Transkrip diambil dari YouTube. Klik timestamp biru untuk melompat ke posisi tersebut di pemutar.
0:00 Bismillahirrahmanirrahim. 0:07 [Musik] 0:15 Bismillahirrahmanirrahim. 0:16 Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma 0:18 sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali 0:20 sayyidina Muhammad. Asalamualaikum 0:22 warahmatullahi wabarakatuh. Ikhwan dan 0:25 akhwat, pendengar radio silaturahim dan 0:27 juga pemirsa Raso TV yang dirahmati 0:29 Allah. Alhamdulillah kita kembali 0:30 berjumpa Iwan akhwat di Senin malam hari 0:32 ini tanggal 3 Ramadan 0:35 1446 Hijriah atau 3 Maret 2025 hadir 0:41 acara tadabur Al-Qur'an bersama Ustaz 0:43 Doni Amir Sagap yang alhamdulillah telah 0:46 bergabung bersama kami. Kita live di 0:48 aplikasi Jumwat. Asalamualaikum 0:50 warahmatullahi wabarakatuh ustaz. 0:53 Waalaikumsalam warahmatullah 0:55 wabarakatuh. 0:57 Gimana kabarnya Ustaz? 0:59 Alhamdulillah. Alhamdulillah sehat 1:02 ya. Alhamdulillah. Kita hari ini akan ee 1:06 bersama-sama simak Iman akhwat dengan 1:08 tema yang disampaikan Ustaz adalah 1:10 mengenai kemudahan-kemudahan Ramadan 1:13 sesungguhnya. Kita akan bersama-sama 1:16 simak dan nanti yang ingin bergabung 1:17 bertanya silakan Anda bisa kirimkan 1:19 melsapp kami di 1:24 0811999720. Tal ustaz. Iya. Terima 1:27 kasih, Kang Fari. Eh, ikhwan- akhwat 1:30 sekalian, Bapak, Ibu yang dirahmati 1:32 Allah, para pendengar Radio Silaturahim, 1:35 demikian pula para pemirsa Rasil TV di 1:37 mana pun berada sampaikan salam. 1:40 Asalamualaikum warahmatullahi 1:44 wabarakatuh. Alhamdulillah. 1:48 Alhamdulillahilladzi anzalakinata fiubil 1:51 mminin liyaadu iman 1:55 maimillahi 2:00 junamawati 2:04 wasalamahmatanilamin asalya wal mursalin 2:07 waa alihi wasbihi ajmain amma ba 2:11 fakullah taala fi kitabihil 2:13 karimzubillahiminasyaitanirjim 2:17 Bismillahirahmanirahim. 2:19 Syahru Ramadan alladzi unzila fil quran 2:24 hudinasin minal huda 2:37 walurqahum wumulahirahaumakum 2:55 Maasyiral muslimin wal muslimat 2:57 rahimakumullah. Para pemirsa eh Rasil TV 3:01 sedemikian pula para pendengar radio 3:03 silaturahim di mana pun berada. 3:05 Alhamdulillah di awal bulan Ramadan ini 3:08 kita kembali bisa berjumpa. ee 3:10 mudah-mudahan ee puasa yang kita lakukan 3:13 diterima oleh Allah Subhanahu wa taala 3:16 dalam beberapa hari ini di awal ini. Dan 3:19 semoga kita diberi kekuatan oleh Allah 3:21 Subhanahu wa taala untuk senantiasa ee 3:24 menjalankan semua ibadah Ramadan kita ee 3:28 dalam keadaan iman dan ee mengharapkan 3:31 takwa kepada Allah subhanahu wa taala. 3:34 Selawat dan salam mari senantiasa kita 3:35 sampaikan curahkan kepada baginda Nabi 3:38 Muhammad sallallahu alaihi wasallam. 3:40 Demikian pula kepada seluruh keluarga 3:42 dan sahabat beliau. Allahumma sholli 3:44 wasallim wabarik alaihi wa ala alihi 3:47 wasahbihi ajmain. Semoga kita termasuk 3:51 dari ee umatnya yang senantiasa 3:54 istikamah dalam belajar, dalam 3:57 mengamalkan, dan mendakwahkan 3:59 nilai-nilai yang beliau sallallahu 4:00 alaihi wasallam telah ajarkan untuk 4:02 hidup kita di atas dunia ini. Ikhwan 4:05 akhwat sekalian, Bapak, Ibu, pendengar 4:07 Radio Silaturahim, para pemirsa Rasil TV 4:10 di mana pun berada. Pada kesempatan ee 4:12 malam hari ini kita ingin mentadaburi 4:14 satu ayat yang luar biasa berkenaan 4:18 dengan Ramadan agar kita betul-betul 4:20 dapat memahami lebih dalam lagi ee 4:24 hakikat dari Ramadan ini sehingga 4:26 insyaallah mudah-mudahan lebih 4:27 memudahkan kita untuk mencapai tujuan 4:31 sebenarnya dari Ramadan yakni menjadi 4:33 hamba Allah yang bertakwa kemudian 4:35 bersyukur dan terbimbing. Laakum 4:38 tattaquun laallakum taskurun. Laakum 4:41 tattaquun pada 4:43 183. Laakum taskurun pada 4:46 185. Dan laallahum yarsyudun. Yakni 4:49 terbimbing pada 4:51 186 dari surah yang sama yakni surah 4:54 Albaqarah. 4:56 Nah, untuk itu Bapak, Ibu yang dirahmati 4:57 Allah, ikhwan akhwat sekalian, ee satu 5:00 hal penting yang ee mungkin bisa membuat 5:03 kita jadi lebih ee jelas lagi mengenai 5:06 Ramadan ini, yakni bagaimana 5:09 memanfaatkan atau mengetahui kemudian 5:12 memanfaatkan kemudahan-kemudahan 5:14 sesungguhnya dari Ramadan ini. kemudahan 5:18 yang dimaksud Bapak Ibu yang dirahmati 5:20 Allah sebagaimana terpampang dalam surah 5:22 Al-Baqarah ayat 185 ada kalimat di situ 5:25 di layar Rasil TV saya tampilkan ee apa 5:29 font atau huruf yang sudah diberi tanda 5:32 merah kalimatnya di pertengahan ayat 5:34 itu. Yuridullahu bikumul 5:38 yusro. Allah menginginkan kemudahan bagi 5:41 kalian. W yuikumul us. Dan Allah tidak 5:45 menginginkan kesukaran atau kesulitan 5:48 bagi kalian. Nah, ee tapi kemudahan 5:53 seperti apa yang dimaksud? Nah, ini 5:55 penting untuk kita buka, kita gali agar 5:57 kita paham ee agar tidak gagal paham 6:01 bahwa kemudaan yang dimaksud itu seperti 6:04 apa. Bapak, Ibu yang dirahmati Allah, 6:06 ikhwan-akhwat sekalian di mana pun 6:08 berada. 6:10 Kalau kita perhatikan baik-baik redaksi 6:12 ayat ini, terutama Bapak Ibu yang bisa 6:14 melihat di Rasil TV di layar ya atau 6:18 yang mau buka mushafnya silakan silakan 6:21 kita perhatikan ke mushaf nanti ada 6:23 beberapa tanda wakaf yang menjadi 6:25 bahasan kita di situ. Surat kedua 6:28 silakan mau dibuka 185 surah Albaqarah 6:31 ayat 6:34 185 kalimatnya begini. 6:37 Syahru Ramadan alladzi unzila fil Quran. 6:39 Bulan Ramadan bulan turunkan Quran. Huda 6:41 linas winatin minal huda wal furqan. 6:44 Al-Quran itu petunjuk hidup bagi 6:46 manusia. Bahkan menjelaskan dengan rinci 6:49 mengenai petunjuk itu serta pembeda ya 6:52 furqan. Lalu ada wakaf ya. Ada kata ada 6:56 tanda wakaf di tanda wakafnya penting 6:57 sekali kita jadi lingkari di layar rasil 7:00 TV. Ada 7:02 wakaf. Lalu kalimatnya syahida 7:05 minkumusyahro. Falyasub. Barang siapa 7:08 berjumpa ee begini maka barang siapa 7:11 berjumpa ah makanya itu diambil dari 7:13 huruf fa ya faf ini namanya fa a fa a 7:18 thof. Maka barang siapa berjumpa dengan 7:21 bulan ini, wajib bagi dia berpuasa di 7:24 dalamnya. Di dalam bulan ini gitu ya. 7:27 Lalu ada wakaf lagi. 7:30 Ee ini saya lingkari wakafnya. Nah, itu 7:35 ya wakaf di sini Bapak, Ibu yang 7:37 dirahmati Allah itu lambang wakaf itu 7:44 menunjukkan searti yakni 7:47 sebaiknya membacanya 7:50 diteruskan atau sebaiknya tidak 7:53 berhenti. Itu arti wakafnya itu ya. 7:56 Jadi, syahida 7:58 minkumusahro falyasumhu waman maridan. 8:02 Nah, gitu bacanya. Jadi 8:05 disambung. Demikian pula ada huruf wau 8:08 di 8:09 sini. Wau ini namanya a'of juga. Wau a 8:12 atof menunjukkan bahwa ayat sebelumnya 8:16 dan ayat sesudahnya itu tidak 8:19 terpisah. Ya, wau a ya yang menunjukkan 8:23 bahwa sebelumnya dan sudahnya tidak 8:25 terpisah. Oleh karenanya wakaf yang 8:29 ditandai di situ ya dari kalimat syahid 8:32 minkumusahro falyasubhu kemudian ada 8:35 waqaf artinya sebagusnya atau sebaiknya 8:39 cara membacanya disambung ya disambung. 8:45 Nah 8:47 gaman 8:49 maridarin minyamin uk lanjutan 8:51 kalimatnya. Dan barang siapa yang sakit 8:54 di antara kalian atau sedang safar 8:57 berpegian faidat minyamin uk hendaklah 9:00 dia mengganti di hari berikutnya atau di 9:04 bulan yang lain. Maksudnya begitu. Lalu 9:06 ada wakaf lagi. 9:08 Nah, wakaf kali ini di situ, Bapak, Ibu 9:12 ya, ikhwan akhwat sekalian. wakaf kali 9:14 ini itu artinya sebaiknya 9:18 berhenti. Ya, jadi kalau tadi sebaiknya 9:22 jangan berhenti, kalau ini artinya 9:23 sebaiknya 9:26 berhenti. Menunjukkan kepada kita bahwa 9:29 ayat sebelumnya atau kalimat sebelumnya 9:31 dengan kalimat berikutnya itu sebaiknya 9:34 diberhentikan ayatnya untuk dibaca 9:38 sendiri. Baru kemudian kalimat sesudah 9:40 wakaf. Setelah sesudah wakaf sebaiknya 9:43 berhenti ada kalimat 9:47 yuridullahuikumus. Allah inginkan 9:49 kemudahan bagi kalian. Widu bikumul dan 9:53 Allah tidak inginkan kesulitan atau 9:55 kesukaran bagi kalian. Nah, dari sini 9:59 Bapak Ibu yang dirahmati Allah dapat 10:01 kita ambil pemahaman atau dapat kita 10:04 ambil kesimpulan 10:07 bahwa yuridullahu bikumul yusro. Allah 10:10 menginginkan kemudahan bagi kalian dan 10:13 tidak menginginkan kesulitan bagi 10:14 kalian. 10:16 Yang dimaksud kemudahan itu bukan hanya 10:20 atau bahkan bukanlah ya kalau 10:24 bukanlah lebih lebih enaknya gini bukan 10:26 hanya saja ya lebih aman ya bukan hanya 10:31 boleh tidak berpuasa di di saat sakit 10:34 atau bepergian bukan hanya itu kemudahan 10:38 yang dimaksud. Kenapa? Karena saat 10:41 membicarakan mengenai waman maridan 10:44 affarin faid minyamin ukh bagi mereka 10:48 yang sakit atau dalam bepergian maka 10:51 boleh menggantinya di hari yang 10:53 lain. Ayat itu diwakaf atau sebaiknya 10:58 berhenti kemudian baru melanjutkan 11:00 yuridullah bikumul yusro. Allah inginkan 11:03 kemudahan bagi kalian. ee ingin 11:05 memberikan kira-kira pemahaman kepada 11:07 kita 11:09 bahwa justru kalimat ee apa? Kalimat 11:14 yang menjelaskan bahwa siapa yang sakit 11:18 atau dalam perjalanan wajib mengganti di 11:21 hari yang lain itu bertujuan atau 11:25 bermaksud ee bersambung dengan ayat 11:28 dengan kalimat sebelumnya. yakni barang 11:31 siapa jumpa dengan bulan ini maka wajib 11:34 dia berpuasa. Ya, bahkan kalau kalau 11:37 tidak bisa berpuasa di bulan ini karena 11:39 sakit atau dalam perjalanan wajib 11:42 menggantinya di hari yang lain. Nah, 11:44 tentu nanti ada juga pada ayat 183 kalau 11:48 sudah ee penyakitnya melekat ya, maka 11:51 dia boleh membayar fidyah tapi harus 11:54 menggantinya baik itu dengan ganti puasa 11:57 maupun ganti fidyah. Nah, jadi Bapak Ibu 12:00 yang dirahmati Allah, ikhwan-akhwat 12:01 sekalian, para pendengar radio 12:04 silaturahim, pemirsa Rasil TV di mana 12:06 pun berada. Jadi dari urutan kalimat 12:10 ini dan demikian pula dari wakaf yang 12:14 sudah dijelaskan tadi nampak jelas 12:18 bahwa ee keberadaan orang yang sakit 12:22 atau dalam perjalanan boleh mengganti di 12:24 hari yang lain itu sebetulnya bukanlah 12:27 kemudahan yang dimaksud di sini, tapi 12:30 justru itu adalah 12:33 penegasan boleh puasa di hari yang lain 12:36 ee menggantinya di hari yang lain kalau 12:38 sakit dan bepergian itu penegasan bahwa 12:41 betapa wajib dan pentingnya berpuasa di 12:45 bulan ini sampai-sampai kalau gak bisa 12:48 puasa, gak bisa puasa karena sakit atau 12:52 dalam perjalanan kalau kemudian bisa 12:54 diganti di hari yang lain itu kira-kira 12:57 ya. Jadi kemudahan itu bukanlah ya bukan 13:02 kemudahan seperti itu yang dimaksud 13:04 Allah di sini karena ada kalimat yang 13:06 terpisah di situ. E jadi yuridullahu 13:10 bikumul yusro Allah menginginkan 13:12 kemudahan bagi kalian yuridu bikumul 13:15 usar dan tidak menginginkan kesulitan 13:17 bagi kalian itu terpisah tadi ada 13:20 wakafnya dari ayat sebelumnya yakni yang 13:27 menjelaskan lah jadi kemudahan apa yang 13:30 dimaksud yang pertama dari ayat itu bisa 13:33 kita dapat ee tarik kesimpulan bahwa 13:37 yang pertama 13:38 Amal yang dimaksud kemudahan bukan hanya 13:43 berbentuk tidak puasa atau boleh tidak 13:46 puasa di hari yang lain karena sakit 13:50 atau bepergian. Bukan hanya itu. Nah, 13:53 karena tadi susunan kalimatnya berbeda. 13:56 Nah, justru yang dimaksud 13:58 kemudahan yang disebut tadi yuridullahu 14:02 bikumul yusro. Allah inginkan kemudahan 14:04 bagi kalian dan tidak menginginkan 14:06 kesulitan bagi kalian. Yang dimaksud 14:09 adalah ya turunnya Al-Qur'an kepada 14:13 kalian. Yakni yang menjadi awal dari 14:16 ayat tadi itu syahru Ramadan alladzi 14:19 unzila fihil Quran. Huda linas wainatin 14:23 minal huda wal furqan. Al-Qur'an sebagai 14:25 petunjuk hidup manusia. Penjelasan 14:28 mengenai petunjuk itu dan furqan. Ee 14:31 kalau jumpa bulan ini, Anda wajib puasa. 14:33 Kalau gak bisa puasa di bulan ini, ganti 14:35 di bulan yang lain. Allah menginginkan 14:38 kemudahan bagi kalian. Sementara Allah 14:40 tidak menginginkan kesulitan bagi 14:42 kalian. Artinya dengan turun Al-Qur'an 14:44 ini, banyak kemudahan yang Allah berikan 14:48 atau Allah inginkan terjadi kepada kita 14:51 umat akhir zaman. Gitu. Jadi kemudahan 14:54 yang dimaksud adalah 14:56 Al-Qur'annya. Ee gitu. Al-Qur'an ya, 14:59 turunnya Al-Qur'an itu itulah 15:01 kemudahannya. E justru justru itulah 15:04 kemudahannya. Nah, apa saja kemudahan 15:06 itu? Dengan turunnya Al-Qur'an yang 15:09 harus kita pahami sehingga kita nanti 15:11 bersyukur. Ada kalimat di ujungnya 15:13 nanti. 15:15 Walitukabbirullah ala ma hadakum. Nanti 15:17 di ujung ayat 185 15:20 tadi agar kalian atau agar kita mampu 15:23 bertakbir membesarkan Allah, 15:26 mengagungkan Allah atas petunjuk ya 15:29 maksudnya Al-Qur'an yang telah 15:31 diturunkan kepada kita. Nah, bagaimana 15:34 kita bisa tahu? Bagaimana kita bisa 15:36 membesarkan Allah terhadap Al-Qur'an 15:38 yang diturunkan kepada kita seandainya 15:40 kita tidak tahu kemudahan-kemudahan 15:43 seperti apa yang dimaksud yakni dari 15:45 turunnya Al-Qur'an itu. Nah, yang 15:48 pertama Bapak, Ibu, ikhwan akhwat 15:49 sekalian yang dirahmati Allah, 15:52 yakni dengan adanya Quran, dengan 15:56 turunnya Al-Qur'an kepada Nabi 15:58 Muhammad, 16:00 otomatis 16:02 syariat yang terdahulu yang Allah 16:05 terapkan wajib kepada umat terdahulu 16:08 dengan adanya turun Al-Qur'an maka 16:11 syariat terdahulu terhapuskan. 16:15 Nah, ini satu bentuk kemudahan yang luar 16:17 biasa kepada kita di kemudahan dengan 16:19 adanya Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup 16:22 dan syariat yang lebih mudah daripada 16:25 umat terdahulu. Kalau tidak ada 16:28 Al-Qur'an turun kepada kita, maka kita 16:31 mungkin masih menggunakan syariat umat 16:33 terdahulu. Yakni betapa yang betul-betul 16:36 sangat sulit bagi 16:39 kita. Satu contoh Bapak, Ibu, Ikhwan 16:42 akhwat sekalian yang dirahmati Allah. 16:44 ini agar kita bisa mensyukuri Al-Qur'an, 16:46 agar kita bisa bertakbir, mengagungkan 16:48 Allah atas kemudahan yang Allah berikan 16:51 kepada kita dengan Al-Qur'an. Ya, yang 16:54 pertama, jadi umat terdahulu itu kalau 16:58 berbuat dosa kepada Allah Subhanahu wa 17:01 taala, maka hukumannya itu harus 17:05 dibunuh ya alias bunuh diri. Harus bunuh 17:09 diri dulu baru tobatnya diterima oleh 17:11 Allah Subhanahu wa taala. 17:13 Nah, dengan adanya Al-Qur'an, turunnya 17:15 Al-Qur'an, syariat itu sudah tidak 17:17 berlaku lagi. Ee kalau kita sekarang 17:21 kalau berbuat dosa atau kesalahan kepada 17:24 Allah, tinggal bertobat saja dengan 17:27 sungguh-sungguh Allah menerimanya. 17:30 Tbates apapun kepada Allah ya, kepada 17:33 Allah maka Allah menerimanya dengan 17:36 tangan terbuka. ee kecuali kepada anak 17:39 cucu Adam atau kepada manusia, maka kita 17:42 harus ee 17:44 menunaikannya. Ee mana contohnya? Bahwa 17:47 syariat terdahulu, umat terdahulu itu 17:49 amat berat bagi kita ya. Alhamdulillah 17:52 sudah diganti oleh Allah dengan turunnya 17:54 Quran ini. Misalkan Quran surah ke-2 17:57 Albaqarah ayat 17:59 54. Kalimat di situ 18:00 azubillahiminasyaitanirrajim. 18:04 Musa ya inakumtum 18:10 [Musik] 18:17 anfusakumikum inahu tawaburahim. 18:22 Kalimatnya di situ. Dan ingatlah ketika 18:24 Musa berkata kepada kaumnya, "Wahai 18:27 kaumku, sesungguhnya kalian telah 18:29 menzalim menzalimi diri kalian sendiri 18:31 dengan dosa yang kalian lakukan." Ya, 18:34 saat itu 18:35 berupa apa? Menyembah anak sapi 18:40 yaikumul ijl ya. Apa? Anak anak sapi, 18:44 anak lembu. Kata Nabi Musaubu barikum. 18:47 Bertobatlah kalian buru-buru kepada Rabb 18:50 kalian, kepada Allah. Caranya bagaimana 18:52 bertobat umat terdahulu itu? Faqtulu 18:55 anfusakum. Bunuhlah dirimu sendiri. 18:58 Bunuh diri yaikumir lakum barikum 19:03 alikum. Itu lebih baik bagi kalian di 19:05 depan atau di sisi eh Tuhan kalian. Baru 19:09 kemudian fataba alaikum. Allah akan 19:11 menerima taubat kalian. Jadi bunuh diri 19:15 adalah syaratnya tobat. 19:17 Baru kemudian Allah hidupkan lagi 19:19 setelah mati. Dari situlah kemudian dia 19:21 bisa memperbaiki diri. Tapi bayangkan ya 19:25 salah sedikit atau kalau berbuat salah 19:28 ya kepada Allah harus bunuh diri. Ee 19:31 kalau tidak enggak diterima taubatnya 19:33 itu oleh Allah Subhanahu wa taala. Nah, 19:35 maka itu syariat seperti ini sudah tidak 19:38 ada lagi dengan turunnya Al-Qur'an 19:41 kepada Nabi Muhammad alias kepada kita 19:43 juga ya seterusnya. Ya, tinggal bertobat 19:46 saja. Kalau kalau itu kepada Allah 19:48 dosanya, tinggal kita bertobat saja. 19:51 Kalau kepada anak manusia kita 19:53 selesaikan. Contoh yang juga sama hampir 19:56 sama. Lanjut pada ayat 55-nya. Tadi 54 19:59 ya, sekarang 55 bapak kalimatnya. 20:06 Musa kata Bani Israil kepada Nabi Musa 20:09 di hadapan Nabi Musa, "Wahai Musa, kami 20:12 tidak akan beriman kepadamu sampai kami 20:14 melihat Allah secara langsung." Ee kalau 20:18 ini dosanya dosa berbicara tentang Allah 20:22 yang tidak benar. 20:24 Ee kata mereka, "Saya baru akan beriman 20:27 kepadamu kalau saya sudah bisa melihat 20:29 Allah secara langsung." Secara langsung 20:32 dengan mata kepala saya. Kata dia 20:34 begitu. E 20:38 laluumqumzurun ya fa ini menunjukkan 20:41 seketika itu 20:44 juga kalian disambar 20:46 petir lalu mati semuanya. Bapak 20:50 Ibuumqum tanzurun sementara kamu Musa 20:54 melihat hal itu. Ya, jadi Nabi Musa 20:56 pernah menyaksikan kaumnya, umat Bani 20:59 Israil itu mati ya secara bersamaan 21:03 disambar petir di hadapan Nabi Musa 21:07 karena ee bicara mereka itu tidak sopan 21:10 tentang Allah Subhanahu wa taala, yakni 21:13 minta melihat Allah. 21:15 Nah, pada ayat berikutnya ayat 21:20 56um mautikumakumurun. 21:23 Kemudian kami bangkitkan lagi, kami 21:25 hidupkan lagi kamu sesudah kamu mati 21:29 supaya kamu bersyukur. Ee itu kalimatnya 21:32 supaya kamu bersyukur. Jadi ee mati 21:37 di sambar petir ya dari Allah Subhanahu 21:40 wa taala sebagai bentuk hukuman kepada 21:43 orang-orang yang bicara tentang Allah 21:45 yang tidak benar. 21:47 Ee sekarang syariat itu sudah tidak ada. 21:50 Dengan turunnya Al-Qur'an tadi jadi 21:53 lebih mudah kepada kita. Yakni tidak 21:55 perlu kita disambar petir. Bapak, Ibu 21:57 yang dirahmati Allah, ikhwan akhwat 21:58 sekalian. Tinggal kita betul-betul ee 22:01 bertobat sungguh-sungguh kepada Allah 22:04 Subhanahu wa taala. Bayangkan kalau 22:06 syariat itu masih ada di tengah-tengah 22:07 kita sekarang, berapa kali kita sudah 22:10 mati, Bapak, Ibu, ya? merasakan 22:12 sakaratul maut hidup lagi. Salah dikit 22:15 sakaratul maut hidup lagi. Ya, selalu 22:17 begitu supaya orang tadi betul-betul dia 22:20 bisa belajar dari peristiwa itu. Nah, 22:23 kita gak perlu gak perlu sesulit itu, 22:25 gak perlu serumit itu, Bapak, Ibu. Ya, 22:27 tinggal bertobat saja kepada Allah 22:29 dengan sungguh-sungguh Allah terima 22:31 taubat kita. Nah, ini pulalah yang 22:33 menjadi alasan kenapa kemudian ee apa 22:38 ee Al-Qur'an di itu disebut sebagai 22:42 yuridullahu bikumul yusro. Allah 22:44 inginkan kemudahan bagi kalian umat 22:47 akhir zaman ini. Ya, Allah tidak 22:49 inginkan kesulitan bagi kalian umat 22:51 akhir zaman. Oke. Eah, ini yang pertama. 22:55 Jadi Allah yuridullahu bikumul yusro 22:58 maksudnya Al-Qur'an. Dengan Al-Qur'an 23:00 itu syariat kita jauh lebih mudah 23:04 daripada syariat umat terdahulu. 23:06 Seandainya Al-Qur'an tidak turun maka 23:07 kita mungkin masih menggunakan syariat 23:10 yang terdahulu. 23:12 Yang kedua, kemudahan yang dimaksud dari 23:15 Al-Qur'an ini adalah saat ada empat ayat 23:20 yang berulang ya Allah sebutkan dalam 23:24 surah Al-Qamar surah 54. Kalau surah 23:27 Ar-Rahman kan surah 55 gitu ya. Ada 31 23:31 kali ayat juga berulang di surah 55 itu. 23:35 Fabiaybikuma tukaziban. Nah, kalau di 23:37 surah Alqamar ada empat ayat yang 23:40 berulang e kalimatnya. Walaqad yassarnal 23:45 qurikri fahal mim mudakir. Nah, itu 23:49 kalimat 23:51 ya. 23:54 WQriakir ini Bapak Ibu yang dirahmati 23:56 Allah, ikhwan-akhwat sekalian itu 23:59 terulang empat kali dan masing-masing 24:02 terhadap ee apa? kaum yang 24:06 berbeda. Di ayat ke-17 kalimat walaqad 24:09 yasarnal Quran. Sungguh kami telah 24:12 mudahkan Al-Qur'an untuk menjadi 24:16 pelajaran. Maka adakah yang mau 24:18 mengambil pelajaran? Falakir gitu ya. 24:21 Ayat 24:22 ke-17 itu menjelaskan tentang betapa 24:26 Musa eh maaf Nuh, Nabi Nuh Alaih Salam 24:30 dan kaumnya ya melalui apa kesulitan 24:34 yang luar biasa. Dan sekarang dengan 24:37 mudahnya kita tidak perlu mengalami 24:39 kesulitan seperti mereka. Tidak perlu 24:42 mengalami ee apa ee banjir bandang yang 24:46 sedemikian luar biasanya seperti mereka 24:48 kaum Nabi Nuh. Kita cukup membuka 24:51 Al-Qur'an saja. Dengan Al-Qur'an itu 24:53 kita bisa mempelajari apa-apa yang 24:56 disampaikan Nabi Nuh kepada kaumnya dulu 24:58 dan jangan mengulangi kesalahannya. 25:02 Nah, jadi rangkuman yang ada di Quran 25:04 itu memudahkan kita untuk belajar. Maka 25:07 kalimatnya walaqad yasaral 25:10 Quran. Sungguh Al-Qur'an telah di kami 25:13 mudahkan lizikri ya untuk dipelajari. 25:17 Fahal mimudakir. Maka adakah yang mau 25:20 mengambil pelajaran daripadanya? Nah, 25:23 gitu. Misalkan contoh Nabi Nuh tadi 25:27 ya. Nabi Nuh itu dalam berdakwah luar 25:30 biasa beratnya. Bapak, Ibu dan dalam 25:33 surat Nuh ya, surat ke-70 berapa? 72 eh 25:37 70 ya, 71 ya. Surat Nuh 25:41 itu. Kita tidak perlu lagi seperti umat 25:44 Nabi Nuh 25:45 ya mengalami kesulitan ya karena tidak 25:49 turut kepada Nabi Nuh. Tinggal kita 25:51 ambil pelajaran yang disampaikan Nuh 25:53 kepada kaumnya juga akan berlaku kepada 25:56 kita karena itu ada di dalam Al-Qur'an. 25:59 Misalkan surat Nuh surah 71 ayat 10 26:02 sampai ee ayat 12 misalkan ya. Kalimat 26:06 kalimat Nabi Nuh begini kepada umatnya. 26:11 Faqulustagfirbakum innahuana goffaro. 26:14 Kata Nuh, saya sudah bilang kepada kaum 26:18 saya, saya sudah ajarkan kepada mereka, 26:22 beristigfarlah, mohon ampunlah rbakum 26:26 kepada Rabmu innahu kana gofaro. Sungguh 26:30 dia maha penerima taubat dan ampun. Lalu 26:34 apa pada ayat 11-nya? Kalau kalian 26:37 banyak beristigfar, mohon ampun kepada 26:39 Allah, bertobat dengan sungguh-sungguh, 26:41 nanti 26:44 yursilama Allah akan turunkan hujan 26:47 kepada kalian dari langit yang 26:49 betul-betul merupakan rahmat bagi 26:52 kalian. 26:55 Eh pada ayat 12-nya karena istigfar dan 26:58 mohon ampun tadi juga 27:01 waumdidum bi amwalin 27:04 wain. Allah akan tambahkan bagi kalian 27:09 yumdidum harta benda kalian, kekayaan 27:12 kalian, keuangan kalian akan Allah 27:15 tambahkan. Wabadilin. Demikian pula anak 27:18 keturunan bagi kalian akan Allah 27:21 tambahkan. Kalau kalian banyak bertobat, 27:24 banyak beristigfar kepada Allah, 27:26 wajalakum jannatin wajalakum anhar. Dan 27:30 Allah akan jadikan bagi kalian satu 27:33 kebun atau simbol terhadap ya katakanlah 27:36 hasil keuangan ya jannatin waj'alakum 27:40 anhar. Dan Allah akan jadikan ee 27:43 sungai-sungai mengalir di ee bawah kaki 27:47 kalian, Bapak, Ibu. Nah, jadi maksudnya 27:50 hidup kita akan sejahtera, terjamin oleh 27:53 Allah Subhanahu wa taala. Kalau kita 27:55 mengambil dari ee ajaran Nuh kepada 27:59 kaumnya ini ee ini bisa kita ambil, kita 28:01 gunakan dalam kehidupan sehari-hari, 28:03 banyak-banyaklah 28:05 beristigfar, mohon ampun, introspeksi 28:08 diri yang salah apa, yang kurang apa 28:11 dari saya hari ini apa ya? Oh iya, saya 28:15 salah anu, saya salah itu tadi. 28:17 Buru-buru istigfar, mohon ampun kepada 28:19 Allah. Nanti Allah mudahkan segala hajat 28:23 kehidupan kita sebagaimana yang 28:25 diajarkan Nuh kepada kaumnya ini, Bapak, 28:27 Ibu. Nah, 28:29 ya ini ada satu kisah menarik ini ya 28:31 mengenai istigfar ini. Nah, ini makanya 28:34 kata Allah, kata Allah ee apa? 28:37 Yuridullahu bikumul yusro. Allah 28:39 inginkan kemudahan bagi kalian. Tinggal 28:41 belajar aja dari umat terdahulu ini. N 28:43 lalu kita terapkan dalam kehidupan kita. 28:46 Insyaallah juga janji yang Nabi Nuh 28:48 sampaikan tentu itu wahyu kepada 28:50 kaumnya, Bapak, Ibu, ya. Yakni ee apa? 28:54 Kesejahteraan hidup kita. Terjamin kalau 28:57 kita banyak beristigfar, banyak bertobat 29:00 mengakui kesalahan kita. Ini ada satu 29:02 kisah menarik ya mengenai istigfar ini. 29:05 Yakni di zaman Imam Malik. Bapak, Ibu 29:07 yang dirahmati Allah, ikhwan akhwat 29:09 sekalian. Ee tiba-tiba Imam Malik, Imam 29:12 Malik itu adalah seorang yang sangat 29:13 terkenal, seorang ulama hadis yang 29:16 sangat terkenal di seluruh dunia saat 29:18 itu. Ya, tahu-tahu Imam Malik ini 29:21 bermimpi datang ke satu masjid di Mesir. 29:25 Ya, itu ya beliau waktu itu tinggal di 29:27 Madinah ya, Bapak, Ibu. Nah, akhirnya 29:29 karena mengikuti mimpi itu, beliau 29:31 berangkat ke Mesir dan tidak dan 29:34 kepingin tidak dikawal gitu ya, sendiri 29:37 aja. Nah, lalu sampailah beliau kepada 29:39 satu masjid yang kira-kira sama memang 29:42 ya dalam mimpi beliau itu. Lalu Imam 29:44 Malik salat di situ ee karena sudah 29:47 malam kemudian ee ikut menginap di 29:50 masjid itu kira-kira begitu. Nah, besok 29:53 paginya setelah ee mungkin salat subuh, 29:57 salat macam-macam dan lain sebagainya, 29:59 setelah selesai kemudian Nabi Nuh 30:01 kembali ingin kembali ke Madinah 30:03 ceritanya ya. Nah, dalam perjalanan 30:06 kembali ke ke Madinah ini di pinggir 30:08 masjid beliau lihat ada toko roti. Nah, 30:11 lalu berhenti beliau di situ. Imam Malik 30:14 di toko roti itu. Nah, waktu mau beli 30:18 roti ya beliau dengar orang yang bikin 30:22 roti lagi ngadonin roti itu sambil 30:25 istigfar. Jadi sekali adon digebuk gitu 30:29 astagfirullahalazim astagfirullahalazim 30:31 astagfirullah. Jadi yang kedengarannya 30:32 istigfarnya terus gitu ya sambil bikin 30:35 roti. Astagfirullahalazim 30:36 astagfirullahalazim astagfirullahalazim 30:37 astagfirullahalazim gitu. Nah lalu Imam 30:40 Malik tertarik di akan ee tukang roti 30:44 itu. Lalu oleh Imam Malik didatangi 30:47 tukang roti itu ya diajak ngobrol 30:50 ditanya. Kira-kira pertanyaannya Bapak 30:53 ini memang selalu lazim beristigfar 30:55 seperti itu? Kata Imam Malik. Iya. Saya 30:58 dari dulu selalu beristigfar. Bukan 31:01 hanya istigfar di mulut saja, tapi 31:04 bersama dengan istigfar di mulut tadi 31:06 itu saya betul-betul mengevaluasi diri 31:09 apa kesalahan-kesalahan saya, 31:11 kekurangan-ekurangan saya. Saya mohon 31:13 ampun kepada Allah. Terus kata Imam 31:16 Malik, "Lantas apa yang terjadi kepada 31:18 Bapak dengan melazimkan istigfar itu?" 31:22 Jadi orang yang tukang roti ini enggak 31:24 tahu kalau itu adalah Imam Malik. Karena 31:27 dulu kan enggak ada media sosial ya. 31:29 Jadi fotonya enggak enggak terpanjang 31:32 gitu di mana-mana ya. Enggak enggak 31:34 tahu. Cuma tahu nama besar aja Imam 31:36 Malik. Imam Malik tapi enggak tahu 31:37 orangnya yang seperti apa. Belum pernah 31:39 ketemu. Dan Imam Malik juga ee dalam 31:41 riwayat itu disebutkan belum pernah 31:43 datang ke Mesir sebelumnya. 31:46 Lantas kata tukang roti tadi, "Saya 31:49 beristigfar dari dulu. Saya beristigfar 31:52 setiap ngadonin terigu ya dilipat lagi, 31:55 dilipat lagi, beristigfar lagi, istigfar 31:57 lagi, istigfar lagi. Nah, apa yang 31:59 terjadi kepada Bapak? Kata Imam Malik ee 32:02 tukang roti tadi menjawab, "Wallahi," 32:05 kata dia, "Semua hajat saya tuh 32:08 terpenuhi." Kata dia, semuanya saya 32:12 punya hajat apa entah gimana caranya 32:15 terpenuhi. saya punya hajat apa entah 32:17 gimana jalannya lalu kemudian bisa 32:20 terlaksana ee kata kata tukang roti gitu 32:24 kecuali satu ini kata tukang roti 32:27 tadi sudah lama saya berhajat katanya 32:30 gitu tapi belum belum juga terkabulkan 32:33 ya ee itu yang yang saya bingung juga 32:36 kenapa kata si tukang roti tadi apa kata 32:40 Imam Malik hajat Bapak itu yang belum 32:41 terpenuhi itu si tukang roti bilang saya 32:45 berhajat minta kepada Allah sebelum 32:47 wafat saya pengin ketemu dengan Imam 32:49 Malik katanya 32:51 gitu. Dengan Imam Malik gitu. Tapi saya 32:54 tahu Imam Malik itu kan orang besar 32:56 tinggal di Madinah kayaknya agak sulit 32:59 kalau datang ke sini kata dia gitu 33:02 makanya. Tapi saya istigfar aja. Saya 33:04 kepengin jumpa dengan Imam Malik gitu 33:06 kata dia. Wah mendengar hal seperti itu, 33:09 Imam Malik betul-betul seperti ya apa ya 33:13 disambar petir. Kira-kira begitu mungkin 33:16 kira-kira begitu. Lalu beliau mengatakan 33:18 kepada tukang roti 33:19 ini, "Wahai Bapak ya, wahai Abdullah, 33:22 wahai hamba Allah, sungguh saya 33:24 bermimpi", katanya gitu ee mendatangi 33:28 daerah Bapak ini, katanya. Dan sayalah 33:31 Imam Malik yang Bapak tunggu-tunggu itu, 33:33 katanya. Wah, masyaallah alhamdulillah 33:37 gitu ya. Ee jadi sehingga cerita dari 33:40 kisah itu kita dapat mengambil pelajaran 33:42 bahwa apa yang diajarkan Nabi Nuh 33:45 mengenai istigfar ya 33:48 faqulustagfirmakum. Istigfarlah. Mohon 33:51 ampunlah kalian kepada Rabb kalian nanti 33:54 semuanya akan Allah bereskan. Kira-kira 33:56 begitu. itu sebetulnya adalah pelajaran 33:59 Nabi Nuh kepada kaumnya. Tapi karena ada 34:02 di dalam Al-Qur'an, kita tidak perlu 34:04 repot-repot harus menjalani 34:07 kesulitan-kesulitan seperti yang dialami 34:09 oleh umat Nabi Nuh. Tinggal ambil saja 34:12 pelajarannya. Ee ambil saja pelajarannya 34:15 berlaku juga kepada kita. Banyaklah 34:19 istigfar. Selain ucapannya 34:22 astagfirullahalazim. 34:23 Astagfirullahalazzim juga masuk ke dalam 34:26 hati kita. 34:28 mengakui dengan sungguh-sungguh 34:29 kesalahan-kesalahan kita. Kemudian 34:31 betul-betul minta ampun kepada Allah 34:34 atas kesalahan-kesalahan tersebut. 34:35 Menyesal dengan sungguh-sungguh. Ee itu 34:38 lakukan secara 34:41 berkesinambungan. Lakukan terus-menerus 34:43 setiap hari dilazimkan. Maka coba nanti 34:46 saksikan bagaimana janji yang Nabi Nuh 34:49 ajarkan kepada kaumnya ini juga akan 34:52 terlaksana kepada kita gitu. Nah, itulah 34:55 hebatnya Quran. Padahal itu dulu 34:57 pelajaran disampaikan Nabi Nuh zaman 34:59 berapa dulu? Berapa tahun yang lalu. Itu 35:03 Nabi Muhammad saja dengan kita jaraknya 35:05 1400-an tahun. Apalagi Nabi Nuh yang 35:09 Nabi apa ee awal sejak sejak awal 35:13 kenabian gitu kan ya. Dari Nabi Adam 35:16 kemudian Idris dan kemudian Nabi Nuh 35:18 alaihi salam. Jauh sekali jaraknya. Nah, 35:20 tapi dengan adanya Al-Qur'an bisa dengan 35:23 mudah kemudian kita mengambil pelajaran 35:25 itu dan juga janji yang disampaikan Nabi 35:28 Nuh ya kepada umatnya bisa kita dapatkan 35:32 juga itu Bapak Ibu. Nah, jadi kemudahan 35:36 yang dimaksud ini adalah dengan turunnya 35:39 Al-Qur'an. Satu, syariat jadi lebih 35:42 mudah. Yang kedua, kita tidak perlu 35:45 repot-repot belajar, tidak perlu ee apa 35:48 seperti umat terdahulu. Kita tinggal 35:51 belajar melihat dari rangkuman saja. 35:54 Rangkumannya ada di dalam Al-Qur'an. 35:56 Makanya kalimatnya walaqad yassar 35:59 qurikri fahalakir tadi surah al-qamar 36:03 surah 36:06 54 empat kali terulang ayat 17 ayat 22 36:10 ayat 32 dan ayat ke-40 dari surat 36:14 tersebut Bapak Ibu ee jadi itu yang 36:17 ketiga kemudahan ya kemudahan 36:21 sesungguhnya dari Ramadan ini adalah 36:23 justru dengan turunnya Al-Qur'an dan di 36:26 itu banyak sekali ee apa syariat yang 36:30 tidak perlu lagi kita ee alami sendiri. 36:32 Tinggal kita pelajari saja rangkumannya 36:36 lalu kita contoh. Yang keempat, banyak 36:40 kemudahan-kemudahan ekstra saat 36:42 seseorang berinteraksi dengan Al-Qur'an. 36:44 Dan inilah yang dibuktikan oleh sains, 36:47 oleh penelitian modern saat sekarang 36:49 ini. Ee ada ada banyak sebetulnya 36:52 penelitian-penelitian modern yang telah 36:54 dilakukan menunjukkan bahwa orang yang 36:58 mendengarkan Al-Qur'an saja, hanya 37:01 mendengar gitu saja ya, itu dampaknya 37:03 luar biasa. Apalagi membacanya, apalagi 37:06 kemudian membaca dengan paham. Ee ini 37:09 kita buka, Pak beberapa penelitian yang 37:12 ee sudah saya kumpulkan Bapak, Ibu ya. 37:15 Nah, di layar hasil TV saya tampilkan 37:18 satu 37:20 penelitian yang dilakukan ini di 37:23 Malaysia ya, kalau saya tidak salah ini 37:25 dilakukan di Malaysia diterbitkan tahun 37:28 2012. Jurnal penelitian ini judulnya The 37:31 Comparation between Listening to 37:35 Al-Quran and Listening to classical 37:38 music on the brain wave signal for the 37:41 alpha band. Jadi perbandingan atau 37:46 komparasi yakni mendengarkan Al-Qur'an 37:50 di atau ee ee mendengarkan Al-Qur'an dan 37:54 mendengarkan atau berbanding dengan 37:57 mendengarkan musik klasik ya. Yakni 38:01 terjadi apa di signal atau brain wave 38:04 gelombang otak manusia? Apa yang terjadi 38:07 ketika membaca Al-Qur'an dan 38:09 dibandingkan dengan apa? Maaf, bukan 38:12 membaca, mendengarkan Al-Qur'an 38:14 dibandingkan dengan mendengarkan musik 38:17 klasik. Ternyata luar biasa. Bapak, Ibu 38:19 yang dirahmati Allah. Jadi itu ada ada 38:23 di layar saya tampilkan. 38:26 Itu sudah saya beri stabilo dalam 38:29 penelitian ini ya. During the 38:31 experiment, each sample was exposed to 38:33 surah Yasin eh of Al-Qur'an. ee orang 38:38 dibacakan surat Yasin ya dan kemudian 38:42 diperdengarkan lagu Pacel Bell Canon D 38:46 Mayor ee yang dimainkan secara klasik 38:49 ya. Jadi dua itu ya. Nah, lalu 38:52 diteliti waktu mendengarkan surat Yasin 38:56 apa yang terjadi? Bagaimana gelombang 38:59 otaknya. Nah, dibandingkan nanti waktu 39:02 mendengarkan musik klasik bagaimana yang 39:03 terjadi? Ternyata luar biasa Bapak, Ibu 39:06 ya. Result in term of correlation 39:09 between the left and the right brain 39:10 wave. Ya, jadi koordinasi antara otak 39:14 kiri dan otak kanan ee serta 39:16 gelombangnya ya ee apa yakni ee 39:22 terjadinya apa namanya ketenangan ya 39:25 peningkatan kemampuan ya itu meningkat 39:30 sebanyak 39:32 12,67% saat mendengarkan 39:34 Al-Qur'an. Sementara saat mendengarkan 39:37 musik klasik hanya 9,9%. 39:42 Nah, jadi mendengarkan Al-Qur'an 39:45 12,67%. Mendengarkan musik klasik, 39:47 ketenangan atau apa yang lainnya itu 39:50 hanya ee meningkat sebanyak 39:54 9,96%. Ini dengan catatan mendengarkan 39:57 Al-Qur'annya tidak paham, hanya 39:58 mendengarkan saja. Dan dalam hal ini 40:01 penelitian ini yang dilakukan adalah 40:03 memperdengarkan surat Yasin ya, surah 40:06 Yasin ya dalam penelitian ini. 40:08 Penelitian ini dilakukan di Malaysia nih 40:09 Bapak Ibu ya oleh ee peneliti namanya 40:12 Nur Asakin Zulkarnaini dan R. Kadir ya 40:16 itu ya nanti kalau Bapak Ibu e ikhwan 40:18 akhwat mencarinya di internet insyaallah 40:21 ada tinggal ketik saja ee apa judulnya 40:24 ya. Jadi 40:27 12,6% lebih tenang ya ee ee kira-kira 40:32 berarti dibanding 40:35 9,96% ya berarti kira-kira ee berapa itu 40:38 selisihnya itu lumayan tinggi juga 40:41 karena dalam bentuk penelitian ini kan 40:43 diteliti secara ee apa ee brain wave 40:47 wave atau ee apa ee gelombang otak ya. 40:51 Jadi tentu saja lebih tenang 40:54 mendengarkan Al-Qur'an ketimbang 40:56 mendengarkan ee musik klasik 40:59 saja. Penelitian berikutnya bahkan lebih 41:02 lebih rinci lagi ya. ini juga dilakukan 41:06 di Malaysia penelitian ini ya, yakni 41:10 membandingkan karena setiap surat dalam 41:12 Al-Qur'an itu punya rasa yang 41:15 berbeda-beda. maka oleh para peneliti 41:17 dibandingkan dan diukur nanti ee detak 41:21 jantung serta juga diukur nanti ee 41:24 gelombang ee apa ee elektromagnetik dari 41:28 dari jantung serta koherensi atau 41:32 bersatunya antara otak dan jantung 41:35 menggunakan mesin ya ukur yang namanya 41:38 EEG atau 41:41 elektrocepalogram ya. 41:43 Nah, ee jadi kepengin tahu apa bedanya 41:49 atau bagaimana bedanya dalam detak 41:51 jantung, heart rate variability, 41:54 demikian pula gelombang otak. Apa 41:56 bedanya? Saat mendengarkan surah 41:59 Al-Hasyr ya, surah ke-58 ya, dalam 42:03 Al-Qur'anul Karim dibandingkan dengan 42:05 surah Al-Mulk, surah ke-67 awal juz yang 42:08 ke-29. Bagaimana bedanya? Ya. Jadi dalam 42:12 penelitian ini saya saya bacakan 42:14 langsung aja dibagi dua sesi, dua-duanya 42:18 diukur dengan ee EEG ya atau 42:22 elektroenceogram ya. Eh sesi pertama ya, 42:27 the first session, the subject listen ya 42:31 atau partisipan ini mendengarkan surah 42:33 almuluk ya surat almuluk. Dan sesi kedua 42:38 mendengarkan surat 42:40 Al-Hasyr. Ee result indicate hasilnya 42:45 menunjukkan bahwa secara rata-rata ya di 42:49 kedua surat itu tetap terjadi lebih 42:53 rileks. Hanya saja ketika mendengar 42:56 mendengarkan surah Al-Hasyr lebih rileks 42:59 lagi dibandingkan mendengarkan surah 43:01 Al-Muluk. Ya, walaupun selisihnya tidak 43:03 jauh berbeda, tapi mendengarkan surat 43:06 Al-Hasyr membuat orang yang diteliti ini 43:09 lebih rileks, ya. Lebih rileks ya. Nah, 43:12 jadi kalau kita kalau kita ee ingat 43:15 surah 43:16 Al-Hasyr nanti di penghujung-penghujung 43:18 surat itu ada asma Allah yang disebutkan 43:21 di situ yang betul-betul sebenarnya 43:23 memang membuat kita menjadi amat luar 43:26 biasa, menjadi tenan ya, menjadi apa 43:29 namanya ee dekat dengan ee Allah 43:32 Subhanahu wa taala dan itu rasa yang ee 43:35 kemudian diteliti oleh para peneliti ini 43:38 kalimatnya. Di situ kan dalam surat 43:40 Al-Asyr misalkan kalau kita ingat di 43:42 ayat ke-22 sampai terakhir itu ya. 43:45 Huallahulladzi la ilahailla hu alimul 43:49 ghaibi wasyahadah hu rahmanur rahim gitu 43:52 kan ya. Huallahu huallahulladzi la 43:55 ilahailla huwal malikul quddus assalamul 43:59 mukminul muhaiminul azizul jabbarul 44:01 mutakabbir subhanallahi amma yusyrikun. 44:04 Ya, wallahul khqul bariul musir lahul 44:07 asmaul husna dan seterusnya sampai akhir 44:09 ayat sampai akhir surat. Nah, jadi rasa 44:14 lebih tenang ketika mendengarkan surat 44:16 Al-Hasyr ya berbeda sedikit dengan surah 44:19 Almuluk tapi tentu saja kedua-duanya 44:21 memberikan ketenangan dalam gelombang 44:24 otak dan juga detak jantung. Bapak, Ibu 44:27 yang dirahmati Allah. Nah, inilah 44:29 kemudahan ya yang dimaksud tadi itu 44:32 kemudahan Al-Qur'annya itu sendiri. 44:34 Terakhir penelitian dilakukan juga 44:38 terhadap ibu-ibu hamil ya. Ibu-ibu hamil 44:42 itu di dilakukan di Iran. Ini 44:45 penelitiannya ibu-ibu hamil tahun 2000 44:47 berapa ini? 44:49 2016 penelitian ini jadi efek 44:53 vocalization of the holy Quran with and 44:57 without translation ya 45:00 sebagian diperdengarkan dengan artinya 45:03 paham sebagian lagi cuma mendengarkan 45:06 tanpa ada artinya apa bedanya kepada 45:09 ibu-ibu hamil ini, Bapak Ibu ya. Nah, 45:11 jadi penelitian dilakukan terhadap 168. 45:15 Ini saya lingkari di layar ya, 168 45:19 pregnant woman atau ibu hamil. 45:22 Kehamilannya sudah mencapai usia 25 45:25 sampai 28 minggu saat itu. 45:28 Jadi, dari 168 orang, 56 diperdengarkan 45:33 Al-Qur'an tidak paham, hanya dengar 45:36 Qurannya saja, bacaan Qurannya saja. 45:39 eh 56 lagi itu dengarkan Quran dan paham 45:45 diberi 45:46 translation-nya. Dan yang sisa 56 45:48 berikutnya ada tiga kelompok ya, sisa 56 45:51 berikutnya tidak diperdengarkan 45:53 Al-Qur'an. Semuanya hamil dan semuanya 45:55 rata-rata di pekan ke-25 sampai 45:58 28. Apa yang terjadi kemudian? Hasilnya 46:01 dari penelitian ini, result ini hasilnya 46:04 ya. 46:06 orang-orang atau ibu-ibu hamil yang 46:09 mendengarkan Al-Qur'an with translation 46:13 dengan paham apa yang disampaikan itu 46:17 kemungkinannya untuk eh preterm delivery 46:22 atau melahirkan prematur itu sangat 46:25 kecil, hanya 0,3. 46:29 Sementara orang-orang atau ibu-ibu hamil 46:32 yang mendengarkan Al-Qur'an tanpa 46:34 translation atau tidak mengerti, hanya 46:36 mendengar saja, itu 46:39 0,6 tingkat kemungkinan melahirkan 46:42 prematur. Ee sementara yang tidak 46:45 mendengarkan Al-Qur'an itu tingkat ee 46:48 kemungkinannya ee possibility-nya, 46:51 probabilitasnya melahirkan dengan 46:53 prematur amat sangat tinggi Bapak Ibu. 46:59 gitu ya. Amat sangat tinggi. Nah, jadi 47:02 ternyata berpengaruh sekali mendengarkan 47:05 Al-Qur'an dengan paham dan mendengarkan 47:07 Al-Qur'an dengan tidak paham itu 47:09 pengaruh. Yang lebih yang lebih baik 47:12 atau yang lebih bagus tentu saja ada 47:14 kepahamannya sehingga membuat kemudian 47:17 menjadi rileks dan tenang. Apalagi kalau 47:19 kemudian tidak membaca atau tidak 47:21 mendengarkan Al-Qur'an. ee justru lebih 47:25 berdampak atau lebih berbahaya lagi ya 47:28 ketika kita tidak mendengarkan 47:29 Al-Qur'an. Ee jadi inilah 47:33 kemudahan-kemudahan yang Allah maksud 47:35 dengan turunnya Al-Qur'an kepada kita di 47:38 bulan Ramadan ini. Ee banyak kemudahan 47:41 yang tadinya ee kalau tidak turun 47:43 Al-Qur'an maka tidak ada kemudahan itu. 47:46 Yuridullahu bikumul yusro widu bikumul 47:49 usr. Allah inginkan kemudahan bagi 47:51 kalian dan tidak menginginkan kesulitan 47:54 dalam hidup kalian. ya, dalam hidup di 47:56 dunia ini sampai saat kemudian kembali 47:59 kepada Allah sebetulnya amatlah mudah, 48:02 amatlah dimudahkan seandainya kita bisa 48:05 betul-betul memahaminya. 48:08 Ya. Baik, kira-kira demikian yang bisa 48:10 saya sampaikan ee pada pertemuan kita 48:13 malam hari ini. Semoga di bulan Ramadan 48:15 kita ini betul-betul kita tercerahkan 48:19 ya, bahwa hadiah besar Allah kepada kita 48:22 yakni Al-Qur'an ya itu betul-betul 48:25 adalah suatu mukjizat ya. Bahkan ee kita 48:30 tahu dari penjelasan tadi bahwa banyak 48:33 hal yang menjadi lebih mudah bagi kita 48:35 setelah turunnya Al-Qur'an kepada Nabi 48:37 kita Muhammad sallallahu alaihi 48:39 wasallam. Kurang lebih demikian ya saya 48:42 kembalikan kepada Kalfari. Billahi 48:44 taufik walhidayah. Wasalamualaikum 48:46 warahmatullahi 48:49 wabarakatuh. Wabarakatuh. Demikian telah 48:52 kita bersama-sama simak ikhwan akhwat 48:54 tadabur Al-Qur'an bersama Ustaz Doni 48:56 Amir Sagap dengan tema 48:58 kemudahan-kemudahan Ramadan sesungguhnya 49:00 ternyata Al-Qur'an yang telah memberikan 49:02 kemudahan untuk kita semuanya sebagai 49:04 guiden dalam kehidupan kita. Sudah 49:06 banyak ustaz yang bergabung di WhatsApp 49:08 Rasil, namun kita akan jadi dulu Ustaz 49:10 ya. Danwat yang ingin bergabung masih 49:12 ada waktu silakan e yang Anda kirimkan 49:15 yang ingin Anda kirimkan WhatsApp 49:16 silakan silakan di 49:20 0811999720 kami sudah kembali. 49:24 Bismillahirrahmanirrahim. 49:31 [Musik] 49:35 untuk Islam yang satu masih bersama kami 49:37 ikhwan akhwat di acara tadabur Al-Qur'an 49:39 bersama Ustaz Doni Amir Sagap. 49:41 Kemudahan-kemudahan Ramadan 49:43 sesungguhnya. Ini sudah banyak ustaz 49:45 yang masuk di WhatsApp Rasil yang 49:46 menyapa kita di malam hari ini. Ada Ibu 49:47 Tini, ada Ibu Resa di Depok, Pak Anwar 49:50 juga ada Ibu Kesiwati, Bapak Ramli, 49:53 Eyang Sri juga ada Ibu Tati, ada Ibu 49:55 Darma di Bekasi sedang menyimak baru 49:58 saja pulang tarawih katanya. Bapak Haji 50:00 Pusyawir eh Ibu Pizza Fitriana. Terus 50:04 juga 50:05 ada Ibu Eni, Ibu Ijad Khadijah, Ibu 50:08 Farida, Ibu Ummu Arif dan masih banyak 50:10 lagi. Ini yang bertanya. Yang pertama 50:12 saya bacakan Ustaz 50:15 dari ee siapa nih? Sebentar. Ibu Diana 50:20 di Sukabumi. Ustaz, asalamualaikum 50:22 warahmatullahi wabarakatuh. 50:24 Waalaikumsalam warahmatullahi 50:25 wabarakatuh. 50:26 Ustaz, di bulan Ramadan ini saya 50:28 berusaha untuk tadarus Al-Qur'an. Namun 50:30 saya merasa belum bisa menyelesaikan 50:33 banyak ayat setiap harinya dan hanya 50:35 mampu membaca sekitar 10 ayat sehari. 50:38 Apakah hal tersebut sudah cukup untuk 50:40 mendapatkan pahala dan keberkahan dari 50:43 tadarus itu, Pak Ustaz? Bagaimana 50:45 sebaiknya saya mengatur waktu dan 50:47 meningkatkan kualitas bacaan agar tetap 50:49 bisa memperoleh manfaat yang maksimal 50:51 dari tadarus Al-Qur'an. meskipun jumlah 50:54 ayatnya hanya terbatas. Apakah ada cara 50:57 atau tips agar saya bisa lebih konsisten 50:59 dalam tadarus selama Ramadan ini, Pak 51:02 Ustaz? 51:03 Demikian, ya. Terima kasih kepada Bu 51:05 Diana yang bertanya tadi dari Sukabumi, 51:08 ya. Ya, Bu Diana. Jadi, dan juga Bapak, 51:11 Ibu, ikhwad akhwat sekalian yang 51:12 dirahmati Allah. Sebagaimana penjelasan 51:15 Allah dalam surah ke-2 tadi ayat 51:18 185, ada fungsi Al-Qur'an yang Allah 51:22 harapkan dari kita selama bulan Ramadan 51:25 ini. Yakni makanya tadi ada kemudahan 51:28 ya, kemudahan karena turunnya Quran. 51:31 Jadi fungsinya itu ada tiga. Yang 51:33 pertama 51:34 hudaillinnas, petunjuk hidup manusia. 51:37 maksudnya ee hendaknya kita mendapatkan 51:41 atau mengetahui petunjuk apa yang 51:43 dimaksud itu dari Al-Qur'an. Ee yang 51:47 kedua, wabayyinatin minal huda, yakni 51:50 penjelasan rinci mengenai petunjuk tadi 51:52 itu wal furqan. Dan kemudian kita tahu 51:55 bahwa sistem-sistem Al-Qur'an yang 51:58 dijelaskan dalam Al-Qur'an itu itulah 52:00 yang terbaik dibandingkan sistem-sistem 52:02 yang lain yang mungkin ditawarkan oleh 52:04 manusia. singkat cerita membaca saja 52:08 sebetulnya ee sudah bagus ya dapat 52:12 pahala satu huruf 10 kebaikan pahalanya 52:15 itu tapi tidak cukup ya tidak cukup itu 52:17 dalam artian begini untuk mengetahui 52:20 petunjuk ya huda tadi ya petunjuk hidup 52:23 maka kita mesti paham juga ya paham itu 52:27 dari mana pertama kita bisa lewat 52:31 terjemahan atau seperti yang Ibu Diana 52:34 lakukan kan sekarang ya mendengarkan 52:37 radio silaturahim, mendengarkan Rasil TV 52:40 gitu. Itu adalah bentuk cara untuk bisa 52:44 mencari kepahaman Al-Qur'an, penjelasan 52:46 yang dibuka oleh atau dijelaskan oleh 52:48 guru-guru kita. Nah, jadi maksud saya 52:52 kalau Ibu tadarus tadi tanpa paham 52:55 membaca itu bagus. tadi kan ada kita 52:58 sudah tampilkan penelitian ya, membaca 53:00 tanpa paham pun dapat juga ee 53:03 keistimewaan fisik dan lain sebagainya. 53:06 Tapi tidak cukup hanya di situ saja, 53:08 jangan berhenti di situ. Tapi yang 53:10 justru adalah yang justru penting adalah 53:13 memahami petunjuk ya. Nah, oleh karena 53:15 itu butuh guru, butuh mendengarkan para 53:18 ustaz, para kiai, para guru untuk yang 53:22 membuka ee penjelasan mengenai 53:24 Al-Qur'an. silakan dicari. Ee sekarang 53:26 ada media yang enak ni seperti Ibu 53:29 lakukan sekarang. Ibu ada di Sukabumi, 53:32 saya ada di Cibubur, ya. H ee kita bisa, 53:35 Ibu bisa 53:37 mendengarkan, Ibu bisa mengambil 53:39 catatan. Ee rupanya dari ayat 185 gitu 53:43 kan tadi kemudahan itu artinya ini, ini, 53:45 ini. Bersambung kemudian kepada surah ee 53:48 ke-54, surah al-Qamar ayat 17, 22, 32, 53:52 dan 40. Kalimatnya wq yassal 53:57 quranikriakir. Sungguh telah kami 53:59 mudahkan Alquran ini e itu ya untuk 54:03 menjadi pelajaran kata Allah begitu. 54:06 Maka adakah yang mau mengambil 54:08 pelajaran? Nah, jadi poinnya adalah 54:10 membaca tanpa paham itu silakan 54:13 lanjutkan. Tapi jangan cuma berhenti di 54:16 situ saja. Lanjut kepada yang kedua dan 54:18 yang ketiga. Yakni betul-betul ee apa? 54:22 menemukan petunjuk hidup dan bahkan 54:24 penjelasan rinci detail mengenai 54:27 petunjuk-petunjuk hidup tersebut. Ya, 54:30 jadi manajemen waktu Ibu sebenar 54:32 sebaiknya ya di mungkin malam hari 54:36 silakan buka lagi YouTube-nya ya. 54:39 Mungkin di YouTube Rasil ingin 54:40 mendengarkan guru kita membuka Al-Qur'an 54:43 ya dibuka sambil ee apa mungkin 54:46 beraktivitas boleh kalau mendengarkan 54:48 mendengarkan itu sambil misalkan 54:50 beraktivitas dalam artian bukan 54:51 aktivitas yang gimana-gimana misalkan 54:53 sambil ibu masak boleh bisa sambil 54:56 mendengarkan YouTube-nya gitu. Nah, itu 54:58 juga bagian dari ee cara kita untuk ee 55:01 apa ee menjadikan bulan bulan Ramadan 55:05 itu betul-betul ee bulan Al-Qur'an. Iya. 55:09 Ee kira-kira begitu. Wallah. Insyaallah. 55:12 Jadi tidak hanya membaca saja Ustaz ya, 55:14 mentadaburi, mempelajari, dan juga 55:16 mengamalkannya. Insyaallah. Betul. Dari 55:18 Bapak Yusman, Ustaz. Asalamualaikum 55:20 warahmatullahi wabarakatuh. 55:22 Waalaikumsalam warahmatullahi 55:23 wabarakatuh. Ustaz, apa makna dari 55:25 petunjuk dalam ayat 185? Albaqarah dan 55:29 bagaimana petunjuk tersebut terkait 55:31 dengan konsep hikmah dalam Islam. Pak 55:34 Ustaz mohon pencerahannya. Demikian ee 55:36 ini dia. Jadi terima kasih Pak Yusban 55:39 yang bertanya. Jadi ee huda petunjuk di 55:43 situ tidak lain dan tidak bukan adalah 55:45 Al-Qur'an itu sendiri. Kan tadi 55:47 kalimatnya ee syahru Ramadan alladzi 55:50 unzila fil Quran hud linnas. Al-Qur'an 55:53 itu petunjuk bagi hidup manusia. Nah, 55:56 jadi ee di situlah kita mengetahui bahwa 55:59 yang dimaksud petunjuk tadi adalah 56:01 Al-Qur'an. Ee cuma kita kemudian 56:04 harus apa? Harus belajar lebih jauh ya. 56:09 Ee misalkan dalam surat ke-7 ayat 52. 56:12 Nanti kalau Pak Yusman dan Bapak-bapak 56:14 Ibu mau ikhwan akhwat sekalian mau buka 56:16 silakan. Surah 7 ayat 52 kalimatnya 56:18 begini. 56:19 Wqahum 56:23 bikitabinahu 56:25 hudanahmatanun. Sungguh kami telah 56:28 turunkan Al-Quran kepada mereka. Ya. 56:32 Kemudianahu kemudian kami jelaskan 56:34 dengan ilmu. E penjelasan ilmu itulah 56:37 yang bisa nanti membuka menjelaskan huda 56:40 yang dimaksud, petunjuk hidup yang 56:42 dimaksud gitu ya. Petunjuk hidup yang 56:44 dimaksud ini luas. Karena tadi 56:47 kalimatnya huda linnas, petunjuk untuk 56:51 manusia. Maka itu salah satu 56:53 penjelasannya misalkan Pak Yusman dan 56:55 Bapak Ibu ikhwan akhwat 56:58 sekalian. Kalau ada orang yang non 57:01 Islam mengamalkan Quran, maka dia dapat 57:06 kebaikan dunianya H tapi tidak dapat 57:10 kebaikan akhiratnya. Ya, misalkan kalau 57:14 orang rajin belajar misalkan ya ee rajin 57:18 belajar kemudian juga bersifat baik, 57:21 amanah seperti orang Jepang gitu ya. 57:24 Orang Jepang itu kalau ada dompet 57:26 ketinggalan di mana-mana yang bukan 57:28 milik dia tidak akan diambil tuh. Kita 57:31 balik lagi sehari dua hari masih ada 57:33 dompetnya di situ. Aman ya. itu 57:35 kejujurannya luar biasa orang Jepang 57:37 itu. Nah, jadi oleh karena itu kan sifat 57:40 baik yang diajarkan Al-Qur'an ya kan. Ee 57:43 karena dia bukan orang Islam dia dapat 57:46 kebaikannya cuma di dunia saja tapi 57:48 tidak dapat di akhirat. Buktinya ya dia 57:51 karena tidak beriman kepada Allah. Kalau 57:54 ada stres sedikit dia gampang bunuh diri 57:58 gitu, gampang babok-babokan dan lain 58:00 sebagainya. Padahal sifatnya sudah baik. 58:02 lah itu 58:04 artinya petunjuk hidup yang dia pakai 58:07 baru setengahnya dari Al-Qur'an e yakni 58:10 sifat-sifat baiknya. Ah, kita harusnya 58:13 pakai juga petunjuk hidup yang sifat 58:15 kayak gitu, karakter kayak gitu kita 58:18 pakai juga karena kita sudah punya yang 58:20 setengahnya lagi yakni keimanan kepada 58:22 Allah. Nah, jadi sebetulnya dengan 58:25 keimanan kepada Allah tadi sebetulnya 58:27 kita sudah ee punya setengah petunjuk 58:30 hidup. tinggal petunjuk hidup secara 58:33 praktis ee sehari-hari itu yang harus 58:36 kita perbaiki ee kita ubah sesuai dengan 58:39 Al-Qur'an. Nilai-nilai kejujuran, 58:41 nilai-nilai ee tolong-menolong, 58:44 hormat-menghormati, ya bagaimana orang 58:46 hormat kepada yang lebih tua, yang lebih 58:49 berilmu, dan lain sebagainya. Itu di 58:51 Jepang begitu tuh ya kepada orang tua, 58:54 kepada dan lain sebagainya. Nah, itu itu 58:56 bentuk ee sebetulnya bentuk kebaikan 58:59 Quran ya. Mereka tidak sadar bahwa yang 59:02 sedang mereka lakukan itu ada di dalam 59:04 Al-Qur'an. Jadi, kembali ke pertanyaan 59:06 Pak Yusman. Petunjuk apa yang dimaksud? 59:08 Petunjuknya adalah nilai-nilai karakter 59:11 yang berada di dalam Al-Qur'an yang 59:14 harusnya kita implementasikan dalam 59:16 kehidupan kita sehari-hari. Demikian 59:19 kira-kira. Baik, beralih ke pertanyaan 59:22 dari Bapak Ramli di Tangerang. Ustaz, 59:24 asalamualaikum warahmatullahi 59:25 wabarakatuh. Waalaikumsalam 59:27 warahmatullahi wabarakatuh. Ustaz, 59:28 apakah kalau kita terbiasa membaca 59:31 Al-Qur'an dapat mencegah penyakit 59:33 Alzheimer, Pak Ustaz? Khususnya bagi 59:35 lansia. Mohon penceranya. Iya. 59:40 Jadi ee Pak siapa tadi yang bertanya? 59:43 Pak Ramli Tangerang. Pak Ramli. Ya, Pak 59:45 Ramli. Dan Bapak Ibu ikhwan-akhwan 59:49 sekalian. Banyak penelitian ya yang bisa 59:52 yang bisa kita buka sebetulnya mengenai 59:54 Alzheimer dan lain sebagainya. 59:57 penyakit-penyakit degeneratif eh maaf 1:00:00 penyakit-penyakit ee apa ee menua maksud 1:00:03 saya ya ataupun juga tidak ataupun juga 1:00:06 karena faktor tertentu ya ee itu yang 1:00:10 sebetulnya ee berasal dari ee apa 1:00:15 ketidakmampuan otak kita untuk ee 1:00:19 meregenerasi selnya ya. Jadi regenerasi 1:00:22 sel itu bisa dilakukan dengan banyak 1:00:24 hal. Salah satunya dengan berpuasa 1:00:28 sekarang ya bisa meningkatkan atau 1:00:30 memulai istilahnya 1:00:32 BDNF. BDNF itu dari brain derive 1:00:36 neurotropic growth factor. Eah itu salah 1:00:40 satunya mencegah demensia ya, mencegah 1:00:43 eh Alzheimer dan lain sebagainya. Eh 1:00:46 brain derive eh neurotropic growth 1:00:48 factor BDNF. 1:00:50 Ee jadi ketika berpuasa ya masukkan 1:00:54 nilai-nilai Al-Qur'an ke dalam diri kita 1:00:56 itu bisa mencegah ee atau bisa memulai 1:01:00 menginis memulai BDNF di dalam tubuh 1:01:03 kita yang BDNF tadi itu mencegah eh 1:01:06 Alzheimer dan lain sebagainya, demensia 1:01:09 dan lain sebagainya. Nah, jadi 1:01:11 jawabannya bisa tapi bukan sekedar hanya 1:01:14 membaca saja ya Pak Ramli, tapi butuh 1:01:17 juga ada kepahaman. Kepha itulah yang 1:01:20 membuat kita nanti otak kita bekerja 1:01:23 lebih maksimal, mengingat ya ee 1:01:26 memproses dan lain sebagainya. Karena 1:01:28 proses ee apa? Kalau membaca tanpa paham 1:01:32 maka otaknya tidak bekerja juga gitu kan 1:01:34 ya. cuma ee apa membaca saja ya paling 1:01:39 bekerja sedikit otaknya. Tapi kalau 1:01:41 dipahami dan apalagi kemudian dihafalkan 1:01:44 misalkan gitu ya beberapa surat, 1:01:47 beberapa ayat betul-betul paham gitu. 1:01:49 Nah, setiap kali kita membaca lagi ayat 1:01:51 itu maka otak kita akan bekerja lagi 1:01:53 dengan ee lebih luar biasa. ee ditambah 1:01:57 kalau kita berpuasa dengan baik, maka ee 1:02:01 tubuh kita akan memproduksi atau memulai 1:02:04 istilahnya BDNF, 1:02:07 BDNF brain derived neurotropical 1:02:10 eh growth 1:02:12 factor. Kira-kira masyaallah ya. 1:02:14 Ternyata bisa juga Ustaz ya sebagai 1:02:16 pencegah alzimer ya kalau kita tidak 1:02:19 hanya membaca saja. 1:02:22 Oke. Baik, Ustaz. Selanjutnya beralih ke 1:02:24 pertanyaan. Ini juga ada sapaan lagi 1:02:27 dari ee Ibu Ani C sedang menyimak. Bapak 1:02:31 Maman Sumantri juga mohon maaf telat 1:02:33 katanya. Bapak Musyawir sedang menyimak 1:02:36 juga. Bulan ini saya konsentrasi 1:02:38 menghafal surat Alburuj, Ustaz. Mohon 1:02:40 doanya katanya. Makasih, Pak Musyawir. 1:02:43 Ibu Retno juga ya sedang menyimak. Dan 1:02:47 ini pertanyaan kembali dari Ibu Ratih di 1:02:50 Bogor. Ustaz, asalamualaikum 1:02:51 warahmatullahi wabarakatuh. 1:02:53 Waalaikumsalam, 1:02:55 Ustaz, bagaimana puasa Ramadan mengubah 1:02:57 cara kita memandang kebiasaan 1:02:59 sehari-hari seperti makan, minum, dan 1:03:01 menggunakan waktu serta bagaimana kita 1:03:03 bisa menerapkan nilai-nilai kesabaran, 1:03:06 pengendalian diri, dan rasa syukur yang 1:03:08 kita latih selama Ramadan dalam 1:03:10 kehidupan setelah bulan Ramadan nanti 1:03:13 berakhir. Demikian, Ustaz. Iya. 1:03:15 Ya, terima kasih Bu Ratih tadi ya yang 1:03:17 bertanya ya. Jadi memang Bu Ratih ketika 1:03:20 kita berpuasa sebetulnya tubuh kita 1:03:23 memproduksi hormon namanya grelin. Nah, 1:03:26 hormon grelin inilah yang bisa mengubah 1:03:29 bagian otak medial prefrontal cortex, 1:03:33 yakni bagian otak yang menyimpan 1:03:35 persepsi sosial, persepsi terhadap 1:03:38 hidup. Nah, jadi dengan berpuasa lalu 1:03:41 masukkan Al-Qur'an, pemahaman Al-Qur'an 1:03:45 ya saat kita berpuasa itu, maka sangat 1:03:48 di sangat dimungkinkan ya persepsi kita 1:03:53 tentang hidup yang selama ini ada itu 1:03:55 bisa berubah. He. Tapi kalau tidak dalam 1:03:57 kondisi puasa itu agak sulit perubahan 1:03:59 itu bisa terjadi karena itu sudah 1:04:02 tersimpan lama di bagian otak medial 1:04:05 perifrontal cortex kita menjadi seperti 1:04:08 karakter gitu ya. Karakter tadi apa 1:04:11 nilai-nilai etos kerja apa dan lain 1:04:14 sebagainya itu karakter yang sudah 1:04:15 tersimpan. Nah, cara mengubahnya bisa 1:04:18 sebetulnya lewat Ramadan ini, lewat 1:04:19 puasa ini, yakni hormon grelin nanti 1:04:22 kalau mau diketik GH R gitu 1:04:26 ya, terproduksi dalam usus kita. Nah, 1:04:29 saat itulah dia bisa menumbuhkan sel-sel 1:04:32 otak yang baru yang tadinya tidak ada. 1:04:35 Nah, saat sel otak baru itu muncul, kita 1:04:38 buru-buru simpan Al-Qur'an di dalam ee 1:04:42 kepahaman ee kita buru-buru menyimpan 1:04:44 pemahaman Al-Qur'an. masukkan ke dalam 1:04:47 sel otak yang baru itu baru kita bisa 1:04:49 berubah jadi orang yang berubah. Jadi 1:04:51 punya nilai-nilai kesabaran, nilai-nilai 1:04:53 ketakwaan dan lain sebagainya. Ya, jadi 1:04:56 perpaduan antara pemahaman Al-Qur'an 1:04:59 beserta dengan wadahnya otak kita, yakni 1:05:02 sel-sel otak yang baru yang kita siapkan 1:05:05 lewat puasa. Ya, kira-kira demikian. 1:05:09 Baik, Ustaz. Dari hamba Allah. 1:05:11 Asalamualaikum warahmatullahi 1:05:12 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:05:14 warahmatullahi wabarakatuh. Pak Ustaz, 1:05:16 bagaimana cara mengakui dosa dan 1:05:18 kesalahan dalam proses tobat? Apa saja 1:05:22 langkah-langkahnya, Ustaz? Bagaimana 1:05:24 cara memperbaiki diri dan menghindari 1:05:26 kesalahan yang sama di masa yang akan 1:05:28 datang? Mohon penceranya, Pak Ustaz 1:05:30 Doni. Terima kasih. Iya, terima kasih 1:05:32 Bapak, Ibu, hamba Allah ya yang 1:05:34 bertanya. Jadi, dosa itu pertama ada dua 1:05:39 jenis nih dosa nih. Yang pertama dosa 1:05:42 kesalahan kepada Allah. Hm. 1:05:45 Nah, kalau yang jenis ini memang lebih 1:05:49 mudah. Allah itu maha pengampun. Surat 1:05:52 39 nanti kalau Bapak Ibu buka jadikan 1:05:56 pegangan ayat 53 1:05:59 kalimatnya qul liibadi asrofu ala 1:06:03 anfusihim la takatu 1:06:08 rahmatillahfirunahu gururahim. 1:06:10 Katakanlah kepada hamba-hambaku yang 1:06:13 pernah melampaui batas terhadap dirinya 1:06:15 sendiri, jangan sampai dia berputus asa 1:06:18 atas rahmatku. Kata Allah, karena aku 1:06:21 karena Allah 1:06:23 mampu mengampuni semua dosa semuanya. Ee 1:06:27 sungguh Dia Maha Pengampun lagi Maha 1:06:29 Penyayang. Nah, jadi sebetulnya ee apa 1:06:33 ee untuk dosa yang kepada Allah tuh 1:06:36 lebih mudah. Ee Allah maha pengampun. 1:06:40 Tinggal tobat aja. Insyaallah 1:06:41 sungguh-sungguh bertobat, 1:06:42 sungguh-sungguh menyesal, memperbaiki 1:06:44 diri ya. Seperti Nabi Adam ya, menyesal 1:06:48 terhadap yang lalu. Lantas kemudian 1:06:50 memperbaiki diri, insyaallah bisa jalan. 1:06:52 Nah, yang agak sulit tuh dosa yang jenis 1:06:54 kedua, yakni yang menyangkut hak ya atau 1:06:59 ee hajat ya dan lain sebagainya. 1:07:02 Muamalah terhadap sesama manusia. Ini 1:07:05 yang sulit. Kenapa sulit? Karena pertama 1:07:09 kita kalau ada dosa yang berkaitan 1:07:11 dengan memakat memakan hak ya orang 1:07:15 lain, maka kita harus mengembalikannya 1:07:18 dulu. Iya. Ee mengembalikannya dulu. 1:07:21 Yang kedua ya dalam perjalanan bisnis 1:07:24 itu ya dalam perjalanan perjalanan dosa 1:07:28 yang kita lakukan kepada anak Adam itu 1:07:30 itu kalau kita memang ee apa ee tadi hak 1:07:36 anak Adam sudah kita bayar. Yang kedua, 1:07:38 kalau memang itu kita lakukan lewat 1:07:40 perilaku kita, maka sebaiknya kita harus 1:07:42 minta maaf dulu ee kepada anak cucu Adam 1:07:45 ini, kepada maksudnya kepada sesama 1:07:47 manusia begitu ya. E kalau kalau kepada 1:07:49 Allah mah gampang. Tinggal minta maaf 1:07:52 betul-betul bersungguh-sungguh, menyesal 1:07:54 lalu memperbaiki diri, taubatan nasuha, 1:07:56 tidak ingin lagi mengulangi gitu ya. 1:07:59 Insyaallah sudah Allah terima. Tapi 1:08:01 kepada anak cucu Adam ini memang yang 1:08:03 agak sulit. E kira-kira begitu. dua 1:08:06 jenis dosa dan caranya agar kita 1:08:08 betul-betul bisa bertobat. 1:08:11 Jadi PR terbesar itu kepada sesama 1:08:12 manusia, Ustaz ya. Memaafkan minta 1:08:14 maafnya susah kadang-kadang ya. 1:08:17 Kalau ke Allah ya mudah. Masyaallah. 1:08:21 Baik, Ustaz. Alhamdulillah semua e 1:08:23 WhatsApp yang masuk sudah dibacakan 1:08:25 pertanyaannya. Alhamdulillah. Dan 1:08:27 mungkin sebelum pamit, Ustaz, ada yang 1:08:28 disimpulkan di malam hari ini pembacaan 1:08:30 kita. 1:08:31 Terima kasih Kang Fahi. Bapak, Ibu, 1:08:33 ikhwan akhwat sekalian yang dirahmati 1:08:34 Allah. 1:08:35 Allah telah menurunkan kepada kita 1:08:38 kemudahannya yakni Al-Qur'anul Karim. 1:08:41 Mari kita gunakan sebaik-baik mungkin. 1:08:43 Yakni tadi salah satu contohnya banyak 1:08:46 pelajaran yang diberikan oleh nabi-nabi 1:08:49 terdahulu kepada kaumnya. Kita ambil, 1:08:51 kita pakai. Nah, sungguh-sungguh kita 1:08:53 gunakan seperti tadi beristigfar. 1:08:56 Beristigfar yang benar jangan cuma di 1:08:58 mulut saja, tapi betul-betul masuk ke 1:09:00 dalam hati. Mengintrospeksi, 1:09:02 mengevaluasi diri. Maka janjinya luar 1:09:05 biasa ya. Bertambah harta kekayaan, 1:09:08 bertambah anak keturunan yang saleh dan 1:09:10 lain sebagainya dimudahkan dan 1:09:12 seterusnya. Eah. Jadi Al-Qur'an itulah 1:09:15 sumber kehidupan kita ya. Kemudahan yang 1:09:18 Allah berikan di tengah kita. 1:09:19 Mudah-mudahan menjadi barokah bagi kita 1:09:21 semua di bulan Ramadan kali ini. 1:09:24 Demikian. Wallahuam bawab. 1:09:25 Asalamualaikum warahmatullahi 1:09:26 wabarakatuh. Waalaikumsalam 1:09:28 warahmatullahi wabarakatuh. Demikian 1:09:30 akhwat acara tadabur Al-Qur'an bersama 1:09:32 Ustaz Doni Amir Sagap. 1:09:34 Kemudahan-kemudahan Ramadan sesungguhnya 1:09:36 tema kita di malam hari ini semoga apa 1:09:38 yang disampaikan banyak manfaat untuk 1:09:41 kita semuanya. Saya yang bertugas Pak 1:09:42 Harani Neza dan juga Yusuf Subang pamit. 1:09:45 Subhanakallahumma wabihamdika ashadu 1:09:47 alla ilaha illa anta astagfiruka waubu 1:09:50 ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi 1:09:51 wabarakatuh.