Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahimirrahim. 0:05 [musik] 0:15 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:19 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:24 akhwat, pendengar radi silaturahim dan 0:25 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:27 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:29 berjumpa Iwan akhwat di Selasa malam 0:31 hari ini 14 Ramadan 1447 Hijriah atau 0:35 tanggal 3 Maret 2026 kembali hadir acara 0:40 tadabur Al-Qur'an bersama Ustaz Doni 0:43 Amir Sagap yang alhamdulillah hari ini 0:45 live Ikhwana Nawat ya dan kita live di 0:48 aplikasi Zoom telah hadir dan telah 0:50 bergabung Ustaz Doni di malam hari ini. 0:51 Kita sapa terlebih dahulu. 0:53 Asalamualaikum warahmatullahi 0:54 wabarakatuh Ustaz. 0:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:57 wabarakatuh. 0:59 Apa kabar Ustaz Dani? 1:01 Alhamdulillah. 1:02 Alhamdulillah. 1:03 Mudah-mudahan semua pendengar dan 1:05 pemirsa di mana pun berada pun dalam 1:07 keadaan sehat penuh barokah di bulan 1:09 Ramadan ini. 1:11 Amin. Amin ya rabbal alamin. Dan tema 1:13 yang akan disampaikan di hari ini, 1:15 Ikhwan Ahwad adalah mengenai salah paham 1:18 tentang Ramadan. Ustaz ya. 1:20 Iya. ternyata banyak hal yang memang 1:22 bisa salah paham gitu ya dan yang memang 1:24 belum kita ketahui nih tentang Ramadan 1:26 ini. Nanti akan kita bersama-sama simak 1:28 apa yang akan Ustaz sampaikan dan nanti 1:30 juga yang ingin bergabung bertanya 1:32 silakan Anda bisa kirimkan melalui 1:34 WhatsApp kami Ikhwan Akhwat di 1:35 0811999720 1:39 T Ustaz. 1:41 Baik, terima kasih Kang Fahri. Ee ikhwan 1:45 akhwat sekalian, Bapak Ibu yang 1:46 dirahmati Allah di mana pun berada. 1:49 Bismillahirrahmanirrahim. 1:51 Asalamualaikum warahmatullahi 2:03 liyazdadu imanan ma imanihim walillahi 2:07 junudus samawati wal ardallahu 2:10 aliman hakima wasatu wasalam ala alabut 2:15 rahmatanil alamin asrofal anbiya wal 2:17 mursalin waa alihi wasohbihi 2:28 illahir 2:29 bismillahirrahmanirrahim 2:31 syahru ramadan alladzi unzila fil quran 2:35 hudillasin 2:37 minal huda wal furqan syahida minkumah 2:41 falyasum waman maridan alfarin faidat 2:45 minyamin ukuridullahu bikumul yusro widu 2:49 bikum usar 3:04 amasiral 3:07 muslimin wal muslimat rahimakumullah. 3:09 Para ikhwan, akhwat, para pendengar 3:12 radio silaturahim atau rasil di mana pun 3:15 berada. Demikian pula para pemirsa Rasil 3:17 TV di mana pun berada. Alhamdulillah 3:20 kita panjatkan puji dan syukur ke 3:22 hadirat Allah Subhanahu wa taala ter 3:24 untuk Allah subhanahu wa taala saja 3:27 yakni Tuhan semesta alam pemilik kita 3:31 semua, pemilik kehidupan ini, pemilik 3:34 kehidupan berikutnya yang insyaallah 3:36 akan kita masuki dengan keadaan ee 3:38 husnul khatimah. Semoga Allah rida 3:41 kepada perjumpaan ini dan semoga Ramadan 3:44 yang sedang kita jalani ini betul-betul 3:47 mendapatkan keberkahan bagi kita semua. 3:50 Selawat dan salam mari senantiasa kita 3:52 sampaikan curahkan kepada baginda Nabi 3:55 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 3:57 Demikian pula kepada seluruh keluarga 3:59 dan sahabat-sahabat beliau. Semoga kita 4:01 istikamah, terus kita belajar, terus 4:04 kita mengamalkan dan mendakwahkan 4:06 nilai-nilai yang beliau sallallahu 4:09 alaihi wasallam telah ajarkan untuk 4:10 hidup kita di atas dunia ini. Para 4:13 ikhwan akhwat, pendengar rasil, 4:15 pendengar radio silaturahim dan pemirsa 4:17 Rasil TV di mana pun berada. 4:20 Ee pembahasan kita malam hari ini adalah 4:23 bagaimana kesalahpahaman 4:26 tentang Ramadan. Ya, ini ee penting 4:30 untuk kita bahas karena memang ketika 4:33 seseorang salah memahami sesuatu begitu 4:37 dampaknya besar sekali ya. Jadi saya ee 4:40 teringat betul-betul terhadap satu ee 4:43 buku yang ditulis oleh seorang ulama di 4:47 ee dataran India ya 1920-an 4:51 ketika itu ya tahun 1920-an. 4:54 Ee nama nama beliau adalah Imam Abul 4:57 A'la Almaudi. 4:59 Beliau menulis kitab yang isinya hanya 5:03 membahas ada empat kosakata 5:07 di dalam Al-Qur'an yang oleh beliau 5:11 dipandang harus dijelaskan secara rinci. 5:15 Sebab apa? Sebab orang di India, 5:17 Pakistan, dan Bangladesh bahasa mereka 5:19 bahasa Urdu. Beliau khawatir orang-orang 5:23 muslim di sana keliru memahami ee hal 5:27 yang dasar fundamental dari agama itu. 5:30 Maka beliau tulis tuh hanya empat 5:32 kosakata. Nah, di penjelasan di 5:34 pengantarnya beliau mengatakan 5:35 penjelasan tadi itu ya. Beliau 5:37 mengatakan kurang lebih saya merasa 5:39 harus menulis kitab ini menjelaskan 5:42 supaya tidak keliru. Apa yang empat 5:44 kosakata tadi? Kalau saya tidak salah 5:47 ingat, kosakata pertama adalah addin. E 5:50 din apa itu din? Ee apakah dia hanya 5:54 agama saja atau apa? Itu dijelaskan oleh 5:56 beliau. Yang kedua, alibadah. Itu 5:59 dijelaskan ibadah itu apa. Yang ketiga, 6:03 rabb ya rabbimana? 6:07 Dan yang keempat adalah ilah. ee ilah 6:10 dijelaskan oleh beliau itu ee empat 6:12 kosakata itu karena khawatir orang akan 6:15 salah paham tentang bagaimana 6:17 memaknainya. Memang hadirin yang 6:19 dirahmati Allah, 6:21 kata-kata itu dia memiliki makna bahkan 6:26 kata-kata itu bisa bernyawa juga. 6:29 Bernyawa itu artinya dampaknya dalam 6:32 kehidupan kita itu besar. kata-kata itu. 6:35 Kata-kata itu ee kadang-kadang kalau 6:38 kita keliru dalam menggunakan kata-kata 6:41 bisa jadi berlawanan atau kita bisa jadi 6:44 kehilangan makna yang sesungguhnya. Nah, 6:47 demikianlah Ramadan ini ya. Ramadan ini, 6:51 hadirin yang dirahmati Allah, Bapak, Ibu 6:53 sekalian, para jemaah, para pendengar 6:56 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 6:58 di mana pun berada. 7:01 Ramadan ini seringki 7:04 mendengarnya tidak utuh. Ya, tidak utuh 7:07 itu maksud saya begini. 7:10 Ayat yang membicarakan Ramadan dan puasa 7:13 sesungguhnya ada ada total enam ayat 7:18 dari 183 surah Albaqarah kemudian 184 7:23 185 7:25 186 187 dan 188. Ini rangkaian ayat yang 7:31 berbicara tentang Ramadan dan puasa di 7:33 dalamnya. Nah, tidak boleh terpisah 7:37 karena kalau terpisah nanti kita akan 7:39 kehilangan maknanya. Wabil khusus ayat 7:43 185 yang menjadi penjelasan rincinya. 7:47 Maka itu kalau dibaca hanya 183 saja 7:50 kalimatnya azubillahiminasyaitanirrajim. 7:53 Ya ayyuhalladzina amanu kutiba alikumam 7:56 kama kutibaina minqlikum laallakum 7:59 tattaquun. Wahai orang beriman, 8:01 diwajibkan kepada kalian puasa 8:03 sebagaimana diwajibkan kepada 8:04 orang-orang terdahulu sebelum kalian 8:06 agar kalian bertakwa. Kalau sampai di 8:08 situ saja, maka kita boleh jadi salah 8:12 paham. Kita kira Ramadan hanyalah bulan 8:17 puasa 8:20 gitu. Sebab apa? Sebab yang 8:22 diketengahkan puasa dalam ayat 183 8:25 diwajibkan kamu berpuasa. Nah, kita 8:27 pikir itu bulan puasa cukup berpuasa. 8:30 Artinya bulan yang tujuan akhirnya 8:33 adalah berpuasa. Nah, gitu. Padahal 8:36 kalimatnya harus berlanjut ya. Maka itu 8:40 kalimatnya itu ayat 184-nya menjelaskan 8:44 yang diwajibkan puasa tuh di mana. 8:46 Ayyamdudat 184-nya pada yang diwajibkan 8:51 itu hanya dalam hari tertentu saja. Ee 8:54 baru kemudian penjelasan berikutnya ee 8:56 kalau sakit dan lain sebagainya gitu ya. 8:59 Ee ujung ujung ayat 184-nya 9:02 eh wa anumuhairakum intumamun. Kalau 9:06 kamu sakit dalam bepergian boleh tidak 9:09 berpuasa, tetapi ujungnya berpuasa lebih 9:12 baik bagi kamu kalau kamu mengetahui 9:14 gitu ya maknanya tuh. Baru kemudian di 9:17 ayat 185-nya 9:19 diawali dengan huruf wau di depannya. 9:22 Hadirin yang dirahmati Allah, di saya 9:24 tampilkan di apa ee oh maaf 186-nya yang 9:30 diawali oleh huruf wau menunjukkan juga 9:32 kelanjutan. Tapi penjelasan dari ayyama 9:34 ma'dudat tadi 184. Nah, di ayat 185-nya 9:38 dijelaskan yang dimaksud ayyam ma'dudat 9:40 itu adalah pada satu bulan syahru 9:43 Ramadan. Ee syahru Ramadan, bulan 9:47 Ramadan. Ee baru di situ Allah jelaskan 9:49 nih puasa yang diwajibkan tadi. 9:54 Kenapa kok di bulan Ramadan? Ee ini 9:57 kaitannya dengan penjelasan utuh kepada 10:00 kita supaya tidak salah paham, supaya 10:02 tidak tidak apa tidak apa tidak ada 10:06 kesimpulan seolah-olah target akhir 10:09 Ramadan itu adalah puasa. Ya, tidak 10:13 begitu. Nah, hadirin. Jadi, ada 10:15 maksudnya kenapa berpuasa di bulan 10:17 Ramadan dan bulan Ramadan itu apa? Allah 10:20 jelaskan di ayat 185 ini tadi ayyama 10:23 ma'dudat sudah 184-nya 185-nya syahru 10:27 ramadan yang dimaksud di ayyama ma'dudat 10:29 itu hari-hari yang ditentukan itu adalah 10:32 bulan Ramadan. Nah, bulan Ramadan itu 10:35 apa? Syahru Ramadan alladzi unzila fil 10:39 Quran yang Allah ketengahkan namanya dia 10:43 Ramadan. Tapi apa identitas dia? Apa apa 10:47 dia bulan Ramadan itu? Yakni bulan 10:50 turunnya Al-Qur'an. Unzila fihil Quran. 10:54 Diturunkan di dalam bulan ini Al-Qur'an. 10:58 Nah, lalu masih bicara tentang Quran 11:01 sebagai petunjuk hidup. Huda linas 11:04 wabinatin minal huda. Penjelasan rinci 11:06 mengenai petunjuk itu. Wal furqan dan 11:08 pembeda Al-Qur'an itu. Jadi artinya ee 11:12 mendapatkan tiga tiga fungsi Quran ini 11:16 ya selama Ramadan. Inilah sebetulnya 11:18 tujuannya. Yakni Al-Qur'an sebagai 11:21 petunjuk hidup, Al-Qur'an sebagai 11:23 penjelasan rinci dari petunjuk itu dan 11:26 Al-Qur'an sebagai pembeda. Nah, mestinya 11:28 kita dapatin tiga itu. Baru kemudian ada 11:31 huruf fa di situ. Hadirin yang dirahmati 11:34 Allah. 11:35 Dan ini yang membedakan ya huruf fa ini 11:38 inilah ajaibnya ya maknanya ya dari ada 11:42 huruf fa-nya itu. Faman syahida minkumus 11:46 syahro falyasum. Fa ini namanya fa thof 11:50 dalam kaidah tafsir. Seandainya tidak 11:52 ada huruf fanya maka tidak sama artinya. 11:56 Seandainya kalimatnya man syahida 11:58 minkumus syahro falyasum. Seandainya 12:00 begitu kalimatnya. Kalau siapa yang 12:03 jumpa bulan ini maka dia wajib berpuasa 12:05 cuma begitu saja tidak ada fa. Maka 12:08 tidak ada hubungannya antara turun Quran 12:11 dan puasa. Enggak ada hubungannya kalau 12:13 tidak ada f-nya. Tapi begitu ada huruf 12:16 fa, huruf fa ini simbol 12:20 dari sebab akibat. 12:23 Nah, begitu ada huruf fa artinya menjadi 12:27 sebab akibat. 12:29 Maka, nah maksudnya begitu. Maka, 12:33 maka dari apa? Maka dari sebab turunnya 12:37 Al-Qur'an di bulan Ramadan ini, maka 12:40 dari itulah kalau kamu jumpa bulan ini, 12:43 kamu diwajibkan berpuasa. 12:47 Tadi yang ayat 183 tadi. Ayat ayat 183 12:50 tadi diwajibkan puasa. Tapi di 185-nya 12:53 dijelaskan karena ini bulan turun Quran 12:56 ayyama ma'dudat. Hari yang ditentukan 12:58 tadi adalah bulan turunnya Quran. Maka 13:01 di sinilah kamu diwajibkan puasa, 13:05 gitu. Artinya apa, hadirin yang 13:08 dirahmati Allah? Berarti tujuan akhir 13:12 atau bukan tujuan akhir ee berarti 13:14 pencapaian terakhir, 13:17 pencapaian paripurna, pencapaian 13:20 tertinggi Ramadan itu bukanlah sekedar 13:23 berpuasa. 13:26 Sebab berpuasa itu adalah akibat tadi 13:30 dari turunnya Quran. Kalau kalau kamu 13:32 jumpa bulan ini, kamu berpuasa. Wajib 13:35 berpuasa. Ayyam ma'dudat. Nah, 13:38 diwajibkan kamu puasa di mana? Di bulan 13:41 turun Quran. Nah, kalau kamu jumpa bulan 13:43 ini karena karena di bulan ini turun 13:45 Quran, di situlah kamu wajib berpuasa. 13:48 Begitu. Nah, hadirin yang dirahmati 13:51 Allah ya, 13:53 inilah salah paham ya yang berbahaya, 13:57 potensinya berbahaya. Sebab apa? Lambat 14:00 laun Ramadan kalau tidak kalau tidak 14:04 kita koreksi, tidak kita bedah secara 14:07 detail seperti ini, Ramadan lama-lama 14:10 hanya akan ketinggalan 14:12 festival kulinernya saja yang ada. 14:16 Sebab apa? Sebab dikira bulan puasa. 14:20 Puasa kan enggak makan, enggak minum. 14:22 Otomatis nanti pengin makan dan minum 14:24 yang seenak-enaknya, yang 14:25 sebanyak-banyaknya, yang 14:26 sevariasi-variasinya. 14:29 Akhirnya muncullah segala macam variasi 14:32 war takjil dan lain sebagainya. Ah, ini 14:34 tanda bahaya tuh. Tanda bahaya bahwa 14:37 Ramadan sudah mulai ditinggalkan makna 14:42 Qurannya itu dan hanya fokus kepada 14:46 tidak makan, tidak minumnya saja. 14:49 Ah, bukan tidak boleh kita ada festival 14:51 kuliner, ada takjil segala macam rupa, 14:54 tetapi bukan itu yang utama. 14:57 Karena puasa di Ramadan ini ya itu bukan 15:01 target akhir, bukan pencapaian akhir. 15:04 Dia hanya pencapaian antara saja. Nah, 15:08 bolehlah disebut sebagai alat saja. 15:11 Puasa itu sebagai alat saja. Nah, akibat 15:15 dari turunnya Quran di bulan ini, maka 15:18 kita diwajibkan puasa gitu. Nah, lalu 15:21 begini pertanyaan berikutnya kita masuk 15:23 lebih dalam lagi supaya sekarang kita 15:25 tahu pemahaman yang sebenarnya. 15:28 Lantas kenapa di bulan Quran 15:32 kita diperintah berpuasa ya kan puasanya 15:35 kan wajib ya toh. Kenapa di bulan Quran 15:38 malah kita diperintah puasa? Kalau di 15:40 bulan Quran ini kira-kira perintah 15:42 Allah, kamu wajib baca Quran ya. Sebab 15:45 ini bulan Quran. Mungkin kita akan mudah 15:47 mengertinya itu. Tapi kenapa bulan Quran 15:50 malah disipah berpuasa? Nah, inilah 15:52 jawabannya. Jawabannya 15:57 rupanya hadirin yang dirahmati Allah, 16:00 Bapak, Ibu sekalian, para pendengar 16:02 radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 16:04 di mana pun berada. Rupanya begini, 16:07 berpuasa itu 16:10 itu 16:12 berarti kita sedang menyiapkan 16:16 mempersiapkan 16:18 diri kita, tubuh kita seperti wadah 16:23 untuk masuknya Al-Qur'an dan akhirnya 16:27 bisa merubah karakter kita dari 16:30 Al-Qur'an itu. Maka itu kita disuruh 16:32 puasa. 16:35 Sebab dengan puasa 16:37 kita sedang mempersiapkan otak, 16:41 sedang mempersiapkan kalbu, sedang 16:43 mempersiapkan tubuh kita supaya mudah 16:46 masuknya Al-Qur'an lewat tiga fungsi 16:49 tadi, yakni petunjuk hidup, hudalinas, 16:54 penjelasan rinci mengenai petunjuk yang 16:55 kedua yakni wainatin minal huda dan 16:58 pembeda alias furqan. 17:01 Ee rupanya begini hadirin, Bapak, Ibu 17:06 jemaah sekalian, para pendengar Radio 17:08 Silaturahim dan pemirsa Rasul TV. Ketika 17:11 seseorang berpuasa 17:13 saat dia tidak makan dan tidak minum itu 17:18 di dalam tubuhnya, di ususnya 17:22 itu diproduksi hormon 17:25 yang namanya grelin 17:28 g 17:30 ya. 17:31 GH R E L I N grelin hormonnya itu. Nah, 17:36 hormon ini akan akan bergerak dalam 17:39 aliran darah 17:42 dan kemudian hormon grelin ini dia 17:45 sampai ke otak. 17:47 Ah, dia masuk ke otak. Hormon grelin ini 17:51 kalau kita makan grelinnya enggak ada. 17:54 adanya insulin dan leptin. Ee ni seperti 17:58 sekarang nih kita sudah buka puasa 18:00 makan. Begitu kita makan keluar hormon 18:02 insulin diproduksi oleh pankreas lalu 18:05 keluar hormon leptin ya. Ee leptin itu 18:09 ke otak juga dia ee untuk membuat otak 18:12 ini merasa sudah kenyang itu leptin 18:14 namanya. ee grelin tadi eh apa ee ee ee 18:18 insulin tadi dikeluarkan oleh hormon 18:21 pankreas untuk mengubah glukosa menjadi 18:24 tenaga. Salah satunya salah satunya. 18:26 Nah, sementara kalau perut kosong lapar 18:30 lapar 18:32 yang keluar namanya hormon grelin. 18:35 Ke otak juga dia. Hormon grelin ini dari 18:38 usus dari perut kita karena kosong lapar 18:41 dia ke otak. Apa yang terjadi di otak 18:44 saat hormon grelin ini ada? Bapak, Ibu 18:47 yang dirahmati Allah, ikhwan akhwat di 18:49 mana pun berada. Ah, ada beberapa hal 18:51 yang terjadi di dalam tubuh kita ketika 18:54 hormon grelin tadi keluar. grelin g l di 18:58 satu nomor satu 19:01 dalam buletin ini dijelaskan bahwa 19:04 hungry stoma hormon atau hormon lapar di 19:07 dalam perut tadi yakni grelin maksudnya 19:11 promotes growth of new brain cell itu 19:15 hormon itu akan membuat otak kita 19:19 menumbuhkan sel-sel yang baru jadi 19:24 tumbuh sel otak otak baru di dalam otak 19:27 kita lantaran kita berpuasa, 19:30 kosong perut, tidak makan, tidak minum, 19:33 keluar hormon grelin sampai ke otak. Di 19:36 otak dia menumbuhkan sel otak baru. 19:39 Makanya kata Allah tadi ini bulan 19:42 Al-Qur'an. Kalau Anda jumpa bulan ini, 19:46 ah, wajib berpuasa supaya grelinnya ee 19:51 keluar dari perut tadi ke otak dan 19:54 menumbuhkan sel otak baru. Saat itulah 19:57 masukkan Al-Qur'an lewat tiga fungsinya, 20:01 yakni huda linnas, petunjuk hidup bagi 20:03 manusia. Wabayyinatin minal huda, 20:05 penjelasan rinci mengenai petunjuk itu, 20:07 dan pembeda alias furqan, Bapak, Ibu. 20:12 Nah, jadi ikhwan akhwat sekalian kalau 20:15 tidak dijelaskan, nah khawatir orang 20:18 hanya akan puas dengan berpuasa saja. 20:22 Padahal puasa tadi adalah cara alat 20:26 supaya masuknya Quran 20:28 gitu. Dikira ah sudah puasa ya sudah 20:32 karena bulan puasa gitu. bulan puasa 20:35 dinamakan bulan puasa padahal bulan 20:37 Quran diwajibkan puasa supaya gampang 20:40 masuknya Quran ya begitu maksudnya ya 20:43 maksudnya begitu sebagai petunjuk ee 20:46 Qurannya sebagai penjelasan rinci dari 20:49 petunjuk nah gitu dan furqan gitu itu 20:53 maksudnya di disimpan di mana nanti 20:56 semua semua fungsi Quran tadi itu 20:58 disimpan di sel-sel otak yang baru yang 21:02 sehat ee ee karena baru baru sel otaknya 21:06 baru bagus kuat. Nah, sejak awal begitu 21:10 dia numbuh sel otak baru ini sudah 21:12 dimasukin Quran, ditempelin Quran, 21:15 isinya isi Quran ee pemahamannya 21:19 tadi hadirin. Nah, beda kalau dia bulan 21:23 puasa. Dulu saya kira bulan puasa 21:25 sehingga saya sudah puas aja dengan 21:27 puasa ya. Mau tidur-tiduran seharian 21:29 enggak apa-apa yang penting puasa. Nah, 21:31 kalau ada waktu senggang saya baca Quran 21:34 supaya nambah-nambah banyak pahala. Saya 21:36 kira itu sudah nyampai ke capaian paling 21:40 maksimalnya. Padahal bukan. 21:44 Capaian paling maksimalnya adalah 21:46 masuknya Quran sebagai huda linnas 21:49 wabinat minal huda wal furqan di dalam 21:52 sel otak baru kita sebab kita sedang 21:54 berpuasa. Itu ini yang pertama. Maka 21:58 tadi salah paham ini wajib sudah kita 22:02 mari kita jelaskan kepada diri kita, 22:04 kepada orang-orang di rumah kita gitu 22:08 ya, kepada anak, kepada istri ya atau 22:11 kepada suami kalau ibu-ibu dan kepada ee 22:14 ya orang-orang di sekitar kita, adik, 22:15 kakak dan lain sebagainya supaya 22:17 mengerti bahwa Ramadan itu bulan 22:20 Al-Qur'an yang diperintah puasa agar 22:22 Qurannya masuk di sel otak yang baru. 22:25 Sebab itu kita puasa. Yang kedua, hormon 22:29 grelin ya berdasarkan berbagai 22:31 penelitian 22:33 itu rupanya 22:35 selain menumbuhkan sel otak baru, dia 22:38 juga bisa membuat bagian otak nama yang 22:42 namanya hippocampus. 22:44 hippocampus itu ee itu 22:49 sehat bagian otak hipokampus ini dengan 22:52 adanya grelin. Nah, ini dijelaskan oleh 22:55 dokter Anandia Mandal namanya ya dalam 22:58 buletin yang juga terkenal ya. Judul 23:02 buletinnya apa? Eh, nama buletinnya News 23:05 Medical Life Science. Nah, di situ Dr. 23:09 Anandia Mandal itu ada cuplikannya di 23:13 layar ya. di Rasil TV saya tampilkan dr. 23:16 Anadia Mandal menjelaskan tentang 23:18 grelin. Ee grelin ee apa? Adalah hormon 23:23 kata dia menjelaskan yang ee ada ketika 23:27 hunger atau lapar ya. Nah, jadi 23:31 dampaknya apa saja grelin itu luar 23:33 biasa. Di dalam poin ini saya saya beri 23:37 lingkaran di layar itu 23:40 eh grelin is important kata dia for a 23:44 process called neurotropy. 23:47 Grelin itu penting sekali untuk sebuah 23:50 proses di dalam tubuh kita, mobil khusus 23:52 di otak kita nanti khusus lagi di bagian 23:54 otak hipocampus untuk sebuah proses yang 23:57 namanya neurotropi. Neurotropi itu apa? 24:00 Neurotropi itu adalah kemampuan otak 24:03 untuk belajar dengan cepat, beradaptasi 24:07 dengan satu nilai baru, proses baru. 24:11 Nah, itu namanya neurotropi. Dan itu ee 24:15 kemampuan itu ada ketika grelinnya 24:17 banyak. Artinya ketika seseorang tidak 24:20 makan, tidak minum, yakni saat dia 24:22 berpuasa gitu. Lalu dari neurotropi tadi 24:27 kata dr. ada bandal di sini studies 24:31 suggest ini saya berikan garis di layar 24:35 hasil TV ya. 24:37 Eh, penelitian menunjukkan bahwa grelin 24:40 hormon grelin enters the hipocampus of 24:43 the brain from the blood. Dari aliran 24:46 darah grelin itu masuk ke bagian otak 24:49 hipocampus 24:51 dan lalu mengubah alters the connection 24:55 between nerves and cell. mengubah 24:57 koneksi di saraf atau di sel otak. Eah, 25:02 untuk apa? To enhance learning and 25:05 memory. Untuk memperkuat kemampuan otak 25:08 belajar untuk belajar dan mengingat 25:12 memori lebih kuat. 25:14 Ya, maka itu dari total 14 fungsi 25:18 hipocampus ya semuanya ini akan sehat 25:22 kalau ada grelin. Tapi yang paling 25:24 utama, fungsi yang pertama 25:27 nah di layar saya tampilkan itu fotonya 25:30 yakni Grelin eh hipocampus maksudnya 25:33 bisa mengubah short term memory menjadi 25:37 longterm memory. Memori jangka pendek 25:41 itu bisa berubah menjadi memori jangka 25:43 panjang. 25:44 bisa dikonversi menjadi memori jangka 25:46 panjang ketika hipokampusnya sehat. Dan 25:49 hipokampus yang sehat tadi mensyaratkan 25:52 banyaknya hormon grelin. Secara singkat 25:55 dan sederhananya, ketika seseorang 25:57 berpuasa, 25:59 apa yang dia pelajari, apa yang dia 26:01 masukkan ke dalam otaknya sebagai satu 26:04 pemahaman dan pembelajaran itu akan 26:07 tersimpan dalam waktu yang lama karena 26:10 menjadi longterm 26:12 memory. Bukan lagi short termori 26:17 jangka panjang. 26:19 gitu. Maka itu amat berbahaya kalau kita 26:24 memasukkan dalam dalam apa namanya? 26:26 Dalam Ramadan ini ketika kita berpuasa, 26:29 kalau kita memasukkan sesuatu yang 26:30 buruk, pemahaman-pemahaman yang buruk, 26:33 dia akan tersimpan dalam waktu yang 26:34 lama. Nah, maka itu kata Allah ini bulan 26:38 Al-Qur'an dengan tiga fungsinya. Tiga 26:41 fungsi tadi penting sekali. Tiga fungsi 26:42 tadi. Tiga fungsi tadi adalah pemahaman 26:45 hudalinas, petunjuk hidup manusia. 26:48 Penjelasan rinci mengenai petunjuk itu 26:50 detail. Wabyinatin minal huda dan furqan 26:52 pembeda. Fungsi ini masukkan ketika kita 26:57 puasa. 26:58 Maka tadi ada kalimatnya faman ada 27:01 fanya. Maka dari itu kalau Anda jumpa 27:05 bulan ini, Anda berpuasa wajib. Nah, 27:08 sebab dengan begitu akan terbuka bagian 27:11 otak hipokampus Anda sehat. Masukin isi 27:14 Quran sebagai tiga fungsi. Huda linnas 27:17 wainatin minal huda dan furqan. 27:20 Nah, supaya dia menetap di dalam di 27:23 dalam karakter kita, mengubah karakter 27:26 kita, 27:29 mengubah karakter kita manusia. Bapak, 27:31 Ibu. Nah, hadirin yang dirahmati Allah. 27:34 Jadi 27:36 ee puasa itu apa? Maksudnya adalah 27:40 mengubah karakter kita lewat Quran, 27:43 lewat petunjuk hidup. Nah, maka itu 27:46 sebetulnya inilah kesempatan Ramadan ini 27:49 untuk kita membongkar ini hidup kita 27:51 ini. Apa yang mau kita perbaiki dalam 27:53 hidup ini? Saat inilah ee saat Ramadan 27:56 inilah. Lalu kita cari dia petunjuknya 27:59 di Quran. Lalu kita ulang-ulang 28:01 kepahamannya, masukkan ke dalam diri 28:03 kita saat kita puasa, 28:06 gitu. Nah, persoalan apa yang sedang 28:08 kita cari? Misalkan 28:10 ada di luar sana ya, para jemaah 28:13 sekalian, para pendengar radio 28:16 silaturahim dan pemirsa Rasil TV 28:18 misalkan punya persoalan hidup mengenai 28:20 keuangan misalkan ya kepingin punya duit 28:26 yang cukup kebebasan finansial misalkan. 28:30 Itu kan persoalan hidup manusia itu bisa 28:33 enggak solusinya ada di Quran? Oh, jelas 28:36 ada solusinya di Quran. 28:39 Makanya Allah katakan ini nih Quran ini 28:41 petunjuk hidup buat manusia. Semua 28:44 masalah manusia ada di sini. 28:49 Bagaimana caranya? Oh, banyak. Ee ini 28:52 itu sebabnya nanti kita harus buka 28:55 Quran. Misalkan ada dua ya mengenai tadi 28:57 pertanyaannya bagaimana caranya supaya 28:59 tidak apa tidak ee terbebani oleh 29:03 finansial ya? kepengin finansialnya kuat 29:07 gitu ya, bebas finansial begitu ya. Ada 29:10 dua setidaknya petunjuk Quran. Yang 29:12 pertama 29:14 kalau ke hidup di dunia ini pengin baik 29:18 secara finansial baik dan lain 29:20 sebagainya tidak rugi ya. Tidak rugi 29:22 dalam hidup ini ya. Jangan sampai orang 29:24 dagang rugi 29:26 ee lagi mau bisnis apa rugi gitu ya. 29:30 Nah, salah satunya adalah ada dua ya 29:34 yang bisa saya berikan malam ini dua 29:36 contoh saja ini. Satu, kalau orang 29:39 pengin hidupnya tidak rugi, jangan putus 29:42 hubungan dengan tiga golongan manusia. 29:48 Siapa yang tiga golongan manusia itu? 29:50 Ini tidak boleh putus hubungan tanpa 29:53 syarat dan ketentuan apapun. Tidak 29:55 boleh. Yang yang tiga itu pertama adalah 29:59 kedua orang tua. 30:01 Enggak boleh putus hubungan dengan orang 30:02 tua apapun ceritanya. 30:05 Nah, bahkan tidak ada syarat keislaman 30:08 di situ. Kalau orang tuanya enggak 30:10 Islam, bagaimana, Ustaz? Enggak boleh 30:12 putus hubungannya. 30:15 Tapi setelah wafat nanti ah selesai. 30:18 Selama hidup tidak boleh putus. 30:21 Kalau putus, hidup hidup orang ini akan 30:23 rugi. Hidup si anak ini akan rugi ke 30:25 mana pun dia melangkah. Termasuk tadi ee 30:28 kondisi finansialnya juga tidak akan 30:30 baik. Kalaupun ada duit kurang mulu, 30:34 habis terus ya gagal lagi proyek ini 30:38 gagal proyek itu gagal apa segala macam. 30:40 Ah itu satu itu. Nanti kita sampaikan 30:43 dalilnya daripada ya. Satu itu. Yang 30:45 kedua, tidak boleh putus hubungan dengan 30:49 adik kakak. 30:52 Baik itu adik kakak kandung maupun adik 30:55 kakak senasab. 30:57 Gak boleh. 30:59 Dan tidak ada syarat dan ketentuan 31:01 apapun yang berlaku di sana. Enggak ada. 31:05 Nah, tapi Ustaz, adik saya ini tidak 31:08 jujur orangnya. Umpamanya gitu ya. 31:10 Umpamanya ini saya percayakan uang malah 31:13 uangnya dibawa begini begitu. Tidak ada 31:16 syaratnya. Tidak ada syarat dan 31:17 ketentuan seperti itu, Bapak, Ibu. Nah, 31:20 pokoknya kalau putus hubungan dengan 31:21 adik kakak 31:24 ah berarti orang itu adalah termasuk 31:26 orang yang rugi hidupnya. 31:30 Ee 31:31 yang ketiga, anak. 31:34 Anak enggak boleh putus hubungan apapun 31:37 ceritanya. 31:38 Ya, bagaimanapun juga enggak bisa. Tapi, 31:42 Ustaz, maaf ini ya, maaf ini contoh 31:43 saja. Anak saya murtad umpama begitu ya, 31:47 enggak ada syaratnya. Selama dia masih 31:49 hidup tetap ee dari mana tahunya ini 31:53 orang-orang rugi ini ya. Quran surah 31:56 Albaqarah surah ke-2 ayat 27 Bapak Ibu. 32:00 27 32:02 ya. Silakan para ikhwan akhwat kalau mau 32:04 buka di rumah silakan. Quran surah 2 32:07 ayat 27. 32:09 Ada tiga ciri orang 32:12 kalau dia punya tiga sifat ini, ke mana 32:15 pun dia melangkah hidupnya akan rugi. 32:20 Ya, jangan dikira orang yang duitnya 32:21 banyak enggak rugi. Wah, ruginya 32:23 gede-gede itu. Nah, kalau pengin tidak 32:26 rugi hidupnya hilangkan tigatiga sifat. 32:29 Apa dia yang tiga itu? Yang pertama, 32:32 alladzina yanquuna ahdallahi min ba'di 32:35 bqih. Orang yang melanggar janjinya 32:38 dengan Allah. Ee ini tidak kita bahas 32:41 sekarang. Itu poin satu yang kita bahas. 32:44 Poin dua. Poin dua. Waquna 32:48 ma amarallahu bihiol. 32:51 Orang yang memutuskan 32:53 tali hubungan silaturahim 32:56 yang Allah perintahkan untuk 32:59 disambungkan. 33:01 Para ulama menjelaskan 33:03 orang-orang 33:05 golongan yang Allah perintahkan 33:08 silaturahimnya untuk kita sambungkan ada 33:10 tiga. 33:12 Tiga. Inilah orang-orang yang kita tidak 33:15 meminta, 33:18 tidak minta kita diberikan 33:21 hubungan 33:22 hidup dengan mereka, tapi Allah yang 33:26 memberinya kepada kita. Nah, gitu. 33:30 Kalau hubungan nikah bisa diputus, 33:32 namanya juga akad nikah. Hubungan 33:35 pertemanan bisa diputus. 33:37 Kalau hubungan perjanjian dagang bisa 33:39 diputus, akad perjanjian. Tapi yang tiga 33:42 tadi memang tidak bisa diputus. Sebab 33:44 Allah yang memberi. 33:47 Nah, yang pertama adalah orang tua. Kita 33:50 enggak pernah minta orang tua, Allah 33:51 yang kasih. Ya sudah, itulah perintah 33:53 Allah untuk disambung. Buktinya Allah 33:55 kasih. 33:57 Yang kedua, adik kakak sekandung. 34:01 Kandung itu artinya sebapak seibu dan 34:04 senasab. Senasab itu artinya satu bapak 34:08 lain ibu. Nah, gitu. Nasab namanya. 34:13 Nah, yang ketiga, anak. 34:16 Anak itu kita tidak minta. Maksudnya 34:18 tidak minta tuh kita tidak minta kenapa 34:20 dia yang jadi anak saya, kenapa enggak 34:22 yang lain yang jadi anak saya. Tidak 34:24 minta, tapi Allah yang kasih. 34:27 Maka itu ini maksudnya Allah perintahkan 34:30 kamu untuk sambung 34:32 di situ. Kalau kamu tidak sambungkan, 34:35 rugi hidupnya. Lanjut tadi ayatnya ya 27 34:38 tadi surat Albaqarah. 34:46 Golongan ketiga orang yang membuat 34:47 kerusakan di muka bumi. Baru kemudian 34:49 ujungnya Allah katakan 34:52 humul khirun. 34:55 Ya, hum alkasirun ya. Khasirun itu rugi. 35:00 Lalu alif lam itu ada di situ sebagai 35:02 alif lam makrifah menjelaskan bahwa 35:05 kerugian itu menempel di dalam diri 35:08 seseorang tadi selama dia ada tiga sifat 35:11 itu. Ee jadi istilahnya ke mana pun 35:15 orang ini ber berjalan, 35:18 di mana pun dia berada apapun yang dia 35:21 lakukan selama hidupnya kalau tiga hal 35:23 tadi ada, dia pasti rugi. 35:26 termasuklah ketika dia memutuskan 35:28 hubungannya dengan ee atas ee horizontal 35:31 dan bawah orang tua, saudara dan ee ee 35:35 apa ee anak. Nah, jadi kalau kita hidup 35:39 ini pengin hasanah termasuk soal 35:41 finansialnya, tidak boleh putus hubungan 35:43 dengan tiga ini. 35:46 Enggak boleh putus hubungan. Enggak 35:47 boleh marahan ya. Enggak boleh dendam. 35:50 Dendaman enggak boleh. Hadirin, rugi 35:53 pasti rugi. Nah, perbaiki. Itulah 35:56 sebabnya kenapa Al-Qur'an itu 35:59 menghabiskan ber berlembar-lembar ee 36:02 halamannya untuk menjelaskan secara 36:05 detail. Ya, misalkan dalam surat ee 36:10 Yusuf surah 12, 36:13 Allah jelaskan dengan detail tuh 36:14 bagaimana Nabi Yusuf tuh sudah di sudah 36:17 diperlakukan sedemikian rupa oleh 36:19 abang-abangnya. Abang-abangnya membunuh 36:21 beliau. Qadarullah beliaunya tidak 36:23 wafat. Nah, kemudian di akhir cerita 36:27 ketika sudah Yusuf sudah jadi orang 36:29 besar, sudah berpuluh tahun berlalu dari 36:31 masa itu, Yusuf jadi orang penting. 36:34 Abang-abangnya datang membutuhkan 36:36 bantuan Yusuf. Apa kata Nabi Yusuf 36:39 kepada abang-abangnya di ayat ke-92 36:41 surat Yusuf itu? Surat 12 itu 36:45 kata Nabi Yusuf kepada abang-abangnya, 36:47 "Qasriba alikumul yaum." Wahai 36:50 abang-abangku, mulai hari ini dan 36:52 seterusnya, tidak akan pernah kalian 36:54 mendengar dari mulutku ini mengucapkan 36:57 kata-kata, mengungkit-ngungkit apa yang 37:00 pernah kalian lakukan kepadaku di masa 37:02 yang lalu. Tidak ada. 37:06 Bahkan tidak berhenti sampai di situ. 37:07 Kata Nabi Yusuf kepada abang-abangnya, 37:08 "Yagfirullahu lakum." Saya doakan wahai 37:10 abang-abangku semoga Allah mengampuni 37:12 kalian semua. 37:14 Tidak juga berhenti sampai di situ. Kata 37:16 Nabi Yusuf, wahua arhamurahin. Jangan 37:19 putus asa abang-abangku karena Allah 37:22 menyayangi kalian semua. Nah, itu ayat 37:26 92. Baru kemudian pada ayat ke-100 ya 37:28 surat Yusuf kita saksikan bagaimana Nabi 37:31 Yusuf mendapatkan kemuliaan di tengah 37:33 manusia. Semua orang yang ada di situ 37:35 sujud kepada Nabi Yusuf. Sujud 37:37 penghormatan maksudnya sujud 37:39 penghormatan kepada Nabi Yusuf. ya 37:41 saking tingginya derajat beliau. Nah, 37:44 jadi kalau orang pengin dunianya hasanat 37:47 termasuk tadi finansialnya itu ya tidak 37:50 berkekurangan dan lain sebagainya bisa 37:53 ada caranya. Salah satunya jangan putus 37:55 hubungan tiga ini. 37:58 Maka itu saya sekarang kalau ada orang 38:00 datang mau curhat begitu ya curhat 38:03 tentang bisnisnya. Beli ustaz saya beli 38:06 tanah ini katanya gitu kan. Beli tanah 38:08 bikin bangunan saya sekian tingkat. 38:11 Kenapa enggak laku-laku ya? Nah, itu ya 38:14 pertanyaan saya sederhana ya, Bapak, Ibu 38:17 ya kan datang suami istri nih. Bapak, 38:19 Ibu punya punya adik atau kakak yang 38:23 sekandung atau senasab yang sudah putus 38:25 hubungan apa enggak ada enggak? Wah. 38:28 Loh, emang kenapa, Ustaz? Kalau ada 38:30 mulai dulu dari situ perbaiki. Sebab 38:33 kata Allah, orang akan rugi kalau dia 38:36 yaqarallahu bihiol. 38:39 Orang akan rugi kalau dia memutus tali 38:42 silaturahim yang Allah perintahkan untuk 38:43 disambung. Nah, ini maksudnya Quran, 38:45 petunjuk Quran. Huda linas. Jadi kalau 38:48 kita baca surah Yusuf dalam bulan 38:51 Ramadan ini berulang-ulang kali, 38:53 berulang-ulang kali kita baca tapi 38:55 enggak dapat petunjuknya. 38:57 Enggak dapat petunjuk tentang bagaimana 39:00 ee harusnya berperilaku kepada saudara, 39:03 adik, kakak, juga tidak dapat rincian 39:05 petunjuknya. Ah, rugi sekali kita. 39:07 Padahal bolak-balik baca. 39:10 maksudnya ee mestinya kita dapat 39:12 petunjuknya. 39:14 Nah, masuk ke dalam otak kita, masuk ke 39:16 sel otak baru, masuk ke hipokampus, 39:19 begitu keluar Ramadan, kita jadi orang 39:20 yang berbeda. 39:23 Jadi orang yang berbeda. Jadi mudah 39:25 memaafkan kepada ketiga golongan itu, 39:27 hadirin. Supaya apa? Supaya hidup kita 39:29 sendiri yang enak 39:32 gitu. Udahlah ya, maafkan abang gitu 39:36 misalkan ya. Maafkan kakaknya gitu ya. 39:38 Maafkan gitu hadirin. Nah, ini ini kalau 39:42 kalau kalau kita tidak mencari 39:44 petunjuknya ya membuka petunjuknya, 39:48 membuka penjelasan rinci mengenai 39:49 petunjuk tadi kita bolak-balik baca iya 39:53 tapi kita enggak dapat petunjuknya 39:56 gitu. Padahal kata Allah ini bulan 39:59 Quran. Quran itu nanti tiga fungsi. Huda 40:02 linas wainatin minal huda wal furqan. 40:04 Kalau kamu jumpa bulan ini, kamu puasa 40:06 supaya masuk tiga fungsi tadi ke sel 40:08 otak barumu sehingga kamu jadi orang 40:10 yang baru. Ee ke hipokampusmu masuk jadi 40:14 long term memory ya, Bapak, Ibu. 40:17 Mengubah kita itu satu ya. Tadi saya 40:19 janji dua ya. E bagaimana misalkan 40:21 contohnya finansial satu itu. Nah, 40:25 setelah itu diperbaiki. Yang kedua apa? 40:27 Surah Albaqarah 2, surat kedua ayat 282. 40:32 Hadirin, ayat terpanjang di Quran itu 40:35 kalau kita pakai rosem yang Utsmani itu 40:37 satu halaman penuh itu eh ayatnya 40:40 kalimat Allah di situ apa? Ya aina 40:42 amanuumakum 40:51 dan seterusnya satu halaman penuh. 40:54 Nah, poinnya apa? Poinnya adalah 40:57 mencatat, melakukan pencatatan. 41:01 Nah, pencatatan Bapak, Ibu. Waduh, ini 41:04 luar biasa. Nah, maka itu pengeluaran 41:07 mesti dicatat. Mau kita berdagang 41:09 dicatat dulu. Bikin visibility study, 41:13 studi kelayakan. Di mana streng kita, di 41:16 mana kekuatan kita, di mana 41:17 kelemahannya, bagaimana cara 41:19 mempenetrasi pasarnya, dari mana 41:21 mulainya. Nah, dicatat dengan data. Ada 41:24 datanya berapa? berapa pengeluaran orang 41:27 ee apa namanya? Mengeluar orang bersedia 41:30 mengeluarkan uang untuk skinc berapa 41:32 sekarang? Wah, gitu kan, Ibu-ibu. Oh, 41:35 ternyata tinggi sekali umpamanya gitu 41:37 ya. Wah, bagaimana caranya supaya kita 41:40 bisa masuk ke pasar ini? Wah, dicatat 41:42 rupanya orang di apa di negara tropis 41:46 ini membutuhkan ini, membutuhkan ini, 41:48 membutuhkan anu, dicatat semuanya. Ee 41:51 gitu Bapak, Ibu. Bagaimana caranya biar 41:53 jadi juragan tempe yang laku? Wah, 41:56 dicatat. Oh, kedele itu rupanya produksi 41:59 terbesarnya dari Amerika rupanya. Wah, 42:01 kan gitu. Kalau kalau kedele yang yang 42:04 tidak dari Amerika kurang enak. Wah, 42:07 begini begitu bla bla bla. Oh, ternyata 42:09 selisih marginnya sedikit sekali begini 42:11 Bu. Ah, itu dicatat, dianalisis. 42:15 Nah, visibility study visibel atau tidak 42:17 nih ya. Layak atau tidak ya gitu. 42:21 Setelah setelah itu dilakukan pra pra 42:24 apa pra bisnisnya gitu ya. Mau jual apa? 42:28 Mau jual ini, mau jual ini. Gimana? 42:30 Kenapa harus jual yang ini? Oh, karena 42:32 penda apa namanya? Orang banyak belinya 42:35 begini. Banyak beli. Jangan sekedar ada 42:37 apa jualan. Ya sudah jualan aja nanti 42:38 apa? Ee 42:41 itu sebetulnya kita tidak bisa membesar, 42:44 tidak bisa scale up ya, tidak bisa 42:47 menjadikan lebih besar karena tidak 42:49 mencatat gitu tadi ya. Nah, begitu sudah 42:52 jualan gitu juga jangan sampai latahan 42:55 latah ya. Ada orang jualan soto misalkan 42:59 gitu ya. Tahu-tahu begitu udah sekian 43:03 tahun jualan ada orang bilang customer 43:05 bilang ini enggak ada satenya ini. Nah, 43:08 itu ya. 43:09 Ya, akhirnya dia latah. Ah, ada yang 43:11 nanya sate bikin sate juga deh. Bikin 43:14 bikin menu sate. Wah, akhirnya beli 43:16 kambing. Harus simpan lagi kambing. 43:19 Daging kambing. Sekian lama apa sekian 43:22 modal keluar untuk beli daging kambing. 43:24 Padahal tadinya enggak ada menu itu. 43:26 Cuma gara-gara satu orang nanya, 43:28 akhirnya ayo adain deh, adain. Gitu ya. 43:31 Padahal dengan membuat satu menu itu 43:33 artinya sedang membuat ee satu biaya 43:36 lagi. Biaya biaya bahan baku, biaya 43:39 penyimpanan. 43:41 Belum lagi kalau bahan bakunya rusak dan 43:43 lain sebagainya gitu. Coba perhatikan 43:46 bisnis-bisnis yang kuat itu. 43:48 Bisnis-bisnis makanan itu, Bapak, Ibu ya 43:49 yang betul-betul mencatat itu ya. 43:52 Seperti ayam goreng yang mulainya dari 43:55 huruf K misalkan atau dari huruf M gitu 43:58 ya. 44:00 Mereka itu tidak membuka menu baru 44:02 kecuali memang untuk melindungi 44:07 produksi yang sudah ada. Contoh goreng 44:10 ayam. Pas goreng ayam begitu diangkat 44:13 ada yang remah-remahnya yang copot-copot 44:16 dikit-dikit. Bagian inilah copot dikit. 44:19 Bagian itah copot dikit gitu ya ayamnya 44:21 tuh. Nah, supaya enggak kebuang itu ayam 44:25 dibuat menu yang baru. Caranya bana 44:28 dibuat jadi nugget gitu, dibuat jadi 44:33 apa? Burger. Ada isinya ayam. Dibuat 44:36 diblender jadi sop ya. Sop 44:41 ayam begitu. Sop-sop yang anu tuh yang 44:44 kental itu ya. Nah, itu tetap tidak 44:47 menambah inventory, tidak menambah 44:50 biaya, tidak menambah liabilitas, tidak 44:52 menambah biaya, tapi menambah peluang 44:54 masuknya uang dari menu-menu yang baru 44:58 gitu. Rotinya tinggal pesan sama orang 45:00 gitu, yang penting kita ada ayamnya 45:02 tinggal ini. Nah, itu itu bukan berarti 45:04 mereka enggak punya uang untuk bikin 45:06 menu baru. Tidak, ya. Tapi betul-betul 45:08 mereka hitung 45:11 sehingga tidak perlu ada keluar biaya 45:13 yang baru. Dari mana mereka bisa 45:15 menyimpulkan seperti itu? Satu 45:17 jawabannya karena mereka mencatat ee 45:21 mencatat nah itu mencatat dicatat oleh 45:26 mereka semua itu. Nah, maka itu kuncinya 45:29 untuk bisa tadi finansial itu 45:31 pencatatan. Pencatatan 45:34 itu dicatat semuanya. Nanti dari situ 45:36 kita tahu bagaimana caranya mengeluarkan 45:39 mengeluarkan strategi baru dari 45:41 data-data itu. Ada datanya enggak? 45:43 Sedetail-detailnya datanya itu. Ah, 45:45 makanya kita kenal ada 11 bumbu rahasia 45:47 gitu kan ya. Ada cara masak di derajat 45:51 minyak tertentu lah gitu. Itu makanya 45:54 rasanya hampir selalu sama di mana pun 45:58 juga. Nah, mau di mana pun kita makan 46:01 itu hampir sama rasanya tidak berbeda 46:02 terlalu jauhlah gitu. Nah, itu karena 46:05 semuanya dicatat, Bapak, Ibu. Nah, jadi 46:07 itulah itulah Quran sebetulnya itu 46:09 Quran. Quran yang menjelaskan itu kepada 46:12 kita. Nah, makanya bulan Ramadan ini 46:15 bulan Quran. Kalau kamu jumpa bulan ini, 46:17 kamu puasa supaya masuk nilai-nilai 46:20 Quran. Ee tadi ya, apapun persoalan 46:23 hidupmu ada di Quran. Pelan-pelan akan 46:26 akan terlihat itu karena dia huda linas 46:30 wabatin minal huda dan furqan. 46:33 Furqan. Nah, itu makanya Dr. Yusuf 46:37 Alqordowi dalam satu fatwanya beliau 46:39 mengatakan bahwa visibility study atau 46:43 studi kelayakan sebelum sesuatu 46:45 dilakukan, sebelum suatu proyek atau 46:47 suatu keputusan bisnis atau apapun itu 46:50 diambil. Menurut Dr. Yusuf Alqardowi 46:52 dalam salah satu fatwa beliau itu wajib 46:55 dilakukan studi kelayakan. 46:57 Ee beliau menyandarkan dari Al-Qur'an. 47:00 Nah, dari pencatatan tadi, dari data 47:02 tadi Bapak, Ibu ee gitu ya. Jadi, itulah 47:06 kenapa kemudian ee penting bagi kita 47:09 untuk tahu fungsi Quran dan wabil khusus 47:13 di bulan Ramadan ini kita masukkan 47:15 fungsi Quran itu sebagai petunjuk hidup, 47:17 penjelasan rinci mengenai petunjuk dan 47:19 juga furqat. 47:21 Oke, berarti manajemen waktu kita 47:25 sebetulnya dalam Ramadan ini mengenai 47:27 salah paham tadi ya. salah paham yang 47:29 pertama tadi yakni bukan bulan puasa 47:31 tapi bulan bulan Al-Qur'an supaya supaya 47:33 betul-betul kita dapat nilai Qurannya 47:35 begitu hadirin yang pertama 47:40 kalau kita membaca saja tanpa ada 47:43 kepahamannya 47:45 mengejar misalkan dapat khatam sekian 47:50 sekian sekian boleh enggak? Boleh 47:53 dapat pahala. Satu huruf 10 kebaikan 47:56 pahalanya. Walaupun enggak ngerti, 47:58 walaupun tidak ngerti yang dibaca tuh. 48:01 Ah, silakan dilanjut membaca tanpa paham 48:04 silakan. Mau dalam menghafalkan juga 48:07 boleh. Murajaah enggak paham enggak 48:09 apa-apa. Karena dapat pahala beda sama 48:12 yang lain. Kalau buku yang lain kita 48:14 baca enggak paham, enggak dapat pahala 48:16 kita. Tapi kalau Quran dapat pahala. 48:19 Coba jangan berpuas diri di sini. Jangan 48:23 berhenti di sini. Kalau dulu tahun lalu 48:26 bisa khatam dua kali tanpa ngerti tuh 48:30 bacanya. Capekai khatam dua kali. Nah, 48:33 sekarang jangan lagi puas di situ, 48:36 Bapak, Ibu. Tapi pertahankan atau kalau 48:39 mau dikurangi satu kali saja khatam yang 48:42 tanpa paham bisa juga. Lalu waktu yang 48:45 lainnya dialokasikan untuk mentadaburi 48:48 Al-Qur'an. 48:50 Apa sih makna makna yang disampaikan 48:52 Al-Qur'an itu? Apa isinya? 48:55 Dia Al-Qur'an itu sedang bicara apa 48:57 kepada kita? Ke mana arahnya ini? 49:00 Pembicaraan Al-Qur'an ini lah. Itu 49:02 penting. Penting apa yang disampaikan 49:05 dalam surat Albaqarah itu apa poin 49:08 intinya dibagi menjadi berapa tema di 49:10 dalamnya apa hubungannya? Nah, bagaimana 49:13 karakternya? 49:14 Nah, mana kalimat-kalimatnya? 49:17 Nah, apa yang dibicarakan dalam surat 49:19 Ali Imran itu ya? Kenapa kok ada nama 49:22 Imran, keluarga Imran? Di mana ayatnya? 49:25 Apa? Tentang apa dia? Nah, apa 49:28 koneksinya dengan perang Uhud yang 49:30 disebutkan dalam surah Ali Imran itu 49:32 kepada Nabi Muhammad? E, gitu. 49:35 Bagaimana surah An-Nisa ya? Bagaimana 49:37 penjabarannya ya? Mengapa kemudian ee 49:40 banyak membahas ee kenapa disebut 49:43 namanya Nisa, Annisa dan bagaimana? Apa 49:45 aja isi di dalamnya? Ada mengenai 49:47 kemunafikan di dalamnya. Ada mengenai 49:50 pembahasan Siti Maryam di ujung di ujung 49:52 suratnya dan lain sebagainya. Demikian 49:54 pula waris dan apa hubungannya, apa 49:56 kaitannya, apa maksudnya gitu. Demikian 49:59 pula surat Al-Maidahnya. Kenapa kok 50:01 banyak membicarakan mengenai Bani 50:02 Israil? termasuk Almaidah tadi hidangan 50:06 yang diminta oleh Bani Israil lewat Nabi 50:08 Isa di penghujung surat. Ah, gitu. 50:10 Jangan sampai kita seperti mereka. Eah, 50:13 dan seterusnya. Al-An'am begitu juga 50:15 A'raf dan seterusnya. Hadirin, Bapak 50:19 Ibu. Nah, sehingga kita punya kepahaman 50:21 Quran. Karena tadabur ini ya tentu tentu 50:26 sebaiknya 50:29 selayaknya begitu idealnya adalah dengan 50:31 adanya guru. Maka itu media seperti 50:34 rasil kita ini ya radio silaturahim 50:37 rasil TV-nya ini bagus sekali supaya 50:40 Bapak Ibu bisa berada di mana pun bisa 50:42 mengakses pelajarannya bisa mengakses 50:44 pelajarannya. Dibuka Qurannya. Oh, ini 50:47 maksudnya tadi surat Yusuf surat 12 ya 50:51 mengajarkan kepada kita bagaimana 50:53 harusnya kita bertindak kepada saudara 50:56 kandung kita atau mengajarkan juga 50:58 kepada kita bagaimana seharusnya kita ee 51:01 bertindak kepada anak-anak kita. Dalam 51:03 hal ini Nabi Yakub ketika beliau 51:05 menerima laporan yang dusta dari 51:07 anak-anaknya, bagaimana beliau 51:09 menanggapinya gitu kan. ketika beliau 51:11 juga menerima cerita tentang dari 51:13 anaknya yang jadi favorit ini yakni Nabi 51:17 Yusuf semasa kecil itu. Nah, surat ayat 51:19 4 ayat 5nya dan seterusnya 51:22 Bapak Ibu. Nah, itu itu sebaiknya ada 51:26 gurunya menjelaskan tentang itu dan kita 51:29 dapat itu ya di Ramadan dapat itu. Nah, 51:32 dapat tadaburnya. Oh, ini maksudnya 51:35 kalau perlu ditulis, dicatat sebagai 51:37 pembelajaran keluar kita nanti dari 51:39 Ramadan ini kita amalkan itu amalkan ee 51:42 nilai-nilai itu Bapak, Ibu. Nah, 51:45 nilai-nilai yang kita dapat dari bulan 51:47 Ramadan tadi tadaburnya. Nah, kalau bisa 51:50 lagi satu per3a waktu Ramadan ini secara 51:54 khusus kita membedah persoalan hidup 51:57 kita sendiri yang sangat spesifik. 52:01 Apa persoalan kita? Ayo kita cari nih di 52:03 bulan Ramadan ini temukan jawabannya 52:06 gitu. Temukan jawabannya. Persoalan 52:09 komunikasi dalam rumah tangga misalkan 52:11 begitu silakan ada jalannya. Ada delapan 52:15 jenis cara bertutur kata. Pernah juga 52:19 kita sampaikan di 52:21 Rasil ini ya. Oh, ada ulan layinan, ada 52:25 ulan sadida, ada kaulan maisuro. Ya, 52:28 perkataan yang lembut, perkataan yang 52:31 sadid tadi bukan syadid tapi sadid yakni 52:34 yang ee punya kenyamanan dan lain 52:37 sebagainya. Seperti penjelasannya ulan 52:39 karima, perkataan yang mulia kepada 52:41 kedua orang tua, kepada guru-guru kita 52:43 dan lain sebagainya. Itu semua akan 52:45 menjelaskan kepada kita mengenai 52:47 persoalan komunikasi misalkan gitu. 52:51 ada penjelasannya. Tadi kita jelaskan 52:53 juga persoalan finansial ada banyak lagi 52:55 nanti ya tadi baru dua tadi ya ee ada 52:58 bagaimana cara memimpin sebuah ee 53:02 perusahaan misalkan punya anak buah 53:04 nanti ada cerita dari Nabi ee apa dari 53:09 Nabi Sulaiman ya ketika beliau 53:11 memerintah pasukannya cara beliau 53:12 memerintah, cara beliau mengatakan 53:15 mengapel ke semua anak buahnya gitu kan. 53:19 ee cara beliau menunjukkan, cara beliau 53:22 meminta bantuan dan lain sebagainya. Ee 53:24 itu luar biasa Al-Qur'an ini ya. Kalau 53:27 kita pakai itu pasti berhasil karena 53:29 Quran yang yang ngasih tahu ya. Kalau 53:31 terjadi kendala nanti saat kita 53:34 mengaplikasikan ah tinggal kita kembali 53:36 lagi ke Quran. Ah salah di mana aja saya 53:38 ini. Nah gitu kan. 53:41 Ee ini jadi menganalisis petunjuk hidup 53:44 sesuai kebutuhan kita. E, ustaz, saya 53:47 ini punya persoalan dengan anak saya, 53:49 komunikasi saya enggak bisa. Ah, coba 53:51 kita buka. Coba kita buka. Jangan-jangan 53:54 kita kurang ulan sadida atau ulan layina 53:58 kurang gitu ya. Jangan-jangan kita 54:00 selama ini cuma one way saja, maunya 54:03 didengar perintah kita, tapi tidak 54:06 memberikan contoh. Padahal kata Allah, 54:08 orang-orang yang bisa ee memberikan 54:10 contoh ee dalam surah ke-25 itu surah 54:14 Alfurqan ayat ke-74. 54:17 Wadina yaqulbana hablana min azwajinaun 54:21 wajalna lil muttaqina imama. Ya, sebab 54:25 bukan saya ya Allah menjadi imam bagi 54:27 anak cucu keturunan saya. karena diawali 54:30 meminta anak cucu keturunan dan pasangan 54:33 hidup yang ee kura taayun menyejukkan 54:35 mata dan jadikan saya ini mampu menjadi 54:38 imam bagi mereka. Maksudnya imam itu 54:39 apa? Ya memberi contoh. 54:43 Ee imam itu kan ada di depan ya. Kalau 54:45 imam salat itu kan ada di depan dia ya. 54:47 Mencontohkan baru makmumnya ikut. Jangan 54:50 sampai cuma ngomong saja, cuma terapkan 54:52 peraturan saja. Harus begini. Dengar 54:54 kamu kalau orang tua ngomong padahal dia 54:56 enggak nyontohkan ya. tidak memberikan 54:58 contoh, tidak mencontohkan bagaimana 55:00 emosi bisa di bisa di ee reda redam 55:04 gitu, emosi bisa di bisa disalurkan 55:06 dengan dengan baik, cara bicara dan lain 55:08 sebagainya. Itu semua contoh waj'alna 55:10 lil muttaqina imama. Nah, jadikan kami 55:13 ini imam bagi orang-orang itu. 55:16 Orang-orang itu nanti akan jadi 55:17 orang-orang yang muttaqin. Tapi jadikan 55:19 mampukan kami memberi contoh. Ee gitu 55:22 hadirin. Dan banyak lagi yang lainnya. 55:25 Nah, semua ini maka itu Allah sebut 55:27 Quran itu huda, petunjuk hidupnya 55:31 manusia. 55:33 Semua persoalan manusia ada solusinya di 55:36 Quran ini. Ee cuma kita harus buka, 55:40 harus buka ee hudalinasnya, buka lagi 55:43 detailnya, wabainatin minal hudanya 55:46 mulai dari mana ya, apa yang harus 55:48 dilakukan, bagaimana caranya, apa 55:51 indikatornya, apa tolak ukurnya gitu ya. 55:54 bagaimana? Bagaimana ee mengevaluasinya 55:57 ya kalau sudah jalan apa yang dilihat? 56:00 Oh, ternyata salah ininya bagaimana Bu? 56:02 Eah. Semua itu ada detailnya ada 56:05 detailnya ada. Nah, ini sudah saatnya 56:08 kita betul-betul menjadikan Al-Qur'an 56:10 itu sebagai huda, petunjuk hidup ya. 56:12 Bukan lagi sebagai slogan, bukan hanya 56:14 dibunyikan saja, tapi betul-betul 56:16 dijadikan petunjuk hidup bagi kita semua 56:19 gitu, Bapak, Ibu. Nah, saya pikir ee 56:23 kesempatan kali ini kita cukupkan satu 56:25 dulu kesalahpahaman ee yang pertama. 56:28 Insyaallah nanti kalau ee apa Allah 56:30 berikan umur panjang dan keberkahan, 56:33 kita lanjutkan di pertemuan berikutnya 56:35 salah paham yang kedua ya. Jadi salah 56:37 paham yang pertama tentang Ramadan ini 56:39 karena kita mengira Ramadan ini bulan 56:41 puasa. Padahal Ramadan ini adalah bulan 56:43 Al-Qur'an yang diperintah berpuasa. 56:46 Bedanya jauh sekali. Bedanya adalah 56:49 target akhirnya masuknya Quran dengan 56:52 tiga fungsi tadi. Huda linas wainati 56:54 minal huda wal furqan. Nah, bayangkan 56:56 kalau setiap tahun bertambah masuk 56:59 petunjuk hidup. bertambah lagi, 57:00 bertambah tahun ini bertambah petunjuk 57:02 hidup, tahun besok bertambah petunjuk 57:04 hidup, tahun besok bertambah, bertambah, 57:06 bertambah ee lambat laun sekian banyak 57:09 Ramadan kita betul-betul sudah 57:11 mendapatkan nanti ee petunjuk hidup yang 57:14 cukup dalam mengarungi kehidupan kita 57:17 ini, dalam menjalani kehidupan kita ini 57:19 dengan rileks, dengan bahagia, dengan 57:21 sesuai petunjuk Quran gitu. Tapi kalau 57:23 bertahun-tahun kita Ramadan tapi enggak 57:25 dapat petunjuknya, nah bolak-balik 57:28 seperti roller coaster nanti kita jatuh 57:31 lagi. Ahah. jatuh lagi kita babak belur 57:34 menjalani kehidupan ini tanpa tahu bahwa 57:37 sebetulnya sebetulnya ada cara ya ada 57:40 caranya ya yang enak yang mudah kita 57:44 menjalani hidup ini dan semua itu ada di 57:46 Quran yang kita baca selama ini itu cuma 57:50 karena kita tidak membuka dan tidak 57:51 mencoba mengertinya ah hanya kita baca 57:54 saja ee sehingga kita tidak mendapatkan 57:56 petunjuknya tadi itu. Baik, ikhwan 57:59 Akhwat, para pendengar Radio Silaturahim 58:02 dan para pemirsa Rasil TV di mana pun 58:04 berada. Saya cukupkan di sini ya. Jadi 58:07 kesalahpahaman pertama adalah Ramadan 58:10 itu bukan bulan puasa, bukan sekedar 58:12 bulan puasa, tapi dia bulan Al-Qur'an 58:14 yang diperintah puasa supaya 58:16 Al-Qur'annya mudah masuk ke dalam diri 58:18 kita, mengubah karakter. Wallahuam 58:21 bawaf. Billahi taufik walhidayah. 58:23 Wasalamualaikum warahmatullahi 58:25 wabarakatuh. 58:28 warahmatullahi wabarakatuh. 58:30 Alhamdulillah telah kita bersama-sama 58:32 simak ikhwan akhwat tadabur Al-Qur'an 58:34 yang telah disampaikan oleh Ustaz Doni 58:36 Amir Sagap mengenai salah paham tentang 58:39 Ramadan. Ya, tadi baru pertama yang 58:43 nomor satu ya yang dibahas yaitu 58:45 kesalahpahaman mengenai ee Ramadan 58:47 adalah bulan puasa. Dan ternyata itu 58:49 bulan Ramadan itu bulan Al-Qur'an, Ustaz 58:51 ya. puasa sebagai alat ee agar kita agar 58:55 Al-Qur'an bisa mudah masuk ke dalam hati 58:57 kita. Baik, Ustaz. Sudah banyak yang 58:59 bergabung di WhatsApp yang menyapa 59:01 maupun yang bertanya. Ini sapaan-sapaan 59:04 yang masuk ada dari Bapak Mugi Jumana 59:08 sedang menyimak. Alhamdulillah terima 59:10 kasih Ustaz Doni ee tausiahnya. Bapak 59:13 Baron, Tuan Baron Betawi juga sedang 59:15 menyimak ya. Ibu Husaidah ada juga Ibu 59:18 Ani ada juga Ibu Habibah. Ibu Kamela 59:22 Camelia, Ibu Supini juga sedang menyimak 59:25 di malam hari ini. Terus juga ini ada 59:28 sapaan-sapaan lagi dari Bapak Rasyid di 59:32 NTT Nusa Tenggara Timur ya sedang 59:33 menyimak eh Ibu Hajah Neneng di Kranji 59:37 ada juga Bapak Umar, 59:40 Bapak Supriadi, Pak Fajar, ada juga Ibu 59:43 Siswa Tiripai di Batam, Pak Susanto di 59:47 Sukabumi, dan masih banyak lagi yang 59:50 bertanya ini yang masuk di malam hari 59:53 ini. Yang pertama datangnya dari Bapak 59:56 Damar ya di Bogor. Asalamualaikum 59:57 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:00:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:02 wabarakatuh, Pak Dabar. Ya, silakan. 1:00:05 Ee apakah pemahaman ayat-ayat dalam 1:00:07 Al-Qur'an itu hanya bisa dipahami oleh 1:00:10 orang yang berilmu saja, Ustaz? Yang 1:00:13 tidak punya basic pesantren, apakah 1:00:15 mampu memahami makna di balik ayat-ayat 1:00:17 Al-Qur'an tersebut? Mohon pencerahannya. 1:00:20 Demikian. 1:00:21 Iya, terima kasih Pak Damer dan para 1:00:24 pendengar semua di mana pun berada dan 1:00:27 para pemirsa Rasil TV. Jadi, Al-Qur'an 1:00:30 itu memiliki 1:00:32 kategori. Kategorinya ada yang namanya 1:00:36 muhkamat. Ya, muhkamat itu adalah satu 1:00:42 adalah jenis ayat-ayat Al-Qur'an yang 1:00:44 memang sudah jelas. 1:00:46 Nah, tapi kejelasan dari ayat-ayat 1:00:50 Al-Qur'an ini tidak bisa 1:00:53 juga diambil begitu saja oleh orang 1:00:56 awam. 1:00:57 Hm. 1:00:58 Karena nanti akan keliru. Sebab apa? 1:01:00 Al-Qur'an punya kekhususan. 1:01:02 Kekhususannya adalah dia ee 1:01:07 harus apa? Disandarkan dengan ayat yang 1:01:12 lainnya di dalam Quran. Misalkan begini, 1:01:14 kita mencari satu persoalan gitu ya. 1:01:17 Persoalannya misalkan katakanlah 1:01:20 komunikasi gitu. Nah, kita enggak bisa 1:01:23 ambil satu ayat saja karena seluruh isi 1:01:26 Al-Qur'an itu berkaitan. 1:01:28 Nah, menyambungkan 1:01:31 ayat-ayat Al-Qur'an mengenai satu 1:01:33 persoalan itu, itulah yang namanya 1:01:36 tadabur. 1:01:38 Nah, itulah yang namanya tadabur. 1:01:40 Tadabur. 1:01:41 Tadabur itu menyambungkan 1:01:44 pemahaman ayat Al-Qur'an ya di 1:01:46 keseluruhan isi ayat Al-Qur'an tentang 1:01:48 satu hal. Dari mana tahunya pemahaman 1:01:50 ini tadabur? Quran surah ke4 surah 1:01:54 An-Nisa ayat 82. 1:01:57 Kalimat Allah begini. 1:01:58 Afala yatadabbarunal Quran. Ya tadabur. 1:02:02 Afala yatadabbarunal Quran. Kata Allah 1:02:05 kenapa manusia tidak mentadaburi Quran? 1:02:07 Yaalaar 1:02:10 Quran. Lalu kalimat lanjutnya 1:02:14 lawafan. 1:02:17 Kata Allah kalau manusia mentadaburi 1:02:19 Quran, nanti mereka akan paham bahwa 1:02:22 semua isi Quran itu keseluruhannya itu 1:02:26 tidak ada yang bertentangan. bahkan 1:02:28 saling menguatkan satu dengan lainnya. 1:02:31 Jadi di situ tersirat makna bahwa 1:02:33 tadabur Quran itu adalah 1:02:36 memadukan isi Quran yang sesuai tadi. 1:02:39 Lalu menemukan 1:02:41 semacam big picture-nya ya, gambaran 1:02:45 besarnya. Dan memang seperti itulah 1:02:47 Al-Qur'an dan itu hanya Al-Qur'an saja 1:02:49 yang seperti itu. Tidak ada kitab yang 1:02:51 lain. 1:02:51 Iya. Ee maka itu menjawab pertanyaan 1:02:54 Bapak, 1:02:57 apakah Al-Qur'an bisa dipahami oleh 1:02:58 orang awam? Begitu ya. H. 1:03:00 Nah, sebaiknya ada gurunya. 1:03:03 Iya. 1:03:03 Supaya tidak salah. Tadi contoh saya 1:03:06 kasih satu contoh ya. Misalkan 1:03:09 kalau Anda nanti buka surah Ala'raf 1:03:12 surah ke-7 ayat ke-11 1:03:15 kalimatnya begini. Walaqad khalaqnakum 1:03:18 tummaarnakum tumma qulna lil 1:03:21 malaikatjudu liadam fasajadu illa iblis 1:03:26 e lam yakum minajidin ujung kalimatnya 1:03:29 kalimat di situ. Kami telah sempurnakan 1:03:32 penciptaan kalian kami telah bentuk 1:03:34 wajah kalian lalu kami perintah ee semua 1:03:37 malaikat untuk sujud kepada bapak moyang 1:03:39 kalian Adam. Maka semuanya sujud. Nah, 1:03:42 perhatikan kalimatnya nih. Semuanya 1:03:44 sujud. Semua malaikat sujud kecuali 1:03:47 iblis. 1:03:49 Dia tidak mau sujud. Dia termasuk yang 1:03:51 tidak mau sujud. Nah, itu ayat ayat 1:03:55 ke-11 itu kalau hanya dipahami satu ayat 1:03:57 itu saja orang bisa keliru. Kelirunya 1:04:00 bakal dikira iblis itu adalah bagian 1:04:03 dari malaikat. 1:04:05 Sebab kalimat Allah ketika diperintah 1:04:07 malaikat untuk bersujud kepada Adam, 1:04:10 semua sujud kecuali iblis. 1:04:13 Iya. 1:04:13 Illa iblis. 1:04:15 Dikira iblis malaikat 1:04:18 karena kecuali kan 1:04:19 semua sujud kecuali dia. Oh berarti dia 1:04:21 bagian dong dari malaikat. Nah gitu. 1:04:24 Padahal tidak. Nah tidaknya mana 1:04:27 tahunya? Harus digandungkan 1:04:30 dengan surat ke-18 Alkahfi ayat ke-50. 1:04:35 Ayat ke-50. 1:04:37 Ya wna lila malaikatuduama 1:04:41 fasajadu iblis kana minal jinni. 1:04:46 Ketika kami perintahkan para malaikat 1:04:48 untuk sujud kepada Adam, semua sujud 1:04:50 kecuali iblis. Dia adalah jin. Iblis itu 1:04:55 kana minal jin fafasq amribih yang fasik 1:04:59 kepada Tuhannya. Jelas kalimatnya iblis 1:05:02 adalah jin. 1:05:04 Nah, maka itu tidak benar kalau iblis 1:05:07 itu malaikat gitu. Dan ini orang tuh 1:05:10 banyak yang banyak yang salah, banyak 1:05:12 yang keliru karena mengambilnya hanya 1:05:13 satu saja, satu ayat saja. 1:05:15 Nah, maka itu butuh adanya seorang yang 1:05:17 menjelaskan alias guru supaya tidak 1:05:20 salah paham. Supaya tidak salah paham. 1:05:22 Nah, makanya saya bergembira, berbahagia 1:05:25 sekali lagi kita ada media-media 1:05:27 sekarang seperti Rasil atau YouTube dan 1:05:30 lain sebagainya. Kita bisa mendengarkan 1:05:32 kajian-kajian para guru, para ustaz kita 1:05:35 yang betul-betul membuka membedah 1:05:36 Al-Qur'an dengan baik, dengan 1:05:38 betul-betul fasih dan lain sebagainya 1:05:40 untuk kita mendapatkan isinya, 1:05:43 mendapatkan maknanya. Nah, itu tadabur. 1:05:45 Ayat muhkamat pun ya harus ditadaburi. 1:05:49 Apalagi ya satu lagi golongan satu lagi 1:05:51 ayat mutasyabihatnya. 1:05:53 Nah, ini membutuhkan ilmu yang lebih 1:05:55 luas lagi. Bagaimana kaidah tafsirnya, 1:05:58 bagaimana penjelasan-penjelasan rinci 1:06:00 mengenai ee apa? Mengenai hakikat 1:06:03 maknanya ya dan lain sebagainya ya. 1:06:06 Kurang lebih demikian kepada tadi Pak 1:06:08 Damar ya yang bertanya dan 1:06:10 iya dan para pendengar semua di mana pun 1:06:12 berada. Wallahuam. 1:06:14 Jadi baiknya perlu guru, Ustaz ya. 1:06:17 Perlu adanya guru 1:06:17 agar tidak apa namanya tidak agar tidak 1:06:20 salah gitu dalam memahami 1:06:21 tidak keliru. E saya tambahkan sedikit 1:06:23 Kang Fari. Maaf tadi dari pertanyaan Kak 1:06:25 Pak Damarni mumpung aduh maka itu Bapak 1:06:28 Ibu sebetulnya begini sebetulnya kita 1:06:31 butuh adanya lembaga yang mengatur ini 1:06:35 kurikulum belajar Quran ini. 1:06:37 Nah itu dia. 1:06:38 Supaya jangan sampai kita belajar Quran 1:06:40 di mana-mana ada kajian pengajian ada 1:06:42 kajian kajian kajian tapi tidak tidak 1:06:45 bertambah maju. 1:06:47 He. 1:06:48 Nah ini tidak bertambah maju mesti kita 1:06:51 bertambah maju. Ada progresnya. 1:06:54 progresnya ya. Nah, makanya butuh 1:06:56 dirapikan itu e kurikulumnya, kurikulum 1:06:59 belajarnya di masjid-masjid ya, di 1:07:02 institusi-institusi yang dekat dengan 1:07:04 masyarakat bertambah terus maju maju 1:07:06 terus ya karena ada kurikulumnya. Jangan 1:07:09 sampai dari tahun ke tahun belajarnya 1:07:10 itu lagi, belajarnya itu lagi 1:07:12 cuma berkutat di situ lagi, di situ lagi 1:07:14 tidak ada pertambahan. 1:07:16 Ee kira-kira begitu ya. Kalau ada 1:07:18 gurunya, kalau ada ininya kurikulumnya 1:07:20 jadi bisa di apa diselaraskan dengan 1:07:23 baik ya. Kurang lebih demikian. 1:07:25 Wallahuam. 1:07:26 Baik. Ibu Karisat juga sedang menyimak 1:07:29 Pak Musawir Abdul Basyir juga Ibu Ice 1:07:31 Mundariah ada juga Ibu Tini sedang 1:07:33 menyimak kita di malam hari ini. Ibu 1:07:35 Asma Jakarta Selatan juga sedang 1:07:38 menyaksikan YouTube Rasio TV. Dari 1:07:42 pertanyaan yang masuk lagi ini 1:07:45 tidak menyatakan nama dari hamba Allah. 1:07:47 Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:48 wabarakatuh, Ustaz Doni. 1:07:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:07:51 wabarakatuh. Ya, 1:07:52 Ustaz baca Al-Qur'an itu di bulan 1:07:54 Ramadan baiknya pas kita masih berpuasa 1:07:57 dari subuh sampai magrib ataukah setelah 1:07:59 kita berbuka puasa afdalnya seperti apa, 1:08:02 Pak Ustaz? Demikian. 1:08:03 Iya. Ya, terima kasih kepada hamba Allah 1:08:06 yang bertanya dan para pemirsa Rasil TV, 1:08:10 pendengar radio Silaturahim di mana pun 1:08:11 berada. Semua waktu di bulan Ramadan itu 1:08:14 tentu baik gitu ya. Tapi tadi ketika 1:08:17 kita berpuasa, hormon grelin kita lagi 1:08:20 banyak, sel otak kita lagi numbuh yang 1:08:23 baru, sebaiknya di situ kita bukan hanya 1:08:26 membaca tapi mentadaburi 1:08:29 pemahamannya 1:08:30 masuk ke kita. Itu bagus banget. 1:08:33 Eh, jadi di saat kita lapar itu masukin 1:08:37 pemahaman dia Quran. Huda linas win 1:08:39 minal huda wal furqan. Jadi maksud saya 1:08:42 gini, misalkan ya, misalkan nih Bapak 1:08:44 Ibu, misalkan para ikhwan akhwat di 1:08:47 siang hari ya ee buka 1:08:50 pembelajaran-pembelajarannya 1:08:52 siang hari nih misalkan buka lagi video 1:08:55 rasil TV-nya. Oh, ini tadi ini dicatat 1:08:57 lalu terus dibaca ayat-ayatnya. Oh, 1:08:59 ayatnya maksudnya ini. Ah, itu bagus di 1:09:01 siang hari karena masuk pembelajarannya. 1:09:03 Nanti di malam hari ketika sudah berbuka 1:09:05 puasa mau tadarus karena sudah bisa 1:09:08 minum, sudah bisa makan ee bagus. Ini 1:09:10 strategi. Strategi 1:09:12 ee kita pakai supaya betul-betul 1:09:14 dapat-dapatnya maksimal gitu ya. Jadi 1:09:17 kurang lebih begitu ya. Kalau Pak kalau 1:09:19 siang hari saat kita lapar bagusnya 1:09:21 masukkan pemahamannya Quran. H 1:09:24 nanti di malam hari silakan kalau mau 1:09:26 lanjut baca tadarus baca tanpa paham 1:09:29 untuk bisa 1:09:30 ee apa ee kata misalkan dan lain 1:09:33 sebagainya silakan ee gitu kurang lebih 1:09:35 begitu 1:09:36 ya karena dengan pulut kosong itu tadi 1:09:38 ee apa namanya ee lebih 1:09:41 kena gitu ustaz ya pemahaman 1:09:43 dia lebih pintar ada hormon hormon apa 1:09:45 grelin tadi ya 1:09:47 grelin 1:09:47 hormon grelin tadi ya 1:09:49 iya 1:09:49 baik selanjutnya ini dari Ibu Hani. 1:09:51 Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:52 wabarakatuh, Ustaz. 1:09:53 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:54 wabarakatuh. 1:09:55 Ustaz, berarti puasa itu bukan perintah 1:09:57 utama di bulan Ramadan, ya. Yang 1:10:00 perintah utamanya adalah bulan 1:10:02 mempelajari Al-Qur'an sambil berpuasa. 1:10:05 Apakah seperti itu, Ustaz? Terus 1:10:06 bagaimana dengan orang yang batal 1:10:08 puasanya harus mengganti di bulan lain, 1:10:11 di hari lain? Begitu. Tapi konsekuensi 1:10:13 orang yang tidak mempelajari Al-Qur'an 1:10:15 di bulan Ramadan, apakah ada 1:10:16 konsekuensinya, Pak Ustaz? Nah, ini 1:10:19 menarik 1:10:20 ya, Bui. Terima kasih. 1:10:23 Ee menarik. Jadi, betul sekali 1:10:25 sebenarnya 1:10:27 puasa itu memang sejak awal adalah alat. 1:10:31 Pertama Allah bilang, "Laallakum 1:10:33 tattaquun." Supaya kamu bertakwa. 1:10:36 Ujungnya kan gitu. Alatnya bagaimana? 1:10:37 Puasa. Nah, jadi bukan sekedar 1:10:40 performing puasa tapi enggak dapat 1:10:42 takwa. J bukan lah. Dapatnya takwa tadi 1:10:45 gimana? karena meneliti 1:10:48 masuk ke dalam Al-Qur'an ngambil huda 1:10:51 linnas, ngambil bayinat minal huda dan 1:10:53 furqan dari Quran supaya takwa. Nah, 1:10:56 jadi itu dia adalah lengkap utuhnya tuh 1:10:59 seperti itu ya. Saya tidak bilang utama 1:11:02 tapi utuh saja. Kalau utama seolah-olah 1:11:05 nanti kita membandingkan satu dengan 1:11:06 yang lainnya tapi utuhnya ya ibarat 1:11:09 begini Ibu makan makan ee apa istilahnya 1:11:14 ya? makan ee ikan bakar umpama gitu ya. 1:11:17 Ya, tentu saja yang utuhnya tuh yang 1:11:20 enak. Kepalanya ada, ada dagingnya, 1:11:24 ada siripnya, ada ekornya. Ah, ibu makan 1:11:27 semua tuh enak. 1:11:28 Tapi kalau Ibu cuman makan siripnya 1:11:30 saja, enak juga, tapi enggak kebagian 1:11:32 dagingnya. 1:11:33 Iya. 1:11:34 Ee atau makan kepalanya saja, tapi 1:11:36 enggak kebagian dagingnya. Nah, yang 1:11:38 mana yang utama? Beda-beda nih. Ada juga 1:11:40 orang, "Ya, saya mah suka kepalanya aja 1:11:42 ya boleh aja, tapi kan seutuhnya semua." 1:11:45 Seutuhnya semua. Jadi sebetulnya bukan 1:11:48 mana yang utama, tapi yang utuh ya. Yang 1:11:51 utuh. Nah, kalau sudah utuh komplit 1:11:54 nanti gitu ya, sudah utuh komplit ee 1:11:57 itulah yang berdampak kepada kita. 1:12:00 Dampaknya kepada kepada kita sendiri. ee 1:12:02 di pertemuan berikutnya insyaallah nanti 1:12:04 tolong diingatkan kita akan membahas ee 1:12:08 kesalahpahaman berikutnya yakni kalau 1:12:11 orang tidak puasa itu sebetulnya bukan 1:12:13 itu yang dimaksud dengan kemudahan. He 1:12:16 justru Allah di situ begitu apa 1:12:21 istilahnya ya pakai bahasa kita aja ya 1:12:22 Allah itu ngotot ngotot banget supaya 1:12:25 kita puasa 1:12:26 sampai-sampai kalau kita dalam sakit 1:12:28 atau perjalanan kata Allah boleh kamu 1:12:30 enggak puasa tapi ganti ya 1:12:32 ganti. He 1:12:33 ya gitu ganti ya. Nah itu sebetulnya 1:12:37 kalau kalau dilihat dari satu sisi saja 1:12:39 nanti. 1:12:40 Oh boleh enggak puasa nih? Soalnya kita 1:12:42 lagi perjalanan nanti jadi seolah-olah 1:12:45 puasa itu beban. 1:12:47 Tapi kalau dipahami, "Oh, Allah segitu 1:12:50 penginnya kita puasa." Sampai-sampai 1:12:52 kalau kita sakit dalam perjalanan suruh 1:12:54 ganti loh di hari yang lain supaya kita 1:12:56 puasa. Nah, berarti jadi beda ceritanya 1:12:59 tuh. Berarti Allah memang betul-betul 1:13:01 menginginkan transformasi, perubahan 1:13:04 karakter kita 1:13:06 lewat puasa. Ada sebabnya nanti ee yang 1:13:09 akan kita bahas di pertemuan berikutnya 1:13:10 itu ya. salah paham tentang kemudahan di 1:13:13 bulan Ramadan gitu ya. Jadi jangan 1:13:16 jangan dianggap 1:13:18 apa? Oh boleh enggak puasa nih ya kita 1:13:20 enggak puasa nanti kalau memang betul 1:13:22 secara fikih iya tapi kalau kalau kita 1:13:24 biarkan itu saja yang dianggap maka 1:13:26 kemudian seolah-olah puasa itu adalah 1:13:29 beban yang amat memberatkan kita. 1:13:32 Nah padahal tidak. Tidak. Justru ya 1:13:35 walaupun boleh tidak berpuasa tapi kan 1:13:37 harus ganti di hari yang lain. Harus 1:13:38 ganti di hari yang lain. 1:13:40 Nah, ada maksudnya di situ tuh. 1:13:42 Insyaallah nanti ya di pertemuan 1:13:43 berikutnya kita bahas biar lebih detail, 1:13:46 biar lebih rinci ya. 1:13:47 Kurang lebih demikian kepada Bu Hadi dan 1:13:50 ee para pendengar semua. 1:13:52 Masih ada waktu ini dari Ibu Asma di 1:13:54 Jaksel, Ustaz. Ee asalamualaikum 1:13:56 warahmatullahi wabarakatuh. 1:13:57 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:13:58 wabarakatuh. Bu Asbah ya silakan. Ya, 1:14:00 benar, Ustaz. Selama ini pemahaman saya 1:14:03 Ramadan ya wajib puasa 1 bulan penuh. 1:14:06 Sedangkan membaca Al-Qur'an untuk 1:14:07 mendapatkan pahala belum sampai 1:14:09 mentadaburi isi kandungannya. Karena 1:14:11 tanpa guru minim makna. 1:14:13 Terima kasih pencerahannya, Ustaz. 1:14:16 Kom komentar ya. 1:14:18 Iya, betul sekali Bu Asma. Makanya 1:14:20 insyaallah kita sama-sama ee berniat 1:14:24 untuk meraih rida Allah. Kan Allah yang 1:14:26 minta kepada kita ya secara spesifik ya, 1:14:29 secara eksplisit benar-benar Allah 1:14:32 mintanya tuh jelas banget. Huda linas 1:14:34 kata Allah. Saya kalimatnya gini ya. 1:14:37 Saya awali dari awal. Syahru Ramadan 1:14:39 alladzi unzila fihil Quran. Bulan 1:14:41 Ramadan itu bulan turun Quran. Lalu 1:14:43 Qurannya tuh di dipotret secara spesifik 1:14:47 banget oleh Allah. Secara benar-benar 1:14:49 apa? Jelas gitu ya. Yakni apa? 1:14:51 Hudalinas. 1:14:53 Hudalinas itu petunjuk hidup. Wabinatin 1:14:56 minal huda. Penjelasan rinci dari 1:14:58 petunjuk tadi detail-detailnya. Wal 1:15:00 furqan dan pembeda. Nah, lalu baru 1:15:03 kalimatnya kalau kamu jumpa bulan ini 1:15:05 puasa ya supaya dapat yang tiga itu 1:15:07 tadi. Nah, itu kan itu kan mintanya 1:15:11 Allah ke kita gitu kan ya. Makanya 1:15:13 supaya Allah rida kepada kita, kita 1:15:15 usahakan supaya dapat tiga-tiganya tadi 1:15:17 itu selama Ramadan. Jadi puasa wajib 1:15:21 supaya apa? Supaya yang tiga tadi mudah 1:15:23 dapatnya. Eh, kira-kira begitu Bu Asma 1:15:26 dan para pendengar sekalian. Wallahuam 1:15:29 dari Bapak 1:15:31 Sabita di Depok ya. Asalamualaikum 1:15:33 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:15:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:15:35 wabarakatuh. Pak Sabita ya. 1:15:37 Iya. Izin bertanya ini 1:15:42 ada orang yang pasih baca Al-Qur'an, 1:15:44 hafal sebagian dari isi Al-Qur'an, namun 1:15:46 kadang memiliki akhlak yang kurang baik 1:15:49 seperti merasa paling benar, memandang 1:15:51 rendah orang lain, tidak mau menerima 1:15:52 kebenaran. dan lain sebagainya. Apakah 1:15:55 dengan banyaknya ia berinteraksi dengan 1:15:57 Al-Qur'an namun tidak merubah akhlaknya? 1:16:00 Di manak di manakah kesalahannya ini, 1:16:03 Pak Ustaz? Demikian 1:16:04 ya. Menarik nih, Pak Sabita dan para 1:16:07 pendengar sekalian. Nanti Bapak bisa 1:16:09 buka surah Al-An'am surah ke-6 ayat 25. 1:16:14 Nah, di situ kalimatnya begini. Waminhum 1:16:19 may yastamiu ilaika. 1:16:22 Dan di antara orang-orang Quraisy kata 1:16:24 Allah ada yang mendengarkan bacaan Quran 1:16:29 langsung dari Nabi Muhammad sallallahu 1:16:31 alaihi wasallam. Bayangkan, Pak, kalau 1:16:33 tadi Bapak cerita tentang orang yang ee 1:16:35 di zaman sekarang belajar Quran, dia 1:16:37 ngerti, hafal sebagian, bla bla bla. Ini 1:16:40 lebih lagi nih orang yang dengerin baca 1:16:43 Quran dari Nabi Muhammad langsung, tapi 1:16:46 apa? Tidak paham. Nah, lanjut kalimatnya 1:16:49 ya. 1:16:58 Kami jadikan dibu 1:17:01 sumbatan sehingga membuat mereka tidak 1:17:05 memahaminya. 1:17:06 Jadi bukan mereka tidak tahu artinya 1:17:09 karena mereka orang Arab. Pasti mereka 1:17:11 ngerti maknanya yang dibacain Nabi. 1:17:13 Ngerti secara secara ini mah tahu mereka 1:17:16 ya. Bahasa Arab namanya bahasa 1:17:17 sehari-hari kan ngerti pasti. Tapi 1:17:19 enggak paham. Makanya paham itu tidak 1:17:22 tidak sama dengan ngerti. Nah, yang tadi 1:17:25 Bapak tanya orang ngerti bahasa Arabnya 1:17:28 dia tahu hafal hafal lagi dia Quran ya. 1:17:31 Dia baca bolak-balik apa dia dia ngerti 1:17:34 tapi belum tentu paham. Sebab apa? Sebab 1:17:37 paham itu adanya di kalbu. 1:17:40 Iya, di 1:17:41 kalbu lah kalbu itu enggak kebuka kalau 1:17:44 orang tadi takabur, 1:17:46 sombong dan lain sebagainya. Nah, 1:17:48 contohnya tadi tuh surat 6 ayat 25 yaq 1:17:56 artinya paham. Mereka tidak bisa paham 1:17:58 sebabunya ditutup. Ayaqahu waim 1:18:02 dan telinganya terkunci. Mau diomongin 1:18:04 apa juga dia anggap diri paling benar. 1:18:07 H. Nah, udah enggak udah enggak peduli 1:18:09 lagi orang bilang apa, orang bilang 1:18:10 tutup kuping, tutup telinga. Nah, itu 1:18:13 jadi Quran tidak sampai ke dalam 1:18:16 kalbunya, cuma sampai kepada otak 1:18:18 pemahamannya eh otak pengertiannya saja. 1:18:21 Tahu dia, tahu dia artinya apa, ngerti 1:18:24 dia, tapi tidak paham. Nah, untuk masuk 1:18:26 memahami ini harus membuka kalbuah 1:18:29 menjawab pertanyaan Bapak, kenapa orang 1:18:31 ada yang begitu ya? Jawabannya sederhana 1:18:33 karena kalbunya ketutup. 1:18:35 Kalbunya tertutup ya. 1:18:37 Kira-kira demikian. 1:18:38 Berarti perlu dibuka ya kalbunya, Ustaz 1:18:40 ya? 1:18:40 Harus ada pembukaan tuh. [tertawa] 1:18:43 Iya. Kalau kalbunya enggak kebuka 1:18:45 mental. 1:18:45 Oh iya mental terus. 1:18:47 Iya. 1:18:48 Ya Allah. Ini yang terakhir ya. Yang 1:18:50 terakhir dari Bapak Baron ya. Bapak 1:18:53 Baron Betawi. Asalamualaikum 1:18:54 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz Doni. 1:18:56 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:18:57 wabarakatuh. Pak Baron ya silakan Pak. 1:18:59 Nanti orang beriman akan dapat syafaat 1:19:01 termasuk dari Al-Qur'an. Seperti apakah 1:19:04 syafaatnya dari Al-Qur'an tersebut? 1:19:05 Ustaz mohon pencerahannya. Demikian. 1:19:08 Iya. Jadi begini. Yang pertama syafaat 1:19:10 itu Pak Baron dan Bapak Ibu para jemaah 1:19:13 sekalian pendengar Radio Silaturahim dan 1:19:15 Rasil TV di mana pun berada. Yang 1:19:17 pertama eh gini. Jadi pendapat ulama 1:19:20 yang namanya syafaat itu ada ada dua 1:19:22 jenis nih. Yang pertama 1:19:24 ada syafaat itu maksudnya sudah berlaku 1:19:27 saat di dunia ini. 1:19:29 Hm. Maksudnya kalau kita kalau kita 1:19:32 banyak baca Quran, kalau kita banyak 1:19:34 tadi Quran kita jadikan sebagai sahabat 1:19:37 tadi ya, 1:19:38 sahabat tu artinya kita tahu luar 1:19:39 dalamnya, kita tahu isinya, kita tahu 1:19:41 maknanya, paham. Nanti dia akan 1:19:43 mengarahkan kita di dunia ini. 1:19:46 Nah, sudah terjadi itu syafaatnya tuh. 1:19:48 Karena syafaat itu kan artinya 1:19:50 pertolongan ya. Sudah terjadi tuh 1:19:52 pertolongannya. Jadi tiba-tiba kita 1:19:54 ngerasa ah kayaknya enggak enggak nyaman 1:19:56 ada di ada di bisnis yang begini-gini 1:19:59 terus banyakin orang bla bla bla banyak 1:20:02 ngebohongin orang. Aduh kayaknya enggak 1:20:03 enak hati saya mau ganti. Ah itu sudah 1:20:05 syafaat tuh. 1:20:06 H 1:20:07 syafaat tuh. Nah jadi begitu juga 1:20:09 misalkan kita sering berselawat kepada 1:20:11 Nabi. Tumbuh rasa cinta kita kepada 1:20:13 Nabi. Syafaatnya sudah mulai dari 1:20:15 sekarang. Sebagian ulama mengatakan 1:20:16 begitu. 1:20:17 Sudah berlaku. 1:20:17 Sudah mulai. Ada rasa aduh rasanya 1:20:19 enggak enak kalau kalau ngibulin orang. 1:20:22 lah itu sudah syafaat tuh 1:20:23 ee akhirnya kita, "Ah, jangan ah gitu, 1:20:25 ah enggak mau, ah gitu. Ah, terhindar 1:20:27 dari maksiat, terhindar dari takabur bla 1:20:29 bla bla." Satu itu jadi sudah mulai di 1:20:31 dunia. Yang kedua nanti di akhirat mulai 1:20:35 dari alam kubur. Kalau syafaatnya Quran 1:20:38 ini nanti ya sudah mulai nanti kita 1:20:40 dilindungi oleh Al-Qur'an tadi. Berbagai 1:20:43 macam berbagai hadis yang sahih bisa 1:20:46 dicari nanti 1:20:47 ee Bapak Ibu sekalian. Wah, luar biasa 1:20:50 ya. dilindungi oleh Quran tadi karena 1:20:52 karena kita sering membaca Al-Qur'an dan 1:20:54 seterusnya. Ee baru saya kemudian nanti 1:20:56 di sisi Allah ya banyak sekali juga 1:20:59 hadisnya ya Al-Qur'an ini akan bersaksi 1:21:01 menjadi hujah bagi ee para pembaca bagi 1:21:05 para sahabatnya ya bukan hanya 1:21:06 membacanya tapi mengamalkannya. 1:21:09 Kesulitan-kesulitan yang dia temui dalam 1:21:11 mengamalkannya itulah yang di yang 1:21:14 diceritakan oleh Al-Qur'an ini ya. 1:21:16 kemudian menjadi ee saksi dia orang ini 1:21:19 dulu memperjuangkan ya nilai-nilai yang 1:21:22 ada di Quran walaupun hidupnya jadi 1:21:23 susah umpamanya gitu ya walaupun dia 1:21:25 harus jadi berjuang bla bla bla ini dan 1:21:27 lain sebagainya. Nah itu cocok dengan 1:21:30 kalimat dalam surat Yasin yang terkenal 1:21:32 itu kalimatnya. 1:21:40 Bersaksilah tangan dan kakinya nanti di 1:21:43 hari kiamat itu atas apa yang mereka 1:21:45 kerjakan. Nah, demikian pula kurang 1:21:48 lebih terhadap Al-Qur'an. Jadi, ada dua 1:21:50 maksudnya. Dari dunia ini sudah 1:21:52 dibimbing dan juga nanti di akhirat 1:21:54 mulai dari alam kubur ya dia menjadi 1:21:56 penolong bagi sahabatnya ya Al-Qur'an. 1:21:59 Wallahuam baw. Demikian 1:22:01 syafaat dunia akhirat Ustaz ya. Di dunia 1:22:03 bisa juga di akhirat juga. Masyaallah. 1:22:05 Betul. 1:22:06 Baik Ustaz kita dibatasi oleh waktu 1:22:07 mungkin sebelum pamit ada yang ingin 1:22:09 disampaikan, Ustaz, di pembahasan hari 1:22:11 ini? 1:22:12 Iya. 1:22:13 Para ikhwan, akhwat, para pendengar 1:22:15 Radio Silaturahim dan pemirsa Rasil TV 1:22:18 di mana pun berada. Kita sudah puluhan 1:22:20 kali Allah izinkan masuk Ramadan. Mari 1:22:23 kita betul-betul kali ini ee menjadikan 1:22:27 Ramadan insyaallah sebagai Ramadan 1:22:29 terbaik sepanjang hidup kita dengan cara 1:22:31 betul-betul membuka tadi keinginan Allah 1:22:35 ya, perintah Allah kepada kita untuk 1:22:37 menjadikan Ramadan ini masuknya 1:22:40 Al-Qur'an mengubah karakter kita. Semoga 1:22:42 Allah mudahkan kepada kita semua. 1:22:44 Wallahuam. 1:22:46 Baik, Ustaz atas pencerahannya di malam 1:22:49 hari ini juga Iwan Hawat yang telah 1:22:50 menyimak. Terima kasih banyak. Demikian 1:22:52 Iwan Hawat kebersamaan kita di acara 1:22:53 tadabur Al-Qur'an bersama Ustaz Doni 1:22:56 Amir Sagap. Salah paham tentang Ramadan 1:22:58 itu tema kita di hari ini. Insyaallah 1:23:00 minggu depan berlanjut kembali ustaz ya 1:23:02 dengan pembahasan ini dan ee tema apa 1:23:04 namanya subtema yang lain. 1:23:06 Baik yang saya bertugas Fahri ditemani 1:23:08 Neza dan juga Yusuf Subang pamit. 1:23:10 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:23:12 alla ilaha illa anta astagfiruka wa 1:23:14 atubu ilaik. Wasalamualaikum 1:23:15 warahmatullahi wabarakatuh. 1:23:17 Waalaikumsalam.