Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bisirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:01 warahmatullahi wabarakatuh. Allahumma 0:03 sholli ala sayyidina Muhammad wa ali 0:05 sayyidina Muhammad. Alhamdulillah kita 0:07 berjumpa lagi hari ini hari Jumat 0:08 tanggal 0:10 berapa sekarang? Tanggal 15 Rabiul Aal 0:12 1448 Hijriah atau tanggal 28 Agustus 0:15 2026. Kita jumpa lagi dalam acara 0:18 renungan di bawah naon Al-Qur'an untuk 0:19 edisi tanya jawab. Silakan bagi Anda 0:21 yang punya pertanyaan silakan kirim ke 0:24 0811999720. 0:28 Insyaallah akan dijawab nanti oleh Ustaz 0:30 Husein bin Hamid Alatas guru kita. 0:33 Salam. Alhamdulillah Ustaz juga sudah 0:35 ada di sini. Ada Oni juga ada Algi. Mari 0:37 kita mulai acara ini dengan membaca 0:39 alfatihah. 0:42 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 0:49 Bismillahirrahmanirrahim. 0:54 Alhamdulillahirabbil 0:57 alamin 1:00 arrahmanirrahim 1:05 maiki yaumiddin 1:09 iyyaka na'budu wa iyyaka nasta' 1:15 ihdinasirathal 1:17 mustaqim 1:20 shathalladzina 1:21 an'amta alaihim 1:31 in. 1:34 Amin. Alhamdulillah kita sudah baca 1:35 alfatihah. [berdehem] 1:36 Mudah-mudahan Allah mudahkan kita dalam 1:37 memahami jawaban-jawaban yang diberikan 1:39 oleh Ustaz Husein dan juga Allah 1:41 memberkahi kita semuanya. Baik, Ustaz. 1:43 Ini pertanyaan-pertanyaan dari Bapak 1:45 Wawan Himawan di Majalengka. Salam Ustaz 1:48 Husin. 1:49 Heeh. Ustaz, di tengah maraknya ujaran 1:51 kebencian dan perdebatan di media 1:53 sosial, bagaimana Al-Qur'an mengajarkan 1:55 cara berbeda pendapat tanpa saling 1:57 menghina. Demikian ada Bapak Wawan 1:59 Himawan di Majalengka. 2:05 [berdehem] Bismillahirrahmanirrahim. 2:07 Alhamdulillahi rabbil alamin. [berdehem] 2:12 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 2:14 abdika wa rasulik. 2:17 Sayyidina wa Nabi Muhammadin wa alihi 2:21 wasohbihi wasallim. [berdehem] 2:26 Subhanaka la ilma lana illa ma alamtana 2:30 innaka antal alimul hakim. 2:34 Wala haula wala quwwata illa billahil 2:37 aliyil adzim. [berdehem] 2:41 Allahumma atina minika rahma waimna min 2:45 ladunka ilman nafi wfaana bimaamtana. 2:49 Allahumma ahdina subulasalam waakrijna 2:52 minulumati 2:54 wahdinaal 2:56 mustaqim. 3:00 Amma ba'du. Ikhwan akhwat pendengar 3:05 pemirsa radio TV silaturahmi yang 3:08 dirahmati Allah. 3:11 Allah Subhanahu wa taala [berdehem] 3:16 memberikan bimbingan 3:19 dan tuntunan hidup kepada kita semua. 3:23 Begitu juga kepada 3:26 umat-umat sebelum kita dengan tuntunan 3:30 dan syariat yang sama. 3:36 Allah Subhanahu wa taala dialah 3:38 satu-satunya yang menciptakan kita. 3:40 Seluruh makhluk di alam raya ini 3:42 merupakan ciptaannya. 3:46 Begitu juga Allah Subhanahu wa taala 3:49 yang menciptakan umat-umat sebelum kita. 3:53 Semuanya merupakan keluarga besar yang 3:55 berasal dari ayah ibu yang sama. 3:59 Allah tidak menciptakan kita dari ayah 4:02 dan ibu yang berbeda 4:04 demi mengingatkan umat manusia agar 4:09 mereka bersatu dan mereka berasal dari 4:12 ayah ibu yang sama, diciptakan dari 4:14 entitas yang sama. Kemuliaan mereka 4:17 bukan karena asal-usul mereka, 4:20 bukan juga karena kekayaan mereka, 4:24 kedudukan mereka, 4:26 suku maupun bangsa mereka. Semua di mata 4:29 Allah sama yang termulia. 4:33 Di antara mereka adalah orang-orang yang 4:36 paling bertakwa yang mengendalikan 4:38 hidupnya untuk sejalan dengan keridaan 4:41 Allah. Menjauhi apa-apa yang dilarang 4:43 oleh Allah Subhanahu wa taala. 4:48 Di samping kita berasal dari ayah ibu 4:51 yang sama 4:53 yang tergabung dalam keluarga besar umat 4:56 manusia. Allah memberikan tuntunan hidup 4:59 yang mengajak kita semuanya untuk 5:02 bersatu dalam agama Allah. Bekerja sama 5:06 dalam kebaikan, bekerja sama untuk 5:09 menentang dan memerangi segala 5:11 kemungkaran yang dapat merusak 5:15 ketentraman dan keharmonian hidup 5:17 manusia. Oleh karena itu, Allah 5:19 Subhanahu wa taala menerangkan hal ini 5:22 [berdehem] pada ayat 13 dari surah 5:26 As-Syura. 5:28 Agar apa yang saya sampaikan memiliki 5:30 dasar yang kuat, nah kita kembalikan 5:33 kepada nas Al-Qur'an yang diturunkan 5:37 Allah. 5:39 Allah berfirman pada ayat 13 dari 5:41 suratus syura, "Syaro alakum minaddin." 5:47 Syaroa lakum minaddin maa washo bihi 5:50 nuha 5:51 walladzi aaina ilaika 5:55 wama wasaina bihi ibrahima wa musa wa 5:59 isa an aqimuddin wala tatafarraqu fih 6:05 syaroa lakum telah mensyariatkan bagi 6:09 kalian minaddin dari tuntunan agamanya 6:15 sesuai dengan apa yang Allah wasiatkan 6:18 kepada Nabi Allah Nuh. 6:22 Nabi Allah Nuh merupakan bapak kedua 6:25 dari umat manusia. 6:27 Setelah Adam, maka Nuh ini merupakan 6:30 ayah kedua dari umat manusia yang 6:33 menerima wahyu dari Allah Subhanahu wa 6:36 taala 6:38 untuk mengembalikan umat manusia yang 6:40 menyimpang dari kebenaran kembali kepada 6:42 Allah Subhanahu wa taala. 6:46 Walladzi ahaina ilaika. 6:49 Demikian pula yang kami wahyukan 6:51 kepadamu wahai Rasulullah sama dengan 6:54 apa yang Allah wasiatkan kepada Nabi 6:56 Allah dua. 6:59 Wama wasaina 7:01 wama wasaina bihi Ibrahima wa Musa wa 7:04 Isa. Begitu juga yang kami wasiatkan 7:07 wanti-wanti kepada Ibrahim, kepada Musa, 7:11 kepada Isa. 7:13 semuanya mereka menerima perintah dan 7:16 petunjuk yang sama. 7:18 Apa perintah tersebut, Mas Krisna? 7:21 An aqimuddin wala tatafarqu fi. 7:26 Hendaklah kalian semuanya menegakkan 7:28 agama Allah dan jangan kalian 7:31 bercerai-berai di dalamnya. 7:37 Kaburo alal musyrikina ma taduhum ilaih. 7:42 Sungguh amat berat 7:45 bagi orang-orang yang mempersekutukan 7:47 Allah untuk mengikuti dan menyambut 7:50 seruan. 7:52 Seruan apa Allah kepada mereka? Yaitu 7:55 bersatu dalam agama Allah Subhanahu wa 7:57 taala. Menegakkan agama Allah dan tidak 8:01 bercerai-berai dalamnya. 8:03 Bagi orang musyrik ini merupakan hal 8:05 yang amat berat bahkan mungkin juga 8:07 mustahil. 8:10 Allahu yajtabi ilaihi man yasya waahdi 8:13 ilaihi man yunib. Maka Allah akan 8:16 memilih 8:17 orang-orang yang kembali kepada Allah. 8:19 Orang-orang yang Allah kehendaki. Yaitu 8:21 orang-orang yang hatinya terbuka 8:23 menerima kebenaran, hormat kepada makam 8:26 Tuhannya, tunduk dan patuh kepadanya. 8:29 Orang-orang ini yang akan mendapatkan 8:32 pilihan dan bimbingan serta petunjuk 8:36 dari Allah. Wayahdi ilaihi man yun. Dan 8:39 Allah akan membimbing orang yang hatinya 8:41 kembali kepada Allah. Tapi yang hatinya 8:43 menentang Allah, mereka orang-orang yang 8:45 dijauhkan dari rahmat dan hidayah Allah. 8:47 Nah, di sini Mas Krishna coba kita 8:49 perhatikan sama-sama. 8:52 Setiap kita membaca Al-Qur'an 8:55 menemukan kata kerja syaraah 8:58 selalu yang menjadi fa'il adalah Allah. 9:04 Jadi kesimpulannya syariat yang 9:07 ditetapkan Allah dalam kitab sucinya itu 9:10 merupakan ketetapan langsung dari Allah. 9:14 Allah asyari dialah yang menetapkan 9:16 syariat. Sedangkan Nabi adalah 9:19 al-muballigh anillah yang menyampaikan 9:21 pesan Allah. 9:25 Nah, 9:28 pokok utama dari ajaran Allah Subhanahu 9:31 wa taala sebagaimana yang tadi kita 9:34 telah baca bersama-sama yang Allah 9:37 wasiatkan kepada Nuh, yang Allah 9:40 wahyukan kepada Nabi kita yang Allah 9:42 wasiatkan kepada Ibrahim, kepada Musa 9:45 dan Isa. Ya, wasiat Allah 9:49 yang merupakan dasar utama dari agama 9:52 kita. An aqimuddin. Tegakkan agama 9:56 Allah. Wala tatafarraqu fih. Jangan 10:00 kalian bercerai-berai dalamnya. 10:04 Sebagaimana kita tahu addayyan 10:08 yang menetapkan syariat dan agama adalah 10:11 Allah. 10:12 Maka dengan sendirinya apa yang datang 10:15 dari Allah Subhanahu wa taala ya, 10:18 apa-apa yang datang dari Rasul yang 10:22 benar-benar datang dari beliau sejalan 10:25 dengan tuntunan Al-Qur'an kita wajib 10:27 mengatakan samna wahanna. 10:30 Al-Qur'an merupakan kitab yang Allah 10:32 turunkan Rasul sebagai mubayyin yang 10:36 menerangkan isi Alkitab tersebut. 10:39 Tapi perlu kita ingatkan di sini, tidak 10:42 semua hadis yang diriwayatkan dari Rasul 10:44 itu masuk dalam kategori sunah, 10:48 kecuali hadis-hadis yang memang dari 10:52 sisi riwayat benar dipertanggungjawabkan 10:55 kemudian isinya sejalan dengan tuntunan 10:58 Al-Qur'an. Kenapa Mas Krisna? Karena 11:01 Rasul seorang rasul yang menyampaikan 11:03 risalah Allah dengan jujur. Tidak 11:05 mungkin beliau berbicara 11:08 atau melakukan sesuatu yang bertentangan 11:11 dengan petunjuk Allah dalam kitabnya. 11:14 Allah Subhanahu wa taala perintahkan 11:16 rasulnya untuk menyampaikan 11:18 pesan dan risalahnya. Ya ayyuhar rasul 11:22 balligh ma unzila ilaika mirbik. Wahai 11:25 rasul. Sampaikan 11:28 apa yang diturunkan oleh Tuhanmu 11:30 kepadamu. 11:32 Waam tafalta 11:34 risal. Kalau kamu tidak lakukan berarti 11:36 kamu tidak menyampaikan risalah Allah. 11:38 Jadi Nabi ini merupakan orang yang amat 11:40 amanah, jujur menyampaikan risalah 11:43 Allah. Begitu juga keterangan yang 11:45 diterangkan Rasul tidak akan keluar dari 11:47 kitab Allah Subhanahu wa taala. 11:50 Adapun hadis-hadis yang bertentangan 11:52 dengan kitab Allah, kita pastikan ini 11:54 bukan dari Nabi kita Muhammad sallallahu 11:56 alaihi wasallam. Hadis merupakan 11:59 kumpulan riwayat 12:02 seperti yang terdapat dalam Bukhari, 12:04 Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Ibnu Majah, 12:08 Nasai, Ahmad bin Hambal atau Musannaf 12:12 Abdur Razzaq ya atau Musnaf Ibn Abi 12:15 Syaibah. Begitu juga dari kalangan Syiah 12:18 seperti Alkafi Al-Qulaini, 12:21 man la yahduruhul faqih yang ditulis 12:24 oleh asaduq. Begitu juga attah wal 12:27 istifsar yang ditulis oleh at-Tusi. 12:29 Semua ini riwayat. 12:32 Kita tidak dengan gampang menelan semua 12:35 riwayat tersebut mengatakan bahwa ini 12:37 sunah Rasul seperti sebagian ya yang 12:42 sedang kita saksikan pada saat ini. Lalu 12:44 mereka memaksakan kehendak mereka 12:46 berdasarkan riwayat tanpa mencocokkan 12:48 riwayat tersebut dengan kitab Allah. 12:50 Terjadilah fitnah yang besar. 12:54 Masing-masing berfanatik kepada 12:56 kelompoknya, golongannya. Begitu juga 12:59 kepada riwayat-riwayat yang ada pada 13:01 mereka. Akhirnya lahirlah penyembahan 13:04 terhadap berhala-berhala 13:06 yang kita jumpai saat ini. Mereka bukan 13:08 lagi menyembah Allah, tapi mereka 13:10 menyembah berhala hawa nafsu. 13:14 Fanatisme terhadap kelompok, terhadap 13:16 golongan. Membutakan mereka, menulikan 13:19 mereka hingga mereka tidak lagi peduli 13:21 terhadap kebenaran. 13:23 Nah, ini yang Allah ingatkan kepada kita 13:26 bahwa pesan yang Allah sampaikan kepada 13:28 setiap nabi, setiap rasul, tegakkan 13:30 agama Allah dan jangan bercerai-berai 13:33 dalamnya. 13:35 Jadi, bercerai-berai, bermusuh-musuhan 13:37 itu merupakan perbuatan yang 13:40 menjerumuskan kita ke dalam syirik. 13:42 Allah berfirman dalam surat Rum, "W 13:44 takunu minal musyrikin minalladina 13:47 farquinahum 13:50 hizbin bimun. 13:53 Jangan kalian tergolong dari orang-orang 13:54 musyrik, yaitu mereka yang memecah belah 13:58 agama mereka. [mendengus] Mereka ikuti 14:01 yang mereka suka. Mereka menolak 14:02 sebagian yang mereka tidak suka. 14:06 Akibat mereka memecah belah agama 14:08 mereka, tidak mengikutinya secara utuh, 14:11 akhirnya lahirlah Syiah. Jamak dari 14:13 Syiah artinya kelompok-kelompok dan 14:15 golongan-golongan. 14:19 Kullu hisbin bimadiim farihun. Setiap 14:21 kelompok merasa bangga dengan apa yang 14:22 ada pada mereka. Jadi sikap kita di 14:25 hadapan 14:27 apa yang Allah turunkan dalam kitab 14:29 sucinya, 14:31 apa yang ditegaskan oleh rasulnya dalam 14:33 sunahnya seiring dengan Al-Qur'an, maka 14:36 dalam hal ini kita wajib mengatakan 14:38 samna wa. 14:43 Tetapi yang kembali kepada pendapat 14:45 pemikiran manusia dan ijtihad mereka 14:48 dengan sendirinya sikap kita berbeda. 14:53 Kalau yang datang dari Allah pasti 14:55 kebenarannya tak tidak tanpa meragukan 14:57 sedikit pun juga ayat-ayatnya begitu 15:00 jelas. 15:02 Apa yang datang dari manusia? 15:05 Pendapat yang berbeda-beda itu merupakan 15:08 hal yang wajar. 15:10 Pendapat Syafi'i, pendapat Maliki, 15:13 pendapat Ahmad bin Hambal, pendapat Abu 15:16 Hanifah, pendapat juga Ibnu Hazmin, 15:20 Izzuddin bin Abdus Salam atau katakan 15:23 pendapat dari Abu Daud Azzahiri ya dan 15:27 lain-lainnya. 15:29 Perbedaan pendapat ini wajar. Allah 15:31 tidak membatasi mereka 15:34 untuk berkembang dan berpikir. Mereka 15:37 memiliki kebebasan untuk menggali, 15:40 melakukan ee penelitian. Mereka juga 15:45 bebas untuk mengemukakan pendapat mereka 15:48 pada daerah-daerah yang tidak ditegaskan 15:51 oleh Allah. Mereka dibenarkan untuk 15:55 berpikir, dibenarkan juga untuk 15:58 mengajukan pendapat mereka. 16:01 Nah, pendapat-pendapat yang berbeda-beda 16:03 dengan sendiri tidak bersifat maksum dan 16:05 bersifat mutlak dalam kebenarannya Mas 16:07 Krishna. Oleh karena itu, Allah 16:10 perintahkan agar kita orang yang beriman 16:12 itu duduk bersama-sama bermusyawarah, 16:15 bukan masing-masing bertepuk dada 16:17 membanggakan dirinya. 16:21 Nah, kalau kita perhatikan dan pelajari 16:23 bersama-sama Mas Krishna, 16:26 perbedaan pendapat di antara 16:29 pimpinan-pimpinan mazhab seperti 16:31 Syafi'i, Maliki, Hambali, Hanafi, 16:35 perbedaan tersebut terjadi bukan pada 16:37 ranah syariat. 16:40 Pada ranah syariat mereka semua bersatu. 16:43 Tapi perbedaan mereka pada ranah fikih. 16:46 Fikih artinya pemahaman. 16:48 pada ranaah fikih. Sebagai contohlah 16:52 kita berikan contoh sederhana. 16:56 Imam Syafi'i ya 16:59 bukan dia yang memerintahkan orang untuk 17:00 mendirikan salat. 17:03 Bukan dia juga yang menetapkan salat 17:04 sebanyak lima kali satu hari. Bukan juga 17:07 dia yang menetapkan salat itu ya dimulai 17:10 dengan takbiratul ihram, kemudian 17:13 membaca al-Fatihah, membaca surah, 17:16 kemudian ruku, ya sambil bertakbir 17:20 kemudian 17:22 kembali iktidal sambil mengucapkan 17:24 samiallahu liman hamidah. Kemudian sujud 17:27 sambil membaca subhana rabbiyal a'la 17:30 wabihamdih atau subhana rabbiyal a'la. 17:33 Semua gerakan-gerakan salat ini semuanya 17:36 disepakati Mas Krishna. Ini merupakan 17:39 syariat yang datang dari Allah. 17:42 Tapi kalau perbedaan Syafi'i qunut ya 17:45 pada waktu subuh setelah rukuk yang 17:49 terakhir, 17:51 Maliki 17:53 qunut 17:54 sebelum apa? Sebelum rukuk. Jadi sehabis 17:58 membaca surah katakan pada salat subuh 18:02 bukan setelah rukuk dia qunutnya sebelum 18:04 rukuk. Begitu juga yang berasal dari 18:06 Ahlul Bait. 18:09 Kemudian Ahmad bin Hambal tidak qunut. 18:11 Katakan 18:13 begitu juga ya Abu Hanifah tidak qunut 18:16 ba'da subuh. Ini perbedaan seperti ini. 18:19 Perbedaan yang kembali kepada fikih 18:21 ijtihad manusia 18:24 yang kembali kepada referensi mereka 18:26 masing-masing. 18:27 Hadis yang mereka anggap sahih ya. 18:30 Sebagian lagi ya ee menganggap hadis 18:34 yang lain yang sahih. Nah, kalau 18:36 seandainya orang yang berilmu Krishna 18:39 mempelajari hal ini, mereka akan 18:41 menyikapi dengan bijaksana. 18:45 Mereka tahu bahwa ini bukan merupakan 18:47 syariat dari Allah, tapi merupakan 18:49 ijtihad dan interpretasi serta pemahaman 18:52 mereka. Oleh karena itu, ketika 18:54 berkaitan dengan ijtihad, 18:57 berkaitan dengan pendapat, kita 18:59 dengarkan ucapan Abu Bakar Siddiq ketika 19:02 dia berhadapan dengan satu kejadian yang 19:04 belum terjadi pada masa Rasul dan Rasul 19:06 belum memberikan fatwa dalam masalah 19:08 tersebut. 19:10 Abu Bakar bertanya, "Adakah di antara 19:12 kalian yang pernah mendengarkan Rasul 19:14 memutuskan hal ini? 19:17 Kalau ada diperintahkan tampil dan 19:20 membawa saksi kemudian disumpah lagi Mas 19:23 Kristana agar tidak berbohong atas nama 19:25 loh. Ini pada masa sahabat yang 19:29 kejujuran tuh lebih dapat diterima 19:31 daripada saat ini. 19:35 Kalau tidak ada yang bersaksi Mas 19:37 Krishna Abu Bakar Assiddiq radhiallahu 19:40 anhu berijtihad. Dia mengatakan ajahidu 19:45 untuk menjelaskan kepada sahabat bahwa 19:46 ini bukan nas dan syariat dari Allah, 19:49 tapi ijtihad upaya dia untuk memahami 19:52 nas. 19:54 Lalu dia mengingatkan kepada 19:55 sahabat-sahabat rasul yang lain, inana 19:58 shawaban faminallah. Kalau benar ijtihad 20:00 saya dari Allah. Wain kanana khatan 20:05 faminni wainasitan. Kalau salah berarti 20:07 dari saya dan setan. 20:11 Wallahu wa rasuluhu bariani minhu. Allah 20:13 dan rasulnya tidak bertanggung jawab 20:15 dengan fatwa saya ini. Jadi kalau ada 20:17 kesalahan dalam berijtihad itu kembali 20:19 pada saya dan setan. 20:23 Ini Abu Bakar Mas Krishna 20:26 bukan orang-orang yang datang setelah 20:28 sahabat. Kalau dia begitu bertawadu 20:31 dalam menyampaikan pendapatnya, dia 20:33 tidak mengatakan 20:35 ini pendapat saya hak. Kalau hak itu 20:37 pasti benarnya. Padahal Quran 20:39 menyebutkan bahwa alhaq yang pasti yang 20:41 datang dari Allah. Alhaquq mirbika fala 20:44 takunan mtalim. Kemudian Imam Syafi'i 20:47 mas Krisna 20:49 ketika dia memberikan pendapat dia 20:51 mengatakan hadi shawabun indi. Ini 20:54 pendapat saya benar menurut saya. 20:58 Tapi yahtamilu al khat. Pendapat saya 21:02 ini bisa saja salah. 21:06 Kemudian ketika dia melihat perbedaan 21:08 pendapat orang dengan dirinya, dia 21:09 mengatakan warri 21:11 indi yahtamilwab. Pendapat orang lain di 21:14 mata saya saat ini ya tidak tepat. Tapi 21:18 bisa saja pendapat dia yang tepat, 21:19 pendapat saya yang salah. Artinya mereka 21:23 tidak menuhankan pendapat mereka, tidak 21:26 menuhankan hawa nafsu mereka. Di saat 21:28 berbeda pendapat, mereka berlapang dada. 21:32 Nah, para ulama seharusnya duduk 21:34 bersama-sama bermusyawarah, mengajukan 21:37 argumen untuk mencarikan kesepakatan. 21:40 Tapi sayang ulama-ulama kita sudah 21:42 disekat-sekat umat Krishna. Ada yang 21:44 golongan A, golongan B, golongan C, 21:46 golongan D, kemudian saling 21:48 mengkafirkan. Nah, apa yang mereka 21:50 putuskan bukan dari Allah, 21:52 bukan dari Rasul-Nya. Karena Allah 21:53 perintahkan mereka untuk menegakkan 21:55 agama Allah dan bersatu di dalamnya 21:58 tidak bercerai-berai. Itu perintah 22:00 Allah. 22:02 Ini bukan lagi perintah dari Rasul, 22:04 bukan juga perintah dari para imam 22:06 mazhab, dari Allah, tapi mereka tidak 22:09 hargai perintah Allah. 22:12 Jadi berhubungan dengan syariat yang 22:14 datang dari Allah, kita mengatakan 22:16 sam'na wahanna. Oleh karena itu, kita 22:19 ingin umat Islam dari mulai kecil 22:21 diterangkan isi Alkitab, bukan 22:24 dipalingkan dengan yang lain, tapi 22:27 berkaitan dengan fikih para ulama. Kita 22:30 berlapang dara di saat berbeda. Jangan 22:33 saling menyalahkan, menyesatkan, tapi 22:36 saling menghormati dan mendoakan agar 22:39 amal saudara kita diterima sebagaimana 22:41 kita berharap amal kita diterima. 22:44 Belum lama ini ada seorang 22:47 menyerang orang-orang yang qunut 22:49 melalui sebuah radio. Dia mengatakan 22:53 semua hadis-hadis yang berhubungan 22:55 dengan qunut merupakan hadis yang lemah 22:58 bahkan palsu. 22:59 H 23:01 yang berbicara ini tidak sama sekali 23:04 menguasai referensi ya agama dengan 23:08 baik. 23:10 Padahal kalau seandainya mereka membaca 23:15 hal yang berhubungan dengan qunut dalam 23:17 Sahih Bukhari, ya Bukhari tidak 23:20 memasukkan dalam bab qunut, 23:21 memasukkannya dalam salat al-witir. 23:26 Disebutkan beberapa hadis yang berbicara 23:28 mengenai qunut dari Anas bin Malik. Anas 23:31 bin Malik ditanya, "Apakah Rasulullah 23:33 qunut 23:35 ba'da asubhih?" Jadi jawab Rasulullah, 23:37 "Qunut pada saat subuh maupun pada saat 23:41 apa? Magrib." 23:44 Ditanya, "Aqonata ba'da arruku amlahu." 23:49 Anas ditanya, "Apakah qunutnya sebelum 23:51 ruku apa setelahnya?" Dijawab oleh Anas, 23:53 "Innama qonata ba'dar ruku syahr." 23:58 Rasulullah qunut bakda ruku cuma 1 24:00 bulan. Selebihnya beliau qunut qabl 24:03 ruku. sebelum ruku seperti mazhab 24:05 Maliki, begitu juga mazhab Ahlul Bait. 24:09 Dan kalau kita buka dalam babus salah 24:12 disebutkan juga qunut 24:13 melalui jalur Abu Hurairah. 24:16 Jadi yang mengatakan bahwa 24:17 hadis-hadisnya lemah atau palsu ini 24:19 orang yang sama sekali tidak kompeten 24:21 bicara dalam urusan agama. Tapi dia 24:23 orang yang menerima doktrin sebagaimana 24:26 yang masuk ke dalam benaknya itu yang 24:28 disampaikan keluar tanpa melakukan 24:30 penelitian. 24:32 Nah, di sisi yang lain banyak 24:33 ulama-ulama yang bermazhab Syafi'i. 24:37 Mereka lebih banyak fokus mempelajari 24:39 buku-buku 24:42 matan, kemudian syarah hasiah, tapi yang 24:45 tidak diring dengan dalil. Seperti kita 24:47 belajar fikih Syafi'i dimulai dari Abu 24:49 Syuja matan, 24:51 Fathul Qarib, kemudian pindah kepada 24:53 Albaijuri, setelah itu kita pindah 24:55 kepada Fathul Muin, kemudian meningkat 24:57 kepada Iana at-Thalibin. Atau kita mulai 25:00 dari Minhaj kemudian kita baca 25:02 syarah-syarah Minhajnya. Minhaj ditulis 25:05 oleh An-Nawawi, kemudian pindah kepada 25:07 buku-buku besar. Tapi semua buku 25:09 tersebut tidak diiringi dengan dalil. 25:13 Tapi kembali kepada pendapat ulama 25:16 kecuali yang ditulis oleh Abu Ishaq ya, 25:19 yaitu al-Muhazzab 25:22 yang disyarahkan oleh an-Nawawi ya. 25:26 Begitu juga oleh teman beliau. Kemudian 25:28 dilanjutkan oleh Syekh Muhammad Najib 25:30 Al-Muti'i yang mensyarahkan al-Muhazzab 25:34 dalam kitab yang dinamakan Al-Majmu yang 25:37 ditulis oleh tiga orang dalam waktu yang 25:38 berbeda. 25:41 Tapi kebanyakan buku-buku fikih 25:44 yang ada di tengah-tengah kita ini tanpa 25:46 dalil. H. 25:48 Jadi, akhirnya waktu berdialog dengan 25:51 mereka-mereka yang biasa mengatakan qala 25:53 Rasulullah, mereka tak berdaya untuk 25:56 membela diri mereka karena mereka tidak 25:58 membaca dengan dengan apa? Dengan dalil. 26:02 Padahal kalau orang membaca kitab Al-Um 26:04 atau Al-Imla yang ditulis ya oleh para 26:07 murid Imam Syafi'i seperti Rabi bin 26:11 Sulaiman dan lain-lainnya ya kita 26:13 temukan ternyata Imam Syafi'i setiap 26:15 berpendapat diiringi dengan dalil. 26:17 Sedangkan pengikutnya di bawah mereka 26:19 hanya mendengarkan pendapat tanpa dalil 26:21 seolah-olah amalan mereka tidak memiliki 26:24 dasar. 26:26 Oleh karena itu, kita ingin para ulama 26:28 ini pada saat mengajarkan fikih jangan 26:30 terpisah dari kitab Allah, dari sunah 26:32 Rasul agar umat ini ala bayyinah tahu 26:36 yang mereka lakukan dari mana dasarnya. 26:38 Kemudian kita ingin juga mereka paham 26:42 bahwa dalil mereka ini tidak bersifat 26:44 mutlak benarnya karena kembali kepada 26:47 riwayat. 26:49 Dalam riwayat mungkin terjadi 26:50 kebohongan. Jadi kalau Maliki mengambil 26:52 satu riwayat, Syafi'i mengambil satu 26:55 riwayat, Ahmad bin Hambal mengambil satu 26:57 riwayat, itu merupakan hal yang wajar 26:58 Mas Krishna. 26:59 Oleh karena itu, sebagai contoh 27:03 bagaimana kelapangan dada mereka dan 27:06 kesempitan ulama Islam pada saat ini. 27:11 Al Imam Muhammad bin Hasan as-Syaibani 27:14 merupakan sahabat Imam Syafi'i dan dia 27:17 murid dari Abu Hanifah atau sahabat Abu 27:20 Hanifah. belajar dari Abu Hanifah 27:24 di samping Zufar ya muridnya Abu Hanifah 27:28 Muhammad bin Hasan ini murid dari Abu 27:30 Hanifah yang termuda. Dan Imam Syafi'i 27:33 banyak bertukar pikiran dengan beliau. 27:35 Sahabat Imam Syafi'i. 27:40 Bahkan Imam Syafi'i sewaktu akan 27:41 dijatuhkan hukuman mati oleh Harun 27:43 Rasyid Muhammad bin Hasan Asyaibani yang 27:46 tampil membela dirinya. 27:49 Di samping beliau belajar dari Abu 27:51 Hanifah, Muhammad bin Hasan Asyaibani 27:53 juga belajar dari Imam Malik bin Anas. 27:57 Jadi, Imam Malik juga merupakan gurunya. 28:00 Nah, kemudian Imam Muhammad bin Hasan 28:02 As-Syaibani menulis menulis apa? 28:06 Kumpulan riwayat yang diriwayatkan oleh 28:08 Imam Syafi'i itu alMuwat. 28:11 Tapi biriwayat Muhammad bin Hasan 28:13 Asyaibani 28:15 dengan riwayatnya yang ditulis oleh 28:18 Muhammad bin Hasan Asyaibani. Di samping 28:21 meriwayatkan Muwat, Muhammad bin Hasan 28:23 Asyaibani juga apa? Menyebutkan 28:26 pendapat-pendapatnya. Dia mengatakan 28:28 begini. Qala Nu'man maksudnya gurunya 28:30 Abu Hanifah. 28:32 Waqala Malik. Malik berkata begini. 28:35 Kemudian waquul. Dan saya berkata 28:39 begini. Artinya dia berbeda pendapat 28:42 dengan gurunya Imam Abu Hanifah atau 28:44 Imam Malik ya. 28:46 Tapi subhanallah kenapa di antara mereka 28:49 tidak terdapat keributan? [berdehem] 28:51 Tidak mengatakan bahwa pendapat dia yang 28:54 pasti benar dan mutlak. 28:57 Tapi yang di bawah kita sekarang di sini 28:59 begitu melakukan satu amalan yang 29:01 dianggap kembali merujuk kepada 29:03 Rasulullah dia menganggap amalan yang 29:06 lain batil. Jadi apa yang datang dari 29:08 Allah adalah al-Haq yang tidak 29:11 meragukan. Tapi yang datang dari 29:13 manusia, dari pendapat, pemikiran, dan 29:15 hasil penelitian mereka itu di antara 29:18 dua. Bisa sawab mengenai sasaran, bisa 29:21 meleset. Oleh karena itu, kata sawab 29:23 menepati sasaran, alkhattaha meleset 29:26 dari sasaran. Jadi kepada penanya kita 29:29 kalau berhadapan dengan perintah Allah, 29:31 larangan Allah tidak ada hak bagi kita 29:33 untuk mengajukan pendapat yang lain. 29:36 Kita mengatakan samna waana limminin 29:41 wintatin idahu waasulu amronak 29:45 lahumulatu amri. Tidak dibenarkan 29:50 bagi orang yang beriman baik pria maupun 29:52 wanita. Kalau Allah sudah menetapkan 29:54 sesuatu bagi mereka, mereka mengajukan 29:55 pilihan yang lain. 29:59 Tapi kalau kembali kepada pendapat Rasul 30:02 mengajak sahabatnya bermusyawarah dan 30:04 Allah juga perintahkan kita 30:05 bermusyawarah 30:07 berhadapan dengan berbagai macam 30:09 persoalan yang baru ya. Pada saat kita 30:12 berhadapan berkumpul bersama-sama, lalu 30:15 masing-masing mengajukan argumennya, 30:17 maka kebenaran akan dapat dilihat dari 30:19 berbagai macam sisi 30:22 dan hasilnya akan lebih akurat daripada 30:25 satu pendapat yang berasal dari benak 30:28 seseorang. Karena manusia tidak 30:29 menguasai segala-galanya. Dan ingat, 30:32 jangan pernah bangga dengan ilmu, dengan 30:34 golongan, dan menganggap diri kamu 30:35 sebagai golongan yang selamat. Tapi yang 30:37 selamat orang yang bertakwa kepada 30:40 Allah, yang mengikuti Allah dan 30:41 Rasulnya. Wallahuam. 30:43 Baik, selanjutnya dari Bapak Lukman 30:46 Satria di Padalarang. Asalamualaikum, 30:48 Ustaz Husein. 30:49 Waalaikumsalam. 30:49 Ustaz, apa betul doa istri kepada suami 30:52 lebih makbul dibandingkan doa suami 30:54 kepada istri atau doa ibu kepada anak 30:57 lebih makbul dibanding doa bapak kepada 30:59 anak? Demikian dari Bapak Lukman Satria 31:01 Padal Lerang. 31:02 Bismillahirrahmanirrahim. 31:06 Doa ibu untuk anaknya merupakan doa yang 31:11 amat-amat mustajab. 31:15 Mengingat jasa ibu, derita ibu dalam 31:18 mendidik anak itu lebih besar daripada 31:20 ayah. 31:21 Nabi pernah dalam satu riwayat 31:23 mengatakan bahwa duaul walidi ala 31:27 waladihi kaduai apa? Annabi ala umati. 31:30 Ini riwayat ya. Kita lihat dari matanya 31:34 cukup sejalan dengan ee apa yang Allah 31:40 perintahkan agar kita berbakti pada ayah 31:42 ibu kita. Ayah ibu kita yang mencintai 31:45 kita berdoa dengan penuh ketulusan. 31:48 Sebagaimana kita wajib untuk berbuat 31:50 kebaikan pada ayah ibu kita. Maka doa 31:54 ayah itu terhadap anaknya doa yang luar 31:56 biasa. Nah, kalau doa ayah sedemikian 31:58 rupa, bagaimana doa ibu? 32:01 Doa seorang wanita yang lemah, yang 32:04 penuh cinta, ketulusan terhadap 32:06 anak-anaknya. 32:09 Ini merupakan doa yang amat indah. Tapi 32:11 yang jelas doa ayah ibu ini ya doa yang 32:15 amat penting untuk kita raih. Oleh 32:18 karena itu, lakukanlah perbuatan yang 32:20 membuat hati mereka penuh kelembutan 32:22 terhadap kita dari kebaktian dan 32:23 kecintaan. 32:25 Doa suami terhadap istrinya doa yang 32:28 amat-amat dikabulkan. Begitu juga doa 32:31 istri terhadap suami. Saya tidak 32:33 mengatakan doa istri lebih daripada 32:35 suami atau suami lebih daripada istri. 32:37 Yang jelas suami istri yang amat 32:39 dicintai Allah yang saling mendoakan 32:42 pasangannya. Begitu pula untuk 32:44 anak-anaknya. 32:46 Dan saya merasa 32:49 dalam hidup ini di samping bimbingan 32:51 petunjuk orang tua ya 32:55 yang mengajarkan kita yang paling utama 32:58 adalah petunjuk bimbingan dari Allah 33:00 secara langsung melalui kitabnya. Begitu 33:02 pula melalui sunah rasul-Nya. 33:04 Tapi [berdehem] kita merasa betul Mas 33:07 Krishna ya 33:09 petunjuk Allah, petunjuk Rasul-Nya. 33:12 Kemudian bagaimana peran orang tua dalam 33:15 mendidik kita ini ya itu betul-betul 33:19 merupakan amalan yang tak mungkin dapat 33:21 kita khayalkan, bayangkan keagungannya. 33:25 Kemudian di samping itu, Mas Krisna, 33:29 doa istri terhadap suami itu betapa 33:31 indahnya. Doa istri yang tulus 33:34 menunjukkan bahwa suaminya 33:36 memperlakukannya dengan baik, dengan 33:38 mulia hingga istri mendoakan suaminya 33:40 dengan penuh ketulusan. Bahkan di saat 33:43 suaminya menyimpang, sang istri dengan 33:45 tulus berdoa agar suaminya diberikan 33:47 hidayah. 33:49 Begitu juga doa suami untuk istri itu 33:52 merupakan motivasi yang amat indah. 33:55 Suami yang mendoakan istrinya dengan 33:56 tulus akan membawa istrinya menuju 33:59 kemuliaan. 34:01 Istri juga yang mendoakan suaminya 34:03 dengan tulus akan mengantarkan suaminya 34:05 menuju kemuliaan. Oleh karena itu, 34:08 penghargaan Allah ya balasan Allah itu 34:12 tidak berbasiskan gender mas Krisna. 34:14 Siapa aja yang beriman, bertakwa, 34:18 tulus, Allah Subhanahu wa taala kabulkan 34:21 doanya baik itu suami maupun istri. Nah, 34:24 kita berharap mudah-mudahan kita umat 34:26 Islam sesama saudara ini saling 34:28 mendoakan.Ayaallah. 34:29 Jangan kita mengutuk, melaknat, mencaci, 34:32 tapi saling mendoakan. 34:35 bekerja sama dalam keridaan Allah 34:37 Subhanahu wa taala. Ini yang kita 34:39 harapkan. Jadi jangan lagi satu 34:41 mengatakan saya NU, satu lagi mengatakan 34:43 saya Muhammadiyah, satu lagi mengatakan 34:46 saya Persis, satu lagi mengatakan saya 34:49 Syiah. Satu lagi mengatakan sunah. Yang 34:52 jelas semua klaim-klaim ini bertentangan 34:55 dengan sunah Rasul yang mengajak kita 34:57 untuk berkumpul bersatu dalam agama 35:00 Allah. Wallahuam. 35:01 Baik. Ini dari ada tulisan dari Bapak 35:04 Sumanto Qurtubi. Katanya, "Jual harta 35:07 benda demi haji umrah." Setelah tiba di 35:09 Makkah, mereka berdoa minta harta benda. 35:12 Ini nyeleneh dan mengejek. Mohon 35:14 tanggapannya, Ustaz. 35:16 Bismillahirrahmanirrahim. 35:18 [batuk][berdehem] 35:19 Kita tahu bahwasanya ibadah haji ini ya 35:23 merupakan 35:25 salah satu dari rukun Islam 35:29 dan juga ini merupakan hak Allah. 35:31 Walillahi alanasi hijjul baiti manistat 35:36 ilaihi sabila. 35:39 Menjadi hak Allah 35:43 atas setiap manusia 35:46 untuk datang berkunjung ke rumah Allah 35:49 bagi siapa saja yang mampu untuk apa? 35:52 Untuk menuju ke sana. 35:56 meninggalkan bekal untuk keluarganya, 35:59 bekal juga untuk perjalanannya. Ya, 36:02 artinya pada saat dia memiliki kemampuan 36:06 baik secara fisik, sehat, kemudian juga 36:08 bekal dia miliki untuk yang ditinggalkan 36:10 untuk berangkat ya, maka Allah wajibkan 36:14 dia untuk apa? Untuk berangkat ke tanah 36:17 suci. 36:19 Waman kafaro fainnallaha ghaniyun 36:23 anil alamin. Siapa-siapa yang menolak 36:25 maka Allah maha kaya tak butuh kepada 36:28 jangankan hanya kepada bahkan kepada 36:30 seluruh alamin. Nah kalau seandainya 36:33 katakan seorang pedagang dia memiliki 36:35 modal katakan umpamanya R juta, 36:41 dia berusaha untuk memberikan nafkah 36:44 bagi keluarganya dari usaha tersebut. 36:48 Tahu-tahu dia gunakan modal yang 36:51 dimiliki untuk berangkat ke tanah suci. 36:54 Dia bersama istrinya katakan dengan uang 36:57 R juta 37:00 ya sambil ditinggalkan juga untuk bekal 37:02 keluarganya. Dengan sendirinya orang ini 37:05 sebetulnya belum sampai pada tahap 37:08 kewajiban. 37:10 He. 37:11 Karena yang di tangan dia ini modal 37:14 untuk kehidupan dia, untuk keluarga dia 37:16 dan lain sebagainya. Jadi kalau dia 37:18 berangkat ke tanah suci dengan seluruh 37:20 modal yang dimiliki untuk pergi haji 37:22 memenuhi panggilan Allah, 37:25 dengan sendirinya 37:27 dia melakukan 37:29 perbuatan yang bagaimana? 37:31 Yang akan betul-betul membuat dirinya 37:34 terjerumus dalam suasana yang berat. 37:38 Begitu kembali dari tanah suci, dia 37:40 tidak lagi mampu untuk melanjutkan 37:42 usahanya karena tidak memiliki modal. 37:46 Kalau dia mengatakan, "Saya yakin janji 37:48 Allah pasti akan menggantikan lebih baik 37:50 lagi." Karena memang Allah menjanjikan 37:52 balasan yang lebih baik bagi orang-orang 37:54 yang datang menyambut seruan Allah 37:57 Subhanahu wa taala. 38:00 Tapi betul, kita harus tahu bahwa doa 38:02 itu setelah kita berusaha. 38:05 Dan jangan sekali-kali dengan alasan 38:08 bahwa Allah Subhanahu wa taala akan 38:09 menggantikan kita dengan balasan yang 38:11 lebih baik lagi. Modal usaha kita yang 38:15 kita jalani ya kita keluarkan semua. 38:18 Kita wajib bersedekah, 38:20 wajib berinfak untuk kebaikan. Tapi 38:23 waktu orang bertanya kepada Allah, 38:25 wasas'alunaka yunfiquun qulil afwa. 38:28 Mereka bertanya padamu apa yang mereka 38:30 harus infakkan. 38:32 Allah tidak mengatakan seluruh harta 38:34 kamu. Qulil afwa artinya maada an 38:37 hawaijikum yang melebihi kebutuhan 38:40 kalian. Jadi kalian berusaha mendapatkan 38:42 keuntungan kamu gunakan untuk kebutuhan 38:45 keluarga kamu. Nah, yang melebihi yang 38:48 melebihi apa maksudnya? Yang melebihi 38:50 kebutuhan kita. Di sini datang 38:52 kewajiban. Setelah kamu mencukupi 38:54 keluarga kamu, kamu wajib berkontribusi 38:57 untuk orang-orang di sekeliling kamu. 38:59 Jadi, perintah Allah untuk berinfak itu 39:01 bukan menginfakkan seluruh hartanya, 39:03 tapi menginfakkan 39:05 apa ya yang lebih daripada kebutuhannya. 39:09 Di samping modal usahanya, dia berbagi 39:11 dengan saudaranya. Ini yang dinamakan 39:15 sodqah infaq yang Allah perintahkan. 39:17 Tapi sayang 39:19 banyak orang kadang-kadang ya 39:22 menginfakkan seluruh miliknya 39:25 tanpa perhitungan. Akhirnya membuat 39:27 dirinya bersama keluarganya terjerumus 39:29 dalam kesulitan. Padahal Allah 39:30 berfirman, "Waj'al yadakaatan 39:33 unuk wudum." 39:39 Jangan kamu lilitkan tanganmu 39:43 dalam keadaan terbelenggu ke lehermu. 39:45 Maksudnya kikir 39:47 tangannya apa? Tidak suka berbuat 39:51 kebaikan. Jangan letakkan tanganmu ya 39:54 kamu litkan ke leher kamu. Kemudian juga 39:57 jangan kamu bentangkan tangan kamu tanpa 39:59 perhitungan. 40:00 Begitu kamu lakukan hal ini, kamu nanti 40:02 akan duduk dalam keadaan dicemohkan 40:04 dan penuh penyesalan. Ini kan perintah 40:07 dari Allah. Begitu juga dalam surah 40:10 alfurqan, walladzina idza anfaqu lam 40:13 yusrifu walam yaqturu wana bainaalika 40:15 qwama. Dan mereka-mereka di saat mereka 40:18 berinfak, mereka tidak boros tapi juga 40:21 tidak kikir tapi di tengah-tengah. 40:23 Wakana bainalika qawam. Jadi kalau orang 40:26 berangkat haji dengan menjual semua 40:28 modal usahanya 40:31 kemudian dia berangkat untuk menjalankan 40:33 perintah Allah ya ini merupakan amalan 40:37 yang tidak sesuai dengan perintah Allah 40:39 dalam Al-Qur'an. Tapi di saat kamu 40:42 berusaha dari hasil usaha kamu ya kamu 40:45 kumpulkan untuk bisa berangkat haji ke 40:47 tanah suci sambil kamu berdoa mohon 40:49 rezeki dari Allah Taala ini merupakan 40:51 jalan yang baik. Saya kenal seorang ibu, 40:56 dia berdagang sayur. Kemudian dia 40:58 kumpulkan dari hasil keuntungan tersebut 41:01 untuk pergi umrah. Allah kasih dengan 41:04 rahmat Allah. Di samping juga bantuan 41:07 dari orang, dia bisa berangkat umrah Mas 41:09 Krisna. 41:10 Setelah umrah dia mulai menabung lagi 41:13 untuk pergi ke tanah suci. 41:15 Dengan cicilan sedikit demi sedikit dari 41:18 hasil keuntungan dia persiapkan untuk 41:20 berangkat ke tanah suci. 41:22 sekarang belum berangkat. Insyaallah 41:24 mudah-mudahan Allah mudahkan baginya 41:26 untuk berangkat ke tanah suci. Jadi 41:27 bukan dia habiskan modal untuk dagang 41:30 sayurnya, tapi dari keuntungan dia 41:32 kumpulkan sedikit demi sedikit dan niat 41:34 yang baik ini akan membuka pintu rahmat, 41:36 pintu rezeki yang seluas-luasnya. 41:39 Jadi menjawab Bapak Sumanto bahwasanya 41:42 dalam menjalankan perintah Allah 41:44 hendaknya kita tidak menjalankan 41:46 sepotong-sepotong tapi dalam satu 41:48 kesatuan yang betul-betul menjaga 41:51 keseimbangan hidup kita. Wallahuam. 41:54 Baik, selanjutnya dari Bapak Ibu Supeni. 41:57 Asalamualaikum Husin. 41:58 Waalaikumsalam warahmatullah. 41:59 Ustaz, kalau mengenai warisan saya punya 42:01 rumah peninggalan suami yang sekarang 42:03 kami tempati anak saya suruh jual. Anak 42:06 kami tiga orang, dua perempuan. satu 42:08 laki-laki. Cara pembagiannya bagaimana, 42:11 Pak Ustaz? Mohon jawabannya dari Ibu 42:12 Supini Jati Asih. 42:14 Ibu Sutini Jati Asih. 42:18 Allah Subhanahu wa taala berikan hak 42:21 bagi seorang wanita yang ditinggal mati 42:23 suaminya untuk menetap dalam rumah 42:26 tersebut selama 1 tahun. 42:29 Walladina yutawaffauna minkum waadaruna 42:32 azwaj wasyatan liazwajihim mataan ilal 42:36 haul. 42:40 Bagi wanita-wanita yang ditinggal suami 42:43 mereka, 42:45 mereka meninggalkan istri, maka Allah 42:48 berikan wasiat 42:50 bahwa wanita yang berstatus istri 42:53 ditinggalkan suami ini punya hak untuk 42:55 menikmati berdiam di rumah tersebut 42:57 selama 1 tahun. 42:59 Fain khorjna fala junaha alaikum f 43:02 fa'alna fi anfusihin. Tapi kalau mereka 43:05 keluar sebelum 1 tahun maka mereka tidak 43:09 melakukan dosa dan kesalahan. Sebagian 43:12 orang beranggapan bahwa ayat ini katanya 43:15 ee merupakan ayat yang menerangkan waktu 43:17 idah wanita ya sebelum turun ayat 43:21 sebelumnya adalah 1 tahun. Kemudian 43:24 dihapuskan diganti dengan firman Allah. 43:29 azwajanusihur. 43:33 Nah, sebagian fuqaha mengatakan bahwa 43:35 ayat sebelumnya menghapuskan ayat 43:38 sesudahnya. Ini merupakan hal yang 43:40 paling aneh. Karena dalam syarat annasik 43:43 wal mansuk, yang menghapuskan itu 43:46 turunnya setelah ayat yang dihapuskan. 43:49 Tapi yang heran, urutan ayat yang 43:52 menghapuskan lebih dulu baru turun ayat 43:55 yang dihapuskan. 43:56 Ini merupakan hal yang aneh, luar biasa. 43:58 Padahal ayat-ayat Allah langsung disusun 44:01 atas perintah Allah Subhanahu wa taala. 44:05 Jadi yang benar, seorang ibu yang 44:07 ditinggalkan suami berhak tinggal di 44:09 rumah tersebut selama 1 tahun itu 44:12 sebagai apa? Hiburan dan juga untuk 44:14 menyenangkan dirinya. Tapi kalau sebelum 44:17 setahun dia mau keluar, asal dia sudah 44:19 menghabiskan 4 bulan 10 hari idahnya, 44:22 maka itu tidak merupakan apa? perbuatan 44:25 dosa. Nah, setelah itu harta ini ya mau 44:29 tidak mau dibagi di antara ahli waris 44:31 karena mereka juga membutuhkan kan. Jadi 44:33 katakan dia punya anak satu laki-laki 44:35 dua perempuan, anak satu laki-laki punya 44:38 dua bahagian. Berarti kalau dua bahagian 44:42 ditambah bahagian perempuan satu-satu 44:44 semuanya empat bahagian. Nah, 44:46 pertama-tama dikeluarkan bahagian ibu 44:49 1/8. 44:50 Seperdapat. 44:52 Kalau ada anak ibu terima 1/8 sebagai 44:55 istri. Kalau tidak ada anak ibu terima 44:58 1/4at. Nah, kalau ada anak dua 45:00 perempuan, satu laki-laki, ibu menerima 45:03 bahagian 1/8. Nah, yang 7/8 dibagi di 45:07 antara tiga anak. Laki-laki dua 45:10 bahagian, perempuan 45:13 masing-masing satu bahagian. Jadi, 45:15 katakanlah umpamanya sisa uang Rp40.000, 45:19 Rp2.000 R000 buat anak laki-laki, buat 45:21 anak perempuan masing-masing menerima 45:23 Rp10.000. 45:26 Jadi diambil dulu hak ibu ya yang 1/8. 45:29 Yang 7/8 katakan R juta, juta untuk yang 45:34 laki-laki, 10 juta untuk yang perempuan 45:38 masing. Nah, bagaimana keadaan Ibu 45:40 dengan 1/8 tersebut cukup enggak untuk 45:44 membeli rumah tinggal? 45:46 Nah, tinggal kita kembalikan siapa anak 45:49 yang ingin bersama ibunya. 45:53 Sebetulnya yang laki-laki ini punya 45:54 tanggung jawab sebagai apa? Anak 45:56 laki-laki untuk mengurus orang tuanya. 45:59 Jadi, si ibu dengan katakan ee 46:02 pendapatan milik anak ini bisa disatukan 46:05 untuk membeli rumah kalau jumlahnya 46:07 enggak besar. kemudian 46:10 ee hidup bersama anak laki-lakinya atau 46:13 mungkin si ibu lebih suka hidup bersama 46:15 anak perempuannya. Tapi kalau jumlahnya 46:17 besar, si ibu bisa membeli rumah 46:19 sendiri. 46:20 Tinggal anak-anak ya memberikan 46:23 perhatian dan mengurus orang tuanya. 46:26 Termasuk biaya hidupnya itu menjadi 46:27 tanggung jawab anaknya. Masyaallah. 46:30 Jangan mengatakan bahwa kalau anak 46:32 laki-laki sudah kawin, maka kewajibannya 46:35 hanya pada istrinya. Ini merupakan 46:38 apa-apa yang bertentangan dengan firman 46:40 Allah dalam Al-Qur'an. Setelah hak 46:42 Allah, hak orang tua itu hak yang perlu 46:45 kita perhatikan. 46:47 Istri kita menerima kita setelah kita 46:50 sukses, setelah kita bisa bekerja, 46:53 bertanggung jawab. Sedangkan ibu merawat 46:56 dari mulai nol 46:57 membesarkan kita. Jadi jangan sia-siakan 47:00 orang tua kita. Nah, kalau kita 47:02 pendapatan katakan pas-pasan, R juta, 47:06 ibu kita butuh ya bersama ayah kita, 47:11 istri anak kita juga butuh, maka dibagi, 47:13 disesuaikan dengan kebutuhan 47:15 masing-masing. Katakan kebutuhan buat 47:18 anak kita sama kita sekeluarga R3 juta, 47:20 ada tinggal sejuta kita berikan untuk 47:22 ayah ibu kita. Tapi kalau kurang, 47:25 kalau kurang kita harus berikan 47:27 perhatian kepada mereka. Jangan sampai 47:29 mereka di hari tua harus menanggung 47:31 beban yang mereka tidak mau pikul. Orang 47:32 tua dulu waktu muda jual ini, jual itu 47:35 untuk kepentingan anaknya, sekolah 47:37 anaknya, kesehatan anaknya. Maka anak 47:39 jangan berhitung untuk kedua orang tua. 47:42 Subhanakallahumma wabihamdik ashadu alla 47:44 ilahailla anta astagfiruka wa atubu 47:46 ilaik walu minkum. Wasalamualaikum 47:48 warahmatullah wabarakatuh. 47:50 Waalaikumsalam warahmatullahi 47:51 wabarakatuh. Alhamdulillah. Terima kasih 47:53 Ustaz Husin atas jawaban-jawaban yang 47:54 diberikannya. Mudah-mudahan bermanfaat 47:56 dan bisa dipahami. Saya Muhammad Krishna 47:58 Saputra. dan juga Algi mohon pamit. 48:00 Wabillahi taufikalamualaikum 48:02 warahmatullahi wabarakatuh.