Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:04 [musik] 0:06 Brail TV. 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum 0:16 warahmatullahi wabarakatuh. 0:20 win 0:24 wasid 0:25 muhamm alihi ajmabi 0:28 zidni ilma allahumf bimaamtani waimni 0:32 mafani warzuqni ilman yangf dipancarkan 0:36 dari jalan masjid silaturahim nomor 36 0:38 kalimagis cibu berbasi radio silaturahim 0:41 dan rasil TV untuk Islam yang satu 0:43 ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 0:44 subhanahu wa taala apa kabar Anda di 0:46 malam hari ini di mana pun saja Anda 0:49 berada. Senang sekali di malam hari ini 0:52 saya Angga Aminudin di studio ditemani 0:55 oleh Muhammad Fahri dan juga Ondi dapat 0:58 kembali menyapa Anda di mana pun saja 1:00 Anda berada. Semoga kabarnya di malam 1:03 hari ini sehat-sehat ya, Ikhwan dan 1:05 Akhwat. Kami hadir dalam acara buka mata 1:08 buka telinga bersama Dr. Sarbini Abdul 1:12 Murad dan sudah terhubung dengan 1:14 narasumber kita Dr. Ben melalui Zoom 1:17 meeting. Asalamualaikum warahmatullahi 1:19 wabarakatuh, Dr. Ben. 1:21 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:22 wabarakatuh, Sangga 1:23 sehat, Dok, ya? 1:25 Alhamdulillah. Alhamdulillah sehat. 1:26 Jadi tamu kita di malam hari ini siapa, 1:28 Dok? Narasumbernya nih? 1:30 Ini orang yang sangat penting nih. 1:32 Paling penting orang yang sangat sibuk. 1:34 Ini 1:34 sangat sibuk. Oke. 1:35 Beliau namanya Pak Mardani Ali Sera. 1:38 Pak Mardani Alisera. Khusus 1:41 masih kita tunggu ya, Dok, ya. Masih 1:43 kita tunggu. 1:44 Topiknya paling penting ada kehadiran 1:46 beliau. 1:47 Iya. Konfirmasi terakhir itu beliau 1:49 siap. Insyaallah kita masih menunggu 1:52 Bapak Dr. Mardani Ali Sera, Ketua Badan 1:56 Kerjasama Antar Parlemen DPR RI atau 2:00 BKSAP. ini yang konsern sekali nih 2:02 beliau terhadap apa masalah Palestina 2:05 ya, Dok ya? 2:06 Iya. 2:07 Kalau Dr. Ben pertama kali 2:10 bersua atau gitu apa ikut sama-sama 2:13 membahas tentang Palesin bersama Pak 2:16 Mardani itu kapan Dok? Masih ingat 2:18 enggak? 2:19 Eh, ada beberapa pertemuan ya, pertemuan 2:21 di DPR ya. Kita pernah pernah pernah 2:24 ketemu sama beliau dan he 2:26 saya lihat beliau ini konsern dengan 2:28 Palestina ya. dan kemudian 2:31 ee demo di mana di depan besar Amerika 2:33 pun beliau ee terlibat ikut dan saya 2:36 saya ketemu sama beliau. 2:38 Heeh. Heeh. 2:38 Nah, makanya karena orang DPR yang pasti 2:40 tahulah yang namanya isam. 2:43 kita coba kita cobaah untuk diskusi 2:46 lebih jauh lagi karena memang 2:48 ee 2:49 pihak DPR ini harus kita rangkul ya kita 2:52 rangkul bahwa 2:53 mereka ini enggak sendiri dalam 2:55 memperjuangkan masalah PIS bag walau 2:58 bagaimanapun juga kan DPR kan mitranya 3:00 pemerintah 3:01 betul 3:02 bagi di KSAP ini kan mitranya ee ya jadi 3:07 ee banyak masuk-masukan yang kita bisa 3:09 berikan kepada pihak DPR dan mereka juga 3:12 bisa menyalurkan atau 3:14 mendistribusikanlah ke biaya-biaya yang 3:16 karena kalau misalnya society yang 3:18 bergerak ini kan kita kan lebih kepada 3:21 tataran narasi ya misalnya 3:25 adalah literasi-literasi tapi kan untuk 3:27 lebih ee lebih maksimalkan memang biaya 3:31 legislatif dan eksekutiflah yang harus 3:33 kita lakukan karena mereka punya power, 3:35 punya networking dan punya kesempatan 3:37 memang untuk bisa memperjuangkan lebih 3:39 terutama masalah-masalah Palestina. Nah, 3:42 kita bersyukur sama Allah, Mas Angga itu 3:44 memang ee apa ya sekarang ini yang 3:48 teman-teman yang konsern dengan 3:49 Palestina itu mempunyai semangat yang 3:51 sama itu. Jadi, 3:52 iya 3:52 istilah tombol ya tombolah persoalan 3:55 Palestina kita sudah bisa berkomunikasi 3:57 sama siapa kemudian apa temanya di mana 4:01 kita bertemu apa agenda-agenda yang lain 4:04 yang harus kita eksekusi. kita sekarang 4:06 ee alhamdulillah mungkin ada hikmah ya 4:09 dengan peristiwa terjadi Palestina hari 4:11 ini. Jadi 4:12 ee kelompok-kelompok ataupun komunitas 4:14 yang kons dengan Palestina pun mempunyai 4:16 power hari ini untuk bisa berbicara 4:19 lebih ee lanjut ini yang kita syukuri. 4:23 Mas Angga saya ingat betul gini Mas 4:25 Angga. Jadi 4:26 ketika 4:28 kasus apa U20 itu mungkin Masingat U20 4:31 itu 4:31 Iya. Iya. 4:33 bahwa Israel akan datang main bola di 4:36 Jakarta, di Indonesia lah ya. Kita kan 4:37 memikir waduh gimana ceritanya nih kan 4:40 Israel nih. 4:42 Jadi kita kan lakukan show apa show 4:45 inilah show root lah ya ruso ketemu 4:48 tokoh-tokoh ketemu elemen-elemen sampai 4:51 kita tanding apa namanya yang namanya ee 4:54 futsal bareng gitu kan. Jadi kita coba 4:56 untuk angkat bahwa jangan sampai U20 5:00 main di Indonesia. 5:02 Jadi saya ingat betul saya ketemu sama 5:03 teman-teman di PDIP ca kita coba 5:06 komunikasilah. Nah di situ baru baru 5:09 kelihatan bahwa sebenarnya itu ee enggak 5:12 kita konscer dengan Palestina 5:13 teman-teman konsern ya. Jadi bukan cuma 5:14 kelompok-kelompok Islam, tapi 5:16 tapi yang itu kita ingat ya di luar 5:17 dugaan banget itu PDIP itu. [tertawa] 5:21 Iya benar benar 5:22 gongnya malah di situ. Terus yang 5:23 pertama kali bersuara malah malah dari 5:25 Bali lagi menolak gitu kan sudah 5:28 diisu-isuin. 5:29 Giniak saya informasi [berdehem] memang 5:32 Bu Mega ini dia untuk Palestina itu udah 5:34 pausa Bung Karno katanya. 5:36 Bung Karno sebelum Palestina mereka 5:38 merdeka enggak ada pengakuan untuk 5:39 Israel. Jadi sudaha kayak sumpahnya Bung 5:42 Karno. Jadi Bu Mega itu pegang betul 5:44 itu. Jadi saya pikir kan ada titip 5:47 temulah semang semua kelompok ee dengan 5:49 ini dengan PDP selama kita anggap PDP 5:51 kan ini kelompok nasionalis enggak 5:53 islamis rupanya mereka tuh untuk masalah 5:55 Palestina mereka sangat-sangat konsern. 5:57 Iya. 5:58 Jadi saya ketemu sama almarhum siapa tuh 6:00 ya Pak ketua Baitul Quran itu apaak 6:03 Abdul Habq. 6:04 ketemu sama beliau ya diskusi artinya 6:06 intinya itu bahwa pihak PDP itu pun kons 6:09 makanya ee wayang coaster itu kan ketika 6:12 menolak ini kan benar-benar di luar di 6:14 luar inilah artinya mereka pertaharukan 6:16 betul tuh kan reputasi PDIP dengan 6:19 menolak itu 6:20 dan mengganjar juga menolak di sana. 6:23 Iya. 6:24 Dan sekarang ini ada satu e gerakan, 6:27 Dok, namanya eh BDS 6:30 boikot di eh 6:34 diprestasi 6:35 diprestasi and sanction ya gitu ya. Nah, 6:37 ini kan kita lihat ternyata di parlemen 6:41 ini sudah ada RU-nya, Dok. Sudah ada 6:44 RUU-nya. 6:45 Iya. Jadi di malam ini kita ingin 6:47 menyoroti sebenarnya RUU BDS ini itu 6:51 bagaimana kita akan lihat ee sebenarnya 6:54 tujuan dari RUUI ini digulirkan itu 6:56 untuk apa, lalu juga tahapan-tahapannya 6:58 seperti apa dan sebenarnya langkah untuk 7:01 pembelaan Palisina dari RUU BDS ini juga 7:04 bagaimana. Terus juga peluangnya sih 7:06 sebenarnya RUU sampai jadi undang-undang 7:08 itu bagaimana. Nah, alhamdulillah nih 7:10 sudah bergabung 7:13 ee tamu kita, narasumber kita, Bapak 7:16 Mardani Alisera. Alhamdulillah. 7:19 Asalamualaikum, Pak Mardani. 7:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 7:24 wabarakatuh. Maafkan baru gabung. 7:26 Lanjut. 7:28 Siap. Tadi kita sudah ngobrol-ngobrol 7:30 nih sama dokter band gitu ya mengenai 7:33 perkembangan. 7:33 Apa kabar, Pak Dokter? Hm. 7:35 Alhamdulillah, Pak. Masyaallah. 7:38 Baik, Ikhwan Akhwat. Kami juga 7:40 mengundang Anda untuk bergabung di acara 7:43 buka mata buka telinga di malam hari 7:45 ini. Silakan sampaikan komentar ataupun 7:47 pertanyaan Anda ke nomor WhatsApp hasil 7:50 di 081199970 7:55 720. RUU BDS keberpihakan pada keadilan 7:59 dan kemanusiaan. Itu topik kita di malam 8:01 hari ini. Ee sebagai ee pembuka diskusi 8:05 kita, Dr. Ben kami persilakan, Dok, 8:08 untuk ee kenapa kita mengangkat ee topik 8:12 di malam hari ini. 8:14 Yuk, makasih, Mas. Jadi, 8:18 ini masalah ee RUU BDS nih. Terusang 8:22 saya kaget ketika Mas Angga mengatakan 8:25 pada saya, "Ini ada DPR lagi menggodok 8:27 ini dari mana?" dari Pak Madani. Wah, 8:30 ini ini penting kita kita diskusi kita 8:32 angkat ini. 8:33 Karena ini menurut saya saya bilang ini 8:35 RUU sudah sangat strategis sekali dalam 8:37 kondisi hari ini. Nah, kenapa strategis 8:40 saya bilang bahwa kita ketahui eh selama 8:43 konflik Israel bukan konflik ya, 8:45 pembantaian ini genusida Israel terhadap 8:48 warga Gaza ini dan background yang 8:51 dilakukan oleh societti yaitu masyarakat 8:53 apakah itu pizza segala macam MCD lah 8:56 macam ini eh kita pikir ya efektif gitu 9:00 ya tapi rupanya transaksi transaksi 9:04 perdagangan antara Indonesia dengan 9:05 Israel meningkat dalam dalam ketika 9:08 peristiwa ini berlangsung langsung gitu 9:09 loh. Ada pada satu sisi masyarakat 9:11 membaik piz kebingungan dan kelimpungan, 9:15 McD dan sebagain sebagainya. Tapi di 9:17 balik itu ada transaksi perdagangan yang 9:20 terusang kita agak kaget kok bisa 9:22 terjadi seperti ini. Artinya empati 9:24 kemanusiaan pihak-pihak ee apa ya 9:26 pihak-pihak ee pebisnis ini kok di mana 9:29 gitu loh. Artinya demi cuan mereka 9:31 mengesampikan aspek-aspek kemanusiaan 9:33 dan aspek politik lainnya misalnya gitu 9:35 ya. Oleh sebab itu kagetan dalam 9:40 keselan dan kemarahan itu tiba-tiba kita 9:42 dapat informasi DP lagi menggodok RUU 9:46 BDS. Wah ini 9:47 ini perlu banget ini kita kita bantu 9:49 kita dukung secara bersama gitu. Dan 9:51 saya yakin bahwa dengan ee dengan 9:54 komposisi saya yakin komposisi eh 9:56 orang-orang yang Megor ini kan semua 9:58 fraksi masuk yaaksi kalau enggak salah 9:59 saya Pak Madani ketuanya Ibu Neti ya Pak 10:01 Madani ya kalau enggak salah saya. 10:04 Nah. 10:06 Jadi, jadi ee dengan masuk semua faksi 10:09 dan ee mungkin mereka sudah melakukan 10:12 hearing-hearing dengan berbagai macam 10:14 pihak untuk mencari masukan-masukan ee 10:16 di publik ya terhadap RU ini sehingga RU 10:19 ini bisa digalkanlah gitu ya. Tapi saya 10:22 punya feeling ya, punya feeling feeling 10:24 mungkin feeling mudah-mudahan feeling 10:26 saya ini enggak benar gitu ya. 10:28 Bahwa RU ini RUU yang berat untuk di apa 10:31 digkan karena banyak 10:32 kepentingan-kepentingan pbisnis di situ. 10:34 Dan saya meyakinkan juga bahwa Israel 10:37 enggak tinggal diam. Pasti Israel dengan 10:40 stasiun intelijennya M apakah itu di 10:42 Singapura atau di Bangkok pasti bekerja 10:45 pasti bekerja untuk menggagalkan ini RUU 10:48 menjadi undang-undang. He. 10:49 Karena kalau kalau undang-undang pasti 10:51 ada sanksi kalau dilanggarkan dan 10:54 pelakunya ini kan bukan pembisnis 10:56 ece-ecek gitu. Ini pbispisti besar gitu 10:58 loh. Karena dalam kuartal ee bulan 11:01 Januari sampai bulan 11:04 April ini keuntungan perdagangan ini 11:06 besar dengan Israel ini terutama 11:08 menyangkut tentang ee alat-alat ee apa 11:10 alat yang teknologi hightech lah ya. 11:12 Hightech 11:13 ini ini ee diuntungkanlah Indonesia 11:16 dalam konteks ini. Nah, makanya kita 11:18 undang Pak Madani untuk kita diskusi ini 11:20 Pak Madani sehingga publik ini bisa 11:22 membantu. Artinya 11:24 ee saya begini DPR enggak enggak sendiri 11:26 loh kami siap siap membantu. Nah, jadi 11:29 ee dengan kita angkat ini ya, 11:31 mudah-mudahan media-media lainah 11:33 mengangkat bahwa ini adalah RUU dan saya 11:35 yakin 11:35 ee Bapak Bapak Prabowo ini akan akan 11:39 ikut ee men-support ini ini undang RUU 11:43 ini karena memang NU ini kita anggap 11:45 demi kemanusiaan ini aspek kemanusiaan 11:47 dan 11:48 dan memang kalau RUU ini tidak digulkan 11:52 saya pikir kekalahan kekalahan kita nih 11:54 melawan ee kezaliman yang dilakukan oleh 11:57 Israel. Nah, sekali lagi saya katakan 11:58 bahwa ee ini berat ini RU ini berat dan 12:02 berat 12:03 secara internal berat dan eksternal juga 12:05 tidak kalah beratnya. Bisa-bisa 12:07 bisa-bisa Amerika Amerika juga ikut akan 12:09 ikut campur kalau memang ada indikasi 12:12 bahwa RU ini akan diukulkan. 12:13 H 12:14 saya pikir demikian sebagai prolognya 12:15 Pak Marani. Mungkin nanti kita coba e 12:18 diskusikan lebih dalam baik. Terima 12:19 kasih. Baik, Dr. Ben. Ee memang ee kita 12:23 lihat badan kerja sama antar e parlemen 12:26 DPR RI sudah memastikan bahwa RUU BDS 12:30 ini sedang dimatangkan. Beberapa 12:33 pemberitaan di media kami pantau gitu 12:36 ya. Apalagi sudah ada ee respon beberapa 12:40 pihak yang melihat RUU ini sebagai 12:44 langkah heroik gitu ya. Khususnya 12:45 apalagi umumnya masyarakat Indonesia. 12:47 Namun ada juga yang menilai bahwa RU ini 12:49 dapat membahayakan Indonesia gitu. Bukan 12:51 Israel yang berbahaya, tapi Indonesia 12:53 yang berbahaya. Nah, kita juga akan 12:54 lihat sebenarnya latar belakang dan juga 12:57 bagaimana kemajuannya saat ini RUBDS 12:59 ini. Kami minta Bapak Mardani Alisera 13:03 untuk ee memberikan ee 13:07 penjelasannya dan juga ee kepada kita 13:10 semua nih. Silakan Pak Mardani. 13:19 I keluar 13:21 tadi 13:24 tadi 13:25 halo Pak Mardani. 13:27 Keluar 13:27 belum masuk 13:30 dulu. 13:30 Oh keluar lagi 13:33 ngomong. 13:36 Iya sudah gabung lagi. Terputus tadi 13:38 Pak. 13:39 Maafkan Mas Angga tadi terputus. 13:42 Izin. 13:42 Baik silakan Pak [berdehem] 13:45 Yama. 13:45 Billahirrahmanirrahim. 13:47 Asalamualaikum warahmatullahi 13:49 wabarakatuh. 13:50 Waalaikumsalam. 13:51 Waalaikumsalam. 13:52 Alhamdulillah. Allahumma sholli ala 13:54 sayyidina Muhammad. Amma baad. 13:57 Bahagia sekali ee malam ini di buka mata 14:01 buka telinga kita bahas salah satu 14:05 ee proses yang buat saya sangat 14:08 teknokratis dan strategis dalam upaya 14:11 kita melawan hegemoni ee Israel 14:16 ee dan kezaliman ya. ee rancangan 14:20 undang-undang ee ee biasanya disebut ee 14:25 kita biasanya menyebutnya dengan ee BDS 14:28 gitu ya. Ya. 14:30 Ee boikot, the investasi dan sanksi 14:33 gitu. Iya. adalah sebuah bentuk ya upaya 14:38 dari satu negara untuk menetapkan 14:42 arah kebijakan 14:45 dalam tanda kutip menghukum 14:48 para pihak. bisa itu negara, bisa itu 14:53 private sektor, bisa itu ee ee 14:57 kekuatan-kekuatan tertentu 15:00 ee yang tidak ee fis ee dalam bentuk ee 15:07 pertahanan dan keamanan, 15:10 tapi lebih kepada bagaimana kita ee 15:14 memberikan hukuman dalam bentuk ee 15:18 sanksi ekonomi 15:20 ee boikot dan juga deinvestasi ya 15:25 membuat kekuatan ekonomi kelompok yang 15:29 kita para pihak hukum itu mendapatkan ee 15:33 tekanan 15:35 di banyak cerita ini efektif ya. Saya ee 15:40 mendapat beberapa data. ada satu 15:43 produsen ee ee baju olahraga yang sangat 15:49 terkenal menjadi ee ee ee ee suporter 15:55 dan juga ee ee timnasnya Israel ya e 16:01 jersey-nya gitulah diboikot ee 16:10 iya terputus lagi. 16:14 Ya, masih kita tunggu sambungan kembali. 16:18 Sepertinya kurang stabil ini 16:21 jaringan internet 16:24 Pak Mardani ya, Dr. Band ya. 16:26 Iya. 16:27 Kalau Dr. Band stabil nih, bagus, enggak 16:29 putus-putus. Iya, terhubung lagi. Baik, 16:32 Kumardani 16:33 kayaknya ee maafkan sinyal saya nih. 16:37 Padahal di rumah ini ya. Mudah-mudahan 16:39 lancar habis itu. Jadi merek tersebut 16:43 akhirnya memutuskan kontraknya 16:46 men-support ee timnas Israel dan habis 16:50 itu mereka kembali rebound. Nah, jadi 16:54 buat kita semua, saya sebut tadi 16:56 undang-undang rancangan undang-undang ee 17:00 de investasi at boikot, dein investasi 17:02 dan sanksi ini sangat efektif untuk 17:07 melakukan tekanan ekonomi khususnya 17:11 kepada para pihak. dalam hal ini adalah 17:13 Zionis Israel 17:15 ee menjadi sangat penting karena 17:19 kekuatan Israel bukan cuma ditopang oleh 17:22 kekuatan politik tapi juga kekuatan 17:25 ekonomi ya dan ekonomi ini 17:28 yang menjadi salah satu sumbernya. Jadi 17:31 ketika sumbernya kita keringkan, 17:33 sumurnya kita keringkan, maka kemampuan 17:36 mereka juga menjadi berat. Itu yang 17:38 pertama. Tentu e undang-undang ee BDS 17:43 ini ee berbarengan dengan aksi aksi kita 17:47 yang lain untuk menekan agar Zionis 17:50 Israel menghentikan genosidanya dan 17:53 kalau perlu dihukum ya. Karena 17:55 International Criminist Justice, ICC, 17:59 International Criminal Court juga sudah 18:01 banyak mengeluarkan resolusi dan hukuman 18:04 untuk menangkap mengadili Netanyahu dan 18:07 kawan-kawannya. 18:08 Nah, ee sampai sekarang tentu ini ee 18:13 menjadi perjuangan yang ee wajib untuk 18:18 kita gaungkan ya. ee di DPR sendiri ee 18:22 banyak pihak yang sudah geregetan 18:26 kepada ee bukan gregetan lagi ya bahasa 18:29 saya marah dan ee tegas untuk 18:35 membuat agar Israel betul-betul 18:38 mengikuti tata aturan dunia. 18:42 Tentu ini ee ee kita tidak masuk ke pro 18:46 and tentang two state solution ya. He. 18:49 Karena sebagian pihak mengatakan gimana 18:51 mau solusi dua negara wong ee yang 18:54 terjadi sekarang genosida saja tidak 18:56 bisa ee dihukum, tidak bisa dihentikan. 18:59 Ya, buat saya ee para pihak silakan ee 19:02 punya pendapat dan semua pendapat ee di 19:06 negeri ini ketika diberi kerangka yang 19:08 jelas patut kita dengar ya. Tetapi saya 19:11 cuma ingin menggaris bawahi 19:13 undang-undang rancangan undang-undang 19:16 BDS ini boikot investasi dan sanksi ini 19:20 efektif 19:21 efektif untuk membuat banyak pihak 19:25 membuka mata. Jangan diam. Jadi kita 19:30 bisa doa, kita bisa demo, tetapi ada 19:33 kekuatan besar kita bisa bersuara dengan 19:37 melakukan boikot, deinvestasi, dan 19:41 sanksi. Ya, deinvestasi dan sanksi. 19:44 Tentu ini harus dilakukan dengan sangat 19:48 seksama ya. Contoh 19:53 ya terputus lagi memang jaringannya 19:56 kurang stabil ini ya di daerah tempatnya 20:00 Pak Mardani. Jadi Yuhan Akwat ini mohon 20:05 bersabar dan mohon maaf atas 20:07 ketidaknyamannya 20:09 ketidaknyamannya untuk siaran di melalui 20:12 Zoom meeting di malam hari ini. 20:16 Kita melihat sepertinya tadi juga 20:19 disebutkan ya, Dokter Ben. Ee 20:23 oke, sudah terhubung lagi. Betul-betul 20:29 maafkan. Maafkan. Habis ini saya pindah 20:31 pindah lokasi. Kayaknya ini sinyal 20:34 internet saya ini lagi problem. Tapi 20:36 intinya begini. 20:37 Oke. 20:37 Ee sanksi itu sendiri. Kenapa penting 20:41 undang-undang ini, Mas? sanggar 20:42 agar kita tidak menghukum mereka yang 20:46 tidak salah. 20:48 Contoh tentang boikot ini efektif masa 20:51 enggak? Tapi kadang-kadang kalau tidak 20:54 ada aturan yang proporsional dia bisa 20:58 digunakan oleh salah satu pesaing 21:01 bisnisnya menghembuskan isu. Nah ee 21:05 merek A ini ee bantu Israel. kita 21:09 buru-buru langsung melakukan boikot 21:10 kepada merek A ini. 21:12 Padahal mesti ada lembaga yang 21:15 memverifikasi. 21:16 Sama ketika diverifikasi ada lembaga 21:20 sertifikasi halal, nanti ada lembaga 21:23 sertifikasi 21:24 yang memberikan produk ini boleh 21:28 diboikot. Nah, itu salah satunya dan 21:31 boikot ini ee berlaku tidak permanen 21:35 karena kayak misal kita tidak boleh 21:37 tidak boleh beli produk A karena dia 21:39 terindikasi membantu Israel 21:41 atau perusahaan induknya itu terlibat ee 21:44 kerja sama dengan perusahaan Israel. 21:46 Nah, ketika perusahaan induk itu sudah 21:48 menyatakan kami sudah menghentikan, maka 21:51 boikotnya dengan sendiri harus 21:52 diumumkan. Oh, 21:53 produk ini boleh ee keluar dari list 21:57 boikot 21:57 karena produk ini sudah ee ikut kembali 22:01 kepada aturan main yang benar. Nah, 22:04 karena itu ada ada review bisa 3 22:06 bulanan. Kami memikirkannya 6 bulanan. 22:09 Begitu, Pak. 22:10 H. Kita lihat contoh bagaimana ee Puma 22:14 itu ya yang awalnya menjadi supportnya 22:17 ee timnas Israel. Lalu setelah ada 22:21 boikot yang begitu masif di seluruh 22:22 dunia, dia mencabut dan akhirnya 22:24 sekarang berhenti gitu, sudah tidak 22:25 men-support lagi. [mendengus] Eh, kita 22:27 juga melihatkan WDS ini sebuah movement 22:31 atau gerakan ya, Pak Mardani ya. Ada 22:33 lembaganya, ada pengurusnya. Apakah juga 22:35 sempat Pak Mardani ada interaksi gitu ya 22:39 dengan dengan orang-orang atau dengan 22:41 aktivis-aktivis di BDS Movement sendiri 22:44 untuk terlibat dalam ee merancang RUU 22:47 ini? 22:53 Iya. Ee berapa kali kita ketemuan, 22:56 Masga? 22:56 He. 22:57 Dan kami kagum karena gerakan ini 23:00 gerakan organik ee dari masyarakat. 23:03 Makanya nanti kayak tadi ee tentang 23:05 lembaga sertifikasi boikot bahasa 23:07 bahasanya gitu kan. 23:09 Ee lembaga sertifikasi ee sanksi dan 23:13 investasi gitu. Itu pandangan kami tidak 23:16 melibatkan pemerintah gitu. Karena kalau 23:18 melibatkan pemerintah, posisi pemerintah 23:21 nanti akan ee tidak nyaman gitu loh. 23:24 Karena ee misalnya gini, sebagian yang 23:27 berpendapat ini nanti bisa ee merusak 23:30 investasi. Tidak. Kalau buat saya justru 23:33 kita akan mendapatkan investasi yang 23:35 berkualitas ya. Sama ee dulu ee kita 23:40 pengin banyak turis datang. Ketika turis 23:42 datang tidak berkualitas justru malah 23:44 merusak. investasi datang tapi investasi 23:47 tidak berkualitas justru merusak dengan 23:50 undang-undang DBS ini. Maka yang datang 23:53 itu adalah investasi-investasi yang 23:54 berkualitas. Dan jangan salah, Mas 23:57 Angga. Undang-undang DBS ini juga 23:59 diterapkan ee dalam skala tertentu 24:02 bentuknya sama. Melimitasi 24:05 perusahaan-perusahaan 24:07 yang merusak lingkungan, 24:09 perusahaan-perusahaan yang 24:10 mengeksploitasi sumber daya alam, 24:12 perusahaan-perusahaan yang 24:13 mengeksploitasi buruh murah, 24:16 perusahaan-perusahaan yang 24:17 mengeksploitasi tenaga kerja di bawah 24:19 umur. 24:20 H 24:20 ee perusahaan-perusahaan-perusahaan yang 24:21 tidak menghargai budaya lokal ada. itu 24:24 sudah wujud dalam tata kelola good 24:27 governance dalam good economic 24:30 government ada tinggal ini ditambahkan 24:33 karena apa yang kita tinggal menambahkan 24:36 unsur hak asasi manusia kita tinggal 24:38 menambahkan unsur zionis Israel yang 24:41 memang itu betul-betul sekarang ini 24:44 masangga ee kemarin tuh saya 24:48 memeriksa dengan detail ee 28 29 ee ee 24:54 harusnya Juni kemarin dimundurin ke Juli 24:56 ya, karena Amerika Euro Israel atau 24:59 Amerika dari Israel nyerang Iran yang 25:01 Juni itu ya. itu di New York itu 17 25:05 negara itu kalau dilihat ini perubahan 25:09 besarnya itu adalah negara-negara 25:12 tradisional pendukung Amerika dan Israel 25:16 itu Spanyol, Prancis, Inggris, Kanada, 25:22 Australia, Finlandia itu negara-negara 25:25 tradisional yang itu sekarang sudah 25:26 berbalik gitu loh. Dan itu satu bentuk 25:30 dan ketika saya coba zooming, kenapa 25:32 Anda gara-gara berubah? Saya tidak 25:34 suuzon bahwa mereka memang lihat genosid 25:37 itu penting. Tapi salah satu yang paling 25:39 kuat adalah gerakan di masyarakatnya 25:42 yang muak marah kepada Israel. Demikian 25:46 besar. Nah, ketika tekanan dalam 25:48 negerinya besar, elit dan pemerintah 25:51 tahu kalau ini tidak diakomodasi saat 25:53 pemilu nanti mereka akan dihukum. G 25:56 iya iya. akhirnya mereka berubah. Nah, 25:58 karena itu penting sekali ada suara dari 26:01 kita tentang bab ini. Begitu, Masakga. 26:04 Lalu perhatiannya terhadap nanti ya 26:07 sebenarnya ee mekanisme pemboikotan, 26:10 lalu juga mekanisme divestasi dan 26:13 sanksinya yang dirancang, yang digodok 26:16 itu apakah sampai nanti tuh ee 26:18 betul-betul menarik investasi dari 26:20 perusahaan yang berkontribusi ya, 26:22 khususnya di Indonesia ini ada yang 26:24 berkontribusi secara langsung, adapun 26:26 yang tidak langsung kepada ee Zionis 26:28 Israel gitu ya. Lalu sanksinya juga 26:31 pemerintah apakah nanti juga akan e 26:33 betul-betul secara aktif menekan gitu ya 26:35 organisasi internasional yang memang ee 26:37 berperan gitu ya dan Indonesia berani 26:40 memberlakukan sanksi. Apakah sampai 26:41 nanti seoptimis itu ee Pak Mardani dari 26:45 rancangan undang-undang ini? 26:47 Eh yang pertama tentu kalau bahasa kami 26:50 ada high call, ada call tinggi, 26:53 he 26:53 ada ee posisi yang sifatnya kita 26:57 kompromi ya. 26:58 Hm. Eh, call tinggi itu apa ya? Pokoknya 27:02 semua para pihak yang direct or indirect 27:08 e berhubungan dengan Israel harus kena 27:11 tiga ini ya, boikot, dan sanksi. 27:15 Nah, Israel juga pandai mereka 27:20 melakukan eh financial engineering gitu 27:24 ya kan. Kita dengar Masga banyak produk 27:27 Israel itu 27:29 itu ee dibuat di Israel karena Israel 27:32 punya ee kemampuan pertanian yang 27:35 mumpuni ya. Tetapi mereka tidak bisa 27:38 jualnya ke pasar internasional made in 27:40 Israel gitu. Nah, mereka kerja sama tuh 27:43 ya Israelnya pintar. eh perusahaan 27:46 induknya ini membuka eh small portion of 27:50 stock dia katakan 3% 5% diberikan ke 27:53 negara lain. Jadi eh made in negara 27:57 tersebut gitu padahal itu cuma kamuflase 27:59 saja. Nah, pentingnya kita punya lembaga 28:03 yang cerdas itu sekarang ini kayak PPATK 28:06 kan pusat laporan analisa transaksi 28:09 keuangan. kita bisa menelusurinya dengan 28:13 aliran keuangan. Karena sekarang ini ee 28:16 aliran keuangan dunia itu sangat mudah 28:19 untuk diressing. Nah, kita punya banyak 28:22 kemampuan orang-orang yang punya 28:24 kemampuan IT yang luar biasa bisa 28:27 melihat tuh jalur-jalur tinggal kita 28:29 tandai aja warna merah. Oh, jalurnya ke 28:31 sini nih. Karena ee enggak mungkin kan 28:34 mereka tenteng itu bawa cash gitu loh 28:37 untuk bantuan Israel. Semuanya itu pakai 28:39 transaksi bisa yang masih belum kita 28:42 tembus 28:42 itu kripto gitu lah. Nah, kripto ini kan 28:45 sebenarnya safe heaven bagi para 28:48 kriminal. Tetapi lihat kebaikan ada peer 28:52 to peer-nya itu bagus. Tapi ini juga 28:54 menjadi tempat yang tidak bisa diacing. 28:56 Jangankan ee kita negara besar aja belum 29:00 mampu untuk mentracing ee bab ini sampai 29:04 yang saya baca ya. Tapi ke depannya saya 29:06 yakin akan ada banyak selalu kelompok 29:08 yang bisa membantu kita. Karena itu 29:10 nanti bentuknya ini gerakan masyarakat 29:14 jangan diserahkan di Undang-Undang DBS 29:16 ini pemerintah wajib jangan. 29:18 Hm. 29:19 Masyarakat. Nah, kita bersyukur Majelis 29:21 Ulama Indonesia bahkan saya baca juga 29:24 Nahdatul Ulama, Muhammadiyah lain-lain 29:26 itu betul-betul punya strong position 29:30 menentang Israel ya. 29:35 Benar-benar ingin Israel itu ee 29:38 mendapatkan hukuman begitu, Mas. 29:41 Hm. 29:42 Kalau boleh kita buka nih Pak Mardani 29:45 ya. Sebenarnya tahapan pembahasannya 29:48 ataupun mekanismenya di parlemen 29:49 sekarang bagaimana sih Pak Mardani? 29:51 Pengajuannya RU sudah gitu ya. Lalu 29:54 pembahasan di tingkat komisi ataupun di 29:55 tingkat ee paripurna itu bagaimana ee 29:59 nanti kira-kira analisanya Pak Madani? 30:01 Ee betul. Nah, kita itu ee selalu punya 30:06 namanya Prolegnas, 30:08 program legislatif nasional. 30:10 Ada yang long list itu yang 5 tahun, ada 30:14 yang short list yang per tahun. Untuk 30:16 yang long list kita sudah mengajukan 30:19 eh 30:21 tetapi ee itu belum masuk ke dalam 30:24 pembahasan yang short list apa tahun ini 30:27 apa tahun depan. Nah, ada yang berlaku 30:31 ee hukum sentimen publik. Ketika publik 30:34 makin sadar, makin aware, maka akan 30:37 makin banyak ee tekanan sehingga dari 30:40 yang masuk long list bisa masuk yang 30:42 short list gitu. 30:45 Nah, tentu ini ee diharapkan dengan 30:49 acara kita buka mata, buka telinga, 30:51 semua pihak secara proaktif menghubungi 30:54 ee partai-partai yang memiliki ee 30:58 ee kursi di parlemen ataupun tidak 31:00 memiliki kursi. H 31:01 karena siapapun bisa bersuara untuk 31:04 mendukung. Saya apresiasi tiga pelari 31:07 yang ee dari ee Jakarta, Bali atau Bali 31:11 Jakarta tiga orang itu eh run for 31:15 solidarity gitu loh. 31:16 Oh, gitu ya. 31:17 Dan 31:18 eh belum tentu ee teman-teman ini dari 31:20 komunitas muslim belum tentu. 31:22 Iya. Iya. 31:23 Karena kita ingin DBS ini jangan melulu 31:26 ini urusan Partai Islam, ini urusan 31:30 ee masyarakat Islam. Tidak. Ini justru 31:32 kita mengajak semua dengan Undang-Undang 31:35 DBS ini nanti ada negara manapun 31:38 melakukan kekerasan kepada ras atau suku 31:42 manapun, agama apapun kita bisa 31:44 tetapkan. Jadi Indonesia betul-betul 31:46 menjadi negara yang sangat peka untuk 31:49 mewujudkan 31:51 ee undang-undang ya di undang-undang itu 31:53 kan 31:55 kemerdekaan adalah hak segala bangsa. 31:58 Oleh sebab itu, penjajahan harus 32:00 dihapuskan dari muka bumi. Jadi siapapun 32:02 menjajah harus dilawan gitu. 32:04 Iya. Jadi penting untuk dicatat yang 32:08 pertama justru partisipasi masyarakat ya 32:10 karena masyarakat tadi memiliki hak juga 32:12 untuk berpartisipasi siapapun 32:14 kelompoknya karena memang tadi gerakan 32:16 BDS apalagi ini akar rumput yang 32:18 didukung oleh ee berbagai kelompok gitu 32:20 ya Pak Mar ya. 32:23 Betul. [berdehem] dan saya ketemu dengan 32:25 aktivisnya 32:27 ada yang ee datang langsung ke DPR, ada 32:30 yang kami undang juga itu mereka punya 32:34 kerangka yang sangat baik. Mereka sudah 32:36 punya naskah akademis ya ee yang buat 32:40 kami itu menjadi masukan sangat berharga 32:43 yang memudahkan gitu. He. 32:45 Nah, jangan pernah takut negara atau 32:49 pemerintah terhadap bagaimana dengan 32:51 investasi gitu. Dengan iklim investasi 32:54 justru kita jadi pionir. Ya, kayak 32:58 contohnya ada banyak e multinational 33:01 corporation itu yang memang harus 33:05 ditaklukkan dengan undang-undang yang 33:08 ketat. Misal 33:09 tentang lingkungan hidupnya gitu kan. 33:12 dia kalau enggak ada aturan lingkungan 33:13 hidup yang baik, dia bisa dengan mudah 33:16 membuang limbahnya gitu. 33:17 Iya. Iya. 33:18 Ee sustainable development sekarang tuh 33:21 sangat tegas, sudah menjadi 33:22 mainstreaming issue. Gender 33:24 mainstreaming isu. Nah, kami berharap 33:27 DBS ini suatu ketika menjadi 33:28 mainstreaming isu. Hidup itu bukan 33:31 tentang bagaimana pertumbuhan ekonomi, 33:34 tapi hidup itu tentang karakter dan jati 33:36 diri bangsa. Bahwa kita adalah bangsa 33:39 yang mendukung kemerdekaan. ya. Bahkan 33:43 ee salah satu dari empat tugas dari 33:46 negara itu kan ikut serta dalam 33:48 perdamaian dunia gitu. 33:50 Begitu. 33:51 Baik, Pembarani, saya akan ke Dr. Band 33:54 dulu ya. Dr. Ben tadi [berdehem] kan 33:56 juga dikatakan sama Dr. Ben gitu. Ini 33:58 pasti Israel tidak akan tinggal diam 34:01 roman-romannya. Kayaknya Pak Mardani 34:02 juga udah ditandain kayaknya drter Ben 34:04 ya, [tertawa] 34:08 Dok. Gimana kira-kira tadi melihat 34:10 ternyata sudah sejauh ini loh, Dokter 34:12 Band dilakukan oleh BKSAP, oleh 34:13 Pemardani gitu ya dan juga 34:15 tahapan-tahapannya serius gitu ya. Ee 34:18 ini ini langkah yang kira-kira kan di 34:21 unsur masyarakat kan masyarakat itu 34:23 nanti elemennya banyak gitu. Ada tokoh 34:25 gitu ya, ada e asatid, ada akademisi 34:29 gitu ya, ada 34:32 profesional gitu ya. Bagaimana, Dok? Nih 34:34 kalau dokter dari sisi ee kerelawanan 34:37 melihat orang-orang profesional ataupun 34:38 orang-orang penting tokoh bisa terlibat 34:40 dalam 34:42 ee gerakan ini, Dok? 34:44 Iya. Ya, Mas Angga memang saya 34:46 [berdehem] setiap pertemuan atau 34:48 ceramah-ceramah saya selalu katakan 34:50 begini bahwa untuk melawanita Israel itu 34:52 ada tiga tahapan. Tiga tahapan mungkin 34:55 saya terlalu ideal ya. Ter ideal. Yang 34:57 pertama itu adalah bantuan kemanusiaan. 34:59 Itu paling dasar. Artinya apa? Artinya 35:02 bantuan kemanusiaan ini semua orang ini 35:04 happy-happy ya. Yang yang dibantu senang 35:07 kemudian yang yang ya pokoknya 35:09 senang-senanglah. Enggak adaak enggak 35:10 ada poh paling-paling ya dia paling 35:12 enggak terlalu protes lah yang membantu 35:13 kemanusiaan. 35:14 Yang kedua adalah politik kemanusiaan. 35:16 Nah politik kemanusiaan ini mungkin di 35:17 forum-forum politik ya forum-forum 35:19 internasional ya yang dilakukan oleh 35:21 pemerintah maupun oleh IPU oleh parlemen 35:23 ya. Nah itu dua tahap. Tapi ada tahap 35:25 ketiga. Nah, saya katakan tahap ketiga 35:28 ini tahap yang agak agak berat itu 35:30 adalah politik ee perlawanan ya, e 35:33 resistensi politik 35:35 ini yang yang berat untuk dilakukan. 35:38 Karena apa? Karena yang paling mungkin 35:39 adalah untuk ukuran Indonesia itu adalah 35:43 boikot manifestasi sanksi mungkin itu 35:46 harus baik dulu baru pertahap kedua, 35:48 ketiga gitu ya. He. 35:49 Dan memang saya sudah berapa kali saya 35:52 pikir saya ajak teman-teman, ayo kita 35:53 coba masuk tahap ketiga. Kalau misalnya 35:56 demo-demo ya sudah demo silakan demo. 35:58 Memang ya bantu kawanusia silakan bantu. 36:00 Tapi tahap ketiga nih tahap ketiga ini 36:02 memang harus punya satu jaringan yang 36:05 kuat. Mau bisa jadi jaringan-jaringan 36:07 internasional. Nah, pernah ketemu sama 36:10 Ustaz Sauki ya. Tapi sempat saya diskusi 36:13 panjang lebar masalah BDS. Beliau BDS di 36:15 Indonesia. Nah, saya pikir dengan 36:18 diambil oleh parlemen, saya pikir ini 36:21 langkahlangkah maju. Saya pikir kok niat 36:23 saya ini kok sudah diambil sama 36:24 parlemen. Saya pikir bersyukur ini ada 36:26 yangil. 36:27 Tapi setelah kali Pak Madani, mungkin 36:29 saya 36:30 mungkin enggak seperti ekspektasi awal 36:33 saya. Karena begini, kalau memang tidak 36:36 dilibatkan pemerintah, saya pikir 36:37 undang-undang ini kurang efektif Pak 36:39 Maani. Karena gini contoh Pakani ya. 36:41 Saya pernah ketemu dengan Pak Pak Zulhas 36:44 waktu itu beliau mendak mendak 36:46 saya Pak Pak ini ini tahun 2024 awal 36:50 kali ya beliau saya bilang pemerintah 36:54 harus me-backot eh produk-produk Israel 36:56 gitu kan beliau setuju nah beliau setuju 36:59 tapi dalam konteks beliau sebagai warga 37:01 negara gitu tapi bukan setuju sebagai 37:04 konteks sebagai mendaknya gitu loh 37:07 yang mau saya le mendak gitu loh artinya 37:10 kita enggak ada hubungan diploma sama 37:11 Israel dan kita punya banyak alasan 37:13 untuk bisa apa menstop lah menstop 37:16 perdagangan itu. B selama ini kan pihak 37:17 ketiga ya bisa Singapura, bisa Thailand 37:20 atau yang manalah pokoknya ada pihak 37:22 ketiga 37:23 ee Indonesia dan itu deras. Nah, saya 37:26 pikir dengan undang-undang ini artinya 37:28 apa? Artinya pemerintah pun dilipatkan 37:31 terutama ee Departemen Perdagangan untuk 37:33 bisa mensortir gitu loh. Mensortir wah 37:36 ini terindikasi kan seperti kata Pak 37:38 Mudani tadi itu bahwa yang namanya 37:40 keuangan internasional itu gampang 37:41 terpantau kan. Misal ada B contoh gini 37:44 ada kurma kurma Mol misalnya ini kurma 37:46 Israel itu penghasil kurma paling besar 37:48 dan kurma-kroma yang di Israel ini 37:50 diproduksi di apa ya ditanam di di 37:53 Israel itu itu di tepi barat itu punya 37:55 pertaniannya pertaniannya ee Palestina 37:57 yang diambil dirampas kemudian diambil 38:00 alih oleh oleh pemungkin-pemungkin 38:02 ilegal Israel kan. Nah, saya pikir nah 38:04 kalau misalnya kita mengharapkan bahwa 38:06 masyarakat untuk bisa lebih ikut 38:08 partisipasi, kita kan terbatas informasi 38:10 untuk tahu dari mana alurnya segala 38:13 macam gitu loh. Nah, saya pikir akan 38:14 lebih efektif kalau misalnya memang ee 38:17 dilibatin pemerintah tentang departemen 38:19 perdagangan. Nah, contoh misalnya ada 38:20 perdagangan senjata contoh Pak Amadani 38:23 itu 38:24 pernah Pak Pangam itu Pak eh Andika 38:27 Perkasa waktu itu berkunjung ke ke 38:30 markas kepal Segat itu. Nah, kemudian 38:32 Komasat mengatakan pada beliau begini eh 38:34 Pak Panglima ini ada ada drone namanya 38:37 Orbitter 2 ini kita beli di Israel kita 38:39 beli di Israel berdagangan gu kan. Nah 38:42 kita kan kalau misalnya 38:42 masyarakat-masyarakat sipil gimana kita 38:44 masuk ke ke militer gitu kan. He. 38:47 Nah, perdagangan ini ini kan ini 38:49 berlangsung ada berlangsung. Nah, maka 38:50 sebenarnya harapan kita semuanya ini 38:52 adalah bahwa undang-undang ini memang ee 38:55 sama seperti undang-undang yang lain 38:57 memang ada ada konsekuensi kalau kalau 39:00 ini berlaku dan harus ada badan badan 39:03 yang mengontrol ini kan kalau ada 39:04 undang-undang kemudian enggak ada yang 39:06 kita libatin atau lembaga yang 39:09 mengontrol ini kan bisa jadi ini enggak 39:11 efektif ini karena kok ee masyarakat 39:13 kita tahulah secara psikologis kita 39:15 dengan problematika domestik dalam 39:17 negeri 39:18 dan kemudian ee Eh, kita cepat lupa ya 39:22 kita amnesia sejarah cepat ini. Nah, 39:24 kenapa kita ini ee fokus dengan 39:26 Palestina hari ini? Ya, karena memang di 39:29 di depan mata kita ada genesida yang 39:30 dilakukan oleh Israel kan. Tapi ketika 39:32 ini tertutup kita pasti akan 39:35 akan ee akan sibuk dengan 39:38 persoalan-persalan domestik, 39:40 persoalan-persoalan lokal kita. Jadi, 39:41 jadi kita lupa dengan dengan BDSnya kita 39:44 lupa. 39:45 Saya yakin akan lupa ini. Jadi, jadi 39:47 kalau misalnya undang-undang ini ya saya 39:49 pikir lebih maju memang e harus dilibati 39:51 pemerintah dan memang konsekuensi besar 39:53 di awal saya katakan bahwa kalau ini 39:55 memang dilibati memang istilahnya enggak 39:57 akan tinggal diam karena ini akan sangat 39:59 merugikan ee perusahaan-perusahaan 40:00 mereka gitu. Nah, itu itu B Pakani yang 40:03 memang saya pikir ee 40:06 walaupun enggak 100% ya mungkin 80% ini 40:09 memang harus dilibatin pemerintah dalam 40:10 konteks ini. Nah, kalau kalau ini tidak 40:14 kita melupakan pemerintah untuk bisa 40:16 mengambil sikap ee apa? Sikap ee politik 40:19 ini akan berat ini akan berat apa akan 40:22 efektif menurut saya akan efektif ee 40:24 atau tidak ee undang-undang ini k itu 40:28 itu masalahnya 40:29 bisa kita lihat juga ada kemajuan ketika 40:31 DPR itu aktif, Dok, hadir di forum-forum 40:36 internasional untuk memperjuangkan 40:39 kemerdekaan ee Palestina ya. Lalu juga 40:43 yang tidak lupa adalah meningkatkan 40:45 kesadaran ee kepada masyarakat ini ya 40:48 solidaritas ini. Ini tentang RUBDS 40:51 masyarakat masih mungkin sekarang ini 40:55 belum semuanya paham gitu. 40:57 Permasalahan kita setiap urusan tentang 41:00 ee kebijakan apalagi kaitan dengan 41:02 pemerintah, sosialisasi dan juga 41:04 memberikan pemahaman kepada masyarakat 41:06 itu sering jadi kendala nih, Dok. 41:08 kira-kira supaya masyarakat ini paham 41:10 dan nanti akan mendukung betul-betul ee 41:13 gerakan BDS ini kira-kira langkah apa 41:15 nih ee Dok yang paling real lah 41:18 ee nah memang memang kita apresiasilah 41:20 pemerintah sama parlemen kita apresiasi 41:22 apa yang mereka sudah buat untuk 41:23 Palestina. orang Palestina aja 41:25 mengapresiasi artinya bagaimana pembela 41:28 Indonesia ya terhadap Palestina itu itu 41:29 kitaak kita enggak pernah ragukan itu. 41:32 Nah, tapi dalam konteks ini Masga, 41:35 konteks RUU ini saya pikir kayak tadi 41:36 itu ya e pikiran saya seperti itu dan 41:38 memang ee masyarakatnya kan dengan 41:42 ee apa ee generasi Z ini ya memang punya 41:46 harus punya strategi yang khusus itu 41:49 untuk bisa melibati masyarakat semua 41:51 bahwa ee untuk me-back produk Israel 41:54 atau ee apa persoalan-persoalan yang 41:58 terjadi di Palestina memang literasi ini 42:00 harus semuanya. Apakah apakah ee ceramah 42:03 atau poster atau apalah bentuknya ya ee 42:06 sehingga dengan literasi 42:08 ini yang yang tidak bosan-bosannya kita 42:11 serukan ini ya pasti masyarakat secara 42:13 perlahan mungkin akan lebih akan lebih 42:15 menerima karena memang kita harus tahu 42:18 juga bahwa di kalangan masyarakat kita 42:19 ini ada polarisasi menurut penelitiannya 42:21 sudah 2% masyarakat kita mendukung ee 42:24 mendukung Israel kan misalnya Israel 42:26 fakta Israel kalau dulu dalam 42:28 diskusi-diskusi di televisi misalnya 42:30 enggak berani orang peri sampai sekarang 42:32 sudah berani-berani semua. 42:34 Jadi memang polarisasi ini juga terjadi 42:36 bahwa ada yang mengangka bahwa ya 42:38 persoalan itu kan persoalan mereka itu 42:39 bukan kenapa harus kita dilipati. Ada 42:42 orang melihat aspek-aspek kemanusiaan, 42:43 ada orang melihat aspek politik dan 42:45 sebagain sebagainya. Artinya sudut 42:46 pandang orang melihat konflik di di 42:49 Palestinaanya kan berbagai macam sudut 42:51 pandang itu. Jadi ada yang memang 42:53 setengah, ada yang full time, ada yang 42:55 totalit seperti Pak Mardani. Kan itu itu 42:58 hal yang sangat sangat tapi sangat wajar 43:00 sesuai dengan apa yang mereka paham 43:02 terhadap persoalan yang terjadi di sana. 43:04 Tapi kembali lagi ini masangga bahwa ya 43:06 kita apresiasi ada langkah yang 43:08 dilakukan oleh ee DPR. Tapi walau 43:11 bagaimanapun juga langkah-langkah ini 43:12 memang ee harus maksimal kita lakukan. 43:15 Karena dengan langkah-langkah maksimal 43:16 ini maka hasil akan maksimal. Maka sejak 43:18 awal saya sudah ee punya feeling bahwa 43:21 ini akan berat. Kalau seperti yang saya 43:23 persepsikan yaikan tapi kalau misalnya 43:25 seperti kata yang disampaikan oleh Pak 43:27 Madani mungkin enggak terlalu ada 43:29 resistensi seperti yang disampaikan oleh 43:31 Pakani memang karena di undang-undang di 43:33 undang-undang hanya meminta kepada 43:35 masyarakat untuk lebih berpartisipasi 43:37 ee dalam membaikot ini saya pikir itu ee 43:40 lebih ke ke himbauan ya Pak men ke 43:43 himbauan tapi kalau namanya ee 43:45 undang-undang ini kan di mana-mana 43:46 undang-undang itu ada kalau enggak salah 43:47 saya ini kalau di dibenarkan Pak Undani 43:50 kalau di mana-mana yang nama 43:51 undang-undang itu kalau melanggar disksi 43:53 adalah sanksinya di mana-mana ada sanksi 43:56 ada lembaga yang punya tanggung jawab 43:58 atau kan diekosiokan atau dilibati 44:01 misalnya ke ke departemen apa untuk bisa 44:03 memantau sehingga ee undang-undang ini 44:06 berjalan dengan dengan efektif sesuai 44:07 dengan isi isi undang-undang 44:10 seperti itu, Mas. 44:12 Oke, Dr. Ben, saya akan kembali ke Pak 44:14 Mardani. Sebelum saya menyapa pendengar 44:17 yang sudah menyampaikan atensi dan juga 44:19 pertanyaan dan komentar-komentarnya. Pak 44:21 Mardani. Kira-kira ee gambaran dari Pak 44:24 Mardani sebesar 44:26 apa sih ancaman BDS ini jika nanti sudah 44:30 disahkan khususnya terhadap perekonomian 44:34 Israel dan Indonesia. Lalu juga ee 44:38 bagaimana nanti ketika undang-undang ini 44:40 disahkan itu BDS ini tidak menyerang 44:44 organisasi yang memang betul-betul ya 44:46 untuk ee kerja sama perdagangan gitu. 44:48 Bagaimana Pak Ahmad Madani? 44:56 Suaranya masih di-mute, Pak Madani. 44:58 Mohon maaf. 45:00 Maaf, maaf, maaf, Mas Angga. Jadi, Mas 45:03 Angga ee Dr. Band bagus sekali tadi 45:06 tentang pelibatan pemerintah. Saya komen 45:08 nanti. Tetapi saya akan menggaris bawahi 45:12 justru dengan Undang-Undang DBS ini kita 45:16 sebagai negara akan jangan diuntungkan. 45:20 Misal 45:21 kita tegaskan tidak boleh ada produk 45:25 apapun yang direct or indirect ya kita 45:30 beli dari ee Israel dan para pihak yang 45:34 ee terhubung dengan Israel. misal ee ada 45:38 isu ee kekuatan pertahanan kita 45:42 menggunakan ee ataupun ee 45:46 punya ee salah satu sumbernya dari 45:50 Israel. Nah, justru Israel ini dikenal 45:54 bukan cuma licik ya, tapi juga jahat. 45:57 Nah, kita melindungi negara dari 46:00 terjerumus berinteraksi dengan para 46:02 pihak yang jahat dan licik ya. Nah, saya 46:06 apresiasi Pak Prabowo yang mulai banyak 46:09 melirik ke Turki ya kemarin ee strategis 46:13 sekali 32 kapal perang eh apa pesawat 46:17 tempur kita K ya ee kan gitu itu dibeli 46:22 dari Turki ya ee yang itu punya 46:26 kemampuan seperti siluman karena unradar 46:29 detected gitu kemarin dronear 46:33 gitu nah Jadi sebetulnya pemerintah ee 46:37 tanpa kita juga sudah mulai cerdas tidak 46:41 mengembeli 46:42 dari produk-produk ee yang ada kaitan 46:44 dengan Israel. Karena kalau kita ke 46:47 Turki ya, Iran juga kuat ya, nanti kita 46:51 juga bisa dengan ee negara-negara ee 46:55 yang lain ya ee Cina juga lumayan gitu. 46:59 Nah, ada keseimbangan ada keseimbangan. 47:03 Nah, ee kita bisa menghadapi sanksi ya 47:05 enggak kenapa ya ee kita bisa melakukan 47:09 pergerakan yang kita haknya kita kok 47:12 membeli kepada siapapun ya. Kayak 47:14 kemarin kan tiba-tiba Australia 47:17 membatalkan pembelian kapal selamnya 47:20 dari Prancis, dia belinya dari Amerika 47:22 boleh gitu loh. Karena setiap negara 47:24 punya punya kemampuan dan kemandirian. 47:27 Nah, itu pandangan saya, Mas, Angga. 47:30 Justru kita 47:31 membantu pemerintah dalam beberapa hal 47:35 pemerintahan yang baik itu yang sangat 47:37 peka terhadap ee ee gerakan dan 47:41 [berdehem] 47:41 inspirasi yang berkembang di masyarakat 47:43 ya. Dan masyarakat itu cerdas sekali ya. 47:47 Ee ada banyak sekali komponen 47:49 masyarakat. Contohnya nih para hacker. 47:53 Wah, itu kalau diberdayakan 47:56 dia bisa menjadi pertahanan cyber 47:59 terbaik kita. 48:00 H 48:01 kita bisa punya eh official eh cyber 48:06 army, tapi jangan tutup unofficial cyber 48:10 army. Ya 48:11 kan Indonesia kan ee menggunakan 48:14 pendekatan pertahanannya hankam merata 48:17 itu ya penggunaan 48:19 ee rakyat semesta gitu. Jadi semuanya 48:22 itu adalah ee quot and unquote itu 48:26 adalah e pasukan pertahanan negara. 48:30 gitu. 48:31 Nah, makanya di negara-negara tertentu 48:33 ee wajib militer itu ee kepakai sekali 48:37 dan Pak Prabowo ini dengan bela 48:39 negaranya punya visi-tisi yang buat saya 48:42 secara ee ke depannya sebangun membangun 48:46 kemandirian kita. Begitu. 48:49 Hm. Baik. 48:51 Ini kayak saya nih nambah dikit aja Mas. 48:53 Oh, silakan 48:54 nambah dikit. Dia dia memperbesar 48:56 kapasitas pertahanan kita. H 48:58 banyak yang enggak suka itu. Banyak yang 49:00 enggak suka karena Indonesia ini selama 49:03 ini menjadi negara yang sangat sangat 49:05 mudah dimasuki, dilalui, enggak ketahuan 49:08 gitu loh. Nah, dengan kemampuan 49:10 pertahanan yang kuat ya minimalnya kita 49:14 bisa membangun kedaulatan. Begitu. 49:17 Baik, ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 49:20 Subhanahu wa taala. Saat ini Anda sedang 49:22 menyimak siaran live buka mata buka 49:25 telinga RUBDS Keberpihakan pada Keadilan 49:28 dan Kemanusiaan bersama Bapak Mardani 49:32 Ali Sera, Ketua Badan Kerjasama Antar 49:35 Parlemen DPR RI dan tentu saja 49:38 narasumber kita Dr. Sarbini Abdul Murad. 49:42 Saya akan ke Ibu Ani Cani Hudaifah. 49:44 Asalamualaikum warahmatullahi 49:45 wabarakatuh. Bismillah. hadir menyimak 49:47 buka buka mata buka telinga di malam 49:50 hari ini. Begitu juga ada Pak Budi, ada 49:54 juga ini Pak Ahmad di Depok dan juga 49:57 hamba Allah di 08134769. 50:00 Sekian-sekian. Asalamualaikum 50:02 warahmatullahi wabarakatuh. Menyimak 50:04 selalu buka makata buka telinga di malam 50:06 hari ini bersama Bapak Ustaz Mardani 50:09 Alisera. Oke. Dan juga ini ada ee 50:13 pertanyaan pertama ya dari Bapak Ahmad 50:16 di Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi 50:19 wabarakatuh. Bagi kami masyarakat yang 50:22 awam ini contohnya begini. Bagaimana 50:25 menjelaskan ketika masyarakat ingin 50:29 mengetahui 50:31 cara produk Israel yang bertebaran di 50:36 masyarakat, lalu bagaimana memeriksanya. 50:38 Kalau sebelumnya ada info dari fatwa 50:42 MUI, apakah nanti kalau rancangan 50:46 undang-undang ini disahkan, apakah 50:49 pemerintah akan membuat informasi 50:52 mengetahui produk Israel yang harus 50:54 diboikot? Terima kasih. Oke, saya akan 50:56 ke Pak Mardani. Bagaimana Pak Mardeni 50:58 menjawab pertanyaan dari Pak Ahmad tadi 51:00 di Bogor? 51:02 Bagus sekali. Bagus sekali. nanti ee 51:06 sebetulnya polanya sederhana. Kita punya 51:09 sudah punya ee berdasarkan undang-undang 51:12 jaminan produk halal, lembaga penjamin 51:15 produk halal. 51:16 Heeh. 51:16 Nah, itu yang nanti mengeluarkan ee 51:18 kayak SNI-nya ya. Ini sertifikasi halal. 51:21 Kalau ini ee ee list 51:24 ee ee para pihak yang masuk dalam list 51:29 DBS atau BDS boikot, di investasi dan e 51:33 sanksi. Nah, 51:35 MUI selama ini sudah punya kemampuan 51:38 untuk melakukan dulu kan sebelum ada 51:41 organisasinya MUI yang melakukan 51:42 sertifikasi halal. 51:43 Iya. 51:44 Nah, dengan MU kita juga sudah mulai 51:45 berbincang tentang ini. Jadi ee justru 51:49 ee kita akan mulai menempatkan MUI pada 51:53 posisi yang sangat strategis. Ada siaran 51:55 MUI untuk ee ee DBS ini gitu. ada sialan 52:01 MUI tentang ee daftar demo kita, ada 52:05 sialan MUI. MUI aktif sekali ya dalam 52:08 segala hal ini. Bagus sekali begitu. 52:12 Hm. Baik, Dokter Ben. Gimana, Dok? Ada 52:15 tambahan dari Dr. Ben untuk menjawab 52:17 pertanyaan tadi? 52:19 Ee saya pikir kalau misalnya Pak Ahmad 52:21 ikutin perkembangan itu itu jelas ya 52:24 jelas bahwa ada list-list yang telah 52:26 dibuat oleh khususnya oleh MUI. 52:28 kira-kira ee produk apa kemudian barang 52:31 apa yang memang ini berafiliasi ya 52:34 berafiliasi ke Israel. 52:37 Tapi itu memang ee dampak bagi Israel 52:39 mungkin tidak terlalu ya, tapi sebagai 52:41 hukuman hukuman itu saja dampak. Maka 52:44 yang paling dampak itu adalah memang 52:45 transaksi perdagangan itu yang paling 52:47 berdampak buat Israel sebenarnya. 52:49 mungkin pahaman sebagai sebagai 52:51 masyarakat masyarakat ee umumnya memang 52:53 bisa membukalah apa namanya itu ee 52:56 website-nya MUI atau mungkin AWG mungkin 53:00 bisa AWG website AWG yang memang di situ 53:03 tercantum itu produk-produk yang memang 53:05 berafiliasi ke Israel kita harus 53:07 konsisten kita konsisten maka saya 53:09 dengar seperti pizzaah itu berapa berapa 53:12 miliar mereka itu ee rugi dan banyak 53:14 pizah-pizah itu yang pada tutup ya pada 53:16 tutup jadi memang ee Untuk masyarakat 53:19 sipil saya pikir ini ee ada efektifnya 53:23 untuk melakukan pembikotan-pembaikutan 53:25 ya memang harus diserukannya harus 53:26 setiap saat ya seperti saya katakan pada 53:29 awal dengan problematika domestik kita 53:31 juga tidak kurang pusing kepada kita ini 53:33 kan J kalau enggak diingatin juga bahwa 53:36 produk-produk ini punya warna-warna 53:38 Israel mungkin masyarakat akan lupa gitu 53:40 loh. Oke itu Mas Sangga. 53:42 He. Saya akan ke Ibu Sri. Asalamualaikum 53:46 warahmatullahi wabarakatuh. Berkahi dan 53:48 rahmati selalu ku dan juga para 53:52 narasumber Rasil Merdeka untuk 53:55 Palestina. Saya selalu mendukung itu. 53:58 Semoga Israel segera hancur dan juga 54:01 pendukung-pendukungnya. 54:03 Bapak-bapak, bagaimana dengan sikap 54:06 orang-orang yang pro terhadap Israel di 54:09 Indonesia tentang gerakan ini? Terima 54:11 kasih. Oke, 54:13 bagaimana saya ke Pak Mardeni aja 54:15 langsung. 54:19 Eh begini, Mas Angga, di era demokrasi 54:22 ee akan selalu ada pro and jumlah mereka 54:28 yang pro Israel 54:31 dalam beberapa kajian tidak lebih dari 54:33 2% dan eh biasa eh garbage in, garbage 54:38 out. Kalau sampah yang masuk, sampah 54:39 juga yang keluar. He. 54:41 Tapi kalau literasi ini kita perkuat 54:43 terus, nanti lama-kelamaan orang-orang 54:45 ini sadar ee saya punya ee satu sikap 54:51 begini, ini pendapat pribadi saya ya, 54:53 Dr. Ben silakan 54:54 kasih komen. 54:56 Eh, jadilah umat Islam itu like a lion 54:59 seperti harimau. ee harimau tuh sering 55:03 diganggu sama hiyena atau anjing liar. 55:07 Di di di ee mau digigit-gigit, mau 55:12 diganggu. Tapi Lion is e the king of the 55:18 forest. Itu eh umat Islam itu besar 55:21 gitu. Jangan terlalu terganggu sama 55:23 kelompok-kelompok receh yang enggak 55:25 penting, yang kadang-kadang memang 55:27 mengganggu ee emosi kita. Bahkan Lion 55:31 itu ngelihatnya itu tenang aja, tapi 55:33 kalau sudah sangat mengganggu dia cuma 55:35 mengibas elekornya kemudian mengaum lari 55:38 semua hiena dan anjing liar itu gitu. 55:41 Eh, nah yang paling penting jangan fokus 55:43 ke mereka. Besarkan kapasitas ekonomi 55:45 kita, politik kita, sosial kita, barisan 55:49 kita. Nah, nah lama-kelamaan semua tidak 55:52 ada yang berani bermain mata. Jadi kalau 55:54 saya kayak ada minta maaf pelecehan ini 55:59 Quran diginiin, Nabi giniin. Ee pokoknya 56:02 dia harus proses hukum tapi jangan 56:04 terlalu sibuk kitanya gitu. Heeh. Karena 56:07 itu akan gangguin kita itu kayak 56:08 hiena-hiena yang gangguin kita. 56:10 Enggaklah enggak enggak layaklah, enggak 56:12 level lah. Laporin tapi laporin tetap. 56:15 Laporin tetap ya. Kayak kemarin kan ada 56:18 tuh ee salah satu kontestan 56:23 ee kontes 56:25 perempuan apa gitu loh. Miss Indonesia 56:27 atau apa. Tiba-tiba dia mengibarkan 56:29 Indonesia 56:30 iya bendera Israel. 56:32 Heeh. 56:32 Ee ada banyak yang provokasi, enggak 56:35 usah terlalu sibuk. Udang kalau itu 56:37 tidak sesuai dengan aturan ya disanksi 56:40 aja gitu. Sudah tetap kita pakai aturan 56:43 tapi jangan kebanyakan. ngambil emosi 56:47 yang kayak gitu. Karena kayak saya tadi 56:49 Dr. Ben setuju tentang penibatan negara, 56:52 tapi saya itu lagi mikir gini, Dr. Band 56:55 eh nanti kalau negara terlalu terlibat 56:59 dalam proses ini, ee salah satu yang 57:02 membuat Amerika menyangksi kita adalah 57:06 ee sertifikasi halal itu gitu. Saya 57:10 bilang sertifikat halal malah penting. 57:13 Justru Amerika yang harus belajar 57:16 tentang sertifikasi halal. Karena 57:18 Inggris, Singapura, dan negara-negara 57:21 Australia itu betul-betul belajar agar 57:24 produknya itu bisa fit in, 57:27 bisa masuk ke pasar muslim. Kalau 57:29 Amerika bodoh kalau dia enggak mau 57:31 belajar sertifikasi halal gitu. Nah, 57:34 kita jangan ngikutin gitu. Nah, tetapi 57:38 kami ketika menyedikitkan peran negara 57:40 biar negara nanti itu kami tidak bisa 57:43 ngatur itu haknya masyarakat gitu loh. 57:47 Karena sekarang nih 57:49 di dunia internasional kalau kita gabung 57:51 dengan WTO dan lain itu mereka akan 57:54 betul-betul men-scrutinize. 57:57 Kita di plototin mana 58:00 peraturan-peraturan yang tidak sesuai 58:01 dengan e standar internasional. Kita 58:04 juga sedang dalam proses masuk ke OECD 58:07 ya ee organisasi pembangunan ekonomi 58:10 negara-negara maju. aksesi kita lagi 58:12 jalan nih. Kalau kita bisa masuk ke 58:14 situ, compliance kita dengan sistem itu 58:16 menjadi lebih ketat lagi. Biar kita 58:19 betul betul investasi bisa masuk, tenaga 58:22 kerja bisa bertambah, industri kita naik 58:24 kelas, perbankan kita mudah ekspansi ke 58:27 mana-mana dan jangan lupa perbankan 58:29 syariah kita itu makin lama makin 58:32 menunjukkan kekuatannya di dalam setiap 58:35 krisis ekonomi. Yang paling tahan 58:37 banting itu justru sistem ekonomi 58:38 syariah. dan penerapan sistem ekonomi 58:42 syariah di Indonesia itu betul-betul 58:44 sudah sangat dalam. Suku itu menjadi 58:47 salah satu instrumen keuangan negara 58:50 yang sangat diandalkan gitu. Padahal 58:52 sukuk itu sangat syariat, sangat islami, 58:55 dan sangat tangguh. 58:56 Jadi makin lama de factoya nilai-nilai 59:00 Islam itu rahmatan lil alaminnya dan 59:03 kekuatannya makin dirasakan begitu, Mas. 59:06 H. Baik, Dr. Men, silakan komentarnya, 59:10 Pak Dok. 59:11 Iya, memang 59:14 saya lupa nih, Pak Marani saya lupa ya. 59:15 Memang ee 59:16 Heeh. 59:17 Saya ingat begini seperti kata Bu Tri 59:19 tadi itu bahwa memang ee 59:22 salah satu yang bikin ya yang bikin 59:24 jumlah orang pro Israel ini ada 59:26 peningkatan ya walaupun sangat mereka 59:28 masih sedikit ya itu adalah dengan 59:31 pengiriman mahasiswa-maiswa itu ke 59:33 Israel. 59:35 Nah, itu apakah dari Toba itu saya 59:38 enggak sebutkan siapa di belakang itu 59:39 atau dari NTT atau dari Papua gitu ya. 59:42 He. 59:43 Jadi memang ini dikirim-kira ke sana 59:44 mereka untuk belajar sana itu terutama 59:46 mata pertanian karena kata Isra itu jago 59:48 banget pertanian walaupun mereka guru 59:50 pasir tapi bisa merekayasa sehingga jadi 59:53 gurun yang penuh kehijauan lah. Kita 59:55 negara hijau tapi jadi gurun gitu mereka 59:58 dikirim dikirim ke sana. Nah, kita bisa 1:00:00 bayangkan kalau mereka pulang ke 1:00:01 Indonesia mang tidak menjadi agen inilah 1:00:03 agen budaya lah agen budaya, agen 1:00:06 diplomasi mereka itu yang mereka 1:00:08 mengatakan bahwa 1:00:10 kami mendapatkan ee hal yang positif di 1:00:12 Israel gitu. Nih kira-kira ini juga bisa 1:00:16 menambah ya bisa menambah ee orang-orang 1:00:20 yang yang punya pandangan positif. Jadi 1:00:24 ini bagai apakah undang-undang ini juga 1:00:25 masuk ke sana ya? 1:00:27 Apakah ee ini agak memang agak sulit ya 1:00:30 pihak agak sulit memang ee mereka tu 1:00:33 memang aktif untuk mencari mencari 1:00:35 orang-orang dan saya Pak Mardani pernah 1:00:37 ditelepon satu orang dosen UI saya 1:00:40 ngasih sebutkan nama nama orangnya untuk 1:00:42 memang untuk ini alumni-alumni NEG of 1:00:44 University ya salah satunya tadi itu 1:00:46 mempromosikan eh agar society ini punya 1:00:50 pandangan yang netral lah atau positif 1:00:52 terhadap Israel dan saya diminta untuk 1:00:53 ketemu dengan dengan Dubes Israel di 1:00:56 Singapura Saya bilang saya menolak saya 1:00:58 enggak mau. 1:00:59 Jadi banyak juga dari ormas-ormas 1:01:01 tertentu itu dia diajak ke sana dan 1:01:02 mereka jadi agen-agen perubahan 1:01:05 ketika mereka selesai pulang dari satu. 1:01:08 Terus yang kedua ini masalah ECD nih 1:01:09 Paki. Saya pernah mendengar pernah 1:01:11 pernah melihat podcast-nya podcastnya Bu 1:01:14 Bu Retno itu dengan dari 48 negara OECD 1:01:18 itu kan salah satu ada Israel dan kata 1:01:21 Bu Bu Renno saya saya enggak salah 1:01:22 dengar saya dengar khusyuk saya dengar 1:01:24 itu 1:01:25 bahwa salah satu itu adalah izin 1:01:26 rekomendasi atau izin atau lampu hijau 1:01:28 dari Israel. Nah itu itu itu yang yang 1:01:31 kata agakagak bingung juga nih. Saya 1:01:33 enggak tahu apakah ini memang sebuah 1:01:36 keharusan atau apa gitu ya. Jadi memang 1:01:38 OCD ini memang agak agak berat. Jadi 1:01:40 jadi Indonesia kan coba untuk 1:01:41 mengeimbangkan kan artinya kalau kata 1:01:43 Bukatah ni ber apa berlayar 20 karang 1:01:46 kan. bridge masuk ACD masuk ini bridge 1:01:49 ditekan USD ditekan kita ni memang 1:01:54 jadi masyaallah Indonesia ni kan jadi 1:01:57 luar biasa kita ini ya kan gitu Mas 1:01:59 Angang kalau nanti panjang ceritanya 1:02:00 kita diskusi masuk [tertawa] 1:02:03 iya iya baik sementara itu ada pendengar 1:02:08 dari Dubai ee Mbak Nurul yang 1:02:12 menyampaikan WhatsApp-nya. 1:02:13 Asalamualaikum warahmatullahi 1:02:14 wabarakatuh. Pak Ustaz Mardani, di 1:02:17 negara-negara Arab yang saya lihat tidak 1:02:20 ada produk dari Zionis Israel yang 1:02:24 diboikot oleh pemerintahannya. 1:02:27 Semuanya lancar-lancar saja dibeli oleh 1:02:29 masyarakatnya juga. Dan yang menjadi 1:02:31 miris adalah tiap hari saya juga melihat 1:02:34 makanan-makanan itu terbuang gitu ya. 1:02:37 Bagaimana menurut Pak Mardani? Iya. 1:02:40 Mungkin ini potret yang dilihat nih. 1:02:44 Mbak Nasih informasinya. 1:02:47 Saya belum pernah tinggal di Dubai dan 1:02:51 tidak terlalu ee paham terkait kondisi 1:02:56 Dubai. Tapi beberapa negara Timur Tengah 1:02:58 ini saya karena pandangannya e 1:03:01 perspektif ee hubungan internasional ya 1:03:04 itu memang punya dua kaki ya. Mereka itu 1:03:09 sebagian besar negara Timur Tengah 1:03:11 seperti yang disebut tadi Dubai, Uni 1:03:13 Emirat Arab gitu kan itu memang punya 1:03:15 hubungan diplomatik dengan ee Israel 1:03:19 karena mereka mendapat pandangan saya 1:03:22 tekanan dari eh Donald Trump waktu itu 1:03:25 terkait dengan Abraham Pord gitu kan ya. 1:03:28 Nah, ee saya tidak ingin ee mencerca 1:03:32 saudara saya ee negara-negara Timur 1:03:34 Tengah karena banyak dari mereka tuh 1:03:36 bantu Palestina luar biasa. 1:03:38 Nah, kita juga harus memahami beberapa 1:03:41 negara Timur Tengah itu dulu jajahannya 1:03:43 Prancis gitu loh, eh maaf, Inggris gitu 1:03:47 loh. Kemudian punya hubungan ekonomi 1:03:49 yang kuat. Bahkan kalau dilihat banyak 1:03:52 ee dari kerabat raja itu memang 1:03:56 mengalami pendidikan Barat. ya ee bahkan 1:04:00 ee biasa tuh dikirim ke West Point 1:04:02 pendidikan militer di Amerika yang 1:04:05 resisius. Jadi kalau buat saya kepada 1:04:08 semua para pihak posisi kita cari titik 1:04:11 persamaan yang nanti bisa memperkuat 1:04:14 gerakan kita untuk mengucilkan dan 1:04:16 menghukum Israel. Kalau mencari di sini 1:04:19 A, di sini B yang akhirnya beda, kita 1:04:22 nanti tidak membangun kerja sama. Karena 1:04:25 memang ee kenapa sikap saya sangat 1:04:28 moderat dalam bab ini terhadap negara. 1:04:31 Saya tidak ingin negara kita Indonesia 1:04:33 itu dikecilkan. Indonesia lagi perlu 1:04:35 tadi dr. Ben bagus sekali kita masuk 1:04:37 braks karena pasar briak itu luar biasa 1:04:39 ya. 1:04:40 Cina, India, Rusia, Afrika Selatan tapi 1:04:44 OIC dibetul ada Israelnya dan perwakilan 1:04:47 OIC ini sudah datang. saya menjumai 1:04:49 langsung dan titip kami jangan pernah 1:04:52 ajak Israel dalam proses aksesi 1:04:55 Indonesia ke OECD dan 1:04:59 yang OECD juga perlu Indonesia karena 1:05:02 dengan pasar 300 juta ya pertumbuhan 1:05:05 ekonomi kita membaik, GDP kita membaik, 1:05:08 kelas menengah kita membaik. Oh di situ 1:05:10 juga perlu Indonesia gitu loh menjadi 1:05:12 satu blok ekonomi yang efektif. kita 1:05:15 tidak tidak kecil-kecil amat, tidak 1:05:18 lemah-lemah amat. Mereka sangat memahami 1:05:20 itu. Ee terkait dengan ee OECD ini dia 1:05:25 lebih kepada blok ekonomi untuk 1:05:29 meningkatkan sistem perekonomian yang 1:05:31 seamless, yang tidak banyak ee benturan 1:05:35 sehingga arus barang, harus modal, harus 1:05:40 inovasi itu bisa jalan. Nah, itu pada 1:05:43 intinya menjadi mesin pertumbuhan baru 1:05:45 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi 1:05:47 dunia. Ya, kalau kita tidak dan saya 1:05:50 setuju kita masuk OICD bukan karena ada 1:05:53 kalau ada Israel biarkan kita tetap aja 1:05:55 secara ekonomi, secara politik harus ee 1:05:58 menghukum Israel. Di sini kami tegaskan 1:06:00 dan setahu saya pemerintah juga jangan 1:06:02 ajak-ajak Israel bahwa di dalamnya bisa 1:06:05 jadi Isra-cam. Tinggal kita bilang kami 1:06:07 tolak ee syarat Israel ini. Kita masuk 1:06:10 OCD tidak sebagai ee Buddha kepada 1:06:13 Tuhan, sebagai entitas negara yang 1:06:16 setara gitu. Begitu. 1:06:19 Baik, saya akan ke pendengar ini ada Pak 1:06:22 Pepen Supendi. Asalamualaikum 1:06:24 warahmatullahi wabarakatuh. Hebat Pak 1:06:27 Ustaz Mardani dan juga Dr. Ben di malam 1:06:30 hari ini. Terima kasih banyak Rasil 1:06:32 tetap jaya. Tadi mengenai orang-orang 1:06:36 yang pro Israel yang ada di negeri ini. 1:06:39 Mungkin mereka telah dibutakan mata 1:06:41 hatinya. Menyedihkan sekali. Lalu 1:06:44 bagaimana sebenarnya ee ketika 1:06:48 negara-negara yang tidak mendukung 1:06:51 Palestina lalu juga negara-negara yang 1:06:53 selalu setia dengan Israel. bagaimana 1:06:55 menyikapinya. Oke, saya ke Dr. Band dulu 1:06:58 kalau ini ya. Silakan drter Ben 1:07:00 ya. 1:07:02 Memang ada hadis Nabi ya dalalla Arab 1:07:07 dalalla Islam. Ini riwayat Tirmidzi. 1:07:09 Kalau terhina Arab terhinalah Islam. 1:07:11 Walaupun walaupun Arab itu bukan Islam 1:07:13 semua tapi itu hadis Nabi. Kita lihat 1:07:14 sekarang itu ketika Arab enggak punya 1:07:16 harga diri ya Islam-Islam pun jadi 1:07:19 dilecehkan. Kita lihat bagaimana 1:07:21 Palestina hari ini blok Arab ini kan ee 1:07:24 ada plisasi ya, plisasi itu jadi ee 1:07:30 lebih dominan hari ini ya yang mendukung 1:07:33 Israel ya. 1:07:34 Eh, seperti kata-kata Mbak Nurul tadi 1:07:38 itu. Jadi, bagaimana misalnya di di 1:07:40 Dubai itu e di Dubai ya atau di Dubai ya 1:07:44 itu paling banyak misalnya produk Israel 1:07:45 itu memang 1:07:46 negara-negara Teluk itu memang tidak mau 1:07:48 tidak mau ya secara secara militer 1:07:50 secara ekonomi itu sangat tergantung 1:07:52 sama Amerika dan ya dari Amerika itu kan 1:07:55 Israel. Makanya makanya ini eh paman 1:07:58 memang ee 1:08:00 Indonesia ini menjadi sasaran. Makanya 1:08:02 orang-orang kayak Pak Madani ini harus 1:08:03 kita kawal banget nih beliaunya sehat 1:08:05 beliaunya 1:08:06 karena memang ini ee 1:08:09 apabila parlemen kuat dan pemerintah 1:08:12 masih konsisten masyarakat juga 1:08:14 literiterasi masalah ini masih masih 1:08:16 kuat ya Israel itu tidak ada celah untuk 1:08:19 bisa masuk ke Indonesia. Karena gini, 1:08:20 Pak. Karena Indonesia ini punya historis 1:08:23 dengan dengan Yahudi. Kita lihat VOC ini 1:08:25 dari Yahudi. Ya, banyak punya 1:08:26 historislah. Makanya ee dua negara non 1:08:30 Arab yang kuat masih konsisten memilah 1:08:33 Palestina, Indonesia dan Pakistan. 1:08:35 Indesia dan Pakistan dan Indonesia ini 1:08:36 memang sebenarnya 1:08:38 ee kalau rakyatnya enggak enggak sangar 1:08:40 di masalah ini ya bobol juga kita. Tapi 1:08:43 karena rakyatnya sangar dan sejak dulu 1:08:46 ya, sejak masa sebelum kita merdeka 1:08:48 sampai dengan hari ini kita tetap di 1:08:50 belakang Palestina. Makanya apapun 1:08:52 terjadi dia mau mau tekanan apapun ya 1:08:55 pemerintah bisa punya alasan untuk 1:08:56 mengatakan bahwa kami tidak bisa 1:08:58 melakukan langkah lebih lanjung untuk 1:08:59 normalisasi dengan Israel karena 1:09:01 masyarakat kami tidak memberikan ee 1:09:04 reaksi yang positif terhadap ini. Nah, 1:09:05 apalagi peristiwa peristiwa kemarin gu 1:09:08 kan serangan Israel itu. Nah, yang bocor 1:09:10 itu yang Pak Bambang Widayanto itu 1:09:12 Gubernur Le Hamnas punya deal-deal sama 1:09:14 Israel untukembuka hubungan diplomatik 1:09:16 dan bongkar setelah itu kan ini 1:09:18 menandakan bahwa ada pihak-pihak yang 1:09:20 memang ee yang yang masih punya 1:09:23 keinginan untuk menuju ke arah 1:09:25 normalisasi ini. 1:09:27 Nah, mereka takut cuma kalau dipelot 1:09:29 sama Pak Mardani aja takut. 1:09:32 Jadi sebenarnya ini tugas tugas tugas 1:09:35 koset ya masyarakat tugas kita semua 1:09:38 untuk bisa saling ya seperti katakan Pak 1:09:41 Modani tadi ya kita saling ee 1:09:44 men-support lah ya men-support 1:09:46 pemerintah dengan parlemen itu masalah 1:09:48 Palestina ya untuk Palestin kita harus 1:09:50 kompak maka kayak demo kemarin di Monas 1:09:52 tuh yang masangga bawa panci itu. Nah, 1:09:55 kita lihat [tertawa] kita lihat 1:09:56 bagaimana misalnya Pak Sugiono ya bagus 1:10:00 beliau mau datang ada Wamelu juga datang 1:10:04 ya artinya ini mengindikasikan ya 1:10:07 mengindikasikan ya Pak Padani sudah 1:10:09 datang ya Pak jadiang 1:10:11 ini meng indikasikan bahwa ee kira-kira 1:10:14 bahasanya begini lihat loh rakyat 1:10:17 Indonesia ini pemerintah parlemen dan 1:10:19 seluruh ee rakyat Indonesia baik muslim 1:10:22 maupun yang non muslim itu tetap di 1:10:24 belakang Palestina 1:10:25 kita mendukung Palestina 1:10:27 artinya lu jangan main-main lu duduk 1:10:28 sama sama kami gitu kan. 1:10:30 He 1:10:30 saya pikir itu Masangka. 1:10:32 Oke. 1:10:34 Ada tambahan dari Pak Madani tadi 1:10:36 pertanyaan dari Pak Pepen Supendi ini. 1:10:41 Makasih, makasih Mas Sangga. Jadi saya 1:10:44 sedih ketika minta maaf sekali ada demo 1:10:46 di Kedutaan Besar Mesir bahkan ada yang 1:10:49 minta maaf melempar telur atau apa. 1:10:52 Jangan jangan berubah fokus. 1:10:55 Jangan marah sama Mesir, jangan marah 1:10:58 sama Uni Emirat. Ya, 1:11:00 kalau Qatar tidak punya hubungan 1:11:02 diplomatik ya, bagus katarnya. Ee jadi 1:11:05 kita coba ee ee melapangkan dada buat 1:11:10 kelompok-kelompok yang pada saat 1:11:12 tertentu itu memang mereka tidak bisa 1:11:14 tegas ya. bisa ambil minta maaf Mesir 1:11:17 gitu loh. Mesir itu secara ekonomi lagi 1:11:20 berjuang gitu loh. Mesir ini selama ini 1:11:24 dikangkangi ya. Mereka lagi membangun 1:11:27 kemandirian. Sekarang Cina banyak sekali 1:11:28 tuh manesir sudah mulai tuh 1:11:31 ketergantungan kepada Amerikanya sudah 1:11:33 mulai berkurang gitu. Jadi mereka mulai 1:11:35 nyari sumber-sumber yang lain. Tetapi 1:11:37 ketika mulai berkurang itu persentasenya 1:11:39 tidak dari 60 ke 20% paling ke 47% 1:11:44 45%. Tetap aja kalau tiba-tiba bantuan 1:11:49 Amerika dan lain-lain dihentikan ya 1:11:52 berat gitu. Apalagi kalau terindikasi 1:11:54 quote andquote membayarkan kepentingan 1:11:57 Israel, maka sangat mudah bagi Amerika 1:12:00 Israel untuk menyerang Mesir. Kalau 1:12:02 Mesir diserang, pandangan saya kasihan 1:12:05 berat sekali. Berat sekali ya. Ada 1:12:07 22.000 mahasiswa kita di Al-Azhar. 1:12:10 Makanya kalau buat saya Mesir 1:12:12 diperlakukan sebagai saudara yang baik 1:12:14 bahwa sekarang mereka belum berani 1:12:16 bersikap tegas. Kita ee muraat. atau 1:12:19 memahami dulu gitu loh. Nah, sikap-sikap 1:12:22 seperti ini kayak pemerintah kan enggak 1:12:24 bisa 100 tuntutan kita agar mengecam 1:12:27 Israel 100%nya dipenuhi. Dia sudah 1:12:30 melakukan 99%. Jangan cuma karena kurang 1:12:34 satu kita mencerca pemerintah. Jangan 1:12:36 kalau buat saya ya ingat yang 99-nya 1:12:40 gitu loh. Jadi semua itu kita tidak pada 1:12:43 posisi ideal. Sekarang ini kami ikut 1:12:46 bikin acara dengan teman-teman anak 1:12:49 muda. 162 1:12:51 ee ee organisasi pemuda ee bikin acara 1:12:55 di Bandung dalam rangka konferensi Asia 1:12:58 Afrika kemarin nih bulan Juni itu 6 78% 1:13:04 enggak setuju tuh state solution. 1:13:06 Pokoknya Israel harus hancur. 1:13:08 H 1:13:09 boleh pendapat karena memang Israel 1:13:11 penjahat dong. Israel tuh penjajah kok 1:13:14 gitu loh. Tetapi dengan realita yang ada 1:13:18 he 1:13:18 di mana Amerika menjadi kekuatan 1:13:22 yang dominan 1:13:24 ee pemegang hak veto itu loh kekuatan ee 1:13:30 ee ekonomi dan militer terkuat yang 1:13:34 mereka betul-betul lobi Yahudinya kuat. 1:13:37 antara idealitas sama realita ini harus 1:13:40 coba kita cari titik kompromisinya. Jadi 1:13:42 kalau buat saya ketika pemerintah 1:13:45 eh dan DPR berjuang to state solution, 1:13:49 kita mau yang lain boleh gitu loh. Tidak 1:13:52 bermakna kita yang tidak mendukung to 1:13:55 state memarahi pemerintah dan DPR karena 1:13:57 ada strategi-strategi tertentu di mana 1:14:00 masing-masing berjalan dulu. Nanti kalau 1:14:02 Palestina sudah merdeka, enak target 1:14:05 awalnya itu Palestina merdeka. Dan untuk 1:14:08 merdeka masangka perlu pengakuan negara 1:14:11 lain gitu. 1:14:13 Kita enggak bisa, kita merdeka enggak 1:14:14 ada yang mengakui kita sebagai negara 1:14:16 enggak bisa masuk PBB. Sekarang ini 1:14:18 sudah 143 1:14:20 eh 193 1:14:22 negara anggota PBB sudah 143. Nah, nanti 1:14:27 ini September ini salah satu momen 1:14:29 penting Prancis, Inggris, Kanada akan 1:14:32 mengumumkan mengakui 1:14:35 negara Palestina. Wah, itu Amerika 1:14:37 berangnya kayak apa tahu Israel 1:14:39 berangnya kayak apa tahu gitu. L. He. 1:14:41 Nah, wah cuma ngakuin doang kok. Iya 1:14:44 memang cuma ngakuin doang. Mereka masih 1:14:47 mula masih hubungan dagang jalan, 1:14:49 bantuan militer masih ada ya. Tapi 1:14:53 dari 1000 langkah sudah maju dua tiga 1:14:55 langkah. Pandangan saya ada kebaikan 1:14:58 kita dukung tapi tetap kita serang agar 1:15:01 mereka putuskan hubungan ekonomi, 1:15:03 putuskan bantuan militernya pelan-pelan 1:15:05 kan gitu. Mereka juga kan yang dihadapi 1:15:08 bukan perkara mudah. 1:15:11 Baik, selanjutnya ini ada Ibu hamba 1:15:15 Allah ya di Jakarta tidak menyebutkan 1:15:17 nama di 08319573. 1:15:20 Sekian-sekian. Asalamualaikum 1:15:22 warahmatullahi wabarakatuh. 1:15:24 Alhamdulillah penjelasan di malam hari 1:15:27 ini dari Pak Madani dan juga Dr. Band 1:15:29 luar biasa. Sekedar cerita tentang 1:15:33 boikot produk Israel sejak dimuat di 1:15:36 berita-berita apalagi difatwakan oleh 1:15:39 MUI beberapa bulan belakangan kami 1:15:43 sekeluarga 1:15:44 sudah mulai berubah mengkonsumsi hal-hal 1:15:49 yang selain dari produk Israel. Jadi 1:15:54 sekeluarga kami memantapkan untuk 1:15:56 memboikot. Ini cara paling sederhana 1:15:59 menurut kami untuk membantu rakyat 1:16:01 Palestina. Terima kasih atas 1:16:03 pencerahannya selama ini, Rasil. Terima 1:16:05 kasih banyak. Oke, ini cerita ada 1:16:08 keluarga yang sebenarnya bukan satu dua 1:16:10 cerita ya, bahkan ada yang satu sekolah 1:16:12 juga sama guru-gurunya dikasih ee 1:16:16 istilahnya informasi gitu kepada anak 1:16:20 didiknya bahwa duntuk mendukung 1:16:22 Palestina salah satunya adalah dengan 1:16:24 memberikot produk-produk ini, 1:16:25 produk-produk tertentu dan itu dan itu 1:16:27 efektif gitu kepada anak-anak. Ee ini 1:16:30 cerita-cerita seperti ini ee mungkin 1:16:32 bisa menjadi dorongan yang positif dari 1:16:34 publik ya, Pak Madani ya. 1:16:39 Eh, izin dr. Ben, saya tanggap ini bagus 1:16:42 sekali eh dan itu it takes time untuk 1:16:46 sampai kepada eh budaya masyarakat. 1:16:49 Misal contoh gini, ee jilbab itu tahun 1:16:53 '7 saya ingat saya lulus SMA tuh itu 1:16:56 mulai ramai ramai jilbab itu. 2007 1:17:01 60% sudah 2017 80 90% masyarakat 1:17:05 Indonesia pro jilbab itu kan itu 20 1:17:09 tahun itu 1:17:10 ketika gerakan ee beli makanan yang 1:17:14 punya sertifikasi halal awalnya cuma 1:17:17 sedikit. Sekarang kalau saya ajak cucu 1:17:20 saya melihat dia bapak-bapak lihat dulu 1:17:22 ada halalnya tidak itu anak TK aja sudah 1:17:25 kayak gitu kan. 1:17:27 Iya. 1:17:27 Nah nanti kita lihat Bapak-bapak lihat 1:17:30 produk Israel bukan nih bagus sekali kan 1:17:32 itu sudah jadi gerakan budaya yang bagus 1:17:35 gitu. 1:17:35 Hm. Dr. Ben bagaimana komentarnya Dr. 1:17:38 Ben? 1:17:39 Ya, bagus, Pak. Itu bagus banget itu 1:17:41 artinya harus saya itu perang-perang 1:17:43 guru ya mungkin mungkin di awal mungkin 1:17:45 di SDSD kali ya bisa disampaikan itu ya. 1:17:48 Bagaimana mendidik anak-anak itu penting 1:17:50 anak itu kan cep lengket ya apa yang 1:17:52 diinfokan oleh gurunya atau oleh orang 1:17:54 tuanya. Dulu anak saya itu Mas Sangga 1:17:57 itu ada satu namanya celengan Palestina 1:18:00 ya. 1:18:00 J tiap pagi di sisi kawan untuk 1:18:02 memasukkan Palestina. Kalau sudah banyak 1:18:05 dia serahkan ke para tamu-tamu dari 1:18:07 Palestina dan dia yang serahkan. Jadi 1:18:08 memang 1:18:09 untuk mencintai Palestina itu memang 1:18:11 harus dari dari dini. Jadi 1:18:13 literasi itu bukan cuma orang tua, tapi 1:18:15 kalau anak-anak itu memang harus di 1:18:16 dikasih contoh ya, contoh untuk yang 1:18:20 berjaga panjang anak-anak ini kan 1:18:22 lengket ya kan apa sampaikan lengket 1:18:24 sampai kata-kata Pak Merani tadi itu 1:18:26 mungkin enggak sekarang enggak terasa 20 1:18:27 tahun ke depan mereka akan kelanjut kita 1:18:29 kita sudah mungkin sudah enggak ada lagi 1:18:31 kan mereka yang akan melanjutkan 1:18:32 perjuangan-perjuangan ee kita itu. Jadi 1:18:35 saya pikir memang benar yang tadi di 1:18:37 disebutkan oleh Ibu tadi itu bahwa 1:18:39 memang ee beliau telah bisa jadi model 1:18:42 lah model untuk bisa memperkenalkan ke 1:18:44 tangga-tetangga lain atau 1:18:45 saudara-saudara yang lain bahwa untuk 1:18:47 mencintai Palestina itu harus dimulai 1:18:49 dari rumah tangga. 1:18:50 He. Baik, saya ke WhatsApp terakhir ya 1:18:54 dari pendengar ini ada Ibu Nurjanah 1:18:56 binti Madio. Alhamdulillahiabbil alamin. 1:18:59 Saya menyimak buka mata buka telinga di 1:19:01 malam hari ini. Kang Angga. Salam untuk 1:19:04 Dr. Ben dan juga Ustaz Mardani Alisera. 1:19:07 Salam silaturahim dari Singapore. Baik, 1:19:10 Bunda Nurjana. Terima kasih ya atas 1:19:11 atensinya. Baik, karena keterbatasan 1:19:14 waktu nih, saya akan ke bagian terakhir 1:19:18 penutup dari acara kita di malam hari 1:19:20 ini. Saya akan ke Pak Marani Alisara 1:19:23 dulu. Pak Marani yang perlu digaris 1:19:25 bawahi, diingatkan kepada Iwan Ah 1:19:27 pendengar hasil dari yang kita bahas 1:19:29 mengenai RUBDS di malam hari ini. Apa 1:19:31 Pak Madani? 1:19:35 ee 1:19:37 ee drter B, Masangga, teman-teman Rasil 1:19:42 ee kekuatan terbesar kita itu fikrah ya, 1:19:46 pemikiran kita ya. Ee BDS itu turunan 1:19:51 dari fikrah kita, pemikiran kita. H 1:19:54 ee saya kaitkan ini karena begini ee 1:19:59 ketika kita melawan gerakan Zionis yang 1:20:02 ini sangat kuat, maka enggak bisa cuma 1:20:06 ee single eh 1:20:09 strategi. Dia harus multiategi dengan 1:20:14 multiaktor 1:20:15 dengan multi approach gitu 1:20:17 yang setiap kita kayak main bola gitu. 1:20:20 rumah. H 1:20:21 jangan ee ee memaksa kiper menjadi 1:20:24 striker. Jangan memaksa ee ee back 1:20:29 selalu maju ke depan. Berarti yang ini 1:20:32 memang tugasnya jadi kiper. Yang ini 1:20:34 back. Yang striker ada ya silakan. Dan 1:20:37 jangan yang striker merasa lebih penting 1:20:39 dibanding yang kiper. Yang back merasa 1:20:43 tidak penting ketimbang striker. Tidak. 1:20:46 Every single of us is a very important 1:20:49 player against internationalism. 1:20:52 Dan setiap kita punya hak dan kedudukan 1:20:55 yang sama kalau di sisi Allah untuk 1:20:58 membantu saudara kita di Palestina. Ada 1:21:00 yang membantu dengan demo, ada yang 1:21:02 dengan boikot, ada yang bantu dengan 1:21:04 tadi pendidikan kepada anak-anak, ada 1:21:07 yang bantu dengan diplomasi 1:21:08 internasional, ada yang bantunya dengan 1:21:10 tadi membuat produk-produk inovasi 1:21:11 terbaik, ada yang bantunya dengan 1:21:13 memperkuat ekonomi nasional. Itu semua 1:21:16 buat saya pejuang-pejuang 1:21:18 pembela Palestina yang waktu kampanye eh 1:21:21 kampanye waktu demo kemarin. Jadi, Anda 1:21:25 bisa tukang ojek, Anda bikin artis, Anda 1:21:28 bisa emak-emak, Anda bisa penyanyi, Anda 1:21:32 bisa anak muda, Anda bisa anggota DPR, 1:21:35 Anda bisa menteri, Anda bisa semuanya 1:21:37 bersatu berjuang untuk Palestina dengan 1:21:42 ee pos dan cara ee posisi masing-masing 1:21:46 gitu, Mas Angga. Sehingga dengan 1:21:47 pemahaman seperti ini yang ada dalam 1:21:50 kepala kita ini ee tim kita geraknya di 1:21:53 sini. Jangan ini salah karena enggak 1:21:55 ngikutin. Beda sama kita. Jangan. 1:21:57 Jangan. E karena perjuangan membebaskan 1:22:00 Palestina itu betul-betul perjuangan 1:22:02 multisektor, multiaktor, multistrategi 1:22:06 yang memerlukan kerja sama yang luar 1:22:09 biasa dari kita semua. 1:22:11 Baik. Luar biasa. Selanjutnya Pak Dr. 1:22:15 Ben. Silakan. Dr. Ben 1:22:18 ya kita mempapresiasi ya langkah negara 1:22:21 parlemen dalam menggodok 1:22:25 mengiring dan insyaallah akan mensahkan 1:22:28 menjadi undang-undang ya 1:22:30 mudah-mudahanlah ini menjadi dasar dasar 1:22:32 perlawanan ya dasar perlawanan kita 1:22:34 terhadap Israel ya karena apapun harus 1:22:38 undang-undang ya undang-undang kalau 1:22:40 punya undang-undang maka ada dasar untuk 1:22:43 makanya saya pikir ya kita harus 1:22:45 mendukunglah lah apa yang dikatakan oleh 1:22:47 Pakani tadi itu bahwa konsolidasi 1:22:50 kemudian soliditas kita antar umat antar 1:22:53 antara negara parlemen dan masyarakatnya 1:22:55 harus bersama-sama jadi yang besar kita 1:22:58 kecilkan, yang kecil kita hilangkan kan 1:23:00 gitu yang jadi kita harus ada 1:23:03 langkah-langkah kompromis ya kompromi. 1:23:05 Kita enggak bisa ngot-ngotan saya 1:23:07 katakan pada awal ada pikiran ideal saya 1:23:09 dengan undang-undang itu. Tapi kita 1:23:10 realita itu kan beda di undang-undang 1:23:12 ini kan realita nih kan yang enggak bisa 1:23:14 kita paksakan harus seperti seekstrem 1:23:16 yang yang saya pikirkan kita juga harus 1:23:18 mengukur juga kemampuan kekuatan dan ee 1:23:22 apa ya artinya ee ya macam-macamlah ee 1:23:26 sehingga kita bisa menerima walaupun 1:23:28 terlepas apapun dan inilah langkah maju 1:23:31 yang untuk Indonesia. Saya pikir 1:23:32 satu-satunya negara di dunia yang ada 1:23:34 PDS cuma Indonesia mungkin kok. Jadi 1:23:37 yang maju saya pikir mungkin itu 1:23:38 Masangga Pak Mardani. Terima kasih Pak 1:23:40 Mani. 1:23:41 Baikbaik terima kasih banyak kepada Pak 1:23:43 Mardani dan juga Dr. Ben ya di malam 1:23:46 hari ini. Buka mata buka telinga kita. 1:23:48 Mudah-mudahan memberikan pencerahan 1:23:50 kepada pendengar dan juga ikhwan akhwat. 1:23:53 Terima kasih banyak atas kebersamaan 1:23:55 Anda menyimak siaran kami di malam hari 1:23:58 ini. Kami undur diri. Sekali lagi terima 1:24:01 kasih banyak kepada narasumber kita Pak 1:24:02 Madani dan juga Dr. Ben. Mohon maaf atas 1:24:05 segala kesalahan kata. Billahi taufik 1:24:07 wal hidayah. Asalamualaikum 1:24:08 warahmatullahi wabarakatuh.