Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- Brail TV.
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.
- Alhamdulillahiabbil alamin wasatu
- wasalamu ala sayyidina Muhammad waa
- alihi wasbihi ajma rbi zidni ilma
- allahumf bimaamtani waimni mafiz
- warzuqni ilman yangfoni. Dimancarkan
- dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36
- Kalimanggis Cibubur Bekasi. Radio
- Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam
- yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati
- Allah subhanahu wa taala, apa kabar Anda
- di malam hari ini? Semoga di mana pun
- saja Anda berada selalu dalam
- perlindungan Allah Subhanahu wa taala.
- Hari Ahad 14 September 2025, saya Angga
- Aminuddin ditemani oleh Fahri di meja
- operator. Ada juga Ondi di kameramen
- dapat kembali menyapa Anda di mana pun
- saja Anda berada. Kami hadir dalam acara
- buka mata buka telinga BMBT bersama
- narasumber kita Dr. Sarbini Abdul Murod.
- sudah bergabung ya. Halo. Asalamualaikum
- Dr. Ben.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Sehat dokter Ben ya?
- Alhamdulillah sehat. Sehat.
- Alhamdulillah. Setelah terjeda dua pekan
- nih. Karena kalau bulan kemarin kan ada
- pekan bonus tuh ya Ahadnya. Jadi kita
- terjeda dua pekan dan buka mata, buka
- telinga dapat kembali siaran di malam
- hari ini. Tamu kita sekarang siapa nih,
- Dok? Kayaknya spesial nih tamu kita
- malam hari ini.
- Ini sangat spesial. Ee sudah dua kali
- kita minta beliau, beliau enggak
- sempat-sempat. Nah, ini yang ketiga.
- Alhamdulillah beliau punya waktu
- bisaembani
- kita ini. Mohon maaf
- I sudah bergabung bersama kita di malam
- hari ini acara BMBT Bapak Prof. Dr.
- Sudarnoto Abdul Hakim. Asalamualaikum
- Pak Prof.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh. Masangga.
- Iya. Tadi kata Dr. Ben itu ee iya sudah
- berapa kali kita hubungi ya karena
- beliau sibuk sekali. Alhamdulillah di
- malam hari ini bisa bergabung.
- Alhamdulillah
- kayaknya ada agenda-agenda yang makin
- padat ini sepertinya Pak Prof ya.
- Ya, dunia ini semakin padat dengan
- masalah, maka kegiatan pun semakin
- padat. Ini
- masalahnya makin banyak makin padat.
- [berdehem]
- Ya, Iwan Ahot yang kami hadirkan adalah
- Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri
- dan Kerjasama Internasional yang memang
- dalam beberapa tahun ini beliau ee
- sangat konsern dan fokus gitu ya
- pembelaan campaign dan juga ee
- memberikan ee narasi, literasi,
- informasi terkait dengan Palestina.
- banyak sekali lembaga-lembaga yang ee
- berkolaborasi gitu ya dengan MUI
- khususnya dengan bidang hubungan luar
- negeri dan kerja sama internasional.
- Begituun pasti secara pribadi dokter
- band juga cukup dekat gitu ya dengan
- Profesor Soto ketika kita mengusung
- perjuangan Palestina, Aqso ini di
- media-media ee sudah banyaklah
- masyarakat itu ee melihat. Nah, ikhwan
- akhwat, insyaallah topik kita di malam
- hari ini mengenai Palestina dan
- kemanusiaan. tentu saja kita akan nanti
- ee update sebenarnya bagaimana posisi
- Palestina saat ini dan kondisi di Gaza
- juga secara politik di dunia juga
- seperti apa. Ee apalagi dalam ee
- beberapa hari yang lalu gitu ya ee kita
- mendapatkan informasi mengenai eh voting
- yang dilakukan oleh negara-negara
- anggota PBB ee mengenai keberadaan
- Palestina juga. kita lihat sebenarnya
- negara mana yang mendukung, negara mana
- yang menolak. Di samping ee genoside di
- Gaza terus berlanjut, lalu juga kita ada
- informasi mengenai ee global sumut
- flotila dengan kapal-kapalnya yang ingin
- menembus ee Gaza. Selain itu kita juga
- diwarnai dengan berita-berita ee
- mengenai tindakan yang makin brutal dari
- Zionis Israel gitu ya ke beberapa negara
- di Timur Tengah.
- dari itu semua, Dr. Band sebagai pembuka
- gitu ya di acara buka mata buka telinga
- kita di malam hari ini. Silakan Pak ee
- Pak Dokter untuk menyampaikan pembukanya
- ya. Terima kasih Mas Tengga.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.
- Memang ee bicara masalah Palestina ini
- memang sangat sangat begitu menyentuh ya
- menyentuh kita. Kemudian ee kita melihat
- juga bahwa setiap hari ini penderitaan
- saudara-saudara kita ini bukan semakin
- semakin semakin mereda tapi semakin
- membara. Walaupun upaya-upaya dilakukan
- itu sangat intens ya, baik oleh Aoki
- atau oleh beberapa negara yang memang
- konsern untuk membela Palestina baik itu
- di Eropa atau di mana-mana gitu. Jadi
- kita melihat bahwa sebenarnya dunia itu
- mencoba untuk empati dengan peristiwa
- atau kejadian yang ada di Gaza
- khususnya.
- Tapi realitanya bahwa dunia tidak mampu
- untuk menahan ee tangan-tangan,
- tangan-tangan jahat yang dilakukan oleh
- Israel dengan melakukan upaya-upaya yang
- yang di luar nalar kitalah. melakukan
- genosida, kemudian menyetop bokado
- makanan sehingga menimbulkan kelaparan
- yang begitu dahsyat di Gaza. Dan dunia
- seakan-akan ee cuma diam dan dan tidak
- ada yang bisa melakukan lebih dari itu
- untuk bisa menahan itu. Nah, kita lihat
- bahwa pada sisi lain kita melihat
- bagaimana warga dunia begitu muaklah
- melihat Israel dan geram, gemes kemudian
- pengin melakukan sesuatu karena ini
- bentuk perlawanan warga dunia terhadap
- ee kekaj kekejaman Israel. Nah, salah
- satunya adalah flotila ya. Flotila yang
- digagas oleh banyak negara baik di
- Eropa, kemudian Amerika, Asia, termasuk
- Indonesia. dan banyak orang bertanya
- kepada kami bahwa apakah ini merupakan
- ee salah satu cara yang efektif untuk
- bisa menghentikan ee keberutan Israel.
- Saya pikir bahwa ini bukanlah efektif
- atau tidak efektif, tapi ini bentuk
- adalah empati dunia terhadap e warga
- Gaza terutama yang yang pada hari ini
- memang mereka sangat membutuhkan ya
- perhatian-perhatian kita yang intens,
- yang serius terhadap ee peristiwa yang
- terjadi di Gaza. Maka oleh sebab itu
- kita melihat bahwa ada beberapa beberapa
- gelombang ee flotila yang mereka
- lakukan, tapi ujungnya juga tidak
- menghasilkan hasil yang maksimal ya. Dan
- kita doakanlah bahwa teman-teman eh yang
- peduli, yang respon terhadap ini bisa
- memberikan yang terbaik bagi saudara
- kita di Palestina. Dan sisi lain Profel
- ya, bagaimana misalnya kemarin sidang
- sidang umum sidang umum PBB yang
- sebenarnya kita mengharapkan adalah satu
- apa ya, satu ketegasan ya. Tapi
- sepertinya anggota PBB juga di sampai
- mengakui atau mendukung Palestina, ada
- juga yang memang ada orientasi yang yang
- berbeda ya. Kalau mungkin sebagai negara
- atau negara-negara Islam yang tergabung
- di oki misalnya melihat bahwa ya
- Palestina itu adalah masalah
- kolonialisme, masalah pendudukan
- misalnya. Jadi, jadi setiap faksi yang
- melakukan perlawanan terhadap Israel itu
- adalah satu hak konstitusi mereka, gitu
- loh. Tapi ada juga sebagian negara yang
- mengatakan bahwa ya Palestina ya tanda
- petik ya tinggal boleh melawan
- langkah-langkah politik yang harus
- dilakukan untuk mencapai solusi dua
- negara. Jadi ee saya lihat bahwa hasil
- sidang umum ee kemarin itu sebenarnya
- tidak terlalu istimewa ya. sebenarnya
- ter istimewa menurut saya tidak terlalu
- istimewa karena memang ee mereka itu apa
- ya mengakui ee susi dua negara tapi
- Israel secara ngotot tidak pernah tidak
- akan pernah mengakui Palestina sebagai
- sebuah entitas, sebuah negara. Jadi,
- jadi ini enggak enggak enggak enggak
- ketemu ya. Tapi kita mengapresiasilah,
- mengapresiasi 140an negara mengakui
- mereka apresiasi dan eh kita juga
- mengapresiasi ke depan nanti itu Prancis
- telah tegas ya dengan beberapa negara
- Eropa besar untuk bisa mengakui
- Palestina. Tapi yang sangat penting
- adalah bagaimana kekuatan dunia untuk
- bisa menghentikan kebrutalan Benyamin
- ini. Peristiwa kemarin tanggal 9 ee
- September kita melihat bagaimana Qatar
- yang yang sebenarnya sekutu ya sekutu
- dalam petik Israel itu mendapat serangan
- dari Israel kan. Dan Israel Kut sebagai
- Menteri Pertahanan secara tegas
- mengatakan bahwa ke mana pun akan kami
- kejar Hamas. Jadi, jadi ini semakin
- semakin merunyamkan apa perdamaian yang
- memang
- ee salah satu juga digagas oleh Amerika
- dan sebelumnya Trump juga mengatakan
- bahwa dalam satu du minggu ini akan ada
- berita besar terhadap pedomannya di
- Palestina. Saya enggak tahu apakah
- serangan ini bagian bagian dari berita
- besar yang di disampaikan secara
- implicit oleh oleh Trump. Dan sebagai
- pembuka itu dari saya ini Masangga
- mungkin nanti dari Profto bisa kita
- diskusi atau kita dengar
- pendengar-pandangan beliau karena
- masalah Palestina ini masalah kita dan e
- kita harus secara tegas untuk bisa
- menyuarakan setiap ee apa ya penderitaan
- setiap demyut ke ayah yang yang mereka
- rasakanah hari ini harus kita sampaikan
- kepada publik yang mudah-mudahan dengan
- dinamika dalam negeri kita kita tidak
- tidak akan pernah melupakan juga
- persoalan yang ada di Palestina saya
- pikir ituangka sebagai pembuka dari
- kami.
- Baik, Dr. Ben. Ee kita juga disuguhi
- gitu ya, bagaimana di media sosial kita
- ee mencari informasi mengenai kondisi di
- Gaza saat ini yang mana para penduduk
- Gaza itu membutuhkan segala rupanya dari
- mulai makanan, tempat tinggal dan
- sekarang kondisinya masih terus
- dibombardir. Kalau kita update saja di
- platform X atau Twitter gitu ya, itu
- informasi mengenai ee bagaimana
- penyerangan, pengeboman di pengungsian
- ataupun kondisi rakyat Gaza yang makin
- menderita. Itu menjadi situasi saat ini
- yang menjadi perhatian ketika nasib
- Palestina
- gitu ya, perhatiannya tidak lepas. Tiga
- hal sebelum saya ke Pak Prof. konflik
- yang masih terus berlangsung gitu ya.
- Lalu juga pembunuhan genocide yang masih
- terus juga PBB dan komunitas
- internasional memang masih terus
- menyerukan gitu ya dialog bahkan
- negosiasi
- dengan berbagai solusi. ternyata
- politik-politiknya juga masih terus
- bermain di areal Timur Tengah maupun
- secara global yang dimainkan oleh negara
- ee barat dan juga kita lihat posisi
- Indonesia yang juga memantau terus gitu
- ya. Dalam analisa Pak Profesor Sudaroto
- kita ingin ee memulai
- perhatian-perhatian dunia dan khusus
- juga perhatian-perhatian di Indonesia
- mengingatkan kepada masyarakat gitu ya.
- Bagaimana Pak Profesina
- di depan mata kita ini
- ya, Pak Prof. Mik-nya mohon dionkan
- dulu, ya.
- Ah,
- nah. Iya, sudah nyala.
- Iya, terima kasih Mas Sangga. Jadi kalau
- pertanyaannya itu adalah nasib Palestina
- ya seperti per hari ini nasibnya begitu.
- Ee ini dilema yang sangat luar biasa ya.
- Dilema yang tidak saja dihadapi oleh
- Palestina khususnya oleh orang Gaza,
- para pejuang ee Palestina, Hamas dan
- lain-lainnya.
- Tapi juga menjadi dilema kita bersama.
- Bahkan saya kira ini juga dilemanya
- Amerika dan Israel
- dengan tentu dengan berbagai sudut yang
- berbeda-beda ya. Ee dilema bagi
- kita, kalau saya menyebut kita itu
- berarti para pembela Palestina.
- Apakah itu kekuatan sipil, society atau
- kekuatan-kekuatan negara.
- ee
- apa ee dilemanya itu adalah pertama
- ee
- sesungguhnya
- perjuangan
- pembelaan terhadap Palestina
- yang paling tidak dimulai
- tanggal 7 Oktober itu sudah sudah
- apa ya sudah mengalami perkembangan yang
- sungguh sangat historis.
- 7 Oktober sendiri kita sudah berulang
- kali ini adalah momentum yang sangat
- historis
- bagi para pejuang
- yang tentu ini menjadi
- ee permulaan penting
- menjebol ee menjebol keangkuhan Israel
- dan Amerika yang selama ini ee
- sepertinya tidak bisa disentuh.
- tapi pada akhirnya tersentuh dan sejak 7
- Oktober
- maka
- ee kebesaran dalam tanda kutip
- atau sebetulnya keconggaan ya
- hm
- ee dua negara ini terus mengalami
- kemerosotan yang sangat serius
- dan titik puncaknya
- ada beberapa titik puncak yang
- menunjukkan kemerosotan serius dari dua
- negara ini yaitu ee ICJ
- ee dari sudut hukum internasional
- dan ee yang kedua adalah ya ini kemarin
- itu ee
- apa ee ee dukungan di majelis ee di
- sidang umum PBB ya
- ee dukungan
- Mayor Negara terhadap Palestina.
- Ee ini artinya kemerosotan diplomatik,
- kemerosotan
- politik yang dialami oleh Amerika dan
- Israel. Nah, ini kita sebut sebagai
- kemenangan.
- Kemenangan kita. Kemenangan kita,
- kemenangan para pejuang, kemenangan
- pejuang ee Palestina ya. Sebuah
- kemenangan.
- Jadi secara diplomatik mereka ee secara
- diplomatik
- kemenangan diplomatik adalah berhasil
- meminggirkan ee apa namanya ee Amerika
- dan Israel. Secara politik juga begitu.
- Keputusan-keputusan politik penting di
- majelis di sidang umum di sidang umum
- PBB itu memperlihatkan dengan kasat
- mata.
- Nah, ini ini
- heroisme yang terus dibangun dan
- keberhasilan Hamas yang semula dinilai
- sebagai kekuatan, sebagai gerakan yang
- kecil ee tapi sekarang sudah menjadi
- global player.
- Hm.
- Very important global player ya. yang
- sangat dipertungkan oleh hampir semua
- pihak ya sehingga begitu besar nafsu ee
- Israel bahkan juga Amerika dan
- kawan-kawan untuk menghabisi atas nama
- menghabisi Hamas ya. Jadi Hamas sudah
- menjadi momok. Hamma sudah menjadi apa
- namanya kekuatan yang
- menakutkan bagi Israel dan nah ini ini
- kita sebut sebagai kemenangan gitu.
- Jadi sudah ada jalan kemenangan,
- rintisan kemenangan yang sebenarnya
- sudah dilakukan. Tetapi dalam waktu yang
- bersamaan kita tidak bisa mengabaikan
- fakta real bahwa ee Israel itu masih
- punya kekuatan yang cukup kekuatan yang
- cukup efektif untuk melakukan
- penghancuran genus. jumlah penghancuran
- ee mass destruction-nya sudah semakin
- tinggi. Ee meskipun sudah di sudah
- ditutup, sudah diucilkan
- sa politik diplomatik, tapi tetap saja
- ee mesin mesin-mesin militer mereka,
- mesin pembunuh mereka tetap berjalan
- secara efektif ee ee lewat mesin-mesin
- itu, tentara-tentara itu.
- Hm. ee bahkan masih
- cukup efektif juga untuk ee melakukan
- blokade gitu. Itu kenyataannya begitu.
- H.
- Jadi inilah dilema, inilah dilema kita.
- Nah, karena itu ee sebetulnya yang yang
- mesti terus diperjuangkan dan memang itu
- yang sedang dilakukan secara
- bersama-sama oleh kekuatan-kekuatan
- negara dan kekuatan-kekuatan publik.
- global di mana-mana per hari ini masih
- tidak berhenti.
- Itu adalah tadi seperti yang disampaikan
- oleh ee Pak Sarbini, bagaimana
- menghentikan
- mesin-mesin itu gitu. Karena itu itulah
- pembunuhnya gitu.
- Itulah pembunuhnya. Nah, ini dilema
- kita. sehingga kita tidak bisa
- serta-merta kemudian
- mengatakan kemenangan sesungguhnya
- secara total sudah sudah
- diraih gitu dan kemerdekaan kan juga
- masih belum ini ini e akar akar
- masalahnya. Nah, ini dilema kita.
- Sementara dilema Israel dan dilema ee
- Amerika tadi mereka sudah dikucilkan
- ya secara diplomatis, secara politik. Di
- dalam negeri sendiri juga sudah di
- bahasa jawanya sudah dikuyo-kuyo.
- Sudah dikuyo-kuyo itu kayak kuya-kuya
- ya.
- Iya. ee kuya-kuya toko i [tertawa]
- dikuyo-kuyo. Jadi [berdehem] sudah di
- sudah terisolasi sedemikian rupa. Ee ini
- dilema buat mereka meskipun mereka nah
- bukan meskipun. Nah memang tidak ada
- cara lain ee karena mereka tidak akan
- menyerah. si Israel itu sudah dipastikan
- tidak akan menyerah ee antara lain
- karena memang dukungan luar biasa ya ee
- backbond-nya kuat yaitu Amerika meskipun
- sudah mengalami pelemahan ee secara
- serius juga di Amerika sendiri ya
- musuh-musuh publik ya perlawanan publik
- sudah semakin kuat ya ee ekonomi juga
- sudah mulai berantakan juga tapi ya
- masih ada kekuatan yang nah ini dilema
- ini.
- Nah, karena itu sebenarnya kita Mas kita
- ini sebenarnya menurut pandangan saya
- itu sedang melakukan perebutan. Nah,
- pada konteks perebutan global inilah
- kemungkinan terjadi bukan kemungkinan
- sudah terjadi ada pergeseran-pergeserkan
- geopolitik ya. Nah, sekarang kita lihat
- ee Spanyol, Eropa, ee Prancis ee seperti
- kita saksikan juga sudah melakukan
- langkah-langkah yang saya kira juga
- historis buat mereka, tapi juga historis
- bagi ee hubungan-hubungan
- antar negara yang ee hubungan-hubungan
- antara dalam konteks dengan Palestina.
- Nah, ee
- keputusan-keputusan
- yang dilakukan oleh negara-negara barat
- itu dalam tingkat tertentu memberikan
- ruang yang sangat memberikan ruang yang
- sangat penting bagi upaya
- mengintensifkan dan memperkokoh ee apa
- namanya? memperkokoh
- perjuangan untuk kemerdekaan Palestina.
- Ini peluang. Nah, jadi pergeseran. Nah,
- tinggal sekarang saya ingin melihat juga
- sebetulnya ee Iran dalam Iran dalam
- perkembangan terakhir ini memang agak
- diam ya.
- Sebetulnya menurut saya itu ee posisi
- Iran itu sungguh sangat penting ee apa
- namanya karena juga sudah ada
- persedennya. Tapi memang Iran Iran
- memang ee ingin melihat situasi di mana
- kalau situasinya tepat dia akan
- melakukan melakukan serangan terhadap
- Israel. Tapi saat ini belum merasa tepat
- gitu. H
- antara lain antara lain ee antara lain
- karena Iran tidak disenang dan
- sepertinya sepertinya ee ee siapa
- namanya ee Israel belum punya keinginan
- untuk menyerang menyerang Iran.
- Ee ee ini karena ada
- pertimbangan-pertimbangan
- pengalaman yang lalu ee porandanya
- Israel atas serangan Iran itu menjadi
- pelajaran yang sangat penting. Nah,
- sehingga mereka berupaya itu. Nah, saya
- kira saya kira ini ini yang kedua. Yang
- ketiga menurut cuman saya Masangga dan
- Pak Sarbi ini [berdehem]
- ee ini tadi yang apa namanya Deklarasi
- New York ini ee ini menjadi sungguh
- sangat penting. Terus terang saya memang
- ingin membaca detail satu persatu dari
- keputusan-keputusan
- ee apa namanya deklarasi New York yang
- kemudian
- kemudian apa namanya diputuskan di
- majelis ee di apa di majelis umum PBB
- itu. Nah, memang ada beberapa isu isu ya
- kita hormati putusan itu seperti yang
- tadi disampaikan oleh ee Pak Sarbi ini.
- kita hormati langkah-langkah
- langkah-langkah apa namanya
- apa namanya ee diplomasi ini upaya-upat
- diplomasi ini Saudi dengan siapa namanya
- Perancis. Ee
- tetapi memang
- bacaan saya ee masih belum detail. Ada
- beberapa isu yang menurut saya memang
- penting untuk diberi perhatian. misalnya
- eh sudah ini menjadi keputusan mayoritas
- negara pembela Palestina adalah two
- state solution. Two state solution dalam
- perbincangan kita itu sesuatu yang
- sulit gitu. Sulit ya antara lain tadi
- disebutkan oleh Pak Sarbini ee siapa
- namanya? Israel juga tidak mau. Nah,
- kalau Israel tidak mau, apakah
- [berdehem]
- apakah Palestina Hamas misalnya apakah
- akan mau? ini soalnya. Tetapi dalam
- keputusan kemarin itu saya lihat memang
- skemanya itu adalah skema wilayah itu
- yang harus diserahkan kembali oleh
- Israel adalah adalah ee wilayah sebelum
- tahun berapa? 60 67.
- 67
- gitu. Heeh. Wilayah 67. Nah, ini ini
- sebetulnya dari sisi ini sebenarnya
- sebetulnya ee menguntungkan ya,
- menguntungkan. Nah, hal lain nah tetapi
- kan mesti harus ada jaminan bagaimana
- implementasinya. Jadi dokumen itu tidak
- cukup berhenti di situ, tetapi juga
- harus kekuatan, ada kekuatan global yang
- memaksa Israel. Sesungguhnya ini memaksa
- Israel karena ee Israelah yang menjadi
- biang keladinya. Nah, pikiran pikiran
- ini sepertinya tidak dimiliki oleh semua
- negara sehingga ee apa namanya ee
- misalnya ee pasal Hamas harus
- menyerahkan senjata ee kemudian
- menyerahkan pemerintahannya. Jadi tidak
- ada lagi pemerintahan di Gaza. Gaza
- harus diserahkan sepenuhnya kepada
- pemerintah otoritas Palestina. Nah, ini
- itu artinya harus ada transformasi
- ee pemerintahan gitu. Ada ada
- transformasi, ada perubahan, ada
- reformasi yang sangat luar biasa. Siapa
- yang akan memberikan jaminan ee ee apa
- namanya yang akan memberikan jaminan ee
- apa namanya ee apa namanya perubahan
- ini? berjalan dengan baik tanpa ada
- gangguan. Karena dulu dulu proses
- demokrasinya kan sebenarnya sudah
- dilakukan yaitu lewat pemilu. Pemilu
- pertama Gaza menang. Pemilu kedua kalau
- tidak ditunda itu Hamas akan menang
- menang lagi di daerah tepi barat. Ini
- masalahnya
- Amerika tidak mau dan juga Israel tidak
- mau. Padahal ini sudah mekanisme
- demokrasi yang oleh Amerika, oleh semua
- negara dihormati. Tetapi yang yang tidak
- menghormati adalah Amerika dan juga
- Israel gitu masalahnya.
- Jadi mau ngomong demokrasi atau mau
- ngomong otoritarianisme sebetulnya.
- Nah, jadi memang ada persoalan di dalam
- pasal-pasal
- ee apa namanya? Pasal-pasal tadi itu
- Deklarasi New York itu tadi tadi yang
- soal penyerahan apakah benar apakah ada
- jaminan proses demokrasi itu berjalan
- dengan baik misalnya kayak gitu. Jadi
- isu two stage solution, isu Hamas. Kalau
- kalau Hamas berarti jangan Hamas saja,
- tapi Israel juga harus mundur dari
- seluruh wilayah gitu loh.
- Iya.
- Apalagi di situ disebutkan adalah
- wilayah
- sebelum 67 harus harus ada jaminan.
- Siapa yang akan jamin?
- Memang ada di situ disebutkan akan di ee
- kirim ee apa namanya? tentara ya tentara
- tentara pecekeping sebenarnya. Tapi kan
- tetap saja peceeping itu akan dilakuk
- tentara pecekeping harus dilakukan kalau
- sudah ada
- apa namanya sudah ada seas fire.
- Iya. I
- itu artinya
- deklarasi New York itu harus meyakinkan
- harus memaksa adanya sefire
- gitu. Kalau tidak ada dan Israel memang
- sudah menolak se awal tidak mau sis
- apalagi pidato nitanyahu statementnya
- ee jelas sekali tidak akan ada negara
- Palestina gitu. Jadi sebenarnya siapa
- yang melawan Israelkah atau Hamaskah
- gitu ya kan jelas sekali kalau dalam
- pandangan kita ya.
- Iya. Iya. jelas sekali yang melawan ee
- itu adalah adalah
- Israel karena memang tidak mau tobus,
- memang juga tidak mau ada negara
- Palestina. Itu jelas sekali.
- H.
- Jadi ee jangan juga kemudian Hamas
- diberi hukuman gitu secara tidak adil.
- Israel yang harus diberi hukuman secara
- secara tegas sesuai dengan ee apa? hukum
- internasional. Iya.
- ditangkap, diberi sanksi sesuai dengan
- keputusan ICJ dan juga keputusan ICC
- diadili. Harus ada jaminan gitu.
- Hm. Nah, terakhir Mas
- ee selama Israel
- ada di situ ya itu sudah dalam benak
- saya sudah dipastikan tidak akan ada
- ee apa penyelesaian
- sebagaimana yang diputuskan di dalam
- deklarasinya.
- Hm. itu tidak akan berjalan sepertinya
- selama Israel ada di situ,
- selama Israel
- ada di situ dan tidak ada keseriusan,
- tidak ada keseriusan dari kekuatan
- global di bawah PBB
- ya, maka tidak ada jaminan Palestina
- akan ee aman.
- Hm.
- Dan
- itu kuncinya ada di Amerika
- gitu.
- Heeh. Kunnya ada di Amerika.
- Kuncinya di Amerika.
- Iya.
- Karena itu memang yang harus kita tusuk
- jantungnya itu juga Amerika.
- Jantung dan otaknya
- lagi cari cara. Hah?
- Gimana cara nusuknya gitu ya.
- Nah, ini ini
- sekarang gini Pak Prof ya.
- ee genoside terus terjadi
- Israel bahkan gitu ya selain melakukan
- ee genosida, kejahatan-kejahatan lain
- juga itu terjadi bukan hanya di Gaza
- ternyata di tepi barat juga itu terus
- berlangsung
- dan Iran menyerang Yaman, Libanon juga
- disikat bahkan yang terbaru adalah
- Qatar. Ini memang Zionis Israel nih kita
- sudah bisa katakan mesin pembunuh lah
- yang dia tuh membunuh, bekerja di mana
- gitu.
- Iya.
- Ada juga beberapa kekhawatiran negara
- teluk kan melihat hal itu gitu.
- Betul. Nah, ini petanya e bagaimana gitu
- ya kalau di United Nation sendiri kita
- masih mengharap gitu ya untuk sekedar
- mengirimkan tadi tentara militer atas
- nama UN ke Palestina aja. Itu kan hal
- yang sulit sekali sepertinya. Bagaimana
- ini, Prof? Ya, saya ingin menyerukanlah
- negara-negara Arab itu sudahlah
- itu bersatu bersatu padu lawan perangi
- Israel.
- H
- wah sistemnya keras nih. [tertawa]
- Iya. Jadi gimana selama ini
- negara-negara terdekat di Palestina itu
- juga berdiam diri?
- H
- bukan berdiam diri ya? Saya saya salah.
- saya kira bukan berdiam kri tetapi ee
- harapan publik secara internasional itu
- peran yang
- strategis yang taktis yang efektif bagi
- negara-negara yang didekat dengan PALS
- itu mestinya
- ditunjukkan tapi kan dilemanya tadi
- mereka kan terikat di dalam Abrahamic
- eh accord ya kan ada hubungan diplomasi
- yang harus di yang mereka ee apa namanya
- pegang itu masalah salahnya.
- H
- itu banyaklah mengapa mereka begitu.
- Tetapi sekarang sudah waktunya
- kalau memang sungguh-sungguh dan apalagi
- sekarang Saudi yang menjadi bagian
- penting dari apa namanya dari keputusan
- New York.
- Iya.
- Menurut teman saya, menurut saya saya
- gak tahu melal apakah diserukan oleh oki
- atau siapa ya. Tetapi
- pikiran saya sudah saat
- negara-negara Arab yang di dekat
- dan sebag
- h
- melakukan tindakan yang terukur
- militer.
- Iya.
- Nah, memang masih ada korban. Ada korban
- gak ada militer enggak ada korban.
- [berdehem]
- Tapi itulah sacrificing yang mesti harus
- diberikan oleh dunia Islam.
- H
- harus terukur diplomasi bukan bukan
- bukan sudah cukup belum cukup diplomasi
- memang karena kita sekarang itu saling
- melengkapi diplomasi kemanusiaan politik
- hukum dan sebagainya termasuk militer
- itu harus saling melengkapi dalam rangka
- penyelisian masalah Palestina jadi sudah
- waktunya menurut saya negara-negara Arab
- itu sudah bersatulah karena ini Arab
- gitu loh. Iya.
- Nah, ini Arab ya, Arab Muslim gitu ya
- maksudnya.
- Iya. Iya.
- Saya kira ya termasuk Iran bisa bersatu
- bersama-sama.
- H
- karena ee Iran dengan Arab kan
- sebenarnya sudah sudah berhubungan,
- sudah normalisasi hubungannya sudah di
- sudah dilakukan melalui ee jasa Cina.
- ini harus dimanfaatkan momentum ini
- untuk secara lebih efektif mengusir
- memukul mundur Israel keluar sama sekali
- dan siswa.
- Nah, saya ke dokter Band. Jadi, Dr. Band
- kemarin itu ketika Qatar itu diserang,
- rakyatnya terhenyak, emir-emirnya juga
- kaget gitu ya. Apalagi ada info bahwa ya
- Zionis Israel itu berani nyerang Qatar
- itu karena Trump ngasih lampu hijau
- gitu. Ini kayak hampirnya di ee
- negara-negara teluk itu. Wah, ini hal
- apa ini? Nah, kalau Dr. Band sendiri ee
- melihat ini untuk ee dari sisi politik
- global gimana, Dok?
- Iya, Mas. Ya, ketika saya melihat ini
- bahwa saya merasakan begini bahwa ini
- sebagai pelajaran bagi negara-negara
- Arab ya, pelajaran yang sangat-sangat
- berharga buat mereka
- bahwa memberikan keamanan kepada negara
- lain itu namanya bunuh diri. Jadi
- pengaman Qatar ini pengaman yang sangat
- berharga bagi Qatar dan negara-negara
- Teluh khususnya selama ini kan Saudi
- Arabia, Kuwait, Emirat Arab, Qatar untuk
- keamanan dalam negeri mereka serahkan ke
- Amerika.
- Iya.
- J ada sekitar 32 pangkalan Amerika tuh
- di negara-negara Arab.
- Jadi menandakan bahwa negara Arab ini
- enggak PD dia untuk bisa mengamankan
- negaranya tanpa ada bantuan Amerika.
- Tapi dengan peristiwa 9
- apa september kemarin, saya pikir ini
- pelajaran pelajaran yang sangat berharga
- bikin negara-negara telu. bahwa selama
- ini mereka menggang bahwa Iran musuh
- mereka tapi nyatanya ya musuh mereka
- sendiri gu kan apa sahabat mereka tah
- petik ya sah mereka sendiri Israel itu
- yang meny
- itu sang bayangkan ya itu kan Syekh
- Tamim itu kan memberikan hadiah itu
- pesawat yang sangat canggih itu yang
- tak pernah saya baca itu sekitar 800
- triliun tuh harga tangkinya pesawat itu
- ya artinya ya suaplah itu ya sangat
- bagian dari suap untuk cara-cara
- pendekatan untuk bisa merangkul Amerika
- lah. Ya, belum lagi kunjungan pertama
- Trump itu kan ke Qatar itu sampai dia
- beli sekitar seberapa 1000 triliun ya tu
- persenjataan.
- Tapi yang lucunya itu semua
- perseratan-persataan yang dibeli itu
- operator itu Amerika. Jadi kan di aneh
- sebenarnya itu
- satnya bahwa negara-negara Arab ini kan
- enggak pernah belajar dari banyak
- peristiwa sejarah ya. Ini contoh
- misalnya bagaimana ee tentara Israel
- suatu Israel itu menyerang Ostirak.
- adalah reaktor nuklir Irak Edisir yang
- diserang tahun 2 kalau salah salat '81
- itu melalui Saudi Arabia dan operator ee
- radarnya Saudi Arabia itu adalah Amerika
- pas serangan pas magrib pula itu. Jadi
- sebenarnya sebenarnya kata tu belajar
- dari pengalaman sejarah bahwa
- menyerahkan sepenuhnya pengaman dalam
- negeri mereka kepada Amerika yang
- katanya seputak
- enggaking sebenarnya. Nah, jadi saya
- pikir ee ancaman Israeli masih masih
- berlaku. Apa si Israikat mengatakan
- bahwa kami akan mengejar sampai ke
- manapun e pemimpin-pemimpin Hamas.
- Karena kita melihat bahwa enggak ada
- indikasi yang serius bahwa Israel untuk
- ee perdamaian. Enggak ada. Enggak ada.
- Saya saya enggak baca ada indikasi
- khusus. Maka maka solusi salah satu
- solusi yang Prof. dan saya pikir solusi
- yang yang gitu waktunya negara-negara
- Arab harus terukur untuk melakukan
- pembelaan
- secara militer terhadap Israel. Karena
- ini belajar dari Qatar luar biasa.
- Kemarin masih berpikir kita masih
- berpikir bahwa Israel akan menyerang
- Iran kan. Iran yang akan melakukan
- pembalasan dan hari ini saya jujur saya
- katakan saya kaget ketika saya baca
- bahwa wah Israel menyerang Qatar gitu.
- Saya saya sungguh sangat kaget dan ee
- saya pikir enggak enggak enggak enggak
- terpikirakan gitu ya. He.
- Dan saya yakin bahwa ee emit kat sangat
- terpukul dia tuh secara secara
- psikologis sangat terpukul ya. Artinya
- selama ini kita bayangkan salah satu ee
- ee delik-delik ya yang dituntut Benyamin
- ini salah satu adalah mengalirnya uang
- uang MB Qatar terhadap Benyamin Tenyahu
- kan. Salah satu itu
- arti apa arti pemilu-pemilu selama ini
- yang di Israel itu ada ikut campurnya
- bantuannya Qatar gitu loh.
- Ada, Dok. Ya
- ada ya arti kedekatannya kan sangat
- sangat luar biasa ini kan antara Israel
- sama. Nah, ini ini pelajaran berharga
- saya pikir eh pada negara lalu khususnya
- itu bahwa eh Abraham itu bukanlah satu
- solusi yang sangat yang yang solusi yang
- efektif pelajarisma itu Israel tetap
- nomor satu. Jadi selama ini kan
- diarahkan seakan-akan bahwa Iran ini
- akan-akan menjadi kepala ular ya artinya
- ular yang akan yang akan apa merangat ya
- atau mengambil negara-negara telur kan.
- Jadi, jadi kan pangkalanpangkalan
- Amerika Al-Ubed ini kan letak itu di
- Iran dulu ya, arahnya ke selatan ya.
- Artinya arti mereka bahwa musuh Qatar
- itu dari Iran. Nah, pertanyaan kedua
- adalah sampai hari ini belum terjawab
- adalah dari mana suat-suat tempur Israel
- itu masuk ke Qatar menyerang dari mana?
- Ini kan belum terjawab hari ini. Saya
- saya menganalisis bahwa ini masuk dari
- Yordan terlepas ee belum ada pembuktian
- ya. Karena yang paling mungkin dari
- Yordan masuk Yordan kemudian Saudi
- sebbahagia-sehagian Saudi Arabia
- kemudian dia menyerang-menyerang Qatar
- itu karena kalau masuk melalui Libanon
- atau atau Syriauk Parsi itu kan masih
- terdeteksi oleh dikont terdeteksi oleh
- radarnya Iran gitu.
- Jadi jadi dalam hal ini kenapa Yordam
- mingkem ya kenapa enggak ada enggak
- diusut dari mana sih ee pesawat-pesawat
- tempur Israel ini masuk gitu.
- Ini ini sampai hari ini menganggap belum
- terjawab enggak?
- Iya. I
- kalau misal ketika ketika ee Israel
- menyerang Irak ini kan jelas masukkan
- dari dari Syria ke ada spit ru atau
- wilayah udara Amerika yang diambil oleh
- Israel kan. Nah, itu jelas. Tapi yang
- yang ini kan belum belum ada satu
- kejelasan mereka masuk.
- Apalagi dengan beberapa
- indikasi-indikasi yang mencurigakan
- angket-angket Inggris ada mengatakan
- Amerika yang memberikan ee apa eh misi
- eh benin ya atau eh bahan bakar di di
- udara itu dari Amerika sama Inggris.
- Jadi ini semua ini indikasi-indikasi
- terbukti yang bisa kita katakan bahwa
- perasaannyaalah negara-negara itu
- bersatu tidak dipecah belah. akibat
- sekti-sekti atau mazhab-mazhab atau di
- mana-nakuti bahwa Iranlah yang akan
- menjadi musuh utama dari negara-negara
- Arab. Jadi, jadi ini terus
- dihembus-hembuskan. Saya pikir bahwa
- pemutusan dengan Iran itu diangka
- berbagai macam perusalan-persusalan
- klasik itu ini ada upaya-upaya yang yang
- sistematis saya pikir yang diangat oleh
- terutama oleh Zionis untuk memecah
- bolakan terutama negara-negara Aram pada
- hari ini. Dan kita bisa bayangkan dan
- bagaimana misalnya ee TNI AU yang mensir
- sampai 50 kali ya itu pengiriman bahan
- bahan bantuan dari Indonesia
- lewat kapal udara. He
- dial udara sebenarnya sebenarnya saya
- secara secara pribadi pernah pernah
- mengkritik itu mengkritik itu tapi
- realitanya kita enggak ada pilihan lain
- kan
- saya pilihan dari mana gitu loh artinya
- droping udara ini menandakan bahwa kita
- sudah kalah sudah sangat-sangat lemah
- dunia ini menghadapi menapi Israel dan
- dropping ya pasal dropping lah kira-kira
- gitulah yang bisa dilakukan. He.
- Nah, maka kembali lagi bahwa ee saya
- melihat bahwa negara-negara Arab ketika
- ee apa kata diserangnya enggak ada kan
- enggak ada solidaritas yang solid ya
- untuk membela Qatar kan. cuma Prabowo,
- Pak Prabowo ya datang kan kita
- mengapresiasilah langkah Pak Prabowo ya
- langsung ke ke Qatar memberikan dukungan
- ya walaupun dukungan dukungan semangat
- ya tanpa tanpa yang lain tapi kita
- mengapresiasilah
- suatu bukti persahabatan antara
- Indonesia dengan Qatar tapi
- negara-negara Arab yang lain kan enggak
- ada yang nama sidang darurat AUKI atau
- sidang darurat PB atau apa
- atau memang ada konklekol lain masak ya
- sudahlah kan
- bisa kongkengkol seperti itu kan makanya
- Ya, beberapa media mengatakan bahwa
- sebenarnya biro runding ini selamat
- karena ada intervensi Turki dan Turki
- yang mereka informasi ya
- sehingga mereka itu ee bisa lolos dari
- serangan ini kan itu itu beberapa
- informasi-informasi yang memang
- kebenaran kita belum tentu dapatkan 100%
- tapi
- intinya bahwa ee mereka selama ini ada
- yang mengatakan bahwa karena mereka
- salat ik salat HP ketinggalan dan
- sebagain sebagainya ini menandakan bahwa
- ee di Qatar harus harus ekstra hati-hati
- kan untuk untuk ee apa ya untuk
- menyelamatkan ini petinggi-petinggam.
- Karena memang ee Israel sudah berupaya
- yang sangat ee inten dan serius untuk
- membunuh ni kan tingg-pinggi hamas
- sehingga tidak ada perdamaian lagi kan.
- Jadi kan enggak mungkin berdamaian
- dengan orang-orang lapangan gitu.
- Iya.
- Dan kita juga mau sangga janganan
- melupakan bahwa sebenarnya ee
- negara-negara Arab ini melihat Palestina
- ini lebih pada konteks kemanusiaan. ini
- artinya melihat-mulia kelaparan,
- kematian dan sebagainya lebih kepada
- konteks kemanusiaan bukan dalam konteks
- ee politik. Artinya apa?
- negara-negara Arab terutama negara Teluk
- ini kan atau Mesir terutama ini kan
- enggak enggak terlalu linar enggak
- enggak enggak enggak cocok sama Hamas
- kan enggak tet
- artinya enggak mereka enggak enggak
- paham Hamas sebagai ikhwan muslimin
- tidak tidak mereka tidak menerima gitu
- mereka membela Palestina kecamatan saya
- itu adalah kecamatan lebih kepada
- kemanusiaan jadi
- makanya ketika Israel menyerang Hamas ee
- di di Qatar
- mungkin mereka mengutuk cuma setengah ya
- setengah mengutuk kenapa Masuk wilayah
- Qatar. Tapi ketika Ham serang mungkin
- mungkin ada cerita ada narasi lain di di
- situ.
- Iya. Iya. Iya.
- Nah, makanya ee sudah saatnya hari ini
- antara ee negara-negara Arab kemudian
- Iran atau dan Turki mungkin misalnya itu
- harus harus punya komunikasiah. Artinya
- oke oke banyak hal ya secara sejarah,
- secara ideologis ada
- perbedaan-perbedaan. Tapi kan untuk
- bicara ada satu tema besar ya, tema
- Palestina yang mereka bisa bersatu di
- situ ya. Enggak ada yang bersatu, enggak
- ada yang sama. Masa semua berbeda gitu.
- Tapi kan ada tema satu. Oke, tema
- Palestina kan bisa
- berembuklah kira-kira apa sih cara yang
- harus dilakukan yang efektif untuk bisa
- menghentikan? Karena hari ini makang
- enggak yang paling penting kan bagaimana
- gendongida ini kan berhenti dan kemudian
- kelaparan ini bisa bisa dihentikan kan
- ini yang jangka pendek ini kan dan
- masalah sidang istimewa itu saya
- walaupun memang ini kita apresiasilah
- upaya-upaya Saudi Arabia ba Perancis kan
- dan ini kan mencoreng ataupun
- mempermalukan Israel dan Amerika seperti
- kata Profoto tadi kan tapi ee realitas
- sejarah kita lihat bahwa ee upaya-upaya
- PBB ini kan sebenarnya lebih lebih
- menjadi kekuatan apa? Kekuatan di atas
- kertas gitu ya. Kita lihatlah ketika
- misalnya secara ilmu menyerang Rafah
- atau Rafah di mana itu di situ
- berkumpulnya banyak pengungsi-pengungsi
- ke resolusi PBB termasuk Amerika itu
- jelas mengatakan bahwa itu mereka tidak
- sepakat untuk berhentikan serangan ke
- Rafaah. Tapi realitanya sampai hari ini
- enggak tindakan apa-apa yang yang bisa
- dilakukan oleh PBB. Nah, maka sisi kita
- mengapresiasi langkah-langkah yang
- dilakukan oleh Saudi Arabia beserta
- Prancis, tapi juga kita juga tidak bisa
- mengharapkan terlalu banyak, terlalu
- besar ya karena ujungnya kecewa. Ketika
- kita mengharap kemudian enggak ada
- enggak adaak realisasi kan ujungnya
- kekecewaan dan seagi kita
- mengapresiasilah
- apresiasi apalagi untuk dekat e Prancis
- ya. Mudah-mudahanlah si Macron dengan
- demonstrasi di kampung dia ni di negara
- dia enggak enggak enggak tumbang kayak
- di Nepal ya. Mudah-mudahan ini bisa jadi
- berita-berita baik. Dan kita juga
- melihat bahwa
- pengakuan-pengakuan Eropa ini Eropa
- terutama Eropa terhadap ee terhadap
- Palestina ini yang tidak lepas daripada
- konflik hari ini kan tidak lepas dari 7
- Oktober ini. Ini yang bisa dilepasi tapi
- bukan upaya-upaya keberhasilan diplomasi
- di politik yang dilakukan oleh pihak
- authority Palestina. Saya pikir enggak
- enggak ke sana. Tapi memang karena ini
- karena apa ee beban tayar segala macam
- jadi mata dunia terbuka kan warga negara
- mereka terbuka. Jadi ketika warga negara
- mereka terbuka matanya terbuka hatinya
- melihat persoalan detail di di Gaza dan
- mereka pasti menekan pemerintahnya. Jadi
- menurut saya ini bukan karena bukan
- karena e dari gubuk dalam hatinya Mac
- Pron atau Perdana Menterinya Inggris
- tapi ada tekanan dalam [berdehem] negeri
- mereka kan. Iya. Iya.
- Yang mana yang awalnya mereka mungkin
- apatis kan, apatis dan sebagian mereka
- mungkin pro Israel ya dengan media-media
- mereka. Tapi hari ini dengan media
- sosial mereka yang bisa ma bantah bahwa
- wah ini benar-benar benar-benar
- kejahatan yang di luar nalar ini.
- Iya.
- Kejahatan yang yang paling besar di
- abadabad sekarang ini. Ini terbuka
- apalagi mereka datang pulang pergi
- pulang pergi dari Gaza. Kemudian mereka
- menceritakan p pub publik bagaimana atau
- apa yang mereka lihat. Nah, ini kan
- menjadi tekanan pada pada pemerintah
- mereka. Enggak bisa mereka pungkiri ke
- dan kemudian kita lihat bagaimana Zohran
- eh Mamdani misalnya itu menjadi idola
- baru di di Amerika itu tidak lepas
- daripada perut Palestina dia kan kita
- lepasing itu rasangga maka seperti kata
- Prof tadi itu banyak perubahan-perubahan
- terjadi di belahan dunia ini dengan
- peristiwa ini dan
- dan kita yakin bahwa Israel akan menjadi
- negara paria karena akan ditinggalkan
- oleh oleh negara-negara yang lain karena
- memang selama ini ee banyak pihak yang
- mengagumi ya mengagumi bumi misal
- kecerdasan Israel terutama di bidang IT
- bagian teknologi dan sebagin sebagainya
- kan. Tapi dengan hari ini kita melihat
- bagaimana bagaimana ee kekuatan yang
- katanya kekuatan legendaris setara yang
- hebat tapi bisa [berdehem]
- bisa dikalahkan oleh laskar ya atau atau
- milisia istilah kita itu. Ini menandakan
- bahwa sebenarnya kehebatan Israel cuma
- legenda aja cuma
- catatan-caratan ee sejarah yang mereka
- tulis ya seakan mereka itu begitu
- hebatnya.
- Nah, dan ini ini saya seperti itu, Mas
- Angga. Maka
- maka sekali lagi ya saya seperti kata
- tadi itu kita kan kadang-kadang berpikir
- ya kenapa kenapa Hamas disalahkan ya?
- Kenapa harus menyerahkan senjata? itu
- kan sebenarnya menyankan senjata bagi
- Hamas atau bagi jihad Islam itu kan
- namanya bunuh diri sangat bunuh diri
- artinya
- artinya ketika negara belum terbentuk
- atau negara tidak bisa menjamin keamanan
- dalam negeri sudah kita menyerahkan
- senjata misalnya kita namanya bunuh diri
- namanya itu. Dan saya yakin bahwa ini
- adalah
- satu klausul yang tidak akan mungkin
- dipilih oleh Hamas karena k sekali lagi
- ini sesuatu hal yang sangat ee apa ya
- sangat menyujudkan. Saya enggak tahu ya,
- apakah ada perdebatan di internal eh PBB
- ketika membicarakan ini? Ya, artinya
- saya yakin mungkin ada negara-negara
- lain yang akan menyampaikan ini ya,
- bahwa penyarahan senjata dengan situasi
- kondisi hari ini ini sangat
- sangat musykil, tidak akan mungkin tidak
- akan mungkin dilakukan itu ketika
- kecuali memang Palestina punya kekuatan
- tersendiri atau memang ada
- tentara-tentara Arab yang siap untuk
- membantu ini. Tapi realita hari ini
- contoh ya Mas Angangga misalnya ada
- tentara PBB ya di perbatasan antara
- Israel sama Libanon. Tapi ketika saya
- menyerang Libanon apakah mereka
- bergerak? Ya enggak teriak-teriam diam
- saja. Iya.
- Jadi enggak ada alasan atau misalnya ya
- yang ada di antara perbatasan Yordan apa
- ee Syria dengan Israel misalnya
- di daerah apa daerah apa Golan itu
- ketika Israel masuk ya masuk aja
- suka-suka dia.
- Artinya tentera PBB satu unif unic itu
- enggak bisa melakukan hal yang banyak
- untuk bisa menahan darah Israel. Nah,
- sebenarnya belajar dari peristiwa ini
- itu sebenarnya negara-negara Arab atau
- negara-negara yang Palestina itu bisa
- mengatakan bahwa penyerang senjata yang
- Hamas atau vaksin-vsi lain ini sesuatu
- yang muskil dilakukan karena kondisi
- hari itu.
- Nah, maka saya pikir bicara solusi duang
- negara hari ini itu
- h
- ee bukan bukan salah ya Masangga, tapi
- itu ee solusi lompat ya lompat lompat
- itu artinya kondisi hari ini artinya
- perang harus berhenti. Kemudian ee
- kelaparan harus dihentikan. Kemudian ee
- rekonstruksi Gaza kan itu intinya di
- depan mata kan itu sebenarnya.
- Iya ya. Solusi dua negara itu kan lompat
- ya itu sudah sering dibicarakan
- ee pada internasional sebelumnya. Saya
- itu Mas.
- Iya. Iya. Iya. Ikhwan akhwat yang
- dirahmati Allah subhanahu wa taala. Saat
- ini Anda sedang menyimak dan
- mendengarkan siaran live acara buka mata
- buka telinga narasumber kita Dr. Sarbini
- Abdul Murad dan juga Bapak Prof.
- Sudaroto dari MUI dan Ikhwan Ahwat, Anda
- bisa bergabung bersama kami. Silakan
- sampaikan
- pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor
- WhatsApp Rasil di 0811999.
- Saya akan ke Prof. Sudah lagi. Ini ada
- satu analisa yang diposting di X ya oleh
- salah satu jurnalis Aljazirah. E jadi
- ketika dilema Palestina juga dilema
- dunia. dilema bagi orang Palestina
- ketika mereka melawan gitu ya, itu
- Israel jelas akan makin ee membantai
- mereka gitu ya. Makin banyak korban yang
- jatuh. Lalu ketika mereka tidak melawan,
- oh itu lebih parah lagi gitu. Ketika
- tidak melawan Israel makin membabi buta
- menggusur rumah mereka gitu ya. Membunuh
- juga dengan bulldozer, dengan senjata,
- dengan apapun. Itu dilemanya Palestina.
- Lalu dilemanya dunia ini ketika Qatar
- diserang seperti halnya sepertinya ingin
- memberikan sinyal gitu kepada dunia.
- Mana yang beber Palestina, mana yang
- diam terhadap Palestina gitu ya. Israel
- akan bersikap ee berbeda. Tapi ada juga
- bisa bersikap sama saja gitu ya. Akan
- diserang-serang juga. Bagaimana ee Prof
- Suda apakah juga akan berefek ke
- Indonesia ketika Indonesia membantu
- lebih lebih lagi gitu ya? bahwa Israel
- tetap akan menargetkan ini negara
- manapun gitu yang membantu Palestina.
- Bagaimana, Prof? [berdehem]
- Iya. Jadi
- politik
- ee Israel itu politik membabi buta.
- Hm.
- Karena memang tidak ada pilihan
- ee kecuali menyerah.
- Menyerah tidak mungkin.
- Dan kita sudah saksikan selama ini tidak
- pernah menyerah bahkan melawan siapa
- saja yang berusaha menghalangi.
- Ee itu itu perjalanan per hari ini
- sudah begitu.
- Jadi ee langkah-langkah diplomasi
- seperti apapun termasuk yang deklarasi
- ini he
- perjuman saya ee Israel tidak akan
- menyerah.
- Kenapa? Karena sudah terlanjut. Saya kok
- tiba-tiba teringat saya lupa. Pada saat
- saya berbincang dengan seorang tokoh
- H.
- Analisanya begini.
- ee Amerika dan Israel
- ee memang akan terbakar,
- tapi sebelum
- terbakar
- dan hangus, mereka akan membakar siapa
- saja.
- Hm.
- Hm.
- Jadi saya saksikan ada benarnya juga. I
- ada benarnya juga.
- Karena itu memang
- ee sesungguhnya target atau tujuan utama
- dari Israel itu adalah menghanguskan,
- menghapuskan
- Palestina. Memang itu tujuan utama dan
- sepertinya tidak akan mundur. Tetapi
- tujuan-tujuan perantaranya
- adalah menyerang selain Palestina.
- Hm. H
- ya tadi seperti yang disebut Mas Angga
- yang terakhir Qatar diserang h
- ee
- reaksi siapapun, reaksi apapun yang
- diberikan oleh siapapun termasuk oleh
- Indonesia terkait dengan kutukan atau
- pembelaan terhadap kutukan terhadap ee
- penyerangan ee terhadap Qatar dan juga
- memberikan empati kepada Qatar itu bagi
- Israel tidak akan merubah pikirannya.
- Iya. Jadi sangat mungkin sangat mungkin
- orang-orang maaf bangsa-bangsa
- negara-negara
- yang tadi disebut-sebut oleh Pak Sarbini
- negara teluk atau negara-negara yang
- selama ini ee terikat ee
- apa namanya dengan Abraham Abrahamic
- Accord itu belum tentu juga akan aman
- secara politik secara militer.
- gitu.
- Ee sekarang sudah mulai tadi analisanya
- analisa Pak Sarbini itu
- lewat mana itu?
- H
- lewat Libanon dan sebagainya itu kan
- menandakan
- sekarang kan Saudi atau Arab ya. Iya,
- tersinggung juga itu. Karena dengan
- demikian
- ee Israel nampaknya
- sudah mengkhianati
- terhadap Abrahamic Akord dengan
- negara-agana
- tadi itu pesawatnya itu apa?
- Penyerangannya itu kan ee lewat lewat
- lewat [tertawa] negara-negara yang tadi
- disebutkan oleh Pak Sarbini.
- Iya. Nah, jadi
- akan ya ini kena batunya juga dan apa
- namanya dan ini memberikan gambaran
- bahwa ee negara manapun terutama di
- daerah-daerah dekat sana itu akan
- menjadi sasaran yang sama juga seperti
- yang
- dialami terakhirnya oleh Qatar.
- Nah, jadi anunya keyakinan saya begitu.
- Heeh.
- Itu memang bagi saya
- ee
- cara yang paling efektif adalah
- ee against against
- Israel, melawan Israel sepenuh
- sepenuh apa ya? Sepenuh hati, sepenuh
- apalagi tuh?
- Hm. strategi
- sampai mundur, sampai mundur,
- sampai mundur
- dan
- iya
- apa namanya?
- Ee nah karena itu memang harus ee harus
- negara-negara terutama negara yang yang
- selama ini yang selama ini terikat
- dengan Abraham Cord itu juga harus mulai
- merubah cara pandang mereka terhadap
- Israel, merubah cara pandang mereka
- terhadap perkembangan geopolitik ke
- depan gitu.
- Kalau tidak mereka rubah, maka nasibnya
- akan tidak tidak ada jaminan. Nasib
- mereka itu juga akan baik seperti yang
- mereka harapkan.
- Tidak ada jaminan.
- Betul.
- Wong Israel, wong Israel kok.
- Jadi, jadi ini kan ya alasan-alasan tadi
- sudah sampaikan juga alasan-alasan
- ekonomi, alasan-alasan keamanan dan
- sebagainya. Tetapi pada hakikatnya
- sebetulnya
- ee ini adalah cara yang dilakukan oleh
- ee oleh
- engineernya yaitu Amerika untuk mengikat
- untuk mengikat
- ee negara-negara ini supaya tidak
- melakukan tindakan-tindakan yang
- kontraproduktif bagi
- kepentingan-kepentingan [berdehem]
- Israel dan Amerika.
- Iya. Iya. Nah, karena itu memang enggak
- enggak bisa menurut saya enggak bisa ter
- menurut saya saya tidak bisa membiarkan
- diri dengan cara begitu karena ini
- adalah suicide buat negara-negara teluk
- daripada daripada bunuh diri mendingan
- bangkit bersama-sama melakukan
- perlawanan.
- Hm.
- Lakukan perlawanan.
- Dan Indonesia, Indonesia menurut jimat
- saya menjadi
- negara penting. Meskipun saya saya
- ragulah kalau Israel melakukan serangan
- ke Indonesia itu ragu terampol jauh juga
- ya.
- Tetapi posisi Indonesia yang jauh
- seperti ini itu didengar.
- Nah, karena itu seperti keputusan Ijtima
- ulama fatwa MUI,
- pengiriman tentara itu menjadi penting.
- Itu formal MUI loh. Iya, itu benar benar
- ya.
- Iya.
- Iya. Iya, benar.
- Dan ini keputusan ulama itu dilakukan
- sebelum sebelum fatwa apa namanya? Fatwa
- itu Persatuan Ulama dunia itu.
- Iya.
- Nah, cuma memang belum belum didengar
- ya.
- Belum didengar, belum dipertungkan
- karena mungkin juga berat. Ah, memang
- berat enggak ada perjuangan enggak
- berat. Wong kemanusiaan aja berat.
- Manusiaan aja berat sekali. Sekarang ini
- sampai pengiriman kapal Frodila sudah
- dione dua kapal.
- Hm.
- Kemudian orang Indonesia sudah pulang
- lima orang kecuali Aqsa booking Group
- masih bertahan di sana. He
- enggak gampang itu. Jadi jangan berpikir
- juga negara-negara itu ee mana
- perjuangan paling gampang dan efek. Gak
- ada perjuangan paling gampang dan
- efektif. Perjuangan itu berat.
- Iya
- berat.
- Berat apalagi militer dan Amerika serta
- Israel juga sudah mengeluarkan dana yang
- sangat besar. Jadi enggak imbang
- sebetulnya kalau ini dibiarkan.
- Hm. Ee jadi harus ada langkah yang
- memang terukur. Kata-kata terukur itu
- saya baca juga di dokumen ee deklarasi
- New York itu ya. Tapi kaitannya misalnya
- ee dengan ini dengan apa namanya ee
- rekonstruksi Gaza yang harus didanai
- dengan dana internasional. Tetapi
- sebelum rekonstruksi ya ini nih ini nih
- Israel itu bagaimana kekuatan-kekuatan
- ee harus ada langkah-langkah yang
- strategis yang terukur untuk mengusir.
- Enggak bisa mengusir itu dengan
- diplomasi, mengusir itu dengan tentara.
- Pengalaman kita juga.
- Iya. Iya. I
- Indonesia itu enggak ada yang mengusir
- melewat diplomasi.
- Iya. tapi dengan tentara gitu seperti
- yang dilakukan oleh Israel menghabisi
- itu dengan tentara tidak bisa menghabisi
- itu dengan diplomasi.
- Ee ini ini menurut saya sesuatu yang
- sungguh sangat dan ini saya sampaikan
- juga kepada kedutaan besar Iran bahkan
- kepada ketua parlemen Iran yang beberapa
- waktu yang lalu datang ke Indonesia.
- Saya sampaikan kok coba Presiden Iran
- mengundang Pak Prabowo membicarakan
- tentang kemungkinan-kemungkinan
- langkah-langkah yang efektif terukur
- untuk menghentikan Israel. Ya, dia
- bilang sih insyaallah ya tapi enggak
- tahu ya. Tapi saya kita lihat Pak
- Prabowo maupun e maupun Presiden Iran
- kan belum ketemu ya kalau enggak salah
- ya.
- Belum belum belum
- sudah ketemu kemarin ya e Pak Brawo
- pergi ke ke Cina ya.
- I ke Beijing.
- Nah ke Beijeng. Saya enggak tahu ee ee
- apa apa bagaimana kaitannya dengan
- Palestina
- ee dan ee dan dan pertemuan Beijing itu
- kan pertemuan dari negara-negara yang
- yang apa namanya yang berhadapanlah
- dengan Amerika. Nah, dan memang kita
- tunggu apa sebutnya langkah konkret,
- langkah-langkah yang benar-benar terukur
- khususnya dalam kaitan dengan Palestina.
- Termasuk ya langkah-langkah lain yang
- menurut saya ee penting dilakukan. Jadi
- tidak cukup ee jadi pertemuan-pertemuan
- diplomatik itu memang
- namanya pertemuan diplomatik, tapi ada
- pertemuan diplomatik yang sebetulnya
- bisa segera dilakukan. Misalnya
- pertemuan darurat ya.
- Hm. Darut kan sesuatu yang biasa.
- Oki misalnya. Nah, dalam konteks ini
- tadi misalnya
- berani bukan berani sih harusnya berani.
- Harusnya berani dan mau anggaran-negara
- Teluk ang negara Arab
- Heeh.
- segera bersatu padu.
- Nah,
- sama-sama berkonsolidasi
- berkonsolidasi ulang seperti yang
- sampini satu. Untuk apa? Untuk melawan.
- Iya.
- Untuk melawan. Masa yang melawan cuma
- Hamas? Masa yang melawan [berdehem] cuma
- kekuatan-kekuatan lain.
- H
- itu ini ini
- sebenarnya mengetuk mengetuk hati
- negara-negara yang selama inielahan
- terutama yang di daerah-daarah dekat
- ini.
- Saya kira itu, Mas.
- Oke. Baik. Sebelum saya ke pertanyaan
- dari beberapa pendengar, saya ke dokter
- band dulu. Ini, Dok. Di media sosial itu
- ada tagline, Dok? ya karena memang yang
- mengangkat tagline ini di antaranya
- Greta Thumbg lalu juga aktivis lain ya
- Sarah Wilkinson ada juga
- jurnalis-jurnalis tagline-nya begini Dok
- eh none of us are free until Palestine
- is free. Tidak ada satuun dari kita yang
- bebas sampai Palestina bebas gitu.
- Maksudnya masyarakat dunia gitu ya.
- Apalagi ini dikaitkan dengan bagaimana
- ketika zionis Israel sudah ee dia bisa
- melobi semuanya gitu. media sosial,
- negara, society, semua. Gimana, Dok,
- muncul tagline ini, Dok?
- Ya, seperti saya katakan awal tadiang
- ini kan kemuakan dunia ya.
- Artinya kenapa sih kita enggak bisa buat
- apa-apa menghadapi negara kecil seum
- gitulah, Mas ya. He kita bisa
- diobok-obok
- kalau istilah ee Profato di kuya-kuya
- dikuyung-kuyung artinya kenapa sih gitu
- loh. Artinya ini menurut saya adalah
- ekspresi ya ekspresi
- kemuakan kemarahan ya seakan-akan dunia
- ini enggak bisa lakukan apa-apa untuk
- untuk sebuah ee sebuah negara kecil ini.
- Makanya Flutila ini sebenarnya
- bentukbentuk dari itu sangga. Maka
- kenapa dia kan sudah diusir datang lagi
- lagi ya
- dan kita apresiasi juga saya kagum sama
- orang bule yang mereka tuh notabya bukan
- muslim tapi punya komitmen kemanusiaan
- yang yang luar biasa ya kemarahan mereka
- luar biasa
- jadi memang memang ini sebagai tantangan
- di dunia ya makanya tewasnya si siapa
- itu si Charlie Charlie apa itu masangga
- tuh yang
- Charlie apa iya yang ditembak ya
- ee ditembak itu ee Kelly Kurt ya jadi
- itu bentuk dari keman Republik Amerika
- sebenarnya ya.
- Hm.
- Artinya ini kan ee hal yang hal yang
- baru sekali yang terjadi di Amerika yang
- tembak itu saya awal berpikir
- mudah-mudahan bukan pro Palestina,
- mudah-mudahan bukan muslim kan. Kokadi
- muslim tu sudah aduh gimana ceritanya
- nih?
- Sudah digoreng nanti.
- Heeh. Digoreng lagi kan. Nampaknya
- tembak itu bagian dari mereka kan juga.
- Iya kan berarti kan ada polarisasi di
- kalangan konsepatis Amerika kan. He.
- Jadi menurut sayaangak ini bentuk
- daripada warga Amerika yang sudah muak
- itu dengan ee langkah-langkah Trump itu
- sudah muak itu dan H
- dan selama ini kan kita lihat ya
- pemilihan presiden di pemilu di Amerika
- itu berapa persen 30% at berapa sangat
- kecil yang ikut ya. Kemudian kepedulian
- mereka terhadap ee apa terhadap peman
- gubernur atau walikota atau pal sangat
- kecilah. Tapi dengan peristiwa Palestina
- ini kan timbul kesadaran mereka bahwa
- mereka tahu bahwa wah negara saya ini
- sudah dikuasai oleh Yahudi nih oleh
- orang Yahudi ini.
- Heeh.
- Berarti siapa yang enggak punya duit
- enggak bisaah jadi presiden, enggak bisa
- jadi walikota, enggak bisa jadi gubernur
- enggak ada duit ini kapitalis. Nah, tapi
- dengan Zam Mamdani ini enggak di mana
- kita generasi Z ini Z ini yang yang
- mereka menggalang dana mana-mana dan dia
- terpilih salah satu kandidat kuat untuk
- mencalonkan jadi walikota New York bulan
- November ini. Ini menandakan bahwa
- publik Amerika sudah kebuka matanya.
- Enggak bisa kita ee apa enggak mili kita
- enggak nyoblos. Oh, kita enggak nyoblos
- kemenangan kemenangan Israel gitu loh.
- Jadi sebenarnya merangga bahwa ada ada
- perubahan peta ya, peta dunia hari ini
- yang sudah kebuka semua bahwa ee Israel
- ini memang memang pantas untuk di
- iya iya lah kita ya b yang negara yang
- enggak punya agama kan bagaimana mereka
- teriak itu kan di Palestine ataupun
- misalnya di Korea Selatan
- ini saya pikir ee era-era baru ya era
- baru tapi
- untuk jangka pendek ini ya memang
- intinya dua itu senjata itu yang paling
- penting
- sama sama kelaparan itu ya itu yang
- sangat saya pikir sangat mengenaskan ya.
- Iya.
- Seperti kata kata Pak Gustafa Bargoti
- ya, setiap orang Palestina itu ada empat
- penyakit yang mereka hinggap sampai
- dengan hari ini
- dan nanti ke depan kalau enggak
- meninggal karena tembakan atau bom ya
- karena penyakit gitu. Berarti memang
- ke depan juga akan menyimpan menyimpan
- problematika kesehatan yang luar biasa
- lagi ya. Infrastruktur kemudian
- tenaga alian penyakit yang mana-mama
- belum lagi air yang yang tercemar dengan
- residu-resu
- apa kimia dan sebagainya. Jadi ee
- kerjanya masih panjang dan ini kita
- membutuhkan ee apa nafas panjang lah
- untuk kita bantu terus paling tidak.
- I
- baik ee dr. Ben dan juga Pak Prof. Saya
- akan ke beberapa pertanyaan dari
- pendengar yang sudah masuk ya. Ini ada
- pertanyaan dari Pak Enjang di Sukabumi
- dan juga pertanyaan dari 08138434
- sekian-sekian pertanyaannya hampir
- senada. Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh para narasumber di acara
- malam hari ini. Negara-negara Arab mana
- saja yang melakukan hubungan diplomatik
- dengan Zionis Israel dalam kurung Yahudi
- pasti mereka sudah tidak berani untuk
- menyerang apalagi untuk melawan. Selama
- negara-negara Arab masih ada hubungan
- diplomatik sulit rasanya untuk melakukan
- tekanan. Kalau negara-negara Arab mau
- memutuskan hubungan diplomatik dengan
- Zionis Israel, baru di situ akan diatur
- langkah seperti apa? Apakah memungkinkan
- dengan kasus Qatar kemarin negara-negara
- Arab mau memutus hubungan internasional
- atau hubungan diplomatik dengan Zionis
- Israel? Baik, saya ke Pak Prof dulu.
- Bagaimana Prof menjawab ee beberapa
- pertanyaan itu? [berdehem]
- Iya, suaranya mik-nya, Prof. mohon di-on
- lagi.
- Iya, betul, Mas. Ee itu juga yang saya
- sampaikan dalam statement saya beberapa
- hari yang lalu setelah
- satu hari ee Qatar diserang oleh siapa
- namanya? Oleh Israel. Baik.
- Jadi [berdehem]
- dan tadi yang saya sampaikan tidak ada
- jaminan setelah kata diserang tidak ada
- lagi serangan ke tempat-tempat lain.
- Heeh.
- Ada jaminan. Karena itu berhati-hatilah
- negara-negara Arab yang selama ini telah
- terikat dengan Abrahamic Accord jangan
- merasa aman karena ee apa? Karena ee itu
- Abrahamic Accord itu menurut saya itu
- hanya salah satu cara untuk mengikat
- mereka
- ee ee dengan tujuan untuk memperkecil
- kemungkinan perlawanan terhadap ee
- kepentingan-kepentingan Israel. Nah,
- jadi ee situasi sekarang ini memberikan
- ruang bagi Israel yang sebetulnya memang
- sudah
- membabi buta
- Heeh. untuk melakukan serangan ke mana
- saja, terutama negara-negara yang di
- sekitar itu. Nah, maka tidak ada lagi
- gunanya sebetulnya ee ikatan-ikatan
- hubungan ee diplomatik dengan Israel
- antara negara-negara Arab itu.
- Nah, saya sudah lama menyedukan, sudah
- lama menyampaikan bahwa ee kaji ulang
- dan apa namanya ee bukan kaji ulang
- istilah saya ee tinjau ulang.
- He
- ditinjau ulang hubungan diplomatik ini
- karena tidak ada manfaatnya. Justru akan
- memperkeruh, justru akan memper
- memperburuk situasi tidak saja Palestina
- tapi juga di wilayah Timur Tengah pada
- umumnya. Nah,
- iya.
- Karena itu memang sudah saatnya sekarang
- ini negara-negara yang tadi ditanyakan
- itu ee sudah mulai saatnya untuk me tadi
- meninjau ulang. Yang kedua untuk secara
- patriotik
- melakukan pembilaan kepada
- saudara-saudari sendiri.
- He he.
- Saudara-saudara sendiri yang seagama,
- yang juga satu wilayah. ee dari
- penistaan dan dari pembunuhan dan
- pengerusakan yang dilakukan oleh Israel
- yang jelas-jelas ini adalah sudah
- menjadi global common enemy kita gitu.
- Kalau ini dibiarkan, maka negara-negara
- tadi itu juga akan
- terpinggirkan juga secara diplomatik
- gitu di mata di mata negara-negara
- muslim.
- H
- itu tingkat kepercayaan kepada
- mereka-mereka juga akan akan menurun
- gitu. Ee sudah saatnya menurut saya.
- Jadi benar pertanyaannya itu harusnya
- ada keberanian, harusnya ada etikat
- untuk
- meninjau ulang hubungan diplomat kita.
- Ada risiko memang ada risiko memang
- sekarang saja juga sudah mau mereka
- sudah terbebani dengan risiko-risiko.
- Jadi, jadi apa ya ee ee harus melakukan
- sesuatu yang jauh lebih progresif untuk
- keamanan, untuk perdamaian bersama,
- untuk harmoni hubungan-hubungan
- ee apa bilateral di Timur Tengah dan
- juga menjadi kontribusi bagi perdamaian.
- Saya kira itu komentar saya.
- Heeh. Baik, saya akan ke pendengar dan
- ini ada Ibu Wani Hudaifa menyimak acara
- di malam hari ini, radio BMBT buka mata
- buka telinga dan juga ini Angstri juga
- menyampaikan WhatsApp-nya.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Semoga para narasumber
- selalu sehat. Amin.
- Ee bagaimana dengan mendukung
- Palestinanya secara langsung saja
- seperti Yaman yang sampai hari ini masih
- menentang eh Zionis Israel. Lalu juga
- ini hamba Allah di Jakarta tidak
- menyebutkan nama. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh. Apa yang
- dilakukan oleh Amerika dan juga Israel
- hari ini, saat ini adalah yang sudah
- mereka rencanakan puluhan tahun yang
- lalu. Kalau misalkan masyarakat dunia
- sekarang bereaksi itu karena hal
- kemanusiaan aja tadi seperti yang oleh
- Dr. Band. Tapi secara politis tidak
- mempersiapkan apa-apa apalagi
- negara-negara Arab. Bagaimana
- komentarnya? Oke, saya ke Dr. Ben dulu.
- Menarik ini, Dok. yang dilakukan Israel,
- Amerika itu direncanakan puluhan tahun
- yang lalu. Makanya mereka bisa seperti
- ini. Sementara negara Arab enggak
- ngapa-ngapain gitu. Kalau masyarakat
- dunia bereaksi ya karena tadi kepenisian
- itu bagaimana, Dok?
- Iya betul, Mas. Sebenarnya kan konflik
- Arab Isra kan bukan sekarang sudahud
- sudah tahun '8 sebenarnya kan. Jadi
- sebenarnya itu kalau ada
- pelajaran-pelajaran sejarah di sekolah
- sekolah negara Arab itu kan mereka sudah
- tahu sebenarnya
- iya seperti ini dan mereka sudah
- cang harus mempersiapkanlah persiapkan
- apa hal yang perlu kita persiapkan.
- Karena gini Masangka kalau kita lihat ya
- kekalahan orang Arab itu cuma dua aja
- pertama adalah kemampuan intelijen. Yang
- kedua adalah perang udara. Kan cuma dua
- itu aja sebenarnya. Nah
- kenapa itu mereka perbaiki aja mereka
- lebih unggul di udara atau samalah di
- udara itu sudah selesai ceritanya. Jadi
- ini yang tidak tidak mereka pahami dan
- di Al-Qur'an mungkin Prof tahu di di
- surah Nabi itu kan Nabi sudah mengatakan
- bahwa
- ee apa namanya kesyahidan di laut itu
- kan lebih tinggi derajat daripada
- kesyahidan di darat kan. Jadi kalau kita
- kita tanyakan lagi kalau kesyahidan di
- [berdehem] udara itu lebih tinggi dari
- laut ya kan gitu ya. laut ke ada hadis
- Nabi ketika apa ee apa yang apa ee
- ekspansi laut lah keun itu kan dan itu
- per saya per saya sampaikan pada asisten
- asisten intelijen kaso itu ee hadis Nabi
- itu ini menandakan bahwa
- sebenarnya secara tidak langsung tu Nabi
- mengatakan bahwa angkatan udara itu jauh
- harus di diprioritaskanlah kira-kira
- gitu diprioritaskan jadi ini yang
- dilupakan oleh umat Islam kan jadi kita
- melihat bagaimana ada undang-undang di
- di Amerika itu bahwa keunggulan Israel
- militar saya itu tidak boleh melebihi
- ini negara tidak boleh melebihi Israel
- gitu loh. Nah, jadi konflik yang panjang
- ini sebenarnya bangsa Arab sudah harus
- belajar banyak banget dari cerita
- sejarah ini
- sehingga tidak terulang lagi kekelahan
- karena kalau perang dua tiga kali kalah
- kan komplek dia takut kata ini kalah
- lagi kalah kalah lagi gitu kan jadi akan
- muncul apa namanya ee genetik ee
- kekalahan itu sebenarnya jadi belajari
- pengalaman itulah sebenarnya ee
- negara-negara Arab itu harus harus
- cerdas ya untuk mengejar karena mereka
- punya semualah uang mereka punya semua
- mereka punya tinggal kemauannya nya ya
- dan strategi yang jelas ini ya enggak
- ada semua kan enggak enggak jelas semua
- kan saya pikir
- percanda bahwa negara itu kalah inferior
- dengan dengan Israel saya menganggap
- seperti itu kalah sudahlah kita enggak
- sanggup perang ya sudah melawan Israel
- dalam semua h mereka menang ada backam
- Amerika dan sebagainya
- jadi jadi ini yang yang mengakibatkan
- ehar enggak punyaai strategi yang yang
- jelas yang yang terukur ya untuk untuk
- bisa ee membantu Palestina beda sama
- Iran masang enggak Iran parlemen Iran
- harus jelas mengatakan bahwa tahun 2045
- itu Yerusalem harus direbut gitu kan.
- mereka punya punya punya undang-undang
- yang yang
- jelas mengatakan seperti itu. Nanti
- mereka gagal. Itu urusan dua. Nomor dua
- sehingga pembangunan militer Iran itu
- mengimbangi mengambangi Israel kan
- saya punya apa kita harus punya apa dan
- sebagainya itu mengimbangi seperti itu
- sebenarnya. Jadi ada musuh yang di depan
- itu untuk kita kira-kira gitulah
- sama kayak Indonesia masal enggak
- Indonesia sebenarnya kan kita sebenarnya
- enggak ada musuh. Jadi jadi lebih pada
- ee apa ya ee ukuran-ukuran militer pun
- enggak enggak terprogram. Beda Australia
- itu menganggap bahwa bos kita dari utara
- gitu. Utara sama di Indonesia. Jadi
- perkembangan di di Indonesia militer
- mereka juga akan menyesuaikan dan ini
- yang harus kita ee menciptakan musuh
- imaginer lah kira-kira
- kita lebih prepare lah menghadapi segala
- ee segala segala macam yang akan
- terjadi.
- Hmm. Baik, Pak Prof. Ada tambahan dari
- pertanyaan yang barusan.
- Em
- [berdehem] ee
- iya ya. Iya. Jadi ee
- memang sudah lama.
- He
- sudah lama ee kalau kalau soal ee
- Palestinanya itu ya sering disebut 1948.
- Tapi sebelum 198 kan sudah ada
- proses-proses. Tapi secara umum
- sebetulnya saya ingin mengatakan bagi
- Amerika sendiri. Jadi sebetulnya ee
- ee saya beberapa kali menyebutkan apa
- sebenarnya yang dilakukan oleh Amerika
- saat ini yang didukung oleh ee apa
- namanya ee gereja
- apa namanya gereja evangelis
- ee gereja ekstrem
- itu sebetulnya kelanjutan
- dari
- ee kelanjutan dari
- ee
- kolonialisme
- imperialisme
- ee Eropa zaman dulu.
- Iya. Nah, ee apa inilah yang oleh Bung
- Karno disebut dengan neo polim,
- neokolonialisme. Jadi, masih sangat
- relevan istilah neokolonialisme,
- neoimperialisme
- ee yang kita
- tujukan kepada Amerika. Jadi Amerika
- adalah kekuatan neo ya neoimperialisme.
- Imperialisme dalam bidang ekonomi,
- imperialisme dalam politik dan sebagain
- sebagainya.
- Nah, ee karena itu politik luar negeri
- Amerika
- salah satu yang menjadi prioritas
- politik luar negeri Amerika adalah soal
- Timur Tengah.
- Iya,
- soal Timur Tengah Middle East ini.
- Ini mengapa Middle East? Karena Middle
- East itu Timur Tengah itu sangat penting
- sekali.
- Begitu pentingnya Middle East
- dalam konteks Amerika dan dalam konteks
- kepentingan menunjuk
- menundukkan dunia Islam.
- Maka benar bukunya Imam Yahsyaallah yang
- menundukkan Palestin dan juga beberapa
- ahli menundukkan Palestin itu berarti
- sudah selesai, sudah satu langkah
- penting untuk menikan dunia Islam. Jadi
- ini adalah ini adalah antara dunia Islam
- dengan dunia
- meskipun tidak berarti tidak dimaksudkan
- untuk agama ya, tapi dengan
- kekuatan-kekuatan imperialisme Amerika
- dan kawan-kawannya
- h
- yang melanjutkan spirit imperialisme
- masa lalu.
- Hm.
- Nah, inilah ee pentingnya Middle East
- Timur Tengah. Karena itu ee isu-isu
- tentang Timur Tengah dalam rangka untuk
- dalam rangka untuk
- menyempurnakan upaya-upaya pengaruh
- politik, ekonomi, kebudayaan Amerika dan
- kawan-kawan di dunia Islam
- khususnya Middle East. Maka di
- pusat-pusat
- perguruan tinggi besar di Amerika dan di
- Eropa
- muncul kajian-kajian khusus tentang
- Timur Tengah.
- Ya,
- inilah kekuat, inilah ee orientalisme,
- kajian-kajian di Inggris misalnya School
- of Oriental and African Studies itu sama
- itu didedegasikan untuk kepentingan
- untuk kepentingan imperialisme.
- Di Amerika juga begitu ada Middle
- Eastern Studies, ada Islamic Studies.
- Itu semula didedikasikan untuk
- kepentingan karena kajian-kajian
- orientalisme begini didedikasikan untuk
- kepentingan penjajahan. dan ini masih
- berlanjut gitu.
- Hm.
- Masih berlanjut karena itu ee
- riset-riset atau dokumen-dokumen atau
- informasi-informasi
- ee yang sangat detail tentang Timur
- Tengah itu ee menjadi sangat penting
- bagi upaya keputusan-keputusan politik
- Timur Tengah atau politik luar negeri
- Amerika. Nah, inilah tujuannya. Jadi
- memang sudah lama karena ini merupakan
- kelanjutan dari imperialisme masa lalu
- barat terhadap timur.
- Iya. Iya. Iya.
- Perlawanannya sekarang kita ini adalah
- melawan imperialisme. Inilah
- apa namanya? Amanat yang ditulis di
- dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 195.
- Mengapa kita melawan? Karena ada amanah.
- seluruh segala bentuk penjajahan di
- dunia ini harus dihapuskan. J upaya kita
- ini adalah menghapuskan penjajahan.
- Salah satu penjajahan yang real di abad
- sekarang itu ya Israel.
- Hm.
- Didukung oleh imperialisme Amerika. Jadi
- dua-duanya Israel dan Amerika itu memang
- kekuatan imperialistik
- dan anti Islam gitu. He.
- Yang satu Zionis, yang eh Yahudi
- ekstrem, yang satu Kristen Kristen
- Kristen eh ekstrem,
- yaitu evangelis. Ketemulah itu doktrin
- teologis,
- doktrin keagamaan, Zionis dan eh
- evangelis.
- Heeh.
- Hukum oleh keputusan-keputusan politik,
- keputusan-keputusan militer,
- keputusan-keputanan hukum dan
- sebagainya. Dan juga lembaga dunia, IMF,
- World Bank. H
- ya, termasuk melalui ee PBB khususnya di
- Dewan Keamanan PBB. Jadi itu anunya.
- Iya. Iya.
- Baik, Pak Prof. Saya akan ke pertanyaan
- terakhir dari pendengar ya, karena ini
- keterbatasan waktu ee dari 08137395.
- Sekian-sekian tidak menyebutkan nama.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Terima kasih Rasil. Kajian
- seperti ini penting untuk umat. Saya
- ingin berkomentar, Pak Prof. dan juga
- Pak Dokter. Ketika Israel berkonflik
- dengan semua negara, bukan hanya
- Palestina, kalau ingin dicari solusi
- yang adil atau dikatakan berkelanjutan
- diterima oleh kedua belah pihak, tidak
- akan pernah bisa untuk negara Yahudi
- itu. Sementara kita untuk membangun
- narasi pembelaan saja kekuatannya masih
- tidak ada apa-apanya. Apa yang salah
- dengan umat ini? Mohon komentarnya.
- Terima kasih. Iya. Baik,
- saya akan ke Dr. Ben dulu deh.
- Ya, benar tadi yang saya disampaikan
- bahwa
- ini adalah ee menurut saya hal yang
- tidak relevan ya antara keinginan warga
- dunia atau kita kita kecilkan lagilah
- warga Arab dengan negara Arab
- dengan pemerintahnya. Artinya saya yakin
- bahwa kalau warga apakah rakyat
- Indonesia atau rakyat Arab Arab ya itu
- pasti mereka itu terdepan untuk membela
- Palestina.
- He.
- Tapi karena pemerintahnya, elitnya yang
- memang ee tidak punya keinginan untuk
- melakukan sebagaimana keinginan warganya
- atau rakyatnya. Jadi ya seperti ini.
- He
- seperti kita enggak ada harga. Memang
- ada hadis Nabi yang mengatakan dal Arab
- dal Islam. Jadi terhinanya Arab ya
- terhinanya Islam gitu loh. Artinya ada
- releva Arab itu bukan Islam tapi
- relevan sekali dari ini dan sama kayak
- di Indonesia juga ya artinya warga warga
- Indonesia begitu konsisten melawan
- Palestina
- tapi pemerintah sebenarnya sudah
- melakukan yang menurut saya itu belum
- belum belum maksimal tapi sudahlah jadi
- artinya pemerintah juga memberikan satu
- respon kemanusiaan yang cukup efektif
- juga ya walaupun walaupun sebenarnya
- bisa dilakukan lebih dari itu. Iya,
- mungkin mungkin itu ituang. Hm. He.
- Baik, [berdehem] Pak Prof. Apa yang
- salah dengan umat ini gitu, Pak Prof.
- Dari pertanyaan tadi, Pak Prof.
- Hm. Iya. Ya, kita menyumbang kesalahan
- juga ya.
- Menyumbang kesalahan juga
- ya. Hm. Ee ya mungkin mungkin juga
- kekurangan ketidakwaspadaan kita ya. H
- ee
- ya saya tidak melakukan riset, tetapi
- kemungkinan juga kemungkinan juga kita
- ini sering merasa aman, merasa tidak
- terjadi apa-apa gitu.
- Heeh.
- Ee apalagi ee kalau masalahnya itu
- memang tidak jelas. Bukan tidak jelas
- jelas tapi
- it's not my business. gitu loh. Itu yang
- menjadi salah satu
- salah satu tantangan kita ini.
- Ya, saya saksikan saja di Indonesia saja
- itu masih banyak juga warga yang
- berpikir bahwa Palestina itu bukan
- bisnis saya, bukan urusan saya gitu loh.
- Iya. Iya.
- Itu ngapain kita sibuk-sibuk amat
- mengurusi parsi? Wong kita sendiri juga
- menghadapi masalah.
- Hm.
- Nah, ini masalah ini masalah ini.
- Heeh. He
- saya
- masalah mengapa kita tidak memiliki
- sensitivitas
- itu satu hal. Dan ee ee karena tidak
- sensitif
- ee empati juga tidak muncul gitu.
- Empati saja tidak muncul apalagi menjadi
- bagian gitu
- ya. Saya tahu karena saya sering dibully
- juga sih kalau urusan-urusan begini ini
- dan ini menurut saya penyakit ya. Ee
- tapi mengapa itu terjadi? Hemat saya ada
- kaitannya juga dengan tadi yang
- disebutkan Pak Sarbini. Ini soal
- edukasi, soal literasi,
- soal pendidikan, soal informasi
- yang seharusnya kita berikan.
- Tapi karena satu dan lain kita tidak
- berikan atau kita memberikan ee
- tidak sepenuhnya, tidak utuh.
- Sehingga pemahaman masyarakat tentang
- Palestina misalnya itu tidak utuh ee
- bahkan mungkin misleading gitu. He.
- Apalagi apalagi kemudian dipengaruhi
- oleh berita-berita yang ee dikembangkan
- ee dengan narasi-narasi yang salah.
- Jadi ini soal literasi.
- Iya.
- Jadi kesalahan kita, kekurangan kita
- atau kelemahan kita yang mesti harus
- kita perkuat adalah literasi.
- Hm.
- Membangun literasi, membangun
- kecerdasan. Tidak sekedar membaca,
- tetapi tidak membaca secara kognitif,
- tetapi membaca dengan hati, membaca
- dengan empati. I
- as human gitu loh. As human tidak mesti
- harus menjadi orang Islam. Itu benar
- juga untuk melakukan pembelaan peduli
- kepada kepada Palestina.
- Heeh.
- Dari sisi kemanusiaan. Meskipun tentu
- saja ini tidak cukup
- karena tidak hanya soal kemanusiaan, ini
- soal politik,
- soal ekonomi juga ya. Heeh.
- Nah, tetapi ini jadi memang satu
- literasi dan ini m harus dikembangkan
- terutama di Indonesia. Tapi saya kira
- mungkin juga ini ee soal-soal ini juga
- dihadapi oleh dihadapi oleh masyarakat
- lain di negara-negara lain mungkin.
- Iya. Iya.
- Observasi saya itu yang kedua. Yang
- kedua ee tidak mudah memang ini
- dilakukan yaitu engagement eh apa?
- strong engagement
- h
- antara pemerintah dan eh masyarakat
- sipil gitu.
- Jadi karena tidak ada engagement dan
- karena tidak ada engagement ee tidak ada
- engagement itu karena komunikasi juga
- tidak jalan. ee masyarakat juga merasa
- tidak perlu untuk ber komunikasi,
- berhubungan dengan pemerintah dalam
- soal-soal
- penting misalnya soal Palestina.
- Hm.
- Maka ini menjadi
- ada ruang kemungkinan ada ruang
- pemerintah jalan sendiri, masyarakat
- jalan sendiri.
- H
- [berdehem]
- ya bagus kalau seandainya
- masing-masing jalan di jalan yang benar.
- di jalan yang tepat sasaran. He.
- Tetapi kalau jalannya tidak benar,
- apakah masyarakatnya yang tidak benar
- atau pemerintah di benar, itu menjadi
- masalah.
- Iya.
- Iya.
- Terus terang saja
- saya
- ee dalam kapasitas saya sebagai ee
- pengurus MUI itu menghadapi kendala juga
- dengan pemerintah.
- Hm.
- Fatwa
- produk apa namanya? Fatwa apa? Boikot.
- Boikot. He.
- Itu itu gak bisa dilakukan oleh
- pemerintah. Gak bisa itu.
- H.
- Padahal kalau dan ini yang menggerakkan
- adalah masyarakat gitu. Masyarakat yang
- secara sangat antusias menyambut dengan
- antusias fatwa boikot itu adalah
- masyarakat gitu.
- Heeh.
- Pemerintah tidak tidak bersemangat gitu.
- Iya.
- Tidak bersemangat. Makanya saya dulu
- teriak-teriak soal korma Palis, soal
- kurma Israel lah, soal apalagi dalam
- kaitannya dengan impor ya. Importat
- tinggi sekali loh di Indonesia.
- Bagaimana bisa menghentikan?
- Heeh.
- Jadi ini juga masalah internal
- pemerintah karena satu
- kementerian tidak berjalan seiring
- berjalan dengan kementerian lain.
- Iya.
- Saya mendapat
- informasi dari Mbak Koni.
- Koni pengamat militer itu. Heeh. Koni
- Bakri. He
- ternyata misalnya menteri
- menteri Kementerian Luar Negeri itu
- tidak klop juga dengan Kementerian
- Pertahanan.
- H
- misalnya produk-produk militer,
- produk-produk apa namanya? Militer ya.
- Altista.
- Alisa itu dari sana.
- He.
- Jadi, gimana menghentikan
- industri militer ya? Belum lagi yang
- lain-lain. Nah, [berdehem] ini ini
- masalah masalah
- engagement itu tidak berjalan. Karena
- itu seandainya engagement berjalan, saya
- kira fatwa MUI itu sebetulnya bisa
- diterjemahkan
- menjadi peraturan pemerintah gitu.
- H.
- Karena melindungi masyarakat dari penduk
- Israel.
- Baik.
- Ah, itu itu dua dua hal ya. Masalah yang
- terakhir yang menurut saya sangat
- penting tadi disikutsik juga itu adalah
- leadership umat Islam.
- Hm.
- Oki sendiri seperti saksikan
- tidak sepenuhnya solid ya. Karena
- beberapa negara anggota Oki ya menjadi
- bagian dari
- bagian dari masalah yang kita hadapi
- gitu. ini soal leadership ini. Jadi,
- betul betul
- jadi ya
- gimana ya? Hm.
- Itulah yang terjadi. [tertawa]
- Itulah
- memang ya. Karena itu memang ya kalau
- kita sudah tahu penyakitnya ya umat saya
- memang perlu perbaikan. Literasi harus
- kita tingkatkan,
- hubungan dengan pemerintah harus kita
- tingkatkan. Karena itu MI sangat sangat
- sangat sangat apa namanya? Berharap
- betul engagement itu kuat. Apalagi MUI
- sendiri sudah menyatakan diri sebagai
- sodiul umumah gitu.
- lanjuti
- dan saya tahu Kementerian Luar Negeri
- paling tidak itu juga merasa ee merasa
- sangat penting untuk Ulama Indonesia dan
- juga dengan masyarakat pada umumnya.
- Tapi memang harus [berdehem] terus
- dibangun, harus terus apa namanya
- diperkuat. Saya kira itu.
- Baik. Baik. Itu menjadi e pertanyaan
- terakhir di malam hari ini. Ikhwan dan
- akhwat. Saya akan ke penutup dari kedua
- narasumber di acara buka mata buka
- telinga kita di malam hari ini. Saya
- mohon pertama ke Pak Profesar terlebih
- dahulu penutupnya singkat Pak Prof. dari
- diskusi kita di malam hari ini. Apa yang
- ingin diingatkan kepada pendengar?
- sesuai dengan acaranya, mari kita buka
- selebar-lebarnya
- h
- mata dan telinga kita
- sehingga kita menjadi bangsa yang
- sensitif
- atas apa yang dialami oleh keluarga kita
- di Palestina. Dan dengan demikian kita
- bisa memberikan dukungan bantuan
- semaksimal mungkin sampai Palestina
- merdeka.
- Itu saja. Makasih.
- Mantap.
- Dokter Ben, penutupnya di acara kita
- malam hari ini apa, Dok?
- Ya, kita perlu nafas panjanglah untuk
- bela Palestina.
- Ee cerita Palestina masih panjang. Kita
- perlu persatuan, kekuatan, dan
- semua pihak yang sejak empati sama
- Palestina kita harus seiring sejalan.
- Seperti kata Prof. tadi itu jalannya
- harus benar di pemerintah, warga, rakyat
- semua itu dan kita harus konsisten
- dengan fatwa MI ulama untuk memboikot
- semua produk-produk Israel. Jadi kita
- diingatkan bahwa ee itu fatwa itu wajib
- untuk kita ikutin sehingga menjadi
- pukulan telak bagi ekonomi Israel. Saya
- pikir itu, Mas Angga.
- Iya. Baik, terima kasih banyak Pak Prof.
- dan juga dr. Ben
- sudah hadir di acara malam hari ini.
- Buka mata buka telinga. Demikianlah
- ikhwan akhwat yang dirahmati Allah
- subhanahu wa taala di mana pun saja
- berada. Acara buka mata buka telinga
- bersama narasumber kita Bapak Prof.
- Sudanoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang
- Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama
- Internasional dan juga narasumber rutin
- kita, Dr. Sarbini Abdul Murad, pengamat
- Timur Tengah dan juga relawan
- kemanusiaan.
- Terima kasih atas kebersamaan Anda. Kami
- undur diri. Sekali lagi kami sampaikan
- terima kasih banyak kepada Profesor
- Sudanoto dan juga Dr. Band. Insyaallah
- kita berjumpa lagi di lain waktuih.
- Sama-sama. Demikianlah ikhwan akhwat
- kami undur diri. Billahi taufik wal
- hidayah. Subhanakallahumma wabihamdika
- ashadu alla ilahailla anta astagfiruka
- waubu ilaik. Asalamualaikum
- warahmatullahi wabarakatuh.