Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahimahim. 0:08 [musik] 0:15 Asalamualaikum warahmatullahi 0:17 wabarakatuh. 0:19 Waalaikumsalam warahmatullah. 0:20 Alhamdulillahiabbil alamin wabihi 0:23 nastain wa ala umurid dunya waddin 0:25 wasalatu wasalamu ala asrofilyaai wal 0:28 mursalin wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:31 Qallahu taala fil quranil karim. 0:33 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 0:36 Qolu subhanaka la ilma lana illa ma 0:39 alamtana innaka antal alimul hakim. 0:42 Sadaqallahuladzim. 0:44 Allahumma sholli wasallim wabarik ala 0:46 Muhammad wa ala ali nabiyina Muhammadin 0:49 wa ala alihi wasohbihi ajmain. 0:51 Alhamdulillahirabbil alamin. Masih 0:53 dipancarkan dari Jalan Masjid 0:54 Silaturahim nomor 36 Cibubur Bekasi. 0:57 Inilah Radio Silaturahim dan Rasil TV 1:00 untuk Islam yang satu. Ikhwan akhwat 1:03 yang dimuliakan Allah Subhanahu wa 1:05 taala, bagaimana kabar Anda di malam 1:07 ini? Semoga dalam keadaan sehat 1:10 walafiat. Senang sekali saya Fauzi 1:12 Ridwanul Haq ditemani oleh Neza dan juga 1:16 Yusuf Subangkit dapat kembali menemani 1:19 ikhwan akhwat dalam program tadabur 1:22 Al-Qur'an edisi Senin 1:26 20 Zulhijah 1446 1:30 Hijriah dan juga bertepatan dengan 1:32 tanggal 16 Juni 2025 bersama guru kita 1:36 almukaram Ustaz Doni Amir Sagaf. 1:40 Alhamdulillah beliau sudah hadir bersama 1:42 kita. 1:44 Maka kita sapa guru kita terlebih 1:46 dahulu. Asalamualaikum warahmatullahi 1:47 wabarakatuh, Ustaz. 1:49 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:51 wabarakatuh. 1:52 Bagaimana kabarnya, Ustaz? 1:54 Alhamdulillah 1:56 ee barokah. Mudah-mudahan semua 1:58 pendengar dan pemirsa Rasil TV di mana 2:00 pun berada juga penuh barokah pada malam 2:03 hari ini. Insyaallah. 2:05 Alhamdulillah. Amin. Baik, Ikhwan Awat. 2:07 Ikwan akhwat sekalian sudah didoakan 2:09 oleh Ustaz Doni semoga ikhwan akhwat di 2:13 mana pun Anda berada dan dalam kondisi 2:16 yang sehat-sehat walafiat. Amin. 2:19 Insyaallah. Baik ikhwan akhwat. 2:21 Insyaallah Ustaz Doni pada malam ini 2:25 akan menjelaskan tentang empat kisah 2:29 yang berkaitan dengan bulan Zulhijah. 2:32 Iya. 2:33 Apa saja empat kisah yang berkaitan 2:35 dengan Zulhijah? Nanti kita akan 2:37 sama-sama dengar dari Ustaz Doni. Namun 2:40 sebelumnya bagi Anda yang ingin 2:41 berinteraksi 2:43 langsung dengan Ustaz dalam sesi tanya 2:45 jawab nanti dapat menghubungi di 2:48 0218451512. 2:51 Dan bagi ada yang ingin bertanya melalui 2:53 WhatsApp dapat mengirimkan di 2:55 0811999720. 3:00 Semoga kajian ini dapat memberikan 3:03 manfaat kepada ikhwan akhwat. tentunya 3:06 ini ee 3:09 kisah-kisah yang berkaitan dengan bulan 3:11 Zulhijah ini ee akhir tahun menutup 3:15 akhir tahun 1446 Hijriah ya, Ustaz? Ya, 3:18 betul. Iya. 3:20 Baik, Ikhwan Awat kita mari kita semak 3:24 dan dengarkan 3:26 tentang empat kisah yang berkaitan 3:28 dengan bulan Zulhijah yang akan 3:30 disampaikan oleh Ustaz Doni Amir Sagaf. 3:33 Tafadul Ustaz. 3:34 Baik, terima kasih. Kang Fauzi. 3:37 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 3:39 warahmatullah wabarakatuh. 3:41 Waalaikumshamdulillah. 3:43 Alhamdulillahilladzi anzalakin fiubil 3:46 mukminin liydadu imanan maimillahi 3:51 junudunusamawati wal ard wallahu aliman 3:55 hakima. Asalatu wassalamu ala al mabutur 3:58 rahmatan lil alamin asrofal anbiyaai wal 4:01 mursalin wa ala alihi wasohbihi ajmain. 4:04 Amma ba'd. Ee para pemirsa Rasil TV, 4:09 para pendengar Radio Rasil, ikhwan dan 4:11 akhwat. Bapak Ibu yang dirahmati Allah 4:14 di mana pun berada. Alhamdulillah di 4:16 penghujung bulan Zulhijah ini kita 4:17 kembali bisa ee bersama-sama insyaallah 4:21 akan mentadaburi ayat-ayat Al-Qur'an 4:25 yang penuh barokah. Dan insyaallah di 4:27 bulan haram ini, bulan Zulhijah ini 4:30 mudah-mudahan kebarokahan itu 4:32 bertambah-tambah, berlipat-lipat 4:35 sehingga Allah Subhanahu wa taala rida 4:36 kepada kita semua. Dan apa yang akan 4:38 kita bahas nanti insyaallah kita sharing 4:41 bersama nanti insyaallah betul-betul 4:43 bisa ee menjadi amal saleh yang layak 4:46 untuk kita bawa pulang ee ke kampung 4:48 halaman kita yang sejati yakni negeri 4:51 akhirat. Selawat dan salam mari 4:53 senantiasa kita sampaikan curahkan 4:56 kepada baginda Nabi Muhammad sallallahu 4:58 alaihi wasallam. Allahumma shi wasallim 5:00 wabarik alaihi waa alihi wasbihi ajmain. 5:04 Semoga kita istiqamah terus belajar. 5:07 terus kita mengamalkan dan mendakwahkan 5:09 serta memperjuangkan nilai-nilai yang 5:12 beliau sallallahu alaihi wasallam telah 5:13 tinggalkan untuk hidup kita di atas 5:15 dunia ini. 5:16 Amin. 5:17 Ee Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, 5:18 ikhwan akhwat sekalian, 5:20 saya tampilkan di layar Rasil TV ya ee 5:25 empat kisah di dalam Al-Qur'an yang 5:27 berkaitan dengan bulan Zulhijah. Kenapa 5:29 ini penting? Saya mulai begini Bapak 5:31 Ibu. Kita semua tahu negara Korea 5:34 Selatan, ya. Korea Selatan ini satu dari 5:37 sedikit negara yang ee apa pertumbuhan 5:42 ekonominya itu sangat pesat di dunia. 5:45 Satu dari sedikit ya. Jadi, jadi sedikit 5:48 sekali negara yang pertumbuhan 5:49 ekonominya sangat pesat itu dan satunya 5:52 adalah Korea Selatan. Bahkan kalau kita 5:55 perhatikan sekarang di mana-mana Korea 5:56 Selatan-Korea Selatan gitu ya, mulai 5:58 dari kulinernya ee kemudian juga apalagi 6:03 drama Koreanya ya ee musiknya itu yang 6:07 di apa konser apa segala macam gitu ya. 6:10 Ee demikian pula ee teknologinya ya ee 6:15 otomotifnya ya dan seterusnya. Nah, tapi 6:19 yang mungkin ee luput untuk disadari 6:23 adalah semua yang terjadi, kebaikan yang 6:26 terjadi kepada Korea Selatan ya artinya 6:28 pertumbuhan ekonomi kesejahteraan yang 6:31 sekarang didapati oleh Korea Selatan itu 6:34 sebetulnya berhutang kepada Al-Qur'an, 6:36 berhutang kepada satu ayat Al-Qur'an. 6:39 Dan di sinilah pentingnya kita untuk ee 6:41 belajar gitu ya, supaya ee kita sadar 6:45 diri kok ee orang yang bukan Islam, 6:47 negara yang bukan Islam bisa dapat 6:49 benefit Quran. Artinya walaupun 6:51 benefitnya dalam dalam arti hanya dunia 6:54 saja ya mereka ee apa kesejahteraan 6:58 dunianya saja. 7:00 Selama tidak kembali kepada ee Islam 7:03 yang ee apa sebagai syariat, maka tentu 7:06 saja tidak bernilai ukhrawi, tidak 7:08 bernilai akhirat ya. Tapi 7:09 setidak-tidaknya ee apa ada kejadian ee 7:14 pertambahan kesejahteraan yang luar 7:15 biasa dan itu semua berkaitan dengan 7:18 Al-Qur'an. Kok bisa begitu? Nanti kita 7:20 buka ya. Jadi harusnya kitalah yang 7:22 memiliki itu semua. Karena Nabi 7:24 sallallahu alaihi wasallam nanti 7:25 bersabda ini saya saya tampilkan dulu 7:28 sabda Nabi sallallahu alaihi wasallam ya 7:30 dalam ee Sahih Annasai nomor hadis 2631. 7:34 Demikian pula dalam Sunan at-Tirmidzi 7:37 nomor hadis 810 dan dalam Sunan Imam 7:39 Ahmad nomor hadis 387 dalam kitab yang 7:42 kesatu. Kalimat Nabi sallallahu alaihi 7:45 wasallam diriwayatkan oleh Abdullah ibn 7:47 Mas'ud radhiallahu anhu adalah eh tabiu 7:51 bainal haji wal umrah. Ya, lakukanlah 7:54 haji dan umrah gitu. Ee jadi haji dan 7:58 umrah yang terjadi di bulan Zulhijah ini 8:01 sebetulnya bukan bukan sekedar event, 8:04 bukan sekedar ee apa peristiwa yang cuma 8:08 lewat begitu saja, euforianya cuma 8:11 ramai-ramai sebentar terus ee selesai. 8:14 Tidak ada standarnya, ada tolak ukurnya 8:18 itu gitu ya. Ada yang harus di ee di 8:22 apa? Dievaluasi sebetulnya ya. Bukan 8:25 dievaluasi penyelenggaraan 8:28 penyelenggaraannya saja, tapi ee setiap 8:31 orang yang berangkat haji dan umrah di 8:33 bulan Zulhijah ini mestinya mengevaluasi 8:36 diri apakah sudah sudah mencapai apa 8:38 yang disebutkan Nabi sallallahu alaihi 8:39 wasallam dalam hadis-hadis ini. Kalimat 8:41 Nabi, tabiu bainal haji wal umrah. Ya, 8:44 lakukanlah haji dan umrah. Fainnahuma 8:47 karena keduanya itu yanfianil faqro 8:51 wazzunub. Karena keduanya itu yakni haji 8:54 dan umrah itu tolak ukurnya adalah 8:57 menghilangkan kefakiran dan dosa-dosa 9:02 gitu. Dosanya iya ee oke. Tapi ini ada 9:05 yang menarik itu kalimat Nabi 9:07 menghilangkan kefakiran gitu. Harusnya 9:10 haji dan umrah itu menghilangkan 9:11 kefakiran gitu. Nah, fakir ini kan 9:15 sesuatu yang luas nih. Nah, jemaah 9:17 sekalian ya, ikhwan akhwat, Bapak, Ibu. 9:19 itu sesuatu yang luas, lebih luas 9:21 daripada kemiskinan fakir itu. Jadi 9:23 kalau kalau orang miskin diambil dari 9:25 kata maskana yang artinya kesengsaraan 9:28 gitu ya, itu kelihatan kesengsaraannya 9:31 gitu. Tapi kalau orang fakir itu enggak 9:33 kelihatan dia bahwa dia fakir itu apa 9:37 tidak bisa langsung terlihat begitu 9:39 saja. Ee jadi misalkan orang duitnya 9:42 banyak gitu tapi ee badannya sakit. Ee 9:47 fakir berarti dia fakir dalam hal 9:49 kesehatan ya, ketidakmampuan fakir itu. 9:53 Eah jadi orang duitnya banyak nih ya 9:56 tidak miskin tentu saja tapi tidak 9:58 sehat. Nah itu fakir dia. Begitu juga 10:01 orang misalkan badannya sehat, duitnya 10:04 banyak tapi keluarganya tidak harmonis 10:07 gitu ya. Ee itu juga fakir juga. fakir 10:10 keharmonisan rumah tangga, 10:12 ketidakberdayaan dia di situ. Maka nanti 10:15 kalau Bapak, Ibu misalkan ikhwan-akhwat 10:17 buka Quran surah Albaqarah ayat 273 10:21 itu ya 273 itu 10:23 kalimat Allah begini. Lil fuqar lil 10:26 fuqaradina uhsiru fiibilillah la 10:29 yastatian fil ard yahsabuhumul jahilu 10:33 agniya taauf. ee infak terbaik itu kata 10:37 Allah kepada para orang fakir. Mereka 10:40 itu adalah orang-orang yang ee salah 10:42 satunya tidak punya waktu untuk mencari 10:45 dunianya karena habis waktunya di jalan 10:48 Allah. Itu fakir juga mereka itu. 10:50 Sementara tidak kelihatan dia. Sehingga 10:53 orang-orang yang tidak mengerti di 10:55 sekeliling dia tidak tahu kalau orang 10:57 itu fakir. Dan mereka tidak minta-minta 11:00 kepada manusia. La yasalunanasa ilhafa. 11:03 Enggak minta kepada manusia. Ee itu 11:05 kadang-kadang orang luput juga tuh ya 11:08 orang-orang para guru, para ustaz di 11:10 sekitar kita itu ya boleh jadi mereka 11:13 orang fakir karena mereka tidak memiliki 11:15 kemampuan keuangan itu gitu karena 11:18 enggak sempat berbisnis, enggak sempat 11:19 bekerja gitu. Jadi kadang-kadang kita 11:22 memperhatikan orang-orang miskin tapi 11:24 lupa orang-orang fakir gitu. Nah, jadi 11:27 ee kata Nabi kembali kepada hadisnya ya 11:31 harusnya 11:32 umrah dan haji itu menghilangkan 11:34 kefakiran dan dosa. Dosanya sih oke kita 11:38 kita pahamlah ya kalau dosanya itu ya. 11:40 Ya, tapi kefakiran ini kok bisa begitu 11:43 ya gitu ya. Kok menghilangkan kefakiran 11:45 gitu loh. Ee terus terang kalau kita 11:48 boleh evaluasi ya jemaah haji kita itu 11:51 terbanyak di dunia. Jadi data tahun 2024 11:55 di layar Rasil TV saya tampilkan 241.000 11:58 orang jemaah haji Indonesia 2024 itu 12:02 terbanyak seluruh dunia. Demikian pula 12:04 kalau digabung jemaah haji dan umrah ini 12:07 juga data tahun 2024 ada sebanyak 12:10 R.487.000 12:12 Rib orang Indonesia yang berangkat ee ke 12:16 tanah suci untuk haji dan umrah. Terus 12:18 meningkat setiap tahunnya. Dan jumlah 12:20 ini jumlah terbanyak di seluruh dunia 12:23 ya. Jumlah terbanyak di seluruh dunia 12:25 Bapak Ibu. R.467.000 12:29 orang. 12:31 Nah, tentu saja evaluasi kita tadi 12:34 kepada hadis Nabi sallallahu alaihi 12:35 wasallam tadi apakah sudah menghilangkan 12:37 kefakiran ini? Padahal kata Nabi tabiu 12:41 bainal haji wal umrah fahuma yanfianil 12:44 faqunub ya menghilangkan kefakiran dan 12:48 dosa gitu lah. Terus terang harus kita 12:51 harus kita berani untuk autokritik ya 12:54 kepada diri kita sendiri, berkaca kepada 12:57 diri kita sendiri supaya betul-betul ee 12:59 kita dapati di mana harusnya ee apa ee 13:03 menghilangkan kefakiran itu. 13:05 menghilangkan kefakiran seperti ee apa? 13:08 Api yang menghilangkan karat. Nah, gitu 13:11 ya. Bapak, Ibu yang dirahmati Allah. 13:12 Jadi, sebetulnya ee ee ini hal yang amat 13:16 krusial bagi kita untuk kita ee perbaiki 13:19 supaya ee sesuai dengan standar yang 13:22 telah disampaikan oleh Nabi sallallahu 13:24 alaihi wasallam. Demikian pula kurban 13:26 kita. Kurban gitu juga Bapak, Ibu. 13:29 Kurban itu kan oleh Allah dibuat 13:33 standarnya itu kurban itu Quran surah 13:36 Al-Haj ayat 37 kan surah 22 bolak-balik 13:39 kita dengar kalimatnya ini standar 13:42 kurban itu ya ee ini yang berkaitan 13:45 dengan Zulhijah ya bulan Zulhijah ada 13:47 yang berhaji, ada yang berumrah, ada 13:48 yang berkurban. 13:50 Standar kurban itu bukan dagingnya, 13:53 bukan berapa banyak kilonya, bukan 13:55 berapa banyak ee hewannya, berapa ekor, 13:58 bukan itu. Tapi kata Allah yang sampai 14:02 itu takwanya, konversi atau perubahan 14:05 seseorang dari takwanya itu. Itu yang 14:08 sampai ya. Layanallaha luhumuha wa 14:13 dimauha wakialuhu 14:16 attaqwa minkum. Tidak akan sampai kata 14:18 Allah ya darahnya hewan kurban, 14:21 dagingnya hewan kurban. Bukan itu yang 14:24 nyampai kepada Allah. Yang nyampai 14:26 kepada Allah itu adalah seberapa 14:28 takwanya seorang pekorban itu, gitu. 14:31 Nah, jadi sebetulnya di sini ada PR kita 14:34 nih untuk menjelaskan ya apa itu takwa 14:37 dalam konteks kurban. Apa itu yanfianil 14:41 fakr tadi dalam konteks ee haji dan 14:44 umrah. Nah, menariknya Bapak Ibu, 14:48 Korea Selatan pernah mengalami keajaiban 14:50 Quran itu ya walaupun mungkin mereka 14:53 enggak sadar gitu ya, kita juga mungkin 14:55 enggak sadar. Nih kembali kepada Korea 14:58 Selatan tadi ya. Tahun 0-an 15:01 mereka itu masih negara miskin. Ini 15:04 dicatat oleh si NBC ini Bapak, Ibu ya 15:07 jemaah sekalian. Si NBC mencatat ini di 15:10 layar saya tampilkan tahun 1 pendapatan 15:14 per kapita ya rakyat Korea Selatan. 15:17 Artinya rata-rata orang Korea Selatan 15:20 itu cuma uangnya cuma sekitar Rp1,4 juta 15:25 per tahun. 15:27 Per tahun. R,4 juta tuh kalau dibagi 12 15:31 kira-kira cuma Rp100.000-an. 15:33 Cuma Rp100.000 kurang eh 100.000 R lebih 15:36 dikitlah ya. Pendapatan rata-rata orang 15:38 Korea sebulan. Sebulan ya. Indonesia 15:42 dulu tahun 60-an sudah di atas Rp500 15:46 ya. Jadi waktu itu ee Korea Selatan 15:49 negara miskin tapi berkembang dengan 15:52 cepat sampai menembus angka 35.000 15:56 US Do atau Rp519 juta rata-rata orang 16:01 Korea punya duit setahun pada tahun 16:03 2021. 16:05 Jadi dari 100.000 melonjak menjadi R19 16:10 juta 16:13 per eh maaf dari Rp1,4 juta per tahun 16:16 melonjak jadi Rp519 juta per tahun. 16:19 Pendapatan rata-rata orang Korea 50019 16:23 juta itu kalau dibagi 12 itu kira-kira R 16:27 jutaan 1 bulannya. 16:31 Rata-rata orang Korea punya uang Rp50 16:33 juta ya rupiah. Rupiah kita ya rata-rata 16:36 1 bulan gitu ya. Kenapa bisa begitu? Dia 16:39 berhutang sama Al-Qur'an ini karena ada 16:42 peristiwa ya di mana presiden mereka 16:45 waktu itu tahun 3 namanya Park Chunghi 16:49 presidennya itu waktu dia berkunjung ke 16:53 ke Malaysia dia tertarik dengan satu 16:57 kaligrafi 16:59 yang ada ter ee apa tergantung kaligrafi 17:03 itu di ee kantor wakil perdana menteri 17:07 Malaysia yang saat itu dia kunjungi 17:09 yakni Tun Abdur Razak. 17:11 Nah, dia tanya sama interpreter atau 17:14 penterjemah itu ya mengenai apa tulisan 17:17 isi tulisan yang ada di tembok ya Tun 17:21 Abdul Razak gitu ya kaligrafi itu. Lalu 17:23 dijelaskan ya oleh interpreter oleh 17:26 penterjemah bahwa kalimat itu adalah isi 17:30 dari ayat suci kami yakni surah Arra'du 17:33 surah ke-13. Potongan ayatnya di ayat 17:36 yang ke-11. potongannya di pertengahan 17:38 ayat itu ada kalimat innallaha la 17:42 yugyiru ma biquin hatta yugiru ma 17:44 bianfusihim. Ya kata penterjemah kurang 17:48 lebih Tuhan tidak akan mengubah nasib 17:50 seseorang, nasib sebuah bangsa sampai 17:53 mereka mengubah diri mereka sendiri 17:57 gitu. Potongan ini, Pak, potongan dari 17:59 ayat surah Ar-Ra'du ya. Surah Arra'du 18:02 surah ke-13 ayat yang ke-11. Nah, 18:05 rupanya berkesan ayat ini, kata-kata ini 18:08 oleh Park kepada Park Chuki berkesan. 18:11 Sehingga begitu dia kembali ke Korea, ke 18:12 negaranya, kemudian dia menerapkan 18:15 sebuah program yang sangat terkenal di 18:17 dunia ekonomi. Nama program itu Semaul 18:20 Undong. Semaul Undong itu adalah program 18:23 untuk masyarakat supaya bisa pintar 18:26 mengelola keuangan negara. Nah, jadi 18:29 duit negara tuh dikasih ke masyarakat 18:31 suruh bikin proyek-proyek strategis 18:33 nasional. ee bukan kepada perusahaan 18:37 ya. Nama program itu Semaul Undong 18:40 namanya. Jadi duit negara ya pinjaman 18:43 luar negeri diberikan kepada masyarakat. 18:46 Nih kamu diberi uang sekian ya tahun 18:49 depan atau 2 tahun lagi kamu harus 18:51 membuat harus membangun ee jalan ya 18:55 sekian puluh kilometer. Nah gitu ya. 18:58 Begitu juga yang lainnya. Kamu harus 18:59 bisa bikin rumah sakit. Nah ini uangnya 19:02 ya. Jadi perusahaan-perusahaan itu tidak 19:05 dipakai oleh Park Junghi. Yang dipakai 19:07 adalah kelompok masyarakat supaya 19:09 uangnya lari atau masuknya ke 19:11 masyarakat. Nah, tentu saja masyarakat 19:13 di situ kan kesulitan kan ya. Tiba-tiba 19:16 suruh bangun rumah sakit, tiba-tiba 19:19 suruh bangun ee irigasi, tiba-tiba suruh 19:22 bangun sekolah gitu ya, tiba-tiba suruh 19:25 bikin jalan raya. Gimana bisa? Orang 19:28 enggak pernah belajar. selama ini hanya 19:30 perang saudara dengan eh Korea Utara. 19:33 Nah, di situlah Park Chunghi 19:36 mengkampanyekan kalimat yang dia jumpai 19:39 di kantor Tun Abdul Razak 1963 19:43 tahun 0 dia mengeluarkan program semaul 19:47 Undong itu di mana-mana di seluruh Korea 19:50 Selatan ditulis besar-besar kalimat 19:52 Tuhan tidak akan mengubah nasib Korea 19:54 sampai Anda mengubahnya sendiri. Kalimat 19:57 itu adalah kalimat yang diambil dari 19:59 dari Malaysia waktu itu waktu dia 20:02 berkunjung ke sana dan itu adalah ee 20:05 ayat ke-11 dari surat Arraadu 20:07 penggalannya 20:09 dalam pidatonya. Jadi dia juga 20:10 mengucapkan itu ya. Artinya dia mau 20:13 bilang sama rakyatnya, "Kalau kalian 20:15 saat ini belum bisa, belum punya ilmunya 20:18 dalam membangun jalan raya, dalam 20:21 membangun irigasi, bagaimana teknik 20:23 sipilnya dan lain sebagainya, kalian 20:25 punya waktu 1 tahun, ayo belajar, 20:28 uangnya disiapkan oleh negara." Nah, 20:31 tidak ada alasan untuk tidak belajar 20:33 karena Tuhan tidak akan mengubah nasib 20:35 Korea sampai Anda mengubahnya sendiri. 20:38 Eh, kalimatnya dijadikan begitu tuh oleh 20:40 Pak Cuki itu ee terinspirasi atau 20:42 diambil dari Al-Qur'an. Dan rupanya 20:45 berhasil, Bapak, Ibu ya. Program itu 20:48 berhasil 20:50 dari tahun 1970 sampai 1979 itu berhasil 20:54 tuh ada 9 tahun ee pendapatan per kapita 20:59 Korea Selatan itu tidak pernah 21:03 yang paling yang tidak pernah lebih 21:05 tinggi daripada 9 tahun. Sejak 1970 dan 21:09 79 sampai 79. 9 tahun itulah yang 21:12 tertinggi sepanjang sejarah Korea. 21:15 Ya, belum pernah setinggi itu lagi. 21:17 Belum pernah ya. Jadi kehebatan Korea 21:20 Selatan sekarang dengan ekonominya itu 21:23 bersandar kepada program semaul Undong 21:26 yang 9 tahun digagas oleh Parunghi. Ee 21:29 tahun '9 dia ditembak mati ya. Ee 21:33 program itu pun berhenti Bapak Ibu ya. 21:36 Nah, jadi 9 tahun itulah yang menjadi 21:38 istilahnya kalau orang ekonomi bilang 21:40 fundamental dasar ekonomi Korea Selatan. 21:43 Dan itu semua bersandar pada program 21:45 SMAUL Undong. Dan program semaul Undong 21:47 itu bersandar pada kalimat Tuhan tidak 21:50 akan mengubah nasib Korea sampai Anda 21:52 mengubahnya sendiri. Dan kita tahu itu 21:54 mengambil dari Al-Qur'an surah Ar-Ra'du 21:56 ayat ke-11. Nah, kalimat itu dulu 22:00 terkenal sekali di mana-mana itu ya, di 22:03 seluruh di seluruh Korea itu, Bapak, 22:05 Ibu. Ee jadi ikhwan akhwat sekalian ee 22:08 melihat sepotong ayat Al-Qur'an tapi 22:12 berhasil ya mendapatkan benefitnya. Kok 22:15 bisa begitu ya? Nah, ini saya merasa 22:18 merasa malu dengan diri saya sendiri 22:20 sebagai orang Islam, sebagai orang Islam 22:23 yang akrab dengan Al-Qur'an. 22:25 menghafalkan Al-Qur'an dari kecil, dari 22:27 muda gitu ya, dari remaja ya, 22:30 bolak-balik baca Quran tapi kok 22:32 benefitnya tuh kayaknya kita belum dapat 22:34 gitu ya. Ada apa di situ? Nah, 22:37 jawabannya mungkin Bapak, Ibu yang 22:39 dirahmati Allah, ikhwan-akhwat sekalian, 22:43 mungkin selama ini kita melihat 22:45 ibadah-ibadah itu wabil khusus dalam 22:49 bulan Zulhijah ini apalagi itu hanya 22:51 sekedar ibadah mahdoh saja atau event 22:55 tahunan saja. Nyembelih kurban. Ya 22:58 sudah, nyembelih kurban. Niat untuk 23:00 berbagi-bagi kurban kepada orang lain. 23:02 Sudah selesai, udah. Padahal tidak 23:05 berhenti di situ ibadah haji datang ke 23:08 tanah suci ya mungkin menangis di Padang 23:11 Arafah gitu ya ingat dosa ketika 23:14 melontar jamarat demikian pula berniat 23:16 untuk tidak lagi apa ee untuk menjadi 23:19 orang baik gitu ya. Tapi [berdehem] 23:21 begitu kembali ke tanah air ah balik 23:23 lagi dia kepada karakter sebelumnya gitu 23:26 ya. Nah, apalagi ada berita memalukan 23:29 juga tuh beberapa waktu lalu saat saat 23:32 ee apa? Pelaksanaan ibadah haji, yakni 23:35 di hotel tempat orang Indonesia, jemaah 23:39 Indonesia menginap gitu ya. Tiba-tiba 23:41 terdengar alarm ya di seluruh di di 23:45 semua lantai di hotel itu [berdehem] 23:47 sampai-sampai semua orang harus keluar 23:51 ya. Banyak orang-orang yang sudah lanjut 23:53 usia yang tergopoh-gopoh harus keluar 23:56 karena dikira betul-betul ada kebakaran 23:58 gitu ya. Rupanya apa? Rupanya alarm di 24:03 gedung hotel itu tertrigger bunyinya itu 24:07 ya. Jadi jadi bunyi alarmnya itu karena 24:11 dipakai ada satu kamar yang dipakai buat 24:13 merokok oleh jemaah-jamaah haji 24:16 Indonesia. Jadi begitu banyak asapnya 24:19 sampai dikira oleh alarm itu terjadi 24:21 kebakaran gitu. Akhirnya heboh satu 24:24 hotel ya, satu hotel itu dan 24:28 betapa kasi jemaah-jamaah lain yang 24:31 kondisinya sudah ee tua baru pulang dari 24:35 melakukan ibadah haji dari apa ee jalan 24:40 kaki atau apa capek gitu mau istirahat 24:43 ya. Tapi harus terjadi peristiwa seperti 24:45 itu. Itu peristiwa yang memalukan gitu. 24:48 Jadi haji, haji dan ee mungkin umrahnya 24:52 itu ya sampai di tanah air enggak ada 24:56 terjadi perubahan apa-apa dalam 24:57 karakternya. Ee sehingga ee apa ee 25:01 dampak yanfianil fakr tadi yang 25:04 disampaikan Nabi sallallahu alaihi 25:05 wasallam itu enggak kelihatan gitu. 25:07 Demikian pula e dampak ketakwaan yang 25:10 Allah Subhanahu wa taala jelaskan 25:12 mengenai orang-orang yang berkurban 25:14 tadi. Tidak juga tidak kelihatan juga 25:16 karena tidak terjadi perubahan 25:17 signifikan kecuali hanya ee apa? 25:20 Penyembelihan hewan kurban saja ya. 25:24 Nah, Bapak Ibu gimana caranya ya supaya 25:26 kita bisa ee sampai ke dalam perubahan 25:29 tadi itu? E dalam surat Arra'du itu 25:31 Allah bilang begini kan. Innallaha la 25:33 yugir biquin. Allah tidak akan mengubah 25:36 nasib suatu kaum. Itu sudah kunci. Itu 25:38 kunci Allah kunci. Tidak akan mengubah, 25:41 tidak akan berubah nasib suatu kaum itu. 25:44 Ee nasib sebuah keluarga enggak akan 25:47 berubah. Nasib satu kaum tidak akan 25:49 berubah. Nasib seseorang tidak akan 25:52 berubah. Sampai kapan? Sampai dia 25:54 mengubah jiwanya. 25:56 Hatta yugiru mafusihim. Jiwanya dia 25:59 sendiri 26:01 yang harus berubah. 26:02 Nah, sebetulnya peluang perubahan itu 26:06 ada di setiap event-event ya yang 26:10 terjadi setiap tahun dalam syariat 26:12 Islam. Bapak, Ibu ya, ikhwan-akhwat 26:14 sekalian. Ada orang bertanya, "Gimana, 26:16 Ustaz, saya kok susah aduh apa 26:20 berkomunikasi dengan anak saya, anak 26:22 saya dibilangin susah gitu ya." 26:25 Sebetulnya perubahannya tidak akan 26:27 terjadi sampai orang tua itu mengubah 26:29 karakternya dia sendiri. karakternya 26:32 beliau sendiri. 26:34 Nanti kita buka ini ya harusnya ke situ 26:37 ya. Karena kata Allah ini janji Allah 26:40 inallahirus 26:43 gitu. Nah kalau park chunghi tadi 26:47 presiden Korea Selatan itu dia mengubah 26:50 karakter masyarakat Korea Selatan dengan 26:53 tangan besi. Jadi dia bilang ini program 26:57 semaul Undong ini Tuhan tidak akan 26:58 mengubah nasib Korea sampai Anda 27:00 mengubahnya sendiri. dia dapat dari 27:02 Quran tuh. Tapi implementasinya ya oleh 27:05 dia e orang suruh belajar kalau enggak 27:07 mau belajar ya nanti ada ada yang nanti 27:11 ditangkap masuk penjara ya ada yang 27:13 dibunuh apa dan lain sebagainya kalau 27:15 sampai terjadi kegagalan tangan besi dia 27:18 e sehingga tahun '9 ya dia ditembak mati 27:22 oleh orang-orang yang tidak suka dengan 27:24 dia. Nah kalau kita Bapak Ibu kita ini 27:27 pemilik Al-Qur'an artinya umat Islam itu 27:30 kan pemilik Al-Qur'an kita ini. kita 27:32 tahu lebih banyak daripada parkhi. Dia 27:35 cuma tahu mungkin satu ayat ini yang dia 27:37 temui di ee Malaysia waktu dia 27:39 berkunjung gitu ya. Kalau kita tahu isi 27:42 Quran itu semuanya gitu ya, maksudnya ee 27:45 Al-Qur'an itu akrab dengan kitab. Maka 27:47 kita pun tahu bahwa perubahan jiwa itu 27:53 akan terjadi 27:55 kalau 27:57 kita betul-betul mentelaah. 28:00 Mentelaah apa? 28:02 mentelaah kisah-kisah [menghela napas] 28:05 di dalam Al-Qur'an 28:07 gitu. 28:09 Jadi, setiap event ya di sepanjang tahun 28:13 itu itu ada kisahnya 28:16 di dalam Al-Qur'an. 28:18 Nah, maka kata Allah nih surat Hud ayat 28:20 120 28:21 di layar Rasil TV saya tampilkan. 28:24 Silakan kalau Bapak, Ibu, ikhwan akhwat 28:25 mau buka di ee rumah ya para pendengar 28:28 radio Rasil. Kalimat Allah begini. Ini 28:31 penting sekali nih. Surat Hud ayat 120. 28:33 Inilah metodenya. Metodenya ya. Metode 28:37 mengubah karakter kita ya. Jadi 28:39 berangkat haji ada kisahnya itu yang 28:42 harus kita pelajari supaya karakter kita 28:44 berubah seperti itu. Berkurban ada 28:47 kisahnya ya. Harusnya kita berubah 28:50 seperti itu nanti kita buka. Demikian 28:52 pula yang lainnya ya. Misalkan tahun 28:55 depan nih, bulan depan gitu ya, bulan 28:57 Muharram ya kan kita tahu itu adalah 29:00 bulan hijrah ya kan. ee biasanya akan ee 29:04 hijrahnya Nabi ee itu ada kisahnya itu 29:07 kisahnya kita pelajari misalkan surah 29:09 ke2 Albaqarah ayat 207 kisah hijrahnya 29:14 Suhaib Ibnu Sinan radhiallahu anhu itu 29:17 eh apa eh waminanasi yasri nafsahillah 29:24 wallahu bil ibad kalimatnya 207 surah 29:27 Albaqarah itu asbabun nuzulnya mengenai 29:31 Suhaib Ibnu Sinal yang merupakan 29:34 penghijrah atau yang berangkat hijrah 29:36 terakhir. Nah, beliau lepaskan semuanya 29:39 harta kekayaan beliau itu demi bisa 29:41 hijrah kepada Rasulullah di Madinah 29:44 gitu. Demikian pula Isra Mikraj ya. Ah, 29:48 tentu saja ada kisahnya ya. Sebagian 29:50 riwayat mengatakan dua ayat terakhir 29:52 dari surah Al-Baqarah itu adalah ayat 29:55 yang didapat Nabi sallallahu alaihi 29:57 wasallam ya diberikan kepada Nabi 29:59 sallallahu alaihi wasallam di ee waktu 30:01 peristiwa mikraj ee begitu dua ayat 30:04 terakhir itu ee dan lain sebagainya 30:07 kisah-kisahnya itu. Eah demikian pula 30:10 bulan Ramadan apalagi itu ya kisahnya 30:13 banyak sekali itu. Kenapa kok ee Allah 30:16 katakan dia syahrul Qur'an e syahr 30:18 Ramadan alladzi unzila fil Quran? 30:20 Padahal Al-Qur'an sudah diturunkan sejak 30:22 awal dulu. Tapi perintah Ramadan baru 30:25 terjadi di tahun kedua hijrah Nabi 30:27 sallallahu alaihi wasallam. Ya, rupanya 30:29 bersamaan hampir bersamaan juga dengan 30:32 perintah pindah kiblat ke Makkah dulunya 30:36 ke Baitul Maqdis. Apa yang terjadi di 30:38 situ? Nah, gitu. Ee jadi semua ada 30:41 kisahnya [berdehem] dalam Al-Qur'an itu. 30:43 Belum lagi kisah-kisah nabi-nabi yang 30:45 lain 30:47 yang berkaitan dengan itu semua gitu ya. 30:49 Nah, Bapak Ibu yang dirahmati Allah, 30:52 dalam ayat ini Allah mengatakan waquusu 30:55 alika bilir rusul. Dan kami kisahkan itu 31:00 semua kisah-kisah rasul itu ya kepada 31:03 kalian semua. Walaupun ini khitabnya 31:05 kepada Nabi awalnya alaika. Tapi kepada 31:07 kita semua yang ee mendapatkan warisan 31:10 Al-Qur'an ini kan ya ee untuk apa 31:13 dikisahkan kisah-kisah tersebut dalam 31:16 Quran? Kisah itu memakan jumlah 31:19 terbanyak dalam Quran itu kurang lebih 31:22 70% isi Quran itu kisah yang berulang 31:25 itu lah. Tujuannya apa? Supaya kata 31:29 Allah mausabbitu bihi fuadak. supaya 31:33 dengan kisah tadi itu kami meneguhkan, 31:38 mengkokohkan 31:40 ya fuadak 31:42 ya pemahamanmu 31:45 ya mengkokohkan karaktermu, 31:48 mengkokohkan dirimu dengan kisah itu. Ee 31:53 lalu apa kalimat berikutnya? Waja fi 31:56 hadil haq. Dan kami datangkan di dalam 31:59 kisah itu kebenaran wauah. Demikian pula 32:02 ee mauah ya atau pelajaran wazikro lil 32:06 mukminin. Dan demikian pula ini semua 32:08 adalah peringatan bagi orang-orang yang 32:11 beriman. Nah, jadi dengan kisah itulah 32:15 kita bisa mengubah jiwa kita. Nah, jadi 32:18 Zulhijah demikian pula bulan-bulan yang 32:21 lain itu sepanjang tahun itu ada 32:24 kisahnya. 32:25 Belajarnya ke situ kita berangkat haji 32:27 nih ya. tubuh kita berangkat haji. Tapi 32:30 di sana kita belajar dari kisah yang 32:33 berkaitan dengan tempat dan waktu haji 32:36 itu. Sehingga kita pulang membawa 32:38 karakter yang sudah berubah. Ya, 32:41 pelajarannya di mana? Ya, di Padang 32:43 Arafah itu ketika Nabi Nabi Adam, Siti 32:46 Hawa, kemudian juga ee apa? Iblis gitu 32:50 ya. diusir dari surga tiga makhluk ini. 32:53 Tapi kemudian berbeda ya Allah kepada 32:56 kepada tiga ketiganya itu. Kepada iblis 32:59 Allah melaknat selama-lamanya tapi 33:01 kepada Adam dan Hawa Allah ampuni dan 33:03 Allah rahmati. Kenapa? Nah ada kisahnya. 33:07 Ee jumpanya Nabi Adam Siti Hawa di mana? 33:10 Di Padang Arafah. 33:12 Jadi wukuf di Arafah wajib bagi semua 33:15 jemaah haji. Ee wajib semuanya enggak 33:18 boleh, enggak bisa digantikan. Enggak 33:20 bisa bayar dam ya, enggak bisa bayar 33:23 kifarah ya, harus wukuf Arafah, alhaju 33:26 arafah. Nah, harusnya di di situ apa 33:29 yang kita bawa pulang? Kisah ya, 33:31 perjumpaan Nabi Adam dan Siti Hawa 33:33 menunjukkan di situ belajar dari Nabi 33:35 Adam dan Siti Hawa gitu. Jadi, geser 33:38 paradigma jangan seperti iblis, tapi 33:40 seperti Adam dan Hawa. Nah, itu yang 33:43 harusnya kita bawa pulang. Demikian pula 33:46 kisah pekorbanah ini yang mungkin akan 33:48 kita bahas ya. 33:49 [berdehem] 33:50 Lebih jauh kisah pengkorban. Pengkorban 33:54 pertama di dunia ini adalah dua orang 33:57 anak Nabi Adam, yakni Hamil dan Qabil. 34:00 Bapak, Ibu hadirin yang dirahmati Allah. 34:02 Nah, dalam kisah ini Allah ajarkan 34:05 kepada kita standar takwa untuk para 34:09 pengkurban itu kayak apa? Eah, itu kayak 34:13 apa dia [berdehem] standar takwa itu? 34:14 Kan tadi yang sampai kepada Allah hanya 34:16 takwanya gitu kan ya. takwanya kayak apa 34:19 itu? Ee jadi kalau kita enggak kalau 34:22 kita enggak buka, kita enggak enggak 34:24 tahu ya bahwa ada ada standar yang 34:27 seperti itu harusnya ya. Nanti kita buka 34:29 yang ini ya. Saya lanjut dulu. Kisah 34:32 ketiga adalah kisah Nabi Nabi Ibrahim 34:34 dan ini sudah sering kita dengar Nabi 34:36 Ibrahim dan keluarga beliau yakni anak 34:39 beliau Ismail, istri beliau ee Siti 34:42 Hajar. ya. Tapi mungkin ya pembahasannya 34:45 tidak tidak sampai atau tidak utuh ya. 34:50 Karena dalam ee kisah Ibrahim dan Ismail 34:53 ini sebetulnya betul-betul adalah kisah 34:57 rumah tangga ya. Karena di dalamnya ada 35:00 kalimat ee di dalam surat Assfat ayat 35:02 102 ada kalimat ya budayaiyah wahai 35:05 anakku dan ya abati. Panggillah Nabi 35:08 Ismail kepada Nabi Ibrahim kepada 35:10 bapaknya. Wahai anakku", kata Nabi 35:12 Ibrahim kepada Nabi Ismail. Nah, lalu 35:15 wahai bapakku, kata Nabi Ismail gitu ya. 35:18 Jadi kisahnya itu adalah bagaimana 35:20 menjadi orang tua dan bagaimana menjadi 35:22 anak, 35:24 gitu. Ee tentu saja kisah-kisah yang 35:26 lain mengenai Nabi Ibrahim dan keluarga 35:28 beliau ini banyak gitu. Makanya ee apa 35:32 ee komprehensif, menyeluruh gitu 35:34 sebetulnya gitu ya. Nah, jadi dari situ 35:37 kita harusnya bisa membawa ee karakter 35:40 Bapak, Ibu, Ikhwan akhwat sekalian. Nah, 35:42 kisah keempat ya adalah kisah Rasulullah 35:45 sallallahu alaihi wasallam. Ketika 35:47 beliau itu ya mengharapkan punya anak 35:51 laki-laki, lalu anak laki-laki beliau 35:53 wafat. 35:55 Nah, Allah perintahkan kepada beliau 35:56 untuk fasolli labirbika wanar. Ya, 36:00 dirikanlah salat dan menyembelihlah. 36:02 berkorbanlah menyembelih 36:04 ituakaal 36:06 abtar. Di balik kisah ini pelajaran luar 36:09 biasa kepada kita semua harusnya kita 36:12 kita dapatkan begitu. 36:14 Nah, dari empat kisah ini tentu tidak 36:18 waktunya mungkin enggak cukup kita bahas 36:19 semuanya. Mungkin kita fokus dulu kepada 36:22 kisah pengkorban ya, yakni dua orang 36:25 anak Adam, Habil dan Qabil ya. 36:30 terdapat ee dalam surah Al-Maidah surah 36:34 ke-el ayat 27 36:37 Bapak Ibu. Jadi 36:40 kata Allah begini sebelum [berdehem] 36:41 sebelum ke surat Albaidah kita ulangi 36:43 sedikit ayat 37 surah Alhaj tadi ya. 36:47 Lalallah 36:49 luhumuha wuha wqwaum. 36:53 tidak akan sampai kepada Allah dagingnya 36:56 hewan kurban, darahnya hewan kurban. 36:59 Tidak sampai. Tapi yang sampai adalah 37:01 takwanya kalian. Ya, takwanya kalian. 37:05 Jadi, kuncinya takwa gitu ya. Nah, 37:08 begitu juga takwa itu disampaikan juga 37:11 oleh Allah ketika Habil dan Qabil ini 37:13 dua orang ini berkurban. Yang satu 37:15 diterima, yang satu enggak diterima. 37:17 Tentu saja yang diterima adalah yang 37:18 takwa. Cuma nanti ada penjelasan 37:21 takwanya kayak apa ya. Coba kita bacakan 37:24 dulu. 37:27 Bacakanlah ya, ceritakanlah, 37:31 jelaskanlah kepada umat kisah tentang 37:34 dua orang anak Adam dengan 37:36 sebenar-benarnyaan. 37:42 Ketika mereka berdua berkurban 37:48 lalu Allah terima dari yang satu. Ya, 37:51 pada riwayatnya disebutkan yang diterima 37:53 itu adalah Habil. Diterima dari Habil. 37:57 Walam yutaqobbal minal akar. Sementara 37:59 Allah tidak terima dari yang satunya 38:01 lagi, yakni qabil. Enggak diterima. 38:03 Nah, lalu yang tidak diterima ini 38:06 menunjukkan 38:07 sifat aslinya dalam berkurban itu. Dan 38:10 inilah kenapa dia tidak diterima. Dia 38:13 bilang begini, "Qala laaktulannak." 38:17 saya bunuh kamu. Ee kenapa kok dia 38:20 bilang saya bunuh kamu? Saya bunuh kamu 38:23 itu karena di dalam kisah ini [berdehem] 38:25 si Qobil yang tidak diterima ini itu 38:29 kurban yang dia berikan kepada Allah itu 38:32 tidak murni 38:34 tapi ada maunya. 38:37 Ada udang di balik batu. Dia pengin 38:40 menikahi yang satu yang perempuan. 38:43 Untuk itu dia berkurban supaya dia boleh 38:46 menikahi yang dia inginkan. 38:50 Nah, lalu tidak diterima oleh Allah. 38:52 Maka itu dia marah betul kepada yang 38:54 diterima. 38:56 Nah, jadi pelajaran langsungnya adalah 39:00 kalau kita berkurban jangan seperti 39:02 Qabil. Jangan seperti Qabil itu 39:05 maksudnya 39:07 bersihkan kurban kita. Jangan ada 39:10 embel-embel keinginan kita. Seperti 39:12 misalkan 39:14 ada orang berkurban ya, ah saya 39:18 kurbannya ke daerah sana aja, Ustaz. 39:21 Misalkan daerah A misalkan gitu ya. Oh, 39:24 boleh, Pak. Bagus itu daerah A. Kenapa 39:27 Bapak pengin berkorban ke sana? 39:30 Ya, ini kan hitung-hitung anulah ya. 39:34 Hitung-hitung investasilah, Ustaz. 39:36 Maksudnya 39:38 ini ada rencana saya pemilu yang akan 39:41 datang. akan jadi calon legislatif di 39:44 daerah itu. Maka mulai dari sekarang 39:47 saya berkurbanlah di sana supaya orang 39:49 kenal kepada saya 39:51 gitu. Nah, itu ada udang di balik batu 39:54 tuh ya. Ya, kalau kalau mau nanti saja 39:58 yang lain aja. Kalau kalau misalkan 39:59 pengin dikenal ya dengan cara yang lain 40:01 sajalah. Nah, kurbannya itu bersihkan 40:03 hanya untuk Allah Subhanahu wa taala. 40:06 Seperti yang diterima nih, anak Adam 40:08 yang diterima hamil. Dia murni kepada 40:11 Allah saja dia. Ya. Maka itu ketika 40:14 ketika saudaranya bilang, "Saya bunuh 40:16 kamu." Laulan saya bunuh kamu. Kata 40:19 Habil yang diterima qa innama 40:21 yataqobbalullahu minal muttaqin. Kata 40:24 kata Habil gini, "Yang diterima tuh dari 40:26 orang yang bertakwa saja." Nah, gitu. 40:30 Jadi, hati-hati kita kalau kurban itu 40:32 kalau ditanyakan secara fikih ya 40:34 tentu-tentu jawabannya bisa-bisa saja. 40:37 Misalkan ditanya gini, "Boleh enggak, 40:39 Ustaz, saya berkurban di daerah di 40:41 daerah yang untuk nanti saya baju jadi 40:44 calek gitu ya?" Mungkin kalau ditanyakan 40:47 secara fikihnya ya bisa-bisa saja, 40:49 enggak ada masalah. 40:51 Tapi kalau ditanyakan secara hakikat 40:53 ketakwaannya karena kata Allah yang 40:55 sampai itu bukan daging kurbannya saja 40:58 ya. Layallaha nuubuha wa dibauha. Ya, 41:02 yang sampai itu apa? Takwanya. Dan takwa 41:05 itu seperti seperti Habil bukan seperti 41:07 Qabil. Ee Qabil itu dia ada baunya ya. 41:11 Berkurban itu ada baunya dia. Ee lalu 41:14 kalimat berikutnya di ayat 28 ya. Ini 41:16 kan ayat 27 ya ikhwan akhwat. Surat 41:19 Almaidah ayat 27 nih yang saya tampilkan 41:21 di layar TV sekarang nih. Nah, ayat 41:24 28-nya setelah Habil tadi menjelas 41:28 mengatakan kepada saudaranya, "Innama 41:30 yataqobalullahu minal muttaqin." Yang 41:32 diterima Allah cuma dari orang bertakwa. 41:34 Lalu Habil menunjukkan 41:37 ee bagaimana itu sebetulnya ketakwaan 41:40 yang dimaksud itu dalam konteks kurban 41:43 ini. Nah, makanya nanti kita harusnya 41:45 merujuk ke kisah ini nih ya untuk 41:48 menilai apakah kurban kita sudah diterim 41:51 benar-benar gitu ya sesuai dengan ee apa 41:55 petunjuk Allah atau belum gitu. 41:59 Hamil mengatakan begini kepada 42:01 saudaranya tadi yang pengin membunuh 42:03 dia. Dia bilang begini, 42:09 ma ana bibadiak. 42:15 Wahai saudaraku, kalau kamu 42:19 akan menggunakan tanganmu 42:22 untuk membunuh saya sebagaimana 42:25 ancamannya tadi, maka ketahuilah 42:29 saya tidak akan menggunakan tangan 42:32 saya." Ya, artinya saya punya tangan 42:34 juga sama seperti kamu. Sebetulnya bisa 42:38 saja saya membalas perbuatanmu, 42:41 bisa saja saya membalas kezaliman yang 42:43 kamu lakukan kepada saya. 42:46 Tapi saya tidak akan melakukan itu bukan 42:49 karena saya tidak mampu, bukan karena 42:52 saya tidak marah, bukan karena saya 42:53 tidak sedih gitu ya, bukan karena saya 42:55 tidak kecewa, tapi alasannya adalah inni 42:58 akhafullaha rabbal alamin. Alah, saya 43:02 tidak akan berbuat itu karena saya takut 43:05 kepada Allah Tuhan semesta alam ini. 43:09 Gitu. Itulah takwa yang dimaksud dalam 43:12 konteks kurban ini, gitu. Jadi orang 43:16 yang berkurban dengan benar itu yang 43:18 sampai takwanya itu adalah seperti 43:20 Habil. 43:23 Dia akan berubah 43:26 cara pandangnya itu terhadap 43:28 saudara-saudaranya itu berubah. 43:31 Ya. Jadi kalau sebelum kurban mungkin 43:34 cara pandangnya begini. Dia bilang, 43:38 "Kalau kamu berbuat baik kepada saya, 43:42 menghormati saya, saya akan menghormati 43:44 kamu. Tapi kalau kamu tidak menghormati 43:47 saya, oh jangan harap saya menghormati 43:50 kamu." Itu kalau sebelum kurban tuh 43:53 harusnya setelah kurban, setelah 43:56 sembelih hewan kurban berubah tadi 43:58 kata-katanya. Jadi seperti apa? 44:00 Kira-kira begini. 44:02 Kalau kamu menghormati saya, berbuat 44:05 baik kepada saya, maka saya tentu akan 44:08 berbuat baik kepadamu, menghormatimu. 44:11 Tapi kalau kamu tidak menghormati saya 44:14 atau tidak berbuat baik kepada saya atau 44:16 menzalimi saya, maka 44:20 itu urusanmu sendiri dengan Allah. 44:23 Saya tidak akan membalas 44:27 perbuatan burukmu, tidak akan berbuat 44:30 zalim kepada kamu. Bukan karena saya 44:32 tidak mampu, 44:34 gua saya tidak mampu, tapi karena saya 44:37 takut kepada Allah. Inni akfullahabbal 44:40 alamin. Maka saya tetap akan berbuat 44:42 baik kepadamu walaupun kamu tidak 44:44 berbuat baik kepada saya. 44:47 Nah, mestinya kurban itu tolak ukurnya 44:49 ini, Pak. Hadirin yang dirahmati Allah, 44:51 Bapak, Ibu. Jemaah sekalian, ikhwan 44:54 akhwat di mana pun berada, tolak ukurnya 44:56 itu. Jangan sampai kita berkurban 44:58 bertahun-tahun ini, tapi sudah 45:01 bertahun-tahun pula kita tidak bicara, 45:03 tidak ngomong dengan adik kandung 45:05 sendiri karena ada satu persoalan, sakit 45:08 hati, marah, dan lain sebagainya. Itu 45:11 tidak boleh terjadi. Ya. Kenapa? Karena 45:14 tadi standar takwanya adalah inni 45:16 akhafullahabbal alamin. Saya takut 45:18 kepada Allah. saya tidak akan membalas 45:20 seperti apa yang kamu lakukan kepada 45:21 saya. Itu urusanmulah sama Allah tuh. E, 45:24 tapi saya akan terus berbuat baik. 45:28 Gah, jadi itu perubahan karakter dari 45:31 Qabil ke Habil yang harusnya terjadi 45:33 saat kita berkurban 45:36 gitu. Barulah kemudian takwa. Ini kan 45:39 ayat ini Allah tampilkan kepada kita. 45:41 Ini surat Al-Maidah ini mulai dari tadi 45:44 27, 45:46 kisah anak Adam kemudian 28 ini adalah 45:48 bagaimana ketakwaan Habil itu seorang 45:51 yang kurbannya diterima. Itu kan 45:53 sebetulnya contoh itu buat kita itu ya 45:56 kan contoh. Maka maka kata Allah tadi 45:58 dalam surat Hud ayat ke-120, kisah-kisah 46:02 ini tujuannya untuk mengokohkan 46:06 supaya pikiran kita jelas. 46:08 supaya kokoh karakter kita, teguh 46:11 karakter kita, gitu. Ee tahu kita apa 46:14 yang harus dilakukan, tahu kita 46:16 bagaimana harusnya kita mengubah 46:18 karakter. Karena kisahnya jelas sekali, 46:21 ya. Kisahnya jelas sekali. Eh, to the 46:24 point dan jelas kisahnya. Nah, jadi 46:28 ya pengkorban-pengkurban kita-kita semua 46:30 yang berkurban, Bapak Ibu yang dirahmati 46:32 Allah masih punya kesempatan untuk bisa 46:34 memperbaiki ini gitu ya. bisa perbaiki 46:37 ini ee dalam bulan Zulhijah ini wabil 46:39 khusus. Ee jadi kalau kita mengalirkan 46:43 darah hewan kurban 46:47 itu artinya sebetulnya kita harus 46:49 mencontoh Habil melepaskan dendam 46:53 marah yang tersimpan di dalam diri kita 46:56 wabil khusus kepada saudara-saudara 46:57 kita, saudara kandung, saudara sesama 47:00 muslim kita itu harus dilepaskan. Dan 47:04 ketika kita melepaskan tadi seperti 47:06 Habil, maka sebetulnya kita sedang juga 47:09 mengalirkan darah di tubuh kita ini 47:13 dengan baik. Nah, ini ada sebuah 47:16 penelitian di layar saya tampilkan 47:20 penelitian yang diterbitkan jurnalnya di 47:24 ee sebuah lembaga namanya National 47:26 Institute of Health di Amerika, di bawah 47:30 Kementerian Kesehatan Amerika. 47:32 Penelitian ini atau eksperimen ini 47:35 meneliti 47:36 orang-orang yang menyimpan dendam. Ya, 47:40 jadi kalimatnya recurring feeling of 47:42 anger ini yang di layar ini. May 47:45 increase a person's risk of developing 47:48 heart disease 47:50 recurring feeling of anger. Perasaan 47:53 marah yang berulang. Ya, berulang itu 47:56 karena tersimpan terus, enggak 47:58 kelar-kelar gitu ya. Ya, dendam. 48:01 Perasaan marah yang berulang itu 48:03 meningkatkan resiko serangan jantung 48:05 bagi seseorang. 48:07 Kok bisa begitu? Karena limiting the 48:11 blood vessel's ability to open karena 48:13 marah itu eh mengurangi kemampuan 48:17 pembuluh jantung untuk membuka. 48:21 Ya, jadi pembuluh jantung itu akan 48:24 menjempit ya ketika seseorang marah. 48:28 marah 48:30 eh itu ya ini di dilakukan penelitian 48:33 ini oleh ee apa beberapa orang psikolog 48:35 dan dokter antara lain namanya Lori 48:38 Friedman Donze PhD gitu ya di Amerika. 48:43 Ya, jadi bahkan sampai diteliti oleh 48:45 mereka ini kalau seseorang marah maka 48:48 kemarahannya itu berdampak kepada 48:51 jantungnya dan akan bertahan jantungnya 48:54 itu tidak bisa membuka atau menyempit 48:57 pembulu jantungnya selama 40 menit. 49:01 Ya, jadi ini kalimatnya ya eh fac 49:05 impairment because of anger tadi karena 49:07 marah tadi ketidakmampuan pembuluh darah 49:10 untuk membuka was sustain up to 40 minut 49:14 ya berlangsung selama 40 menit ke depan 49:17 after the initial initial recall event 49:20 that trigger the anger 49:23 yaah baru setelah 40 eh apa bertahan 40 49:26 menit setelah seseorang marah ya Jadi 49:30 kalau ada orang bilang, "Ustadz, saya 49:32 kalau marah ini cepat kok 5 menit juga 49:34 selesai." Tidak, itu tidak begitu. 49:36 Enggak begitu, gitu ya. Kalau perasaan 49:39 kita mungkin iya bilang begitu, tapi 49:41 jantung kita tidak. 40 menit ke depan 49:44 itu masih tidak bisa membuka dengan 49:46 benar. 49:47 Nah, makanya dalam penelitian ini 49:49 disebutkan bahwa aterosklerosis atau 49:52 penyempitan pembuluh darah di jantung 49:54 itu terjadi bukan hanya karena 49:56 endotelial sel atau sel yang memompa 50:00 jantung itu berkurang. Bukan hanya itu, 50:02 tapi karena terjadinya marah 50:06 di dalam diri seseorang gitu ya. Maka 50:09 kata Allah, 50:11 darah hewan kurban itu simbol 50:16 ya dengan kita mengalirkan darah hewan 50:19 kurban. Sebetulnya kalau kita contoh 50:21 Habil ya, kurban kita simbolnya adalah 50:25 ee hewan kurban yang dipotong tapi 50:27 karakternya seperti Habil. Takwa. Takwa 50:30 seperti hamil tadi namanya taqobullahu 50:32 minal muttaqin tadi yakni melepaskan 50:34 dendam dan marah itu laulani 50:39 ilulak tadi maka sebetulnya kita juga 50:42 sedang mengalirkan darah kita di dalam 50:45 tubuh menjadi lancar darah kita di dalam 50:48 tubuh itu ee jadi mengurangi penyempitan 50:51 pembuluh darah kita dan bahkan jadi 50:53 sehat ya jadi baik gitu kita. Nah, jadi 50:56 sebetulnya yang yang dapat benefitnya, 50:59 yang dapat keuntungannya 51:02 ya dari peristiwa Habil dan Qabil tadi 51:04 tentu saja si Habilnya yang ikhlas 51:07 karena Allah lalu dia bertakwa. 51:09 Ketakwaannya adalah dia katakan kepada 51:11 abangnya, "Wahai abangku, wahai kakakku 51:14 atau saudaraku, kalau kamu ingin 51:15 membunuh aku dengan tanganmu, aku juga 51:18 punya tangan, tapi aku tidak akan 51:19 membalas seperti itu karena aku takut 51:22 kepada Allah." Gitu ya. Jadi, jadi 51:25 itulah sebetulnya takwa yang 51:27 sesungguhnya gitu. Dan dan dalam konteks 51:30 dalam konteks ini takwa. Takwa itu dalam 51:33 kurban itu konteksnya adalah seperti 51:35 Habil, Bapak, Ibu. 51:38 Nah, di Indonesia kita ini kan 51:41 pengkurban itu banyak sekali gitu ya. di 51:43 catatan data itu 2024 itu ada 2,16 51:49 atau 2.160 51:52 ee rumah tangga yang berkurban gitu. 51:55 Nah, nilai kurbannya mencapai 28 triliun 51:59 perputaran uangnya itu. Ya, demikian 52:01 pula ee apa ee daging dagingnya itu ada 52:06 117.000 52:07 ton ya yang beredar itu. Nah, seandainya 52:12 semua pengkurban itu berhasil 52:15 ya sampai kepada ketakwaan 52:18 bukan hanya dagingnya saja tapi sampai 52:21 kepada ketakwaan sebagaimana hamil gitu 52:23 ya. Yakni salah satu salah satu 52:25 indikatornya adalah melepaskan dendam 52:27 dan marah. Ah, bayangkan betapa 52:30 berkahnya kehidupannya tadi. Kata Allah, 52:34 "Innallahairus." 52:39 Surat Hud tadi ya. Eh, maaf surah Arru 52:42 tadi, surat 13 tadi ayat ke-11 tadi ya. 52:45 Jadi bukan hewan kurbannya, bukan 52:47 nyembelihnya saja g bukan bukan itu saja 52:51 tapi harus sampai kepada perubahan nafs, 52:53 jiwa, karakter 52:56 kita. baru kemudian terjadi keberkahan 52:59 kepada kita, Bapak, Ibu, Ikhwan akhwat 53:01 sekalian 53:03 gitu ya. Nah, jadi itulah kira-kira satu 53:08 kisah dari empat kisah yang sebetulnya 53:10 ee terkait dengan bulan Zulhijah ini. 53:13 Cuma mungkin ee waktu kita enggak cukup 53:15 untuk membahas semuanya ya. Nah, 53:17 setidaknya kisah bagaimana Habil dan 53:20 Qabil sebagai pengkorban pertama di di 53:24 alam sem di alam dunia ini ya. Kemudian 53:27 ee ya satu diterima, yang satu tidak 53:29 diterima. Mudah-mudahan ee kita bisa 53:32 betul-betul menghayatinya dan ini kita 53:34 jadikan tolak ukur dia itu ya. Kita 53:37 jadikan dia sebagai panduan. Ini kisah 53:39 dalam Al-Qur'an itu jadi panduan. 53:42 bihi fuada yang dengan itu Allah ingin 53:46 meneguhkan, 53:47 mengkokohkan ya karakter kita ee jiwa 53:52 kita Allah kokohkan di situ ya. Nah, 53:55 mungkin ini satu kisah dulu, satu kisah 53:57 saja yang bisa kita bahas ya. Silakan 54:00 saya kembalikan kepada ee Kang Fauzi di 54:02 studio. Billahi taufik walhidayah. 54:03 Wasalamualaikum warahmatullahi 54:05 wabarakatuh. 54:07 Alhamdulillah ustaz. Jazakumullah 54:09 khairan. Berarti baru satu kisah, Ustaz, 54:10 ya? Masih ada tiga kisah lagi, Ustaz. 54:12 Masyaallah. 54:13 Betul. 54:13 Ee baik, Ikhwan Akhwat. Sudah satu kisah 54:17 yang dijelaskan oleh Ustaz Doni dari 54:19 empat kisah yang kisah pertama tuh 54:21 berarti tentang kurban. Nah, 54:26 kita sudah masuk ke sesi dua. Kita akan 54:30 sesi tanya jawab berdiskusi dengan 54:32 ikhwan akhwat. Silakan sampaikan 54:33 pertanyaan Anda. Pertanyaan pertama dari 54:37 Bapak Agus. Ustaz, asalamualaikum. 54:39 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 54:40 Waalaikumsalam warahmatullahi 54:41 wabarakatuh. Pak 54:43 Ustaz Doni, menurut saya pelajaran 54:45 terbaik dari orang tua ke anak yang ada 54:49 saat ini bukanlah di Jepang, Finlandia, 54:52 ataupun Amerika, tapi anak di Palestina, 54:56 Ustaz. Bayangkan mereka di tengah 54:58 gempuran Israel, anak-anak Palestina 55:01 tetap belajar dan mampu menghafalkan 55:04 Al-Qur'an. Bagaimana menurut pendapat 55:06 Ustaz? Tafadul, Ustaz. 55:07 Iya. Baik, betul sekali. Terima kasih 55:10 Pak Agus yang bertanya. Betul sekali. 55:12 Sebetulnya 55:14 dunia sekarang sedang menyaksikan. Maka 55:16 itu banyak orang yang ee masuk Islam ya, 55:21 terutama di dunia Barat itu karena 55:22 menyaksikan ee betapa hebatnya ya 55:26 orang-orang Palestina itu ya. Mereka 55:28 memiliki sesuatu kebahagiaan yang tidak 55:32 tidak diketahui oleh orang-orang yang 55:35 hanya melihat materialistik atau 55:37 duniawiah saja. 55:39 Ee saya secara pribadi ya punya 55:42 pengalaman langsung juga ya di Australia 55:47 ya di Melbourne itu ee banyak 55:49 masjid-masjid bukan bukan banyak lagi 55:52 waktu itu dikatakan setiap hari ada yang 55:54 masuk Islam dan alasan masuk Islamnya 55:57 karena melihat melihat warga Palestina 56:00 gitu. ee orang-orang yang ee kalau kita 56:03 perhatikan yang masuk Islam itu 56:04 orang-orang yang tidak sebelumnya tidak 56:07 tertarik dengan Islam ya. Tidak terik 56:09 dengan Islam dan kelihatannya memang 56:11 tidak akan ada ketertarikan kepada Islam 56:13 dia seandainya tidak ada peristiwa 56:15 Palestina ini gitu. Makanya kemudian 56:18 kita ee apa mengatakan luar biasa 56:20 orang-orang Palestina itu menjadi ee 56:23 martir gitu ya. menjadi martir ya demi 56:27 tersebarnya Islam itu kalau kita lihat 56:29 sudut pandangnya dari sudut itu wah luar 56:32 biasa gitu ya tapi tentu saja memang 56:34 kezaliman ini tidak bisa di ee biarkan 56:38 karena itu adalah bentuk kezaliman 56:40 terhadap ee seluruh manusia sebetulnya 56:42 gitu ya. Ya, tapi di sela-sela itu 56:45 memang Allah berikan ee apa? Hikmah yang 56:49 luar biasa juga ya banyaknya orang-orang 56:52 yang justru masuk Islam ya setelah 56:54 mereka menyaksikan apa yang sedang 56:56 terjadi di pentas dunia secara ee brutal 56:59 gini ya. Demikian kira-kira. 57:02 Hm. Alhamdulillah. Baik, demikian Pak 57:04 Agus semoga dapat menjawab. Pertanyaan 57:06 kedua dari Bapaknya di Jakarta Selatan. 57:09 Asalamualaikum warahmatullahi 57:10 wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam 57:12 warahmatullahi wabarakatuh. 57:13 Saat ini kita melihat banyak orang yang 57:16 berkurban dan diharapkan dengan 57:18 berkurban itu akan melahirkan ketakwaan. 57:22 Namun dengan banyaknya orang berkurban, 57:24 ternyata kejahatan kemungkaran di negeri 57:27 ini bukannya berkurang malah bertambah. 57:30 Hal seperti ini di mana letak salahnya? 57:33 Apakah kurbannya tidak diterima ataukah 57:35 kita yang masih jauh dari takwa, Ustaz? 57:38 Terima kasih. Iya, terima kasih, Pak. 57:41 Pak, Pak Anah tadi ya yang bertanya. 57:44 Betul sekali, Pak. Jadi ee kurban 57:48 demikian pula ibadah-ibadah kita yang 57:50 lainnya itu sasarannya sasaran sasaran 57:54 akhirnya itu adalah perubahan karakter. 57:57 Nah, itu yang selama ini tidak kita 57:59 bicarakan, tidak hadir di ruang-ruang ee 58:04 apa ee penjelasan gitu ya. Seandainya 58:08 semua orang berkurban itu dibriefing 58:11 dulu sebelum kurban bahwa harusnya 58:13 perubahan karakter terjadi pada diri 58:15 kita, Pak, para pengkorban seperti Habil 58:18 tadi. Ee begitu juga yang berangkat 58:21 haji, berangkat umrah. Tujuannya adalah 58:23 perubahan karakter gitu. Bukan hanya 58:26 sekedar ee apa doa dan lain sebagainya 58:29 bukan ya. Tapi perubahan terjadinya 58:31 perubahan karakter. Di sana belajar kita 58:34 tuh dari mana? Dari kisah Nabi Adam 58:36 Hawa. dari kisah Nabi Ismail, Nabi 58:38 Ibrahim dan Siti Hajar dan seterusnya. 58:41 Nah, itu kata Allah tadiul 58:47 dalam surat Hud ayat 120 tadi. Nah, jadi 58:49 itu yang belum yang belum kita bicarakan 58:52 itu yang belum terjadi itu belum terjadi 58:55 ke sana itu ya. Makanya sebetulnya ee 58:58 apa ee kita sudah beribadah, sudah 59:01 melakukan ritual, sudah melakukan 59:03 syariat, tapi sebetulnya sedikit lagi 59:06 yakni bagaimana syariat ritual dan 59:09 ibadah makd tadi mengubah karakter, 59:12 mengubah diri, mengubah jiwa gitu. Nah, 59:17 jadi betul sekali belum terjadi 59:19 perubahan ke sana, Pak ya, Pak Bapak 59:22 yang bertanya tadi ya kepada takwanya 59:25 ya. Demikian wallahuam. 59:28 Demikian Pak Anya semoga dapat menjawab. 59:30 Berikutnya pertanyaan ketiga dari Ibu 59:33 Dinda di Jatiwarna. Asalamualaikum 59:35 warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. 59:37 Waalaikumsalam warahmatullahi 59:38 wabarakatuh. 59:39 Ustaz Doni. Saya mau bertanya. Jika 59:43 ustaz tadi mengatakan Presiden Korea 59:45 Selatan berdasarkan data itu tadi ya, 59:47 Ustaz yang ditampilkan tadi ketika ingin 59:50 mengubah karakter pelajarannya sehingga 59:53 menjadi berhasil seperti saat ini di 59:56 negeri Korea Selatan. Bagaimana dengan 59:58 pola yang diterapkan oleh Gubernur Jawa 1:00:02 Barat 1:00:04 yang memasukkan anak nakal ke barak, 1:00:06 Ustaz? 1:00:07 Iya, iya iya iya. Nah, jadi sebetulnya 1:00:10 memang 1:00:12 ee saya kurang kompeten untuk menjawab 1:00:14 ini, tapi ee saya pikir seharusnya 1:00:17 memang ee tidak hanya dimasukkan ke 1:00:21 barak saja anak-anak yang mungkin nakal 1:00:24 dan lain sebagainya itu sebetulnya yang 1:00:26 terbaik adalah memberikan ee pola 1:00:29 pengajaran Al-Qur'an. Ya, ini kisah Nabi 1:00:33 Ibrahim sebagai orang tua yang belum 1:00:35 kita bahas nih ya. Nabi Ibrahim itu 1:00:37 memberi respek ya kepada anaknya ya 1:00:40 dengan kalimat beliau mengatakan ya 1:00:42 bunayya inni aro fil manabi anni 1:00:44 azbahuka fanzur maza taro surat assofat 1:00:47 itu surah 37 ayat 102 itu. Nah, jadi 1:00:51 beliau itu respek kepada anak ya. Beliau 1:00:55 mimpi menyembelih anak tapi tidak 1:00:58 memaksakan langsung mengatakan, "Eh, 1:01:00 coba sini kamu siap-siap. Bapak mimpi 1:01:02 nih nyembelih kamu nih. Bapak ini kan 1:01:04 nabi. Coba kamu siap-siap." Sudah, sudah 1:01:06 jangan lawan sama orang tua. Sudah 1:01:07 dengerin orang tua, sudah jangan ini 1:01:09 sama orang tua. Enggak gitu ya. Tapi 1:01:12 Nabi Nabi Ibrahim ee bahkan 1:01:14 mempertanyakan 1:01:16 ya meminta pendapat anaknya mengenai 1:01:18 mimpi yang dia yang dia lihat 1:01:20 berkali-kali yang beliau lihat 1:01:22 berkali-kali. 1:01:24 Jadi seolah-olah beliau tuh meragukan 1:01:25 mimpinya gitu loh. Seolah-olah ya 1:01:27 seolah-olah ya demi meminta pendapat 1:01:29 anaknya. Jadi lihat bagaimana beliau 1:01:31 memberi respek kepada anaknya. Nah, 1:01:34 orang tua-orang tua sekarang kita 1:01:36 sekarang kelirunya tuh kita pikir kita 1:01:38 sudah memberi memberi perhatian. 1:01:42 Tapi perhatian yang dimaksud rupanya 1:01:44 hanya satu sisi, satu arah saja. Artinya 1:01:48 si ibu merasa sudah memberi perhatian. 1:01:51 Padahal si anak melihat perhatian itu 1:01:54 sebagai satu ketidakpercayaan. Contoh 1:01:56 ibunya bilang, "Ustadz, ini anak saya 1:01:59 sudah berikan perhatian saya full kepada 1:02:01 dia, tapi dia kok begitu ya? Perhatian 1:02:04 bagaimana yang ibu maksud?" "Begini, 1:02:07 Ustaz. Di mana pun dia saya telepon dia, 1:02:09 kalau sudah waktunya salat." "Sudah 1:02:11 salat belum kamu? Ini sudah jam sekian, 1:02:12 sudah tinggal dulu ini itu bla bla bla 1:02:14 bla." Tuh, tuh, tuh, tuh. Nanti begitu 1:02:16 waktu salat lagi saya telepon lagi. 1:02:17 Pokoknya selalu saya saya perhatikan 1:02:19 dia. Perhatian saya segitu besarnya 1:02:21 kepada dia. Nah, waktu saya ketemu sama 1:02:24 anaknya, saya tanya, 1:02:27 "Bagaimana menurut kamu perhatian orang 1:02:29 tuamu itu menelepon apa dan lain 1:02:32 sebagainya." Kalau ee justru si anaknya 1:02:35 bilang itu artinya orang tua tuh enggak 1:02:38 percaya sama saya 1:02:42 gitu. Nah, lihat bagaimana ditangkap 1:02:44 oleh anak tuh. Niat baik tadi itu 1:02:46 berbeda gitu, berbeda. Nah, jadi yang 1:02:50 benar itu apa? Respek. Berikan respek 1:02:52 kepada anak gitu. Respek itu apa sih? 1:02:54 Respek itu melihat dia juga sebagai 1:02:56 orang yang mampu gitu, memberi 1:03:00 kepercayaan gitu. Nah, tentu saja dengan 1:03:03 dengan respek tadi itu bukan berarti 1:03:05 kita tidak memberikan peringatan, tidak 1:03:08 memberikan panduan gitu ya, tapi memberi 1:03:11 respek. Nah, kalau kemudian anak-anak 1:03:14 muda ini hanya diberikan 1:03:16 satu disiplin saja tanpa diberi respek, 1:03:20 ya tentu saja saya rasa mungkin tidak 1:03:22 tidak akan lama bertahannya itu. Mungkin 1:03:26 terjadi perubahan tapi tidak akan lama. 1:03:28 Ee justru juga mungkin bisa terjadi 1:03:30 banyak hal yang ee agak negatif mungkin 1:03:33 nanti ya. Jadi sebetulnya 1:03:35 pendidikan terbaik itu di rumah. Di 1:03:38 rumah ya. Jadi mungkin harus 1:03:41 komprehensif ya segala perubahan itu 1:03:43 tidak bisa parsial hanya dimasukkan ke 1:03:47 apa barak saja kemudian selesai gitu. 1:03:49 Tidak saya rasa ee tidak sesederhana 1:03:52 itu. Ya, demikian kira-kira. 1:03:53 Wallahualam. 1:03:55 Demikian Ibu Dinda semoga dapat 1:03:57 menjawab. Berikutnya pertanyaan keempat 1:04:00 dari Bapak Dimas di Bogor. Ustaz, 1:04:03 asalamualaikum warahmatullahi 1:04:04 wabarakatuh. 1:04:05 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:04:06 wabarakatuh. Ustaz, izin bertanya. Kalau 1:04:09 kurban dari pejabat yang kita katakan 1:04:12 tidak amanah misalnya, apakah kurbannya 1:04:14 diterima atau tidak dan bagaimana 1:04:17 seharusnya 1:04:19 ee pejabat tersebut untuk berkurban 1:04:22 supaya berkurbannya diterima Allah 1:04:23 subhanahu wa taala? Terima kasih, Ustaz. 1:04:26 Iya. Iya. Jadi sebetulnya tentu saja 1:04:29 kalau kalau berasal dari uang yang ada 1:04:31 uang yang haram gitu ya ya tentu saja 1:04:35 tidak akan diterima dari sisi Allah 1:04:37 Subhanahu kepada sisi Allah subhanahu wa 1:04:38 taala. Karena yang yang tadi kata Allah 1:04:40 innama kata Habil waktu dia ditanya itu 1:04:43 oleh saudaranya itu dia dia bilang 1:04:45 innama yataqobbalullahu minal muttaqin. 1:04:48 Yang diterima itu hanya dari orang 1:04:50 bertakwa saja. Nah orang bertakwa kan 1:04:53 enggak mungkin makan harta yang haram 1:04:54 ya. ya, dia akan makan sesuatu yang 1:04:57 memang hak dia. Kalau bukan hak dia, 1:04:59 enggak mungkin dia makan. Nah, jadi 1:05:01 kalau uangnya saja sudah haram, pasti 1:05:03 saja tidak bisa sampai kepada Allah. 1:05:06 Karena yang sampai itu kan takwanya, 1:05:08 bukan dagingnya, hewan kurban gitu. Nah, 1:05:12 kalau ada yang seperti itu ya tentu kita 1:05:15 tidak ingin ee menuduh ya para pejabat 1:05:19 itu uangnya haram atau apa ya dia 1:05:22 sendirilah yang tahu itu. Nah, makanya 1:05:24 bagaimana kita misalkan masjid atau apa 1:05:27 menerima boleh-boleh saja ya. Karena 1:05:29 kita kan ee apa ee husnuzon gitu kan. 1:05:32 Kita husnuzon. kita tidak tahu apakah 1:05:35 halal atau haram itu urusan dia. Tapi 1:05:37 kita menerima saja selama memang 1:05:39 betul-betul itu adalah ee apa? Diniatkan 1:05:41 untuk kurban gitu. Nah, adapun bagaimana 1:05:45 apa ee dari mana atau apa gitu, itu 1:05:48 tanggung tanggungannya si pengkorbannya 1:05:51 sendiri. Nah, kira-kira begitu. Tapi 1:05:52 kalau betul-betul dari uang yang ada 1:05:54 uang yang haram yang dimakan di situ, 1:05:56 maka tentu saja karakternya tidak tidak 1:06:00 takwa. Demikian kira-kira. 1:06:03 Demikian, Pak Dima. Semoga dapat 1:06:04 menjawab ya. Semoga kurban yang 1:06:06 dilakukan oleh para pejabat diterima 1:06:09 Allah subhanahu wa taala. Amin. 1:06:11 Amin. 1:06:12 Amin. Ee baik, sebelum 1:06:16 kemudian kita bacakan 1:06:18 ee komentar-komentar dari para pendengar 1:06:22 dari Bapak Sumantri 1:06:24 ee alhamdulillah sedang menyimak Ustaz 1:06:26 Fya Radio. Terima kasih Ustaz 1:06:28 pencerahannya. 1:06:30 Iya. Kemudian dari Ibu Aminah di Citra 1:06:33 Indah. Alhamdulillah saya sedang 1:06:34 menyimak, Ustaz. 1:06:36 Iya, alhamdulillah. 1:06:37 Kemudian Ibu Ida di Bekasi. 1:06:40 Iya. 1:06:40 Asalamualaikum warahmatullahi 1:06:41 wabarakatuh. 1:06:43 Alhamdulillah. Terima kasih, Ustaz. 1:06:46 Terima kasih Rasil, alhamdulillah 1:06:48 menyimak lewat radio. 1:06:50 Kemudian 1:06:52 masih banyak lagi Bapak Mustofa Hasan, 1:06:55 Bapak Abdillah, Ibu Dian, Bapak Rasyid, 1:06:58 dan Bapak Rahmat. Alhamdulillah. Terima 1:07:01 kasih. Barakallahu fikum, Ustaz. 1:07:03 Iya, barakallah. 1:07:04 Kemudian Pak Arwin juga menyimak. 1:07:08 Terima kasih, Ustaz atas tausiah dan 1:07:10 nasihatnya. Semoga ustaz dan pejuang 1:07:12 dakwah serta pendengar radio silaturahim 1:07:15 selalu dalam sehat walafiat dan 1:07:18 lindungan Allah Subhanahu wa taala. 1:07:21 Kemudian Ibu Hani. 1:07:25 Alhamdulillah hadir menyimak tausiah 1:07:27 Ustaz Doni dan semoga selalu sehat 1:07:31 walafiat dan dalam lindungan Allah 1:07:33 Subhanahu wa taala. Baik, Ustaz. E 1:07:38 untuk sebagai penutup tafadul Ustaz. 1:07:41 Iya. Terima kasih ee Kang Fauzi. Jadi 1:07:46 ikhwan akhwat, Bapak, Ibu yang dirahmati 1:07:47 Allah, ee semua ibadah kita itu adalah 1:07:53 tujuannya untuk mengubah karakter kita 1:07:57 menjadi sesuai dengan apa yang Allah ee 1:08:00 kehendaki. Semua itu ada panduannya. Di 1:08:03 mana? Di Al-Qur'an. Jadi Allah katakan, 1:08:06 "Wausika minasul mausitu bihi fuada." 1:08:10 kisah-kisah Nabi, kisah-kisah yang 1:08:12 termuat dalam Al-Qur'an. E itulah 1:08:14 panduan kita. Jadi, setiap event yang 1:08:17 terjadi dalam 1 tahun itu ada ee rujukan 1:08:21 kisahnya yang harus kita pelajari 1:08:24 sebagai ee perubahan karakter. Demikian 1:08:26 pula ibadah bahtah kita ya dan semua ee 1:08:31 apa ee 1:08:33 perintah syariat ya yang ada itu 1:08:36 sebetulnya untuk mengubah karakter kita 1:08:38 lewat kisah-kisah yang sudah Allah 1:08:40 sediakan di dalam Al-Qur'an. Maka semoga 1:08:43 bulan Zulhijah kita ini mengambil kita 1:08:46 bisa mengambil pelajaran dari 1:08:48 kisah-kisah yang terkait dengan bulan 1:08:50 Zulhijah ini. Malam hari ini kita bahas 1:08:52 baru satu kisah ya. Demikian barakallah. 1:08:55 Semoga Allah berkahi kita semua. BI 1:08:57 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 1:08:59 warahmatullah wabarakatuh. 1:09:02 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:09:03 wabarakatuh. Alhamdulillahi rabbil 1:09:04 alamin. Jazakumullah khair kiran Ustaz. 1:09:07 ee satu kisah dari di bulan Zulhijah ini 1:09:10 di akhir tahun di tahun 1446 1:09:15 Hijriah semoga membawa 1:09:18 manfaat dan kebaikan dan kisah-kisah 1:09:22 dari yang tadi disampaikan oleh Ustaz 1:09:25 Doni dapat mengubah diri kita. Karena 1:09:29 tadi yang sudah disampaikan oleh Ustaz 1:09:31 Doni, innallaha la yugir ma biummin 1:09:34 hatta yugir biusihim. 1:09:37 Dengan ayat itu Korea Selatan bisa 1:09:39 mengubah Korea Selatan menjadi sukses. 1:09:43 Nah, demikian ya. Semoga dapat 1:09:45 bermanfaat. Saya Fauzi mohon atas segala 1:09:49 khilaf saya mohon maaf serta Neza dan 1:09:51 juga Yusuf Subangit. Subhanakallahumma 1:09:53 wabihamdika ashadu alla ilahailla anta 1:09:55 astagfiruka waubu ilaik. Alalamualaikum 1:09:58 warahmatullahi wabarakatuh.