Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:05 Brazil [musik] 0:13 [musik] 0:18 [musik] 0:26 [musik] 0:30 Bismillahirrahmanirrahim. 0:32 Asalamualaikum warahmatullahi 0:33 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:35 rahimakumullah. 0:36 Alhamdulillah wasyukurillah kita 0:39 dipertemukan kembali di acara ruang 0:41 kesehatan radio silaturahim yang 0:44 mudah-mudahan bisa mempersuasi dan 0:47 memotivasi kita semua untuk bisa 0:49 melangkah lebih ringan menjalani 0:52 hari-hari kita sehat lahir dan batin. 0:56 Tidak lupa salam selawat kita lantunkan 0:58 untuk junjungan umat kekasih kita 1:00 Muhammad Rasulullah sallallahu alaihi 1:03 wasallam. Semoga kelak kita mendapatkan 1:06 syafaat beliau dan dapat berkumpul 1:09 bersama beliau di saat yang sangat kita 1:12 rindukan di yaumil akhir. Ikhwan akhwat, 1:16 kehadiran narasumber ruang kesehatan 1:19 kali ini mudah-mudahan 1:22 benar-benar memberikan pencerahan karena 1:26 banyak hal-hal yang bisa jadi sama 1:27 sekali belum kita ketahui atau kita 1:30 sadari. dan dr. Dewi Inong Irana, 1:36 spesialis kulit 1:39 ee penyakit kulit ini emm 1:43 lulusan dari Universitas Indonesia, 1:46 Fakultas Kedokteran dan spesialis 1:49 penyakit kulitnya juga dari Universitas 1:53 Indonesia. Beliau ada di Ikatan Dokter 1:56 Indonesia sekarang ini, sekaligus juga 1:58 di Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit di 2:02 dan kelamin di Indonesia. Ikhwan akhwat, 2:06 selama ini bisa jadi kita mendengar 2:10 terkait dengan bagaimana seseorang 2:12 berzina. 2:14 Apa pula itu yang namanya LGBT dan juga 2:18 nafsa? Tiga hal ini yang semoga bisa 2:22 kita simak dengan telinga jiwa kita agar 2:24 kita paham sepenuhnya. Dan beliau Dr. 2:29 Dewi Inong Irana sudah siap di sini. 2:31 Kita sapa beliau. Asalamualaikum 2:33 warahmatullahi wabarakatuh, Dok. 2:34 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:36 wabarakatuh, Bu Nini. 2:39 Sekalian. Masyaallah. Yang dirahmati 2:42 Allah. Amin. Amin. Terima kasih sekali 2:45 dengan sedikit obrolan sebelum on air 2:49 tadi. Saya jadi merasa kayaknya saya 2:52 juga enggak tahu banyak nih soal hal-hal 2:55 seperti ini. Bahwa kejadian di Indonesia 2:59 yang kelihatannya baik-baik saja 3:01 ternyata kalau menurut catatan dokter 3:06 Dewi Inong enggak baik-baik aja jadi 3:10 deg-degan. Tapi baiklah, terkait dengan 3:13 bagaimana ee zina atau freek, LGBT, dan 3:17 NAPSA, kami ingin dengarkan sepenuhnya 3:20 paparan yang akan dokter sampaikan. 3:22 Silakan. 3:23 Baik, Mbak Nuning, ya. 3:25 Iya. 3:26 Ee 3:28 saudara-saudariku sekalian yang 3:30 mendengarkan pagi ini, ee 3:33 bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 3:35 warahmatullahi wabarakatuh. 3:38 Saya pengalaman menangani ini sudah ee 3:42 38 tahun. 3:44 Masyaallah. 3:46 Ya. Jadi terakhir ini tambah sedih ya 3:50 karena 3:52 bagaimana ya? Tapi jangan lupa ee selalu 3:55 kita sebagai muslim barangkali juga sama 3:58 di agama lain. Saya juga bekerja sama 3:59 dengan berbagai agama di Indonesia ya. 4:03 Ee sama semua kita tidak ada yang setuju 4:05 zina ya. Jadi jangan lupa kita surat 4:09 buka dong tolong surah at-Tahrim 4:12 Al-Qur'an surat at-Tahrim ayat 6. He 4:18 ya. Ee saudara-saudariku sekalian, mohon 4:21 kita beresin diri kita dulu ya ee dan 4:26 keluarga kita gitu ya dari api neraka 4:30 tuh bukan hanya di bukan hanya di 4:31 akhirat nanti di dunia juga ya tadi 4:33 nanti penyakit-penyakit yang saya temui 4:35 sehari-hari kok meningkat sekali tapi 4:37 dimulainya memang dari keluarga Mbak 4:39 Nuning dan 4:40 para pendengar sekalian ya 4:42 saudara-saudariku sekalian. Masyaallah. 4:44 Masyaallah. Ya, itu jangan lupa. Jadi, 4:46 kita bereskan diri kita. Saya dari 4:48 Broken Home Family. Orang tua saya 4:50 bercerai ketika usia ee saya 6 tahun, 4:53 adik saya 4 tahun. Adik saya sempat 4:55 menjadi pecandu narkoba selama 14 tahun 4:58 karena ya ee bahkan murtad ya, enggak 5:02 punya agama 5:04 karena dapat ee bapak yang angkat yang 5:07 dia sayangin, yang sayang sama beliaunya 5:10 ya itu. Jadi terus saya juga saya tapi 5:13 punya ayah angkat. Saya kuliah di UI 5:15 sambil kerja angkat adik saya dari 5:17 pinggir jalan. Memangnya gampang. 5:20 Makanya jangan lupa kan fusakum waikum 5:22 naro. Buat adik-adik yang belum menikah 5:24 tolong dong nanti benar-benar cocok 5:27 enggak? 5:28 Kalau mau nyari jangan main asal ini aja 5:31 ya. Nanti periksa dulu semua cocok 5:33 enggaknya juga. Jangan hanya ini, jangan 5:35 hanya periksa HIV sipilih sekarang wajib 5:38 ya kan supaya anaknya sehat. Ini 5:40 Indonesia paling keren loh. Enggak ada 5:42 negara lain seperti ini. Ya udah. Terus 5:45 nanti cocok enggaknya itu karena ini 5:47 penting banget. Ee karena ini nanti 5:50 kalau boleh kita jadi ee ini dunia 5:52 akhirat ya. 5:54 Emm saya punya ayah angkat. Jadi kalau 5:57 di sini ada Bapak Ibu yang memang ee 6:00 karena memang udah enggak punya pasangan 6:03 hidup lagi ya karena mungkin tidak cocok 6:05 bercerai atau tadi meninggal ya itu 6:09 tolong kalau ada anak-anak yang masih 6:10 butuh orang tua tolong diganti dong. 6:13 Saya dulu ayah angkat saya itu Pak De 6:16 Pak Pak Le 6:18 ya yang keluarganya bahagia. Jadi saya 6:20 ee ini apa namanya? Keluarga bahagia. 6:24 Heeh. Jadi apa namanya? Saya 6:28 jadi ee jadi enggak benci sama lelaki 6:31 gitu loh. He [tertawa] 6:32 ya. Kemudian saya juga berobat ke 6:34 psikologo. Ini penting ya. Tolong dong 6:37 nanti kita saya kasih juga ya ee 6:39 alamat-alamatnya barangkali psikolog 6:41 yang bisa di ee dadatangi untuk ee 6:44 terapi dan lain-lain ya. terutama yang 6:47 kalau sudah tersesat jalan kita udah 6:49 cobaan itu beda-beda. Oke. Jadi kalau 6:51 boleh nanti ee ee saya waktu itu bikin 6:55 perjanjian pranikah. Buat adik-adik yang 6:56 belum menikah tolong bikin dong 6:58 perjanjian pranikah ya. Saya ee waktu 7:01 itu ee perjanjian saya adalah tidak 7:03 bersedia poligami karena trauma 7:06 ya. Nah, kemudian tidak bersedia KDRT. 7:08 Tapi suami juga punya 7:10 permintaan-permintaan yang trauma masa 7:12 kecilnya supaya tidak terulang gitu ya. 7:15 Kita bikin perusahaan untuk kumpul di 7:16 surga. Dan ini sekarang tanda-tanda hari 7:19 kiamat sudah banyak sekali, termasuk 7:21 yang saya hadapi sehari-hari ya. Nah, ya 7:23 kita mulai barangkali 7:26 jangan salah saya baru pulang dari Aceh, 7:29 Mbak Nuning. 7:30 Oh, daerah bencana itu ya? 7:31 Iya. 1 bulan sebelum bencana dengan 7:34 Ustaz Benri. 7:35 He 7:36 ya. Karena di sana ternyata dari seluruh 7:38 pita HIV 90% adalah laki-laki. Jangan 7:42 nyalahkan ibu. 7:44 Nanti mungkin akan saya ulang itu Bu Eli 7:47 Risman minta sama saya untuk 7:49 terus-terusan disampaikan hadis sahih 7:51 ya. Jangan menjadi ayah dayuts. Tiga 7:55 kelompok manusia tidak bisa masuk surga. 7:57 Pertama pecandu. Pecandu apapun ya. 7:59 Bukan hanya khammer, bukan hanya pecandu 8:02 yang kemarin meninggal ya. Ada karena 8:03 oplosan ya. Kenapa sih orang jadi ee 8:07 seperti itu? Ee ee keluar ke mana? 8:10 Karena di rumahnya enggak bahagia. 8:12 Setuju ya? 8:14 Benar kan? Kalau udah bahagia di rumah 8:16 ya ngapain cari yang di luar? Saya dulu 8:19 sibuk sekali ya ikut organisasi PMR 8:21 pramuka saya yang positif sih. Tapi adik 8:24 saya tadi lari ke tempat yang dia 8:26 bahagia kelihatannya sampai sudah mau 8:28 meninggal masuk penjara. Alhamdulillah 8:30 ibu saya, para ibu tolong dong jangan 8:32 berhenti salat tahajudnya. Ibu saya 8:34 tidak pernah berhenti berharap sama 8:36 Allah. Masyaallah, masyaallah. 8:38 Masyaallah. He 8:39 ee selama 14 tahun salat tahajud enggak 8:42 pernah berhenti. 8:44 Ya, itu enggak pernah berhenti salat 8:46 tahajudnya. Akhirnya alhamdulillah adik 8:47 saya dapat hidayah jadi ustaz sekarang 8:49 juga. 8:50 Masyaallah 8:50 ya. Heeh. Enggak, Bu, enggak pernah 8:52 berhenti. 8:54 Ah, tapi sudah terlanjur 8:56 ee beliaunya menyesal. Kenapa ya? Dulu 8:58 saya marah sama keadaan ngerusak diri 9:00 sendiri. Adik-adik tolong dong yang 9:02 barangkali yang masih muda tolong ya. 9:05 Eh, 9:07 nanti kalau misalnya kita marah sama 9:09 keadaan, jangan ngerusak diri sendiri, 9:12 ya kan? Yang rugi kan kita dulu mungkin 9:14 mau bikin malu orang tua tuh adik saya, 9:16 tapi ya seperti itu ya. Nih 9:19 alhamdulillah sekarang beliaunya apa? 9:22 Keluarga yang oke, punya rumah singga 9:24 untuk anak-anak 9:25 ee pinggir jalan ya. Alhamdulillah ibu 9:28 saya juga apa tetap doanya enggak pernah 9:30 berhenti, enggak pernah ngusir anak. 9:32 Ibu-ibu tolong dong bicara dengan anak 9:34 dan suami. Ini Bu Eli Risman minta tidak 9:37 boleh lebih dari 15 kata ya. 9:40 Halo. Oo katanya Mbak Nuning. 9:43 Bayangin yang cerewet gimana tuh? 9:45 Cerewet saya kalau saya ngomel sama 9:47 kucing saya si Pina. 9:49 Iya atau tanaman. 9:52 Kalau kita ngomelin tanaman itu biasanya 9:55 tanamannya layu. Kucingnya paling miau 9:59 miau. Hm. 10:00 Tapi tetap saja merug 10:01 tapi 15 kata 10:04 enggak akan didengar. Oke. 10:06 Siap. 10:07 Dan tadi ya ee dan kami selalu bilang 10:10 peraturan dari Allah, dari Tuhan Yang 10:12 Maha Esa, 10:14 dari kami orang tua nanti guru, Pak RT, 10:18 Pak RW, dosen 10:19 ee negara selama tidak bertentangan 10:22 dengan peraturan Allah. Karena apa? 10:24 Karena sayang, cinta, bukan dosa masuk 10:28 neraka. 10:31 Tolong dong, Ibu-ibu. Berapa kata? 15 10:34 kata. Dan jangan ditakut-takuti neraka 10:36 melulu. Bismillahirrahmanirrahim 10:40 adalah kita. Agama Islam, agama kasih 10:44 itu sebenarnya agama muslim. Apa-apa 10:46 bismillahirrahmanirrahim. 10:48 Dengan nama Allah yang maha pengasih, 10:49 maha penyayang, bukan maha penghukum 10:51 loh. I kan benar ya. Oke, jadi hubungan 10:57 seks itu hanya boleh dilakukan oleh 10:59 suami istri dan laki dan perempuan. Ya, 11:02 enggak yang sah secara hukum agama 11:05 negara Republik Indonesia Pancasila. 11:08 Kalau bukan suami istri ee itu zina atau 11:11 seks bebas. 11:13 Kita enggak bisa di enggak bisa dibilang 11:15 melanggar hakazi karena kan kita kan 11:18 Pancasila. 11:19 Ada enggak agama yang setuju zina? Saya 11:21 nanya, saya kerja sama ya sama semua 11:23 agama. 11:24 baru pulang dari IKN diundang juga sama 11:27 ee gereja Kristen di sana. Kemarin waktu 11:29 di ee Merauke itu kerja sama dengan 11:32 Gereja Katolik di sana juga sama enggak 11:35 ada yang setuju zina apalagi lewat dubur 11:38 tempat kotoran keluarnya apa? Lubang 11:40 kotoran pembuangan. 11:42 Jadi Anda punya hak azazi kita juga 11:45 punya ya karena kita Pancasila. 11:48 Kamu punya hak azazi kita juga punya. 11:51 Harusnya Indonesia yang paling rendah 11:53 angkanya 11:54 di dunia. Betul enggak? 11:56 Harusnya. 11:57 Harusnya. Karena kita kalau dilakukan 11:59 Pancasila 12:00 jangan hanya termasuk Al-Qur'an itu 12:03 tanda-tanda hari kiamat. Al-Qur'an hanya 12:05 sampai di tenggorokan. Ini sudah sampai 12:08 banyak sekali kasus 12:11 tidak dilakukan, tidak diamalkan. Tolong 12:14 dong Bapak-bapak, Ibu-ibu, anak-anak itu 12:18 bukan hanya hafal. Yang penting tapi 12:21 harus tahu ini artinya apa, maksudnya 12:25 surat ini apa, ada ralatnya surat ini. 12:29 Maksudnya apa? Itu yang dilakukan suami 12:30 saya dulu waktu anak-anak 12:33 masih ee di rumah, habis salat ee apa 12:37 magrib ya. Kemudian ee dengan anak 12:40 lakinya dibawa ke masjid kemudian pulang 12:43 nanti dibacakan. Artinya 12:46 pas banget 12:48 ya. Jadi ya bukan hanya Ramadan 12:50 enggak maksudku yang dengar nih pas 12:52 banget. 12:53 Iya. Dan Ramadan itu sebenarnya latihan 12:57 ya enggak 12:58 kan enggak boleh begadang. Rasulullah 13:00 tidur bakda isya bangun sepertiga malam. 13:03 Iya. Nah itu dilakukan ketika Ramadan. 13:06 Ayo yuk kita lakukan terus. Enggak ada 13:08 begadang 13:09 latihannya 30 ya. 13:13 33 hari termasuk tadi ya kan. 13:17 Masyaallah. 13:18 kan nanti jangan lupa. Nah, jadi kalau 13:22 bukan suami istri laki-laki dan 13:24 perempuan, kita enggak melanggar hak 13:26 azazi ya. Anda punya hak azazi, kita 13:29 juga punya karena kita Pancasila. 13:31 Sekarang saya nanya, ada agama yang 13:33 setuju zina enggak? Enggak ada. Lewat 13:36 dubur, lubang keluar Eek. 13:38 Apagi? 13:39 Apalagi 13:41 kita enggak ngelanggar, ya. Maaf, ya. 13:44 Peraturan. Sekali lagi peraturan saya 13:46 akan ulang terus. Peraturan dari Allah, 13:49 dari Tuhan Yang Maha Esa, dari orang 13:51 tua, dari negara, dari RT RW selama 13:53 tidak bertentangan dengan peraturan 13:55 Pancasila tadi ya, semua agama sama 13:57 adalah karena sayang. Semua 14:01 karena cinta. 14:04 Iya. 14:05 Iya. 14:07 Iya. Bukan benci. Ibu-ibu tolong dong. 14:10 Bukan dosa masuk neraka ya, karena 14:13 sayang. Oke, sekali lagi dan pornografi. 14:17 Ini penelitiannya Bu Eli Risman dengan 14:19 dokterd Pukovisa, spesialis saraf. 14:22 Ternyata keconduan porno merusak bagian 14:24 otak yang membedakan manusia dengan 14:26 hewan. 14:27 Heeh. 14:29 Ee kecerdasan enggak terpengaruh. Nih, 14:32 ini ada penelitian ilmiahnya beliau ya. 14:34 Jadi ini udah terjadi yang e Kak Sinyo 14:37 atau Pak Agung Sugiarto SPD Master 14:41 Psikologi yang punya alat ukur untuk ee 14:44 ini ee laki-laki ini LGBT atau bukan ya. 14:48 Ini penting mungkin nanti dipakai ya. 14:51 Misalnya juga untuk para ustaz yang di 14:54 ini dan ustazah yang di pesantren 14:56 penting sekali juga untuk dosen, untuk 15:00 semuanya deh ya. Nah, kalau di ee 15:04 penjaga negara sudah dipakai 15:06 ya. Heeh. Nih tolong ya. Karena kan 15:08 kalau udah kena itu nanti kita bahas ya. 15:11 Saya yang setiap hari menghadapi ya dan 15:14 karena sudah tanda akhir kiamat nih kok 15:15 meningkat sekali. Oke, jadi tadi nih ada 15:19 nih dia e nonton porno, dia, bapaknya 15:22 enggak tahu ke mana, broken home ya, 15:24 family. Nah, kemudian ibunya 15:27 sakit-sakitan dia akhirnya dia jelek mau 15:30 memperkosa enggak berani. Nonton porno 15:33 aja udah capek pakai tangan sendiri. C 15:36 sekarang sebutannya anak muda. 15:38 H 15:39 yang belum tahu ya. Kalau mungkin 15:40 ibu-ibu pada enggak tahu apaan. C ya. 15:43 Heeh. Saya enggak sebut ee itunya ya 15:45 itu. 15:46 Heeh. 15:47 atau dibalik I I OC 15:51 ya itu sekarang itu sebutannya untuk O N 15:55 A N I kan itu anak muda sebannya itu ya 15:58 ibu-ibu, bapak-bapak eh gua udah 16:00 seminggu nih enggak CI. Nah berarti 16:04 artinya ada apa nih anak kenapa dia kok 16:08 sampai seperti itu ya kan. Nah pasti 16:10 gitu ya. Nah, tadi dia udah capek, 16:14 akhirnya dia memperkosa. Enggak berani, 16:16 akhirnya memperkosa ayam sampai mati. 16:19 Astagfirullahalazim. 16:21 Ini kejadian ya didampingi. 16:23 Kenapa keluarga kembali lagi? 16:27 Saya diundang dengan Pak Agung Sugiarto 16:30 tadi, Kak Sinyo ke suatu tempat di 16:33 Jawa Barat. Saya enggak sebut ya. Itu 16:36 daerah kotak-kotak gitu. Rumahnya 16:37 miskin. Indonesia belum sejahtera. 16:41 Tolong dong lapangan pekerjaan please 16:46 ya. Yang penting lapangan pekerjaan 16:48 untuk para Bapak. Uangnya tolong untuk 16:51 lapangan pekerjaan yang dijanjikan Rp9 16:53 juta lapangan pekerjaan. Saya enggak 16:55 ngomong ya apapun. Ini seperti ini. Ini 16:57 yang kami hadapi. Karena bapak-bapaknya 17:00 itu rumahnya satu kotak loh. Kerja di 17:02 Jakarta. Pulangnya cuman 3 4 bulan 17:05 sekali. Terus anak-anak ngelihat dong 17:07 live enggak usah nonton porno atau 17:10 Masyaallah. 17:11 Bapak ibunya hubungan ya satu ruangan 17:14 udah. Terus kalau bapaknya lagi kerja, 17:16 ibunya ngerumpi, penghasilan kecil 17:18 sekali, rumahnya satu kotak aja 17:20 ya. Akhirnya 12 anak, usia 3 sampai 7 17:24 tahun saling sodomi. Usia berapa? 6 17:28 sampai 12 tahun. 17:30 Astagfirullah. 17:32 Sarenging sodomi dan oral. 17:34 Saya enggak tidur 3 hari periksain dubur 17:36 sama mulutnya. 17:38 Iya. 17:40 6 sampai 12 tahun. Karena nonton 17:42 tadi dikasih lihat sama yang lebih tua. 17:45 Kesepian. Keluarga enggak bahagia karena 17:48 lapangan pekerjaan harusnya kumpul 17:50 keluarga. Makanya tadi apa? Qu anfusakum 17:53 wa ahlikum naro. Ya gimana bapaknya 17:56 harus cari kerja di luar kota yang di 17:58 pinggir-pinggir jalan. Bapak Ibu boleh 18:00 lihat yang pada nunggu. Jadi nunggu 18:03 kalau ada yang apa butuh lihat ya. Itu 18:07 yang seperti itu yang saya hadapi dengan 18:08 Pak Sinyo setiap hari. 18:10 Siap. 18:11 Sedih ya. 18:13 Oke. Kalau yang ee keluarga kaya juga 18:16 banyak karena tadi ya. 18:19 Nah, justru karena Bapak ibunya sangat 18:21 sibuk. Kita banyak sekali nih kasus. 18:24 Jadi ee kalau perilaku seks bebas atau 18:27 zina dan itu penyimpangan seksual ya itu 18:30 masalah kesehatan nama perusak 18:31 kesehatan. Betul ya Pak Agus ee Asmir 18:35 Agus dan ee Bu Iris Agus PhD itu yang 18:38 bilang ini masalah kesehatan dokter 18:40 tolong disebut perusak kesehatan. Setuju 18:43 ya? Dan Indonesia adalah penderita HIV 18:47 di ASEAN paling banyak ya di ASEAN 18:50 HIV-nya 18:51 90% eh itu bukan nanti lain. 18:54 Oh lain lagi. 18:55 Tunggu jangan salah. Dari seluruh 18:58 penderita HIV di Aceh di Banda Aceh 90% 19:03 adalah laki-laki. 19:05 Tapi penderita HIV AIDS 19:08 di Indonesia adalah terbanyak di ASEAN. 19:13 Harusnya kita paling rendah karena 19:15 Pancasila. Enggak ada yang setuju zina. 19:18 Harusnya kita Pancasila. Setuju ya? Ini 19:23 jangan jangan dikaburkan ini. Tolong ya. 19:26 Jadi Indonesia ini terbanyak HIV-nya di 19:30 ASEAN paling tinggi jumlahnya. 19:34 Dan ya ini prestasi atau musibah ya. 19:38 Indonesia negara dengan populasi LGBT 19:40 terbesar kelima di dunia. 19:43 Kelima. Masyaallah. 19:44 Iya. Bapaknya ke mana? 19:48 Jangan nyalahin ibu 19:51 tadi. Jangan menjadi ayah diuts 19:55 ya. Satu, pecandu enggak bisa masuk 19:59 surga. Dua, durhaka orang tua. Jelas. 20:01 Tiga, laki-laki yang membiarkan 20:03 kejelekan dalam keluarganya. 20:06 Rata-rata pada rindu ayah ya. 20:10 Berat ya lah. Memang 20:12 tugas ayah. Heeh. 20:14 Iya ya kan. Nah akibat dari perbuatan 20:18 seks bebas itu penyakit IMS 20:21 23 macam. Bukan hanya HIV AIDS ya, bukan 20:25 hanya sifilis saya sebut ya. HIV, 20:27 sipilis, gonore, infeksi non skare fisic 20:31 e spesifik atau kondiloma akuminata, 20:35 penyebab kanker servik, kanker penis, 20:37 kanker dubur, kanker rongga mulut, ulkus 20:40 mole, herpes simplek gemitalis, bukan 20:42 herpes yang di badan ya. Kalau itu cacar 20:44 air, itu herpes dooster. Hepatitis B dan 20:48 C yang terbaru nih sekarang hepatitis C 20:50 belum ada ya imunisasinya. 20:54 limfogranuloma venereum, vaginitis, 20:56 trikomoniasis, sarkomakosis, kabies, 20:59 pediculasis pubis, jika, ebola, monkey 21:02 pox itu semuanya 23 macam ya. Bukan 21:06 cuman aid. 21:09 Heeh. Ais-nya negatif. Senang tahu-tahu 21:11 udah sipil tiba-tiba lumpuh. Kemarin di 21:15 Rumah Sakit Permata Cibubur saya dikirim 21:17 sama dokter spesialis saraf anak 26 21:20 tahun stroke karena sipilis otak. 21:23 Astagfirullah. 21:24 Iya 21:26 ya. Gejalanya keluar cairan dari alat 21:29 kelamin. Apa aja tuh? Go, IGNS, 21:31 kandidat, trikomonas. Luka di alat 21:33 kelamin. Sipilis stadium 1, herpes 21:37 genital benjolan di alat kelamin, 21:39 kondiloma, granula, gatal, skabies, ya, 21:43 pedolesposobis, demam, sakit tulang, ya, 21:46 ebola zika. Nah, yang paling ngeri di 21:49 awalnya enggak ada gejala. Apa itu? HIV, 21:53 sipilis, hepatitis B, hepatitis C. 21:56 He. 21:57 Enggak ada gejala loh, bisa puluhan 21:59 tahun ya. HIV itu bisa 8 sampai 10 22:02 tahun. Tenang-tenang aja, enggak ada 22:03 apa-apa. Tahu-tahu udah kebaring udah 22:06 kayak mayat. 22:08 Dan kalau dia tetap berhubungan seks, 22:10 berzina dengan segala macam, udah kena 22:12 semua. Ya, jadi penyakit IMS itu HIV 22:17 age, bukan hanya HIV ya. Berapa macam? 22:20 23 22:22 yang bisa kena bukan cuman open BO. Open 22:25 BO tuh yang pakai janjian ya. 22:28 Heeh. Wanita tuna susila WTS. PTS 22:32 Priusila sebutannya sekarang WTS Aniani 22:36 ya. Heeh. PTS itu pria tuna susila, 22:39 pelacur laki. Maaf-maaf ya. Ano-ano 22:42 sebutannya 22:43 an-ani dan ano-ano. 22:44 Heeh. Atau homoseks ya. Semua bisa kena 22:47 loh penyakit yang 23 macam lewat 22:50 hubungan seks bebas dengan bukan istri 22:52 atau suami yang sah. Anak SD saya 22:55 penyuluhan kenapa? Nanya, "Dok, kenapa, 22:58 Ibu? Kenapa kalau ee ee apa namanya? 23:02 Kalau suami istri enggak kena ya itu 23:04 rahasia Allah." 23:05 Iya. 23:05 Perbuatannya sama loh. 23:08 Ya, malah dapat pahala. Jadi kalian 23:10 kalau adik-adik yang sudah lulus ya, 23:13 kuliah udah udah ada kerjaan, udah 23:16 nikah, tapi lagi mahasiswa ya enggak 23:18 usah dulu ngapain? Udah sibuk aja lah di 23:22 kampus repot amat ya. Saya dulu sibuk 23:26 banget kerja ya. Sibuk aja ikut senat 23:29 segala macam. 23:30 He. 23:31 Kegiatan positif tekwondo, pramuka. 23:34 Emang kenapa? Jadi enggak ada pikiran 23:36 seperti itu. Pulang capek tidur. I 23:38 enggak? Nah, ya kan jangan begadang tadi 23:41 ya. Oke, yang mulai ngeri tadi ya dengan 23:45 pacar atau suami istri yang sah dengan 23:47 pacar dengan selingkuhan laki perempuan 23:50 laki sama laki, perempuan dengan 23:51 perempuan bisa kena. 23:53 Iya. Iya. 23:54 Ya, ganti-ganti pasangan seksual itu 23:56 apalagi korban dan pelaku kejahatan 23:58 seksual nih kena walaupun pakai kondom 24:00 ya, bukan dari WC itu hoaxs. [tertawa] 24:04 Heeh. 24:05 Oke. Aku kenanya dari WC. Dokter bawa 24:10 istrinya nih bernan. Saya pakai WC. 24:13 Enggak ada ya dari WC. Bohong. 24:17 Halo. Ini ada gambar-gambarnya si dan 24:20 lain-lain itu ngeri-ngeri banget loh. 24:23 Nanti bisa dilihat. Boleh. Dan Monkey 24:26 Pox nih cacar monyet. Alhamdulillah 24:28 enggak masuk ke Indonesia karena waktu 24:29 itu lagi COVID. Jadi bahayanya penyakit 24:32 IMS dan HIV apa? Bisa buta, stroke, 24:36 gampang ketularan, air aid. 24:39 mandul, kanker servik, mulur rahim, 24:41 keguguran, bayi cacat, bayi lahir mati, 24:44 kematian, 24:45 duburnya kayak kembangkol, 24:47 enggak bisa buang air besar ya, enggak 24:51 bisa ini, enggak bisa buang angin. Itu 24:56 biasanya kayak kayak gitu saya kirim ke 24:57 suami saya, suami saya seorang dokter 25:00 konsultan gastroenterohepatologi 25:02 ya. Heeh. itu ee apa namanya itu 25:06 dikerok, dijahit terus dibikin lubang di 25:09 perut pakai kantong kolostomi Rp50.000 25:13 ya sebulan. 25:15 Astagfirullah. 25:15 Pakai sarung ke mana-mana dan bau banget 25:18 dari 12 meter 25:21 ya. Bisa jadi TNI enggak? Enggak bisa. 25:24 Kerja di radio rasil aja enggak bisa. 25:26 [tertawa] 25:27 Ogah orang susah banget jalannya pakai 25:31 kolostomi ya. Ini kalau saya yang 25:34 hadapin 25:36 kemarin ada anak 15 tahun ee kabur dari 25:39 asrama di Sodomi. 25:43 Ya. E 25:45 asrama apapun ya, bukan hanya pesantren. 25:49 Tolong dong. Oke. Nih nih dia bukan ya 25:53 ini. Tolong terus tadi bayi cacat lahir 25:57 mati. Nah, jadi perilaku hubungan zina 26:01 yang bisa menularkan penyakit yang 23 26:03 macam tadi itu kelamin lewat dubur 26:05 paling tinggi resikonya dikira aman. 26:10 Jadi orang-orang ngerasa pakai aman 26:12 pakai kayak kondom dikira aman. Kondom 26:14 itu perlindungannya dari Profman di 26:17 Hafard. Saya anggota American Academy of 26:20 Dermatology waktu itu saya e lihat 26:22 sendiri dihafard perlindungannya cuman 26:24 26 sampai 80% enggak 100. 26:29 Karena ukuran virus HIV lebih kecil 26:32 dibandingkan dengan pori-pori kondom. 26:35 Jadi bisa lewat. Kalau sperma itu 26:38 ukurannya lebih besar dari 26:40 poli-polikondom. Jadi enggak bisa lewat. 26:41 Itu pun keberhasilan untuk KB. Kondom 26:44 itu untuk KB ya. 26:46 He. 26:47 Bukan untuk tadi zina. Apalagi lewat 26:50 dubur kegeser-geser sempit kan di situ. 26:54 Lubang deh yang enggak lubang aja di 26:56 vagina keberhasilannya cuman 26:58 perlindungannya cuman ee 30 sampai 80 27:01 tadi. 27:03 Oke nih sengaja ya kok kita diam semua. 27:07 Bapak Ibu yang muslim ayo mana kita 27:09 minta yuk supaya kondom tidak dijual di 27:12 minimarket di sebelah permen. 27:16 Iya iya iya. Kok enggak pernah kita 27:18 diadu domba aja ini sama itu diadu domba 27:21 sana sini sana sini ya tolong dong tidak 27:25 dijual di minimarket di apotek juga di 27:28 sebelah permen. Saya minta saya sudah 27:31 berkali-kali waktu itu saya ke MK bilang 27:33 tolong kondom tidak dijual di minimarket 27:36 dijual di apotek juga tersembunyi. Mau 27:39 beli harus memperlihatkan KTP sudah 27:41 menikah untuk KB. Oke, 27:45 makanya pasien saya anak muda rata-rata 27:47 pakai kondom. Dokter, aku pakai kondom. 27:49 Kenapa kok kena? 27:52 Halo. Dan paling tinggi adalah lewat 27:55 dubur. Bukan aman ya, Guys. Teman-teman, 27:59 sobat-sobat, saudara-saudariku. 28:02 Kelamin sama kelamin jelas. Kelamin laki 28:04 perempuan, kelamin mulut jelas. Apalagi 28:07 kalau kena gigi ya jelaslah. bolong 28:10 pakai kondom pakai ini. Kelamin pakai 28:13 alat kelamin pakai tangan 28:16 pakai tangan orang ya. Tangan sendiri 28:18 enggak apa-apa ya. Kalau kepepet banget 28:20 yang udah nikah udah gitu harus kuliah 28:22 di luar negeri lama daripada berzina 28:24 lebih baik pakai tangan sendiri ya. C O 28:27 I O N A N I. Kalau kepepet itu emergency 28:32 exit ya. Emergency exit ya adik-adik 28:36 juga ya. 28:37 Emergency exit ya. Tadi dokter bilang 28:40 pornografi itu ngerusak otak 28:43 kita jadi sama-sama hewan gitu. 28:44 Iya. Enggak punya enggak bisa membedakan 28:47 ee kan kalau hewan kan ee apa ee anaknya 28:51 sendiri bisa dihubungkan seks kayak 28:54 kucing kami sama saudaranya dia si pinat 28:57 itu sama Pinut yah punya anak deh baru 29:01 kita kebiri. 29:03 Kak tadi dokter juga bilang tentang 29:05 hepatitis C yang kita belum pernah tahu 29:07 banyak itu sebetulnya yang diserang 29:09 apanya? Maksudnya 29:10 gejala yang kita alami 29:11 ada dulu bisa tahu-tahu nanti sudah 29:14 muntah darah selesai 29:15 livernya yang kena. 29:16 Iya. 29:17 Kalau sudah muntah darah enggak bisa 29:18 dibetulin lagi. 29:19 Enggak. Nanti silakan undang dokter 29:21 spesialis. 29:22 Oke. Berarti 29:25 ini kebetulan sambil jalan ya banyak 29:27 yang nanya nih. 29:28 Heeh. Heeh. Bagaimana nih? Saya ingin 29:32 sekali deh dengar nama narasumber kita. 29:35 Luar biasa. Banyak yang baru gabung 29:37 juga. Ohoh. Sebentar aku cek daripada 29:40 salah ya. Namanya Dr. Dewi Inong Irana, 29:45 spesialis ee kulit ya khusus ya dan 29:49 bukan SPKK kulit dan kelamin. Tapi 29:53 sekarang namanya jadi SPDVE. dermatologi 29:57 itu kulit, 29:59 venereologi 30:01 itu kelamin, sama estetik 30:04 ya. Kami kan juga estetik ya, tapi 30:07 SPDVE. 30:08 Jadi jadi dicatat ya dokter hari ini 30:11 luar biasa sekali dokter. 30:12 Iya. Kalau mau lihat sebenarnya di 30:13 YouTube saya banyak tinggal dicek ya. 30:16 Ya. Ee ketik aja Doter Inong 30:20 ya. Saya juga ke mana-mana. Jadi sudah 30:24 ee misalnya ee pasukan perdamaian itu 30:27 pulang sekarang nol 30:30 ya. He. 30:31 Nah, karena kalau positif kalau di TNI 30:34 dan PORI sekarang tiap 6 bulan 1 tahun 30:37 diperiksa HIV sipilis positif pecat 30:41 karena kalau udah sakit gimana mau jaga 30:42 negara. Dan saya mohon juga dong ini 30:46 juga dilakukan untuk siapa? ASN 30:49 bukan TN di Polri saja. ASN dong. He 30:52 sama minta tolong ustaz-ustaz, 30:56 ustazah. 30:58 Iya. Iya. 30:58 Ya, tolong juga guru-guru di 31:01 sekolah-sekolah termasuk ya nih kita 31:03 kita banyak sekali kasus. Saya teruskan 31:05 dulu ya. Mengapa penyakit HIV sangat 31:08 berbahaya? Karena belum ada obat yang 31:09 bisa mematikan cuman bikin pingsan. 31:12 Heeh. 31:14 Dan nah sekarang ada lagi ramai. Saya 31:16 enggak setuju. Ada namanya prep disuntik 31:19 dua kali setahun untuk pasangan gay 31:22 supaya enggak kena aid. Tapi itu obat 31:24 cuman buat aids dong. Sementara 31:27 berapa macam tadi? 31:29 23. Nah, berarti yang 22 masih bisa kena 31:31 dong kalau berzina. Setuju? 31:33 He 31:34 ya. Enggak ada ya? Cuman ada. Kalau 31:36 nanti ada obat aid pun obat yang lainnya 31:39 enggak ada. Kalau dia tetap berzina ya 31:41 tetap kena yang lainnya. Nah, halo dan 31:44 bisa enggak ada gejala hepatitis tuh 31:46 enggak ada gejala loh. 31:47 Iya 31:48 ya. Terus yang paling ngeri adalah 31:50 enggak ada 3 sampai 10 tahun. Nah, itu 31:53 prep itu ternyata 1 tahun Rp240 juta 31:59 buat disuntikkan 32:01 untuk satu pasangan. Mendingan buat buat 32:04 bikin lapangan pekerjaan buat 32:05 bapak-bapak. Setuju ya? ee sambil jalan 32:09 ee Dok karena biasanya waktu kita kan 32:12 sampai 1030 ya yang sudah mengirimkan 32:15 pertanyaan pasti sedang mengharap 32:17 jawabannya. 32:18 Iya. Ini saya terusin dulu dong dikit 32:20 lagi 32:21 boleh ya. Tapi ada OTG namanya orang 32:24 tanpa gejala. Enggak ada gejala penyakit 32:26 tapi bawa virus dan bisa nular. Nah ini 32:30 makanya kalau mau nikah diperiksa. 32:33 Sekarang juga kalau mau masuk misalnya 32:35 di TNI diperiksa, mau naik pangkat 32:37 diperiksa misalnya nanti ASN juga harus 32:40 seperti itu dong. Jadi guru juga harus 32:42 seperti itu. 32:43 Heeh. Jadi lebih banyak harus peduli ya. 32:45 Iya. Heeh. Makanya dengan peraturan 32:47 sangat ketat seperti itu, TNI sekarang 32:49 kelompok masyarakat paling rendah di 32:51 Indonesia. 32:52 Untung HIV-nya 32:54 karena ada periksaan terus-menerus. 32:55 Iya. Karena kan orang malas tuh nanti 32:57 dikeluarin 32:58 ya. Oke. Nah, ini dan paling banyak di 33:01 Indonesia yang kena adalah usia 33:03 produktif 20 sampai 49 tahun. 33:06 Yang apa HIV-nya berapa persen? 85,7%. 33:10 Penderita HIV itu usia 20 sampai 49. 33:14 Yang AIDS yang sudah ada gejala yang 33:16 paling tinggi usia 20 sampai 29 tahun 33:19 usia mahasiswa. 33:21 Berarti kenanya 33:23 ya 3 sampai 10 tahun sebelumnya berbuat 33:26 zina waktu SMP, SMA. 33:29 Ya, 33:30 alat yang tadi angka seram-seram tadi 33:32 itu puncak gunung es loh. 33:35 Iceberg fenomen nih yang buat 33:37 saudara-saudariku yang ee terutama 33:39 anak-anak mahasiswa ya kayak ee Titanic 33:42 itu loh. Dia cuman lihat atasnya aja 33:44 padahal di bawahnya sampai nabrak. 33:46 Saking sebenarnya banyak banget yang 33:48 belum ada gejala mengerikan sekali 33:50 Indonesia 33:52 ya. Nanti 10 tahun lagi kalau ini kita 33:55 enggak mulai dari sekarang. 33:57 Habis deh 33:58 ya. Tolong dilarang. 34:01 Tadi pemeriksaan ketat sekali. Harus 34:04 semuanya. Oke. Dan harus ada nanti 34:07 kursus-kursus buat orang tua, 34:10 calon orang tua. 34:11 Iya. Kursus pranikah seperti dilakukan 34:14 di Depok waktu masih Ustaz ee Idris. 34:17 Beliau PhD itu ada kursus gratis. Monika 34:22 ke KUA harus ada ijazah kursus pranikah. 34:25 Kursus pranikah itu bukan cuman tentang 34:27 ini saya mengajar tentang seksual dan KB 34:30 ya. Terus e dari segi agama semua ada. 34:34 Semua agama ada. Kemudian juga 34:36 pengelolaan ekonomi keluarga. Keren 34:38 enggak? 34:39 Psikologi suami istri. Menjadi orang tua 34:42 zaman now. Menjadi ayah zaman now itu 34:44 satu sesi sendiri loh. 34:46 Ih. 34:47 Nah, harus ada ijazahnya baru boleh 34:49 nikah. Nah, HIV itu bisa enggak ada 34:52 gejala sepah 10 tahun. Kalau udah fase 34:56 ketiga, diare terus-menerus, 34:58 bintik-bintik, berat badan, TBC, itu 35:00 ngeri banget ya. Selesai udah bisa 35:05 enggak ada gejala ya. 35:07 Aduh. 35:07 Nah. 35:09 Nah, terus sekarang kita ngomongin LGBT 35:12 nih. Ternyata LGBT itu bukan gen bawaan 35:15 lahir. Nih penelitian di Harvard 35:17 terbaru. 35:18 Makanya saya banyak YouTube saya 35:21 ya. Saya di Wawancara ya, saya enggak 35:23 punya YouTube sendiri. Itu banyak 35:25 di-take down sama YouTube karena saya 35:26 kasih kebenaran. Nih di hafar tidak ada 35:29 gen LGBT. 35:32 Kenapa? Karena keluarga hancur, enggak 35:35 ada ayah, pergaulan, perilaku, 35:37 lingkungan, budaya, korban kejahatan 35:40 seksual sedikit atau cari duit? Gampang 35:44 ya? Karena enggak ada bapak. 35:47 Betapa pentingnya peran seorang bapak 35:49 dan keluarga. Keluarga hancur juga. Iya 35:52 ya. Ketahanan keluarga. Ku anfusakum wa 35:55 aahlikum naro. Saya ulang-ulang. Bapak 35:59 Ibu yang punya masalah masa kecil tolong 36:01 dong ke psikolog. Saya dulu ke 36:03 psikiater. Ke psikolog dulu sebelum 36:05 menikah 36:06 supaya saya bisa maafin ayah saya. 36:10 Emangnya gampang? Teman saya ada yang 36:12 tetap menjadi lesbian 36:14 sampai saat ini 36:16 karena benci 36:18 sama 36:19 lihat bapaknya suka mukulin ibunya. Saya 36:21 enggak mau nikah. Kemarin pasien saya 36:24 pakai hijab, saya lesbian, dokter. Saya 36:26 enggak mau menikah. 36:27 Trauma ya? 36:28 Trauma. 36:29 Masyaallah. 36:29 Dimulai dari mana tadi? Kuanfusakum. 36:32 Keluarga. 36:33 Iya. 36:34 Ya. Nih. Terus jadi nomor satu lewat 36:37 dubur nih ada dari CDC ya. Jadi ini bisa 36:41 kecanduan ya. Jangan nyoba. Nah, dan 36:44 mulai 2020 sampai 2025 akhir penyebab 36:49 HIV di Indonesia yang tertinggi adalah 36:52 dari zina free seks dan zina cowok sama 36:56 cowok aneh banget. Narkoba itu cuman 12% 37:00 sekarang bukan dari narkoba penyebab ais 37:03 Indonesia ya tetap jangan pakai narkoba. 37:07 Ngeri ya. Dan laki-laki secara nasional 37:10 tiga kali lipat perempuan 75% pendeta 37:14 HIV di Indonesia. Itu yang ada gejala ya 37:18 karena gay. 37:20 Kok bisa? 37:22 Ada agama yang setuju zina di Pancasila? 37:25 Tidak ada. Lewat dubur, lewat keluar ee 37:29 enggak ada. Maaf ya, Dokter enggak sopan 37:32 kok. Kenapa vulgar? Loh, emang kan saya 37:35 ngomong aja enggak sopan kan. Nah, ya 37:38 tuh resiko tertinggi mulai 2020 sampai 37:42 saat ini terakhir. Bukan dari narkoba 37:45 ya, dari free seks, homoseksual, 37:49 laki sama laki baru yang laki sama 37:51 perempuan. Bukan dari narkoba loh, dari 37:54 zina. 37:57 Nih saya punya kasus anak 22 tahun 37:59 mahasiswa Indonesia tengah, orang tuanya 38:01 petani, pacarnya empat. Dia diantterin 38:03 pacar yang perempuan. Si pilis stadium 38:06 du seluruh badan merah-merah ya. 38:09 Ternyata dia diperiksa AIV positif. Yang 38:11 perempuan enggak pacar perempuannya 38:12 enggak enggak pernah dia apa-apain. Dia 38:15 punya pacar lagi tiga cowok 38:18 dia sama itu. Yang perempuan biar tetap 38:20 perawan mau jadiin istri tapi dia udah 38:22 HIV sipilis ya. Pacarnya yang laki tiga 38:26 itu masing-masing punya pacar 3 EMP. 38:29 Masing-masing lagi punya tig kayak MLM 38:32 multievel marketing dan belum ada 38:35 gejala. Ngeri banget loh ya nih 38:40 Indonesia ngeri sekali loh tadi ya. 38:43 Puncak gunung es tadi. Ini ada kelompok 38:45 GI Islam Indonesia, GI Kristen, GI 38:47 Katolik, G SD SMP. Saya diundang ke 38:50 Semarang. dari Lombok ada di Bekasi itu 38:54 komunitas GSD SMP ada nih duburnya yang 38:58 sudah ee penderita ini duburnya ya 39:02 silakan dilihat udah kayak kembang kol. 39:06 Halo. Iya 39:10 di bukan di dalam. Di luar. Iya. Udah 39:13 enggak bisa buang angin. Maaf kentut aja 39:15 enggak bisa. 39:17 Terus R10 juta per orang dibayar sama 39:20 negara. Beli obatnya aid. Kalau tiga 39:24 orang tadi datang nih pasangan suami 39:28 istri dia karena miskin kerja di anaknya 39:31 cacat, kepala separuh udah meninggal 39:33 minta dibayarin. Ini sudah dibayar R30 39:35 juta sama negara minta dibayarin obat 39:37 sifilis waktu itu belum dibayarin. Satu 39:40 orang 2,1 3,6 juta minta dibayarin saya. 39:43 Saya punya uang buat ini. Udah tobat? 39:46 Iya udah tobat. Kalau lagi hamil saya 39:49 kira enggak boleh sering-sering. Saya 39:50 sekali-kali aja. Bapak, Ibu kalau lagi 39:53 ee sudah suami istri, kalau lagi hamil 39:55 enggak apa-apa hubungan suami istri ya, 39:56 enggak masalah. Nah, akhirnya dia selama 40:00 hamil sekali-kali aja terus dia nyodomi 40:03 waria. 40:05 Dikira aman. 40:06 Kenapa tobat? Iya, dokter saya tobat. 40:08 Tolong bayarin dong obat HIV, obat 40:10 sipilisnya 40:12 berapa? 6,3 juta. Tapi sudah dibayar 40:14 negara ya. Tiga orang itu berapa? R 40:16 juta. Kalau perita AIV 10 juta orang 40:19 kali R juta berapa? Berapa orang yang 40:22 bisa dapat lapangan pekerjaan? Halo. 40:26 Nih sengaja biar hancur namanya proxy 40:28 war. 40:29 Astaga. 40:30 Ya. Nih itu saya bilang kenapa tobat? 40:33 Saya bayar. Iya dokter terakhir saya 40:34 nyodomi. Maaf maaf. Warianya ee mencret 40:38 keluar kangkung. 40:40 Dokter enggak sopan ya? Dokter Inong tuh 40:43 enggak sopan ngomongnya. Loh, saya 40:45 ngomong aja enggak sopan kok, 40:47 apalagi ngerjain. 40:48 Iya. Sesuai enggak sama Pancasila? 40:52 Sesuai enggak sama Pancasila? Tidak. 40:55 Sesuai enggak dengan adat istiadat kita 40:58 Indonesia yang beradab? Beradab enggak? 41:02 Dilanggar enggak sila keduanya? 41:05 Halo. Enggak sesuai ya dengan Pancasila 41:08 ya. Seks bebas apapun apalagi lewat 41:11 lubang tadi. Eek. 41:14 Halo. Tolong dong. Kita enggak melanggar 41:17 hak Azazi ya, karena kita punya 41:18 Pancasila. Kecuali Pancasilanya udah 41:20 enggak ada dua dua dua sila ini. Setuju 41:25 semua agama? Setuju ya. Jadi kita kerja 41:27 sama nih ya. Saya enggak mau ya diserang 41:31 karena saya Pancasila. Maaf saya orang 41:33 Indonesia. Saya bangga dengan Pancasila. 41:34 Kami lakukan. 41:36 Anda punya hak azazi ya? Yang bilang itu 41:39 hak asasi kita juga punya. 41:42 Setuju 41:43 setuju 41:43 ya. Mana Pancasila? Kenapa kita nomor 5 41:47 LGBT-nya tertinggi? Nah, kondom tadi ya 41:51 enggak boleh dijual di minimarket dong. 41:53 Apalagi dibagikan ke murid SMP, SMA. 41:56 Kita udah ke MK kemarin ya. Tuh 26 42:00 sampai 70% saja perlindungannya tuh. Nih 42:03 dari CDC dari depen-depen ee kesehatan 42:05 Amerika. Lateks kondom itu cuman 42:07 ngurangin 42:09 ya. 42:10 Nah. Nah, kalau mau selamat enggak kena 42:13 jangan berzina. Ini dari isi diisi 42:18 ya. Karena banyak tanpa gejala nih. 42:21 Salah pakai kondom. Jangan lakukan zina. 42:24 Cara apapun tolong dong. Jadi kita pakai 42:28 yo WHO ya. Pencegahan HI VH itu A B C D 42:33 E. A. Abstinensi artinya tidak zina, 42:38 enggak ngelakukan, B. Be faithful. Kalau 42:40 sudah nikah jangan selingkuh. Oke. 42:44 Cek. Kondom kita coret. Kondom kita 42:47 ganti konseling buat anak-anak muda ya. 42:51 Tolong dong konseling ke psikolo kalau 42:54 galau. Oke. 42:56 Nanti kalau bisa radio Rasil. Jadi kita 42:58 boleh nanti panggil lagi Kak Sinyo ya. 43:02 Kalau perlu kita bertiga nanti sama 43:04 Ustaz Benri dan Kak Sinyo. Pencegahan 43:06 Ustaz Benri nih buku-buku banyak loh 43:09 ya. Jadi ayah zaman no, bapak-bapak 43:11 tolong dong ikut IG-nya fatherman.id. 43:14 He 43:14 Pak, tolong menjadi ayah zaman nol ya. 43:18 Bapak, anak-anaknya harus berani nanya 43:20 loh. Ayah sekali-kali aku boleh 43:22 enggak? 43:24 Nih dari segi kesehatan nih dari segi 43:27 agama. Ayo supaya kamu ini kita lari 43:29 yuk. Itu dilakukan oleh suami saya. 43:32 Kita diajak lari, anak saya jadi atlet 43:34 triathlon supaya enggak ngerjain. Itu 43:37 endorfinnya sama, Nak, dengan tadi. 43:39 Jangan dibilang dosa masuk neraka. 43:41 Ibu-ibu tolong dong, Bu. 43:43 Alasan yang sulit diterima anak muda. 43:45 Iya, Bu. Memang bukan itu juga 43:48 kan Allah kan karena sayang. 43:51 Benar enggak? Peraturan sekali lagi dari 43:53 orang dari Allah, dari Tuhan yang Maha 43:54 Esa, dari orang tua, dari Pak RT, RW, 43:57 dosen, guru, negara selama tidak 43:59 bertentangan dengan peraturan Tuhan. 44:01 Harusnya tidak dong karena kita 44:02 Pancasila karena sayang cinta. 44:06 Setuju? Ayo kita ubah 44:08 cara bicara dengan anak zaman now. Ya. 44:11 Jadi C-nya kita ganti tadi konseling 44:15 sama CI itu emergency exit. Anak-anak 44:18 SMA nanya, "Dok, bolehnya berapa kali 44:20 seminggu 44:22 Tunggu dulu. Emergency exit dipakainya 44:24 ee cuman kalau lagi gempa bumi. Gempa 44:25 bumi berapa kali seminggu? Ayo loh. Oh 44:28 iya, benar juga ya. 44:30 disposable kalau itu narkoba sekarang 44:33 bukan penyebab HIV loh narkoba ya nomor 44:36 satu education hari ini ya salah satu 44:39 jangan ngerokok juga ya tolong dong 44:42 rokok tuh petani tembakau nanti silakan 44:45 nonton ada anak saya waktu SMP dibawa 44:47 sama bapaknya ke rumah sakit 44:48 persahabatan untuk lihat korban ee rokok 44:51 h 44:52 salah satu tidak boleh masuk tidak bisa 44:55 masuk surga kecanduan tadi ya termasuk 44:57 kecanduan rokok 44:59 diuts 45:00 Tiga kelompok manusia tidak bisa masuk 45:02 surga, 45:04 enggak bisa rokok juga ya. Halo, kanker 45:07 paru, petani tembakau. Nanti silakan 45:09 nonton rahasia tembakau di YouTube. Anak 45:12 saya bikin ini. Oke. Tapi kita jauhi 45:15 perbuatannya, jauhi penyakitnya, bukan 45:16 orangnya. Ayo. Nah, masalah kesehatan 45:20 jangan lupa Al-Qur'an surat Al-Isra ayat 45:22 32. Jangan kamu mendekati zina. 45:25 Sesungguhnya zina itu perbuatan yang 45:26 keji dan buruk. Dekatin aja enggak 45:29 boleh. Artinya pacaran jangan. Nanti 45:32 rugi mau lulus ada yang lebih oke ya. 45:35 Kalau pernah lakukan zina segera 45:37 periksakan ke puskesmas. Pemeriksaan 45:40 konseling gratis rahasia dijamin ya. Ya. 45:43 Harus kena ee diobat gratis. Istri, 45:46 suami, anak bisa sehat tidak kena IMS 45:48 kalau berobat dan minum obat teratur. 45:50 Stop zina. Bisa terkena yang lain-lain 45:53 penyakit. Oke. Kalau kejahatan seksual, 45:56 ada adik-adik di sini yang pernah mau 45:58 diperkosa atau di ini sama ininya, 46:01 segera tinggalkan pergi lari. Ee kalau 46:03 mau diperkosa sama guru atau ustaz atau 46:06 ustazah, semprot matanya dengan air 46:08 merica, hand sanitizer. 46:10 Heeh. 46:12 Ya, tendang testisnya. Kalau yang laki 46:14 langsung lapor orang tua, orang tuanya 46:17 jangan marah-marah. Kemarin kita ada 46:20 pasien yang udah udah kena ee dia dia 46:23 diperkosa sama tetangga. Tahunya si 46:26 bapak dari ee tetangganya karena dia 46:29 enggak berani ngelapor bapaknya. Baru 46:31 kalau baru ngelapor dikit kamu enggak 46:33 bisa jaga diri. Dasar anaknya baru 46:35 dimarahin. 46:36 Ya, tolong dong Bapak Ibu dengarkan 46:38 anaknya. 46:40 Dengarkan 46:42 anak dua kata, Bapak Ibu jangan 100 46:44 kata. Berapa kata maksimal? 46:47 15 ya. Guru ustazah P2 TPW polisi. 46:52 Hotline-nya ada ini ya. Nanti dikasih 46:54 tahu 46:55 ya. Ini dia. Jangan nonton ya 46:58 adik-adik. Enggak usah deh. Jangan 47:00 scrolling ya. Yang toxic-tokic jangan. 47:02 Bapak Ibu tahu scrolling. 47:05 Nah anak sekarang karena kesepian. 47:08 E udah udah udah udah udah sini tunggu 47:10 ibu lagi sibuk. Nah, jadi deh 47:12 jangan gitu nih. Kalau mau tahu tentang 47:15 penyakit keramin, IG-nya adalah 47:16 @perdoski.id. Saya pengurus di situ ya. 47:20 Cigah IMS hindari perilaku seks bebas. 47:23 Kalau sudah menikah setia pada suami 47:26 istrinya. 47:28 Ini adalah proxy war ya. Perang modern 47:30 tanpa senjata. Indonesia gampang. Kalau 47:33 di Palestina enggak ada yang nonton 47:35 sama LGBT makanya pakai senjata. 47:38 Indonesia murah meriah jual kondom di 47:40 minimarket 47:42 dibilangnya LGBT Hak Azazi, 47:44 bapak-bapaknya dibikin sibuk ya. Nah, ya 47:47 ini tolong sekarang proxywor, 47:49 pornografi, 47:50 freek, homoseksual, kondom, narkoba, adu 47:53 domba, ekonomi, korupsi, cyber crime, 47:55 pinjol. Ini proxy war. Oke. Barangkali 47:59 kita kesehatan bukan segalanya, tapi 48:01 tanpa kesehatan segalanya tidak berarti. 48:03 Harus sehat baru bisa berkarya dan 48:04 bekerja. Ya, hati-hati sekali nih. Kayak 48:08 di Depok saya kasih tahu bahwa tiap 3 48:10 bulan 48:11 He. 48:12 Nah, satu Ibu PKK itu pegang satu RW 48:15 tahu e yang bermasalah, rumah bermasalah 48:17 misalnya dia ani-ane atau ano-ano ya, 48:20 itu diketokin, dibawain pisang goreng 48:23 gratis ya, Ibu PKK-nya. Keren. Keren 48:25 banget. Terus tadinya enggak dibukain 48:27 pintu nanti dibawain lagi. Enak loh, 48:29 Nak, gitu. Enak loh, Pak, Bu. Gitu. Dah 48:33 lama-lama diambil diajak ee diajak 48:35 berobat diajak tobat. 48:38 Nih tiap 3 bulan di di ee didampingi ee 48:41 100 sampai 150 pendeta HIV. 90% laki ya 48:45 G. 48:45 Iya. Masyaallah 48:47 ya. Itu dikasih keterampilan dikasih 48:50 ayah angkat juga sama ibu angkat. Keren 48:53 ya. Nih kasih keterampilan gratis. kasih 48:58 modal nanti dicicil dikembaliin. Bahkan 49:01 modalnya gratis kalau di Depok. Keren 49:03 banget. 49:05 Jadi kita tolong 49:07 ya. Keluarga adalah unit terkecil suatu 49:09 bangsa. Betul ya? Keluarga Indonesia 49:12 beres. Indonesia beres hancur. Sekarang 49:13 karena keluarga-keluarga hancur. Kita 49:15 mulai dari keluarga kita deh. Enggak 49:16 usah ngurusin dulu yang lain-lain. 49:19 Oke. Tolong tanyakan perasaan. Peluk. 49:21 Dengarkan, perbaiki update cara 49:23 komunikasi dengan anak. Peran ayah 49:25 sangat penting ya, terutama dengan anak 49:27 laki-laki. Ibu sebagai guru pelaksana 49:30 lapangan pemberi cinta. Terus anak tuh 49:33 dicuci otak dengan tujuan yang kita 49:35 inginkan. Itu suami saya punya konsep 49:37 namanya predictive parenting. 49:39 Jadi anak laki-laki dari kecil saleh, 49:41 pintar, kuat. Saleh, pintar, kuat. Dari 49:45 anak perempuan salehah, pintar, manis. 49:47 Tadi aku mukul temanku soalnya dia mukul 49:50 yang lebih kecil. Menurut kamu gimana? 49:51 Maaf ya. Aku salah. Harusnya enggak 49:53 gitu. Aku harusnya ya baik sedikit 49:55 lama-lama baik betul tetap baik gitu ya. 49:58 Kumpul keluarga dong seminggu sekali 49:59 tanpa gadget. 50:01 30 laptop handphone ambil kunci tidur 50:04 semua ya. Bangun jam . Kasih lihat 50:06 hadisnya ya. Rapat keluarga sebulan 50:10 sekali. Penghasilan ayah sekian, ibu 50:12 sekian. Boleh ngeluh enggak boleh nuduh 50:14 ya. Satu anak satu waktu seminggu 50:16 sekali. Ini penting ya. Suami istri juga 50:19 berduaan ya. Seminggu sekali ya. Harus 50:21 kompak ya. Satu kata tidak bertengkar 50:23 depan anak. 50:24 Ibu jangan jelekin anak, ayah pada anak 50:26 dan juga sebaliknya. Saya mau kasih 50:28 lihat sebenarnya kalau ada waktu itu 50:29 pisi LED segede-gede gini ibunya ee mau 50:32 jelekin bapaknya terus termasuk masalah 50:34 seksual. Anak 14 tahun perempuan dia 50:37 nyilet. Ini tadi saya kasih lihat foto 50:40 pasien saya. 50:41 Sediakan waktu ya. Anak itu dididiknya 50:44 agar imun bukan steril. Termasuk nih 50:47 tadi se homog terhindar dari ayah diuts 50:50 ya pecandu anak yang durhaka. ini 50:52 membiarkan kejelekan dalam 50:53 kekeluargaannya. Barangkali sekian dulu 50:56 ya. Perilaku kita adalah masa depan 50:59 mereka anak-anak. 51:00 He 51:00 ya. Masa depan kita ada di tangan mereka 51:03 ini. Ada perlu pertolongan dan 51:05 perdampingan. Ada peduli sahabat ya. Ada 51:07 yang bisa donasi, ada yang klien gratis 51:10 nanti ya. 51:11 Oke. 51:12 Oke. Tolong terakhir mungkin untuk anak 51:14 muda tolong dong naksir. Boleh. 51:16 Naksirnya lain jenis ya guys. Pacaran 51:18 jangan. Kenapa? Rugi kelanjut terikat. 51:21 Ada yang lebih oke pas mau lulus kuliah 51:23 itu kami lakukan untuk anak-anak ya 51:25 Bapak Ibu tolong jangan bilang dosa 51:26 masuk neraka termasuk para ustaz dan 51:28 ustazah minta tolong ya rugi iblis masuk 51:33 yang nomor dua freek penyakit ya oke 51:36 oke 51:36 barangkali sekian dulu he 51:39 dokter bagus banget tapi ngeri banget 51:42 dengar segala jenis penyakit tersebut 51:44 ini dari Mbak Fanny jadi gimana kalau 51:46 kita mau nikah perlu untuk ngajak calon 51:49 suami tes HIV entar dia tersinggung 51:51 Gimana dong? Wajib. 51:53 E bilangnya wajib ya. 51:54 Kenapa itu wajib? Supaya anaknya sehat 51:56 bukan karena enggak percaya. Kita kan 51:58 juga dites. 51:59 Iya. Jadi Mbak Fan enggak usah takut 52:01 karena ee bisa saja itu adalah sesuatu 52:05 yang memang sangat diperlukan. 52:06 Bukan tidak percaya tapi supaya anak 52:08 kita sehat. 52:09 Betul. Dokter. Banyak orang tua yang 52:12 menormalisasi anaknya pacaran. 52:15 Anaknya freisek hamil di luar nikah. 52:17 Enggak sedikit yang akhirnya anak yang 52:19 baru lahir itu dibunuh. atau 52:22 si ceweknya itu karena lakinya enggak 52:25 mau bertanggung jawab. Gimana dong 52:27 fenomena ini, Dok? 52:29 Pak Anwar di Bogor. 52:30 Mak Iya. Jadi tolong dong tadi ya supaya 52:33 anak-anak dibikin aja tadi ada kau 52:35 kumpul keluarga terus boleh naksir boleh 52:38 pacaran jangan boleh curhat 52:41 ya. Kayak anak perempuan saya. Saya 52:42 ingat banget tuh anak perempuan samaama 52:45 ibunya. Bu, ganteng banget. Nanti kalau 52:47 hampir rapot waktu SD waktu di Aceh. 52:50 Nah, saya saya satu lagi tolong dong 52:52 ibu-ibu terus ikut ke mana pun suami 52:54 bertugas yang jauh kalau lebih dari 1 52:56 tahun ya. 52:58 Terus kalau ibunya kerja 52:59 ya keluar saya keluar pega negeri 2006. 53:02 Ditanya enggak di akhirat? Enggak. 53:05 Oke. 53:06 Ya, saya mundurkan diri ya dari staf 53:08 pengajar di Fakultas Kedokteran UI tahun 53:09 2006 ikut ke manapun suami bertugas 53:13 sebagai TNI, anak-anak juga ikut. 53:15 Makanya anak saya yang laki-laki begitu 53:16 lulus fakultas kedok ee fakultas FISIP 53:19 UI Indonesia mengajar ke Papua. 53:21 H 53:22 ya katanya waktu bapaknya tanda tangan 53:24 meneladani ayah. 53:26 Wis keren. Iya. Jadi memang 53:29 Iya. Iya. Ayo kumpul. Jadi ngobrol apa 53:32 aja. Jadi tadi ya anak saya ee bilang, 53:34 "Banteng nanti lihat ya. Aku enggak 53:36 pacaran kok." Tak dia enggak tahu kalau 53:38 aku naksir. Eh bukan tipe ibu. Nanti 53:41 kasih tahu ibu ya. Nah begitu. Heeh. 53:43 Nah, begitu SMA ee begitu di SMP ada 53:46 yang di sebelah rumah, "Bu, 53:48 alhamdulillah. Eh, enggak, aku enggak 53:50 pacaran itu sebelah rumah ganteng 53:52 banget. Anak masjid lagi, anak ITB. Dah, 53:55 begitu SMA begitu lagi. Begitu lulus 53:57 kuliah langsung dilamar sahabatnya. 54:00 Asalamualaikum, Bu Dokter. Saklek banget 54:03 to the point. Terima kasih. Oke, memang 54:05 perlu sih ya. 54:06 Heeh. Kemudian juga em dari 54:12 ibu-ibu, bapak 54:12 bukan bapak ini Tuan Baron. Mantap, Dok. 54:15 Lanjutkan perjuangannya. Salam sukses 54:18 dari Tuan Baron. Oke. 54:20 Iya. Yang penting kita kumpul di surga 54:22 sama anak-anak juga gitu ya. Kalau rapat 54:24 keluarga jangan lupa minta maaf. Kita 54:27 duluan dong minta maaf sama anak-anak 54:29 ya. Maafin ayah ibu ya. Kalau 54:32 kata-katanya semua karena sayang. Ayah 54:35 ibu enggak tahu loh kata bapaknya gitu 54:37 ya sebagai pimpinan rapat. Besok mungkin 54:39 ayah ibu udah enggak ada. Kita kumpul di 54:42 surga ya, Nak. Anak-anak minta maaf 54:43 walaupun besoknya diulang sambil 54:45 nangis-nangis. 54:47 Ya, 54:48 Dokter, apakah LGBT itu sakit jiwa atau 54:51 gimana sih, Bu? Dokter. 54:52 Iya, bukan gen ya, bukan gen bawaan 54:55 lahir. Tapi itu ada masalah psikologis. 54:57 Kenapa? Rindu ayah. Sedih ya? 55:00 Iya. M ini nanya lagi terus kalau sakit 55:04 masih bisa disembuhkan atau tidak? 55:06 Bisa. Kan ada peduli sahabat. Kita sudah 55:09 mendampingi 2.000 55:11 ya penderita HIV eh penderita apa ee 55:14 LGBT yang kembali ke fitrah. 55:17 Masyaallah. 2.000 bisa kembali ke 55:18 fitrah. 55:19 Bisa yang tadinya maaf ya lihat ee apa 55:22 ee ee tempat menyusui anak yang di 55:25 dadanya perempuan itu seperti daging 55:26 nempel. Tadinya enggak terangsang sama 55:28 sekali bisa punya anak ya. Masyaallah. 55:31 Mudah-mudahan ya. 55:32 Tapi tetap harus ada nanti ayah angkat. 55:35 He 55:36 ya. 55:37 Heeh. 55:37 Ini pertanyaan eh bukan pertanyaan ee 55:40 salam dong Dr. Inong pernah ee jadi 55:43 moderator tahun 90-an di acara Dharma 55:46 Wanita. Ohyaallah. 55:48 Waalaikumsalam. 55:49 Iya Mbak Yonita. Salam sudah saya 55:50 sampaikan ya. 55:52 Kemudian ee ini 55:56 Bu tolong dong Bu Dokter dekatin Pak 55:58 Prabowo agar bisa banyak hal bisa 56:01 terwujudkan. 56:02 Iya. kita akan insyaallah dengan It's Me 56:04 akan ee kemarin tuh sudah mau ke sana eh 56:06 keburu ada ee tadi bencana ya kemarin 56:09 bencana di Sumatera itu dibalik tanahnya 56:11 sama Allah itu ee mulai ya loot yang 56:14 ekstra kecil karena kan mereka ee ee atu 56:17 saya diundang sama Gubernur Sumatera 56:19 Barat sama Aceh LGBT-nya banyak sama 56:22 Sumatera Utara saya juga diundang ya 56:24 itu sebelum kejadian bencana 56:26 1 bulan sebelumnya yang e di Sumatera 56:28 Barat ini sudah pada stres banget karena 56:31 tinggi sekali HIV dan ee tadi gay 56:34 ya termasuk Sumatera Utara ee itu itu 56:37 dia dikasih dulu peringatan awal seperti 56:39 zaman Luth di sana dibalik tanahnya sama 56:41 Allah sekarang ada yang lubang kan. 56:44 Nah saya sama Ustaz Benri kita sedih 56:47 berdua karena kami ke sana waktu itu ya 56:50 Allah sebulan setelahnya kami mau bikin 56:52 rumah rehap tadinya 56:55 ya. He 56:55 ini pertanyaan dari Singapura dari Mbak 56:58 Wati. Ibu Wati. 56:59 Heeh. He. 57:00 Kenapa sih di kalangan yang menuntut 57:02 ilmu agama juga kena gangguan ini? 57:05 Ya, karena tadi ee karena tadi kesepian 57:09 sebenarnya mungkin enggak punya ayah. 57:12 Jadi Quran itu tolong dong bukan hanya 57:15 sampai ditenggorokan. Itu salah satu 57:17 tanda hari akhir. Zina melajal lela, 57:19 LGBT. Kemudian Al-Qur'an hanya sampai di 57:23 tenggorokan. Nanti laki-laki 1/50 57:26 perempuan ini sudah mulai ya 57:29 laki-lakinya. sedikit karena kena AIDS 57:31 tadi sama IMS 57:33 ya. Karena kenapa? Jadi tolong Al-Qur'an 57:36 itu minta tolong dong. Kalau bisa tolong 57:40 ini apa sih maksudnya surat ini? Minta 57:42 tolong para ustaz bukan hanya hafal ya 57:45 anak-anak. Maksudnya surat ini apa? Ini 57:49 ralatnya. 57:50 H 57:50 ya nih ada kan ralatnya. Jadi ee ini 57:54 maksudnya surat ini ceritanya ini jadi 57:56 kayak apa ya? Jadi pedoman hidup gitu 57:57 loh. 57:58 Iya iya iya. Undang-Undang Dasar 58:00 Pancasila kalau cuman sampai di 58:01 tenggorokan enggak dilakukan. Sekarang 58:03 sudah terjadi juga nih tadi yang beradab 58:06 sama ketuanan yang Maha Esa tadi. 58:08 He. 58:09 Sudah sampai di tenggorokan juga sama. 58:10 Heeh. Ya kan? Undang-Undang Dasar kalau 58:13 enggak dilakukan ya percuma ada juga 58:15 sama seperti Al-Qur'an dan kitab suci 58:17 lain. 58:18 Iya. Dan karena kita sudah di penghujung 58:21 acara closing statement-nya 58:24 ya jangan lupa semuanya 58:26 bismillahirrahmanirrahim. 58:28 Surah Al-Qur'an surat at-Tahrim ayat 6. 58:32 Qu anfusakum wa ahlikum naro. Yuk kita 58:36 perbaiki diri kita. Bapak, Ibu, 58:38 Adik-adik. Kalau merasa kita masih belum 58:41 selesai, ada dendam-dendam masa lalu, 58:44 ada yang masih kita galau, tolong kita 58:46 perbaiki diri kita. Pergilah ke 58:48 psikolog, nanti ada Yayasan Puli Sahabat 58:51 kalau yang sudah terlanjur. Atau juga 58:53 sekarang ada Puspaga di semua daerah di 58:55 Indonesia ya. itu ee psikolognya gratis, 59:00 bisa gratis kalau enggak ada uang itu 59:02 bersedia. Silakan kita perbaiki dulu 59:04 diri kita. Kemudian minta ee pasangan 59:07 hidup kita memperbaiki. Nah, beres dulu 59:11 kita. Kita beres. Pasangan hidup beres, 59:13 anak-anak insyaallah beres. Enggak usah 59:15 ngurusin dulu yang di luar. Kita enggak 59:17 ada tanggung jawab. 59:19 First thing first-nya adalah anak 59:21 keluarga. 59:21 Bukan diri kita dulu. 59:23 Oh, diri kita dulu. 59:24 Iya dong. Ku anfusakum. 59:26 Oh, iya. Enggak mungkin 59:26 itu Alquran. 59:27 Kalau kita enggak beres, mana mungkin 59:29 kita bisa beresin anaknya. 59:30 Iya. Masing-masing di keluarga kita ini 59:32 anggota keluarga. He 59:34 ya, Ibu, Bapak ee dan anak semuanya 59:38 beres. Tapi dimulai dari ibu bapak dulu 59:40 dong. 59:41 Iya. 59:41 Wa anfusakum wa aahlikum naro. Itu kurs 59:44 eh closing statement dan itu hanya ada 59:47 di Al-Qur'an ya. Ini di Al-Qur'an loh. 59:51 Iya. 59:51 Ya. Bismillahirrahmanirrahim. Insyaallah 59:53 kita kumpul bersama di surga. Tolong 59:55 kita panggil-panggilan. 59:56 Bismillahirrahman. Hidup enggak lama. 59:58 Udah jalan lurus aja, Bapak, Ibu. Kalau 1:00:01 boleh saya enggak usah nonton berita 1:00:02 politik kecuali di ini enggak usah kita 1:00:05 enggak usah nonton bencana, doa sama 1:00:07 nyumbang ya. Nanti silakan kalau ada 1:00:10 yang mau menyumbang ee saya ada dari 1:00:12 teman di sana yang jadi dosen ya. Nah, 1:00:15 kita lagi butuh sekali untuk buka puasa 1:00:16 di sana di Aceh. Heeh. 1:00:18 Iya. 1:00:19 Bismillahirrahmanirrahim ya. Heeh. 1:00:21 Asalamualaikum warahmatullahi 1:00:22 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:00:24 warahmatullahi wabarakatuh. Terima 1:00:27 kasih, Dr. Dewi Inong Irana, dokter 1:00:30 Inong yang hari ini sudah men 1:00:33 apa ya, memotivasi kita untuk jauh lebih 1:00:36 bisa menjadi sosok yang bermanfaat bagi 1:00:39 keluarga. Wahai ayah zaman now, jangan 1:00:43 biarkan segala sesuatu merugikan kita. 1:00:45 Jangan lupa salat malam dan bicara cukup 1:00:48 15 kata itu kita ingat-ingat, ya. Dan 1:00:51 juga kalau tadi drter Inong menyebutkan 1:00:55 Atharima ayat 6, coba pahami, tadaburi 1:00:58 dan lakukan sebagaimana yang 1:01:01 mudah-mudahan bisa membuat kita menjadi 1:01:04 jauh lebih bermanfaat. 1:01:06 Aminyaallah. 1:01:07 Dan satu lagi, jangan marah pada keadaan 1:01:09 karena itu bisa merusak diri sendiri. 1:01:11 Kita ingat itu, ya. 1:01:12 Baik, Dok. Terima kasih banyak. Billahi 1:01:14 taufik wal hidayah. Wasalamualaikum 1:01:16 warahmatullah wabarakatuh.