Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
- [musik]
- [musik]
- [musik]
- [musik]
- Bismillahirrahmanirrahim.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh. Ikhwan akhwat
- rahimakumullah.
- Syukur alhamdulillah kita dapat
- bersama-sama kembali di acara ruang
- kesehatan radio silaturahim yang
- mudah-mudahan mempersuasi kita semua
- untuk bisa lebih keren menjaga kesehatan
- fisik nonfisik yang mudah-mudahan juga
- membuat kita semakin ringan melangkah ke
- depan ya. Tidak lupa salam selawat kita
- lantunkan untuk junjungan umat kekasih
- kita Muhammad Rasulullah sallallahu
- alaihi wasallam. Semoga kelak kita
- mendapatkan syafaat beliau dan
- dipertemukan dengan beliau di saat yang
- sangat-sangat kita rindukan di yaumil
- akhir. Amin.
- Untuk hari ini kebetulan banget nih
- Januari itu hujan sehari-hari
- dan biasanya memunculkan gangguan ya.
- Entah itu batuk, pilek, dan
- yang lain-lain. Mudah-mudahan sih tidak.
- Tetapi bisa jadi batuk, pilek, flu itu
- bagian yang menyapa kita di bulan yang
- hujannya sehari-hari ini. Narasumber
- kita itu Dr. Darmawan Budi Stianto.
- Beliau adalah spesialis anak yang juga
- merupakan konsultan respitologi
- ee alumni Fakultas Kedokteran
- Universitas Indonesia.
- bahasan yang akan jadi topik kita tadi
- waktu di off air ngobrol-ngobrol soal
- itu tuh yang hujan sehari-hari.
- Batuk itu kawan atau lawan sih? Itu yang
- nanti akan jadi topik bahasan kita.
- Beliau sudah hadir di sini kita sapa.
- Asalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh, Dok.
- Waalaikumsalam warahmatullahi
- wabarakatuh, Pak Nuning dan para
- istilahnya apa pemirsawan ikhwan akhwat.
- Heeh.
- Radio TV Silaturahim ya.
- Matur nuwun banget sudah ee hadir di
- acara ini. Jadi persisnya ee bahasan
- kita soal batuk nih ya.
- Soal batuk hari
- ya. Itu lawan apa kawan sih gitu.
- Iya. Itu nanti akan kita kaji.
- Baik. Mari kita simak sepenuh hati,
- sepenuh rasa dengan telinga jiwa kita.
- Silakan, Dok.
- Ya, ikhwan akhwat sekalian,
- batuk rasanya
- tidak ada yang tidak bisa mengenali apa
- itu batuk.
- Ketika kita mendengar suara orang batuk
- pasti tahu ya.
- Heeh. Heeh.
- Kalau
- orang sakit kepala kita bisa tahu atau
- tidak?
- Enggak kedengaran.
- Tidak tahu karena tidak ada suara. Tidak
- ya? Kalau orang demam kita bisa tahu
- tidak
- orang lain ada demam apakah kita bisa
- tahu? Enggak
- bisa. Bisa dengan cara kita raba
- suhunya. Misalnya anak kita sedang demam
- terus kita rab. Oh ini demam.
- Jadi semua hal tadi sakit kepala, demam,
- batuk itu adalah yang disebut sebagai
- gejala.
- Gejala penyakit. Gejala penyakit sendiri
- bisa terbagi dua.
- He
- yang bisa diketahui oleh orang lain dan
- yang tidak diketahui oleh orang lain.
- Misalnya segala macam nyeri, nyeri
- kepala, nyeri dada, itu orang lain tidak
- tahu kecuali orangnya cerita. Kita pun
- tidak bisa memastikan apakah memang
- benar nyeri atau tidak. Ya. Yang kedua
- adalah gejala yang bisa
- orang lain deteksi. He
- misalnya tadi demam,
- batuk, sesak napas, kejang, orang lain
- bisa lihat. Nah, jadi batuk ini adalah
- gejala yang orang lain bisa mengetahui
- bagaimana kita bisa mengenali bahwa ada
- seorang batuk, Mbak Nuning. Nah, ini
- tadi saya tanyakan. Kok kita tahu orang
- itu sedang batuk? Apa yang kita tangkap
- dari orang itu? Batuknya
- batuknya
- apanya? Warnanya?
- Suaranya.
- Suaranya. Nah, dan di situ kuncinya
- kita mengenali orang batuk karena ada
- suara yang khas, ya. Nah, suara itu
- kenapa timbul suara batuk sebenarnya
- dari mana? Itu sumbernya adalah dari
- ledakan udara napas. He,
- jadi saat seseorang batuk itu udara dari
- dalam rongga dadanya
- dikeluarkan secara mendadak. Yang
- disebut ledakan. Ledakan itu menimbulkan
- bunyi yang khas. Nah, itu batuk ya. Nah,
- kemudian
- ledakan udara napas ini menghasilkan
- aliran udara yang sangat kuat keluar
- dari saluran napas.
- Sehingga aliran udara yang sangat kuat
- ini punya kemampuan untuk mendorong
- keluar benda apapun yang ada di
- sepanjang saluran napas.
- Misalnya jika ada lendir di salah napas
- kita, maka lendir itu akan terdorong
- keluar.
- Nah, dalam hal ini batuk itu merupakan
- kawan
- karena dia berfungsi untuk membersihkan
- saluran napas kita
- dari benda-benda yang tidak bermanfaat
- atau justru bisa membahayakan. Misalnya
- tadi pada saat kita sedang terkena
- infeksi, saluran napas, produksi
- lendirnya banyak, maka ketika ada
- peristiwa batuk,
- lendir itu akan didorong keluar.
- Dan memang itu tujuannya Allah
- menganugerahi kita batuk.
- Dalam keadaan seperti itu tentu batuk
- merupakan kawan atau lawan?
- Kawan.
- Kawan ya. Tanpa ada kemampuan batuk,
- lendir yang diproduksi berlebihan di
- saluran napas itu akan tetap menumpuk di
- situ dan bisa menyumbat salon napas kita
- sehingga kita tidak bisa bernapas. Jadi,
- dalam hal ini batuk secara umum
- sebenarnya merupakan kawan ya. Tapi
- dalam pengertian kita sehari-hari
- terkesan bahwa batuk itu lawan. Pokoknya
- dianggap mengganggu.
- Dan kalau bisa kalau lihat iklan-iklan
- obat batuk apapun, begitu ada batuk,
- batuk harus diusir, dihancurkan dengan
- cara secepat-cepatnya ya dalam waktu
- singkat dan dalam tempo
- sesingkat-singkatnya. Begitu mengesankan
- bahwa di benakit banyak di antara kita
- batuk itu merupakan lawan. Padahal tadi
- seandainya kita tidak dianugerahi
- batuk
- batuk oleh Allah
- lendir enggak keluar.
- Lendir enggak keluar. Ya. Jadi batuk itu
- merupakan kawan karena bisa membantu
- menjaga kebersihan salur napas kita,
- tetapi memang bisa menjadi lawan. Jadi
- kalau kita kenal tokoh kartun dari TV
- itu Tom dan Jerry mungkin kenal ya
- itu Tom dan Jerry itu kawan atau lawan?
- itu kawan dan lawan di satu ketika
- rukun, satu ketika berantem. Ya, batuk
- juga seperti itu. Jadi, dia punya dua
- wajah. Memang dia secara mendasarnya
- merupakan kawan yang menjaga kebersihan
- saluran napas kita, tetapi dalam keadaan
- tertentu bisa menjadi lawan. Ya, tadi
- yang pertama kalau batuknya itu timbul
- terus-menerus
- atau sering sekali itu akan mengganggu
- kita.
- He
- ya. Mengganggu dalam arti misalnya kalau
- batuk-batuk malam sampai terganggu
- tidurnya
- atau kalau di depan umum kemudian kita
- batuk-batuk gitu kan. Jadi bagaimana
- rasa janggu, sungkan, malu gitu ya.
- Dan ada satu lagi yang yang itu berarti
- orang yang terakhir itu batuk merupakan
- lawan ya. Lalu ada satu hal lagi yang
- sangat penting adalah
- batuk menjadi bisa menjadi lawan. Karena
- pada saat kita batuk kan tadi saya saya
- jelaskan bahwa batuk adalah ledakan
- udara di dalam organ napas kita yang
- dilepaskan dengan mendadak dan sangat
- kuatar.
- Sehingga ketika kita batuk maka udara
- napas dari dalam organ napas kita keluar
- menyebar. Kalau kebetulan yang
- merangsang batuk kita itu adalah
- penyakit infeksi, maka pada saat kita
- batuk itu
- nyebar,
- kumanya menyebar. Itu yang kita alami
- saat kita pandemi kemarin ya. Pandemi
- Covid itu penyakitnya utamanya berada di
- salah napas. Sehingga kalau orang yang
- terkena COVID pada saat itu ketika dia
- batuk-batuk kumanya menyebar dan itulah
- jalan terjadinya penularan
- penyakit-penyakit tertentu di salon
- napas melalui batuk. Dan cara penularan
- melalui batuk ini merupakan salah satu
- cara yang paling efektif dalam
- menularkan penyakit infeksi.
- Penyakit infeksi bisa ditularkan melalui
- banyak jalan melalui sentuhan. Misalnya
- kalau ada penyakit di kulit atau melalui
- saluran cerna ya. Kalau kita punya
- penyakit di saluran cerna melalui
- makanan, minuman.
- Nah, kalau penyakit di saluran napas ini
- penularannya melalui batuk. Jadi ini
- yang salah satu utama faktor batuk
- sebagai lawan ya. Jadi kalau ditanyakan
- batuk itu kawan atau lawan? Dua-duanya.
- Batuk itu kawan dan lawan sekaligus
- tergantung pada keadaan apa dia menjadi
- kawan dan pada keadaan yang apa yang
- lain sebagai lawan gitu.
- Lalu pertanyaan berikutnya mungkin yang
- perlu kita bahas adalah kenapa batuk itu
- timbul?
- Kenapa kita batuk? Kenapa batuknya
- muncul?
- Saya sering umpamakan seperti ini, Mbak
- Nuning.
- He
- lampu ini
- kalau tadinya mati padam, bagaimana agar
- membuat nyala?
- Dicetetin.
- Dicetetin apanya?
- Ee
- saklarnya, ya. Jadi lampu akan menyala
- kalau saklarnya kita pencet, kita tekan,
- ceklek, lampunya menyala menjadi terang.
- Nah, batuk itu persis seperti itu. Batuk
- itu akan menyala kalau saklar batuknya
- kita pencet.
- Iya.
- Di mana letak saklarnya?
- Nah, pertanyaan itu adalah di mana itu
- letak saklar-saklarnya?
- Letak saklarnya itu ada di saluran
- napas.
- He
- organ napas kita itu bisa dibagi menjadi
- dua bagian besar. Bagian pertama adalah
- salurannya.
- Bagian kedua adalah parunya.
- Saluran itu dimulai dari hidung,
- kemudian melanjut ke belakang ke dalam
- leher ya. itu ada yang namanya hidung
- itu naso. Kemudian di belakangnya ada
- namanya faring. Masuk ke leher namanya
- laring. Kemudian di dalam leher kita dan
- masuk ke dada ada namanya trakea. Trakea
- ini kemudian bercabang dua kanan dan
- kiri yang disebut bronkus ya. Bronkus
- ini kemudian bercabang-cabang masuk ke
- bagian yang kedua, parunya. Jadi saya
- ulang, ada dua bagian dari organ napas
- kita, salurannya dan parunya.
- Nah, saklar-saklar batuk ini ada di
- sepanjang saluran terutama di daerah
- bronkus ya. Jadi saya ulangi tadi dari
- awal sini ada faring, laring di leher,
- kemudian trachea dan bercabang dua
- bronkus. Di bronkus ini terutama letak
- saklar-saklar batuknya. Jadi di situ ada
- bagian-bagian yang kalau itu terangsang
- batuknya mulai akan menyala.
- Drop grok grok gitu ya.
- He.
- Nah, pertanyaan berikutnya adalah apa
- yang bisa merangsang saklar batuk?
- Saklar batuk itu sendiri ada dua jenis.
- Yang satu adalah
- saklar e istilah medisnya reseptor ya.
- Saklar ini istilah medisnya reseptor
- batuk. Reseptor ada dua macam, resotor,
- reseptor kimia dan reseptor
- fisika atau mekanik.
- Yang reseptor mekanik itu akan
- terangsang bila ada rangsangan benda.
- Bisa benda padat, bisa benda cair.
- Misalnya benda cair itu saluran ee
- lendir di saluran napas kita.
- Normalnya saluran napas kita memang
- memproduksi lendir setiap saat.
- Normalnya seperti itu. Jumlahnya tidak
- terlalu banyak,
- tapi itu diperlukan untuk menjaga fungsi
- saluran napas. Dalam keadaan tertentu,
- sakit tertentu di saluran napas, maka
- produksi lendir ini kemudian menjadi
- banyak sekali. Misalnya kalau kita
- sedang ada infeksi, produksi lendirnya
- menjadi banyak, terkumpul.
- Nah, kumpulan lendir ini kemudian akan
- merangsang saklar batuk tadi, reseptor
- yang fisika ceklek, maka batuknya
- menyala. Batuk menyala tadi saya
- sebutkan bahwa tuk itu adalah ledakan
- udara napas. Yang ledakan ini
- menghasilkan
- aliran udara dengan kecepatan tinggi
- yang bisa mendorong benda apapun yang
- ada di sepanjang saluran. H.
- Begitulah cara tubuh kita membersihkan
- benda-benda di sepanjang saluran napas,
- ya.
- Nah, kemudian tadi ada dua macam saklar
- batuk. Masih ingat, Mbak Runing? Saklar
- apa tadi?
- Yang satunya reseptor.
- Reseptor bahasa medisnya. Reseptor ada
- dua macam.
- Reseptor,
- kimia, dan fisika. Fisika atau mekanik.
- tadi yang kimia yang mekanik atau fisika
- tadi akan terangsang bila ada rangsangan
- benda misalnya lendir. Nah, yang
- kimia ini akan terangsang oleh zat-zat
- kimia yang kita hirup. Misalnya asap
- rokok. Di dalam asap rokok itu ada
- banyak sekali zat kimia. Ada sampai
- 4.000 zat kimia.
- Masyaallah.
- Iya. Ada 4.000 zat kimia. Ini racun
- semua. He
- ya.
- Nah, racun kimia di dalam rokok itu bisa
- merangsang saklar batuk ya. Sehingga
- kalau terhirup asap rokok orang bisa
- jadi batuk-batuk. Tapi para perokok kan
- enggak batuk itu karena reseptor
- kimianya sudah tumpul.
- Nah, jadi dia tidak terang tidak
- sensitif lagi terhadap rangsangan kimia
- ya.
- Jadi pada prinsipnya batuk akan menyala
- kalau saklar batuknya terangsang dan
- yang bisa merangsang rangsangannya bisa
- dua jenis bisa rangsangan kimiawi atau
- rangsangan fisik gitu.
- Begitu mungkin uraiannya sementara Bu
- Nuning.
- Iya. Jadi setidaknya kita paham meskipun
- tidak mudah untuk menyadari iya ya
- kenapa jadi begini kenapa jadi saklarnya
- kepencet melulu misalnya emm kalau ada
- yang ingin bertanya karena ini live bisa
- lewat telepon ya tapi lewat WA juga bisa
- karena ini kebetulan live sementara
- untuk yang sudah mengajukan pertanyaan
- cek dulu
- sudah muncul atau belum?
- Ee dari Eyang Sri nih. Boleh langsung
- ya, Dok ya?
- Boleh. Silakan.
- Mohon maaf, Dokter. Saya mencet sakral
- lampu enggak nyala, terus saya pencet
- stop kontak baru nyala. Terkait dengan
- batuk gimana?
- Oh, I berarti saklarnya sedang rusak
- gitu. Ada
- sambungan listriknya yang tidak
- nyambung. Saklar itu kan kalau saklar
- lampu ini
- iya
- adalah
- kabelnya itu bisa diputus sambung. Kalau
- sedang dalam posisi off mati itu
- sambungannya lepas.
- Ketika kita
- samban on itu sambungannya nempel klek
- jadi nyala gitu. Jadi saklar lampu yang
- fungsinya itu adalah memutus sambung
- aliran listriknya. Kalau di-onkan pas.
- Nah, kalau yang batuk kepencet ya jadi
- seperti tersambung listrik dalam salon
- napas kita,
- nyalalah batuknya.
- Kalau yang kasus ibu sehari-hari tadi ya
- mungkin karena ada sambungan di
- saklarnya yang mengalami gangguan fungsi
- tidak terhubung gitu.
- Jadi kalau saklar lampu enggak bisa
- dihidupin itu rusak. Kalau munculnya
- batuk karena saklarnya dihidupin,
- mendingan rusak dong kalau gitu ya.
- Nah, kalau saklar batuknya rusak,
- Heeh.
- batuknya tidak menyala. Padahal tadi
- ada di dalam
- ada lendir di dalam batuknya eh
- lendirnya tidak akan bisa dibersihnya
- numpuk
- enggak jelas. berikan tadi yang di depan
- sudah saya uraikan juga
- ketika ada lendir berlebihan di saluran
- napas kita, kalau itu terus menumpuk
- bisa menyumbat saluran napas kita, kita
- jadi bisa tidak bernapas. Batuk dalam
- keadaan seperti itu perlu
- perlu adanya untuk mendorong keluar
- lendir. Jadi jangan jangan kita jangan
- berharap saklarnya dipencet enggak nyala
- nanti malah kita tenggelam di dalam
- lendir kita gitu. Justru yang berlendir
- itu yang jadi kawan kita kan.
- Iya. Batukir batuk dalam karena
- terangsang karena banyak lendir itu
- batuk sebagai kawan. He he.
- Membantu kita membersihkan saluran napas
- dari lendir.
- Baik. Ini dari Pak Budi.
- Mbak Nuning, coba tanyain deh. Kalau
- yang enggak berlendir, batu kering,
- enggak udah-udah sebel banget sampai
- tenggorokan rasanya ee tidak nyaman. itu
- sebetulnya penyebabnya sama dengan batuk
- biasa atau lain ya? Batuk kering. Oke.
- Ya, memang kita mengenal istilah batuk
- kering dan batuk basah atau berdahak.
- Kalau batuk berdasak, batuk basah jelas
- itu karena tadi produksi lendir yang
- berlebihan.
- Kemudian lendir ini akan merangsang
- reseptor atau saklar batuk yang fisika
- tadi. Tapi tadi saya sudah jelaskan
- bahwa selain fisika ada
- reseptor yang kimia. Nah, ini tidak
- perlu ada lendir juga bisa merangsang
- batuk. Jadi rumusnya tadi lampu akan
- menyala kalau saklarnya kita pencet.
- Batuk akan menyala kalau saklar batuknya
- kita pencet.
- Kepencet atau kita pencet ya. yang
- saklar mana pun bisa saklar
- fisika bisa juga saklar kimiainya.
- Dalam keadaan batuk yang kering tadi itu
- kemungkinan yang terangsang adalah
- saklar kimia ya, reseptor batuk yang
- kimia. Bisa karena zat-zat yang kita
- hirup, zat-zat kimia tertentu itu bisa
- merangsang saklar batuk. Contoh
- sederhana seadirnya begini.
- Mbak Nuning suka masak kan?
- Iya.
- Kalau Mbak Nuning menggoreng cabe,
- pernah goreng cabe?
- Pernah.
- Timbul batuk tidak?
- Batuk batuk.
- Iya. Di dalam zat cabe itu
- ada zat kimia namanya kapsaisin.
- Hmm.
- Pada saat digoreng itu keluar tuh
- kapsainnya
- memenuhi udara. kita hirup itu
- merangsang saklar batuk yang kimia tadi
- atau jadi batuk-batuki
- batuk ya.
- Iya. Itu
- meskipun mungkin bukan penyakit batuk ya
- hanya karena saklarnya terangsang
- batuknya nyala gitu rumusnya asal
- terangsang saklarnya batuknya nyala. Nah
- pada kasus batuk kering tadi berarti ada
- zat-zat kimia yang kemudian merangsang
- saklar kimiawi dari ee batuknya tadi ya.
- Dan itu jadi kering ya,
- jadi kering karena yang merangsang bukan
- saklar fisikanya. Kalau yang batu basah
- tadi saklar atau reseptor fisikanya yang
- terangsang.
- Biasanya, Dok, orang kalau kena batu
- kering itu lebih lama atau lebih cepat
- dibanding batuk yang berlending?
- Selama rangsangannya masih ada, ya akan
- terus batuk.
- Kalau gitu orang yang ada di dapur
- kasihan banget ya kan dia goreng cabe
- terus.
- Iya. Tiap kali ada rangsangan [tertawa]
- batuknya nyala. Kalau batuk yang tadi
- yang basah yang terangsang ee reseptor
- fisikanya begitu
- lendirnya sudah terdorong keluar bersih,
- katakanlah
- tidak ada yang lagi merangsang saklar
- batuknya. Batuknya berhenti.
- Iya.
- Jadi batuk sebenarnya akan
- pergi kalau tugasnya sudah selesai.
- Tugasnya membersihkan saluran napas.
- Begitu sal napas sudah bersih, dia tidak
- perlu hadir lagi gitu.
- Jadi kalau si batuk enggak pergi-pergi
- itu berarti di saluran nafas kita belum
- bersih gitu ya?
- Belum bersih
- atau masih ada yang terus merangsang
- saklar batuk gitu?
- Misalnya kayak tadi
- yang merokok enggak udah-udah misalnya
- atau yang e goreng cabe enggak
- udah-udah.
- Iya. Nah, yang jadi masalah tadi kalau
- misalnya asap rokok kembali asap atau
- vape sama ya vape vape itu
- itu sebenarnya setali tiga uang dengan
- rokok ya. Jadi tidak usah dibeda-bedakan
- rokok dengan sama-sama bahayanya
- sama-sama banyak mudaratnya.
- Yang perokoknya sendiri tadi kan saklar
- kimiawanya mungkin sudah jadi kebal ya.
- Tapi
- kebal yang kasihan tuh yang di luar
- orang lain di sekitarnya. Orang lain di
- sekitarnya yang paling banyak adalah
- yang anggota keluarganya. Ya, kalau
- ngerokok laki-laki, istri dan
- anak-anaknya itu yang akan menjadi
- korban rangsangan
- saklar batuk kimianya tadi, gitu.
- Oke. Ke Ibu Sabrina bertanya nih, Dok.
- Asalamualaikum.
- Bagaimana dengan yang kena TBC
- dan yang kerjanya sampai malam hari?
- Jadi batuknya karena TBC atau bekerjanya
- sampai malam hari gitu?
- Iya. Sebelum menjawab pertanyaan itu,
- Heeh.
- Kalau ditanyakan hal lain sebelum itu
- ya, sebenarnya yang paling yang paling
- sering membuat pasien atau kita menjadi
- batuk-batuk itu apa sih?
- He
- yang paling sering menyebabkan batuk
- adalah infeksi saluran napas. Ya,
- infeksi.
- Iya.
- Kenapa dia?
- Mungkin banyak mendengar kata ISPA.
- Pernah dengar
- ISPA ya?
- Heeh.
- Infeksi, saluran pernapasan. A-nya
- akut.
- Akut. Betul sekali, Mas Andi. A-nya
- adalah akut. Orang suka keliru mengira
- a-nya itu atas.
- Yang benar adalah akut. Dan berikutnya
- orang suka keliru memahami kata akut.
- Ini dalam pengertian Mbak Runing, akut
- itu artinya apa?
- Udah sulit banget diapa-apain.
- Bukan.
- Lama.
- Dia udah salah lama. Salah enggak bisa
- diapa-apain. Salah. Apa dong? Akut itu
- artinya sesuatu yang baru terjadi.
- Oh,
- justru baru terjadi.
- Baru jangka pendek.
- Ya, kalau yang sudah lama namanya
- kronik.
- Oke.
- Nah, orang awam suka keliru mengira akut
- itu adalah sesuatu yang sudah parah.
- Bukan salah.
- Parah.
- Akut itu istilah terkait dengan waktu.
- Sesuatu yang relatif baru itu namanya
- akut.
- Akut. Kalau yang sudah
- kalau sudah lama namanya kronis.
- Tapi kalau kita lihat misalnya tulisan
- wartawan itu kesannya akut dikira parah.
- Misalnya
- korupsi di Indonesia yang sudah sangat
- akut. Nah, itu pemahamannya dikira sudah
- sangat parah bukan?
- Kata akut itu artinya baru
- baru. H
- ya.
- Jadi kembali tadi yang paling sering
- kita temui yang penyebab batuk sehari
- adalah ISPA infeksi saluran pernapasan
- akut
- itu adalah penyakit
- infeksi. Penyakit infeksi adalah
- penyakit akibat masuknya kuman ke dalam
- tubuh kita dan kemudian tubuh bereaksi
- terhadap kuman tersebut
- maka akan terjadi interaksi, akan
- terjadi perang.
- antara sikuman dan tubuh. Tubuh
- memerangi dalam upaya menghilangkan,
- menghancurkan sikuman.
- He.
- Nah, pada saat terjadi interaksi antara
- kuman dengan mekanisme pertahanan kita,
- sistem imun kita,
- peperangan tadi akan
- menyebabkan
- kerusakan di tempat perangnya itu.
- Oke,
- ya. Jadi kalau kita umpamakan seperti
- katakanlah di Gaza ya,
- itu kan ada tapi ini enggak enggak
- seimbang sebenarnya sih ya. Serangan
- dari Israel itu kemudian menyebabkan
- kerusakan di tempat yang diserang. Nah,
- ya jadi perang di dalam infeksi tadi,
- perang antara sikuman dengan mekanis
- tubuh kita akan menyebabkan kerusakan di
- tubuh kita,
- tempatnya tubuh kita. Dalam hal ini sal
- napas terjadi kerusakan-kerusakan.
- Nah, kerusakan-kerusakan itu kemudian
- antara lain produknya adalah lendir
- tadi. Lendir ini akan menangsang saklar
- batuk tadi.
- Jadi, yang paling sering menyebabkan
- batuk sehari-hari batuk akut adalah
- ISPA, infeksi saluran pernapasan akut.
- Oke.
- Ini yang sehari-harinya sering keliru
- disebut flu,
- salah.
- Untuk bahasa Indonesianya ada istilah
- yang agak terlupakan namanya selesma.
- Oh, zaman dulu tuh selesma.
- Iya, istilahnya dulu itu yang paling
- tepat untuk menggambarkan
- infeksi saluran pernapasan akut.
- H
- namanya yang benar selesma atau bahasa
- Inggrisnya common cold.
- Iya. Iya.
- Pernah dengar ya?
- He.
- Orang Inggris menyebut sebagai common
- cold. Comen itu artinya biasa karena
- memang itu sangat biasa kita jumpai
- sehari-hari ya. Nama benarnya adalah
- selesma yang keliru. Sering keliru
- disebut flu. Kenapa kalau disebut flu
- itu keliru? Karena flu itu kependekan
- dari influenza.
- Ini adalah nama salah satu virus yang
- bisa menyebabkan terjadinya selesma
- common cold.
- Padahal ada lebih dari 100 virus yang
- bisa menyebabkan selesma.
- Wow.
- Sehingga kalau kita menyebut selesma
- sebagai flu seperti kelirunya misal
- menyebut sepeda motor sebagai Honda.
- Nah, belum tentu Honda.
- Kalau kita dari kejauhan melihat ada
- sepeda motor,
- ehh ada Honda,
- ada Honda. Salah.
- Yang pasti itu sepeda motor. Mungkin
- Honda, mungkin Yamaha, dan mungkin yang
- lain ya. Nah, itu ibaratnya kekeliruan
- ketika orang menyebut selesma sebagai
- flu ya.
- Jadi sehari-hari
- penyebab terbanyak terjadinya batuk
- adalah selesma. Ini
- salah satu ISPA namanya selesma.
- Selesma ini adalah ISPA yang terkena di
- saluran napas kita. Tadi masih ingat di
- depan saya uraikan
- bahwa organ napas kita ada dua bagian.
- Bagian pertama adalah salurannya. Bagian
- kedua adalah
- parunya.
- He.
- Kalau kena di salurannya tadi namanya
- ispanya namanya selesma.
- Kalau ispanya ini kena di parunya
- namanya pneumonia.
- Pemonia. Iya.
- Ya, mungkin juga sering sudah pernah
- dengar ya. Nah, selesma ini biasanya
- relatif aman saja mengganggu tapi tidak
- bisa tidak mengancam nyawa. Beda dengan
- pneemonia.
- Nah, pneumonia ini bisa mengancam nyawa,
- bisa menyebabkan kematian. Ya, pneumonia
- ispadi parunya
- he
- hampir selalu didahului oleh ispa di
- salurannya.
- Tetapi ISPA di salurannya yang tadi
- disebut selesma atau common cold
- itu biasanya tidak berlanjut ke ISPA di
- parenkimnya. Jadi, sebagian besar
- selesma ya berhenti di salurannya.
- Kenapa?
- Karena penyakit-penyakit yang disebabkan
- oleh virus ini penyakit yang sifatnya
- swa sirna.
- Hm.
- Pernah dengar istilah ini enggak?
- Swa sirna. Sirna itu hilang. Swa itu
- dengan sendirinya. Swa layan melayani
- sendiri.
- Swa sirna hilang dengan sendirinya.
- Bahasa Inggrisnya self limiting disease.
- Iya. Sebenarnya bukan benar-benar self
- limiting, tetapi pada umumnya tadi
- ketika ada virus menyerang,
- daya tahan tubuh kita akan mampu
- mengatasi virusnya sehingga bisa sembuh.
- Ya, itu disebutkan dengan swasirna atau
- self limiting tadi. Nah, jadi virus
- Invespa di salurannya tadi insyaallah
- aman. Cuma mungkin mengganggu
- menyebabkan rasa tidak nyaman ya.
- Tapi yang kalau ISPA kena di saluran eh
- di paren di parunya yang pneumonia tadi
- itu berpotensi bahaya karena bisa
- menyebabkan kematian. Ya, ini sebelum
- menjawab pertanyaan tadi tentang TB
- bagaimana gitu ya.
- Iya.
- Nah, TB sendiri memang salah satu. Nah,
- kalau tadi ispaanya adalah akut karena
- penyakitnya
- dalam
- kerangka waktu itu waktu yang pendek.
- Selesma tadi biasanya dalam sepekan
- sudah selesai. Paling sering hanya 3
- hari kemudian membaik. Paling paling ya
- mungkin bisa sampai sepekan paling lama
- tidak akan lebih dari 2 pekan.
- He.
- Kalau sudah lebih dari dua pekan masih
- berlangsung berarti ada sesuatu yang
- lebih serius ya. Dan tadi ISPA yang
- disaruh napas selesai tadi merupakan
- penyakit yang akut. Kalau pneumonia tadi
- yang ispadi paren di parunya itu juga
- akut.
- Nah, kalau TB itu penyakit infeksi juga
- cuma kumannya itu ada kuman spesial
- namanya kuman tuberkulosis.
- He
- itu masuk lewat sal napas sampai ke
- paru. Kemudian di situ menimbulkan
- kerusakan.
- Nah, kalau yang TB ini proses
- penyakitnya berlangsung lama, kronik
- tadi istilahnya bertahun-tahun.
- Mungkin kalau tidak salah Kuman Tibi ini
- nenek moyangnya dari daerah Jawa.
- Heeh.
- Karena dia menganut konsep alon-alon
- waton kelakon. Nah, jadi dia
- perjalanannya itu pelan, nyerangnya
- pelan, tubuh juga meresponnya pelan,
- maka prosesnya berlangsung lama menahun.
- Itu hukumannya
- hukumannya kenapa?
- Beradanya di mana?
- Di paru
- enggak, di luar kita terus
- sebelum-sebelum masuk.
- Oh, dia hidup dalam paru kita pada saat
- tadi saya di depan jelaskan bahwa pada
- saat seorang pasien yang punya penyakit
- sa napas batuk, kumanya menyebar ke
- udara. Misalnya nih, saya pasien TB.
- He.
- Ketika saya batuk-batuk, saya akan
- menyebarkan kuman di udara sekitar kita.
- Kalau ada orang lain dekat kita kemudian
- menghirup udara yang ada kumanya,
- kumanya masuk.
- He he.
- Itu proses penularan TB seperti sama
- dengan penyakit yang tadi yang selesma
- juga begitu prosesnya.
- Nah, kemudian
- umat tibnya ini akan diperangi oleh
- tahan tubuh kita. perangnya
- berlangsungnya juga pelan-pelan tadi,
- maka kelainannya pelan-pelan
- terjadilah penyakit TB yang menahun.
- Nah, kumanya tadi selain di parunya juga
- tentu ada di saluran napasnya. Nah,
- kuman yang di saluran napas ini yang
- kemudian atau produk peperangannya di
- kasalan napas ini kemudian merangsang
- batuk. Maka pada pasien-pasien TB
- keluhannya adalah batuk kronik. H
- batuk menahun
- dulu Kementerian Kesehatan pernah
- mengenalkan istilah BKB bukan eh bukan
- B3 bukan batuk biasa. Nah, itu kalau
- sudah batuknya berlangsung 2 pekan atau
- lebih ah waspada ini salah satu yang
- perlu dipikirkan kemungkinan ke arah TB.
- Belum tentu TB
- tapi salah satu kemungkinannya TB yang
- perlu kita pikirkan. Tadi saya sebutkan
- kalau batuk selesma itu umumnya 34 hari
- ee bisa sampai sepekan paling lama dua
- pekan akan baik.
- Bila sudah lebih dari itu, nah ada
- sesuatu salah satu kemungkinan
- dipikirkan ke arah TB begitu ya.
- Jadi itu batuk tentang TB seperti itu.
- Mbak Nuni.
- Ini Ibu Budi bertanya nih, Dok. Saya
- batuk dan sudah ke dokter 3 bulan. Tapi
- kenapa sih kalau batuk itu tulang
- belakangnya sakit dan batuknya juga
- tertahan di dada? Terima kasih
- penjelasannya.
- Ya, jadi
- proses terjadinya batuk itu tadi diawali
- dengan
- saklar batuk yang kepencet. Ya,
- mudah-mudahan masih ketangkap tadi,
- masih teringat ketika saklar batuk
- kepencet
- he
- baik saklar yang kimia ataupun yang
- fisika tadi maka akan terjadi
- serangkaian proses dalam tubuh kita.
- Yang pertama adalah
- kita mulai menarik napas dalam. Disadari
- atau tidak
- diawali dengan itu.
- Iya. Ya. Kemudian setelah napas dalam,
- udara masuk ke dalam rongga dada kita,
- dalam organ napas, pada satu titik itu
- ada katup batuk di glotis namanya di
- sini. Itu nutup
- tep salur udara terbuka masuk udara
- dengan jumlah banyak masuk dalam paru.
- Kemudian salurannya nutup tek. Lalu
- otot-otot
- dada kita,
- he
- perut termasuk punggung itu
- berkontraksi, memeras dada kita.
- Kenapa ditutup gitu kali ya? [tertawa]
- Kalau boleh protes sehingga itu enggak
- keluar.
- Prosesnya seperti itu memang.
- Heeh.
- Otot-otot tadi berkontraksi kompak
- di seluruh langgaran dada, perut, dan
- punggung tadi itu memeras udara yang
- sudah masuk tadi. Sementara tadi katup
- glotisnya itu tertutup, maka tekanan
- udara di dalam rongga dada kita itu
- menjadi sangat tinggi.
- Di satu titik tertentu,
- katuplotusnya tadi tiba-tiba terbuka.
- Nah, saat itulah
- terjadi ledakan udara tadi. Itulah batuk
- ya.
- Terdoronglah keluar apa saja yang ada
- napas. Mekanismenya melibatkan seperti
- itu urutannya. Tarikan napas yang dalam,
- udara terkumpul, kemudian saluran di
- atas penutup,
- otot-otot menekan, tekanan udara tinggi
- di satu titik tiba-tiba terbuka duar
- batuk terjadi. Nah,
- jadi memang itu akan menyebabkan
- otot-ototnya tadi
- menjadi
- nyeri bisa. He
- di semua bisa ada yang mengeruhkan
- otot-otot perutnya. Keram ototnya. Kalau
- sering batuk itu otot-ototnya menjadi
- keram termasuk di otot punggung tadi.
- Oke.
- Gert lain. Kalau gert itu gert itu ini
- Mas menanyakan tentang gert. Gert itu
- adalah
- membaliknya isi lambung ke atas ya.
- He
- saruan napas kita normalnya bergerak
- dari atas mulut
- ke bawah. masuk kerongkongan, ke
- lambung, ke usus, terus sampai ke bawah.
- Ya,
- itu sebabnya kalau kita makan minum
- makanannya akan mengalir ke belakang
- keluar. Demikian juga kalau kita
- menghirup udara kemudian masuk udara kan
- mestinya masuk ke sar napas, sebagian
- daranya masuk ke saluran cerna kemudian
- bergerak didorong oleh gerakan saluran
- cerna keluar sebagai buang angin itu ya.
- Nah, pada orang yang dengan penyakit
- gert itu gerakannya terganggu.
- Gerakan lambung yang mestinya bergerak
- ke bawah ini malah membalik ke atas.
- Ke atas. Heeh.
- Karena membalik ke atas itu sebagian isi
- lambungnya merangsang
- di leher bagian atas kita itu ada
- persilangan antara saluran napas dengan
- saluran jernak. He.
- Kalau isi lambung tadi naik kemudian
- bisa masuk ke saluran napas.
- Nah, akan merangsang
- saklar batuk yang kimia tadi. Maka jadi
- batuk-batuk orang gitu ya.
- Iya. Nanti kalau ada kesempatan lagi
- bicara khusus soal gert ya. Karena sakit
- lambung tuh banyak juga dialami oleh
- kita. Baik, ini dari Pak Rahmat.
- Asalamualaikum, Dok. Kalau rumah enggak
- ada ventilasinya,
- ruang dapur dan rumah enggak ada
- jendelanya kiri kanan yang ada cuma
- pintu depan itu pun kalau dibuka.
- Sehingga pada saat masak di dapur pasti
- ada asap. Asapnya ada di ruangan itu.
- Apalagi kalau ada yang rokok
- terakumulasi deh. Masalahnya di rumah
- tuh ada bayi yang umurnya baru 1 tahun
- dan di rumah
- tersebut jadi sering batuk-batuk.
- Bagaimana jalan keluar terbaik agar bisa
- teratasi, Dok? Terima kasih.
- Iya, Pak Rahman tadi sudah menganalisis
- sendiri kan sudah sudah
- bikin jendela gitu. [tertawa]
- Iya, tadi kan di rumah tidak ada
- ventilasi ya. Di situ kuncinya.
- Betul. Tadi uraian Pak Rahmat sampaikan
- ketika tidak ada
- ventilasi yang bagus. Betul. Asap rokok,
- asap kalau ada yang eh asap dapur, asap
- rokok itu terakumulasi di dalam ruangan
- dan itu penuh dengan zat-zat kimiawi
- yang bisa merangsang saklar batuk yang
- kimia tadi. Ya, pantas saja siapa saja
- yang ada dalam ruangan itu akan
- berpotensi terangsang saklar batu
- kimiawinya. Apalagi kalau bayi
- setahun
- yang masih sangat sensitif. itu pasti ya
- memang betul akan terjadi seperti itu.
- Solusinya bagaimana? Ya sudah dijawab
- sendiri sebenarnya secara tidak langsung
- ya harus dibuat ventilasi yang baik
- atau kalau enggak sempat masaknya di
- luar rumah. [tertawa]
- Kan tadi masalahnya karena asap kan asap
- dari dapur masalahnya tidak ada ruangan
- di luar rumah. Kalau ada sih ya bisa
- tapi
- ya tadi harus diupayakan untuk membuat
- ventilasi itu solusinya ya.
- Penting banget ya. Oke. Ini dari Bapak
- Permana.
- Asalamualaikum, Dok. Kalau batuk darah
- itu gejala apa, ya? Terima kasih. Oh,
- orang yang kena batuk darah itu kenapa?
- Iya.
- Nah, batuk darah ini jadi ketika kita
- batuk ada keluar darahnya.
- Ini biasanya pikiran yang pertama adalah
- mengarah ke TB ya. TB tuberkulosis TB.
- Dulu namanya TBC, sekarang namanya TB
- tuberkulosis. He
- itu karena penyakit karena kuman TB yang
- menyebabkan kerusakan di paru-parunya.
- Pada penyakit yang PB tadi itu tadi kan
- pakai konsep alon-alon waton kelakon itu
- lama-lama bisa jaringan parunya sebagian
- hancur.
- Jadi strukturnya remuk jadi bolong. Ada
- bolongan ada rongga di dalam parunya.
- Nah kalau ada rongga seperti itu bisa
- kena ke bagian pembuluh darah. He he.
- Maka akan terjadi darah. Nah, kemudian
- darah dari lokasi di paru tadi kemudian
- akan mengalir ke dalam suara napas dan
- itu merangsang saklar batuk tadi yang
- fisika
- kemudian akan dipatukkan dan keluar
- sebagai darah. Ya, itu yang terjadi
- batuk darah pada pasien TP. Tetapi
- apakah
- kalau batuk darah pasti mengarah ke TP?
- Ya tidak ya. Bisa juga
- darah itu dari saluran napas yang
- terluka.
- Heeh.
- Tadi saya sebutkan bahwa ketika batuk,
- ledakan udara itu menghasilkan
- aliran udara yang sangat kuat.
- Aliran udara ini kemudian
- melewati salon napas yang atas.
- He.
- Kalau saking hebatnya aliran udara ini
- bisa melukai dinding saluran napas.
- Kalau dinding napas terluka itu juga
- akan berdarah sehingga akan terjadi kita
- temukan ada di dalam dahaknya ada darah
- atau cairan dari napas pada saat batuk
- ada darahnya.
- Kalau batuk yang
- darah yang TB tadi biasanya ee tercampur
- dengan dahak dan warnanya agak tua. Tapi
- kalau yang karena perlukaan itu biasanya
- warnanya akan lebih merah segar karena
- lukanya luka yang baru di sana napas
- atas sehingga warna darahnya akan merah
- segar. Seperti itu, Bu.
- Iya.
- Ini pertanyaan berikutnya dari Bapak
- Junaidi.
- Dok, apakah bedanya bronchitis pneumonia
- dan TBC? Apakah dari bronchitis bisa ke
- pneumonia dan lanjut ke TBC? Dan
- pengobatan bronchitis itu bagaimana ya?
- Terima kasih. Iya.
- Ya, kalau Bapak
- Junidi menyimak dari awal
- tadi saya jelaskan bahwa
- organ napas kita ada dua bagian.
- salurannya dan parunya.
- Jadi ada penyakit yang kena di
- salurannya, ada yang kena di parunya.
- Kalau ISPA tadi ada dua macam ISPA yang
- kena di salurannya
- namanya selesma atau cen cold.
- Sehari-hari keliru disebut flue. Kalau
- ISPA kena di parunya namanya pneumonia
- ya.
- Jadi pneemonia adalah ISPA yang kena di
- parunya. Kalau selesa tadi ISPA yang
- kena di salurannya.
- Nah, saluran tadi juga sudah saya
- uraikan mulai dari hidung
- mengarah ke belakang namanya faring
- laring, trahe
- itu masih satu. Kemudian bercabang dua
- menjadi bronkus kanan dan kiri. Bronkus
- kanan kiri ini kemudian salurannya
- menyebar berada di dalam parunya.
- Kalau yang disebut bronkitis
- itu radang di saluran bronkusnya tadi
- namanya bronkitis.
- Pada saat kita selesma tadi
- sebenarnya juga terjadi bronchitis.
- He.
- Karena sepanjang salurannya itu kena.
- Pada anak-anak biasanya lebih jelas
- berupa
- orang tua saya menceritakan kalau anak
- saya sedang kena selesma yang keliru
- disebut tadi
- kemudian napasnya jadi grok grok grok.
- Iya.
- Dan kalau tangan si ibu diletakkan di
- dada atau punggung anak atau bayinya
- akan terasa bergetar-getar.
- Dari mana suara grokrok dan getaran
- tadi? Itu dari bronkusnya.
- Hm.
- Bronkus pada saat mengalami radang ISPA
- tadi itu akan mengeluarkan lendiri yang
- banyak. Itu yang menyebabkan bunyi
- gerogrok. Karena gerokrok ini timbul
- akibat
- aliran udara napas melewati lendir yang
- banyak di dalam bronkus itu terjadi
- grokrok. Dan grok-gokok ini menimbulkan
- getaran yang kalau kita letakkan tangan
- di punggung atau pangan pasien yang
- sedang mengalami bronkitis tadi akan
- terasa bergetar-getar.
- itu. Jadi kalau anak sedang selesma,
- napasnya grok-grogrok dan terasa dan
- berat, selesmanya itu termasuk sampai ke
- bronkusnya.
- Jadi bukan hanya di darah hidung, tapi
- di sepanjang saluran napasnya sedang
- kena isma. Ya, itu namanya bronkitis.
- Bronkitis ini sebagai bagian dari ISPA
- tadi yang akan berlangsung dalam jangka
- pendek. Ada lagi yang namanya bronchitis
- kronik.
- Hm. Bronkitis kronik ini radangnya ini
- berlangsung lama.
- Bisa karena tadi misalnya rangsangan
- asap rokok yang berkelanjutan itu juga
- menyebabkan radang di sawas di
- bronkusnya itu menyebabkan
- bronkitis yang kronik yang lama
- berlangsungnya tidak sembuh-sembuh.
- Lalu tadi pertanyaannya terkait dengan
- Oh ya.
- Nah, pneemoni adalah inspa yang terkena
- di paren di parunya
- ya.
- Pneemoni biasanya diawali dengan ISPA di
- salurannya Selesma bronkitis tadi.
- Kemudian sampai ke parunya namanya
- pneumonia.
- Nah, kalau TB itu lokasinya sama terkena
- di parunya tetapi kumannya yang berbeda.
- Kumannya adalah kuman khas spesial
- namanya kuman tuberkulosis. Itu
- menyebabkan TB.
- Tidak ada hubungannya tadi kalau apakah
- ee pneumonia kemudian jadi TB. Ya,
- tidak.
- Heeh. He.
- Karena itu dua penyakit yang berbeda.
- Oke. Ini tidak ada namanya,
- Dok. Saya pernah dengar batu rejan.
- Istilah apaagi nih? Apakah di luar apa
- yang sedang tadi kita simak? Kering ee
- batu kering batu ee ya pokoknya batu
- kerjaan itu yang kayak apa? Ohoh.
- I J batuk kerja ini batuk yang spesial
- lagi ini ya.
- Lain lagi ya. Heeh. Batuk rejan. Rejan
- itu artinya batuknya
- apa sih? Nemen. Banget
- banget.
- W berat
- enggak udah-udah gitu. Enggak sekali
- enggak udah-udah. Ya. Nama medisnya
- adalah Pertusis.
- Hm.
- Ini juga ada satu kuman khusus lagi.
- Tadi ada kuman
- bakteri namanya TB. Ini ada kuman
- namanya pertusis.
- Nah, kalau pasien terkena penyakit ini,
- kumannya itu menyebabkan kerusakan di
- saluran napasnya.
- He.
- Sehingga
- saklar-saklar batuknya tadi menjadi
- lebih sensitif,
- maka dia akan
- terangsang. Mudah sekali terangsang,
- batuk. Rangsang, batuk. Rangsangannya
- ini berlangsung bertubi-tubi
- sehingga batuknya juga bertubi-tubi
- nyambung.
- Batuk rejan ya.
- Saking rangsangannya bertubi-tubi,
- Mbak Nuning, bisa bayangkan enggak pada
- saat kita batuk itu kita mengeluarkan
- udara atau menarik udara napas?
- Menarik pasti mengeluarkan juga kan
- karena
- menarik proses awalnya. Tapi batuknya
- sendiri adalah tadi kan dorongan keluar.
- Jadi
- udaranya keluar pada saat kita batuk
- udara kita dorong keluar
- keluar. Bayangkan kalau enggak
- berhenti-berhenti sampai nunduk seperti
- itu.
- Kalau tidak berhenti-henti [tertawa] itu
- udaranya keluar keluar keluar terus.
- Padahal kita perlu menarik udara masuk
- untuk bernapas.
- Sesek nafasnya deh.
- Saking saking saking batuknya tadi
- he
- dia perlu udara napas tapi enggak
- sempat-sempat. Suatu ketika pasiennya
- sempat mencuri.
- Mencuri narik napas. Nah,
- sampai napasnya bunyi wuh. Wuph
- wup
- wup itu timbul akibat
- saking
- butuhnya tubuh penarik udara sampai
- menimbulkan bunyi tadi woping ya sampai
- orang barat memberi namanya wooping cf.
- Heeh.
- Ya. Nama lainnya adalah batuk rejusis
- atau
- batuk
- batuk e wooping karena bunyi hoop
- seperti itu ya.
- Nama lainnya lagi ada namanya batuk 100
- hari. Mungkin pernah dengar
- itu nama lainnya itu barang yang sama.
- Batuk Rejan Pertusis, batuk 100 hari,
- Wupingkaf.
- Terus orang
- Belanda menyebutnya king host. Heeh.
- Nah, kalau tidak dalam pembahasan saya,
- King Hus itu rajanya batuk. Saking luar
- biasa batuknya. Dan ini sangat menyiksa
- bagi anaknya
- ya.
- Dan pertusis ini penyakit yang cukup
- berbahaya.
- Ada vaksinasinya
- sebelum kena ada vaksinnya. Oh
- vaksinnya namanya DPT. Mungkin pernah
- dengar.
- Oh kita pernah dengar
- P-nya itu pertusis.
- Jadi saat baypt.
- Iya. Jadi saat bayi itu dilakukan
- imunisasi yang salah satunya adalah
- vaksin DPT. DPT itu sebenarnya tiga
- penyakit jadi satu. D-nya difteri,
- P-nya partusis, T-nya tetanus. Ini
- sangat pentingnya peranan
- vaksinasi untuk mencegah yang batu
- kerjan tadi.
- Itu ngomong-ngomong di usia berapa anak
- kita divaksin DPT ini sebenarnya?
- Bayi umur 2 3 4 5 6 bulan.
- Oh. Jadi, wahai para ibunda yang akan
- punya bayi atau sudah tapi baru itu
- sampai 6 bulan sebaiknya di vaksin D.
- Iya. salah satu vaksin wajib yang harus
- diberikan pada bayi. Karena kalau sampai
- kena tadi
- kalau bagi Bapak Ibu yang pernah melihat
- atau mengalami anak cucunya mengalami
- waduh luar biasa kasihan pasiennya kalau
- sampai terkena
- batuk kerjaan atau pertusis atau batuk
- 100 hari tadi.
- Selain batuknya berat itu berlangsungnya
- lama
- 100 hari itu 3 bulan lebih.
- Iya.
- Orang dulu mengamati kalau kena batuk
- yang ini lama ini sembuhnya
- 100 hari.
- Bayangkan batuk seperti itu berlangsung
- sampai lama. Betapa menderitanya ya
- obatnya. Kalau diketahui awal,
- terdiagnosis awal bisa di dalam 2 pekan
- pertama kena bisa diobati namanya obat
- antibiotik khusus namanya macrolite itu
- biasanya akan
- mengurangi tapi tidak membuat seris
- terus baik langsung baik tidak bisa tapi
- tidak mengurangi ya.
- Makanya sangat perlu vaksinasi ya.
- vaksinasi tujuannya agar tidak sampai
- terkena. Kalau sudah terkena repot,
- tidak karuan begitu.
- Baik, ini ada yang bertanya terkait
- dengan non medis. Kalau misalnya Ibu
- enggak ada namanya 081 sekian. Kalau
- misalnya eyang aku tuh Dok suka sekali
- minum teh jahe atau jahe. Kemudian juga
- kalau ini enggak pakai gula tapi pakai
- madu. Memang sih jarang sekali saya
- dengar eyang itu batuk. Apakah jahe
- memang sangat membantu untuk tenggorokan
- yang gatal dan batuk? Terima kasih. Iya.
- ya, ada
- zat-zat tertentu yang me
- meledak melegakan perasaan nyaman di sal
- napas kita ya. bagian atas. Seperti saya
- jelaskan tadi, di sepanjang sal napas
- kita itu banyak sekelar batuk termasuk
- di daerah tenggorokan kita itu. Nah,
- minuman-minuman
- zat-zat tertentu dalam makanan atau
- minuman seperti jahe tadi, kemudian mint
- ya itu juga me
- menenangkan area itu sehingga reseptor
- batuknya jadi tidak mudah terangsang.
- Itu sebabnya beberapa
- kandungan zat dalam minuman atau makanan
- bisa membuat rasa lebih nyaman,
- mengurangi rangsangan di saklar batuk
- tadi.
- Maka ada
- permen tertentu yang kalau kita hirup
- karena perasaan di tengor kita jadi
- lebih nyaman itu juga mengurangi
- rangsangan saklar batuknya.
- Jadi dengan menghisap permen tertentu
- lumayan ya terbantu.
- Iya. Termasuk tadi yang dari herbal
- seperti jahe.
- Jahe. Heeh. Heeh. Enggak apa-apa juga
- sih kalau memang bikin hangat ya, Dok
- ya. Bikin enak dada gitu.
- Iya. Iya. Yang penting tadi soal
- hangatnya juga tentu perlu itu. Ya,
- jangan termakan korban jadi korban iklan
- kita itu dingin lebih nikmat. Salah.
- [tertawa]
- Yang benar adalah hangat lebih nikmat
- dan sehat.
- Sikap aja yang hangat lebih asik
- daripada yang dingin ya. Jadi dingin
- lebih nikmat harus kita ganti menjadi
- hangat lebih nikmat dan sehat. Nah,
- baik. Ini pertanyaan dari Ibu Ida. Mbak
- Nuning tanyain dong mumpung belum
- kena-kena banget kalau jus-jus buah apa
- aja ya yang bisa menghambat hadirnya
- lendir-lendir di tenggorokan? Iya. Jus.
- Jus apa, Dok? Eh, secara umum
- buah-buahan itu bagus ya.
- He.
- Tetapi ada beberapa pasien yang
- mengalami
- alergi. Jadi keluar masuk ke masalah
- alergi nih. Tadi saya kita sudah bincang
- di luar ya. He
- ini banyak yang
- kalau saya sebutkan rin kaget tadi
- tentang istilah alergi. He
- istilah alergi ini kan sehari-hari
- sering kita dengar, sering bahkan kita
- sering mengucapkan.
- Iya.
- Tapi kalau ditanya alergi itu artinya
- apa sih? Orang pasti bingung apa ya
- rasanya paham.
- Tapi ketika ditanya
- tapi enggak bisa diungkapkan [tertawa]
- ya alergi begitu aja ya.
- Saya memadankan istilah alergi ini
- dengan satu kata yang mudah-mudahan akan
- mudah untuk diingat bahwa alergi itu
- artinya lebay. Nih bahasa gaul nih ya.
- Alergi itu artinya lebay.
- Untuk mudahnya
- saya memberi gambaran orang yang alergi
- udang. Pasti sering pernah dengar ya.
- Orang yang alergi udang itu tiap kali
- dia mengkonsumsi udang maka akan timbul
- gatol-gatol kemerahan di kulitnya. Nah,
- itu namanya alergi.
- Orang tersebut kulitnya bereaksi lebai
- terhadap udang.
- Udang
- yang buat orang lain normalnya tidak
- menimbulkan reaksi apa-apa ya. Selain
- reaksi nikmat dan kenyang ya,
- orang itu bereaksi lebit yang muncul di
- kulit berupa bentol dan merah-merah.
- Itulah artinya alergi
- lebai bereaksi berlebihan terhadap
- sesuatu zat yang buat orang lain tidak
- apa-apa.
- Nah, reaksi lebah ini biasanya
- diturunkan. Maka perlu kita susuri
- riwayat keluarganya ada tidak yang
- Oh, jadi keturunan juga ya?
- Ada bakat lebainya ini menurun ya.
- Apalagi kalau dari dua jalur ayah ibunya
- ada. Oh, riwayat lebay. Kemungkinan
- anaknya [tertawa]
- juga timbul reaksi lebay. Ada
- reaksi lebainya menurun dan bisa lompat
- generasi. Mbak Nuning, lompat generasi
- maksud saya begini
- dari kecucu langsung.
- Iya. Dari seorang yang lebay. Kemudian
- anaknya tidak apa-apa tapi cucunya baru
- muncul. Tapi
- anaknya ini cuma kelewatan atau
- istilahnya mungkin seperti karier gitu
- ya. [tertawa]
- diturunkan dan munculnya reaksi lebai
- bisa di bagian tubuh manapun. Tadi kalau
- orang yang reaksi ee alergi udang
- munculnya di kulit, bisa muncul di
- hidung,
- bisa muncul di mata, bisa muncul di sar
- napas yang bawah.
- Rumus dasarnya sama, bereaksi lebai
- terhadap sesuatu yang buat orang lain
- tidak apa-apa. Nah, kembali ke jus tadi.
- Pada orang yang lebai di saluran
- napasnya itu ada buah tertentu yang
- berpotensi merangsang reaksi lebainya.
- Oke.
- Salah satunya misalnya anggur.
- Wow.
- Ya.
- H. Mohon maaf saya juga batuk.
- Kalau batuk ada etiket batuknya yaitu
- ditutup.
- Tutup ya. Tutupnya dengan jangan dengan
- telapak tangan
- nanti pegang orang lain nular juga.
- Iya. Ketika kita batuk kuman-kuman tadi
- misalnya karena infeksi kumannya ada,
- kita tutup dengan tangan,
- tangan kita penuh dengan kuman. Ketika
- kita pegang benda bersalaman, kumannya
- pindah. Maka kalau batuk etiketnya
- ditutupi dengan lengan dengan lengan
- kita ya dibaju nanti ngumpulnya sini
- enggak lebak.
- Kembali ke tadi anggur.
- Salah satu yang harus dihindari oleh
- jamaah wajid dan umrah itu adalah
- anggur. Sakan buah berlimpat. Iya. Oke.
- Pada orang yang biasa pun itu bisa
- merangsang ee saklar batuknya tadi.
- Apalagi pada orang yang alergian itu
- akan sangat kuat merangsang reseptor
- batuk tadi. Anggur. Terus terus kalau
- buah lokal di kita rambutan, kelengkeng
- itu juga berpotensi merangsang reaksi
- lebai. itu yang sering. Tapi terkadang
- he
- ee rangsangan buah tertentu ini sifatnya
- individual.
- Misal biasanya buah semangka katakanlah
- tidak jarang merangsang reaksi lebai.
- Tapi pada orang tertentu
- ada yang begitu makan semangka
- batuk-batuk. Ah buat dia berarti itu
- bisa merangsang reaksi lebai batuknya
- begitu.
- Iya. Jadi jus yang mana pun boleh
- dicoba. Tapi kalau kita
- lihat reaksinya timbul batuk atau tidak
- gitu.
- Respon terhadap anggur tidak
- menyenangkan. Ya sudah. Nah, dari
- bahasan tadi kita sudah ada di
- penghujung bersama dr. Darmawan Budi
- Setianto yang merupakan konsultan
- respitologi ya.
- Respirologi.
- Respirologi ya.
- Respirologi itu artinya organ napas
- kita. dulu namanya pulmonologi.
- Pulmonologi jadi respon.
- Iya. Kalau pulmon itu kesannya hanya
- parunya saja. Kalau respirologi itu
- menjadi satu kesatuan salurannya dan
- parunya organ napas kita.
- Jadi terkait dengan pernapasan enggak
- pernah mencuri napas berarti ya.
- [tertawa]
- Baiklah kita akan rangkum bahasan kita
- terkait dengan batuk itu bisa jadi
- kawan, tapi bisa juga jadi lawan bersama
- dr. Darmawan. Silakan.
- Ya,
- ikhwan akhwat arasil di mana pun berada
- yang menyimak acara ini. Tadi sudah
- cukup banyak kita bahas tentang sosok
- batuk, tentang bagaimana batuk itu
- sendiri muncul, mekanismenya bagaimana,
- apa yang bisa menyebabkan timbulnya
- batuk dan apakah batuk ini bersifat
- kawan atau lawan. dua-duanya.
- Secara prinsip dasar dia bersifat kawan
- karena dia akan menjaga integritas,
- menjaga potensi dari saluran napas kita
- agar tetap bersih sehingga tetap bisa
- berfungsi dengan baik. Tetapi juga batuk
- itu bisa menjadi lawan ketika batuknya
- berlangsung
- terus-menerus hebat sehingga bisa
- mengganggu aktivitas kita. bisa
- menimbulkan rasa malu sungkan bila
- batuk-batuk di tempat umum dan cukup
- menyiksa badan kita bisa menyebabkan
- otot-otot pegal
- bahkan
- ekstremnya ini bisa menyebabkan pernah
- terjadi batuk yang hebat sampai
- otot-otot eh tulang iganya patah
- saking kencangnya itu batuknya batuk ya
- tapi itu ekstrem sekali yang jelas itu
- bisa sangat mengganggu dan satu potensi
- bahaya adalah
- batuk sendiri adalah
- sarana penularan penyakit diapas yang
- sangat efektif.
- Sehingga pada saat kita sedang batuk,
- terapkanlah etika batuk. Yaitu dengan
- cover your mouth. Ee tutupi hidung pada
- saat batuk dengan lengan kita ya. Dan
- kemudian oh ya tadi kita sedang tadi
- batuk-batuk yang tadi paling sering
- disebabkan oleh selesma. Heeh.
- Kalau sedang selesa seperti ini bagi
- laki-laki mungkin sebaiknya
- terpaksa menghindari dulu ke
- inginan kita untuk pergi berjamaah ke
- masjid kata-kara itu kemudian akan
- berpotensi meluarai orang lain. Ya. Lalu
- tadi sudah dibahas juga berbagai
- penyakit yang sering terkait dengan
- gejala batuk. Mulai dari TB yang
- sehari-hari paling banyak kita jumpai
- adalah tadi Selespa
- Common Cold yang merupakan ISPA bagian
- salurannya
- dan sebagian besar ISPA di saluran atau
- selesma atau common cold yang
- sehari-hari keliru disebut flu itu
- adalah disebabkan oleh virus ya saya
- mungkin lupa belum beri penekanan
- penyakit yang disebabkan oleh virus ini
- akan suasil sehingga tidak perlu
- pemberian antibiotik.
- Heeh.
- Ya. Jadi batuk pilek yang sehari-hari
- kita jumpai selesma tadi tidak perlu
- antibiotik karena tidak ada gunanya.
- Karena antibiotik itu hanya untuk
- membunuh
- kuman yang namanya bakteri.
- Kuman
- bin zat ee makhluk hidup yang sangat
- kecil. Mikroorganisme jasa trenik itu
- ada banyak. Tapi secara gampangnya ada
- dua kelompok,
- virus dan bakteri.
- Nah, bakteri ini bisa dibunuh dengan
- antibiotik, tapi virus tidak bisa
- dibunuh dengan antibiotik. Sehingga
- kalau
- sebagian besar tadi selesai oleh virus,
- tidak perlu antibiotik untuk
- pengobatannya.
- Yang perlu diberikan adalah bantuan agar
- batuknya bisa bertugas dengan baik.
- Dengan cara apa?
- Minum yang cukup air hangat, hangat
- lebih nikmat dan sehat ya. Cukup
- istirahat dan itu akan memfasilasi
- memfasilitasi tubuh kita untuk melawan
- si virus tadi yang tidak bisa dibunuh
- dengan antibiotik.
- Demikian barangkali Mbak Nuning.
- Mudah-mudahan apa yang saya sampaikan
- yang pertama bisa ditangkap dulu,
- bisa dipahami oleh ikhwan dan akhwat dan
- kemudian bisa memberi pencerahan dan
- memberikan manfaat.
- Terima kasih Dr. Darmawan yang sudah
- hadir di acara ruang kesehatan kita.
- Paling ujung yang harus kita lakukan
- adalah cukup istirahat, perbanyak minum
- air hangat. Kita enggak tahu virusnya
- datang atau enggak. Tapi kalau dua hal
- ini kita jaga, kita pelihara, di samping
- juga itu tadi karena menularnya lewat
- udara masih pakai masker boleh gitu ya,
- Dok ya?
- Iya. Pakai masker. Betul.
- Terima kasih untuk semua juga
- radio-radio di daerah yang
- menyebarluaskan siaran dari Rasil.
- Billahi taufik wal hidayah.
- Wasalamualaikum warahmatullahi
- wabarakatuh.