Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [Musik]
- bismillahirrahmanirrahim assalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- alhamdulillahiabbil alamin Hamdan kiron
- thyiban mubaran
- yuhibbu asadu Alla ilahaillallah wa
- asadu Anna muhammadan
- abduhuasulu Allahumma Shi ala muhammad
- wa alihi waihi
- ajbiid Ilman Allah
- [Musik]
- bimamtani masih dipancar luaskan dari
- jalan masih rahim Nomor 36 Kalimanggis
- Cibubur Bekasi ini adalah Radio
- Silaturahim dan juga rasil visual untuk
- Islam yang satu ikhwan dan akhwat
- pendengar dan pemirsa di mana pun anda
- berada di kesempatan hari Jumat sore ini
- di manaun Ikwan akwat berada kami doakan
- dan berharap ikhwan akhwat selalu dalam
- keadaan sehat walafiat selalu dalam
- keadaan baik dan tentunya dalam keadaan
- berbahagia baik yang mungkin saat ini
- sedang berkumpul bersama keluarga di
- rumah atau mungkin masih dalam
- perjalanan atau masih di tempat
- beraktivitas kita semua semoga selalu
- dilindungi Allah subhanahu wa taala dan
- mendapat rahmat darinya amin ya rabbal
- alamin dan tidak lupa kita doakan juga
- bagi saudara-saudara kita yang mungkin
- sedang dirundung masalah atau sedang
- dalam cobaan sakit kita doakan semoga
- segera diberikan solusi atas masalahnya
- dan juga segera disembuhkan oleh Allah
- subhanahu wa taala taala amin ya rabbal
- alamin senang sekali di hari Jumat sore
- ini edisi 6 Rabiul Awal 1439 Hijriah
- atau bertepatan dengan 24 November 2017
- kami dapat kembali hadir menemani dan
- menyapa ikhwan dan akhwat dalam program
- acara tausiah sore bersama saya jaur
- Zulfikar ditemani Dedi Bang Yusuf dan
- Rosid serta kerabat kerja yang bertugas
- di daerah akan menemani ikhwan dan
- akhwat bersama-sama mendengarkan nasihat
- tausiah dan ilmu yang akan disampaikan
- oleh Ustaz Ahmad salh yang Alhamdulillah
- sudah hadir bersama kita di studio kita
- sapa asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh Pak ustaz Waalaikumsalam
- Warahmatullahi Wabarakatuh kabar baik
- dan sehat Pak ustaz ya alhamdulillah
- atas doa dari semuanya Alhamdulillah
- kita tadi sempat terlambat di Karena
- bocor
- ban mohon maaf tidak apa-apa Pak ustaz
- ee yang penting di sore hari ini kita
- masih masih akan tetap mendapatkan
- ilmu-ilmu yang bermanfaat Insyaallah
- Ustaz Ahmad salh seperti biasa masih
- akan memberikan kajian kitab Riyadus
- shihin dan kita akan atau masih membahas
- ee pada pertemuan sebelumnya kita
- membahas mengenai adab-adab tidur
- berbaring dan mimpi dan Mari langsung
- saja kita simak
- pemaparannya
- tafad
- inalhamdalillah
- nahmaduhuuagfirubillahiuri anfusina
- wtiinaahdihillahu Fala mudillalah wudlil
- falan tajahu Wali mursyida Ashadu Alla
- ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa
- Ashadu anna muhammadan abduhu wa
- rasuluhu wa innahu la nabiya bad
- Allahumma shiall Wik hab
- Muhammad
- Ikhwan pendengar Radio Silaturahim serta
- pemirsa rasil TV di mana pun berada
- Alhamdulillah pada kesempatan sore hari
- ini Allah subhanahu wa taala masih
- memberikan kesempatan kepada kita untuk
- sama-sama menggali
- ee mencoba mencari
- mutiara-mutiara yang dapat berkilau
- dalam hati kita sehingga menjadi
- penerang dalam perjalanan kita menuju
- Allah subhanahu wa taala sebagaimana
- tadi dikemukakan bahwa pada sore hari
- ini kita akan melanjutkan kajian kita
- yaitu kajian bab tentang adab-adab tidur
- berbaring duduk mimpi Ya baik untuk
- tidak memperpanjang percakapan Mari kita
- lanjutkan kaji kita kepada ee apa kepada
- hadis nomor 5 dalam bab ini atau hadis
- ke-818 dalam kitab
- riadihin
- dari yais binfah Alghifari Semoga Allah
- meridainya ia berkata telah berkata
- ayahkujid ketika pada suatu hari pada
- suatu ketika aku berbaring pada perutku
- Maksudnya apa namanya telungkup
- ya di at
- perkukaorangelaki
- gerakankuijlii dengan kakinya faqala
- kemudian orang itu mengatakan
- inatunah
- sesungguhnya apa namanya telungkup ya
- telungkup di sini berbaring semacam ini
- adalah
- berbaringnya yang Allah murkai ya qa Fu
- maka Beliau berkata maksudnya Ayahnya
- Ayahnya yais berkata maka aku
- memperhatikan aku melihat lelaki tadi
- Namun ternyata aku tahu bahwa tadi
- laki-laki itu adalah Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam had hadisun
- hadis ini rwahu Abu dawuda telah
- meriwayatkan hadis ini Imam Abu Daud
- biisnadin Shahih dengan isnad yang
- sahih
- tib dari hadis ini dapat kita lihat
- bahwa
- pertama Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Wasallam yang di dalam hadis ini Rasul
- katakan bahwa tidur tengkurep adalah
- tidur yang dibenci oleh Allah subhanahu
- wa taala ya
- E bagaimana dan mengapa larangan tidur
- telungkup atau bahasa kita tengkurep ini
- dilarang hikmah-hikmahnya sedikit sekali
- ulama yang menguraikannya namun kemudian
- para sahabat ridwanullahi alaihim
- langsung
- menghindari ya tidur semcam itu jadi
- setelah kemudian diketahui bahwa tidur
- semacam itu adalah tidur yang tidak
- disukai oleh Allah subhanahu wa taala
- maka para sahabat meninggalkannya begitu
- juga semestinya Kita sebagai orang
- beriman bahwa kemudian ketika kita
- mengetahu hikmahnya Hua afdol wa Ahsan
- itu lebih utama dan lebih bagus tapi
- kalau kita belum mengetahui
- ee apa
- hikmahnya faah faedahnya kemudian juga
- ee ee apa namanya
- argumentasiargumentasi yang bersifat
- Nalar maka yang paling penting kita
- dapat mengamalkan terlebih dahulu karena
- kalau kita melihat kalau kita membaca
- berbagai macam kitab Tarikh para sahabat
- itu ee jarang sekali mencari
- alasan-alasan Mengapa Nabi melakukan
- sesuatu tapi kemudian mereka kalau
- melihat nabi melakukan sesuatu mereka
- mengikutinya sebagaimana ee sering kita
- Kemukakan
- bahwa suatu ketika Rasulullah Sallallahu
- Alaihi Wasallam sebelum mengimami salat
- belum sebelum bertakbir saat mengimami
- salat Kemudian beliau membuka
- sandalnya para sahabat melihat Rasul
- membuka sandalnya maka mereka pun
- beramai-ramai membuka sandalnya melihat
- para sahabat melakukan itu maka
- tersenyumlah Rasulullah Sallallahu
- Alaihi Wasallam selesai salat Rasul
- bertanya Mengapa kalian membuka sendalmu
- terompahmu maka mereka menjawab karena
- kami melihat Baginda melepas e sendal
- Baginda maka Rasul kemudian ee
- menjelaskan tadi Jibril mengabari
- kepadaku bahwa di dalam terompakku di
- dalam sendalku ada najis sehingga aku
- buka ah jadi ini jadi para sahabat itu
- melakukannya tanpa mengetahui dulu ya
- apa alasannya apa faedahnya apa
- manfaatnya bahkan yang penting melihat
- Rasul gitu lakukan Nah karenaang
- informasi-informasi itu sudah sempurna
- tidak mengapa kalau kemudian kita
- mencari faedah-faedah itu mengkaji
- tentang manfaat-manfaat itu tidak
- mengapa dengan catatan ee ketaatan tidak
- dikalahkan dengan alasan bahwa belum
- ditemukannya faedah-faedah tersebut ini
- hadis yang pertama maksudnya hadis
- kelima dalam bab ini atau hadis ke-88
- dalam kitab Riyadus shihin kemudian
- eh hadis yang keenam atau yakni hadis
- sadis hadis yang
- keenam waan Abi hurairat radhiallahu
- Anhu an rasulillahi Sallallahu Alaihi
- wasallama tetapi maksudnya bangun itu
- adalah melek dari tidurnya melek dari
- tidurnya maka kemudian dia pun e membaca
- mengingat Allah subhanahu wa taala gitu
- kan Nah maka oleh sebab itu bisa jadi
- orang lain ee terlihat melakukan salat
- malam Sara orang tadi tidak terlihat
- melakukan salat malam tapi dicatat
- sebagai ahlu zikir karena Masyaallah
- tadi itu
- senantiasa memenuhi gerakannya duduk dan
- berdirinya bergerak dan diamnya
- senantiasa ia basahi bibirnya dengan
- zikir kepada Allah subhanahu wa taala
- karena azzikru karena mengingat
- H Alal mahabbah karena mengingatingat
- itu menyebut-nyebut itu sebagai bukti
- sebagai petunjuk bahwa ia
- mencintai ya sebagaimana Ia mencintai
- nyebut si fulana kalau lelaki fulanah
- lagi fulanah lagi yang disebut-sebut di
- majelis A fulanah di majelis B fulanah
- yang diangkat sebagai pembicaraannya
- sebagai tema bicaraannya ah itu
- menunjukkan bahwa yang di yang ada di
- dalam hatinya adalah mahabbah kepada
- fulana karena kemudian ee air apabila
- dituangkan maka akan keluar sebagaimana
- yang ada di dalamnya Kalau yang di
- dalamnya air teh yang keluarnya air teh
- kalau di dalamnya air kopi keluarnya air
- kopi kalau misalnya di dalam teko itu
- air susu keluarnya air susu tidak
- mungkin air susu kemudian dituangkan
- keluar jadi air teh ini menunjukkan
- bahwa yang terucap dari seorang hamba
- menunjukkan apa yang ada di dalam
- hatinya maka para sahabat meskipun
- munafik itu adalah
- rahasia sekali lagi bahwa sifat
- kemunafikan itu rahasia hanya Allah dan
- dirinya yang tahu namun para sahabat
- diberi pengetahuan ya dengan
- ciri-cirinya Salah satunya apa yang
- senantiasa ia ucapkan dan apa yang
- senantiasa ia kerjakan antara ucapan dan
- Pek annya tidak ekivalen tidak sama
- tidak
- mustawian maka meskipun para sahabat
- tidak mengucapkannya dengan bentuk
- tuduhan dalam hati mereka kemudian mampu
- menilai siapa orang yang ada di
- sekitarnya itu begitu juga
- kita kita akan tahu bagaimana
- pembicaraannya Bagaimana amalnya ya jika
- amal e amalannya tidak sejalan dengan
- pembicaraan yang baik dan itu ternyata
- berulang-ul ulang maka bisa
- jadi ini menunjukkan kemunafikan bisa
- jadi namun sekali lagi itu hanya
- penilaian yang bersifat sementara yang
- tidak mutlak yang tidak boleh kemudian
- diucapkan dituduhkan kepada orang
- tersebut Kenapa karena terlalu banyak
- Data lain yang tidak diketahui gitu ya
- he baik ini
- eh hadis yang kedua yang pertama tadi
- menunjukkan bahwa ah zikir kepada Allah
- di setiap majelis dan saat berbaring
- kemudian juga hadis ini menunjukkan
- peringatan untuk tidak lalai mengingat
- Allah subhanahu wa taala Jangan sampai
- kita dalam keadaan lalai ee sehingga
- menghadap Allah pun dalam keadaan
- seperti itu maka senantiasa kita
- mengucapkan zikir pad Allah Pilihlah
- zikir-zikir yang bisa kita ucapkan
- Apakah itu doa Nabi Adam Apakah itu doa
- Nabi Yunus Apakah itu doa doa ee nabi
- yang lain ya silakan pilih ya k ataupun
- kalau misalnya Anda belum tidak
- menghafal satu doa pun dari para nabi
- anda pun boleh memilih e doa-doa yang
- ditulis oleh para ulama kalaupun Anda
- belum hafal juga karena para ulama juga
- menulis doanya dalam bahasa Arab tidak
- ada satuun yang hafal misalnya maka anda
- pun boleh e berdoa berzikir dengan apa
- yang Anda pahami ya Jadi ini ini
- Ikhwatul Iman pendengar Radio
- Silaturahim serta pemirsa R TV tentang e
- bab tidur berbaring telentang dan mimpi
- Mari kita lanjutkan kepada bab
- berikutnya
- adalah tentang kebolehan tidur telentang
- Ikhwatul
- Iman sebagian manusia menganggap bahwa
- mengkaji hal-hal semacam ini
- hanya habiskan waktu saja namun
- orang-orang yang mencintai Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana
- mencintainya para sahabat ridwanullahi
- alaihim kepada Rasulullah Sallallahu
- Alaihi Wasallam maka kajian-kajian
- semacam ini adalah kajian yang
- menyegarkan jiwanya yang mengakibatkan
- mereka rindu kepada Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana
- Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
- pun begitu rindu kepada umatnya begitu
- perhatian kepada umat ya sebagaimana
- kita lihat Bagaimana Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam di saat
- sakarah almaut sakaratul maut menervanya
- beliau justru Yang diingat adalah pesan
- salat untuk umatnya juga tentang umatnya
- Bagaimana nasib umatnya umati umati
- umati ini yang beliau ingat yang beliau
- pikirkan yang beliau ee senantiasa
- menjadi bahan pemikirannya adalah umat
- umatnya
- luka yang terjadi pada pada tubuhnya
- tidaklah membuat beliau
- sakit tidaklah membuat beliau
- merintih tanggalnya gigi karena membela
- risalah dan memperhitungkan serta
- memperhatikan
- umatnya tidak menjadi apa-apa tetapi
- justru umatnya itulah yang kemudian
- menjadi objek yang senantiasa dipikirkan
- oleh Baginda Nabi Sallallahu Alaihi
- Wasallam maka wajar kalau beliau
- senantiasa memikirkan kita kita pun
- lebih wajar untuk senantiasa mengenang
- beliau dalam berbagai kebaikannya
- kemudian mengikutinya dengan cara yang
- baik sehingga Insyaallah dengan rahmat
- Allah kita pun akan berjumpa dengan
- beliau Sallallahu Alaihi
- Wasallam Namun ada satu hal yang ingin
- saya
- tambahkan bahwa
- Muhammad atau
- Ahmad adalah nama adalah doa yang
- dikemukakan oleh ibu bapaknya oleh
- kakeknya oleh
- paman-pamannya agar beliau kelak saat
- itu menjadi orang yang
- terpuji Namun ternyata bahwa doa dengan
- memberikan nama tersebut terbukti
- dikabulkan oleh Allah subhanahu wa taala
- sehingga beliau Sallallahu Alaihi
- Wasallam bagi makhluk yang
- terpuji Muhammad atau
- Ahmad namun para ahli tarik mencoba
- menganalisa ada pesan apa
- sesungguhnya dengan nama dengan
- kelahiran Nabi Muhammad Sallallahu
- Alaihi Wasallam pemilik sunah-sunah yang
- kita kaji dalam kitab Riyadus shhin
- ini jadi untuk dalam tanda ptingk
- pemahaman secara kontekstual dapat kita
- pahami bahwa pesan yang terjadi dalam
- peristiwa kelahiran Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam itu
- untuk bisa menghasilkan dalam tanda
- petik seorang hamba yang terpuji maka
- ayahnya harus menjadi hamba yang taat
- kepada Allah subhanahu wa taala hamba
- yang benar-benar mengabdi kepadaad Allah
- maka faasbahua maka jadilah ia sebagai
- hamba Allah dan ini bisa kita lihat Ayah
- Beliau bernama Abdullah hamba
- Allah sementara ibunya adalah orang yang
- mampu memberikan rasa
- aman ketika suami tidak ada dia akan
- jaga harta dan kekayaan serta
- putra-putrinya maka beliau
- pun telah memberikan satu gambaran dalam
- hal ini kelahirannya itu situasinya itu
- telah memberikan gambaran kepada kita
- jika kita ingin menghasilkan anak yang
- terpuji yang mampu menghasilkan sebuah
- peradaban yang Begitu Berharga
- sebagaimana pernah terjadi dalam ee
- saat-saat golden age golden age itu
- adalah masa-masa keemasan ya ya
- masa-masa keemasan para
- ee kaum muslimin maka harus ada seorang
- ayah yang menghambakan diri kepada Allah
- dengan memenuhi segala perintah Allah
- dan menjauhi larangannya sementara
- pasangannya dalam hal ini adalah ibu
- dari calon yang akan menjadikan
- peradaban ini Mulia maka dia harus mampu
- memberikan rasa
- aman sebagaimana kita membaca dalam
- beberapa ee riwayat bahwa ibu beliau
- sallallah alaii wasallam bernama
- Aminah sementara
- kakeknya yang bergerar Abdul Muthalib
- wasmuh namanya adalah
- sybah sybah itu adalah orang tua yang
- bijaksana jadi keberadaan ibu sebagai
- hamba Allah e Ayah sebagai hamba Allah
- ibu yang senantiasa memberikan rasa aman
- kemudian ee ee kakeknya yang begitu apa
- namanya bijaksana dan saat kelahiran
- Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam pun
- dibantu oleh Asyifa yaitu orang yang Apa
- nama sempurna lagi sehat Asyifa saat
- Kemudian beliau beranjak berkembang
- disusui oleh Halimatus sa'diah oleh
- seorang hamba yang menyenangkan yang
- mujur nah dan beliau lahir di bulan
- Rabiul awal Rabiul Aal itu adalah musim
- bunga jadi ini bukan sebuah kebetulan
- kata mereka kata para pengamat Tarikh
- bahkan para pengamat tafsir pun ketika
- membahas tentang ayat-ayat berkenaan
- dengan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi
- Wasallam mereka katakan kondisi ini
- adalah bukan kondisi Kebetulan tapi
- kondisi yang harus kita tiru bahwa
- ketika kita menginginkan sebuah
- komunitas sebuah peradaban yang
- mengagumkan di sisi Allah tabaraka wa
- taala maka ini harus diperhatikan ibu
- dan bapak ya ahnya artinya biahnya
- lingkungannya lingkungan yang indah yang
- digambarkan tadi lahirnya di Rabiul Aal
- sebagai musim bunga para pembantunya
- juga yang menyokongnya adalah
- orang-orang yang
- Masyaallah ya dan sebagaimana pernah
- dikemukakan Bagaimana kemudian Allah
- subhanahu wa
- taala memuliakan kekasihnya Muhammad
- sallallahu alaihi
- wasallam yang kemudian sunah-sunahnya
- kita kaji Itulah sebabnya mereka tidak
- pernah bosan menggali sunah-sunah
- Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
- mereka bahkan ingin
- persis seperti Rasulullah Sallallahu
- Alaihi Wasallam meskipun berbeda latar
- belakang Rasul berhenti di satu tempat
- dia ikuti di tempat itu juga berhenti
- ketika ditanya kenapa engkau lakukan itu
- karena Rasulullah melakukan ini di
- tempat ini alasannya cuma itu cuma
- karena Rasulullah melakukan itu maka ada
- sahabat yang yang melakukannya nah Oleh
- sebab itu Ikhwatul
- iman tidak saya pungkiri juga kalau
- kemudian ada di antara kita yang mencoba
- memandang pesan-pesan itu secara
- mendalam sehingga dia
- membandingkan menyesuaikan gitu kan
- Sekali lagi saya sangat menghormatinya
- orang-orang yang semacam itu namun
- kemudian saya pun tidak menganggap
- terbelakang orang-orang yang senantiasa
- gitu kan memahami sunah apa adanya
- biarkan ia memahami apa adanya karena
- pola pikirnya juga seperti itu tidak
- bisa dipaksakan di sinilah menariknya
- jemaah itu di
- situ semuanya ada dengan berbagai ragam
- yang ada tetapi memiliki tujuan yang
- sama yaitu Rida Allah subhanahu wa taala
- maka kita akan menjadi menarik dan
- tertarik ketika- ketika melihat sebuah
- komunitas yang beragam namun kemudian
- mereka saling mencintai karena Allah
- saling menghargai pemahamannya karena
- mereka bukan menginginkan penilaian dari
- orang lain tapi yang mereka inginkan
- adalah R Allah subhanahu wa
- taala Begitu juga dengan hadis yang kita
- bahas ini dengan hal-hal semacam yang
- kita kaji ini di antara mereka memandang
- bahwa itu ee adalah satu hal yang
- mengantarkan kepada kecintaan kepada
- Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam
- namun sebagian mereka mengatakan
- cukuplah bagi kami hadis-hadis yang
- mengandung hukum saja
- tidak mengapa sekali lagi
- ee jika semuanya bermuara kepada
- pemahaman
- argumentatif ya argumentatif Yang saya
- maksudkan jelas dia mengemukakan
- argumentasi dari kitab Allah dan Sunah
- juga ya kemudian hingga dia melihat atau
- memahami dari satu sudut sementara di
- sudut yang lain akan ditemukan
- saudaranya dengan latar belakang
- pemahaman dan Pengamalan yang tidak sama
- alias beragam dalam masalah-masalah yang
- bersifat furu maka yang demikian itu
- bukan suatu masalah ya Nah maka oleh
- sebab itu sekali lagi
- ee
- kajian-kajian sunah Yang saya maksudkan
- sunah bukan hanya karena sunah sendiri
- kalau kita merujuk kepada kitab-kitab
- para ulama sunah itu bisa bermakna
- tauhid bisa bermakna
- akhlak bisa bermakna Risalah secara utuh
- bisa juga segala sesuatu yang
- dinisbatkan kepada Rasulullah Sallallahu
- Alaihi Wasallam kemudian juga pendapat
- para ahli fikih berbeda pendapatnya
- dengan para ahli hadis dalam
- mendefinisikan sunah tersebut tetapi
- bagi kita yang demikian itu adalah
- hazanah bukan untuk dicari perbedaannya
- bukan dicari untuk dibentur-benturkan
- tetapi ini Khazanah yang mengakibatkan
- kita semakin luas pemahaman karena luas
- pemahaman maka kita dada kita semakin
- lapang kalau dada kita semakin lapang
- maka permasalahan apapun yang masuk ke
- dalam dada kita sangat mudah untuk masuk
- dan tidak menyakiti Kenapa karena
- dadanya lapang nah Oleh sebab itu ini
- yang harus digaris bawahi jadi kajian
- Riyadus saliihin hubungannya
- sekarang dengan Rabiul Aal ini sangat
- Rat ya Saya kira ini sebagai pengantar
- dari
- kajian kita sesungguhnya n
- eh akan kita
- lanjutkan namun saya kira ini sudah
- dipandang Cukup dua hadis ini sebagai
- pengatan demikian wallahuam
- bawab
- [Musik]
- yaanana
- [Musik]
- bianana
- waana
- Asna
- Asna
- [Musik]
- wasirti
- [Musik]
- wagfirliidinabi wa
- [Musik]
- mauludina
- [Musik]
- mahbah
- johbah Wal muslimina ajma
- aminabbi asma Fadlan wajudan
- Manna la
- biktisabin Minna Bil Mustofa
- rasuli nahd
- bikulli
- hab alihi
- [Musik]
- wasahbibi
- walhamdulillahi fil
- [Musik]
- badiahi Ya Allah kami mengaku bahwa kami
- berdosa kami melampaui batas kami hampir
- tergelincir Berilah kami
- pengampunan membersihkan semua Nista
- tutuplah kekurangan kami ya Allah
- amankanlah yang kami takuti ampunilah
- Ayah bunda kami juga anak-anak kami
- famili dan
- saudara-saudara serta semua teman dan
- yang mereka kami cintai tetangga atau
- sahabat serta seluruh muslim semuanya
- amin Terimalah harapanku semata anugerah
- dan kemuliaanmu
- bukan karena usaha kami dengan kedudukan
- Alfa sahu Alaihi wasam kabulkan
- permintaan kami selawat dan salam semoga
- Allah
- limpahkan kepada Rasulullah senantiasa
- sebanyak butiran awan puji bagi Allah
- sejak awal hingga akhir baik
- alhamdulillah kitau sa meny kajian yang
- disik katan hari ini masih dalam kajian
- kitab Riadus shihin dan tadi Ustaz
- menjelaskan tentang adab-adab adab-adab
- tidur berbaring dan mimpi juga tadi
- ditambah dengan sunah-sunah lain seperti
- Bagaimana Rasulullah berzikir dan dalam
- keseharian Rasulullah
- dan kami mengundang bagiakwat yang ingin
- berpartisipasi yang ingin bertanya
- silakan bisa lewat telepon di
- 021
- 451512 atau bisa mengirimkan lewat SMS
- maupun WhatsApp di
- 08111
- 999720 dan kita langsung Pak ustaz ya
- tidak Jedah langsung SMS yang pertama
- Bapak Sapto Di cikuda asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh
- Ustaz saya mendengar nasat katanya kalau
- sedang bekerja untuk menafkahi keluarga
- jangan terlalu ingat-ingat mati agar
- bisa lebih semangat bekerja ingat-ingat
- mati yang paling baik adalah ketika
- ibadah agar bisa khusyuk saya masih
- bingung memahami hal ini mohon
- pencerahannya Naam jazakumullah Khair
- kepada Akhil Habib Bapak safto di cikuda
- ya pertanyaan yang menarik sekali ini
- berawal dari kesalahan kita
- memahami bahwa ibadah itu hanya dikenal
- hanya sebagai ibadah mahdah
- saja bekerja itu
- ibadah maka hubungannya dengan ingat
- mati Bukan kemudian menjadi dia malas
- bekerja tapi ketika ia ingat mati dia
- justru bekerja dengan sungguh-sungguh
- dan
- jujur karena dia takut ketika
- bekerja kemudian dia berdusta berbohong
- mati meninggal dunia kemudian ia tidak
- bisa mempertanggungjawabkannya di
- hadapan Allah subhanahu wa taala jadi
- mujahadah itu bukan hanya dalam ibadah
- mahdah saja termasuk di dalam tadi
- ibadah-ibadah e yang bersifat umum gitu
- ya termasuk ngajar ingat mati itu dia
- akan konsekuen masuk jam berapa pulang
- jam berapa dia tidak akan mengorupsi
- waktu karena waktu itu harus ia
- pertanggungjawabkan dftan Allah
- jadwalnya jelas kecuali Bil uzri dengan
- uzur ya kalau dengan uzur maka F abi
- tetapi ketika ia mengajar ketika ia
- kemudian ee apalagi kemudian dia bekerja
- kemudian dia membuat laporan ketika dia
- jadi sekretaris dia
- menulis surat dan lain sebagainya itu
- dengan kejujuran dan kesungguhan Maka
- itulah yang disebut dengan mujahadah
- ingat mati itu bukan menghasilkan
- kemalasan tapi ingat mati harus
- mengantarkan kepada mujahadah kepada
- kesungguhan ya jadi justru ini jadi
- ingat mati itu tidak senantiasa
- pengertiannya adalah tadi ya sangat
- tergantung kita
- memaknainya jadi ingat mati bisa menjadi
- lebih semangat semangat Apa semangat
- dengan kejujuran bekerja dengan
- kejujuran ketika dia meninggal dunia
- dalam keadaan mencari nafkah dengan
- jujur maka Insyaallah fahua fiabilillah
- dia dianggap di jalan Allah subhanahu wa
- taala namun meskipun dia sedang salat
- zahirnya sedang salat namun hatinya Dia
- sedang Ria hatinya sedang sumah maka dia
- tidak bisa mempertanggungjawabkannya di
- hadapan Allah subhanahu wa taala banyak
- orang yang terbunuh Dian perang tetapi
- nabi katakan Hua finar
- huaarar kaget para
- sahabat Bukankah mereka mati di medan
- perang Bukankah mereka mati syahid
- begitu penilaian kita tapi nabi
- katakan nnyata betul Banyak fakta
- menunjukkan ada di antara mereka
- berperang sebagai Kesatria yang hebat
- itu karena ia ingin didengar karena ia
- ingin dilihat karena dulu para gadis
- mencemoohkan dirinya di saat orang lain
- pergi berperang dia tidak berperang dia
- tidak mau dicomoh lagi oleh para gadis
- berangkatlah dia ke medan perang dia
- buktikan bahwa dia sebagai seorang
- Kesatria faasbah Hua namun kemudian dia
- meninggal dunia di jalan Ria di jalan
- yang ingin dilihat oleh manusia di jalan
- sumah di jalan ia ingin didengar oleh
- manusia meskipun zahirnya mestinya
- menurut kita Hua Ahlul Jannah tapi
- kemudian nabi mengatakan Hua finnar nah
- Oleh sebab itu semua hakikat kita tidak
- bisa menyimpulkan secara
- mutlak semua hakikat karena banyak yang
- tidak kita ketahui maka yang ada
- senantiasa kita berbaik sangka kepada
- saudara kita kita hanya menghukumi Zahir
- yang baik-baik Tetapi kalau kita
- menemukan Zahir yang buruk-buruk Carilah
- Zahir lain yang akan kita nilai dia
- menjadi orang yang baik Kalau melihatnya
- zahirnya baik kita langsung mendoakan
- dia jadi orang baik tapi kalau kita
- melihatnya dia zahirnya buruk menurut
- kita jangan buru-buru kita memvonisnya
- ah begitu ya Misalnya ada orang jarang
- ke
- masjid ada orang jarang salat berjamaah
- jelas kita ajak dia tapi kemudian kita
- tidak bisa menjustifikasi bahwa dia
- adalah orang yang anti masjid banyak di
- kalangan
- kita kalau kita melihat nanti di
- beberapa literatur ada ulama-ulama
- Indonesia karena fokus kepada ilmu
- sehingga mereka tidak melakukan salat
- berjamaah kita tentu tidak tahu hak nya
- kita hanya tahu bahwa salat berjamaah
- itu pahalanya 27 dalam satu riwayat di
- riwayat lain 25 derajat gitu kan
- kemudian E itu dibanding salat sendirian
- namun kemudian kita tidak bisa
- menjustifikasi orang yang tidak salat
- berjamaah itu toh para ulama terdahulu
- pun sampai terjadi berbeda pendapat
- menghukumi salat berjamaah Nah apalagi
- kita yang kemudian yang masih
- meraba-raba ya yang masih melihat ee
- dari dekatan orang lain karena kita
- belum mampu melihat dengan kacamata kita
- sendiri namun sekali lagi ini yang harus
- dikemukakan ya jadi sekali lagi kalau
- kita bekerja ingat mati tidak masalah
- dengan pengertian ingat mati itu adalah
- mengingat kematian sehingga kita
- senantiasa jujur kepada Allah maksudnya
- jujur karena Allah sehingga kita juga
- bersemangat dalam berkarya Kalaupun dia
- kemudian dipanggil oleh Allah dalam
- keadaan dia meniatkan dirinya mencari
- nafkah yang halal dengan sungguh-sungguh
- gitu ya nah begitu juga ketika dia
- sedang mengabdi kepada Allah dari
- pendekatan e ibadah mahdah dia pun ingat
- mati sehingga itu kalau itu ingat dosa
- Kalau itu ingat dosa Ingat matinya ingat
- Mati Ingat Dosa khawatir dosanya tidak
- terampuni terus sehingga ia terdorong
- bangkit rohaninya artinya hidup kembali
- ruh apa istilahnya himahnya hidup
- kembali ee Ruhul jihadnya untuk mengabdi
- kepada kepada Allah subhanahu wa taala
- dengan sungguh-sungguh ya Jadi ini saya
- kira pemahaman
- itu dapat diambil seperti yang
- dijelaskan boleh saja Kemudian kalau
- tadi pengertiannya Jangan ingat mati
- kalau sedang bekerja karena nanti tidak
- nah ini ee Ini juga nanti dengan
- pengertian tetap jujur Enggak ada
- masalah pengertian itu tetapi kalau
- pengertiannya tadi tidak apa namanya
- jangan ingat mati sehingga dia boleh
- melakukan apa saja nah ini jadi masalah
- maka selama tidak mengakibatkan
- pemahamannya melenceng dari apa yang di
- e kehendaki maka tidak mengapa Tetapi
- saya mengemukakan apa yang saya paham
- itu seperti itu ya demikian
- wallahuam B baik Semoga jadi paham ya
- Bapak sabto di cigoda untuk
- pertanyaannya dan kita ke pertanyaan Ibu
- Suswati di Kelapa 2 deppok
- Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam
- Warahmatullahi Wabarakatuh Ust Apa yang
- di maksud lalai dalam salat celaka orang
- yang salat berarti orang yang beribadah
- saja bisa celaka apalagi yang tidak mau
- nauzubillah Ibu Suswati di Kelapa du ya
- di Kelapa du Semoga Allah merahmati Anda
- semoga Allah subhanahu wa taala
- membimbing orang yang akan menjawab
- pertanyaan
- andaibin sebagan ulama gembira dengan
- turunnya ayat
- ini kenapa bergembira karena yang
- fawailul Lil musallin Celakalah
- orang-orang yang salat yaitu orang-orang
- yang
- lalai
- dari tentang ada dua ya itu An shatihim
- jadi kalau an shatihim maka maksudnya
- adalah tentang pesan-pesan salatnya jadi
- Celakalah orang-orang yang salat ketika
- ia lalai dari pesan-pesan salatnya nya
- itu yang
- celaka ya kecuali kalau ayatnya begini
- kata sebagan
- ulama Celakalah orang yang salat ketika
- ia lalai Fi shatihim dalam salatnya
- kalau ayat itu menggunakan harfu jarnya
- Fi maka tak ada seorang pun yang selamat
- karena kebanyakan di antara manusia
- salatnya adalah lalai maksudnya ketika
- ia salat maka pikirannya tidak 100%
- fokus kepada bacaan maupun ke dalam
- gerakan salatnya Jadi kalau begitu
- semuanya celaka tetapi kemudian kata
- mereka kata para ulama yang meneliti itu
- Alhamdulillah Allah justru menurunkan
- ayatnya fawailulil musina eh maka
- Celakalah orang-orang yang salat yaitu
- orang-orang yang lalai an shatihim dari
- pesan-pesan salatnya misalnya begini
- yang dimaksud Dia rajin salat
- tapi ia tidak mau membantu fakir miskin
- ini dia celaka dia Salat tapi kemudian
- dia tidak disiplin Ah ini celaka ya Dia
- kemudian salat namun kemudian dia
- senantiasa e apa mendahulukan
- seruan-seruan setan hartanya
- dibelanjakan di jalan setan tenaganya
- dia keluarkan di jalan setan padahal
- ketika salatnya dia katakan
- intii amin dia katakan bahwa semuanya
- untuk Allah namun kehidupannya fakta
- dalam kehidupannya Justru untuk jalan
- tagut jalan Setan nah ini yang disebut
- dengan fawailul Lil musallin Adapun bisa
- jadi dia
- lupa maksudnya lalai tidak ingat tidak
- ngerti arti atau makna dari
- bacaan-bacaannya namun dalam kehidupan
- sehari-harinya dia senantiasa
- mengaplikasikan pesan-pesan itu
- pesan-pesan salatnya Dia peduli kepada
- fakir miskin Dia peduli kepada para
- janda Dia peduli kepada orang-orang
- jompo Dia peduli kepada orang-orang yang
- memerlukan Dia membantu orang-orang
- bodoh dia mengajari orang-orang bodoh
- tersebut dia luruskan orang-orang yang
- menyimpang Dia kemudian Ingatkan
- orang-orang yang lalai maka orang
- tersebut Insyaallah termasuk orang yang
- tidak celaka karena yang dimaksud yang
- celaka itu adalah orang yang lalai dari
- pesan-pesan salat itu ya Ini saya kira
- yang dapat saya jelaskan untuk ibu
- Suswati ya
- heehah
- jadi akhlak seseorang dalam keseharian
- itu menunjukkan kualitas salatnya Jadi
- kalau seseorang kemudian mampu mencegah
- perbuatan keji dan mungkar minimal ya
- bukan minimal bahkan paling tidak
- dirinya dirinya dia cegah dari berbuat
- keji dan mungkar maka dia telah apa
- namanya telah berhasil dalam salatnya
- karena in Fah Wal munkar gitu ya
- demikian wallahuam berarti kalau ada
- sebutan
- Salat tapi kok begini salat kok tapi
- begini ahah itu yang dimaksud fawailulil
- musallin gitu Ya baik kita ke pertanyaan
- lainnya dari Bunda Rid di Depok Eh
- Asalamualaikum Pak ustaz Waalaikumsalam
- Warahmatullahi Wabarakatuh ada yang
- bilang ketika kita berzikir menggunakan
- tasbih maka ibadah kita itu menyerupai
- ibadah agama lain apakah kita tidak
- boleh berzikir menggunakan tasbih mohon
- pencerahannya Pak ustaz
- Naam
- Masyaallah yang mungkin yang dimaksud
- dengan tasbih adalah alat yang
- bulat-bulat itu yang biasanya setiap
- hitungan 33 ada tandanya kemudian ada
- bilangan 33 ada tandanya bilangan 33 ada
- tandanya kemudian yang satu itu ada itu
- e yang panjangnya itu sebagai
- 100nya menarik sekali justru kita
- menyebut itu adalah
- tasbih padahal tasbih itu tidak dikenal
- di agama
- lain tasbih itu kita yang punya Tahmid
- itu kita yang punya gitu takbir itu yang
- kita punya Oke baik namun terlepas
- Apakah itu dari agama lain atau tidak
- Ikhwatul iman itu hanyalah
- alat Anda mau mengggenakan telunjuk
- falatafadol Maskur mau menggunakan
- jari-jari buku-buku jari ini buku tu apa
- namanya ini ya buku ya Buku jari buku
- jari silakan subhanallah subhanallah
- fadol
- W Ana punya yang disebut seperti tadi
- tasbih tasbih digital ada lagi ah
- sekarang zaman digital bukan lagi angkat
- takt angkanya Bukan clek clek tiap
- dipijit muncul angka digital boleh
- kenapa karena
- itu alat untuk mempermudah Anda
- mengingatnya padahal kajiannya satu
- kajian yang sampai kepada kita
- sesungguhnya Ketika Nabi bacalah
- mengatakan bacalah Subhanallah 33 kali
- Alhamdulillah 33 kali Allahu akbar 33
- kali sebagian mengatakan bukan 33 kali
- persis Tapi maksudnya
- sebanyak-banyaknya dari mana pemahaman
- itu
- tiga tiga itu jamak
- tiga tiga itu jamak dalam bahasa Arab
- kalau satu Mufrad dua Man Nah baru but
- banyak itu kalau di mulai dari
- tiga jadi sekali lagi bagi saya bukan
- masalah yang harus
- diperdebatkan tentang tentang alat untuk
- menghitung
- 33 pertanyaannya misalnya
- begini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
- dalam satu Hadis adalah orang yang EE
- banyak memohon ampun kepada Allah dalam
- satu hari itu ee lebih dari 70 kali di
- riwayat lain 100 kali Okelah nabi 100
- kali saya ingin misalnya Karena nabi 100
- karena beliau ini orang bersih dijamin
- segala dosanya telah diampuni oleh Allah
- karena saya hamba yang tidak saya
- ketahui tentang dosa-dosa saya maka saya
- akan beristigfar sehari itu 500 kali
- Dengan pemahaman tadi maka untuk
- menghitungnya berarti tiap habis salat
- saya 100 kali 100 kali dengan gambaran
- Ketika saya ketika sy khusyuk saya bisa
- pas 100 kali tapi suatu saat saya baca
- istigfar lupa diangkaat 75 apa
- 77 kalau saya ambil 25 eh 75 berarti
- nanti jadi 122 saya
- istigfarnya kalau saya sebut 77 bisa
- jadi cuma 98 saya membaca istigfarnya
- ataukah saya harus kembali istigfar dari
- satu lagi
- nahhul kita jangan terjebak dengan
- permasalahan-permasalahan itu karena
- yang dinilai bukan
- itu bukan banyak-banyaknya tadi tetapi
- sejauh mana pengaruh istigfar
- itu ya sejauh mana pengaruh istigfar itu
- jangan sampai istigfar tapi mengundang
- istigfar
- Astagfirullahalazim tapi mata melihat
- sesuatu yang diharamkan
- Astagfirullah mengucapkan Astagfirullah
- tapi mata melihat sesuatu yang
- diharamkan ini yang disebut mengundang
- istigfar lagi ketika orang melihat
- Astagfirullahalazim itu si
- Haji mulut mengucapkan istigfar tapi
- Mata jelalatan Nah itu istigfar lagi Nah
- maka oleh sebab itu kalau kita melihat
- kajian-kajian nanti ee Bagaimana ist e
- zikirnya para sahabat eh zikirnya para
- ulama terdahulu Masyaallah Masyaallah
- Masyaallah zikir mereka bukan ribut
- dibangan zikir mereka bukan ribut di
- alat tapi zikir mereka Apakah itu
- Menghunjam ke hati atau
- tidak sampai-sampai bukan hanya berzikir
- segala sesuatu yang mengantarkan Ingat
- kepada Allah dijadikan media dijadikan
- wasilah untuk senantiasa Ingat kepada
- Allah masalan
- contohnya di antara cucu Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam itu ketika
- berwudu dia sudah
- gemetar sedang berwudu dia sudah gebetar
- sehingga muridnya berkata Ya Imam apa
- yang
- terjadi maka Beliau
- mengatakan engkau tidak tahu dengan
- siapa Sebentar lagi aku akan
- berhadapan setelah wudu ini aku akan
- dengan berhadapan zat yang tidak mungkin
- aku bohongi aku akan berhadapan dengan
- zat yang tidak mungkin aku ingkari tidak
- mungkin aku bersembunyi darinya segala
- perkataan Bahkan terbesit dalam hatiku
- Sesuatu
- dia dia
- mengetahuinya itu ketika berwudu saja
- Masyaallah Nah jadi Ikhwatul Iman ini
- yang bertanya tentang alat itu kalaupun
- kemudian nanti mohon maaf Okelah Kalau
- dulu kan yang menyerupai umat terdahulu
- seperti itu ternyata anda punya alat
- hitung digital maka anda pakai alat
- hitung
- digital kembali kita berpikir mundur
- dulu ya ramai mempermasalahkan apa
- namanya pengeras suara karena itu buatan
- orang kafir pertanyaannya kenapa kita
- tidak membuatnya kalau itu jadi masalah
- itu satu ya kalau memang itu jadi
- masalah buat sendiri kalau itu
- menyerupai agama lain buat sendiri
- alatnya yang kemudian tidak menyerupai
- orang lain kalau itu jadi masalah tapi
- kalau kita memahami bahwa itu adalah
- sebuah alat Fala
- Ukhti Habibah kalau kita mau
- mempermasalahkan tentang yang demikian
- itu tidak ada yang kita selamat karena
- Islam itu muncul dari peradaban
- sebelumnya Sekali lagi Islam yang dibawa
- oleh Nabi Muhammad bahwa Nabi Muhammad
- sendiri itu adalah berada di sebuah
- peradaban
- sebelumnya Kalau tadi mempermasalahkan
- apa zikir dengan alat itu maka kita pun
- akan mempermasalahkan baju Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam
- karena Rasul Bajunya juga mirip dengan
- orang-orang yang menyembah batu mirip
- dengan maka oleh sebab itu sekali lagi
- hendaknya kita mampu memahami mana yang
- substansial mana yang sesungguhnya itu
- bagian dari cabang ya bahwa kemudian
- kita mampu menghindari segala bentuk
- penyerupaan Hua afdol wa Ahsan jadi
- kalau kita misalnya mampu tidak tidak
- menyerupai seperti tadi Oh karena tadi
- menyerupai misalnya agama lain yang
- kemudian notabelnya dalam pandangan kita
- ee Hua syirk ya musyrik misalnya gitu
- kan Nah menghindari itu semua dan kita
- mampu Hua afdol itu lebih utama tapi
- bukan berarti kemudian tadi menjadi
- salah menjadi sesat dan lagi kalau mau
- dibahas Ikhwatul Iman sangat
- beda mereka menyebutnya menyebutnya
- dengan alat itu sesuatu sementara kita
- menyebutnya dengan alat itu yaitu Allah
- subhanahu wa taala Subhanallah
- whamdulillah Allahu akbar sudah beda
- sesungguhnya ya Nah maka oleh sebab itu
- sekali lagi mohon maaf mungkin cara
- berpikir saya
- ee agak berbeda karena memang dari
- berbagai kajian yang saya temukan
- seperti itu ya E Abdullah Azam dengan
- muridnya atau dengan gurunya bahkan
- berbeda pendapat dalam masalah itu gitu
- ya dapat kita lihat itu dalam kitab
- almaklas Fi tazkiyatul anfus misalnya
- Karya ee Ustaz ee Said Hawa Itu
- menjelaskan tentang gambaran semacam itu
- jadi saya kira bukan masalah ya Jadi
- silakan kalau anda lebih fokus karena
- anda sudah tahu bahwa itu 33 itu padaada
- misalnya Ketika anda hitung
- bulatan-bulatan itu pas ke-33-nya itu
- kan sudah berbeda itu ininya apa namanya
- ee bentuknya ah kalau itu dapat
- memudahkan anda untuk menghitung dan
- konsentrasi falatafadol atau saya lebih
- menyukai dengan buku-buku ini misalnya
- buku-buku jari jemari falatafadal
- Masykur ya tidak ada halangan Yang
- penting bagaimana tasbih itu Menghunjam
- sehingga kita menjadi ahlut tauhid
- Bagaimana ucapan itu Menghunjam sehingga
- pesan-pesan Allah di dalam salat di
- dalam zikir itu mampu kita aplikasikan
- ya ini suesuhnya yang paling berat yang
- harus kita masalahkan adalah itu
- sesungguhnya ya bukan dalam
- masalah-masalah yang sifatnya teknis
- Demikian
- wallahuam bisawab Ya Ustaz mengenai
- masalah hitung-hitungannya menariknya
- begini ee tadi misalnya masalah tasbih
- orang mengambil kadang batas minimal
- seperti halnya sodqoh ketika ada infak
- zakat satu orang berapa zakat 2,5 kilo
- ya dia memenuhi 2,5 kilonya saja padahal
- harusnya lebih bisa lebih gitu Pak ustaz
- ya Nam ini menarik sekali banyak
- pandangan-pandangan yang EE melihat
- seperti ini menariknya Islam itu begitu
- jadi ada yang mengangap kalau misalnya
- Oh kalau zakat itu karena sudah
- ditentukan maka tidak boleh lebih tidak
- boleh kurang gitu Jadi tidak boleh
- berlebih tidak boleh kurang saya sangat
- menghargai orang itu ini menunjukkan Bah
- orang tersebut ketat e disiplin tapi ada
- yang longgar kurang tidak boleh tapi
- kalau lebih Afdal boleh berarti dia
- termasuk orang yang murah hati bahwa
- kemudian nilainya di sisi Allah Seperti
- apa kita serahkan kepada Allah karena
- agak sulit untuk kita pahami ketika
- orang harusnya memberi 500 dia beli 750
- kok jadi ditolak gitu loh Nah ini giriru
- maquul enggak masuk akal sementara Islam
- ada sesuatu yang dapat dipahami ya Nah
- Oleh sebab itu nah sekali lagi kalau
- kurang tidak boleh tapi kalau lebih
- dalam masalah itu ya Sekali lagi dalam
- masalah itu karena nanti kalau kurang
- dalam masalah lain itu yang benar tapi
- lebih dalam masalah lain itu yang tidak
- benar jadi sangat tergantung Apa yang
- sedang kita ukur nah dalam masalah ini
- misalnya zakat ya maka nisab itulah 2,5%
- itulah yang harus ia bayar kalau
- kemudian ia lebihkan maka lebihnya
- dianggap sebagai sedekah Fala babih
- tidak apa-apa yang tidak boleh adalah
- ketika itu ditetapkan 2,5% Namun
- ternyata dihitung-hitung dia hanya
- membayar
- 2,4% ini yang jadi masalah gitu ya jadi
- ini ee tidak ada perbedaan kalau seperti
- tadi ya Jadi kalau kurang itu tidak
- boleh tapi kalau lebih banyak pendapat
- ya Oke saya kira itu
- namun kalau kita merujuk kepada para
- sahabat yang telah dinyatakan oleh Quran
- radallahu anhum
- War zakat Okelah
- 2,5% tapi justru di luar zakat
- Masyaallah ya lebih banyak lagi bahkan
- tidak terhitung gitu ya Bahkan sebagian
- lagi ada satu statement bahwa ada
- seorang ulama tidak pernah
- berzakat Tidak Pernah berzakat Bu bukan
- karena tidak masuk
- nisab bukan karena tidak masuk nisab
- harta kekayaannya Kenapa
- karena sebelum dia bayar zakat dia sudah
- mendahulukan infak sodqah dan yang
- lainnya dan itu lebih dari 2,5% sehingga
- yang tersisa justru kurang dari nisab
- gitu gitu ya jadi yang tersisa kurang
- dari nisab Kenapa karena sebagian besar
- disodekahkan di jalan Allah nah ini
- nanti jangan kemudian Aduh bingung
- gimana ngitungnya a Sudahlah bukan
- urusan kita dalam masalah itu tetapi
- yang jelas
- ee Bagaimana Allah menghitungnya biar
- Allah saja yang menghitung dalam masalah
- itu gitu ya dia zakatnya kalaupun
- misalnya ee disebut tidak pernah
- membayar Bahkan dia membayar lebih dari
- sejumlah zat hanya sekarang kan kita
- sudah mengenal
- manajemen sudah mengenal
- pembukuan maka itu biasanya diurai itu
- yang 75% dia Sabilillah itu kurangi 2,5%
- dari hartanya tinggal berapa tuh 7 2,5%
- tuh nah yang 72,5% Terserah mau di k
- manakah tapi sehingga pada akhirnya ee
- zakat ia penuhi terus yang lainnya
- terpenuhi yang lainnya terpenuhi yang
- lain terpenuhi gitu ya kalau dulu mah
- pokoknya tu misalnya 7% 75% dia ini kan
- di jalan Allah nah kalau kita sekarang
- kan untuk pelaporan dan macam-macam gitu
- ya apakah ini sesuatu yang menghabat
- manajemen itu atau tidak Nah di sini
- maksudnya manajemen itu ada untuk
- mempermudah gitu ya apakah ini bidah
- secara bahasa bidah tetapi kemudian ini
- adalah bidah yang diterima ya karena ini
- bukan masalah masalah apa namanya bukan
- masalah akidah bukan masalah-masalah
- yang berhubungan dengan ibadah mahdah
- gitu kan tetapi ini untuk memudahkan ya
- dalam manajerialnya demikian yang bisa
- saya jelaskan
- wallahuam
- baik Semoga tercerahkan bunda Rid di
- Depok lalu kita ke pertanyaan dari Bapak
- Haji Iwan di Ragunan Asalamualaikum Pak
- ustaz Waalaikumsalam Warahmatullahi
- Wabarakatuh jazakallah Khair atas
- pencerahannya di sore ini berapa Jam
- rasulullah tidur dalam sehari Bagaimana
- dengan sahabat
- lain Masyaallah Bapak Iwan di di Ragunan
- di Ragunan Masyaallah pertanyaan menarik
- sekali sudah kita bahas sebelumnya nya
- ya Jadi kalau menghitung jam agak sulit
- bagi kita kenapa Karena di zaman itu
- belum dikenal
- jam Namun kita dapat mengira-ngira ya
- dapat mengira-ngira rata-rata Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam
- itu tidur lebih awal sebagaimana juga
- bangunnya lebih awal ya jadi bakda Isya
- jika tidak ada masalah-masalah yang
- harus dibahas dengan para sahabat
- dengan umat maka beliau langsung tidur
- Nah karena tidurnya lebih awal beliau
- bangunnya juga lebih awal kalau kita
- melihat estimasi namanya bukan sebuah
- kepastian maka bangunnya Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam itu bisa jadi
- e kalau kita pernah menghitung ya
- menghitung salat malam beliau
- berdasarkan estimasi yang kita pahami
- maka beliau salat malam itu bisa 4 jam
- ya Bahkan bisa 5 jam kalau 4 jam 5 jam
- kalau subuh sekarang Katakanlah jam .
- atau jam .00 gitu kan jam .00 Hitung
- mundur aja ke belakang 4 jam berarti jam
- 12.00 beliau sudah bangun gitu ya para
- sahabat pun
- demikian saya membaca Beberapa kisah di
- dalam perjalanan alfaruq Umar bin
- alkhattab radhiallahu Anhu bahkan Umar
- kemudian tidurnya ya Sekali lagi karena
- rasa beliau ini karena merasa Umar ini
- ee tidaklah seperti Rasulullah
- Sallallahu Alaihi Wasallam maka beliau
- radhiallahu Anhu kadang tidurnya tidak
- menentu ya kadang tidurnya sekian jam
- saja karena kemudian dia buru-buru salat
- malam nangis dia kadang beliau tidurnya
- di atas Kuda saja saat kuda sedang
- berjalan tidur di atas Kuda selesai itu
- sudah dianggap tidur yang memadai gitu
- kan apakah
- EE sahabat yang lain juga sama bisa bisa
- jadi ada yang seperti itu tetapi juga
- bisa jadi ada yang tidak seperti itu
- namun kemudian dalam pendekatan ilmu
- kesehatan mereka meneliti kemudian cara
- tidur Rasulullah Sallallahu Alaihi
- Wasallam jadi rasul itu tidur lebih awal
- Ya karena memang tidak ada yang ditonton
- sebagaimana kita ya bukan hanya itu tapi
- yang jel Rasul seabis salat Isya setelah
- Asya ya Asya itu makan malam dalam
- bahasa kita tapi yang jelas saya
- menemukan beberapa riwayat itu sehabis
- salat isya langsung beliau tidur bangun
- tengah malam ya tengah malam pun tidak
- dipastikan karena memang tidak ada
- ukuran jam ya tapi yang jelas kesaksian
- ibu kita Aisyah radhiallahu anha bahwa
- Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam minimal
- 11 rakaat Kenapa saya katakan minimal
- meskipun Ibu Aisyah mengatakan bahwa
- bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
- salat ee apa di malam hari itu baik di
- bulan Ramadan maupun di luar bulan
- Ramadan tidak lebih 11 rakaat itu yang
- disaksikan oleh ibu kita Aisyah
- radhiallahu
- anha namun riwayat lain kesaksian dari
- seorang sahabat mereka Beliau mengatakan
- bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam
- salat dalam satu malam itu 13
- rakaat ya namun terlepas dari kemudian
- 11 13 dan macam-macam namun yang menarik
- Ibu Aisyah juga memberi kesaksian salat
- malam nabi itu sampai bengkak betis
- beliau Sallallahu Alaihi Wasallam itu
- satu kedua ketika e Aisyah ibu kita
- Aisyah menjelaskan bahwa Nabi Sallallahu
- Alaihi Wasallam salat empat rakaat itu
- ya empat rakaat dalam pengertian bisa
- dimaknai Dengan hadis dari Abdullah bin
- Umar jadi dua rakaat dua rakaat dua
- rakaat
- kemudian berdiri lagi tambah dua rakaat
- lagi jadi EMP rakaat Kemudian istirahat
- dulu sehingga seakan-akan 4 rakaat ya
- kalau digabung dijamak dengan apa
- namanya hadis riwayat Abdullah bin Umar
- yang mengatakan bahwa salat sunah itu
- matnana dua rakaat dua rakaat maka
- pemahamannya menjadi dua rakaat kemudian
- langsung berdiri lagi ya dua rakaat
- salam berdiri lagi kem dua rakaat salam
- lagi kemudian di situ Berhenti sejenak
- ya karena ternyata kata Aisyah jangan
- kamu tanya panjang dan bagusnya Artinya
- bahwa salat malam Nabi Sallallahu Alaihi
- Wasallam itu selain panjang ya juga
- bagus gitu loh sehingga membentuk
- karakter jadi salat malam itu menjadi
- sebuah media untuk e pembentukan ya
- pembentukan karakter karena di situ
- diilustrasikan dalam Alqur'an sebelum
- Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menerima
- tugas yang berat Justru dengan salat
- tahajud inilah nabi memperbanyak
- menyiapkan dirinya ditempa oleh Allah
- subhanahu wa taala dengan salat malam
- Nah para Dai para mubaligh para asati ya
- atau
- para mubaligh ini ya memang seharusnya
- begitu dia harus menempa dirinya dengan
- tempaan-tempaan yang
- Membekas dia harus mempersiapkan dirinya
- sebagai orang yang membawa
- obat ya Yang membwa obat bukan membawa
- palu bukan membawa senapan tapi dia
- harus membawa obat karena dia akan
- mengobati pasien mengobati umat yang
- sedang sakit bukan membawa palu yang
- hanya memberikan hukuman atau membawa
- senapan untuk membunuh bukan tetapi tadi
- ya maka oleh sebab itu seringki dokter
- itu harus rela di disebut gila oleh
- orang
- gilaah harus relaak apa-apa gila juga
- orang gila gitu kan Kalau disebut gila
- oleh orang gila maka kita sehat tapi
- kalau kita disebut sehat oleh orang gila
- ah jadi pertanyaan gitu ya atau disebut
- ee gila oleh orang sehat itu sebuah
- pertanyaan Ya tapi kalau disebut gila
- oleh orang gila enggak apa-apa gitu ya
- Min k Min Plus nah tapi min K plus min
- gitu atau plus kali min min gitu ya Nah
- itu dalam rumus matematik begitu Oke
- kembali kepada permasalahan
- jadi berapa jam ya sekali lagi saya
- pernah menjelaskan bahwa kita kemudian
- tidak bisa menghitung secara mutlak
- sebagaimana kita tidak mengharuskan
- kepada Tiap orang sama dalam
- beristirahat malam ya apalagi kemudian
- kita mengenal di dalam Syariat Yang
- dinisbatkan sebagai sunah yaitu disebut
- dengan tidur siang atau ooilullah ya
- jadi ooilullah itu artinya tidur tidur
- siang karena kalau tidur malam
- disebutnya naum ada ada ada lagi
- istilah-istilah dalam bahasa Arab itu
- tidur itu kalau tidak Sal ada tiga macam
- gitu ada naum adaullah ada satu lagi apa
- ya Lupa lagi saya ya itu saya kira Ibu
- yang bisa saya jelaskan e wallahuam bwab
- baik itu tadi jawaban untuk pertanyaan
- Bapak Iwan di Ragunan dan mungkin ini
- satu pertanyaan
- terakhir dari
- ibu ibu Darman menanggapi mengenai
- tasbih tadi Pak asalamualikum Pak
- ustazikumam matullah wabarakatuh Ibu
- Darman di Perumnas 2 Bekasi kalau kita
- zikirnya enggak dihitung karena sambil
- kerja misal nyapu menggosok Bagimana Pak
- ustaz Masyaallah Nam ini kan Jadi
- pertanyaan sebagaimana tadi sudah saya
- jelaskan jadi kemudian kita tidak
- terikat dengan bilangan itu pada
- akhirnya karena Quran pun menyebutkan
- uzkurullahaikron kiro banyak silakan
- banyak itu Min mulai dari tiga gitu kan
- 3 4 5 dan seterusnya banyak artinya bisa
- 33 bisa 45 sampai sebanyak-banyaknya Nah
- kita tidak sedang sekali lagi Kita Tidak
- Sedang mempermasalahkan
- bilangan tapi yang sedang kita
- mmasalahkan justru sejauh mana bilangan
- yang banyak atau sedikit yang kita
- ucapkan yang diisi dengan tasbih-tasbih
- itu berbekas di dalam hati kemudian hati
- ini mendorong jiwa kita menjadi hamba
- yang taat kepada Allah subhanahu wa
- taala kita lindung kepada Allah dari
- mengucapkan Allahu Akbar tapi merasa
- diri kita lebih besar atau kita
- mengatakan Allahu akbar tetapi justru
- faktanya kita menjadikan sesuatu selain
- Allah lebih besar lebih
- ditakuti lebih diharapkan Padahal kita
- katakan allahus Somad Allah tempat
- bergantung segala-galanya nah Oleh sebab
- itu maka pemahaman berdasarkan
- dalil-dalil yang datang dari Allah dan
- rasulnya ini merupakan sebuah keharusan
- sehingga kita mampu menudukkan mana
- kategorinya kita merendahkan atau
- mengecilkan Allah pada lisan kita
- mengatakan Allahu akbar mana kita
- mengatakan bahwa Allah subhanahu wa
- taala itu maha suci Subhanallah Namun
- kita meragukan
- kekuasaannya Kapan kalimat Alhamdulillah
- Ini diucapkan Ya dan sejauh mana kalimat
- Alhamdulillah Ini berbekas sehingga kita
- merasa tidak perlu lagi di oleh orang
- lain karena seluruh pujian itu hanya
- milik Allah subhanahu wa
- taala bagaimana ketika ada orang memuji
- itu tidak kita menjadi orang yang
- terangkat ke langit atau ketika ada
- orang menghina kita seakan-akan kita
- dibenamkan ke dalam
- bumi ketika Alhamdulillah Ini Sekali
- lagi jika Alhamdulillah Ini membekas di
- dalam
- hati Maka akan tidak berbeda orang yang
- memuji kita dengan orang yang men hina
- kita dipuji kita tidak mengakibatkan
- terbang ke langit dihina tidak juga
- menjadikan kita orang yang merasa tidak
- bermanfaat di dunia ini karena
- hakikatnya kita semua kita adalah
- orang-orang yang hina Kenapa kita orang
- hina kemudian kalau orang lain yang
- menghina kita jadi tersinggung wong
- faktanya juga kita memang orang hina
- Kenapa pula kemudian ketika ada orang
- yang memuji kita kita menjadi terbang ke
- angkasa padahal faktanya juga pujian itu
- karena Allah subhanahu wa taala karena
- Allah menutupi kekurangan-kekurangan
- kita karena Allah menutup dosa-dosa kita
- karena Allah menutup segala aib kita
- tidak harus banyak satu aib saja Allah
- bukakan maka bisa jadi pujian itu tidak
- akan tertuju kepada kita maka ketika ada
- yang memuji kepada kita kita kembalikan
- kepada Allah Alhamdulillah
- wasyukurulillah pujian itu dan segala
- syukur itu hanya milik Allah subhanahu
- wa taala bahkan kalau kita merujuk P
- beberapa riwayat atau hadis lain kalau
- ada yang memuji justru ambil Fir
- lempar karena itu mengkhawatirkan kalau
- kita kemudian merasa bahwa Kitalah si
- Akang Kitalah si anu si anu sehingga
- kita menjadi terbang ke atas kalau sudah
- merasa terbang jangan-jangan sebagaimana
- digambarkan di dalam al-qur'an Aku
- adalah Tuhanmu yang Maha Tinggi
- sebagaimana dikatakan oleh Firaun
- naudubillah naudubillah nah Oleh sebab
- itu maka yang paling penting sekali lagi
- pembahasan kita sudah harus beranjak
- bukan lagi dalam ee tataran perbedaan
- angka angka itu dalam tataran perbedaan
- alat-alat itu tetapi kita hendaknya
- takut kepada Allah apabila zikir-zikir
- itu justru tidak ada manfaatnya sedikit
- pun bagi kita di sisi allah subhanahu wa
- taala demikian Saya kira yang dapat saya
- Kemukakan yang dapat saya jelaskan yang
- dapat saya jawab atas
- pertanyaan-pertanyaan para ikhwan dan
- akhwat semuanya E kurang dan lebihnya
- saya mohon maaf wasahu Al nabi
- Muhammadin walhamdulillahibbil alamin
- subhanakallahumma wabihamdika asadu Alla
- ilahailla Anta
- astagfirukaumalamualaikum warahmatullah
- wabarakatuh Waalaikumsalam
- warahmatullahi wabarakatuh itu tadi
- sekalian penutup Pak ustaz ya iya iya
- terima kasih B jazakah Khair kasir atas
- kajian di sore hari ini masih
- menyempatkan waktu untuk berbagi ilmu
- bersama kita semua tentunya Insyaallah
- sangat bermanfaat dan yang paling utama
- dapat kita amalkan dan kami juga ucapkan
- terima kasih kepada ikhwan dan akat atas
- partisipasinya di sore hari ini atas SMS
- maupun WhatsApp pertanyaan-pertanyaan
- dan Mohon maaf bila ada yang tidak
- terbaca karena keterbatasan waktu simak
- terus kajian kitab Riyadus shhin setiap
- hari Jumat sore jam .00 bersama Ustaz
- Ahmad Saleh dan kami yang bertugas di
- sore hari ini juga undur diri saya
- Zulfikar Ada Dedi Bang Yusuf dan Rosid
- dan juga teman-teman yang bertugas di
- daerah Mohon maaf bila ada kesalahan dan
- kekurangan kita tutup
- bilah
- [Musik]
- Bismillahirrahmanirrahim alalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh
- alhamdulillahiabbil
- [Musik]
- man
- [Musik]
- Allah masih dipancarlaskan dari jalan
- masih silaturahim Nomor 36 Kalimanggis
- Cibubur Bekasi Inilah Radio Silaturahim
- dan juga rasil visual untuk Islam yang
- sat ikhwan dan akat pendengar dan
- pemirsa di mana pun anda berada di
- kesempatan hari Jumat sore ini di
- manapun yangwanat berada kami doakan dan
- berharap Ikhwan akwat selalu dalam
- keadaan sehat walafiat selalu dalam
- keadaan baik dan tentunya dalam keadaan
- berbahagia baik yang mungkin saat ini
- saya