Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahim. 0:07 [Musik] 0:14 Bismillahirrahmanirrahim. 0:15 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:17 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:19 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:21 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:24 akhwat pendengar rada silaturahim dan 0:26 juga pemirsa Rasil TV yang dirahmati 0:27 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:29 berjumpa ikhwan akhwat di Senin malam 0:31 hari ini tanggal 6 Rabiul Awal 1446 0:35 Hijriah atau 9 September 2024. Kembali 0:39 hadir acara tadabur Al-Qur'an bersama 0:42 Ustaz Doni Amir Sagap yang alhamdulillah 0:44 telah di tengah-tengah kita. Kita sapa 0:46 terlebih dahulu. Asalamualaikum 0:48 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 0:50 Waalaikumsalam warahmatullah 0:52 wabarakatuh. Kabar sehat, Ustaz? Ya, 0:55 alhamdulillah kabar. 0:57 alamin. Hari ini tema yang akan 0:59 disampaikan adalah mengenai kenapa kuda 1:02 perang gitu ya tema kita hari ini dan 1:04 kita akan sama-sama mentadaburi Quran 1:07 surah Al-Adiyat Ustaz ya 1 sampai dengan 1:11 11 dan insyaallah nanti akan kita 1:12 bersama-sama simak Iban akhwat dan nanti 1:15 yang in bergabung bertanya silakan bisa 1:16 kirimkan melalui WhatsApp kami di 1:21 0811999720 Ustaz ya. Terima kasih, Kang 1:26 Farid. 1:28 Bismillahirrahmanirrahim. Eh, 1:30 asalamualaikum warahmatullahi 1:32 wabarakatuh. Waalaikumsalam ikhwan 1:35 akhwat sekalian. 1:37 Alhamdulillah. 1:39 Alhamdulillahilladzi anzalas sakinata fi 1:41 qulubil mukminin liyasdadu imanan maa 1:46 imanihim. 1:48 Walillahi jududus samawati wal 1:51 ardallahu aliman 1:54 hakimaatu wasalam alus rahmatanil alamin 1:59 asrofalya wal mursalin waa alihi wasbihi 2:03 ajma 2:05 amma fquulullah taala fi kitabihil 2:10 karimzubillahiminasyaitanirrajim 2:11 bismillahirrahmanirrahimatiha 2:34 iniaudahuikaahidahuiradidala 2:36 yamu ma qubur wila ma fur inbahum bihim 2:42 yaumaidin khirqallahulim 2:54 iral muslimin wal muslimat eh ikhwan 2:57 akhwat bapak ibu para pendengar radio 3:02 silaturahim demikian pula para pemirsa 3:04 Rasil TV di mana pun berada 3:06 alhamdulillah segala puji bagi Allah 3:09 segala puji adalah milik Allah kita 3:12 kembali bisa berjumpa walaupun lewat 3:15 lewat layar, lewat udara, lewat suara di 3:19 mana pun Bapak Ibu berada. Kita 3:21 insyaallah 3:22 bersama-sama ingin menundukkan hati, 3:25 pikiran kita dan meminta memohon kepada 3:29 Allah agar Allah mencurahkan bagi kita 3:32 semua rahmat-Nya melalui lantunan 3:36 ayat-ayat Al-Qur'an, ayat-ayat Allah 3:39 Subhanahu wa taala yang insyaallah akan 3:41 kita tadaburi bersama pada kesempatan 3:44 malam hari ini. Semoga Allah rida kepada 3:47 kita semua. Semoga Allah menerima apa 3:50 yang kita lakukan ini sebagai amal 3:51 ibadah bekal untuk mengurangi dosa-dosa 3:55 kita dan insyaallah menambah amal 3:58 kebaikan kita yang kemudian layak kita 4:01 bawa pulang ke harimaan Allah subhanahu 4:04 wa taala. Selawat dan salam mari 4:06 senantiasa kita sampaikan curahkan pula 4:09 kepada junjungan kita, kedudua hasanah 4:11 kita, yakni Nabi kita Muhammad 4:14 sallallahu alaihi wasallam. Demikian 4:16 pula kepada seluruh keluarga dan 4:18 sahabat-sahabat beliau. Kita berharap 4:21 berdoa, berusaha, dan senantiasa 4:25 berselawat, ittiba 4:27 mengikuti ee nilai-nilai yang beliau 4:31 sallallahu alaihi wasallam telah ajarkan 4:32 bagi kita. Semoga kita akan dikumpulkan 4:36 bersama dengan beliau dan para sahabat 4:38 serta keluarganya nanti di ee surga 4:42 Allah Subhanahu wa 4:44 taala. Ee para ikhwan akhwat, Bapak, Ibu 4:46 yang dirahmati Allah, jemaah sekalian, 4:48 surah Al-Adiyat adalah surah ke-100 ya 4:53 dalam Ratibul Mushaf atau urutan mushaf. 4:56 Ee surat yang luar biasa. Mohon izin 5:00 saya men-share di layar ya Rasil TV. Di 5:04 layar Rasil TV ee bagaimana ee surat 5:07 Al-Adiyat ini mudah-mudahan bisa 5:10 ditampilkan atau disaksikan tanpa ada 5:13 kendala di layar ee Rasil TV. Surah 5:18 Al-Adiyat, surat ke-100 dari Ratibul 5:21 Mushaf atau dari urutan mushaf. Bapak, 5:25 Ibu yang dirahmati Allah. 5:28 Pertama 5:29 sekali ee saya ingin menyampaikan ya 5:33 bagaimana 5:35 sebetulnya ee kita tentu sudah familiar 5:39 ya, sudah akrab dengan surah Al-Adiyat 5:42 ini. Saya yakin juga kita sudah hafal 5:45 gitu ya surah Al-Adiyat ini. Tapi terus 5:48 terang ya Bapak Ibu yang dirahmati 5:51 Allah, mungkin kita tidak apa, tidak 5:55 berkes atau belum berkesempatan untuk ee 5:59 membukanya lebih jauh gitu. Padahal 6:03 Allah Subhanahu wa 6:04 taala itu apa namanya? memerintahkan 6:08 kepada kita untuk 6:12 memahami ee untuk tahu makna isi dari 6:17 apa yang kita baca dalam 6:19 salat. Nah, termasuklah di dalamnya ya 6:23 tentu saja Al-Qur'an yang kita baca 6:26 gitu. ee surat An-Nisa ayat 43 ini jadi 6:30 motivasinya ya, jadi motivasi untuk kita 6:33 membuka, memahami ee apa yang 6:35 disampaikan Al-Qur'an kepada kita. 6:37 Kalimat Allah 6:39 begini, ayat ini adalah ayat mansukhah 6:42 ya, ayat yang sudah ee apa hukumnya itu 6:46 sudah ter ee sudah tidak lagi digunakan 6:51 sebagai hukum ya gitu ya. Tapi tetap ada 6:54 di dalam Al-Qur'an salah satu hikmahnya 6:57 adalah agar kita paham bahwa isi di 7:01 dalamnya itu penting untuk kita 7:04 cermati gitu kan. Jadi ayatnya sudah ee 7:07 sudah tidak berlaku hukumnya tapi tetap 7:10 berada di Quran supaya kita mencermati 7:13 ee maksud ya isinya. Kalimatnya begini. 7:18 Auzubillahiminasyaitanirjim. Ya 7:19 ayyuhalladzina amanu. Wahai orang yang 7:21 beriman. 7:24 Jangan kalian dekati 7:27 salatum padahal kalian dalam keadaan 7:31 mabuk. Nah, ini sudah tidak berlaku lagi 7:34 hukumnya gitu. Nah, ini tahapan pertama 7:38 dari turunnya ee apa? Dari tiga tiga 7:41 tahap ya turun ee ayat larangan untuk 7:45 khabar. Awalnya ya larangannya bentuknya 7:49 begitu. Kalau mabok jangan salat. Nah, 7:51 kira-kira begitu ya. Oh, berarti mabuk 7:52 boleh gitu. Dulu itu awal larangannya 7:56 itu begitu. Tapi kemudian berturut-turut 7:58 nanti ya di surat ke-2 ayat 219 dan 8:04 penghujungnya nanti adalah di surat 8:06 Al-Maidah itu sudah final tidak boleh. 8:10 Nah, tapi ketika awal itu ayat ini ee 8:13 wahai orang beriman, jangan kalian 8:15 dekati jangan kalian dekati salat ee 8:18 dalam keadaan mabuk. 8:20 Ah, sekali lagi ayat ini sudah tidak 8:22 berlaku hukumnya, tapi tetap ada di 8:25 Quran. Kenapa? Untuk kita tahu ee makna 8:29 di dalamnya atau isi pesan di dalamnya. 8:32 Apa dia? Lanjut ya ayatnya. 8:35 Wahai orang beriman, jangan kalian 8:37 dekati salat padahal kalian sedang 8:39 mabuk. Hatta tlamu ma takulun. 8:44 sampai kalian betul-betul paham, tahu 8:49 apa yang kalian baca. Nah, jadi jangan 8:53 dekati salat dalam keadaan mabuk sampai 8:55 kalian betul-betul tahu apa yang kalian 8:57 baca. Nah, ini sebetulnya tamparan keras 9:00 bagi kita. 9:02 Eh, bolehlah kalau kalau kita to the 9:05 point mengatakan kalau kita salat tapi 9:08 tidak tidak memahami isi bacaan yang 9:12 kita baca dalam salat itu ya kurang 9:16 lebih kita seperti orang yang mabuk 9:19 dalam ee orang yang dalam keadaan mabuk 9:21 dan salat gitu. Walaupun tentu tidak 9:23 boleh, tapi ini perumpamaan yang ee 9:27 harusnya menyisakan keprihatinan dalam 9:29 diri kita, gitu ya. Kita baca bacaan 9:32 salat tapi tidak tahu apa yang dibaca 9:34 gitu. Maksudnya isinya gitu ya. Isinya 9:37 kita tidak tahu. Eah itu ee tamparan 9:40 yang amat keras untuk kita gitu ya. Ya 9:43 ayyuhalladina amanu laqus waum sukaro 9:46 hattau ma takulun. Jangan dekati salat 9:49 dalam keadaan mabuk sampai kalian 9:51 betul-betul mengetahui, memahami apa 9:54 yang kalian 9:56 baca. Nah, untuk itu kita ee banyak PR 10:01 kita nih ya untuk memahami apa yang kita 10:03 baca dalam Al-Qur'an itu. Ee kita mulai 10:06 dulu ya insyaallah dari surah Al-Adiyat. 10:09 Ee tadi saya katakan sudah familiar kita 10:12 ya dari ayat 1 sampai ayat 11 ya. tadi 10:15 saya bacakan di awal itu luar biasa ee 10:19 memang betul-betul kita butuh untuk 10:21 mempelajari ini, mentadaburi betul-betul 10:24 ya. Kenapa? 10:25 Karena ternyata Bapak, Ibu kalau kita 10:30 membuka terjemahan gitu ya, 10:33 ada apa istilahnya ya, kalau boleh 10:36 dikatakan ada ee bentuk arti ya dari 10:42 kata-kata yang dipilih oleh Al-Qur'an 10:45 itu diartikan atau 10:48 diterjemahkan itu ya 10:52 secara anu ya 10:54 secara ee kurang tepat. Ee bolehlah 10:58 dikatakan begitu, kurang tepat. Kurang 11:00 tepat kenapa? 11:01 karena ee kadang-kadang tidak 11:04 menjelaskan makna sesungguhnya di dalam 11:07 kata-kata itu. Sehingga kita akan 11:09 kehilangan berpotensi 11:12 kehilangan makna dari ee kalimat itu. 11:16 Nah, contohnya surah Al-Aiyat 11:19 ini mohon perhatian kalau di terjemahan 11:22 itu diartikan 11:24 waladiyati dbha. Walti dobha ayat 11:29 pertama ya. 11:32 Waltiha. Ah, di layar hasil TV ini saya 11:34 tampilkan. 11:36 Waliyat Bapak, 11:38 Ibu ee ikhwan-akhwat sekalian 11:41 ituimnya diterjemahan akan diartikan 11:43 kuda perang ya. Dan demi e ini demi kuda 11:47 perang yang berlari kencang 11:49 terenggah-enggah. Nah, ini ya ayat 11:51 pertama ya. Demi kuda perang yang 11:53 berlari kencang 11:54 terenggah-enggah ya. 11:57 Padahal 12:00 kata-kata itu diambil dari kata adu akar 12:05 katanya gitu. Yang sama sekali 12:09 sebetulnya artinya bukan 12:11 kuda 12:15 ya, bukan kuda artinya, tapi apa? 12:19 Permusuhan. Adu. Adu itu artinya 12:22 permusuhan. Adiat itu punya akar kata 12:25 yang sama. Ya, artinya permusuhan atau 12:29 mengejar 12:31 musuh baru kata-kata dabah ya dabahan 12:35 itu menggambarkan lenguhan kuda. Betul 12:38 memang dabah. Kuda kalau lari itu kita 12:40 akan dengar suara dobh gitu ya. Persis 12:43 seperti itu. Jadi hebatnya bahasa Arab 12:45 gitu ya. Dabah itu seperti lengguhan 12:48 kuda gitu. Tapi 12:51 kata-kata itu bukan 12:54 kuda. Karena kalau kuda Bapak Ibu yang 12:56 dirahmati Allah ya itu secara bahasa 13:00 Arab fisik kuda fisik itu fisiknya kuda 13:03 itu ya itu namanya 13:07 khail. E khail. Misalkan dalam surah 13:11 al-Anfal surah ke-8 ayat 60 itu ya 13:14 kalimat Allah 13:19 auzubillahiminasyaitanirrajimahumin 13:21 wtilah itu dia. Dan siapkanlah kekuatan 13:25 kalian dalam menghadapi musuh. 13:28 Bersiapsiagalah dan juga 13:31 siapsiagakanlah ee kuda-kuda yang 13:33 tertambat. ribat 13:40 ribatilahum dan seterusnya yang akan 13:43 menggentarkan musuh kalian. Itu 13:45 kalimatnya dalam surat al-Anfal tadi 13:46 ayat 60 13:48 tadi. Nah, jadi adu atau adiyat itu 13:53 aslinya atau sesungguhnya artinya bukan 13:56 bukan kuda tapi permusuhan dabahnya. 13:59 Iya. kuda ee lenguhan kuda. Nah, jadi 14:03 gimana nih? Kenapa maksudnya begitu? 14:06 Nah, makanya judul kenapa kuda perang? 14:09 Kenapa kok diartikan seperti itu? Itu 14:12 padahal arti sesungguhnya adalah ee 14:15 permusuhan, Bapak, Ibu. Nah, jadi arti 14:19 sebenarnya gitu ya. Kalau kita kalau 14:21 kita buka tadaburnya ini sekarang ya ee 14:25 sifat 14:26 permusuhan waladiyati dbhah dan Allah 14:31 bersumpah demi permusuhan 14:34 ya yang 14:36 kemudian bisa dirasakan oleh seekor kuda 14:41 dari majikan dia. Nah itu jadi ini jadi 14:45 luar biasa tuh nanti maknanya itu. Nah, 14:49 jadi demi 14:51 permusuhan yang bisa 14:54 dirasakan oleh kuda ya dari 15:00 penunggangnya atau tuannya. Tuannya kuda 15:03 punya permusuhan. Kemudian dia 15:06 menunggang kuda itu dan kuda itu bisa 15:08 merasakan permusuhan yang dimiliki oleh 15:11 Tuhannya kepada musuh-musuhnya yang di 15:13 medan perang dan dia akan mengorbankan 15:16 dirinya untuk 15:18 itu. 15:21 Nah, gitu. Jadi permusuhan Bapak Ibu, 15:25 permusuhan yang dimiliki tuannya 15:27 dirasakan oleh kudanya dan kudanya ee 15:29 mengabdi demi tuannya gitu maksudnya. ee 15:33 terengah-engah demi ee ikut serta dalam 15:36 ee apa ee apa menyampaikan atau 15:41 menuntaskan ya keinginan sang tuan itu. 15:46 Nah, kemudian yang menarik juga Bapak 15:49 Ibu dalam kata-kata ini itu menggunakan 15:54 ee pola kata muannas ya atau betina. Ee 16:01 ini sangat menarik karena nanti rupanya 16:03 yang dimaksud ini bukan sembarang 16:06 kuda tapi kuda betina Arab. Kuda Arab 16:12 betina. Nah, gitu. Yang betul-betul 16:15 punya kemampuan untuk bisa terkoneksi 16:18 dengan dengan penunggangnya, dengan 16:20 tuannya. bahkan sampai bisa merasakan 16:23 psikologi permusuhan yang dibawa oleh 16:27 tuannya dan dia mengabdi demi 16:29 menuntaskan permusuhan itu dari tuannya. 16:33 Nah, 16:35 ini ini jadi luar biasa ini. Makanya 16:38 nanti setelah setelah Allah menjelaskan 16:41 ee tentang kuda betina ini dan 16:43 kemampuannya serta pengorbanannya kepada 16:46 tuannya, baru nanti Allah hadapkan 16:49 kepada kita kenyataan tentang kita 16:52 manusia. Kita ini punya tuan juga yakni 16:57 Allah Subhanahu wa taala. Makanya nanti 17:00 dalam kalimatnya tadi kembali sebentar 17:02 ke ayatnya nanti di ayat 17:05 ke nah ini ya saya lingkari di layar 17:08 Rasil TV ya ayat keenamnya Allah 17:11 hadap-hadapkan kepada kita kenyataan 17:14 bahwa kuda saja segitu mampunya 17:19 dia merasakan apa yang diinginkan oleh 17:24 tuannya dan kemudian dia berkorban demi 17:27 keinginan tuannya tersebut. Padahal 17:29 keinginan sang tuan itu membahayakan 17:32 kehidupan dia. Lah kita manusia innal 17:36 insana 17:38 lirabihiut. Manusia kepada tuannya itu 17:42 betul-betul tidak tahu berterima 17:45 kasih. Jadi kita dihadap-hadapkan dengan 17:49 kuda betina Arab di sini Bapak Ibu. Kuda 17:53 saja tahu terima kasih 17:56 sampai-sampai kuda 17:59 rela mengorbankan jiwanya ya demi 18:03 keinginan sang tuhan yang belum tentu 18:07 benar keinginan sang tuhan itu dan ee ee 18:10 membahayakan diri si kuda. Sementara 18:13 manusia kita innal insana lirabbihi 18:16 kepada tuannya. Nah, kepada 18:19 tuannya betul-betul tidak tahu. Terima 18:21 kasih. 18:23 Padahal semua sudah 18:25 diberikan. Dan keinginan sang tuan 18:28 manusia tidak sama dengan keinginan sang 18:31 tuan kuda tadi. Keinginan sang tuan kuda 18:35 adalah egonya sendiri dan membahayakan 18:38 kudanya. Keinginan sang tuan manusia, 18:43 perintah-perintahnya adalah untuk 18:45 kepentingan manusia itu sendiri dan 18:47 untuk menyelamatkan kehidupan manusia 18:49 itu sendiri. dan diberikan semuanya oleh 18:53 sang tuan tadi kepada manusia agar 18:55 manusia selamat. Tapi betul-betul 18:58 manusia tidak tahu terima kasih dan 19:00 dalam hal ini betul-betul lebih rendah 19:03 daripada 19:05 kuda gitu. 19:08 Jadi ayat 1 sampai ayat 19:10 5 itu bukan sekedar berbicara tentang 19:13 kuda secara fisik, tapi kata-kata itu 19:17 betul-betul mengubah 19:20 mengubah ee pemahaman yang betul-betul 19:24 sangat luas dan mendalam sekali 19:26 betul-betul menampar kita ya. 19:31 Waltiha. Allah bersumpah demi permusuhan 19:35 yang dimiliki atau di di apa? 19:39 Diperjuangkan oleh si kuda ya. 19:42 Permusuhan yang dimiliki oleh sang 19:44 tuannya. Jadi betul-betul kuda ini 19:46 terenggah-enggah berlari, 19:48 terenggah-enggah untuk ee apa 19:51 namanya? Memberikan pelayanan kepada 19:54 tuannya. Ee padahal itu semua adalah 19:58 satu yang berbahaya. Bapak, Ibu yang 20:00 dirahmati Allah. Ee coba kita cek kita 20:03 sebagai manusia ya, dalam hal ini kita 20:05 juga punya Tuhan. Nah, gitu 20:08 ya. 20:10 Baik, lanjut pelan-pelan ya. Kita lanjut 20:12 pelan-pelan itu ayat 1 tadi. 20:14 Waltiha ya. Sungguh betul-betul ini luar 20:17 biasa permusuhan yang di ee emban oleh 20:21 kuda. Lalu, nah ini ini saya tampilkan 20:25 ya, betapa kuda yang dimaksud adalah 20:29 kuda betina. Khusus kuda betina. Ahah. 20:32 Itu kenapa demikian, Bapak, Ibu? Ini 20:34 keajaiban Al-Qur'an 20:37 ya. Kuda Arab betina. Bukan sekedar kuda 20:40 betina tapi kuda Arab betina. 20:44 Ya, 20:46 ternyata kuda Arab betina itu enggak 20:49 sama dengan kuda yang lain. Ini ini kuda 20:53 ee ee apa 20:56 namanya? Urutan 20:58 tertinggi. Ee dia struktur tulangnya tuh 21:02 berbeda dari kuda yang lain. Tulangnya 21:05 cuma tujuh, Bapak, Ibu. Ya, tulang 21:07 ininya apa namanya? Tulang rusuknya cuma 21:10 tujuh, ya. kuda yang lain delapan itu 21:14 membuat dia bisa berlari lebih 21:16 cepat. Ee kemudian tulang ekornya itu ee 21:21 apa lebih naik gitu ya. Bahkan ini kalau 21:24 di apa namanya di layar saya tampilkan 21:27 itu. Ini ciri kuda kuda Arab itu adalah 21:30 ekornya itu ee naik gitu. Kalau ada apa 21:34 orang kuncir kuncir kuda lah itu yang 21:37 dimaksud adalah kuda Arab yang tulang 21:39 ekornya seperti 21:41 itu. Itu ya kuda Arab. Hanya kuda Arab 21:44 tuh dan hanya kuda Arablah yang bisa ee 21:48 melakukan gerakan yang sangat pelan. 21:51 Nah, jadi makanya di gambar itu saya 21:53 tampilkan itu cabang Olimpiade 21:57 berkuda Indah kalau enggak salah ya 21:59 namanya. Saya enggak tahu juga sih ya 22:01 maksudnya enggak tahu nama nama anuy 22:03 nama cabang olahraga. Tapi ada cabang 22:05 olahraga yang kuda tuh jalannya cetuk 22:07 cetuk satu-satu gitu dan itu hanya bisa 22:09 pakai kuda 22:10 Arab ternyata tidak bisa diketahui 22:13 sampai hari ini gitu ya. Jadi nenek 22:15 moyang kuda itu adalah kuda Arab. Nah, 22:18 makanya nanti kuda Arab itu ditakuti 22:20 oleh semua kuda yang lain Bapak Ibu. 22:23 Oleh semua kuda yang lain. Ee itu ya. 22:27 Ini saya ada video dulu ya. Saya mau 22:28 tampilkan video bagaimana kuda Arab itu 22:31 ditakuti oleh kuda yang lain, Bapak, 22:33 Ibu. Nah, 22:35 sebentar. Nah, ini ya ini kuda Arab nih. 22:39 Lihat ee ekornya tuh ya. Yang 22:42 ditunggangi ini kuda Arab. Dan cara si 22:46 pemilik ternak untuk kuda lain supaya 22:49 nurut masuk ke kandang adalah dengan 22:51 kuda Arab. 23:35 Sepertinya kita mengalami 23:39 gangguan. Coba 23:44 kembali. Baik, 23:47 Ustaz. Apakah bisa mendengar? 23:55 Halo. Baikat kita sepertinya mengalami 23:59 gangguan jaringan internetnya karena 24:05 kita ee jadi kuda Arab itu Bapak Ibu ya 24:10 jemaah sekalian, para ikhwan akhwat itu 24:13 ditakuti oleh kuda-kuda yang lain gitu. 24:16 ditakuti oleh 24:20 kuda-kudanya. Nah, jadi ini faktanya 24:22 luar biasa itu si penunggangnya di layar 24:25 itu saya tampilkan itu ee dengan kuda 24:28 Arab bisa membuat nurut kuda-kuda yang 24:32 lain walaupun kuda yang lain adalah kuda 24:34 jantan. Ee jadi kuda Arab betidak ya itu 24:38 luar