Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:07 [musik] 0:08 Brail TVrahim. 0:16 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. Alhamdulillahiabbil alamin 0:20 wasalatu wasalamu ala sayyidina Muhammad 0:22 wa ala alihi wasohbihi ajmain. Rbi zidni 0:26 ilma allahumfani bima alamtani waimni ma 0:28 yangfani warzuqni ilman yangfoni. 0:31 Dipancarkan dari Jalan Masjid 0:33 Silaturahim nomor 36 Kalimanggis Cibubur 0:35 Bekasi. Radio Silaturahim dan Rasil TV 0:38 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 0:40 yang dirahmati Allah subhanahu wa taala, 0:42 pendengar dan pemirsa di mana pun saja 0:45 Anda berada. Apa kabar Anda di malam 0:47 hari ini? Semoga selalu dalam keadaan 0:49 sehat walafiat. Senang sekali di malam 0:51 hari ini saya Angga Aminuddin ditemani 0:54 oleh Algi di meja operator, ada Neza di 0:57 kameramen dapat kembali menemani Anda di 1:00 mana saja Anda berada. Ikwan akhwat yang 1:02 selalu setia mendengarkan siang-sihan 1:04 rasil untuk diah Jaber Tabik dan 1:05 sekitarnya dengan setia eh stay tune di 1:10 gelombang AM 720. Begitupun kami menyapa 1:12 Yan Ahwat yang berada di Batam dan 1:14 sekitarnya melalui Radio Sela. Begitupun 1:17 yang di Jogja, di Sukabumi, maupun yang 1:21 di daerah-daerah lainnya yang dapat 1:23 menyimak siaran kami melalui siaran 1:25 streaming Rasil ataupun dapat e 1:28 menyaksikan kami di siaran eh live 1:31 streaming YouTube Rasil TV. Iwan Akhwat 1:34 pekan kedua ya NZ ya kita hari Ahad 1:39 pekan kedua di bulan November. 1:42 2025 ee kembali hadir acara buka mata 1:46 buka telinga bersama narasumber kita Dr. 1:48 Sarbini Abdul Murad, relawan aktivis 1:52 kemanusiaan dan sudah bergabung dengan 1:55 kita melalui eh Zoom meeting. 1:58 Asalamualaikum warahmatullahi 1:58 wabarakatuh, Dr. Ben. 2:00 Waalaikumsalam warahmatullahi 2:01 wabarakatuh, Mas Angga 2:03 bagaimana kabarnya, Dok? 2:05 Alhamdulillah sehat, 2:06 sehat, Dok. Ya, ini masuk November ini 2:08 kita masuk bulan pahlawan katanya, Dok. 2:11 Betul. [tertawa] Betul. 2:12 Besok tuh 10 November, Dok. Ya, hari 2:14 pahlawan di negeri ini. Kita teringat 2:16 arek-are Suraboyo. Tapi di malam hari 2:18 ini kita akan mengangkat topik dari 2:22 Palestina ke Sudan. Ini negeri negeri 2:26 muslim yang saat ini terluka. Bahkan 2:28 kalau di media sosial itu kita e lihat, 2:31 Dok, ya. Ada yang mengatakan, ada yang 2:34 menganalisa bahwa di Sudan juga sekarang 2:38 tuh terjadi genoside gitu. Bahkan 2:40 genosetnya itu sangat ee mengerikan 2:42 gitu. Musuhnya siapa, pelakunya siapa 2:46 gitu ya. Di Sudan ini kita ingin 2:47 mengetahui sebenarnya akar konflik itu 2:49 seperti apa gitu ya. Belum lagi kabar 2:52 dari e Palestina ketika gencatan senjata 2:55 sudah disepakati, tetapi blokade itu 2:58 masih terjadi, pembunuhan masih terjadi. 3:01 Lalu secara politis, Dok, beberapa 3:03 negara-negara bukan hanya Timur Tengah 3:05 atau Asia Barat ya, masuk juga ke 3:07 beberapa negara Eropa dan juga pasti di 3:10 situ di belakangnya ada negara barat. 3:12 Bagaimana Abraham Accord gitu ya, ini 3:15 terus dilakukan gitu. Sekarang negara 3:17 terbaru Kazakhstan yang sepakat gitu. 3:19 Adapun negara-negara lain disebutkan 3:21 juga Uni Emirat Arab ada kaitan dengan 3:23 Palestina, ada kaitan dengan Sudan gitu 3:25 ya walaupun membantah. Nah, di malam 3:28 hari ini mangkat topik itu dokter Ben 3:30 ngundang siapa nih? 3:33 I 3:34 nah malam ini kita undang pakar nih. 3:37 Pakar ahli Timur Tengah. Nah, ahli 3:40 tentang Sudan. 3:41 Hm. 3:42 Bangaru 3:43 Gazali Idrus. Nah, beliau menjadi 3:45 narasumber 3:47 narasumber penting nih di media-media 3:49 mainstream ni beliau mengurai secara 3:52 akurat e sehingga para pendengar bisa 3:55 lebih ee memahami perspektif ee konflik 3:58 yang terjadi di Sudan dan di Palestina. 4:01 Ya, sudah bergabung ya bersama kita Bang 4:03 Fizaro Gazali Idrus MS pengamat Timur 4:06 Tengah. Halo, asalamualaikum Bang 4:07 Fizaro. 4:09 Waalaikumsalam warahmatullahi 4:10 wabarakatuh. Ya, 4:12 apa kabarnya Bangaro? Alhamdulillah baik 4:15 ee Kang. Alhamdulillah baik. 4:17 Alhamdulillah sehat ya. Bisa siaran di 4:19 Rasil nih di malam hari ini kita akan 4:21 angkat dari Palestina ke Sudan negeri 4:24 muslim yang terluka. Saya akan ke Dr. 4:27 Band dulu. Dr. Band sebagai pembuka 4:30 kenapa kita mengangkat topik ini, Dok? 4:35 Ya. Eh, Pak Sangga, kita melihat bahwa 4:39 konflik di Sudan ini itu sudah 4:42 berlangsung sangat lama sekali. Lama 4:44 konflik ini sejak merdeka tahun '6 4:46 sampai hari ini berkelai terus enggak 4:47 ada ujung pangkalnya. 4:49 Dan yang sangat ironi kemarin kita lihat 4:51 terjadi genosida di sana itu dan yang 4:54 melakukan pun enggak jauh-jauh dari 4:55 saudara-saudara pelaku juga. Artinya 4:58 sesama muslim melakukan itu walaupun ada 5:01 cerita di balik itu. 5:03 Nah, ini ini perlu kita bedah ini. 5:05 Kenapa ken kita bedah? Ya, kita mencari 5:08 apa sih akar masalahnya, apa sih 5:10 solusinya dan dengan peristiwa terjadi 5:13 di Sudan ini kan menutupi sebenarnya 5:16 berita-berita besar yang hari ini juga 5:19 terjadi di Gaza khususnya. Nah, jadi 5:21 sayaakan ketutup ini masangga ketutup ee 5:24 apa persoalan-persoalan yang mendasar di 5:27 Gaza. Nah, oleh sebab itu saya pikir 5:29 kita coba angkat topik inilah bahwa kita 5:30 enggak melupakan 5:32 ee semua negeri-negeri muslim yang yang 5:34 mengalami ee masalah. Kita cuma 5:36 diskusikan sebagai sebagai sesama muslim 5:39 ya, kita harus juga prihatin ya. Kita 5:41 juga harus ee mencari jalan keluar. 5:44 Kira-kira apa yang bisa kita lakukan? 5:47 bagaimana ee para pendengar asli tahu 5:50 akar masalahnya. Ini bagai apa ee kita 5:53 lihat berbagai macam perspektiflah ee 5:55 peristiwa ini. 5:56 Nah, makanya ee kita mengundang Pakar 5:58 Timur Tengah nih ee Mas ee ee Bang 6:01 Pizaro ni coba kita sama-sama diskusikan 6:04 ee bahwa ee 6:07 kita tidak pernah lupa penderitaan di 6:09 Sudan dan juga di Palestina. kita enggak 6:12 pernah lupa itu dan mereka adalah 6:14 bahagian bagian dari kita dan luka 6:16 mereka juga luka kita. Nah. Nah, 6:18 kira-kira kira-kira prolog itu seperti 6:20 itu. E dan dan kita lihat gimana sih ke 6:23 depan apa sih ke depan itu? Wah, 6:25 misalnya tertah misalnya Palestina kita 6:26 enggak tahu nih kok diam-diam baik gitu 6:29 kan. Artinya kok enggak enggak ada 6:31 cuma kita dengar sedikit sesekali minta 6:33 pasukan multinasional dari Indonesia 6:35 kemudian Sunda kok enggak ada 6:36 penyelesaian kok Amerika kok enggak se 6:39 semarah yang lain. Sudah ribuan orang 6:42 mati di dibunuh kok Amerika kok 6:44 diam-diam gitu kan. Dan 6:46 ini ini namanya misteri. Nah, maka coba 6:48 kita dengarlah nanti pendapannya ee Bang 6:51 Bizaro nih. Kira-kira gimana yang apa 6:54 yang bisa kita lakukanlah apa yang yang 6:56 perspektif apa yang bisa kita lihat 6:57 dalam konteks ini. 6:59 Kakak itu prolognya tuh. E tangga. Baik, 7:02 Dr. Band, saya akan ke Bang Pizaro ya, 7:06 Ikhwan Akhwat eh narasumber tamu kita di 7:09 malam hari ini. Ee aktivitas beliau 7:12 sehari-hari mengajar ya sebagai dosen 7:15 dan beliau juga ee aktif di podcast. 7:19 Nama podcastnya apa, Bang Fijaro? 7:22 Tim tank podcast. 7:23 Oh, Tim tank Timur Tengah maksudnya. Tim 7:25 tank tuh ya. 7:25 Oh, Timur Tengah podcast. 7:26 Timur Tengah podcast. Masyaallah. dan 7:28 juga memang latar belakang ee pengalaman 7:30 jurnalis juga ada ya Bang Pizaro ya 7:33 dan aktif di beberapa media online juga 7:36 di malam hari ini kami undang untuk tadi 7:39 seperti yang disampaikan oleh drter Ben 7:41 kita analisa sebenarnya dari Palestina 7:43 ke Sudan dua negeri muslim yang terluka 7:46 saya melihatnya begini ee Bang Pizaro. 7:48 Sudan ini kan dikatakan ee 7:52 masyarakat yang berbahasa Arab terus 7:54 juga secara historis sikapnya terhadap 7:57 Palestina itu betul-betul pro Palestina 7:59 gitu ya. 8:00 Pro Palestina. Lalu ketika sejak 2023 8:03 terjadi genoside di ee Palestina, 8:06 sementara Sudan sendiri di 2023 juga 8:08 sebenarnya sudah konfliknya sudah sangat 8:11 ee mengkhawatirkan. Ditambah lagi 8:13 akhir-akhir ini bagaimana memetakkan 8:16 konflik antara Palestina lalu Sudan ini 8:20 akar masalahnya seperti apa? Bagaimana 8:22 Bang Pizaro memberikan analisnya kepada 8:24 kita semua? 8:26 Iya. Ee terima kasih ee Pak Angga dan 8:28 asalamualaikum warahmatullahi 8:29 wabarakatuh para pendengaril 8:33 dan juga ini saya sebenarnya sangat 8:35 sangat sungkan disebut ahli ya di depan 8:38 dokter Band yang pengalaman itu jauh di 8:41 atas kita semua. Beliau mungkin sudah 8:44 menjelajah semua medan konflik ya 8:46 dalam misi kemanusiaan dan ini sangat 8:48 luar biasa. Dr. Band masih menyediakan 8:51 waktu untuk mengampu ee diskusi buka 8:54 mata, buka telinga ini ya. Ee jadi saya 8:57 sangat tersanjung nih sebenarnya 8:58 diundang dokter band yang tadi pengin 9:00 banyak mendengar ini malah diminta jadi 9:02 narasumber ini [tertawa] sama dokternya. 9:05 Ya memang Mas Angga ya saya ingat ya 9:08 awal Januari kita ke Mesir 9:10 he 9:10 untuk menkan bantuan ke jalur Gaza ya. 9:13 Dulu kami bersama ee ormas-ormas Islam 9:16 NU, Muhammadiyah dan lain sebagainya. 9:19 Dan kami bertemu KBRI Kairo saat itu, 9:22 Kedutan Besar Republik Indonesia di 9:23 Kairo di Mesir yang mengatakan dulu ada 9:26 pesan yang sangat menarik disampaikan 9:27 oleh KBRI Kairo. Eh beliau menyampaikan 9:31 bahwa kalau bisa jangan hanya Gaza yang 9:33 dibantu tapi juga Sudan. Nah, 9:35 saat itu kami agak terperangah juga Dr. 9:37 Ben ketika 9:39 dari Kairo menyampaikan hal itu. Itu 9:40 belum ramai-ramai isu 9:42 seperti yang sekarang ini ya isu Sudan. 9:44 Iya. 9:44 Karena waktu itu ee awal 2025 itu masih 9:48 konstelasi ee genosida di Palestina yang 9:51 begitu sangat besar. Tetapi KBU 9:53 mengatakan di di Mesir itu ada 5 juta 9:55 pengungsi Sudan 9:57 dikatakan ya 9:59 ada 5 juta pengungsi dan itu mengungsi 10:02 karena konflik yang tidak berkesudahan 10:04 di Sudan dan kemudian terdampak ke Mesir 10:07 karena kan Mesir berbatasan langsung 10:08 dengan Sudan gitu. Jadi secara jumlah 10:12 pengungsi ini sangat besar sekali. Ini 10:14 yang di luar negeri saja R juta ya, yang 10:17 di dalam negeri itu 10 juta pengungsi di 10:19 dalam negerinya ya ada 10 juta ya. Jadi 10:22 total itu ada 15 juta ya. Artinya 10:25 genosida di ee Gaza dengan apa yang 10:28 terjadi di Sudan ini sebenarnya saling 10:30 saling memiliki makna tersendiri karena 10:33 mereka sama-sama negeri muslim ee 10:35 sama-sama ee mengalami ee kalau di dalam 10:39 konteks ee Gaza itu ditindas oleh ee 10:42 Zionis Israel. Kalau dalam konteks Gaza, 10:45 nah ini saya sebenarnya enggak sepakat 10:46 kalau dikatakan perang sipil sebenarnya 10:48 Dr. H 10:49 ya perudara karena ada intervensi dan 10:52 inovasi yang dilakukan oleh sebuah 10:54 negara Timur Tengah yang bersekutu 10:56 dengan Israel itu Uni Emirat Arab 10:59 ya seperti itu ya dan beberapa data-data 11:02 dari amnesti dan lain sebagainya itu 11:05 mengungkapkan bahwa ada dukungan dari 11:07 Uni Emirat Arab kepada milisi RSF Rapid 11:11 support Forces ya kelompok paramiliter 11:13 yang sekarang sedang ingin menguasai 11:15 Sudan. Jadi ini dua kejadian sama-sama 11:19 kita sangat sedih. Bahkan banyak orang 11:21 mengatakan apa yang terjadi di Sudan itu 11:22 bisa masuk kategori genosida. 11:24 Hm. 11:25 Karena jumlah korbannya itu 300.000 11:27 orang. 11:28 Wah. 11:28 Ya, jumlahnya tuh ratusan ribu orang. 11:30 Bayangkan ya. Ya. Ee sangat besar sekali 11:33 karena penduduk Sudan juga sangat besar 11:34 kan. R50 juta penduduk Sudan itu. 11:37 Dan ini sampai sekarang belum menemukan 11:39 titik temu. Upaya mediasi berkali-kali 11:42 dilakukan antara militer Sudan dan 11:44 kelompok para militer, tetapi belum 11:47 menemukan titik temu. Nah, saya khawatir 11:49 ini sebenarnya kalau konflik ini 11:51 berlangsung terus-menerus ini sebenarnya 11:53 menguntungkan Israel. 11:55 Karena kita tahu Sudan Selatan dulu kan 11:57 pisah dari Sudan itu enggak lepas juga 11:58 dari intervensi Barat. 12:00 Iya 12:00 ya. Intervensi Israel ya. Kemudian Sudan 12:03 Selatan pisah dengan Sudan tahun 2011 12:05 dan sekarang Sudan aja ini juga punya 12:07 potensi terpecah lagi. 12:09 Sudan Barat dengan Sudan Timur 12:11 ya kayak gitu. Yang satu dikuasai 12:13 militer, yang satu dikuasai ee 12:15 paramiliter ya. Dan sekarang kalau kita 12:18 bicara kemanusiaan di Sudan ada 25 juta 12:21 warga Sudan yang mengalami kelaparan 12:23 akut. Itu artinya dokter band itu 12:25 50%-nya 12:27 ya 50% dari warga Sudan yang berjumlah 12:29 sekitar 50 jutaan orang. Dan kata PBB 12:32 itu 25 juta mengalami kelaparan akut. 12:35 Ya, artinya kita belum selesailah mimpi 12:39 buruk genus Gaza diendungan oleh Israel. 12:41 Di Sudan pun kita belum bisa menghapus 12:44 air mata. Karena sampai hari ini warga 12:47 Sudan tiap hari nyawa itu melayang. 12:49 Tetapi dunia itu diam. 12:52 Dunia itu tidak banyak merespon. ya. 12:54 Padahal hingga hari ini kita mengetahui 12:57 tidak ada upaya untuk menengahi 13:01 kekerasan atau menyudahi kekerasan yang 13:03 ada di Sudan. Ya, jadi air mata Sudan, 13:06 air mata Gaza ini air mata kita semua. 13:09 Kita enggak bisa mengatakan ini orang 13:11 lain, Gaza itu negara lain. Karena 13:13 dua-duanya itu sama-sama dekat dengan 13:14 Indonesia. Dulu hubungan para pemimpin 13:17 bangsa kita dengan Afrika sangat kuat. 13:19 Sampai ada konferensi Asia, kan. 13:21 Iya. 13:21 Itu ya. Dan ini yang terjadi sekarang di 13:24 Sudan dan sudah seharusnya kita memang 13:26 bersikap bertindak dan juga membantu 13:28 mereka sebisa yang kita yang bisa kita 13:31 lakukan. Itu mungkin Mas Angga ya 13:33 sebagai pengantar. 13:34 Hm. Kalau akar masalah dari ee Sudan 13:37 sendiri, Uni Emirat Arab katanya 13:39 membantah gitu ya terlibat di situ. 13:41 Sebenarnya kepentingan Amerika Serikat 13:43 dan juga kalau dikaitkan dengan Israel 13:45 apakah ada kepentingan pentingnya di 13:47 situ? 13:49 Iya. Ini kan Sudan ya. Ini strategis 13:52 sebenarnya wilayahnya strategis 13:54 karena dia punya garis pantai 700 km di 13:56 Laut Merah dan sepertiga perdagangan 13:59 global sekarang lewat situ. 14:01 Hm. 14:01 Ya, makanya ini kemudian menjadi aset 14:04 yang strategis bagi Israel, Amerika 14:07 maupun Uni Emirat Arab untuk menguasai 14:09 wilayah Sudan. Ya, itu satu ya secara 14:12 garis pantai dia sangat strategis sekali 14:14 ya. dia berada di wilayah Laut Merah dan 14:17 panjangnya 700 km. Kemudian kita harus 14:19 mengetahui bahwa setelah pisah dari 14:21 Sudan Selatan tahun 2011, Sudan itu 14:23 kehilangan 75% cadangan minyaknya. 14:26 Hm. 14:27 Nah, jadi minyak itu banyakan di Sudan 14:28 Selatan dan itu kan juga kenapa kemudian 14:31 banyak sekali negara-negara barat 14:32 mencoba memisahkan antara Sudan dengan 14:34 Sudan Selatan dulu 14:35 ya. Nah, sekarang karena 75% minyak itu 14:39 sekarang ada di Sudan. sekarang eh Sudan 14:42 Selatan, Sudan yang sekarang Sudan itu 14:44 sangat berharap terhadap ekspor emasnya. 14:47 Hm. 14:48 Gitu. Jadi kalau kita baca laporan ya 14:50 dari 100% ekspor Sudan ke luar negeri 14:53 itu 60%-nya emas 14:55 gitu ya. Dan cadangan emas Sudan itu 14:58 sangat luar biasa sekali 14:59 dan ini menjadi ee ketertarikan banyak 15:02 sekali negara-negara besar untuk 15:04 menguasai Sudan. Dan di sinilah kemudian 15:07 Uni Emirat Arab ee masuk. Sebenarnya 15:10 saya jelasin dulu kronologi konfliknya 15:12 ya Mas Angga. Biar pembaca ini juga 15:13 pendengar juga paham ya. I 15:15 jadian kita mengetahui sampai tahun 2019 15:19 itu dipimpin oleh Omar Basir ya. Omar 15:21 Basir ini sebenarnya pemimpin muslim 15:23 yang secara jiwa kemusliman itu dia baik 15:25 ya, secara ibadah dia baik ya. Tetapi 15:28 memang ada masalah di Sudan pertama 15:30 faktor ekonomi. 15:31 Hm. 15:32 Ya. Ketika Omar Basir tumbang tahun 2019 15:35 kita bayangin aja inflasi itu 100% di 15:37 Sudan 15:39 ya. ada inflasi itu 100% ya. Belum juga 15:42 ada juga catatan juga dari Omar Basir 15:44 ya. Omar Basir ada yang baiknya kemudian 15:46 ada juga sisi ee yang negatifnya bag 15:49 bagaimana dia juga dulu menindas ee apa 15:52 menekan para demonstran itu dengan 15:54 kekerasan 15:55 gitu ya. Hingga kemudian terjadi 15:56 demonstrasi besar-besaran. Akhirnya Omar 15:59 Basir itu tumbang 2019. 16:01 Hm. 16:02 Dan selalu pertanyaan setelah kudeta itu 16:04 terjadi kan siapa pemimpin berikutnya? 16:06 Nah, ada tiga pemain utama di Sudan ini, 16:09 Mas Angga dan Dr. Band, ya. Pertama, 16:12 kelompok masyarakat sipil atau yang 16:13 disebut dengan forces of freedom and 16:16 change, pasukan pembebasan dan 16:18 perubahan. Ya, gaya-gaya masyarakat 16:19 sipil lah, kelompok prod demokrasi, 16:21 kelompok ee apa kelompok ee gerakan 16:24 sipil yang memang tidak menghendaki 16:25 militer terus berkuasa di Sudan. Karena 16:27 kan Omar Basir ini punya background 16:29 militer ya. 16:29 Iya. 16:30 Kelompok kedua adalah militer Sudan itu 16:31 sendiri. Nah, ini yang kudeta nomor 16:34 Basir ni militer Sudan nih. 16:36 Kita jadi ingat dulu Mursid itu 16:37 ditumbangkan oleh Asisi yang juga 16:38 militer. 16:39 Iya, Mesir ya. 16:40 Gitu. Ini militer Sudan. Nah, yang 16:42 ketiga. Nah, ini khas negara-negara 16:44 Afrika yaitu kelompok paramiliter. 16:46 Hm. 16:47 Ya, kelompok semi militer yang memang 16:49 ini sebenarnya itu punya kedekatan 16:51 dengan Omar Basir dulu 16:53 ya. Tetapi kemudian mereka terlibat 16:55 untuk menumbangkan Omar Basir. Ketika 16:57 gerakan masyarakat sipil begitu sangat 16:59 besar dia akhirnya militer melakukan 17:01 kudeta. Nah, setelah Omar Basir tumbang 17:04 kan timbul pertanyaan, siapa di antara 17:05 ketiga ini yang harusnya berkuasa? Sipil 17:08 merasa berhak karena dia yang menj yang 17:10 ikut gelombang ee demokrasi yang begitu 17:12 besar. 17:13 Militer juga merasa punya hak di situ 17:15 karena mereka yang punya senjata. mereka 17:18 yang bisa dibilang sebagai pelanjut dari 17:20 Omar Basir dan juga kelompok paramiliter 17:22 yang juga itu terlibat menjatuhkan Umar 17:24 Basir. Akhirnya ketiga-tiganya ini 17:27 negosiasilah bahasanya ya, negosiasi 17:30 membentuk pemerintahan transisi yang 17:32 menyiapkan dalam 3 tahun ke depan akan 17:34 ada pemilu. Yaah kan ini kan transisi 17:35 kan. Transisi kan nyiapin pemilu tuh. 17:37 Iya. Iya. 17:38 Tapi dan sepakat mereka membentuk 17:40 pemerintahan sipil. Nah, adalah nanti 17:41 perdana menterinya Abdallah Hamduk 17:43 namanya 17:44 menjadi perdana menteri sipil yang untuk 17:46 mempersiapkan pemilu, parlemen dan 17:49 kemudian semakin mengurangi peran 17:51 militer di Sudan. 17:52 Tetapi kan militer pastinya itu selalu 17:54 tidak ingin sipil berkuasa. 17:56 Iya. 17:56 Akhirnya jelang 1 tahun deadline pemilu 17:58 yang akan dilakukan di Sudan, sipil ini, 18:00 pemerintahan sipil ini akhirnya dikudeta 18:02 lagi sama militer. 18:03 Hm. 18:04 Gitu. Dikud oleh militer dan kelompok 18:06 para militer. Nah, dua inilah yang 18:08 bertarung gitu ya. Dan akhirnya dua ee 18:12 sayangnya problemetikanya dua ini pun 18:15 juga enggak mau saling berbagi nih 18:16 akhirnya walaupun sipil ditumbangkan. 18:18 Biasa kan paro-paroan ya drter band ya 18:20 ini kamu mau ngasih sana saya mau ngasih 18:22 sini tapi enggak 18:23 karena apa mereka itu punya keyakinan 18:25 tuh zero some game. Kalau enggak saya 18:27 yang dibunuh saya yang membunuh saya 18:28 yang dibunuh. 18:29 Hm. 18:29 Gitu ya. Itu zero sam game tuh kalau 18:31 dalam teori militer ya kan. Saf militer 18:34 juga enggak percaya kan. Tadinya tuh SF 18:37 tuh pengin minta para militer di bawah 18:38 mereka. Kita bikin pemerintahan militer 18:41 sementara. Tapi RSF ini enggak mau 18:43 karena dia sudah menguasai wilayah 18:45 Darfour. Dia sudah punya teritori tuh. 18:47 Dia enggak mau berbagi kekuasaan apalagi 18:49 tuh teritorinya memiliki kandungan emas 18:51 yang begitu sangat besar. 18:53 Bayangkan ya kenapa kemudian Rpid 18:55 support forces ini enggak mau berbagi 18:57 kekuasaan dengan militer sudan. 18:58 Bayangkan dari tahun 2015 sampai 2022 7 19:03 tahun dia berhasil mendapatkan 240 ton 19:05 emas. 240 ton. 19:08 40 ton emas kalau dirupiahkan itu R85 19:12 triliun. 19:13 Wah, 19:14 siapa yang mau melepaskan kekuasaan gitu 19:16 aja? Siapa yang mau mengeluarkaskan 19:18 melepaskan sumber daya berbagi? Enggak 19:20 akan mau. 19:20 Apalagi Sudan itu kan negara terpecah 19:23 belah, Dokter Band. 19:24 Secara ekonomi mungkin lebih baik dari 19:26 Indonesia. tiba-tiba ada bongkahan emas 19:29 hampir 600 triliun di di di mereka mau 19:32 diserahkan begitu aja. 19:34 Nah, ini yang kemudian menjadi ee 19:36 menjadi sengkarut yang lebih besar. 19:38 Apalagi emas Sudan itu pembeli utamanya 19:41 itu namanya Uni Emirat Arab. 19:42 H 19:43 ya. Jauh sebelum konflik Sudan Umar 19:45 Basir tumbang, Uni Emirat Arab itu sudah 19:47 transaksi emas sama Sudan sudah 19:50 jauh-jauh hari ya. dan dijualnya dari 19:53 mereka ya memang ke ke Uni Emirat Arab 19:55 karena Uni Arab sudah membangun 19:56 infrastruktur Sudan sejak lama. 19:58 No 19:58 ya bahasanya kalau sekarang itu ya kayak 20:00 Cinanya di Indonesia lah. 20:02 Uni Emirat nih. [tertawa] 20:04 Iya Uni Emirat nih ya. Bangun kereta 20:06 cepat, bangun infrastruktur ya kan dia 20:09 sudah punya kekuasaan sejak lama di 20:11 situ. Dan makanya kemudian terjadi 20:13 simbiosis mutalisme. 20:14 Uni Emirat Arat memberikan senjata 20:16 kepada RSF. RSF menjual emas ke Sudan. 20:20 emas ke Sudan ini bukan nanti eh emas ke 20:22 Uni Emirat Arab 20:23 yang nanti itu sama Uni Emirat Arab 20:25 dijual lagi ke Eropa kan gede itu harga 20:27 emas 20:28 di Uni Eropa ya kenapa karena Uni Emirat 20:30 Arab mau mengurangi ketergantungan sama 20:32 minyak kan sekarang semua negara teluk 20:34 bahkan enggak hanya Uni emerat Arab 20:36 Saudi aja kan mulai diversifikasi 20:37 ekonomi tuh 20:39 Saudi bikin sektor jasa, hiburan, bola e 20:42 ya kan. 20:43 Bahkan dulu Donald Trump datang ke Saudi 20:44 itu kan yang dibawa siapa? Amazon, 20:46 Google, 20:47 bukan lagi perusan-perusan minyak yang 20:48 dibawa. H 20:49 tapi sudah perusahan-perusahaan 20:50 teknologi yang dibawa gitu. Nah, itulah 20:53 hendokan Uni Mert Arap untuk investasi 20:55 ee perang yang ada di sana untuk 20:57 mendapatkan emas. Begitu ee Mas Angga 21:01 ini khas Afrika ya. Ketika ee dulu-dulu 21:04 di benua Afrika ini berbagai negara itu 21:07 terjadi konflik. Ada istilah kan blood 21:09 diamond, sekarang istilah lagi nih blood 21:11 eh gold gitu ya. Kalau dilihat secara 21:15 akar yang berbasis ideologi sebenarnya 21:17 kan ideologinya sama bisa jadi ya kalau 21:20 di Sudan ini ya. Bagaimana Bizaro? 21:23 Iya. Ini kan problematikanya kenapa isu 21:25 Sudan ini enggak seramai di Gaza dokter 21:27 Ben Mas Angga kan sama-sama teriak 21:29 takbir itu. 21:29 Nah itu [tertawa] 21:31 betul betul betul 21:32 sama-sama teriak takbir gitu loh ya. 21:34 Yang RSF itu kita ketika mereka perang 21:37 takbir itu Allahu Akbar gitu ya. Militer 21:39 Sudan. militer Sudan juga ngucapin 21:41 syahadat 21:41 h 21:42 gitu ngelawan RSF gitu. Karena kan tadi 21:44 yang kayak disebut drter B ini kan 21:45 negara muslim ini. 21:46 H 21:47 95% orang Sudan itu muslim 21:49 gitu ya. Ee dia hanya Kristen tuh hanya 21:51 mungkin sekitar 4%. Memang dari 90% ini 21:54 ada yang etnis Arab, ada yang non Arab 21:56 tuh kayak gitu ya. Tetapi ini sama-sama 21:58 muslim gitu ya makanya dan 22:00 problematikanya bohirnya juga sama-sama 22:02 muslim nih 22:04 ya. Iya. 22:04 Militer Sudan itu dibackup oleh Mesir 22:06 dan Saudi. Karena kan Sudan itu kan 22:09 negara yang merdeka dari Inggris dan 22:11 Mesir. 22:11 He. 22:12 Sudan itu makanya kenapa Sudan itu dekat 22:14 sama Mesir. Kemudian RSF dibackup oleh 22:16 Uni Emirat Arab gitu. Bohirnya bahkan 22:18 sama-sama negara teluk. Dalam suatu 22:21 kesempatan ada yang nanya tuh dokter B, 22:22 "Loh, kok bisa Uni Emirat Arab sama 22:23 Saudi itu kan bukannya koalisi itu 22:26 h 22:26 bukannya sama-sama teluk, bukannya 22:28 sama-sama negara yang punya hubungan 22:30 yang sangat dekat." Nah, inilah kita 22:32 perlunya belajar politik internasional. 22:34 Politik internasional di suatu negara 22:36 bisa jadi dia kerja sama, di negara lain 22:38 bisa jadi mereka tuh konflik. 22:40 Iya. Iya. Iya. 22:41 Gitu. 22:41 Dan ini yang terjadi sekarang di di 22:43 Sudan. Ee Saudi itu kan mewakili ee 22:46 kelompok militer Sudan Saudi itu ya. 22:49 Kenapa? Dia juga punya kepentingan 22:50 ekonomi di situ 22:51 ya. Sudan e Saudi itu juga punya 22:53 kepentingan ekonomi, dia juga punya 22:55 investasi di situ. 22:56 Apalagi ini strategis kan dia berbatasan 22:58 di Laut Merah 23:00 dan Uni Emirate Arab melihat ah Saudi 23:02 terlalu manuver nih dan dia ingin 23:04 menggeser peran pusat ekonomi Timur 23:07 Tengah yang ada di Dubai. 23:08 Hm. 23:09 Sekarang aja Saudi itu kan menuntut 23:11 perusahaan-perusahaan multinasional 23:12 Timur Tengah yang ingin beroperasi di 23:14 Timur Tengah itu kantor cabangnya 23:15 harusnya di Saudi. Nah, Saudi bikin 23:17 aturan gitu tuh. Kantor cabang 23:19 perusahaan multinasional di Timur Tengah 23:20 itu bangun pusatnya itu harus di Saudi 23:23 hubnya 23:23 ya di Saudi. Nah, Dubai kan melihat ini 23:26 wah ini ada upaya manuver nih untuk 23:27 menggeser Dubai sebagai pusat ekonomi 23:29 Timur Tengah nih 23:30 gitu ya kan. Karena dia bikin kebijakan 23:32 kayak gitu e Saudi itu ya. Padahal kan 23:35 selama ini kantor-kantor pusat 23:37 perusahaan-perusahaan multinasional itu 23:38 kantornya banyak kan di Dubai, Abu Dhabi 23:40 ya kayak gitu ya. Nah itu juga. Nah, ini 23:43 yang kemudian ada perang proksi juga di 23:45 wilayah Sudan di mana ada kepentingan 23:47 Mesir, Saudi, dan Uni Emirat Arab untuk 23:49 bergantung ya terhadap ee investasi 23:53 enggak hanya bahkan enggak hanya emas 23:54 termasuk pertanian. 23:55 Iya. Iya. Iya. 23:56 Kalau kita dalam sejarahnya kan impor 23:58 utama 90% impor pertanian Uni Emirate 24:02 Arab itu dari Sudan. 24:03 Iya. Iya. 24:03 90% loh. Karena Uni Emirat Arab kan 24:06 menghadapi kelangkaan pangan, menghadapi 24:07 kelangkaan air dan dia sudah investasi 24:09 jauh-jauh hari investasi infrastruktur 24:11 agriculture yang ada di yang ada di yang 24:14 ada di Sudan gitu. Nah, di sinilah 24:16 terjadi bentrokan kepentingan ya antara 24:19 negara-negara Teluk Mesir, Saudi, 24:21 Amerika dan juga Uni Emirat Arab di 24:23 Sudan. 24:24 Oke, selanjutnya saya akan ke Dr. Band 24:27 ya. Nah, nah, Dokter Band menarik tadi 24:29 gitu ya apa yang disampaikan oleh Bang 24:30 Pizur ini penyebab konflik utama kalau 24:33 misalkan kita lihat ada beberapa negara 24:36 yang masuk di situ. Lalu di belakang kan 24:39 sebenarnya kita belum lihat juga nih 24:41 pemain utamanya siapa gitu ya yang 24:43 sampai dua negara Arab ini juga berperan 24:45 gitu. Mana dokter Ben kalau melihat ini 24:47 bagaimana Dok? 24:49 Ya soalnya gini Mas Anggak ini kan 24:51 namanya kutukan kutukan emas namanya 24:53 atau kutukan tambang. Hm. 24:56 J. Jadi, jadi ee yang kutukan ini kan 25:00 berat ya. Berat karena apa? Karena 25:01 memang enggak dikelola dengan baik. Saya 25:04 pikir ee faktor eksternal itu kan masuk 25:08 ketika internal enggak selesai kan. 25:10 I 25:11 artinya enggak mungkin ee Emirat Arab 25:14 atau Saudi atau ee Mesir masuk kalau 25:19 memang internal mereka solid. 25:21 He. 25:21 Jadi, ini agak sulit mereka masuk. 25:24 Jadi karena ini ee masyarakat Sudan ini 25:28 60% mereka butah huruf tingkat 25:31 pendidikan mereka rendah. Kemudian ini 25:33 kan gampang sekali digunakan oleh Lord 25:35 ni kan apa kabilah-kabilah lah. Karena 25:37 sistem kabilah itu sangat kuat mereka 25:39 itu kan nama K Bang Pizaro itu nama 25:42 timur barat itu itu apa namanya 25:44 kesenjangan itu jelas ini yang timur ini 25:48 miskin yang barat kaya misal gitu itu 25:50 sana tuh ada apa ada 25:51 kesenjangan-kesenyangan yang serius. 25:54 Nah tapi gini Mas Angga kita lihat bahwa 25:56 kita jangan kesampikan juga bahwa 25:58 Amerika sama Israel itu banyak main di 26:00 sana. Saya berpikir bahwa setiap ada 26:01 konflik-konflik yang berkepanjangan, 26:03 yang enggak enggak ada ujung pangkalnya, 26:05 enggak ada ujung penyelesaiannya, ya itu 26:07 Israel masuk di situ. Karena 26:09 bagaimanapun juga ini kan Sudan ini kan 26:12 negara muslim yang kuat ya. Karena kalau 26:14 bahasa fusah itu kalau bahasa Arab fusah 26:16 itu fusahnya Sudan tuh mendekat bahasa 26:19 Arab Sud itu mendekati betul sama 26:20 futsah. 26:21 Jadi enggak heran guru-guru S itu 26:23 dikirim ke Indonesia ke mana-mana. 26:24 Karena mereka itu memang kok untuk 26:26 bahasa Arab masyaallah mereka itu orang 26:27 Sudan itu orang-orang orang salutah 26:30 untuk orang Sudan itu ya 26:31 walaupun walaupun kesannya wah sudah 26:34 yang hitam tapi hatinya putih banget 26:36 masyaallah sudah. 26:38 Nah jadi saya Masang ini kasus ini kan 26:41 tidak lepas dari dari Amerika juga 26:43 beromain di situ. Tapi tangan siapa? 26:45 Tangan itu Uni Emirat Arab. Nah, jadi 26:47 Uni Arab sekarang ini persis kayak Iran 26:50 masa Sahiran dulu 26:51 itu persis artinya 26:53 enggak ada negara Arab sedekat Israel 26:55 selain Uni Emirat Arab 26:56 sekarang 26:57 sama kayak dulu tidak 26:58 ee tidak ada negara Iran tuh ee Israel 27:01 dengan Iran. Nah, sekarang sekarang 27:03 adalah wujud barunya adalah ya unirat 27:05 Arab. He. 27:06 Nah, seperti kata Bang tadi itu kan 27:08 berarti ada kepentingan-kepentingan 27:10 ekonomi ee yang sifatnya domestik maupun 27:12 regional itu yang 27:14 yang istilahnya itu enggak mau 27:15 diserahkan untuk orang lain. Harus harus 27:17 harus dia yang kuasai, harus ada yang 27:19 kuasai dan pasti bekerja sama sama 27:22 Israel kan. Nah, karena kita lihat tuh 27:24 eeak bahwa dulu masa Umar Basyir, 27:29 kemudian masa Jafar Numeri, kemudian 27:32 masanya ee Saddiq Almahdi, kemudian ada 27:35 yang nam turabi dulu itu. 27:38 Nah, itu mereka itu negara-negara negara 27:40 apa? Pemimpin-pemimpin yang sangat 27:41 opposite dengan Israel. Mereka tuh 27:43 apa namanya melawan Israel. Nah, Israel 27:46 ini kan harus menguasai sudah ni negara 27:48 kaya ini kan. Nah, makanya mungkin 27:50 mungkin ini e Bang Pizar bisa bisa juga 27:53 menguraikan karena setelah tumbangnya ee 27:56 Umar Basir kan dua Lord ini kan yang 27:59 namanya Abdul Fattah Bruhan sama sama 28:02 Hamdan ini kan pro Israel mereka dua dan 28:05 mereka mengganggu-mangku Israel mereka 28:07 kan. 28:08 Nah, jadi ee kemudian 28:11 kok ujung jadi jadi gimana kok jadi 28:14 berkelik gitu kan. Jadi ini salnya ee 28:16 Masangka ini ada ada 28:17 permainan-peromainan dari dari 28:20 ee dari Amerika juga sehingga 28:22 kasus-kasus di Gazanya kan secara media 28:25 kan sudah mulai redup. 28:27 Iya. 28:27 Jadi e diangkat masalah Sudan ini kan 28:30 jadi masalah G S kemudian perjanjian 28:32 kedua tahapan kedua dan bla bla bla 28:34 segala macam ini sedikit agak agak 28:36 enggak enggak sekencing dulu. Jadi 28:38 apakah ini ada kaitannya ee mengangkat 28:40 kasus Sudan dengan menutupmenutup ini 28:42 kan apa yang terjadi di 28:44 di Gaza kan. 28:45 Nah, makanya saya ingat betul satu orang 28:48 politisi Amerika saya lupa namanya itu 28:50 dia tuh marah marah besar pada pada ee 28:54 apa RSF ini yang membantai orang kan. 28:57 Terus saya bilang saya pikir gini ya apa 29:00 kenapa harus marah? 29:01 Iya 29:01 kenapa harus marah? Ana di Gaza a ana 29:04 ngambar tuh Israel Sumarah kemari itu 29:06 berarti enggak imbang global sumarah 29:08 dua-dua. Nah, maka kita lihat Donat hari 29:10 ini belum berkomentar dia tentang 29:12 peristiwa yang terjadi di di Sudans. 29:15 Karenapa? Karena saya yakin bahwa Uni 29:17 Emirat karena pelakunya ada K ada 29:19 tangah-tangah Uni Emirat Arab dan itu 29:21 bagian dari mereka. Maka dalam sebuah 29:23 YouTube saya katakan bahwa tiga negara 29:24 ini Saudi ee apa ee dunia emat Arab, 29:27 kemudian Israel kemudian Amerika pun 29:30 kepentingan melakukan destabilisasi. di 29:32 di Sudan untuk menguasai ini kan maaf 29:35 Angga bayangkan ya 60% mereka tuh bauku 29:38 H 29:39 60% buta ini kan gampang itu 29:41 dikendalikan sama kayak Indonesia baru 29:43 merdeka baru merdeka maka saya ingat 29:45 betul yang namanya si apa Hameti itu 29:48 pasnya kayak Andi Sosi dulu waktu yang 29:50 di Sulawesi itu dia punya punya semua 29:53 apa sumber-sumber ekonomi sehingga dia 29:56 punya kepentingan untuk mempertangka 29:57 ekstensi dia untuk menguasai ekonomi itu 29:59 kan. Nah, sama seperti ini bersama-sama 30:02 seperti ee orang ee Janja Jawid lah para 30:05 militer sekarang ini. Jadi mereka 30:07 mempertangka itu apa Pak Seperti kata 30:09 kata kata ee Bang Pizero tadi itu 30:12 bayangkan 30:14 beberapa triliun mereka mendapatkan uang 30:17 ee di apa di Sudan di Sudan di Darfour 30:21 itu. Nah, kalau mereka damai segala 30:23 macam ini kan mereka enggak bisa bermain 30:24 lagi orang luar. Jadi semakin mereka 30:27 tidak stabil, semakin kacau sudah ini 30:29 semakin menguntungkanlah orang-orang 30:31 Uni, menguntungkan Israel, menguntungkan 30:34 ee Amerika, Saudi Arab, semua ini 30:36 menguntungkan dengan tidak stabil ini. 30:38 Maka apa kita perhatikan biasanya 30:42 kalau ada sebuah negara Eropa ribut 30:45 yang apa organisasi 30:49 lah dia akan turun mereka untuk 30:51 menyesaikan e Sudat ini enggak 30:53 turun-turun mereka ini. 30:54 Iya. Iya. Jadi, jadi dunia hanya 30:57 mengecam memprihatin segala macam, tapi 30:59 enggak ada upaya serius apakah dari PBB 31:01 atau dari siapa untuk menyesatkan ya ini 31:04 kanak enggak enggak ada ini karena apa? 31:05 Karena memang yang namanya tambang itu 31:08 kan semua orang menggiurkan dan enggak 31:10 ada kepentingan yang meninggal orang 31:11 Islam yang pikir kalau habis itu mungkin 31:13 bukan muslim mungkin beda cerita kan 31:16 karena ini muslimak bisa lupakan 31:18 walaupun orang bilang 31:19 heeh karena orang ma ngomong apapun 31:21 karena muslim 31:22 maka ini dibiarkan konflik 31:23 berkepanjangan tanpa ada penyelesaian 31:26 ini yang kita prihatin nih kita berhati 31:28 bahwa enggak ada 31:29 dunia enggak ada negara yang serius 31:32 untuk bisa ee melakukan rekonsiliasiah 31:35 untuk mendamaikan ini malah mereka itu 31:38 menyulutkan menyulupkan ee apa ee api 31:41 kan bisa kita dengar bagaimana misalnya 31:43 pasukan pemerintah Sudan misalnya itu 31:46 membeli apa drone di Turki misalnya 31:49 kemudian menerima bantuan dari Iran 31:51 misalnya itu kan untuk menghajar e RSF 31:54 ini kan. He. 31:55 Nah, jadi 31:56 terus ini dikomporin terus di disiram 31:59 minyak terus dibakar si konflik itu 32:02 berkepanjangan 32:03 untuk tidak ada penyesaiannya. Nah, ini 32:05 ini yang kita sangat pratihat Angga. 32:07 Nah, jadi saya ingat betul dulu tahun 32:09 apa setelah Indonesia merdeka nih Mas 32:10 Angga itu ada namanya maklumat X atau 32:12 maklumat 10 lah itu yang dikeluarkan 32:13 oleh Wapres e Muhammad Hatta 32:16 bahwa semua milisi-milisi paramiliter 32:18 itu di dileburkan ke pada kawan rakyat 32:22 atau BKR. ada syaratsaran misal 32:24 pendidikannya segala macam ini itu kan n 32:27 ada yang misal seperti ya mungkin mereka 32:29 pendidikannya enggak ada yang formal 32:31 jadi enggak protes mereka kenapa harus 32:34 ee ijazah Belanda aku harus ada jazah 32:37 umum kenapa kan pesantren bisa juga tapi 32:38 enggak protes mereka jadi ada kembali 32:40 lagi ke pondok ke pek kerjaan-ekerjaan 32:42 awal gitu dan dan ini persis ee kayak 32:45 sudah sekarang nih jadi artinya ee 32:47 masalah sudah kan enggak mau kan karena 32:49 kepentingan ekonomi ini. Nah, ini saya 32:50 pernah melakukan itu tapi tanpa ada 32:53 gejola. Karena apa? Karena memang 32:54 ee mungkin kultur atau memang ee faktor 32:58 eksternal ini tidak bermain sehingga 33:01 tidak konflik internal kita 33:02 berkepanjangan. Nah, ini ini masalahnya 33:04 menurut saya ini adalah ee 33:06 memang 33:08 ada skenario ya. Saya melihat lagi bahwa 33:10 mungkin sengaja di dikipas-kipas oleh 33:13 media asing untuk menutupi peristiwa di 33:15 Gaza. Sekarang kalau lihat macam-macam 33:16 media Gaza ini kan ee enggak enggak 33:19 terlalu menjadi ini kan menjadi menjadi 33:21 perhatian dunia sekarang. Iya. Contoh 33:23 gini, itu misalnya perjanjian tahap 33:25 kedua misalnya ada pasukan 33:27 multinasional, perwujutan senjata, 33:29 kemudian dewan ee pemerintahan ini kan 33:32 kita kan masih gimana kelanjutannya ini 33:35 proses gimana tapi pembunuhan segala 33:36 macam terus berlangsung di Gaza. 33:38 Nah, ini saya pikir 33:39 ada ada skenario ee lain yang 33:42 dimunculkan untuk ee menutupi itu 33:45 meredupkan meredupkan e 33:46 untuk mengalihkan perhatian ya. 33:48 Iya. Sepertian yang peristiwa yang ada 33:50 di Gaza itu Mas. 33:52 Iya. 33:53 Saya kembali ke Bang Pizaro. Kita ingat 33:57 ketika Sudan itu menandatangani Abraham 34:01 Accord ya di 2020 meskipun eh 34:05 penundaannya memang hingga saat ini 34:08 karena betul-betul eh konflik internal 34:11 yang sekarang ini makin eh meruncing. 34:13 Negosiasi dalam Abraham Accord itu Uni 34:16 Emirat Arab jelas ya, Bahrain, Maroko, 34:18 dan juga eh Sudan. Sementara beberapa 34:20 negara juga ada yang bergabung yang baru 34:23 gitu. Kalau melihat dari posisi ee Sudan 34:26 ini bagaimana Bang e Pizero melihat tadi 34:30 Israel itu kayaknya juga memang ada 34:33 peran gitu di konflik ini. 34:35 Iya betul ya Mas Angga ya. Memang Sudan 34:39 itu menandatangani Abraham Accord pada 34:41 tahun 2020 ya 34:43 setelah jatuhnya Umar Basir. Ini juga 34:45 semakin menegaskan 34:47 setelah setelah jatuh Umar Basir. Iya. 34:49 Iya. Bahwa ada peran Israel juga ee 34:53 untuk menjalin kontak dengan ee 34:55 pihak-pihak yang bertika di Sudan. 34:57 Walaupun memang ee kesepakatan Sudan 34:59 pada tahun 2020 dengan Israel itu 35:01 motifnya lebih pragmatis. Dia 35:03 bukan terlalu ideologis. 35:05 Pragmatis apa? Pertama untuk mendapatkan 35:08 ee pemulihan kepercayaan dari Barat dan 35:10 kemudian pasca dicabutnya status negara 35:13 e negara pendonor 35:15 ya. Pendonor terorisme ya. Karena dulu 35:16 memang 35:17 sponsor terorisme. Iya. Iya. 35:19 terorisme dulu memang harus diakui Omar 35:20 Basir itu kan dekat dengan Palestina ya 35:22 tadi dikatakan dokter ya dekat dengan 35:24 kelompok-kelompok Islam ya 35:27 dekat dengan Islam politik ya jadi 35:28 he 35:29 motif Sudan sebenarnya lebih kepada 35:31 praktik pragmatisme ya tidak ideologis 35:33 seperti yang dilakukan oleh Uni Emirat 35:35 Arab ya dan apa yang apa yang terjadi 35:38 sebenarnya Israel itu menjalin kontak 35:41 dengan kedua-dua pihak ini sebenarnya 35:43 kepada RSM kepada militer Sudan. Iya. 35:45 Karena kan Jenderal ee Burhan misalkan 35:48 itu kan juga ee disebut-sebut melakukan 35:51 pertemuan rahasia dengan Israel. RSF 35:54 juga itu secara umum itu memang bahkan 35:56 ini lebih lebih radikal lagi. LSF itu 35:59 kalau RSF ini lebih kepada ideologis dia 36:00 hubungannya dengan Israel ya. Karena 36:03 apa? Misalkan ya RSF itu ee 36:06 menyebut kelompok Palestina sebagai 36:07 teroris misalkan 36:09 ya. Dia mengatakan mendukung tindakan 36:11 Israel untuk melawan kelompok teroris di 36:13 Palestina gitu. itu sebenarnya kalau 36:15 kita lihat militer dan belum sampai 36:17 kepada makam itu tuh Mas Angga ya 36:19 sampai kepada dukungan Israel terhadap 36:21 genosida Gaza. Tetapi kenapa walaupun 36:24 Israel itu dua-duanya menjalin kontak 36:26 dengan militer Sudan maupun RSF tapi 36:27 kenapa kok Israel itu lebih condong 36:29 kepada RSF 36:30 gitu 36:31 ya? Karena apa? Karena militer Sudan 36:33 dianggap masih dekat dengan kelompok 36:35 Islamis di Sudan. 36:37 Hmm. 36:38 Ya. Dengan kelompok-kelompok Islam 36:39 politik di Sudan. Karena ini kan secara 36:40 umum nih masih residunya Omar Basir nih 36:43 ya. Dulu kan Omar Basir misalkan di 36:45 awal-awal pemerintahan dia tahun 9 itu 36:47 kan didukung oleh Hasan Turabi ya Faksi 36:49 Islam Nasional itu yang disebut-sebut 36:52 sebagai varian lokal ikhwannya di Sudan 36:54 tuh Dr. [tertawa] B ya. 36:55 Jadi bukan turunan ikhwan Mesir tetapi 36:57 lebih kayak varian lokalnya 36:59 ee ikhwan di Sudan gitu. 37:01 Iya 37:01 ya. itu itu Omar Basir memiliki dan dulu 37:04 kan pendukung utama Omar Basir itu kan 37:07 front Islam Front tadi nih frontnya 37:09 Hasan Turabi ya ulamanya Sudan yang 37:11 mendukung apa upaya 37:14 ee Omar Basir untuk menegakkan syariah 37:16 ya untuk mengislamisasikan masyarakat ya 37:19 walaupun nanti akhirnya pecah kongsi 37:20 juga sama Hasan Turabi itu ya e Umar 37:22 Basir gitu. Nah, itu kenapa kemudian 37:25 Israel itu lebih dekat ke RSF gitu. Dan 37:27 makanya kan kalau kita lihat ya 37:29 apa tadi pertanyaan Masangga kan menarik 37:31 apakah ada keterlibatan Israel? Ada. 37:33 Heeh. 37:33 Kalau dalam beberapa laporan ya Israel 37:35 sendiri sih enggak akan ngomong nih ya 37:36 kan kita tahu ya dia kan dia punya 37:38 nuklir aja dia enggak mau ngomong ya 37:40 kan. 37:41 Tetapi kalau laporan-laporan investigasi 37:42 ya peluncu roket dari yang dimiliki RSF 37:45 itu disuplai oleh oleh Israel. 37:47 Hm. 37:48 peruncur roket persenjataan yang 37:50 dimiliki oleh RSF itu disuplai oleh RSF. 37:54 Ya, bahkan ada yang mengatakan genosida 37:56 Sudan yang dilakukan oleh RSF persis 37:58 ngikutin template-nya genosida Israel di 38:00 jalur Gaza. 38:01 Waduh, 38:02 gitu. Mirip ya. Contoh apa? Misalkan kan 38:04 RSF ini misalkan dia kan menyasar ini 38:07 kem-kem pengungsian Sudan yang ada di 38:09 Darfour nih. 38:10 Iya. 38:11 Yang kemudian juga menyasar kelompok 38:12 masyarakat sipil. Alasan apa? Mereka 38:14 menjadi sarang teroris atau menjadi 38:16 sarang milisinya pendukung militeris. 38:20 Iya. Israel waktu itu 38:22 rumah sakit dokter band aja kan dibom 38:23 sama Israel katanya apa di 38:25 kolong-kolongnya itu ada 38:26 pejuang hamas ya gitu ya kemudian 38:29 dijadikan tempat perlindungan para 38:30 pejuang Gaza. Sekolah juga sama UNRA aja 38:33 dianggap sebagai kepanjangan tangan 38:35 pejuang Gaza. itu persis tuh 38:37 template-nya tuh kayak RSF tuh dia juga 38:39 menyasar kan RSF itu kan gila ya bunuh 38:41 orang itu gila dia tuh eksekusi di 38:43 jalan-jalan 38:44 dan divideokan sama dia itu divideokan 38:47 mungkin kalau kita ya berpikir kok 38:48 divideokan bukankah ini kemudian malah 38:50 mengungkap kejahatan dia. Nah bagi R 38:51 sepeda itu sengaja divideokan disebar 38:54 untuk menakuti masyarakat ada efek 38:56 domino ketakutan masyarakat nanti. 38:58 Memang menebar teror ya 39:00 menebar teror. 39:01 Iya 39:01 agar masyarakat di sana itu pergi ke 39:03 wilayah-wilayah dari tambang-tambang 39:04 emas RSF. dia kemudian tidak ee ada lagi 39:08 eksis di situ dan agar kemudian 39:10 pergerakan RSF itu lebih apa ya lebih 39:12 luas dan juga lebih efektif di situ. 39:15 Nah, itu dia suka menyematkan 39:17 kem-kem pengungsian, rumah-rumah 39:18 pedesaan sebagai markas pendukungnya 39:21 militer Sudan gitu. Nah, makanya 39:23 walaupun kedua-duanya itu menjalin 39:24 hubungan dengan Israel, Israel tu ee 39:27 lebih condong dia kayak RSF 39:28 ya. lebih condong K resf apalagi di sini 39:31 Uni Emirat Arab dia terlibat dukungannya 39:35 terhadap RSF kan secara umum kan dia 39:36 sekutu nih lagi genos Gaza aja Uni emer 39:39 Arab masih nyambut menteri luar 39:40 negerinya Israel tuh di negaranya ya 39:43 masih disambut sama dia. Padahal kan 39:44 banyak negara tuh sudah mengisolasi 39:47 Israel, menghukum Israel dan lain 39:48 sebagainya seperti itu. Mas 39:50 pemasok senjata untuk konflik-konflik 39:53 yang terjadi berarti sudah terbaca nih 39:55 Bang Pizaro. 39:57 Betul. Iya, sudah terbaca walaupun Uni 39:58 Emirat Arab menyangkal ya. Kami enggak 40:01 terlibat 40:01 dukungan terhadap pembantai yang di RSF. 40:04 Bahkan sekitar 2 hari lalu Uni Emirarat 40:06 mengutuk tindakan dilakukan oleh RSF. 40:08 Tapi kita enggak bisa mungkiri bahwa 40:11 lembaga-lembaga studi independen, 40:13 penelitian lebih independen itu 40:15 mengkonfirmasi 40:16 ada pasukan drone yang di-backup oleh 40:20 apa? Oleh Uni Emirat Arab ke ke RSF. Ada 40:23 Hot Wizer ya di-backup dari Uni Emirat 40:25 Arab ke RSF. yang itu drone itu itu dari 40:29 Cina sebenarnya 40:30 gitu. Itu dibeli Uni Emirat Arab dari 40:32 Cina yang kemudian disuplly oleh Uni 40:34 Emirat Arab ke RSF. Ini laporan dari 40:36 Amnesti Internasional, Human Red Watch 40:38 ya. Kemudian juga ada dari 40:40 lembaga-lembaga yang lain itu memang 40:42 mengkonfirmasi adanya temuan bahwa 40:45 pergerakan dari RSF untuk menyuplai eh 40:49 dari Unni Arab untuk menyuplai 40:51 persenjataannya RSF. termasuk juga ee 40:53 laporan-laporan independen yang 40:55 menyebutkan bahwa ada pasokan senjata 40:57 dari Israel kepada RSF ya. Karena ini 41:01 kan penting ni Sudan ini dia ada di Laut 41:03 Merah dan dia berbatasan dengan Mesir 41:05 ya. Apalagi Mesir sama Israel juga lagi 41:08 perang dingin nih dokter Band ya. 41:10 Tadinya itu kan para petinggi-petinggi 41:12 Hamas yang dieksekusi di Doha tadi kan 41:14 mau dieksekusi di Mesir itu sama Israel 41:16 tadi mau dieksekusi di Mesir. Tapi Mesir 41:19 itu mengancam kalau Israel sampai 41:20 menyerang mereka di di Kairo atau di 41:23 Mesir walaupun ini membunuh orang asing 41:26 itu sama saja genderang perlawanan 41:28 terhadap kedaulatan Mesir 41:31 seperti itu ya kan itu kan nanti 41:32 kemudian akhirnya Mesir jadi pemegang 41:34 apa penyelenggara KTT ya walaupun KTT 41:37 perdam lainnya kita enggak betul-betul 41:38 lihat itu diimplementasikan betul oleh 41:40 Israel di tengah ee gencatan senjata 41:42 yang ada di Gaza. 41:44 Hm. tadi disinggung oleh dr. Ben itu ini 41:46 banyak pihak yang ya diam gitu, apalagi 41:49 pihak barat gitu ya, pihak di beberapa 41:52 negara Islam sendiri ketika sudah 41:54 bergejolak ini. Kenapa kira-kira? Lalu 41:56 sebenarnya harus bagaimana gitu ya? Kita 41:58 kan singgung nama PBB, oki dan 42:00 lain-lain. 42:01 Iya. Iya. Sebenarnya ee ada namanya kuat 42:04 ya. Kuat itu Amerika, Uni Arab, Mesir 42:08 sama ee Saudi. 42:10 Itu sudah terlibat upaya negosiasi ee 42:12 kejatan senjata. di Sudan ya. Karena 42:15 sebenarnya ya pemain-pemainnya ini nih 42:16 salah satu bohir-bohirnya ini ini semua 42:18 nih. 42:19 Bahkan kemarin kita ketemu Duta Besar 42:20 Sudan ya dia mengatakan menarik itu Duta 42:22 Besar Sudan itu pas kita wawancara di 42:24 timteng podcas itu dia mengatakan 42:26 serahkan Uni Emirat Arab 42:27 ke Sudan itu atas restu Amerika. 42:30 WH 42:31 gitu atas restunya Amerika. Padahal kan 42:33 di di media kan Amerika ngomongnya apa? 42:35 Kita mendukung senjata 42:37 kita mendung di eskal konflik. Menurut 42:38 saya tuh kadang kita membaca isu Timur 42:40 Tengah, Mas Angga ya, enggak bisa kita 42:42 percaya 100% omongan di atas mimbar. 42:44 Iya. Kebanyakan hipokrit ya. 42:47 Iya. Hipokrit lah. Padahal di di di 42:49 realisasinya di di tindakan nyatanya 42:51 mereka ya terlibat gitu. 42:54 Kenapa? Bukannya diam. Mereka tuh 42:55 bergerak sama-sama membiayai faksi-faksi 42:58 yang bertika ini. 42:59 Hm. 43:00 Ya. Karena kan gini, kenapa kok 43:01 negosiasi genjyatan senjata di Sudan itu 43:04 berkali-kali dilakukan oleh oki, 43:06 negara-negara Arab? Tapi kok enggak 43:07 pernah berhasil? 43:08 Iya. 43:09 Ya, ya wajar enggak enggak pernah 43:10 berhasil karena masih di-backup 43:11 senjatanya oleh mereka. 43:13 H 43:14 kalau negara-negara ini berhenti saja 43:16 embargo senjata kepada RSF maupun 43:18 militer itu selesai itu sebenarnya 43:19 negosiasi kis senjata bisa terjadi itu. 43:22 Tapi kan kita enggak mungkin bericara 43:23 perdamaian, tetapi senjata masih kita 43:25 back up, masih kita kirim ke sana. Sama 43:27 kayak Amerika kan dia ngomong perdamaian 43:29 Gaza tapi dia masih ngirim senjata ke 43:30 Israel 43:32 ya kan? Masih ngirim bom ke Israel. Nah, 43:34 ini yang banyak didorong oleh ee 43:35 kalangan ee para pengamat dan juga para 43:39 ee orang-orang yang menginginkan 43:40 perdamaian. Salah satu cara untuk 43:42 menghentikan kekerasan di Sudan ialah 43:44 dengan menghentikan persenjataan kepada 43:46 faksi-faksi yang bertikai dan kembali 43:48 duduk di atas meja untuk berdialog 43:51 menyusun pemerintahan yang efektif. 43:53 Tadi dr. Ben juga menyoroti bagaimana ee 43:56 demografinya masyarakat e Sudan. Ya, 43:59 saya sih ingin tanyakan tuh perbedaannya 44:01 apa yang paling mendasar dengan 44:03 masyarakat Gaza atau masyarakat 44:04 Palestina nih di Sudan ini kan sesama 44:06 muslim gitu. Apalagi ada isu ee walaupun 44:09 ideologinya sama tapi ada isu-isu suku 44:12 di sana juga yang diambil gitu dalam hal 44:14 genoside. Bagaimana pandangan Bang 44:16 Pizaro? 44:18 Iya, memang betul. Ini kan 44:19 problematikanya tadi yang saya e 44:21 awal-awal ya memang ini problematikanya 44:23 kan kita kembali ke era tahun 2000-an 44:25 nih atau iya tahun 2000-an lah ketika 44:28 ee Omar Basir itu menghadapi tekanan 44:30 yang sangat begitu kuat dari kelompok 44:32 non non etnis Arab di Sudan 44:34 ya kan tadi kan saya katakan ada yang 44:36 Sudan itu ada yang etnisnya Arab ada 44:38 yang non Arab gitu dan biasanya itu kan 44:40 isu-isu etnis dan minoritas Mas Angga di 44:42 mana-mana tuh sama merasa tidak 44:44 didiskriminasikan 44:45 atau dinomor duakan 44:47 ya kan gitu dan nomor bin nomor 44:49 duakannya dalam kasus Sudan ini kan 44:50 terjadi juga pertama distribusi ee 44:52 ekonomi, distribusi pangan, distribusi 44:55 pertanian dan lain sebagainya yang 44:56 akhirnya kemudian menimbulkan 44:58 pemberontakan dulu tahun 2000-an kepada 45:01 pemerintahan Omar Basir. 45:02 Dan pemerintahan Omar Basir saat itu 45:04 akhirnya memakai janjawid ya. 45:06 Janjawid ini cikalbakalnya RSF yang 45:08 sekarang 45:09 untuk melakukan ee serangan terhadap 45:12 kelompok ee etnis yang berbeda di 45:15 wilayah Sudan. Hingga kemudian laporan 45:17 dari konflik Darfur tahun 2000-an itu 45:18 sekitar 300.000 orang tewas 45:20 H 45:21 di era pemerintahan Omar Basir. Makanya 45:23 kan nanti Omar Basir ditetapkan sebagai 45:25 ee sebagai tersangka ee tindakan ee 45:28 kejahatan HAM ya kan oleh ICC 45:31 I 45:31 ya oleh tindakan genosida. Nah, ini 45:32 memang menjadi ee menjadi ee 45:35 problematika di internal Sudan. Tetapi 45:37 kan kemudian Janja Jawid ini walaupun 45:39 tadi bertindak sangat brutal dan sangat 45:41 bengis tetapi kan satu sisi dia masih 45:42 mendukung Omar Basir dan kemudian ya 45:45 Omar Basir memerlukan mereka untuk 45:46 mempertahankan kekuasaan Omar Omar Basir 45:49 dari rongrongan kelompok-kelompok etnis 45:51 ataupun kelompok-kelompok pemberontak 45:52 yang lainnya 45:53 Mas ya. Nah, di sinilah kemudian ada 45:55 problem etnis yang terjadi di Sudan di 45:58 mana kekerasan dari ee pemerintah 46:00 terhadap etnis non Arab itu terjadi ya 46:05 dan termasuk yang sekarang sampai 46:06 sekarang itu mulai menggelinding bola 46:08 liarnya yang dilakukan oleh RSF. 46:10 H. 46:12 Baik, saya kembali ke Dr. Band. Drter 46:14 Band, sebelum kita ee jeda gitu ya, ini 46:17 sudah ada banyak ee pertanyaan yang 46:19 masuk dari pendengar. Kalau dari sikap 46:22 beberapa pemerintahan Islam lah ataupun 46:26 negara-negara mayoritas muslim termasuk 46:29 ee Indonesia ee sikap-sikap 46:32 dukungan itu yang seharusnya seperti apa 46:34 sih sebenarnya drter Ben dari konflik di 46:37 Sudan ini contohnya 46:38 saya sederhana e Mas Angangga eh 46:43 kan dalam Islam gini secara Islam ya 46:45 secara Islam itu ketiga ada dua kelompok 46:46 konflik kelompok Islam konflik secara 46:48 Islam itu harus dirugikan 46:50 itu didamaikan secara Islam. 46:52 Iya. Iya. 46:53 Iya kan? Nah, yang tidak mau yang kelas 46:55 kepara itu harus dihajar. 46:57 Heeh. 46:58 Nah, secara Islam gitu. Nah, maka saya 47:00 lihat negara-negara Islam yang apa ya 47:03 yang lebih melihat sesuatu tuh ya lu 47:06 jangan berantem deh. 47:08 Ee lu harus ee damai deh. Itu Turki ee 47:11 Masangga 47:11 Turki ya. Nah, kalau negara-negara Arab 47:13 at negara Teluk itu pasti ada 47:14 kepentingan mereka tuh membantu enggak 47:17 enggak enggak setulus ee hati yang ada 47:21 ada sesuatu. Nah, kalau Turki saya yakin 47:23 itu dia dia akan 47:24 akan tulus untuk membantu. Nah, 47:26 maka menurut saya itu adalah memang ee 47:29 Turki harus turun. Harus turun dalam 47:31 konteks ini ya. He. 47:32 Apakah Erdogan atau bagaimana caranya 47:34 Turki turun dan 47:37 setelah Turki mendamaikan saya RSF ini 47:40 tidak juga ee akur ya harus dikirim 47:42 pasukan 47:44 pasukan perdamaian dan itu berfungsi dua 47:47 ya dia pe skipping atau dia memang harus 47:51 ee menyerang kalau diserang gitu loh. 47:53 Saya pikir Turki lebih lebih ee 47:56 lebih apa ya lebih pas untuk 47:58 menyelesaikan masalah Sudan. Nah, saya 48:00 lihat di Turki belum belum belum belum 48:01 turun ya. Apakah ini memang enggak 48:03 diminta atau memang dia lagi apa lagi 48:06 sibuk untuk menyelesaikan masalah 48:08 Palestina ya atau bagaimana. Tapi tapi 48:11 intinya itu 48:12 ee Turkilah yang negara yang sangat ini 48:15 tapi kalau Indonesia kan jauh dan 48:17 Indonesia belum punya pengalaman ya. 48:18 Saya ekonomi pun kita 48:20 ee sangat sedikitlah ee transaksi bisnis 48:23 kita sama sama kesudannya 48:25 ee lebih lebih tinggi Malaysia daripada 48:28 Indonesia. Nah, ini saya masangga bahwa 48:31 kalau untuk menyelesaikan masalah ini 48:32 memang eh harus ada satu eh kekuatan 48:35 multinasional 48:37 yang yang efektif untuk bisa mendamaikan 48:41 kedua kelompok ini. Tanpa itu saya pikir 48:42 ini konflik akan berkepanjangan terus 48:45 karena kalau secara secara demokr 48:47 demokrasi kan itu kan harus demokr harus 48:51 pemilu itu ujung semua pemilu. Nah, 48:53 gimana P yang yang seperti kata ee Bang 48:56 Pizzaro yang kelompok civilion ini pun 48:58 enggak diakui kaneta 49:02 dua militer ini yang 49:03 yang yang berkuasa dan memang kalau 49:06 Sudan militer Sudan ini kan lebih apa ya 49:10 lebih konstitusional kan dia kan tentara 49:12 nasional nasional dan para militer ini 49:15 dianggap ya ya pemberontak di luar di 49:17 luar di luar bingkai ee bingkai 49:21 konstitusional. Jadi, 49:22 jadi memang ee RSF ini yang yang yang 49:26 perlu ada tekanan ya dan kita harapkan 49:28 dari Amerika Amerika biasa gitu kan 49:30 terdaftar ini akan dianggap ee 49:33 pelanggaran-pelanggaran HAM hak azazi 49:35 manusia akan diblokir apa rekeningnya 49:38 segala macam ini itu kan biasa itu 49:39 Amerika melakukan itu enggak. Nah, kalau 49:41 kita harapkan misalnya Uni Emirat ya 49:44 susah juga kan di Yaman dia main 49:45 semuanya main kalau di Arab itu sama Uni 49:47 Emirat 49:48 dan jadi saya pikir ee Turki lah negara 49:51 yang tepat ee untuk untuk bisa turun 49:55 negara itu 49:55 bagaimana pendapat ni 49:57 negara-negara Afrika sendiri 49:59 tetangga-tetangganya 50:01 karena gini Mas enggak dia kan ada dua 50:02 pasukan nih pkiping perdamaian ya 50:05 diminta oleh kedua belah pihak kan 50:07 diminta oke damai kamilah gitulah Ok 50:11 mau ini satu enggak mau damai kan enggak 50:14 mau damai 50:15 dan kalau enggak mau damai pkiping 50:16 enggak bisa di situ karena pkipin 50:18 senjata pun terbatas dia kayak di 50:19 unifield enggak bisa senjata lebih. 50:21 Nah, tapi kalau ada misalnya ada ada ee 50:24 apa ya ada pasukan yang yang punya di 50:28 atas gridnya ee pasukan mau memberontak 50:31 yang punya pesawat tempur yang menghajar 50:33 itu. Nah, itu baru baru bisa selesai Mas 50:35 Angga. Artinya gini, walaupun kita tidak 50:37 menghajar ya, Anda kalau tidak mau ikut 50:39 damai perundingan, kami akan kami 50:40 melakukan tindakan tegas. Nah, misal 50:42 gitu ancaman seperti itu. Misalnya ada 50:43 ada kapal-kapal perang e Turki yang 50:45 mendekati ee apa lalu merah gu ya. 50:48 Kemudian ada pangkalan-pangkalan tidak 50:51 untuk ngancam aja 50:53 untuk maks ini harus harus ikut ikut 50:57 perdamaian. Tapi dengan catatan mungkin 50:59 harus melalui PB kan untuk keamanan 51:01 untuk memutuskan itu. Karena kalau Turki 51:03 Mayu sendiri pun e ada Amerika, ada 51:06 Israel akan akan sulit juga kalau 51:09 misalnya enggak enggak ada enggak ada 51:10 keamanan. Dan saya pikir Turki pun 51:12 enggak enggak seberani. Kecuali memang 51:14 ada kesepakatan oki masal enggak oki 51:16 atau Liga Arab 51:18 yang kira-kira ma ngomong gini kami 51:19 sudah nyerah deh untuk kami menyerah 51:21 untuk ini. Karena gini kalau kita 51:23 serahkan kepada PBB ya PBB ini kan 51:27 muslimnya. Kalau muslimnya mereka agak 51:28 agak agak membiarkan kesan seperti itu. 51:31 Agak membiarkan 51:33 beda. Heeh. He. 51:34 Kita yang janganjangan heran kalau 51:36 misalnya berapa orang lah misalnya di 51:38 Indonesia lah misalnya ada ada korban 51:39 beberapa orang di Papua dia k ram minta 51:41 ampun kan di PBB 51:42 oh kena non tapi kalau kalau kena muslim 51:45 kalau enggak muslim sendiri yang tegas 51:48 yang untuk menyelesaikan masalah ini ini 51:50 panjang cerita enggak enggak 51:51 selesai-selesai 51:53 jadi jadi memang secara hukum Islam gitu 51:54 yang kita damaikan kalau enggak damai ya 51:56 harus dilakukan tindakan ee tegas 51:59 oke 51:59 kan gitu 52:00 pertanyaan sama buat Bang Pizaro nih 52:02 sebelum kita jeda 52:04 Iya Iya. 52:04 Kalau kalau Bang Wizaro gimana? 52:06 Siap. I saya sepakat dengan dokter Band 52:08 ya. 52:09 Karena masalah di negara muslim 52:11 sebaiknya dan memang seharusnya 52:12 diselesaikan juga oleh negara muslim 52:15 bukan Amerika ya, bukan Barat ataupun 52:17 yang lainnya ya. Karena apa? Secara umum 52:20 masyarakat Sudan juga rindu perdamaian. 52:23 Hm. 52:23 Mereka juga lelah dengan konflik ya. 52:26 Berkali-kali terjadi kudeta, 52:28 pembunuhan, pembantaian. Bahkan yang 52:29 kita lebih sedih lagi itu pemerkosaan 52:31 terhadap perempuan dan anak-anak 52:32 perempuan sekarang terjadi dilakukan 52:33 oleh RSF 52:35 terhadap masyarakat ee Sudan gitu. Maka 52:38 saya sepakat bahwa negara-negara muslim 52:39 harus ikut untuk ee urun rembuk ya di 52:42 luar dari negara-negara muslim yang 52:44 sudah terlibat sebelumnya nih kayak tadi 52:45 Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab perlu 52:48 dicari yang memang di di pertengahan ya. 52:51 Tadi Turki itu bisalah untuk masuk 52:52 ditambah lagi Qatar menurut saya drter 52:55 band ya. Turki dan Qatar kan selama ini 52:57 juga terlibat dalam bahkan Ukraina sama 52:59 Rusia pun Qatar juga terlibat tuh dalam 53:01 mediasi ya. Nah, ini ee koalisi Turki 53:04 Qatar ini kira-kira bisalah untuk 53:06 kemudian 53:08 menyelesaikan masalah yang terjadi di 53:11 Sudan. Karena kalau begini ini saya 53:13 khawatir ini kasus ee genosida terhadap 53:16 masyarakat Sudan ini semakin lama 53:17 semakin banyak korbannya. 53:18 Iya. 53:19 Ya. 53:19 Iya. I 53:19 semakin banyak korbannya. Dan kemudian 53:21 sekarang yang terjadi bahkan yang yang 53:23 meninggal itu bukan lagi kemudian kena 53:25 tembak, tapi juga karena kelaparan. 53:27 Hm. 53:27 Karena PBB mengatakan 25 juta mengalami 53:29 kelaparan akut. Ya, 53:31 itu kan besar sekali ya. 25 juta kita 53:33 Gaza aja sudah teriak nih 2 juta ya. 53:35 Ini 25 juta loh setengah dari warga 53:38 Sudan itu mengalami kelaparan akut. Nah, 53:40 inilah perlulah didorong untuk 53:42 negara-negara muslim ya, kayak tadi 53:43 Turki dan Qatar untuk kemudian ee masuk 53:46 ke situ menjadi penengah 53:49 Indonesia. Walaupun tidak berperan 53:52 tetapi kiranya juga pemerintah harus 53:53 menyuarakan ini nih menurut saya. 53:55 Karena kita kalau lihat di zaman Bung 53:56 Karno kan Afrika itu enggak pernah kita 53:58 tinggalkan itu. 53:59 Iya. 54:00 Kita berperan loh dalam upaya 54:01 memerdekakan negara-negara Afrika. 54:04 Bahkan dulu Pak Muhammad Nasir, mantan 54:06 perdana menteri Indonesia bikin panitia 54:08 pembebasan negara-negara Afrika Utara. 54:10 Oh 54:10 itu tahun 50-an. 54:11 Sekretarisnya Pak IJ Kasimo dari Partai 54:13 Katolik malah. 54:15 Iya. Ini untuk membuktikan isu Afrika 54:17 itu isu nasional bukannya hanya isu bagi 54:19 umat muslim 54:20 gitu. Makanya ada Pak Ij Kasimo dari ee 54:22 partai nonmuslim yang terlibat sebagai 54:24 sekretarisnya. 54:26 Nah, saya sampai sekarang belum dengar 54:27 ini Mas Angga drter band sikap dari 54:29 Menteri Luar Negeri Indonesia ya. 54:31 Belum ya. Iya betul. ataupun juga dari 54:33 Pak Prabowo ya yang Pak Prab kita kan 54:36 sudah punya pengalaman ngirim pasukan 54:37 perdamaian ke Libanon kemudian juga 54:41 rencana juga 54:43 mau ke ke Kongo dan lain sebagainya. 54:44 Nah, kiranya ini seharusnya sudah mulai 54:46 diangkatlah ya isus udan ini ya karena 54:49 walaupun memang teknis ini genosida atau 54:52 bukan, tapi sih saya melihat sudah 54:53 300.000 orang apalagi kalau bukan 54:54 genosida. 54:55 Iya 54:56 iya iya 54:56 ini 300.000 Rib orang dan ini 54:58 saudara-saudara kita semua yang terjadi 55:00 di sana. Dan bukan tidak mungkin kalau 55:02 sudah pecah lagi ini residonya bisa ke 55:04 Mesir loh. 55:05 H 55:06 Libanya sekarang sudah pecah lagi itu 55:07 ya. Libya yang berbasis pemerintah Libya 55:09 sama Khalifah Aftar tuh 55:11 sama model kay Sudan tuh ada Uni Emirat 55:13 Arab juga terlibat di situ. Nah, ini 55:15 bisa mengganggu ee perdamaian dunia hari 55:18 ini, mengganggu ekonomi dunia hari ini, 55:21 dan mengganggu perdagangan. Ya, makanya 55:23 sudah seharusnya pemerintah itu sudah 55:25 mulai ngangkat nih masalah Sudan agar 55:27 Oki dan kemudian negara-negara lain itu 55:29 urun rembuk untuk menyelesaikan masalah 55:31 ini. 55:32 Baik, ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 55:36 Subhanahu wa taala. Saat ini Anda 55:38 menyimak menyaksikan siaran live acara 55:42 buka mata buka telinga bersama Dr. 55:45 Sarbini Abdul Morad dan juga bersama 55:49 Bang Pizaro Gozali Idrus MSOS. Tapi kita 55:52 di malam hari ini dari Palestina ke 55:56 Sudan, negeri muslim yang terluka. Kami 55:58 mengundang Anda, Ikhwan Ahwat untuk 56:00 bergabung. Silakan sampaikan komentar 56:02 ataupun pertanyaannya ke nomor WhatsApp 56:05 Rasil di 0811999720. 56:11 Saya akan ke beberapa pendengar yang 56:14 sudah menyampaikan atensinya. Ada Pak 56:17 Ruskandar, alhamdulillah menyimak. 56:18 Begitupun hamba Allah di Sukabumi. 56:21 Asalamualaikum warahmatullahi 56:22 wabarakatuh. Menyimak acara di malam 56:24 hari ini, informasi yang sangat 56:26 bermanfaat untuk kita semua. Begituun 56:30 ada Pak Sodikin menyimak. Alhamdulillah. 56:32 Begituun Pak Budi menyimak siaran BMBT 56:35 di halir ini. Dr. Band terima kasih 56:38 informasinya. Begituun Pak Mukmin hadir 56:42 menyimak siaran di malam hari ini. Ibu 56:45 Mariati juga menyimak siaran di malam 56:47 hari ini. Sementara itu Ibu Sri Eyang 56:51 Sri, asalamualaikum warahmatullahi 56:52 wabarakatuh menyampaikan WhatsApp-nya. 56:54 Semoga kurasil dan narasumber selalu 56:56 dalam rahmat Allah Subhanahu wa taala. 57:00 ini bagaimana ketika Zionis dan Amerika 57:03 sepertinya terlihat sama-sama iblis 57:07 dunia yang ingin menghancurkan dunia ini 57:11 karena setiap konflik ada saja negara 57:14 itu. Lalu kalau untuk Oki yang bungkam, 57:17 lalu PBB juga sebenarnya kerja kelompok 57:21 itu apa? Pemberontak kok didukung. Lalu 57:24 negara-negara Arab juga memang 57:27 kelihatan. Mereka demi harta dunia tidak 57:31 memikirkan persaudaraan. Mereka sudah 57:33 lupa akhirat. Menyedihkan mendengarkan 57:35 ini. Bagaimana pendapat para narasumber? 57:39 Baik, saya ke Bang Pizar dulu dari Eyang 57:43 Sri di Bogor. 57:45 Iya. Tadi gimana tadi apa ee 57:48 komentarnya? 57:49 Iya. Oki, Bungkam, PBB tidak ada 57:52 kerjaannya gitu ya. Pemberontak 57:54 didukung. Negara-negara Arab sudah 57:56 memikirkan harta dunia, tidak memikirkan 57:59 akhirat menyedihkan. Lalu negara Amerika 58:02 dan Israel memang iblis dunia yang 58:04 selalu hadir ketika setiap ada konflik. 58:07 Iya. Saya menarik dan sepakat ya tadi 58:10 dari komentar ya dari e para pendengar 58:12 Radio Rasil itu ya memang kalau kita 58:15 lihat sejarah politik Timur Tengah ya 58:17 Mas Angga drter B ya memang itu kita 58:19 kita bukannya mau suuzon tapi 58:21 kenyataannya kayak gitu 58:22 ada peran ya pertama ada peran dari 58:25 kekuatan-kekuatan asing khususnya 58:26 Amerika Serikat dengan Israel di sana 58:28 kemudian ada upaya perebutan sumber daya 58:30 alam ini khasnya Afrika nih 58:32 dia Prancis dulu kan Inggris masuk ke 58:35 Afrika ya salah satunya pengerukan bukan 58:37 sumber daya alam. 58:38 Dan hari ini Sudan itu emas yang 58:40 seharusnya menjadi mutiara bagi mereka 58:42 justru kayak menjadi kutukan gitu 58:45 ya. Karena kalau kita sedih ya, Sudan 58:46 itu tahun 0-an tuh kan kaya ya, 58:49 kaya raya, pendidikannya juga bagus. 58:50 Sekarang masyarakat Indonesia yang 58:52 kuliah Sudan pun juga banyak ya. Karena 58:54 secara bahasa Arab itu mereka sangat 58:55 bagus. Tapi kalau kita lihat sekarang 58:56 hari ini Sdanah belah, sesama muslim itu 59:00 juga saling ee bunuh, saling bantai dan 59:03 mereka pun ee menjadi negara yang 59:06 terpecah belah dan menuju negara yang 59:08 gagal. Ya, sudah seharusnya memang ya 59:10 cuman ya gimana ya. Oki pun masalah 59:12 Palestina juga tidak selesai-selesai ya 59:15 oleh mereka ya. kita mendorong mungkin 59:17 kelompok yang lebih kecil lah, 59:18 negara-negara kecil. Negara maksudnya 59:20 pada tingkatan negara itu bisa masuk 59:22 tadi kayak ada Turki, kemudian ada Qatar 59:26 ataupun ada Malaysia mungkin ya ee yang 59:29 bisa juga masuk dan kita juga berharap 59:31 Indonesia bisa berkecimbung di situ. 59:33 Tetapi memang untuk sampai saat ini ee 59:36 berbagai formula itu masih gagal 59:37 dilakukan ya. Memang ada secerca harapan 59:39 ya Mas Angga Dr. 59:41 itu kemarin misalkan di diaspora Sudan 59:43 yang ada di luar negeri 59:44 yang mewakili pihak-pihak bertika itu 59:46 sudah mau melakukan pertemuan nonformal 59:49 ya pertemuan nonformal tuh di Non di 59:51 Swiss ya ya walaupun ini masih sangat 59:53 terbatas sekali tetapi sudah ada upaya 59:54 mereka untuk duduk bareng ya semoga 59:56 elit-elit mereka yang ada di Sudan itu 59:59 juga mau mendengarkan aspirasi dari 1:00:01 masyarakatnya karena yang menjadi yang 1:00:03 menjadi sasaran itu yang menjadi korban 1:00:05 itu yang masyarakat sekarang 1:00:06 iya 1:00:07 ya masyarakat sipil di Sudan dan kita 1:00:08 sangat sedih ya ngelihat ada ibu-ibu 1:00:10 yang menenteng anaknya atau ada seorang 1:00:12 anak kecil yang itu sampai membaca 1:00:14 Al-Qur'an loh dia itu agar tidak 1:00:15 dieksekusi oleh kelompok RSF gitu. Dan 1:00:18 ini dan ini kita enggak bisa mengatakan 1:00:20 ini terjadi di Afrika karena kalau kita 1:00:22 bicara Afrika itu part of Indonesian 1:00:24 diplomacy itu bagian dari diplomasi 1:00:26 Indonesia. Kita membangakang-banggang 1:00:28 konferensi Asiafrika 55 tapi kita lihat 1:00:30 sekarang ini di hanya Sudan Mas Angga 1:00:32 ya. Ada Libya, ada Somalia, [tertawa] 1:00:34 ada Kongo. Iya. ya yang yang enggak 1:00:37 begitu banyak terblow up ya di 1:00:38 media-media, tetapi di sana luar biasa 1:00:40 sekali perang dan kehancuran yang 1:00:42 terjadi di sana gitu. 1:00:43 Heeh. He 1:00:45 baik. Dari drkter Band, Dok. Bagaimana 1:00:47 komentarnya? 1:00:49 Ya memang memang harus didorong ya Mas 1:00:51 Angangga ya agar Indonesia lebih lebih 1:00:53 bisa berperan ya. Seperti kata kata Bang 1:00:56 Kizaro itu ee Afrikalah bahagian dari 1:00:59 kita dari diplomasi Indonesia ya. Kitias 1:01:02 Afrika itu kan di Bandung itu kan banyak 1:01:04 melahirkan ee negara-negara merdeka 1:01:06 setelah mereka mengikuti konferensi itu. 1:01:08 Dan saya pikir persoalannya kan 1:01:11 persoalan sekarang hari ini diplomasi 1:01:13 Indonesia kan lemah sekali masang lemah 1:01:15 lebih lebih satu pihak ke presiden ya. 1:01:18 Jadi, 1:01:19 he 1:01:20 saya sepakat sepakat sekali apa kata ee 1:01:22 Bang Pizzaro tadi itu memang Indonesia 1:01:23 harus turun ya untuk bisa menyisakan 1:01:25 ini. Karena gini saya enggak dulu dulu 1:01:27 ada tokoh-tokoh ya tokoh-tokoh yang 1:01:29 orang berhitung ya ada Soekarno orang 1:01:31 berhitung Soekarno Soekarno undang orang 1:01:33 semua orang itu mendengarlah ada namanya 1:01:35 Raja Faisal dulu ada yang namanya 1:01:38 Gambang Abdominasi ya 1:01:39 ada yang namanya 1:01:41 apa tokoh-tokoh besar ya jadi mereka itu 1:01:44 punya kepentingan karena mereka 1:01:46 merasakan negara negara kami dijajah 1:01:48 lama kami merasakan bagian penderitaan 1:01:50 panjang dan mereka berusaha untuk 1:01:52 mendamaikan semua itu dan ke rumah dulu 1:01:55 kan rumah yang yang memang memang 1:01:57 tokoh-tokoh besar Afrika dan sekarang 1:01:59 kan enggak semua tokoh punya 1:02:00 kepentingan. Nah, itu 1:02:01 saya pikir Indonesia ini walaupun kita 1:02:04 ini jauh ya, jauh dan memang benar kata 1:02:06 Bangaru ini harus didorong ni de mungkin 1:02:09 Bang bisa angkat nih di tingk nih 1:02:11 artinya e mendorong apa mendorong depu 1:02:14 kita ni untuk memaksimalkan easi ya 1:02:17 sehingga bisa dilakukan pendekatan di 1:02:19 Dewan Keamanan PBB misal gitu ya akan 1:02:21 dikirim 1:02:23 perdamaian karena Indonesia 1:02:27 itu ke Afrika kan jadi saya pikir memang 1:02:30 itu yang harus dilakukan. Karena kalau 1:02:32 kita mengharapkan Liga Arab 1:02:34 atau uni Afrika itu kan agak agak sulit 1:02:37 hari ini ya memang dengan dengan 1:02:39 berbagai macam kepentingan ya karena 1:02:41 Arabnya agak agak susah ya cuma Imam 1:02:44 Mahdi yang bisa mempersatukan orang Arab 1:02:46 ini enggak bisa persersatukan orang 1:02:47 Arab. 1:02:48 Iya iya iya di Mesir aja Saudi enggak 1:02:51 datang karena apa? Karena dia bukan 1:02:52 leadingnya Mesir enggak datang. 1:02:54 KTT di di dulu ada KTT apa darurat oki 1:02:58 ee oki di Malaysia. Saudi enggak datang 1:03:01 karena yang satu itu Turki sama 1:03:03 Mahattir. Jadi jadi agak susah memang 1:03:06 kalau orang Arab maka dengan saling 1:03:08 saling tunggu maka Indonesia saya pikir 1:03:10 sangat tepatlah sangat tepat untuk ee 1:03:12 untuk bisa menampaikan ini karena kita 1:03:14 adalah bagian dari sejarah 1:03:15 soal berhasil enggak berhasil kan itu 1:03:17 kan enggak enggak penting ya itu urusan 1:03:18 sekian lah. Tapi upaya-upaya harus terus 1:03:20 kita lakukan. 1:03:21 I 1:03:21 saya pikir itu ituak. 1:03:23 Baik 1:03:24 ada Ibu Ani C Hudaifah. Asalamualaikum 1:03:27 warahmatullahi wabarakatuh. Insyaallah 1:03:29 hadir menyimak BMPT di malam hari ini. 1:03:33 Ada juga Pak Hadi. Asalamualaikum 1:03:35 warahmatullahi wabarakatuh. 1:03:38 Saya Nurhadi dari Lamongan, Jawa Timur 1:03:41 mengikuti siaran langsung di malam hari 1:03:44 ini BMBT tentang Sudan. Kalau 1:03:46 negara-negara Islam lain yang berada di 1:03:49 sekitar Sudan, akar-akar konfliknya 1:03:51 apakah ada juga? Khawatir. Iya. 1:03:55 Bagaimana? Saya ke dokter B dulu, Dok. 1:03:58 yang sekitaran Sudan itu kayak ya Sudan 1:04:01 Selatan ataupun tadi ya disebut bagian 1:04:05 Afrika Utara dari mulai Tunisia, Maroko, 1:04:07 Libya sampai ke Mesir konflik-konflik 1:04:09 apa ee apa kerentanan konflik ada juga 1:04:12 apakah seperti Sudan? 1:04:15 Iya. Kita lihat bahwa seperti kata Bang 1:04:17 Bizaru kan kalau 1:04:18 ee Libya pecah dua. 1:04:20 Hm. 1:04:20 Libya pecah dua. Kemudian kemudian kalau 1:04:23 Maroko ada masalahnya polisario, ada 1:04:25 masalah sendiri. Kemudian Mesir ada 1:04:28 masalah ekonomi ya sekarang lagi lagi 1:04:30 murak marin gitu. 1:04:31 Jadi semua negara-negara Afrika dan 1:04:33 negara Afrika Utara khususnya itu memang 1:04:35 lagi bermasalah secara politik maupun 1:04:38 secara ekonomi. Jadi sebenarnya kalau 1:04:40 kalau memang kita kita paksakan mereka 1:04:43 untuk bisa menyelesaikan masalah Sunda 1:04:45 kayaknya terlalu berlebihan ya. 1:04:46 Berlebihan tapi 1:04:47 tapi memang harus diupayakan kan enggak 1:04:49 mungkin kita menonton pembunuhan ini kan 1:04:52 ee harus diusahakanlah. Maka apa yang 1:04:56 dilakukan oleh Saudi Arabia mungkin dia 1:04:58 mengajak Uni Emirah Arab itu kan artinya 1:05:00 harus diajak kan Uni Emirat Arab harus 1:05:02 diajak juga karena ee seperti kasus 1:05:06 inilah kasus Yaman perang sama apa ya 1:05:08 Yaman ee apa ee Saudi Arabia 1:05:13 e Saudi kan yang selesaikan itu kan Cina 1:05:15 kan Cina panggil Iran di Saudi Arabia 1:05:18 tapi damai Yaman itu jadi jadi memang 1:05:21 harus ada yang yang ini yang yang 1:05:24 dominan tentu 1:05:25 yang berpengaruh yang berpengaruh itu 1:05:27 pengaruh itu ee dia harus dipanggil Uni 1:05:29 Emira Arab dulu ya dia dilibatin India 1:05:33 kan artinya bahasa itu ya sudahlah ikut 1:05:35 campurlah ikut campur di mana-mana sih 1:05:37 itu kan di Libya ikut semua ikut ya 1:05:40 orang ya 1:05:41 jadi 1:05:41 jadi ini dia harus dilibati merah Arab 1:05:43 jadi kemudian negara-negara yang bermain 1:05:46 itu harus sepakat dulu kan Saudi harus 1:05:47 sepakat Mesi harus sepakat dulu untuk 1:05:49 menyelesaikan masalah-masalah seludan 1:05:51 ini kan kalau misalnya nya bohir-bohir 1:05:54 ini enggak sepakat kan. Maka harus turun 1:05:56 ee yang lain yang untuk misalkan ini. 1:05:59 Saya pikir itu itu gitu, Mas. 1:06:00 Iya. Bagaimana, Bang Pizaro tambahannya 1:06:03 tadi? Ini dari Pak Hadi gitu ya. 1:06:06 Iya. 1:06:06 Negara-negara yang di sekitaran itu 1:06:08 bagian apagi bagian Afrika Utara gitu 1:06:11 ya, akar-akar konfliknya apakah ada juga 1:06:13 yang semisal Sudan. 1:06:15 Iya, hampir sama ya. Kalau kita lihat 1:06:17 karakteristik dari konflik-konflik di 1:06:19 Afrika itu hampir sama. pertama perbutan 1:06:21 sumber daya. H 1:06:22 ya ini khas betul ini yang terjadi di 1:06:25 Afrika, di Kongo, di Rwanda, 1:06:27 ya di Ethiopia, Somalia dan lain 1:06:29 sebagainya. He. 1:06:30 Kemudian melibatkan kelompok paramiliter 1:06:32 ya. Jadi bukan kelompok militer tapi 1:06:35 kelompok paramiliter. Tetapi menariknya 1:06:37 mereka punya banyak senjata gitu. Masang 1:06:38 itu senjatanya itu yang di disuplly 1:06:41 disuplly suplly. Enggak mungkin dia 1:06:43 bikin sendiri para min itu ya. Dia pasti 1:06:45 suplly ada kekuatan dari khususnya di 1:06:48 negara-negara Eropa ya. Kalau kita lihat 1:06:50 Afrika kan secara umum dulu jajahannya 1:06:51 jajahan Prancis ya. 1:06:54 Sudananya jajahannya Inggris itu dulu 1:06:55 ya. jajahan Inggris kemudian dikasih ke 1:06:58 Mesir dan kemudian mereka menjadi 1:07:00 negara yang merdeka. Nah, itu saya lihat 1:07:02 poin poin-poin dari 1:07:04 kultur dari konflik yang ada di Afrika 1:07:06 ya. Pertama melibatkan paramaliter. Ada 1:07:08 kemudian kedua perebutan sumber daya dan 1:07:11 yang ketiga kemudian ada peran dari 1:07:13 negara-negara Eropa. Ya, sama dengan 1:07:14 Sudan kita kan seakan cuman melihat Uni 1:07:16 Emirat Arab. Padahal di baik layar itu 1:07:18 ada Amerika, ada Israel. 1:07:20 Iya. 1:07:21 Yang terlibat dalam konflik Sudan dan 1:07:23 mereka juga ingin memperebutkan kue yang 1:07:25 ada di sana. Karena kan secara umum 1:07:27 militer Sundan itu masih dianggap dekat 1:07:28 dengan kelompok-kelompok Islam. Ya 1:07:30 walaupun juga ada catatan kita terhadap 1:07:32 militer Sudan, tetapi Sudan itu dianggap 1:07:34 masih dekat dengan kelompok Islam 1:07:36 politik ya. Apalagi ee ee kita 1:07:38 mengetahui ya Amerika secara umum ini 1:07:41 tidak tidak memiliki tidak suka sebuah 1:07:43 negara yang nanti akan muncul dipimpin 1:07:45 oleh kelompok-kelompok Islam ataupun 1:07:46 dipengaruhi oleh kelompok Islam. Ya, 1:07:48 seperti itu. Dan ini yang saya lihat 1:07:50 kekasan yang terjadi di wilayah ee 1:07:53 Afrika. Tetapi kan sayangnya ee bedanya 1:07:56 dengan konflik di Timur Tengah ee 1:07:58 konflik-konflik yang terjadi di Afrika 1:07:59 itu pertama tidak begitu banyak booming 1:08:01 itu Mas. Enggak enggak, Bu. 1:08:03 Enggak begitu banyak terblow up. 1:08:05 Pertama, pertama apa? Pertama 1:08:07 ee mereka tuh enggak punya media yang 1:08:08 kuat. 1:08:09 Hm. 1:08:10 Ya, Sudan sendiri kita enggak ngelihat 1:08:12 media mainstream yang kuatnya itu apa 1:08:13 gitu. 1:08:14 Iya. Ya, 1:08:14 yang kecangkan secara internasional ya. 1:08:16 Beda kalau di Qatar ada Aljazirah ya kan 1:08:19 di e Saudi atau Qatar ada Al-Arabiyah di 1:08:22 Uni Emirat Arab atau lain sebagainya. 1:08:25 Media-media internasional pun juga ada 1:08:26 sana. Nah, Sudan ini kan jarang. 1:08:28 Iya. ya Sudan itu sangat sangat jarang 1:08:30 sekali kita atau Afrika ya memiliki 1:08:33 media-media yang yang bagus yang punya 1:08:35 skala internasional hingga kemudian bisa 1:08:39 memblow up ya isu-isu yang terjadi di 1:08:41 negara mereka ke dunia internasional ya 1:08:44 seperti itu ya dan ini yang sangat sedih 1:08:46 karena Afrika itu sebenarnya negara kaya 1:08:48 itu 1:08:49 i 1:08:49 ya dia tuh negara kaya ya orang itu 1:08:51 enggak sadar sebenarnya Afrika itu kan 1:08:53 ee kenapa kemudian nanti kemudian Cina 1:08:55 itu menggarap Afrika kan Afrika itu 1:08:56 relatif jarang digarap Padahal mereka 1:08:58 punya kekayaan di sana, 1:09:00 punya sumber daya alam yang ada di sana. 1:09:02 Tetapi sumber daya alam ini kadang malah 1:09:04 menjadi kutukan gitu. Jadi perebutan 1:09:06 kekuatan elemen-elemen asing maupun 1:09:08 kekuatan kelompok-kelompok politik ada 1:09:10 yang ada di sana. 1:09:11 Hm. Kalimat kutukan sumber daya jadinya 1:09:14 gitu ya. Ada Pak Pepen Supendi. 1:09:17 Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:18 wabarakatuh. Alhamdulillah menyimak 1:09:21 siaran di malam hari ini. Semoga kru dan 1:09:23 narasumber hasil selalu sehat walafiat. 1:09:27 Kalau Pak Hadi tadi katanya setuju Turki 1:09:29 sebagai negara penengah untuk konflik 1:09:30 tersebut. Nah, lalu juga ada Pak 1:09:32 Abdullah di Depok. Asalamualaikum 1:09:34 warahmatullahi wabarakatuh. Sudan dan 1:09:37 Palestina kalau melihat pembunuhan yang 1:09:41 terjadi, kalau untuk Palestina kita 1:09:45 sepakat mengutuk Zionis Israel. Kalau 1:09:47 untuk Sudan ini kan sesama Muslim. 1:09:51 Bagaimana? Ya, pertanyaan itu aja. 1:09:53 Bagaimana 1:09:55 saya ke Bang Pijara dulu deh. 1:09:57 Iya. Ee makanya ee 1:10:00 walaupun kita lihat ya derajatnya ya 1:10:02 secara umum memang derajat dari pemain 1:10:04 utama di Sudan yang memang paling 1:10:06 radikal, paling ekstrem itu RSF. 1:10:08 Hmm. 1:10:08 Ya, ini yang sebenarnya pihak yang 1:10:10 paling bisa banyak dikutuk menurut saya. 1:10:12 Iya. Ya, itu penjahat-penjahatnya lah 1:10:13 gitu ya. 1:10:14 Ya, penjahat utamanya lah ya. Karena 1:10:16 mereka kemarin ketika melakukan alasir 1:10:18 aja ya 1:10:18 itu bayangkan ya 2.200 orang dalam 1:10:21 hitungan hari itu dibunuh sama mereka 1:10:22 itu. Iya. 1:10:24 dan 300 itu perempuan hanya di hari 1:10:26 pertama. He he. 1:10:27 Ya. Ya. Militer Sudan ya. Walaupun juga 1:10:29 banyak catatan juga banyak kritik dan 1:10:30 juga mereka berkekerasan tetapi kayak 1:10:33 tingkat ekstremism itu enggak kayak RSF 1:10:34 lah gitu. H 1:10:35 ya yang kemudian eksekusi masalah 1:10:37 divideokan 1:10:39 disebar untuk bikin ketakutan. Dia dia 1:10:41 juga melakukan pembunuhan meniru Israel 1:10:45 yang mencap kelompok atau masyarakat 1:10:47 sipil sebagai teroris atau kelompok yang 1:10:48 terafiliasi dengan militer dan lain 1:10:50 sebagainya. ya kemudian dilegitimasi 1:10:52 untuk dibunuh gitu ya. Nah, ini kalau 1:10:54 kita lihat dan secara umum banyak 1:10:56 kalangan sepakat ya bahwa RSF ini sudah 1:10:58 masuk kepada tindakan genusida. 1:11:00 He 1:11:00 ya itu walaupun memang ini belum di apa 1:11:03 ya belum belum terblow up ya Mas Angga 1:11:06 ya. He. 1:11:07 Tetapi ada upaya yang juga misalkan yang 1:11:09 terakhir ya militer Sudan itu sudah 1:11:10 membawa Uni Emirat Arab ke ICG itu 1:11:12 Masangga 1:11:14 ya international justice ya atas dugaan 1:11:16 keterlibatan 1:11:17 Genus I 1:11:18 di Sudan dengan mendukung RSM. 1:11:21 Tapi problematikanya ICG mengatakan 1:11:23 tidak punya yuridiksi untuk memeriksa 1:11:25 uniat Arab ya karena mereka tidak 1:11:27 termasuk yang menandatangani ee upaya 1:11:30 bahwa ketika mereka terlibat genosida 1:11:32 mereka bisa dihukum gitulah bahasanya. 1:11:34 Oh, politiklah ini ya. 1:11:37 Iya, politiklah. Jadi walaupun dia 1:11:38 menandatangani konvensi genosida ya pada 1:11:41 tahun 2000-an, tetapi Uni emer Arab itu 1:11:44 seperti membentengi diri bahwa mereka 1:11:46 tidak mau dijadikan target ketika diduga 1:11:48 terlibat genosida. Nah, itu yang membuat 1:11:50 ICG kemarin itu 1:11:51 ya itu tidak bisa memeriksa Uni emer 1:11:53 Arab ya dalam dugaan genosida yang 1:11:56 dilakukan oleh mereka. Nah, mungkin KICC 1:11:59 itu bisa ya ini misalkan RSF tokohnya si 1:12:02 Hamdan Dagalo misalkan dibawa ataupun 1:12:03 ada tokoh pejabat-pejabat Uni MRT Arab 1:12:05 itu mungkin bisa dibawa ke ICC kan itu 1:12:07 orang kalau ICC kan kayak netyahu 1:12:09 Jafgalan itu kan akhirnya disakkan oleh 1:12:12 ICC menjadi buronan e genosida yang 1:12:14 mereka lakukan di di Gaza gitu. 1:12:16 Hm. 1:12:18 Baik. 1:12:20 Ini dari hamba Allah di Depok juga. 1:12:22 Asalamualaikum warahmatullahi 1:12:23 wabarakatuh. sedih memang ketika melihat 1:12:25 negara muslim itu berkonflik. Tidak 1:12:28 benar sebenarnya negara-negara muslim 1:12:30 kalau berkonflik. Sementara ajaran Islam 1:12:34 sebenarnya melarang konflik dan 1:12:36 mengajarkan perdamaian serta saling 1:12:38 menghormati. Ketika konflik masalahnya 1:12:42 dari sosial dan politik, sepertinya 1:12:44 memang umat Islam ini dalam hal politik 1:12:47 belum sangat paham dan juga masih dapat 1:12:50 diatur, diadu domba sama pihak-pihak 1:12:53 luar. perang saudara, perselisihan 1:12:56 historis ataupun intervensi asing itu 1:12:58 menjadi kelemahan negara-negara muslim 1:13:01 saat ini. Bagaimana, Bang? Apa Dr. Ben 1:13:04 menanggapi ini, Dr. Ben? 1:13:07 Iya. Iya. Ya, kita lihat kenyataan 1:13:09 seperti itu ya. 1:13:10 H 1:13:10 bahwa ee negara-negara muslim enggak 1:13:13 dependen, ya. Dependen segi ekonomi kita 1:13:14 enggak mandiri, kemudian bagian apa 1:13:18 moneter segala macam dah kita enggak 1:13:20 mandiriah. Kadang-kadang orang-orang 1:13:22 yang enggak mandiri ini kan gampang 1:13:23 untuk di apa dikendalikan oleh pihak 1:13:26 asing. Enggak usah jauh-jauhlah 1:13:28 Indonesia lah jauh. Jangan usah kita 1:13:29 kita pikir sudah Indonesia ya. Kita 1:13:31 enggak mandiri di bidang ekonomi 1:13:33 ya. Kita gampang untuk diatur-atur oleh 1:13:35 si Trump itu kan. Jadi masalah tarif 1:13:38 kita bisa enggak bisa ngomong keras gitu 1:13:40 loh. Kemudian banyak hal lah yang kita 1:13:43 enggak bisa melakukan apa sebab itu saya 1:13:46 pikir memang ee negara-negara muslim tuh 1:13:48 harus ee 1:13:54 iya ini suara drter B kayaknya terputus 1:13:57 ini 1:13:57 ekonomi sudah mandiri maka merefes 1:13:59 kembali ke lain-lainnya. 1:14:02 Wah, dokter Ben sinyalnya putus-putus 1:14:04 barusan ya, jadi terputus itu suaranya 1:14:06 kurang lancar barusan. Dokter Ben 1:14:09 ya yaang ya 1:14:12 ekonomi harus dikuatin dulu Mangga. 1:14:15 Maka, maka kenapa misalnya ee ada yang 1:14:18 namanya negara di empat ya, grup empat 1:14:20 itu Indonesia, Iran, Pakistan, Turki ya, 1:14:23 itu kan upaya-upaya untuk mandiri kud 1:14:25 ada selatan-selatan, saya kan 1:14:27 selatan-selatan, banyaklah grup-grup 1:14:30 ekonomi sebenarnya itu harus 1:14:31 dimaksimalkan gitu ya untuk 1:14:33 kepentingan-kepentingan umat gitu ya. 1:14:35 Kemudian masalah mata uang gitu kan. 1:14:37 Bagaimana misalnya Indonesia sekarang 1:14:38 tuh kerja sama denganama Thailand 1:14:40 misalnya bilateral itu pakai uang rupiah 1:14:43 atau misalnya dengan negara Arab 1:14:44 misalnya pakai apa mata uang 1:14:47 masing-masing karisnya masing-masing 1:14:48 misalnya gitu. Artinya jangan sampai 1:14:50 masa dolar pun kita ee ketergantungan 1:14:52 sama Amerika kan. 1:14:54 Kalau masa dolarnya kita jadi 1:14:56 ketergantungan. Kemudian jangan 1:14:57 jauh-jauhlah masalah 1:14:59 ee apa ya masalah-masalah kecil masalah 1:15:02 gula kita belum mandiri, masalah pangan 1:15:04 kita belum mandiri, semua hal kita belum 1:15:05 mandiri. ya, bagaimana kita ee menjadi 1:15:08 bangsa yang kuat diperhitungkan sama 1:15:09 orang kalau mas kecilnya kita enggak 1:15:12 mandiri. 1:15:13 Saya pikir itu, Mas. Saya 1:15:14 h ada Ibu Yuli di Bekasi. Asalamualaikum 1:15:17 warahmatullahi wabarakatuh. Bagaimana 1:15:20 menurut narasumber ini ketika konflik 1:15:24 yang terjadi di Sudan juga ee 1:15:26 pengaruhnya di Palestina 1:15:29 dan juga apa yang bisa kita bantu untuk 1:15:31 masyarakat Sudan? Terima kasih. Baik. 1:15:35 saya ke Bang Bizar dulu. 1:15:38 Iya. Ee sangat terkait menurut saya 1:15:40 karena 1:15:41 kalau kita lihat ee pemain-pemain 1:15:43 asingnya itu sama menurut saya dalam 1:15:45 genosi dari Gaza ada Amerika Serikat dan 1:15:48 di Israel dan dalam konflik Sudan itu 1:15:50 juga sama ya. Ya. Kemudian ini jangan 1:15:53 lupa yang sering juga sering ditutupi 1:15:54 nih dokter Band Mas Angga ya. bahwa niat 1:15:57 Israel mencaplok Gaza itu salah satunya 1:15:59 motif terbesar itu ekonomi sebenarnya 1:16:02 karena Gaza itu punya ladang gas ya 1:16:04 dan kemudian Israel itu juga sedang 1:16:05 membangun terusan Bengurion untuk 1:16:08 menyaingi terusan Su yang ada di Mesir 1:16:11 gitu dan salah satu penghambat terusan 1:16:13 Bengurion ini kan bisa dibangun oleh 1:16:14 Israel salah satunya Gaza karena masih 1:16:16 ada perlawanan dari Gaza karena kan 1:16:18 terusan Ben Gurian itu bersebelahan 1:16:19 nanti sama Gaza. 1:16:20 He gitu ya. Jadi, nah ini bisa kita 1:16:22 tarik nanti jalur kekuatan ekonomi 1:16:25 Israel ee maritim yang nanti juga 1:16:27 menguasai wilayah Laut Merah, India dan 1:16:30 hingga kemudian sampai ke Eropa seperti 1:16:32 itu. Jadi menurut saya ini saling 1:16:34 terkait makanya kenapa kan isu Sudan ini 1:16:36 juga menjadi perhatian bagi Amerika dan 1:16:37 Israel. Karena kalau Sudan ini stabil 1:16:40 kemudian tumbuh menjadi negara yang anti 1:16:42 terhadap Israel dan Amerika ini bahaya 1:16:44 bagi mereka. 1:16:45 Bahaya. Iya. 1:16:46 Makanya ee Amerika Serikat dan Israel 1:16:48 kan terus berupaya untuk ee bisa 1:16:50 berkomunikasi atau juga bisa menjalin 1:16:53 hubungan baik dari pihak militer Sudan 1:16:56 maupun ke militer RSF ya. Walaupun tadi 1:16:58 ya banyak kalangan menilai bahwa Amerika 1:17:01 Serikat sebenarnya dan Israel itu lebih 1:17:03 memilih kekuatan-kekuatan paramiliter 1:17:05 ya yang karena apa? Mereka sudah bisa 1:17:07 dikendalikan 1:17:09 ya. Mereka secara persenjatan juga 1:17:10 dibackup oleh Israel, oleh Uni Emirat 1:17:13 Arab yang itu menjadi sekutunya Amerika. 1:17:15 Jadi ini punya kaitan satu sama lain ya. 1:17:17 Bahkan tadi bisa dibilang dokter band 1:17:19 tuh benar. Bisa jadi ini juga isu Sudan 1:17:21 ini diangkat lagi ya. Ini di tengah 1:17:22 memanfaatkan genjatan-senjata yang ada 1:17:23 di Gaza. 1:17:24 Nah, 1:17:26 ya kan gitu. Karena ee kita mengetahui 1:17:28 Israel kan politiknya ekspansionis. Dia 1:17:30 kalau perang berhenti dia malah mati 1:17:32 gaya tuh. 1:17:33 Ya, 1:17:34 Israel itu negara yang [tertawa] eksis 1:17:35 kalau ada perang gitu. Doter B. Kalau 1:17:37 enggak ada perang itu Netany itu enggak 1:17:39 bisa bikin narasi-narasi patriotisme, 1:17:41 narasi-narasi membangkitkan orang-orang 1:17:43 Israel untuk melawan Hegem musim di 1:17:45 Timur Tengah. Justru dia enggak punya 1:17:46 mainan tuh, enggak punya gorengan. 1:17:48 Heeh. Heeh. He 1:17:49 gitu. Makanya ee konflik Timur Tengah 1:17:51 enggak pernah bisa selesai ya selama ada 1:17:53 Amerika dan Israel di situ. 1:17:55 Nah, iya 1:17:56 gitu ya. Kalau selama kalau Israel, 1:17:59 Amerika enggak eksis, saya yakin tu 1:18:00 Timur Tengah sudah damai itu Adam 1:18:02 Sentosa gitu. Tetapi karena dia masih 1:18:04 eksis di situ, maka dia akan terus 1:18:05 melakukan upaya untuk bisa menguasai 1:18:07 wilayah Timur Tengah. 1:18:09 Iya, 1:18:11 Dr. Ben, ada tambahan pengaruh dari 1:18:13 konflik di Sudan ini? 1:18:16 Iya, saya pikir gitu, Mas. Jadi memang 1:18:18 ee saya saya ketahw kata ee Fazatiya itu 1:18:23 ya memang memang Islam gaya itu 1:18:26 memang saya lihat ee 1:18:28 jujur saya katakan bahwa saya enggak 1:18:29 enggak enggak habis pikir ya di 1:18:31 pikirannya di otaknya pemimpin emiran 1:18:34 anak apa yang dicari gitu loh artinya. 1:18:36 Heeh. Heeh. 1:18:37 Kenapa begitu hubbud dunia gitu ya arti 1:18:39 membela m-back up Israel gitu ya. 1:18:41 Iya. Artinya dengan mengorbankan 1:18:43 saudaranya di Sudan itu saya itu saya 1:18:45 jujur saya katakan saya agak agak puyung 1:18:48 saya mikirnya ada orang seperti itu ya. 1:18:49 Jadi kalau misalnya Israel backup RSF 1:18:53 kata Bang Pazero, saya bisa maklumi lah 1:18:55 ya Amerikaumilah ini ini 1:18:58 ini emirat artinya 1:18:59 iya 1:19:00 itu yang yang sesama muslim ya dia tahu 1:19:03 konsekuensinya secara agama tapi 1:19:05 tapi dia itu menafikan semua itu ya dia 1:19:09 mencoba untuk mendestabilisasikan Sudan 1:19:11 itu untuk kepentingan-kepentingan ee apa 1:19:13 kekayaan apa yang yang apa ya 1:19:16 memanfaatkan istilah itu ya. He. 1:19:18 Jadi sekali lagi saya katakan bahwa 1:19:19 memang Indonesia yang paling bisa 1:19:22 bermain dalam hal inilah untuk bisa 1:19:25 ee melakukan pendekatan ke PBB atau 1:19:27 mengadakan apa sidang istimewa. Sidang 1:19:30 istimewa pun enggak ada ya di 1:19:31 administratif istimewa. Okah khusuk oki 1:19:33 lah ya. bicara masa sudah apa sih yang 1:19:35 harus kita lakukan ini sekitar ratusan 1:19:38 ribu orang sudah mati misalkan saya saya 1:19:40 yakinlah kalau misalnya negara turun 1:19:41 semua 1:19:42 atau kalau uni arab agak agak agak 1:19:44 kenceng ada yang tekan itu ya bak Saudi 1:19:47 Arabia tekan bahwa ya harus ajaklah ee 1:19:51 apa e bawa kelompok ini untuk bisa 1:19:53 berunding masa kita enggak bisa 1:19:54 merunding gitu loh. Saya pikir gitu, 1:19:56 Mas. Jadi memang memang ee harus cepat 1:19:59 ini kan ini kan nyawa manusia kalau kaum 1:20:01 muslimin kan. 1:20:02 Betul. Iya. 1:20:03 Enggak enggak Semarang walaupun saat 1:20:04 walaupun dibedangkan banyak satu pun 1:20:06 jadi masalah nih kalau 1:20:08 H. 1:20:10 Baik dokter Ben ini kita sudah dibatasi 1:20:12 oleh waktu ya saya bacakan WhatsApp 1:20:15 terakhir ini. Alhamdulillah dari 1:20:17 pendengar setelah mengikuti siaran ini 1:20:21 jadi terbuka pemikiran apalagi tentang 1:20:23 konflik di Sudan. Dan ternyata selalu 1:20:27 biang keoknya itu ada Amerika dan negara 1:20:31 Israel. Saya akan ke penutup dari Bang 1:20:34 Pizaro terlebih dahulu dari seluruh 1:20:36 pembahasan kita. Penutup yang ingin 1:20:38 diingatkan kepada pendengar apa dari 1:20:40 Bang Pizaro? 1:20:41 Iya eh dari semua diskusi ini Mas Angga 1:20:44 dan Dr. Band satu sisi karena saya juga 1:20:46 berbicara di depan dokter band aktivis 1:20:48 kemanusiaan radio Rasil juga yang peduli 1:20:50 kemanusiaan. ini sudah saatnya Indonesia 1:20:52 membantu. 1:20:53 H 1:20:54 ya yang mendesak sekarang itu membantu 1:20:56 dalam ee akses makanan dan pangan 1:20:59 ya di sana karena terjadi kelaparan yang 1:21:01 sangat akut di sini di sana 1:21:03 dan sudah sautnya DPR, Komisi 1, 1:21:05 Lembaga-lembaga kemanusiaan dan juga 1:21:07 pemerintah ini memikirkan hal ini ya 1:21:09 gitu. Ada lagi nanti juga masalah 1:21:11 sanitasi air bersih. Sudan kita 1:21:13 mengetahui Afrika mengalami juga problem 1:21:15 air di sana. Apalagi terjadi apalagi 1:21:18 terjadi sekarang akibat perang ini juga 1:21:21 keperluan untuk minum sanitasi itu juga 1:21:23 sangat ee dibutuhkan ya. Maka dari 1:21:26 diskusi ini saya berharap Mas Angga kita 1:21:28 tergerak ya bisa membangun Sudan ya. 1:21:30 Karena Afrika seperti saya bilang itu 1:21:33 bukan negara yang asing bagi kita, bukan 1:21:34 benua asing bagi kita itu. Karena Afrika 1:21:36 dari dulu juga terlibat upaya dukungan 1:21:39 terhadap Indonesia, dukungan terhadap 1:21:41 masyarakat Indonesia dan lain 1:21:43 sebagainya. Maka ee saya berharap ini 1:21:45 dari sini kita bisa terketuk untuk 1:21:47 membantu Sudan dan juga Palestina. 1:21:49 Jangan lupa ini juga enggak bisa kita 1:21:52 hilangkan begitu saja walaupun namanya 1:21:53 Cheesire tapi masih terus digempur oleh 1:21:55 penjajah ya. Dan kita mengetahui 1:21:58 skenario Amerika Serikat dan Israel itu 1:22:00 ingin benar-benar mencaplok Gaza dan 1:22:02 menyingkirkan kelompok-kelompok 1:22:03 perlawanan. Ini endurance kita Mas Angga 1:22:05 harus kuat ini. 1:22:06 Betul. Betul ya. Nafas kemanusia harus 1:22:09 kuat nih. Karena kita terus didera 1:22:11 masalah di terus didera problem di 1:22:15 lembaga di kemanusiaan dan sudah 1:22:16 seharusnya kita sebagai bangsa yang 1:22:19 berdaulat yang antikolonialisme kita 1:22:21 juga bisa berperan dalam diplomasi. 1:22:24 Begitu Mas. 1:22:24 Oke. Baik. Luar biasa. 1:22:27 Dr. Ben penutupnya dari dr. Ben 1:22:30 ya. Saya ingat Mas enggak dulu eh Bul 1:22:33 dulu tahun saya lupa tahunnya tahun 2014 1:22:36 atau 2015 itu 1:22:37 he 1:22:38 Mer itu mengirim eh tim itu Pak Dr. Yosi 1:22:41 sama Dr. Hendri kalau enggak salah saya 1:22:43 tu berdua tu 1:22:44 kelah saya tuh ketemu sama Dubesudan 1:22:46 mereka minta bantu salah satunyaah 1:22:48 vaksin ya vaksin 1:22:49 kemudian kita turun ke sana saya enggak 1:22:51 ikut ee drusi sama sama drter henri itu 1:22:55 kita menilai satu itu memang memang 1:22:56 masalah-masalah kesehatan sangat-sangat 1:22:59 butuh ya butuh di sana itu. He. 1:23:02 Tapi gimana kata Bang Pizaro ini memang 1:23:03 harus ada apa ya atau kita ketemu sama 1:23:06 MUI atau ngundang-undang ee Kemlu ya 1:23:09 untuk bicara masalah. Saya pikir bahwa 1:23:11 sekarang kan Pak Anata ini kan dar 1:23:13 kelompok ee muslim apa politik muslim 1:23:15 istilahnya ya. Artinya 1:23:17 ya memang bisa kita a diskusi ini 1:23:19 mungkin kalau Bangaru punya akses bisa 1:23:22 di di apa kita diskusiah lagi ya karena 1:23:24 Afrika itu enggak boleh kita tinggalkan 1:23:26 ya apalagi 1:23:28 yang masyaallah itu ya 1:23:29 ya mudah-mudahanlah dengan perhatian 1:23:31 semua kita ini walaupun kita apa yang 1:23:33 bisa kita lakukan ya mudah-mudahan bisa 1:23:37 bisa terselesaikanlah masalah ini 1:23:39 masalah pemberontakan di Sudan saya 1:23:42 pikir itu Masangga 1:23:44 baik 1:23:46 Dr. Ben, terima kasih banyak juga ini 1:23:48 kepada temu narasumber kita Bang Pizaro. 1:23:51 Terima kasih banyak Bang Pizaro sudah 1:23:53 bergabung di acara BMBT malam hari ini. 1:23:58 Kita akhiri pertemuan kita di malam hari 1:24:00 ini. Ikhwan akhwat, terima kasih banyak 1:24:01 atas kebersamaan Anda. Mohon maaf atas 1:24:04 segala kesalahan kata dan sekali lagi 1:24:06 terima kasih kepada para narasumber kita 1:24:08 di malam hari ini. Semoga apa yang kita 1:24:11 bahas, kita diskusikan, dan kita 1:24:12 sampaikan kepada pendengar bermanfaat 1:24:15 bagi Anda semua. Kami undur diri. Mohon 1:24:17 maaf atas segala kesalahan kata. Billahi 1:24:19 taufik walhidayah. Subhanakallahumma 1:24:21 wabihamdika ashadu alla ilaha illa anta 1:24:23 astagfiruka wa atubu ilaik. 1:24:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:24:26 wabarakatuh.