 berbeda. Itulah ya fitrah manusia. Ada 38:51 perbedaan. Enggak usah kita bermusuhan. 38:54 Kita anggap dia ya saudara kita, teman 38:57 kita. Nah, itu cara kita ee bersatu ya. 39:01 Boleh berbeda pandangan, boleh berbeda 39:04 ee apa namanya? Cara berpikir, tapi 39:07 tidak saling bermusuhan. Saya kira itu. 39:09 Terima kasih. 39:11 Baik dari Ibu Pani. Asalamualaikum 39:13 warahmatullahi wabarakatuh, Pak Kiai. 39:16 Tadi diterangkan tentang banyaknya 39:19 wanita yang masuk neraka dan saya 39:23 sebagai seorang wanita ingin masuk 39:24 surganya Allah, Pak Kiai. Jalan jalan 39:27 apakah yang harus saya tempuh sebagai 39:30 seorang wanita agar tidak masuk neraka? 39:33 Syukran. 39:37 Baik. 39:39 Yang pertama 39:42 harus 39:44 menjaga lisan, 39:48 tidak memaki-maki 39:50 orang lain, tidak memaki-maki suami, 39:53 tidak memaki-maki anak. 39:57 Jaga lisan baik-baik. 40:02 Yang kedua 40:05 harus mensyukuri, 40:09 berterima kasih kepada apa yang 40:10 diberikan suami. Jangan 40:12 dihilang-hilangkan. 40:16 Yang tadi contohnya enggak pernah 40:17 dikasih apa-apa. Masyaallah padahal 40:20 dikasih segala-gala. Nah, itu enggak 40:22 boleh begitu. Masyaallah. Nah, yang 40:25 ketiga 40:27 terus berusaha kaum wanita ini untuk 40:30 membimbing keluarganya, anak-anaknya 40:33 menjadi anak-anak yang saleh dan 40:35 salehah. Insyaallah Ibu termasuk 40:38 perempuan yang mulia. Terima kasih. 40:42 Selanjutnya kita beralih ke pertanyaan 40:44 WhatsApp dari Ibu Siti di Cibinong, 40:47 Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 40:48 wabarakatuh, Ustaz. 40:51 di media sosial atau medsos sekarang ini 40:54 sering sekali ada perdebatan bahkan 40:58 saling menghina antara sesama umat 41:00 Islam. Bagaimana sikap yang seharusnya 41:03 kita ambil sebagai orang awam agar tidak 41:06 ikut memperkeruh keadaan, Pak Ustaz? 41:09 Demikian 41:11 kita harus bisa menyaring, 41:13 menyaring mereka. Nah, yang kedua kita 41:15 lihat pendidikan mereka di mana. 41:18 Harus tahu itu. 41:20 H 41:20 ya, di mana pendidikannya. 41:23 Jangan sampai orang enggak ngerti agama, 41:25 banyak bicara sekarang masalah agama 41:28 ya. Orang baru belajar agama setengah 41:30 bulan di kursus pulangnya sudah pakai 41:33 sorban. Sudah pakai oh seperti kiai 41:35 besar. Nah, akibatnya itu banyak pleser. 41:39 Jadi harus hati-hati jangan terlalu 41:41 banyak belajar ke medsos. He 41:43 karena itu enggak jelas ya. Banyak yang 41:44 enggak jelas. Belajar kepada ulama kita 41:47 di rumah, di kampung kita banyak 41:49 ulama-ulama kita itu lebih yakin ya 41:53 karena dia memang sudah teruji, 41:55 pendidikannya juga jelas dan dia kalau 41:58 apa-apa kita bisa datang, bisa tanyakan 42:01 atau bisa kita luruskan oleh dia salah. 42:03 Tapi kalau di Metsos kan enggak bisa 42:05 susah ya. Jadi boleh di medsus itu yang 42:09 kita mengambil ambil intisarinya yang 42:12 baik-baik, yang enggak baiknya kita 42:14 tolak. 42:15 Apalagi bermusuhan antar sama dai 42:17 misalnya bermusuhan itu enggak 42:19 memberikan contoh umat itu ya memalukan 42:21 itu menurut saya ya harus dihindari. Ada 42:24 perbedaan pandangan silakan enggak 42:26 apa-apa itu namanya pemahaman kok ya 42:29 enggak enggak mesti sama orang melihat 42:31 dari sisi ini yang ini dari sisi ini 42:32 enggak akan ketemu 42:34 ya enggak usah kita perdebatkan. Terima 42:36 kasih. 42:38 Jadi kalau belum paham ya jangan 42:39 dikomentarin dikip aja Ustaz. 42:43 Betul. 42:43 Baik dari Bapak Hadi di 42:47 Jakarta Selatan, Pak Ustaz, 42:48 asalamualaikum warahmatullahi 42:50 wabarakatuh. 42:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 42:53 wabarakatuh. Semoga Ustaz dan Kurasil 42:56 sehat-sehat selalu. Amin ya rabbal 42:58 alamin. 42:59 Amin. 43:00 Dalam sejarah Islam, Pak Ustaz, 43:02 bagaimana Rasulullah sallallahu alaihi 43:04 wasallam berhasil mempersatukan kaum 43:06 Muhajirin dan Ansar yang sebelumnya 43:09 memiliki latar belakang yang sangat 43:11 berbeda. Pelajaran apa yang bisa kita 43:13 terapkan saat ini, Pak Ustaz? Demikian. 43:18 Ya, itu terjadi karena baik kaum Muhajir 43:22 maupun Ansar tujuannya adalah menuju 43:25 rida Allah. 43:27 Tujuannya sama, enggak akan pecah. 43:31 Kalau tujuannya itu 43:34 kursi, 43:35 ayat kursi 43:37 itu kursi pecah. Karena orang rebutan 43:39 kursi, kursinya satu yang berebutan 43:41 banyak orang pecah. Tapi kalau kita 43:44 niatnya lillahi taala, betapaapun 43:47 banyaknya orang tujuannya satu, enggak 43:49 akan pecah. Itu yang harus kita dasari 43:51 niat kita ya. 43:55 Li alaii kalimatillah untuk menegakkan 43:57 kalimat insyaallah enggak akan. Oh, jadi 44:00 pemimpin siapa ajaalah pemimpin ya siapa 44:05 yang penting baik ya. Kita enggak jadi 44:07 pemimpin enggak apa-apa kok. Jadi 44:09 pemimpin tanggung jawabnya berat ya. 44:11 Jadi jangan rebutan jadi pemimpin itu 44:13 akibatnya kaco ya. Makasih 44:17 Ibu Dewi di Sukabumi, pendengar Setial 44:20 Tansa, FM. Asalamualaikum warahmatullahi 44:22 wabarakatuh, Ustaz. 44:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:26 wabarakatuh. 44:27 Mohon nasihatnya, Pak Ustaz. Doa dan 44:30 amalan apa yang bisa kita lakukan agar 44:33 Allah menjaga persatuan 44:36 dan kesatuan kaum muslimin khususnya di 44:39 Indonesia? Karena saya miris melihat 44:42 sekali perbedaan dan sering sekali pada 44:45 bertengkar masalah-masalah sepele. 44:49 Bahkan para pejabat juga sering 44:50 bertengkar ini bagaimana Pak Ustaz 44:52 supaya negara ini menjadi negara yang 44:54 selamat dan aman. Demikian 44:57 ya. Saya kira bukan dari kita aja 45:01 semua harus bisa menjaga diri termasuk 45:04 para dai ya termasuk para apa namanya 45:08 youtuber ya. 45:10 He. 45:10 Harus bisa menjaga diri supaya tidak 45:12 saling bermesua malah harus menghormati 45:16 perbedaan dari teman-temannya. Heeh. 45:19 Ya, misalnya [berdehem] 45:21 sayaambil contoh ada yang satu itu 45:27 kelompok orang yang kalau habis salat 45:30 wiridnya kedengaran 45:33 ya. Ada yang enggak kedengaran ya enggak 45:36 apa-apa sama-sama ya. Yang kedengaran 45:39 tujuannya apa? Membimbing jemaah 45:43 ya. Ilahi rabbi maulana. Subhanallah. 45:49 Jadi jemaah ngerti. Oh baca. Habis itu 45:54 alhamdulillah 45:56 kemudian Allahu Akbar. Tujuannya 45:58 membimbing. 46:00 Nah yang diam enggak enggak pakai suara 46:02 keras ya enggak apa-apa. Yang penting 46:04 kan zikir. 46:07 Kemudian tahlil pas begitu ya. Tahlil 46:09 itu sangat bagus. Apa tahlil itu? 46:13 mengucapkan kalimah lailahaillallah 46:16 bagus sekali ya. Nah, ini kadang-kadang 46:19 orang ee sering tidak berlapang dada itu 46:24 akibatnya ya. His berpelapang ada 46:26 sehingga kita tidak saling bermusuhan 46:29 ya. Karena itu soal pemahaman ya. 46:32 pemahaman dalilnya sama, pemahamannya 46:35 berbeda. 46:37 Ya, saya ambil contoh di Qurannya 46:40 disebutkan 46:43 ya, 46:45 misalnya 46:47 ayat yang menyebutkan mengenai 46:50 ee wudu itu. 46:51 Iya. 46:54 Ya wudu 46:58 kumtumati 47:01 wujakum 47:06 basuhlah wajahmu. Basuh 47:08 iidikum 47:11 dan tangan-tanganmu. 47:13 Tangan dua tangan 47:16 basuh sampai siku ilal marfi 47:19 wamsahu birusikum dan 47:22 usaplah sebagian kepalamu 47:26 kemudian wa arjulakum 47:29 dan basuhlah kakimu dibacanya arjulakum 47:32 basuhlah kakimu. 47:34 Mengapa atafnya dia itu kepada fqsilu? 47:37 Maka kaki tapi ada yang menyakirat 47:40 membacanya wa arjunikum dan kakimu 47:43 berarti di situ atafnya kepada bangsaku 47:45 diusap saja. Nah itu perbedaan 47:49 ya. 47:51 Nah jadi itulah hal-hal yang terjadi 47:53 enggak usah diperdebatkan 47:55 di manaah kita hormati mereka yang 47:57 berbeda dengan kita ya. Terima kasih. 48:01 Baik Ustaz pertanyaan yang terakhir 48:03 Ustaz ya. Yang terakhir dari Ibu Rina di 48:06 Batam. Asalamualaikum warahmatullahi 48:08 wabarakatuh, Pak Kiai. 48:10 Waalaikumsalam warahmatullah 48:12 wabarakatuh. 48:13 Pak Kiai, jika persatuan umat 48:16 benar-benar terwujud di atas Al-Qur'an 48:19 dan sunah, perubahan besar apa yang akan 48:22 dirasakan oleh kaum muslimin baik dalam 48:24 kehidupan sosial, ekonomi, maupun dalam 48:27 dakwah. Mohon pencerahannya. Demikian. 48:31 Yang pertama sekali 48:34 rezeki akan terbuka 48:38 dari langit dan dari bumi 48:42 ya. Buka. 48:45 Yang kedua akan terjalin persaudaraan 48:49 sama kita. Saling mencintai, 48:53 saling beribadah hati. 48:57 Itu kan luar biasa ya. 49:01 Nah, yang ketiga 49:04 akan melahirkan generasi penerus yang 49:07 saleh dan shah. Ya, 49:11 para jemaah sekalian, 49:14 orang yang wafat 49:19 meninggalkan harta, 49:22 ada meninggalkan keluarga, 49:25 anak-anak, 49:27 yang paling baik tuh kita meninggalkan 49:30 anak-anak yang rukun. Enggak ribut. 49:35 Ada yang ribut, ada warisan tapi ribut 49:39 kakak beradik. 49:43 Nah, ini enggak enggak berkah ya. 49:47 Kita memper generasi yang baik, yang 49:50 saling mengasihi, saling menyayangi itu 49:52 lebih baik dari harta. 49:54 Iya. 49:54 Ya, begitu saya kira. Terima kasih. 49:58 Baik, Ustaz. Kita dibatasi oleh waktu 49:59 mungkin sebelum pamit disimpulkan tema 50:02 kita di hari ini, Ustaz. Baik, ikhwan 50:04 akhwat sekalian, dari kajian kita ini, 50:08 kita harus berusaha 50:10 secara maksimal untuk membimbing 50:13 generasi penerus kita dan generasi kita 50:16 yang ada sekarang 50:19 untuk menjalin ukhuwah islamiah, 50:24 bahkan ukhuwah insaniah. H 50:28 persaudaraan sama muslim dansaudara 50:29 sesama umat manusia. 50:32 Maka dikenal kita kan tiga. Ada tiga. 50:34 Ada ukhuwah islamiah, 50:37 ada ukhuwah wataniah, persaudaraan sama 50:40 tanah air, satu tanah air. 50:46 Dan yang ketiga adalah ukhuwah insaniah, 50:49 persaudaraan sesama umat manusia. Itu 50:51 sangat luar biasa ya. Nah, dengan 50:54 demikian maka hidup kita ini akan 50:57 semakin berkah dan semakin bermakna. 51:01 Demikian, semoga bermanfaat. Saya mohon 51:04 maaf kalau ada kekhilafan. 51:05 Wasalamualaikum 51:07 warahmatullahi wabarakatuh. 51:10 Waalaikumsalam warahmatullahi 51:12 wabarakatuh. Demikian Iwan Awat telah 51:13 kita bersama-sama simak kajian kitab 51:16 Alulu wal Marjan yang telah disampaikan 51:18 oleh Dr. K. H. Zaki Mubarak, MA. Beliau 51:21 adalah Mustasyar PBNU. Tema yang 51:23 disampaikan adalah mengenai keharusan 51:25 menjaga persatuan umat. Semoga 51:28 pembahasan hari ini menjadi pengingat 51:30 bagi kita semua untuk terus mempererat 51:33 ukhuwah, saling menghormati dan 51:35 menghindari segala bentuk perpecahan. 51:38 Saya yang [mendengus] bertugas Pak 51:38 ditemani Neza dan juga Yusuf Subur 51:41 pamit. Subhanakallahum wabihamdika asadu 51:43 alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu 51:46 ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi 51:47 wabarakatuh.