Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:08 Brail TV. 0:11 [musik] 0:16 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:18 warahmatullahi wabarakatuh. 0:20 Alhamdulillahiabbil alamin wasatu 0:22 wasalamu ala sayyidina Muhammad waa 0:25 alihi wasbihi ajma rbi zidni ilma 0:29 allahumf bimaamtani waimni mafiz 0:32 warzuqni ilman yangfoni. Dimancarkan 0:35 dari Jalan Masjid Silaturahim nomor 36 0:37 Kalimanggis Cibubur Bekasi. Radio 0:40 Silaturahim dan Rasil TV untuk Islam 0:43 yang satu. Ikhwan akhwat yang dirahmati 0:45 Allah subhanahu wa taala, apa kabar Anda 0:47 di malam hari ini? Semoga di mana pun 0:50 saja Anda berada selalu dalam 0:53 perlindungan Allah Subhanahu wa taala. 0:55 Hari Ahad 14 September 2025, saya Angga 0:59 Aminuddin ditemani oleh Fahri di meja 1:03 operator. Ada juga Ondi di kameramen 1:05 dapat kembali menyapa Anda di mana pun 1:08 saja Anda berada. Kami hadir dalam acara 1:10 buka mata buka telinga BMBT bersama 1:14 narasumber kita Dr. Sarbini Abdul Murod. 1:18 sudah bergabung ya. Halo. Asalamualaikum 1:21 Dr. Ben. 1:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:24 wabarakatuh. 1:25 Sehat dokter Ben ya? 1:26 Alhamdulillah sehat. Sehat. 1:28 Alhamdulillah. Setelah terjeda dua pekan 1:31 nih. Karena kalau bulan kemarin kan ada 1:33 pekan bonus tuh ya Ahadnya. Jadi kita 1:36 terjeda dua pekan dan buka mata, buka 1:38 telinga dapat kembali siaran di malam 1:41 hari ini. Tamu kita sekarang siapa nih, 1:43 Dok? Kayaknya spesial nih tamu kita 1:45 malam hari ini. 1:46 Ini sangat spesial. Ee sudah dua kali 1:48 kita minta beliau, beliau enggak 1:49 sempat-sempat. Nah, ini yang ketiga. 1:51 Alhamdulillah beliau punya waktu 1:52 bisaembani 1:54 kita ini. Mohon maaf 1:56 I sudah bergabung bersama kita di malam 1:59 hari ini acara BMBT Bapak Prof. Dr. 2:02 Sudarnoto Abdul Hakim. Asalamualaikum 2:05 Pak Prof. 2:06 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:07 wabarakatuh. Masangga. 2:10 Iya. Tadi kata Dr. Ben itu ee iya sudah 2:12 berapa kali kita hubungi ya karena 2:14 beliau sibuk sekali. Alhamdulillah di 2:17 malam hari ini bisa bergabung. 2:19 Alhamdulillah 2:20 kayaknya ada agenda-agenda yang makin 2:23 padat ini sepertinya Pak Prof ya. 2:25 Ya, dunia ini semakin padat dengan 2:27 masalah, maka kegiatan pun semakin 2:29 padat. Ini 2:30 masalahnya makin banyak makin padat. 2:33 [berdehem] 2:35 Ya, Iwan Ahot yang kami hadirkan adalah 2:38 Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri 2:41 dan Kerjasama Internasional yang memang 2:44 dalam beberapa tahun ini beliau ee 2:46 sangat konsern dan fokus gitu ya 2:48 pembelaan campaign dan juga ee 2:52 memberikan ee narasi, literasi, 2:55 informasi terkait dengan Palestina. 2:58 banyak sekali lembaga-lembaga yang ee 3:01 berkolaborasi gitu ya dengan MUI 3:04 khususnya dengan bidang hubungan luar 3:06 negeri dan kerja sama internasional. 3:08 Begituun pasti secara pribadi dokter 3:11 band juga cukup dekat gitu ya dengan 3:13 Profesor Soto ketika kita mengusung 3:16 perjuangan Palestina, Aqso ini di 3:19 media-media ee sudah banyaklah 3:22 masyarakat itu ee melihat. Nah, ikhwan 3:24 akhwat, insyaallah topik kita di malam 3:26 hari ini mengenai Palestina dan 3:28 kemanusiaan. tentu saja kita akan nanti 3:31 ee update sebenarnya bagaimana posisi 3:34 Palestina saat ini dan kondisi di Gaza 3:37 juga secara politik di dunia juga 3:39 seperti apa. Ee apalagi dalam ee 3:42 beberapa hari yang lalu gitu ya ee kita 3:46 mendapatkan informasi mengenai eh voting 3:48 yang dilakukan oleh negara-negara 3:50 anggota PBB ee mengenai keberadaan 3:54 Palestina juga. kita lihat sebenarnya 3:56 negara mana yang mendukung, negara mana 3:58 yang menolak. Di samping ee genoside di 4:02 Gaza terus berlanjut, lalu juga kita ada 4:06 informasi mengenai ee global sumut 4:09 flotila dengan kapal-kapalnya yang ingin 4:12 menembus ee Gaza. Selain itu kita juga 4:15 diwarnai dengan berita-berita ee 4:18 mengenai tindakan yang makin brutal dari 4:22 Zionis Israel gitu ya ke beberapa negara 4:24 di Timur Tengah. 4:26 dari itu semua, Dr. Band sebagai pembuka 4:29 gitu ya di acara buka mata buka telinga 4:32 kita di malam hari ini. Silakan Pak ee 4:35 Pak Dokter untuk menyampaikan pembukanya 4:38 ya. Terima kasih Mas Tengga. 4:39 Asalamualaikum warahmatullahi 4:40 wabarakatuh. 4:43 Memang ee bicara masalah Palestina ini 4:45 memang sangat sangat begitu menyentuh ya 4:49 menyentuh kita. Kemudian ee kita melihat 4:52 juga bahwa setiap hari ini penderitaan 4:55 saudara-saudara kita ini bukan semakin 4:57 semakin semakin mereda tapi semakin 5:00 membara. Walaupun upaya-upaya dilakukan 5:03 itu sangat intens ya, baik oleh Aoki 5:06 atau oleh beberapa negara yang memang 5:08 konsern untuk membela Palestina baik itu 5:10 di Eropa atau di mana-mana gitu. Jadi 5:13 kita melihat bahwa sebenarnya dunia itu 5:15 mencoba untuk empati dengan peristiwa 5:18 atau kejadian yang ada di Gaza 5:19 khususnya. 5:20 Tapi realitanya bahwa dunia tidak mampu 5:23 untuk menahan ee tangan-tangan, 5:26 tangan-tangan jahat yang dilakukan oleh 5:28 Israel dengan melakukan upaya-upaya yang 5:30 yang di luar nalar kitalah. melakukan 5:34 genosida, kemudian menyetop bokado 5:37 makanan sehingga menimbulkan kelaparan 5:40 yang begitu dahsyat di Gaza. Dan dunia 5:43 seakan-akan ee cuma diam dan dan tidak 5:48 ada yang bisa melakukan lebih dari itu 5:50 untuk bisa menahan itu. Nah, kita lihat 5:52 bahwa pada sisi lain kita melihat 5:54 bagaimana warga dunia begitu muaklah 5:56 melihat Israel dan geram, gemes kemudian 6:00 pengin melakukan sesuatu karena ini 6:02 bentuk perlawanan warga dunia terhadap 6:04 ee kekaj kekejaman Israel. Nah, salah 6:07 satunya adalah flotila ya. Flotila yang 6:10 digagas oleh banyak negara baik di 6:13 Eropa, kemudian Amerika, Asia, termasuk 6:17 Indonesia. dan banyak orang bertanya 6:19 kepada kami bahwa apakah ini merupakan 6:22 ee salah satu cara yang efektif untuk 6:24 bisa menghentikan ee keberutan Israel. 6:28 Saya pikir bahwa ini bukanlah efektif 6:30 atau tidak efektif, tapi ini bentuk 6:31 adalah empati dunia terhadap e warga 6:34 Gaza terutama yang yang pada hari ini 6:36 memang mereka sangat membutuhkan ya 6:39 perhatian-perhatian kita yang intens, 6:41 yang serius terhadap ee peristiwa yang 6:43 terjadi di Gaza. Maka oleh sebab itu 6:46 kita melihat bahwa ada beberapa beberapa 6:48 gelombang ee flotila yang mereka 6:50 lakukan, tapi ujungnya juga tidak 6:53 menghasilkan hasil yang maksimal ya. Dan 6:55 kita doakanlah bahwa teman-teman eh yang 6:57 peduli, yang respon terhadap ini bisa 7:00 memberikan yang terbaik bagi saudara 7:01 kita di Palestina. Dan sisi lain Profel 7:04 ya, bagaimana misalnya kemarin sidang 7:06 sidang umum sidang umum PBB yang 7:09 sebenarnya kita mengharapkan adalah satu 7:12 apa ya, satu ketegasan ya. Tapi 7:16 sepertinya anggota PBB juga di sampai 7:19 mengakui atau mendukung Palestina, ada 7:22 juga yang memang ada orientasi yang yang 7:25 berbeda ya. Kalau mungkin sebagai negara 7:28 atau negara-negara Islam yang tergabung 7:30 di oki misalnya melihat bahwa ya 7:32 Palestina itu adalah masalah 7:33 kolonialisme, masalah pendudukan 7:35 misalnya. Jadi, jadi setiap faksi yang 7:38 melakukan perlawanan terhadap Israel itu 7:40 adalah satu hak konstitusi mereka, gitu 7:42 loh. Tapi ada juga sebagian negara yang 7:44 mengatakan bahwa ya Palestina ya tanda 7:47 petik ya tinggal boleh melawan 7:48 langkah-langkah politik yang harus 7:49 dilakukan untuk mencapai solusi dua 7:51 negara. Jadi ee saya lihat bahwa hasil 7:54 sidang umum ee kemarin itu sebenarnya 7:57 tidak terlalu istimewa ya. sebenarnya 8:00 ter istimewa menurut saya tidak terlalu 8:01 istimewa karena memang ee mereka itu apa 8:06 ya mengakui ee susi dua negara tapi 8:08 Israel secara ngotot tidak pernah tidak 8:11 akan pernah mengakui Palestina sebagai 8:12 sebuah entitas, sebuah negara. Jadi, 8:15 jadi ini enggak enggak enggak enggak 8:17 ketemu ya. Tapi kita mengapresiasilah, 8:19 mengapresiasi 140an negara mengakui 8:21 mereka apresiasi dan eh kita juga 8:24 mengapresiasi ke depan nanti itu Prancis 8:26 telah tegas ya dengan beberapa negara 8:29 Eropa besar untuk bisa mengakui 8:31 Palestina. Tapi yang sangat penting 8:32 adalah bagaimana kekuatan dunia untuk 8:35 bisa menghentikan kebrutalan Benyamin 8:37 ini. Peristiwa kemarin tanggal 9 ee 8:40 September kita melihat bagaimana Qatar 8:43 yang yang sebenarnya sekutu ya sekutu 8:45 dalam petik Israel itu mendapat serangan 8:48 dari Israel kan. Dan Israel Kut sebagai 8:50 Menteri Pertahanan secara tegas 8:51 mengatakan bahwa ke mana pun akan kami 8:53 kejar Hamas. Jadi, jadi ini semakin 8:56 semakin merunyamkan apa perdamaian yang 8:59 memang 9:00 ee salah satu juga digagas oleh Amerika 9:02 dan sebelumnya Trump juga mengatakan 9:04 bahwa dalam satu du minggu ini akan ada 9:05 berita besar terhadap pedomannya di 9:07 Palestina. Saya enggak tahu apakah 9:09 serangan ini bagian bagian dari berita 9:11 besar yang di disampaikan secara 9:14 implicit oleh oleh Trump. Dan sebagai 9:16 pembuka itu dari saya ini Masangga 9:18 mungkin nanti dari Profto bisa kita 9:21 diskusi atau kita dengar 9:22 pendengar-pandangan beliau karena 9:24 masalah Palestina ini masalah kita dan e 9:26 kita harus secara tegas untuk bisa 9:28 menyuarakan setiap ee apa ya penderitaan 9:32 setiap demyut ke ayah yang yang mereka 9:35 rasakanah hari ini harus kita sampaikan 9:37 kepada publik yang mudah-mudahan dengan 9:39 dinamika dalam negeri kita kita tidak 9:41 tidak akan pernah melupakan juga 9:42 persoalan yang ada di Palestina saya 9:44 pikir ituangka sebagai pembuka dari 9:46 kami. 9:47 Baik, Dr. Ben. Ee kita juga disuguhi 9:50 gitu ya, bagaimana di media sosial kita 9:53 ee mencari informasi mengenai kondisi di 9:57 Gaza saat ini yang mana para penduduk 10:00 Gaza itu membutuhkan segala rupanya dari 10:03 mulai makanan, tempat tinggal dan 10:05 sekarang kondisinya masih terus 10:06 dibombardir. Kalau kita update saja di 10:09 platform X atau Twitter gitu ya, itu 10:12 informasi mengenai ee bagaimana 10:15 penyerangan, pengeboman di pengungsian 10:19 ataupun kondisi rakyat Gaza yang makin 10:21 menderita. Itu menjadi situasi saat ini 10:24 yang menjadi perhatian ketika nasib 10:26 Palestina 10:28 gitu ya, perhatiannya tidak lepas. Tiga 10:32 hal sebelum saya ke Pak Prof. konflik 10:36 yang masih terus berlangsung gitu ya. 10:38 Lalu juga pembunuhan genocide yang masih 10:43 terus juga PBB dan komunitas 10:45 internasional memang masih terus 10:47 menyerukan gitu ya dialog bahkan 10:50 negosiasi 10:52 dengan berbagai solusi. ternyata 10:54 politik-politiknya juga masih terus 10:56 bermain di areal Timur Tengah maupun 10:59 secara global yang dimainkan oleh negara 11:02 ee barat dan juga kita lihat posisi 11:05 Indonesia yang juga memantau terus gitu 11:07 ya. Dalam analisa Pak Profesor Sudaroto 11:12 kita ingin ee memulai 11:15 perhatian-perhatian dunia dan khusus 11:18 juga perhatian-perhatian di Indonesia 11:21 mengingatkan kepada masyarakat gitu ya. 11:23 Bagaimana Pak Profesina 11:26 di depan mata kita ini 11:36 ya, Pak Prof. Mik-nya mohon dionkan 11:38 dulu, ya. 11:43 Ah, 11:44 nah. Iya, sudah nyala. 11:46 Iya, terima kasih Mas Sangga. Jadi kalau 11:48 pertanyaannya itu adalah nasib Palestina 11:51 ya seperti per hari ini nasibnya begitu. 11:55 Ee ini dilema yang sangat luar biasa ya. 12:00 Dilema yang tidak saja dihadapi oleh 12:04 Palestina khususnya oleh orang Gaza, 12:06 para pejuang ee Palestina, Hamas dan 12:10 lain-lainnya. 12:12 Tapi juga menjadi dilema kita bersama. 12:18 Bahkan saya kira ini juga dilemanya 12:23 Amerika dan Israel 12:25 dengan tentu dengan berbagai sudut yang 12:29 berbeda-beda ya. Ee dilema bagi 12:35 kita, kalau saya menyebut kita itu 12:37 berarti para pembela Palestina. 12:41 Apakah itu kekuatan sipil, society atau 12:46 kekuatan-kekuatan negara. 12:49 ee 12:51 apa ee dilemanya itu adalah pertama 12:57 ee 12:59 sesungguhnya 13:01 perjuangan 13:03 pembelaan terhadap Palestina 13:06 yang paling tidak dimulai 13:09 tanggal 7 Oktober itu sudah sudah 13:14 apa ya sudah mengalami perkembangan yang 13:18 sungguh sangat historis. 13:21 7 Oktober sendiri kita sudah berulang 13:23 kali ini adalah momentum yang sangat 13:26 historis 13:27 bagi para pejuang 13:30 yang tentu ini menjadi 13:33 ee permulaan penting 13:37 menjebol ee menjebol keangkuhan Israel 13:42 dan Amerika yang selama ini ee 13:47 sepertinya tidak bisa disentuh. 13:49 tapi pada akhirnya tersentuh dan sejak 7 13:52 Oktober 13:54 maka 13:56 ee kebesaran dalam tanda kutip 14:00 atau sebetulnya keconggaan ya 14:02 hm 14:02 ee dua negara ini terus mengalami 14:07 kemerosotan yang sangat serius 14:10 dan titik puncaknya 14:13 ada beberapa titik puncak yang 14:15 menunjukkan kemerosotan serius dari dua 14:19 negara ini yaitu ee ICJ 14:25 ee dari sudut hukum internasional 14:29 dan ee yang kedua adalah ya ini kemarin 14:35 itu ee 14:38 apa ee ee dukungan di majelis ee di 14:43 sidang umum PBB ya 14:45 ee dukungan 14:47 Mayor Negara terhadap Palestina. 14:51 Ee ini artinya kemerosotan diplomatik, 14:54 kemerosotan 14:56 politik yang dialami oleh Amerika dan 15:00 Israel. Nah, ini kita sebut sebagai 15:04 kemenangan. 15:06 Kemenangan kita. Kemenangan kita, 15:08 kemenangan para pejuang, kemenangan 15:10 pejuang ee Palestina ya. Sebuah 15:13 kemenangan. 15:15 Jadi secara diplomatik mereka ee secara 15:18 diplomatik 15:20 kemenangan diplomatik adalah berhasil 15:23 meminggirkan ee apa namanya ee Amerika 15:29 dan Israel. Secara politik juga begitu. 15:32 Keputusan-keputusan politik penting di 15:34 majelis di sidang umum di sidang umum 15:37 PBB itu memperlihatkan dengan kasat 15:40 mata. 15:41 Nah, ini ini 15:45 heroisme yang terus dibangun dan 15:48 keberhasilan Hamas yang semula dinilai 15:52 sebagai kekuatan, sebagai gerakan yang 15:54 kecil ee tapi sekarang sudah menjadi 15:58 global player. 16:00 Hm. 16:00 Very important global player ya. yang 16:03 sangat dipertungkan oleh hampir semua 16:06 pihak ya sehingga begitu besar nafsu ee 16:11 Israel bahkan juga Amerika dan 16:13 kawan-kawan untuk menghabisi atas nama 16:15 menghabisi Hamas ya. Jadi Hamas sudah 16:18 menjadi momok. Hamma sudah menjadi apa 16:22 namanya kekuatan yang 16:25 menakutkan bagi Israel dan nah ini ini 16:29 kita sebut sebagai kemenangan gitu. 16:32 Jadi sudah ada jalan kemenangan, 16:34 rintisan kemenangan yang sebenarnya 16:35 sudah dilakukan. Tetapi dalam waktu yang 16:38 bersamaan kita tidak bisa mengabaikan 16:41 fakta real bahwa ee Israel itu masih 16:46 punya kekuatan yang cukup kekuatan yang 16:49 cukup efektif untuk melakukan 16:51 penghancuran genus. jumlah penghancuran 16:56 ee mass destruction-nya sudah semakin 16:58 tinggi. Ee meskipun sudah di sudah 17:03 ditutup, sudah diucilkan 17:05 sa politik diplomatik, tapi tetap saja 17:08 ee mesin mesin-mesin militer mereka, 17:12 mesin pembunuh mereka tetap berjalan 17:14 secara efektif ee ee lewat mesin-mesin 17:18 itu, tentara-tentara itu. 17:21 Hm. ee bahkan masih 17:24 cukup efektif juga untuk ee melakukan 17:27 blokade gitu. Itu kenyataannya begitu. 17:30 H. 17:31 Jadi inilah dilema, inilah dilema kita. 17:34 Nah, karena itu ee sebetulnya yang yang 17:41 mesti terus diperjuangkan dan memang itu 17:43 yang sedang dilakukan secara 17:45 bersama-sama oleh kekuatan-kekuatan 17:48 negara dan kekuatan-kekuatan publik. 17:51 global di mana-mana per hari ini masih 17:54 tidak berhenti. 17:56 Itu adalah tadi seperti yang disampaikan 17:58 oleh ee Pak Sarbini, bagaimana 18:02 menghentikan 18:03 mesin-mesin itu gitu. Karena itu itulah 18:06 pembunuhnya gitu. 18:09 Itulah pembunuhnya. Nah, ini dilema 18:11 kita. sehingga kita tidak bisa 18:14 serta-merta kemudian 18:17 mengatakan kemenangan sesungguhnya 18:20 secara total sudah sudah 18:23 diraih gitu dan kemerdekaan kan juga 18:26 masih belum ini ini e akar akar 18:29 masalahnya. Nah, ini dilema kita. 18:32 Sementara dilema Israel dan dilema ee 18:35 Amerika tadi mereka sudah dikucilkan 18:40 ya secara diplomatis, secara politik. Di 18:43 dalam negeri sendiri juga sudah di 18:46 bahasa jawanya sudah dikuyo-kuyo. 18:48 Sudah dikuyo-kuyo itu kayak kuya-kuya 18:50 ya. 18:51 Iya. ee kuya-kuya toko i [tertawa] 18:55 dikuyo-kuyo. Jadi [berdehem] sudah di 18:57 sudah terisolasi sedemikian rupa. Ee ini 19:02 dilema buat mereka meskipun mereka nah 19:06 bukan meskipun. Nah memang tidak ada 19:09 cara lain ee karena mereka tidak akan 19:13 menyerah. si Israel itu sudah dipastikan 19:16 tidak akan menyerah ee antara lain 19:19 karena memang dukungan luar biasa ya ee 19:23 backbond-nya kuat yaitu Amerika meskipun 19:25 sudah mengalami pelemahan ee secara 19:29 serius juga di Amerika sendiri ya 19:31 musuh-musuh publik ya perlawanan publik 19:33 sudah semakin kuat ya ee ekonomi juga 19:37 sudah mulai berantakan juga tapi ya 19:39 masih ada kekuatan yang nah ini dilema 19:43 ini. 19:44 Nah, karena itu sebenarnya kita Mas kita 19:46 ini sebenarnya menurut pandangan saya 19:47 itu sedang melakukan perebutan. Nah, 19:50 pada konteks perebutan global inilah 19:54 kemungkinan terjadi bukan kemungkinan 19:56 sudah terjadi ada pergeseran-pergeserkan 19:58 geopolitik ya. Nah, sekarang kita lihat 20:01 ee Spanyol, Eropa, ee Prancis ee seperti 20:06 kita saksikan juga sudah melakukan 20:08 langkah-langkah yang saya kira juga 20:11 historis buat mereka, tapi juga historis 20:13 bagi ee hubungan-hubungan 20:16 antar negara yang ee hubungan-hubungan 20:19 antara dalam konteks dengan Palestina. 20:22 Nah, ee 20:24 keputusan-keputusan 20:26 yang dilakukan oleh negara-negara barat 20:29 itu dalam tingkat tertentu memberikan 20:31 ruang yang sangat memberikan ruang yang 20:34 sangat penting bagi upaya 20:36 mengintensifkan dan memperkokoh ee apa 20:41 namanya? memperkokoh 20:43 perjuangan untuk kemerdekaan Palestina. 20:46 Ini peluang. Nah, jadi pergeseran. Nah, 20:50 tinggal sekarang saya ingin melihat juga 20:52 sebetulnya ee Iran dalam Iran dalam 20:56 perkembangan terakhir ini memang agak 20:59 diam ya. 21:00 Sebetulnya menurut saya itu ee posisi 21:04 Iran itu sungguh sangat penting ee apa 21:08 namanya karena juga sudah ada 21:10 persedennya. Tapi memang Iran Iran 21:13 memang ee ingin melihat situasi di mana 21:18 kalau situasinya tepat dia akan 21:20 melakukan melakukan serangan terhadap 21:23 Israel. Tapi saat ini belum merasa tepat 21:26 gitu. H 21:27 antara lain antara lain ee antara lain 21:30 karena Iran tidak disenang dan 21:33 sepertinya sepertinya ee ee siapa 21:37 namanya ee Israel belum punya keinginan 21:40 untuk menyerang menyerang Iran. 21:43 Ee ee ini karena ada 21:45 pertimbangan-pertimbangan 21:47 pengalaman yang lalu ee porandanya 21:50 Israel atas serangan Iran itu menjadi 21:53 pelajaran yang sangat penting. Nah, 21:55 sehingga mereka berupaya itu. Nah, saya 21:58 kira saya kira ini ini yang kedua. Yang 22:01 ketiga menurut cuman saya Masangga dan 22:04 Pak Sarbi ini [berdehem] 22:06 ee ini tadi yang apa namanya Deklarasi 22:10 New York ini ee ini menjadi sungguh 22:14 sangat penting. Terus terang saya memang 22:16 ingin membaca detail satu persatu dari 22:19 keputusan-keputusan 22:21 ee apa namanya deklarasi New York yang 22:24 kemudian 22:25 kemudian apa namanya diputuskan di 22:27 majelis ee di apa di majelis umum PBB 22:31 itu. Nah, memang ada beberapa isu isu ya 22:35 kita hormati putusan itu seperti yang 22:37 tadi disampaikan oleh ee Pak Sarbi ini. 22:40 kita hormati langkah-langkah 22:43 langkah-langkah apa namanya 22:47 apa namanya ee diplomasi ini upaya-upat 22:50 diplomasi ini Saudi dengan siapa namanya 22:54 Perancis. Ee 22:57 tetapi memang 22:59 bacaan saya ee masih belum detail. Ada 23:03 beberapa isu yang menurut saya memang 23:05 penting untuk diberi perhatian. misalnya 23:09 eh sudah ini menjadi keputusan mayoritas 23:12 negara pembela Palestina adalah two 23:13 state solution. Two state solution dalam 23:16 perbincangan kita itu sesuatu yang 23:20 sulit gitu. Sulit ya antara lain tadi 23:23 disebutkan oleh Pak Sarbini ee siapa 23:27 namanya? Israel juga tidak mau. Nah, 23:30 kalau Israel tidak mau, apakah 23:31 [berdehem] 23:32 apakah Palestina Hamas misalnya apakah 23:35 akan mau? ini soalnya. Tetapi dalam 23:39 keputusan kemarin itu saya lihat memang 23:42 skemanya itu adalah skema wilayah itu 23:45 yang harus diserahkan kembali oleh 23:48 Israel adalah adalah ee wilayah sebelum 23:51 tahun berapa? 60 67. 23:54 67 23:55 gitu. Heeh. Wilayah 67. Nah, ini ini 23:59 sebetulnya dari sisi ini sebenarnya 24:03 sebetulnya ee menguntungkan ya, 24:06 menguntungkan. Nah, hal lain nah tetapi 24:09 kan mesti harus ada jaminan bagaimana 24:12 implementasinya. Jadi dokumen itu tidak 24:15 cukup berhenti di situ, tetapi juga 24:17 harus kekuatan, ada kekuatan global yang 24:21 memaksa Israel. Sesungguhnya ini memaksa 24:23 Israel karena ee Israelah yang menjadi 24:28 biang keladinya. Nah, pikiran pikiran 24:32 ini sepertinya tidak dimiliki oleh semua 24:35 negara sehingga ee apa namanya ee 24:40 misalnya ee pasal Hamas harus 24:44 menyerahkan senjata ee kemudian 24:48 menyerahkan pemerintahannya. Jadi tidak 24:50 ada lagi pemerintahan di Gaza. Gaza 24:53 harus diserahkan sepenuhnya kepada 24:55 pemerintah otoritas Palestina. Nah, ini 24:57 itu artinya harus ada transformasi 25:01 ee pemerintahan gitu. Ada ada 25:04 transformasi, ada perubahan, ada 25:06 reformasi yang sangat luar biasa. Siapa 25:09 yang akan memberikan jaminan ee ee apa 25:12 namanya yang akan memberikan jaminan ee 25:16 apa namanya ee apa namanya perubahan 25:19 ini? berjalan dengan baik tanpa ada 25:21 gangguan. Karena dulu dulu proses 25:24 demokrasinya kan sebenarnya sudah 25:25 dilakukan yaitu lewat pemilu. Pemilu 25:28 pertama Gaza menang. Pemilu kedua kalau 25:31 tidak ditunda itu Hamas akan menang 25:34 menang lagi di daerah tepi barat. Ini 25:36 masalahnya 25:38 Amerika tidak mau dan juga Israel tidak 25:41 mau. Padahal ini sudah mekanisme 25:43 demokrasi yang oleh Amerika, oleh semua 25:46 negara dihormati. Tetapi yang yang tidak 25:49 menghormati adalah Amerika dan juga 25:53 Israel gitu masalahnya. 25:55 Jadi mau ngomong demokrasi atau mau 25:57 ngomong otoritarianisme sebetulnya. 26:00 Nah, jadi memang ada persoalan di dalam 26:03 pasal-pasal 26:05 ee apa namanya? Pasal-pasal tadi itu 26:07 Deklarasi New York itu tadi tadi yang 26:09 soal penyerahan apakah benar apakah ada 26:11 jaminan proses demokrasi itu berjalan 26:13 dengan baik misalnya kayak gitu. Jadi 26:15 isu two stage solution, isu Hamas. Kalau 26:19 kalau Hamas berarti jangan Hamas saja, 26:22 tapi Israel juga harus mundur dari 26:24 seluruh wilayah gitu loh. 26:25 Iya. 26:25 Apalagi di situ disebutkan adalah 26:27 wilayah 26:28 sebelum 67 harus harus ada jaminan. 26:32 Siapa yang akan jamin? 26:34 Memang ada di situ disebutkan akan di ee 26:38 kirim ee apa namanya? tentara ya tentara 26:41 tentara pecekeping sebenarnya. Tapi kan 26:45 tetap saja peceeping itu akan dilakuk 26:47 tentara pecekeping harus dilakukan kalau 26:49 sudah ada 26:51 apa namanya sudah ada seas fire. 26:55 Iya. I 26:55 itu artinya 26:57 deklarasi New York itu harus meyakinkan 27:01 harus memaksa adanya sefire 27:04 gitu. Kalau tidak ada dan Israel memang 27:08 sudah menolak se awal tidak mau sis 27:10 apalagi pidato nitanyahu statementnya 27:13 ee jelas sekali tidak akan ada negara 27:16 Palestina gitu. Jadi sebenarnya siapa 27:18 yang melawan Israelkah atau Hamaskah 27:22 gitu ya kan jelas sekali kalau dalam 27:24 pandangan kita ya. 27:25 Iya. Iya. jelas sekali yang melawan ee 27:29 itu adalah adalah 27:32 Israel karena memang tidak mau tobus, 27:35 memang juga tidak mau ada negara 27:37 Palestina. Itu jelas sekali. 27:38 H. 27:39 Jadi ee jangan juga kemudian Hamas 27:43 diberi hukuman gitu secara tidak adil. 27:46 Israel yang harus diberi hukuman secara 27:48 secara tegas sesuai dengan ee apa? hukum 27:52 internasional. Iya. 27:53 ditangkap, diberi sanksi sesuai dengan 27:56 keputusan ICJ dan juga keputusan ICC 28:00 diadili. Harus ada jaminan gitu. 28:03 Hm. Nah, terakhir Mas 28:07 ee selama Israel 28:10 ada di situ ya itu sudah dalam benak 28:16 saya sudah dipastikan tidak akan ada 28:21 ee apa penyelesaian 28:25 sebagaimana yang diputuskan di dalam 28:28 deklarasinya. 28:29 Hm. itu tidak akan berjalan sepertinya 28:32 selama Israel ada di situ, 28:34 selama Israel 28:36 ada di situ dan tidak ada keseriusan, 28:39 tidak ada keseriusan dari kekuatan 28:42 global di bawah PBB 28:45 ya, maka tidak ada jaminan Palestina 28:48 akan ee aman. 28:52 Hm. 28:52 Dan 28:54 itu kuncinya ada di Amerika 28:57 gitu. 28:58 Heeh. Kunnya ada di Amerika. 29:00 Kuncinya di Amerika. 29:02 Iya. 29:02 Karena itu memang yang harus kita tusuk 29:04 jantungnya itu juga Amerika. 29:08 Jantung dan otaknya 29:09 lagi cari cara. Hah? 29:12 Gimana cara nusuknya gitu ya. 29:14 Nah, ini ini 29:16 sekarang gini Pak Prof ya. 29:19 ee genoside terus terjadi 29:22 Israel bahkan gitu ya selain melakukan 29:26 ee genosida, kejahatan-kejahatan lain 29:29 juga itu terjadi bukan hanya di Gaza 29:31 ternyata di tepi barat juga itu terus 29:33 berlangsung 29:34 dan Iran menyerang Yaman, Libanon juga 29:38 disikat bahkan yang terbaru adalah 29:40 Qatar. Ini memang Zionis Israel nih kita 29:43 sudah bisa katakan mesin pembunuh lah 29:46 yang dia tuh membunuh, bekerja di mana 29:49 gitu. 29:50 Iya. 29:50 Ada juga beberapa kekhawatiran negara 29:52 teluk kan melihat hal itu gitu. 29:54 Betul. Nah, ini petanya e bagaimana gitu 29:58 ya kalau di United Nation sendiri kita 30:02 masih mengharap gitu ya untuk sekedar 30:05 mengirimkan tadi tentara militer atas 30:08 nama UN ke Palestina aja. Itu kan hal 30:12 yang sulit sekali sepertinya. Bagaimana 30:14 ini, Prof? Ya, saya ingin menyerukanlah 30:16 negara-negara Arab itu sudahlah 30:19 itu bersatu bersatu padu lawan perangi 30:24 Israel. 30:25 H 30:26 wah sistemnya keras nih. [tertawa] 30:29 Iya. Jadi gimana selama ini 30:33 negara-negara terdekat di Palestina itu 30:35 juga berdiam diri? 30:37 H 30:38 bukan berdiam diri ya? Saya saya salah. 30:41 saya kira bukan berdiam kri tetapi ee 30:45 harapan publik secara internasional itu 30:47 peran yang 30:50 strategis yang taktis yang efektif bagi 30:52 negara-negara yang didekat dengan PALS 30:54 itu mestinya 30:55 ditunjukkan tapi kan dilemanya tadi 30:58 mereka kan terikat di dalam Abrahamic 31:01 eh accord ya kan ada hubungan diplomasi 31:06 yang harus di yang mereka ee apa namanya 31:09 pegang itu masalah salahnya. 31:11 H 31:12 itu banyaklah mengapa mereka begitu. 31:14 Tetapi sekarang sudah waktunya 31:17 kalau memang sungguh-sungguh dan apalagi 31:19 sekarang Saudi yang menjadi bagian 31:21 penting dari apa namanya dari keputusan 31:24 New York. 31:24 Iya. 31:25 Menurut teman saya, menurut saya saya 31:28 gak tahu melal apakah diserukan oleh oki 31:30 atau siapa ya. Tetapi 31:35 pikiran saya sudah saat 31:39 negara-negara Arab yang di dekat 31:43 dan sebag 31:44 h 31:44 melakukan tindakan yang terukur 31:49 militer. 31:50 Iya. 31:51 Nah, memang masih ada korban. Ada korban 31:53 gak ada militer enggak ada korban. 31:55 [berdehem] 31:55 Tapi itulah sacrificing yang mesti harus 31:59 diberikan oleh dunia Islam. 32:01 H 32:02 harus terukur diplomasi bukan bukan 32:06 bukan sudah cukup belum cukup diplomasi 32:08 memang karena kita sekarang itu saling 32:11 melengkapi diplomasi kemanusiaan politik 32:13 hukum dan sebagainya termasuk militer 32:15 itu harus saling melengkapi dalam rangka 32:18 penyelisian masalah Palestina jadi sudah 32:21 waktunya menurut saya negara-negara Arab 32:23 itu sudah bersatulah karena ini Arab 32:26 gitu loh. Iya. 32:28 Nah, ini Arab ya, Arab Muslim gitu ya 32:30 maksudnya. 32:31 Iya. Iya. 32:32 Saya kira ya termasuk Iran bisa bersatu 32:35 bersama-sama. 32:36 H 32:36 karena ee Iran dengan Arab kan 32:39 sebenarnya sudah sudah berhubungan, 32:41 sudah normalisasi hubungannya sudah di 32:44 sudah dilakukan melalui ee jasa Cina. 32:48 ini harus dimanfaatkan momentum ini 32:51 untuk secara lebih efektif mengusir 32:53 memukul mundur Israel keluar sama sekali 32:58 dan siswa. 33:01 Nah, saya ke dokter Band. Jadi, Dr. Band 33:04 kemarin itu ketika Qatar itu diserang, 33:07 rakyatnya terhenyak, emir-emirnya juga 33:10 kaget gitu ya. Apalagi ada info bahwa ya 33:14 Zionis Israel itu berani nyerang Qatar 33:16 itu karena Trump ngasih lampu hijau 33:19 gitu. Ini kayak hampirnya di ee 33:22 negara-negara teluk itu. Wah, ini hal 33:25 apa ini? Nah, kalau Dr. Band sendiri ee 33:28 melihat ini untuk ee dari sisi politik 33:32 global gimana, Dok? 33:34 Iya, Mas. Ya, ketika saya melihat ini 33:38 bahwa saya merasakan begini bahwa ini 33:40 sebagai pelajaran bagi negara-negara 33:42 Arab ya, pelajaran yang sangat-sangat 33:43 berharga buat mereka 33:45 bahwa memberikan keamanan kepada negara 33:49 lain itu namanya bunuh diri. Jadi 33:52 pengaman Qatar ini pengaman yang sangat 33:53 berharga bagi Qatar dan negara-negara 33:56 Teluh khususnya selama ini kan Saudi 33:58 Arabia, Kuwait, Emirat Arab, Qatar untuk 34:01 keamanan dalam negeri mereka serahkan ke 34:03 Amerika. 34:04 Iya. 34:05 J ada sekitar 32 pangkalan Amerika tuh 34:07 di negara-negara Arab. 34:09 Jadi menandakan bahwa negara Arab ini 34:11 enggak PD dia untuk bisa mengamankan 34:13 negaranya tanpa ada bantuan Amerika. 34:16 Tapi dengan peristiwa 9 34:18 apa september kemarin, saya pikir ini 34:20 pelajaran pelajaran yang sangat berharga 34:22 bikin negara-negara telu. bahwa selama 34:25 ini mereka menggang bahwa Iran musuh 34:26 mereka tapi nyatanya ya musuh mereka 34:30 sendiri gu kan apa sahabat mereka tah 34:32 petik ya sah mereka sendiri Israel itu 34:34 yang meny 34:35 itu sang bayangkan ya itu kan Syekh 34:38 Tamim itu kan memberikan hadiah itu 34:40 pesawat yang sangat canggih itu yang 34:42 tak pernah saya baca itu sekitar 800 34:45 triliun tuh harga tangkinya pesawat itu 34:48 ya artinya ya suaplah itu ya sangat 34:51 bagian dari suap untuk cara-cara 34:53 pendekatan untuk bisa merangkul Amerika 34:56 lah. Ya, belum lagi kunjungan pertama 34:58 Trump itu kan ke Qatar itu sampai dia 35:00 beli sekitar seberapa 1000 triliun ya tu 35:03 persenjataan. 35:04 Tapi yang lucunya itu semua 35:06 perseratan-persataan yang dibeli itu 35:07 operator itu Amerika. Jadi kan di aneh 35:10 sebenarnya itu 35:12 satnya bahwa negara-negara Arab ini kan 35:14 enggak pernah belajar dari banyak 35:15 peristiwa sejarah ya. Ini contoh 35:17 misalnya bagaimana ee tentara Israel 35:20 suatu Israel itu menyerang Ostirak. 35:23 adalah reaktor nuklir Irak Edisir yang 35:25 diserang tahun 2 kalau salah salat '81 35:28 itu melalui Saudi Arabia dan operator ee 35:33 radarnya Saudi Arabia itu adalah Amerika 35:36 pas serangan pas magrib pula itu. Jadi 35:39 sebenarnya sebenarnya kata tu belajar 35:41 dari pengalaman sejarah bahwa 35:43 menyerahkan sepenuhnya pengaman dalam 35:45 negeri mereka kepada Amerika yang 35:47 katanya seputak 35:50 enggaking sebenarnya. Nah, jadi saya 35:53 pikir ee ancaman Israeli masih masih 35:56 berlaku. Apa si Israikat mengatakan 35:58 bahwa kami akan mengejar sampai ke 36:00 manapun e pemimpin-pemimpin Hamas. 36:02 Karena kita melihat bahwa enggak ada 36:04 indikasi yang serius bahwa Israel untuk 36:07 ee perdamaian. Enggak ada. Enggak ada. 36:09 Saya saya enggak baca ada indikasi 36:11 khusus. Maka maka solusi salah satu 36:13 solusi yang Prof. dan saya pikir solusi 36:16 yang yang gitu waktunya negara-negara 36:18 Arab harus terukur untuk melakukan 36:20 pembelaan 36:21 secara militer terhadap Israel. Karena 36:22 ini belajar dari Qatar luar biasa. 36:24 Kemarin masih berpikir kita masih 36:26 berpikir bahwa Israel akan menyerang 36:28 Iran kan. Iran yang akan melakukan 36:29 pembalasan dan hari ini saya jujur saya 36:33 katakan saya kaget ketika saya baca 36:35 bahwa wah Israel menyerang Qatar gitu. 36:37 Saya saya sungguh sangat kaget dan ee 36:40 saya pikir enggak enggak enggak enggak 36:43 terpikirakan gitu ya. He. 36:44 Dan saya yakin bahwa ee emit kat sangat 36:46 terpukul dia tuh secara secara 36:48 psikologis sangat terpukul ya. Artinya 36:50 selama ini kita bayangkan salah satu ee 36:52 ee delik-delik ya yang dituntut Benyamin 36:55 ini salah satu adalah mengalirnya uang 36:57 uang MB Qatar terhadap Benyamin Tenyahu 37:00 kan. Salah satu itu 37:01 arti apa arti pemilu-pemilu selama ini 37:03 yang di Israel itu ada ikut campurnya 37:06 bantuannya Qatar gitu loh. 37:07 Ada, Dok. Ya 37:09 ada ya arti kedekatannya kan sangat 37:11 sangat luar biasa ini kan antara Israel 37:13 sama. Nah, ini ini pelajaran berharga 37:15 saya pikir eh pada negara lalu khususnya 37:18 itu bahwa eh Abraham itu bukanlah satu 37:23 solusi yang sangat yang yang solusi yang 37:26 efektif pelajarisma itu Israel tetap 37:29 nomor satu. Jadi selama ini kan 37:31 diarahkan seakan-akan bahwa Iran ini 37:34 akan-akan menjadi kepala ular ya artinya 37:36 ular yang akan yang akan apa merangat ya 37:40 atau mengambil negara-negara telur kan. 37:42 Jadi, jadi kan pangkalanpangkalan 37:44 Amerika Al-Ubed ini kan letak itu di 37:47 Iran dulu ya, arahnya ke selatan ya. 37:48 Artinya arti mereka bahwa musuh Qatar 37:50 itu dari Iran. Nah, pertanyaan kedua 37:53 adalah sampai hari ini belum terjawab 37:55 adalah dari mana suat-suat tempur Israel 37:57 itu masuk ke Qatar menyerang dari mana? 38:00 Ini kan belum terjawab hari ini. Saya 38:02 saya menganalisis bahwa ini masuk dari 38:05 Yordan terlepas ee belum ada pembuktian 38:08 ya. Karena yang paling mungkin dari 38:09 Yordan masuk Yordan kemudian Saudi 38:12 sebbahagia-sehagian Saudi Arabia 38:14 kemudian dia menyerang-menyerang Qatar 38:15 itu karena kalau masuk melalui Libanon 38:18 atau atau Syriauk Parsi itu kan masih 38:21 terdeteksi oleh dikont terdeteksi oleh 38:23 radarnya Iran gitu. 38:25 Jadi jadi dalam hal ini kenapa Yordam 38:27 mingkem ya kenapa enggak ada enggak 38:29 diusut dari mana sih ee pesawat-pesawat 38:32 tempur Israel ini masuk gitu. 38:34 Ini ini sampai hari ini menganggap belum 38:35 terjawab enggak? 38:36 Iya. I 38:36 kalau misal ketika ketika ee Israel 38:38 menyerang Irak ini kan jelas masukkan 38:41 dari dari Syria ke ada spit ru atau 38:44 wilayah udara Amerika yang diambil oleh 38:45 Israel kan. Nah, itu jelas. Tapi yang 38:48 yang ini kan belum belum ada satu 38:50 kejelasan mereka masuk. 38:52 Apalagi dengan beberapa 38:53 indikasi-indikasi yang mencurigakan 38:55 angket-angket Inggris ada mengatakan 38:57 Amerika yang memberikan ee apa eh misi 39:01 eh benin ya atau eh bahan bakar di di 39:05 udara itu dari Amerika sama Inggris. 39:07 Jadi ini semua ini indikasi-indikasi 39:09 terbukti yang bisa kita katakan bahwa 39:12 perasaannyaalah negara-negara itu 39:14 bersatu tidak dipecah belah. akibat 39:16 sekti-sekti atau mazhab-mazhab atau di 39:19 mana-nakuti bahwa Iranlah yang akan 39:21 menjadi musuh utama dari negara-negara 39:23 Arab. Jadi, jadi ini terus 39:25 dihembus-hembuskan. Saya pikir bahwa 39:26 pemutusan dengan Iran itu diangka 39:28 berbagai macam perusalan-persusalan 39:30 klasik itu ini ada upaya-upaya yang yang 39:32 sistematis saya pikir yang diangat oleh 39:35 terutama oleh Zionis untuk memecah 39:36 bolakan terutama negara-negara Aram pada 39:39 hari ini. Dan kita bisa bayangkan dan 39:41 bagaimana misalnya ee TNI AU yang mensir 39:44 sampai 50 kali ya itu pengiriman bahan 39:47 bahan bantuan dari Indonesia 39:48 lewat kapal udara. He 39:49 dial udara sebenarnya sebenarnya saya 39:52 secara secara pribadi pernah pernah 39:54 mengkritik itu mengkritik itu tapi 39:55 realitanya kita enggak ada pilihan lain 39:57 kan 39:58 saya pilihan dari mana gitu loh artinya 39:59 droping udara ini menandakan bahwa kita 40:01 sudah kalah sudah sangat-sangat lemah 40:03 dunia ini menghadapi menapi Israel dan 40:05 dropping ya pasal dropping lah kira-kira 40:08 gitulah yang bisa dilakukan. He. 40:10 Nah, maka kembali lagi bahwa ee saya 40:13 melihat bahwa negara-negara Arab ketika 40:16 ee apa kata diserangnya enggak ada kan 40:19 enggak ada solidaritas yang solid ya 40:22 untuk membela Qatar kan. cuma Prabowo, 40:25 Pak Prabowo ya datang kan kita 40:26 mengapresiasilah langkah Pak Prabowo ya 40:28 langsung ke ke Qatar memberikan dukungan 40:30 ya walaupun dukungan dukungan semangat 40:32 ya tanpa tanpa yang lain tapi kita 40:34 mengapresiasilah 40:35 suatu bukti persahabatan antara 40:37 Indonesia dengan Qatar tapi 40:38 negara-negara Arab yang lain kan enggak 40:40 ada yang nama sidang darurat AUKI atau 40:43 sidang darurat PB atau apa 40:45 atau memang ada konklekol lain masak ya 40:48 sudahlah kan 40:51 bisa kongkengkol seperti itu kan makanya 40:53 Ya, beberapa media mengatakan bahwa 40:56 sebenarnya biro runding ini selamat 40:58 karena ada intervensi Turki dan Turki 41:00 yang mereka informasi ya 41:01 sehingga mereka itu ee bisa lolos dari 41:04 serangan ini kan itu itu beberapa 41:07 informasi-informasi yang memang 41:08 kebenaran kita belum tentu dapatkan 100% 41:10 tapi 41:11 intinya bahwa ee mereka selama ini ada 41:14 yang mengatakan bahwa karena mereka 41:16 salat ik salat HP ketinggalan dan 41:17 sebagain sebagainya ini menandakan bahwa 41:20 ee di Qatar harus harus ekstra hati-hati 41:22 kan untuk untuk ee apa ya untuk 41:25 menyelamatkan ini petinggi-petinggam. 41:27 Karena memang ee Israel sudah berupaya 41:30 yang sangat ee inten dan serius untuk 41:34 membunuh ni kan tingg-pinggi hamas 41:35 sehingga tidak ada perdamaian lagi kan. 41:37 Jadi kan enggak mungkin berdamaian 41:38 dengan orang-orang lapangan gitu. 41:39 Iya. 41:40 Dan kita juga mau sangga janganan 41:41 melupakan bahwa sebenarnya ee 41:44 negara-negara Arab ini melihat Palestina 41:46 ini lebih pada konteks kemanusiaan. ini 41:48 artinya melihat-mulia kelaparan, 41:50 kematian dan sebagainya lebih kepada 41:53 konteks kemanusiaan bukan dalam konteks 41:55 ee politik. Artinya apa? 41:57 negara-negara Arab terutama negara Teluk 41:59 ini kan atau Mesir terutama ini kan 42:02 enggak enggak terlalu linar enggak 42:03 enggak enggak enggak cocok sama Hamas 42:05 kan enggak tet 42:06 artinya enggak mereka enggak enggak 42:08 paham Hamas sebagai ikhwan muslimin 42:10 tidak tidak mereka tidak menerima gitu 42:12 mereka membela Palestina kecamatan saya 42:15 itu adalah kecamatan lebih kepada 42:16 kemanusiaan jadi 42:18 makanya ketika Israel menyerang Hamas ee 42:21 di di Qatar 42:23 mungkin mereka mengutuk cuma setengah ya 42:25 setengah mengutuk kenapa Masuk wilayah 42:27 Qatar. Tapi ketika Ham serang mungkin 42:30 mungkin ada cerita ada narasi lain di di 42:33 situ. 42:33 Iya. Iya. Iya. 42:34 Nah, makanya ee sudah saatnya hari ini 42:38 antara ee negara-negara Arab kemudian 42:40 Iran atau dan Turki mungkin misalnya itu 42:42 harus harus punya komunikasiah. Artinya 42:45 oke oke banyak hal ya secara sejarah, 42:47 secara ideologis ada 42:49 perbedaan-perbedaan. Tapi kan untuk 42:50 bicara ada satu tema besar ya, tema 42:52 Palestina yang mereka bisa bersatu di 42:54 situ ya. Enggak ada yang bersatu, enggak 42:56 ada yang sama. Masa semua berbeda gitu. 42:58 Tapi kan ada tema satu. Oke, tema 43:00 Palestina kan bisa 43:03 berembuklah kira-kira apa sih cara yang 43:05 harus dilakukan yang efektif untuk bisa 43:07 menghentikan? Karena hari ini makang 43:08 enggak yang paling penting kan bagaimana 43:10 gendongida ini kan berhenti dan kemudian 43:12 kelaparan ini bisa bisa dihentikan kan 43:15 ini yang jangka pendek ini kan dan 43:17 masalah sidang istimewa itu saya 43:19 walaupun memang ini kita apresiasilah 43:22 upaya-upaya Saudi Arabia ba Perancis kan 43:25 dan ini kan mencoreng ataupun 43:27 mempermalukan Israel dan Amerika seperti 43:29 kata Profoto tadi kan tapi ee realitas 43:33 sejarah kita lihat bahwa ee upaya-upaya 43:35 PBB ini kan sebenarnya lebih lebih 43:38 menjadi kekuatan apa? Kekuatan di atas 43:40 kertas gitu ya. Kita lihatlah ketika 43:42 misalnya secara ilmu menyerang Rafah 43:44 atau Rafah di mana itu di situ 43:45 berkumpulnya banyak pengungsi-pengungsi 43:47 ke resolusi PBB termasuk Amerika itu 43:49 jelas mengatakan bahwa itu mereka tidak 43:51 sepakat untuk berhentikan serangan ke 43:53 Rafaah. Tapi realitanya sampai hari ini 43:54 enggak tindakan apa-apa yang yang bisa 43:57 dilakukan oleh PBB. Nah, maka sisi kita 43:59 mengapresiasi langkah-langkah yang 44:01 dilakukan oleh Saudi Arabia beserta 44:04 Prancis, tapi juga kita juga tidak bisa 44:06 mengharapkan terlalu banyak, terlalu 44:08 besar ya karena ujungnya kecewa. Ketika 44:10 kita mengharap kemudian enggak ada 44:12 enggak adaak realisasi kan ujungnya 44:14 kekecewaan dan seagi kita 44:16 mengapresiasilah 44:17 apresiasi apalagi untuk dekat e Prancis 44:19 ya. Mudah-mudahanlah si Macron dengan 44:21 demonstrasi di kampung dia ni di negara 44:23 dia enggak enggak enggak tumbang kayak 44:25 di Nepal ya. Mudah-mudahan ini bisa jadi 44:27 berita-berita baik. Dan kita juga 44:30 melihat bahwa 44:32 pengakuan-pengakuan Eropa ini Eropa 44:34 terutama Eropa terhadap ee terhadap 44:36 Palestina ini yang tidak lepas daripada 44:38 konflik hari ini kan tidak lepas dari 7 44:41 Oktober ini. Ini yang bisa dilepasi tapi 44:43 bukan upaya-upaya keberhasilan diplomasi 44:45 di politik yang dilakukan oleh pihak 44:47 authority Palestina. Saya pikir enggak 44:49 enggak ke sana. Tapi memang karena ini 44:52 karena apa ee beban tayar segala macam 44:55 jadi mata dunia terbuka kan warga negara 44:58 mereka terbuka. Jadi ketika warga negara 44:59 mereka terbuka matanya terbuka hatinya 45:02 melihat persoalan detail di di Gaza dan 45:05 mereka pasti menekan pemerintahnya. Jadi 45:08 menurut saya ini bukan karena bukan 45:10 karena e dari gubuk dalam hatinya Mac 45:13 Pron atau Perdana Menterinya Inggris 45:16 tapi ada tekanan dalam [berdehem] negeri 45:17 mereka kan. Iya. Iya. 45:18 Yang mana yang awalnya mereka mungkin 45:20 apatis kan, apatis dan sebagian mereka 45:22 mungkin pro Israel ya dengan media-media 45:24 mereka. Tapi hari ini dengan media 45:26 sosial mereka yang bisa ma bantah bahwa 45:29 wah ini benar-benar benar-benar 45:30 kejahatan yang di luar nalar ini. 45:32 Iya. 45:33 Kejahatan yang yang paling besar di 45:34 abadabad sekarang ini. Ini terbuka 45:37 apalagi mereka datang pulang pergi 45:39 pulang pergi dari Gaza. Kemudian mereka 45:41 menceritakan p pub publik bagaimana atau 45:43 apa yang mereka lihat. Nah, ini kan 45:45 menjadi tekanan pada pada pemerintah 45:47 mereka. Enggak bisa mereka pungkiri ke 45:50 dan kemudian kita lihat bagaimana Zohran 45:52 eh Mamdani misalnya itu menjadi idola 45:55 baru di di Amerika itu tidak lepas 45:57 daripada perut Palestina dia kan kita 45:59 lepasing itu rasangga maka seperti kata 46:01 Prof tadi itu banyak perubahan-perubahan 46:03 terjadi di belahan dunia ini dengan 46:05 peristiwa ini dan 46:06 dan kita yakin bahwa Israel akan menjadi 46:09 negara paria karena akan ditinggalkan 46:10 oleh oleh negara-negara yang lain karena 46:13 memang selama ini ee banyak pihak yang 46:16 mengagumi ya mengagumi bumi misal 46:17 kecerdasan Israel terutama di bidang IT 46:20 bagian teknologi dan sebagin sebagainya 46:22 kan. Tapi dengan hari ini kita melihat 46:24 bagaimana bagaimana ee kekuatan yang 46:27 katanya kekuatan legendaris setara yang 46:29 hebat tapi bisa [berdehem] 46:31 bisa dikalahkan oleh laskar ya atau atau 46:34 milisia istilah kita itu. Ini menandakan 46:37 bahwa sebenarnya kehebatan Israel cuma 46:39 legenda aja cuma 46:41 catatan-caratan ee sejarah yang mereka 46:44 tulis ya seakan mereka itu begitu 46:46 hebatnya. 46:47 Nah, dan ini ini saya seperti itu, Mas 46:49 Angga. Maka 46:50 maka sekali lagi ya saya seperti kata 46:53 tadi itu kita kan kadang-kadang berpikir 46:54 ya kenapa kenapa Hamas disalahkan ya? 46:57 Kenapa harus menyerahkan senjata? itu 46:59 kan sebenarnya menyankan senjata bagi 47:01 Hamas atau bagi jihad Islam itu kan 47:03 namanya bunuh diri sangat bunuh diri 47:06 artinya 47:06 artinya ketika negara belum terbentuk 47:09 atau negara tidak bisa menjamin keamanan 47:10 dalam negeri sudah kita menyerahkan 47:12 senjata misalnya kita namanya bunuh diri 47:14 namanya itu. Dan saya yakin bahwa ini 47:16 adalah 47:17 satu klausul yang tidak akan mungkin 47:19 dipilih oleh Hamas karena k sekali lagi 47:21 ini sesuatu hal yang sangat ee apa ya 47:23 sangat menyujudkan. Saya enggak tahu ya, 47:25 apakah ada perdebatan di internal eh PBB 47:30 ketika membicarakan ini? Ya, artinya 47:32 saya yakin mungkin ada negara-negara 47:34 lain yang akan menyampaikan ini ya, 47:36 bahwa penyarahan senjata dengan situasi 47:37 kondisi hari ini ini sangat 47:39 sangat musykil, tidak akan mungkin tidak 47:41 akan mungkin dilakukan itu ketika 47:43 kecuali memang Palestina punya kekuatan 47:44 tersendiri atau memang ada 47:46 tentara-tentara Arab yang siap untuk 47:49 membantu ini. Tapi realita hari ini 47:51 contoh ya Mas Angangga misalnya ada 47:53 tentara PBB ya di perbatasan antara 47:55 Israel sama Libanon. Tapi ketika saya 47:56 menyerang Libanon apakah mereka 47:58 bergerak? Ya enggak teriak-teriam diam 47:59 saja. Iya. 48:01 Jadi enggak ada alasan atau misalnya ya 48:03 yang ada di antara perbatasan Yordan apa 48:06 ee Syria dengan Israel misalnya 48:09 di daerah apa daerah apa Golan itu 48:11 ketika Israel masuk ya masuk aja 48:13 suka-suka dia. 48:14 Artinya tentera PBB satu unif unic itu 48:18 enggak bisa melakukan hal yang banyak 48:20 untuk bisa menahan darah Israel. Nah, 48:23 sebenarnya belajar dari peristiwa ini 48:25 itu sebenarnya negara-negara Arab atau 48:27 negara-negara yang Palestina itu bisa 48:30 mengatakan bahwa penyerang senjata yang 48:32 Hamas atau vaksin-vsi lain ini sesuatu 48:34 yang muskil dilakukan karena kondisi 48:36 hari itu. 48:37 Nah, maka saya pikir bicara solusi duang 48:40 negara hari ini itu 48:41 h 48:41 ee bukan bukan salah ya Masangga, tapi 48:43 itu ee solusi lompat ya lompat lompat 48:46 itu artinya kondisi hari ini artinya 48:48 perang harus berhenti. Kemudian ee 48:51 kelaparan harus dihentikan. Kemudian ee 48:55 rekonstruksi Gaza kan itu intinya di 48:57 depan mata kan itu sebenarnya. 48:58 Iya ya. Solusi dua negara itu kan lompat 49:01 ya itu sudah sering dibicarakan 49:03 ee pada internasional sebelumnya. Saya 49:06 itu Mas. 49:07 Iya. Iya. Iya. Ikhwan akhwat yang 49:09 dirahmati Allah subhanahu wa taala. Saat 49:11 ini Anda sedang menyimak dan 49:14 mendengarkan siaran live acara buka mata 49:17 buka telinga narasumber kita Dr. Sarbini 49:21 Abdul Murad dan juga Bapak Prof. 49:23 Sudaroto dari MUI dan Ikhwan Ahwat, Anda 49:27 bisa bergabung bersama kami. Silakan 49:29 sampaikan 49:30 pertanyaan ataupun komentarnya ke nomor 49:32 WhatsApp Rasil di 0811999. 49:39 Saya akan ke Prof. Sudah lagi. Ini ada 49:42 satu analisa yang diposting di X ya oleh 49:46 salah satu jurnalis Aljazirah. E jadi 49:48 ketika dilema Palestina juga dilema 49:52 dunia. dilema bagi orang Palestina 49:54 ketika mereka melawan gitu ya, itu 49:57 Israel jelas akan makin ee membantai 50:00 mereka gitu ya. Makin banyak korban yang 50:04 jatuh. Lalu ketika mereka tidak melawan, 50:06 oh itu lebih parah lagi gitu. Ketika 50:08 tidak melawan Israel makin membabi buta 50:10 menggusur rumah mereka gitu ya. Membunuh 50:13 juga dengan bulldozer, dengan senjata, 50:16 dengan apapun. Itu dilemanya Palestina. 50:18 Lalu dilemanya dunia ini ketika Qatar 50:22 diserang seperti halnya sepertinya ingin 50:24 memberikan sinyal gitu kepada dunia. 50:26 Mana yang beber Palestina, mana yang 50:28 diam terhadap Palestina gitu ya. Israel 50:31 akan bersikap ee berbeda. Tapi ada juga 50:35 bisa bersikap sama saja gitu ya. Akan 50:38 diserang-serang juga. Bagaimana ee Prof 50:40 Suda apakah juga akan berefek ke 50:43 Indonesia ketika Indonesia membantu 50:46 lebih lebih lagi gitu ya? bahwa Israel 50:48 tetap akan menargetkan ini negara 50:50 manapun gitu yang membantu Palestina. 50:53 Bagaimana, Prof? [berdehem] 50:56 Iya. Jadi 50:59 politik 51:01 ee Israel itu politik membabi buta. 51:05 Hm. 51:07 Karena memang tidak ada pilihan 51:11 ee kecuali menyerah. 51:16 Menyerah tidak mungkin. 51:19 Dan kita sudah saksikan selama ini tidak 51:23 pernah menyerah bahkan melawan siapa 51:26 saja yang berusaha menghalangi. 51:29 Ee itu itu perjalanan per hari ini 51:34 sudah begitu. 51:36 Jadi ee langkah-langkah diplomasi 51:40 seperti apapun termasuk yang deklarasi 51:43 ini he 51:45 perjuman saya ee Israel tidak akan 51:48 menyerah. 51:51 Kenapa? Karena sudah terlanjut. Saya kok 51:55 tiba-tiba teringat saya lupa. Pada saat 51:58 saya berbincang dengan seorang tokoh 52:00 H. 52:01 Analisanya begini. 52:04 ee Amerika dan Israel 52:07 ee memang akan terbakar, 52:11 tapi sebelum 52:14 terbakar 52:16 dan hangus, mereka akan membakar siapa 52:19 saja. 52:20 Hm. 52:20 Hm. 52:23 Jadi saya saksikan ada benarnya juga. I 52:26 ada benarnya juga. 52:28 Karena itu memang 52:31 ee sesungguhnya target atau tujuan utama 52:35 dari Israel itu adalah menghanguskan, 52:39 menghapuskan 52:42 Palestina. Memang itu tujuan utama dan 52:47 sepertinya tidak akan mundur. Tetapi 52:50 tujuan-tujuan perantaranya 52:53 adalah menyerang selain Palestina. 52:57 Hm. H 52:58 ya tadi seperti yang disebut Mas Angga 53:00 yang terakhir Qatar diserang h 53:03 ee 53:06 reaksi siapapun, reaksi apapun yang 53:08 diberikan oleh siapapun termasuk oleh 53:11 Indonesia terkait dengan kutukan atau 53:15 pembelaan terhadap kutukan terhadap ee 53:18 penyerangan ee terhadap Qatar dan juga 53:22 memberikan empati kepada Qatar itu bagi 53:26 Israel tidak akan merubah pikirannya. 53:29 Iya. Jadi sangat mungkin sangat mungkin 53:34 orang-orang maaf bangsa-bangsa 53:36 negara-negara 53:39 yang tadi disebut-sebut oleh Pak Sarbini 53:41 negara teluk atau negara-negara yang 53:43 selama ini ee terikat ee 53:48 apa namanya dengan Abraham Abrahamic 53:51 Accord itu belum tentu juga akan aman 53:56 secara politik secara militer. 53:59 gitu. 54:01 Ee sekarang sudah mulai tadi analisanya 54:04 analisa Pak Sarbini itu 54:08 lewat mana itu? 54:10 H 54:11 lewat Libanon dan sebagainya itu kan 54:13 menandakan 54:15 sekarang kan Saudi atau Arab ya. Iya, 54:19 tersinggung juga itu. Karena dengan 54:22 demikian 54:23 ee Israel nampaknya 54:26 sudah mengkhianati 54:28 terhadap Abrahamic Akord dengan 54:32 negara-agana 54:34 tadi itu pesawatnya itu apa? 54:37 Penyerangannya itu kan ee lewat lewat 54:40 lewat [tertawa] negara-negara yang tadi 54:42 disebutkan oleh Pak Sarbini. 54:44 Iya. Nah, jadi 54:47 akan ya ini kena batunya juga dan apa 54:52 namanya dan ini memberikan gambaran 54:55 bahwa ee negara manapun terutama di 54:59 daerah-daerah dekat sana itu akan 55:01 menjadi sasaran yang sama juga seperti 55:03 yang 55:04 dialami terakhirnya oleh Qatar. 55:09 Nah, jadi anunya keyakinan saya begitu. 55:14 Heeh. 55:15 Itu memang bagi saya 55:17 ee 55:19 cara yang paling efektif adalah 55:23 ee against against 55:27 Israel, melawan Israel sepenuh 55:31 sepenuh apa ya? Sepenuh hati, sepenuh 55:35 apalagi tuh? 55:37 Hm. strategi 55:40 sampai mundur, sampai mundur, 55:44 sampai mundur 55:47 dan 55:48 iya 55:49 apa namanya? 55:50 Ee nah karena itu memang harus ee harus 55:57 negara-negara terutama negara yang yang 55:59 selama ini yang selama ini terikat 56:02 dengan Abraham Cord itu juga harus mulai 56:07 merubah cara pandang mereka terhadap 56:10 Israel, merubah cara pandang mereka 56:13 terhadap perkembangan geopolitik ke 56:15 depan gitu. 56:17 Kalau tidak mereka rubah, maka nasibnya 56:20 akan tidak tidak ada jaminan. Nasib 56:23 mereka itu juga akan baik seperti yang 56:26 mereka harapkan. 56:27 Tidak ada jaminan. 56:29 Betul. 56:29 Wong Israel, wong Israel kok. 56:32 Jadi, jadi ini kan ya alasan-alasan tadi 56:36 sudah sampaikan juga alasan-alasan 56:38 ekonomi, alasan-alasan keamanan dan 56:40 sebagainya. Tetapi pada hakikatnya 56:43 sebetulnya 56:44 ee ini adalah cara yang dilakukan oleh 56:48 ee oleh 56:52 engineernya yaitu Amerika untuk mengikat 56:57 untuk mengikat 56:59 ee negara-negara ini supaya tidak 57:02 melakukan tindakan-tindakan yang 57:04 kontraproduktif bagi 57:06 kepentingan-kepentingan [berdehem] 57:07 Israel dan Amerika. 57:08 Iya. Iya. Nah, karena itu memang enggak 57:10 enggak bisa menurut saya enggak bisa ter 57:13 menurut saya saya tidak bisa membiarkan 57:15 diri dengan cara begitu karena ini 57:17 adalah suicide buat negara-negara teluk 57:21 daripada daripada bunuh diri mendingan 57:23 bangkit bersama-sama melakukan 57:25 perlawanan. 57:26 Hm. 57:27 Lakukan perlawanan. 57:28 Dan Indonesia, Indonesia menurut jimat 57:30 saya menjadi 57:32 negara penting. Meskipun saya saya 57:36 ragulah kalau Israel melakukan serangan 57:38 ke Indonesia itu ragu terampol jauh juga 57:40 ya. 57:41 Tetapi posisi Indonesia yang jauh 57:43 seperti ini itu didengar. 57:46 Nah, karena itu seperti keputusan Ijtima 57:50 ulama fatwa MUI, 57:52 pengiriman tentara itu menjadi penting. 57:55 Itu formal MUI loh. Iya, itu benar benar 57:58 ya. 57:59 Iya. 58:00 Iya. Iya, benar. 58:01 Dan ini keputusan ulama itu dilakukan 58:05 sebelum sebelum fatwa apa namanya? Fatwa 58:11 itu Persatuan Ulama dunia itu. 58:13 Iya. 58:14 Nah, cuma memang belum belum didengar 58:18 ya. 58:19 Belum didengar, belum dipertungkan 58:21 karena mungkin juga berat. Ah, memang 58:23 berat enggak ada perjuangan enggak 58:24 berat. Wong kemanusiaan aja berat. 58:28 Manusiaan aja berat sekali. Sekarang ini 58:30 sampai pengiriman kapal Frodila sudah 58:33 dione dua kapal. 58:35 Hm. 58:35 Kemudian orang Indonesia sudah pulang 58:37 lima orang kecuali Aqsa booking Group 58:40 masih bertahan di sana. He 58:42 enggak gampang itu. Jadi jangan berpikir 58:44 juga negara-negara itu ee mana 58:48 perjuangan paling gampang dan efek. Gak 58:49 ada perjuangan paling gampang dan 58:51 efektif. Perjuangan itu berat. 58:53 Iya 58:54 berat. 58:54 Berat apalagi militer dan Amerika serta 58:57 Israel juga sudah mengeluarkan dana yang 58:59 sangat besar. Jadi enggak imbang 59:01 sebetulnya kalau ini dibiarkan. 59:04 Hm. Ee jadi harus ada langkah yang 59:07 memang terukur. Kata-kata terukur itu 59:10 saya baca juga di dokumen ee deklarasi 59:13 New York itu ya. Tapi kaitannya misalnya 59:16 ee dengan ini dengan apa namanya ee 59:19 rekonstruksi Gaza yang harus didanai 59:23 dengan dana internasional. Tetapi 59:25 sebelum rekonstruksi ya ini nih ini nih 59:28 Israel itu bagaimana kekuatan-kekuatan 59:32 ee harus ada langkah-langkah yang 59:34 strategis yang terukur untuk mengusir. 59:37 Enggak bisa mengusir itu dengan 59:39 diplomasi, mengusir itu dengan tentara. 59:42 Pengalaman kita juga. 59:44 Iya. Iya. I 59:44 Indonesia itu enggak ada yang mengusir 59:46 melewat diplomasi. 59:48 Iya. tapi dengan tentara gitu seperti 59:51 yang dilakukan oleh Israel menghabisi 59:53 itu dengan tentara tidak bisa menghabisi 59:55 itu dengan diplomasi. 59:57 Ee ini ini menurut saya sesuatu yang 1:00:01 sungguh sangat dan ini saya sampaikan 1:00:03 juga kepada kedutaan besar Iran bahkan 1:00:06 kepada ketua parlemen Iran yang beberapa 1:00:08 waktu yang lalu datang ke Indonesia. 1:00:10 Saya sampaikan kok coba Presiden Iran 1:00:13 mengundang Pak Prabowo membicarakan 1:00:15 tentang kemungkinan-kemungkinan 1:00:16 langkah-langkah yang efektif terukur 1:00:19 untuk menghentikan Israel. Ya, dia 1:00:22 bilang sih insyaallah ya tapi enggak 1:00:23 tahu ya. Tapi saya kita lihat Pak 1:00:26 Prabowo maupun e maupun Presiden Iran 1:00:29 kan belum ketemu ya kalau enggak salah 1:00:31 ya. 1:00:31 Belum belum belum 1:00:32 sudah ketemu kemarin ya e Pak Brawo 1:00:36 pergi ke ke Cina ya. 1:00:38 I ke Beijing. 1:00:39 Nah ke Beijeng. Saya enggak tahu ee ee 1:00:42 apa apa bagaimana kaitannya dengan 1:00:44 Palestina 1:00:46 ee dan ee dan dan pertemuan Beijing itu 1:00:50 kan pertemuan dari negara-negara yang 1:00:53 yang apa namanya yang berhadapanlah 1:00:56 dengan Amerika. Nah, dan memang kita 1:00:59 tunggu apa sebutnya langkah konkret, 1:01:03 langkah-langkah yang benar-benar terukur 1:01:05 khususnya dalam kaitan dengan Palestina. 1:01:07 Termasuk ya langkah-langkah lain yang 1:01:10 menurut saya ee penting dilakukan. Jadi 1:01:13 tidak cukup ee jadi pertemuan-pertemuan 1:01:17 diplomatik itu memang 1:01:19 namanya pertemuan diplomatik, tapi ada 1:01:21 pertemuan diplomatik yang sebetulnya 1:01:22 bisa segera dilakukan. Misalnya 1:01:24 pertemuan darurat ya. 1:01:25 Hm. Darut kan sesuatu yang biasa. 1:01:28 Oki misalnya. Nah, dalam konteks ini 1:01:30 tadi misalnya 1:01:32 berani bukan berani sih harusnya berani. 1:01:35 Harusnya berani dan mau anggaran-negara 1:01:37 Teluk ang negara Arab 1:01:39 Heeh. 1:01:39 segera bersatu padu. 1:01:41 Nah, 1:01:42 sama-sama berkonsolidasi 1:01:45 berkonsolidasi ulang seperti yang 1:01:47 sampini satu. Untuk apa? Untuk melawan. 1:01:52 Iya. 1:01:52 Untuk melawan. Masa yang melawan cuma 1:01:55 Hamas? Masa yang melawan [berdehem] cuma 1:01:57 kekuatan-kekuatan lain. 1:02:00 H 1:02:01 itu ini ini 1:02:03 sebenarnya mengetuk mengetuk hati 1:02:05 negara-negara yang selama inielahan 1:02:08 terutama yang di daerah-daarah dekat 1:02:09 ini. 1:02:10 Saya kira itu, Mas. 1:02:11 Oke. Baik. Sebelum saya ke pertanyaan 1:02:13 dari beberapa pendengar, saya ke dokter 1:02:16 band dulu. Ini, Dok. Di media sosial itu 1:02:18 ada tagline, Dok? ya karena memang yang 1:02:20 mengangkat tagline ini di antaranya 1:02:23 Greta Thumbg lalu juga aktivis lain ya 1:02:26 Sarah Wilkinson ada juga 1:02:28 jurnalis-jurnalis tagline-nya begini Dok 1:02:30 eh none of us are free until Palestine 1:02:34 is free. Tidak ada satuun dari kita yang 1:02:36 bebas sampai Palestina bebas gitu. 1:02:39 Maksudnya masyarakat dunia gitu ya. 1:02:42 Apalagi ini dikaitkan dengan bagaimana 1:02:43 ketika zionis Israel sudah ee dia bisa 1:02:46 melobi semuanya gitu. media sosial, 1:02:48 negara, society, semua. Gimana, Dok, 1:02:51 muncul tagline ini, Dok? 1:02:54 Ya, seperti saya katakan awal tadiang 1:02:56 ini kan kemuakan dunia ya. 1:02:59 Artinya kenapa sih kita enggak bisa buat 1:03:01 apa-apa menghadapi negara kecil seum 1:03:04 gitulah, Mas ya. He kita bisa 1:03:07 diobok-obok 1:03:08 kalau istilah ee Profato di kuya-kuya 1:03:11 dikuyung-kuyung artinya kenapa sih gitu 1:03:14 loh. Artinya ini menurut saya adalah 1:03:17 ekspresi ya ekspresi 1:03:19 kemuakan kemarahan ya seakan-akan dunia 1:03:22 ini enggak bisa lakukan apa-apa untuk 1:03:24 untuk sebuah ee sebuah negara kecil ini. 1:03:26 Makanya Flutila ini sebenarnya 1:03:28 bentukbentuk dari itu sangga. Maka 1:03:30 kenapa dia kan sudah diusir datang lagi 1:03:32 lagi ya 1:03:33 dan kita apresiasi juga saya kagum sama 1:03:35 orang bule yang mereka tuh notabya bukan 1:03:37 muslim tapi punya komitmen kemanusiaan 1:03:40 yang yang luar biasa ya kemarahan mereka 1:03:42 luar biasa 1:03:44 jadi memang memang ini sebagai tantangan 1:03:47 di dunia ya makanya tewasnya si siapa 1:03:49 itu si Charlie Charlie apa itu masangga 1:03:51 tuh yang 1:03:52 Charlie apa iya yang ditembak ya 1:03:54 ee ditembak itu ee Kelly Kurt ya jadi 1:03:58 itu bentuk dari keman Republik Amerika 1:04:01 sebenarnya ya. 1:04:01 Hm. 1:04:02 Artinya ini kan ee hal yang hal yang 1:04:05 baru sekali yang terjadi di Amerika yang 1:04:07 tembak itu saya awal berpikir 1:04:09 mudah-mudahan bukan pro Palestina, 1:04:11 mudah-mudahan bukan muslim kan. Kokadi 1:04:14 muslim tu sudah aduh gimana ceritanya 1:04:16 nih? 1:04:16 Sudah digoreng nanti. 1:04:17 Heeh. Digoreng lagi kan. Nampaknya 1:04:19 tembak itu bagian dari mereka kan juga. 1:04:22 Iya kan berarti kan ada polarisasi di 1:04:24 kalangan konsepatis Amerika kan. He. 1:04:27 Jadi menurut sayaangak ini bentuk 1:04:29 daripada warga Amerika yang sudah muak 1:04:32 itu dengan ee langkah-langkah Trump itu 1:04:35 sudah muak itu dan H 1:04:37 dan selama ini kan kita lihat ya 1:04:38 pemilihan presiden di pemilu di Amerika 1:04:41 itu berapa persen 30% at berapa sangat 1:04:43 kecil yang ikut ya. Kemudian kepedulian 1:04:46 mereka terhadap ee apa terhadap peman 1:04:49 gubernur atau walikota atau pal sangat 1:04:51 kecilah. Tapi dengan peristiwa Palestina 1:04:53 ini kan timbul kesadaran mereka bahwa 1:04:56 mereka tahu bahwa wah negara saya ini 1:04:58 sudah dikuasai oleh Yahudi nih oleh 1:05:00 orang Yahudi ini. 1:05:01 Heeh. 1:05:02 Berarti siapa yang enggak punya duit 1:05:03 enggak bisaah jadi presiden, enggak bisa 1:05:05 jadi walikota, enggak bisa jadi gubernur 1:05:06 enggak ada duit ini kapitalis. Nah, tapi 1:05:09 dengan Zam Mamdani ini enggak di mana 1:05:11 kita generasi Z ini Z ini yang yang 1:05:14 mereka menggalang dana mana-mana dan dia 1:05:17 terpilih salah satu kandidat kuat untuk 1:05:19 mencalonkan jadi walikota New York bulan 1:05:21 November ini. Ini menandakan bahwa 1:05:23 publik Amerika sudah kebuka matanya. 1:05:25 Enggak bisa kita ee apa enggak mili kita 1:05:28 enggak nyoblos. Oh, kita enggak nyoblos 1:05:30 kemenangan kemenangan Israel gitu loh. 1:05:33 Jadi sebenarnya merangga bahwa ada ada 1:05:34 perubahan peta ya, peta dunia hari ini 1:05:37 yang sudah kebuka semua bahwa ee Israel 1:05:41 ini memang memang pantas untuk di 1:05:43 iya iya lah kita ya b yang negara yang 1:05:47 enggak punya agama kan bagaimana mereka 1:05:49 teriak itu kan di Palestine ataupun 1:05:51 misalnya di Korea Selatan 1:05:53 ini saya pikir ee era-era baru ya era 1:05:56 baru tapi 1:05:58 untuk jangka pendek ini ya memang 1:05:59 intinya dua itu senjata itu yang paling 1:06:01 penting 1:06:02 sama sama kelaparan itu ya itu yang 1:06:04 sangat saya pikir sangat mengenaskan ya. 1:06:06 Iya. 1:06:06 Seperti kata kata Pak Gustafa Bargoti 1:06:10 ya, setiap orang Palestina itu ada empat 1:06:12 penyakit yang mereka hinggap sampai 1:06:14 dengan hari ini 1:06:15 dan nanti ke depan kalau enggak 1:06:16 meninggal karena tembakan atau bom ya 1:06:18 karena penyakit gitu. Berarti memang 1:06:20 ke depan juga akan menyimpan menyimpan 1:06:22 problematika kesehatan yang luar biasa 1:06:23 lagi ya. Infrastruktur kemudian 1:06:26 tenaga alian penyakit yang mana-mama 1:06:29 belum lagi air yang yang tercemar dengan 1:06:32 residu-resu 1:06:33 apa kimia dan sebagainya. Jadi ee 1:06:36 kerjanya masih panjang dan ini kita 1:06:38 membutuhkan ee apa nafas panjang lah 1:06:40 untuk kita bantu terus paling tidak. 1:06:42 I 1:06:44 baik ee dr. Ben dan juga Pak Prof. Saya 1:06:47 akan ke beberapa pertanyaan dari 1:06:48 pendengar yang sudah masuk ya. Ini ada 1:06:51 pertanyaan dari Pak Enjang di Sukabumi 1:06:53 dan juga pertanyaan dari 08138434 1:06:57 sekian-sekian pertanyaannya hampir 1:06:59 senada. Asalamualaikum warahmatullahi 1:07:01 wabarakatuh para narasumber di acara 1:07:04 malam hari ini. Negara-negara Arab mana 1:07:07 saja yang melakukan hubungan diplomatik 1:07:11 dengan Zionis Israel dalam kurung Yahudi 1:07:16 pasti mereka sudah tidak berani untuk 1:07:19 menyerang apalagi untuk melawan. Selama 1:07:22 negara-negara Arab masih ada hubungan 1:07:24 diplomatik sulit rasanya untuk melakukan 1:07:28 tekanan. Kalau negara-negara Arab mau 1:07:31 memutuskan hubungan diplomatik dengan 1:07:33 Zionis Israel, baru di situ akan diatur 1:07:37 langkah seperti apa? Apakah memungkinkan 1:07:40 dengan kasus Qatar kemarin negara-negara 1:07:42 Arab mau memutus hubungan internasional 1:07:45 atau hubungan diplomatik dengan Zionis 1:07:47 Israel? Baik, saya ke Pak Prof dulu. 1:07:51 Bagaimana Prof menjawab ee beberapa 1:07:53 pertanyaan itu? [berdehem] 1:07:57 Iya, suaranya mik-nya, Prof. mohon di-on 1:07:59 lagi. 1:08:02 Iya, betul, Mas. Ee itu juga yang saya 1:08:04 sampaikan dalam statement saya beberapa 1:08:07 hari yang lalu setelah 1:08:10 satu hari ee Qatar diserang oleh siapa 1:08:13 namanya? Oleh Israel. Baik. 1:08:16 Jadi [berdehem] 1:08:17 dan tadi yang saya sampaikan tidak ada 1:08:21 jaminan setelah kata diserang tidak ada 1:08:24 lagi serangan ke tempat-tempat lain. 1:08:26 Heeh. 1:08:27 Ada jaminan. Karena itu berhati-hatilah 1:08:31 negara-negara Arab yang selama ini telah 1:08:34 terikat dengan Abrahamic Accord jangan 1:08:37 merasa aman karena ee apa? Karena ee itu 1:08:44 Abrahamic Accord itu menurut saya itu 1:08:46 hanya salah satu cara untuk mengikat 1:08:49 mereka 1:08:51 ee ee dengan tujuan untuk memperkecil 1:08:54 kemungkinan perlawanan terhadap ee 1:08:57 kepentingan-kepentingan Israel. Nah, 1:09:00 jadi ee situasi sekarang ini memberikan 1:09:03 ruang bagi Israel yang sebetulnya memang 1:09:06 sudah 1:09:08 membabi buta 1:09:09 Heeh. untuk melakukan serangan ke mana 1:09:11 saja, terutama negara-negara yang di 1:09:14 sekitar itu. Nah, maka tidak ada lagi 1:09:18 gunanya sebetulnya ee ikatan-ikatan 1:09:21 hubungan ee diplomatik dengan Israel 1:09:24 antara negara-negara Arab itu. 1:09:27 Nah, saya sudah lama menyedukan, sudah 1:09:29 lama menyampaikan bahwa ee kaji ulang 1:09:34 dan apa namanya ee bukan kaji ulang 1:09:37 istilah saya ee tinjau ulang. 1:09:40 He 1:09:41 ditinjau ulang hubungan diplomatik ini 1:09:44 karena tidak ada manfaatnya. Justru akan 1:09:46 memperkeruh, justru akan memper 1:09:49 memperburuk situasi tidak saja Palestina 1:09:52 tapi juga di wilayah Timur Tengah pada 1:09:54 umumnya. Nah, 1:09:56 iya. 1:09:57 Karena itu memang sudah saatnya sekarang 1:09:59 ini negara-negara yang tadi ditanyakan 1:10:01 itu ee sudah mulai saatnya untuk me tadi 1:10:09 meninjau ulang. Yang kedua untuk secara 1:10:13 patriotik 1:10:15 melakukan pembilaan kepada 1:10:17 saudara-saudari sendiri. 1:10:19 He he. 1:10:20 Saudara-saudara sendiri yang seagama, 1:10:22 yang juga satu wilayah. ee dari 1:10:27 penistaan dan dari pembunuhan dan 1:10:30 pengerusakan yang dilakukan oleh Israel 1:10:32 yang jelas-jelas ini adalah sudah 1:10:34 menjadi global common enemy kita gitu. 1:10:39 Kalau ini dibiarkan, maka negara-negara 1:10:42 tadi itu juga akan 1:10:45 terpinggirkan juga secara diplomatik 1:10:48 gitu di mata di mata negara-negara 1:10:51 muslim. 1:10:51 H 1:10:52 itu tingkat kepercayaan kepada 1:10:54 mereka-mereka juga akan akan menurun 1:10:57 gitu. Ee sudah saatnya menurut saya. 1:11:00 Jadi benar pertanyaannya itu harusnya 1:11:03 ada keberanian, harusnya ada etikat 1:11:05 untuk 1:11:07 meninjau ulang hubungan diplomat kita. 1:11:10 Ada risiko memang ada risiko memang 1:11:12 sekarang saja juga sudah mau mereka 1:11:15 sudah terbebani dengan risiko-risiko. 1:11:17 Jadi, jadi apa ya ee ee harus melakukan 1:11:23 sesuatu yang jauh lebih progresif untuk 1:11:26 keamanan, untuk perdamaian bersama, 1:11:29 untuk harmoni hubungan-hubungan 1:11:32 ee apa bilateral di Timur Tengah dan 1:11:36 juga menjadi kontribusi bagi perdamaian. 1:11:39 Saya kira itu komentar saya. 1:11:41 Heeh. Baik, saya akan ke pendengar dan 1:11:44 ini ada Ibu Wani Hudaifa menyimak acara 1:11:48 di malam hari ini, radio BMBT buka mata 1:11:51 buka telinga dan juga ini Angstri juga 1:11:54 menyampaikan WhatsApp-nya. 1:11:56 Asalamualaikum warahmatullahi 1:11:57 wabarakatuh. Semoga para narasumber 1:11:59 selalu sehat. Amin. 1:12:01 Ee bagaimana dengan mendukung 1:12:03 Palestinanya secara langsung saja 1:12:06 seperti Yaman yang sampai hari ini masih 1:12:09 menentang eh Zionis Israel. Lalu juga 1:12:12 ini hamba Allah di Jakarta tidak 1:12:15 menyebutkan nama. Asalamualaikum 1:12:17 warahmatullahi wabarakatuh. Apa yang 1:12:19 dilakukan oleh Amerika dan juga Israel 1:12:23 hari ini, saat ini adalah yang sudah 1:12:26 mereka rencanakan puluhan tahun yang 1:12:29 lalu. Kalau misalkan masyarakat dunia 1:12:31 sekarang bereaksi itu karena hal 1:12:33 kemanusiaan aja tadi seperti yang oleh 1:12:36 Dr. Band. Tapi secara politis tidak 1:12:38 mempersiapkan apa-apa apalagi 1:12:40 negara-negara Arab. Bagaimana 1:12:41 komentarnya? Oke, saya ke Dr. Ben dulu. 1:12:44 Menarik ini, Dok. yang dilakukan Israel, 1:12:46 Amerika itu direncanakan puluhan tahun 1:12:48 yang lalu. Makanya mereka bisa seperti 1:12:50 ini. Sementara negara Arab enggak 1:12:52 ngapa-ngapain gitu. Kalau masyarakat 1:12:54 dunia bereaksi ya karena tadi kepenisian 1:12:55 itu bagaimana, Dok? 1:12:57 Iya betul, Mas. Sebenarnya kan konflik 1:12:59 Arab Isra kan bukan sekarang sudahud 1:13:01 sudah tahun '8 sebenarnya kan. Jadi 1:13:04 sebenarnya itu kalau ada 1:13:04 pelajaran-pelajaran sejarah di sekolah 1:13:06 sekolah negara Arab itu kan mereka sudah 1:13:08 tahu sebenarnya 1:13:09 iya seperti ini dan mereka sudah 1:13:11 cang harus mempersiapkanlah persiapkan 1:13:13 apa hal yang perlu kita persiapkan. 1:13:15 Karena gini Masangka kalau kita lihat ya 1:13:17 kekalahan orang Arab itu cuma dua aja 1:13:19 pertama adalah kemampuan intelijen. Yang 1:13:21 kedua adalah perang udara. Kan cuma dua 1:13:23 itu aja sebenarnya. Nah 1:13:24 kenapa itu mereka perbaiki aja mereka 1:13:27 lebih unggul di udara atau samalah di 1:13:29 udara itu sudah selesai ceritanya. Jadi 1:13:31 ini yang tidak tidak mereka pahami dan 1:13:33 di Al-Qur'an mungkin Prof tahu di di 1:13:36 surah Nabi itu kan Nabi sudah mengatakan 1:13:38 bahwa 1:13:39 ee apa namanya kesyahidan di laut itu 1:13:42 kan lebih tinggi derajat daripada 1:13:44 kesyahidan di darat kan. Jadi kalau kita 1:13:46 kita tanyakan lagi kalau kesyahidan di 1:13:47 [berdehem] udara itu lebih tinggi dari 1:13:49 laut ya kan gitu ya. laut ke ada hadis 1:13:52 Nabi ketika apa ee apa yang apa ee 1:13:57 ekspansi laut lah keun itu kan dan itu 1:14:00 per saya per saya sampaikan pada asisten 1:14:03 asisten intelijen kaso itu ee hadis Nabi 1:14:06 itu ini menandakan bahwa 1:14:07 sebenarnya secara tidak langsung tu Nabi 1:14:09 mengatakan bahwa angkatan udara itu jauh 1:14:11 harus di diprioritaskanlah kira-kira 1:14:13 gitu diprioritaskan jadi ini yang 1:14:16 dilupakan oleh umat Islam kan jadi kita 1:14:18 melihat bagaimana ada undang-undang di 1:14:20 di Amerika itu bahwa keunggulan Israel 1:14:22 militar saya itu tidak boleh melebihi 1:14:24 ini negara tidak boleh melebihi Israel 1:14:26 gitu loh. Nah, jadi konflik yang panjang 1:14:28 ini sebenarnya bangsa Arab sudah harus 1:14:30 belajar banyak banget dari cerita 1:14:32 sejarah ini 1:14:33 sehingga tidak terulang lagi kekelahan 1:14:35 karena kalau perang dua tiga kali kalah 1:14:37 kan komplek dia takut kata ini kalah 1:14:39 lagi kalah kalah lagi gitu kan jadi akan 1:14:42 muncul apa namanya ee genetik ee 1:14:45 kekalahan itu sebenarnya jadi belajari 1:14:48 pengalaman itulah sebenarnya ee 1:14:49 negara-negara Arab itu harus harus 1:14:51 cerdas ya untuk mengejar karena mereka 1:14:53 punya semualah uang mereka punya semua 1:14:55 mereka punya tinggal kemauannya nya ya 1:14:57 dan strategi yang jelas ini ya enggak 1:14:59 ada semua kan enggak enggak jelas semua 1:15:00 kan saya pikir 1:15:03 percanda bahwa negara itu kalah inferior 1:15:05 dengan dengan Israel saya menganggap 1:15:08 seperti itu kalah sudahlah kita enggak 1:15:09 sanggup perang ya sudah melawan Israel 1:15:11 dalam semua h mereka menang ada backam 1:15:13 Amerika dan sebagainya 1:15:15 jadi jadi ini yang yang mengakibatkan 1:15:17 ehar enggak punyaai strategi yang yang 1:15:19 jelas yang yang terukur ya untuk untuk 1:15:22 bisa ee membantu Palestina beda sama 1:15:24 Iran masang enggak Iran parlemen Iran 1:15:26 harus jelas mengatakan bahwa tahun 2045 1:15:29 itu Yerusalem harus direbut gitu kan. 1:15:31 mereka punya punya punya undang-undang 1:15:33 yang yang 1:15:34 jelas mengatakan seperti itu. Nanti 1:15:36 mereka gagal. Itu urusan dua. Nomor dua 1:15:39 sehingga pembangunan militer Iran itu 1:15:41 mengimbangi mengambangi Israel kan 1:15:44 saya punya apa kita harus punya apa dan 1:15:45 sebagainya itu mengimbangi seperti itu 1:15:47 sebenarnya. Jadi ada musuh yang di depan 1:15:49 itu untuk kita kira-kira gitulah 1:15:51 sama kayak Indonesia masal enggak 1:15:53 Indonesia sebenarnya kan kita sebenarnya 1:15:54 enggak ada musuh. Jadi jadi lebih pada 1:15:58 ee apa ya ee ukuran-ukuran militer pun 1:16:00 enggak enggak terprogram. Beda Australia 1:16:02 itu menganggap bahwa bos kita dari utara 1:16:04 gitu. Utara sama di Indonesia. Jadi 1:16:06 perkembangan di di Indonesia militer 1:16:07 mereka juga akan menyesuaikan dan ini 1:16:09 yang harus kita ee menciptakan musuh 1:16:12 imaginer lah kira-kira 1:16:14 kita lebih prepare lah menghadapi segala 1:16:17 ee segala segala macam yang akan 1:16:19 terjadi. 1:16:21 Hmm. Baik, Pak Prof. Ada tambahan dari 1:16:24 pertanyaan yang barusan. 1:16:26 Em 1:16:27 [berdehem] ee 1:16:29 iya ya. Iya. Jadi ee 1:16:34 memang sudah lama. 1:16:36 He 1:16:36 sudah lama ee kalau kalau soal ee 1:16:41 Palestinanya itu ya sering disebut 1948. 1:16:46 Tapi sebelum 198 kan sudah ada 1:16:48 proses-proses. Tapi secara umum 1:16:50 sebetulnya saya ingin mengatakan bagi 1:16:53 Amerika sendiri. Jadi sebetulnya ee 1:16:58 ee saya beberapa kali menyebutkan apa 1:17:00 sebenarnya yang dilakukan oleh Amerika 1:17:03 saat ini yang didukung oleh ee apa 1:17:08 namanya ee gereja 1:17:12 apa namanya gereja evangelis 1:17:16 ee gereja ekstrem 1:17:18 itu sebetulnya kelanjutan 1:17:20 dari 1:17:22 ee kelanjutan dari 1:17:25 ee 1:17:27 kolonialisme 1:17:30 imperialisme 1:17:32 ee Eropa zaman dulu. 1:17:35 Iya. Nah, ee apa inilah yang oleh Bung 1:17:41 Karno disebut dengan neo polim, 1:17:44 neokolonialisme. Jadi, masih sangat 1:17:46 relevan istilah neokolonialisme, 1:17:49 neoimperialisme 1:17:51 ee yang kita 1:17:54 tujukan kepada Amerika. Jadi Amerika 1:17:56 adalah kekuatan neo ya neoimperialisme. 1:18:01 Imperialisme dalam bidang ekonomi, 1:18:03 imperialisme dalam politik dan sebagain 1:18:05 sebagainya. 1:18:07 Nah, ee karena itu politik luar negeri 1:18:12 Amerika 1:18:13 salah satu yang menjadi prioritas 1:18:15 politik luar negeri Amerika adalah soal 1:18:18 Timur Tengah. 1:18:19 Iya, 1:18:20 soal Timur Tengah Middle East ini. 1:18:23 Ini mengapa Middle East? Karena Middle 1:18:25 East itu Timur Tengah itu sangat penting 1:18:27 sekali. 1:18:29 Begitu pentingnya Middle East 1:18:33 dalam konteks Amerika dan dalam konteks 1:18:36 kepentingan menunjuk 1:18:38 menundukkan dunia Islam. 1:18:41 Maka benar bukunya Imam Yahsyaallah yang 1:18:43 menundukkan Palestin dan juga beberapa 1:18:46 ahli menundukkan Palestin itu berarti 1:18:48 sudah selesai, sudah satu langkah 1:18:51 penting untuk menikan dunia Islam. Jadi 1:18:52 ini adalah ini adalah antara dunia Islam 1:18:57 dengan dunia 1:19:00 meskipun tidak berarti tidak dimaksudkan 1:19:02 untuk agama ya, tapi dengan 1:19:04 kekuatan-kekuatan imperialisme Amerika 1:19:07 dan kawan-kawannya 1:19:08 h 1:19:08 yang melanjutkan spirit imperialisme 1:19:13 masa lalu. 1:19:14 Hm. 1:19:15 Nah, inilah ee pentingnya Middle East 1:19:20 Timur Tengah. Karena itu ee isu-isu 1:19:24 tentang Timur Tengah dalam rangka untuk 1:19:29 dalam rangka untuk 1:19:32 menyempurnakan upaya-upaya pengaruh 1:19:35 politik, ekonomi, kebudayaan Amerika dan 1:19:39 kawan-kawan di dunia Islam 1:19:43 khususnya Middle East. Maka di 1:19:45 pusat-pusat 1:19:47 perguruan tinggi besar di Amerika dan di 1:19:50 Eropa 1:19:51 muncul kajian-kajian khusus tentang 1:19:53 Timur Tengah. 1:19:55 Ya, 1:19:55 inilah kekuat, inilah ee orientalisme, 1:19:59 kajian-kajian di Inggris misalnya School 1:20:02 of Oriental and African Studies itu sama 1:20:04 itu didedegasikan untuk kepentingan 1:20:07 untuk kepentingan imperialisme. 1:20:09 Di Amerika juga begitu ada Middle 1:20:12 Eastern Studies, ada Islamic Studies. 1:20:15 Itu semula didedikasikan untuk 1:20:18 kepentingan karena kajian-kajian 1:20:20 orientalisme begini didedikasikan untuk 1:20:22 kepentingan penjajahan. dan ini masih 1:20:23 berlanjut gitu. 1:20:24 Hm. 1:20:25 Masih berlanjut karena itu ee 1:20:28 riset-riset atau dokumen-dokumen atau 1:20:31 informasi-informasi 1:20:33 ee yang sangat detail tentang Timur 1:20:36 Tengah itu ee menjadi sangat penting 1:20:40 bagi upaya keputusan-keputusan politik 1:20:42 Timur Tengah atau politik luar negeri 1:20:44 Amerika. Nah, inilah tujuannya. Jadi 1:20:47 memang sudah lama karena ini merupakan 1:20:50 kelanjutan dari imperialisme masa lalu 1:20:54 barat terhadap timur. 1:20:56 Iya. Iya. Iya. 1:20:57 Perlawanannya sekarang kita ini adalah 1:20:59 melawan imperialisme. Inilah 1:21:03 apa namanya? Amanat yang ditulis di 1:21:06 dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 195. 1:21:10 Mengapa kita melawan? Karena ada amanah. 1:21:13 seluruh segala bentuk penjajahan di 1:21:16 dunia ini harus dihapuskan. J upaya kita 1:21:19 ini adalah menghapuskan penjajahan. 1:21:22 Salah satu penjajahan yang real di abad 1:21:24 sekarang itu ya Israel. 1:21:27 Hm. 1:21:27 Didukung oleh imperialisme Amerika. Jadi 1:21:30 dua-duanya Israel dan Amerika itu memang 1:21:33 kekuatan imperialistik 1:21:36 dan anti Islam gitu. He. 1:21:39 Yang satu Zionis, yang eh Yahudi 1:21:42 ekstrem, yang satu Kristen Kristen 1:21:45 Kristen eh ekstrem, 1:21:47 yaitu evangelis. Ketemulah itu doktrin 1:21:49 teologis, 1:21:50 doktrin keagamaan, Zionis dan eh 1:21:54 evangelis. 1:21:55 Heeh. 1:21:55 Hukum oleh keputusan-keputusan politik, 1:21:57 keputusan-keputusan militer, 1:21:58 keputusan-keputanan hukum dan 1:22:00 sebagainya. Dan juga lembaga dunia, IMF, 1:22:05 World Bank. H 1:22:07 ya, termasuk melalui ee PBB khususnya di 1:22:12 Dewan Keamanan PBB. Jadi itu anunya. 1:22:15 Iya. Iya. 1:22:17 Baik, Pak Prof. Saya akan ke pertanyaan 1:22:20 terakhir dari pendengar ya, karena ini 1:22:22 keterbatasan waktu ee dari 08137395. 1:22:27 Sekian-sekian tidak menyebutkan nama. 1:22:29 Asalamualaikum warahmatullahi 1:22:31 wabarakatuh. Terima kasih Rasil. Kajian 1:22:33 seperti ini penting untuk umat. Saya 1:22:36 ingin berkomentar, Pak Prof. dan juga 1:22:38 Pak Dokter. Ketika Israel berkonflik 1:22:43 dengan semua negara, bukan hanya 1:22:45 Palestina, kalau ingin dicari solusi 1:22:48 yang adil atau dikatakan berkelanjutan 1:22:51 diterima oleh kedua belah pihak, tidak 1:22:54 akan pernah bisa untuk negara Yahudi 1:22:57 itu. Sementara kita untuk membangun 1:23:00 narasi pembelaan saja kekuatannya masih 1:23:03 tidak ada apa-apanya. Apa yang salah 1:23:06 dengan umat ini? Mohon komentarnya. 1:23:08 Terima kasih. Iya. Baik, 1:23:11 saya akan ke Dr. Ben dulu deh. 1:23:15 Ya, benar tadi yang saya disampaikan 1:23:16 bahwa 1:23:19 ini adalah ee menurut saya hal yang 1:23:22 tidak relevan ya antara keinginan warga 1:23:25 dunia atau kita kita kecilkan lagilah 1:23:28 warga Arab dengan negara Arab 1:23:30 dengan pemerintahnya. Artinya saya yakin 1:23:32 bahwa kalau warga apakah rakyat 1:23:34 Indonesia atau rakyat Arab Arab ya itu 1:23:36 pasti mereka itu terdepan untuk membela 1:23:37 Palestina. 1:23:38 He. 1:23:39 Tapi karena pemerintahnya, elitnya yang 1:23:40 memang ee tidak punya keinginan untuk 1:23:43 melakukan sebagaimana keinginan warganya 1:23:45 atau rakyatnya. Jadi ya seperti ini. 1:23:48 He 1:23:48 seperti kita enggak ada harga. Memang 1:23:50 ada hadis Nabi yang mengatakan dal Arab 1:23:53 dal Islam. Jadi terhinanya Arab ya 1:23:55 terhinanya Islam gitu loh. Artinya ada 1:23:57 releva Arab itu bukan Islam tapi 1:24:00 relevan sekali dari ini dan sama kayak 1:24:03 di Indonesia juga ya artinya warga warga 1:24:05 Indonesia begitu konsisten melawan 1:24:07 Palestina 1:24:08 tapi pemerintah sebenarnya sudah 1:24:09 melakukan yang menurut saya itu belum 1:24:11 belum belum maksimal tapi sudahlah jadi 1:24:13 artinya pemerintah juga memberikan satu 1:24:16 respon kemanusiaan yang cukup efektif 1:24:18 juga ya walaupun walaupun sebenarnya 1:24:20 bisa dilakukan lebih dari itu. Iya, 1:24:22 mungkin mungkin itu ituang. Hm. He. 1:24:24 Baik, [berdehem] Pak Prof. Apa yang 1:24:26 salah dengan umat ini gitu, Pak Prof. 1:24:29 Dari pertanyaan tadi, Pak Prof. 1:24:31 Hm. Iya. Ya, kita menyumbang kesalahan 1:24:34 juga ya. 1:24:34 Menyumbang kesalahan juga 1:24:37 ya. Hm. Ee ya mungkin mungkin juga 1:24:42 kekurangan ketidakwaspadaan kita ya. H 1:24:45 ee 1:24:47 ya saya tidak melakukan riset, tetapi 1:24:49 kemungkinan juga kemungkinan juga kita 1:24:52 ini sering merasa aman, merasa tidak 1:24:55 terjadi apa-apa gitu. 1:24:56 Heeh. 1:24:58 Ee apalagi ee kalau masalahnya itu 1:25:02 memang tidak jelas. Bukan tidak jelas 1:25:05 jelas tapi 1:25:07 it's not my business. gitu loh. Itu yang 1:25:09 menjadi salah satu 1:25:11 salah satu tantangan kita ini. 1:25:14 Ya, saya saksikan saja di Indonesia saja 1:25:19 itu masih banyak juga warga yang 1:25:23 berpikir bahwa Palestina itu bukan 1:25:25 bisnis saya, bukan urusan saya gitu loh. 1:25:28 Iya. Iya. 1:25:29 Itu ngapain kita sibuk-sibuk amat 1:25:32 mengurusi parsi? Wong kita sendiri juga 1:25:34 menghadapi masalah. 1:25:36 Hm. 1:25:37 Nah, ini masalah ini masalah ini. 1:25:39 Heeh. He 1:25:39 saya 1:25:41 masalah mengapa kita tidak memiliki 1:25:43 sensitivitas 1:25:45 itu satu hal. Dan ee ee karena tidak 1:25:51 sensitif 1:25:52 ee empati juga tidak muncul gitu. 1:25:56 Empati saja tidak muncul apalagi menjadi 1:25:58 bagian gitu 1:26:00 ya. Saya tahu karena saya sering dibully 1:26:03 juga sih kalau urusan-urusan begini ini 1:26:06 dan ini menurut saya penyakit ya. Ee 1:26:11 tapi mengapa itu terjadi? Hemat saya ada 1:26:14 kaitannya juga dengan tadi yang 1:26:16 disebutkan Pak Sarbini. Ini soal 1:26:18 edukasi, soal literasi, 1:26:21 soal pendidikan, soal informasi 1:26:25 yang seharusnya kita berikan. 1:26:28 Tapi karena satu dan lain kita tidak 1:26:31 berikan atau kita memberikan ee 1:26:35 tidak sepenuhnya, tidak utuh. 1:26:39 Sehingga pemahaman masyarakat tentang 1:26:43 Palestina misalnya itu tidak utuh ee 1:26:48 bahkan mungkin misleading gitu. He. 1:26:52 Apalagi apalagi kemudian dipengaruhi 1:26:55 oleh berita-berita yang ee dikembangkan 1:27:00 ee dengan narasi-narasi yang salah. 1:27:02 Jadi ini soal literasi. 1:27:05 Iya. 1:27:05 Jadi kesalahan kita, kekurangan kita 1:27:08 atau kelemahan kita yang mesti harus 1:27:11 kita perkuat adalah literasi. 1:27:13 Hm. 1:27:14 Membangun literasi, membangun 1:27:16 kecerdasan. Tidak sekedar membaca, 1:27:18 tetapi tidak membaca secara kognitif, 1:27:21 tetapi membaca dengan hati, membaca 1:27:25 dengan empati. I 1:27:26 as human gitu loh. As human tidak mesti 1:27:29 harus menjadi orang Islam. Itu benar 1:27:31 juga untuk melakukan pembelaan peduli 1:27:34 kepada kepada Palestina. 1:27:37 Heeh. 1:27:37 Dari sisi kemanusiaan. Meskipun tentu 1:27:39 saja ini tidak cukup 1:27:40 karena tidak hanya soal kemanusiaan, ini 1:27:43 soal politik, 1:27:44 soal ekonomi juga ya. Heeh. 1:27:46 Nah, tetapi ini jadi memang satu 1:27:49 literasi dan ini m harus dikembangkan 1:27:51 terutama di Indonesia. Tapi saya kira 1:27:53 mungkin juga ini ee soal-soal ini juga 1:27:56 dihadapi oleh dihadapi oleh masyarakat 1:27:59 lain di negara-negara lain mungkin. 1:28:02 Iya. Iya. 1:28:02 Observasi saya itu yang kedua. Yang 1:28:06 kedua ee tidak mudah memang ini 1:28:09 dilakukan yaitu engagement eh apa? 1:28:14 strong engagement 1:28:16 h 1:28:17 antara pemerintah dan eh masyarakat 1:28:20 sipil gitu. 1:28:23 Jadi karena tidak ada engagement dan 1:28:27 karena tidak ada engagement ee tidak ada 1:28:29 engagement itu karena komunikasi juga 1:28:31 tidak jalan. ee masyarakat juga merasa 1:28:36 tidak perlu untuk ber komunikasi, 1:28:40 berhubungan dengan pemerintah dalam 1:28:42 soal-soal 1:28:43 penting misalnya soal Palestina. 1:28:45 Hm. 1:28:46 Maka ini menjadi 1:28:48 ada ruang kemungkinan ada ruang 1:28:52 pemerintah jalan sendiri, masyarakat 1:28:54 jalan sendiri. 1:28:56 H 1:28:57 [berdehem] 1:28:57 ya bagus kalau seandainya 1:29:00 masing-masing jalan di jalan yang benar. 1:29:02 di jalan yang tepat sasaran. He. 1:29:05 Tetapi kalau jalannya tidak benar, 1:29:08 apakah masyarakatnya yang tidak benar 1:29:10 atau pemerintah di benar, itu menjadi 1:29:12 masalah. 1:29:12 Iya. 1:29:13 Iya. 1:29:14 Terus terang saja 1:29:17 saya 1:29:19 ee dalam kapasitas saya sebagai ee 1:29:21 pengurus MUI itu menghadapi kendala juga 1:29:25 dengan pemerintah. 1:29:26 Hm. 1:29:27 Fatwa 1:29:29 produk apa namanya? Fatwa apa? Boikot. 1:29:33 Boikot. He. 1:29:35 Itu itu gak bisa dilakukan oleh 1:29:38 pemerintah. Gak bisa itu. 1:29:40 H. 1:29:41 Padahal kalau dan ini yang menggerakkan 1:29:45 adalah masyarakat gitu. Masyarakat yang 1:29:48 secara sangat antusias menyambut dengan 1:29:51 antusias fatwa boikot itu adalah 1:29:53 masyarakat gitu. 1:29:54 Heeh. 1:29:55 Pemerintah tidak tidak bersemangat gitu. 1:29:59 Iya. 1:29:59 Tidak bersemangat. Makanya saya dulu 1:30:00 teriak-teriak soal korma Palis, soal 1:30:02 kurma Israel lah, soal apalagi dalam 1:30:06 kaitannya dengan impor ya. Importat 1:30:08 tinggi sekali loh di Indonesia. 1:30:10 Bagaimana bisa menghentikan? 1:30:12 Heeh. 1:30:12 Jadi ini juga masalah internal 1:30:16 pemerintah karena satu 1:30:20 kementerian tidak berjalan seiring 1:30:23 berjalan dengan kementerian lain. 1:30:25 Iya. 1:30:26 Saya mendapat 1:30:30 informasi dari Mbak Koni. 1:30:33 Koni pengamat militer itu. Heeh. Koni 1:30:35 Bakri. He 1:30:37 ternyata misalnya menteri 1:30:39 menteri Kementerian Luar Negeri itu 1:30:42 tidak klop juga dengan Kementerian 1:30:44 Pertahanan. 1:30:45 H 1:30:46 misalnya produk-produk militer, 1:30:49 produk-produk apa namanya? Militer ya. 1:30:53 Altista. 1:30:54 Alisa itu dari sana. 1:30:57 He. 1:30:58 Jadi, gimana menghentikan 1:31:00 industri militer ya? Belum lagi yang 1:31:02 lain-lain. Nah, [berdehem] ini ini 1:31:05 masalah masalah 1:31:07 engagement itu tidak berjalan. Karena 1:31:09 itu seandainya engagement berjalan, saya 1:31:12 kira fatwa MUI itu sebetulnya bisa 1:31:16 diterjemahkan 1:31:18 menjadi peraturan pemerintah gitu. 1:31:19 H. 1:31:20 Karena melindungi masyarakat dari penduk 1:31:22 Israel. 1:31:23 Baik. 1:31:24 Ah, itu itu dua dua hal ya. Masalah yang 1:31:28 terakhir yang menurut saya sangat 1:31:29 penting tadi disikutsik juga itu adalah 1:31:32 leadership umat Islam. 1:31:34 Hm. 1:31:35 Oki sendiri seperti saksikan 1:31:39 tidak sepenuhnya solid ya. Karena 1:31:41 beberapa negara anggota Oki ya menjadi 1:31:43 bagian dari 1:31:45 bagian dari masalah yang kita hadapi 1:31:47 gitu. ini soal leadership ini. Jadi, 1:31:50 betul betul 1:31:51 jadi ya 1:31:53 gimana ya? Hm. 1:31:54 Itulah yang terjadi. [tertawa] 1:31:56 Itulah 1:31:57 memang ya. Karena itu memang ya kalau 1:32:01 kita sudah tahu penyakitnya ya umat saya 1:32:04 memang perlu perbaikan. Literasi harus 1:32:06 kita tingkatkan, 1:32:07 hubungan dengan pemerintah harus kita 1:32:09 tingkatkan. Karena itu MI sangat sangat 1:32:12 sangat sangat apa namanya? Berharap 1:32:16 betul engagement itu kuat. Apalagi MUI 1:32:18 sendiri sudah menyatakan diri sebagai 1:32:21 sodiul umumah gitu. 1:32:23 lanjuti 1:32:24 dan saya tahu Kementerian Luar Negeri 1:32:26 paling tidak itu juga merasa ee merasa 1:32:29 sangat penting untuk Ulama Indonesia dan 1:32:32 juga dengan masyarakat pada umumnya. 1:32:35 Tapi memang harus [berdehem] terus 1:32:36 dibangun, harus terus apa namanya 1:32:38 diperkuat. Saya kira itu. 1:32:40 Baik. Baik. Itu menjadi e pertanyaan 1:32:43 terakhir di malam hari ini. Ikhwan dan 1:32:47 akhwat. Saya akan ke penutup dari kedua 1:32:50 narasumber di acara buka mata buka 1:32:52 telinga kita di malam hari ini. Saya 1:32:54 mohon pertama ke Pak Profesar terlebih 1:32:57 dahulu penutupnya singkat Pak Prof. dari 1:32:59 diskusi kita di malam hari ini. Apa yang 1:33:00 ingin diingatkan kepada pendengar? 1:33:03 sesuai dengan acaranya, mari kita buka 1:33:06 selebar-lebarnya 1:33:08 h 1:33:09 mata dan telinga kita 1:33:11 sehingga kita menjadi bangsa yang 1:33:13 sensitif 1:33:14 atas apa yang dialami oleh keluarga kita 1:33:17 di Palestina. Dan dengan demikian kita 1:33:20 bisa memberikan dukungan bantuan 1:33:23 semaksimal mungkin sampai Palestina 1:33:27 merdeka. 1:33:29 Itu saja. Makasih. 1:33:31 Mantap. 1:33:32 Dokter Ben, penutupnya di acara kita 1:33:35 malam hari ini apa, Dok? 1:33:38 Ya, kita perlu nafas panjanglah untuk 1:33:40 bela Palestina. 1:33:43 Ee cerita Palestina masih panjang. Kita 1:33:45 perlu persatuan, kekuatan, dan 1:33:48 semua pihak yang sejak empati sama 1:33:52 Palestina kita harus seiring sejalan. 1:33:54 Seperti kata Prof. tadi itu jalannya 1:33:55 harus benar di pemerintah, warga, rakyat 1:33:58 semua itu dan kita harus konsisten 1:33:59 dengan fatwa MI ulama untuk memboikot 1:34:02 semua produk-produk Israel. Jadi kita 1:34:05 diingatkan bahwa ee itu fatwa itu wajib 1:34:08 untuk kita ikutin sehingga menjadi 1:34:10 pukulan telak bagi ekonomi Israel. Saya 1:34:13 pikir itu, Mas Angga. 1:34:14 Iya. Baik, terima kasih banyak Pak Prof. 1:34:18 dan juga dr. Ben 1:34:19 sudah hadir di acara malam hari ini. 1:34:22 Buka mata buka telinga. Demikianlah 1:34:24 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 1:34:26 subhanahu wa taala di mana pun saja 1:34:28 berada. Acara buka mata buka telinga 1:34:30 bersama narasumber kita Bapak Prof. 1:34:33 Sudanoto Abdul Hakim, Ketua MUI Bidang 1:34:37 Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama 1:34:39 Internasional dan juga narasumber rutin 1:34:42 kita, Dr. Sarbini Abdul Murad, pengamat 1:34:45 Timur Tengah dan juga relawan 1:34:46 kemanusiaan. 1:34:48 Terima kasih atas kebersamaan Anda. Kami 1:34:50 undur diri. Sekali lagi kami sampaikan 1:34:52 terima kasih banyak kepada Profesor 1:34:54 Sudanoto dan juga Dr. Band. Insyaallah 1:34:58 kita berjumpa lagi di lain waktuih. 1:35:01 Sama-sama. Demikianlah ikhwan akhwat 1:35:03 kami undur diri. Billahi taufik wal 1:35:05 hidayah. Subhanakallahumma wabihamdika 1:35:07 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 1:35:09 waubu ilaik. Asalamualaikum 1:35:11 warahmatullahi wabarakatuh.