Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:03 [musik] 0:13 [musik] 0:17 Bismillahirrahmanirrahim. 0:18 Alhamdulillahirabbil alamin. Hamdan 0:20 katsiran thayyiban mubarakan fih kama 0:22 yuhibbu rabbuna wa yardha. Allahumma 0:23 shalli wa sallim wa barik ala Sayyidina 0:25 Muhammadin wa ala ali Sayyidina 0:26 Muhammad. Masih dipancarkan dari Jalan 0:29 Masjid Silaturahim nomor 36 Kalimanggis, 0:31 Cibubur, Bekasi. Radio Silaturahim dan 0:33 juga Rasiltv untuk Islam yang satu. 0:36 [berdehem] 0:38 Assalamualaikum warahmatullahi 0:38 wabarakatuh ikhwan akhwat yang dirahmati 0:40 Allah. Senang sekali di kesempatan ini 0:41 kami bisa kembali hadir secara langsung 0:44 dalam program acara 0:46 Renungan di bawah naungan Alquran 0:48 untuk edisi Senin ya. Ini hari ke 18 di 0:52 bulan Agustus 2025. 0:55 Nuansanya masih nuansa HUT hari jadi 0:58 Indonesia ya Dirgahayu Republik 1:00 Indonesia yang ke 80. Dan bertepatan 1:02 juga ini sudah masuk hari ke 24 Ustaz ya 1:06 di bulan Safar 1447 1:09 Hijriah. Insyaallah di kesempatan ini 1:11 kita akan kembali melanjutkan eh 1:14 renungan di bawah naungan Alquran nya 1:16 tafsir Quran surah Al Jatsiyah. 1:19 Pekan lalu kita sudah ke ayat yang ke 1:22 13. Insyaallah hari ini kita akan 1:24 lanjutkan mulai ayat yang ke 14. Bagi 1:26 ikhwan akhwat yang mungkin masih 1:28 bercengkrama dengan Alquran bisa buka 1:30 [berdehem] Quran surah Al Jatsiyah. 1:32 Telah hadir guru kita Ustaz Husein 1:33 Alatas yang akan kembali melanjutkan 1:35 kajian tafsirnya. Assalamualaikum 1:37 warahmatullahi wabarakatuh. 1:38 Waalaikumsalam warahmatullahi 1:40 wabarakatuh. Kabar baik Ustaz ya, sehat 1:41 Ustaz ya? Alhamdulillah wa syukrulillah. 1:44 Baik kita awali tafsir ini kajian ini 1:47 dengan baca Alquran surah Al Fatihah 1:48 yang akan dibimbing langsung oleh Ustaz 1:50 [berdehem] Husein Alatas. Kami 1:51 persilakan Ustaz. 1:55 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 2:01 Bismillahirrahmanirrahim. 2:06 Alhamdulillahirobbil 2:10 alamin. 2:14 Arrohmanirrohim. 2:17 Maliki yaumiddin. 2:21 Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. 2:27 Ihdinash shirothol mustaqim. 2:31 Shirotholladzina 2:33 an'amta alaihim. 2:36 Ghoiril maghdubi alaihim waladdhollin. 2:47 Amin. 2:48 [berdehem] 2:50 Ya Ikhwan Nawwaf, alhamdulillah telah 2:51 kita buka bersama dengan pembacaan 2:52 Qur'an surah Al-Fatihah dan kita akan 2:55 simak bersama kajian tafsir Qur'an surah 2:58 Al-Jatsiyah dimulai ayat yang ke-14. Dan 3:00 Ikhwan Nawwaf, insyaallah nanti Ustaz 3:02 jika ada waktu yang ingin menanggapi, 3:04 memberikan komentar ataupun pertanyaan, 3:07 kami persilakan Ikhwan Nawwaf bisa 3:08 mengirimkannya di 08111999720. 3:11 Kami persilakan Ikhwan Nawwaf. Untuk itu 3:13 kami persilakan Ustaz untuk kajiannya. 3:17 Auzubillahiminasyaitanirrajim. 3:19 Bismillahirrahmanirrahim. 3:22 Alhamdulillahirobbil 3:24 alamin. 3:26 Hamdan katsiron thoyyiban mubarokan fihi 3:30 kama yuhibbu robbuna wa yardho. 3:35 Allahumma sholli ala Muhammadin wa ali 3:38 Muhammad. 3:41 Robbana zidna ilman wa alhiqna bish 3:44 sholihin. Allahumma atina 3:48 min indika rohmah wa allimna min ladunka 3:51 ilman nafi'a wanfa'na bima allamta. 3:54 Allahumma inna na'udzubika 3:59 au nazilla au nuzal 4:01 au nazlima au nuzlama au najhala au 4:04 yujhala alaina 4:06 amma ba'du 4:08 Assalamu'alaika ya Rasulallah, 4:10 assalamu'alaina wa'ala ibadillah 4:12 sholihin wassalamu'alaikum 4:14 warahmatullahi wabarakatuh Wa'alaikum 4:16 salam 4:19 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 4:23 bertepatan dengan peringatan hari 4:26 kemerdekaan 4:28 Republik Indonesia 4:30 yang [mendengus] 4:31 ke 80 ke 80 4:34 artinya kita sudah cukup lama 4:38 merdeka dari penjajahan Belanda 4:42 Portugis 4:44 bahkan di celah-celahnya pernah Inggris 4:47 juga menjajah kita 4:50 kemerdekaan tersebut bukan kemerdekaan 4:53 yang kita dapatkan dengan begitu saja 4:55 tapi melalui perjuangan, melalui 4:57 pengorbanan 4:59 melalui juga darah yang tumpah dari para 5:02 pahlawan kita 5:05 mereka 5:07 tidak sayang-sayang 5:10 mempersembahkan yang termahal dari hidup 5:12 mereka 5:13 agar 5:15 bangsa kita ini rakyat kita terbebas 5:18 dari penjajahan asing dengan niat yang 5:20 amat mulia 5:23 tapi sayang sungguh sayang ternyata yang 5:26 mewarisi kemerdekaan ini 5:29 tidak menghargainya sebagaimana 5:32 mereka-mereka yang rela berkorban demi 5:35 anak bangsa kita 5:37 betul kita terbebas dari penjajahan 5:39 militer penjajahan 5:42 politik 5:47 tapi tidak lepas dari penjajahan 5:50 ekonominya. He 5:52 yang berpengaruh juga terhadap kebijakan 5:54 politik dalam negeri kita, mau tidak 5:56 mau. 6:03 Kalau dahulu merupakan Belanda yang 6:05 menjajah kita, 6:07 pada saat ini ternyata sebagian 6:10 anak bangsa kita 6:12 menjajah sebagian yang lain. 6:16 Ini jauh lebih menyedihkan, lebih 6:18 mengerikan. 6:20 Dalam situasi ekonomi yang sulit pada 6:22 saat ini, ternyata pajak dikenakan bukan 6:26 hanya terhadap yang mampu. 6:28 Malah saya yakin yang mampu, ya, yang 6:31 berkolaborasi dengan kekuasaan, mereka 6:33 dapat mengelak dari kewajiban pajak 6:35 mereka yang sebenarnya. Tapi rakyat 6:37 kecil, 6:40 ke ke manapun mereka pergi, mereka akan 6:42 terkena pajak. 6:45 Oleh karena itu, saya sesalkan apa yang 6:48 keluar dari mulut Sri Mulyani sebagai 6:51 Menteri Keuangan. 6:53 Sudah banyak pelanggaran yang dilakukan. 6:57 Dan ini memalukan bagi bangsa kita. 7:03 Apa yang terakhir ketika dia mengatakan 7:05 bahwa 7:08 pada setiap harta yang kamu miliki, ada 7:11 hak orang lain. 7:14 Baik dalam bentuk wakaf, dalam bentuk 7:17 zakat maupun pajak. 7:21 Ucapan beliau ini ada benarnya, tapi 7:23 banyak salahnya. 7:28 Betul, pada setiap 7:30 harta yang kita miliki, 7:33 ya, 7:33 ada kewajiban yang Allah wajibkan 7:37 bagi mereka yang mampu untuk mengayomi 7:40 mereka yang tidak mampu. 7:43 Juga dipergunakan untuk perjuangan di 7:45 jalan Allah Subhanahu wa ta'ala, 7:48 menuntaskan penderitaan yang dialami 7:50 oleh bangsa kita, memperbaiki [berdehem] 7:52 situasi mereka. 7:55 Sebagaimana yang diterangkan Alquran 7:58 dalam delapan golongan yang berhak untuk 8:01 menerima zakat. 8:04 Tapi tidak mungkin sama dengan pajak 8:06 yang diambil dari kaya maupun miskin. 8:09 Kemudian kemana perginya uang tersebut? 8:12 Tidak jelas. 8:15 Jadi kalau pada 8:17 harta si kaya, Allah wajibkan, ya, 8:21 untuk membantu [berdehem] mereka-mereka 8:23 yang hidup kekurangan, itu benar. 8:28 Tapi ingat, 8:30 pemerintah kita ternyata 8:33 menuntut dari rakyatnya 8:36 agar menjalankan kewajibannya, tapi 8:38 tidak menjalankan kewajiban pada rakyat. 8:41 Seharusnya Ibu Sri Mulyani sebagai 8:43 seorang muslimah, 8:45 seharusnya berpikir bagaimana dia 8:47 sebagai Menteri Keuangan 8:49 yang menerima amanat yang begitu besar, 8:52 untuk dapat mendistribusikan keuangan 8:55 negara, kekayaannya 8:57 secara adil, bukan hanya terbatas pada 9:00 mereka-mereka yang kaya dan mampu. 9:02 Dan saya khawatir Ibu Sri Mulyani 9:05 kalau tidak bertobat dari kesalahannya, 9:07 tidak memperbaiki dirinya, 9:09 akan berhadapan dengan azab Allah yang 9:11 amat mengerikan. 9:14 Anda hidup di dunia hanya sebagai 9:16 menteri, 9:17 menikmati fasilitas tanpa merasakan 9:19 penderitaan rakyat. 9:21 Tapi 9:23 apa yang Anda lakukan, Anda akan 9:25 betul-betul berhadapan dengan hisab yang 9:28 berat. Maka ittaqillah, bertakwalah 9:30 kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. 9:33 Saya sependapat seperti yang Ibu Sri 9:36 Mulyani ucapkan. Bahwa pada harta yang 9:39 kita miliki. 9:40 Allah wajibkan zakat dalam rangka 9:42 mensucikan harta kita, juga 9:44 menumbuhkannya. Dengan pertumbuhan yang 9:46 sehat. 9:51 Dan dengan sendirinya harta dari zakat 9:53 ini dikelola untuk. 9:56 Delapan golongan yang telah ditetapkan 9:58 Allah Subhanahu Wa Ta'ala. 10:01 Oleh karena itu pemerintah seharusnya 10:02 memfasilitasi. 10:05 Pemungutan zakat dengan menghitung harta 10:07 si kaya, kemudian juga. 10:10 Pengambilannya diawasi. 10:12 Pendistribusiannya 10:14 kepada mereka-mereka yang berhak agar 10:16 meringankan beban negara. 10:18 Tapi kalau uang zakat diambil dari satu, 10:22 katakan [berdehem] daerah. 10:23 Kemudian kemana perginya tidak jelas, 10:25 haram hukumnya. Karena seharusnya 10:28 diambil dari satu daerah ya, dari 10:30 orang-orang yang mampu untuk 10:32 mensejahterakan penduduk setempat. Kalau 10:34 berlebihan baru dipindahkan ke daerah 10:36 minus. 10:37 Bukan seperti yang dilakukan Bazis pada 10:40 saat ini. 10:41 [mendengus] 10:42 Jadi kemerdekaan untuk bangsa ini bukan 10:45 hanya untuk satu golongan. 10:47 Bukan hanya untuk satu golongan. Tapi 10:49 semua rakyat Indonesia harus menerima 10:53 dan menikmati kemerdekaannya sebagai 10:55 anak bangsa. Tapi ingat. Kemerdekaan 10:59 seseorang. 11:00 Bukan berarti apa? Dia berhak untuk 11:03 melanggar hak-hak dan kemerdekaan orang 11:05 lain. 11:06 Dalam pepatah Arab. Disebutkan anta hur 11:09 malam tatajaus hududak. Kamu merdeka 11:12 selagi kamu tidak melintasi batas 11:14 wilayahmu. Dalam wilayahmu kamu merdeka. 11:18 Tapi kalau kamu keluar dari wilayahmu, 11:21 kamu akan masuk wilayah orang lain dan 11:22 wilayah umum. 11:24 Oleh karena itu kemerdekaan kita 11:26 berakhir. Dengan memasuki wilayah orang 11:30 lain. Kita harus saling menghargai, 11:32 saling menghormati. Sampai pada saat 11:34 kita menyetel musik, 11:36 kita bebas mendengarkan di rumah kita, 11:38 tapi ingat jangan mengganggu tetangga 11:40 kita di sekeliling kita. 11:42 Begitu juga 11:44 suara speaker yang mengganggu orang lain 11:47 di luar yang Allah wajibkan juga 11:49 merupakan perbuatan dosa. Jangan kita 11:51 mengatakan bahwa ini syiar Islam. Syiar 11:53 Islam tidak dibangun di atas kesalahan 11:56 dan kezaliman. 12:00 Jadi, kemerdekaan ini harus menyeluruh 12:02 sebagaimana yang diperjuangkan Nabi kita 12:04 Muhammad sallallahu alaihi wa alihi 12:06 wasallam, 12:07 bukan kemerdekaan yang liar, yang 12:09 merusak lingkungan, 12:11 yang memberikan kepada sebagian orang 12:13 untuk berbuat semena-mena 12:16 atas orang lain, tapi kemerdekaan 12:18 dimulai dari kemerdekaan dari syirik 12:22 menuju iman dan tauhid. 12:24 Hingga semua ini berhadapan di hadapan 12:26 Allah dengan kedudukan yang sama. 12:29 Baik presiden, menteri, wakil rakyat, 12:32 dan rakyat jelata di bawah, semua 12:34 berhadapan dengan otoritas tertinggi di 12:36 alam semesta ini, yaitu Allah. 12:39 Dan kitab undang-undang yang Allah 12:41 turunkan itu memiliki otoritas yang 12:43 lebih tinggi dari kitab mana pun. 12:46 Oleh karena itu, 12:47 kita yang beriman, yang mengakui 12:48 pemerintahan Allah atas seluruh alam 12:50 semesta, yang menjadikan kita khalifah, 12:52 menurunkan kitab-Nya, mengutus 12:54 rasul-Nya, kita harus menghormati 12:55 otoritas ini. 12:57 Jadi, kemerdekaan dari syirik menuju 13:00 iman dan tauhid. Ini merupakan 13:02 kemerdekaan yang paling indah. 13:04 Hingga semua manusia di mata Allah, baik 13:06 muslim nonmuslim ya, sama. 13:09 Artinya apa? Kalau seorang muslim 13:11 berbuat aniaya, dia terkena hukuman. 13:16 Begitu juga nonmuslim. 13:17 Kalau seorang nonmuslim berbuat 13:19 kebaikan-kebaikan, kebenaran, 13:22 maka pemerintahan Islam memberikan 13:24 dukungan padanya. Kalau seorang muslim 13:26 berbuat aniaya, dia dikenakan hukuman. 13:28 Oleh karena itu ahlul dzimmah dari 13:30 kalangan ahli kitab dengan tegas lahum 13:32 malana wa'alaihim ma'alaina. Mereka 13:35 memiliki hak yang sama dengan kita. 13:37 Tapi juga terkena sanksi hukum yang 13:39 sama. Itu keadilan Islam. 13:42 Islam tidak dibenarkan memaksa orang 13:44 lain untuk masuk ke dalam agamanya. 13:46 Menyampaikan dakwahnya, kalau dia 13:48 menerima untuk kebaikan dia menolak 13:50 lakum dinukum waliyadin. 13:53 Kemudian juga 13:55 kemerdekaan yang diperjuangkan Rasul ini 13:58 kemerdekaan yang betul-betul menjunjung 14:01 tinggi martabat manusia. 14:03 Bukan sebagian orang menjadikan sebagian 14:05 yang lain sebagai budak karena status, 14:08 karena kekayaan dan lain sebagainya. 14:11 Oleh karena itu dengan tegas Allah 14:12 mengatakan ya ayyuhannas inna 14:14 khalaqnakum min dzakarin wa untsa 14:17 waja'alnakum syu'uban waqabaila 14:20 lita'arafu inna akramakum indallahi 14:23 atqakum. Ini jelas. Dideklarasikan oleh 14:26 Allah sebelum deklarasi 14:29 Perserikatan Bangsa-Bangsa. 14:32 Martabat manusia, darah, harta, 14:35 kehormatan mereka haram 14:37 untuk kita ganggu. 14:41 Oleh karena itu Allah ingatkan kita 14:43 bahwa kita diciptakan berasal usul dari 14:46 ayah ibu yang sama dan nabi mengumumkan 14:48 pada haji perpisahan 14:50 bahwasanya Tuhan kalian satu, ayah 14:53 kalian sama. 14:56 Tidak ada keutamaan bagi sebagian 14:58 kalangan atas sebagian yang lain. 15:01 Baik yang putih atas yang hitam. 15:04 Begitu juga ya Arab atas Ajam ya. Yang 15:07 menentukan kemuliaannya bukan nasabnya, 15:09 bukan statusnya, tapi iman dan takwanya 15:12 kepada Allah. Inna akramakum indallahi 15:16 dan ini harus diterima. Ini bukan 15:18 merupakan pilihan, tapi harus kita 15:20 imani, kita yakini dan kita jalankan 15:22 dalam kehidupan kita. 15:24 [mendengus] 15:25 Jadi, kemerdekaan bangsa kita ini belum 15:28 sempurna hingga kita setiap orang 15:30 menghargai, memperjuangkan martabat, 15:33 kehormatan orang lain sebagaimana kita 15:35 memperjuangkan martabat dan kehormatan 15:37 diri kita. 15:38 Kemudian keadilan dalam perlakuan dan 15:40 hukum. Demikian pula dalam kesempatan, 15:43 ini harus kita perjuangkan. Bukan hanya 15:45 terbebas dari penjajahan Belanda menuju 15:47 penjajahan pribumi terhadap pribumi. 15:52 Oleh karena itu, kemerdekaan yang telah 15:53 diperjuangkan oleh para pendahulu kita, 15:56 kita junjung tinggi, kita hormati, kita 15:59 hargai. 16:01 Sebagaimana Panglima Sudirman, Bung 16:03 Tomo, dan pahlawan-pahlawan bangsa kita 16:06 ini kita merasa malu ya. Ternyata kita 16:09 tidak menghargai kemerdekaan yang mereka 16:11 perjuangkan, anugerah yang Allah 16:13 karuniakan bagi kita semuanya. 16:16 Oleh karena itu, memperingati hari 16:18 kemerdekaan yang ke-80 ini, mari kita 16:20 perjuangkan kemerdekaan bangsa kita, 16:23 rakyat kita, negara kita, dan mari 16:26 bersama-sama para ulama 16:28 memberikan edukasi, pendidikan kepada 16:30 anak bangsa kita, 16:32 bahwa kamu ya, memiliki kehormatan, 16:34 martabat yang sama ya, 16:37 sebagaimana saudara-saudara kamu, baik 16:39 mereka yang kaya, yang menjabat, yang 16:41 berkedudukan, jangan kamu rendahkan 16:43 martabat, kehormatan kamu demi 16:46 kepingan-kepingan dunia atau 16:48 harapan-harapan kosong. Kalau kamu 16:50 berharap kepada Allah, Allah akan 16:51 memuliakan diri kamu. Ini tugas ulama 16:54 bukan menyibukkan umat dalam khilafiah. 16:58 Memalukan, 1.400 tahun lebih kita masih 17:01 berkutat dalam urusan yang tidak 17:03 memajukan kita, malah memecah belah 17:05 kita. 17:08 Nah, bertepatan dengan peringatan Maulid 17:10 Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi Wa 17:12 Alihi Wasallam, 17:14 maka juga bertepatan dengan memperingati 17:17 hari lahirnya kemerdekaan umat manusia 17:20 yang dibawa oleh atau yang diumumkan, 17:23 dideklarasikan 17:24 oleh sang nabi yang membawa rahmat bagi 17:28 alam semesta, bukan hanya bagi kaum 17:30 muslimin. 17:32 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 17:34 subhanahu wa taala, ini hanya sekedar 17:37 kesan dan pesan yang berhubungan dengan 17:40 kemerdekaan 17:42 atau peringatan kemerdekaan bagi bangsa 17:45 kita. 17:46 Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba 17:48 yang bersyukur kepadanya atas 17:50 nikmat-nikmatnya. 17:51 Hamba yang dapat menjadi contoh dalam 17:53 menghargai kemerdekaan sesama manusia. 17:56 Dan menjadi contoh sebagai pengikut nabi 18:00 yang sebenar-benarnya, yang membawa 18:02 rahmat bagi orang di sekeliling kita. 18:04 Amin ya rabbal alamin. 18:07 Ikhwan akhwat yang dirahmati Allah 18:09 subhanahu wa taala. 18:13 Pada kesempatan hari ini, kita akan 18:16 melanjutkan insyaallah renungan kita 18:18 bersama surah Al Jatsiyah dimulai dari 18:21 ayat 14. 18:25 Pada ayat-ayat sebelumnya, Allah 18:26 subhanahu wa taala telah menerangkan 18:29 kepada kita 18:30 bahwa kitab suci Alquran ini 18:35 diturunkan oleh 18:37 Allah subhanahu wa taala yang Maha 18:39 Perkasa lagi Maha Bijaksana. 18:44 Oleh karena itu, mengherankan sekali 18:46 kalau kita meninggalkan Allah yang Maha 18:48 Perkasa, yang kuasa melindungi kita 18:52 yang Maha Bijaksana 18:54 di mana Allah memperlakukan hambanya 18:56 dengan perlakuan yang baik dan mulia. 18:59 Kita meninggalkannya 19:01 kepada kitab-kitab undang-undang yang 19:04 berasal dari manusia yang penuh dan 19:06 sarat dengan kepentingan-kepentingan 19:09 para pembuat undang-undang dan hukum 19:11 tersebut. 19:14 Yang menurunkan kitab suci Alquran ini 19:16 adalah sang pemilik otorita tertinggi di 19:20 seluruh alam semesta ini. 19:23 Yang akan meminta pertanggungjawaban 19:25 kita di hadapan Allah subhanahu wa 19:27 taala. 19:28 Lalu setelah itu Allah menerangkan 19:30 tentang ayat-ayat kebesaran keagungannya 19:33 baik di langit maupun di bumi. 19:36 Apabila orang beriman saja, mereka akan 19:38 melihat bukti-bukti yang tak terelakkan 19:41 di hadapannya. 19:43 Begitu pula dalam penciptaan diri kita, 19:46 kemudian juga 19:48 hewan-hewan melata yang Allah subhanahu 19:51 wa taala tebarkan di atas muka bumi 19:54 penuh dengan ayat-ayat, bukti-bukti bagi 19:57 orang yang memiliki 20:00 keyakinan. 20:01 Dari iman 20:03 menuju lebih dalam lagi. 20:06 Di mana keyakinan telah betul-betul apa? 20:09 Bersemayam dalam hatinya hingga setiap 20:11 kali dia melihat sesuatu, langsung dia 20:14 melihat Allah subhanahu wa taala. 20:17 Begitu pula pada perubahan malam dan 20:20 siang yang silih berganti, 20:22 butiran-butiran air hujan yang Allah 20:24 turunkan yang membawa rezeki bagi 20:28 hamba-hambanya. 20:30 Yang menghidupkan bumi setelah 20:31 kematiannya. 20:33 Begitu pula perkisaran angin yang 20:36 bertiup terkadang dari barat ke timur, 20:39 terkadang dari timur ke barat, terkadang 20:41 dari utara ke selatan, selatan utara 20:44 yang diatur sedemikian rupa yang membawa 20:46 manfaat bagi umat manusia. 20:49 Merupakan tanda-tanda kebesaran Allah 20:52 bagi mereka yang berakal, yang mau 20:54 berpikir. 20:56 Semua itu merupakan ayat-ayat Allah yang 20:58 kami bacakan kepadamu wahai Rasulullah 21:00 dengan hak. 21:02 Lalu ucapan siapa lagi yang mereka akan 21:06 terima dan imani 21:08 setelah keterangan 21:11 yang datang dari Allah. 21:15 Fabi ayyi haditsin ba'dallahi wa ayatihi 21:17 yu'minun, maka setelah keterangan Allah 21:19 dan ayat-ayat yang begitu jelas 21:22 kalau mereka masih menolak, apalagi yang 21:24 mereka akan imani? 21:28 Maka Allah Subhanahu wa ta'ala dengan 21:30 tegas mengatakan wailun likulli affakin 21:34 azim, celaka 21:36 bagi setiap 21:39 orang yang suka mengada-adakan 21:41 kebohongan dan memutarbalikkan fakta, 21:43 gemar melakukan perbuatan dosa hingga 21:47 mereka memutarbalikkan kebenaran. 21:54 Mendengarkan ayat-ayat Allah yang 21:55 dibacakan kepadanya, ternyata dia masih 21:58 bersikeras 22:00 dalam keadaan sombong seolah-olah dia 22:03 tidak mendengarkannya. 22:05 Maka sampaikan kabar gembira kepadanya 22:08 dengan azab yang maha pedih. 22:12 Dan apabila dia mengetahui sesuatu dari 22:14 ayat-ayat kami dia menjadikannya sebagai 22:17 bahan olok-olokan. 22:21 Sesungguhnya bagi mereka Allah sediakan 22:23 azab yang akan menghinakan mereka. Azab 22:26 yang pedih, azab yang menghinakan, ini 22:29 merupakan ancaman bagi mereka-mereka 22:32 yang mengingkari ayat-ayat Allah dan 22:34 bukti-bukti kebenaran. 22:37 [menghela napas] 22:38 Di hadapan mereka api neraka jahanam 22:41 yang siap untuk menyambut mereka. 22:44 Dan semua hasil usaha mereka takkan 22:46 kuasa untuk menyelamatkan mereka 22:48 sedikitpun. 22:50 Begitu pula yang mereka angkat sebagai 22:52 sekutu-sekutu Allah, sebagai 22:54 pelindung-pelindung mereka, semua takkan 22:56 berguna bagi mereka. 22:58 Dan bagi mereka Allah sediakan azab yang 23:00 maha besar. Dari mulai azab yang pedih, 23:03 azab yang menghinakan, kemudian yang 23:06 terakhir azab yang amat besar. 23:09 Haza huda, ini adalah petunjuk. 23:12 Wallazina kafaru biayati rabbihim lahum 23:14 azabun birijzin alim, adapun orang yang 23:17 ingkar kepada ayat-ayat Tuhan mereka 23:19 yang begitu jelas, Allah sediakan azab 23:22 yang akan membawa kehinaan yang amat 23:25 pedih bagi mereka. 23:28 Lalu setelah itu Allah subhanahu wa 23:30 ta'ala mengarahkan kepada ayat-ayatnya, 23:33 ya, yang terdapat di lautan. 23:36 Yang membawa berbagai manfaat bagi 23:39 mereka. Allahu sakhara lakum, 23:42 Allahullazi sakhara lakumul bahra 23:44 litajriyal fulku fihi biamrih, walitab 23:48 taghu min fadlihi walallakum tasykurun. 23:52 Sesungguhnya Allah yang menundukkan bagi 23:54 kalian lautan. 23:55 Agar bahtera-bahtera dapat berlayar. 23:59 Di tengah-tengah lautan tersebut 24:01 biamrih, dengan perintah dan ketentuan 24:04 Allah. 24:06 Walitab taghu min fadlihi, demikian pula 24:08 agar kalian berusaha untuk mendapatkan 24:11 karunia Allah. Walallakum tasykurun, 24:13 demikian pula agar kalian bersyukur 24:15 kepada Allah. 24:17 Nanti mereka yang berlayar di lautan 24:19 bukan berlayar dengan kekuasaan mereka, 24:21 tapi dengan izin Allah dan hukum-hukum 24:23 yang Allah subhanahu wa ta'ala tetapkan. 24:27 Dan semua dengan tujuan untuk. 24:30 Melimpahkan rahmat dan kemurahannya bagi 24:33 hamba-hambanya. 24:35 Wasakhara lakum ma fis samawati wama fil 24:38 ard, dan Allah tundukkan bagi kalian apa 24:41 yang terdapat di langit maupun di bumi, 24:45 jami'an minhu, seluruhnya berasal dari 24:46 Allah, Allah. 24:48 Inna fi zalika laayatin liqaumin 24:51 yatafakkarun, pada semua itu terdapat 24:53 tanda-tanda, bukti-bukti bagi mereka 24:56 yang mau berpikir. 24:58 Nah, setelah bukti-bukti penjelasan yang 25:00 begitu jelas, 25:02 lalu Allah memberikan bimbingan kepada 25:04 orang yang beriman 25:07 di saat menghadapi keingkaran, 25:10 pembangkangan, 25:12 olok-olok yang dilakukan oleh 25:13 orang-orang kafir agar mereka tidak 25:15 berkecil hati. 25:17 Qul lilladzina amanu yaghfirulladzina la 25:20 yarjuna ayyamallah. Katakan pada 25:23 orang-orang yang beriman 25:25 agar mereka memaafkan 25:27 dan tidak meladeni mereka-mereka yang 25:30 tidak sama sekali apa? Mengharapkan 25:33 kedatangan hari-hari Allah. 25:36 Liyajziya qauman bima kanu yaksibun. 25:41 Agar Allah subhanahu wa ta'ala membalas 25:43 setiap kaum, setiap kaum sesuai dengan 25:47 apa yang mereka lakukan dan mereka 25:49 perbuat. 25:53 Yang dimaksudkan dengan hari-hari Allah 25:54 dengan sendirinya 25:56 hari-hari di mana Allah subhanahu wa 25:58 ta'ala menepati janjinya bagi orang yang 26:01 beriman 26:02 dan menjatuhkan hukumannya bagi 26:04 orang-orang yang ingkar. 26:06 Dalam kehidupan dunia sebagai contoh 26:08 ketika Allah eee 26:10 menenggelamkan, ya, 26:13 dan membinasakan kaum Nuh dengan badai 26:15 topan dan gelombang yang dahsyat. 26:18 Begitu pula yang terjadi pada kaum Hud, 26:21 yang terjadi pada kaum Saleh, yang 26:23 terjadi pada kaum Luth, yang terjadi 26:25 juga pada Firaun. Itu merupakan 26:27 hari-hari Allah di mana Allah turun 26:29 tangan langsung menghadapi apa? 26:31 Menghadapi orang yang ingkar. Begitu 26:33 juga 26:35 apa-apa yang Allah tetapkan di hari 26:37 kebangkitan, hari padang mahsyar, ya. 26:40 Kemudian hari mereka dikumpulkan, ketika 26:43 mereka berdiri di hadapan hisab, 26:46 kemudian sebagian di antara menuju surga 26:49 dengan terhormat, 26:51 sebagian lagi dijerumuskan ke dalam api 26:54 neraka. Ini merupakan hari-hari Allah, 26:57 di mana Allah turun tangan langsung 27:00 [berdehem] 27:00 melaksanakan kebijaksanaannya. 27:03 Nah, untuk membuat hati kita tidak 27:04 risau, tidak sedih, tidak berduka, 27:07 Allah ingatkan, 27:09 "Katakan pada orang yang beriman agar 27:10 mereka memberikan maaf kepada 27:13 mereka-mereka yang tidak mengharapkan 27:15 kedatangan hari-hari Allah." 27:19 Kalian tidak perlu berduka. 27:21 Karena kelak satu hari Allah akan 27:22 membalas setiap kaum sesuai dengan hasil 27:25 usaha yang mereka perbuat, bukan karena 27:27 Allah berbuat zalim. 27:30 Hukuman berada di tangan Allah. Tugas 27:33 kalian menyampaikan dakwah Allah kepada 27:35 mereka agar mereka tidak beralasan bahwa 27:38 mereka tidak tahu-menahu. 27:40 Man amila salihan fali nafsi. 27:43 Orang yang berbuat kebaikan, kebaikan 27:45 nya kembali kepadanya. Dia yang 27:48 beruntung dengan kebaikan tersebut. 27:51 Wa man asa fa'alaiha, siapa-siapa yang 27:53 berbuat buruk, 27:55 maka keburukan nya hanya akan 27:58 mendatangkan kerugian dan akibat buruk 28:00 baginya. 28:02 Summa ila rabbikum turja'un, kemudian 28:04 kepada Tuhan kalian seluruhnya kalian 28:06 akan dikembalikan. Artinya kalian tidak 28:09 akan mungkin lari 28:11 dan tidak akan pergi ke mana-mana, tapi 28:13 kalian akan kembali kepada Allah 28:15 sebagaimana kalian berawal berasal dari 28:18 Allah. 28:20 Artinya orang yang beriman, yang beramal 28:22 saleh tidak akan dirugikan. 28:25 Cobaan yang datang kepada mereka malah 28:27 akan mengangkat derajat mereka, 28:28 sedangkan orang yang berbuat kejahatan 28:30 mereka akan menerima akibat dari 28:32 perbuatan mereka. 28:35 Fa'aina tazhabun, ke mana kalian akan 28:38 pergi? 28:40 Sebetulnya mereka-mereka yang ingkar 28:41 berbuat kejahatan orang yang patut untuk 28:44 dikasihani. 28:45 Karena apa yang mereka akan hadapi di 28:47 hari akhir nanti amat mengerikan dan 28:49 menakutkan. 28:51 Lalu setelah itu Allah menerangkan 28:52 kepada kita 28:54 walaqad ataina Bani Israil al kitab wal 28:57 hukma wan nubuwwata warazaqnahum 29:00 minattaiyibat. 29:03 Wafaddalnahum alal alamin. Dan 29:05 sesungguhnya kami telah menganugerahkan 29:07 kepada Bani Israil al kitab yaitu kitab 29:10 Taurat. 29:11 Termasuk Injil juga dan Zabur Allah 29:13 anugerahkan bagi Bani Israil. 29:17 Wal hukma wan nubuwwah kami anugerahkan 29:20 bagi mereka hukum yang akan mengatur 29:22 kehidupan mereka dengan penuh keadilan. 29:25 Wan nubuwwah begitu pula kenabian. 29:28 Warazaqnahum minattaiyibat dan kami 29:30 anugerahkan mereka dari rezeki-rezeki 29:33 yang thayyib. 29:34 Wafaddalnahum alal alamin dan kami 29:37 utamakan mereka atau anugerahkan mereka 29:40 dengan berbagai macam karunia dan 29:42 keutamaan atas manusia-manusia 29:45 yang hidup pada saat itu. 29:47 Kata faddala yufaddilu diambil dari kata 29:50 al fadlu. 29:52 Kita tahu bahwasanya 29:54 bentuk fa'ala yufa'ilu itu untuk 29:56 menunjukkan arti at taktsir. Seperti 29:59 karrama yukarrimu berbeda dengan akrama 30:01 yukrimu. Kalau akrama memuliakan kalau 30:04 karrama yukarrimu artinya berapa banyak 30:08 karunia yang kami anugerahkan kepada 30:10 mereka. Begitu juga faddala yufaddilu 30:13 artinya dan kami anugerahkan mereka 30:16 dengan berbagai macam keutamaan atas 30:19 manusia-manusia hidup pada saat itu. 30:23 Bukan hanya sampai di sana wa atainahum 30:26 bayyinatin minal amri. 30:28 Kami juga anugerahkan bagi mereka 30:29 penjelasan-penjelasan, 30:31 keterangan-keterangan 30:33 yang sejelas-jelasnya minal amri ay min 30:35 amrina dari urusan kami. 30:37 Maksudnya dari petunjuk kami. Kami 30:40 anugerahkan bagi mereka keterangan yang 30:42 sejelas-jelasnya 30:45 yang menjelaskan apa yang mereka 30:47 butuhkan dalam kehidupan ini 30:50 dan petunjuk yang mereka butuhkan minal 30:52 amri ay min amrina dari perintah kami 30:56 bukan berasal dari apa? 30:58 dari selain Allah tapi semuanya berasal 31:01 dari dari Allah yang terdapat dalam 31:03 kitab Taurat. 31:11 Mereka tidak berselisih melainkan 31:13 setelah datangnya ilmu kepada mereka. 31:17 Apa penyebabnya? 31:19 Jadi penyebab mereka berselisih bukan 31:21 karena kebodohan, bukan karena tidak 31:23 jelasnya hukum Allah dan aturannya 31:26 tapi terjadinya perselisihan di antara 31:28 mereka setelah datangnya ilmu yang 31:30 menjadi penyebab bagiyan bainahum karena 31:32 persaingan di antara mereka 31:35 dalam memperebutkan apa-apa yang mereka 31:38 sukai ya 31:40 atau yang disukai oleh hawa nafsu 31:42 mereka, persaingan memperebutkan 31:44 kedudukan, pengaruh 31:47 seperti kita jumpai di antara kiai-kiai 31:50 atau habib-habib umpamanya yang punya 31:52 pengaruh 31:53 disebabkan karena persaingan dalam 31:55 pengaruh dan dunia 31:57 bisa apa? Saling berselisih, 31:58 bertentangan bukan karena hukum Allah 32:00 tidak jelas. 32:01 Akhirnya mereka membela yang salah, 32:04 membenarkan yang tidak benar, 32:06 menyalahkan yang benar karena bagiyan 32:09 bainahum. 32:12 Di mana persaingan 32:14 pengaruh, kedudukan, harta menyebabkan 32:17 mereka berselisih. Ini yang terjadi pada 32:19 para ahli kitab sebelum kita, bukan 32:22 karena tidak jelasnya kebenaran. 32:30 Kalau di dunia masing-masing mengklaim 32:32 mereka yang benar, mereka yang berjalan 32:34 di atas petunjuk Allah. 32:37 Sesungguhnya Tuhanmu akan memberikan 32:40 keputusan di antara mereka pada hari 32:42 kiamat. Fima kanu fihi yakhtalifun, pada 32:46 apa yang dahulu mereka perselisihkan. 32:49 Di sini Allah mengisahkan keadaan Bani 32:53 Israil. 32:55 Di mana perselisihan di antara mereka 32:57 bukan karena tidak jelasnya kebenaran. 32:59 Kita ambil contoh yang paling jelas bagi 33:02 kita. 33:03 Apa yang membuat saudara saudara Yusuf 33:07 berencana untuk membunuh saudara mereka? 33:10 Walaupun pada akhirnya mereka masukkan 33:12 ke dalam sumur. Apa kira-kira? Apa 33:14 karena kebenaran tidak jelas? 33:16 Apa mereka tidak tahu bahwa perbuatan 33:18 mereka salah? Tahu. 33:20 Tapi hanya karena persaingan, ingin 33:22 merebut, menguasai kecintaan ayah 33:24 mereka, mereka tega terhadap saudara 33:26 mereka. Ini anak nabi, anak-anak na 33:29 nabi. 33:31 Jadi kalau bisa terjadi pada anak-anak 33:33 nabi, 33:34 tidak perlu kita heran kalau terjadi di 33:36 tengah-tengah bangsa kita. 33:38 Kemudian apa yang menyebabkan 33:41 anak Adam membunuh saudaranya? 33:44 Apa kira-kira? 33:46 Karena dia merasa apa? 33:48 Dia merasa disisihkan. 33:50 Pengorbanannya tidak diterima. 33:52 Saudaranya diterima, dia mengatakan la 33:54 aktulannak, aku akan membunuh engkau. 33:57 Saudaranya mengatakan, "Kalau kamu 33:58 ulurkan tanganmu untuk membunuh saya, 34:00 saya sekali-kali tidak akan mengulurkan 34:02 tangan saya untuk melakukan hal yang 34:03 sama. Saya takut kepada Allah, Tuhan 34:06 semesta alam." 34:08 Jadi kita lihat di sini orang yang 34:09 beriman takut tetap berjalan di atas 34:11 kebenaran walaupun menuju kematian. 34:14 Tapi orang yang dikuasai hawa nafsu, dia 34:16 menghalalkan segala cara. Padahal ini 34:18 anak-anak 34:21 dari apa? Manusia yang pernah tertipu, 34:23 terpedaya oleh setan. 34:25 Tapi ternyata setan berhasil 34:27 memperdayakan mereka. 34:29 [mendengus] 34:29 Jadi kita harus ingat. 34:31 Sebetulnya kebenaran yang dijelaskan 34:33 Alquran itu jelas luar biasa sebagaimana 34:36 kitab Taurat. 34:38 Tapi yang membuat kejelasan Alquran 34:40 menjadi samar hawa nafsu kita, 34:43 persaingan kita. Kita lupa bahwa kita 34:46 ini sedang menjalani ujian untuk kembali 34:49 menuju kehidupan akhirat yang dirindukan 34:52 oleh kakek kita yang membuat mereka 34:55 keluar disebabkan pelanggaran mereka. 34:57 Masa kita akan mengulangi kembali? 35:00 Oleh karena itu kebersihan hati ini yang 35:02 menjadi jaminan keselamatan. 35:04 Di mana orang di hari kemudian nanti 35:06 tidak akan selamat kecuali yang datang 35:08 dengan hati yang bersih. Yauma la 35:09 yanfa'u malun wala banun illa man 35:12 atallaha biqolbin salim. Yang selamat 35:15 bukan 35:16 yang menyelamatkan kita bukan anak, 35:17 bukan harta, tapi yang datang ke hadapan 35:19 Allah dengan hati bersih dari 35:20 kedengkian, kebencian, permusuhan atau 35:23 hawa nafsu atau persaingan. 35:26 Tapi sekarang kita lihat hanya gara-gara 35:27 persaingan memperebutkan jabatan, 35:30 orang tega untuk 35:32 bukan hanya mencemarkan, bahkan 35:34 memenjarakan, membunuh saudaranya. 35:38 Wal iyadzubillah. Nah, setelah 35:40 pengalaman Bani Israil, Allah 35:42 menceritakan, ya, 35:44 eee apa yang seharusnya dilakukan oleh 35:48 umat. 35:50 Allah menjelaskan apa yang harus 35:51 dilakukan oleh nabi kita dan umat yang 35:53 setia. 35:55 Tsumma ja'alnaaka ala syari'atin minal 35:58 amri. 35:59 Kemudian kami tempatkan engkau, jadikan 36:01 engkau, wahai Rasulullah, 36:03 di atas syariat yang berasal langsung 36:06 dari ketentuan kami. 36:08 Bukan datang dari manusia. 36:11 Tapi datang dari mana? Dari ketentuan 36:14 Allah, bimbingan, petunjuknya. 36:18 Tsumma ja'alnaaka ala syari'atin minal 36:20 amri fattabi'ha. Ikuti syariat tersebut, 36:23 wahai Rasulullah. 36:24 Artinya Rasul yang pertama diperintahkan 36:27 untuk mengikuti syariat Allah. 36:32 Jadi kalau seandainya kita 36:35 mendengarkan ayat ini yang memerintahkan 36:38 Rasul untuk mengikuti syariat Allah. 36:41 Lalu bagaimana pendapat yang mengatakan 36:44 kita wajib kembali kepada Alquran dan 36:46 sunah, tapi sesuai dengan pemahaman 36:48 salaf. 36:50 Yang kita ikuti salaf apa apa Alquran? 36:53 Alquran. 36:55 Dengan sendirinya harus kita ikuti 36:56 Alquran, tapi sekarang untuk mengelak 37:00 mengelak dari Alquran yang begitu jelas, 37:03 yang begitu gamblang, ya. 37:05 Mereka beralasan kita mengikuti Alquran 37:08 dan sunah sesuai dengan pemahaman salaf 37:11 karena mereka yang lebih tahu. 37:13 Padahal salafi tidak jelas siapa yang 37:14 dimaksudkan dengan salaf. Bagaimana 37:16 kalau seandainya para sahabat berbeda 37:17 pendapat? 37:19 Jadi kata salaf ini sebetulnya merupakan 37:21 bidah yang paling mengerikan. 37:24 Karena apa? Karena Alquran menjelaskan 37:25 pada kita wa idza qila lahum uttabi'u ma 37:28 anzalallah, qalu bal natabi'u ma alaina 37:31 alaihi abaana. Kalau dikatakan pada 37:33 mereka, "Mari kita kembali pada apa yang 37:35 Allah turunkan." Mereka mengatakan, 37:36 "Kami hanya akan mengikuti apa yang kami 37:38 dapatkan dari leluhur kami, salaf-salaf 37:40 kami." syai'an wala 37:44 yahtadun. 37:45 Apa apakah tetap mereka akan mengikuti 37:47 salaf mereka walaupun orang-orang tua 37:49 mereka tidak berakal dan tidak mengikuti 37:52 petunjuk Allah subhanahu wa taala. 37:54 Maka yang menjadi hakim itu Alquran, 37:55 bukan salaf. 37:57 Bukan tradisi, bukan budaya. Karena 37:59 Alquran berasal dari pemilik otoritas 38:02 tertinggi di alam semesta ini. 38:04 Yang menciptakan kita, yang melimpahkan 38:06 nikmatnya atas kita, yang kelak kita 38:08 akan dikembalikan ke hadapan-Nya. Jadi 38:11 kemudian kami jadikan engkau, tempatkan 38:13 engkau di atas syariat dari bimbingan 38:16 petunjuk kami, fattabi'ha. 38:19 Maka ikutilah, wala tattabi' 38:20 ahwa'alladzina la 38:23 Dan jangan sekali-kali engkau mengikuti 38:24 hawa nafsu mereka-mereka yang tak 38:26 berilmu. 38:29 Innahum la yughnu anka minallahi syai'a. 38:32 Ketahuilah, sesungguhnya mereka 38:33 sedikitpun takkan mampu untuk 38:35 menyelamatkan kamu atau menolong kamu 38:38 atau melindungi kamu. 38:41 Wa innadzolimin ba'dhuhum auliya'u 38:44 ba'dhin. Dan sesungguhnya orang-orang 38:45 yang zalim sebagian mereka bekerja sama, 38:49 tolong-menolong 38:51 bersama sebagian yang lain. 38:53 Jadi orang yang zalim disatukan apapun 38:55 latar belakang mereka, apapun sekte 38:57 mereka, apapun mazhab mereka, mereka 38:59 bekerja sama bersatu. 39:02 Itu merupakan 39:03 hal yang sifatnya apa? 39:05 Aksiomatis. 39:07 Selalu orang yang zalim akan bekerja 39:09 sama dengan orang yang zalim. Apapun 39:11 latar belakang mereka. 39:15 Wa innadzolimin ba'dhuhum auliya'u 39:18 ba'dhin. Sebagaimana firman Allah dalam 39:19 surat 39:24 Demikianlah kami menyatukan sebagian 39:27 orang yang zalim bekerja sama dengan 39:29 orang yang zalim disatukan oleh apa? 39:31 Oleh kepentingan keuntungan yang mereka 39:33 dapatkan. 39:36 Oleh karena itu tidak perlu heran kalau 39:37 seandainya negara-negara Arab para 39:39 pemimpinnya bekerja sama dengan Zionis. 39:41 Kenapa? Karena mereka punya kepentingan 39:43 yang sama. Keuntungan yang sama. 39:46 Saling menikmati ya yang dihu yang 39:49 dikatakan sebagai hubungan simbiosis 39:51 mutualisme antara para pemimpin Arab 39:55 yang berkhianat dengan Zionis Israel. 39:59 Dan junjungan mereka dengan sendirinya 40:01 bukan lagi Allah tapi raja iblis. 40:04 Raja iblis di dunia 40:06 dan raja iblis di belakang layar yang 40:08 bermain wal iyadzubillah. 40:12 Innahum la yughnu anka minallahi syai'a 40:15 wa innadzolimin ba'dhuhum auliya'u 40:17 ba'dhin wallahu waliyul muttaqin. 40:21 Dialah 40:23 walinya orang yang bertakwa. 40:25 Pelindung, pembantu, penolong orang yang 40:27 bertakwa. Saudara-saudara kita di Gaza 40:29 walaupun mereka lemah, walaupun mereka 40:31 dibantai, tapi Allah yang akan menjadi 40:33 wali mereka, pelindung mereka. Yang mati 40:36 sebagai syahid, yang hidup juga meraih 40:39 kemuliaan. 40:40 [mendengus] 40:42 Setelah itu Allah subhanahu wa taala 40:43 berfirman, 40:52 inilah merupakan basair 40:55 yang 40:57 Allah subhanahu wa taala anugerahkan 40:59 bagi umat manusia. 41:01 Petunjuk dan rahmat bagi orang-orang 41:04 yang yakin akan janji Allah. Apa yang 41:06 dimaksudkan dengan basair? 41:08 Dalam bahasa Arab basar itu adalah 41:10 pandangan mata. 41:12 Kalau basirah 41:13 merupakan pandangan yang lebih dalam 41:15 lagi. Yaitu apa? 41:17 Yaitu 41:19 merupakan 41:22 kecerdasan, kecerdikan, kebijakan yang 41:25 Allah berikan pada kalbu manusia untuk 41:26 melihat kebenaran dengan benar, yang 41:29 batil dengan batil. 41:31 Nah, kata basirah jamaknya adalah 41:33 basair. 41:36 Bisa digunakan untuk bukti-bukti yang 41:39 tak terbantahkan. 41:41 Basirah ini ya, merupakan bukti-bukti 41:44 yang membuka mata dengan jelas ya. 41:49 Bisa juga menggambarkan apa? Kebijakan, 41:51 kecerdasan, dan kebenaran yang terdapat 41:54 dalam kalbu manusia. Duanya saling 41:56 berkaitan. Allah berfirman dalam surat 41:58 Yusuf, 41:59 Qul hadzihi sabili, katakan, 42:02 ini jalanku. 42:04 Ad'u ilallah, aku hanya mengajak manusia 42:06 kepada Allah. 42:08 Bukan kepada salafi, bukan kepada 42:10 khalafi, bukan kepada NU, bukan kepada 42:12 Muhammadiyah, tapi kepada Allah. Oleh 42:15 karena itu, jamaah NU yang mengajak 42:16 kepada Allah, jamaah Muhammadiyah yang 42:18 mengajak kepada Allah, Salafi yang 42:20 mengajak kepada Allah, siapapun yang 42:22 mengajak kepada Allah, mereka merupakan 42:24 orang-orang yang dicintai Allah. 42:27 Bukan mengajak untuk berpecah belah dan 42:28 bergolong-golongan. 42:30 Ad'u ilallah, aku mengajak kepada Allah. 42:33 Ala basirah. Apa ala basirah? Maksudnya 42:36 bukan dengan mengajak mereka, 42:39 ya. 42:40 Secara membeo, tapi ala basirah, membuka 42:43 akal pikiran mereka melalui bukti-bukti 42:46 dan ayat-ayat Allah. 42:49 Jadi, bukan memaksa mereka, bukan juga 42:51 mengharuskan mereka menerima, ya, secara 42:54 membeo, 42:56 tapi menerima atas dasar kesadaran, 42:59 pemahaman. Ini ala basirah. 43:02 Ana wa man ittaba'ani, inilah aku, ya, 43:05 demikian pula prinsip orang yang 43:06 mengikuti aku. Mengajak manusia ala 43:09 basirah. 43:10 Ana wa man ittaba'ani wa subhanallah wa 43:12 ma ana min al-musyrikin, dan Maha Suci 43:14 Allah, sekali-kali aku bukan orang yang 43:16 mempersekutukan Allah. Artinya apa? 43:18 Rasul bukan mengajak kepada dirinya. 43:21 Bukan mengajak untuk memujanya, 43:23 menjadikan dia sebagai sekutu Allah. 43:25 Beliau seorang Rasul yang menyampaikan 43:27 risalah Allah Subhanahu wa Ta'ala. 43:29 Ud'u ila sabili rabbika bil hikmati wal 43:32 mau'izhatil hasanah. Begitu juga wa man 43:35 ahsanu qaulan mimman da'a ilallah, 43:37 semuanya mengajak kepada Allah. Para 43:39 nabi sebelumnya, nabi kita, begitu juga 43:41 para sahabat nabi, keluarga nabi, begitu 43:44 juga para-para penerus mereka, semua 43:46 mengajak kepada Allah, tapi kita bukan 43:49 mengajak kepada Allah, mengajak kepada 43:50 mereka. 43:52 Padahal mereka yang mengajak kepada 43:53 Allah. 43:53 Allah. 43:54 Ini yang menyebabkan 43:56 mereka berpecah belah karena persaingan 43:59 disebabkan oleh hawa nafsu. 44:03 Jadi, Allah tegaskan, haza basairu lin 44:06 nas, ini merupakan bukti-bukti yang 44:08 terang benderang 44:11 basoiru linnas, ini merupakan 44:13 bukti-bukti 44:15 yang terang benderang, yang jelas, 44:18 gamblang 44:21 yang membuka hati manusia. 44:25 Kemudian 44:28 begitu juga wahudan warahmah, di samping 44:30 bukti-bukti keterangan yang 44:31 sejelas-jelasnya dia merupakan petunjuk 44:35 dan bukan hanya sekedar itu tapi juga 44:36 rahmat bagi mereka-mereka 44:39 yang betul-betul memiliki keyakinan, 44:42 bukan hanya ikut-ikutan. 44:44 Bagi mereka-mereka yang memiliki 44:46 keyakinan yang berdiri tegak di atas 44:49 kebenaran yang tak terbantahkan. 44:52 Ini keterangan Allah yang begitu jelas. 44:55 Lalu apa lagi yang membuat kita bercerai 44:57 berai, 44:59 berselisih 45:01 di hadapan syariat Allah kita wajib 45:03 mengatakan sami'na wa atho'na, tapi di 45:05 hadapan fikih manusia, pendapat, kita 45:08 berlapang dada. Jangan keberatan kalau 45:10 kita menyaksikan saudara kita berbeda 45:12 dalam sebagian praktek karena itu bukan 45:14 datang dari Allah. 45:17 Kemudian belum tentu pasti dari Nabi 45:19 kita. Oleh karena itu fikih bersifat 45:21 dzanni dugaan, tapi kalau syariat Allah 45:24 itu merupakan hal yang wajib kita terima 45:26 tanpa tawar menawar. 45:29 Jadi ikhwan akhwat yang dirahmati 45:30 [mendengus] Allah 45:32 renungan kita secara singkat sampai pada 45:35 ayat 20. 45:38 Kita ingin betul-betul ya 45:41 bisa menyampaikan pesan Allah yang mudah 45:43 untuk dipahami oleh kita. 45:45 Bersatu di jalan Allah. Ini merupakan 45:48 seruan yang dikumandangkan oleh Radio TV 45:50 Silaturahmi. 45:52 Menuju ummatan wahidah, umat yang satu. 45:56 Oleh karena itu radio kita ya 45:59 begitu pula siaran YouTube kita ummatan 46:01 wahidah sebetulnya merupakan buah yang 46:03 lahir dari ummatan wahidah, tapi tanpa 46:05 ada paksaan yang mau berkumpul dalam 46:08 ummatan wahidah, berjalan, bergabung 46:11 bersama kafilah Nabi kita yang penuh 46:13 toleransi 46:15 dalam menghadapi perbedaan 46:17 tapi bersatu dalam prinsip-prinsip 46:19 syariat yang datang dari Allah, yang 46:22 dicontohkan oleh Nabi kita Muhammad 46:24 Shallallahu Alaihi Wa Alihi Wasallam. 46:26 Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu 46:29 Alla Ilaha Illa Anta Astaghfiruka Wa 46:31 Atubu Ilaih. 46:33 Baik, demikianlah Ikhwan Akhwat, eh 46:34 kajian tafsir Quran Surah Al Jatsiyah, 46:38 tadi sampai ayat 20 tadi ya, dari ayat 46:41 ke 46:42 14 ya, alhamdulillah. Dan Ustaz masih 46:45 ada waktu sedikit Ustaz, mungkin dua 46:47 pertanyaan saya gabungkan ini yang sudah 46:49 masuk 46:50 dari Pak Joko di Jakarta dan Bu Lia di 46:53 Pasar Minggu. 46:54 Ustaz, eh ini Quran Surah eh Al Jatsiyah 46:58 ayat 13. He em. Dan Dia menundukkan apa 47:01 yang ada di langit dan apa yang ada di 47:03 bumi untukmu semuanya sebagai 47:05 rahmat-Nya. Nah, ini kenapa Allah tidak 47:07 sekalian saja katanya menundukkan juga 47:09 orang-orang yang zalim yang seperti 47:11 Ustaz jelaskan tadi He em. dan juga yang 47:13 ingkar. Zalim kepada rakyat, zalim 47:15 kepada orang lemah, dari Bu Lia. 47:18 Kemudian dari Pak Joko 47:20 Ustaz, bagaimana cara membersihkan hati 47:22 dari kebencian terhadap seseorang yang 47:24 pernah membuat kita kecewa, bagaimana 47:26 juga menghadapi orang yang suka apa ini, 47:30 suka play playing victim 47:33 dan mencari kambing hitam, eh padahal 47:36 jelas dia yang salah. Apakah sifat 47:37 demikian bisa disembuhkan? Demikian 47:40 Ustaz. 47:41 [berdehem] 47:43 Bismillahirrahmanirrahim. 47:45 Kepada Ibu siapa tadi? Bu Lia di Pasar 47:49 Pasar Minggu. Bu Lia, Allah menjelaskan 47:51 kepada kita 47:53 karunia-Nya dan ayat-ayat yang tak 47:55 terhingga 47:58 Baik di langit maupun di bumi, 48:02 di lautan, di daratan, ya. 48:05 Semua merupakan nikmat Allah yang Allah 48:07 Subhanahu wa ta'ala karuniakan bagi 48:09 hambanya yang berstatus khalifah. 48:13 Allah turunkan kitab sucinya, utus 48:15 rasulnya. 48:17 Nah, mereka sebagai khalifah Allah 48:20 Subhanahu wa ta'ala, dengan sendirinya 48:21 mereka punya pilihan. 48:24 Punya kehendak. 48:27 Ini yang menimbulkan pertanyaan 48:28 malaikat. 48:30 Apa sebabnya engkau menempatkan di bumi 48:32 makhluk yang berpotensi untuk bisa 48:34 merusak dan menumpahkan darah? 48:37 Malaikat melihat sisi negatif dengan 48:39 kebebasan yang Allah berikan pada 48:41 manusia. Tapi Allah mengatakan, "Aku 48:43 tahu apa yang kalian tidak tahu." Betul, 48:46 potensi ini bisa disalahgunakan, tapi 48:49 orang-orang yang beriman, yang mencintai 48:51 Allah, mereka bahkan rela mengorbankan 48:54 diri mereka untuk kesejahteraan manusia, 48:57 untuk menegakkan kebenaran dan keadilan. 49:00 Dari sini baru teruji terlihat siapa 49:03 yang betul-betul apa? Layak untuk 49:05 mendapatkan penghargaan dan siapa yang 49:07 layak untuk menerima hukuman. 49:09 Nah, kalau Allah turun tangan 49:11 menghentikan perbuatan orang yang zalim 49:13 secara langsung, 49:15 sedangkan yang tidak berbuat zalim 49:17 justru menerima kezaliman dan tidak 49:19 berjuang, 49:21 dengan sendirinya peran mereka sebagai 49:23 khalifah apa? 49:26 Berarti apa? 49:28 Sia-sia. Surga neraka ditutup. Betul 49:31 enggak? Oleh karena itu, kita harus 49:33 paham bahwa kezaliman yang muncul bukan 49:35 lahir begitu saja, 49:37 tapi karena diamnya orang-orang yang 49:38 benar di hadapan kezaliman. Oleh karena 49:41 itu, perlu kita memberikan edukasi 49:44 kepada anak bangsa kita untuk tidak 49:46 menerima kezaliman. 49:48 Tapi jangan berbuat zalim. 49:49 Jadi, bukan hanya tidak berbuat zalim, 49:51 tapi tidak menerima kezaliman. La 49:53 dharara wala dirar. Kita tidak memba 49:55 tidak menerima bahaya, tapi tidak juga 49:57 membahayakan orang lain. 49:59 Jangan seperti yang ada pada saat ini. 50:01 Waktu masih jadi oposisi atau oposan, 50:05 mereka luar biasa gembar-gembor mengenai 50:07 reformasi, demokrasi, keadilan. Begitu 50:10 mereka naik, ternyata mereka menjadi 50:11 penjahat-penjahat yang menginjak-injak 50:14 reformasi, demokrasi, dan keadilan. 50:17 Nah, Allah inginkan kita itu betul-betul 50:20 bersikap adil. 50:22 Oleh karena itu, 50:23 rakyat harus diberikan edukasi 50:25 pendidikan, bukan edukasi pendidikan 50:27 mengenai qunut tidak qunut, ya. 50:30 Tarawih 11 23, membaca Yasin malam Jumat 50:33 atau tidak. Ini jelas-jelasan 50:35 pembodohan. 50:37 Tapi [mendengus] diberikan edukasi 50:38 setelah diberikan penjelasan mengenai 50:40 iman, tauhid, kewajiban mereka terhadap 50:42 Allah, kewajiban mereka juga terhadap 50:44 kedua orang tua, kewajiban mereka 50:46 terhadap pemerintah, kewajiban 50:48 pemerintah terhadap rakyatnya. 50:49 [mendengus] 50:51 Mereka harus berjuang. Jangan mau 50:53 menerima kezaliman, tapi jangan juga 50:55 apa? Berbuat kezaliman. Oleh karena itu, 50:57 kalau kita menolak kezaliman, tidak 50:59 boleh kita menggunakan kezaliman. 51:01 Menimbulkan ketakutan di hati rakyat, 51:03 merusak, menjarah, ini 51:04 perbuatan-perbuatan biadab. 51:08 Jadi, rakyat kalau seandainya turun 51:10 serentak menolak kezaliman, masa yang 51:13 zalim berani berbuat kezaliman. 51:15 Tapi lihat, 51:17 kita ini tidak pernah bersungguh-sungguh 51:19 untuk memilih pemimpin yang baik. 51:21 Tapi pemimpin yang kita pilih itu 51:22 tergantung pengaruh dari apa? Media, ya. 51:25 [berdehem] 51:26 Pengaruh juga dari partai yang 51:28 mencalonkan orang yang mereka tentukan, 51:30 dan bukan orang yang terbaik dari anak 51:31 bangsa kita. Yang dicalonkan oleh partai 51:34 itu yang kira-kira bakal menguntungkan 51:35 partai. 51:38 Jadi, rakyat ini harus terbuka matanya. 51:40 Tidak membiarkan kezaliman, 51:43 tapi jangan berbuat kezaliman. Mereka 51:46 berjuang bukan hanya untuk kemerdekaan 51:48 diri mereka, tapi kemerdekaan seluruh 51:50 umat manusia. 51:51 Sebagaimana yang di proklamirkan oleh 51:53 Nabi kita Muhammad Shallallahu Alaihi 51:55 Wasallam dan peran Nabi sebagai rahmatan 51:58 lil alamin. 51:59 Tapi ingat, kalau orang-orang yang 52:01 berbuat kezaliman, 52:04 mereka melakukan kezaliman hingga tiba 52:06 pada puncaknya, Allah tidak akan 52:07 biarkan. Allah akan turun tangan 52:09 menghancurkan kezaliman 52:11 dan termasuk yang berpangku tangan 52:14 mendiamkan kezaliman. 52:17 Jadi kalau seandainya ada orang berbuat 52:19 zalim, 52:20 lalu sebagian orang tidak berbuat zalim, 52:22 tapi membiarkan, 52:24 maka apabila azab turun, mereka kena 52:26 bersama-sama semuanya. 52:33 Begitu datang azab Allah, ketika mereka 52:36 lupa kepada peringatan-peringatan yang 52:38 datang dari Allah, yang kami selamatkan 52:40 hanya yang setia mengingatkan orang 52:42 berbuat buruk agar mereka berhenti dari 52:44 kejahatan 52:50 Lalu kami menghukum orang yang zalim 52:52 dengan azab yang betul-betul menghinakan 52:54 mereka disebabkan karena kefasikan 52:56 mereka. Siapa orang yang zalim? Yang 52:58 berbuat zalim, yang diam 53:00 di hadapan kezaliman, menyaksikan rakyat 53:03 dizalimi, dianiaya, tapi mereka diam 53:04 berpangku tangan. 53:05 Oleh karena itu kita para Ustad mohon 53:07 ampun pada Allah kalau kita menyaksikan 53:09 orang teraniaya, kita enggak memberikan 53:11 bantuan. Seperti yang terjadi di Gaza, 53:13 kita enggak berdaya berbuat apa-apa. 53:16 Jadi seharusnya rakyat ini bersatu. 53:18 Bukan mau dipecah belah, 53:20 di bawah naungan partai-partai yang 53:22 menghisap sari-sari kehidupan mereka, 53:24 memanfaatkan mereka, tapi berjuang untuk 53:27 menegakkan kemerdekaan bangsa kita 53:29 sebagaimana para pahlawan-pahlawan 53:31 bangsa kita dahulu kala. 53:33 Jadi bukan hanya kemerdekaan yang 53:35 bersifat fisik, militer, tapi 53:38 kemerdekaan politik, kemerdekaan juga 53:41 ekonomi, kemerdekaan sosial yang 53:44 semuanya menandakan bangsa yang maju. 53:47 Jangan mau kita dipecah belah dan diadu 53:49 domba. Ada yang berjuang untuk 53:51 kebenaran, keadilan, satu kelompok lain 53:53 dibayar menentang. 53:55 Kezaliman tersebut akan kembali pada 53:57 mereka. Jadi, Ibu ya, sebetulnya di sini 54:01 yang wajib turun rakyat, yang wajib 54:04 berbicara para ulama dengan santun, 54:06 dengan baik, mengajak rakyat untuk 54:09 betul-betul menolak kezaliman dalam 54:11 bentuk apapun. Bukan hanya kezaliman 54:13 atas dirinya saja atau atas golongannya, 54:15 tapi terhadap semua orang. 54:18 Oleh karena itu, saya kagum sekali 54:19 kepada apa? 54:21 Rakyat Filipina. 54:23 Ketika salah satu 54:25 ya, anak bangsa mereka bekerja 54:28 di satu negara, dizalimi, dianiaya, 54:31 seluruh rakyat Filipina berdemo. 54:35 Padahal orang tersebut apa? Berbeda 54:37 agama. 54:39 Kenapa? 54:40 Karena 54:42 mereka sadar kalau kita biarkan 54:44 kezaliman pada seseorang satu hari akan 54:46 mengenai mereka. 54:48 Kalau [mendengus] kita tidak. 54:49 Asal kita jangan kena kezaliman, biarin 54:52 aja urusan orang lain. Ini salah besar. 54:54 [berdehem] 54:55 Maka wajib, ingat, jangan lihat partai, 54:57 jangan lihat golongan, jangan lihat 54:58 mazhab. Orang NU, orang Muhammadiyah 55:01 kalau menyaksikan kezaliman di manapun 55:02 juga wajib tegak menolak kezaliman. 55:05 Ini wajib ya, yang diemban oleh para 55:08 ulama untuk menyampaikannya. Berhenti 55:10 sudah bicara masalah khilafiyah. 55:12 Ada lagi pertanyaan? Yang satu Ustaz 55:14 tadi bagaimana membersihkan hati dari 55:16 kebencian terhadap seseorang yang pernah 55:18 membuat kita kecewa dan menghadapi orang 55:20 yang suka 55:21 playing victim, mencari kambing hitam, 55:23 padahal jelas dia yang salah. Apakah 55:24 sifat demikian bisa disembuhkan? 55:27 Kalau seandainya hati kita tulus 55:29 mengharapkan rida Allah, menyadari bahwa 55:32 perbuatan aniaya orang lain terhadap 55:35 kita malah menguntungkan kita. 55:38 Mengangkat derajat kita, menjadi tangga 55:40 menuju kemuliaan. Sebagai contoh, 55:43 saudara-saudara Yusuf yang pernah 55:45 menjerumuskan dirinya ke dalam sumur, 55:48 menganiayanya 55:50 hingga Yusuf dijual di pasar perbudakan. 55:54 Kalau Yusuf mengingat ini, 55:56 hatinya akan sakit dan tak akan 55:57 memberikan maaf. 55:59 Tapi, 56:01 Yusuf tidak mengingat ini. Kalau bukan 56:03 karena rahmat Allah, 56:05 perbuatan saudaranya tidak mungkin dia 56:07 akan sampai pada puncak kemuliaan. 56:10 Oleh karena itu, ketika saudaranya 56:12 menyadari bahwa orang yang mereka mohon 56:14 bantuannya ternyata saudara mereka, 56:17 mereka mengatakan 56:20 wa in kunna la khotiin, sungguh Allah 56:22 telah mengutamakan kamu atas kami. 56:25 Kami mengakui dulu kami berbuat 56:26 kesalahan. Yusuf menjawab la tatsriba 56:29 alaikumul yaum, tidak perlu kalian 56:30 menyalahkan diri kalian. 56:32 Semoga Allah mengampuni dosa-dosa 56:34 kalian. Bahkan dia perintahkan agar 56:36 mereka membawa keluarga mereka. 56:39 Menikmati kemuliaan bersama Yusuf 56:41 padahal mereka 56:42 yang dulu berbuat aniaya. Lalu Yusuf 56:44 mengatakan innahu man yattaqi wa yasbir 56:46 fainnallaha la yudhi'u ajral muhsinin, 56:49 siapa saja yang bertakwa dan bersabar, 56:52 Allah tidak akan menyia-nyiakan ganjaran 56:54 orang yang berbuat kebaikan. 56:56 Oleh karena itu, Bapak, 56:58 menghadapi mereka-mereka yang suka 57:01 memutarbalikkan fakta, playing fiktif, 57:04 yang menyebarkan kebohongan, ketahuilah 57:06 ini semua menjadi tangga buat kemuliaan 57:07 Bapak. 57:09 Ini akan menjadi pembuka pintu rahmat 57:11 Allah bila Anda bersabar. 57:14 Oleh karena itu, orang yang bersabar 57:15 mendapatkan janji Allah. Pertama, 57:18 wallahu yuhibbus shobirin, Allah 57:19 mencintai orang yang bersabar. 57:22 Artinya orang yang dapat cobaan seperti 57:23 ini dicintai Allah. Yang kedua, wallahu 57:25 ma'as shobirin, Allah akan selalu 57:26 menemani orang yang bersabar. 57:28 Kemudian, 57:30 innama yuwaffas shobiruna ajrohum 57:32 bighoiri hisab, yang bersabar akan 57:34 mendapatkan balasan dari Allah tanpa 57:35 hitungan. 57:37 Jadi, sebetulnya yang diuntungkan Bapak, 57:39 bukan dia. Biarkan dia berbuat 57:41 kebohongan. 57:42 Bapak katakan, hasbiyallah. 57:46 Alaihi tawakkaltu. 57:48 La ilaha illahu alaihi tawakkaltu wa 57:50 huwa rabbul arsyil alim atau hasbunallah 57:53 wa ni'mal wakil. Allah yang akan turun 57:55 tangan menghadapinya. 57:57 Nah, sebagai penutup, 57:58 satu hari Abu Bakar Ash-Shiddiq 58:00 radhiallahu anhu bersama Rasulullah 58:02 mendengarkan cacian makian. 58:06 dari orang-orang musyrik. 58:08 Abu Bakar berdiam pertama-tama. 58:10 Lama-kelamaan enggak tahan, dia menjawab 58:12 dengan emosi. Rasulullah langsung 58:14 bangun. 58:15 [berdehem] 58:15 Abu Bakar begitu melihat Rasulullah 58:17 bangun, Rasul mengejar di belakang. 58:19 Abu Bakar bertanya, "Ya Rasulullah, 58:21 kenapa kamu meninggalkan kami?" 58:23 Dia mengatakan, "Waktu kamu tadi 58:24 berdiam, malaikat yang menjawab. 58:27 Tapi, begitu kamu menjawab, mereka 58:29 meladeni orang bodoh, 58:30 malaikat meninggalkan. Mending mana, 58:32 Allah yang turun tangan apa kita?" 58:35 Jadi, kalau kita dizalimi, serahkan pada 58:37 Allah. Tapi, bukan berarti berdiam tanpa 58:39 memperjuangkan hak kita. Artinya, 58:41 ocehan-ocehan, ya, yang keluar dari 58:44 mulutnya jangan diladeni. 58:46 Kita berlapang dada, katakan, "Ya Allah, 58:48 jadikan ini sebagai penghapus dosaku, 58:50 pengangkat derajatku di sisimu, 58:54 dan Engkau masukkan aku ke dalam 58:55 hamba-hamba yang Kau cintai, ya Allah." 58:58 Kan indah sekali, kan? 58:59 Jadi, kita mengambil hikmah dari seluruh 59:01 perjalanan hidup ini. 59:03 Tanpa mengeluarkan kata-kata yang tidak 59:05 patut. 59:07 Demikianlah. Subhanakallahumma wa 59:09 bihamdika, asyhadu an la ilaha illa 59:10 anta, astaghfiruka wa atubu ilaik. 59:12 Allahumma anfa'na bima allamtana wa 59:15 allimna ma yanfa'una wa ij'alna hudatan 59:18 muhtadin wa la taj'alna dzalilin 59:20 mudhallin bi rahmatika ya arhamar 59:22 rahimin. 59:23 Wassalamualaikum warahmatullahi 59:24 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:25 warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih 59:27 guru kita, Ustaz Husein Alatas yang 59:28 telah memberikan kajian tafsirnya di 59:30 kesempatan pagi hari ini. Eh, tafsir 59:33 Quran surah Al-Jatsiyah. 59:35 Dimulai tadi dari ayat 14 sampai ke-20. 59:37 Terima kasih juga Ikhwan Akhwat yang 59:39 sudah menyimak, menyampaikan pertanyaan 59:41 dan juga 59:42 eh, pesan-pesannya, tanggapannya. Mohon 59:44 maaf yang belum sempat dibacakan. Pak 59:46 Erwin, kemudian Bu Nana Fatimah menyimak 59:49 katanya. Eyang Sri juga masyaallah 59:51 sangat rajin sekali ya menanggapi dan 59:53 mengomentari dan juga mengirimkan 59:55 pertanyaan. 59:56 Ikhwan Akhwat, kami undur diri. Saya 59:57 Rizal Alhaq dan juga teman-teman yang 59:59 sudah bertugas pagi-pagi ini. Ada Bang 1:00:01 Ondy dan juga Bang Algi undur diri. 1:00:04 Billahi taufik walhidayah. 1:00:05 Wassalamualaikum warahmatullah. 1:00:07 Waalaikumsalam.