Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 Brail [musik] 0:06 TV. 0:12 Asalamualaikum warahmatullahi 0:13 wabarakatuh, ikhwan akhwat 0:15 rahimakumullah. 0:17 Senang sekali hari ini kita dipertemukan 0:19 dalam 0:21 sepenggal acara yang bikin kita lebih 0:23 sehat dan juga mudah-mudahan kesehatan 0:26 Islami ini membuat kita semakin sadar 0:29 bahwa banyak hal bisa kita lakukan kalau 0:32 kita mau untuk membuat diri kita menjadi 0:34 lebih sehat dan kuat. Mudah-mudahan ya. 0:38 Salam selawat tentu tidak lupa kita 0:41 lantunkan untuk junjungan umat kekasih 0:43 kita Muhammad Rasulullah sallallahu 0:45 alaihi wasallam. Semoga kelak kita 0:47 dipertemukan dengan beliau di saat yang 0:50 sangat kita rindukan di yaumil akhir. 0:53 Seperti biasa kalau untuk minggu-minggu 0:56 di belakangan bulan kesehatan Islami 1:00 menghadirkan RM Alvian. sosok yang e 1:04 berpengalaman lebih belasan tahun ya di 1:07 dunia kesehatan tadi. Ee ikhwan akhwat 1:11 sebelum on air tadi kita ngobrol sedikit 1:13 tentang lintah tapi bukan lintah darat 1:16 sih. [tertawa] 1:17 Oke kita sapa beliau yang sudah ada di 1:19 sana. Asalamualaikum warahmatullahi 1:21 wabarakatuh. 1:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:24 wabarakatuh. 1:26 Sehat ya? 1:27 Alhamdulillah. Nah, soal lintah nih 1:30 terapinya diapain kitanya sama si Lintah 1:32 itu dan persisnya gimana judulnya? Sebab 1:36 pasti ada juga yang nanti kalau nyari di 1:39 YouTube kan yang judulnya apa gitu 1:42 persisnya terapi lintah untuk 1:45 penyakit stroke ya. 1:47 Ah, penyakit stroke. 1:49 Iya. Pas kemarin saya ngajar ada 1:51 mahasiswa kan kita ada pengenalan 1:52 lapangan praktik tuh. 1:54 Jadi saya pengin tahu nih teman-teman 1:56 yang praktisi ini apa aja. praktiknya 1:58 ya. Dia nampilkan terapi linta. Oh ya 2:00 saya pikir udahlah saya lengkapin ya 2:03 [tertawa] karena saya ini yang versi 2:05 lengkapnya ya. 2:07 Nah jadi ikhwan akhwat kita simak dengan 2:12 telinga jiwa kita kalau perlu nyatat 2:15 sedikit gitu kira-kira apa yang perlu 2:17 kita simpan dari bahasan terapi lintah 2:21 untuk penyakit stroke bersama RM Alvian. 2:25 Oh ya, sebelumnya mungkin perlu 2:27 diinformasikan juga ya bahwa ada loh 2:30 Rumah Sehat Alvian. 2:33 Alamatnya di Jalan Ruyung nomor eh 2:36 Ruyung 7 Blok A20 di Pondok Kelapa Duren 2:40 Sawit. Ya, nanti di penghujung nomor 2:43 teleponnya akan kami berikan. Siapa tahu 2:45 Anda perlu untuk menanyakan sesuatu. 2:47 Oke, Bung Alvian. Kita mulai dengan 2:49 terapi lintah untuk penyakit stroke. 2:53 Baik. Eh, terima kasih Bu Nuning dan 2:57 operator. Asalamualaikum warahmatullahi 3:00 wabarakatuh. 3:08 Alhamdulillah ee kita bertemu lagi ya di 3:13 Sabtu ketiga ya. Nah, ini saya pengin 3:18 bahas ya, karena kemarin kebetulan saya 3:21 semalam tuh ngajar ya, ngajar ee 3:24 mahasiswa. Nah, mahasiswa ini ada 3:27 namanya pengenalan lapangan praktik ya. 3:29 Jadi saya pengin tahu teman-teman ni 3:31 sudah praktisi mereka. Nah, praktisinya 3:34 ada kemarin yang ee mereka praktik 3:36 tentang hipnoterapi dengan ee cikung 3:40 energi ya. ada yang ee praktik dengan 3:44 sports massage ya. Terus ada lagi yang 3:49 apa ya saya lupa ya kemarin ada satu 3:52 lagi saya lupa. Nah, terus ada lagi yang 3:54 ee terapi lintah ini ya. Terapi lintah. 3:56 Oh, bagus juga ya dibikin tema untuk 3:58 besok nih saya pikir gitu. Jadi habis 4:01 itu saya lengkapin ya. Saya lengkapin 4:03 baru kemarin bikinnya ya. Sama tadi ee 4:06 pagi sambil nunggu pasien saya tambahin 4:08 gitu kan. Nah, inilah akhirnya jadilah 4:10 untuk hari ini. [tertawa] 4:14 Oke. 4:15 Dan ini sudah banyak ya saya gunakan 4:17 terapi lintah ini memang untuk stroke 4:19 ya. Di YouTube saya tuh ada pasien yang 4:21 ee dia kusi roda ya dua kali datang 4:25 sudah bisa jalan. Tadi saya lupa 4:26 tampilkan ya. Tadi mestinya tampilkan di 4:28 YouTube-nya ya. Tapi bisa dilihat di 4:29 YouTube saya ya. Nah, ini terapi lintah 4:33 untuk stroke. Nah, ini jenis-jenis 4:35 lintah ya. Ini ada gambar-gambar tentang 4:37 lintah ya. bukan minta darah tadi. 4:41 [tertawa] 4:42 Nah, ini ada klasifikasinya ya, ada apa 4:47 ee 4:48 jenisnya, genusnya ya, atau ada ee 4:52 kingdomnya ya, kingdomnya ya, ordernya, 4:55 familinya, genusnya ya. Ada orientalis, 4:58 ada medikalis ya, ada perbana ya. ini 5:02 lintah. Nah, ini lintah ni kalau dia ee 5:05 apa? Menggigit dia segitiga seperti 5:07 bentuk Mer ya. Nah, seperti bentuk ee 5:10 lambang Mersi ya. Nah, jadi ada 5:13 kepalanya yang untuk menghisap ee darah 5:15 memberikan enzim ya. Ada yang bagian 5:18 belakangnya atau bokongnya itu dia cuma 5:20 nempel ya, tapi ee dia untuk melekatkan 5:24 e badannya ya, 5:26 kepalanya ya, ada chambernya ya, ada 5:29 rektum, ada anusnya. ya ada bagian 5:32 dalam. Tapi kalau kita lintah ini kita 5:35 balik ya ee kan ini kan ee kayak apa? 5:39 Chamber panjang aja ya 5:41 kayak 5:42 bentuk ee apa tuh ee manjang ya. Nah, 5:46 ini kita balik ya. Isinya enggak ada ya 5:50 kosong ya. Isinya ada kosong ya. Itu 5:52 luar biasa Allah ciptakan ya. Nah, ini 5:55 ada ee apa tadi? Klasifikasi dia ya si 5:59 humedikalis ya. 6:02 Nah, ini ada ternakan saya di atas ya, 6:05 di lantai 3 ya. Ini pakai chamber ya. 6:08 Nah, ini biar steril ya. Ada yang untuk 6:11 pembesaran, ada yang memang untuk terapi 6:13 ya. Ini memang dibikin steril ya. Nah, 6:17 kalau di luar negeri seperti ini ya di 6:19 botol-botolin ya. Karena di luar negeri 6:21 ini agak susah nyari lintah ya. Jadi dia 6:24 bikin rak, dia botol-botolin seperti ini 6:27 ya. Nah, dia kadang ada juga di luar 6:30 negeri itu karena susah jadi dimerekin 6:33 ya misalnya pasinnya si A ya, nanti 3 6:37 bulan berikutnya dipakai lagi buat si A 6:39 ya, jadi dikuruskan ya. Biasanya 3 bulan 6:41 baru kosong ya. Kalau belum 3 bulan dia 6:44 enggak kosong. Nah, ini ee lintah ya. 6:48 Ini ada batu cadas ya. Dia senang di 6:50 batu cadas ada ee apa airnya bening ya. 6:54 Nah, lintah ini bersih ya kalau dia ada 6:55 zat. Misalnya kita nemu lintah di 6:58 rawa-rawa ya. Nah, rawa-rawa itu airnya 7:00 kotor ya. Ada lintahnya 7:02 enggak apa-apa airnya diminum ya, tapi 7:04 disaring dulu ya. Nah, itu biasanya aman 7:07 airnya tapi kalau dia enggak ada lintah 7:09 agak curiga ya. Karena lintah itu kalau 7:12 ada zat-zat tertentu daya enggak mau. 7:14 Makanya kan lintah sekarang kalau dulu 7:16 kan di sawah banyak ya petani itu suka 7:18 digigit lintah ya. Nah, sekarang enggak 7:19 ada karena sudah menggunakan ee 7:22 pestisida ya. Jadi dia mati ya. dia 7:25 enggak mau ada zat-zat ee garam pun dia 7:28 langsung lepas ya. Pokoknya zat-zat yang 7:31 ini dia enggak mau ya. Makanya lintah 7:32 itu ee menurut saya bersih ya. Nah, nah 7:35 terus dia kalau 7:38 ternak ya seperti ini ya, dia kepompong 7:40 dulu ya, kepompong ya. Nah, kepompong 7:43 dia nanti ada di jerami-jerami ya, di 7:45 tempat kering ya. Nah, nanti kalau sudah 7:47 menetas dia isinya ada ee 7 sampai 8 7:50 ekor ya ini. 7:51 He ini. Nah, kalau luar negeri itu 7:54 begini ya. Dia dibikin pakai oples 7:57 dinamain ya karena susah nyarinya ya. 7:59 dan jurnalnya banyak ya. Karena kalau 8:01 kita ilmiah ee harus kita tampilkan 8:04 jurnal biasanya kan kalau orang 8:05 pendidikan ya karena saya kaprodi kan 8:07 saya juga S2 Herbal Medik UI jadi 8:10 tahulah ya untuk steril ya ee terus 8:13 untuk ee jurnal ya karena saya juga 8:16 tenaga kesehatan ya. 8:19 Nah, ini ee ada ee proses ya proses dari 8:24 terapi lintah ya. Nah, linta itu sebelum 8:26 dia menyedot dia menempel di epidermis 8:29 ya, lapisan kulit luar ya, di kapiler 8:32 ya. Nah, dia memberikan enzim dulu 8:34 sebelum dia menyedot darah ya. Nah, 8:37 enzim itu buat apa? Nah, ini kepalanya. 8:39 Kalau kepalanya itu kayak kuncup kayak 8:40 gitu ya, dia mau nyedot 8:42 ya. Nah, ee dia ngasih enzim dulu ya 8:45 sebelum menyedot ya. Nah, enzim itu buat 8:47 apa? Supaya dia mempermudah minum ya, 8:50 mengencerkan darah ya. Kalau dia belum 8:52 encer masih ngasih terus, ngasih terus, 8:54 ngasih seperti gigit semut ya kalau kita 8:56 lagi dia proses itu ya. Nanti kalau 8:58 sudah lancar enggak terasa lagi ya 9:00 seperti gigit semutnya itu. Nah nanti 9:02 dia memasukkan enzim itu ya. Nah, darah 9:05 di sekitar ini akan e encer ya. Darah 9:08 sekitar ini akan encer ya baru dia 9:10 minum. Makanya kalau orang hematom ya, 9:13 orang ada parises itu cepat banget ya, 9:16 bersih dia langsung ya. Kenapa ya? 9:18 Karena masuk enzimnya. Nah, enzimnya 9:20 masuk itu nanti akan disedot dia ya. 9:23 Kalau kapira kan nanti juga masuk 9:24 pembuluh darah ya. Nah, sampai ke 9:27 bawah-bawah ya karena ini terhubung 9:29 semua ya itu. 9:32 Nah, ini ada jurnal dari 9:35 mana ini ee Elsifer ya. Elsiver eh ini 9:40 amid amid palsik ya. Ini kekecilan 9:43 banget ya. Nah, ini ada dia 9:45 memberitahukan enzim-enzimnya lintah ya. 9:48 Ini saya besarin ya, ada herudin ya. Dia 9:50 bisa menghambat e blut koagulasi. Jadi 9:53 dia bisa mengencerkan darah, menghambat 9:55 pengentalan darah. Nah, ini yang kita 9:56 perlukan enzimnya ini orang stroke kan 9:59 coba tersumbat kan infak 10:02 ya. Nah, bagaimana di Nah itu ya terus 10:07 ada kalin ya dia juga bisa menghambat 10:09 bot koagulasi ya sama ini ya mediator 10:12 untuk platelet ya. Jadi supaya dia bisa 10:14 menghambat agaksi petalret. Jadi untuk 10:17 dia mengental itu akan lebih lama ya. 10:20 Makanya kalau kita luka itu kan ada 10:21 proses namanya ee waling ya. Proses ee 10:25 luka ya. Luka itu kita ketusuk benda 10:28 tajam misal tus ya nanti berdarah dulu 10:31 kan berdarah ya ada platelet ya ada ada 10:34 darah ya. Nah nanti ada platelet untuk 10:37 mengeringkan dia ya untuk menutup dia 10:39 ada trombokan ya untuk nutup luka itu. 10:43 Nah di dalam tu ada mediator mediator 10:45 inflamasi. ya seperti selas ya, makrofag 10:49 ya ke tempat darah itu semua untuk 10:52 membunuh kuman yang masuk ya. Nah, 10:55 sedangkan si lintah ini memperlambat 10:57 proses dari dia plateletnya. Jadi enggak 11:00 enggak enggak belum belum bisa nutup ya 11:03 dia ngencerin ya. Nah, itu enzimnya kita 11:05 perlu ya untuk ngencerin tadi ya. Nah, 11:09 terus dia ada untuk tromboltitik ya sama 11:12 ya herustasin ya untuk nah ini untuk 11:15 netrofil ya untuk inflamasi berarti nah 11:17 ini bledin ya. Nah bisa sebagai 11:20 antiinflamory dia ya kalau ada bengkak 11:22 osteat aratritis oa go ya asamurat nah 11:26 bisa kita gunakan karena dia bisa 11:28 menghambat ee apa proses dari ee 11:32 inflamasi pembengkakan ya. Nah, proses 11:35 inflamasi itu kan ada siklo oksigenase2 11:37 ya ee prostaganlin ya. Nah, dia bisa 11:40 menghambat di situ. Jadi, dia bisa 11:43 menjadi ee untuk membantu ee oa ostatis 11:48 ya, jurnal-jurnalnya banyak ya. Nah, 11:51 karena kan kadang-kadang kalau kita di 11:53 dunia medis pasti orang senang ada 11:54 jurnal ya. Nah, saya juga diminta 11:56 sebenarnya oleh Prof. Di UI ya, Prof. 11:59 UNIM ya, S3 di sana cuman kan di UI tahu 12:03 sendiri ya. [tertawa] 12:04 banyak apa parameter-parameternya. Nah, 12:07 saya lagi nyari novelty-nya ya. Apa sih 12:10 novelty-nya yang gampang ya gitu. Nah, 12:14 tapi kalau di Cina juga saya diminta 12:16 cuman itu full di sana tuh. Jadi ada 12:18 beasiswa di Cina. Nah, saya tadi 12:20 penginnya ke hipertensi ya atau kalau ke 12:23 hewan saya coba ke hematomanya, 12:26 hematomnya ya. Jadi ee hewan tuh kalau 12:29 di UI saya pakai hewan pasti. Nah, 12:31 kelinci ya. Karena kan lintah itu besar. 12:34 Kalau pakai tikus kan cepat habis 12:38 darahnya. 12:39 Nah, itu saya buat hematom ya. Jadi kita 12:41 ambil darahnya kelinci, kita suntikkan 12:42 lagi biasanya hematom dia. Nah, kita 12:44 proses itu cuma pas saya lihat-lihat wah 12:46 lumayan juga untuk mengecek lab-nya itu 12:49 ya. Nah, tapi kalau ke manusia, nah mau 12:52 saya coba tahun depan mungkinnya di di 12:54 Jangsi ya nanti University waktu saya 12:57 ngambil ee kedokteran Tiongkok ya eh 12:59 bimet saya di Jiangsi ya. He. He. 13:03 Nah, ini ada ee apaagi nih? Ee ee helod 13:07 ya. Ini bisa increase ee viskositas. 13:10 Jadi bisa meningkatkan aliran darah ya. 13:13 Terus dia ada lagi triptase inhibitor. 13:16 Ini untuk eh selmas ya, antiory eglin ya 13:20 sama ya. Terus ada faktor XH inhibitor 13:24 inhibit activity coaglindformin 13:26 ya. Ini untuk mengencerkan darah ya. ada 13:28 komplemen ini sebagai apa nih? Ee 13:32 inhibitor komplemen penambahan ya. Terus 13:35 apaagi nih? Nah, ini karbon inhibitor 13:38 ini bisa untuk melancarkan darah nih 13:39 increase the flow of blood ya. Jadi dia 13:42 bisa meningkatkan aliran darah ya 13:44 makanya dia lancar. Nah, ada lagi 13:46 histamin ya ini sebagai fasodilatasi 13:49 melebarkan pembuluh darah ya. Orang 13:51 stroke kan sempit pembul darahnya. Nah, 13:53 dia bisa melebarkan pembul darah. Nah, 13:55 makanya kemarin saya pengin nyoba ke 13:57 kasus hipertensi. Nah, hipertensi ini 13:59 kan karena memang enggak diketahui tapi 14:01 banyak 14:03 lihat banyak apa proses ya. Misalnya dia 14:06 naik kolesterolnya ya semakin umur ya, 14:09 terus ada diabet misalnya. Nah, itu kan 14:12 menyempit pembuluh darah. Nah, dia fase 14:14 kontriksi ya darah itu kan harus mompa 14:17 kuat. Nah, dengan fase dilatasi 14:19 melebarkan pembula tensinya pasti turun. 14:21 Makanya orang-orang yang kita terapi 14:23 lintas tensinya pasti turun. Ya, pertama 14:25 volume darah turun, 14:26 ee tensi turun, fase diratasi melebarkan 14:29 membula turun juga sirkulasi darahnya 14:31 lancar. Nah, itu ya. Makanya berhubungan 14:34 stroke sama tensi ya. Kemarin saya sudah 14:36 kepikiran, ah saya ngambil pasien ee 14:38 hipertensi aja deh, gitu kan. Lagi cari 14:40 novelty-nya karena S3 itu kan ada 14:42 novelty-nya ya, git. 14:44 He he. 14:45 H. Nah, ini ee ee ada juga tentang 14:50 medical lead therapy ya. Kenapa saya 14:52 tampilkan jurnal? Kan orang senangnya 14:55 ada jurnal, jurnalnya mana nih? Oh, ini 14:57 terapinya aneh nih. Gitu kan kata orang 15:00 kan. Wah, terapinya abal-abal nih. Nah, 15:02 ini kita belajar ee ilmiah ya, ilmiah. 15:06 Makanya saya tampil-tampilkan. Nah, di 15:07 sini ada dia ee bisa ya untuk trombosis 15:12 dan eh venus disorder. Jadi, ada masalah 15:15 vena ya tadi saya bilang untuk varises 15:17 ya. Nah, dia bisa ya untuk apa? eh eh 15:21 SBL sirkulasi problem ya untuk eh 15:25 permasalahan sirkulasi darah ya sudah 15:27 jelas ini ya di jurnalnya ya. Terus ada 15:30 lagi eh effect of le eh lipid eh 15:34 metabolism and liver hyperlopedemia. Nah 15:36 ini karena kolesterol tinggi tapi pada 15:38 tikus ya rednya tikus ya. Nah jadi 15:41 kasus-kasus hiperlepidemia 15:43 ee ke hiperlepidemia itu apa? kolesterol 15:46 yang tinggi ya, trigerid yang tinggi, 15:49 LDL yang tinggi, HDL yang rendah ya. 15:52 Tapi ini diujikan ke tikus. Cuma saya 15:54 kalau tikus kayaknya agak rentan habis 15:56 darah mungkin dia cuman sekali atau dua 15:58 kali ya. 15:58 He. 15:59 Saya kemarin mikir kelinci nih gitu kan. 16:02 Nah, ini hiperleepidemia ya. Ee kita 16:05 coba cek yang terakhir aja kebanyakan 16:07 ini ya. Dia bisa mana result eh 16:11 result-nya mana? 16:14 Nah, ini ya. LD LDL ya, terus ee bisa 16:18 meningkatkan HDL ya, menurunkan level 16:20 LDL ya, terus decrease level of ALT AS 16:25 ya pada liver. Nah, ini juga liver ya. 16:28 Jadi bisa menurunkan e kadar SGOT, SGPT 16:31 ya. Eh, nah ini proteinnya ya, protein 16:34 spesin untuk ee kolesterol ya. Hmm CR 16:38 ini biasanya yang untuk kolesterol ya. 16:40 Nah, ini dia bisa menghambat ya eh data 16:44 indicated many effect the expression cut 16:48 to pass andis. 16:50 Nah, untuk sintesis kolesterol ya jelas 16:53 ya. Jadi dia bisa mensintesis kolesterol 16:56 dari eh apa tadi? 16:59 Ee gen ekspresi ya FAS ya, HMG ini enzim 17:04 ya. Nah, ini sudah jelas ya. Sehingga 17:07 dia bisa menurunkan kadar 17:09 hiperlepidemia. ya ini ya liperdis dan 17:12 hiperleepidemia ya pada tikus ya sudah 17:15 jelas ya. Nah, kenapa saya jabarkan ini 17:19 ya karena berhubungan dengan stroke ya. 17:22 Nah, stroke itu kan penyumbat kalau kita 17:24 ngambil yang iskemik ya bukan yang ee 17:26 hemorik ya. Struktur ada dua ya, ada 17:28 yang hemorik dan ada yang nonhemorik. 17:31 Yang hemoragik itu yang pecah pembuluh 17:33 darahnya ya. Tapi kalau yang nonhemorik 17:36 itu iskemik. Eskemik itu kurang pasukan 17:38 oksigen ke kepala ya akibat plak ya atau 17:41 infak ya. Nyumbat dia nyumbat ya kan 17:44 darah itu bawa nutrisi dan oksigen. Nah 17:47 semakin banyak nutrisi dan oksigen 17:49 semakin bagus. Makanya kan saya suka 17:51 ngelintah di muka ya kan supaya muka 17:53 saya sirkulasinya bagus ya merah ya. 17:57 Nah umurnya sudah anak lima ya itu 18:00 mukanya masih ok lah 18:02 kayak 5 tahun. Eh salah. [tertawa] 18:05 jadi promosi yaang memang kalau di luar 18:09 negeri itu memang untuk kecantikan Bu 18:10 Luning. Jadi di luar negeri untuk 18:13 kecantikan di kita aja untuk penyakit 18:15 [tertawa] 18:16 ya itu karena lintah itu sudah jelas ya. 18:19 Malah di Cina itu dia menggunakan 18:22 sebagai oral ya untuk obat. Nah, makanya 18:25 kalau terapi lintah untuk ee apa? Hidup 18:28 dia belum ada ya. Switch eh switch ya. 18:31 Switch ya namanya kalau di Cina itu ya. 18:33 eh SWI apa sice saya lupa bahasanya itu 18:36 ya tulisannya ya. Nah itu di sana 18:39 dikenal juga lintah itu digunakan tapi 18:41 untuk obat untuk oral ya itu untuk 18:44 dimakan ya. [berdehem] Nah terapi lintas 18:47 sebagai pelengkap pengobatan untuk 18:48 memperbaiki sirkulasi ya komplementer ya 18:50 komplementer ya pelengkap ya jelas 18:53 enzimnya jelas ya. Nah, tujuannya 18:55 memahami kita ada tujuan memahami konsep 18:58 terapi rintah dan manfaat pada 19:00 penanganan stroke ya. Menjelaskan 19:03 persiapan sebelum terapi, menyebutkan 19:05 kontraindikasi. Ya, harus kita harus, 19:08 nah kemarin kan ada paparan mahasiswa, 19:10 "Mana kontraindikasinya?" Wah, ini 19:12 enggak boleh ya karena kita punya SOP. 19:15 Saya bilang gitu kan. Nah, jadi 19:17 ditambahkan ee kontraindikasi ya. 19:20 Makanya saya sudah deh saya bikin aja 19:22 deh. Nah, gitu kan. Nah, terus resiko 19:25 yang timbul apa? Efek sampingnya apa? 19:27 Ya, menjabarkan proses intervensi. Nah, 19:30 bagaimana kita memulai terapi lintah ini 19:33 dan tidak lanjutnya ya kan karena kita 19:36 kan ada konseling ya. Kalau kita sudah 19:38 ee pasca terapi itu ada konseling ya. 19:41 Konseling itu ee setelah pasca terapi 19:44 apa keluhannya atau dia mau nanya ee oh 19:48 ini masih bloing atau apa ya? Dia nanya 19:50 ya. Paling penting ya. 19:54 Nah, ini ee stroke e gangguan suplai 19:56 darah ke otak ya tadi sudah jelas ya. 19:58 Akhirnya rusaklah jaringan otak ya. 20:01 Kalau misalnya lihat sebelah kanan 20:02 otaknya gangguannya sebelah kiri ya di 20:06 bagian tubuhnya hemipleginya biasanya. 20:08 Kenapa? Karena ada traktus piramidalis 20:11 ya dia silang ya. Jadi kalau yang kanan 20:13 kena kiri yang anggota tubuhnya yang 20:16 kiri kena otaknya yang kanan tubuhnya 20:19 ya. Jadi silang dia ya. Nah, tapi 20:21 bagian-bagiannya ada banyak ya. Otak-ot 20:23 ada yang frontal, ada okipital ya untuk 20:26 mata, bagian mata ya, temporal untuk 20:28 bagian telinga, pendengaran ya. Ada yang 20:31 untuk gerak ya, ada pariatal, ada 20:33 frontal ya. Nah, itu ada 20:35 bagian-bagiannya, ada lagi dalamnya ya. 20:37 Jadi ee bagian otak tuh banyak ya, ada 20:41 bagian-bagiannya ya. Tapi kita jelaskan 20:43 sana panjang banget kalau menjelaskan 20:45 ya. [tertawa] 20:46 Iya. Iya. 20:47 Nanti enggak selesai. 20:49 Nah, terapi lintah, pemanfaatan lintah e 20:52 medikalis ya untuk menghisap darah, 20:55 merangsang sirkulasi, dan mengurangi 20:57 bekuan darah ya karena enzimnya 20:59 sebenarnya enzimnya yang kita butuhkan 21:01 ya gitu. Nah, banyak juga nanya bagus 21:03 bekam atau bagus fasdu kata orang. Nah, 21:06 sebenarnya tujuannya kita apa ya? Kalau 21:08 kita cuman untuk ee peremajaan sel darah 21:12 ya enggak ada masalah. Bekam sama ee 21:14 fasdu. Fazdu itu sama kayak plebektomi 21:16 ya. Banyak orang melakukan plebektomi 21:18 tapi dibuang. Kalau kita donor darah kan 21:21 diambil darahnya ya. Nah itu untuk 21:23 peremajaan sel darah oke enggak masalah. 21:26 Tapi kalau untuk pengobatan, nah lintah 21:28 itu perlu enzimnya itu enzimnya itu yang 21:31 penting ya. Enzimnya yang penting ya itu 21:35 [berdehem] eh herudoterapi. Terapi 21:37 menggunakan lintah medis ya. Iya. Airlin 21:39 itu mengandung lebih dari ya banyak zat 21:41 bioaktifnya cuman yang utama tadi yang 21:43 tadi ya sudah digunakan dalam pengobatan 21:45 tradisional di klinik modern. Iya. ya, 21:47 tradisional dan klinik modern ya sudah 21:49 lama ya sejarahnya tuh ada cuman enggak 21:52 saya panjang ya sejarahnya. Nah, tadi 21:54 ada hirudin ya anti koegulan, ada eglin 21:56 sama bledin antiinflamasi ya, ada kalin 22:00 mencegah agregasi tomblos sehingga 22:01 darahnya masih encer ya, restalusnya 22:04 mengurai bekuan darah ya. Nah, makanya 22:06 kalau ada orang parises ya, ada misalnya 22:09 hematom. Nah, itu kan. Nah, kemarin ada 22:12 pasien saya ee anaknya apa kakinya 22:16 ketabrak sudah sebulan masih benjol 22:19 pakai sepatu aja 22:21 enggak bisa ya karena hematomnya itu di 22:24 dalam. Nah, saya bilang kalau mau dimis 22:26 tinggal diinsisi dikeluarin ya. Saya 22:28 bilang enggak mau dia. Pak Alvian kalau 22:31 di black nanti kan cacat ee ada 22:33 jahitannya ya kan. Pastikan kalau di 22:35 black kan ada jahitan kan. Nah, ya udah 22:38 kalau Bapak mau ya terapi lintah ya. 22:41 Memang saya mau ke sini ke lintah, Pak. 22:42 Kanya [tertawa] 22:44 sama soalnya kan. 22:45 Nah, terapilah bisa, Pak, ya. Nah, 22:47 akhirnya berapa kali terapi ya sudah 22:49 aman ya, sudah ngempes ya. Ada 22:51 foto-fotonya cuman saya lupa majang ya 22:53 foto-fotonya ya. Jadi sebelum dan 22:56 sesudah ya kalau untuk penelitian bagus 22:57 tuh sebenarnya ya. Jadi kalau ada 23:01 mahasiswa saya suka sarankan ya untuk 23:03 bikin penelitian pre and post saja ya. 23:05 Pre and post ya. pakai bilik ya. Nah, 23:08 itu bisa ya. Nah, terus ya karena S1 kan 23:11 enggak terlalu tinggi ya. Nah, itu sudah 23:14 kempes dia sudah bisa pakai sepatu ya. 23:16 Nah, itu buktinya dia bisa menguraikan 23:18 bekuan darah ya. Hilurodriase ini 23:21 mempercepat penetrasi ya untuk tujuannya 23:23 ya. Histamin, fasodilatasi. Nah, 23:26 melebarkan pemul darah juga ya sudah 23:28 jelas ya. Jadi ini ee apa ee ilmiah ya, 23:33 ilmiah ya, tradisional dan modern ya 23:37 itu. Nah, mekanisme kerjanya pada stroke 23:40 ya mencegah bukuan darah ya. Nah, ini 23:42 hubungannya ya kalau kita bikin ee 23:46 skripsi atau bikin apa tuh ee jurnal ya, 23:51 kita harus punya kerangka berpikirnya 23:53 ya. Kenapa dia bisa ngobatin stroke? Apa 23:56 hubungannya si lintah ini bisa bisa 23:59 kesetuk? Ya kalau orang ilmiah gitu 24:01 nanyanya ya biasanya ya. 24:03 Nah dia karena tadi enzimnya enzim tadi 24:05 bisa mencegah bekuan darah ya, dia bisa 24:08 meningkatkan sirkulasi mikro ya. Dia 24:10 bisa mengurangi inflamasi dan edema ya. 24:13 Dia bisa efeknya neuropatik untuk saraf 24:16 ya. Dia bisa mendukung regenerasi saraf. 24:18 Kenapa bisa regenerasi? Karena sirkulasi 24:21 darahnya lancar. Darah itu bawa apa? 24:23 nutrisi dan oksigen ya. Makanya orang 24:26 stroke yang dia kursi roda bisa jalan. 24:29 Nanti saya coba tampilkan di YouTube. 24:30 Itu pun saya cari dulu berarti tadi lupa 24:32 saya nampilkan di YouTube-nya ya. 24:34 Indikasi terapi lintah pada Nah, ini 24:37 kita juga harus tahu indikasinya untuk 24:38 apa aja. Terapi stroke ya, iskemik yang 24:42 infak ya, penyumbatan ya. Kalau yang 24:44 yang apa? Hemorik jangan ya. Dia pasti 24:48 koma ya. Koma sudah dia bloing di pecah 24:52 di kepala ya. ditambah lagi bloing ya, 24:55 tambah lagi ngencer ya. Nah, nekan nota 24:58 ya enggak boleh ya. Jadi kita ambil yang 25:01 eskemik yang memang infak ya, ringan ke 25:04 sedang ya. Nah, makanya sebelum terapi 25:07 itu kita punya apa ee punya apa tuh 25:10 konsultasi dulu ya, anamnesa dulu kita 25:13 tanya ya adakah keluhan apa, keluhan apa 25:16 atau ada penyakit darah, anemia, ada 25:19 hemofili. Nah, itu kan 25:20 pantangan-pantangan nanti ada ya 25:22 kayaknya ada saya saya bikin tadi ya. 25:24 Nah, terus ee gangguan sirkulasi perifer 25:26 pasca stroke ya, edema lokal atau 25:29 hematom. Nah, tadi saya sebutkan sudah 25:31 jelas ya, hematom dan edema lokal. 25:34 Komplikasi trombosis vena ya karena 25:36 orang Parises juga bisa ya. Nah, ini 25:39 bisa untukara sudah jelas ya kerangka 25:42 berpikirnya sudah jelas ya. 25:44 Nah, ini kontraindikasi. Nah, jadi kita 25:46 jangan cuman untuk indikasinya aja, tapi 25:49 kita harus tahu juga kontra indikasi. 25:51 Nah, kemarin paparan mahasiswa itu, 25:53 waduh ini kurang ya, enggak bisa ya. 25:56 Kita harus tahu kontraindikasinya juga 25:58 apa. Jangan sembarangan ya. Itu. Nah, 26:02 terapi lintani kita enggak boleh kalau 26:04 ada orang yang hemofili ya. Hemofili ini 26:06 kalau dia enggak bisa berhenti-berhenti 26:08 darahnya kan. Lintah itu ngencerin ya 26:11 sudah kolaps dia ya. Ada trombosit 26:14 topenia yang trombositnya rendah. Orang 26:16 DBD jangan dilintas tambah ini ya. 26:21 Talasemi ya, leukimia ya. Ini enggak 26:23 boleh anemia berat ya. Datang orang 26:26 pucet mukanya, tangannya pucet kukunya 26:29 pucet, konjungtivanya pucet di linta ya 26:32 udah pingsan dia ya. Itu enggak boleh 26:34 ya. Alergi terhadap protein linta karena 26:37 linta ini gatal ya. Kalau yang ada 26:39 alergi jangan ya. Ada HIV. ya, kanker 26:43 aktif ya. Nah, kalau dia stadium-stadium 26:46 lanjut jangan ya. Terus kehamilan ya. 26:49 Kehamilan makanya kalau kita ada pasien 26:51 tuh kita jelaskan ya. Nah, ee begini 26:55 begini begini ya. Kalau t pasiennya 26:57 tetap meminta ya kita yang efektif ya 27:01 jangan terlalu banyak ya. Terus 27:03 kehamilan ya karena kan butuh nutrisi 27:06 ya. Kadang orang hamilnya kan anemia ya, 27:08 makanya dikasih zat besi ya, suka ya, 27:11 dikasih apa? Asam fol ya, ee untuk 27:14 nambah darah ya. Nah, hemobion atau 27:17 merek-merek itu ya itu. Nah, nah makanya 27:20 kalau kita tambahin lintah ya tambah 27:24 darahnya turun ya. 27:25 Luka terbuka atau infeksi. Nah, kita 27:28 lihat dulu infeksinya apa. Kalau 27:30 infeksinya abses masih bisa pakai linta 27:32 malah sembuh dia ya. Tapi kalau dia 27:34 infeksinya karena HBA1C gulanya tinggi 27:37 di atas 8, jangan coba-coba ya, lukanya 27:41 tambah buka ya. [tertawa] 27:44 Nah, terus ada bayi ya sampai 10 tahun 27:47 atau belum mandiri ya. Karena kenapa? 27:50 Nanti kan lintah ini kan luka terbuka 27:52 kalau dia jorok misalnya anak-anak kan 27:54 suka jorok ya apalagi bayi enggak bisa 27:56 ngapa-ngapain ya. Nah dia main pasir, 27:59 main tanah. Nah infeksi luka terbuka 28:01 nanti infeksi sekundernya yang 28:02 bermasalah. 28:04 atau dia belum mandiri misalnya 28:06 anak-anak ee maaf ABK ya, anak-anak 28:09 kebutuhan khusus ya. Nah, dia kan enggak 28:11 ngerti darah dikopek-kopek dia ya 28:14 berdarah ya itu enggak berhenti-berhenti 28:16 darahnya ya. Gangguan fungsi ginjal. 28:18 Nah, karena orang ginjal ni pasti HB-nya 28:20 turun ya. HB-nya turun enggak boleh ya 28:23 atau kondisi tertentu lainnya ya. Oke. 28:27 Nah, persiapan sebelum terapi. Nah, ini 28:29 saya lebih lengkap ya. tadi semalam 28:32 mahasiswa kurang lengkap ya. Nah, 28:33 pertama kita anamesa dulu. Anamesa itu 28:36 kita bicara konsultasi ya sama pasien. 28:40 Nah, bisa ee anamesa itu secara langsung 28:43 ya, auto ananesa atau secara tidak 28:45 langsung. Kalau anisa misalnya pasiennya 28:48 masih pelok iya iya 28:50 jelas ya. Nah, bisa kita minta tolong ke 28:53 keluarganya gimana, kapan kena. Nah, 28:56 tapi kita bisa juga ngetes, Bu, Ibu 28:58 tinggal di mana misalnya kalau dia sudah 29:00 bisa ngomong ya. Nah, kognitifnya juga 29:02 terganggu. Kadang-kadang orang stroke 29:03 tuh ya, ah di mana ya? Heeh. Ibu ngapain 29:08 sekarang di rumah? Nah, itu kognitifnya 29:10 berarti terganggu ya. Ada atropi 29:12 biasanya di otaknya. Terus kita tanya 29:15 lagi ee ibu anaknya berapa? Saya lima. 29:19 Nah, berarti kan ada masalah [tertawa] 29:20 ya. Nah, itu juga kita cek ya. Jadi 29:23 sambil dia kursi roda, lihat tangannya 29:25 yang mana. Yang spastik atau yang flash 29:28 kan dua ada ya. Ada yang spastik yang 29:29 kaku ya, struktur ada yang lemas ya. Nah 29:32 kita tanya, "Bu, angkat dong Bu 29:34 tangannya Bu." Nah, nah kakinya angkat 29:36 dong. Nah, enggak bisa ngangkat misalnya 29:38 kan. Nah, itu menjadikan indikasi kita 29:40 ya maksudnya ee 29:43 apa? klinisnya ya. Jadi nanti setelah 29:45 dia diterapi minggu depan kita lihat 29:49 perubahannya apa. Nah, itu sudah 29:51 kelihatan ya. Boleh juga kalau dia mau 29:53 nge-lab, mau apa st scan lagi boleh 29:55 enggak masalah. Cuman kan e lumayan 29:57 duitnya ya kalau st scan ya. Mending dia 30:00 daripada ST scan ya. Tapi kan biasanya 30:02 kalau orang stroke itu sudah bawa C scan 30:04 awal ya. Nah tapi kalau dia mau c scan 30:07 lagi boleh enggak ada masalah ya. 30:11 Nah, identifikasi jenis struknya tadi 30:13 kalau yang koma yang koma datang ke kita 30:16 ya janganlah ya komposmentis misalnya ee 30:20 apa ya sudah koma ya atau 30:25 delirium lah ya delirium ya kalau kita 30:28 sudah enggak jelas enggak jelas ya 30:29 jangan dirujuk ya dirujuk ke faskes ya 30:32 fasilitas kesehatan karena bukan 30:35 wewenang kita kalau yang itu kita cari 30:37 yang degeneratif saja degeneratif yang 30:39 sudah kronis ya yang sudah lama itu aman 30:42 ya. Nah, terus riwayat alergi ya karena 30:45 fasilitas untuk yang orang koma itu kan 30:47 harus rumah sakit ya. 30:48 He 30:49 alergi atau gangguan koagulasi ya tadi 30:52 ya sudah disebutkan ya. Enggak boleh ya 30:54 orang-orang yang ada alergi atau ada 30:57 masalah pembuluh darah tadi hemofili ya 30:59 talasemi ya trombositnya rendah ya. Nah 31:03 pemeriksaan penunjang ya. Nah, biasanya 31:04 orang ST ini sudah bawa dia dari ee RS 31:08 ya, biasanya RSON ya, ada pasien saya 31:10 dari RSON ya, dibawa ke sini ya, ada 31:13 MRI-nya, ada ST scan-nya. Nah, kita 31:15 lihat penyumbatannya di mana. Itu butuh 31:17 ya kita ya. Itu kita butuh karena kita 31:21 ee melihat ee bagian mana yang kena ya 31:25 itu ee terus ee ada enggak afasia atau 31:29 dia enggak bisa ngomong ya itu kita 31:32 lihat ya. 31:34 ini darah lengkap ya biasanya juga dia 31:36 bawa ya apa kolesterol atau diabet ya. 31:39 Nah, terus ee ya biasanya ada lengkap ya 31:42 sudah bawa persiapan ya pasien ya. Nah, 31:45 edukasi kita edukasi dulu ya Bu. Nanti 31:48 ee paskalinta pasti akan bloing masih 31:51 keluar darah ya. Kalau Ibu ee mau kita 31:55 lanjut ya. Nah, karena litah ini 31:58 ngencerkan darah, nanti setelahnya itu 32:01 ibu harus tutup gunakan bubuk ini supaya 32:04 dia cepat ee berhenti, enzimnya sedikit 32:06 gatal. Nah, kita jelaskan ya. Nah, terus 32:09 kita suruh bikin inform konsern ya. Kita 32:11 bikin inform konsern untuk tidak tanda 32:13 tangan. Inform konsen itu kesediaan 32:15 pasien. Nah, itu paling penting ya, 32:17 kesediaan pasien. Jadi kalau pasien 32:18 enggak bersedia jangan dipaksakan ya. 32:20 Jadi kita bikin inform konsern ibu ee 32:23 kita prosedurnya begini begini begini. 32:25 Kalau Ibu bersedia silakan tanda tangan 32:28 ya. Nah, itu ya hentikan pengencer darah 32:31 ya. Kalau memang dia terlalu banyak 32:33 makan pengencer darah ya kurangin aja 32:35 ya. Karena orang stroke tuh biasa pakai 32:37 pengencer darah. Ee orang jantung juga 32:40 pengencer darah ya. Ee nah kurangin 32:43 dosisnya misalnya aspiletnya atau 32:45 flufficnya atau ee kli dogernya ya. Nah 32:48 itu ee kurangin dosis ya karena lebih 32:51 lama ngencernya. Tapi enggak apa-apa 32:52 kalau misalnya dia tetap enggak apa-apa 32:54 tapi encernya lebih encer ya, lebih lama 32:56 ya itu. Nah, dosisnya aja lintahnya, 32:59 dosisnya jangan banyak lintahnya ya. 33:01 Lintahnya yang efektif aja ya. Jangan 33:02 banyak-banyak ya nanti bloding-nya lama 33:05 ya. Nah, terus persiapan alat ya ada 33:08 lintah medis tadi ya, medikalis yang 33:10 steril ya, antiseptik kalau kita 33:12 perlukan sarung tangan, lanset, kapas 33:14 ya, pokoknya dan lain-lain ya. Itu 33:16 banyak ya prosedurnya ya. 33:18 Nah, indikasi ee untuk ee pasien tadi ya 33:22 yang stroke iskemik ringan sedang jumlah 33:25 lintah bisa 2 sampai 4 ekor per sesi ya. 33:28 Bisa kita letakkan di leher, kepala 33:30 belakang atau kepala atas, kepala 33:33 samping ya, anggota tubuh yang lumpuh 33:35 ya. Tapi kita lihat dulu ya, kita ee 33:38 perlunya di mana. Dulu pernah ada pasien 33:41 saya tuh dia koma ya, koma tapi bukan 33:43 karena pecah pembuluh darah ya, karena 33:46 infak tapi mungkin ada gangguan di saraf 33:50 otaknya ya. Nah, dia ngghubungin saya 33:53 ya, ternyata tetangga ya. Dia lihat dari 33:55 ee apa website ya sudah saya datangin 33:59 ya. Jadi makan aja pakai NGT dia pakai 34:01 selang 34:02 pakai selang terus kita kasih cuma satu 34:04 lintah itu ya saya lihat perkembangannya 34:07 tangannya sudah mulai bergerak-gerak ya 34:09 belum bisa ngangkat ya sudah bisa 34:10 ngangkat baru saya tambahin jumlahnya ya 34:12 kita lihat juga sampai sekarang sudah 34:14 bisa jalan ya sekarang tiap pagi lewat 34:17 sini kalau ketemu 34:20 ada videonya di YouTube saya juga ada ya 34:23 nah ini kalau saya seminggu sekali ya 34:25 tapi tergantung HB tergantung juga 34:28 kondisi pasien ya monitoring ya HB pasti 34:31 ya infeksi tekanan darahnya kita harus 34:33 monitoring ya ada enggak infeksi pasca 34:36 terapi ya HB-nya turun enggak ya tekanan 34:39 darahnya bagaimana ya nah ini ada 34:43 prosedurnya ya mau kita intervensi ya 34:46 posisi pasien dalam keadaan rileks ya 34:48 boleh duduk ya boleh tiduran ya 34:50 tergantung letaknya bersihkan kulit ee 34:53 bersihkan kulit pasien karena dia minyak 34:55 wang minyak wangi enggak mau ya apalagi 34:56 ada balsem ada apa bersihkan pakai air 34:59 ya. Kita bersihkan pakai alkohol ya. 35:01 Enggak mau nempel dia [tertawa] 35:03 ya. Letakkan lint di daerah target 35:05 durasinya 20 sampai 60 menit. Setelah 35:08 pelepasan tekan dengan kasa steril ya 35:10 karena dia pasti akan bloing ya. Jadi 35:13 makanya ditekan 35:14 dikasih kasar, dikasih lakban, dikasih 35:17 bubuknya ya, dikasih alkohol boleh ya. 35:20 Nah, terus kita catat jumlah hint atau 35:22 reaksi pasien. Nah, ini kita harus 35:25 prosedur-prosedur ini harus kita 35:26 terapkan ya. agar safety. Makanya saya 35:29 suka ngajarin ke mahasiswa itu safety 35:33 etika safety dua itu etika safety yang 35:36 saya utamakan kode etik kita ya safety 35:39 etika itu utama ya karena safety pasien 35:41 paling penting etika juga paling penting 35:44 ya. Oke. Nah ini pemantauan ee 35:47 tanda-tanda vital ya, reaksi lokal 35:50 inflamasinya ya, tanda-tanda shok atau 35:52 alergi kita lihat ya, warna kulit 35:54 sekitar air terapi ya. Nah, ini ini 35:57 pemantauan ya, 35:59 pasca terapi ya, perawatan luka, 36:01 bersihkan luka gigitan. Nah, ini kita 36:03 jelaskan ke pasien ya ee kita jelaskan 36:07 karena kan nanti kan dia di rumah ya, 36:09 bersihkan luka ter dengan kas steril 36:11 misalnya kalau masih boding ya kasih 36:13 bubuk ya bubuk genti darahnya ganti ya 36:16 kalau misalnya sudah penuh ya pemantauan 36:19 efek samping pendarahannya ya. Nah, 36:21 kadang ada yang lebih dari 12 jam 36:23 besoknya sudah berhenti ya. Nah, itu 36:25 harus kita edukasi. Kadang ada pasien 36:27 yang cemasan ya, ada pasien juga yang ee 36:32 parno ya misalnya. 36:33 He, 36:34 oh ya gimana gitu ya. Nah, itu kita 36:36 harus jelaskan. Ada juga yang beli kan 36:38 dengan lintangan. Aduh, terak-terak ya. 36:40 Pas sudah 36:42 tahu efeknya minta banyak [tertawa] 36:45 itu banyak pasien ya. Jadi dia sudah 36:47 ngerasakan enak, ngerasakan nyaman ya. 36:50 Nah, infeksi lokal ya, reaksi alerginya 36:53 ya, edukasi ya. Jangan menggaru. Nah, 36:55 kan gatal lintah tuh. Saya juga barusan 36:57 jadi Lintah nih 2 hari kemarin ya. 36:59 Karena saya sudah masih gatal ya. Nah, 37:02 kalau dia garuk kan luka lagi. Yang 37:04 sudah nutup tadi ya. Ada keropengnya 37:06 tadi kegar garuk luka lagi ya. Nah, kita 37:09 lihat tanda-tanda infeksi ada enggak. 37:10 Lapor jika ada demam berarti ada infeksi 37:12 ya. Kita lihat ya dipantau. Tapi kalau 37:15 kita sudah ee steril, sudah kita ikuti 37:18 prosedur, insyaallah sih aman ya. Saya 37:21 sudah 15 tahun praktik sudah aman ya. 37:25 Nah, keuntungan terapi lintang apa ya? 37:27 Sudah jelas ya tadi melancarkan aliran 37:29 darah sehingga sirkulasi darah lancar. 37:32 Mengurangi bekuan ya pastikan karena dia 37:34 tadi bisa inhibit plasmin ya ee 37:36 trombokan ya dia bisa mengencerkan darah 37:39 jadi mengurangi bekuan. Ada edema ya 37:41 gempesin ya. Efek antiinflamasi ya. 37:45 Peradangan, rehabilitasi non invasif 37:47 pendukung. Iya ya. Perbaikan fungsi 37:50 motorik dan sensorik. Ya sudah pasti 37:51 kalau otaknya sudah beres pasti 37:53 motoriknya juga beres ya. 37:55 Nah orang banyak pikir ke motorik terus 37:57 ya. Padahal sensorik dari kepalanya itu 38:00 paling penting ya. Dia nerima rangsangan 38:03 mau ngambil benda kan dari sensorik dulu 38:06 mata kita masuk ke otak diolah baru kita 38:08 ngambil ya kan. Nah, kalau dia 38:10 prosesornya bermasalah, otaknya 38:12 bermasalah, ya enggak bisa. Nah, otaknya 38:14 dulu selesaikan baru kita urusin 38:16 motoriknya. Misalnya kita fisioterapi 38:19 boleh ya karena saya juga fisioterapi 38:21 ya. 38:22 Nah, kita kuatkan ototnya atau ROM-nya 38:26 kita tingkatkan ya boleh ya mau pakai 38:29 akupuntur, mau pakai apa boleh ya atau 38:32 tens ya kita diajarkan kalau di 38:34 fisioterapi ya. Menurunkan risiko 38:36 pengumpaan ulang ya. ya kita kasih tahu 38:39 nih ya jangan sampai dia kena ulang lagi 38:42 stroke lagi ya. Nah, tapi dia bisa ee 38:45 resiko pengumpalan ulang itu bisa di ee 38:47 terapi lintah ya. Nah, dukungan terhadap 38:49 fisioterapi pasca stroke ya ini didukung 38:51 ya. Nah, makanya saya bikin ada 38:54 rehabilitasi kecil ya, ada ruang moksa 38:57 ya, itu kita untuk sirkulasi darahnya 38:59 ya. Nah, terus kita ajarkan dia untuk ee 39:02 apa misalkan fleksi, ekstensi ya, ee 39:06 endurance ya, kita tingkatkan untuk 39:08 kekuatan ototnya ya, isometrik ya, dia 39:11 sampai nahan ee sesuatu ya. Nah, baru 39:15 kita kekuatan ya, naikkan kekuatan 39:16 MMT-nya ya, musel ototnya ya. Tuh. Nah, 39:21 resiko efek samping. Nah, kita jelaskan 39:23 tadi. Oh, Bu nanti habis pasca diinta 39:25 pasti bloding ya. Jangan cemas ya. ada 39:28 infeksi lokal misalnya. Nah, hati-hati 39:29 ibu harus steril jangan sampai terbuka 39:32 ditutup ya. Kalau ada gatel-gatel ibu 39:34 kasih ini aja ya. Misalnya kita kasih 39:36 tahu ya. Nah, bekas luka permanen jarang 39:39 biasanya cuman dia yang hitam ya. Tapi 39:40 kalau yang sensitif biasanya ada scar 39:43 ya. Karena namanya luka ya pasti ada 39:44 SCAR ya. Proposi jaringan selebal tidak 39:47 efektif. Iya ya. Risiko pendarahan iya 39:50 ee ansietes terhadap ya takut apa dia 39:53 cemas kan karena ada lintah ya. E maka 39:56 saya bercanda ya daripada lint [tertawa] 39:58 darah jelas 40:01 ya saya suka bercanda orangnya ya. Nah 40:03 nyeri akut ya pastilah ya ada 40:05 gigit-gigit kayak semut ya itu e agak 40:08 agak berasa ya. Nah hasil yang 40:11 diharapkan ya pasti fungsi motorik 40:13 sensorik menurunkan apa risiko 40:15 pengumpalan darah dukungan terhadap 40:17 pascast stroke ya tadi sudah sebutkan 40:18 ya. Nah ini ada kutipan ee yang 40:20 tradisional Islam ya. Ada Ibnu Sina itu 40:23 buka ada ya lintah ee bisa mengelakkan 40:25 darah rusak dari tempatan sumbatan. Ada 40:27 aso 40:29 ya. Linta menjaka tempat yang tidak 40:30 dapat dicapai bekam ya karena bekam 40:33 botakin kepala. Nah linta enggak perlu 40:35 ya. [tertawa] 40:36 Jurnal tentang effective lead therapy 40:38 instruk rehabilitasi ya. Jurnal of 40:40 complementary medicine 2022 ada tadi 40:43 juga sudah saya sebutkan ya. Nah 40:45 kesimpulannya apa ya terapi linta ya 40:47 karena kita sudah jelas tadi enzimnya, 40:49 mekanisme kerjanya ya. Nah, terapi 40:52 lintah bisa menjadi alternatif terapi 40:54 komplementer pelengkap dalam stroke 40:56 iskemik ya. Penting dilakukan oleh 40:59 tenaga profesional dan sesuai indikasi 41:02 medis ya. Memerlukan persiapan dan 41:04 monitoring ketat untuk keamanan pasien 41:07 ya. Oh, selesai. Selesai di 41:11 masyaallah. Jadi, ikhwan akhwat keren 41:14 banget bicara soal lintah darat. Eh, 41:16 salah. Soal terapi lintah yang pasti 41:20 lintah tuh enggak mau yang harum-harum 41:22 tadi ya. Hidup dalam kondisi yang steril 41:25 sekali. 41:27 Mungkin lebih steril daripada pikiran 41:29 dan hati kita. Tapi baiklah sebelum kita 41:31 lanjutkan dengan beberapa pertanyaan 41:32 yang sudah dikirim, kita jeda terlebih 41:34 dahulu sejenak sebab siapa tahu ada yang 41:37 perlu ke ke belakang. Oke, kita kembali 41:41 sesudah jeda berikut. 41:49 [musik] 41:52 Brail TV 42:00 radio silaturahim di acara yang bicara 42:03 soal kesehatan Islami ini bersama Bung 42:07 RM Alvian, Herbal Medic UI yang memang 42:12 pengalaman pengetahuannya nya luar biasa 42:14 sekali. Kita boleh langsung ke 42:16 pertanyaan ya? 42:18 Boleh, boleh. Ini ini saya ambil 42:21 sambil ngambil video. Eah silakan. 42:23 Enggak apa-apa. 42:24 Ini pertanyaannya yang pertama kali 42:27 muncul. Jadi meskipun bisa jadi ee di 42:30 luar soal lintah darat eh salah di soal 42:33 lintah. Ibu Maria bertanya, 42:35 "Asalamualaikum, Mas Alvian 42:38 warahmatullahi wabarakatuh." Kalau kaki 42:40 kiri sakit banget dari paha sampai ke 42:42 bawah itu herbalnya apa dong? Terima 42:46 kasih. Iya. 42:48 I sakit dari paha ke bawah. 42:50 Sampai ke bawah. Heeh. 42:52 Mungkin ada saraf kejepit kemungkinan 42:54 itu sebelah ya. Sebelah atau dua 42:56 bias kalauar 42:58 dia sakit dari bokong sampai 43:00 kaki kiri ini cuman. 43:02 Heeh. Nah itu biasanya ada kejepit di 43:05 bagian lumbalnya. Nah, itu harus 43:08 biasanya 43:09 posisinya ya. Kita benarkan posisinya, 43:12 kita traction yang namanya ya. Kita 43:14 traksi, kita renggangkan. Mana posisi 43:16 yang salah kita benarkan. Nah, biasanya 43:17 itu saraf kejepit ya biasanya ya karena 43:20 saya sudah praktik 15 tahun ya. Kalau 43:22 herbal-herbalnya ya paling untuk ee 43:25 misalnya antiinflamasi misalnya jahe ya 43:28 tambahin kunyit kalau ada jahe ya. Ada 43:30 jahe, ada kunyit ya. 43:32 Terus 43:33 cengkeh ya, hadas ya serai. ya. Ee terus 43:37 apalagi ya ee kelor ya. Nah, itu bisa 43:41 untuk antiinflamasi ya. Cuman ya posisi 43:44 tetap harus kita benarkan karena ee 43:46 kalau dia herbal doang ya untuk bantu ee 43:51 apa persendian. Nah, tapi posisinya 43:55 tidak benar ya sama aja ya harus kita 43:57 benarkan tetap ya posisinya karena itu 44:00 biasanya nyangkut ya dia nekan saraf ya. 44:02 Nah, saraf itu yang sensasi jadi nyeri 44:04 ya, enggak nyaman ya. Di YouTube saya 44:07 tuh banyak ya yang miring-miring datang 44:08 ya itu ada ya tapi kita n enggak bahas 44:11 itu [tertawa] tapi enggak apa-apa ya 44:13 enggak masalah kalau di luar tema ya. 44:16 Oke ada lagi 44:18 dari Bung Abror di Depok. 44:21 Untuk yang sedang terapi lintah nih, 44:24 apakah obat-obatan dari dokter terutama 44:27 pengencer darah anti platelet harus 44:32 dihentikan dulu atau tidak? Terima 44:34 kasih. Entar dulu, ada satu lagi nih di 44:36 bawahnya nih. Nah, untuk tema yang 44:39 sedang dibicarakan ini nih, ada enggak 44:41 sih jurnalnya atau bukunya? Mau dong. 44:45 Ditunggu pasti ada nanti. Oke, silakan. 44:48 Ya, jadi ee tadi sudah dijelaskan ya, 44:50 pasti orang stroke itu pasti makan 44:52 obat-obat pengencer ya. Orang jantung 44:55 pun pasti makan obat pengencer ya. Ada 44:57 klapidogrel, ada aspilet ya, ada plastik 45:01 ee mini ee ee apa ya, jualan golongan 45:05 pengencer darah ya. 45:06 Nah, pasti dia akan mengencerkan darah 45:08 ya. Tujuannya apa ya? pasti untuk 45:10 ngencerkan darah ya kalau di orang 45:13 stroke itu karena dia kan nyumbat ya. 45:15 Tapi enggak ada masalah sebenarnya ya 45:17 orang datang ke sini pasti makan 45:18 pengencer. Nah, kalau memang kita 45:22 ee perlu misalnya lintanya banyak ya 45:25 kita kurangin dosis pengencernya atau 45:28 kita dosis lintanya yang kita kurangin 45:30 ya. Makanya kita lihat pasien datang itu 45:33 ya kondisinya ya ee butuh berapa yang 45:36 kita butuhkan ya tidak sembarangan ya 45:39 ukuran lintahnya ya jumlah lintahnya. 45:42 Nah itu enggak sembarangan ya jadi 45:44 enggak ada masalah sebenarnya ya 45:46 aman-aman aja tapi kita edukasi ya 45:48 edukasi ya kecuali ada penyakit darah 45:50 tadi ya itu enggak boleh. Nah, untuk 45:53 jurnal banyak banget. Buka aja lead 45:55 terapi ya atau Hirudo terapi ya eh 46:00 di Google ya. Sekarang kan Mbah Google 46:02 lebih canggih ya. Nah [tertawa] 46:04 itu banyak banget ya. Tapi kalau untuk 46:05 buku saya belum bikin ya. Untuk lintas 46:08 saya lagi bikin tuina aja belum belum 46:09 selesai-selesai ada aja kerjaannya baru 46:13 100 halaman ya itu. Nah itu tuina saya 46:16 lagi bikin tuina ya. Kalau terapi udah 46:18 banyak sih buka jurnalnya aja banyak kok 46:20 ya gitu. 46:22 Oke, ada lagi. 46:23 Oke, Ibu Nani. 46:26 Usia saya 81 tahun nih, didiagnosa 46:30 diduga silencer stroke, very small 46:34 blockage in Brain, dan sekarang masih 46:37 menunggu MRI. Pertanyaannya adalah 46:40 apakah bekam di kepala itu bisa jadi 46:43 salah satu solusi atau mohon masukannya? 46:47 Iya. 46:49 Nah, tadi kan kita sudah informasikan 46:51 bekam pasdu ya dengan linta. 46:54 Apa perbedaannya? Nah, linta itu punya 46:56 enzim ya. Kalau bekam itu kan dia 46:59 mengeluarkan darah ya. Ee fastu juga 47:02 mengeluarkan darah. Untuk peramajaan sel 47:03 darah boleh ya. Nah, tapi kalau kas 47:06 orang stroke kita butuh enzim lintah itu 47:08 enzimnya. Kalau dibekam enggak ada di 47:10 fasu enggak ada. 47:12 Dan gitu enggak perlu dibotakin kan? 47:14 [tertawa] 47:14 Enggak perlu dibotakin. Benar ya. Enggak 47:16 perlu dibotakin ya. lintah bisa di 47:18 lidah, alat bekam di lidah bisa enggak? 47:20 Enggak bisa. [tertawa] 47:22 Jadi, ada yang bisa kita lakukan dengan 47:24 bekam, ada yang bisa kita lakukan dengan 47:26 linta. Yang mana efektivitasnya? Ya, 47:29 kalau saya senang linta karena linta itu 47:31 disposible ya. Kita pakai ya sudah ee 47:35 kita bunuh ya. Nah, karena ee apa ee 47:39 tidak perlu kita cuci-cuci lagi. Kita 47:42 sudah kita disposi ya. Lebih lebih 47:45 simpel dan steril jadinya ya. Nah, terus 47:48 enzimnya tadi yang paling penting 47:49 enzimnya yang kita butuhkan ya. Jadi 47:52 sudah jelaslah kalau untuk stroke ya, 47:54 untuk jantung ya, untuk parises ya, itu 47:58 sudah jelas banget ya, abses nanah ya 48:01 itu bisa ya dengan lintah. Oke. 48:04 Oke. Ibu Nani sudah sampai 81 tahun. 48:07 Masyaallah alhamdulillah ya. 48:09 Mudah-mudahan gangguan yang sekarang ee 48:12 ke kesehatan ini juga bisa segera 48:14 diatasi. Oke, Bung Alvian. Kita lanjut 48:18 ke pertanyaan berikutnya dari Pak Arwin. 48:20 Terima kasih banyak untuk info 48:22 kesehatannya tentang terapi lintah. 48:24 Semoga Pak Alvian dan pejuang dakwah 48:28 semuanya dilindungi Allah. Amin. Amin. 48:30 Saya ingin bertanya nih meskipun di luar 48:32 tema mudah-mudahan boleh ya. Apakah ada 48:36 obat herbal untuk menurunkan kreatin 48:39 yang tinggi? 48:41 Sebagai keterangan tambahan nih, di 15 48:44 Februari kemarin saya melaksanakan 48:46 operasi terbuka batu ginjal dan setiap 48:49 periksa laboratorium hasil kreatinnya 48:52 selalu di atas dua. Terima kasih. Iya. 48:55 Iya. Jadi batu ginjal itu akibatnya dari 49:00 asam urat yang tinggi biasanya ya. 49:02 Jadilah batu ginjal ya. Kalau batu 49:05 empedu dari kolesterol yang tinggi jadi 49:07 batu empedu ya. Nah, kalau batu intan, 49:10 batu permata enak itu ya. Tapi jangan 49:13 ya. [tertawa] 49:15 Ya, jadi Bapak harus pantangin makan ya. 49:19 Makannya itu dipantangin. Apalagi sudah 49:20 dikeluarkan batunya ya pas ngeganggu, 49:23 kegesek-gesek ya. Jadi ginjal itu kan 49:26 filterasi kita terakhir ada batu dia 49:29 gesek-gesek kan gesek-gesek. Nah, itu 49:32 membikin luka, membikin gangguan fungsi 49:35 ginjalnya ya. GFR-nya bisa turun ya. 49:38 Gromulusnya bisa turun, kreatinnya bisa 49:40 naik ya, terus uriomnya bisa naik ya. 49:44 Nah, karena apa? Karena ada pasir tadi 49:46 ya atau jadi batu ya. Nah, pertama 49:49 pantangan dulu makan ya. Makanannya 49:52 jangan empat sehat lima sembarangan ya. 49:54 [tertawa] 49:56 Jadi hindarin yang hijau-ija yang boleh 49:58 timun, tomat, wortel, lagu siam, 50:00 brokolisi, sawi putih, oyong, ikan air 50:02 lau, eh ikan air tawar itu boleh semua 50:05 kecuali lele ya. ikan air laut yang 50:08 hanya boleh itu tenggiri sama salmon ya 50:12 mahal tuh [tertawa] 50:14 iya yang lain kena ya kalau enggak ikan 50:16 air tawar ya gitu ee terus ee yang 50:21 menaikkan cepat ya kayak melinjo ya 50:23 emping gitu ya terus jeruan-jeruan nah 50:26 itu hindarin nah itu pertama yang kedua 50:29 nah baru kita obatin si ginjalnya nah 50:32 pakai herbal biasanya saya untuk 50:34 menyehatkan ginjal ya banyak pasien saya 50:36 yang mau cuci darah enggak jadi ya asal 50:38 ginjalnya tidak menciut ya. Nah, kreatin 50:40 URMnya eh ada tuh lab-lab saya banyak ya 50:43 yang turun ya kreati karena pasien saya 50:45 banyak memang sudah yang ee menggunakan 50:48 lab jadi mereka enak gitu ya Bapak cek 50:51 lagi lab sebulan atau 2 bulan kita lihat 50:54 ya fungsi ginjalnya. Nah, kemarin 50:56 barusan ee pasien saya dari berapa ya? 50:59 Ee 1,4 ya sudah 1,17 ya ee sudah ngirim 51:03 saya tuh hasil lab-nya ya. Jadi lumayan 51:05 kan 1,4 jadi 1,17 k turun ya. Tapi 51:09 pola-polanya tuh saya kasih tahu terus 51:11 jangan protein tinggi juga karena kalau 51:13 protein tinggi berat di ginjal ya. Nah 51:16 itu akan naik juga ya. Jadi ee memang 51:19 harus ada informasi yang jelas ya. Kalau 51:22 memang nanti ke klinik nanti saya 51:24 jelaskan lebih detail ya. Itu. Oke. 51:28 Oke. Jadi ginjal menciut bukan cuman 51:32 hati yang menciut ya. Ginjal juga bisa 51:34 menciut. Oke kita lanjut kembali ke 51:37 pertanyaan dari 51:40 emm tunggu sebentar 51:43 dari Mbak Asi Fitri ya. Asalamualaikum. 51:47 Mau tanya nih Pak Alvian. Kalau sakit 51:50 sendi kaku karena asam urat itu tadi apa 51:54 bisa menggunakan lintah untuk terapi? 51:58 Iya. 51:58 Iya. Jadi pertama ya kalau kita sudah 52:01 tahu persendian kita kaku ya jari-jari 52:03 tangan, lutut ya biasanya asam urat 52:06 sudah jelas ya. Asam urat itu pasti 52:08 persendian ya. Nah dia bikin purin ya 52:11 bikin kristal ya di 52:14 akhirnya bengkak ya jadi topi ya. Jadi 52:17 apa? Keras ya. Nah, sebenarnya sebelum 52:20 dia jadi itu kita lintah bisa ya nanti 52:22 di disedotnya si purin tadi ya. Nah, si 52:25 Linta juga sebagai antiinflamasi kan gak 52:27 jelas tadi kan ee si Linta bisa sebagai 52:30 antiinflamasi. Nah, nanti kita kasih 52:32 herbal juga untuk menghambat santin 52:34 oksidase karena proses dari pembentukan 52:37 purin primidin itu santin oksidase. Nah, 52:40 herbal-herbal banyak yang bisa 52:41 menghambat santin oksidase ya. Nah, 52:44 banyak orang bilang, "Oh, herbal 52:45 bahaya." Siapa bilang ya? Tante saya 52:48 dokter spesialis penyakit dalam. Ngambil 52:50 S3-nya dia ngambil herbal minyak zaitun. 52:53 Ya. 52:54 Ya. Jadi ee paradigma-paradigma yang ya 52:58 mungkin oknum ya mengandung BKO herbal 53:01 ditambahin BKO bahan kimia obat 53:03 ditambahin dexametazon ya langsung chest 53:05 plank sakitnya hilang ya wajar obat dewa 53:08 ya kan akhirnya moon face ya. Nah itu 53:10 banyak ya. Tapi kalau yang yang 53:12 benar-benar sih enggak sih herbal itu 53:14 pelan sifatnya. Enggak mungkin dia bisa 53:16 mengalahkan anti nyeri medis ya. Nah, 53:18 cuman kita bisa mekanismenya oh dia ini 53:20 bakal jadi purin ya. Di mana 53:22 penghambatannya santinoksidase ya kayak 53:25 tempuyung ya secang 53:27 itu bisa dia menghambat antoksidasi. 53:29 Jadi terjadi tidak terjadi ee purin ya, 53:32 tidak terjadi asam urat tapi ya makanan 53:34 juga jangan empat sehat lima 53:36 sembarangan. sudah diterapi lintah, 53:37 dikasih herbal sembuh, makan lagi. Wah, 53:40 [tertawa] 53:41 bengkelnya kat 53:43 ada itu pasien saya akhirnya datang 53:45 lagi. Eh, capek juga kan lama-lama dolu 53:48 kan ya. Memang buatan Allah bukan buatan 53:51 orang ya. Ya lama ya, tapi ya agak bisa 53:55 [tertawa] 53:56 gitu ya. 53:57 Oke, lanjut ke Ibu Tri Muhsin. 54:00 Asalamualaikum. 54:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:03 wabarakatuh. Mau tanya dong, apakah ada 54:06 obat herbal untuk gangguan mata atau 54:09 gangguan pada mata? Iya, 54:11 mata pencarian. 54:13 Kalau itu lain lagi. 54:14 Ah, lain lagi. [tertawa] 54:16 Jadi, mata ini kan banyak ya. Gangguan 54:18 mata seperti apa saya belum tahu ya. 54:20 Bisa glukoma ya, bisa infeksi mata ya 54:23 atau minus atau plus ya atau apalagi ee 54:29 ya banyaklah gangguan mata banyak ya. 54:31 Iya. Kalau bisa di penjelasan 54:33 lanjutannya dikirim jadi jawabannya 54:35 lebih spesifiknya doang ya banyak ya 54:38 untuk mata ya misal wortel itu untuk 54:40 mata bibberry untuk mata ya ee pegagan 54:45 juga bisa untuk saraf mata ya itu banyak 54:48 kalau untuk mata ya kalau mata pencarian 54:50 yang tadi beda ya itu. 54:54 Nah kalau glukoma saya gunakan terapi 54:55 lintah ya karena glukoma tu tekanan bola 54:58 mata yang tinggi. Nah, saya juga pernah 54:59 glukoma ya. Tekanan bola mata saya itu 55:02 sampai 25 waktu itu ya. Nah, akhirnya ya 55:05 kan biasa di medis dikasih obat ya 55:07 namanya timol ya. Nah, tapi saya enggak 55:08 mau ya sudah akhirnya saya coba terapi 55:10 linta ternyata turun ya. Saya cek 55:12 sendiri dihembuskan ya cus ya ternyata 55:15 turun ya dan enggak pernah sakit lagi 55:17 ya. Makanya saya sering terapi linta di 55:19 alis ya. Eh, efeknya jadi malah muka 55:22 saya jadi lebih merah [tertawa] 55:24 efeknya jadi bagus padahal buat mata 55:27 waktu itu buat glukoma ya itu 55:30 jadi catatannya ikhwan akhwat kalau mau 55:33 glowing dan wajahnya memerah silakan 55:35 terapi lintah di alis gitu ya [tertawa] 55:39 karena kan di atas berbekas Bu Nini jadi 55:41 kan 55:42 bisa kalau di muka kan ya takutnya ada 55:44 bekas ya kalau yang dibb sih enggak 55:46 bekas hilang ya nah saya suka diar 55:48 karena kan alis kan enggak kamar ya itu 55:52 malah tambahan [tertawa] 55:55 ini pertanyaan umum nih mungkin yang 55:57 lain juga dengar bisa ikutan boleh punya 56:00 gambaran enggak terapi lintahnya untuk 56:02 kecantikan itu kitanya diapain oh 56:05 [tertawa] 56:06 nah ini mau cantik ya sebenarnya ee 56:09 untuk kecantikan tuh banyak ya akupuntur 56:11 pun untuk kecantikan bisa karena dia 56:12 narik ya nah itu kita tarik ya nah tapi 56:15 kalau untuk sirkulasi darah ya kan darah 56:18 itu bawa nutrisi dan oksigen. Nah. He 56:19 itu bisa ya, tapi dikasih di alis-alis 56:23 ya, di jambak ini, jambak 56:25 samping-samping ya, atau di kepala dikit 56:27 ya, di titik apa tuh blader ya kalau 56:29 enggak salah di atas ini ya. Nah, itu 56:31 bisa kita kasih ya. Nah, yang memang ee 56:34 tidak mempengaruhi estetik ya maksudnya 56:36 ya. Nah, tujuannya untuk sirkulasi darah 56:38 ya. Tapi kalau untuk mengencangkan ya 56:40 pakai akupuntur ya ditarik 56:44 ya ditarik. Nah, itu dia akan ee apa 56:47 ngangkat ya. Itu makanya dia 56:50 keperluannya apa ya? Kalau sirkulasi 56:52 darah lintah. Kalau cuma untuk narik 56:54 naik ke atas ya pakai akupuntur ya. Itu 56:57 sama kayak belp pasti kan belp pasi itu 56:59 kan merot ya karena saraf 57:01 e tujunya ya nervousnya itu kena kena 57:05 masalah ya. Ee nah dia masih mencong 57:08 gini. 57:10 [tertawa] 57:10 He he. Nah, itu kita pakai akupuntur ya 57:13 sama terapi linta cepat dia ya. Ada di 57:16 YouTube saya tuh ada yang pasien belpasi 57:18 ya. 57:18 He. Oke. Paling tidak sedikitnya kalau 57:22 dibuat seperti apa yang tadi Pak Alvian 57:24 lakukan wajahnya jadi segar, kemerahan 57:28 itu dengan terapi lintah di alis. Oke, 57:32 lanjut kembali ke pertanyaan berikutnya 57:35 ini dari ee Bung John. 57:39 Oh bukan yang ini dari Bekasi dari Pak 57:42 Samit nih. Pak Alvian obat pengencer 57:45 darah itu efek sampingnya apa ya? 57:47 Katanya bisa bikin pikun. Apa benar? 57:50 Iya. 57:51 Kalau mau cari efek samping ee dari obat 57:53 medis banyak buka aja Google ya. Karena 57:55 ya menjabarkannya [tertawa] 57:58 ya. Jadi kalau efek samping, efek 58:00 samping tuh banyak kok sekarang di 58:02 Google tuh paling lengkap ya. Buka aja 58:05 efek samping obat apa pasti keluar dia. 58:07 Nanti Bapak tinggal baca aja ya. Yang 58:09 namanya sintesis itu pasti ada efek 58:11 samping jangka panjang ya. Nah, makanya 58:13 kita tuh pantangan makan ya. Terus kita 58:17 ada terapi-terapi yang amanlah maksudnya 58:19 kayak terapi lintah kita encerkan darah 58:22 ya herbal kan banyak yang misalnya untuk 58:24 menurunkan tensi atau untuk ngencerkan 58:26 darah. Bawang putih itu ngencerkan darah 58:28 ya. jahe, ngencerkan darah ya ee terus 58:32 apalagi ee daun dewa, sambung nyawa, 58:36 sembung ya. Nah, itu ngencerkan darah 58:38 ya. Banyak yang alternatif lain ya yang 58:41 untuk kita gunakan harian karena herbal 58:45 aman ya. Nah, kalau misalnya kita 58:48 ekstrak baru hati-hati ya kalau untuk 58:50 rebusan-rebusan masih aman lah ya. Nah, 58:52 apalagi di Indonesia ini kan enggak 58:54 boleh kita menggunakan herbal-herbal 58:56 yang toksisitas. Enggak kayak di Cina. 58:58 di Cina itu herb yang beracun dipakai ya 59:01 yanger dipakai kecoa lipan dipakai semua 59:04 karena mereka boleh regulasi mereka. Nah 59:06 kalau kita di Indonesia enggak boleh 59:09 yang berbahaya tuh kecubung ya tapak eh 59:12 apa tapak darah ya apalagi pokoknya di 59:15 Indonesia tuh lebih safety ya karena 59:17 kita tuh harus kalau kita penelitian itu 59:21 toksisitas dulu ya. Toksisitas itu 59:23 paling penting ya. ee herbal ini 59:26 membahayakan enggak ya? Bukan efikasi 59:28 dulu ya, bukan manfaat dulu, 59:29 toksisitasnya dulu ya. Jadi 59:31 herbal-herbal Indonesia insyaallah aman 59:34 kalau menurut saya 59:35 kita toksisitas dulu baru efikasi 59:37 manfaatnya ya itu 59:39 siap ini dari Ibu Hati. Asalamualaikum. 59:44 Waalaikumsalam warahmatullahi. 59:45 Umur saya 40 tahun, berat badan 65 kg. 59:50 Lutut tuh kalau pertama kali menekuk 59:53 kenapa nyeri ya? Seperti kalau mau duduk 59:56 tahiyat itu. Tapi pertama kali saja 59:59 lama-lama hilang nyerinya. Kalau lagi 1:00:02 awal saja itu ketika ditekuk baru terasa 1:00:05 nyeri. 1:00:05 Tinggi badannya, 1:00:07 lututnya baru ditekuk pertama. 1:00:09 Tinggi badan. Tinggi badan. 1:00:10 Tinggi badannya enggak disebut cuman 1:00:12 umur sama berat badan. 1:00:14 Ya, kalau misalnya obes ya turunkan 1:00:16 berat badan. Kalau kemungkinan oa ya 1:00:18 osteatritis. Kalau 65 kg itu standar 1:00:22 tingginya 150 ya. 1:00:25 150 obes 1:00:26 masih kebanyakan. Harusnya 160. Oke 1:00:29 ya. 160 165 ya. 1:00:31 He pertanyaannya ini kenapa ya kira-kira 1:00:34 kok nyeri begitu? 1:00:36 Iya. Iya. Jadi kemungkinan oa kalau 1:00:38 menurut saya lututnya ya. Apalagi 1:00:40 perempuan sudah umur 40 ya. Nah itu 1:00:42 sudah mulai 1:00:43 ee oli-olinya sudah kuranglah ya. Atau 1:00:47 lagi kalau berat badannya. Memang kalau 1:00:48 OA itu biasanya umurmu 55, 60 ke atas ya 1:00:51 perempuan ya. 1:00:53 Karena perempuan ada monopa ya. 1:00:55 Nah, OA itu ada grade-grade-nya ya. OA 1:00:58 grade pertama itu ya baru grade awal ya 1:01:00 kayak tadi ya ee dia jalan sudah enak 1:01:03 berapa setengah jam sudah enak tapi di 1:01:05 awal dia nekuk atau bangun tidur enggak 1:01:07 enak ya itu biasanya grit awal ya ee 1:01:10 kekakuan sendi ya. Nah, terus gua dia 1:01:13 nempel ya. Nempel sudah kegesek ya. 1:01:16 Sendi sama sendi itu ada bantalannya 1:01:18 kegesek. Ada kapur biasanya sudah ya. 1:01:21 Gedel 1:01:23 lagi kapurnya sudah banyak ya. Ged 1:01:24 keempat ng-lock ngunci biasanya ya. 1:01:26 Ngunci ya enggak bisa nekuk bunyi 1:01:28 kerepetasi bengkak ya. Nah kalau menurut 1:01:31 saya itu grade e oa awal ya. Jadi 1:01:33 caranya apa ya? Kalau berat badan 1:01:35 turunkan berat badan ya. Kedua, traksi 1:01:38 atau senam untuk lutut. Ada di YouTube 1:01:40 saya tuh ada senam untuk lutut ya. Nah, 1:01:42 supaya apa? Supaya dia agak renggang ya. 1:01:45 Agak renggang terus 1:01:47 keganggu, tidak kegesek ya. Nanti akan 1:01:49 enak ya. Kalau di sini kita renggangkan 1:01:51 kita retraksi, kita jarum akupuntur, 1:01:53 kita kasih herbal biasanya sudah aman 1:01:55 ya. G. Oke. 1:01:58 Oke. Berikut ini dari Bung Abror. Untuk 1:02:04 pengobatan dan perawatan setiap har 1:02:06 setiap berapa hariah atau berapa bulanah 1:02:09 terapi lintah dilakukan? 1:02:12 Terus berapa biayanya ya sekali datang? 1:02:15 Heeh. [tertawa] 1:02:17 Jadi kalau terapi lintah itu kalau kita 1:02:19 ada keluhan seminggu sekali ya. Tapi 1:02:21 kalau kita enggak ada keluhan sebulan 1:02:22 sekali. Kayak saya nih kan enggak ada 1:02:24 keluhan ya untuk melancarkan aliran 1:02:27 darah aja sebulan sekali cukup ya. Tapi 1:02:29 kalau ada keluhan seminggu sekali supaya 1:02:31 apa yang tadi ee kentel ya jadi encer ya 1:02:35 jadi terus saja jadi plaknya hilang ya. 1:02:38 Nah kalau kita enggak ada keluhan ya 1:02:39 sebulan sekali ya. Kalau masalah harga 1:02:42 nanti WA aja ya. Itu tapi sudah ada 1:02:45 standar kok. Ada tab apa ada di program 1:02:48 ee di tab ya langsung. Jadi ya standar 1:02:51 sudah standar ya harga bukan harga oh 1:02:53 sekian seekian enggak ya. 1:02:55 Oke 1:02:57 berikut ini dari Pak Dalar. 1:03:00 Asalamualaikum. Saya pasca stroke. 1:03:04 Tapi kalau asar tuh sering punggung dan 1:03:06 betis panas kayak luka bakar. Heeh. obat 1:03:10 herbalnya apa ya, Pak Alvian? 1:03:12 Ya, ya. Karena sudah jelas kan tadi kan 1:03:14 strik itu kan mengganggu e perifer juga 1:03:17 ya. 1:03:18 Heeh. 1:03:19 Makanya suka panas, suka nyeri ya. Nah, 1:03:22 karena ada gangguan saraf ya, gangguan 1:03:25 saraf ya. Nah, kalau untuk saraf ya 1:03:28 kalau herbal ya kan hanya herbal ya. 1:03:30 Kalau untuk terapi ya biasanya saya 1:03:31 gunakan linta, akupuntur ya. Tapi kalau 1:03:34 untuk herbal ya, herbal-herbal ke saraf 1:03:36 tuh daun dewa ya, pegagan ya, e bawang 1:03:40 putih bolehlah untuk melancarkan aliran 1:03:42 darah. Tapi kalau ada asma, ada lambung, 1:03:44 ada emah ya, bawang putih enggak boleh 1:03:46 ya perih ya. Ee terus yang alergi bawa 1:03:50 badan, bawang putih itu suka bawa badan 1:03:52 ya. He. 1:03:53 Nah, jahe boleh tambahin kunyit karena 1:03:55 jahe itu perih di lambung ya. Tambahin 1:03:57 kunyit ya. Nah, itu bisa untuk ke saraf 1:04:00 ya. Nah, tapi juga ee bisa Bapak ee 1:04:03 latih ee apa yang yang tadi sensasinya 1:04:06 kayak kebakar itu coba dioles apa 1:04:09 dilap-lap dengan ee kain ya. Nah, 1:04:12 mungkin ada saraf yang keganggu di situ 1:04:15 lokal ya walaupun dari kepala ya. Nah, 1:04:17 itu dilatih-latih ya dikasih apa lapar 1:04:21 halus ya gitu ya. Mudah-mudahan ada 1:04:24 perubahan ya Pak ya. Tapi biasanya saya 1:04:26 gunakan ni tadi ya kalau untuk terapinya 1:04:28 ya. Oke, 1:04:30 ini pertanyaan dari Bu Tri. Suami saya 1:04:34 itu retinya sudah tidak bagus, bisa 1:04:38 enggak sih diterapi lintah? 1:04:40 Kalau retina tuh kan gangguan matanya 1:04:42 ya. 1:04:43 Jadi kalau 1:04:45 sudah keganggu sih agak susah ya. Tapi 1:04:47 kalau dia masalah pembuluh darah ya, 1:04:50 kayak tadi glukoma karena tekanan bola 1:04:51 mata ya. Nah, biasanya kan kalau di 1:04:53 medis kan ditoreh kan. Nah, itu dengan 1:04:55 lintah dia turun ya. H 1:04:57 tapi kalau rusak ya menurut saya agak 1:04:59 sulit ya. Tapi kalau mau ikhtiar ya kita 1:05:01 coba ya. Karena kalau memang tidak ada 1:05:04 solusi di medis ya kita coba aja ya 1:05:06 kalau tidak ada solusi. Tapi kalau ke 1:05:09 retina ya menurut saya sih sulit ya gitu 1:05:12 karena saya juga tidak menangani pasien 1:05:14 seperti itu ya. 1:05:15 Oke ini keterangan tambahannya ee dari 1:05:18 dokter mata itu retinis pigmentosa. 1:05:21 Mudah-mudahan ada obatnya. Oke 1:05:24 ya. Kalau misalnya pengin konsultasi 1:05:26 lebih lanjut boleh ya. Nanti kita coba 1:05:29 nanti data-data dibawa lab-nya apa ya, 1:05:32 sasi pemeriksaannya apa nanti coba kita 1:05:34 cek ya gitu. 1:05:36 Kita sudah di penghujung. Ada satu lagi 1:05:38 nih Pak Alvian. Herbal untuk kornea mata 1:05:42 karena mata saya ada kekeruhan yang 1:05:45 mengakibatkan pandangan jadi buram ee 1:05:49 terhalang oleh kekeruhan tersebut. Apa 1:05:51 ya? 1:05:52 Ini apa? Katarak maksudnya 1:05:55 enggak ditulis. Aku enggak tahu. 1:05:57 Kalau katarak tuh memang biasanya di 1:05:59 spesialis mata ya dibersihkan kayak 1:06:01 wiper mobil itu ya. 1:06:02 Hm. Buramnya ini ya. 1:06:04 He itu ya. Nah, tapi kalau untuk matanya 1:06:08 belum buram ya, kalau kayak saya ya, 1:06:10 saya senang tuh pakai zamzam ya. Zamzam 1:06:12 tuh enak ya kalau ke mata ya. Ee mungkin 1:06:15 karena dia pH-nya alkali ya. Nah, itu 1:06:18 enak. Jadi kalau saya 1:06:20 dirambang gitu. kita di mata. 1:06:23 Iya. Ditetes di rambang. [tertawa] 1:06:25 Saya punya apa dulu istri beli kayak 1:06:29 besar ya ukurannya. Nah, dia bisa untuk 1:06:31 netes dulu tuh untuk apa ya waktu itu 1:06:32 ya. Nah, itu saya badahin zam-zam. Jadi 1:06:35 kalau setiap saya ini saya tetesin ya 1:06:37 itu tapi yang steril maksudnya steril 1:06:39 ya. Tapi selama ini sudah saya gunakan 1:06:43 lama ya zam-zam tuh belasan tahun juga 1:06:45 ya. Aman-aman aja ya. Alhamdulillah ya. 1:06:48 Heeh. Tapi enggak tahu kalau dunia lain 1:06:50 ya kadang-kadang enggak ya. Tapi kalau 1:06:53 menurut saya sih zam-zam tuh bagus ya 1:06:55 dan dia tidak apa airnya tidak 1:06:58 habis-habis ya dan memang sudah jelas ya 1:07:01 ee alkalinya ya basahya itu bagus banget 1:07:05 ya. Nah saya suka tetes zamzam ya kalau 1:07:08 ada zam. 1:07:09 Jadi kalau kita dapat oleh-oleh yang 1:07:10 baru pulang haji air zamzam jangan 1:07:12 diminum buat tetes mata aja biar awet. 1:07:14 [tertawa] 1:07:14 Minum juga boleh. Iya. Kalau dapatnya 1:07:16 cuma sebotol kecil kan sayang. 1:07:19 Oke, kita rangkum bahasan kita terkait 1:07:22 dengan ee kesehatan islami kali ini 1:07:26 karena kita sudah di penghujung acara. 1:07:28 Silakan. 1:07:29 Oke, terima kasih. Ee kita tadi 1:07:31 bicaranya tentang ee terapi linta untuk 1:07:34 stroke ya. Jadi stroke itu kita sudah 1:07:37 tahu ya masalahnya ada yang hemorik dan 1:07:40 nonhemorik. Tapi yang kita tanganin yang 1:07:42 nonhemorik, yang iskemik atau infak ya, 1:07:45 yang penyumbatan ya. Nah, 1:07:48 karena penyumbatan sudah jelas kan, ada 1:07:50 yang tersumbat aliran darahnya enggak 1:07:52 lancar, ada pengentalan darah ya, ada 1:07:55 pasukan oksigen yang enggak ke saraf 1:07:58 otak. Nah, caranya apa ya? Tadi kita 1:08:01 sudah jabarkan jurnal ya, ilmiahnya ya. 1:08:04 Nah, linta tuh punya enzim ya. enzimnya 1:08:06 itu bisa ngencerkan darah ya, bisa 1:08:10 antiinflamasi ya, bisa melebarkan 1:08:13 pembuluh darah ya ee bisa menghambat ee 1:08:17 blot koagulasi. Jadi sudah jelas ya 1:08:20 arahnya ke mana sudah jelas. Nah, bisa 1:08:22 kita interversi dengan lintah ya karena 1:08:25 jelas banget lintah itu ya. Nanti lihat 1:08:27 di Google saya eh di YouTube saya tuh 1:08:28 ada pasien-pasien yang stroke yang dari 1:08:30 enggak bisa jalan jadi jalan ya. Nah, 1:08:32 kenapa? karena sudah jelas ya 1:08:34 intervensinya dan arahnya ya ilmiahnya 1:08:37 ya. Nah, kita tambahkan dengan herbal. 1:08:39 Biasanya saya memang pasien itu ee pasti 1:08:42 ada herbal untuk dalamnya ya. Misalnya 1:08:45 kolesterol tinggi kita tambahin juga ya. 1:08:47 Walaupun tadi lintah bisa untuk 1:08:48 hiperlepidemia juga bisa untuk fungsi 1:08:51 hati juga ya kalau di ee jurnal tadi ya. 1:08:54 Ya. Nah, cuma saya tambahkan lagi dengan 1:08:56 herbal. Nah, jadi ee udah jelas banget 1:08:59 ya karena enzimnya yang kita butuhkan 1:09:01 ya. Saya pun sebulan sekali ngelintah ya 1:09:04 untuk apa? Untuk permajaan sel darah, 1:09:06 untuk sirkulasi darah ya. Intinya itu 1:09:09 ya. Mungkin itu saja Bu Ning ya. 1:09:12 Oke, terima kasih banyak Bung Alvian. 1:09:16 Jadi ikhwan akhwat yang jelas kalau 1:09:21 untuk tensi biar normal tadi kita dengar 1:09:24 ya kolesterol aman, pembuluh darah 1:09:28 enggak sampai pecah-pecah. Kemudian otak 1:09:30 juga enggak kekurangan oksigen. Ditambah 1:09:33 mau bikin wajah glowing, kemerahan, 1:09:35 cobalah dengan terapi lintah. Yang jelas 1:09:40 lintah itu hidup tumbuh berkembang di 1:09:42 tempat yang steril. Beda sekali dengan 1:09:44 lintah darat. Oke, sampai di sini terima 1:09:46 kasih sekali untuk yang ngirim 1:09:48 pertanyaan telat. Maaf banget next time 1:09:50 mungkin bisa dibahas lagi ya. 1:09:52 Enggak apa-apa nanti diwsapp aja ke 1:09:53 saya. 1:09:54 Oke, di WhatsApp. Baiklah, mudah-mudahan 1:09:57 kita juga tidak mengalami ginjal yang 1:09:59 menciut. Tapi doanya satu lagi, hati 1:10:02 enggak menciut juga. Terima kasih, Pak 1:10:04 Alvian dan terima kasih untuk yang sudah 1:10:05 menyebar luaskan siaran ee kesehatan 1:10:08 islami kali ini dari radio-radio di 1:10:10 daerah. Billahi taufik wal hidayah. 1:10:12 Wasalamualaikum warahmatullahi 1:10:13 wabarakatuh.