Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
2:29 Hran 2:58 Ya habi, 3:01 ya rasulah 3:33 Muhammad. 3:34 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 3:36 warahmatullahi wabarakatuh. 3:38 Alhamdulillahiabbil alamin. Wasalatu 3:40 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 3:43 alihi wasohbihi ajmain. Rbi zidni ilma 3:47 allahumfani bima alamtani waimni mafani 3:50 warzuqni ilman yangfi. Dipancarkan dari 3:53 jalan masjid silaturahim nomor 36 3:55 Kalimangis Cibubur Bekasi. Radio 3:57 silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 4:00 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 4:02 Allah subhanahu wa taala. Apa kabar Anda 4:04 di sore hari ini? Semoga di mana pun 4:07 saja dan berada dapat mendengarkan 4:09 siaran kami, Anda selalu dalam keadaan 4:10 sehat walafiat. Adapun yang saat ini 4:13 dalam keadaan sakit, kami doakan semoga 4:16 Allah memberikan kesabaran dan segera 4:18 disembuhkan dari penyakitnya. Senang 4:21 sekali saya di sore hari ini Ihonah Ahot 4:23 Angga Aminudin ditemani oleh Yusuf 4:25 Subangkit tim meja operator. Ada 4:29 siswa-siswa dan mahasiswa PKL ini di 4:31 kameramen. Kami hadir dalam acara 4:34 tausiah sore edisi hari Kamis 22 Oktober 4:39 2026. Dan seperti biasanya Iwan Ah 4:43 tausiah sore edisi hari Kamis ini kita 4:45 akan mendengarkan tausiah dan juga 4:48 nasihat dari guru kita Ustaz Zain 4:51 Alhadi. Alhamdulillah beliau telah hadir 4:52 di studio. Asalamualaikum warahmatullahi 4:55 wabarakatuh, Pak Ustaz. 4:56 Waalaikumsalam warahmatullahi taala 4:58 wabarakatuh. 4:59 Bagaimana kabarnya, Pak Ustaz hari ini? 5:01 Sehat, alhamdulillah. 5:02 Alhamdulillah. Perjalanan lancar dari 5:04 rumah ya, Pak Ustaz? 5:05 Lancar. Alhamdulillah. 5:06 Lancar. Walaupun sekarang ini di Jakarta 5:08 lagi banyak demo nih, Pak Ustaz. 5:10 Iya. 5:10 Mahasiswa pada turun demo nih, Ustaz. 5:12 Ya, 5:13 betul. 5:13 Tapi mudah-mudahan ini ee hati ki ini 5:16 tetap tenang ya, Pak Ustaz ya. 5:18 Iya. 5:18 H 5:19 tenang. 5:20 Tetap tenang ya. Insyaallah 5:21 tenang, aman, bisa senang. 5:24 Bisa senang. Dan insyaallah topik di 5:26 sore hari ini tausiah sore mengenai 5:29 berkorban demi meraih rida Allah 5:32 subhanahu wa taala. Itu ya, Pak Ustaz 5:34 ya. 5:34 Betul. Dan ikhwan akhwat, Anda bisa 5:35 menyiapkan Al-Qur'annya karena nanti 5:38 akan disampaikan oleh ustaz ini banyak 5:40 terdapat ayat-ayat Al-Qur'an. Nah, ini 5:44 juga kami sudah dapat bahan ceramahnya 5:47 ya dalam berupa makalah. Nah, ini 5:49 biasanya makalah ini Ustaz siapkan ini 5:52 beberapa hari, Pak Ustaz, ya. I 5:54 makalahnya, ya. 5:55 3 hari biasanya 3 hari, ya. Biasa kita 5:57 share nih, Pak Ustaz, di grup. Jadi, di 5:59 grup WhatsApp pendengar ini biasa kita 6:01 share. 6:02 Jadi kalau kalau telat di-share biasa 6:04 suka nanya mana materinya. 6:07 Nah, ini jadi bisa dibaca ya Ikhwan 6:09 Akhwat materinya juga. Baik, mari kita 6:11 simak Ikhwan Akhwat tafadul ya, Ustaz. 6:14 Bismillahirrahmanirrahim. 6:17 Alhamdulillahiabbil 6:18 alamin wasalatu wassalamu ala sayyidina 6:22 Muhammadin asrofil mursalin wa ala alihi 6:26 wasohbihi waman tabiahum biihsan ila 6:29 yaumiddin. 6:31 Asalamualaikum warahmatullahi taala 6:33 wabarakatuh. 6:36 Iya. Insyaallah bahasan kita sore ini 6:40 mengenai 6:43 berkorban 6:45 demi meraih rida Allah. 6:50 Kita biasa mengenal korban itu korban 6:53 hewan ya. Padahal korban tuh ya 6:56 segala-galanya 6:59 diri kita. Diri kita sudah kita jual 7:01 kepada Allah. 7:03 berkeluar berorban bisa fisabilillah 7:06 dan banyak nanti kita akan bahas. 7:09 Berkorban dengan menekan hawa nafsu itu 7:12 berkorban juga menahan ego, 7:17 mengalah ya korban korban perasaan 7:22 yang bayar siapa? Allah dapat rahmat 7:25 Allah. 7:27 Contohnya contohnya Nabi Muhammad selalu 7:29 begitu. Kedua, sahabat Muhajirin dan 7:31 Anshar. 7:33 Muhajirin semua berkorban macam-macam 7:35 untuk saudaranya yang Ansar. Untuk 7:37 saudara Muhajirin. Ansar berjuang 7:40 segala-galanya 7:42 demi saudara yang dari Makkah itu, 7:44 Muhajirin. 7:46 Sampai turun ayat 7:48 auzubillahiminasyaitanirrajim. 7:50 Wiruna ala anfusihim walauana bihim 7:53 khosaho. Para sahabat itu kadang-kadang 7:56 mengalah. 7:57 mengalah dikorbankan kepentingan dirinya 8:00 untuk saudara yang datang dari Makkah. 8:03 Itu surat Al-Hasyr ayat 9. 8:10 Jadi kita sering dengar ee sunah Nabi, 8:15 ikuti Nabi. Apa saja itu sunah Nabi. 8:18 Banyak. Hampir semua syariat itu sunah 8:20 Nabi. 8:22 Siapa kan uswah 8:24 dikirim Nabi membawa apa? 8:28 membawa itu 8:30 rahmah. Terus apalagi di samping 8:33 Al-Qur'an bawa sunah. Sunahnya banyak 8:37 hampir semua syariah itu mengandung 8:39 sunah. 8:43 Mengenai pengorbanan ini yang kita kenal 8:47 tuh korban hewan ya. Itu sebagian. 8:51 Banyak lagi korban-korban lain. 8:54 Ada dalam surah Al-Qur'an, Albaqarah. 8:57 207 9:00 Albaqarah 207 9:03 auzubillahiminasyaitanirrajim 9:05 waminanasi may yasyri nafsahu 9:09 ibti mardotillah 9:12 wallahu rafun bil ibad 9:16 di antara manusia yang berkorban, 9:21 berkorban kepentingannya dirinya 9:25 iftiaqa semata-m Mata 9:28 mengharap 9:29 mardatillah, rida Allah. 9:32 Sungguh Allah itu maha pengasih, maha 9:34 melas terhadap hamba-Nya. Pengasih itu 9:38 banyak ya kasih ya sayang. Termasuk 9:41 melas. Melas itu apa? Enggak tega ya? 9:43 Kasihan. 9:45 Allah tuh kasihan kepada hambanya. Hamb 9:47 nangis, merengek-rengek minta ampun. 9:48 diampuni. 9:55 Jadi itu semua dasarnya iman. Iman 9:59 kepada Allah itu apa? 10:02 Semua orang mengaku beriman kepada 10:03 Allah. 10:05 Iman itu apa? Iman itu cinta. Beriman 10:09 kepada Allah, berarti Allah dijadikan 10:12 yang paling dicintai. 10:24 Biasanya orang disebut mabuk cinta, ya 10:27 boleh. Mabuk cinta itu kepada Allah. 10:32 J itu yang disebut cinta itu buta dan 10:34 sebagainya. Maka kan sudah pada Allah 10:36 enggak hitung-hitungan karena cinta. 10:38 Enggak dihitung pahalanya berapa, 10:41 pahalanya berapa, dia berbuat yang baik 10:43 saja dan dia berkorban segalanya untuk 10:46 agama, untuk saudaranya seagama 10:50 membantu yang susah itu termasuk masuk 10:53 ayat tadi itu Albaqarah 207. Yasri 10:57 nafsahu dikorbankan kepentingannya untuk 11:00 saudaranya. 11:08 Iman kepada Allah artinya cinta berat 11:11 kepada Allah. Rela melakukan segala 11:15 perintahnya tanpa pamrih. Ahah. Itu 11:19 karena cinta. 11:21 Jadi menghamba kepada Allah itu karena 11:22 cinta bukan karena pahala. Pahala ya 11:25 boleh, tapi pahala itu memang Allah akan 11:29 berikan. Tapi kita salat bukan untuk 11:31 itu. 11:33 Ibadah menghadap pada Allah, menghamba. 11:35 Kenapa? Karena cinta. 11:38 Nanti ada dalilnya nanti dari Al-Qur'an. 11:41 Rida Allah itu adalah anugerah yang 11:44 besar sekali Allah berikan. 11:47 Contoh yang terbaik pengorbanan dan 11:50 berkorban adalah Rasulullah. Jadi kalau 11:54 mengamalkan ayat ini berteladan kepada 11:56 Rasulullah. 12:00 Sehingga Nabi Muhammad itu memang 12:02 dijadikan uswah. Kita sering dengar 12:05 ayatnya tuh uswah hasanah. 12:09 Tauladan yang paling baik yang yang 12:11 patut kita cintai, kita jadikan iloda, 12:15 idola, kita jadikan pujaan dan 12:16 sebagainya. 12:19 Sebab Nabi tauladan yang paling 12:20 sempurna. 12:23 Sekarang kita berusaha memahami, 12:26 mengetahui beberapa macam pengorbanan 12:30 pemordanan hewan itu 12:33 pada Idul Adha ya atau lainnya. Tapi ada 12:37 lagi yang harus kita korbankan. 12:40 Jadi agama ini luas. Yang begini nih 12:43 lebih lebih afdal, lebih apa? Lebih 12:45 nilai tingginya nilainya lebih tinggi 12:49 daripada ibadah vertikal. 12:52 salat apa itu bagus dasar tapi tidak 12:56 sempurna kalau belum 12:58 ada pengorbanan seperti ini pada sesama 13:02 saudaranya sesama muslim atau muslimah 13:07 yang paling nilainya tinggi apa 13:09 pengorbanan ego 13:11 atau keakuan 13:15 terlalu rakus ego banget sudah dapat 13:19 gaji masih ambil lagi uang negara 13:21 Padahal itu untuk kesejahteraan rakyat 13:24 sehingga rakyat lain sampai kekurangan. 13:29 Yang untuk badan-badan sosial juga jadi 13:31 berkurang. 13:33 Tak enggak tahu untuk pendidikan 13:34 berkurang gak? Itu 13:35 kurang juga, Ustaz. 13:36 Ah, itu kurang. Padahal pendidikan nomor 13:39 satu. Nasib bangsa diambil masa depan 13:42 maju apa tidak itu di pendidikan. 13:46 Pendidikan. Kalau rakyatnya banyak yang 13:48 pintar, ya bereslah. 13:52 kita enggak banyak impor, 13:54 penduduknya bisa berproduksi semua baru 13:58 maju. Kalau yang berproduksi sedikit ya 14:02 enggak bisa maju, 14:05 ekspor tidak banyak juga enggak bisa 14:06 maju karena bagaimana penduduknya belum 14:11 pintar, tidak bisa bikin ini, bikin itu, 14:14 masih kurang. 14:16 Jadi pendidikan kalau mau maju itu 14:17 pendidikan bukan pidato-pidato. 14:20 Pendidikan 14:22 banyak insinyur 14:25 jurusan ini, jurusan mesin besar-besar 14:27 mesin-mesin baru-baru dia bikin ya 14:30 begitu mestinya. 14:40 Pengorbanan contoh ya, contoh ini tadi 14:43 berkorban apa? 14:45 itu kurban itu nahar namanya itu. 14:50 Whar. Inani inalika 14:54 itu yang bulan haji ya nahar tapi di 14:58 luar itu pengorbanan lagi yang nilai 15:00 yang sangat tinggi bisa makamnya bisa 15:03 tinggi. 15:05 Ini yang ditinggalkan umat ini berkorban 15:11 perasaan mau mengalah. 15:16 Perbedaan furuk-furuk itu tidak dasar. 15:20 Bersatu lebih tinggi nilainya daripada 15:22 ribut soal fikih. 15:26 Seperti apa itu wudu begini, wudu begitu 15:29 dan sebagainya. Itu sudahlah insyaallah 15:32 semua diterima Allah. Tapi yang nilainya 15:35 tinggi ini 15:38 mau mengalah sesama muslim 15:41 tidak saling serang, salingnya lain. 15:44 Yang dipermasalahkan bukan masalah 15:46 besar. 15:48 Masalah besar itu jihad tuh bantu 15:50 saudara di Palestina tuh. 15:52 Hah? Bagaimana 15:55 mau perasaan yang lebih dari itu? 16:03 Ya, kalau tidak bisa pergi ke sana ya 16:06 doalah. Berdoa paling tidak 16:10 atau kirim kirim apa ke sana. 16:12 Alhamdulillah insyaallah banyak kan yang 16:14 kirim tapi banyak yang belum. 16:20 Pengorbanan ego tuh bagaimana ya? Tidak 16:23 sombong. 16:28 di bus saja itu kadang-kadang ada orang 16:30 yang lebih tual enggak mau ngalah yang 16:32 duduk di situ. Kalau menurut ajaran 16:35 Islam dia may yasri nafsahu dia mau 16:38 berkorban untuk saudaranya. 16:42 Tiga, pengorbanan harta, zakat, infak, 16:46 sembelih hewan itu ada 16:49 aturannya ya. Kemudian pengorbanan raga, 16:53 membantu orang yang duafa. 16:57 membantu orang yang lemah itu wajib. 17:03 Hukumnya wajib itu ibadah sosial itu 17:06 nilainya sangat tinggi. 17:10 Banyak tuh kewajiban-kewajiban, 17:12 anjuran-anjuran untuk itu. Dalam 17:14 Al-Qur'an banyak sekali 17:19 itu manfaat buat orang banyak. 17:22 Kalau ibadah kita itu untuk kepentingan 17:26 pribadi itu. 17:31 Kemudian pengorbanan hawa 17:34 atau mengalahkan nafsu dengan banyak 17:37 bersabar. 17:40 Bersabar sesama 17:44 manusia atau sesama muslim. Artinya apa? 17:47 Itu mengalah. 17:51 mengalah. 17:57 Jadi 17:59 kesalehan seseorang tu adanya di situ. 18:02 Di samping ibadah vertikal, 18:05 ibadah horizontal kepada sesama manusia. 18:09 Mau mengorbankan perasaan, mengorbankan 18:14 gengsi, 18:15 mengorbankan segala macam. itu ibadah 18:17 kelas itu. Itu yang disenangi Allah dan 18:20 disayang Allah. 18:22 Menyayangi siapa? Menyayangi hamba-Nya. 18:26 Kita bela hambanya pasti dia sayang ke 18:29 kita. 18:34 Dan 18:37 banyak berkorban seperti itu, itu 18:40 membentuk olbun salim. 18:43 Itu paling penting terbentulnya QBUN 18:44 Salim dari mau 18:48 berkorban untuk saudara sesama muslim. 18:52 Di situ Qbun Salim hatinya bersih. Sebab 18:55 itu selama kita kalahkan ego, kita 18:57 kalahkan ego kita kalahkan kepentingan 18:59 kita untuk saudara kita yang lain itu 19:01 hati kita bersih diasa itu. Nah, itu 19:04 mencapai klbun salim. Sedangkan syarat 19:06 masuk surga bukan mazhab. Tidak ada di 19:10 Quran hadis mazhab. Enggak ada. 19:14 Ada di Quran suruh bikin mazhab. Enggak 19:17 ada. Bidah itu sebenarnya mazhab itu 19:19 bidah. 19:21 Kalau menurut saya iya tapi enggak 19:23 dosalah. 19:27 Nah 19:29 itu membentuk qulbun salim. Tidak bisa 19:31 terbentukbun salim tanpa mau bergego. 19:36 Mengurangi ego, membuang ego. 19:39 Membersihkan hati. Itu membersihkan 19:40 hati. Itulah yang klbun salim. Itulah 19:43 yang masuk surgairi hisab. 19:46 Tidak ada hitungan lagi. Tidak ada 19:48 periksa-periksa, 19:50 pertanyaan-pertanyaan, 19:51 penyelidikan-penyelidikan. Enggak ada 19:53 langsung. Hartinya bersih. 19:56 Asyuara 8889ahin 20:02 jawab tidak berguna harta benda dan 20:04 sebagainya. Kecuali yang datang 20:06 menghadap Allah dengan hati yang 20:09 bersih, 20:11 tidak ada ego, tidak ada rakus. 20:14 Sebaliknya yang merugikan masyarakat 20:17 banyak, menyusahkan mereka dan 20:19 sebagainya, apalagi mengambil rezeki 20:22 mereka, 20:23 mengurangi hak mereka, itu berat. 20:27 Hatinya menjadi zalim, ada penyakit di 20:30 hatinya. 20:34 marun di hatinya ada penyakit itu enggak 20:37 bisa masuk surga. Kalau orang hatinya 20:40 kotor di surga dia nanti ngerusak 20:44 ngerumpi dia pidato maki-maki orang 20:49 ya. 20:50 Jadi yang dinilai di samping ibadah atau 20:53 iman 20:55 kebersihan hati 20:57 punya sifat sayang, sifat kasih 21:02 itu kalau bun salim. Jadi maaf 21:04 saudara-saudara sekalian yang mendengar 21:06 ini cobalah mau menerima kenyataan saya 21:10 keluarkan ayat-ayat tadi. Akhlak itu 21:12 apa? Akhlak itu apa? 21:15 Akhlak itu seperti itu. Hatinya itu 21:17 bersih gak mauemaki orang. 21:20 Gak mau gibah orang, 21:22 mengkafirkan orang 21:26 tanpa dasar. 21:28 Kesalahan kecil saja sudah langsung 21:30 seperti itu. Jadi di hatinya itu ada 21:33 cinta 21:35 menghormati orang lain, menghargai 21:36 orang, apalagi membantu, disayang kali 21:39 oleh Allah. 21:42 Jadi ibadah ini luas. 21:45 Kalau ditanya mana lebih tinggi ibadah 21:48 vertikal itu sama, tapi nilainya ibadah 21:53 membela manusia lebih tinggi. Kenapa? 21:55 Memberi manfaat kepada orang lain. 21:57 Ibadah juga kepada Allah, mengerjakan 21:59 perintah Allah, berbuat baik juga 22:02 memberi manfaat kepada orang banyak. 22:06 Sangat tinggi nilainya. Kenaikan makam 22:09 tuh di situ. 22:14 Banyak orang nyebut-nyebut wali. Wali 22:16 itu hatinya bersih. 22:20 Enggak ada wali makai-makai orang. 22:25 Tidak bisa dinilai dari pakaian. 22:28 Pakaian tutup aurat. Tapi bagaimana 22:31 sikap dia itu seperti sahabat 22:36 yang di Madinah. Dia sudah punya sifat 22:38 itu. Itu di ayatnya ada itu tadi anfus 22:45 dia lebih menyayangi saudaranya. Dia 22:47 bela diberikan apa kepada saudaranya 22:49 padahal dia sendiri butuh 22:51 dia mengalah. 22:54 Itu ada di Quran dipuji itu kaum Ansar 22:59 membantu kaum Muhajirin. 23:03 Ada enggak 10% muslimin sekarang? 10% 23:06 aja di dunia. Ada enggak seperti itu? 23:10 Di Indonesia ada 23:12 berapa persen yang punya sifat seperti 23:15 itu? Seperti sahabat Nabi itu? 23:17 Sedikit, Ustaz. 23:18 Hah? 23:18 Sedikit. 23:19 Ah, sedikit. 23:21 itu dia berdebat masalah furuk sampai 23:26 membenci-membenci boro-boro sayang satu 23:28 sama lain. 23:37 Jadi sebaiknya semua kita ini ya rakyat 23:41 ya pejabat buanglah ego tuh kikis ego. 23:45 ego dari hati. 23:47 Ego 23:49 enggak mungkin orang masuk ke surga. 23:51 Egonya dibersihkan dulu. Kalaupun dia 23:53 belum bersihkan sini akan dibersihkan di 23:55 sana supaya ke surga juga. Jadi yang 23:57 masuk surga sudah bersih, sudah enggak 23:59 punya ego. Jadi enggak ada orang ribut 24:01 berantem. Enggak ada. Kalau ada orang 24:03 ribut bukan surga namanya dunia. Dunia 24:07 yang pindah ke senang. 24:09 Di surga itu semua orang senang karena 24:11 semua damai. Semua hatinya bersih gitu. 24:15 Jadi siapa ingin ke surga bersihkan 24:17 hati, buang ego, buang benci, congkak, 24:21 sombong, 24:23 apalagi tuh saya mau nyebut rakus kasar 24:25 banget ya. 24:26 H 24:27 yang halus apa? Kepengin banyak. 24:31 Ah, itu dibuang. 24:32 Tamak. Tamak. 24:32 Iya, tamak itu dibuang. 24:36 Enggak dapat surga nanti kalau mau 24:37 seperti itu. Beneran itu, 24:40 Ustaz? Memang surga ada ya? Kamu ada 24:42 sekarang di sini, dunia ada di yang 24:44 bikin surga. Kalau surga enggak ada, 24:47 kamu enggak ada. Enggak dibikin manusia. 24:49 Habis siapa yang mau tinggal di situ? 24:53 Manusia memang, tapi yang mana? Yang 24:55 yang bersih hati supaya enggak berantem 24:57 di sana. Kalau ada berantem, rusak 24:59 surganya. 25:05 Itu Ansar itu. Masyaallah 25:08 sudah bersih. Qolbun salim itu namanya. 25:10 hatinya bersih. 25:17 Jadi kita semua, rakyat, pejabat semua, 25:22 mari kita semua mengkikis ego. 25:25 Apa itu kepentingan pribadi yang 25:27 berlebihan. 25:30 Demi rida Allah dan rahmat Allah, kasih 25:32 Allah yang kita harapkan. Bolehlilah 25:34 kita bersihkan hati ini dan mau 25:38 berkorban. 25:39 Itu yang penting ada kesiapan hati mau 25:42 berkorban 25:45 di rumah tangga terutama dong berkorban 25:48 untuk keluarga. 25:50 Semua yang penghuninya berkorban. Bapak 25:52 berkorban, istri berkorban, anak-anak 25:55 berkorban membantu apa yang mereka bisa 25:57 lakukan dalam rangka ibadah. Cari rida 26:00 Allah itu mulai dari rumah tangga terus 26:04 di mana pun kita berada sedapat-dapat 26:06 mungkin. 26:09 membuat yang berguna untuk masyarakat. 26:12 Pejabat kesempatan untuk berbuat yang 26:15 baik untuk rakyat. Kesempatan kalau mau 26:18 ke surga Bapak-bapak jadilah lurah yang 26:20 baik. Melayani kepentingan rakyat RT, 26:23 RW, camat, bupati, walikota, menteri 26:27 sampai presiden. Kesempatan kalau mau 26:29 disayang Allah, sayangi rakyat ini. 26:32 Bahagiakan mereka. 26:35 Bimbing mereka ke jalan yang lurus 26:37 lurus. 26:39 Semua ini dianjurkan untuk mengamalkan 26:42 ajaran agamanya menurut agama 26:44 masing-masing. 26:47 Mudahkan mereka untuk beribadah. 26:52 Sekali-kali 26:54 ada uang negara berlebihan, beli belikan 26:58 kitab suci itu. Bagikan di 26:59 kampung-kampung 27:02 ya. Para pejabat yang bagikan itu 27:03 insyaallah. 27:06 Misal 27:08 jangan curiga terus kepada muslimin. Ini 27:11 ajaran Islam kayak gini. Diajarin 27:13 berkorban untuk bangsa. 27:18 Berkorban untuk bangsa. 27:23 Berkorban untuk negara itu artinya 27:24 berkorban untuk bangsa. 27:27 Bela negara merdeka termuan terhak 27:29 bangsa negara. Negaranya apa? yang mau 27:31 dibela di negara ada apa di negara ada 27:34 sungai, ada gunung, ada batu, ada pasir 27:37 itu mau dibela ya enggaklah. Yang dibela 27:41 rakyatnya, 27:42 manusianya. 27:43 Manusianya yang dibela. Bukan bela 27:46 gunung, bela sungai, tanah air. Tanah 27:50 dan air 27:52 itu benda mati 27:55 yang dibela rakyatnya. 27:57 Nah, kalau dibela negaranya, rakyatnya 28:00 dipersulit juga terbalik itu. 28:03 Tapi itu ada hukum. Tidak baik merusak, 28:07 Anda akan bahaya di akhirat. Ini hamba 28:10 bukan manusia ini tidak keluar dari 28:12 pabrik. Allah yang buat. Siapa berani 28:15 ganggu berat nanti di akhirat. 28:18 Kalau enggak dihukum di sini, di sana 28:20 akan dituntut. 28:23 Ini saya hanya menyampaikan, mari kita 28:25 sadarlah mulai besok semua ini yang 28:28 mendengar mohon kita saya juga akan 28:31 mulai kita memberi kasih sayang kepada 28:35 semua bangsa yang ada di negeri, kepada 28:37 semua manusia kalau bisa yang bikin 28:40 susah mereka singkirkan sudah bersihkan 28:43 hati. 28:46 Kita semua rakyat, pejabat harus berani 28:50 berkorban untuk rakyat. 28:53 Demi meraih rida Allah. 28:57 Belata, demi apa? Demi nusan dan bangsa. 28:59 Nusan bangsa enggak punya surga. 29:03 Membela manusia, membela bangsa 29:04 Indonesia ini karena Allah. 29:08 Dapat surga. 29:14 Berhati-hati 29:17 yang menjabat. Hati-hati jabatan, 29:20 jabatan itu tempatnya hawa nafsu. 29:24 Jabatan yang direbut-rebut itu padahal 29:26 tempatnya hawa nafsu. Kurang hati-hati 29:31 terjebak di sana. Di jabatan itu banyak 29:34 jebakan. Yang mau nyogok banyak 29:38 ranjau. 29:43 Jaga jaga ketat-ketat keinginan liar. 29:48 dan kenakalan 29:53 tekan jiwanya mau 29:56 mengorban berkorban tuh mau 29:59 nanti senang-senang di surga kalau mau 30:02 tapi kalau mau senang di sini silakan 30:04 aja di sana tidak dapat 30:07 pilih di sana abadi surganya luar bias 30:10 mewahnya luar biasa disuruh 30:12 bermewah-mewah di sana 30:15 enggak ada yang jelek-jelek ada pakai 30:17 Bagus-bagus sudah siap ada semua pilih. 30:28 Jadi 30:29 di sana nanti bermewah-mewah 30:32 di sini ujian terutama yang harus 30:34 dirapiin apa? QBU hati. 30:40 Kenapa badan enggak ikut ke akhirat? 30:44 ke surga nanti badannya ganti. 30:47 Kita yang pulang ke akhirat ruhnya juga 30:49 badan dikuburkan 30:51 makanan cacing 30:54 ini badan kita itu. 30:57 Jadi kalau mau senang di sana tunda di 30:59 sana nanti caranya gimana? itu tadi di 31:02 samping ibadah, salat, puasa, zakat, dan 31:04 sebagainya 31:06 mau 31:08 mengalah, 31:09 mau berkorban 31:11 untuk orang lain, untuk keluarga dulu, 31:14 keluarga, tetangga, pami, nah ikut yang 31:16 lain. Gak susah kok. Cuma berapa tahun 31:20 di sini dapat surga selamanya senang di 31:23 sana. Masa enggak percaya? Kalau enggak 31:25 percaya surga tuh enggak ada, neraka 31:27 enggak ada, dunia ini enggak ada. Kita 31:29 juga enggak ada. 31:31 Kalau Tuhan tidak ada, kita tidak ada. 31:34 Kenapa kita ada? Karena ada Tuhan. 31:37 Iya dong. Habis kalau Tuhan enggak ada, 31:41 kita ada. Siapa yang bikin? Siapa yang 31:43 bikin kita? Coba tunjukin saya. Kalau 31:45 bukan Allah siapa? 31:48 Siapa, 31:51 Pak? Ini, Pak. Itu yang dulu hidup zaman 31:52 dulu. Enggak juga. Sebelum dia ada siapa 31:57 yang mengadakan segala? Ada. Enggak ada. 32:02 Tuhan itu harus yang ada tanpa berawal, 32:06 tak bermula. Karena dia tidak dibikin. 32:09 Itu Tuhan yang bikin segala ada. 32:12 Termasuk yang bikin semut. 32:14 Emang gampang bikin semut? Yang kecil 32:16 tuh yang hitam enggak gampang. Semutnya 32:20 kepalanya sebesar apa? Kepala semut 32:23 sebesar titik. Hah? 32:27 Tapi dia punya otak loh. Bisa bersama ke 32:30 sana bikin ke sini kayak koperasi punya 32:32 otak. Nah, kalau kepalanya sebesar 32:35 titik, otaknya sebesar apa? 32:40 Hah? Itulah kekuasaan Allah. 32:43 Subhanallah. Sudahlah, enggak ada 32:45 pilihan lain kita nyerah. Nyerah. Dan 32:48 ini tadi ayat yang saya baca itu Allah 32:51 tahu ada di antara manusia yang mau 32:53 ngorban berkorban itu Allah nilai Allah 32:57 akan sayang kepada dia. Itu ayatnya 32:59 tadi. 33:02 Manasri yasri nafsahu 33:06 ift mardotillah 33:08 itu 33:11 waminanasi 33:12 Albaqarah 207 ya. 33:15 nafsahu 33:19 Allah sangat sayang kepada hambanya 33:21 apalagi yang baik kayak gitu sangat 33:23 disayang. 33:26 Nah, semua ini bertauladannya kepada 33:28 siapa? Kepada Rasulullah. Rasulullah 33:29 seperti itu. Sudah dia seperti itu. 33:33 Alahahzab ayat 21. 33:35 Rasulillah uswatun hasanah. Rasulullah 33:38 diciptakan, diutus, dikirim ke kita 33:40 untuk menjadi 33:43 telhadan, panutan 33:46 ikut Rasulullah. Di mana ikut Rasulullah 33:48 riwayatnya? Uh, banyak kali hadisnya. 33:52 Di Quran ada syariat itu sudah juga 33:55 panutan. 33:57 Itu sudah diamalkan oleh Rasulullah 33:58 semua. Ikutlah itu. Dikirim rahmatan lil 34:02 alamin. Karena mengikut Rasul itu isinya 34:06 semua rahmat. Nah, tadi kita mau 34:08 berkorban untuk orang lain rahmat 34:10 berarti kita sudah dapat rahmat dan akan 34:12 diberi kepada orang rahmatnya 34:15 dan rahmat senangnya entar di akhirat 34:18 minta rahmat-rahmat Allah itu syariat 34:20 itu rahmat juga 34:23 inarsalaka rahmatanil alamin. Nabi 34:25 diutus sebagai rahmat. Nah, di antara 34:27 itu ajaran Nabi itu tadi mau korban 34:31 korban hewan apa itu Pak Haji korban 34:34 berbuat baik membela, membantu 34:36 orang-orang yang perlu dibantu 34:40 ya. Terutama di rumah dululah. 34:43 Nah, iya jadi yang bekerja ya lebih giat 34:46 kerjanya untuk menyenangkan keluarga. 34:50 Nah, kalau ada lebih bisa bantu e ada 34:53 yang sakit atau apalah yang perlu 34:54 dibantu. Sudah, itulah Islam 34:58 itulah mazhab yang benar, cara yang 35:00 benar. 35:04 Dan kita tidak di perintahkan untuk 35:07 memvonis 35:10 kafir enggak ada. Itu itu hak Allah. 35:14 Hanya Allah yang tahu. Sebab itu kafir 35:18 atau musyrik atau apapun adanya di hati. 35:21 Yang tahu hati manusia hanya Allah. 35:30 Kemudian di samping itu apa? Cinta 35:32 kepada Nabi. Cinta kepada Allah juga 35:35 cinta kepada Nabi. 35:38 Orang semua beriman kepada Allah. Apa 35:40 itu iman kepada Allah itu apa? 35:43 Saya mau kasih tahu, jangan ragu. Saya 35:46 mau kasih tahunya berdasarkan saya 35:48 berdasarkan apa? Hah? Cinta pada Allah 35:51 itu apa? Saya mau kasih tahu ini 35:53 misalnya 35:55 berdasarkan ayat Quran apa berdasarkan 35:57 katanya? 35:59 Ayat Quran ya. Nah, ayat Quran surah 36:02 Albaqarah 165. 36:05 Walladzina amanu asyaddu hubban. Adapun 36:08 orang yang beriman yang sangat berat 36:10 cintanya kepada Allah. 36:13 sudah cukup anda beriman benar sempurna 36:17 imannya jadikan Allah paling anda cintai 36:19 itu namanya iman 36:21 bukan cintain mazhab ya atau parta 36:25 cintain Allah 36:30 ayo berantem karena parta 36:33 salah 36:35 cinta cinta tuh kepada Allah ini ayatnya 36:39 lihat di rumah Albaqarah 165 Lima. 36:42 Walladzina. Adapun yang amanu beriman 36:44 asyaddu sangat keras sangat berat. 36:47 Hubban hobbi cinta lillah pada Allah. 36:52 Ada ngaku beriman tapi enggak cinta 36:54 kepada Allah. Kalau cinta pada Allah 36:56 cinta pada Rasul. Kalau cinta pada Rasul 36:58 cinta pada umatnya. 37:02 Kita mesti contoh tuh kepada Rasulullah 37:04 dan kepada sahabat Anshar. 37:10 Itu dia sudah ngamalkan itu mereka itu 37:17 cinta Allah. Kemudian cinta Rasul apa 37:19 juga ada dasar kita sering 37:21 selawat-selawat dasarnya ada enggak? Ah 37:24 mesti tahu. Surah Al-Ahzab ayat 56. 37:28 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 37:31 Innallaha wa malaikatahu yushalluna alan 37:33 nabi. Ya ayyuhalladzina amanu shu alaihi 37:36 wasallimu taslima. Bahwa mengingat 37:41 Allah 37:44 dan malaikatnya 37:46 selalu berselawat kepada Nabi. Kenapa 37:49 saya katakan selalu? Karena ini 37:51 menggunakan kata kerja mudore masa kini 37:56 yang berarti terus-menerus continue 38:00 senantiasa Allah dan malaikatnya itu 38:02 berselawat. 38:04 Bukan sudah berselawat di sini selalu 38:07 berselawat sedang berselawat kepada 38:09 Nabi. Kan ada yang bilang kok saya 38:12 enggak mau selawat. Ada perintah di 38:13 Quran ya cukup sekali. Padahal diselawat 38:16 enggak sekali. Tiap hari berapa kali dia 38:18 waktu tahiyat selawat enggak. 38:20 Asalamualaika ayyuhan nabi 38:23 warahmatullahi wabarakatuh. Sampai 38:25 dibaca di waktu salat ini juga innallaha 38:28 Allah sendiri berselawat 38:31 malaikatnya kepada Nabi. Kemudian 38:34 diperintahkan oleh karena itu ya 38:35 ayuhalladzina amanu wahai orang beriman 38:37 berselawatlah kepada Nabi Salimut 38:41 taslima. 38:42 Nah sekarang kita pahami apa yang 38:44 dimaksud selawat. 38:49 Allah berselawat kepada Nabi memberikan 38:51 rahmat. Jadi Allah berselawat kepada 38:53 Nabi itu memberi 38:56 apa yang diberikan Allah nanti. Nah, 38:59 malaikat berselawat juga menempatkan 39:03 menempatkan 39:05 energi yang Allah berikan pada selawat 39:07 itu. 39:10 Malaikat menempatkan 39:13 kita berselawat 39:15 mendapatkan kebaikan dari selawat itu. 39:17 kita menerima Allah memberi malaikat 39:21 meletakkan. 39:27 Jadi bukan kebutuhan Allah atau Nabi. 39:31 Tidak. Kita yang butuh. 39:35 Nanti ada itu kelebihan. Nanti ada 39:37 setelah ini. 39:52 Nah, sekarang manfaat selawat atau apa 39:54 saja? Kalau kita baca selawat apa? di 39:58 negara Arab tuh termasuk di Saudi, di 40:00 Mesir kalau mobil tabrakan atau orang 40:03 bagaimana tuh salah paham berdua beribut 40:07 itu suaranya besar. Enggak lama datang 40:09 orang ketika shallu oleh Nabi. Allahumma 40:12 shalli ala Muhammad. Berhenti. 40:16 Damai sudah 40:18 tanya-tanya j orang-orang lihat tuh 40:20 sering 40:21 mobilnya penyok-penyok enggak enggak 40:24 berant ya begitu aja. Wallah pakai mulut 40:26 enggak lama ada shall ala nabi. 40:28 Allahumma shalli ala Muhammad Muhammad. 40:30 Sudah berhenti damai. 40:33 Nah, itu di antara 40:36 apa itu manfaat daripada selawat. Kita 40:38 mulai. Selawat itu melenyapkan duka. 40:42 Insyaallah kalau lagi sedih atau apa, 40:44 baca selawat. 40:47 Allahumma shalli ala Muhammad w Muhammad 40:49 boleh. Allahumma shalli ala sayyidina 40:51 Muhammad wa sayidina Muhammad. Boleh 40:52 pakai sayidina boleh. Tidak pun boleh. 40:54 Enggak usah ribut soal itu. 40:57 Allahnya baik banget kok gitu yang jadi 40:58 bawel. 41:03 Dua, membuka pintu rezeki. Insyaallah. 41:08 Kalau yang begini kita enggak berani 41:09 pasti gitu pakai insyaallah. 41:12 Satu, melenyapkan duka. In insyaallah 41:15 jika dikehendaki Allah. 41:18 Membuka pintu rezeki insyaallah. 41:21 Ketiga, menambah cinta kepada Allah dan 41:24 rasulnya. Insyaallah. 41:28 Empat, 41:30 menyempurnakan akhlak insya Allah. 41:35 Lima, 41:37 mengamalkan yang berseteru. 41:40 Eh, mendamaikan mendamaikan yang 41:42 berseteru. Insyaallah itu banyak di 41:45 negeri Arab itu banyak 41:48 ributnya sebentar itu ya 41:52 baca Allahumma shalli ala Muhammad. 41:54 Diam. 41:56 bisa juga mendamaikan baca Al-Qur'an. 42:00 Al-Quran kita dulu masih kuliah-kuliah 42:03 gitu 42:04 suka rapat atau apa itu 42:07 bertengkar bertengkar sampai naik ke 42:10 meja ke bangku 42:13 terus salah satu ambil wudu dia baca 42:17 Quran 42:19 sepi enggak jadi ribut bertengkar bubar 42:23 dengar Al-Qur'an 42:26 Bisa 42:29 selawat juga bisa 42:34 nendapat curahan rahmat dari Allah. Baca 42:37 selawat. Oh iya tuh banyak hadisnya itu. 42:40 Pahalanya sekian pahalanya sekian. Kita 42:42 enggak mau hitung-hitunglah. Pokoknya 42:44 yakin dapat rahmat dari Allah. 42:49 Delapan. Mengantar doa itu doa diawali 42:53 dengan alhamdalah dan selawat. Enggak 42:59 langsung minta gitu. Alhamdulillah dulu 43:02 puji-puji Allah, selawat. Nah, baru 43:05 ajukan permohonan. Nah, ditutup begitu 43:08 juga. Wasallallahu ala Muhammad wa Ali 43:11 Muhammad walhamdulillahiabbil alamin. 43:14 Doa 43:18 jangan disepelekkan ini selawat. 43:21 Tuhan tidak akan merintah kalau enggak 43:23 ada sesuatu yang Allah tempatkan di 43:26 situ. 43:28 Ada energi kita enggak dikasih tahu 43:33 apa-apa faedah dari situ. Kalau enggak 43:35 ada faedah enggak disuruh. 43:38 Emang Nabi perlu gituan 43:41 dia enggaklah. 43:44 Dia sudah dijamin. 43:46 J agama ini memang begitu. 43:49 Agama itu adanya di hati. Cinta. 43:52 Di hati itu cinta Allah tadi itu orang 43:55 beriman itu mencintai Allah, cintai 43:57 Rasul, cintai umatnya. Selesailah, 44:01 bayarlah. Mau jadi wali atau jadi orang 44:03 saleh di dekat dengan Allah bisa. Kalau 44:06 hati tidak begitu enggak bisa dekat. 44:11 Jadi walikota bisa. 44:13 Tapi kalau orang yang disayang Allah, 44:15 orang yang disayang Allah, inna 44:16 auliyaukum itu apa gitu disayang. Tapi 44:19 manusia enggak tahu mana wali, mana. 44:21 Bukan itu bukan urusan kita. Kita 44:24 masing-masing beribadahlah. Jangan 44:26 pikirkan mau jadi wali itu enggak bisa. 44:28 Itu bukan titel. 44:31 Ibadah saja nanti lebih dari itu dapat. 44:34 Banyak akan dapat. 44:37 Selawat itu cinta kepada Nabi, cinta 44:41 kepada Allah terus kepada Nabi. Sudah 44:43 Nabi itu juga bisa membantu ya memberi 44:46 syafaat, membantu meringankan bisa. 44:48 Emang itu kerjaan Nabi kok 44:53 dia sayang bet sekali kepada umatnya. 44:59 Jelas ya. 45:12 Itu kok kenapa ya Allah memerintahkan 45:14 selawat kok pakai ada depannya itu 45:17 innallaha wa malaikatahu yusuna alan 45:19 nabi itu seolah-olah kalau pakai bahasa 45:21 gitu kira-kira ya saya bisa benar bisa 45:24 enggak pendapat saja 45:28 melihat 45:30 ya 45:31 bahwa Allah ber berselawat kepada Nabi. 45:37 Ya, 45:39 melihat juga malaikat berselawat kepada 45:41 Nabi. Maka diharapkan kalian semua 45:45 muslimin berselawatlah kepada Nabi. 45:47 Jadi, ada dasar disebut Allah sendiri 45:50 berselawat, Nabi e malaikat juga ber 45:52 berselawat. 45:54 Kayak menyebut dasar 45:58 itu berarti penting. Tapi Allah tidak 46:00 tidak pernah memberitahu, "Aku suruh 46:03 salat supaya kamu begini begini." Enggak 46:05 ada. Hanya kadang-kadang garis besar 46:08 saja salat mencegah keji munkar. 46:11 Bertakwalah semoga berpuasalah semoga 46:13 kamu bertakwa kan gitu. Nah, ini selawat 46:16 cuma disebut Allah sendiri, malaikat 46:18 sendiri berselawat. Maka selawatlah. 46:22 Tapi apa? Dari manfaat selawat itu 46:26 enggak dikasih tahu. 46:28 Yang bersangkutan bisa merasakan. Kalau 46:31 sering berselawat akan akan merasakan 46:34 nikmatnya. 46:37 Lakukan dulu. Buktikan. 46:48 Jadi tadi Allah berselawat, Allah 46:50 memberikan rahmat. 46:53 kepada Nabi 46:55 eh bukan rahmat kepada kita. Selawat 46:57 kepada Nabi memberikan rahmat untuk 46:59 kita. Malaikat berselawat dia meletakkan 47:04 kita menerima. Kalau berselawat menerima 47:07 itu 47:09 rahmat Allah. 47:12 Nah, orang muslimin ini semua dia mau 47:15 mengalah memperhatikan orang Islam yang 47:18 diif yang duafa atau mustadin itu di 47:21 Quran banyak sekali itu perintah untuk 47:24 membantu mustadin 47:26 kaum yang ter apa lemah atau yang 47:29 tertindas. 47:32 Tertindas itu banyak 47:35 pegawainya gajinya kurang kurang jauh 47:38 itu tertindas. 47:43 Orang yang dipaksa berbuat ini itu 47:45 dipaksa tertindas 47:51 itu dia seperti Palestin tertindas 47:54 diusir dari tanah airnya 47:58 dan seterusnya. Nah, kita wajib membantu 48:03 sesuai kemampuan. Di dalam negeri juga 48:06 ada yang tertindas. Bantu ramai-ramai 48:09 itu insyaallah enggak mesti sendiri. 48:12 Kalau mampu sendiri bagus, enggak mampu 48:14 mintain dari yang lain. Itu ada yang 48:17 begini enggak ada dana dia. Sening saya 48:20 ada sekian. Anda ada berapa? Berapa 48:22 kumpul? Bantu. 48:26 Kalau dia lemah mesti ke rumah sakit 48:29 masukin dulu rumah sakit. Jangan pikirin 48:31 dananya dulu. Nanti kalau dia sudah di 48:34 rumah sakit kita punya ya kita bayar 48:36 enggak kita enggak punya minta dari 48:38 teman-teman. 48:40 Ini ada pulan di rumah sakit sekarang 48:42 dia enggak punya apa-apa dan sebagainya. 48:44 Ya sudah kumpulin dari teman-teman. 48:56 Jadi kalau kita tadi sudah mendengar 48:58 bahwa berselawat itu sangat dianjurkan, 49:01 kita mulai berselawat sekaranglah. Jadi 49:04 artinya kita tunjukkan, kita mendengar 49:06 dan langsung mau mengamalkan. 49:11 Bismillahirrahmanirrahim. 49:13 Allahumma sholli ala Muhammad wa ali 49:16 Muhammad. Allahumma sholli ala sayyidina 49:18 Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad. 49:22 Allahumma sholli ala Muhammad wa Ali 49:24 Muhammad. 49:26 Ya, saya pakai sayidina satu kali enggak 49:28 pakai. Artinya dua-duanya boleh. Itu 49:31 bukan salat salat dinas. 49:33 Enggak boleh sayidina. Ya sudah, jangan 49:35 di waktu salat jangan. Memang Allah 49:38 shalli ala Muhammad w Ali Muhammad. Tapi 49:40 di luar salat bebas. 49:43 Sayidina itu kan artinya tuanku. 49:49 Tapi kalau salat lebih baik tidak? Saya 49:51 pakai salat ikuti apa yang di 49:55 disuruh Nabi. 49:57 Nabi enggak mungkin bilang saya pakai 49:59 dirinya Sayidina. Tapi kalau dari kita 50:01 boleh menghormati 50:06 kepada sahabat Sayidina kita. 50:08 Kenapa kata ada 50:11 Nabi Muhammad enggak 50:29 jadi berarti 50:31 kita hidup di dunia ini enggak lama. 50:34 Apa yang kita mau tinggalkan di sini? 50:38 Mau dibikinkan patung kalau sudah mati. 50:41 Terus apa gunanya? 50:44 Di patung. Terus orang yang sudah 50:47 meninggal tuh dibikinin patung senang 50:49 dia. Ya enggaklah. 50:51 Ini kalau gambarannya yang dibikin 50:53 patung juga dia enggak baguslah. 50:55 Burung-burung bertengger di situ dan 50:58 sebagainya. Jadi itu kita enggak butuh. 51:02 Yang kita butuhkan dapat rida Allah. 51:04 tadi di di Quran man yasri nafsahu iftha 51:08 mardotillah menginginkan rida Allah 51:13 itulah 51:14 rida Allah kalau sudah dapat rida Allah 51:17 berarti dapat ampunan 51:20 dapat semua dapat rida Allah surga dapat 51:24 kemudian bukti lagi saya tambahkan 51:28 bahwa banyak 51:30 pangkat itu dari Allah pangkat kita bisa 51:33 lebih tinggi. 51:34 Apabila kita bisa membantu sesama muslim 51:38 baru sesama manusia 51:41 itu jadi enggak cukup kita itu dengan 51:43 ibadah 51:45 kewajiban yang lima. 51:48 Tidak itu iya. 51:51 Tapi ibadah 51:54 sosial 51:55 itu sangat diwajibkan 51:59 semampunya. 52:01 Masatum semampunya. 52:03 masa kini agak diabaikan. 52:07 Apalagi muslimin enggak pernah membahas 52:10 nafkah wajib sesama famili 52:14 namanya tuh nafaqatul aqarib, nafkah 52:18 keluarga, famili maksudnya 52:22 ya 52:24 harus disebarkan itu. 52:26 Gurana selalu kuruk-kuruk yatiman za 52:30 makrobah anak yatim yang kerabat. 52:34 sebelum yang lain. 52:39 Kemudian ini surah azzalzalah ayat 7 dan 52:43 8. Auzubillahiminasyaitanirrajim. 52:47 Fam yamal mqartin khairon yarah. Barang 52:51 siapa yang berbuat walaupun se 52:55 sebesar apa itu zarah biji 52:59 maka dia akan lihat di akhirat hasil 53:01 yang besar. 53:03 Walaupun amalnya di dunia kecil 53:05 maksudnya, tapi nanti di akhirat dapat 53:07 balasannya luar biasa. 53:10 Tapi begitu juga yang berbuat ee amal 53:13 yang tidak baik, menyusahkan orang 53:16 ya, mengganggu orang walaupun kecil 53:20 apa memfitnah dan sebagainya itu di 53:23 akhirat akan lihat balasannya besar 53:26 sekali. 53:28 Itu perbedaan antara dunia dengan 53:29 akhirat. 53:32 Jadi sudah semua ini kelihatan ini 53:34 benar-benar bukan sembarang. Ini firman 53:37 Allah lewat Rasul 53:41 yaalqaratin 53:45 berbuat ini maksudnya yang sosial ya 53:49 akan melihat hasilnya besar di akhirat. 53:58 Insyaallah semua kita mau mulain mau di 54:01 samping ibadah 54:05 kepada Allah. kepada ee juga kita mau 54:11 rela korban sedikit-sedikit dulu terus 54:14 nanti nantban 54:17 atau mengorban berkorban untuk 54:20 saudara-saudara sesama muslim di samping 54:24 korban hewan di haji ya di luar haji itu 54:27 banyak korban di rumah tangga korban 54:31 suami kerja tambah-tambah terus korban 54:34 ee nanti Ada mungkin dari anak-anak atau 54:37 istri ee balasan kurang ikhlas karena 54:41 Allah korban. Nah, itu namanya korban. 54:43 Enggak nuntut. Istri juga begitu. 54:47 Pengurus rumah tangga lillahi taala 54:49 korban. Enggak minta balas dari suami 54:52 atau anak-anak. Lillahi taala. 54:56 Enggak ribut. 54:58 Korban memang korban perasaan juga. 55:01 termasuk sudah capek-capek kok enggak 55:04 itu enggak usah nanti batal itu baiknya 55:07 baiknya bisa batal jadi rida saja itu 55:11 pengorbanan itulah nilainya di situ 55:14 nilainya tinggi. Insyaallah kita semua 55:16 berjumpa saleh ya. Amin. 55:18 Semua berjumpa saleh. 55:21 Kita suami saleh, istri salihah, 55:25 semualah TNI 55:27 saleh, polisi saleh, DPR juga saleh. 55:31 Sayangi rakyat, wakil rakyat jangan 55:34 khianati berat. Sekecil apapun khianati 55:37 rakyat dia, dosanya berat di akhirat. 55:41 Kalau enggak ada Bapak DPR yang dengar, 55:43 tolong disampaikan. Tapi berbuat baik 55:45 betul-betul niat menolong rakyat, bikin 55:47 peraturan yang bagus buat rakyat akan 55:50 besar faedahnya di akhirat. 55:52 Semua TPR, Polri, TNI, semua suami 55:58 saleh, istri salehah, ustaz saleh, 56:01 ustazah juga salehah, pedagang saleh, 56:05 semua pekerja saleh, 56:08 ustaz saleh, ustaz saleh, salh saleh, 56:10 saleh semua yang sekolah yang sebagainya 56:12 semua belajar menjadi saleh dengan yang 56:15 dimaksud menjadi saleh di samping ibadah 56:17 vertikal hati hati sudah siap. Siap 56:22 korban. 56:24 Siap korban dalam segala hal. Niat 56:27 supaya perangkat tangan gak tinggi di 56:30 akhirat nanti. 56:33 Makam tinggi orang mangkumnya tinggi, 56:35 makatnya tinggi di akhirat kalau hatinya 56:38 kotor enggak mungkin. 56:40 Hatinya penuh iba, penuh kasih. Itu kita 56:43 berjuang. Saya juga ngomong tapi belum. 56:46 Masih belajar berusaha. 56:49 Sedikit-sedikit kita lawan perasaan. 56:53 Korban perasaan 56:55 gik habis ketamaan, kerakusan, 56:58 ego, 57:00 kecungkaan, 57:02 ujub pada diri sendiri 57:05 semua dibuang itu. Nah, terakhir 57:08 ayat Al Imran 92. 57:13 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 57:16 Bir tunfiqu mimma tuhibbun. 57:20 minallah bihi alim 57:25 kalian tidak akan dapat titel 57:28 orang saleh, orang baik 57:31 dan sebag bagusnya titel-titelah 57:33 macam-macam 57:34 sehingga Anda mau berkorban memberikan 57:38 satu benda yang Anda suka, 57:41 berikan kepada orang yang butuh 57:45 apapun. 57:47 Fainallah alim. Sesungguhnya Allah maha 57:49 tahu. Lan lan lan itu bukan lam. Lam 57:53 artinya tidak lan itu never. Tidak akan 57:55 tidak pernah. Tidak akan kalian mendapat 57:58 titel baik saleh apapun wali atau 58:02 sebagainya sehingga mau mengorbankan 58:06 keinginan sendiri. 58:08 Kalahkan keinginannya. Kasih orang lain 58:12 sekali. Itu 58:14 itu dapat namanya bar. Bar itu namanya 58:17 titelnya abror. Sampai kita berdoa tuh 58:20 di di Quran. Watwa maal abrar. Ya Allah 58:24 wafatkan kami, kumpulkan bersama abror, 58:27 bersama orang yang dapat makam tinggi 58:31 dari bir tadi abrol. 58:35 Jadi kalau sudah ada rasa seperti ini 58:38 mau berkorban mengalah kepada sesama 58:41 muslim, 58:42 insyaallah tidak akan ada lagi amal yang 58:44 salah. pecah belah 58:48 iman yang lemah 58:50 iman tanpa cinta kering gersang 58:56 tidak ada mau peduli kepada yang 58:58 tertindas yang lemah 59:01 yang besar banyak terlalu 59:02 berlebih-lebihan mencintai harta 59:04 mencintai takhta 59:08 rezeki banyak terbuang tidak manfaat 59:11 bagi orang yang butuh 59:15 Walaupun demikian Allah berfirman 59:18 juga disampaikan di hadis-hadis walau 59:20 bagaimanapun keadaan dunia ini dan 59:22 manusia ini akan tetap ada hamba-hamba 59:25 Allah yang saleh dan shah akan tetap 59:28 ada. Semoga Allah menggabung dengan kita 59:31 menjadi hamba-hamb yang tetap saleh dan 59:34 shah sampai akhir zaman. Amin. 59:37 Amin ya rabbal alamin. Wasalamualaikum 59:40 warahmatullahi wabarakatuh. 59:43 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 59:44 subhanahu wa taala. Tausiah sore edisi 59:47 hari ini bersama guru kita Ustaz Zain 59:49 Alhadi. Kami mengundang Anda untuk 59:51 bergabung. Silakan sampaikan pertanyaan 59:53 ataupun komentarnya ke nomor WhatsApp 59:55 hasil di 0811999720. 1:00:01 Tetaplah bersama kami Ikhwan Akhwat. 1:00:03 Kami akan kembali di sesi kedua. 1:04:33 H Radio Silaturahim dan Rasil TV untuk 1:04:37 Islam yang satu. Ikhwan akhwat yang 1:04:39 dirahmati Allah Subhanahu wa taala. 1:04:40 Terima kasih masih bersama kami dalam 1:04:42 acara tausiah sore berkorban demi meraih 1:04:47 rida Allah bersama guru kita Ustaz Zain 1:04:50 Alhadi. Di sesi kedua ini kita akan 1:04:53 menjawab pertanyaan-pertanyaan yang 1:04:54 sudah masuk dari ikhwan dan akhwat. 1:04:56 Namun sebelumnya kita akan sapa terlebih 1:04:59 dahulu Ibu Ani Cudaifah 1:05:02 yang mengirimkan atensinya alhamdulillah 1:05:06 hadir menyemak tausiah sore di siang 1:05:08 hari ini. Insyaallah Pak Ustaz Zain dan 1:05:10 juga kru Rasil selalu sehat serta 1:05:13 rezekinya berkah. Amin. Begituun ada Ibu 1:05:17 Retno. Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:19 wabarakatuh. Alhamdulillah hadir 1:05:21 menyimak tausiah sore Ustaz Zain Alhadi. 1:05:23 Terima kasih banyak atas pencerahan dan 1:05:25 juga tausiahnya dari Pak Ustaz. 1:05:29 Sementara itu ada Ibu Sarmila yang 1:05:32 menyampaikan WhatsApp-nya. 1:05:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:35 wabarakatuh. 1:05:37 Pak Ustaz, izin bertanya, bagaimana cara 1:05:40 kita sebagai hamba untuk mampu berkorban 1:05:45 hati dan juga sikap manusia terhadap 1:05:49 orang yang membuat kita sakit hati? 1:05:51 Bagaimana caranya, Pak Ustaz? 1:05:53 Barakallah. Terima kasih. 1:05:56 Bismillahirrahmanirrahim. 1:05:58 Iya, mengingat itu kita cinta Allah kan. 1:06:01 He. 1:06:02 Nah, cinta pada makhluknya, hambanya. 1:06:05 Kita enggak urusan sama Dia. 1:06:06 Dia menyakitin hati, kita maafkan karena 1:06:09 Allah. Dia ada kesulitan kita mampu 1:06:12 semampu kita karena Allah, tidak karena 1:06:14 dia. 1:06:15 Nah, begitu kita karena Allah, ketika 1:06:18 dia kita bantu dia, kita tidak pamrih. 1:06:21 Ketika dia nyakiti kita, kita tidak 1:06:22 benci. 1:06:25 Kita tetap aja biasa aja. 1:06:27 Dipuji orang, dikatain sama aja kita 1:06:30 sudah enggak mempan. Karena hubungan 1:06:31 kita sudah ke atas, ingatan kita ke atas 1:06:35 ke Allah. Nah, kemarin minggu lalu 1:06:41 merasa melihat Allah minggu lalu kan. 1:06:43 Iya. 1:06:43 Nah, setiap saat kita di mana kita duduk 1:06:46 berarti itu kita ingat kepada Allah. 1:06:49 Jadi dikatain diapain ingat Allah ya 1:06:51 enggak ada. Entar lagi juga meninggal. 1:06:54 Maafinlah. Nah, maafin itu hati kita 1:06:56 tambah bersih. Bukan dia yang untung, 1:06:58 dia juga untung. kita untung itu kita 1:07:01 memaafkan tuh lihat sudah mendidik hati 1:07:02 kita kan kita sudah ngorb korban itu 1:07:07 dapat pahala besar 1:07:08 di situ kita belajar membersihkan hati 1:07:10 coba enggak dendam enggak benci maafkan 1:07:13 kasihan maafkan buat apa aku benci 1:07:15 enggak dapat uang enggak dapat pahala 1:07:17 enggak dapat apa-apa kesal sebel saja 1:07:19 dapatnya rugilah nanti aku maafkan saja 1:07:23 mungkin aku maafkan Allah akan ampuni 1:07:25 dosak 1:07:27 dan hatiku menjadi berisik enggak Enggak 1:07:29 simpan dendam, enggak simpan benci. 1:07:31 Mulai belajar bikin qolbun salim. H. 1:07:34 Ingatlah di Quran hanya ada satu ayat, 1:07:37 hanya satu syarat masuk surga. Satu saja 1:07:40 boleh tanya siapapun, ulama manaun. 1:07:43 Tidak ada di Quran syarat masuk surga. 1:07:45 Hanya satu qolbun salim. Surat Asyuara 1:07:49 889. 1:07:51 Syarat masuk surga itu bilang yaumin 1:07:54 umur tidak berguna apa-apa pun harta 1:07:56 tidak ada guna kecuali yang menghadap 1:07:58 Allah bawa hati yang bersih. 1:08:01 Hati yang asih itu di Quran bukan karena 1:08:05 mazhab. 1:08:07 Oh ini meang mazhab ini sini santri sini 1:08:09 masuk surga. Ya enggaklah tergantung 1:08:11 amalnya masing-masing. Mazhab apap pun 1:08:13 ke surga semua insyaallah kalau dia 1:08:15 muslim. Hanya ada yang masuk duluan, ada 1:08:18 yang dibersihkan dulu kalau kotor 1:08:22 dimasukin rumah sakit hati sana. Sebab 1:08:25 di surga mesti bersih. Kalau enggak 1:08:26 bersih entar berantem lagi di surga. 1:08:28 Enggak mungkin. Jadi diobatin dulu entah 1:08:32 berapa tahun pembersihannya itu 1:08:34 mendingan bersihin di sini. Enggak bakal 1:08:37 masuk surga kalau hati punya dendam, 1:08:39 punya benci. 1:08:40 Surganya rusak. 1:08:43 Kalau preman masuk surga. Bayangin 1:08:44 teriman masuk surga bawa berati sampai 1:08:47 sana menusuk orang segala rusak 1:08:49 surganya. 1:08:51 Nah di situ dong bisa pakai logika 1:08:55 kalau pengin. Nah ini dibersihkan dan 1:08:57 disayang Allah. Allah tidak mau lihat 1:08:59 orang hati kotor enggak mau. Sebab dia 1:09:01 melihat ke hati dan dia juga bisa ke 1:09:05 hati segalanya ke hati. Kalau bersih dia 1:09:07 datang. 1:09:09 Surga juga suci. Enggak terima orang 1:09:11 kotor. 1:09:13 Allah juga suci. Maha suci semua. Maha 1:09:15 suci semua suci. Surga suci. Sucikanlah 1:09:18 di sini. 1:09:20 Nah, caranya gimana? Maafkan. Mulai 1:09:22 ingat maafkan. Kalau maafkan dapat 1:09:24 hadiah besar. Ingat Allah 1:09:26 selalu ibu. Ingat Allah. 1:09:28 Allah berdekat kita. Mata kita melihat 1:09:31 ini mata ini gaji. Gaji lemak. Kok bisa 1:09:35 ngelihat? Gak ngelihat dia. Yang 1:09:36 ngelihat ini tiupan dari roh Allah. Yang 1:09:40 mendengar tiupan ruh Allah. Kalau dia 1:09:41 keluar kita jadi bangkai. 1:09:43 H 1:09:44 mati. Sadar dong. 1:09:47 Kalau enggak ada Allah enggak hidup 1:09:48 kita. 1:09:49 Tengkorak dihidupkan ada tiupan R Allah. 1:09:54 Nah, kalau dia keluar kata orang mati 1:09:56 padahal keluar itu tiupan Allah keluar. 1:09:59 Hm. 1:10:00 Mata enggak lihat, telinga enggak 1:10:01 mendengar padahal masih utuh. Nah, itu 1:10:04 sudah fakta. Allah ada bersama kita. 1:10:08 Allah di segala sesuatu itu Allah ada. 1:10:11 Tapi dia bukan sesuatu dan tidak bersama 1:10:13 sesuatu. Dia ada di situ. Di batu ada di 1:10:16 di ada di kita tapi tidak bersatu dengan 1:10:19 kita. Terpisah 1:10:22 di mana di segala sesuatu Allah ada. 1:10:25 Tapi dia bukan sesuatu. Dia pencipta 1:10:28 sesuatu. 1:10:31 Ada bersama kita di mana-mana. Ingat ke 1:10:33 situ insyaallah bisa. Hati bisa bersih, 1:10:36 mau ada bisikan tidak bahal tidak baik, 1:10:39 jebakan-jebakan langsung ingat langsung 1:10:41 saya dari saat itu juga 1:10:43 astagfirullahalazim 1:10:45 Allah. Ingat Allah bersama kita selalu 1:10:48 insyaallah. 1:10:49 Insyaallah. Selanjut Pak Ustaz ada Pak 1:10:52 Amsir Tabrani di Kemang Utara. 1:10:55 Asalamualaikum warahmatullahi 1:10:56 wabarakatuh. Pak Ustaz Zain, apakah 1:11:00 pengorbanan 1:11:02 sama pengertiannya dengan berdiam diri? 1:11:06 Maksudnya kalau terlalu banyak bicara 1:11:09 dan memberikan masukan-masukan yang 1:11:12 baik. Misalnya para ulama-ulama yang 1:11:15 masih berhati lurus dan jujur juga 1:11:18 berani serta amanah. Tapi kalau sudah 1:11:21 memberikan kritikan atau tausiahnya ke 1:11:24 pemerintah, kebanyakan ulama-ulama itu 1:11:27 dibungkam bahkan dikriminalisasi. 1:11:31 Apakah salah pengorbanan untuk berdiam 1:11:33 diri itu lebih baik daripada bersuara 1:11:36 menyuarakan kebenaran tapi malah 1:11:39 disalahkan? 1:11:41 Mohon pencerahan dari Pak Ustaz. 1:11:43 Iya. Bismillahirrahmanirrahim. 1:11:45 Kita melakukan kewajiban ya kita 1:11:48 lakukan. He 1:11:50 menyampaikan nyampaikan tapi caranya 1:11:52 sopan dari hati yang bersih juga begitu. 1:11:57 Jadi tidak maki-maki. Bagaimana kita 1:12:00 membersihkan lantai yang kotor dengan 1:12:02 air kotor? Enggak mungkin. H 1:12:04 ini kalau kita bersihkan lantai yang 1:12:05 kotor dengan air bersih. Nah kita bisa 1:12:08 ngeritik, bisa memberi nasihat kepada 1:12:10 bapak-bapak, pada siapapun. Tapi 1:12:12 bahasannya ya baik-baik saja. 1:12:16 Baik-baik saja. 1:12:18 H 1:12:19 Allah juga nyuruhnya begitu sampai 1:12:21 kepada Firaun. Allah bilang, "Wahai Musa 1:12:24 dan Harun, kalian pergi sana kepada 1:12:26 Firaun semoga dia kali mau beriman. Tapi 1:12:29 berbicaralah yang sopan, yang santun 1:12:33 pada Firaun itu. 1:12:35 Jadi tidak ada ajaran Islam itu 1:12:38 maki-maki, keras-keras gitu. 1:12:41 Ee saya juga masih jahiliah dulu gitu 1:12:44 ceramah keras-keras. 1:12:46 Saya sekarang sadar tidak lagi bagaimana 1:12:49 saya mau mau mengajak berbuat baik 1:12:53 bahasa saya tidak baik. 1:12:57 Nah, itu tadi nafs jiwanya itu bersih. 1:13:03 Jadi tidak ada dendam, tidak ada benci, 1:13:07 tidak ada congkak. 1:13:09 Dia bersama Allah malu-malu aja ikut 1:13:12 tapi tenang. 1:13:15 Takut kepada Allah tuh bukan kej takut 1:13:16 gak. He 1:13:18 kita yakin Allah bersama kita kok. 1:13:20 Tenang malah enggak ada lagi sakit hati 1:13:23 sebel kesal sudah hilang. 1:13:27 Yang ada hanya senyum di hatinya senyum 1:13:32 itu tulis tuh di kamar tuh 1:13:36 buang sebel dan kesel. 1:13:39 Iya. 1:13:41 Tumakninah bersama Allah. Ya sudah 1:13:43 tenang. 1:13:44 Kita belajar ajarin tenang. Kalau hati 1:13:47 sudah bersih pasti tenang. 1:13:50 Ya, dikit-dikit saya juga mesti belajar 1:13:53 pelan-pelan tapi menikmati gitu loh. 1:13:57 Baru berapa persen sudah menikmati 1:13:59 h 1:13:59 baru dikit gitu loh. Apalagi kalau sudah 1:14:01 bersih sekali sudah tidak ada sedih, 1:14:04 tidak ada susah lagi. Gak boleh coba. 1:14:07 Yang namanya bahagia itu kalau tenang. 1:14:12 Kalau sudah tenang pasti bahagia, 1:14:14 senang. 1:14:15 Loh, kalau orang kaya 1:14:19 tapi dia tidak bisa tenang, ada takut di 1:14:22 demo, takut ini, takut itu. Enggak bisa 1:14:25 senang 1:14:26 walaupun hartanya banyak. Orang bisa 1:14:29 senang kalau tenang. Rumah tangga juga 1:14:32 bisa bahagia bersama kalau tenang. 1:14:35 Kepala rumah tangganya mau mengalah, 1:14:37 yang lain mau mengalah, mau mengalah, ya 1:14:39 udah enggak ada masalah. 1:14:42 Biar banyak harta kalau ribut terus mana 1:14:45 bisa senang. 1:14:47 Nah, supaya enggak ribut gimana? Ya 1:14:49 mengalah. Yang sadar mengalah. Kalau 1:14:51 enggak dilayani besok berhenti dia. 1:14:58 Itu bisa tenang. Hati ini ingat Allah 1:15:01 terus. Ingat Allah gitu aja. lagi ingat 1:15:05 kalau kita tidak bisa membersihkan hati 1:15:08 tidak pernah bahagia walaupun kaya h 1:15:13 karena hati enggak tenang ada benci dan 1:15:15 dendam gak bisa senang 1:15:17 rugi kita maafkan maafkan sudah 1:15:23 senang insyaallah 1:15:25 insyaallah 1:15:26 selanjutnya Pak Ustaz ada pertanyaan 1:15:27 dari nomor 08577077 1:15:31 sekian-sekian tidak menyebutkan nama 1:15:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:15:35 wabarakatuh. Pak Ustaz Zain, izin mohon 1:15:39 pencerahannya, Pak Ustaz. Terkait dengan 1:15:42 rida Allah itu tergantung dari rida 1:15:46 kedua orang tua. Bagaimana ini, Pak 1:15:48 Ustaz? Syukran. 1:15:50 Iya, rida Allah. Betul. Berarti artinya 1:15:53 kita diminta untuk ee berbakti, 1:15:57 menghormati ibu bapak. Itu sudah benar 1:16:00 seperti itu memang. Nah, ketika kita 1:16:02 menghormati ibu bapak, Allah meridai 1:16:05 kita karena tidak menyakiti hati ibu 1:16:08 bapak. Sampai di Quran itu, di surah 1:16:10 Luqman, jika ibu bapakmu atau salah satu 1:16:15 memerintahmu 1:16:17 untuk berbuat yang tidak baik, maksiat 1:16:19 misalnya, 1:16:21 jangan turuti, tapi berkatalah kepada 1:16:25 mereka dengan sopan. 1:16:29 Walaupun disuruh suruh berkafir, jangan 1:16:33 ikuti tapi tetap berakhlak, tetap sopan 1:16:37 pada ibu bapak. 1:16:40 Nah, itu jadi tadi maksudnya pertanya 1:16:44 ibu bapaknya. 1:16:45 Hm. 1:16:47 Rida 1:16:48 hah 1:16:49 rida Allah tergantung. 1:16:50 Iya. Rida Allah dapat ibu bapak. Jadi 1:16:51 tetap ibu bapak dihormati. Ata disuruh 1:16:54 kita kafir jangan kafir, jangan ikutin. 1:16:56 Tapi tetap berkata dengan baik. 1:16:59 Oh aja enggak boleh. Itu kan di negeri 1:17:02 Arab. Uh mungkin kalau di sini eh enggak 1:17:06 apalah enggak membentak 1:17:09 apa menolak enggak boleh bahasanya. 1:17:12 Boleh macam-macam. 1:17:14 Bahasa apa aja yang sifatnya menolak, 1:17:16 kasar kepada ibu bapak itu dosa besar. 1:17:22 Surga di bawah telapak kaki ibu 1:17:24 misalnya, tapi kan enggak ada surga di 1:17:26 situ. Maksudnya nurut sampai merendah, 1:17:30 sampai sujud. Enggak apa-apa sujud pada 1:17:33 ibu bapak itu ada jenderal pemimpin itu 1:17:38 di Iran bermasalah saleh banget. Ibu ada 1:17:41 meluduk itu kalau pulang dari mana-mana 1:17:44 dia cium tangan ibunya, cium kaki ibunya 1:17:48 sujud di tanah itu. 1:17:50 Itu boleh tidak syirik. 1:17:53 Kalau setiap sujud syirik 1:17:57 yang sujud kepada Nabi Adam siapa? 1:18:00 Banyak kan malaikat pada sujud disuruh. 1:18:03 Yang enggak mau sujud kepada Adam malah 1:18:05 kafir iblis. 1:18:08 Tapi itu bukan sujud ibadah, sujud 1:18:11 penghormatan 1:18:13 seperti sungkem. Jangan dibilang syirik. 1:18:17 Itu penghormatan kepada bendera. 1:18:20 Penghormatan. H 1:18:21 dikit-dikit syirik itu enggak begitu. 1:18:24 Kita jangan memvonis. Syirik atau kafir 1:18:27 atau apapun dilihat dari motivasi. 1:18:31 Kalau dia menghambakan penderah, nah 1:18:33 baru syirik. 1:18:36 Panjangkan rezekiku wahai bendera. Wahai 1:18:39 rezekiku panjangkan umurku panjangkan 1:18:41 wahai bendera. Itu baru kan itu benda 1:18:45 mati. 1:18:47 Jadi yang rasional sedikit sungkem itu 1:18:51 menghamba, menuhankan atau menghormat 1:18:56 hati enggak sih adik semua? 1:18:58 Biar di masjid kalau pikirannya kepada 1:19:01 selain Allah, 1:19:03 dia lebih takut kepada raja daripada 1:19:05 Allah. 1:19:07 Dia lebih mengharap kepada raja, lebih 1:19:09 menghor itu syirik. Jadi adanya di 1:19:12 pikiran, di perasaan 1:19:15 bukan asal begitu. 1:19:17 Dulu ada ulama di Otista situ Habib 1:19:20 Salim Jindan. 1:19:21 He. 1:19:22 Depan rumahnya itu dia pasang patung 1:19:24 Bunda Maria. 1:19:26 Beneran? H 1:19:28 orang datang situ si syirik ini. 1:19:32 Bagaimana syirik sih? Kamu enggak lihat 1:19:34 saya lagi siksa dia tuh. Saya jemur 1:19:37 kehujanan kepanasan. Lihat tuh udah 1:19:38 hitam-hitam tuh kotor. 1:19:42 Dia melatih otak tuh. 1:19:44 Iya 1:19:45 itu kan dia betul dia enggak sembah gitu 1:19:48 kan. Enggak. 1:19:51 Nah itulah gunakan ini rasional 1:19:54 semua itu pakai akal. 1:19:57 Tidak semudah itu. Lihat motivasinya. 1:20:00 Biar di masjid kalau niatnya lain. 1:20:03 Ada yang ke Ka'bah sana mau minta sup 1:20:07 rezeki supaya ada di usaha yang haram 1:20:10 supaya usahanya maju 1:20:12 lah. Itu kan bukan haji dia 1:20:16 dosa. 1:20:19 Jadi semua itu innamal amalu bin niat. 1:20:22 Hadis itu semua amal ibadah dengan apa 1:20:25 niatnya. 1:20:28 itu jadi enggak enggak bisa 1:20:30 semua dilihat motivasi niat insyaallah. 1:20:34 Insyaallah. Baik, selanjutnya Pak Ustaz 1:20:36 kita akan ke 1:20:40 pertanyaan dari hamba Allah di Bogor. 1:20:43 Asalamualaikum warahmatullahi 1:20:44 wabarakatuh. 1:20:46 Pak Ustaz mengenai pengorbanan. 1:20:49 Bagaimana dengan keluarga yang 1:20:52 berkorban? 1:20:53 untuk keluarga yang lainnya. Maksudnya 1:20:57 dia selalu membantu tapi keluarganya 1:20:59 sendiri sebenarnya masih kekurangan. 1:21:04 Terima kasih, Pak Ustaz. 1:21:05 Bismillahirrahmanirrahim. Iya, bantu 1:21:08 keluarga wajib, tapi ada yang lain yang 1:21:11 mau bantu ya boleh juga, tapi saudaranya 1:21:14 dibagi juga. Nah, bantu saudara ini atau 1:21:17 famili jangan diukur dia benci kita, dia 1:21:20 marahin kita, itu enggak ikhlas. He. 1:21:22 Kalau karena Allah, biar dia marah, dia 1:21:24 benci, tetap bantu. Kenapa kamu mau 1:21:27 bantu? Saya bantu dia karena Allah, 1:21:30 bukan karena dia, karena Allah. Sebab di 1:21:33 sini pun dia maki-maki saya, saya tetap 1:21:36 karena itu kewajiban 1:21:38 bantu famili itu namanya ikhlas. Kalau 1:21:42 kita minta dipuji supaya dia baik, baru 1:21:45 kita bantu, ya. Salah. itu 1:21:48 enggak peduli itu mau dia mungkin mau 1:21:50 enggak bantu ya bantu 1:21:53 ya ada seorang 1:21:56 membantulah ada orang perlu apa mau 1:21:58 bangun masjidlah tapi dia musuhin sama 1:22:00 sama orang itu orang peng masjid dia 1:22:02 dimusuhin dia tetap bant 1:22:06 teman-temannya tanya dia kan musuhin 1:22:07 kamu kenapa kau bantu yang saya bantu 1:22:10 masjid masjid buat muslimin 1:22:13 soal dia batu benci sama saya itu 1:22:15 masalah pribadi saya mau maafin mau 1:22:17 enggak tuh kata orang tuh. 1:22:19 Hm. 1:22:20 Nah, di situ kita diuji ikhlas apa 1:22:22 tidak. Tapi kalau dia selalu nunggu 1:22:24 dipuji atau seperti ini fam enggak bisa 1:22:28 begitu. Yang jadi famili juga jangan 1:22:31 marah. 1:22:32 H 1:22:32 sudah biarin kalau Anda cukup ya 1:22:34 alhamdulillah. Kalau kurang boleh minta 1:22:37 sama familasih, 1:22:39 alhamdulillah enggak dikasih ya sudah. 1:22:41 He 1:22:42 dia bantu orang lain itu urusan dia 1:22:47 gitu. Jadi kita tidak menghadiri orang 1:22:49 menghukum enggak 1:22:52 itu namanya sabar. Itu pengorbanan juga. 1:22:56 Iya kan? 1:22:57 Nah segala nanti diadili di akhirat. 1:23:01 Kalau Anda sabar nanti Allah yang ganti 1:23:03 di akhirat bisa di sini bisa di akhirat. 1:23:06 Nah itu caranya begitu kita itu 1:23:08 bersihkan hati. 1:23:09 Hm. Jangan marah 1:23:12 ya. 1:23:14 Enggak usah. 1:23:17 Ada orang hutang ada orang tuh enggak 1:23:19 bayar atau sebagainya. Tenang saja. 1:23:21 Tagih ditagih dia mau bayar bayar enggak 1:23:23 enggak dibayar dia akan bayar di akhirat 1:23:26 pahala dia akan diambil dikasih ke situ 1:23:29 senilainya. Di sana sebelum kehr ada 1:23:33 pengadilan. 1:23:33 H 1:23:34 yaumal hisab. hari pengadilan 1:23:37 semua yang utang yang apa semua di di 1:23:39 situ semua diadili diambil dari uang 1:23:42 pahala pahala itu uang statusnya entar 1:23:45 di akhirat alat penukar juga 1:23:48 yang 1:23:49 uang pahala 1:23:49 nyakitin yang utang yang apa nyakitin 1:23:51 bayar dada bayarannya itu pahala tadi 1:23:54 yang ngukur malaikat semua nanti caranya 1:23:56 otomatis kayak komputer gitu enggak 1:23:59 pakai sidang kayak di sini enggak 1:24:00 sesetset 1:24:02 ya itu banyak yang amalnya sikit tu 1:24:04 kalau tu jadi banyak di sana. Rupanya 1:24:05 dia sering disakitin orang. 1:24:08 He. 1:24:08 Dan yang nyakitin tuh pahalanya diambil 1:24:10 dikasih orang tuh itu keadilan. 1:24:14 Diadili saja. 1:24:16 Jadi enggak sampai ke neraka kecuali 1:24:18 yang besar-besar pembunuhan atau tidak. 1:24:21 Yang gitu diselesaikan di situ di 1:24:24 barzakh. 1:24:25 He. 1:24:26 Diadilin. Nah, yaumul hisab. Dihisab. 1:24:30 Hisab itu pengadilan. Baik tuh Tuhan. 1:24:32 Jadin yang Islam nanti masuk ke surga 1:24:34 sudah beres, 1:24:36 sudah bersih. 1:24:38 Insyaallah. 1:24:39 Insyaallah. 1:24:41 Baik, Pak Ustaz. Itu menjadi pertanyaan 1:24:43 terakhir yang bisa kita jawab di 1:24:45 kesempatan ee kali ini. Sebagai penutup 1:24:49 dari Pak Ustaz, apa yang ingin 1:24:51 diingatkan kembali kepada pendengar dari 1:24:54 kajian kita di sore hari ini dari Pak 1:24:56 Ustaz? 1:24:56 Iya. Terus bersihkan hati. 1:25:00 Lawan dikit-dikit lama-lama kalau sudah 1:25:02 enggak perlu lawan lagi sudah enak. 1:25:05 Sudah enak itu sudah otomatis lega hati 1:25:08 itu senang. Uang sedikit pun senang. 1:25:12 Iya. Jadi uang banyak juga kalau enggak 1:25:14 senang apaan? 1:25:15 Hm. 1:25:16 Senang karena hatinya enggak ada dendam, 1:25:18 enggak ada benci, enggak ada congkak. 1:25:21 Baiklah, saya mau kasih gambar gembira. 1:25:25 Surah Annur ayat 55. 1:25:28 Boleh lihat di rumah Annur 55. Ada Quran 1:25:30 terjemah ada artinya. Lihat 1:25:34 artinya aja ya. Waadallahuladzina amanu. 1:25:36 Allah berjanji memberikan janji 1:25:39 kepada orang yang beriman dan kalian dan 1:25:43 beriman dan beramal saleh. Ini syaratnya 1:25:46 beriman dan beramal saleh. 1:25:49 Lajastaklifannahum fil ardhi. Dia akan 1:25:51 diberi kuasa oleh-oleh di bumi. Ini buat 1:25:55 yang orang beriman. Kalau buat orang 1:25:56 yang tidak beriman itu urusan mereka. 1:25:58 Dia dilepas di dunia. Mau maju, mau kuat 1:26:01 bisa. Tapi yang beriman juga tidak 1:26:03 dikasih kuat atau maju. Dikasih apabila 1:26:05 syaratnya dia betul-betul beriman dan 1:26:09 beramal saleh. Pakai mau contoh 1:26:13 lihat negeri Yaman. Miskin 1:26:17 lemah sekarang bisa lawan Amerika tuh. 1:26:20 Hm. 1:26:21 lawan Saudi. 1:26:24 Dari mana kekuatannya? Dia orangnya 1:26:27 semua ahli ibadah, Islamnya mantap. 1:26:32 Contoh ya ini di hadisnya ayat Qurannya 1:26:35 ini Annur 55. Allah menjanjikan kepada 1:26:37 orang yang beriman dan beramal saleh 1:26:39 satu 1:26:41 ard akan diberi kekuatan-kekuasaan di 1:26:44 bumi 1:26:45 beriman beramal saleh. Ya. 1:26:49 Dua. 1:26:53 seperti mana lebih dahulu ya. Dua 1:26:56 waliyubadilannahum min ba'di amnah akan 1:26:59 dirubah dari ketakutan, dimusuhin, 1:27:02 ditindas menjadi aman. 1:27:09 Akan diberi kuasa kekuatan 1:27:12 dan dia agamanya diperkuat 1:27:15 terus diganti dari takut jadi aman. Ada 1:27:17 tiga itu lihat di rumah deh. Surat Annur 1:27:20 55. 1:27:21 H. 1:27:22 Jadi jangan khawatir, sudah ada contoh 1:27:24 Yaman tuh. Sebelumnya ini kan dia 1:27:27 dibomin terus lemah enggak bisa 1:27:28 ngebalas. 1:27:29 Iya 1:27:30 dalam berapa tahun doang. Sekarang dari 1:27:31 waktu singkat sudah bisa. Itu fakta. 1:27:38 Jadi kita enggak usah takut, enggak usah 1:27:42 bingung 1:27:44 bila betul nih negara orang Indonesia 1:27:46 ini yang muslimin beribadah baik-baik 1:27:49 dan bersatu, hatinya bersih, tidak 1:27:52 saling maki, 1:27:56 Allah akan bantu. Tapi kalau enggak ya 1:27:58 begini terus. H 1:28:00 mau enggak sekarang mereka tuh sadar 1:28:03 yang mereka perjuangkan, yang mereka 1:28:04 ributin tuh masalah yang tidak 1:28:07 menentukan 1:28:10 hal-hal yang bukan pokok ya. 1:28:15 Itu yang pokok itu sering disampaikan. 1:28:19 Sekarang ini yang pokok yang ada di 1:28:20 Quran tadi sudah ibadahnya oke. Salat, 1:28:22 puasa, zakat sudah oke, ibadah jiwa 1:28:25 sudah belum? 1:28:27 Itu tadi jiwa bersih mau kebantu yang 1:28:30 susah 1:28:32 memaafkan korban perasaan 1:28:35 ada 1:28:37 bertengkar mulu. 1:28:40 Ahah. Itulah jadi padahal syaratnya di 1:28:42 Quran ini ada amanu beramal dan beramal 1:28:45 saleh. Beriman dan beramal saleh. Enggak 1:28:48 pernah dibahas ya. 1:28:49 H 1:28:51 itu bisa kuat negeri nih. Rakyat kita 1:28:54 bisa kuat. Negara kita bisa kuat. 1:28:56 militer kita bisa lebih kuat lagi. 1:28:59 Contohnya Yaman dari lemah dibom berapa 1:29:02 bulan dibom terus sekarang bangkit 1:29:07 menang dia. 1:29:12 Amerika takut 1:29:14 ya sudah itu contoh ya. Begitu juga 1:29:17 pribadi-pribadi 1:29:19 tawakal ma amalkan ini insyaallah 1:29:22 semua dapat apa? Ketenangan tumakninah 1:29:26 disebut di situ. Ini buat perorangan 1:29:28 juga bisa tumbak ninah, bisa kuat 1:29:32 segalanya deh. Sudahlah tinggal berapa 1:29:35 bulan di sini di dunia ini enggak berapa 1:29:38 lama lagilah. 1:29:41 Kalau dilihat waktu akhir zaman sudah 1:29:44 dekat semua. Semua sudah keluar. H 1:29:46 sudah sudah keluar tanda-tanda itu 1:29:50 akhir. Tapi sebelum akhir itu datang 1:29:53 Imam Mahdi dulu. Kalau saya mengira 1:29:56 mengira entah benar apa enggak mengira 1:29:58 perang di Timur Tengah tuh kayaknya 1:30:01 terus sampai datang Imam Mahdi 1:30:04 sudah mulai perang antara pengikut Mahdi 1:30:06 dan Dajjal 1:30:08 itu bakal terus dari kecil tadi ya kecil 1:30:11 sekarang melebar melebar melebar. 1:30:18 Insyaallah. 1:30:18 Insyaallah. 1:30:21 Demikianlah ikhwan akhwat yang dirahmati 1:30:23 Allah subhanahu wa taala tausiah sore 1:30:25 edisi hari ini bersama guru kita Ustaz 1:30:28 Zain Alhadi. Semoga apa yang beliau 1:30:30 sampaikan bermanfaat bagi kita semua. 1:30:33 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:30:35 Anda dari studio. Kami kerabat yang 1:30:38 bertugas undur diri. Mohon maaf atas 1:30:41 segala kesalahan kata. Billahi taufik 1:30:43 wal hidayah. Subhanakallahumma 1:30:44 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:30:47 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:30:49 Asalamualaikum warahmatullahi 1:30:50 wabarakatuh. 1:30:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:30:53 wabarakatuh.