Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:10 Brail TV. 0:20 [musik] 0:26 [musik] 0:31 Asalamualaikum warahmatullahi 0:33 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin. 0:37 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:39 wa ala ali sayyidina Muhammad. Dipancar 0:42 luaskan dari jalan Masjid Silaturahim 0:45 nomor 36 Kalimangis Cibubur, Bekasi. 0:49 Radio Silaturahim untuk Islam yang satu. 0:53 Ikhwan dan akhwat yang dirahmati Allah 0:54 Subhanahu wa taala. Bagaimana kabarnya 0:57 di siang hari ini? Semoga dalam keadaan 1:00 sehat walafiat dan selalu dalam 1:02 lindungan Allah Subhanahu wa taala. Di 1:06 siang hari ini, Ikhwan dan Akhwat, 1:07 senang sekali kami dapat kembali 1:09 menjumpai Anda dalam program tausiah 1:13 siang kajian tafsir Ibnu Katsir bersama 1:16 guru kita Ustaz Umar Rasid Hasan edisi 1:20 Kamis 13 Agustus 2026. 1:25 Pembahasan kita akan membahas Al-Qur'an 1:28 surah Al-Ankabut ayat 7 dan ayat 9. 1:32 Langsung saja ikhwan dan akhwat kita 1:34 sapa guru kita. Asalamualaikum 1:35 warahmatullahi wabarakatuh Ustaz. 1:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:39 wabarakatuh. 1:39 Sehat, Ustaz? Ya, 1:40 alhamdulillah wasyukrulillah. 1:42 Alhamdulillah. Baik, Ustaz. Kita akan 1:44 awali ee kajian kita di siang hari ini 1:49 dengan ee membaca ummul Qur'an, 1:51 Al-Fatihah, Ustaz. 1:54 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 1:56 Bismillahirrahmanirrahim. 1:59 Alhamdulillahi rabbil alamin 2:03 arrahmanirrahim. 2:06 Maiki yaumiddini iyaka na'budu wa iyyaka 2:11 nasta' 2:13 ihdinasirathal 2:14 mustaqim 2:17 shathalladzina 2:18 an'amta alaihim ghairil maghdubi alaihim 2:23 waladin. 2:27 Amin yaabalamin. 2:29 Tafad 2:31 ikhwat al iman yang dirahmati Allah. 2:33 Asalamualaikum warahmatullahi 2:35 wabarakatuh. 2:37 Waalaikumsalam warahmatullah. 2:39 Alhamdulillahi rabbil alamin. Wasalatu 2:41 wasalamu ala rasulillah wa ala alihi 2:44 wasohabati ajmain. 2:47 Amma ba'ad. 2:49 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 2:52 innaka antal alimul hakim. Watub alaina 2:55 innaka ant tawwabur rahim. Allahumma 2:58 inna naud nazubika min ilmin la yanfa 3:00 wamin qolbin la yaksya wamin nafsin la 3:02 tusba. 3:11 Allah 3:16 ahlina waadana 3:18 wa ulamaana wa ummadinallahu 3:21 alaihi wasallam. Allahumfadna bima 3:23 tahfadu bihi ibadikihin. 3:26 Allahumarzqnayatan thyibah wa auladan 3:30 shihin wa ainna ala husni tarbiyatihim 3:34 warzuqna birrohum warzuquum birrona ya 3:36 rabbal alamin. 3:39 Sahabat terhasil di mana saja berada 3:41 yang Allah muliakan. 3:44 Syukur kita pada Allah di siang hari ini 3:48 masyaallah perkenankan berjumpa dalam 3:51 acara tausiah siang 3:54 yang mana ustaz insyaallah akan 3:57 membawakan kali ini informasi tentang 4:01 orang-orang beriman yang sangat 4:02 beruntung pada surah al-Ankabut ayat 7 4:06 dan ayat 9 4:09 yang mungkin nanti akan 4:11 dikolerasikan dengan di surat yang sama 4:15 di ujung-ujung ayat dari surat ini 4:18 insyaallah 4:21 selawat serta salam semoga Allah 4:23 subhanahu wa taala limpahkan 4:25 buat junjungan kita nabi yang sangat k 4:28 kita cintai sangat kita sayang sangat 4:31 kita berharap 4:34 syafaat dari beliau Nabi kita Muhammad 4:37 sallallahu alaihi wasallam tentunya 4:40 sekali lagi ikhwan Ustaz selalu 4:42 mengatakan bahwa pada setiap selawat itu 4:47 jangan ngambang pikiran kita, tetapi 4:50 harus fokus 4:52 bahwa pada setiap selawat kita itu harus 4:56 kita sisipkan 4:58 semacam harapan itu harapannya apa? 5:02 Harapannya adalah agar kita semoga 5:05 menjadi hamba Allah yang kelak di 5:07 akhirat nanti akan mendapatkan syafaat 5:11 dari Allah. ya, syafaat dari Nabi 5:14 Muhammad yang diizinkan Allah untuk 5:16 kita. Nah, itu 5:20 sahabat Rasil yang Allah muliakan, di 5:23 dalam kehidupan ini tentu 5:27 kita harus mendahulukan skala prioritas. 5:32 skala prioritas dalam pembicaraan, dalam 5:36 tingkah laku, dalam 5:40 ee 5:42 kalau setelah tingkah laku itu ya 5:45 mungkin juga pekerjaan-pekerjaan kan 5:48 gitu ya. 5:50 Contohnya dalam masalah kita berbicara 5:53 skala prioritas pertama itu dalam hidup 5:56 ini kita harus sering membicarakan 5:59 kondisi dan posisi orang-orang beriman 6:02 gitu. 6:04 Agar kita senantiasa fokus pada keimanan 6:07 itu. 6:09 Soal orang-orang beriman itu, Abi Agus 6:12 kan sudah tersebar sekarang di dunia nih 6:14 kan. Uh melalui perjuangan, melalui 6:18 diaspora, ya kan? dakwah di masa lalu, 6:23 ekspansi ke mana-mana. 6:26 Maka skala prioritas kita hari ini 6:29 bicarakanlah kondisi mereka. Kondisi 6:32 orang-orang beriman di Indonesia, 6:35 kondisi orang-orang yang beriman di 6:37 Amerika, di Australia, 6:39 di Eropa, di Afrika. Ceritakanlah. 6:43 Sering-seringlah membicarakan tentang 6:45 mereka itu agar apa? Agar saat kita 6:49 membicarakan orang-orang beriman itu, 6:51 hati kita yang ada di Indonesia dengan 6:54 kawan-kawan kita yang beriman di 6:56 Amerika, di Eropa, di Afrika mana-mana 6:59 tersambung itu 7:02 tersambung. Maka kalau sudah tersambung, 7:05 betapa nikmatnya kehidupan ini saat 7:08 dirasakan bersama-sama bersama orang 7:10 yang beriman. itu maka oleh karena itu, 7:14 ikhwat al iman yang dirahmati Allah 7:16 subhanahu wa taala, 7:18 gambaran di ayat yang ketujuh pada surah 7:23 al-Ankabut ya itu menggambarkan tentang 7:27 keuntungan bagi orang-orang beriman. 7:30 Luar biasa keuntungannya. 7:32 Dan jangan pernah ragu 7:36 tentang keuntungan yang akan diraih oleh 7:38 orang beriman. Karena Allah Subhanahu wa 7:40 taala pun telah menggariskan pada ayat 7:43 ini dengan ee keyakinan yang betul-betul 7:47 e bahwa orang beriman itu akan 7:49 mendapatkan keuntungan. Itu cobalah 7:53 dengar ikhwatal iman ayat yang akan kita 7:56 bahas ini. 7:57 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 8:02 Walladzina amanu wailus shihat 8:07 lannahum 8:10 sayiatihim 8:12 naajziannahum ahsanalladziu 8:16 ya'malun. 8:19 Dan orang-orang yang beriman 8:23 wa di sini wawul atf ya dan 8:27 beramal saleh ya. 8:31 Jadi ada orang beriman tapi mandul dari 8:33 amal saleh banyak. 8:35 Tetapi ini adalah orang-orang yang 8:37 beriman dan lalu beramal saleh dan 8:41 salehnya itu banyak salihat 8:44 dan lalu beramal dengan amal-amal saleh 8:47 ee maka kondisi dan posisinya 8:51 subhanallah adzim kata Allah subhanahu 8:53 wa taala lanirunhum 8:56 sayiatihim 8:58 maka jelas bagi mereka akan digugurkan 9:03 dari mereka Akan digugurkan berbagai 9:06 bentuk sayiat, kesalahan-kesalahan 9:10 perilaku 9:11 itu kesalahan-kesalahan pekerjaan, 9:16 kesalahan-kesalahan 9:18 amal-amal itu walajziannahum. 9:23 Bahkan Allah Subhanahu wa taala akan 9:25 menggantikan 9:27 dengan pahala-pahala 9:29 ahsan kebaikan. Alladziu yamalun dengan 9:33 apa yang telah mereka lakukan. 9:36 Subhanallahzim. 9:39 Ini mengandung tafsir ikhwatal iman. 9:43 Ibnu Katsir mengatakan bahkan di tafsir 9:47 yang lain ee ulama-ulama tafsir sepakat 9:50 mentafsirkan ayat ini 9:53 wa'ada 9:55 atau wa'dun minallahi azza waalla. 9:59 Wa'dun minallahi azza wa jalla lil 10:02 mukminin asadiqin. 10:09 Ini merupakan janji Allah Subhanahu wa 10:11 taala bagi orang-orang yang beriman yang 10:14 sungguh-sungguh beriman. 10:18 Yamhud dzunubahum 10:20 watagfiru sayiatihim. 10:24 Maka Allah Subhanahu wa taala akan 10:26 menghapus 10:28 dosa-dosa mereka 10:31 dan eh 10:35 watakfir dunubahum atau sayiatihim 10:38 dan ee menghapus kemudian menghampuni 10:44 gitu kan 10:47 dosa-dosa mereka jazaan liimanihim 10:51 sebagai gambar sebagai ganjaran daripada 10:53 iman-iman mereka. 10:56 Hmm. Wa amalihim. Dan ganjaran dari 11:01 perbuatan-perbuatan amal saleh mereka 11:04 yaitu wa amalihim asaleh h 11:09 wa mudhaafata ajrihim. 11:14 Dan juga akan dilipat gandakan 11:16 pahala-pahala mereka. Waswabihim 11:18 biahsani a'malihim. dan pahala-pahala 11:22 kebaikan atas amal saleh yang mereka 11:25 lakukan. Ikhwan fillah yang dirahmati 11:28 Allah. Inilah gambaran ee tafsir yang 11:32 singkat dari ayat ini. 11:35 Adapun ma'ani almufradatnya, 11:38 kepahaman tentang ayat-ayat ini bila 11:40 ditinjau dari susunan kata-katanya 11:44 ya amanu wa amilus shihat di sini adalah 11:47 shodah 11:49 membenarkan. 11:52 billahi wa rasulih membenarkan tentang 11:55 keberadaan Allah Rabbul Alamin dan 11:58 Rasulullah sallallahu alaihi wasallam 12:00 sebagai ee 12:03 wasilah untuk memberikan pada umat ini 12:07 ee ajaran-ajaran Allah Subhanahu wa 12:09 taala. Hm. [mendengus] 12:12 Oleh karenanya kita lihat ikhwatal iman 12:15 bahwa ketika Rasul sallallahu alaihi 12:18 wasallam menjalankan perintah ini 12:23 adalah dengan cara memberikan kepada 12:25 mereka kepahaman tentang ayat-ayat 12:28 tentang kata-kata dalam Al-Qur'an itu 12:31 perintah-perintah yang 12:34 ee telah di ee wajibkan oleh Allah 12:38 Subhanahu wa taala atau 12:39 larangan-larangan 12:41 yang semestinya dihindarkan sudah 12:43 dijelaskan melalui kata-kata yang ada 12:45 ayat di dalam ayat itu. Oleh karenanya 12:48 kita pahami maani almufradatnya. 12:50 Hm. 12:53 Lukafir anhum sayatihim atau dimaknakan 12:56 ditafsirkan ikhwatal iman 13:01 lanasturonna dunubuhum atau dunubahum 13:07 wudhibannaha. 13:12 Wusqita anhum bimagfiroti warahmatihi 13:16 hatta ka lam takun. 13:20 Orang beriman itu akan dihapuskan 13:23 kesalahan dan diampuni dosa-dosanya, 13:26 dihilangkan 13:28 bahkan digugurkan. 13:31 Itu itu keuntungan orang beriman. 13:34 Bahkan diberi rahmat oleh Allah 13:36 Subhanahu wa taala sehingga seakan-akan 13:39 orang yang beriman itu tidak pernah 13:42 melakukan kesalahan dan dosa. Itu 13:45 keuntungan orang beriman. 13:51 Tetapi ikhwat al iman yang dirahmati 13:53 Allah, bukan maknanya orang beriman di 13:56 ayat ini 13:58 lepas daripada ujian gitu. 14:02 Ternyata orang beriman itu 14:05 seperti di ayat awalnya suratul ankabut 14:09 itu 14:12 menggambarkan bahwa jangan kalian 14:14 mengatakan beriman gitu kan sebelum 14:17 datangnya ujian pada kalian. 14:19 H 14:20 gitu kan. Bahkan ujian itu telah Allah 14:24 Subhanahu wa taala hadirkan pada 14:25 orang-orang sebelum kalian. Kan gitu. 14:28 Ada yang lebih dahsyat ujian 14:29 kehidupannya, ada yang lebih ringan 14:31 macam-macam. Nah, di sini mengandung 14:33 makna ikhwan fillah yang dirahmati 14:34 Allah, orang-orang beriman itu akan 14:36 selalu dipantau justru oleh Allah 14:38 Subhanahu wa taala. 14:40 Nah, dalam pantauannya untuk apa? Fungsi 14:43 pantauannya yaitu untuk menjaga. 14:47 E untuk menjaga agar keimanan itu 14:50 senantiasa diperjuangkan. 14:52 Coba kalau kita lihat ragam ragam 14:56 manusia di di akhir zaman sekarang yang 14:59 tidak lagi menaruh perhatian pada 15:01 keimanan mereka. Iman itu bisa hilang 15:03 loh gitu loh. Iman itu bisa hilang 15:10 orang yang sekarang perilakunya 15:14 kan hidup itu kan hanya sebetulnya 15:18 estapeta ya. Bagus. 15:19 Iya. 15:20 meneruskan ee kehidupan masa lalu 15:25 terputus karena kematian. 15:27 Ya kan? Seperti lagi-lagi kita 15:30 menceritakan tentang Qarun, tentang 15:33 Haman, ya kan tentang ee tentang Firaun, 15:38 tentang Musa kan gitu, tentang Harun itu 15:42 sebetulnya hari ini kita 15:46 hari ini kita sama persis seperti 15:49 masa-masa lalu yang kelam. 15:53 Orang beriman yang dulu diwakili oleh 15:56 kedua nabi yaitu Nabi Musa dan Harun. 15:59 Hari ini sama persis hujan ini persis 16:04 sama seperti masa lalu. Nah, 16:08 nah sekarang keimanan itu diwakili oleh 16:11 siapa? 16:13 Otomatis kan Ustaz bilang tadi masalah 16:15 kehidupan itu akan mengikuti masa lalu 16:18 hanya terputus karena kematian. Hanya 16:21 saja sekarang tidak ada lagi kenabian, 16:23 kan gitu. Yang ada sekarang itulah 16:26 al-ulama warasatul anbiya, yaitu para 16:30 ulama, pewaris, para na para nabi. Maka 16:33 dari hal ini, jika hari ini para ulama 16:37 menjumpai kehidupan-kehidupan 16:40 yang sama persis perlakuannya seperti 16:43 Qarun, 16:45 Haman, dan Firaun. Nah, jadilah kita 16:51 ulama-ulama di akhir zaman pemerhati 16:55 kerusakan kerusakan yang mereka lakukan. 16:58 Seperti halnya dulu perlakuan Qarun, 17:01 Haman, dan Firaun itu diperhatikan oleh 17:04 siapa? 17:06 Oleh Musa, Nabi Allah Subhanahu wa 17:08 taala, dan Harun. Agar apa? Agar 17:11 senantiasa kehidupan itu seimbang. 17:15 Nah, begitu. Nah, kalau sekarang kita 17:17 diamkan tanpa nasihat, mereka-mereka 17:20 yang melakukan kerusakan akhlak dari 17:24 segi ekonomi, 17:26 merusak merusak akhlak dari segi ee 17:30 kekuasaan, 17:31 ya kan? Merusak akhlak dari segi 17:34 pendidikan. ini harus ada 17:38 orang-orang yang sadar mengarahkan 17:40 kepada bagaimana cara menghentikan 17:43 kerusakan-kerusakan itu. Ikhwan fillah 17:46 yang dirahmati Allah, maka tadi ustaz 17:49 katakan orang beriman inilah harus kita 17:51 bicarakan terus dan kita kenalkan pada 17:55 mereka ini bentuk-bentuk pekerjaan yang 17:57 banyak yang mengandung manfaat. 18:00 Ya, apa amal-amal yang mengandung 18:03 manfaat itu? Tidak lain, ikhwat al iman, 18:06 orang beriman itu harus sanggup beramar 18:10 makruf nahi mungkar. Itu seperti dalam 18:14 ayat yang keesembnya. Coba tolong buka 18:16 Abi Agus yang keesembilannya gitu kan. 18:19 Orang beriman itu akan tetap ikhwatal 18:22 iman mendapatkan pahala-pahala dari 18:24 Allah Subhanahu wa taala. 18:26 Silakan baca bagus 18:29 surah Al-Ankabut, Ustaz. Ya. 18:30 Iya. Ayat 9 ya. 18:40 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 18:44 Bismillahirrahmanirrahim. 18:47 Walladzina amanu wailus shihati 18:52 ludhkilannahum 18:54 fihin. 18:56 Dan orang-orang yang beriman dan 18:58 mengerjakan kebajikan, mereka pasti akan 19:02 kami masukkan ke dalam golongan orang 19:04 yang saleh. Hampir sama kan dengan ayat 19:07 7. Hanya di ayat yang 7 ee menggambarkan 19:12 kepada pahalanya. 19:15 Yang kedua kepada kelompoknya. 19:18 Jadi di mana-mana orang beriman itu ada 19:21 selama dunia ini ada akan diberi oleh 19:24 Allah Subhanahu wa taala dua gambaran 19:25 hidup itu di mana pun kapanpun orang 19:29 beriman itu. Pada ayat keet7 gambaran 19:33 orang beriman itu kemenangan akan 19:36 mendapatkan pahala dan kebaikan Allah. 19:40 Pahala itu apa sih? Kan gitu. Ganjaran. 19:42 Ganjaran itu apa sih? pemberian anugerah 19:46 balasan. 19:49 Nah, sekarang 19:51 kita harus merebut pahala itu. 19:55 Merebut ee daripada ganjaran itu dengan 19:58 apa? Dengan tugas kehidupan. Amar makruf 20:02 nahi mungkar. Memang berat. 20:06 Bulan kemarin ustaz memperhatikan ulama 20:08 Jawa Timur teriak. 20:10 H 20:10 teriak 20:13 cuman tidak tidak ustaz sampaikan e 20:17 namanya ya. Teriak ulama jemaah timur 20:20 teriakannya apa? 20:22 Allahu Akbar gitu kan. Kok, nah ini 20:25 awalnya di K itu kok di Indonesia ini 20:28 korupsi semakin meraja lela sih. Nah, 20:31 itu jadi pada masalah korupsi lagi. 20:36 Teriak akhirnya hentikan BMG. Apa BMG? 20:41 Betul ya? Eh MB MBG ya? [tertawa] 20:44 MBG apa? MBMBG 20:45 G GMB. 20:46 Hah? 20:46 GMB 20:47 itu hentikan itu program koperasi. 20:50 Akhirnya teriak begitu. Kenapa? Karena 20:53 dari awalnya sudah bermasalah. Itu dari 20:56 kalangan ulama loh. Dan dia mengatakan 21:00 terjadinya banyak korupsi, terjadinya 21:03 banyak penyalahgunaan wewenang. Itu apa 21:07 kata ulama Jawa Timur? Karena ulama di 21:12 Indonesia ini tidak 21:15 ditakuti 21:15 berfungsi untuk sebagai juru nasehat. 21:20 itu. 21:22 Jadi perlakuan-perlakuan yang nyeleweng 21:24 itu seakan-akan oleh ulama dibiarkan. 21:28 Bahkan yang lebih kacau kata ulama Jawa 21:30 Timur itu ulama malah ikut larut 21:33 melakukan perbuatan tercela seperti itu. 21:37 Bagi-bagi rata dengan hasil korupsinya. 21:39 Nauzubillah minzalik. Makanya teriak 21:42 kok. Nah, itu dia. 21:45 Masalah korupsi di Indonesia ini sampai 21:47 kapan akan berhenti? Dia bilang tidak 21:50 akan berhenti selama ulama diam. Maka 21:53 ulama-ulama yang sadar tentang 21:55 pentingnya 21:58 ee berkiprah pada urusan amar makruf 22:01 nahi mungkar ini jangan berhenti untuk 22:03 selalu membicarakan orang-orang beriman. 22:07 Karena pelaku-pelaku korupsi juga adalah 22:12 mengatasnamakan orang beriman. 22:15 ngaku orang beriman itu 22:18 meskipun ketika ketahuan tidak mau 22:20 dipotong tangan gitu kan. Coba kalau 22:22 negara orang lain sudah digantung, sudah 22:25 dipotong leher kan gitu. Maka ikhwan pah 22:28 yang dirahmati Allah, 22:30 mari sama-sama kita sadari betul bahwa 22:35 orang-orang di sekitar kehidupan ini 22:37 memang beragam. 22:39 Kalau kita lihat kondisi umat hari ini, 22:42 Allahu Akbar walillahilhamd. 22:45 Ya Allah, ya Rabbi. Peran daripada 22:49 ee Qarun dahulu yaitu 22:54 kalau di film tuh ada peran antagonis ya 22:57 dari urusan ekonomi itu. Jadi peran 23:01 antagonis itu kan bukan dari kriminal 23:03 saja kan gitu. Orang-orang yang menimbun 23:06 harta 23:08 ya sekarang ini Qarun sudah tidak ada. 23:10 Eh, malah diikuti perbuatannya kan. Ya 23:14 Allah, ratusan triliun, ribuan triliun, 23:18 Allahu Akbar. Puluhan ribu triliun itu 23:22 kan dikumpul-kumpulkan harta persis 23:25 seperti Qarun. 23:28 melawan lagi subhanallah 23:32 kepada Allah dari unsur-unsur 23:35 apalah namanya kebijakan-kebijakan. 23:39 Ini masalah besar pada kalangan kita. 23:42 Kalau kita tidak hentikan dengan dakwah 23:45 atau ulamanya malah diam, maka akan 23:48 semakin liar yang namanya korupsi ini. 23:51 Jelas tidak akan berhenti nantinya. Maka 23:54 ikhwan fillah yang dirahmati Allah, ini 23:56 sebagai ganjaran daripada Allah 23:58 Subhanahu wa taala. Bagi orang beriman 24:00 yang memposisikan dirinya dalam dakwah 24:02 urusan awal makruf mungkar, maka kita 24:05 sedang berhadapan dengan 24:08 pahala-pahala Allah Subhanahu wa taala 24:10 jika itu diyakini benar. 24:12 Yang kedua, ikhwat al iman di ayat 24:14 ketujuhnya tadi bahwa Allah Subhanahu wa 24:17 taala akan mengumpulkan orang-orang 24:20 beriman itu 24:22 dengan kelompok mereka. Siapa kelompok 24:25 mereka? Kelompok mereka adalah 24:28 orang-orang saleh secara umum. Orang 24:30 saleh pada masa kapan? Apakah orang 24:33 beriman ini akan dikumpulkan? Hanya pada 24:36 hanya pada kelompok orang saleh hari 24:37 ini. Tidak. 24:40 Itu loh orang-orang yang beriman 24:44 hari ini akan pula dikelompokkan, 24:47 dimasukkan pada jumhur 24:50 orang-orang saleh baik pada masa lalu, 24:54 masa sekarang, dan masa akan datang. Itu 24:57 kelompok mereka. 24:59 Subhanallahilazim. Ikhwat al iman yang 25:01 dirahmati Allah, kita hidup di dunia ini 25:04 sebentar, tidak akan lama. Ustaz 25:07 ingatkan kembali masyaallah bahwa kita 25:10 hidup ini umat Muhammad ini umurnya 25:14 paling 60 70 tahun. Jarang sekali yang 25:18 lewat daripada 60 70. 25:20 Ingatlah kepada satu hari bahwa dunia 25:23 ini akan kita tinggalkan. Kalau sudah 25:26 dunia kita tinggalkan, Allahu Akbar. 25:28 Tidak ada kekayaan yang mengikuti. 25:31 Ya kan? Tidak ada kendaraan yang boleh 25:33 kita bawa ke kubur. Rumah yang megah, 25:36 istana yang luar biasa pun akan kita 25:38 tinggalkan. Gitu. Setelah kita dikubur, 25:42 kita ditinggalkan oleh yang ngubur. 25:44 Sendiri gelap di dalam kekuburan itu. 25:46 Allahu Akbar. Bila kita melakukan 25:50 perbuatan buruk dan kita tidak berhenti 25:53 dengan pertobatan yang sungguh-sungguh, 25:56 maka nauzubillah minzalik. Baru masuk 25:59 alam kubur saja kita sudah dipersulit 26:01 oleh malaikat. 26:03 Ikhwan fillah yang dirahmati Allah 26:05 subhanahu wa taala. Ingatlah pada ayat 26:07 yang Ustaz ee yang kita sama-sama bahas 26:10 hari ini. Secara sederhananya Ustaz Umar 26:13 mengingatkan pada semua orang beriman 26:15 yang ada di Indonesia khususnya. Apakah 26:19 orang beriman itu dari tingkat bawah 26:22 strata kehidupannya 26:24 atau yang di tingkat pertengahan 26:27 atau yang di tingkat atas seperti 26:29 pemerintahannya? 26:31 Ingatlah dengan keimanannya 26:34 bahwa dengan keimanan itu tidak ada 26:37 sedikit pun keimanan itu menyuruh untuk 26:40 berbuat ee maksiat ataupun berbuat kotor 26:44 dalam perilakunya. 26:46 Ingatlah bahwa keimanan itu akan 26:48 berpengaruh pada kehidupan 26:51 baik di dunia dan akhirat. Pengaruhnya 26:54 apa? Pengaruhnya adalah masalah-masalah 26:57 positif yang akan kita dapatkan. 26:59 Gambarannya di ayat yang 7 tadi, semua 27:01 orang beriman itu akan diberi pahala 27:04 Allah Subhanahu wa taala. Bahkan 27:05 dimasukkan di ayat keesembnya pada 27:08 jumratus shihin, orang-orang saleh 27:11 secara umum. Kita akan bertemu dengan 27:14 orang saleh pada masa lalu, para nabi, 27:17 para rasul, para syuhada, wasaliihin, 27:21 orang-orang yang berbakti pada Allah. 27:24 itu kan dan alangkah baiknya 27:28 coba Abi Agus lihat kalau dulu 27:32 ada di Baghdad itu kan ee bani Bani 27:36 Umayyah menguasai Baghdad ya itu kan 27:40 perilaku pemerintahannya 27:42 sangat luar biasa 27:44 seperti halnya bagaimana 27:46 kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh 27:48 Harun Ar-Rasyid 27:50 rahimahullah taala ya kan betapaap pun 27:53 ada celah-celah ee kekurangannya, tetapi 27:57 secara umum luar biasa menakjubkan 28:00 sekali. Bahkan dulu itu ada yang namanya 28:06 dan hari ini harus sebetulnya ulama 28:08 seperti dia nih yang akan ustaz 28:10 ceritakan para ulama itu harus seperti 28:13 ini nih. Dulu ada 28:16 di kekhalifahan Harun Arasi itu yang 28:19 namanya Bahlul al namanya Bahlul 28:24 Almajnun. Heeh. 28:25 Jangan digeser ya nama Albahlul ini. 28:28 Kalau digeser Ustaz enggak nanggung 28:29 jawab. namanya itu Albahlul Almajnun. 28:35 Ada orang ya kan namanya Bahlul. 28:39 Nah, orang yang namanya Bahlul ini 28:41 mengalami kegilaan. 28:44 Dijul julukannya adalah Almajnun, orang 28:47 yang gila. Tapi dia pintar, dia cerdas, 28:52 dan dia orang yang luar biasa. 28:56 Satu ketika ini harus ini harus ini kita 28:59 harus berpikir ke sana dengan orang 29:02 dengan arahan kita pada ayat ini 29:05 khususnya dengan pemerintahlah gitu dan 29:07 kita dengan pemerintah itu bukan musuh 29:09 kita berteman gitu kan. Satu ketika 29:14 Albahlul Almaznun ini ya kebiasaan dia 29:17 duduk-duduk di atas kuburan. 29:20 Tiba-tiba melintas Harun Ar-Rasyid 29:22 dengan rombongannya. 29:24 Dari kejauhan 29:26 kata Harun Ar-Rasyid, "Ya Bahlul 29:30 Almajnun mata tak taqil. 29:34 Wahai Bahlul Almajnun, orang gila kapan 29:36 kamu berakal?" 29:38 Dia ada di pohonan Nabi Agus si Bahlul 29:40 itu. Lalu dia turun. Ketika turun kata 29:44 Bahlul menjawab, 29:47 "Ya Harun, 29:49 ya Bahlul, 29:51 ya Majnun masa takil dibalikin 29:53 omongannya. 29:55 Wahai Harun Arrasyid, wahai orang yang 29:57 gila, [tertawa] 29:59 orang bodoh dan gila, kapan kamu 30:01 berakar?" Akhirnya si Khalifah Harun 30:04 Arsy itu turun dari kudanya mengatakan, 30:07 "An am antal bahlu, ana amal almajnun." 30:11 Saya apa kamu yang majnun? Kata Mbak 30:14 Albahlul ini, "Sayalah yang berakal, 30:18 kamu yang gila." Itu kepada pemerintahan 30:21 loh. 30:22 Kalau sekarang kita menasehhati pada 30:26 pemerintah kita dengan cara albahlul 30:28 almaj bagaimana kira-kira? 30:30 Nah, bisa bisa dipenja bisa dipenjara. 30:33 Padahal itu kejadian untuk apa Nasani? 30:35 Untuk menyelamatkan jiwa pemerintah itu 30:38 sendiri dari kerusakan akhlaknya. 30:41 Ceritanya begini, 30:43 kamu gila, saya yang berakal. 30:48 Kenapa kau saya katakan kamu yang gila 30:50 yang berakal? Dengarkan kamu bangun itu 30:53 istana. 30:55 Diisi istana itu dengan berbagai dunia 30:59 yang gemerlap. Betul. 31:02 Semau kamu. Kalau sekarang ukurannya 31:04 mobil kayak apalah. 31:06 Iya. Heeh. 31:07 Kamu bentengi itu istana. Bahkan luasnya 31:10 istana itu berhektar-hektar. 31:12 Padahal kamu akan seperti itu tuh 31:14 kuburan. Kamu bangun istana yang megah 31:17 lalu kamu lupakan kuburan 31:20 itu kamu tidak berakal 31:23 itu loh. Kemudian dipikirkan itu omongan 31:27 si Bahlul Almajnrun itu oleh Harun 31:29 Ar-Rasyid. Sampai ketika itu hasil 31:33 pemikirannya itu berdialog di atas 31:35 kuburan itu. Akhirnya 31:38 Sharun Arasi ini orang cerdas. Dia 31:41 berpikir, "Iya juga ya. Saya membangun 31:44 istana megah 31:46 lalu saya akan tinggalkan malah saya 31:49 lupakan kuburan." Kalau bahlul mikirkan 31:52 kuburan terus kan dia tidak punya rumah. 31:56 sampai menitik air mata si Harun 31:59 Ar-Rasyid itu. He 32:01 menyadari dirinya. Lalu kata Harun 32:04 Ar-Rasyid kepada Albahlul Almajnun ini, 32:07 mohon maaf jangan digeser nama itu. 32:09 Iya. 32:11 Kata Harun Ar-Rasyid, 32:14 "Tambahkan nasihat untukku dari Waim 32:17 Almajnun. Tambahkan kata Albahlul 32:22 Almajnun ini. Saya akan tambahkan untuk 32:25 kamu sebagai khalifahku. 32:27 Cukup 32:29 aku beri nasihat lagi. Peganglah itu 32:32 Al-Qur'an. 32:34 Jalankan apa yang ada di dalam 32:36 Al-Qur'an. 32:37 Perintah-perintahnya, larang-larangnya. 32:40 Pegang di dadamu Al-Qur'an. Masyaallah 32:43 luar biasa. 32:45 Lalu kata Khalifah Harun Ar-Rasyid 32:47 mengatakan, "Aku akan taati perintahmu, 32:51 nasihatmu." Lalu dia katakan sebagai 32:54 imbalannya Abi Agus, dia mengatakan, 32:56 "Wahai Bahlul Almajnun, adakah 32:59 permintaan darimu untukku?" 33:02 Kata Bahlul, "Ada tiga permintaan aku 33:06 kepadamu." 33:06 Iya. 33:07 Pertama, bisakah engkau menambahkan 33:11 umurku? 33:13 Kata siapa tadi? Khalifah Harun 33:15 Ar-Rasyid. Tidak bisa. 33:20 Yang kedua, bisakah kamu 33:24 menjauhkan aku dari api neraka 33:28 dan memasukkan aku ke dalam surga? Tidak 33:31 bisa. 33:34 Berapa tuh pertanyaannya? Dua. Ya. 33:38 Lalu yang ketiga, 33:40 bisakah engkau menahan malakal maut 33:45 yang namanya tidak terdalam terdaftar 33:48 dalam Al-Qur'an tapi ada dalam hadis. 33:50 Bisakah engkau sebagai khalifah menahan 33:53 malaikat maut untuk tidak mencabut nyawa 33:56 saya? 33:58 Kata khalifah, "Lebih-lebih saya tidak 34:01 bisa itu semuanya." 34:02 Lalu kata Albahlul Almajnun tadi 34:05 mengatakan, "Kalau begitu kamu bukan 34:07 raja. Kalau begitu kamu bukan penguasa, 34:12 kamu manusia biasa. Karena tiga hal yang 34:16 aku pinta saja tidak kamu bisa penuhi. 34:19 Aku tidak butuh kepada orang seperti 34:21 kamu." Dahsyat enggak itu? 34:22 Heeh. 34:23 Andai kata ada ulama seperti Albahlul 34:27 Almajnun saja kegilaannya seperti itu. 34:31 Menasehati sang pemerintah. Eh, 34:33 pemerintah itu akan lurus manakala 34:36 ulamanya sanggup menasehati mereka. Kok 34:40 pemerintah juga manusia. 34:43 Jadi kita hari ini coba mencari celah 34:45 bagaimana nasihat-nasihat yang baik ini 34:48 sanggup menembus pada kalangan 34:50 pemerintah. DPR, MPR itu manusia dan 34:54 ngaku mereka juga beriman. Allahu Akbar. 34:57 Ini harus ikhwat al iman mencari cara 34:59 seperti itu. Maka dari jauh-jauh hari 35:03 Ustaz Umar hanya bisa mengarahkan pada 35:07 kawan-kawan sesama ustaz ini. Allahu 35:09 Akbar. Mari kalau bisa kita bikin 35:13 lembaga. Lembaga semacam ya ee tim 35:18 khususlah itu delegasi para ulama untuk 35:21 datang ke istana, delegasi para ulama 35:24 untuk datang ke DPR, ke MPR. Menasehati 35:27 mereka-mereka yang sedang Allahu Akbar 35:30 kegila-gilaan merusak tatanan ee 35:34 pemerintah ini dengan berbagai karya ee 35:36 perbuatan mereka. Mereka subhanallah 35:39 mengumpul-mukul harta, 35:42 mengumpulkan 35:45 apalah yang tidak akan dibawa ke kuburan 35:47 itu. Semoga ikhwat al iman yang 35:49 dirahmati Allah, apa yang ustaz 35:51 sampaikan di siang hari ini, betapaapun 35:54 sederhana tafsir daripada surah 35:57 al-Ankabut ayat 7 dan 9 itu jangan 36:01 sampai terjerumus 36:03 manusia yang beriman di akhir zaman ini 36:06 pada ayat yang sama, pada surat yang 36:08 sama, suratul ankabut di ayat 39 dan 40. 36:13 Kondisi Qarun, Haman, dan Firaun. Allahu 36:16 Akbar. Mereka Allah datangkan azab 36:20 karena mereka umat yang tidak mau 36:23 menerima nasihat. Sebagian mereka 36:26 dikirimkan angin topan. Apa mau itu yang 36:29 ngumpul-ngumpul uang triliunan lalu 36:32 dikirimkan oleh topan? Angin topan. 36:35 Siapa yang bisa melawan angin topan? 36:38 Habis itu ATM-ATM bisa berterbangan itu 36:42 gitu kan. Tabungan-tabungan mereka bisa 36:45 berantakan itu. Sebagian mereka Allah 36:49 bel perut bumi dimasukkan lep itu loh 36:53 sebeserta harta-hartanya. Itulah Qarun. 36:57 Allahu Akbar. 36:57 Korek. 36:58 Hah? 36:59 Iya. Qarun ya kan? Maka sekarang orang 37:02 mencari harta karun itu kan yang 37:05 sebagian merekau akbar. Allah 37:08 tenggelamkan 37:10 yaitu Firaun sebagian mereka selamatkan 37:14 yaitu Nabi Musa dan Nabi Nabi Harun dan 37:17 Bani Israil. Eh ikhwan fillah yang 37:19 dirahmati, apakah kita akan menunggu 37:21 seperti itu hidup? Menunggu diazab dulu 37:24 sebelum bertobat 37:26 sebaiknya bertobat dulu supaya tidak 37:29 datang a azab. Kan begitu. Berpikir 37:32 sehatlah ikhwat al iman selama hidup dan 37:36 mencoba untuk kita menempatkan diri pada 37:39 posisi yang sebaik-baik sebagai hamba 37:41 Allah yang kalau bersalah dia akui 37:43 kesalahan dan kalau dia berdosa akui 37:46 dosa dan meminta ampun pada Allah 37:48 subhanahu wa taala. Berlindung diri dari 37:50 semua ee bisikan-bisikan setan dan 37:54 semoga kita termasuk hamba Allah yang 37:56 diberi kesempatan untuk bertaubat. 37:58 Wallahuam bissawab. Baik, Ustaz. Ikhwan 38:03 dan akhwat yang dirahmati Allah 38:04 subhanahu wa taala. Demikian tadi kita 38:07 telah menyimak pemaparan tausiah yang 38:10 disampaikan oleh guru kita Ustaz Umar 38:12 Rasyid Hasan. Ee satu pelajaran dari 38:16 kisah Bahlul Almajnun dengan Khalifah ee 38:21 Harun Al Rasyid. Mudah-mudahan menjadi 38:25 ee ibrah bagi 38:29 kita semua, terutama Anda yang dipercaya 38:32 oleh masyarakat untuk memegang amanah 38:34 sebagai pejabat publik. 38:36 Ikhwan dan akhwat, kami akan segera 38:38 kembali setelah jeda berikat ini. 38:40 Tetaplah bersama kami Radio Silaturahim 38:43 untuk Islam yang satu. Ikhwan dan akhwat 38:46 yang dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 38:49 Terima kasih Anda masih bersama kami 38:51 dalam program tausiah siang di hari ini 38:55 bersama guru kita Ustaz Umar Rasyid 38:57 Hasan. Kisah seorang bahlul yang 39:00 dianggap gila menasehati [berdehem] 39:03 Khalifah Harun Ar-Rasyid yang membuat ee 39:06 beliau 39:08 terdiam dan membisu. Ini ee apakah masih 39:12 ada ee 39:15 ulama yang memang seperti ini, Ustaz? 39:17 Dan kemudian karena terkadang ee 39:21 pemimpin juga karena mungkin egonya 39:23 begitu kan akhirnya kan tidak mau terima 39:26 dinasihati seperti kisah Bahlul dan 39:29 Khalifah Harun Ar-Rasyid. 39:31 Ya. 39:32 Bismillahirrahmanirrahim. Itulah tadi 39:34 yang ustaz bilang bahwa kehidupan itu 39:36 adalah 39:38 melanjutkan cerita. 39:40 Terputus hanya kematian. 39:42 Heeh. 39:43 terputusnya cerita kehidupan masalah itu 39:46 hanya karena kematian. Kalau umurnya 39:49 panjang sampai ribuan tahun mungkin 39:50 seperti ini. 39:51 Iya. 39:52 Iya kan? Akan berlanjut seperti ini. 39:55 Maka yang paling benar adalah seperti 39:57 nasihat Albahlul Al Mmajnun tadi pada 40:00 Harun Ar-Rasyid. 40:02 Ketika Harun Ar-Rasyid meminta tambahan 40:04 nasihat. Apa yang ditambahkan 40:06 nasihatnya? Cukup bagimu Al-Qur'an kan 40:09 begitu. Karena di dalam Al-Qur'an ada 40:11 informasi-informasi 40:13 yang mungkin bisa dijadikan ibrah 40:15 sebagai suri tauladan kita kan gitu. 40:18 Yang baiknya sudah kamu tahu akan diajab 40:20 oleh Allah seperti kaum Tsamud, kaum Ad, 40:23 kaum ee kaum apa namanya ee Luth itu kan 40:29 seperti kaum-kaum yang lain itu ibrah 40:32 gitu. Kalau tadi pertanyaannya apakah 40:35 ada itu kan ulama-ulama di hari ini 40:39 seperti Al al Al albahlul Almajnun buat 40:43 Ustaz tidak perlu dijawab. 40:46 Iya. 40:47 Yang yang harus 40:50 menjadi kenyataan itu wajib ada. 40:54 Wajib ada. Kenapa? Kalau kalau tidak ada 40:58 orang yang berani mengutarakan yang hak 41:01 pada kebatilan, 41:02 maka kebatilan itu akan terus meraj 41:05 lela. Sekarang coba 41:08 organisasi itu isinya bisa orang baik, 41:11 orang jahat. Oke. Nah, sekarang ee 41:17 kumpulan orang baik kalau tidak 41:19 di-manage, 41:21 di-manage programnya, 41:24 tidak di-manage 41:26 ee pola hidupnya, tugas-tugasnya, 41:30 bisa dikalahkan oleh orang jahat yang 41:32 memanage 41:33 kehidupan mereka. 41:36 Dan ini nasihat semenjak lama dulu ya. 41:39 Ini kita ke sana aja. Orang baik kalau 41:41 tidak punya program, 41:43 ya Allah kebaikannya tuh enggak ada 41:45 manfaatnya. 41:47 Coba dong ulama-ulama ini baik di Jawa 41:49 Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur punya 41:51 program gitu loh. Programnya jangan 41:53 hanya dakwah ke masjid ke ke 41:56 istilahnya ee ke majelis taklim saja. 42:01 Sekarang ini kita sedang menunggu 42:02 persatuan umat yang namanya para alim 42:05 ulama untuk ada keberanian 42:08 membuat lembaga sebagai apa? Tim 42:11 katakanlah tim adhoc 42:13 para alim ulama untuk menasehati 42:15 pemerintah. Dan pemerintah itu layaknya 42:19 orang yang memiliki kebijakan 42:22 bukan e pemerintah ini sebagai musuh 42:25 para alim ulama. Coba dong tiru pada 42:27 masa masa lalu. I kan kalau hari ini 42:30 ulama disejajarkan dengan albahlul 42:35 almajnun enggak masalah. 42:37 Namun yang paling benar adalah ketika 42:39 sang 42:41 Harun ar-Rasyid hari ini menerima 42:43 nasihat daripada orang gila ee yang 42:46 namanya Almajnu tadi, Albahlul tadi kan 42:48 begitu. Maka kalau kalau dikatakan 42:51 apakah masih ada? Saya rasa masih ada 42:54 orang yang mau sanggup, cuman mungkin 42:57 jumlahnya tidak seberapa. Itulah 42:59 teriakan ulama Jab Timur tadi. Perbanyak 43:03 orang-orang yang sanggup berbicara yang 43:05 hak pada pemerintah yang sekarang sudah 43:07 kacau balau akhlaknya itu supaya kembali 43:10 pada apa? Kepada jati diri keimanannya. 43:14 Kenapa? Karena mereka juga adalah 43:16 mengaku orang beriman. Kita berdakwah 43:19 ini untuk menyelamatkan keimanan mereka. 43:22 Dan kita berdakwah itu bukan untuk 43:24 mencicipi harta mereka. Gak tidak kita 43:28 melakukan itu. Tetapi ikhwan pilah rasa 43:31 sayang kita pada orang beriman dari 43:33 kalangan pemerintah ini. Itu rasa 43:36 sayangnya Albahlul Almajnun pada saat 43:39 dia berpepasan dengan sang khalifahnya 43:41 Harun Ar-Rasyid. 43:42 Iya. harus dilakukan itu. Jadi sekarang 43:46 ini harus menyadarkan diri kita para 43:48 alim ulama, para ustaz, para kiai untuk 43:51 supaya bareng-bareng masyaallah hadapi 43:55 kerusakan akhlak dan moral hari ini 43:58 menuju pada amar-amar perintah Allah 44:01 Subhanahu wa taala yang ketika dakwah 44:03 itu mengajak mereka untuk meninggalkan 44:05 semua perbuatan-perbuatan tercera. 44:07 Wallahuam bissawab. 44:08 Baik. Wallahuam bissawab. Ada kami ingin 44:12 menyapa ada Sri yang memberikan ee 44:16 komentarnya, Pak. Subhanallah. 44:18 Asalamualaikum warahmatullahi 44:19 wabarakatuh. 44:20 Waalaikumsalam warahmatullahi 44:22 wabarakatuh. 44:23 Semoga kru Rasil juga Bapak Kiai selalu 44:26 dalam rahmat dan rida Allah. 44:28 Sama-sama Ayang Sri. Semoga Sri juga 44:31 sehat selalu. Insyaallah. Guru kita 44:33 Ustaz Umar Rasid Hasan. Negara kita kan 44:36 hebat Pak Kiai. Menteri Agama. 44:39 Ee kenapa ini? 44:41 Semua pejabat di negeri ini yang 44:45 diperlukan adalah masalah kejujuran 44:48 karena banyak sekali garong. Terima 44:51 kasih. 44:51 Subhanallah. 44:53 Ini lagi sekarang ya kita sih berharap 44:56 ya kalau orang mati kan tidak bisa hidup 45:00 lagi ya. 45:00 Iya. Sekarang kita harap ada sosok 45:04 Albahlul Almajnun di zaman sekarang 45:07 agar ketika dia menasehati raja atau 45:10 pemerintah pun tidak dikena kenakan 45:12 sanksi. Kenapa? Karena orang gila. 45:15 [tertawa] 45:16 Tapi orang gila yang sehat akalnya. Ada 45:18 enggak orang gila yang sehat akalnya? 45:20 Itulah Al al Albahlul Almajnun. 45:24 Dia gila tapi sehat akalnya. Ketika 45:27 berbicara mengandung kebenaran. 45:30 Coba hari ini, Allahu Akbar. Ya, kita 45:32 tidak membenci kita sama sekali dalam 45:35 dakwah itu tidak membenci fisik manusia. 45:39 Siapapun dia, mau presiden, mau menteri, 45:42 mau gubernur, kita tidak membenci 45:45 mereka. 45:47 Yang Bunda tadi katakan eh yang 45:49 mengatakan Menteri Agama, kita tidak 45:51 membenci daripada menteri agamanya. Yang 45:54 kita benci adalah perlakuannya. 45:57 Kita tidak membenci siapapun di dunia 45:59 dalam berdakwah ini. Yang benci adalah 46:01 kepada perbuatannya. 46:04 Ketika ada seseorang yang mengingatkan 46:06 tentang perbuatan yang buruknya harus 46:08 ditinggalkan, yang baik adalah terima. 46:11 Yang ada adalah evaluasi. 46:13 Yang ada adalah berpikir ulang. Dikaji 46:16 ulang apa yang diungkapkan dari 46:18 kebijakannya. 46:20 Contoh kebijakannya adalah kekayaan yang 46:23 sekarang ini ada di mana-mana. Jangan 46:26 hanya dari kementerian ya, maunya 46:28 dijadikan apa? Subhanallah. Dimasukkan 46:30 kepada urusan apa tuh, Abi Agus? Ee 46:34 bisnis ee apa namanya? Bisnis uang itu 46:40 bukan ee 46:43 apa namanya yang dulu terlarang itu 46:47 uang yang banyak itu dijadikan ee e 46:50 bursa effect. 46:51 Oh, betul. 46:52 Iya, kan? 46:53 Saham.Sham. Saham itu kan sudah 46:55 mengandung hal-hal yang diharamkan oleh 46:57 Allah Subhanahu wa taala. Dan itu uang 46:59 umat. Masa uang umat yang begini dahsyat 47:02 jumlahnya dimasukkan kepada bursa efek. 47:05 Bursa efek 47:06 iya kan? Kalau bursa efek itu kan sudah 47:09 diharamkan 47:10 ya kan? Mengandung hal-hal yang sifatnya 47:12 guru goror ya kan? Tidak jelas. Nah, ini 47:16 hal-hal yang seperti ini, ikhwat al 47:17 iman. Saya berpihak pada yang seri dalam 47:21 masalah mengangkat 47:23 derajat orang-orang e Islam yang beriman 47:26 pada Allah dari segala seterata, dari 47:29 tertinggi sampai ke bawah. Yuk, kita 47:31 ingatkan untuk sebuah ee ee tujuan yang 47:35 tujuan bersama yaitu bagaimana menjaga 47:38 keimanan di dunia agar keimanan itu 47:41 bekerja di akhirat. 47:42 Hm. 47:43 Dengan cara apa? 47:45 Dengan cara kiai, para ustaz, para ulama 47:48 ini bekerja dengan keimanannya. Jangan 47:51 bergeser daripada amar makruf nahi 47:53 mungkar. 47:54 Amar makruf 47:55 jangan bergeser sedikit pun di mana pun 47:59 kesempatan bisa beramar makruf nahi 48:01 mungkar di radio, di podcast, di 48:04 ceramah-ceramah, khotbah jumah, di 48:07 pengajian-pengajian. serukan yang 48:09 namanya al-haq, kebenaran itu. Meskipun 48:16 kata-kata yang baik itu sangat sangat 48:18 Allahu Akbar ee pahit rasanya. Karena 48:22 Rasul mengatakan, "Kulil haqam mur." 48:25 Katakan yang benar meskipun rasanya 48:27 pahit. Kan begitu. Ee racun pahit enggak 48:30 rasanya? Obat. 48:32 Heeh. 48:33 Tapi obat itu kalau kita minum tujuannya 48:34 untuk apa? menyembuhkan penyakit yang 48:37 ada pada tubuh kita. Itulah nasihat. 48:41 Itulah nasihat seperti obat yang racun 48:46 untuk memerangi penyakit kita dalam 48:48 tubuh kita. Bok io kita berpikir yang 48:51 namanya obat itu tidak ada yang manis. 48:53 Betul enggak? 48:55 Oh ini betul gak obat itu enggak ada 48:57 yang manis pahit semua kok. Tujuan yang 48:59 pahit itu adalah untuk pengobatan. 49:02 Nasihat pun dirasa pahit, pahit, dan 49:05 pahit. Karena apa? Nasihat ini baik 49:08 berhadapan dengan keburukan. Maka 49:10 jiwa-jiwa yang masih buruk mendapatkan 49:13 nasihat yang baik ini, berpikirlah bahwa 49:16 kita manusia yang serba lemah, manusia 49:19 yang subhanallah adzim dapat digoyang 49:22 oleh bisikan-bisikan setan, urusan 49:24 ekonomi, urusan pendidikan, urusan 49:26 politik. Ah, digoyang. 49:28 Kerusakan ini intinya bukan dari 49:29 manusia. 49:31 Kerusakan apapun intinya bukan dari 49:33 manusia. Manusia itu tabiatnya baik, 49:37 tetapi kerusakan itu berawal dari 49:40 bisikan setan dan iblis laknatullah yang 49:44 menginginkan 49:45 iya 49:45 anak bani Adam manusia ini dari seterata 49:48 apapun menjadi pengikutnya dan menjadi 49:52 tentaranya. Nauzubillah min dalzalik. 49:56 Wallahuam bissawab. Ustaz, kalau sebuah 49:59 masyarakat sudah menganggap kebohongan 50:02 sebagai sesuatu yang biasa, apakah 50:05 kemudian kejujuran itu masih cukup 50:07 menjadi urusan pribadi 50:10 atau sudah menjadi tanggung jawab sosial 50:12 dan bagian dari perjuangan memperbaiki 50:15 bangsa? 50:15 Justru kejujuran itu harus 50:17 dihidup-hidupkan menjadi perjuangan 50:18 sosial. He. 50:21 Sekarang hal-hal yang menjadi keburukan 50:24 itu kalau selalu terus dikumandangkan 50:28 seakan-akan keburukan itu menjadi 50:29 kebaikan kok hari ini. 50:30 Iya. 50:32 Iya kan? 50:32 He. 50:33 Makanya figur-figur orang yang jujur ini 50:35 harus terus juga membungkus diri dan 50:37 menyampaikan kejujuran. 50:40 Karena apa? Karena seakan-akan kejujuran 50:42 ini ada rivalnya. 50:44 Siapa rival kejujuran itu? Rival 50:46 kejujuran adalah keburukan yang selalu 50:49 terus diungkapkan gitu kan sehingga 50:52 mewarnai manusia dan ee komunitas ee 50:55 bani Adam ini seakan-akan keburukan ini 50:59 menjadi kebaikan. Maka ikhwan fillah 51:01 yang dirahmati Allah antara kejujuran 51:03 yang itu mewakili kebaikan jangan sampai 51:06 putus dan mati saat dia berhadapan 51:09 dengan keburukan yang selalu dibungkus 51:12 dalam segala subhanallah event 51:14 kehidupan. Maka hari ini mari sama-sama 51:17 kita berpastabi khairat. 51:20 Semoga Allah Subhanahu wa taala berpihak 51:22 pada orang-orang yang ingin 51:26 menjadi juru nasihat 51:28 pada kehidupan dari setrata apapun demi 51:32 memberantas keburukan-keburukan yang 51:35 dibungkus dengan berbagai bentuk. 51:38 Masyaallah 51:40 ya Allah ya Rabbi. Berbagi bentuk apa? 51:43 Kemasan-kemasan kehidupan. Naubillah. 51:46 Wallahuam. 51:47 Baik. Kemudian ada Ibu Purwati. Ustaz 51:52 ingin memberikan komentar. Garong 51:55 berjamaah saling sikut menyikut. 51:58 Apa tuh? 51:58 Garong berjamaah salingikut gitu. 52:02 Kemudian pertanyaannya, maaf Ustaz. 52:04 Hadiah lomba 52:06 hari kemerdekaan dari tarikan keluarga 52:09 dipakai lomba atau diadu? Apakah itu 52:11 bisa dikategorikan judi? Mohon 52:13 pencerahannya. 52:14 Bismillahirrahmanirrahim. Ini pun harus 52:16 kita luruskan. Semalam Ustaz berpikir di 52:21 Indonesia ini ada berapa desa? Bagus. 52:24 Banyak ustaz. 52:26 Banyak ya. 52:26 Iya. 52:27 Katakan satu desa 52:29 satu bulan untuk perayaan Agustus 52:33 itu satu desa itu mengumpulkan uang 52:36 untuk acara 17 Agustus itu dari sebulan 52:39 sebelum hari H. Betul gak? misalnya, 52:42 misalnya 52:43 berapa? 52:43 Nah, terkumpullah katakan R10 juta. 52:46 Iya. 52:47 Karena mereka mengambil itu di 52:49 jalan-jalan. 52:51 Iya. 52:51 Ada yang dikenakan ke rumah-rumah itu 52:53 untuk acara 17-an loh. Bahkan R juta mah 52:57 kecil buat mereka. 52:58 1 bulan penuh loh. Sebelum 17 Agustus 53:02 mereka sudah nyaring. Menjaring 53:04 menjaring. 53:05 Iya. 53:05 Iya. Kan luar biasa. kecilnya R10 juta 53:09 kalikan kesekian desa akan berapa itu 53:12 duit dihambur-hamburkan. 53:15 Kalau dihambur-hamburkannya untuk 53:16 maksiat, semua anak bangsa Indonesia 53:19 dari Sabangsa purok melakukan 53:21 maksiat. 53:23 Karena apa? Kemarin dibahas 53:26 sama kalau enggak salah ulama Jawa 53:28 [berdehem] Barat ya. 53:30 Ada yang bertanya kepada ustaz itu, 53:32 "Ustaz, gimana kalau di acara 53:35 17-an itu ada laki-laki yang menggunakan 53:39 ee pakaian perempuan main bola? Hukumnya 53:43 bagaimana? 53:44 Pakai apa? Kalau kalau perempuan 53:47 pakai apa namanya? 53:48 Dter. Daster dipakai laki-laki 53:52 dalam urusan mensyukuri kemerdekaan main 53:56 bola laki-laki dengan menggunakan das 53:59 daster. Hukumnya seperti apa? Satu, 54:01 begitu. 54:03 Yang kedua, bagaimana dalam suasana 54:07 mensyukuri hari kemerdekaan itu dengan 54:09 menghadirkan organ tunggal dangdut. 54:13 Ini pun dibahas, ditanyakan kepada ulama 54:16 Jawa Barat. 54:18 dijawab sama ulama itu semuanya haram. 54:22 Haram 54:23 ya. Haram dong. 54:25 Uang yang ada itu selayaknya jadikan 54:29 program untuk membantu yang miskin di 54:32 sekitar desa itu 54:35 melalui acara event 17 Agustus. Betapa 54:39 betapa mulihannya 54:41 ketimbang uang yang sudah dikumpulkan 54:43 itu katanya tadi R10 juta malah untuk 54:46 menghadirkan penyanyi yang seronok 54:49 pakaiannya. 54:51 Terbuka auratnya nyanyi-nyanyi 54:52 lunggak-lenggok dengan acara dangdutan 54:55 ataupun e apalah namanya organ tunggal. 54:59 Itu sama dengan sedang menantang 55:02 daripada azab Allah. 55:05 Satu. Begitu. Yang kedua tadi laki-laki 55:08 menyerupai perempuan 55:11 dengan urusan alasannya mensyukuri 55:14 nikmat kemerdekaan. Main bola laki-laki 55:16 dengan menggunakan apa? Daster. Ini pun 55:19 dilaknat oleh Allah Subhanahu wa taala. 55:23 Dalam sebuah hadis, Allah melaknat 55:26 laki-laki yang menyerupai pakaian. 55:28 Laki-laki yang menggunakan pakaian 55:30 menyerupai pakaian perempu dan 55:32 sebaliknya. 55:33 Apalagi sekarang lagi musim elektritis. 55:35 Inilah 55:37 makanya 17 Agustus ini tolong ikhwatal 55:40 iman dari Sabang sampai Merauke mungkin 55:43 kalau tidak ada triliun ya ratusan 55:45 miliar jumlahnya 55:47 habis dalam satu saat hanya untuk apa? 55:50 Bermaksiat pada Allah. Nilai kemerdekaan 55:53 itu tidak seperti itu cara 55:55 mensyukurinya. 55:57 Kalau saya punya pendapat program 55:59 silakan kumpulkan uang masyarakat dari 56:02 sebulan sebelum hari H. Tapi tujuannya 56:05 yang jelas untuk membantu masyarakat 56:08 dengan kumpulan uang itu di situ 56:10 jelaskan bahwa kami menjaring uang ini 56:13 untuk program anu anu jelaskan itu boleh 56:16 pakai ee apa namanya 56:20 ee tulisan besar itu agar memancing 56:22 banyak yang bantu. Di kampung itu banyak 56:25 yang masih miskin. Jangan malah uang 56:27 yang terkumpul hanya untuk dihabiskan 56:30 dengan cara bermaksiat pada Allah. 56:32 joget-joget dengan ee Allahu Akbar 56:35 nyanyian-nyanyian yang apalagi sampai 56:38 menimbulkan birahi apalagi sampai 56:41 memancing mereka minum-minuman arak. 56:43 Nauzubillah minzalik. Tidak seperti itu. 56:46 Cara mensyukuri kemerdekaan setiap tahun 56:49 terjadi di tanggal 17 Agustus sekarang 56:54 2026. 56:56 Mohon kiranya berpikir kepada anak 56:58 bangsa yang ingin mensyukuri nikmat 57:00 kemerdekaan itu beramal saleh. 57:03 Iya, 57:03 itu wallahuam bisawab. 57:05 Baik, pertanyaan ee terakhir sebelum 57:09 kita berpisah, Ustaz. Ee asalamualaikum 57:13 warahmatullahi wabarakatuh. 57:14 Waalaikumsalam warahmatullahi 57:16 wabarakatuh. 57:16 Dari Sukabumi. 57:18 Jika demikian, Ustaz, lalu dari manakah 57:21 perubahan harus dimulai? dari keluarga, 57:24 sekolah, masyarakat ataukah dari para 57:26 pemegang kekuasaan. Terima kasih. 57:28 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. Dari mana 57:31 kita akan mulai perbaikan ini? Kan gitu. 57:33 Iya. 57:34 Apakah orang-orang yang sudah terlanjur 57:37 rusak akhlaknya, baik itu keluarga, RT 57:41 RW, ee kelurahan, kecamatan, kabupaten, 57:46 provinsi, bahkan bahkan ke seluruh ee 57:49 pemerintah melakukan kerusakan. Dari 57:51 mana kita akan mulai perbaikan? Kan 57:54 begitu. Pertama, jangan putus asa. Jadi 57:58 kalau sudah melihat seperti ini, kita 57:59 jangan putus asa. Jangan putus asa. Lalu 58:02 lakukan sesuatu yang kita mampukan 58:06 perbaikan itu. 58:08 Contohnya di rumah tangga kita sendiri 58:11 yang terkecil, unit terkecil adalah 58:13 keluarga kita. 58:15 Bimbing anak-anak cucu kita kepada 58:19 ajaran Islam yang baik dengan menitipkan 58:22 pada mereka nilai-nilai akhlakul 58:24 karimah. Titipkan pesan-pesan moral pada 58:27 mereka bahwa kamu adalah anak generasi 58:31 yang akan meneruskan estap peta 58:32 kehidupan Bapak. 58:34 Maka berakhlak mulialah kamu. Jangan 58:37 menjadi pencuri, jangan menjadi 58:39 penjahat, jangan menjadi perampok, 58:42 jangan menjadi koruptor. Tapi jujurlah 58:44 kamu dalam hidup. Bersabarlah untuk 58:47 mengupayakan hal yang halal. Ini pesan 58:50 moral seperti ini yang harus kita 58:53 lakukan di masyarakat terkecil kita. 58:55 Artinya langkah awal itu dari keluarga. 59:00 Kalau itu dilakukan Abi Agus dari Sabang 59:02 sampai Merauke, nasihat yang ustaz 59:04 sampaikan tadi kepada keluarganya, 59:07 keluarga ini kita bapak akan meninggal. 59:10 Tapi kalau pesan moral ini sudah 59:13 dititipkan pada anak kita berupa 59:15 arahan-arahan kehidupan, Ustaz yakin 20 59:18 tahun yang akan datang dia menjelma 59:21 menjadi orang yang berakal sehat saat 59:23 dia jadi subhanallahilim apapun ee dari 59:27 anggota masyarakat ini. Apalagi kalau 59:29 keluarga kita, anak-anak kita sudah 59:31 hafal Quran. Dulu pernah ustaz ceriak, 59:34 jika anak kita sudah hafal Quran, 59:37 akhlaknya mulia, agamanya bagus, enggak 59:40 usah bingung tentang hidup 59:43 dia dengan akhlak mulanya akan dicari 59:45 orang. Dia akan berharga pada sisi 59:48 kehidupan masyarakatnya. Andai kata pun 59:51 subhanallah dia menjadi orang miskin, 59:54 maka orang miskin dengan hafal Quran 59:56 adalah orang miskin yang saleh yang 59:59 selalu dalam hidupnya itu bersyukur 1:00:01 dengan kemiskinannya dan berupaya untuk 1:00:03 tidak jadi miskin. Kan begitu. 1:00:06 Dan andai kata anak-anak kita ini hafal 1:00:08 Quran ditakdirkan oleh Allah Subhanahu 1:00:10 wa taala jadi presiden. Allahu Akbar. 1:00:13 Jadi menteri ya Allah Subhanallahilim. 1:00:17 jadi gubernur, jadi bupati, jadi camat. 1:00:20 Maka 1:00:22 di dunia ini khususnya Indonesia, Abi 1:00:24 Agus, jika itu terjadi, betapa 1:00:27 bahagianya orang Islam di Indonesia 1:00:29 memiliki presiden yang hafal Qur Quran, 1:00:32 memiliki menteri yang hafal Quran, 1:00:35 memiliki gubernur, bupati, camat yang 1:00:37 hafal Qur Quran. Kalau itu terjadi 1:00:40 semua, ustaz bisa bukan menjamin ya, 1:00:43 ustaz bisa menganalisa saat itu mungkin 1:00:46 korupsi tidak ada 1:00:48 ataupun kalau ada yang korupsi sesegera 1:00:50 mungkin dia mengembalikan hasil 1:00:52 korupsinya kepada instan instansi 1:00:55 terkait dengan saya akan bertaubat kan 1:00:58 begitu. Tapi sekarang ini hanya cerita. 1:01:01 Rupanya 1:01:02 perkara yang saya ceritakan ini mungkin 1:01:04 baru cerita hari ini. Semoga cerita ini 1:01:07 akan menjadi kenyataan pada paruh 1:01:09 kehidupan kita. Apakah kita sudah 1:01:11 meninggal 1:01:13 atau kehidupan ini akan terus berlanjut 1:01:15 pada diri kita yang kita tidak boleh 1:01:18 alfa dari mencetak generasi kita dengan 1:01:22 akhlakul karimah. Sehingga mereka 1:01:24 akhlakul karimah itu kan Al-Qur'an. 1:01:26 Iya. Iya. Sehingga mereka ketika kita 1:01:27 cetak dengan Al-Qur'an, Allahu Akbar, 1:01:30 Al-Qur'an itu penuh dengan 1:01:34 kelezatan hidup. 1:01:37 Al-Qur'an itu penuh dengan rahmat dan 1:01:40 rida Allah Subhanahu wa taala. Maka 1:01:43 semua hamba Allah yang hidupnya terikat 1:01:46 dengan Al-Qur'an sudah jelas dia akan 1:01:49 menjadi ahlu Allah, keluarga Allah. Baik 1:01:52 di dunia dan akhirat itu jaminannya. 1:01:55 Maka kalau negeri ini satu saat dikuasai 1:01:59 dan dipegang kendalinya oleh orang-orang 1:02:03 yang takut pada Allah dan mereka sudah 1:02:06 ada di dalam Al-Qur'an, itulah saatnya 1:02:08 jawaban. Negeri ini akan menjadi negeri 1:02:10 yang bagus, negeri yang sangat luar 1:02:13 biasa. Kekayaan alamnya yang begitu 1:02:16 dahsyat. tidak mungkin ee dia apa 1:02:20 namanya ee dibiarkan e keluar negeri 1:02:25 yang rakyat sendiri kita sekarang 1:02:27 nauzubillah sengsaranya luar biasa. 1:02:30 Allahu Akbar. Walham. Semoga menjadi 1:02:33 kenyataan Abi Agus satu ketika Indonesia 1:02:36 ini akan mendapatkan pimpinan yang 1:02:39 diridai oleh Allah Subhanahu wa taala 1:02:41 yang akan sama-sama hamba oleh mencicipi 1:02:44 nikmat Allah Subhanahu wa taala. 1:02:46 Wallahuam bissawab. 1:02:47 Wallahuam bissawab. Terima kasih Ustaz 1:02:49 atas 1:02:50 n 1:02:50 tausiahnya dan itu menjadi kesimpulan ya 1:02:53 di perjumpaan kita di siang hari ini. 1:02:56 Ikhwan dan akhwat. Dengan demikian ustaz 1:02:58 sudah jumpa kita dalam program tafsir 1:03:02 Ibnu Katsir bersama guru kita Ustaz Umar 1:03:05 Rasid Hasan. Kita doakan beliau selalu 1:03:07 sehat walafiat 1:03:08 dan selalu bisa untuk memberikan 1:03:12 tausiahnya secara langsung 1:03:14 di radio silaturahim. Akhirul kalam kami 1:03:17 yang bertugas mohon undur diri. 1:03:19 Subhanakallahumma wabihamdika asadu alla 1:03:22 ilahailla anta astagfiruka waubuik. 1:03:28 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:03:31 wabarakatuh. Waalaikumsalam.