Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:10 Brail [musik] 0:11 TV 0:38 alamin wabihi nastain 0:42 wasatu wasam asofilya wal mursalin waa 0:47 alihi wasbihi ajmain. Ashadu alla 0:51 ilahaillallah wa ashadu anna muhammadan 0:54 abduhu wa rasuluh. Allahumma sholli 0:57 wasallim wabarik ala nabina Muhammadin 1:00 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Qallahu 1:04 taala fil Quranil karim. 1:06 Aubillahiminasyaitanirjim. 1:09 Innallaha wa malaikatahu yushalluna alan 1:13 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shlu 1:17 alaihi wasallimu taslima. 1:20 Sadaqallahulzim. 1:21 Alhamdulillahi rabbil alamin. Masih 1:23 dipancarkan dari jalan Masjid 1:25 Silaturahim nomor 36 Cibubur, Bekasi. 1:29 Inilah Radio Silaturahim dan Rasil TV 1:32 untuk Islam yang satu. 1:34 [mendengus] 1:34 Ikhwan akhwat yang dimuliakan Allah 1:36 subhanahu wa taala. Bagaimana kabar Anda 1:39 di hari Jumat pagi ini? Semoga selalu 1:42 dalam keadaan sehat walafiat. Senang 1:45 sekali saya Fauzi Ridanul Ha ditemani 1:48 oleh Ondi Saputra di kameramen 1:51 dan juga Alghi Fakrzi 1:54 serta ditemani oleh Bapak Dodit dan juga 1:59 dapat kembali menemani ikhwan akhwat 2:01 dalam program Hikmah Pagi Kajian 2:04 Keluarga Islami edisi Jumat 1 Rabiul 2:08 Awal 1448 2:11 Hijriah dan juga bertepatan dengan 2:14 tanggal tanggal 14 [berdehem] Agustus 2:17 2026 bersama guru kita almukaram Ustaz 2:20 Agusji. 2:22 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 2:24 kita. Kita sapa guru kita terlebih 2:26 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 2:27 wabarakatuh, Ustaz. 2:28 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:29 wabarakatuh, Bang Fauzi. Alhamdulillah. 2:33 Kita sudah masuk 1 Rabiul Awal. 2:35 Iya. Alhamdulillah. Rabiul Awal nih 2:37 bulan istimewa ya. 2:38 Iya. Masyaallah. 2:39 Kita mengenang hadirnya seorang manusia 2:43 yang agung. ya yang membebaskan seluruh 2:46 ikhwan akhwat semoga kita dapat ee 2:50 menjadi mengambil teladan dari sosok 2:53 manusia yang paling mulia ini sebagai 2:56 panutan kita, sebagai teladan dalam 2:59 ee menjalankan sunah-sunah dalam 3:01 menjalankan amal-amal saleh 3:04 sehari-hari. 3:06 Dan semoga kajian ini dapat menemani 3:08 ikhwan akhwat dalam segala aktivitas 3:10 khususnya di hari Jumat dengan 3:12 memperbanyak selawat kepada Nabi 3:15 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 3:18 Dan insyaallah pada Jumat kali ini Ustaz 3:21 Agus akan 3:23 mengajar kita tentang jauh dari neraka 3:28 karena empat sifat ini. Nah, sifat apa 3:31 saja yang harus kita ketahui supaya kita 3:35 bisa jauh dari neraka? Nanti kita 3:37 sama-sama akan 3:39 mendengarkan ilmunya dari Ustaz Agus. 3:42 Namun sebelumnya bagi ikhwan akhwat yang 3:44 ingin berpartisipasi dalam kajian ini 3:47 bertanya dapat mengirimkan pertanyaan di 3:49 08111999720. 3:54 Dan bagi Anda yang ingin berinteraksi 3:57 langsung dengan ustaz dapat menghubungi 3:59 di 0218451512. 4:04 Sebelum kita ber 4:09 belajar dengan Ustaz Agus, kita berdoa 4:11 menuntut ilmu terlebih dahulu. 4:13 Bismillahirrahmanirrahim. 4:15 Rbanagfirlana dunubana waliwalidina 4:18 warhamhum kama 4:21 rbisrohli 4:22 waassirli amri wahlul uqdatan lisani 4:26 yafqohu 4:28 allahumma in nasaluka ilman nafianqiban 4:31 waalan mutaqalan rbana zidna [berdehem] 4:34 ilman warzuqna fahman birahmatika 4:36 yaarrahimin. Baik ikhwanat, mari kita 4:39 dengar dan simak ilmu yang akan 4:41 disampaikan oleh Ustaz Agus tentang jauh 4:43 dan neraka karena empat sifat ini. 4:47 Tafadul Ustaz. 4:49 Bismillahirrahmanirrahim. 4:51 Asalamualaikum warahmatullahi 4:53 wabarakatuh. 4:55 Waalaikumsalam warahmatullah. 4:56 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 5:00 sholli wasallim wabarik ala nabiyana 5:02 Muhammadin wa ala alihi wa ashabihi 5:05 waman tabiahum ila yaumil qiamah. 5:10 Masyaallahu 5:11 kan wama lam yasya lam yakun. La haula 5:15 wala quwwata illa billahil aliyil adzim. 5:19 Amma ba'du. Ikhwan dan akhwat 5:21 rahimakumullah. 5:24 Syukur pada Allah pagi hari ini kita 5:28 dipertemukan kembali oleh Allah 5:29 subhanahu wa taala 5:32 dalam kajian 5:34 hikmah pagi 5:36 untuk rubrik bimbingan keluarga islami. 5:41 Kita bersyukur atas semua nikmat Allah 5:44 terutama nikmat masih dalam iman dan 5:48 Islam pada Allah. Kita banyak bersyukur. 5:52 Selawat dan salam 5:55 kita doakan semoga Allah curahkan kepada 5:58 baginda Nabi Muhammad sallallahu alaihi 6:01 wasallam serta keluarga beliau, para 6:04 sahabatnya dan mereka yang mengikut 6:06 sunah beliau hingga akhir zaman. 6:08 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 6:10 nabiy Muhammadin wa ala alihi wasahbihi 6:13 ajmain. 6:16 Kita sudah memasuki bulan yang baru ya. 6:20 Mudah-mudahan Allah memberkahi kita 6:22 sekeluarga dan semua pendengar pemirsa R 6:26 Rasil 6:28 memasuki bulan yang bersejarah ya. 6:33 Dan kita pagi ini pun 6:37 ingin 6:39 berbincang tentang warisan beliau. Ya, 6:43 warisan beliau adalah 6:47 Al-Qur'an dan hadis. 6:53 Kita akan berbincang tentang neraka 6:58 karena memang kita mempercayai adanya 7:01 neraka. Beberapa kesempatan yang lalu 7:03 kita pernah membahas bagaimana 7:08 ciri-ciri neraka ya, bagaimana 7:10 dahsyatnya siksa neraka. 7:13 Nah, kita akan membahas apa yang bisa 7:16 menjauhkan kita dari neraka secara 7:19 spesifik rujukannya kepada dalil 7:23 dari satu hadis Nabi yang diriwayatkan 7:26 dari sahabat Abdullah bin Mas'ud atau 7:29 Ibnu Mas'ud radhiallahu anhu 7:33 bahwa 7:35 ada satu 7:38 manusia, golongan manusia 7:42 yang diharamkan 7:45 untuk neraka 7:49 dan neraka diharamkan untuk mereka. 7:51 Untuk mereka. Jadi, masyaallah ini 7:55 kedua-duanya mengharamkan ya. Ya, 7:57 diharamkan. 7:58 Orang ini diharamkan masuk neraka dan 8:00 neraka enggak boleh menerima orang ini 8:03 tuh. Ya, 8:05 mudah-mudahan kita termasuk ya. 8:06 Amin. 8:08 Neraka tuh sudah dilarang sama oleh sama 8:10 Allah. 8:11 tidak menerima orang yang memiliki 8:15 sifat-sifat ini tidak boleh neraka. 8:17 Diharamkan sama Allah. 8:18 Masyaallah. 8:19 Ya. Dan orang ini diharamkan oleh Allah 8:21 untuk ketemu neraka. Ngelihat saja 8:24 tidak. Ya, masyaallah. 8:28 [batuk][berdehem] 8:30 Dan kita di dalam berkeluarga hendaknya 8:33 selalu mengingat adanya surga dan neraka 8:36 dan berusaha menjadikan keluarga kita 8:39 itu keluarga yang digolongkan ahli 8:42 surga. 8:43 Amin. 8:44 Ya. Maka tagline kita baiti 8:47 jannati 8:49 juga di dalam Quran secara khusus kita 8:52 disuruh oleh Allah dengan jelas dan ini 8:55 banyak dibahas oleh para ulama. 8:58 Jelas kita disuruh memperlindungkan 9:01 diri dan keluarga kita dari siksa api 9:04 neraka. 9:07 Ustaz Fauzi tolong dibacakan surah 9:10 at-Tahrim ayat 6 dengan lengkap ya. Di 9:14 situ pun dijelaskan bagaimana dahsyatnya 9:17 neraka ya. 9:21 [batuk] 9:21 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 9:27 Ya ayyuhalladzina 9:29 amanu qu 9:32 anfusakum 9:34 wa ahlikum naro 9:37 waquudhanasu 9:40 wal hijarah 9:42 alaiha malaikatun 9:45 giladun 9:47 syidadadun laa ya'sun. 9:57 amarahum wafaluna ma yarun. 10:03 Wahai orang-orang beriman, peliharalah 10:06 dirimu dan keluargamu dari api neraka 10:10 yang bahan bakarnya adalah manusia dan 10:13 batu. 10:15 Penjaganya adalah malaikat-malaikat yang 10:17 kasar dan keras yang tidak durhaka 10:20 kepada Allah terhadap [berdehem] apa 10:22 yang dia perintahkan kepada mereka dan 10:26 selalu mengerjakan apa yang 10:27 diperintahkan Allah. Sadaqallahulazim. 10:29 Sadaqallahulazim. Masyaallah. Jelas para 10:32 ikhwan anak sekalian perintah Allah ini 10:33 perintah Allah 10:35 diawali dengan seruan kepada orang-orang 10:38 yang beriman. Jadi orang-orang beriman 10:40 diperintah oleh Allah menjaga dirinya 10:43 dan keluarganya. Ku anfusakum. 10:47 Jagalah diri-diri kamu wa ahlikum dan 10:51 keluarga kamu, ahli-ahli kamu 10:55 dari 10:56 siksa api neraka. 11:00 Disebutkan apa yang terjadi di neraka. 11:03 Bahan bakarnya itu manusia dan batu. 11:07 Waquduasu 11:08 wal hijarah. 11:11 Ini dari mana ya? Nanti asalnya manusia 11:14 yang sebagai bahan bakar itu. 11:16 Nauzubillah minzalik. Ya, itu 11:18 manusia-manusia pendosa 11:21 yang memang hatinya keras. 11:24 Hati yang keras itu tidak ada tempat 11:27 kecuali di neraka. Dan itu hati seperti 11:30 batu sifatnya. Maka nanti masuk dalam 11:33 neraka. bukan saja sebagai penghuni 11:38 transitan bahkan sebagai bahan bakarnya. 11:41 Wauduhanasu. 11:44 Masyaallah. 11:49 Kalau batu dibakar 11:53 itu kira-kira lama atau segera habis 11:57 menguap? 11:58 Lama. 11:58 Sangat lama ya. Bayangkan. Nauzubillah. 12:03 Dan Allah buka di situ ada satu makhluk 12:06 yang menjaganya 12:10 dari bangsa malaikat yang disebut tidak 12:14 punya belas kasihan dicabut oleh Allah 12:17 dari hati mereka belas kasihan tidak ada 12:20 sifat-sifat welas asih. Mudah-mudahan 12:23 kita enggak ketemu malaikat ini. Ya 12:25 amin. 12:26 Jadi kalau kita beriman ada 10 nama 12:27 malaikat jangan sampai ketemu yang satu 12:29 ini. Nauzubillah minzalik. 12:31 Nauzubillah. Kalau malaikat pencabut 12:33 nyawa pasti akan ketemu. 12:35 Pasti ya. 12:36 Iya. 12:37 Tapi jangan malaikat yang satu ini. 12:41 Nauzubillah 12:42 ya. Nah, apa sifat-sifat malaikat tadi 12:45 disebut hiladun 12:48 yang sangat 12:51 kasar? 12:54 Kita ketemu orang kasar saja 12:57 tidak suka kita berjauhan. Kalau ada 13:00 kita tahu ada sekitar-kitar orang kasar, 13:02 mulutnya kasar, tangannya kasar, pasti 13:05 kita akan menjauhi. Apalagi ni malaikat 13:08 dengan kekuatan yang dahsyat. 13:13 Tidak ada belas kasihan. Neraka bukan 13:16 tempatnya 13:18 mendapatkan belas kasihan. J neraka itu 13:22 memang diciptakan oleh Allah penuh 13:24 dengan kekerasan. 13:26 Bayangkan ya. Masyaallah. 13:27 Nauzubillahzalikubillah. 13:30 Dan disebut di situ malaikat-malaikat 13:33 penjaga neraka. Malaikat yang tidak 13:36 pernah maksiat kepada Allah. Mereka 13:39 melaksanakan yang diperintah oleh 13:41 diperintah oleh Allah untuk apa? 13:43 Menyiksa orang-orang yang masuk neraka. 13:45 Nauzubillah ya Allah. 13:47 Maka Nabi sallallahu alaihi wasallam itu 13:48 memerintahkan kita 13:49 untuk menjaga diri kita, menjauhkan diri 13:52 kita dari neraka meskipun dengan sebutir 13:56 kurma. 13:57 Maksudnya apa? Kita bersedekah pagi ini 14:00 sudah bersedekah belum? Kalau belum, 14:02 mari. P sekalian, waktu yang baik untuk 14:05 bersedekah. Bahkan terbaik itu pagi ya. 14:08 Pada subuh kita bawa uang masukkan ke 14:12 kotak infak atau transfer transfer yang 14:16 masih 14:18 memegang rekening 14:20 lembaga zakat atau dihasil pun ada ya, 14:24 Bang? Ya. 14:24 Iya. 14:24 Nanti kita sep lagi 14:27 supaya pagi-pagi ini kita bisa 14:30 bersodekah. 14:32 Wah, ada sisa saldo nih di rekening 14:35 50.000 kirim 14:37 lebih dari itu. Apalagi ya? Baik, Ikhwan 14:40 sekalian. Begitu dahsyatnya 14:43 neraka itu 14:47 dan itu ada yang abadi, ada yang 14:50 berterusan. Nah, saya ingin Ustaz Fauzi 14:54 membuka surah An-Nisa ayat 56. Bagaimana 14:56 gambaran siksaan dan bagaimana ahli 14:59 neraka di situ? Ya, ini disebut dalam 15:02 surah An-Nisa ayat ke-56. 15:07 Ayat 56, Ustaz. 15:08 56. Annisa ya. 15:10 Oh, Annisa. 15:12 Annisa 56. 15:14 56. 15:16 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 15:21 Innalladzina 15:22 kafaru biayatina 15:25 saufa nuslihim naro. 15:29 Kullama nadijat juluduhum 15:33 baddalnaahum 15:34 juludan ghairaha liyadzuqul adzab. 15:40 Innallaha 15:42 kaana azizan hakima. 15:46 Sungguh orang-orang kafir itu kepada 15:49 ayat-ayat kami kelak akan kami masukkan 15:53 ke dalam neraka. Setiap kali kulit 15:56 mereka hangus, kami ganti dengan kulit 15:59 yang lain agar mereka merasakan azab. 16:03 Sungguh Allah maha perkasa, maha 16:06 bijaksana. Sodqallahim. 16:07 Sadaqallahim. Nauzubillah minzalik. Para 16:09 ikwan sekalian, bagaimana dahsyatnya 16:11 neraka itu. Ahli neraka sudah gosong. 16:15 Bayangkan 16:17 gosong segosong-gosongnya juludum ya 16:22 itu kulitnya sudah gosong. Bagaimana 16:23 dahsyatnya si sapi neraka 16:26 didatangkan lagi pengganti pengganti 16:29 kulit itu didatangkan lagi terus begitu 16:32 sampai 16:34 mungkin 16:36 berterusan tidak tidak tahu ratusan 16:39 tahun ya nauzubillah minzalik. Maka ya 16:41 Allah ya Allah kita doa terus rabbana 16:44 atina fid dunya hasanah wafil akhirati 16:48 hasanah waqina adzabanar 16:52 ya ini sekeluarga kita kita baca gitu 16:54 terus ya sekalian 16:59 sekarang kita masuk 17:01 apa nih yang dipesan oleh baginda Nabi 17:03 sallallahu alaihi wasallam empat sifat 17:06 yang harus dibangun di dalam keluarga 17:08 kita sehingga sekel keluarga kita itu 17:11 lepas dari potensi masuk neraka. 17:14 Amin. Insyaallah. 17:14 Ya. 17:17 Jadi 17:20 sebelum kita buka hadis ini, ada satu 17:24 ketika Nabi sallallahu alaihi wasallam 17:25 ditanya oleh seorang sahabat, "Ya 17:27 Rasulullah, 17:29 apa 17:31 yang paling banyak memasukkan ke dalam 17:34 neraka dan apa yang memasukkan ke dalam 17:38 surga?" Ya, Nabi jawab, "Yang masukkan 17:40 dalam surga nih ada dua, dua perkara 17:42 yang memasukkan manusia ke dalam surga. 17:44 Takwallah wa husnul khuluq. 17:49 Bertakwa kepada Allah dan akhlak yang 17:52 baik. Ya, sebaliknya 17:55 orang-orang yang terjermus ke dalam 17:57 neraka pun karena dua hal, dua perkara. 18:00 Apa itu? Urusan fam, 18:05 urusan mulut dan urusan. 18:08 Kemaluan ini dosa paling besar yang 18:10 memasukkan ke dalam neraka. Coba urusan 18:13 mulut ya. Mulut ini ada dua hal makan 18:17 dan hal berbicara. 18:20 Makannya makan yang haram campur-campur 18:24 apalagi zaman kayak gini ya. 18:25 Nauzubillah. [mendengus] 18:27 Campur juga tidak boleh, Ustaz. 18:30 Apalagi haram semuanya. Campur satu saja 18:33 ya. Ya Allah. Kita cari makan sudah 18:36 susah-susah. 18:38 Tapi kecampur 18:41 ya. 18:43 Orang jualan potensinya kecampur-campur 18:46 ya. Masyaallah. 18:49 Semua ditakar 18:53 jualan mangga ya kan? Mangga yang bagus 18:57 kemasukan mangga satu. Seharusnya kita 19:00 bilang kepada kalau kita jualan mangga 19:02 ya bilang kepada pembeli atau pelanggan 19:06 ibu atau bapak. Kalau nanti di rumah ada 19:08 satu saja mangga atau berapapun mangga 19:11 yang tidak manis, Pak, boleh bawa sini. 19:14 Tapi rata-rata jarang bilang begitu ya, 19:16 karena takut apa? 19:18 Takut rugi. Padahal itu ya Allah 19:20 pahalanya besar. Dan saya yakin orang 19:22 kalau dijamin seperti itu 19:27 kualitas barang yang ditawarkan bagus 19:30 semua. Kalau ada yang tidak baik, yang 19:33 busuk, suara ee rasanya tidak bagus, 19:36 boleh kembali pasti itu pelanggannya 19:38 kembali lagi, ya kan, Bang? 19:39 H 19:41 ini masyaallah zaman sekarang justru 19:43 orang mencari-cari 19:46 kesempatan untuk mengambil keuntungan 19:49 sebesar mungkin dengan cara-cara 19:51 mencampur-campur. Ya, 19:55 tidak cuma di pasar nyata, di pasar 19:58 digital, di pasar online pun sama. Betul 20:00 ya, Bang? 20:01 Iya. 20:02 Saya sering mendapat 20:06 cerita orang-orang yang kecewa 20:09 belanja di marketplace online itu karena 20:12 apa? Barang yang ditontonkan itu beda 20:15 dengan yang dijual. Itu haram. Haram. 20:19 Neraka. 20:21 Takut enggak sama neraka orang dalam 20:24 berniaga ini? Ya, nauzubillah minzalik 20:26 ya. 20:27 Harus takut. Apalagi masalah korupsi ya. 20:30 Nah, ini panjang nanti kita bicara. 20:32 Sekarang kita sepil dulu nih empat sifat 20:35 ini apa? Dari hadis yang diriwayatkan 20:38 dari sahabat Ibnu Mas'ud, Nabi berkata, 20:40 "Ala 20:42 ukhbirukum 20:43 biman yahrumullah 20:46 ya biman yahrumu alari waman tahrumunaru 20:51 alaihi." 20:53 Mau enggak kamu? Ya, ini saya mau sepil 20:56 kepada kalian nih ya. Saya mau buka 20:58 rahasia. [mendengus] 21:01 Ada orang-orang yang diharamkan masuk 21:05 neraka. 21:07 Kalau begitu namanya sudah tidak mungkin 21:12 ditemukan di list, di daftar orang yang 21:16 masuk neraka, apakah sebagai penghuni 21:18 tetap maupun sebagai penghuni transit. 21:20 Ya. 21:22 Yang kedua, neraka pun enggak punya 21:26 enggak punya 21:30 otoritas untuk menarik dia di neraka itu 21:36 tidak ada alasan. 21:38 Dia tidak ada alasan untuk menerima dia. 21:41 Neraka pasti akan mengusir dia. 21:44 [tertawa] Kebetulan dia misalnya salal 21:47 lewat gitu ya, neraka. Oh, kamu jangan 21:48 di sini. Jadi neraka itu sudah 21:52 terhubung dengan orang ini sejak dia 21:54 masih hidup. 21:55 Masyaallah. 21:56 Di mana hubungannya? Di hati orang. Ya. 22:00 Maka kita akan spil di sini hari ya 22:01 [mendengus] hari ini. Ya. Kata Nabi, 22:05 kullu hayyinin. Nah, ada empat nih. 22:10 Layyin, qoribin, sahlin ada empat. Yang 22:14 pertama hayyin. Nah, hayin ini apa? 22:19 Hayin ini kata para ulama ya, 22:24 sifat yang pertama hayin 22:28 yaitu 22:30 orang yang punya ketenangan lahir batin. 22:33 Orangnya tenang kalau bahasa sekarang 22:37 cool ya. Tidak gerasa grusuh orangnya 22:40 tidak terburu-buru ya. Hayin 22:44 penampilannya di mana-mana dia tenang. 22:48 Kalau orang Jawa bilang enggak pecicilan 22:50 ya. Nah, 22:54 juga 22:55 mampu mendatangkan ketenangan dan 22:59 kesejukan buat keluarganya, buat orang 23:01 sekitarnya. 23:04 Bukan kalau dia datang orang takut. Nabi 23:07 sallallahu alaihi wasallam itu orang 23:08 yang masyaallah kalau beliau datang 23:10 dirindui, kalau beliau mau pergi mesti 23:13 ditahan-tahan. 23:15 itu 23:16 kalau kita masih ada orang yang 23:20 pengin kita pergi, 23:21 pengin kita pergi. B [tertawa] 23:23 Ya Allah, ini banyak kepala keluarga 23:26 yang ini saya sepil aja cerita ibu-ibu. 23:28 Saya merasa tenang kalau bapaknya enggak 23:31 di rumah. Kenapa, Bu? Ngomel terus, 23:33 marah-marah terus. Nauzubillah minzalik. 23:35 Namanya sakinah itu di hati. 23:39 Jadi kalau justru tidak sakinah, kalau 23:41 ada kepala keluarga, ada sang suami atau 23:43 ada atau sang ayah di rumah tangga, ini 23:46 bahaya. 23:47 Tidak masuk kategori yang pertama ya. 23:50 Iya. 23:51 Nauzubillah minzalik. Ya, jadi depan 23:52 sekalian 23:54 ee dia bukan orang temperamental, 23:58 pemarah ya, suka mengancam ya. Ini bukan 24:02 orang itu. Ini hayin kata Nabi ya. 24:06 Karena apa? hatinya itu 24:11 sudah bebas dari penyakit. Nah, ini 24:15 enggak mungkin orang tenang 24:18 ya punya empat kualitas di bawah hayin 24:21 ini. Yang pertama menahan amarah. 24:25 Wal kad minal 24:27 gid. Menahan amarah. 24:30 Jadi kalau orang yang suka marah-marah 24:31 itu tempatnya bukan di surga katanya. 24:33 Ya. 24:35 Yang kedua, 24:37 dia berpaling dari kebodohan. Wa a'it 24:41 anil jahilin. Ini dalam surah Ala'raf 24:44 ayat 1009. 24:47 Orang yang perilaku-perilaku orang bodoh 24:51 tuh di dihindari. Orang bodoh tuh suka 24:53 apa, Bang? Satu ngeyelan. Betul enggak? 24:57 Iya. 24:58 Yang kedua 25:00 ya suka membantah. 25:05 Ngeyel membatah beda ya. H 25:08 itu orang-orang bodoh 25:11 dikasih tahu tidak mau. Nah, ini hayin 25:15 tidak ada ee 25:19 kualitas berpaling dari kebodohan. Dua 25:21 hayin berikutnya merespon keburukan 25:23 dengan kebaikan. 25:26 Wala tastawil hasanatu wiah idfa billati 25:30 hiya ahsan. Tidak sama kebaikan dengan 25:33 keburukan. Mereka tahu mana yang baik, 25:36 mana yang buruk. Ya. Dan terakhir mampu 25:39 memaafkan dan menghindari dosa yang 25:42 besar. Ini orang hayin nih 25:45 dibenci sama neraka. Ah orang yang 25:48 dibenci. Jadi kita mau mau dibenci atau 25:50 di dirindui oleh neraka ini tergantung 25:53 kita 25:53 dibenci. 25:54 Masyaallah. Itu yang pertama hayyin. 25:57 Yang kedua layin. Nah, layin ini kita 26:01 temukan 26:04 kalimatlan 26:06 layina. Ini ulan layina seperti disebut 26:09 Quran layina. 26:12 Di mana surah Thaha ayat 44? Coba 26:15 dibuka, Bang. Surah Thaha ayat yang 26:18 ke-44. Ini perintah Allah kepada dua 26:22 nabi ya. Dua nabi disuruh 26:25 ucapannya, cara komunikasinya layina. 26:29 Iya. Silakan, Pak. [berdehem] 26:34 Lengkap, Ustaz. Satu ayat. 26:37 Tamsihtuka 26:40 halukum 26:43 yak 26:46 44 ya. 26:55 Yaksya. 26:57 Maka berbicaralah kamu berdua kepada 26:59 Firaun dengan kata-kata yang lemah 27:02 lembut. Mudah-mudahan dia sadar atau 27:05 takut kepada Allah. Sadaqallahalim. 27:07 Sadaqallahulazim. Ikhwan sekalian, ini 27:09 dua orang nabi berhadapan dengan 27:12 penguasa negeri yang zalim. Paling zalim 27:15 sepandang sejarah. Gimana enggak zalim? 27:17 Bayangkan 27:20 dia moklamirkan diri sebagai 27:22 Tuhan. 27:22 Tuhan. Sekarang orang paling zalim itu 27:25 siapa? Netanyahu kan? Ah netanyahu 27:29 pernah enggak bilang saya ini Tuhan 27:30 sembahlah saya? Enggak pernah. Ini orang 27:32 lebih zalim daripada Netanyahu. 27:36 Sama-sama pembunuh bayi. Iya. 27:38 Ya. Netanyahu pembunuh 27:40 bayi. Kalau ini bayi juga dibunuhi. 27:44 Tapi yang laki-laki dipilih cuma 27:47 laki-laki yang dibunuh. Nah, terhadap 27:50 orang zalim seperti itu, dua nabi utusan 27:53 Allah, nabi yang besar ini, Musa dan 27:56 saudaranya Harun. 27:58 Dilarang oleh Allah itu 28:01 menggunakan kata-kata kasar malah lain. 28:04 Bayangkan yang lemah lembut ya, teknik 28:09 komunikasinya tuh 28:11 tidak ada kekerasan. Enggak boleh marah, 28:14 enggak boleh membentak, enggak boleh apa 28:17 menghujat. Ini sama 28:19 penguasa zalim aja kita enggak boleh 28:21 begitu, apalagi sama keluarga. 28:25 Ya Allah, kalau ada 28:29 mohon maaf mungkin mohon maaf ya, istri 28:33 kita berbuat kesalahan, anak kita 28:35 berbuat kesalahan, rujukannya ini jangan 28:38 sampai kita menghardik berlebihan. 28:43 Gawang sama orang yang paling berdosa. 28:45 Dosanya sudah 28:48 dosa tingkat waduh tertinggi nih kan. 28:51 Pemberontakannya kepada Allah, makarnya 28:54 kepada Allah sudah paling top. Kita 28:57 disuruh ngomong yang layina. Ya, jadi 29:01 layin ini adalah 29:03 sifat 29:05 yang jauh dari kekerasan, 29:08 lembut hati. ya, lembut hati di dalam ee 29:12 terjemahan Departemen Agama itu lembut 29:14 hati. Nada suaranya itu tidak mengancam. 29:18 Jadi enggak boleh ngancam juga. Ya 29:20 Allah. Nabi sallallahu alaihi wasallam 29:21 pun kalau ngancam pun ngancam fakta ya, 29:24 bukan ngancam awas loh. E 29:26 jadi ini hebat sekali ya orang 29:30 siapapun dihadapi dengan kebaikan, 29:33 dihadapi dengan kelemahlembutan ya tanpa 29:36 pasaan 29:38 dan ada 29:41 satu kecenderungan menghormati orang 29:44 yang diajak bicara sama Firaun aja masih 29:47 dihormati. dihormati. Ini memang 29:50 kemuliaan dakwah ya. Dari zaman-zaman 29:52 lampau. Dakwah itu harus memuliakan 29:56 ya. 29:58 Dakwah itu merangkul bukan memukul. Nah, 30:01 kata para aktivis ya. 30:04 Jadi terhadap keluarga hendaknya kita 30:08 penuh kasih sayang. 30:12 Kalau Hain tadi ketenangan ya, Bang? 30:13 Iya. 30:14 Menghadirkan ketenangan. Tidak 30:16 ketemu dia takut. Gak kalau ini sudah 30:19 keluar ucapannya 30:21 ya. Kalau hain tadi kan tidak selalu 30:23 keluar ucapan tapi tenang orangnya tuh 30:26 ya. Hmm. Nah, 30:30 dan tidak boleh kita terhadap keluarga 30:33 itu terlalu kritis sama keluarga. 30:37 Apa-apa salah, apa-apa salah. Aduh, 30:42 sebentar salah. Sebentarbentar salah. 30:44 Ya, Nabi sallallahu alaihi wasallam itu 30:45 enggak pernah menyalahkan orang. 30:48 Ada sahabat saya bertahun-tahun sama 30:50 Nabi tuh enggak pernah saya tuh di 30:52 dilarang ini, dilarang itu. Tapi kan ada 30:55 orang yang kamu enggak boleh ini, enggak 30:56 boleh gitu. Sedikit-sedikit enggak boleh 30:59 sedikit-sedikit dilarang. Ah, ini 31:02 jauh dari sifat layina ya. Layin ya. 31:07 [berdehem] 31:07 Kenapa orang 31:09 ee bahkan Nabi Musa dan Nabi Harun 31:15 itu dilarang 31:17 berkata-kata kasar kepada mereka itu 31:20 karena khawatirnya 31:23 ya 31:25 khawatirnya justru dakwahnya tertolak. 31:29 Dakwahnya tertolak. 31:31 Pesan nasihatnya tidak sampai. 31:34 Tapi dengan kata-kata yang lembut, 31:36 layina tadi dia harapkan hati itu 31:39 menyerap kelembutan itu. Jadi hati 31:42 manusia itu diciptakan oleh Allah 31:44 Subhanahu wa taala memang menyukai 31:46 kelembutan. 31:48 Lebih mudah menyerap kelembutan. 31:50 Sekarang saya tanya orang kalau makan 31:53 lambung ya itu para dokter me ee 31:58 menyuruh kita makan mana dulu, Bang 31:59 Fauzi? Daging-daging atau buah dan sayur 32:02 dulu? buah dan sayur. 32:03 Buah dan sayur dulu seperti itu. 32:07 Kalau lambung kita fitrahnya itu 32:11 menyukai makanan-makanan yang lembut 32:14 daripada makanan-makanan yang berat ya 32:16 untuk dicerna. 32:18 Hati kita juga begitu. Baginda Nabi 32:20 sallallahu alaihi wasallam termasuk 32:21 orang yang jarang makan daging. 32:23 Oh jarang. Padahal beliau suka daging, 32:24 Ustaz. Beliau suka daging dan tidak 32:27 semua daging. 32:30 Kalau beliau makan 32:33 daging kambing misalnya, itu yang paling 32:35 beliau suka itu 32:37 di atas kaki depan atau di dekat leher 32:42 bawahnya ya. Nah, itu paling belia suka 32:44 yang lembut itu. Itu kalau orang yang 32:46 paham katanya paling mahal bagian itu 32:49 ya. 32:50 Oh, paling mahal. 32:52 Gak mau beliau ngambil yang paling 32:54 belakang. 32:55 Apalagi makan jeroan yang ee paling enak 32:58 kan sekarang kata orang-orang soto babat 33:01 ya kan. Nabi enggak pernah makan soto 33:03 babat itu 33:05 karena rupanya 33:07 termasuk yang repot dicerna oleh lambung 33:11 dan kemudian setelah dicerna 33:14 kolesterolnya tinggi ya diserap oleh 33:16 lambung. Itu memang bagian-bagian 33:18 jeroan-jeruan 33:20 belakang itu ee sisi pembuangan itu 33:24 bahaya. 33:25 Nah, hati juga begitu, Ikhwan sekalian. 33:27 Hati manusia itu fitrahnya 33:30 menyukai 33:32 ucapan-ucapan yang lembut, ucapan-ucapan 33:35 yang lain. 33:37 Ya, ini yang kedua. Kualitas yang kedua 33:39 sifat yang pertama tadi apa, Bang? 33:42 Hayyin. Yang kedua, layyin. 33:45 Ya. Yang ketiga, qoribin. 33:48 Nah, qoribin ini kalau bahasa Indonesia 33:50 sudah menyerap sahabat karib. Nah, akrab 33:55 qoroba yaqrabu 33:57 yaitu [berdehem] 34:00 ee sebentar masih ada masih ada 34:03 keterangan nih tentang layin ya. 34:07 Bahwa [berdehem] Wahbah Aljuhaili 34:09 seorang ulama ee ahli tafsir dan ahli 34:12 fikih kontemporer. 34:15 Beliau menafsirkan surah Thaha ayat 44. 34:18 Surah Thaha ayat 44 tentang Firaun dan 34:22 Nabi ee Musa dan Nabi Harun ya. 34:26 Tutur kata yang lembut ya, terpancar 34:30 persaudaraan dan kekeluargaan ya. Manis 34:34 didengar 34:36 tidak 34:38 terkandung 34:41 konten-konten 34:43 yang memuji diri sendiri ya. 34:48 Dan nasihatnya itu simpatik, tidak 34:51 menghancurkan, tidak meremehkan, apalagi 34:55 melukai hati manusia. Nah, kita tuh 34:58 dilarang melukai hati 35:00 manusia 35:00 ee manusia apalagi hati keluarga kita 35:04 ya. Jangan hancurkan hati anak kita, 35:07 istri kita atau suami kita ya. Nah, maka 35:11 ibu-ibu juga banyak bapak-bapak yang ini 35:15 ketemu orang ya, masuk kantor dia diam 35:18 aja. Kenapa, Pak? Kok diam? Habis ribut 35:21 dia sama orang rumah. Iya, Ustaz. 35:24 Astagfirullah. Kenapa? 35:27 Enggak tahu ya. Saya makin tua ini kok 35:29 makin sensitif ya. Istri saya ngomong 35:31 gini, saya jadi pikiran, "Nah, itulah, 35:34 Pak. Hati manusia pun makin tua 35:37 memerlukan yang lembut-lembut, Pak. 35:39 Bukan cuma gigi Bapak, ya kan? Gigi dan 35:44 pencernaan Bapak itu udah makin tua 35:47 makin 35:48 makin memilih yang lembut-lembut ya kan. 35:50 Udah jangan makan rempeyek yang 35:52 keras-keras begitu ya, Bang. Apalagi 35:54 yang keras-keras? 35:57 Ee 35:57 daging. 35:58 Daging. 35:59 Ah daging itu keras ya. 36:02 yang lembut-lembut, hati juga begitu. 36:04 Nah, ya udah nanti kapan kita ketemuan 36:09 sama istri ya dinasehhati istrinya. Nah, 36:12 Ibu-ibu, banyak suami-suami yang juga 36:15 datang ke kantor itu dalam keadaan 36:18 bengong karena di rumah [tertawa] 36:21 ucapan sang ibu itu masih membekas. 36:24 Bayangkan ya, ucapan itu bisa membekas 36:27 bukan cuma hitungan jam, hari-hari. 36:30 Ya, mungkin orang kalau ditabok 36:33 kelihatan memarnya sebentar ya, Bang. 36:35 Ya, Bang Foji kalau ditabok tangannya 36:37 pek ya memar paling beberapa menit. 36:41 Iya 36:41 ya. Tapi kalau hati ada satu ucapan saja 36:46 yang enggak berkenan ditolak sama hati 36:49 itu lama bekasnya ya. Maka masyaallah 36:53 ya. 36:55 Baik. Maka itu, ya Allah mari ini Nabi 36:59 pesankan kita mesti punya lain dalam 37:04 pribadi kita supaya kita jauhkan dari 37:06 neraka ya. Neraka enggak mau ketemu sama 37:08 orang ini nih ya. Ya, hebat ya. 37:10 Masyaallah. 37:11 Neraka aja enggak mau ketemu orang yang 37:12 punya sifat lain ini ya. Yang ketiga, 37:16 qorbin ya. Qoribin apa itu? Orang yang 37:23 apa? mudah berdekatan dengan orang lain. 37:27 Karena apa? 37:29 Kepribadiannya itu terbuka bukan 37:32 tertutup. Kalau orang kepribadiannya 37:35 tertutup kan 37:37 enggak mau ketemu orang. Betul ya, Bang? 37:39 Nah, ini sekarang banyak orang 37:40 kepribadian tertutup ya. Cuek cuek. Wah, 37:43 kalau sudah pegang gadet sudahlah 37:45 semuanya tidak ada yang didengarnya. 37:48 Apalagi sudah pegang gadet pakai apa 37:50 tuh? Kalau anak-anak muda itu 37:51 headset. 37:51 Headset. sudah dunia menjadi milik dia, 37:54 yang lain enggak peduli, ya kan? Ah, 37:56 dipanggil-panggil ini bukan bukan 37:59 golongan orang yang punya qib 38:01 karakter qoribin bukan 38:05 ya. Orang qoribin ini masyaallah akrab. 38:08 Dia gampang berakrab-akrab dengan orang 38:11 dan juga tidak menjaga jarak jauh. 38:15 Selalu ingin berdekatan dengan orang 38:17 lain. Karena apa? Dia enggak punya 38:18 masalah sama orang. Betul enggak, Bang? 38:20 Betul. Sekarang coba lihat ciri-ciri 38:23 orang yang tidak mau berdekatan dengan 38:26 kita itu biasanya punya masalah. Kita 38:28 pun kalau punya masalah dengan orang 38:30 biasanya enggak mau dekat-dekat. Ya, 38:31 Bang ya. Saya lagi musuhan sama Bang 38:34 Fauji nih. Karena 38:35 di sekolah kita punya beda pendapat. 38:38 Nanti salat zuhur saya lihat Fauzi ada 38:40 enggak? Kalau Fauzi sudah di situ saya 38:42 enggak mau dekat dia. Betul enggak? Nah, 38:45 itu sudah manusiawi itu. Nah, FJI 38:48 padahal sama-sama salat ya. I nunggu 38:51 dulu deh dua atau tiga orang ada santri 38:53 lain ya gitu, Bang ya. 38:55 Ini kelihatan coba suami istri juga 38:57 begitu, Ikhwan sekalian. Enggak mau 38:58 dekat-dekat. 39:00 Kalau lagi punya masalah suami istri 39:02 maunya berjauhan. Betul enggak? 39:04 Ini masyaallah uniknya hati itu bisa 39:07 berjauhan. 39:09 Maka salah satu cara kita 39:12 mempunyai karakter qoribin ini adalah 39:16 hati kita dibuang penyakit-penyakitnya. 39:20 Penyakit sombong lebih baik dari orang 39:23 lain. Kemudian memandang rendah pasangan 39:27 kita. Nauzubillah 39:29 ya. Nauzubillah ya. Jadi, ikhwan 39:33 sekalian, [berdehem] 39:35 orang-orang yang 39:37 qoribin ini ya 39:41 di dibenci sama neraka ya. Kita 39:43 mudah-mudahan termasuk orang yang 39:44 dibenci sama neraka. 39:45 Amin. 39:46 Ya. Ya, neraka enggak mau dekatan sama 39:48 kita ya. Kamu jauh-jauh, kamu tempatnya 39:51 bukan di sini ya kan. Jadi neraka itu 39:53 bukan, mohon [berdehem] maaf, bukan 39:55 seperti tempat sampah besar pembuangan 39:57 itu ya apapun dia makan. Enggak. 40:00 Kalau orang enggak cocok di neraka, 40:02 ditolak sama neraka. Ya, 40:05 neraka itu cerdas. 40:07 Enggak sembarangan dia melahap orang. 40:09 Kalau tempat sampah seperti di Bandar 40:12 Gebang kan semua di 40:13 ditelan kan. Iya, ikhwan sekalian kita 40:15 buka dulu Bang Ali Imran 159 [berdehem] 40:20 ya. 40:20 Ali Imran 15. 40:24 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 40:32 Fabima rahmatim 40:35 minallahi linthum 40:38 walau kunta fadon golidol qolbi lanfaddu 40:44 min haulik fa'fu anhum wastagfirlahum 40:50 wasyawirhum 40:51 fil amr faidza azamta fatawakkal alallah 41:03 Maka berkat rahmat Allah, Engkau 41:06 Muhammad berlaku lemah lembut terhadap 41:09 mereka. Sekiranya engkau bersikap keras 41:12 dan berhati kasar, tentulah mereka 41:14 menjauhkan diri dari sekitarmu. Karena 41:18 itulah maafkanlah mereka dan mohonkanlah 41:21 ampun untuk mereka dan bermusyawarah 41:24 dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian 41:28 apabila engkau telah membulatkan tekad 41:31 maka bertakwalah kepada Allah. Sungguh 41:34 Allah mencintai orang-orang yang 41:36 bertawakal. Sodqallah. Masyaallah. Ini 41:40 disepil sama Quran nih ik sekalian ya. 41:44 Manusia itu akan menjauhi siapapun yang 41:47 bersifat kasar ya. Fadon walidol qolbi 41:52 ya. Hatinya kasar itu kerasa hati yang 41:54 kasar itu di perbuatan di sikap bahasa 41:57 tubuh itu orang enggak mau 41:59 dekat-dekatlah. Ah enggak mau ah 42:02 dekat-dekat sama dia. Ya enggak. 42:03 Iya. 42:04 Apa atmosfernya itu keras. 42:07 Jadi orang itu menghadirkan atmosfer. 42:10 Ada atmosfer surga, ada atmosfer neraka. 42:15 Kalau orang atmosfernya surga, pasti 42:17 orang mau dekat-dekat. Betul enggak, 42:18 Pak? 42:19 Kalau atmosfernya apa? 42:22 Neraka. 42:22 Ee neraka. Oh, mau jauh-jauhlah. Ngapain 42:25 dekat-dekat dia? Wajahnya aja wajah 42:28 perang terus, ya kan? 42:30 Ketemu orang wajahnya perang, ketemu 42:32 istri wajahnya perang, ketemu suami 42:34 wajahnya perang. Tapi ketemu orang lain 42:36 sudah ketawa ketiwi lagi. Ya, ini 42:38 kemarin ada ibu ibu-ibu ya, salah satu 42:41 ibu [berdehem] 42:43 curhat sama kita 42:46 ya kemarin ya, Bang ya. E dua pertemuan 42:47 lalu, 42:48 Ustaz. 42:51 Kalau 42:52 itu suami saya kalau sama teman-temannya 42:54 masih ketawa ketiwi, bercanda-bercanda, 42:57 tapi begitu sampai rumah ketemu saya, 42:59 wajahnya wajah perang, Ustaz. Gimana? 43:01 Ngomong aja enggak. Kalau enggak ditegur 43:03 mau makan apa, Pak terserah gitu. 43:05 Astagfirullahalazim. 43:07 Ini terjadi. Nah, dan saya buka lagi, 43:10 Pak sekalian. Setelah saya selesai 43:13 selesai siaran 43:16 agak siang sebelum salat Jumat, ada 43:18 pendengar Rasil yang curhat sama saya. 43:21 Ustaz, tolong nasihatin suami saya. Ya, 43:25 kebetulan saya kenal orangnya. Nanti 43:27 kalau ketemu saya nasihatin. Persis 43:29 seperti kasus yang tadi ibu-ibu tadi ee 43:33 curhatkan itu. Kenapa suami saya tuh 43:35 diam kalau di rumah, tapi kalau di luar 43:38 tuh waduh apalagi ee sama teman-temannya 43:40 itu. Ini bukan qoribin. Ini jauh dari 43:44 sifat ahli surga 43:48 ya. Jauh dari sifat orang yang 43:50 diharamkan masuk neraka. Nah. Ya Allah. 43:55 Mudah-mudahan kita bukan termasuk ini ya 43:57 penampilannya aja udah penginnya kita 43:59 jauh dari dia. Nah, baginda Nabi 44:01 sallallahu alaihi wasallam itu kalau 44:02 ketemu orang beliau enggak ingin 44:04 kelihatan istimewa. Benar. 44:08 Kalau boleh disimpulkan, beliau enggak 44:10 mau tampil beda lah. Ya. Salah satu ciri 44:13 fisik beliau kalau kalau kalau bertemu 44:16 orang yang jangkung tinggi, beliau 44:18 enggak kelihatan seperti jaraknya atau 44:21 selisih ketinggiannya tuh 44:23 jauh. Jauh. Ketemu orang pendek ya. 44:27 [berdehem] Oh, ketemu orang pendek. 44:29 Beliau memang posturnya paling terbaik 44:32 di antara manus posttur beliau. Tinggi 44:35 jangkung tidak, pendek juga tidak. Ya, 44:38 itu Nabi pun kalau ketemu orang pendek 44:40 enggak mau nanggih-dinggikan. Wah, itu 44:42 kayak sekarang kan orang ah lu kuntet lu 44:45 gitu ya. Nah, enggak. 44:47 Beliau masyaallah. Nah, beliau pun 44:50 menjauhi 44:52 berbeda diperlakukan berbeda. Sekarang 44:55 kan orang apalagi kalau sudah punya 44:57 kedudukan, punya posisi jabatan tinggi, 45:01 enggak mau disamakan sama orang lain. 45:03 Iya kan? 45:04 Nah, kecenderungannya begitu. Beliau 45:06 tidak 45:10 orang lain duduk di bawah. Beliau duduk 45:13 di bawah enggak mau dikasih kursi 45:14 tinggi. Enggak mau. Jangan-jangan kita 45:16 sama semuanya. 45:19 Yang lain makan nasi bungkus beliau 45:22 diistimewakan gak? Beliau enggak begitu 45:26 ya. Nah, ini juga mohon mohon mohon maaf 45:29 Bapak-bapak ada juga yang Bapak-bapak 45:30 begini nih ya. Anak-anak makan tempe 45:34 tahu ya. Ya, telur aja dibagi dua. 45:36 Karena zaman makin susah nih kita kayak 45:38 kembali ke tahun 0-an ini ya. 45:41 Masyaallah. Masyaallah. Ya, si Bapak 45:44 pulang-pulang makan ini doang nih. 45:49 Adanya cuma itu, Pak. Marah 45:52 ada enggak seperti itu? Ada. Saya harus 45:55 sampaikan ada. 45:58 Dari pagi kita lihat anak-anak 46:01 sekeluarga, istrinya, istrinya orang 46:03 paling cerdas di dunia itu istri. 46:06 Dikasih uang segini harus selesai 46:09 sampai akhir bulan dan makannya enak 46:11 semua. 46:12 itu ya Allah kasihan si istri sekalian 46:15 ini jauh dari qoribin ya bahkan kalau 46:20 perlu sang bapak ya 46:24 makannya itu belakang 46:28 Pak itu ada telur Pak enggak mah buat 46:32 anak-anak aja Bapak apa Bapak gorengin 46:35 tempe aja uh itu ya Allah 46:38 ya 46:40 ibu-ibu juga kalau ibu-ibu sudah 46:41 Terujilah ya ibu-ibu ya. Ya, biasanya 46:44 ibu itu mendahulukan anak-anak. Mama 46:46 sudah makan belum? Aku mama sudah makan. 46:48 Kamu makan aja nak. Padahal ibunya 46:51 jadi ada satu kisah yang diposting di 46:55 medsos seorang ibu. Ibuku seorang 46:57 pembohong. 46:59 Ternyata 47:01 ibu belum makan. Selalunya bilang udah 47:04 makan. 47:05 Ibu pembohong. 47:06 Iya. Mama. Mama. Mama tidur aja. Kan 47:08 mama tadi tadi sore masuk angin nanti 47:12 biar aku yang 47:14 jaga ayah ayahnya pulangnya malam itu 47:19 tidak anak mama udah sehat t padahal 47:22 sakit 47:23 mamanya belum sehat tuh 47:25 kamu tidur aja kan besok sekolah 47:29 itu para ibu mendahulukan anak-anaknya 47:32 mendahulukan suaminya ya ini qaribin 47:36 yang yang dibenci oleh neraka 47:39 Ya, 47:41 [berdehem] 47:42 para ulama mengatakan qoribin ini datang 47:45 dari rahmat Allah. Fabima rahmatim 47:48 minallah. 47:52 Karena kamu mendapatkan rahmat dari 47:54 Allah, hatimu jadi lembut. Ya, kamu 47:58 mampu bersikap tawadu kepada orang jauh 48:03 dari sifat tinggi hati. Apalagi menuntut 48:07 perlakuan istimewa. Ah, ini ya. Jadi 48:10 pertama hayin, yang kedua apa, Bang? 48:12 Layin. 48:13 Layin, yang ini qoribin. Nah, terakhir 48:16 ya masih ada waktu ya sedikit ya. 48:18 Iya, masih 48:18 yang ter sahlin atau sahal? 48:22 Sahal ini 48:24 ee ini empat ini kan berdekatan tapi 48:27 sama-sama punya punya karakter yang 48:30 berbeda, punya ciri yang berbeda. Sahlin 48:32 ini sahel sederhana. 48:36 dalam bersikap dalam memilih dan tidak 48:40 suka berbelit-belit. 48:42 Orangnya sangat fleksibel tapi tetap 48:44 punya prinsip dalam hal yang sangat 48:47 penting. Ya, 48:50 kebiasaannya itu memudahkan semua 48:52 urusan. Enggak mau dipersulit ya. Kalau 48:55 ada sedikit cekcok sama istri segera. 48:59 Kalau ada enggak enak sama suami segera 49:01 diperbaiki, segera diselesaikan. Jangan 49:04 diulur-ulur entar aja, entar aja. 49:06 Nauzubillah. Ini bukan bukan bukan ee 49:09 sahl bukan. 49:12 Tapi kalau ada masalah gimana caranya 49:14 jangan dibesar-besarkan. 49:16 Jadi orang yang ini adalah orang-orang 49:18 yang memang perilakunya itu 49:22 proporsional, tidak lebai. Ya, kamu 49:24 jangan lebai dong ya. Ee sekarang kan 49:27 orang kalau dalam hal kepentingan atau 49:31 dalam hal urusan-urusan 49:34 ee 49:35 harta atau ya pokoknya kepentingan itu 49:39 kepenginnya menang. Nah, orang-orang 49:42 seperti ini kalau boleh saya simpulkan 49:44 dalam bahasa manajemen adalah win-win 49:47 solution ya. Jangan penginnya menang 49:50 terus ya. Apalagi sama istri, apalagi 49:53 sama suami. Penginnya didengar, 49:55 penginnya dimengerti. 49:57 Ya, Ibu sekalian. Maka masyaallah 50:00 orang-orang yang disebut oleh Nabi 50:03 karakter terakhir adalah Sahlin. Ini 50:05 orang yang apa adanya, orang yang tidak 50:09 menutup-nutupi kekurangannya ya. Ee dia 50:13 tidak mau berlebih-lebihan, tidak ada 50:15 drama dalam hidupnya. Orangnya tuh 50:18 natural, orangnya apa adanya. Ya. Jadi 50:21 saya saya ulangi lagi bahwa orang-orang 50:27 yang dibenci oleh neraka yang tidak ada 50:31 namanya tersebut di dalam daftar orang 50:33 yang akan masuk neraka dengan empat 50:35 karakter. Hayin, layin, qoribin, dan 50:39 sahlin. Nah, ik sekalian, hadis ini oleh 50:43 para ulama hadis disebut hadis hasan. 50:46 Ya, hadis hasan ini tetap bisa kita 50:48 gunakan sebagai rujukan 50:51 berakhlak. Ya, demikian ikhwan sekalian. 50:55 Jadi, terakhir orang sahal ini orang 50:56 yang efisien, efektif, 51:00 enggak mau berlebih-lebihanlah ya kan. 51:02 Nah, kalau berbelanja pun ya masyaallah. 51:04 Nabi sallallahu alaihi wasallam itu 51:06 kalau makan juga sederhana. 51:09 Jangan sampai begini. Kita nuntut nih 51:12 sama istri ya, sebagai suami kita 51:14 kepengin. Saya kan seharian kerja Bu, 51:19 di rumah mbok mengerti. Jadi dia 51:22 menuntut ibu istrinya mengerti. Istrinya 51:24 dalam hati, "Saya sudah berusaha 51:26 mengerti tapi uangnya juga 51:28 segini-gininya ya kan. 51:32 Maunya makan serba ada lima apa empat 51:36 sehat lima 51:37 sempurna. Padahal cukupnya cuma buat dua 51:41 atau tiga sehat, enggak empat sehat. 51:43 [tertawa] 51:45 Nah, zaman seperti ini kita dihadapkan 51:47 pada ujian-ujian ekonomi ya, Pak 51:51 sekalian 51:53 ee [berdehem] fitnah ya sudah berada 51:57 sekitar kita. Maka marilah kita minta 52:00 kepada Allah sekeluarga itu diberi oleh 52:02 Allah ya perlindungan dari semua fitnah 52:05 dan kita tadi menjauhkan diri dari 52:09 neraka dengan empat sifat hayin layin 52:13 qoribin dan sahlin wallahuam bissawab. 52:17 Wallahuam [mendengus] bawab. 52:18 Jazakumullah khairan kiran, Ustaz. 52:21 Masyaallah, semoga kita dijauhkan dari 52:24 ee fitnah ekonomi ini dan semoga Allah 52:27 menyelamatkan kita dan membaik 52:30 ekonominya insyaallah. Baik, Ikhwanat 52:32 tetap 52:33 dan yang penting menjauhkan kita dari 52:34 neraka ya. Ekonomi naik terus tapi 52:36 enggak jauh dari neraka sama aja enggak 52:38 berkah ya kan. 52:39 Naubillah 52:40 i masubillahik. Insyaallah semoga kita 52:43 jauhkan [berdehem] dari neraka sesuai 52:45 dengan judul kita, Ustaz. 52:47 Empat jauh dari neraka dengan sifat 52:51 hayyin layin qoribin dan sahlin 52:54 insyaallah. Amin. Demikian ikhwan tetap 52:57 di radio silaturahim. Kami akan segera 52:59 kembali. Terima kasih. 53:01 Alhamdulillahiabbil alamin. Terima kasih 53:03 ikhwan akhwat masih bersama Radio 53:05 Silaturahim. Saat ini Anda sedang 53:07 menyaksikan siaran live 53:10 Hikmah Pagi dengan tema jauh dari empat, 53:14 jauh dari neraka dengan empat sifat nabi 53:18 yang disabdakan oleh Nabi Muhammad yaitu 53:20 hayyin, layin, qoribin, dan sahlin. Ee 53:26 sebelum kita bacakan pertanyaan, 53:30 tadi ya, kita akan ee men-spill dulu 53:35 apa yang tadi sudah disampaikan oleh 53:39 Ustaz Agus bahwasanya 53:43 untuk Jumat berkah 53:45 kami akan mengirimkan 53:50 rekening BSI Rasil dengan nomor rekening 53:53 722 2223 53:56 0033 atas nama Bank Syariah 54:00 Indonesia. 54:02 Ee 722 54:05 22 54:06 22 54:07 300 54:08 300 54:09 33 54:10 33 berapa anu nih? 722 54:13 duanya 4 kali 54:14 223003 54:17 ya 3-3nya tiganya dua kali belakang ya 54:20 kali 54:21 atas nama Rasil ya 54:23 atas nama Yayasan Wakaf Rumah Quran 54:25 Silaturahim 54:26 Yayasan Wakaf Rumah Quran 54:29 alhamdulillah sudah ada yang ee berbagi 54:33 Jumat 54:34 masyaallah 54:35 pagi ini sudah ada alhamdulillah ee kita 54:37 sapa Ibu Hasanah Hamdani 54:41 sudah menyimak Kemudian 54:44 Eyang Sri juga alhamdulillah menyimak. 54:48 Kemudian Ibu Ani Hani Hudaifah juga 54:52 menyimak di radio silaturahim 54:56 di Hikmah Pagi. 54:58 Kemudian juga Ibu Fatma Dewi juga 55:01 menyimak. Jazakumullah khairan kiron 55:03 Ustaz atas tausiahnya. Semoga Ustaz 55:06 sehat-sehat selalu. 55:09 Kemudian ada Ibu Yuli Lestari, Ustaz 55:13 menyimak. Semoga ilmunya bermanfaat 55:15 untuk saya, Ustaz. Terima kasih. 55:17 Salam, Ustaz. Barakallahu fi umrik, 55:20 Ustaz, di bulan Agustus. Semoga Ustaz 55:24 tambah berkah. 55:25 Amin. 55:26 Masyaallah. 55:29 Nah, kemudian 55:31 ada Ibu Anisa juga, Ustaz. Alhamdulillah 55:35 saya menyimak di Bali, Ustaz. 55:37 Ibu Anisa, ya. 55:38 Ibu Anisa di Bali menyimak, Ustaz. 55:40 Masyaallah. Sampai di Bali kita, ya. 55:42 Masyaallah. Salam buat saudara-saudaraku 55:45 yang sudah lama tidak bersua di Rasil, 55:48 Ustaz. 55:48 Masyaallah. 55:49 Jaga-jaga Ustaz beserta 55:51 Rasil. Semoga Ustaz dalam keadaan sehat 55:54 dan lindungan Allah Subhanahu wa taala. 55:57 Amin ya rabb. Kemudian 56:01 ada pertanyaan dari 56:05 Bapak Fajar. 56:07 Pak Fajar. 56:08 Iya. Asalamualaikum warahmatullahi 56:10 wabarakatuh, Ustaz. 56:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 56:11 wabarakatuh. 56:12 Jazakumullahirun kasirun, Ustaz, 56:13 ilmunya. Ustaz, izin bertanya. Bagaimana 56:17 kita supaya tidak memakan dengan yang 56:20 tadi ustaz sampaikan dengan campuran 56:23 dengan harta yang haram, Ustaz? supaya 56:26 kita apa yang kita makan ini selalu 56:28 murni 56:30 yang halal. Ustaz jazakumullah khairan 56:32 katsiran ya. Bismillahirrahmanirrahim. 56:35 Allahumma shalli ala Muhammad wa ala ali 56:37 Muhammad. Terima kasih Bapak Ibu ya yang 56:42 mengikuti kajian kita pagi hari ini. Ada 56:45 ini yang saya mesti sapa ini meskipun 56:51 sudah sepuh tetap 56:53 semangat menuntut ilmu ya. Eyang Sri ya. 56:56 Masyaallah. Mudah-mudahan Allah berkahi 56:59 umurnya ya. Ibu Ana Huzaifah, Bu Fatma 57:02 Dewi, Bu Yuli, Bu Anisa, dan sekarang 57:05 Pak Fajar. Bagaimana caranya kita makan 57:08 tidak tercampur-campur? 57:10 Nah, ini memang susah, Pak. zaman 57:11 seperti ini kita mesti banyak ya banyak 57:15 berdoa kepada Allah 57:19 ya 57:20 bahwa makanan kita itu [mendengus] 57:23 memang harus 57:26 diutamakan yang halal thayib, Pak. Ya, 57:30 halal dan thayib. Tidak cuma sekedar 57:32 halal tapi thayib. 57:36 Nah, 57:38 tentang kehalalan kita sudah tahu yang 57:40 diharamkan itu makanan-makanan 57:43 seperti yang disebut dalam surah 57:44 Al-Maidah minimalnya ya. Dalam surah 57:46 Al-Maidah ayat yang kedua ya, Bang. E 57:49 ketiga. Ayat ketiga. 57:51 Bahwa makanan yang haram itu zatnya 57:55 daging babi. 57:58 Kemudian 57:59 hewan yang mati tidak disembelih dengan 58:03 B 58:03 asma Allah, Pak. Nah, ini yang ngeri, 58:05 Pak. Maka saya biasanya kalau sama istri 58:09 itu hanya beli daging kambing. Eh, 58:13 daging kambing masih aman ya. Daging 58:15 ayam, Pak. Itu tidak sembarangan. 58:20 Cari daging ayam di tempat yang diyakini 58:25 betul-betul yakin, Pak, ya. Yang 58:27 nyembelih itu insyaallah amanah. Karena 58:30 sekarang banyak orang nyembelih pakai 58:32 silet aja itu cutter ya. 58:34 ayam tu karena ayam ratusan 58:37 penginnya cepat ya. Tapi kalau orangnya 58:40 berakhlak, dia paham syariah, 58:44 dia nyembelih tetap dengan 58:47 sesuai perintah Allah. 58:50 Nah, jadi saya jarang makan kalau kalau 58:54 kalau kendurian, Pak, saya ayam itu saya 58:57 tidak makan sudah lama dari sejak muda 59:00 itu. Kecuali yang beli istri saya. 59:03 [tertawa] 59:04 dari tempat yang langganan kita yang 59:06 memang terjamin kehalalannya ya. Lalu 59:10 makannya apa, Ustaz? Ya, saya paling 59:11 makan ikan. Paling banyak siang tuh 59:13 makan ikan, Pak. 59:16 Karena ikan bangkainya aja halal. Nah, 59:19 ikan ya. 59:20 Yang mudah ikan, Ustaz. 59:21 Mudah ikan itu ya, Pak. Fajar kalau dari 59:23 sisi ee zatnya, Pak ya. Alhamdulillah. 59:26 maka 59:28 ee carilah sumber-sumber 59:31 daging konsumsi itu yang betul-betul 59:35 kita yakini kehalalan. Yang kedua ini 59:37 dari kitab Taklimul Mutalim 59:40 Imam Alzarnuji mengatakan 59:43 jangan makan di dalam pasar Pak itu 59:46 dalam kitab beliau. 59:47 He 59:48 apalagi para pelajar itu. Tapi sekarang 59:50 saya lihat anak-anak pelajar tuh 59:51 makannya jorok ya. 59:55 Kita kalau di pondok itu enggak boleh 59:57 kita makan di luar dapur pondok. 1:00:00 Ini makannya masyaallah. Apalagi 1:00:03 anak-anak pulang sekolah, waduh 1:00:07 ya Allah. 1:00:09 Imam Jarnuji itu melarang para penuntut 1:00:12 ilmu makan di pasar. Karena di zaman 1:00:14 beliau dulu ya 1:00:17 itu pasar dekat dengan macam-macam ee 1:00:20 tempat yang kotor 1:00:24 ya. Istri saya pasti 1:00:28 udah mengingatkan saya, jangan tempat 1:00:31 kotor ya. Kita makan tempat-tempat yang 1:00:34 bersih, Pak. Nah, dari tempatnya aja 1:00:37 sudah bersih ya. Kemudian cara 1:00:39 menghidangannya itu bersih ya. Jadi 1:00:42 halal saja tidak cukup, tapi thayib. 1:00:46 Thayib ini yang ee lebih menjaminkan 1:00:50 kehalalannya ya. Kemudian Pak Fajar ya 1:00:54 kalau kita sudah enggak ketemu yang lain 1:00:55 yang terbaik, yang sempurna gimana? Ya 1:00:58 sudah namanya pakai fikih darurat ya, 1:01:00 fikih daruri ya. 1:01:03 Saya di Singapura tempo hari masuk rumah 1:01:06 makan nih. Ya are you Muslim? Yes, I'm 1:01:09 we are Muslim. Saya ber dengan seorang 1:01:11 sahabat saya, "This is not halal for 1:01:13 you." katanya. "Ini tidak halal buat 1:01:15 kamu, Pak." 1:01:16 Masyaallah. 1:01:16 Oke, kita jalan lagi. Akhirnya enggak 1:01:18 ketemu yang lain, Pak. Ketemunya apa? 1:01:21 Ketemunya ada makanan instan, yaitu 1:01:25 kayak di sini ee 1:01:29 apa? Goreng goreng ayam ya. Tapi ada 1:01:32 halal situ. Ya udahlah yang lain enggak 1:01:34 ada. Darurat, Pak. Darurat itu ya. 1:01:40 Jadi carilah makanan-makanan yang memang 1:01:44 menentramkan hati kita. Dan biasanya 1:01:45 hati kita itu insyaallah, Pak. Eh, Pak 1:01:48 Fajar ya. Hati yang terus kita banyak 1:01:50 berzikir sama Allah. Begitu kita lihat 1:01:53 makanan itu udah udah berbisik hati 1:01:56 kita. Jangan yang ini. Nah, 1:02:00 jangan yang ini. Udah. Meskipun 1:02:02 kelihatannya menarik di mata, harganya 1:02:05 pun terjangkau. Udah, jangan yang ini. 1:02:06 Wah, hati kita enggak enak ya. Dan hati 1:02:09 orang beriman itu sama Allah punya 1:02:12 radar, Pak. Ya. Wah, enggak masuklah 1:02:16 sini, ya. Begitu, Pak. Pak Fajar. Dan 1:02:21 mohon maaf, Pak, selama selama kita 1:02:23 megang uang kertas, Pak. Ya, uang kertas 1:02:27 kita itu masih makan 1:02:31 dengan haram, Pak. 1:02:33 Karena uang kertas bagian dari 1:02:35 riba. 1:02:37 K itu banyak ulama mengatakan kalau kamu 1:02:40 betul-betul ya ingin lepas dari 1:02:44 fitnah akhir zaman ini susah. Tapi 1:02:47 kepada Allah kamu serahkan karena kamu 1:02:48 bukan juga enggak punya pilihan. 1:02:50 Sekarang Bapak ee kepengin kembali 1:02:53 kepada dinar dan dirham ya. Misalnya ada 1:02:57 enggak orang yang nerima dibayar dengan 1:02:59 tidak 1:03:00 dengan keping emas? Enggak ada, Pak. 1:03:02 Ya. Jadi, maka guru saya mengatakan 1:03:05 selama kamu pegang uang kertas, kamu 1:03:07 banyak-banyak beristigfar 1:03:10 minta sama Allah ampunannya. Betul-betul 1:03:14 tobat ya Allah. Enggak ada tidak ada 1:03:18 pilihan ya. Maka saya melihat uang 1:03:22 kertas setumpuk apapun, Pak, uang kertas 1:03:24 itu dengan mohon maaf perasaan yang 1:03:28 apa ya berlindung kepada Allah ya gitu 1:03:31 ya, Bang Fauzi ya. Kalau dikasih dua 1:03:33 tumpuk uang merah senang enggak? 1:03:36 Tidak. 1:03:38 Manusiawi senang ya kan? Tapi ya Allah 1:03:40 ini tetap uang kertas ya kan? Aduh ya 1:03:43 begitu Pak Fajar ya. Sehat selalu, Pak 1:03:45 Fajar. Minta sama Allah 1:03:47 perlindungan dari barang-barang yang 1:03:50 halal eh yang haram. 1:03:51 Seperti kita juga minta perlindungan 1:03:53 pada Allah dari kemusyrikan. Allahumma 1:03:56 inni audzubika an usyrika bika wa an 1:03:59 a'lam. Ya Allah, ya Rabb, 1:04:03 hamba berlindung kepada Engkau dari 1:04:05 berbuat syirik atas hal-hal yang hamba 1:04:09 tahu. Wa astagfir lima laam. Dan hamba 1:04:13 mohon ampun pada Engkau ya Allah kalau 1:04:15 hamba tidak tahu. Nah ini ini dari sini 1:04:17 aja kita sudah lihat ini doa yang 1:04:20 diajarkan Nabi sallallahu alaihi 1:04:21 wasallam. Kita jauhi hal-hal yang 1:04:24 menentang Allah, yang memaksiati Allah 1:04:26 pada hal-hal yang kita tahu. Tapi banyak 1:04:28 hal yang kita tidak tahu. Bahkan mungkin 1:04:30 lebih banyak ya 1:04:32 apa yang di 1:04:35 buka oleh Nabi solusinya minta ampunan. 1:04:38 Ya Allah, wa astagfiruka lima la a'lam. 1:04:43 Aku mohon kepada Engkau ampunan-Mu ya 1:04:46 Allah atas semua yang aku tidak ketahui. 1:04:49 Ya, 1:04:51 makanya ya Allah Bapak sekalian di zaman 1:04:53 seperti ini banyak fitnah. Kalau lagi 1:04:56 wudu betul-betul wudunya yang benar. 1:04:58 Karena di situ wudu kita itu 1:05:00 membersihkan kita dari semua 1:05:04 kekotoran, semua dosa. Termasuk megang 1:05:07 uang. Uang apa, Bang? Uang kertas tadi. 1:05:10 Uang 1:05:11 aduh ya semuanya, Pak. Kita betul-betul 1:05:16 minta ampun sama Allah. Mau tidur ya? 1:05:19 Mau tidur tadi habis ee megang uang, 1:05:22 ngitung uang ya misalnya ini uang ini ee 1:05:26 sahabat saya almarhum doktor ahli ee 1:05:31 ahli 1:05:33 tentang dinar dirham itu mengatakan 1:05:36 gini, Pak. 1:05:38 Kalau saya boleh bawa dua ekor babi 1:05:41 khinzir yang besar-besar dua itu 1:05:45 ke depan ini beliau bilang orang 1:05:48 Malaysia, orang Melaka ke depan satu 1:05:52 bank maka akan saya bawa tuh dua babi. 1:05:55 Pasti orang tidak mau masuk itu. Nah 1:05:56 sekarang orang masuk ke bank kan 1:05:58 tempatnya nyaman enggak? Aduh nyaman. 1:06:01 Padahal itu itu tempat yang memang riba 1:06:05 begitu Pak Fajar ya. Saya tidak 1:06:07 bermaksud untuk mengecilkan 1:06:10 ee hati kita semuanya, tapi justru kita 1:06:13 mesti lebih hati-hati. Jangan senang 1:06:16 melihat tumpukan duit. Duit apa? Duit 1:06:19 kertas. 1:06:21 Ya, wallahuam bissawab. Wallahuam 1:06:25 [mendengus] bisawab. Demikian Bapak 1:06:26 Fajar semoga dapat menjawab. Eh 1:06:30 eh Ibu Fatma Dewi. Ustaz semoga terjaga 1:06:33 dari kemusyrikan. Amin. Dan 1:06:37 dijauhkan dari api neraka, Ustaz. 1:06:38 Amin. Allahum amin. 1:06:39 Baik, Ustaz. Sebagai penutup, bagaimana 1:06:42 cara menetapkan empat sifat ini, Ustaz? 1:06:46 Ya. [berdehem] 1:06:48 Bismillahirrahmanirrahim. Allahumma 1:06:49 shalli ala Muhammad wa ala ali ba'du. 1:06:52 Ibu-ibu, Bapak-bapak sekalian, tulis 1:06:54 empat sifat 1:06:58 anti neraka. Ah, tulis, Bu. 1:07:03 Satu. hayin ya nanti ditempel di kulkas 1:07:08 ya kan tadi caranya 1:07:10 ini cara yang praktis tip praktis 1:07:12 me 1:07:14 mengamalkan ya menerapkan empat sifat 1:07:17 ini hayin ya tulis hayin pakai ha 1:07:21 he 1:07:22 yaitu orang yang 1:07:26 tenang dan menenangkan ya si kita 1:07:29 singkat ya bang ya 1:07:30 iya 1:07:30 tenang dan menenangkan yang kedua Apa 1:07:33 layin? Nah, 1:07:36 lembut hati, sopan santun. Nah, hayin 1:07:42 layin ya. Pertama hayin, kedua layin 1:07:46 ya. 1:07:50 Yang ketiga, qoribin. 1:07:54 Jadi, hayyin, layinin. Kemudian qoribin. 1:07:57 Qoribin ini orang yang 1:08:00 pribadinya hangat. 1:08:03 dan mendekatkan 1:08:05 qoribin ya. Nah, terakhir sahl 1:08:15 apa adanya. Orang yang proporsional, 1:08:19 tidak berlebihan. Dan memang kita 1:08:20 dilarang berlebihan ya, Bang. 1:08:22 Iya. 1:08:23 Ee wala tubadiru 1:08:25 tabzir 1:08:26 tabziro surah al-Isra ya. 1:08:29 Nah, ini dan kita juga selalu ingat ini 1:08:33 pesan siapa? Pesan Nabi sallallahu 1:08:34 alaihi wasallam. Dan tentu pesannya dari 1:08:37 Allah Subhanahu wa taala. 1:08:40 Ya, ada yang nanya, "Ustaz, kalau enggak 1:08:42 enggak enggak belum mampu empat-empatnya 1:08:45 gimana?" Satu aja insyaallah sudah 1:08:49 menjadi bekal kita jauh dari neraka. 1:08:52 Amin. Insyaallah. satu aja dari empat 1:08:55 ini misalnya paling paling mampu kita 1:08:57 lakukan yang sahl dulu aja lah ya yang 1:09:00 sahlah nah apalagi kalau empat-empatnya 1:09:04 ya nah ini tolong juga sekeluarga 1:09:06 dikasih tahu ya ayo udah saatnya kita di 1:09:10 keluarga tidak ada teriakan-teriakan 1:09:14 ya 1:09:16 [mendengus] 1:09:17 kalau berkomunikasi lebih dari 2 meter 1:09:22 mendekat. Nah, ini qoribin ya, Bang ya? 1:09:25 Nah, mendekat. 1:09:26 Iya. 1:09:26 Jangan dari jauh ya, 1:09:29 Ayah ada telepon. Enggak dong, itu 1:09:32 enggak sopan. 1:09:33 Iya. 1:09:33 Ajari anak kita untuk beradab. 1:09:37 Kalau kamu lebih dari 2 m, lebih 2 m 1:09:40 jangan berteriak. 2 m 2 m itu dari 1:09:43 2 m masih sedekat. 1:09:44 Dekat ya. 1:09:45 Berarti enggak gua jauh ya. 1:09:48 3 m apalagi 4 m, 5 m. Jangan itu enggak 1:09:51 sopan. 1:09:56 Kenapa? Karena kita bukan tukang paket 1:09:59 ya. Tukang paket gimana, Bang? 1:10:00 Jauh paket. 1:10:02 Paket [tertawa] 1:10:04 bercandanya begitu sama karena kita 1:10:06 bukan tukang paket ya. 1:10:08 Tapi ini perintah Nabi sallallahu alaihi 1:10:09 wasallam ya, Nak, ya. 1:10:11 Ee, 1:10:14 wala tak lahumaf. 1:10:17 Wala tanharhuma waquluma 1:10:21 karima. Ya kan ituulan karimah. Jadi 1:10:26 anak-anak kita itu enggak boleh dari 1:10:28 jauh-jauh mama ada tamu. Enggak boleh 1:10:31 tuh 1:10:33 gitu mah. Ada tamu mah. Tuh itu anaknya 1:10:37 berakhlak 1:10:39 ya. Bapaknya juga kan begitu Bu ini ada 1:10:42 temannya 1:10:44 datang bapaknya. Nah, itu ada temanmu 1:10:46 tuh. Iya. Dengan dengan 1:10:50 mendekatkan jarak itu hati kita makin 1:10:52 lembut. Betul enggak, Pak? 1:10:54 Betul. 1:10:54 Heeh. Hati kita makin lembut. Hati 1:10:56 menjadi keras kalau berjauhan. 1:10:58 Ya, hati menjadi keras kalau berjauhan. 1:11:02 Tapi makin dekat, makin dekat. Coba ya. 1:11:04 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 1:11:05 itu sama sahabat dekat banget. 1:11:08 Rasulullah tuh tahu sahabat siapa yang 1:11:11 absen enggak salat itu tahu. 1:11:14 Sekian banyak orang tuh Rasulullah tahu. 1:11:18 Tanya sama sahabat yang lain, "Ini kok 1:11:21 enggak ada sakit ya Rasulullah?" Datang 1:11:23 beliau 1:11:26 suatu ketika 1:11:28 ditanya sahabat, ada yang enggak enggak 1:11:31 datang tanya, "Kenapa kamu kok buru-buru 1:11:33 kalau salat subuh?" 1:11:35 Ya Rasulullah, 1:11:37 kami di rumah punya cuma satu lembar 1:11:39 baju ini pakai gantian ya Rasulullah 1:11:42 sama istri yang layak untuk salat ya. 1:11:45 Masyaallah kayak begitu miskinnya para 1:11:47 sahabat 1:11:49 ya. Baik sekalian 1:11:54 sesulit-sulitnya kita hidup di dunia 1:11:57 marilah kita jalani dengan rasa syukur 1:11:59 dan kesabaran serta tawakal kepada 1:12:01 Allah. Karena apa? Kalau sudah masuk 1:12:04 akhirat tidak ditemukan kemudahan bagi 1:12:07 orang yang ditakdirkan hidup dengan 1:12:10 sulit. 1:12:15 Tidak ada naungan bagi orang kecuali 1:12:18 tujuh golongan manusia. Salah satunya 1:12:21 adalah apa? Dua orang yang saling 1:12:23 mengasihi karena Allah. Termasuk dua 1:12:27 orang yang saling mengasihi suami dan 1:12:29 istri. 1:12:30 Istri itu masyaallah ya. Dijamin sama 1:12:33 Allah. Suami dan istri mana yang paling 1:12:35 sayang itu yang terbaik. 1:12:38 Dua-duanya saling sayang di akhirat sama 1:12:41 Allah. Dikasih naungan di padang mahsyar 1:12:44 ketika orang lain berebut cari naungan. 1:12:48 Ya, selamat dari Padang Mahsyar 1:12:51 insyaallah seterusnya selamat sampai 1:12:54 penetapan ke surga atau neraka. Ya. 1:12:57 Amin. 1:12:59 Bismillahirrahmanirrahim. 1:13:00 Alhamdulillahirabbil alamin. 1:13:03 Allahumagfirlana waliwalida warhamhuma 1:13:06 kama rbayana sigrah. Allahumma rabbana 1:13:11 dolamna anfusana waillam tagfirana 1:13:13 watarhamna lanakunana minal khasirin. 1:13:16 Rbana hablana min azwajina watina qatun 1:13:22 wna lil muttaqina imama. 1:13:27 hasanah wafil aktiqabanar 1:13:31 walhamdulillahiabbil alamin. Mohon maaf 1:13:34 atas semua kekhilafan. Asalamualaikum 1:13:36 warahmatullahi wabarakatuh. 1:13:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13:40 wabarakatuh. Amin. Amin. 1:13:41 Alhamdulillahirabbil alamin. Demikian 1:13:42 ikhwan akhwat. Semoga bermanfaat untuk 1:13:44 kita. Kita tutup dengan 1:13:46 subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:13:48 ilahailla anta astagfiruka waubu 1:13:51 alalamualaikum warahmatullahi 1:13:53 wabarakatuh.