Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahim. 0:04 [musik] 0:16 Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad 0:18 wa ala ali sayyidina Muhammad. 0:20 Asalamualaikum warahmatullahi 0:22 wabarakatuh. Ikhwan dan akhwat, 0:24 pendengar radio silaturahim dan juga 0:26 pemirsa Rasil TV yang dirahmati Allah. 0:28 Alhamdulillah kita kembali berjumpa ya 0:29 akhwat di Senin malam hari ini tanggal 7 0:32 Zulqadah 1446 Hijriah atau tanggal 5 Mei 0:37 2025 kita kembali hadir di acara tausiah 0:41 malam kajian tadabur Al-Qur'an bersama 0:44 Ustaz Doni Amir Sagap yang alhamdulillah 0:46 telah bergabung bersama kami dan kita 0:49 live via aplikasi Zoom Iwan Ahwat kita 0:51 sapa terlebih dahulu Iwan Ahwad. 0:53 Asalamualaikum warahmatullahi 0:54 wabarakatuh Ustaz. 0:55 Waalaikumsalam warahmatullahi 0:57 wabarakatuh, Fari. 0:59 Bagaimana kabarnya, Ustaz? 1:01 Alhamdulillah. 1:02 Alhamdulillah. Sehat, Ustaz? Ya, 1:04 sehat, ya. 1:05 Alhamdulillah, Ustaz. Kita bisa kembali 1:07 live nih, Ustaz, ya. 1:08 Alhamdulillah. 1:09 Alhamdulillah. Hari ini tema yang akan 1:10 disampaikan adalah mengenai setelah Idul 1:13 Fitri, apa dampak harta batil terhadap 1:17 tubuh? Nah, kita akan bersama-sama simak 1:20 Iwan Hawat pemaparan Ustaz dan nanti 1:22 yang ingin bergabung bertanya silakan 1:23 Anda bisa kirimkan melalui WhatsApp kami 1:24 di 0811999720 1:30 Ustaz 1:31 ya. Terima kasih Kang Fahri. 1:33 Ikhwan-akhwat sekalian, para pendengar 1:35 Radio Silaturahim juga para pemirsa 1:37 Rasil TV di mana pun berada. 1:39 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 1:41 warahmatullahi wabarakatuh. 1:44 Alhamdulillah 1:46 ee wasalatu wasalamu ala rasulillah wa 1:49 ala alihi wasohbihi waman tabiahu wa 1:52 wala haula wala quwwata illa billah. 1:55 Ee maasyiral muslimin wal muslimat, 1:58 ikhwan akhwat, Bapak Ibu yang dirahmati 2:00 Allah. Alhamdulillah segala puji bagi 2:02 Allah kita kembali dapat ber ee tatap 2:05 layar ee dan juga mendengar lewat radio 2:09 bagi para pendengar ee Radio Rasil di 2:12 mana pun berada. 2:14 Ee semoga Allah berkahi kita semua dan 2:18 semoga ee di awal bulan Zulkaidah ini ee 2:23 Allah Subhanahu wa taala memberikan ee 2:26 keberkahannya bagi kita semua ya, 2:29 menerima amal ibadah kita sesudah bulan 2:31 Ramadan yang lalu dan insyaallah kita 2:33 bersiap sebentar lagi akan memasuki ee 2:36 bulan Zulhijah insyaallah. 2:39 Selawat dan salam mari senantiasa kita 2:40 sampaikan curahkan kepada baginda Nabi 2:43 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 2:45 Demikian pula kepada seluruh keluarga 2:46 dan sahabat-sahabat beliau. Semoga kita 2:49 istikamah dalam belajar, dalam 2:51 mengamalkan, dan mendakwahkan 2:53 nilai-nilai yang beliau sallallahu 2:55 alaihi wasallam telah ajarkan untuk 2:57 hidup kita di atas dunia ini. 3:00 Ikhwan akhwat sekalian, Bapak, Ibu yang 3:02 dirahmati Allah. Kang Fahri 3:04 ee pada tahun 2018 yang lalu tepatnya 3:10 ee 3:12 ada pada bulan Mei ya1 yang lalu 3:15 tepatnya itu ada satu surat edaran yang 3:18 diterbitkan oleh Badan POM Indonesia BP 3:21 POM bernomor 31. Jadi nomor 31 tahun 3:26 2018. 3:28 Isi surat edaran itu adalah ee melarang 3:33 atau menjelaskan bahwa yang namanya susu 3:36 kental manis itu tidak tidaklah atau 3:39 bukanlah susu gitu. Jadi sejak saat itu 3:42 susu kental manis dilarang menggunakan 3:44 kata-kata susu. Jadi gunakan kental 3:46 manis saja gitu ya. Kenapa? Karena Badan 3:49 POM menjelaskan bahwa susu kental manis 3:51 itu bukan susu. Dia adalah glukosa, gula 3:56 yang berasa susu gitu ya, tapi sama 3:58 sekali bukan susu gitu. Nah, bahkan ee 4:03 Badan POM mengeluarkan ee penjelasan 4:05 bahwa susu kental manis itu mengandung 4:07 40 sampai 50%-nya adalah gula. Nah, 4:10 kemudian ee apa kadar gula yang tinggi 4:15 itu ya itu bisa membuat resiko diabetes 4:19 pada anak gitu [berdehem] dan juga 4:21 obesitas ya. Lebih-lebih lagi asupan 4:24 gula yang sangat tinggi itu bisa ee 4:28 membuat gigi ya anak itu ee rusak. 4:34 Nah, maka itu dari surat edaran tadi 4:37 muncul larangan dari badan POM kepada 4:40 produk-produk kental manis ya untuk 4:43 tidak boleh menampilkan foto anak-anak 4:46 atau gambar anak-anak dalam kemasannya. 4:48 Tidak boleh lagi gitu ya. Dulu ada foto 4:51 anak-anak sih ya, sekarang enggak boleh 4:53 lagi. Demikian pula dilarang menggunakan 4:56 visualisasi produk susu seperti misalkan 5:00 cipratan air susu dan lain sebagainya 5:02 itu enggak boleh lagi. Nah, demikian 5:04 pula tidak boleh beriklan ya ee 5:09 menampilkan seolah-olah dia susu atau 5:11 ada anak-anaknya. Enggak boleh. Ya, 5:13 dilarang juga ditayangkan iklan 5:15 tersebut, iklan TV tersebut dilarang 5:17 ditayangkan pada jam-jam tertentu yang 5:20 banyak anak-anak seperti hari libur pada 5:23 pagi hari dan lain sebagainya itu enggak 5:24 boleh ditayangkan ee iklan ee kental 5:28 manis ya. Ee dari sini ikhwan akhwat 5:33 Bapak, Ibu serta Kang Fahri. 5:36 Dari sini kalau kita cermati betapa 5:38 pentingnya itu ya menjelaskan definisi 5:43 segala sesuatu supaya kita tahu betul 5:46 maksudnya apa gitu ya isinya apa dia. Ee 5:50 sayang sekali kalau seandainya 6:01 mungkin sudah ee apa terlanjur memberi 6:04 susu kental manis yang banyak kepada 6:06 anaknya karena dia pikir itu adalah 6:08 protein susu padahal sama sekali dia 6:10 adalah glukosa. 6:12 Nah, demikian pula dalam hal agama kita. 6:16 Kalau sesuatu definisi tidak dijelaskan 6:19 dengan baik gitu, maka kita bisa 6:22 kehilangan banyak makna. Seperti halnya 6:25 susu kental manis dan susu. Tadi kita 6:27 pikir sudah sudah minum susu padahal dia 6:31 glukosa, gula isinya. 6:35 Nah, begitu juga terminologi agama gitu 6:37 ya. Makanya dulu ada seorang ulama asal 6:40 India itu namanya Imam Abul A'la 6:42 Albaudi. Beliau menulis satu kitab yang 6:45 isinya adalah menjelaskan ee beberapa 6:48 kata-kata penting dalam terminologi 6:50 agama seperti din, kemudian ilah, Rabb 6:54 gitu ya. ibadah itu beliau jelaskan 6:56 dalam kitab itu. Nah, di penghantar 6:59 kitabnya ya, di mukadimahnya dia 7:01 katakan, beliau katakan, "Saya harus 7:04 menjelaskan definisi-definisi krusial 7:06 tentang agama Islam." Karena orang di 7:10 India ini bahasa aslinya bukan bahasa 7:13 Arab gitu. Sehingga dia enggak tahu 7:16 nanti maknanya apa itu. Ee begitu pula 7:19 kita nih orang Indonesia karena bahasa 7:21 asli kita bukan bahasa Arab. orang yang 7:24 bahasa Arab aja bisa keliru, apalagi 7:25 yang tidak berbahasa Arab, gitu. Nah, 7:28 sehingga penting sekali menjelaskan 7:30 makna segala sesuatu. 7:33 Nah, begitu pula dalam hal ee Idul 7:36 Fitri. Maka tadi judulnya setelah Idul 7:38 Fitri sebetulnya apa dan bagaimana nanti 7:41 dampak memakan harta harta batil kepada 7:45 kita. Loh, kok ada kaitannya harta 7:47 batil? Ee jadi begini, Bapak, Ibu. 7:51 Pertama saya ingin jelaskan dulu ya, 7:55 bahwa makna 7:57 ee 7:58 apa? Fitrah atau fitri ya. Idul Fitri. 8:02 Idul kan artinya hari raya. Id itu ya 8:04 diambil dari surat kelima surat Almaidah 8:07 ayat 114 artinya hari raya. Itu waktu 8:11 Nabi Isa minta kepada Allah ya qabu 8:14 Maryam allahumanazilama 8:18 takunuanaidalina 8:21 waina wazna 8:24 wairin. Kalimatnya itu Nabi Isa bilang, 8:27 "Ya Allah, turunkanlah makanan dari kami 8:29 dari langit supaya hari turunnya tadi, 8:32 hari turunnya itu akan menjadi hari raya 8:34 bagi kami." ee hari jadi hari raya Idul 8:37 Fitri dan Idul Adha itu sebetulnya ee 8:39 mengambil juga ya contoh atau ee apa 8:44 mengambil warisan dari Nabi Isa itu ya. 8:46 Makanya umat Islam ini kita inilah umat 8:49 yang paling menghargai Nabi Isa ya. 8:52 Buktinya mana dua hari raya kita itu 8:54 memang ee juga berasal dari Nabi Isa 8:58 Alaih Salam. tradisi makan-makan di hari 9:01 raya itu ya itu dari sana itu ee 9:03 dasarnya awal. Nah, Id hari raya lalu 9:07 fitri. Nah, ini harus kita jelaskan 9:10 supaya ee setelah Idul Fitri ini kita 9:13 tahu sebetulnya apa yang ditargetkan 9:16 Allah kepada kita, 9:18 gitu. Nah, jadi ada dua makna fitr itu 9:21 ee diambil dari akar kata sulasi mujarad 9:24 tiga huruf yang menjadi satu 9:28 kata atau kalimat dalam bahasa Arab ya 9:30 ee dalam bahasa Indonesianya kata yakni 9:32 fa th dan ro itu akar katanya fatoro ee 9:36 fitr. Nah, jadi sesuatu yang tadinya 9:39 tidak ada terus kemudian ada gitu atau 9:42 terjadi sesuatu. Nah, itu fat fitur 9:45 namanya. Makanya sarapan pagi dalam 9:47 bahasa Arab tuh futur. Ya, futur itu 9:50 karena dari malam enggak makan. Makan 9:52 pertama namanya futur. Buka puasa, buka 9:56 puasa makan pertama kali itu iftar 9:58 namanya. Juga diambil dari kata futur. E 10:01 fator nah. Jadi makna pertama dari Idul 10:05 Fitri itu adalah hari raya untuk makan. 10:08 Ya, hari raya yang pertama kali kita 10:10 makan di pagi hari. Karena sebelumnya 1 10:14 bulan tidak makan. pagi hari tidak makan 10:17 siang ya, tidak makan pagi. Nah, hari 10:19 itu makan pagi. Fitr Idul Fitr itu makna 10:22 pertama. 10:24 Dari situlah kita tahu ada zakatul fitr. 10:27 Ee makanya ee zakat fitr tidak diterima 10:31 kalau kalau diberikan sesudah salat Idul 10:33 Fitr. Karena tujuannya adalah untuk 10:36 mempersiapkan supaya tidak perlu ada 10:39 orang yang berpuasa karena enggak punya 10:41 makanan. Yaah, ya. Makanya para ulama 10:44 juga ee mewajibkan untuk sebagian ulama 10:47 mewajibkan membayar zakat fitrah itu 10:49 dengan bahan makanan. Ee walaupun 10:51 kemudian ada lagi yang ee berpendapat 10:54 bahwa makanan yang dimaksud untuk 10:56 berbuka puasa tidak hanya bahan makanan, 10:59 tapi perlu ada yang lainnya. Maka boleh 11:01 juga uang bentuknya. Ee kira-kira 11:03 begitu. Tapi makna pertama adalah Idul 11:06 Fitr. Artinya hari raya berbuka puasa, 11:09 ya. Makna yang kedua, karena ada 11:12 kata-kata fitr, akar kata yang sama 11:15 terhadap kata-kata fitrah gitu ya. Maka 11:17 tidak boleh juga kita menegasikan, tidak 11:20 boleh juga kita mengabaikan makna yang 11:23 kedua ini. Nah, jadi enggak boleh hanya 11:26 sekedar zakat ee Idul Fitri itu ya hari 11:29 raya makan-makan gitu ya. Hanya itu saja 11:31 gak boleh. Gak bisa juga. Kenapa? Karena 11:34 secara luas kita harus perhatikan 11:36 Al-Qur'an menjelaskan akar kata yang 11:38 sama dan nanti kaitannya dengan ayat 11:41 tentang Ramadan. Ah, gitu ya. Apa dia? 11:45 Yakni fitrah. Fitrah. 11:48 Nah, terdapat dalam surah Arrum surat 11:51 ke-30 ayat ke-30. Kalimat Allah begini. 11:56 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 11:58 Faqim wajhaka 12:01 lidini hanifah. Hadapkanlah wajahmu 12:05 kepada agama yang tegak lurus ini. 12:07 Maksudnya ikutilah agama ini. 12:10 Dia agama ini, aturan agama ini, din ya 12:14 syariat agama ini, dia adalah 12:16 fitratallah 12:18 allati fatharasa alaiha. 12:21 Dia adalah satu penciptaan yang Allah 12:24 ciptakan 12:26 manusia, tubuhnya, hidupnya itu Allah 12:30 ciptakan dengan fitrah itu. 12:34 Nah, dengan dengan hukum syariat itu 12:37 dia. 12:39 Ya. Jadi manusia ini diciptakan dengan 12:41 itu. La tabdila likhalqillah dengan 12:44 dengan fitrah itu. Dan kalian tidak akan 12:46 dapati pengganti yang lain bagi ciptaan 12:50 Allah ini. Bagi fitrah itu enggak bisa 12:53 yang lainnya. 12:55 Zalikadinul qayyim. Itulah agama yang 12:57 tegak lurus. Peraturan yang sudah 12:59 ditetapkan. Walakin aksariasi la 13:02 y'lamun. Tapi kebanyakan manusia tidak 13:04 tahu. Nah, apa maksudnya Bapak Ibu? 13:08 Begini. 13:10 fitratallah alati fatasa alaiha 13:14 di dalam penciptaan tubuh kita, tubuh 13:17 manusia 13:19 Allah menciptakannya ada terdapat fitrah 13:23 di dalamnya yakni semacam sensor 13:28 gitu kalau boleh disebut begitu 13:31 yang tidak bisa menerima 13:34 kalau dia 13:37 diberikan 13:39 asupan yang lain selain 13:44 yang sudah dia minta, yang sudah 13:45 ditetapkan, yakni dinul Islam. 13:51 Kalau diberi asupan yang lain kepada 13:53 tubuh manusia itu yang selain dinul 13:56 Islam, maka akan rusak tubuh ini. 14:01 Mirip seperti kalau Anda beli handphone. 14:05 Kata orangnya begini, "Pak, berarti 14:07 handphone Bapak harus dicas dulu." Eh, 14:10 gini. Dicas dulu sampai 10 jam. Jangan 14:14 dipakai dulu. Pas beli baru nih, cas 14:16 dulu, Pak. 14:18 Terus kita mikir gini, alah dia enggak 14:21 lihat ini dia udah udah apa udah udah 14:24 jauh ini enggak lihat ini. Udah 14:25 biarinlah saya langsung pakai aja enggak 14:27 usah dicas dulu. Nah, 14:30 resikonya kalau kita lakukan itu akan 14:33 rusak handphone kita. Kenapa? Karena si 14:36 produsen dia yang produksi, dia yang 14:39 tahu bahwa di dalam produk yang dia 14:42 keluarkan tadi ya dalam hal ini 14:45 handphone tadi ada sesuatu yang 14:47 mengharuskan kita melakukan hal-hal 14:50 tertentu. 14:52 Nah, begitu juga dalam badan kita, fisik 14:55 kita ketika Allah ciptakan fisik kita, 14:58 ada kecerdasan tertentu di dalam tubuh 15:02 ini yang tidak bisa dikasih masuk 15:06 sembarangan yang tidak sesuai dengan 15:08 dinul Islam, nanti dia rusak. 15:13 Nama kecerdasan itu adalah sel, Bapak, 15:16 Ibu. Nah, dalam tubuh kita, ya. Sel. 15:20 Nah, ini sel. tuh 15:23 gambarnya. Jadi, sel itu adalah 15:27 organisme terkecil di dalam tubuh kita. 15:31 Makhluk hidup tersendiri dia itu ee dia 15:35 memiliki satu 15:38 kecerdasan tersendiri. Dia walaupun 15:41 kecil dia tuh ada organismenya 15:43 dikelilingi oleh membran. Istilahnya 15:46 membran itu seperti semacam ee apa ya? 15:50 seperti semacam ee tabeng ya dari yang 15:54 lainnya. Jadi di dalamnya tuh ada 15:56 kehidupan sel itu. Nah, jadi kalau kita 16:00 bilang begini saya kalau kita bilang 16:02 begitu ya, saya ini lagi saya lagi 16:06 ngomong misalkan begitu ya. Sebetulnya 16:08 ketika kita bilang saya terhadap diri 16:10 kita itu berarti bukan satu makhluk 16:13 hidup 16:15 tapi miliaran makhluk hidup yang 16:17 menyusun tubuh ini. 16:20 Ee itu organ tubuh kita, jantung kita 16:24 disusun dari sel, 16:27 liver kita disusun dari sel, usus kita 16:30 apalagi ada biomikroba di dalamnya yang 16:32 juga makhluk hidup sel tersendiri gitu. 16:35 Belum lagi pergerakan ee organ-organ 16:38 tubuh itu, jantung kita enggak bisa 16:40 bergerak kalau tidak ada apa? Endotelial 16:42 cell namanya ya. Mata kita tersusun dari 16:46 sel. Ee semuanya tersusun dari sel dan 16:49 setiap sel itu memiliki kecerdasan 16:52 tersendiri yang 16:56 karenanya karena ada kecerdasan. Itulah 17:00 karena dia makhluk hidup maka dia 17:02 mentaati perintah Allah Subhanahu wa 17:05 taala. 17:07 Nah, jadi dia tahu ketika misalkan 17:12 kita melakukan sesuatu yang tidak sesuai 17:14 dengan syariat. Contoh ya, 17:19 laki-laki butuh perempuan ya secara 17:23 biologis gitu ya. Perempuan butuh 17:26 laki-laki secara biologis. ini satu 17:28 pasang laki-laki perempuan, perempuan 17:30 laki-laki. 17:32 Tapi di luar sana ya di mungkin di 17:35 negara-negara yang tidak ini kita 17:39 saksikan mereka itu kalau sudah merasa 17:42 suka sama suka, sudah merasa mencintai 17:45 satu dengan lainnya, mereka bisa tinggal 17:47 selayaknya suami istri tanpa mengikuti 17:50 syariat Islam, yakni nikah. 17:54 Mereka enggak pakai nikah 17:57 atas dasar suka sama suka tinggal satu 17:59 rumah. Layaknya suami istri punya anak, 18:03 punya cucu gu ya tidak ikut syariat 18:06 Islam tidak nikah. 18:09 Kata Allah faqim wajhakidini hanifah 18:13 fitratallah alati alaiha tadi surah 30 18:16 ayat 30. Hadapkanlah wajahmu kepada 18:19 syariat ini yang tegak lurus di itulah 18:22 fitrah. Nah, karena orang-orang di luar 18:26 sana melanggar fitrah. Melanggar fitrah 18:29 artinya enggak mau nikah. Maunya hidup 18:32 bersama saja tidak perlu nikah. Akhirnya 18:35 apa yang terjadi? Kita menyaksikan 18:38 adanya satu penyakit yang sampai hari 18:41 ini enggak ada obatnya, yakni bernama 18:45 HIV atau AID. [mendengus] AIDS. 18:49 Ahah. Itu menyebar ke mana-mana itu ya. 18:53 Diawali dari apa? Diawali dari 18:55 orang-orang 18:57 tidak mematuhi fitrahnya 19:00 yakni syariat Islam gitu. laki-laki dan 19:04 perempuan ini satu pasang silakan. Ee 19:09 tapi ada ada syaratnya yakni apa? 19:12 Menikah ijab kabul. Nah, 19:16 rupanya ini bukan hal yang main-main 19:18 itu, tapi itu betul-betul hal yang 19:20 memang dibutuhkan oleh tubuh kita 19:23 sehingga kalau tidak dilakukan itu rusak 19:25 tubuh kita. Ya. Nah, demikian pula yang 19:28 lain. Coba Bapak Ibu perhatikan ya. 19:31 Salat. Salat itu juga kebutuhan fisik 19:33 kita. Sujud ya kita butuh sujud supaya 19:36 darah mengalir ke bagian suprakiasmatik 19:39 nukleus yang ada di pelipis atas pelipis 19:42 kita. Dia mengendalikan sistem tubuh 19:45 sirkadian ritm. Perputaran sirkadian se 19:48 ee 24 jam tubuh kita. Jadi 24 jam tuh 19:51 harus salat. Ada lima kali salatnya. 19:54 Waktu-waktunya ee ada maksudnya kepada 19:56 tubuh kita. 19:59 Kalau kita langgar, rusak tubuh kita. Ee 20:02 begitu pula dalam hal Idul Fitri, dalam 20:07 hal puasa Ramadan, Bapak, Ibu. Ee 20:11 itu ada fitrah 20:13 yang kita rayakan Idul Fitri itu 20:16 sebetulnya bukan hanya hari raya 20:18 makan-makan, 20:19 ada makanan lontong, sayurnya, ketupat, 20:22 opor. Bukan hanya itu. Itu juga iya. 20:25 Tapi bukan itu, bukan hanya itu. 20:28 Maknanya adalah merayakan fitrah. Apa 20:31 itu fitrah? Sesuatu yang Allah tanamkan 20:34 di dalam tubuh kita kecerdasan yakni 20:37 sel-sel tubuh kita yang tidak bisa 20:39 terima kecuali yang sesuai dengan 20:41 syariat. Maka itu rangkaian ayat puasa 20:45 Ramadan sebetulnya berakhir di 188 dari 20:50 surah Albaqarah bukan hanya 183. 20:55 Ada total enam ayat tuh. Enam ayat ini 20:58 berkesambungan, berkesinambungan 21:02 ya. 183 kita kenal sama-sama ayatnya. Ya 21:05 ayyuhalladzina amanu kutibaikumam 21:08 kutibainaqlikum 21:10 laakumtaquun. 21:12 Wahai orang beriman diwajibkan atas 21:13 kalian berpuasa. Sebagaimana orang 21:15 terdahulu diwajibkan berpuasa supaya 21:17 kalian bertakwa. Kalau tidak kita 21:20 lanjutkan sampai 188 21:22 ya. 21:24 orang akan atau umat ini nanti keliru 21:27 berpikir seolah-olah ya 183 saja yang 21:30 ayat tentang puasa. Padahal tidak. 188 21:35 itu buah raja. Bu raja ujungnya itu 188. 21:41 Nah, apa itu ayat 188 dari surat 21:44 Albaqarah? Bapak, Ibu ee berbicara 21:48 tentang 21:52 ketelitian kita, kehati-hati kita dalam 21:55 memasukkan harta, makan harta yang 21:59 batil. Jangan sampai kita memakan harta 22:02 yang batil masuk ke dalam tubuh kita. 22:06 Inilah fitrah. Salah satu fitrah ee yang 22:09 tadi dengan ini Allah ciptakan tubuh 22:12 kita. Kalimatnya 188 wala takulu wunnya 22:16 ini wau artinya kesambungan dari ayat 22:19 sebelumnya 22:22 amakum 22:24 dan janganlah kalian makan harta kalian 22:26 harta di antara sesama kalian dengan 22:28 cara yang batilhaal 22:31 hukam lalu kalian bawa dia ke hadapan 22:35 hakim 22:36 mengubah aturan mengkotak-katik 22:38 seolah-olah benar padahal sebetulnya 22:40 tidak gitu ya itu masuk batil tuh 22:49 bertujuan untuk supaya bisa memakan 22:51 harta manusia dengan cara yang batil. 22:54 Hak manusia dimakan dengan cara yang 22:55 batil. Wa antumun padahal kalian 22:58 mengetahuinya. 23:00 Nah, jadi 23:03 orang puasa Ramadan 1 bulan, Bapak, Ibu 23:07 yang dirahmati Allah, 23:09 itu dilatih oleh Allah di Ramadan itu 23:12 kita berhasil, tidak makan, tidak minum, 23:17 ya. Padahal sesuatu yang 23:20 dimakan dan diminum itu sebetulnya 23:22 halal. 23:24 Air putih halal, 23:27 nasi halal, 23:29 tapi karena Allah bilang jangan makan, 23:31 jangan minum. Walaupun halal, kita tidak 23:34 makan, kita tidak minum. Maksudnya 23:36 latihan. 23:39 Latihan supaya sesudah keluar Ramadan, 23:43 kita rayakan fitrah kita. yakni adanya 23:46 satu kecerdasan di dalam tubuh 23:48 masing-masing kita, setiap sel kita 23:50 tidak bisa terima dia kalau kita 23:53 memasukkan harta yang batil. 23:56 Harusnya setelah Ramadan kita lebih 23:59 mudah mengidentifikasi harta-harta yang 24:02 batil dan menjauhkannya. Karena kita 24:05 sudah latihan 1 bulan penuh ya, tunduk 24:08 akan peraturan Allah, tidak makan, tidak 24:10 minum dan lain sebagainya. Padahal itu 24:12 halal di halal di bulan yang lain. 24:15 Kenapa? Karena Allah lihat 24:18 karena tunduk kepada Allah. Nah, jadi 24:21 janganlah kalian makan harta di antara 24:23 kalian dengan batil kemudian membawanya 24:25 kepada hakim supaya dikutak-katik hukum 24:27 sedemikian rupa. Kelihatannya ee 24:30 terlegimasi dengan halal gitu. Padahal 24:33 tidak yaqalmi 24:36 waumamun. Inilah kaitan yang 24:38 sesungguhnya dari kalimat fitrah itu. 24:43 Nah, makanya kembali ke sel tadi. Selan, 24:49 kalau kita makan harta batil, Bapak, 24:51 Ibu, dia tidak terima. Nah, rusak badan 24:55 kita, tubuh kita. Kok bisa enggak terima 24:58 dia? Ee kenapa bisa begitu? Nah, ini 25:02 rupanya Bapak Ibu yang dirahmati Allah, 25:05 ini ada satu teori yang dijelaskan oleh 25:08 Leon Vestinger tahun 1957 25:11 ya. Dia menjelaskan tentang adanya satu 25:15 mekanisme di dalam tubuh manusia. 25:17 Namanya mekanisme itu namanya cognitive 25:20 disonance ya. Cognitive disonance 25:24 artinya apa? Artinya ketika sesuatu 25:29 pertentangan terjadi dalam tubuh 25:31 manusia, 25:33 maka konsekuensinya 25:36 tubuh manusia tersebut harus melakukan 25:39 suatu perubahan. 25:42 Something must change to eliminate the 25:45 disordance. Sesuatu harus terjadi di 25:48 dalam tubuh manusia tadi untuk 25:50 menghilangkan rasa disonance-nya tadi. 25:53 Terjadinya pertentangan itu. Contohnya 25:56 begini. 25:58 Contohnya 26:00 orang berdusta 26:02 gitu ya, janjian sama orang 26:06 terus datang terlambat misalkan gitu ya. 26:08 Ditanya kenapa Bapak terlambat gitu ya. 26:12 Lalu dia bilang, "Maaf, Pak, tadi 26:15 jalannya macet. 26:17 Padahal tidak macet ini jalan, 26:20 tapi dia bilang, "Jalan macet." Nah, 26:23 ketika dia mengatakan kebohongan itu, 26:26 dia bilang jalan macet, padahal dia 26:28 tidak macet. Jalan yang dia lalui tidak 26:30 macet atau tidak segitu macetnya gitu 26:32 ya. Tidak cukup menjadi alasan. Tapi 26:34 supaya dia karena enggak enak dia bilang 26:38 aja jalan bacet. Sebetulnya si orang 26:41 yang berdusta tadi 26:44 dia pikir dusta itu ringan 26:48 padahal tubuhnya, sel di dalam tubuhnya 26:53 harus membayar dengan kerusakan sel yang 26:56 diawali dari inflamasi atau peradangan. 27:01 Sebab apa? Sebab terjadinya dua 27:04 informasi yang bertentangan. 27:07 dia sendiri yang melalui jalan dan ee 27:10 apa memorinya merekam bahwa tidak ada 27:12 kemacetan, tidak ada macet. Tapi dia 27:15 bilang ke orang dan tadi jalanan macet 27:18 terjadi pertentangan tuh. Nah, akhirnya 27:21 apa? Tubuhnya harus bereaksi. 27:25 Nah, 27:27 reaksi inilah yang disebut dengan bly 27:30 stress atau stresnya badan, stresnya 27:34 tubuh. 27:36 Nah, kenapa? Kenapa dia bisa begitu? 27:38 Karena dia punya kecerdasan sel tubuh 27:40 itu. Dia makhluk hidup tersendiri, 27:44 makhluk hidup yang lain. Dia itu dia 27:46 punya kecerdasan, punya ketundukan 27:48 kepada Allah. Dia tahu ee mana yang 27:52 benar, mana yang batil, mana yang salah. 27:55 Nah, terjadinya sesuatu kesalahan tadi 27:58 itu karena dia punya standar. Standarnya 28:01 dilanggar. Ah, mulai dia mulai rusak. 28:05 Ee lewat apa kemudian terjadinya stres? 28:09 Stres tadi memicu apa? Akhirnya jadinya 28:12 apa? Dia ada dua hal. Yang pertama ini 28:15 namanya stress respon system. Tubuh kita 28:18 yang stres. Kalau orang sudah biasa 28:20 bohong, dia enggak stres lagi badan eh 28:23 apa namanya? Pikirannya. Pikirannya udah 28:25 biasa aja ngomong biasa aja. Bohong 28:27 sambil ketawa gitu ya. Udah udah enggak 28:30 berasa lagi otaknya tuh. Tapi badannya 28:32 berasa, Bapak, Ibu. 28:35 ya, badannya rusak karena badannya itu 28:38 isinya sel. Selup, 28:43 makhluk Allah dia tuh ee dia enggak bisa 28:46 bohong dia. Ee 28:48 jadi ada dua yang terjadi dalam tubuh. 28:51 Pertama stres respon sistem dari jalur 28:53 kelenjar 28:55 ya namanya endokrin ya. kelenjar 28:59 kelenjar hipotalamus, kelenjar 29:00 pituitari, dan kelenjar adrenal yang 29:03 berada di atas kedua ginjal menghasilkan 29:05 hormon kortisol. Karena tadi tubuh 29:08 terjadi cognitive disonance, terjadi 29:10 pertentangan dua informasi yang berbeda 29:12 tadi, dua standar yang berbeda terjadi 29:15 pertentangan. Ee muncul kebanyakan 29:18 hormon apa? Kelebihan hormon kortisol. 29:21 Kelebihan hormon kortisol itu membuat 29:24 tubuh kita jadi kebanyakan glukosa 29:26 karena dia menghasilkan glukokortikoid, 29:29 menghasilkan juga glukoneogenesis, 29:31 protein dijadikan glukosa, lalu imun 29:34 sistem tubuh ditekan. Nah, gitu. Ah, 29:37 mulai rusak ke mana-mana itu jadinya ya. 29:40 Karena apa? Karena stres bukan. Jadi 29:42 gini, orang pikir stres itu pikiran aja 29:45 bukan. Ada juga bly stress. Nah, stres 29:50 tubuh. Eh, ini saya saya tampilkan di 29:53 layar nih, Bapak, Ibu ya. Stress as 29:55 bodly response. 29:59 Ya, jadi stresnya tubuh, badan yang 30:02 stres. 30:03 Nah, ini lebih bahaya itu. Kenapa? 30:06 Karena 30:08 itu otomatis dia otomatis bekerja stres 30:11 respon sistemnya. E yang pertama dari 30:14 jalur kelenjar, yang kedua dari jalur 30:18 autonomic nervous system atau dari jalur 30:21 saraf. 30:24 Nah, ini wah ini luar biasa mempengaruhi 30:27 tulang belakang kita karena isinya 30:29 adalah saraf ya. Makanya kadang-kadang 30:32 kalau kita lihat orang yang stres itu ya 30:34 ee tulang belakangnya tuh rapuh gitu ya, 30:37 tunduk apa kayak ee membawa beban gitu 30:41 ya yang berat. 30:43 Kemudian juga terjadi kepada seluruh 30:45 organ tubuh yang lain dipaksa bekerja 30:48 dengan dengan apa? Dengan keras organ 30:51 tubuh yang lain karena terjadinya stress 30:53 respon sistem tadi lewat eh apa? 30:57 Cognitive disordance ya. terjadinya 30:59 perbedaan perbedaan standar 31:03 gitu. Jantung jadi bekerja lebih keras. 31:06 Ee variabel detak jantungnya jadi tidak 31:08 karuan ujungnya nanti mungkin darahnya 31:11 jadi tekanan darahnya bisa meninggi. 31:13 Demikian pula akhirnya memompa oksigen 31:16 yang tidak beraturan ke paru-paru. Nah, 31:19 akhirnya juga ee paru-paru tadi tidak 31:21 bisa secara aktif e memisahkan lagi 31:25 antara oksigen dan karbon dioksida. 31:28 Akhirnya banyak karbon dioksida yang 31:30 tertinggal di dalam paru-paru ya. 31:34 Kemudian begitu juga ee apa ginjalnya. 31:38 Nah, semua organ tubuh bekerja jadi 31:40 lebih banyak gitu [berdehem] ya. Jadi 31:42 jadi lebih banyak bekerja karena 31:44 terjadinya stres respon sistem gitu. 31:46 Akhirnya otomatis rusak. 31:51 Otomatis jadi rusak karena kerjanya 31:53 berlebihan. 31:57 Nah, [mendengus] 31:58 ini Bapak Ibu bahaya, 32:01 berbahaya sekali ya. Karena dampaknya 32:04 nanti lambat laun ya merusak secara 32:07 fatal tubuh kita ya. Apalagi kalau 32:10 sums-sum tulang belakang itu sudah rusak 32:12 karena berawal dari situ semuanya ya 32:14 sistem saraf tadi itu ya. Jadi namanya 32:17 syatic nervous system ya. 32:20 Nah, ini terjadi sekali lagi. Kenapa? 32:22 karena adanya cognitive disonance, 32:24 karena adanya perbedaan di dalam tubuh 32:27 kita. Standar yang sudah ada itu tidak 32:30 bisa dilanggar dia. 32:33 Enggak bisa dilanggar dia itu. Ee 32:35 makanya kata Allah tadi standarnya 32:37 adalah fitrah. Yakni apa? Din. Syariat 32:41 Islam, dinul Islam. Nah, makanya ee 32:44 muara ya atau ujung-ujungnya dari puasa 32:48 Ramadan sebulan itu adalah jangan makan 32:51 harta yang batil. [berdehem] 32:53 Rupanya Allah jelaskan dengan lebih 32:56 seksama dalam surat An-Nisa ayat 29 33:00 bahwa memang memakan harta batil itu 33:05 akan atau seperti orang yang bunuh diri 33:09 membunuh dirinya sendiri pelan-pelan. 33:13 karena rusak tadi kan ee apa namanya 33:16 sistem tubuhnya 33:18 nanti bahkan terdampak juga kepada 33:21 keluarganya, kepada anaknya, kepada 33:23 istrinya 33:25 tadi ya. Dia dia makan harta yang batil, 33:28 berdampak kepada dirinya, akhirnya 33:29 berdampak juga kepada anak istrinya. 33:31 Kalimat Allah, "Ya ayyuhalladzina amanu, 33:33 wahai orang beriman, la takulu amwalakum 33:36 bainakum bil batil." Jangan kalian makan 33:38 harta di antara kalian dengan batil. 33:41 illa kecuali anakuna tijaratan minkum 33:45 kecuali anda melakukan tijarah atau 33:48 perdagangan perniagaan yang rida sama 33:50 rida di antara kalianah. 33:54 Lalu ada kalimat wala taqtulu anfusakum 33:57 dan janganlah kalian bunuh diri kalian 33:59 sendiri. Loh, kok bunuh diri? Nah, ini 34:02 rupanya salah satu maknanya adalah kalau 34:04 kita makan harta batil, kita sedang 34:07 membunuh tubuh kita sendiri lewat cara 34:10 tadi terjadinya cognitive disonance dan 34:13 merambat ya sampai kepada sel-sel tubuh 34:16 kita, Bapak, Ibu. Rusak dia. Nah, ini 34:20 fitrah kita ya. Maka itu ee apa 34:26 kalau orang tidak dijelaskan gitu ya. Ee 34:30 Idul Fitri kembali ke fitrah. Maksudnya 34:33 apa? Kembali ke fitrah itu? Fitrah itu 34:36 adalah din, dinul qayyim, syariat Islam 34:40 tegak lurus. Nah, dalam semua lini 34:43 kehidupan. Wabil khusus dalam Idul Fitri 34:46 ini yakni kemampuan kita untuk tidak 34:50 lagi atau tidak mau memakan harta yang 34:52 batil dari sesama kita. Tidak rida sama 34:55 rida. Nah, batil itu apa sih? Batil itu, 34:59 Bapak Ibu, ya, adalah harta 35:02 yang tidak sah, ya, yang tidak benar. 35:06 Itu batil. Termasuk di dalamnya haram, 35:09 ya. Jadi, kalau boleh dibilang haram itu 35:11 ya termasuk batil juga dia. Syubhat. 35:13 Syubhat itu haram tetapi kelihatannya 35:16 abu-abu. Demikian pula harta yang halal 35:19 tapi halal secara 35:22 ee apa? pandangan manusia, tapi 35:25 sebetulnya terjadi ketidakridaan ya di 35:29 antara manusia ketika memakan harta 35:32 tersebut. Jatuhnya batil tuh. 35:35 Jatuhnya menjadi harta yang batil, 35:37 Bapak, Ibu. Ee jadi ee banyak sekali ini 35:42 ya yang seharusnya menjadi konsekuensi 35:46 kita kembali ke fitrah kita tadi, yakni 35:48 dinul qayyim. Eh, salah satunya yang 35:52 Allah highlight, yang Allah garis bawahi 35:53 dalam Idul Fitri ini adalah 36:05 mungkin orang yang bisa mengubah hukum 36:08 ya, mengubah peraturan, mengutak-atik 36:11 peraturan sana sini dia bikin 36:13 seolah-olah benar, seolah-olah bisa. 36:15 Padahal semua juga tahu bahwa itu adalah 36:18 sesuatu yang tidak diridai oleh manusia 36:21 lain yang memiliki hak. Ee itu batil. 36:26 Batil. Nah, dampaknya kepada dia luar 36:29 biasa. Dampaknya kepada sel-sel tubuhnya 36:31 luar biasa. Ya. Dan itulah hukum Allah 36:34 yang kita saksikan, Bapak, Ibu, ya. ee 36:38 dampaknya besar 36:40 bahkan ya kalau orang makan harta batil, 36:46 nah dia bawa pulang itu ya caranya 36:50 terpengaruh 36:52 kepada anaknya bagaimana tuh kepada 36:54 anaknya, kepada istrinya kok bisa 36:55 berpengaruh padahal kan anak istri 36:57 enggak tahu kalau itu harta batil tuh 36:59 ya. Iya betul. Memang mereka tidak tahu 37:01 kalau itu harta batil, tapi rupanya 37:04 berpengaruh lewat variabel detak 37:06 jantung, Bapak, Ibu. Nah, jadi orang 37:10 makan harta batil itu detak jantungnya 37:13 berubah. Variabel detak jantungnya 37:15 berubah tuh. Nah, ini ya HRV, heart rate 37:18 variability, variabel detak jantung itu 37:21 dipengaruhi oleh stress, oleh emotion, 37:24 oleh anxiety, depresi, oleh cognitive 37:27 regulation tadi. Cognitive disordance. 37:29 oleh behavior, personality, eh oleh 37:32 cognitive performance, eh masuk di 37:34 dalamnya cognitive disonance. Nah, jadi 37:37 begitu orang makan harta batil, tubuhnya 37:40 tahu itu tubuhnya tahu. Walaupun dia 37:42 mungkin sudah biasa-biasa aja, udah baal 37:44 gitu ya dianya ya, tapi tubuhnya tetap 37:48 tidak bisa karena tubuh punya 37:50 kecerdasan. Sel-sel tadi adalah satu 37:52 makhluk hidup yang lain ya. Dia tidak 37:54 bisa. 37:56 Akhirnya salah satu dampaknya ya dari 38:00 terjadinya ee apa stres respon sistem 38:03 tubuh tadi yakni heart rate variability 38:06 atau variabel detak jantung berubah. 38:09 Nah, variabel detak jantung yang berubah 38:11 inilah rupanya Bapak Ibu yang bisa 38:14 mempengaruhi orang-orang di sekitar 38:17 kita. 38:19 Nah, ini penelitian yang dilakukan di 38:21 Hartmat Institute ada di website-nya 38:25 bertanggal 10 November tahun 2009 ya. 38:29 Eh, jadi kalimatnya di situ, our thought 38:33 and emotion 38:36 eh pikiran dan emosi kita affect the 38:38 heart's magnetic field akan mempengaruhi 38:42 medan magnet jantung kita. 38:45 which yang mana energetically secara 38:48 energi affect those in our environment 38:52 whether or not we are conscious of it 38:55 yang secara energi medan magnet jantung 38:58 tadi itu, jantung orang tadi itu, itu 39:01 akan mempengaruhi orang-orang atau 39:04 jantung-jantung yang ada di sekitar dia. 39:07 Baik itu dia sadar maupun tidak. 39:12 Jadi seorang ayah bawa makan harta yang 39:15 batil, masuk ke dalam rekening dia harta 39:17 yang batil gitu ya. Itu terjadi 39:19 perubahan di detak jantungnya. Detak 39:22 jantung yang berubah tadi itulah yang 39:24 akan berpengaruh kepada detak jantung 39:27 anaknya, detak jantung istrinya, detak 39:30 jantung orang-orang yang ada di 39:31 rumahnya. 39:33 Berubah jadi beda, 39:36 Bapak, Ibu. terpengaruh itu. Nah, itu 39:39 sebabnya kalau kita perhatikan Nabi Musa 39:41 dan Nabi Harun, Bapak Ibu ya, ini dua 39:44 adik kakak ini secara gen itu mereka 39:47 sama tuh, tapi mereka berdua punya punya 39:50 karakter mental, karakter emosi yang 39:53 berbeda tuh. Nah, kalau Bapak Ibu nanti 39:56 buka Quran surah ke-7, surah Al-A'raf 39:59 ayat ke-150 40:01 ya. Al-A'raf 150 40:04 kalimatnya begini. 40:07 Musa 40:22 ketika Musa ya ini menunjukkan betapa 40:25 temperamentalnya Musa itu ee dan itu 40:29 berasal 40:31 dari terpengaruhnya jantung Musa 40:35 Karena Musa hidup bersama dengan Firaun 40:38 terpengaruh oleh variabel detak jantung 40:41 Firaun. 40:43 Makanya walaupun orangnya saleh Nabi 40:46 Musa itu, tapi punya temperamental yang 40:48 luar biasa, berbeda sekali dengan 40:50 adiknya. 40:51 Jadi 40:58 ketika Nabi Musa pulang setelah beliau 41:01 dipanggil oleh Allah menerima ee wahyu 41:05 berupa Taurat, beliau tulis wahyu yang 41:08 beliau terima itu di atas 41:09 lembaran-lembaran. 41:12 Lembaran kayu, lembaran apa mungkin 41:15 kulit hewan dan lain sebagainya. Lalu 41:17 beliau bawa pulang lembaran itu ya, 41:19 wahyu yang baru diterimanya. 41:22 Begitu sampai kepada kaumnya, beliau 41:25 marah dan sedih, kecewa melihat kaumnya 41:28 sudah menyembah, kembali menyembah sapi 41:30 betina. Lalu apa yang terjadi dalam 41:32 marah dan sedih itu? Ya, keluarlah tadi 41:36 sifat temperamentalnya itu. Wa alqal 41:39 alwah. Beliau lempar itu alwah atau lauh 41:43 tadi itu dilempar Bapak Ibu. Waqal 41:46 alwah. Ee kita perhatikan itu orang 41:51 kalau itu wahyu yang baru dia terima tuh 41:54 yang beliau-beliau tuh baru terima wahyu 41:57 dari Allah. Langsung Allah bicara kepada 42:00 beliau. Bicara langsung Allah kepada 42:02 Nabi Musa Alaih Salam. Bahkan beliau 42:05 pingsan itu di ayat 143-nya beliau 42:08 pingsan karena minta melihat Allah. Kata 42:10 Allah 42:25 beliau pingsan 42:27 gunung itu e luluh lantak hancur. Ya, 42:31 jadi peristiwa itu besar sekali. Tapi 42:33 begitu beliau pulang kepada kaumnya, 42:35 beliau kecewa dan marah melihat kaumnya 42:37 sudah menyembah sapi betina. eh sapi 42:39 anak sapi maksud saya. Di situ keluar 42:42 marahnya dan dalam marah itu beliau 42:44 lempar apa yang baru saja beliau terima 42:46 tadi itu. Waalq alwah waakza biri akhi 42:50 yajuruhu ilaih. Kemudian dia ambil atau 42:53 dia tarik ya itu apa jenggotnya Nabi 42:57 Musa. Nabi Harun itu dia tarik mau dia 43:00 pukul mau dipukul oleh Nabi Musa. Dulu 43:03 beliau pernah memukul orang sekali pukul 43:05 mati itu ya. Dalam surah Al-Qasas surah 43:08 28 ayat 15 dipukul mati. Nah ini dia mau 43:12 pukul adiknya ee saudaranya dia pukul. 43:16 Lalu Nabi Harun mengatakan umalim. 43:25 Wahai anak ibuku. Kata Nabi Harun itu ya 43:29 lembut Nabi Harun. Wahai anak ibuk 43:32 sesungguhnya kaum kita melihat saya ini 43:34 lemah. Jangan biarkan mereka ketawa 43:36 ngelihat kamu mukul saya sampai mati. 43:38 Ya, kira-kira begitulah. Akhirnya sadar 43:41 Nabi Musa ya, Bapak, Ibu. Nah, jadi Nabi 43:45 Musa kalau kita bisa kalau kita bisa 43:47 perhatikan 43:48 karena dia tumbuh dibesarkan oleh 43:50 Firaun, 43:52 ada bersama dengan Firaun, satu rumah 43:54 dengan Firaun, boleh jadi detak jantung 43:57 Firaun berpengaruh kepada Nabi Musa dan 44:01 akhirnya tumbuh beliau ke menjadi orang 44:04 yang secara temperamental tuh sulit, 44:06 sulit. 44:08 Walaupun kemudian bisa beliau 44:10 mengendalikan itu. Makanya pada 44:12 ayat-ayat berikutnya 44:16 alwih 44:19 yarhamun. 44:22 Jadi ketika marahnya sudah reda bisa 44:24 beliau meredakan ya. Tapi ketika itu 44:27 terjadi, marah itu terjadi ya seperti 44:30 lepas kendali begitu Bapak Ibu. Nah, 44:34 inilah dampak dari harta yang batil. 44:36 Kalau dimakan seseorang 44:38 variabel detak jantungnya jadi kacau. 44:41 Itu berpengaruh kepada orang di sekitar 44:43 dia. Dan jadilah tadi ee apa? Pengaruh 44:46 itu juga berdampak seterusnya kepada 44:49 generasi berikutnya. Generasi berikutnya 44:51 kecuali kemudian kalau betul-betul bisa 44:54 dikendalikan dengan ee apa? Berharap 44:57 atau kembali kepada Allah subhanahu wa 44:59 taala. Jadi, Bapak, Ibu yang dirahmati 45:02 Allah, inilah fitrah. Ee jadi Idul Fitri 45:06 jangan hanya dimaknai sebagai hari raya 45:08 yang makan-makan saja sudah, jangan itu. 45:11 Tapi kata-kata fitrah juga adalah ee 45:16 apa? Akar kata yang sama dari fitrah e 45:19 fatarah. Ee yang tentu saja bukan 45:23 kebetulan ayat 188 dari surat Albaqarah. 45:26 Muara dari perjalanan ee apa perjalanan 45:30 ee Ramadan kita adalah kemampuan begitu 45:34 orang keluar dari Ramadan, dia harusnya 45:36 memiliki kemampuan untuk tidak mau makan 45:38 harta manusia dengan batil. Batil itu 45:41 apa? Batil itu tidak sah. Di dalamnya 45:44 masuklah ketentuan haram, syubhat, dan 45:46 lain sebagainya. Tapi juga ya mengandung 45:49 pengertian harta yang kelihatannya 45:51 halal. Padahal sebetulnya tidak karena 45:54 tidak rida sama rida. Saya mungkin mau 45:56 beri contoh begini terakhir ya. 46:00 Misalkan Bapak Ibu ya ee 46:05 kalau ya kita 46:08 ee berada misalkan 46:12 di jalan bebas hambatan atau jalan tol 46:15 gitu ya katakanlah begitu. Lalu ada 46:18 peraturan yang kita sepakati bersama ya, 46:21 yang kita baca tuh ya, peraturan itu di 46:25 itu diingat oleh otak kita tuh peraturan 46:27 itu. Misalkan peraturannya mengatakan 46:30 begini, lajur kanan hanya untuk 46:33 mendahului. Nah, itu ya kan ada 46:35 tulisannya tuh di jalan tol tuh ya. 46:39 Nah, artinya apa? 46:42 Artinya kalau kita sedang dalam 46:44 kecepatan yang tidak cepat atau tidak 46:46 mendahului 46:48 tapi berada di sebelah kanan jalan itu 46:52 artinya kita sedang memakan hak orang 46:56 yang mengendarai kendaraannya dengan 46:58 lebih cepat ingin mendahului kita. 47:01 Tapi enggak bisa karena ada kita di 47:03 sebelah kanan. 47:05 Nah, itu termasuklah dalam kategori 47:08 harta atau hak yang batil yang kita 47:11 makan. 47:13 Apalagi kalau kemudian ada orang yang 47:16 sudah dia lambat di sebelah kanan lalu 47:18 dia pasang lagi sen ke kanan ingin 47:20 mengatakan saya tidak mau pindah. 47:23 Padahal tadi ada peraturan yang kita 47:25 sepakati ya ee di sebelah kanan. 47:30 Sebelah kanan. sebelah kanan hanya untuk 47:32 mendahului ya gitu ya. Jadi kalau kita 47:35 ingin mendahului kita ke kanan atau kita 47:37 lebih cepat kita di kanan Bapak Ibu. Ee 47:40 tapi sekarang terjadi luar biasa orang 47:42 tidak peduli lagi dengan itu semua. Nah 47:45 sehingga hak-hak orang yang sebetulnya 47:47 ee ee bisa mendahului atau ingin 47:50 mendahului jadi termakan oleh 47:52 orang-orang yang seperti itu, oleh 47:55 apa? Kendaraan-kendaraan yang tidak mau 47:57 pindah. [berdehem] Nah, ini hal kecil 48:00 mungkin ya, tapi dalam hal kecil itu 48:03 terdapat kebatilan yang harus kita bayar 48:06 dengan mahal manakala kita melanggarnya. 48:10 Karena tubuh kita sendiri tahu itu. 48:13 Tubuh kita tahu karena dia membaca dia 48:15 otak ini merekam ya plelang tulisan itu 48:19 ya itu dia rekam itu Bapak Ibu. 48:23 Lalu terjadi disordance, terjadi 48:25 pertentangan. 48:27 Ya, kita baca lajur kanan hanya untuk 48:29 mendahului misalkan gitu ya. Lain soal 48:32 kalau kita enggak ngerti bacaannya. Lain 48:34 soal ya. Misalkan ada orang, maaf ya, 48:37 buta huruf dia bawa mobil dia enggak 48:40 tahu itu bacaan itu apa, maka tidak 48:41 terjadi cognitive disons, tidak terjadi, 48:45 tidak terjadi hak yang batil. Dia enggak 48:47 tahu tuh 48:48 gitu. Tapi kalau kita tahu bisa baca itu 48:51 otak kita merekam. Lalu kemudian kita 48:53 lakukan ee yang berbanding terbalik 48:56 dengan apa yang tadi sudah dibaca itu. 48:58 Ee terjadi cognitive disordance, kita 49:02 akan membayar dengan mahal di situ. 49:06 Tidak murah, tidak mudah itu yang kita 49:08 bayar itu ya. Mahal sekali ya. Demikian 49:11 pula misalkan, maaf ya, misalkan 49:15 kalau Bapak Ibu masuk ke 49:19 WC misalkan WC umum misalkan gitu ya, 49:21 ada tulisan di situ 49:24 bayar Rp 2.000 gitu ya atau 2.000 49:27 misalkan itu ada ada tulisan di situ 49:28 misalkan. Nah, kalau Bapak Ibu masuk 49:32 artinya kita bersepakat terhadap akad 49:35 yang dia minta ya. 49:40 Lalu kalau kita keluar tanpa membayar 49:42 2.000, maka kita sedang membayarnya 49:45 dengan lebih mahal lewat apa? Terjadinya 49:47 cognitive disonance di tubuh kita. 49:50 Sel-sel tubuh kita enggak bisa terima. 49:52 Nah, sebetulnya demikian pula kalau kita 49:55 membayar lebih gitu ya karena 2.000 tadi 49:57 yang dia minta ya. Kecuali kalau kalau 50:00 kemudian kita bilang udah ambil saja 50:02 kelebihannya gitu ya. Nah, itu terjadi 50:05 dengan baik gitu ya. Nah, semua hal ini 50:08 adalah [berdehem] syariat dinul Islam, 50:11 dinul qayyim yang Allah sudah tetapkan 50:14 ketika Allah menciptakan kita manusia. 50:17 Ada kecerdasan itu di dalam tubuh kita. 50:19 Nah, kalau kita kalau kita ee lakukan 50:22 yang bertentangan dengan Dia, maka kita 50:24 sedang membunuh diri kita peran 50:26 pelan-pelan. Maka orang yang korupsi, 50:29 orang yang berbohong, berdusta, itu 50:32 tidak 50:33 tidak murah itu yang dia bayar. itu 50:37 terhadap tubuhnya sendiri, terhadap 50:39 anaknya. Makanya jangan heran ada 50:41 kasus-kasus di mana anak-anak muda itu 50:44 ya ee 50:46 apa begajulan begitu ya, ada yang 50:49 mukulin temannya sampai hampir mati 50:51 gitu. Kemudian kita tahu, oh rupanya ee 50:53 bapaknya mungkin apa seorang pegawai di 50:58 mana, kantor pajak atau kantor apa tapi 51:00 kekayaannya sekian ratus miliar dan lain 51:02 sebagainya. Nah, dari situ kita paham ya 51:05 apa yang dibawa pulang, apa yang dimakan 51:07 oleh bapaknya berdampak kepada variabel 51:09 detak jantung bapaknya lalu berpengaruh 51:11 kepada anaknya 51:13 gitu. Demikian pula di di Sumatera itu 51:16 ya, di mana itu kalau saya enggak salah 51:18 di Jambi apa di mana gitu ya. Ada lagi 51:20 begitu juga tabrakan bawa mobil itu anak 51:23 muda. Mobil bapaknya dibawa tabrakan. 51:25 Begitu dibuka ya rupanya ada pacarnya di 51:28 sebelah tidak tidak berbusana dan lain 51:31 sebagainya. ee wah luar biasa dalam 51:34 keadaan mabuk dan seterusnya gitu. Nah, 51:37 jadi berdampak berpengaruh harta yang 51:39 batil itu. Maka sekali lagi muaranya 51:43 dari puasa Ramadan kita, apa yang kita 51:46 rayakan sebagai fitrah kita dalam Idul 51:49 Fitri itu adalah salah satunya yakni 51:52 fitrah kita yang Allah ciptakan. Tidak 51:55 boleh kita memakan, tidak boleh kita 51:57 memberi asupan ke dalam tubuh ini yang 52:00 batil. Karena itu memang adalah 52:03 ketentuan yang Allah tetapkan sebagai 52:05 fitrah. Fitratallah allatiasaihaqillah. 52:11 Tidak akan kalian dapati pengganti eh 52:14 selain yang sudah Allah ciptakan itu. 52:18 Itulah agama yang tegak lurus. 52:22 Akan tetapi kebanyakan manusia tidak 52:24 mengetahuinya. 52:26 Ee ikhwan akhwat sekalian yang dirahmati 52:27 Allah, para pendengar radio silaturahim. 52:29 Demikian pula para pemirsa Rasil TV di 52:31 mana pun berada. Inilah kurang lebih ee 52:34 makna dari fitrah ya. Setelah Idul Fitri 52:37 ini kita harus ngapain? Apa yang 52:39 seharusnya kita miliki, apa yang 52:40 seharusnya kita punya sesuai dengan 52:42 ketentuan Allah semestinya kita 52:44 betul-betul menjaga fitrah kita ya. 52:47 Salah satunya adalah tadi untuk tidak 52:49 memakan harta yang batil di sekitar kita 52:51 dan betul-betul membersihkan dari ee 52:54 harta-harta yang batil tersebut. 52:56 Wallahualam bab. Eh, saya kembalikan ke 52:59 Pak Kang Fahri. Billahi taufik 53:00 walhidayah. Asalamualaikum warahmatullah 53:03 wabarakatuh. 53:04 Waalaikumsalam warahmatullahi 53:06 wabarakatuh. Demikian Iwan Nawawat telah 53:08 kita bersama-sama simak tadabur 53:11 Al-Qur'an bersama Ustaz Doni Amir Sagap. 53:13 Tema yang disampaikan adalah mengenai 53:15 setelah Idul Fitri apa dampak harta 53:18 batil terhadap tubuh? Ternyata banyak 53:21 sekali ya dampaknya negatif sekali. Jadi 53:23 hati-hati terhadap apa yang kita 53:25 konsumsi, apa yang kita apa namanya 53:28 berikan kepada keluarga kita Iwan Awat. 53:30 Dan kita akan bacakan nanti WhatsApp 53:32 yang telah masuk. Kita jeda terlebih 53:34 dahulu ya hewan Awat. Nanti setelah kita 53:36 jeda, kita akan kembali lagi tetap 53:38 bersama kami. 53:40 Bismillah 53:44 yaanirahim. 53:46 [musik] 53:50 untuk Islam yang satu masih bersama kami 53:52 ikhwan akhwat di acara tadabur Al-Qur'an 53:54 bersama Ustaz Doni Amir Sagap. Tema kita 53:57 adalah setelah Idul Fitri apa dampak 54:00 harta batil terhadap tubuh? Ini sudah 54:03 banyak ustaz yang masuk di WhatsApp yang 54:05 menyapa maupun yang bertanya. Yang 54:06 menyapa kita nih ada Bapak Mugi Jumana 54:09 sedang menyimak. Ustaz terima kasih 54:11 nasihat dan juga pencerahannya. Ada juga 54:13 yang Sri yang selalu menyimak. Bapak 54:15 Ramli, Bapak Mulhen juga Bapak Maman 54:19 Sumantri sedang menyimak. Ibu Aminah, 54:22 Ibu Darniwati juga Ibu Ani Sani Sudah, 54:26 Bapak Dalhar juga sedang menyimak ya di 54:29 Ciganjur. Bapak Anwar juga Bapak Mustofa 54:32 Hasan, ada juga Ibu Jamila, ada Ibu Nan 54:37 Fatimah, Ibu Hajah 54:40 Saidah dan masih banyak lagi yang sudah 54:42 mengirimkan WhatsApp. Terima kasih 54:43 banyak ikhwan akhwat. Ini yang bertanya 54:45 yang pertama saya bacakan Ustaz ya dari 54:47 Bapak Ade. Asalamualaikum warahmatullahi 54:49 wabarakatuh Ustaz Doni. 54:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:52 wabarakatuh. Iya silakan 54:53 Ustaz, bagaimana dengan keluarga para 54:56 koruptor yang terlihat baik-baik saja? 55:00 Apakah itu sebuah istiraj? Terus 55:02 bagaimana orang awam yang meyakini bahwa 55:04 harta korupsi tidak apa-apa selama bukan 55:07 kita yang melakukannya. Maksudnya orang 55:09 yang menikmati juga hasil korupsi 55:11 tersebut, Pak Ustaz. Demikian. Ah, iya. 55:14 Bagus sekali pertanyaan Pak Adik ya. 55:16 Silakan ikhwan akhwat, Bapak Ibu semua 55:18 kita buka surah Al-An'am, surah ke-6 ya 55:23 ayat ke-44. 55:25 Surah Al-An'am ayat 44. Surah ke-6 ya. 55:31 Kalimat Allah begini. 55:32 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 55:35 amma nasu maukiru bihi fatahna alaihim 55:39 abwaba 55:44 akublisun 55:48 nanti pada ayat 45nyahamdulillahbilamin 55:55 kata Allahu 55:58 ketika seseorang melupakan apa yang kami 56:02 peringatkan kepada Mereka justru kami 56:05 buka pintu segala sesuatu kesenangan 56:07 kepada mereka. Fatahna alaihim abwaba 56:10 kulli. 56:12 Nah, hatta farihu bima utu. Sampai ini 56:16 Allah tunggu ketika dia betul-betul lagi 56:19 senang-senangnya, lagi 56:21 sombong-sombongnya. Hatta faru bimaut 56:24 aknahum bagatan. Kami apa? Kami cabut 56:29 dengan seketika aktan. Fai hum mublisun. 56:32 Ketika itu dia akan terputus asa. Dia 56:35 akan berputus asa. Faqutiirulinaamu 56:39 walhamdulillahiabbil alamin. Begitulah 56:41 cara kami untuk memutuskan atau 56:44 mematahkan ya orang-orang yang zalim 56:47 itu. Jadi diulur dulu oleh Allah sampai 56:50 ketika sudah sudah apa? Sudah 56:53 perih-perihnya baru dicabut. kira-kira 56:55 begitu supaya lebih sakit 56:59 sampai putus asa. Nah, itulah yang 57:02 dinamakan dengan daraja atau istidraj. 57:05 Diambil dari kata darajah. Darajah itu 57:06 tangga yang terus dilalui sampai tidak 57:10 bisa kembali lagi. Ee gitu. Dan kalau 57:14 kita perhatikan Bapak Ibu, kalau orang 57:16 melihat dari luar orang koruptor, orang 57:19 korupsi kelihatannya duitnya banyak gitu 57:22 ya, jabatannya tinggi. Tapi coba 57:24 perhatikan bagaimana mental mereka. 57:27 Nah, itu ya anaknya ya. Kalau ada 57:30 seorang bapak pendusta makan uang yang 57:34 haram, yang batil, coba lihat anaknya. 57:37 Oh, ditutup-tutupi tetap kelihatan juga, 57:40 tetap ketahuan juga, 57:41 mentalnya rusak ya, mentalnya rusaku. 57:45 Ee dan itulah itulah yang sesungguhnya 57:48 terjadi ditutupi, ditutupi tapi akan 57:51 terjadi terus dan akan makin rusak 57:54 semakin hari semakin rusak. Nah, jadi 57:57 sebetulnya tidak tidak bahagia mereka 57:59 itu 58:00 ya tidak senang hidupnya. Coba 58:02 perhatikan orang-orang yang makan 58:03 uangnya halal ya. Mungkin dia bertani, 58:07 hasil tadinya dia jual, uangnya dia bawa 58:10 pulang makan untuk anak istrinya. 58:12 Mungkin uangnya enggak ada, enggak 58:13 enggak seberapa. Tapi dia bahagia, 58:16 anaknya bisa sekolah. Kalau jumpa 58:18 kembali pulang anaknya dengan membawa 58:20 rasa rindu kepada orang tuanya di 58:22 kampung, di desa. Ya, berjumpa, saling 58:25 berpelukan, ya. Ada tangis haru di situ. 58:29 Ya, itu indah sekali. Tidak bisa dibeli 58:31 oleh orang-orang yang mungkin uangnya 58:33 banyak dan lain sebagainya. Tapi ee 58:36 hasil korupsi, hasil harta yang tidak 58:39 halal dan seterusnya enggak bisa didapat 58:41 itu. Engak bisa didapat itu, gitu. Nah, 58:44 itulah itulah keberkahan yang tidak ada. 58:47 Nah, kalau orang bertakwa itu keberkahan 58:51 yang dibuka oleh Allah Subhanahu wa 58:52 taala dari langit dan dari bumi untuk 58:55 dia ee untuk dirinya dia. Bapak, Ibu 58:58 yang dirahmati Allah. Jadi ee bukan 59:01 hanya rezeki, tapi bentuknya adalah ee 59:05 apa? Keberkahan. Ee keberkahan dan 59:08 keberkahan itu tidak bisa dibeli, Bapak, 59:11 Ibu ya. Tidak bisa ada tidak bisa ada 59:14 begitu saja. Ee uang tidak bisa ee apa 59:19 ee memberi membelinya. Ya, kira-kira 59:22 demikian ya. Jadi jangan khawatir 59:24 orang-orang yang apa namanya yang 59:27 korupsi, orang-orang yang makan harta 59:29 yang batil itu mereka sedang membayar 59:34 dengan mahal itu 59:38 sedang membayar dengan mahal itu. Ya, 59:40 tunggu saja nanti waktunya sampai kita 59:42 menyaksikan ee betul-betul kehancuran 59:44 yang luar biasa. 59:47 Demikian kira-kira. 59:49 Jadi hati-hati buat para koruptor ya. 59:51 Cepatlah bertobat. Karena bukan hanya 59:53 merusak negara saja, tapi merusak tubuh 59:55 sendiri, keluarga juga ya, Ustaz ya. 59:57 Masyaallah. 59:58 Betul. Anak cucu, anak cucu keturunan. 1:00:00 Masyaallah. 1:00:01 Baik, Ustaz. Kita beralih ke pertanyaan 1:00:04 selanjutnya ini dari Bapak Ramli di 1:00:07 Tangerang. Ustaz, asalamualaikum 1:00:09 warahmatullahi wabarakatuh. 1:00:11 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:00:12 wabarakatuh. 1:00:13 Ustaz, apa makan harta riba juga 1:00:16 termasuk yang batil yang Ustaz 1:00:18 maksudkan? Demikian, Ustaz. Oh, i baik. 1:00:21 Terima kasih Pak Ramli. Ya, Pak Ramli 1:00:23 dan Bapak Ibu ee Ikhwan Akhwat, para 1:00:26 pendengar Radio Silaturahim, para 1:00:28 pemirsa Rasil TV di mana pun berada. 1:00:31 Kalau Bapak Ibu ingat ya, maaf ini saya 1:00:35 tampilkan ajalah anunya apa ee kasusnya 1:00:39 gitu ya. He. 1:00:40 Kalau Bapak Ibu ingat, ada satu kasus 1:00:43 seorang anak muda Indonesia berasal dari 1:00:46 Indonesia di Inggris 1:00:49 tertangkap ya dan dipenjara seumur hidup 1:00:53 karena kasus predator seksual 1:00:57 ya namanya Reinhard kalau enggak salah 1:00:59 itu ya. Ya, itu rupanya luar biasa itu 1:01:04 dia tuh ee padahal sekolah lagi sekolah 1:01:07 S3 kalau enggak salah ya. Ya, jadi 1:01:12 apa? Dia penyuka laki-laki. Laki-laki 1:01:14 sesama jenis. Dia penyuka sesamais. Lalu 1:01:15 di dibius orang-orang itu. Lalu sama dia 1:01:18 diperkosa dan lain sebagainya. Sampai 1:01:20 ketahuan lewat CCTV sekian ratus orang 1:01:23 dan akhirnya dia di 1:01:24 ee penjara seumur hidup. Kalau enggak 1:01:26 salah. terakhir kabarnya tuh ada kabar 1:01:28 beberapa waktu lalu dia dipukulin di 1:01:30 penjara itu ya. Nah, yang menarik begini 1:01:34 Bapak Ibu ini harus kita buka aja lah. 1:01:36 Yang menarik adalah maaf ya uang yang 1:01:39 dihasilkan oleh orang tuanya itu konon 1:01:42 adalah hasil riba, rentenir. 1:01:46 Rentenir minjamin uang terus dibungakan. 1:01:50 Nah, rentenir. Dari situlah bapaknya 1:01:52 bisa jadi orang kaya. Kira-kira begitu. 1:01:54 H 1:01:55 ya. Ee wah duitnya banyak ya bisa 1:01:59 menyekolahkan anak sampai ke Inggris 1:02:00 sampai ke mana-mana gitu ya Bapak Ibu. 1:02:02 Tapi coba lihat hasilnya gitu ya. Nah 1:02:05 kalau kita pikir ah dia memang bukan 1:02:07 orang Islam. Iya artinya saya ingin 1:02:09 mengatakan 1:02:11 harta harta yang dimakan yang riba tadi 1:02:14 itu berbahaya sekali kalau kalau kita 1:02:17 biarkan. Ee ini contohnya itu ya si 1:02:19 Reinhard itu. He 1:02:21 ya. 1:02:22 itu. Jadi banyak anak-anak lain yang 1:02:24 sekolah di luar negeri tapi baik-baik 1:02:27 saja. Bahkan ada yang menjadi pengurus 1:02:29 masjid, ada yang bertambah kesalehannya 1:02:32 justru di luar negeri. Banyak saya 1:02:33 saksikan anak-anak itu, Bapak, Ibu. Nah, 1:02:37 salah satu rahasianya adalah bagaimana 1:02:39 orang tuanya itu ya mendapatkan harta, 1:02:44 mendapatkan 1:02:45 makanan gitu hasilnya tuh apa yang 1:02:47 dimakan itu sehingga berdampak tentu 1:02:50 saja berdampak 1:02:52 gitu. Itu kasus yang tidak bisa kita 1:02:54 bantah. 1:02:56 Ee jadi bahaya sekali ya kalau kita 1:02:59 kemudian memakan harta yang seperti itu 1:03:02 ya, riba dan lain sebagainya ya. 1:03:05 Wallah bisa demikian kira-kira ya. 1:03:08 Ternyata ee berpengaruh juga ustaz ya 1:03:10 dari harta ini masuk 1:03:14 ya. Selanjutnya beralih ke pertanyaan 1:03:17 dari Bapak Hadi di mana ini? Di Jakarta 1:03:20 Selatan. Ya. Asalamualaikum 1:03:21 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:03:23 Waalaikumsalam war 1:03:24 ini mengenai ee bayar zakat, Pak Ustaz. 1:03:26 Kalau bayar zakat itu wajib jika ingin 1:03:29 ibadah puasanya Allah terima. Lalu 1:03:31 bagaimana dengan orang yang tidak mampu 1:03:34 tetap diwajibkan untuk bayarkan membayar 1:03:36 zakat, Pak? Demikian. 1:03:38 Iya. Jadi, terima kasih Pak Hadi yang 1:03:40 bertanya. Jadi memang 1:03:43 ini adalah perdebatan mengenai hadis 1:03:46 yang ee menjelaskan ee kewajiban 1:03:50 membayar zakat fitrah bukan zakat harta. 1:03:53 Ya, kalau kalau zakat harta tentu saja 1:03:56 yang memiliki harta itu wajib tentu 1:03:59 membayar zakat harta, zakat penghasilan, 1:04:02 zakat ee pertanian, perkebunan gitu ya 1:04:05 atau tambang ya tentu saja wajib. 1:04:07 Kenapa? Karena dia ketika mendapatkan 1:04:09 itu dia mengeluarkannya. Tapi bagaimana 1:04:12 dengan zakat fitrah? Sebetulnya Bapak 1:04:14 Ibu yang dirahmati Allah ya kembali ke 1:04:18 kaidah dasarnya bahwa pembayaran zakat 1:04:21 itu adalah ee 1:04:24 kepada yang lebih. Ee itu kaidah 1:04:26 dasarnya kita bisa ambil dalam surah 1:04:28 ke-2 Albaqarah ayat 219. 1:04:31 Kalimat Allah di pertengahan ayat di 1:04:33 situ setelah ee 1:04:36 setelah pertengahan kalimatnya 1:04:38 wasasalunaka 1:04:40 yunfiquun 1:04:41 qulilu. 1:04:44 Jika mereka bertanya kepadamu wahai 1:04:46 Muhammad tentang apa yang harus 1:04:48 diinfakkan ya infak dalam hal ini 1:04:51 artinya tadi zakat gu ya. Jadi infak itu 1:04:55 ada yang wajib ada yang sunah ya. Yang 1:04:58 wajib namanya zakat. 1:05:01 Jika mereka bertanya kepadamu tentang 1:05:02 apa yang diinfakkan, maksudnya adalah 1:05:04 zakat. Qulil afu jawablah. Katakanlah 1:05:08 yang lebih. Nah, yang lebih di situ 1:05:11 maksudnya adalah tentu harta yang lebih 1:05:14 dari kebutuhan. Pertama maksudnya. Dan 1:05:16 yang kedua juga bermaksud bahwa orang 1:05:21 yang membayar zakat itu yang memiliki 1:05:22 kelebihan, kemampuan. 1:05:24 ee sehingga berlaku pulalah ya dalam 1:05:27 kaidah itu kita bisa melihat tentu saja 1:05:29 tidak mungkin orang yang tidak punya 1:05:32 tidak punya untuk makan tapi dia harus 1:05:35 membayar zakat fitrah kan ini sulit 1:05:37 untuk bisa kita ee apa terima dari dasar 1:05:40 kaidah klil afu tadi itu gitu ya. Jadi 1:05:44 yang yang membayar zakat fitrah siapa? 1:05:46 Ya orang yang punya kelebihan tentu saja 1:05:48 dia wajib karena dia ee apa? Kulil afu 1:05:52 masuk ke dalam orang-orang yang memiliki 1:05:54 kelebihan gitu. Nah, jadi ketika hadis 1:05:57 kita temukan, maka kita juga harus 1:05:59 menyandingkannya ya, membawanya ke 1:06:03 hadapan Al-Qur'an, ke hadapan 1:06:05 kaidah-kaidah dasar, kaidah-kaidah yang 1:06:08 ee lebih tinggi sehingga kita tahu makna 1:06:11 dari kata perkata tadi sehingga ee pada 1:06:14 gilirannya ee bisa apa memahaminya 1:06:17 dengan utuh gitu. Jadi yang dimaksud 1:06:21 membayar zakat fitrah itu sebetulnya 1:06:23 adalah orang-orang yang berkemampuan, 1:06:25 berkecukupan ya sehingga memberikannya, 1:06:28 mendistribusikannya kepada orang-orang 1:06:30 yang tidak mampu. Justru di situlah 1:06:32 makna hakikat fitr berbuka puasa 1:06:37 supaya orang itu yang tidak mampu, yang 1:06:39 miskin, yang tidak punya uang tidak 1:06:42 sampai harus berpuasa di tanggal 1 1:06:44 Syawal ya. karena sudah dijamin ya 1:06:48 kebutuhan berbuka puasanya oleh 1:06:50 saudara-saudaranya yang lain yang mampu. 1:06:53 Ee itulah hakikat zakat fitrah ya. 1:06:56 Kira-kira demikian. 1:06:58 Tapi di beberapa tempat gitu ada yang 1:07:01 bilang semua wajib bayar yang mampu 1:07:04 tidak mampu itu ya 1:07:06 itu dia. Makanya itu ini harus kita 1:07:08 harus kita jelaskan dengan lebih baik 1:07:10 dengan lebih luas lagi. Salah satunya 1:07:12 tadi tuh surat ke-2 ayat 209 kaidah 1:07:15 dasar bahwail afu katakanlah yang lebih 1:07:20 yang lebih. Yang lebih itu kan 1:07:22 itu kita bisa bisa pahamilah yang lebih 1:07:24 itu artinya orang yang memiliki 1:07:26 kelebihan. Sedikit saya saya tambahkan 1:07:28 ini Kak Kang Fahri dan Bapak Ibu 1:07:31 ee ada fenomena ya fenomena pernah 1:07:34 terjadi itu ada orang di suatu daerah 1:07:38 itu ya karena dia diajari bahwa harus 1:07:41 bayar zakat fitrah kalau tidak puasanya 1:07:43 tidak diterima gitu ya. Nah, itu dia. 1:07:45 Akhirnya karena dia tidak mampu dia 1:07:47 membayar zakat itu kepada keluarganya 1:07:50 sendiri. [tertawa] 1:07:52 Ya, itu dia bayar zakat tuh kasih ke 1:07:55 keluarganya sendiri, ke dalam rumahnya 1:07:57 sendiri. 1:07:58 Nah, dia bertanya tuh, "Ustadz, bolehkah 1:08:00 saya memberikan zakat fitrah kepada 1:08:02 istri saya ee kepada anak saya karena 1:08:06 kami yang enggak makan." Nah, itu kan 1:08:09 miris hati kita gitu kalau kalau sampai 1:08:12 harus seperti itu karena hanya karena 1:08:14 tadi ee apa mendengarkan satu dua hadis 1:08:17 tapi tidak di apa dihadapkan kepada 1:08:20 timbangan 1:08:21 ee ayat ayat-ayat Al-Qur'an 1:08:23 kaidah-kaidah dasarnya 1:08:25 ee mestinya ee lebih komprehensif dalam 1:08:29 kita melihatnya yakni orang yang 1:08:31 mampulah yang berkewajiban dalam hal ini 1:08:35 ulil afu tadi yang yang lebih dari apa 1:08:37 yang dibutuhkan dan juga lebih dari apa 1:08:41 yang dikonsumsi sehari-hari. Ya, 1:08:43 demikian kira-kira. 1:08:45 Baik, selanjutnya ini dari tidak 1:08:48 menyertakan nama. Asalamualaikum 1:08:49 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 1:08:51 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:08:53 wabarakatuh. 1:08:54 Ee nemu uang di jalan katanya uang kita 1:08:56 akan hilang juga kalau kita pakai uang 1:08:59 tersebut. Apakah itu benar, Pak Ustaz? 1:09:01 Mitos atau benar gitu. [tertawa] 1:09:02 Demikian. 1:09:03 Oh, iya. Mitos atau fakta gitu ya. 1:09:05 Fakta. 1:09:07 Jadi begini Bapak Ibu memang ya 1:09:11 apa namanya 1:09:13 harus kita pahami bahwa 1:09:16 hak ya hak kita itu 1:09:20 yang namanya hak itu jelas ya, yang 1:09:22 namanya batil juga jelas. Jadi tidak 1:09:25 tidak sebenarnya tidak susah dia tu. 1:09:28 Nah, misalkan kita nemu duit di jalan 1:09:30 gitu ya, 1:09:31 apakah itu hak kita? 1:09:33 Iya. 1:09:33 Ya jelas itu bukan hak kita gitu aja. He 1:09:36 sudah ee makanya kalau kalau kita ambil 1:09:39 ya tentu saja kita jadi mau harta yang 1:09:42 batil. 1:09:43 Kalaulah kebatilan itu artinya kita akan 1:09:45 kehilangan duit juga sebanyak itu juga 1:09:48 masih mending gitu. 1:09:49 Coba kalau kebatilan itu artinya tubuh 1:09:52 kita akan rusak, badan kita akan sakit 1:09:54 kan rugi kita. Nah, jadi sebaiknya sudah 1:09:57 tidak kita ambil. Jangan diambil atau 1:09:59 kalau kalau boleh diamankan 1:10:02 ya, ditaruh ke tempat yang mungkin bisa 1:10:05 di bisa dikembalikan atau kalau di 1:10:07 jalanan yang mungkin dia sulit untuk 1:10:09 mencari itu bisa diberikan kepada yang 1:10:11 lain. Bayangkan begini. Seandainya yang 1:10:14 kehilangan uang tadi itu adalah 1:10:16 orang-orang yang memang betul-betul 1:10:18 butuh satu lembar uang itu 1:10:20 mungkin dia akan balik lagi habis waktu 1:10:23 seharian dia untuk mencari uang itu 1:10:24 karena uang itulah yang diharapkan yang 1:10:27 diharapkan untuk bisa makan hari itu. Ee 1:10:31 kan repot kita kalau sampai begitu. 1:10:33 Kalau dia kita makan harta dia yang 1:10:35 batil tadi itu. Ee jadi sebetulnya 1:10:38 memang ee jelas yang hak, jelas yang 1:10:41 batil dan kita tinggal menjalankannya 1:10:43 saja. Kalau itu bukan milik kita, milik 1:10:45 itu dalam artian diberi. Misalkan ada 1:10:48 orang datang ngasih kita, "Pak, ini duit 1:10:50 buat Bapak." Ah, terima tuh. 1:10:52 Karena itu artinya sudah hak Anda. 1:10:54 Rezeki nomplok gitu ya. 1:10:55 Loh, kenapa? Kenapa buat saya, Pak? 1:10:57 Enggak apa-apa. Pokoknya ambil aja. Ya 1:10:59 sudah, ambil. itu artinya sudah di 1:11:01 diberi diberikan akad ya dari dari orang 1:11:04 tersebut kepada Anda. Ambil saja itu 1:11:06 halal gitu. Nah, makanya Kang Fahri 1:11:08 Bapak Ibu 1:11:10 kalau di Arab itu ya kalau kita 1:11:11 perhatikan kalau kita umrah haji gitu 1:11:14 orang mau ngasih makanan di tokonya 1:11:17 ngasih coba kurma apa gitu ya halal 1:11:20 halal halal. Dia bilang begitu kan sama 1:11:22 kita. 1:11:23 Kenapa? supaya supaya jadi akad ya bahwa 1:11:27 apa yang kita makan, apa yang dia beri 1:11:29 itu memang halal gitu. 1:11:30 He he. 1:11:31 Ee gitu. Saya saya juga begitu. 1:11:33 Kadang-kadang kalau umrah saya 1:11:35 meninggalkan 1:11:37 ee apa? Kain ihram misalkan gitu ya. 1:11:40 Lalu meninggalkan juga misalkan ada 1:11:42 beberapa makanan atau buah-buahan gitu 1:11:44 yang enggak habis gitu karena keburu 1:11:46 harus pindah hotel, pindah kota gitu ya. 1:11:48 Tuliskan di situ halal 1:11:51 ha lam alif lam halal. Iya. 1:11:54 Ee sehingga dia pun akan mengambilnya 1:11:56 dengan halal. 1:11:59 Ee gitu si orang tadi tuh orang yang 1:12:01 orang yang menerima itu tadi ya. Kalau 1:12:05 dia kalau kita tidak taruhkan ee halal 1:12:07 ya kasihan dia nanti kalau dia makan ya 1:12:10 rupanya bukan hak dia jadi batil gitu. 1:12:12 Jadi halal ditaruh aja halal ya gitu ya. 1:12:16 Pernah tuh saya kebanyakan ada sesuatu 1:12:19 ah susah enggak masuk ini ke ini. Repot 1:12:21 juga bawanya gitu ya. tinggal tinggal 1:12:23 aja di hotel tulis kata-kata halal 1:12:26 ee biar nanti bellboy-nya atau apa yang 1:12:29 apa membersihkan kamar itu dia menjadi 1:12:32 ee apa menjadi hak di menjadi milik dia 1:12:35 dan kita sudah berikan kepada dia secara 1:12:37 halal ya 1:12:38 kurang lebih demikian. 1:12:39 Iya. Jadi jangan menyepelekan hal-hal 1:12:42 kecil Ustaz ya. Jangan menormalkan 1:12:44 dosa-dosa kecilnya ah cuman kurma satu 1:12:46 doang kok gitu. 1:12:48 Kita ng juga jangan seperti itu ya Ustaz 1:12:49 ya. harus bahaya 1:12:53 besar sekali kepada tubuh kita. Kita 1:12:55 pikir mah sepele gitu ya. Alah korbak 1:12:58 doang apa sih lah. Tapi tidak. Karena 1:13:00 fitrah ini dia otomatis 1:13:03 dia cerdas dia sel hidup. Dia itu 1:13:06 makhluk hidup yang taat kepada Allah dia 1:13:09 tu. 1:13:10 Ee dia enggak bisa melanggar Allah tuh. 1:13:12 Dia enggak bisa gitu. 1:13:13 Kalau kita mungkin bisa-bisa aja tapi 1:13:15 dia enggak bisa gitu. Ee itu itu makanya 1:13:18 begitu kita kasih masukan yang asupan 1:13:20 yang salah ah rusak dia. Enggak terima 1:13:23 dia. 1:13:24 Ee kira-kira demikian 1:13:26 dia ber. 1:13:26 Baik, Ustaz. Ini terakhir Ustaz ya dari 1:13:29 Ibu Yanti. Tapi tidak sesuai dengan tema 1:13:32 kat Ustaz. Enggak apa-apa, ya. 1:13:33 Asalamualaikum warahmatullahi 1:13:34 wabarakatuh. Mengenai ikrar ijab kabu 1:13:37 Pak Ustaz 1:13:38 ee jelaskan dong tentang makna ikrar 1:13:40 ijab kabo dalam sebuah pernikahan, 1:13:42 Ustaz. Apa dampak bagi kesetiaan 1:13:44 pernikahan seseorang? Apakah orang yang 1:13:46 akhirnya bercerai berarti ijabu kabunya 1:13:48 enggak khusyuk atau bagaimana, Pak 1:13:50 Ustaz? Apakah ada kesalahan-kesalahan 1:13:51 lain dalam tanda kutip sehingga 1:13:53 pernikahannya tidak sesuai dengan apa 1:13:54 yang diharapkan? Mohon pencerahannya, 1:13:56 Pak Ustaz. Demikian. 1:13:58 Iya. Iya. Iya. Jadi, memang ijab kabul 1:14:01 itu 1:14:03 adalah satu peristiwa yang oleh Allah 1:14:07 tuh disamakan gitu ya. 1:14:11 Jadi kata-kata ijab qabul itu disebut 1:14:14 dengan misaqon galiz. Nah, oleh Allah 1:14:17 disebut misaqon gol. Surat An-Nisa ayat 1:14:21 29. 1:14:23 Ya ayyuhalladzina amanu. Eh, maaf kok 29 1:14:27 ee 19 maksud saya ya. Jadi ee ya 1:14:30 ayyuhalina eh apa kalimatnya itu ee 1:14:35 20 ya bukan bukan 19 20 e apa eh 1:14:39 sebentar kalimatnya 1:14:41 eh waifaunahu 1:14:44 eh waifaqum 1:14:51 ya 20 apa 21 ya sebentar 19 20 1:14:56 21 1:15:04 Nah, itu kalimat Allah ya. Surat Annisa 1:15:06 ayat 21 di penghujung juz yang keemp. 1:15:09 Jadi kalimat Allah waifa bagaimana 1:15:13 kalian akan mengambil harta tadi itu 1:15:15 yang sudah diberikan maksudnya maharuq 1:15:19 baum bainum. 1:15:23 Padahal Allah dulu mengambil di antara 1:15:25 kalian berdua perjanjian yang kokoh, 1:15:28 yakni namanya adalah bisa golido. 1:15:30 Maksudnya akad nikah. 1:15:33 Ee akad nikah itu disebut dengan 1:15:35 perjanjian yang kokoh ya, perjanjian 1:15:38 yang ee berat gitu ya. Perjanjian yang 1:15:42 ee kuat ee gitu. 1:15:45 Nah, ee bisa gol itu juga Bapak Ibu yang 1:15:49 dirahmati Allah itu jugalah gitu ya ee 1:15:54 apa yang yang di yang oleh Allah tuh 1:15:59 dijadikan 1:16:00 sebagai nama ya ketika ee Bani Israil 1:16:08 diangkat di atas kepala mereka Gunung 1:16:11 Tursina. ee Gunung Tursina diangkat di 1:16:14 atas kepala 1:16:16 ee apa? Bani Israil itu kalimat itu 1:16:20 dipakai sama tuh oleh Allah tuh ee dalam 1:16:23 surat yang sama nih ya, surat An-Nisa ee 1:16:26 ayat ke-1 1:16:29 50 berapa tuh? Ee ayat 154 itu ya 1:16:34 di awal juz yang keenam itu 154 1:16:38 kalimatnya begitu juga. 1:16:51 Kalau tadi waakumiz, 1:16:54 sekarang waakna minhum eh apa? Bisaq ya. 1:17:00 Ee demikian pula ee dalam surah Al-Ahzab 1:17:04 ya ketika Allah juga mengangkat ee para 1:17:07 nabi ya para para nabi itu diangkat 1:17:11 dengan satu perjanjian yang disebut bisa 1:17:13 misqon gol juga surah 33 surat Al-Ahzab 1:17:16 ayat ke-7. Jadi ada tujuh kali eh maaf 1:17:19 ada tiga kali penyebutan Bisaqon Golzo. 1:17:22 Satu kepada akad nikah. Satu lagi ketika 1:17:26 Bani Israil diangkat gunung Tursina. 1:17:29 gunung-gunung Tursina beneran itu 1:17:31 diangkat di atas kepala mereka. Dan satu 1:17:33 lagi ketika para nabi dijadikan nabi 1:17:35 termaksud nabi kita Muhammad yakni pada 1:17:37 surah 33 Al-Ahzab ayat ke-7. Jadi segitu 1:17:41 beratnya akad nikah itu. 1:17:43 Hm. 1:17:43 Jadi jangan dikira main-main walaupun 1:17:46 cuma jabat tangan doang saya terima 1:17:48 nikahnya Fulanah bin Fulan dengan mas 1:17:50 kawin sekian dibayar tunai. Sah? Sah. 1:17:53 He. 1:17:54 Kelihatannya sepele. Tapi tidak di sisi 1:17:56 Allah itu. Kenapa? Karena dengan akad 1:17:59 nikah tadi ada hukum Allah yang berubah. 1:18:02 Yang sebelumnya haram jadi halal, yang 1:18:05 sebelumnya halal jadi haram. Ada 1:18:07 beberapa yang berubah. Nah, maka itu ee 1:18:11 kalau orang yang terkait dengan akad 1:18:14 nikah tadi tidak menjalankan perjanjian 1:18:16 berat itu, perjanjian kokoh tadi dengan 1:18:19 benar-benar, apakah itu di pihak istri 1:18:21 atau di pihak suami gitu ya, atau di 1:18:24 pihak mertua atau di pihak menantu 1:18:26 kepada mertua atau di pihak ipar kepada 1:18:28 ipar kan terdampak banyak itu ya atau di 1:18:32 pihak besan kepada besan gitu ya. ee 1:18:34 akan menanggung akibatnya luar biasa 1:18:37 mereka itu. Ee jadi anak kita akad 1:18:39 nikah, kita jadi mertua gitu kan ya. Ee 1:18:43 adik kita, abang kita nikah kita jadi 1:18:46 ipar. Ee terus siapa lagi? Ee apa anak 1:18:50 kita nikah kita eh tadi sudah ya jadi 1:18:53 mertua jadi besan juga kita. Ee kita 1:18:56 nikah kita punya mertua, kita punya ipar 1:18:58 dan lain sebagainya. Kita punya istri, 1:19:00 bapak-bapak, ibu-ibu, Anda punya suami, 1:19:03 punya ipar, itu semua berpengaruh tuh. 1:19:05 Iya. 1:19:06 Ee kalau Anda tidak perhatikan 1:19:07 baik-baik, ya namanya juga bisa konong 1:19:10 golizo, wah berat sekali dampaknya 1:19:12 kepada kita. 1:19:14 Nah, gitu. Jadi di posisi kita 1:19:17 masing-masinglah kita harus memenuhi 1:19:19 perjanjian itu dengan Allah. Bagaimana 1:19:21 Anda menjadi istri wahai ibu-ibu? 1:19:24 Bagaimana Anda menjadi kakak ipar atau 1:19:26 adik ipar? Bagaimana Anda menjadi 1:19:29 menantu? 1:19:30 Bagaimana Anda menjadi mertua kalau Anda 1:19:32 punya anak yang sudah menikah? Bagaimana 1:19:34 Anda menjadi besan? Ee itu aja kita 1:19:37 perhatikan gitu ya. Karena bisa walizo 1:19:40 itu. Ee apakah sekarang tadi 1:19:43 pertanyaannya apakah orang yang bercerai 1:19:45 itu artinya akad nikahnya tidak 1:19:47 khusyuk? 1:19:48 Tidak khusyuk. Ya enggak juga gitu. 1:19:50 Mungkin saja. Karena perceraian itu pun 1:19:53 ya Bapak, Ibu itu hukumnya juga ee 1:19:57 situasional sebagaimana nikah. Nikah itu 1:20:00 situasional hukumnya itu dasarnya adalah 1:20:03 sunah nikah itu. Nah, lalu bisa menjadi 1:20:06 wajib dalam kondisi tertentu, bisa 1:20:08 menjadi haram karena kondisi tertentu 1:20:11 nikah itu. 1:20:12 Nah, begitu pula ee talak. Ee talak itu 1:20:16 sebetulnya ibahah atau mubah ya. 1:20:19 Sebagian mengatakan makruh ya gitu ya. 1:20:21 makruh ya. Jadi halal tapi tidak disukai 1:20:24 Allah. Cuma dalam kondisi tertentu jadi 1:20:27 bisa jadi wajib. 1:20:29 Iya. 1:20:29 Talak itu ya kondisi apa ya? Kondisi di 1:20:32 mana misalkan secara syariat tidak lagi 1:20:35 memenuhi syariat misalkan ya suaminya 1:20:38 pindah agama wah 1:20:40 wajib talak itu wajib cerai. 1:20:43 Akidahnya rusak wajib cerai. Nah, tapi 1:20:47 tentu saja sekali ee di lain waktu akan 1:20:50 menjadi haram cerai itu. Ada orang minta 1:20:53 cerai, kenapa Ibu minta cerai kepada 1:20:54 suami? Ah, uang belanjanya kurang gitu. 1:20:58 Siapa uang belanja yang dikasih selama 1:21:00 ini cuma R5 juta? Waduh, ini enggak 1:21:02 [tertawa] 1:21:03 batil itu kalau kalau sampai dibolehkan 1:21:06 bercerai itu. Nah, begitu. Nah, jadi ee 1:21:10 apa hukumnya bisa berubah situasional. 1:21:12 He. 1:21:12 Nah, jadi belum tentu atau tidak berarti 1:21:15 mungkin orang yang bercerai itu tidak 1:21:17 berarti ee apa namanya ya akad nikahnya 1:21:21 gagal atau apa. Tidak belum tentu juga 1:21:23 karena memang ada situasi yang 1:21:25 ee apa mendasari ya kenapa terjadi 1:21:28 perceraian itu. Justru situasi itulah 1:21:30 yang penting ee untuk kita perhatikan 1:21:34 ya. Jangan-jangan dia sebaiknya bercerai 1:21:36 atau wajib bercerai gitu karena tadi 1:21:38 akidah apa dan lain sebagainya atau 1:21:40 sebaik sebaliknya haram. ya jangan 1:21:43 bercerai karena begini begitu dan lain 1:21:45 sebagainya ya. Jadi situasional sekali 1:21:47 ya kira-kira demikian. 1:21:49 Baik Ustaz kita dibatasi oleh waktu 1:21:51 mungkin sebelum pamit disimpulkan tema 1:21:53 kita hari ini Pak Ustaz 1:21:55 ya. Terima kasih Kang Fahri. Bapak Ibu 1:21:57 para pendengar Radio Silaturahim para 1:21:59 pemirsa Rasil TV di mana pun berada. Di 1:22:02 dalam tubuh kita ada sebuah kecerdasan. 1:22:05 Ada makhluk-makhluk Allah kita itu 1:22:06 terdiri dari sekian miliar makhluk yakni 1:22:11 sel. Mereka taat kepada Allah. Itu 1:22:13 makhluk itu ya namanya e fitrah ya. 1:22:17 Fitratallah allati alaiha surat 30 ayat 1:22:20 30. Nah kita Idul Fitri ya latihan puasa 1:22:24 ujungnya adalah supaya tidak makan harta 1:22:26 yang batil ya. Karena makan harta batil 1:22:29 itu artinya kita melanggar fitrah kita, 1:22:31 rusak ya tubuh kita, rusak hidup kita, 1:22:35 dan nanti ujung-ujungnya rusak pula anak 1:22:37 cucu keturunan kita. Ee mudah-mudahan 1:22:40 memberikan manfaat bagi kita semua. Ee 1:22:42 mohon maaf lahir batin. Billahi taufik 1:22:44 walhidayah. Asalamualaikum warahmatullah 1:22:46 wabarakatuh. 1:22:47 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22:49 wabarakatuh. Demikian nahwat tausiah 1:22:51 malam tadabur Al-Qur'an bersama Ustaz 1:22:53 Doni Amir Sagap dengan tema setelah Idul 1:22:55 Fitri apa dampak harta batin terhadap 1:22:57 tubuh? Telah kita bersama-sama simak 1:22:59 Iwan Ahmad. Semoga apa yang disampaikan 1:23:01 banyak manfaat untuk kita semua Iwan 1:23:03 Ahmad. Saya yang bertugas Pak Hadir 1:23:04 ditemani Neza dan juga Yusuf Subang 1:23:07 pamit. Subhanakallahumma wabihamdika 1:23:09 ashadu alla ilahailla anta astagfiruka 1:23:11 wa atubu ilaik. Asalamualaikum 1:23:13 warahmatullahi wabarakatuh. 1:23:15 Waalaikumsalam.