Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Tapi kalau memperkosa, hukumannya bukan 0:02 cambukan. 0:04 Karena dia melakukan ifsya, kerusakan di 0:06 muka bumi. 0:07 Menodai kehormatan orang. 0:09 Bisa-bisa dijatuhkan hukuman mati 0:12 terhadap orang seperti ini. Kita banyak 0:14 menyaksikan 0:16 dari 0:17 mereka-mereka yang berkecimpung dalam 0:20 pendidikan agama 0:22 melakukan perbuatan-perbuatan 0:24 yang mengerikan semacam ini. Semoga 0:26 Allah selamatkan kita semua. 0:29 Nah, sekarang kita jumpai di 0:30 pesantren-pesantren 0:32 banyak ustaz-ustaz, ulama-ulama, ya 0:35 yang saya anggap merupakan ulama-ulama 0:38 dan ustaz gadungan. 0:39 Dia tidak menjaga adab sama sekali 0:42 agama. 0:43 Tidak menjadi contoh yang baik. Hubungan 0:45 antara ustaz dan murid perempuannya 0:47 terlalu berlebihan. 0:49 Jadi kalau kita melihat fenomena gejala 0:51 semacam ini, seharusnya 0:54 kita menarik anak kita. 0:57 Jangan sampai, ya 0:59 termakan oleh rayuan pria-pria. Apalagi 1:04 seorang ustaz biasa di mata muridnya kan 1:05 kelihatan besar kan. 1:07 Nah, di saat si ustaz menjanjikan 1:09 janji-janji yang bermacam-macam, apalagi 1:11 wanita pada masa-masa puber 1:14 ini akan dengan mudah bagaikan api dan 1:17 bensin bertemu. 1:19 Dan kita jumpai ada kiai, anaknya 1:21 berbuat yang tidak-tidak ketika eh akan 1:26 diperiksa, ternyata santrinya 1:28 melindungi. 1:29 Membela habis-habisan karena anak kiai, 1:31 anak ustaz. Begitu juga, katakan 1:33 umpamanya anak habib. Dalam pelanggaran 1:36 hukum Allah subhanahu wa taala bagaikan 1:38 air. 1:39 Tidak pandang bulu. Dalamnya berbeda, 1:41 permukaannya sama. 1:43 Nah, kalau orang melakukan perzinahan 1:47 perzinahan berarti kan suka sama suka 1:49 kan. Kemudian terungkap oleh empat saksi 1:51 dalam Islam dikenakan hukuman 100 kali 1:53 cambukan. 1:54 Tapi kalau memperkosa, hukumannya bukan 1:56 cambukan. 1:58 Karena dia melakukan ifsya, kerusakan di 2:01 muka bumi. 2:02 Menodai kehormatan orang. 2:04 Bisa-bisa dijatuhkan hukuman mati 2:06 terhadap orang seperti ini. Mati. 2:09 Bukan apa? Cambukan tapi mati. Karena 2:11 apa? 2:12 Orang 2:14 rela mati demi kehormatannya. Kalau 2:16 kehormatannya dinodai, itu bakal 2:17 menimbulkan trauma di hati si perempuan. 2:20 Jadi kalau ada pemerkosa, 2:22 bukan disuntik kebiri, hukuman mati bagi 2:25 pemerkosa. 2:26 Supaya menimbulkan efek jera. Jangan 2:29 sampai anak-anak kita menjadi korban. 2:32 Anak-anak kita ternoda, bahkan 2:34 menimbulkan trauma. 2:35 Akhirnya menodai kehormatan agama kita. 2:38 Jadi saya ingin pesantren-pesantren, 2:41 ya, baik itu wanita atau pesantren 2:45 laki-laki, hendaknya ada kontrol 2:47 pengawasan. 2:48 Jadi kita berlindung kepada Allah 2:50 Ta'ala. Oleh karena itu, 2:52 mari kita menjaga batas antara 2:54 pria-wanita yang bukan muhrim.